Ikuti Isa dan Islam di Facebook Ikuti Isa dan Islam di Tweeter

Bagaimana Al-Quran Menurut Pandangan Orang Kristen?

Kitab 01

Orang Kristen memandang segala KEBENARAN berasal dari Tuhan. Seandainya Al-Quran menceritakan tentang Adam, Nuh, Musa, atau Isa Al-Masih sesuai dengan Taurat, Zabur dan Injil maka pasti mereka menerima hal ini. Misalnya, Isa Al-Masih lahir secara mujizat (tanpa laki-laki) dari Maryam, atau Ia tidak berdosa, atau Ia membuat mujizat, atau Ia menghidupkan orang mati. Hal-hal semacam ini pasti mereka terima dengan baik.

Pada dasarnya bila isi Al-Quran sesuai dengan isi Alkitab yang dipercayai oleh orang Kristen, pasti hal ini diterimanya. Tetapi bila ada bagian yang bertentangan, umpamanya Al-Quran menulis bahwa Isa Al-Masih tidak mati disalib, pasti mereka menolaknya -- karena bukan saja Injil tetapi juga penulis sejarah yang bukan orang Kristenpun menyebutkan hal tersebut sebagai fakta.

 

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

Add comment

PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR

Bagi Pembaca yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:

1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
2. Komentar hanya diperbolehkan menjawab salah satu dari 3 pertanyaan fokus yang dimuat di bagian akhir artikel. Kecuali beberapa artikel yang tidak memuat 3 pertanyaan fokus.
3. Sebelum menuliskan jawaban, copy-lah pertanyaan yang ingin dijawab terlebih dahulu.
4. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
5. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.
6. Satu orang komentator hanya berhak menuliskan komentar pada satu kolom. Tidak lebih!

Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan mengirim email ke: [email protected]

Kiranya petunjuk-petunjuk di atas dapat kita perhatikan.

Wassalam,
Staf, Isa dan Islam

Security code
Refresh

Comments  

# Gurobah amin 2011-03-01 16:18
*
Fakta berbicara, sebaliknya orang-orang Kristen yang mempercayai Al-Quran dan mereka akhirnya masuk Islam justru mereka tidak mempercayai Bible.
# Staff Isa dan Islam 2011-03-03 16:47
~
Saudara Gurobah Amin, tidak ada satu pun orang Kristen sejati yang mempercayai bagian Al-Quran yang tidak sesuai dengan Wahyu yang Allah berikan melalui Taurat, Zabur, Kitab Nabi-Nabi, dan Injil.

Kami mengajak Saudara untuk boleh turut bersama-sama dengan kami mempelajari keutuhan keseluruhan Wahyu Allah, dan bukan hanya bersikukuh pada satu kitab saja.

Alangkah baiknya jika setelah dipelajari, baru Saudara tolak. Daripada Saudara mati-matian menolak, padahal Saudara sama sekali belum mengenalnya. Manatahu Saudara akan mendapatkan berkah Allah dari kitab-kitab tersebut?
~
CA
# ilmatar 2012-01-04 19:25
*
Situs ini seakan-akan mengajak orang Islam masuk Kristen.

"Tunjukilah kami jalan yang lurus ... " (Al Fatihah 6)

Sabda Isa kepadanya, "Akulah jalan ... " (Injil, Rasul Yahya 14:6)

Apakah hubungan kedua ayat tersebut?.
# Staff Isa dan Islam 2012-01-06 14:56
~
Saudara Ilmatar,

Tujuan situs ini adalah memberitakan pribadi Isa Al-Masih yang sebenarnya, sesuai dengan kesaksian Taurat, Injil, Kitab Para Nabi, dan Al-Quran. Bukan untuk mengajak orang berbondong-bond ong memeluk agama Kristen.

Tidak akan ada gunanya orang memeluk agama Kristen bila dia tidak percaya dan menerima Isa Al-Masih sebagai satu-satunya juruselamat. Sebab hanya Isa Al-Masih yang dapat menjamin keselamatan. Bukan agama!

Situs ini juga mencoba untuk memberikan jawaban atas pertanyaan yang selama ini selalu ditanyakan oleh umat Muslim. "Tunjukilah kami jalan yang lurus ..." (Qs 1:6).

"Isa bersabda: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku." (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6).

Isa Al-Masih adalah sang "Jalan". Melalui Dia orang dapat belajar mengenai "Kebenaran" tentang Allah dan menemukan "Hidup" bersama Allah.
~
SO
# Herlambang Perkasa 2012-02-07 11:54
*
Salam,

Saya sangat simpati dengan web ini. Wajar, santun dan lebih banyak memberi penjelasan, serta cool.

Dalam kesempatan ini saya ingin tanya, apakah mungkin Firman dari Tuhan Yang Maha Suci diwahyukan kepada orang yang tidak suci? (Pertanyaan berdasarkan norma umum, tidak tendensius dan menjurus ke salah satu pihak).

Terimakasih.
# Staff Isa dan Islam 2012-02-09 16:31
~
Saudara Herlambang Perkasa,

Kami mengucapkan terimakasih atas apresiasi yang telah saudara berikan atas situs kami. Kerinduan kami adalah menyajikan situs yang dilandasi oleh kasih, sehingga situs kami menjadi berkat bagi siapa saja yang membacanya.

Menjawab pertanyaan saudara, hal itu mungkin saja. Sebab, adakah manusia di dunia ini yang suci? Tentu tidak ada bukan? Sebab semua manusia mempunyai sifat pendosa. Itulah sebabnya manusia membutuhkan belas kasih dari Allah, agar dapat terhindar dari hukuman kekal, yaitu neraka.

Namun Al-Quran dan Injil mengatakan ada satu Pribadi yang pernah datang ke dunia disebut suci. Dia adalah Isa Al-Masih/Yesus Kristus. “Ia (Jibril) berkata: "Sesungguhnya aku ini hanyalah seorang utusan Tuhanmu, untuk memberimu seorang anak laki-laki yang suci" (Qs 19:19).

Isa Al-Masih disebut suci, karena Dia adalah Kalimat Allah yang datang ke dunia dalam rupa Isa Al-Masih. Dia datang untuk membawa keselamatan bagi setiap orang yang mau menerima-Nya.
~
SO
# jack 2012-03-16 11:46
*
Sadarlah anda manusia biasa yang punya batasan akal dalam menafsirkan sesuatu. Al-Quran dan Injil adalah firman Allah, tidak ada yang rendah dan tidak ada yang berbeda, semua terjaga. Hanya manusialah yang membuatnya berbeda dengan tafsiran dari akalnya yang terbatas.

Kelak Isa akan turun untuk menghakimi semua, kita tunggu saja. Dan jangan sekali-sekali merendahkan kitab Allah
# Staff Isa dan Islam 2012-03-17 17:08
~
Saudara Jack,

Terimakasih atas komentar saudara. Namun, sungguh sulit rasanya mengimani bahwa Al-Quran dan Injil adalah firman Allah. Sebab 'firman' yang terdapat dalam dua kitab suci tersebut sungguh banyak terdapat beberapa perbedaan, bahkan cenderung bertolak-belaka ng.

Bila memang keduanya firman Allah, tentu keduanya tidak akan bertolak-belaka ng. Sebab tidak mungkin Allah memberi dua ajaran yang berbeda bagi umat-Nya. Atau, mungkinkah Allah yang berbicara dalam Injil bukan Allah yang sama, yang berbicara dalam Al-Quran.

Saudara betul, Isa Al-Masih akan datang untuk kedua kalinya. Dia akan menghakimi semua orang. Dan sebagai Hakim, tentu yang mendapat 'materai' keselamatan adalah mereka yang mengikuti ajaran-Nya.
~
SO
# Erik 2012-03-20 22:50
*
Tentu saja Isa itu suci, karena saat itu Isa baru dilahirkan. Jibril mengatakan suci karena ingin meyakinkan Maryam bahwa Isa dilahirkan memang dalam keadaan suci meski lahir tanpa ayah.

Menurut saya, semua manusia yang baru lahir itu suci, karena saat ia dilahirkan, bayi tersebut lemah, tidak tahu apa-apa, tidak berdosa dan juga tidak berpahala. Meski ia lahir tanpa ayah, akibat hubungan gelap atau semacamnya, bayi tersebut tetaplah suci, karena ia tidak tahu apa-apa.
# Staff Isa dan Islam 2012-03-26 17:19
~
“Sebab juga Kristus [Al-Masih] telah mati sekali untuk segala dosa kita, Ia yang benar untuk orang-orang yang tidak benar, supaya Ia membawa kita kepada Allah” (Injil, Sura 1 Petrus 3:18).

Ketidak-berdosaan Isa Al-Masih menyebabkan Dia sanggup menebus kita dari dosa. Jadi, yang sebenarnya terjadi tatkala Isa Al-Masih mati di kayu salib itu ialah, Ia membayar tunai harga penebusan kita dengan darah-Nya sendiri!

Kematian-Nya untuk menebus kita. Dengan mengorbankan diri-Nya sendiri, Isa Al-Masih “membeli kembali” kita, “membebaskan” kita, dan “menyelamatkan” kita (dari dosa dan neraka).

Allah adalah Hakim. Hukuman telah dijalankan sehingga keadilan ditegakkan dan kasihpun nyata. Anugerah keselamatan yaitu bebas dari hukuman neraka, dan dapat masuk ke sorga diberikan kepada yang percaya kepada Isa Al-Masih.
~
DA
# lala 2012-06-10 17:03
*
Sebagai Muslim cukuplah Al-Quran sebagai petunjuk. Kitab-kitab sebelumnya memang diimani akan tetapi sudah berakhir masanya.
# Staff Isa dan Islam 2012-06-11 20:15
~
Saudara Lala,

Sepertinya masih ada satu ayat dalam kitab suci saudara yang belum saudara baca. Yaitu, Qs 5:46 “Dan Kami iringkan jejak mereka (nabi-nabi Bani Israel) dengan Isa putra Maryam, membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu: Taurat. Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa”

Menurut ayat di atas, dalam Injil justru terdapat petunjuk dan cahaya yang dapat memberi penerangan bagi seseorang.

Dan perlu saudarak ketahui, Injil adalah firman Allah. Dan firman Allah tidak ada masa kadaluarsa/bera khirnya. “Rumput menjadi kering, bunga menjadi layu, tetapi firman Allah kita tetap untuk selama-lamanya" (Kitab Nabi Besar Yesaya 40:8).
~
SO
# Jesus My Lord 2012-07-12 03:35
*
Quoting lala:
*
Sebagai Muslim cukuplah Al-Quran sebagai petunjuk. Kitab-kitab sebelumnya memang diimani akan tetapi sudah berakhir masanya.

Memang ada ya di atas bungkus Injil tertera masa kadaluarsanya? Kalau Al-Quran kapan kadaluarsanya?
# petualang 2012-07-20 01:59
*
Begitupun sebaliknya. Jika apa yang tertulis dalam Alkitab sesuai dengan Kitab Allah terakhir yaitu Al-Quran, pasti orang Islam akan terima. Jika tidak akan mereka tolak.
# Staff Isa dan Islam 2012-07-20 12:21
~
Saudara Petualang,

Alkitab ada lebih dulu dari Al-Quran. Katakanlah kami setuju bahwa Alkitab dan Al-Quran adalah sama-sama kitab suci dari Allah.

Nah, menurut saudara manakah yang seharusnya menyesuaikan diri, apakah Al-Quran menyesuaikan diri dengan isi Alkitab, atau sebaliknya justru Alkitab menyesuaikan diri dengan Al-Quran?

Bila Al-Quran menyesuaikan diri dengan isi Alkitab, itu wajar. Sebab Alkitab lebih dulu ada dari Al-Quran. Tapi bila isi Al-Quran banyak yang tidak sesuai dengan isi Alkitab, manakah yang perlu dipertanyakan? Apakah Alkitab harus dirubah isinya agar sesuai dengan isi Al-Quran?

Saudara Petualang, bila saudara membaca Kitab Taurat, Zabur, Kitab Nabi-Nabi, dan Kitab Injil, saudara akan melihat bahwa isi dari kitab-kitab tersebut saling berkesinambungan.

Bila timbul lagi satu kitab baru yang diyakini sebagai kitab terakhir tetapi isinya bertolak-belaka ng dengan kitab-kitab sebelumnya, wajar untuk dipertanyakan, benarkah Allah yang terlah berwahyu dalam kitab tersebut?
~
SO
# andy 2012-07-22 04:24
*
Salam damai,

Saya tertarik dengan web site ini, cukup relevan.

1. Hanya saja ada baiknya bila yang dikemukakan tentang masalah yang timbul saat ini (teraktual) di kehidupan kita. Tanpa memojokkan salah satu pihak, dan mengajak ke pihak yang lain.

2. Bila anda katakan, mana mungkin Tuhan menurunkan 2 ajaran yg saling bertolak belakang?
Itu mungkin, hanya saja dengan jalan yang berbeda. Tujuan terminal: 1 memilih naik bus, yang 1 naik taksi. Sama-sama sampai tujuan hanya saja beda kendaraan. Terimakasih.
# Staff Isa dan Islam 2012-07-23 15:51
~
Saudara Andy,

1. Terimakasih atas saran saudara. Walau artikel di situs ini juga kadang menyajikan seputar masalah yang timbul dalam kehidupan sehari-hari, memang tidak sebanyak artikel-artikel tentang pengajaran-pengajaran.

Tentu setiap situs mempunyai misi yang berbeda-beda, dan menyajikan masalah yang teraktual bukanlah salah satu tujuan kami. Mungkin saudara dapat berkunjung pada situs www.buktidansaksi.com. Setahu kami artikel-artikel di situs ini cukup up to date.

2. Untuk point nomor 2, sepertinya kita mempunyai pandangan yang berbeda. Untuk itu kami ingin mengajukan satu pertanyaan. Bila menurut saudara adalah mungkin Allah menurunkan dua ajaran yang bertolak-belaka ng, bagaimana pendapat saudara tentang ajaran monogami dan poligami. Juga ajaran yang mengharamkan perceraian dan menghalalkan perceraian.

Apakah menurut saudara ada kemungkinan Allah tidak konsisten dalam memberi satu ketetapan hukum yang harus diikuti umat-Nya?
~
SO
# Santo 2012-08-16 15:07
*
Assalamualaikum,

Saya tertarik untuk berkomentar karena melihat komentar Qs 5:46 “Dan Kami iringkan jejak mereka (nabi-nabi Bani Israel) dengan Isa putra Maryam, membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu: Taurat. Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa”

Kenapa saya tertarik? Karena ada sebuah ramalan di Injil yaitu "Seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka, seperti engkau ini; Aku akan menaruh firman-Ku dalam mulutnya, dan ia akan mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkan kepadanya" (Taurat, Kitab Ulangan 18:18).

Allah berkata pada Musa: "Seperti engkau ini". Apakah Musa seperti Yesus? Bukankah Yesus hanya membenarkan. Maka bisa dikatakan Yesus hanyalah penjelas Musa, alias tidak bisa "Menaruh firman-Ku dalam mulutnya.
# Staff Isa dan Islam 2012-08-17 13:47
~
Saudara Santo,

Hal pertama perlu saudara ketahui, kita tidak dapat mengkomper isi Qs 5:46 dengan isi Kitab Ulangan 18:18. Karena Al-Quran bukanlah lanjutan atau penjelasan dari Taurat. Al-Quran dan Taurat tidak saling berkesinambungan.

Bila memang saudara ingin mengetahui siapa sebenarnya yang dinubuatkan dalam ayat Kitab Ulangan 18:18, silakan saudara membaca penjelasan kami pada artikel di link ini: http://tinyurl.com/6ve4ngk.
~
SO
# V3ranika 2012-11-07 23:46
*
Jika benar Yesus adalah Juruselamat, berati Yesus bisa menjamin kita masuk surga. Tapi apa kuncinya surga?
# Staff Isa dan Islam 2012-11-14 10:46
~
Saudara Ranika,

Isa Al-Masih atau Tuhan Yesus memberikan jaminan keselamatan ke surga karena Dia adalah jalan keselamatan itu sendiri, hal ini dikatakan oleh Isa Al-Masih sendiri. “Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa [Allah], kalau tidak melalui Aku” (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6).

Kunci sorga ada pada pemilik sorga. Isa Al-Masih berkata bahwa Dia-lah jalan satu-satunya yang dapat membawa manusia mengenal Allah. Dengan kata lain tidak mungkin pintu sorga terbuka tanpa Isa Al-Masih. Hal ini senada dengan Qs 3:45 yang mengatakan Isa Al-Masih terkemuka di dunia dan akhirat.

Jika saudara ingin mengetahui kunci sorga, carilah pada jalan dan yang terkemuka di dunia maupun akhirat itu.
~
NN
# Lambert 2012-11-13 04:46
*
Sdi. V3ranika,

Tentu benar sekali, sebab Dialah awal dan akhir. Pasti kita semua akan masuk surga, asal kita percaya kepada-Nya. Seperti ayat: "Yesus menjawab, "Akulah jalan untuk mengenal Allah dan mendapat hidup. Tidak seorang pun dapat datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku" (Injil, Rasul Yohanes 14:6) Pengertian Bapa Adalah Alla.

Dari ayat di atas pun sudah menjadi kunci, apabila ada ingin masuk surga dan ditambah ayat Al-Quran berkata, “Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa” (Qs 5:46).

Diajarkan manusia bertakwa melalui petunjuk dan cahaya dari Injil. Saya tidak menyarankan anda untuk masuk Kristen, tapi membaca kitab Injil dan menghayati makna yang terkandung di dalamnya maka itulah kunci surga.

Terimakasih.
# laskarkristus 2012-12-16 02:37
*
600 tahun setelah Yesus Kristus wafat, maka Muhammad lahir. Dengan kata lain, Alkitab sudah ada 600 tahun sebelum Muhammad. Maka secara logika:

1. Bukan tidak mungkin Muhammad meniru Alkitab.

2. Bukan tidak mungkin Muhammad mengeditnya menjadi Al-Quran dengan mengarang cerita bahwa Al-Quran diturunkan dari surga.

3. Dari mana Muhammad tahu cerita tokoh Musa, Ibrahim dan lain-lain kalau tidak meniru dari Alkitab yang jelas lebih dulu ada.

4. Pada usia 40 tahun Muhammad dan istrinya Kadijah pergi ke rumah pamannya Waraqah bin Naufal, seorang yang banyak mengetahui isi kitab Taurat dan Injil.

Oleh karena itu, saya tidak percaya dengan Al-Quran.
# ionblue 2013-02-11 15:52
*
Jika memang Al-Quran itu hasil karyanya sendiri (Muhammad, bahkan Muhammad tidak bisa baca tulis), maka orang lain dapat menandinginya. Cobalah mereka mengarang sebuah ungkapan seperti itu. Kalau sampai mereka tidak sanggup dan boleh dikatakan mereka pasti tidak mampu, maka sewajarnyalah mereka (orang-orang yang berfikir) menerima Al-Quran sebagai bukti yang kuat tentang mukjizat.
# Staff Isa dan Islam 2013-02-14 14:28
~
Saudara Ionblue,

Kami tidak mengatakan bahwa Al-Quran hasil karya Muhammad. Yang diragukan oleh orang-orang non-Muslim atas Al-Quran adalah: Apakah benar Allah yang memberikan wahyunya kepada Muhammad, adalah Allah yang sama yang memberikan wahyunya kepada Nabi Musa.

Mengapa kami mengatakan demikian? Karena bila saudara membandingkan antara ajaran Al-Quran dan juga Alkitab, saudara akan banyak menemukan ajaran-ajaran yang bukan saja berbeda. Tetapi juga bertolak-belakang.

Nah, secara logika, mungkinkah Allah akan memberi dua pernyataan yang berbeda?

Perhatikanlah ayat ini, “Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu” (Injil, Rasul Besar Matius 24:35).
~
SO
# Alex 2013-02-14 01:51
*
Sudah diterangkan dalam Al-Quran Qs 3:31, "Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu." Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Jika kita mencintai Allah, harus mengikuti Nabi Muhammad.

Saya tetap menghormati Nabi Isa Al-Masih sebagai rasul Allah. “Aku tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang Engkau perintahkan kepadaku (mengatakan)nya yaitu: "Sembahlah Allah, Tuhanku dan Tuhanmu", dan adalah aku menjadi saksi terhadap mereka, selama aku berada di antara mereka. Maka setelah Engkau wafatkan (angkat) aku, Engkau-lah yang mengawasi mereka. Dan Engkau adalah Maha Menyaksikan atas segala sesuatu” Qs 5 :117.
# Staff Isa dan Islam 2013-03-07 14:21
~
Saudara Alex,

Pertama, Ali Imran 31 hanya memerintahkan mengikuti dan mencintai Allah. Tidak ada di sana kata-kata yang berbunyi “harus mengikuti Muhammad” Harap saudara tidak menambah-nambah i terjemahan dari kitab suci saudara.

Kedua: Mengapa orang yang mengikuti Allah harus mengikuti Muhammad? Apakah menurut saudara Allah dan Muhammad adalah sama/setara?

Ketiga: Siapakah yang berbicara dalam Qs 5:117? Dan apakah memang benar Al-Quran 100% firman Allah?
~
SO
# wahyoe 2013-02-17 14:14
*
Saya cuma ingin menanyakan satu hal kepada kalian semua, apakah anda percaya dengan nabi Muhammad?
# Staff Isa dan Islam 2013-03-07 14:21
~
Saudara Wahyoe,

Kami menghormati Muhammad sebagai orang yang mempunyai pengaruh cukup besar. Terutama dalam menyebarkan agamanya, yaitu Islam. Kami tahu, dia adalah tokoh yang sangat sentral dalam Islam, sehingga umat Muslim sangat menyanjung dia lebih dari segalanya.

Tetapi, sangat sulit bagi kami, khususnya pengikut Isa Al-Masih menerima dia sebagai nabi. Mengapa? Karena disamping ajaran-ajaran yang dibawanya banyak bertolak-belaka ng dengan ajaran para nabi sebelumnya, Allah juga tidak pernah menubuatkan kepada para nabi-Nya, bahwa Dia akan mengutus seorang nabi yang bernama Muhammad.

Lebih dari itu, dalam Kitab Suci Injil malah diberi peringatan, “Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat , sehingga sekiranya mungkin, mereka menyesatkan orang-orang pilihan juga” (Injil, Rasul Besar Matius 24:24).
~
SO
# faram 2013-03-03 20:35
*
1. Nabi Muhammad tidak bisa membaca dan menulis, jadi tidak mungkin dia meniru Alkitab

2. 2 & 3, Islam mengajarkan Al-Quran adalah penyempurna dari kitab-kitab sebelumnya termasuk Taurat, Zabur, dan Inji. jadi ajaran Musa, Daud, Ibrahim, dan Isa terkandum didalamnya. Bukan hasil dari menyontek Alkitab karena kita ketahui nabi Muhammad tidak bisa membaca

3. Warraqah bin naufal memang mengetahui banyak kitab taurat dan Injil tapi jangan lupa dia salah satu orang pertama yang masuk Islam dan pengikut setia Nabi Muhammad.

Jika Al-Quran meniru Alkitab, secara logika tidak mungkin ahli Injil seperti dia masuk Islam bukan? Tapi kenyataan berkata berbeda Warraqah menjadi muallaf yang cinta Islam.
# Staff Isa dan Islam 2013-03-07 14:22
~
Saudara Faram

Ketiga point di atas tidak dapat dijadikan tolong-ukur untuk menyatakan bahwa Al-Quran adalah kitab penyempurna dari kitab-kitab sebelumnya.

Perhatikanlah ayat ini: “Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa” (Qs 5:46)

Mungkinkah petunjuk Allah sudah tidak berlaku sehingga perlu disempurnakan lagi?

“Maka jika kamu (Muhammad) berada dalam keragu-raguan tentang apa yang Kami turunkan kepadamu, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang membaca kitab sebelum kamu...” (Qs 10:94)

Mengapa Muhammad diperintahkan bertanya kepada orang yang membaca kitab yang belum sempurna?
~
SO
# igran 2013-03-20 18:01
*
Al-Quran sebenarnya merevisi kitab-kitab sebelumnya dan penyempurnaan, dari kitab Zabur, Injil, dan Taurat. Sedangkan pada injil sudah tidak ada yang murni alias tercampur oleh tangan paganisme yaitu pengaruh bangsa romawi pada masanya.

Sedangkan yang asli telah ditemukan di Turki yang membuat Paus 16 ingin mengetahui isi dari Injil kuno tersebut. Setelah mengetahui ia mengundurkan diri dan sholat di masjid biru.

Inilah alasan para pemuka agama Kristen menghianati atau membongkar kebohongan Kristen dan memeluk Islam.

Masih banyak keganjilan dalam Islam yang bertolak ukur moral dan akal manusia.
# Staff Isa dan Islam 2013-03-26 23:48
~
Saudara Igran,

Umat Muslim saat ini percaya bahwa Al-Quran yang ada saat ini adalah juga yang sama dengan yang diterima Muhammad dan berarti sama seperti di sorga.

Banyak Muslim tidak percaya bahwa pernah di suatu masa tertentu Al-Quran beredar dengan berbagai versi. Dan faktanya bahwa memahami apa maksud kata-kata dalam Al-Quran tidaklah sepenting dibandingkan melafalkannya. Sungguh ganjil.

Telah terbukti bahwa pada saat kematian Muhammad tidak didapati kumpulan wahyu yang telah disusun rapi seperti Al-Quran sekarang ini. Dan tanpaklah telah terjadi suatu proses editorial.

Beberapa waktu setelah kematian Muhammad barulah wahyu-wahyu itu dikumpulkan oleh para pemimpin Muslim dari catatan yang ditulis di atas daun-daun, batu-batu, tulang belikat Onta dan lain-lain. Serta dari ingatan orang-orang. Hasil dari pengumpulan berbagai koleksi tampak saling berbeda.

Khalifah Usman memutuskan untuk memperbaiki situasi dan mengumpulkan para ulama untuk menciptakan teks standard resmi antara tahun 650-656 yang disebarkan secara luas dan disaat yang sama mengeluarkan perintah agar semua versi lainya dimusnahkan.
~
NN
# hakkuallah 2013-03-22 10:52
*
Staf, Isa dan Islam,

Saya menjelaskan kembali supaya anda benar-benar paham. Allah menurunkan Zabur, lalu diperbaiki lagi, turunlah Taurat, lalu diperbaiki lagi, turunlah Injil, dan diperbaikilah sehingga jadilah sempurna yaitu Al-Quran.

Semua dari Nabi Adam sampai Isa Al-Masih adalah sebagai nabi dan rasul, itupun belum berakhir. Maka Allah utus lagi sebagai nabi terakhir, sekaligus sebagai akhir zaman dan tidak ada utusan lagi yaitu Nabi Muhammad.

Anda (staff IDI) mengarang-ngara ng atau berdusta pada banyak orang, bahwa umat Islam tidak percaya kepada Taurat dan Injil. Coba anda baca teliti terjemahan Al-Quran, mereka menerima kebenaran Taurat dan Injil, tapi sayangnya, belum selesai dijelaskan, anda sudah memotong ayat Al-Quran.

Justru ahli kitab diajak dan mengimani Al-Quran, tapi nyatanya sebagian menerima dan sebagian lagi menolak. Begitu juga ahli kitab dari Taurat, harus mengimani Injil dan begitu juga selanjutnya.

Seandainya nabi Muhammad benar-benar utusan Allah, anda juga yang celaka.
# Staff Isa dan Islam 2013-03-27 00:07
~
Saudara Hakuallah,

Bukan Zabur yang terlebih dahulu ada. Dari kesahalan kecil ini saja sudah membuktikan keyakinan yang saudara tulis masih banyak kekeliruan.

Untuk urusan akhirat, saran kami, janganlah berandai-andai. Kebenaran itu mutlak absolut dan tidak abu-abu. Manusia dapat membuktikannya sebab Allah ingin manusia mengenal kebenaran akhirat. Allah tidak akan menyembunyikann ya apabila hati manusia mau mengetahui kebenaran.

Jika saudara masih berandai-andai maka bacalah Alkitab dan buktikan sendiri kebenarannya.
~
NN
# moer 2013-03-22 13:34
*
To: Hakkuallah,

Anda tidak perlu menjelaskan kepada kami, sedang anda sendiri tidak tahu. Zabur lalu Taurat? Darimana dalilnya? Apakah anda ingin menunjukan kalau Al-Quran buta sejarah? Dan setelah Al-Quran ada pula true furqan, apakah anda mau mengakuinya sebagai kitab yang menyempurnakan Al-Quran?

Apa anda pikir Allah itu berbahasa Arab? Konyol sekali anda! Alkitab bukan UUD yang harus dihapal supaya mendapat nilai bagus dalam ujian PPKN.

Bagi saya hukum yang utama adalah kasihilah Tuhan Allahmu dan kasihilah sesamamu manusia seperti yang Yesus ajarkan. Menolak Muhammad yang meskipun dia nabi, namun hanya manusia biasa, tidaklah melanggar perintah Allah.
# Staff Isa dan Islam 2013-03-25 21:47
~
Saudara Moer dan Hakkuallah,

Maaf komentar-koment ar saudara berdua kami hapus, karena menurut kami sudah terlalu jauh keluar dari topik yang sedang dibahas. Di sini kami memberi secara ringkas mengenai Taurat, Zabur, Injil, dan Al-Quran. Apakah benar-benar kitab-kitab tersebut saling menyempurnakan?

Saudara Hakkuallah, bila saudara membaca Alkitab (Taurat, Zabur, Kitab Nabi-nabi, dan Injil) maka saudara akan melihat ada cerita yang saling berkesinambunga n dan saling berhubungan satu sama lain. Sehingga pernyataan saudara yang mengatakan bahwa Taurat menyempurnakan Zabur dan seterusnya hingga Injil, jelas tidak beralasan.

Bagaimana dengan Al-Quran, benarkah dia kitab penyempurna? Saudara dapat membaca penjelasan kami tentang hal tersebut pada artikel ini: http://tinyurl.com/7dozslb.

Adanya orang-orang yang hafal ayat Al-Quran tidak dapat dijadikan satu tolok-ukur bahwa kitab tersebut benar-benar dari Allah. Andaikan Allah yang berfirman dalam Alkitab adalah Allah yang sama yang berfirman dalam Al-Quran, bukankah Allah akan memberi dua pernyataan yang berbeda bahkan bertolak-belakang?
~
SO
# kashmir 2013-03-28 19:33
*
Islam mengajarkan bahwa kita harus mengimani Zabur, Taurat, dan Injil tidak bertentangan dengan Al-Quran.

Hanya saja,kami berpendapat bahwa Injil sekarang yang kalian pegang bukan Injil. Hal ini telah dibuktikan oleh banyak ilmuan dari segala penjuru dunia. Mereka mengatakan bahwa Injil isinya tidak ilmiah, ada ayat-ayat yang bertentangan, dan yang menjadi masalahnya adalah, peneliti-peneli ti tersebut adalah orang Kristen sendiri. Mereka mempelajari Injil seperti membaca buku sehingga mereka bisa mengatakan demikian.

Nah mungkin saudara admin tidak mempelajari Injil seperti mereka mempelajari Injil. kalian mungkin hanya mempelajari ayat-ayat yang sesuai dengan pendapat kalian, atau di gereja kalian hanya diberi ayat-ayat oleh pendeta yang menguatkan pendapat kalian.
# Staff Isa dan Islam 2013-04-01 19:44
~
Saudara Kashmir,

Injil tidak pernah berubah, dulu, sekarang dan selamanya, sekalipun ada banyak pihak yang menolak Injil.

Pertama kali Injil dinyatakan salah yaitu oleh nabi saudara ketika umat Yahudi dan Nasrani tidak mengakui kenabian beliau. Beliau sendiri tidak dapat menunjukan mana yang asli dan mana yang tidak.

Lalu pertanyaanya mengapa ada rujukan Allah dalam kitab suci saudara supaya percaya kepada kitab Taurat dan Injil. Allah memerintahkan Nabi Muhammad mencari pertolongan dari mereka yang membaca Alkitab untuk menghilangkan segala macam keraguan (Yunus 10:94). Lagipula kitab saudara menyaksikan keaslian Alkitab (Al Ankabuut 29:46).

Jika Injil yang sekarang telah diubah, berarti Allah gagal dalam menjaga agar firman-Nya. Apakah Allah dapat gagal? Kuasa Allah lebih dari sanggup untuk menjaga agar firman-Nya tidak diubah oleh manusia, bukan?

Isa Al-Masih berkata: "Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi" (Injil, Rasul Besar Matius 5:18).
~
NN
# hakkuallah 2013-04-01 08:52
*
Staf Isa dan Islam,

Anda jangan berandai-andai, seolah-olah Alkitab anda adalah benar. Allah memberikan pernyataan kepada anda, biar anda mau berfikir Taurat, Zabur, dan Injil adalah kitab Allah. Tapi sayang tidak ada satupun isi Alkitab untuk menjamin keaslian langsung dari Allah.
# Staff Isa dan Islam 2013-04-02 08:57
~
Saudara Hakkuallah,

Kami tidak berandai-andai. Kami mengatakan hal yang sebenarnya. Menurut saudara, mungkinkah Allah akan memberi dua ajaran yang berbeda kepada umat-Nya? Atau, mungkinkah perkataan-perka taan Allah ada masa kadaluarsanya sehingga perlu direvisi?

Sekali lagi kami katakan, kami tidak berandai-andai. Inilah kenyataannya, bahwa ajaran Al-Quran dan Injil berbeda. Sehingga kami mengambil kesimpulan bahwa Allah yang berfirman dalam Al-Quran bukan Allah yang sama, yang menurunkan wahyu-Nya kepada nabi-nabi sebelum Muhammad!

Perhatikan ayat ini: "Rumput menjadi kering, bunga menjadi layu, tetapi firman Allah kita tetap untuk selama-lamanya" (Kitab Nabi Besar Yesaya 40:8)

Hal yang sama juga dikatakan oleh Isa Al-Masih, “Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu” (Injil, Rasul Besar Matius 24:35).

Sejak zaman Musa Allah telah mengatakan bahwa firman-Nya tidak akan pernah berubah. Dan Sang Kalimatullah, ketika datang ke dunia dalam wujud manusia, juga mengatakan hal yang sama. Menurut saudara, apakah Tuhan akan menarik kembali perkataan-Nya?
~
SO
# hakkuallah 2013-04-04 08:29
*
Staf Isa dan Islam,

Perkataan anda tidak masuk akal. Wahyu pandangan Islam dengan Kristen sangat berbeda. Al-Quran adalah wahyu Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad melalui malaikat Jibril dengan gaya bahasa Allah, tanpa mengurangi dan menambahkan perkataan Allah. Sementara yang menggunakan gaya Muhammad bukanlah Al-Quran, tetapi hadist. Jadi, Al-Quran adalah wahyu Allah.
# Staff Isa dan Islam 2013-04-04 21:56
~
Saudara Hakkuallah,

Perkataan kami yang manakah yang tidak masuk akal? Bukankah jawaban kami atas pertanyaan saudara di atas sangat cukup jelas?

Kami tidak menyangkal pendapat saudara yang mempercayai bahwa Al-Quran adalah wahyu yang diterima Muhammad dari Allah. Yang kami pertanyakan adalah: Apakah sama “Allah” yang memberi wahyu-Nya kepada Muhammad adalah Allah yang sama, yang memberi wahyu kepada nabi-nabi sebelum dia?

Bila saudara mengatakan sama, mengapa isi wahyunya bukan saja berbeda, tetapi bertentangan? Mungkinkah “tidak konsisten” adalah salah satu sifat Allah yang tidak kami ketahui!

Saudara Hakkuallah, ada satu cara untuk mengetahui apakah benar Alkitab sudah tidak asli atau tidak. Caranya: Silakan saudara membaca Alkitab, mulai dari kitab pertama hingga terakhir secara berurut. Ingat, sebelum membaca, berdoalah, minta Roh Allah memimpin dan memberi pengertian kepada saudara.

Bila saudara mau membaca Alkitab dengan kerendahan hati dan benar-benar mau mencari kebenaran, maka Allah akan memberi hidayah-Nya bagi saudara.

Ingatlah, “Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa” (Qs 5:46).
~
SO
# hakkuallah 2013-04-08 11:29
*
Staff Isa dan Islam,

Maaf kata, mungkin saja diri anda sendiri merasa benar. Saya beritahu supaya anda tidak menyimpang terlalu jauh. Allah berbicara, tapi anda sendiri memutuskan pembicaraan Allah. Coba secara lengkap: Qs 5:46-48, kalau untuk lebih lengkap lagi, dari ayat 41-50. Memahami Al-Quran tidak boleh setengah-setengah.

Makanya, apanya yang jelas? Semuanya tidak bisa membuktikan apa-apa? Coba, anda tunjukkan kitab asli yang berbahasa aslinya, kalau anda hanya tunjukkan ada di sana kitabnya, di Vatikan, seharusnya anda benar-benar mendalami bahasa tersebut, supaya tidak terjadi kesalahan.

Terjemahan Al-Quran saja masih ada kekurangan, apalagi yang kitab Injil yang tidak memiliki bahasa aslinya.
# Staff Isa dan Islam 2013-05-06 23:45
~
Saudara Hakkuallah,

Tidak ada satu manusiapun yang layak mengatakan dirinya paling benar, termasuk kami. Karena kebenaran hanya mutlak milik Allah saja. Kami hanya menyampaikan apa yang harus kami sampaikan berdasarkan kebenaran firman Allah.

Mengenai Injil/Alkitab, banyak umat Muslim yang keliru dan menyangka bahwa Alkitab tidak memiliki bahasa asli . Padahal Alkitab memiliki bahasa aslinya yaitu Ibrani [Hebrew] untuk Perjanjian Lama dan bahasa Yunani untuk Perjanjian Baru.

Dan semua umat Kristen dapat mempelajari Alkitab langsung dari bahasa aslinya, tidak harus pergi ke vatikan. Karena dapat ditemui dengan mudah dimana saja. Kami juga dapat menunjukan di mana saudara dapat menemukan Alkitab dalam bahasa aslinya jika saudara ingin mempelajarinya.
~
NN
# jean 2013-04-28 14:05
*
Bisa jelaskan mengapa ada yang disebut Perjanjian Baru dan Perjanjian Lama?
# Staff Isa dan Islam 2013-05-07 10:39
~
Saudara Jean,

Pada mulanya Allah memberikan satu perjanjian awal, Perjanjian Lama. Perjanjian Lama adalah bagian awal rencana Allah bagi manusia dan seluruh ciptaan-Nya.

Di dalamnya terdapat riwayat penciptaan semesta, kejatuhan Adam dan Hawa dalam dosa, dan kebobrokan manusia. Lalu Allah memilih Abraham, Ishak dan Yakub untuk mengemban suatu amanat Allah yaitu mempersiapkan kedatangan juruselamat manusia.

Melalui keturunan mereka, yaitu bangsa Israel, persiapan kedatangan juruselamat itu semakin jelas. Para nabi muncul pada zaman ini menubuatkan kedatangan juruselamat.

Maka saat juruselamat itu datang, Dia dikenal dengan gelar Mesias, Tuhan Yesus Kristus/Isa Al-Masih dimulailah era Perjanjian Baru.

Perjanjian Baru berisi puncak maha karya Allah atas ciptaan. Isa Al-Masih memperbaharui segalanya, dan terutama membebaskan manusia dari belenggu setan belenggu dosa dengan kematian dan kebangkitan-Nya . Sejak itu manusia beroleh jalan ampunan dan keselamatan di dunia dan akhirat.

Jalan yang Allah sediakan adalah percaya kepada Isa Al-Masih.

Barangsiapa percaya maka ia masuk dalam rahmat Allah, diselamatkan dari siksa neraka. Inilah zaman Perjanjian Baru.
~
NN
# DJajang 2013-05-22 13:19
*
Yang wajib dipercaya oleh umat Muslim adalah Zabur, Taurat dan Injil yang sebenarnya. Bukan yang sudah tercemar oleh kepentingan politik di suatu masa.

Dan intisari Injil, Zabur, dan Taurat yang sebenarnya telah dijaga Allah dalam Al-Quran.
# Staff Isa dan Islam 2013-05-27 18:40
~
Saudara Djajang, terimakasih untuk komentar saudara di atas. Ijinkan kami bertanya

1. Apakah saudara sudah pernah membaca Zabur, Taurat dan Injil. Sehingga saudara mengatakan bahwa Zabur, Taurat dan Injil ada dalam Al-Quran?

2. Bilamana Zabur, Taurat dan Injil dirubah? Apakah sebelum atau sesudah Muhammad mengaku menerima wahyunya?

Kiranya saudara tidak keberatan untuk memberi penjelasan untuk dua pertanyaan di atas.
~
SO
# sederhana 2013-06-01 11:55
*
Saya sungguh menyangsikan Al-Quran adalah firman Allah. Al-Quran adalah karangan manusia yang sekan-akan dari Allah. Tapi untuk menilainya lihat saja ajarannya:

1. Dalam Alkitab dikatakan hanya monogami dan melarang perceraian, tetapi Al-Quran sebaliknya.

2. Dalam Alkitab sejak Yesus Mesias datang, umat Nasrani dilarang membenci apalagi membunuh, Al-Quran sebaliknya.

3. Dalam surga umat Kristen tidak ada kawin-mengawin dan kesengan tapi damai sejahtera. Al-Quran justru sebaliknya malah ada kolam anggur dan sungai anggur.

4. Dalam Alkitab Yesus mati dikayu salib dan bangkit mengalahkan maut, tapi justru di Al-Quran bertolak-belaka ng dan juga paradoks dengan ayat lainnya dalam Al-Quran.

Maka saya simpulkan ini adalah karangan manusia, bagaimana menurut admin?
# Staff Isa dan Islam 2013-06-06 21:20
~
Saudara Sederhana,

Menurut kami setiap nabi yang datang, diutus Allah untuk memperbaharui kerohanian umat-Nya. Untuk membawa umat-Nya semakin dapat mengenal Dia. Bila kita melihat kebelakang, kepada zaman nabi-nabi, Allah tidak pernah memberi wahyu yang bertentangan.

Sejak kejatuhan manusia dalam dosa, Allah benar-benar tidak mentolerir dosa. Dan hal itu berlaku hingga saat ini. Demikian juga ketika Allah menciptakan perkawinan pertama. Allah hanya menciptakan satu wanita bagi Adam, yaitu Hawa. Dan sejak saat itu mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Dan hal itu berlaku hingga saat ini.

Bila dikemudian hari ada seseorang yang membawa satu kitab dan berkata kitab tersebut dari Allah. Sementara ketika diperlihatkan, isinya bertentangan dengan wahyu Allah sebelumnya, masikah kita mempercayinya?

Allah Maha Tahu! Sebelum Dia menyampaikan wahyu-Nya, Dia sudah tahu apa akibat yang akan terjadi bila wahyu tersebut sudah disampaikan-Nya . Sehingga, Allah tidak perlu mengirim revisi atau penyempurnaan dari wahyu yang sudah disampaikan.

Demikian kira-kira pandangan kami atas kesimpulan yang saudara berikan di atas.
~
SO
# mutiara hati 2013-06-01 23:58
*
Bagaimana dengan Muhammad? Bagaimana pandangan Taurat, Zabur dan Injil tentang Muhammad?
# Staff Isa dan Islam 2013-06-06 21:21
~
Saudara Mutiara Hati,

Sayang sekali Taurat Zabur dan Injil tidak pernah memberi pandangan tentang Muhammad. Jadi maaf, kami tidak bisa menjawab pertanyaan saudara di atas.

Hanya satu hal yang tertulis dalam Kitab Suci Injil tentang nabi-nabi yang akan datang setelah kenaikan Isa Al-Masih ke sorga. Isa Al-Masih berpesan, "Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas” (Injil, Rasul Besar Matius 7:15).
~
SO
# Usamah bin Zaid 2013-06-19 14:44
*
Ya. Al-Quran mengatakan bahwa Isa anak Maryam lahir tanpa ayah, Isa tidak berdosa, dan Isa mampu menghidupkan orang mati dengan seizin Allah (kalau bukan izin Allah tentunya Isa tidak mampu).

Adapun tentang penyaliban Isa di dalam Al-Quran adalah sesuatu yang diyakini oleh Muslimin di seluruh dunia. Sedangkan dalam Kristen, ada yang mengatakan Isa disalib, tetapi ada juga yang mengatakan Isa tidak disalib. Ada yang mengatakan Isa itu Tuhan, tetapi ada juga yang mengatakan Isa itu utusan.

Jadi, Kristen masih bingung tentang penyaliban itu, sementara dalam Islam, tidak ada kebingungan tentang bohongnya isi penyaliban itu.
# Staff Isa dan Islam 2013-06-21 21:25
~
Saudara Usamah,

Justru menurut kami umat Muslim lah yang bingung tentang penyaliban yang terjadi terhadap Yesus.

Perhatikan ayat Al-Quran berikut ini: "Sesungguhnya Kami telah membunuh Al Masih, ’Isa putera Maryam, Rasul Allah", padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan ’Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) ’Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah ’Isa” (Qs 4:157).

Dikatakan, kami telah membunuh Isa. Dikatakan lagi, mereka tidak membunuhnya dan tidak menyalibnya. Bahkan mereka berselisih paham tentang siapa yang dibunuh, dan akhirnya mereka hanya mengkuti persangkaan mereka belaka.

Bukankah ayat ini membingungkan?

Umat Kristen dengan jelas mengimani Yesus mati disalib. Tidak ada orang yang Kristen yang menyangkal hal tersebut!
~
SO
# Lord Jesus 2013-08-13 05:15
*
Saya baca ada yang posting seperti ini: “Yang dipercaya umat Islam adalah Zabur, Taurat dan Injil yang sebenarnya.”

Pertanyaan saya: Bisakah umat Islam menunjukkan kitab yang kalian sebut yang sebenarnya itu?
# alfa 2013-08-17 02:04
*
Maaf saudara staf mau tanya, apakah Yesus lahir di Yunani? Dan bahasa yang digunakan adalah bahasa Yunani juga?
# Staff Isa dan Islam 2013-08-18 20:52
~
Saudara Alfa,

Yesus lahir di Betlehem, Yerusalem. “Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman raja Herodes, datanglah orang-orang majus dari Timur ke Yerusalem” (Injil, Rasul Besar Matius 2:1).

Bahasa yang digunakan adalah: Bahasa Ibrani, Aramaik, dan Yunani Koin. Ketiga bahasa ini adalah bahasa yang dipakai oleh bangsa Yahudi.
~
SO
# Cumamautau 2013-08-19 02:15
*
1. Mana pengakuan Yesus di dalam Alkitab bahwa dia beragama Kristen?
2. Mana ajaran Yesus ketika berumur 13 sampai 29 tahun?
3. Pernahkah Yesus Mengatakan: “Akulah Allah Tuhanmu, maka sembahlah Aku saja”
4.Pernahkah Yesus Mengatakan: “Akulah yang mewahyukan Alkitab, Aku pula yang menjaganya”
5. Mana perintah Yesus atau Tuhan untuk beribadah pada hari Minggu?
6. Mana dalilnya dalam Alkitab Yesus 100% Tuhan & 100% manusia?
7. Mana dalilnya asal percaya kepada Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat dijamin “pasti masuk surga?
8. Mana foto asli wajah Yesus dan siapa pemotretnya?
9. Mana dalilnya Yesus lahir pada tanggal 25 Desember dan perintah merayakannya?

Maaf saya orang yang ingin tahu kebenaran kehidupan, saya tidak berada di pihak siapapun, saya ingin mengetahui kebenaran saja tentang kehidupan, mohon maaf bila membingungkan.
# Staff Isa dan Islam 2013-10-02 20:20
~
Saudara Cumamautau,

Terimakasih untuk pertanyaan saudara di atas. Pertanyaan yang saudara ajukan sangat banyak sekali. Dan tidak mungkin kami menjelaskan satu per satu di sini karena keterbatasan tempat.

Tapi saudara tidak perlu khawatir, semua pertanyaan saudara di atas adalah topik yang sudah sering dibahas di situs ini. Saran kami, bila memang saudara ingin mengetahui kebenaran dari pertanyaan saudara di atas, silakan membaca artikel-artikel yang berhubungan dengan pertanyaan tersebut di situs ini. Semua pertanyaan saudara sudah kami jelaskan di sana.

Demikian, kiranya saudara maklum adanya.
~
SO
# Jarwo 2013-08-20 22:07
*
Untuk Cumamautau,

Pertanyaan saudara sudah sering dijawab oleh admin, tapi anda masih tanya juga. Pertanyaan anda seharusnya yang bermutu sehingga admin tidak perlu mengulang-ulang lagi. Saya kasih contoh pertanyaan yang bermutu:

1. Kenapa Alexander Agung dalam (al kahfi 18:83-100) dilantik sebagai nabi. Padahal Alexander menurut sejarah hobinya mabuk-mabukan, main perempuan dan penyembah pagan. Tapi mengapa bisa dilantik sebagai nabi? Apa tidak ada org lain?

2. Muslim menganggap Al-Quran sebagai karya sastra, padahal sebelum Al-Quran masih banyak karya-karya sastra yang lebih bagus dari Al-Quran. Seperti karya Rig-veda (India) ditulis dalam bahasa Sansekerta thn 1000-1500 sm. Kemudian karya Imraul Qais yang menulis puisi indah Muallaqat di Ka'bah yang merupakan puisi Arab Purba Pra-Islam dan syair itu disisipkan oleh Muhammad di Al-Quran (Qs 54:1, 29, 31 dan 46).
# ekal wahyudin 2013-09-19 00:11
*
Salam keselamatan bagi anda semua,

Disini saya ingin bertanya kepada penulis dan teman-teman yang sedang berdebat disini.

1. Jika Isa Al-Masih adalah juruselamat, mengapa ia tidak dapat menyelamatkan dirinya sendri saat disalib? Justru dia berkata, Tuhanku Tuhanku mengapa Engkau tinggalkan aku.
2. Jika Isa Al-Masih di salib sebagai pengampun dosa bagi umatnya (Kristen) maka siapakah yang mengampuni? berarti yang mengampuni itu adalah Tuhan dan bukan Isa karena Isa adalah sebagai objek dan mana mungkin Tuhan menyiksa dirinya sendiri?
3. Siapakah yang disembah umat Kristen? Isa Al-Masih a.s, atau Allah, atau Ruh kudus? Jika Yesus yang disembah, maka siapakah Allah yang disebut dan disembah Yesus? dan jika ketiganya yang disembah, berarti telah menyekutukan Tuhan, karena Tuhan adalah Esa.

Sekian tiga dari sejuta pertanyaan saya semoga bermanfaat. Awal dari Agama adalah Mengenal Allah

Salam keselamatan bagi kita semua.
# Staff Isa dan Islam 2013-10-02 21:57
~
Saudara Ekal Wahyudin,

Mohon maaf kami tidak menjawab pertanyaan saudara karena tidak cocok dengan topik artikel di atas. Saudara bisa mengalamatkan pertanyaan saudara itu ke http://tinyurl.com/7lj3dw7
~
NN
# Staff Isa dan Islam 2013-10-02 20:21
~
Saudara Alzildjiano,

Terimakasih untuk dua pertanyaan saudara di atas. Maaf karena pertanyaan saudara tidak berhubungan dengan topik artikel di atas, jadi kami terpaksa untuk menghapusnya. Saran kami, silakan saudara mengajukan pertanyaan sesuai dengan topik artikel yang sedang dibahas.

Artikel di atas sedang membahas bagaimana pandangan orang Kristen tentang Al-Quran. Dimana menurut orang Kristen Al-Quran bukanlah kitab penyempurna dari Allah, karena ajaran Al-Quran banyak yang bertentangan dengan wahyu Allah sebelumnya.

Bagaimana pandangan Sdr. Alzildjiano akan hal ini?
~
SO
# finka 2013-10-23 12:55
*
Saya Muslim, ingin sedikit memberi komentar. Tentunya anda sebagai pihak yang " berkeyakinan" non-Muslim sah-sah saja punya pendapat demikian. Saya sama sekali tidak keberatan, kebenaran suatu agama tidak akan dipengaruhi oleh pendapat manusia.

Anda menganggap benar Al-Quran hanya beberapa ayat yang sesuai dengan keyakinan anda saja. Silahkan. Salam sejahtera untuk semua.
# Staff Isa dan Islam 2013-10-26 21:42
~
Saudara Finka,

Terimakasih untuk komentar saudara di atas. Kami sangat menghargai sikap toleransi saudara. Seandainya semua Muslim mempunyai pandangan seperti saudara, maka di negara ini akan tercipta kerukunan beragama.

Tentu sunggu indah bukan bila umat beragama dapat hidup berdampingan dengan tenteram dan damai.
~
SO
# Mr Bonggal 2013-10-24 20:01
*
Menurut artikel di atas saya sependapat. Terimakasih dan Tuhan memberkati Admin.
# addy 2013-11-08 10:11
~
Marilah kita kembali ke ayat berikut saudara-saudaraku:

Injil Markus 12:29, "Jawab Yesus: "Hukum yang terutama ialah : Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu Esa".

Qs 4:171 ".....Dan janganlah kamu mengatakan (Tuhan itu) tiga, berhentilah (dari ucapan itu). (itu) lebih baik bagimu. Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa".

Kembali kepada keyakinan kita. Marilah kita mencari kebenaran itu, sesungguhnya kebenaran itu ada di depan mata kita.
# Staff Isa dan Islam 2013-11-25 12:14
~
Saudara Addy,

Kami setuju dengan kutipan ayat yang saudara berikan. Jelas hanya Tuhan Sang Pencipta alam semesta yang layak menerima penyembahan kita. Sebagaimana saudara yakin Allah itu esa, demikian juga kami mengimani Tuhan hanya satu. Bukan dua, tiga atau lebih.

Alkitab dan Kekristenan tidak pernah memberi pengajaran sesat yang menyatakan bahwa Allah itu lebih dari satu. Jujur, kami sendiri heran mengapa orang Islam menuduh bahwa Tuhan orang Kristen lebih dari satu.

Andai saja orang Islam mau secara terbuka mempelajari Alkitab dan Kekristenan, tentu mereka tidak akan memberi tuduhan yang tidak mendasar. Semoga Sdr. Addy tidak mempunyai pemikiran yang sama seperti yang umumnya dituduhkan umat Muslim.
~
Saodah
# Putra 2013-11-28 20:28
~
- Dalam Al-Quran banyak sekali ketidak-konsist ensi ayat. Misalnya ayat 1 berisikan larangan berbuat A, namun dalam ayat 2 berisikan kewajiban untuk berbuat A

- Kedatangan Al-Quran yang hanya diterimakan oleh Muhammad (tanpa ada satupun saksi) melalui perantaraan malaikat Gabriel (menurut pengakuan Muhammad), mengapa harus melalui perantara?

- Semenjak manusia jatuh kedalam dosa (Adam dan Hawa) manusia menjadi tahu mana baik mana buruk. Dan dalam Al-Quran pun terdapat banyak godaan yang memperbolehkan berbuat buruk dengan pengecualian. Misal: Ayat berpoligami yang memperbolehkan manusia berpoligami apabila dapat berlaku adil. Namun pada kenyataannya jaman sekarang banyak terjadi poligami - cerai, dan hati nurani kitapun sebenarnya mengetahui bahwa poligami - cerai adalah sesuatu yang buruk

- Segala yang tertulis dalam Al-Quran tidak saling terhubung dengan kitab-kitab sebelumnya. Sehingga terkesan Al-Quran merupakan kitab yang berdiri sendiri tanpa ada nubuat dari kitab sebelumnya.
# fauzi 2013-12-03 12:10
~
Kitab (Al-Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa, (yaitu ) mereka yang beriman kepada yang ghaib, yang mendirikan shalat, dan menafkahkan sebahagian rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka. dan mereka yang beriman kepada Kitab (Al Quran) yang telah diturunkan kepadamu dan Kitab-kitab yang telah diturunkan sebelummu, serta mereka yakin akan adanya (kehidupan) akhirat. Mereka itulah yang tetap mendapat petunjuk dari Tuhan mereka, dan merekalah orang-orang yang beruntung (Qs 2:2-5)

Sesungguhnya orang-orang kafir, sama saja bagi mereka, kamu beri peringatan atau tidak kamu beri peringatan, mereka tidak juga akan beriman. Allah telah mengunci-mati hati dan pendengaran mereka, dan penglihatan mereka ditutup. Dan bagi mereka siksa yang amat berat.
# Staff Isa dan Islam 2013-12-10 11:45
~
Saudara Fauzi,

Coba saudara baca baik-baik dan renungkan isi ayat yang saudara kutip di atas. Menurut saudara, apakah benar ayat tersebut wahyu dari Tuhan yang Mahakasih dan Pencipta alam semesta?

Bagaimana mungkin Tuhan yang katanya ar-Rahman dan ar-Rahim (Maha Pemurah dan Maha Penyayang) tega menyesatkan manusia ciptaan-Nya sendiri dan mengunci-mati hati mereka? Pantaskah Allah yang demikian layak untuk disembah?

Sdr. Fauzi, kami ingin memperkenalkan Sesembahan kami pada saudara. Dia adalah Tuhan yang bukan hanya mengasihi orang-orang yang sudah percaya kepada-Nya, tetapi juga orang-orang yang menolak Dia seperti Sdr. Fauzi. Dia Tuhan yang selalu mengetuk hati setiap orang, agar hati itu dapat melihat dan mendengar panggilan-Nya.

Dia juga bukan Allah yang membedakan umat-Nya dengan sebutan kafir. Bahkan orang yang paling berdosa sekalipun, tidak akan disebut kafir. Dia adalah Tuhan yang selalu memberi dan memberi kesempatan bagi setiap orang untuk bertobat.

Bukankah seharusnya Tuhan Sang Semesta alam harus mempunyai sifat yang demikian? Bila Sdr. Fauzi ingin berkenalan dengan-Nya, Dia selalu menunggu saudara datang menghampiri-Nya.

Renungkanlah wahyu-Nya berikut ini, “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu” (Injil, Rasul Besar Matius 11:28).
~
Saodah
# Jarwo 2013-12-03 21:28
~
Untuk semua Muslim, terkhusus untuk Fauzi,

Saya pribadi secara yakin seyakin-yakinny a menganggap Al-Quran cuma gurauan Muhammad saja. Sebagai contoh bagaimana jika kita merenungkan ayat-ayat berikut ini:

“Kawinlah sebanyak 2, 3 atau 4, atau bila takut tidak mampu menafkahi, setubuhi pelayan saja” (QS 4:3)

“Pukullah istrimu” (QS 4:34),

“Kurunglah sampai mati” (QS 4:15),

“Merampok itu halal” (QS 8:69, QS 48:20),

“Di surga, pria Muslim akan dihadiahi cewek-cewek cantik” (QS 52:17-20, QS 56:22-24),

“Bunuh orang-orang kafir yang ada di sekitarmu” (QS 9:123, QS 9:5)

Kita tidak perlu menunggu kiamat tiba untuk memastikan ajaran di atas itu benar atau salah. Karena saat ini juga kita dapat menentukannya!
# Takterhingga 2013-12-04 18:48
~
Saudara Staff Isa dan Islam,

Mohon maaf sebelumnya. Bagaimana kalau apa yang ada sampaikan ini salah, dan bagaimana pula anda mempertanggung- jawabkan tulisan anda kelak di akhirat/ dan apa tujuan anda membuat dialog ini.

Anda meyakini Allah, mengapa anda tidak meyakini Muhammad, kenapa? Hanya karena beliau tidak pernah anda lihat, lalu mengapa kami uamt Muslim meyakini nabi kami yaitu Nabi Isa, sedang Dia tidak pernah kami lihat. Mohon maaf.
# Staff Isa dan Islam 2013-12-10 11:45
~
Saudara Takterhingga,

Itulah salah satu perbedaan apa yang kami yakini dengan apa yang saudara yakini. Kami maklum bila saudara bertanya seperti di atas. Karena umat Muslim sendiri tidak yakin dengan apa yang mereka imani. Sehingga untuk menentukan benar atau salah, harus menunggu hingga kiamat tiba, atau setidaknya setelah meninggal.

Nah, pertanyaan yang sama, kami tujukan bagi saudara. Bagaimana bila ternyata apa yang kami sampaikan adalah benar dan apa yang saudara imani adalah salah?

Kami memang meyakini akan adanya Allah, Tuhan Pencipta alam semesta. Tapi, ketika kami meyakini adanya Allah, bukan berarti kami juga harus meyakini Muhammad. Karena Allah dan Muhammad jelas berbeda. Dan lagi, bukankah setelah Islam ada baru Muhammad ada? Sedangkan pada zaman para nabi, mereka tidak mengenal Muhammad.

Muhammad jelas berbeda dengan Isa Al-Masih. Selain Isa sudah ada sebelum zaman Islam, Isa juga sudah dinubuatkan ribuan tahun sebelum kedatangan-Nya ke dunia. Sebab Isa Al-Masih adalah Kalimat Allah yang menjelma menjadi manusia (baca Qs 3:45).
~
Saodah
# Takterhingga 2013-12-10 17:58
~
Saya tetap meyakini agama saya yaitu Islam yang satu.
"Asshhadualla ilahailallah wa Asshhaduana muhammadurrasulullah"
Artinya: aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah. Itu keyakinan saya..

Saya berharap ketika anda membaca komentar saya lihatlah betapa indahnya kebersamaan, Ikhlaskanlah segala sesuatunya kepada Allah SWT, bahwa kami Islam tidak pernah memusuhi agama lain. Maafkanlah kami, maafkanlah saya, semoga anda juga mau menjadi simbol perdamaian umat beragama. Terimakasih, mohon maaf.
# Staff Isa dan Islam 2013-12-12 22:26
~
Saudara Takterhingga,

Kami menghargai apa yang menjadi keyakinan saudara. Adalah kerinduan kami juga agar kita sebagai sesama manusia dapat hidup bersama dalam damai.

Dan kami juga ingin membagikan apa yang telah kami terima, yaitu keselamatan yang diberikan Allah bagi seluruh umat manusia, tanpa terkecuali. Kami tidak memaksa siapapun untuk menerima apa yang kami sampaikan. Karena tujuan kami berdiskusi dalam situs ini agar orang lain pun dapat mengetahui bahwa Allah telah menyediakan jalan keselamatan, yaitu dalam Isa Al-Masih.

Karena itu Isa Al-Masih berkata, "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku” (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6).
~
Noni
# shacidiva 2014-02-15 13:20
~
Hal yang biasa saja untuk pendapat yang beda dari umat lain. Karena pasti sebaliknya pun demikian. Agama itu baik atau tidak tergantung dari sikap hidup penganutnya. Bagaimana hubungannya dengan umat yang beda. Akan sangat menentukan nilai agamanya melalui kelakuan penganutnya. Apa lagi kalau sampai menunjukkan kebencian atau perbuatan yang jahat. Karena katanya agama itu mengajarkan hal-hal yang baik kepada umatnya. Kalau justru menjadi biangkerok tentu agamanya itu pasti agama palsu, karena mengikuti ajaran Iblis.
# Hamba Allah 2014-02-21 19:37
~
Kebenaran hanya milik Allah. Kitab Allah adalah isi dari Firman-Nya. Al-Quran kitab terakhir untuk menyempurnakan kitab-kitab sebelumnya.
# Staff Isa dan Islam 2014-03-06 12:17
~
Saudara Hamba Allah,

Kami setuju dengan saudara bahwa kebenaran adalah milik Allah. Dan Allah telah menyatakan kebenaran-Nya melalui firman-Nya. Tetapi bila saudara menyatakan bahwa Al-Quran menyempurnakan kitab-kitab sebelumnya, bolehkah kami tahu apa saja yang disempurnakan?
~
Salma
# ibnu f 2014-02-25 20:34
~
Saya rasa mungkin di Al-Quran juga ada keselamatan? Kalau di Injil ada, "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang pada Bapa, kalau tidak melalui Aku" (Yoh. 14:6).
# hamba_allah 2014-02-26 18:18
~
Saya memiliki batasan ilmu. Sedikit yang bisa saya infokan Al-Quran tentang kematian Isa Al-Masih. Perhatikan apa yang dikatakan oleh kedua ayat di bawah ini.

Surat Maryam 19:33, “Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaKu, pada hari aku dilahirkan, dan pada hari aku meninggal dan pada hari Aku dibangkitkan hidup kembali.”

Surat Ali Imran 3:55, “(ingatlah), ketika Allah berfirman: Hai Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat Kamu kepadaKu serta membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikut kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari Kiamat.”

Jika kita memperhatikan kedua ayat Al-Quran di atas. Menurut anda, apakah Isa Al-Masih itu mengalami kematian atau tidak? Bandingkan dengan Yohanes 10:17-18.

Isa tidak dibunuh ataupun disalib. Al-Quran menerangkan dalam surat An Nisaa:157 bahwa Isa tidaklah dibunuh maupun disalib oleh orang-orang kafir. Adapun yang mereka salib adalah orang yang bentuk dan rupanya diserupakan oleh Allah seperti Isa.
# Staff Isa dan Islam 2014-03-06 13:01
~
Saudara Hamba_Allah,

Menarik sekali ayat-ayat yang saudara kutip. Menurut kami, Injil, Rasul Yohanes 10:17-18 menjelaskan kematian Isa Al-Masih. Demikian juga Qs 19:33; 3:55.

Namun bila disebutkan bahwa diserupakan, siapakah nama orang itu, siapakah saksi yang melihatnya, dan tertulis dalam sura dan ayat berapa dalam Al-Quran?
~
Salma
# Jawab 2014-02-26 18:25
~
Ingin sekali menjawab hanya saja kapasitas untuk berkomentar tidak mencukupi ditambah lagi untuk mengutip sumbernya.
# lanjutkan 2014-02-26 18:32
~
"...dan karena ucapan mereka: "Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah", padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa" (An Nisaa': 157).
# Staff Isa dan Islam 2014-03-06 13:23
~
Saudara Lanjutkan,

Menarik sekali ayat yang saudara kutip. Kalau boleh tahu, apa yang hendak saudara sampaikan dengan ayat itu?
~
Salma
# Hamba Allah 2014-03-06 14:24
~
Menjawab pertanyaan saudara Salma, berikut beberapa penyempurna koreksi Al-Quran dari kitab sebelumnya.

a. Tentang ajaran Trinitas (Qs 5:73).
b. Tentang Isa (Qs 3:49, 59; Qs 5:72, 75).
c. Tentang penyaliban nabi Isa (Qs 4:157,158).
d. Tentang Nabi Luth (Qs 29:28-30;Qs 7:80-84)

Perhatikan Kitab Taurat, Kejadian 19:33-36,

e. Tentang Harun Qs 20:90-94, perhatikan Kitab Taurat ,Keluaran : 37:2-4.
f. Tentang Sulaiman Qs 2:102; 27:15-44, perhatikan Raja-raja 21:4-5, dll.

Terimakasih.
# Staff Isa dan Islam 2014-03-13 16:34
~
Salam Sdr. Hamba Allah,

Ayat-ayat yang saudara paparkan dari Al-Quran, sepertinya itu hanya mengutip sebagian cerita dari Alkitab. Menurut saudara apakah yang disempurnakan? Apakah ada kesalahan dalam ayat-ayat tersebut? Kami sangat senang jika saudara juga mencantumkan isi ayat dan memaparkannya.
~
Salma
# belajar agama 2014-03-11 01:33
~
Tolong kepada staf IDI, kalau ingin membalas komentar dengan mencantumkan ayat Al-Quran tolong cantumkan semuanya. Seperti pada balasan komentar anda untuk akun Usamah, anda mencantumkan Qs 4:157 tidak seluruhnya. Bunyi ayat yang benar adalah, "Dan karena ucapan mereka,"sesungg uhnya kami telah membunuh Al-Masih, Isa putra Maryam,Rasul Allah, padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak pula menyalib-Nya...,dst.

Maksud "kami" dalam (Kami hukum juga) adalah Allah SWT, sedangkan "kami" dalam ( sesungguhnya kami telah membunuh Al-Masih) adalah orang-orang kafir yang mengaku telah membunuh Al-Masih. Yang saya lihat anda hanya mencantumkan sepenggal-sepen ggal. Ayat Al-Quran dalam komentar anda hanya untuk mmbenarkan pendapat anda sendiri.
# Staff Isa dan Islam 2014-03-13 16:23
~
Saudara Belajar Agama,

"Dan karena ucapan mereka: "Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah", padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa" (As.4:157).

Bukankah ayat di atas masih meragukan siapa yang dibunuh? "Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa"
# peri kecil 2014-03-13 11:39
~
Al-Quran adalah firman Allah, kitab yang menyempurnakan segala kitab sebelum Al-Quran.
# Staff Isa dan Islam 2014-03-13 15:52
~
Salam Peri Kecil,

Sesuatu yang dikatakan firman Allah jika perkataan di dalamnya benar-benar terjadi atau tergenapi. Berapa persenkah perkataan dalam Al-Quran tergenapi? Dan lagi, jika Al-Quran sebagai kitab penyempurna maka apakah yang disempurnakan oleh Al-Quran?
~
Salma
# saiful anwar 2014-03-18 07:07
~
“Waspadalah supaya jangan ada orang yang menyesatkan kamu. Sebab banyak orang akan datang dengan memakai namaku dan berkata : Akulah mesias dan mereka akan menyesatkan banyak orang” (Matius 24:4-5).

Dapatkah IDI membuktikan kalau Alkitab 100% asli bukan karya Paulus?
# Staff Isa dan Islam 2014-03-25 06:36
~
Saudara Saiful Anwar,

Kami berterimakasih dan senang dengan pertanyaan saudara. Menurut kami, secara sederhana, wahyu Allah harus mempunyai nubuat atau ramalan dan penggenapannya. Artinya wahyu itu melintasi zaman. Dan Alkitab membuktikan hal ini.

Allah telah menjanjikan seorang keturunan perempuan pada zaman Adam (Taurat, Kitab Kejadian 3:15). Dan telah terpenuhi atau tergenapi dalam Isa Al-Masih (Injil, Rasul Besar Matius 1:18-25). Bukankah terpaut waktu yang panjang antara Adam dan Isa Al-Masih? Demikianlah sesungguhnya wahyu Allah.

Nah, bila saudara ingin mengetahui lebih lanjut, silakan mengunjungi link ini http://tinyurl.com/7byrbwh
~
Salma
# im moslem 2014-04-19 22:40
~
assalamualaikum saudara Muslim,

Saya meyakini Taurat, Zabur dan Injil juga Al-Quran ssebagai Firman Allah. Tapi untuk jaman sekarang adakah Taurat murni berbahasa Ibrani? Zabur bahasa Qibhti dan Injil bahasa Suryani yang diwahyukan kepada nabi Isa? Tentu saja tidak ada keaslianan dari kitab-kitab tersebut.

Sekarang ini, semua sudah banyak diterjemahkan ke dalam bahasa seluruh dunia, Inggris, Indonesia, Spanyol, Israel dll. Mana yang asli? Semua sudah brcampur dengan kata-kata manusia bahkan telah ditambah dan dikurangkan.
# Staff Isa dan Islam 2014-05-16 21:08
~
Salam Sdr. Im Moslem,

Kami menyampaikan terimakasih untuk pemaparan saudara.

Umat Muslim menganggap bahwa Alkitab sudah tidak murni lagi. Tidak kah saudara pernah mempertanyakan kitab umat Muslim? Apakah ada saudara telah melihat fakta-fakta bahwa Al-Quran sudah tidak asli lagi? Jika Al-Quran adalah Firman Allah tentu harus konsisten terhadap terjemahannya, bukan?

Asli bukan berbicara soal tulisan. Sebab Alkitab pun tulisan aslinya masih ada, silakan saudara cari di toko-toko yang menjualnya. Asli berbicara soal sebarapa konsistennya ia menterjemahkann ya. Ada banyak tanda kurung dalam terjemahan Al-Quran padahal dalam bahasa Arabnya tidaklah demikian, bukan? Sangat diragukan bahwa Al-Quran masih asli.
~
Salma
# Umat Muhammad 2014-04-25 22:26
~
1. Saya pribadi tidak butuh pendapat orang Kristen tentang Al-Quran. Mereka mengakui pengikut Isa tapi Isa sendiri tidak perna mengakui bahwa Kristen adalah umat-Nya.

2. Jika Al-Quran ada perbedaan dengan kitab sebelumnya itu wajar, karena Al-Quran diturunkan untuk menyempurnakan dan membenarkan kitab-kitab sebelumnya yang disalah artikan oleh manusia. Dan kesalahan pada kitab sebelumnya tidak akan terjadi pada Al-Quran. Karena Allah sendiri yang menjamin dan menjaganya. Berbeda dengan kitab sebelumnya Allah tidak memberikan jaminan tersebut. Mengapa begitu? Hanya Allah yang tau, tentu Allah mempunyai rencana dibalik semua itu. Tapi pikiran kita tidak mampu membayangkan rencana Allah.

Terimakasih.
# Staff Isa dan Islam 2014-06-15 21:51
~
Salam Umat Muhammad,

Jika Al-Quran dianggap sebagai kitab penyempurna, bolekah kami mengetahui apa yang telah disempurnakan oleh Al-Quran? Sunat, kurban, salat, puasa, zakat dan masih banyak yang lain sudah ada dalam Alkitab. Semuanya sudah lengkap. Bahkan sampai karya keselamatan yang pasti yang telah disediakan oleh Isa Al-Masin pun sudah ada dalam Alkitab.

Sementara Al-Quran tidak ada satupun memberikan jaminan kepastian keselamatan kepada umatnya, bukan? Benarkah demikian? Atau ada ayat dalam Al-Quran tentang kepastian keselamatan bagi umat manusia? Bukankah semua bersifat, mudah-mudahan?
# berpikir sehat 2014-04-26 08:46
~
Allah menjaga Firman-Nya? Musnad Ahmad 25112: "Amrah binti Abdurrahman dari Aisyah, isteri Nabi shallaallahu 'alaihi wa sallam berkata; "Sungguh, ayat rajam telah turun dan menyusui anak dewasa itu sepuluh kali. Hal itu terdapat di kertas di bawah tempat tidur di rumah ku. Ketika Rasulullah shallaallahu 'alaihi wa sallam sakit dan kami disibukkan olehnya, rayap masuk ke rumah kami dan memakan kertas itu."

(p.s kata 'dajin' ada yang menerjemahkan rayap, kambing atau domba, silakan pilih diantara salah satu yang berhasil mengalahkan Allah).
# Hamba Allah 2014-05-10 00:26
~
Siapa yang menulis? Yang merevisi saja para orang Yahudi yang mengaku orang Kristen yang nulis semuanya. Padahal tidak semuanya. Kalau semua yang menulis orang Kristen, Alkitab versinya hanya akan jadi satu tidak banyak. Sejarahwan mana? sejarahwan Kristen?
# Staff Isa dan Islam 2014-06-16 08:05
~
Salam Sdr. Hamba Allah,

Tentu kami sangat terbuka jika saudara dapat memberikan bukti bahwa tidak ada penyaliban bagi Isa Al-Masih. Jika Alkitab membuktikan bahwa Isa Al-Masih pernah mati disalib, maka apa dasar Al-Quran menentang hal tersebut? Bukankah Al-Quran barumuncul jauh setelah Alkitab ada? Manakah yang lebih layak dipercaya?
~
Salma
# berpikir sehat 2014-05-10 12:15
~
Al-Quran pada masa Muhammad kebanyakan contekan dari ajaran Yahudi dan Kristen ditambah idenya sendiri. Contoh: ada tertulis cerita dua anak Adam, namun tidak pernah diajarkan namanya siapa. Keteledoran Muhammad dalam menyontek coba ditutupi penerusnya yang mengklaim nama salah satu anak bernama Habil tapi tidak ada hadits bersanad sahih penjelasan nama Habil ini darimana.

Al-Quran pada masa kalifa adalah hasil editan Abu Bakar dan terakhir Usman. Abu Bakar menganulir ayat rajam dari statusnya sebagai ayat Al-Quran. Mari kita renungkan dan pikirkan, apakah ayat Allah dapat diubah oleh manusia? Menghapus dua sura Al-Quran pada mushaf Ubay karena bertentangan dengan selera Usman. Al-Quran sekarang ini, bukankah hasil rekayasa Usman?
# didit 2014-05-13 15:06
~
To: Berfikir Sehat,

Tolong berikan fakta tuduhan bahwa Muhammad saw, menyontek. Dimana sumber contekannya tolong perlihatkan dari ajaran Yahudi dan Nasrani yang mana? Dimana letak keteledorannya dan teledor terhadap apa? Siapa nama penerusnya yang melanjutkan keteledorannya? Dari mana anda tahu bahwa tidak ada di hadits shohih yang menceritakan hal tersebut tolong buktikan apakah anda telah memeriksa seluruh hadis dhoif, hasan, shohih dan qudsi?

Tolong perlihatkan ayat rajam tersebut yang memang dihapus? Tolong perlihatkan mushaf ubay yang anda klaim itu kepada kami, apa dasar argumen anda mengatakan bahwa Usman menghapus mushaf Ubay karena tidak sesuai selera Usman.
# berpikir sehat 2014-05-13 16:33
~
Didit,

“Sesungguhnya Allah telah mengutus Muhammad shallallaahu ‘alaihi wa sallam dengan kebenaran dan menurunkan Al-Kitab (Al-Quran) kepadanya. Dan di antara ayat yang diturunkan kepadanya adalah ayat rajam. Kami membacanya[1] dan kami memahaminya. Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam telah menegakkan hukum rajam, dan kami pun menegakkan setelahnya. Aku khawatir dengan berlalunya waktu akan ada seseorang yang berkata : ‘Kami tidak mendapatkan hukum rajam dalam Kitabullah’. Oleh karena itu, mereka tersesat dan meninggalkan kewajiban yang telah diturunkan Allah. Sesungguhnya hukum rajam dalam Kitabullah (Al-Quran) itu adalah benar bagi siapa saja yang berzina" [Diriwayatkan oleh Al-Bukhari no. 6830 dan Muslim no. 1691].
# didit 2014-05-14 09:21
~
To: Berfikir Sehat,

Saya tidak bermaksud untuk menspam anda, akan tetapi sungguh suatu penafsiran yang teramat akut jika anda dan staf mengingkari Al-Quran. Lantas anda sendiri jugalah yang menggunakan ayat Al-Quran untuk dijadikan hujah penopang argumen anda.

Kami tahu kepandaian anda dalam agama, lantas setelah anda membeberkan kesalahan dalam Al-Quran, kemudian apa yang akan anda lakukan terhadap kaum Muslimin setelah itu?
# berpikir sehat 2014-05-15 10:50
~
Didit,

Tentu saja semoga anda sadar, kalau tidak mau sadar juga silahkan juga. Tentu kami tidak bermaksud untuk menggurui saudara. Tetapi marilah kita duduk dengan baik dan berpikir dengan sehat, tentang kitab saudara. Benarkah itu berasal dari Allah? Apakah yang telah diubah dan disempurnakan oleh Al-Quran dari Alkitab, jika banyak isi dalam Al-Quran mengambil informasi dari Alkitab.

Setidaknya mulai terbuka dan coba selidiki Alkitab, adakah disana kesalahan seperti yang dituduhkan oleh Al-Quran. Jangan berpikir anti dulu tetapi lihat dan nilai sendiri.
# dodo 2014-05-16 13:22
~
Buat semuanya, bagi orang Kristen, apa pun denominasinya, Al-Quran jelas bukan wahyu, bukan firman dari Allah.
# berpikir sehat 2014-05-16 17:06
~
Jawaban dari Berpikir Sehat: Makanya Kristen tidak percaya Al-Quran dari Tuhan. Tapi, kita bisa meninjau banyak bagian Al-Quran dan Hadits, asli pengarangnya adalah Muhammad.

Tanggapan Didit, kalau dianggap palsu lantas mengapa masih tetap dijadikan pendukung argumen oleh staf dan Berfikir Sehat. Tanggapan saya: Baca lagi tanggapan sebelumnya di atas dengan pelan karena sepertinya anda rada 'slow'.
# Staff Isa dan Islam 2014-05-16 20:25
~
Salam Sdr. Jasmine123,

Kami menyampaikan terimakasih untuk kunjungan saudara di web kami.

Tetapi kami minta maaf karena telah menghapus komentar saudara. Kami sangat menghargai jika komentar saudara dapat menghargai satu dengan yang lain bahkan menggunakan kalimat yang santun. Atas perhatiannya, kami ucapkan terimakasih Tuhan memberkahi saudara dan keluarga.
~
Salma
# berpikir sehat 2014-05-22 07:35
~
Muslim 2,

Harap jangan menyeleweng dari Topik. Kami harap jika saudara hendak berdiskusi soal Isa Al-Masih ada jalur dan artikelnya. Kata Ibnu Syihab, “Aku tidak pernah mendengar Rasulullah SAW membolehkan orang berdusta, melainkan dalam tiga hal (1). Dalam perang. (2). Dalam mendamaikan dua orang yang berselisih (3). Berita suami kepada isterinya dan berita isteri kepada suaminya.” (Shahih Bukhari 2546, Shahih Muslim 2605).

Menurut saudara mengapa hal ini bisa demikian? Dapatkah saudara memberikan penjelasan kepada kami?
# abdul 2014-05-28 17:04
~
Kaum Muslimin Yth,

Wahyu yang disampaikan Rusul Muhammad saw untuk manusia di dunia tanpa kecuali. Rasul tidak punya beban bila manusia tidak menerimanya setelah disampaikannya, kita Muslim mempercayai atas Isi Al-Quran dan Sunah Rasul. Ini karena Allah swt, memberikan hidayah kepada siapa yang dikehendaki, kita kaum muslim harus bersyukur, tidak perlu diperdebatkan lebih baik kita hindari Qs 4:40, Untuk itu kami cukupkan dengan merujuk Qs 109:6 , "Untukmu agamamu , untukkulah agamaku".

Semoga yang belum mempercayai Al-Quran Mendapat hidayah Allah swt. Amin.
# Staff Isa dan Islam 2014-06-16 13:38
~
Salam Sdr. Abdul,

Kami menyampaikan terimakasih untuk pemaparan saudara.

Kami sepakat bahwa Allah memberikan hidayah kepada manusia yang dikehendaki-Nya . Seperti Allah memilih banyak orang untuk dijadikan nabi penyampai wahyu-Nya. Tetapi jika Allah tidak berfirman dan tidak mewahyukan apapun terhadap seseorang, sebab jika diteliti dan ditelusuri bahwa apa yang disampaikannya menantang perintah Allah, maka apakah saudara lantas diam saja dan tetap percaya kepadanya?

Bagaimana menurut saudara jika ada yang demikian terjadi?
~
Salma
# Dail Hamba Allah 2014-06-24 03:32
~
To: Laskar Kristus,

Itu hanya khayalan anda. Kalau anggapan anda dari poin 1 hingga poin akhir itu benar, maka saya bertanya kepada anda.
Dari mana Nabi Muhammad mendapatkan tentang sesuatu yang tidak ada dalam Taurat, Zabur dan Injil. Apa mengarang atau menjiplak?

Contoh, proses terbentuknya manusia dalam rahim wanita, dimana para ahli medis, bedah zaman modern sudah mengakuinya. Tentang lautan yang tidak bercampur, sudah dibuktikan oleh ahli kelautan. Tentang matahari, bumi, bulan yang memiliki garis edar, ilmu astronomi. Dan masih banyak lagi yang ada di Al-Quran. Bukankah Al-Quran diturunkan 14 abad yang lalu pada saat teknologi masih primitif? Sekarang apa yang ditiru dari kitab kami?
# Staff Isa dan Islam 2014-06-24 05:14
~
Saudara Dail,

Kami tertarik dengan pernyataan saudara tentang primitif. Apakah saudara sudah mempelajari sejarah pada masa itu? Bukankah di sana ada orang Yahudi yang telah memiliki ilmu pengetahuan? Tentu kata 'primitif' kurang tepat saudara sematkan. Sebab artinya bahwa orang Yahudi pada masa itu pun adalah orang primitif. Dan uniknya, dalam Al-Quran banyak informasi yang bertentangan dengan Taurat, Zabur, dan Injil. Jelas, ini menimbulkan tanda tanya besar. Mengapa Al-Quran bertentangan dengan Taurat, Zabur, dan Injil? Bagaimana saudara?
~
Solihin
# Dail Hamba Allah 2014-06-24 03:55
~
To: Admin,

Topik sekarang tentang Al-Quran. Saya sebenarnya heran, maksudnya apa dan mengapa ayat-ayat yang ditampilkan itu dipotong? Atau karena memang sekarang bukan lagi zamannya perang salib sehingga kalian sekarang hanya pandai memotong-motong ayat? Matius 10:34, "Jangan kamu menyangka, bahwa aku datang untuk membawa damai di atas bumi; aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang."

Matius 4:10, "Maka berkatalah Yesus kepadanya: 'Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!'". Jawabannya ada di sini. Qs 3:85, "Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan di akhirat dia termasuk orang-orang yang merugi."
# Staff Isa dan Islam 2014-06-24 05:21
~
Saudara Dail,

Al-Quran tidak memberikan solusi terhadap keselamatan hidup manusia. Bahkan Al-Quran mencatat, "Dan tidak ada seorangpun dari padamu, melainkan mendatangi neraka itu. Hal itu bagi Tuhanmu adalah suatu kemestian yang sudah ditetapkan" (Qs 19:71). Dengan demikian, yang perlu dijawab adalah benarkah dengan memeluk Islam manusia pasti diselamatkan? Bagaimana saudara?
~
Solihin
# Staff Isa dan Islam 2014-06-29 15:37
~
Salam Sdr. Fajar,

Terimakasih untuk kunjungan saudara pada web kami. Untuk membahas dan memberikan komentar tentang Injil, silakan saudara mengunjungi link kami di tinyurl.com/6uh 4jag. Terimakasih.
~
Salma
# Staff Isa dan Islam 2014-08-16 14:38
~
Saudara Kurniawan dan Semua Pengunjung Situs, 

Terimakasih untuk kesediaan saudara mengunjungi dan memberikan komentar pada situs kami. Tentu kami menghargai hal itu. Kami tidak ingin membuang waktu saudara dalam sebuah diskusi yang tidak sesuai dengan topik di atas. Tentu sangat baik bila kita mendalami setiap artikel sesuai topiknya, bukan? Karena itu, kami terpaksa menghapus setiap komentar yang tidak sesuai dan melebihi satu kolom. Kiranya saudara memaklumi hal ini. 

Kami senang membantu saudara agar fokus pada artikel di atas dengan pertanyaan. Mengapa Al-Quran memiliki informasi berbeda dengan yang tertulis dalam Injil?
~
Solihin
# Kurniawan 2014-08-18 09:04
~
Maka dari itu saya ingin tahu, apakah Injil saudara itu asli persis pada zamannya Isa? Dan saya juga ingin tahu bahasa asli Injil saudara. Jawaban anda merupakan perwujudan pertanyaan anda.
# Staff Isa dan Islam 2014-08-18 11:40
~
Saudara Kurniawan,

Ada perbedaan mendasar antara bertanya dengan membuat tuduhan. Menurut kami, pertanyaan saudara adalah bentuk tuduhan yang dibungkus dalam bentuk pertanyaan? Bagaimana bila kami balik bertanya kepada saudara? Apakah saudara sudah membaca Injil asli persis pada zaman Isa Al-Masih? Bila saudara belum pernah membacanya, dari manakah muncul pertanyaan seperti itu?

Jelas, ini bukan soal Injil. Tetapi soal Al-Quran. Al-Quran memiliki informasi berbeda dengan Injil yang enam abad kemudian baru muncul. Tidakkah ini menjadi pertanyaan penting untuk kita semua? Mengapa Al-Quran memiliki informasi berbeda dengan yang tertulis dalam Injil?
~
Solihin
# Kurniawan 2014-08-18 12:58
~
Nah, di situ letak logikanya. Bagaimana anda yakin Injil saudara asli kalau bahasa asli Injil saja anda tidak tahu? Berbeda dengan Al-Quran semua tahu bahasa aslinya adalah Arab. Logikanya, misal anda membeli elektronik buatan Inggris sudah pasti anda diberi buku panduan asli dalam bahasa Inggris, baru terjemahan bahasa Indonesia (menunjukkan bahwa manual book itu asli).

Begitu juga Al-Quran asli berbahasa Arab dengan terjemahan berbagai bahasa. Pola pikir orang modern: Apakah percaya keaslian manual book/barang keluaran Inggris kalau bahasa Inggrisnya tidak ada (hanya tulisan saja made in England)? Silakan berlogika.
# Staff Isa dan Islam 2014-08-18 19:51
~
Saudara Kurniawan,

Pertanyaan kami sederhana. Mengapa Al-Quran memiliki informasi berbeda dengan yang tertulis dalam Injil? Sesungguhnya, saya tahu bahasa asli Injil. Sebab saya dididik untuk bisa membaca dan menulis Injil dalam bahasa asli. Tentu hal itu tidak perlu digembar-gembor kan seperti yang saudara lakukan.

Saudara, saya mempunyai banyak teman Muslim. Banyak teman saya malah tidak bisa membaca Al-Quran. Karena itu, biarlah saudara fokus pada pertanyaan kami dan menjawabnya. Mengapa Al-Quran memiliki informasi berbeda dengan yang tertulis dalam Injil?
~
Solihin
# Kurniawan 2014-08-19 09:06
~
Di situ letak perbedaannya sumber kitab anda. Apakah terjamin keaslian sumbernya? Dilihat dari segi penyusunan manuskrip dari pertama kali disusun sampai sekarang harusnya tidak ada perubahan atau perbedaan. Karena itu yang dapat mengubah-ubah informasi. Kalau Al-Quran itu salah dalam isi atau penulisan sudah pasti Al-Quran sudah tidak berlaku lagi (sudah punah). Nyatanya sampai sekarang banyak orang-orang non Muslim yang masih mau belajar Al-Quran dan menjadi mualaff dan jumlahnya semakin meningkat di berbagai negara barat.
# Staff Isa dan Islam 2014-08-19 23:27
~
Saudara Kurniawan,

Terimakasih untuk komentar saudara. Tetapi saudara belum menjawab pertanyaan kami. Mengapa Al-Quran memiliki informasi berbeda dengan yang tertulis dalam Injil? Kami menunggu jawaban saudara. Setelah saudara menjawabnya, maka akan kami tanggapi yang lainnya.
~
Solihin
# Kurniawan 2014-08-20 11:43
~
Mengapa berbeda? Tahukah anda yang disebut kaum Nasrani (bukan Kristen) beda antara Kristen dan Nasrani mohon anda catat itu. Karena Allah menurunkan Injil asli pada zaman Isa dan sesudah Isa tidak ada Injil asli dan sudah menjadi buku dibawa oleh kaum Nasrani yang disebut sebagai Ahli Kitab.

Pada saat itu umat Isa terpecah menjadi dua, anda pasti tahu istilah Kristen pertama kali tercetus kapan dan siapa yang mencetuskannya dan dimana tidak perlu saya jelaskan. Dari situ sudah menunjukkan kenapa Informasi Al-Quran berbeda karena Al-Quran menjelaskan berdasarkan Injil yang dibawa oleh kaum Nasrani bukan Kristen.
# Staff Isa dan Islam 2014-08-23 15:48
~
Salam Sdr. Kurniawan,

Kami sangat senang dengan pemapran saudara. Tentu jika dibuktikan sesuai data dan fakta. Adakah data-data yang lengkap dan dapat dipercaya dari apa yang telah saudara paparkan? Bahwa Injil asli telah dibawa oleh umat Nasrani? Atau dapatkah saudara memaparkan kepada kami, apa arti dari Kristen dan Nasrani? Atas kesediaan saudara kami ucapkan terimakasih.
~
Salma
# kurniawan 2014-08-23 21:13
~
Anda yang non Muslim yang membenarkan Injil, bagaimana anda tidak tahu malah balik bertanya? Sesempit itukah wawasan sejarah agama anda?
# Staff Isa dan Islam 2014-08-24 22:59
~
Saudara Kurniawan,

Kami sangat senang bila saudara mau membagikan pengetahuan saudara kepada kami. Kiranya saudara berkenan menjawab pertanyaan kami.
~
Solihin
# Kurniawan 2014-09-02 09:56
~
Sebelum saya paparkan, apakah anda tidak tahu?
# Staff Isa dan Islam 2014-09-02 10:08
~
Saudara Kurniawan,

Menurut kami, saudara hanya mengulur-ulur waktu. Bukankah saudara memiliki pengetahuan yang hebat? Karena itu, kami sangat ingin belajar dari saudara. Tentu dengan senang hati kami menerimanya. Karena itu, kami menunggu jawaban saudara.
~
Solihin
# Wahana 2014-09-25 12:22
~
"Ingatlah, “Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa” (Qs 5:46).

Al-Quran tidak memberikan solusi terhadap keselamatan hidup manusia. Bahkan Al-Quran mencatat, "Dan tidak ada seorangpun dari padamu, melainkan mendatangi neraka itu. Hal itu bagi Tuhanmu adalah suatu kemestian yang sudah ditetapkan" (Qs 19:71).

Dengan demikian, yang perlu dijawab adalah benarkah dengan memeluk Islam manusia pasti diselamatkan? Bagaimana saudara?
# Staff Isa dan Islam 2014-09-29 15:56
~
Salam Sdr. Wahana,

Lantas, emnurut saudara dimana letak kesalahannya. Kiranya saudara dapat memberikan penjelasan kalau kami salah memberikan keterangan. Terimakasih.
~
Salma
isadanislamstudi.com

* Untuk bisa masuk ke pelajaran kursus ini, non-aktifkan 'pop-up blocker' komputer Saudara dengan meng-klik di sebuah 'bar' di bawah 'status bar' di bagian atas layar komputer

Isa Islam Dan Kaum Wanita

Click gambar di samping untuk artikel - artikel untuk wanita Muslim


 

www.isaislamdankaumwanita.com