Ikuti Isa dan Islam di Facebook Ikuti Isa dan Islam di Tweeter

Bagaimana Al-Quran Menurut Pandangan Orang Kristen?

Kitab 01

Orang Kristen memandang segala KEBENARAN berasal dari Tuhan. Seandainya Al-Quran menceritakan tentang Adam, Nuh, Musa, atau Isa Al-Masih sesuai dengan Taurat, Zabur dan Injil maka pasti mereka menerima hal ini. Misalnya, Isa Al-Masih lahir secara mujizat (tanpa laki-laki) dari Maryam, atau Ia tidak berdosa, atau Ia membuat mujizat, atau Ia menghidupkan orang mati. Hal-hal semacam ini pasti mereka terima dengan baik.

Pada dasarnya bila isi Al-Quran sesuai dengan isi Alkitab yang dipercayai oleh orang Kristen, pasti hal ini diterimanya. Tetapi bila ada bagian yang bertentangan, umpamanya Al-Quran menulis bahwa Isa Al-Masih tidak mati disalib, pasti mereka menolaknya -- karena bukan saja Injil tetapi juga penulis sejarah yang bukan orang Kristenpun menyebutkan hal tersebut sebagai fakta.

 

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

Add comment

PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR

Bagi Pembaca yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:

1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
2. Komentar hanya diperbolehkan menjawab salah satu dari 3 pertanyaan fokus yang dimuat di bagian akhir artikel. Kecuali beberapa artikel yang tidak memuat 3 pertanyaan fokus.
3. Sebelum menuliskan jawaban, copy-lah pertanyaan yang ingin dijawab terlebih dahulu.
4. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
5. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.
6. Satu orang komentator hanya berhak menuliskan komentar pada satu kolom. Tidak lebih!

Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan mengirim email ke: [email protected]

Kiranya petunjuk-petunjuk di atas dapat kita perhatikan.

Wassalam,
Staf, Isa dan Islam

Security code
Refresh

Comments  

# Gurobah amin 2011-03-01 16:18
*
Fakta berbicara, sebaliknya orang-orang Kristen yang mempercayai Al-Quran dan mereka akhirnya masuk Islam justru mereka tidak mempercayai Bible.
# ilmatar 2012-01-04 19:25
*
Situs ini seakan-akan mengajak orang Islam masuk Kristen.

"Tunjukilah kami jalan yang lurus ... " (Al Fatihah 6)

Sabda Isa kepadanya, "Akulah jalan ... " (Injil, Rasul Yahya 14:6)

Apakah hubungan kedua ayat tersebut?.
# Herlambang Perkasa 2012-02-07 11:54
*
Salam,

Saya sangat simpati dengan web ini. Wajar, santun dan lebih banyak memberi penjelasan, serta cool.

Dalam kesempatan ini saya ingin tanya, apakah mungkin Firman dari Tuhan Yang Maha Suci diwahyukan kepada orang yang tidak suci? (Pertanyaan berdasarkan norma umum, tidak tendensius dan menjurus ke salah satu pihak).

Terimakasih.
# jack 2012-03-16 11:46
*
Sadarlah anda manusia biasa yang punya batasan akal dalam menafsirkan sesuatu. Al-Quran dan Injil adalah firman Allah, tidak ada yang rendah dan tidak ada yang berbeda, semua terjaga. Hanya manusialah yang membuatnya berbeda dengan tafsiran dari akalnya yang terbatas.

Kelak Isa akan turun untuk menghakimi semua, kita tunggu saja. Dan jangan sekali-sekali merendahkan kitab Allah
# Staff Isa dan Islam 2012-03-17 17:08
~
Saudara Jack,

Terimakasih atas komentar saudara. Namun, sungguh sulit rasanya mengimani bahwa Al-Quran dan Injil adalah firman Allah. Sebab 'firman' yang terdapat dalam dua kitab suci tersebut sungguh banyak terdapat beberapa perbedaan, bahkan cenderung bertolak-belaka ng.

Bila memang keduanya firman Allah, tentu keduanya tidak akan bertolak-belaka ng. Sebab tidak mungkin Allah memberi dua ajaran yang berbeda bagi umat-Nya. Atau, mungkinkah Allah yang berbicara dalam Injil bukan Allah yang sama, yang berbicara dalam Al-Quran.

Saudara betul, Isa Al-Masih akan datang untuk kedua kalinya. Dia akan menghakimi semua orang. Dan sebagai Hakim, tentu yang mendapat 'materai' keselamatan adalah mereka yang mengikuti ajaran-Nya.
~
SO
# Erik 2012-03-20 22:50
*
Tentu saja Isa itu suci, karena saat itu Isa baru dilahirkan. Jibril mengatakan suci karena ingin meyakinkan Maryam bahwa Isa dilahirkan memang dalam keadaan suci meski lahir tanpa ayah.

Menurut saya, semua manusia yang baru lahir itu suci, karena saat ia dilahirkan, bayi tersebut lemah, tidak tahu apa-apa, tidak berdosa dan juga tidak berpahala. Meski ia lahir tanpa ayah, akibat hubungan gelap atau semacamnya, bayi tersebut tetaplah suci, karena ia tidak tahu apa-apa.
# Staff Isa dan Islam 2012-03-26 17:19
~
“Sebab juga Kristus [Al-Masih] telah mati sekali untuk segala dosa kita, Ia yang benar untuk orang-orang yang tidak benar, supaya Ia membawa kita kepada Allah” (Injil, Sura 1 Petrus 3:18).

Ketidak-berdosaan Isa Al-Masih menyebabkan Dia sanggup menebus kita dari dosa. Jadi, yang sebenarnya terjadi tatkala Isa Al-Masih mati di kayu salib itu ialah, Ia membayar tunai harga penebusan kita dengan darah-Nya sendiri!

Kematian-Nya untuk menebus kita. Dengan mengorbankan diri-Nya sendiri, Isa Al-Masih “membeli kembali” kita, “membebaskan” kita, dan “menyelamatkan” kita (dari dosa dan neraka).

Allah adalah Hakim. Hukuman telah dijalankan sehingga keadilan ditegakkan dan kasihpun nyata. Anugerah keselamatan yaitu bebas dari hukuman neraka, dan dapat masuk ke sorga diberikan kepada yang percaya kepada Isa Al-Masih.
~
DA
# lala 2012-06-10 17:03
*
Sebagai Muslim cukuplah Al-Quran sebagai petunjuk. Kitab-kitab sebelumnya memang diimani akan tetapi sudah berakhir masanya.
# Staff Isa dan Islam 2012-06-11 20:15
~
Saudara Lala,

Sepertinya masih ada satu ayat dalam kitab suci saudara yang belum saudara baca. Yaitu, Qs 5:46 “Dan Kami iringkan jejak mereka (nabi-nabi Bani Israel) dengan Isa putra Maryam, membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu: Taurat. Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa”

Menurut ayat di atas, dalam Injil justru terdapat petunjuk dan cahaya yang dapat memberi penerangan bagi seseorang.

Dan perlu saudarak ketahui, Injil adalah firman Allah. Dan firman Allah tidak ada masa kadaluarsa/bera khirnya. “Rumput menjadi kering, bunga menjadi layu, tetapi firman Allah kita tetap untuk selama-lamanya" (Kitab Nabi Besar Yesaya 40:8).
~
SO
# Jesus My Lord 2012-07-12 03:35
*
Quoting lala:
*
Sebagai Muslim cukuplah Al-Quran sebagai petunjuk. Kitab-kitab sebelumnya memang diimani akan tetapi sudah berakhir masanya.

Memang ada ya di atas bungkus Injil tertera masa kadaluarsanya? Kalau Al-Quran kapan kadaluarsanya?
# petualang 2012-07-20 01:59
*
Begitupun sebaliknya. Jika apa yang tertulis dalam Alkitab sesuai dengan Kitab Allah terakhir yaitu Al-Quran, pasti orang Islam akan terima. Jika tidak akan mereka tolak.
# Staff Isa dan Islam 2012-07-20 12:21
~
Saudara Petualang,

Alkitab ada lebih dulu dari Al-Quran. Katakanlah kami setuju bahwa Alkitab dan Al-Quran adalah sama-sama kitab suci dari Allah.

Nah, menurut saudara manakah yang seharusnya menyesuaikan diri, apakah Al-Quran menyesuaikan diri dengan isi Alkitab, atau sebaliknya justru Alkitab menyesuaikan diri dengan Al-Quran?

Bila Al-Quran menyesuaikan diri dengan isi Alkitab, itu wajar. Sebab Alkitab lebih dulu ada dari Al-Quran. Tapi bila isi Al-Quran banyak yang tidak sesuai dengan isi Alkitab, manakah yang perlu dipertanyakan? Apakah Alkitab harus dirubah isinya agar sesuai dengan isi Al-Quran?

Saudara Petualang, bila saudara membaca Kitab Taurat, Zabur, Kitab Nabi-Nabi, dan Kitab Injil, saudara akan melihat bahwa isi dari kitab-kitab tersebut saling berkesinambungan.

Bila timbul lagi satu kitab baru yang diyakini sebagai kitab terakhir tetapi isinya bertolak-belaka ng dengan kitab-kitab sebelumnya, wajar untuk dipertanyakan, benarkah Allah yang terlah berwahyu dalam kitab tersebut?
~
SO
# andy 2012-07-22 04:24
*
Salam damai,

Saya tertarik dengan web site ini, cukup relevan.

1. Hanya saja ada baiknya bila yang dikemukakan tentang masalah yang timbul saat ini (teraktual) di kehidupan kita. Tanpa memojokkan salah satu pihak, dan mengajak ke pihak yang lain.

2. Bila anda katakan, mana mungkin Tuhan menurunkan 2 ajaran yg saling bertolak belakang?
Itu mungkin, hanya saja dengan jalan yang berbeda. Tujuan terminal: 1 memilih naik bus, yang 1 naik taksi. Sama-sama sampai tujuan hanya saja beda kendaraan. Terimakasih.
# Staff Isa dan Islam 2012-07-23 15:51
~
Saudara Andy,

1. Terimakasih atas saran saudara. Walau artikel di situs ini juga kadang menyajikan seputar masalah yang timbul dalam kehidupan sehari-hari, memang tidak sebanyak artikel-artikel tentang pengajaran-pengajaran.

Tentu setiap situs mempunyai misi yang berbeda-beda, dan menyajikan masalah yang teraktual bukanlah salah satu tujuan kami. Mungkin saudara dapat berkunjung pada situs www.buktidansaksi.com. Setahu kami artikel-artikel di situs ini cukup up to date.

2. Untuk point nomor 2, sepertinya kita mempunyai pandangan yang berbeda. Untuk itu kami ingin mengajukan satu pertanyaan. Bila menurut saudara adalah mungkin Allah menurunkan dua ajaran yang bertolak-belaka ng, bagaimana pendapat saudara tentang ajaran monogami dan poligami. Juga ajaran yang mengharamkan perceraian dan menghalalkan perceraian.

Apakah menurut saudara ada kemungkinan Allah tidak konsisten dalam memberi satu ketetapan hukum yang harus diikuti umat-Nya?
~
SO
# Santo 2012-08-16 15:07
*
Assalamualaikum,

Saya tertarik untuk berkomentar karena melihat komentar Qs 5:46 “Dan Kami iringkan jejak mereka (nabi-nabi Bani Israel) dengan Isa putra Maryam, membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu: Taurat. Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa”

Kenapa saya tertarik? Karena ada sebuah ramalan di Injil yaitu "Seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka, seperti engkau ini; Aku akan menaruh firman-Ku dalam mulutnya, dan ia akan mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkan kepadanya" (Taurat, Kitab Ulangan 18:18).

Allah berkata pada Musa: "Seperti engkau ini". Apakah Musa seperti Yesus? Bukankah Yesus hanya membenarkan. Maka bisa dikatakan Yesus hanyalah penjelas Musa, alias tidak bisa "Menaruh firman-Ku dalam mulutnya.
# Staff Isa dan Islam 2012-08-17 13:47
~
Saudara Santo,

Hal pertama perlu saudara ketahui, kita tidak dapat mengkomper isi Qs 5:46 dengan isi Kitab Ulangan 18:18. Karena Al-Quran bukanlah lanjutan atau penjelasan dari Taurat. Al-Quran dan Taurat tidak saling berkesinambungan.

Bila memang saudara ingin mengetahui siapa sebenarnya yang dinubuatkan dalam ayat Kitab Ulangan 18:18, silakan saudara membaca penjelasan kami pada artikel di link ini: http://tinyurl.com/6ve4ngk.
~
SO
# V3ranika 2012-11-07 23:46
*
Jika benar Yesus adalah Juruselamat, berati Yesus bisa menjamin kita masuk surga. Tapi apa kuncinya surga?
# Staff Isa dan Islam 2012-11-14 10:46
~
Saudara Ranika,

Isa Al-Masih atau Tuhan Yesus memberikan jaminan keselamatan ke surga karena Dia adalah jalan keselamatan itu sendiri, hal ini dikatakan oleh Isa Al-Masih sendiri. “Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa [Allah], kalau tidak melalui Aku” (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6).

Kunci sorga ada pada pemilik sorga. Isa Al-Masih berkata bahwa Dia-lah jalan satu-satunya yang dapat membawa manusia mengenal Allah. Dengan kata lain tidak mungkin pintu sorga terbuka tanpa Isa Al-Masih. Hal ini senada dengan Qs 3:45 yang mengatakan Isa Al-Masih terkemuka di dunia dan akhirat.

Jika saudara ingin mengetahui kunci sorga, carilah pada jalan dan yang terkemuka di dunia maupun akhirat itu.
~
NN
# Lambert 2012-11-13 04:46
*
Sdi. V3ranika,

Tentu benar sekali, sebab Dialah awal dan akhir. Pasti kita semua akan masuk surga, asal kita percaya kepada-Nya. Seperti ayat: "Yesus menjawab, "Akulah jalan untuk mengenal Allah dan mendapat hidup. Tidak seorang pun dapat datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku" (Injil, Rasul Yohanes 14:6) Pengertian Bapa Adalah Alla.

Dari ayat di atas pun sudah menjadi kunci, apabila ada ingin masuk surga dan ditambah ayat Al-Quran berkata, “Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa” (Qs 5:46).

Diajarkan manusia bertakwa melalui petunjuk dan cahaya dari Injil. Saya tidak menyarankan anda untuk masuk Kristen, tapi membaca kitab Injil dan menghayati makna yang terkandung di dalamnya maka itulah kunci surga.

Terimakasih.
# laskarkristus 2012-12-16 02:37
*
600 tahun setelah Yesus Kristus wafat, maka Muhammad lahir. Dengan kata lain, Alkitab sudah ada 600 tahun sebelum Muhammad. Maka secara logika:

1. Bukan tidak mungkin Muhammad meniru Alkitab.

2. Bukan tidak mungkin Muhammad mengeditnya menjadi Al-Quran dengan mengarang cerita bahwa Al-Quran diturunkan dari surga.

3. Dari mana Muhammad tahu cerita tokoh Musa, Ibrahim dan lain-lain kalau tidak meniru dari Alkitab yang jelas lebih dulu ada.

4. Pada usia 40 tahun Muhammad dan istrinya Kadijah pergi ke rumah pamannya Waraqah bin Naufal, seorang yang banyak mengetahui isi kitab Taurat dan Injil.

Oleh karena itu, saya tidak percaya dengan Al-Quran.
# ionblue 2013-02-11 15:52
*
Jika memang Al-Quran itu hasil karyanya sendiri (Muhammad, bahkan Muhammad tidak bisa baca tulis), maka orang lain dapat menandinginya. Cobalah mereka mengarang sebuah ungkapan seperti itu. Kalau sampai mereka tidak sanggup dan boleh dikatakan mereka pasti tidak mampu, maka sewajarnyalah mereka (orang-orang yang berfikir) menerima Al-Quran sebagai bukti yang kuat tentang mukjizat.
# Staff Isa dan Islam 2013-02-14 14:28
~
Saudara Ionblue,

Kami tidak mengatakan bahwa Al-Quran hasil karya Muhammad. Yang diragukan oleh orang-orang non-Muslim atas Al-Quran adalah: Apakah benar Allah yang memberikan wahyunya kepada Muhammad, adalah Allah yang sama yang memberikan wahyunya kepada Nabi Musa.

Mengapa kami mengatakan demikian? Karena bila saudara membandingkan antara ajaran Al-Quran dan juga Alkitab, saudara akan banyak menemukan ajaran-ajaran yang bukan saja berbeda. Tetapi juga bertolak-belakang.

Nah, secara logika, mungkinkah Allah akan memberi dua pernyataan yang berbeda?

Perhatikanlah ayat ini, “Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu” (Injil, Rasul Besar Matius 24:35).
~
SO
# Alex 2013-02-14 01:51
*
Sudah diterangkan dalam Al-Quran Qs 3:31, "Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu." Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Jika kita mencintai Allah, harus mengikuti Nabi Muhammad.

Saya tetap menghormati Nabi Isa Al-Masih sebagai rasul Allah. “Aku tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang Engkau perintahkan kepadaku (mengatakan)nya yaitu: "Sembahlah Allah, Tuhanku dan Tuhanmu", dan adalah aku menjadi saksi terhadap mereka, selama aku berada di antara mereka. Maka setelah Engkau wafatkan (angkat) aku, Engkau-lah yang mengawasi mereka. Dan Engkau adalah Maha Menyaksikan atas segala sesuatu” Qs 5 :117.
# Staff Isa dan Islam 2013-03-07 14:21
~
Saudara Alex,

Pertama, Ali Imran 31 hanya memerintahkan mengikuti dan mencintai Allah. Tidak ada di sana kata-kata yang berbunyi “harus mengikuti Muhammad” Harap saudara tidak menambah-nambah i terjemahan dari kitab suci saudara.

Kedua: Mengapa orang yang mengikuti Allah harus mengikuti Muhammad? Apakah menurut saudara Allah dan Muhammad adalah sama/setara?

Ketiga: Siapakah yang berbicara dalam Qs 5:117? Dan apakah memang benar Al-Quran 100% firman Allah?
~
SO
Video Isa Dan Islam

Click gambar di atas untuk video-video terbaru kami

www.videoisadanislam.com

isadanislamstudi.com

* Untuk bisa masuk ke pelajaran kursus ini, non-aktifkan 'pop-up blocker' komputer Saudara dengan meng-klik di sebuah 'bar' di bawah 'status bar' di bagian atas layar komputer