Ikuti Isa dan Islam di Facebook Ikuti Isa dan Islam di Tweeter

Benarkah Al-Quran Seratus Persen Firman Allah?

Kitab 06

Benarkah Al-Quran adalah seratus persen firman (perkataan) Allah, tidak bercampur dengan ucapan Muhammad sebagaimana dinyatakan dalam Sura 53:3-5? Mari kita simak ayat-ayat Al-Quran di bawah ini:

Apakah Al Faatihah itu ucapan Allah atau manusia? Bukankah manusia yang berseru, “Hanya Engkaulah yang kami sembah”? Bukankah tidak mungkin Allah yang berdoa, “Tunjukilah kami jalan yang lurus”?

Apakah benar bagian akhir dari Sura 6:106 adalah ucapan Allah, “Dan aku sekali-kali bukanlah pemelihara“? Bukankah ini jelas ucapan Muhammad seperti telah diakui dengan memasukkan namanya dalam tanda kurung?

Bagaimana dengan Sura 6:114, “Maka patutkah aku mencari hakim selain daripada Allah, padahal Dialah yang menurunkan kitab …” Bukankah ini ucapan Muhammad dan bukan ucapan Allah?

Apakah bukan ucapan Muhammad dalam Sura 17:1 yang berbunyi, “Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hambaNya pada suatu malam hari dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha …”?

Siapakah “Aku“ dalam Sura 27:91? Tidakkah ini jelas bukan Allah tetapi seorang manusia? Bagaimana Allah dapat berkata, “Aku hanya diperintahkan untuk menyembah Tuhan negeri ini yang telah menjadikannya suci dan kepunyaanNyalah segala sesuatu, dan aku diperintahkan supaya termasuk orang-orang yang berserah diri”?

Apakah sungguh Allah bersumpah demi hari kiamat dan dengan jiwa yang amat menyesal (Sura 75: 1-2)? Bukankah ini ucapan manusia?

Apakah sungguh Allah bersumpah demi bintang-bintang dan demi malam dan demi subuh (Sura 81:15-18)? Bukankah ini ucapan manusia?

Apakah bukan malaikat yang mengucapkan Sura 19:64, “Dan tidaklah kami turun, kecuali dengan perintah Tuhanmu. KepunyaanNyalah apa-apa yang ada dihadapan kita dan apa-apa yang ada di antara keduanya, dan tidaklah Tuhanmu lupa“?

Apakah bukan malaikat yang mengucapkan Sura 37:161-166? Bagaimana mungkin Allah yang mengatakan, “Maka sesungguhnya kamu dan apa-apa yang kamu sembah itu, sekali-kali tidak dapat menyesatkan terhadap Allah, kecuali orang-orang yang akan masuk neraka yang menyala. Tiada seorangpun di antara kami (malaikat) melainkan mempunyai kedudukan tertentu, dan sesungguhnya kami benar bershaf-shaf (dalam menunaikan perintah Allah) dan sesungguhnya kami benar-benar bertasbih (kepada Allah)”? Jelas sekali ini perkataan malaikat, bahkan kata “malaikat” sudah dimasukkan.

Apakah sungguh ucapan Allah yang terdapat dalam Sura Al Jin? Bukankah sebenarnya Jin yang berbicara – umpamanya Sura 72:11, “Dan sesungguhnya di antara kami ada orang-orang yang saleh (apakah ada jin yang saleh? Bukankah ini dusta belaka?) dan di antara kami ada yang tidak demikian halnya.”


Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

Berhubung banyak komentar yang masih belum kami balas, untuk sementara komentar tidak diterima.

Comments  

# Sugia 2011-02-25 09:16
*
Jika membaca Al-Quran 10:37, jelas sekali bahwa Al-Quran itu adalah dari Allah.
# Sugia 2011-02-25 09:27
*
Mengenai Jin dalam surah 72:11, ia adalah mahluk seperti manusia juga (lihat surah 7:179).
# santo de Alfaruqo 2011-03-24 22:55
*
Semua yang ingin mengetahui makna sesungguhnya dalam Al-Quran harus belajar ilmu Nahwu dan Shorof, karena ilmu tersebut menjelaskan tiap-tiap huruf didalam Al-Quran. Sungguh Al-Quran sangat terjaga dari segala bentuk kelemahan.

Apakah anda sudah selesai mempelajarinya?
# Staff Isa dan Islam 2011-05-11 02:25
~
Kalau begitu, apakah Firman Allah yang sudah diwahyukan-Nya kepada manusia, hanya terbatas untuk bisa dimengerti hanya oleh kaum terpelajar saja?
~
CA
# parmin abadi 2011-03-24 22:58
*
Wahyu yang diterima Muhammad melalui malaikat Jibril yang bertugas menyampaikan wahyu karena Allah Sang Khalik/Pencipta tidak mempunyai sifat mahluk/yang diciptakan.

Bahasa Al-Quran penuh dengan perumpamaan supaya manusia mengetahui (yang diberi pengetahuan)ole h Allah. Kata Al-Quran ada yang bercerita (misal tentang bani Israel) dan lainnya yang di bahasakan manusia(lagi-la gi)supaya manusia mengerti (bagi yang berfikir).

Tidak sembarang/semua orang dapat menafsirkan sesuatu ayat/surat. Harus punya ilmu dan iman.

Seperti dalam hadist, walaupun seseorang melihat/mendeng ar langsung Rasul berkata/melakuk an sesuatu tetapi orang yang mendengar dan melihat pernah/sering melakukan kebohongan dan kurang dipercaya serta kurang takwa maka hadist tersebut tidak dapat menjadi hujat.

Itulah kehati-hatian orang Islam, walaupun kelahirannya ratusan tahun lalu tetapi Al-Quran dan hadist masih utuh dari tangan-tangan yang berusaha menodainya.
# Staff Isa dan Islam 2011-08-02 09:18
~
Alkitab menyatakan bahwa pada jaman dahulu para nabi dan malaikat menyampaikan kata-kata tentang Allah dan dari Allah. Dan kata-kata mereka benar adanya. Namun kini Isa Al-Masih yang jauh lebih besar dari mereka. Dia tidak hanya menyampaikan kata-kata dari Allah melainkan Dia sendiri adalah kata-kata Allah / Kalimat Allah. Isa Al-Masih adalah firman Allah yang hidup penuh dengan kuasa ilahi.

Tidak ada seorangpun baik dari nabi maupun dari malaikat yang mempunyai kekuasaan yang lebih besar daripada Isa Al-Masih. Dia adalah satu-satunya jalan kepada keselamatan yang kekal dan satu-satunya Pengantara Allah dan manusia.

Permulaan dan akhir segala sesuatu yang Allah ingin kita ketahui hanya ada di dalam Isa Al-Masih. Karena di dalam Dia tidak ada perubahan sedikitpun. “Yesus Kristus (Isa Al-Masih) tetap sama, baik kemarin maupun hari ini dan sampai selama-lamanya. (Injil, Surat Ibrani 13:8)
~
SL
# arina 2011-03-25 19:31
*
Saya merasa topik kali ini seakan-akan melecehkan Al-Quran.

Orang mempunyai kepercayaan masing-masing. Tidaklah sopan jika berdiskusi dengan cara menjatuhkan Kitab Suci Al-Quran.
# Staff Isa dan Islam 2011-04-05 18:01
~
Saudara Arina yang kami hormati,

Kami tidak sedang berupaya menjatuhkan kitab Saudara. Fokus kami bukan itu.

Situs kami, Isa Dan Islam, justru mengemukakan kebenaran tentang siapakah Isa Al-Masih yang sesungguhnya kepada setiap orang. Kami menyampaikan fakta yang diikuti dengan data.

Jikalau menurut Saudara ada yang salah atau tidak tepat, sudilah kiranya Saudara menyampaikan kepada kami apa yang salah di dalam artikel di atas.

Website ini menunjukkan siapa sesungguhnya Isa Al-Masih. Saudara kami undang untuk boleh merenungkannya dalam: isadanislam.com/jalan-keselamatan.
~
CA
# nur 2011-04-11 10:47
*
Jika kita tahu tentang apa yang benar, tetapi tidak mau memberitahukan yang tidak tahu maka kita akan berdosa.

Hanya pada jalan Allah saja kebenaran bisa didapatkan, diluar itu semua adalah kesia-siaan.

Hanya Yesus jalan kebenaran dan hidup yang dapat dipegang janjiNya dan dipercayai otoritas-Nya. Gbu.
# Staff Isa dan Islam 2011-04-13 13:56
~
Saudara Nur,

Situs Isa Dan Islam berusaha membagikan kebenaran Firman Allah, dan berusaha memperkenalkan siapakah Isa Al-Masih yang sesungguhnya berdasarkan Al-Kitab dan Al-Quran. Kami percaya bahwa tidak banyak orang yang mengetahui tentang siapakah Isa Al-Masih yang sesungguhnya.

Terimakasih untuk komentar Saudara, dan kiranya kita boleh sama-sama belajar.
~
CA
# hardin 2011-04-12 10:59
*
Setelah membaca artikel ini dan membaca Al-Quran lebih banyak lagi, jelas sekali bahwa dalam Al-Quran banyak sekali petunjuk, ilmu pengetahuan, teknologi, cerita sejarah, cara-cara dan doa, baik doa selamat, doa kesembuhan, doa diturunkan hujan, doa agar perkataan mudah didengar, bahkan doa untuk membuat orang tidur.

Dan semua itu diajarkan oleh Allah kepada kita semua melalui Al-Quran, jadi dengan membaca al-Quran kita otomatis berdoa.

Itu sebabnya banyak yang berkata: doa adalah kekuatan bagi orang Muslim, sumber ilmu pengetahuan, dan al-Quran adalah obat hati.

Terimakasih untuk admin, sebarkanlah walau hanya satu ayat, karena walaupun membaca satu huruf Al-Quran artinya itu ada balasan pahala bagi Muslim-muslim disini yang membacanya.
# Staff Isa dan Islam 2011-04-13 14:02
~
Terima kasih untuk tanggapan Saudara yang positif terhadap kami.

Sesungguhnya tujuan utama kami dalam website ini adalah untuk memperkenalkan siapakah Isa Al-MAsih yang sesungguhnya berdasarkan keseluruhan Firman Allah seperti yang Allah wahtukan di dalam Taurat, Zabur, Kitab Nabi-Nabi, dan Injil. Dengan juga memperbandingka nnya dengan isyarat yang terkandung di dalam kitab Saudara.

Kiranya Saudara dapat mengambil hikmah dari website ini dan terus mau merendahkan hati di hadapan Allah agar Allah berkenan menunjukkan kepastian akan keselamatan itu kepada Saudara.

Kami mengajak Saudara untuk boleh merenungkan artikel berikut: isadanislam.com/jalan-keselamatan.
~
CA
# isa 2011-04-12 19:45
*
Gajah di pelupuk mata tidak tampak, semut di seberang laut tampak. Peribahasa ini mungkin cocok untuk komentari topik ini.

Karena jelas Alkitab jauh lebih parah disebut buatan Rasul Paulus dibandingkan dengan tuduhan Al-Quran sebagai buatan Muhammad.

Sangat jeli terhadap "kesalahan" Al-Quran tetapi saat bersamaan seolah tidak tahu kalau Alkitab buatan Rasul Paulus.
# Staff Isa dan Islam 2011-04-13 14:24
~
Adalah tidak benar, dan ini merupakan tuduhan tanpa data dan fakta.

Sampai dengan zaman nabi Saudara, Al-Kitab sudah tersebar ke seluruh dunia, dan telah jutaan manusia yang telah memiliki Al-Kitab. Al-Kitab tidak mungkin dalam satu waktu dikumpulkan semua untuk kemudian dibakar dan ataupun dirubah semuanya sekaligus.

Dan pada waktu itu, nabi Saudara masih menginstruksika n agar kita mengamalkan Al-Kitab.

Lebih dari beberapa belas kali, Al-Kitab disinggung dalam kitab Saudara, dan tidak pernah dikatakan bahwa Al-Kitab telah dipalsukan.

Jikalau Al-Kitab telah dipalsukan, masakan ada ayat seperti ini:

"Hai Ahli Kitab, kamu tidak dipandang beragama sedikit pun hingga kamu menegakkan ajaran-ajaran Taurat dan Injil yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu." (Qs 5:68).

Kita harus hidup sesuai dengan Al-Kitab. Kenapa kita harus hidup sesuai dengan Injil kalau memang Injil sudah diubah-ubah?

Kami tidak mengerti Saudara mendapatkan isu ini dari pihak mana yang sungguh tidak bertanggung-jawab.
~
CA
# Umam 2011-04-28 23:45
*
Injil dibuat jauh sesudah masa Isa Al-Masih, yaitu dibuat sekitar ratusan tahun oleh beberapa orang yang berkumpul di suatu tempat lalu membuatnya. Dan Injil banyak versinya sesuai dengan penciptanya itu sendiri.
# Staff Isa dan Islam 2011-05-04 18:26
~
Saudara Umam, inilah kali pertama saya mendengar bahwa Injil itu bukan berasal dari Allah, melainkan sejak awal, Injil itu adalah rekayasa manusia.

Kalau Injil adalah hasil rekayasa manusia, mengapakah nabi Saudara mengatakan bahwa dalam Injil ada petunjuk dan terang (Qs 5:43-47), dan oleh sebab itu Allah menginstruksika n agar Injil boleh diamalkan?

Mengapa pula Allah menginstruksika n kepada nabi Saudara untuk bertanya kepada orang yang membaca dan memiliki Injil (Qs 10:94; 16:43-44)?

Sesungguhnya ini hanya beberapa dari sekian banyak ayat dalam kitab Saudara yang menyatakan bahwa adalah benar Injil itu berasal dari Allah.
~
CA
# ARILa 2011-05-07 17:44
*
Semua yang dikatakan bahwa di dalam Al-Quran ada perkataan manusia, itu tidak benar. Tapi adalah firman Allah sebagai petunjuk bagi manusia untuk dibaca sebagai doa.
# Staff Isa dan Islam 2011-05-11 02:29
~
Saudara Arila, bolehkah Saudara menjelaskan apa maksud pernyataan Saudara di atas?
~
CA
# syarif musthafa 2011-05-13 09:33
*
Injil yang asli bukan Injil yang ada sekarang. Muslim percaya Injil diturunkan kepada Isa Al-Masih, tapi isi aslinya sudah beda jauh.

Makanya ada ayat Al-Quran surat Al-Baqarah 79, "Maka kecelakaan yang besar bagi orang-orang yang menulis Alkitab dengan tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya: "Ini dari Allah."
# Staff Isa dan Islam 2011-06-03 10:11
~
Saudara Syarif Mustafa, Injil yang dipercayai oleh umat Kristiani saat ini adalah sama persis dengan Injil yang sudah beredar dengan luas pada zaman Muhammad. Hanya saja saat ini lebih banyak lagi terjemahan dan tafsiran dalam berbagai bahasa.

Banyak Kitab Injil yang tersimpan dengan rapi di museum-museum di Eropa dengan penanggalan sebelum zaman Muhammad. Jadi, kapan Injil dirubah-rubah oleh orang, dengan menuliskan isi Injil yang berbeda jauh? Kira-kira sebelum zaman Muhammad ataukah setelah zaman Muhammad?

Injil adalah Firman Allah. Oleh sebab mustahil Injil itu bisa dipalsukan oleh manusia karena ia berasal dari Allah. Allah sendiri mengatakan bahwa Firman-Nya tidak mungkin dapat dipalsukan. Kalimat-kalimat Allah tidak mungkin dapat dirubah oleh siapapun (Qs 6:34).

Dalam Injil ada petunjuk dan terang (Qs 5:43-46; Qs 5:68), juga berkah yang yang dapat menjawab keraguan dan pertanyaan Muhammad (Qs 10:94; Qs 16:43-44).

Petunjuk dan terang dalam Injil mengungkapkan bahwa "Isa Al-Masih adalah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang bisa sampai kepada Allah di sorga kalau tidak melalui Isa Al-Masih" (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6).
~
CA
# hengky 2011-07-04 00:19
*
Pada dasarnya saya percaya bahwa isi Alkitab adalah benar, yang menegaskan bahwa Yesus Kristus adalah satu-satunya jalan hidup, tapi memang ada ayat-ayat tertentu yang jika dipahami memang agak susah sehingga memerlukan penafsiran.

Itu karena memang ada orang jahat yang sudah merubah sebagian kecil dari isi Alkitab dengan tujuan supaya terjadi kebingungan di antara orang-orang yang memahaminya.

Bukti dari saya yaitu di Kitab Mormon, yang menjelaskan bahwa suatu saat nanti Kitab Anak Domba Allah akan dirubah oleh "gereja yang besar dan keji", maksudnya ialah orang-orang jahat yang merubah isi Kitab tersebut.

Yang dirubah bukan inti dari Alkitab, tetapi hanya kata-kata tertentu yang menyebabkan orang jadi terjebak dalam kebingungan.
Jadi inti dari Alkitab yang menyebut bahwa Yesus adalah Anak Allah tidak dirubah oleh orang-orang jahat, tetapi yang dirubah hanya kata-kata tertentu saja.
# Feliks 2011-07-04 20:38
*
Saudara Hengky,

Saudara mengatakan saudara adalah seorang Kristen, tapi sungguh tampak jelas saudara tidak mengerti Injil.

Semua yang dikatakan saudara bahkan saya seorang Kristen pun tidak mengerti. Saudara sudah sesat, bertobatlah! Kerajaan Allah sudah dekat, banyak setan dalam hati saudara.

Saya salut dengan pengetahuan admin yang luar biasa tentang Al-Quran dan Injil.

Tuhan Yesus memberkati, amin.
# hengky 2011-07-07 01:25
*
Saudara Felix,

Saya tidak mempermasalahka n apakah Alkitab sebagian sudah dirubah atau tidak. Yang terpenting bagi saya adalah bahwa saya percaya bahwa Yesus adalah Juru Selamat saya.

Tidak seharusnya sebagai sesama pengikut Kristus mengatakan sesat kepada sesama Kristen lainnya. Saudara tahu dari mana kalau pernyataan saya salah? Apakah sudah diselidiki?

Di gereja saya tetap memakai Alkitab (versi raja James) sebagai tulisan suci dan saya tetap bersaksi bahwa Alkitab adalah tulisan yang diilhami Allah.

Saya memberikan pernyataan tentang isi Alkitab yang sudah dirubah tersebut, tidak bertujuan memusuhi Kristen atau menyangkal Alkitab, tetapi hanya sekedar bersifat pemberitahuan saja.

Percaya atau tidak, saya kembalikan kepada yang membaca pernyataan saya itu. Semoga saudara Felix memahami maksud saya.

Tuhan memberkati anda.
# Feliks 2011-07-08 10:27
*
Terima kasih Saudara Hengky.

Sekiranya saudara harus memahami terlebih dahulu bahwa Firman adalah kekal, tidak ada yang salah dengan Alkitab versi raja James dari Inggris dan tentunya masih banyak lagi terjemahan dalam versi lain yang akan disesuaikan dengan daerah setempat untuk memudahkan pengertian akan Firman Tuhan atau Injil.

Pada hakekatnya Injil adalah Firman Allah yang kekal tidak akan berubah ataupun dirubah karena terjemahannya kecuali terjemahan yang tidak sesuai dengan Kitab aslinya dan tentunya tidak diakui oleh gereja karena telah terjadi penyesatan oleh sekte-sekte yang tidak bertanggung jawab.

Semoga saudara Hengky memahaminya, terima kasih.

Tuhan memberkati.
# Staff Isa dan Islam 2011-07-16 00:03
~
Saudara Feliks,

Komentar saudara baik sekali. Alkitab adalah Firman Allah yang berisi kebenaran Allah, didalamnya tidak ada manipulasi melainkan kebenaran Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya.

Lihatlah dalam Injil, surat Roma 1:16 “Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani.”
~
NN
# lucky 2011-07-20 10:57
*
“Mereka (Ahli Kitab) suka mengubah Kalimat-kalimat Allah daripada tempat-tempatny a dan mereka itu (sengaja) melupakan perkara-perkara yang telah diperingatkan (dinasihatkan) kepada mereka…”
(Qs 5:13).

“Sebagian dari orang-orang Yahudi, mereka mengubah kalimat-kalimat dari tempat-tempatny a” (Qs 4:46, baca juga: Qs 2:7; Qs 3:71)

Untuk menjaga kemurnian firman-Nya, Allah mewahyukan Al-Quran sebagai kitab pamungkas kepada penutup nabi dan rasul. Sebagai kitab suci pamungkas, Al-Quran di istimewakan dengan banyak kelebihan, antara lain: dijamin keasliannya (Qs 15: 9); mudah dihafal, dipahami dan diamalkan (Qs 54:17); berlaku universal untuk seluruh alam(Qs 2:1); ajarannya sempurna atau mencakup seluruh aspek kehidupan (Qs 6:38).

“Sesungguhnya Kami telah menurunkan Al-Qur’an dan sesungguh¬nya Kami yang akan menjaganya” (Qs 15:9).
# Staff Isa dan Islam 2011-07-22 21:43
~
Saudara Lucky,

Sungguh sulit dicerna bahwa Allah mempunyai kuasa untuk menjaga Al-Quran dari perubahan selama 14 abad, tetapi tidak mampu berbuat hal yang sama untuk Taurat dan Injil, Qs 6:115 menjelaskan bahwa tidak ada yang dapat merubah kalimat-Nya.

Maaf apakah saudara sudah meneliti sendiri bahwa Injil telah di revisi atau hanya mendengar dari orang. Jika Injil telah di revisi atau dipalsukan maka kapan pemalsuan itu terjadi? apakah waktu pemalsuannya sebelum kitab saudara? jika betul pada saat itu bukankah Allah memerintahkan nabi saudara mencari pertolongan dari mereka yang membaca Alkitab untuk menghilangkan segala macam keraguan (Yunus 10:94) lagipula kitab saudara menyaksikan keaslian Alkitab (Qs 29:46).

Apakah Alkitab dipalsukan setelah datangn ya Al-Quran? jika benar bukankah berarti kitab saudara gagal sebagai penjaga. Di lain hal jika Al-Kitab dirubah setelah munculnya Al-Quran tentul ah hal ini bertentangan dengan hal yang utama, yaitu alasan mengapa Al-Quran diberikan.
~
NN
# Mohamad tukang sayur 2011-07-26 14:18
*
Begitulah jawaban Muslim tanpa didasari sumber dan data yang benar karena hanya memberi tahu begitu saja tanpa dasar.

Anak 2,6 tahun sudah hafal Al-Quran? Bisa tolong lebih jelas sumber dan datanya? Kalaupun anak 2,6 tahun sudah hafal Al-Quran dan harus menerapkan Al-Quran dalam hidup mereka, apakah mereka diharuskan kawin balita seperti Aisyah dan kawin lebih dari 1 istri seperti Muhammad yang punya 21 isteri?(isteri ada yang mengatakan 12)
# sportif 2011-08-02 10:39
*
"Hai Ahli Kitab, kamu tidak dipandang beragama sedikit pun hingga kamu menegakkan ajaran-ajaran Taurat dan Injil yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu." (Qs 5:68).

Benar adanya, tapi maksud ayat diatas adalah tidak dikatakan Islam jika ia meragukan isi Alkitab sebelumnya, tapi isi Alkitab yang mana? Pasti yang asli, sebab Injil sekarang sudah di revisi oleh Paulus, mungkin manusia lebih tinggi derajatnya dari Tuhan sehingga tulisan Tuhan berani dia rubah.

Baca Injil anda dan lihat siapa yang sebenarnya memelihara ajaran Isa Al-Masih? Yesus mengharamkan makan babi.
# Staff Isa dan Islam 2011-08-04 09:24
~
Injil palsu? Hal ini sudah sering kami dengar. Namun sayangnya tidak satupun umat Muslim yang dapat membuktikan kebenarannya.

Yesus mengharamkan babi? Sepertinya tidak ada satupun perkataan dari Yesus yang mengatakan demikian. Perhatikanlah perkataan Yesus berikut ini, "Dengar dan camkanlah: bukan yang masuk ke dalam mulut yang menajiskan orang, melainkan yang keluar dari mulut, itulah yang menajiskan orang." (Injil, Rasul Besar Matius 15:11)

Benarkah yang saudara katakan umat Muslim menjaga ajaran Isa? “Dan hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini" (Injil, Rasul Markus 12:31)

Jelas hukum di atas bertentangan dengan ajaran Al-Quran, yaitu Jihad! Lalu, ajaran Isa yang mana yang saudara maksud dipertahankan oleh umat Muslim?
~
SO
# lucky 2011-08-02 18:25
*
Quoting Mohamad tukang sayur:
*
Anak 2,6 tahun sudah hafal Al-Quran? Bisa tolong lebih jelas sumber dan datanya? Kalaupun anak 2,6 tahun sudah hafal Al-Quran dan harus menerapkan Al-Quran dalam hidup mereka, apakah mereka diharuskan kawin balita seperti Aisyah dan kawin lebih dari 1 istri seperti Muhammad yang punya 21 isteri?(isteri ada yang mengatakan 12)


Dalam Al-Quran justru melarang pernikahan dibawah umur, saya punya bukti otentik kalau Siti Aisyah sudah dewasa saat menikah.

Saya juga punya bukti otentik kalau Yesus juga ber-poligami.

Terimakasih.
# lucky 2011-08-10 23:56
*
Para ahli Kitab tak akan pernah sadar dengan kekeliruan mereka hingga akhir zaman nanti, kecuali bagi mereka yang sudah banyak memperoleh hidayah Allah.

Apa tanggapan mereka dengan bukti riil sekarang ini kalau di negara yang mayoritas Kristen sudah banyak yang tidak percaya dengan Injil hingga banyak Gereja yang ditinggalkan oleh jemaatnya.
# Staff Isa dan Islam 2011-08-12 14:27
~
Kalau saudara melihat dunia saat ini, semakin banyak orang yang berbuat jahat dan meninggalkan Allah. Bahkan banyak orang yang tidak percaya lagi akan adanya Allah. Bukan hanya dari golongan orang Kristen yang menyangkal kebenaran Allah.

Orang Kristen yang tidak percaya lagi Injil adalah sama dengan orang yang belum menemukan kebenaran dan keselamatan. Hal ini terjadi bukan karena kesalahan ajaran agamanya, tetapi karena dosa manusia. Dosa yang membuat manusia buta dan tidak menyadari bahwa dirinya membutuhkan keselamatan.

Sekalipun banyak orang yang menyangkal Firman-Nya, namun kebenaran Allah tetaplah kebenaran mutlak yang akan tetap Allah nyatakan.

Sekalipun banyak orang yang menolak, namun karya keselamatan yang Allah kerjakan dalam Isa Al-Masih akan tetap Allah nyatakan karena inilah kebenaran dari Allah.

Dan setiap manusia akan menerima hukuman dari apa yang telah dilakukannya selama hidup. Karena Allah akan membalas kepada setiap manusia menurut perbuatannya.

"Sesungguhnya Aku datang segera dan Aku membawa upah-Ku untuk membalaskan kepada setiap orang menurut perbuatannya" (Injil, Kitab Wahyu 22:12).
~
NN
# komar 2011-08-15 01:35
*
Quoting lucky:
*
Para ahli Kitab tak akan pernah sadar dengan kekeliruan mereka hingga akhir zaman nanti, kecuali bagi mereka yang sudah banyak memperoleh hidayah Allah.

Apa tanggapan mereka dengan bukti riil sekarang ini kalau di negara yang mayoritas Kristen sudah banyak yang tidak percaya dengan Injil hingga banyak Gereja yang ditinggalkan oleh jemaatnya.


Kalimat ini memang sangat terkenal ampuh sebagai jawaban seorang Muslim yang sulit mempertanggung jawabkan imannya bila imannya dipertanyakan.
# lucky 2011-08-15 10:19
*
Sekarang ini sudah jutaan orang yang hafal Al-Quran yang logikanya jelas kalau Al-Quran merupakan mukjizat dari Allah.
# Staff Isa dan Islam 2011-08-15 13:38
~
Saudara Lucky,

Apakah ada gunanya seseorang hafal 100% isi kitab sucinya, namun hidupnya tidak sesuai dengan kebenaran firman Allah? Adakah seseorang yang hafal isi kitab sucinya pasti masuk sorga? Jelas tidak!

Karena jaminan untuk masuk sorga bukan tergantung, hafal atau tidak isi kitab sucinya. Melainkan, apakah kita sudah memiliki “Jalan” yang benar, yang dapat menghantarkan kita ke sana.

"Isa bersabda: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku." (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6).

“Tiket” untuk bisa masuk pintu sorga hanya ada pada Isa Al-Masih. Sebab Isa adalah "Jalan" menuju ke Allah yang benar. Melalui Dia orang dapat belajar mengenai "Kebenaran" tentang Allah dan menemukan "Hidup" bersama Allah.

Sekali lagi kami katakan, bahwa hafal isi kitab suci, tidak akan pernah menjamin saudara dapat masuk sorga.
~
SO
# lilin kecil 2011-09-03 18:22
*
[quote name="hardin"]*
Setelah membaca artikel ini dan membaca al-Quran lebih banyak lagi, jelas sekali bahwa dalam al-Quran banyak sekali petunjuk, ilmu pengetahuan, teknologi, cerita sejarah, cara-cara dan doa, baik doa selamat, doa kesembuhan, doa diturunkan hujan, doa agar perkataan mudah didengar, bahkan doa untuk membuat orang tidur.

Dan semua itu diajarkan oleh Allah kepada kita semua melalui Al-Quran, jadi dengan membaca al-Quran kita otomatis berdoa.


Sdr Hardin, tolong anda pikirkan kembali postingan anda. Sepertinya anda melecehkan kitab suci agama Islam. Jadi menurut anda Al-Quran itu hanya kumpulan mantra-mantra (tolak hujan, sakit, mengusir santet, bahkan dongeng untuk menina-bobokan orang dll) dan kumpulan kamus teknik. Dan kumpulan diktat cara doa dan shalat dan yang saya tangkap juga anda mau bilang Al-Quran juga pedoman dan tekhnik berperang.
# dokter benar 2011-09-04 21:55
*
Hanya satu pertanyaan saja, adakah yang tau siapa yang menjadi saksi waktu Muhammad mendapat wahyu Al-Quran di gua hira? Kalau Nabi Musa sangat banyak sekali yaitu rakyat Yahudi sendiri, apalagi Allah berdiri sebagai tiang awan tentunya banyak yang melihat.

Kalau Isa Al-Masih 4 orang rasul-Nya yang menulis tentang keTuhanan-Nya.
# cari Tuhan 2011-09-05 04:00
*
Saya setuju dengan sdr. Dokter Benar, seandainya saudara kita umat Islam ada yang menjadi saksi atau menyempatkan waktunya untuk mencari keaslian Taurat, Kitab Para Nabi, Zabur, serta Injil, maka terbukalah semua tentang ada atau tidaknya Al-Quran tersebut.

Dan malah, mungkin akan mengenal lebih dekat lagi siapa itu Nabi Isa Al-Masih yang seutuhnya.
# cari Tuhan 2011-09-05 04:04
*
Sebab ada tertulis: Carilah terlebih dahulu kerajaan Allah, maka semuanya akan ditambahkan padamu.
# cerah 2011-12-01 23:24
*
Islam tidak perlu mencari Kitab Suci yang lain, karena semua sudah disempurnakan dalam Al-Quran yang sesuai janji Allah akan terjaga hingga akhir zaman.

Islam justru mengenal paling dekat dengan Isa Al-Masih dibandingkan Kristen, karena apa yang disembah oleh Isa Al-Masih adalah juga disembah oleh Islam, yaitu Allah.
# cerah 2011-12-13 23:28
*
Saya mau bertanya: Seandainya saat ini seluruh Kitab suci, termasuk yang sudah kuno di seantero dunia ini dimusnahkan, bagaimana caranya untuk dibuat kembali seperti aslinya?.
# dedex 2012-01-04 23:04
*
Saudara Cerah,

Bila seluruh kitab suci musnah tentu itu pertanda kiamat datang, kecuali masih ada ahli-ahli kitab yang hafal Kitab Suci. Karena Kitab Suci adalah jalan terang, petunjuk bagi umat-Nya di dunia maupun di akhirat.
# azman 2012-03-01 00:28
*
To: Staff IDI,

Al-Quran diturunkan kepada Muhammad melalui perantaraan Malaikat Jibril. Malaikat Jibril adalah malaikat yang ditugaskan oleh Allah untuk menyampaikan kalam Allah kepada Muhammad.

Mana mungkin seorang makhluk Allah yang ditugaskan untuk menyampaikan wahyu melanggar amanat Allah dengan menambah kata-katanya dalam Al-Quran yang merupakan wahyu Allah!
# Staff Isa dan Islam 2012-03-07 10:45
~
Umat Muslim meyakini bahwa Nabi Muhammad buta huruf. Bahwa Al-Quran diilhamkan langsung dari sorga kepada Muhammad. Jadi, Muhammad seperti alat perekam saat menerima Al-Quran.

Nah, yang harus dikritisi ialah bagaimana jika ada kesalahan gramatikal, geografis, atau historikal di dalam Al-Quran, kesalahan siapa itu? Bila bukan kesalahan malaikat dan Muhammad, berarti kesalahan Allah. Apakah mungkin Allah melakukan kesalahan?

Yang harus diselidiki adalah apakah benar semua yang diterima Muhammad adalah wahyu dari Allah atau hasil penafsiran subjektifitas pribadi. Karena saat wahyu tersebut diterima tidak ada saksi. Al-Quran pun belum pernah melewati proses uji, karena hal itu dilarang.

Allah tidak akan pernah melakukan kesalahan, namun manusia bisa melakukan kesalahan.
~
NN
# Erik 2012-03-20 21:53
*
Quoting Staff Isa dan Islam:
~
..Mungkinkah petunjuk dan pengajaran dari Allah dapat dirubah oleh manusia?
~
SO

Benar. Itulah yang terjadi pada Zabur, Taurat, dan Injil. Sebagian dari mereka yang tidak lagi mendengarkan perkataan nabi mereka telah menjauh dari ajaran nabi dan kitab mereka.

Oleh karena itulah Al-Quran diturunkan dan keterpeliharaan isinya dijamin langsung oleh Allah dalam firman-Nya: ”Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Quran, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya" (Qs 15:9).
# Staff Isa dan Islam 2012-03-26 22:14
~
Kitab Zabur, Taurat dan Injil, adalah adalah Firman Allah. Tidak ada seorangpun yang dapat mengubah Firman Allah, karena Allah sendiri yang menjaga firman-Nya. “Semua firman Allah adalah murni. Ia adalah perisai bagi orang-orang yang berlindung pada-Nya” (Zabur, Kitab Amsal 30:5)

Sebenarnya seseorang yang tidak menaati atau menyimpang dari pengajaran Alkitab tidak boleh didakwa sebagai orang yang mengubah Alkitab. Orang yang dikatakan mengubah Alkitab misalnya adalah orang yang benar-benar mengubah fakta-fakta mengenai kelahiran, penyaliban dan kebangkitan Isa Al-Masih.

Dan Allah akan memberikan sanksi kepada orang yang benar-benar telah mengubah Alkitab. "Jika seorang menambahkan sesuatu kepada perkataan-perka taan ini, maka Allah akan menambahkan kepadanya malapetaka-mala petaka yang tertulis di dalam kitab ini” (Injil, Kitab Wahyu 22:18).
~
SL
# mer 2012-05-22 13:27
*
Quoting Sugia:
*
Mengenai Jin dalam surah 72:11, ia adalah mahluk seperti manusia juga (lihat surah 7:179).

Berarti Allah menyamakan manusia dengan setan dan tidak ada bedanya. Kalau setan penyesat, maka manusia juga penyesat, kalau setan terkutuk, manusia juga sama.
# Staff Isa dan Islam 2012-05-23 16:12
~
Menurut Alkitab, setan adalah bapak dari segala kebohongan "Iblislah yang menjadi bapamu dan kamu ingin melakukan keinginan-keing inan bapamu. Ia adalah pembunuh manusia sejak semula dan tidak hidup dalam kebenaran, sebab di dalam dia tidak ada kebenaran. Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia adalah pendusta dan bapa segala dusta" (Injil, Rasul Besar Yohanes 8:44).

Sedangkan manusia adalah mahkluk ciptaan Allah yang mulia. Allah sangat mengasihi manusia, tentu Allah juga tidak ingin manusia binasa sebagaimana halnya setan.
~
SO
# Tari Ngotna 2012-06-29 04:16
*
Saya sudah membaca diskusi ini sejak dari awal. Saya puji kesabaran dan ketepatan tanggapan dan ketulusan hati staf IDI. Para Muslim yakin Alkitab sudah diubah manusia, tetapi tidak seorang pun Muslim mampu dengan meyakinkan memberikan bukti atau obyek fakta yang mendukung tuduhannya. Hanya tuduhan tanpa bukti. Dan mereka menjadi buntu, karena beberapa ayat Al-Quran bahkan menjadi lawan tuduhan mereka sendiri.

Jika saya pada posisi seperti ini saya tidak akan bisa tidur nyenyak. Karena ini menyangkut kehidupan akhirat. Saya mencoba merasakan hati para Muslim yang telah berpartisipasi dalam diskusi ini. Saya hanya bisa menahan nafas saat membaca tulisan-tulisan mereka yang menurut saya hanya karena dorongan hati yang kuat, dengan tak ada pilihan lain kecuali hanya Al-Quran atau Islam.

Saya berdoa semoga staf IDI tetap diberi ketangguhan dan ketahanan, sehingga banyak orang yang diselamatkan.
# Staff Isa dan Islam 2012-07-03 21:50
~
Terimakasih saudara Tari atas apresiasi saudara, juga dukungan doa saudara bagi kami. Tentu kami senang akan dukungan doa dari saudara-saudara seiman.
~
SO
# Fajri 2012-07-09 03:21
~
Menurut saya semua ajaran agama itu menuntun kita pada kebaikan bukan keburukan. Al-Quran adalah pelengkap dari semua kitab-kitab Allah yang telah ada. Nabi Muhammad juga nabi terahkir dari semua nabi-nabi Allah.

Jika anda mengatakan Al-Quran bukan firman Allah, melainkan perkataan Nabi Muhammad. Apakah anda yakin jika hanya kitab Injil saudara yang merupakan perkataan Allah, dan bukan dari perkataan Nabi Isa?

Sebelum kitab Injil dan Al-Quran diturunkan, telah ada 2 kitab yang di turunkan Allah, yaitu Kitab Taurat kepada Nabi Musa dan Zabur kepada Nabi Daud.

Jadi, kalau Al-Quran bukan firman Allah, maka semua kitab-kitab sebelum Al-Quran diturunkan (Kitab Taurat, Kitab Zabur, Kitab Injil) juga bukan Firman Allah, melainkan hanya perkataan Nabi-Nabi.
# Staff Isa dan Islam 2012-07-11 22:11
~
Saudara Fajri,

Kami percaya bahwa Alkitab (Taurat, Zabur, Kitab Nabi-nabi dan Injil) adalah Firman Allah, berasal dari Allah. Kami juga sependapat dengan saudara Fajri, tentu saja setiap agama mengajarkan kebaikan. Tetapi agama itu sendiri tidak dapat menyelamatkan manusia dari hukuman dosa. Hanya ada satu pribadi yang dapat menyelamatkan kita, yaitu Isa Al-Masih.

Mengenai pandangan kami tentang kitab saudara, kami mengatakan bukan tanpa alasan, tetapi apa yang kami katakan berdasarkan kitab saudara sendiri. Benarkah Al-Quran 100% firman (perkataan) Allah? Tidak bercampur dengan ucapan Muhammad sebagaimana dinyatakan dalam Qs 53:3-5? Sedangkan pada ayat-ayat yang lain pada kitab yang sama jelas menyatakan itu perkataan manusia (Muhammad).

Dan pandangan kami mengenai nabi saudara, silakan baca di url ini http://tinyurl.com/cj969my

Nah, bagaimana tanggapan saudara Fajri dengan ayat-ayat yang kami kutip dalam artikel di atas?
~
DA
# mualaf 2012-07-19 04:49
*
Quoting mer:
*
[quote name="Sugia"]*
Mengenai Jin dalam surah 72:11, ia adalah mahluk seperti manusia juga (lihat surah 7:179).

Berarti Allah menyamakan manusia dengan setan dan tidak ada bedanya. Kalau setan penyesat, maka manusia juga penyesat, kalau setan terkutuk, manusia juga sama.


Di mata Allah manusia, jin dan malaikat itu sama-sama ciptaan-Nya. Bedanya Malaikat tidak mempunyai hawa nafsu dan hanya melaksanakan perintah Allah. Jin (ada golongan beribadah dan ada golongan terkutuk (syetan). Sedangkan manusia ada yang Muslim dan ada yang kafir.
# Staff Isa dan Islam 2012-07-19 11:18
~
Maaf saudara Mualaf, sepertinya komentar saudara tidak menanggapi pernyataan saudara Mer di atas.

Pertanyaan kami, lalu bagaimana saudara Mualaf menjelaskan tentang adanya Surat Jin dalam Al-Quran seperti pada komentar di atas. Masihkah dapat dikatakan bahwa Al-Quran 100% firman Allah?
~
SO
# petualang 2012-07-20 02:20
*
Al-Quran itu 100% wahyu Allah. Firman Allah. Gaya bahasa Al-Quran bernilai sastra yang indah, menarik dan tinggi. Sebagaimana gaya bahasa, ada yang monolog, dialog, drama, dan lain sebagainya.

Al-Quran adalah skenario kehidupan yang "ditulis" dan disutradarai oleh Allah.
# Staff Isa dan Islam 2012-07-20 12:19
~
Saudara Petualang,

Kami menghormati pandangan saudara tentang Al-Quran. Jelas setiap umat pasti mengatakan bahwa kitab sucinya terbaik dan benar-benar paling baik.

Bila kami membaca pernyataan saudara di atas, kami mengambil kesimpulan bahwa alasan saudara mengatakan Al-Quran 100% wahyu Allah karena semata-mata karena gaya bahasa Al-Quran yang bernilai sastra tinggi, menarik, dan indah.

Pertanyaan kami, bila seandainya Muhammad adalah orang Indonesia dan bukan orang Arab. Apakah wahyu yang diturunkan Allah kepadanya masih menggunakan gaya bahasa bernilai sastra yang indah, menarik dan tinggi sebagaimana bahasa Al-Quran saat ini? Dan akankah Al-Quran tetap ditulis dalam bahasa Arab?

Pertanyaan kami kedua, bila memang benar Al-Quran adalah skenario kehidupan yang ditulis Allah, mengapa skenario tersebut banyak berubah bahkan bertolak-belaka ng dari skenario sebelumnya?
~
SO
# die 2012-07-27 16:45
*
Admin, apakah di dalam Al-Quran terdapat ayat-ayat atau pernyataan yang menurut anda menyesatkan, sehingga anda tidak yakin atas semua ayat yang terdapat dalam Al-Quran?

Sesungguhnya Al-Quran adalah pedoman bagi umat manusia untuk menuju kebaikan.

Maaf jika terdapat kesalahan kata dalam komentar saya. Karena kesempurnaan hanya milik Allah SWT, dan segala kekurangan adalah milik manusia.
# Staff Isa dan Islam 2012-07-28 16:03
~
Saudara Die,

Kalau bisa jujur, sebenarnya kami meragukan apakah benar Al-Quran firman Allah yang Dia sampaikan kepada Muhammad. Bukan saja karena ayat-ayatnya yang menyesatkan, tetapi karena banyaknya ayat dalam kitab tersebut yang bertentangan dengan firman Allah sebelumnya.

Contoh yang sederhana: Pada nabi-nabi sebelumnya, Allah tidak pernah “menetapkan” sebuah agama sebagai agama yang lebih baik dibanding agama yang lain. Sehingga sungguh tidak masuk akal bila tiba-tiba Allah berubah pikiran, lalu mengutus Muhammad dengan agama “Islam”nya.

Contoh lain, ajaran-ajaran yang terdapat di Al-Quran banyak yang bertentangan dengan ajaran-ajaran yang diberikan Allah pada kitab-kitab sebelumnya. Ajaran manakah itu? Saudara dapat membaca artikel pada link ini: http://tinyurl.com/cj969my.

Alasan lainnya adalah, terkadang ayat Al-Quran tidak konsisten. Contoh: Qs 5:46 “mengatakan bahwa dalam Taurat dan Injil ada petunjuk dan cahaya bagi orang bertakwa”. Tetapi, ayat lain dalam Al-Quran mengatakan bahwa Taurat dan Injil sudah dipalsukan.

Lagi, Qs 19:33 dengan jelas mengatakan bahwa “Isa benar-benar lahir, wafat, dan dibangkitkan kembali”. Tetapi ayat lain dalam Al-Quran mengatakan Isa tidak wafat.

Manakah yang dapat dipercaya dari ayat-ayat di atas?
~
SO
# arie 2012-08-12 14:17
*
Admin,

Al-Quran mempunyai ayat yang berhubungan antara ayat yang satu dengan ayat lainnya. Anda tidak tahu apa-apa tentang Al-Quran. Jadi mohon anda tidak menafsirkan / menterjemahkan Al-Quran secara satu persatu maupun sepotong-sepoto ng.
# Staff Isa dan Islam 2012-08-18 11:32
~
Saudara Arie,

Baiklah, mungkin dalam pandangan saudara pengetahuan kami tentang Al-Quran masih sangat minim sekali dibanding saudara yang adalah seorang Muslim.

Untuk itu, bagaimana pandangan saudara dengan dua ayat ini:

“dan karena ucapan mereka: "Sesungguhnya Kami telah membunuh Al Masih, ’Isa putera Maryam, Rasul Allah", padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan ’Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) ’Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah ’Isa” (Qs 4:157)

“(Ingatlah), ketika Allah berfirman: "Hai Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat. Kemudian hanya kepada Akulah kembalimu, lalu Aku memutuskan di antaramu tentang hal-hal yang selalu kamu berselisih padanya" (Qs 3:55)

Qs 4:157 mengatakan Isa tidak mati, tetapi diangkat naik ke sorga. Sementara Qs 3:55 mengatakan Isa sampai pada akhir ajalnya. Dengan kata lain, Dia benar-benar wafat.

Nah, yang benar yang mana? Wafat atau diangkat ke sorga?
~
SO
# Muhammad H Sy 2012-08-14 19:44
~
Al-Quran sepenuhnya bahasa Allah. Al-Quran berisi bahasa-bahasa perumpamaan yang sulit dimengerti oleh orang awam.

Allah Maha Mengetahui apa yang kita tidak ketahui. Surah-surah yang anda jelaskan pasti ada maksud di balik semua itu.
# Staff Isa dan Islam 2012-08-18 11:33
~
Saudara Muhammad,

Kami setuju dengan pernyataan saudara bahwa Allah Maha Mengetahui apa yang tidak kita ketahui. Tetapi maaf, kami kurang setuju bila saudara mengatakan Al-Quran sepenuhnya bahasa Allah. Sebab yang kami tahu Allah tidak pernah meninggikan satu bahasa dari bahasa lain. Di hadapan Allah semua bahasa sama dan Dia mengerti setiap bahasa.

Setahu kami kitab suci adalah sebuah buku penuntun bagi umatnya. Sehingga seharusnya kitab suci ditulis dengan menggunakan bahasa yang mudah untuk dimengerti. Sebab kitab suci gunanya bukan hanya sekedar enak dibaca lalu dihafal. Tetapi juga untuk mengerti dan terapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Adalah sangat menyedihkan bila memang Al-Quran sangat sulit dipahami. Sehingga wajar saja bila umat Muslim banyak yang tidak memahami kitab sucinya. Mungkinkah saudara Muhammad salah satu diantaranya?

Untuk menghindari hal-hal seperti inilah mengapa Injil diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa. Tujuan dari penterjemahan tersebut, agar setiap orang dapat membaca, mengerti, memahami, dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan” (Kitab Nabi Yosua 1:8)
~
SO
# Santo 2012-08-16 15:49
*
Contoh yang sederhana: Para nabi-nabi sebelumnya, Allah tidak pernah “menetapkan” sebuah agama sebagai agama yang lebih baik dibanding agama yang lain. Sehingga sungguh tidak masuk akal bila tiba-tiba Allah berubah pikiran, lalu mengutus Muhammad dengan agama “Islam”nya.

Sungguh anda telah melecehkan Allah dan Firman-Nya, guna membela paham anda akan Yesus. Apakah anda penganut ajaran Allah atau sekadar Yesusnisme?


Bila anda benci Islam, bencilah orangnya. Kalau anda benci ajaran Islam, bencilah orangnya. Anda tidak akan pernah tahu apakah Islam datang dari Allah, bila anda membaca Al-Quran hanya untuk mencari kesalahan Islam.

Pada Ar-rum: Allah membela romawi yang mengamalkan Injil. Mengapa dibela? Karena Nasrani datang dari Nabi Isa. Sedang tugas Nabi Muhammad adalah menuntaskan yang belum Nabi Isa lakukan. Menyebarkan Ajaran Allah ke seluruh dunia.
# Staff Isa dan Islam 2012-08-18 11:33
~
Saudara Santo,

Melalui perkataan kami di atas, kami merasa tidak melecehkan Allah dan Firman-Nya. Dan kami juga tidak membela Yesus. Yesus tidak membutuhkan pembelaan dari kami sebab Dia adalah Kalimat Allah. Apakah menurut saudara orang berdosa layak membela Pribadi yang suci?

Bila saudara mempelajari sejarah dari nabi Adam hingga Isa Al-Masih, mereka tidak ada yang datang atas nama sebuah agama. Bahkan Nasrani sendiri bukanlah agama yang dibawa oleh Isa Al-Masih. Nasrani atau Kristen adalah nama lain yang diberi bagi pengikut Isa Al-Masih. Dan hingga kini orang-orang pengikut Isa disebut Kristen.

Kami tidak pernah membenci agama Islam, ajaran Islam, atau orang Islam. Sebaliknya kami mengasihi semua orang baik dari latar-belakang agama apapun. Saya sendiri hidup dan bergaul dengan orang-orang Islam. Sebab itulah yang diajarkan oleh Isa Al-Masih.

“Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri” (Injil, Rasul Besar Markus 22:39)
~
SO
# Citra 2012-08-16 22:46
*
Sanggupkah manusia biasa menceritakan seperti apa yang ada di dalam Al-Quran? Sanggupkah manusia biasa menceritakan kisah para nabi ratusan bahkan ribuan tahun sebelumnya? Sanggupkah manusia biasa menceritakan tentang ilmu pengetahuan yang ada di alam semesta yang baru dibuktikan ribuan tahun sesudahnya?

Semua itu mustahil tanpa adanya Firman yang turun dari Allah SWT.
# Staff Isa dan Islam 2012-08-18 11:34
~
Saudara Citra,

Bila saudara bertanya, apakah mungkin Al-Quran bukan merupakan firman Allah? Jawaban kami, tidak ada yang tidak mungkin.

Bagaimana asal-usul Al-Quran dibuat, saudara dapat membaca buku ini: http://tinyurl.com/6tst4v3. Silakan saudara membaca dan mempelajari dengan hati yang jujur, dengan demikian saudara akan menemukan satu kebenaran.

“Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat , sehingga sekiranya mungkin, mereka menyesatkan orang-orang pilihan juga” (Injil, Rasul Besar Matius 24:24).
~
SO
# arie 2012-08-20 21:44
*
Sebenarnya anda tau kan perkataan siapa yang dimaksudkan di dalam (Qs 4:157)..? yaitu para Ahli Kitab. yang telah dijelaskan di ayat sebelumnya : (Qs 4:151 - 156).

(QS 4:158). Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

(QS 4:159). Tidak ada seorang pun dari Ahli Kitab, kecuali akan beriman kepadanya (Isa) sebelum kematiannya. Dan di hari Kiamat nanti Isa itu akan menjadi saksi terhadap mereka.
# Staff Isa dan Islam 2012-08-23 12:58
~
Saudara Arie,

Telah menjawab pertanyaan pada artikel di atas. Dengan mengatakan bahwa dalam Qs 4:157 itu adalah perkataan para Ahli Kitab.

Jadi, kesimpulanya kitab saudara tidak seratus persen firman (perkataan) Allah, tetapi juga bercampur dengan perkataan para Ahli Kitab, benar?

Mengenai hari kiamat kami tidak perlu ragu-ragu. Bahkan nabi Saudara menasihati, ". . . janganlah kamu ragu-ragu tentang kiamat itu . . ." (Qs. 43:61). Mengapa demikian? Dalam kalimat sebelumnya nabi saudara menulis, "Isa itu benar-benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat" Silakan baca penjelasannya di url ini: http://tinyurl.com/9tyjl4m

Saudaraku, Isa Al-Masih bukan hanya memberikan pengetahuan tentang hari kiamat. Tetapi Isa juga sebagai Hakim yang adil (Hadis Shahih Bukhari 1090 ).

Demikian dalam Injil dinyatakan bahwa Isa Al-Masih bukan hanya sebagai Hakim, tetapi juga Pembela kita (yang percaya kepada Isa Al-Masih). “Kristus Yesus, yang telah mati? Bahkan lebih lagi: yang telah bangkit, yang juga duduk di sebelah kanan Allah, yang malah menjadi Pembela bagi kita?” (Injil, Surat Roma 8:34).

Nah, bagaimana dengan saudara ingin masuk hukuman kekal atau bersama Allah di sorga? Untuk itu silakan baca dan renungkan di url ini: http://tinyurl.com/6ntpehg
~
DA
# ari 2012-10-21 01:34
*
Kepada Staf Isa dan Islam,

Al-Quran adalah firman Allah. Dalam Qs 4:157 Allah menjelaskan bahwa yang disalib adalah yang diserupakan Isa Al-Masih.
# Staff Isa dan Islam 2012-10-22 19:43
~
Saudara Ari,

Maaf bila kami mengatakan adalah satu kebodohan bila saudara mengutip ayat di atas untuk menguatkan pernyataan saudara bahwa Al-Quran adalah firman Allah. Mengapa?

Bila memang benar apa yang dikatakan dalam ayat tersebut adalah yang sebenarnya, berarti Allah yang disembah oleh umat Muslim dan Muhammad, adalah Allah yang suka berbohong. Dan ayat di atas adalah bukti kebohongan Allah tersebut.

Mengganti atau membuat wajah seseorang mirip wajah Isa, sehingga orang-orang yang melihat mengira orang tersebut adalah Isa, bukankah sebuah penipuan? Patutkah Allah yang demikian disembah? Bila Allahnya saja bisa melakukan pembohongan publik, apa lagi nabinya?
~
SO
# arie 2012-11-15 00:42
*
Kepada staf Isa dan Islam,

Penyelamatan tidak bisa dikatakan sebagai suatu pembohongan. Allah menyelamatkan Isa Al-Masih dari penyaliban, seperti Nabi Musa yang diselamatkan oleh Allah dengan membelah lautan supaya terhindar dari kejaran pasukan Firaun dan Nabi Ibrahim yang diselamatkan dari api yang membakar tubuhnya.
# Staff Isa dan Islam 2012-11-16 14:26
~
Saudara Arie,

Penyelamatan yang dilakukan Allah terhadap Nabi Musa jelas berbeda dengan “konsep penyelamatan” Allah terhadap Isa Al-Masih sebagaimana yang diyakini oleh umat Muslim.

Allah menyelamatkan Nabi Musa melalui mujizat yang diberikan-Nya kepada Nabi Musa. Yaitu dengan membelah laut, dimana laut tersebut terpisah menjadi dua bagian di antara daratan agar Musa dan bangsa Israel dapat menyeberanginya.

Bagaimana dengan “penyelamatan” yang dilakukan Allah terhadap Isa? Menurut Al-Quran dan yang dipercaya oleh umat Muslim, Allah mengambil seseorang dan mengubah wajah orang tersebut persis seperti wajah Isa. Alhasil, orang-orang yang ada di situ mengira dia adalah Isa. Dengan kata lain, orang-orang itu telah tertipu.

Inilah penyelamatan yang menurut kami tidak masuk akal. Dan lagi, Al-Quran mengatakan bahwa orang yang diserupakan dengan Isa itu adalah Yudas, murid-Nya yang telah mengkhianati Dia. Sementara Injil berkata Yudas mati gantung diri. “Maka iapun melemparkan uang perak itu ke dalam Bait Suci, lalu pergi dari situ dan menggantung diri” (Injil, Rasul Besar Matius 27:5)

Lalu, manakah yang benar dan pantas untuk dipercayai? Tulisan dari saksi mata yang melihat kejadian sebenarnya atau berita yang disampaikan setelah ratusan tahun kemudian?
~
SO
# arie 2012-11-18 11:35
*
Kepada yth staf Isa dan Islam,

Usaha penyelamatan tetap tidak bisa dikatakan sebagai suatu pembohongan.

Jika tiba-tiba ada seorang perempuan yang masuk ke dalam rumah anda dan ia sedang bersembunyi dan takut karena sedang dikejar-kejar dan diancam dibunuh oleh preman. Apa yang anda lakukan jika preman itu datang? Anda berbohong dan mengatakan tidak tau dimana perempuan itu, atau memberitahu preman dimana perempuan itu berada?
# Staff Isa dan Islam 2012-11-20 13:46
~
Saudara Arie,

Apakah kami pernah mengatakan bahwa usaha penyelamatan adalah pembohongan? Penyelamatan yang bagaimana yang saudara maksud sebagai pembohongan, dan apa relevansi dari penyelamatan tersebut dengan ilustrasi yang saudara sebutkan?
~
SO
# Sheng 2012-12-04 15:30
*
Dari semua komentar-koment ar atau ayat-ayat yang dikutip dari Al-Quran (tanpa SARA), saya bisa menyimpulkan bahwa Al-Quran sangat membingungkan. Terkesan mutar-mutar dan tidak ada ujung pangkal serta arah yang jelas.

Di ayat lain Al-Quran percaya bahwa Injil itu dari Allah, bahkan Muhammad kalau bingung pun bisa membaca Injil. Sementara di ayat Al-Quran lainnya mengatakan bahwa Injil sudah dipalsukan.

Saya jadi bingung, bagaimana Muhammad boleh membaca Injil sementara di ayat lain, Injil sudah diubah katanya.

Tanpa mengurangi rasa hormat saya terhadap Islam, saya menyimpulkan bahwa Al-Quran ini perlu dipertanyakan kebenarannya. Sehingga umatnya bisa langsung mendapatkan jalan yang lurus. Bukan sepanjang hidup berdoa untuk mendapatkan jalan yang lurus tetapi sampai kiamatpun tidak ketemu. Pada hal kalau sudah kiamat, tidak ada kesempatan untuk bertobat lagi.
# kusmardiyanto 2012-12-04 20:59
*
Seluruh isi Al-Quran adalah perkataan Allah. Artinya seluruh perkataan yang ada di dalamnya, Allah yang membuatnya. Di dalamnya ada kalanya Allah menceritakan/me ngabarkan perkataan malaikat-Nya, utusan-Nya, jin, doa, pernyataan yang Dia ridhoi untuk diucapkan oleh seorang hamba, pernyataan orang-orang kafir dll.

Dalam bahasa Arab karena turun kepada seorang nabi dan rasul dari kalangan yang berbahasa Arab
# Staff Isa dan Islam 2012-12-12 14:44
~
Saudara Kusmardiyanto, terimakasih untuk penjelasan saudara yang mengatakan bahwa seluruh isi Al-Quran adalah perkataan Allah.

Tapi ada satu ayat yang kami kurang mengerti, apakah itu benar perkataan Allah atau tidak. Yaitu Qs 72:1-15. Bagaimana pendapat saudara mengenai ayat ini. Siapakah sebenarnya yang berbicara pada ayat tersebut, Allah atau Setan?

Selain itu, kami juga membaca dalam Qs 46:29-32 bahwa roh-roh jahat/jin-jin memainkan peranan penting dalam formasi agama Islam. Bagaimana pendapat saduara Kusmardiyanto mengenai hal ini?
~
SO
# muhammad rifadhli 2012-12-05 18:07
*
Injil yang beredar tidak mungkin seantero jagad bisa dihanguskan, akan tetapi Injil sudah banyak yang berubah dan Injil pertama (pegangan Isa Al-Masih adalah Injil Barnabas).
# Staff Isa dan Islam 2012-12-06 11:45
~
Saudara Muhammad Rifadhli,

1. Silakan memberi dua atau tiga bukti yang menyatakan bahwa Injil sudah berubah!

2. Sejauh manakah saudara mengerti tentang Injil? Kiranya saudara tidak keberatan untuk memberi penjelasan sejauh mana saudara mengerti tentang apakah yang maksud dengan “Injil”!

3. Apakah saudara pernah membaca penjelasan tentang Injil Barnabas? Bila belum, silakan membacanya pada link ini: http://tinyurl.com/bovljam.
~
SO
# arie 2012-12-10 11:31
*
Kepada Staf Isa dan Islam,

Sebagai orang Nasrani tentu anda tidak percaya bahwa Isa Al-Masih telah diselamatkan Allah dari penyaliban. Tetapi itulah yang tertulis di Al-Quran. Kebenaran Al-Quran tidak diragukan lagi dan tidak bertentangan dengan ilmu pengetahuan.

Masih tidak percayakah anda dengan Al-Quran?
# Staff Isa dan Islam 2012-12-13 13:27
~
Saudara Arie,

Kami maklum atas keyakinan saudara akan kebenaran Al-Quran. Sekarang mari kita lihat ilustrasi ini:

Suatu hari saudara Arie bertemu dengan dua pria. Yang satu hidup pada zaman penjajahan Belanda dan yang satu hidup pada zaman kemerdekaan. Lalu mereka berdua bercerita bagaimana Belanda menjajah Indonesia. Tapi cerita keduanya berbeda. Menurut saudara Arie cerita siapakah yang layak dipercaya, apakah orang yang hidup di zaman penjajahan dan menyaksikan sendiri bagaimana Belanda menjajah Indonesia, atau orang yang hidup setelah kemerdekaan dan tidak menyaksikan sama sekali?

Tentu yang layak dipercaya adalah dia yang menyaksikan kejadian itu terjadi bukan? Karena dia melihat sendiri. Bukan sekedar mendengar cerita dari orang lain.

Cerita yang sama juga terjadi pada kematian Isa Al-Masih. Murid-murid Yesus yang menulis Injil menyaksikan sendiri bagaimana Yesus disalib. Sedangkan Muhammad, jangankan menyaksikan, dia saja baru lahir setelah ratusan tahun Isa Al-Masih naik ke sorga.

Terlepas dari saudara Arie seorang Muslim yang diwajibkan percaya pada Al-Quran, bila melihat ilustrasi di atas dan tentang cerita kematian Yesus disalib, manakah yang dapat dipercaya. Cerita dari murid-murid Yesus yang menyaksikan sendiri bagaimana Dia disalib, atau orang lain yang hanya mendengar cerita itu dan menceritakan lagi pada orang lain?
~
SO
# Penjaga Neraka 2012-12-21 01:24
*
Sudahkah anda tahu bahwa tulisannya sedikit meragukan firman-firman Allah? Daripada anda menyangkal, setelah mati kita akan buktikan siapa yang benar.
# Staff Isa dan Islam 2012-12-28 10:22
~
Sering kami mendengar teman-teman Islam berkata “setelah mati, kita akan buktikan siapa yang benar!”

Maaf, menurut kami ini adalah pemikiran yang bodoh. Pemikiran orang-orang yang tidak ingin menyusahkan dirinya untuk mencari sebuah kebenaran.

Ketika seseorang mati, maka semua berakhir. Sudah tidak ada kesempatan untuk memperbaiki apa yang salah. Semua sudah terlambat, yang tinggal hanyalah penyesalan. Menyesal mengapa semasa hidupnya dia tidak mau menerima bahkan mendengar kebenaran yang disampaikan kepadanya.
~
SO
# if soejalma 2013-01-21 21:09
*
Tolong paparkan dengan argumen rasional, disertai data-data yang akurat bahwa Al-Quran benar-benar firman Tuhan.
# Noel Caesar 2013-01-22 17:00
*
Dalam Qs 10:64 (Qs 6:34), menyatakan tidak ada yang boleh merubah kalimat Allah, tetapi kenyataannya:

1. Qs 4:7 dibatalkan oleh ayat 11.
2. Qs 73: 2 dibatalkan oleh ayat 20.
3. Qs 24:2 dibatalkan oleh Qs 4:16
4. Qs 2:183 dibatalkan oleh ayat 184

Lalu masih benarkah Firman Allah, biarlah hati kita yang memilih. Semoga menjadi berkat.
# hamba Allah 2013-01-25 11:36
*
Perkataan untuk mengatakan siapa yang benar dan salah, itu setelah mati karena setiap manusia akan ditampakkan kebaikan dan keburukan pada saat hari kiamat. Mereka terbuka mata, sehingga mereka akan tahu kebenaran yang sebenarnya. Yang berkata itu bukan orang-orang Islam, tapi Allah sendiri menggambarkan di hari kiamat. Orang-orang Islam hanya menyampaikan saja, kalau tidak percaya baca saja Al-Quran tentang hari kiamat.
# Staff Isa dan Islam 2013-01-29 10:54
~
Saudara Hamba Allah,

Memang apa yang saudara katakan di atas tidak salah. Sebab, ketika hari kiamat itu tiba, mau tidak mau setiap mata akan melihat mana yang benar dan mana yang salah.

Pertanyaannya adalah: Jika ternyata saudara berada dalam posisi yang salah, apa yang saudara lakukan? Satu-satunya adalah pasrah menerima nasib untuk dilempar ke neraka selama-lamanya.

Jelas setiap orang tidak ingin masuk neraka. Setiap orang ingin masuk ke dalam sorga. Ketika kita berada di dunia, itulah kesempatan untuk kita bisa mengambil “kunci” untuk bisa masuk sorga. Setelah kiamat tiba, maka kesempatan itu sudah habis.

Bila saudara memang ingin masuk sorga, selagi ada kesempatan dan Tuhan masih memberi saudara nafas kehidupan, ambillah “kunci” tersebut. Firman Allah berkata, “Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku” (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6).
~
SO
# hamba Allah 2013-01-25 18:22
*
Qs 4:7 dan 11, ayat Al-Quran sedikitpun tidak akan pernah berobah. Ayat 11 sebagai penjelas ketetapan dari ayat 7. Begitu juga Qs 73 ayat 2 dan 20, ayat 20, menjelaskan ayat 2 dan 16.

kedua-duanya tetap tidak dibatalkan. Jika mereka mau bertaubat, silahkan, tapi hukum tetap dijalankan sesuai yang ditetapkan.
# Staff Isa dan Islam 2013-02-05 11:04
~
Saudara Hamba Allah,

Apakah benar Al-Quran tidak pernah berubah?

Banyak Muslim tidak percaya bahwa pernah disuatu masa tertentu Al-Quran beredar dengan berbagai versi. Pada saat kematian Muhammad tidak didapati kumpulan wahyu yang telah disusun rapi seperti Al-Quran sekarang ini.

Setelah kematian Muhammad barulah wahyu-wahyu itu dikumpulkan oleh para pemimpin Muslim dari catatan yang ditulis di atas daun-daun, batu-batu, tulang belikat Onta dll. Serta dari ingatan orang-orang. Hasil dari pengumpulan berbagai koleksi tampak saling berbeda.

Khalifah Usman memutuskan untuk memperbaiki situasi dan mengumpulkan para ulama untuk menciptakan teks standard resmi antara tahun 650-656 yang disebarkan secara luas dan disaat yang sama mengeluarkan perintah agar semua versi lainya dimusnahkan. Petikan naskah Al-Quran paling tua yang masih bertahan, tertanggal tidak lebih awal dari abad ke-2 Hijjriah.

Berbagai versi yang berbeda terus bermunculan sampai paling tidak abad 10 M, ketika beberapa ulama Islam dipenjara karena menolak meninggalkan Al-Quran versi pilihan mereka. Bahkan hingga pertengahan abad ke-20 masih ada dua versi yang dipakai.
~
NN
# zulmasri 2013-01-26 09:16
*
Mohon maaf sebelumnya, saya belum tau banyak tentang agama, tapi saya yakin 100% Al-Quran itu murni dari Allah. Al-Quran tidak bisa dibaca hanya satu ayat saja, karena ayat satu dengan ayat lainnya berkaitan. Tolong baca ayat sebelumnya atau kalau bisa baca sampai selesai. Terimakasih.
# Staff Isa dan Islam 2013-01-29 10:52
~
Saudara Zulmasri,

Terimakasih atas saran saudara. Ijinkan kami mengajukan satu pertanyaan, atas dasar apakah saudara mengatakan bahwa Al-Quran 100% dari Allah? Bagaimana dengan ayat ini: “Tunjukilah kami jalan yang lurus” (Qs 1:6).

Mungkinkah Allah meminta petunjuk jalan yang lurus, dan kepada siapa Allah meminta petunjuk tersebut?
~
SO
# David Tan 2013-01-27 02:29
*
Untuk menanggapi pertanyaan yang menurut saya itu bukan sebuah pertanyaan. Lebih adalah sebuah kesimpulan yang dibuat oleh penulis. Sekali lagi saya mengingatkan, bacalah Al-Quran supaya sebelum anda mengambil kesimpulan di setiap pernyataan anda di awal surah itu. Apakah anda tidak memperhatikan ada penggunaan kata “Qul” pahami arti dari kata itu.
# Staff Isa dan Islam 2013-01-29 10:58
~
Saudara David Tan,

Maaf, kami kurang mengerti dengan komentar saudara di atas. Apakah ada yang salah dari artikel atau penjelasan yang kami berikan? Sekiranya ada kesalahan, kiranya saudara tidak keberatan untuk memberitahu yang salah tersebut, dan juga menjelaskan seharusnya mana yang benar.
~
SO
# Berry V Sihotang 2013-01-27 02:53
*
Tolong terjemahkan Al-Quran (lengkap) dalam bahasa Indonesia yang bisa di download oleh berbagai perangkat, dari cellular dan lain-lain.

Terimakasih.
# Staff Isa dan Islam 2013-01-29 10:50
~
Saudara Berry,

Saudara dapat melihat Al-Quran dalam terjemahan bahasa Indonesia pada link ini: http://tinyurl.com/atmpcqf. Terdapat juga di sana Al-Quran berbahasa Inggris jika saudara memerlukannya.
~
SO
# Diamond White 2013-01-30 15:38
*
Dear Admin,

Sebelum anda mempertanyakan kemurnian Al-Quran, bukankah sebaiknya saudara baca dulu, dari awal sampai akhir isi Al-Quran.

Ibarat novel bila dibaca sepotong-sepoto ng kita tidak akan mengerti alur ceritanya. Begitu juga dengan Al-Quran. coba saudara baca dan pahami. jika tidak mengerti tanyalah kepada Ulama yang lebih mengerti supaya saudara mendapatkan jawaban yang memuaskan.

Dan sebelum saudara mempertanyakan keaslian Al-Quran, kenapa saudara tidak mempertanyakan keaslian Alkitab? Saya punya buku tentang dialog ketuhanan Yesus terbitan 1981. Di sana banyak sekali perselisihan antara ayat 1 dengan ayat yang lain. Bahkan untuk membuktikan saya download Alkitab dan saya buktikan sendiri. Ternyata benar adanya, begitu banyak perselisihan. Dan disitu saya baru tahu kalo Yesus tidak tahu kapan kiamat terjadi. Bagaimana mungkin Tuhan tidak tahu kapan kiamat terjadi?
# Staff Isa dan Islam 2013-02-02 15:17
~
Saudara Diamond,

Terimakasih atas saran yang saudara berikan. Maaf, pandangan kami sedikit berbeda dengan saudara. Menurut kami, untuk mengetahui isi dari sebuah novel kita tidak harus selalu terlebih dahulu membaca seluruh isi novel tersebut. Dari ringkasan yang ada pun kita dapat mengetahui sebenarnya apa inti dari novel tersebut.

Sejauh yang kami ketahui, orang Islam pun tidak seluruhnya pernah membaca Al-Quran dari awal hingga akhir. Walau memang tidak sedikit yang pernah membaca Al-Quran sampai selesai. Apakah saudara ingin mengatakan bahwa orang-orang yang belum membaca Al-Quran sampai tuntas itu juga tidak mengerti isi Al-Quran?

Mengenai keaslian Alkitab, kami tidak perlu mempertanyakan. Karena kami percaya bahwa Allah yang menurunkan wahyu tersebut adalah Allah yang Maha Kuasa. Dia sanggup menjaga kemurnian firman-Nya dari tangan-tangan orang yang ingin merubahnya.

Perhatikan ayat ini: “Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu” (Injil, Rasul Besar Matius 24:35).

Tentang ayat-ayat yang menurut saudara banyak perselisihan, dapatkah saudara memberikan salah satu contoh dari ayat tersebut? Mungkin kami bisa membantu menjelaskannya kepada saudara.

Tentang apakah Yesus tahu hari kiamat atau tidak, silakan membaca penjelasan kami di link ini: http://tinyurl.com/7c9xqoo.
~
SO
# zulmasri 2013-02-01 13:05
*
Al-Quran tidak bisa dibaca hanya satu ayat saja. Di dalam Al-Quran tidak hanya perkataan Allah saja, tapi juga perintah Allah. Yang dimaksud dengan "tunjukilah kami jalan yang lurus" itu adalah perintah Allah. Allah memerintahkan kami umat Islam untuk selalu meminta kepada-Nya. Jika kami membaca surat Al-Fatihah maka kami sama dengan meminta kepada Allah. Jadi bukan Allah yang meminta.
# Staff Isa dan Islam 2013-02-02 15:17
~
Saudara Zulmasri,

Terimakasih atas penjelasan saudara di atas. Ijinkan kami mengajukan satu pertanyaan: Mengapa Allah memerintahkan dan mewajibkan umat Muslim untuk selalu (minimal setiap sholat) menanyakan “jalan yang lurus” kepada Allah?.

Saya buat satu ilustrasi: Seorang raja mengeluarkan satu perintah kepada rakyatnya untuk selalu menanyakan “jalan manakah” menuju istana raja. Rakyatpun mengucapkan “pertanyaan” tersebut kepada raja dalam satu minimal 7 x 5 kali seumur hidup mereka. Sayangnya, sampai mereka meninggal raja tidak perlu menunjukkan “jalan” tersebut.

Melihat penjelasan saudara tentang ayat "tunjukilah kami jalan yang lurus," tidak jauh berbeda dengan apa yang dialami oleh rakyat di atas. Karena umat Muslim, seumur hidup mereka diwajibkan Allah untuk bertanya "tunjukilah kami jalan yang lurus," tapi Allah tidak pernah memberitahunya.

Ijinkan kami berbagi satu ayat dari Kitab Suci Injil, “Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku” (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6).
~
SO
# hakkullah 2013-02-02 05:32
*
Itu hanya sebuah terjemahan saja. Terjemahan bukanlah Al-Quran, terbukti bahwa Al-Quran tidak ada satupun yang sanggup mengkritik, untunglah mereka mengkritik terjemahan saja, bukan Al-Quran, berarti Al-Quran itu benar-benar suci dan bersih dari kesalahan.

Terjemahan adalah buatan manusia, tidak 100% ayat-ayat mudah dipahami. Bahasa Al-Quran maknanya sangat luas dan memiliki kaidah tersendiri. Bahasa Al-Quran beda dengan bahasa-bahasa lain yang ada di muka bumi, baik bahasa Arab itu sendiri maupun bahasa-bahasa lainnya jangan disamakan bahasa Arab dengan bahasa Al-Quran, karena bahasa Al-Quran adalah bahasanya berbahasa Arab dan memiliki pengertian luas.

Al-Quran ada yang dapat dipahami dan ada yang tidak dapat dipahami, supaya manusia mau berfikir. Kalau kalimat jelas semuanya, tentu manusia tidak mau belajar dan tidak mau berusaha berfikir.
# Staff Isa dan Islam 2013-02-04 20:25
~
Bila memang terjemahan tidak disebut sebagai Al-Quran, lalu disebut apakah Al-Quran diluar bahasa Arab?

Sebuah dokumen PBB ditulis dalam bahasa Inggris. Dan ketika dokumen tersebut dibawa ke Indonesia, lalu pemerintah Indonesia menterjemahkann ya ke dalam bahasa Indonesia agar rakyat Indonesia tahu isi dari dokumen tersebut. Apakah dokumen itu tidak disebut lagi sebagai dokumen PBB karena sudah diterjemahkan ke luar bahasa Inggris?

Saudara Hakkullah, mengkritik Al-Quran terjemahan sama saja dengan mengkritik isi Al-Quran. Perbedaannya hanya terletak pada bahasanya saja. Bila dalam terjemahan ada yang salah, otomatis sumbernyapun salah. Bagaimana sebuah kitab suci dapat dikatakan sebagai pedoman hidup, bila isinya ada yang tidak dipahami?

“Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa” (Qs 5:46) Jika saudara ingin disebut sebagai orang bertakwa, imanilah Injil dan Taurat!
~
SO
# furqan_syarif 2013-02-02 14:10
*
Saudara staf Isa dan Islam,

Anda mau meneliti Al-Quran sampai kiamat pun semuanya tetap ada jawaban. Al-Quran dimanapun dan kapan pun tetap sama. Dan kalau saya mau membahas Injil, saya pun bingung mau membahas Injil versi yang mana.
# Staff Isa dan Islam 2013-02-04 20:26
~
Saudara Furqan,

Lewat situs ini kami tidak ingin membahas Al-Quran. Tapi kami hanya ingin menyampaikan siapakah sebenarnya Isa Al-Masih menurut pandangan Al-Quran dan juga Alkitab. Karena kami menemukan satu ayat dalam Al-Quran yang mengatakan bahwa Isa Al-Masih adalah “Kalimat Allah, seorang terkemuka di dunia dan di akhira” (Qs 3:45).

Juga pernyataan Injil “Maka Yesus berkata pula kepada orang banyak, kata-Nya: "Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup" (Injil, Rasul Besar Yohanes 8:12).

Bila memang saudara rindu untuk mempelajari Injil, saudara tidak perlu bingung untuk memilih Injil versi mana, karena Injil hanya satu!
~
SO
Video Isa Dan Islam

Click gambar di atas untuk video-video terbaru kami

www.videoisadanislam.com

isadanislamstudi.com

* Untuk bisa masuk ke pelajaran kursus ini, non-aktifkan 'pop-up blocker' komputer Saudara dengan meng-klik di sebuah 'bar' di bawah 'status bar' di bagian atas layar komputer