Ikuti Isa dan Islam di Facebook Ikuti Isa dan Islam di Tweeter
Cetak

Apakah Benar Taurat Dan Injil Yang Sekarang Tidak Murni?

Kitab 08

Kami kira sukar untuk membuktikan bahwa kitab Taurat dan Injil yang sekarang ada “telah tercampur dengan tangan manusia.” Memang sering terdengar suara semacam itu, tetapi di mana buktinya? Bahkan pada saat Al-Quran ditulis, Taurat & Injil dianggap suatu terang dan benar; jika tidak, pasti tidak akan ada perintah untuk menyambutnya. Kelihatannya Muhammad yakin bahwa kitab Taurat, Zabur, dan Injil yang ada masih benar, atau jika tidak, pasti ia tidak akan mendorong supaya orang mempercayai dan mengikuti kitab-kitab itu (Sura 3:4,5; 5:66-68; 21:7).

Naskah-naskah tua dari kitab Taurat dan Injil seperti Codex Vaticanus dan Codex Alexandrius paling sedikit sudah ada sekitar 350 tahun sebelum Al-Quran ada, dan isinya tetap sama dengan Taurat & Injil yang sekarang. Jika memang Taurat dan Injil itu sudah diubah, lantas kapan kedua buku suci itu diubah? Sebelum Al-Quran turun atau sesudahnya? Siapa yang mengubahnya? Bagian mana yang diubah?

Bagaimana mungkin diubah padahal Kekristenan dan Alkitab pada saat itu sudah tersebar ke berbagai tempat di dunia, sehingga kalau isinya diubah sedikit saja pasti ketahuan. Saat itu sudah banyak naskah Alkitab yang tersebar di mana-mana sehingga sangat tidak mungkin mengubah semua naskah yang ada, bukan?

Juga, bagaimana mungkin mengubah Firman Allah mengingat orang Yahudi dan orang Kristen sangat gigih mempertahankan dan menjaganya karena yakin Firman ini adalah wahyu Allah? Lantas, untuk apa orang Kristen berusaha mengubah / merusak Kitab Suci-nya sendiri? Keuntungan apa yang akan didapat dari melakukan hal itu?

Terakhir, jika benar kitab Taurat dan Injil hendak diubah oleh manusia, apakah mungkin Allah sendiri (yang telah mewahyukan kitab-kitab itu) akan tinggal diam begitu saja dan membiarkan FirmanNya dirusak oleh tangan manusia? Rasanya tidak mungkin Allah yang Mahakuasa akan membiarkan itu terjadi!

 

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

Berhubung banyak komentar yang masih belum kami balas, untuk sementara komentar tidak diterima.

Comments  

# jovita 2011-03-30 16:01
*
Kapan dan bagaimana perubahan ayat Trinitas dalam Bibel sudah dijawab oleh para teologi Kristen sendiri, antara lain oleh Dr William Barclay.

Setelah melakukan penelitian yang mendalam dan objektif, Barclay menyimpulkan ayat 1 Yohanes 5:7 sebagai ayat palsu. Selama 15 abad, ayat ini diterima karena dianggap memberikan bukti Alkitabiah untuk ajaran Trinitas.

Ayat ini tidak muncul dalam manuskrip Yunani yang lebih muda dari abad ke-14. Manuskrip-manus krip yang besar termasuk pada abad-abad ke-3 dan ke-4, dan ayat ini tidak terdapat di dalamnya. Tidak ada satu orang pun dari bapak-bapak gereja besar yang mengetahui adanya ayat ini. Karena versi asli Vulgata yang berasal dari Jerome tidak mencakupnya.

Jadi, ayat itu ditambahkan untuk mendukung paham Trinitas yang di cetuskan oleh Athanasius pada tahun 325 Masehi dan sekaligus untuk meruntuhkan paham Unitarian = Tuhan itu hanya satu, yang dipertahankan oleh Arius.
# Staff Isa dan Islam 2011-05-03 13:31
~
Saudara Jovita,

Ini adalah salah satu sifat umat Kristiani yang layak diteladani, karena berani menyelidiki dengan seksama apa yang diimaninya, dan tidak serta merta percaya begitu saja apa kata orang, seperti halnya umat beragama lainnya.

Umat lainnya bahkan bersedia mati konyol apabila kitabnya dikritisi, dan membela mati-matian seakan-akan dunia akan runtuh. Padahal, jikalau kitab itu memang benar adalah Firman Allah, maka sesungguhnya ayat-ayat dalam kitab itu jauh lebih mampu untuk membela dirinya sendiri.

Perlu diketahui bahwa Dr.William Barclay menulis dari pendapat pribadinya.

Kita mengetahui bahwasanya dalam Al-Kitab terkumpul kitab-kitab yang usianya sudah ribuan tahun. Naskah asli sudah rusak, namun banyak salinan telah dibuat jauh sebelum naskah asli rusak. Dan antara salinan-salinan tersebut hanya terdapat sedikit sekali perbedaan yang sama sekali tidak merubah arti maksud Firman Allah.

Beberapa dokumen tua tidak memasukkan ayat ini. Namun adalah tidak benar bahwa tidak ada dokumen tua yang berisi ayat ini. Karena teks tersebut ditemukan dalam delapan manuscript Yunani (bahasa asli) yang sangat penting, sebagai contoh: Manusript Greek Minuscules 61 (XVI), 88(XII), 221(X), 918 (XVI). Selain itu banyak terjemahan Latin yang sangat mendukung ayat ini. Kurang lebih ada 8.000 manuscript Latin yang sebagian besar berisi ayat 1 Yohanes 5:7 ini.

Yang terpenting adalah versi Old Latin yang dipergunakan oleh bapa-bapa gereja seperti Tertulianus (tahun 155-220) dan Cyprian (tahun 200-258). Karena terjemahan-terj emahan Latin berdasarkan pada teks Yunani, maka kesimpulannya ialah bahwa kepastian keaslian ayat ini adalah sangat besar.

Alasan lain yang dapat dipakai sebagai dasar ialah bahwa dalam prolog terjemahan Alkitab Latin Vulgate (tahun 340-420), Jerome menulis bahwa dalam beberapa salinan, ayat ini telah terhapus. Ini menunjukkan bahwa ayat ini justru ada dan asli.

Namun, perlu diketahui juga bahwa ajaran mengenai Trinitas sama sekali tidak bergantung pada satu ayat ini saja. Ajaran mengenai Trinitas adalah ajaran asli Al-Kitab yang terdapat dalam keseluruhan isi Al-Kitab itu sendiri.

CA
# anjas 2011-04-26 15:13
*
Ahli sejarah yang lebih dapat dipercaya, mengatakan bahwa Yahya bin Zakaria telah dibunuh oleh Raja Herodes Agerippa I pada tahun 44 atau 66 M. Padahal Injil Yahya baru ditulis sekitar tahun 100 M.

Maka adalah benar bahwa Injil ini kemungkinan besar sekali ditulis oleh Yahya Prebester pendeta di Asia Kecil yang hidup dalam abad I Masehi. Ia menulis Injilnya itu dengan maksud untuk menentang ajaran Corentus dan Irenius.
# Staff Isa dan Islam 2011-05-03 13:40
~
Saudara Anjas, Yahya bin Zakaria dikenal sebagai Yohanes Pembaptis oleh umat Kristiani, dan sebagai Nabi Yahya oleh umat Islam. Namun Injil Yahya bukan ditulis oleh Yohanes Pembaptis atau Nabi Yahya.

Injil Yahya ditulis oleh Rasul Besar Yohanes, salah satu murid dan rasul yang diutus dan dipilih oleh Isa Al-Masih sebagai murid-murid yang hidup paling dekat dengan-Nya, dan mendengar langsung semua pengajaran dari mulut-Nya. Rasul Besar Yohanes hidup hingga tahun 100-an, dan baru meninggal setelah menulis beberapa kitab lainnya juga.

CA
# Mikha 2011-05-14 23:57
*
Sebagaimana diketahui bahwa Yesus wafat pada usia 33 tahun, tidak meninggalkan pelajaran secara tertulis, walau serangkum. Baru sekitar tahun 65 lahirlah Injil Markus, kemudian disusul oleh lahirnya Injil Lukas pada tahun 70. Lalu muncul lagi Injil Matius pada tahun 85. Sedangkan Injil Yohanes baru lahir pada permulaan tahun 95 (Sudibyo Markus, Konsili Vatikan II, Pustakawan Antara, Jakarta, 1978, hal.14).

Keempat Injil itu berasal dari surat-surat yang ditulis secara khayali dari propaganda Kristen mula-mula. Hanya ketiga Injil yang dianggap merupakan dokumen yang paling awal yaitu Markus, Lukas, dan Matius; sedangkan Injil Yohanes lebih merupakan Injil Aneh, yang banyak sekali dipengaruhi oleh kepercayaan Yunani (H.G.Wells, Out Line of Histery, Garden City Publication,New York, 1931, hal.528).
# Staff Isa dan Islam 2011-06-03 12:47
~
Saudara Mikha, memang di dunia ini sangat banyak sekali orang yang sirik terhadap perkataan Firman Allah.

Kami sendiri lebih memilih untuk percaya kepada perkataan-perka taan Allah, daripada mempercayai ucapan manusia seperti yang Saudara kutip di atas. Bagaimana dengan Saudara?

Kitab Injil yang sama, yang juga memuat Surat Matius, Markus, Lukas, Yohanes, dan sura-sura lainnya, adalah sama persis dengan Kitab Injil yang beredar pada zaman Muhammad. Dan Al-Kitab ini, ternyata sangat diagungkan oleh kitab Saudara. Allah mengatakan dengan jelas bahwa pada Taurat dan Injil ada petunjuk dan terang (Qs 5:43-46; Qs 5:68), juga berkah yang yang dapat menjawab keraguan dan pertanyaan Muhammad (Qs 10:94; Qs 16:43-44).

Al-Kitab telah tersebar dengan luas bahkan sebelum zaman Muhammad, dan versi yang sama itu pula yang dibaca oleh umat Kristiani saat ini.

Petunjuk dan terang dalam Injil mengungkapkan bahwa Isa Al-Masih adalah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang bisa sampai kepada Allah di sorga kalau tidak melalui Isa Al-Masih (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6).

CA
# Abu Syarif 2011-06-20 15:53
*
Kata-kata dalam 2 Tawarikh 36:9, yang mengatakan “8 tahun” diedit menjadi “18 tahun”. Kata-kata ini berbeda antara versi KJV dengan Al-Kitab versi lainnya, seperti ESV.

(BIS) Yoyakhin berumur 18 tahun ketika ia menjadi raja Yehuda, dan ia memerintah di Yerusalem 3 bulan 10 hari lamanya. Ia juga berdosa kepada TUHAN.
# Staff Isa dan Islam 2011-06-22 11:49
~
Saudara Abu Syarif, adalah benar bahwa Al-Kitab versi KJV dan ESV memang memuat hal yang berbeda untuk ayat ini. Hal ini terjadi karena mereka menerjemahkan Al-Kitab dengan sumber salinan yang berbeda. Sebagaimana telah kami sampaikan, ada ribuan dan bahkan ratusan ribu salinan Injil kuno. Dan di antara mereka terdapat sedikit perbedaan.

Namun hal ini justru membuktikan bahwa Injil tidak pernah dipalsukan. Kita bisa mengerti bahwa di dalam menyalin suatu dokumen kuno, tentu bisa terjadi sedikit kesalahan.

Jika umat Kristiani mau memalsukan Al-Kitab, tentunya perbedaan ini sudah tidak ada. Palsukan saja kata-katanya menjadi sama, sehingga umat Islam tidak akan menuduh lagi. Gampang bukan?

Namun umat Kristiani tidak berbuat sama seperti Utsman yang membakar Al-Quran versi lain hanya karena versi-versi tersebut berbeda dengan versi miliknya.

Namun dalam sejarah, kedua fakta tersebut di atas adalah benar. Yoyakhin naik tahta ketika berusia 8 tahun, namun ia baru memerintah sendiri secara penuh setelah dianggap cukup umur, yakni 18 tahun.

CA
# mikha 2011-06-17 21:54
*
Injil yang menjadi petunjuk dan terang adalah Injil yang asli, bukan yang di tulis oleh beberapa orang, yang saling bertentangan satu dengan yang lain.

Jadi Injil manakah yang benar?
Lukas , Matius, Markus atau Yohanes?
# Staff Isa dan Islam 2011-06-22 11:54
~
Saudara Mikha, pada zaman Muhammad, Injil yang diakui hanyalah Injil Matius, Markus, Lukas, dan Yohanes. Saat itu kitab Injil sudah selesai dibukukan. Dan ketika seseorang berkata tentang Injil, yang diakui hanyalah Injil Matius, Markus, Lukas, dan Yohanes.

Kalau Muhammad tidak menyetujui keempat Injil tersebut, maka Muhammad pasti akan mengatakan bahwa ada kitab Injil yang lain. Beliau pasti akan mengatakan bahwa Kitab Injil yang sekarang ini (atau yang berlaku pada zaman Muhammad) adalah sudah dipalsukan). Namun hal ini tidak beliau katakan bukan?

Nabi Saudara mengatakan bahwa Taurat dan Injil adalah petunjuk dan terang. Hal ini sudah pasti berarti Kitab Injil yang diakui seluruh dunia pada saat itu.

Allah juga berkata agar Muhammad boleh bertanya kepada Ahli Kitab yang membaca Taurat dan Injil. Perlu diketahui, Injil yang mereka baca adalah Injil Matius, Markus, Lukas, dan Yohanes. Mereka tidak membaca kitab-kitab Injil yang lain.

CA
# mikael 2011-07-02 07:05
*
Tuhan umat Kristiani Salah.

Berfirmanlah Tuhan: "Roh-Ku tidak akan selama-lamanya tinggal di dalam manusia, karena manusia itu adalah daging, tetapi umurnya akan seratus dua puluh tahun saja."(Kejadian 6:3)

Jadi Adam mencapai umur sembilan ratus tiga puluh tahun, lalu ia mati.(Kejadian 5:5)

Jadi Set mencapai umur sembilan ratus dua belas tahun, lalu ia mati.(Kejadian 5:8)

Jadi Enos mencapai umur sembilan ratus lima tahun, lalu ia mati.(Kejadian 5:11)

Nuh masih hidup tiga ratus lima puluh tahun sesudah air bah.(Kejadian 9:29)
# Staff Isa dan Islam 2011-07-22 16:00
~
Saudara Mikael,

Angka120 tahun yang disebutkan Allah dalam Taurat, Kitab Kejadian 6:3 bukanlah batas usia manusia. Angka tersebut lebih ditujukan untuk jangka waktu yang diberikan Allah, sebelum air bah betul-betul datang. Itulah jangka waktu peringatan kepada Nuh. Dan Nuh mempersiapkan bahteranya dan "berkotbah" 120 tahun lamanya kepada orang-orang sezamannya sebelum air bah tiba.

Jika angka 120 tahun itu berhubungan dengan usia manusia, pasti akan dengan ayat-ayat lain, misalnya umur Nuh 950 tahun, Sara (istri Abraham) 127 tahun, Abraham 175 tahun, Ismael 137 tahun, Ishak 180 tahun, Yakub 140 tahun, dan lain-lain. Banyak yang melampaui angka 120 tahun itu.

Jadi, tidak ada patokan usia dalam Alkitab, kalau tidak salah, di masa kini pun ada orang tua yang usianya lebih dari 120 tahun.
~
SL
# kumbang 2011-07-02 07:06
*
Tuhan umat Kristiani peragu.

Kira-kira jam tiga malam datanglah Yesus kepada mereka berjalan di atas air(Matius 14:25).

Ketika Ia melihat betapa payahnya mereka mendayung karena angin sakal, maka kira-kira jam tiga malam Ia datang kepada mereka berjalan di atas air dan Ia hendak melewati mereka(Markus 6:48).

Ia berkata kepada mereka: "Marilah dan kamu akan melihatnya." Merekapun datang dan melihat di mana Ia tinggal dan hari itu mereka tinggal bersama-sama dengan Dia; waktu itu kira-kira pukul empat(Yohanes 1:39).

Ketika itu hari sudah kira-kira jam dua belas, lalu kegelapan meliputi seluruh daerah itu sampai jam tiga(Lukas 23:44).

Kalau hanya kira-kira saja, saya juga bisa. Jangan-jangan jalan keselamatan juga hanya kira-kira saja.
# Staff Isa dan Islam 2011-07-22 15:58
~
Saudara Kumbang,

Setiap manusia tentu mendambakan keselamatan yang pasti, karena apa artinya seorang manusia mendapatkan segalanya di dunia ini tetapi jiwanya binasa. Sehingga mereka mencari keselamatan melalui agama, filsafat, dan beramal saleh yang dianggap dapat membawanya kepada Allah, namun semua sia-sia.

Pemimpin umat Muslim berkata: "Aku bukanlah rasul yang pertama diantara rasul rasul dan aku tidak mengetahui apa yang akan diperbuat terhadapku dan tidak pula terhadapmu…" (QS.46:9)

Sedangkan Injil bersabda: “Dan keselamatan tidak ada didalam siapapun juga selain di dalam Dia (Isa Almasih) sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.” (Injil, Surat Kisah Para Rasul 4 : 12)
~
SL
# Guspi 2011-07-09 17:36
*
Kelihatannya Muhammad yakin bahwa Kitab Taurat, Zabur dan Injil yang ada masih benar, atau jika tidak, pasti Ia tidak akan mendorong supaya orang mempercayai dan mengikuti Kitab-kitab itu (Sura 3:4,5; 5:66-68; 21:7).

Ini Benar, semua Muslim membenarkan, hanya saya Kristen telah mengubah isinya.
Bagaimana mungkin diubah padahal keKristenan dan Alkitab pada saat itu sudah tersebar ke berbagai tempat di dunia.

Mungkin, seperti Al-Quran yg sudah diubah barisnya sehingga berbeda artinya, tetapi tidak berhasil(ketahu an)karena Allah telah menjamin kesempurnaannya.

Bagaimana mungkin mengubah Firman Allah mengingat orang Yahudi dan orang Kristen sangat gigih mempertahankan dan menjaganya.
Jika tidak berubah, maka seluruh Nasrani sekarang sudah masuk Islam, karena didalam Injil asli diterangkan tentang kehadiran Muhammad di Islam.
# Staff Isa dan Islam 2011-07-15 23:10
~
Nabi saudara mengatakan bahwa jika Kitab Suci Injil tidak diubah, masih akan berisi nubuatan tentang kedatangannya.

Apakah nabi saudara menjelaskan kapan dan bagaimana Kitab Suci telah diubah atau siapa yang telah melakukannya? Tidak! Apakah dia memberikan beberapa bukti perubahan ini dengan memberikan salinan kitab suci yang belum di ubah? Tidak! Sebaiknya kesaksian yang dapat dipertanggungja wabkan harus disertai dengan bukti-bukti otentik yang tidak sepihak.

Injil adalah Firman Allah lihatlah dalam Injil, surat Roma 1:16 ”Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani.” artinya injil untuk keselamatan seluruh bangsa di dunia dan tidak hanya untuk bangsa Yahudi saja.
~
NN
# Guspi 2011-07-09 17:48
*
Admin, saya ingin bertanya, kapan matahari, tumbuh-tumbuhan dan siang malam di ciptakan?

Apa dalilnya?
# Staff Isa dan Islam 2011-07-15 22:51
~
Matahari diciptakan pada hari keempat. Tumbuh-tumbuhan pada hari keenam. Siang-malam pada hari pertama, lihatlah dalam Taurat, Kitab Kejadian 1. Padamulanya semua ciptaan tersebut diciptakan baik tidak ada yang jahat namun setelah manusia berdosa dengan memakan buah terlarang maka ciptaan tersebut rusak dan mengalami hukum kemerosotan dan tidak sedikit dari ciptaan tersebut yang mendatangkan malapetaka bagi manusia contoh ekstrim yaitu bencana alam. Jadi jelaslah bahwa dosa merusak yang baik dari Allah.
~
NN
# lucky 2011-07-20 11:09
*
Naskah asli Bible sudah punah.
Dalam sejarah Imperium Yunani, disebutkan bahwa Raja Antiokhus IV dari kerajaan Seleucos berusaha membinasakan agama Yahudi dengan membakar seluruh catatan Kitab Sucinya dan mengharuskan bangsa Yahudi mengikuti kebiasaan hidup Yunani.

Karenanya, pada masa Origenes Adamantios(185- 254)sudah tidak ada lagi teks asli Septuaginta, kecuali salinan-salinan nya yang berlain-lainan.
Perkembangan selanjutnya, salinan teks Septuaginta ini dirusak oleh penulis-penulis gereja Kristen dalam pertengkarannya dengan kaum Yahudi, akibat pemisahan diri jemaat Nasrani dari Jemaat Yahudi yang melahirkan agama Kristen.

“Di seluruh dunia tidak usah dicari teks asli Kitab Suci, sebab teks itu memang tidak ada. Yang kita miliki sekarang ialah salinan dari salinan-salinan terdahulu dan di antara bermacam-macam salinan yang kita miliki itu terdapat cukup banyak perbedaan”(Stef an Leks, Inspirasi dan Kanon Kitab Suci, halaman 74).
# Staff Isa dan Islam 2011-07-22 20:06
~
Saudara Lucky,
Berarti yang saudara maksud bahwa sebelum agama saudara ada Injil sudah tidak asli lagi, mari kita selidiki.

Bukankah Allah SWT memerintahkan nabi saudara mencari pertolongan dari mereka yang membaca Alkitab untuk menghilangkan segala macam keraguan (Yunus 10:94) lagipula kitab saudara menyaksikan keaslian Alkitab (Al Ankabuut 29:46).

Tidak masuk akal jika Injil sudah tidak asli lagi tetapi Allah SWT masih memeritahkan nabi saudara membacanya. Jika demikian apakah Allah SWT lupa Injil sudah tidak ada yang asli?

~
NN
# Mulya 2011-07-26 15:32
*
Murni atau tidak suatu Kitab Suci, bisa kita lihat dari isi dan ajaran dalam Kitab itu! Kitab Suci itu bila kita ibaratkan dalam kehidupan bernegara dan berbangsa adalah sama dengan UUD. UUD itu berfungsi sebagai pedoman hukum dan tatanan untuk hidup berbangsa dan benegara dan UUD disetiap pelosok negeri, baik keluaran daerah maupun pusat, baik karangan atau cetakan manapun tidak akan ada satu katapun yang berbeda dan bertentangan satu pasal dengan pasal yang lain dan ayat satu dengan ayat yang lain. Ini adalah logika yang sederhana saja!

Bagaimana dengan Injil yang sekarang dan bagaimana dengan Al-Quran?

Apa jadinya bila satu daerah dengan daerah yang lain atau karangan yang satu dengan karangan yang lain terdapat perbedaan kata atau kalimat dalam UUD, satu kata saja?

Ini hanya sebagai pandangan saja semoga dapat menjadi renungan untuk kita mendapatkan kebenaran yang hakiki, tanpa membanding-memb andingkan agama yang satu dengan yang lain.
# Staff Isa dan Islam 2011-07-29 09:11
~
Bagaimana dengan Injil sekarang? Mari kita menelusuri Injil. Injil berarti "Kabar Baik dari Allah". Naskah tertua Injil berusia kurang lebih 70 tahun setelah Isa Al-Masih wafat. Naskah-naskah ini masih terdokumentasi dengan baik.

Kalaupun ada beberapa perbedaan dalam tata bahasa, tanda-tanda baca, atau sebahagian kisah-kisah yang tercantum telah pudar dimakan usia. Para ahli telah membuktikan, bahwa tidak ada kesalahan yang mengaburkan kebenaran dari kisah-kisah yang termuat di dalamnya.
Injil tidak mungkin berubah. Mungkin manusia dapat memutarbalikkan nya, tetapi Injil tetap ada dan kekal.

Bukankah Al-Quran sendiri menyatakan pada kita bahwa Injil tidak mungkin diubah! “...Tak ada seorangpun yang dapat merobah kalimat-kalimat (janji-janji) Allah. Dan sesungguhnya telah datang kepadamu sebahagian dari berita rasul-rasul itu.” (Qs. 6:34)

Namun, jika dalam Al-Quran ada beberapa ayat yang dianggap menyatakan “pemalsuan” Injil. Justru ini menunjukkan bahwa dalam Al-Quran sendiri mengandung ayat-ayat yang saling bertentangan.
~
SL
# gamaan 2011-12-01 10:39
*
Qs 6:34 yang diguna di atas sebenarnya merujuk hanya kepada Al-Quran saja, bukan keseluruhan kitab suci.

Memang Injil akan kekal tetapi mungkin tidak dijamin bahwa manusia tidak akan merubahnya. Kerana itu, ada ayat yg berikut: “Semua firman Allah adalah murni. Ia adalah perisai bagi orang-orang yang berlindung pada-Nya. Jangan menambahi firman-Nya, supaya engkau tidak ditegur-Nya dan dianggap pendusta." (Amsal 30:5-6)

22:18 Aku bersaksi kepada setiap orang yang mendengar perkataan-perka taan nubuat dari kitab ini: "Jika seorang menambahkan sesuatu kepada perkataan-perka taan ini, maka Allah akan menambahkan kepadanya malapetaka-mala petaka yang tertulis di dalam kitab ini.

Ayat-ayat tersebut bukanlah jaminan, bahkan adalah berbentuk ancaman.
# Staff Isa dan Islam 2011-12-03 11:16
~
Qs 6:34 “Dan sesungguhnya telah didustakan (pula) rasul-rasul sebelum kamu, akan tetapi mereka sabar terhadap pendustaan dan penganiayaan (yang dilakukan) terhadap mereka, sampai datang pertolongan Kami kepada mereka. Tak ada seorangpun yang dapat merobah kalimat-kalimat (janji-janji) Allah. Dan sesungguhnya telah datang kepadamu sebahagian dari berita rasul-rasul itu.”

Saudara Gaman, atas dasar apa saudara menafsirkan bahwa ayat di atas hanya merujuk pada Al-Quran? Jelas pada ayat tersebut tidak ada penjelasan demikian!

Bukankah lewat dua ayat yang saudara kutip di atas sudah jelas bahwa Injil adalah kekal dan tidak dapat dirubah oleh tangan manusia?
~
SO
# hamba allah 2011-12-05 08:00
*
Untuk staff Isa Dan Islam,

Yang dimaksud dengan Injil yang ada di Al-Quran adalah Injil yang ada pada saat nabi Isa AS, bukan 70 th setelah kematian nabi isa. Apakah benar itu firman Allah bila suatu kitab suci di tulis berdasarkan imajinasi manusia dan setelah kematian utusan-Nya (Nabi Isa AS)?
# Staff Isa dan Islam 2011-12-06 16:00
~
Injil berarti 'kabar baik.' Injil yang dibawa Isa Al-Masih adalah berita kasih Allah Bapa kepada manusia yang telah berdosa dan terpisah dari Allah.

Injil hanya ada satu. Injil ini ditulis oleh murid-murid Isa Al-Masih sesuai dengan tuntunan Roh Kudus. Tulisan mereka memuat berita mengenai inti “Injil,” yaitu kabar baik tentang keselamatan melalui Isa Al-Masih.

Jelas Injil bukan merupakan imajinasi manusia. Injil adalah firman Allah, yang ditulis manusia dengan tuntunan Roh Kudus.
~
SO
# gamaan 2011-12-05 12:24
*
Seperti yang saya nyatakan sebelum ini, ayat-ayat tersebut adalah "ancaman" kepada orang yang merubah ayat-ayat Allah dan bukan berbentuk "jaminan" bahawa ayat-ayat itu tidak akan dirubah oleh sesiapa pun.

Ini dapat dibuktikan melalui hukum bersunat/berkhi tan dalam agama Kristian. Di dalam Bible dinyatakan,

"(10) Inilah perjanjian-Ku, yang harus kamu pegang perjanjian antara aku dan kamu serta keturunanmu, yaitu setiap laki-laki di antara kamu harus disunat. (11) haruslah dikerat kulit khatanmu dan itulah akan menjadi tanda perjanjian antara kamu dan Aku." Kejadian 17:10-11

Namun ternyata ada perubahan berikut: “Sesungguhnya aku, Paulus, berkata kepadamu: jikalau kamu menyunatkan dirimu, Kristus sama sekali tidak berguna bagimu…" (Galatia 5:2)
# Staff Isa dan Islam 2011-12-08 09:57
~
Sdr. Gamaan,

Sunat adalah pertanda dari Perjanjian Lama yaitu perjanjian Allah dengan Abraham. Bahwa melalui keturunan Abraham, yaitu Ishak, akan terbit Perjanjian Baru bagi keselamatan manusia.

Perjanjian Lama mengajarkan tentang hukum Taurat dan pelbagai aturan, termasuk juga perihal sunat. Dan Perjanjian Lama menuju penggenapannya yaitu Perjanjian Baru.

Dan sunat yang adalah pertanda dimulainya Perjanjian Lama tidak lagi dilakukan sebab perjanjian itu sudah genap.

Perjanjian Baru dimulai sejak datangnya Isa Al-Masih. Sejak itu hukum Taurat dan hukum sunat digenapi di dalam pengorbanan Isa Al-Masih.

Kembali kepada makna perjanjian tersebut, bahwa isi perjanjian Allah dengan Abraham adalah untuk keselamatan manusia. Dan sebagaimana Abraham diberkahi keselamatan oleh Allah maka demikian juga bangsa-bangsa diselamatkan melalui Perjanjian Baru tersebut.

Lihat Injil, surat Galatia 3::14 Isa Al-Masih telah membuat ini, supaya di dalam Dia (Isa Al-Masih) berkat Abraham sampai kepada bangsa-bangsa lain, sehingga oleh iman kita menerima Roh yang telah dijanjikan itu.”

~
NN
# farid 2011-12-07 01:49
*
Setahu saya Injil tidak ditulis pada zaman Isa Al-Masih. Isinya lebih sebagai cara hidup, kebiasaan, dan sebagainya.

Sehingga pada penulisannya ada perbedaan-perbe daan dikarenakan perbedaan informasi, pengetahuan, gaya tulis dan sudut pandang penulisnya.
# Staff Isa dan Islam 2012-01-27 16:03
~
Saudara Farid,

Saudara betul, Injil tidak ditulis semasa Isa Al-Masih masih hidup. Injil mulai ditulis setelah Isa Al-Masih terangkat naik ke sorga.

Injil hanya ada satu. Yaitu kabar baik tentang Keselamatan melalui Isa Al-Masih. Empat kitab yang disebut Injil Matius, Injil Markus, Injil Lukas dan Injil Yohanes merupakan “Riwayat Isa Al-Masih” sebagaimana yang dilihat oleh empat penulis yang diurapi oleh Roh Kudus.

Tulisan mereka memuat berita mengenai inti “Injil,” yaitu kabar baik tentang keselamatan melalui Isa Al-Masih. Penjelasan tentang inti “Injil” dalam ke empat Kitab ini adalah sama, tetapi semuanya mengutamakan segi spesifik dari pelayanan Isa Al-Masih. Demikian empat Kitab “Injil” ini saling melengkapi.

Dengan demikian, tidaklah benar ada perbedaan-perbe daan dalam Injil.
~
SO
# gamaan 2011-12-08 01:35
*
Bagaimana bisa dianggap murni dan benar jika di dalam Injil yang anda katakan itu terdapat begitu banyak kesalahan dan persanggahan.
# Staff Isa dan Islam 2012-01-27 16:06
~
Saudara Gamaan,

Selama kami lebih dari tiga puluh tahun mempelajari Injil, kami tidak pernah menemukan ada ayat yang salah.

Namun, bila saudara pernah menemukan ayat yang demikian, kiranya dapat memberitahu kami, sehingga kami dapat mengetahui bahwa benar ada ayat yang salah dalam Injil.
~
SO
# anshar 2012-01-03 11:44
*
Jika anda lebih percaya kepada Allah, kenapa anda masih percaya kepada manusia yang mengucapkan dan mengarang Alkitab? Padahal mereka hidup jauh setelah Isa tidak ada karena diselamatkan Allah.
# Staff Isa dan Islam 2012-01-06 14:46
~
Sebagai wahyu Allah, Alkitab tidak didiktekan secara langsung tetapi ditulis oleh tangan manusia. Meskipun Allah menggunakan penulis manusia, namun umat Kristen yang membaca Alkitab memiliki keyakinan bahwa pengarang Alkitab itu bukan manusia melainkan Allah.

“Dan karena itulah kami tidak putus-putusnya mengucap syukur juga kepada Allah, sebab kamu telah menerima firman Allah yang kami beritakan itu, bukan sebagai perkataan manusia, tetapi--dan memang sungguh-sungguh demikian--sebag ai firman Allah,”(Injil,Surat 1 Tesalonika 2:13).
~
SL
# mifrosh 2012-02-13 12:26
*
Saya rasa tidak sukar untuk membuktikan Taurat dan Injil asli atau tidak.
Cukup kita beli Alkitab terbitan yang sama dari LAI tapi beda tahun edisinya, pasti banyak perubahan.

Dengan begitu saja menunjukkan bahwa Alkitab sekarang sudah tidak asli lagi.
# Staff Isa dan Islam 2012-02-14 13:06
~
Saudara Mifrosh,

Saat ini saya mempunyai 4 Alkitab dalam bahasa Indonesia. Terbitan tahun 2010, 2003, 2010, 1990. Ke-4 Alkitab ini saya baca dan saya pakai hingga sekarang. Tapi saya tidak menemukan adanya perubahan isi dari ke-4 Alkitab saya. Bahkan, setelah saya bandingkan dengan Alkitab versi elektronik yang ada di komputer saya, juga tidak ada yang berubah isinya.

Dengan begitu, dapat disimpulkan bahwa Alkitab yang sekarang tidak pernah ada perubahan dengan Alkitab sebelumnya bahkan dari awal Alkitab ada. Mengapa? Karena memang demikianlah yang telah dijanjikan Tuhan, bahwa firman-Nya tidak akan pernah berubah.

“Rumput menjadi kering, bunga menjadi layu, tetapi firman Allah kita tetap untuk selama-lamanya” (Kitab Nabi Besar Yesaya 40:8).
~
SO
# Guest 2012-02-27 15:40
*
Alkitab versi Terjemahan Lama -1954

[Imamat 11:7] "dan lagi babi, karena sungguhpun kukunya terbelah dua, ia itu bersiratan kukunya, tetapi ia tiada memamah biak, maka haramlah ia kepadamu"

Alkitab Kitab Kudus Ende -1970

[Imamat 11:7] "babi hutan, sebab ia betul berkuku dua dan kukunja bersela tapi tidak memamah biak; nadjislah itu babi"
# Staff Isa dan Islam 2012-02-28 16:55
~
Kedua ayat di atas bicara tentang 'babi'. Keduanya menekankan bahwa 'babi' haram untuk dikonsumsi. Mengapa? Karena babi berkuku belah dan tidak memamah biak.

Di manakah letak kesalahannya? Bukankah babi hutan, babi kota, babi liar tetaplah babi?
~
SO
# grandma 2012-04-03 23:09
Quoting Staff Isa dan Islam:
~
Kedua ayat di atas bicara tentang 'babi'. Keduanya menekankan bahwa 'babi' haram untuk dikonsumsi. Mengapa? Karena babi berkuku belah dan tidak memamah biak.

Di manakah letak kesalahannya? Bukankah babi hutan, babi kota, babi liar tetaplah babi?
~
SO

1. Pokok persoalan ialah kenapa di dalam satu ayat tapi ada beda maksud. Sila jawab.

2. Memanglah salah. Akibatnya rekan-rekan Kristen saya rasa tidak salah untuk makan babi sebab yang haram itu babi hutan (boar), bukan babi (pig).
# Staff Isa dan Islam 2012-04-09 12:04
~
1. Silakan saudara membaca kembali ayat tersebut dengan teliti. Apakah terdapat perbedaan maksud? Bukankah keduanya bicara tentang 'babi'?

2. Hal orang Kristen makan babi tidak ada hubungannya dengan perbedaan yang saudara maksud. Sebab, inilah ajaran Yesus Kristus tentang hal yang haram atau halal

"…..bukan yang masuk ke dalam mulut yang menajiskan orang, melainkan yang keluar dari mulut, itulah yang menajiskan orang. Apa yang keluar dari mulut berasal dari hati dan itulah yang menajiskan orang. Karena dari hati timbul segala pikiran jahat, pembunuhan, perzinahan, percabulan, pencurian, sumpah palsu dan hujat” (Injil, Rsaul Besar Matius 15:11,18,10).

Menurut saudara manakah yang lebih dibenci Allah, makan babi atau menyimpan kenajisan dalam hati seperti yang tertulis pada ayat di atas?
~
SO
# rudi 2012-04-18 19:50
*
Menurut al Al-Quran, Injil yang asli itu dilembaran yang paling akhir telah dicamtumkan bahwa akan ada satu lagi yang akan menjadi utusan Tuhan yang bernama Muhammad.
# Staff Isa dan Islam 2012-04-24 11:32
~
Saudara Rudi,

Sebuah informasi akan dinyatakan falid bila dilampirkan dengan bukti-bukti. Di pengadilan misalnya, kesaksian yang disertai dengan bukti-bukti akan lebih diakui, daripada kesaksian lisan semata atau tanpa bukti.

Demikian, pernyataan saudara di atas akan dapat dikatakan benar bila saudara dapat memberikan bukti yang otentik, bahwa benar dalam Injil ada nubuat kedatangan Muhammad sebagai utusan Tuhan.
~
SO
# Benjamin Gates 2012-04-29 14:19
*
Tunjukkan kepada saya Alkitab asli berbahasa Ibrani jika memang ada? Alkitab memiliki berbagai macam versi (Douay Version, King James Version, RSV, New International etc) mana yang menurut anda benar-benar firman Tuhan?
# Staff Isa dan Islam 2012-04-30 11:14
~
Saudara menginginkan Alkitab dalam bahasa Ibrani? Pergilah ke LAI (Lembaga Alkitab Indonesia), saudara akan menemukannya di sana. Sebenarnya saya juga punya satu Alkitab dalam bahasa Ibrani, sayang saya tidak mungkin memberikannya pada saudara karena saya hanya punya satu. Tetapi saudara dapat membelinya di LAI.

Alkitab memang ditulis dalam berbagai versi bahasa. Mana yang benar-benar firman Tuhan? Jelas semua adalah firman Tuhan yang diterjemahkan ke berbagai bahasa. Mengapa harus diterjemahkan? Agar setiap orang Kristen di dunia ini dapat mengerti dengan benar isi dari Injil. Bukankah jauh lebih baik bila Kitab Suci yang kita baca, kita dapat mengerti artinya dan tidak sekedar dapat membacanya saja?
~
SO
# Kaffir 2012-05-15 11:29
*
Dear Kumbang,

Benarkah ragu? Apa yang akan anda sampaikan jika anda diminta menuliskan waktu kejadian perkara, namun anda tidak bawa jam waktu itu? Jika anda menuliskan jam secara detail berarti anda pendusta. Jika anda menuliskan "kira-kira", apakah anda juga termasuk peragu?
# Jesus My Lord 2012-05-29 16:21
*
Quoting rudi:
*
Menurut al Al-Quran, Injil yang asli itu dilembaran yang paling akhir telah dicamtumkan bahwa akan ada satu lagi yang akan menjadi utusan Tuhan yang bernama Muhammad.


“Maka bunuhlah orang-orang musyrik itu di mana saja kamu jumpai mereka, dan tangkaplah mereka. Kepunglah mereka dan intailah di tempat pengintaian” (Qs 9:5).

Jadi sebagai seorang Muslim apakah anda mengikuti ajaran Al-Quran tentang ini? Maka pantaslah apa yang telah dilakukan orang-orang Muslim dengan membom orang-orang yang tidak bersalah.

“Setan jahat telah disebutkan di hadapan Rasul: Rasul berkata, “Setan jahat ada di dalam segala hal, di rumah, dalam diri seorang perempuan, dan kuda” Dan apakah saudara setujuj bahwa saudara perempuan ataupun Ibu anda sebagai apa yang telah tercantum dalam Al-Quran anda sendiri?

Bagaimana anda dapat menyatakan bahwa Al-Quran benar bila anda sendiri menentangnya? Sebab itulah yang telah diajarkan Al-Quran terhadap umatnya.
# sas 2012-06-05 20:53
*
Apakah ada ayat dalam Alkitab yang menjamin keaslian isinya?
# Staff Isa dan Islam 2012-06-06 13:18
~
Saudara Sas,

Inilah diantaranya ayat di Alkitab yang menyatakan, bahwa keaslian isi Alkitab terjamin:

"Rumput menjadi kering, bunga menjadi layu, tetapi firman Allah kita tetap untuk selama-lamanya" (Kitab Nabi Besar Yesaya 40:8)

Bila menurut saudara Allah sanggup menjaga keaslian kitab suci saudara, apakah Allah juga tidak sanggup menjaga keaslian firman-Nya yang terdapat dalam Taurat, Zabur, dan Injil serta Kitab Nabi-nabi?
# petualang 2012-06-07 07:38
*
saya mulai dari paragraf terakhir anda.

Quoting Staff Isa dan Islam:
~
Terakhir, jika benar kitab Taurat dan Injil hendak diubah oleh manusia, apakah mungkin Allah sendiri (yang telah mewahyukan kitab-kitab itu) akan tinggal diam begitu saja dan membiarkan FirmanNya dirusak oleh tangan manusia? Rasanya tidak mungkin Allah yang Mahakuasa akan membiarkan itu terjadi!


Karena itulah Allah mengutus Muhammad dengan Al-Quran untuk menjadi penerang jalan menuju Kerajaan Allah.
# Staff Isa dan Islam 2012-06-09 14:23
~
Saudara Petualang,

Sebenarnya kami ingin mempercayai pernyataan saudara di atas, bahwa Allah mengutus Muhammad dengan Al-Quran untuk menjadi penerang jalan menuju Kerajaan Allah. Sayangnya, kami tidak pernah menemukan ayat tersebut terdapat dalam Al-Quran.

Sebaliknya, Al-Quran berkata, “Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa” (Qs 5:46).
~
SO
# wardana 2012-06-17 20:29
*
Mana Injilnya Yesus?. Kenapa yang ada justru Injil Lukas, Injil Matius, Injil Markus dan Injil Yohanes yang dianggap sebagai Injil yang asli?

Bagaimana dengan Injil karangan Yudas, Tomas, Filipus dll?
# Staff Isa dan Islam 2012-06-18 19:42
~
Saudara Wardana,

Injil artinya Kabar Baik yang dibawa oleh Isa Al-Masih tentang Keselamatan. Itulah inti dari Injil.

Sedangkan yang disebut dengan Injil Lukas, Injil Matius, Injil Markus dan Injil Yohanes adalah “Riwayat Isa Al-Masih” sebagaimana yang dilihat oleh empat penulis yang diurapi oleh Roh Kudus. Tulisan mereka memuat berita mengenai inti “Injil,” yaitu kabar baik tentang keselamatan melalui Isa Al-Masih.

Sedangkan Injil Yudas, Tomas dan Filipus, kami tidak pernah mendengar Injil tersebut.

Untuk lebih jelasnya, silakan saudara membaca penjelasan kami pada url ini: http://tinyurl.com/dxhgqku.
~
SO
# azman 2012-07-02 11:37
*
Ini ayat yang mengatakan bahawa mereka mengubah kitab mereka

"Di antara orang-orang Yahudi ada yang mengubah (atau menukar ganti) Kalamullah (isi Kitab Taurat), dari tempat dan maksudnya yang sebenar, dan berkata (kepada Nabi Muhammad): "Kami dengar", (sedang mereka berkata dalam hati): "Kami tidak akan menurut". (Mereka juga berkata): "Tolonglah dengar, tuan tidak diperdengarkan sesuatu yang buruk", serta (mereka mengatakan): "Raaeina"; (Tujuan kata-kata mereka yang tersebut) hanya memutar belitkan perkataan mereka dan mencela agama Islam. Dan kalaulah mereka berkata: "Kami dengar dan kami taat, dan dengarlah serta berilah perhatian kepada kami", tentulah yang demikian itu lebih baik bagi mereka dan lebih betul. Akan tetapi Allah melaknat mereka dengan sebab kekufuran mereka. Oleh itu, mereka tidak beriman kecuali sedikit sahaja (di antara mereka)" (An-Nisa ayat 46).
# Staff Isa dan Islam 2012-07-04 15:38
~
Saudara Azman,

Terimakasih untuk kutipan ayat di atas.

Satu pertanyaan kami, kiranya saudara bersedia untuk membantu menjelaskan. Menurut saudara Azman, kira-kira kapan ayat-ayat Injil tersebut diubah? Apakah sebelum Al-Quran ada atau setelah Al-Quran ada?

Bila saudara mengatakan sebelum Al-Quran ada bila memang Muhammad sudah tahu bahwa ayat-ayat Injil dirubah, lalu mengapa Al-Quran masih mengatakan bahwa “Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa” (Qs 5:46).

Bila saudara mengatakan ayat-ayat tersebut dirubah setelah Al-Quran ada, bagaiman tanggapan saudara tentang ayat ini: “Tak ada seorangpun yang dapat merobah kalimat-kalimat (janji-janji) Allah” (Qs 43:34)
~
SO
# Benjamin Gates 2012-07-05 12:59
*
Quoting Staff Isa dan Islam:
~
Saudara Azman,

Terimakasih untuk kutipan ayat di atas.


Bila saudara mengatakan sebelum Al-Quran ada bila memang Muhammad sudah tahu bahwa ayat-ayat Injil dirubah, lalu mengapa Al-Quran masih mengatakan bahwa “Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa” (Qs 5:46).

~
SO

Alkitab yang dibawa oleh umat Kristen hari ini bukanlah Injil yang dipercayai oleh umat Muslim. Injil yang dipercayai oleh umat Muslim adalah firman Allah yang diwahyukan ke nabi Isa As, bukan Injil Markus, Lukas, Matius, Yohanes atau Alkitab buatan Paulus.

Isi Alkitab Kristen saat ini berisi bukan seratus persen firman Tuhan, tetapi sudah tercemar dan tercampur-aduk dengan hal-hal yang bukan firman Tuhan.
# Staff Isa dan Islam 2012-07-05 15:10
~
Saudara Benjamin,

Apa yang saudara sampaikan di atas sudah berkali-kali disampaikan oleh teman-teman Muslim lainnya di forum ini. Baik pada artikel ini maupun artikel-artikel lainnya. Mereka selalu mengatakan Injil tidak asli, Injil tidak seratus persen firman Allah.

Karena kami sudah memberi penjelasan berkali-kali tentang hal tersebut, kami tidak akan memberi tanggapan lagi atas pernyataan saudara di atas. Namun kami menyarankan saudara untuk membaca dengan teliti setiap pernyataan dari teman-teman Muslim dan juga jawaban dari kami tentang topik tersebut.

Dan kami juga menyarankan, ada baiknya saudara membaca Injil secara keseluruhan, supaya saudara dapat mengerti apa arti dari “Injil” itu sendiri.
~
SO
# Peng-esa Tuhan 2012-07-12 23:28
*
Allah itu Yang Maha Benar, yang datang dari-Nya berupa kebenaran atau katakanlah agama. Kebenaran ini disampaikan-Nya melalui malaikat Jibril kepada para utusan-Nya berupa manusia pilihan. Seperti Nabi Ibrahim, Nabi Musa, Nabi Isa sampai Nabi terakhir Nabi Muhammad. Dari Nabi-nabi ini kebenaran (agama) diteruskan kepada umat manusia. Namun estafeta kebenaran (agama) dari para Nabi ini mengalami distorsi/penyim pangan diakibatkan bisa karena perbedaan jarak/tempat, perbedaan waktu, atau sifat kotor para penyebarnya (seperti: orang-orang terdekat atau orang-orang jahat pada masanya dan sesudahnya).
# Staff Isa dan Islam 2012-07-13 13:46
~
Saudara Peng-esa Tuhan

Kebenaran bukanlah agama. “Agama” hanyalah sebuah aturan yang dibuat oleh manusia sebagaimana tuntunan untuk mendekatkan diri pada Sang Pencipta.

Saudara Peng-esa Tuhan, penyimpangan-pe nyimpangan yang saudara sebutkan di atas hanyalah penyimpangan menurut pandangan saudara sendiri. Sebab, setiap ajaran yang disampaikan oleh Allah melalui utusan-Nya tidak ada yang bertolak-belaka ng.

Bila saudara membaca kitab-kitab sebelum Al-Quran, yaitu Taurat, Zabur, Kitab Para Nabi hingga Injil, tidak ada kebenaran dalam kitab-kitab tersebut yang bertolak-belaka ng akibat dari terjadinya penyimpangan. Justru yang mengherankan adalah, mengapa ajaran yang dibawa oleh Muhammad bertolak-belaka ng dengan ajaran yang dibawa oleh para nabi sebelumnya.

Hingga timbul satu pertanyaan, benarkah wahyu yang diterima Muhammad datangnya dari Allah?
~
SO
# Jesus My Lord 2012-07-13 02:43
*
Quoting Peng-esa Tuhan:
Kebenaran dari Allah kepada Nabi Musa berupa kitab Taurat mengalami distorsi, sehingga Allah mengutus Isa berupa kitab injil, namun hal inipun mengalami distorsi, sehingga Allah mengutus Nabi Muhammad.

Seandainya begini, saya sekarang mengatakan bahwa Al-Quran anda telah palsu. Yang pasti akan anda tanyakan, adalah:
1. Apa buktinya bahwa Al-Quran palsu.
2. Kapan waktu tepatnya Al-Quran dipalsukan.
3. Siapa yang telah memalsukan Al-Quran.

Apa anda dapat dengan mudah menerima bahwa Tuhan telah melakukan kesalahan dalam menjaga dan merawat Kalimat-Kalimat-Nya?

Apa anda dengan mudah menerima pernyataan saya bahwa Al-Quran telah dipalsukan tanpa bukti-bukti yang jelas?

Apakah Al-Quran atau Muhammad pernah memberikan bukti yang akurat, kapan, siapa, dan bukti yang dapat menunjukan bahwa Injil dan Taurat pernah dipalsukan? Jika ada tolong anda tunjukkan dan jelaskan pada saya.
# louis 2012-07-21 22:36
*
Shalom, jika kita terlalu pandai bisa lupa diri. Bagaimana bila staf IDI tidak usah menggunakan ayat Al-Quran dalam membuat ulasan ataupun jawaban. Sebab ramai umat Muslim tersandung bila ada ayat Injil dan Al-Quran menguatkan dan membantah, sehingga tidak ada kepastian. Maka tidak perlu lagi staf IDI mengutip ayat Al-Quran, cukuplah Alkitab, karena Alkitab sudah sempurna dan tidak ada bertentangan.

Terakhir, tiada paksaan menjadi pengikut Yesus. Harap staf IDI

From Malaysia.
# Staff Isa dan Islam 2012-07-27 14:20
~
Saudara Louis,

Terimakasih atas nasehat yang saudara berikan. Tentu kami senang menerima setiap nasehat yang dapat membangun dan memajukan situs ini sehingga semakin dapat memberkati setiap pengunjung yang datang mengunjungi.

Kami setuju dengan pendapat saudara. Jelas tidak ada paksaan untuk menjadi pengikut Yesus. Lewat situs ini kami tidak bermaksud untuk mengundang orang-orang menjadi pengikut Yesus. Situs ini hanyalah sebagai sarana untuk menjelaskan tentang Pribadi Yesus menurut Alkitab dan juga Al-Quran. Itulah sebabnya mengapa saudara Louis melihat, bahwa kami terkadang harus juga mengutip ayat dari Al-Quran.

Tugas kami hanyalah menyampaikan Berita Keselamatan yang dibawah oleh Yesus, apakah orang yang mendengarnya mau percaya atau tidak, tentu itu kami kembalikan kepada mereka masing-masing. Dan tentu Tuhan yang akan memberi hidayah-Nya kepada mereka.
~
SO
# choirul 2012-07-26 15:18
*
Staff Isa dan Islam, menurut Injil yang ada sekarang ini sudah beda dengan yang diceritakan di Al-Quran. Injil yang sekarang sudah banyak yang disalah kaprahkan. Mengapa Injil Barnabas tidak disebutkan?
# Staff Isa dan Islam 2012-07-27 14:20
~
Saudara Choirul,

Bila menurut saudara Injil yang sekarang sudah berbeda dengan Injil yang diceritakan oleh Al-Quran, dapatkah saudara menjelaskan dimana letak perbedaan tersebut? Bukankah umat Muslim percaya bahwa Al-Quran adalah firman Allah, perkataan Allah. Bila memang benar demikian adanya, mengapa Allah tidak mengetahui bahwa Injil yang diceritakan Al-Quran berbeda dengan Injil yang ada sekarang?

Mengenai Injil Barnabas, silakan saudara membaca penjelasan kami pada artikel yang terdapat di link ini: http://tinyurl.com/bovljam.
~
SO
# ory 2012-10-14 09:28
*
Ada banyak untaian yang membuktikan bahwa Alkitab betul-betul Firman dari Allah. Setiap untaian itu kuat, namun merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Benar-benar suatu mujizat bahwa buku yang luar biasa ini masih tetap ada sampai sekarang.

Pertimbangkanlah fakta-fakta berikut ini: Alkitab lebih dari sebuah buku biasa. Alkitab adalah sebuah kasanah perpustakaan yang terdiri dari 66 buah buku, memuat hukum, nubuat, sejarah, puisi, nasehat, dan masih banyak lagi.
# isa 2012-10-21 12:43
*
Kalau Injil benar-benar murni tidak dirubah berarti bumi ini datar, kenyataan bumi ini bulat. Apa Tuhan salah berfirman?
# Staff Isa dan Islam 2012-10-22 13:34
~
Saudara Isa,

Apakah dalam Injil ada firman Tuhan yang mengatakan bahwa bumi datar dan tidak bulat? Kiranya saudara bersedia berbagi informasi dengan kami tentang ayat tersebut.
~
SO
# Lambert 2012-11-13 05:16
*
Sdr. John,

Tidak kaget saya mendengar apa yang saudara tuliskan, sebab sudah jutaan orang yang perpandangan seperti anda. Dan kiranya anda dapat membuktikan yang asli agar anda tidak dibilang tong kosong nyaring bunyinya, sebab tidak tau dari mana awalya itu semua. Lucu bukan.

Kalau pun Al-Quran itu benar, bukankah itu baik untuk saya agar saya tau jalan Tuhan. Ataukah anda takut apabila di dalamnya banyak pertentangan, kenapa dibilang jangan ikut campur?

Apakah anda tahu mengapa Rasul Paulus diangkat menjadi rasul kami? Saya yakin 100% anda tidak tahu. Kami membaca dan mempelajari Injil, itulah sebabnya kami percaya. Dan saya menyarankan kepada anda, untuk membaca dan mempelajari isi Injil yang anda bilang palsu saat ini dengan yang anda bilang asli, supaya anda bisa menjadi orang yang pertama membuktikan kalau Injil sekarang palsu.

Terimakasih.
# john 2012-11-13 06:52
*
Saudara Lambert,

Kalau Injil dan Taurat asli sudah tidak ada, dan ini yang dimaksud oleh Al-Quran bukan Alkitab anda. Kalau anda yakin Alkitab anda asli, sama dengan isi Taurat dan Injil. Coba anda tunjukkan kepada saya aslinya mana?

Anda jangan salah, saya tulis begini sebab saya juga belajar seperti anda dulu, hanya bedanya saya bisa berpikir dan meneliti lebih dalam Alkitabnya. Kalau anda hanya menerima mentah-mentah saja doktrin gereja tanpa meneliti untuk mencari kebenaran, malahan anda justru sebagai Penginjil/Pende ta menutupi pada jemaat yang tidak tahu apa-apa. Kalau anda katakan Al-Quran banyak pertentangan, itu sudah usang dan sudah terjawab semua di internet, dan memang Paulus itu rasul palsu yang mengaku diangkat Yesus dan kalian ikuti ajaran orang sesat ini.
# Staff Isa dan Islam 2012-11-14 17:00
~
Saudara John,

Apakah saudara tahu apa perbedaan Injil dan Alkitab? Saudara mengatakan pernah mempelajari Alkitab, tetapi dari komentar saudara di atas telah menjelaskan bahwa saudara tidak mengerti apa-apa tentang Alkitab, Injil, dan Taurat.

Saran kami kepada saudara John, ada baiknya saudara membaca Alkitab dengan baik-baik. Supaya saudara benar-benar mengerti tentang isi Alkitab. Lalu bagaimana dengan Al-Quran, sejauh mana saudara mengerti tentang ayat-ayat Al-Quran.

Mengenai pernyataan Al-Quran yang menurut saudara telah mengatakan bahwa Injil dan Taurat sudah tidak asli, lalu apa maksud Al-Quran menulis ayat ini: “Dan Kami iringkan jejak mereka (nabi-nabi Bani Israel) dengan Isa putra Maryam, membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu: Taurat. Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa” (Qs 5:46)
~
SO
# john 2012-11-17 06:38
*
Staff IDI,

Sudah benar komentar saya, nggak salah, sebab Alkitab bukan dari Allah,tapi buatan manusia yang di buat seperti kitab suci,tapi itu sebenarnya bukan kitab suci tapi banyak cerita dari mulut ke mulut dan hayalan saja,apalagi surat-surat paulus bukan kitab suci,tapi cerita mengenai ajaran paulus yang di dapat dari Iblis untuk di sebarkan ke umat manusia.

Ingat Taurat difirmankan Allah kepada Nabi Musa, Zabur difirmankan Allah kepada Nabi Daud, Injil difirmankan Allah kepada Nabi isa (Yesus) dan terakhir Nabi penutup untuk seluruh umat manusia Nabi Muhamad difirmankan Al-Quran. Sedangkan Alkitab apalagi surat-surat Paulus yang menjadi inti ajaran Kristen dari Iblis dan bukan kitab suci Alkitab tapi banyak kumpulan cerita saja.
# Staff Isa dan Islam 2012-11-20 15:38
~
Setiap orang tentu menganggap dirinya benar dan orang lain salah. Setiap orang boleh-boleh saja mengatakan pendapatnya yang paling benar. Tetapi, dalam hal pembenaran diperlukan sebuah bukti atau fakta yang mendukung pembenaran tersebut. Pembenaran tanpa pembuktian adalah sia-sia.

Saudara John, cukup banyak komentar saudara yang mengatakan bahwa saudara telah mempelajari Alkitab cukup lama. Saudara juga mengatakan bahwa sebelumnya saudara adalah orang Kristen yang menjadi Islam. Sayangnya, setiap komentar-koment ar yang saudara sampaikan, tidak satupun yang menunjukkan bahwa saudara mempunyai pengetahuan yang cukup tentang Alkitab. Bahkan kalau boleh kami memberi penilaian, sepertinya pengetahuan saudara tentang Alkitab dan Kekristenan sangat minim sekali.

Nah, saudara John, bila saudara ingin komentar-koment ar saudara dianggap benar, ada baiknya saudara mengajukan bukti/fakta yang dapat membenarkan pernyataan saudara tersebut.

Untuk itu, kami persilakan saudara menunjukkan kepada kami Alkitab yang menurut saudara adalah palsu itu!
~
SO
# Lambert 2012-11-19 17:30
*
Sdr. John,

Melihat dari sudut mana anda berkata Rasul Paulus menjadi inti ajaran Kristen? Dan kenapa Rasul Paulus bisa menjadi Rasul kami? Seperti apa menurut anda ajaran iblis itu?

Tentu anda bisa menjawab ya, sebab anda telah melakukan pencari pembenaran & meneliti. Sebab tidak ada dalam ajaran Rasul Paulus untuk menyakiti/mengh akimi orang lain. Andaikan saya diajar iblis pasti saya sudah membom, membunuh, membuat teror dan membuat orang lain menjadi takut oleh karena saya dapat ajaran iblis.

Maaf sebelumnya dan mohon dijawab, sebab saya yakin anda dapat mengajarkan/mel uruskan pola pikir saya.
1. Bagaimana awalnya proses menjadi buku Al-Quran yang saudara baca saat ini, sebab tidak mungkin Allah langsung memberikan dalam bentuk buku.

2. Bagaimana anda bisa menyakinkan saya apabila itu benar diberikan Allah kepada Muhammad, sebab banyak orang bisa mengarang buku dari referensi-refer ensi dan apakah ada saksi kalau Muhammad menerima langsung dari Allah.
# Lambert 2012-11-19 18:12
*
Sdr. John,

Saya bertanya kepada anda, sebab anda bilang Kitab saya tidak asli, jadi mana yang asli menurut anda? Jelas sekarang inilah yang asli jadi apa yang musti saya tunjukkan lagi?

Yang bertentangan dalam Al-Quran:
1. Isa tidak dibunuh melainkan diangkat (Qs 4:157-158) Bertentangan dengan: Isa lahir, telah wafat, dan bangkit hidup kembali (Qs 19:33)

2. Orang Kristen kafir; karena berkata: "Allah mempunyai anak." (Qs 2:116) Bertentangan dengan: Orang Kristen di atas orang kafir sampai hari kiamat (Qs 3:55)

3. Bunuhlah dirimu! Hal itu lebih baik bagimu pada sisi Tuhan yang menjadikan kamu, maka Tuhan akan menerima taubat." (Qs 2:54) Bertentangan dengan: "…. Janganlah kamu membunuh dirimu sendiri, sesungguhnya Allah maha penyayang kepadamu." (Qs 4:29)

Bagaimana menurut anda tentang ini?
# elang 2012-11-21 02:42
*
Kitab Injil yang sama, yang juga memuat Surat Matius, Markus, Lukas, Yohanes, dan sura-sura lainnya, adalah sama persis dengan Kitab Injil yang beredar pada zaman Muhammad. Dan Al-Kitab ini, ternyata sangat diagungkan oleh kitab Saudara. Allah mengatakan dengan jelas bahwa pada Taurat dan Injil ada petunjuk dan terang (Qs 5:43-46; Qs 5:68), juga berkah yang yang dapat menjawab keraguan dan pertanyaan Muhammad (Qs 10:94; Qs 16:43-44).

Qs 5:43 Dan bagaimana mereka mengangkatmu menjadi hakim mereka padahal mereka mempunyai taurat yd di dalamnya ada hukum Allah SWT, kemudian mereka berpaling (ingkar) sesudah itu, dan mereka sungguh2 bukan org yg beriman.

Ingat waktu Nabi Musa terima 10 perintah Allah? Yahudi itu malah menyembah patung. Sejak itulah manusia macam Paulus itu ada, iblis bermuka dua.
# Staff Isa dan Islam 2012-11-25 17:28
~
Saudara Elang,

Lain ladang lain ilalang. Beda umat beda cerita. Kisah penolakan umat sebelumnya terhadap kitab-kitab Allah memang ada. Tetapi Firman Allah tidak berubah. Ia tetap cahaya kebenaran yang menuntun manusia dan ditaati oleh umat Isa Al-Masih.

Manusialah yang ingkar, Firman Allah tidak mungkin ingkar.

Prinsipnya jelas bahwa Al-Quran mengakui Taurat dan Injil adalah Firman Allah yang benar, tetapi mengapa dalam praktiknya jauh berbeda. Umat Islam tidak membaca dan tidak mengamalkan kitab-kitab sebelumnya. Bisakah ini juga dikategorikan ingkar?
~
NN
# Mrs No Name 2012-12-16 03:40
*
Saya setuju dengan artikel anda (staf Isa dan Islam)

Dua agama itu baik dan benar adanya. Nah tergantung masing orang yang memahaminya. Saya mempelajari kedua agama itu. Hasilnya sama, hanya Tuhan Allah yang patut kita sembah. Semua tertuju untuk Allah.

Marilah kita saling berjabat tangan saudara-saudara ku, saling menopang untuk berjalan ke pintu sorga. Kiamat sudah dekat, marilah kita perbanyak ibadah kita masing-masing supaya dijauhkan dari api neraka yang jahaman.
# Staff Isa dan Islam 2012-12-17 17:09
~
Dear Mrs No Name,

Terimakasih atas apresiasi saudara.

Ijinkan kami berbagi satu ayat suci lewat komentarnya ini, mungkin bisa menjadi pencerahan bagi kita semua.

“Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri” (Injil, Surat Efesus 2:8-9).
~
SO
# yohanes 2012-12-29 22:43
*
Salom,

Apakah kunci sorga itu?
# Staff Isa dan Islam 2013-01-03 12:57
~
Kunci sorga adalah anugerah keselamatan yang diberikan Allah melalui pengorbanan Isa Al-Masih di salib. Firman Allah dalam Kitab Suci berkata, “Dia [Isa Al-Masih] yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah” (Injil Surat 2 Kolose 5:21)

Kematian Isa Al-Masih di kayu salib telah membersihkan kita dari dosa, sehingga kita layak mendapatkan kembali Kemuliaan Allah yang telah hilang akibat dosa, dan menjadi bagian dalam Kerajaan-Nya.
~
SO
# Fatwa Ulama 2013-01-10 16:46
*
Allah sudah memberitahukan tentang kitab Injil dan Taurat. Kedua-duanya telah dirubah oleh tangan mereka sendiri (Yahudi dan Nasrani) dan di dalam keduanya tidak ada pengakuan bahwa kitab Injil dan Taurat akan dijaga oleh Allah, karena Allah sudah merencanakan semua itu sejak sebelum nabi Adam diciptakan.
# Staff Isa dan Islam 2013-01-11 13:52
~
Saudara Fatwa Ulama,

Baik Alkitab maupun Al-Quran mengatakan bahwa firman Allah tidak dapat dirubah. “Rumput menjadi kering, bunga menjadi layu, tetapi firman Allah kita tetap untuk selama-lamanya" (Kitab Nabi Besar Yesaya 40:8) dan Qs 6:115 mengatakan “Tidak ada yang dapat merobah-robah kalimat-kalimat -Nya”

Bila Allah saja mengatakan tidak ada yang dapat merubah firman-Nya, lalu mengapa saudara menuduh Tuhan tidak cukup kuat untuk melindungi Firman-Nya dari orang-orang jahat? Apakah Anda pikir Tuhan tertidur ketika orang-orang jahat mengubahnya? Astagrullah!

Bila memang seperti yang saudara katakan bahwa Injil dan Taurat sudah dirubah sebelum Muhammad menjadi nabi, lalu mengapa Al-Quran berkata, “Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa” (Qs 5:46)

Apakah saudara ingin berkata bahwa Al-Quran telah salah menuliskan ayat di atas? Dan lagi, apa maksud dari ayat ini: “Maka jika kamu (Muhammad) berada dalam keragu-raguan tentang apa yang Kami turunkan kepadamu, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang membaca kitab sebelum kamu” (Qs 10:94).
~
SO
# johanes petrus 2013-01-12 08:40
*
To staff IDI,

Silahkan Anda pelajari Kitab Injil dari versi Injil yang Anda punya. Pelajari dan pahami ayat demi ayat yang ada dengan akal sehat dan logika. Bandingkan mana yang dari Yesus dan mana yang dibuat-buat oleh para penginjil.

Sebuah kitab Injil dikatakan asli bila isinya 100% dari Yesus. Bila ada 1% saja yang dibuat manusia, berarti keasliannya perlu dipertanyakan.
# Staff Isa dan Islam 2013-01-14 15:38
~
Saudara Johanes Petrus,

Sebelum kami menjawab pertanyaan saudara di atas, ijinkan kami mengajukan pertanyaan.

1. Apakah saudara pernah membaca Injil? Dan sejauh manakah pengetahuan saudara mengenai Injil?

2. Sejauh manakah saudara mengetahui tentang sejarah dituliskannya Al-Quran? Dan apakah saudara percaya bahwa isi Al-Quran adalah 100% perkataan Allah?

Setelah saudara menjawab pertanyaan di atas, barulah kami memberi tanggapan atas komentar saudara di atas.
~
SO
# Hulondhalangi 2013-01-27 12:14
*
Mazmur, Taurat, Injil dan Al-Quran itu sumbernya satu, yaitu Allah SWT.

Kalau Al-Quran menyindir kitab-kitab sebelumnya sudah tidak asli lagi, berarti memang demikian adanya. Tidak usah lagi mencari pembenaran atas kesalahan-kesal ahan tersebut.

Kenapa juga Alkitab harus sering-sering direvisi, jangan-jangan manuskrip yang dimasukkan dalam Alkitab cuma tulisan orang biasa, lalu dibilang datangnya dari Tuhan.
# Staff Isa dan Islam 2013-01-28 20:14
~
Saudara Hulondhalangi,

Sepertinya saudara sendiri tidak yakin dengan komentar saudara di atas. Di awal saudara mengatakan bahwa “Mazmur, Taurat, Injil dan Al-Quran itu sumbernya satu, yaitu Allah SWT”.

Tapi saudara mengatakan lagi, Al-Quran menyindir kitab-kitab sebelumnya sudah tidak asli. Dalam hal ini, secara tidak langsung saudara membuat satu pernyataan bahwa Allah mengatakan bahwa firman-Nya sudah tidak asli, dan Dia sendiri menyindir akan hal itu. Apakah hal ini cukup masuk akal?

Bila memang benar Mazmur, Taurat, Injil dan Al-Quran berasal dari sumber yang sama, lalu mengapa ajaran Al-Quran banyak yang bertentangan dengan kitab-kitab sebelumnya? Mungkinkah Allah telah salah berfirman atau Dia ingkar akan perkataan-Nya?

Saudara Hulondhalangi, menurut kami, Allah adalah Tuhan yang konsisten dengan perkataan-Nya. Dia juga adalah Tuhan yang sempurna atas perkataan-Nya, sehingga Dia tidak perlu melakukan revisi atas setiap wahyu yang telah Dia sampaikan kepada hamba-hamba-Nya.

Benarkah Alkitab sudah tidak asli? Renungkanlah ayat ini: “Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa” (Qs 5:46).
~
SO
# Hambaallah 2013-01-30 22:48
*
Mana yang benar silsilah Yesus menurut Injil Matius atau Lukas?
 
Injil Matius 1:6 mengatakan Yesus anak Daud melalui Sulaiman. Tetapi Injil Lukas 3:31 mengatakan bahwa Yesus adalah anak Daud melalui Natan dan keduanya mendapatkan nama Yusuf situkang kayu. Pada silsilah terakhir pada Matius disilsilah ke 26 sedangkan menurut Lukas disilsilah ke 41. Jadi mana yang betul dari kedua Injil ini Matius atau lukas yang berasal dari Tuhan?
# Staff Isa dan Islam 2013-01-31 21:04
~
Saudara Hamba Allah,

Kedua silsilah yang ditulis oleh Injil Matius dan Injil Lukas adalah benar berasal dari Tuhan.

Perbedaan keduanya adalah, Lukas mencatat silsilah Yesus menurut garis keturunan ibu-Nya, yaitu Maria. Sedangkan Matius mencatat garis keturunan Yesus berdasarkan silsilah Yusuf. Karena, walaupun Yusuf bukan ayah biologis Yesus, tetapi dia adalah ayah Yesus secara hukum, karena ibu-Nya, Maria menikah dengan Yusuf.

Semoga penjelasan ini dapat menjawab keragu-raguan saudara mengenai kebenaran Injil.
~
SO
# Hambaallah 2013-02-08 17:30
*
Menurut Matius 1:6-16
Daud, Sulaiman, Abia, Asa, Yosafat, Yoram, Uzia, Yotam, Ahas, Hizkia, Manasye, Amon, Yosia, ekhonya, Sealtiel, Zerubabel, Abihud, elyakim, Azor, Zadok, Akhim, Eliud, Eleazar, Matan, Yakub, Yusuf.

Menurut Lukas 3:23-31
Daud, Natan, Matan, Mina, Melea, Elyakim, Jonam, Yusuf, Yehuda, Simon, Lewi, Matat, Yorim, Eliezer, Yesua, Er, Elmadam, Kosam, Adi, Malkhi, Neri, Sealtiel, Zerubabel, Resa, Cyohanam, Yoda, Yosekh, Simei, Matica, Maat, Nagai, Heslim Nahum, Amos, Matica, Yusuf, Yanai, Malkhi, Lewi, Matat, Eli, Yusuf.

Kedua Injil ini sama-sama dimulai oleh Daud dan diakhiri oleh Yusuf. Lalu dimana nama Maria Magdalena, saudara bisa baca tidak?

Saudara bohongi diri saudara sendiri tentang keyakinan yang saudara pegang. Tolong saudara jawab, jangan saudara hapus komentar saya.
# Staff Isa dan Islam 2013-02-11 15:34
~
Saudara Hambaallah,

Pertama: Kami tidak mengerti mengapa saudara menghubungkan ayat di atas dengan Maria Magdalena. Kami tidak pernah merasa menjelaskan kepada saudara bahwa ayat tersebut ada hubungannya dengan Maria Magdalena.

Kedua: Injil Lukas 3:23-31 tidak ada mencatat sama sekali Yusuf, ayah yuridis Yesus. Kalaupun ada nama Yusuf di ayat tersebut, yang dimaksud bukanlah Yusuf si tukang kayu yang disebut sebagai ayah Yuridis dari Yesus. Silakan saudara membaca silsilahnya kembali.

Jadi, kami tidak pernah berbohong atas keyakinan yang kami pegang.
~
SO
# Hambaallah 2013-02-16 00:14
*
Penjelasan Lukas pasal 3 ayat:
(23) Ketika Yesus memulai pekerjaan-Nya, Ia berumur kira-kira tiga puluh tahun dan menurut anggapan orang, Ia adalah anak Yusuf, anak Eli,
(24) anak Matat, anak Lewi, anak Malkhi, anak Yanai, anak Yusuf,
(25) anak Matica, anak Amos, anak Nahum, anak Hesli, anak Nagai,
(26) anak Maat, anak Matica, anak Simei, anak Yosekh, anak Yoda,
(27) anak Yohanan, anak Resa, anak Zerubabel, anak Sealtiel, anak Neri,
(28) anak Malkhi, anak Adi, anak Kosam, anak Elmadam, anak Er,
(29) anak Yesua, anak Eliezer, anak Yorim, anak Matat, anak Lewi,
(30) anak Simeon, anak Yehuda, anak Yusuf, anak Yonam, anak Elyakim,
(31) anak Melea, anak Mina, anak Matata, anak Natan, anak Daud,

Menurut saudara, Lukas menjelaskan silsilah dari Ibu.
Dimana keterangan Maria pada ayat diatas?
# Staff Isa dan Islam 2013-02-25 14:15
~
Saudara Hambaallah,

Dalam Injil Lukas dijelaskan silsilah Isa Al-Masih mulai dari Yusuf hingga Adam, anak Allah. Namun dalam Injil Matius, penulis menjelaskan silsilah Isa Al-Masih mulai dari Abraham hingga Yusuf.

Kedua-duanya tidak ada yang salah dan saling bertentangan. Hanya kedua penulis menjelaskan silsilah Isa Al-Masih dari sudut pandang yang berbeda.
Injil Lukas menjelaskan garis silsilah dari keturunan terbawah hingga ke atas. Sedangkan Injil Matius menjelaskan dari urutan atas hingga keturunan terbawah.

~
NN
# moer 2013-02-16 21:47
*
Staff IDI,

Mohon ijin untuk membantu menjelaskan, jika ada yang salah tolong diperbaiki.

To: Hamba Allah,

1. Mathan (seorang keturunan Daud dari Salomo) menikahi Estha. Dari perkawinan itu lahirlah Yakub. Namun Mathan ini kemudian wafat, dan Estha kemudian menikah kedua kali dengan Mathat (seorang keturunan Daud dari Nathan), dan dari pernikahan itu, lahirlah Heli (Eli)

2. Periode silsilah yang dijabarkan antara Injil Matius dan Lukas berbeda. Injil Matius hanya menjabarkan sampai ke Abraham sedangkan Injil Lukas menjabarkan sampai kepada penciptaan Adam. Maka jumlah generasinya tidak mungkin sama.

Semoga bermanfaat.
# Staff Isa dan Islam 2013-02-20 11:08
~
Saudara Moer,

Terimakasih atas penjelasan yang sudah saudara berikan. Semoga bermanfaat dan menjadi pencerahan bagi saudara Hamba Allah.
~
SO
# markus 2013-02-20 08:10
*
Saya bersaksi bahwa Tuhan itu Allah, sebagimana yang telah disampaikan nabi-nabi sebelumnya untuk beriman pada Allah. Dan Isa putra Maryam pun beriman pada Allah, sebagaimana umat Islam mengagungkan Isa putra Maryam sebagai nabi Allah dan umat Kristen malah menyelewengkan bahwa Isa itu Tuhan.

Al Quran Surat An Nisa ayat 171:" Wahai Ahli Kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu, dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar. Sesungguhnya Al Masih (Kristus), Isa (Yesus) putera Maryam (Maria) itu, adalah utusan Allah dan (yang diciptakan dengan) kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam (Maria), dan (dengan tiupan) roh dari-Nya. Maka berimanlah kamu kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dan janganlah kamu mengatakan: "(Tuhan itu) tiga", berhentilah (dari ucapan itu). (Itu) lebih baik bagimu. Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa, Maha Suci Allah dari segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya."
# Staff Isa dan Islam 2013-02-22 08:42
~
Saudara Markus,

Pertama, orang Kristen mengimani Tuhan yang esa. Jadi, sebagaimana orang Islam menyembah satu Tuhan, demikian juga orang Kristen menyembah satu Tuhan, bukan dua atau tiga tuhan. “Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa!” (Taurat, Kitab Ulangan 6:4).

Lalu apa yang dimaksud dengan Allah Bapa, Kalimat Allah, dan Roh Kudus? Jawabannya: Ketiganya adalah nama Allah yang mempunyai esensi yang sama dan tidak dapat dipisahkan. Atau disering disebut dengan Tri-Tunggal atau tiga dalam satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Penjelasan tentang Tri-Tunggal Allah dapat saudara baca pada link ini: http://tinyurl.com/d2k6hcw.

Kedua, orang Kristen tidak pernah menyelewengkan dan membuat Isa menjadi Tuhan. Menurut saudara, adakah manusia yang layak dijadikan Tuhan? Jelas Alkitab tidak pernah memberi pengajaran yang demikian.

“Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Pertama dan Yang Terkemudian, Yang Awal dan Yang Akhir" (Injil, Kitab Wahyu 22:13). Isa Al-Masih memperkenal diri-Nya sebagai Alfa dan Omega. Artinya, Dia mempunyai sifat yang kekal.

Pertanyaan untuk saudara Markus, adalah manusia yang mempunyai sifat kekal selain Allah itu sendiri?
~
SO
# moer 2013-02-20 11:55
*
To: Markus,

Sdr Markus, ayat yang saudara tulis sudah berulang kali dibawa dalam komentar yang teman-teman saudara tulis di sini. Saya rasa tidaklah bijaksana saudara memberikan pendapat saudara hanya berdasarkan ayat dari Al-Quran saudara, sementara sumber pengajaran kami bukan hanya berasal dari Al-Quran.

Kami juga memiliki dasar dari Alkitab yang kami yakini kebenarannya dan keasliannya, dimana didalamnya tertulis bahwa Yesus adalah kalimat Allah yang menjadi manusia yang bahkan diakui oleh kitab saudara.

“Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah” (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:1)
# abraham 2013-02-20 14:07
*
To: Moer,

Firman adalah Kalimat.
Jika pendemo di suatu tempat mendemokan upah gaji UMR, mereka sedang berfirman, artinya mereka sedang mengucapkan (kalimat).

Firman adalah kata.

Jika anda belajar bahasa Arab, anda akan menemukan arti 'firman'. Jadi salah besar jika firman adalah Allah. Hanya mengada-ada. Ayo mulai membuka diri, niscaya ada suatu kebaikan yang ada di diri anda untuk mengenal sesuatu yang benar, jangan menutupi diri anda dengan kebohongan anda sendiri dan ego.
# Staff Isa dan Islam 2013-02-22 08:43
~
Saudara Abraham,

Terimakasih untuk penjelasan yang saudara berikan di atas.

Saya akan mengutip satu ayat dari Al-Quran, “Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kalimat (yang datang) daripada-Nya, namanya Al Masih Isa putra Maryam” (Qs 3:45).

Perhatikan ayat di atas, dikatakan bahwa Isa adalah Kalimat yang datang dari Allah. Dengan kata lain, DNA yang ada dalam diri Isa adalah DNA Allah itu sendiri, sebab Dia datang dari Allah. Bila Isa dan Allah mempunyai DNA yang sama, maka siapakah Isa sebenarnya?

Dan lagi, ayat di atas tidak mengatakan bahwa Isa diciptakan bukan?

Perhatikan ayat ini, “Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah. Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan. Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran” (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:1-3; 14)
~
SO
# moer 2013-02-20 16:16
*
To: Abraham

Sdr. Abraham, dimana anda menemukan kalimat pendemo sedang berfirman? Anda itu mengada-ada, yang berfirman itu Tuhan, pendemo itu berbicara, berkata-kata. Jangan menyamakan Kalimat Allah dengan kalimat pendemo.

Coba anda baca lagi komentar saya sebelumnya, kan saya sudah bilang, Firman Allah = Kalimat Allah, dimana letak kata-kata saya yang keliru?
# abraham 2013-02-21 20:31
*
Firman itu adalah Allah. Itu letak kesalahan anda.

Saya cantumkan tulisan anda, coba diteliti kembali apa yang anda tulis sendiri.

Yoh 1:1 Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah

Firman = kata-kata (kalimat).
# Staff Isa dan Islam 2013-02-22 08:44
~
Saudara Abraham,

Kami sudah checking lagi komentar asli yang ditulis oleh saudara Moer. Di sana kami tidak menemukan bahwa Saudara Moer menuliskan:

Firman = kata-kata (kalimat).

Kalimat ini adalah interpretasi saudara sendiri atas kutipan ayat yang diberikan oleh saudara Moer. Silakan saudara membaca penjelasan kami pada kolom komentar saudara di atas. Dan untuk lebih mengetahui mengapa Isa disebut Kalimat Allah, saudara dapat membaca penjelasan pada artikel ini: http://tinyurl.com/dx4cc9k.
~
SO
# moer 2013-02-22 14:22
*
To: Abraham,

Saya mengerti maksud saudara Abraham.

Saya menulis: “Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah” (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:1)

Staff IDI menulis: “Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kalimat (yang datang) daripada-Nya, namanya Al Masih Isa putra Maryam” (Qs 3:45).

Di sinilah yang saya katakan bahwa apa yang tertulis dalam Injil, Rasul Besar Yohanes 1:1, diakui juga oleh Qs 3:45, bahwa Isa putra Maryam adalah Firman Allah.

Ingat: Firman Allah = Kalimat Allah

Selanjutnya Firman itu adalah Allah, karena tentunya kita tidak bisa memisahkan Allah dengan Firman-Nya. Firman itu melekat pada pribadi Allah. Anda bisa bayangkan Allah yang tidak punya Firman?
# lio 2013-03-20 14:08
*
Al-Quran diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW untuk membenarkan kitab-kitab sebelumnya. Karena Al-Quran diturunkan setelah kitab-kitab lain (Taurat, Zabur, Injil) ada.

Apa mungkin jika kitab-kitab lain itu mengoreksi Al-Quran padahal Al-Quran belum ada saat itu? Pastilah jawabannya tidak. Tetapi Al-Quranlah yang dapat mengoreksi Injil.
# Staff Isa dan Islam 2013-03-26 23:16
~
Saudara Lio,

Alkitab/Injil dan Al-Quran adalah tulisan yang mencatat beberapa peristiwa yang kita anggap memiliki akar cerita yang sama termasuk kesamaan tokoh, tempat, waktu dan peristiwa. Jadi mereka bisa saling mengkoreksi. Karena bentuknya tulisan maka Alkitab masih bisa berbicara bahkan mengkritik kitab kemudian apabila menyangkut hal-hal yang sama tersebut.

Bukankah kitab hukum KUHP dan KUHAP di negara kita ini ditulis pada situasi dan zaman yang berbeda namun masih berlaku sebagai kekuatan negara untuk menegakan hukum hingga saat ini?

Nah, Alkitab mencatat peristiwa terdahulu dan kemudian Al-Quran mengulanginya. Masalahnya adalah ketika kitab terkemudian diperhadapkan dengan Alkitab dan fakta sejarah rupanya ada banyak perbedaan di dalam Al-Quran. Dan Al-Quran menuduh bahwa Alkitab telah merubah sejarah yang sebenarnya maka ini tidak masuk akal. Bukankah saksi mata adalah bukti akurat? Dan Alkitab adalah saksi mata tetapi mengapa Al-Quran justru bertentangan.
~
NN
# moer 2013-03-21 11:14
*
Quoting lio:
al-quran diturunkan kepada nabi muhammad saw untuk membenarkan kitab-kitab sebelumnya.... karena al-quran diturun kan setelah kitab-kitab lain(taurat,zabur,injil) ada..Apa mungkin jika kitab-kitab lain itu mengoreksi alquran padahal al quran belum ada saat itu?...pastilah jawabannya tidak...tetapi,al quranlah yang dapat mengoreksi injil

Injil jelas tidak mengkoreksi Al-Quran, Injil bahkan tidak mengenal Muhammad, demikian halnya dengan Taurat, Zabur, dan kitab para nabi.

Al-Quran jelas tidak dapat dipakai untuk mengoreksi kitab-kitab sebelumnya.

Kalau anda pikir kitab yang paling akhir keluar harus selalu diakui sebagai kitab penyempurna, mungkinkah anda mau mengakui True Furqan menyempurnakan Al-Quran anda?
# kashmir 2013-03-23 08:24
*
Ini adalah bukti bahwa Injil sudah tidak asli lagi:

Allah menciptakan langit dan bumi beserta isinya;
Kejadian 1 ayat 3-5: Allah menciptakan siang, malam, petang dan pagi pada hari-pertama.
Kejadian 1 ayat 14-19: Benda-benda penerang cakrawala, matahari dan bulan pada hari ke-empat.

Logikanya,siang dan malam ada karena adanya matahari. Tetapi kenapa justru siang dan malam ada terlebih dahulu sebelum adanya matahari?

Ini salah satu bukti Injil tidak asli lagi dan masih banyak bukti-bukti yang apabila dijabarkan maka bisa dibuatkan satu buku.
# Staff Isa dan Islam 2013-03-26 23:27
~
Saudara Kashmir,

Tentu saudara pernah mendengar bahwa selain benda-benda penerang di langit kini ada juga benda penerang di bumi yang dibuat oleh Thomas Alfa Edison.

Allah menciptakan terang pada hari pertama dan menciptakan sistem waktu pagi, siang dan malam tetapi rupanya Allah menetapkan benda-benda penerang pada hari keempat. Itu benar. Dan bisa saja, dimana salahnya.

Apakah terang dan waktu hanya bisa terjadi oleh matahari, bulan dan bintang. Manusia sudah membuktikan menciptakan lampu penerang tanpa harus mengandalkan matahari dan bulan. Apalagi Allah.

Di sorga sudah ada terang dan mengenal waktu jauh sebelum bumi kita ada.
~
NN
# alhy 2013-03-23 12:45
*
Babi sudah jelas di haramkan oleh Allah, dan yang keluar dari mulut adalah najis karena dari hati timbul segala pikiran jahat, pembunuhan, perzinahan, percabulan, pencurian, sumpah palsu dan hujat.

Yang pasti kedua duanya di benci oleh Allah berarti harus dihindari dan tidak di lakukan tapi kenapa orang Nasrani dengan begitu berani mengatakan mana yang paling dibenci oleh Allah.

Sungguh terlalu ya orang Nasrani. Kalau saya tidak berani menjawabnya karena saya tidak tahu apa yang dipikirkan oleh Tuhan Allah swt.
# Staff Isa dan Islam 2013-03-26 23:39
~
Saudara Alhy,

Orang Nasrani berani seperti yang saudara maksud karena mereka diberikan Allah mandat sebagai garam dan terang dunia.

"Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang. Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi” (Injil, Rasul Besar Matius 5:13-14).

Garam memiliki banyak kegunaan salah satunya adalah untuk penyedap masakan dan mencegah pembusukan. Nah, umat Nasrani ditetapkan Tuhan sebagai garam yang dapat menyegarkan dan mempersedap kehidupan manusia bahkan mencegah pembusukan manusia karena pengaruh kejahatan dunia.

Umat Nasrani juga sebagai terang yang menerangi sesamanya dari dalam gelap dunia yang menakutkan.
~
NN
# kashmir 2013-03-28 18:19
*
Quoting Staff Isa dan Islam:
~
Saudara Kashmir,

Tentu saudara pernah mendengar bahwa selain benda-benda penerang di langit kini ada juga benda penerang di bumi yang dibuat oleh Thomas Alfa Edison.

Allah menciptakan terang pada hari pertama dan menciptakan sistem waktu pagi, siang dan malam tetapi rupanya Allah menetapkan benda-benda penerang pada hari keempat. Itu benar. Dan bisa saja, dimana salahnya.

Apakah terang dan waktu hanya bisa terjadi oleh matahari, bulan dan bintang. Manusia sudah membuktikan menciptakan lampu penerang tanpa harus mengandalkan matahari dan bulan. Apalagi Allah.

Di sorga sudah ada terang dan mengenal waktu jauh sebelum bumi kita ada.
~
NN


Kalau begitu, apakah saudara admin bisa memberi tahu saya apa yang digunakan sebagai penerang ketika matahari belum diciptakan? Apakah ada dasarnya di dalam Alkitab anda? Tunjukkan kepada saya. Pernyataan anda menunjukan Alkitab sangat tidak ilmiah.
# Staff Isa dan Islam 2013-04-02 11:33
~
Saudara Kasmir,

Kebanyakan orang tahu bahwa terang bukan datangnya dari matahari saja. Allah maha kuasa yang tidak dibatasi oleh ciptaan-Nya. Apakah Allah dibatasi oleh satu benda penerang saja? Pasti tidak.

Allah dapat melakukan apa saja diluar kemampuan berpikir manusia. Mungkin bagi saudara kemahakuasaan Allah itu tidak ilmiah. Apakah saudara dapat menjelaskan Allah secara ilmiah?

Bagi umat Islam Allah adalah Allah jika Ia tidak mampu melakukan apa yang tidak mampu dipikirkan umat Islam. Sedangkan bagi pengikut Isa Al-Masih, Allah adalah Tuhan pencipta jika Ia mampu melakukan apa yang tidak mampu dipikirkan dan dikerjakan umat-Nya.
~
NN
# hendra 2013-03-28 19:43
*
Pernyataan anda dapat membingungkan umat Muslim. Jika anda yakin itu tidak diubah, bisa buktikan?

Sudah jelas kelihatan diubah tapi masih saja anda membuat orang bingung.

Contoh jelas tentang bersunat. Juga nabi Isa Al-Masih dikatakan mati baru naik ke langit, padahal jelas-jelas nabi Isa Al-Masih bersunat dan tidak mati melainkan diangkat Allah ke langit. Lalu Siti Maryam dibilang tuhan ibu.

Penulis jangan membuat orang ragu. Manusia di anugerahi otak untuk berfikir.

Allah menjamin Al-Quran tidak bisa diubah-ubah karena Allah mengilhamkan penghafal-pengh afal Al-Quran. Kalau orang Kristen mana ada penghafal karena tidak menarik untuk dihafal dan ditilawahkan beserta irama lagu, tidak semenarik Al-Quran.

Jadi tolong tarik artikel anda ini karena bisa membingungkan.
# Staff Isa dan Islam 2013-04-02 11:27
~
Saudara Hendra,

Baik Isa Al-Masih maupun Al-Quran dengan jelas menyatakan bahwa Firman Tuhan tidak pernah dapat diubah. Isa Al-Masih mengatakan, “Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi” (Injil, Rasul Besar Matius 5:18).

Dalam peristiwa lainnya, Isa Al-Masih mengatakan, “Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu” (Injil Rasul Besar Matius 24:35).

Al-Quran mengatakan, “Telah sempurnalah kalimat Tuhanmu sebagai kalimat yang benar dan adil. Tidak ada yang dapat merobah-robah kalimat-kalimat -Nya dan Dia lah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui” (Sura Al-An’am 6:115).

Jika Al-Qur’an menyatakan tidak ada yang dapat mengubah Firman Tuhan, kenapa Anda menuduh Tuhan tidak cukup kuat untuk melindungi Firman-Nya dari orang-orang jahat? Apakah Anda pikir Tuhan tertidur ketika orang-orang jahat mengubahnya?

Mungkin, yang paling baik adalah Anda membaca Alkitab dan coba putuskan sendiri apakah Alkitab sudah diubah atau tidak.
~
NN
# Mustamar 2013-03-30 20:20
*
Orang Yahudi dan Kristen tidak ada metode mempertahankan atau menulis dalam bentuk kitab. Jarak yang panjang dari Perjanjian Lama lebih 1000 tahun, dimana setelah Musa mati dipakai "oral low", kalau menurut keterangan Al-Quran, rahib-rahibnya banyak yang menyembunyikan kitab-kitabnya/ tidak diajarkan.

Bagi Kristen bahwa setelah peristiwa penyaliban, murid-murid Yesus bertebaran dan tidak menyusun injil secara bersama-sama. Injil yang disebut perkabaran tentang Yesus, dengan sendirinya ditulis apa yang teringat.

Allah tidak tinggal diam, dengan mewahyukan kembali kepada Nabi Muhammad.s.a.w. Itu sebabnya ayat Al-Quran ada yang sama ceritanya dengan Taurat dan Injil tetapi berbeda substansi. Itu bukan karena Muhammad menyalin/membac a Taurat dan Injil sebab Nabi Muhammad orang buta huruf karena beliau sudah yatim piatu sejak kanak-kanak.
# Staff Isa dan Islam 2013-04-04 20:36
~
Saudara Mustamar,

Berarti menurut saudara Alkitab telah dipalsukan sebelum zaman Muhammad. Mari kita buktikan.

Muhammad percaya bahwa kitab Taurat, Mazmur dan Injil yang ada dalam jamannya adalah akurat. Al- Quran diberikan untuk membenarkan bahwa kitab-kitab suci yang ada di jaman Muhammad tidak pernah diubah. “Dia menurunkan Al Kitab (Al-Qur’an) kepadamu dengan sebenarnya; membenarkan kitab yang telah diturunkan sebelumnya dan menurunkan Taurat dan Injil, sebelum (Al-Qur’an), menjadi petunjuk bagi manusia, dan Dia menurunkan AlFurqaan (Al Furqaan ialah kitab yang membedakan antara yang benar dan yang salah)” (Qs 3:3-4).

Muhammad diberi instruksi untuk membaca Taurat, Mazmur dan Injil. “Maka jika kamu (Muhammad) berada dalam keragu-raguan tentang apa yang Kami turunkan kepadamu, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang membaca kitab sebelum kamu. Sesungguhnya telah datang kebenaran kepadamu dari Tuhanmu, sebab itu janganlah sekali-kali kamu termasuk orang-orang yang ragu-ragu. Dan sekali-kali janganlah kamu termasuk orang-orang yang
mendustakan ayat-ayat Allah yang menyebabkan kamu termasuk orang-orang yang rugi”
(Qs 10:94-95).

Jika Alkitab sudah dirubah pastilah Tuhan tidak akan meminta Muhammad untuk membacanya. Muhammad juga mengutip banyak ayat dari Taurat, Mazmur, dan Injil. Jika kitab-kitab tersebut sudah diubah, seorang nabi pasti akan mengetahuinya dan tidak memakainya.
~
NN
# Mustamar.Sutan 2013-04-08 13:44
*
Staf IDI: Inilah pernyataan Qs 3 (Ali Imran): 11 " hai ahli kitab (Yahudi & Nashara), mengapa kamu mencampur adukkan yang benar dengan yang bathil dan mengapa kamu menyembunyikan yang benar padahal kamu mengetahuinya."

Agama Kristen bukan ajaran Yesus sebab panggilan Kristen diciptakan oleh Barnabas dan Paulus "Di Antiokhia-lah murid-murid itu untuk pertama kali disebut Kristen "(Kis 11: 23-26). Sedang Al-Quran pengikut Yesus disebutnya dengan Nasrani karena Yesus berasal dari Nasareth. Kenapa Umat Kristen menyebut Yesus Tuhan padahal dalam Yesaya 46: 5 " Kepada siapakah kamu hendak menyamakan Aku, hendak membandingkan dan mengumpamakan Aku, sehingga kami sama?".

Apakah ayat ini tidak ditujukan kepada umat Kristen? Yang menyamakan Yesus dengan Allah (Bapa)?
# Staff Isa dan Islam 2013-04-14 12:19
~
Saudara Mustamar,

Isa Al-Masih bukan pembuat atau pembawa agama tertentu, termasuk Kristen. Isa Al-Masih memberikan jawaban atas kefrustasiaan manusia dalam mencari jalan keselamatan dan pengampunan dosa.

Sebelum Isa Al-Masih datang telah berdiri banyak agama. tetapi semua itu tidak dapat menyelamatkan manusia (bahkan hingga saat ini agama tidak menyelamatkan)  dari hukuman neraka, karena hanya Allah yang sanggup menyelamatkan. Dialah Isa Al-Masih yang datang ke dunia untuk menyelamatkan manusia yang percaya kepada-Nya. Isa Al-Masih berkata, "Kata Isa Al-Masih kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa(Sorga), kalau tidak melalui Aku" (Injil Rasul Besar Yohanes 14:6).
 
Isa Al-Masih memerintahkan kepada murid-murid-Nya supaya memberitakan jalan keselamatan kepada bangsa-bangsa, supaya mereka juga mendengar kabar baik yang datang dari Allah. Maka banyaklah  orang yang diselamatkan. D an setelah Isa Al-Masih naik ke sorga, orang-orang yang menerima keselamatan tersebut disebut Pengikut Jalan Allah.
 
Setelah semakin bertambahnya orang-orang yang menerima keselamatan dalam Isa Al-Masih maka kelompok orang yang menolak Jalan Allah menyebut para Pengikut Jalan Allah itu dengan nama Kristen, artinya "pengikut Krisitus" sebutan ini diberikan sebagai sindiran. Maka sejak itu orang-orang menyebut Kristen.
~
NN
# hakkuallah 2013-04-10 10:08
*
Staff Kristen

Kalau untuk mempelajari Alkitab, manusia itu selalu berubah-rubah. Orang islam lebih banyak tahu dibandingkan agama lain. Sebab, hanya Allahlah yang lebih tahu, dan hanya Allahlah yang memberitahukan informasi semua itu melalui Rasulullah saw.

Sesudah nabi dan rasul tiada, biasanya beberapa tahun atau beberapa abad saja mereka mulai menyimpang dari ajaran para nabi dan rasul, lalu Allah memperbaharui lagi melalui utusan lagi dan begitu juga seterusnya, sampai kepada Nabi Muhammad saw, setelah beliau, tidak ada seorang nabi dan rasul lagi, yang ada adalah para sahabat dan ulama. Dan mereka bukan seorang nabi dan rasul. Kalau seandainya Nabi Muhammad saw bukan penutup para nabi dan rasul, pastilah penyimpangan yang terjadi, akan diutus kembali oleh Allah swt kpd hamba yang shaleh yang menjadi nabi dan rasul. Tapi rupanya Allah swt mengutus Nabi Muhammad saw sebagai penutup Nabi, yang bisa bertahan adalah ummat beliau dan sudah 14 abad lamanya.
# Staff Isa dan Islam 2013-04-14 12:23
~
Saudara Hakkuallah,

Klaim saudara bahwa umat Muslim lebih tahu Alkitab dan hanya Islam yang dapat bertahan dari penyimpangan tampaknya kurang tepat.

Sejarah membuktikan bahwa hingga saat ini Islam terpecah menjadi banyak aliran. Semua aliran mengklaim bahwa alirannya yang benar. Perbedaan aliran ini berbuntut kepada tindakan anarkhis. Islam mana yang benar, tidak ada yang Muslim yang tahu pasti.
~
NN
# hakkuallah 2013-04-10 10:22
*
Staff Kristen

QS:10: ayat 94. Anda kurang memahami ungkapan Al-Quran yang dimaksud, sebenarnya yang anda ungkapkan adalah sebuah terjemahan saja. Oke.

Ungkapan dalam ayat ini bukanlah untuk menerangkan keragu-raguan Muhammad, tetapi menyatakan bahwa Muhammad benar-benar telah yakin dan percaya kepada para rasul yang diutus Allah dan kitab-kitab yang diturunkan kepada mereka.

Hanya orang-orang Yahudi dan Nasranilah yang ragu-ragu. Keragu-raguan mereka itu sengaja mereka buat-buat untuk menutupi apa yang sebenarnya ada dalam hati mereka, yaitu meyakini kebenaran risalah dan kenabian Muhammad.

Ayat ini merupakan sindiran kepada pendeta-pendeta Yahudi dan Nasrani dan mengungkapkan perbuatan-perbu atan dosa yang telah mereka kerjakan. Ungkapan yang seperti ini terdapat pula pada firman Allah yang lain. Baca QS:5:116 dan perhatikan ungkapan tersebut. Apakah anda masih kurang paham? Terima kasih.
# Staff Isa dan Islam 2013-04-16 18:34
~
Saudara Hakkuallah,

Beginilah bunyi ayat tersebut:

“Maka jika kamu (Muhammad) berada dalam keragu-raguan tentang apa yang Kami turunkan kepadamu, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang membaca kitab sebelum kamu. Sesungguhnya telah datang kebenaran kepadamu dari Tuhanmu, sebab itu janganlah sekali-kali kamu temasuk orang-orang yang ragu-ragu” (Qs 10:94).

Apakah maksud saudara bahwa terjemahan Al-Quran yang beredar saat ini dikalangan Muslim merupakan terjemahan yang salah? Bukankah ayat tersebut jelas menyatakan nabi saudaralah yang ragu?

Ayat diatas tidak dapat disangkal telah menyatakan kemurnian dan keaslian Alkitab sebagai Firman Allah yang dari Allah bagi seluruh umat manusia. Apakah saudara tidak percaya Al-Quran mengakui Alkitab adalah Firman Allah yang murni?
~
NN
# bah 2013-04-11 16:29
*
“Dia menurunkan Al Kitab (Al-Qur’an) kepadamu dengan sebenarnya; membenarkan kitab yang telah diturunkan sebelumnya dan menurunkan Taurat dan Injil, sebelum (Al-Qur’an), menjadi petunjuk bagi manusia, dan Dia menurunkan AlFurqaan (Al Furqaan ialah kitab yang membedakan antara yang benar dan yang salah)” (Qs 3:3-4).

Permisi staf IDI, bisa membaca kata "membenarkan" tidak? Membenarkan di sini adalah meyakinkan kalau kitab yang lainnya memang pernah ada. Penjelasan "Al Furqaan ialah kitab yang membedakan antara yang benar dan yang salah" Al-Furqaan = nama lain dari Al-Quran.

Dapat diartikan bahwa kitab lain sudah dicampuri/ salah. Seperti dijelaskan dalam berbagai surah di Al-Quran.
# Staff Isa dan Islam 2013-04-18 14:09
~
Saudara Bah,

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, salah satu arti dari kata “membenarkan” adalah “mengiakan” atau “mengakui”.

Jadi, bila saudara Bah mengartikan kata “membenarkan” dengan “meyakinkan kalau kitab yang lainnya memang pernah ada” menurut kami arti tersebut kurang tepat. Dan kalau pun arti yang saudara katakan itu benar, tetap saja tidak ada hubungannya dengan pernyataan saudara yang berikutnya, yaitu “kitab lain sudah dicampuri/salah”.

Perhatikan ayat ini: “Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa” (Qs 5:46).

Dikatakan bahwa dalam Injil ada petunjuk dan cahaya, juga dikatakan Al-Quran “membenarkan” kitab-kitab sebelumnya. Bila memang kitab-kitab sebelum Al-Quran sudah dicampuri/salah , lalu mengapa justru Al-Quran mengatakan dalam Injil dan Taurat ada petunjuk dan cahaya? Mungkinkah manusia dapat merusak petunjuk dan cahaya yang sudah diberikan Allah?
~
SO
# kashmir 2013-04-16 11:26
*
Justru Islam memandang ciptaannya sangat ilmiah. Dari penciptaan manusia sampai penciptaan bumi. Dan Allah menciptakan semuanya tahu ada penjelasan ilmiahnya, agar kita bisa belajar. Kalau Allah menciptakan sesuatu tidak ilmiah, lalu untuk apa kita belajar di guru, ilmuan dan lain-lain?

Pernyataan anda belum menjawab pertanyaan saya, anda harus bisa mempertanggung- jawabkan perkataan anda. Anda bilang Allah menciptakan siang tanpa matahari. Kalau begitu apa yang Allah pakai? Tunjukan dasarnya.
# Staff Isa dan Islam 2013-04-18 14:10
~
Saudara Kashmir,

Maaf, kami memang tidak ahli dalam bidang geologi. Jadi kami tidak bisa menjelaskan secara detail bagaimana asal-mula jagat raya tercipta secara detail.

Namun saudara perlu ingat. Ada atau tidak secara detail dalam Alkitab tentang bagaimana asal-usul alam semesta diciptakan Tuhan, tidak dapat dijadikan tolok-ukur untuk menyatakan Alkitab sudah tidak asli.

Satu hal yang kami percaya, bahwa Allah yang kami sembah adalah Allah yang hidup. Dia mampu menjaga keutuhan firman-Nya dari tangan-tangan orang jahil yang ingin merubahnya. “Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu” (Injil, Rasul Besar Matius 24:35).
~
SO
# ardylion 2013-04-17 15:09
*
Kitab Injil pertama yang asli telah dimusnahkan oleh Paulus dari Gereja Pauline pada 325 M.
Semua naskah Injil yang bertentangan dengan Injil resmi kerajaan Romawi saat itu dibakar. Siapa saja yang memiliki salinan naskah asli dihukum mati.

Kitab Injil tertua saat ini ada dalam bahasa Yunani Kuno, bukan Yahudi kuno (Ibrani), yang terdiri dari: Kitab Perjanjian Lama (Old Testament) yang berisi Taurat dan Zabur. Kitab Perjanjian Baru (New Testament) yang berisi Injil Markus, Matius, Lukas dan Yahya, perkataan Nabi Isa dan surat pendakwah (Paulus).

Jadi kitab Injil sekarang ini buatan kerajaan Romawi. Bukan turun langsung dari Allah kepada Nabi Isa.
# Staff Isa dan Islam 2013-04-18 14:11
~
Saudara Ardylion,

Bila memang benar Kitab Injil pertama dimusnahkan pada tahun 325 M. Berarti kejadian tersebut terjadi sebelum Al-Quran ditulis. Penulisan Al-Quran sendiri diselesaikan antara tahun 650 M dan 656 M.

Bila apa yang saudara tulis di atas benar, berarti dugaan orang Kristen yang mengatakan bahwa Al-Quran bukan wahyu dari Tuhan adalah benar. Mengapa? Sebab kalau Al-Quran benar diwahyukan oleh Allah, seharusnya Allah sudah tahu bahwa Injil yang asli sudah tidak ada, bukan?

Dengan demikian Al-Quran tidak akan menuliskan “Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa” (Qs 5:46). Sebab tidak mungkin juga Allah mengatakan dalam injil palsu ada petunjuk dan cahaya. Sehingga yang dimaksud dalam ayat Qs 5:46 pastilah Injil yang asli, dimana menurut saudara Injil asli tersebut sudah dimusnahkan jauh sebelum Al-Quran ada.

Nah saudara Ardylion, manakah yang akan saudara pilih: Kitab yang sudah dimusnahkan, tetapi benar kitab tersebut wahyu dari Allah. Atau, kitab yang katanya asli, tetapi ternyata bukan wahyu dari Allah?
~
SO
# artan 2013-04-29 11:30
*
Saya mau memberikan jawaban mengapa buku Musa itu dikurangi.
Karena isinya adalah benar-benar penuh kuasa. Itu sebabnya Allah memakai orang-orang kepercayaan-Nya untuk menyembunyikan sebagian. Karena manusia sangat bodoh dan bisa-bisa memakai kata-kata itu dengan sembarangan.
# Staff Isa dan Islam 2013-04-29 15:28
~
Saudara Artan,

Menurut kami Tuhan itu Maha Tahu. Bahkan Dia tahu apa yang akan terjadi dikemudian hari hingga hari kiamat. Sebab Dia adalah Tuhan yang mengetahui segala hal.

Bila memang wahyu yang diterima Musa akan disalah gunakan manusia, tentulah Allah sudah mengetahui hal tersebut sebelum Dia memberikan itu pada Musa. Dengan kata lain, setiap wahyu yang diberikan kepada Musa adalah segala sesuatu yang manusia boleh mengetahuinya. Sehingga, tidak perlu disembunyikan sebagian dan membiarkan yang sebagian lagi diketahui manusia.

Jadi, maaf bila kami terpaksa mengatakan bahwa jawaban saudara di atas tidak beralasan.

Kitab Suci Allah menuliskan, “Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung” (Kitab Nabi Yoshua 1:8).
~
SO
# sang pencari 2013-05-08 21:27
*
1. Apakah benar Injil yang sekarang mempunyai kesalahan ilmiah?

2. Bagi orang Kristen, tahukah anda, Tuhan Maha Tahu, dari mana anda tahu Tuhan Maha Tahu?
# Staff Isa dan Islam 2013-05-10 20:02
~
Saudara Sang Pencari,

1. Tidak ada bukti bahwa Injil mempunyai kesalahan ilmiah! Bila saudara pernah membaca informasi yang mengatakan demikian, kiranya saudara tidak keberatan untuk berbagi infomasi di forum ini.

2. Kami mengetahui bahwa Tuhan Maha Tahu dari firman Allah yang terdapat dalam kitab suci-Nya. Berikut ini kami kutip ayat dari Alkitab yang menyatakan kemaha-tahuan Allah:

“Tuhan, Engkau mengetahui segala keinginanku, dan keluhkupun tidak tersembunyi bagi-Mu” (Kitab Mazmur 38:10)

“Bukankah burung pipit dijual lima ekor dua duit? Sungguhpun demikian tidak seekorpun dari padanya yang dilupakan Allah, bahkan rambut kepalamupun terhitung semuanya. Karena itu jangan takut, karena kamu lebih berharga dari pada banyak burung pipit” (Injil, Rasul Lukas 12:6-7).

Rambut di kepala saudara saja Tuhan tahu jumlahnya!
~
SO
# Edi Setiawan 2013-05-20 14:02
*
Sebelumnya saya ingin tanyakan beberapa hal:

1. Bagian manakah dalam Alkitab yg merupakan Taurat Musa?

2. Benarkah Taurat dalam Alkitab tersebut ditulis oleh Musa ?
# Staff Isa dan Islam 2013-05-23 23:12
~
Saudara Edi Setiawan,

Terimakasih atas pertanyaan saudara.

Kitab Taurat yang ditulis oleh Musa yaitu Kejadian, Keluaran, Imamat, Bilangan, dan Ulangan.
~
NN
# Edi Setiawan 2013-05-24 12:39
*
Benarkah Musa yang menulis ini:

Ulangan 31:9 "Setelah hukum Taurat itu dituliskan Musa, maka diberikannyalah kepada imam-imam bani Lewi, yang mengangkut tabut perjanjian TUHAN, dan kepada segala tua-tua Israel. (26) "Ambillah kitab Taurat ini dan letakkanlah di samping tabut perjanjian TUHAN, Allahmu, supaya menjadi saksi di situ terhadap engkau."


Ulangan 34:(5) "Lalu matilah Musa, hamba TUHAN itu, di sana di tanah Moab, sesuai dengan firman TUHAN. (6) Dan dikuburkan-Nyal ah dia di suatu lembah di tanah Moab, di tentangan Bet-Peor, dan tidak ada orang yang tahu kuburnya sampai hari ini."

Musa tidak mungkin menulis di dalam Taurat yang isinya menceritakan kejadian setelah dia menulis Taurat juga tentang kematiannya sendiri.

Kesimpulan:

Lima kitab pertama Alkitab Perjanjian Lama tidak ditulis oleh Musa atau sudah ditambah/dikura ngi oleh orang lain.
# Staff Isa dan Islam 2013-06-13 16:44
~
Saudara Edi Setiawan,

Sebagai pemimpin bani Israil, Musa tidak bekerja seorang diri. Ia memiliki rekan-rekan kerja yang dipilih Tuhan mendampinginya. Ada Harun, Miriam, Yosua dan masih banyak lagi pemimpin lainnya.

Dan Yosua adalah salah satu ajudan yang dipercayai Musa. Bahkan setelah mendekati ajalnya, Allah memerintahkan Musa untuk mengangkat Yosua sebagai ganti Musa. Yosua melanjutkan tugas Musa membimbing umat Israel mentaati hukum-hukum Tuhan. Dan Yosua melanjutkan penulisan akhir kitab Taurat yang menceritakan riwayat kematian Musa.

“Sesudah Musa hamba TUHAN itu mati, berfirmanlah TUHAN kepada Yosua bin Nun, abdi Musa itu, demikian:” (Kitab Yosua 1:1)

Dan Yosua bin Nun penuh dengan roh kebijaksanaan, sebab Musa telah meletakkan tangannya ke atasnya. Sebab itu orang Israel mendengarkan dia dan melakukan seperti yang diperintahkan TUHAN kepada Musa” (Taurat Kitab Ulangan 34:9)
~
NN
# Edi Setiawan 2013-05-24 12:43
*
Pertanyaannya:

1. Siapakah penulis/editor 5 Kitab pertama Alkitab PL tersebut?

2. Apa hubungan si-penulis/edit or ini dengan Musa?

3. Jika penulis/editorn ya tidak diketahui, bisa dipercayakah kebenaran tulisannya ?

4. Kitab-kitab tersebut ditulis setelah Hukum Taurat ditulis Musa, jadi manakah Taurat yang sebenarnya?

5. Jika benar kitab-kitab tersebut hanya berisi kejadian sejarah yang ditulis sejarawan, pantaskah masuk kedalam bagian kitab suci?

6. Atau masihkah kitab dianggap suci, jika ada campur tangan manusia yang namanyapun tidak diketahui?
# Staff Isa dan Islam 2013-06-13 16:55
~
Saudara Edi Setiawan,

Disinilah letak keterbatasan Al-Quran. Al-Quran mengutip beberapa kisah di dalam Alkitab yang cocok dengan filosofinya dan mengabaikan keterangan sepenuhnya kisah-kisah para nabi yang tidak "disukai". Karenanya Islam tidak mengenal Yosua, padahal faktanya sepeninggal Musa harus ada penerus yang memimpin umat Israel. Dan Yosua pengganti Musa yang dipilih Allah. Semua tercatat dalam Alkitab. Saran kami, silahkan kembali mempelajari Alkitab dengan benar.
~
NN
# priyayicilik 2013-05-30 17:02
*
Al-Quran dan Hadist jelas berbeda tingkatan. Hadist untuk menjelaskan Al-Quran yang tidak mudah dimengerti manusia pada jaman itu. Logikanya jika semua ilmu dimasukkan di dalam Quran, maka tidak akan cukup untuk ditulis, begitu pula hadist.

Quran jelas di dijaga kemurniannya dengan munculnya Hafidz/penghapa l Quran dengan satu bahasa arab yang sama. Bagaimana dengan injil?

Berbeda dengan hadist, hadist saja ada yang shoheh ada yang palsu (karena tidak ada hafidz hadist). Bagaimana dengan Injil 4 versi?

Padahal hadist umurnya lebih muda daripada Injil dan Taurat. Atas dasar redaksi (setahu saya redaksi asli berasal dari arab juga) manakah untuk Injil dan Taurat yang masih murni? Apakah banyaknya alih bahasa dan redaksi tidak membuat artinya menjadi melenceng/banya k arti?
# Staff Isa dan Islam 2013-06-17 09:26
~
Saudara Priyayicilik,

Umat Muslim saat ini percaya bahwa Al-Quran yang ada saat ini adalah juga yang sama dengan yang diterima Muhammad dan berarti sama seperti dari sorga. Dan banyak Muslim tidak percaya bahwa pernah disuatu masa tertentu Al-Quran beredar dengan berbagai versi.

Telah terbukti bahwa pada saat kematian Muhammad tidak didapati kumpulan wahyu yang telah disusun rapi seperti Al-Quran sekarang ini. Dan tampaklah telah terjadi suatu proses editorial. Beberapa waktu setelah kematian Muhammad barulah wahyu-wahyu itu dikumpulkan oleh para pemimpin Muslim dari catatan yang ditulis di atas daun-daun, batu-batu, tulang belikat Onta dll. Serta dari ingatan orang-orang. Hasil dari pengumpulan berbagai koleksi tampak saling berbeda.

Khalifah Usman memutuskan untuk memperbaiki situasi dan mengumpulkan para ulama untuk menciptakan teks standard resmi antara tahun 650-656 yang disebarkan secara luas dan disaat yang sama mengeluarkan perintah agar semua versi lainya dimusnahkan.

Petikan naskah Al-Quran paling tua yang masih bertahan, tertanggal tidak lebih awal dari abad ke-2 Hijjriah. Naskah-naskah itu ditulis dengan tulisan Kufic yang hanya menggunakan huruf konsonan. Hasilnya adalah interpretasi yang rancu dan terbuka seperti bila seluruh huruf vokal dan tanda baca dihilangkan dari teks berbahasa Indonesia. Belakangan hari barulah penempatan huruf vokal dan tanda baca lainya ditambahkan.

Berbagai versi yang berbeda terus bermunculan sampai paling tidak abad 10 M, ketika beberapa ulama Islam dipenjara karena menolak meninggalkan Al-Quran versi pilihan mereka. Bahkan hingga pertengahan abad ke-20 masih ada dua versi yang dipakai. Suatu fakta yang menggemparkan umat Muslim.

Karenanya berdasarkan bukti-bukti tersebut, argumen kaum muslim bahwa orang Kristen telah merubah kitab suci mereka sedangkan kitab-kitab suci Islam tidak pernah diutak-atik merupakan pernyataan yang tidak akurat.
~
NN
# toli 2013-05-31 08:19
*
Kalau berdiskusi dengan kaum Muslim (fanatik) seperti berdiskusi dengan anak TK yang tanya ini terus tanya itu. Mereka tidak pernah baca Taurat dan Injil, hanya mendengar kutipan ini itu lalu berkata-kata dengan yakin bahwa itu benar ini salah.
Kita sudah membaca Al-Quran sehingga berani meyakini mana yang benar mana yang palsu. Dan kalau mereka yakin bahwa ada kebenaran dalam Al-Quran, seharusnya ilmiah sedikit dong.
Saya pernah bekerja di perusahaan yang semua rekan adalah Muslim yang baik dan sederhana. Saya sudah membaca Al-Quran dan ketika mereka mengajak saya masuk Muslim secara kelakar saya menjawab bahwa setelah membaca Al-Quran saya justru menyesal karena tidak hidup sebagai orang Katolik yang baik. Seperti tikus mati di atas beras, karena setelah membaca Al-Quran saya sadar bahwa saya tidak menjadi hamba Allah, tetapi anak-anak Allah, yang berdoa dan berpuasa sebagai sebuah kesadaran seorang anak.
# Staff Isa dan Islam 2013-06-15 21:53
 ~
Saudara Toli,

Terimakasih atas komentar dan pengalaman yang saudara bagikan. Bersyukur jika saudara sudah menemukan kebenaran dalam Isa Al-Masih. Kiranya saudara-saudara kita yang lain juga dibukakan hati dan pikirannya untuk melihat kebenaran.
~
NN
# anas 2013-06-12 02:29
*
Mana Alkitab asli berbahasa Yesus Aramik?

Kenapa banyak dimasukkan syair syair buatan manusia ke dalam Alkitab?

Sejak usia berapa Yesus jadi Tuhan?
# Staff Isa dan Islam 2013-06-17 09:19
~
Saudara Anas,

Naskah asli Alkitab untuk Perjanjian Lama masih ada hingga saat ini. Naskah tersebut ditulis 100 tahun sebelum Isa Al-Masih datang ke dunia. Cetakan Alkitab berbahasa Aramik bisa saudara temukan di toko-toko buku Kristen yang menyediakan. Di Israel saat ini, Alkitab tetap menggunakan bahasa asli tentunya.

Kami tidak paham syair yang mana yang saudara sebutkan syair manusia yang dimasukan dalam Alkitab. Alkitab adalah Firman Allah. Bentuk penulisannya narasi, syair dan lain-lain. Nabi Ayub, Raja Daud, Sulaiman, dan nabi Yeremia menuliskan banyak Firman Allah dalam bentuk syair.

Jika saudara ingin tahu sejak usia berapa Isa Al-Masih menjadi Tuhan, silahkan menyelidiki dahulu sejak kapan dan sampai kapan Isa Al-Masih sebagai yang terkemuka di dunia dan akhirat seperti yang dicatat dalam Qs 3:45.
~
NN
# Bird007 2013-06-20 02:58
*
Sebelumnya, terimakasih kepada staff I&I, saya merasa terberkati sekali dengan menemukan situs ini. Banyak pertanyaan selama 30 tahun kehidupan saya sudah terjawab. Kiranya kalian semua diberkati Tuhan berlimpah-limpah.

Tabari v 8, p.123, 124 : awal mula diracun
Sahih Bukhari 59:713 : akhir dampak racun tersebut

Sebetulnya dari kedua surat tersebut sudah terlihat sumber permasalahanya.
Nabi Muhamad mati diracun dan tidak lulus test kenabian berdasarkan pengetahuan orang Yahudi, dimana seorang nabi asli akan selamat apabila diracun.
Dan berdasarkan kisah tersebut sebenarnya dapat disimpulkan kebenaran dari surat-surat yang berada di Al-Quran maupun perkataan Nabi Muhammad.

Semoga Anda sekalian mendapat tuntunan Roh kudus untuk melihat kebenaran yang ada.
# sang pembela 2013-06-23 10:53
*
Kalau Alkitab masih murni mengapa banyak kontradiksi di dalamnya? Bukan satu atau dua atau sepuluh bahkan ratusan ayat-ayat yang bertentangan dan tidak diterima oleh logika dan ilmu pengetahuan.
# Staff Isa dan Islam 2013-06-24 21:10
~
Umat Muslim selalu mengatakan ada kontradiksi dalam Alkitab.
Hal itu terjadi karena mereka hanya membaca dan menterjemahkan ayat-ayat Alkitab secara per-ayat. Alkitab ditulis secara sistematis. Dimulai dari penciptaan alam semesta, manusia pertama, lalu hari penghakiman. Semua disusun secara berkesinambunga n. Sehingga, dalam memahami ayat-ayat Alkitab, kita perlu melihat pada ayat sebelum dan sesudahnya.

Berbeda dengan Al-Quran, dimana penyusunan ayatnya tidak sistematis. Juga ayat-ayatnya berdiri sendiri.
~
SO
# dodik 2013-06-24 22:55
*
Admin,

Anda mengatakan Alkitab ditulis secara sistemis dan Al-Quran tidak sistemis, pakai dasar apa? Siapakah yang meletakkan urutan Injil seperti sekarang? Apakah Yesus atau penulisnya? Sementara Alkitab dikumpulkan jauh setelah mereka.

Anda bisa bilang ada penandanya dan lain sebagainya, tapi selama yang mengumpulkan bukan level nabi, hanya manusia biasa maka tidak ada jaminan bahwa urutannya sesuai dengan yang dimaksud Yesus.

Bandingkan dengan Al-Quran yang urutannya diawasi langsung oleh pembawanya (Nabi Muhammad).
Maka bisakah anda berpikir obyekif, untuk urutan mana yang bisa dikatakan sistemis? Kehendak manusia (umatnya) tidak ada pengawasan nabinya atau yang langsung diawasi nabinya?
# Staff Isa dan Islam 2013-06-27 12:56
~
Saudara Dodik,

Bila memang pernyataan kami di atas salah, saudara dapat menyelidiki sendiri dalam kitab suci saudara. Setahu kami, surah pertama Al-Quran adalah Al-Fatihah. Sedangkan “wahyu” pertama yang diterima Muhammad bukanlah Al-Fatihah. Bila memang Al-Quran disusun secara sistematis, mengapa justru Al-Fatihah diletakkan di awal dan bukan surah yang pertama diterima Muhammad?

Mengenai penyusunan Al-Quran. Jelas ketika Al-Quran disusun Muhammad tidak mengawasinya. Karena Al-Quran baru disusun setelah Muhammad wafat.

“Wahyu” Al-Quran baru mulai dikumpulkan pada tahun 634, pertamakalinya oleh Kalifah Abu Bakr. Gagasan ini timbul dari rasa khawatir karena begitu banyak Muslim yang tahu (hafal) Al-Quran tewas pada pertempuran Yamama, di Arab Pusat. Untuk menghindari hilangnya bagian-bagian Al-Quran itu untuk selama-lamanya perlu dibuatkan suatu koleksi (mushaf) lengkap. Pengumpulan ini dilakukan oleh Zayd ibm Thnabit.

Setelah Zayd menyelesaikan tugasnya, dia menyerahkan koleksi tersebut kepada Abu Bakr, dan sebelum dia meninggalkan, dia menyerahkannya kepada Umar, dan akhirnya diwariskan kepada Puteri Umar, Hafsa.

Selain koleksi (mushaf) yang dibuat oleh Abu Bakr, ada juga mushaf-mushaf lain. Yaitu koleksi 'Usman yang dibuat tahun 644-656. Dan akhirnya para pakar Muslim menerima koleksi Usman sebagai Al-Quran. Bukan mushaf yang dibuat oleh Abu Bakr.

Lebih jelasnya tentang Asal-Usul penulisan Al-Quran, silakan membaca pada artikel ini: http://tinyurl.com/6tst4v3.
~
SO
# dodik 2013-06-28 01:43
*
Anda salah besar dalam menyimpulkan pertanyaan saya,
1. Urutan Al-Quran (bukan dalam bentuk kitab) diawasi langsung oleh Nabi Muhammad. Hafalan Al-Quran kaum Muslim sampai sekarang tidak berbeda urutannya. Kemurniannya di jamin Allah QS 15:9. Injil sebelum dan sesudah berbentuk kitab, tidak ada pengawasan dari Yesus atau penulisnya, mereka sudah mati sebelum terkumpul jadi satu. Jadi tidak ada pengaturan urutan sebelum jadi kitab oleh penulisnya.

2. Sejarah penulisan Al-Quran saya lebih tahu dari anda, sebaliknya apa sejarah mencatat pengumpulan ayat-ayat Injil sudah melewati batas seleksi yang sangat ketat? Setiap ayat Al-Quran wajib pernah didengar dan dicatat oleh banyak sahabat, juga masih banyak sahabat yang hafal Al-Quran jadi tidak mungkin ada kesalahan. Bagaimana pengumpulan Injil? Sudah tidak ada yang hafal dalam satu kitab, Dengan hadits saja kalah ketat seleksinya, Yesus dan penulisnya tidak pernah membaca semua ayat di Alkitab (1 kitab utuh).
# Staff Isa dan Islam 2013-06-29 14:10
~
1. Bila memang Muhammad mengawasi urutan Al-Quran, dengan cara bagaimana Muhammad mengawasinya sementara Al-Quran dibuat setelah Muhammad wafat?

2. Dapatkah saudara menjelaskan sedikit tentang sejarah penulisan Al-Quran?
~
SO
# dodik 2013-06-30 21:22
*
Admin,

1. Semua ayat Al-Quran sudah diturunkan ke Nabi Muhammad pada saat dia hidup. Urutan Al-Quran dari awal-akhir telah ditentukan. Semua ayat Al-Quran ditulis oleh sahabatnya dalam bentuk lembaran. Semua ayat tersebut dihafalkan sahabat-sahabat nya dan diawasi langsung baik urutan dan pelafalannya oleh Nabi.

Metode hafalan para sahabat itulah yang menjadi pengawasan langsung pada saat penulisan Al-Quran, dan sejarah mencatat bahwa tidak ada jaman semenjak Muhammad hidup sampai sekarang, tanpa ada seorang hafidz Al-Quran. Kemurnian Al-Quran dijaga selain secara metode juga secara keimanan, yaitu dijamin oleh Allah sendiri QS 15:9. Bandingkan secara obyektif dengan penulisan Alkitab, tidak ada metode yang menjaga kemurniannya hanya keimanan, itupun tidak spesifik menunjukkan Alkitab sebagai kitab secara keseluruhan. Hal itulah membuat Injil susah dijaga kemurniannya.

2. Maaf sesuai tema, ini mengenai kemurnian Injil bukan Al-Quran.
# Staff Isa dan Islam 2013-07-02 16:39
~
Saudara Dodik,

1. Bila memang ketika Al-Quran diterima Muhammad sudah berurutan, mengapa orang-orang yang menulis Al-Quran tidak menyusunnya secara berurutan?

Ketika Muhammad menerima wahyunya, wahyu itu tidak langsung ditulis dalam lembaran-lembar an seperti yang saudara katakan. Tapi ada yang dihafal, ada yang ditulis di kulit kayu (papirus), ada yang ditulis di batu ceper, di tulang dan kulit hewan juga papan kayu. Setelah Muhammad wafat, dan orang-orang yang hafal itu juga banyak yang tewas di pertempuran Yamaman, barulah Abu Kabar punya ide untuk mengumpulkan tulisan-tulisan itu. Dia khawatir lama-kelamaan wahyu-wahyu tersebut musnah.

Nah, dalam kondisi yang seperti ini, bagaimana Muhammad mengawasi urutannya?

2. Lho, bukankah sebelumnya saudara mengatakan bahwa saudara lebih paham sejarah penulisan Al-Quran daripada kami. Mengapa ketika kami meminta saudara menjelaskan, saudara berdalih dengan mengatakan bahwa artikel ini membahas tentang kemurnian Injil dan bukan Al-Quran? Kalau memang saudara ingin fokus ke topik, seharusnya saudara juga tidak perlu memberi penjelasan untuk point 1. Karena diluar konteks artikel.
~
SO
# dodik 2013-07-05 23:23
*
Admin,

Saya sederhanakan, agar anda mudah memahami:

1. Anda salah kalau Al-Quran diterima Muhammad sudah berurutan, saya tidak pernah menulis seperti itu. Ayat-ayat Al-Quran diturunkan sesuai kebutuhan saat itu, tidak berurutan seperti pada kitab Al-Quran sekarang. Nabi Muhammad sendiri yang mengurutkan Al-Quran tersebut atas perintah Allah yaitu surat 1Al-Fatihah sampai surat 114 An naas.

Sehingga hafalan sahabat juga berurutan seperti itu (belum berbentuk kitab tapi dalam bentuk hafalan).

Saya katakan semua ayat ditulis dalam bentuk lembaran (bukan kitab). Anda pikir ayat A ditulis dalam lembaran, ayat B dihafal, ayat C di batu? Bukan! Tapi ayat A, ditulis dalam kulit hewan, batu ceper, dihafal dll, bukti itulah yang diminta Usman bin Affan.

Jadi urutannya pasti sama dengan yang dimaksud Nabi Muhammad, Sebaliknya Alkitab yang terdiri dari beberapa kitab, mulai Taurat, Zabur, Injil dll, siapa yang punya ide menggabungkanny a? Yesuskah?
# Staff Isa dan Islam 2013-07-12 15:10
~
Saudara Dodik,

Di sini kami tuliskan 3 pernyataan saudara yang berbeda tentang bagaimana Al-Quran diurutkan:

1. Saudara mengatakan urutan Al-Quran dari awal-akhir telah ditentukan. Siapa yang menentukan?
2. Lalu saudara mengatakan penulisan Al-Quran secara berurutan diawasi Muhammad. Dengan kata lain, Muhammad hanya sebagai pengawas ketika Al-Quran itu disusun.
3. Lalu saudara mengatakan urutan Al-Quran Allah yang menetapkan.

Ternyata tentang siapa yang mengurutkan susunan Al-Quran, saudara sendiri masih bingung.

Pertanyaan kami: Sebenarnya siapa yang mengurutkan urutan Al-Quran? Bila benar Allah yang mengurutkannya, di surat dan ayat manakah ada perkataan Allah kepada Muhammad bahwa Al-Quran disusun seperti yang ada saat ini?
~
SO
# dodik 2013-07-05 23:31
*
2. Saat saya menjawab point 1, karena anda membandingkan urutan Injil dengan Al-Quran. Jadi masih ada hubungannya dengan artikel di atas, anda mencoba membuktikan kemurnian Injil.

Tapi saat anda minta sejarah penulisan Al-Quran, tentu saja diluar topik. Karena anda tidak membahas sama sekali sejarah penulisan Injil pada artikel di atas, sementara judulnya artikel di atas mengenai kemurnian taurat dan Injil.

Kecuali kalau anda membandingkan sejarah penulisan Injil dan Taurat dengan sejarah penulisan Al-Quran untuk mencari kemurniannya. Baru saya jelaskan. Karena ini sejarah maka pasti punya banyak versi, maka kita tentukan parameter ujinya; mis: secara sistematika penulisannya, kevalidan sumber penulisannya, dll.

Juga karena iman kita lain, maka tidak bisa memakai standar iman, melainkan standar penulisan Ilmiah. Jadi silakan anda tulis sejarah penulisan Taurat dan Injil, tentukan parameter-param eternya, mari kita bandingkan.
# Staff Isa dan Islam 2013-07-12 15:10
~
Saudara Dodik,

Kami hanya mengikuti alur dari penjelasan saudara. Saudara yang terlebih dahulu mengangkat tema tentang sejarah penulisan Al-Quran dan membandingkan urutan penulisan Al-Quran yang menurut saudara diawasi langsung oleh Muhammad. Saudara juga mengatakan bahwa saudara lebih paham tentang sejarah penulisan Al-Quran dibanding kami.

Dan ketika kami meminta saudara menjelaskan sejarah penulisan tersebut, saudara malah mengatakan tidak mau menjawab karena di luar topik artikel.

Baik, bila memang benar saudara tidak mau menjawab karena di luar topik artikel, saudara dapat mengirimkan jawaban tersebut ke email kami di: .
~
SO
# mh 2013-07-06 00:21
*
Teks-teks ayat Alkitab yang dianggap paling akurat adalah yang berbahasa Yunani. Terjemahan (ke dalam bahasa Inggris) yang paling akurat adalah Alkitab RSV (Revise Standard Version).

Keterangan ini berdasarkan apa yang disampaikan oleh pakar Kristiani (30 sarjana di Amerika didukung oleh 50 aliran Kristiani yang saling bekerjasama. Mereka menghasilkan RSV.

Mereka mengatakan hal menarik tentang Alkitab versi King James (Kitab yang diakui oleh umat Protestan). Mereka bilang, versi King James memiliki kecacatan-kecac atan yang mendasar. Dan kecacatan-kecac atan tersebut sedemikian banyak dan serius, sehingga membutuhkan revisi-revisi. Lalu mereka membuang sebagian ayat-ayat dalam Alkitab. Ayat yang dibuang, misalnya, ayat tentang Trinitas.

Yohanes 5:7 "Sebab ada tiga yang memberi kesaksian di dalam sorga, Bapa, Firman, dan Roh Kudus. Dan ketiganya adalah satu."

Ayat ini telah dibuang dari Alkitab karena dianggap sebagai ayat buatan/ayat tidak asli.
# Staff Isa dan Islam 2013-07-15 22:02
~
Saudara MH,

Maaf, cerita saudara tentang terjemahan Alkitab kurang dapat dipertanggungja wabkan kebenarannya.

Buktinya: cerita saudara tentang ayat yang dibuang, ternyata tidak terbukti telah dibuang.
Juga Saudara hanya salah alamat kitab. Ayat tersebut adanya di 1 Yohanes 5:7. Begini bunyinya:

“Sebab ada tiga yang memberi kesaksian (di dalam sorga: Bapa, Firman dan Roh Kudus; dan ketiganya adalah satu” (Injil, Surat 1 Yohanes 5:7).
~
NN
# dodik 2013-08-14 22:15
*
Admin,

Pertanyaan saya belum dijawab oleh Admin. Sesuai dengan artikel di atas mengenai kemurnian Taurat dan Injil.

Pertanyaan saya: Alkitab yang terdiri dari beberapa kitab, mulai Taurat, Zabur, Injil dll, siapa yang punya ide menggabungkanny a? Yesuskah? Kalau dari Yesus, apakah ada ayatnya? Kalau bukan, maka berarti kitab ini disusun tidak memakai dasar dari Tuhan. Sehingga sulit disebut kitab suci lagi.
# Staff Isa dan Islam 2013-08-17 20:35
~
Sudah merupakan kebiasaan di jaman kuno untuk menulis dan menyusun sesuatu keputusan / hukum yang sangat penting agar bisa diingat oleh generasi setelahnya. Keputusan manusia saja sudah ditulis dan disusun menggunakan batu prasasti (seperti Kode Hammurabi), apalagi perintah Allah.

Allah sendiri tidak pernah melarang untuk menulis dan menyusun perintah-Nya. Bahkan dalam satu ayat dari Nabi Yehezkiel, Allah sendiri menyuruh semua orang untuk "Beritahukanlah kepada mereka segala peraturannya dan hukumnya dan tuliskanlah itu di hadapan mereka, agar mereka melakukan dengan setia segala hukumnya dan peraturannya" (Kitab Nabi Yehezkiel 43:11)

Dan peraturan yang harus ditulis ini bukanlah Hukum Taurat seperti yang biasa diterangkan di Perjanjian Lama, melainkan peraturan Bait Suci yang baru. Allah juga menyuruh para nabi untuk menulis hal-hal yang berdasarkan sejarah (Yehezkiel 24:2, Yeremia 22:30).

Dari Perjanjian Lama sampai Perjanjian Baru, banyak sekali tulisan "tertulis di kitab ." Kata-kata tersebut justru membuktikan bahwa perkataan sang pembicara serupa dengan perkataan Allah sendiri. Sebab, apabila seseorang berbicara sesuatu yang tidak berdasarkan perkataan Allah, dia akan langsung dihukum oleh Allah sendiri (bukan oleh manusia).

Bandingkan pidato Raja Herodes yang dianggap orang sebagai perkataan Allah, namun sebenarnya bukan (Kisah Para Rasul 12:23). Justru biasanya manusia biasa tidak suka perkataan langsung dari Allah, sehingga mereka membunuh nabi-nabi Allah tersebut. Ini sudah Yesus bicarakan di Lukas 11:49, dan dibuktikan bukan hanya di Perjanjian Lama, tetapi juga di Perjanjian Baru, bahkan sampai saat ini.
~
SO
# pencari kebenaranNya 2013-08-16 00:20
*
Yang sering saya dengar bahwa "Injil sekarang adalah palsu karena setiap gereja atau setiap pendeta memiliki Alkitab menurut versi masing-masing"

Bisa tolong dijelaskan tentang opini-opini yang ada ini?! Terimakasih.
# Staff Isa dan Islam 2013-08-17 20:35
~
Saudara Pencari KebenaranNya,

Tuduhan umat Muslim tentang Injil palsu sudah bukan rahasia umum lagi. Tapi, kapan Injil ini dipalsukan. Apakah sebelum, saat, atau sesudah Al-Quran ada? Inilah pertanyaan yang tidak dapat dijawab oleh umat Muslim.

Ketika seseorang mengatakan suatu benda adalah palsu, tetapi dia tidak dapat memberi alasan mengapa dia mengatakan benda tersebut palsu, menurut saudara apakah pengakuan itu dapat dibenarkan?

Demikian juga dengan opini-opini yang saudara sebut di atas. Adakah bukti yang dapat diajukan untuk membenarkan opini-opini tersebut? Bila tidak ada, berarti opini-opini itu tidak dapat dikatakan sebagai kebenaran.
~
SO
# zakaria 2013-08-16 01:29
*
Untuk Dodik, bagaimana pula orang ("Muhammad") yang buta huruf, tidak bisa membaca, dapat mengawasi penyusunan Al-Quran?

Tips sebelum membaca Alkitab, berdoa dulu. Minta Tuhan menunjukkan terang-Nya saat membaca Alkitab, supaya Anda beroleh kebenaran, Anda dapat melihat cahaya itu.

Dari dulu mencari kesalahan Tuhan Yesus mana ketemu, yang ada malah fitnah. Diminta bukti tapi tidak bisa memberikan. “Jawab Yesus kepadanya: "Jikalau kata-Ku itu salah, tunjukkanlah salahnya, tetapi jikalau kata-Ku itu benar, mengapakah engkau menampar Aku?" (Injil, Yohanes 18:23)

Untuk staf, terimakasih sebesar-besarny a “sesungguhnya upah mu besar di sorga"

Semoga Tuhan memberkati. Amien.
# Ery Eko W 2013-08-16 01:49
*
Injil asli? King James version mengalami dua kali perubahan? Katolik punya 72 kitab, Protestan punya 66 kitab? Mana yang asli? Isinya saja sama.
# Staff Isa dan Islam 2013-08-17 20:35
~
Saudara Ery Eko,

Sebelum kami menanggapi komentar saudara di atas, kami ingin bertanya, apakah saudara sudah pernah membaca Kitab Katolik dan Kitab Protestan dari awal hingga akhir, sehingga saudara dapat mengatakan isinya berbeda?

Jika memang benar berbeda, ayat-ayat manakah yang berbeda itu?

Juga apakah saudara sudah pernah membaca Injil King James version? Bagian apakah yang mengalami perubahan dua kali itu?
~
SO
# dodik 2013-08-16 22:32
*
To: Zakaria,

Ternyata ketidak-mampuan admin memahami komentar menular ke kamu. Coba baca semua komentar saya, apa ada kalimat yang menyatakan Nabi Muhammad mengawasi penyusunan Al-Quran? Nabi Muhammad yang menentukan urutan surat sesuai perintah Allah dan mengawasi hafalan Al-Quran para sahabat sesuai urutan yang dia tetapkan. Allah sendiri yang menjaga kemurnian Al-Quran (Qs 15:9) dan memudahkan Al-Quran dihafal oleh umat-Nya. Sehingga bila ada yang memalsukan pasti ketahuan.

Baca doa sebelum baca Alkitab itu wajar, tetapi pakai juga akal sehat apakah Alkitab itu benar-benar murni atau sudah ada campur tangan manusia. Sederhana saja jawab pertanyaan saya: Alkitab yang terdiri dari beberapa kitab, mulai Taurat, Zabur, Injil dll, siapa yang punya ide menggabungkanny a Yesuskah? Kalau dari Yesus, apakah ada ayatnya?

Kalau bukan, maka berarti kitab ini disusun tidak memakai dasar dari Tuhan. Sehingga sulit disebut kitab suci lagi.
# Staff Isa dan Islam 2013-08-22 15:28
~
Saudara Dodik,

Menurut kami tidak ada yang salah atau ketidak-mampuan dari Sdr. Zakaria dalam memahami komentar saudara. Menurut kami wajar saja Sdr. Zakaria mempertanyakan kemampuan Muhammad dalam penyusunan Al-Quran, karena saudara sendiri tidak pernah memberi penjelasan ketika kami mempertanyakan tentang sejarah penyusunan Al-Quran. Dengan alasan, di luar topik diskusi.

Dan setelah Sdr. Zakaria mempertanyakan hal tersebut, baru saudara menjelaskannya. Seperti pada komentar saudara di atas.

Sdr. Dodik, setahu kami, ketika Muhammad menerima “wahyunya” dia seorang diri. Kemudian “wahyu” tersebut disampaikannya kepada penghafal-pengh afalnya, atau untuk ditulis di tempat “sementara.” Jadi, dalam tahap ini tidak ada Al-Quran dapat bentuk buku yang tersusun. Hanya penggalan-pengg alan ayat Al-Quran dalam bentuk hafalan atau tulisan sementara.

Setelah beberapa lama Muhammad meninggal, diinisiasilah pembukuan Al-Quran. Hal ini timbul karena banyak penghafal tersebut yang tewas di medan perang.

Melihat kronologis ini, darimana saudara mengetahui bahwa Nabi Muhammad mengawasi penyusunan Al-Quran? Apakah dia setelah mati dapat berkomunikasi dengan orang-orang yang melakukan pembukuan Al-Quran tersebut? Dan ide siapakah penyusunan Al-Quran dilakukan berdasarkan banyaknya ayat dan bukan berdasarkan urutan ayat diterima?

Untuk pertanyaan saudara tentang siapa yang mempunyai ide menyusun Alkitab, kami sudah menjawabnya di atas.
~
SO
# pencari kebenaranNya 2013-08-18 18:47
*
Terimakasih atas penjelasannya. Saya mohon admin dan staf berkenan untuk membalas email saya. Terimakasih sebelumnya. Tuhan memberkati.
# Staff Isa dan Islam 2013-08-19 09:22
~
Saudara Pencari KebenaranNya,

Tentu staf kami akan membelas email saudara. Jika saudara terlambat menerima balasan dari staf kami, hal itu dikarenakan cukup banyaknya email yang harus mereka jawab. Jadi kami harap saudara dapat bersabar.

Terimakasih.
~
SO
# pencari kebenaranNya 2013-08-20 00:03
*
Terimakasih atas respon positif dari staff IDI. Saya akan menantikan balasan email dari staff IDI. Saya adalah pengikut baru Yesus Kristus dan artikel-artikel dalam web ini benar-benar sangat membantu dan semakin meyakinkan saya. Apakah boleh saya menuliskan kesaksian saya? Kemana saya dapat mengirimkannya?
# Staff Isa dan Islam 2013-08-22 15:28
~
Saudara Pencari KebenaranNya,

Bila saudara tidak keberatan, tentu kami dengan senang hati bila saudara ingin berbagi kesaksian di forum ini. Dan semoga melalui kesaksian yang saudara sampaikan, teman-teman lain dapat semakin menyadari perlunya mempunyai jaminan keselamatan, sebelum Sang Pemilik Hidup memanggil kita meninggalkan dunia ini.

Saudara dapat mengirimkan kesaksian tersebut dalam bentuk file ke email kami di: .

Sebagai penutup, ijinkan kami berbagi satu ayat yang mungkin dapat menguatkan saudara. “Demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya” (Kitab Nabi Yesaya 55:11).
~
SO
# Fidy 2013-08-20 00:44
*
Mengutip pernyataan staff IDI: “Naskah-naskah tua dari kitab Taurat dan Injil seperti Codex Vaticanus dan Codex Alexandrius paling sedikit sudah ada sekitar 350 tahun sebelum Al-Quran ada, dan isinya tetap sama dengan Taurat & Injil yang sekarang.“

Tolong tunjukkan di depan mata saya saat ini juga Taurat dan Injil dalam bahasa Ibrani dan Yunani? Anda memilikinya ? Kalau memiliki, tolong di foto dan kirim gambar via email;, jangan lupa sertakan tanggal sekarang agar terbukti bahwa anda tidak seacrh di google.

pernataan staff IDI: “Bagaimana mungkin diubah padahal Kekristenan dan Alkitab pada saat itu sudah tersebar ke berbagai tempat di dunia, sehingga kalau isinya diubah sedikit saja pasti ketahuan.”

Alkitab mana yang tersebar di dunia ? Alkitab Inggris tentunya hanya tersebar di Inggris dan negara2 Barat, namun tidak di Indonesia. Akitab Indonesia tentunya juga hanya tersebar di Indonesia, namun tidak di Inggris dan barat.
# Staff Isa dan Islam 2013-08-22 15:29
~
Saudara Fidy,

Jika memang saudara dapat mengakui keberadaan Taurat dan Injil dalam bahasa Ibrani dan Yunani setelah melihat dengan mata kepala saudara sendiri, kami sarankan saudara pergi menemui LAI (Lembaga Alkitab Indonesia).

Di situs ini kami hanya menyampaikan sesuai dengan informasi yang ada. Apakah saudara percaya atau tidak, itu pilihan saudara. Tidak ada keuntungan bagi kami ketika saudara percaya dan mengimani Taurat dan Injil. Juga tidak ada kerugian bagi kami bila saudara menolak kitab tersebut.
~
SO
# wolford 2013-08-20 22:11
*
Injil banyak dipalsukan dan ditambahkan sepertinya benar, tinggal kejujuran Anda saja.
# Staff Isa dan Islam 2013-08-22 15:29
~
Saudara Wolford,

Bila memang benar Injil sudah banyak dipalsukan dan ditambahkan, silakan saudara membuktikannya.

Bila saudara dapat membuktikannya, maka saya akan mengakui dengan jujur tentang hal itu.

Bukankah segala sesuatu perlu pembuktian? Demikian juga tentang klaim saudara akan ketidak-aslian Injil, kami membutuhkan pembuktian dari saudara.
~
SO
# Zuly 2013-08-21 09:22
*
Sesungguhnya dalam Al-Quran kita menemukan ahli-ahli Al-Kitab yang menurut staff merupakan suatu sifat yang umat Kristiani perlu diteladani.

Mengapa kita menganggap tidak murni?
1. Alkitab Injil ada banyak..
2. Surat Roma ditulis Paulus.
# Staff Isa dan Islam 2013-08-22 15:30
~
Saudara Zuly,

Maaf komentar saudara kami hapus. Di sini kita sedang membahas kemurnian Alkitab. Bila saudara ingin mengetahui apakah benar Al-Quran kitab penyempurna, silakan saudara membaca penjelasan kami pada artikel ini: http://tinyurl.com/7dozslb.

Menanggapi pernyataan saudara di atas:

1. Maaf, kami kurang mengerti maksud kalimat di point ini. Apakah yang dimaksud dengan “Alkitab Injil ada banyak” Kiranya saudara dapat menjelaskannya.

2. Atas dasar apakah saudara menyatakan Injil tidak murni karena Surat Roma ditulis Paulus? Bukankah Al-Quran juga ditulis oleh tangan manusia, dan bukan tangan Allah?
~
SO
# dodik 2013-08-29 00:21
*
Admin,

Pertanyaan saya sampai sekarang belum terjawab. Apakah Yesus memberi petunjuk bahwa Kitab Suci Umat Kristen terdiri dari Taurat, Sejarah, Puisi, surat-surat Rasul, Injil dll?

Atau apakah para penulis Injil yang memberi petunjuk bahwa kitab suci umat Kristen terdiri dari kitab-kitab tersebut? Atau hasil dari kanonisasi oleh Bapa Gereja mula-mula?

Karena tidak ada petunjuk dari Yesus atau dari rasul yang diyakini diilhami oleh Roh Kudus bahwa kitab suci Kristen terdiri dari kitab-kitab di atas. Melainkan kanonisasi dari bapa gereja di awal-awal masehi, maka secara jelas tidak bisa dikategorikan sebagai Kitab Suci (kitab yang semua isinya dari Tuhan).
# Staff Isa dan Islam 2013-08-31 11:24
~
Pertanyaan serupa yang saudara tulis pada komentar saudara di: # dodik 2013-08 -14 22:15.

Kami sudah memberikan penjelasannya. Silakan saudara membaca ulang jawaban kami: # Staff Isa dan Islam 2013-08-1 7 20:35.
~
SO
# hakkuallah 2013-08-30 10:47
*
Bukan kita tidak yakin kebenaran Injil dan Taurat, tapi karena Allah-lah yang memberitahukan semua itu. Justru kalau Alkitab itu asli dan murni dipegang oleh ahli kitab, Allahlah yang memerintahkan kepada mereka supaya beriman kepada Allah dan rasul-Nya, menjadi satu umat saja, yaitu umat Islam.

Yang anda pegang Alkitabnya telah diubah oleh tangan jahil ahli kitab, bagaimana mungkin anda akan menjadi umat Nabi Muhammad? Tentu saja tidak mungkin. Kalau Alkitab itu asli isinya, tentu saja mereka akan berbondong-bond ong masuk Islam. Jadi ada dua sebab keyakinan:

1. Orang-orang Kristen yakin, bahwa Alkitab ini palsu, mereka akan kembali kepada Islam atau tetap mendustakannya

2. Orang-orang Kristen yakin, bahwa Alkitab ini benar-benar asli, maka merekapun akan kembali kepada Islam, sebab itu adalah perintah Allah supaya beriman kepada Allah dan rasul-Nya. Atau justru mereka berpaling dari kebenaran hakiki.
# Staff Isa dan Islam 2013-08-31 14:55
~
Saudara Hakkuallah,

Menurut kami, alasan Islam menolak kebenaran Injil dan Taurat bukan karena perintah/pember itahuan dari Allah. Tetapi karena Al-Quran tidak konsisten dengan pernyataanya. Allah dalam Al-Quran tidak pernah mengatakan dengan tegas Injil dan Taurat palsu. Terbukti, ketika orang Islam ditanya kapan Alkitab dipalsukan, mereka tidak dapat menjawabnya.

Bila benar apa yang saudara tuliskan di atas, lalu mengapa Allah Al-Quran mengatakan hal ini: “Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa” (Qs 5:46).

Apakah sebenarnya maksud Allah Islam mengatakan, bahwa dalam Taurat dan Injil ada petunjuk, cahaya, dan pengajaran bagi orang-orang bertakwa?
~
SO
# Jhon Rambo 2013-08-31 00:59
*
To Staff Isa

Nabi Besar Muhammad mengetahui Zabur, Taurat dan Injil itu dari Allah bukan dari buku editan manusia.

Apakah staf Isa percaya mukzizat? Nabi Muhammad tidak bisa baca tulis, tapi sejarah dunia menuliskan dia sejajar dengan Nabi Isa dan nabi-nabi sebelumnya.

Al-Quran dibuat tahun berapa, tapi Al-Quran sungguh detail menceritakan dari awal adanya dunia, awal adanya manusia, kematian, akhir dunia sampai di akhiratnya.

Para nabi mempunyai mujizat yang sungguh luar biasa, tapi orang kafir tetap membantah mujizat itu hingga akhir hidupnya. Contoh Firaun, bahkan Nabi Isa hendak disalib. Tapi Allah memperlihatkan kekuasaan-Nya dengan keselamatan buat Nabi Isa sementara penyaliban berlanjut. Sungguh mustahil bagi manusia tapi tidak ada yang mustahil bagi Allah.
# Staff Isa dan Islam 2013-08-31 14:56
~
Saudara Jhon Rambo,

Pertanyaan kami, lalu darimana nabi saudara mengetahui tentang Zabur, Taurat dan Injil?

Jelas kami percaya dengan mujizat. Hanya umat Muslim yang mensejajarkan Muhammad dengan nabi-nabi sebelumnya. Walau umat Muslim menganggap Muhammad sejajar dengan nabi-nabi sebelumnya, jelas Muhammad tidak sejajar dengan Isa Al-Masih.

“Ingatlah, ketika Malaikat berkata: "Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kalimat (yang datang) daripada-Nya, namanya Al Masih Isa putra Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah)” (Qs 3:45).

Hanya Isa yang disebut terkemuka di dunia dan di akherat. Gelar tersebut tidak pernah diberikan kepada Muhammad.

Dan lagi, ketidak-tahuan Muhammad baca tulis tidak dapat dikatakan sebagai mujizat. Karena seseorang yang tidak membaca, bukankah dia dapat mendengar dari orang lain? Seseorang yang tidak dapat menulis, bukankah dia dapat meminta orang lain untuk menuliskannya?

Saudara betul, Allah memberi mujizat bagi nabi-nabi-Nya. Dapatkah saudara menjelaskan apa mujizat yang telah dilakukan oleh Muhammad?
~
SO
# Ahmed 2013-08-31 04:34
*
Entah kenapa saya bisa masuk situs ini, berniat mencari informasi tentang kota Islamabad, kog malah masuk ke sini. Awalnya tidak tertarik, karena jujur saya seorang Muslim. Namun lama-lama saya semakin jatuh cinta. Apalagi pada komentar-kometa r dari staff yang sangat berarti dan memberi banyak penjelasan yang jarang saya temui di agama saya. Salut besar buat para staff, dengan kerendahan hati dan tentu banyak kesabaran dalam menjawab berbagai komentar dari orang lain yang justru sering berulang kali ditanyakan.

Jujur harus saya akui, pengajaran tentang Isa Al-Masih versinya Islam seringkali dipaksakan oleh kyai, ustadz bahkan para pemuka Islam. Sehingga kami seolah terdoktrin sejak lahir tanpa boleh belajar versi lain khususnya versi Kristen, yang justru bagi saya merupakan kebenaran sejati (ditinjau dari cara para staff menjelaskan dengan tanpa paksaan, objective, dan yang utamanya selalu fleksibel/tidak hanya berfokus pada Alkitabiah semata, tapi juga dari Al-Quran).
# Staff Isa dan Islam 2013-08-31 14:57
~
Saudara Ahmed,

Terimakasih atas apresiasi yang telah saudara berikan terhadap situs kami. Kami sangat menghargai keberanian saudara mengkritik agama yang saudara anut. Dimana hal ini sangat jarang kami temui. Umumnya umat Muslim akan berusaha membentengi diri dan menolak setiap penjelasan yang kami berikan, tanpa terlebih dahulu memahaminya.

Kiranya dengan kebenaran dan kasih karunia Ilahi, saudara dapat memahami siapa sebenarnya Isa Al-Masih dan apa tujuan kedatangan-Nya ke dunia.

Ijinkan kami berbagi satu ayat, “Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri” (Injil, Surat Efesus 2:8-9).
~
SO
# Ahmed 2013-08-31 04:48
*
Melanjutkan komentar saya di atas, di Islam kami harus mengatakan bahwa Alkitab sudah palsu, tanpa ada kroscek. Sehingga kami tidak perlu membacanya bahkan mengetahui isinya. Namun tidak jarang kyai-kyai, ustad-ustad mengutip ayat Alkitab untuk membela Al-Quran. Semakin aneh bukan?

Utungnya zaman semakin maju. Manusia semakin kristis, dan tidak sedikit Islam yang menolak doktrinisasi para tokoh agama. Dan hasilnya kami banyak belajar tentang hal lain, kitab lain, tokoh lain, agama lain.

Saya terkadang malu pada teman-teman Muslim khususnya di situs ini. Berargument konyol, tidak educative, bahkan masih kokoh pada sistem doktrinisme agama yang sangat jelas membuat buntu peradaban dan pengetahuan orang-orang Islam itu sendiri.

Saran saya buat pembaca Muslim, Marilah kita untuk lebih intropeksi diri. Tunjukkan bahwa kita juga manusia yang siap dikritik untuk tujuan yang lebih baik. Untuk Staff IDI, terimakasih banyak. Saya sangat suka artikelnya, Good Job!!
# maryam 2013-09-04 08:58
*
Maaf mau nanya tentang kebangkitan Isa Al-Masih. Sebenarnya dalam Injil untuk apa Isa Al-Masih bangkit?

Kalau dalam Islam, Nabi Isa akan bangkit untuk membunuh Dajjal yang mengaku sebagai Tuhan. Memang Nabi Isa mendapat tempat yang sangat Mulia di sisi Tuhan sehingga Ia sendiri menduduki langit setingkat dibawah Nabi Muhammad. Akan tetapi ketika semua manusia nanti dibangkitkan, Nabi Isa sendiri minta syafaat (pertolongan) kepada Nabi Muhammad.
# Staff Isa dan Islam 2013-09-08 13:23
~
Saudara Maryam,

Kami sedikit tergelitik membaca komentar saudara di atas. Terlihat sunggu saudara mengkultuskan Muhammad.

Saudara menulis “Nabi Isa mendapat tempat yang sangat Mulia di sisi Tuhan sehingga Ia menduduki langit setingkat dibawah Nabi Muhammad. Nabi Isa sendiri minta syafaat (pertolongan) kepada Nabi Muhammad.

Bagaimana mungkin seorang yang terkemuka di dunia dan di akhirat dan seorang yang suci, akan meminta pertolongan kepada manusia berdosa dan sudah meninggal?

Sah-sah saja bila saudara menilai Muhammad lebih hebat dari Isa Al-Masih. Tapi ada baiknya saudara juga melihat perkataan sejarah atas dua pribadi tersebut.

Saudara bertanya untuk apa Isa Al-Masih datang ke dunia untuk kedua kalinya. Bila saat itu tiba, Isa Al-Masih datang dan berdiri di hadapan seluruh manusia sebagai Hakim untuk mengadili mereka. Pada pengadilan ini, orang-orang akan menerima ketetapan hukuman kekal atas dosa-dosa mereka. Bagi mereka yang mempunyai jaminan keselamatan, akan masuk bersama Isa Al-Masih dalam Kerajaan Allah. Sedangkan bagi mereka yang tidak mempunyai jaminan, akan dilemparkan ke dalam siksaan kekal api neraka.

Kitab Suci Allah menuliskan, “Sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan Kristus, supaya setiap orang memperoleh apa yang patut diterimanya, sesuai dengan yang dilakukannya dalam hidupnya ini, baik ataupun jahat ” (Injil, Surat 2 Korintus 5:10).

Lebih jelasnya, silakan membaca pada artikel ini: http://tinyurl.com/d8hdrs5.
~
SO
# Jhon Rambo 2013-09-04 10:44
*
Nabi Muhammad mengetahui semua kitab Allah dari Allah. Staff sudah saya katakan tidak ada yang mustahil bagi Allah.

"Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kalimat (yang datang) daripada-Nya, namanya Al Masih Isa putra Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah)” (Qs 3:45).

Jelaskan kata "seorang" dan "orang-orang" di surat Al-QUran di atas? Sedangkan anda mengimani Injil.

Tolong sebutkan manusia yang memberi tahu/memberi dengar pada Nabi Muhammad, kalau ada berarti orang itu lebih hebat dari nabi kami.

Mujizat nabi kami banyak, namun jika disebutkan apakah anda akan mempercayainya? Seperti Nabi Nuh dengan bahteranya, Nabi Musa dengan tongkatnya, juga nabi-nabi lainnya yang mempunyai mukzizat yang dahsyat seperti itu tetap kaum kafirin tidak pernah mempercayainya, sampai azab menghampiri mereka.
# Staff Isa dan Islam 2013-09-08 13:24
~
Saudara Jhon Rambo,

1. Bila saudara percaya tidak ada mustahil bagi Allah. Apakah juga saudara percaya bahwa Allah dapat datang ke dunia dan tinggal bersama-sama manusia di dunia dengan wujud sebagai manusia?

2. Bila memang mujizat nabi saudara banyak, silakan memberitahu salah satunya. Tentu kami akan mempercayainya bila hal tersebut masuk akal dan dapat dibuktikan kebenarannya. Sayangnya selama ini umat Muslim tidak dapat menyebutkan mujizat nabi mereka yang masuk akal, dan tidak dapat dibuktikan kebenarannya.

Seperti: Membelah bulan, membuat Al-Quran, Isra Miraj.

Apakah mujizat seperti ini yang ingin saudara tunjukkan?
~
SO
# dodik 2013-09-07 00:09
*
@Staf Isadanislam,

Saya baca jawaban anda atas pertanyaan saya, apakah Yesus memberi petunjuk bahwa Kitab Suci Umat Kristen terdiri dari Taurat, Sejarah, Puisi, surat-surat Rasul, Injil dll?
Ternyata tidak ada dasar sama sekali yang menyatakan bahwa Yesus menyebutkan Alkitab terdiri dari beberapa kitab, itu hanyalah berdasar kebiasaan dan penafsiran.
Lebih luar biasa lagi ada kitab dalam Injil tidak diketahui siapa penulisnya, seperti kitab Ibrani. Dianggap dan diyakini bahwa siapapun penulisnya adalah orang yang diilhami roh kudus.

Secara akal sehat, bagaiamana mungkin sebuah kitab yang penulisnya tidak diketahui diyakini sebagai kitab suci? Hanya berdasar asumsi isinya tidak bertentangan dengan kitab injil yang lain. Jadi tidak hanya isinya yang sulit diterima akal, metodologi penulisan pun tidak didasarkan penelitian yang akurat hanya berdasar keyakinan.

Jadi apakah Alkitab masih layak disebut kitab suci?
# Staff Isa dan Islam 2013-09-13 12:07
~
Saudara Dodik,

Alkitab adalah kitab suci. Ia adalah Firman Allah yang sempurna. Manusia sudah melakukan berbagai-bagai usaha memusnahkan Alkitab namun tidak berhasil. Bukan karena orang Kristen menjaganya tetapi karena Alkitab adalah Firman Allah. Di zaman kekaisaran Romawi, seorang raja berikhtiar memusnahkan Alkitab tetapi justru raja itu lebih dahulu meninggal dan ironisnya Alkitab masih ada hingga saat ini. Demikian pula para ahli mereka mengkritik Alkitab dan membuat banyak sekali teori yang meragukan Alkitab. Namun usaha inipun sia-sia. Alkitab tetap ada dan memberkati milyaran manusia.

Alkitab berisi nubuatan dan sudah tergenapi dan beberapa lagi menuju penggenapan. Alkitab bukan bundelan kitab biasa sebab di dalamnya ada kuasa/kekuatan ilahi yang mempertobatkan si pendosa. Memberikan pengharapan bagi yang berputus asa. Dan terutama menuntun ke sorga.
~
NN
# jarwo 2013-09-10 23:46
*
Dodik,

Metodologi yang bagaimana yang anda maksud? Yang amburadul justru Al-Quran. Mana Al-Quran manuskrip yang asli mana yang revisi masih banyak dipertanyakan. Jika Muslim menganggap Al-Quran sebagai (lahul mahfuz) itu menurut saya masih al-khayal al-dini, lihat (Sahih Bukhari 41:6010) di paragraf terakhir situ dikatakan Al-Quran telah dinyatakan dalam tujuh cara yang berbeda, jadi lafalkan dengan cara yang mudah bagimu.”

Karena terdapat tujuh cara pelafalan Al-Quran (qiraat) ini berarti kaum Muslim dapat mengingat Al-Quran dalam 7 cara yang berbeda, bukan hanya satu. Jika Muhammad telah mengijinkan 7 cara untuk melafalkan Al-Quran, maka tentunya juga ada 7 versi Al-Quran dan bukan hanya satu!

Hadis Sahih menegaskan bahwa bukan Muhammad yang menyusun tulisan Al-Quran menjadi satu koleksi. Tapi ini untuk pertama kali dilakukan di bawah kekuasaan Kalifah Abu Bakar. Ternyata pada saat itulah qurra, yakni orang-orang yang menghafalkan Al-Quran, terbunuh di Perang Yamama. Khalifa Abu Bakar memerintahkan untuk dibuat kumpulan ayat-ayat Al-Quran atas desakan Umar.
# Staff Isa dan Islam 2013-09-26 22:18
~
Saudara Jarwo,

Terimakasih atas penjelasan singkat sejarah penulisan Al-Quran yang saudara paparkan, berharap saudara-saudara dari Islam diberkahi melaluinya. Tetapi mohon kiranya komentar saudara tidak harus menyimpang dari topik pada artikel di atas.
~
NN
# Anto 2013-09-11 19:48
*
Mas Dodik, saya heran dengan pertanyaan anda. Kenapa anda sangat kekeh bahwa urutan redaksi Alkitab harus diawasi oleh Yesus?

Apakah Yesus mengkritik redaksi Tanakh yang disusun setelah Musa meninggal? Tidak. Yesus memakai Tanakh yang sama dengan apa yang ada saat itu. Dan Tanakh itu yang kemudian disusun kembali urutannya menjadi seperti apa yang bisa kita lihat dalam Alkitab di Perjanjian Lama.

Tanakh itu tidak dibuat oleh Paulus meskipun dia orang Yahudi. Jadi kalau umat Islam bilang keseluruhan Alkitab dibuat oleh Paulus, itu salah besar.

Kalau anda tidak percaya silakan beli Tanakh. Biasanya bentuknya bilingual seperti Al-Quran. Hanya saja untuk Tanakh memakai bahasa Ibrani dan terjemahannya untuk negara yang non-Ibrani. Saya kurang tahu kalau yang terjemahan Indonesia ada atau tidak. Tapi bisa pakai Tanakh terbitan JPS yang berbahasa Inggris.
# dodik 2013-09-18 10:27
*
@Jarwo,Anto,

Anda sebaiknya berpikir lebih obyektif, tempatkan sebagai orang yang netral baru silakan uji kemurnian kitab suci Injil dan Al Qur’an.

Anda kayaknya tidak paham dengan pemakaian qiraat, sehingga menyamakan dengan versi. Apabila Pancasila dibaca dengan qiraat Madura, Surabaya, Batak dll apakah berarti Pancasila berbeda-beda?

Al-Quran dijaga dengan metode hafalan, setiap ada ayat yang turun, Nabi selalu memerintahkan untuk dihafal dan ditulis. Nabi muhammad sendiri yang menguji hafalan para sahabat dari surat 1 s/d 114, sehingga bila Abu Bakar memerintahkan penulisan Al-Quran sebagai buku, pengujian dan sumbernya, dari hafalan dan lembar-lembar ayat yang ditulis pada masa Nabi hidup.

Alkitab juga tidak ditulis pada masa Yesus hidup, tetapi bedanya Yesus tidak pernah menginfokan bahwa Alkitab terdiri dari lk 66 kitab. Sehingga tidak ada metode yang bisa menguji apakah 66 kitab itu benar-benar dari Tuhan atau tidak.
# Staff Isa dan Islam 2013-09-26 22:09
~
Saudara Dodik,

Alkitab adalah Firman Allah. Alkitab ditulis atas ilham/ inspirasi Allah. Alkitab diilhamkan secara verbal kata demi kata secara lengkap. 2 Timotius 3:16, "Segala tulisan yang diilhamkan Allah ...", 2 Petrus 1:21, "Sebab tidak pernah nubuat dihasilkan oleh kehendak manusia, tetapi oleh dorongan Roh Kudus orang-orang berbicara atas nama Allah." Jadi kata demi kata yang ditulis dinafaskan Allah atau berdasarkan dorongan Roh Kudus. Allah menafaskan firman-Nya ke dalam hati, pikiran dan mulut hamba-hamba-Nya.

Alkitab mengajarkan dan membuktikan bahwa Alkitab adalah Firman Allah. Alkitab yang terdiri dari 66 kitab yang ditulis oleh kurang lebih 40 orang yang berasal dari berbagai golongan masyarakat, tingkat pendidikan, sosial dan ekonomi yang berbeda dan dalam situasi yang berbeda serta kebanyakan tidak saling mengenal yang di antara mereka ada raja, perdana menteri, seniman, filsuf, dokter, nelayan, petani, peternak, dan sebagainya dan ditulis dalam tiga bahasa yakni Ibrani, Aramik dan Yunani, dalam jangka waktu perampungan penulisan kurang lebih 1600 tahun. Namun ke-66 kitab tersebut merupakan satu kesa­tuan yang mengherankan dan dibalik semua itu ada satu tema pokok yang sama dari semua tulisan itu ialah "Penebusan melalui Isa Al-Masih". Hal ini dapat terjadi karena Allah yang bekerja.

Sejarah dan nubuatan yang digenapi membukti­kan bahwa Alkitab adalah Firman Allah. Nubuatan tentang Tuhan Yesus dalam Perjanjian Lama, tentang kelahiran-Nya, kematian dan kebangkitan-Nya nyata dengan jelas penggenapannya dalam Perjanji­an Baru. Nubuat tentang 4 kekaisaran dunia yaitu akan kejayaan kekuasaan dan kejatuhan kekaisaran Babilonia, Mediparsi, Yunani dan Romawi terbukti benar dalam sejarah dunia, serta keberadaan bangsa Israel dalam kanca sejarah dunia.

Sesungguhnya masih ada banyak lagi bukti.
~
NN
# dodik 2013-10-06 22:12
*
Admin,

Anda menjelaskan panjang lebar kemurnian Alkitab dengan penafsiran, bukan dengan metodologi yang bisa diterima secara obyektif dan universal. Mari kita urai satu persatu:

1. Yesus tidak pernah menyatakan bahwa Alkitab terdiri dari 66 kitab atau minimal menyebutkan / mengatakan isi dari 66 kitab tersebut.

2. Yesus tidak pernah menyebut bahwa penulis Alkitab adalah 40 orang, kalau tidak menyebut pasti tidak menjamin bahwa yang menulis adalah 40 orang.

3. Siapa yang diberi kewenangan oleh Yesus untuk meverifikasi bahwa penulis Alkitab adalah 40 orang dan Alkitab terdiri dari 66 kitab.

4. Tema pokok yang sama dari penulisan yaitu “penebusan melalui Isa Al-Masih” tentu saja sangat mungkin, karena tema yang ada diluar itu dianggap bukan bagian Alkitab atau ditolak

5. Kalau nubuat seperti Israel disebut sebagai bukti Firman Allah, bukankah sangat mengherankan Islam yang mempunyai umat milyaran orang tidak disebut sama sekali?
# Staff Isa dan Islam 2013-10-12 17:27
~
Saudara Dodik,

Bila saudara memandang Alkitab (Taurat, Zabur, Kitab Nabi-Nabi, dan Injil) seperti saudara memandang Al-Quran, apa yang saudara tulis di atas memang layak dipertanyakan. Namun yang menjadi permasalahannya adalah, penulisan Alkitab berbeda dengan penulisan Al-Quran.

Inilah hal dasar yang perlu saudara pahami. Bila saudara dapat memahami dan menerimanya, maka pertanyaan saudara di atas tidak muncul.

Menurut kami tidak ada salahnya saudara mempelajari bagaimana asal-usul Alkitab. Mungkin informasi yang ditulis secara singkat dalam artikel ini dapat membantu saudara: http://tinyurl.com/cwt5kny.
~
SO
# Alex 2013-10-10 11:26
*
Untuk Mas Dodik, maaf saya sedikit ingin memberi masukan.

Untuk pertanyaan saudara nomor 1-3 tidak penting sama sekali, sebab segala sesuatu tidak di legitimasi oleh Yesus secara pribadi, tetapi dituntun oleh Roh Kudus, Roh Allah sendiri.

Seperti contohnya, kenapa Mas Dodik harus memiliki orang tua yang sekarang, tentu ini di luar kontrolnya Mas Dodik. Nah dalam Alkitab ini di dalam kontrolnya Roh Kudus melalui sekolompok manusia yang disebut Septuaginta dalam mengkanonnya menjadi sebuah kitab.

Sama jika saya bertanya, kenapa dalam Al-Quran hanya 104 kitab, kenapa tidak 100 atau 200 saja. Jadi pertanyaan seperti ini tidak penting mas, carilah pertanyaan yang lebih esensi Mas.
# Alex 2013-10-10 11:31
*
Pertanyaan ke empat dari Mas Dodik:

Tema pokok di Alkitab memang hanya penebusan dari Allah melalui Isa Al-Masih, karena tujuan Isa Al-Masih datang ke dunia untuk itu Mas dodik. Allah datang hanya untuk menebus umat manusia dari dosa.

Mengenai pertanyaan no 5:
Mengenai nubuatan bangsa Israel itu mencakup untuk seluruh umat manusia tanpa lebal apapun. Memang Allah secara khusus memilih Bangsa Israel sebagai bangsa yang membawa berita keselamatan, pertama-pertama untuk bangsa itu lalu ke seluruh bangsa.

Mas dodik sendiri yang melebel umat Islam tidak dalam jangkauan. Semua orang diundang Allah untuk menerima keselamatan melalui Isa al-Masih. Malah Mas Dodik harus belajar sejarah, hampir semua umat Islam memeluk Islam bukan karena keinginannya sendiri, tetapi karena perang dan penjajahan.
# dodik 2013-10-14 22:56
*
Admin,

Saya hanya memberi pendapat se-obyektif mungkin yang bisa diterima secara universal. Bila kita menganggap kitab suci adalah kitab yang bersumber langsung dari Tuhan, maka pembawanya tentu saja utusan-Nya yaitu nabi atau rasul-Nya atau bisa juga firman yang menjelma jadi manusia sesuai keyakinan Kristen, saya pikir itu hal yang sangat wajar sekali.

Penulisannya bisa siapa saja tapi tetap ada metode yang menjamin bahwa apa yang ditulis benar-benar sesuai dengan yang diterima oleh utusan-Nya. Kalau dilihat dari keyakinan Kristen bahwa penulisnya dituntun oleh Roh Kudus sendiri, maka pertanyaan mendasar muncul. Siapa yang berhak mengatakan bahwa penulis A (misal) tersebut dituntun Roh Kudus sementara penulis B tidak? Bukankah hanya orang selevel nabi/rasul yang bisa memastikan? Karena yang menentukan para penulis al kitab dituntun Roh Kudus bukanlah nabi/rasul, maka secara obyektif sukar mengatakan bahwa isi Alkitab semua murni dari Tuhan.
# Staff Isa dan Islam 2013-10-18 17:32
~
Saudara Dodik,

Memang tidak salah saudara memberi pendapat yang menurut saudara obyektif dan dapat diterima secara universal. Tetapi, saudara juga tidak dapat memaksakan pendapat saudara. Saudara perlu melihat kepada fakta yang ada.

Dan faktanya adalah: Alkitab tidak ditulis seperti Al-Quran ditulis. Jadi, saudara tidak dapat menilai Alkitab, sebagaimana saudara menilai Al-Quran.

Seperti yang kami sampaikan pada komentar sebelumnya, ada baiknya saudara membaca artikel kami yang menjelaskan tentang asal-usul bagaimana Alkitab ditulis. Dengan demikian, saudara akan mempunyai pandangan dan pemahaman yang benar tentang Alkitab.

Dan untuk komentar saudara terhadap Sdr. Alex, menurut kami sama saja dengan penjelasan yang kami berikan. Supaya diskusi tidak timpang-tindih, maaf bila komentar tersebut kami hapus.
~
SO
# dodik 2013-10-23 00:50
~
Admin,

Saya tidak memaksakan pendapat saya dan saya membenarkan fakta bahwa sistematika penulisan Alkitab berbeda dengan Al-Quran. Juga saya sudah membaca artikel anda tentang asal usul bagaimana Alkitab ditulis.
Sehingga saya bisa menyimpulkan secara sistematika bukan membahas isinya.

Tentang kualitas (baca kemurnian) Alkitab, maka Alkitab berada dibawah Al-Quran bahkan dibanding hadits pun masih dibawahnya. Kalau anda ingin membuktikan, mudah sebenarnya, silakan anda bertanya dengan orang yang bukan Muslim atau Kristen, mana secara sistematika penulisan lebih kuat dalam menjaga kemurnian isinya, Al-Quran atau Alkitab? Mungkin anda bisa lebih obyektif menerimanya.
# Staff Isa dan Islam 2013-11-20 22:49
~
Saudara Dodik,

Apa dasarnya saudara mengatakan bahwa secara sistematika Alkitab dibawah kualitas Al-Quran dan Hadis. Mohon berikan contoh konkrit dan penjelasan yang faktual.

Aneh sekali cara saudara menilai kitab-kitab suci, yaitu dengan bertanya kepada orang non Muslim atau non Kristen dan bukan menyelidiki secara langsung. Seandainya saudara membaca Alkitab maka akan saudara temukan bahwa opini saudara salah. Dan saya yakin saudara tidak berani membaca Alkitab.
~
Noni
# Blues 2013-11-12 00:32
~
Saya seringkali baca forum seperti ini. Semakin banyak yang saya baca semakin tidak menarik karena selelu ada modus dan kepentingan, entah itu mengislamkan / mengkristenkan . Sudahlah kenapa tidak hidup pelajari dan amalkan ajaran masing-masing saja tanpa harus menyinggung, mendebat atau mempertanyakan agama lain. Berawal dari hal saparti inilah anak cucu kita nanti bermusuhan. Jika bisa dicegah kenapa kita tidak berdamai saja dari sakarang.
# Staff Isa dan Islam 2013-11-20 20:51
~
Saudara Blues,

Kami pun sama seperti saudara yang merindukan perdamaian. Namun tujuan kami bukanlah untuk mengkristenkan pihak lain. Kami hanya ingin menyampaikan kebenaran dari Allah, tanpa memaksa pihak lain untuk menerima apa yang kami sampaikan.

Kami hanya ingin menyampaikan berita keselamatan. Selama ini manusia mencari cara agar memperoleh keselamatan di surga dengan berbagai macam usaha. Namun apapun usaha manusia tidak akan sanggup untuk membawa kepada surga-Nya.. Karena itulah Allah memberikan jalan keslamatan agar manusia memperoleh jaminan keselamatan. Isa Al-Masi berkata, "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku” (injil, Rasul Besar Yohanes 14:6).

Isa Al-Masih memberikan jaminan keselamatan bagi seluruh umat manusia.
~
Noni
# Hamba Allah 2013-11-12 12:31
~
Staff Isa dan Islam,

Saya setuju dengan pendapat anda berdua (addy dan Blues). Tuhan yang wajib disembah hanyalah Allah yang Esa. Tiada Tuhan melainkan Allah.

Telah ditunjukkan keterangan-kete rangan yang nyata dalam Al-Quran bahwa Nabi Musa, Daud, Isa dan Muhammad telah dilantik sebagai nabi/rasul. Taurat telah diturunkan kepada Nabi Musa, Zabur kepada Nabi Daud, Injil kepada Nabi Isa dan akhir sekali Al-Quran kepada Nabi Muhammad. Tiada lagi kitab dan nabi/rasul selepas itu sehingga ke hari akhirat. Manusia yang beriman akan beriman kepada empat kitab tersebut, tidak hanya kepada satu kitab saja. Allah telah memerintahkan Nabi Muhammad merujuk kepada ahli kitab sekiranya ragu akan Al-Quran tersebut. Maknanya kitab Zabur pelengkap kepada kitab Taurat, kitab Injil melengkap kepada kitab Taurat dan Zabur. Manakala Al-Quran pelengkap kepada kitab Taurat, Zabur dan Injil.
# Staff Isa dan Islam 2013-11-21 15:11
~
Saudara Hamba Allah,

Kitab saudara memerintahkan untuk beriman kepada Kitab Taurat, Zabur dan Injil. Jika umat Muslim memang beriman kepada Taurat, Zabur dan Injil, tentu mengimani juga penyaliban Isa Al-Masih untuk menebus dosa manusia. Karena nubuatan tentang Isa Al-Masih tersebut telah tertulis dalam Kitab para nabi terdahulu ribuan tahun sebelumnya.

Dan jika mengimani Kitab-kitab terdaulu tentu umat Muslim akan menerima jalan keselamatan yang disediakan Allah bagi umat manusia. Allah yang menjadi manusia dalam Isa Al-Masih untuk menyelamatkan manusia dari hukuman kekal di neraka akibat dosa.

“ di dalam Dia [Isa Al-Masih] kita memiliki penebusan kita, yaitu pengampunan dosa. Ia adalah gambar Allah yang tidak kelihatan, yang sulung, lebih utama dari segala yang diciptakan, karena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu, yang ada di sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah, maupun penguasa; segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia” (Injil, Surat Kolose 1:14)

~
Noni
# Eddie 2013-11-14 02:46
***
Pertanyaan sering:
1. Tuhan kok meninggal, berarti Isa bukan Tuhan?
2. Tuhan kok wujudnya manusia, sama dengan ciptaan-Nya, mana bisa sama antara ciptaan dengan Tuhan ?

Ini jawabnya:
1.Isa adalah Tuhan. Isa meninggal karena menebus dosa manusia. Ini analogi cantik: seorang sopir menabrakkan truknya baik sengaja atau tidak, maka dia harus menanggung ongkos perbaikan truk, tapi gaji dia tidak cukup untuk itu. Jadi dia meminta maaf ke tuannya. Si Tuan memaafkan tapi ongkos perbaikan tetap harus ada yang menanggung, maka si Tuan berkata: "OK saya maafkan, dan saya yang akan menanggung dan menebus ongkosnya karena kamu tidak akan kuat menebusnya". Karena itulah Isa wafat untuk menanggung dan menebus dosa kita karena kasih-Nya kepada kita. Dia wafat, bangkit dan akan datang kembali.

2. Isa adalah Tuhan. Tuhan Maha Tidak Terbatas, jadi tidak bisa dibatasi, misal dibatasi menghadap ke arah tertentu jika ingin menyembahNya. Tuhan bisa hadir di mana saja.
# Staff Isa dan Islam 2013-11-18 22:03
~
Saudara Addy,

Maaf komentar saudara kami hapus karena melanggar aturan yang sudah ada.

Kami sudah membaca komentar-koment ar saudara tersebut. Satu pertanyaan kami dan kiranya saudara berkenan untuk memberi penjelasan. Bila memang benar Alkitab sudah dipalsukan, dapatkah saudara menjelaskan kapan persisnya pemalsuan tersebut dilakukan? Apakah sebelum, sesudah, atau di saat zaman Muhammad?

Juga, siapakah yang telah melakukan pemalsuan tersebut?
~
Saodah
# Jarwo 2013-11-26 23:30
~
Untuk Addy,

Sdr. Addy ini seperti diibaratkan dalam Injil “seperti anjing yang diberi permata.” Jadi percuma saja, sudah dijelaskan tetapi masih tetap tidak mau percaya. Ya apa mau dikata? Mungkin orang-orang seperti Sdr. Addy ini sudah ditakdirkan tidak bisa diselamatkan, bebal seperti orang-orang Farisi Jahudi zaman Yesus dulu.

Tetapi untuk semua Muslim, asal tahu saja, orang Kristen tidak mungkin merubah atau memalsukan Injil. Karena Injil sendiri sudah memberikan ancaman yang mengerikan jika ada manusia melalukan hal keji tersebut. Bisa dibaca di kitab Wahyu 22:18-19. Silahkan dibaca sendiri karena saya sendiri takut mengutip, karena kalau saya salah mengutip dampaknya akan buruk bagi saya.
# Staff Isa dan Islam 2013-12-24 13:56
~
Saudara Arben Arva,

Kami berterimakasih atas kesediaan saudara mengunjungi situs kami juga memberikan komentar. Namun maaf, dengan terpaksa kami harus menghapus komentar-koment ar saudara karena tidak sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan.

Saran kami, sebelum saudara memberi komentar, kiranya saudara dapat membaca aturan yang telah kami taruh di bawah setiap artikel yang ada. Untuk lebih jelasnya, dibawah ini kami tuliskan kembali aturan tersebut.

Pedoman wajib untuk memasukkan komentar:
1. Tidak boleh memakai lebih dari satu kolom komentar.
2. Pertanyaan/masu kan harus berhubungan dengan uraian diatas.
3. Sebaiknya satu atau dua pertanyaan dalam satu kolom komentar.
4. Hanya menggunakan bahasa Indonesia yang umum dan dimengerti semua orang.
5. Tidak memakai singkatan-singk atan, misalnya yg, dlm, sdh, tdk, dlsbgnya.
6. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
7. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.

Untuk pertanyaan/masu kan yang majemuk, silakan mengirim email ke: .
Kiranya petunjuk-petunj uk di atas dapat kita perhatikan.

Demikian, kiranya saudara dapat maklum.
~
Saodah
# nopex 2014-01-02 21:29
~
Maaf sebelumnya,

Staff yang terhormat, saya tidak sependapat jika di Al-Quran kitab nabi-nabi sebelumnya tidak dijaga oleh Allah. Bisa di baca di Q 5:48 kitab-kitab sebelunya sudah dirangkum di dalam Al-Quran dan terbukti terjaga ke murnianya sampai sekarang.

Mengenai kitab-kitab nabi di Al-Quran juga disebutin jika tidak murni dan bercerai berai. Bisa dilihat di Qs 6:91 Qs 5:62.
# Staff Isa dan Islam 2014-01-06 11:26
~
Saudara Nopex,

Jadi menurut Sdr. Nopex, Al-Quran bukan kitab penyempurna, melainkan kitab kesimpulan. Yaitu kitab yang merangkum semua isi dari kitab-kitab sebelumnya. Benar demikian?

Bila hal itu benar, maka logikanya isi Al-Quran akan sama dengan isi/ajaran dari kitab-kitab sebelumnya. Ingat, Al-Quran hanya merangkum, bukan menyempurnakan.

Namun faktanya, mengapa isi Al-Quran banyak yang bertentangan dengan ajaran kitab-kitab sebelumnya? Seakan-akan Al-Quran bukan merangkum, tetapi merubah.

Bagaimana pandangan Sdr. Nopex akan hal ini?
~
Saodah
# Dwiansyah WCh 2014-01-09 12:18
~
“Terakhir, jika benar kitab Taurat dan Injil hendak diubah oleh manusia, apakah mungkin Allah sendiri (yang telah mewahyukan kitab-kitab itu) akan tinggal diam begitu saja dan membiarkan Firman-Nya dirusak oleh tangan manusia? Rasanya tidak mungkin Allah yang Mahakuasa akan membiarkan itu terjadi!”

Makanya Al-Quran datang untuk mengoreksi kembali Alkitab tersebut yang sudah dirusak oleh tangan-tangan manusia, agar kitab suci itu tetap terjaga keasliannya di dalam kitab suci Al-Quran. Itu artinya Allah tetap konsekuen dalam segala firman-Nya.
# Staff Isa dan Islam 2014-01-21 20:35
~
Saudara Dwiansyah,

Alkitab telah menjelaskan dan memenuhi semua rencana Allah untuk menyelamatkan manusia dari dosa melalui Isa Al-Masih (Injil, Rasul Besar Matius 20:28). Bila Alkitab telah menjelaskan seluruh rencana Allah tentang penyelamatan manusia, maka apakah yang dikoreksi Al-Quran dari Alkitab?

Bila kalimat-kalimat Allah dapat diubah, maka Al-Quran tidak mustahil dapat diubah juga, bukan? Karena itu, bagaimana saudara menjelaskan bahwa “...Tak ada seorangpun yang dapat merobah kalimat-kalimat Allah...” (Qs. 6:34), padahal kalimat Allah dapat diubah manusia?
~
Salma
# Sandi 2014-01-15 15:51
~
Al-Quran yang sekarang sudah palsu? Selain palsu banyak ayat-ayat di dalamnya yang bertentangan. Pokoknya Al-Quran tidak dapat dipercaya, selain isi yang kontradiksi kitab ini juga sesat.
# Staff Isa dan Islam 2014-01-21 20:39
~
Saudara Sandi,

Menarik sekali tulisan saudara. Kalau boleh tahu, ayat-ayat mana saja dalam Al-Quran yang saudara anggap bertentangan dan sesat? Kiranya saudara berkenan memberitahu kami.
~
Salma
# tirtayasa 2014-01-17 00:47
~
Alkitab Protestan ada 66 buku. Sedangkan Katolik 73, mana yang bener? Padahal Katolik lebih dulu ada daripada Protestan. Kenapa orang Protestan meragukan tujuh buku dari 73 kitab Katolik (perbandingan versi Douy dan versi King James)?
# Staff Isa dan Islam 2014-01-21 20:44
~
Saudara Tirtayasa,

Adanya perbedaan jumlah kitab bukan berarti ada yang salah dengan salah satunya. Baik Alkitab Protestan maupun Katolik memiliki satu pesan yang sama yaitu keselamatan dalam Isa Al-Masih (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6).

Adakah saudara menemukan pesan lain selain keselamatan dalam Isa Al-Masih? Dan sudahkah saudara membaca ketujuh buku yang dianggap ragu tersebut?
~
Salma
# Rebi 2014-01-22 11:48
~
Saudara admin,

Dari uraian yang ada, jelaslah bahwa apa yang kalian maksud sebagai Alkitab adalah beberapa buku yang menceritakan tentang Isa Al-Masih dan ajaran-Nya yang ditulis sekitar 30 tahun lebih setelah kematian Isa Al-Masih. Betulkah ?

Nah, saudara-saudara sekalian, kalau demikian kenapa kita mesti meributkan keaslian teks dari sebuah buku cerita ? Asli gak asli, cocok gak cocok apa masih berpengaruh ?

Salam.
# Staff Isa dan Islam 2014-01-24 21:26
~
Saudara Rebi,

Alkitab adalah Firman Allah yang terdiri dari Kitab Taurat, Zabur dan Injil. Ditulis dalam kurun waktu lebih dari 1500 tahun. Ditulis selama lebih dari 40 generasi. Ditulis oleh lebih dari 40 penulis dari segala lapisan masyarakat. Termasuk Raja, petani, ahli filsafat, nelayan, pujangga, negarawan, cendikiawan dll.

Ditulis di berbagai tempat yang berbeda. Ditulis pada waktu yang berbeda. Ditulis pada suasan hati yang berbeda. Ditulis di tiga benua yang berbeda (Eropa, Asia, Afrika). Ditulis dalam tiga bahasa yang berbeda. Namun isinya saling berkaitan dan memiliki pesan utama yaitu mengenai Isa Al-Masih. Dan semua kitab menubuatkan tentang Isa Al-Masih.

Mungkinkah jika Alkitab hanya sebuah buku biasa, buku tersebut memiliki pengaruh yang amat besar bagi jutaan manusia di dunia ini bahkan menuntun manusia kepada keselamatan?

Alkitab bukan hanya sebuah buku biasa, tetapi buku ciptaan Allah, karena di dalamnya berisi Firman yang berasal dari Allah.
~
Noni
# Ali Wahyudi 2014-01-23 13:00
~
Saya sih tidak masalah kalau kaum Kristian menganggap Injil masih murni. Itu sah-sah saja lha wong itu kitab mereka.

Tapi bagiku itu tidak murni, pertama yang dimaksud murni bagi saya adalah 100% Firman Allah, jika ada perkataan dan kalimat dari nabi Isa a.s yang tidak mengandung Firman Allah dan kalimat ucapan para sahabat nabi Isa a.s (murid-muridnya ) harus dipisahkan dari Injil dan masuk kategori hadist.

Yang lebih menguatkan saya bahwa Injil tidak murni, disitu ada perkataan Paulus yang jelas-jelas dia bukan sahabat nabi Isa a.s, bahkan dia adalah musuh dari nabi Isa a.s. yang sudah pasti ucapannya tidak ada hubungannya dengan Firman Allah, bahkan bisa saja ucapannya hanya dusta belaka.
# Staff Isa dan Islam 2014-01-24 21:17
~
Saudara Ali Wayudi,

Saudara harus percaya bahwa Injil adalah seratus persen Firman Allah. Atau untuk membuktikannya lebih bijak jika saudara membaca dan menyelidiki lebih dahulu.

Dan tahukah saudara maksud Muhammad dalam Al-Quran ketika disebut-sebutny a kitab Injil. yang menurut saudara tidak murni itu, lihat dalam Sura 3:4,5; 5:66-68; 21:7. Muhammad memerintahkan umatnya mempercayai Injil tersebut.

Tampaknya pendapat saudara bertentangan. Atau mungkinkah Muhammad berbicara tentang Injil yang murni sedangkan Injil saat ini tidak murni. Untuk menjawabnya, silakan baca lagi artikel diatas dengan teliti.
~
Noni
# Sandi 2014-01-24 19:33
~
To: IDI,

Inilah beberapa ayat Al-Quran yang saling membingungkan (bertentangan).

1. Isa tidak dibunuh melainkan diangkat (Qs 4:157-158). Bertentangan dengan Isa lahir, telah wafat, dan bangkit hidup kembali (Qs. 19:33).

2. “Bunuhlah dirimu! Hal itu lebih baik bagimu pada sisi Tuhan yang menjadikan kamu, maka Tuhan akan menerima taubat” (Qs. 2:54). Bertentangan dengan, "…. Janganlah kamu membunuh dirimu sendiri, sesungguhnya Allah maha penyayang kepadamu" (Qs. 4:29).

Di atas cuma sebagian ayat yang kontradiksi. Masih banyak ayat lagi yang membingunkan (kontradiksi). Menurut admin, layakkah kitab suci disebut firman Allah bila di dalamnya banyak pertentangan?
# Staff Isa dan Islam 2014-01-30 22:12
~
Saudara Sandi,

Allah tentu konsisten dengan firman-Nya dan tidak mungkin ada pertentangan. Bila ada pertentangan di dalamnya, maka mungkinkah Allah lupa dengan firman-Nya? Tetapi Al-Quran menjelaskan bahwa Allah bisa berubah-ubah dan menjadikan lupa firman-Nya (Qs. 2:106).
~
Salma
# Ather 2014-01-26 12:25
~
Staf IDI yang terhormat,

Saya baca komentar rekan-rekan Islam itu komentarnya itu-itu saja dan diulang-ulang. Saya berkesimpulan bahwa mereka tidak membaca komentar-koment ar sebelumnya sehingga jadinya itu-itu yang ditanya ulang-ulang.

Oh ya, untuk apa diperdebatkan panjang lebar. Seharusnya sebelum berdebat asli atau tidak kita harus bertanya, sumber kedua firman itu (Alkitab dan Al-Quran) apakah benar-benar dari Allah yang sama? Kita harus menjawab itu dulu.

Kalau pendapat saya sumber firmannya tersebut beda. Karena Alkitab berasal dari Firman Allah/YHWH yang sejati. Sedangkan Al-Quran masih harus dipertanyakan dari allah yang mana? Jadi menurut saya sumbernya saja sudah beda. Jadi, tidak perlu diperdebatkan.

Masak sih ajaran Tuhan sejati melarang orang untuk saling bunuh, eh tau-taunya, ada firman baru yang datang 600 tahun kemudian menghalalkan membunuh orang demi agama. Hebat banget kitab penyempurna itu.
# Staff Isa dan Islam 2014-01-30 22:14
~
Saudara Ather,

Kami setuju dengan tulisan saudara. Ini adalah inti dari perbedaan itu. Sebab tidak mungkin Allah plin plan atau tidak konsisten dengan firman-Nya, bukan? Yang menjadi pertanyaan adalah bila bukan Allah sejati yang mengilhamkan Al-Quran, siapakah yang mengilhamkan Al-Quran kepada Muhammad?
~
Salma
# Abdul hakim 2014-02-02 20:46
~
Admin,

Tolong dijawab singkat. Menurut anda, kata 'tunggal' dan 'unik' sama atau beda? Jika sama kenapa? Dan jika tidak sama kenapa?
# Staff Isa dan Islam 2014-02-19 14:52
~
Saudara Abdul Hakim,

Kami senang dengan pertanyaan saudara. Tetapi kalau boleh tahu, apa tujuan saudara dengan pertanyaan itu?
~
Salma
# Adris Irawan 2014-02-03 09:52
~
Jawaban anda sangat lucu dan jelas betapa anda sangat keliru. "Tidak masuk akal jika Injil sudah tidak asli lagi tetapi Allah masih memerintahkan nabi saudara membacanya"

Muhammad tidak bisa membaca dan tidak bisa menulis, lalu bagaimana Muhammad tahu kitab Injil? Karena semua isi dalam Al-Quran langsung diterima dari Allah dan ditulis oleh para sahabat - berarti lebih dari satu orang - melalui ucapannya langsung setelah mendapatkan wahyu tersebut.

Sekali lagi saya jelaskan semua ayat yang terkandung dalam Al-Quran adalah perkataan Allah langsung kepada Muhammad.

Dalam Injil dikatakan, "Kepada setiap orang yang mendengar kata-kata nubuat dalam buku ini, saya, Yohanes, memberi peringatan ini: Kalau orang menambahkan sesuatu pada kata-kata nubuat ini, maka Allah akan menambahkan hukuman orang itu dengan bencana-bencana yang dilukiskan dalam buku ini. Dan kalau orang mengurangi sesuatu dari kata-kata nubuat ini, maka Allah juga akan mengurangi bagiannya yang dilukiskan dalam buku ini–yaitu bagian dari pohon kehidupan dan dari kota suci itu" (Wahyu 22:18-19).
# Staff Isa dan Islam 2014-02-19 16:33
~
Saudara Adris Irawan,

Bila saudara menyatakan bahwa Muhammad tidak bisa membaca, bagaimana dengan hadits berikut ini?

"Ibn Abbas mengatakan, 'Pada saat penyakit Rasul semakin parah, ia mengatakan, "Bawakan saya kertas (tulis) dan saya akan menulis pernyataan sehingga kau tidak akan lengah'" (Bukhari 1.3.114).

Bila Muhammad bisa menulis, mungkinkah dia tidak bisa membaca? Bagaimana menurut saudara?
~
Salma
# alfin 2014-02-08 14:16
~
Allah maha konsep semua, tidak ada yang tidak mungkin. Skenario dan cerita duniawi Allah yang buat. Kita hanya peran makhluk di dunia ini. Hanya peran semata. Kata nabi Muhammad, "Agamaku agamaku, agamamu agamamu dan Tuhan yang aku sembah itu juga Tuhan yang kamu sembah, Allah."
# Staff Isa dan Islam 2014-02-19 16:41
~
Saudara Alfin,

Kami berterimakasih atas komentar saudara. Tetapi maaf, komentar saudara tidak berhubungan dengan artikel di atas. Barangkali ada hal yang ingin saudara sampaikan lebih lanjut dari tulisan di atas.

Bila skenario Allah yang buat, mungkinkah Taurat dan Injil dibiarkan Allah untuk dipalsukan? Atau apakah Allah yang merancang kitab-kitab-Nya dipalsukan? Bagaimana menurut saudara?
~
Salma
# alvino 2014-02-12 00:08
~
Ada Injil Matius, Injil Markus, Injil Lukas, dan Injil Yohanes.

Saat diadakan Sinode di Nicea tahun 325 M, diputuskan hanya 4 Injil di atas yang diakui gereja Injil. Yang tidak diakui disebut apokripa yaitu Injil Petrus, Injil Ibrani, Injil Thomas, Injil Yakobus, Injil Barnabas, Injil Dua Belas, Injil Andreas, Injil Bartholomeus, Injil Nikodemus, Injil Mathias.

Di antara kitab Injil yang isinya mirip keterangan di Al-Quran adalah Injil Barnabas. Yesus tidak disalib, yang disalib sebenarnya ialah Yudas Iskariot yang diserupakan oleh Tuhan (baik rupa dan suaranya).

Yesus sendiri naik ke langit bersama malaikat. Dan Yesus bukan Anak Allah, bukan pula Tuhan, tetapi seorang rasul Allah. Mesias atau Al-Masih yang dinanti-nantika n bukan Yesus, tapi Muhammad, rasul Allah yang terakhir.
# Staff Isa dan Islam 2014-02-19 16:51
~
Saudara Alvino,

Kami tertarik dengan bagian akhir dari tulisan saudara. Benarkah Al-Masih adalah Muhammad? Bagaimana dengan ayat Al-Quran berikut ini?

"Ketika Malaikat berkata: "Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kalimat daripada-Nya, namanya Al Masih Isa putera Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan" (Qs 3:45).

Bukankah Al-Quran bertentangan dengan Injil Barnabas? Bagaimana menurut saudara?
~
Salma
# omzell 2014-02-12 20:50
~
Injil yang di tangan kamu sekarang bukanlah Injil yang diterima Yesus dari Tuhan. Pikirkan itu!
# Staff Isa dan Islam 2014-02-19 16:57
~
Saudara Omzell,

Kami menghargai tulisan saudara. Tentu menarik bila saudara dapat membuktikan tulisan saudara di atas. Apakah saudara mempunyai Injil yang langsung diterima dari Tuhan? Pernahkah saudara membacanya dan dimanakah sekarang Injil itu?

Injil adalah kabar baik tentang keselamatan dari Isa Al-Masih. Sebab itu, Injil ditulis bagi seluruh manusia.
~
Salma
# Jarwo 2014-02-14 22:53
~
Untuk Ali Wahyudi,

Jangan-jangan Ali Wahyudi ini Islam KTP. Saya heran dari argumen anda. Sepertinya anda jadi Islam tidak pernah tahu seluruh isi dari Al-Quran? Di Al-Quran dijelaskan jikalau ada keraguan sehubungan dengan Firman Allah yang telah difirmankan kepadanya agar Muhammad bertanya dulu pada orang-orang Yahudi dan Kristen yang terlebih dahulu mendapatkan Firman Allah dan Alkitab yang otentik (Qs 10:94).

Nah, jika anda menuduh Injil dan Taurat tidak asli, itu sama halnya anda menolak ayat Qs 10:94. Dan anda juga ragu akan janji Tuhan seperti di Qs 46:7-9. Sebuah fatwa langsung dari Tuhan yang menjamin bahwa bagaimanapun manusia berusaha mengingkari dan menggelapkan kebenaran Firman Allah, mereka tidak akan berhasil. Sebab mereka tidak mempunyai kekuasaan untuk melawan Tuhan.
# omzell 2014-02-19 11:30
~
Ya. Mereka telah mengubahnya. Tapi Tuhan tetap menjaganya, meski mereka telah mengubahnya. Sebagai bukti bahwa Tuhan tetap menjaganya. Taurat, Zabur, dan Injil diwahyukan kembali kepada Muhammad yaitu Al-Quran.

Boleh saja mereka mengubah Taurat, Zabur, Injil, tapi keasliannya tetap ada dan terjaga yaitu Al-Quran. Dan yang mengatakan Al-Quran itu bukan wahyu, dialah sesungguhnya yang telah mengubah Alkitab.
# Staff Isa dan Islam 2014-02-19 17:12
~
Saudara Omzell,

Kami sangat menghargai tulisan saudara. Bila keaslian Taurat, Zabur, dan Injil tetap terjaga dalam Al-Quran, bolehkah kami tahu, apakah seluruh teks Taurat, Zabur, dan Injil ada dalam Al-Quran yakni kelima kitab Taurat Musa, tulisan Daud, dan Injil?
~
Salma
# Dude Saputra 2014-02-21 21:01
~
Dear Admin Yang terhormat,

Mengutip dari jawaban coment saudara admin, 'Kitab Injil yang sama, yang juga memuat Surat Matius, Markus, Lukas, Yohanes, dan sura-sura lainnya, adalah sama persis dengan Kitab Injil yang beredar pada zaman Muhammad."

Apakah saudara sudah pernah membaca Alkitab dengan bahasa aslinya (Ibrani) ?
# Staff Isa dan Islam 2014-04-29 16:12
~
Salam Saudara Dude,

Injil dari dahulu sampai saat ini tidak ada yang berubah. Injil tidak ditulis dengan bahasa Ibrani, tetapi Injil ditulis dalam bahasa Yunani. Tentu kami sudah pernah membaca dan mempelajarinya.

Tentu sangat baik jika saudarapun ingin mempelajari Injil dalam bahasa aslinya. Tetapi baik juga jika membaca terjemahan yang saat ini sudah ada di mana-mana. Kami harap saudara mau membacanya.
~
Salma
# ibnu f 2014-02-26 10:34
~
Yang terpenting melakukan kehendak Allah sesuai dengan firman-Nya. Yang paling benar adalah suatu kitab suci yang mengajarkan tentang cinta, kasih, perdamaian. bukan kitab suci yang mengajarkan suatu peperangan dan melahirkan teroris.
# Staff Isa dan Islam 2014-04-29 21:39
~
Salam Sdr. Ibnu F,

Kami sepakat dengan pemapasan saudara bahwa kitab suci yang benar berasal dari Allahh tentu mengajarkan tentang kasih. Kami teringat dengan satu perkataan yang disampaikan oleh Isa Al-Masih “Jawab Yesus kepadanya: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu” (Injil, Rasul Besar Matius 22:37). Jika kita mengasihi Allah dengan segenap hati kita tentu akan berdampak terhadap sesama, bukan?
~
Salma
# Gare 2014-03-07 14:15
~
Mana yang benar nama kitab suci, Alkitab, Bible atau Injil? Mana yang benar dari nama Tuhan,Yesus, Allah, Tuhan, Yahweh? Nama saya Gare dan akte kelahiran saya Richard Gare walau saya dipanggil Gor, nama bener saya tetap Gare.

Dari hal sederhana saja terlihat bahwa isi kitabnya sudah tercampuri, karena dari namanya saja sudah beda-beda. Apalagi itu nama Tuhan, nama Alkitab. Bandingkan dengan Islam, Al-Quran tetap Al-Quran, Alloh tetap Alloh, Muhammad tetep Muhammad (kalau jadi Muhammed, itu hanya dialek minor).
# Staff Isa dan Islam 2014-04-29 21:45
~
Salam Sdr. Gare,

Kami menyampaikan terimakasih untuk pemaparan saudara. Bible atau Alkitab jelas sama artinya, bible itu bahasa Inggris. Injil adalah kabar sukacita/kabar baik. Bolehkh kami tau, hal apa yang membuat saudara bingung dengan Alkitab?

Kira-kira menurut saudara, kata apakah yang tepat digunakan untuk istilah Alkitab atau nama yang tepat bagi umat Nasrani dalam memanggil Allah. Tentu kami senang jika saudara dapat memberikan hal yang bak sesuai dengan apa kata Alkitab.
~
Salma
# Aisyah 2014-03-13 18:51
~
Assalamu'alaikum admin,

Saya ingin bertanya, bukankah banyak orang Kristen terdahulu yang memberikan pendapatnya di dalam Injil? Mereka menambah atau pun mengurangi isinya, bahkan banyak Injil-Injil yang tidak sah. Bagaimana jika dari salah satu Injil yang tidak sah itu adalah Injil yang sebenarnya? Dan saya mohon pada admin untuk melihat sekilas video-video tentang penceramah Dr.Zakir Naik. Saya yakin beliau lebih memahami semua isi tentang Injil bahkan lebih dari anda. Terimakasih.

Wassalamu'alaik um.
# Staff Isa dan Islam 2014-04-29 21:47
~
Salam Sdr. Aisyah,

Kami menyampaikan terimakasih untuk apa yang saudara sampaikan. Kami sangat senang jika saudara dapat membertahukan kepada kami periha orang-orang Kristen menambah dan mengurangi Injil. Jika saudara dapat membuktikan tanpa harus mendengar dari orang lain tetapi saudaralah yang menyelidiki Injil yang tidak sah itu, tentu kami sangat senang menerimanya. Sebab kami mendengar bahwa banyak yang menuduh Injil sudah tidak murni, tetapi maaf, sampai saat ini tidak ada yag dapat membuktikan di mana letak ketidakmurniannya.
~
Salma
# rober2 2014-03-15 17:50
~
Apakah saudara bisa membedakan mana yang ajaran Yesus dan mana ajaran murid atau pengikut-Nya dalam Injil? Pernahkah saudara membedakan mana perbuatan Yesus dan mana perbuatan murid-Nya? Manakah yang harus diikuti perintah Yesus atau murid-murid-Nya ?
# Staff Isa dan Islam 2014-04-29 21:53
~
Salam Sdr. Rober 2,

Kami menyampaikan terimakasih atas pertanyaan saudara. Murid Isa Al-Masih tentu mentaati ajaran dari Isa Al-Masih. Apa yang diajarkan oleh murid-murid tentu berasal dari Isa Al-Masih. Jika ajaran yang disampaikan oleh murid-murid melenceng dari ajaran Isa Al-Masih, sudah pasti mereka melanggar ajaran yang sudah diajarkan oleh Isa Al-Masih.

Dapatkah saudara memberikan contoh murid Yesus yang tidak menaati ajaran-Nya?
~
Salma
# HAMBA ALLAH 2014-03-31 11:56
~
Injil manakah yang saudara jadikan patokan dan kebenaran.

1-4. Injil Kanonik: Injil Matius, Markus, Lukas, Yohanes.
5. Injil menurut jemaat Ibrani.
6. Injil Petrus.
7. Injil menurut jemaat Mesir.
8. Injil Matias.
9. Injil Filipus.
10. Injil Tomas.
11. Proto-evangeliu m Yakobus.
12. Injil Nicodemus (Acta Pilati).
13. Injil Keduabelas Rasul.
14. Injil Basilides.
15. Injil Valentinus.
16. Injil Marcion.
17. Injil Hawa.
18. Injil Yudas.
19. Tulisan Genna Marias.
20. Injil Teleioseos.

Mengapa bisa seperti ini? Apakah benar sebelum Yesus lahir agama Katolik sudah ada?
# Staff Isa dan Islam 2014-04-29 22:04
~
Salam Sdr. Hamba Allah,

Kami menyampaikan terimakasih untuk pemaparan saudara yangbegitu menarik. Jika saudara hendak mengetahui Injil mana yang umat Nasrani percayai serta dijadikan pedoman hidup sebab di sana terletak kebenaran, silakan saudara melihat Alkitab dan menyelidiki sendiri.

Kami kira saudara dapat melihat catatan sejarah kapan Katolik dijadikan agama di dunia.
~
Salma
# Putra 2014-03-31 19:57
~
Hamba Allah,

Pada jaman setelah Yesus muncullah berbagai macam kitab-kitab yang sengaja dibuat untuk menyesatkan ajaran Yesus seperti salah satunya kitab barnabas. Bahkan ke-12 murid Yesus dihukum mati dengan cara yang keji, dengan alasan untuk menghilangkan saksi bahwa Yesus adalah Mesias (yang selamat tinggal Petrus setelah selamat dari siksaan digoreng hidup hidup).

Para cendekiawan dan ahli kitab pun akhirnya merunut kitab berdasarkan adanya keterkaitan dengan kitab sebelumnya seperti nubuat dari kitab sebelumnya, kemudian muncul di kitab sesudahnya.

Dan Yesus pun mengetahui hal itu (berarti Yesus sebenarnya mengetahui akan apa yang bakal terjadi namun terkadang Yesus tidak menyebutkan secara langsung) bahwa akan muncul nabi-nabi dan kitab-kitab palsu.
# jumadi 2014-04-02 21:18
~
Saya ingin bertanya apa surat yang ditulis Paulus itu juga termasuk ayat suci, sedangkan menurut umat Kristen semua ayat yang ada di Alkitab datangnya dari Tuhan. Berarti secara tidak langsung anda mengakui bahwa Paulus itu juga Tuhan, karena anda lebih mempercayai omongan Paulus dari pada omongan Yesus. Tolong dijawab.
# Staff Isa dan Islam 2014-04-29 23:02
~
Salam Sdr. Jumadi,

Alkitab ditulis kurang lebih oleh 40 orang yang diilhami atau dipimpin oleh Roh Allah. Hal ini dapat dibuktikan dari setiap ayat yang tertera. Semua berkesinambunga n dan membawa satu pesan yakni kedatangan Pribadi yang akan membebaskan manusia. Manusia dibebaskan dari belenggu dosa.

Isa Al-Masih adalah penggenap dari berita yang disampaikan oleh Alkitab. Rasul Paulus memberikan pengajaran dari Isa Al-Masih. Jadi, karena Roh Allah yang memberikan ilham sementara Rasul Paulus hanya sebagai alat untuk menuliskan pesan tersebut, tentu tidak ada dalam Alkitab ucapan rasul Paulus.
~
Salma
# tofa 2014-04-13 14:33
~
Untuk staf Isa dan Islam,

Ini pertanyaan saya,

1. Siapa Yesus sebelum turun ke bumi?
2. Siapa Yesus setelah turun ke bumi?
3. Dan siapa Yesus sesudah turun ke bumi?

Terima kasih.
# Staff Isa dan Islam 2014-04-29 23:08
~
Salam Sdr. Tofa,

Kami menyampaikan terimakasih untuk pertanyaan saudara. Apakah setelah dan sesudah ada perbedaannya?

Kami senang dengan pertanyaan saudara, ada satu artikel yang sangat menarik perihal pertanyaan saudara. Silakan saduara mengunjungi artikel di http://tinyurl.com/9xwrbqw. Terimakasih.
~
Salma
# Kang Erry 2014-04-16 15:52
~
Menurut Ilmu sejarah sebuah catatan bisa dijadikan bukti primer, jika sejaman dengan waktu kejadian. Jadi baik Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru tidak ada satupun yang dapat dijadikan alat bukti primer. Jadi tidak sah sebagai sumber sejarah, namun bisa dijadikan sumber sekunder yang kwalitasnya tidak mutlak benar.

Salah satu kriteria lainnya adalah penulis masih hidup saat kejadian terjadi dan menyaksikan langsung kejadian tersebut. Tidak ada bukti 100% otentik bahwa ke-4 Injil di tulis oleh ke-4 orang yang namanya melekat sebagai nama Injil Krsiten. anya mengajukan "Kemungkinan" itu artinya "mungkin juga tidak di ulis olehnya" jadi sama sekali tidak ada jaminan ia berubah atau tidak berubah.
# Staff Isa dan Islam 2014-04-29 23:19
~
Salam Sdr. Kang Erry,

Kami menyampaikan terimakasih atas pemaparan saudara yang sangat baik.

Menarik sekali apa yang saudara katakan, jika demikian tentu kami sangat senang jika saudara dapat memberikan fakta yang benar sesuai dengan data sejarah perihal penulis Injil. Menurut catatan saudara siapakah penulis Injil yang benar sesuai fakta sejarah. Terimakasih.
~
Salma
# iblis 2014-04-22 13:13
~
Sangat jelas tidak murni. Yang murni adalah yang berbahasa Yesus. Sebab yang ada tidak memakai bahasa asli.
# Staff Isa dan Islam 2014-04-29 23:26
~
Salam Sdr. Iblis,

Apakah menurut saudara kemurnian sebuah kitab terletak pada bahasa? Alkitab memiliki bahasa asli, dan itu masih ada sampai saat ini. Jika saudara berminat saudara juga bisa mencarinya. Yang dibawa dan dipegang oleh umat Nasrani itu adalah terjemahannya, tentu iu Alkitab yang asli.

Apakah saudara tidak memerlukan terjemahan bahasa Arab? Apa saudara sudah mengerti arti setiap ayat dalam kitab saudara tanpa harus dibantu dalam teks terjemahannya?
~
Salma
# berpikir sehat 2014-04-26 09:25
~
Yang pasti Injil terjemahan di zaman Muhamad (abad 7) diakui asli oleh Allah. Lalu, Khadidjah membawanya kepada Waraqa bin Naufal, seorang nasarah dan yang seorang pembaca Injil dalam Bahasa Arab Sohih Bukhari Volume 4, Kitab 55, Nomor 605:

Lalu Khadijah bersama beliau pergi sehingga ia membawa beliau para Waraqah bin Naufal bin Asad bin Abdul Uzza bin Paman Khadijah. Ia seorang yang memeluk agama Nasrani pada zama Jahiliah, ia dapat menulis tulisan Ibrani. Dan ia menulis Injil akan apa-apa yang dikehendaki Allah akan apa yang ditulisnya. Sohih Bukhari Volume 1, Kitab 1, Nomor 3

Manuskrip Injil tertua ada dari abad ke 5 = 200 tahun sebelum Muhammad. Silahkan berpikir sehat.
# Staff Isa dan Islam 2014-04-29 21:38
~
Salam Sdr. Paulus dan Sdr. Indra,

Kami menyampaikan terimakasih untuk kunjungan dan pemaparan serta pertanyaan saudara. Tetapi minta maaf karena dengan terpaksa menghapus komentar saudara, dikarenakan komengtar saudara sudah pernah saudara posting dalam artikel kami yang lain. Terimakasih.
~
Salma
# berpikir sehat 2014-05-03 11:20
~
Hadits shahih Bukhari, "Waraqah bin naufal bin Asad bin Abdul Uzza bin Qushshay, anak paman Khadijah, atau saudara ayahnya, ia adalah semasa jahiliyah beragama nashrani dan suka menulis kitab suci arabi, ia menulis Injil Arabi dengan kehendak Allah."

Islam terbukti mengakui penerjemahan Injil ke bahasa lain adalah kehendak Allah. Apa Muslim boleh mempertanyakan kehendak Allah? Q21:23, "Dia tidak ditanya tentang apa yang diperbuat-Nya, dan merekalah yang akan ditanyai."
# Muhammad Rajab Habib 2014-05-11 01:32
~
Saudaraku,

Pertama, Injil diturunkan Allah kepada Nabi Isa AS. Kedua, Nabi Isa bangsa Israil. Pastilah Injil-Nya pakai bahasa Ibrani. Jika tidak mengerti bahasa Ibrani, barangkali bisa lihat terjemahannya. Barulah kita dapat diskusikan mengenai Injil. Kalau yang kita buka Injil Matius, Lukas, dst, bagaimana mau mendiskusikan Injil yang diturunkan Allah ke pada Nabi Isa?

Al-Quran begitu juga, diwahyukan Allah ke Rasulullah SAW pakai bahasa Arab. Karena Rasulullah SAW orang Arab. Dan jika kurang mengerti bahasa Arab yang mengunakan terjemahannya.

Salam
# Staff Isa dan Islam 2014-05-13 14:44
~
Salam Sdr. Muhammad rajab,

Alkitab tentu memiliki tulisan aslinya. Tentu kami memilikinya serta terjemahannya. Jika saudara melihat tentu tidak ada pengurangan dan penambahan dalam artinya. Bukankah berbeda dengan Al-Quran.

Sudahkah saudara membaca Al-Quran? Di sana terdapat banyak sekali tanda kurung yang ditafsirkan oleh pakar-pakar Muslim dan dijadikan satu terjemahan dalam Al-Quran. Wah, angat terlihat ketidakaslianny a ya? Jadi yang asli yang mana?
~
Salma
# didit 2014-05-13 10:15
~
Kami mohon bantuaannya. Kitab Taurat dan Injil yang berbahasa asli dari Musa dan Isa ada di mana sekarang?
# Staff Isa dan Islam 2014-05-13 14:46
~
Salam Sdr. Didit,

Kami menyampaikan terimakasih untuk pertanyaan saudara. Alkitab dengan bahasa alinya pun saat ini masih ada dan terjaga kemurniannya. Silakan saudara melihat dalam link http://tinyurl.com/cwhbcyb. Terimakasih.
~
Salma
# berpikir sehat 2014-05-13 14:34
~
Sdr. Didit,

Siapakah yang mengatakan bahwa ada ahli-ahli Injil yang bilang Alkitab itu palsu? Mohon dibuktikan. Silakan saudara buktikan bahwa masih ada Codex-codex tahun 300 dan Dead Sea Scroll adalah hasil salinan turun-temurun dari yang asli.

Bukahkah sama saja bahwa Al-Quran Usmani itu hasil copyan dari yang diasumsikan asli dan telah dibakar?
# Staff Isa dan Islam 2014-05-13 14:47
~
Salam Sdr. Berpikir Sehat dan Sdr. Muhamad Rajab,

Kami minta maaf sebab dengan terpaksa menghapus komentar saudara. Kami harap ketika berdiskusi menggunakan bahasa yang santun. Dan lagi, silakan hanya menggunakan tulisan-tullisa n yang sesuai dengan EYD. Kami sangat berterimakasih jika wadah dalam wed ini dapat digunakan untuk berdiskusi bahkan mendapat informasih satu dengan yang lain. Terimakasih.
~
Salma
# berpikir sehat 2014-05-13 14:48
~
Aneh justru andalah yang harus buktikan fitnah anda, karena hadits yang sudah didefinisikan shahih oleh Imam Bukhari di atas perlu ada alasan kuat akan adanya cacat pada matan, sanad dan perawi hingga bisa suatu mematahkan suatu hadits yang sudah dihujah shahih. Karena itu, silakan buktikan cacat pada sanad, rawi dan matannya. Terimakasih.
# Dail Hamba Allah 2014-05-13 16:41
~
Seperti telah dikatakan oleh kaum Kristen bahwa mereka tidak akan percaya ucapan seseorang kecuali Injil. Jadi, apa gunanya forum ini dibuat jika semua komentar yang masuk dijawab dengan lebih mengutamakan kebenaran akan kitab Injil yang beredar sekarang?

Terus terang saya sudah lama mempelajari Injil saudara dan membandingkan dengan Al-Quran. Hasilnya, terungkap semua kesalahan daripada Injil tidak konsisten dengan zaman sekarang bahkan berlawanan dengan fakta. Apakah layak dijadikan pedoman jika Injil seperti itu?
# Staff Isa dan Islam 2014-05-13 23:23
~
Saudara Dail Hamba Allah,

Kami senang karena saudara telah lama mempelajari Injil. Tentu saudara dapat membuktikan dimanakah letak ketidakkonsiten an dan berlawanan dengan faktanya? Kami akan sangat senang mendiskusikan hal ini dan sangat terbuka bila hal itu benar. Bagaimana saudara?
~
Solihin
# berpikir sehat 2014-05-13 16:47
~
Dalil,

Jadi, anda mengakui nabimu beriman kepada kepalsuan? "Beliau menarik bantal yang didudukinya dan meletakkan Taurat tersebut di atasnya seraya bersabda: "Aku beriman kepadamu dan kepada Dzat Yang menurunkanmu" (Sunan Abu Dawud, no.4449). Hadits ini Hasan oleh Syekh Albani.
# Dail Hamba Allah 2014-05-13 16:51
~
Sayangnya situs ini tidak menyediakan kolom komentar yang lebih banyak, dan lagi tidak ada kolom reply, namanya saja diskusi. Walaupun kami sadari bahwa apapun yang kami katakan tentang Injil, kalian tidak akan pernah mau menerimanya sebagai suatu yang benar. Tapi baiklah, tolong dijawab yang ini.

Saat Yesus dikatakan Tuhan. Injil berkata, "Janganlah kamu menyebut siapapun Bapa di bumi ini, karena hanya satu Bapamu, yaitu Dia yang di sorga" (Matius 23:9). Ini pernyataan Yesus, yang menyangkal bahwa Yesus yang pernah hidup di bumi bukan Tuhan.
# Staff Isa dan Islam 2014-05-14 07:09
~
Saudara Dail Hamba Allah,

Mempelajari satu ayat ada baiknya membaca keseluruhan perikop agar saudara mengerti konteksnya dengan benar. Dan bila saudara tertarik mendiskusikan tentang Ketuhanan Isa Al-Masih, kami memiliki artikel yang berhubungan dengan itu. Bagaimana bila saudara mengunjungi link ini http://tinyurl.com/8abrx5t?

Oh ya, bagaimana tanggapan saudara tentang artikel di atas?
~
Solihin
# berpikir sehat 2014-05-13 17:26
~
Dail,

Pertanyaan hanya satu dan sederhana. Jadi apakah anda mengakui nabimu beriman kepada kepalsuan? "Beliau menarik bantal yang didudukinya dan meletakkan Taurat tersebut di atasnya seranya bersabda: "Aku beriman kepadamu dan kepada Dzat Yang menurunkanmu" (Sunan Abu Dawud, no.4449). Hadits ini Hasan oleh Syekh Albani

Mengapa malah lari-lari ke masalah Yesus? Bukankah masalah Yesus sudah ada thread tersendiri di website ini? Kalau Yesus tidak punya sisi manusia praktis tidak akan disalib, lapar dan mati, dan mana ada manusia yang Mahatahu? Menggelikan. Kenapa takut menjawab? Takutkah anda akan kebenaran?
# Staff Isa dan Islam 2014-05-14 07:18
~
Saudara Muhammad Rajab Habib,

Kami menghargai setiap komentar yang disampaikan di situs ini. Tetapi kami berharap komentar yang ada tetap memerhatikan ketentuan situs ini. Yakni harus berhubungan dengan topik artikel dan tidak melebihi satu kolom. Karena itu, dengan berat hati, kami terpaksa menghapus komentar saudara. Kiranya saudara mengerti hal ini. Terimakasih.
~
Solihin
# didit 2014-05-14 07:45
~
To: Berpikir Sehat,

Apakah hadis tersebut di atas memang mengindikasikan adanya ayat Al-Quran yang dihapus seperti yang dikatakan oleh saudara? Lantas mana ayatnya yang dihapus? Terletak di surat apa dan ayat berapa? Bisakah saudara memperlihatkan ayat tersebut serta buktinya?
# Muhammad Rajab Habib 2014-05-14 08:31
~
Saudaraku, tetaplah berpikir jernih. Terus usung dialog yang sehat dan bermartabat. Untuk blogger, hormatilah undangan anda.

Semisal di sebuah hajatan : Sebagai "tuan rumah", anda telah menyiapkan "hidangan" yang beraneka ragam. Tapi ada tamu anda yang vegetarian, tidak makan daging sapi, tidak makan daging babi, atau yang alergian dengan makanan tertentu. Anda dapat menerima apa adanya, bukan?

Masakan anda tega mengusir tamu-tamu anda dengan cara halus apalagi dengan cara kasar. Mungkin kalau ada orang yang datang nyelonong hanya untuk mencicipi jamuan anda, dgn kasih Kristus anda, tentu anda tidak keberatan, bukan?Jadi kalau anda beriman Kristus, silakan dengan Alkitab anda. Renungi isinya. Jika ingin mempelajari Al-Quranul Karim, silakan. renungilah isi Al-Quran.

Salam
# Staff Isa dan Islam 2014-05-22 21:52
~
Salam Sdr. Muhammad Rajab Habib,

Kami menyampaikan terimakasih untuk pemaparan dan masukan yang saudara berikan. Kami sangat menghargainya.

Kami senang dengan ilustrasi yang saudara paparkan. Sebagai orang Indonesia yang memiliki tepo seliro bahkan menjunjung tenggang rasa yang tinggi, terhadap kawan, hal ini perlu untuk ditiru dan dijaga. Koreksi jika kami salah. Ajaran yang dibawa oleh Al-Quran bahkan yang mencoba diterapkan bagi seluruh masyarakat Muslim itu sangat keras dan tidak sesuai dengan budaya Indonesia, bukan? Maaf tidak mencoba untuk lari dari topik, tetapi ada banyak kebringasan-keb ringasan yang ditampilkan mewakili agama.

Ajaran Isa Al-Masih adalah satu ajaran yang sangat beretika dan bermoral tinggi. Saudara tidak percaya, silakan saudara melihat dalam ajaran Isa Al-Masih di dalam Alkitab.
~
Salma
# xucinxgaronx 2014-05-14 22:17
~
Kitab Taurat yang asli (dari Loh Batu ) sudah musnah, demikian juga kitab Injil yang asli. Penerbit kitab suci Kristen Indonesia menjiplak istilah Injil dari Al-Quran, untuk buku biografi Yesus karangan anonim yang tidak mengenal Yesus. Bahkan pengarang itu pun tidak pernah menyangka bahwa kitab karangannya bisa menjadi kitab suci agama Kristen.

Kitab suci Kristen adalah karangan cerita tentang seorang dengan nama (palsu) Yesus. Tidak pernah ada orang Israel sudi menggunakan nama dari bangsa yang disebutnya sebagai anjing ( Yunani). Origin nama Yesus adalah Y Zeus, yaitu dewa dalam mithos pagan bangsa Yunani. Tidak ada orang Israel yang bernama Yesus, ataupun Petrus yang hidup 2000 tahun lalu.
# Staff Isa dan Islam 2014-05-22 22:14
~
Salam Sdr. Garonx,

Kami yakin saudara orang yang pintar dalam hal sejarah. Oleh sebab itu kami minta saudara membuktikan dengan data dan fakta. Jika perkataan saudara dapat dibuktikan, tentulah kami akan mempertimbangka nnya. Kami menunggu pemaparan beserta data-datanya. Terimakasih.
~
Salma
# berpikir sehat 2014-05-15 09:50
~
Sdr. Didit,

Bukannya saudara yang seharusnya membuktikan keshohian hadis tersebut sebagai pendukung argumen saudara? Sangat jelas bahwa kenyataan Alkitab tertua yang masih ada saat ini usianya 900 th sebelum Muhammad atau 2300 th dari sekarang. Jika Alkitab zaman nabi saudara masih asli apalagi 900 th sebelum datangnya nabi saudara?Jelas masih asli, bukan?
# Muhammad Erik 2014-05-15 16:26
~
Sebenarnya sederhana saja, bukti bahwa Alkitab telah berubah adalah banyaknya denominasi Kristen saat ini yang mencapai 40.000. Ini artinya mereka berbeda dalam menerima ayat Alkitab. Lagi pula Alkitab cetakan LAI di Indonesia saja banyak yang tidak sama isinya. Bahkan pertentangan ayat dalam Alkitab mencapai ratusan.

Jika anda buka Al-Quran di seluruh dunia sama, diawali dengan Surah Al Fatihah dan diakhiri dengan sura An Naas. Alkitab sudah tidak memiliki bahasa asli seperti Al-Quran, namun hanya terjemahan. Terjemahan tidak akan sanggup mempertahankan makna sebuah ayat. Yang paling fatal tidak ada umat Kristiani yang menghafal Alkitab, Jadi saudara tidak akan tahu jika Alkitab berubah setiap pencetakan.
# Staff Isa dan Islam 2014-05-22 22:29
~
Salam Sdr. Muhammad Erik,

Kami senang dengan pemaparan saudara. Tetapi alangkah lebih baiknya lagi jika saudara dapat membuktikan fakta-fakta tentang ratusan pertentangan dalam Alkitab. Kami menunggunya.

Al-Quran memiliki 114 sura, adakah orang yang dapat menghafalkan keseluruhannya, berserta tanda bacanya? Jika kemurnian suatu kitab hanya terletak pada bahasa asli maka dapatkah itu dikatakan masih murni, sementara terjemahannya sudah mengalami penambahan? Al-Quran sudah banyak ditafsirkan tidak sesuai bahasa aslinya. Bagaimana keakuratan terjemahannya? Sepertinya sudah banyak mengalami penambahan, bukan?
~
Salma
# imelda Feronika 2014-05-15 16:31
~
Alkitab memang ada perbedaan narasi, namun ada model pendekatan dalam memahami Alkitab. Di sinilah perlunya belajar. Dalam teori yang saya pahami memang ada pendekatan kebersalahan Alkitab. Bahwa Alkitab memang mengalami perubahan karena pencetakan dari zaman ke zaman, namun para penulis Alkitab berusaha menyalin sesuai tuntunan Roh Kudus. Jika pun ada kesalahan penulisan maka kami berpegang pada ayat yang masih dapat dipertanggungja wabkan.
# Muhammad Erik 2014-05-15 16:36
~
Ibu Imelda yang saya hormati, ketahuilah bahwa jika anda memiliki sebuah gelas yang anda isi dengan air susu maka gelas itu akan bermanfaat untuk diminum oleh manusia. Jika gelas itu anda isi penuh dengan bensin mungkin tidak akan bermanfaat bagi manusia, tapi ia masih bermanfaat bagi sepeda motor.

Tetapi jika gelas itu anda isi dengan separuh air susu dan separuh bensin, jika diminum oleh sepeda motor pasti mogok dan jika diminum oleh manusia pasti mabok. Dalam sebuah kitab yang dianggap sakral, sesuatu yang bercampur antara kebenaran dan kebohongan secara nyata telah menunjukkan bahwa kitab tersebut tidak asli lagi dan tidak bermanfaat bagi siapapun.
# berpikir sehat 2014-05-16 17:15
~
Saudara Erik,

Waraqah bin naufal bin Asad bin Abdul Uzza bin Qushshay, anak paman Khadijah, atau saudara ayahnya, ia adalah semasa jahiliyah beragama Nasrani dan suka menulis kitab suci arabi. Ia menulis Injil Arabi denag kehendak Allah. [Hadits SOHIH Bukhari (64670].

Beliau menarik bantal yang didudukinya dan meletakkan Taurat tersebut di atasnya seranya bersabda: "Aku beriman kepada-Mu dan kepada Dzat Yang menurunkanmu" (Sunan Abu Dawud, no.4449). Hadits ini Hasan oleh Syeh Albani.

Pertanyaannya adalah, apakah nabi anda beriman kepada kepalsuan? dan Al-Quran sendiri buktinya berbeda versi hingga dibakar, Kalau tidak berbeda tidak perlu dibakar bukan? Darimana keyakinan saudara bahwa Quran usmani justru bukan yang palsu?
# Muhammad Rajab Habib 2014-05-18 09:32
~
Saudaraku, berfikirlah dengan jernih. Untuk apa saudara masih juga berputar-putar dengan dalil-dalil yang saudara sendiri akhirnya juga bingung, tidak dapat menjelaskannya secara runtut dan anggun. Saudara menjunjung tinggi harkat dan martabat Nabi Isa AS Al -Masih Ruhul Quddus. Pengikut Rasulullah SAW, sangat menghormati seluruh Nabi dan Rasul Allah.

Membenarkan ajaran-ajaran mereka sesuai dengan zamannya. Mengakui adanya mukjizat yang Allah berikan kepada mereka. Contoh: Onta Nabi Shaleh AS, Domba Nabi Ibrahim AS, Nabi Isa AS dari awal penciptaan sampai pengangkatan-Ny a.

Tolong baca teliti di Alkitab yang saudara imani, adakah kata Isa Al-Masih di dalamnya. Jangan berdebat. Jujurlah serta renungi dalam damai. Salam.
# Staff Isa dan Islam 2014-05-22 22:55
~
Salam Sdr. Muhammad Habib,

Satu hal yang hendak kami tanyakan, pernahkan saudara membaca Injil atau Alkitab? Pemapran yang kami berikantentang kitab saudara, sebab kami sudah melihat dan mempelajarinya. Jadi fakta-fakta inilah yang benar terjadi. Ketidakjujuran Al-Quran mengungkap data dan fakta tentang Alkitab (Injil) membuat Al-Quran semakin terlihat bahwa itu hanya karangan manusia.

Sangat berbeda dengan Alkitab, pesan awal sampai akhir selalu konsisten. Mengapa? Sebab Allah lah yang mewahyukannya, bukan?
~
Salma
# Muhammad Erik 2014-05-18 13:25
~
Kita berpikir sederhana, silakan buka Amsal 7:18-19, “Marilah kita memuaskan birahi hingga pagi hari dan bersama-sama menikmati asmara. Karena suamiku tidak di rumah, ia sedang dalam perjalanan jauh”. Apakah ayat ini tidak mendidik orang untuk berselingkuh? Apakah ini ayat buatan Tuhan atau buatan manusia.

Inilah satu dari sekian bukti yang sering diajukan umat Islam bahwa kitab suci anda bukan kitab suci dan mengalami perubahan. Adapun kisah Al-Quran dibakar adalah untuk penyeragaman bacaan, sehingga semua orang mengacu pada satu Quran. Karena dikhawatirkan perbedaan aksen membuat perbedaan bacaan para sahabat nabi. Zaman Usman AlQuran telah menyebar keluar Arab.
# Staff Isa dan Islam 2014-05-22 23:14
~
Salam Sdr. Muhammad Erik,

Kami senang dengan pertanyaan saudara tentang ayat tersebut.

Sungguh, inilah salah satu disamping banyak ayat-ayat yang lain bukti bahwa Alkitab memiliki etika moral tertinggi bagi manusia. Alkitab mencatat kejujuran yang terjadi dalam permasalahan manusia. Ayat tersebut yang saudara kutip adalah sebuah nasihat yang diberikan kepada manusia. Nasihat ini ditujukan bagi kaum pria agar terhindah dari perempuan yang tidak benar. "supaya engkau dilindunginya terhadap perempuan jalang, terhadap perempuan asing, yang licin perkataannya" Amsal 7:5).

Sangat jelas nasihat ini akan memberikan peringatan kepada kaum pria dari perselingkuhan. bukan? Jelas sangat berbeda dengan ajaran poligami, sebab ajaran tersebut bukankah membawa sebagian pria Muslim untuk tidak setia terhadap pernikahannya? Sebab tentulah akan terlintas dalam benak untuk memiliki istri lebih dari satu, bukan?
~
Salma
# berpikir sehat 2014-05-19 14:33
~
Muhamad Erik,

Maaf barangkali saudara dapat membaca keseluruhan dari teks perikop tersebut. Ayat 25 dikatakan "Janganlah hatimu membelok ke jalan-jalan perempuan itu, dan janganlah menyesatkan dirimu di jalan-jalannya" .

Ayat 26-27 "Karena banyaklah orang yang gugur ditewaskannya, sangat besarlah jumlah orang yang dibunuhnya. Rumahnya adalah jalan ke dunia orang mati, yang menurun ke ruangan-ruangan maut".
# Staff Isa dan Islam 2014-05-21 09:50
~
Salam Sdr. Dails Hamba Allah,

Kami minta maaf sebab dengan terpaksa harus menghapus komentar saudara. Kami harap saudara dapat mengikuti aturan dalam situs ini.

Pedoman wajib untuk memasukkan komentar:
1. Tidak boleh memakai lebih dari satu kolom komentar.
2. Pertanyaan/masu kan harus berhubungan dengan uraian diatas.
3. Sebaiknya satu atau dua pertanyaan dalam satu kolom komentar.
4. Hanya menggunakan bahasa Indonesia yang umum dan dimengerti semua orang.
5. Tidak memakai singkatan-singk atan, misalnya yg, dlm, sdh, tdk, dlsbgnya.
6. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
7. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.

Untuk pertanyaan/masu kan yang majemuk, silakan mengirim email ke: . Kiranya petunjuk-petunj uk di atas dapat kita perhatikan.

Demikian, kiranya saudara dapat maklum.
~
Salma
# xucinxgaronx 2014-05-21 21:03
~
ini bukti bahwa Taurat dan Injil sudah tidak murni. Yeremia 8:8 "Bagaimanakah kamu berani berkata: Kami bijaksana, dan kami mempunyai Taurat TUHAN? Sesungguhnya, pena palsu penyurat sudah membuatnya menjadi bohong"

Yeremia 23:36 "Tetapi Sabda yang dibebankan oleh TUHAN janganlah kamu sebut-sebutkan lagi, sebab yang menjadi beban bagi setiap orang ialah perkataannya sendiri, oleh karena kamu telah memutarbalikkan perkataan-perka taan Allah yang hidup, TUHAN semesta alam, Allah kita"

Mazmur 119:126 "Waktu untuk bertindak telah tiba bagi TUHAN; mereka telah merombak Taurat-Mu".
# Staff Isa dan Islam 2014-05-22 23:31
~
Salam Sdr. Garonx,

Kami menyampaikan terimakasih untuk pemaparan saudara. Tetapi apakah ada yangs salah dari ayat-ayat tersebut? Dapatkah saudara membantu kami untuk menjelaskan maksud ayat tersebut?
~
Salma
# berpikir sehat 2014-05-22 06:35
~
Yeremia 8:8 "Bagaimanakah kamu berani berkata: Kami bijaksana, dan kami mempunyai Taurat TUHAN? Sesungguhnya, pena palsu penyurat sudah membuatnya menjadi bohong" Dan Yeremia 23:36. Barangkali saudara dapat memperoleh jawabannya dalam pasal 26:4. "Beginilah firman TUHAN: Jika kamu tidak mau mendengarkan Aku, tidak mau mengikuti Taurat-Ku yang telah kubentangkan dihadapanmu"

Jadi, ada pihak yang jahat dari Yahudi hendak menyelewengkan Taurat, tetapi nabi tetap pegang Taurat yang asli. Ayat di atas malah menunjukan nabi sebagai perantara Tuhan membentangkan Taurat asli untuk mengajar Yahudi agar mentaati Taurat tersebut.
# Xucinxgaronx 2014-05-22 07:34
@
ayat di atas malah menunjukan Nabi sbg prantara Tuhan MEMBENTANGKAN TAURAT ASLI utk mengajar Yahudi utk taati TAURAT YG ASLI

>>>

Tidak ada pernyataan dari Nabi Muhammad seperti yang anda buat bahwa Taurat tsb asli .,

kisah hadits tsb Nabi Muhammad menghakimi Yahudi dengan kitab Taurat yang dipegang yahudi, bukan mengajar yahudi

anda sendiri yang sepotong potong baca hadits trus ditafsirkan sesuka hati . Yeremia 26:4 menyatakan Yahudi yag tak mau mengikuti Taurat ... justru mendukung Yeremia 8:8 tentang pemalsuan Taurat
# Xucinxgaronx 2014-05-22 07:50
~
Berpikir Sehat,

Ayat 159-160, buktikan Daud masih pegang yang asli. Saudara berpikir jernih, ayat di atas menyatakan Daud mencintai Firman titah-Nya, tentunya Firman yang ini. Mazmur 119:126 "Waktu untuk bertindak telah tiba bagi TUHAN; mereka telah merombak Taurat-Mu".

Surah 15:91, "orang-orang yang telah menjadikan Al- Quran itu terbagi-bagi". Kalau anda berpikir jernih orang yang menjadikan Al-Quran terbagi-bagi adalah anda sendiri,. Kristen di blog ini membuktikannya, mereka percaya ayat Al-Quran yang satu dan menolak lainnya. Muslim tidak ada yang menjadikan Al-Quran terbagi bagi.
# berpikir sehat 2014-05-22 12:24
~
Saudara Garonx,

Muhammad pun mengakui Taurat tersebut. "Beliau menarik bantal yang didudukinya dan meletakkan Taurat tersebut di atasnya seranya bersabda: "Aku beriman kepada-Mu dan kepada Dzat Yang menurunkanmu" (Sunan Abu Dawud, no.4449). Hadits ini Hasan oleh Syeh Albani.
# Dails Hamba Allah 2014-05-22 16:07
~
Apakah benar Injil dan Taurat sekarang tidak murni? Topik di atas telah berkali-kali yang komentari dengan beberapa contoh kecil dan hanya sebagian kecil saja tetapi oleh admin selalu dihapus. Saya heran, mengapa memangnya harus dihapus? Apakah untuk menyembunyikan sesuatu yang salah dalam Injil, Taurat dan Zabur yang beredar sekarang adalah salah satu usaha untuk mengelabui kebenaran? Betul-betul tuan rumah yang tidak ramah.
# Staff Isa dan Islam 2014-05-23 08:32
~
Salam Sdr. Dails Hamba Allah,

Bukankah kami sudah memberikan penjelasan dalam komentar sebelumnya perihal kami menghapus komentar yang tidak sesuai? Kami terbuka jika saudara memiliki bukti yang jelas dan akurat tentang Taurat dan Injil tidak murni. Sebab bagaimana mungkin wahyu Allah tidak murni. Siapakah yang membuatnya tidak murni lagi? Bagaimana menurut saudara?
~
Salma
# Dails Hamba Allah 2014-05-23 13:30
~
Terimakasih to Admin,

Injil jika dikaitkan dengan fakta ilmiah dan kenyataan pada beberapa ayatnya terdapat kontradiksi. Tentang penciptaan alam semesta. Kitab Kejadian 1 terdapat banyak pertentangan dengan fakta ilmiah dan Injil ini tidak mungkin salah, jika memang Injil yang sekarang berasal dari firman Allah. Apakah Allah itu tidak tahu kontradiksi dalam Injil Kejadian 1:3-5 dimana cahaya diciptakan hari pertama sedangkan Kejadian 1:14-19 sumber cahaya diciptakan pada hari keempat?

Ini sangat tidak masuk akal, mana mungkin penyebab atau sumber cahaya baru diciptakan pada hari keempat sedangkan cahaya diciptakan pada hari pertama? Coba jelaskan tanggapan Kristen tentang ini.
# Staff Isa dan Islam 2014-05-24 20:52
~
Saudara Dails Hamba Allah,

Taurat adalah kitab Allah sehingga penciptaan dunia ini disampaikan secara detail. Tidak ada kitab manapun yang menceritakan awal dunia seperti Taurat. Nah, kami ingin bertanya pada saudara. Apakah saudara sudah membaca dengan teliti ayat-ayat yang saudara kutip? Ayat-ayat tersebut tidak kontradiktif, melainkan saling melengkapi. “Benda-benda penerang itu menjadi tanda yang menunjukkan masa-masa yang tetap dan hari-hari dan tahun-tahun, dan sebagai penerang pada cakrawala” (Taurat, Kejadian 1:14-15).

Jadi, benda-benda penerang bukan sumber cahaya. Akan sangat bermanfaat bagi saudara bila membaca keseluruhan ayat itu dan kiranya saudara dapat memetik pelajaran berharga bahwa hanya dalam Taurat proses penciptaan bumi secara detail dipaparkan. Bagaimana menurut saudara?
~
Solihin
# Muhammad Erik 2014-05-23 22:14
~
Buat Staf Isa dan Islam,

Ini diantara bukti pertentangan ayat dalam Alkitab:

1. Silsilah keturunan Yesus menurut Injil Matius (1:1-17) dan menurut Lukas (3:23-38) berbeda.

2. Untuk siapakah Yesus diutus? Untuk orang-orang Israel saja (Matius 10:5; 15:24) atau untuk semua bangsa-bangsa (Matius 28:19, 12:21).

3. Sampai kapankah masa berlakunya hukum Taurat? Hingga hari kiamat (Matius 5:17-20) atau hukum Taurat hanya berlaku sampai zaman Yohanes Pembaptis (Lukas 16:16). Mana yang benar?
# Staff Isa dan Islam 2014-05-24 20:53
~
Saudara Muhammad Erik,

Terimakasih karena saudara mengutip beberapa ayat Alkitab. Berikut tanggapan kami.

1. Matius mengambil silsilah dari garis keturunan Yusuf, sedangkan Lukas mengambil silsilah dari garis keturunan Maria. Tentu tidak pertentangan, bukan?

2. Bangsa Israel adalah bangsa pilihan Allah. Dan melalui bangsa ini, keselamatan kepada bangsa-bangsa lain diberitakan. Jadi, kepada mereka pertama diberitakan kabar keselamatan kemudian kepada bangsa-bangsa lain. Dimana letak pertentangannya?

3. Seluruh hukum yang terdapat dalam hukum Taurat telah dipenuhi Isa Al-Masih. Dan puncaknya yaitu pada kematian-Nya di kayu salib. Tetapi 10 perintah Allah yang terdapat dalam Taurat, Kitab Keluaran 20:1-17 tetap berlaku hingga selama-lamanya. Jadi, dimanakah pertentangannya?

Bagaimana saudara?
~
Solihin
# berpikir sehat 2014-05-24 08:28
~
Erik,

Keempat Injil diciptakan untuk saling melengkapi, justru perbedaaan untuk saling melengkapi ini mematahkan fitnah Injil telah dipalsukan. Kalau benar Injil dipalsukan, bukankah lebih baik dibakar saja versi yang lain dan dipakai satu saja (Matius saja yang dipakai)?

Justru bila ada upaya bakar-bakaran penyensoran serta pemusnahan kitab suci yang dianggap berbeda versi malah membuktikan agama empunya kitab suci tersebut terindikasi memalsukan beberapa bagian kitab sucinya. Palsu di sini dalam arti berbeda dengan pengarangnya.
# berpikir sehat 2014-05-24 08:33
~
Dails,

Mengenai peristiwa Kejadian tergantung keyakinan anda terhadap siapa Tuhan anda. Mungkin anda meyakini Allah yang anda sembah sebagai Penguasa kegelapan sehingga perlu ada menciptakan sumber terang saat Ia hadir. Sebaliknya kami Kristen, meyakini Tuhan itu sumber terang sehingga saat Ia hadir tidak butuh penerangan lain. Tuhan menciptakan sumber cahaya karena setelah penciptaan Ia tidak akan selalu hadir di galaxy sekitar bumi.
# Dails Hamba Allah 2014-05-24 14:27
~
To: Berpikir Sehat,

Mana pikiran sehat anda kalau memang nama anda berpikir sehat? Jelas-jelas saya hanya menanyakan tentang cahaya ada sebelum sumber cahaya ada. Betul-betul jawaban yang berputar-putar tanpa kepastian, yang anda nyatakan itu adalah cahaya yang sumbernya dari Allah. Berarti cahaya Allah baru ada pada saat penciptaan hari pertama itu. Bukankah Allah itu tidak berawal dan tidak pula berakhir? Lalu Allah mempunyai cahayanya sendiri berarti Allah berwujud.

Anda kelihatannya bingung menjawab ini. Anda masih mencari alasan yang tidak masuk akal. Itu baru satu hal yang kontradiksi. Sekarang saya yakin bahwa Allah yang kalian sembah itu Allah yang ngawur.
# berpikir sehat 2014-05-24 17:43
~
Dail,

Judul artikel adalah masalah Taurat. Kok malah kemana-mana (masalah salib, Tuhan inkarnasi jadi manusia, dibunuh Yahudi, dan lain-lain). Setujukah anda melenceng dari judul adalah pertanda ketidakmampuan untuk berdebat dengan logis?

Kembali ke topik.

1. Untuk memercayai Tuhan sebagai sumber cahaya kok tidak masuk akal?

2. Mungkinkah karena anda sejatinya adalah penyembah kegelapan?

Maaf, bila ada penjelasan yang menyakitkan.
# wahyu bs 2014-05-26 10:20
~
To: Admin IDI yang baik,

Kitab Taurat Keluaran 21:24. "Mata ganti mata, gigi ganti gigi, tangan ganti tangan, kaki ganti kaki". Apakah ini sesuai dengan ajaran kasih? Bukankah ini ajaran tentang qishosh? Ratapan 2:1 "Bangunlah, mengeranglah pada malam hari, pada permulaan giliran jaga malam; curahkanlah isi hatimu bagaikan air di hadapan Tuhan, angkatlah tanganmu kepada-Nya demi hidup anak-anakmu, yang jatuh pingsan karena lapar di ujung-ujung jalan!"

Bukankah ini sesuai dengan sunnah nabi Muhammad SAW tentang sholat sunah tahajjud? Dan cara berdoanya juga angkatlah tangan? Bukannya mengatup, kesimpulan Taurat Injil Al-Quran adalah membawa Firman Allah SWT yang berbeda hanya ada di bagian Yesus adalah jelmaan Allah SWT. Karena itu adalah syirik besar, menyamakan Allah SWT dengan makhluknya, Terimakasih.
# Staff Isa dan Islam 2014-05-30 16:29
~
Salam Sdr. Wahyu Bs,

Tentu hal yang perlu diketahui dahulu adalah, Kitab Taurat sudah ada sebelum Muhammad lahir. Jadi umat Muslim perlu berbesar hati dan mengakui bahwa aturan-aturan Islam sebagian diadopsi dari bangsa Yahudi.

Perihal apa yang saudara paparkand ari Kitab Taurat Keluaran 21:24 Hukum Musa sepertinya begitu kejam mengajar umat Israel. Dan ini hanya diperuntukan bagi umat pilihan Allah yakni Israel. Sebab bangsa ini adalah satu bangsa yang begitu tegar tengkuk (keras kepala), jadi Allah hendak memberikan kepada mereka satu pembelajaran agar mereka tetap fokus percaya kepada Allah yang esa.

Sangat jelas hukum ini begitu berat, sebab Allah adalah Kasih itulah sebabnya Dia merelakan diri menjadi Pribadi yang sempurna mengambil rupa manusia. Al-Quran pun mengakuinya Qs 3:45. Isa Al-Masih adalah jawaban dari semua beban berat ritual keagamaan.
~
Salma
# wahyu BS 2014-05-26 18:44
~
To: Berfikir Sehat,

Saya itu percaya pada Taurat dan Injil karena memuat firman Allah. Jujur, kalau saya perhatikan masih ada banyak di dalam Injil itu yang gaya bahasanya hampir mirip dengan bahasa terjemahan Al-Quran. Jelas ada kesamaan karena berupa Firman Allah, tapi kembali lagi hanya Al-Quran yang merupakan kitab yang sempurna yang tidak ada keraguan di dalamnya.
# Staff Isa dan Islam 2014-05-30 22:10
~
Salam Sdr. Wahyu BS,

Menarik sekali pemaparan saudara. Menjadi pertanyaan ialah, Alkitab yang meniru gaya bahasa Al-Quran atau sebaliknya? Pernahkah saudara tahu kapan Al-Quran dibukukan? Tahun berapa Islam muncul?

Dan lagi, barangkali saudara tidak keberatan untuk memberikan pemaparan dan bukti, apakah yang telah disempurnakan oleh Al-Quran? Sunat, tauhid, shalat, puasa, kurban dan masih banyak lagi itu sudah ada dalam Alkitab yang menjadi tradisi umat Yahudi, bukan?
~
Salma
# Dails Hamba Allah 2014-05-28 15:13
~
To: Admin Isa dan Islam,

Menarik sekali setelah membaca Kitab Taurat Kejadian 1:14-15. Saya semakin bingung, bukaknkah pada Kejadian 1:4, Allah telah misahkan antara terang itu dari gelap? Lanjut pada kejadian 1:14-15 sebagai benda-benda penerang di cakrawala. Apakah hal itu tidak berarti bahwa benda-benda itu adalah sumber cahaya yang memberikan penerangan? Lanjut pada kejadian 1:16 dikatakan bahwa benda penerang yang lebih besar menguasai siang bukankah itu matahari dan benda penerang yang kecil mengusai malam, lalu apakah sumber cahaya itu tidak pernah diciptakan? Apabila benda itu sebagai penerang berarti memiliki cahayanya sendiri berarti itu adalah sumber cahaya (matahari).

Wassalam.
# berpikir sehat 2014-05-28 17:01
~
Dails,

Tidak ada yang salah untuk mengimani Tuhan kami sumber cahaya yang Sejati. Surat Wahyu 21:23-24, "Dan kota itu tidak memerlukan matahari dan bulan untuk menyinarinya, sebab kemuliaan Allah meneranginya dan Anak Domba itu adalah lampunya. Dan bangsa-bangsa akan berjalan di dalam cahayanya dan raja-raja di bumi membawa kekayaan mereka kepadanya".

Manusia berilmu, Tuhan pun berilmu, namun ilmu Tuhan tidak bisa dibandingkan dengang manusia. Ada cahaya dari makhluk tapi ada pula cahaya dari Ilahi. Cahaya Ilahi tidak bisa disamakan dengan cahaya makhluk.
# Muhammad Erik 2014-05-30 21:05
~
Buat Staff Isa dan Islam,

Sayangnya Injil Rasul Besar Matius dan Injil, Rasul Besar Lukas tidak mengatakan dalam Injilnya bahwa saya mengambil jalur dari Yusuf ataupun Maria. Dari mana kesimpulan itu anda ambil? Mengenai pembakaran kitab suci, sebenarnya Konsili Nicea 325M menyimpan catatan sejarah kelam gereja di mana kaisar Konstantin telah mengambil alih mandat untuk mempertuhankan Yesus melalui voting dan menyuruh membakar seluruh naskah asli Alkitab Perjanjian Baru dalam bahasa Aram.

Sehingga sungguh merupakan usaha yang sia-sia untuk menemukan sabda atau pesan yang disampaikan oleh Yesus dalam bahasanya sendiri. Konsili Nicea selamanya harus bertanggung jawab secara pidana sebagai penyebab kehilangan teks Aramia yang asli sebagai kesalahan yang tidak dapat diperbaiki dari kitab suci Injil. Yesus tidak berbicara dalam bahasa Yunani.
# Staff Isa dan Islam 2014-05-30 22:34
~
Salam Sdr. Muhammad Erik,

Menarik sekali perihal pemaparan saudara tetang garis keturunan Isa Al-Masih di lihat dari Injil Rasul Besar Matius dan Lukas. Sebab topik itu tidak berhubungan dengan artikel maka kami akan memaparkan melalui email. Kami mempersilakan saudara bertanya dan mengirimkannya ke .

Perihal konsili Nicea kami hendak bertanya, apakah saudara tahu isi keputusannya? Kami harap saudara dapat memberikan hasil keputusan yang dibahas dalam konsili tersebut.
~
Salma
# Dails Hamba Allah 2014-06-04 11:58
~
To: Berpikir Sehat,

Saya setuju bahwa Allah memiliki cahaya sendiri namun cahaya tersebut adalah cahaya gaib yang tak akan sesuatu mahlukpun yang bisa melihatnya. Cahaya itu tidak bisa dilukiskan dengan apapun. Jadi, kapan penciptaan matahari menurut Injil atau pada hari ke berapa? Kalau memang cahaya yang dimaksudkan bukan matahari tapi cahaya Allah, sebab tumbuh-tumbuhan diciptakan pada hari ketiga dimana fakta ilmiahnya tidak ada tumbuh-tumbuhan dan hewan yang dapat hidup tanpa adanya sinar matahari.
# Dails Hamba Allah 2014-06-04 12:16
~
To: Staf Isa dan Islam,

1. Sebelumnya saya menganjurkan agar saudara jangan lagi menggunakan referensi dari ayat-ayat Al-Quran dan hadist karena kaum Kristian tidak memercayai Al-Quran dan tidak mengakui Muhammad sebagai nabi.

2. Jangan lagi menggunakan nama Allah di dalam menyebutkan nama Tuhan anda, sebab Tuhan kalian dalam Injil tertua berbahasa Ibrani, tidak menyebutkan nama Allah, tapi Elia atau Yahweh. Berbeda dengan Al-Quran bahasa aslinya memang Allah.

3. Jangan mengucapkan salam dan wassalam sebab itu adalah cara Islam,

Jika anda melanggar hal diatas berarti anda mengakui dan mengimani Islam. Secara langsung anda telah ragu dengan Alkitab anda sendiri.
# Staff Isa dan Islam 2014-06-11 22:58
~
Saudara Dails,

Tulisan yang baik adalah tulisan yang memiliki referensi yang jelas. Sekalipun belum tentu si penulis menyetujui tentang kutipan tersebut. Dan karena nama Isa Al-Masih tertulis dalam Al-Quran, maka kami perlu mengutip bagian yang menyebutkan tentang hal itu. Apakah salah mengutip Al-Quran sebagai sumber referensi? Ini sekedar tanggapan kami. Walaupun ini tidak berhubungan dengan artikel di atas.
~
Solihin
# XucinXgaronX 2014-06-08 09:05
~
Staf Isa dan Islam,

Isi keputusannya menetapkan Yesus menjadi Tuhan sementara Roh Kudus belum ditetapkan menjadi Tuhan. Jadi, Kristen waktu itu masih dwinitas. Baru pada konsili Konstantinopel Roh Kudus ditetapkan menjadi Tuhan
# Staff Isa dan Islam 2014-06-11 23:01
~
Saudara Xucinxgaronx,

Terimakasih untuk pendapat saudara. Bila saudara tertarik untuk mendiskusikan tentang Ketuhanan Isa Al-Masih, silakan klik ini http://tinyurl.com/8abrx5t
~
Solihin
# Abdullah Islam 2014-06-20 10:14
~
Tentang perubahan dan ketidakaslian Taurat dan Injil, jawabannya ada di Alkitab. Yeremiah 8:8, "Bagaimanakah kamu berani berkata: Kami bijaksana, dan kami mempunyai Taurat TUHAN? Sesungguhnya, pena palsu penyurat sudah membuatnya menjadi bohong."

Pernyataan anda "Naskah-naskah tua dari kitab Taurat dan Injil seperti Codex Vaticanus dan Codex Alexandrius paling sedikit sudah ada sekitar 350 tahun sebelum Al-Quran ada, dan isinya tetap sama dengan Taurat dan Injil yang sekarang" (copas). Jangan jauh-jauh ke codex, Alkitab Catholic (Douay Rheims) ada 73 buku sementara Alkitab Protestant (KJV) cuma ada 66 buku. Protestant menyatakan 7 buku Apocrypha. Ini sudah bukti nyata isi Alkitab anda berbeda, alias tidak sama alias dirubah.

Wasalamualikum
# Staff Isa dan Islam 2014-06-20 22:54
~
Saudara Abdullah,

Tentu sangat baik bila saudara membaca seluruh perikop ayat itu sehingga saudara memiliki pengertian yang benar. Adanya codex-codex itu menandakan salinan naskah-naskah masih terjaga dengan baik. Yang perlu saudara buktikan adalah siapakah yang mengubah Injil, dimanakah diubah, kapan diubah, dan pernahkah saudara membaca Injil yang asli? Bagaimana saudara?
~
Solihin
# Abdullah Islam 2014-06-20 23:39
~
Saudara Solihin,

1. Silakan saudara baca Yeremiah 8:8, isinya sudah benar-benar jelas, kalau Alkitab saudara sendiri sudah bersaksi bahwa Taurat dipalsukan. Silakan baca dari awal.

2. Bagaimana bisa sama saudaraku? Alkitab Katolik berisi 73 buku, Alkitab Protestant berisi 66 buku, ada 7 buku berbeda sama dengan bukti tidak sama sama dengan bukti Alkitab saudara dirubah. Siapa yang merubah? Kapan merubah? Silakan tanyakan gereja anda atau penerbit Alkitab.

Silakan juga anda buka 1 John 5:7 (KJV) bandingkan dengan 1 John 5:7 (RSV) dijamin ayat tersebut dihilangkan. Ini adalah satu-satunya ayat yang menerangkan tentang Trinity dihapus di RSV, NIV, dan lain-lain karena terbukti ayat sisipan.
# Staff Isa dan Islam 2014-06-21 08:41
~
Saudara Abdullah,

Terimakasih saudara tetap berdiskusi dengan kami. Berikut tanggapan kami.

1. Saudara tidak membaca dengan teliti perikop maupun ayat itu. Perhatikan, apakah ada kata dipalsukan di sana? Selain itu, konteksnya adalah menegur bangsa Israel yang bangga mempunyai Taurat tetapi tidak melaksanakan Taurat itu.

2. Kami ingin menjawab pertanyaan saudara dengan satu pertanyaan. Apakah saudara sudah membaca seluruh kitab yang dimiliki Katolik dan Protestan? Apakah saudara menemukan perbedaan isinya? Bagaimana saudara?

Mengenai terjemahan, silakan klik http://tinyurl.com/q3knv83. Terimakasih.
~
Solihin
# Abdullah Islam 2014-06-21 09:47
~
Saudara Solihin,

Isi Catholic Douay Rheims table. Isi KJV table. Jelas ada pembuangan/peng hilangan tujuh buku oleh Protestan. Bukankah ini cukup bukti Alkitab anda tidak murni lagi? Protestan menuduh Alkitab Katolik tujuh buku disisipkan masa perang 30 tahun. Sementara Katolik menuduh Alkitab Protestan membuang tujuh buku Alkitab Katolik saat Protestan memisahkan diri dari Katolik.

Ini sudah jelas saudaraku, kalau Alkitab tidak murni/tidak asli. Silakan saudaraku baca bagaimana Catholic forum menjelekkan Alkitab KJV. Bagaimana saudaraku?
# Staff Isa dan Islam 2014-06-22 22:33
~
Saudara Abdullah,

Pertanyaan kami sederhana kepada saudara. Tetapi tidak satu pun dari pertanyaan kami saudara jawab. Sesungguhnya bila saudara telah menjawabnya, maka kita akan tahu jawaban dari pertanyaan saudara. Karena itu, kami bertanya sekali lagi kepada saudara. Apakah saudara sudah membaca seluruh kitab yang dimiliki Katolik dan Protestan? Apakah saudara menemukan perbedaan isinya? Bagaimana saudara?
~
Solihin
# Abdullah Islam 2014-06-23 08:25
~
Saudara Solihin,

Saya punya pertanyaan sederhana: Alkitab mana yang anda baca? Alkitab Kristen Katolik atau Alkitab Kristen Protestant? Bagaimana saudaraku??
# Staff Isa dan Islam 2014-06-23 11:00
~
Salam Sdr. Islam,

Alkitab baik yang dibaca umat Katolik dan Protestan itu sama. Tidak ada yang membedakannya. Asalkan Katolik dan Protestan masih sama-sama percaya kepada Isa Al-Masih adalah Tuhan yang mengambil rupa dalam bentuk tubuh manusia, maka mereka memiliki iman yang sama.

Katolik dan Protestan tidak pernah saling membedakan soal kitab. Sebab iman yang dasar adalah pada Isa Al-Masih.
~
Salma
# Abdullah Islam 2014-06-23 12:46
~
Saudara Solihin,

Ternyata disamping saudara suka mengedit jawaban Muslim, setelah ditanya berkali-kali saudara tidak berani menjawab Alkitab mana yang anda baca? Perbedaan isi Alkitab Katolik dan Protestan sudah menjadi kenyataan. Dan saya menjawab tegas pertanyaan saudara di atas. "Apakah Benar Taurat Dan Injil Yang Sekarang Tidak Murni?" Jawaban saya, benar 100%.

Dalil saya adalah perbedaan isi 7 Bab/Buku Alkitab Katolik lebih banyak dari Alkitab Protestan. Either way: Alkitab Katolik menambah 7 Buku/Bab atau Alkitab Protestan membuang 7Buku/Bab. Pertanyaan, Alkitab mana yang anda baca saudaraku? Alkitab Katolik atau Protestan?
# Staff Isa dan Islam 2014-06-25 03:54
~
Saudara Abdullah Islam,

Sesungguhnya kami sangat ingin membuat sebuah kesimpulan dari komentar saudara di atas. Tetapi alangkah lebih baik bila kami bertanya kepada saudara pertanyaan yang belum saudara jawab. Apakah saudara sudah membaca seluruh kitab yang dimiliki Katolik dan Protestan? Apakah saudara menemukan perbedaan isinya? Bagaimana saudara?

Perihal pertanyaan saudara. Kami dengan senang hati akan menjawabnya setelah saudara menjawab pertanyaan kami.
~
Solihin
# Dail Hamba Allah 2014-06-24 02:19
~
Saudara Solihin,

Pernyataan anda di atas jelas salah jika anda mengambil referensi yang dianggap tidak benar oleh telinga, mata, dan hati anda tertutup akan hal itu. Di sisi lain anda menterjemahkan Al-Quran sepotong-sepoto ng semau kalian. Adapun Nabi Isa yang ada dalam Al-Quran itu bukan Yesus yang kalian anggap Tuhan sebab Isa tidak disalib, Yesus disalib.
# Staff Isa dan Islam 2014-06-25 03:55
~
Saudara Dail,

Barangkali saudara perlu meninjau kembali pernyataan saudara bahwa bukan kami yang menerjemahkan Al-Quran, melainkan para ulama saudara. Tetapi bila saudara ingin mendiskusikan tentang Al-Quran lebih lanjut, kami mengundang saudara untuk berdiskusi di link http://tinyurl.com/68qrm5t
~
Solihin
# Abdullah Islam 2014-06-25 10:43
~
Saudara Solihin,

Saya sudah jawab pertanyaan di atas dari saudara. "Apakah Benar Taurat Dan Injil Yang Sekarang Tidak Murni?" Jawaban saya, benar 100% tidak murni. Maka jawablah pertanyaan saya saudaraku. "Alkitab mana yang anda baca sebagai seorang Kristen: Alkitab Katolik atau Alkitab Protestan?"

Masak anda malu dengan denominasi anda. Apakah anda malu dengan agama Kristen sehingga anda malu menjawab Alkitab mana yang anda baca? Apakah anda bermental Yudas Iskariot?
# Staff Isa dan Islam 2014-06-29 15:21
~
Saudara Abdullah,

Kami sangat bangga dengan Alkitab. Sebab Alkitab memuat janji dan nubuat tentang Isa Al-Masih yang dapat menyelamatkan manusia. Jadi, tidak ada alasan bagi kami untuk malu. Dan sebagaimana telah kami sampaikan sebelumnya, kami sangat senang menjawab pertanyaan saudara bila saudara sudah menjawab pertanyaan kami.

Apakah saudara sudah membaca seluruh kitab yang dimiliki Katolik dan Protestan? Apakah saudara menemukan perbedaan isinya? Bagaimana saudara?
~
Solihin
# fajar 2014-06-29 12:52
~
1. Dr. Mr. D. N. Mulder dalam bukunya "Pembimbing ke dalam Perjanjian Lama", tahun 1963, page 12 dan 13, berkata sebagai berikut: "Buku ini dikarang pada waktu-waktu tertentu, dan pengarang-penga rangnya memang manusia juga, yang terpengaruh oleh keadaan waktunya dan oleh suasana di sekitarnya dan oleh pembawaan pengarang itu sendiri. Naskah-naskah asli dari Kitab Suci itu sudah tidak ada Iagi. Yang ada pada kita hanya turunan atau salinan."

2. Harry Gaylord Dorman dalam buku "Towards Understanding lslam", New York, 1948, p.3, berkata: "Kitab Qur'an ini adalah benar-benar sabda Tuhan yang didiktekan oleh Jibril, sempurna setiap hurufnya, dan merupakan suatu mukjizat yang tetap aktual hingga kini, untuk membuktikan kebenarannya dan kebenaran Muhammad." Apa Injil masih murni?
# Staff Isa dan Islam 2014-06-29 15:25
~
Saudara Fajar,

Terimakasih saudara mengutip beberapa kutipan. Tetapi kami ingin bertanya. Apakah saudara sudah membaca keseluruhan buku tersebut? Apakah benar inti dari tulisan mereka tentang keberatan isi Injil? Bagaimana saudara?

Dan sesungguhnya bila saudara ingin membuktikan ketidakmurnian Injil, maka saudara perlu menjawab pertanyaan ini. Siapakah yang mengubah Injil? Kapan diubah, sebelum atau sesudah nabi saudara meninggal? Dan pernahkah saudara melihat Injil yang murni? Kami akan sangat senang bila saudara dapat menjawab pertanyaan-pert anyaan itu. Bagaimana saudara?
~
Solihin
isadanislamstudi.com

* Untuk bisa masuk ke pelajaran kursus ini, non-aktifkan 'pop-up blocker' komputer Saudara dengan meng-klik di sebuah 'bar' di bawah 'status bar' di bagian atas layar komputer

Isa Islam Dan Kaum Wanita

Click gambar di samping untuk artikel - artikel untuk wanita Muslim


 

www.isaislamdankaumwanita.com