Ikuti Isa dan Islam di Facebook Ikuti Isa dan Islam di Tweeter

Siapakah 'Penolong' Yang Disebut Dalam Injil Yohanes 14?

Siapakah - YohanesIsa Al-Masih, sebelum penyalibanNya, di dalam Injil Yohanes 14 dan 16 bernubuat tentang kedatangan Roh Kudus atau Roh Suci. Apakah ini salah dimengerti oleh orang Kristen? Atau, apakah yang dimaksudkan oleh nubuat ini cocok untuk Muhammad?

Penolong yang dijanjikan adalah ROH KEBENARAN (Yohanes 14:16). Karena ia adalah Roh adanya, maka “dunia tidak dapat menerima Dia dan tidak dapat melihat Dia” (Yohanes 14:17). Karena Ia adalah Roh adanya, Isa berkata kepada murid-muridnya (Petrus, Tomas, Yohanes, dan lain-lain) bahwa “Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu” (Yohanes 14:17).

Bagaimana mungkin Muhammad dapat menggenapi janji ini? Apakah Muhammad tinggal “en” di dalam murid-murid Isa Al Masih? Apakah dunia tidak menerima atau tidak melihat Muhammad?

Penolong yang dijanjikan akan diberikan kepada murid Isa Al-Masih sebagai penggantiNya, karena Isa Al-Masih akan meninggalkan mereka. “Aku (Isa Al-Masih) akan meminta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu” (Yohanes 14:16).

Bagaimana mungkin Muhammad menggenapi janji ini, padahal ia baru lahir 540 tahun sesudah Isa Al-Masih memberikan janji ini? Bukankah murid-murid Isa Al-Masih sudah lama meninggal dunia ketika Muhammad lahir, sehingga Muhammad tidak dapat menyertai mereka?

Penolong yang dijanjikan akan diutus oleh Isa Al-Masih sendiri. “Penghibur yang akan KU-UTUS dari Bapa, yaitu Roh Kebenaran” (Yohanes 15:26).

Di mana ada petunjuk atau bukti bahwa Isa Al-Masih mengutus Muhammad?

Penolong yang dijanjikan “akan menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman; akan dosa karena mereka tetap tidak percaya kepadaKu (Isa).”

Kapankah Muhammad menginsafkan dunia akan dosa karena dunia tetap tidak percaya kepada Isa Al-Masih?

Penolong yang dijanjikan “akan memuliakan Aku (Isa), sebab Ia akan memberitahukan kepadamu apa yang diterimanya dari padaKu (Isa)” (Yohanes 16:14).

Kapankah Muhammad memuliakan Isa Al-Masih? Sungguhkah Muhammad memberitakan apa yang ia terima dari Isa Al-Masih?

Penolong yang dijanjikan “akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Ku (Isa) katakan kepadamu” (Yohanes 14:26). “Ia akan bersaksi tentang Aku“ (Yohanes 15:26).

Kapan dan di mana Muhammad mengingatkan murid-murid Isa Al-Masih akan segala sesuatu yang Isa katakan kepada mereka dan bersaksi tentang Isa?

Janji Isa Al-Masih tentang “Penolong” ini sama dengan pesan yang ditekankanNya kepada murid-muridnya dalam Kisah Para Rasul sebelum Isa naik ke surga. “Ketika Ia (Isa) makan bersama-sama dengan mereka, Ia melarang mereka meninggalkan Yerusalem dan menyuruh mereka tinggal di situ menantikan janji Bapa, yang demikian kataNya –“telah kamu dengar dari padaKu, sebab Yohanes membaptis dengan air, tetapi tidak lama lagi kamu akan dibaptis dengan Roh Kudus” (Kisah Para Rasul 1:4,5). Jadi, menurut Alkitab, Penolong atau Penghibur ini adalah Roh Kudus. Dan penggenapan nubuat ini terjadi 50 hari sesudah kebangkitan Isa Al-Masih dari kematian, atau 10 hari sesudah kenaikanNya ke surga, yaitu pada hari Pentakosta dengan mujizat yang heran dan kuasa Roh Allah yang nyata (baca Kisah Para Rasul 1:8 dan pasal 2 seluruhnya).

 

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

Add comment

PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR

Bagi Pembaca yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:

1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
2. Komentar hanya diperbolehkan menjawab salah satu dari 3 pertanyaan fokus yang dimuat di bagian akhir artikel. Kecuali beberapa artikel yang tidak memuat 3 pertanyaan fokus.
3. Sebelum menuliskan jawaban, copy-lah pertanyaan yang ingin dijawab terlebih dahulu.
4. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
5. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.
6. Satu orang komentator hanya berhak menuliskan komentar pada satu kolom. Tidak lebih!

Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan mengirim email ke: [email protected]

Kiranya petunjuk-petunjuk di atas dapat kita perhatikan.

Wassalam,
Staf, Isa dan Islam

Security code
Refresh

Comments  

# Akang 2011-02-25 23:56
*
"Aku (Isa Al-Masih) akan meminta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu” (Yohanes 14:16).

Kalau Isa Al-Masih = Tuhan (Bapa) mengapa Dia mengatakan "akan meminta kepada Bapa"?

Berarti Isa Al-Masih bukan Bapa?

Mohon dijelaskan.
# Staff Isa dan Islam 2011-03-11 01:12
~
Ya, Saudara Akang. Isa Al-Masih bukanlah Allah (Bapa) yang berada di sorga pada saat itu. Kami pengikut Isa Al-Masih mengikuti dan menyembah Allah yang esa, dan bukan kepada Allah yang tunggal.

Allah datang ke dunia, menjelma menjadi manusia dan menanggung hukuman atas dosa manusia, itu bukan berarti bahwa sorga menjadi kosong bukan?

Beribu-ribu tahun yang lalu, Allah ternyata pernah juga berbicara secara langsung berhadapan muka dengan Musa. Saat itu, sorga tidak menjadi kosong bukan?
~
CA
# Taufik 2011-02-27 19:45
*
Kapankah Muhammad memuliakan Isa Al-Masih? Sungguhkah Muhammad memberitakan apa yang Ia terima dari Isa Al-Masih?

Coba anda pikir, di kitab mana lagi setelah Injil ada menyebut Isa Al-Masih binti Maryam kalau bukan Al-Quran? Al-Quran sangat memuliakan Isa Al-Masih.

Silahkan bandingkan dengan agama lain, apakah sebenarnya kesalahan terbesar Islam itu dari segi kehidupan nyata?
# Staff Isa dan Islam 2011-03-11 13:40
~
Saudara Taufik, buku-buku setelah Injil banyak sekali yang menyebut dan memuliakan Isa Al-Masih. Ratusan bahkan ribuan buku baru diterbitkan setiap tahun oleh para pengikut Isa Al-Masih untuk menguraikan tentang Isa Al-Masih dan pengajaran-Nya kepada banyak orang di bumi ini.

Al-Quran banyak menceritakan tentang Isa Al-Masih dan banyak memberikan pujian dan pengagungan kepada-Nya, namun di beberapa tempat, kitab Saudara memaparkannya secara tidak benar.
~
CA
# Aku Moslem 2011-04-27 00:04
*
"Aku (Isa Al-Masih) akan meminta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu”
(Yohanes 14:16). Sungguh embingungkan kalau Isa Al-Masih yang di bumi, juga berarti Allah yang di surga.

Hal ini sangat berbeda jauh dengan kasus Musa, yang selalu anda sama-samakan ketika membahas kasus ini. Pada kasus Musa memang benar surga tidak kosong dengan berbicaranya Allah dengan Musa. Itulah KeMahabesaran Allah, Dzat-Nya mencakup langit dan bumi dan juga Allah yang berbicara kepada Musa tidak meminta kepada Allah yang di sorga agar menurunkan Sepuluh Perintah Tuhan.

Jadi jelas bahwa Isa Al-Masih itu hanyalah seorang utusan Allah seperti juga kata-kata 'Eli-Eli lama sabkhtani' (Tuhanku..Tuhan ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku)

Bagaimana mungkin Tuhan meninggalkan dirinya sendiri walau dalam kepercayaan kami orang Islam yang disalib itu adalah Yudas si pengkhianat.
# Staff Isa dan Islam 2011-05-04 16:30
~
Saudara, hal ini sesungguhnya sama sekali tidaklah membingungkan, kalau kita tidak membelit pikiran kita sendiri. Ketika Allah datang ke dalam dunia ini, sorga tidak mungkin menjadi kosong bukan?

Musa berbicara dengan Allah secara langsung (Qs 4:164). Jadi bukan hanya suara Allah yang didengar olehnya, melainkan Musa berbicara berhadap-hadapa n dengan Allah. Pada saat itu Allah tentunya mengambil wujud seorang manusia bukan, dan yang pasti Allah meminjam wujud suatu ciptaan-Nya.

Apakah saat itu sorga menjadi kosong? Ataukah saat itu Allah menjadi dua? Allah tidaklah bisa dihitung secara metematis. Janganlah kita memaksa Allah untuk masuk ke dalam kurungan hitungan matematika.

Ketika Isa Al-Masih berseru: "Eli, Eli, lama sabakhtani." Kalimat ini justru membuktikan bahwa Isa Al-Masih memiliki suatu relasi yang tak terpisahkan dengan Allah di sorga. Saat itu dosa seluruh umat manusia sedang ditanggungkan pada diri Isa Al-Masih. Esensi Allah di sorga yang Maha Suci, tentu saja membalikkan wajah-Nya seketika dan tidak memandang ke arah dosa tersebut yang sedang dipikul oleh Isa Al-Masih.

Saat itulah Isa Al-Masih menyerukan kalimat tersebut, sebagai pernyataan bahwa hubungan diri-Nya dengan Allah di sorga adalah sangat dekat dan sangat pedih untuk terpisahkan, walau hanya sesaat waktunya.

Saudara, umat Islam tidak pernah berpendapat kalau yang disalib adalah Yudas si pengkhianat. Kalimat Saudara ini tidak didukung oleh satu ayatpun.
~
CA
# mikael 2011-07-01 22:18
*
Muhammad dalam Injil dan Al-Quran.

“Seorang Nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka, seperti engkau ini; Aku akan menaruh firman-Ku dalam mulutNya, dan Ia akan mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkan kepadaNya”
(Ulangan 18:18)

“Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang”
(Yohanes 16:13)

“Ingatlah ketika 'Isa ibnu Maryam berkata: "Hai Bani Israel, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab sebelumku, yaitu Taurat, dan memberi kabar gembira datangnya seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad)."
(QS 61:6)
# Staff Isa dan Islam 2011-07-02 11:59
~
Nubuat yang disampaikan dalam Kitab Ulangan 18:18, menunjuk pada Isa Al-Masih. Sebab Isa Al-Masih berasal dari bangsa Israel. Bukan Muhammad, sebab Muhammad bukan berasal dari bangsa Israel.

Sedangkan Roh Kebenaran yang dijanjikan Isa Al-Masih pada Injil Rasul Besar Yohanes 16:13, menunjuk pada Roh Kudus. Bukan Muhammad, sebab Muhammad bukanlah “Roh” seperti yang disampaikan pada ayat di atas.

Benarkah dalam Taurat ada nubuat akan kedatangan Muhammad? Sayang sekali. Tidak pernah ada!

Dan lagi, pengikut Isa Al-Masih tidak membutuhkan nabi/rasul/prib adi lain, selain Isa Al-Masih yang akan membawa mereka pada kebenaran. Karena Isa Al-Masih adalah Kebenaran dan Keselamatan itu sendiri.

“Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan." (Injil, Surat Kisah Para Rasul 4:12)
~
SO
# Sirait Nico 2011-08-09 08:57
*
Saudara author, saudara-saudara kita umat Muslim selalu mati-matian menyisipkan nabi mereka pernah dinubuatkan di Alkitab, khususnya Injil. Tetapi Tuhan memang Maha Dahsyat, hal-hal itu akan selalu mentah sendiri.

Al-Quran terkesan menyimpang dari Alkitab, diawali dari tentang siapa yang dikorbankan Abraham kepada Allah. Dapat dikatakan bahwa Muhammad sosok yang 'baik', tapi maaf terkesan sebagai penggenapan dari kitab Wahyu, sebagai antikristus.
# Staff Isa dan Islam 2011-08-11 11:51
~
Saudara Sirait Nico,

Terimakasih atas komentar yang sudah saudara berikan. Memang tidak sedikit komentar maupun email yang kami terima dari saudara Muslim yang mengatakan bahwa ada nubuat dalam Injil tentang kedatangan nabi mereka. Sayangnya, tidak ada satupun ayat dalam Alkitab yang membenarkan pernyataan tersebut. Dan hal inilah salah satu yang menjadi alasan bagi orang Kristen, mengapa mereka begitu sulit mengakuinya sebagai nabi.

Walaupun demikian, sebagai orang percaya, yang telah menerima Kasih Anugerah Keselamatan dari Allah melalui Kalimat-Nya, yaitu Isa Al-Masih, kita berkewajiban untuk tetap mengasihi mereka. Dan tidak memberikan penghakiman secara sepihak dengan mengatakannya sebagai “antikristus”.

Mari kita melakukan apa yang menjadi bagian kita, yaitu memberitakan kebenaran firman Allah, bahwa Isa Al-Masih satu-satunya Jalan, Kebenaran, dan Hidup Kekal. Seperti yang pernah disabdakan-Nya, "Isa bersabda: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku." (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6).

Dan biarlah Roh Kudus yang mengajarkan pada mereka setiap kebenaran yang sudah mereka terima.
~
SO
# garamdanterang 2011-09-02 11:07
*
Pertanyaan:

Pernahkah Muhammad menguji roh yang memberikannya wahyu ketika dia di gua hira?

*Peringatan: Al-Kitab/Injil, mengingatkan bahwa setiap roh harus diuji karena iblis pun dapat mengaku sebagai melaikat terang.

Apakah agama Muhammad sebelum dia mengakui menjadi nabi dan siapakah saksi atas kenabiannya?
# Staff Isa dan Islam 2012-02-02 10:04
~
Saat Muhammad berusia 12 tahun, ada seorang biarawan bernama Bahira dari sekte Nestorian, yang mengaku sebagai seorang kristen, tetapi menyangkal bahwa Yesus adalah Allah.

Biarawan itu sangat tertarik pada Muhammad. Kemudian ia melihat tanda di antara pudak Muhammad. Dan ia berkata pada paman Muhammad, ”Lihat lah, anak ini akan menjadi nabi terakhir bagi dunia kita. Ini adalah tanda dari kenabian”.

Muhammad menikah dengan Khadijah yang adalah seorang Kristen Ebionit. Waraqa, sepupu Khadijah yang adalah pastor dari gereja Ebionite yang menyelenggaraka n pemberkatan. Jadi adalah mungkin Muhammad sesungguhnya menjalani tipe pernikahan Kristen dan istrinya mungkin juga mempraktekan iman Ebionit juga

Ia menjadi sangat terpengaruh oleh Ebionite melalui istrinya, Khadijah dan sepupu istrinya, Waraqa menjadi pembimbing Muhammad, mengajarinya tentang Kekristenan yang sesat. Waraqa juga yang mengesahkan kenabian Muhammad dan bahwa apa yang terjadi di gua Hira merupakan wahyu dari Allah.

Jadi jelas bahwa kenabian dan wahyu yang diterima Muhammad disahkan oleh Bahira dan Waraqa yang berasal dari sekte sesat
~
NN
# petualang 2012-06-07 15:37
*
To staf IDI,

“Ia akan bersaksi tentang Aku” (Injil Yohanes 15:26).

Dalam situs ini anda sudah mengupas banyak ayat-ayat Al-Quran yang terkait dengan Yesus. Tidak cukupkah itu sebagai bukti buat anda?

Terimakasih.
# Staff Isa dan Islam 2012-06-09 14:18
~
Saudara Petualang,

Pada komentar saudara di atas, saudara mengutip satu ayat dari Injil, Rasul Besar Yohanes. Dapatkah saudara menjelaskan maksud dan tujuan saudara mengutip ayat tersebut?

Dan lagi, saudara menanyakan tentang bukti. Bukti apakah yang saudara maksud?

Kiranya saudara tidak keberatan untuk menjelaskannya, agar kami dan juga teman-teman lain yang berkunjung mengerti maksud dari komentar saudara.
~
SO
# satrio p 2012-06-16 11:01
*
Apabila boleh kami berpendapat:
1. Rasul Isa dan Muhammad berasal dari Allah, namun berbeda misi dan tugas.

2. Apabila Isa adalah Tuhan di Injil ataupun Allah, Muhammad adalah utusannya. Jadi sama saja, mempercayai salah satu maupun dua-duanya. Kalau kita saling "berebut" bahkan membandingkan ataupun merendahkan antara satu dengan yang lainnya, berati kita tidak memuliakan Allah, Tuhan maupun rasul utusan-Nya yang bersifat ghaib.

3. Isa dalam Al-Quran adalah Yesus dalam Injil, Roh Kebenaran dalam Injil adalah Muhammad dalam Al-Quran.

4. Injil ibarat Yohanes Pembaptis dan Al-Quran ibarat Yesus Kristus dan Isa Al-Masih ibarat Yahya Sang Pengikut dan Muhammad ibarat Isa Sang Penyelamat.

5. Jadi siapa musuh-musuh-Nya ? Orang-orang Kafir; orang yang tidak mendatangi Injil dan tidak mempercayai Al-Quran. Orang-orang Munafik; orang yang hanya mendatangi atau mempercayai salah satu antara Injil atau Al-Quran.
# Staff Isa dan Islam 2012-06-19 10:00
~
1. Untuk point ini, kami mencoba untuk setuju. Walaupun sebenarnya kami tidak setuju sepenuhnya.

2. Menurut kami, tidak ada salahnya untuk membandingkan antara Isa dan Muhammad. Sebab, bila kedua tokoh ini sama-sama berasal dari Allah, tentu mereka pun akan membawa ajaran yang sama. Minimal tidak bertentangan. Tentang ajaran keduanya, saudara dapat membaca pada url ini: http://tinyurl.com/cj969my.

3. Muhammad jelas bukan Roh Kebenaran. Muhammad adalah manusia biasa, memiliki tubuh yang dapat disentuh dan dilihat. Sama seperti kita. Sedangkan “Roh” tidak memiliki fisik dan tidak dapat dilihat dengan kasat mata. Maka, mustahil bila Muhammad disamakan dengan Roh Kebenaran. Lalu siapakah yang disebut dengan Roh Kebenaran dalam Injil? Silakan saudara membaca penjelasan kami pada url ini: http://tinyurl.com/d6tfsdu.

4. Injil adalah 'Kabar Baik'. Yaitu berita kasih Allah kepada manusia yang telah berdosa dan terpisah dari Allah. Sedangkan Yohanes Pembaptis adalah salah seorang Rasul Allah yang memberitakan kedatangan Isa Al-Masih sang Mesias. Yohanes Pembaptis juga dikenal dengan nama Yahya.

Al-Quran adalah kitab suci agama Islam. Sedangkan Yesus Kristus adalah Kalimat Allah yang menjelma menjadi manusia. Datang ke dunia untuk membawa berita Keselamatan bagi setiap orang yang percaya kepada-Nya. Isa Al-Masih adalah nama lain dari Yesus Kristus.

Muhammad jelas bukan sang penyelamat seperti Isa. Sebab hanya Isa Al-Masih Sang Penyelamat. “Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia [Isa Al-Masih], sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan" (Injil, Kitab Para Rasul 4:12)

5. Allah tidak mempunyai musuh. Allah mengasihi semua manusia ciptaan-Nya. Dihadapan Allah tidak ada kafir atau munafik. Allah memberi kesempatan yang sama bagi semua orang untuk bertobat. Dan kembali pada orang tersebut, apakah dia mau menerima Keselamatan yang ditawarkan Allah atau tidak.
~
SO
# petualang 2012-06-20 10:52
*
Staff IDI,

Salah satu ciri Roh kebenaran yang dinubuatkan Yesus adalah ia akan bersaksi tentang Yesus (Yohanes 15:26)

Ciri kedua dari Roh Kebenaran itu adalah dia hanya akan datang kalau Yesus pergi. Dan itu semua tidak terdapat dalam Roh Kudus. Hanya terdapat dalam diri Muhammad.

Lantas apakah nubuat itu untuk Muhammad? bisa ya bisa tidak tergantung iman seseorang, tetapi yang jelas ciri-ciri yang dinubuatkan Yesus bukan Roh Kudus.
# Staff Isa dan Islam 2012-06-20 12:18
~
Saudara Petualang,

Tentang apakah Roh Kebenaran adalah Muhammad atau tidak, saudara telah menjawabnya sendiri. Biasa iya, bisa tidak! Dan kami mengatakan Roh Kebenaran bukan Muhammad!

Tentang ciri-ciri yang saudara sampaikan, Muhammad bersaksi tentang Yesus. Sekarang saya tanya dengan saudara, apakah Muhammad bersaksi tentang Yesus? Apakah Muhammad memberi pengajaran yang sama dengan pengajaran yang disampaikan Yesus?

Menurut saya tidak. Ajaran yang disampaikan Muhammad banyak bertentangan dengan ajaran Yesus. Contohnya, ajaran kasih Yesus diganti menjadi jihad oleh Muhammad. Monogami yang diajarkan Yesus diganti menjadi poligami oleh Muhammad.

Dan Muhammad tidak bersaksi tentang Yesus, tetapi dia mengklaim bahwa ajaran yang dibawa Yesus tidak sempurna sehingga dia datang untuk menyempurnakan.

Pertanyaanya, benarkah Muhammad menyempurnakan ajaran Yesus atau justru sebaliknya?
~
SO
# Hamba Allah 2012-07-11 10:39
*
Penolong itu berasal dari kata Parakletos bahasa Yunani, artinya adalah orang terpuji. Dalam bahasa Arab terpuji itu adalah Muhammad. Jadi Injil sejak yang aslinya berbahasa Nabi Isa (Aramia) diterjemahkan ke berbagai bahasa, telah banyak mengalami perubahan termasuk perubahan tafsir atau terjemahan.
# Staff Isa dan Islam 2012-07-12 12:41
~
Saudara Hamba Allah,

Parakletos artinya adalah Penolong. Bukan orang terpuji. Bila saudara membaca Alkitab, saudara akan menemukan beberapa arti lain Parakletos, yaitu:

1. Penolong Yang Lain – Roh yang diminta Yesus kepada Bapa dan yang diutus Bapa dalam nama Yesus dan yang diutus Yesus kepada murid-murid-Nya (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:16)

2. Penghibur – yang mengajar ( Injil, Rasul Besar Yohanes 14:26), yang turut bersaksi ( Injil, Rasul Besar Yohanes 15:26), Yang berkarya ketika Injil sedang diberitakan ( Injil, Rasul Besar Yohanes 16:7-11)

3. Yang menyertai – Roh Kebenaran yang bertindak sebagai Bapa (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:17-18), Roh yang mengurapi Yesus dengan kuasa Allah (Injil, Kisah Para Rasul 10:38), Roh yang menjamin penyelesaian Amanat Agung Kristus (Injil, Rasul Besar Matius 28:19-20)

4. Pendoa Syafaat – Roh membantu kita dalam kelemahana kita dan berdoa untuk kita kepada Allah (Injil, Surat Roma 8:26).

Dari beberapa arti yang kami temukan untuk kata Parakletos, tidak satu pun yang berbicara tentang “orang terpuji”. Sehingga, sangatlah mustahil bila yang disebut “Parakletor” adalah Muhammad.
~
SO
# petualang 2012-07-13 17:59
*
Quoting Staff Isa dan Islam:
~
Saudara Petualang,

Tentang ciri-ciri yang saudara sampaikan, Muhammad bersaksi tentang Yesus. Sekarang saya tanya dengan saudara, apakah Muhammad bersaksi tentang Yesus? Apakah Muhammad memberi pengajaran yang sama dengan pengajaran yang disampaikan Yesus?
~
SO

1. Benar, Yesus bersaksi tentang Yesus. Baik dalam Al-Quran maupun Al-hadist banyak kesaksian.

2. Benar sekali. Yang diajarkan Muhammad sama dengan yang diajarkan Yesus dan nabi-nabi sebelumnya. Muhammad melanjutkan perjuangan Yesus sebagaimana nubuat Yesus kepada murid-murid-Nya (Yohanes 16:8-13).

Persoalannya, anda mau meninggalkan ego dan percaya terahadap nabi terakhir atau tidak?
# Staff Isa dan Islam 2012-07-17 12:10
~
Saudara Petualang,

Maaf, kami kurang mengerti dengan point pertama yang saudara tulis di atas “Yesus bersakti tentang Yesus”. Apakah maksudnya?

Muhammad mengajarkan apa yang diajarkan Yesus? Apakah saudara yakin? Yesus tidak mengajarkan poligami, tidak mengajarkan perceraian, Yesus mengatakan pria dan wanita setara. Yesus tidak mendiskriminasi kan wanita. Yesus juga tidak menyucikan sebuah tempat, sehingga mewajibkan mengunjungi tempat tersebut. Yesus tidak mengajarkan bahwa Allah bernaung dalam satu tempat pada waktu-waktu tertentu, sehingga bila berdoa harus menghadap ke tempat itu.

Yesus juga tidak mengajarkan untuk membunuh orang yang tidak mau mengikuti ajaran-Nya. Dan Yesus juga tidak mengajarkan bahwa keselamatan adalah usaha manusia, melainkan anugerah dari Allah.

Semua ajaran di atas adalah ajaran Muhammad, bukan ajaran Yesus. Lalu, ajaran manakah yang saudara maksud yang merupakan ajaran Yesus yang diajarkan Muhammad?
~
SO
# emen 2012-07-25 00:09
*
Keberadaan nabi terakhir yang pamungkas ini sangat penting artinya untuk kesempurnaan ajaran Tuhan kepada manusia di muka bumi.

Nubuat Nabi Daud tentang pahlawan berpedang dan pemimpin pasukan panah :

“Kemurahan tercurah pada bibirmu, sebab itu Allah telah memberkati engkau untuk selama-lamanya, ikatlah pedangmu pada pinggang hai pahlawan, dalam keagunganmu dan semarakmu. Majulah demi kebenaran, prikemanusiaan dan keadilan. Biarlah tangan kananmu mengajarkan engkau perbuatan-perbu atan yang dahsyat. Anak-anak panahmu tajam menembus jantung musuh raja, bangsa-bangsa jatuh di bawah kakimu” (Mazmur 45:3-5 )

Apakah Yesus selama hidupnya pernah mengayunkan pedang untuk berperang? Apakah Yesus pernah memanah dalam peperangan?
# Staff Isa dan Islam 2012-07-27 09:29
~
Saudara Emen,

Kami maklum mengapa saudara mengutip ayat tersebut sebagai nubuat bagi Muhammad. Sayangnya pandangan saudara salah. Saudara mengartikan ayat tanpa melihat terlebih dahulu konteks dari ayat tersebut.

Sebelum saudara membaca ayat 3-5, bacalah terlebih daulu ayat 1-2 berikut: “Untuk pemimpin biduan. Menurut lagu: Bunga bakung. Dari bani Korah. Nyanyian pengajaran; nyanyian kasih. Hatiku meluap dengan kata-kata indah, aku hendak menyampaikan sajakku kepada raja; lidahku ialah pena seorang jurutulis yang mahir” (Mazmur 45:1-2).

Memang Yesus selama hidup-Nya tidak pernah mengayunkan pedang untuk berperang. Mengapa? Karena ajaran yang dibawa-Nya adalah ajaran kasih, bukan ajaran jihad!
~
SO
# Live 4 Jesus 2012-10-16 16:54
*
Firman-Nya, “Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya” (Injil Yohanes 14:16).

Kata “selama-lamanya berarti kekal. Mana ada manusia seperti Muhammad bisa kekal. Bukankah hanya Allah saja yang kekal? 

Selanjutnya dikatakan, “Yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu” (Injil Yohanes 14:17).

Sudah sangat jelas tertulis bahwa penolong lain yang dijanjikan Isa Al-Masih adalah Roh Allah itu sendiri. Bukan manusia! Karena jika yang dijanjikan manusia sudah jelas tidak mungkin. Sebab bagiamana mungkin manusia yang bentuknya daging bisa diam/tinggal di dalam daging?! Bukankah hanya Roh saja yang bisa tinggal di dalam manusia?

Hai saudara jangan keraskan hatimu selagi masih ada waktu, apa salahnya kita menyelidiki Kebenaran dan Keselamatan yang diberikan dengan cuma-cuma!
# kalimatuhu 2012-10-26 19:39
*
Yohanes 14 berbicara mengenai Roh yang dijanjikan Tuhan Yesus

Harusnya pertanyaannya begini: Apakah Muhammad itu roh?
# chocolate 2013-01-07 20:08
*
Staf IDI,

Injil tertua yang diketahui ditulis menggunakan bahasa Yunani (sudah ada yang lebih tua lagi dan menggunakan bahasa Aramik), sedangkan Yesus sendiri selama hidup-Nya menggunakan bahasa Aramik.

Parakletos adalah kata Yunani yang berarti penolong, jika diterjemahkan dalam bahasa Aramik berarti Hamida. Dalam kata Hamida hanya terdapat 3 huruf "Ha" "M" "Da". Dan nama "Muhammad" sendiri tersusun atas 3 huruf tersebut ("M, Ha, Da").

Dan sejarah mencatat sejak manusia pertama sejak Adam hingga Muhammad, belum ada seorangpun yang menggunakan nama Ahmad sebelumnya. Dengan kata lain orang pertama yang bernama Ahmad adalah Muhammad sendiri.

Jadi jelaslah bahwa kata penolong/parakl etos/hamida dalam Yohanes 14:16 bukan saja memberitahukan tentang kedatangan seorang penolong saja, melainkan Yesus sendiri telah memberitahukan inisial dari Penolong tersebut.
# Staff Isa dan Islam 2013-01-08 12:22
~
Saudara Chocolate,

Sah-sah saja saudara berpendapat bahwa yang dinubuatkan dalam ayat di atas adalah Muhammad. Tapi kenyataan mengatakan tidak!

Firman Allah dengan jelas mengatakan bahwa Penolong yang dijanjikan adalah Roh Kebenaran. Bukan manusia! Kitab Suci Allah juga dengan jelas memberikan ciri-ciri dari Penolong tersebut. Yaitu:

1. Dunia tidak dapat menerima Dia dan tidak dapat melihat Dia karena Dia adalah Roh adanya
2. Dia juga akan tinggal dan diam di dalam diri orang-orang percaya
3. Dia juga akan menyertai orang-orang percaya selama-lamanya

Ketiga ciri-ciri di atas, satu pun tidak mencerminkan pada Muhammad. Karena Muhammad bukan roh, melainkan manusia. Muhammad tidak dapat tinggal dan diam dalam diri seseorang, dan Muhammad juga tidak dapat menyertai seseorang selama-lamanya karena kini dia sudah mati.

Jadi saudara Chocolate, jangan keraskan hati saudara. Buka mata rohani saudara dan terimalah kebenaran yang sesungguhnya supaya saudara mempunyai jaminan keselamatan kekal.

“Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku” (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6). Hanya Isa Al-Masih yang dapat memberi jaminan keselamatan bagi saudara, bukan nabi lain.
~
SO
# chocolatte 2013-01-12 23:04
*
Staff IDI,

Alangkah bijaksana jika kita tidak terpaku hanya pada satu ayat. Ulangan 18:18-19 "seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka, seperti engkau ini; Aku akan menaruh firman-Ku dalam mulutnya, dan ia akan mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkan kepadanya. - Orang yang tidak mendengarkan segala firman-Ku yang akan diucapkan nabi itu demi nama-Ku, dari padanya akan Kutuntut pertanggungjawa ban"

Jika yang anda maksud adalah Yesus, kenapa bunyi kalimatnya "dari antara saudara mereka" bukankah lebih cocok jika menggunakan kalimat "dari antara mereka (Israil)".

Kalimat "dari antara saudara mereka (Israil)" yang dimaksud adalah saudara dari bani Israil, bukan bani Israil sendiri.

Dan Nabi Muhammad sendiri sebelum membacakan firman Allah selalu menggunakan kata "Dengan nama Allah" sesuai isi dari Ulangan 18:19.
# Staff Isa dan Islam 2013-01-16 13:32
~
Saudara Chocolatte,

Pertama: Kebiasaan Muhammad menggunakan kata “dengan nama Allah” tidak lantas membuktikan bahwa ayat di atas menubuatkan Muhammad.

Kedua: Perhatikan ilustrasi ini: Ani dan Ana lahir dari orang tua yang sama. Maka, Ani dan Ana bersaudara. Jika ibu Ana berkata kepada Ana “berikan kue ini kepada saudaramu.” Jelas yang dimaksud “saudaramu” pada kalimat di atas adalah Ani.

Demikian juga dengan kalimat "dari antara saudara mereka" pada kalimat di atas. Jelas yang dimaksud adalah orang yang berasal dari bangsa Israel!

Saudara Chocolatte, kami bisa memahami usaha saudara untuk memelintir ayat di atas agar dapat dikatakan sebagai nubuat untuk Muhammad. Sayangnya, usaha saudara tidak berhasil. Sebagaimana yang sudah kami sampaikan sebelumnya, tidak ada nubuat atas kenabian Muhammad dalam Alkitab.

“Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan" (Injil, Kisah Para Rasul 4:12).
~
SO
# imam 2013-01-24 12:59
*
Staff Isa dan Islam 2011-05-04 16:30

Musa berbicara dengan Allah secara langsung (Qs 4:164).
Untuk memahami keadaan yang dihadapi Musa, kita tidak dapat melihat dalam Keluaran 34, melainkan dalam bab sebelumnya di mana Allah menjelaskan apa yang akan terjadi.
Musa ingin melihat "kernuliaan" Allah. Allah mengabulkannya, tetapi Dia berkata, "Engkau tidak tahan memandang wajah-Ku, sebab tidak ada orang yang memandang Aku dapat hidup" (Keluaran33:20) .

Untuk memecahkan masalah tersebut Musa harus bersembunyi di celah-celah batu karang. Dari tempat itu ia dapat mendengar suara Allah dan mengalami kehadiran Allah, tetapi ia tidak melihat apapun sampai Allah telah lewat. Setelah itu baru Musa dapat keluar dan melihat "lingkaran cahaya" yang mengelilingi Allah.

Jadi bacaan ini dengan jelas menunjukkan bahwa Musa tidak pernah melihat Allah secara langsung.
# Staff Isa dan Islam 2013-02-18 05:23
~

Kitab Suci Injil menyatakan bahwa tidak seorangpun pernah melihat Allah, kecuali Tuhan Yesus Kristus (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:18). Dan dalam Kitab Suci Taurat, Allah menyatakan, "Engkau tidak tahan memandang wajah-Ku, sebab tidak ada orang yang memandang Aku dapat hidup" (Taurat, Kitab Keluaran 33:20).

Ayat-ayat ini sepertinya bertentangan dengan bagian Kitab Suci lainnya di mana bermacam-macam orang “melihat” Allah. Misalnya, Taurat, Kitab Keluaran 33:11 menggambarkan Musa berbicara kepada Allah “muka dengan muka.” Bagaimana mungkin Musa berbicara dengan Allah “muka dengan muka” pada hal tidak seorangpun dapat melihat wajah Allah dan tetap hidup?

Dalam contoh ini, kalimat “muka dengan muka” adalah kalimat figuratif yang mengindikasikan bahwa mereka berada dalam persekutuan yang amat dekat. Allah dan Nabi Musa berbicara satu kepada yang lain “sepertinya” mereka itu dua orang manusia yang bercakap-cakap secara akrab.

Jadi yang dimaksud dengan wajah Allah adalah ungkapan khusus untuk kehadiran atau hadirat Allah.. Kehadiran Allah bukanlah hal yang menakutkan, melainkan kehadiran yang dapat dikenal secara pribadi.
~
SL
# Chocolatte 2013-02-13 21:29
*
Staff IDI,

Parakletos/Hami da, memiliki 3 huruf, Ha Ma Da, disini tertulis jelas bahwa Ha Ma da sendiri merupakan anagram dari nama AHMAD--a(H)(M)a(D).
Kata Parakletos/Hami da = Penolong
Kata Ahmad = Yang Terpuji
Bukankah saling berkaitan?

Jika kita masukan arti Ahmad dalam Yohanes 14:16 menjadi: "Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Yang Terpuji yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya"

Dan hanya Nabi Muhammad yang sebelum membacakan firman Allah SWT selalu mengatakan "Dengan Nama Allah" sesuai bunyi Ulangan 18:19

Bukankah 2 ayat tersebut sudah cukup untuk membuktikan nubuat tersebut?
# Staff Isa dan Islam 2013-02-18 05:29
~
Injil Rasul Besar Yohanes 14:16 selalu dicomot oleh umat Muslim untuk mengesahkan bahwa Injil-pun menubuatkan tentang kedatangan Muhammad. Mereka menunjuk kata Yunani: Parakletos sebagai person/nabi. Padahal sebenarnya secara tegas dalam bagian itu telah diterangkan siapa yang dijanjikan. Bahkan sekaligus membuktikan bahwa paragraf pasal-pasal itu tidak menunjuk sama sekali akan hadirnya sosok manusia

Istilah “Parakletos” sendiri artinya jelas dan pasti, yaitu: Penghibur, Penolong atau Perantara. Pengertian tersebut, tampak dalam penggunaan akar kata itu dalam bentuk-bentuk lain, umpamanya: paraklesis, parakleseos artinya penghiburan atau anjuran..

Sedangkan istilah Yunani yang artinya “terpuji” tepatnya adalah “Eulogetos”, bukan Parakletos. Contoh salah satu ayat Kitab Suci Injil memakai kedua istilah tersebut, umpamanya Injil, Surat 2 Korintus 1:3 yang berbunyi: “Terpujilah Allah (Yunani: Eulogetos ho theos), Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, Bapa yang penuh belas kasihan dan Allah sumber segala penghiburan (Yunani: Theos pases parakleseos)."
~
SL
# andrew 2013-02-16 02:06
*
Coba fokus dulu mas. Di situ sudah dijelaskan akan menemani selama-lamanya dan juga ada kata-kata berada di masing-masing orang. Nah dari sini saja sudah terjawab kan?

Kalau untuk Ahmad dan Ahmida, saya rasa itu terlalu dipaksakan. Jelas dari arti saja sudah berbeda.
# Chocolatte 2013-02-18 22:53
*
Staff IDI,

Apa maksud anda adalah bahwa yang dinubuatkan adalah sesuatu yang berbentuk "Roh" yaitu "Roh Kebeneran"? Jika ya, maka Alkitab telah melakukan sebuah kesalahan dengan menyebutkan sesuatu yang berbentuk "Roh" dengan kata "Seorang" pada Yohanes 14:16. Bukankah ada kalimat yang lebih pantas untuk menyebut "Roh", seperti "Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu -sosok- Penolong yang lain".

Andrew, kalimat "supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya" terdengar janggal. Jika kalimat tersebut ditujukan kepada Roh Kebenaran, kenapa? Karena menurut dogma Tritunggal anda, Roh Kebenaran tersebut merupakan Roh Kudus, dan Roh Kudus adalah Allah sendiri. Bukankah Allah sendiri telah menyertai umat-Nya sejak Adam diciptakan?

Hamida dan Ahmad memang memiliki arti yang berbeda, namun memiliki konektifitas dalam hal analogi.
# Staff Isa dan Islam 2013-02-22 17:23
~
Saudara Chocolatte,

Kata “seorang” dalam Yohanes 14:16 menunjukan bahwa Roh kebenaran itu adalah pribadi yang adalah Isa Al-Masih. Sekalipun Isa Al-Masih telah naik ke sorga, namun Roh-Nya tetap menyertai para pengikut-Nya. Inilah yang disebut dengan Roh Kudus.

Benarkah yang dimaksud adalah Muhammad?
Mengenai ayat dalam Injil Yohanes 14, 16: 7-15, Muslim menyatakan "penghibur" yang dalam bahasa aslinya paracleton adalah Muhammad. Istilah Paracleton tersebut tidak mungkin diartikan sebagai Muhammad karena alasan berikut:

1. Kata Paracleton sama sekali tidak bersangkutan dengan Muhammad. Paracleton berarti Pembantu, Penghibur, Penyokong, dan Pembimbing. Tidak satupun gelar ini cocok dengan Muhammad. Yaitu "rasul dengan pedang" dan Al-Quran sendiri menampik semua gelar pembimbing kecuali untuk Allah sendiri.

2. Gelar Paracleton dalam Alkitab langsung ditujukan kepada Roh Kudus. Paracleton yang dibicarakan Isa Al-Masih bukanlah manusia tetapi Roh Kebenaran yang tidak kelihatan, yang tinggal bersama murid-murid Isa Al-Masih dan yang mendiami hati mereka.

"Yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu" (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:17)
~
NN
# Chocolatte 2013-02-22 20:46
*
Staff IDI,

1. Benarkah parakletos tidak memiliki konektifitas dengan Muhammad?

Saya akan memberikan bukti, bahwa ada nama Muhammad di dalam injil.

Sejarah mencatat bahwa bahasa yang dipakai di masa Yesus adalah bahasa Aramaik. Parakletos adalah bahasa Yunani untuk kata Hamida. Dalam bahasa Aramaik memiliki arti Penolong.

Kata Hamida terdiri dari 3 huruf (He, Mem, Dalet). Dan dengan sangat jelas sekali, kata Hamida yang berarti Penolong dalam Injil memiliki unsur nama Ahmad. Karena huruf-huruf yang menyusun kata Hamida juga telah membentuk kata Ahmad.

Itu berarti nama Muhammad (Ahmad) tertulis jelas di dalam Yohanes 14:16.

"Dan ketika Isa putera Maryam berkata: "Hai Bani Israil, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab sebelumku, yaitu Taurat dan memberi kabar gembira dengan seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad..."
(Qs 61:6)
# Staff Isa dan Islam 2013-03-01 10:43
~
Saudara Choclatte,

Sebenarnya anggapan bahwa Parakleto s dalam Injil Yohanes 14:26 menunjuk pada Muhamad, sudah gugur.

Isa Al-Masih bersabda, “Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolon g yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu” (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:16-17)

Frasa Yunani αλλον παρακλητον (allon parakleton) dalam Yohanes 14:16, tidak boleh dilepaskan konteksnya dengan ayat 17 dimana kata Yunani Paraklet os dihubungkan dengan farsa Yunani το πνευμα της αληθειας (to pneuma tes aletheias - Roh Kebenaran). Dengan demikian, Penghibur atau Penolong dalam ayat tersebut bukan menunjuk pada manusia melainkan Roh Kebenaran. Apakah Muhamad adalah Roh Kebenaran? Bukan! dia bukan Parakleto s yang dimaksudkan.

Apa yang menjadi bukti bahwa Parakleto s yang akan datang wujudnya Roh? Selain bukti di atas, pada ayat 17 dikatakan, “sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia”. Apakah Muhamad tidak dapat dilihat oleh dunia? Tidak! Muhamad manusia dan dia dapat dilihat dan berinteraksi dengan banyak orang dan terekam dalam sejarah Islam. Nabi saudara bukan Parakleto s yang dimaksudkan.

Bukti lain bahwa Parakleto s bukan manusia melainkan Roh Kebenaran adalah frasa, “sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu”. Apakah Muhamad tinggal dalam batin seseorang? Tidak! Muhamad adalah manusia yang telah mengalami kewafatan dan bukan Roh Kebenaran yang tinggal dan menyertai orang beriman. Muhamad bukan Parakleto s yang dimaksudkan.
~
NN
# Chocolatte 2013-02-22 20:51
*
Mohon kiranya staf IDI memberi pengecualian untuk komentar saya yang ini karena menggunakan lebih dari 1 kolom komentar, hal ini dikarenakan keterbatasan karakter pada kolom komentar.

2. Benarkah Roh Kudus adalah penolong tersebut? Menurut doktrin Trinitas:
- Allah: Tuhan dalam bentuk zat yang berada di langit (Awal)
- Yesus: Tuhan yang berada di bumi dalam bentuk manusia.
- Roh Kudus: Tuhan yang muncul setelah Yesus wafat dan bangkit menjadi "Roh Kudus".

Namun faktanya Alkitab telah membuktikan bahwa Roh Kudus telah berada di dunia jauh sebelum Yesus lahir.

"Daud sendiri oleh pimpinan Roh Kudus berkata: Tuhan telah berfirman kepada Tuanku: duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai musuh-musuh-Mu Kutaruh di bawah kaki-Mu" (Injil, Rasul Besar Markus 12:36).

"Adalah di Yerusalem seorang bernama Simeon. Ia seorang yang benar dan saleh yang menantikan penghiburan bagi Israel. Roh Kudus ada di atasnya" (Injil, Rasul Besar Lukas 2:25)
# Staff Isa dan Islam 2013-03-01 10:48
~
Saudara Chocolatte,

Siapakah Roh kudus? Roh kudus adalah Allah. Allah itu Roh (Injil Rasul Besar Yohanes 4:24). Roh kudus adalah satu dari ketiga yang Esa. Itu sebabnya ketika saudara membaca Alkitab, saudara menemukan adanya Roh kudus.

Sebelum Isa Al-Masih menggenapi tentang kedatangan-Nya yang pertama, Roh kudus mengilhami dan memberikan kuasa rohani kepada orang tertentu yang dipakai Allah untuk mempersiapkan kedatangan Isa Al-Masih, contohnya Musa, Ibrahim, Daud dan lain-lain.

Sesudah Isa Al-Masih menggenapi semua nubuat tentang kedatangan-Nya yang pertama maka ada sedikit perbedaan bahwa Roh kudus mengilhami dan memberikan kuasa rohani kepada setiap umat yang percaya akan rahmat keselamatan yang disediakan Isa Al-Masih.

Tua, muda, lelaki maupun wanita, hamba atau tuan, Yahudi atau non Yahudi dipimpin Roh kudus apabila ia patuh pada perintah Isa Al-Masih.
~
NN
# Chocolatte 2013-03-02 19:22
*
Staff IDI,

Yohanes 15:26 "Jikalau Penghibur yang akan Ku-utus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang Aku"

Jika benar Penghibur itu adalah Roh Kudus sesuai Yohanes 14:17, apakah Roh Kudus pernah bersaksi tentang Yesus sesuai Yohanes 15:26?

Yohanes 16:13 "Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang"

Pada Yohanes 16:13 terdapat Kalimat "...sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya.. .", Jika penghibur itu adalah Roh Kudus, lalu siapa yang berbicara kepada Roh Kudus? Sebab Roh Kudus menyampaikan apa yang didengarnya.
# Staff Isa dan Islam 2013-03-08 22:27
~
Saudara Chocolate,

Sudah pasti Roh kudus bersaksi tentang Isa Al-Masih. Dalam kitab Kisah Para Rasul, Roh kudus dicurahkan kepada para rasul dan murid-muridanya sehingga oleh Roh kudus mereka bersaksi tentang Isa Al-Masih, Tuhan.

"Tiba-tiba turunlah dari langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh rumah, di mana mereka duduk; dan tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing. Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya. baik orang Yahudi maupun penganut agama Yahudi, orang Kreta dan orang Arab, kita mendengar mereka berkata-kata dalam bahasa kita sendiri tentang perbuatan-perbu atan besar yang dilakukan Allah" (Injil, Kisah Para Rasul 2:2-4, 11).

Orang-orang ini memberitakan perbuatan besar dari Allah dengan berani karena Roh kudus ada dalam diri mereka. Mereka memberitakan keselamatan dari Tuhan Yesus.
~
NN
# Chocolatte 2013-03-02 19:27
Quoting Staff Isa dan Islam:
~

Bukti lain bahwa Parakletos bukan manusia melainkan Roh Kebenaran adalah frasa, “sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu”. Apakah Muhamad tinggal dalam batin seseorang? Tidak! Muhamad adalah manusia yang telah mengalami kewafatan dan bukan Roh Kebenaran yang tinggal dan menyertai orang beriman. Muhamad bukan Parakletos yang dimaksudkan.
~
NN


1 Yohanes 4:1 "Saudara-saudar aku yang kekasih, janganlah percaya akan setiap roh, tetapi ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari Allah; sebab banyak nabi-nabi palsu yang telah muncul dan pergi ke seluruh dunia."

Berdasarkan ayat ini, Roh disamakan dengan Nabi, jika roh tersebut palsu maka nabi tersebut juga palsu, jadi jelaslah bahwa Roh Kebenaran adalah seorang nabi.
# Staff Isa dan Islam 2013-03-08 22:30
~
Saudara Choclate,

Dalam dunia ini ada mahluk roh dan mahluk jasad. Mahluk roh yang dimaksud dalam ayat diatas berbeda dengan manusia ataupun roh manusia.

1 Yohanes 1:4 membicarakan roh jahat yang melawan Tuhan, contohnya setan-setan. Mereka adalah mahluk ciptaan Tuhan yang menentang kekuasaan Tuhan. Roh-roh jahat ini menggoda manusia agar tersesat dari jalan dan keselamatan yang Tuhan sediakan.

Ayat di atas tidak ada kaitannya dengan Roh Kebenaran apalagi dengan nabi saudara.
~
NN
# Chocolatte 2013-03-30 15:41
*
Ayat tersebut memang tidak ada kaitannya dengan Roh Kebenaran apalagi Nabi kami. Tapi ayat tersebut menyatakan bahwa Roh sama dengan Nabi, itu berarti Nabi adalah Roh.
# Staff Isa dan Islam 2013-04-01 16:30
~
Saudara Chocolatte,

Saya tuliskan kembali ayat yang saudara kutip: Injil, Surat 1 Yohanes 4:1 "Saudara-saudar aku yang kekasih, janganlah percaya akan setiap roh, tetapi ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari Allah; sebab banyak nabi-nabi palsu yang telah muncul dan pergi ke seluruh dunia"

Lewat ayat ini, kitab suci menjelaskan setiap orang percaya harus dapat membedakan setiap roh. Apakah roh itu adalah roh yang benar yang berasal dari Allah. Atau roh tersebut adalah roh-roh yang ada di dunia, yaitu roh sesat.

Mengapa orang percaya harus menguji roh? Jawabannya: Karena setelah Yesus naik ke sorga, akan banyak nabi-nabi palsu muncul yang mengaku bahwa mereka mendapatkan wahyu/hidayah dari Allah melalui perantaraan roh yang datang dari-Nya.

Benarkah wahyu yang diterimanya berasal dari Allah? Hanya ada satu cara untuk mengetahuinya, yaitu dengan menguji roh yang “katanya” memberi wahyu tersebut!

Itulah gunanya kita perlu menguji setiap roh, sebagaimana yang diperintahkan pada ayat di atas. Jadi, sekali lagi roh jelas tidak sama dengan nabi.
~
SO
# Chocolatte 2013-04-01 20:06
*
Staff IDI,

JIka demikian tafsiran anda, bagaimana caranya menguji roh-roh tersebut?

Menurut 1 Yohanes 4:6 "Kami berasal dari Allah: barangsiapa mengenal Allah, ia mendengarkan kami; barangsiapa tidak berasal dari Allah, ia tidak mendengarkan kami. Itulah tandanya Roh kebenaran dan roh yang menyesatkan"

Jadi Roh Kebenaran akan bersaksi mengenal Allah, bukankah Nabi Muhammad SAW juga telah bersaksi mengenal Allah. "La Ilahaillallah" yang artinya "Tiada Tuhan selain Allah".
# Staff Isa dan Islam 2013-04-09 03:21
~
Saudara Chocalate,

Nabi saudara memang bersaksi dan berseru menyebut-nyebut nama Allah tetapi beliau tidak pernah mengenal Allah. Nabi saudara tidak pernah sekalipun berkomunikasi dengan Allah. Jibrillah yang mewahyukan pengalaman rohani kepada nabi saudara.

Perlu saudara renungkan, jika nabi saudara adalah nabi besar penyempurna maka mengapa Allah tidak pernah berkomunikasi langsung dengannya. Faktanya semua nabi Allah berbicara langsung dengan Allah.
~
NN
# serikandisyurga 2013-05-17 11:47
*
Quoting Staff Isa dan Islam:
~

Dosa tidak mungkin diampuni begitu saja. Oleh karena Allah adalah Maha Suci dan Maha Adil, maka Allah harus menghukum dosa. Dan oleh karena Allah adalah Maha Pengasih, maka Allah telah membebaskan kita dari keharusan masuk neraka untuk membayar sendiri hukuman atas dosa kita.
CA

Kalau Allah datang lewat zaman Isa Al-Masih, maka bagaimana pula dengan dosa umat terdahulu adakah ia terhapus. Kalau Isa disalib dapat menyelamatkan manusia, maka manusia bebas melakukan dosa sesuka hati mereka tanpa perlu risau akan dosa. Wajarkah?
# Staff Isa dan Islam 2013-05-20 14:44
~
Dalam iman kekristenan diajarkan bahwa keselamatan diperoleh karena kasih karunia Tuhan melalui iman kepada Yesus Kristus. Tapi, kehidupan kekristenan tidak berhenti sampai di situ saja. Sebagai wujud dari pengakuan bahwa Yesus adalah Juruselamat, seseorang harus menyerahkan hidup sepenuhnya dalam kehendak-Nya. Dengan kata lain, hidup sesuai kebenaran firman Allah. Inilah yang disebut buah dari pertobatan.

“Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang” (Injil, Surat 2 Korintus 5:17).

Bagaimana dengan orang Kristen yang hidupnya tidak sesuai dengan firman Tuhan atau masih berdosa? Firman Allah mengatakan “Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita” (Injil, Surat Roma 6:23).

Seseorang yang ingin mendapatkan hidup kekal, pertama yang harus dilakukan adalah menerima dan mengimani Yesus Kristus sebagai satu-satunya Juruselamat dalam dirinya. Setelah itu, hidup dalam pertobatan atau hidup sesuai kebenaran firman Allah.
~
SO
# Staff Isa dan Islam 2013-08-23 21:42
~
Saudara Bayu,

Maaf bila komentar saudara terpaksa kami hapus. Artikel di atas sedang membahas isi dari Injil Yohanes pasal 14. Dimana umat Muslim sering mengutip ayat ini untuk menguatkan kenabian Muhammad.

Sementara, bila kita membaca ayat pada pasal tersebut secara seluruhan, maka kita akan mengetahui yang dijelaskan pada ayat itu bukan Muhammad. Melainkan Roh Kudus. Jelas Muhammad bukan Roh, dia adalah manusia sama seperti saudara dan saya.

Nah, bagaimana tanggapan saudara mengenal hal tersebut? Silakan memberi penjelasan yang tidak keluar dari topik diskusi di atas.
~
SO
# SBM 2013-08-31 11:12
*
Jauh sekali dari menjadi nabi apalagi menjadi penolong "Roh Kudus." Muhammad tidak melakukan satu mukjizat pun, bahkan matinya diracun.

Sedangkan Isa berkata dalam di Markus 16:15-18. “Lalu Ia berkata kepada mereka: "Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk. Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum. Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh."

Tanda-tanda ini telah digenapi bila Roh Kudus turun ke atas murid-murid Yesus dalam Kisah Para Rasul.

Sdr. Sirait Nico

Sepertinya saya setuju dengan pandangan saudara. Bukan pula saya berniat menghakimi. Yesus berkata: "dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka" (Matius 7:16a)
# jarwo 2013-09-12 23:59
*
Untuk Admin,

Maaf saudara admin ya, pertanyaan saudara-saudara Muslim di sini kebanyakan sudah dijawab di tema-tema yang lain tapi ditema ini s saudara-saudara Muslim masih saja mempertanyakann ya, dengan pertanyaan-pert anyaan yang sama. Itu sama halnya dengan perumpamaan "memberikan permata pada anjing."
# Staff Isa dan Islam 2013-09-14 17:44
~
Saudara Jarwo,

Terimakasih atas simpatik yang saudara berikan. Kami memaklumi mengapa teman-teman Muslim sering kali mengajukan pertanyaan-pert anyaan yang sama. Pada hal pertanyaan tersebut telah disampaikan berulang dan dan berulang kali pula kami telah menjawabnya.

Namun kami percaya, firman yang kami tabur tidak akan kembali sia-sia sebagaimana wahyu Allah berkata, “Demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya” (Kitab Nabi Yesaya 55:11).
~
SO
# fisabilillah 2013-10-30 21:58
~
Penolong yang dijanjikan “akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Ku (Isa) katakan kepadamu” (Yohanes 14:26). “Ia akan bersaksi tentang Aku“ (Yohanes 15:26).
Memang benar Muhammad SAW bersaksi dan menginggatkan tentang isa. kalau gak percaya baca aja Al-Quran surat Al baqarah, Ali imran, Annisa, di sana terdapat banyak sekali kata-kata tentang Isa.
# Staff Isa dan Islam 2013-11-06 21:57
~
Saudara Fisabililah,

Walaupun ada ayat yang menyatakan nabi saudara mengingatkaan tentang Isa, tidak membuktikan bahwa ia adalah “Penolong” yang dimaksud dalam ayat tersebut.

Isa Al-Masih berkata, “Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolon g yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu” (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:16-17)

Frasa Yunani “allon parakleton” dalam Yohanes 14:16, tidak boleh dilepaskan konteksnya dengan ayat 17 dimana kata Yunani Paraklet os dihubungkan dengan farsa Yunani “to pneuma tes aletheias “- Roh Kebenaran. Dengan demikian, Penghibur atau Penolong dalam ayat tersebut bukan menunjuk pada manusia melainkan Roh Kebenaran. Apakah Muhamad adalah Roh Kebenaran? Bukan! dia bukan Parakleto s yang dimaksudkan.

Apa yang menjadi bukti bahwa Parakleto s yang akan datang wujudnya Roh? Selain bukti di atas, pada ayat 17 dikatakan, “sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia”. Apakah Muhamad tidak dapat dilihat oleh dunia? Tidak! Muhamad manusia dan dia dapat dilihat dan berinteraksi dengan banyak orang dan terekam dalam sejarah Islam.

Bukti lain bahwa Parakleto s bukan manusia melainkan Roh Kebenaran adalah frasa, “sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu”. Apakah Muhamad tinggal dalam batin seseorang? Tidak! Muhamad adalah manusia yang telah mengalami kewafatan dan bukan Roh Kebenaran yang tinggal dan menyertai orang beriman. Jadi Muhammad bukan Parakleto s yang dimaksudkan.
~
Noni
# sayyid 2013-12-05 16:29
~
Saudara-saudaraku,

Saya rasa dialog ini bagus, akan tetapi tujuan untuk memberi pencerahan tidak akan pernah terjadi. Karena kita semua memiliki prinsip dan pedoman masing-masing serta memiliki pemahaman masing-masing. Lebih baik kita dialog untuk menguji kebenaran sejarah. Itu akan lebih mencerahkan.
# Staff Isa dan Islam 2013-12-05 20:26
~
Saudara Sayyid,

Menurut kami dalam sebuah dialog memang tidak selamanya, tujuannya adalah satu suara atau satu kesepakatan. Namun setidaknya dalam dialog tersebut kita menjadi mempunyai pemahaman yang baru. Dimana selama ini kita tidak atau belum mengetahuinya. Dan bisa saja, bahwa apa yang selama ini kita rasa benar ternyata salah setelah kita mendapat informasi dari sebuah dialog. Hal itu jelas tidak mustahil bukan?

Tujuan dialog ini bukan untuk mengajak saudara atau siapapun berpindah keyakinan. Juga tujuan kami bukan untuk memaksa saudara agar sepahaman dengan kami. Di sini kita hanya berdiskusi tentang sebuah kebenaran. Bila saudara merasa keberatan dan menolak, itu adalah hak saudara.

Dan lagi, bila kita merasa apa yang sudah kita pegang adalah sebuah kebenaran, mengapa kita harus merasa khawatir? Sebagaimana kami mengimani berkataan Isa berikut ini, maka kami tidak akan pernah khawatir dengan “tawaran-tawara n” dari agama dunia.

Isa berkata, "Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup” (Injil, Rasul Besar Yohanes 8:12).
~
Saodah
# rachelia 2014-01-07 10:56
~
Tanpa anda sadari, anda menyatakan bahwa Muhammad adalah utusan Allah dan Al-Quran adalah mukjizatnya dengan anda mengutip ayat-ayat Al-Quran tentang Isa.

Dan forum ini bukan diskusi, tapi hanya pembenaran opini sepihak. Ucapan terimakasih anda hanya untuk orang yang mendukung opini-opini anda. Sedangkan yang menyanggah anda bilang keliru, salah.

Dan di sisi lain tentang roh. Anda memutarbalikan arti dari roh. Jika dibilang Yesus di sunat hanya rohaninya saja yang disunat. Tapi jika bicara roh kebenaran anda bilang Muhammad bukan roh tapi manusia. Apa saja yang bisa membenarkan Yesus itu Tuhan dilakukan.

Bagi para Muslim sejuta kata kebenaran yang disampaikan, mereka selalu menyanggah, karena hati mereka sudah terkunci karena kezaliman mereka dengan mengatakan Yesus itu Tuhan.
# Staff Isa dan Islam 2014-02-25 00:12
~
Saudara Rachelia,

Sesungguhnya Injil telah menjadi satu-satunya pedoman kebenaran bagi pengikut Isa Al-Masih. Tetapi tentu kami menghargai tulisan Al-Quran, bukan mengimani.

Dan tentu kita tidak boleh mengabaikan fakta yang tertulis dalam kitab suci. Bila Isa Al-Masih telah menyatakan bahwa Dia akan mengutus Roh Kebenaran, berarti itu adalah Roh, bukan jasmani.

Muhammad adalah jasmani dan bukan roh. Mungkinkah Muhammad masuk dalam hati para murid Isa Al-Masih yang telah meninggal 540 tahun sebelum Muhammad lahir?
~
Salma
# Ali Wahyudi 2014-01-22 22:49
~
Sayang sekali saya tidak percaya artikel saudara.

Mungkin sekilas orang bodoh akan percaya tapi bagi orang pintar yang menggunakan logika, dan mengesampingkan doktrinisasi bahwa Yesus itu Tuhan.

Saya sudah lihat penjelasan tentang ayat Injil pada web lain dengan memberikan gambar manuscript asli bahasa Ibrani dan sudah dicoba diterjemahkan memakai google translate.

Hasilnya mencengangkan dan sungguh benar-benar Nabi Muhammad memenuhi ramalan yang ada pada ayat-ayat Injil, Taurat. Tidak hanya memenuhi nubuat satu atau dua ayat, tapi sampai enam ayat. Bahkan memenuhi nubuat pada kitab agama Hindu dan Budha.

Buat yang Muslim, jangan tertipu sama missionaris. Buat para missionaris, kalian tidak perlu masuk Islam agar masuk neraka saja.
# Staff Isa dan Islam 2014-02-25 00:18
~
Saudara Ali Wahyudi,

Kami menghargai tulisan dan ketidakpercayaa n saudara. Tetapi bila saudara menyatakan bahwa Muhammad memenuhi ramalan dalam Taurat dan Injil, maka kiranya saudara menunjukkan bukti-bukti itu kepada kami.

Sebab alangkah mudah bagi semua orang membuat sebuah klaim. Tetapi klaim tanpa ada bukti-bukti jelas dan akurat, maka itu hanya asumsi.
~
Salma
# Fans Isa Al Masih 2014-01-23 20:29
~
Assalamu'alaikum. Salam sejahtera,

Saya Muslim yang mencintai Yesus Kristus. Saya pun tidak jarang buka-buka Alkitab online. Alhamdulillah, sebagaimana hati yang tak bisa berbohong, iman saya sebagai Muslim menjadi lebih kuat setelah membaca Alkitab.

Saya ingin tanya sedikit tentang Injil Yoh. 16. Benarkah Roh Kebenaran itu adalah Roh Kudus? Bukankah dijelaskan bahwa "Roh kebenaran itu akan datang jika Aku (Yesus) pergi, jika tidak pergi, maka Roh Kebenaran tidak akan datang."

Bukankah Roh kudus telah ada sebelum dan ketika Yesus hidup? Bukankah Roh Kebenaran tidak akan datang jika Yesus masih hidup? Jika yang demikian merujuk kepada Roh Kudus, lalu mengapa Yesus harus pergi? Bukankah Roh kudus/kebenaran telah ada walaupun Yesus tidak pergi?

Terimakasih saudaraku.
# Staff Isa dan Islam 2014-02-25 00:34
~
Saudara Fans Isa Al Masih,

Kami senang bila iman saudara semakin kuat setelah membaca Alkitab. Dan memang itulah kebenaran.

Karena itu, apa yang dinyatakan Alkitab adalah benar, termasuk perihal Roh Kebenaran adalah Roh Kudus. Itulah sebabnya, Isa Al-Masih harus pergi agar Dia mengutus Roh Kudus kepada para murid supaya “Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu” (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:17). Bukankah roh tidak dibatasi ruang dan waktu dan dapat tinggal di dalam hati manusia? Mungkinkah tubuh jasmani dapat tinggal dalam hati para murid?
~
Salma
# Bulan Purnama 2014-02-04 09:27
~
Jika memang Al Masih Isa Putra Maryam itu adalah jelmaan Allah, mengapa saat mau disalib oleh orang Yahudi, Dia berteriak dengan suara nyaring memanggil Allah? Allah mana pula yang dipanggilnya jika benar dia sendiri adalah Allah?

Matius 27:46, "Kira-kira jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: "Eli, Eli, lama sabakhtani?" Artinya: Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?"
# Staff Isa dan Islam 2014-02-25 00:39
~
Saudara Bulan Purnama,

Tulisan saudara sangat menarik. Tetapi maaf, menurut kami itu tidak berhubungan dengan artikel di atas.

Bila saudara ingin melanjutkan mendiskusikan mengenai hal ini, silakan saudara mengunjungi link ini http://tinyurl.com/8xz6g59
~
Salma
# Salam 2014-02-10 14:05
~
Mau tanya, Injil yang paling orisinil yang diturunkan pada masa kehidupan Nabi Isa memakai bahasa apa? Katanya bahasa Aramik, apa betul?
# Staff Isa dan Islam 2014-02-25 00:44
~
Saudara Salam,

Kami menghargai rasa ingin tahu dan pertanyaan saudara. Tetapi maaf, kami tidak dapat menanggapi hal itu. Karena pertanyaan saudara tidak berhubungan dengan artikel di atas.

Bila saudara ingin melanjutkan mendiskusikan hal itu, silakan saudara mengunjungi link ini http://tinyurl.com/8f7wac5
~
Salma
# omzell 2014-02-19 10:35
~
Pemahaman terhadap Alkitab pun sangat jauh dari kebenaran, lantas bagaimana mungkinsaudara bisa memahami Al-Quran. Sekalipun Yesus yang menyampaikannya , tetaplah saudara tidak menerima, karena sauadra bukanlah umat Yesus.
# Staff Isa dan Islam 2014-05-02 11:45
~
Salam Sdr. Omzell,

Kami harap saudara dapat memberikan komentar dengan bahasa yang santun. Untuk hal tersebut kami ucapkan terimakasih.

Sedikit bertanya dalam benak kami, menurut saudara pemahaman Alkitab mana yang jauh dari kebenaran? Jika kita mengacu pada artikel, seorang penolong haruslah “Ia akan bersaksi tentang Aku (Isa Al-Masih) (Injil, Rasul Besar Yohanes 15:26). Menurut pemahaman saudara, apakah Muhammad mewartakan tentang Isa Al-Masih sebagai Tuhan yang merelakan diri menjadi manusia?
~
Salma
# Hamba Allah 2014-02-24 22:26
~
1. Yohanes 14:16 "Penolong" kata penolong dalam Bahasa Yunani adalah Paracletos dalam Bahasa Aramik berarti Ahmad (Muhammad) yang berarti penolong.

2. Yohanes 14:26 "Roh Kudus" adalah roh penolong yang membawa kebenaran Allah. Setiap jasmani yang hidup memiliki roh di dalamnya, jadi di dalam jasmani nabi Muhammad terdapat roh penolong yang membawa kebenaran Allah.

3. Yohanes 14:26 nabi Muhammad juga mengajarkan dan juga kembali mengingatkan akan semua kebenaran yang dinyataan oleh nabi Isa

Terimakasih.
# Staff Isa dan Islam 2014-05-02 12:06
~
Salam Sdr. Hamba Allah,

Kami sangat terkesan dengan pemaparan saudara perihal Pribadi Penolong.

Sangat jelas dalam Injil, Rasul Besar Yohanes 14 seorang penolong tidaklah memiliki fisik. "Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, yaitu Roh Kebenaran." (ayat 16017).

Mungkinkah seorang manusia akan mampu menyertai manusia sampai selama-lamanya? Bukankah hanya Roh Allah yang dapat menyerti mansia. Atau saudara memiliki bukti lain bahwa Muhammad mampu menyertai umat manusia di muka bumi ini?
~
Salma
# Yunaedy Sitorus 2014-03-01 01:24
~
Jika anda tidak menerima nabi Muhammad S.A.W adalah yang disebutkan dalam Injil anda, itu terserah anda. Islam tidak pernah memaksakan keyakinan. Tapi anda selalu merujuk pada injil anda yang sekarang, permintaan saya coba anda tunjukkan isi kandungan Injil yang sebenarnya, yang tidak dibagi antara Perjanjian Baru dan Perjanjian Lama, yang bukan berbahasa Indonesia, Jawa, Batak dan lain-lain. Tapi bahasa yang dipakai Yesus dulunya dan harap terjemahkan kepada saya.
# Staff Isa dan Islam 2014-05-02 12:13
~
Salam Sdr. Yunaedy,

Kami berterimakasih untuk pemaparan saudara. Hanya kami minta maaf, silakan saudara menanggapi komentar saudara pada artikel yang sesuai. Kami menyarankan saudara mengunjungi url di http://tinyurl.com/c9ebrry.
~
Salma
# Jarwo 2014-03-05 23:10
~
Untuk Hamba allah,

Saya sedikit tertarik dengan komentar saudara yakni frasa "bahasa Aramik berarti Ahmad (Muhammad) yang berarti penolong". Maaf komentar saduara saya klarifikasi, bahwasanya kata "Ahmad" bukan berasal dari bahasa Aramaic. tapi bahasa Arab.

Untuk Sdr. Yunaedy,

Adakah Al-Quran masih menyimpan bahasa asli yang menggunakan bahasa Arab gundul? Dalam bentuk perkamen dan batu putih bukan dalam bentuk buku seperti sekarang?

Soal Injil, silakan saudara melihat di museum di Tel aviv, Israel dan masih terpelihara dan dipajang di sana serta banyak orang yang sudah menyaksikannya.
# Hery 2014-03-08 12:14
~
Kami umat Islam percaya dengan Yesus dan kami mengimani-Nya dan segala bentuk mukjizat-Nya. Tetapi sebagai nabi (manusia) bukan sebagai Tuhan. Dan ini mutlak tidak akan bisa berubah. Yesus / Isa as adalah nabi (hanya manusia). Allah Swt. yang menciptakan Yesus lebih besar dari pada Yesus (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:28) "Karena Aku pergi kepada Bapa-Ku, sebab Bapa lebih besar daripada-Ku". Sebab itu Yesus tidak bisa dikatakan Tuhan.
# Staff Isa dan Islam 2014-05-02 16:09
~
Salam Sdr. Hery,

Ada banyak gelar yang diberikan kepada Isa Al-Masih. Dia adalah Guru, Imam, Rasul, Kalimat Allah, Raja, Mesias, Anak domba, Anak Allah dan Nabi. Tetapi apakah Dia sama dengan nabi-nabi utusan Allah yang lain?

Semua nabi berdosa, hanya Isa Al-Masih yang tidak pernah berbuat dosa. Jika demikian siapakah Isa Al-Masih itu sesungguhnya?

Ada satu artikel yang sangat menarik, sayang jika untuk dilewatkan. Kami harap saudara dapat mengunjunginya di http://tinyurl.com/6to3gx8.
~
Salma
# bayu 2014-03-19 06:46
~
Staff IDI,

Sejak saya lahir saya tidak pernah melihat Muhammad,
apakah anda pernah melihat Muhammad? Kalau Yesus atau Isa, saya sering lihat nempel di kayu salib
# Staff Isa dan Islam 2014-05-02 12:30
~
Salam Sdr. Bayu,

Kami menyampaikan terimakasih untuk kejujuran saudara. Pernyataan saudara benar-benar memprihatinkan, bagaimana bisa daudara tidak pernah melihat Muhammad? Bukankah umat Muslim selalu menyanjung Muhammad? Atau memang dia adalah orang yang sama sekali sebuah rekayasa belaka?

Berbeda bukan dengan Isa Al-Masih? Dia benar-benar pernah hidup di dunia dan tinggal bersama dengan manusia. Dia suci dan tidak berdosa. Dia mampu melakukan mujizat dengan kuasa-Nya. Bahkan Dia adalah Allah yang menjelma menjadi manusia.

"Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran" (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:1,14).
~
Salma
# Rian 2014-04-18 23:37
~
Memang benar tulisan ini untuk mengajak umat Muslim melihat kehebatan Isa Al-Masih yang benar. Sebab umat Muslim tidak mengenal Isa Al-Masih secara benar sesuai apa yang Alkitab ajarkan. Gbu.
# Umat Muhammad 2014-04-25 14:58
~
Siapakah penolong dalam Injil Yohanes? Sudah pasti nabi Muhammad.
# Staff Isa dan Islam 2014-05-02 16:15
~
Salam Sdr. Umat Muhammad,

Apakah saudara dapat membuktikan secara fakta dan data tentang asal usul atau silsilah Muhammad? Kami yakin saudara dapat memberikan pemaparannya, sebab saudara mengetahui dan memercayai Muhammad, bukan?
~
Salma
# Muhammad IsaMuhammad 2014-04-25 23:05
~
Nanya tentang Trinitas saja. Kalau masalah Roh Kebenaran masih banyak tafsir. Saling ngotot dan merasa benar. Keyakinan kristen Tuhan itu Trinitas 3 dalam 1 (Tuhan Bapa Anak dan Roh Kudus).

1. Tuhan bapa sama dengan Tuhan Anak sama dengan Roh Kudus. Kita bisa menyebut Tuhan Bapa dengan Anak, atau Anak dengan Roh Kudus. Semuanya sama saja, tetapi kenyataannya dalam iman Kristen Anak ya Anak, Bapa ya Bapa.

2. Megapa tidak menyembah bunda Maria. Dia ibunya Yesus. Mulia ibu dibandingkan anak. Yang lebih hebat dia yang telah melahirkan Tuhan. Mengapa Maria tidak disembah?
# Staff Isa dan Islam 2014-05-02 16:50
~
Salam Muhammad Isa,

Kami menyampaikan terimakasih untuk pemaparan saudara.

Kami menyarankan saduara menuliskan komentar saudara sesuai dengan bahasan artikel. Silakan kunjungi artikel di http://tinyurl.com/4fkuzqj.
~
Salma
# berpikir sehat 2014-04-27 09:11
~
Bahasa Yunani dari penghibur adalah parakletos, bahasa Aramaiknya Mahanemma. umat Muslim bersikeras bahwa menyebutkan bunyi Mahanemma adalah Muhammad.

Menurut orang Muslim, apakah arti nama Muhammad?
# Staff Isa dan Islam 2014-05-02 12:25
~
Salam,

Kami meminta maaf kepada saudara, jika dengan terpaksa harus mengahapus komentar yang tidak sesuai pembahasan dalam artikel. Jika hendak memberikan komentar silakan mencari artikel sesuai topik yang saudara maksudkan di http://tinyurl.com/bmvu42b. Terimakasih.
~
Salma
# badruz 2014-05-12 21:43
~
Mengapa Injil tidak pakai bahasa asli saja, biar kami umat sedunia mampu tahu kebenarannya. Karena kita semua sudah pintar dan banyak penerjemah yang handal dan akhirnya akan diterima kebenaran Yesus itu Tuhan.
# Staff Isa dan Islam 2014-05-13 15:57
~
Salam Sdr. Badruz,

Terlihat sepertinya saudara pintar. Jika memang demikian, tentu saudara dapat mencari Alkitab dengan bahasa aslinya. Jika saudara berniat, kami yakin saudara mendapatkannya dan barangkali dapat mempelajarinya. Agar saudara tertolong benarkah ada nubuatan tentang nabi saudara dalam Alkitab.

Sebab sangat disayangkan, umat Muslim mengklaim bahwa nama Muhammad ada dalam ALkitab. Sejak kami mempelajari Alkitab hingga bahasa aslinya pun tidak ada nama Muhammad di dalamnya. Tetapi ada banyak nama Isa dalam Al-Quran, bukan?

Jika demikian, dari mana kitab saudara mendapat sumber informasi tentang Isa Al-Masih bahkan nabi-nabi sebelumnya?
~
Salma
# berpikir sehat 2014-05-13 16:58
~
Badruz,

Hadits Shahihmu sendiri mengaku penerjemahan Injil asli ke bahasa lain adalah kehendak Allah bagi orang beriman. Hadits Shahih Bukhari (6467), "Waraqah bin naufal bin Asad bin Abdul Uzza bin Qushshay, anak paman Khadijah, atau saudara ayahnya, ia adalah semasa jahiliyah beragama nashrani dan suka menulis kitab suci arabi, ia menulis Injil Arabi dengan kehendak Allah."

Tolong buktikan kecacatan hadits yang sudah dinyatakan shahih oleh Imam Bukhari tersebut.
# badruz 2014-05-14 21:52
~
Kenapa nama muhammadim dalam Injil berubah kata menjadi All lovely together? Hanya itu saja.
# Staff Isa dan Islam 2014-05-21 00:46
~
Saudara Badruz,

Kami akan sangat senang bila saudara dapat menyebutkan dengan jelas ayat Injil yang menyatakan nama muhammadim. Ini perlu agar kami tidak menganggap saudara berasumsi. Bagaimana saudara?
~
Solihin
# Umat Muhammad 2014-05-17 22:48
~
Muhammad (Ahmad) yang berarti penolong, memang secara fisik Nabi Muhammad sudah meninggal dunia. Akan tetapi ajaran dari Allah melalui Al-Quran sebagai kitab Allah yang dibawanya tidak akan perna sirna selama-lamanya. Bahkan Allah sendiri yang menjaminnya. Jadi, Nabi Muhammad sebagi utusan yang paling akhir untuk menolong hamba-hamba Allah untuk kembali ke jalan yang lurus, jalan yang benar dengan tuntunan Al-Quran.

Terimakasih.
# Staff Isa dan Islam 2014-05-21 00:53
~
Saudara Umat Muhammad,

Orang yang telah meninggal tentu tidak akan mungkin dapat menolong, bukan? Sedangkan Penolong yang dimaksud dalam Injil, Rasul Besar Yohanes 14 adalah Penolong untuk selama-lamanya. Bila saudara menyatakan bahwa Al-Quran tidak akan pernah sirna selama-lamanya berarti Al-Quran yang menjadi penolong, bukan nabi saudara. Tentu jelas perbedaannya, bukan? Bagaimana menurut saudara?
~
Solihin
# berpikir sehat 2014-05-19 12:00
~
Badruz,

1. Ulama-ulam anda sendiri menghukumi Kitab Kidung Agung bukanlah dari Tuhan karena dianggap kitab porno.

2. Saking putus asanya Muslim mengemis-ngemis minta pengakuan Kristen sehingga kitab yang difitnah sebagai kitab porno malahan justru dipakai sebagai alasan untuk nubuatan Muhammad.

3. "Machmad" dalam ayat tersebut adalah ungkapan si wanita terhadap pacarnya/suamin ya dan bukan Firman Tuhan tentang sosok nabi manapun.

Bahkan Firman Tuhan yang lebih eksplisit dan jelas tentang Machmad tercantum di Yehezkiel 24:16. "Hai anak manusia, lihat, Aku hendak mengambil dari padamu dia yang sangat kaucintai (Machmad) seperti yang kena tulah, tetapi janganlah meratap ataupun menangis dan janganlah mengeluarkan air mata."
# kristen murni 2014-05-22 20:17
~
Terimakasih Yesus dan Injil, engkau membawaku pada Islam, agama yang sempurna. Lain dengan Kristen yang aku anut. Para pendeta dan petinggi agamanya bahkan tak mampu menjelaskan ayat-ayatnya dengan benar. Kembalilah ke jalan Tuhan Allah yaitu Tuhan yang esa.
# Staff Isa dan Islam 2014-05-22 23:30
~
Saudara Kristen Murni,

Kami tidak dapat menanggapi komentar saudara lebih jauh. Bila saudara tertarik mendiskusikan tentang agama, silakan klik ini http://tinyurl.com/cm8psjb.

Kami yakin saudara sudah membaca artikel di atas. Bagaimana pandangan saudara tentang artikel di atas?
~
Solihin
# Staff Isa dan Islam 2014-05-22 23:25
~
Saudara Yoman,

Terimakasih karena saudara telah meluangkan waktu dan memberikan komentar pada situs kami. Maaf, kami terpaksa menghapus komentar saudara karena melebihi satu kolom. Kiranya saudara memaklumi ini. Kami harap komentar selanjutnya dapat saudara gunakan satu kolom saja agar kita dapat berdiskusi dengan baik. Terimakasih.
~
Solihin
# Umat Muhammad 2014-05-23 22:48
~
Secara fisik orang yang meninggal tidak bisa menolong orang yang hidup. Meskipun Nabi Muhammad telah wafat tapi ajaran yang dibawanya bisa menjadi penolong umat manusia.

Contoh kecil, seorang guru yang mengajari muridnya cara berhitung sehingga akhirnya murid itu bisa berhitung. Lantas ketika guru itu meninggal ajaran yang diberikan kepada muridnya itu tidak akan ikut mati. Ajaran itu akan menolong murid itu ketika menghadapi permasalahan dalam perhitungan. Itu merupakan contoh kecil untuk membuka pemahaman saudara Solihin saja.

Terimakasih.
# Staff Isa dan Islam 2014-05-24 12:02
~
Saudara Umat Muhammad,

Tulisan dan analogi yang saudara berikan, secara implisit menjelaskan bahwa Al-Quran adalah buatan nabi saudara. Sesungguhnya terdapat persoalan dalam analogi saudara. Saudara memberikan contoh guru dan murid. Antara guru dan murid diperlukan interaksi, dialog, hubungan, dan sebagainya. Pertanyaannya adalah apakah saudara pernah berinteraksi, berdialog, dan berhubungan dengan nabi saudara secara langsung?

Bukankah hal di atas sangat diperlukan sebagai seorang penolong? Apa yang nabi saudara telah tolong dalam hidup saudara? Bagaimana saudara?
~
Solihin
# yesus 2014-05-23 23:13
~
Israel dan Ismael adalah saudara keturunan dari Ibrahim/Abraham . Jika dalam Injil akan kubangkitkan nabi di antara saudaramu, Muhammad adalah keturunan Ismael dan Ismael adalah saudara dari bani Israel. Lalu kenapa perlu versi ana dan ani?
# Staff Isa dan Islam 2014-05-24 12:08
~
Saudara Yesus,

Petrus, murid yang sangat dekat dengan Isa Al-Masih, berkata, "Kristus itu harus tinggal di sorga sampai waktu pemulihan segala sesuatu, seperti yang difirmankan Allah dengan perantaraan nabi-nabi-Nya yang kudus di zaman dahulu. Bukankah telah dikatakan Musa: Tuhan Allah akan membangkitkan bagimu seorang nabi dari antara saudara-saudara mu, sama seperti aku: Dengarkanlah dia dalam segala sesuatu yang akan dikatakannya kepadamu" (Injil, Kisah Para Rasul 3:21-22).

Untuk lebih jelasnya tentang Taurat, Kitab Ulangan 18, silakan klik ini http://tinyurl.com/6ve4ngk.
~
Solihin
# berpikir sehat 2014-05-24 09:48
~
Muslim-muslim,

Maaf, bila anda-anda terlihat sangat sakit hati oleh argumen-argumen logis kami di sini bahkan sudah melenceng dari judul artikel. Saya kembali ke pembahasan. Tolong disanggah tapi kalau tidak mampu, harap jangan melenceng dan malah sengaja mencaci-maki.

Penolong yang dijanjikan adalah Roh Kebenaran (Yohanes 14:16). Kata Ibnu Syihab, “Aku tidak pernah mendengar Rasulullah SAW membolehkan orang berdusta, melainkan dalam tiga hal (1) dalam perang. (2) dalam mendamaikan dua orang yang berselisih (3) berita suami kepada isterinya dan berita isteri kepada suaminya” (Shahih Bukhari 2546, Shahih Muslim 2605).

Pertanyaan saya simpel. Apakah bagi Islam dusta adalah kebenaran?

Damailah hatimu selalu.
# yesus 2014-05-24 20:04
~
Lalu ikut kemana Petrus setelah Isa mati disalib? Sedangkan dalam Injil menunjukan bahwa penolong yang dimaksud tidak bisa membaca? Dan seorang Petrus bisa membaca. Sedangkan yang mengatakan aku tidak bisa membaca adalah Muhammad. Apakah Injil keliru menafsirkan sesuatu yang akan datang? Bagaimana saudara?
# Staff Isa dan Islam 2014-05-27 20:34
~
Saudara Yesus,

Ada baiknya bila saudara membaca dengan teliti tanggapan kami sebelumnya. Saudara mengutip nats yang terdapat dalam Taurat, Kitab Ulangan 18. Dan kami menanggapinya dengan menunjukkan pernyataan Petrus mengenai hal itu. Sepertinya saudara kurang teliti. Kalau boleh tahu, tertulis dalam ayat berapa dalam Injil bahwa Penolong tidak bisa membaca? Kami sangat senang bila saudara menunjukkannya kepada kami.
~
Solihin
# Si Logika 2014-05-27 15:20
~
Percayakah anda pada Injil yang anda baca? Benarkah Injil yang anda baca murni dari perkataan Yesus dan Tuhan. Jangan percaya pada buku yang banyak keraguan di dalamnya. Islam beriman kepada kitab-kitab sebelum Al-Quran tetapi bukan kitab yang sudah direvisi dan ditulis oleh manusia.
# Staff Isa dan Islam 2014-05-27 20:46
~
Saudara Logika,

Kami memiliki artikel yang berhubungan dengan topik yang saudara singgung. Bagaimana bila saudara mengunjungi link ini http://tinyurl.com/6h8rxu3? Karena itu, kami tidak dapat menanggapi komentar saudara pada artikel ini. Silakan klik link tersebut dan kita dapat berdiskusi di sana. Terimakasih.
~
Solihin
# yesus 2014-05-27 21:07
~
"Dan apabila kitab itu diberikan kepada seorang yang tidak dapat membaca dengan mengatakan: Baiklah baca ini, maka ia akan menjawab: Aku tidak dapat membaca" (Yesaya 29:12).

"Penolong yang dijanjikan akan memuliakan Aku (Allah), sebab Ia akan memberitahukan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku (Allah)” (Yohanes 16:14). "Akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Ku (Allah) katakan kepadamu” (Yohanes 14:26). “Ia akan bersaksi tentang Aku" (Allah)“ (Yohanes 15:26).

Itulah tanda kurung yang benar, anda mengubahnya menjadi Isa. Damai saudaraku, karena jika kau menulis Isa saudara sendiri yang akan kebingungan. Karena murid Yesus/Isa juga tidak menyebutkan siapa roh kebenaran itu. Karena waktu Isa mengatakan roh (Muhammad) belum terlahir dan masih dalam bentuk Roh adanya.
# Staff Isa dan Islam 2014-05-28 00:35
~
Salam Sdr. Yesus,

Kutipan dari Kitab Yesaya sering kali digunakan umat Muslim untuk mengklaim tentang Muhammad, apakah saudara sudah membaca keselurhan perikop tersebut? Silakan baca dahulu barulah memberikan komentar, bagaimana?

Penolong itu adalah yang akan menginsafkan manusia dari dosa. Dia adalah Roh Allah yang tinggal dalam diri manusia untuk menuntun manusia memercayai Isa Al-Masih yang adalah Allah menjelma menjadi manusia. "...sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu" (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:17).

Menurut saudara Muhammad itu roh atau manusia?
~
Salma
# berpikir sehat 2014-05-28 07:32
~
Injil, Yoh 16:13 dan Yoh 14 disebut Roh Kebenaran.

1. Memangnya ada yang bisa lebih benar dari Tuhan sendiri?

2. Muhammad halalkan dusta seperti diakui Muslim sendiri

Kata Ibnu Syihab, “Aku tidak pernah mendengar Rasulullah SAW membolehkan orang berdusta, melainkan dalam tiga hal (1) dalam perang. (2) dalam mendamaikan dua orang yang berselisih (3) berita suami kepada isterinya dan berita isteri kepada suaminya” (Shahih Bukhari 2546, Shahih Muslim 2605). Apakah Roh Kebenaran menghalalkan dusta?
# yesus 2014-05-28 23:47
~
Muhammad sama seperti Yesus, sedangkan saat Isa/Yesus berkata akan datangnya penolong yang lain, Muhammad belum terlahir sebagai manusia dan masih dalam bentuk roh. Dan jika memang roh yang yang akan datang dalam bentuk roh, bukan sebagai manusia, pernahkah murid Yesus menulis sesuatu tentang roh tersebut? Karena dalam ayat Yohanes tersebut kata 'kamu' itu (manusia ) bukan kamu murid saja.
# Staff Isa dan Islam 2014-06-16 21:49
~
Saudara Yesus,

Kami berharap saudara membaca perikop itu secara menyeluruh agar saudara mengerti dengan benar siapakah yang dimaksud ayat itu. Karena Isa Al-Masih bersabda, "Ia akan memuliakan Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku" (Injil, Rasul Besar Yohanes 16:14). Pertanyaannya adalah apakah nabi saudara memuliakan Isa Al-Masih? Bagaimana saudara?
~
Solihin
# zak 2014-05-31 05:55
~
Untuk Staf,

Jawab dengan bukti. Jika Sang Penolong itu adalah Roh Kudus, mana mungkin karena Roh Kudus sudah ada ketika Isa sedang di dalam kandungan. Bukankah Sang Penolong itu datang ketika Isa sudah pergi? Dan lagi coba anda cek bahasanya dengan bahasa Ibrani, pasti anda tahu siapa arti Sang Penolong itu.
# Staff Isa dan Islam 2014-06-16 21:52
~
Saudara Zak,

Kami kira artikel di atas telah gamblang menjelaskan dan memberikan bukti yang saudara minta. Silakan saudara membacanya perlahan-lahan dan teliti sehingga saudara pun memahami. Bahwa Roh Kebenaran itu bukan nabi saudara. Sebab nabi saudara bukan roh, tetapi berbentuk jasmani.
~
Solihin
# Umat Muhammad 2014-06-02 12:01
~
1. Al- Quran itu firman Allah, tapi Nabi Muhammad yang diutus Allah untuk menyampaikan firman-Nya.

2. Saudara Solihin bicara analogi. Saudara tahu pythagoras penemu rumus pythagoras? Saya yakin saudara mengerti rumus pythagoras karena itu pelajaran anak SD. Saudara pernah berinteraksi, berdialog, dan berhubungan dengan pythagoras secara langsung? Karena saudara tahu rumus itu secara tidak langsung pythagoras sudah menolong saudara, bukan?

Terimakasih.
# Staff Isa dan Islam 2014-06-16 21:58
~
Saudara Umat Muhammad,

Kami tertarik dengan poin 2 yang masih memiliki hubungan dengan topik di atas. Phytagoras tidak sama dengan Roh Penolong yang disebutkan dalam Injil, Rasul Besar Yohanes 14. Menurut kami, kurang bijak menggunakan analogi itu. Sebab Roh Penolong ini menyertai selama-lamanya, sedangkan Phytagoras tidak menyertai selama-lamanya. Tentu saudara dapat membedakannya, bukan? Bagaimana saudara?
~
Solihin
# Abdullah Islam 2014-06-21 22:03
~
Asalamualaikum,

Dalam Alkitab berbahasa Inggris akan lebih jelas kriteria kedatangan Comforter ini daripada bahasa Indonesia (John 16:7-14).

"Nevertheless I tell you the truth; It is expedient for you that I go away: for if I go not away, the Comforter will not come unto you; but if I depart, I will send him unto you. I have yet many things to say unto you, but ye cannot bear them now. Howbeit when he, the Spirit of truth, is come, he will guide you into all truth: for he shall not speak of himself; but whatsoever he shall hear, that shall he speak: and he will shew you things to come. He shall glorify me."

Ada tujuh he, berarti comforter ini lelaki.
# Staff Isa dan Islam 2014-06-23 22:49
~
Saudara Abdullah,

Alkitab bahasa Inggris dan bahasa Indonesia menekankan hal yang sama. Yaitu Roh Kebenaran itu adalah Roh Kudus, dan bukan nabi saudara. Sebaiknya kita tidak hanya memerhatikan kata 'he', tapi keseluruhan teks itu. Teks itu menjelaskan tugas Roh Kebenaran yakni memimpin kepada seluruh kebenaran dan yang terpenting adalah memuliakan Isa Al-Masih. Pertanyaannya adalah apakah nabi saudara memuliakan Isa Al-Masih? Bagaimana saudara?
~
Solihin
# Abdullah Islam 2014-06-23 23:23
~
Saudara Solihin,

Kenapa saudara mengedit jawaban saya, sepanjang dialog kita saya cukup menghargai anda. Mengedit jawaban saya berarti anda mau menyembunyikan kebenaran. Alhamdulilah, saya keluar dari Kristianity 3 tahun lalu dan Alhamdulillah saya melihat kebenaran yang anda dan Kristen-kristen lain mau menguburnya dengan mengedit jawaban yang benar seperti gereja anda mengedit Taurat dan Injil.

Silakan cari dan baca Al-Quran untuk membuktikan Yesus/Isa dimuliakan di Al-Quran. Dimuliakan artinya diikuti ajarannya dan bukan menuhankan Yesus lalu menentang perintah terpenting Yesus.
# Staff Isa dan Islam 2014-06-25 04:57
~
Saudara Abdullah,

Kami sangat senang bila kebenaran diungkapkan. Dan kami tidak menyembunyikan kebenaran. Pengeditan kami lakukan karena saudara menggunakan bahasa Inggris. Berharap saudara menggunakan bahasa yang dapat dimengerti semua orang. Karena pengunjung situs ini adalah orang Indonesia yang tidak semua memahami bahasa Inggris.

Mari kita kembali ke topik dan tidak mengarah ke topik lain. Terimakasih.
~
Solihin
# Abdullah Islam 2014-06-25 10:35
~
Saudara Solihin,

Kenapa saya menggunakan petikan Alkitab bahasa Inggris? Karena Alkitab bahasa Indonesia jauh disesatkan oleh YLAI. Contoh:

1. Kata Lord (artinya master seperti house of lord[/i] in england artinya parlemen building) untuk manusia di selewengkan jadi Tuhan.
2. Dia di bahasa Indonesia tidak spesifik he/she/it makanya Yoh. 14 dan Yoh. 16 lebih jelas dimengerti kalau pakai Alkitab bahasa Inggris.

Dan kebiasaan anda mengedit jawaban Muslim yang memberikan kebenaran dengan sopan juga anda edit. Bukankah ini adalah kesamaan dengan Kristen-kristen penerbit Alkitab. Yohanes 14, Yohanes16 adalah untuk Muhammad. Saya sebagai eks Katolik Insya Allah, saya akan berjuang menyebarkan agama Islam sebagai agama yang benar.
# Staff Isa dan Islam 2014-06-29 15:14
~
Saudara Abdullah,

Kami berharap saudara membaca keseluruhan perikop Injil, Rasul Besar Yohanes 14 dan 16 agar saudara mengerti siapakah sesungguhnya yang dimaksud oleh ayat itu. Dan sesungguhnya tanpa menggunakan bahasa Inggris pun, tetapi bila saudara membaca keseluruhan perikopnya, saudara pasti mengetahuinya.

Artikel di atas telah menjelaskan bahwa Penolong yang dijanjikan “akan memuliakan Aku (Isa), sebab Ia akan memberitahukan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku (Isa)” (Injil, Rasul Besar Yohanes 16:14). Pertanyaannya adalah apakah nabi saudara memuliakan Isa Al-Masih sebagai Tuhan?
~
Solihin
# Sandi 2014-08-22 06:34
~
Sudah jelas antara Roh dan manusia itu beda, menurut Muslim apakah Roh dapat dilihat kasat mata? Dengan logika yang baik tentu sudah kita mengetahui jawabnnya. Jangan keraskan hati anda untuk menerima petunjuk dan terang ini yaitu kebenaran.

Renungkanlah, "Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa" (Qs 5:46).

"Yang demikian itu adalah karena Allah telah menurunkan Al Kitab dengan membawa kebenaran; dan sesungguhnya orang-orang yang berselisih tentang (kebenaran) Al Kitab itu, benar-benar dalam penyimpangan yang jauh" (Qs 2 :176).
# Staff Isa dan Islam 2014-08-24 11:24
~
Salam Sdr. Sandi,

Kami menyampaikan terimakasih untuk pemaparan sauadra yang begitu baik. Kiranya dapat menjadi berkat bagi para pengunjung situs. Tuhan memberkati.
~
Salma
# Da vinci 2014-08-29 20:13
~
Penolong yang dijanjikan akan diberikan kepada murid Isa Al-Masih sebagai pengganti-Nya, karena Isa Al-Masih akan meninggalkan mereka. “Aku (Isa Al-Masih) akan meminta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu” (Yohanes 14:16).

Seorang Pengganti. Jadi kalau Yesus pergi Dia datang. Kalau Yesus belum pergi Dia belum datang. Roh Kudus ada semenjak Yesus belum lahir. Salah satunya ketika ibunda Yohanes Pembaptis mengandung Yohanes/Yahya, Ia memenuhinya dalam kandungan. Jadi, Penghibur tersebut/pengga nti, tentulah bukan Roh Kudus karena Ia ada sebelum dan masih ada Yesus.
# Staff Isa dan Islam 2014-09-01 20:33
~
Saudara Da Vinci,

Penolong di sini adalah Roh Kudus. Jelas, Roh Kudus kekal. Tetapi Roh Kudus belum berdiam di hati para murid karena Isa Al-Masih masih bersama para murid. Dan untuk menyertai murid selama-lamanya, maka Roh Kudus yang kekal itu akan menjadi pembimbing, penuntun, dan pemimpin dalam hidup mereka. Tentu ini sangat berbeda dengan nabi saudara yang tidak kekal, bukan? Bagaimana saudara?
~
Solihin
# Staff Isa dan Islam 2014-09-19 18:50
~
~
Saudara Halsiel dan Semua Pengunjung Situs, 

Terimakasih untuk kesediaan saudara mengunjungi dan memberikan komentar pada situs kami. Tentu kami menghargai hal itu. Tetapi kami tidak ingin membuang waktu saudara dalam sebuah diskusi yang tidak sesuai dengan topik di atas. Tentu sangat baik bila kita mendalami setiap artikel sesuai topiknya, bukan? Karena itu, kami terpaksa menghapus setiap komentar yang tidak sesuai dan melebihi satu kolom. Kiranya saudara memaklumi hal ini. 

Bila saudara memiliki pertanyaan atau tanggapan di luar topik ini, silakan kirimkan email ke:
~
Solihin
# iwa 2014-10-10 21:54
~
Mengomentari komentar yang sudah ada. Sekedar meluruskan bahwa saat Musa berbincang dengan Allah, tidak ada istilah tatap muka. Musa hanya mendengarkannya . Bahkan ketika Musa memohon untuk dapat bertemu Allah, Musa diperintahkan untuk melihat ke arah gunung dan bahkan gunung pun meletus dan Musa pun pingsan, dan segera bertaubat pada Allah atas permohonannya melihat Allah. Jadi akan lebih masuk akal bila arsy Allah tidak kosong karena Kuasa Allah. Berbincang dengan Musa tanpa perlu turun ke bumi.

Kedua dalam Yohanes 16:7-14. Roh kudus sudah ada bahkan sebelum Isa. Lalu kenapa Yesus bersabda kalau Aku harus pergi? Sudah sangat jelas yang dibicarakan bukan Roh Kudus yang sudah ada sebelumnya.
# Staff Isa dan Islam 2014-10-11 04:45
~
Saudara Iwa,

Sangat baik bila saudara mendasarkan pendapat saudara dengan menggunakan dalil yang jelas dan tepat supaya pendapat saudara tidak dianggap sebagai asumsi. Sebab dengan jelas Taurat menyatakan, "Lalu berfirmanlah Ia: '... Bukan demikian hamba-Ku Musa, seorang yang setia dalam segenap rumah-Ku. Berhadap-hadapa n Aku berbicara dengan dia, terus terang, bukan dengan teka-teki, dan ia memandang rupa TUHAN...'" (Taurat, Bilangan 12:6-8).

Allah sendiri menyatakan demikian. Pertanyaannya adalah apa dasar saudara menyatakan bahwa Musa tidak berbicara berhadap-hadapa n dengan Tuhan? Bagaimana saudara?

Tentang Injil, Rasul Besar Yohanes 16:7-14. Silakan saudara membacanya dengan teliti.
~
Solihin
# iwa 2014-10-12 04:41
~
Sumber dalil yang saya gunakan adalah Al-Quran Surat Al A'raf ayat 143. Jika saudara berkenan silakan pelajari Al-Quran juga. Saya telah membacanya dan sangat jelas kata Yesus bahwa syarat penolong itu datang adalah Dia harus pergi terlebih dahulu. Bila Ia tidak pergi, maka sang penghibur tidak akan datang. Pertanyaan saya mengapa Yesus harus berkata seperti itu jika memang yang dinubuatkan adalah Roh Kudus? Bukankah Roh Kudus telah ada pada masa Yesus? Mohon koreksi jika ada kesalahan.
# Staff Isa dan Islam 2014-10-13 14:16
~
Saudara Iwa,

Terimakasih untuk keterbukaan saudara. Kami menghargai hal itu. Tetapi yang patut direnungkan adalah Taurat itu ditulis Musa. Artinya peristiwa itu dicatat oleh orang yang mengalaminya. Sedangkan Al-Quran baru muncul ribuan tahun setelah Taurat. Jelas, informasi yang diberikan tidak akurat dan patut dipertanyakan.

Keberadaan Roh Kudus memang kekal. Tetapi Roh Kudus belum diam di dalam hati setiap pengikut Isa Al-Masih. Karena Isa Al-Masih masih ada menyertai para murid. Roh Kudus mendiami hati para murid setelah Isa Al-Masih terangkat ke sorga. Nah, pertanyaannya adalah apakah nabi saudara dapat mendiami hati para murid? Bukankah nabi saudara baru muncul 540 tahun kemudian? Bagaimana mungkin itu merujuk pada nabi saudara? Bagaimana saudara menjelaskan hal ini?
~
Solihin
# iwa 2014-10-13 20:39
~
Umat Islam percaya Al-Quran adalah penyempurna. Untuk itu bagi saya ini adalah cerita lengkap dan benar. Saya tahu benar tidak dapat berdebat dengan kepercayaan. Mungkin Anda tidak mengakui kebenaran Al-Quran. Begitu juga kami yang percaya kitab sebelumnya telah banyak berubah dari aslinya. Untuk itu Al-Quran mengoreksi dan keasliannya dijamin Allah sampai akhir zaman. Untuk hal ini saya yakin susah mendebat karena kita percaya pada hal yang berbeda. Maka dari itu saya hanya memaparkan kisah nabi Musa dari pandangan Islam.
# Staff Isa dan Islam 2014-10-15 04:38
~
Saudara Iwa,

Kami menghargai pandangan saudara dan sah-sah saja saudara berpendapat demikian. Dan sebagaimana telah kami sampaikan bahwa yang patut direnungkan adalah Musa berbicara dengan Tuhan berhadap-hadapa n. Sangat berbeda dengan nabi saudara. Nabi saudara memerlukan perantara. Jelas, nabi saudara tidak sama dengan Musa di pandang dari sudut kenabian. Ini patut dipertanyakan.

Apakah saudara mau percaya pada informasi yang ditulis Musa sendiri atau pada informasi yang ribuan tahun baru muncul? Bagaimana saudara?
~
Solihin
# iwa 2014-10-15 10:26
~
Sekali lagi saya hanya berusaha menyampaikan kebenaran dalam Al Quran. Mengapa saya percaya Al-Quran walau datang jauh setelah nabi Musa? Karena kami percaya Al-Quran adalah firman Allah. Tidak ada pertentangan di sana. Bila Al-Quran menyebutkan sesuatu yang baru diketahui dan dapat diteliti jauh pada masa depan mengapa jauh di masa lalu tidak? Allah maha mengetahui segala hal.

Nabi Muhammad pernah bertemu langsung dengan Allah ketika menerima perintah shalat. Tanpa perantara. (Surat Al-Isra dan surat An-Najm). Sekali lagi anda mungkin tidak akan percaya pada Al-Quran. Tapi kami percaya. Karena Al-Quran tidak ada keraguan di dalamnya. Tanpa ada pertentangan dan tanpa ada revisi.
# Staff Isa dan Islam 2014-10-16 09:56
~
Saudara Iwa,

Kami sangat senang bila saudara dapat mengutip ayat yang menyatakan bahwa nabi saudara bertemu secara langsung dengan Tuhan. Harap ini bukan sekedar klaim nabi saudara semata. Tetapi Allah sendiri yang berbicara langsung dengan Tuhan. Kami menunggu pembuktian dari saudara. Bagaimana?
~
Solihin
# farh 2014-10-17 07:52
~
Jika Yesus mati untuk menebus dosa manusia, kenapa kami yang beriman kepadanya tidak boleh berbuat dosa? Kalau begitu Yesus pembohong. Lalu untuk apa Yesus mati kalau begitu? Sedangkan kami yang beriman padanya dilarang berbuat dosa. Apa tidak sia-sia keimanan kami?
# Staff Isa dan Islam 2014-10-20 10:42
~
Saudara Farh,

Terimakasih untuk tanggapan saudara. Tetapi menurut kami, komentar saudara tidak sesuai dengan artikel di atas. Bila saudara ingin mendiskusikan topik tersebut, silakan mengunjungi link ini http://tinyurl.com/l44ao4n.
~
Solihin
# [email protected] 2014-10-17 08:13
~
IDI dengan Abdullah,

Tanya: "Apakah nabi saudara memuliakan Isa Al-Masih sebagai Tuhan?"

Jawab: Tidak, karena Isa bukan Tuhan, hanya utusan/nabi. Yohanes 5:30, “Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diriku sendiri;Aku menghakimi sesuai dengan apa yang aku dengar, dan penghakiman-Ku adil, sebab Aku tidak menuruti kehendak-ku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku.”

Baca Qs Az Zukhruf 57-65. Qs Az Zukhruf 59, "Isa tidak lain hanyalah seorang hamba, yang Kami berikan kepadanya nikmat (kenabian), dan Kami jadikan dia sebagai tanda bukti (kekuasaan Allah) untuk Bani Israil." Qs Az Zukhruf 64, "Sesungguhnya Allah Dialah Rabb-ku dan Rabb-mu, maka sembahlah Dia, ini adalah jalan yang lurus'."
# Staff Isa dan Islam 2014-10-20 10:58
~
Saudara Joedha,

Terimakasih saudara mengutip ayat Injil. Kami menghargai hal itu. Dan bila kita meneliti Injil, Rasul Besar Yohanes 14:16, "Ia akan memuliakan Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku." Ayat tersebut menjelaskan bahwa Penolong harus memuliakan Isa Al-Masih sebab berita yang dibawa dan disampaikan-Nya berasal dari Isa Al-Masih. Nah, sudah seharusnya nabi saudara memuliakan Isa Al-Masih.

Dan bila kita mencermati Injil, Rasul Besar Yohanes 5:30, maka kita menemukan bahwa Isa Al-Masih adalah Hakim dalam konteks itu. Jelas, ini patut direnungkan dan dipikirkan. Siapakah Isa Al-Masih sesungguhnya? Bagaimana menurut saudara?
~
Solihin
# [email protected] 2014-10-21 08:37
~
IDI Solihin tanya: "Apakah nabi saudara memuliakan Isa Al-Masih sebagai Tuhan?"

Jawab: Tidak, karena Isa bukan Tuhan, hanya utusan/nabi (Yohanes 5:30, Qs Az Zukhruf 64).

Pernyataan IDI Solihin: dari Yohanes 14:16. "Sudah seharusnya nabi saudara memuliakan Isa Al-Masih".

Pertanyaan, pernyataan Solihin jelas berbeda. Sekali lagi Nabi Muhammad tidak memuliakan sebagai Tuhan, hanya sebagai nabi/rasul utusan Tuhan. Dan sering Muhammad menyebut Isa dalam hadits (peristiwa dan mujizat Isa). Yohanes 5:30, Isa sebagai hakim yang adil, karena menuruti kehendak Tuhan yang maha adil. Isa mendengar petunjuk dari Tuhan akan keadilan, karena Isa tidak bisa berbuat apa-apa, dan Isa hanya utusan. Itu renungan, pikiran dan kesimpulan saya.
# Staff Isa dan Islam 2014-10-22 19:43
~
Saudara Joedha,

Terimakasih untuk tanggapan saudara. Menarik tanggapan saudara. Jika nabi saudara tidak memuliakan Isa Al-Masih, maka sesungguhnya yang dimaksud Injil, Rasul Besar Yohanes 14:16 bukan nabi saudara. Sebab Penolong di sini adalah akan menyertai dan diam dalam hati pengikut Isa Al-Masih. Pertanyaannya adalah apakah nabi saudara menyertai dan diam dalam hati pengikut Isa Al-Masih? Bagaimana saudara?
~
Solihin
# iwa 2014-10-22 14:07
~
"Dan sesungguhnya dia (Nabi Muhammad SAW) telah melihat Jibril itu (dalam rupanya yang asli) pada waktu yang lain, di Sidratul Muntaha. Di dekat (Sidratul Muntaha) ada syurga tempat tinggal. (Dia melihat Jibril) ketika Sidratul Muntaha diliputi oleh suatu selubung. Penglihatannya tidak berpaling dari yang dilihatnya itu dan tidak (pula) melampauinya. Sesungguhnya dia telah melihat sebahagian tanda-tanda (kekuasaan) Tuhannya yang paling besar."

Di sana Nabi Muhammad menerima perintah tanpa perantara. Kembali ke topik, apakah maksud Yesus mengatakan bahwa Dia harus pergi sebagai syarat Penolong itu datang? Jika Roh Kudus telah mendiami murid Yesus saat itu, mengapa syarat penolong ini datang adalah Yesus harus pergi lebih dulu?
# Staff Isa dan Islam 2014-10-22 19:47
~
Saudara Iwa,

Terimakasih untuk tanggapan saudara. Kalau boleh tahu, apakah saudara sudah membaca Injil, Rasul Besar Yohanes secara menyeluruh? Pasal dan ayat berapa dari Injil, Rasul Besar Yohanes yang menyatakan bahwa Penolong sudah mendiami hati para murid? Jelas, saudara memeriksa dan meninjau kembali pernyataan saudara tersebut. Bagaimana saudara?
~
Solihin
# [email protected] 2014-10-23 08:12
~
"Menarik tanggapan saudara. Jika nabi saudara tidak memuliakan Isa Al-Masih, maka sesungguhnya yang dimaksud Injil, Rasul Besar Yohanes 14:16 bukan nabi saudara"

Pertanyaan IDI Solihin : "Apakah nabi saudara memuliakan Isa Al-Masih sebagai Tuhan?"

Pernyataan dan pertanyaan yang jelas berbeda. Memuliakan sebagai apa? Kalau sebagai Tuhan jelas tidak. Kalau sebagai nabi pasti ya, karena kami Muslim juga memuliakan Isa sebagai utusan karena tercantum di Al-Quran.

IDI Solihin meminta saya merenungkan dan memikirkan tentang Yohanes 5:30. Sudahkah IDI Solihin membaca renungan, pikiran dan kesimpulan saya tentang Yohanes 5:30? Bagaimana saudara?
# Staff Isa dan Islam 2014-10-24 11:21
~
Saudara Joedha,

Kami sangat senang bila mengutip kembali Injil, Rasul Besar Yohanes 14:16, 17, "Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu."

Perhatikan bahwa Penolong itu adalah Roh. Yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak melihat dan tidak mengenal karena Dia adalah Roh. Roh Kebenaran itu akan menyertai dan diam di hati pengikut Isa Al-Masih. Pertanyaannya adalah apakah nabi saudara tidak dilihat dunia? Apakah nabi saudara adalah roh? Apakah nabi saudara menyertai pengikut Isa Al-Masih selama-lamanya? Dan apakah nabi saudara diam di dalam hati pengikut Isa Al-Masih? Bagaimana saudara?

Mengenai Injil, Rasul Besar Yohanes 5:30. Kami pasti akan menanggapinya di lain waktu. Karena keterbatasan karakter. Tolong ingatkan kami bila kami belum tanggapi.
~
Solihin
# iwa 2014-10-24 07:25
~
Baiklah saudara. Mungkin saya yang salah kutip komentar saudara sebelumnya. Jadi sebenarnya pada masa Yesus Roh Kudus belum mendiami para murid? Pertanyaan yang sama adakah ayat yang menguatkan bahwa Roh Kudus belum mendiami murid? Atau hanya asumsi saja?
# Staff Isa dan Islam 2014-10-24 11:24
~
Saudara Iwa,

Kami senang dengan kejujuran saudara. Tetapi kami belum menemukan jawaban saudara atas pertanyaan kami. Kalau boleh tahu, apakah saudara sudah membaca Injil, Rasul Besar Yohanes secara menyeluruh? Pasal dan ayat berapa dari Injil, Rasul Besar Yohanes yang menyatakan bahwa Penolong sudah mendiami hati para murid?

Sesungguhnya pertanyaan saudara adalah pertanyaan kami, hanya dengan redaksi yang berbeda. Karena itu, kami menunggu jawaban saudara. Bagaimana saudara?
~
Solihin
# iwa 2014-10-25 14:44
~
Dalam hal ini silakan saudara yang memberikan pemaparan. Saya mengakui jika saya salah membaca komentar saudara sebelumnya. Saya rasa saudara yang lebih mengetahui Injilnya. Jadi saya bertanya, apakah sebelumnya Roh Kudus itu belum mendiami murid?
# Staff Isa dan Islam 2014-10-28 16:53
~
Saudara Iwa,

Terimakasih untuk kejujuran saudara. Kami menghargai hal itu. Pada waktu Isa Al-Masih di dunia Roh Kudus belum mendiami hati para murid. Karena Isa Al-Masih belum meninggalkan dunia ini. Karena itu, 50 hari setelah kenaikan Isa Al-Masih ke sorga, maka Roh Kudus turun (Injil, Kisah Para Rasul 2:1-4).

Nah, bagaimana dengan pertanyaan kami yang lain? Apakah nabi saudara tidak dilihat dunia? Apakah nabi saudara adalah roh? Apakah nabi saudara menyertai pengikut Isa Al-Masih selama-lamanya? Dan apakah nabi saudara diam di dalam hati pengikut Isa Al-Masih? Bagaimana saudara?
~
Solihin
# [email protected] 2014-10-27 13:21
~
Pertanyaannya IDI:

1. Apakah nabi saudara tidak dilihat dunia? Nabi kami manusia biasa dan jelas terlihat pada masanya. Tapi apakah dunia masa sekarang melihatnya, baik gambar, patung, foto atau film?

2. Apakah nabi saudara adalah roh? Akan datang Roh kebenaran. Karena nabi masih berupa roh dan belum terlahir pada masa itu.

3. Apakah nabi saudara menyertai pengikut Isa Al-Masih selama-lamanya? Dan apakah nabi saudara diam di dalam hati pengikut Isa Al-Masih? Isa mengajarkan Tauhid, percaya kepada Tuhan yang esa. Begitu juga Muhammad. Jadi, Muhammad dan Isa mempunyai visi dan misi yang sama atau satu hati. Umat yang percaya Tuhan yang esa akan mengikuti ajaran Isa yang disempurnakan Muhammad.
# Staff Isa dan Islam 2014-10-28 17:43
~
Saudara Joedha,

Terimakasih untuk tanggapan saudara. Maaf sebelumnya bila kami terpaksa menghapus komentar saudara lainnya karena telah melebihi satu kolom. Berikut tanggapan kami.

1. Dari pernyataan saudara, jelas nabi saudara terlihat. Bila saudara mengaitkan dengan masa saat ini, maka itu adalah usaha mencocok-cocokk an.
2. Ini pun adalah usaha mencocok-cocokk an. Apakah nabi saudara roh sepenuhnya tidak dalam wujud manusia? Bagaimana?
3. Kami menghargai usaha saudara. Tetapi saudara tidak menjawab pertanyaan ini.

Mengenai perenungan saudara. Menurut kami, saudara belum membaca dengan teliti ayat tersebut. "Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri; Aku menghakimi sesuai dengan apa yang Aku dengar..." Sebagai Hakim yang adil, tentu Ia perlu mendengarkan kesaksian dari para saksi. Di sini bukan berarti Isa Al-Masih tidak bisa berbuat apa-apa. Sebab Isa Al-Masih yang memutuskan dan menjatuhkan hukuman.
~
Solihin
# iwa 2014-10-29 08:40
~
1. Apakah nabi saudara tidak dilihat dunia? Mayoritas penduduk dunia tidak melihatnya sebagai penerus ajaran Allah. Dunia tidak menerima ajarannya, termasuk Saudara Admin di sini.

2. Apakah nabi saudara adalah roh? Di dalam Injil sendiri roh tidak selalu roh adanya. Bahkan nabi-nabi palsu pun disebut roh antikristus. Itu artinya roh juga bisa disebutkan sebagai manusia, bukan?

3. Apakah nabi saudara menyertai pengikut Isa Al-Masih selama-lamanya? Al-Quran kami masih dalam bentuk aslinya dan bahasa aslinya, dan InsyaAllah tidak akan berubah sampai akhir zaman.
# Staff Isa dan Islam 2014-10-30 15:25
~
Saudara Iwa,

Terimakasih saudara mau menanggapi pertanyaan kami. Baik sekali bila kami juga menanggapinya.

1. Walaupun mayoritas penduduk dunia tidak melihatnya, tetapi ia terlihat juga pada orang di zamannya, bukan? Jelas, dalam hal ini nabi saudara tidak memenuhi kriteria.

2. Sangat baik bila saudara mengutip ayat dalam Injil yang menyatakan bahwa roh tidak selalu roh adanya. Bagaimana saudara?

3. Kami bertanya tentang nabi saudara, mengapa jawaban saudara tentang Al-Quran. Kami kira sangat baik bila saudara teliti membaca pertanyaan kami.
~
Solihin
# [email protected] 2014-10-29 10:33
~
Terimaksih Admin telah merubah isi komentar saya.

Pernyataan: Mencocok-cocokk an, memang benar dan sudah saya tulis bahwa itu hanya pemikiran saya dan pasti admin tidak menyetujuinya, dan itu sudah saya tulis. Tapi Admin telah mengubah isi komentar saya padahal masih masuk dalam peraturan.

Pertanyaan:
1. Kenapa komentar dihapus jika sesuai peraturan yang admin berikan?
2. Kenapa komentar diedit/direvisi , dan pasti merubah maksud komentar sebelumnya, padahal masih sesuai peraturan?
# Staff Isa dan Islam 2014-10-30 15:37
~
Saudara Joedha,

Terimakasih untuk tanggapan saudara. Tetapi maaf, kami tidak mengubah komentar saudara. Dan tidak terpikirkan untuk mengubahnya. Dalam pengeditan, seringkali kami menemukan ketidaktepatan menggunakan tanda baca ataupun singkatan-singk atan yang belum tentu dipahami semua orang. Karena itu, kami mengajak saudara untuk menggunakan bahasa Indonesia sesuai EYD agar kami mengerti maksud komentar saudara.

Dan maaf sebelumnya, bila komentar saudara lainnya terpaksa kami hapus. Karena hal itu tidak memenuhi ketentuan situs kami. Yaitu tidak sesuai dengan topik dan melebihi satu kolom. Kami perhatikan saudara sering menggunakan kolom lebih dari satu. Karena itu, kami menghapusnya, termasuk komentar saudara lainnya.
~
Solihin
# [email protected] 2014-11-03 13:16
~
To: Admin,

1. "Seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu” (Yohanes 14:16). Apakah ada penolong sebelumnya? Ya. Nabi, rasul dan utusan terdahulu, termasuk Isa.

2. Yaitu Roh Kebenaran (Yohanes 15:26). Apakah penolong sebelumnya berupa roh juga? Tidak, disebut roh karena berupa keyakinan dan keimanan.

3.“...akan memuliakan Aku (Isa), sebab Ia akan memberitahukan kepadamu apa yang diterimanya dari padaKu (Isa)” (Yohanes 16:14). Muhammad dan Muslim juga memuliakan Isa (Qs Ali Imran [3]: 45).

4. Penolong yang dijanjikan “akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Ku (Isa) katakan kepadamu” (Yohanes 14:26). “Ia akan bersaksi tentang Aku“ (Yohanes 15:26). Muhammad di HR Bukhari 3192, mengingatkan dan berkata Demi Allah yang jiwaku ditangannya.
# Staff Isa dan Islam 2014-11-05 08:54
~
Saudara Joedha,

Terimakasih untuk tanggapan saudara. Tetapi kami belum menemukan jawaban atas pertanyaan kami sebelumnya. Apakah nabi saudara roh sepenuhnya, tidak dalam wujud manusia? Apakah nabi saudara menyertai pengikut Isa Al-Masih selama-lamanya? Dan apakah nabi saudara diam di dalam hati pengikut Isa Al-Masih?

Dan dari komentar saudara saat ini, muncul pertanyaan lain. Tertulis dimanakah bahwa roh berupa keyakinan dan keimanan? Dan apakah nabi saudara memberitahukan apa yang diterima dari Isa Al-Masih? Apakah nabi saudara bersaksi tentang Isa Al-Masih bahwa Isa Al-Masih adalah Juruselamat manusia? Bagaimana saudara?
~
Solihin
# sang pencerah 2014-11-08 15:38
~
Penolong yang dijanjikan “akan memuliakan Aku, sebab Ia akan memberitahukan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku. Orang Yahudi tidak menerima ajaran Isa dan Kristen yang buatan Paulus juga bertolak belakang dengan ajaran Isa.

Justru Muhammad yang berkata benar tentang nabi Isa. Bayangkan saja sudah 2 milyar orang di dunia mengakui kelahiran Nabi Isa tanpa ayah dan karena Muhammadlah orang-orang percaya akan Nabi Isa bukan orang Kristen.
# Staff Isa dan Islam 2014-11-10 08:58
~
Salam Sdr. Sang Pencerah,

Terimakasih untuk pencerahan yang saudara berikan. Bahwa karena Muhammad banyak orang yang percaya kepada Isa Al-Masih. Saudara tentu sudah belajar sejarah, bukan?

Sebab kalau saudara sudah belajar sejarah tentu sauara pun tahu bahwa jauh setelah Alkitab dibukukan (barangkali kurang lebih 600 tahun) barulah Islam dan Al-Quran muncul, bukan begitu? Jika demikian, menurut saudara dari mana orang-orang mengetahui tentang Isa Al-Masih. Alkitab atau Al-Quran?
~
Salma
# [email protected] 2014-11-11 10:58
~
Apakah nabi saudara roh sepenuhnya, tidak dalam wujud manusia? Tidak, awalnya berupa Roh di alam Roh (Qs Al-A'raf:172, Yeremia 1:4-5) kemudian hidup sebagai manusia (Qs Al-Insaan:2, Hr Muslim No. 2643) dan kembali menjadi Roh (Qs Al-An'am:93).

Apakah nabi saudara menyertai pengikut Isa Al-Masih selama-lamanya? Ya. Pengikut Isa yang percaya Fiman Tuhan dan ajaran Tuhan Yang maha esa yang iman dan bertaqwa akan menjalankan perintah Tuhan yang maha esa sesuai tuntunan rasullullah (Al-Qur’an 2:136-137). Dan apakah nabi saudara diam di dalam hati pengikut Isa Al-Masih? Ya, sama dengan yang di atas. Rasulullah memuliakan Isa, sebagai sesama utusan Tuhan dengan melanjutkan ajaran Tuhan dan menyembah Tuhan. Contoh, Qs 3:51; Matius 10:34-36.
# Staff Isa dan Islam 2014-11-15 10:23
~
Saudara Joedha,

Sebuah jawaban yang baik dan valid adalah jawaban yang menyertakan bukti dan sumber referensi yang menyatakannya. Kami memerhatikan bahwa jawaban saudara tidak menyertakan bukti dan sumber referensi. Maaf, kami menganggap hal itu sebagai asumsi belaka.

Saudara menyatakan bahwa nabi saudara roh pada awalnya. Saudara pun dapat mengklaim bahwa Injil, Rasul Besar Yohanes 14 adalah nubuat untuk saudara karena pada awalnya saudara pun adalah roh. Sedangkan yang dimaksud dalam Injil tersebut adalah Roh yang tidak pada awalnya saja, tetapi Dia adalah Roh kekal.

Kami adalah pengikut Isa Al-Masih. Nabi saudara tidak menyertai kami dan tidak diam dalam kami. Sangat disayangkan saudara memberikan pernyataan tanpa dasar yang jelas. Bagaimana dengan pertanyaan kami lainnya?

Tertulis dimanakah bahwa roh berupa keyakinan dan keimanan? Dan apakah nabi saudara memberitahukan apa yang diterima dari Isa Al-Masih? Apakah nabi saudara bersaksi tentang Isa Al-Masih bahwa Isa Al-Masih adalah Juruselamat manusia dan Tuhan? Bagaimana saudara?
~
Solihin
# sang pencerah 2014-11-12 17:18
~
Staff Isa dan Islam,

Jika demikian, menurut saudara dari mana orang-orang mengetahui tentang Isa Al-Masih, Alkitab atau Al-Quran? Jawabnya sudah jelas Al-Quran. Kenapa? Karena Al-Quran yang mengatakan sebenarnya siapa Isa Al-Masih. Dia adalah nabi, putra Maryam. Bertentangan dengan Alkitab yang mengatakan kalau Isa adalah Tuhan. Pertanyaan saya, atas dasar apa saudara menuhankan Isa? Saya tunggu jawaban saudara.
# Staff Isa dan Islam 2014-11-15 10:35
~
Saudara Sang Pencerah,

Kami mengajak saudara untuk berpikir sesuai kronologis. Manakah yang lebih dulu ada, Alkitab atau Al-Quran? Sebelum Al-Quran ada dari manakah para pengikut Isa Al-Masih mempelajari Isa Al-Masih? Bagaimana saudara?

Mengenai pertanyaan saudara. Silakan saudara mengunjungi link ini http://tinyurl.com/8abrx5t
~
Solihin
# sang pencerah 2014-11-15 14:59
~
Tepat sekali yang saudara katakan. Mari kita berpikir sesuai kronologis dan Alkitab memang lebih dulu ada dari pada Al-Quran karena Al-Quran adalah kitab penutup dari kitab-kitab yang ada.

Tetapi masalahnya bukan mana yang lebih dulu ada akan tetapi isi yang terkandung dalam kitab tersebut. Mana yang lebih cocok Al-Quran atau Alkitab yang mengatakan Isa adalah Nabi Allah putera Maryam yang lahir tanpa ayah? Al-Quran mengatakan Isa adalah nabi tidak lebih dari itu tetapi Alkitab mengatakan Isa adalah Tuhan jadi kitab mana yang betul?
# Staff Isa dan Islam 2014-11-18 16:11
~
Saudara Sang Pencerah,

Kami berterimakasih untuk jawaban saudara. Saudara telah mengakui bahwa Alkitab lebih dulu ada. Dengan demikian, pengikut Isa Al-Masih mempelajari Isa Al-Masih dari Alkitab, bukan dari Al-Quran. Karena itu, pernyataan saudara bahwa orang-orang percaya kepada Isa Al-Masih dari Al-Quran sangat keliru, bukan?

Ini telah menjelaskan bahwa Penolong itu bukan nabi saudara, melainkan Roh Kudus. Kiranya saudara membaca kembali artikel di atas.
~
Solihin
# GodGotMe 2014-11-15 19:50
~
Tetangga sebelah berusaha, bahkan seperti sampai putus asa ingin mendapat pengakuan dari pengikut ajaran Isa Al-Masih bahwa dalam Yohanes 14 dan Ulangan 18 tersebut adalah nubuat kedatangan nabi mereka. Dan mereka seperti begitu gembira melihat kebenaran Alkitab, namun sayangnya disalahartikan mereka.

Sangat tegas di ayat 14:17 berkata, "Dia itu Roh Allah yang akan menyatakan kebenaran tentang Allah". Dan nyatanya Muhammad itu bukanlah roh, lalu ingin diartikan roh itu ada di dalam Muhammad? Lalu jika di dalam Muhammad itu roh kebenaran jadi mengapa Muhammad memperbolehkan dusta demi suatu kepentingan? (Shahih Bukhari 2546, Shahih Muslim 2605).

Tak ada pengecualian untuk suatu kondisi apapun. Dusta adalah dusta. Saudara sekalian, roh di dalam Muhammad sudah teruji.
# Staff Isa dan Islam 2014-11-18 16:17
~
Saudara GodGotMe,

Kami berterimakasih untuk tanggapan saudara.
~
Solihin
# sang pencerah 2014-11-18 17:20
~
Sudah jelas orang orang percaya siapa nabi Isa dari Al-Quran karena A-Quran mengatakan Isa hanyalah nabi. Hal ini bertentangan dengan Alkitab yang mengatakan Isa adalah Tuhan. Jadi masalahnya disini adalah Al-Quran: Isa adalah nabi Allah dan Alkitab: Isa adalah Tuhan.
Pertanyaannya: kitab manakah yang mengatakan Isa adalah nabi dan Tuhan? Supaya jelas duduk perkaranya siapa yang memutar balikkan fakta.
# Staff Isa dan Islam 2014-12-01 09:10
~
Saudara Sang Pencerah,

Injil mencatat wahyu Allah yang disampaikan oleh Malaikat Gabriel bahwa Isa Al-Masih adalah Tuhan dan Juruselamat. Tentunya Malaikat Gabriel sebagai pembawa pesan Allah tidak mungkin berdusta, bukan?
“Lalu kata malaikat itu kepada mereka: "Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa: Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud” (Injil, Rasul Lukas 2:10-11).

Sebenarnya kami akan senang menanggapi komentar saudara, apabila komentar saudara berkaitan dengan artikel "Siapakah 'Penolong' Yang Disebut Dalam Injil Yohanes 14?"
~
Slamet
# Bergas Frenli 2014-11-18 21:32
~
Bagaimana anda dapat menyimpulkan bahwa Waraqa dan pendeta Bahira itu memeluk ajaran Kristen yang sesat? Dari mana bukti anda bahwa aliran mereka sesat? Bagaimana kalau ternyata bahwa aliran anda yang sesat? Dapatkah anda membuktikan kitab anda adalah kitab yang benar? Anda tidak tahu bahwa dalam kitab anda terdapat banyak kontradiksi dengan ilmu pengetahuan dan sains modern.

Contohnya adalah penciptaan langit dan bumi dalam kitab Kejadian. Berikut kesalahannya: cahaya diciptakan sebelum sumber cahaya; siang dan malam ada sebelum matahari; bulan memiliki cahaya sendiri. Dan masih banyak kesalahan lainnya. Darimana anda tahu Alkitab anda benar dan Alkitab Waraqa salah? Ini membuktikan bahwa Alkitab telah mengalami banyak perubahan dari bentuk aslinya (tidak murni).
# Staff Isa dan Islam 2014-12-01 09:12
~
Saudara Bergas Frenli,

Kitab Suci Injil yang sudah ada ratusan tahun sebelum Islam ada, dipercayai oleh umat beragama sebagai firman Allah yang tertulis.

Muhammad yang menerima wahyu pertamanya pada tahun 610 juga menyetujui bahwa Injil adalah Kebenaran Allah. “Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi)” (Qs 5:46). Kalau Kitab Suci Injil telah dipalsukan, tentunya Muhammad tidak akan mengatakan demikian, bukan?

Apabila saudara ingin mendiskusikan topik tersebut, silakan mengunjungi dan membaca artikel “Apakah Benar Taurat Dan Injil Yang Sekarang Tidak Murni?” pada link ini http://tinyurl.com/85hphcq
~
Slamet
# Bergas Frenli 2014-11-18 21:51
~
Sejarah mencatat bahwa orang Yahudi dan Nasrani pada saat itu menantikan kedatangan seorang nabi dari luar Israel. Muhammad memenuhi nubuat itu. Itu sebabnya kenapa ia diterima dengan baik oleh kaum Yahudi Madinah. Lagi pula kalau kita lihat Alkitab dalam bahasa aslinya, kata 'penolong' dalam bahasa Alkitab perjanjian baru berasal dari kata 'paraclete' yang merupakan terjemahan dari kata 'Hamida' atau 'Ahmad' dalam bahasa Ibrani.

Namanya juga disebutkan dalam Kidung Agung 5:16, “Teramat manis tutur katanya, segala sesuatu padanya menarik. Begitulah kekasih dan sahabatku, hai putri-putri Yerusalem!”
Dalam bahasa Ibrani: "khiko mamtakim vekhulo mahammaddim ze dodi veze rei benot yeroushalam"
# Staff Isa dan Islam 2014-12-01 09:17
~
Jelas tidak ada satu ayat pun dalam Alkitab yang menubuatkan seorang nabi dari Arab.

Kalaupun Isa Al-Masih menubuatkan akan datangnya seorang “Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya” (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:16), maka yang dimaksudkan Penolong adalah Roh Kudus atau Roh Kebenaran. Bukan manusia Muhammad. Karena Muhammad sudah mati di kuburan, ia tidak dapat menyertai murid Isa Al-Masih untuk selama-lamanya.

Demikian juga nubuat dalam Kidung Agung 5:16, tidak dapat dipaksakan untuk Muhammad. Kata maḥămaddîm atau makhamadim” adalah kata sifat yang berasal dari kata dasar – Machmad” yang berarti hasrat atau keinginan. Sedangkan kata “Muhammad” yang berasal dari kata “Ahmad”memiliki arti (kalau tidak salah) yang terpuji. 
Dan secara literal

kitab Kidung Agung ini adalah nyanjian pernikahan terbaik yang pernah digubah. Gadis Sulamit dilukiskan sebagai gadis biasa dari pedesaan, menarik dan jelita. Perasaan Salomo terpikat dengan gadis ini sebagaimana biasanya orang terpikat kepada kekasih dan pengantin pertamanya.
~
Slamet
# [email protected] 2014-11-19 10:24
~
Roh Kekal itu yang seperti apa?
Saya manusia dulu berupa roh (Qs 7:172, Yeremia 1:4-5); Sekarang saya hidup, jasad dan roh (Qs,76:2, Hr Muslim No. 2643), kelak mati saya menjadi roh (Qs,6:93) kekal di akhirat (Qs Al-Mukmin: 39).

Nabi Isa (manusia) dulu berupa Roh. Isa hidup, Jasad dan Roh. Isa pasti juga menjadi Roh setelah, di hisab sebagaimana manusia biasa.

Admin adalah pengikut Isa Al-Masih. Nabi saudara tidak menyertai kami dan tidak diam dalam kami. Sangat disayangkan saudara memberikan pernyataan tanpa dasar yang jelas.
QS Al-Baqarah 62-66, apakah Admin sesuai ayat tersebut dan apakah Admin benar menjalankan perintah Isa, sesuai Injil?
# Staff Isa dan Islam 2014-12-01 09:19
~
Semua roh manusia adalah roh ciptaan, kecuali Roh Isa Al-Masih. Roh ciptaan bisa dilenyapkan, dan tidak bisa hidup tanpa Roh Pencipta. Roh ciptaan tidak memiliki apapun jika tidak diberi dari Sumber Roh yaitu Allah.

Sedangkan Roh Allah adalah Roh Pencipta. Roh Allah memiliki segala sesuatu dalam diri-Nya tanpa bergantung pihak lain.

Jadi roh manusia bukanlah Roh Allah, oleh karena itu manusia bukanlah Allah. Namun Roh Isa Al-Masih adalah Roh Allah, yaitu Roh yang akan menghakimi roh manusia pada hari kiamat.

“Janganlah kamu heran akan hal itu, sebab saatnya akan tiba, bahwa semua orang yang di dalam kuburan akan mendengar suara-Nya, dan mereka yang telah berbuat baik akan keluar dan bangkit untuk hidup yang kekal, tetapi mereka yang telah berbuat jahat akan bangkit untuk dihukum” (Injil, Rasul Besar Yohanes 5:37-38).

Oleh karena itu selama masih hidup di dunia ini terimalah Isa Al-Masih dalam hati saudara sebagai Tuhan dan Juruselamat, sebelum saudara meninggalkan dunia dan mengahadapi tahta pengadilan-Nya pada hari kiamat.
~
Slamet
# sang pencerah 2014-11-19 16:52
~
Isa berkata: "Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu” (Injil, Rasul Besar Yohanes 16:7).

Berarti secara tidak langsung nabi Isa mengatakan diri-Nya bukanlah yang dimaksud pada Taurat Kitab Ulangan 18:18. Karena roh kebenaran akan datang jika nabi Isa sudah pergi, dan nabi Isa tidak seperti nabi Musa tetapi nabi Muhammad lah yang seperti nabi Musa. “Seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka,seperti  engkau ini (Musa)” (Taurat, Kitab Ulangan 18:18).
# Staff Isa dan Islam 2014-12-01 09:22
~
Jelas bahwa dalam tidak ada satu ayat pun yang menubuatkan tentang kedatangan Muhammad. Nubuat dalam Taurat Kitab Ulangan 18:18 juga bukan Muhammad tetapi tentang Isa Al-Masih. Penggenapan ayat ini dikatakan sendiri oleh Isa Al-Masih. “Sebab jikalau kamu percaya kepada Musa, tentu kamu akan percaya juga kepada-Ku, sebab ia telah menulis tentang Aku” (Injil, Rasul Besar Yohanes 5:46).

Demikian juga nubuat tentang datangnya Penghibur yang tertulis dalam Injil, Rasul Besar Yohanes 16:7, juga bukan tentang Muhammad melainkan Roh Kudus yang akan menghibur murid-murid Isa Al-Masih. Muhammad yang baru lahir di Mekkah, 20 April 570, jelas tidak pernah bertemu dengan murid- murid (para rasul) Isa Al-Masih.

Juga tidak ada kemiripan sama sekali antara Musa dan Muhammad. Musa orang Yahudi sedangkan Muhammad orang Arab. Musa banyak melakukan mujizat, Muhammad tidak. Musa dapat melihat kemuliaan Allah, Muhammad hanya mengetahui Allah melalui malaikat Jibril. Musa mempelajari ilmu pengetahuan tertinggi di Mesir, sedangkan Muhammad buta huruf.
~
Slamet
# Bergas Frenli 2014-11-21 20:41
~
Allah itu tidak seperti makhluk-Nya, Alkitab juga setuju akan hal itu. Jika seandainya Allah memecah diri-Nya menjadi dua, bukankah anda menyamakan Ia seperti bakteri?

Soal Musa berbicara secara langsung, yang dimaksud adalah nabi Musa berbicara kepada Allah tanpa perantara malaikat. Sebagai contoh, kita dapat berbicara secara langsung dengan teman kita melalui telepon, bukan? Tetapi kalau kita meminta teman kita yang lain menyampaikan pesan kita, itu bukan komunikasi secara langsung. Bukankah Alkitab mengatakan bahwa Allah berbicara kepada Musa melalui semak terbakar?
# Staff Isa dan Islam 2014-12-01 09:27
~
Sebagai Pencipta, Allah tidak mungkin sama dengan ciptaan-Nya. “Seandainya Allah memecah diri-Nya menjadi dua, maka Ia sama seperti bakteri” itu adalah pandangan saudara, bukan?

Memang benar dalam Perjanjian Lama, Tuhan sering menampakkan diri-Nya mengambil perwujudan tertentu. Misalkan dalam Taurat Kitab Keluaran pasal 3 dengan perwujudan api dalam semak duri. Penampakan diri Allah kepada manusia di era Perjanjian Lama dalam bentuk manusia atau malaikat maupun dalam wujud gejala-gejala kosmis disebut theofani.

Juga dikatakan Musa berbicara dengan Allah “muka dengan muka” (Taurat Kitab Keluaran 33:19-23). Kalimat “muka dengan muka” adalah kalimat figuratif yang mengindikasikan bahwa mereka berada dalam persekutuan yang amat dekat. Karena tidak seorangpun dapat melihat wajah Allah dan tetap hidup.

Namun tidak demikian dengan Isa Al-Masih, Dia lah satu-satunya pribadi yang tahan memandang wajah Allah (dalam hakekat-Nya) dan tetap hidup. “Hanya Dia yang datang dari Allah, Dialah yang telah melihat Bapa” (Injil, Rasul Besar Yohanes 6:46).

Jadi hanya Isa Al-Masih saja yang dapat dan telah menyatakan "rupa" Allah kepada setiap manusia. Walaupun demikian, banyak orang tetap tidak mampu melihat "rupa" yang satu ini!
~
Slamet
# BERNAD 2014-11-24 01:55
~
Allah adalah yang Esa dan Mahakuasa, Isa adalah utusan penjelmaan Tuhan (Allah) menjadi manusia. Persoalan Tuhan (Allah) dapat saja menjelmakan diri karena Mahakuasa-Nya.

Muhammad adalah Rasul (Allah) sama seperti Rasul Paulus, Petrus dan lain-lain yang memberitakan kebenaran. Tapi ingatlah bahwa Isa adalah pemegang Kunci Surga dan semua rasul menyatakan itu. Mohon penjelasan.
# Staff Isa dan Islam 2014-12-01 09:30
~
Kunci sorga hanya ada pada pemilik sorga. Yaitu Pribadi yang dapat membawa manusia bertemu dengan Allah di sorga. Alkitab menunjukkan kepada kita bahwa Pribadi yang dimaksud adalah Isa Al-Masih karena Dia-lah jalan satu-satunya yang dapat membawa manusia kepada Allah. "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa [Allah], kalau tidak melalui Aku” (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6).

Dengan kata lain tidak mungkin pintu sorga terbuka tanpa Isa Al-Masih yaitu pribadi yang paling dekat dengan Allah. Al-Quran juga menunjukkan tentang hal ini kepada kita. “Al Masih 'Isa putera Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah)” (Qs 3:45).

Oleh karena itu, apabila saudara ingin diberi kunci kerajaan sorga, silakan saudara membuka hati dan menerima Isa Al-Masih. Kalimat Allah yang telah menjadi manusia dan yang telah mati disalib untuk menyelamatkan manusia berdosa.

“Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga” (Injil, Rasul Besar Matius 16:19).
~
Slamet
# sang pencerah 2014-11-24 17:40
~
Untuk Bernad,

Tuhan adalah Tuhan dan manusia tetaplah manusia tidak lebih dari itu. Sesuai dengan apa yang dikatakan nabi Isa "Allah bukanlah manusia sehingga ia berdosa, juga bukan anak manusia sehingga ia menyesal". Nabi Muhammad sudah jelas tidak sama dengan Paulus karena Muhammad mengatakan Isa adalah nabi. Beda dengan Paulus yang mengatakan Isa adalah Tuhan dan banyak bertentangan dengan ajaran nabi Isa.

Contohnya Injil. Tuhan tidak pernah dilihat oleh manusia, dan manusia memang tidak dapat melihatnya, tetapi di Alkitab mengatakan Tuhan dapat dilihat.
# Staff Isa dan Islam 2014-12-04 21:15
~
Saudara Sang Pencerah,

Kami memiliki artikel yang membahas tentang Ketuhanan Isa Al-Masih. Silakan saudara mengunjungi link ini http://tinyurl.com/8abrx5t Karena komentar saudara tidak sesuai dengan topik di atas.
~
Solihin
# osi 2014-11-26 00:02
~
Sebenarnya saya prihatin dengan saudara umat Muslim. Mereka ini korban dari permainan atau kelicikan bangsa Arab dimana mereka ingin sekali menguasai dunia sampai-sampai mereka pun membuat suatu sosok yang ingin menandingi Isa Al-Masih. Namun dengan kelicikan mereka, mereka mengakui Isa namun sebagai nabi saja.

Jadi, seakan-akan kitab mereka benar adanya. Bangsa Arab dari dulu memang ingin menjadi nomor 1 di dunia. Sehingga sampai menyerang bangsa Israel/ Yahudi bahkan dengan kenarsisan mereka sampai-sampai panglima perang mereka dimasukan ke kitab suci mereka dan dianggap nabi dan membuat doa yang berasal dari panglima perang tersebut. Menyedihkan! Sangat jelas semakin lama ajaran Ahmad dimana sudah banyak korban akibat ajaran di. Itulah liciknya orang Arab.
# Staff Isa dan Islam 2014-12-04 21:19
~
Saudara Osi,

Kami berterimakasih kepada saudara karena telah memberikan tanggapan di artikel ini. Kalau boleh tahu, bagaimana tanggapan saudara tentang artikel di atas?
~
Solihin
# [email protected] 2014-11-28 09:46
~
Buat Mas Osi,

Mas Osi yang berpendirian teguh, bolehlah anda berkomentar atau berargumen apapun itu, tetapi akan lebih baik jika itu semua disertai dasar atau sumber. Maaf mas, saya kurang mengerti apa yang Mas Osi sampaikan karena tidak didukung dengan dasar/sumber yang jelas.

Rosulullah mengajarkan iman: Percaya bahwa tiada Tuhan selain Allah, Tuhan yang maha esa, mahakuasa, penguasa alam semesta dan isinya (Qs Al.Ikhlas 112:1; s.An Baqarah 2:163). Taqwa: Menjalankan perintah dan menjauhi larangan Allah sesuai yang diajarkan oleh rasulullah (Qs 2:21, QS 27:53, QS 2:2-5). Tuhan berfirman bahwa Islam = damai, suci di (Qs. Al-Anfal:61), (Qs. Asy-Syu 'ara:89). Tidak berlaku bagi Islam KTP.
# Staff Isa dan Islam 2014-12-04 21:24
~
Saudara Joedha,

Kami berterimakasih kepada saudara karena telah memberikan tanggapan. Kami mengajak saudara untuk tetap fokus dengan artikel di atas. Kami mengerti bahwa terkadang terdorong untuk menanggapi sesuatu yang belum jelas. Namun, ada baiknya bila tetap memerhatikan topik di atas. Kami yakin saudara setuju dengan kami, bukan?
~
Solihin
# sang pencerah 2014-11-29 14:50
~
Untuk Osi,

Bangsa Arab dan Israel adalah saudara karena dari satu garis keturunan. Anda sangat beruntung akan kedatangan Nabi Muhammad yang mengabarkan tentang siapa Isa sesungguhnya dan meluruskan ajaran Isa dimana kitabnya telah banyak dicampuri oleh tangan-tangan manusia. Apakah ini yang namanya kitab suci kalau ada campur tangan manusia? Apakah saudara tahu bagaimana sepak terjang bangsa Israel?

"Yerusalem, Yerusalem engkau yang lahirkan nabi-nabi tapi engkau juga yang membunuhnya". Itulah pengingkaran/pe ngkhianatan yang dilakukan oleh bangsa Israel. Dia merindukan nabi tapi dia juga yang membunuhnya bahkan nabi Isa pun hampir dibunuhnya.
# Staff Isa dan Islam 2014-12-04 21:26
~
Saudara Sang Pencerah,

Kami berterimakasih kepada saudara karena telah memberikan tanggapan. Kami mengajak saudara untuk tetap fokus dengan artikel di atas. Kami mengerti bahwa terkadang terdorong untuk menanggapi sesuatu yang belum jelas. Namun, ada baiknya bila tetap memerhatikan topik di atas. Kami yakin saudara setuju dengan kami, bukan?
~
Solihin
# sang pencerah 2014-12-06 15:12
~
Tanggapan saya sudah jelas sesuai topik di atas bahwa anda sangat beruntung akan kedatangan nabi Muhammad. Dialah yang memuliakan nabi Isa yang menjelaskan siapa sebenarnya nabi Isa sehingga sampai hari orang-orang di dunia banyak mengetahui nabi Isa dari ajaran Nabi Muhammad bukan umat nabi Isa (Yahudi) justru umat nabi Isa (Yahudi) tidak memercayainya bahkan ingin membunuh nabi Isa tapi Tuhan berkehendak lain sehingga nabi Isa selamat.
# Staff Isa dan Islam 2014-12-13 05:50
~
Saudara Sang Pencerah,

Isa Al-Masih pernah bersabda, "Ada tertulis demikian: Mesias harus menderita dan bangkit dari antara orang mati pada hari yang ketiga, dan lagi: dalam nama-Nya berita tentang pertobatan dan pengampunan dosa harus disampaikan kepada segala bangsa, mulai dari Yerusalem" (Injil, Rasul Lukas 24:46-47).

Ini menjelaskan bahwa kedatangan nabi saudara tidak menjelaskan siapa Isa Al-Masih sesungguhnya. Sebab Roh Kebenaran itu memberitakan bahwa keselamatan hanya ada dalam Isa Al-Masih. Tidak ada di dalam siapapun atau apapun. Bagaimana saudara menanggapi hal ini?
~
Solihin
# Pengamat 2014-12-19 03:07
~
Saudara Staff Isa dan Islam,

Kalau "Penolong" yang dimaksud itu adalah "Roh Kebenaran" yang akan datang dan diberikan kemudian, itu artinya ajaran Yesus belum mencapai kesempurnaan karena masih membutuhkan Sang Penolong. Kalau "Penolong" itu adalah Roh Kudus, mengapa Roh Kudus itu baru datang kemudian? Bukankah menurut kalian Roh Kudus itu adalah kekal?
# Staff Isa dan Islam 2014-12-22 18:51
~
Saudara Pengamat,

Roh Kudus memang kekal adanya. Namun, Roh Kudus belum berdiam dalam hati setiap murid Isa Al-Masih. Roh Kudus berdiam di dalam hati setiap murid saat Isa Al-Masih telah mengutus-Nya.

Isa Al-Masih bersabda,"Dan kalau Ia datang, Ia akan menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman; akan dosa, karena mereka tetap tidak percaya kepada-Ku; akan kebenaran, karena Aku pergi kepada Bapa dan kamu tidak melihat Aku lagi; akan penghakiman, karena penguasa dunia ini telah dihukum" (Injil, Rasul Besar Yohanes 16:8-11).

Hal ini menjelaskan bahwa Roh Kudus datang untuk menginsafkan, bukan untuk menyempurnakan ajaran Isa Al-Masih. Bila Roh Kebenaran ditujukan kepada nabi saudara, maka hal itu terlalu dipaksakan. Apakah nabi saudara lahir untuk menginsafkan dunia akan dosa? Bukankah nabi saudara adalah manusia berdosa?
~
Solihin
# usil 2014-12-19 03:23
~
To: Pengamat,

Benar pertanyaan anda. Kalau Sang Penolong itu adalah Roh Kudus yang diberitakan kepada murid-murid Yesus bahwa ia baru akan datang kemudian, lantas siapa yang membimbing murid-murid Yesus dalam menulis Alkitab? Jelas ketika murid-murid Yesus menulis Alkitab tidak dalam bimbingan Roh Kudus, karena Roh Kudus baru akan datang kemudian di dalam pemberitaan Alkitab. Alkitab adalah konsep tulisan manusia.
# Staff Isa dan Islam 2014-12-22 18:58
~
Saudara Usil,

Kami telah memberikan tanggapan perihal pertanyaan saudara Pengamat. Silakan saudara membaca tanggapan kami di atas. Kiranya itu membantu saudara dalam memahami Roh Kebenaran tersebut.
~
Solihin
# Pengamat 2014-12-19 03:34
~
To: Staff Isa dan Islam,

Kami rindu kalian kembali ke jalan yang lurus. Jalan Isa yang paralel dengan jalan Muhammad. Kembalilah kalian ke jalan yang benar dan keluar dari kesesatan ajaran Paulus.
# Staff Isa dan Islam 2014-12-22 19:16
~
Saudara Pengamat,

Kami berterimakasih kepada saudara karena saudara menaruh perhatian yang besar kepada kami. Kami menghargai hal itu. Namun, kami telah mempelajari Taurat, Zabur, Injil, dan Al-Quran. Jalan nabi saudara sangat berbeda dengan Isa Al-Masih. Bila jalan nabi saudara adalah jalan yang benar, maka sudah seharusnya nabi saudara adalah orang pertama yang yakin dan pasti akan keselamatannya.

Hal ini justru sebaliknya. Selain itu, nabi saudara atau tepatnya umat Islam berusaha mencari-cari nubuat untuk nabi saudara, padahal nabi saudara tidak pernah dinubuatkan oleh siapapun juga.
~
Solihin
# sang pencerah 2014-12-19 13:28
~
Staff Isa,

Nabi Isa datang hanya untuk bangsanya saja yaitu Yahudi tapi orang Yahudi menolaknya. Benar Yahudi menolaknya, bukan? Jadi, bukan untuk semua bangsa. Nabi Isa tidak pernah bangkit karena nabi Isa tidak mati seperti yang anda yakini selama ini, yang anda sebut Yesus disalib sebenarnya tidak meninggal pada tiang salib.

Mari kita lihat sejarah penyaliban orang Romawi, orang yang disalib dianggap penjahat dan tidak ada satupun fakta yang disalib tangannya di paku juga, hanya diikat dengan tali dan untuk mempercepat kematiannya orang yang disalib kedua kakinya akan dipukulkan dengan kayu. Tetapi Yesus tidak dipukul karena orang-orang telah mengabarkan bahwa Yesus sudah mati dan heranlah Pilatus. Anda pasti tahu siapa Pilatus.
# Staff Isa dan Islam 2014-12-22 19:19
~
Saudara Sang Pencerah,

Kami memiliki artikel yang berhubungan dengan orang Yahudi. Kami mempersilakan saudara mengunjungi link ini http://tinyurl.com/cqvgxdo untuk berdiskusi di sana. Terimakasih.
~
Solihin
# sang pencerah 2014-12-23 17:02
~
Staff Isa dan Islam,

Nabi saudara atau tepatnya umat Islam berusaha mencari-cari nubuat untuk nabi saudara, padahal nabi saudara tidak pernah dinubuatkan oleh siapapun juga.

Kami umat Islam tidak perlu repot-repot mencari nubuat tersebut karena di dalam Injil yang asli sangat jelas menerangkan bahwa nabi Muhammad adalah Penolong tersebut bukan nabi Isa. Karena nabi Isa tidak seperti nabi Musa. Terlebih lagi Perjanjian Lama mengatakan Penolong yang dimaksud harus seperti Musa dan tidak ada lagi nabi yang akan dibangkitkan di antara orang Israel/Yahudi seperti Musa. Jadi, jelas nubuat tersebut bukan untuk nabi Isa karena nabi Isa adalah turunan Israel. Bagaimana Solihin apa anda mau menyangkal ayat ini atau mau merubahnya seperti yang telah dilakukan oleh Paulus?
# Staff Isa dan Islam 2014-12-26 23:26
~
Saudara Sang Pencerah,

Kami berterimakasih kepada saudara karena telah memberikan tanggapan. Kami perlu meminta maaf karena komentar saudara lainnya terpaksa kami hapus karena telah melebihi satu kolom dan tidak sesuai topik.

Kami menghargai klaim saudara tersebut. Namun, saudara perlu membuktikan hal itu sebab Injil tidak pernah menubuatkan nabi saudara. Kami akan mengutip ayat yang berkenaan dengan komentar saudara.

"Seperti Musa yang dikenal TUHAN dengan berhadapan muka, tidak ada lagi nabi yang bangkit di antara orang Israel, dalam hal segala tanda dan mujizat, yang dilakukannya atas perintah TUHAN di tanah Mesir terhadap Firaun dan terhadap semua pegawainya dan seluruh negerinya, dan dalam hal segala perbuatan kekuasaan dan segala kedahsyatan yang besar yang dilakukan Musa di depan seluruh orang Israel" (Taurat, Kitab Ulangan 34:10-12).

Kami bertanya kepada saudara. Apakah nabi saudara berbicara berhadapan muka dengan Tuhan? Apakah nabi saudara mempunyai dan membuat mujizat? Apakah nabi saudara melakukan perbuatan yang dahsyat? Tertulis dimanakah semua itu dalam Al-Quran? Kami menunggu pembuktian dari saudara.
~
Solihin
# sang pencerah 2014-12-29 18:20
~
Staff Isa dan Islam,

Taurat, Kitab Ulangan 34:10-12. Dalam penjelasan saudara tentang ayat tersebut di atas berarti anda sudah mengingkari pula mukjizat yang dimiliki oleh nabi Isa. Untuk apa lagi saya berikan penjelasan tentang Al-Quran saudara sudah menjawabnya kalau anda tercipta dari segumpal darah. Betulkan saudara tercipta dari segumpal darah?
# Staff Isa dan Islam 2015-01-22 05:38
~
Saudara Sang Pencerah,

Kami berharap saudara tetap fokus dengan artikel di atas. Sebab diskusi ini bukan tentang penciptaan. Oleh sebab itu, kami masih menunggu jawaban saudara. Apakah nabi saudara berbicara berhadapan muka dengan Tuhan? Apakah nabi saudara mempunyai dan membuat mujizat? Apakah nabi saudara melakukan perbuatan yang dahsyat? Tertulis dimanakah semua itu dalam Al-Quran? Kami menunggu pembuktian dari saudara.
~
Solihin
# serikandisejati 2015-01-10 13:06
~
Assalamualaikum Semua,

Shalom. Saya dari Malaysia. Kalau menurut saya tajuk site ini (Isa dan Islam) x sesuai. Lebih sesuai kalau ditukarkan kepada (Yesus dan Muhammad) karena apa yang selalu kita bincangkan adalah permasalahan yang berkaitan dengan dua tokoh ini.
# Staff Isa dan Islam 2015-01-22 05:43
~
Saudara Serikandisejati ,

Kami berterimakasih kepada saudara untuk masukan yang saudara sampaikan. Kami setuju bahwa pembahasan di artikel ini tentang Isa Al-Masih dan Muhammad. Namun, kami menyambut baik usulan saudara dan akan mempertimbangka nnya. Sebab sesungguhnya situs ini bukan saja tentang kedua tokoh tersebut, melainkan tentang Isa Al-Masih dan kaitannya dengan Islam. Terimakasih untuk usul yang baik tersebut. Kami menghargai sekali.
~
Solihin
# khoirul amin 2015-01-20 01:57
~
Menurut saya roh yang dijanjikan oleh nabi Isa memang terbukti dengan lahirnya nabi Muhammad. Mengapa demikian? Karena roh yang gaib atau tak nampak itu tidak akan bisa menjadi penolong. Oleh sebab itulah, Allah memasukan roh tersebut dalam sebuah wujud yaitu manusia yang kita kenal dengan nama Muhammad. Kembali pada Alkitab sudah dijelaskan dengan jelas tentang roh kebaikan bernama Ahmad atau Muhammad. Dibenarkan dalam Al-Quran nur istilahnya dalam Injil roh sudah Allah persiapkan sebagai kunci atau juru selamat.

An: Tolong penjelasan tentang Muhammad jangan dicari pada satu kitab karena yang saya tahu Injil itu banyak kitabnya dan terdiri atas dua perjanjian. Jadi, tolong juga dibuka kitab-kitab yang lain.
# Staff Isa dan Islam 2015-01-22 05:52
~
Saudara Khoirul Amin,

Kami menghargai pendapat saudara. Walaupun menurut kami, pendapat saudara hanya sekedar asumsi. Sebab Roh itu sesungguhnya akan menyertai murid-murid hingga akhir zaman. Ini berarti setelah kenaikan Isa Al-Masih ke sorga, Roh itu harus menyertai murid-murid Isa Al-Masih yang pertama. Sedangkan nabi saudara pada masa itu belum lahir.

Lagi pula, kalimat "menyertai selama-lamanya' berarti menyertai para pengikut Isa Al-Masih juga. Nabi saudara sudah meninggal di abad ke-7. Bagaimana mungkin Roh yang dimaksud adalah nabi saudara? Kami berharap saudara dapat mempelajari kembali dan bukan sekedar menerima informasi dari orang lain.
~
Solihin
# sang pencerah 2015-01-22 16:38
~
Staff Isa,

Sudah jelas saya fokus pada topik di atas tapi anda begitu kurang enak setiap anda mengeluarkan ayat dan saya menanggapinya. Jika saya menyebutkan mukjizat nabi Muhammad apakah anda sudah percaya? Pasti tidak. Anda akan memintanya dan bertanya berulang-ulang, sejarah akan terulang terus menerus berulang. Tapi baiklah saya akan memberitahu anda.

Sesungguhnya mukjizat yang dimiliki para nabi hanya nabi Muhammadlah yang paling luar biasa dibanding mukjizat nabi yang lain. Semua mukjizat para nabi hanya terjadi di bumi akan tetapi mukjizat nabi Muhammad terjadi di luar bumi. Anda sudah paham? Mukjizat Muhammad dapat membelah bulan sewaktu kaum Quraisy memintanya. Bagaimana saudara staff, anda tidak senang dengan hal ini tentunya?
# Staff Isa dan Islam 2015-03-27 07:47
~
Saudara Sang Pencerah,

Kami sangat senang bahwa saudara menyatakan mujizat nabi saudara melebihi nabi lainnya dan itu terjadi di luar bumi. Sangat menarik. Kami menyukai hal ini. Namun, kalau boleh tahu, tertulis dimanakah itu dalam Al-Quran? Siapakah saksi mata yang melihat nabi saudara membelah bulan? Siapakah nama-nama mereka? Dimanakah peristiwa itu terjadi dan bagaimana kronologisnya? Bagaimana saudara?

Sebab nabi saudara sendiri mengakui bahwa nabi saudara tidak sanggup membuat mujizat. "Dan orang-orang kafir Mekah berkata: "Mengapa tidak diturunkan kepadanya mukjizat-mukjiz at dari Tuhannya?" Katakanlah: "Sesungguhnya mukjizat- mukjizat itu terserah kepada Allah. Dan sesungguhnya aku hanya seorang pemberi peringatan yang nyata" (Qs 29:50). Lebih lanjut mengenai hal ini, silakan klik ini http://tinyurl.com/cj969my
~
Solihin
# pencari fakta 2015-02-17 17:33
~
Kalau Allah membelah bulan, masak saya tidak menemukan satupun ayat atau tulisan tentang Muhammad bahwa bulan disambung kembali. Sedangkan Allah hanya membelah tidak menyambungkan kembali. Tapi benar juga, bagaimana bisa disambung kalau memang tidak pernah terbelah.

Penelitian tentang bulan telah diteliti oleh NASA serta ilmuan lainnya dan telah dipelajari melalui beberapa metode dan pendekatan ilmiah. Dan tidak terbukti. Sedangkan Islam hanya punya lima foto, tetapi foto tersebut tidak memberi bukti kuat seperti yang diteliti NASA. Bukti ini hanyalah berasal dari seorang profesor Inggris yang "Muslim". Fenomena bulan terbelah juga merupakan klaim ahli astronomi Islam di Indonesia. Kenapa Muhammad dan Islam selalu berhubungan dengan bulan? Karena Alloh Muhammad adalah bulan.
# Staff Isa dan Islam 2015-03-27 08:00
~
Saudara Pencari Fakta,

Kami berterimakasih untuk tanggapan saudara. Kami kira bukti-bukti sangat diperlukan, bukan hanya klaim. Semoga ini memberikan manfaat bagi pengunjung situs ini.
~
Solihin
# sang pencerah 2015-02-23 16:48
~
Dalam A-Quran sudah jelas mukjizat nabi Muhammad melebihi mukjizat para nabi yang lain tetapi kita tidak boleh membandingkan satu sama lain karena semua adalah kehendak Allah. Di sinilah kelemahan manusia sebagai ciptaan-Nya belum dapat menemukan kapan bulan tersambung kembali. Dan lebih hebat lagi adalah ucapan-ucapan nabi Muhammad. Contohnya, suatu hari nanti matahari akan terbit di sebelah barat dan sudah dibuktikan kebenarannya oleh ilmuan-ilmuan dunia termasuk pihak NASA dan salah satu planet yang ada dalam galaksi bima sakti sudah mengalaminya.
# Staff Isa dan Islam 2015-03-27 08:04
~
Saudara Sang Pencerah,

Kami sangat menghargai klaim saudara. Itu adalah hak saudara. Namun, saudara perlu membuktikan semua itu, bukan sekedar klaim. Pertanyaannya tertulis dimanakah itu dalam Al-Quran? Siapakah saksi mata yang melihat nabi saudara membelah bulan? Siapakah nama-nama mereka? Dimanakah peristiwa itu terjadi dan bagaimana kronologisnya? Bukankah nabi saudara sudah mengatakan tidak bisa membuat mujizat (Qs 29:50)? Bagaimana saudara?
# enlightenme 2015-03-25 00:15
~
"Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu" (Yohanes 16:7).

Jadi syaratnya Roh Kkebenaran ini akan datang, jika Al-Masih pergi. Anda mengatakan bahwa Roh Kebenaran ini adalah Roh Kudus atau Holy Spirit. Jadi, Roh Kudus itu belum ada/eksis pada saat Al-Masih belum dilahirkan oleh Maria?

Coba jelaskan ini: (Lukas 1:15), setelah Yesus lahir, Roh Kudus pun datang lagi (Lukas 3:22). Padahal dikatakan Penghibur tidak akan datang sebelum Yesus pergi.
# Staff Isa dan Islam 2015-03-27 08:17
~
Saudara Enlightenme,

Roh Kudus sudah eksis dalam kekekalan. Namun, Roh Kudus belum mendiami hati setiap pengikut Isa Al-Masih. Itulah sebabnya, Isa Al-Masih bersabda, "yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:17).

Nabi saudara tidak pernah diam dalam hati pengikut Isa Al-Masih. Bahkan nabi saudara belum lahir pada saat Roh Kudus mendiami hati para murid Isa Al-Masih.
~
Solihin
# Staff Isa dan Islam 2015-03-27 08:19
~
Saudara Miftahul dan Geboys,

Terimakasih untuk kesediaan saudara mengunjungi dan memberikan komentar pada situs kami. Tentu kami menghargai hal itu. Tetapi kami tidak ingin membuang waktu saudara dalam sebuah diskusi yang tidak sesuai dengan topik di atas. Tentu sangat baik bila kita mendalami setiap artikel sesuai topiknya, bukan? Karena itu, kami terpaksa menghapus setiap komentar yang tidak sesuai dan melebihi satu kolom. Kiranya saudara memaklumi hal ini.

Bila saudara memiliki pertanyaan atau tanggapan di luar topik ini, silakan kirimkan email ke:
~
Solihin
isadanislamstudi.com

* Untuk bisa masuk ke pelajaran kursus ini, non-aktifkan 'pop-up blocker' komputer Saudara dengan meng-klik di sebuah 'bar' di bawah 'status bar' di bagian atas layar komputer

Isa Islam Dan Kaum Wanita

Click gambar di samping untuk artikel - artikel untuk wanita Muslim


 

www.isaislamdankaumwanita.com