Ikuti Isa dan Islam di Facebook Ikuti Isa dan Islam di Tweeter
Cetak

Mengapa Al-Quran Memuji Orang Kristen?

Melempar Batu"Kami iringi (pula) dengan Isa putra Maryam, dan Kami berikan kepadanya Injil dan Kami jadikan dalam hati orang yang mengikutinya rasa santun dan kasih sayang” (Qs 57:27). Inilah kesaksian Al-Quran, Allah memberikan rasa santun dan kasih sayang kepada pengikut Isa Al-Masih.

Bukti Kasih Isa Al-Masih

Dalam Al-Quran maupun Injil, terdapat cukup banyak ayat yang menjelaskan bagaimana Isa Al-Masih mendemonstrasikan rahmat dan sayang yang ada pada diri-Nya. Seperti, di antara ratusan mujizat-Nya Ia, “Menyembuhkan orang yang buta sejak lahirnya” (Qs 3:49).

Mujizat serupa juga ditulis dalam Kitab Suci Injil. Dikisahkan dua orang buta sedang duduk di pinggir jalan ketika Yesus lewat. “Mereka berseru “Tuhan, Anak Daud, kasihanilah kami” Yesus berhenti, memanggil mereka dan mendengar permintaan mereka agar sembuh dari kebutaan mereka. Lalu tersurat, ‘Maka tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan, lalu Ia menjamah mata mereka dan seketika itu juga mereka melihat lalu mengikuti Dia’” (Injil, Rasul Besar Matius 20:30-34).

Contoh lain adalah ketika Ia “Mengeluarkan orang mati dari kubur (menjadi hidup)” (Qs 5:110). Penjelasan yang sama juga dapat dibaca dalam kitab Injil Yohanes pasal 11. Yaitu bagaimana Lazarus, yang sudah meninggal dan berada dalam kubur selama tiga hari, dihidupkan kembali oleh Isa Al-Masih.

Pengikut Isa Meneladani Kasih Sayang Isa Al-Masih

Masih banyak contoh lain dari kasih sayang Isa Al-Masih. Sudah tentu Dia, sumber kasih sayang Ilahi, juga akan menaruh ”rasa santun dan kasih sayang” (Qs 57:27) dalam hati pengikut-Nya.

Dalam Injil, Kisah Para Rasul 3:1-10 dijelaskan bagaimana dua pengikut Isa Al-Masih, yaitu Rasul Petrus dan Rasul Yohanes melihat seorang lumpuh sedang meminta sedekah. Terdorong oleh kasih sayang, mereka menyembuhkan orang lumpuh tersebut.

Ayat Al-Quran Bertolak-belakang

Tentu umat Muslim tidak mudah untuk memahami makna dari Qs 57:27, sebagaimana yang telah dijelaskan di atas. Sebab ayat ini bertentangan dengan Qs 58:22, “Kamu tidak akan mendapati sesuatu kaum beriman kepada Allah dan hari akhirat, saling berkasih sayang dengan orang yang menentang Allah dan RasulNya, sekalipun orang-orang itu bapak-bapak, atau anak-anak atau saudara-saudara ataupun keluarga mereka.”

Sehingga, sulit memahami istilah “Allah yang Maha Penyayang yang ratusan kali tercantum dalam Al-Quran, sering diikuti dengan perintah yang kelihatan meniadakan ‘rasa santun dan kasih sayang.’

Contoh Ayat-Ayat Al-Quran Bertentangan

Berikut adalah beberapa contoh ayat Al-Quran yang saling bertentangan dan cenderung meniadakan satu sama lain. Qs 2:190-192, “Perangilah di jalan Allah…bunuhlah mereka” Atau “Penggallah kepala mereka dan pancunglah tiap-tiap ujung jari mereka…sungguh Allah amat keras siksaan-Nya” (Qs 8:12-13). Atau, “Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian dan mereka tidak mengharamkan apa yang telah diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah) (yaitu orang-orang) yang diberikan Al Kitab kepada mereka…” (Qs 9:29).

Sukar juga mengerti “Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang, dalam ayat lain berbicara, “Dan kalau Kami menghendaki niscaya Kami akan berikan kepada tiap-tiap jiwa petunjuk (bagi)nya, akan tetapi telah tetaplah perkataan (ketetapan) daripada Ku, ‘Sesungguhnya akan Aku penuhi neraka Jahanam itu dengan jin dan manusia bersama-sama” (Qs 32:13).

Isa Al-Masih Menawarkan Kasih-Nya

Memang berbeda sekali dari tindakan Isa Al-Masih. Ia mempunyai hati kasih sayang yang juga ditaruh di dalam hati para pengikut-Nya. “Demikianlah Yesus berkeliling ke semua kota dan desa; Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Sorga serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan. Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak bergembala” (Injil, Rasul Besar Matius 9:35-37).

Demikian Isa Al-Masih mendemonstrasikan kasih sayang-Nya. Dan Dia mengundang siapa saja untuk dapat menerima kelegaan dari-Nya. Isa berkata, “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu” (Injil, Rasul Besar Matius 11:28).

Focus Pertanyaan Untuk Dijawab Pembaca

Staf IDI berharap komentar yang diberikan hanya menanggapi salah satu pertanyaan berikut:

1. Menurut saudara, mengapa Isa Al-Masih dapat dengan mudah menyatakan kasih sayang-Nya kepada setiap orang, termasuk yang bukan pengikut-nya?

2. Mengapa Al-Quran memberi pujian bahwa pengikut Isa mempunyai rasa santun dan kasih sayang?

3. Mengapa ayat Al-Quran cenderung meniadakan satu sama lain.

Komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan di atas, walaupun dari Kristen atau Islam, maaf bila terpaksa kami hapus. Komentar/pertanyaan di luar topik artikel, dapat dikirim lewat email ke staf kami di: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.">Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya..

 

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

Add comment

PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR

Bagi Pembaca yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:

1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
2. Komentar hanya diperbolehkan menjawab salah satu dari 3 pertanyaan fokus yang dimuat di bagian akhir artikel. Kecuali beberapa artikel yang tidak memuat 3 pertanyaan fokus.
3. Sebelum menuliskan jawaban, copy-lah pertanyaan yang ingin dijawab terlebih dahulu.
4. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
5. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.
6. Satu orang komentator hanya berhak menuliskan komentar pada satu kolom. Tidak lebih!

Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan mengirim email ke: [email protected]

Kiranya petunjuk-petunjuk di atas dapat kita perhatikan.

Wassalam,
Staf, Isa dan Islam

Security code
Refresh

Comments  

# yUw 2011-04-15 18:59
*
Bukannya Allah itu maha pengasih dan pengampun? Bukan kah Dia akan menyelamatkan umat-Nya?

Seharusnya anda tidak menghina agama apalagi menghina nabi. Toh anda juga manusia. Apakah anda sudah jauh dari dosa? Dan apakah anda yakin masuk sorga?

Kalau yakin mana buktinya? Apa anda pernah melihat sorga dan apakah ada sertifikat jika anda pasti bakal masuk sorga?

Saya tak habis pikir kenapa website ini begitu mengolok-olok sesama agama?

Apakah anda punya agama dan iman? Jika punya apakah agama anda mengajarkan untuk mengolok agama lain, dan apakah nabi anda mengajarkan untuk berbuat murka dan membenci agama lain?
# Staff Isa dan Islam 2011-04-25 17:10
~
Saudara Yuw, adalah benar bahwa Allah itu Maha Pengasih, namun ingatlah bahwa Dia juga Maha Adil.

Oleh karena Maha Adil, maka setiap manusia yang pernah melakukan dosa sekecil apapun, harus dihukum.

Namun karena Allah adalah Maha Kasih, maka Allah sendiri yang menanggung hukuman atas dosa tersebut bagi kita.

Manusia selalu dan terus melakukan dosa. Inilah yang dinamakan sudah terjerat dalam belenggu dosa. Tidak ada manusia yang sanggup untuk tidak melakukan dosa sekecil apapun dalam setiap hari di dalam hidupnya, baik dosa pikiran, maupun dosa perbuatan.

Oleh sebab itu, Allah menyediakan jalan keselamatan bagi kita. Untuk mengenal jalan keselamatan menuju sorga tersebut, kami mengajak Saudara untuk merenungkan artikel berikut: isadanislam.com/jalan-keselamatan.

Saudara, kami tidak pernah berencana untuk mengolok-olok suatu agama. Kami memaparkan siapakah Isa Al-Masih yang sesungguhnya berdasarkan keutuhan Firman Allah yang telah diwahyukan-Nya dalam Taurat, Zabur, Kitab Nabi-Nabi, dan Injil.
~
CA
# wasit _hakim 2011-04-28 02:25
*
Apakah arti dari nabi atau rasul?
# Staff Isa dan Islam 2011-05-04 17:21
~
Nabi atau Rasul adalah utusan Allah untuk menyampaikan berita, perintah, maupun kehendak Allah dan maksud-Nya kepada manusia.

Siapakah yang boleh menjadi utusan Allah? Utusan itu boleh seorang malaikat, manusia, atau bahkan Allah itu sendiri. Allah tentu saja boleh menyampaikan pesan-Nya secara langsung kepada manusia, dalam wujud apapun.
~
CA
# yaheskil 2011-05-03 17:15
*
Sudah jelas Tuhan itu Maha Esa. Coba baca Pancasila sila pertama.
# Staff Isa dan Islam 2011-05-04 17:29
~
Saudara Yaheskil,

Sila pertama Pancasila adalah: Ketuhanan Yang Maha Esa.

Apakah Saudara mengerti makna kata "esa"?

Kata "esa" berarti "satu" yang terdiri dari satu kesatuan yang tak terpisahkan. Dalam bahasa Inggris artinya adalah: united, altogether. Dalam bahasa Arab disebut sebagai 'ahad'. Semua ini memiliki arti yang sama.

Kata "ahad" sendiri dalam kitab Saudara selalu dipakaikan pada kata yang bermakna "satu" yang adalah terdiri dari satu kesatuan, dan bukan bermakna "satu secara mutlak". Jika akan dipakai kata yang bermakna "satu secara mutlak", maka akan dipakai kata "wahid".

Kami akan menyajikan berbagai contohnya dalam bahasa Arab jika saudara menghendakinya.
~
CA
# Sudaryanto 2011-05-07 13:26
*
Jika Tuhan itu beranak, berarti Tuhan itu punya istri, ayah dan ibu, pakde, budhe, adik, kakak, dan lain-lain.
# Staff Isa dan Islam 2011-05-19 12:27
~
Saudara Sudaryanto, sesungguhnya ini adalah kesalahan beberapa umat yang fatal.

Umat Kristiani tidak pernah memandang istilah "Anak Allah" sebagai anak secara lahiriah sebagai hasil hubungan Allah dengan seorang wanita bernama Maryam. Apakah Saudara berpandangan bahwa Isa Al-Masih lahir karena Allah menghampiri dan berhubungan dengan Maryam, lalu beranak-lah Maryam?

Oleh sebab itu, kami mengatakan bahwa ini adalah kesemrautan pikiran beberapa orang.

Konsep "Anak Allah" dalam pandangan Kristiani, adalah berarti bahwa Isa Al-Masih adalah wakil dari Allah secara sepenuhnya, baik di dalam tindakan, maupun perkataan. Dia adalah "tanda yang besar" dari Allah bagi semesta alam (Qs 21:91).

Dia bertindak dan berbicara mewakili Allah secara sepenuhnya karena Isa Al-Masih adalah Kalimat Allah. Ini adalah konsep 'Anak Allah' bagi semua umat Kristiani di seluruh dunia. Tentunya Saudara juga bisa setuju dengan konsep ini bukan?
~
CA
# nureen rafil 2011-06-21 05:09
*
Kitab Al-Quran memuliakan nabi-nabi utusan Allah dan menceritakan kebaikan mereka.

Berbeda Alkitab, Injil, Rasul Besar Matius,10:34 “Jangan kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi; Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang."

10:35 "Sebab Aku datang untuk memisahkan orang dari ayahnya, anak perempuan dari ibunya, menantu perempuan dari ibu mertuanya"

10:36 "dan musuh orang ialah orang-orang seisi rumahnya."
# Staff Isa dan Islam 2011-07-01 10:24
~
Allah sungguh sempurna kebijaksanaan-N ya sehingga Ia memberitahukan contoh buruk dan baik dalam Firman-Nya.

Contoh buruk bertujuan supaya kita belajar dan tidak mengulangi kesalahan tersebut. Sedangkan contoh yang baik bertujuan supaya kita belajar mentaati hukum Tuhan seperti hamba-hamba-Nya yang memberikan teladan baik.

Setiap nabi melakukan dosa dan Alkitab jujur mencatat kelemahan mereka. Dan hanya Isa Al-Masih yang sempurna tanpa dosa.

Lihatlah dalam Injil, Surat Ibrani 9:14 "betapa lebihnya darah Isa Al-Masih, yang oleh Roh yang kekal telah mempersembahkan diri-Nya sendiri kepada Allah sebagai persembahan yang tak bercacat, akan menyucikan hati nurani kita dari perbuatan-perbu atan yang sia-sia, supaya kita dapat beribadah kepada Allah yang hidup."
~
SL
# swara 2011-06-24 11:30
*
Terjemahan lengkap Qs 57:27 begini:
"Kemudian Kami iringi di belakang mereka dengan rasul-rasul Kami dan Kami iringi (pula) dengan Isa putra Maryam; dan Kami berikan kepadanya Injil dan Kami jadikan dalam hati orang- orang yang mengikutinya rasa santun dan kasih sayang. Dan mereka mengada-adakan rahbaniyyah padahal kami tidak mewajibkannya kepada mereka tetapi (mereka sendirilah yang mengada-adakann ya) untuk mencari keridhaan Allah, lalu mereka tidak memeliharanya dengan pemeliharaan yang semestinya. Maka Kami berikan kepada orang-orang yang beriman di antara mereka pahalanya dan banyak di antara mereka orang-orang fasik."

Jadi tidak semua pengikut Isa Al-Masih teguh pendirian. Banyak diantaranya yang menjadi fasik, yaitu dengan mengingkari kenabian Muhammad.
# Staff Isa dan Islam 2011-07-25 16:22
~
Beberapa faktor yang mendukung penolakan pengikut Isa Al-Masih atas nabi umat Muslim adalah:

Pertama: Adanya ajaran Muhammad yang bertentangan dengan ajaran Isa Al-Masih. Seperti naik haji, mengelilingi ka'bah dan mencium batu hitam, arah kiblat ketika sembahyang dan masih banyak ajaran lainnya.

Kedua: Diwajibkannya untuk memberikan doa shalawat bagi Muhammad. Bagaimana mungkin orang Kristen dapat mengikuti seorang Pemimpin yang keselamatannya masih perlu didoakan oleh pengikutnya?

Tiga: Tidak adanya nubuat dalam Injil maupun kitab-kitab sebelumnya tentang kedatangan Muhammad.

Lebih lanjut, silakan klik di sini: tinyurl.com/3cm2nxr.

Selain itu, orang Kristen tidak membutuhkan nabi selain Isa Al-Masih. Sebab, melalui Isa Al-Masih setiap orang dapat memperoleh Keselamatan dan Hidup Kekal.

"Isa bersabda: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku" (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6).
~
SO
# mulya 2011-07-26 20:41
*
Saya bingung adakah ayat-ayat Al-Quran yang menyebut kata-kata Kristen? Dan adakah isi Injil yang menyebut Yesus Kristus menamakan agama yang dibawa-Nya Adalah Kristen?

Jadi atas dasar apa Judul artikel ini: "Mengapa Al-Quran Memuji Orang Kristen?" Bila ada ayat-ayat yang memberi pujian untuk kaum Nasrani atau Yahudi itu memang benar dan yang dipuji Al-Quran itupun adalah kaum Yahudi pada zaman Nabi Musa dan Nasrani pada Zaman Isa.

Kaum Yahudi dan Nasrani itu hanya ada di Arab. Mengapa? Karena Yahudi atau Nasrani itu adalah nama kaum atau suku atau keturunan suatu bangsa. Bila di Indonesia sama seperti suku Tapanuli, Minangkabau, Jawa, Makasar dan lain-lain.

Semoga tanggapan ini bisa menjadi masukan bagi saudara untuk bisa berpikir dan terus mencari kebenaran yang hakiki.
# Staff Isa dan Islam 2011-07-27 15:26
~
Saudara Mulya,

Semua nabi yang datang ke dunia, mulai dari zaman nabi Adam hingga Isa Al-Masih tidak ada yang datang dengan visi sebuah “agama”. Semua nabi tersebut datang dengan tujuan memberitakan jalan Allah. Agar manusia kembali pada jalan Allah. Demikian halnya dengan Isa Al-Masih. Dia datang bukan atas nama sebuah agama.

“Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen“ (Injil, Surat Kisah Para Rasul 11:26).

Kristen artinya pengikut Kristus. Nama ini diberikan, agar dapat membedakan pengikut Isa dengan orang-orang yang bukan pengikut Isa, saat murid-murid-Nya berada di Antiokhia. Dan sejak saat itu, pengikut Isa dikenal dengan nama “Kristen”.

Nasrani juga nama lain bagi orang-orang Kristen atau pengikut Isa Al-Masih. Dan itu bukanlah nama kaum seperti yang saudara sampaikan di atas.

Mengapa Al-Quran memuji orang Kristen/Nasrani /pengikut Isa? Pada artikel di atas saudara dapat melihat beberapa ayat yang kami kutip dari Al-Quran yang membenarkan judul tersebut.
~
SO
# salahasuhan 2011-08-17 08:24
*
"Tidak adanya nubuat dalam Injil maupun kitab-kitab sebelumnya tentang kedatangan Muhammad"

Kalimat di atas saya kutip dari jawaban staf.

Bagaimana dengan Injil Barnabas? Pasti anda mengatakan kalau Injil Barnabas adalah palsu.
# Staff Isa dan Islam 2011-08-17 20:15
~
Saudara Salahasuhan,

Bila saudara mengklaim isi dari Injil Barnabas untuk nubuat kedatangan Muhammad, jelas bukan hanya umat Kristen yang menolaknya. Tetapi seorang Guru Besar Agama Islam pun men-cap bahwa Injil Barnabas adalah palsu.

Sebab menurutnya, Injil Barnabas bukan hanya menyerang ajaran Kristen tetapi juga Islam.

Artikel pada url ini: http://tinyurl.com/3eh8gbh dapat saudara baca untuk mengetahui bagaimana pendapat seorang Guru Besar Islam tentang Injil Barnabas.
~
SO
# grandma 2011-12-05 21:17
*
Ajaran Islam tidak pernah menerima Alkitab atau Bible sebagai kitab suci dari Tuhan.

Silakan jelaskan ayat manakah di dalam Injil Barnabas menyerang ajaran Islam?
# Staff Isa dan Islam 2011-12-06 16:32
~
Saudara Grandma dapat saja tidak mengakui Injil atau Alkitab. Namun dengan jelas kitab suci saudara mengatakan, “...Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa.” (Qs 5:46)

Al-Quran telah memberi kesaksian bahwa Injil dan Taurat adalah petunjuk dan pengajaran bagi orang-orang bertakwa.

Tentang Injil Barnabas, silakan saudara membaca penjelasan kami pada artikel ini: http://tinyurl.com/42b3wnk.
~
SO
# nureen rafi 2011-12-06 21:11
*
Quoting Staff Isa dan Islam:
~
Saudara Grandma

Al-Quran telah memberi kesaksian bahwa Injil dan Taurat adalah petunjuk dan pengajaran bagi orang-orang bertakwa.
~
SO


Ayat itu bermaksud Kitab asli yang dibawa ketika hidupnya Musa dan Isa Al-Masih saja dan umat bertakwa di zaman Nabi-nabi tersebut saja.

Namun kisah Taurat dan Injil hanya sebagai pengajaran kepada umat Muhammad agar jangan bersikap seperti umat-umat itu yang ingkar kepada Nabi-nabi itu. Bukan untuk diikuti oleh umat zaman ini.
# Staff Isa dan Islam 2012-01-27 16:36
~
Saudara Nureen Rafi,

Kami sudah sering mendengar kalimat yang saudara sampaikan, dilontarkan oleh umat Muslim lainnya. Mereka mengatakan "Qs 5:46 hanya ditujukan bagi kitab Injil yang asli".

Lucunya, setiap kali orang Kristen meminta mereka membuktikan mana yang asli dan bukan, mereka tidak ada yang dapat membuktikannya.

Pertanyaannya: Bagaimana mungkin saudara dapat mengatakan "ada asli ada palsu" sedang saudara sendiri belum pernah melihatnya?
~
SO
# SUNAN 2011-12-27 13:49
*
Kepada staff Isa dan Islam,

Sungguh lucu intrepretasi anda bahwa Al-Quran memuji Kristen. Al-Quran hanya memuliakan nabi Isa AS sebagai utusan Allah, dan status-Nya sebagai ciptaan Allah. Dia bukan Tuhan atau bagian dari 3 Tuhan.
# Staff Isa dan Islam 2012-01-05 10:25
~
Saudara Sunan,

Alkitab menjelaskan bahwa Allah itu Esa, “Karena Allah itu esa dan esa pula Dia yang menjadi pengantara antara Allah dan manusia, yaitu manusia Kristus Yesus [Isa Al-Masih],” (Injil, Surat 1Timotius 2:5).]

Dengan kata lain bahwa Allah dan Isa Al-Masih satu adanya, seperti perkataan Isa Al-Masih: “Aku [Isa Al-Masih] dan Bapa [Allah] adalah satu” (Injil, Rasul Besar Yohanes 10:30). Maka tidak heran jika tercatat dalam kitab Saudara, Qs 3:45 yang mengatakan bahwa Isa Al-Masih Yang terkemuka di dunia bahkan di akhirat.

Jadi sungguh kitab suci saudara menyatakan hal serupa bahwa tidak ada yang lain yang terkemuka di dunia dan akhirat kecuali Allah, namun Isa Al-Masih terkemuka di dunia dan akhirat. Jadi jelaslah siapa sebenarnya Isa Al-Masih.

Isa Al-Masih harus datang ke dunia untuk menyelamatkan manusia dari hukuman dosa. Jika tidak seperti itu tidak akan mungkin manusia selamat dan beroleh ampunan dosa.
~
NN
# putra 2012-01-11 13:39
*
Sesungguhnya Isa Al-Masih adalah salah satu Nabi dan Rasul yang diciptakan oleh Allah, akan tetapi umat Kristen menganggap Isa Al-Masih itu jelmaan Tuhan.

Bagaimana mungkin hal itu bisa terjadi? Apakah hati mereka sudah tertutup sehingga mereka tidak dapat memikirkannya?
# Staff Isa dan Islam 2012-01-13 16:26
~
Isa Al-Masih bukanlah ciptaan Allah. Dia adalah Kalimat Allah/Firman Allah yang datang ke dunia melalui proses kelahiran yang dikandung oleh Maryam.

Umat Kristen tidak pernah menganggap Isa Al-Masih jelmaan Tuhan. Tetapi memang demikianlah adanya, bahwa Isa Al-Masih adalah Kalimat Allah yang menjelma menjadi manusia. “Isa putera Maryam adalah utusan Allah dan KalimatNya” (Qs 4:171).

Lebih jelasnya silakan membaca penjelasan kami pada artikel di url berikut: http://tinyurl.com/3qs9s75.
~
SO
# grandma 2012-01-11 19:58
*
Quoting Staff Isa dan Islam:
~
Nabi atau Rasul adalah utusan Allah untuk menyampaikan berita, perintah, maupun kehendak Allah dan maksud-Nya kepada manusia.

Siapakah yang boleh menjadi utusan Allah? Utusan itu boleh seorang malaikat, manusia, atau bahkan Allah itu sendiri. Allah tentu saja boleh menyampaikan pesan-Nya secara langsung kepada manusia, dalam wujud apapun.

CA


Staff Isa dan Islam, jika Allah datang sendiri bertemu dengan manusia di bumi itu bukan utusan namanya, coba anda lihat di kamus pengertian utusan. Raja mengutus wakilnya, Tuhan mengutus Rasul-Nya, logikanya utusan atau wakil mestilah pribadi lain dari raja atau Tuhan.
# Staff Isa dan Islam 2012-01-13 16:25
~
Saudara Grandma,

Apa yang telah kami jelaskan di atas tentu sudah jelas. Bahwa dalam menyampaikan maksud dan kehendak-Nya Allah dapat menggunakan berbagai cara. Diantaranya, mengutus seseorang atau malaikat. Selain itu, bisa juga Allah sendiri yang datang langsung. Jelas hal ini tidak mustahil bagi Allah bukan?

Apakah dalam menyampaikan kehendak-Nya, Allah hanya bisa mengirimkan utusan? Bagaimana bila utusan itu tidak berhasil, apakah Allah akan membiarkan manusia binasa karena dosa? Jelas tidak! Sebab Allah Maha Kasih. Dan itulah satu-satunya alasan Allah untuk datang sendiri ke dunia.

“Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal (Isa Al-Masih), supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal” (Injil, Rasul Besar Yohanes 3:16).
~
SO
# nureen rafi 2012-01-20 04:06
*
Quoting Staff Isa dan Islam:
~
Saudara Grandma,
Apakah dalam menyampaikan kehendak-Nya, Allah hanya bisa mengirimkan utusan? Bagaimana bila utusan itu tidak berhasil, apakah Allah akan membiarkan manusia binasa.
~
SO

Sebab itu ramai Nabi-nabi diutus karena telah tidak berhasil menyampaikan seruan beribadah kepada Allah yang Esa. Dan yang terakhir ialah Nabi Muhammad.

Selepas itu adakah lagi nabi besar diutus dan kitab suci yang diwahyukan? Jawabnya tiada. Sebab Firman Allah yg bermaksud, Qs 5:3; "Pada hari ini, Aku telah sempurnakan bagi kamu agama kamu, dan Aku telah cukupkan nikmat-Ku kepada kamu, dan Aku telah redakan Islam itu menjadi agama untuk kamu"

Pengakuan Allah secara terus ini tidak boleh ditolak oleh semua.
# Staff Isa dan Islam 2012-01-27 16:38
~
Saudara Nureen,

Permasalahannya adalah: Hanya orang Islam yang percaya bahwa Muhammad adalah nabi terakhir diutus Allah. Dan hanya kitab suci Al-Quran yang menulis nama Muhammad, sedangkan Kitab Suci lain tidak pernah menyebut namanya.

Bagaimana dengan Adam, Hawa, Nuh, Ibrahim dan Nabi lain? Minimal Alkitab dan Al-Quran mengakui kenabian mereka.

Terlebih dengan Isa Al-Masih, 75% isi Al-Quran menceritakan tentang Dia, dan hanya 2% bicara tentang Muhammad. Mengapa? Bukankah Al-Quran adalah Kitab Suci yang dibawa oleh Muhammad?

"Sebab akan muncul penyelamat-peny elamat palsu dan nabi-nabi palsu. Mereka akan mengerjakan perbuatan-perbu atan yang luar biasa, dan keajaiban-keaja iban untuk menipu, kalau mungkin, umat Allah juga" (Injil, Rasul Besar Matius 24:24).
~
SO
# ade 2012-04-02 22:13
*
Pengikut Isa Al-Masih bukan beragama Kristen/Prostes tan/Katolik/Adv ent/dll. Karena agama-agama itu bukan ciptaan Isa. Itu ciptaan Paulus dan Marthin Luther & John Calvin.

Yang disebut pengikut Isa adalah golongan Nasrani, yang masih menjalankan perintah Isa secara asli (bukan perintah Paulus).
# Staff Isa dan Islam 2012-04-09 11:58
~
Saudara Ade benar, Isa Al-Masih tidak pernah menciptaan agama. "Agama" hanyalah sebuah aturan yang dibuat oleh manusia, sebagai pegangan bagi mereka untuk mendekatkan diri pada Sang Pencipta.

Bahkan bukan hanya agama Kristen, tetapi semua agama yang ada di muka bumi ini adalah ciptaan manusia.

Tentang pengikut Isa Al-Masih, mereka disebut Kristen untuk pertama kali karena ingin membedakan pengikut Isa Al-Masih dengan orang Yahudi. Kristen artinya pengikut Kristus.

Perintah Isa yang asli manakah yang saudara maksud? Apakah saudara pernah membaca ada perintah Isa yang asli dan palsu?

Kiranya saudara tidak keberatan untuk menguraikannya.
~
SO
# subatauh 2012-05-29 22:09
*
Staf Isa & Islam,

Judul tulisan anda Al-Quran memuji Kristen. Sepertinya waktu menulis judul ini anda tidak sadar sepenuhnya. Atau anda sengaja menipu orang yang membaca atau anda hanya mengada-mengada saja?

Al-Quran Wahyu Allah dan kitab suci umat Muslim. Salah satu ayat Al-Quran mengatakan hanya Islam agama yang diridhai Allah.
# Staff Isa dan Islam 2012-05-30 15:49
~
Saudara Subatauh,

Kami benar-benar sadar ketika menulis artikel ini. Kami tidak mengada-mengada karena memang demikianlah penilaian Al-Quran atas pengikut Isa Al-Masih. Inilah ayat Al-Quran tentang hal itu:

“Kami iringi (pula) dengan Isa putra Maryam, dan Kami berikan kepadanya Injil dan Kami jadikan dalam hati orang yang mengikutinya rasa santun dan kasih sayang” (Qs 57:27).

Menurut Al-Quran, kitab suci saudara dikatakan bahwa orang Kristen, pengikut Isa Al-Masih adalah orang yang mempunyai rasa santun dan kasih sayang.

Tidak salah memang bila Al-Quran mengatakan demikian, sebab salah satu perintah Isa Al-Masih pada pengikut-Nya adalah: “Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri” (Injil, Rasul Besar Matius 22:39).
~
SO
# subatauh 2012-05-30 18:17
*
Staf Isa & Islam,

1) Anda mengutip sedikit saja ayat Qs 57:27 tersebut, memang itu benar ayat Al-Quran, tapi maksud sesungguhnya akan jelas bagi anda dan orang yang membacanya kalau anda tulis semua ayat itu dan pasti tidak seperti arti / maksud yang anda inginkan. Tolong anda tulis lengkap ayat itu biar kita sama-sama paham.

2) Staf Isa ini, menurut saya tidak paham/tidak yakin siapa itu Allah sesungguhnya dan tidak paham/tidak yakin seperti apa hari pembalasan itu, tidak yakin dengan siksa yang sangat perih dan azab yang sangat keras dari Allah makanya ringan saja bagi anda mempermainkan ayat-ayat Allah.
# Staff Isa dan Islam 2012-05-31 10:36
~
Saudara Subatauh,

1. Baiklah, kami akan mengutip secara keseluruhan isi ayat dari Qs 57:27 “Kemudian Kami iringkan di belakang mereka rasul-rasul Kami dan Kami iringkan (pula) ’Isa putera Maryam; dan Kami berikan kepadanya Injil dan Kami jadikan dalam hati orang-orang yang mengikutinya rasa santun dan kasih sayang. Dan mereka mengada-adakan rahbaniyyah padahal Kami tidak mewajibkannya kepada mereka tetapi (mereka sendirilah yang mengada-adakann ya) untuk mencari keridhaan Allah, lalu mereka tidak memeliharanya dengan pemeliharaan yang semestinya. Maka Kami berikan kepada orang-orang yang beriman di antara mereka pahalanya dan banyak di antara mereka orang-orang fasik”

Lihatlah kalimat yang saya garis bawahi, cukup jelas bukan arti dan maksud kalimat tersebut?

2. Saudara salah bila mengatakan kami tidak mengenal Allah. Kami sungguh mengenal Tuhan yang kami sembah dengan baik. Kami mengenal-Nya dengan iman kami, bukan dengan logika kami. Karena Tuhan yang kami sembah adalah Tuhan yang Maha Kuasa, bukan Tuhan yang terbatas pada logika manusia.

Bagaimana dengan Allah yang saudara sembah, apakah saudara sudah mengenal-Nya dengan baik?
~
SO
# subatauh 2012-05-31 22:43
*
Staf IDI,

Bila orang membaca ayat tersebut secara lengkap, orang mengerti bahwa tidak satupun Ayat Al-Quran tersebut yang mengatakan orang Kristen adalah orang yang mempunyai rasa santun dan kasih sayang.

Yang dikatakan Al-Quran diberi rasa santun dan kasih sayang itu adalah pengikut Isa Al-Masih, bukan Kristen.
# Staff Isa dan Islam 2012-06-01 14:19
~
Terus-terang kami sedikit bingung dengan teman-teman Muslim. Terkadang tidak konsisten, salahnya saudara Subatauh.

Pengikut Isa Al-Masih/Yesus Kristus identik dengan Kristen. Bila disebut Kristen sudah otomatis orang tersebut pengikut Isa Al-Masih/Yesus Kristus. Sebaliknya, orang yang disebut pengikut Isa Al-Masih/Yesus Kristus sudah pasti Kristen.

Sekarang saudara Subatauh mengatakan bahwa orang Kristen bukan pengikut Isa Al-Masih. Tetapi bila ada ayat dalam Al-Quran yang bicara negatif tentang pengikut Isa Al-Masih, maka mereka akan mengatakan bahwa Kristen adalah pengikut Isa Al-Masih. Sungguh membingungkan!

Orang Islam lalu mengatakan isi Injil tidak konsisten, kenyataannya bukan isi Injil yang tidak konsisten, tetapi justru orang Islam-lah yang tidak konsiten.
~
SO
# Wijaya 2012-06-05 11:46
*
"(Ingatlah), ketika Allah berfirman: "Hai `Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat" (Qs 3:55)

Apakah dengan ayat di atas, yang dimaksud itu orang Kristen seperti anda? Apakah saudara yakin

Pengikut Isa itu tidak seperti anda, tetapi ia hidup dengan Roh Kudus, dan mengetahui apa arti dan hakikat roh, tidak seperti anda, hanya sebatas meraba dan mengira, saya yakin akan hal itu, semakin banyak anda menafsirkan, semakin banyak orang yang anda sesatkan. Pengikut Isa itu tahu akan jalan Tuhan dan sanggup menunjukannya, mereka telah mati dan hidup bersama Roh Kudus, keberadaannya sangat sulit difahami, kecuali dengan sesamanya, tidak beriak dan berkoar.

Pertanyaan saya, apakah anda sudah mati dan bangkit lagi bersama Roh Kudus, kalau memang iya kapan dan dimana anda mati dan bangkit?
# Staff Isa dan Islam 2012-06-08 11:38
~
Saudara Wijaya, maksud pertanyaan saudara “mati dan bangkit lagi bersama Roh Kudus” apakah dalam artian mati secara rohani atau mati secara jasmani?

Tentu kami adalah pengikut Isa Al-Masih. Ketika kami memutuskan untuk menerima Dia sebagai satu-satunya Juruselamat, dan kami sedia dibaptis, maka pada saat itulah kami mengalami kematian dan mengalami kebangkitan dalam Yesus Kristus.

"Aku [Yesus] berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah" (Injil, Rasul Besar Yohanes 3:3)

“Karena kita tahu, bahwa manusia lama kita telah turut disalibkan, supaya tubuh dosa kita hilang kuasanya, agar jangan kita menghambakan diri lagi kepada dosa” (Injil, Surat Roma 6:6)

Dan bagi setiap orang yang telah mengalami kebangkitan dalam Yesus Kristus, maka Roh Kudus ada dalam diri mereka.

"Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus” (Injil. Kisah Para Rasul 2:38).
~
SO
# basri 2012-06-08 00:56
*
Setelah membaca beberapa hal dalam website ini, menurut saya website ini cukup bagus. Karena umat Islam akan menjadi termotivasi untuk lebih mendalami Al-Quran serta kitab suci yang lainnya. Dengan begitu kami semakin yakin mengenai kebenaran ajaran yang dibawa oleh Nabi Muhammad.

Terimakasih
# Staff Isa dan Islam 2012-06-08 11:38
~
Saudara Basri,

Terimakasih karena saudara telah bersedia meluangkan waktu untuk mengunjungi website kami dan juga membaca artikel-artikel yang ada. Terimakasih juga atas apresiasi yang telah saudara berikan, bahwa ternyata situs kami bermanfaat bagi saudara.

Sebagai umat beragama, tidaklah salah bila kita mempelajari kitab suci lain selain kitab suci yang kita pegang. Dan biarlah kiranya kita dapat mengerti setiap firman Allah melalui pertolongan dan hidayah-Nya.
~
SO
# mualaf 2012-07-19 04:10
*
“Emas dan perak tidak ada padaku tetapi apa yang kupunyai, kuberikan kepadamu: Demi nama Yesus Kristus, orang Nazaret itu, berjalanlah (3:6).” Seketika itu juga orang itu sembuh dan “melonjak berdiri lalu berjalan kian kemari. Melompat-lompat serta memuji Allah (3:8).”

Kenapa melompat-lompat memuji Allah? Apakah karena Isa mengatakan Alhamdulillah (segala puji bagi Allah)
# Staff Isa dan Islam 2012-07-19 11:20
~
Saudara mualaf,

Sepertinya ayat di atas cukup jelas menjelaskan mengapa orang tersebut melompat-lompat sambil memuji Allah. Bukan karena Isa mengatakan alhamdulillah seperti perkiraan saudara, melainkan karena orang tersebut mengalami mujizat di dalam nama Yesus Kristus.

Dengan kata lain, dia bersuka-cita karena Yesus Kristus telah menyembuhkannya dari penyakit lumpuh yang dideritanya sejak lahir.

“Tetapi Petrus berkata: "Emas dan perak tidak ada padaku, tetapi apa yang kupunyai, kuberikan kepadamu: Demi nama Yesus Kristus, orang Nazaret itu, berjalanlah!" Lalu ia memegang tangan kanan orang itu dan membantu dia berdiri. Seketika itu juga kuatlah kaki dan mata kaki orang itu. Ia melonjak berdiri lalu berjalan kian ke mari dan mengikuti mereka ke dalam Bait Allah, berjalan dan melompat-lompat serta memuji Allah” (Injil, Kisah Para Rasul 3:6-8).
~
SO
# qaseh 2012-07-20 23:29
*
Staf berkhayal, naif betul. Mana ada bukti Al-Quran memuji Kristen. Al-Quran hanya memuji Nabi Isa yakni Nabi yang kami imani sebagai utusan Allah.
# Staff Isa dan Islam 2012-07-23 15:54
~
Saudara Qaseh,

Sebelum kami menulis artikel pada situs ini, tentu terlebih dahulu kami melakukan riset dan mengumpulkan informasi yang dibutuhkan. Dan dalam mengambil informasi tentu kami tidak asal ambil, tetapi juga memperhatikan kebenaran informasi tersebut.

Demikian halnya ketika kami menulis artikel di atas. Tentu kami melihat bukti-bukti dari Al-Quran, apakah benar Al-Quran memuji orang Kristen.

Inilah salah satu bukti yang kami temukan, tentang pengakuan Al-Quran terhadap orang Kristen:

“(Ingatlah), ketika Allah berfirman: "Hai Isa-Almasih, sesungguhnya Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat” (Qs 3:55).

Pujian yang diberikan Al-Quran bagi pengikut Isa Al-Masih lewat ayat di atas, bahwa mereka akan diletakkan Allah di atas orang-orang kafir.
~
SO
# Leriana 2012-08-09 05:32
*
Artikel yang bagus, juga usaha yang bagus untuk dialog antar agama ini. Tapi perlu ditekankan lebih tegas bahwa ini hanyalah sekedar dialog, bukan pembenaran masing-masing agama.

Dialog bukan pembelaan. Dari dialog, kita belajar memahami pikiran dan pendapat orang lain, bukan memaksakan pikiran dan pendapat kita. Semua boleh mengeluarkan pendapat tetapi jangan sampai menjelek-jeleka n pendapat yang lain. Dan yang lain seharusnya dapat "memaklumi" bukan "menerima atau mengiyakan" pendapat dari pihak lain yang malah bisa menyebabkan perpecahan di antara kita.

Jadi saudara yang sedang berdialog ini, tidak perlu marah atau ngotot dan bersitegang di sini. Mari kita budayakan sikap toleransi. Hal ini sekedar untuk mengingatkan saudara-saudara yang membaca dan ikut komentar dalam artikel ini. Terimakasih.

Mari ciptakan perdamaian di Indonesia tercinta.
# Staff Isa dan Islam 2012-08-09 12:42
~
Saudara Leriana,

Terimakasih untuk masukan yang sudah saudara berikan. Sungguh masukan yang membangun dan juga menjadi pengingat bagi kami, agar kami bisa lebih baik dalam mengelola forum dialog ini.

Dan juga kiranya teman-teman yang bergabung dalam forum dialog ini, dapat mengambil hal positif dari masukan yang saudara berikan. Sehingga forum dialog ini dapat memberi manfaat yang baik bagi sesama.
~
SO
# Lalieur User 2012-08-10 02:31
*
Quoting Staff Isa dan Islam:
~
“(Ingatlah), ketika Allah berfirman: "Hai Isa-Almasih, sesungguhnya Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat” (Qs 3:55).

Sepertinya yang dimaksud dengan "orang-orang yang mengikuti kamu" pada ayat di atas bukan orang Kristen.
# Staff Isa dan Islam 2012-08-24 15:19
~
Saudara Lalieur,

Bila memang yang dimaksud dengan "orang-orang yang mengikuti kamu" pada ayat di atas bukanlah orang Kristen, lalu siapakah mereka? Apakah mereka adalah umat Muslim?
~
SO
# ridho 2012-10-12 22:51
*
Kalau saya memahami tulisan Anda, berarti nanti pada hari perhitungan adalah Yesus dihukum oleh Allah seorang diri karena untuk menebus dosa, sedangkan pengikut-Nya berjalan masuk menuju surga. Begitukah?

Meskipun pengikutnya ketika hidup di dunia telah melakukan pembunuhan, pemerkosaan, korupsi, mabuk dan sebagainya, mereka akan tetap masuk sorga.
# Staff Isa dan Islam 2012-10-19 08:21
~
Saudara Ridho,

Saudara benar, Isa Al-Masih telah mengorbankan diri-Nya untuk menyelamatkan manusia dari siksa neraka, tetapi bukan karena Isa dihukum oleh Allah. Juga bukan supaya manusia hidup seenaknya dan melakukan kejahatan dosa yang mendukakan hati Tuhan. Penebusan yang dilakukan Isa Al-Masih adalah wujud kasih Allah yang sangat besar bagi umat manusia. Allah merendahkan diri menjadi manusia Isa Al-Masih.

Dengan keselamatan yang diberikan Isa Al-Masih, maka manusia yang menerima-Nya diberi kuasa menjadi anak Allah dan ditolong Roh Kudus untuk melawan setiap godaan dosa. Ia tidak dikuasai dosa lagi. Orang yang masih hidup dalam perbuatan dosa berarti belum menerima penebusan dalam Isa Al-Masih.

“Setiap orang yang lahir dari Allah, tidak berbuat dosa lagi; sebab benih ilahi tetap ada di dalam dia dan ia tidak dapat berbuat dosa, karena ia lahir dari Allah. Inilah tandanya anak-anak Allah dan anak-anak Iblis: setiap orang yang tidak berbuat kebenaran, tidak berasal dari Allah, demikian juga barangsiapa yang tidak mengasihi saudaranya” (Injil, surat 1 Yohanes 3:9-10).
~
NN
# Ahmad Subli 2012-11-18 10:43
*
Sungguh merugi bagi umat Kristen di masa sekarang, karena sudah ditinggal mati oleh Tuhannya.

Kenapa ulasan tidak berlanjut terkait dengan Yesus yang bangkit dari kematin, terus mengapa Dia mati? Apakah Dia kekal di muka bumi ini, kalau kekal di negara mana Dia sekarang berada?
# Staff Isa dan Islam 2012-11-19 21:04
~
Saudara Ahmad Subli,

Orang-orang Kristen menyembah Tuhan yang hidup. Mereka tidak pernah menyembah Allah yang telah mati. Bila Tuhan bisa mati, berarti dia bukan Tuhan. Sebab Tuhan adalah kekal!

Mengenai kebangkitan dan kenaikan Yesus ke sorga, silakan saudara membaca penjelasan kami pada artikel yang terdapat di link ini: http://tinyurl.com/c2quvd8. Pada artikel ini dijelaskan secara rinci mengapa Yesus harus disalib dan apakah Dia benar-benar bangkit dari kematian-Nya dan di mana Dia berada saat ini.

Semoga penjelasan kami pada artikel tersebut dapat menjadi satu pencerahan bagi saudara dan menambah pengetahuan saudara mengenai Pribadi Yesus.
~
SO
# No Name 2012-11-20 18:41
*
Saya akan membenarkan arti Qs 5:46 yang anda sebutkan dikomentar sebelumnya: "Dan Kami teruskan jejak mereka dengan mengutus Isa putra Maryam, membenarkan Kitab yang sebelumnya, yaitu Taurat. dan Kami menurunkan Injil kepadanya, di dalamnya terdapat petunjuk dan cahaya, dan membenarkan Kitab yang sebelumnya yaitu Taurat, dan sebagai petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa".

Ayat 48: "Dan Kami telah menurunkan Kitab (Al-Quran) kepadamu Muhammad dengan membawa kebenaran kitab-kitab yang diturunkan sebelumnya dan menjaganya, maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang diturunkan Allah dan janganlah engkau mengikuti keinginan mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu".

Untuk selanjutnya bisa anda baca sendiri di Al-Quran. Terimakasih.
# Staff Isa dan Islam 2012-11-22 20:32
~
Saudaraku, perhatikanlah dengan seksama ayat 48 tersebut. Ayat 48 mengakui kitab-kitab sebelumnya yaitu Taurat dan Injil adalah kebenaran dan kitab itu dijaga keberadaannya.

Prinsipnya jelas bahwa Al-Quran mengakui Taurat dan Injil adalah Firman Allah yang benar, tetapi mengapa dalam praktiknya jauh berbeda. Umat Islam tidak membaca dan tidak mengamalkan kitab-kitab sebelumnya.

Begitu juga dalam Qs 3:55 “(Ingatlah), ketika Allah berfirman: "Hai `Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat...” Ayat ini mengakui pengikut Isa Al-Masih itu dimuliakan, bukan orang kafir. Tetapi lagi-lagi dalam praktik nyata berbeda. Islam menuduh pengikut Isa Al-Masih kafir.

Jadi tampak jelas adanya masalah ketidak-konsist enan di dalam Islam.
~
NN
# lalux 2012-11-21 09:22
*
Saudara Staff,

Sepertinya anda belum paham siapa yang dimaksud Isa Al-Masih dalam Al-Quran. Isa Al-Masih dan Yesus (Isa yang disalib) dalam Al-Quran adalah 2 sosok yang berbeda.

Menurut Al-Quran, yang disalib itu adalah seseorang yang diserupakan wajahnya dengan Nabi Isa. Jadi yang dianggap Tuhan oleh orang Kristen adalah orang yang sebenarnya lebih rendah kedudukannya daripada Nabi Isa.
# Staff Isa dan Islam 2012-11-22 20:41
~

Saudara Lalux,

Isa Al-Masih dan Yesus adalah satu pribadi yang sama. Ada tertulis tentang-Nya seperti ini "Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali" (Qs 19:33). Dalam ayat ini digunakan kata dalam bentuk masa lalu, yaitu "Tawafa", yang berarti Dia telah mati.

Kita cendrung memilih tafsir daripada mencari tahu kebenaran mengenai hal ini. Tegas kitab saudara mengatakan bahwa Isa Al-Masih mati, namun entah mengapa penafsir berkata lain.Tidak ada sarjana Muslim yang menyangkal bahwa Yahya pembaptis lahir, mati dan akan dibangkitkan. "Kesejahteraan atas dirinya pada hari ia dilahirkan, dan pada hari ia meninggal dan pada hari ia dibangkitkan hidup kembali" (Qs 19:15)

Namun penyusunan kata-kata yang praktis sama juga diberikan kepada Isa Al-Masih, di dalam Qs 19:33-34

Jika umat Muslim percaya bahwa Yahya Pembaptis memang mati, lalu mengapa untuk Isa Al-Masih tidak? Injil menjelaskan bahwa Isa Al-Masih mati dan bangkit "Sebab yang sangat penting telah kusampaikan kepadamu, yaitu apa yang telah kuterima sendiri, ialah bahwa Isa Al-Masih telah mati karena dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci, bahwa Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci;" (Injill, surat 1 Korintus 15:3-4).

Saudara dapat lihat penjelasan mengenai kematian Isa di link http://tinyurl.com/9vj9yjd
~
NN
# Bagas 2012-11-27 12:05
*
Al-Quran memuji Kristen sebelah mana ya? Judulnya kok berbeda dengan isinya?
# Staff Isa dan Islam 2012-11-27 14:19
~
Saudara Bagas,

Perhatikanlah ayat ini: “Kami iringi (pula) dengan Isa putra Maryam, dan Kami berikan kepadanya Injil dan Kami jadikan dalam hati orang yang mengikutinya rasa santun dan kasih sayang" (Qs 57:27).

Ayat Al-Quran di atas mengatakan bahwa orang-orang yang mengikuti Isa Al-Masih akan diberikan rasa santu dan kasih sayang. Jelas yang dimaksud pengikut Isa Al-Masih di sini adalah orang Kristen bukan? Dengan kata lain, Al-Quran mengatakan bahwa orang-orang Kristen diberi rasa santun dan kasih sayang. Kami melihat hal ini merupakan pujian bagi orang Kristen yang ditulis oleh Al-Quran.
~
SO
# thya 2012-12-03 21:18
*
Semoga Tuhan terus memberi hikmat dan pengertian dalam menjawab setiap pertanyaan yang ada, sehingga bukan anda lagi yang berkata-kata, melainkan Roh Kudus untuk mengungkapkan isi hati Bapa.

Tuhan memberkati.
# Staff Isa dan Islam 2012-12-13 13:34
~
Saudara Tyha,

Terimakasih untuk doa dan komentar saudara. Ucapan saudara sungguh menguatkan kami dan mengingatkan kami kembali, apa yang menjadi bagian kami dan apa yang menjadi bagian Roh Kudus.

Kiranya Tuhan memberkati saudara.
~
SO
# guest 2013-01-13 11:50
*
Salam,

Maaf, bolehkah saya bertanya, mengapa dalam setiap menjawab pertanyaan harus selalu diiringi dengan tulisan dari Al-Quran? Tidakkah kitab suci Injil adalah firman Tuhan?

Mengapa menggunakan kata dalam Al-Quran yang berbeda dengan firman Tuhan atau kitab yang bukan firman Tuhan?
# Staff Isa dan Islam 2013-01-15 14:21
~
Saudara Guest,

Tujuan kami mengutip ayat-ayat dari Al-Quran, agar setiap orang yang membaca dapat melihat bahwa apa yang kami sampaikan bukan berdasarkan logika kami. Tetapi sesuai dengan apa yang ditulis dalam kitab suci. Baik itu kitab suci yang diyakini orang Islam, maupun orang Kristen.

Sebagai contoh: Menurut kami orang Islam wajib membaca dan mengimani Alkitab/Injil. Sebab demikianlah yang dikatakan Al-Quran. Dan inilah buktinya: “Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa” (Qs 5:46).

Nah, bagaimana dengan saudara Guest, sebagai seorang Muslim apakah saudara sudah melaksanakan apa yang diperintahkan pada Qs 5:46 di atas?

Dan untuk saran saudara agar memuat kutipan ayat secara lengkap, kami ucapkan terimakasih. Kami akan memperhatikannya.
~
SO
# hakkuallah 2013-02-16 09:16
*
Staf Isa dan Islam,

Kamu tahu, kenapa Al-Quran banyak membicarakan Nabi Isa? Karena Allah ingin membersihkan nama baik nabi-Nya. Kamu tidak memperhatikan ayat-ayat Allah tentang Nabi Isa.

Allah memuliakan Nabi Isa dan Allah meluruskan kesesatan umat Nabi Isa, melalui firman Allah yang terakhir yaitu Nabi Muhammad.
# Staff Isa dan Islam 2013-02-21 15:42
~
Mengutip tulisan Sdr. Hakkuallah: "melalui firman Allah yang terakhir yaitu Nabi Muhammad." Apakah maksud tulisan ini bahwa Muhammad adalah firman Allah?

Apakah untuk membersihkan nama baik, Allah harus menyamakan dengan Dia? Dalam Al-Quran Isa Al-Masih diberi gelar "seorang terkemuka di dunia dan di akhirat" (Qs 3:45). Bukankah seharusnya hanya Allah yang diberi gelar terkemuka di akhirat? Penjelasan selengkapnya dapat saudara baca di url ini http://tinyurl.com/c77kngc

Lagi, Isa Al-Masih diberi gelar "anak laki-laki yang suci" (Qs 19:19). Sehingga kematian-Nya di kayu salib dapat memikul beban dosa umat manusia. Mengenai kematian Isa Al-Masih baca di sini http://tinyurl.com/3jmrz7r

Isa Al-Masih mempunyai hati kasih sayang yang juga ditaruh di dalam hati para pengikut-Nya. Dan menyatakan kasih Allah Bapa di surga. “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini (yaitu manusia yang terjerat dalam dosa), sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkanny a oleh Dia" (Injil, Rasul Yohanes 3:16-17).

Renungkanlah dengan seksama Firman Tuhan ini!

Semoga hati anda juga akan terbuka menyambut Isa Al-Masih, sumber kasih sayang, pengampunan dosa, dan hidup kekal di surga.
~
DA
# Hamba tuhan 2013-02-20 09:32
*
To: Hakkuallah,

Sebenarnya kamu sudah baca semua kitab atau belum? Cukuplah anda baca dulu artikel ini, kalau anda paham, maka anda akan tahu rahasia sebenarnya dari Tuhan. Tapi saya merasa anda tentu sudah paham, sebab saya saja yang baru berusia 18 tahun sangat paham dan sadar akan kebenaran-Nya.

Semua yang Tuhan kerjakan itu tidak dapat kita ungkapkan, karena akal manusia levelnya sangat jauh. Hanya Tuhan yang bisa menjawab semua hal, dan pembuat artikel ini menurut saya sedang dipakai Tuhan untuk menyadarkan orang yang belum mengerti.

Ingatlah, iblis sedang mengikat orang-orang yang ingin mengetahui kebenaran dan keselamatan. Jadi, kita perlu membaca, memahami, percaya dan mengikuti kebenaran tersebut. Bila kita melakukannya, maka kita akan selamat. Tidak perlu memutar-balikka n semua fakta, karena itu sia-sia. Sebab anda sedang berlawanan dengan kebenaran Yang Maha Esa. Sebab sekali Tuhan mengatakan benar, maka benarlah untuk selamanya.
# Staff Isa dan Islam 2013-02-20 15:19
~
Saudara Hamba Tuhan,

Terimakasih untuk penjelasan saudara di atas. Kami setuju dengan pernyataan saudara bahwa Tuhan adalah Maha Sempurna dan Maha Tahu. Hanya Dia yang mengerti mana yang benar dan mana yang tidak.

“Sebab di dalam Dialah [Tuhan] tersembunyi segala harta hikmat dan pengetahuan”
(Injil, Surat Kolose 2:3)
~
SO
# hakkuallah 2013-03-21 17:55
*
Staf Isa dan Islam,

Kalau Al-Quran memuji orang Kristen, berarti menghargai dan menghormati Nabi Isa sebagai nabi dan rasul, bukan sebagai Tuhan. Sementara orang-orang Kristen tidak pernah memuji orang-orang Islam di dalam Alkitab dan tidak menghargai para nabi dan rasul lainnya.
# Staff Isa dan Islam 2013-03-28 11:08
~
Saudara Hakkuallah,

Menurut kami wajar saja bila Muhammad menuliskan Isa Al-Masih dan nabi-nabi lain dalam kitabnya. Sebab Isa dan para nabi tersebut sudah ada jauh sebelum Muhammad ada. Bahkan, setidaknya sebagian isi dari Al-Quran mengambil dari kitab-kitab sebelumnya.

Mengapa orang Kristen tidak memuji Islam dalam Alkitab? Alasannya: Pertama, Allah lewat nabi dan rasul-Nya tidak pernah berbicara akan ada nabi yang bernama Muhammad. Berbeda dengan Isa Al-Masih, sejak zaman Nabi Musa pun Allah sudah menubuatkan kedatangan-Nya.

Alasan kedua: Walau tidak semua, tetapi umumnya ajaran Islam bertolak-belaka ng dengan ajaran Isa yang terdapat dalam Alkitab. Jadi, bagi orang-orang Kristen tidak ada alasan yang kuat, untuk mereka harus memuji Islam dalam Alkitab.

Bagaimana mungkin bisa memuji ajaran yang bertentangan bukan?
~
SO
# kashmir 2013-03-22 13:55
*
Saudaraku, saya rasa anda salah menafsirkan ayat tersebut. Di dalam ayat tersebut tidak ada kata Kristen. Yang dimaksud dengan pengikut Isa di situ adalah orang-orang Nasrani (ahli kitab). Sepertinya anda harus belajar ilmu tafsir Al-Quran, karena ada beberapa ayat di dalam Al-Quran yang tidak dapat diartikan secara langsung

Yang perlu anda ketahui bahwa orang Nasrani berbeda dengan orang Kristen. Saya rasa anda harus belajar sejarah tentang awal munculnya agama Kristen.
# Staff Isa dan Islam 2013-03-28 11:08
~
Saudara Kashmir,

Yang dimaksud dengan pengikut Isa Al-Masih adalah orang-orang Nasrani atau Kristen. Nasrani = Kristen. Nasrani tidak berbeda dengan Kristen.

Nasrani berasal dari kata Nazaret. Nazaret adalah kampung halaman Yesus, sehingga Dia sering dipanggil dengan sebutan Yesus orang Nazaret. “Orang ini bersama-sama dengan Yesus, orang Nazaret itu" (Injil, Rasul Besar Matius 26:71).

Kala itu, para pengikut Yesus disebut dengan nama Nazarene, artinya pengikut orang Nazaret. Lalu dari kata ini muncullah kata Nasrani dalam bahasa Arab yang kemudian diserap oleh bahasa Indonesia. Sehingga, orang-orang Islam sering menggunakan kata Nasrani bagi orang-orang Kristen.

Kata Kristen sendiri muncul pada zaman murid-murid Yesus. Kala itu Yesus telah naik ke sorga. Kristen artinya pengikut Kristus (Yesus). Panggilan ini diberi untuk membedakan orang-orang pengikut Yesus dengan non-pengikut Yesus. “Di Antiokhia itulah orang-orang yang percaya kepada Yesus untuk pertama kali disebut orang-orang Kristen” (Injil, Kisah Para Rasul 11:26).

Jadi, sekali lagi kami sampaikan kepada saudara, bahwa baik Nasrani maupun Kristen adalah pengikut Isa Al-Masih. Jadi, kami tidak salah tafsir bukan untuk ayat Al-Quran di atas?
~
SO
# arohman arohim 2013-03-29 08:23
*
Di Al-Quran, yang menjelaskan Injil sebagai petunjuk dan cahaya itu, sebelum Injil diubah oleh bangsa Roma.
# Staff Isa dan Islam 2013-04-02 16:49
~
Saudara Arohman,

Dapatkah saudara menjelaskan kapan tepatnya Injil dirubah bangsa Roma, dan adakah buktinya? Bila benar Injil dirubah bangsa Roma, apakah Allah yang memberi wahyu kepada Muhammad tidak tahu Injil sudah dirubah, sehingga Dia masih mengatakan “Injil sebagai petunjuk dan cahaya”?

Saudara Arohman, saran kami, silakan saudara mempelajari Injil dari sumber yang benar. Injil tersedia dalam bahasa Indonesia, saudara bisa membacanya sendiri. Silakan lihat apakah benar di sana ada ayat yang dipolitisir?

Justru kami sangat prihatin kepada saudara, yang hanya menerima begitu saja informasi dari orang lain, tanpa memeriksa ulang kebenaran informasi tersebut.
~
SO
# satria senja 2013-04-01 00:12
*
1. Dalam Al-Quran istilah “Kristen” sama sekali tidak dikenal, jadi sangat naif jika mengkaitkan antara Qs 57:27 dengan judul tulisan.

2. Pengikut Nabi Isa dalam ayat tersebut terbagi dalam dua golongan. Yaitu golongan yang beriman dan golongan fasik.

3. Dalam Al-Quran Nabi Isa mengaku hanya Hamba Allah yang diutus hanya untuk bani Israel, dan hal ini pun dibenarkan oleh Bibel.
# Staff Isa dan Islam 2013-04-02 16:50
~
Saudara Satria Senja

1. Silakan saudara membaca penjelasan kami untuk pertanyaan dari saudara #Kashmir 2013-03-22 13:55#, tentang pengertian Kristen dan Nasrani di atas.

2. Setiap yang ada di dunia ini, Tuhan ciptaan dalam dua sisi. Demikian juga dengan sifat manusia. Ada yang fasik dan ada yang tidak fasik. Nah, bagaimana dengan anda, apakah saudara termasuk golongan orang fasik?

3. Benarkah Isa Al-Masih hanya diutus bagi bangsa Israel? Silakan saudara membaca penjelasan kami pada artikel ini: http://tinyurl.com/cqvgxdo.
~
SO 
# A. Mahfudhi 2013-04-01 21:10
*
Saya mau mengutip satu ayat dalam kitab anda yaitu Markus 16:17-18 “Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh"

Di sini ada kalimat “sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka", sebagai orang yang percaya pada Yesus apa anda telah melakukannya?

Saya pernah bertanya pada orang Kristen, tapi dia hanya menjawab "Injil tidak bisa dipahami hanya satu ayat" dan saya tidak mau mendapat jawaban itu lagi. Terimakasih.
# Staff Isa dan Islam 2013-04-02 16:50
~
Dalam Injil ditulis bagaimana iblis mencoba untuk membuat Yesus berdosa. Tetapi iblis tersebut gagal. Dan salah satu trik yang digunakan iblis adalah:

“Kemudian ia [iblis] membawa Yesus ke Yerusalem dan menempatkan Dia di bubungan Bait Allah, lalu berkata kepada-Nya: "Jika Engkau Anak Allah, jatuhkanlah diri-Mu dari sini ke bawah, sebab ada tertulis: Mengenai Engkau, Ia akan memerintahkan malaikat-malaik at-Nya untuk melindungi Engkau, dan mereka akan menatang Engkau di atas tangannya, supaya kaki-Mu jangan terantuk kepada batu. "Yesus menjawabnya, kata-Nya: "Ada firman: Jangan engkau mencobai Tuhan, Allahmu!" (Injil Rasul Lukas 4:9-12)

Yesus sendiri telah mengatakan untuk tidak mencobai Allah! Lalu, mengapa kami harus memenuhi keinginan saudara Mahfudhi untuk membuktikan kebenaran ayat di atas? Jelas kami tidak ingin seperti iblis yang ingin mencobai Allah!
~
SO
# arohman arohim 2013-04-07 18:10
*
Injil yang dimaksud di Al-Quran Injil yang belum dipolitisir, karena kerajaan Roma takut akan pengikut Nabi Isa marah karena nabinya disalib. Makanya membuat gubahan yang menyatakan penyaliban adalah pengorbanan Tuhan untuk hamba-Nya.

Kalau pengorbanan Tuhan anda di kayu salib, umat Kristen harus berterimah-kasi h terhadap Kerajaan Roma yang membantu Isa anak Maryam menjadi Tuhan anda.

Itu trik Kerajaan Roma biar umat Nasrani tidak marah. Terserah anda percaya atau tidak, saya sudah menyampaikan kebenaran yang ada, dan Isa telah digantikan Yudas untuk disalibkan. Tolong jangan dihapus.
# Staff Isa dan Islam 2013-04-11 11:10
~
Saudara Arohman arohim,

Kami tidak paham maksud saudara, kapan waktunya terjadi kerajaan Roma takut dengan pengikut Isa Al-Masih?

Tidak pernah tercatat dalam sejarah bahwa Kerajaan Roma saat itu takut dengan amarah pengikut Isa Al-Masih. Kerajaan Roma saat itu adalah yang terbesar di dunia. Mereka menguasai Eropa dan Asia.

Sedangkan pengikut Isa Al-Masih yang masih loyal saat peristiwa penyaliban itu tidak sampai 30 orang. Dan para pengikut itu terdiri dari nelayan dan wanita. Mereka sangat lemah sehingga tidak mungkin mengadakan perlawanan terhadap tentara Roma.
~
NN
# yesus human 2013-04-07 23:07
*
Jadi coba direnungkan bersama, kenapa Tuhan tidak adil turun dan hanya yang bisa dibantu orang Roma untuk ketuhanannya. Apakah kita masih tidak percaya kalau bukan karena orang Roma menyalip Yesus, tidak ada penebusan dosa buat kita?

Marilah bersama-sama berterimakasih dengan orang Roma yang mengangkat Tuhan kita. Dan Tuhan kita merasa kesakitan sangat berkuasanya orang Roma pada waktu itu. Tuhan tiada kuasa tentangnya. Sampai kiblat Kristen pun dipindah ke vatikan Roma.
# Staff Isa dan Islam 2013-04-11 11:27
~
Saudara Yesus Human,

Tentara Roma tidak menentukan apa-apa terhadap ke-Tuhanan Isa Al-Masih dan Kristen tidak pernah memiliki kiblat ke suatu arah tertentu, apalagi ke Vatikan. Dari tulisan saudara kami bisa menilai pengetahuan saudara mengenai kekristenan jauh menyimpang.

Kedatangan, kematian dan kebangkitan Isa Al-Masih sudah dinubuatkan oleh para nabi sebelumnya, sebab Allah yang menetapkan hal itu. Dan Firman Allah tidak pernah penyatakan tentara Roma telah berjasa atas kematian Isa Al-Masih.
~
NN
# Mustamar.Sutan 2013-04-13 15:09
*
Karena Al-Quran memang murni wahyu Allah yang tidak berawal. Allah yang menciptakan Nabi Adam dan Isa dengan kalimat perintah (Qun). Allah yang memperlihatkan diri-Nya kepada Musa, tapi karena Musa mahkluk-Nya tidak diberi kesanggupan untuk melihat-Nya bahkan gunung itu terbakar.

Karena Al-Quran wahyu, tidak akan pernah dirobah manusia maka cerita tentang nabi-Nya terutama Musa dan Isa jelas dan suci, tak ada cerita rasul-Nya yang porno. Itulah salah satu tanda Kitab Suci.

Sayang karena Al-Quran diturunkan keturunan Ismail saudaranya Ishak sudah 14 abad, sampai kini tetap menghujat dengan berbagai cara dan metode, kalau tidak sama dengan kitab pengikut Musa dan Isa dikatakan Al-Quran bohong.
# Staff Isa dan Islam 2013-04-25 10:24
~
Saudara Mustamar Sutan.

Al-Quran telah banyak mengalami perubahan hingga saat ini. Telah terbukti bahwa pada saat kematian Muhammad tidak didapati kumpulan wahyu yang telah disusun rapi seperti Al-Quran sekarang ini. Dan tanpaklah telah terjadi suatu proses editorial. Beberapa waktu setelah kematian Muhammad barulah wahyu-wahyu itu dikumpulkan oleh para pemimpin Muslim dari catatan yang ditulis di atas daun-daun, batu-batu, tulang belikat Onta dll. Serta dari ingatan orang-orang. Hasil dari pengumpulan berbagai koleksi tampak saling berbeda.

Khalifah Usman memutuskan untuk memperbaiki situasi dan mengumpulkan para ulama untuk menciptakan teks standard resmi antara tahun 650-656 yang disebarkan secara luas dan disaat yang sama mengeluarkan perintah agar semua versi lainya dimusnahkan.

Petikan naskah Al-Quran paling tua yang masih bertahan, tertanggal tidak lebih awal dari abad ke-2 Hijjriah. Naskah-naskah itu ditulis dengan tulisan Kufic yang hanya menggunakan huruf konsonan. Hasilnya adalah interpretasi yang rancu dan terbuka seperti bila seluruh huruf vokal dan tanda baca dihilangkan dari teks berbahasa Indonesia. Belakangan hari barulah penempatan huruf vokal dan tanda baca lainya ditambahkan.

Berbagai versi yang berbeda terus bermunculan sampai paling tidak abad 10 M, ketika beberapa ulama Islam dipenjara karena menolak meninggalkan Al-Quran versi pilihan mereka. Bahkan hingga pertengahan abad ke-20 masih ada dua versi yang dipakai. Suatu fakta yang menggemparkan umat Muslim.

Saat sebagian besar dunia Muslim memiliki satu versi, di Afrika Utara masih dipakai versi lainnya. Meskipun demikian versi lainya itu cepat dikalahkan oleh versi utama yang disahkan Usman.
~
NN
# Gabriel 2013-04-13 15:41
*
Saya seorang Kristen. Saya merasa beruntung terlahir Kristen. Karena saya jadi memiliki dasar dan pengetahuan mengenai Kristen. Berbeda dengan yang tidak terlahir Kristen, hanya mengutip sepenggal ayat untuk menafsirkannya dan menyerang Kristen. Saya salut untuk orang yang terlahir tidak Kristen untuk merubah kepercayaannya, karena itu memang sulit. Mempelajari suatu yang baru, yang bertentangan dengan ajaran yang diyakininya sedari kecil.

Dulu saya juga ragu dengan iman saya, kemudian saya pelajari agama lain termasuk agama Islam. Ada beberapa ajaran yang tidak dapat diterima akal saya. Silakan umat Islam menjawab.

1. Mengapa shalat harus dalam bahasa Arab?
2. Mengapa perempuan mensturasi dilarang beribadah?
3. Mengapa perempuan yang berjinah dilempari batu sampai mati/ dikurung dalam ruangan sampai mati, sedangkan pria yang berjinah akan diampuni bila bertobat. Apakah tidak diberi kesempatan bagi perempuan yang berjinah untuk bertobat?
3. Mengapa Muhammad memimpin perang untuk menyebarkan agamanya?
4. Apa esensi dari naik Haji?
5. Apa pendapat kalian tentang poligami? Kalian mengatakan Muhammad melakukan poligami dengan tujuan mulia, yaitu menolong para janda dan masih banyak alasan baik lainnya. Apakah menolong wanita seperti itu harus dengan menikahinya? Apakah jika tidak menjadi isteri sendiri tidak layak ditolong?
6. Dengan menggunakan akal sehat, bisakah kalian menuliskan hal baik yang dilakukan Muhammad dan hal yang menurut akal sehat kalian seharusnya tidak layak dilakukan?

Ini forum diskusi. Jadi saya kira sah-sah saja menanyakan itu. Saya tidak menyerang, hanya ingin tahu.
# Staff Isa dan Islam 2014-07-22 09:42
~
Saudara Gabriel,

Di kitab suci yang dipercaya umat Muslim, pengikut Isa Al-Masih atau yang disebut Kristen mendapat pujian.

Inilah kesaksian Al-Quran, Allah memberikan rasa santun dan kasih sayang kepada pengikut Isa Al-Masih. "Kami iringi (pula) dengan Isa putra Maryam, dan Kami berikan kepadanya Injil dan Kami jadikan dalam hati orang yang mengikutinya rasa santun dan kasih sayang” (Qs 57:27).
~
Daniar
# Mustamar.Sutan 2013-04-15 10:43
*
To Gabriel: Karena anda sudah buta, tuli, bisu dan sudah dikunci mati hati anda oleh Allah, percuma saja memberikan penjelasan tentang sholat harus bahasa Arab, sebab kami jelaskan toh anda tidak akan mengerti, apalagi kata anda murtad dari Islam. Karena kemurtadan anda karena tak mengerti maka bila anda bertobat kembali ke Islam dengan iklas, saya yakin Allah mengampuni anda. Kalau anda ingin bertanya juga lebih baik bertanya kepada mualaf saja, sepert Isan LS Mokoginta dll.
# Staff Isa dan Islam 2013-04-23 10:23
~
Saudara Mustamar,

Apakah saudara sebagai Islam diajarkan untuk begitu membenci orang-orang yang non-Muslim? Dan apakah Allah yang saudara sembah sebegitu kejamnya sehingga Dia mau mengunci hati seseorang dan menjadikannya buta, tuli, dan bisu?

Saudara Gabriel di atas hanya sekedar bertanya, bukan untuk menghina agama saudara. Tetapi mengapa saudara justru memberi penjelasan yang menghakimi dan mengatakan Allah telah mengunci hatinya?

Bukankah jauh lebih baik bila saudara menjawab pertanyaan-pert anyaan yang diajukan saudara Gabriel di atas, daripada saudara menghakiminya?

Firman Tuhan dalam Kitab Suci Injil berkata, “Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri” (Injil, Rasul Besar Matius 22:39). Inilah perintah Isa Al-Masih, bagaimana mungkin saudara sebagai umat Muslim berkata adalah pengikut sejati Isa Al-Masih, bila saudara sendiri tidak mengikuti perintah-Nya untuk saling mengasihi sesama?
~
SO
# Gabriel 2013-04-15 15:03
*
Quoting Mustamar.Sutan:
To Gabriel : Karena anda sudah buta, tuli, bisu dan sudah dikunci mati hati anda oleh allah, percuma saja memberikan penjelasan tentang sholat harus bahasa arab, sebab kami jelaskan toh anda tidak akan mengerti, apalagi kata anda murtad dari Islam. Karena kemurtadan anda karena tak mengerti maka bila anda bertoba kembali ke Islam dengan iklas, saya yakin allah mengpuni anda. Kalau anda ingin bertanya juga lebih baik bertanya kepada Mualaf saja, sepert Isan LS Mokoginta dll

Maaf bapak, saya bukan murtadin. Saya terlahir Kristen. Saya tidak bermaksud buruk menanyakannya. Saya hanya ingin tahu karena saya memang tidak tahu.
# Staff Isa dan Islam 2014-07-22 10:02
~
Saudara Gabriel,

Kami sungguh melihat saudara berdiskusi dengan santun. Sebagai pengikut Isa Al-Masih saudara telah mengasihi sesama, bukan membalas dengan kebencian.

Kami juga ingin membagikan firman Allah ini: “Kasihilah ... dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu” (Injil, Rasul Besar Matius 5:44).
~
Daniar
# hakkuallah 2013-04-17 17:05
*
Buat Gabriel,

1. Mengapa shalat dalam bahasa Arab? karena ibadah tauqifi (yang dikerjakan sebagai bentuk ketetapan Allah) adalah untuk menjaga shalat sepanjang abad tanpa mengurangi dan penambahan. Penjelasan ini panjang sekali

2. Mengapa perempuan mensturasi dilarang beribadah? Beribadah boleh, tapi shalat tidak boleh, sebab Nabi Muhammad melarangnya.

Setelah diteliti berbagai medis, semua gerakan shalat, seperti ruku dan sujud bisa menambah kelancaran peredaran darah ke dalam rahim seorang wanita, bermanfaat bagi wanita sedang hamil, namun berbahaya bagi wanita haid.

Nabi Muhammad melarangnya, tapi tidak menjelaskan secara detail penyebabnya, karena dia seorang nabi dan rasul. Karena kalau memberikan penjelasan maka manusia tidak mau menerima kebenaran. Biar manusia mau berfikir. Yang lain saya belum jawab, karena katanya terbatas. Terimakasih.
# Staff Isa dan Islam 2013-04-23 10:25
~
Saudara Hakkuallah, terimakasih sudah mau membantu menjawab pertanyaan dari saudara Gabriel di atas. Sedikit tanggapan dari kami, dan kiranya saudara berkenan untuk menjawabnya lagi:

1. Menurut saudara, sholat dalam bahasa Arab adalah bentuk ketetapan Allah. Pertanyaan kami, apakah ada ayat dalam Al-Quran yang merupakan perkataan Allah bahwa Dia lebih meninggikan bahasa Arab dibanding bahasa lain? Dan apakah Allah hanya mengerti bahasa Arab dan mengabaikan bahasa lain?

2. Dapatkah saudara menjelaskan apa yang dimaksud dengan beribadah menurut saudara yang bisa dilakukan oleh wanita menstruasi? Sepengetahuan kami wanita menstruasi tidak hanya dilarang sholat. Tetapi juga tidak boleh puasa, memegang Al-Quran, dan semua bentuk ibadah agama Islam.

Umat Muslim selalu mengatakan ajaran Kristen tidak rasional. Mereka selalu menuntut penjelasan yang masuk akal. Saudara di atas menuliskan “Nabi Muhammad melarangnya, tapi tidak menjelaskan secara detail penyebabnya, karena dia seorang nabi dan rasul” Apakah kalimat ini sungguh masuk akal? Bagaimana mungkin seseorang melarang sesuatu tanpa memberi penjelasan?
~
SO
# Gabriel 2013-04-30 09:48
*
Sdr. Hakkuallah,

Terimakasih sdr. Hakkuallah telah menjawab pertanyaan saya. Kembali lagi ke masalah menstruasi. Kapan penelitian medis itu dijadikan alasan mengapa wanita menstruasi dilarang shalat? Apakah memang itu alasan pertama nabi anda melarang wanita menstruasi untuk shalat?
# Staff Isa dan Islam 2014-07-22 10:09
~
Saudara Gabriel,

Kami kira itu bukan alasan utama. Karena menurut penjelasan saudara Hakkuallah, "Nabi Muhammad melarangnya, tapi tidak menjelaskan secara detail penyebabnya, karena dia seorang nabi dan rasul. Karena kalau memberikan penjelasan maka manusia tidak mau menerima kebenaran. Biar manusia mau berfikir."

Jadi, tidak ada penjelasan detail mengapa wanita menstruasi dilarang sholat. Aneh, bukan?
~
Daniar
# hakkuallah 2013-05-03 17:51
*
To: Gabriel,

Untuk menjawab masalah menstruasi dan kapan penelitian melakukan medis, anda bisa membuktikan yang lain. Setiap perbuatan Nabi Muhammad dan apa yang dilarang Allah dan Rasul-Nya ada hikmah dibalik itu.

Tidak satupun penjelasan Nabi Muhammad mengatakan penyebabnya dan tidak satupun penjelasan Nabi Muhammad mengapa Allah memerintahkan sholat. Tujuan semua itu tidak dijelaskan adalah sebagai bukti bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah. Setiap para nabi dan rasul diberikan mukjizat.

Jika anda masih ragu atas kerasulan Nabi Muhammad, silakan anda perhatikan perbuatannya dengan riwayat yang shahih. Contoh: Allah mengharamkan makan babi dan termasuk di dalamnya, di dalam penjelasan manapun tidak satupun dijelaskan mengenai kandungan babi.
# Staff Isa dan Islam 2013-05-06 18:21
~
Saudara Hakkuallah,

Setiap kami meminta penjelasan dari saudara mengenai alasan Muhammad mengeluarkan ajaran-ajaran yang harus dilakukan oleh umatnya, saudara selalu menjawab: Karena Muhammad seorang nabi, maka dia tidak perlu memberi alasan.

Membaca penjelasan saudara di atas, maaf bila kami terpaksa mengambil kesimpulan bahwa umat Islam diajarkan untuk mempunyai iman yang buta. Yaitu mengimani atau mempercayai setiap perkataan dan perbuatan nabinya tanpa mencari-tahu apa yang menjadi sebab akibat perkataan atau ajaran tersebut disampaikan.

Dan anehnya, di sisi lain umat Muslim mempertanyakan ajaran Isa Al-Masih yang terdapat dalam Alkitab. Ibarat pepatah mengatakan “Gajah di pelupuk mata tidak tampak, kuman di seberang lautan tampak”
~
SO
# femo 2013-05-23 18:42
*
Maaf bila kami terpaksa mengambil kesimpulan bahwa umat Islam diajarkan untuk mempunyai iman yang buta. Yaitu mengimani atau mempercayai setiap perkataan dan perbuatan nabinya tanpa mencari-tahu apa yang menjadi sebab akibat perkataan atau ajaran tersebut disampaikan.

Secara medis dan akidah sudah dijelaskan darah mens adalah kotor, dan shalat adalah ritual agama yang membutuhkan kesucian. Untuk itu kita berwudhu menghilangkan sifat kotor jasmani dulu, dan shalat adalah untuk memperkuat rohani. Di sini jelas.
# Staff Isa dan Islam 2013-05-24 21:00
~
Saudara Femo,

Sebelumnya maaf komentar saudara sebagian kami hapus. Mari kita membahas penjelasan saudara satu per satu.

Saudara Femo, di sinilah letak perbedaan iman orang Kristen dengan iman orang Islam.

Ketika orang Kristen beribadah, hal tersebut bertujuan untuk membangun hubungan dengan Allah. Mencari wajah Allah, dan berkomunikasi dengan Allah. Demikian juga ketika mereka membaca kitab suci, mereka membacanya untuk mengetahui isi hati Tuhan. Apa yang Tuhan ingin mereka lakukan sebagai umat percaya, juga agar mereka hidup sesuai dengan tuntunan firman Tuhan.

Itulah sebabnya kitab suci umat Kristen diterjemahkan ke berbagai bahasa yang ada di dunia ini. Firman Tuhan berkata, “Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung” (Kitab Nabi Yoshua 1:8)

Pengikut Isa, dalam melakukan ibadahnya, baik itu puasa, membaca kitab suci, atau ibadah di gereja, semua itu mereka lakukan semata-mata untuk mencari wajah Tuhan. Bukan sekedar ritual!

Berbeda memang dengan umat Muslim. Sebagaimana yang saudara katakan di atas, bahwa shalat adalah ritual agama, sehingga perlu berwudhu menghilangkan sifat kotor jasmani.

Apakah menurut saudara dengan berwudhu dapat menghilangkan sifat kotor seseorang? Manakah yang lebih penting, kesucian jasmani atau rohani?
~
SO
# Atheis mencari tuhan 2013-07-03 11:27
*
Al-Quran memuji orang Kristen hanya pada saat ajarannya masih murni. Tapi skarang ajarannya sudah dirubah-rubah.
# Staff Isa dan Islam 2013-07-04 16:59
~
Saudara Atheis,

Kalau tidak keberatan, dapatkah saudara menjelaskan apa yang dimaksud dengan “ajaran Kristen sekarang sudah diubah-ubah?”

Kiranya saudara juga tidak keberatan ajaran manakah yang diubah itu dan siapakah yang melakukan perubahan tersebut.

Juga renungkanlah ayat ini: “Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu” (Injil, Rasul Besar Matius 24:35).
~
SO
# Leankid 2013-07-06 21:03
*
Menurut staff IsadanIslam alasan mengapa orang Kristen (Nasrani) tidak memuji Islam dalam Alkitab? Alasannya:

Pertama, Allah lewat nabi dan rasul-Nya tidak pernah berbicara akan ada nabi yang bernama Muhammad. Berbeda dengan Isa Al-Masih, sejak zaman Nabi Musa pun Allah sudah menubuatkan kedatangan-Nya.

Tetapi bagaimana dengan kutipan dari ayat Al-Quran ini?

"Orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang telah Kami beri Al Kitab (Taurat dan Injil) mengenal Muhammad seperti mereka mengenal anak-anaknya sendiri. Dan sesungguhnya sebahagian di antara mereka menyembunyikan kebenaran, padahal mereka mengetahui" (QS 2:146)
# Staff Isa dan Islam 2013-07-19 11:53
~
Saudara Leankid,

Al-Quran dan Alkitab itu berbeda. Dan ayat yang saudara kutip itu terdapat di dalam Al-Quran. Jadi wajar jika kisah seperti Qs 2:146 tidak ada di dalam Alkitab sebab penulisan Alkitab sudah selesai lama sebelum Muhammad lahir. Dan cerita tentang umat Yahudi dan Nasrani mengenal Muhammad terjadi di zaman Muhammad tentunya, dan dicatat dalam Al-Quran di zaman itu juga.

Ayat Qs 2:146 masih harus digali lagi karena tidak menjelaskan kebenaran apa yang disembunyikan oleh orang Yahudi dan Nasrani itu. Jika maksudnya mengenai kenabian Muhammad yang tidak terdapat dalam Alkitab Nasrani, maka yang harus kita selidiki ialah kemana Alkitab yang mencatat kenabian Muhammad. Seharusnya sebagai seorang nabi besar beliau bisa menjaga Alkitab itu. Apakah saudara pernah menemukan Alkitab seperti itu?
~
NN
# Zuly 2013-08-30 15:18
*
Saya tidak melihat satu ayatpun yang menjelaskan bahwa Al-Quran memuji umat Kristen. Al-Quran memuji salah satu rasul kami yaitu Nabi Isa dan menegaskan kerasulan-Nya.

Allah itu Maha penyayang bagi umat-Nya yang beriman kepada Allah dan saling menyayangi kepada sesama umat manusia. Apalah jadinya jika kami tidak menyayangi sesama manusia, mungkin akan tumbuh kesombongan seperti kaum Yahudi.

Maaf itu ayat Al-Qurannya sepotong-sepoto ng jadi menggambarkan bahwa Allah SWT bukan Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Apalah artinya membaca tanpa memahami. Maka Kaum Nasrani sendiri silahkan jangan hanya membaca tapi memahami.

Saya akan berdoa semoga anda staf IDI sekalian kembali ke jalan yang lurus. Karena pesan dari Nabi Isa Al-Masihi dalam Al-Kitab juga untuk berhati-hati akan adanya yang mengunakan nama-Nya sebagai juruselamat tapi sesungguhnya menyesatkan.
# Staff Isa dan Islam 2013-09-03 14:56
~
Saudara Zuly,

“Kami iringi (pula) dengan Isa putra Maryam, dan Kami berikan kepadanya Injil dan Kami jadikan dalam hati orang yang mengikutinya rasa santun dan kasih sayang” (Qs 57:27).

Al-Quran menyebutkan, Allah memberi rasa santun dan kasih sayang kepada pengikut Isa Al-Masih. Bukankah ayat di atas merupakan satu pujian? Al-Quran mengatakan bahwa di hati pengikut Isa atau orang Kristen ada rasa santu dan kasih sayang.

Hal ini sepadan dengan ajaran yang disampaikan oleh Isa dalam Kitab Suci Injil. “Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini" (Injil, Rasul Markus 12:31)

Kami setuju dengan pernyataan saudara. Isa Al-Masih memang mengingatkan pengikut-Nya untuk tidak percaya kepada nabi-nabi palsu. Itulah sebabnya kami tidak mempercayai nabi-nabi yang datang setelah Isa, walaupun dia mengaku sebagai nabi penyempurna.
~
SO
# penny patricia 2013-09-19 12:41
*
Allah memang Maha Penyayang bagi orang yang soleh dan taqwa. Dan Dia juga Maha Kuasa atas segalanya (memberi azab) bagi orang yang kafir, namun Allah Maha penerima tobat.

Anda perlu belajar sifat-sifat Allah jika ingin dekat denganNya. Al-Quran memuji nabi Isa sebagai utusan Allah/nabi itu bukan berarti memuji umat Kristen karena di Al-Quran tidak ada kata umat Kristen apalagi agama Kristen. Tidak ada ayatpun di Al-Quran yang membenarkan Isa itu Tuhan. Isa hanyalah utusan/nabi bahkan mengajak umat-Nya hanya menyembah Allah yang Esa.
# Staff Isa dan Islam 2013-10-02 15:25
~
Saudara Penny Patricia,

Izinkan kami memberikan beberapa ayat pujian Al-Quran terhadap para pengikut Isa Al-Masih yang disebut juga Nasrani atau Kristen.

“Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabiin, siapa saja diantara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal saleh, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran kepada mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati" (Qs 2:62).


“(Ingatlah), ketika Allah berfirman: "Hai Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat. Kemudian hanya kepada Akulah kembalimu, lalu Aku memutuskan diantaramu tentang hal-hal yang selalu kamu berselisih padanya" (Qs 3:55)

Dan termasuk ayat dibawah ini yang memuji dan mengakui kitab suci Kristen:

“Dan Kami iringkan jejak mereka (nabi nabi Bani Israil) dengan Isa putera Maryam, membenarkan Kitab yang sebelumnya, yaitu: Taurat. Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang didalamnya (ada) petunjuk dan dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa” (Qs 5:46)
~
NN
# Staff Isa dan Islam 2013-09-30 21:50
~
Saudara Kasbrungks,

Maaf terpaksa komentar saudara kami hapus, karena tidak sesuai dengan aturan yang sudah ditentukan.

Saran kami, bila saudara ingin memberi komentar, agar tidak melanggar aturan berikut ini:

(1) Tidak boleh memakai lebih dari satu kotak.
(2) Pertanyaan / masukan harus berhubungan erat dengan uraian.
(3) Sebaiknya satu atau paling dua pertanyaan / konsep dimasukan dalam satu comment.
(4) Masukan harus selalu sopan dan jangan agresif.
(5) Masukan tidak boleh memuat banyak bahasa lain, misalnya Bahasa Arab.
(6) Masukan harus dalam Bahasa Indonesia yang lazim dimengerti semua orang.
(7) Masukan tidak boleh memakai singkatan-singk atan, misalnya yg, dlm, sdh,dlsbgnya.
(8) Huruf besar tidak boleh dipakai untuk menekankan sesuatu.
(9) Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.

Demikian, kiranya saudara maklum adanya.
~
SO
# ervan03 2013-10-03 13:42
*
Dialog ini sangat bagus, tapi diingatkan juga dari kesimpulan itu harus dapat apa kesimpulanya. Aku mau menanyakan, sebelumnya terimakasih sudah bisa komentar di sini.

1. Aku mau tanya yang menciptakan langit dan bumi itu siapa? Sedangkan Isa yang kamu maksud Yesus itu baru ada di zaman kaum Israel? Kenapa dijadikan Tuhan?

2. Aku juga beriman kepada Isa putra Maryam tetapi bukan dijadikan Tuhan.

Jika kamu ingin menanyakan tentang kejanggalan dalam agama Islam, sebagai contoh komentar tadi saudara Gabriel harusnya bertanyanya ke ahli agama Islam seperti Habib, syeikh, ustadz.
# Staff Isa dan Islam 2013-10-04 16:33
~
Saudara Ervan,

Terimakasih untuk saran yang saudara berikan. Menurut kami Habib, syeikh, ustadz bukanlah manusia sempurna. Merekapun tidak luput dari kesalahan, bukan? Jadi, bila kita dapat mempelajari tentang kepercayaan kita dengan membaca kitab suci itu sendiri, mengapa kita harus mengandalkan apa kata orang lain?

Memang tidak salah bertanya kepada orang yang lebih mengerti. Tetapi membaca dan mempelajari sendiri kitab suci yang kita imani, adalah jauh lebih baik dibanding hanya berpegang pada “perkataan” seseorang, bukan?

Menjawab pertanyaan saudara di atas:

1. Pencipta langit, bumi dan semesta alam adalah Tuhan Sang Pencipta.

2. Orang Kristen tidak pernah menjadikan Yesus/Isa sebagai Tuhan. Karena Yesus/Isa adalah Tuhan sejak dalam kekekalan. Sedangkan yang saudara maksud “Yesus baru ada di zaman kaum Israel”, adalah masa/waktu dimana Kalimat Allah (Isa Al-Masih) itu datang ke dunia dalam wujud manusia.

Inilah pengakuasan Yesus/Isa atas diri-Nya, yang menyatakan bahwa Dia adalah kekal adanya: “Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Pertama dan Yang Terkemudian, Yang Awal dan Yang Akhir" (Injil, Kitab Wahyu 22:13).

Yesus/Isa mengatakan Dia adalah “Yang Awal dan Yang Akhir” Artinya tidak ada masa/waktu dimana Dia baru ada. Dengan kata lain, Isa kekal adanya. Bukankah kekal adalah sifat Allah?
~
SO
# fulan 2013-10-04 20:14
*
Qs 2:111, "Dan mereka (Yahudi dan Nasrani) berkata: "Sekali-kali tidak akan masuk surga kecuali orang-orang (yang beragama) Yahudi atau Nasrani". Demikian itu (hanya) angan-angan mereka yang kosong belaka. Katakanlah: "Tunjukkanlah bukti kebenaranmu jika kamu adalah orang yang benar".

Qs 2:140, "Ataukah kamu (hai orang-orang Yahudi dan Nasrani) mengatakan bahwa Ibrahim, Ismail, Ishak, Yakqub dan anak cucunya, adalah penganut agama Yahudi atau Nasrani? Katakanlah: "Apakah kamu yang lebih mengetahui ataukah Allah, dan siapakah yang lebih lalim daripada orang yang menyembunyikan syahadahdari Allah yang ada padanya?" Dan Allah sekali-kali tiada lengah dari apa yang kamu kerjakan".

Qs 2:75, "Apakah kamu masih mengharapkan mereka akan percaya kepadamu, padahal segolongan dari mereka mendengar firman Allah, lalu mereka mengubahnya setelah mereka memahaminya, sedang mereka mengetahui?"

Saya mau tanya, apa kunci masuk surga?
# Staff Isa dan Islam 2013-10-10 16:43
~
Saudara Fulan,

Tentang ayat yang saudara kutip di atas, kami tidak mengatakan ayat tersebut benar atau salah. Tapi bila saudara mengatakan apakah kami mengimani ayat tersebut sebagai kebenaran dari Allah? Kami menjawab, tidak! Karena dari semula Allah tidak pernah mengatakan bahwa “agama” adalah kunci bagi seseorang masuk sorga.

Firman Allah berkata, “Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri” (Injil, Surat Efesus 2:8-9).

Ayat ini senada dengan ucapan nabi umat Muslim yang berkata bahwa "Bukan amal seseorang yang memasukannya ke Surga atau melepaskannya dari neraka, termasuk juga aku, tetapi ialah semata-mata rahmat Allah Swt. belaka" (HSM 2412-2414)

Hanya Allah saja yang dapat menjamin seseorang masuk sorga. Dan jaminan Allah itu adalah anugerah yang telah Dia berikan melalui Kalimat-Nya, yaitu Isa Al-Masih.

Inilah perkataan Isa akan hal itu, "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku” (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6).
~
SO
# semprul 2013-10-09 17:02
*
Kalau anda mengutip Al-Quran Isa adalah pengasih dan membenarkan. Mengapa anda tidak meyakini Isa hanyalah nabi.

Bukanya anda mengatakan kalau mengimani kitab tidak boleh setengah-seteng ah. Kalau anda meyakini Isa adalah Tuhan, tidak mungkin Tuhan berdoa. Bagaimana mungkin Tuhan meminta kepada Tuhan.

Penting untuk dijawab, apakah anda yakin sudah mendapat jaminan surga dari Yesus. Apakah anda yakin sudah melaksanakan semua firman Tuhan tanpa membuat kesalahan sedikit pun. Karena Yesus adalah suci yang tidak mentolerir dosa.
# Staff Isa dan Islam 2013-10-10 16:44
~
Saudara Semprul,

Memang tidak mudah untuk memahami bahwa Isa adalah Tuhan yang menjelma menjadi manusia. Kami maklum bisa saudara mengatakan hal itu aneh.

Tapi bagaimana bila kita mencoba mengenal Isa melalui karya-karya-Nya ketika Dia ada di dunia?

Perhatikan karya Isa Al-Masih berikut ini:

1. Ketika Isa di dunia, Dia berkuasa mengampuni dosa seseorang, dimana kuasa tersebut tidak satu pun nabi lain yang dapat melakukannya. “Lalu Ia berkata kepada perempuan itu: "Dosamu telah diampuni" (Injil, Rasul Lukas 7:48).

2. Alam semesta juga takut kepada Isa, sehingga ketika ada angin ribut seketika itu juga reda ketika Isa membentaknya.

“Sekonyong-konyong mengamuklah angin ribut di danau itu, sehingga perahu itu ditimbus gelombang, tetapi Yesus tidur. Lalu bangunlah Yesus menghardik angin dan danau itu, maka danau itu menjadi teduh sekali” (Injil, Rasul Besar Matius 8:24; 26)

3. Selain itu, Isa juga berkuasa menyembuhkan setiap sakit-penyakit, bahkan menyembuhkan orang yang kesurupan setan. Dan menghidupkan kembali Lazarus yang sudah terbaring dalam kubur selama tiga hari.

Nah, dari karya-karya Isa di atas, menurut Sdr. Semprul siapakah sebenarnya Isa Al-Masih itu?
~
SO
# joeban 2013-10-09 17:04
*
Shalom,

Setelah saya baca, mengapa yang memberi komentar tidak bisa menerima ya. Saya bertanya ke yang lain (yang tidak tahu artikel ini) kalau Nasrani itu katanya Kristen. Kristen itu yang mengikuti Yesus. Tapi mengapa di sini dikatakan tidak ada Kristen. Kristen bukan Nasrani. Nasrani bukan pengikut Yesus. Nasrani itu suku bangsa. Tapi ketika saya tunjukkan artikel ini, berbeda lagi argumennya.

Kepada staf IDI, Tuhan memberkati. Untuk yang lain, segeralah sadar akan kebenaran. Tidak ada jalan keselamatan selain dari DIA yang sudah mau mati bagi kita. Jelas Dia menawarkan keselamatan. Tidak ada satupun nabi/orang yang menawarkan keselamatan seperti Yesus Kristus, sedangkan nabi dan rasul-rasul lain saja meminta diampuni dosanya.

Benar begitu bukan?

To: Sdr. Fullan,
kuncinya masuk surga adalah berimanlah kepada Yesus Kristus yang hidup. Sebagai bukti iman, menjalani perintah-Nya menjauhi larangan-Nya dan. Yang berkuasa atas dunia dan akhirat.
# Staff Isa dan Islam 2014-07-22 11:02
~
Saudara Joeban,

Terima kasih atas doa dan informasi saudara yang menarik ini. Sehingga dapat dijadikan perenungan bagi kita semua.

Kunci masuk sorga hanya satu yaitu Isa Al-Masih. Dengan jelas Ia bersabda, "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku" (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6).
~
Daniar
# Johan 2013-10-09 22:21
*
Staf Isa,

Di ayat mana bahwa Al-Quran memuji orang Kristen? Pengikut Nabi Isa bukanlah orang yang menyembah Nabi Isa, karena yang menyembah Nabi Isa adalah orang kafir.

"Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam", padahal Al Masih (sendiri) berkata: "Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu". Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun".
# Staff Isa dan Islam 2013-10-11 10:19
~
Saudara Johan,

Menjawab pertanyaan saudara di atas tentang ayat Al-Quran yang memuji orang Kristen, inilah ayat yang kami maksud:

"Kami iringi (pula) dengan Isa putra Maryam, dan Kami berikan kepadanya Injil dan Kami jadikan dalam hati orang yang mengikutinya rasa santun dan kasih sayang” (Qs 57:27). Inilah kesaksian Al-Quran, Allah memberikan rasa santun dan kasih sayang kepada pengikut Isa Al-Masih.

Al-Quran mengatakan bahwa pengikut Isa (orang Kristen) diberi Allah rasa santun dan kasih sayang. Jelas ini sebagai pujian, bukan?
~
SO
# dodik 2013-10-10 00:47
*
Admin,

1.Semua nabi mudah menyatakan kasih sayangnya kepada setiap orang, Jadi tidak hanya Nabi Isa

2.Apakah Al-Quran memberi pujian kepada pengikut Nabi Isa? Coba baca terusannya Qs 57:27, justru umat Nabi Isa mengada-adakan yang tidak diwajibkan dan bahkan disebut banyak di antara mereka yang fasik.

3. Apa benar Al-Quran cenderung meniadakan satu sama lain? Tidak ada ayat Al-Quran yang saling meniadakan, tetapi kemampuan admin yang tidak paham Al-Quran dan menafsirkan sendiri sehingga malah menyesatkan.
# Staff Isa dan Islam 2013-10-11 10:19
~
Saudara Dodik,

1. Benar yang saudara katakan, bukan hanya Isa Al-Masih yang dapat menyatakan kasih sayang. Tapi di artikel ini kami sedang membahas tentang Isa Al-Masih, pengikut-Nya dan ayat Al-Quran yang menjelaskan tentang hal tersebut.

2. "Kami iringi (pula) dengan Isa putra Maryam, dan Kami berikan kepadanya Injil dan Kami jadikan dalam hati orang yang mengikutinya rasa santun dan kasih sayang” (Qs 57:27). Inilah kesaksian Al-Quran, Allah memberikan rasa santun dan kasih sayang kepada pengikut Isa Al-Masih.

3. Itulah tujuan kami menanyakan kepada saudara dan teman-teman Muslim lain. Lewat forum ini kita dapat belajar bersama-sama. Sayangnya, tidak jarang ketika teman-teman Muslim memberi tanggapan, yang disampaikan bukan tanggapan, malah langsung menghakimi.
~
SO
# dodik 2013-10-15 00:11
*
Admin,

1. Justru karena semua nabi juga mudah menyatakan kasih sayangnya, maka saya menulis seperti itu yang artinya karena umum maka sebenarnya tidak perlu heran atau dibahas khusus.

2. Saya tidak tahu kenapa anda bilang Al-Quran memuji. Jelas-jelas di ayat itu tertulis: Kami jadikan dalam hati orang yang mengikutinya rasa santun dan kasih sayang. Kalimat jadikan adalah berarti kehendak Tuhan, sama sekali bukan pujian. Apalagi kalau anda baca terusan ayat tersebut, yang menyatakan bahwa pengikut Nabi Isa mengada-ngadaka n yang tidak diperintahkan, bahkan banyak yang fasik. Bukankah menunjukkan bahwa pengikut Nabi Isa tidak tahu terimakasih? Sudah dijadikan dalam hatinya rasa santun tetapi membalasnya malah seperti itu.

3. Coba anda baca lagi artikel di atas, apakah anda sedang menanyakan atau menyimpulkan? Jadi jangan terburu menilai tanggapan dari teman Muslim, tapi tanyalah pada diri anda lebih dulu, apakah sudah benar anda menulisnya?
# Staff Isa dan Islam 2013-10-17 19:19
~
Saudara Dodik,

1. Memang apa yang saudara katakan itu tidak salah. Yang ingin kami tekankan lewat artikel ini adalah kasih sayang yang dinyatakan Isa Al-Masih. Tidak salah bukan bila kita menunjukkan sifat seseorang?

2. Benar apa yang saudara katakan. Memang Tuhan yang menjadikannya. Tapi, bukankah Al-Quran mengakui hal tersebut? Tentang adanya pengikut Isa yang fasik, menurut kami hal itu wajar. Sebagaimana pengikut Muhammad ada juga yang fasik, bukan?

3. Sdr. Dodik, sebelum kami menulis artikel di atas, kami meyakini bahwa memang demikianlah adanya. Sebab bagaimana mungkin kami menuliskan sesuatu yang kami sendiri tidak yakin?
~
SO
# Johan 2013-10-15 00:40
*
Staf Isa dan Islam,

Adakah pada ayat Qs. 57:27 mengatakan bahwa pengikut Nabi Isa adalah Kristen? Sudah saya tulis di komentar sebelumnya bahwa pengikut Nabi Isa bukanlah orang yang menyembah dan mempertuhankan Nabi Isa.

"Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga? Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!" (Injil, Rasul Besar Matius 7:22-23).

Sudah pasti orang-orang tersebut bukanlah pengikut Nabi Isa. Anda setuju?
# Staff Isa dan Islam 2013-10-17 19:19
~
Saudara Johan,

Tentu kami tidak setuju dengan klaim saudara di atas. Pengikut Isa Al-Masih disebut juga Nasrani atau Kristen. Jadi, ketika seseorang mengatakan dirinya sebagai pengikut Isa, maka secara otomatis dia adalah orang Kristen. Tetapi, tidak semua orang Kristen menjadi pengikut sejati Isa Al-Masih. Sebagaimana tidak semua orang Islam mengikuti apa yang diperintahkan dalam Al-Quran dan Muhammad.

Tentang ayat yang saudara kutip, sebenarnya di situs ini kami sudah berulang kali menjelaskannya. Contoh orang-orang yang disebut Yesus dalam ayat tersebut adalah orang-orang munafik. Yang melakukan ibadah keagamaannya bukan untuk memuliakan Allah, tetapi untuk dirinya sendiri. Misalnya: Agar orang lain melihat dia sebagai orang yang sholeh.

Perhatikanlah ayat berikut ini: “Jadi apabila engkau memberi sedekah, janganlah engkau mencanangkan hal itu, seperti yang dilakukan orang munafik di rumah-rumah ibadat dan di lorong-lorong, supaya mereka dipuji orang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya” (Injil, Rasul Besar Matius 6:2)

"Dan apabila kamu berpuasa, janganlah muram mukamu seperti orang munafik. Mereka mengubah air mukanya, supaya orang melihat bahwa mereka sedang berpuasa. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya” (Injil, Rasul Besar Matius 6:16).

Semoga Sdr. Johan tidak termasuk golongan orang-orang seperti itu.
~
SO
# semprul 2013-10-15 20:54
*
To: IDI,

Nah, dari karya-karya Isa di atas, menurut Sdr. Semprul siapakah sebenarnya Isa Al-Masih itu?

Isa Al-Masih adalah manusia yang dipilih Allah untuk menjadi salah satu dari nabi-Nya dan diberi beberapa mukjizat atas seijin-Nya.
# Staff Isa dan Islam 2013-10-17 19:20
~
Saudara Semprul,

Terimakasih untuk jawaban yang saudara berikan. Menurut saudara mujizat yang dilakukan oleh Isa Al-Masih atas seijin Allah.

Karya Isa yang pertama yang kami sebut adalah kuasa Isa dalam mengampuni dosa seseorang. “Lalu Ia berkata kepada perempuan itu:"Dosamu telah diampuni" (Injil, Rasul Lukas 7:48).

Apakah mengampuni dosa seseorang juga termasuk sebuah mujizat? Menurut saudara, mungkinkah manusia mempunyai kuasa mengampuni dosa sesamanya? Bukankah hanya Allah yang berhak mengampuni dosa manusia?
~
SO
# pengikut yesus 2013-10-16 09:37
*
Sungguh besar rencana Tuhan. Saya akhirnya menemukan semua jawaban di website ini yang dipertayakan oleh umat Muslim. Sepertinya mereka mencoba menghasut saya karena saya memang kurang pemahaman di Alkitab.

Namun setelah membaca website ini, luar biasa. Sungguh pikiran saya terbuka lebar. Beruntung sekali saya dilahirkan secara Kristen.

Terimakasih Isadanislam.com . Tuhan memberkati staff IDI semua.

Ayat Injil yang pantas buat IDI: Injil, Rasul Besar Matius 5:10 “Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga.”

Tetap semangat.
# Staff Isa dan Islam 2013-10-17 19:20
~
Saudara Pengikut Yesus,

Terimakasih untuk apresiasi yang saudara berikan atas situs kami. Semoga isi situs ini dapat semakin menguatkan iman saudara.

Apakah anugerah terindah bagi umat percaya? Tidak ada selain karunia keselamatan yang diberikan Tuhan Yesus lewat pengorbanan-Nya di kayu salib. Karena keselamatan bukan sesuatu yang dapat dibeli atau diusahakan oleh apapun.

“Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri” (Injil, Surat Efesus 2:8-9).

Siapakah manusia sehingga merasa layak mengusahakan sendiri keselamatan sorgawinya?
~
SO
# Bert 2013-10-16 17:20
*
To: Hamba Allah,

Sebetulnya apa yang mau anda tanggapi? Ayat yang anda tunjukkan Qs 57:28, disuruh beriman kepada Muhammad. Bukankah ini hal yang konyol dan sesat? Beriman koq kepada manusia? Bahkan kalau beriman pada manusia (Muhamad) dijanjikan "rahmat, cahaya dan pengampunan dosa"

Untuk apa Muslim beriman pada Muhamad? Apakah bagi Muslim, jika beriman kepada Allah swt masih kurang sempurna?

Hanya orang tidak waras yang mau beriman kepada manusia.
# Staff Isa dan Islam 2014-07-22 11:36
~
Saudara Bert,

Terima kasih atas komentar saudara di atas.

Iman yang menyelamatkan adalah percaya kepada Isa Al-Masih untuk memperoleh hidup kekal. Artinya bersandar kepada Isa Al-Masih yang telah menjalani hukuman dosa kita di atas kayu salib untuk membawa kita ke sorga. Dan bukan bersandar kepada perbuatan (usaha) kita.

"Sebab juga Kristus [Al-Masih] telah mati sekali untuk segala dosa kita, Ia yang benar untuk orang-orang yang tidak benar, supaya Ia membawa kita kepada Allah" (Injil, 1 Petrus 3:18).
~
Daniar
# answer 2013-10-16 21:16
*
To Semprul,

Jelas Isa Al-Masih bukan hanya manusia biasa, dan bukan sekedar nabi yang diberi mujizat.

Pertanyaan buat anda yang mudah tolong jawab:

1. Adakah manusia atau nabi yang dapat mengampuni dosa seseorang? Bukankah itu hak mutlak Allah dalam mengampuni dosa seseorang.

2. Yesus menghardik angin ribut, dan seketika danau itu menjadi tenang, siapakah Yesus sehingga alam semesta pun tunduk dengan Dia?

3. ". . . . Isa putera Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat . . ." (Qs 3:45). Siapakah Yesus bahkan Dia terkemuka di akhirat? Bukankah yang yang pantas terkemuka di akhirat hanya hak Allah saja?

Anda tolong jawab 3 pertanyaan saya dan tidak usah berbeli-belit, siapakah yang mempunyai otoritas di atas selain dari pada Allah?
# Staff Isa dan Islam 2014-07-22 11:41
~
Saudara Answer,

Terima kasih atas tanggapan dan pertanyaan saudara, kiranya menjadi perenungan bagi semua pengunjung situs ini, siapa Isa Al-Masih sesungguhnya.

Hanya Allah yang memiliki otoritas untuk mengampuni dosa dan berkuasa di dunia dan di akhirat.
~
Daniar
# answer 2013-10-16 21:28
*
To: Pengikut Yesus,

Saya gembira membaca komentar anda, dan anda mendapat berkat adanya situs ini. Saya juga jujur sangat senang dengan adanya situs ini karena menambah wawasan saya agar lebih mengerti tentang Isa Al-Masih di Alkitab maupun Al-Quran.

Dan kalau bisa anda atau teman-teman yang lain, bagikanlah situs ini di mana pun anda sedang online, bisa di youtube, jejaring sosial, maupun forum-forum yang membahas tentang agama, jadi banyak yang boleh terselamatkan atau mengerti siapa itu Isa Al-Masih. GBU.
# Staff Isa dan Islam 2014-07-22 11:58
~
Saudara Answer,

Demikian kami juga bergembira, bila situs ini menjadi berkat bagi semua orang. Itulah kerinduan kami, agar setiap orang dapat mengenal siapa Isa Al-Masih sesungguhnya.

Dan terima kasih atas partisipasi saudara untuk memperkenalkan situs ini kepada yang lain. Karena kabar baik perlu diberitakan. "Tetapi bagaimana mereka dapat berseru kepada-Nya, jika mereka tidak percaya kepada Dia? Bagaimana mereka dapat percaya kepada Dia, jika mereka tidak mendengar tentang Dia. Bagaimana mereka mendengar tentang Dia, jika tidak ada yang memberitakan-Ny a?" (Injil, Surat Roma 10:14).
~
Daniar
# Teguh 2013-10-16 22:53
*****
Point 1: Karena Dia adalah Allah yang Maha Kasih. “Kita telah mengenal dan telah percaya akan kasih Allah kepada kita. Allah adalah kasih, dan barangsiapa tetap berada di dalam kasih, ia tetap berada di dalam Allah dan Allah di dalam dia” (Injil, Surat 1 Rasul Yohanes 4:16).

Point 2: Karena mereka haus akan ajaran kasih. Disamping itu, pengikut Isa disebut sebagai surat pujian. “Kamu adalah surat pujian kami yang tertulis dalam hati kami dan yang dikenal dan yang dapat dibaca oleh semua orang” (Injil, Surat II Korintus 3:2).

Point 3: Karena Muhammad tidak mengenal dengan betul Allah yang ar-Rahmani r-Rahim.
# Staff Isa dan Islam 2014-07-22 12:06
*****
Saudara Teguh,

Terima kasih atas jawaban-jawaban saudara dari pertanyaan-pert anyaan kami di atas.

Kami sependapat dengan saudara karena Isa Al-Masih adalah sumber kasih. Dan hati kasih sayang juga ditaruh di dalam hati para pengikut-Nya.
~
Daniar
# petrus 2013-10-16 23:33
*
To: Bert,

Maaf saya tertawa membaca komen anda. Karena lebih tidak waras lagi orang yang bertuhan pada manusia. Bagi saya Yesus adalah sosok yang berbeda dari Nabi Isa karena Yesus itu Kristus tapi Isa bukan Kristus. Mana ada Isa Kristus?

Yesus itu bagi kalian adalah Tuhan (Tuhan Yesus) tapi Isa hanyalah nabi. Mana ada Tuhan Isa? Kalaupun menurut kalian karena cara pengucapan yang berbeda, tapi tidak seharusnya tulisan juga berbeda.

Jadi, dalam Al-Quran tidak pernah ada yang bernama Yesus, apalagi Yesus Kristus. Yesus saja di dalam Injil kalian, tidak tahu kalau namanya jadi Yesus Kristus, bahkan tidak tahu kalau ajarannya/pengi kutnya dinamai Kristen. Padahal (masih menurut saya lagi), dalam Al-Quran pengikut Nabi Isa disebut Nasrani karena mereka, dan juga Nabi Isa sendiri berasal dari Mazareth

Harap maklum.
# Staff Isa dan Islam 2013-10-18 19:55
~
Saudara Petrus,

Tentu kami dapat memaklumi komentar saudara di atas. Saudara menuliskannya karena minimnya pengetahuan saudara tentang siapakah sebenarnya Yesus Kristus itu.

Nama lain untuk Isa ialah Yesus. Gelar Al-Masih berasal dari bahasa Ibrani yang artinya adalah “yang diurapi”. Sedangkan “Kristus” merupakan terjemahan “yang di-urapi” ke dalam bahasa Yunani. Dengan demikian, baik Isa Al-Masih maupun Yesus Kristus artinya adalah “yang diurapi”.

Nasrani dan Kristen adalah sebutan untuk pengikut Yesus/Isa. Kristen artinya adalah pengikut Kristus, sedangkan Nasrani artinya pengikut Yesus orang Nazareth. Sebenarnya perbedaan antara Nasrani dan Kristen sangat sederhana dan mudah dimengerti, bila saudara mau mencoba untuk memahaminya. Tapi, bila saudara mengeraskan hati, maka sampai kapanpun saudara tidak akan dapat mengerti mana yang benar dan mana yang salah.

Beriman kepada manusia atau menjadikan manusia menjadi tuhan adalah kebiasaan orang-orang yang tidak mengerti kebenaran. Tentu kami, pengikut Isa Al-Masih tidak pernah beriman kepada manusia ataupun menyembah manusia, karena kami adalah orang-orang yang sudah mengenal kebenaran.

Bagaimana dengan Sdr. Petrus sendiri, apakah menurut saudara mengharapkan syafaat/pembela an dari seorang manusia di akhir zaman adalah sebuah kebenaran?
~
SO
# Bert 2013-10-17 09:26
*
To: Petrus,

Siapa yang mengatakan Yesus sama dengan Isa? Yesus ada sejarahnya dan saksi mata, dan Yesus adalah Tuhan (Injil, Rasul Besar Yohanes 13:13). Sedangkan Isa hanyalah dongeng Muhamad sehingga minus sejarah.

Silakan anda bandingkan, sehingga mengerti mana yang sumber aslinya dan mana yang hanya sekedar plagiat untuk melengkapi sebuah dongengan.
# Staff Isa dan Islam 2014-07-22 14:02
~
Saudara Bert,

Kami setuju bahwa pada dasarnya Isa Al-Masih dalam Alkitab tidak sama dengan Isa Al-Masih menurut Al-Quran.

Tetapi kami melihat dalam Al-Quran ada juga ucapan yang benar tentang Isa Al-Masih. Seperti Qs 3:45 perihal Isa Al-Masih putera Maryam seorang terkemuka di dunia dan di akhirat. Qs 5:110 perihal Isa Al-Masih menyembuhkan orang buta dan bahkan membangkitkan orang mati dari kubur. Juga Qs19:19 bahwa Maryam akan melahirkan "seorang anak laki-laki yang suci".
~
Daniar
# Heri 2013-10-17 12:27
*
Al-Quran memuji orang-orang beriman yang mengikuti Nabi Allah Isa Al-Masih pada masa kerasulan-Nya, yang mengajarkan tauhid dan syariat Allah lainnya. Bukan memuji orang Kristen pengikut Paulus yang ajarannya menyimpang dari yang diajarkan oleh Nabi Allah Isa Al-Masih. Hasil sinkretisme Bible dengan ajaran pagan Romawi.
# Staff Isa dan Islam 2013-10-18 21:53
~
Saudara Heri,

Terimakasih untuk informasi saudara di atas. Kami baru mendengar bahwa ada yang disebut Kristen pengikut Paulus. Dan juga kami baru mendengar bahwa ajaran Paulus menyimpang dari ajaran Isa Al-Masih.

Setahu kami, Kristen adalah sebutan bagi pengikut Yesus Kristus atau disebut juga dengan nama Isa Al-Masih di kalangan umat Muslim. Pengikut Yesus ini, termasuk di dalamnya Paulus. Paulus adalah rasul yang dipilih sendiri oleh Yesus. Yesus memberi mandat kepada Rasul Paulus untuk memberitakan kebenaran Injil hingga ke seluruh dunia.

“ . . . Aku [Isa Al-Masih] . . . menetapkan engkau [Paulus] menjadi pelayan dan saksi tentang segala sesuatu yang telah kaulihat dari pada-Ku dan tentang apa yang akan Kuperlihatkan kepadamu nanti . . .  Aku akan mengutus engkau kepada mereka [bangsa-bangsa] untuk membuka mata mereka, supaya mereka berbalik dari kegelapan kepada terang dan dari kuasa Iblis kepada Allah, supaya mereka oleh iman mereka kepada-Ku memperoleh pengampunan dosa . . . .” (Injil, Kisah Para Rasul 26:16-18).

Bila Rasul Paulus ditetapkan sendiri oleh Yesus/Isa untuk memberitakan Injil, menurut saudara mungkinkah Rasul Paulus memberitakan hal yang bertentangan dengan ajaran Yesus/Isa? Dan bila memang ada yang diajarkan Rasul Paulus itu bertentangan dengan Kebenaran Injil, kiranya Sdr. Heri berkenan memberi contoh-contoh ajaran yang bertentangan tersebut.
~
SO
# Bert 2013-10-17 13:21
*
To: Heri,

Al-Quranlah sebetulnya yang sudah menyimpang dari kitab sebelumnya (Injil), karena Al-Quran bukan wahyu Tuhan. Wahyu Tuhan tidak mungkin ada ikut campur tangan manusia. Sedangkan Al-Quran berisi campur tangan manusia (Muhamad) dalam menetapkan ketetapan (Qs 33:36) yang mengatas namakan Allah swt. Dan sangat mudah untuk mengetahui yang mana ketetapan Muhamad yang mengatas namakan Allah swt.

Apakah ketetapan Allah swt (wahyu) kurang sempurna sehingga membutuhkan ketetapan Muhamad agar menjadi sempurna?

Kenapa mesti beriman kepada manusia (Muhamad), apakah beriman kepada Tuhan tidak cukup?
# Staff Isa dan Islam 2014-07-22 15:03
~
Saudara Bert,

Terima kasih atas tanggapan saudara di atas. Mengenai benarkah Al-Quran seratus persen wahyu Allah, silakan diskusikan di link ini: http://tinyurl.com/btsagc7
~
Daniar
# Gare 2013-10-17 15:42
*
Nasrani dan Kristen tentu sudah beda. Ini tolong dipikirkan;

Agama Islam lahir di Mekah Arab Saudi dan pusatnya masih sama Mekah.
Agama Budha lahir di China dan pusatnya masih di China.
Agama Hindu lahir di India dan Pusatnya masih di India, dst.

Tapi renungkan
Agama Kristen ngakunya lahir di Yerussalam-Pale stina. Ajarannya ikuti Athena/Yunani 1200km, dan pusatnya di Vatikan - Roma Italia 2000 km. (Katholik sih)

Jadi yang lahir di Yerussalem - Palestina itu agama Nasrani yang masih monotheis (satu Tuhan), bukan Kristen (polytheis). Jangan mengaku Nasrani (Injil).
# Staff Isa dan Islam 2013-10-18 21:56
~
Saudara Gare,

Mungkin bagi saudara sangat penting mengetahui dimana agama saudara lahir dan berpusat. Karena hal tersebut berguna sebagai kiblat ketika saudara ingin beribadah.

Tapi tidak bagi kami. Ke-Kristenan tidak dirancang hanya untuk satu bangsa, tetapi untuk seluruh bangsa. Karena itulah Amanat Agung yang ditinggalkan oleh Yesus bagi pengkut-Nya sebelum Dia naik kembali ke sorga. "Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku” (Injil, Rasul Besar Matius 28:19).

Yesus datang membawa Berita Kabar Baik Keselamatan bagi setiap orang di seluruh bangsa. Termasuk bagi Sdr. Gare, “supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal” (Injil, Rasul Besar Yohanes 3:15).
~
SO
# abdul aziz 2013-10-17 17:04
*
Injil, Rasul Besar Yohanes 17:3, TB: ”[Yesus berdoa kepada Bapaknya] Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.” (Perhatikan, Yesus tidak menyebut diri-Nya, tetapi Bapak-Nya di surga sebagai ”satu-satunya Allah yang benar”).
# Staff Isa dan Islam 2013-10-21 19:50
~
Saudara Abdul Azis,

Dalam Injil, Rasul Besar Yohanes 17:3, Isa Al-Masih berkata tentang kehidupan kekal yaitu kehidupan yang didapat dari Bapa (Allah) dan Isa Al-Masih. Hal ini menjelaskan bahwa Allah dan Isa Al-Masih adalah sumber kehidupan kekal itu. Isa Al-Masih tidak menyebut nama lain melainkan Isa Al-Masih menjelaskan Dialah satu-satunya utusan yang membawa kehidupan yang kekal itu. Isa Al-Masih berkata : "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa (Allah), kalau tidak melalui Aku"(Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6).

Mengapa Isa Al-Masih menyebut diri utusan? Utusan yang dimaksud dapat saudara pahami melalui ayat-ayat selanjutnya. Dalam pasal tersebut Isa Al-Masih menjelaskan kesatuan antara Allah dan diri-Nya, "Dan Aku [Isa Al-Masih] tidak ada lagi di dalam dunia, tetapi mereka masih ada di dalam dunia, dan Aku datang kepada-Mu. Ya Bapa yang kudus, peliharalah mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu sama seperti Kita" (Injil, Rasul Besar Yohanes 17:11)

Isa Al-Masih memberitahukan nama Allah adalah nama-Nya, Isa Al-Masih. Dan Isa Al-Masih menjelaskan bahwa diri-Nya kembali kepada Allah. Dengan kata lain antara Allah dengan Isa Al-Masih tidak ada perbedaan. Dan Isa Al-Masih satu-satunya pemberi kehidupan kekal sebagaimana Allah adalah sumber kehidupan.

~
NN
# aaaaaaaa 2013-10-17 18:48
*
Kita juga mengikuti ajaran Isa Al-Masih, tetapi Kristen tidak. Saudara staff Isa dan Islam saya mau bertanya, apakah saat itu murid Yesus telah mengetahui bahwa Yesus turun ke dunia untuk menebus mereka?

Dan apakah ada ayat di kitab anda yang menyuruh umatnya untuk menyembah salib? Karena saat Yesus hidupkan salib belum ada. Berarti agama anda mulai lahir setelah Yesus disalib?
# Staff Isa dan Islam 2013-10-18 21:55
~
Sdr. Aaaaaaaa,

Bila benar saudara mengikuti ajaran Isa Al-Masih, ajaran Isa manakah yang saudara ikuti? Ingat, ketika saudara memutuskan untuk percaya dan mengikuti seseorang, maka saudara harus mengikuti setiap ajarannya. Saudara tidak berhak untuk mengikuti ajaran yang saudara senang dan membuang yang tidak saudara senangi.

Tentu para pengikut Yesus sudah tahu bahwa Yesus datang ke dunia untuk memberi jaminan keselamatan bagi mereka. Bahkan mereka sering mendengar Yesus berkata kepada orang-orang yang ditemuinya “dosamu diampuni.” Menurut Sdr adakah manusia yang berhak mengampuni dosa sesamanya? Jelas tidak ada, bukan?

Tidak ada ayat di Kitab suci kami yang mengajarkan untuk menyembah salib. Yang diajarkan adalah menyembah Allah satu-satunya. Yaitu Allah yang hidup!

Kata “Kristen” yang ditujukan bagi pengikut Yesus bukan lahir setelah Yesus disalib. Tetapi, setelah sekian lama Yesus naik ke sorga. Kata ini diberikan bertujuan untuk membedakan pengikut Yesus dengan yang bukan pengikut Yesus.

Jadi Yesus sendiri bukan pendiri agama Kristen? Benar! Yesus datang ke dunia bukan untuk menyebarkan sebuah agama. Tetapi lebih daripada itu, untuk memberi jaminan keselamatan bagi semua orang termasuk saudara.

Renungkanlah perkataan Yesus berikut ini: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku” (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6)
~
SO
# Bert 2013-10-17 20:39
*
To: aaaaaaaa,

Kalau boleh tahu, apa ajaran Isa Al-Masih? Faktanya Muslim mengikuti ajaran Muhammad dan Al-Quran juga dibuat dari hasil ketetapan Muhamad (Qs 33:36).

Memang benar Kristen tidak mengikuti ajaran Isa Al-Masih, karena Isa Al-Masih hanyalah dongengan yang menjiplak dari sumber aslinya yaitu Injil.
# Staff Isa dan Islam 2014-07-22 15:50
~
Saudara Bert,

Terima kasih atas komentar saudara. Kiranya pertanyaan saudara menjadi perenungan bagi semua pengunjung situs ini.
~
Daniar
# Teguh 2013-10-17 22:12
*
Saudara Gare,

Konsep ke-Kristenan bukanlah berfokus pada tempat di mana pusat keagamaan berdiri, sebab Yesus tidak datang dengan membawa visi suatu agama tertentu apalagi mendirikan agama baru. Malah justru Dia memberi amanat untuk menyebarkan “Kabar Baik” tentang keselamatan dimanapun dan kemanapun kita berada, jadi tidak berkutat di Yerusalem saja. Perhatikan ayat berikut!

“Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi" (Injil, Surat Kisah Para Rasul 1:8).
# Staff Isa dan Islam 2014-07-22 16:05
~
Saudara Teguh,

Terima kasih atas penjelasan saudara di atas. Kami tambahkan, Isa Al-Masih sumber kasih sayang juga menaruh hati kasih sayang di dalam hati para pengikut-Nya.
~
Daniar
# sang pencerah 2013-10-17 22:14
*
Staff IDI sepertinya lulusan pesantren.
# Staff Isa dan Islam 2013-10-19 15:39
~
Saudara Sang Pencerah,

Kami bukan lulusan pesantren, bahkan kami sama sekali tidak pernah beragama Islam. Kami adalah pengikut Isa Al-Masih yang senang mempelajari Al-Quran. Lewat Al-Quran kami mendapat cukup banyak informasi tentang siapakah sebenarnya Isa Al-Masih.

Satu ayat yang kami senang dari Al-Quran adalah ayat yang mengatakan bahwa Isa Al-Masih adalah “seorang terkemuka di dunia di akhirat.” Hal ini senada dengan perkataan Isa dalam Injil bahwa Dia adalah “Alfa dan Omega, yang tidak berawal dan tidak berakhir” atau kekal.

Adakah manusia yang layak dikatakan terkemuka di dunia orang hidup dan dunia orang mati? Jelas tidak ada, bukan? Karena dunia dan akhirat adalah kuasa Ilahi.

Juga, adakah manusia yang layak disebut kekal? Jelas tidak ada, bukan? Karena kekal hanya sifat Ilahi.

Nah, dari dua ayat di atas, menurut Sdr. Sang Pencerah siapakah Isa Al-Masih itu?
~
SO
# dodik 2013-10-18 01:01
*
Admin,

1. Kalau begitu saya tidak akan membahas bab ini, karena bagi saya pertanyaan admin hampir sama dengan mengapa ibu menyayangi anaknya? Tidak perlu dijelaskan semua tahu.

2. Al-Quran dari Allah, maka wajar jika kehendak Allah termuat dalam Al-Quran. Yang membuat saya heran adalah anda membahas sepotong ayat hanya mengenai santun dan kasih sayang pengikut Isa, padahal bila diteruskan ayat tersebut dan ayat-ayat berikutnya justru menceritakan bahwa setelah dikaruniai sifat tersebut, pengikut Isa tidak mengikuti perintah Allah Qs 57:27, sehingga diingatkan Qs 57:28 dan balasan bila tidak mematuhi peringatan tsb Qs 57:29.

Sungguh aneh, karena seharusnya anda paham, apakah setelah santun dan punya kasih sayang tapi kemudian tidak mengikuti perintah Allah apakah masih bisa tetap disebut punya rasa santun dan kasih sayang?

Berpikirlah obyektif, karena saya yakin bila saya membahas sepotong ayat Injil saja tidak seluruhnya, anda juga akan mengoreksinya bukan?
# Staff Isa dan Islam 2013-10-19 15:40
~
Saudara Dodik,

1. Bila saudara memutuskan untuk tidak membahas bab ini, kami menghargai keputusan saudara.

2. Seperti yang kami katakan sebelumnya, memang ada sebagian pengikut Isa yang fasik. Kami tidak memungkiri hal itu. Menurut kami itu wajar saja. Seperti pengikut Muhammad ada juga yang fasik, bukan? Atau menurut Sdr. Dodik pengikut Muhammad semuanya patuh dan taat perintah Al-Quran?

Apa yang dikatakan dalam Qs 57:27 di atas, senada dengan inti dari ajaran Isa Al-Masih, yaitu mengasihi sesama. Bila seseorang tidak mempunyai rasa santun dan kasih sayang, bagaimana mungkin dia dapat mengasihi orang lain?
~
SO
# dodik 2013-10-18 01:27
*
3. Silakan anda yakin, tapi yakin saja tanpa mempunyai dasar yang kuat bisa disebut ngawur bukan? Anda mengatakan bahwa ayat-ayat Al-Quran bertentangan dengan contoh di atas, jelas kelihatan anda tidak paham bahwa ayat-ayat Al-Quran sangat lengkap mengatur kehidupan umatnya. Baik pada saat damai atau saat kondisi perang.

Tetapi dengan ngawur anda abaikan kondisi-kondisi tersebut, langsung anda benturkan sehingga anda “berhasil” menyimpulkan bahwa ayat-ayat Al-Quran bertentangan. Kenapa anda tidak dengan cara yang sama, menyimpulkan bahwa Alkitab pun bertentangan: Yesus yang punya kasih sayang (Injil, Rasul Besar Matius 9:35-37) dengan Injil, Rasul Besar Matius 10:34: "Jangan kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi; Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang". Injil, Rasul Lukas 12:51: "Kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi? Bukan, kata-Ku kepadamu, bukan damai, melainkan pertentangan".

Bertentangankan? Sama dengan yang anda lakukan.
# Staff Isa dan Islam 2013-10-19 15:40
~
Saudara Dodik,

Saudara mengatakan kami ngawur karena mengatakan ayat Al-Quran bertentangan. Nah, bagaimana dengan saudara? Apakah saudara mengerti maksud dari dua ayat yang saudara kutip di atas, sehingga saudara mengatakan bertentangan? Apakah ketika saudara mengutip ayat Alkitab, saudara sudah mempunyai dasar yang kuat?

Benarkah tidak ada ayat Al-Quran yang bertentangan? Mari kita bandingkan dua ayat berikut ini:

“Dan kepunyaan-Nyala h siapa saja yang ada di langit dan bumi. Semuanya hanya kepada-Nya tunduk” (Qs 30:26)

“Maka bersukudlah para malaikat itu semuanya bersama-sama, kecuali iblis. Ia enggan ikut bersama-sama (malaikat) yang sujud itu” (Qs 15:30-31).

Nah, bagaimana tanggapan dari Sdr. Dodik mengenai dua ayat di atas?
~
SO
# Gare 2013-10-18 05:28
*
Teguh,

Memang mungkin betul pendapat anda, tapi yang saya maksud kita bisa melihat apakah ajaran itu masih murni atau tidak, dari darimana dia berasal dan sekarang dimana pusatnya.

Begini saya yakin setelah baca dari berbagai sumber bahwa kata "Isa" (arab) dan "Yesus" (Yunani/Roma) berasal dari akar kata yang sama, Yaitu "Eesa" (Bahasa Aramaic) nya. Jadi dari situ saja bisa diambil kesimpulan memamg Yesus Kristus itu wujudnya Nabi Isa.

Hanya antara Islam dan Kristen beda pendapat masalah ketuhanannya. Seperi kata "Paus" itu dari kata "Saul" (aramaic). Jadi agama yang asal dan pusatnya sudah bergeser ribuan kilo ya begitu jadinya. Tidak murni lagi.

Sehingga kesimpulan besarnya Nasrani pengikut Injil versi Eesa/Isa yang asli orang Aramaic/Yerusal em di Timur Tengah. Kristen pengikut Injil Versi Yesus/Paus/Paul us dan Paus-Paus yang lain, yang berasal dari Yunani/Roma yang ada di Eropa.

Terimakasih.
# Staff Isa dan Islam 2013-10-19 15:42
~
Saudara Gare,

Asli atau tidaknya sebuah ajaran jelas tidak dapat dilihat dari, dimana dia berasal dan sekarang dimana pusatnya. Bila sesuatu dikatakan murni, maka kemanapun dia pergi atau dimanapun dia berkembang, dia akan tetap murni.

Contoh: Katakanlah Sdr. Gare asli orang Sunda. Lalu saudara pindah ke Kalimantan, lalu menikah dan menetap di Kalimantan. Nah, bila ada orang yang bertanya Sdr. Gare suku apa, apakah jawaban saudara? Tentu saudara akan menjawab suku Sunda, bukan?

Demikian juga dengan Ke-kristenan. Apakah dia asli atau tidak, tempat asal dan pusat tidak dapat dijadikan sebagai tolok-ukur. Karena, sekali lagi kami katakan, Injil bukan hanya untuk bangsa tertentu, tetapi untuk semua bangsa.

Sdr. Gare, bila saudara ingin mengetahui ajaran manakah yang masih murni, saudara dapat melihat dari isi ajarannya. Apakah ajaran tersebut sejalan atau bertentangan dengan kebenaran firman Allah sebelumnya. Bila ternyata ajarannya tidak sejalan, maka ajaran itu jelas tidak murni berasal dari Allah. Sebab tidak mungkin Allah memberi wahyu yang tidak sejalan, bukan?

Renungkanlah firman Allah berikut ini, “Sebagaimana nabi-nabi palsu dahulu tampil di tengah-tengah umat Allah, demikian pula di antara kamu akan ada guru-guru palsu. Mereka akan memasukkan pengajaran-peng ajaran sesat yang membinasakan, bahkan mereka akan menyangkal Penguasa yang telah menebus mereka dan dengan jalan demikian segera mendatangkan kebinasaan atas diri mereka” (Injil, Surat 2 Petrus 2:1)
~
SO
# semprul 2013-10-18 09:51
*
To: Answer,

1. hanya Allah yang dapat mengampuni dosa. Bukan bilik pengakuan dosa yang bisa mengampuni dosa manusia. Mengaku berdosalah kepada Allah bukan kepada Pendeta. Dan dalam menyipati Dzat Allah SWT: "Yang mengampuni dosa dan menerima taubat." (Qs Ghaafir: 3).

2. Musa membelah laut merah tetapi bukan Tuhan. Besi tidak tunduk sama Yesus karena paku dan tombak membuat Yesus mati.

3. Qs 3:45 (ingatlah ), ketika malaikat berkata: Hai Maryam, sesungguhnya Allah mengembirakan kamu (dengan kelahiran seorang putra yang di ciptakan dengan kalimat-Nya, namanya Al Masih, Isa putera Maryam, seorang teremuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang orang yang didekatkan (kepada Allah).

Seorang = (orang = manusia = bukan Tuhan)
# Staff Isa dan Islam 2013-10-21 09:42
~
Saudara Semprul,

Terimakasih untuk jawaban yang sudah sdr berikan untuk pertanyaan dari Sdr. Answer.

1. Menurut saudara hanya Allah yang dapat mengampuni dosa. Iya, benar sekali. Kami sangat setuju dengan jawaban ini. Jelas tidak ada manusia, bahkan pendeta sekalipun yang kuasa mengampuni dosa sesamanya.

Maka, apakah saudara juga percaya bila kami mengatakan bahwa Isa Al-Masih adalah Kalimat Allah yang datang ke dunia dalam wujud manusia dan juga mempunyai kuasa yang sama dengan Allah? Sebab, Isa Al-Masih juga berkuasa mengampuni dosa manusia. “Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu: "Percayalah, hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni" (Injil, Rasul Besar Matius 9:2).

2. Maaf Sdr. Semprul, kami tidak melihat hubungan antara jawaban saudara dengan pertanyaan yang diberikan oleh Sdr. Answer pada point ini. Kiranya saudara dapat memberi jawaban yang masuk akal dan berhubungan dengan pertanyaan yang sedang diajukan.

3. Sepertinya saudara kurang mengerti apa yang ditanyakan oleh Sdr. Answer. Kami akan membuat pertanyaannya menjadi sederhana: Mengapa Isa Al-Masih disebut terkemuka di dunia dan di akhirat?
~
SO
# Teguh 2013-10-18 11:59
*
Saudara Gare,

Tentang penyebaran sampai ke Yunani, Roma dan negara lain, bukankah ini menunjukan bahwa adanya perkembangan dalam Pengkabaran Injil? Tentu ini hal yang baik bukan? Untuk selengkapnya silakan Saudara mempelajari sejarah awal gereja mula-mula di dalam Alkitab.

Kemudian Anda berasumsi bahwa tidak murni lagi karena melihat dari sisi dialek terdengar berbeda, perlu Saudara ketahui bahwa Allah yang kami sembah tahu semua bahasa dari berbagai negara. Tidak hanya menguasai satu bahasa saja, misal Arab.

“Ada banyak -- entah berapa banyak -- macam bahasa di dunia; sekalipun demikian tidak ada satu pun di antaranya yang mempunyai bunyi yang tidak berarti. Tetapi jika aku tidak mengetahui arti bahasa itu, aku menjadi orang asing bagi dia yang mempergunakanny a dan dia orang asing bagiku” (Injil, Surat I Korintus 14: 10-11).
# Staff Isa dan Islam 2014-07-22 16:32
~
Saudara Teguh,

Terima kasih atas tanggapan saudara bagi saudara Gare. Kiranya menjadi pemahaman baru bagi saudara-saudara semua.
~
Daniar
# Gare 2013-10-18 12:50
*
Sdr Teguh anda mungkin benar, kalau kita berpikir bebas ya bisa saja, kalau kita mau membatasi sebuah masalah ya bisa saja. Saya berpendapat dan mencoba mengujinya dengan asumsi dan logika yang saya bangun dan andapun juga berhak demikian.

Masalah benar salah nyambung tidak nyambung tergantung asumsi dan batasan yang dipakai. Seperti pertanyaan begini: Mungkin tidak saya jadi PNS setelah umur saya sudah 50 tahun, mungkin saja, tapi berapa kemungkinannya, 1%?

Kembali terkait kemurnian sebuah agama yang asal dan pusatnya sudah terpisah sejauh 2000km, apakah sebuah agama itu masih murni? Ya mungkin saja masih murni. Tapi berapa persen? Dibanding sebuah agama yang bahasa dan asalnya masih menggunakan bahasa asal?

Konghucu, Hindu, Budha, Islam, Yahudi dll mereka masih bahasa asli yang jadi referensi. Orang Kristen pun akan merasa sama. Masih bahasa asli (Aramaic?) tapi berapa %?

Iya memang Tuhan tahu semua bahasa tapi manusiakan tidak.
# Staff Isa dan Islam 2013-10-21 09:43
~
Saudara Gare,

Seperti yang kami jelaskan sebelumnya, murni atau tidaknya sebuah ajaran tidak tergantung apakah agama tersebut besar di daerah asalnya atau tidak.

Memberitakan agama Kristen keluar dari daerah asalnya, merupakan salah satu amanat Yesus sebelum Dia naik ke sorga. “Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku” (Injil, Rasul Besar Matius 28:19). Bahkan di ayat lain lebih jelas dikatakan, “. . . . kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi" (Injil, Kisah Para Rasul 1:8).

Perhatikan, pada kedua ayat di atas dikatakan: “semua bangsa” dan “ujung bumi.” Bukan “daerah asal saja”

Hal inilah yang membuat Kekristenan tidak identik dalam satu bahasa. Seperti yang saudara harapkan, yaitu bahasa Aramaic. Sebagaimana agama Islam identik dengan bahasa Arab.

Mengapa? Alasannya seperti yang saudara tulis di atas, “Iya memang Tuhan tahu semua bahasa tapi manusiakan tidak.

Karena tidak semua manusia mengetahui bahasa Aramaic, maka dibuatlah Alkitab dalam berbagai bahasa. Agar semua manusia dapat membaca, mengerti, dan membahami isi Alkitab sesuai dengan bahasa mereka masing-masing.

Tentu lebih baik membaca sebuah kitab dengan bahasa ibu daripada bahasa asing, bukan?
~
SO
# Bert 2013-10-18 12:54
*
To: Dodik,

Sungguh lebih aneh sekali jika mengikuti perintah Allah swt yang ditujukan kepada orang beriman: “Hai orang-orang yang beriman, perangilah orang-orang kafir yang di sekitar kamu itu, dan hendaklah mereka menemui kekerasan daripadamu, dan ketahuilah, bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa” (Qs 9:123).

Apakah dengan mengikuti perintah seperti ini yang anda sebut punya rasa santun dan kasih sayang? "Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui" (Qs 2:216)
# Staff Isa dan Islam 2014-07-23 08:29
~
Saudara Bert,

Namun hal sebaliknya dan begitu jelas bahwa dalam kitab yang sama dikatakan bahwa Allah memberikan hati pengikut Isa Al-Masih rasa santun dan kasih sayang.

"Kami iringi (pula) dengan Isa putra Maryam, dan Kami berikan kepadanya Injil dan Kami jadikan dalam hati orang yang mengikutinya rasa santun dan kasih sayang” (Qs 57:27).
~
Daniar
# Teguh 2013-10-18 14:42
*
Saudara Gare,

Bagi Allah, apakah tidak mungkin untuk menyatakan diri-Nya dengan nama yang mudah dipahami oleh umat di berbagai belahan dunia? Kuasa Allah tidak dibatasi ruang dan waktu, apakah Saudara hendak membatasi hanya sejauh 2.000 Km?

Tentang agama lain yang Saudara sebutkan mungkin mereka membatasi Tuhan dengan bahasa di tempat asal berdiri, yang jadi penghayatan bagi Saudara Gare adalah “Berapa persen mereka mengenal Tuhan yang asli?
# Staff Isa dan Islam 2014-07-23 08:59
~
Saudara Teguh,

Bagi Allah tidak ada yang mustahil. Karena kasih-Nya pun Allah rela datang ke dunia menjadi manusia untuk dapat menyatakan diri-Nya dan menyelamatkan umat manusia dari kebinasaan.

Kami sependapat dengan saudara Teguh, hal yang lebih penting adalah sudahkah kita mengenal Tuhan yang asli/benar?

Kami ingin membagikan firman Allah berikut ini: "Akan tetapi kita tahu, bahwa Anak Allah telah datang dan telah mengaruniakan pengertian kepada kita, supaya kita mengenal Yang Benar; dan kita ada di dalam Yang Benar, di dalam Anak-Nya Yesus Kristus. Dia adalah Allah yang benar dan hidup yang kekal" (Injil, Surat 1 Yohanes 5:20).
~
Daniar
# orang berdosa 2013-10-18 14:57
*
Menurut pendapat saya pribadi, yang bisa dikatakan Kitab Suci yang berisi kebenaran Firman Tuhan harus:

- Firman yang dituliskan bersifat YA dan AMIN, Firman itu tidak saling bertolak belakang dengan Firman-Firman Tuhan yang lainnya.

- Firman Tuhan mempunyai kuasa, tidak usah dibuktikan oleh manusia pun, Firman itu akan nyata dalam kehidupan manusia.

- Firman Tuhan pasti menuntun orang kepada kebaikan dan kebenaran. Kalau firman setan mungkin menyuruh orang bunuh-bunuhan atau saling membenci.
# Staff Isa dan Islam 2013-10-21 09:41
~
Saudara Orang Berdosa,

Kami setuju dengan pendapat saudara di atas. Jelas firman Tuhan tidak pernah ragu-ragu. Juga firman Tuhan mempunyai kuasa dan tentunya selalu mengajarkan kebaikan.

Mungkin itulah yang dimaksud Al-Quran pada ayat ini: “Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa” (Qs 5:46)

Firman Tuhan adalah petunjuk bagi setiap orang. Juga harus menjadi cahaya sehingga orang yang mengimaninya dapat berjalan dalam terang kasih Tuhan. Maka dari itu, umat percaya harus dapat hidup dan bertindak sesuai dengan yang tertulis dalam firman Tuhan.

“Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung” (Kitab Nabi Yoshua 1:8).

Kiranya dengan pertolongan hikmat dari Allah, Sdr dapat menemukan kebenaran firman Allah.
~
SO
# Teguh 2013-10-18 15:22
*
Saudara Orang Berdosa,,

Betul bahwa tidak ada ajaran untuk membenci sehingga ke-Kristenan menekankan damai yang bermula dari kasih. Bukan menabur kebencian. Dengan demikian, baik apabila Saudara mengetahui manakah yang benar untuk Anda ikuti.

Kemudian pengakuan Saudara yang merasa sebagai “orang berdosa” tentu butuh pengampunan, sudahkah Saudara ketahui siapakah yang layak mengampuni dosa?
# Staff Isa dan Islam 2014-07-23 09:22
~
Saudara Teguh,

Benar, inti ajaran Isa Al-Masih adalah Kasih.

"Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. . . Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri" (Injil, Rasul Besar Matius 22:37,39).

Dan karena kasih-Nya, Dia datang ke dunia untuk menyelamatkan umat manusia dari hukuman dosa. "Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia [Isa Al-Masih] berkuasa mengampuni dosa" (Injil, Rasul Besar Matius 9:6).
~
Daniar
# Johan 2013-10-21 23:08
*
Staf Isa dan Islam,

Maaf, akan tetapi di ayat Qs. 57:27 tidak menyebutkan demikian. Pengikut Nabi Isa adalah Kristen adalah klaim anda sendiri, Al-Quran sendiri menentang keras orang-orang yang menyekutukan Allah.

Benarkan orang-orang tersebut adalah orang munafik? Apakah orang munafik dapat bernubuat, mengusir setan, dan melakukan banyak mujizat?

"Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh" (Injil, Rasul Markus 16:17-18).
# Staff Isa dan Islam 2013-10-22 19:34
~
Saudara Johan,

Cobalah untuk dapat menerima kenyataan. Jangan berusaha mengeraskan hati saudara untuk melihat kebenaran yang ada. Bukalah mata rohani saudara dan ijinkan untuk melihat kebenaran. Jujurlah dengan diri saudara dan beranilah berkata benar untuk sebuah kebenaran.

Kami tidak pernah mengklaim Kristen sebagai pengikut Isa Al-Masih, karena memang demikianlah kebenarannya bahwa Kristen atau Nasrani adalah pengikut Isa Al-Masih/Yesus Kristus. Kami sudah puluhan tahun menjadi orang Kristen, juga kami sudah puluhan tahun mempelajari Alkitab. Sehingga, mungkin pengetahuan kami tentang Kekristenan jauh lebih banyak dibanding saudara.

Tentang ayat dari Injil, Rasul Markus 16:17-18 yang saudara kutip di atas, beberapa orang teman Muslim lain sudah sering menanyakan hal itu. Bahkan baru beberapa hari lalu ditanyakan. Jadi saran kami, kiranya saudara dapat membaca penjelasan kami, yang kami tuliskan untuk pertanyaan teman Muslim lain tentang ayat tersebut.
~
SO
# answer 2013-10-22 13:18
*
To: Semprul,

Padahal saya cuma menanyakan hal yang sama yang ditanyakan oleh IDI untuk no 1dan 2, anda coba simak pertanyaan Staff Isa dan Islam 2013-10-10 16:44.

Lalu anda menjawab: Isa Al-Masih adalah manusia yang dipilih Allah untuk menjadi salah satu dari nabi-Nya dan diberi beberapa mukjizat atas seijin-Nya.

1. Ya hanya Allah yang mampu mengampuni dosa seseorang. Lalu Yesus berkata kepada perempuan itu: "Dosamu telah diampuni" (Injil, Rasul Lukas 7:48).

2. Nabi Musa membelah laut merah karena seizin Allah, berbeda dengan Yesus, karena Yesus adalah Firman Allah sendiri, Dia cukup menghardiknya maka danau itu menjadi tenang.

3. Jelas apa yang dikatakan Al-Quran bahwa Isa Al-Masih terkemuka di dunia dan di akhirat. Karena Isa Al-Masih yang empunya surga itu sendiri,

“Supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi” (Injil, Surat Filipi 2:10).
# Staff Isa dan Islam 2014-07-23 09:37
~
Saudara Answer,

Terima kasih atas tanggapan saudara di atas. Biarlah uraian di atas dapat direnungkan baik-baik bagi saudara Semprul khususnya, juga bagi semua pengunjung situs ini.

Siapakah yang dapat mengampuni dosa? Siapa yang layak terkemuka di dunia bahkan di akhirat?
~
Daniar
# dodik 2013-10-22 23:48
*
Admin,

2. Dari jawaban saudara jelas kemampuan anda dalam memahami suatu ayat dalam Al-Quran sangat rendah, karena komentar dari saya saja dipahami sebagian saja. Di Qs 57:27, memang disebutkan sebagian besar dari pengikut Isa adalah fasik. Tapi sebelum kalimat itu, ditulis pengikut Isa mengada-ngadaka n sesuatu yang tidak diperintahkan, yaitu rahbaniyyah (tidak beristri – rahib/pendeta) dan banyak yang fasik.

Bahkan rahbaniyyah itu pun tidak diikuti Kristen Protestankan, dan Protestan baru ada lk 1000 tahun setelah Islam muncul. Artinya pada saat Al-Quran turun, semua pengikut Isa (bukan sebagian) mengada-ngadaka n sesuatu (rahbaniyyah) yang tidak diperintahkan, berarti semua yang disebut mempunyai rasa santun dan kasih sayang itu melanggar. Nah apa masih bisa disebut punya rasa santun dan kasih sayang?
# Staff Isa dan Islam 2013-10-26 08:34
~
Saudara Dodik menuliskan: Di Qs 57:27, “Memang disebutkan sebagian besar dari pengikut Isa adalah fasik.” Berarti maksud di atas bukan semua, bukan? Melainkan hanya sebagian. Dengan kata lain masih ada yang memiliki rasa santun. Hal ini sesuai dengan jawaban yang kami berikan sebelumnya, bukan?

Kalimat berikutnya yang saudara tulis adalah: “Tapi sebelum kalimat itu, ditulis pengikut Isa mengada-ngadaka n sesuatu yang tidak diperintahkan, yaitu rahbaniyyah (tidak beristri – rahib/pendeta) dan banyak yang fasik.” Kiranya saudara memberitahu pada ayat berapakah dalam Al-Quran yang menyebut pengikut Isa mengada-ngadaka n perintah untuk tidak beristri.
~
SO
# dodik 2013-10-22 23:50
*
3. Anda menanyakan apakah saya punya dasar yang kuat dengan membandingkan Injil, Rasul Besar Matius 9:35-37 dengan Injil, Rasul Besar Matius 10:34 dan Injil, Rasul Lukas 12:51.

Silakan baca baik-baik komentar saya lagi, saya menekankan bahwa apabila anda hanya mengambil ayat-ayat Al-Quran tanpa mengetahui tafsirnya maka anda akan mendapat arti yang berbeda dari seharusnya alias ngawur. Maka saya kasih contoh, bahwa sangatlah mudah membandingkan ayat-ayat dalam Alkitab yang bertentangan tanpa tafsir lebih lanjut. Seperti yang saya lakukan dengan membandingkan 3 ayat tersebut, dan masih banyak ayat yang lain.

Eh malah anda tidak paham dengan komentar saya, malah memberi contoh yang lain lagi Qs 30:26 dengan Qs 15:30-31, yang konyolnya anda tidak tahu tafsir dua ayat tersebut.

Anda sudah tidak paham dengan ayat Qs 57:27 dan ayat-ayat Al-Quran yang lain diawal artikel, malah sekarang memberi contoh yang lain. Kalau anda ingin tahu, tanya saja jangan menyimpulkan karena pasti salah.
# Staff Isa dan Islam 2013-10-26 08:35
~
Saudara Dodik,

Jikalau begitu, menurut saudara apakah makna ayat yang saudara kutip dari Alkitab, yaitu: Injil, Rasul Besar Matius 9:35-37 dengan Injil, Rasul Besar Matius 10:34 dan Injil, Rasul Lukas 12:51?

Dan apakah makna dari ayat Al-Quran Qs 30:26 dan Qs 15:30-31 yang kami kutip?
~
SO
# answer 2013-10-23 04:56
*
To Dodik,

“Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al-Quran, kalau sekiranya Al-Quran bukan dari sisi Allah tentulah mereka dapati banyak pertentangan di dalamnya” (Qs 4:82).

1. Siapakah yang pertama kali menjadi Muslim? Muhammad (Qs 6:14,163) .

Hal ini bertentangan dengan:
Yang menjadi Muslim pertama kali adalah Musa (Qs 7:143), beberapa orang Mesir (Qs 26:51).

Yang menjadi Muslim pertama kali adalah Ibrahim (Qs 2:127-133, Qs 3:67).

Yang menjadi Muslim pertama kali adalah Adam (Qs 42:51).

2. Apakah semua yang ada di langit dan bumi tunduk kepada Allah Muslim? Ya (Qs 30:26).

Hal ini bertentangan dengan:
Ternyata setan/iblis tidak tunduk kepada Allah Muslim (Qs 7:11, 15:28 -31, 17:61, 20:116, 38:71-74, 18:50).

Setidaknya ada lebih 213 ayat yang bertentangan dalam Al-Quran. Sangat fantatis bukan? Ingat baca ayat paling atas (Qs 4:82).

Mungkin saudara Dodik dapat menjelaskannya?
# Staff Isa dan Islam 2014-07-23 10:00
~
Saudara Answer,

Terima kasih atas paparan saudara di atas. Memang bila kita membaca referensi ayat-ayat di atas kita bingung, mana yang benar. Sehingga dari ayat-ayat itu sendiri timbul pertanyaan apakah Al-Quran dari Allah? Kiranya ini menjadi perenungan bagi semua pengunjung situs ini.
~
Daniar
# alibaba 2013-10-23 05:38
*
To: Dodik,

Sepertinya anda begitu pintar dalam Islam. Mungkin anda dapat menjelaskan pertentangan ini juga:

Bisakah Allah Muslim dilihat oleh manusia dan apakah Muhammad melihat Allahnya? Ya, Muhammad dapat melihat Allahnya (Qs 53:1-18, Qs 81:15-29). Hal ini bertentangan dengan: Qs 6:102-103 dan Qs 42:51 mengatakan bahwa Muhammad tidak dapat melihat Allahnya.

Berapakah 1 hari di mata Allah Muslim? 1 hari di mata Allah Muslim = 1000 tahun (Qs 22:47, 32:5). Hal ini bertentangan dengan: 1 hari di mata Allah Muslim = 50.000 tahun (Qs 70:4)

Apakah Allah Muslim memerintahkan untuk melakukan kejahatan/perbu atan keji? Tidak! (Qs 7:28, 16:90). Hal ini bertentangan dengan: Allah Muslim memang memerintahkan untuk melakukan kejahatan/perbu atan keji (Qs 17:16, Qs 5:33, Qs 8:12, Qs 8:17).

Karena keterbatasan tempat maka hanya ini yang saya tanyakan, dan masih banyak pertentangan lagi di dalamnya.
# Staff Isa dan Islam 2014-07-23 10:12
~
Saudara Alibaba,

Terima kasih atas komentar saudara di atas. Kiranya pertanyaan saudara tersebut dapat menjadi perenungan dan dijawab oleh teman-teman yang mengerti Al-Quran.
~
Daniar
# hamba Allah 2013-10-23 09:09
*
Pernahkah Yesus Kristus mengatakan Dia adalah Tuhan? Mengapa ada Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru, apakah ditulis oleh Tuhan atau hanya manusia yang menulisnya?

Jika Yesus Kristus adalah Tuhan, lantas Bapa itu siapa? Roh Kudus itu siapa? Kepada siapa Yesus berdoa jika Dia adalah Tuhan?

Jika menurut kalian Yesus telah menebus umat-Nya dari dosa, buat apa diciptakan kehidupan? Enak dong pengikut-Nya habis berbuat dosa setelah itu minta ampun dan Yesus mengampuninya, besok berbuat dosa lalu minta ampun lagi?
# Staff Isa dan Islam 2013-10-23 17:27
~
Saudara Hamba Allah,

Pertanyaan ini sudah pernah kami jawab. Bahkan sepertinya saudara meng-copy paste pertanyaan dari komentar sebelumnya.

Di forum ini sudah sangat banyak sekali kami memberi penjelasan seperti yang saudara tanyakan. Juga ada cukup banyak artikel yang membahas tentang topik pertanyaan tersebut.

Saran kami, silakan saudara membuka kembali jawaban yang kami berikan atas pertanyaan saudara di atas, yang sudah saudara tanyakan sebelumnya. Juga, silakan saudara membaca penjelasan kami pada artikel ini: http://tinyurl.com/cgrffm4.
~
SO
# alibaba 2013-10-23 15:43
*
To Hamba Allah,

Padahal sudah sering IDI menjawab pertanyaan yang sama dari rekan-rekan anda, apakah anda tidak membaca penjelasan atau anda itu termasuk orang yang bebal, biarpun dijelaskan berkali-kali anda tidak mengerti.

1. Yesus tidak mengatakan Dia itu Tuhan karena Dia tahu reaksi massa pada saat itu tidak akan percaya, karena porsi Yesus yang menjadi manusia, tetapi Dia menunjukan ke-Ilahian-Nya sebagai Tuhan. "Aku dan Bapa adalah satu" (Injil, Rasul Besar Yohanes 10:30).

2. Jelas manusia yang menuliskannya, Tuhan memakai perpanjangan tangan manusia untuk menuliskan firman-Nya. Tidak mungkin kitab jatuh dari langit bukan?

3. Bapa, Anak, dan Roh Kudus adalah ketritunggalan Allah, anda bisa mengenal-Nya melalui iman bukan logika anda.

4. Anda salah, jika kita sudah bertobat maka kita harus hidup sesuai kebenaran firman Allah, jika masih tetap melakukan dosa semasa hidupnya, maka tetap akan binasa di akhirat.
# Staff Isa dan Islam 2014-07-23 10:20
~
Saudara Alibaba,

Terima kasih atas jawaban yang saudara berikan pada pertanyaan saudara Hamba Allah.

Seperti yang kami sampaikan di atas, pertanyaan-pert anyaan itu sangat sering diajukan bahkan kami pun berulang kali menjelaskan. Untuk itulah kami menyarankan untuk membaca kembali penjelasan-penj elasan kami.
~
Daniar
# dodik 2013-10-24 00:00
*
Answer,

Anda menanyakan yang tidak dibahas di topik ini, tapi tidak masalah akan saya jawab itupun kalau tidak dihapus admin.

Silakan anda baca lagi ayat yang anda sebut kecuali Qs 42:51 karena salah artinya.

info: Semua ayat yang anda sebut berbentuk aktif; Subyeknya juga berbeda waktu dalam kehidupannya; dalam kaidah Al-Quran setiap kalimat mempunyai waktu (tense), contoh past tense adalah fi’il madhi adalah kerja yang terjadi pada masa lampau.

Supaya lebih mudah saya beri contoh: Bila satu rombongan dari SMA A, sedang mendaki gunung dan kebetulan saya yang pertama sampai puncak, maka saya bilang,” Saya yang pertama kali mencapai gunung ini”.

20 tahun kemudian, SMA A kembali mendaki gunung dan Answer kebetulan yang pertama sampai ke puncak, maka Answer bilang,”Saya yang pertama kali mencapai gunung itu”.

Nah bila ada penulis yang menulis tentang SMA A, kemudian memuat pernyataan saya dan answer,maka apakah buku ini isinya saling bertentangan?
# Staff Isa dan Islam 2013-10-26 21:38
~
Saudara Dodik,

Kami heran mengapa saudara memberi jawaban selalu berbelit-belit? Menurut kami pertanyaan Sdr. Answer di atas sangat sederhana. Saudara cukup menjelaskan mengapa ayat tersebut bertentangan. Tidak perlu memberi ilustrasi yang membuat orang lain yang membacanya bertambah bingung.

Ingat, yang membaca komentar saudara bukan hanya kami dan Sdr. Answer, tetapi bukan puluhan bahkan ratusan orang.

Jadi saran kami, ketika diajukan satu pertanyaan kepada saudara, silakan saudara memberi jawaban yang singat dan jelas. Sebagaimana saudara selalu menuntut agar kami selalu memberi jawaban yang jelas atas pertanyaan saudara.
~
SO
# dodik 2013-10-24 00:17
*
To: Alibaba,

Ayat yang anda tulis banyak yang keliru artinya, coba baca lagi baik-baik, cari ayat yang artinya sesuai dengan pertanyaan anda, baru kemudian ditanyakan lagi. Jangan hanya copas saja, daripada malu.
# Staff Isa dan Islam 2013-10-26 21:38
~
Saudara Dodik,

Bila memang ayat yang ditulis oleh Sdr. Alibaba salah, bukankah sebaiknya sebagai orang yang lebih tahu saudara menuliskan ayat yang benar? Sehingga Sdr, Alibaba dan juga orang lain yang membacanya mengetahui dimana letak kesalahannya.

Bila saudara hanya berkata salah tanpa memberitahu kesalahannya, orang lain bisa meragukan penilaian saudara. Mungkin saja mereka berkata saudara asal bicara tanpa dapat membuktikannya.
~
SO
# answer 2013-10-24 17:53
*
To: Dodik,

Baik saya akan menjawabnya:

1. Saya hanya mengikuti alur diskusi anda dan IDI, tentang ayat pertentangan Al-Quran.

2. Anda sama sekali tidak menjawab pertanyaan saya, dan tidak masuk akal jawaban anda.

3. Jelas akan dihapus jika anda menjawabnya dengan menggunakan 2 kolom, dan jawaban anda pun tidak menjawab pertanyaan yang saya dan Sdr. Alibaba ajukan.

4. Jelas kami tidak mengikuti sekte Yehova, karena dia tidak mengakui Yesus sebagai Juruselamat. Seperti anda tidak mengakui Ahmadiyah bukan?

Jadi kalau anda memberikan jawaban yang masuk akal sedikit jangan sesuka hati anda. Contohlah staf IDI dalam menjawab pertanyaan kalian semua, berdasarkan dalil-dalil Alkitab maupun Al-Quran, jadi tidak asal menjawab seperti anda.
# Staff Isa dan Islam 2014-07-23 10:41
~
Saudara Answer,

Terima kasih atas tanggapan saudara di atas. Saudara benar, bila melanggar aturan dalam memberi komentar kami terpaksa harus hapus. Sehingga diskusi dapat berjalan dengan tertib dan bermanfaat bagi kita semua.
~
Daniar
# alibaba 2013-10-24 18:13
*
To: Dodik,

Wah anda bukan menjawab pertanyaan saya malah katakan keliru? Memang saya meng copy paste, karena tidak mungkin bukan saya harus menuliskan ayat-ayat yang bertentangan satu-satu bukan?

Jelas itu semua ayat-ayat yang ada di Al-Quran bukan? Apa anda tidak mengakui ada ayat itu di Al-Quran anda? Anda mengatakan saya banyak keliru ya dalam menulis ayat tersebut. Cobalah anda kasih tahu saya di sini yang mana saja kelirunya? Jadi jangan hanya berucap saja.

Jadi kesimpulannya menurut ayat Qs. 4:82 “Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al-Quran, kalau sekiranya Al-Quran bukan dari sisi Allah tentulah mereka dapati banyak pertentangan di dalamnya”

Jadi apakah anda masih mau mengakui Al-Quran anda, dan masih banyak yang tidak bisa dituliskan di sini, jika anda mau mencarinya silakan cari di pertentangan Al-Quran, dan anda bisa cek di kitab anda.
# Staff Isa dan Islam 2014-07-23 11:09
~
Saudara Alibaba,

Memang agar diskusi ada imbal balik tentunya ada respon sesuai pertanyaan. Bila menganggap ada yang keliru sebaiknya dapat menunjukkan yang benar. Sehingga orang lain yang membacanya mengetahui dimana letak kesalahannya.

Kiranya hal ini menjadi masukan dan pencerahan bagi kita semua.
~
Daniar
# alibaba 2013-10-24 18:20
*
To: Hamba Allah,

Maka dari itu kita butuh Anugerah Allah, siapakah Anugerah itu? Dialah Tuhan Yesus yang menjadi Juruselamat kita.

Perhatikanlah ayat ini, “Barangsiapa menjadi milik Kristus Yesus, ia telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya. Jikalau kita hidup oleh Roh, baiklah hidup kita juga dipimpin oleh Roh” (Injil, Surat Galatia 5:24-25)

Firman Allah berkata, “Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu . . . ” (Injil, Surat Efesus 2:8-9).

“Karena jikalau kita percaya, bahwa Yesus [Isa Al-Masih] telah mati dan telah bangkit, maka kita percaya juga bahwa mereka yang telah meninggal dalam Yesus [Isa Al-Masih] akan dikumpulkan Allah bersama-sama dengan Dia” (Injil, Surat 1 Tesalonika 4:14).

Anda bisa ke sini membaca komentar saya dan IDI di artikel Kristen Dan Islam - Apa yang Terjadi Setelah Manusia Mati?
# Staff Isa dan Islam 2014-07-23 11:12
~
Saudara Alibaba,

Terima kasih atas komentar saudara di atas.Semoga menjadi pencerahan dan bermanfaat bagi semua yang membacanya.
~
Daniar
# Adimulyo Raharjo 2013-10-24 20:04
*
Saudaraku staff IDI,

Saya rasa sudah semestinya mempunyai rasa santun dan kasih sayang terhadap semua orang sesuai Qs 57:27 yang saudaraku kutip di atas.

Sesuai yang saya fahami Qs 57:27 dengan Qs 57:27 tidak ada ayat yang bertentangan pada ayat yang Saudaraku kutip di atas karena beda bahasan, (Qs 58:22) pada ayat tersebut sebagai bukti balasan di akhirat sesuai dengan amal ibadah dan keyakinan masing-masing.

Lalu (QS 2:190-192) (QS 9:29) dan (QS 32:13) seperti yang Saudaraku kutip tersebut memerangi orang kafir yang menghalangi ibadah umat Muslim di tanah suci.

Kiranya dicermati kembali secara keseluruhan apakah benar ayat tersebut bertentangan?
# Staff Isa dan Islam 2013-10-28 14:39
~
Saudara Adimulyo Raharjo,

Kami setuju dengan pendapat saudara di atas. Memang demikianlah seharusnya umat beragama dapat hidup berdampingan secara damai dan penuh rasa santun. Namun sayangnya, di negara ini hal tersebut bak pepatah “jauh panggang dari arang.”

Benarkah kata memerangi yang dimaksud dalam Qs 2:190-192 dan Qs 32:13 adalah memerangi orang kafir yang menghalangi ibadah umat Muslim di tanah suci?

Setahu kami, setiap tahun begitu banyak umat Muslim yang datang ke Arab (tanah suci umat Muslim) untuk beribadah. Bahkan sebuah media online menyebutkan jumlah jemaah haji dari Indonesia tahun ini ada 156,467 orang.

Dari sekian banyak jumlah orang yang pergi ke Arab, kami tidak pernah mendengar informasi yang menyebutkan bahwa orang-orang kafir menghalang-hala ngi mereka ketika hendak pergi ke Arab. Dari jumlah 156,467 orang Indonesia yang pergi ke Arab, kami tidak pernah mendengar informasi ada orang kafir yang menghalangi mereka pergi ke Arab.

Jadi, menurut kami penjelasan saudara tentang Qs 2:190-192 dan Qs 32:13 kurang benar. Karena pada kenyataanya orang Islam-lah yang selalu berusaha memerangi orang-orang non-Islam atau yang selalu mereka sebut sebagai kafir.
~
SO
# Johan 2013-10-29 02:52
~
Staf Isa,

Saya tidak mengeraskan hati saya untuk menerima kebenaran. Karena memang demikianlah faktanya. Bahkan pakar Alkitab seperti Dr. Robert W. Funk dan Hugh J. Schonfield saja mengakui bahwa Kristen bukanlah pengikut Yesus, perintah untuk menyebarkan ajaran Yesus ke seluruh dunia adalah ayat palsu. Mereka sudah puluhan tahun menjadi orang Kristen, dan juga mereka sudah puluhan tahun mempelajari Alkitab. Sehingga, mungkin pengetahuan mereka tentang Kekristenan jauh lebih banyak dibanding anda. Bahkan Hugh J. Schonfield adalah nominator pemenang hadiah nobel pada tahun 1959. Mereka saja tidak malu mengakui kebenaran, walaupun kebenaran itu sendiri terasa sangat pahit.

Jadi saran saya, cobalah untuk dapat menerima kenyataan. Jangan berusaha mengeraskan hati anda untuk melihat kebenaran yang ada. Jujurlah dengan diri anda dan beranilah berkata benar untuk sebuah kebenaran bahwa Kristen bukan pengikut Yesus.
# Staff Isa dan Islam 2013-11-01 14:20
~
Masalahnya, saudara salah jika saudara berkata Robert W. Funk dan Hugh J. Schonfield adalah pakar Alkitab. Di dalam dunia penelitian Alkitab, sejarah abad pertama, dan arkeologi, kedua orang tersebut bisa dibilang adalah orang-orang yang terbuang dan tidak bisa dipercaya. Kedua orang tersebut sudah terbukti memutar balikkan fakta sejarah dan mengarang bukti-bukti baru untuk memajukan "teori" mereka. Ketidak-netrala n mereka mengakibatkan mereka tidak dipercaya oleh orang-orang yang menjunjung tinggi kebenaran di dalam dunia sejarah dan arkeologi. Walaupun orang-orang tersebut adalah orang-orang Ateis sekalipun.

Robert W. Funk sendiri mengakui dia membangun Jesus Seminar bersama John Dominic Crossan untuk menghancurkan Kekristenan dan menghilangkan keilahian Yesus. Oleh sebab itu dia sengaja mencari orang-orang yang setuju dengannya untuk menjadi anggota Jesus Seminar, walaupun mereka bukan ahli dalam Alkitab, Sejarah, ataupun Arkeologi. Dan Jesus Seminar sengaja tidak memasukkan fakta-fakta sejarah yang ada dan tertulis dengan jelas, lalu berbohong kepada media bahwa cara yang dilakukan adalah scientific. Orang-orang scientific yang sejati, yang menjunjung tinggi bukti, fakta, dan kebenaran, walaupun mereka ateis atau agnostic, tidak mengakui Jesus Seminar sebagai tim yang mencari kebenaran. Sebaliknya, Jesus Seminar dianggap mencari ketenaran belaka.

Hugh J Schonfield mungkin dinominasikan untuk hadiah nobel kedamaian di tahun 1959. Tapi tidak berarti dia ahli dalam Alkitab maupun orang yang patut disegani di dalam ilmu pengetahuan. Dari biografinya, kita mengetahui bahwa Schonfield mengalami kepahitan yang sangat dalam ketika dia dikeluarkan dari Komite Kristen Yahudi di tahun 1937 dan berubah menjadi seorang humanis. Karena dia memiliki banyak pengalaman dalam bahasa Ibrani, dia menjadi salah satu anggota tim peneliti Naskah Laut Mati yang pertama. Namun, sepertinya dia mengalami kepahitan yang lebih dalam lagi karena Naskah Laut Mati jelas-jelas menolak "teori" kepercayaannya.

Maka di "The Authentic New Testament", dia "mengarang ulang" Kitab Nabi Yesaya 53:9 untuk membuktikan bahwa Yesus memalsukan kematian-Nya di atas salib. Anehnya, Yesaya adalah buku yang Schonflied pelajari dalam bentuk aslinya di Naskah Laut Mati, yang ditulis dengan ratusan tahun sebelum Yesus lahir. Dan semua orang yang mempelajari Naskah Laut Mati mengakui bahwa tidak ada yang diubah dari Naskah Laut Mati sampai ke Alkitab modern yang kita baca saat ini.

Jadi, apakah Schonfield bisa dipercaya sebagai "pakar" Alkitab? Belum lagi dalam buku "The Passover Plot" karangannya, dia bahkan jelas-jelas menganggap kelahiran Yesus dan Yohanes Pembaptis sebagai dongeng. Walaupun itu sudah menjadi fakta sejarah yang ditulis ribuan tahun sebelum Schonfield lahir oleh orang-orang yang bukan Kristen sekalipun. Apakah Schonfield bisa dipercaya sebagai "pakar" dalam sejarah? Silakan saudara renungkan!
~
Saodah
# Adimulyo Raharjo 2013-10-29 03:08
~
Saudara Staff IDI,

Tidak ada ayat Al-Quran yang bertentangan sedikitpun karena dicatat sesuai apa yang Allah firmankan. Timbul suatu pertentangan karena pemahaman saudara dan sebagian umat Kristen yang keliru, justru Injil sendiri yang banyak timbul pertentangan karena bukan murni firman Allah. Di Injil ada karangan Paulus dan penyalin Kitab Yohanes kemudian mengadopsi hymne ini dan menempatkannya sebagai pembukaan Injil Yohanes, lalu mengubah kalimat: “Logos itu berasal dari Tuhan” menjadi “Firman itu adalah Tuhan”.

Saudara mempunyai kasih sayang berdasarkan Isa Al-Masih apa Paulus?
# Staff Isa dan Islam 2013-11-01 14:21
~
Saudara Adimulyo,

Mari kita diskusi focus pada topik yang sedang kita bahas. Pada komentar sebelumnya kita tidak bicara tentang apakah Injil asli firman Allah atau bukan. Tetapi mengenai pandangan saudara tentang kata “memerangi” yang terdapat dalam Qs 2:190-192.

Menurut saudara, arti kata “memerangi” yang terdapat dalam Qs 2:190-192 dan Qs 32:13 adalah memerangi orang kafir yang menghalangi ibadah umat Muslim di tanah suci.

Benarkah demikian? Kiranya Sdr. Adimulyo dapat memberi bukti bahwa orang-orang kafir di Indonesia pernah menghalangi umat Muslim yang akan pergi beribadah ke Arab (tanah suci umat Muslim).
~
Saodah
# dodik 2013-10-29 23:05
~
Answer,

Apakah anda bisanya hanya mengatakan jawaban saya tidak masuk akal? Tanpa bisa menunjukkan yang mana, sekali lagi kalau hanya begitu, anak kecil juga bisa.

Silakan dipikirkan baik-baik (kalau bisa), Qs 7:143 Musa mengatakan “Aku orang yang pertama-tama beriman”, tentu saja karena pada saat dia pertama kali beriman itu tidak ada seorang pun yang Nabi Musa ketahui beriman kepada Allah sebagaimana dia beriman.

Begitu juga Nabi Ibrahim dan lainnya, kuncinya adalah yang mengatakan para nabi sendiri, bukan Allah yang berfirman.

Anda baru bisa mempermasalahka n kalau Allah yang berfirman,” Musa kamu adalah orang yang pertama-tama beriman” karena ada Nabi Adam sebelum nabi Ibrahim.

Tetapi yang mengatakan ini Musa sendiri, jadi tentu saja sepengetahuanny a Nabi Musa. Atau kalau Nabi Musa mengatakan, “Dari seluruh manusia yang ada di dunia, akulah yang beriman pertama kalinya” Nah kalau begitu baru bisa anda permasalahkan.

Jadi mana yang bertentangan?
# Staff Isa dan Islam 2013-11-01 14:21
~
Saudara Dodik,

Maaf, bukan maksud kami untuk membela Sdr. Answer. Kami hanya ingin mengajukan pertanyaan yang timbul setelah membaca penjelasan saudara di atas.

1. Menurut saudara, ayat yang ditulis oleh Sdr. Answer di atas bukan perkataan Allah, tetapi perkataan Musa. Bukankah umat Muslim percaya bahwa Al-Quran 100% firman/perkataa n Allah?

2. Menurut Sdr. Dodik, kata “pertama” yang disebut pada ayat-ayat tersebut, karena nabi yang berkata itu, tidak mengetahui seorangpun ada yang beriman kepada Allah selain dia. Menurut saudara, apakah hal ini masuk akal? Apakah Musa atau Ibrahim tidak tahu bahwa nenek moyang leluhurnya adalah seorang yang beriman kepada Allah?
~
Saodah
# answer 2013-10-30 01:42
*
To: Dodik,

Ya, kalau saya bilang tidak masuk akal ya berarti itu keseluruhannya jawaban anda. Anak kecil pun pasti tahu jawaban anda tidak masuk akal dan berbelit-belit dan bahkan membuat orang bingung yang membacanya.

Anda sampai sekarang pun tidak menjawab pertanyaan saya.

Bagaimana mungkin nabi-nabi terdahulu bisa menjadi Muslim padahal Islam adalah ajaran Muhammad, sungguh tidak masuk akal bukan?
# Staff Isa dan Islam 2014-07-23 11:32
~
Saudara Answer,

Terima kasih atas komentar saudara, kiranya menjadi perenungan bagi semua pengunjung situs ini.
~
Daniar
# Gustav 2013-10-31 20:28
~
Maaf staf IDI, tapi menurut saya anda itu sangatlah labil, di satu pihak anda membenarkan Al-Quran tapi di pihak lain anda menganggap Al-Quran itu bertentangan.

Contoh Ayat-Ayat Al-Quran Bertentangan

Berikut adalah beberapa contoh ayat Al-Quran yang saling bertentangan dan cenderung meniadakan satu sama lain. Qs 2:190-192, “Perangilah di jalan Allah…bunuhlah mereka” Atau “Penggallah kepala mereka dan pancunglah tiap-tiap ujung jari mereka…sungguh Allah amat keras siksaan-Nya” (Qs 8:12-13). Atau, “Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian dan mereka tidak mengharamkan apa yang telah diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah) (yaitu orang-orang) yang diberikan Al Kitab kepada mereka…” (Qs 9:29).

Kalau diteliti oleh siapapun, sebelah manakan dari ayat di atas yang bertentangan? Ini sungguhlah aneh.
# Staff Isa dan Islam 2013-11-02 10:34
~
Saudara Gustav,

Kami tidak pernah membenarkan Al-Quran. Kalaupun kami sering mengutip ayat Al-Quran, bukan karena kami membenarkannya, tetapi hanya mendukung jawaban yang kami berikan. Kami tidak ingin disebut sebagai orang yang hanya bisa memberi pernyataan tanpa dapat memberi bukti.

Contoh: Ketika kami mengatakan hanya Isa satu-satunya yang suci, maka untuk menguatkan pernyataan kami ini, kami mengutip ayat dari Qs 19:19. Dengan demikian, orang yang membaca penjelasan kami menjadi tahu, bahwa kami tidak asal bicara.

Sdr. Gustav, sebenarnya tidak ada yang aneh bila saudara membaca artikel di atas seluruhnya. Maksudnya adalah: ayat-ayat yang saudara sebutkan di atas bertentangan dengan ayat Al-Quran yang menyebutkan bahwa Allah maha pemurah lagi maha penyayang.
~
Saodah
# Staff Isa dan Islam 2013-11-01 14:22
~
Sdr. Ibn Jabbar,

Sebelumnya maaf karena komentar saudara kami hapus. Artikel di atas sedang membahas "Mengapa Al-Quran Memuji Orang Kristen." Bukan membahas apakah orang Kristen menyembah tiga tuhan atau tidak.

Memang saudara menanggapi komentar dari jawaban staf IDI. Namun perlu kami jelaskan bahwa komentar tersebut ditulis ketika kami belum membuat aturan dalam memberi komentar. Sehingga siapa saja dapat memberi komentar di artikel mana saja. Baik berhubungan dengan topik artikel ataupun tidak.

Mengingat banyaknya komentar yang keluar dari topik, akhirnya kami membuat aturan dimana setiap komentar harus berhubungan dengan topik yang dibahas. Dan bila melanggar, maka komentar tersebut akan kami hapus.

Saran kami, bila saudara ingin menanggapi tentang ketuhanan umat Kristen, silakan saudara membaca penjelasan kami pada artikel ini: http://tinyurl.com/75kj53j.

Demikian, kiranya saudara maklum.

Untuk Sdr. Bert, karena saudara menanggapi komentar dari Sdr. Ibn Jabbar, maaf bila komentar saudara juga ikut kami hapus. Kiranya saudara maklum.
~
Saodah
# answer 2013-11-04 17:37
~
To: Gustav,

Wah, dengan bangganya anda menuliskan ayat yang menunjukan betapa kejinya dan betapa sadisnya Allah swt untuk menunjukan hanya tidak ada pertentangan di Al-Quran. Benarkah begitu?

Mari kita lihat 1 ayat ini: “Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian dan mereka tidak mengharamkan apa yang telah diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah) (yaitu orang-orang) yang diberikan Al Kitab kepada mereka…” (Qs 9:29).

Bertentangan dengan: “Tidak ada paksaan memeluk agama Islam…” (Qs.2:256),

Nah bukankah terlihat jelas ayat itu bertentangan. Di satu sisi tidak ada paksaan untuk memeluk agama Islam, tetapi ayat (Qs 9:29), Allah swt menyuruh untuk memerangi orang kafir orang yang selain agama Islam.

Jadi anda tidak perlu membela mati-matian padahal memang benar banyak kontradiksi dalam Al-Quran.
# Staff Isa dan Islam 2014-07-23 12:13
~
Saudara Answer,

Terima kasih tanggapan saudara di atas. Kiranya dapat direnungkan oleh semua pengunjung di sini.

Tentunya setiap orang berhak bangga akan apa yang diyakininya. Bahkan dapat menguji dan menilainya. Dan melalui diskusi ini kiranya kita semua dapat berbagi dan belajar bersama.
~
Daniar
# dodik 2013-11-04 20:59
~
Admin,

Saya harap anda lebih bisa berpikir daripada Answer.

1. Al-Quran adalah 100% firman Allah, semua ayat di dalam Al-Quran sumbernya hanya dari Allah. Ayat-ayat Al-Quran isinya pun banyak menceritakan perkataan–perka taan tidak hanya dari Allah, bisa nabi, manusia bahkan iblis sekalipun.

Qs 7:143 Allah menceritakan dialog antara Allah dengan Nabi Musa. Dialog tersebut diwahyukan kepada Nabi Muhammad. Jadi wajar saja ada perkataan Nabi Musa. Bahkan di Qs 15:36 Berkata Iblis,’....dst, tetapi kalau dilanjutkan ayatnya, isinya dialog iblis dengan Allah, dan semua itu diwahyukan kepada Nabi Muhammad. Jadi tentu saja ayat tersebut bukan dari Iblis.

2. Sebelum mereka jadi nabi, apakah mereka beriman sebagaimana Nabi Adam beriman? Bahkan lebih detail diceritakan bahwa Nabi Ibrahim pun tidak mengenal Tuhan sebelumnya Qs 6:76-77. Jadi informasi tentang nabi-nabi sebelum mereka, diinformasikan Allah setelah mereka beriman/diangka t jadi nabi.
# Staff Isa dan Islam 2013-11-06 16:27
~
Saudara Dodik,

1. Walau penjelasan saudara di atas sedikit membingungkan bila dibandingkan dengan penilaian umat Muslim umumnya tentang Al-Quran, kami mencoba untuk setuju dengan pernyataan saudara. Bahwa dalam Al-Quran terdapat juga perkataan manusia dan Iblis selain perkataan Allah.

2. Pertanyaan saudara “Sebelum mereka jadi nabi, apakah mereka beriman sebagaimana Nabi Adam beriman?” Jawaban kami: Hal itu sudah pasti! Tentu Allah akan memilih seseorang yang beriman dan percaya kepada-Nya untuk menyampaikan wahyu-Nya, bukan?

Jadi, menurut kami Nabi Ibrahim sebelum dia diangkat menjadi nabi adalah seorang yang takut akan Tuhan. Demikian juga nabi-nabi lainnya.

Bicara tentang apakah ada ayat yang bertentangan dalam Al-Quran, menurut kami cukup banyak ayat yang saling bertolak-belaka ng dalam Al-Quran. Contohnya seperti yang sudah dituliskan oleh Sdr. Answer di atas. Dimana Qs 9:29 memerintahkan untuk membunuh orang-orang yang menolak Muhammad, tetapi di Qs 2:256 mengatakan tidak ada paksaan memeluk Islam. Lalu mana yang benar di antara kedua ayat ini?

Maaf bila komentar saudara mengenai apakah Yesus mengajarkan ajaran kasih kami hapus. Bila saudara ingin membahas hal tersebut lebih lanjut, silakan membaca penjelasan kami pada artikel ini: http://tinyurl.com/9fgxlox.
~
Saodah
# answer 2013-11-04 21:36
~
To: Dodik,

Wah ternyata benar Al-Quran bukan firman Allah, anda katakan: Perkataan–perka taan tidak hanya dari Allah, bisa nabi, manusia bahkan iblis sekalipun.

Berarti bisa saya ambil kesimpulan iblis pun berperan di dalam Al-Quran, mungkin ayat ini salah satu dari ayat iblis: Qs 2:190-192, “Perangilah di jalan Allah…bunuhlah mereka” Atau “Penggallah kepala mereka dan pancunglah tiap-tiap ujung jari mereka".

Ternyata anda pun mengakuinya, anda pun tidak perlu memutar-mutar pernyataan anda, karena dari pernyataan anda sebelumnya pun sangat acak-acakan dengan jawaban anda yang sekarang ini.
# Staff Isa dan Islam 2014-07-23 15:07
~
Saudara Answer,

Terima kasih atas tanggapan saudara. Dari Qs 2:190-192 yang saudara kutip di atas, sulit memahami istilah “Allah yang Maha Penyayang” yang ratusan kali tercantum dalam Al-Quran. Karena juga diikuti dengan perintah yang kelihatan meniadakan "rasa santun dan kasih sayang."
~
Daniar
# Johan 2013-11-05 01:36
~
Staf Isa dan Islam,

Saya cukup kaget melihat komentar saya mendapat tanggapan yang panjang dari anda. Anda membatasi komentar pengunjung situs ini tetapi tampaknya tidak untuk diri anda sendiri.

Baiklah, singkat saja. Jadi menurut anda the Jesus seminar yang diadakan oleh 150 orang pakar Alkitab yang dinaungi Westar Institute pada tahun 1985 adalah rekayasa Robert Funk? Maaf staf Isa, tetapi saya kesulitan untuk menerima pernyataan anda. Terlebih lagi anda mengatakan bahwa Robert W. Funk ingin menghancurkan Kristen. Bisakah berikan saya sumber untuk memperkuat pernyataan anda?

Mengenai Hugh J. Schonfield saya ingin bertanya, sudahkah anda memiliki buku The Passover Plot? Bisakah anda menunjukkan di halaman berapa Hugh J. Schonfield mengatakan kelahiran Yesus adalah dongeng?

Dan saya harap anda tidak melupakan pertanyaan saya mengenai ayat Markus 16:17-18. Benarkah orang munafik dapat melakukan seperti yang tertulis di ayat itu?
# Staff Isa dan Islam 2013-11-06 16:29
~
Saudara Johan,

Kami memang sengaja memberi penjelasan yang panjang atas pertanyaan saudara. Agar saudara mengerti kebenaran yang sebenarnya bagaimana. Jadi saudara tidak asal mempercayai begitu saja atau asal comot dari situs lain, lalu mengklaim itu sebagai kebenaraan. Ada baiknya saudara selalu menguji kebenaran tersebut.

Bila saudara ingin tahu lebih jauh tentang “The Jesus Seminar” dan Robert Funk, saran kami bacalah buku-buku yang netral. Jangan hanya membaca menurut sudut pandang orang Islam saja. Agar saudara mendapat informasi yang netral. Menurut kami penjelasan di atas sudah cukup untuk menjawab pertanyaan saudara. Dan kami tidak ingin membahasnya lebih jauh karena akan keluar dari topik diskusi.

Ayat yang saudara tanyakan sudah pernah ditanyakan oleh Sdr. Azriady. Silakan saudara membaca penjelasan kami kepadanya di artikel ini: http://tinyurl.com/k8nyxxg.
~
Saodah
# Staff Isa dan Islam 2013-11-06 16:29
~
Maaf kepada semua komentator yang komentarnya terpaksa kami hapus. Saran kami, mari kita kembali diskusi kepada topik artikel di atas.

Staf IDI berharap komentar yang diberikan hanya menanggapi salah satu pertanyaan berikut:

1. Menurut saudara, mengapa Isa Al-Masih dapat dengan mudah menyatakan kasih sayang-Nya kepada setiap orang, termasuk yang bukan pengikut-nya?

2. Mengapa Al-Quran memberi pujian bahwa pengikut Isa mempunyai rasa santun dan kasih sayang?

3. Mengapa ayat Al-Quran cenderung meniadakan satu sama lain.

Terimakasih!
~
Saodah
# dodik 2013-11-06 21:14
~
Admin,

1. Anda bertanya kenapa saya bilang itu perkataan Musa bukankah Al-Quran itu firman Allah? Jawab, Al-Quran adalah 100 % firman Allah, kenapa saya bilang Ayat-ayat Al-Quran isinya pun banyak menceritakan perkataan–perka taan tidak hanya dari Allah, bisa nabi, manusia bahkan iblis sekalipun. Silakan Baca:

QS 7:143: Maka setelah Musa sadar kembali, dia berkata: "... aku orang yang pertama-tama beriman." Perkataan siapa yang bilang “aku orang yang" Jawabnya perkataan Musa.

QS 15:36: Berkata iblis: "Ya Tuhanku, maka beri tangguhlah kepadaku sampai hari (manusia) dibangkitkan". Perkataan siapa yang bilang,” Ya Tuhanku, maka" Jawabnya perkataan Iblis.

Di Alkitab: Injil, Rasul Lukas 4:3 "Lalu berkatalah Iblis kepada-Nya: "Jika Engkau Anak Allah, suruhlah batu ini menjadi roti."
Perkataan siapa yang bilang,” Jika engkau" Bukankah itu adalah perkataan iblis? Jadi di Alkitab pun ada perkataan iblis, masa begitu saja bingung?
# Staff Isa dan Islam 2013-11-16 16:35
~
Saudara Dodik,

Sebelumnya kami sudah menyatakan kepada saudara, benar di Al-Quran ada perkataan iblis, dan juga manusia. Alkitabpun sama. Kami tidak bingung akan hal itu. Tetapi yang membingungkan dari Al-Quran adalah adanya banyak ayat yang saling bertentangan.

Bagaimana mungkin terjadi keselarasan dalam kehidupan sesama umat Islam jika Al-Quran berisi banyak ayat yang saling bertentangan.
~
Noni
# dodik 2013-11-06 21:58
~
Admin,

2. Anda tulis: “Sebelum mereka jadi nabi, apakah mereka beriman sebagaimana Nabi Adam beriman?” Jawaban kami: Hal itu sudah pasti. Anda mencontohkan Nabi Ibrahim sebelum diangkat jadi Nabi.

Dari jawaban anda, kelihatan sekali kalau pengetahuan anda dangkal sekali terhadap Al-Quran, makanya saya heran kenapa bisa anda membahas Al-Quran dengan pemahaman yang pas-pasan.

Silakan baca QS :6:76-78, Nabi Ibrahim sebelum jadi Nabi dia tidak mengenal Allah sebagaimana Nabi Adam, pertama-tama dia menganggap bintang adalah Allah, kemudian bulan, kemudian matahari. Baru setelah dia mempelajari dengan potensi akal yang ada didirinya maka dia menemukan Tuhan sebenarnya yaitu Allah.

Jadi jelas dia tidak tahu sebelum diangkat jadi nabi kalau dia punya leluhur Nabi Adam apalagi beriman seperti dia, kalau tahu, pasti dia mudah mengenal Allah bukan?
Makanya kalau membahas Al-Quran tolong kalau jawab jangan ngawur lah pakai dasar.
# Staff Isa dan Islam 2013-11-16 16:51
~
Saudara Dodik,

Kami tidak mau menanggapi terlalu jauh mengenai kehidupan para nabi sebelum menjadi nabi karena terlalu jauh menyimpang dari topik. Pertanyaan pokok dalam diskusi kita kali ini yaitu:

1. Menurut saudara, mengapa Isa Al-Masih dapat dengan mudah menyatakan kasih sayang-Nya kepada setiap orang, termasuk yang bukan pengikut-Nya?

2. Mengapa Al-Quran memberi pujian bahwa pengikut Isa mempunyai rasa santun dan kasih sayang?

3. Mengapa ayat Al-Quran cenderung meniadakan satu sama lain.
~
Noni
# HRD Naja 2013-11-07 16:45
~
Ya Allah ya rahman ya rahim. Berilah petunjuk dan hidayah-Mu kepada Staff Isa dan Islam, sebagaimana Engkau telah memberi petunjuk dan hidayah-Mu kepada Arnoud van Doorn. Amin
# Staff Isa dan Islam 2013-11-16 17:02
~
Saudara HRD Naja,

Ketika kami membaca kitab-kitab Allah maka kami menemukan hidayah. Dalam Al-Quran kami menemukan banyak ayat yang bertentangan. Bagaimana hal ini bisa terungkap, yaitu karena kami membaca dan menyelidiki kebenaran. Inilah hidayah. Apakah saudara sudah mengetahui bahwa banyak ayat yang saling bertentangan dalam Al-Quran.

Jika saudara menyadari adanya pertentangan ayat tersebut maka itulah hidayah bagi saudara. Jika saudara menutup mata akan hal itu maka inilah namanya percaya buta.
~
Noni
# Johan 2013-11-08 00:46
~
Staf Isa,

Dalam diskusi yang baik, tentu kedua pihak mendapat jatah yang sama dalam menyampaikan pendapat mereka. Dan saya tidak melihat hal itu di situs ini.

Saya semakin ragu dengan kebenaran informasi yang anda dapatkan. Saya meminta anda untuk memberi sumber informasi bahwa "The Jesus Seminar" adalah rekayasa Robert W. Funk, lalu anda hanya menyarankan saya untuk membaca buku-buku "netral"? Netral yang bagaimana ? Dan anda juga tidak membuktikan tuduhan anda mengenai buku The Passover Plot. Inilah yang membuat saya semakin ragu akan pernyataan anda.

Saya menanyakan orang-orang yang terdapat pada ayat Injil, Rasul Besar Matius 7:22-23 yang anda katakan sebagai orang munafik. Jika itu benar apakah orang munafik dapat melakukan seperti apa yang tertulis pada Injil, Rasul Markus 16:17-18? Apa yang saya minta bukanlah untuk membuktikan kebenaran ayat Injil, Rasul Markus 16:17-18 seperti yang diminta oleh saudara Azriady.
# Staff Isa dan Islam 2013-11-18 08:40
~
Saudara Johan,

Tentang penjelasan kami mengenai “The Jesus Seminar” memang kami memberi penjelasan yang cukup panjang. Tujuannya, agar saudara benar-benar mengerti kebenarannya sehingga ada baiknya saudara mendapat informasi yang cukup, daripada hanya sebagian yang akhirnya saudara salah dalam memahaminya.

Kami memang menyarankan saudara membaca buku yang membahas tentang “The Jesus Seminar” Tujuannya, agar informasi yang saudara dapatkan lebih lengkap. Tidak hanya sekedar mencari informasi lewat internet atau mendengar “kata orang” yang belum tentu lengkap. Itu pun bila memang saudara benar-benar ingin mengetahui kebenaran yang sebenarnya.

Tentang ayat yang saudara tanyakan, kami sudah menjelaskannya di atas. Silakan saudara baca kembali penjelasan kami di atas dengan teliti.
~
Saodah
# Adimulyo Raharjo 2013-11-08 02:56
~
Saudara Staff IDI,

Saya beberapa minggu ini mengikuti dialog pada situs Isa dan Islam saudara. Dan tersurat maupun tersirat bahwa saudara dan rekan mencari kebenaran dengan membandingkan Injil dengan Al-Quran. Sementara Injil terkesan paling benar (?) dibanding Al-Quran yang menurut saudara memuji Kristen. Banyak pertentangan intern maupun ekstern. Dan mengaku Al-Quran beserta nabi yang membawanya bukan dari Allah dan utusan Allah.

Saudara dan rekan hanya sedikit menerima. Dan banyak menolak berbagai dalih pada dialog yang diutarakan umat Muslim berdasarkan Al-Quran dengan memandang sebelah mata dan terkesan muter-muter.

Menurut saya dialog ini bukan mencari kebenaran. Tetapi mencari pendukung untuk membenarkan keyakinan saudara dan umat Kristen (umat Sya’ul at-Tarsis dan/atau Paulus) dengan menawarkan doktrin keselamatan.

Apakah tujuan saudara meyakinkan orang supaya yang sudah yakin tambah yakin dan yang tidak yakin menjadi terpikat? Ataukah ada tujuan lain?
# Staff Isa dan Islam 2013-11-16 17:20
~
Saudara Adimulyo Raharjo,

Terimakasih karena telah mengikuti dialog pada situs IDI. Perlu saudara ketahui bahwa secara khusus tujuan kami menjembatani komunikasi antara umat Islam dan Kristen. Tidak ada unsur keberpihakan kepada satu agama tetapi kami harus memberitakan apa yang menjadi kebenaran.

Tentang kebenaran bahwa Al-Quran memuji umat Kristen dan adanya ayat-ayat yang bertentangan dalam Al-Quran, bagaimana menurut tanggapan saudara?
~
Noni
# answer 2013-11-08 10:23
*
to Adimulyo Raharjo

Anda katakan "ataukah ada tujuan yang lain" ini adalah cara berpikir yang terbelakang. Apakah kami mendapat pujian, uang atau jabatan? Jawabannya jelas, tidak. Kami hanya ingin umat Muslim lebih mengenal siapa Isa Al-Masih.

Daripada Anda berkata panjang lebar dan sama sekali tidak membantu, mungkin baik jika Anda membantu menjawab pertanyaan saya kepada Sdr. Gustav di atas pada (answer 2013-11-04 17:37).

Dengan begitu, Anda tidak mengatakan kami memandang sebelah mata dan jawaban kami selalu mutar-mutar.
# Staff Isa dan Islam 2014-07-23 15:38
~
Saudara Answer,

Kami sependapat dengan saudara, apa yang kami lakukan bukan untuk mendapatkan apapun. Tetapi kami ingin membagikan rasa kasih yang ditaruh Isa Al-Masih dalam hati kami.
~
Daniar
# answer 2013-11-11 23:50
*
Saudara Dodik,

Anda tidak perlu bertele-tele menjelaskan,

Awal Tanya >>Jawab Muhammad>>Perja lanan Nabi Allah ke Sorga.

Sedikit saya kutip jawaban Anda terhadap admin di artkel itu:

# dodik 2013-09-17 00:19

3. Apa anda membaca dengan baik kalimat saya diawal? Saya bilang,” Nabi Muhammad juga mengingatkan... .” Jadi pasti hadits, kenapa anda minta ayatnya dalam Al-Quran? Al-Quran adalah 100% Firman Allah, "tidak ada perkataan nabi di dalamnya".

Silakan Anda perhatikan tanda yang saya kutip diatas, bukankah Anda pernah menjawab," tidak ada perkataan nabi di dalamnya"? Tapi sekarang, Anda menjawab bahwa," di Al-Quran juga ada perkataan nabi, yang mengatakan pertama yang beriman".

Jika jawaban Anda selalu tidak konsisten dan bertentangan dengan jawaban sebelumnya, bagaimana Anda dapat menjelaskan pertentangan dalam Al-Quran?
# Staff Isa dan Islam 2014-07-23 16:19
~
Saudara Answer,

Terima kasih atas tanggapan saudara di atas. Kiranya ini sungguh menjadi pelajaran bagi kita semua dalam berdiskusi. Sehingga diskusi ini dapat bermanfaat bagi kita semua.
~
Daniar
# answer 2013-11-12 00:04
*
Saudara Dodik,

Ada baiknya jika Anda tidak bisa menjawab tidak perlu melempar pertanyaan, saya sudah memberitahu bahwa jawaban Anda selalu tidak sesuai dengan pertanyaannya. Melihat dari jawaban Anda, saya mengambil kesimpulan bahwa:
1. Anda selalu bingung dalam menjelaskan sehingga jawaban Anda tidak pernah konsisten.

2. Dari jawaban Anda yang saya kutip memperlihatkan banyak ayat yang bertentangan sehingga jawaban Anda pun bertentangan.

3. Jika jawaban Anda selalu bertentangan maka mana yang benar? Jelas tidak bisa dipercaya, bukan?

Kiranya Anda dapat introspeksi lebih dahulu sehingga dalam menjawab pertanyaan tidak saling tumpang tindih.
# Staff Isa dan Islam 2014-07-23 16:29
~
Saudara Answer,

Terima kasih atas tanggapan saudara di atas. Tentunya kami menghargai setiap komentar yang masuk. Kiranya tanggapan saudara di atas dapat menjadi koreksi bagi semua pengunjung situs ini yang memberi tanggapan.
~
Daniar
# alibaba 2013-11-12 08:27
*
Saudara Dodik,

“Dan Kami iringkan jejak mereka (nabi-nabi Bani Israel) dengan Isa putra Maryam, membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu: Taurat. Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa” (Qs 5:46)

Jika Anda tidak mengakui Injil adalah firman Allah berarti anda harus mengatakan Al-Quran itu sesat, karena ada ayat dalam Al-Quran yang mengatakan untuk mengimani Injil.

Tidakkah anda mengakui ayat Qs 5:46 ?
Jika anda tidak mengakui ayat tersebut, apa gunanya bersikukuh mengatakan Al-Quran 100% firman Allah? Tidak mungkin Allah SWT salah berfirman.

Ketika anda percaya ayat tersebut maka anda percaya kepada Injil yang menjelaskan ketritunggalan Allah.
# Staff Isa dan Islam 2014-07-24 09:07
~
Saudara Alibaba,

Terima kasih atas tanggapan saudara. Memang tidak mudah menerima sebuah pemahaman baru tatkala pikiran telah diisi dengan pemahaman lama dan berlawanan. Tetapi bila seseorang mau terbuka dan berani menyelidiki Injil dan Al-Quran, maka kiranya ia menemukan kebenaran sejati itu.
~
Daniar
# alibaba 2013-11-14 02:29
*
Saudara HRJ Naja,

Salam, saran saya di sini banyak artikel yang bagus dan menarik, kiranya Anda dapat membaca artikel dan juga pertanyaan serta jawaban yang sudah ada sehingga nanti mempunyai pengetahuan yang cukup untuk berdiskusi. Terimakasih.

*
Saudara Adimulyo Raharjo,

Walaupun Anda tidak menjawab pertanyaan yang diajukan, saya mau merespon dari jawaban anda.

Anda katakan bagi yang tidak beragama dengan agama yang benar (agama allah) patut membayar jizyah dengan patuh dan tunduk, serta imbangan keamanan bagi non Muslim?
Ini kah wajah Islam yang sebenarnya ingin membuat pemerintahan Islam (Syairat Islam) yaitu menjadi tukang palak dan membayar jizyah dengan patuh dan tunduk, dan keamanan bagi non Islam, agar tidak diteror?

Karena banyak ayat yang menghalalkan darah orang kafir dan semasa hidup Muhammad, yang tidak tunduk kepadanya, dibunuh.
# Staff Isa dan Islam 2014-07-24 09:17
~
Saudara Alibaba,

Terima kasih atas tanggapan-tangg apan saudara di atas. Memang tujuan situs ini adalah sarana bagi kita semua untuk dapat berbagi dan belajar bersama. Dan khususnya pada topik ini membahas "Mengapa Al-Quran memuji orang Kristen?"
~
Daniar
# Staff Isa dan Islam 2013-11-18 08:33
~
Yth sdr. Alibaba dan Sdr. Dodik,

Maaf karena kami terpaksa menghapus beberapa komentar dari saudara berdua. Karena menurut kami komentar tersebut sudah sangat jauh keluar dari topik yang sedang kita bahas.

Artikel di atas sedang membahas tentang Qs 57:27, dimana dikatakan bahwa Allah memberi rasa santun bagi pengikut Isa Al-Masih.

Kami harap komentar yang diberikan hanya yang berhubungan dengan topik dari artikel tersebut.

Demikian, kami harap saudara berdua maklum adanya. Terimakasih!
~
Saodah
# Staff Isa dan Islam 2013-11-18 10:22
~
Yth Sdr. Dodik dan Sdr. Answer,

Maaf bila beberapa komentar saudara berdua kami hapus karena sudah terlalu jauh menyimpang dari topik artikel di atas.

Mari kita kembali kepada topik tersebut, dan kiranya komentar yang diberikan berhubungan dengan tiga pertanyaan berikut ini:

1. Menurut saudara, mengapa Isa Al-Masih dapat dengan mudah menyatakan kasih sayang-Nya kepada setiap orang, termasuk yang bukan pengikut-nya?

2. Mengapa Al-Quran memberi pujian bahwa pengikut Isa mempunyai rasa santun dan kasih sayang?

3. Mengapa ayat Al-Quran cenderung meniadakan satu sama lain.

Sedangkan untuk mengetahui "Apakah Al-Quran 100% Firman Allah"? Silakan bergabung pada artikel kami yang membahas topik tersebut di link ini: http://tinyurl.com/btsagc7.

Demikian, kiranya saudara berdua maklum adanya. Terimakasih.
~
Saodah
# Staff Isa dan Islam 2013-11-18 10:26
~
Staf IDI berharap komentar yang diberikan hanya menanggapi salah satu pertanyaan berikut:

1. Menurut saudara, mengapa Isa Al-Masih dapat dengan mudah menyatakan kasih sayang-Nya kepada setiap orang, termasuk yang bukan pengikut-nya?

2. Mengapa Al-Quran memberi pujian bahwa pengikut Isa mempunyai rasa santun dan kasih sayang?

3. Mengapa ayat Al-Quran cenderung meniadakan satu sama lain.

Komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan di atas, walaupun dari Kristen atau Islam, maaf bila terpaksa kami hapus. Komentar/pertan yaan di luar topik artikel, dapat dikirim lewat email ke staf kami di: .
~
Saodah
# I trust God 2013-11-28 10:57
~
Berbeda Alkitab, Matius,10:34 “Jangan kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi; Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang."

10:35 "Sebab Aku datang untuk memisahkan orang dari ayahnya, anak perempuan dari ibunya, menantu perempuan dari ibu mertuanya"

10:36 "dan musuh orang ialah orang-orang seisi rumahnya."

Mengenai ini, ini berarti bahwa di hari penghakiman terakhir tidak adalagi yang namanya saudara. Seseorang itu dihakimi menurut perbuatannya. Apakah iya selama hidup mempercayai sang Anak dan mau bertobat dan mengikuti jalan kasih. Alkitab bukanlah hal yang bisa dipahami secara harfiah. Bukankah begitu semua agama? Agama bukanlah science. Maka put your faith first and then ask God to give you the way to understand that.
# Staff Isa dan Islam 2013-12-03 22:30
~
Saudara I Trust God,

Kami tidak paham maksud komentar saudara. Jika tidak keberatan, silakan perjelas lagi. Terimakasih
~
Noni
# Staff Isa dan Islam 2013-11-29 18:27
~
Saudara Hamba Allah,

Kami berterimakasih atas kesediaan saudara mengunjungi situs kami juga memberikan komentar. Namun maaf, dengan terpaksa kami harus menghapus komentar-koment ar saudara karena tidak sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan.

Saran kami, sebelum saudara memberi komentar, kiranya saudara dapat membaca aturan yang telah kami taruh di bawah setiap artikel yang ada. Untuk lebih jelasnya, dibawah ini kami tuliskan kembali aturan tersebut.

Pedoman wajib untuk memasukkan komentar:
1. Tidak boleh memakai lebih dari satu kolom komentar.
2. Pertanyaan/masu kan harus berhubungan dengan uraian diatas.
3. Sebaiknya satu atau dua pertanyaan dalam satu kolom komentar.
4. Hanya menggunakan bahasa Indonesia yang umum dan dimengerti semua orang.
5. Tidak memakai singkatan-singk atan, misalnya yg, dlm, sdh, tdk, dlsbgnya.
6. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
7. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.

Untuk pertanyaan/masu kan yang majemuk, silakan mengirim email ke: .
Kiranya petunjuk-petunj uk di atas dapat kita perhatikan.

Demikian, kiranya saudara dapat maklum.
~
SO
# Echy 2013-12-03 15:08
~
Syalom,

Mengapa agama selalu diperdebatkan? Bukankah agama tidak menjadi jaminan bagi kita untuk dapat tinggal bersama-sama dengan Allah jika sudah tiba waktunya bagi kita untuk pulang ke rumah Bapa? Dan bukankah kita diselamatkan karena iman kita kepada-Nya?
# Staff Isa dan Islam 2013-12-09 14:49
~
Saudara Echy,

Kami setuju dengan pendapat saudara, “agama” tidak jaminan bagi kita untuk dapat masuk sorga. Karena yang akan menyelamatkan kita bukan “agama” melainkan “iman” kita kepada-Nya.

Firman Allah berkata, “Sebab itu, kita yang dibenarkan karena iman, kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita, Yesus Kristus” (Injil, Surat Roma 5:1).

Sayangnya, masih banyak umat beragama yang beranggapan bahwa “agama”nya dapat menyelamatkan dia. Nah, untuk mengubah pandangan yang salah tersebut, melalui forum Isa dan Islam ini kami mencoba membuka dialog dan berdiskusi serta menjelaskan kebenaran dari Allah. Agar mereka yang mempunyai pandangan yang tidak tepat tentang keselamatan, akhirnya dapat mempunyai pandangan yang benar.
~
Saodah
# Johan 2013-12-05 20:10
~
Staf Isa dan Islam,

Tidak ada satu pun dari pertanyaan saya yang anda jawab, baik tuduhan anda kepada Robert W. Funk, buku The Passover Plot, maupun pertanyaan saya mengenai matius 7:22-23. Anda hanya mengulang komentar anda sebelumnya dan terus berkilah akan semua pertanyaan saya.

Maka dapat disimpulkan bahwa kristen bukanlah pengikut Yesus, baik di Al-Qur'an maupun injil. Karena tidak mungkin orang munafik dapat melakukan mujizat.

Fakta, dari sekian banyak orang kristen yang saya tantang untuk melakukan mujizat seperti yang disebutkan pada ayat Markus 16:17-18, dan Matius 17:20 tidak ada satu pun yang dapat melakukannya. Padahal mereka sangat yakin dan percaya bahwa Yesus adalaha tuhan mereka dan juru selamatnya.

Bahkan orang yang percaya saja tidak dapat melakukannya, terlebih lagi orang munafik.
# Staff Isa dan Islam 2013-12-09 14:49
~
Saudara Johan,

Saudara bukanlah orang baru di forum ini. Di sini cukup banyak penjelasan dari kami dan juga dari teman-teman Kristen lain, mengapa pengikut Yesus disebut Kristen. Kami juga sudah banyak menjelaskan maksud dari ayat Injil, Rasul Markus 16:17-18, dan Injil, Rasul Besar Matius 17:20.

Saran kami kepada Sdr Johan, cobalah buka mata rohani saudara. Jangan berusaha memutar setiap kata hingga akhirnya saudara bingung sendiri, alhasil selalu mengajukan pertanyaan-pert anyaan yang sudah dijelaskan berulang-kali.

Bila memang saudara masih belum jelas, silakan saudara membaca ulang penjelasan-penj elasan kami sebelumnya. Bila saudara mau, sebelum membaca jangan lupa berdoa. Mintalah hikmat dari Roh Allah, agar Dia yang memimpin saudara untuk memahaminya. Terimakasih!
~
Saodah
# islam agamaku 2013-12-16 20:10
~
1.Kenapa umat Kristen menjadikan Isa itu Tuhan? Padahal anda tahu bahwa alam semesta ini dan makhluk hidup yang terdahulu diciptakan jauh sebelum Isa lahir, yang berarti bahwa Tuhan kita ini adalah Tuhan yang menciptakan alam semesta ini beserta makhluk-makhluk nya yang diciptakan-Nya.
2.Mana bacaan di Alkitab yang menjelaskan bahwa Isa itu beragama Kristen dan Isa berkata "sembalah Aku karena Aku Tuhan"
3.Terus kalau semua dosa diampuni apakah adil jika ada budak yang disiksa sampai mati oleh majikannya lalu di akhirat keduanya sama-sama masuk surga? Dan buat apa diciptakan dosa dan pahala kalau orang Kristen itu dosanya diampuni dan masuk surga?

Ingat umat manusia sebelum kita mati, bertobatah engkau kepada Allah SWT. Karena Allah SWT menciptakan kita, salah satunya untuk menyemba-Nya.
# Staff Isa dan Islam 2013-12-17 22:26
~
Saudara islam agamaku,

1. Umat Kristen tidak pernah menjadikan Isa Al-Masih sebagai Tuhan, karena Firman Allah sendiri yang menyatakan bahwa Isa adalah Allah. Silakan saudara perhatikan apa yang disampaikan Firman Allah, “Ia [Isa Al-Masih] adalah gambar Allah yang tidak kelihatan, yang sulung, lebih utama dari segala yang diciptakan, karena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu, yang ada di sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah, maupun penguasa; segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia. Ia ada terlebih dahulu dari segala sesuatu dan segala sesuatu ada di dalam Dia” ( Injil, Surat Kolose 1:15-17).

Jadi jelas bahwa Isa telah ada sebelum segalanya ada, bahkan Isa Al-Masih yang menciptakan segala sesuatu. Karena Isa adalah Allah, Ia telah ada sejak kekekalan dan kita dapat mengenal-Nya dalam wujud fisik saat Ia datang ke dunia menjadi manusia.

2. Isa datang bukan untuk membawa agama tertentu, termasuk Kristen dan Isa tidak pernah megatakan secara langsung bahwa Ia adalah Allah, karena Isa menyatakan keilaian-Nya melalui perbuatan-Nya yang nyata yang dapat kita lihat. Teladan hidup-Nya yang sempurna, perkataan dan perbuatan-Nya telah membuktikan bahwa Isa Al-Masih adalah Allah.

Isa Al-Masih berkata, “dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku” (Injil, Rasul Besar Yohanes 10:28). Bukankah hanya Allah saja yang berkuasa untuk memberikan hidup kekal?

3. Keselamatan dan pengampunan dosa yang Allah berikan hanya berlaku bagi orang-orang yang sungguh-sungguh bertobat dan menerima Isa Al-Masih dengan hatinya. Orang yang tidak sungguh bertobat tentu tidak akan menerima keselamatan sekalipun ia orang Kristen
~
Noni
# dodik 2013-12-17 00:00
~
@Admin,

Tiga pertanyaan yang anda ajukan sebenarnya timbul karena pemahaman anda tentang Al-Quran yang rendah. Seandainya anda lebih belajar lagi mungkin anda tidak akan bertanya seperti itu.
# Staff Isa dan Islam 2013-12-18 14:57
~
Saudara dodik,

Kami tidak akan menyampaikan sesuatu hal yang tidak dapat kami pertanggung jawabkan. Kami berani menyampaikan, karena kami memang telah menggali dan mempelajarinya. Dan kami menemukan fakta-fakta yang selama ini belum diketahui oleh umat Islam pada umumnya.

Saudaraku, apakah yang kami sampaikan mengenai Kitab saudara yang memuji orang Kristen tidak sesuai dengan fakta yang ada?
~
Noni
# melati 2013-12-17 17:42
~
Tidak perlu kita saling membenar argument kita. Tapi tetaplah teguh memegang iman yang kita percayai. Sebab agama hanyalah buatan manusia.

Kita akan tahu kebenaran yang sesungguhnya ketika Tuhan Yesus datang untuk yang ke 2 kalinya. Saya tetap percaya "Dia adalah jalan kebenaran dan hidup". Jangan sampai kita terombang-ambin gkan angin pengajaran. Kita semua adalah saudara sebab Allah kita sembah sama, yang menciptakan langit dan bumi, cara kita yang beda.

Jadi jangan saling mengejek, menghina, mengolok-olok. Tuhan memberkati.
# Staff Isa dan Islam 2014-07-24 09:47
~
Saudara Melati,

Terima kasih atas komentar saudara di atas. Kami sependapat dengan saudara, agama hanya buatan manusia dan agama tidak menyelamatkan.

Bagaimana menurut saudara bila Allah yang sama, yang memberikan rasa santun dan kasih sayang kepada pengikut Isa Al-Masih. Juga memerintahkan membunuh, memenggal, dan memancung?
~
Daniar
# dodik 2013-12-19 23:24
Admin Noni,

Fakta-fakta apa di Al-Quran yang anda temukan, yang umat Islam tidak ketahui? Sedangkan apa yang anda sampaikan saya sudah tahu dan lebih paham dari anda. Bahkan saya mengetahui fakta bahwa pemahaman anda tentang Alkitab adalah salah, yaitu pada artikel Perjalanan Nabi Allah ke sorga.

Dimana anda menekankan perlunya saksi mata atas suatu peristiwa, dan anda mengatakan dengan jelas bahwa murid-muridnya menyaksikan Yesus terangkat ke sorga. Padahal kenyataannya murid-muridnya hanya menyaksikan Yesus terangkat ke langit bukan ke sorga. Nah kalau Alkitab saja anda kurang memahami apalagi Al-Quran?
# Staff Isa dan Islam 2014-01-08 21:54
~
Saudara Dodik,

Di atas kami sudah jelaskan bahwa sikap umat Muslim umumnya terhadap orang Kristen jauh bertentangan dengan sikap Al-Quran. Sebab Al-Quran memuji-muji orang Kristen sementara umat Islam sebaliknya. Fakta inilah yang pada umumnya terlupakan atau memang sengaja diabaikan.

Bagaimana dengan saudara, setelah saudara mengerti orang Kristen tidak seburuk yang dikira lalu apakah sikap dan pandangan saudara menjadi lebih baik daripada sebelumnya?
~
Noni
# Kurnia Sari 2013-12-30 13:49
~
Tidak ada nubuat tentang Muhammad di dalam Injil dikarenakan isi Injil sudah banyak yang diubah, begitu pula Taurat dan Zabur. Kaum fasik sudah membuang keterangan mengenai kedatangan Nabi Muhammad.

Apa yang disampaikan Muhammad adalah benar, dan Al-Quran adalah sebaik-baiknya kitab yang menyempurnakan iman manusia sekaligus panduan hidup manusia terdahulu, sekarang dan akhir masa tidak ada satu kalimat pun yang berubah dari Al-Quran.
# Staff Isa dan Islam 2014-01-03 13:47
~
Saudara Kurnia Sari,

Atas dasar apakah saudara mengatakan “Tidak ada nubuat tentang Muhammad di dalam Injil dikarenakan isi Injil sudah banyak yang dirubah?”

Ketika kita mengeluarkan “pernyataan” maka kita harus dapat mempertanggung- jawabkannya dengan mengajukan bukti-bukti yang dapat membenarkan pernyataan tersebut. Demikian kiranya saudara mengajukan bukti atas pernyataan saudara di atas.

Bila saudara tidak dapat mengajukan buktinya, maka saudara hanya orang yang ikut-ikutan. Bahkan mungkin iman saudara pun adalah iman ikut-kutan.

“Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa” (Qs 5:46)

Mengapa Al-Quran masih menuliskan dalam Injil dan Taurat ada petunjuk dan cahaya dari Allah? Apakah Allah tidak tahu kalau Injil dan Taurat sudah dirubah?
~
Saodah
# hamba allah 2014-01-08 14:28
~
Saudara Staff Isa dan Islam,

Kenapa anda selalu meringkas ayat Al-Quran. Sedangkan bunyi (Qs 5:46) seperti ini.

"Dan kami iringkan jejak mereka (nabi nabi bani israil) dengan 'isa putera maryam, membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu: taurat. Dan kami telah memberikan kepadanya kitab injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya ( yang menerangi ), dan membenarkan kitab yang sebelumnya yaitu kitab taurat dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang orang yang bertakwa.”
# Staff Isa dan Islam 2014-01-10 16:28
~
Saudara Hamba Allah,

Di sini kami tulis isi ayat tersebut yang lengkap:

Ayat Qs 5:46 di atas menjelaskan bahwa Allah sudah memberikan Kitab Injil dan Taurat kepada umat-Nya. Dan di dalam Kitab Injil dan Taurat tersebut adalah petunjuk, cahaya, dan pengajaran dari Allah bagi orang yang bertakwa.

Jadi, bagian manakah dari penjelasan kami yang salah?
~
Saodah
# dodik 2014-01-09 01:03
~
Staff IDI,

Saya benar-benar bingung dengan jawaban saudara. Anda bilang Al-Quran memuji-muji umat Kristen sementara umat Islam sebaliknya. Tolong jelaskan, apa umat Islam kalau ketemu orang Kristen harus memuji-muji gitu? Atau umat Islam selama ini kalau ketemu orang Kristen selalu menghina-hina? Apakah anda punya dasar/buktinya?

Bung, silakan cek di Al-Quran kepada siapa umat Islam harus memuji? Hanya kepada Allah! Silakan baca, banyak sekali ayatnya.

Bagaimana dengan saya? Bung saya tidak pernah menganggap buruk orang karena agamanya. Tetapi karena perbuatannya yang tidak benar. Dan apakah anda sadar, kalau anda sedang melakukan hal tersebut?
# Staff Isa dan Islam 2014-01-13 20:16
~
Saudara Dodik,

Tuhan menjadikan manusia sebagai mahkluk yang saling membutuhkan satu sama lain bukan mengkafirkan sesamanya. Jika saudara-saudara Muslim memiliki prinsip saling membutuhkan maka kita tidak akan mendengar berita percideraan atas nama agama. Dan ketika peristiwa itu terjadi kita segera tahu ada satu kelompok agama yang merasa superior.

Kembali kepada Al-Quran yang menaruh “hormat” terhadap umat Nasrani karena suatu alasan bahwa pengikut Isa Al-Masih dikarunia Allah rasa santun dan kasih. Mungkin saudara dan kita semua harus belajar kasih mengasihi dari Isa Al-Masih.
~
Noni
# hamba allah 2014-01-11 14:40
~
Admin,

Di sini yang salah adalah anda selalu menyampaikan ayat Al-Quran dengan secara kurang lengkap, sehingga akan mengurangi pengertian dan maksudnya. Dan saya harapkan ayat-ayat Al-Quran di bawah ini yang sebelumnya, ditulis secara lengkap:
Qs. 57:27
Qs. 3:49
Qs. 5:110
Qs. 58:22
Qs. 8:12-13

Dan Qs. 32:13 itu dibaca mulai dari Qs. 32:12-15. Terimakasih.
# Staff Isa dan Islam 2014-01-12 10:49
~
Saudara Hamb Allah,

Terimakasih untuk komentar saudara di atas.

Ibarat seorang guru mengajar anak muridnya, bila guru hanya berkata “kamu salah” tanpa menunjukkan dimana salahnya, jelas si murid tidak akan mengerti, bukan?

Demikian juga dengan komentar saudara di atas. Kami harap Sdr. Hamba Allah dapat menjelaskan letak kesalahannya, dan bagaimana seharusnya yang benar. Sehingga, kami mengetahui dimana letak kesalahan kami.
~
Saodah
# dodik 2014-01-15 23:53
~
Anda harus benar-benar belajar agama Islam, kalau ingin membuat artikel Islam seperti ini, daripada malu-maluin karena pemahaman anda yang salah.

Anda bilang manusia saling membutuhkan satu sama lain, bukan mengkafirkan sesamanya. Apa hubungannya? Dalam Al-Quran, kata kafir digunakan sebagai arti dari pendustaan atau pengingkaran terhadap Allah dan rasul-rasulnya (dalam hal ini termasuk Nabi Isa dan Nabi Muhammad).

Apa anda mengakui Muhammad adalah nabi Allah? Jika jawaban anda tidak, berarti anda kafir.
Seandainya karena saya tidak mengakui Yesus sebagai Tuhan, terus anda bilang saya kafir, ya ga masalah sama sekali.

Jadi tidak ada hubungannya dengan manusia yang saling membutuhkan karena ini masalah keyakinan.
Jadi belajar dululah sebelum berkomentar.
# Staff Isa dan Islam 2014-01-24 10:36
~
Saudara Dodik,

Terimakasih untuk nasehat saudara. Tentu kami selalu belajar dan tidak merasa cukup pintar walau kami membuat situs ini. Jelas tidak ada manusia yang sempurna, bukan?

Sdr. Dodik, seandainya saja ajaran Muhammad tidak bertentangan dengan ajaran nabi pendahulunya, tentulah bukan hal sulit bagi kami menerima dia sebagai nabi. Bagaimana mungkin kami mengikuti nabi yang tidak dapat memberi jaminan dan meninggalkan Pribadi yang sudah memberi kepastian?

Pernahkah Muhammad berkata kepada saudara “Akulah Jalan, Kebenaran, dan Hidup” seperti yang disampaikan Isa Al-Masih kepada pengikut-Nya? Atau, pernahkah Muhammad berkata “Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu” seperti yang dijanjikan Isa kepada pengikut-Nya?

Adakah jaminan di akherat bagi seseorang yang mengikut Muhammad?
~
Saodah
# Ryan 2014-01-18 03:32
~
To : Admin

Apakah anda seorang Kristen (mengikuti ajaran Yesus)? Jika anda menjawab ya, saya ingin bertanya, apakah anda makan babi? Apakah anda dikhitam?

Dalam Injil Taurat, Kitab lmamat 11:7-8 "Jangan makan babi" dalam Taurat, Kitab Bilangan 14:18 " Jangan makan babi" dalam Kitab, Nabi Yesaya 65:25 "jangan makan babi" orang Kristen makan babi sedangkan umat Muslim tidak memakannya.

Yesus menyebut dalam gospel Lukas bahwa Dia disunat pada hari kedelapan. Umat Muslim disunat dan mayoritas Kristen tidak disunat. Jika Kristen, berarti mengikuti ajaran Yesus, maka umat Muslim lebih Kristen dari pada umat Kristen sendiri.
# Staff Isa dan Islam 2014-01-24 10:36
~
Saudara Ryan,

Tentu kami adalah pengikut Yesus. Sebagai pengikut Yesus tidak cukup hanya disunat atau tidak makan babi saja. Bila Sdr. Ryan benar lebih Kristen daripada umat Kristen, ajaran Yesus mana lagikah yang saudara ikuti? Apakah saudara pernah membaca Injil? Sebagi pengikut Yesus tentu saudara juga wajib membaca Injil, bukan?

Bila saudara ingin mengetahui mengapa orang Kristen makan babi, silakan membaca artikel yang membahas hal tersebut pada link ini: http://tinyurl.com/d6ec7cm

Satu hal yang perlu Sdr. Ryan ketahui, bahwa makan babi atau sunat tidak ada hubungannya dengan keselamatan di akherat. Karena yang dapat menolong saudara terhindar dari siksa neraka bukan babi atau sunat. Melainkan Isa Al-Masih!

“Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan" (Injil, Kisah Para Rasul 4:12)
~
Saodah
# akrom 2014-01-21 20:26
~
Al-Quran memuji orang Kristen? Al-Quran memuji Nabi Isa, pengikut setia Nabi Isa adalah kaum hawariyin.

Kalau sebagai pengikut Isa yang setia, berarti kamu harus mengimani Nabi Muhammad sebagai nabi yang terakhir sebagai wakil/utusan Allah di muka bumi.
# Staff Isa dan Islam 2014-01-24 10:37
~
Saudara Akrom,

Dapatkah saudara menjelaskan, mengapa saudara berkata bahwa sebagai pengikut Isa yang setia harus mengimani Nabi Muhammad sebagai nabi terakhir? Apakah ini adalah firman Allah atau hanya perkataan saudara sendiri?

Karena setahu kami, Isa Al-Masih tidak pernah berkata bahwa pengikut-Nya harus mengimani Nabi Muhammad. Melainkan Dia berkata, "Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas” (Injil, Rasul Besar Matius 7:15).
~
Saodah
# hamba allah 2014-01-24 19:06
~
Untuk Admin,

Saya sungguh heran kepada anda, apa yang salah dengan komentar saya sehingga anda menghapus komentar saya ? Apa anda tidak bisa menjawabnya?
# Staff Isa dan Islam 2014-01-29 11:51
~
Saudara Hamba Allah,

Kami berterimakasih atas kesediaan saudara mengunjungi situs kami juga memberikan komentar. Namun maaf, dengan terpaksa kami harus menghapus komentar-koment ar saudara karena tidak sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan.

Saran kami, sebelum saudara memberi komentar, kiranya saudara dapat membaca aturan yang telah kami taruh di bawah setiap artikel yang ada. Untuk lebih jelasnya, dibawah ini kami tuliskan kembali aturan tersebut.

Pedoman wajib untuk memasukkan komentar:
1. Tidak boleh memakai lebih dari satu kolom komentar.
2. Pertanyaan/masu kan harus berhubungan dengan uraian diatas.
3. Sebaiknya satu atau dua pertanyaan dalam satu kolom komentar.
4. Hanya menggunakan bahasa Indonesia yang umum dan dimengerti semua orang.
5. Tidak memakai singkatan-singk atan, misalnya yg, dlm, sdh, tdk, dlsbgnya.
6. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
7. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.

Untuk pertanyaan/masu kan yang majemuk, silakan mengirim email ke: .
Kiranya petunjuk-petunj uk di atas dapat kita perhatikan.

Demikian, kiranya saudara dapat maklum.
~
Salma
# anggi 2014-01-25 22:14
~
Perintah Malaikat kepada Nabi Muhammad “Katakanlah: "Hai Ahli Kitab, kamu tidak dipandang beragama sedikitpun hingga kamu menegakkan ajaran-ajaran Taurat, Injil, dan Al Quran yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu." Sesungguhnya apa yang diturunkan kepadamu (Muhammad) dari Tuhanmu akan menambah kedurhakaan dan kekafiran kepada kebanyakan dari mereka; maka janganlah kamu bersedih hati terhadap orang-orang yang kafir itu.” (Qs.5:68).

Artinya orang tidak dipandang beragama sedikitpun jika tidak menjalankan atau menegakkan ajaran Taurat, Injil dan Al-Quran.
# Staff Isa dan Islam 2014-01-29 12:05
~
Saudara Anggi,

Menurut saudara ajaran manakah yang saudara maksudkan? Isa Al-Masih adalah Pribadi yang penuh dengan kasih sayang atau dengan kata lain Isa Al-Masih selalu mendemonstrasik an kasih kepada umat-Nya.

Salah satu ajaran Isa Al-Masih yang sangat indah ketika Dia mengatakan dalam Injil, Rasul Matius 5:44 “Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.”

Adakah Al-Quran berkata demikian? Marilah kita lihat kembali ayat Al-Quran yang terdapat dalam artikel di atas (silakan saudara membacanya). Bukankah jauh dari ajaran kasih sayang? Taurat dan Injil sudah mewartakan ajaran yang indah itu, lalu bagaimana dengan Al-Quran?
~
Salma
# Yaya 2014-01-26 07:22
~
Pengetahuan anda tentang Islam sangat lemah dan menyesatkan. Jadi tidak mungkin ada kebenaran dalam ilmu yang lemah, apa lagi anda menyandingkan antara Islam dan Kristen. Lebih baik anda cepat bertobat.
# Staff Isa dan Islam 2014-01-29 12:30
~
Saudara Yaya,

Kami sepakat dengan saudara bahwa tidak mungkin ada kebenaran dalam ilmu yang lemah. Marilah kita melihat Qs. 58:22. Bukankah dikatakan bahwa tidak akan ada didapati ajaran kasih sayang kepada orang-orang jika menentang Allah dan Rasul-Nya?

Menurut saudara Qs.2:190-192 atau Qs. 9:29 perintah siapakah ini? Bukankah kita melihat tidak ada ajaran kasih sayang di dalam ayat tersebut? Sungguh ajaran yang lemah, bukan?
~
Salma
# Pengikut Muhammad 2014-01-26 14:48
~
"Kami iringi (pula) dengan Isa putra Maryam, dan Kami berikan kepadanya Injil dan kami jadikan dalam hati orang yang mengikutinya rasa santun dan kasih sayang”

Ya, saya sangat sependapat dengan ayat ini. Para pengikut Isa memang pantas dimuliakan. Tapi kalau dilihat sekarang ini hanya Muslimlah yang menjadi pengikut Isa yang sejati.

1. Nabi Isa mengesakan Tuhan, Muslim pun demikian.
2. Nabi Isa disunat, Muslim pun demikian.
3. Nabi Isa meninggal dikafani, Muslim pun demikian.
# Staff Isa dan Islam 2014-01-29 13:14
~
Saudara Pengikut Muhammad,

Bila saudara berpendapat demikian, maka sebenarnya saudara sedang meragukan Al-Quran. Dan bila saudara sudah meragukannya, berarti saudara menganggap Al-Quran tidak bisa dipercaya, bukan?

Nah, pertanyaannya pengikut siapakah yang melakukan rasa santun dan kasih sayang?
~
Salma
# arahmanma 2014-02-02 20:51
~
Dalam Al-Quran tidak menyebut-nyebut Kristen. Saya telah mencarinya. Yahudi saja tidak mengakui agama anda apalagi Islam yang bukan turunannya.
# Staff Isa dan Islam 2014-02-10 08:27
~
Saudara Arahmanma,

Al-Quran memuji pengikut Isa Al-Masih karena memiliki rasa santun dan kasih sayang. Siapakah yang disebut pengikut Isa Al-Masih? Bukankah mereka yang disebut Kristen?

Injil juga mencatat rasa santun dan kasih sayang pengikut Isa Al-Masih sehingga “di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen” (Injil, Kisah Para Rasul 11:26).
~
Salma
# dodik 2014-02-02 21:30
~
To: Admin,

Sepertinya kalian harus saling berkoordinasi supaya jawabannya tidak “ngawur”. Pada saat admin Noni 2014-01-13 20:16, mencampur adukkan antara manusia saling membutuhkan bukan saling mengkafirkan, kemudian saya koreksi bahwa saling membutuhkan dengan saling mengkafirkan tidak ada hubungannya. Karena Orang Islam bisa saling tolong menolong dengan orang non Islam (kafir) dan sebaliknya.

Admin Saodah malah menuliskan bahwa ajaran nabi Muhammad bertentangan dengan nabi pendahulunya. Aduh, tidak ada hubungan sama sekali. Atau karena anda tahu bahwa pernyataan admin Noni salah, jadi anda mencoba mengalihkannya atau memang anda tidak paham?

Sederhananya, kafir adalah masalah keyakinan, saling membutuhkan adalah masalah sosial.
# Staff Isa dan Islam 2014-02-10 08:29
~
Saudara Dodik,

Menurut kami, tidak ada pertentangan antara jawaban admin Noni dan admin Saodah. Saudara perlu membaca dengan teliti mengapa admin Saodah menuliskan demikian. Bukankah karena saudara bertanya, “Apakah anda mengakui Muhammad adalah nabi Allah?”

Menurut kami, tidak ada yang salah. Admin Saodah menjawab berdasarkan pertanyaan saudara yang menganggap orang yang tidak mengakui Muhammad sebagai nabi Allah adalah kafir. Pertanyaannya adalah apakah Muhammad menekankan ajarannya pada rasa santun dan kasih sayang? Mengapa ajaran Muhammad bertentangan dengan ajaran Isa Al-Masih?
~
Salma
# alibaba 2014-02-03 13:44
~
To: Dodik,

Saya rasa tidak ada yang bertentangan jawaban sdri. Saodah dengan sdri. Noni. Mungkin karena hati anda dan pikiran anda sudah bebal maka penjelasan bagaimana pun tidak akan pernah mengerti dan tidak mau mengerti!

Memang benar, hanya agama Islam yang mengkotak-kotak an kepercayaan bahwa selain agama Islam adalah kafir dan patut dibunuh. Bahkan yang murtad dari Islam darahnya halal untuk ditumpahkan. Anda lihat agama lain, adakah mengatakan selain agamanya adalah kafir? Dan adakah perintah untuk perangi dan bunuh yang tidak menganut agamanya? Jelas tidak ada!

Dan jelas jawaban sdri. Saodah menjawab komen anda tentang pendustaan terhadap Muhammad, karena memang itu jawaban yang tepat.
# Staff Isa dan Islam 2014-07-24 09:27
~
Saudara Alibaba,

Terima kasih atas tanggapan saudara di atas. Tentunya kami terbuka akan kritik dan saran. Bila ada tanggapan kami yang tidak benar kiranya dapat memberi tahu dan menjelaskan.

Kitab umat Muslim sendiri memberitahukan bahwa pengikut Isa diberi dalam hatinya rasa santun dan kasih. Bagaimana dengan perintah perangi dan bunuh?
~
Daniar
# Islam Itu Indah 2014-02-06 00:23
*
1. Pembuktiannya mana?

Pertanyaan 2 dan 3. Sebaiknya baca dan pahami Al-Quran terlebih dahulu sebelum menanyakan pertanyaan itu. Kalau belum mengerti tanya ustad. Kalau saya memberi penjelasan di sini buang-buang waktu. Lebih baik kalau mau bertanya ke pesantren saja.
# Staff Isa dan Islam 2014-02-10 09:57
*
Saudara Islam Itu Indah,

1. Artikel di atas telah menjelaskan buktinya. Silakan saudara membaca artikel di atas dengan teliti.

2 dan 3. Kami menghargai masukan saudara. Dan menurut kami, forum ini adalah tempat berdiskusi agar semua orang memahami dan mengerti mengapa Al-Quran memberikan pujian kepada pengikut Isa Al-Masih. Sebab pasti ada alasan yang kuat untuk hal ini, bukan?

Injil menuliskan sabda Isa Al-Masih. “Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi” (Injil, Rasul Besar Yohanes 13:34).

Bukankah indah ajaran ini? Tidak mengherankan bila Al-Quran memberikan pujian kepada pengikut Isa Al-Masih.
~
Salma
# dodik 2014-02-06 22:36
~
To: Alibaba,

Anda tahu kafir itu apa? Kamu tidak paham mengapa komentar? Bahkan kami umat Islam pun harus kafir! Kami harus kafir terhadap Yesus sebagai Tuhan. Jadi, semua orang bisa kafir, tergantung kafir pada apa. Kamu bilang kalau kafir harus dibunuh? Tunjukkan ayat Al-Qurannya. Jangan asal memfitnah. Atau memang orang Kristen boleh berbohong?
# Staff Isa dan Islam 2014-02-17 11:29
~
Saudara Dodik,

Berbicara tentang kafir, Al-Quran pun memuji pengikut Isa Al-Masih. Al-Quran menuliskan, "...menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat..." (Qs 3:55).

Tidakkah ini menjadi pertanyaan buat kita? Mengapa Al-Quran memuji para pengikut Isa Al-Masih dibandingkan yang lain?

Kafir dibunuh, “Kelak akan aku jatuhkan rasa ketakutan kedalam hati orang-orang kafir, maka penggalah kepala mereka dan pancunglah tiap-tiap ujung jari mereka” (Qs 8:12).
~
Salma/Daniar
# Rizal 2014-02-08 10:56
~
Kalaupun Allah memuji umat Kristen/Nasrani , itu pada saat zaman nabi Isa, bukan sekarang. Dan anda salah paham terhadap kalimat Allah yang ada di Al-Quran. Sesungguhnya hanya agama Islam yang diridhai oleh Allah.
# Staff Isa dan Islam 2014-02-17 11:49
~
Saudara Rizal,

Kami dapat mengerti tulisan saudara. Tetapi kita perlu memerhatikan tulisan Al-Quran pada bagian lainnya.

"...menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat..." (Qs 3:55). Tentu ini berlaku tidak pada zaman Isa Al-Masih saja, bukan? Tetapi ini berlaku hingga hari kiamat.
~
Salma
# Muhammad Rifky Rusdi 2014-02-10 16:19
~
Assalamu Alaikum Wr. Wb,

Di Al-Quran tak pernah ada ayat yang memuji umat Kristen. Yang dipuji adalah kaum Nasrani. Kaum Nasrani adalah umat dari nabi Isa Al-Masih. Akan tetapi, kaum Kristen menganggapnya sebagai Tuhan bukan nabi.

Jadi sudah jelas, yang dipuji itu kaum dari nabi Isa Al-Masih, bukan Tuhan Isa Al-Masih. Jadi anda jangan membuat artikel yang tidak sesuai dengan makna aslinya. Anda malah membalikkan makna aslinya dengan yang palsu.

Wassalamu Alaikum Wr. Wb
# Staff Isa dan Islam 2014-02-17 12:14
~
Saudara Muhammad Rifky Rusdi,

Barangkali akan lebih menjawab bila saudara membaca Qs 5:82, terjemahan Mohammed Marmaduke Pickthall.

"Thou wilt find the most vehement of mankind in hostility to those who believe (to be) the Jews and the idolaters. And thou wilt find the nearest of them in affection to those who believe (to be) those who say: Lo! We are Christians. That is because there are among them priests and monks, and because they are not proud."

Bukankah kalimat yang kami garis bawah adalah Kristen? Bagaimana saudara menjelaskan ini?
~
Salma
# Pakai Logika 2014-02-11 13:56
~
To: Staff IDI,

Anda benar kami sebagai umat Muslim memang memuji Kristen dengan tiga ayat.

"Dan mereka berkata, 'Tidak akan masuk surga kecuali orang Yahudi atau Nasrani.' Itu angan-angan mereka. Katakanlah, 'Tunjukkan bukti kebenaranmu jika kamu adalah orang yang benar'" (Qs 2:111).

"Sesungguhnya orang-orang kafir yakni ahli Kitab dan orang-orang musyrik ke neraka Jahannam; mereka kekal di dalamnya. Mereka itu adalah seburuk-buruk makhluk" (Qs 98:6).

Rasulullah bersabda, “Barangsiapa yang mendengar berita kenabianku tetapi dia enggan untuk masuk Islam, maka dia telah memilih tempat tinggalnya di Neraka Jahannam” (HR Muslim).
# Staff Isa dan Islam 2014-02-17 12:25
~
Saudara Pakai Logika,

Tentu ini yang perlu kita pikirkan dan renungkan. Dan kami ingin mengetahui tanggapan saudara tentang ayat berikut ini.

"Kami iringi dengan Isa putra Maryam, dan Kami berikan kepadanya Injil dan Kami jadikan dalam hati orang yang mengikutinya rasa santun dan kasih sayang” (Qs 57:27).

"...dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat..." (Qs 3:55).

Al-Quran memuji pengikut Isa Al-Masih hingga hari kiamat. Bagaimana saudara menjelaskan ini?
~
Salma
# jontor 2014-02-12 00:41
~
To: Staff IDI,

Ada kesalahan persepsi antara Isa di Al-Quran dan Isa sebagai Tuhan anda.

Al-Quran, Isa sebagai nabi. Kristen, Isa sebagai Tuhan anda. Di dalam Al-Quran Isa yang dibicarakan adalah manusia yang mempunyai pengikut dan bertaqwa kepada Allah bukan seperti Isa sebagai Tuhan anda.

Kenapa Isa dipuji di Al-Quran? Karena ketaqwaan Nabi Isa dan pengikut-Nya. Mereka tidak makan babi, tidak minum-minuman keras, (ingat bukan Isa Tuhan Anda). Isa yang selalu menyembah Allah, bukan Isa yang sebagai Tuhan.

Dan arti Ahad itu satu yang berdiri sendiri tetapi bukan satu kesatuan, tidak seperti United. Untuk perubahan dalam Al-Quran belum pernah terjadi, tetapi untuk terjemahan banyak.
# Staff Isa dan Islam 2014-02-18 07:04
~
Saudara Jontor,

Kami menghargai tulisan saudara. Fakta bahwa Al-Quran memuji pengikut Isa Al-Masih tidak dapat kami abaikan dibandingkan yang lain. Tentu ini menjadi pertanyaan kita bersama, bukan?

Pada bagian lain, Al-Quran menuliskan bahwa pengikut Isa Al-Masih "di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat" (Qs. 3:55).

Apakah saudara mau menggugat tulisan Al-Quran di atas?
~
Salma
# dany 2014-02-12 18:33
~
Saudara Admin,

Saya pikir anda tidak bodoh. Tetapi mengapa anda membuat diri anda tampak bodoh? Semua pernyataan dan jawaban anda hanya dapat saya komentari dengan satu hal.

Jika anda tidak memercayai kenabian Nabi Muhammad, artinya anda tidak percaya Al-Quran. Lalu untuk apa anda mengutip Al-Quran? Jika anda bersikeras mengatakan kutipan anda itu benar, maka sungguh seharusnya anda sekarang sudah Islam. Terima kasih
# Staff Isa dan Islam 2014-02-18 07:24
~
Saudara Dany,

Sebelum Al-Quran menuliskan hal itu, Injil sudah lebih dulu menuliskan pengikut Isa Al-Masih dipuji masyarakat pada waktu itu. Sebab "mereka disukai semua orang. Dan tiap-tiap hari Tuhan menambah jumlah mereka dengan orang yang diselamatkan" (Injil, Kisah Para Rasul 2:47).

Artinya Al-Quran hanya menambah daftar pengakuan tersebut. Tentu kita harus mempertanyakan ini, bukan? Mengapa kedua kitab memberikan pujian kepada pengikut Isa Al-Masih dibandingkan yang lain?
~
Salma
# eko 2014-02-12 19:31
~
Saudara-saudaraku yang Muslim,

Berbahagialah dan berhentilah mendebat admin. Sesungguhnya admin mengutip Al-Quran dan membenarkan Al-Quran. Sungguh dia telah dilanda kebingungan atas agamanya sendiri.

Dan sekarang dia memercayai Al-Quran. Maka sungguh mulutnya sendiri yang bersikeras memercayai Al-Quran. Hendaklah kita membiarkan Allah memberikan petunjuk kepadanya. Sungguh Allah maha pemberi petunjuk.
# Staff Isa dan Islam 2014-02-18 07:34
~
Saudara Eko,

Ketika Al-Quran memuji pengikut Isa Al-Masih, justru bukan kebingungan yang muncul, melainkan keyakinan yang lebih kokoh. Inilah yang seharusnya direnungkan semua orang.

Dan pertanyaan yang penting adalah mengapa Al-Quran tidak memuji umat Islam? Mengapa Al-Quran lebih memuji pengikut Isa Al-Masih dibandingkan yang lain?
~
Salma
# ali imran 2014-02-13 09:51
~
Saudara-saudaraku yang Muslim,

Dari kometar Dany dan Eko di atas, terbukti admin telah dikalahkan. Maha perkasa Allah dengan segala kuasanya.

Jadi lain kali, jika menghadapi musuh-musuh Allah, mohon tahan emosi kalian. Karena sesungguhnya mereka telah disesatkan hatinya. Dan kita hanya boleh menyampaikan, selanjutnya adalah putusan Allah.

Coba kalian bersabar. "Ya (cukup), jika kamu bersabar dan bersiap-siaga, dan mereka datang menyerang kamu dengan seketika itu juga, niscaya Allah menolong kamu dengan lima ribu Malaikat yang memakai tanda" (Qs 3:125).
# Staff Isa dan Islam 2014-02-18 07:41
~
Saudara Ali Imran,

Kami tidak sedang mencari kemenangan. Kami hanya mencoba menyampaikan fakta yang tertulis dalam Al-Quran. Al-Quran justru lebih memuji pengikut Isa Al-Masih dibandingkan umat Islam.

Tidakkah ini menjadi pertanyaan? Bukankah seharusnya Al-Quran memuji pengikut Muhammad? Bila demikian, siapakah sesungguhnya yang telah disesatkan?
~
Salma
# dany 2014-02-13 19:06
~
Ingatlah saat tahun gajah kelahiran rasulullah, Allah menunjukkan kebesarannya dengan menghancurkan ribuan pasukan Kristen Yaman yang berkendaraan gajah yang hendak menghancurkan Ka'bah.

Segerombolan burung Ababil menjatuhkan mereka batu panas dari neraka hingga mereka semua hancur berserakan. Pasukan Kristen ini termasuk yang punya rasa santun dan kasih sayang, bukan?

Ini bukan cuma cerita tapi sejarah. Itulah sebabnya tahun itu disebut tahun gajah.
# Staff Isa dan Islam 2014-02-18 07:48
~
Saudara Dany,

Klaim terhadap satu peristiwa adalah sah-sah saja. Tetapi klaim itu perlu dibuktikan, bukan sekedar retorika. Karena itu, kami menghargai bila saudara dapat menyebutkan sumber tertulis peristiwa itu, bila itu benar-benar peristiwa sejarah.

Tetapi yang ingin kami sampaikan melalui artikel di atas adalah fakta dan bukti - dari sumber yang sangat diakui umat Islam - yakni Al-Quran lebih memuji pengikut Isa Al-Masih dibandingkan umat Islam. Bagaimana saudara menanggapi kenyataan itu?
~
Salma
# amran 2014-02-14 01:09
~
Seorang cendikiawan barat beragama Kristiani membuat kajian tentang kitab Injilnya sendiri. Dengan ikhlas beliau mengatakan bahwa 80 persen isi kitab Injil telah ditangani oleh manusia. Dan selebihnya adalah firman Allah atau seakan-akan firman Allah.

Agama Yahudi, Kristian dan Islam adalah datang dari Allah. Justru jika model kereta yang lama sudah tidak relevan dengan zaman masa kini, maka ambil model kereta yang terbaru.

"Sesungguhnya agama yang diridhoi oleh Allah ialah agama Islam"
# Staff Isa dan Islam 2014-02-18 07:54
~
Saudara Amran,

Tentu pengikut Isa Al-Masih semakin bangga dengan kitabnya. Sebab bila model kereta terbaru saja memuji kereta lama, tidakkah kereta baru tidak ada kelebihannya?

Dan inilah yang disampaikan Al-Quran saat memuji pengikut Isa Al-Masih. Tentu saudara tidak mau menggugat Al-Quran, bukan? Bila Al-Quran lebih memuji pengikut Isa Al-Masih dibandingkan umat Islam, adakah ini mengganggu saudara?
~
Salma
# Staff Isa dan Islam 2014-02-17 11:58
~
Saudara Dodik dan Alibaba,

Kami berterimakasih atas kesediaan saudara-saudara memberikan komentar. Tetapi dengan berat hati, kami harus menghapusnya karena komentar saudara-saudara tidak berhubungan dengan artikel di atas.

Kami menyarankan saudara-saudara untuk mengunjungi link ini tentang jihad Islam dan kasih Isa Al-Masih http://tinyurl.com/d8jhjfv
~
Salma
# dodik 2014-02-22 01:31
~
Admin,

Anda mengatakan Al-Quran lebih memuji pengikut Isa Al-Masih dibandingkan umat Islam, anda yakin? Apakah itu khayalan saudara atau anda punya dasarnya?
# Staff Isa dan Islam 2014-02-23 22:16
~
Saudara Dodik,

Klaim bahwa Al-Quran memuji orang Kristen bukan khayalan kami saja, atau tanpa dasar. Setidaknya beberapa ayat berikut membenarkan pernyataan kami tersebut:

"...menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat..." (Qs 3:55). Al-Quran menyatakan bahwa pengikut Isa (Kristen) akan ditempatkan di atas orang-orang kafir hingga hari kiamat. Bukankah ini sebuah pujian?

"Kami iringi (pula) dengan Isa putra Maryam, dan Kami berikan kepadanya Injil dan Kami jadikan dalam hati orang yang mengikutinya rasa santun dan kasih sayang” (Qs 57:27). Al-Quran mengatakan bahwa Allah akan memberi hati dengan rasa santun dan kasih sayang bagi orang-orang yang mengikuti Isa (Kristen). Ini juga pujian bukan?
~
Saodah
# Pakai Logika 2014-02-22 06:10
~
Pengikut Isa Al-Masih adalah pengikut yang mengikuti perintah Nabi Isa bahwa hanya satu yang patut disembah yaitu Allah.

Jadi semua pengikut yang benar dari umat Nabi Adam sampai Nabi Muhammad semuanya menyembah Allah bukan menuhankan Para Nabi. Kalau Anda ingin menjadi pengikut Al-Masih seharusnya Anda Menyembah Allah.

Injil, Rasul Besar Matius 4:10 “Engkau harus menyembah Tuhan, ALLAH-mu dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti"

Injil, Rasul Markus 12:29 Jawab Yesus: "Hukum yang terutama ialah Dengarlah hai orang-orang Israel, Tuhan ALLAH kita, Tuhan itu Esa"

Qs 3:51, Isa Berkata: "Sesungguhnya Allah adalah Tuhanku dan Tuhan kamu, maka sembahlah Dia. Inilah jalan yang lurus".
# Staff Isa dan Islam 2014-02-23 22:17
~
Saudara Pakai Logika,

Benar yang saudara sebutkan di atas. Pengikut Isa adalah mereka yang menyembah Allah sebagaimana yang Isa ajarkan.

Memang demikianlah, kami sebagai pengikut Isa Al-Masih tidak pernah menuhankan atau meninggikan satu nabi di antara nabi-nabi lainnya. Karena nabi hanyalah manusia yang juga tidak luput dari dosa, termasuk Muhammad juga berdosa.

Nah, bagaimana dengan Sdr. Pakai Logika, mengapa saudara lebih meninggikan Muhammad dibanding nabi-nabi lainnya. Bukankah dalam Islam diwajibkan mengimani 25 nabi-nabi Allah?
~
Saodah
# hamba allah 2014-02-23 13:05
~
Akan tetapi mengapa orang Kristen yang menjunjung Alkitab malah menyelewengkan ajarannya dengan memakan babi?

Taurat , Kitab Imamat 11:7] “dan babi karena sungguhpun berbelah kukunya yaitu berbagi dua tetapi tiada ia memamah biak maka haramlah ia kepadamu”
# Staff Isa dan Islam 2014-02-23 22:17
~
Saudara Hamba Allah,

Orang Kristen tidak menyelewengkan sedikitpun ajaran Alkitab. Maaf, saudara salah besar bila perprasangka demikian.

Mengapa orang Kristen ada yang makan daging? Saudara dapat menemukan alasannya di artikel ini: http://tinyurl.com/d6ec7cm.
~
Saodah
# dodik 2014-02-23 22:35
~
Admin,

Coba baca baik-baik lagi kalimat saudara. Sering sekali pernyataan anda waktu dikoreksi selalu menjawabnya sepotong-sepoto ng. Pada: # Staff Isa dan Islam 2014-02-18 07:54, anda tulis: Bila Al-Quran lebih memuji pengikut Isa Al-Masih dibandingkan umat Islam, adakah ini mengganggu saudara?

Nah, pertanyaan saya, sebutkan ayat Al Quran yang menyatakan pengikut Isa lebih dipuji dibanding umat Islam. Perhatikan kalimat 'lebih dipuji dibanding umat Islam' supaya tidak salah terus anda kalau menjawab.

Kalau anda tidak bisa menyebutkan, bukankah kalimat anda hanya khayalan atau bohong belaka? Jangan terlalu seringlah berbuat seperti itu. Yesus pun tidak mengajari berbohong, bukan?
# Staff Isa dan Islam 2014-02-25 14:00
~
Saudara Dodik,

Kami harap saudara membaca dengan teliti konteks dialog kami dengan saudara Amran. Jelas Al-Quran hanya memberikan pujian kepada pengikut Isa Al-Masih.

Adakah Al-Quran memuji agama Yahudi dan agama Islam? Dan kami telah menjawab rujukan ayat yang memuji pengikut Isa Al-Masih. Silakan membaca kembali jawaban kami dan artikel di atas dengan teliti.
~
Salma
# Hamba Allah 2014-02-24 09:16
~
Mengapa Al-Quran memuji orang kristen? Saya rasa tidak ada ayat yang menjelaskan bahwa Al-Quran memuji orang Kristen.

Dalam Qs 57:27 tersebut Al-Quran menjelaskan tentang pengikut kitab Injil. Dan di antara pengikutnya terdapat perbedaan antara golongan orang yang beriman dan ada golongan orang fasik.

Nabi Isa sendiri tidak pernah menyatakan bahwa ajaran-Nya untuk umat Kristen. Pertanyaan saya, saudara admin jadi golongan pengikut Injil yang mana?
# Staff Isa dan Islam 2014-02-25 14:27
~
Saudara Hamba Allah,

Adakah pengikut Isa Al-Masih terbagi-bagi? Jelas Qs 57:27 adalah pujian bagi pengikut Isa Al-Masih. Bagaimana dengan umat Islam? Apakah Al-Quran memuji umat Islam?
~
Salma
# Hamba Allah 2014-02-25 16:05
~
"Kemudian Kami iringi di belakang mereka dengan rasul-rasul Kami dan Kami iringi (pula) dengan Isa putera Maryam; dan Kami berikan kepadanya Injil dan Kami jadikan dalam hati orang-orang yang mengikutinya rasa santun dan kasih sayang. Dan mereka mengada- adakan rahbaniyyah padahal kami tidak mewajibkannya kepada mereka tetapi (mereka sendirilah yang mengada-adakann ya) untuk mencari keridhaan Allah, lalu mereka tidak memeliharanya dengan pemeliharaan yang semestinya. Maka Kami berikan kepada orang-orang yang beriman di antara mereka pahalanya dan banyak di antara mereka orang-orang yang fasik" (QS. 57:27).

Anda sendiri tidak tahu dalam golongan yang beriman atau yang fasik?

Terimakasih.
# Staff Isa dan Islam 2014-03-03 15:23
~
Saudara Hamba Allah,

Kami menghargai pendapat dan tulisan saudara. Tetapi di bagian lain, Al-Quran menuliskan, "... menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu [Isa Al-Masih] di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat" (Qs 3:55).

Artinya kedudukan pengikut Isa Al-Masih di atas orang-orang kafir. Menjadi pertanyaannya adalah siapakah yang dimaksud dengan orang fasik bila sesungguhnya pengikut Isa Al-Masih di atas orang fasik?

Dan bagaimana dengan umat Islam? Apakah Al-Quran memuji umat Islam?
~
Salma
# ibnu f 2014-02-25 21:04
~
Jadi orang Kristen harus seperti Yesus/Isa yang disiksa, dibenci,disakit i, bahkan hingga mati. Karena di dunia hanya mampir minum, kata orang Jawa. Begitu juga pepatah Jawa, "Witing mulyo (sorga) jalaran teko rekoso (sengsara)". Memang jadi orang Kristen itu sengsara. Mungkin ketika saya di bangku SD sering diejek. "Tuhannya disalib/dipente ng minta tolong". Mungkin dengan pepatah nenek moyang orang Jawa, saya jadi percaya.
# Staff Isa dan Islam 2014-07-24 16:55
~
Saudara Ibnu F,

Terima kasih atas kunjungan dan komentar saudara di web ini.

Saudaraku, apa yang saudara sampaikan tidak sepenuhnya salah. Isa Al-Masih sendiri mengatakan, "Dan kamu akan dibenci semua orang oleh karena nama-Ku; tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat" (Injil, Rasul Besar Matius 10:22).

Ayat di atas memberitahukan bahwa pengikut Isa Al-Masih pada suatu saat akan dibenci. Suatu proses yang tidak mudah, tapi mengajarkan kita untuk selalu bersandar pada-Nya. Dan yang menjadi pengharapan kita adalah Isa Al-Masih menjanjikan pasti selamat!
~
Daniar
# Hamba Allah 2014-02-27 08:33
~
Untuk Saudara Ibnu F,

Anda menyatakan bahwa karena pepatah Jawa membuat anda percaya dan yakin atas keimanan anda. Menurut saya, justru anda menurunkan tingkat keimanan anda karena anda sudah tidak yakin lagi dengan Firman Allah. Tapi anda lebih yakin dengan pepatah Jawa yang merupakan karangan manusia. Sepertinya perlu ada yang anda koreksi lagi.

Terimakasih.
# Staff Isa dan Islam 2014-03-03 15:33
~
Saudara Hamba Allah,

Setiap orang mempunyai pengalaman spiritual yang berbeda-beda. Tentu kita perlu menghargai hal itu. Tetapi menurut kami, tidak ada ungkapan eksplisit bahwa Sdr. Ibnu tidak yakin dengan firman Allah. Justru pepatah Jawa menjadi pendukung dari pencarian kebenaran tersebut.
~
Salma
# wandy 2014-03-01 08:31
~
Nabi Isa pernah mengatakan bahwa akan ada utusan Allah. Seorang penghibur dan penyelamat bagi semua umat. Yang dimaksud Nabi Isa adalah Nabi Muhammad atau kekasih Allah.
# Staff Isa dan Islam 2014-03-03 15:39
~
Saudara Wandy,

Kami berterimakasih atas kesediaan saudara mengunjungi dan memberikan komentar pada situs kami. Tentu pendapat saudara menarik. Tetapi alangkah lebih tepat bila berada di artikel yang tepat pula.

Silakan saudara mengunjungi link ini http://tinyurl.com/d6tfsdu untuk membahas hal ini lebih lanjut.
~
Salma
# dodik 2014-03-03 04:13
~
To: Admin,

Saya tidak tahu apakah pernyataan anda yang mengatakan Al-Quran lebih memuji pengikut Isa dibanding umat Islam itu karena anda bohong atau ketidaktahuan anda tentang Al-Quran.

Bahkan selanjutnya anda bilang tidak ada pujian dari Al-Quran terhadap umat Islam. Betul-betul kebodohan atau kebohongan. Silakan anda baca seluruhnya Qs 57:27. Apakah pujian saja atau ditutup dengan pernyataan bahwa pengikut Isa kemudian melakukan apa yang tidak diperintahkan Allah?

Bandingkan dengan Qs 2:143. "Dan demikian (pula) Kami telah menjadikan kamu (umat Islam), umat yang adil dan pilihan..." Apakah ini bukan pujian Allah buat umat Islam?
Banyak sekali ayat-ayat yang memuji umat Islam, tapi anda tidak tahu atau sengaja bohong. Jadi sebaiknya banyak belajar dulu.
# Staff Isa dan Islam 2014-03-03 15:49
~
Saudara Dodik,

Menarik sekali. Kalau boleh tahu, apakah kata "umat Islam" dalam tanda kurung tersebut ada dalam bahasa aslinya?
~
Salma
# Hamba Allah 2014-03-03 23:41
~
Siapakah yang dimaksud dengan orang fasik bila sesungguhnya pengikut Isa Al-Masih di atas orang fasik? Orang yang tidak memelihara Injil dengan pemeliharaan yang semestinya, bukankah dalam ayat itu sudah dijelaskan? Dan bagaimana dengan umat Islam? Apakah Al-Quran memuji umat Islam? Bagi saya satu-satunya yang perlu dipuji hanyalah Allah.

Terimakasih.
# Staff Isa dan Islam 2014-03-05 13:37
~
Saudara Hamba Allah,

Mungkinkah pengikut Isa Al-Masih tidak memelihara Injil? Menurut saudara, apakah arti dari kalimat 'tidak memelihara Injil dengan pemeliharaan yang semestinya'?

Saudara tidak menjawab pertanyaan kami. Semua orang dapat menjawab demikian. Tetapi pertanyaan kami spesifik. Apakah Al-Quran memuji umat Islam?
~
Salma
# dodik 2014-03-04 18:51
~
To: Admin,

Menarik juga pertanyaan anda, kenapa anda bisa menanyakan bahasa aslinya sementara semua artikel anda berdasarkan terjemahan bukan bahasa aslinya? Jadi konsisten saja. Kalau anda memakai terjemahan Al-Quran untuk artikel anda, maka kenapa anda menanyakan bahasa asli saat saya juga memakai terjemahan? Jadi kalau sesuai terjemahan resmi, maka kata umat Islam ada.
# Staff Isa dan Islam 2014-03-05 15:40
~
Saudara Dodik,

Berharap saudara teliti dengan pertanyaan kami. Kami tidak menanyakan semua kalimat dalam ayat itu. Tetapi frasa dalam tanda kurung (umat Islam). Jadi, pertanyaan kami jelas hanya pada kata itu saja. Kami mempersilakan saudara menjawabnya.
~
Salma
# dodik 2014-03-05 21:10
~
To: Admin,

Saya sudah paham dan teliti dengan pertanyaan anda mengenai frasa dalam tanda kurung (umat Islam). Justru itulah kenapa saya menjawab seperti itu. Pada saat anda menanyakan bahasa aslinya padahal sudah ada terjemahan, maka pada saat itu anda harusnya paham kalau ingin tahu apa yang dimaksud pada bahasa aslinya, maka harus mengetahui hukum ilmu-ilmu yang melekat, seperti ilmu lughat, nahwu, sharaf, isytiqaq, Ma’ani, dan seterusnya. Sehingga tidak semua orang bisa menafsirkan Al-Quran, maka hanya para ulama yang menguasai ilmu-ilmu di atas yang bisa.

Nah, saya paham maksud anda menanyakan hal tersebut, tapi karena anda tidak paham akan ilmu-ilmu tersebut, maka saran saya silakan konsisten anda mengkritisi Al-Quran dengan terjemahan maka saya akan jawab pula dengan terjemahan.
# Staff Isa dan Islam 2014-03-06 13:52
~
Saudara Dodik,

Kami menghargai tulisan saudara. Tetapi sesungguhnya pertanyaan kami sederhana dan tidak memerlukan ilmu tingkat tinggi seperti yang saudara uraikan. Apakah kata "umat Islam" dalam tanda kurung tersebut ada dalam bahasa aslinya?

Sederhana, bukan? Kami mempersilakan saudara menjawabnya.
~
Salma
# Hamba Allah 2014-03-06 14:36
~
"Mungkinkah pengikut Isa Al-Masih tidak memelihara Injil?" Menurut saudara, apakah arti dari kalimat 'tidak memelihara Injil dengan pemeliharaan yang semestinya'?" Jelas yang tidak memelihara injil bukanlah pengikut Isa, tapi orang yang mendustakan Allah dan Isa. Mereka tidak memelihara kebenaran dalam injil.

Apakah Al-Quran memuji umat Islam? "Dan siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru (manusia) kepada Allah dan beramal shalih dan berkata, "Bahwasanya aku termasuk orang-orang yang berserah diri (muslim)" (Qs. Fushilat : 33).
# Staff Isa dan Islam 2014-03-07 08:26
~
Saudara Hamba Allah,

Terimakasih karena saudara mengakui bahwa pengikut Isa Al-Masih memelihara Injil. Dan menurut kami, ayat yang saudara kutip bukan pujian Al-Quran, tetapi orang yang memuji dirinya sendiri. Dan kalau boleh tahu, apakah dalam bahasa aslinya tertulis kata dalam tanda kurung (Muslim)?
~
Salma
# dodik 2014-03-06 23:31
~
To: Admin,

Kadang saya lupa kalau anda tidak terlalu pintar. Saya pikir pertanyaan anda adalah mengapa ada kata umat Islam dalam tanda kurung pada terjemahan, sementara tidak ada teks aslinya. Jadi saya jelaskan seperti komentar di atas. Ternyata anda hanya tanya apa kata umat Islam dalam tanda kurung ada pada teks aslinya?

Saya pikir setiap orang yang biasa membaca Al-Quran dan terjemahan pasti sudah paham bahwa kata dalam kurung adalah penjelasan pada terjemahan. Karena sifatnya adalah penjelasan pasti tidak ada teks aslinya. Masa begitu saja tanya?
# Staff Isa dan Islam 2014-03-07 08:32
~
Saudara Dodik,

Kami menghargai tulisan saudara. Menurut kami, barangkali saudara kurang teliti saja membaca tulisan kami.

Tetapi kami berterimakasih karena saudara telah menjawab dengan jujur bahwa memang tidak ada teks itu (umat Islam) dalam bahasa aslinya. Dengan kata lain, itu adalah tafsiran para penafsir. Artinya Al-Quran mudah ditambah-tambah kan penafsir sesuai dengan penafsirannya.

Apakah ini berarti Al-Quran adalah campuran dari perkataan para penafsir?
~
Salma
# dodik 2014-03-07 23:27
~
Mengapa kurang tepat dalam menyimpulkan karena anda kurang pintar/kurang paham dalam memahami Al-Quran. Silakan cermati baik-baik:
1. Al-Quran adalah kitab berbahasa Arab. Bahasa lain seperti Indonesia, Inggris, dan lain-lain pasti bukan Al-Quran.

2. Terjemahan Al-Quran adalah hanya terjemahan. Dia bukan kitab suci sehingga tidak akan pernah disebut Al-Quran.

3. Karena terjemahan dan bukan kitab suci. Tentu saja tambahan-tambah an pada terjemahan untuk memperjelas maksud dari ayat Al-Quran tidak akan mengubah ayat-ayat Al-Quran.
# Staff Isa dan Islam 2014-03-17 21:29
~
Saudara Dodik,

Kami menghargai tulisan saudara. Tetapi bukankah saudara sendiri mengakui bahwa kata "umat Islam" tidak ada dalam bahasa aslinya? Bila demikian, mengapa itu dimasukkan dalam Al-Quran? Bukankah itu artinya Al-Quran dapat ditambah-tambah kan? Silakan saudara Dodik memikirkan hal ini. Mungkinkah kitab yang dianggap suci dapat ditambahkan dengan tafsiran para penafsir?
~
Salma
# Muslim 2014-03-09 17:34
~
Setelah membaca judul dan isi artikel ini, kesan saya anda justru mengakui kebenaran Al-Quran dan Islam. Selamat semoga anda suatu saat akan mendapat hidayah-Nya.
# Staff Isa dan Islam 2014-03-17 21:46
~
Saudara Muslim,

Menarik sekali tulisan saudara. Kalau boleh tahu, bagian mana dari artikel di atas yang menjelaskan bahwa kami mengakui kebenaran Al-Quran?
~
Salma
# alibaba 2014-03-09 22:46
~
To: Dodik,

Apapun alasan anda tetap saja itu namanya kebohongan publik. Dan penafsirnya pun mudah menambah-nambah i dan mengurang-ngura ngi arti asli dari bahasa Arab itu sendiri. Dan bukankah yang dirugikan adalah umatnya sendiri? Dan anda pun mengetahui tidak ada kata "umat Islam" di sana, tetapi anda sengaja membodohi diri anda sendiri agar umat Islam mendapatkan pujian dan bahkan terkesan berusaha keras membela hasil tafsiran penafsir, yang padahal itu adalah kebohongan!

Bahkan anda mengatakan seperti ilmu lughat, nahwu, sharaf, isytiqaq, ma’ani, dan seterusnya. Sehingga tidak semua orang bisa menafsirkan Al-Quran, maka hanya para ulama yang menguasai ilmu-ilmu di atas yang bisa. Jadi, jelas anda membela tafsir para ulama yang beda dari arti aslinya.
# Staff Isa dan Islam 2014-07-25 10:30
~
Saudara Alibaba,

Terima kasih atas tanggapan saudara di atas. Kiranya menjadi pencerahan bagi saudara semua yang mengunjungi situs ini.
~
Daniar
# dodik 2014-03-10 23:09
~
To: Alibaba,

Baca lagi komentar saya sebelumnya, secara jelas saya bilang bahwa orang yang biasa membaca Al-Quran dan terjemahannya pasti paham kalau ada kata dalam kurung berarti adalah penjelasan pada terjemahan. Semua yang disebut penjelasan pasti fungsinya menjelaskan yang tidak ada di teks aslinya, supaya pembacanya paham apa yang dimaksud teks aslinya.

Terjemahan kata per kata Qs 2:143 : wakadzalika ja’alnaakum ummatan... dan demikian itu jadikan kalian umat. Demikian itu apa? Kalian itu siapa? Maka bacalah ayat sebelumnya.
# Staff Isa dan Islam 2014-07-25 10:26
~
Saudara Dodik,

Bila demikian, apakah menurut saudara Al-Quran dapat ditambah-tambah kan? Silakan saudara Dodik memikirkan hal ini. Mungkinkah kitab yang dianggap suci dapat ditambahkan dengan tafsiran para penafsir?
~
Daniar
# Staff Isa dan Islam 2014-03-17 21:59
~
Saudara Alibaba dan Dodik,

Kami berterimakasih atas kesediaan saudara mengunjungi situs kami juga memberikan komentar. Namun maaf, dengan terpaksa kami harus menghapus komentar-koment ar saudara karena tidak sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan.

Ada baiknya bila kita menggunakan bahasa yang sopan kepada sesama sekalipun terjadi perbedaan pendapat. Bukankah itu jauh lebih baik? Dan kami harap diskusi dapat kembali ke topik semula yaitu mengapa Al-Quran memuji orang Kristen?

Pedoman wajib untuk memasukkan komentar:
1. Tidak boleh memakai lebih dari satu kolom komentar.
2. Pertanyaan/masu kan harus berhubungan dengan uraian diatas.
3. Sebaiknya satu atau dua pertanyaan dalam satu kolom komentar.
4. Hanya menggunakan bahasa Indonesia yang umum dan dimengerti semua orang.
5. Tidak memakai singkatan-singk atan, misalnya yg, dlm, sdh, tdk, dlsbgnya.
6. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
7. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.

Untuk pertanyaan/masu kan yang majemuk, silakan mengirim email ke: .
Kiranya petunjuk-petunj uk di atas dapat kita perhatikan.

Demikian, kiranya saudara dapat maklum.
~
Salma
# Staff Isa dan Islam 2014-03-17 22:01
~
Saudara Wahana,

Kami berterimakasih atas kesediaan saudara mengunjungi situs kami juga memberikan komentar. Namun maaf, dengan terpaksa kami harus menghapus komentar-koment ar saudara karena tidak sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan.

Pedoman wajib untuk memasukkan komentar:
1. Tidak boleh memakai lebih dari satu kolom komentar.
2. Pertanyaan/masu kan harus berhubungan dengan uraian diatas.
3. Sebaiknya satu atau dua pertanyaan dalam satu kolom komentar.
4. Hanya menggunakan bahasa Indonesia yang umum dan dimengerti semua orang.
5. Tidak memakai singkatan-singk atan, misalnya yg, dlm, sdh, tdk, dlsbgnya.
6. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
7. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.

Untuk pertanyaan/masu kan yang majemuk, silakan mengirim email ke: .
Kiranya petunjuk-petunj uk di atas dapat kita perhatikan.

Demikian, kiranya saudara dapat maklum.
~
Salma
# Ben 2014-03-25 21:20
~
Hai Para Kaum Muslimin,

Percayalah bahwa Isa Al-Masih itu Sang Juruselamat. Kalaupun anda tidak mengakui ayat-ayat Al-Quran berarti anda menyangkal kitab anda? Buat apa kalau punya kitab tapi anda tidak yakin akan kitab anda sendiri?

Terimakasih
# Staff Isa dan Islam 2014-07-24 08:46
~
Saudara Ben,

Kami sependapat dengan saudara, apa yang diimani tentunya dimengerti. Salah satunya seperti yang diuraikan dalam artikel di atas. Dengan menyelidiki Al-Quran dan Alkitab kiranya semua orang dapat menemukan kebenaran sejati.
~
Daniar
# akmal 2014-04-01 22:11
~
Isa bukanlah Tuhan. Namun, melalui Dia kasih sayang dan pengampunan Tuhan diberikan ketika Tuhan berkehendak. Agama Islam mengimani Isa. Berarti dalam tulisan anda bahwa semua dosa manusia, Isa yang akan menanggung? Apa buktinya?
# Staff Isa dan Islam 2014-04-16 00:56
~
Saudara Akmal,

Kami tahu tidak mudah menerima sebuah pemahaman baru tatkala pikiran kita telah diisi dengan pemahaman lama bertahun-tahun. Tetapi bila saudara berani keluar dari zona aman dan pemahaman lama dan menyelidiki Injil dan Al-Quran, maka kiranya saudara menemukan kebenaran sejati itu. Karena itu, kami menyarankan saudara untuk mengunjungi link ini http://tinyurl.com/8abrx5t yang membahas tentang Ketuhanan Isa Al-Masih.
~
Solihin
# hamba Allah 2014-04-02 08:56
~
"Namun karena Allah adalah mahakasih, maka Allah sendiri yang menanggung hukuman atas dosa tersebut bagi kita?" Jika seluruh manusia berpikir seperti itu, maka semua manusia di dunia akan terus melakukan dosa. Karena mereka berpikir jika Allah sendiri yang akan menanggung hukuman atas semua dosa yang dilakukan manusia. Allah maha pengampun, namun setiap perbuatan manusia selalu mendapatkan balasannya.

Mereka yang berbuat jadi mereka yang bertanggung jawab. Bukan hanya diajarkan dalam agama. Dalam pelajaran PPKN pun kita harus melakukan semua kewajiban baru bisa mendapatkan hak kita. Jika anda melakukan dosa sekecil apapun, berarti anda pun telah lalai melakukan kewajiban anda. Lalu pantaskah mendapatkan hak? Layakkah berada di sorga tanpa mendapatkan balasan?
# Staff Isa dan Islam 2014-04-16 01:06
~
Saudara Hamba Allah,

Membuat sebuah kesimpulan tanpa melakukan penelitian, maka yang timbul adalah kesimpulan yang keliru. Dan ini terjadi dengan pernyataan saudara. Tetapi menurut kami, ini hanya asumsi saudara. Sebab faktanya, tidak ada pengikut Isa Al-Masih yang berpikir demikian.

Karena Isa Al-Masih telah menunjukkan kasih-Nya lebih dulu kepada manusia dengan mati di kayu salib untuk menyelamatkan manusia dari dosa, maka pengikut-Nya pun berusaha melakukan firman-Nya yaitu untuk mengasihi Allah dan mengasihi sesama. Apakah kerinduan untuk mengasihi Allah memiliki niat untuk berbuat dosa atau berbuat jahat? Kiranya saudara dapat merenungkan hal ini.
~
Solihin
# *myself 2014-04-14 14:23
~
Admin,

Saya mau tanya, apakah Isa Al-Masih atau Yesus yang anda maksud sama dengan Nabi Isa dalam Al-Quran?
# Staff Isa dan Islam 2014-04-16 01:17
~
Saudara Myself,

Kami senang dengan pertanyaan saudara. Tentu dengan senang hati pula kami menjawabnya. Tetapi pada artikel ini, kami tidak dapat menanggapi secara khusus karena tidak berhubungan dengan artikel di atas.

Tetapi saudara jangan kuatir. Sebab kami telah menjawabnya dan mengirimkan melalui email saudara. Harap email saudara benar adanya sehingga saudara dapat mengetahui tanggapan kami.
~
Solihin
# WA 082110056638 2014-04-17 15:41
~
Kalau Tuhan itu bicara kasih sayang itu karena Dia Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Kalau Tuhan itu bicara keras bunuh, neraka, karena sifat Tuhan itu maha adil.
# Staff Isa dan Islam 2014-06-06 18:27
~
Salam Sdr. WA,

Kami sepakat bahwa Tuhan itu maha kasih dan adil. Keadilan Allah terlihat bahwa Dia konsisten menyiapkan neraka kepada orang berdosa, bukan? Tidak pandang siapapun dia, bahkan termasuk nabi. Jika ia memang benar tidak percaya kepada Allah maka neraka pun sudah menjadi ketetapan baginya.

Kasih Allah terlihat dari bagaimana Allah benar-benar menyediakan jalan keluar dari masalah besar manusia yakni dosa. Oleh sebab itu, tidak ada satu manusia berdosa pun yang mampu sebab tidak mungkin dosa membebaskan dosa, bukan? Hanya Pribadi yang suci dan benar yang mampu membebaskan dosa, bukan demikian?

Itulah sebabnya Isa Al-Masih datang untuk memberikan alan keluar bagi umat manusia (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6). Kasih yang diberikan Isa Al-Masih dapat terlihat dari umat-Nya yang benar-benar hidup dalam terang Isa Al-Masih. Jika Isa Al-Masih adalah sumber kasih, maka semua orang perlu dan harus belajar kasih dari Isa Al-Masih dan pengikutnya, bukan?
~
Salma
# axelle christnandar 2014-04-25 09:23
~
Allah maha pengasih dan penyayang. Tetapi di sini lebih ditekankan bahwa kasih Allah itu kepada seluruh umat manusia. Baik yang tidak beriman maupun yang beriman kepada-Nya. Sebagai contoh dari maha pengasih-Nya Allah adalah Allah memberikan kehidupan dan kesejahteraan bagi manusia meskipun tidak beriman, Tetapi Allah tidak akan memberi sayang-Nya kepada mereka, melainkan memberikan siksa di akhirat kelak atas kekafirannya.
# Staff Isa dan Islam 2014-06-06 19:22
~
Salam Sdr. Axelle,

Benar sekali bahwa Allah memberikan siksa di akhirat kepada manusia yang tidak percaya kepada-Nya. Allah begitu mengasihi manusia dan kasih Allah dapat terimplementasi melalui ajaran-Nya. Itulah sebabnya Isa Al-Masih membawa ajaran etika, moral dan kasih tertinggi kepada manusia. Semua umat yang mengaku pengikut Isa Al-Masih tentu harus melakukan kasih sebab mereka telah menikmati kasih-Nya melalui kepastian keselamatan yang telah dijamin oleh-Nya.
~
Salma
# Kasih dalam damai 2014-05-03 01:41
~
Al-Quran percaya kepada Isa Al-masih tetapi sebagai nabi. Kristen percaya Isa Al-masih adalah Anak Allah. Seharusnya yang beragama Islam tidak menyalahkan ajaran yang dianut Kristen terhadap Isa Al-Masih, seperti yang sering terjadi dikehidupan sehari-hari antar beragama. Sedikit curhat.
# Staff Isa dan Islam 2014-06-06 19:26
~
Salam Sdr. Kasih dalam Damai,

Ada satu ayat yang begitu baik dari Al-Quran tentang pendapat mereka tentang umat Nasrani. "Kemudian Kami iringi di belakang mereka dengan rasul-rasul Kami dan Kami iringi (pula) dengan Isa putra Maryam; dan Kami berikan kepadanya Injil dan Kami jadikan dalam hati orang- orang yang mengikutinya rasa santun dan kasih sayang" (Qs 57:27).
~
Salma.
# hamba Allah 2014-05-04 06:45
~
Sekedar berbagi pengetahuan tidak untuk mencari pembenaran, karena kebenaran hanya ada pada Allah S.W.T. Tuhan yg maha Esa. Keyakinan seseorang tidak bisa dipaksakan. Sebab bagaimana pun kebanyakan dari kita manusia memiliki keyakinanan berdasarkan warisan dari orang tua kita sebelumnya. Dan saya termasuk orang yang sangat beruntung dan terpilih menjadi seseorang yang beragama Islam. Dan semua itu sudah kehendak dari Allah.
# Staff Isa dan Islam 2014-06-06 19:34
~
Salam Sdr. Hamba Allah,

Benar sekali bahwa keyakinan seseorang tergantung pada mereka, tetapi bagaimana soal keselamatan? Keselamatan hanya ada dalam Isa Al-Masih, dan kami yakin tujuan akhir manusia adalah mendapat kepastian soal kehidupan kekal, bukan?

Kami tahu bahwa ada banyak umat Muslim yang tidak dan menolak Isa Al-Masih yanga dalah Pribadi Allah menjadi kalimat Allah dalam arti merelakan diri mengambil rupa manusia. Kepastian itu hanya perlu dibuktikan. Saudara perlu meyakini bahwa Isa Al-Masih adalah jala keluar dari terbelenggunya manusia dari jerat dosa.

"Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku" (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6).
~
Salma
# didit 2014-05-14 10:24
~
"Kami iringi (pula) dengan Isa putra Maryam, dan Kami berikan kepadanya Injil dan Kami jadikan dalam hati orang yang mengikutinya rasa santun dan kasih sayang” (Qs 57:27). Inilah kesaksian Al-Quran, Allah memberikan rasa santun dan kasih sayang kepada pengikut Isa Al-Masih. Apakah anda mengamini ayat di atas?
# Staff Isa dan Islam 2014-06-06 21:13
~
Salam Sdr. Didit,

Kami hendak menanyakan ayat yang saudara cantumkan, apakah makna dari ayat tersebut? Mengapa ada rasa santun dan kasih sayang kepada pengikut Isa Al-Masih? Kami percaya ayat di atas menjadi bukti bahwa nabu saudara menyaksikan bahwa ada keistimewaan dari para pengikut Isa Al-Masih, bukan?
~
Salma
# pemuda rantau 2014-05-26 00:01
~
Didit,

Anda mungkin terlalu pede kalau menyangka bahwa kata-kata "orang yang mengikutinya"pa da ayat Qs 57:27 tersebut ditujukan kepada umat Kristen sekarang? Maaf sekali, Al-Quran tidak pernah memuji umat Kristen, tapi maksudnya ayat tersebut adalah untuk pengikut-pengik ut nabi Isa yang setia yang meyakini ajarannya dan tidak menuhankannya.

Apakah betul pengikut Yesus dikatakan Kristen? Setahu saya Isa berasal dari Nazareth dan pengikut-pengik ut-Nya tidak pernah disebutkan dengan Kristen, sebaiknya anda baca dulu sejarah gereja. Kapan dan oleh siapa Yesus dilantik menjadi Tuhan?
# Staff Isa dan Islam 2014-06-06 21:18
~
Salam Sdr. Pemuda Rantau,

Jika saudara mengatakan bahwa apa yang dikatakan dalam Qs 57:27 tidak ditujukan bagi umat Nasrani, berarti saudara telah menyangkali apa yang dikatakan kitab saudara, bukan? Atau dapatkah saudara memberikan perbedaan umat Nasrani sekarang dan dahulu?
~
Salma
# kodrat 2014-05-26 00:59
~
Kepada staf IDI dan umat Kristen,

Ada pertanyaan dari saudara mengapa Al-Quran tidak menyantumkan kalimat Islam dalam ayat-ayatnya?

Dalam Al-Quran sering menyebutkan kalimat "hai orang-orang yang beriman" bukan "hai orang-orang Islam," itu membuktikan bahwa Al-Quran diturunkan bukan hanya untuk satu golongan umat, tapi untuk semua. Yang dibuktikan dengan isi Al-Quran yang menjelaskan riwayat Nabi Adam dan Semua nabi lainnya termasuk Nabi Isa.

Berbeda dengan kitab-kitab sebelum Al-Quran yang diperuntukan hanya satu golongan umat saja, dengan kata lain Al-Quran tidak menyalahkan kitab-kitab sebelumnya, tapi menyempurnakan dan menyatukan kitab-kitab yang di ridhoi Allah.
# Staff Isa dan Islam 2014-06-06 21:30
~
Salam Sdr. Kodrat,

Menurut saudara mengapa Al-Quran memuji pengikut Isa Al-Masih dengan menyebut "...dan Kami jadikan dalam hati orang yang mengikutinya rasa santun dan kasih sayang”?

Kami harap saudara dapat fokus dengan topik artikel di atas? Jika hendak membahas hal yang lain, kami persilakan saudara dapat mengunjungi link kami di http://tinyurl.com/7dozslb.
~
Salma
# adhityaa 2014-05-26 23:43
~
Saudara sepertinya munafik. Komentator dengan jelas tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar, peraturan nomor 7 tapi anda sendiri menggunakannya. Dan peraturan no.7 tidak diijinkan mencantumkan hyperlink tetapi anda mencantumkan? Apa ini? Kita dilarang untuk menggunakan lebih dari satu kolom tetapi kolom tersebut terbatas penggunaanya hurufnya? Apakah karena ini situs anda dan menjadikan anda sebagai Tuhannya pula? Sesungguhnya Allah SWT itu maha adil, jika anda melemparkan pertanyaan, maka bersiaplah mendapat jawaban, Manis pahitnya itu anda harus telan.
# Staff Isa dan Islam 2014-06-06 22:01
~
Salam Sdr. Adhitya,

Kami sepakat bahwa setiap peraturan perlu untuk ditaati. Kami senang saudara mengetahui hal tersebut. Sebab ada banyak yang melanggar atau tidak mematuhi iaturan yang sudah ditetapkan dalam web ini. Kamiharap saudara dapat mengindahkannya.

Apakah saudara ada tanggapan perihal ketiga pertanyaan ini:

1. Menurut saudara, mengapa Isa Al-Masih dapat dengan mudah menyatakan kasih sayang-Nya kepada setiap orang, termasuk yang bukan pengikut-nya?

2. Mengapa Al-Quran memberi pujian bahwa pengikut Isa mempunyai rasa santun dan kasih sayang?

3. Mengapa ayat Al-Quran cenderung meniadakan satu sama lain.
~
Salma
# iman 2014-05-30 20:29
~
Jangan mengartikan Al-Quran seenaknya sendiri. Orang Islam yang ahli tafsir saja tidak segampang itu mengartikan satu ayat dalam Al-Quran. Butuh istiqoroh yang sangat panjang. Saudara mengimani Injil ya silakan, orang Islam tidak akan maksa. Apa sebenarnya tujuan website ini?
# Staff Isa dan Islam 2014-06-06 22:16
~
Salam Sdr. Iman,

Tentu kami tidak menafsirkan ayat dalam Al-Quran semau kami sendiri. Kami dengan terbuka mencantumkan setiap ayat yang ada dalam Al-Quran. Apakah menurut saudara ada yang tidak sesuai dengan kitab saudara? Barangkali saudara dapat meluruskan hal tersebut, jika ada kekeliruan.

Dan lagi, situs ini ada karena hendak memberiatakan kebenaran dalam Isa Al-Masih yang benar. Al-Quran memberikan keterangan tentang Isa Al-Masih tidak seperti apa yang Alkitab tuliskan. Oleh sebab itu umat Muslim perlu dengan besar hati membuktikannya.
~
Salma
# Al 2014-06-02 01:04
~
Dear Admin,

Terimakasih atas penerangan yang telah disampaikan. Tapi dalam ilmu psiko-komunikas i yang telah saya pelajari, bahwa malah ayat Injil (saat ini) yang bertentangan. Karena dari segi kata-katanya tidak jelas dan bahasanya high konteks tidak to the point seperti ayat Al-Quran jelaskan. Saya bukan karena membela agama apapun, Tapi mengapa banyak orang di Eropa dan Amerika beralih ke Al-Quran sebagai pedoman? Karena mereka menerangkan dengan jelas. Itu sebabnya orang-orang di Eropa hanya label saja yang Katholik dan Kristen. tetapi keyakinan mereka atheis.

Dan saya tidak mengerti. Mengapa admin memilih ayat Al-Quran sebagai pembenaran Yesus. Padahal Islam lahir jauh setelah Yesus lahir. Kalau boleh saya meminjam pemikiran Aristoteles tentang logosnya, berarti secara tidak langsung admin sudah mempercayai kebenaran Al-Quran. Dan admin beriman kepada Al-Quran.
# Staff Isa dan Islam 2014-06-06 22:43
~
Salam Al,

Kami menyampaikan terimakasih untuk pemaparan saudara.

Barangkali saudara dapat memberikan contoh-contoh ayat-ayat Alkitab yang saudara katakan bertentangan. Bahasa yang tidak jelas dan sebagainya.

Benar memang bahwa Al-Quran ada jauh setelah Isa Al-Masih terangkat ke sorga. Selain Alkitab hanya Isa Al-Masih yang mencatat tentang Pribadi Isa Al-Masih. Keistimewaan dan kehebatan Isa Al-Masih. Bahkan Al-Quran sendiri yang memberikan kesaksian bahwa Isa Al-Masih adalah Kalimat Allah, terkemuka di dunia dan akhirat. dan banyak lagi. Tetapi secara jelas Al-Quran pula yang menyangkali kehebatan Isa Al-Masih.

Menurut hemat saudara, apakah Al-Quran jujur atau berkelit untuk hal tersebut?
~
Salma
# Ibnu Al Hakeem 2014-06-06 08:41
~
Apa saudara tahu bahwa umat Islam sebenarnya adalah pengikut ajaran Yesus sejati. Namun orang Kristen justru malah menyembah Yesus. Injil, Rasul Besar Matius 27:46, “Kira-kira jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: ‘Eli, Eli, lama sabakhtani?". Saat itulah Yesus berdoa dan berserah diri. Berdoa kepada siapa? Apa kalian tahu bahasa yang digunakan Yesus?. Bahasa yang digunakan adalah Aramaic bukan English.

Jadi dalam bahasa Aramaic tidak ada huruf kapital besar ataupun kapital kecil, Beda kalau dalam English, dia itu He/She. Yesus mengajarkan cinta dan kasih sayang. Aku akan memberikan lima kata dalam English. Surrender, Submission, Obedience, Sincerity and Peace. There is word in Arabic is 1, but take 5 word in English. Do you know what is the word in Arabic? The word is Islam.
# Staff Isa dan Islam 2014-06-07 12:06
~
Salam Sdr. Ibnu,

Kami menyampaikan terimakasih untuk pemaparan saudara.

Tetapi kami melihat komentar saudara tidak berhubungan dengan topik artikel di atas. Jika saudara hendak membahas hal tersebut, barangkali saudara dapat mengunjungi link kami di http://tinyurl.com/3jmrz7r.
~
Salma
# yossy 2014-06-06 19:24
~
Menyampaikan Al-Quran jangan setengah-seteng ah. Kami tahu anda belum mumpuni. Kalau boleh saya katakan anda ibarat anak TK mau mengupas ilmu para sarjana. Terlalu berat buat anda. Saya sarankan anda belajar bersama kami di Institut Ilmu Al-Quran.
# Staff Isa dan Islam 2014-06-12 13:44
~
Saudara Yossy,

Terimakasih untuk saran saudara. Kami menerima baik hal itu. Tetapi bagaimana pendapat saudara tentang artikel di atas? Tentu saudara sudah membacanya, bukan? Bagaimana saudara?
~
Solihin
# bachtiar rifai 2014-06-07 01:25
~
Setelah saya baca artikel ini rasanya geli. Banyak bicara tapi salah karena minim ilmu. Nabi Muhammad saja perlu waktu hampir 23 tahun untuk menerima Al-Quran. Belajar dulu yang benar di tempat yang benar.
# Staff Isa dan Islam 2014-06-12 13:48
~
Saudara Bachtiar,

Kami menghargai pendapat saudara. Tetapi membuat pernyataan tanpa menunjukkan dimana letak kekeliruannya, tentu tidak bijaksana, bukan? Bila ada yang salah dengan artikel di atas, kami akan sangat senang mendiskusikan hal ini dengan saudara. Karena itu, tolong tunjukkan dimana letak kesalahannya kepada kami. Bagaimana saudara?
~
Solihin
# gianto 2014-06-07 17:34
~
Jika kita menilik dan mengakumulasi integritas dari kemapanan yang sekiranya tertuju pada inti permasalahan integritas dari sebuah kondisi, tentunya kita bisa antisipasi sesuatu hal pada pokok permasalahan. Tetapi dalam hal kemapanan sebuah kondisi tentunya harus didasarkan pada kevalidan.

Tidak bisa sekonyong konyong, maka perlu adanya unsur kematangan pengkajian dalam ukuran masa yang tiada terkira untuk menguak sebuah materi, kondisi, kematangan bahkan rekonsiliasi publik yang terakumulasi dari sebuah unsur non strategi maupun non transrekonsilia si dasar bermotif sasaran.
# Staff Isa dan Islam 2014-06-12 13:50
~
Saudara Gianto,

Terimakasih telah meluangkan waktu untuk memberikan komentar di artikel ini. Secara sederhana, bagaimana pendapat saudara tentang artikel di atas?
~
Solihin
# ORANG ISLAM 2014-06-16 19:21
~
Website sarana kurang tepat untuk berdebat, yang paling tepat secara langsung, tanya jawab. Kepada staff Isa dan Islam, tampaknya anda belum tahu betul isi yang terkandung di dalam Al-Quran. Jika anda tahu dan paham, tentu anda tidak akan bingung, justru saudara akan mendapat petunjuk yang benar. Saya yakin saudara tidak memahami 100% isi/makna Al-Quran, jadi jangan asal kasih komentar terhadap Al-Quran.
# Staff Isa dan Islam 2014-06-16 21:52
~
Salam Sdr. Orang Islam,

Website ini kami untuk berdiskusi dan menambah pengetahuan satu dengan yang lain. Kami mempersilakan saudara mengomentari setiap artikel dalam web kami, sesuai aturan yang ada.

Apapun yang kami cantumkan dan paparkan terutama tentang Al-Quran tentu itu sesuai dengan kaidah yang ada baik dari Al-Quran maupun hadist. Barangkali saudara dapat memberitahukan kepada kami hal-hal apa saja yang tidak sesuai dengan kitab saudara. Tentu kami dengan senang hati mendapat informasi dan keterangan dari saudara.
~
Salma
# ORANG ISLAM 2014-06-17 09:03
~
Tentang ayat Al-Quran bertolak belakang. “Anda menyarankan membaca buku yang membahas tentang “The Jesus Seminar” . Tujuannya agar informasi yang saudara dapatkan lebih lengkap. Tidak hanya sekedar mencari informasi lewat internet atau mendengar “kata orang” yang belum tentu lengkap. Itu pun bila memang saudara benar-benar ingin mengetahui kebenaran yang sebenarnya. Ini kata-kata anda?

Jawaban saya. Agar anda juga memiliki informasi lengkap tentang Al-Quran. Saya sarankan anda juga cukup pahami Al-Quran saja tidak ada yang lain, karena saya yakin ilmu anda tentang Al-Quran sangat dangkal dan bukti yang nyata anda bisa pelajari lagi hanya di Al-Quran. Karena perkataan yang sangat terbatas, tidak bisa menjabarkan yang begitu luas kandungan dalam Al-Quran. Silakan pelajari isi seluruhnya.
# Staff Isa dan Islam 2014-06-18 10:02
~
Saudara Orang Islam,

Terimakasih untuk saran saudara. Kami ingin bertanya kepada saudara. Bagaimana pendapat saudara tentang artikel di atas? Tentu saudara sudah membacanya, bukan? Bagaimana saudara?
~
Solihin
# ORANG ISLAM 2014-06-18 12:48
~
Menjawab soal Al-Quran bertolak belakang! Tentu jawabanya ada di bait-bait Al-Quran, tanpa saya harus menjelaskan. Karena surat yang anda kutib hanya sebagiannya saja. Al-Quran disetiap ayat di situ ada penjelasan di bait berikutnya yang detail dan masuk akal. Sebelum anda menuliskan Al-Quran bertolak belakang, alangkah baiknya anda mendalami dahulu, tanpa ada paksaan untuk mengurangi keimanan anda terhadap kitab yang anda imani.
# Staff Isa dan Islam 2014-06-19 02:41
~
Salam Sdr. Orang Islam,

Kami hendak bertanya, benarkah ada ayat dalam Qs 57:27 dikatakan bahwa Allah mengiringi para pengikut Isa Al-Masih dengan kasih dan sayang? "Kami iringi (pula) dengan Isa putra Maryam, dan Kami berikan kepadanya Injil dan Kami jadikan dalam hati orang yang mengikutinya rasa santun dan kasih sayang”
~
Salma
# Daniel 2014-06-18 19:59
~
To: All,

Sebelumnya maaf saya pendatang baru, saya ini merasa tertawa sendiri membaca semua komentator dan balasannya, Mengapa harus dipermasalahkan tentang agama, agama tidak perlu diperdebatkan karena iman dan keyakinan terhadap Tuhan hanya ada dihati kita. Kita juga tidak bisa menafsirkan semua arti Kitab Suci, karena pemikiran manusia tidak sampai untuk menafsirkannya. Semakin kita mencoba menafsirkannya semakin kita ragu akan Tuhan. Jadi saran saja, semuanya tidak ada yang salah termasuk topik tentang saling memuji umat lain. Terimakasih,

Salam Damai. Putra Altar.
# Staff Isa dan Islam 2014-06-19 02:47
~
Salam Sdr. Daniel,

Kami menyampaikan terimakasih untuk saran saudara. Kami kira itu masukan yang baik. Tentu kita sebagai pengikut Isa Al-Masih harus saling menghargai bahkan saling mengasihi. Itulah perintah Isa Al-Masih. Benar memang bahwa agama hanyalah sarana yang dipakai manusia untuk mengenal Tuhan yang benar. Allah tidak pernah memiliki kuasa untuk memberikan jaminan keselamatan. Sebab hanya Isa Al-Masih yang dapat menjamin manusia dalam keselamatan, bukan?

"Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan" (Injil, Surat Kisah Para Rasul 4:12).


Diskusi ini untuk memperkenalkan Pribadi Isa Al-Masih yang benar sesuai apa yang dikatakan Alkitab.
~
Salma
# zafran aditia anggra 2014-06-21 01:11
~
1. Injil melarang makan babi, inilah sebuah fakta dari kebohongan orang Kristen, silakan anda baca Kitab Taurat, Kitab Ulangan 14:8, Kitab Taurat, Imamat 11:7, dalam Alkitab terbitan tahun 1968, dan terbitan tahun 1979 yang berbunyi "Demikian juga babi hutan karena berkuku belah dan bermamah biak haram itu bagi mu".

2. Injil melarang minum khamer, Kitab Taurat, Imamat 10:9, (4) oleh sebab itu peliharalah dirimu, jangan minum anggur dan minuman yang memabukan dan jangan makan sesuatu yang haram. (14) Jangan ia memakan sesuatu yaang berasl dari pohon anggur, anggur dan minuman yang memabukan tidak boleh diminum. Tapi dalam kitab Injil, Rasul Besar Yohanes 2:1-11 mengubah air menjadi anggur.
# Staff Isa dan Islam 2014-06-21 09:17
~
Salam Sdr Zafran,

Kami menyampaikan terimakasih untuk pemaparan saudara.

Jika saudara hendak Membahas tentang makan babi silakan mengunjungi link kami di http://tinyurl.com/ncckcs7.

Artikel ini membahas tentang Al-Quran memuji orang Kristen. Bagaimana menurut pandangan saudara tentang ketiga pertanyaan ini?

1. Menurut saudara, mengapa Isa Al-Masih dapat dengan mudah menyatakan kasih sayang-Nya kepada setiap orang, termasuk yang bukan pengikut-nya?

2. Mengapa Al-Quran memberi pujian bahwa pengikut Isa mempunyai rasa santun dan kasih sayang?

3. Mengapa ayat Al-Quran cenderung meniadakan satu sama lain.
~
Salma
# @Nirwan 2014-06-21 08:15
~
Blog ini sudah memancing rusuh dalam agama. Pernyataan pemilik blog sangat salah. Saudara harus belajar dulu, agar semua tidak ngawur.
# Staff Isa dan Islam 2014-06-21 10:47
~
Salam Sdr. Nirwan,

Terimakasih untuk kunjungan saudara. Jika saudara menganggap ada pernyataan kami yang salah barangkali saudara dapat memberitahukann ya kepada kami dimanakah letak kesalahannya. Terimakasih.
~
Salma
# Staff Isa dan Islam 2014-08-06 13:58
~
Saudara Sugeng dan Pengunjung Situs Lainnya,

Terimakasih atas kesediaan saudara memberikan komentar pada situs kami. Kami sangat senang dan menghargai hal itu. Tetapi kami berharap dalam memasukkan komentar, setidaknya memerhatikan ketiga pertanyaan di atas. Yakni:
1. Menurut saudara, mengapa Isa Al-Masih dapat dengan mudah menyatakan kasih sayang-Nya kepada setiap orang, termasuk yang bukan pengikut-nya?
2. Mengapa Al-Quran memberi pujian bahwa pengikut Isa mempunyai rasa santun dan kasih sayang?
3. Mengapa ayat Al-Quran cenderung meniadakan satu sama lain.
~
Solihin
# toto 2014-08-07 13:34
~
Bissmilah,

Seperti uraian awal, kalimatul haq atau firman Allah adalah benar. Tak akan pernah salah. Yang sering salah adalah penafsiran-pena fsirannya dengan kalimah Allah maha pengasih lgi maha penyayang. Jika Allah memerintahkan "perangilah" atau "bunuhlah", itu bukan berarti bertentangan. Tapi inilah arti sesungguhnya, agar orang-orang itu mendapat kasih sayang Allah di dunia ataupun kelak di akhirat.

Bagi mereka yang taat, maka selamatlah di dunia dan di akhirat. Tapi bagi yang ingkar, maka harus melewati azabnya agar kelak mendapat kasih sayang-Nya. Sementara rahmat Allah tiada batasnya. Walohu a'lam.
# Staff Isa dan Islam 2014-08-12 12:49
~
Saudara Toto,

Kata "kasih sayang" bentuknya adalah baik dan membangun. Sedangkan kata kerja "bunuh", "perangi" adalah kata-kata destruktif dan tidak membangun. Kami tidak tahu dasar saudara menyatakan bahwa kata "bunuh" dan "perangi" adalah bentuk kasih sayang. Boleh kami tahu, dasar saudara menyatakan demikian? Bagaimana saudara?
~
Solihin
# david 2014-08-31 18:06
~
Buat Admin,

Ulasan yang cukup jelas. Tak banyak orang yang dapat mengulas ulasan ini dengan jelas dan penuh hikmat. Saya percaya bahwa Roh Kudus telah bersabda lewat anda untuk mengabarkan berita sukacita ini kepada semua umat-Nya. Saya sangat senang dengan cara admin untuk melakukan pengabaran Injil dengan cara represif seperti ini. Semoga admin diberkati selalu dalam pekerjaannya. Tuhan memberkati.
# Staff Isa dan Islam 2014-09-01 21:48
~
Saudara David,

Terimakasih untuk komentar saudara. Tentu kami senang dan bahagia mendapat doa dari saudara. Kiranya Allah pun senantiasa memberkati saudara.
~
Solihin
isadanislamstudi.com

* Untuk bisa masuk ke pelajaran kursus ini, non-aktifkan 'pop-up blocker' komputer Saudara dengan meng-klik di sebuah 'bar' di bawah 'status bar' di bagian atas layar komputer

Isa Islam Dan Kaum Wanita

Click gambar di samping untuk artikel - artikel untuk wanita Muslim


 

www.isaislamdankaumwanita.com