Ikuti Isa dan Islam di Facebook Ikuti Isa dan Islam di Tweeter

Haruskah Muslim Percaya Alkitab Kristen?

Haruskah Muslim Percaya Alkitab Kristen?Orang Muslim sering membuat klaim bahwa Alkitab tidak dapat diandalkan. Mereka mengatakan, manusia telah merubah Alkitab selama waktu yang telah berjalan. Namun mereka tidak dapat membuktikannya. Mengapa?  Karena memang tidak ada bukti bahwa Alkitab benar telah dirubah. Teks Alkitab dapat dilacak hampir ribuan tahun.

Bandingkanlah antara Perjanjian Baru dengan tulisan-tulisan Caesar, Plato, dan Aristoteles. Jelas Perjanjian Baru lebih handal. Tetapi mereka tidak mempercayai isi Perjanjian Baru. (Lihatlah tabel di bawah).

Alkitab Firman Allah yang Tidak Pernah Berubah

Orang Kristen percaya Alkitab adalah firman Tuhan.  Mereka sangat berhati-hati dan memberi perhatian khusus untuk mempertahankannya.  Roh Kudus Allah memastikan firman-Nya tetap dalam bentuk yang Dia inginkan.

Menurut Al-Quran, Alkitab adalah firman Allah. Al-Quran mengatakan, “... Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa” (Qs 5:46).

Terjemahan lain: "… kitab yang diberikan kepadanya (Isa) Injil dimana bimbingan dan cahaya, mengkonfirmasikan yang telah (diungkapkan) sebelum itu di dalam Taurat” (Qs 5: 46).

Juga Al-Quran mengatakan firman Tuhan tidak dapat berubah, "Sempurnalah firman Allahmu dalam kebenaran dan keadilan. Adalah sia-sia sajalah yang dapat mengubah kata-kata-Nya" (Qs 6: 34). Namun orang Muslim masih mengatakan firman Tuhan tidak dapat dipercaya. Mengapa demikian?

Pengujian Alkitab

Tes dokumen digunakan untuk memeriksa kualitas teks-teks kuno. Kualitas teks ditentukan oleh beberapa faktor. Pertama: Selang waktu antara teks asli dan teks-teks yang ada sekarang. Kedua: Jumlah salinan teks-teks yang sekarang ada.

Perjanjian Baru adalah teks kuno yang unik. Rentang waktu antara manuskrip asli dengan fragmen-fragmen awal yang tersedia saat ini, sangat singkat. Isa Al-Masih dan murid-murid-Nya hidup selama abad pertama. Kami memiliki bagian dari tulisan-tulisan mereka dari awal abad kedua, kurang lebih 100 tahun setelah penulisan pertama. Juga kami memiliki naskah-naskah lengkap dari abad-abad ketiga dan keempat. Bandingkanlah dokumen Perjanjian Baru dengan dokumen-dokumen kuno lainnya.


Penulis

Tanggal Tertulis

Salinan Paling Awal

Waktu Rentang

Nomor Salinan

Caesar

100-44 SM

900 Masehi

1,000 tahun

10

Plato

427-347 SM

900 Masehi

1,200 tahun

7

Aristoteles

384-322 SM

1100 Masehi

1,400 tahun

49

Plinius muda

61-133 Masehi

850 Masehi

750 tahun

7

Suetonius

75-160 Masehi

950 Masehi

800 tahun

8

Perjanjian Baru

40-100 Masehi

125-130 (penuh manuskrip 350 Masehi)

25-310 tahun

lebih dari 24,000

 

Berikut adalah beberapa contoh:

100 – 125 Masehi P58 adalah bagian paling awal dari Perjanjian Baru dari Injil, Rasul Besar Yohanes.
150 – 175 Masehi P4 bagian sangat awal dari Injil, Rasul Lukas.
150 – 175 Masehi P64 bagian sangat awal dari Injil Rasul Besar Matius.
150 – 173 Masehi P67 bagian sangat awal dari Injil Rasul Besar Matius juga.
250 Masehi Chester Beatty papyrus. Ini adalah hampir seluruh Perjanjian Baru.
325 Masehi Vaticanus, manuskrip yang lain yang melengkapi manuskrip Perjanjian Baru.

(Dalam semua ini penting untuk dicatat, ada ataupun tidak ada manuskrip asli dari Al-Quran, namun Muslim tidak pernah menantang keasliannya.)

[Staf Isa dan Islam – Kami mengundang saudara untuk mengunjungi situs  http://tinyurl.com/86c6zc2 untuk mempelajari lebih lanjut tentang Alkitab dan anugerah keselamatan Allah.  Allah mengasihi dan ingin merangkul saudara. Terimalah keselamatan kekal yang disediakan dalam Isa Al-Masih.  Isa (Yesus) berkata, "Akulah jalan, kebenaran, dan hidup. Tidak ada yang datang kepada Bapa [Allah] kalau tidak melalui Aku" (Injil, Rasul Besar Yohanes 14: 6)]

 

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

Add comment

PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR

Bagi Pembaca yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:

1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
2. Komentar hanya diperbolehkan menjawab salah satu dari 3 pertanyaan fokus yang dimuat di bagian akhir artikel. Kecuali beberapa artikel yang tidak memuat 3 pertanyaan fokus.
3. Sebelum menuliskan jawaban, copy-lah pertanyaan yang ingin dijawab terlebih dahulu.
4. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
5. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.
6. Satu orang komentator hanya berhak menuliskan komentar pada satu kolom. Tidak lebih!

Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan mengirim email ke: [email protected]

Kiranya petunjuk-petunjuk di atas dapat kita perhatikan.

Wassalam,
Staf, Isa dan Islam

Security code
Refresh

Comments  

# zydan 2012-04-03 21:29
*
Injil hanya diberikan untuk bani Israil saja.

Jadi Injil sudah expired. Sudah diupdate oleh Al-Quran untuk semua manusia sampai akhir zaman.
# Staff Isa dan Islam 2012-04-09 12:08
~
Saudara Zydan,

Perhatikanlah ayat berikut ini: “Jibril berkata: "Demikianlah, Tuhanmu berfirman: ’Hal itu adalah mudah bagi-Ku; dan agar dapat Kami menjadikannya (Isa Al-Masih) suatu tanda bagi manusia dan sebagai rahmat dari Kami; dan hal itu adalah suatu perkara yang sudah diputuskan" (Qs 19:21)

Ayat di atas tidak mengatakan “suatu tanda bagi bangsa Israel saja” melainkan bagi seluruh manusia.

Demikianlah, misi dan pelayanan Isa Al-Masih tidak terbatas hanya kepada bangsa Israel, tetapi Injil Kebenaran yang telah dibawa-Nya berlaku bagi semua manusia, karena Dia merupakan “Tanda bagi Manusia”.

Tentang Injil, inilah perkataan Al-Quran, “....Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa” (Qs 5:46).

Al-Quran berkata, dalam Injil dan Taurat ada petunjuk dan pengajaran bagi orang-orang bertakwa.

Bila saudara Zydan adalah orang bertakwa, maka saudara wajib mempercayai Injil dan Taurat. Bukankah itu yang diperintah Al-Quran?
~
SO
# petruk 2012-04-03 22:46
*
Seharusnya pertanyaan itu ditujukan pada Kristen. "Haruskah Kristen percaya pada Alkitabnya?"

Karena jika Kristen benar-benar mempelajari Alkitabnya dengan logika dan akal sehat, pasti akan banyak menemukan ayat-ayat yang kontradiksi dengan kepercayaan mereka selama ini.
# Staff Isa dan Islam 2012-04-09 12:05
~
Saudara Petruk,

Atas dasar apakah saudara mengajukan pertanyaan tersebut kepada orang Kristen? Sudahkan saudara mempelajari Alkitab dan menemukan sesuatu yang tidak benar di dalamnya? Bila saudara menemukan sesuatu yang salah, kiranya saudara tidak keberatan untuk berbagi dengan kami.

Kami sudah mempelajari Alkitab lebih dari puluhan tahun. Dan hingga hari ini kami tidak menemukan ayat-ayat yang kontradiksi seperti yang saudara katakan.

Mungkin ada baiknya saudara dapat menyisihkan waktu untuk mempelajari Alkitab, supaya saudara mengerti dengan benar tentang Alkitab. Bukan hanya sekedar mendengar 'apa kata orang'. Silakan klik url ini: http://tinyurl.com/cogqxrh.

Dan lagi, bukankah Al-Quran sendiri mengatakan bahwa, “...... Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa” (Qs 5:46).
~
SO
# mifrosh 2012-04-04 11:19
*
Injil yang diimani umat Muslim adalah Injil yang dibawah langsung oleh Nabi Isa.

Injil sekarang tidak asli karena:
1. Injil yang paling duluan ditulis itu Injil Markus yakni ditulis sekitar tahun 70an M sedangkan Yesus meninggal sekitar tahun 30an.

2. Injil ditulis oleh orang-orang yang bahkan tidak pernah berjumpa langsung dengan Yesus. Bahkan Paulus yang sempat hidup pada zaman Yesus hidup ternyata tidak pernah bertemu Yesus langsung. Selagi Yesus masih hidup, Paulus sering mengejar dan menyiksa pengikut Yesus. Ketika Yesus sudah meninggal, Paulus mengaku bertemu dengan Yesus dalam perjalanannya ke Damsyik, yang memanggilnya dari langit dan menyuruh Paulus bertobat.

3. Injil yang sekarang adalah bukan Injil yang asli dibuat pertamakali oleh penulisnya, tapi hanya berupa salinannya. Salinan tertua diperkirakan dibuat pada tahun 200an.

4. Jika kita membaca isi Injil, maka jelas ada perkataan-perka taan yang dibuat oleh penulisnya.
# Staff Isa dan Islam 2012-04-09 13:39
~
Injil hanya ada satu. Yaitu “Kabar Keselamatan” yang dibawa oleh Isa Al-Masih bagi seluruh umat manusia. Dan berita Kabar Keselamatan ini ditulis dalam sebuah kitab yang dikenal dengan nama Alkitab, atau yang lebih dikenal dengan sebutan Injil oleh orang Islam.

1. Betul. Memang Injil ditulis setelah Yesus wafat. Bagaimana dengan Al-Quran? Menurut sejarah, penulisan Al-Quran baru dimulai setelah Muhammad wafat dan orang-orang yang menghafal Al-Quran kala itu banyak yang tewas di perang Aqraba. Penulisan Al-Quran sendiri rampung sekitar tahun 650. Atau setelah sekian tahun Muhammad dan orang-orang yang hafal Al-Quran wafat.

2. Sebagaimana Injil ditulis oleh 'tangan manusia'. Demikian juga halnya dengan Al-Quran. Ditulis oleh 'tangan manusia'. Bukan oleh 'tangan Tuhan'.

3. Al-Quran yang beredar di seluruh dunia saat ini merupakan salinan dari Koleksi Al-Quran Versi Usma yang ditulis pertama kali pada tahun 644-656. Dengan kata lain, Al-Quran yang sekarang bukanlah Al-Quran yang asli dibuat pertamakali oleh penulisnya, tapi hanya berupa salinannya.

4. Jika kita membaca Al-Quran, maka jelas ada perkataan-perka taan yang dibuat oleh manusia, bahkan terdapat cukup banyak ayat yang merupakan perkataan setan.

Mengacu pada alasan yang diajukan oleh saudara Mifrosh di atas, tentang alasan mengapa Injil disebut tidak asli. Bukankah Al-Quran lebih tidak asli dibanding Injil?
~
SO
# davidrindu 2012-04-05 10:09
*
Dalam semua ini penting untuk dicatat, ada ataupun tidak ada manuskrip asli dari Al-Quran, namun Muslim tidak pernah menantang keasliannya.
# Staff Isa dan Islam 2012-04-09 13:33
~
Bagi umat Islam Al-Quran merupakan sebuah buku suci. Mereka percaya 'buku suci' tersebut diturunkan Allah dari 'tempat-Nya'.

Muhammad tidak mengijinkan pengikutnya mempertanyakan setiap ajaran yang dia sampaikan dalam Al-Quran. Karena 'buku' tersebut terlalu suci untuk diselidiki isinya, sehingga umat Muslim hanya menerima Al-Quran sesuai dengan apa yang diajarkan oleh pemuka agama mereka.

Mengapa Al-Quran tidak diperkenankan untuk diselidiki? Adakah 'sesuatu' yang salah di dalamnya sehingga kita harus mengimaninya dengan iman yang buta?
~
SO
# mifrosh 2012-04-10 11:23
*
Ini adalah ayat yang sebenarnya: “Dan Kami iringkan jejak mereka (nabi nabi Bani Israil) dengan 'Isa putera Maryam, membenarkan Kitab yang sebelumnya, yaitu: Taurat. Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang didalamnya (ada) petunjuk dan dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa” (Qs 5:46).

Tidak seharusnya motong ayat, seakan akan Injil yang sekarang menjadi pedoman. Itu salah besar.

Islam wajib mengimani kitab-kitab-Nya yaitu: (Taurat, Zabur, Injil yang dibawah Rasul bersangkutan) dan Al-Quran.

Alkitab sekarang tidak asli. Tulisan orang-orang usil. Tidak dituliskan pada saat Isa masih ada.
# Staff Isa dan Islam 2012-04-11 19:56
~
Saudara Mifrosh,

Terimakasih sudah menulis ayat tersebut dengan lengkap. Sekarang, baca dengan seksama seksama ayat tersebut. Adakah maknanya berbeda dengan yang kami jelaskan?

Bukankah ayat tersebut mengatakan bahwa Allah membenarkan Taurat. Memberi Injil pada Isa, dimana dalam Injil tersebut ada petunjuk dan cahaya bagi orang-orang bertakwa.

Apakah saudara bukan termasuk orang-orang yang bertakwa, sehingga saudara tidak mau mempercayai Injil dan Taurat?

Atas dasar apakah saudara mengatakan bahwa Alkitab adalah tulisan orang-orang usil? Adakah saudara memiliki bukti? Kiranya saudara dapat berbagi informasi dengan kami, tentang orang-orang yang usil yang telah menulis Alkitab.
~
SO
# Muslim Says 2012-04-11 10:45
*
Alkitab dipercaya?

Mana bisa Alkitab yang penuh kepalsuan dipercaya. Fakta tak terbantahkan adalah Alkitab Protestan dan Katolik yang beda jauh jumlah maupun kitabnya dan sama-sama mengklaim benar. Mana yang benar? Sudah pasti Alkitab sudah dipalsukan.
# Staff Isa dan Islam 2012-04-11 19:56
~
Saudara Muslim Says,

Keluarga besar saya adalah Katolik. Bahkan kami penganut Katolik Orthodoks. Sekarang memang saya tidak ke gereja Katolik lagi, tetapi ke gereja di mana suami saya melayani. Alkitab yang saya pakai ketika saya masih Katolik hingga saat ini masih saya pakai.

Sekedar informasi, saat ini saya mempunyai 5 Alkitab dengan ukuran yang berbeda. Biasa saya pakai sesuai dengan kebutuhan saya. Tetapi kelima Alkitab semua sama. Tidak ada yang berbeda isinya. Tidak ada yang tambal sulam. Pada hal kelima Alkitab itu dicetak pada tahun yang berbeda.

Kalaupun ada yang berbeda Alkitab Katolik dengan Protestan seperti yang saudara katakan, hal ini disebabkan, biasanya Alkitab Katolik diserta lagu-lagu yang biasa dinyanyikan di gereja. Katolik mempunyai buku khusus sebagai panduan ibadah dan daftar lagu. Disebut buku “Puji Syukur”. Buku ini biasa disatukan dalam Alkitab. Mungkin supaya jemaat tidak perlu membawa dua buku. Cukup satu Alkitab dan di dalam sudah terdaftar buku dan tata ibadah.
~
SO
# Johanes 2012-04-12 02:33
*
Damai sejahtera bagi kamu sekalian.

Sangat banyak saudara kita Muslim bahkan Kristen yang tidak mengerti bahwa Injil hanya 4. Yaitu Matius, Markus, Lukas, dan Johanes.

Pada Perjanjian Lama jika kita telaah lebih dalam, adalah kitab yang bercerita tentang bagaimana bumi dan segala isinya diciptakan, bagaimana Allah berinteraksi langsung dengan ciptaan-Nya (melalui nabi-nabi), diturukannya Taurat, sampai pada kabar kedatangan Juru Selamat.

Injil adalah saksi hidup yang nyata serta jawaban dari Perjanjian Lama yang menyatakan akan datang Juru Selamat serta menggenapi Kitab tersebut.

Kenapa saya mengatakan Injil itu saksi hidup yang nyata? Karena Injil ditulis oleh orang-orang yang pernah berinteraksi langsung dengan Yesus sampai pada kematian serta kenaikan Yesus ke Sorga dan turun-Nya Rohul Kudus.
# Staff Isa dan Islam 2012-04-13 09:34
~
Saudara Johanes,

Terimakasih untuk penjelasan yang telah saudara berikan. Semoga penjelasan saudara dapat menjadi pembelajaran bagi mereka yang membacanya.
~
SO
# Johanes 2012-04-12 02:35
*
Lalu bagaimana kitab-kitab lainnya yang terdapat pada Perjanjian Baru?

Kitab-kitab itu bercerita tentang proses bagaimana kabar keselamatan itu (Injil) disebarkan keseluruh dunia melalui Rasul Paulus. Dan kitab terakhir yaitu Wahyu adalah sebuah penglihatan masa depan tentang akhir zaman yang diperlihatkan Allah kepada murid-Nya Yohanes.
# Haydar Ali 2012-04-13 22:23
*
Proses membukuan Al-Quran hampir sama juga dengan Alkitab yang asalnya berupa lembaran-lembar an berisi ucapan ke-wahyuan yang diterima para nabi dan rasul Allah ditulis oleh para sahabat nabi. Anda pasti tidak akan membantahnyakan?

Tapi Muhammad menjamin umatnya melalui kalimat dasarnya "Iqra'. Agar umatnya mengkaji lebih dalam Al-Quran. Baik dalam ilmu pengetahuan maupun ilmu lain untuk mempertebal iman dan taqwa, Allah SWT bahkan tegas memerintahkan mempelajari apa yang tersirat dan tersurat dalam Al-Quran.
# Staff Isa dan Islam 2012-04-14 15:19
~
Al-Quran dan Alkitab, bukan hanya isinya yang berbeda. Proses pembukuannya pun berbeda.

Awalnya isi Al-Quran hanya berupa tulisan di atas daun palm, batu, kulit binatang dan kekuatan daya ingat orang-orang kepercayaan Muhammad. Setelah pertempuran Aqraba tahun 632 M, banyak orang-orang Muslim yang hafal Al-Quran telah tewas membuat Umar B. Al-Khatib khawatir, lalu memustukan untuk membuat naskah-naskah Al-Quran. Dikemudian hari, dari naskah-naskah inilah salah satu ditetapkan sebagai Al-Quran. Demikianlah Al-Quran dibukukan.

Lebih jelas tentang asal usul Al-Quran, saudara Haydar dapat membaca pada link ini: http://tinyurl.com/6tst4v3.

Bila Al-Quran dapat dikaji dan diselidiki, mengapa kitab ini tidak diperkenankan untuk diterjemahkan ke dalam bahasa lain? Bukankah dengan dibuatnya Al-Quran dalam bahasa Indonesia akan mempermudah orang Indonesia mempelajarinya?
~
SO
# henks 2012-04-14 05:52
*
Mengapa Al-Quran dalam bahasa Arab? Terus mengapa yang dibahas selalu Israel, sepertinya benci sekali dengan Israel.

Tolong penjelasannya!
# Haydar Ali 2012-04-14 17:45
*
To staff,

Terimakasih, anda saya anggap 60% mengetahui prosesnya. Pada masa perang memang banyak kaum salafiyin/pengh afal Al-Quran. Tapi ingat, jumlah kaum salaf jumlahnya ribuan dan hanya segelintir yang wafat, kalau diceritakan akan lebih panjang dari kisah artikel yang anda baca.

Kenapa Al-Quran dalam bahasa Arab? Karena disesuaikan tempat turunnya wahyu. Al-Quran juga diterjemahkan dalam berbagai bahasa tapi tidak akan mengubah bahasa induknya karena telah menjadi bahasa persatuan Islam untuk menghindari kecurangan isinya. Bahasa dalam Al-Quran memang Arab, tapi semua mengakui bahkan orang Arab non-Muslim sekalipun kwalitas sastranya lebih tinggi dari sastra Arab sekalipun, satra yang diucapkan oleh seseorang yang buta huruf tidak bisa baca tulis (Muhammad SAW).
# Staff Isa dan Islam 2012-04-17 15:11
~
Terimakasih juga atas penjelasan saudara Haydar di atas. Tentang jumlah kaum salaf yang ribuan menurut saudara mungkin benar. Tapi perlu kita ingat, salah satu alasan Umar membuat naskah Al-Quran karena kaum salaf tersebut banyak yang tewas.

Syukur-syukur ayat yang dihafal oleh orang yang tewas itu, adalah ayat yang sama yang dihafal oleh orang yang masih hidup. Bagaimana bila sudah tidak ada yang hidup? Berarti ada ayat yang hilang bukan?

Bila saudara mengatakan Al-Quran dibuat dalam bahasa Arab karena menyesuaikan dengan tempat diturunkannya, alasan saudara cukup masuk akal. Memang demikianlah seharusnya sebuah kitab suci. Ditulis sesuai dengan bahasa ibu, supaya setiap orang yang membacanya dapat mengerti dengan benar isi dari kitab tersebut.

Bukan malah mengatakan kitab suci agama lain palsu karena sudah diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa. Tentu saudara tidak setuju bila kami katakan Al-Quran palsu karena sudah diterjemahkan bukan?
~
SO
# Harris 2012-04-18 21:37
*
Puji syukur kami kepada Tuhan atas anugerah-Nya dengan adanya situs ini dan video khotbahnya, sehingga sangat membantu saudara-saudara kita yang lain yang saat ini masih dalam pencarian damai sejahtera Allah yang sesungguhnya dan yang mana banyak saudara-saudara kita masih dalam kebingungan pada pengenalan Allah.

Pengenalan pada Isa Al-Masih itu tidak semata-mata dengan logika, tapi juga dengan bimbingan kuasa yang sangat besar yang disebut kuasa Rohul Kudus, sebagaimana Yesus Kristus sudah sampaikan “Aku akan memberikan Roh Kudus apabila kamu memintanya."

Kita beribadah, berdoa, berhikmat tanpa meminta kehadiran Roh Kudus yang menuntun, maka sia-sialah segala upaya dan logika kita.

Tuhan memberkati team admin Isa dan Islam.
# Staff Isa dan Islam 2012-04-20 14:21
~
Saudara Harris,

Terimakasih untuk apreasiasi yang telah saudara berikan pada situs kami. Kami bersyukur karena saudara merasa diberkati atas situs kami.

Bila ada waktu, silakan juga mengunjungi dua situs kami lainnya. Yaitu www.isadanalfatihah.com dan www.isadanalquran.com.

Semoga dua situs kami yang lainnya juga dapat memberkati saudara.
~
SO
# wardana 2012-06-16 21:19
*
Saya pikir kaum Muslimin tidak perlu mempercayainya. Karena dalam Injil banyak yang saling bertabrakan satu sama lain. Injil sekarang tidak bisa dipegang kebenarnya. Di sisi lain dia mengatakan Firman itu hidup dan kekal. Di sisi lain dia menambah, mengurangi, menghapus dan membengkokkan sesuai kebutuhan, tapi tetap saja bisa dibonkar kebusukanya. Menyakini sesuatu tanpa ada bukti, fakta nyata, dan kebenaranya itu namanya tidaklah dapat diyakini.
# Staff Isa dan Islam 2012-06-18 21:36
~
Saudara Wardana,

Melalui situs ini kami tidak pernah memaksakan agar seseorang atau kaum Muslimin untuk mempercayai apa yang kami imani. Lewat situs ini kami hanya ingin menyampaikan kebenaran firman Tuhan. Apakah saudara ingin mempercayainya? Itu adalah hak saudara.

Salah satu kebenaran yang ingin kami sampaikan, kami kutip dari kitab suci kaum Muslimin, yaitu:

“Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa” (Qs 5:46).

Apakah menurut saudara Wardana, kaum Muslimin tidak perlu mempercayai ayat Al-Quran di atas?
~
SO
# Jesus My Lord 2012-07-12 02:51
*
Quoting wardana:
*
Karena dalam Injil banyak yang saling bertabrakan satu sama lain.

Berikanlah bukti bahwa Injil memiliki makna yang bertentangan. Saya buktikan bahwa Al-Quran saling bertentangan, baik bertentangan dengan maknanya maupun bertentangan dengan hati anda sendiri.

1. Membenarkan kitab Injil sebagai petunjuk untuk orang-orang yang bertakwa (Qs 5:46). Di satu sisi dikatakan bahwa Injil telah dipalsukan. (Bertentangan)

2. “Setan jahat telah disebutkan di hadapan Rasul: Rasul berkata, “Setan jahat ada di dalam segala hal, di rumah, dalam diri seorang perempuan, dan kuda”. Apa anda dapat menerima bila saudara perempuan, istri atau ibu anda adalah setan jahat? (Tidak ada satupun ingin ibunya atau saudara perempuannya dibilang setan jahat)

Dapatkah anda memberikan penjelasan atas pertentangan ini?

Yesus memberikan jalan yang benar bagi yang percaya dan belum percaya kepada-Nya.
# petualang 2012-07-13 22:55
*
Salah satu rukun iman dalam Islam adalah mengimani kitab-kitab sebelumnya. Semisal Injil, Zabur dan taurat.

Lantas haruskan umat Islam percaya pada Alkitab Kristen?

Perlu saya sampaikan bahwa Injil yang disebutkan dalam Al-Quran maupun hadis rasulullah adalah Injil yang diajarkan Yesus (Matius 4:23), bukan buku sejarah hidup Yesus yang ditulis oleh orang-orang belakangan.

Semoga bisa mencerahkan anda.
# Staff Isa dan Islam 2012-07-17 09:45
~
Saudara Petualang,

Terimakasih atas pencerahan yang saudara berikan. Saudara sendiri mengetahui bahwa sebagai umat Islam harus mengimani Kitab-kitab sebelum Al-Quran. Pertanyaan kami, sudahkah saudara melaksanakannya ? Apakah saudara mengimani Taurat, Zabur, dan Injil?

Saudara Petualang, sekali lagi kami jelaskan bahwa “Injil” hanya ada satu. Tidak ada yang dikenal dengan nama Injil Yesus atau Injil Islam.

Tentang Injil yang menurut saudara adalah buku sejarah kehidupan Yesus, bagaimana dengan Al-Quran sendiri, apakah di sana tidak ada sejarah kehidupan para nabi? Bukankah juga ada cerita tentang kehidupan Isa Al-Masih dan Muhammad?
~
SO
# Jesus My Lord 2012-07-14 00:43
*
Quoting petualang:


Lantas haruskan umat Islam percaya pada Alkitab orang Kristen?

Perlu saya sampaikan bahwa Injil yang disebutkan dalam Al-Quran maupun hadis rasulullah adalah Injil yang diajarkan Yesus (Matius 4:23), bukan buku sejarah hidup Yesus yang ditulis oleh orang-orang belakangan.


1. Al-Quran juga tertulis kisah hidup Muhammad dan Isa/Yesus. Mengapa di Al-Quran, Injil atau pun Taurat pasti menceritakan kehidupan seorang Nabi? Agar dapat memberikan kita arahan dan petunjuk atas sikap-sikap kemanusiaan kita untuk menjadi manusia yang dicintai Tuhan. Memberikan petunjuk bagi orang-orang yang bertakwa (Qs 5:46).

2. Apakah Muhammad memberikan petunjuk yang baik selama hidupnya untuk menjadi suatu ajaran bagi umatnya? Membunuh, poligami, merampas/meramp ok, dan pemaksaan hak adalah sebagian kisah hidup Muhammad yang ada di Al-Quran dan hadits. Apakah anda akan ikuti jejak Muhammad ini?
Video Isa Dan Islam

Click gambar di atas untuk video-video terbaru kami

www.videoisadanislam.com

isadanislamstudi.com

* Untuk bisa masuk ke pelajaran kursus ini, non-aktifkan 'pop-up blocker' komputer Saudara dengan meng-klik di sebuah 'bar' di bawah 'status bar' di bagian atas layar komputer