Ikuti Isa dan Islam di Facebook Ikuti Isa dan Islam di Tweeter
Cetak

Benarkah Al-Quran Sebagai Kitab Penyempurna?

Alkitab & Al-QuranInjil sudah tidak berlaku lagi, karena zamannya sudah selesai dan juga isi dari Injil telah disempurnakan oleh Al-Quran.”

Ungkapan di atas sudah tidak asing lagi di telinga, khususnya bagi pengikut Isa Al-Masih. Itulah ungkapan yang sering dilontarkan oleh umat Muslim sebagai bentuk penolakan mereka terhadap Injil.

Benarkah ajaran Isa Al-Masih yang terdapat dalam Injil telah disempurnakan dengan ajaran Muhammad yang terdapat dalam Al-Quran sehingga Injil tidak berlaku lagi?

Al-Quran Sangat Mendukung Isi Injil

Tidak dapat diketahui dengan jelas apa yang menjadi alasan umat Muslim mengklaim bahwa ajaran Injil telah disempurnakan oleh Al-Quran. Tidak ada bukti-bukti sejarah yang membenarkan pernyataan tersebut.

Dalam Al-Quran sendiri, terdapat cukup banyak ayat yang mengakui bahwa Injil adalah benar firman Allah yang harus diterima oleh umat Muslim, diantaranya: “Dan Kami iringkan jejak mereka (nabi-nabi Bani Israel) dengan Isa putra Maryam, membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu: Taurat. Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa.” (Qs 5:46)

Ayat di atas menjelaskan dalam Injil terdapat petunjuk dan cahaya bagi orang-orang yang bertakwa. Benarkah petunjuk dan cahaya dari Allah sudah tidak bermanfaat lagi bagi manusia?

Ayat lain berkata, “Maka jika kamu (Muhammad) berada dalam keragu-raguan tentang apa yang Kami turunkan kepadamu, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang membaca kitab sebelum kamu...” (Qs 10:94

Jelas, kedua ayat di atas merupakan bukti bahwa Injil tidak ada batas waktu berlaku. Dengan kata lain, Al-Quran mengakui Injil tidak pernah kedaluwarsa.

Membandingkan Ajaran Muhammad dan Ajaran Isa Al-Masih

Allah menciptakan manusia dengan sempurna, dilengkapi dengan akal dan pikiran yang dapat digunakan untuk meneliti tentang hal-hal kebenaran. Termasuk kebenaran yang terdapat dalam kitab suci.

Di bawah ini adalah beberapa ajaran Muhammad dan Isa Al-Masih yang penulis coba bandingkan. Di mana hal tersebut merupakan alasan mengapa pengikut Isa Al-Masih tidak percaya Al-Quran menyempurnakan Injil

Derajat Laki-laki dan Perempuan

Injil berkata, wanita dan pria mempunyai derajat yang sama. Wanita bukanlah obyek seks. Baik pria maupun wanita harus sama-sama menjaga supaya tidak jatuh dalam dosa seks (Injil, Rasul Besar Matius 5:28).

Al-Quran berpendapat lain, wanita merupakan objek seks, sehingga mereka harus bisa menjaga kehormatannya sendiri. Itu adalah tanggung-jawabnya, bukan tanggung-jawab pria. Dan bukan pula tanggung-jawab bersama (pria dan wanita) (Qs 33:59)

Perkawinan dan Perceraian

Mengenai perkawinan, Isa Al-Masih mengajarkan setiap suami harus mengasihi isterinya (Injil, Surat Efesus 5:25). Isa Al-Masih melarang perceraian (Injil, Rasul Matius 19:9).

Muhammad sendiri mengajarkan seorang suami dapat memiliki isteri sampai empat sekaligus (Qs 4:3). Seorang suami juga diberi hak untuk mengganti isterinya dengan isteri yang lain. Dengan kata lain, Muhammad memperbolehkan perceraian (Qs 4:20)

Sikap Terhadap Musuh

Isa Al-Masih selalu mengajarkan kasih kepada pengikut-Nya, termasuk untuk mengasihi musuh dan berbuat baik kepada mereka (Injil, Lukas 6:35). Sedangkan Muhammad mengajarkan untuk jangan berhati lemah dalam mengejar musuh (Qs 4:104)

Kesimpulan – Kitab Mana Lebih Sempurna?

Bila Isa Al-Masih melihat derajat wanita dan pria adalah sama, berbeda dengan Muhammad yang melihat bahwa derajat wanita di bawah pria.

Bila Isa Al-Masih mengajarkan monogami dan melarang perceraian, sebaliknya Muhammad mengajarkan poligami dan menghalalkan perceraian.

Bila Isa Al-Masih mengajarkan untuk selalu mengasihi, justru Muhammad memberikan pengajaran sebaliknya.

Seorang nabi yang datang tentulah tujuannya untuk mengubah keadaan yang jahat dan mereformasi (mengubah) masyarakat. Bila melihat beberapa uraian di atas, masih dapatkah dikatakan bahwa Al-Quran telah menyempurnakan Injil? Jelas, dalam tiga pokok dasar di atas, Injil jauh melebihi Al-Quran.


[Staff Isa dan Islam]

Kami mempersilahkan Saudara memperdalam pengertian Saudara mengenai Alkitab dan juga Keselamatan dari hukuman neraka. Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

Add comment

PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR

Bagi Pembaca yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:

1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
2. Komentar hanya diperbolehkan menjawab salah satu dari 3 pertanyaan fokus yang dimuat di bagian akhir artikel. Kecuali beberapa artikel yang tidak memuat 3 pertanyaan fokus.
3. Sebelum menuliskan jawaban, copy-lah pertanyaan yang ingin dijawab terlebih dahulu.
4. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
5. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.
6. Satu orang komentator hanya berhak menuliskan komentar pada satu kolom. Tidak lebih!

Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan mengirim email ke: [email protected]

Kiranya petunjuk-petunjuk di atas dapat kita perhatikan.

Wassalam,
Staf, Isa dan Islam

Security code
Refresh

Comments  

# al jihad 2011-03-25 11:19
*
Terima kasih atas informasinya,
saya seorang Muslim taat dan juga tahu benar apa yang saya jalani.

Demi Allah saya dari keluarga Kristen namun Allah memberi saya hidayah untuk memeluk agama Islam.

Dalam terminologi Islam, ada Al-Quran dan dijelaskan melalui hadits. Jadi apa yang anda komentarkan diatas tidak sepenuhnya benar. Saya melihat adanya "serangan" yang tidak pada porsinya.

Bagaimana jika kita mengadakan debat tentang kebenaran agama? Namun harus fair.

Saya telah mengIslamkan lima pendeta, maka saya menawarkan diri untuk bertemu dan berdialog tentang masalah ini.

Karena saya takut beberapa dari artikel anda akan kami jadikan bukti penodaan agama, mohon dicantumkan komentar saya ini, karena jika tidak berarti web ini sengaja untuk merusak hubungan antar agama.

Terima kasih.
# Staff Isa dan Islam 2011-04-09 23:19
~
Saudara Al-Jihad, kami sangat menghargai 'comment' Saudara yang ini, karena setidaknya mencerminkan bahwa Saudara adalah orang yang cukup bijak.

Saudara juga boleh menanyakan kepada kami jika ada sesuatu yang Saudara kurang mengerti. Ataupun, Saudara juga boleh menuliskan keberatan kepada kami, jikalau pada artikel di atas, ada hal-hal yang Saudara rasa tidak benar.

Inti dari artikel di atas adalah bahwasanya kami tidak setuju jika Al-Quran harus dikatakan sebagai kitab penyempurna kitab-kitab yang telah Allah turunkan.

Jikalau Saudara percaya bahwa Al-Quran telah membatalkan Wahyu yang telah Allah turunkan sebelum Quran, maka kami persilahkan Saudara untuk boleh mengajukan alasan-alasanny a di kotak 'comment' pada halaman ini.

Kami justru berupaya mengedepankan dialog agama, supaya antar agama dapat memiliki hubungan yang lebih harmonis dan saling mengenal secara benar.

CA
# Harismanbeginner 2011-03-25 20:46
*
Saya tidak sependat dengan anda yang mengatakan bahwa Al-Quran berpendapat lain.
Wanita merupakan obyek seks sehingga mereka harus bisa menjaga kehormatannya sendiri.

Justru dalam Qs. Al-Ahzab ayat 59 Allah berfirman yang artinya, "Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu , anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang Mukmin: "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka."
Hal demikian supaya mereka lebih mudah untuk dikenal dan mereka tidak diganggu.

Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Jadi maksud dari ayat itu sudah jelas pria merupakan pelindung dari wanita.

Maka dari itu pria disuruh Allah untuk melakukan salah satu kewajibannya yaitu menyuruh wanita untuk berjilbab, selain itu bisa melindungi wanita tersebut dari nafsu sex pria.

Saya tegaskan juga kalau ingin membuat tanya-jawab seperti ini hendaknya memang benar-benar berdebat nyata antara Islam dan Kristen.

Wassalam.
# Staff Isa dan Islam 2011-04-07 12:38
~
Saudara Harisman,

Apakah benar tanggapan Saudara bahwa jilbab dipakai agar kaum wanita lebih mudah dikenal?

Coba bayangkan, jika dalam suatu ketika, dibuat satu foto untuk mengabadikan sekelompok wanita dalam suatu kelas.

Apakah akan lebih mudah dikenali, kaum wanita yang memakai jilbab ataukah mereka yang tidak memakainya?

Justru dengan memakai jilbab, kaum wanita akan susah dikenali. Apalagi dari belakang, sehingga kaum pria mungkin saja bisa salah mengenal, dan sangat mungkin bisa saja menjadi salah dalam melakukan tindakan fisik karena salah mengenali.

Menurut kami, justru kaum pria-lah yang harus mampu mengendalikan nafsu mereka sendiri. Dan bukan wanita yang dipersalahkan jikalau kaum pria tidak mampu mengendalikan nafsu mereka.

Tidak berjilbab juga tidak berarti kaum wanita boleh berpakaian sesukanya. Kaum wanita, berpakaianlah yang pantas, walau jilbab itu bukan pilihan Saudara...

CA
# masyarakat indonesia 2011-03-27 13:03
*
Situs apa ini?

Malah membuat perbedaan.

Indonesia sampai akhir nanti ya tetap Muslim.
# Staff Isa dan Islam 2011-04-07 12:40
~
Saudara, kami hendak menginformasika n bahwa Indonesia bukanlah negara agama.

Setiap agama yang diakui pemerintah, bebas memeluk keyakinan agamanya dan bebas beribadah sesuai dengan agama dan keyakinannya tersebut.

Negara Indonesia melindungi umat beragama dan turut mendukung terciptanya dan terpeliharanya kerukunan antar umat beragama.

Sesungguhnya jikalau tidak ada aliran-aliran tertentu dalam agama tertentu yang suka melakukan kekerasan, maka kerukunan antar umat beragama akan tetap terjalin dan terjaga.

CA
# parmin abadi 2011-03-27 21:20
*
Dengan munculnya situs ini berbondong-bond ong orang Nasrani memeluk Islam karena tahu kebenaran Islam sebagai agama yang diridhoi Allah.
# Staff Isa dan Islam 2011-04-08 09:15
~
Adalah mustahil seorang pengikut Isa Al-Masih yang sejati bisa meninggalkan kepercayaannya, karena Allah telah menjanjikan kepastian keselamatan kepada mereka. Janji Allah tidaklah mungkin tidak ditepati. Ini sesuatu yang tidak ada di dalam agama lain, termasuk Islam.

Jadi tidak mungkin mereka menukarkan janji Allah akan ‘kepastian masuk sorga’ dengan ‘mudah-mudahan masuk sorga’.

Qs 3:55 "Hai Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat.” Ayat ini menyatakan bahwa Isa Al-Masih sesungguhnya sudah mati dan naik sorga, dan kepada pengikut-Nya dijanjikan keselamatan pada waktu hari kiamat.

Keseluruhan Injil menyatakan bahwa barang siapa percaya kepada Isa Al-Masih, ia akan beroleh hidup yang kekal. (Injil, Rasul Besar Yohanes 3:16)

Sudahkah Saudara memiliki hidup yang kekal nanti dalam sorga? Kami mengundang Saudara untuk merenungkan: isadanislam.com/jalan-keselamatan

CA
# herawati 2011-03-28 03:45
*
Mengenai perkawinan dan perceraian dalam Islam:

1. Allah mengijinkan laki-laki untuk memiliki dua, tiga dan empat isteri bila dia yakin mampu bersikap adil tapi jika takut tidak dapat berlaku adil maka satu isteri saja.

2. Allah menghalalkan perceraian tapi Allah membenci perceraian.

Banyak alasan suami/isteri bercerai, diantaranya jika isteri/suami tidak menjalankan kewajibannya dengan baik atau suami/isteri melakukan pengkhiatan yang dapat merugikan suami/isterinya .
# Staff Isa dan Islam 2011-04-09 15:42
~
Ketika sang suami jatuh cinta lagi kepada wanita lain, apakah saat itu dia juga masih merasakan dan mengingat cinta kepada istri pertamanya? Jikalau saat itu ia masih ingat kepada istrinya dan masih tetap mencintainya, kenapa ia masih bisa jatuh cinta lagi kepada wanita lain?

Apakah ini berarti ketika ia sedang jatuh cinta lagi, sesungguhnya ia sudah dan sedang melupakan istrinya? Ini berarti saat itu dia telah bertindak tidak adil, karena saat itu dia sudah mencintai wanita lain dan di saat yang sama dia malah melupakan cinta kepada istrinya yang sah? Apakah ini cinta yang adil? Melupakan yang satu dan mencintai yang lain?

Sesungguhnya, Allah tidak pernah menghalalkan perceraian. Allah membenci perceraian. Allah menyuruh dilakukan proses perceraian dengan baik, hanya dengan tujuan memberikan kesempatan baru kepada kedua belah pihak yang telah berpisah, untuk mencari pendamping baru yang dia butuhkan.

CA
# herawati 2011-03-28 03:50
*
Kepada staff Isa dan Islam:

1. Bisakah anda mengadakan pembahasan mengenai Kidung Agung?

2. Bagaimana pendapat anda mengenai isi Kidung Agung?

3. Pelajaran apa yang dapat diambil dari isi surat tersebut?

Atas jawaban dan perhatiannya saya ucapkan terimakasih.
# Staff Isa dan Islam 2011-04-09 15:44
~
Saudara Herawati, pembahasan mengenai Kidung Adung mungkin saja dilakukan suatu saat nanti. Kidung Agung memuat kisah cinta yang begitu mesra antara dua insan.

Kitab Kidung Agung adalah juga kitab kiasan yang melukiskan betapa seharusnya manusia yang dicipta oleh Allah juga boleh memiliki hubungan yang indah, dekat, dan akrab dengan Allah di sorga.

CA
# David Sang Pecinta 2011-03-29 18:35
*
Pertanyaan anda tidak menggunakan logika sama sekali.

Ya, seorang Muslim jelas mengikuti apa yang disampaikan Allah melalui nabi Muhammad.

Anda bertanya seolah-olah Isa Al-Masih diposisikan sebagai "pilih satu diantara dua".

Dalam ajaran Kristen, masalah keTuhanan saja belum tuntas sampai detik ini.

Tuhannya Kristen mulai dirumuskan sejak konsili I 325 M di Nikea, kemudian Konsili ke II 381 M di Konstantinopel, dan menjadi perdebatan sepanjang masa.

So, anda bertanya sepertinya dengan penuh emosi dan tidak punya logika.

Saya doakan anda semoga mendapat petunjuk dan hidayah dari-Nya.
# Staff Isa dan Islam 2011-04-09 16:55
~
Saudara David, adalah tidak benar bahwa dalam kekristenan, masalah ke-Tuhan-an itu belum tuntas. Konsili-konsili yang Saudara jelaskan adalah menetapkan dan memperkuat ajaran yang benar, dan mengingatkan kepada jemaat ajaran apa yang salah. Sehingga apa yang salah / palsu itu tidak masuk ke dalam gereja dan merusakkan ajaran yang benar. Karena selalu saja ada ajaran palsu yang mencoba memalsukan ajaran yang benar. Sama sepeti setiap barang asli yang berharga, pasti ada orang yang mencoba membuat barang palsu atasnya.

Ajaran Isa Al-Masih adalah ajaran yang asli, sehingga Allah di sorga memerintahkan pada kita untuk patuh pada apa yang disampaikan Isa Al-Masih.

Allah berfirman: "Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan, dengarkanlah Dia." (Injil, Rasul Besar Matius 17:5).

Perkataan Isa Al-Masih adalah kebenaran. Itulah Isa putera Maryam, perkataan yang benar / al Haqq (Qs 19:34).

Oleh sebab itu, kami mengajak Saudara untuk mengenal siapakah Isa Al-Masih yang sesungguhnya dalam artikel kami: isadanislam.com/jalan-keselamatan.

CA
# putra lanceng pasean 2011-03-30 18:59
*
Saya seorang Muslim.

"Muhammad sendiri mengajarkan seorang suami dapat memiliki isteri sampai empat sekaligus (Qs 4:3). Seorang suami juga diberi hak untuk mengganti isterinya dengan isteri yang lain. Dengan kata lain, Muhammad memperbolehkan perceraian (Qs 4:20)"

Muhammad tidak sama sekali mengajarkan poligami tanapa ada tujuan yang baik, Muhammad memperlakukan isteri-isteriNy a dengan bijaksana dan dengan tujuan menolongnnya bukan karena untuk menduakan cintanya.Bayang kan isteri pertama Muhammad jauh lebih tua umurnya dibandingkan dengan umur Beliau pada saat itu.

Bagaimana dengan anda relakah jika memiliki istri yang lebih tua dari anda ?

Pertanyaanya sekarang, kenapa dalam Islam diperbolehkan beristri satu bahkan empat?
Ayat tersebut perlu di takwil lagi jangan langsung diputuskan begitu saja karena didalamnya menyimpan arti yaitu, apabila kalian sanggup memperlakukan adil terhadap istri-istri kalian.

Terimakasih.
# Staff Isa dan Islam 2011-04-09 23:44
~
Saudara Putra, kalau boleh kami ketahui, apa alasan baik yang mendorong nabi Saudara di dalam kehidupannya berpoligami?

Ketika nabi sudah berumur 51 tahun, dan ia memperistri Aisyah yang baru berusia 6 tahun, kira-kira apa alasan beliau?

Ketika nabi Saudara menyuruh agar anak angkatnya (Zaid) menceraikan Zainab (istri Zaid), kemudian setelah itu dinikahinya sendiri, kira-kira apa alasannya?

Sampai saat ini, ada satu pertanyaan yang susah untuk kami ketahui jawaban pastinya, karena jawaban yang kami sering terima adalah selalu berbeda-beda. Apakah memang benar seorang yang melakukan poligami bisa bertindak adil terhadap semua istri-istrinya? Bagaimana menurut pendapat pribadi Saudara?

Ketika sang suami sedang jatuh kepada seorang wanita lain, saat itu apakah ia masih memikirkan cintanya kepada sang istri, ataukah sedang dilupakannya? Jika saat itu, dia sedang melupakan cinta terhadap istrinya, dan saat yang sama sedang jatuh cinta kepada wanita lain, inikah yang dinamakan adil?

Kalau ekonomi kekuarga wanita yang menjadi alasannya? Apakah tidak boleh, kita membantu ekonomi sebuah keluarga, tanpa kita harus menikahi anak perempuan dari keluarga tersebut? Apakah pertolongan berarti harus ada balas jasa?

Kami sama sekali tidak berprasangka dengan terlalu buruk. Kami sesungguhnya sedang menunggu agar ada seseorang yang bisa menjawab ketidak-mengert ian kami ini.

Adalah sangat berbeda dengan Injil yang mengajarkan bahwa kita harus mengasihi istri sama seperti kita mengasihi diri kita sendiri (Injil, Surat Efesus 5:33). Sama seperti diri kita yang hanya ada satu, maka istri juga hanya boleh satu.

Injil juga mengatakan bahwa orang yang layak diteladani, dihormati, dan layak memimpin, haruslah suami dari satu isteri (Injil Surat I Tim 3:2; 3:12).

CA
# noor mila 2011-03-30 21:15
*
Jelas situs ini lebih mencondongkan ke Kristen.

Kalau tidak bisa menempatkan jawaban yang adil, tidak usah membuat situs ini dan tolong dijawab koment teman-teman di atas.
# Staff Isa dan Islam 2011-04-09 18:11
~
Saudara Noor Mila,

Kami tidak menyangkal bahwa kami mungkin lebih condong ke Kristiani.

Dalam website ini kami berusaha memperkenalkan siapakah Isa Al-Masih yang sesungguhnya berdasarkan kitab suci.

Mungkin selama ini Saudara belum pernah membaca bahwa ternyata ada begitu banyak ayat yang menjelaskan tentang Isa Al-Masih.

Situs ini hadir untuk menjelaskan ayat-ayat itu kepada Saudara, dengan diperjelas lagi artinya sesuai kebenaran Wahyu Allah yang tertera di dalam Taurat, Zabur, Kitab Nabi-Nabi, dan Injil.

Kiranya ketika membaca situs ini, Saudara mendapatkan berkah dari Allah.

CA
# Ali 2011-03-31 01:03
*
Situs apa ini?
Apa maksud pemakaian nama Isa dan Islam?
# Staff Isa dan Islam 2011-04-09 18:08
~
Salam Saudara Ali,

Situs ini berusaha membagikan pengertian yang benar tentang Isa Al-Masih sesuai dengan kebenaran ayat-ayat di dalam kitab suci.

Mungkin selama ini, banyak umat Islam yang tidak mengetahui bahwa begitu banyak ayat tentang Isa Al-Masih ada di dalam Al-Quran. Melalui website ini, kami berusaha memperkenalkan Isa Al-Masih kepada umat Islam yang mungkin belum pernah membaca ayat-ayat atau kebenaran mengenai Isa Al-Masih.

CA
# anton 2011-04-11 10:50
*
Situs apa ini?
Membuat orang beragama malah menjadi Atheis setelah mengikuti situs ini, karena tidak ada yang bisa dipercaya.

Stephen Hawking mungkin benar. Tuhan memang tidak perlu ada di dunia. Biar tidak ada yang saling mengklaim tentang kebenaran.
# Staff Isa dan Islam 2011-04-13 14:11
~
Salam Saudara Anton,

Situs ini berusaha membagikan pengertian yang benar tentang Isa Al-Masih sesuai dengan kebenaran ayat-ayat di dalam keseluruhan Firman Allah yang diwahyukan di dalam Taurat, Zabur, Kitab Nabi-Nabi, dan Injil. Tentunya juga dengan mengikutsertaka n ayat-ayat yang mengisyaratkan hal serupa dalam kitab Saudara.

Mungkin selama ini, banyak umat Islam dan juga umat Kristiani sendiri yang tidak mengetahui bahwa begitu banyak ayat tentang Isa Al-Masih ada di dalam Al-Quran.

Melalui website ini, kami berusaha memperkenalkan Isa Al-Masih kepada umat Islam yang mungkin belum pernah membaca ayat-ayat atau kebenaran mengenai Isa Al-Masih.

CA
# ZAYNAB 2011-04-11 13:58
*
Situs ini hanya membuat perpecahan saja.
# Staff Isa dan Islam 2011-04-13 14:15
~
Salam Saudara Zaynab,

Situs ini mengedepankan dialog sebagai sara untuk dapat saling berbagi dan menumbuhkan kerukunan antar umat beragama.

Saudara tentu saja boleh berkomentar dan ataupun memberikan pertanyaan serta mengutarakan keberatan jika merasa ada sesuatu yang tidak benar pada website ini.

Tujuan kami adalah untuk memperkenalkan siapa sesungguhnya Isa Al-Masih yang dikenal sebagai pribadi yang luar biasa dalam Kisten maupun juga dalam Islam.

Untuk mengenal siapakah Isa Al-Masih yang sesungguhnya, kami memgundang Saudara untuk boleh merenungkan: isadanislam.com/jalan-keselamatan.

CA
# Anang 2011-04-14 09:41
*
Maaf, menurut saya anda belum sepenuhnya mempelajari Injil. Lihat kitab Injil anda baik-baik tentang(Injil Kejadian 19: 30-36), (Injil Kejadian 35:22), (Injil Kejadian 38: 15-30), (Injil 2Samuel 13: 5-14), (Injil 2Samuel 16:21-23), (Injil Yehezkiel 16: 23-24), (Injil Yehezkiel 23:1-35), Apakah itu memang benar-benar Firman Allah?

Silakan pelajarilah dulu Kitab anda baik-baik.
Semoga Allah memberikan hidayah-Nya kepada anda.
# Staff Isa dan Islam 2011-04-21 00:53
~
Saudara Anang,

Injil adalah sepenuhnya Firman Allah.

"Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengaja r, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran." (Injil, II Timotius 3:16).

Jadi, dalam Firman Allah juga tercantum dosa-dosa yang pernah dilakukan oleh umat manusia. Melalui pencatatan itu, Allah hendak memberitahu bahwa dosa-dosa itu harus kita sadari, kita hindarkan, dan kita perbaiki jika kita juga ternyata pernah dan sedang melakukan dosa yang sama.

Injil adalah bagaikan cermin yang bersih, di mana kita boleh melihat kotoran yang menempel pada wajah kita, sehingga kita bisa membersihkannya.

Tanpa cermin yang merefleksikan kotoran kita, kita selamanya tidak akan tahu kalau wajah kita ternyata penuh noda.

CA
# amabel 2011-04-14 10:36
*
Al-Quran bukan bahasa arab. Bahasa Al-Quran adalah bahasa wahyu. Karena kebetulan saja turunnya di sana jadi banyak persamaannya.
Saat itu masyarakatnya hilang arah dan rata-rata agama samawi kitabnya pun turun didaerah sana.

Simple saja banyak sudah penghapal Al-Quran, umpama Al-Quran hilang dari bumi, bisa dengan mudah di cetak lagi dan bahasanya tidak ada yang berubah sedikitpun tanda-tanda bahasa wahyunya, jika ada bahasa Indonesia itu hanya terjemahan saja.

Bisa tidak anda atau saudara-saudara anda menghapalkan kitab yang anda percayai itu?
Memakai bahasa yang mana? Inggris?
Terus terjemahannya sama tidak di tiap-tiap bahasa di dunia?
Patokan bahasa kitabnya yang mana?
# Staff Isa dan Islam 2011-04-21 01:14
~
Saudara Amabel, apakah mungkin Firman Allah bisa hilang maupun dipalsukan?

“Tak ada seorangpun yang dapat merobah kalimat-kalimat Allah.” (Qs 6:34).

Jika Firman Allah bisa hilang atau dipalsukan, maka Allah itu tidak Maha Kuasa karena tidak mampu menjaga Firman-Nya. Dan karenanya, ayat di atas pun harus dibatalkan.

Firman Allah diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa hanya dengan satu tujuan, yakni agar lebih banyak orang boleh membaca, dan akhirnya menjadi mengerti akan apa yang hendak Allah sampaikan kepada umat manusia.

Bagaimana bila nanti sampai salah mengartikannya?

Justru ini adalah salah satu tujuan mengapa harus ada terjemahan, sehingga lebih banyak orang bisa mencoba untuk mengerti arti Firman Allah di dalam bahasanya sendiri. Sehingga mereka bisa membandingkan antara apa yang mereka mengerti, dengan apa yang diajarkan di dalam rumah-rumah ibadah. Dengan demikian, maka makna yang lebih dalam dan indah akan diperoleh.

Kami percaya bahwa Firman Allah diturunkan dalam bahasa manusia, justru agar manusia boleh mengerti Firman Allah, siapapun dia.

CA
# Anang 2011-04-14 14:31
*
Kitab Injil Plagiarisme 100%

Tolong dilihat kembali Kitab Injil anda itu antara 2Raja-raja 19 dan Yesaya 37.

Bagaimanakah menurut Anda?

Maaf, saya yakin anda belum mempelajari Injil sepenuhnya.
# Staff Isa dan Islam 2011-04-21 01:25
~
Saudara Anang, salah satu raja yang memerintah pada zaman hidupnya Nabi Yesaya, adalah raja yang tertera namanya pada 2 Raja-raja 19, yakni Raja Hizkia.

Jadi Kitab 2 Raja-raja mencatat tentang Raja Hizkia, dan Kitab Yesaya 37 mencatat pelayanan Nabi Yesaya pada zaman pemerintahan Raja Hizkia. Kisah yang dicatat sama, kenapa justru heran?

Bukankah kesamaan antara Kitab 2 Raja-raja 19 dan Kitab Yesaya pasal 37, justru membuktikan bahwa Al-Kitab adalah belum dipalsukan dan masih tetap sama, dari dahulu, sekarang, dan sampai selama-lamanya?

CA
# saykoseng 2011-04-14 23:19
*
Kenapa anda sungguh yakin bahwa anda semua yang Menuhankan Yesus akan masuk sorga semua?
Apa yang membuat anda yakin seyakin-yakinny a? Iming-iming masuk surga sudah sering saya dengar, bahkan sudah dipastikan siapa yang mengikuti Yesus akan selamat dan masuk sorga.

Renungkanlah. Injil, Surat Yakobus 4:16 "Ini adalah satu kecongkakan yang masuk dalam kategori perbuatan dosa. Jadi menyakini dirinya masuk sorga adalah perbuatan dosa".

Wassalam.
# Staff Isa dan Islam 2011-04-21 01:35
~
Tetapi sekarang kamu memegahkan diri dalam congkakmu, dan semua kemegahan yang demikian adalah salah. (Injil, Surat Yakobus 4:16).

Demikianlah di atas, kami kutip isi ayat yang seharusnya. Kami tidak tahu bunyi ayat yang Saudara kutip itu asalnya dari mana? Yang pasti Yakobus 4:16 tidak berbicara bahwa meyakini diri masuk sorga adalah dosa.

Sebab Allah mengutus Anak-Nya (Kalimatullah: Isa Al-Masih) ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkanny a oleh Dia. Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum; barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman. (Injil, Rasul Besar Yohanes 3:17-18).

Di atas adalah salah satu ayat yang menerangkan bahwa siapa yang percaya kepada Isa Al-Masih tidak akan lagi dihukum, karena hukumannya telah ditanggung oleh Isa Al-Masih.

Hukuman atas dosa telah lunas dibayar, jadi atas dasar apa kita bisa dihukum lagi?

CA
# saykoseng 2011-04-14 23:35
*
Saya menemukan sebuah kemunafikan yang besar pada pengurus web ini.
Mengaku bukan Kristen, demi sebuah keuntungan yang tidak jelas. Padahal saya yakin anda-anda disini Kristen yang taat.

Ingat wahai kaum Muslimin, kalau anda mengaku bukan Islam jika dalam keadaan sempit, maka anda sudah dianggap kafir.

Jadi walaupun kita berada disarang musuh, kita harus menjunjung agama kita. Biarlah jiwa ini lepas dari raganya demi membela agama Allah.

"Siapa yang berkata dirinya berlepas dari Islam, jika ia benar maka ia seperti yang ia ucapkan. Dan jika dusta, maka ia tidak kembali dalam Islam dalam keadaan selamat"(HR Nasai dan Ibnu Majah).
# Staff Isa dan Islam 2011-04-21 01:40
~
Saudara Saykoseng, kami tidak pernah mengatakan kalau kami bukan penganut iman Kristiani.

Apakah Saudara tahu apa arti kata "Kristen" ?

Kristen berarti para pengikut Isa Al-Masih, yang disebut sebagai Kristus.

Kata "Kristus" dan "Al-Masih" adalah persis kata yang sama, hanya berasal dari bahasa yang berbeda.

Kristus atau Al-Masih berarti Juru Selamat yang telah dijanjikan dan diurapi oleh Allah sendiri.

Tidak boleh ada nabi lain yang digelari Kristus, atau Al-Masih, sebab satu-satunya Juru Selamat manusia hanyalah Isa Al-Masih.

CA
# saykoseng 2011-04-14 23:36
*
('Isa berkata), "Dan sesungguhnya Allah itu Tuhan-ku dan Tuhan-mu, maka sembahlah Dia. Ini adalah jalan yang lurus." (Q.S. Maryam : 36)
# Staff Isa dan Islam 2011-04-21 01:49
~
Benar, Saudara Saykoseng.

"Dan sesungguhnya Isa itu benar-benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat. Karena itu janganlah kamu ragu-ragu tentang kiamat itu dan ikutilah Aku. Inilah jalan yang lurus" (Qs 43:61).

"Dan tatkala Isa datang membawa keterangan dia berkata: "Sesungguhnya aku datang kepadamu dengan membawa hikmat dan untuk menjelaskan kepadamu sebagian dari apa yang kamu berselisih tentangnya, maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah (kepada)-ku (Isa Al-Masih)" (Qs 43:63).

Ayat-ayat di atas menyatakan bahwa Isa Al-Masih adalah jalan yang lurus. Maka, ikutilah Dia.

Untuk lebih mengenal siapakah Isa Al-Masih yang sesungguhnya, kami mempersilahkan Saudara untuk boleh merenungkan: isadanislam.com/jalan-keselamatan.
~
CA
# Retep 2011-04-15 10:37
*
Ikut mampir, menurut saya situs ini baik untuk pembelajaran bagi setiap orang yang mencari kebenaran.

Untuk Al jihad, kok sepertinya anda ketakutan sekali dengan situs ini?
Di mana letak penodaan agamanya ya?

Bukankah anda sudah mengIslamkan lima pendeta?
Bukankah lebih bagus jika saudara Al jihad memberi pertanyaan-pert anyaan langsung di forum ini, sehingga orang yang mencari kebenaran bisa mempertimbangka n dari hasil pertanyaan saudara.

Saya justru penasaran bagaimana anda bisa mengIslamkan pendeta?
Saran saya, dari hasil anda mengIslamkan pendeta bisa anda pertanyakan kembali ke situs ini sesuai dengan pokok permasalahan yang ada.

Saya yakin admin akan dengan senang hati menjawab setiap pertanyaan anda.

Terimakasih, Tuhan Yesus mengasihi anda.
# Staff Isa dan Islam 2011-04-21 01:53
~
Terima Kasih buat tanggapan yang tepat dari Saudara Retep. Kami berjanji akan menjawab pertanyaan-pert anyaan yang diajukan, jikalau pertanyaan-pert anyaan tersebut tidak jauh melenceng dari artikel yang dibahas.

CA
# Anang 2011-04-28 07:53
*
"Jelas, Injil jauh melebihi Al-Quran."

Ya, Injil memang melebihi Al-Quran dalam hal Pornografi, dan pelecehan terhadap Nabi maupun Tuhan.

George Bernard Shaw, pemikir dan dramawan besar Inggris, sewaktu membaca Kitab Suci Injil, dengan teliti mengatakan bahwa Kitab tersebut adalah Kitab yang paling berbahaya di bumi. Jaga Kitab tersebut dalam keadaan terkunci, larang anak-anak anda membacanya.

Dan majalah The Plain Truth, terbitan "World Church of Tomorrow", dalam salah satu artikelnya mengatakan bahwa banyak badan sensor akan memberi Injil rating X.
# Staff Isa dan Islam 2011-05-03 14:16
~
Saudara telah menyertakan kutipan dan kalimat yang salah sebab George Shaw dan majalah tersebut sama sekali tidak bermaksud bahwa Al-Kitab bukanlah Firman Allah.

Adalah benar bahwa dalam Al-Kitab tercantum dosa-dosa manusia. Namun hal itu justru memberitahu kita untuk menjauhi dosa tersebut. Dalam beberapa kesempatan, ungkapan cinta yang suci juga memang diungkapkan dalam bentuk puisi di dalam Al-Kitab, tetapi sama sekali tidak mengandung unsur pornografi seperti yang Saudara tuduhkan. Sama sekali tidak ada! Saudara harus dapat mendeskripsikan apa arti pornografi sebelum menilai sesuatu itu porno atau tidak.

Al-Kitab sebagai tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. (Injil, Surat 2 Timotius 3:16).

Al-Kitab adalah bagaikan sebuah cermin dari Allah, yang padanya kita boleh bercermin, dan menemukan bahwa wajah kita adalah kotor adanya, dan untuk kemudian kita membutuhkan pembasuhan wajah, sehingga wajah kita menjadi putih bersih kembali.

Firman Allah jelas harus memuat dosa, dan menyatakan dosa itu kepada manusia untuk dihindari. Firman Allah kalau disensor, maka itu bukan Firman Allah lagi.

CA
# Sudaryanto 2011-05-07 14:34
*
Jika Tuhan itu beranak, berarti Tuhan itu punya istri, ayah, ibu, pakde, budhe, adik, kakak, keponakan, dan lain-lain.
# Staff Isa dan Islam 2011-05-17 10:50
~
Saudara Sudaryanto, sesungguhnya ini adalah kesalahan beberapa umat yang fatal.

Umat Kristiani tidak pernah memandang istilah "Anak Allah" sebagai anak secara lahiriah sebagai hasil hubungan Allah dengan seorang wanita bernama Maryam. Apakah Saudara berpandangan bahwa Isa Al-Masih lahir karena Allah menghampiri dan berhubungan jasmani dengan Maryam, lalu beranak-lah Maryam?

Oleh sebab itu, kami mengatakan bahwa ini adalah kesemrautan pikiran beberapa orang.

Konsep "Anak Allah" dalam pandangan Kristiani, adalah berarti bahwa Isa Al-Masih adalah wakil dari Allah secara sepenuhnya, baik di dalam tindakan, maupun perkataan. Dia adalah "tanda yang besar" dari Allah bagi semesta alam (Qs 21:91).

Dia bertindak dan berbicara mewakili Allah secara sepenuhnya karena Isa Al-Masih adalah Kalimat Allah. Ini adalah konsep 'Anak Allah' bagi semua umat Kristiani di seluruh dunia. Tentunya Saudara juga setuju dengan konsep ini bukan?
~
CA
# HambaAllah 2011-05-10 08:14
Sdr. Staf Isa dan islam Yth :

1. Definisi Tuhan menurut anda bagaimana??

2. Di mana sifat ketuhanan Yesus saat disiksa, ditelanjangi, diarak, diludahi dan disalib?”

Kalau bisa dijawab ya...terima kasih.
# Staff Isa dan Islam 2011-05-17 11:13
~
Saudara Hamba Allah,

Tuhan adalah Pencipta Langit dan Bumi, yang layak disembah dan diagungkan.

Sementara Isa Al-Masih adalah Kalimat Allah yang berkenan menjadi manusia. Sebagai Allah, tentu saja Dia memiliki sifat-sifat Allah seperti Maha Tahu (Qs 43:61-63), Suci (Qs 19:19), Benar (Qs 19:34), Pencipta (Qs 3:49), Hakim (HSB 1090), dan lain-lain.

Sebagai manusia, tentu saja ia memiliki sifat-sifat manusia, yakni lapar, haus, gembira, sedih, merasa sakit, menderita sengsara, aniaya, dan lain-lain.

Pertanyaan kami adalah: Apakah Allah sama sekali tidak boleh menjelma menjadi seorang manusia, walaupun Ia sendiri yang menginginkannya?

Tuhan adalah juga pencipta Sorga dan Neraka, di mana nanti kita semua akan berada selama-lamanya pada salah satu tempat tersebut.

Setiap pengikut Isa Al-Masih pada hari kiamat nanti dipastikan akan menuju sorga. Sudah siapkah Saudara menghadapi hal ini? Kami mengajak Saudara untuk merenungkannya dalam: isadanislam.com/jalan-keselamatan.

CA
# Sudaryanto 2011-05-15 18:20
*
Kitab Suci kok saling berlawanan:

Silsilah dari Daud hingga Yesus ada dua versi. Versi pertama sesuai Sura Matius berjumlah 28 orang. Sementara versi kedua sesuai Sura Lukas berjumlah 43 orang. Aneh bukan?
# Staff Isa dan Islam 2011-05-17 11:32
~
Saudara Sudaryanto, Silsilah Isa Al-Masih seperti yang dituliskan Rasul Matius adalah silsilah keturunan yang berasal dari Yusuf (suami Maryam). Sementara silsilah yang ditulis Lukas adalah silsilah dari garis keturunan Maryam.

Dilihat dari segi pandang manusia, Isa Al-Masih adalah seorang manusia yang sering ditulis berdasarkan keturunan laki-laki. Sementara berdasarkan sudut pandang Allah, maka Isa Al-Masih adalah Juru Selamat yang dijanjikan sejak lembaran awal Kitab Suci bahwa: seorang keturunan perempuan akan meremukkan kepala si iblis (Taurat Musa, Kitab Kejadian 3:15), yang artinya: seorang keturunan perempuan akan lahir dan akan membebaskan umat manusia dari dosa.

CA
# swara 2011-07-06 15:47
*
Sesungguhnya agama(yang diridhai)disisi Allah hanyalah Islam. Tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Alkitab kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian(yang ada)di antara mereka. (Qs.Ali Imran:19)

Alkitab vs. Al-Quran
Alkitab: "Beginilah firman Tuhan semesta alam : Aku akan membalas apa yang dilakukan orang Amalek kepada orang Israel, karena orang Amalek menghalangi mereka, ketika orang Israel pergi dari Mesir. Jadi pergilah sekarang, kalahkanlah orang Amalek, tumpaslah segala yang ada padanya, dan janganlah ada belas kasihan kepadanya. Bunuhlah semuanya, laki-laki maupun perempuan, kanak-kanak maupun anak-anak yang menyusu, lembu maupun domba, unta maupun keledai.” (Samuel 15 : 2 – 3)

Al-Quran: Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. (Qs 2 Al Baqarah 190)
# Staff Isa dan Islam 2011-07-13 09:50
~
Saudara Swara,

Silakan membaca dengan cermat kembali ayat 2 ini: “Beginilah firman TUHAN semesta alam: Aku akan membalas apa yang dilakukan orang Amalek kepada orang Israel, karena orang Amalek menghalang-hala ngi mereka, ketika orang Israel pergi dari Mesir.”

Seperti yang telah kita ketahui bersama, umat Israel telah diperbudak di tanah Mesir oleh Firaun selama 400 tahun lebih. Allah membangkitkan Musa untuk membawa umat Israel keluar dari Mesir untuk kembali ke tanah mereka di daerah Kanaan (tanah yang dikenal sebagai tanah milik Palestina dan Israel sekarang).

Namun di dalam perjalanan, mereka menemui banyak sekali hambatan, termasuk serangan dari bangsa tersebut, yang sama sekali tidak menaruh rasa kasihan kepada mereka yang telah teraniaya sekian lama. Allah menyatakan kuasa-Nya dan terus membimbing umat-Nya untuk kembali ke tanah mereka. Ini adalah bagian dari sejarah. Bagaimana dan dengan cara apapun Allah bertindak, ini adalah bagian dari sejarah dan berada di dalam kehendak Allah, yang saudara juga tidak mungkin menentang-Nya bukan.

Namun Saudara perlu mengetahui bahwa peperangan pertama Islam bukanlah karena ditindas, melainkan ketika berupaya untuk merampas barang-barang dagangan para saudagar Arab yang sedang berjalan melintas.

Berbeda sekali dengan Isa Al-Masih, yang sesungguhnya telah mengajarkan tentang kasih yang paling agung dan sejati, sebagai ganti 'kekerasan' di atas muka bumi.

Isa Al-Masih mengajarkan bahwa kita harus mengasihi sesama manusia, bahkan terhadap musuh sekalipun. (Injil, Surah Matius 5:44). Para pengikut Isa Al-Masih yang sejati mengamalkan perdamaian (Injil, Surah Matius 5:9).
~
DA
# atar 2011-07-06 20:39
*
Saudara Swara, kutipan di atas adalah cerita sejarah para nabi-nabi sebelum kedatangan Isa Al-Masih ke dunia, tapi setelah kedatanganganNy a Isa Al-Masih mengajarkan kepada umat manusia cara hidup dengan standart moral yang sangat tinggi, salah satu contoh adalah kasihilah sesamamu manusia seperti engkau mengasihi dirimu sendiri dan ternyata setelah datangnya nabi Saudara pengajaran-Nya adalah mirip dengan ayat yang saudara kutip di atas.

Jika demikian sesuai dengan judul diskusi di atas , tidaklah mungkin Kitab tersebut di atas dikatakan sebagai penyempurna dan dapat dikatakan sebagai suatu kemunduran dan terbukti banyak sekali ajaran yang sudah tidak dapat dipraktikkan lagi karena tidak sesuai dengan perkembangan jaman.

Tetapi kasih itu tidak berkesudahan, semakin jaman ini berkembang kasih semakin kita rindukan dan itulah salah satu bukti Firman Allah adalah kekal adanya.

Terima kasih.
# Staff Isa dan Islam 2011-07-29 09:34
~
Memang sangat sulit bagi orang Kristen untuk menerima dan mengakui bahwa Al-Quran adalah kitab penyempurna. Hal ini dikarenakan begitu banyaknya ajaran-ajaran Muhammad dalam Al-Quran yang bertentangan dengan ajaran Isa Al-Masih.

Seorang nabi yang datang tentulah tujuannya untuk mengubah keadaan yang jahat dan mereformasi (mengubah) masyarakat dengan memberikan ajaran-ajaran yang baik. Namun, bila ajaran Al-Quran saja banyak yang bertolak-belaka ng, bagaimana mungkin kitab tersebut dapat dikatakan sebagai penyempurna.
~
SO
# lucky 2011-08-04 18:35
*
Benarkah Al-Quran sebagai Kitab penyempurna ?

Jawabnya : Ya. Al-Quran merupakan Kitab penyempurna dan penutup bagi Kitab sebelumnya. Al-Quran sudah memuat apa yang ada dalam Kitab-kitab Suci sebelumnya.

Al-Quran tidak dapat dibandingkan dengan Injil yang sudah banyak menyimpang dari ajaran Isa Al-Masih, seperti yang tercantum dalam Al-Quran.

Injil yang sekarang kebenarannya masih perlu pembuktian yang otentik hingga selayaknya disetarakan dengan Hadits.

Al-Quran tidak perlu pembuktian lagi karena merupakan firman Allah dan sudah terbukti hingga sekarang, kalau isi Al-Quran tidak pernah ada yang berhasil merubahnya.
# Staff Isa dan Islam 2011-08-30 17:53
~
Saudara Lucky,

Injil yang benar adalah yang tergabung dalam Alkitab seperti yang dimiliki umat Nasrani saat ini. Ada 66 kitab dalam Alkitab dan empat diantaranya disebut Injil. Dari ke 66 kitab tersebut tidak ada menubuatkan tentang nabi saudara melainkan tentang Isa Al-Masih karena seluruh isi Alkitab sekalipun ditulis dari zaman dan latarbelakang yang berbeda namun satu inti berita yaitu keselamatan dari Isa Al-Masih. Karena arti Injil tidak lepas dari kedatangan, kematian, kebangkitan, dan kenaikan Isa Al-Masih.

Injil itu sendiri artinya adalah kabar baik karena dalam Injillah berita keselamatan bagi manusia diberitakan. Itulah kabar baik. Dan Injil bukan kabar baik yang tidak lengkap sehingga harus disempurnakan oleh nabi saudara. Jika harus disempurnakan lagi baik oleh siapapun maka itu bukanlah Injil.

Mariperhatikan Injil, surat Roma 1:16 "Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani." (Yunani mewakili bangsa-bangsa selain Yahudi)
~
NN
# Purnama Adi 2011-08-05 17:57
*
Wahai Saudara-saudara ku, janganlah kita terpecah karena suatu perdebatan, jadikan ini hanya sebagai pengetahuan. Agama adalah sebuah pilihan, kita tidak bisa membenci seseorang karena agamanya. Karena agama bisa saja diturunkan dari keluarga, bukan karena pilihannya sendiri.

Sebagai analogi: ibu dan ayah anda sekalian beragama Islam/Kristen, 99% pasti anda akan mengikutinya. Saya yakin bila kita mengimani agama kita masing-masing dan menjauhi larangan-Nya kita semua akan diselamatkan di hari kiamat.

Yakinlah itu.
# Staff Isa dan Islam 2011-08-08 15:37
~
Tujuan website ini adalah untuk mengetahui lebih lagi tentang Pribadi Isa Al-Masih, baik menurut yang tertulis di Al-Quran maupun Injil. Alasannya? Karena masih banyak, baik umat Muslim dan Kristen tidak mengerti benar tentang hal tersebut.

Jadi, tujuan website ini bukan untuk memicu perbedaan antara agama satu dengan yang lain. Walaupun memang ada perbedaan, namun tentang Isa Al-Masih, ke dua kitab tersebut mempunyai beberapa persamaan.

“Dan sesungguhnya ’Isa Al-Masih itu benar-benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat” (Qs. 43:61).

Satu-satunya cara untuk diselamatkan pada hari kiamat adalah dengan mengikuti Isa Al-Masih, sebab hanya Dialah yang tahu tentang hari kiamat itu.
~
SO
# lucky 2011-08-06 19:03
*
Quoting Purnama Adi:

.....karena agama bisa saja diturunkan dari keluarga,,bukan karena pilihannya sendiri...sebagai analogi: ibu dan ayah anda sekalian beragama islam/kristen, 99% pasti anda akan mengikutinya..saya yakin bila kita mengimani agama kita masing2 dan menjauhi larangannya kita semua akan diselamatkan di hari kiamat ...yakinlah itu...


- Memang pernyataan diatas tidak dapat disangkal, tapi bukankah Tuhan menciptakan manusia yang berbeda dari makhluk lain ciptaan-Nya?

- Manusia diberi akal untuk meneliti kebenaran yang sebenar-benarny a yang bisa diterima oleh akal sehat, bukan hanya sekedar menerima saja.
# Staff Isa dan Islam 2011-08-10 09:54
~
Akal manusia yang telah diterangi olah Roh Kudus adalah akal yang dapat membedakan mana yang benar dan yang salah. Pada akhirnya hanya akal yang sudah “dibukakan” saja dapat menerima jalan keselamatan yang dari Allah.

Sebagai pemimpin agama Mohammad dengan jujur mengatakan: "Aku bukanlah rasul yang pertama diantara rasul rasul dan aku tidak mengetahui apa yang akan diperbuat terhadapku dan tidak pula terhadapmu…" (Qs. 46:9)

Sedangkan Injil sebagai wahyu Allah berkata: ”Dan keselamatan tidak ada didalam siapapun juga selain di dalam Dia (Isa Almasih) sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.” (Injil, Surat Kisah Para Rasul 4 : 12)

Sehingga Isa Al-Masih berkata : "Akulah Jalan, Kebenaran, dan Hidup tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa (Allah di surga) kalau tidak bersama sama dengan Aku" (Injil, Rasul Besar Yohanes 14: 6)
~
SL
# garamdanterang 2011-09-02 12:27
*
Hari ini semua orang tahu Barrack Obama adalah orang kulit hitam pertama yang menjadi presiden US. Tetapi setelah kira-kira 600thn akan datang, ada orang menafikan US ada presiden orang kulit Hitam.

Ilustrasi di atas boleh digambarkan bagaimana kisah yang serupa terjadi kepada Alkitab. Setelah kira-kira 600 tahun Alkitab diimani dan beredar di seluruh pelosok dunia dengan jumlah jutaan Alkitab telah berada di seluruh dunia. Tiba-tiba datang nabi baru mengatakan dialah yang paling betul dan fakta yang lama semuanya palsu.

Bagi yang berakal dan tidak menerima segala sesuatu secara membabi buta, tentu boleh menilai mana yang benar dan yang mana palsu.

Memang tidak logik orang kulit putih boleh memilih orang kulit hitam menjadi presiden mereka. Dan memang tidak logik juga Allah datang ke dunia di dalam rupa manusia yaitu Isa-Almasih. Tetapi itulah sebenarnnya yang terjadi!
# Staff Isa dan Islam 2011-09-07 11:26
~
Isa Al-Masih, dikenal sebagai seorang Nabi besar dan Guru yang selalu berkata yang benar (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6, Qs. 19:34), dan juga Anak Allah, Firman Allah, Mesias, inkarnasi Allah.

Namun Muhammad yang baru muncul sekitar 600 tahun, menyangkal semua ini. Muhammad menentang bahwa Isa Al-Masih tidak patut disembah, Al-Quran menyiratkan bahwa Isa Al-Masih tidak patut disembah:
"Katakanlah, jika benar Tuhan Yang Maha Pemurah mempunyai anak, maka akulah (Muhammad) orang yang mula-mula menyembah (memuliakan anak itu)." (Qs 43:81)

Sosok Isa Al-Masih dan Muhammad ini amat sangat berbeda. Keduanya telah meninggalkan jejak mereka pada dunia. Orang Kristen mengikuti Isa Al-Masih, sedangkan umat Islam mengikuti Muhammad. Keduanya mengaku berasal dari Allah, tetapi ajaran-ajaran dan tindakan mereka bertentangan satu sama lain. Hanya satu saja yang bisa benar-benar berasal dari Allah!
~
SL
# cecep 2011-12-14 22:45
*
Bagi kami Injil yang asli adalah yang ada didalamnya kata Ahmad (Muhammad, dikatakan Ahmad karena yang bersangkutan belum ada, semacam future tense dalam bahasa Inggris) sebagai penerus, tapi dihapus oleh pengikut setia Isa Al-Masih yang tidak terima, jadilah Nasrani (Kristen).

Sedangkan sebagian pengikut Isa Al-Masih yang lain menerima dan jadilah umat Islam (pada saat itu belum lahir Muhammad). Dan umat Islam itu bisa jadi banyak pengikutnya bukan hanya karena ajaran agamanya tapi karena perbuatan Muhammad sendiri, bagaimana dengan agama anda?
Salam.
# Staff Isa dan Islam 2011-12-19 10:34
~
Banyak hal yang dilakukan orang Islam untuk membenarkan bahwa nabi mereka adalah benar nabi akhir zaman. Salah satu yang mereka lakukan adalah mengutip ayat-ayat dari Injil dan mengklaim sebagai nubuat bagi Muhammad. Sayangnya, tak satupun dari ayat tersebut dapat mendukung pernyataan mereka.

Hal lain yang mereka lakukan adalah menghujat orang Kristen. Mengatakan bahwa orang Kristen telah merevisi Injil dan membuang ayat yang menubuatkan Muhammad. Akhirnya, timbullah istilah “ada Injil palsu dan Injil asli.” Sayangnya, kembali hal tersebut tidak cukup kuat, sebab diantara mereka sendiri tidak pernah ada yang sudah membaca “Injil asli” versi mereka.

Yang lebih aneh lagi, mereka mengatakan bahwa Islam sudah ada sebelum Muhammad lahir. Sungguh aneh, bagaimana mungkin “sesuatu” bisa ada sedangkan yang “punya” belum ada?.
~
SO
# Hasan al. masi 2012-03-12 12:24
*
Saya hanya ingin mengatakan, agar staf situs ini jangan asal bicara. Buktikan mana ayat yang mengatakan kalau nabi Muhammad memperboleh perceraian?.
# Staff Isa dan Islam 2012-03-13 17:11
~
Saudara Hasan,

Inilah ayat dalam Al-Quran yang memperboleh seorang suami menceraikan isterinya:

“Dan jika kamu ingin mengganti isterimu dengan isteri yang lain [menceraikan isteri yang tidak disenangi dan kawin dengan isteri yang baru]....” (Qs 4:20).

“Talak (yang dapat dirujuki) dua kali. Setelah itu boleh rujuk lagi dengan cara yang ma’ruf atau menceraikan dengan cara yang baik...” (Qs 2:229).
~
SO
# majesty 2012-03-20 21:36
*
Disinilah terdapat hal yang gajil. Injil dikatakan palsu, lebih dititik-beratka n pada ketuhanan Isa. Injil menjelaskan bahwa Isa adalah Tuhan, tetapi Al-Quran membatahnya.

Di sisi lain, Injil yang palsu ini menampilkan ajaran kasih, tidak ada satupun ayat perang di dalamnya. tetapi Al-Quran sebagai kitab penyempurna, justru berkelimpahan ayat perang.

Celakanya, jika Injil justru benar, alias tidak palsu. Maka, Al-Quran sangat tidak mungkin (mustahil) sebagai kitab penyempurna.

Dapatkah dibayangkan, jika seorang Yesus yang adalah Allah, disempurnakan oleh Muhamad yang adalah manusia biasa melalui Al-Quran?
# Staff Isa dan Islam 2012-03-22 14:06
~
Umat Muslim memang mengakui bahwa Injil telah dipalsukan, walaupun mereka sendiri tidak dapat membuktikan hal tersebut.

Namun sayangnya, Al-Quran sepertinya memberi pandangan yang berbeda tentang hal tersebut. Terbukti dengan salah satu ayat dari Al-Quran, yaitu: “......Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa” (Qs 5:46).

Menurut Al-Quran, dalam Injil dan Taurat ada petunjuk serta pengajaran. Mungkinkah petunjuk dan pengajaran Allah dapat disempurnakan oleh manusia?.
~
SO
# Re......... 2012-04-14 17:57
*
Kalau ingin menjelaskan sesuatu cari tahu dulu kebenarannya. Salah satunya tentang derajat pria dan wanita dalam Al-Quran adalah tentang kewajiban berjilbab. “Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu , anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.” Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” (Qs 33:59)

Tidak usah melebih-lebihka n atau mengurangi nilai yang terkandung dalam masing-masing kitab.
# Staff Isa dan Islam 2012-04-17 15:12
~
Saudara Re,

Di bagian manakah dari penjelasan kami di atas yang salah?

Bila memang Al-Quran memandang pria dan wanita sama, mengapa dalam hal pornografi wanita yang lebih disalahkan. Mengapa wanita yang wajib menutup seluruh tubuhnya agar laki-laki tidak birahi kepada mereka. Bukankah dalam hal ini pria yang salah. Mengapa mereka menjadi birahi hanya karena melihat wanita yang berpakaian mini?

Bila memang Al-Quran ingin berlaku adil, bukankah sebaiknya disamping wanita wajib menutup tubuhnya dengan menggunakan jilbab, pria juga wajib menjaga mata dan pikiran mereka yang porno. Agar pada waktu mereka melihat wanita, tidak terlintas hal-hal porno dalam pikirannya.
~
SO
# petualang 2012-07-13 21:46
*
Staff IDI,

Dua hal yang ingin saya komentari dari tulisan anda.

1. Terkait dengan Qs 5:46 atau ayat lain dalam Al-Quran yang menyinggung tentang Injil. Ada perbedaan maksud antara injil yang disebut dalam Al-Quran dengan Injil yang sekarang ini anda pegang. Injil yang dimaksud Al-Quran adalah benar firman (Wahyu) Allah. Sedangkan Injil yang anda bawa-bawa adalah kisah hidup Yesus.

2. Terkait point sikap terhadap musuh. Islam mengajarkan agar kita tegas terhadap musuh. dan lemah lembut terhadap mereka yang tidak memusuhi kita. Ketegasan dan sikap keras itu tidak boleh menghalangi kita untuk berbuat adil terhadap mereka. dan itu realistis. Terjadi dalam dunia kehidupan. adapun dalam Kristen yang sering kalian pamerkan itu, ia adalah ajaran yang hanya bisa dibanggakan dalam dunia imajiner. Tidak bisa diaplikasikan dalam dunia nyata.
# Staff Isa dan Islam 2012-07-20 09:18
~
Saudara Petualang, terimakasih atas komentar saudara.

Injil hanya satu, Yaitu “Berita Keselamatan” yang dibawa oleh Isa Al-Masih. Bahwa manusia yang berdosa dapat diselamatkan melalui anugerah Allah di dalam Isa Al-Masih. Berita ini berlaku untuk seluruh manusia yang terdiri dari berbagai suku, bangsa, dan bahasa.
Mengenai Injil silakan beralih ke halaman ini: http://tinyurl.com/cklzmwt

Nah, inilah permasalahannya . Benarkah kitab saudara dapat disebut penyempurna sedangkan ajarannya jelas bertentangan dengan yang diajarkan Isa Al-Masih.

Mari perhatikan bagaimana yang diajarkan Isa Al-Masih: "Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.” (Injil, Rasul Besar Matius 5:44)

Bagaimana dapat melakukan ajaran di atas, silakan baca dan renungkan dulu di url ini: http://tinyurl.com/6ntpehg
~
DA
# Biotas CKG 2012-07-21 10:26
*
Agama apakah yang dianut Yesus? Bukankah Nabi Ibrahim lebih dulu dari Yesus? Lalu kenapa umat Yesus tidak mengikuti ajaran Nabi Ibrahim?

Ini adalah surat Ibranim, 35 dan (ingatlah), ketika Ibrahim berkata: "Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini (Mekah), negeri yang aman, dan jauhkanlah aku beserta anak cucuku daripada menyembah berhala-berhala . 36 Ya Tuhanku, sesungguhnya berhala-berhala itu telah menyesatkan kebanyakan daripada manusia, maka barangsiapa yang mengikutiku, maka sesungguhnya orang itu termasuk golonganku, dan barangsiapa yang mendurhakai aku, maka sesungguhnya Engkau, Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
# Staff Isa dan Islam 2012-07-24 09:23
~
Saudara Biotas,

Yesus tidak mempunyai agama. Begitupula dengan Nabi Ibrahim. Semua nabi yang datang ke dunia, tidak satu pun membawa misi agama, selain Muhammad tentunya.

Mungkin saudara akan bertanya, mengapa nabi-nabi tersebut tidak membawa misi agama? Jawabannya, karena 'agama' tidak menjamin seseorang masuk sorga. Dengan kata lain, hanya dengan memeluk agama tertentu seseorang tidak langsung dijamin masuk sorga.

Bila tidak keberatan, dapatkah saudara memberi dengan lengkap alamat dari ayat yang saudara kutip di atas? Maksud kami, saudara mengutip ayat tersebut dari Surah mana?
~
SO
# siti jihad 2012-10-06 21:06
*
1) Kewajiban Berjilbab (Qs 33: 59) “Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu , anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya[1232] ke seluruh tubuh mereka.” Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”

2) Qs 4:20 “Dan jika kamu ingin mengganti isterimu dengan isteri yang lain 280, sedang kamu telah memberikan kepada seseorang di antara mereka harta yang banyak, maka janganlah kamu mengambil kembali daripadanya barang sedikitpun. Apakah kamu akan mengambilnya kembali dengan jalan tuduhan yang dusta dan dengan (menanggung) dosa yang nyata?”

Jadi jangan menterjemahkan ayat Al-Quran asal-asalan.
# Staff Isa dan Islam 2012-10-09 08:06
~
Saudari Siti Jihad,

Terimakasih atas saran dan kutipan ayat yang saudara cantumkan di atas. Sedikit tanggapan dari kami:

1) Jilbab memang busana yang identik dengan wanita Muslim. Walau tujuan dari penggunaan busana tersebut sebenarnya menurut kami secara logika kurang masuk akal. Yaitu supaya tidak membuat pria yang melihat menjadi birahi.

Saudari Siti, apakah saudara pernah membaca sebuah hadist yang merupakan asal-mula mengapa wanita Muslim diperintahkan untuk menggunakan jilbab? Silakan saudari lihat pada artikel ini: http://tinyurl.com/d8na4t7.

2) Perhatikanlah kalimat “Dan jika kamu ingin mengganti isterimu dengan isteri yang lain” pada ayat di atas. Saudari Siti, apakah saudari rela bila posisi saudari sebagai isteri digantikan oleh wanita lain? Atau apakah saudari setuju bila suami saudari membagi cintanya dengan wanita lain?
~
SO
# hadazah 2012-10-18 02:08
*
Puji Tuhan, dengan membaca artikel ini keraguanku pada kepercayaanku sendiri akhirnya terjawab. Dulu aku bingung karena mendengar gosip Injil dirubah. Terimakasih.
# Staff Isa dan Islam 2012-10-18 14:47
~
Saudara Hadazah,

Syukurlah bila akhirnya tulisan kami dapat menguatkan iman saudara.

Firman Allah berkata, “Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran” (Injil, Surat 2 Timotis 3:16). Untuk memperkuat iman saudara, saran kami ada baiknya saudara membaca Alkitab secara rutin. Karena dalam Alkitab saudara akan menemukan wahyu Allah yang dapat mendidik dan mengajar saudara untuk mengetahui kebenaran sejati.

Injil atau Alkitab adalah firman Allah, yang diwahyukan-Nya kepada orang-orang pilihan-Nya, agar wahyu tersebut dapat ditulis. Allah yang menyampaikan wahyu tersebut adalah Allah yang Maha Kuasa, sehingga Dia berkuasa menjaga keutuhan firman-Nya dari tangan-tangan orang yang tidak bertanggung-jaw ab dan bermaksud merubahnya.

Perhatikanlah ayat ini: “Rumput menjadi kering, bunga menjadi layu, tetapi firman Allah kita tetap untuk selama-lamanya" (Kitab Nabi Besar yesaya 40:8).

Ayat di atas mengatakan, bahwa selama-lamanya firman Allah tidak akan pernah berubah.

Untuk lebih jelasnya, silakan saudara membaca artikel pada link ini: http://www.isadanislam.com/alkitab/.
~
SO
# AKSEL 2012-11-20 16:56
*
Allah menciptakan manusia dengan sempurna. Muhammad, Isa, saya dan kalian semua manusia.
# Staff Isa dan Islam 2012-11-22 14:50
~
Betul apa yang saudara katakan, pada awalnya memang Allah menciptakan manusia dengan sempurna. Bahkan Kitab Suci berkata, “Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka” (Taurat, Kitab Kejadian 1:27)

Manusia ciptaan Allah itu bukan hanya segambar dengan Dia, tetapi manusia itu juga dekat dengan Allah bahkan dapat melihat langsung kemuliaan Allah.

Tapi kesempurnaan itu tidak bertahan lama. Kesempurnaan itu hilang sejak manusia itu jatuh dalam dosa dan kehilangan kemuliaan Allah.

Karena saat ini manusia sudah tidak ada yang sempurna lagi – termasuk Muhammad, saya dan saudara – maka manusia memerlukan kasih dan anugerah dari Allah agar manusia dapat kembali pada Allah. Untuk itulah Kalimatullah – Isa Al-Masih – datang ke dunia agar Dia dapat menjadi “Jalan” Keselamatan bagi setiap manusia sebagaimana yang telah disampaikan-Nya.

“Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku” (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6)
~
SO
# Alfian 2012-11-21 22:40
*
Islam memandang pria dan wanita secara adil. Bukan seimbang. Yaitu adil dalam meletakan hak dan kewajiban.
# Staff Isa dan Islam 2012-11-22 14:50
~
Saudara Alfian,

Dapatkah saudara menjelaskan apakah perbedaan “adil” dan “seimbang”?

Dan dapatkah saudara memberi contoh dalam hal apakah Islam memandang bahwa pria dan wanita mempunyai hak dan kewajiban yang adil?
~
SO
# Alfian 2012-11-25 15:16
*
Quoting Staff Isa dan Islam:
~
Dan dapatkah saudara memberi contoh dalam hal apakah Islam memandang bahwa pria dan wanita mempunyai hak dan kewajiban yang adil?
~
SO

“Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang muslim, laki-laki dan perempuan yang mukmin, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam ketaatannya, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyuk, laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah Telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar” (Al-Ahzab:35)

Dalam ayat tersebut Allah menjelaskan bahwa Islam berlaku adil terhadap laki-laki maupun perempuan. Dalam perihal ibadah, tidak pernah membedakan pemberian pahala dan dosa berdasarkan gender.
# Staff Isa dan Islam 2012-11-27 15:07
~
Terimakasih saudara Alfian untuk kutipan ayat yang saudara berikan. Kami juga ingin mendengar pandangan saudara mengenai ayat ini: “Dan persaksikanlah dengan dua orang saksi dari orang-orang lelaki di antaramu). Jika tak ada dua orang lelaki, maka (boleh) seorang lelaki dan dua orang perempuan dari saksi-saksi yang kamu ridhai, supaya jika seorang lupa maka seorang lagi mengingatkannya (Qs. 2:282). Mengapa dalam hal memberi kesaksian wanita dianggap lebih rendah dibanding pria?

“Dan para wanita mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang ma’ruf. Akan tetapi para suami mempunyai satu tingkatan kelebihan daripada isterinya” (Qs 2:228). Dalam hal kewajiban juga pria lebih tinggi satu tingkat daripada wanita.

Sebenarnya masih ada beberapa ayat lain yang menurut kami Al-Quran memandang wanita lebih rendah dibanding pria. Tapi, baiklah saudara memberi tanggapan atas dua ayat di atas dulu saja.

Terimakasih!
~
SO
# Sheng 2012-12-04 15:51
*
To: Al Jihad,

Carilah kebenaran supaya kamu memberitakan yang benar juga. Jangan taunya hanya berjihad dengan berbagai teror.

Satu hal yang saya mau katakan bahwa saya tidak percaya kamu sudah mengislamkan 5 pendeta. Mengapa begitu? Dari kualitas komentarmu saja tidak mencerminkan kamu bisa mengislamkan 5 pendeta. Malah terkesan emosional.
# chandra 2012-12-19 22:52
*
Quoting HambaAllah:
Sdr. Staf Isa dan islam Yth :

1. Definisi Tuhan menurut anda bagaimana??

2. Di mana sifat ketuhanan Yesus saat disiksa, ditelanjangi, diarak, diludahi dan disalib?”

Kalau bisa dijawab ya...terima kasih.


Jawaban:

1. Definisi Tuhan Maha Besar. Maha Besar sehingga mampu menanggung kehinaan. Siksaan dan demi melayani dan memberi tauladan kepada kita agar menjadi sabar dan taat sampai mati.

2. Lihat no 1. Saya bangga sekali memiliki Tuhan Yesus yang sungguh super sabar. Terimakasih. Semoga menjadi teladan bagi kita semua untuk saling melayani dan tidak cepat putus asa, kuat dalam cobaan. Seorang Penyelamat yang sesuai dengan ajaran-Nya sampai wafat, tidak mementingkan diri-Nya sendiri. Ini baru super tidak ada tandingnya. ...
# andy 2012-12-20 09:52
*
Menilai pohon yang baik bisa kita lihat dari buahnya. Tuhan tidak mengajarkan manusia untuk melakukan seks bebas (dengan beristri 4) atau berperang bahkan membunuh orang (dengan berjihat).

Buah yang dihasilkan Isa adalah buah kasih dan pengampunan!
# aris 2012-12-21 15:46
*
Kepada Staf Isa dan Islam,

Percaya atau tidak percaya, sadar atau tidak sadar, inilah sifat sejati manusia. Ketika ada sebuah permasalahan, pasti kita berusaha mencoba mencari jawaban yang paling benar. Usaha tersebut tidaklah cuma sekali usaha, langsung kita mendapat jawaban yang paling benar. Bisa dua kali, tiga kali, empat kali, bahkan banyak sekali usaha yang sudah kita lakukan untuk mendapatkan J jawaban yang paling benar.

Satu kali berusaha kalau masih ada yang salah (cacat), pasti kita berusaha lagi, dua kali kita berusaha lagi, hasilnya bisa lebih baik, akan tetapi kalau hasilnya masih ada yang kurang, pasti kita akan berusaha lagi,, tiga kali, empat kali, dan seterusnya, sampai kita mendapatkan jawaban yang paling benar dan paling memuaskan.
# Staff Isa dan Islam 2012-12-28 10:18
~
Saudara Aris,

Terimakasih untuk pencerahan saudara di atas. Apa yang saudara sampaikan itu memang tidak salah. Tapi, yang membuat kami bingung, apakah hubungan antara komentar saudara tersebut dengan topik artikel yang sedang dibahas?
~
SO
# LASKAR JESUS 2012-12-27 07:56
*
Buat orang-orang yang ingin berkomentar lebih dalam, pahami dulu pengertian dari kata "penyempurnaan."

Saya sangat bahagia karena Injil merupakan penyempurna dari kitab-kitab sebelumnya, kalau mau tahu mengapa? Baca Alkitab dari awal sampai akhir dan jangan setengah-seteng ah, maka kalian yang buta akan dibuat melihat akan kebenaran itu. Dan Alkitab yang sudah saya baca selama 20 tahun tidak pernah berubah. Terimakasih.

Tuhan Yesus memberkati staff Isa dan Islam.
# aris 2012-12-28 21:55
*
Kepada Staf Isa dan Islam,

Kalau kita sudah menyadari seharusnya kita sudah tau jawabanya.

Intinya: Jawaban yang paling benar adalah terletak di paling akhir jawaban, karena jawaban yang terakhir adalah penyempurnaan dari jawaban yang sebelumnya.

Kita semua mengetahui kalau Nabi Isa, adalah seorang yang diutus Allah dan diberikan mukjizat kitab Injil. Nabi Isa hidup sebelum Nabi Muhammad lahir. Nabi Muhammad adalah sama dengan Nabi Isa, dia juga merupakan seorang yang diutus Allah, dan diberikan mukjizat berupa kitab Al-Quran yang merupakan penyempurnaan dari kitab-kitab sebelumnya. Muhammad adalah nabi terakhir diutur, dant idak ada nabi setelah dia.

Apa yang dilakukan seorang nabi merupakan 'cara' pemecahan suatu masalah dalam kehidupan (bisa dikatakan pedoman) bagi kaum-kaumnya sehingga bisa menjadi contoh untuk kaumnya dalam memecahkan perosalan hidupnya.
# Staff Isa dan Islam 2013-01-05 16:13
~
Tidak selalu jawaban paling akhir adalah paling sempurna. Jawaban yang paling benar, adalah jawaban yang menjawab kebutuhan si penanya. Misalnya, ketika saudara haus, saudara membutuhkan air. Bukan nasi, walaupun nasi diberi paling akhir. Demikian halnya dengan Al-Quran dan Nabi Muhammad.

Maaf, menurut kami Al-Quran dan Muhammad bukanlah jawaban paling akhir. Karena Muhammad tidak dapat memberi jawaban atas kebutuhan manusia pada jaminan kekal sorgawi. Dan lagi, menurut kami Al-Quran bukanlah mujizat Muhammad. Orang Muslim percaya Al-Quran adalah kumpulan “wahyu” yang diyakini diterima Muhammad dari Allah melalui Jibril. Setelah ratusan tahun Muhammad wafat, barulah“wahyu” tersebut dibuatkan naskahnya lalu dibukukan dan diberi nama Al-Quran.

Memang Muhammad memberi 'cara' pemecahan untuk persoalan kehidupan kaumnya. Seperti: seorang pria yang ingin mempunyai isteri lebih dari satu, maka dikeluarkanlah “ijin” berpoligami. Seorang pria yang sudah tidak mencintai isterinya, diijinkan meneraikannya. Tapi, benarkah itu semua adalah solusi terbaik dari permasalahan di rumah tangga?

Inilah jawaban yang diberikan oleh Isa Al-Masih atas kebutuhan manusia: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu. “Dan hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini” (Injil, Rasul Markus 12:30-31).
~
SO
# Alfian 2012-12-28 22:45
*
Quoting Staff Isa dan Islam:
~
Terimakasih saudara Alfian untuk kutipan ayat yang saudara berikan.

Sebenarnya masih ada beberapa ayat lain yang menurut kami Al-Quran memandang wanita lebih rendah dibanding pria. Tapi, baiklah saudara memberi tanggapan atas dua ayat di atas dulu saja.

Terimakasih!
~
SO

Sebelum saya memberikan tanggapan, saya ingin tahu anda beragama apa?
# Staff Isa dan Islam 2013-01-05 16:14
~
Saudara Alfian,

Sebuah pepatah mengatakan, tak kenal maka tak sayang. Jadi, kami maklum atas pertanyaan saudara di atas. Semoga dengan saudara mengetahui sedikit tentang kami dapat membuat saudara lebih nyaman untuk berdiskusi dengan kami.

Kami adalah pengikut Isa Al-Masih yang percaya pada keselamatan yang diberikan oleh Isa Al-Masih melalui penyaliban-Nya. Dan kami juga mengimani ucapan Isa Al-Masih berikut ini: “Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku” (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6).
~
SO
# aris 2013-01-04 21:27
*
Kepada Staf Isa dan Islam,

Maaf ya, setelah saya membaca sebagian dari isi web ini anda menulisankan 'arti' dari Al-Quran tanpa mempelajari asal turunnya ayat dan tafsirannya. Ibarat anda membutuhkan 'santan', anda tinggal beli 'santan' dalam kemasan, anda tidak tau bagaimana 'santan' itu diperoleh.

Saran saya, kalau mau lebih jelas coba anda ambil satu permasalahan, pertama anda tanyakan kepada orang yang anda anggap ahli Alkitab, terus anda tanyakan kepada kyai (yang hafid Al-Quran).
# Staff Isa dan Islam 2013-01-05 16:15
~
Saudara Aris,

Terimakasih atas saran dan penilaian yang saudara berikan. Bila tidak keberatan, dapatkah saudara menunjukkan pada kami ayat mana yang sudah salah kami artikan. Dan dapatkah saudara memberi arti yang benar untuk ayat yang salah tersebut? Menurut kami, tentu saudara dapat menjelaskannya karena saudara mengetahui hal tersebut salah.

Tentu kami akan sangat senang bila saudara tidak keberatan untuk menjelaskannya. Sehingga kami pun mempunyai pengertian yang benar. Terimakasih
~
SO
# jupiter 2013-01-23 06:54
*
Pertanyaan besar yang belum terjawab, "substansi apa yang digenapi"?
# Staff Isa dan Islam 2013-01-25 15:58
~
Saudara Jupiter,

Maaf, pertanyaan saudara di atas kurang jelas. Mohon ditulis diulang dan lebih diperjelas. Agar teman-teman yang lain dapat memberi tanggapan, demikian juga dari kami sebagai pengelola situs ini.

Terimakasih.
~
SO
# aazman 2013-02-01 15:05
*
Saudara staf Isa dan Islam

Saudara tidak perlu memutar-balikka n semua yang dihujahkan. Ternyata banyak fakta, saudara terlalu menyimpang berkaitan Isa Al-Masih. Saya rasa untuk kecelikan saudara, baik saudara tidak cerita nabi Isa versi yang diterbitkan oleh Iran dalam youtube. Saudara janganlah jadi seperti seorang yang jahil dan ego. Di akhirat penyesalan tiada gunanya.
# Staff Isa dan Islam 2013-02-02 15:16
~
Saudara Aazman,

Sungguh kami tidak mengerti dengan isi komentar saudara di atas. Sepertinya, menurut penilaian saudara kami telah melakukan kesalahan besar. Bila tidak keberatan, kiranya saudara menunjukkan kepada kami kesalahan apa yang telah kami perbuat sehingga saudara begitu marahnya kepada kami.

Mengenai Isa Al-Masih, kami tidak perlu melihat Isa menurut versi Iran, ataupun versi lain. Kami hanya mengimani Isa Al-Masih sesuai dengan apa yang dikatakan dalam kitab suci.

Perhatikanlah ayat ini: “Sabda Isa Al-Masih: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku” (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6).

“Dan sesungguhnya Isa Al-Masih itu benar-benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat. Karena itu janganlah kamu ragu-ragu tentang kiamat itu dan ikutilah Aku. Inilah jalan yang lurus” (Qs 43:61).

Siapakah Isa Al-Masih sehingga Dia mengetahui hari kiamat? Bukankah kiamat adalah rahasia Ilahi?
~
SO
# Keke 2013-02-04 13:30
*
Untuk semuanya,

Al-Quran dan Alkitab memang ada persamaan dan perbedaan. Jika kalian sudah membaca Kitab kalian sendiri dari awal hingga akhir, maka semua pertanyaan-pert anyaannya telah terjawab. Mohon membaca sampai paham apa inti dari Kitab masing-masing, maka anda semua pasti paham akan kebenaran yang nyata. Terimakasih!
# Staff Isa dan Islam 2013-02-04 20:28
~
Saudara Keke,

Terimakasih atas komentar dan juga saran saudara. Bila tidak keberatan, dapatkah saudara membantu menjelaskan arti dari ayat Al-Quran ini:

“Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa” (Qs 5:46).

Terimakasih!
~
SO
# aazman 2013-02-05 21:07
*
Bukannya marah, tetapi saudara banyak menafsirkan banyak ayat-ayat Al-Quran Isa Al-Masih untuk mengikut pemahaman saudara sendiri.

Kami orang-orang yang beriman kepada Allah, rasul-Nya dan hari kiamat, Kami mempunyai ahli-ahli tafsir Al-Quran yang lebih arif mengenainya. Memang betul Isa diberikan kelebihan mengetahui hari kiamat, teapi Allah tidak berikan tarikh berlakunya hari kiamat kepada siapa-siapa termasuk Nabi Isa. Tarikhnya hanya pada Tuhan semesta alam.
# Staff Isa dan Islam 2013-02-06 21:23
~
Saudara Aazman,

Fokus utama dari situs ini adalah membahas tentang pribadi Isa Al-Masih menurut sudut pandang Alkitab dan juga Al-Quran. Itulah sebabnya kami hanya mengutip ayat-ayat Al-Quran yang ada hubungannya dengan Isa Al-Masih.

"Dan sesungguhnya Isa itu benar-benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat" (Qs 43:61) "Sesungguhnya Allah, hanya pada sisi-Nya sajalah pegetahuan tentang hari Kiamat" (Qs 31:34)

Coba saudara bandingkan dua ayat di atas. Dikatakan hanya Allah yang tahu tentang hari kiamat, juga dikatakan Isa mengetahui hari kiamat.

"Demi Allah yang jiwaku ditangan-Nya sesungguhnya telah dekat masanya Isa anak Maryam akan turun ditengah kamu Dia akan menjadi Hakim yang adil" (Nabi bersabda Hadits Shahih Muslim 127) "Tuhanmu benar-benar akan memberi putusan diantara mereka dihari kiamat" (Qs 16:124)

Dikatakan Isa dan Allah adalah hakim yang adil. Lalu, siapakah sebenarnya Isa Al-Masih? Mengapa Dia juga mengetahui hal-hal yang hanya Allah saja yang tahu?
~
SO
# aazman 2013-02-06 21:47
*
Saudara staf Isa dan Islam,

Kedua-dua ayat menceritakan tentang keadaan peristiwa Nabi Isa pada zaman-Nya. Karena pada zaman itu Allah telah mengutus nabi Isa sebagai pesuruh-Nya dikala kitab-kitab Allah yang diturunkan kepada Nabi Musa, yaitu Taurat telah diubah atau ditambah oleh para paderi ahli kitab Yahudi pada masa itu, yang hanya inginkan pangkat dan kedudukan supaya dihormati. Lantas Allah mengutus Nabi Isa untuk membetulkan kembali pegangan akidah mereka.

Sudah semestinya betul hanya Allah dan Nabi Isa mengetahui tentang hari kiamat pada zaman itu. Karena Allah telah mengutuskan Nabi Isa saja. Dan segala berkaitan hari kiamat, Allah khabarkan kepada Nabi Isa supaya dikhabarkan kembali kepada umat-Nya pada zaman itu.
# Staff Isa dan Islam 2013-02-14 14:23
~
Saudara Aazman,

Maaf, kami tidak bisa menerima tanggapan saudara. Karena hingga saat ini tidak ada bukti yang menyatakan kebenaran Kitab Taurat dirubah. Bahkan Al-Quran sendiri tidak dapat memberi pernyataan yang pasti akan hal ini. Jadi, kami sendiri bingung darimana orang Islam mempunyai pengertian bahwa Taurat dan Injil sudah dirubah manusia.

Lebih jelasnya, silakan saudara membaca artikel di link ini: http://tinyurl.com/d5hzcj2.

Di atas saudara setuju dengan kami bahwa sudah semestinya hanya Allah dan Isa yang tahu akan hari kiamat. Nah, bila demikian adanya, menurut logika saudara siapakah sebenarnya Isa Al-Masih sehingga Dia mendapat hak istimewa untuk mengetahui hari kiamat yang hanyalah rahasia Allah.
~
SO
# aazman 2013-02-06 22:02
*
Allah juga telah berikan ilmu kepada Nabi Isa tentang masa hadapan. Tentang kedatangan nabi penutup, yaitu Nabi Muhammad. Ketika Nabi Isa berkata: "Wahai Bani Israil, sesungguhnya aku ini Pesuruh Allah kepada kamu, mengesahkan kebenaran Kitab yang diturunkan sebelumku, iaitu Kitab Taurat, dan memberikan berita gembira dengan kedatangan seorang Rasul yang akan datang kemudian daripadaku - bernama: Ahmad". Maka ketika ia datang kepada mereka membawa keterangan-kete rangan yang jelas nyata, mereka berkata: "Ini ialah sihir yang jelas nyata!" ) Surah shaf ayat 6.

Jadi memang jelas segala perkara ghaib, akan datang dan hari kiamat semuanya dikhabarkan oleh Allah kepada Isa pada zaman itu yang tidak ada pada orang lain.
# Staff Isa dan Islam 2013-02-14 14:24
~
Saudara Aazman,

Memang umat Muslim percaya Muhammad adalah nabi akhir zaman. Juga orang Muslim percaya Muhammad telah dinubuatkan Isa Al-Masih sebagai nabi yang akan datang setelah diri-Nya. Sayangnya, seluruh kitab-kitab sebelum Al-Quran tidak ada yang berkata demikian.

Saudara Aazman, kami sudah beberapa kali menjelaskan di forum ini untuk pertanyaan yang sama dari teman-teman Muslim lain. Bahwa nubuat dan klaim adalah dua hal yang berbeda. Nubuat adalah sebuah berita yang disampaikan jauh sebelum kejadian tersebut terjadi. Sedangkan klaim adalah sebuah berita yang disampaikan untuk membenarkan berita yang sudah terjadi.

Dengan demikian, apa yang tertulis pada ayat yang saudara kutip di atas tidak dapat disebut sebagai nubuat. Melainkan klaim dari Al-Quran untuk membenarkan kenabian Muhammad.
~
SO
# Gilblatar 2013-02-12 04:42
*
Islam sangat mempercayai Isa. Al-Quran sangat memuliakan Isa, tapi itu adalah Isa sebagai nabi dan rasul bukan Isa sebagai Tuhan atau pun anak Tuhan. Sudah jelas di sini Isa dalam Kristen dan Isa dalam Islam. Tidak ada yang sulit bagi Allah menciptakan makhluk seperti Isa yang terlahir dari seorang perempuan suci Maryam, sebagaimana begitu mudahnya Allah menciptakan Adam tanpa ayah tanpa ibu.

Mengenai poligami, banyak rasul-rasul sebelum Nabi Isa juga memiliki istri lebih dari satu. Nabi Muhammad berpoligami dengan adil, walau membolehkan poligami tapi syaratnya sangat berat, yaitu berlaku adil. Kalau kita tidak bisa adil dan istri-istri kita menderita karenanya, maka jangan berpikir utk poligami.
# Staff Isa dan Islam 2013-02-14 14:24
~
Saudara Gilblatar,

Kami menghargai sikap saudara yang memandang Isa sebagai nabi dan rasul. Tentu kami sebagai pengikut Isa tidak bisa memaksa saudara untuk mengimani Isa sebagaimana kami mengimani Dia.

Namun bila tidak keberatan, kiranya saudara dapat merenungkan ayat ini, “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu” (Injil, Rasul Besar Matius 11:28).

"Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu" (Injil, Kisah Rasul-Rasul 16:31).

Memang benar nabi-nabi sebelum Isa banyak yang melakukan poligami. Namun saudara perlu tahu, poligami yang mereka lakukan bukan karena adanya ketetapan dari Allah, melainkan karena keserakahan mereka, dimana Allah tidak berkenan akan hal itu.

Tentu hal ini berbeda dengan poligami yang dilakukan oleh Muhammad. Sebab dia sendiri telah memberi aturan baru bahwa poligami itu baik. Mungkin saudara dapat merenungkan, mungkinkah Allah akan melanggar ketetapan-Nya sendiri?
~
SO
# Muslim 2013-02-16 15:10
Kamu gak perlu membahas isi dari Al-Quran karena saya yakin kamu gak mengerti 100% tentang isi Al-Quran.
Sebelum saya mengomentari isi tentang artikel anda, saya ingin bertanya kepada anda.

1. Apa anda setuju kitab Injil berasal dari Tuhan (Allah)?
2. Apa anda setuju kalau kitab Injil di sebut dengan Kitab Suci?
3. Apa pendapat anda tentang arti dari "Suci".?
4..Jika ada satu ayat di ubah, maka kitab itu tidak Suci lagi, apa anda setuju?
5. Apa yang di maksud dengan Injil Perjanjian Lama dengan Perjanjian Baru..?
6. Apa TUhan dan Yesus anda tahu tentang Injil Perjanjian Baru? Apa buktinya..??
7. Siapa yang membuat Injil Perjanjian Baru?

Tolong di jawab sebelum kita bahas yang lain.
# Staff Isa dan Islam 2013-02-26 21:24
~
Saudara Muslim,

Baik Isa Al-Masih maupun Al-Quran dengan jelas menyatakan bahwa Injil yang adalah Firman Tuhan tidak pernah dapat diubah. Isa Al-Masih mengatakan, “Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi” (Injil, Rasul Besar Matius 5:18).

Al-Quran mengatakan, “Telah sempurnalah kalimat Tuhanmu sebagai kalimat yang benar dan adil. Tidak ada yang dapat merobah-robah kalimat-kalimat -Nya dan Dia lah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui” (Qs 6:115).

Jika Al-Quran menyatakan tidak ada yang dapat mengubah Firman Tuhan, kenapa Anda menuduh Tuhan tidak cukup kuat untuk melindungi Firman-Nya dari orang-orang jahat? Apakah Anda pikir Tuhan tertidur ketika orang-orang jahat mengubahnya?

Mungkin, yang paling baik adalah Anda membaca Alkitab dan coba putuskan sendiri apakah Alkitab sudah diubah atau tidak.
~
NN
 
# Muallaf 2013-02-18 20:04
Al Quran 12:111

[111] Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal.

Al Quran itu bukanlah cerita yang dibuat-buat, akan tetapi membenarkan (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjelaskan segala sesuatu, dan sebagai petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman.

"Membenarkan", bukan berarti membenarkan keberadaannya tetapi memperbaiki kesalahannya karena telah dirubah oleh manusia
# Staff Isa dan Islam 2013-02-27 13:04
~
Saudara Muallaf,

Apakah Firman Allah dapat diubah begitu mudah oleh tangan manusia? Allah memiliki kuasa lebih dari apapun juga untuk melindungi firman-Nya agar tetap terjaga keasliannya.

Kami dan sekian banyak orang Kristen, tidak melihat kesalahan dan keganjilan dalam Alkitab. Karena Alkitab dimengerti melalui Roh Allah dan dengan membaca seluruhnya.

Pertama kali Alkitab dinyatakan salah yaitu oleh nabi saudara ketika umat Yahudi dan Nasrani tidak mengakui kenabian beliau. Beliau sendiri tidak dapat menunjukan mana yang asli dan mana yang tidak.

Lalu mengapa ada rujukan Allah dalam Kitab Suci saudara supaya percaya kepada kitab Taurat dan Injil. Allah memerintahkan Muhammad mencari pertolongan dari mereka yang membaca Alkitab untuk menghilangkan segala macam keraguan (Yunus 10:94) lagipula kitab saudara menyaksikan keaslian Alkitab (Al Ankabuut 29:46).
~
NN
# Muallaf 2013-02-18 20:19
*
Staff IDI menjawab: Menurut kami, justru kaum pria-lah yang harus mampu mengendalikan nafsu mereka sendiri. Dan bukan wanita yang dipersalahkan jikalau kaum pria tidak mampu mengendalikan nafsu mereka.

Kaum pria bisa mengendalikan nafsunya jika wanita berpakaian pantas. Mengapa harus pria yang mampu mengendalikan nafsu? Emangnya anda menyuruh kaum pria menjadi banci? Misalnya, jika anda laki laki dewasa dan melihat perempuan yang pake rok mini, pasti anda berpikiran kotor walaupun hanya sedikit.
# Staff Isa dan Islam 2013-02-26 15:27
~
Mengutip pernyataan saudara Muallaf, “Kaum pria bisa mengendalikan nafsunya jika wanita berpakaian pantas.” Saudara Muallaf, kalimat saudara ini sama saja dengan pernyataan saudara sebelumnya, bahwa pria tidak dapat mengendalikan nafsunya. Seorang pria yang dapat mengendalikan nafsunya, artinya: Dia tetap bisa mengontol nafsunya walau melihat wanita berpakaian mini.

Seorang pria yang dapat mengendalikan nafsunya bukanlah pria banci. Tetapi, pria yang mengerti kebenaran firman Allah, bahwa mesum, walau hanya dalam hati, adalah perbuatan yang tidak berkenan di hadapan Allah. “Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya , sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya” (Injil, Rasul Besar Matius 5:28).

Dan, saudara tidak bisa menyamakan pikiran saudara yang jorok bila melihat wanita pakai rok mini, dengan pria-pria lain yang hidupnya memuliakan Tuhan.
~
SO
# Pecinta allah 2013-02-22 21:51
*
Nabi Isa turun ke bumi pada akhir zaman untuk menyelamatkan umat manusia. Dalam arti pengikutnya yang salah pengertian yang menganggap Ia yang harus disembah. Dan nabi Isa turun ke bumi untuk mengajak smua pengikutnya sholat dan kembali ke jalan yg benar (jalan Allah). Dan ajaran mengenai sholat hanya ada di Islam. Dan nabi Isa sebagai makmum, dan menunjuk imam mahdi sebagai imam untuk memimpin sholat.
# Staff Isa dan Islam 2013-02-27 12:51
~
Saudara Pecinta Allah,

Ada yang ganjil dengan keyakinan saudara. Memang benar bahwa hari kiamat sama dengan hari datangnya Isa Al-Masih kedua kalinya ke dunia ini. Hari itu adalah hari penentuan dan pembalasan Tuhan. Tetapi mengapa bukan nabi saudara yang datang? Bukankah beliau lebih utama menurut Islam.

Dalam Al-Quran dijelaskan Isa Al-Masih berbicara ketika masih bayi di dalam buaian- Nya (Qs Ali ‘Imran 3:46; Al-Maa’idah 5:110; Maryam 19:30). Dia melakukan mujizat-mujizat seperti meniup nafas kehidupan kepada tanah liat berbentuk burung, menyembuhkan orang buta dan yang berpenyakit kusta, dan membangkitkan orang mati (Qs Ali ‘Imran 3:49; Al- Maa’idah 5:111).

Isa Al-Masih digambarkan di dalam Al-Quran sebagai bukan Tuhan. Sebaliknya, Al-Quran menyebut Isa Al-Masih sebagai hamba Allah yang tidak disalibkan. Hal ini berlawanan dengan ajaran Injil yang jelas, yang mencatat kematian Isa Al-Masih di kayu salib dan kebangkitan-Nya dari kematian.

Ketika orang Muslim mengatakan Isa Al-Masih dulu adalah orang Muslim, mereka sama sekali tidak dapat mengacu kepada Yesus yang ada di Injil dan yang menurut sejarah.
~
NN
# moer 2013-02-23 12:35
*
To: Muallaf,

1. Kalimat Allah kok diberi kitab?
Yesus tidak pernah diberi kitab Injil, ini membuktikan anda harus lebih banyak belajar lagi dan atau mungkin kitab suci anda yang memberikan pengertian yang salah mengenai Injil? Jangan balik lagi ke statement Injil sudah diubah ya, klaim tanpa data dan fakta.

2. Emangnya anda menyuruh kaum pria menjadi banci?
Tidak berpikiran kotor saat melihat wanita memakai rok mini bukanlah banci, dan berpikiran kotor saat melihat wanita berpakaian mini bukan berarti pria sejati.

To: Pecinta Allah,

Isa tidak pernah membawa agama apapun, apalagi agama Islam yang baru ada 600thn setelah masa hidup-Nya, jadi Isa tidak pernah solat.
# hakkuallah 2013-03-23 18:07
*
Saya tidak perlu menjelaskan panjang lebar, percuma saja, kalau dijelaskan tidak beriman juga. Intinya anda beriman kepada Al-Quran atau tidak? Kalau anda tersinggung pernyataan Al-Quran terhadap Alkitab, itu hal yang wajar. Bahkan sangat menyakitkan bagi anda sehingga timbullah rasa iri hati, dengki dan benci. Memang itulah yang terjadi, cari kesalahan sana sini tidak pernah henti-hentinya. Yahudi dan Nasrani tidak akan pernah ridho kepada kalian sampai kalian mengikuti millah mereka, benar atau tidak?

Yang bisa mengkritik Alkitab adalah Al-Quran. Ada tidak Buddha, Hindu mengkritik Alkitab anda? seandainya Al-Quran tidak mengkritik anda, tentu saja tidak ada perselisihan di antara kita. Tetapi sayang, Allahlah memutuskan semua perkara itu.

Ketahuilah Al-Quran berada jauh sebelum diciptakan manusia, tetapi disimpan di lauh mahfuzh. Semua sudah tertulis belum terjadi dan akan terjadi.
# Staff Isa dan Islam 2013-03-26 14:38
~
Saudara Hakkuallah,

Perasaan iri, dengki atau benci terhadap umat Islam itu tidak ada dalam diri kami. Justru karena kasih kami kepada saudara-saudara umat Muslim maka kami mau berdialog.

Menurut saudara, Al-Quran-lah yang punya kapasitas untuk mengkritik Alkitab. Apakah benar Al-Quran mengkritik Alkitab. Jika benar maka tampak jelas pertentangan dalam tubuh Al-Quran. Satu sisi Al-Quran mengajak beriman kepada Alkitab.

Allah memerintakan Muhammad mencari pertolongan dari mereka yang membaca Alkitab untuk menghilangkan segala macam keraguan (Yunus 10:94) lagipula kitab saudara menyaksikan keaslian Alkitab (Al Ankabuut 29:46).
~
NN
# adriansyah 2013-03-28 12:44
*
Di Al-Quran Isa Al-Masih dijelaskan telah diselamatkan oleh Allah dari orang-orang yang tidak mengimani ajaran Isa Al-Masih.

Isa diangkat ke langit, di akhir zaman Isa akan turun ke bumi untuk mengajak orang-orang menyembah Allah, mengerjakan sholat. Karena Nabi Isa tidak pernah minta untuk disembah. Karena Nabi Isa belum wafat, maka Dialah yang akan turun ke bumi untuk memberi petunjuk bagi umat Kristen, Hindu, maupun Budha. Karena hanya Allah yang patut disembah.
# Staff Isa dan Islam 2013-04-01 20:00
~
Saudara Adriansyah,

Kematian dan kebangkitan Isa Al-Masih telah dinubuatkan ribuan tahun sebelum kedatangan-Nya dan dicatat dalam kitab-kitab terdahulu.

Kitab Taurat telah mewahyukan bahwa Isa Al-Masih harus mati demi dosa manusia tetapi kemudian Ia bangkit,

"Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan kesengsaraan kita yang dipikulnya, padahal kita mengira dia kena tulah, dipukul dan ditindas Allah. Sesudah penahanan dan penghukuman ia terambil, dan tentang nasibnya siapakah yang memikirkannya? Sungguh, ia terputus dari negeri orang-orang hidup, dan karena pemberontakan umat-Ku ia kena tulah. Orang menempatkan kuburnya di antara orang-orang fasik, dan dalam matinya ia ada di antara penjahat-penjah at, sekalipun ia tidak berbuat kekerasan dan tipu tidak ada dalam mulutnya" (Taurat, Nabi Besar Yesaya 53:4,8-9).

Isa Al-Masih jelas benar-benar mati dan bangkit. Dalam Kitab saudara tertulis, “(Ingatlah), ketika Allah berfirman: "Hai `Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat” (Qs 3:55).
~
NN
# Briel 2013-03-31 22:32
*
Makanya banyak orang tidak takut akan dosa masalahnya dosanya sudah di tanggung sama Yesus Kristus. Oleh karena itu banyak orang melakukan dosa. Yesus mengajarkan monogami dan melarang perceraian, maka dari itu banyak orang yang melakukan perselingkuhan tapi setelah selingkuh mereka ibadah di gereja, habis itu melakukan dosa lain. Mana ada rasa takut akan perbuatan dosa, lha wong dosanya sudah di tanggung Yesus waktu di salib.

Walaupun banyak melakukan dosa tapi yang penting sudah melakukan lahir baru pasti diselamatkan dan pasti masuk surga kok.
# Staff Isa dan Islam 2013-04-04 08:01
~
Saudara Briel,

Apa yang saudara tulis tidak benar. Pengikut Isa Al-Masih sama sekali tidak seperti itu. Tidak ada pengikut Isa Al-Masih yang dengan sengaja dan dengan sukarela masuk ke kubangan dosa.

Ibarat seorang yang tadinya kotor, bau, dan menjijikan kemudian ia dibersihkan dan diberikan pakaian yang baru harum dan menarik maka tidak mungkin ia akan kembali ke keadaan semula yang menjijikan itu.

Demikian halnya dengan pengikut Isa Al-Masih. Dahulu mereka sebagai manusia yang penuh dosa dan kemudian dilepaskan dari keadaan itu oleh Isa Al-Masih. Di dalam Isa Al-Masih mereka meraskan damai sejahtera yang sejati dan penyertaan Tuhan dalam menghadapi persoalan hidup. Tidak mungkin mereka kembali memilih hidup kotor yang menjijikan.

Saudara tidak memahami hal ini karena saudara belum merasakan hidup di dalam Isa Al-Masih. Cobalah maka saudara akan mengerti ada damai sejahtera sejati dalam Isa Al-Masih.
~
NN
# adriansyah 2013-04-04 17:50
*
Al-Quran dengan bahasanya yang tetap sepanjang masa dan sama di mana mana telah sanggup menciptakan iklim keislaman yang mutlak Ia akan di mengerti di Amerika, Di inggris, jepang ,Qur'an juga di pahami oleh orang - orang india & pakistan.

Jika Al-Quran di baca di Belanda, Amerika orang yang medengar pasti mengerti bahwa yang di baca ayat Al- Quran.

Beda dengan injil yang telah melalui sedemikian banyak terjemahan sehingga keaslian kata - kata mungkin telah menyimpang.

Injil disalin dalam bahasa Ibrani ke bahasa Gerika lalu kebahasa Latin, dari Latin oleh Marthen Luther pada tahun 1521 disalin ke bahasa Jerman, dari Jerman di salin ke bahasa Inggris, Belanda, Indonesia, Jawa, Timor dan seterusnya.
# Staff Isa dan Islam 2013-04-09 03:42
~
Saudara Adriansyah,

Injil dalam bahasa Arab sama dengan Injil dalam bahasa Indonesia. Ketika orang Indonesia yang memegang Injil bahasa Indonesia mendengarkan ceramah orang Arab melalui siaran televisi Arab dan orang Indonesia membuka ayat yang sama dalam Injil bahasa Indonesia maka tidak ada perbedaan.

Penterjemahan ke dalam berbagai bahasa memungkinkan semua bangsa dapat mengerti isi Injil. Allah selama ini memelihara keaslian Injil dan Allah pula yang merancangkan agar Injil dimengerti oleh seluruh suku bangsa menurut bahasa mereka masing-masing. Tujuan Allah ialah supaya semua bangsa mengenal Allah yang benar dan menerima anugerah dan pengharapan di dalam Isa Al-Masih.
~
NN
# Briel 2013-04-05 16:37
*
Quoting Staff Isa dan Islam:
~

NN


Berarti umat nasrani yg masih melakukan dosa itu bukan pengikut Isa Al-Masih?

Maaf buat admin sedikit curhat:

Latar belakang dari keluarga ku Kristen juga, memang tidak pernah ada perceraian tapi malah perselingkuhan, kekerasan, itu yg sering aku lihat, rutin ke gereja memang rutin Pondok Daud sampai nangis mereka lakukan tapi setelahnya, kembali ke keadaan awal, menyuruh buat ikut aktifitas gereja biar bisa jadi manusia yang baik tapi perbuatan juga belum bisa jadi contoh,

Nah seperti itu apakah mungkin masuk surga? Maaf bukan aku menjelekan agama tapi mungkin iman yang belum kuat dariku sendiri, yang juga mendorong ikut kegiatan ibadah agama lain, dengan maksud mencari kebenaran Tuhan yang katanya cinta kasih terhadap umatnya. Mungkin admin bisa beri pendapat tentang perilaku keluarga kecil in. Shallom.
# Staff Isa dan Islam 2013-04-09 04:03
~
Saudara Briel,

Menjadi Kristen atau pengikut Isa Al-Masih bukan hanya mengenai masuk sorga. Yang terutama yang dikehendaki Tuhan dari seorang Kristen adalah menjadi murid Tuhan. Pesan terakhir Tuhan sebelum Ia kembali ke sorga adalah:

“Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman" (Injil, Rasul Besar Matius 28:19-20).

Murid Tuhan adalah pelaku-pelaku perintah Tuhan. Mereka diperintahkan untuk mengasihi Tuhan dengan segenap hati dan mengasihi sesama seperti diri sendiri.

Orang Kristen belum tentu murid Tuhan. Seorang murid Tuhan sudah tentu taat perintah Tuhan dan mewarisi sorga,
~
NN
# iqhiie 2013-04-09 10:20
*
Justru dengan memakai jilbab, kaum wanita akan susah dikenali. Apalagi dari belakang, sehingga kaum pria mungkin saja bisa salah mengenal, dan sangat mungkin bisa saja menjadi salah dalam melakukan tindakan fisik karena salah mengenali.

Jaga ucapan anda dalam membahas masalah jilbab.
Jilbab , inilah ciri khas utama muslim.

Ada dua permen batang yang dilempar ke tanah , jika anda diberi pilihan untuk memilih salah satu permen batang yang terbungku , dengan yang tidak: permen manakah yang anda ambil ? Sudikah anda mengambil permen yang terbuka tanpa bungkusan apapun?

Ttolong jangan remehkan jilbab . Karena sesuci apapun manusia, setaat apapun mereka dengan tuhannya . Selurus apapun dia menjalankan agamanya, jika dia bukan Muslim , maka celakalah dia .

Tetap 1 Tuhan pemilik jagat raya semesta ini, yaitu Allah SWT. Tiada Tuhan selain Allah SWT .
ALLAHU AKBAR , ALLAHU AKBAR , ALLAHU AKBAR
# Staff Isa dan Islam 2013-04-12 11:45
~
Saudara Iqhiie,

Dahulu kala di negeri asalnya jilbab bukan simbol agama. Jilbab adalah pakaian tradisi suatu bangsa yang hidup di wilayah gurun pasir. Jilbab bukan milik Islam. Wanita arab beragama Kristen juga menggunakan jilbab.

Tetapi tentu dengan alasan dan tujuan yang berbeda. Islam menerapkan jilbab pada wanitanya karena menganggap wanita obyek dosa, seperti ilustrasi saudara tentang permen. Bukankah permen hanya untuk dinikmati dan dibuang.

Seruan “Allah maha besar” adalah pujian pengagungan yang dinaikan dengan hati syukur dan sukacita karena Allah maha besar. Tetapi entah mengapa saudara meneriakan “Allah maha besar” sebagai luapan amarah besar.
~
NN
# Briel 2013-04-29 21:46
*
Quoting Staff Isa dan Islam:
~
Saudara Briel,

Menjadi Kristen atau pengikut Isa Al-Masih bukan hanya mengenai masuk sorga. Yang terutama yang dikehendaki Tuhan dari seorang Kristen adalah menjadi murid Tuhan. Pesan terakhir Tuhan sebelum Ia kembali ke sorga adalah:

Murid Tuhan adalah pelaku-pelaku perintah Tuhan. Mereka diperintahkan untuk mengasihi Tuhan dengan segenap hati dan mengasihi sesama seperti diri sendiri.

Orang Kristen belum tentu murid Tuhan. Seorang murid Tuhan sudah tentu taat perintah Tuhan dan mewarisi sorga,
~
NN

Kita melakukan apa yang dikehendaki Tuhan kan untuk masuk sorga. Orang Kristen yang bukan murid Tuhan berarti masih bisa masuk neraka? Berati Yesus waktu disalib masih meninggalkan aturan dan tidak semua orang Kristen masuk sorga karena bukan murid Tuhan?
# Staff Isa dan Islam 2013-05-06 13:56
~
Saudara Briel,

Dalam iman kekristenan diajarkan bahwa keselamatan diperoleh karena kasih karunia Tuhan melalui iman kepada Yesus Kristus. Tapi, kehidupan kekristenan tidak berhenti sampai di situ saja. Sebagai wujud dari pengakuan bahwa Yesus adalah Juruselamat, seseorang harus menyerahkan hidup sepenuhnya dalam kehendak-Nya. Dengan kata lain, hidup sesuai kebenaran firman Allah. Inilah yang disebut buah dari pertobatan.

“Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang”
(Injil, Surat 2 Korintus 5:17).

Bagaimana dengan orang Kristen yang hidupnya tidak sesuai dengan firman Tuhan atau masih berdosa? Firman Allah mengatakan “Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita” (Injil, Surat Roma 6:23).

Seseorang yang ingin mendapatkan hidup kekal, hal pertama yang harus dilakukan adalah menerima dan mengimani Yesus Kristus sebagai satu-satunya Juruselamat dalam dirinya. Setelah itu, hidup dalam pertobatan atau hidup sesuai kebenaran firman Allah.

Bagaimana dengan saudara Briel sendiri, apakah saudara tidak rindu mempunyai jaminan hidup kekal di sorga?
~
SO
# Salam 2013-05-02 12:39
*
Muhammad tidak pernah mengajarkan bahwa wanita di bawah pria, dan ajaran yang ia sampaikan itu berasal dari Allah, wahyu Tuhan bukan kata-kata atau pemikirannya. Coba simak firman Allah (Qs 49:13), di situ lebih lengkap lagi, kalau yang membedakan antar manusia hanyalah ketaqwaan. kecuali kalau disebutkan, laki-laki itu manusia dan perempuan itu makhluk lain bukan manusia. Satu point saja yang saya coba bahas, karena banyak yang tidak anda ketahui tentang Al-Quran, Muhammad dan Allah. saya harap Anda lebih banyak mencari pengetahuan tentang Islam sebelum menyatakan sesuatu yang berkaitan dengannya.
# Staff Isa dan Islam 2013-05-06 13:56
~
Saudara Salam,

Setahu kami, ketika pertama kali Allah menciptakan manusia. Kitab Suci Allah berkata, “TUHAN Allah berfirman: "Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia" (Taurat, Kitab Kejadian 2:18).

Perhatikan kata “sepadan” pada ayat di atas. Nah, bila kemudian Allah menurunkan wahyu yang baru dan mengatakan bahwa wanita di bawah pria, apakah hal itu tidak membingungkan? Mungkinkah Allah meralat ucapan-Nya sendiri?

Bagaimana tanggapan saudara mengenai ayat-ayat di bawah ini:

1. Wanita kurang cerdas dibanding pria, dan harus diperintah oleh pria (Qs 4:34).
2. Al-Quran menyamakan wanita dengan ladang,  jadi pria dapat menggunakannya sesuka hati mereka (2:223).
3. Kesaksian wanita hanya dihargai setengah dari kesaksian pria (2.282).
4. Seorang pria boleh mempunyai isteri empat sekaligus (Qs 4:3).
5. Seorang pria mendapat hak warisan dua kali lebih banyak dibanding wanita (Qs 4:11).
6. Suami juga diperbolehkan memukul isteri yang tidak taat (Qs 4:34).

Masih banyak ayat-ayat lain dalam Al-Quran yang menyatakan bahwa wanita tidak sepadan dengan pria. Saudara dapat melihat situs kami yang membahas secara spesifik tentang wanita dalam ajaran Islam dan Al-Quran. Silakan kunjungi situs ini: www.isaislamdankaumwanita.com.
~
SO
# Haleluya 2013-05-07 02:43
*
Haleluya, website ini benar-benar menguatkan iman saya sebagai umat Kristen. Setelah saya bimbang dengan orang bilang Injil palsu dan Kristen itu sesat.

Ternyata jadi orang Kristen itu nikmat dan manis. Thanks admin Jesus Bless You!
# andexs 2013-05-10 09:11
*
Banyak Muslim terkena tipu daya dengan ustad artis, apakah dengan demikian kita masuk ke sorga.
# Riswan 2013-05-10 22:01
*
Salam,

Saya hanya mau menanggapi kepada setiap yang memberi komentar atau bertanya kepada staff IDI.

Mengapa umat Muslim tidak pernah mengakui Isa Al-Masih sebagai juruselamat? Mengapa keburukan nabi mereka tidak dipermasalahkan , kenapa umat Muslim mempertanyakan ke ilahian Isa Al-Masih yang diimani orang-orang Nasrani, padahal itu sudah ada tertulis otentik di dalam Al-Quran.

Untuk staff IDI, Tuhan pakai anda sangat luar biasa. Tidak ada yang tidak bisa dijawab dalam keterbatasan sebagai manusia, tapi Roh Kudus memakai staff IDI luar biasa.
# Staff Isa dan Islam 2013-05-15 15:33
~
Saudara Riswan,

Tentang pertanyaan saudara di atas, menurut kami teman-teman Muslim yang lebih tepat untuk memberikan penjelasan. Sebab, bila kami yang memberi penjelasan, maka hal itu bisa menjadi objektif.

Kepada teman-teman Islam, kami persilakan untuk memberi penjelasan untuk pertanyaan saudara Riswan di atas.

Kami hanya ingin berbagi satu ayat dari Kitab Suci Injil, “Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab kamu sama seperti kuburan yang dilabur putih, yang sebelah luarnya memang bersih tampaknya, tetapi yang sebelah dalamnya penuh tulang belulang dan pelbagai jenis kotoran” (Injil, Rasul Besar Matius 23:27) Hendaklah kita jangan seperti ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, yang diluar kelihatan saleh, tetapi sebenarnya hidup mereka menuju pada kebinasaan.

Saudara Riswan, terimakasih untuk support, doa dan apresiasi yang saudara berikan bagi situs kami. Semoga kami bisa mengelolah situs ini dengan hikmat dari Roh Kudus.
~
SO
# Umar 2013-05-20 13:20
[quote name="Riswan"]*

*
Shallom para pemenang,

Umat Muslim mengakui bahwa Nabi Isa As pemberi kabar baik dari Allah bukan pemberi keselamatan karena hanya Allah SWT lah yang dapat memberi keselamatan.
Keburukan nabi siapa dan yg mana?
Isa As bukan Allah, Ia hanyalah hamba Allah yang diberi mukjizat oleh Allah dengan langsung di hembuskannya roh ke dalam janin Maryam dan di utus sebagai rosul oleh Allah dengan petunjuk mukjizat Allah yang di beri kepada Isa As.
Sebelumnya juga maaf, Al-Quran di surat apa yang menyebutkan kalau Nabi Isa adalah Tuhan?
Al-Quran sebagai kitab penyempurna karena Taurat di turunkan Allah tetapi isinya banyak yang di ganti oleh manusia, seperti halnya injil diturunkan, dan di rangkum dalam Alkitab. Tetapi isi Alkitab itu juga banyak tulisan-tulisan manusia setelah Nabi Isa As dan di situ baru di temukan tentang ketuhanan Isa As (Yesus). Dan oleh karena itu Allah menyempurnakan kitab yang di jadikan sebagai petunjuk manusia.
# Staff Isa dan Islam 2013-05-23 21:41
~
Saudara Umar,

Memang benar bahwa hanya Allah yang dapat memberi keselamatan bagi manusia. Dalam Kitab saudara Isa Al-Masih disebutkan seorang yang terkemuka di dunia dan akhirat (Qs 3:45). Siapakah yang terkemuka di dunia dan akhirat selain Allah?

Isa Al-Masih tidak diciptakan, karena Ia berasal dari Firman Allah. Karena itulah Isa disebut "Kalimatullah" (Qs 3:45), seperti tertulis dalam Injil, " Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah" (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:1).

Dalam Anas Bin Malik 72, mengatakan Isa Al-Masih adalah kalimat [firman] dan Roh Allah. Lihatlah penjelasan ini: Seorang sarjana Muslim bernama Al Shaikh Muhip al Din al Arabi berkata "Kalimat adalah Allah dalam hakikat-Nya dan Ia adalah tidak lain dari satu pribadi ilahi. Kalimat adalah pribadi Ilahi" (buku Fustus Al Hukum bagian 2 hal.35).

Jadi jelas Isa Al-Masih tidak sama dengan manusia lain yang diciptakan. Dia adalah Allah yang menjadi manusia, untuk menyelamatkan manusia dari hukuman neraka. Karena hanya Allah saja yang sanggup untuk menyelamatkan ciptaan-Nya. Isa Al-Masih adalah firman Allah yang menjadi manusia, "Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya.. ." (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:14)
~
NN
# rian 2013-05-21 19:46
*
Saya ingin tanya pada admin disini..
Apakah di Injil di ceritakan bahwa nabi-nabi atau rasul terdahulu menyembah Yesus?
# Staff Isa dan Islam 2013-05-23 21:47
~
Saudara Rian,

Nabi-nabi terdahulu hidup ribuan tahun sebelum kedatangan Isa Al-Masih di dunia ini dan mereka menyembah Allah. Satu fakta penting bahwa para nabi telah menubuatkan kedatangan Isa Al-Masih, mulai dari kelahiran-Nya, bahkan peristiwa penyaliban Isa sudah diramalkan jauh hari sebelumnya oleh Nabi Yesaya:

“ Sebab itu Tuhan sendirilah yang akan memberikan kepadamu suatu pertanda: Sesungguhnya, seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamakan Dia Imanuel” (Kitab,Nabi Yesaya 7:14).


“ Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai" (Kitab,Nabi Yesaya 9:5)

“ Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh. Dia dianiaya, tetapi dia membiarkan diri ditindas dan tidak membuka mulutnya seperti anak domba yang dibawa ke pembantaian; seperti induk domba yang kelu di depan orang-orang yang menggunting bulunya, ia tidak membuka mulutnya. Sesudah penahanan dan penghukuman ia terambil, dan tentang nasibnya siapakah yang memikirkannya? Sungguh, ia terputus dari negeri orang-orang hidup, dan karena pemberontakan umat-Ku ia kena tulah. Orang menempatkan kuburnya di antara orang-orang fasik, dan dalam matinya ia ada di antara penjahat-penjah at, sekalipun ia tidak berbuat kekerasan dan tipu tidak ada dalam mulutnya” (Kitab,Nabi Yesaya 5,7-9).

Allah yang disembah oleh para nabi telah menyatakan diri-Nya dalam rupa manusia untuk memberikan keselamatan bagi manusia. Dialah Isa Al-Masih

~
NN
# priyayicilik 2013-05-30 17:28
*
Munculnya versi windows dari windows 98 sampai windows 8, begitu juga pentium 1 sampai core 7, tidak lain karena memenuhi kebutuhan manusia yang semakin berkembang dan memperbaiki versi sebelumnya yang masih banyak kekurangan dan perubahan karena crack dan hacking. Begitu pula Taurat, Injil dan Al-Quran.

Anda memakai Injil sebagai pedoman, padahal ada sebelumnya versi Taurat sebagai pedoman. Kenapa anda sangat yakin dengan versi Injil, padahal sebelumnya ada versi Taurat? Dan kenapa anda tidak yakin versi Al-Quran yang telah menjadi penyempurna Injil? Logika yang aneh.
# Staff Isa dan Islam 2013-06-22 07:48
~
Ilustrasi di atas sudah sering diberikan oleh teman-teman Muslim untuk menggambarkan bagaimana wahyu Allah harus mengalami perubahan.

Bila saudara menyamakan wahyu Allah dengan program-program komputer di atas, maka saudara tidak dapat mengatakan bahwa Al-Quran adalah kitab terakhir dan kitab penyempurna. Mengapa? Karena ada kemungkinan program-program komputer yang ada saat ini tidak digunakan lagi 5 atau 10 tahun mendatang.

Sehingga, dengan demikian beberapa puluh tahun ke depan Al-Quran pun akan kadaluarsa dan harus diperbaiki lagi. Sebab, kebutuhan manusia saat ini jelas tidak akan sama dengan kebutuhan manusia beberapa puluh tahun mendatang.

Mungkin bagi teman-teman Muslim bersedia mengimani kitab yang demikian. Tapi bagi kami, jelas menolak kitab yang selalu melakukan penyesuaian, menurut selera pasar.

Kitab Suci Injil menuliskan, “Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu” (Injil, Rasul Besar Matius 24:35) Kitab yang seperti inilah yang kami imani!
~
SO
# Umar 2013-05-30 20:51
*
Isa adalah "orang" terkemuka di dunia dan di akhirat bukan "Tuhan" yang terkemuka. Jadi Isa adalah manusia yang terkemuka bukan Ttuhan yang terkemuka.

Kalimat/Firman/Petunjuk Allah adalah sesuatu yang diturunkan langsung dari Allah. Bukan berarti Allah menjelma dan memberi petunjuk untuk manusia. Tapi diberinya sifat/kepribadi an Allah kepada Isa sebagai mukjizat agar manusia bisa lebih percaya terhadap Isa agar mengenal Allah sebagai Tuhannya.

Dengan adanya sifat/pribadi dan mukjizat Allah dalam diri Isa agar manusia berfikir betapa agungnya Allah bisa memberi mukjizat terhadap Isa (Yesus) yang menghidupkan orang mati dengan berdoa kepada Allah.

Isa dan Injilnya adalah keselamatan bagi manusia, tapi dengan demikian diturunkanlah peringatan bagi manusia agar bisa mendapat keselamatan dengan benar dan tidak terjerumus dalam perbuatan yang dapat menghilangkan keselamatan dan masuk di neraka, dan agar berfikir beribu kali untuk berbuat buruk.
# Staff Isa dan Islam 2013-06-22 07:47
~
Saudara Umar,

Memang tidak mudah untuk menerima bahwa Kalimatullah telah nuzul ke dunia sebagai manusia. Walaupun saudara menolak untuk mempercayainya, tapi itulah kenyataanya. Sang Kalimatullah pernah datang ke dunia dan tinggal bersama-sama dengan manusia.

Bila Isa disebut sebagai satu-satunya terkemuka di dunia dan di akhirat. Menurut Sdr. Umar adakah manusia yang layak disebut terkemuka di akhirat? Bukankah akhirat hanya rahasia Ilahi?

Memang pada zaman para nabi, Allah menyampaikan isi hati-Nya lewat para nabi-Nya. Bahkan lewat para nabi tersebut Allah melakukan berbagai mujizat untuk menyatakan kuasa-Nya. Tetapi karena manusia sudah benar-benar sangat jauh jatuh dalam dosa, maka Allah mengutus Firman-Nya untuk nuzul ke dunia. Bila saudara mengakui bahwa firman Allah dapat menjadi sebuah kitab, apakah mustahil bila Sang Firman itu menjadi manusia?

Saya setuju dengan kalimat saudara di atas yang mengatakan bahwa Isa adalah keselamatan bagi manusia. Karena memang Dia adalah satu-satunya Juruselamat, yang dapat membawa saudara, saya dan seluruh manusia selamat di akhirat dan mendapatkan sorga.

Inilah perkataan Isa tentang hal ini: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku” (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6)

Pertanyaan kami: Sudahkah saudara menerima Isa Al-Masih sebagai satu-satunya Juruselamat saudara?
~
SO
# moer 2013-06-07 05:22
*
Quoting priyayicilik:
munculnya versi windows dari windows 98 sampai windows 8, begitu juga pentium 1 sampai core 7, tidak lain karena memenuhi kebutuhan manusia yang semakin berkembang dan memperbaiki versi sebelumnya yang masih banyak kekurangan dan perubahan karena crack dan hacking.
begitu pula taurat, injil dan Quran.
anda memakai Injil sebagai pedoman, padahal ada sebelumnya versi Taurat sebagai pedoman. kenapa anda sangat yakin dengan versi Injil, padahal sebelumnya ada versi Taurat?dan kenapa anda tidak yakin versi Quran yang telah menjadi penyempurna Injil?
logika yang aneh...

Logika anda yang semrawut. Sampai sekarangpun kami masih meyakini Taurat, dan Zabur, dan keduanya ada dalam kitab suci kami. Dan kami meyakini bahwa firman-Nya adalah kekal, tidak ada expired datenya. Dan firman-Nya tidak dibuat untuk memenuhi permintaan pasar seperti pentium dan core 7. Ketetapan Allah berlaku, dulu, sekarang, dan selamanya.
# blackpunis 2013-06-07 16:54
*
Menurut saya, Al-Quran lebih sempurna, jika kita melihat poin-poin kesimpulan di atas apabila kita benar-benar tanamkan dalam kehidupan kita yang sekarang ini bisa akan terjadi:

1. Banyak istri yang tidak menghormati suaminya, dan bayangkan apabila wanita menjadi kepala keluarga? Wanita lebih sering menggunakan emosi, bukan pikirannya. Tingkat kehancuran keluarga pasti lebih besar.

2. Diperbolehkan poligami saja penyakit seksual sudah menyebar kemana-mana, bayangkan apabila poligami dilarang? Dan kenapa diperbolehkan perceraian, andaikata seorang istri sering disiksa suami, tidak pernah memberi nafkah dan dia tidak bisa menceraikan bayangkan?

3. Muhammad juga mengajarkan untuk mengasihi sesama manusia, dan dalam kondisi jaman tersebut dia sedang membela apa yang diyakini benar.
# Staff Isa dan Islam 2013-06-22 15:38
~
Saudara Blackpunis,

1. Bukan hanya agama Islam yang menetapkan pria menjadi kepada keluarga. Setiap agama bahkan Atheis sekalipun percaya bahwa yang menjadi kepala keluarga adalah suami, bukan isteri. Ini adalah hukum alam yang sudah ditetapkan. Bukan perbaikan dari ajaran agama Islam.

Saudara salah bila mengatakan isteri tidak dapat mengatur rumah tangganya. Ingat Ibu Megawati Soekarno Puteri? Tentu saudara masih ingat bahwa beliau pernah menjadi presiden. Bayangkan, seorang wanita dapat memimpin satu negara, bukan hanya satu keluarga.

2. Justru bila poligami dilarang maka tidak akan ada penyakit seksual. Mengapa: Karena satu orang hanya mempunyai satu pasangan. Ketika saudara memutuskan untuk menikah, apakah itu artinya saudara dapat menyiksa isteri saudara? Bukankah seharusnya suami melindungi isterinya? Menurut kami, alasan-alasan ini hanyalah alasan yang dibuat-buat agar poligami dan perceraian itu menjadi halal. Bukan ajaran yang murni datang dari Allah.

3. Bila memang Muhammad mengajarkan untuk mengasihi manusia, mengapa seorang suami tidak dapat mengasihi isterinya? Bila benar Muhammad mengajarkan mengasihi sesama, tentu dia tidak memberi ajaran poligami.
~
SO
# Aris Al Masih 2013-06-16 16:13
*
Dan Kami iringkan jejak mereka (nabi-nabi Bani Israel) dengan Isa putra Maryam, ......” (Qs 5:46)
Jelas sekali bahwa Kami dalam Al-Quran bukanlah Isa Putra Maryam itu sendiri.

Sebelum surah 10:94, kita harus juga membaca ayat 92-nya “Dengan nama Allah yang maha pengasih maha penyayang, Pada hari ini, Kami naikkan ragamu (Fir'aun) ke daratan, untuk menjadi contoh bagi orang-orang sesudahmu. Tetapi kebanyakan manusia mengabaikan Kami.

Dimana di dalam Bible, kitab pasal ayat mana ada berita raga Firaun dinaikkan ke daratan setelah tidak lama ditenggelamkan? dan kenyataan membuktikan hal itu. Al-Quran benar-benar penyempurna yang mengoreksi serta memperbaiki data yang dihilangkan dan dirubah oleh tangan manusia.

Semoga Allah memberimu hidayah sebagaimana banyak teman-teman yang sudah berdebat dengan saya lalu memeluk Islam.
# Staff Isa dan Islam 2013-06-22 15:38
~
Saudara Aris,

Maaf, kami kurang mengerti dengan komentar saudara di atas. Saudara mengutip ayat Qs 5:46 dan berkata yang dimaksud dengan “Kami” pada ayat tersebut bukan Isa Putra Maryam. Kami setuju, karena kami tidak pernah mengatakan demikian.

Dan apa hubungannya Firaun dinaikkan ke daratan dengan Al-Quran benar-benar penyempurna? Juga apa hubungannya Firaun dinaikkan dengan tuduhan saudara data yang dihilangkan dan dirubah manusia?

Tolong memberi komentar/penjel asan dengan bahasa yang sederhana dan mudah dimengerti oleh pembaca yang lain. Terimakasih.
~
SO
# Rojo Poso 2013-06-22 22:04
*
Dear Staf IDI

Boleh dilihat dari ilmu yang terkandung di dalam Al-Quran. Dalam Injil ada tiang penopang langit (bukan maksud saya untuk menghina ilmu pengetahuan dalan Injil). Dalam Al-Quran langit tanpa tiang. Ini adalah sedikit bukti yang saya ketahui bahwa Al-Quran adalah penyempurna kitab-kitab para nabi terdahulu.

Ada saudara-saudar Kristiani yang megatakan kalau umat Muslim "tidak kritis" terhadap ajaran agama Islam itu sendiri. Tapi maaf, menurut saya justru umat Kristiani yang tidak kritis terhadap ajaran agamanya sendiri.

Thank's
# Staff Isa dan Islam 2013-06-24 21:04
~
Saudara Rojo Poso,

Benarkah Al-Quran memberi pengetahuan dan ayatnya tidak bertentangan dengan sains? Perhatikan ayat ini: “Hingga apabila dia telah sampai ke tempat terbenam matahari, dia melihat matahari terbenam di dalam laut yang berlumpur hitam, dan dia mendapati di situ segolongan umat Kami berkata: "Hai Zulkarnain, kamu boleh menyiksa atau boleh berbuat kebaikan terhadap mereka" (Qs 18:86).

Apakah ada tempat khusus dimana kita bisa melihat matahari terbenam? Setiap orang dapat melihat matahari terbenam/terbit dimanapun. Orang Jepang dapat melihat matahari terbit/terbenam di Jepang. Pun orang Indonesia dapat melihat matahari terbit/terbenam di Indonesia. Benarkah sains telah membuktikan bahwa matahari terbenam di laut yang berlumpur hitam?

Benarkah Al-Quran mengatakan langit tanpa tiang? “Bukankah Kami telah menjadikan bumi itu sebagai hamparan? dan gunung-gunung sebagai pasak?” (Qs 78:6-7). “Hamparan” memberikan gagasan akan sesuatu yang datar. Kata Arab yang digunakan dalam Al-Quran adalah mehad, (= tempat tidur). Tempat tidur dibuat mendatar. Tidak berongga. Lebih jauh lagi, gunung-gunung bukanlah seperti pasak yang menjaga agar bumi ini tidak bergoyang atau langit supaya tidak runtuh.

Jadi, ilmu pengetahuan dalam Al-Quran mengatakan: bumi datar, gunung-gunung sebagai pasak, matahari terbit dari satu sisi dan terbenam dalam air berlumpur di sisi yang berbeda. Inikah yang disebut sebagai penyempurna?
~
SO
# thesachidiva 2013-06-24 18:19
*
Mungkinkah Al-Quran hasil dari Alkitab yang lebih benar?
# Rojo Poso 2013-06-26 20:15
*
Dear Staf IDI

Matahari tenggelam di laut yang berlumpur hitam, surat ini mengatakan bahwa Dzulkarnain melihat matahari tenggelam di laut dan dia melihatnya dari bibir laut. Gambaranya seperti saat anda menikmati sunset di pantai.

Tentang laut yang berlumpur hitam, saya yakin kata-kata ini mengandung makna, saya sendiri belum bisa menemukan maknanya, mungkin karena ilmu saya yang belum sampai.

Thanks.
# Staff Isa dan Islam 2013-06-27 13:02
~
Saudara Rojo Poso,

Kami terima penafsiran yang saudara berikan. Kalau boleh bertanya, siapakah Dzulkarnain itu sehingga Allah memilih dia untuk menggambarkan bagaimana matahari tenggelam kepada Muhammad?

Ketika saudara mempertanyakan kata “anggur” yang tertulis dalam Injil Matius 26:29, dan kami mengatakan bahwa “anggur” yang dimaksud dalam ayat tersebut bukan “anggur” dalam arti hurufiah, saudara menolak penjelasan kami. Dan berkata bahwa “anggur” yang dimaksud pada ayat tersebut adalah benar-benar anggur yang dapat diminum.

Tetapi, ketika kami mempertanyakan ayat Al-Quran yang mengatakan “mahatari terbenam di laut yang berlumpur” saudara mengatakan ada makna lain yang terkandung dari kata tersebut.

Bila saudara dapat memahami ayat Al-Quran secara kiasan, mengapa saudara juga tidak dapat memahami kata dalam Alkitab sebagai kata kiasan?
~
SO
# Rojo Poso 2013-06-26 20:41
*
Dear Staf IDI

Bumi datar tidak bulat.

Ini saya kutipkan dari sebuah web temen-teman Muslim. Dalam Al-Quran tidak ada dikatakan bagian yang dihamparkan adalah bagian bumi tertentu, tetapi yang terhampar adalah bumi secara mutlak. Sehingga dengan demikian, jika kita berada di suatu tempat di bagian manapun dari pada bumi itu (selatan, barat, utara, dan timur), maka kita akan melihat bahwa bumi itu datar saja, seolah-olah terhambar di hadapan kita.

Kemudian jika kita berjalan dan terus berjalan dengan mengikuti satu arah yang tetap, maka bumi itu akan terus menerus kita dapati terhampar di hadapan kita sampai suatu saat kita kembali ke tempat semula saat awal berjalan. Hal ini telah jelas membuktikan bahwa justru bumi itu bulat adanya.

Kecuali kalau Al-Quran mengatakan bahwa bumi memiliki ujung barat, timu, selatan, or barat. Berarti Al-Quran mengatakan kalau bumi datar atau tidak bulat.
# Staff Isa dan Islam 2013-06-27 13:02
~
Benarkah bumi datar? Kami belum pernah mendengar ada orang yang berkata bumi datar. Bahkan ketika kami belajar di Sekolah Dasar, yang kami pelajari adalah bumi bulat, bukan datar.

Perhatikan sekali lagi ayat ini: “Bukankah Kami telah menjadikan bumi itu sebagai hamparan? dan gunung-gunung sebagai pasak?” (Qs 78:6-7)

Di sana kalimatnya cukup jelas. Bumi dijadikan sebagai hamparan, dan gunung sebagai pasak. Pada ayat tersebut tidak ada kata yang dapat dimaknai dengan kata “seolah-olah”
~
SO
# Rojo Poso 2013-06-26 21:03
*
Dear Staf IDI

Mengapa gunung diistilahkan sebagai pasak? Menurut Prof Press, sebenarnya, kerak bumi mengapung di atas cairan. Lapisan terluar bumi membentang 5 km dari permukaan. Kedalaman lapisan gunung menghujam sejauh yang 35 km. Dengan demikian, pegunungan adalah semacam
pasak yang didorong ke dalam bumi. "Jadi gunung inilah yang berfungsi sebagai pasak untuk menstabilkan kerak bumi," ungkap Prof Press.

Semoga yang saya kutipkan di atas cukup membuktikan kenapa gunung diistilahkan menjadi pasak.

Thank's.
# Staff Isa dan Islam 2013-06-27 13:03
~
Saudara Rojo Poso,

Kami melihat saudara adalah seorang yang senang belajar. Dari beberapa jawaban saudara di atas, kami melihat ada yang saudara copas dari tempat lain. Hal ini membuktikan bahwa saudara benar-benar serius dalam diskusi ini. Kami sangat menghargainya.

Maaf, saya tidak terlalu mengerti dengan geografi. Bila tidak keberatan, dapatkah saudara memberitahu darimana informasi tersebut saudara kutip?
~
SO
# Rojo Poso 2013-06-26 21:05
*
Dear Staf IDI

Mohon jawaban-jawaban saya di atas tidak dihapus.

Thank's.
# Staff Isa dan Islam 2013-06-27 13:03
~
Selama komentar dan jawaban yang saudara berikan tidak menyimpang dari topik yang sedang dibahas. Juga selama saudara menulis dengan bahasa yang baik dan sopan (tidak menghina), kami pastikan komentar saudara tidak kami hapus.

Jadi saudara tidak perlu khawatir, dan tidak perlu repot-repot untuk mengingatkan kami. Tapi terimakasih karena saudara sudah mengingatkan.
~
SO
# Rojo Poso 2013-06-28 11:24
*
Dear Staf IDI

Dzul Qarnain adalah julukan seorang raja ya ng disebutkan didalam Al-Qura n, ia digambarkan sebagai seorang pemimpin yang adil dan bijaksana. Dikisahkan bahwa ia telah membangun tembok besi yang tinggi untuk melindungi kaum lemah dari seranganYa’juj dan Ma’juj, yang ditemuinya dalam perjalanannya menuju timur. (Wikipedia).

Dua tanduk ini adalah makna kiasan, masih banyak pendapat dan perdebatan mengenai makna 2 tanduk Dzulkarnain dan siapa sebenarnya Dzulkarnain, semua perdebatan ini terjadi karena karena keterbatasan ilmu dan pengetahuan manusia itu sendiri.

Untuk kepastian siapa sesungguhnya dia tidak dijelaskan dalam Al-Quran. Tapi yang jelas dia bukan Alexander yang Agung.

Tentang kata kiasan semua memiliki makna walau masih menjadi perdebatan.

Thank's.
# Staff Isa dan Islam 2013-07-12 15:12
~
Saudara Rojo Poso,

Terimakasih untuk penjelasan saudara di atas. Kami tidak akan memperpanjang untuk membahas siapakah sebenarnya Dzulkarnain. Sebab saudara sendiri sebagai seorang Muslim telah menjelaskan bahwa Al-Quran sendiri tidak menjelaskan siapa sebenarnya dia.

Dan saudara pun tidak tahu siapa dia sebenarnya.

Tentang makna kiasan dalam Al-Quran yang menurut saudara masih dalam perdebatan. Saudara dapat memakluminya dan tetap menerima Al-Quran sebagai kitab yang layak diimani.

Tapi anehnya, ketika ada perdebatan makna dalam Alkitab mengapa umat Muslim tidak dapat memakluminya, tetapi sebaliknya langsung mengatakan bahwa kitab tersebut palsu atau tidak berlaku. Bahkan umat Muslim dengan mudahnya dapat mengatakan bahwa ayat Injil bukan wahyu dari Allah.
~
SO
# Rojo Poso 2013-06-29 13:12
*
Dear Staf IDI

Qs 31:29 “Tidakkah kamu memperhatikan, bahwa sesungguhnya Allah memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam nalam dan Dia tundukkan matahari dan bulan masing-masing berjalan sampai kepada waktu yang ditentukan, dan sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan”

Perhatikan kata-kata “memasukkan ( yuuliju )” malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam menandakan bahwa bumi berotasi. Sebagian bagian bumi yang mengalami siang "dimasukkan" ke daerah yang membelakangi matahari sehingga mengalami malam dan demikian pula sebaliknya. Itu sebabnya Al-Quran menggunakan kata "memasukkan (yuuliju)" untuk mendiskripsikan pergantian siang dan malam.

Kalau anda masih masin ngotot bahwa Al-Quran menyatakan bumi datar karena Al-Quran menggunakan kata "hamparan" nanti saya akan mencoba menjelaskan sebisa saya.

Thank's.
# Staff Isa dan Islam 2013-07-12 15:13
~
Saudara Rojo Poso,

Kami tidak ngotot mengatakan bumi datar. Tetapi justru Al-Quranlah yang mengatakan demikian. Bahwa Allah menjadikan bumi sebagai hamparan.

Tapi, bila saudara ingin menjelaskan mengapa dikatakan demikian, silakan saudara jelaskan dengan singkat dan jelas. Tidak perlu bertele-tele agar orang lain yang membaca menjadi mengerti “mengapa Al-Quran mengatakan Allah menciptakan bumi datar.”

Atau mungkinkah ayat Qs 31:29 dengan Qs 78:6-7 tumpang tindih?
~
SO
# mohamad farid 2013-07-05 19:25
*
Al-Quran adalah kitab penyempurnaan dari semua kitab yang terdahulu. Kitab (Al-Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa, (yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib, yang mendirikan shalat, dan menafkahkan sebahagian rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka. dan mereka yang beriman kepada Kitab (Al Quran) yang telah diturunkan kepadamu dan Kitab-kitab yang telah diturunkan sebelummu, serta mereka yakin akan adanya (kehidupan) akhirat. Mereka itulah yang tetap mendapat petunjuk dari Tuhan mereka, dan merekalah orang-orang yang beruntung (Qs 2:2-5)
# Staff Isa dan Islam 2013-07-12 15:13
~
Saudara Mohammad Farid,

Sepertinya ayat yang saudara kutip di atas bertentangan dengan ayat berikut ini: “Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa” (Qs 5:46).

Menurut Al-Quran, sebagaimana yang tertulis dalam Qs 5:46, yang menjadi petunjuk serta pengajaran bagi orang-orang yang bertakwa bukan Al-Quran, tetapi Kitab Injil dan Kitab Taurat.

Jadi, manakah yang benar dari dua ayat tersebut dan mengapa dalam kitab yang dikatakan sebagai penyempurna ada ayat yang bertentangan?
~
SO
# tumbur simatupang 2013-07-11 15:41
*
Maaf saya mau tanya meskipun lari dari pembahasan di atas.

Pertanyaan saya: Nabi Muhammad mewajibkan berpuasa. Sedangkan umat Kristiani dalam ajaran firman Al-Masih tidak mnganjurkan lagi berpuasa.

Jadi tolong dong berikan penjelasan. Terimakasih.
# Staff Isa dan Islam 2013-07-12 15:14
~
Saudara Tumbur Simatupang,

Maaf, kami kurang mengerti dengan pertanyaan saudara di atas. Apakah karena Muhammad mewajibkan berpuasa lantas Isa Al-Masih juga harus demikian?

Untuk mengetahui ajaran Al-Masih tentang berpuasa, silakan membaca penjelasan kami pada artikel ini: http://tinyurl.com/838fj4t.
~
SO
# Staff Isa dan Islam 2013-08-27 14:16
~
Sdr. Awam,

Sebelumnya terimakasih untuk kesediaan saudara mengirimkan pertanyaan kepada kami, juga waktu yang saudara luangkan mengunjungi situs kami.

Seperti yang saudara ketahui, komentar yang saudara berikan diluar dari topik yang sedang dibahas. Jadi maaf kalau kami terpaksa menghapusnya.

Tapi staf kami akan memberi penjelasan lewat email. Bila alamat email yang saudara berikan adalah benar, saudara akan menerima penjelasan dari staf kami untuk komentar saudara tersebut.

Demikian, kiranya saudara dapat maklum.
~
SO
# david 2013-09-12 05:53
*
Baru-baru ini di mesjid dekat rumah saya baru saja meng-Islamkan 7 orang Kristen. Setelah acara selesai ustad saya berbicara dengan salah seorang muallaf yang baru masuk Islam itu.

Pertanyaannya mudah saja, tetapi muallaf itu tidak bisa jawab.

1. Wewaktu kamu memeluk agama Kristen, adakah pengakuan Yesus di dalam Alkitab bahwa Dia beragama Kristen?

2. Pernahkah Yesus berkata di dalam Injil “Akulah Allah Tuhanmu, maka sembahlah Aku saja”?

3. Memangnya ada perintah Yesus atau Tuhanmu itu untuk beribadah pada hari Minggu saja di dalam Injil?

4. Apakah benar wajah atau penampilan Yesus seperti yang ada di patung-patung gereja? Kalau memang benar seperti itu, mana foto asli wajah Yesus dan siapa pemotretnya pada zaman itu?

Si muallaf itu cuma senyum-senyum sambil bilang tidak tahu. Kalau begitu, coba tolong admin jawab, pertanyaan ustad saya itu.
# Staff Isa dan Islam 2013-09-14 13:48
~
Saudara David,

Bila pertanyaan sesederhana itu saja si muallaf tidak dapat menjawab, maka perlu dipertanyakan. Apakah benar dia sebelumnya Kristen, atau mungkin hanya mengaku sebagai Kristen.

Kami heran saudara begitu bangga menceritakan seorang muallaf yang tidak tahu apa-apa tentang Kekristenan. Sebab perlu dipertanyakan, apakah alasan dia memeluk agama Islam. Karena dia benar-benar menemukan kebenaran dalam agama Islam, atau ada faktor lain?

Silakan saudara bandingkan dengan orang-orang yang dulunya Islam, dan memutuskan meninggalkan Islam. Semua terjadi karena hasil pencarian mereka. Bukan hanya di Alkitab, tetapi juga dalam Al-Quran. Saudara dapat membaca kesaksian mereka pada link ini: http://tinyurl.com/oe762w3.

Untuk pertanyaan-pert anyaan yang saudara sampaikan sudah sering ditanyakan oleh umat Muslim lain di forum ini. Saudara dapat membaca penjelasan kami di artikel-artikel yang terdapat pada situs ini untuk pertanyaan serupa.
~
SO
# jarwo 2013-09-12 21:39
*
Untuk David,

Pertanyaan anda sudah sering dijawab admin di tema lain.

Saya tidak heran jika banyak pendeta yang masuk Islam karena sudah diramalkan Yesus di Injil "Siapa yang jadi pertama akan jadi terakhir dan siapa yang jadi terakhir akan jadi pertama" Karena banyak orang Kristen yang sudah diselamatkan, tapi murtad.

Namun ada banyak kejadian juga dulunya Islam yang taat berubah jadi Kristen (seperti: Yusuf Roni, Son of Hamas, Tengku Zainudin dll). Silakan lihat di youtube "eks Muslim"
# answer 2013-10-03 00:23
*
“Maka apakah mereka tidak memperhatikan Alquran, kalau sekiranya Alquran bukan dari sisi Allah tentulah mereka dapati banyak pertentangan di dalamnya” (Qs. 4:82).

Tolong umat Muslim berfikir sehat ya:

1. Siapakah yang pertama kali menjadi Muslim? Muhammad (Qs 6:14,163) .

Hal ini bertentangan dengan:
Yang menjadi Muslim pertama kali adalah Musa (Qs 7:143).
Yang menjadi Muslim pertama kali adalah neberapa orang Mesir (Qs 26:51).
Yang menjadi Muslim pertama kali adalah Ibrahim (Qs 2:127-133, Qs 3:67).
Yang menjadi Muslim pertama kali adalah Adam (Qs 42:51).

2. Apakah semua yang ada di langit dan bumi tunduk kepada Allah Muslim? Ya (Qs 30:26).

Hal ini bertentangan dengan:
Ternyata setan/iblis tidak tunduk kepada Allah Muslim (Qs 7:11, 15:28 -31, 17:61, 20:116, 38:71-74, 18:50).

Setidaknya ada lebih 213 ayat yang bertentangan dalam Al-Quran. Sangat fantatis bukan? Ingat baca ayat paling atas (Qs 4:82).
# Tanpa nama 2013-10-05 09:37
*
Orang yang berilmu sesungguhnya tahu mana yang baik dan mana yang buruk. Aku menyerahkan diriku kepada Allah SWT.
# Staff Isa dan Islam 2013-10-07 23:10
~
Saudara Tanpa Nama,

Kami setuju dengan pernyataan saudara di atas. Orang yang berilmu tahu mana yang baik dan mana yang buruk. Sayangnya, tidak jarang kita melihat orang yang tidak berilmu berlagak seperti orang berilmu. Ibarat pepatah mengatakan “tong kosong nyaring bunyinya.”

Kami harap Sdr. Tanpa Nama tidak termasuk dalam bagian orang-orang yang berlagak berilmu tersebut. Karena ilmu dibutuhkan semua orang untuk memastikan apakah yang diimaninya adalah kebenaran dari Allah atau tidak.

Ijinkan kami berbagai satu ayat dari kitab suci Allah, mungkin bisa bermanfaat untuk menambah ilmu saudara. “Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku” (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6)
~
SO
# aku islam 2013-10-15 12:18
*
“Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku” (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6)

Yesus Ttuhan, Allah Tuhan. Yesus saja mengakui Allah Tuhan, kenapa Yesus juga di panggil Tuhan?

Muhammad nabi, Allah tetaplah Tuhan. Dia datang ke bumi untuk kashi tahu Allah Tuhan yang esa, satu.

Saya rasa setelah membaca dari awal sampai akhir saya lebih mempercayai agama saya Islam. Alhamdulillah.

Terimakasi ya admin, sudah buat aku lebih percaya lagi sama agamaku dan tidak akan pernah ragu lagi.
# Staff Isa dan Islam 2013-10-18 20:06
~
Saudara Aku Islam,

Izinkan kami jawab berdasarkan Firman Allah. Dengan penjelasan ayat ini semoga saudara tertolong untuk percaya dan paham maksud Yohanes 14:6. Ada ayat yang berkata: “Karena Allah itu esa dan esa pula Dia yang menjadi pengantara antara Allah dan manusia, yaitu manusia Kristus Yesus,” (Injil, surat 1 Timotius 2:5).

Benar sekali Allah itu esa. Dan siapakah yang layak menjadi penghubung manusia dengan Allah selain Allah itu sendiri, sebab tidak ada mahluk yang pantas menjadi perantara Allah kepada manusia dan begitu juga sebaliknya. Maka Sang Esa itu jugalah yang menjadi perantara antara Allah dan manusia yaitu manusia Isa Al-Masih. Ayat diatas menggunakan istilah “manusia Kristus Yesus/Isa Al-Masih” apa maksudnya? Yaitu wujud manusia Isa Al-Masih adalah merupakan penjelmaan Allah yang esa.
~
NN
# Staff Isa dan Islam 2013-11-01 13:26
~
Saudara Aldy,

Maaf komentar saudara kami hapus. Selain komentar saudara tidak berhubungan dengan topik yang sedang dibahas, kami juga sulit untuk mengerti apa yang saudara tulis. Ketika sekolah, kami tidak pernah diajari oleh guru bahasa Indonesia bagaimana membaca kata yang tidak ada huruf vokalnya. Sehingga kami sulit memahami setiap kata yang saudara tulis hanya dalam huruf konsonan.

Jadi saran kami, ketika saudara menuliskan komentar, disamping komentar saudara juga harus berhubungan dengan topik artikel yang sedang dibahas, kiranya saudara juga dapat menuliskan komentar tersebut dalam kata/bahasa yang mudah dimengerti orang lain. Karena komentar yang saudara tuliskan, bukan hanya untuk saudara baca, tetapi akan banyak pengunjung lain yang akan membacanya.

Demikian, kiranya saudara maklum. Terimakasih!
~
Saodah
# Staff Isa dan Islam 2013-11-08 21:53
~
Saudara Ferry,

Terimakasih untuk komentar saudara. Tapi maaf kami terpaksa menghapusnya. Bila memang saudara ingin memberi komentar, kiranya berilah komentar yang menanggapi artikel di atas. Dan bila saudara ingin menanggapi komentar yang disampaikan oleh Admin, tanggapilah dengan bahasa yang baik dan enak didengar. Bukan kata-kata yang bermaksud menghina atau menyindir.

Jadi, ketika saudara memberi komentar, tolong memberikan komentar yang tidak melanggar norma-norma. Kami berhak menghapus komentar yang kasar, mengejek dan bersifat menyerang termasuk komentar yang tidak ada hubungannya dengan artikel di atas. Silakan menggunakan bahasa yang jelas dan tidak menggunakan singkatan!

Demikian, kiranya saudara maklum dan dapat mengikuti aturan yang sudah kami tetapkan. Terimakasih.
~
Saodah
# Moeslem 2013-12-04 20:50
~
1. Sebetulnya tujuan dalam Al-Quran untuk menyuruh kaum wanita berjilbab adalah tujuan yang mulia adanya.

2. Poligami lebih baik dari mengharamkam perceraian, tapi banyak terjadinya perselingkuhan.
Karena siapapun manusia dengan keimanan yang bagaimanapun tak akan lepas dari lupa khilaf dan dosa. Ibarat perbuatan manusia yang diturunkanya kitab suci atau hukum-hukum dari Tuhanya saja, masih saja banyak yang melakukan dosa. Apalagi tidak ada kitab suci.

3. Yesus yang kata kalian di dalam kitab suci kalian mengajarkan cinta damai lalu mengapa kalian berbantah-banta h dengan kaum Muslim tentang kebenaran kitab masing masing? Benar dan salah hanya dia yang tahu dan biarlah mereka yang salah yang mempertanggung- jawabkan perbuatan masing-masing.
# Staff Isa dan Islam 2013-12-09 14:51
~
Saudara Moeslem,

1. Kami setuju dengan komentar saudara ini. Jelas menutup aurat adalah hal yang baik.
Pertanyaan kami: Manakah lebih penting menurut “aurat” secara jasmani atau “aurat” secara rohani? Bukankah menutup kerohanian kita dari hal-hal yang tidak berkenan di hadapan Allah jauh lebih baik daripada hanya sekedar menggunakan jilbab?

2. Hanya orang-orang yang tidak dapat menyelesaikan masalahnya, yang memilih perceraian atau poligami sebagai jalan keluar dari masalah perkawinannya. Ketika dalam pernikahan ada masalah, hal yang harus dilakukan suami-isteri adalah menyelesaikan masalah tersebut dan mencari jalan keluarnya secara bersama-sama. Bukan malah lari dari masalah tersebut dengan cara menimbulkan masalah baru, yaitu poligami atau bercerai. Rasanya aneh, bila ada yang berkata poligami dan cerai adalah jalan keluar dari masalah pernikahan.

3. Memang benar Yesus mengajarkan cinta damai dan mengasihi sesama bahkan orang yang membenci kita sekalipun. Namun bukan berarti kita harus kompromi dengan hal-hal yang salah. Firman Allah mengatakan, “Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak. Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat” (Injil, Rasul Besar Matius 5:37).

Sebagai pengikut Yesus, kami harus mengatakan kebenaran dan menolak hal-hal yang bukan berasal dari Allah.
~
Saodah
# Putra 2013-12-11 20:46
~
To: Moeslem,

- Berjilbab memang baik, namun bila kebaikan tersebut dipaksakan akan menjadi sesuatu yang tidak baik. Adik saya sekolah di salah satu SMP negeri, pihak kepala sekolah mewajibkan berjilbab bagi seluruh wanita. Yang terjadi adik saya dikatakan kafir oleh teman-temannya. Apakah itu menjadi suatu hal yang baik? Alangkah indahnya apabila kepala sekolah tersebut mewajibkan berjilbab bagi wanita Muslim saja.

- Adalah benar bila manusia sering jatuh ke dalam dosa, meskipun telah ada kitab suci. Namun apa yang terjadi bila alasan poligami dan perceraian mereka adalah sesuai dalam kitab suci? Apa yang terjadi bila yang dipoligami adalah seorang perawan atau janda cantik dan kaya? Apa yang terjadi bila perceraian ada beberapa hari setelah pernikahan?

- pengikut Isa hanya mengatakan yang sebenarnya, anda mau mengikuti ataupun tidak kami tidak memaksa, apalagi mengancam. Dan juga pengikut Isa tidak menganggap yang lain sebagai kafir, malah justru didoakan yang baik.
# Moeslem 2013-12-19 16:47
~
Tetapi alangkah lebih baik kita melakukan keduanya, menutup aurat secara jasmani dan rohani. Dengan keikhlasan menutup aurat secara jasmani kita sudah berusaha untuk berbuat baik dengan tidak mengundang sesuatu yang merusak iman. Dan dengan menutup aurat secara rohani, kita berusaha menyempurnakan apa yang telah kita tutup yaitu aurat kita.
# Staff Isa dan Islam 2013-12-26 13:35
~
Saudara Moeslem,

Memang betul apa yang saudara katakan. Menurut aurat jasmani dan rohani. Tapi bila saudara diminta untuk memilih, bukankah menurut aurat rohani jauh lebih baik? Dan faktanya, tidak semua wanita Muslim di Indonesia menggunakan jilbab dan menutup auratnya sebagaimana ajaran Islam?

Maka, seorang wanita berjilbab belum tentu kerohaniannya lebih baik dibanding wanita yang suka berpakaian mini. Karena pakaian adalah kebutuhan jasmani seseorang, bukan dasar dari keselamatan di akhir zaman.

Perhatikanlah firman Allah berikut ini, “Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. Jauhilah mereka itu” (Injil, Surat 2 Timotius 3:5) Allah tidak menyukai penampilan lahiriah yang terkadang menipu.
~
Saodah
# jum 2013-12-20 18:03
~
Anda salah besar menilai Nabi Muhammad. Sejak kapan dia mengatakan derajat wanita di bawah derajat pria? Mana hadist sahihnya?

Anda sebagai kaum Nasrani, jangan sembarangan menulis artikel tanpa dipaparkan penjelasan selanjutnya. Memang penceraian itu boleh, tapi dikarenakan sebab-sebab tertentu, dan perceraian juga dilarang karena sebab tertentu.

Anda belum tahu sepenuhya tentang Islam, jangan membuat postingan yang menimbulkan keraguan kepada pemeluknya. Terjemahan Al-Quran belum tentu penafsirannya seperti itu, jadi belajar lagi ya tentang penafsiran suatu kitab.
# Staff Isa dan Islam 2013-12-26 13:35
~
Wanita Muslim harus rela menerima kodratnya satu tingkat dibawah pria (Qs 2:228). Juga harus menerima kenyataan bahwa kesaksian mereka di pengadilan hanya bernilai seperempat dari pria. Dalam pembagian harta pusaka, wanita Muslim hanya berhak menerima setengah dari apa yang diterima pria (Qs 4:11). Dan pria, adalah pemimpin bagi wanita, karena pria telah dilebihkan atas wanita (Qs 4:34).

Menurut Sdr. Jum, apakah makna dari ayat-ayat di atas bukan menyatakan bahwa derajat wanita lebih rendah dibanding pria? Selanjutnya, silakan membaca penjelasan lebih detail di link ini: http://tinyurl.com/8yz3z28.

Saudara salah bila mengatakan artikel-artikel di sini tidak ada penjelasannya. Setiap artikel yang ada, selalu disertai dalil dari Al-Quran, demikian juga umumnya penjelasan-penj elasan yang kami berikan.

Namun, bila memang saudara merasa penjelasan kami ada yang salah, kami terbuka menerima koreksi dari saudara.
~
Saodah
# Putra 2013-12-20 19:56
~
Moeslem,
Betul sekali, lebih baik menutup aurat secara jasmani dan secara rohani (tidak menjauhi atau bahkan mengatakan kafir kepada wanita non-Muslim yang tidak menutupi aurat). Dan dalam konteks ini adalah jilbab. Kalau perihal berpakaian harus semestinya (misal sekolah dengan seragam sekolah, berenang dengan pakaian renang)

To: Jum,
- Perceraian diperbolehkan karena sebab? Bagaimana dengan Aceng Fikri yang menikah 2 hari langsung diceraikan? Bagaimana dengan Eyang Subur yang poligami lebih dari 4 dan diharuskan menceraikan istrinya (istrinya dianggap seperti barang)? Manusia sering mencari jalan pintas/mudahnya saja. Apalagi kemudahan tersebut dilegalkan. Akibatnya banyak rumah tangga tidak bertahan lama

- Kalau memang anda benar mengapa harus ragu?
# Jati Kumbara 2014-01-01 21:54
~
Salam saudaraku, saya seorang Kristiani.

Sebenarnya siapa yang membuat agama? Apakah Tuhan? Tidak saudaraku, manusialah yang membuatnya. Apakah Tuhan memerlukan pembelaan dari kita Muslim/Kristian ? Tidak saudaraku, kitalah yang memerlukan pembelaan dan bantuan dari Tuhan, kita yang lemah.
# Staff Isa dan Islam 2014-01-06 16:16
~
Salam Sdr. Jati Kumbara,

Kami setuju dengan pernyataan saudara di atas. Agama adalah buatan manusia, bukan buatan Allah. Allah tidak membutuhkan pembelaan, sebaliknya manusia yang butuh dibela Allah.

Itulah sebabnya Kalimat Allah, Isa Al-Masih/Yesus Kristus datang ke dunia. Untuk membela manusia dan melepaskan mereka dari ikatan belenggu dosa, hingga akhirnya manusia itu dapat kembali kepada Kemuliaan Allah yang hilang akibat dosa.

Kitab Suci Allah menuliskan, “Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan" (Injil, Kisah Para Rasul 4:12).
~
Saodah
# fahmi 2014-01-17 00:31
~
Admin yang terhormat,

Saya di sini hanya ingin menjelaskan kesalah-fahaman anda tentang Al-Quran:

“Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu , anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka". Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” (Qs 3:59)

Di sini Allah ingin agar wanita Islam menjaga kehormatanya. Dalam Islam ada pria yang jelas-jelas diberi tugas untuk menjaga keluarganya, Qs: AN-Nisa ayat 34.

Di dalam Islam bukan hanya laki-laki saja yang seharusnya menjaga wanitanya, tapi wanita juga harus menjaga dirinya sendiri. Al-Quran ingin memperlihatkan bagaimana seharusnya wanita tidak selalu manja terhadap lelaki. Di sini juga alasan Islam adanya aturan tentang mengenai hijab yaitu agar menjaga diri mereka dari laki-laki mata keranjang.
# Staff Isa dan Islam 2014-01-18 20:16
~
Saudara Fahmi,

Sebelumnya maaf karena beberapa komentar saudara kami hapus.

Untuk mengetahui apakah benar tujuan wanita berjilbab untuk menjaga diri dari pria mata keranjang, silakan saudara membaca penjelasan kami pada artikel ini: http://tinyurl.com/nxbrysz.

Di sana juga terdapat cukup banyak komentar dari teman-teman Muslim tentang jilbab. Terimakasih!
~
Saodah
# jum 2014-01-18 09:38
~
Anda search saja langsung ke google mengenai perceraian dalam hukum islam (alquran dan hadist), disana sudah jelas dan mengenai apa yang saya katakan bahwa anda tidak menjelaskan ke penjelasan berikutnya karena hukum Islam itu tercantum jelas di Al-Quran dan Hadist.

Dan sebelumnya anda hanya memaparkan arti kemudian anda menjelaskan menurut pemahaman anda sendiri, dan itu salah besar saudara ! Sebagai contoh: " jangan kalian minum khamar, karena haram " nah, itu hanya arti dari ayat, benar? Penafsirannya: khamar adalah minuman yang dapat memabukkan dan dapat merusak saraf . minuman khamar diharamkan karena dapat menimbulkan mudharat. (menurut islam). Sudah jelas ?
# Staff Isa dan Islam 2014-01-21 12:38
~
Saudara Jum,

Semua orang tahu mudahnya perceraian dan poligami dalam Islam terjadi sebab adanya dukungan dari kitab suci saudara. Faktanya seperti ini: Mengenai perkawinan, Isa Al-Masih mengajarkan setiap suami harus mengasihi isterinya (Injil, Surat Efesus 5:25). Isa Al-Masih melarang perceraian (Injil, Rasul Matius 19:9). Muhammad sendiri mengajarkan seorang suami dapat memiliki isteri sampai empat sekaligus (Qs 4:3). Seorang suami juga diberi hak untuk mengganti isterinya dengan isteri yang lain. Dengan kata lain, Muhammad memperbolehkan perceraian (Qs 4:20).

Dan kehidupan pernikahan itu sendiri sudah memberikan jawaban bahwa ajaran kitab yang disebut sebagai penyempurna jauh dari kata sempurna. Akibat bentuk pernikahan Islam seperti itulah banyak generasi muda Islam yang tumbuh dengan permasalahan sosial yang komplek.
~
Noni
# Hamba Allah 2014-01-25 10:37
~
“Dan Kami telah turunkan kepadamu Al-Quran dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab yang sebelumnya dan batu ujian terhadap kitab-kitab yang lain itu; maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang Allah turunkan dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu. Untuk tiap-tiap umat di antara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Sekiranya Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat saja, tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu, maka berlomba-lombal ah berbuat kebajikan. Hanya kepada Allahlah kembali kamu semuanya, lalu diberitahukan-N ya kepadamu apa yang telah kamu perselisihkan itu” (Qs.5:48).
# Staff Isa dan Islam 2014-02-11 13:23
~
Salam Hamba Allah,

Dapatkah saudara beritahukan kepada kami, kebenaran apa yang ada dalam Al-Quran? Sebab dalam AL-Quran sendiri dikatakan “Dan Kami iringkan jejak mereka (nabi nabi Bani Israil) dengan Isa putera Maryam, membenarkan Kitab yang sebelumnya, yaitu: Taurat. Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang didalamnya (ada) petunjuk dan dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa” (Qs.5:46).

Al-Quran pun mengakui bahwa dalam Injil ada petunjuk dan cahaya. Bukankah seharusnya umat Muslim meminta petunjuk dalam Injil?
~
Salma
# Edi 2014-02-10 02:03
~
Saya muslim. saya percaya Injil sebagai pemberi cahaya dan petunjuk, karena dalam Al-Quran sudah dijelaskan. Saya tidak setuju kalau ada yang bilang Injil tidak berlaku lagi. Tetapi tidak bisa disangkal kalau Al-Quran penyempurna kitab terdahulu. Isi kitab terdahulu dan sejarahnya sudah terangkum di Al-Quran, tapi tidak sebaliknya.
# Staff Isa dan Islam 2014-02-11 13:52
~
Salam Edi,

Terimakasih untuk komentar saudara. Memang umat Muslim selalu mengklaim bahwa Al-Quran adalah kitab penyempurna. Tetapi sangat disayangkan bahwa apakah yang telah disempurnakan oleh Al-Quran itu tidaklah jelas.

Saudara Edi, dalam Injil sangat jelas dikatakan bahwa dalam Isa Al-Masih ada jaminan keselamatan dan Isa Al-Masihlah jelan keselamatan itu. “Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku” (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6).

Jika Al-Quran adalah kitab penyempurna seharusnya di dalamnya juga mewartakan bahwa Isa Al-Masilah jaminan sorga, bukan?
~
Salma
# Staff Isa dan Islam 2014-02-11 13:30
~
Salam Ali Wahyudi,

Sebelumnya kami minta maaf, sebab dengan terpaksa menghapus komentar saudara. Jika saudara tertarik untuk memberikan komentar di situs ini, kami harap saudara dapat menanggapi isi dari artikel dan gunakanlah kalimat yang santun.

Ada ketentuan-keten tuan yang kami gunakan dalam menjawab komentar di situs kami. Atas perhatiannya kami ucapkan terimakasih.
~
Salma
# Staff Isa dan Islam 2014-02-21 17:06
~
Salam Sdr. Nie,

Sebelumnya kami minta maaf karena telah menghapus komentar saudara. Sesuai dengan ketentuan dalam situs kami, tidak diperkenankan untuk mencantumkan link di luar situs kami. Atas pengertiannya kami ucapkan terimakasih.
~
Salma
# widodo 2014-02-21 22:17
~
Anda mengutip ayat Al-Quran untuk membenarkan iman anda. Berarti anda mengakui kebenaran Al-Quran.
# Staff Isa dan Islam 2014-02-25 07:24
~
Saudara Widodo,

Tanpa kutipan dari Al-Quran pun, Taurat dan Injil adalah kebenaran. Kami mengutip Al-Quran untuk menunjukkan bahwa Al-Quran mengakui bahwa dalam Taurat dan Injil ada cahaya dan petunjuk. Tentu ini sangat bertolak belakang dengan pandangan umum di kalangan Islam yang menolak Injil dan Taurat, bukan?
~
Salma
# abdillah 2014-02-22 23:14
~
Isa Al-Masih berkata: "Akulah jalan, kebenaran, dan hidup tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa kalau tidak bersama sama dengan Aku" (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6)

Dari ayat di atas dapat dipahami bahwa Isa hanyalah jalan atau perantara untuk menuju Allah yang menjadi tujuan sebenarnya. Janganlah menjadikan Isa sebagai tujuan. Namun, Isa hanyalah perantara yang diutus Allah.

Sampai kapanpun jalan atau perantara tidak akan bisa menjadi tujuan. Sama halnya dengan makhluk ciptaan tidak akan bisa menjadi Sang Pencipta.
# Staff Isa dan Islam 2014-02-25 07:33
~
Saudara Abdillah,

Kami berterimakasih atas kesediaan saudara mengunjungi dan memberikan komentar pada situs kami. Tetapi maaf, komentar saudara tidak berhubungan dengan artikel di atas.

Bila saudara ingin melanjutkan diskusi ini, silakan saudara mengunjungi link ini http://tinyurl.com/6wf9w8k
~
Salma
# Hamba Allah 2014-02-24 08:20
*****
Benarkah Al-Quran sebagai kitab penyempurna? Jawabnya benar. "Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu Jadi agama bagimu” (Qs 5:3).

Dengan diturunkannya ayat ini, maka ajaran sebelumnya gugur dan digantikan oleh Islam. Dan Al-Quran adalah kitab Allah untuk orang Islam.

Terimakasih.
# Staff Isa dan Islam 2014-02-25 07:46
*****
Saudara Hamba Allah,

Kami menghargai klaim saudara. Tetapi setiap orang dapat membuat klaim. Pertanyaannya adalah apakah bukti bahwa Al-Quran adalah kitab penyempurna?

Artikel di atas telah memaparkan fakta-fakta Al-Quran yang bertentangan dengan Injil. Tentu Al-Quran bukan kitab penyempurna, bukan? Sebab ajaran Al-Quran bertentangan dengan ajaran Isa Al-Masih.
~
Salma
# mike 2014-02-24 19:23
~
Ramai umat Muslim percaya bahwa Al-Quran sebagai penyempurna karena Injil telah dipalsukan. Jika diteliti ternyata injil telah dipalsukan semasa zaman Muhammad. Ini berdasarkan ayat Al-Quran. Pelik, bukan?

Jika Injil telah diubah lalu mengapa Muhammad mengatakan tiada keraguan di dalamnya sedangkan dia tahu Injil telah diubah.

Nampak sangat ganjil dan kejanggalannya. Seolah-olah ada muslihat atau sesuatu yang tak kena atau ada agenda tersembunyi. Coba kita pikirkan bersama dengan hati yang terbuka tanpa emosi.
# Hamba Allah 2014-02-24 21:12
~
Saudara Mike,

Sudahkah anda memikirkan apakah ada bukti muslihat pada Al-Quran seperti yang anda ragukan? Tunjukkan pada kami jika menurut anda ada.

Terimakasih.
# Hamba Allah 2014-02-25 16:01
*
1. Firman Allah di komentar saya sebelumnya sudah jelas menjadi bukti. Dan itu bukan klaim dari saya, tapi klaim dari Allah. Karena saya percaya dan yakin bahwa Al-Quran Firman Allah.

2. Kalau saudara ingin bukti, apakah saudara juga bisa membuktikan bahwa Alkitab benar firman Allah yang disampaikan Isa Al-Masih? Apakah anda juga bisa membuktikan bahwa Yesus adalah utusan untuk umat Kristiani?

Terimakasih.
# Staff Isa dan Islam 2014-02-28 12:16
~
Saudara Hamba Allah,

1. Ayat itu bukan menjelaskan tentang Al-Quran sebagai kitab penyempurna. Adakah bagian dalam ayat itu yang menyebutkan Al-Quran sebagai kitab penyempurna. Apakah bukti bahwa Al-Quran adalah kitab penyempurna?

2. Tentu kami sanggup membuktikan bahwa Alkitab adalah Firman Allah. Sebab banyak nubuat sejak zaman Nabi Adam yang telah terpenuhi. Tetapi saudara harus menjelaskan dan membuktikan terlebih dulu bahwa Al-Quran adalah firman Allah. Bagaimana saudara?
~
Salma
# Hamba Allah 2014-03-03 23:07
~
Karena banyaknya jawaban dari pertanyaan saudara Salma, maka saya jawab pertanyaan saudara via email.

Terimakasih.
# Staff Isa dan Islam 2014-03-10 22:34
~
Salam Sdr. Hamba Allah,

Kami menyampaikan terimakasih untuk kesediaan saudara dalam berdiskusi dengan kami melalui email. Kami sangat senang dan tentu akan kami tanggapi. Kiranya diskusi ini akan saling menambah wawasan bersama. Tuhan memberkahi saudara dan keluarga.
~
Salma
# sebastian achmad 2014-03-10 11:15
~
Kitab Al-Quran artinya: sungguh kami telah menurunkan az Zikir (Al-Quran) dan sungguh kami akan memeliharanya. Diberikan kepada nabi Muhammad, sebagai penyempurna kitab sebelumnya. Dari awal mula Al-Quran diturunkan sampai sekarang dan seterusnya akan selalu terjaga keaslianya. Dan juga Allah menjamin kitab suci Al-Quran akan selalu terjaga keaslianya.
# Staff Isa dan Islam 2014-03-10 22:51
~
Saudara Sebastian Achmad,

Umat Muslim selalu mengklaim bahwa Al-Quran sebagai kitab penyempurna. Jika Al-Quran dipandang sebagai kitab penyempurna, apakah Allah telah gagal dalam menjaga kesempurnaan-Ny a sehingga Dia memerlukan sebuah pengualangan wahyu-Nya?
~
Salma
# belajar agama 2014-03-12 09:18
~
Kepada staff IDI,

Tolong kalau mencantumkan ayat Al-Quran cantumkanlah isi ayatnya dengan benar, anda menuliskan bahwa (Qs 33:59) berisi tentang wanita merupakan objek seks, sehingga mereka harus bisa menjaga kehormatannya sendiri. Padahal aslinya ayat tersebut berbunyi tentang anjuran Allah kepada para wanita untuk mengenakan jilbab agar mereka lebih dikenali dan melindungi diri mereka sehingga mereka tidak diganggu. Dengan tulisan anda tersebut di atas bisa saja anda dituntut dengan tuduhan memfitnah, apalagi ini menyangkut agama. Al-Quran ditulis dengan bahasa yang indah bukan seperti yang anda tuduhkan.
# Staff Isa dan Islam 2014-03-12 11:54
~
Saudara Belajar Agama,

Kami berharap saudara membaca dengan teliti artikel di atas sehingga tidak salah mengartikannya. Kalimat "sehingga mereka harus bisa menjaga kehormatannya sendiri..." dengan cara berjilbab (Qs 33:59).

Tetapi pertanyaannya adalah mengapa Al-Quran sebagai kitab penyempurna menganggap wanita sebagai obyek seks? Perhatikan ayat berikut ini.

"Di dalam syurga itu ada bidadari-bidada ri yang baik- baik lagi cantik-cantik.. yang jelita, putih bersih, dipingit dalam rumah..Mereka tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka, dan tidak pula oleh jin..Mereka bertelekan pada bantal-bantal yang hijau dan permadani-perma dani yang indah" (Qs 55:70-76).
~
Salma
# belajar agama 2014-03-12 13:11
~
Kepada Staff IDI,

Bagaimana anda bisa berpikir bahwa "mengapa Al-Quran sebagai kitab penyempurna menganggap wanita sebagai obyek seks?", padahal 'kan jelas bahwa Qs 33:59 berisi tentang anjuran untuk berjilbab untuk melindungi diri si wanita. Dari mananya yang menyiratkan sebagai objek seks? Heran saya!

Lalu, bagaimana menurut anda mengenai isi Alkitab Yehezkiel 16:7? Masa bahasa di dalam kitab suci mesum begitu?
# Staff Isa dan Islam 2014-03-25 06:58
~
Saudara Belajar Agama,

Kami dapat mengerti rasa heran saudara. Dan itu juga yang menghinggapi kami atas perbedaan derajat wanita dalam Al-Quran. Pengutipan Qs 33:59 merupakan salah satu contoh bahwa wanita seperti dibelenggu dalam balutan pakaian dengan alasan untuk mudah dikenal dan tidak diganggu. Pertanyaannya mengapa harus berjilbab? Apakah jika tidak berjilbab akan menjadi obyek seks?

Bagaimana juga dengan ayat berikut ini? "Isteri-isterim u adalah (seperti) tanah tempat bercocok-tanam, maka datangilah tanah tempat bercocok-tanamm u itu bagaimana saja kamu kehendaki …" (Qs 2:223). Menurut saudara, apakah arti istri adalah tanah tempat bercocok tanam?

Sangat berbeda dengan kitab nabi, Yehezkiel 16:7. Bahasa dalam ayat itu adalah bahasa figuratif. Dan tidak menempatkan wanita sebagai obyek seks.
~
Salma
# Aisyah 2014-03-13 18:40
~
Untuk Admin,

Website ini mohon untuk melihat semua video tentang penceramah yang bernama Dr. Zakir Naik. Saya yakin beliau lebih memahami Injil dari pada semua admin website ini, walaupun beliau adalah seorang Muslim.

Terimakasih. Mohon untuk dilihat. Semoga admin mendapat pencerahan. Amin.
# Staff Isa dan Islam 2014-03-25 07:11
~
Saudara Aisyah,

Kami berterimakasih dan menghargai saran saudara. Namun maaf, menurut kami, komentar saudara tidak berhubungan dengan artikel di atas. Silakan saudara mengunjungi link ini http://tinyurl.com/8f7wac5 untuk lebih memahami Injil.
~
Salma
# Allohuakbar! 2014-03-19 01:55
~
“Katakanlah: 'Hai manusia, jika kamu masih dalam keragu-raguan tentang agamaku, maka aku tidak menyembah yang kamu sembah selain Allah, tetapi aku menyembah Alloh yang akan mematikan kamu dan aku telah diperintah supaya termasuk orang-orang yang beriman'" (Qs 10:104)

“Katakanlah: 'Maka apakah kamu menyuruh aku menyembah selain Alloh, hai orang-orang yang tidak berpengetahuan? '" (Qs 39:64). “Dan cukuplah Alloh menjadi saksi antara kami dengan kamu, bahwa kami tidak tahu-menahu tentang penyembahan kamu” (Qs 10:29).

Wahai umat Muslim, tidak usah memperdebatkan tentang apa yang mereka sembah. Cukuplah Allah menjadi saksi atas kita dan mereka.
# Staff Isa dan Islam 2014-03-25 07:21
~
Saudara Allohuakbar,

Kami tidak sedang memperdebatkan yang disembah. Kami justru bertanya, “Benarkah Al-Quran sebagai kitab penyempurna?” Bagian manakah yang disempurnakan dari kitab-kitab sebelumnya? Dan ajaran apakah yang disempurnakan dari kitab-kitab sebelumnya? Tentu saudara mengetahuinya, bukan?
~
Salma
# Asskum 2014-03-19 02:01
~
Tidak usah membuat situs seperti ini. Bukankah anda tidak menyembah apa yang saya sembah? Begitu pula saya tidak menyembah apa yang anda sembah. Jadi, tidak usah memperdebatkann ya. Pertahankan keyakinan umat anda, dan kami juga mempertahankan keyakinan kami. Karena mana yang baik atau salah akan terlihat ketika ajal menjemput. Benar?

Asskum.
# Staff Isa dan Islam 2014-03-25 07:22
~
Saudara Asskum,

Menarik sekali tulisan saudara. Muncul pertanyaan dalam pikiran kami, apakah Allah terbagi-bagi? Kami tidak sedang mengajak berdebat tentang siapa yang disembah, melainkan kami bertanya, “Benarkah Al-Quran sebagai kitab penyempurna?” Tentu ini yang perlu dijawab teman-teman Muslim, bukan?

Ajaran apa saja yang telah disempurnakan Al-Quran? Dan tertulis dimanakah itu dalam Al-Quran? Ini sangat menarik untuk didiskusikan, bukan?
~
Salma
# reza firmansyah 2014-04-07 00:55
~
Tolong mas, kalau baca Al-Quran jangan sepenggal-sepen ggal. Karena di tiap ayat Al-Quran terdapat jawaban yang luar biasa.

"Sesungguhnya Telah kafirlah orang-orang yang berkata: 'Sesungguhnya Allah itu ialah Al Masih putera Maryam". Katakanlah: 'Maka siapakah (gerangan) yang dapat menghalang-hala ngi kehendak Allah, jika Dia hendak membinasakan Al Masih putera Maryam itu beserta ibunya dan seluruh orang-orang yang berada di bumi kesemuanya?' Kepunyaan Allahlah kerajaan langit dan bumi dan apa yang ada diantara keduanya; Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya . Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu" (Qs 5:17).
# Staff Isa dan Islam 2014-04-07 09:51
~
Saudara Reza Firmansyah,

Setiap wahyu Allah pasti memberikan jawaban luar biasa atas pergumulan dasar umat manusia, terutama tentang pergumulan dengan dosa. Adakah manusia yang sanggup membebaskan diri dari dosa? Tentu tidak ada, bukan?

Wahyu Allah dalam Injil menjawab pergumulan ini dengan menuliskan, "Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran" (Injil, Surat 1 Petrus 2:24). Tidakkah ini jawaban yang luar biasa?

Bagaimana dengan Al-Quran? Bagaimana Al-Quran menjawab persoalan dosa manusia?
~
Solihin
# itayalev 2014-04-16 09:52
~
Mengenai perkawinan, Islam memperbolehkan menikahi empat wanita dan memperbolehkan perceraian (meskipun demikian perceraian adalah perbuatan halal yang paling dibenci oleh Allah). Itulah hebatnya Al-Quran yang dapat mengetahui peristiwa masa depan. Al-Quran diturunkan 1400 tahun lalu dan mengetahui bahwa pada tahun 2014 jumlah laki-laki terhadap perempuan adalah bukan hanya 1:4 bahkan 1:5. Dan ini semakin menguatkan bahwa Al-Quran penyempurna kitab sebelumnya.
# Staff Isa dan Islam 2014-04-16 10:44
~
Salam Sdr. Itayalev,

Sebelumnya kami hendak mengingatkan, kiranya saudara hanya menggunakan kolom tidak lebih dari satu. Jika menelebihi dari satu kolom maka dengan terpakasa kami akan menghapus semua komentar saudara.

Saudaraku, dahulu ada banyak orang yang menikahi wanita lebih dari satu. Dan tentu itu bukanlah ramalan dari kitab saudara, bukan? Sebab Allah sangat membenci perceraian apalagi poligami yang dapat mengakibatkan perceraian, bukan? Allah tidak menciptakan pasangan dengan satu laki-laki untuk beberapa wanita. Sebab poligami adalah perbuatan dosa.

"Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu daging" (Kitab Taurat, Kejadian 2:24). Sangat jelas bahwa Al-Quran menentang perintah Allah?
~
Salma
# Ipul 2014-04-17 18:16
~
Admin yang budiman,

Janganlah anda bersembunyi dibalik blog anda. Kalau anda bijak mari kita debat bersama jangan hanya berani lewat blog, supaya tidak terjadi perbedaan. Janganlah anda menciptakan perbedaan, "bagiku agamaku bagimu agamamu". Kalau anda seorang berilmu, mari kita bisa debat bersama sambil bertatap muka.
# Staff Isa dan Islam 2014-04-24 14:50
~
Salam Sdr. Ipul,

Terimakasih untuk tawaran saudara. Apa saudara terganggu jika berdiskusi melalui web ini? Apakah ada perbedaan berdiskusi melalui web atau secara langsung, kami kira tidak salahnya, bukan begitu?

Adapun diskusi melalui web ini, kami hendak memberikan pemahaman yang benar tentang Isa Al-Masih yang benar. Kami sangat menghargai apapun keputusan saudara perihal keimanan saudara. Hanya perkenankan kami bertanya, sudah yakinkah saudara akan keyakinan keselamatan saudara dalam iamn saudara.
~
Salma
# sugar 2014-04-19 16:59
~
Saudara Briel,

Menjadi pengikut Yesus tidaklah selalu mulus, kadang Tuhan izinkan kerikil dalam hidup kita agar kita hanya bergantung pada-Nya. Bukan dengan cara mencari kebahagiaan ditempat lain. Cobalah serahkan beban beratmu, kuk mu yang berat itu dalam kuasa Yesus pasti Dia akan memberikan kelegaan sejati karena itu janji Yesus. Tidak ada yang mustahil dalam nama Yesus.

Sama seperti orang tua saya yang berpisah 12 tahun bukan bercerai, tapi puji Tuhan sudah kembali. Kita harus memikul salib kita sendiri dan berserah kepada Yesus. Janganlah kita menjadi sama seperti dunia ini. Itulah bedanya anak-anak Tuhan.
# Staff Isa dan Islam 2014-04-24 14:57
~
Salam Sdr. Sugar,

Kami menyampaikan terimakasih untuk kesaksian saudara. Kami sangat menghargainya. Setiap orang yang percaya kepada Isa Al-Masih tentu memiliki satu kedamaian batin yang dalam sekalipun sulit dalam menjalani hidup. Sebab satu firman-Nya yang memberikan kelegaan bagi umat Isa Al-Masih.

"Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu" (Injil, Rasul Besar Matius 11:28).
~
Salma
# itayalev 2014-04-23 15:07
~
Saudara berkata, "Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu daging" (Kitab Taurat, Kejadian 2:24). Sangat jelas bahwa Al-Quran menentang perintah Allah? Saya mau bertanya, menurut para pendeta anda, apa kandungan dan makna dari ayat di atas sehingga anda berkata bertentangan dengan Al-Quran?
# Staff Isa dan Islam 2014-04-24 15:03
~
Salam Sdr. Itayalev,

Allah melalui Injil melarang perceraian, sebab apa yang terdapat dalam Kitab Taurat, Kejadian 2:24, bahwa Allah hanya menciptakan satu laki-laki dan satu perempuan (satu pasang). Sementara Al-Quran memperbolehkan untuk mengambil istri tiga atau empat. Sangat jelas hal ini sudah bertentangan dengan perintah Allah, bukan?

"Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia" (Injil, Rasul Markus 10:9).
~
Salma
# asep 2014-04-23 17:14
~
Mengapa di dunia Barat yang menganut agama Kristen, sex bebas itu di perbolehkan. Sedangkan dalam ajaran Al-Quran sek bebas itu hukumnya zinah sebelum ada ikatan perkawinan. Bagaimana pendapat anda tentang hal itu.
# Staff Isa dan Islam 2014-04-24 15:12
~
Salam Sdr. Asep,

Kami menyampaikan terimakasih unttuk realita yang saudara paparkan.

Ada banyak orang yang mengaku beragama Nasrani tetapi jujur saja mereka bukanlah pengikut atau orang yang menaati ajaran Isa Al-Masih. Agama Nasrani tidak pernah memberikan keselamatan kepada siapapun. Hanya Isa Al-Masih lah yang dapat menjamin keselamatan. "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku" (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6).

Jangankan berbuat zinah, Isa Al-Masih pernah berkata "Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya , sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya" (Injil, Rasul Besar Matius 5:28).
~
Salma
# Sigit 2014-04-24 10:31
~
Mohon maaf, saya mau menambahkan pendapat saudara kita kaum Muslimin yang sering saya dengar. Memang benar ada ayat seperti tertulis pada Qs 5:46 Tetapi menurut sauadara-saudar a kita Injil yang dimaksud itu sudah tidak ada di dunia ini. Sedangkan kitab Injil yang sekarang dipegang oleh saudara Kristen, menurut saudara Muslim adalah Injil yang sudah dipalsukan. Bagaimana ini menurut saudara admin.
# Staff Isa dan Islam 2014-04-24 15:18
~
Salam Sdr. Sigit,

Memang benar apa yang saudara paparkan bahwa umat Muslim mengklaim bahwa Injil saat ini sudah tidak asli lagi. Hanya sangat disayangkan tidak ada satu orang pun sampai saat ini yang dapat membuktikan apa yang telah dipalsukan dan untuk kepentingan apa?

Untuk pemaparan tentang keaslian Injil, kami mempersilakan saudara mengunjungi situs kami di http://tinyurl.com/membycg.
~
Salma
# itayalev 2014-04-24 23:44
~
Baiklah, dari penjelasan anda semakin menguatkan bahwa Al-Quran merupakan kitab penyempurna kitab-kitab sebelumnya. Islam memperbolehkan laki-laki menikahi lebih dari satu wanita dan maksimal empat karena melalui Muhammad, Allah SWT mengabarkan bahwa kelak tidak akan terjadi hari kiamat hingga banyaknya perceraian yang terjadi dan jumlah wanita 5:1 terhadap laki-laki.

Di dalam Islam, perceraian diperbolehkan dengan syarat-syarat tertentu, tidak serta merta mengikuti keinginan hawa nafsu semata. Dan ingat seorang laki-laki bisa menikah lagi dengan syarat istrinya setuju dan dia bisa bertindak adil. Selanjutnya, bagaimana menurut pandangan agama anda terhadap wanita-wanita yang ada di luar sana yang belum menikah, sementara perbandingan wanita dan pria saat ini 4:1 jika hanya diperbolehkan satu pasang?
# Staff Isa dan Islam 2014-04-25 06:22
~
Saudara Itayalev,

Membuat klaim Al-Quran sebagai kitab penyempurna harus menunjukkan ajaran mana dari kitab-kitab sebelumnya yang disempurnakan. Kata 'sempurna' memiliki arti utuh dan lengkap segalanya (tidak bercacat dan bercela). Munculnya legalisasi poligami yang tertulis dalam Al-Quran bukan menandakan sempurna, tetapi kemunduran atau tidak sempurna.

Justru ajaran Isa Al-Masih yang sempurna tetapi dibuat mundur oleh Al-Quran. Isa Al-Masih menekankan satu suami untuk satu orang istri (Injil, Rasul Besar Matius 19:5), Al-Quran justru melegalkan satu suami untuk empat orang istri. Tidakkah ini kemunduran?

Karena itu, yang perlu direnungkan adalah apakah dengan banyaknya wanita di luar sana yang tidak menikah menjadikannya sah untuk dipoligami? Kiranya ini menjadi perenungan bagi saudara.
~
Solihin
# Wisnu 2014-04-26 03:04
~
Sesungguhnya yang disempurnakan Al-Quran itu adalah umat Kristiani yang menyeleweng dari ajaran tauhid, karena mempertuhankan Yesus. Kemudian Al-Quran membawa hukum-hukum baru seperti hukum waris, hukum pernikahan, hukum ekonomi, hukum perang dan sebagainya yang berlaku universal.
# Staff Isa dan Islam 2014-04-28 11:22
~
Salam Sdr. Wisnu,

Kami sedikit kurang mengerti dengan pemaparan saudara. Sebab saudara mengatakan bahwa Al-Quran datang menjadi kitab penyempurna menuju ajaran tauhid. Hukum-hukum baru yang diajarkan oleh Al-Quran adakah intinya membawa kepastian keselamatan kepada seseorang? Jika hukum-hukum yang dibawa hanya seperti ajaran-ajaran yang dapat dirumuskan oleh manusia biasa.
~
Salma
# berpikir sehat 2014-04-26 08:58
~
1. Darimana Muslim bisa tahu salah satu anak Adam namanya Habil?(Nama Habil sepertinya terjemahan Depag RI mencontek Alkitab, karena nama Habil tidak ada dalam mushaf Usmani bahkan tidak ada dalam Hadits-hadist Sohih).

2. Dari mana Muslim tahu nama saudara nabi Yusuf itu Bunyamin? Tentu dari Alkitab juga, bukan?

3. Nama Siti Hawa dan Siti Hajar pun tidak ada dalam Al-Quran tapi ada dalam Hadits, tapi lembaran tulisan hadits tertua itu tahun berapa? Muslim saja masih bingung, bukan?
# itayalev 2014-04-27 01:08
~
Menurut pandangan agama saudara, bagaimana nasib wanita-wanita yang kini perbandingannya 5:1 terhadap laki-laki? Poligami adalah satu-satunya solusi untuk itu. Dengan catatan, istri-istri sebelumnya setuju dan bersedia untuk dipoligami. Namun, anda mesti tahu betapa berat tanggung jawab untuk berpoligami dalam Islam. Oleh karena itu, sebelum berpoligami seorang laki-laki harus mempertimbangka n dengan matang.

Karena apabila ia tidak bisa adil maka dia akan menerima siksa yang berat kelak. Dan tentunya keinginan untuk dipoligami itu kembali kepada sang wanita yang akan dipoligami. Dia bersedia untuk menjadi istri kedua atau tidak, itulah kira-kira beberapa persyaratannya. Kecacatan apa lagi yang anda dapatkan dari poligami?
# Staff Isa dan Islam 2014-04-28 11:46
~
Salam Sdr. Itayalev,

Kami sangat senang masih dapat berdiskusi dengan saudara. Menarik apa yang saudara paparkan. Dengan kata lain seorang istri yang tidak mau dipoligami tentu ia melanggar perintah Muhammad, bukan? Berarti wanita tersebut tidak mengindahkan perbanidngan antara laki-laki dan wanita 5:1 seperti apa yang saudara paparkan, bukan?

Untuk membahas hal tersebut, sesuai topik, silakan saudara memberikan komentar di situs http://tinyurl.com/lbhlrgh. Terimakasih.
~
Salma
# Aderm 2014-04-28 03:03
~
Adakah manusia yang bisa hapal Injil? Menurut saya tidak ada. Karena isinya sudah tidak asli. Al-Quran anak usia 5 tahun saja bisa hafal. Di manapun di seluruh dunia. Nabi Muhammad pun tidak bisa membuatnya, bahkan 1 ayat sekalipun.
# Staff Isa dan Islam 2014-04-28 12:14
~
Salam Sdr. Aderm,

Sebuah kitab dari Allah tentu berasal dari Allah. Haruskah pembuktian sebuah kitab suci dilihat dari seberapa mampu seseorang menghafalkannya ? Manakah yang lebih penting, mampu menghafalkan perkataannya atau melakukan perintah Allah?

Injil ada bukan untuk dihafalkan oleh seseorang, tetapi tidak menutup kemungkinan sekalipun ada orang yang mampu menghafal seluruh isi Injil. Injil ada untuk memberikan kepastian keselamatan kepada seseorang melalui Isa Al-Masih.

Untuk lebih terarah dalam membahas soal Injil, saudara dapat mengunjungi link kami di http://tinyurl.com/6uh4jag. Terimakasih.
~
Salma
# hermanto 2014-04-28 03:09
~
Al-Quran mengajarkan kebaikan sama dengan Injil dan agama lain. Jangan membaca ayat Al-Quran sepotong-sepoto ng. Isi Al-Quran mengatakan, "Ssungguhnya Allah menyukai manusia yang adil". Sama seperti Injil, "Cintailah sesamu seperti dirimu sendiri " Jadi berdosalah orang-orang yang menfitnah Al-Quran dan Injil, karena ke duanya mengajarkan kebaikan. Bacalah ayat yang lengkap.
# Staff Isa dan Islam 2014-04-28 12:39
~
Salam Sdr. Hermanto,

Kami menyampaikan terimakasih untuk pemaparan saudara.

Tentu kami akui bahwa Al-Quran pun mengajarkan hal-hal baik bagi umat Muslim yang memercayai Al-Quran sebagai panduannya. Hanya Barangkali umat Mslim perlu mengkaji ulang tentang isi dalam Al-Quran yang konon katanya sebagai kitab penyempurna dari kitab sebelumnya.

Alkitab adalah kitab suci yang dipercayai umat Nasrani. Dan Alkitab memberikan sebuah pemaparan dan pengajaran yang sangat sempurna. Tidak ada cacat cela ditemukan dalam Alkitab. Perkataan dalam Alkitab hampir 100 persen isinya terjadi. Bukankah hanya Allah yang dapat membuat semua itu terjadi?

Jika boleh jujur, perkataan Al-Quran berapa persenkah benar-benar terjadi?
~
Salma
# itayalev 2014-04-30 00:11
~
Lagi, anda belum menjawab pertanyaan saya. Menurut pandangan agama anda, bgmana nasib wanita-wanita di luar sana yang kini perbandingannya 5:1 terhadap laki-laki? Apa yang kita paparkan di sini bersangkutan dengan topik. Jadi, saya mohon anda menjawab pertanyaan saya ini di sini.

Jika seorang wanita tidak setuju untuk dipoligami, maka itu adalah menjadi salah satu penghalang terjadinya poligami. Dan itu sama sekali tidak bertentangan dengan ajaran Muhammad. Apalagi kekurangan dari poligami?

Saya harap anda tidak mengutak atik komentar saya seperti sebelumnya. Saya akan terus mengikuti perkembangan situs ini.
# Staff Isa dan Islam 2014-05-02 04:23
~
Saudara Itayalev,

Isa Al-Masih mengajarkan untuk mengasihi sesama, ini termasuk wanita di dalamnya (Injil, Rasul Markus 12:31). Tetapi perbandingan 5:1 – menurut saudara – tidak berarti wanita-wanita itu harus dinikahi semua. Mengapa harus melakukan poligami, kalau tahu bahwa poligami itu berat? Bukankah saudara sendiri menyatakan, “Anda mesti tahu betapa berat tanggung jawab untuk berpoligami dalam Islam”?

Bukankah itu menciptakan masalah bagi dirinya sendiri? Isa Al-Masih menghendaki agar kita “hidup dalam damai sejahtera” (Injil, Surat 1 Korintus 7:15). Tentu poligami bukan solusi atas banyaknya wanita. Poligami justru banyak menimbulkan persoalan dalam keluarga dan tidak mendatangkan damai sejahtera. Itulah sebabnya, Al-Quran bukan kitab penyempurna karena bertentangan dengan ajaran Isa Al-Masih. Silakan klik ini http://tinyurl.com/kynzr2p untuk mengetahuinya.
~
Solihin
# berpikir sehat 2014-05-01 12:42
~
To: Itayalev,

Kenapa selalu mengutamakan hal-hal seperti itu yang utama dalam kehidupan seorang Muslim? Bila ada seorang Muslimah/Muslim in tidak dapat jodoh hingga akhir hayat, apakah ini tanda ia adalah insan yang gagal?

Dalam Kristen percaya ada insan-insan yang memang telah tercipta dari awal untuk mengekang nafsu birahinya. Bahkan di Katolik ada wadah untuk ini berupa kesusteran dan kepasturan. Sekali lagi, kasihan sekali para Muslimah bila tak dapat jodoh karena akan dihakimi/dirend ahkan masyarakat Muslim sendiri.

Apakah bisa menikah kedua kali tanpa selingkuh dulu? Memangnya istri keduanya tiba-tiba turun dari langit? Bukankah ini artinya selingkuh itu halal?
# itayalev 2014-05-02 01:03
~
Dari pendapat anda yang mengatakan, "Bahkan di Katolik ada wadah untuk ini berupa kesusteran dan kepasturan." Setahu saya, seorang suster dan pastur itu adalah tokoh agama. Apa yang mereka anjurkan? Menikah atau tdak menikah? Harap dijawab.

Saya akan menjawab pertanyaan-pert anyaan anda dengan singkat.

1. Dalam Islam seorang yang belum menikah dianggap belum menyempurnakan agamanya karena hanya melalui pernikahan dia bisa melampiaskan nafsu syahwatnya dengan cara yang halal, selain itu haram.

2. Jodoh itu di dalam Islam tidak mesti belum menikah baik itu duda/janda. Jika itu adalah jodoh, maka itu sudah menjadi ketetapan-Nya, kita hanya mesti berusaha.

3. Jangankan selingkuh, memandang dan bersentuhan dengan lawan jenis yang bukan mahrom di dalam Islam itu haram. Jalan keluarnya? Menikah.
# Staff Isa dan Islam 2014-05-02 04:45
~
Saudara Itayalev,

Isa Al-Masih bersabda, “Ada orang yang tidak dapat kawin karena ia memang lahir demikian dari rahim ibunya, dan ada orang yang dijadikan demikian oleh orang lain, dan ada orang yang membuat dirinya demikian karena kemauannya sendiri oleh karena Kerajaan Sorga. Siapa yang dapat mengerti hendaklah ia mengerti" (Injil, Rasul Besar Matius 19:12). Artinya menikah atau tidak menikah adalah keputusan pribadi, dan bukan untuk menyempurnakan agamanya.

Menurut kami, munculnya poligami tidak serta merta karena bertemu dengan wanita lain langsung memutuskan menikah. Tidak, bukan? Pasti ada proses. Barangkali karena dirasa cocok dalam obrolan dan pertemuan yang intens, maka timbullah rasa suka dan rasa mengingini. Ini saja sudah disebut selingkuh, bukan? Tentang hal ini, silakan klik ini http://tinyurl.com/njc3qwf untuk mengetahui lebih lanjut.

Jadi, Al-Quran tidak menyempurnakan apa-apa dari ajaran Isa Al-Masih. Karena Isa Al-Masih menghendaki monogami, Al-Quran menganjurkan poligami. Bagaimana pandangan saudara atas perbedaan ajaran ini?
~
Solihin
# itayalev 2014-05-06 05:55
~
Itulah bedanya Islam dan agama anda. Dalam ajaran kami, bukanlah ajaran agama yang mesti diganti dengan mengikuti kemajuan zaman. Tapi seorang yang mengaku Muslim yang harus memegang teguh ajarannya di tengah kejamnya zaman

Orang Muslim yang anda temui berarti tidak menjalankan ajaran Islam dengan sempurna. Sama saja kalau saya bilang, saya punya teman Kristen yang kerjanya hanya mabuk-mabukan, berzinah tiap hari. Bagaimana pembelaan anda?
# Staff Isa dan Islam 2014-05-13 22:05
~
Salam Sdr. Itayalev,

Agama adalah topeng yang dijadikan seseorang untuk menutupi segala kebobrokan dalam dirinya. Ada banyak ritual-ritual agamawi dijadikan kedok agar seseorang terlihat taat beragama. Apakah agama dapat dan mampu menjamin seseorang untuk melepaskan diri dari jerat dosa? Atau manusia itu sendiri juga yang mampu melakukannya?

Sebuah kitab Allah tentu memberikan aturan-aturan dan ajaran yang baik bagi manusia. Tanpa harus banyak alasan di dalamnya. Karena ada banyak janda-janda yang ditinggalkan mati oleh suami, lantas dengan hati iba harus dinikahi? Apakah menurut saudara Allah tidak mampu menolong seorang janda tersebut? Sungguh sedih Allah itu, jika Ia tidak mampu melakukannya.
~
Salma
# Muhammad Rajab Habib 2014-05-13 21:26
~
Saudaraku, usung terus berfikir secara jernih. Saudara hapus email-email karena tidak sejalan dengan misi saudara. Bukan karena topiknya.
# Staff Isa dan Islam 2014-05-13 22:19
~
Salam Sdr. Muhammad Rajab,

Kami harap saudara tidak salah paham. Baik komentar yang masuk dari umat Nasrani jika tidak santun dan tidak mengikuti aturan dalam web ini, maka dengan terpaksa kami harus menghapusnya. Jika saudara tidak percaya, silakan mengeceknya.

Kami berharap melalui diskusi ini, kita semakin mengenal Pribadi Isa Al-Masih. Sebab bukankah hanya Al-Quran yang mencatatnya selain dari Alkitab? Jadi seandainya dalam kitab umat Hindu atau Budha pun ada tentang Pribadi Isa Al-Masih dengan senang hati kami akan mempelajarinya.

Hanya saja, Al-Quran kurang terbuka dalam memberikan keterangan terhadap Pribadi Isa Al-Masih. Sebab seharusnya kitab saudara tidak memelintirkan Alkitab. Tidakkah saudara sadar bahwa umat Muslim banyak mendiskriminasi kan umat Isa Al-Masih? Lantas apakah ini ajaran sempurna itu?

Saya sejak kecil mengikuti ajaran Al-Quran, dan maaf dari kecil anak-anak sudah diajarkan tentang kebencian terhadap umat Nasrani. Apakah saudara ingat ustadz saudara mengatakannya? Saya yakin saudara masih ingat, dan apakah saudara pun mengajarkan kepada anak-anak saudara? Tertanamnya ajaran ini bukankah berdampak buruk bagi tumbuh kembang anak-anak bangsa khususnya umat Muslim? Saya sedih sekali melihat fakta ini.

Lihatlah pengajar-pengaj ar Alkitab, tidak pernah mengajarkan untuk membenci orang lain. Inilah indahnya ajaran Isa Al-Masih.
~
Salma
# didit 2014-05-14 09:56
~
Al-Quran Sangat Mendukung Isi Injil (kutipan).

Mengapa staf menjadikan Al-Quran sebagai pendukung Injil Kristen sedangkan staf sendiri menolak kebenaran Al-Quran? Bagaimana mungkin yang tertolak menjadi pembenar untuk yang dianggap benar?
# Staff Isa dan Islam 2014-05-16 17:04
~
Saudara Didit,

Setiap tulisan yang baik harus menggunakan referensi yang jelas. Bila tidak demikian, maka akan disebut asumsi. Kami mengutip Al-Quran sebagai bahan referensi, bukan berarti mengakuinya sebagai firman Allah. Karena sejak awal abad pertama, Allah telah selesai berfirman. Bagaimana mungkin akan ada kitab selanjutnya yang akan menyempurnakan? Sedangkan kitab tersebut bertentangan dengan kitab sebelumnya. Bagaimana menurut saudara?
~
Solihin
# berpikir sehat 2014-05-15 10:38
~
Didit,

Banyak bagian Al-Quran dianggap asli hasil karangan Muhammad. Tetapi ada juga yang diubah macam hukum rajam. Injil sejatinya tidak mendasarkan pada benar/tidaknya Al-Quran, namun pembahasan ini dibuat agar Muslim melihat kontradiksi dalam ajaran buatan Muhammad sendiri.
# kadis 2014-05-16 00:18
~
Untuk Staf Isa dan Islam,

Tanggapan yang anda tulis mohon diberi nomor urut agar saya dapat dengan cepat memberi respon dari beberapa tanggapan anda sebelumnya dan anda dapat dengan cepat menemukan kembali tanggapan yang sudah kami baca.
# Staff Isa dan Islam 2014-05-16 21:18
~
Saudara Kadis,

Terimakasih atas masukannya. Tetapi kalau boleh tahu, apakah saudara memberikan komentar pada artikel ini atau artikel lain?
~
Solihin
# didit 2014-05-16 11:07
~
To: Berfikir Sehat,

"Injil sejatinya tidak mendasarkan pada benar/tidaknya Al-Quran namun pembahasan ini dibuat agar Muslim melihat kontradiksi dalam ajaran buatan Muhammad sendiri."
--
Lantas apakah tujuan dari pembahasan anda telah terpenuhi?
# berpikir sehat 2014-05-16 16:47
~
Didit,

Komentar; lantas apakah tujuan dari pembahsan anda telah terpenuhi?
-------------------------
Bukan bagian kami untuk mengukurnya, kami hanya menyebarkan syiar. Silakan diterima atau tidak. Kalau anda merasa tidak terpuaskan dengan argumen kami atau mungkin anda menjadi sakit hati olehnya, tidak ada yang menahan anda untuk beralih dari website ini.

Salam.
# #jannatun naimah 2014-05-21 11:58
~
Saya ingin berpendapat bahwa dalam Al-Quran wanita itu bukan objek seks. Saya mengakui dalam ajaran Islam wanita itu dijunjung tinggi. Seperti hadits nabi bahwa seorang ibu itu tiga kali lebih mulia dari pada ayah. Tapi seorang laki-laki itu pemimpin bagi seorang wanita. Dalam Islam memang diharamkan monogami karena ketika wanita itu hamil akan dipertanyakan siapa walinya? Kasihan sang anak karena nasabnya terputus.
# Staff Isa dan Islam 2014-05-25 16:35
~
Saudara Jannatun,

Kami berharap saudara telah mempelajari seluruh Al-Quran dan hadits sehingga saudara memiliki pemahaman yang komprehensif tentang wanita dalam pandangan Al-Quran. Bagaimana menurut saudara tentang ayat ini?

"Isteri-isterim u adalah tanah tempat kamu bercocok tanam, maka datangilah tanah tempat bercocok-tanamm u itu bagaimana saja kamu kehendaki. Dan kerjakanlah untuk dirimu, dan bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa kamu kelak akan menemui-Nya. Dan berilah kabar gembira orang-orang yang beriman" (Qs 2:223).

Apakah ayat ini menjelaskan bahwa wanita dijunjung tinggi? Bagaimana juga tentang pria dapat memiliki istri lebih dari satu (Qs 4:3)? Bagaimana menurut saudara?
~
Solihin
# pemuda rantau 2014-05-25 15:24
~
Staf Isa dan Islam,

Di atas anda menulis "Tidak dapat diketahui dengan jelas apa yang menjadi alasan umat Muslim mengklaim bahwa ajaran Injil telah disempurnakan oleh Al-Quran. Tidak ada bukti bukti sejarah yang membenarkan pernyataan tersebut"

Menurut saya, buktinya sudah disebutkan dengan jelas dalam Injil, Yohanes 16:7, "Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu" Menurut anda "Penghibur" di sini siapa?
# Staff Isa dan Islam 2014-05-25 16:42
~
Saudara Pemuda,

Al-Quran yang dianggap sebagai kitab penyempurna seharusnya menjelaskan apa saja yang disempurnakan dari kitab-kitab sebelumnya. Dan terasa janggal sekali bila saudara justru mengutip ayat Injil untuk membuktikan kesempurnaan Al-Quran. Tidakkah ini aneh, saudara? Kami berharap saudara dapat berpikir dulu sebelum menulis. Bagaimana menurut saudara? Silakan kunjungi link ini untuk menjawab pertanyaan saudara http://tinyurl.com/d6tfsdu
~
Solihin
# pemuda rantau 2014-05-25 17:57
~
Staf Isa dan Islam,

Terimakasih atas jawaban saudara. Namun, sangat disayangkan anda belum menjawab pertanyaan saya. Saya hanya ingin anda menjawab terlebih dahulu baru saya bisa jelaskan apa yang anda pertanyakan ke saya.

Saya ulangin kembali. Menurut anda kata "penghibur" pada Injil Yoh 16:7 itu siapa? Mudah-mudahan anda cukup berani untuk menjawabnya?

Terimakasih.
# Staff Isa dan Islam 2014-05-27 20:01
~
Saudara Pemuda,

Kami dapat pastikan sangat senang untuk menjawab pertanyaan saudara. Dan kami telah memberikan link dimana kita dapat berdiskusi dan kami akan menjawab pertanyaan saudara. Tetapi di artikel ini tidak akan kami tanggapi karena tidak berhubungan dengan artikel di atas. Kiranya saudara mau berkunjung ke link itu dan berdiskusi di sana. Kami menunggu saudara.
~
Solihin
# berpikir sehat 2014-05-26 09:02
~
Pemuda,

Kebetulan sekali pertanyaannya cocok, silakan lanjut ke ayat 13. "Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran."

Kata Ibnu Syihab, “Aku tidak pernah mendengar Rasulullah SAW MEMBOLEHKAN ORANG BERDUSTA KECUALI DALAM TIGA HAL (1) dalam perang. (2) dalam mendamaikan dua orang yang berselisih (3) berita suami kepada isterinya dan berita isteri kepada suaminya” (Shahih Bukhari 2546, Shahih Muslim 2605)

1. Apakah Roh kebenaran = Roh pendusta bagi agama anda?

2. Masuk akalkah utk mempercayai kitab Al-Quran yang berasal dari orang yang menghalalkan dusta?
# pemuda rantau 2014-05-26 12:25
~
Berpikir Sehat,

Muhammad sebelum diangkat menjadi rasul pada usia 40 tahun sudah di gelar Al-Amin oleh seluruh penduduk Mekah, termasuk pengikut-pengik ut Nasrani pun mengakuinya. Jadi, manalah mungkin kalau ada orang tidak percaya kepada Muhammad. Anda yang tahunya sepenggal hadits itu saja untuk melabui orang Islam. Karena jelas-jelas anda tidak paham seperti suami bohong kepada istri, kenapa boleh? Yang pastinya untuk mendapat ridho istrinyalah biar semakin tumbuh kasih sayang sebagai suami-istri.
# Staff Isa dan Islam 2014-05-27 20:21
~
Saudara Berpikir Sehat dan Pemuda,

Terimakasih karena saudara berkenan memberikan komentar pada artikel ini. Tetapi kami perlu menyampaikan bahwa diskusi yang saudara lakukan tentang Roh Kebenaran tidak sesuai dengan topik artikel di atas. Karena itu, dengan terpaksa kami harus menghapusnya. Kiranya saudara memaklumi ini. Bila saudara tertarik mendiskusikan hal ini, silakan klik ini http://tinyurl.com/d6tfsdu.
~
Solihin
# berpikir sehat 2014-05-28 11:47
~
Pemuda,

Aidit dari Partai Komunis Indonesia dan Hitler pun sama-sama dipercaya banyak orang seperti Muhammad. Kata Ibnu Syihab, “Aku tidak pernah mendengar Rasulullah SAW membolehkan orangb berdusta dalam tiga hal (1) dalam perang. (2) dalam mendamaikan dua orang yang berselisih (3). berita suami kepada isterinya dan berita isteri kepada suaminya” (Shahih Bukhari 2546, Shahih Muslim 2605).

Salah satu kondisi di mana dusta halal adalah untuk meredam perselisihan, di masanya nabi umat Islam selisih paham dengan kaum ahlulkitab. Bukankah cara terbaik untuk meredam para ahlulkitab adalah dengan dusta, bila nabi saudara ikuti ajarannya sendiri? Tentu logis untuk tidak percaya kitab Al-Quran yang berasal dari orang yang menghalalkan dusta, bukan demikian?
# pencari ilmu 2014-05-28 12:50
~
Berpikir Sehat,

Saudara memang hebat tapi konyol dengan tanpa segan-segan memelintir hadits di atas semaunya, sehingga mendukung konsep saudara.
# berpikir sehat 2014-05-28 14:18
~
Pencari Ilmu,

Saya hanya mengutip kitab Riyadhus Shalihin Bab 261 dusta yang diperbolehkan. Salah satu kondisi dimana Dusta Halal adalah untuk meredam perselisihan, di masanya nabi umat Muslim selisih paham dengan kaum ahlulkitab.

Hal yang sangat baik adalah jika saudara dapat menjawab hadist tersebut di atas. Mengapa nabi umat Muslim memperbolehkan hal tersebut. Atas jawabannya saya ucapkan terimakasih.
# Staff Isa dan Islam 2014-05-30 09:30
~
Salam Sdr. Pencari Ilmu dan Sdr. Berpikir Sehat

Kami menyampaikan terimakasih untuk kunjungan saudara pada situs kami.

Alangkah lebih baiknya jika saudara dapat memberi jawab pertanyaan dari Berpikir Sehat. Kami kira berdalih bukanlah jalan keluar. Informasi yang dibutuhkan sesuai dengan data dan fakta. Tentu saudara juga ingin membuktikan bahwa kitab saudara sebagai penyempurna, bukan?

Kitab penyempurna tentu perlu memberikan bukti-bukti kongkrit bahwa itu benar dari Allah. Bukan soal apa yang terjadi setelah abad ke-20, sebab ada banyak perkataan orang-orang dulu saat ini telah terbukti kebenarannya, misalkan saja Galileo.

Tetapi yang terpenting adalah bagaimana ajarannya, apakah sama dengan ajaran nabi-nabi sebelumnya, dan berapa persenkah perkataannya benar terjadi?
~
Salma
# pemuda rantau 2014-05-30 23:51
@ Staf IDI
~
Bagi kami umat Islam, Al-Quran adalah benar-benar wahyu Allah. Mengapa? Karena pembuktian sebuah agama benar atau tidak haruslah dilihat dari kitabnya. Jika memang kitab itu dari Tuhan, maka tidak boleh ada kesalahan sedikitpun. Berikut salah satu bukti kebenaran Al-Quran.

"Dan langit itu Kami bangun dengan kekuasaan dan sesungguhnya Kami benar-benar meluaskannya." (Qs 51:47). Berapa banyak ahli fisikawan Barat yang mengkui kebenarannya ayat diatas?

Bandingkan dengan yang ada di kitab Injil, Surat Wahyu 6:14 "Maka menyusutlah langit bagaikan gulungan kitab yang digulung dan tergeserlah gunung-gunung dan pulau-pulau dari tempatnya". Ada pengakuan ilmuwan dunia tentang Injil ini?
# Staff Isa dan Islam 2014-06-16 13:55
~
Salam Sdr. Pemuda Rantau,

Kami menyampaikan terimakasih untuk pemaparan saudara.

Apakah saudara sudah pernah membaca Kitab Taurat, Kejadian 1. Di mana di sana sangat lengkap diceritakan bahwa Allah menjadikan langit dan bumi dan segala isinya. Semuanya dijadikan begitu dasyat dan luar biasa. Allah hany aberkata "jadilah" maka semuanya itu jadi. Allah tidak harus membangun langit seperti yang saudara paparkan dari Qs 51:47.
~
Salma
# Umat Muhammad 2014-06-04 12:54
~
Qs 5:48, Qs 3, Qs 9:111.. Ayat-ayat tersebut membuktikan bahwa Al-Quran adalah kitab pembenar dan penyempurna kitab terdahulu dan dijelaskan secara eksplisit di dalam Al-Quran. Terimakasih.
# Staff Isa dan Islam 2014-06-16 14:02
~
Salam Umat Muhammad,

Terimakasih untuk pemapran saudara.

Sederhana sekali pertanyaan dari kami. Apakah yang telah disempurnakan oleh Al-Quran? Sunat, puasa, salat, zakat, kurban, perbudakan, penikahan, kusta najis dan banyak hal lainnya sudah ada dalam Alkitab. Bahkan Alkitab memberikan satu pesan penting bahwa Allah telah menyediakan kelematan yang pasti dan kekal dalam Isa Al-Masih.

Adakah keselamatan yang dikerjakan Allah dalam Al-Quran? Atau manakah yang baru dari Al-Quran? Kami harap saudara dapat memberikan pemaparan kepada kami.
~
Salma
# Kurniawan 2014-06-27 15:54
~
Dear Sir,

Bagaimana penjelasan anda tentang Qs 5:48. Terimakasih.
# Staff Isa dan Islam 2014-06-29 13:10
~
Salam Sdr. Kurniawan,

Kami menyampaikan terimakasih untuk komentar saudara. Ayat yang saudara berikan adalah sebuah ayat yang menyatakan bahwa Al-Quran adalah kitab penyempurna darikitab sebelumnya, bukan? Yang menjadi pertanyaan kami, apakah yang telah disempurnakan oleh Al-Quran darikitab sebelumnya?

Alkitab melarang untuk berpoligami, suami mengasihi istri tanpa harus memukul, mengasihi manusia tanpa harus timbal balik dan masih banyak lagi. Jika Alkitab mengajarkan yang baik, lalu Al-Quran menentang atau bertentangan dengan Alkitab sebelumnya, maka logikanya apakah itu untuk menyempurnakan atau untuk membuat firman Allah menjadi melenceng? Kami harap saudara dapat jujur menjawabnya. Terimakasih.
~
Salma
# hamba allah 2014-06-29 11:32
~
Bisa saudara jelaskan bagaimana cara mendapatkan wajah Tuhan saudara dan kamera apa yang dipakai pada tempo itu. Terimakasih.
# Staff Isa dan Islam 2014-06-29 13:16
~
Salam Sdr. Hamba Allah,

Kami menyampaikan terimakasih untuk pertanyaan saudara, tetapi kami minta maaf, karena kami hanya menanggapi komentar yang sesuai topik artikel di atas.

Barangkali kami akan mengulang untuk topik di atas, menurut saudara jika dalam Alkitab sudah ada ajaran-ajaran yang baik misalkan dilarang berpoligami dan suami haruslah mengasihi istri dan banyak lain lagi. Dan Al-Quran sangat bertentangan dengan ajaran itu, maka apakah yang telah disempurnakan kitab saudara?
~
Salma
# arifin 2014-08-05 13:49
~
Dan juga Al-Quran sekali lagi saya tekankan, bahwa Al-Quran itu tidak hanya dibaca lalu disampaikan. Tidak semudah itu. Apalagi langsung dipikir secara logika tanpa bimbingan seorang guru, maka yang terjadi hanyalah fitnah-fitnah dan bualan-bualan belaka seperti yang sering anda tampilkan di banyak artikel anda.

Yang anda tampilkan itu sudah benar ayatnya akan tetapi penafsiran anda, ditambah ingin bukti-bukti logika yang jelas yang bisa memuaskan anda. Itulah yang membuat kandungan makna Al-Quran akhirnya menjadi salah penafsiran.
# Staff Isa dan Islam 2014-08-05 20:51
~
Saudara Arifin,

Kami perlu meminta maaf pada saudara karena ada bagian yang kami hapus dari komentar saudara yang tidak berhubungan dengan artikel di atas. Kiranya saudara memaklumi ini.

Kami tidak menafsirkan ayat Al-Quran, tetapi kami mengutipnya dan mengartikan sesuai dengan yang tersurat. Jelas, Al-Quran menyatakan bahwa ada cahaya dan petunjuk pada Taurat dan Injil. Dengan demikian, tidak ada yang disempurnakan Al-Quran dari Taurat dan Injil. Ini jelas sekali. Karena itu, bila muncul klaim bahwa Al-Quran adalah kitab penyempurna, maka pertanyaannya adalah apakah yang disempurnakan Al-Quran? Bagaimana saudara?
~
Solihin
# #ARIF ARRAHMAN 2014-08-06 02:51
~
Aku sampaikan Firman Allah kepadamu Qs Al Baqarah :2-5, anda baca sendiri dan simpulkan. Jangan hanya potongan kecil diambil, bahwa ini satu kalimat yang tersambung. Pelajari ke-4 kitab yang diturunkan agar anda tidak keliru mengartikannya ayat dari kitab itu.
# Staff Isa dan Islam 2014-08-07 22:08
~
Saudara Arif,

Terimakasih untuk komentar saudara. Maaf, bila kami harus menghapus sebagian dari komentar saudara karena tidak berhubungan dengan artikel di atas. Kiranya saudara memaklumi hal ini.

Sesungguhnya kami telah mempelajari keempat kitab. Taurat, Zabur, Injil, dan Al-Quran. Dan uniknya tidak ada yang disempurnakan Al-Quran. Sehingga klaim bahwa Al-Quran adalah kitab penyempurna patut dipertanyakan. Apa yang disempurnakan Al-Quran? Isa Al-Masih memberikan kepastian keselamatan di akhirat (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6). Sedangkan nabi saudara tidak tahu dengan keselamatannya di akhirat (Qs 46:9). Tidakkah ini sebuah kemunduran? Bagaimana saudara?
~
Solihin
# arifin 2014-08-06 11:08
~
Apa yang disempurnakan oleh Al-Quran? Seperti itu pertanyaan anda. Jelas sekali Al-Quran telah mnyempurnakan segala kitab terlebih dahulu, lebih-lebih apa yang anda lakukan saat ini. Itu telah tertulis jelas di dalam Al-Quran. Al-Quran adalah kitab pembeda. Al-Quran mengatur mana yang hak dan mana yang batil, sampai-sampai hal sekecil apapun telah dimuat dalam Al-Quran. Ini belum peristiwa-peris tiwa besar seperti perjalanan Isra Mi'raj Nabi Muhammad.

Dan masih banyak lagi yang diatur di dalam kitab Al-Quran yang di dalam kitab terdahulu masih belum ada. Di dalam kitab Al-Quran ada kisah-kisah nabi terdahulu yang jelas-jelas diwahyukan dan dibawa oleh Nabi Muhammad. Sedangkan kitab sebelum Al-Quran tidak ada kisah tentang Nabi Muhammad. Nabi Isa besok turun ke bumi itu akan mengalahkan Dajjal dengan ajaran syariat yang dibawa oleh Nabi Muhammad.
# Staff Isa dan Islam 2014-08-07 22:17
~
Saudara Arifin,

Terimakasih karena saudara telah berusaha untuk menanggapi pertanyaan kami. Tetapi kalau boleh berpendapat, kami tidak menemukan jawaban atas pertanyaan kami. Apa yang disempurnakan Al-Quran? Kami sangat senang bila saudara dapat menyebutkan beberapa hal secara konkret apa saja yang disempurnakan Al-Quran.

Mengenai aturan dan kisah para nabi. Jelas, Taurat dan Injil lebih detail dalam mengisahkan hal ini dibandingkan Al-Quran. Jadi, kami belum mendapatkan jawaban atas pertanyaan kami.
~
Solihin
# Kurniawan 2014-08-07 11:03
~
Kalau anda menanyakan apa yang disempurnakan Al-Quran, berarti anda kurang detail melihat isi Al-Quran. Di dalam Al-Quran tidak hanya membahas hukum-hukum atau sejarah-sejarah , tapi juga membahas masalah ilmu-ilmu, astronomi, biologi, filsafat, fisika, matematika, kimia, sosial politik, demokrasi, sosiologi, geografi, dan lain-lain. Kalau anda hanya membahas hukum poligami berarti anda kurang paham tentang poligami.

Apabila hukum poligami ditelan mentah-mentah berarti semua laki-laki Muslim beristri lebih dari satu padahal pada kenyataannya tidak begitu, malah ada beberapa negara yang melarang poligami. Kalau anda menafsirkan Al-Quran sepotong-sepoto ng, maka logika manusia tidak akan jalan karena Al-Quran menyuruh manusia untuk berpikir logika bukan cuma menjalankan yes or no seperti robot.
# Staff Isa dan Islam 2014-08-07 22:25
~
Saudara Kurniawan,

Terimakasih atas usaha saudara dalam memberikan tanggapan atas pertanyaan kami. Tetapi itu pun tidak menjawab pertanyaan kami. Apa yang disempurnakan Al-Quran? Kata 'sempurna' berarti masih ada yang perlu diperbarui atau diperbaiki. Apakah itu? Bolehkah kami tahu secara konkret? Apa saja yang disempurnakan?

Isa Al-Masih memberikan kepastian keselamatan di akhirat (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6). Sedangkan nabi saudara tidak tahu tentang keselamatannya di akhirat (Qs 46:9). Tidakkah ini jelas kemunduran? Tidakkah ini berarti klaim Al-Quran adalah kitab penyempurna hanya sebatas asumsi? Bagaimana saudara?
~
Solihin
# arifin 2014-08-08 11:23
~
Jelas sekali sudah apa yang disempurnakan oleh kitab suci Al-Quran. Al-Quran merupakan pedoman hidup bagi umat manusia, jika ia ingin selamat dunia dan akhirat. Karena apa? Karena Al-Quran merupakan kitab penutup yang dibawa oleh Nabi Muhammad (nabi terakhir). Kenapa harus mengimani Al-Quran? Karena sudah tidak ada lagi kitab yang turun dibawa oleh para rasul.

Itulah mengapa Al-Quran disebut sebagai kitab penyempurna. Akan tetapi jika anda masih tetap ingin penjelasan yang konkret dan lebih mendetail. Mari kita duduk satu meja sambil menikmati kopi. Karena apa? Jika lautan ini adalah tinta, maka tidak akan cukup untuk menjelaskan arti yang terkandung di dalam Al-Quran. Seperti yang anda inginkan untuk penjelasan yang lebih konkret dan detail.
# Staff Isa dan Islam 2014-08-12 22:19
~
Saudara Arifin,

Terimakasih untuk penjelasan saudara. Dalam hal keselamatan dunia dan akhirat. Kami pun tidak menemukan data bahwa Al-Quran telah menyempurnakan keselamatan dunia dan akhirat. Bahkan Al-Quran mundur dan menyatakan, "Dan tidak ada seorangpun dari padamu, melainkan mendatangi neraka itu. Hal itu bagi Tuhanmu adalah suatu kemestian yang sudah ditetapkan" (Qs 19:71).

Sungguh berbeda dengan sabda Isa Al-Masih. "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku" (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6). Tidakkah saudara perhatikan? Isa Al-Masih memberikan kepastian keselamatan. Al-Quran justru memberikan kepastian masuk neraka. Pertanyaannya adalah dimanakah letak yang disempurnakan Al-Quran?
~
Solihin
# Kurniawan 2014-08-12 16:17
~
Sekali lagi anda salah menafsirkan isi dari Al-Qurán. Sebagai manusia biasa sudah barang tentu Muhammad tidak bisa memberi jaminan keselamatan pada manusia. Karena hanya Allah yang bisa memberikan jaminan keselamatan akhirat. Beliau hanya penyampai wahyu, peringatan, barangsiapa yang taat kepada Allah seperti yang dia lakukan dan yang dia sampaikan, maka Allah akan memberikan keselamatan dunia akhirat.

Hal ini sama dengan Injil anda. Kalau anda mengikuti Isa Al-Masih pada zamannya, maka sudah pasti selamat di akhirat. Dan Al-Quran lebih menyempurnakan kitab terdahulu dan menegaskan bahwa Muhammad bukan Tuhan yang bisa menjamin keselamatan. Selain seorang nabi penutup Muhammad juga manusia biasa yang bisa melakukan kesalahan seperti nabi-nabi yang terdahulu. Contoh, Yunus, Musa, Adam, dan lain-lain.
# Staff Isa dan Islam 2014-08-12 22:28
~
Saudara Kurniawan,

Membuat klaim Al-Quran adalah kitab penyempurna adalah sah-sah saja. Tetapi hal itu perlu dibuktikan. Ini artinya apa saja yang disempurnakan dari kitab-kitab sebelumnya. Tentu saudara tidak ingin dianggap hanya berasumsi belaka, bukan? Karena itu, yang perlu saudara lakukan adalah membuktikan apa saja yang disempurnakan Al-Quran dari kitab-kitab sebelumnya? Bagaimana saudara?
~
Solihin
# Kurniawan 2014-08-13 09:35
~
Saya tidak perlu banyak-banyak membuktikan. Cukup dengan anda sebutkan firman pada Injil saudara. Mau bukti? Kita bahas saja dua surat yang sudah anda bandingkan di atas. Lihat Injil Yohanes 1:7, "Sebab banyak penyesatan telah muncul dan pergi di seluruh dunia yang tidak mengaku bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia. Itu adalah si penyesat dan antikristus."

Anda pasti berasumsi bahwa Yesus adalah titisan Tuhan yang menjadi manusia atau Yesus adalah anak Tuhan atau semacam itulah. Disempurnakan dan ditegaskan oleh surat Al-Quran yang anda sebutkan di atas bahwa Muhammad hanyalah manusia biasa (sama dengan Injil Yohanes 1:7). Dan Tuhan Allah adalah Allah bukan Muhammad. Umat Islam mengakui Injil firman Tuhan. Apakah umat Nasrani mengakui Al-Quran sebagai firman Tuhan juga?
# Staff Isa dan Islam 2014-08-13 14:07
~
Saudara Kurniawan,

Terimakasih untuk komentar saudara. Tetapi kami perlu meminta maaf pada saudara bila terpaksa menghapus beberapa kolom komentar saudara. Karena kami hanya mengijinkan untuk memberikan komentar satu kolom saja. Kiranya saudara memaklumi hal ini.

Kembali ke topik. Pada komentar sebelumnya saudara menyatakan bahwa Al-Quran adalah kitab penyempurna. Mengapa justru saudara belum membuktikan apa-apa dari Al-Quran? Sesungguhnya pertanyaan kami sederhana. Apa saja yang disempurnakan Al-Quran dari kitab-kitab sebelumnya? Bagaimana saudara?
~
Solihin
# Kurniawan 2014-08-13 16:48
~
Tidaklah cukup untuk membahas kesempurnaan Al-Quran di website ini karena sangatlah banyak. Saya beri bukti sebanyak-banyak nyapun anda tidak akan percaya. Saya hanya akan membuktikan kesempurnaan Al-Quran berdasarkan Injil yang saudara utarakan seperti komen di atas. Saya rasa itu sudah cukup jelas.

Kalau anda ingin bukti lain, silakan ambil satu surat atau semua surat di Injil, maka akan dijelaskan sejelasnya di dalam Al-Quran (kecuali anda salah dalam menafsirkan Al-Quran). Intinya umat Islam masih meyakini Injil, tetapi umat Kristen tidak meyakini Al-Quran dan kami meyakini Tuhan Allah yang ada di Injil dan di Al-Quran. Apakah umat Kristen meyakini Tuhan Allah di Al-Quran? Sudah pasti jawabannya tidak.
# Staff Isa dan Islam 2014-08-17 14:18
~
Saudara Kurniawan,

Kami menghargai pengetahuan yang saudara miliki tentang kesempurnaan Al-Quran. Tetapi kami tidak memerlukan banyak. Silakan buktikan apa saja yang disempurnakan Al-Quran dari kitab-kitab sebelumnya? Bagaimana saudara?

Mengambil ayat dalam Injil, bukanlah pembuktian terhadap kesempurnaan Al-Quran. Justru hal itu menunjukkan bahwa Injil memiliki otoritas lebih tinggi dibandingkan Al-Quran.
~
Solihin
# arifin 2014-08-14 11:42
~
Yang disempurnakan Al-Quran sudah jelas. Bahwa apa-apa yang kita lakukan di dunia ini sudah diatur dalam Al-Quran. Dari mulai hal yang terkecil seperti makan dan minum, bekerja, ilmu yang bermanfaat, amal saleh, dan masih banyak yang lainnya. Sekali lagi, saya tekankan kepada saudara, jangan hanya membaca saja arti di dalam Al-Quran, karena itu berupa mentahan yang masih harus diresapi lagi makna yang terkandung di dalam Al-Quran.

Jika anda ingin tahu kehebatan Al-Quran, maka saya rasa anda harus belajar terlebih dahulu. Kami yang orang Islam saja mau mempelajari kitab suci Injil. Dan juga anda bisa bersurfing di dunia maya ini sudah diatur juga di dalam Al-Quran. Jika anda masih belum percaya lagi, silakan anda menanyakan kepada Pendeta Yahya dari Sulawesi. Saya rasa beliau itulah orang yang diberi hidayah.
# Staff Isa dan Islam 2014-08-17 14:24
~
Saudara Arifin,

Kami harus tetap menghargai setiap klaim yang dinyatakan. Tetapi klaim saja tidak cukup bahwa Al-Quran adalah kitab penyempurna. Perlu bukti yang jelas dan valid. Karena itu, pertanyaan kami sama. Apa saja yang disempurnakan Al-Quran dari kitab-kitab sebelumnya? Dan dimanakah letak yang disempurnakan Al-Quran? Bagaimana saudara?
~
Solihin
# Kurniawan 2014-08-18 10:14
~
Alkitab terdiri dari 66 bagian berdasarkan isinya dan gaya penulisan. Perjanjian Lama dapat dikelompokkan menjadi 5 bagian utama yaitu: Kitab Taurat (5 kitab), Kitab Sejarah (12 kitab), Kitab Puisi (5 kitab), Kitab Nabi-nabi Besar (5 kitab) dan Kitab Nabi-nabi Kecil (12 kitab).

Sementara pengelompokkan untuk Perjanjian Baru adalah: Kitab Injil (4 kitab), Kitab Sejarah (1 kitab), Surat-surat Rasuli (21 kitab) dan Kitab Wahyu (1 kitab). Dari uraian di atas jelas sudah tidak ada ilmu lain dari Alkitab seperti pada Al-Quran dimana membahas (astronomi, biologi, sosial budaya, dan lain-lain). Saya hanya mencontohkan secara global (tidak membahas secara surat persurat karena sudah pasti anda punya argumen sendiri).
# Staff Isa dan Islam 2014-08-18 11:33
~
Saudara Kurniawan,

Terimakasih untuk usaha saudara menjawab pertanyaan kami. Tentu kami menghargainya. Tetapi hal itu tidak menjawab pertanyaan kami. Pertanyaan kami sederhana. Apa saja yang disempurnakan Al-Quran dari kitab-kitab sebelumnya? Bagaimana saudara?
~
Solihin
# Kurniawan 2014-08-18 12:35
~
Apakah contoh saya di atas kurang jelas? Bahwa Injil hanya memuat sejarah (kumpulan cerita, hukum-hukum) sama sekali tidak memuat ilmu-ilmu. Satu contoh: Bukti kandungan iptek
dalam Al-Quran yang diturunkan 14 abad silam, ketika ilmu astronomi masih terbelakang. Allah berfirman dalam surah Az-Zariyat [51] ayat 47.

Pada awal abad ke-20, fisikawan Rusia, Alexander Friedmann, dan ahli kosmologi Belgia, George Lemaitre, secara teoritis menghitung dan menemukan bahwa alam semesta senantiasa bergerak dan mengembang. Fakta ini dibuktikan juga dengan menggunakan data pengamatan pada tahun 1929. Ketika mengamati langit dengan teleskop, Edwin Hubble, seorang astronom Amerika, menemukan bahwa bintang-bintang dan galaksi terus bergerak saling menjauhi.
# Staff Isa dan Islam 2014-08-18 19:16
~
Saudara Kurniawan,

Ada baiknya bila kami mengutip sura tersebut. "Dan langit itu Kami bangun dengan kekuasaan (Kami) dan sesungguhnya Kami benar-benar berkuasa" (Qs 51:47). Ayat ini tidak menyatakan apa-apa sebagaimana klaim saudara. Dimana disebut alam semesta dan bintang-bintang bergerak?

Sungguh berbeda dengan Alkitab. "Maka Allah menjadikan kedua benda penerang yang besar itu, yakni yang lebih besar untuk menguasai siang dan yang lebih kecil untuk menguasai malam, dan menjadikan juga bintang-bintang " (Taurat, Kitab Kejadian 1:16). Jadi, apa yang disempurnakan dari ayat Al-Quran tersebut? Malah justru lebih jelas dan detail Taurat menjelaskannya. Bagaimana menurut saudara?
~
Solihin
# Kurniawan 2014-08-19 09:28
~
Sudah jelas bahwa yang di Injil merupakan bagian kecil dari tata surya. Surya hanya membahas matahari, bulan, bintang. Cermati dengan seksama kata 'langit'. Bukankah matahari, bintang, dan bulan hanya sebagian kecil dari langit? Di Al-Quran mencakup semuanya (tata surya, galaxy, yang jauh lebih besar). Bukankah ini pelengkap? Sudah tentu anda menyangkalnya.
# Staff Isa dan Islam 2014-08-19 22:41
~
Saudara Kurniawan,

Klaim saudara Al-Quran sebagai pelengkap sah-sah saja. Tetapi sekali lagi, itu perlu pembuktian, bukan sekedar klaim. Kami sudah mencermati dan membandingkan ayat-ayat tersebut. Dan kami harus menuliskan secara jujur bahwa tidak ada yang disempurnakan Al-Quran. Justru Taurat menjelaskan secara detail dan rinci tentang komposisi langit.

Jelas, yang saudara sebutkan langit dalam pengertian umum. Sedangkan Taurat langit dengan perinciannya. Tentu lebih jelas dan gamblang Taurat dibandingkan Al-Quran, bukan? Jadi, kami berharap saudara dapat membuktikan Al-Quran adalah kitab penyempurna. Bagaimana saudara?
~
Solihin
# arifin 2014-08-19 16:18
~
Yang disempurnakan adalah bahwa anda sudah mngetahui semuanya.
# Staff Isa dan Islam 2014-08-19 22:42
~
Saudara Arifin,

Sangat baik bila saudara menyebutkan apa-apa saja yang disempurnakan dari Taurat dan Injil dalam Al-Quran. Sederhana, bukan?
~
Solihin
# Kurniawan 2014-08-20 09:20
nah disitulah bedanya kenapa bisa menyempurnakan, Al quran tidak mengajarkan untuk mematikan logika dan akal karena setiap surat Al Quran selalu menyuruh manusia untuk membaca,berfiki r dan meneliti baru percaya,bukan hanya membaca,melihat dan percaya, (kalau orang meneliti injil yang sekarang sudah psati karena ingin membandingkanny a dengan Al quran)kalau Al quran tidak ada apakah Injil diteliti orang? karena kalau mengacu pada Injil anda selesai sudah tidak ada pengembangan lagi (tidak ada yang namanya komet,asteroid, kabut nebula dll,) jadi apa bedanya Injil dan buku ensiklopedia?Da n Umat Islam tidak pernah membandiing2kan Al quran dengan Injil yang sekarang, Umat Islam membaca dan meneliti hanya untuk penebalan Iman semata dan Sumber Ilmu dikalangan muslim sendiri
# arifin 2014-08-20 14:52
mari kita minum kopi sejenak..
isadanislamstudi.com

* Untuk bisa masuk ke pelajaran kursus ini, non-aktifkan 'pop-up blocker' komputer Saudara dengan meng-klik di sebuah 'bar' di bawah 'status bar' di bagian atas layar komputer

Isa Islam Dan Kaum Wanita

Click gambar di samping untuk artikel - artikel untuk wanita Muslim


 

www.isaislamdankaumwanita.com