Ikuti Isa dan Islam di Facebook Ikuti Isa dan Islam di Tweeter

Pandangan Al-Quran Tentang Sorga Dan Neraka

api kekalBanyak umat Nasrani beranggapan bahwa “Kelak umat Muslim akan pergi ke neraka dan umat Nasrani akan menuju sorga”. Walau pernyataan ini terkesan arogan, namun menurut kami tidak sepenuhnya salah. Sebab Al-Quran berkata “Dan tidak ada seorangpun dari padamu, melainkan mendatangi neraka itu. Hal itu bagi Tuhanmu adalah suatu kemestian yang sudah ditetapkan” (Qs 19:71).

Sorga bersifat kekal. Seseorang yang masuk ke dalam nikmatnya sorga atau siksaan neraka, akan tetap tinggal di sana selama-lamanya. “Barangsiapa berbuat dosa dan ia telah diliputi oleh dosanya, mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya” (Qs 2:81).

Umat Muslim: Neraka Tidak Kekal

Umat Muslim mempunyai pandangan yang berbeda tentang neraka. Mereka percaya, seseorang yang masuk neraka, suatu saat dapat berpindah ke sorga. Keyakinan ini didasari oleh Qs 19:72 yang berbunyi, “Kemudian Kami akan menyelamatkan orang-orang yang bertakwa dan membiarkan orang-orang yang zalim di dalam neraka dalam keadaan berlutut”.

Dari ayat ini, ada beberapa pemikiran yang muncul. Pertama, ada orang-orang yang diberi kesempatan untuk diselamatkan dari neraka, yakni mereka yang bertakwa. Kedua, jika ia adalah orang bertakwa, mengapa ia harus masuk neraka terlebih dahulu? Dan ketiga, baik orang bertakwa dan orang zalim sama-sama masuk neraka (Qs 19:71).

Jika demikian, konsep bahwa masih ada kesempatan menikmati sorga setelah di neraka sepertinya perlu dipertanyakan lagi. Sebab baik orang bertakwa dan orang zalim sama-sama sudah ditetapkan mendatangi neraka. Dan lagi, konsep ini terlihat tidak mendukung antara Qs 2:81 dan Qs 19:71.

surgaPenganut Semua Agama Tidak Yakin Akan Sorga

Semua umat manusia sepertinya telah menipu diri mereka sendiri dengan berusaha mendirikan kebenaran melalui doa, puasa, dan membayar zakat. Tanpa disadari mereka adalah orang-orang yang masih dalam kecemasan tentang masa depan di akhirat kelak. Dengan kata lain, semuanya dengan amalnya berusaha menghindari neraka tetapi tidak memiliki keyakinan atas sorga.

Tetapi, satu kabar yang begitu baik telah datang atas umat manusia. Hak untuk mendapatkan keselamatan saat ini sudah terbuka bagi semua orang.

Keyakinan Akan Masuk Sorga Dapat Dimiliki Kita

Isa Al-Masih telah memberikan jalan keluar atas masalah ini. Dia membuka jalan agar setiap orang dapat menikmati kekekalan sorga. Tanpa rasa khawatir. Melalui karya keselamatan yang dilakukan-Nya di atas kayu salib, Isa Al-Masih memberikan jaminan keselamatan bagi siapa saja yang mau percaya. “. . . Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka” (Injil, Rasul Besar Matius 1:21).

Jelas, hanya melalui Isa Al-Masih, semua orang dapat hidup kekal di sorga. Kitab Allah berkata, “Barangsiapa percaya kepada Anak [Isa Al-Masih], ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah [neraka] tetap ada di atasnya” (Injil, Rasul Besar Yohanes 3:36).

Focus Pertanyaan Untuk Dijawab Pembaca

Staf IDI berharap Pembaca hanya memberi komentar yang menanggapi salah satu pertanyaan berikut:

  1. Apakah menurut Al-Quran neraka itu kekal? Jelaskanlah pendapat saudara sesuai artikel di atas.
  2. Mengapa Al-Quran memberikan keterangan berbeda tentang neraka yang terdapat dalam Qs 2:81 dan Qs 19:72? Jelaskanlah pendapat saudara.
  3. Jika surga dan neraka itu kekal, maka dapatkah setelah masuk neraka kemudian masuk surga? Jelaskanlah alasan saudara.

Komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan di atas, walaupun dari Kristen maupun Islam, maaf bila terpaksa kami hapus.

Untuk menolong para pembaca, kami memberi tanda*****pada komentar-komentar yang kami merasa terbaik dan paling menolong mengerti artikel di atas. Bila bersedia, silakan juga mendaftar untuk buletin mingguan, “Isa, Islam dan Al-Fatihah.”  

 

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

Add comment

PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR

Bagi Pembaca yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:

1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
2. Hanya diperbolehkan menjawab salah satu pertanyaan fokus yang terdapat di bagian akhir artikel. Komentar yang tidak berhubungan dengan salah satu pertanyaan fokus, pasti akan dihapus. Harap maklum!
3. Sebelum menuliskan jawaban, copy-lah pertanyaan yang ingin dijawab terlebih dahulu.
4. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
5. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.
6. Satu orang komentator hanya berhak menuliskan komentar pada satu kolom. Tidak lebih!

Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan mengirim email ke: [email protected]

Kiranya petunjuk-petunjuk di atas dapat kita perhatikan.

Wassalam,
Staf, Isa dan Islam

Security code
Refresh

Comments  

# ismail 2015-01-19 19:42
~
Salut untuk admin, ini topik penting karena keselamatan kekal adalah yang utama. Karena admin mengasihi sesama maka perlu untuk berbagi berita keselamatan.

Ada dua ayat yang mengunci mati Muslim. Qs 20:74 dan Qs 43:74 (orang berdosa kekal di neraka ) Bagaimana Muslim bisa melewati ayat-ayat ini? Siapakah manusia yang tidak berdosa?
# Staff Isa dan Islam 2015-01-20 07:00
~
Saudara Ismail,

Terimakasih untuk apresiasi yang saudara berikan. Semoga apa yang saudara sampaikan dapat menjadi pencerahan bagi pengunjung lain. Bahwa sebenarnya Allah tidak pernah berkompromi dengan dosa. Sehingga, mustahil Dia mengijinkan seorang berdosa masuk ke sorga-Nya.

Sedangkan amal dan ibadah, jelas tidak kuasa mensucikan seseorang dari dosa. Oleh sebab itu, manusia membutuhkan kasih karunia Allah untuk terhindar dari dosa. Dan kasih karunia-Nya itu ada dalam diri Isa Al-Masih.
~
Saodah
# Aneh 2015-01-19 20:13
~
Saya merasa bingung, yang dimaksud apakah tempatnya yang kekal atau penghuninya yang kekal?
Neraka dan sorga adalah ciptaan Allah yang sudah tentu jika Allah berkehendak kapan saja bisa dilenyapkan oleh Allah.

Apa penghuni neraka itu kekal? Bisa ya juga bisa tidak, kenapa? Allah berjanji akan menjadi penyelamat bagi manusia yang bertakwa. Allah berjanji bahwa setiap manusia yang berdosa akan masuk neraka. Allah berjanji sorga menjadi tempat bagi manusia yang beriman.

Manusia akan membayar semua dosanya dineraka. Setelah dosanya terbayarkan, Allah menyelamatkan manusia yang bertakwa dari dalam neraka lalu menghidupkannya kembali di sorga.
Sedangkan yang tidak beriman, tidak ada penolong baginya. Mereka akan kekal di neraka.
# Staff Isa dan Islam 2015-01-20 07:23
~
Saudara Aneh,

Yang dimaksud 'kekal' di sini adalah tempat dan penghuninya. Seseorang yang sudah masuk sorga, mustahil dapat berpindah ke neraka. Demikian juga sebaliknya.

Saudara benar, memang Allah adalah penyelamat. Tapi 'menyelamatkan' di sini bukanlah menyelamatkan mereka, setelah masuk ke neraka. Selama masa hidup kita di dunia, itulah masa atau kesempatan yang Allah berikan kepada kita, untuk kita mau menerima keselamatan-Nya.

Jadi, Sdr. Aneh. Selama saudara masih mempunyai kesempatan itu, menurut kami tidak ada salahnya saudara membuka hati untuk menerimanya. Kiranya sdr berkenan merenungkan firman Allah ini, “Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri” (Injil, Surat Efesus 2:8-9)
~
Saodah
# ismail 2015-01-19 20:58
~
To Sdr. Aneh,

Bagaimana dengan Qs 43:74, orang yg berdosa kekal di neraka? Kalau kekal di neraka ya selama lamanya di neraka. Ini perkataan Tuhan saudara. Tuhan itu konsisten, sekali ditetapkan ya selamanya.
# Staff Isa dan Islam 2015-01-22 19:13
~
Saudara Ismail,

Kami berterimakasih kepada saudara karena telah memberikan tanggapan kepada saudara Aneh. Pertanyaan yang baik dan semoga saudara Aneh mendapatkan pencerahan.
~
Solihin
# Aneh 2015-01-19 21:03
~
Saya ingin bertanya kepada umat Kristen. Apakah anda beriman? Karena anda beriman, apakah anda merasa telah suci bebas dari dosa? Bagi yang merasa orang suci, berarti anda sudah sederajat dengan Tuhan yang maha suci. Bagi yang merasa masih berdosa, berarti anda tidak yakin bahwa semua dosa-dosa anda telah ditebus. Bagi yang tidak tahu, mungkin anda berpikiran sama seperti saya. Setiap manusia yang berdosa akan menebus dosanya dineraka, kenapa Yesus menebus dosa seluruh manusia diatas salib bukan menebusnya di neraka?

Kata menebus dosa apa bisa diartikan begini? Kalian hidup biarkan saya yang mati. Kalian ke sorga biarkan saya yang ke neraka. Kalian bebas biarkan saya yang dihukum. Kalian berutang biarkan saya yang membayar.
# Staff Isa dan Islam 2015-01-20 07:28
~
Saudara Aneh,

Dalam iman kekristenan diajarkan bahwa keselamatan diperoleh karena kasih karunia Tuhan melalui iman kepada Yesus Kristus. Tapi, kehidupan kekristenan tidak berhenti sampai di situ saja. Sebagai wujud dari pengakuan bahwa Yesus adalah Juruselamat, seseorang harus menyerahkan hidup sepenuhnya dalam kehendak-Nya. Dengan kata lain, hidup sesuai kebenaran firman Allah. Inilah yang disebut buah dari pertobatan.

“Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang” (Injil, Surat 2 Korintus 5:17).

Bagaimana dengan orang Kristen yang hidupnya tidak sesuai dengan firman Tuhan atau masih berdosa? Firman Allah mengatakan “Sebab upah dosa ialah maut” (Injil, Surat Roma 6:23).

Seorang yang ingin mendapatkan hidup kekal, pertama yang harus dilakukan adalah menerima dan mengimani Yesus Kristus sebagai satu-satunya Juruselamat. Setelah itu, hidup dalam pertobatan atau hidup sesuai kebenaran firman Allah.
~
Saodah
# AS 2015-01-19 21:21
*****
Menjawab pertanyaan nomor 3 :

Neraka dan penghuninya akan kekal selamanya. Begitu juga sorga dan penghuninya akan abadi selamanya. Apabila kita telah sampai di sorga atau di neraka, maka tidak akan ada lagi upaya peninjauan kembali. Yang dari neraka bisa kembali masuk sorga, dan yang dari sorga bisa kembali masuk neraka. Sebab vonis yang menetapkan kita masuk sorga atau neraka langsung dilakukan oleh Ketua Mahkamah Agung yang maha suci dan adil, yaitu Isa Al-Masih.
# Staff Isa dan Islam 2015-01-20 07:45
*****
Saudara AS,

Terimakasih sudah berkenan menjawab pertanyaan yang kami berikan. Kami setuju dengan jawaban saudara. Bahwa sorga dan neraka adalah kekal adanya.

Semoga apa yang saudara sampaikan dapat menjadi satu pencerahan bagi teman-teman lain yang membacanya. Semoga mereka pun tidak menyia-nyiakan kesempatan yang masih Tuhan berikan untuk bertobat.
~
Saodah
# ismail 2015-01-19 21:22
~
Berarti menurut Qs 19:71, Muhamad juga mendatangi neraka? Karena ayat ini mengatakan tidak ada seorang pun dari padamu melainkan mendatangi neraka. Kalau di neraka ada bahan bakar maka sudah dipasikan hancur. Bagaimana pendapat Sdr. Aneh?
# Staff Isa dan Islam 2015-01-20 07:45
~
Perihal sorga dan neraka memang sering disebut sebagai rahasia Ilahi. Walau Kitab Suci Allah menjelaskan tentang hal tersebut, namun tidak seorangpun dapat menjelaskan atau membayangkan dengan sempurna bagaimana keadaan sorga dan neraka itu.

Namun satu hal yang kita ketahui dengan pasti, bahwa Allah suci dan adil. Karena Dia begitu suci, mustahil Dia dapat bertoleransi dengan dosa. Sehingga, adalah baik bagi setiap orang mempunyai jaminan keselamatan.
~
Saodah
# AS 2015-01-19 21:37
~
Kita bisa berharap masuk sorga bukan karena kebaikan-kebaik an kita, juga bukan karena akal budi kita, tetapi semua hanya oleh karena kasih karunia-Nya yang sangat besar kepada kita.

Kita sebagai manusia berdosa hanya bisa memohon pengampunan (grasi) kepada Tuhan Allah, dan menerima Isa Al-Masih sebagai Juru Selamat kita. Itulah satu-satunya jalan yang lurus menuju Sorga-Nya!
# Staff Isa dan Islam 2015-01-20 07:46
~
Saudara AS,

Kami setuju dengan pernyataan saudara. Sebagaimana firman Allah berkata, “Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah” (Injil, Surat Efesus 2:8)

Kasih karunia Allah ini sudah dinyatakan dalam diri Isa Al-Masih. Melalui kematian-Nya di kayu salib, Dia membuka jalan agar setiap orang dapat menikmati kekekalan sorga. Karena “Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka” (Injil, Rasul Besar Matius 1:21).
~
Saodah
# Pengamat 2015-01-19 21:38
~
Staff Isa dan Islam: "Isa Al-Masih memberikan jaminan keselamatan bagi siapa saja yang mau percaya".

Kata "jaminan" mengandung ketidak-pastian , karena keselamatan itu baru merupakan jaminan. Tinggalkanlah ajaran Kristus karena tidak memberi kepastian akan keselamatan.
# Staff Isa dan Islam 2015-01-22 09:59
~
“Menjamin” akar katanya adalah “jamin” dan menurut KBBI, kata “jamin” artinya menanggung.

Ilustrasi sederhananya begini: Anak Anda mencuri uang teman sekolahnya. Ketika guru akan menghukum anak tersebut, lalu saudara datang dan berkata. “saya adalah ayahnya, saya yang akan menjamin dia” Karena saudara datang sebagai penjamin, apakah anak itu akan dihukum lagi? Tentu tidak. Sebagai penjamin, saudaralah yang akan menanggung hukumannya. Sedangkan anak saudara akan bebas.

Demikian halnya tentang apa yang dilakukan Yesus Kristus. Dia datang sebagai Penjamin bagi setiap orang. Termasuk Sdr. Pengamat. “Supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal” (Injil, Rasul Besar Yohanes 3:15). Yaitu hidup kekal di sorga
~
Saodah
# boas paguh 2015-01-19 21:39
*****
Tanggapan no.1 :

Umat Muslim sudah pasti tidak tau, karena nabinya sendiri yang dikatakan sudah pernah ke sorga, menerima wahyu yang pernyataanya plin-plan akan kepastian sorga dan neraka. Coba bayangkan dulu sorga yang dijanjikannya pada pasukan jihadnya, apa tidak aneh.

Ayat Al-Quran yang mengatakan manusia akan singgah di neraka untuk menyucikannya dari dosa, itu wahyu yang tidak konsisten dengan betapa sucinya Tuhan, betapa kudusnya Dia. Mengapa pula sesuatu yang diproduksi di neraka diexpor ke sorga?

Umat Muslim mengatakan neraka diciptakan oleh Yang Maha Penyayang dan Pengasih, apa tidak memfitnah Dia/Tuhan namanya itu.
# Staff Isa dan Islam 2015-01-22 09:59
*****
Saudara Boas,

Terimakasih untuk pandangan yang sudah saudara berikan.

Seperti yang pernah kami sampaikan, bahwa sorga dan neraka adalah hal yang jauh di luar nalar manusia. Namun kita layak bersyukur, bahwa Allah menjelaskan tentang sorga dan neraka tersebut lewat wahyu-Nya. Sehingga, melalui kebenaran firman Allah, kita mempunyai gambaran tentang bagaimanakah sorga dan neraka itu. Juga, apa yang harus dilakukan agar seseorang dapat masuk sorga.

Semoga apa yang saudara jelaskan di atas dapat menjadi satu pencerahan bagi teman-teman yang lain.
~
Saodah
# AS 2015-01-19 21:49
~
Sebenarnya paku dan tali dan apapun juga tidak mampu menahan Isa Al-Masih di kayu salib itu. Hanya oleh karena Kasih-Nya kepada kitalah yang menahan Dia di sana. O Haleluya. Praise the LORD!
# Staff Isa dan Islam 2015-01-22 19:15
~
Saudara AS,

Kami setuju dengan saudara mengenai hal itu. Lebih lanjut mengenai salib, kami mempersilakan saudara mengunjungi link ini http://tinyurl.com/bs83yhy Terimakasih untuk komentar saudara.
~
Solihin
# Aneh 2015-01-19 22:21
~
Qs 43:74 "orang yang berbuat dosa akan kekal di dalam azab neraka jahannam".

Kekal di dalam azab bukan berarti kekal di dalam neraka. Kekal di dalam azab mengandung pengertian siksa dengan rasa penderitaan yang tak berkesudahan.

Orang yang bertakwa telah berserah diri kepada Allah, mereka siap menerima dan mempertanggung- jawabkan segala perbuatan dosanya. Dan percaya bahwa Allah mampu menyelamatkan dirinya dari dalam neraka.

Jika semua masuk neraka jadi untuk apa beribadah? Segala ibadah yang kita lakukan akan diperhitungkan dan akan mengurangi jumlah berat dosa. Dan akhirnya segala keputusan ada pada Allah yang menetapkan berapa lama masa hukuman kita di neraka.
# Staff Isa dan Islam 2015-01-22 10:16
~
Saudara Aneh,

Menurut kepercayaan orang Islam, neraka hanya tempat sementara, guna menyucikan seseorang dari dosa. Setelah disucikan, maka akan dipindahkan ke sorga.

Berbanding dengan isi Qs 43:74 yang saudara kutip. Dimana menurut saudara yang dimaksud “kekal” pada ayat tersebut, bukan kekal di neraka. Melainkan siksa dengan rasa penderitaan yang tak berkesudahan.

Pertanyaan kami: Bila seseorang sudah dipindahkan ke sorga, apakah mereka masih akan merasakan siksaan dan penderitaan? Bukankah sorga adalah tempat dimana orang-orang merasakan nikmat Allah?

Pertanyaan saudara tentang keselamatan, silakan membaca penjelasan kami pada artikel ini: http://tinyurl.com/n4qyrer.
~
Saodah
# just 2015-01-19 22:22
~
Tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah [neraka] tetap ada di atasnya. Apa umak Kristen sudah taat pada ajaran Sang Anak sesuai dengan Biblenya? Contohnya dilarang menyekutukan Tuhan dengan yang lain.
# Staff Isa dan Islam 2015-01-22 10:16
~
Saudara Just,

Ayat yang saudara kutip di atas benar adanya. Sebagai pengikut Isa Al-Masih, sudah seharusnya taat pada setiap perkataan-Nya.

Tapi ada baiknya bila kita membaca seluruh ayat tersebut, supaya pemahaman kita benar. Dikatakan, “Barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap ada di atasnya" (Injil, Rasul Besar Yohanes 3:36)

Seorang yang percaya kepada Anak, dalam hal ini Isa Al-Masih, maka dia akan beroleh hidup kekal di sorga. Inilah jaminan dari Allah bagi setiap orang termasuk juga saudara. Sungguh indah bukan bila seseorang mempunyai jaminan hidup kekal!
~
Saodah
# ismail 2015-01-19 22:34
~
Penjelasan saudara Muslim tidak ada yang masuk akal, apa lagi penjelasan Sdr. Aneh, tanpa dalil Al-Quran. Ini kelemahan Al-Quran. Hanya Tuhan yang tahu jalan ke surga.

Qs 19:71, membuat Muhammad mendatangi neraka. Bersama semua umatnya. Artinya sorga hanyalah angan-angan alias janji palsu. Orang bertaqwa dan berdosa sama-sama disiksa di neraka.
# Staff Isa dan Islam 2015-01-22 19:17
~
Saudara Ismail,

Ini menjadi satu pertanyaan yang sangat penting. Mengapa orang yang bertaqwa harus masuk neraka juga? Bukankah bertaqwa artinya melakukan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya? Terimakasih untuk komentar saudara. Semoga memberikan manfaat kepada pengunjung situs ini.
~
Solihin
# krisis 2015-01-19 22:37
~
“Dan aku mendengar jumlah, mereka yang dimateraikan itu, seratu empat puluh empat ribu yang telah termateraikan dari semua suku keturunan Israel” (Wahyu 7:4)

“Dan temboknya besar lagi tinggi dan pintu gerbangnya 12 buah, dan diatas pintu2 gerbang itu ada 12 malaikat dan diatasnya tertulis nama kedua belas suku Israel” (Wahyu 21:12)

Kira-kira pengikut Paulus yang dari Indonesia di tempatkan dimana ya ?
# Staff Isa dan Islam 2015-01-22 10:29
~
Ayat yang saudara kutip di atas adalah gambaran tentang sorga yang dijelaskan dalam Kitab Suci Injil. Tempat tersebut disediakan bagi siapa saja yang dirinya sudah ditebus melalui pengorbanan Isa disalib. Jadi, dengan kata lain, barang siapa yang menerima Isa Al-Masih sebagai satu-satunya juruselamatnya, maka orang tersebut berhak masuk ke tempat tersebut. Termasuk juga Sdr. Krisis kalau mau.

Pengikut Paulus di Indonesia? Maaf, kami baru dengar kalau di Indonesia ada pengikut Paulus. Paulus siapakah yang saudara maksud? Dan orang-orang Indonesia yang bagaimanakah termasuk dalam pengikut Paulus itu?
~
Saodah
# ismail 2015-01-19 22:38
~
To: Sdr. Aneh,

Qs 43:74, ayat ini mengatakan kekal dalam azab neraka. Ingat azab neraka. Lalu anda mengatakan orang bertaqwa adalah orang yang juga berdosa. Apakah orang itu baru bertaqwa di dalam neraka? Atau sudah bertaqwa sebelum mendatangi neraka?
# krisis 2015-01-19 23:01
~
Masuk surga versi Islam tidak semudah masuk surga versi Kristen, cukup mengakui bahwa dosa warisan sudah ditebus Yesus di tiang salib, semua umat Kristen dengan gratis masuk surga. Sekalipun dia sepanjang hidupnya berzina, membunuh, memperkosa, mencuri, menipu, merampok, memeras, memfitnah, dll. Sudah begitu, tukang peras/penjahat dan pelacur paling duluan masuk surga (semuanya ada ayat Injilnya)

Pertanyaan:
Lebih baik yang mana, surganya Islam yang harus berusaha dengan susah payah atau surganya Kristen yang gratisan? Anda suka yang mana, suka yang harus berjuang dahulu atau yang gratisan? Biasanya lebih baik atau lebih bagus yang mana, yang berjuang dahulu atau yang gratisan? Biasanya lebih puas yang mana, yang berjuang dahulu atau yang gratisan?
# Staff Isa dan Islam 2015-01-22 11:01
~
Saudara Krisis, di atas kami sudah menjelaskan, kekristenan mengajarkan bahwa keselamatan diperoleh karena kasih karunia Tuhan melalui iman kepada Yesus Kristus. Tapi, kehidupan kekristenan tidak berhenti sampai di situ saja.

Sebagai wujud dari pengakuan bahwa Yesus adalah Juruselamat, seseorang harus menyerahkan hidup sepenuhnya dalam kehendak-Nya. Dengan kata lain, hidup sesuai kebenaran firman Allah. Inilah yang disebut buah dari pertobatan.

Bagaimana dengan orang Kristen yang hidupnya tidak sesuai dengan firman Tuhan atau masih berdosa? Firman Allah mengatakan “Sebab upah dosa ialah maut” (Injil, Surat Roma 6:23).

Seorang yang ingin mendapatkan hidup kekal, pertama yang harus dilakukan adalah menerima dan mengimani Yesus Kristus sebagai satu-satunya Juruselamat. Setelah itu, hidup dalam pertobatan atau hidup sesuai kebenaran firman Allah.
~
Saodah
# ismail 2015-01-19 23:08
~
Kepada yang masih Muslim, topik ini merupakan yang paling krusial karena menyangkut kehidupan kekal. Ayat pengunci neraka Qs 43:74, Qs 2:81, jelas sekali: berbuat dosa, diliputi oleh dosa, penghuni nereka, kekal di neraka. Kasihan saudara Muslimku. Mengapa masih di situ saudaraku? Segera keluar.
# Staff Isa dan Islam 2015-01-22 11:02
~
Benar saudara Ismail, sorga dan neraka sangat krusial dan kita seharusnya memberi perhatian yang sungguh-sungguh untuk hal itu. Sebab, bila kematian sudah datang, apa yang dapat kita perbuat? Semua sudah terlambat. Kita hanya punya dua pilihan. Kekal di sorga, atau kekal di neraka. Jelas semua orang ingin kekal di sorga. Tapi, bagaimana agar dapat kekal di sorga? Inilah yang perlu kita renungkan dan pelajari.

Sebab firman Allah berkata, “Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah” (Injil, Surat Efesus 2:8)

Apa yang harus kita lakukan agar bisa mendapatkan kasih karunia Allah tersebut? Menurut kami, semua orang pantas untuk merenungkan hal ini!
~
Saodah
# krisis 2015-01-19 23:22
~
Kata Ismail,

Berarti menurut Qs 19:71, Muhammad juga mendatangi neraka? Karena ayat ini mengatakan tidak ada seorang pun dari padamu melainkan mendatangi.

Jawab :
Betul, mendatangi, bukan memasuki. Mendatangi untuk melihat Mail dkk.
# Staff Isa dan Islam 2015-01-22 13:44
~
Saudara Krisis,

Kata "mendatangi" sudah pasti berarti masuk ke dalam neraka. Sebab ayat 72 menyatakan bahwa orang bertakwa maupun orang zalim masuk neraka. Ini menjelaskan bahwa umat Islam masuk neraka berdasarkan ayat tersebut. Tentu hal ini menimbulkan pertanyaan. Mengapa orang yang bertakwa masuk neraka juga? Bukankah mereka sudah berusaha di dunia masuk sorga, tetapi tetap masuk neraka? Bagaimana saudara menjelaskan hal ini?

Hal ini sungguh berbeda dengan ajaran Isa Al-Masih. Isa Al-Masih memberikan kepastian masuk sorga. Sebab Isa Al-Masih adalah jalan dan kebenaran dan hidup itu sendiri (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6). Bila seseorang ingin menikmati hidup kekal, maka datang kepada Isa Al-Masih.
~
Solihin
# AS 2015-01-19 23:56
~
Yesus ada di hatimu Aan. Coba dengarlah. Sungguh lembut Tuhan Yesus memanggilmu: "Mari, ikutlah Aku"
# Staff Isa dan Islam 2015-01-22 13:45
~
Saudara AS,

Kami senang membaca tanggapan saudara. Komentar saudara baik sekali untuk mengingatkan agar datang pada Isa Al-Masih supaya diselamatkan. Terimakasih untuk hal itu.
~
Solihin
# juan 2015-01-20 00:17
~
Jika pada Qs 19:71 ada kata "mendatangi" yang dimaksud Muslim bukan berarti sudah berada di dalam neraka, mengapa pada Qs 19:72 ada kalimat ''membiarkan orang-orang yang zalim di dalam neraka dalam keadaan berlutut”? Mohon penjelasan dari teman Muslim.
# Staff Isa dan Islam 2015-01-22 13:47
~
Saudara Juan,

Kami berterimakasih kepada saudara untuk pertanyaan yang baik. Semoga pertanyaan saudara memberikan pencerahan kepada pengunjung situs ini.
~
Solihin
# john 2015-01-20 01:15
~
Neraka kekal untuk orang yang menyekutukan Alloh. Alloh mengampuni segala dosa kecuali musyrik. Termasuk anda akan kekal karena telah menyekutukan-Ny a.
# Staff Isa dan Islam 2015-01-22 13:52
~
Saudara John,

Sura Maryam: 71 telah menjelaskan dengan baik bahwa umat Islam akan masuk neraka, baik yang bertakwa maupun yang zalim. Hal ini menegaskan bahwa tidak ada jalan keluar bagi umat Islam untuk lolos dari neraka. Selain itu, hal ini berarti sia-sia segala perbuatan baik dan amal ibadah yang dilakukan karena pada akhirnya akan masuk neraka juga.

Injil menjelaskan bahwa Isa Al-Masih adalah satu-satunya jalan keselamatan bagi manusia. Setiap orang yang percaya kepada-Nya pasti diselamatkan (Injil, Rasul Besar Yohanes 3:36).
~
Solihin
# usil 2015-01-20 04:26
~
AS,

Kalau Yesus sudah ada di hati kalian, mengapa kalian masih perlu berdoa dan pergi ke gereja? Juruselamat bukan menyuruh manusia ikut. Juruselamat mendatangi manusia untuk diselamatkan.
# Staff Isa dan Islam 2015-01-22 13:58
~
Saudara Usil,

Kami senang dengan pertanyaan saudara tersebut. Justru karena Isa Al-Masih sudah ada di hati pengikut Isa Al-Masih, maka mereka senang untuk beribadah. Ibadah dilakukan sebagai rasa syukur kepada Allah atas keselamatan yang diberikan, bukan untuk masuk sorga atau karena takut masuk neraka.

Hal ini jelas berbeda dengan pandangan saudara tentang sorga dan neraka, bukan? Kami bertanya kepada saudara. Mengapa orang yang takwa masuk neraka? Mengapa orang yang berada di neraka, bisa keluar dari neraka? Bagaimana saudara menjelaskan hal ini?
~
Solihin
# Pengamat 2015-01-20 04:32
~
To: Saudara Isa dan Islam,

Bukanlah Juruselamat kalau Yesus hanya menyelamatkan orang yang percaya kepada-Nya, karena Juruselamat itu menyelamatkan semua orang baik yang tidak percaya maupun yang percaya kepadanya.
# Staff Isa dan Islam 2015-01-22 14:17
~
Saudara Pengamat,

Isa Al-Masih adalah Juruselamat bagi seluruh umat manusia. Sebab Isa Al-Masih datang bukan untuk golongan tertentu, melainkan untuk semua golongan. Namun, hal ini perlu respon dari setiap orang, apakah mau menerima keselamatan itu atau tidak?

Kami bertanya kepada saudara. Apakah saudara mau menerima keselamatan yang diberikan Isa Al-Masih? Mengapa?
~
Solihin
# Belajar 2015-01-20 05:29
~
Satu satunya sorga buatan Bapa dalam kitab Kejadian hanyalah sorga di Mesopotamia. Di langit Bapa saja melayang-layang . Baca kitab Kejadian. Tunjukkan kapan Bapa membuat sorga kedua di langit.
# Staff Isa dan Islam 2015-01-22 14:20
~
Saudara Belajar,

Kami senang bila saudara memberikan komentar dengan menyertakan sumber yang jelas. Hal ini supaya kami tidak menduga-duga. Dimanakah tertulis bahwa sorga ada di Mesopotamia? Lebih dari itu, bagaimana tanggapan saudara tentang orang yang bertakwa tetap masuk neraka? Adakah jaminan bagi umat Islam agar tidak masuk neraka lebih dulu? Bagaimana saudara?
~
Solihin
# ismail 2015-01-20 05:51
~
To: Krisis,

Qs 43:74 dan Qs 2:81, sangat jelas mengatakan orang berdosa kekal di neraka. Artinya Muhammad dan semua pengikutnya kekal di neraka. Bagaimana saudara menjelaskan masalah ini? Sebab tidak ada manusia yang tidak berdosa. Apa pengertian orang bertaqwa? Ini kekacauan kebijaksanaan Tuhannya Islam. Sadarlah kawan, apa alasan saudara mengatakan ayat-ayat seperti ini dari Tuhan sang pencipta dan maha pengasih?
# Staff Isa dan Islam 2015-01-22 14:23
~
Saudara Ismail,

Kami berterimakasih kepada saudara karena saudara telah memberikan tanggapan kepada saudara Krisis. Semoga tanggapan saudara memberikan pencerahan kepada saudara Krisis.
~
Solihin
# Aneh 2015-01-20 05:56
~
Nafsu memiliki arti keinginan. Allah menciptakan manusia dengan nafsu agar manusia memiliki kebebasan untuk berkehendak, keinginan atau nafsu manusia bersifat tak terbatas. Agar manusia bisa mengendalikan nafsunya, Allah mengajarkan kita untuk menggunakan akal. Tanpa nafsu mungkin manusia akan seperti komputer yang meskipun cerdas tapi tidak bisa berpikir sendiri, dan hanya patuh pada program pembuatnya.

Nafsu yang membuat manusia menjadi sempurna, namun nafsu pula yang membuat Iblis mudah menghasut manusia untuk berbuat salah. Allah membimbing manusia untuk mengendalikan nafsunya agar manusia selamat dari dosa, melalui para utusan nabi dan rasul. Jadi, manusia selamat dari dosa karena mengikuti petunjuk Allah bukan melalui pengorbanan Yesus.
# Staff Isa dan Islam 2015-01-22 14:29
~
Saudara Aneh,

Kami senang saudara menyinggung tentang nafsu. Kami yakin bahwa orang bertaqwa pun memiliki nafsu juga dan barangkali bisa mengendali nafsu mereka. Namun, mengapa orang bertaqwa juga harus masuk neraka? Tidakkah seharusnya orang taqwa masuk sorga? Selain itu, mengapa orang yang sudah ada di neraka dapat berpindah? Apakah neraka tidak bersifat kekal? Bagaimana saudara menjelaskan hal ini?
~
Solihin
# Belajar 2015-01-20 06:15
~
Ciri-ciri takwa ada di surat 2:3-4. Takwa tidak berarti tidak pernah berbuat dosa. Adam di sorga saja berbuat dosa apalagi manusia di bumi. Neraka pasti dilewati karena jalan ke sorga ada di atas neraka. Jembatan demikian halusnya.

Untuk Muslim,

Jangan mencaci. Ini wadah belajar bukan cacian. Hal terpenting dalam hidup adalah memilih agama yang benar.
# Staff Isa dan Islam 2015-01-22 19:18
~
Saudara Belajar,

Kami setuju dengan saudara bahwa taqwa tidak berarti tidak berbuat dosa. Namun, sangat jelas bahwa orang yang bertaqwa diduga masuk sorga, bukan? Fakta yang tertulis dalam Al-Quran sebaliknya. Orang yang bertaqwa pun masuk neraka (Qs 19:72). Kami bertanya kepada saudara. Mengapa orang yang bertaqwa masuk neraka? Bagaimana saudara menjelaskan hal ini?

Hal ini sungguh berbeda dengan ajaran Isa Al-Masih. Isa Al-Masih menegaskan bahwa setiap orang yang percaya kepada Isa Al-Masih pasti diselamatkan (Injil, Rasul Besar Yohanes 3:16).
~
Solihin
# Staff Isa dan Islam 2015-01-20 07:04
~
Kepada para pengunjung,

Kami akan sangat berterimakasih sekali bila setiap komentar yang saudara berikan tidak keluar dari topik. Dan kiranya, komentar tersebut hanya menanggapi tiga pertanyaan fokus berikut ini:

1. Apakah menurut Al-Quran neraka itu kekal? Jelaskanlah pendapat saudara sesuai artikel di atas.

2. Mengapa Al-Quran memberikan keterangan berbeda tentang neraka yang terdapat dalam Qs 2:81 dan Qs 19:72? Jelaskanlah pendapat saudara.

3. Jika surga dan neraka itu kekal, maka dapatkah setelah masuk neraka kemudian masuk surga? Jelaskanlah alasan saudara.

Demikian, kiranya dapat memakluminya. Terimakasih!
~
Saodah
# Belajar 2015-01-20 07:19
~
“Barangsiapa berbuat dosa dan ia telah diliputi oleh dosanya, mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya” (Qs 2:81).

Jika dosa meliput diri, tanpa kebaikan tersisa lagi, maka neraka kekal ditinggali.
# Staff Isa dan Islam 2015-01-22 15:15
~
Lalu, bagaimana supaya kita terhindar dari siksa neraka tersebut?

Inilah pertanyaan yang harus kita renungkan dengan sungguh-sungguh selama Tuhan masih memberi kita kesempatan. Agar nantinya kita tidak tinggal di neraka kekal.

Dan semoga teman-teman lain yang membaca pun dapat merenungkannya.
~
Saodah