Ikuti Isa dan Islam di Facebook Ikuti Isa dan Islam di Tweeter

Mengapa Al-Quran Memuji Orang Kristen?

Melempar Batu"Kami iringi (pula) dengan Isa putra Maryam, dan Kami berikan kepadanya Injil dan Kami jadikan dalam hati orang yang mengikutinya rasa santun dan kasih sayang” (Qs 57:27). Inilah kesaksian Al-Quran, Allah memberikan rasa santun dan kasih sayang kepada pengikut Isa Al-Masih.

Bukti Kasih Isa Al-Masih

Dalam Al-Quran maupun Injil, terdapat cukup banyak ayat yang menjelaskan bagaimana Isa Al-Masih mendemonstrasikan rahmat dan sayang yang ada pada diri-Nya. Seperti, di antara ratusan mujizat-Nya Ia, “Menyembuhkan orang yang buta sejak lahirnya” (Qs 3:49).

Mujizat serupa juga ditulis dalam Kitab Suci Injil. Dikisahkan dua orang buta sedang duduk di pinggir jalan ketika Yesus lewat. “Mereka berseru “Tuhan, Anak Daud, kasihanilah kami” Yesus berhenti, memanggil mereka dan mendengar permintaan mereka agar sembuh dari kebutaan mereka. Lalu tersurat, ‘Maka tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan, lalu Ia menjamah mata mereka dan seketika itu juga mereka melihat lalu mengikuti Dia’” (Injil, Rasul Besar Matius 20:30-34).

Contoh lain adalah ketika Ia “Mengeluarkan orang mati dari kubur (menjadi hidup)” (Qs 5:110). Penjelasan yang sama juga dapat dibaca dalam kitab Injil Yohanes pasal 11. Yaitu bagaimana Lazarus, yang sudah meninggal dan berada dalam kubur selama tiga hari, dihidupkan kembali oleh Isa Al-Masih.

Pengikut Isa Meneladani Kasih Sayang Isa Al-Masih

Masih banyak contoh lain dari kasih sayang Isa Al-Masih. Sudah tentu Dia, sumber kasih sayang Ilahi, juga akan menaruh ”rasa santun dan kasih sayang” (Qs 57:27) dalam hati pengikut-Nya.

Dalam Injil, Kisah Para Rasul 3:1-10 dijelaskan bagaimana dua pengikut Isa Al-Masih, yaitu Rasul Petrus dan Rasul Yohanes melihat seorang lumpuh sedang meminta sedekah. Terdorong oleh kasih sayang, mereka menyembuhkan orang lumpuh tersebut.

Ayat Al-Quran Bertolak-belakang

Tentu umat Muslim tidak mudah untuk memahami makna dari Qs 57:27, sebagaimana yang telah dijelaskan di atas. Sebab ayat ini bertentangan dengan Qs 58:22, “Kamu tidak akan mendapati sesuatu kaum beriman kepada Allah dan hari akhirat, saling berkasih sayang dengan orang yang menentang Allah dan RasulNya, sekalipun orang-orang itu bapak-bapak, atau anak-anak atau saudara-saudara ataupun keluarga mereka.”

Sehingga, sulit memahami istilah “Allah yang Maha Penyayang yang ratusan kali tercantum dalam Al-Quran, sering diikuti dengan perintah yang kelihatan meniadakan ‘rasa santun dan kasih sayang.’

Contoh Ayat-Ayat Al-Quran Bertentangan

Berikut adalah beberapa contoh ayat Al-Quran yang saling bertentangan dan cenderung meniadakan satu sama lain. Qs 2:190-192, “Perangilah di jalan Allah…bunuhlah mereka” Atau “Penggallah kepala mereka dan pancunglah tiap-tiap ujung jari mereka…sungguh Allah amat keras siksaan-Nya” (Qs 8:12-13). Atau, “Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian dan mereka tidak mengharamkan apa yang telah diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah) (yaitu orang-orang) yang diberikan Al Kitab kepada mereka…” (Qs 9:29).

Sukar juga mengerti “Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang, dalam ayat lain berbicara, “Dan kalau Kami menghendaki niscaya Kami akan berikan kepada tiap-tiap jiwa petunjuk (bagi)nya, akan tetapi telah tetaplah perkataan (ketetapan) daripada Ku, ‘Sesungguhnya akan Aku penuhi neraka Jahanam itu dengan jin dan manusia bersama-sama” (Qs 32:13).

Isa Al-Masih Menawarkan Kasih-Nya

Memang berbeda sekali dari tindakan Isa Al-Masih. Ia mempunyai hati kasih sayang yang juga ditaruh di dalam hati para pengikut-Nya. “Demikianlah Yesus berkeliling ke semua kota dan desa; Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Sorga serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan. Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak bergembala” (Injil, Rasul Besar Matius 9:35-37).

Demikian Isa Al-Masih mendemonstrasikan kasih sayang-Nya. Dan Dia mengundang siapa saja untuk dapat menerima kelegaan dari-Nya. Isa berkata, “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu” (Injil, Rasul Besar Matius 11:28).

Focus Pertanyaan Untuk Dijawab Pembaca

Staf IDI berharap komentar yang diberikan hanya menanggapi salah satu pertanyaan berikut:

1. Menurut saudara, mengapa Isa Al-Masih dapat dengan mudah menyatakan kasih sayang-Nya kepada setiap orang, termasuk yang bukan pengikut-nya?

2. Mengapa Al-Quran memberi pujian bahwa pengikut Isa mempunyai rasa santun dan kasih sayang?

3. Mengapa ayat Al-Quran cenderung meniadakan satu sama lain.

Komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan di atas, walaupun dari Kristen atau Islam, maaf bila terpaksa kami hapus. Komentar/pertanyaan di luar topik artikel, dapat dikirim lewat email ke staf kami di: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya..

 

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

Add comment

PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR

Bagi Pembaca yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:

1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
2. Komentar hanya diperbolehkan menjawab salah satu dari 3 pertanyaan fokus yang dimuat di bagian akhir artikel. Kecuali beberapa artikel yang tidak memuat 3 pertanyaan fokus.
3. Sebelum menuliskan jawaban, copy-lah pertanyaan yang ingin dijawab terlebih dahulu.
4. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
5. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.
6. Satu orang komentator hanya berhak menuliskan komentar pada satu kolom. Tidak lebih!

Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan mengirim email ke: [email protected]

Kiranya petunjuk-petunjuk di atas dapat kita perhatikan.

Wassalam,
Staf, Isa dan Islam

Security code
Refresh

Comments  

# yUw 2011-04-15 18:59
*
Bukannya Allah itu maha pengasih dan pengampun? Bukan kah Dia akan menyelamatkan umat-Nya?

Seharusnya anda tidak menghina agama apalagi menghina nabi. Toh anda juga manusia. Apakah anda sudah jauh dari dosa? Dan apakah anda yakin masuk sorga?

Kalau yakin mana buktinya? Apa anda pernah melihat sorga dan apakah ada sertifikat jika anda pasti bakal masuk sorga?

Saya tak habis pikir kenapa website ini begitu mengolok-olok sesama agama?

Apakah anda punya agama dan iman? Jika punya apakah agama anda mengajarkan untuk mengolok agama lain, dan apakah nabi anda mengajarkan untuk berbuat murka dan membenci agama lain?
# Staff Isa dan Islam 2011-04-25 17:10
~
Saudara Yuw, adalah benar bahwa Allah itu Maha Pengasih, namun ingatlah bahwa Dia juga Maha Adil.

Oleh karena Maha Adil, maka setiap manusia yang pernah melakukan dosa sekecil apapun, harus dihukum.

Namun karena Allah adalah Maha Kasih, maka Allah sendiri yang menanggung hukuman atas dosa tersebut bagi kita.

Manusia selalu dan terus melakukan dosa. Inilah yang dinamakan sudah terjerat dalam belenggu dosa. Tidak ada manusia yang sanggup untuk tidak melakukan dosa sekecil apapun dalam setiap hari di dalam hidupnya, baik dosa pikiran, maupun dosa perbuatan.

Oleh sebab itu, Allah menyediakan jalan keselamatan bagi kita. Untuk mengenal jalan keselamatan menuju sorga tersebut, kami mengajak Saudara untuk merenungkan artikel berikut: isadanislam.com/jalan-keselamatan.

Saudara, kami tidak pernah berencana untuk mengolok-olok suatu agama. Kami memaparkan siapakah Isa Al-Masih yang sesungguhnya berdasarkan keutuhan Firman Allah yang telah diwahyukan-Nya dalam Taurat, Zabur, Kitab Nabi-Nabi, dan Injil.
~
CA
# wasit _hakim 2011-04-28 02:25
*
Apakah arti dari nabi atau rasul?
# Staff Isa dan Islam 2011-05-04 17:21
~
Nabi atau Rasul adalah utusan Allah untuk menyampaikan berita, perintah, maupun kehendak Allah dan maksud-Nya kepada manusia.

Siapakah yang boleh menjadi utusan Allah? Utusan itu boleh seorang malaikat, manusia, atau bahkan Allah itu sendiri. Allah tentu saja boleh menyampaikan pesan-Nya secara langsung kepada manusia, dalam wujud apapun.
~
CA
# yaheskil 2011-05-03 17:15
*
Sudah jelas Tuhan itu Maha Esa. Coba baca Pancasila sila pertama.
# Staff Isa dan Islam 2011-05-04 17:29
~
Saudara Yaheskil,

Sila pertama Pancasila adalah: Ketuhanan Yang Maha Esa.

Apakah Saudara mengerti makna kata "esa"?

Kata "esa" berarti "satu" yang terdiri dari satu kesatuan yang tak terpisahkan. Dalam bahasa Inggris artinya adalah: united, altogether. Dalam bahasa Arab disebut sebagai 'ahad'. Semua ini memiliki arti yang sama.

Kata "ahad" sendiri dalam kitab Saudara selalu dipakaikan pada kata yang bermakna "satu" yang adalah terdiri dari satu kesatuan, dan bukan bermakna "satu secara mutlak". Jika akan dipakai kata yang bermakna "satu secara mutlak", maka akan dipakai kata "wahid".

Kami akan menyajikan berbagai contohnya dalam bahasa Arab jika saudara menghendakinya.
~
CA
# Sudaryanto 2011-05-07 13:26
*
Jika Tuhan itu beranak, berarti Tuhan itu punya istri, ayah dan ibu, pakde, budhe, adik, kakak, dan lain-lain.
# Staff Isa dan Islam 2011-05-19 12:27
~
Saudara Sudaryanto, sesungguhnya ini adalah kesalahan beberapa umat yang fatal.

Umat Kristiani tidak pernah memandang istilah "Anak Allah" sebagai anak secara lahiriah sebagai hasil hubungan Allah dengan seorang wanita bernama Maryam. Apakah Saudara berpandangan bahwa Isa Al-Masih lahir karena Allah menghampiri dan berhubungan dengan Maryam, lalu beranak-lah Maryam?

Oleh sebab itu, kami mengatakan bahwa ini adalah kesemrautan pikiran beberapa orang.

Konsep "Anak Allah" dalam pandangan Kristiani, adalah berarti bahwa Isa Al-Masih adalah wakil dari Allah secara sepenuhnya, baik di dalam tindakan, maupun perkataan. Dia adalah "tanda yang besar" dari Allah bagi semesta alam (Qs 21:91).

Dia bertindak dan berbicara mewakili Allah secara sepenuhnya karena Isa Al-Masih adalah Kalimat Allah. Ini adalah konsep 'Anak Allah' bagi semua umat Kristiani di seluruh dunia. Tentunya Saudara juga bisa setuju dengan konsep ini bukan?
~
CA
# nureen rafil 2011-06-21 05:09
*
Kitab Al-Quran memuliakan nabi-nabi utusan Allah dan menceritakan kebaikan mereka.

Berbeda Alkitab, Injil, Rasul Besar Matius,10:34 “Jangan kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi; Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang."

10:35 "Sebab Aku datang untuk memisahkan orang dari ayahnya, anak perempuan dari ibunya, menantu perempuan dari ibu mertuanya"

10:36 "dan musuh orang ialah orang-orang seisi rumahnya."
# Staff Isa dan Islam 2011-07-01 10:24
~
Allah sungguh sempurna kebijaksanaan-N ya sehingga Ia memberitahukan contoh buruk dan baik dalam Firman-Nya.

Contoh buruk bertujuan supaya kita belajar dan tidak mengulangi kesalahan tersebut. Sedangkan contoh yang baik bertujuan supaya kita belajar mentaati hukum Tuhan seperti hamba-hamba-Nya yang memberikan teladan baik.

Setiap nabi melakukan dosa dan Alkitab jujur mencatat kelemahan mereka. Dan hanya Isa Al-Masih yang sempurna tanpa dosa.

Lihatlah dalam Injil, Surat Ibrani 9:14 "betapa lebihnya darah Isa Al-Masih, yang oleh Roh yang kekal telah mempersembahkan diri-Nya sendiri kepada Allah sebagai persembahan yang tak bercacat, akan menyucikan hati nurani kita dari perbuatan-perbu atan yang sia-sia, supaya kita dapat beribadah kepada Allah yang hidup."
~
SL
# swara 2011-06-24 11:30
*
Terjemahan lengkap Qs 57:27 begini:
"Kemudian Kami iringi di belakang mereka dengan rasul-rasul Kami dan Kami iringi (pula) dengan Isa putra Maryam; dan Kami berikan kepadanya Injil dan Kami jadikan dalam hati orang- orang yang mengikutinya rasa santun dan kasih sayang. Dan mereka mengada-adakan rahbaniyyah padahal kami tidak mewajibkannya kepada mereka tetapi (mereka sendirilah yang mengada-adakann ya) untuk mencari keridhaan Allah, lalu mereka tidak memeliharanya dengan pemeliharaan yang semestinya. Maka Kami berikan kepada orang-orang yang beriman di antara mereka pahalanya dan banyak di antara mereka orang-orang fasik."

Jadi tidak semua pengikut Isa Al-Masih teguh pendirian. Banyak diantaranya yang menjadi fasik, yaitu dengan mengingkari kenabian Muhammad.
# Staff Isa dan Islam 2011-07-25 16:22
~
Beberapa faktor yang mendukung penolakan pengikut Isa Al-Masih atas nabi umat Muslim adalah:

Pertama: Adanya ajaran Muhammad yang bertentangan dengan ajaran Isa Al-Masih. Seperti naik haji, mengelilingi ka'bah dan mencium batu hitam, arah kiblat ketika sembahyang dan masih banyak ajaran lainnya.

Kedua: Diwajibkannya untuk memberikan doa shalawat bagi Muhammad. Bagaimana mungkin orang Kristen dapat mengikuti seorang Pemimpin yang keselamatannya masih perlu didoakan oleh pengikutnya?

Tiga: Tidak adanya nubuat dalam Injil maupun kitab-kitab sebelumnya tentang kedatangan Muhammad.

Lebih lanjut, silakan klik di sini: tinyurl.com/3cm2nxr.

Selain itu, orang Kristen tidak membutuhkan nabi selain Isa Al-Masih. Sebab, melalui Isa Al-Masih setiap orang dapat memperoleh Keselamatan dan Hidup Kekal.

"Isa bersabda: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku" (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6).
~
SO
# mulya 2011-07-26 20:41
*
Saya bingung adakah ayat-ayat Al-Quran yang menyebut kata-kata Kristen? Dan adakah isi Injil yang menyebut Yesus Kristus menamakan agama yang dibawa-Nya Adalah Kristen?

Jadi atas dasar apa Judul artikel ini: "Mengapa Al-Quran Memuji Orang Kristen?" Bila ada ayat-ayat yang memberi pujian untuk kaum Nasrani atau Yahudi itu memang benar dan yang dipuji Al-Quran itupun adalah kaum Yahudi pada zaman Nabi Musa dan Nasrani pada Zaman Isa.

Kaum Yahudi dan Nasrani itu hanya ada di Arab. Mengapa? Karena Yahudi atau Nasrani itu adalah nama kaum atau suku atau keturunan suatu bangsa. Bila di Indonesia sama seperti suku Tapanuli, Minangkabau, Jawa, Makasar dan lain-lain.

Semoga tanggapan ini bisa menjadi masukan bagi saudara untuk bisa berpikir dan terus mencari kebenaran yang hakiki.
# Staff Isa dan Islam 2011-07-27 15:26
~
Saudara Mulya,

Semua nabi yang datang ke dunia, mulai dari zaman nabi Adam hingga Isa Al-Masih tidak ada yang datang dengan visi sebuah “agama”. Semua nabi tersebut datang dengan tujuan memberitakan jalan Allah. Agar manusia kembali pada jalan Allah. Demikian halnya dengan Isa Al-Masih. Dia datang bukan atas nama sebuah agama.

“Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen“ (Injil, Surat Kisah Para Rasul 11:26).

Kristen artinya pengikut Kristus. Nama ini diberikan, agar dapat membedakan pengikut Isa dengan orang-orang yang bukan pengikut Isa, saat murid-murid-Nya berada di Antiokhia. Dan sejak saat itu, pengikut Isa dikenal dengan nama “Kristen”.

Nasrani juga nama lain bagi orang-orang Kristen atau pengikut Isa Al-Masih. Dan itu bukanlah nama kaum seperti yang saudara sampaikan di atas.

Mengapa Al-Quran memuji orang Kristen/Nasrani /pengikut Isa? Pada artikel di atas saudara dapat melihat beberapa ayat yang kami kutip dari Al-Quran yang membenarkan judul tersebut.
~
SO
# salahasuhan 2011-08-17 08:24
*
"Tidak adanya nubuat dalam Injil maupun kitab-kitab sebelumnya tentang kedatangan Muhammad"

Kalimat di atas saya kutip dari jawaban staf.

Bagaimana dengan Injil Barnabas? Pasti anda mengatakan kalau Injil Barnabas adalah palsu.
# grandma 2011-12-05 21:17
*
Ajaran Islam tidak pernah menerima Alkitab atau Bible sebagai kitab suci dari Tuhan.

Silakan jelaskan ayat manakah di dalam Injil Barnabas menyerang ajaran Islam?
# nureen rafi 2011-12-06 21:11
*
Quoting Staff Isa dan Islam:
~
Saudara Grandma

Al-Quran telah memberi kesaksian bahwa Injil dan Taurat adalah petunjuk dan pengajaran bagi orang-orang bertakwa.
~
SO


Ayat itu bermaksud Kitab asli yang dibawa ketika hidupnya Musa dan Isa Al-Masih saja dan umat bertakwa di zaman Nabi-nabi tersebut saja.

Namun kisah Taurat dan Injil hanya sebagai pengajaran kepada umat Muhammad agar jangan bersikap seperti umat-umat itu yang ingkar kepada Nabi-nabi itu. Bukan untuk diikuti oleh umat zaman ini.
# SUNAN 2011-12-27 13:49
*
Kepada staff Isa dan Islam,

Sungguh lucu intrepretasi anda bahwa Al-Quran memuji Kristen. Al-Quran hanya memuliakan nabi Isa AS sebagai utusan Allah, dan status-Nya sebagai ciptaan Allah. Dia bukan Tuhan atau bagian dari 3 Tuhan.
# Staff Isa dan Islam 2012-01-05 10:25
~
Saudara Sunan,

Alkitab menjelaskan bahwa Allah itu Esa, “Karena Allah itu esa dan esa pula Dia yang menjadi pengantara antara Allah dan manusia, yaitu manusia Kristus Yesus [Isa Al-Masih],” (Injil, Surat 1Timotius 2:5).]

Dengan kata lain bahwa Allah dan Isa Al-Masih satu adanya, seperti perkataan Isa Al-Masih: “Aku [Isa Al-Masih] dan Bapa [Allah] adalah satu” (Injil, Rasul Besar Yohanes 10:30). Maka tidak heran jika tercatat dalam kitab Saudara, Qs 3:45 yang mengatakan bahwa Isa Al-Masih Yang terkemuka di dunia bahkan di akhirat.

Jadi sungguh kitab suci saudara menyatakan hal serupa bahwa tidak ada yang lain yang terkemuka di dunia dan akhirat kecuali Allah, namun Isa Al-Masih terkemuka di dunia dan akhirat. Jadi jelaslah siapa sebenarnya Isa Al-Masih.

Isa Al-Masih harus datang ke dunia untuk menyelamatkan manusia dari hukuman dosa. Jika tidak seperti itu tidak akan mungkin manusia selamat dan beroleh ampunan dosa.
~
NN
# putra 2012-01-11 13:39
*
Sesungguhnya Isa Al-Masih adalah salah satu Nabi dan Rasul yang diciptakan oleh Allah, akan tetapi umat Kristen menganggap Isa Al-Masih itu jelmaan Tuhan.

Bagaimana mungkin hal itu bisa terjadi? Apakah hati mereka sudah tertutup sehingga mereka tidak dapat memikirkannya?
# grandma 2012-01-11 19:58
*
Quoting Staff Isa dan Islam:
~
Nabi atau Rasul adalah utusan Allah untuk menyampaikan berita, perintah, maupun kehendak Allah dan maksud-Nya kepada manusia.

Siapakah yang boleh menjadi utusan Allah? Utusan itu boleh seorang malaikat, manusia, atau bahkan Allah itu sendiri. Allah tentu saja boleh menyampaikan pesan-Nya secara langsung kepada manusia, dalam wujud apapun.

CA


Staff Isa dan Islam, jika Allah datang sendiri bertemu dengan manusia di bumi itu bukan utusan namanya, coba anda lihat di kamus pengertian utusan. Raja mengutus wakilnya, Tuhan mengutus Rasul-Nya, logikanya utusan atau wakil mestilah pribadi lain dari raja atau Tuhan.
# Staff Isa dan Islam 2012-01-13 16:25
~
Saudara Grandma,

Apa yang telah kami jelaskan di atas tentu sudah jelas. Bahwa dalam menyampaikan maksud dan kehendak-Nya Allah dapat menggunakan berbagai cara. Diantaranya, mengutus seseorang atau malaikat. Selain itu, bisa juga Allah sendiri yang datang langsung. Jelas hal ini tidak mustahil bagi Allah bukan?

Apakah dalam menyampaikan kehendak-Nya, Allah hanya bisa mengirimkan utusan? Bagaimana bila utusan itu tidak berhasil, apakah Allah akan membiarkan manusia binasa karena dosa? Jelas tidak! Sebab Allah Maha Kasih. Dan itulah satu-satunya alasan Allah untuk datang sendiri ke dunia.

“Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal (Isa Al-Masih), supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal” (Injil, Rasul Besar Yohanes 3:16).
~
SO
# nureen rafi 2012-01-20 04:06
*
Quoting Staff Isa dan Islam:
~
Saudara Grandma,
Apakah dalam menyampaikan kehendak-Nya, Allah hanya bisa mengirimkan utusan? Bagaimana bila utusan itu tidak berhasil, apakah Allah akan membiarkan manusia binasa.
~
SO

Sebab itu ramai Nabi-nabi diutus karena telah tidak berhasil menyampaikan seruan beribadah kepada Allah yang Esa. Dan yang terakhir ialah Nabi Muhammad.

Selepas itu adakah lagi nabi besar diutus dan kitab suci yang diwahyukan? Jawabnya tiada. Sebab Firman Allah yg bermaksud, Qs 5:3; "Pada hari ini, Aku telah sempurnakan bagi kamu agama kamu, dan Aku telah cukupkan nikmat-Ku kepada kamu, dan Aku telah redakan Islam itu menjadi agama untuk kamu"

Pengakuan Allah secara terus ini tidak boleh ditolak oleh semua.
# Staff Isa dan Islam 2012-01-27 16:38
~
Saudara Nureen,

Permasalahannya adalah: Hanya orang Islam yang percaya bahwa Muhammad adalah nabi terakhir diutus Allah. Dan hanya kitab suci Al-Quran yang menulis nama Muhammad, sedangkan Kitab Suci lain tidak pernah menyebut namanya.

Bagaimana dengan Adam, Hawa, Nuh, Ibrahim dan Nabi lain? Minimal Alkitab dan Al-Quran mengakui kenabian mereka.

Terlebih dengan Isa Al-Masih, 75% isi Al-Quran menceritakan tentang Dia, dan hanya 2% bicara tentang Muhammad. Mengapa? Bukankah Al-Quran adalah Kitab Suci yang dibawa oleh Muhammad?

"Sebab akan muncul penyelamat-peny elamat palsu dan nabi-nabi palsu. Mereka akan mengerjakan perbuatan-perbu atan yang luar biasa, dan keajaiban-keaja iban untuk menipu, kalau mungkin, umat Allah juga" (Injil, Rasul Besar Matius 24:24).
~
SO
# ade 2012-04-02 22:13
*
Pengikut Isa Al-Masih bukan beragama Kristen/Prostes tan/Katolik/Adv ent/dll. Karena agama-agama itu bukan ciptaan Isa. Itu ciptaan Paulus dan Marthin Luther & John Calvin.

Yang disebut pengikut Isa adalah golongan Nasrani, yang masih menjalankan perintah Isa secara asli (bukan perintah Paulus).
# Staff Isa dan Islam 2012-04-09 11:58
~
Saudara Ade benar, Isa Al-Masih tidak pernah menciptaan agama. "Agama" hanyalah sebuah aturan yang dibuat oleh manusia, sebagai pegangan bagi mereka untuk mendekatkan diri pada Sang Pencipta.

Bahkan bukan hanya agama Kristen, tetapi semua agama yang ada di muka bumi ini adalah ciptaan manusia.

Tentang pengikut Isa Al-Masih, mereka disebut Kristen untuk pertama kali karena ingin membedakan pengikut Isa Al-Masih dengan orang Yahudi. Kristen artinya pengikut Kristus.

Perintah Isa yang asli manakah yang saudara maksud? Apakah saudara pernah membaca ada perintah Isa yang asli dan palsu?

Kiranya saudara tidak keberatan untuk menguraikannya.
~
SO
# subatauh 2012-05-29 22:09
*
Staf Isa & Islam,

Judul tulisan anda Al-Quran memuji Kristen. Sepertinya waktu menulis judul ini anda tidak sadar sepenuhnya. Atau anda sengaja menipu orang yang membaca atau anda hanya mengada-mengada saja?

Al-Quran Wahyu Allah dan kitab suci umat Muslim. Salah satu ayat Al-Quran mengatakan hanya Islam agama yang diridhai Allah.
# Staff Isa dan Islam 2012-05-30 15:49
~
Saudara Subatauh,

Kami benar-benar sadar ketika menulis artikel ini. Kami tidak mengada-mengada karena memang demikianlah penilaian Al-Quran atas pengikut Isa Al-Masih. Inilah ayat Al-Quran tentang hal itu:

“Kami iringi (pula) dengan Isa putra Maryam, dan Kami berikan kepadanya Injil dan Kami jadikan dalam hati orang yang mengikutinya rasa santun dan kasih sayang” (Qs 57:27).

Menurut Al-Quran, kitab suci saudara dikatakan bahwa orang Kristen, pengikut Isa Al-Masih adalah orang yang mempunyai rasa santun dan kasih sayang.

Tidak salah memang bila Al-Quran mengatakan demikian, sebab salah satu perintah Isa Al-Masih pada pengikut-Nya adalah: “Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri” (Injil, Rasul Besar Matius 22:39).
~
SO
# subatauh 2012-05-30 18:17
*
Staf Isa & Islam,

1) Anda mengutip sedikit saja ayat Qs 57:27 tersebut, memang itu benar ayat Al-Quran, tapi maksud sesungguhnya akan jelas bagi anda dan orang yang membacanya kalau anda tulis semua ayat itu dan pasti tidak seperti arti / maksud yang anda inginkan. Tolong anda tulis lengkap ayat itu biar kita sama-sama paham.

2) Staf Isa ini, menurut saya tidak paham/tidak yakin siapa itu Allah sesungguhnya dan tidak paham/tidak yakin seperti apa hari pembalasan itu, tidak yakin dengan siksa yang sangat perih dan azab yang sangat keras dari Allah makanya ringan saja bagi anda mempermainkan ayat-ayat Allah.
# Staff Isa dan Islam 2012-05-31 10:36
~
Saudara Subatauh,

1. Baiklah, kami akan mengutip secara keseluruhan isi ayat dari Qs 57:27 “Kemudian Kami iringkan di belakang mereka rasul-rasul Kami dan Kami iringkan (pula) ’Isa putera Maryam; dan Kami berikan kepadanya Injil dan Kami jadikan dalam hati orang-orang yang mengikutinya rasa santun dan kasih sayang. Dan mereka mengada-adakan rahbaniyyah padahal Kami tidak mewajibkannya kepada mereka tetapi (mereka sendirilah yang mengada-adakann ya) untuk mencari keridhaan Allah, lalu mereka tidak memeliharanya dengan pemeliharaan yang semestinya. Maka Kami berikan kepada orang-orang yang beriman di antara mereka pahalanya dan banyak di antara mereka orang-orang fasik”

Lihatlah kalimat yang saya garis bawahi, cukup jelas bukan arti dan maksud kalimat tersebut?

2. Saudara salah bila mengatakan kami tidak mengenal Allah. Kami sungguh mengenal Tuhan yang kami sembah dengan baik. Kami mengenal-Nya dengan iman kami, bukan dengan logika kami. Karena Tuhan yang kami sembah adalah Tuhan yang Maha Kuasa, bukan Tuhan yang terbatas pada logika manusia.

Bagaimana dengan Allah yang saudara sembah, apakah saudara sudah mengenal-Nya dengan baik?
~
SO
# subatauh 2012-05-31 22:43
*
Staf IDI,

Bila orang membaca ayat tersebut secara lengkap, orang mengerti bahwa tidak satupun Ayat Al-Quran tersebut yang mengatakan orang Kristen adalah orang yang mempunyai rasa santun dan kasih sayang.

Yang dikatakan Al-Quran diberi rasa santun dan kasih sayang itu adalah pengikut Isa Al-Masih, bukan Kristen.
# Staff Isa dan Islam 2012-06-01 14:19
~
Terus-terang kami sedikit bingung dengan teman-teman Muslim. Terkadang tidak konsisten, salahnya saudara Subatauh.

Pengikut Isa Al-Masih/Yesus Kristus identik dengan Kristen. Bila disebut Kristen sudah otomatis orang tersebut pengikut Isa Al-Masih/Yesus Kristus. Sebaliknya, orang yang disebut pengikut Isa Al-Masih/Yesus Kristus sudah pasti Kristen.

Sekarang saudara Subatauh mengatakan bahwa orang Kristen bukan pengikut Isa Al-Masih. Tetapi bila ada ayat dalam Al-Quran yang bicara negatif tentang pengikut Isa Al-Masih, maka mereka akan mengatakan bahwa Kristen adalah pengikut Isa Al-Masih. Sungguh membingungkan!

Orang Islam lalu mengatakan isi Injil tidak konsisten, kenyataannya bukan isi Injil yang tidak konsisten, tetapi justru orang Islam-lah yang tidak konsiten.
~
SO
# Wijaya 2012-06-05 11:46
*
"(Ingatlah), ketika Allah berfirman: "Hai `Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat" (Qs 3:55)

Apakah dengan ayat di atas, yang dimaksud itu orang Kristen seperti anda? Apakah saudara yakin

Pengikut Isa itu tidak seperti anda, tetapi ia hidup dengan Roh Kudus, dan mengetahui apa arti dan hakikat roh, tidak seperti anda, hanya sebatas meraba dan mengira, saya yakin akan hal itu, semakin banyak anda menafsirkan, semakin banyak orang yang anda sesatkan. Pengikut Isa itu tahu akan jalan Tuhan dan sanggup menunjukannya, mereka telah mati dan hidup bersama Roh Kudus, keberadaannya sangat sulit difahami, kecuali dengan sesamanya, tidak beriak dan berkoar.

Pertanyaan saya, apakah anda sudah mati dan bangkit lagi bersama Roh Kudus, kalau memang iya kapan dan dimana anda mati dan bangkit?
# Staff Isa dan Islam 2012-06-08 11:38
~
Saudara Wijaya, maksud pertanyaan saudara “mati dan bangkit lagi bersama Roh Kudus” apakah dalam artian mati secara rohani atau mati secara jasmani?

Tentu kami adalah pengikut Isa Al-Masih. Ketika kami memutuskan untuk menerima Dia sebagai satu-satunya Juruselamat, dan kami sedia dibaptis, maka pada saat itulah kami mengalami kematian dan mengalami kebangkitan dalam Yesus Kristus.

"Aku [Yesus] berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah" (Injil, Rasul Besar Yohanes 3:3)

“Karena kita tahu, bahwa manusia lama kita telah turut disalibkan, supaya tubuh dosa kita hilang kuasanya, agar jangan kita menghambakan diri lagi kepada dosa” (Injil, Surat Roma 6:6)

Dan bagi setiap orang yang telah mengalami kebangkitan dalam Yesus Kristus, maka Roh Kudus ada dalam diri mereka.

"Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus” (Injil. Kisah Para Rasul 2:38).
~
SO
# basri 2012-06-08 00:56
*
Setelah membaca beberapa hal dalam website ini, menurut saya website ini cukup bagus. Karena umat Islam akan menjadi termotivasi untuk lebih mendalami Al-Quran serta kitab suci yang lainnya. Dengan begitu kami semakin yakin mengenai kebenaran ajaran yang dibawa oleh Nabi Muhammad.

Terimakasih
# Staff Isa dan Islam 2012-06-08 11:38
~
Saudara Basri,

Terimakasih karena saudara telah bersedia meluangkan waktu untuk mengunjungi website kami dan juga membaca artikel-artikel yang ada. Terimakasih juga atas apresiasi yang telah saudara berikan, bahwa ternyata situs kami bermanfaat bagi saudara.

Sebagai umat beragama, tidaklah salah bila kita mempelajari kitab suci lain selain kitab suci yang kita pegang. Dan biarlah kiranya kita dapat mengerti setiap firman Allah melalui pertolongan dan hidayah-Nya.
~
SO
# mualaf 2012-07-19 04:10
*
“Emas dan perak tidak ada padaku tetapi apa yang kupunyai, kuberikan kepadamu: Demi nama Yesus Kristus, orang Nazaret itu, berjalanlah (3:6).” Seketika itu juga orang itu sembuh dan “melonjak berdiri lalu berjalan kian kemari. Melompat-lompat serta memuji Allah (3:8).”

Kenapa melompat-lompat memuji Allah? Apakah karena Isa mengatakan Alhamdulillah (segala puji bagi Allah)
# Staff Isa dan Islam 2012-07-19 11:20
~
Saudara mualaf,

Sepertinya ayat di atas cukup jelas menjelaskan mengapa orang tersebut melompat-lompat sambil memuji Allah. Bukan karena Isa mengatakan alhamdulillah seperti perkiraan saudara, melainkan karena orang tersebut mengalami mujizat di dalam nama Yesus Kristus.

Dengan kata lain, dia bersuka-cita karena Yesus Kristus telah menyembuhkannya dari penyakit lumpuh yang dideritanya sejak lahir.

“Tetapi Petrus berkata: "Emas dan perak tidak ada padaku, tetapi apa yang kupunyai, kuberikan kepadamu: Demi nama Yesus Kristus, orang Nazaret itu, berjalanlah!" Lalu ia memegang tangan kanan orang itu dan membantu dia berdiri. Seketika itu juga kuatlah kaki dan mata kaki orang itu. Ia melonjak berdiri lalu berjalan kian ke mari dan mengikuti mereka ke dalam Bait Allah, berjalan dan melompat-lompat serta memuji Allah” (Injil, Kisah Para Rasul 3:6-8).
~
SO
# qaseh 2012-07-20 23:29
*
Staf berkhayal, naif betul. Mana ada bukti Al-Quran memuji Kristen. Al-Quran hanya memuji Nabi Isa yakni Nabi yang kami imani sebagai utusan Allah.
# Staff Isa dan Islam 2012-07-23 15:54
~
Saudara Qaseh,

Sebelum kami menulis artikel pada situs ini, tentu terlebih dahulu kami melakukan riset dan mengumpulkan informasi yang dibutuhkan. Dan dalam mengambil informasi tentu kami tidak asal ambil, tetapi juga memperhatikan kebenaran informasi tersebut.

Demikian halnya ketika kami menulis artikel di atas. Tentu kami melihat bukti-bukti dari Al-Quran, apakah benar Al-Quran memuji orang Kristen.

Inilah salah satu bukti yang kami temukan, tentang pengakuan Al-Quran terhadap orang Kristen:

“(Ingatlah), ketika Allah berfirman: "Hai Isa-Almasih, sesungguhnya Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat” (Qs 3:55).

Pujian yang diberikan Al-Quran bagi pengikut Isa Al-Masih lewat ayat di atas, bahwa mereka akan diletakkan Allah di atas orang-orang kafir.
~
SO
# Leriana 2012-08-09 05:32
*
Artikel yang bagus, juga usaha yang bagus untuk dialog antar agama ini. Tapi perlu ditekankan lebih tegas bahwa ini hanyalah sekedar dialog, bukan pembenaran masing-masing agama.

Dialog bukan pembelaan. Dari dialog, kita belajar memahami pikiran dan pendapat orang lain, bukan memaksakan pikiran dan pendapat kita. Semua boleh mengeluarkan pendapat tetapi jangan sampai menjelek-jeleka n pendapat yang lain. Dan yang lain seharusnya dapat "memaklumi" bukan "menerima atau mengiyakan" pendapat dari pihak lain yang malah bisa menyebabkan perpecahan di antara kita.

Jadi saudara yang sedang berdialog ini, tidak perlu marah atau ngotot dan bersitegang di sini. Mari kita budayakan sikap toleransi. Hal ini sekedar untuk mengingatkan saudara-saudara yang membaca dan ikut komentar dalam artikel ini. Terimakasih.

Mari ciptakan perdamaian di Indonesia tercinta.
# Staff Isa dan Islam 2012-08-09 12:42
~
Saudara Leriana,

Terimakasih untuk masukan yang sudah saudara berikan. Sungguh masukan yang membangun dan juga menjadi pengingat bagi kami, agar kami bisa lebih baik dalam mengelola forum dialog ini.

Dan juga kiranya teman-teman yang bergabung dalam forum dialog ini, dapat mengambil hal positif dari masukan yang saudara berikan. Sehingga forum dialog ini dapat memberi manfaat yang baik bagi sesama.
~
SO
# Lalieur User 2012-08-10 02:31
*
Quoting Staff Isa dan Islam:
~
“(Ingatlah), ketika Allah berfirman: "Hai Isa-Almasih, sesungguhnya Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat” (Qs 3:55).

Sepertinya yang dimaksud dengan "orang-orang yang mengikuti kamu" pada ayat di atas bukan orang Kristen.
# Staff Isa dan Islam 2012-08-24 15:19
~
Saudara Lalieur,

Bila memang yang dimaksud dengan "orang-orang yang mengikuti kamu" pada ayat di atas bukanlah orang Kristen, lalu siapakah mereka? Apakah mereka adalah umat Muslim?
~
SO
# ridho 2012-10-12 22:51
*
Kalau saya memahami tulisan Anda, berarti nanti pada hari perhitungan adalah Yesus dihukum oleh Allah seorang diri karena untuk menebus dosa, sedangkan pengikut-Nya berjalan masuk menuju surga. Begitukah?

Meskipun pengikutnya ketika hidup di dunia telah melakukan pembunuhan, pemerkosaan, korupsi, mabuk dan sebagainya, mereka akan tetap masuk sorga.
# Staff Isa dan Islam 2012-10-19 08:21
~
Saudara Ridho,

Saudara benar, Isa Al-Masih telah mengorbankan diri-Nya untuk menyelamatkan manusia dari siksa neraka, tetapi bukan karena Isa dihukum oleh Allah. Juga bukan supaya manusia hidup seenaknya dan melakukan kejahatan dosa yang mendukakan hati Tuhan. Penebusan yang dilakukan Isa Al-Masih adalah wujud kasih Allah yang sangat besar bagi umat manusia. Allah merendahkan diri menjadi manusia Isa Al-Masih.

Dengan keselamatan yang diberikan Isa Al-Masih, maka manusia yang menerima-Nya diberi kuasa menjadi anak Allah dan ditolong Roh Kudus untuk melawan setiap godaan dosa. Ia tidak dikuasai dosa lagi. Orang yang masih hidup dalam perbuatan dosa berarti belum menerima penebusan dalam Isa Al-Masih.

“Setiap orang yang lahir dari Allah, tidak berbuat dosa lagi; sebab benih ilahi tetap ada di dalam dia dan ia tidak dapat berbuat dosa, karena ia lahir dari Allah. Inilah tandanya anak-anak Allah dan anak-anak Iblis: setiap orang yang tidak berbuat kebenaran, tidak berasal dari Allah, demikian juga barangsiapa yang tidak mengasihi saudaranya” (Injil, surat 1 Yohanes 3:9-10).
~
NN
# Ahmad Subli 2012-11-18 10:43
*
Sungguh merugi bagi umat Kristen di masa sekarang, karena sudah ditinggal mati oleh Tuhannya.

Kenapa ulasan tidak berlanjut terkait dengan Yesus yang bangkit dari kematin, terus mengapa Dia mati? Apakah Dia kekal di muka bumi ini, kalau kekal di negara mana Dia sekarang berada?
# Staff Isa dan Islam 2012-11-19 21:04
~
Saudara Ahmad Subli,

Orang-orang Kristen menyembah Tuhan yang hidup. Mereka tidak pernah menyembah Allah yang telah mati. Bila Tuhan bisa mati, berarti dia bukan Tuhan. Sebab Tuhan adalah kekal!

Mengenai kebangkitan dan kenaikan Yesus ke sorga, silakan saudara membaca penjelasan kami pada artikel yang terdapat di link ini: http://tinyurl.com/c2quvd8. Pada artikel ini dijelaskan secara rinci mengapa Yesus harus disalib dan apakah Dia benar-benar bangkit dari kematian-Nya dan di mana Dia berada saat ini.

Semoga penjelasan kami pada artikel tersebut dapat menjadi satu pencerahan bagi saudara dan menambah pengetahuan saudara mengenai Pribadi Yesus.
~
SO
# No Name 2012-11-20 18:41
*
Saya akan membenarkan arti Qs 5:46 yang anda sebutkan dikomentar sebelumnya: "Dan Kami teruskan jejak mereka dengan mengutus Isa putra Maryam, membenarkan Kitab yang sebelumnya, yaitu Taurat. dan Kami menurunkan Injil kepadanya, di dalamnya terdapat petunjuk dan cahaya, dan membenarkan Kitab yang sebelumnya yaitu Taurat, dan sebagai petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa".

Ayat 48: "Dan Kami telah menurunkan Kitab (Al-Quran) kepadamu Muhammad dengan membawa kebenaran kitab-kitab yang diturunkan sebelumnya dan menjaganya, maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang diturunkan Allah dan janganlah engkau mengikuti keinginan mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu".

Untuk selanjutnya bisa anda baca sendiri di Al-Quran. Terimakasih.
# Staff Isa dan Islam 2012-11-22 20:32
~
Saudaraku, perhatikanlah dengan seksama ayat 48 tersebut. Ayat 48 mengakui kitab-kitab sebelumnya yaitu Taurat dan Injil adalah kebenaran dan kitab itu dijaga keberadaannya.

Prinsipnya jelas bahwa Al-Quran mengakui Taurat dan Injil adalah Firman Allah yang benar, tetapi mengapa dalam praktiknya jauh berbeda. Umat Islam tidak membaca dan tidak mengamalkan kitab-kitab sebelumnya.

Begitu juga dalam Qs 3:55 “(Ingatlah), ketika Allah berfirman: "Hai `Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat...” Ayat ini mengakui pengikut Isa Al-Masih itu dimuliakan, bukan orang kafir. Tetapi lagi-lagi dalam praktik nyata berbeda. Islam menuduh pengikut Isa Al-Masih kafir.

Jadi tampak jelas adanya masalah ketidak-konsist enan di dalam Islam.
~
NN
# lalux 2012-11-21 09:22
*
Saudara Staff,

Sepertinya anda belum paham siapa yang dimaksud Isa Al-Masih dalam Al-Quran. Isa Al-Masih dan Yesus (Isa yang disalib) dalam Al-Quran adalah 2 sosok yang berbeda.

Menurut Al-Quran, yang disalib itu adalah seseorang yang diserupakan wajahnya dengan Nabi Isa. Jadi yang dianggap Tuhan oleh orang Kristen adalah orang yang sebenarnya lebih rendah kedudukannya daripada Nabi Isa.
# Staff Isa dan Islam 2012-11-22 20:41
~

Saudara Lalux,

Isa Al-Masih dan Yesus adalah satu pribadi yang sama. Ada tertulis tentang-Nya seperti ini "Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali" (Qs 19:33). Dalam ayat ini digunakan kata dalam bentuk masa lalu, yaitu "Tawafa", yang berarti Dia telah mati.

Kita cendrung memilih tafsir daripada mencari tahu kebenaran mengenai hal ini. Tegas kitab saudara mengatakan bahwa Isa Al-Masih mati, namun entah mengapa penafsir berkata lain.Tidak ada sarjana Muslim yang menyangkal bahwa Yahya pembaptis lahir, mati dan akan dibangkitkan. "Kesejahteraan atas dirinya pada hari ia dilahirkan, dan pada hari ia meninggal dan pada hari ia dibangkitkan hidup kembali" (Qs 19:15)

Namun penyusunan kata-kata yang praktis sama juga diberikan kepada Isa Al-Masih, di dalam Qs 19:33-34

Jika umat Muslim percaya bahwa Yahya Pembaptis memang mati, lalu mengapa untuk Isa Al-Masih tidak? Injil menjelaskan bahwa Isa Al-Masih mati dan bangkit "Sebab yang sangat penting telah kusampaikan kepadamu, yaitu apa yang telah kuterima sendiri, ialah bahwa Isa Al-Masih telah mati karena dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci, bahwa Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci;" (Injill, surat 1 Korintus 15:3-4).

Saudara dapat lihat penjelasan mengenai kematian Isa di link http://tinyurl.com/9vj9yjd
~
NN
# Bagas 2012-11-27 12:05
*
Al-Quran memuji Kristen sebelah mana ya? Judulnya kok berbeda dengan isinya?
# Staff Isa dan Islam 2012-11-27 14:19
~
Saudara Bagas,

Perhatikanlah ayat ini: “Kami iringi (pula) dengan Isa putra Maryam, dan Kami berikan kepadanya Injil dan Kami jadikan dalam hati orang yang mengikutinya rasa santun dan kasih sayang" (Qs 57:27).

Ayat Al-Quran di atas mengatakan bahwa orang-orang yang mengikuti Isa Al-Masih akan diberikan rasa santu dan kasih sayang. Jelas yang dimaksud pengikut Isa Al-Masih di sini adalah orang Kristen bukan? Dengan kata lain, Al-Quran mengatakan bahwa orang-orang Kristen diberi rasa santun dan kasih sayang. Kami melihat hal ini merupakan pujian bagi orang Kristen yang ditulis oleh Al-Quran.
~
SO
# thya 2012-12-03 21:18
*
Semoga Tuhan terus memberi hikmat dan pengertian dalam menjawab setiap pertanyaan yang ada, sehingga bukan anda lagi yang berkata-kata, melainkan Roh Kudus untuk mengungkapkan isi hati Bapa.

Tuhan memberkati.
# Staff Isa dan Islam 2012-12-13 13:34
~
Saudara Tyha,

Terimakasih untuk doa dan komentar saudara. Ucapan saudara sungguh menguatkan kami dan mengingatkan kami kembali, apa yang menjadi bagian kami dan apa yang menjadi bagian Roh Kudus.

Kiranya Tuhan memberkati saudara.
~
SO
# guest 2013-01-13 11:50
*
Salam,

Maaf, bolehkah saya bertanya, mengapa dalam setiap menjawab pertanyaan harus selalu diiringi dengan tulisan dari Al-Quran? Tidakkah kitab suci Injil adalah firman Tuhan?

Mengapa menggunakan kata dalam Al-Quran yang berbeda dengan firman Tuhan atau kitab yang bukan firman Tuhan?
# Staff Isa dan Islam 2013-01-15 14:21
~
Saudara Guest,

Tujuan kami mengutip ayat-ayat dari Al-Quran, agar setiap orang yang membaca dapat melihat bahwa apa yang kami sampaikan bukan berdasarkan logika kami. Tetapi sesuai dengan apa yang ditulis dalam kitab suci. Baik itu kitab suci yang diyakini orang Islam, maupun orang Kristen.

Sebagai contoh: Menurut kami orang Islam wajib membaca dan mengimani Alkitab/Injil. Sebab demikianlah yang dikatakan Al-Quran. Dan inilah buktinya: “Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa” (Qs 5:46).

Nah, bagaimana dengan saudara Guest, sebagai seorang Muslim apakah saudara sudah melaksanakan apa yang diperintahkan pada Qs 5:46 di atas?

Dan untuk saran saudara agar memuat kutipan ayat secara lengkap, kami ucapkan terimakasih. Kami akan memperhatikannya.
~
SO
# hakkuallah 2013-02-16 09:16
*
Staf Isa dan Islam,

Kamu tahu, kenapa Al-Quran banyak membicarakan Nabi Isa? Karena Allah ingin membersihkan nama baik nabi-Nya. Kamu tidak memperhatikan ayat-ayat Allah tentang Nabi Isa.

Allah memuliakan Nabi Isa dan Allah meluruskan kesesatan umat Nabi Isa, melalui firman Allah yang terakhir yaitu Nabi Muhammad.
# Staff Isa dan Islam 2013-02-21 15:42
~
Mengutip tulisan Sdr. Hakkuallah: "melalui firman Allah yang terakhir yaitu Nabi Muhammad." Apakah maksud tulisan ini bahwa Muhammad adalah firman Allah?

Apakah untuk membersihkan nama baik, Allah harus menyamakan dengan Dia? Dalam Al-Quran Isa Al-Masih diberi gelar "seorang terkemuka di dunia dan di akhirat" (Qs 3:45). Bukankah seharusnya hanya Allah yang diberi gelar terkemuka di akhirat? Penjelasan selengkapnya dapat saudara baca di url ini http://tinyurl.com/c77kngc

Lagi, Isa Al-Masih diberi gelar "anak laki-laki yang suci" (Qs 19:19). Sehingga kematian-Nya di kayu salib dapat memikul beban dosa umat manusia. Mengenai kematian Isa Al-Masih baca di sini http://tinyurl.com/3jmrz7r

Isa Al-Masih mempunyai hati kasih sayang yang juga ditaruh di dalam hati para pengikut-Nya. Dan menyatakan kasih Allah Bapa di surga. “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini (yaitu manusia yang terjerat dalam dosa), sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkanny a oleh Dia" (Injil, Rasul Yohanes 3:16-17).

Renungkanlah dengan seksama Firman Tuhan ini!

Semoga hati anda juga akan terbuka menyambut Isa Al-Masih, sumber kasih sayang, pengampunan dosa, dan hidup kekal di surga.
~
DA
# Hamba tuhan 2013-02-20 09:32
*
To: Hakkuallah,

Sebenarnya kamu sudah baca semua kitab atau belum? Cukuplah anda baca dulu artikel ini, kalau anda paham, maka anda akan tahu rahasia sebenarnya dari Tuhan. Tapi saya merasa anda tentu sudah paham, sebab saya saja yang baru berusia 18 tahun sangat paham dan sadar akan kebenaran-Nya.

Semua yang Tuhan kerjakan itu tidak dapat kita ungkapkan, karena akal manusia levelnya sangat jauh. Hanya Tuhan yang bisa menjawab semua hal, dan pembuat artikel ini menurut saya sedang dipakai Tuhan untuk menyadarkan orang yang belum mengerti.

Ingatlah, iblis sedang mengikat orang-orang yang ingin mengetahui kebenaran dan keselamatan. Jadi, kita perlu membaca, memahami, percaya dan mengikuti kebenaran tersebut. Bila kita melakukannya, maka kita akan selamat. Tidak perlu memutar-balikka n semua fakta, karena itu sia-sia. Sebab anda sedang berlawanan dengan kebenaran Yang Maha Esa. Sebab sekali Tuhan mengatakan benar, maka benarlah untuk selamanya.
# Staff Isa dan Islam 2013-02-20 15:19
~
Saudara Hamba Tuhan,

Terimakasih untuk penjelasan saudara di atas. Kami setuju dengan pernyataan saudara bahwa Tuhan adalah Maha Sempurna dan Maha Tahu. Hanya Dia yang mengerti mana yang benar dan mana yang tidak.

“Sebab di dalam Dialah [Tuhan] tersembunyi segala harta hikmat dan pengetahuan”
(Injil, Surat Kolose 2:3)
~
SO
# hakkuallah 2013-03-21 17:55
*
Staf Isa dan Islam,

Kalau Al-Quran memuji orang Kristen, berarti menghargai dan menghormati Nabi Isa sebagai nabi dan rasul, bukan sebagai Tuhan. Sementara orang-orang Kristen tidak pernah memuji orang-orang Islam di dalam Alkitab dan tidak menghargai para nabi dan rasul lainnya.
# Staff Isa dan Islam 2013-03-28 11:08
~
Saudara Hakkuallah,

Menurut kami wajar saja bila Muhammad menuliskan Isa Al-Masih dan nabi-nabi lain dalam kitabnya. Sebab Isa dan para nabi tersebut sudah ada jauh sebelum Muhammad ada. Bahkan, setidaknya sebagian isi dari Al-Quran mengambil dari kitab-kitab sebelumnya.

Mengapa orang Kristen tidak memuji Islam dalam Alkitab? Alasannya: Pertama, Allah lewat nabi dan rasul-Nya tidak pernah berbicara akan ada nabi yang bernama Muhammad. Berbeda dengan Isa Al-Masih, sejak zaman Nabi Musa pun Allah sudah menubuatkan kedatangan-Nya.

Alasan kedua: Walau tidak semua, tetapi umumnya ajaran Islam bertolak-belaka ng dengan ajaran Isa yang terdapat dalam Alkitab. Jadi, bagi orang-orang Kristen tidak ada alasan yang kuat, untuk mereka harus memuji Islam dalam Alkitab.

Bagaimana mungkin bisa memuji ajaran yang bertentangan bukan?
~
SO
# kashmir 2013-03-22 13:55
*
Saudaraku, saya rasa anda salah menafsirkan ayat tersebut. Di dalam ayat tersebut tidak ada kata Kristen. Yang dimaksud dengan pengikut Isa di situ adalah orang-orang Nasrani (ahli kitab). Sepertinya anda harus belajar ilmu tafsir Al-Quran, karena ada beberapa ayat di dalam Al-Quran yang tidak dapat diartikan secara langsung

Yang perlu anda ketahui bahwa orang Nasrani berbeda dengan orang Kristen. Saya rasa anda harus belajar sejarah tentang awal munculnya agama Kristen.
# Staff Isa dan Islam 2013-03-28 11:08
~
Saudara Kashmir,

Yang dimaksud dengan pengikut Isa Al-Masih adalah orang-orang Nasrani atau Kristen. Nasrani = Kristen. Nasrani tidak berbeda dengan Kristen.

Nasrani berasal dari kata Nazaret. Nazaret adalah kampung halaman Yesus, sehingga Dia sering dipanggil dengan sebutan Yesus orang Nazaret. “Orang ini bersama-sama dengan Yesus, orang Nazaret itu" (Injil, Rasul Besar Matius 26:71).

Kala itu, para pengikut Yesus disebut dengan nama Nazarene, artinya pengikut orang Nazaret. Lalu dari kata ini muncullah kata Nasrani dalam bahasa Arab yang kemudian diserap oleh bahasa Indonesia. Sehingga, orang-orang Islam sering menggunakan kata Nasrani bagi orang-orang Kristen.

Kata Kristen sendiri muncul pada zaman murid-murid Yesus. Kala itu Yesus telah naik ke sorga. Kristen artinya pengikut Kristus (Yesus). Panggilan ini diberi untuk membedakan orang-orang pengikut Yesus dengan non-pengikut Yesus. “Di Antiokhia itulah orang-orang yang percaya kepada Yesus untuk pertama kali disebut orang-orang Kristen” (Injil, Kisah Para Rasul 11:26).

Jadi, sekali lagi kami sampaikan kepada saudara, bahwa baik Nasrani maupun Kristen adalah pengikut Isa Al-Masih. Jadi, kami tidak salah tafsir bukan untuk ayat Al-Quran di atas?
~
SO
# arohman arohim 2013-03-29 08:23
*
Di Al-Quran, yang menjelaskan Injil sebagai petunjuk dan cahaya itu, sebelum Injil diubah oleh bangsa Roma.
# Staff Isa dan Islam 2013-04-02 16:49
~
Saudara Arohman,

Dapatkah saudara menjelaskan kapan tepatnya Injil dirubah bangsa Roma, dan adakah buktinya? Bila benar Injil dirubah bangsa Roma, apakah Allah yang memberi wahyu kepada Muhammad tidak tahu Injil sudah dirubah, sehingga Dia masih mengatakan “Injil sebagai petunjuk dan cahaya”?

Saudara Arohman, saran kami, silakan saudara mempelajari Injil dari sumber yang benar. Injil tersedia dalam bahasa Indonesia, saudara bisa membacanya sendiri. Silakan lihat apakah benar di sana ada ayat yang dipolitisir?

Justru kami sangat prihatin kepada saudara, yang hanya menerima begitu saja informasi dari orang lain, tanpa memeriksa ulang kebenaran informasi tersebut.
~
SO
# satria senja 2013-04-01 00:12
*
1. Dalam Al-Quran istilah “Kristen” sama sekali tidak dikenal, jadi sangat naif jika mengkaitkan antara Qs 57:27 dengan judul tulisan.

2. Pengikut Nabi Isa dalam ayat tersebut terbagi dalam dua golongan. Yaitu golongan yang beriman dan golongan fasik.

3. Dalam Al-Quran Nabi Isa mengaku hanya Hamba Allah yang diutus hanya untuk bani Israel, dan hal ini pun dibenarkan oleh Bibel.
# Staff Isa dan Islam 2013-04-02 16:50
~
Saudara Satria Senja

1. Silakan saudara membaca penjelasan kami untuk pertanyaan dari saudara #Kashmir 2013-03-22 13:55#, tentang pengertian Kristen dan Nasrani di atas.

2. Setiap yang ada di dunia ini, Tuhan ciptaan dalam dua sisi. Demikian juga dengan sifat manusia. Ada yang fasik dan ada yang tidak fasik. Nah, bagaimana dengan anda, apakah saudara termasuk golongan orang fasik?

3. Benarkah Isa Al-Masih hanya diutus bagi bangsa Israel? Silakan saudara membaca penjelasan kami pada artikel ini: http://tinyurl.com/cqvgxdo.
~
SO 
# A. Mahfudhi 2013-04-01 21:10
*
Saya mau mengutip satu ayat dalam kitab anda yaitu Markus 16:17-18 “Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh"

Di sini ada kalimat “sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka", sebagai orang yang percaya pada Yesus apa anda telah melakukannya?

Saya pernah bertanya pada orang Kristen, tapi dia hanya menjawab "Injil tidak bisa dipahami hanya satu ayat" dan saya tidak mau mendapat jawaban itu lagi. Terimakasih.
# Staff Isa dan Islam 2013-04-02 16:50
~
Dalam Injil ditulis bagaimana iblis mencoba untuk membuat Yesus berdosa. Tetapi iblis tersebut gagal. Dan salah satu trik yang digunakan iblis adalah:

“Kemudian ia [iblis] membawa Yesus ke Yerusalem dan menempatkan Dia di bubungan Bait Allah, lalu berkata kepada-Nya: "Jika Engkau Anak Allah, jatuhkanlah diri-Mu dari sini ke bawah, sebab ada tertulis: Mengenai Engkau, Ia akan memerintahkan malaikat-malaik at-Nya untuk melindungi Engkau, dan mereka akan menatang Engkau di atas tangannya, supaya kaki-Mu jangan terantuk kepada batu. "Yesus menjawabnya, kata-Nya: "Ada firman: Jangan engkau mencobai Tuhan, Allahmu!" (Injil Rasul Lukas 4:9-12)

Yesus sendiri telah mengatakan untuk tidak mencobai Allah! Lalu, mengapa kami harus memenuhi keinginan saudara Mahfudhi untuk membuktikan kebenaran ayat di atas? Jelas kami tidak ingin seperti iblis yang ingin mencobai Allah!
~
SO
# arohman arohim 2013-04-07 18:10
*
Injil yang dimaksud di Al-Quran Injil yang belum dipolitisir, karena kerajaan Roma takut akan pengikut Nabi Isa marah karena nabinya disalib. Makanya membuat gubahan yang menyatakan penyaliban adalah pengorbanan Tuhan untuk hamba-Nya.

Kalau pengorbanan Tuhan anda di kayu salib, umat Kristen harus berterimah-kasi h terhadap Kerajaan Roma yang membantu Isa anak Maryam menjadi Tuhan anda.

Itu trik Kerajaan Roma biar umat Nasrani tidak marah. Terserah anda percaya atau tidak, saya sudah menyampaikan kebenaran yang ada, dan Isa telah digantikan Yudas untuk disalibkan. Tolong jangan dihapus.
# Staff Isa dan Islam 2013-04-11 11:10
~
Saudara Arohman arohim,

Kami tidak paham maksud saudara, kapan waktunya terjadi kerajaan Roma takut dengan pengikut Isa Al-Masih?

Tidak pernah tercatat dalam sejarah bahwa Kerajaan Roma saat itu takut dengan amarah pengikut Isa Al-Masih. Kerajaan Roma saat itu adalah yang terbesar di dunia. Mereka menguasai Eropa dan Asia.

Sedangkan pengikut Isa Al-Masih yang masih loyal saat peristiwa penyaliban itu tidak sampai 30 orang. Dan para pengikut itu terdiri dari nelayan dan wanita. Mereka sangat lemah sehingga tidak mungkin mengadakan perlawanan terhadap tentara Roma.
~
NN
Video Isa Dan Islam

Click gambar di atas untuk video-video terbaru kami

www.videoisadanislam.com

isadanislamstudi.com

* Untuk bisa masuk ke pelajaran kursus ini, non-aktifkan 'pop-up blocker' komputer Saudara dengan meng-klik di sebuah 'bar' di bawah 'status bar' di bagian atas layar komputer