Ikuti Isa dan Islam di Facebook Ikuti Isa dan Islam di Tweeter
Cetak

Haruskah Muslim Percaya Alkitab Kristen?

Haruskah Muslim Percaya Alkitab Kristen?Orang Muslim sering membuat klaim bahwa Alkitab tidak dapat diandalkan. Mereka mengatakan, manusia telah merubah Alkitab selama waktu yang telah berjalan. Namun mereka tidak dapat membuktikannya. Mengapa?  Karena memang tidak ada bukti bahwa Alkitab benar telah dirubah. Teks Alkitab dapat dilacak hampir ribuan tahun.

Bandingkanlah antara Perjanjian Baru dengan tulisan-tulisan Caesar, Plato, dan Aristoteles. Jelas Perjanjian Baru lebih handal. Tetapi mereka tidak mempercayai isi Perjanjian Baru. (Lihatlah tabel di bawah).

Alkitab Firman Allah yang Tidak Pernah Berubah

Orang Kristen percaya Alkitab adalah firman Tuhan.  Mereka sangat berhati-hati dan memberi perhatian khusus untuk mempertahankannya.  Roh Kudus Allah memastikan firman-Nya tetap dalam bentuk yang Dia inginkan.

Menurut Al-Quran, Alkitab adalah firman Allah. Al-Quran mengatakan, “... Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa” (Qs 5:46).

Terjemahan lain: "… kitab yang diberikan kepadanya (Isa) Injil dimana bimbingan dan cahaya, mengkonfirmasikan yang telah (diungkapkan) sebelum itu di dalam Taurat” (Qs 5: 46).

Juga Al-Quran mengatakan firman Tuhan tidak dapat berubah, "Sempurnalah firman Allahmu dalam kebenaran dan keadilan. Adalah sia-sia sajalah yang dapat mengubah kata-kata-Nya" (Qs 6: 34). Namun orang Muslim masih mengatakan firman Tuhan tidak dapat dipercaya. Mengapa demikian?

Pengujian Alkitab

Tes dokumen digunakan untuk memeriksa kualitas teks-teks kuno. Kualitas teks ditentukan oleh beberapa faktor. Pertama: Selang waktu antara teks asli dan teks-teks yang ada sekarang. Kedua: Jumlah salinan teks-teks yang sekarang ada.

Perjanjian Baru adalah teks kuno yang unik. Rentang waktu antara manuskrip asli dengan fragmen-fragmen awal yang tersedia saat ini, sangat singkat. Isa Al-Masih dan murid-murid-Nya hidup selama abad pertama. Kami memiliki bagian dari tulisan-tulisan mereka dari awal abad kedua, kurang lebih 100 tahun setelah penulisan pertama. Juga kami memiliki naskah-naskah lengkap dari abad-abad ketiga dan keempat. Bandingkanlah dokumen Perjanjian Baru dengan dokumen-dokumen kuno lainnya.


Penulis

Tanggal Tertulis

Salinan Paling Awal

Waktu Rentang

Nomor Salinan

Caesar

100-44 SM

900 Masehi

1,000 tahun

10

Plato

427-347 SM

900 Masehi

1,200 tahun

7

Aristoteles

384-322 SM

1100 Masehi

1,400 tahun

49

Plinius muda

61-133 Masehi

850 Masehi

750 tahun

7

Suetonius

75-160 Masehi

950 Masehi

800 tahun

8

Perjanjian Baru

40-100 Masehi

125-130 (penuh manuskrip 350 Masehi)

25-310 tahun

lebih dari 24,000

 

Berikut adalah beberapa contoh:

100 – 125 Masehi P58 adalah bagian paling awal dari Perjanjian Baru dari Injil, Rasul Besar Yohanes.
150 – 175 Masehi P4 bagian sangat awal dari Injil, Rasul Lukas.
150 – 175 Masehi P64 bagian sangat awal dari Injil Rasul Besar Matius.
150 – 173 Masehi P67 bagian sangat awal dari Injil Rasul Besar Matius juga.
250 Masehi Chester Beatty papyrus. Ini adalah hampir seluruh Perjanjian Baru.
325 Masehi Vaticanus, manuskrip yang lain yang melengkapi manuskrip Perjanjian Baru.

(Dalam semua ini penting untuk dicatat, ada ataupun tidak ada manuskrip asli dari Al-Quran, namun Muslim tidak pernah menantang keasliannya.)

[Staf Isa dan Islam – Kami mengundang saudara untuk mengunjungi situs  http://tinyurl.com/86c6zc2 untuk mempelajari lebih lanjut tentang Alkitab dan anugerah keselamatan Allah.  Allah mengasihi dan ingin merangkul saudara. Terimalah keselamatan kekal yang disediakan dalam Isa Al-Masih.  Isa (Yesus) berkata, "Akulah jalan, kebenaran, dan hidup. Tidak ada yang datang kepada Bapa [Allah] kalau tidak melalui Aku" (Injil, Rasul Besar Yohanes 14: 6)]

 

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

Berhubung banyak komentar yang masih belum kami balas, untuk sementara komentar tidak diterima.

Comments  

# zydan 2012-04-03 21:29
*
Injil hanya diberikan untuk bani Israil saja.

Jadi Injil sudah expired. Sudah diupdate oleh Al-Quran untuk semua manusia sampai akhir zaman.
# Staff Isa dan Islam 2012-04-09 12:08
~
Saudara Zydan,

Perhatikanlah ayat berikut ini: “Jibril berkata: "Demikianlah, Tuhanmu berfirman: ’Hal itu adalah mudah bagi-Ku; dan agar dapat Kami menjadikannya (Isa Al-Masih) suatu tanda bagi manusia dan sebagai rahmat dari Kami; dan hal itu adalah suatu perkara yang sudah diputuskan" (Qs 19:21)

Ayat di atas tidak mengatakan “suatu tanda bagi bangsa Israel saja” melainkan bagi seluruh manusia.

Demikianlah, misi dan pelayanan Isa Al-Masih tidak terbatas hanya kepada bangsa Israel, tetapi Injil Kebenaran yang telah dibawa-Nya berlaku bagi semua manusia, karena Dia merupakan “Tanda bagi Manusia”.

Tentang Injil, inilah perkataan Al-Quran, “....Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa” (Qs 5:46).

Al-Quran berkata, dalam Injil dan Taurat ada petunjuk dan pengajaran bagi orang-orang bertakwa.

Bila saudara Zydan adalah orang bertakwa, maka saudara wajib mempercayai Injil dan Taurat. Bukankah itu yang diperintah Al-Quran?
~
SO
# petruk 2012-04-03 22:46
*
Seharusnya pertanyaan itu ditujukan pada Kristen. "Haruskah Kristen percaya pada Alkitabnya?"

Karena jika Kristen benar-benar mempelajari Alkitabnya dengan logika dan akal sehat, pasti akan banyak menemukan ayat-ayat yang kontradiksi dengan kepercayaan mereka selama ini.
# Staff Isa dan Islam 2012-04-09 12:05
~
Saudara Petruk,

Atas dasar apakah saudara mengajukan pertanyaan tersebut kepada orang Kristen? Sudahkan saudara mempelajari Alkitab dan menemukan sesuatu yang tidak benar di dalamnya? Bila saudara menemukan sesuatu yang salah, kiranya saudara tidak keberatan untuk berbagi dengan kami.

Kami sudah mempelajari Alkitab lebih dari puluhan tahun. Dan hingga hari ini kami tidak menemukan ayat-ayat yang kontradiksi seperti yang saudara katakan.

Mungkin ada baiknya saudara dapat menyisihkan waktu untuk mempelajari Alkitab, supaya saudara mengerti dengan benar tentang Alkitab. Bukan hanya sekedar mendengar 'apa kata orang'. Silakan klik url ini: http://tinyurl.com/cogqxrh.

Dan lagi, bukankah Al-Quran sendiri mengatakan bahwa, “...... Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa” (Qs 5:46).
~
SO
# mifrosh 2012-04-04 11:19
*
Injil yang diimani umat Muslim adalah Injil yang dibawah langsung oleh Nabi Isa.

Injil sekarang tidak asli karena:
1. Injil yang paling duluan ditulis itu Injil Markus yakni ditulis sekitar tahun 70an M sedangkan Yesus meninggal sekitar tahun 30an.

2. Injil ditulis oleh orang-orang yang bahkan tidak pernah berjumpa langsung dengan Yesus. Bahkan Paulus yang sempat hidup pada zaman Yesus hidup ternyata tidak pernah bertemu Yesus langsung. Selagi Yesus masih hidup, Paulus sering mengejar dan menyiksa pengikut Yesus. Ketika Yesus sudah meninggal, Paulus mengaku bertemu dengan Yesus dalam perjalanannya ke Damsyik, yang memanggilnya dari langit dan menyuruh Paulus bertobat.

3. Injil yang sekarang adalah bukan Injil yang asli dibuat pertamakali oleh penulisnya, tapi hanya berupa salinannya. Salinan tertua diperkirakan dibuat pada tahun 200an.

4. Jika kita membaca isi Injil, maka jelas ada perkataan-perka taan yang dibuat oleh penulisnya.
# Staff Isa dan Islam 2012-04-09 13:39
~
Injil hanya ada satu. Yaitu “Kabar Keselamatan” yang dibawa oleh Isa Al-Masih bagi seluruh umat manusia. Dan berita Kabar Keselamatan ini ditulis dalam sebuah kitab yang dikenal dengan nama Alkitab, atau yang lebih dikenal dengan sebutan Injil oleh orang Islam.

1. Betul. Memang Injil ditulis setelah Yesus wafat. Bagaimana dengan Al-Quran? Menurut sejarah, penulisan Al-Quran baru dimulai setelah Muhammad wafat dan orang-orang yang menghafal Al-Quran kala itu banyak yang tewas di perang Aqraba. Penulisan Al-Quran sendiri rampung sekitar tahun 650. Atau setelah sekian tahun Muhammad dan orang-orang yang hafal Al-Quran wafat.

2. Sebagaimana Injil ditulis oleh 'tangan manusia'. Demikian juga halnya dengan Al-Quran. Ditulis oleh 'tangan manusia'. Bukan oleh 'tangan Tuhan'.

3. Al-Quran yang beredar di seluruh dunia saat ini merupakan salinan dari Koleksi Al-Quran Versi Usma yang ditulis pertama kali pada tahun 644-656. Dengan kata lain, Al-Quran yang sekarang bukanlah Al-Quran yang asli dibuat pertamakali oleh penulisnya, tapi hanya berupa salinannya.

4. Jika kita membaca Al-Quran, maka jelas ada perkataan-perka taan yang dibuat oleh manusia, bahkan terdapat cukup banyak ayat yang merupakan perkataan setan.

Mengacu pada alasan yang diajukan oleh saudara Mifrosh di atas, tentang alasan mengapa Injil disebut tidak asli. Bukankah Al-Quran lebih tidak asli dibanding Injil?
~
SO
# davidrindu 2012-04-05 10:09
*
Dalam semua ini penting untuk dicatat, ada ataupun tidak ada manuskrip asli dari Al-Quran, namun Muslim tidak pernah menantang keasliannya.
# Staff Isa dan Islam 2012-04-09 13:33
~
Bagi umat Islam Al-Quran merupakan sebuah buku suci. Mereka percaya 'buku suci' tersebut diturunkan Allah dari 'tempat-Nya'.

Muhammad tidak mengijinkan pengikutnya mempertanyakan setiap ajaran yang dia sampaikan dalam Al-Quran. Karena 'buku' tersebut terlalu suci untuk diselidiki isinya, sehingga umat Muslim hanya menerima Al-Quran sesuai dengan apa yang diajarkan oleh pemuka agama mereka.

Mengapa Al-Quran tidak diperkenankan untuk diselidiki? Adakah 'sesuatu' yang salah di dalamnya sehingga kita harus mengimaninya dengan iman yang buta?
~
SO
# mifrosh 2012-04-10 11:23
*
Ini adalah ayat yang sebenarnya: “Dan Kami iringkan jejak mereka (nabi nabi Bani Israil) dengan 'Isa putera Maryam, membenarkan Kitab yang sebelumnya, yaitu: Taurat. Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang didalamnya (ada) petunjuk dan dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa” (Qs 5:46).

Tidak seharusnya motong ayat, seakan akan Injil yang sekarang menjadi pedoman. Itu salah besar.

Islam wajib mengimani kitab-kitab-Nya yaitu: (Taurat, Zabur, Injil yang dibawah Rasul bersangkutan) dan Al-Quran.

Alkitab sekarang tidak asli. Tulisan orang-orang usil. Tidak dituliskan pada saat Isa masih ada.
# Staff Isa dan Islam 2012-04-11 19:56
~
Saudara Mifrosh,

Terimakasih sudah menulis ayat tersebut dengan lengkap. Sekarang, baca dengan seksama seksama ayat tersebut. Adakah maknanya berbeda dengan yang kami jelaskan?

Bukankah ayat tersebut mengatakan bahwa Allah membenarkan Taurat. Memberi Injil pada Isa, dimana dalam Injil tersebut ada petunjuk dan cahaya bagi orang-orang bertakwa.

Apakah saudara bukan termasuk orang-orang yang bertakwa, sehingga saudara tidak mau mempercayai Injil dan Taurat?

Atas dasar apakah saudara mengatakan bahwa Alkitab adalah tulisan orang-orang usil? Adakah saudara memiliki bukti? Kiranya saudara dapat berbagi informasi dengan kami, tentang orang-orang yang usil yang telah menulis Alkitab.
~
SO
# Muslim Says 2012-04-11 10:45
*
Alkitab dipercaya?

Mana bisa Alkitab yang penuh kepalsuan dipercaya. Fakta tak terbantahkan adalah Alkitab Protestan dan Katolik yang beda jauh jumlah maupun kitabnya dan sama-sama mengklaim benar. Mana yang benar? Sudah pasti Alkitab sudah dipalsukan.
# Staff Isa dan Islam 2012-04-11 19:56
~
Saudara Muslim Says,

Keluarga besar saya adalah Katolik. Bahkan kami penganut Katolik Orthodoks. Sekarang memang saya tidak ke gereja Katolik lagi, tetapi ke gereja di mana suami saya melayani. Alkitab yang saya pakai ketika saya masih Katolik hingga saat ini masih saya pakai.

Sekedar informasi, saat ini saya mempunyai 5 Alkitab dengan ukuran yang berbeda. Biasa saya pakai sesuai dengan kebutuhan saya. Tetapi kelima Alkitab semua sama. Tidak ada yang berbeda isinya. Tidak ada yang tambal sulam. Pada hal kelima Alkitab itu dicetak pada tahun yang berbeda.

Kalaupun ada yang berbeda Alkitab Katolik dengan Protestan seperti yang saudara katakan, hal ini disebabkan, biasanya Alkitab Katolik diserta lagu-lagu yang biasa dinyanyikan di gereja. Katolik mempunyai buku khusus sebagai panduan ibadah dan daftar lagu. Disebut buku “Puji Syukur”. Buku ini biasa disatukan dalam Alkitab. Mungkin supaya jemaat tidak perlu membawa dua buku. Cukup satu Alkitab dan di dalam sudah terdaftar buku dan tata ibadah.
~
SO
# Johanes 2012-04-12 02:33
*
Damai sejahtera bagi kamu sekalian.

Sangat banyak saudara kita Muslim bahkan Kristen yang tidak mengerti bahwa Injil hanya 4. Yaitu Matius, Markus, Lukas, dan Johanes.

Pada Perjanjian Lama jika kita telaah lebih dalam, adalah kitab yang bercerita tentang bagaimana bumi dan segala isinya diciptakan, bagaimana Allah berinteraksi langsung dengan ciptaan-Nya (melalui nabi-nabi), diturukannya Taurat, sampai pada kabar kedatangan Juru Selamat.

Injil adalah saksi hidup yang nyata serta jawaban dari Perjanjian Lama yang menyatakan akan datang Juru Selamat serta menggenapi Kitab tersebut.

Kenapa saya mengatakan Injil itu saksi hidup yang nyata? Karena Injil ditulis oleh orang-orang yang pernah berinteraksi langsung dengan Yesus sampai pada kematian serta kenaikan Yesus ke Sorga dan turun-Nya Rohul Kudus.
# Staff Isa dan Islam 2012-04-13 09:34
~
Saudara Johanes,

Terimakasih untuk penjelasan yang telah saudara berikan. Semoga penjelasan saudara dapat menjadi pembelajaran bagi mereka yang membacanya.
~
SO
# Johanes 2012-04-12 02:35
*
Lalu bagaimana kitab-kitab lainnya yang terdapat pada Perjanjian Baru?

Kitab-kitab itu bercerita tentang proses bagaimana kabar keselamatan itu (Injil) disebarkan keseluruh dunia melalui Rasul Paulus. Dan kitab terakhir yaitu Wahyu adalah sebuah penglihatan masa depan tentang akhir zaman yang diperlihatkan Allah kepada murid-Nya Yohanes.
# Haydar Ali 2012-04-13 22:23
*
Proses membukuan Al-Quran hampir sama juga dengan Alkitab yang asalnya berupa lembaran-lembar an berisi ucapan ke-wahyuan yang diterima para nabi dan rasul Allah ditulis oleh para sahabat nabi. Anda pasti tidak akan membantahnyakan?

Tapi Muhammad menjamin umatnya melalui kalimat dasarnya "Iqra'. Agar umatnya mengkaji lebih dalam Al-Quran. Baik dalam ilmu pengetahuan maupun ilmu lain untuk mempertebal iman dan taqwa, Allah SWT bahkan tegas memerintahkan mempelajari apa yang tersirat dan tersurat dalam Al-Quran.
# Staff Isa dan Islam 2012-04-14 15:19
~
Al-Quran dan Alkitab, bukan hanya isinya yang berbeda. Proses pembukuannya pun berbeda.

Awalnya isi Al-Quran hanya berupa tulisan di atas daun palm, batu, kulit binatang dan kekuatan daya ingat orang-orang kepercayaan Muhammad. Setelah pertempuran Aqraba tahun 632 M, banyak orang-orang Muslim yang hafal Al-Quran telah tewas membuat Umar B. Al-Khatib khawatir, lalu memustukan untuk membuat naskah-naskah Al-Quran. Dikemudian hari, dari naskah-naskah inilah salah satu ditetapkan sebagai Al-Quran. Demikianlah Al-Quran dibukukan.

Lebih jelas tentang asal usul Al-Quran, saudara Haydar dapat membaca pada link ini: http://tinyurl.com/6tst4v3.

Bila Al-Quran dapat dikaji dan diselidiki, mengapa kitab ini tidak diperkenankan untuk diterjemahkan ke dalam bahasa lain? Bukankah dengan dibuatnya Al-Quran dalam bahasa Indonesia akan mempermudah orang Indonesia mempelajarinya?
~
SO
# henks 2012-04-14 05:52
*
Mengapa Al-Quran dalam bahasa Arab? Terus mengapa yang dibahas selalu Israel, sepertinya benci sekali dengan Israel.

Tolong penjelasannya!
# Haydar Ali 2012-04-14 17:45
*
To staff,

Terimakasih, anda saya anggap 60% mengetahui prosesnya. Pada masa perang memang banyak kaum salafiyin/pengh afal Al-Quran. Tapi ingat, jumlah kaum salaf jumlahnya ribuan dan hanya segelintir yang wafat, kalau diceritakan akan lebih panjang dari kisah artikel yang anda baca.

Kenapa Al-Quran dalam bahasa Arab? Karena disesuaikan tempat turunnya wahyu. Al-Quran juga diterjemahkan dalam berbagai bahasa tapi tidak akan mengubah bahasa induknya karena telah menjadi bahasa persatuan Islam untuk menghindari kecurangan isinya. Bahasa dalam Al-Quran memang Arab, tapi semua mengakui bahkan orang Arab non-Muslim sekalipun kwalitas sastranya lebih tinggi dari sastra Arab sekalipun, satra yang diucapkan oleh seseorang yang buta huruf tidak bisa baca tulis (Muhammad SAW).
# Staff Isa dan Islam 2012-04-17 15:11
~
Terimakasih juga atas penjelasan saudara Haydar di atas. Tentang jumlah kaum salaf yang ribuan menurut saudara mungkin benar. Tapi perlu kita ingat, salah satu alasan Umar membuat naskah Al-Quran karena kaum salaf tersebut banyak yang tewas.

Syukur-syukur ayat yang dihafal oleh orang yang tewas itu, adalah ayat yang sama yang dihafal oleh orang yang masih hidup. Bagaimana bila sudah tidak ada yang hidup? Berarti ada ayat yang hilang bukan?

Bila saudara mengatakan Al-Quran dibuat dalam bahasa Arab karena menyesuaikan dengan tempat diturunkannya, alasan saudara cukup masuk akal. Memang demikianlah seharusnya sebuah kitab suci. Ditulis sesuai dengan bahasa ibu, supaya setiap orang yang membacanya dapat mengerti dengan benar isi dari kitab tersebut.

Bukan malah mengatakan kitab suci agama lain palsu karena sudah diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa. Tentu saudara tidak setuju bila kami katakan Al-Quran palsu karena sudah diterjemahkan bukan?
~
SO
# Harris 2012-04-18 21:37
*
Puji syukur kami kepada Tuhan atas anugerah-Nya dengan adanya situs ini dan video khotbahnya, sehingga sangat membantu saudara-saudara kita yang lain yang saat ini masih dalam pencarian damai sejahtera Allah yang sesungguhnya dan yang mana banyak saudara-saudara kita masih dalam kebingungan pada pengenalan Allah.

Pengenalan pada Isa Al-Masih itu tidak semata-mata dengan logika, tapi juga dengan bimbingan kuasa yang sangat besar yang disebut kuasa Rohul Kudus, sebagaimana Yesus Kristus sudah sampaikan “Aku akan memberikan Roh Kudus apabila kamu memintanya."

Kita beribadah, berdoa, berhikmat tanpa meminta kehadiran Roh Kudus yang menuntun, maka sia-sialah segala upaya dan logika kita.

Tuhan memberkati team admin Isa dan Islam.
# Staff Isa dan Islam 2012-04-20 14:21
~
Saudara Harris,

Terimakasih untuk apreasiasi yang telah saudara berikan pada situs kami. Kami bersyukur karena saudara merasa diberkati atas situs kami.

Bila ada waktu, silakan juga mengunjungi dua situs kami lainnya. Yaitu www.isadanalfatihah.com dan www.isadanalquran.com.

Semoga dua situs kami yang lainnya juga dapat memberkati saudara.
~
SO
# wardana 2012-06-16 21:19
*
Saya pikir kaum Muslimin tidak perlu mempercayainya. Karena dalam Injil banyak yang saling bertabrakan satu sama lain. Injil sekarang tidak bisa dipegang kebenarnya. Di sisi lain dia mengatakan Firman itu hidup dan kekal. Di sisi lain dia menambah, mengurangi, menghapus dan membengkokkan sesuai kebutuhan, tapi tetap saja bisa dibonkar kebusukanya. Menyakini sesuatu tanpa ada bukti, fakta nyata, dan kebenaranya itu namanya tidaklah dapat diyakini.
# Staff Isa dan Islam 2012-06-18 21:36
~
Saudara Wardana,

Melalui situs ini kami tidak pernah memaksakan agar seseorang atau kaum Muslimin untuk mempercayai apa yang kami imani. Lewat situs ini kami hanya ingin menyampaikan kebenaran firman Tuhan. Apakah saudara ingin mempercayainya? Itu adalah hak saudara.

Salah satu kebenaran yang ingin kami sampaikan, kami kutip dari kitab suci kaum Muslimin, yaitu:

“Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa” (Qs 5:46).

Apakah menurut saudara Wardana, kaum Muslimin tidak perlu mempercayai ayat Al-Quran di atas?
~
SO
# Jesus My Lord 2012-07-12 02:51
*
Quoting wardana:
*
Karena dalam Injil banyak yang saling bertabrakan satu sama lain.

Berikanlah bukti bahwa Injil memiliki makna yang bertentangan. Saya buktikan bahwa Al-Quran saling bertentangan, baik bertentangan dengan maknanya maupun bertentangan dengan hati anda sendiri.

1. Membenarkan kitab Injil sebagai petunjuk untuk orang-orang yang bertakwa (Qs 5:46). Di satu sisi dikatakan bahwa Injil telah dipalsukan. (Bertentangan)

2. “Setan jahat telah disebutkan di hadapan Rasul: Rasul berkata, “Setan jahat ada di dalam segala hal, di rumah, dalam diri seorang perempuan, dan kuda”. Apa anda dapat menerima bila saudara perempuan, istri atau ibu anda adalah setan jahat? (Tidak ada satupun ingin ibunya atau saudara perempuannya dibilang setan jahat)

Dapatkah anda memberikan penjelasan atas pertentangan ini?

Yesus memberikan jalan yang benar bagi yang percaya dan belum percaya kepada-Nya.
# petualang 2012-07-13 22:55
*
Salah satu rukun iman dalam Islam adalah mengimani kitab-kitab sebelumnya. Semisal Injil, Zabur dan taurat.

Lantas haruskan umat Islam percaya pada Alkitab Kristen?

Perlu saya sampaikan bahwa Injil yang disebutkan dalam Al-Quran maupun hadis rasulullah adalah Injil yang diajarkan Yesus (Matius 4:23), bukan buku sejarah hidup Yesus yang ditulis oleh orang-orang belakangan.

Semoga bisa mencerahkan anda.
# Staff Isa dan Islam 2012-07-17 09:45
~
Saudara Petualang,

Terimakasih atas pencerahan yang saudara berikan. Saudara sendiri mengetahui bahwa sebagai umat Islam harus mengimani Kitab-kitab sebelum Al-Quran. Pertanyaan kami, sudahkah saudara melaksanakannya ? Apakah saudara mengimani Taurat, Zabur, dan Injil?

Saudara Petualang, sekali lagi kami jelaskan bahwa “Injil” hanya ada satu. Tidak ada yang dikenal dengan nama Injil Yesus atau Injil Islam.

Tentang Injil yang menurut saudara adalah buku sejarah kehidupan Yesus, bagaimana dengan Al-Quran sendiri, apakah di sana tidak ada sejarah kehidupan para nabi? Bukankah juga ada cerita tentang kehidupan Isa Al-Masih dan Muhammad?
~
SO
# Jesus My Lord 2012-07-14 00:43
*
Quoting petualang:


Lantas haruskan umat Islam percaya pada Alkitab orang Kristen?

Perlu saya sampaikan bahwa Injil yang disebutkan dalam Al-Quran maupun hadis rasulullah adalah Injil yang diajarkan Yesus (Matius 4:23), bukan buku sejarah hidup Yesus yang ditulis oleh orang-orang belakangan.


1. Al-Quran juga tertulis kisah hidup Muhammad dan Isa/Yesus. Mengapa di Al-Quran, Injil atau pun Taurat pasti menceritakan kehidupan seorang Nabi? Agar dapat memberikan kita arahan dan petunjuk atas sikap-sikap kemanusiaan kita untuk menjadi manusia yang dicintai Tuhan. Memberikan petunjuk bagi orang-orang yang bertakwa (Qs 5:46).

2. Apakah Muhammad memberikan petunjuk yang baik selama hidupnya untuk menjadi suatu ajaran bagi umatnya? Membunuh, poligami, merampas/meramp ok, dan pemaksaan hak adalah sebagian kisah hidup Muhammad yang ada di Al-Quran dan hadits. Apakah anda akan ikuti jejak Muhammad ini?
# petualang 2012-07-20 01:34
*
Staff IDI,

Setiap Muslim wajib beriman kepada kitab-kitab sebelum Al-Quran. Yang tidak beriman maka gugur keislamannya. Al-Quran bukanlah buku sejarah kehidupan Muhammad ataupun Nabi-nabi sebelumnya. Buku sejarah nabi disebut siroh nabawiyah. Lain halnya dengan Injil, yang ada sekarang, merupakan buku biografi Yesus.

Injil yang kami imani adalah Injil yang diajarkan Yesus. Bukankah menurut Al Kitab Yesus mengajarkan Injil?

Anda bilang, injil cuma satu. Faktanya Injil ada ratusan.
# Staff Isa dan Islam 2012-07-27 09:18
~
Saudara Petualang,

Bagaimana dengan saudara, apakah saudara juga telah membaca, mempelajari, dan merenungkan isi Taurat, Zabur, dan Injil yang Saudara imani tersebut?

Banyak orang mengaku beriman kepada kitab-kitab tersebut, tetapi sikap mereka justru bertolak belakang dengan perkataan mereka. Mereka justru telah menghujat Allah dengan mengatakan bahwa kitab-kitab itu hanya biografi. Padahal kita mengerti dengan jelas, bahwa tak ada seorang pun yang dapat merubah kalimat-kalimat Allah (Qs 6:34).

Benar Injil hanya satu, yaitu 'Berita Keselamatan'. Injil yang dibawa Isa Al-Masih adalah berita kasih Allah Bapa kepada manusia yang telah berdosa dan terpisah dari Allah.

Dapatkah saudara menunjukkan kepada kami ratusan Injil yang saudara maksud?
Penjelasan mengenai Injil dapat saudara baca di url ini: http://tinyurl.com/cklzmwt
~
DA
# ferguson 2012-07-29 16:50
*
Saya agak kurang mengerti, setiap saya membaca argumen atau pun kutipan isi kitab suci di web ini, cenderung dalam Al-Quran ada dibahas Isa (Alkitab). Tapi Alkitab tidak ada membahas Al-Quran ataupun ajaran agama Muslim?

Memang sepegetahuan saya sebagai orang Kristiani, tidak pernah saya membaca tulisan Al-Quran dalam Alkitab. Kenapa itu bisa terjadi? Mohon penjelasan bagi siapa saja yang mengerti.

Salam damai sejahtera, Terimakasih
# Staff Isa dan Islam 2012-08-01 13:34
~
Saudara Ferguson,

Tentu kami tidak akan mengutip ayat Alkitab untuk menjelaskan atau membahas Al-Quran maupun ajaran agama Islam. Sebab Alkitab tidak pernah bicara sama sekali tentang Al-Quran maupun agama Islam.

Mengapa? Karena memang tidak pernah ada nubuat dalam Alkitab, baik yang disampaikan langsung oleh Isa Al-Masih, maupun nabi-nabi lain tentang Al-Quran dan ajaran-ajaranny a. Sebaliknya, yang diingatkan Isa Al-Masih kepada pengikut-Nya adalah: "Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas” (Injil, Rasul Besar Matius 7:15)

Dan lagi, para pengikut Isa Al-Masih tidak membutuhkan ajaran lain atau pemimpin lain untuk membawa mereka kembali pada Kemuliaan Allah. Sebab Isa Al-Masih telah memberi jaminan keselamatan dan hidup kekal bagi setiap orang yang percaya kepada-Nya.
~
SO
# Han 2012-10-12 22:59
*
Ada pertanyaan kenapa Al-Quran membahas Alkitab, sedang Alkitab tidak pernah membahas Al-Quran. Jawabannya sederhana, karena Alkitab ditulis jauh sebelum Al-Quran ada.

Tetapi satu dari diskusi di atas yang membuat saya bertanya-tanya: Mengapa kita selalu memperdebatkan Alkitab dan Al-Quran?

Marilah kita percaya apa yang kita percayai, marilah kita menjalankan apa yang kita yakini, tanpa harus mencari kelemahan dan membandingkan setiap agama. Perbedaan itu indah selama kita menghadapinya dengan akal sehat.
# Staff Isa dan Islam 2012-10-19 08:19
~
Saudara Han,

Saudara benar sekali, tidak baik memperdebatkan agama, tetapi baik bila mendiskusikan Firman Allah. Bukankah Allah memberikan firman-Nya untuk kita gali dan kita pelajari? Kami setuju bahwa kita harus saling menghargai. Keyakinan adalah hak pribadi setiap orang. Tetapi kebenaran Allah adalah kebenaran mutlak yang harus disampaikan sesuai dengan perintah Allah.

Tujuan diskusi dalam situs ini ini adalah untuk menyampaikan apa yang telah Allah nyatakan bagi umat manusia. Kabar baik yaitu jalan keselamatan dan pengampunan dosa Allah bagi seluruh umat manusia dalam Isa Al-Masih.

Tetapi Allah tidak pernah memaksa umat-Nya untuk menerima keselamatan yang Ia berikan. Hanya orang yang terbuka hatinya dan mau menerima Isa Al-Masih yang beroleh keselamatan.
~
NN
# Mulya 2012-10-22 01:21
*
Jawabannya tidak! Haram hukumnya bagi Muslim mempercayai kitab suci Kristen! Mengapa? Isi Injil yang sekarang bertolak-belaka ng dengan ajaran yang terkandung dalam Islam. Tuhan orang Kristen dengan orang Islam, itu sangat berbeda dan tidak sama.

Mengapa redaksi mengutip Al-Quran untuk mendukung argumen tentang keaslian Injil anda? Bukankah Kristen tidak mengakui akan kebenaran Al-Quran? Berarti Kristen tidak konsisten dan mulai meragukan kitab sucinya sendiri!
# Staff Isa dan Islam 2012-10-22 13:42
~
Saudara Mulya atau umat Muslim lainnya dapat saja menolak Injil dan bahkan mengatakan haram! Tetapi Al-Quran mengatakan lain. Perhatikanlah ayat ini: “Dan Kami iringkan jejak mereka (nabi-nabi Bani Israel) dengan Isa putra Maryam, membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu: Taurat. Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa” (Qs 5:46).

Lewat ayat di atas, Al-Quran menegaskan bahwa dalam Injil dan Taurat (Kitab Suci orang Kristen) terdapat petunjuk dan cahaya bagi orang-orang bertakwa. Bila saudara menolak Injil, berarti saudara tidak patuh pada ayat kitab suci saudara.

Kami memang mengutip ayat Al-Quran untuk menguatkan argumentasi kami, tapi bukan berarti kami mempercayai ayat-ayat Al-Quran. Kami hanya ingin menegaskan kepada saudara dan pembaca, bahwa Al-Quran pun mendukung keaslian Injil sebagai wahyu Allah yang harus dipercaya.
~
SO
# Mulya 2012-10-22 22:26
*
Sdr redaksi, banyak ayat dalam Al-Quran yang membenarkan dan mewajibkan umat-Nya untuk mengimani Injil! Tapi Injil yang mana? Anda menganggap kitab suci anda adalah Injil bukan? Tapi maaf Islam tidak mengakui kebenaran dan keasliannya lagi. Dan banyak ayat yang mengatakan akan kepalsuan yang dibuat oleh para ahli kitab dalam injil! Bila anda mengutip ayat Al-Quran untuk meyakinkan kami umat Islam akan keyakinan anda, itu sama saja seperti ayam mengajari itik berenang!

Apapun alasannya, bila anda mengutip ayat Al-Quran untuk menguatkan argumen anda tentang Injil, itu sama saja anda mengakui kebenaran Al-Quran dan anda meragukan akan isi kitab anda, karena kitab anda tidak bisa membela dirinya sendiri atas kritikan dari yang tidak meyakini akan kebenaran isinya.

Bagaimana dengan Al-Quran? Al-Quran tidak perlu mengutip ayat dari kitab agama lain untuk membela dirinya dari serangan dan kritikan dari yang tidak meyakininya, karena di dalamnya sudah ada jawabannya.
# Staff Isa dan Islam 2012-10-24 15:15
~
Saudara Mulya,

1. Lalu menurut saudara, Injil yang bagaimanakah yang dibenarkan Al-Quran dan wajib diimani umat-Nya? Dan apakah saudara serta umat Muslim lainnya telah melakukan kewajiban tersebut? Bila saudara belum/tidak melakukannya, berarti saudara telah melanggar Al-Quran.

2. Bila benar Injil sudah dipalsukan, kapankah hal itu terjadi? Apakah sebelum atau sesudah Al-Quran ada? Bila sebelum Al-Quran ada, berarti wahyu tersebut bukan dari Allah, karena dia tidak tahu bahwa Injil sudah dipalsukan. Bila pemalsuan terjadi setelah Al-Quran, berarti kitab suci saudara telah gagal menjaga keutuhan firman Allah sebelumnya.

3. Sekali lagi kami sampaikan, tujuan mengutip ayat Al-Quran bukan karena kami percaya dengan Al-Quran atau ragu dengan kitab kami. Tetapi, kami ingin memberitahu pada saudara dan pembaca lainnya, bahwa sebenarnya Al-Quran pun mendukung keabsahan Injil sebagai firman Allah. Terbukti dengan pengakuan Al-Quran lewat ayat-ayatnya.
~
SO
# Mulya 2012-10-25 23:36
*
Sdr Redaksi,

Saya akui anda sangat pintar berkelit sambil melepaskan jebakan. Walau kolom ini terbatas akan saya coba jawab dengan singkat dan padat!
1. Injil, Taurat dan Zabur yang kami imani adalah yang ada di dalam Al-Quran! Semoga anda paham maksud saya.

2. Jauh sebelum Muhammad dilahirkan Alkitab telah dirubah untuk kepentingan politik, kekuasaan dan kemerdekaan hawa nafsu. Bila ingin lebih jelas kapan dan oleh siapa, akan saya jelaskan di kolom berikutnya. Dengan turunnya Al-Quran itulah bukti Allah SWT menjaga dan memelihara firman-firman-N ya yang terdapat dalam kitab sebelumnya dengan bentuk dan kemasan yang berbeda dan telah dipatenkan dan dijamin tak akan bisa dipalsukan lagi. Ibaratnya bila suatu produk telah banyak dipalsukan dan ditiru orang lain, maka sang produsen akan mengeluarkan produk terbaru dengan proteksi keasliannya.

3. Bila anda menciplak karya saingan anda untuk memperindah karya anda, artinya?

Wassalam.
# Staff Isa dan Islam 2012-11-05 12:44
~
Saudara Mulya,

Allah memiliki kuasa untuk selalu menjaga kemurnian Firman-Nya. Bila Allah dapat menjaga kemurnian Al-Quran, mengapa Dia tidak dapat menjaga Al-Kitab?Siapak ah manusia sehingga memiliki kuasa untuk mengubah Al-Kitab?

Apabila kita mengabaikan Alkitab maka kita berhadapan pada ayat ini " Dan janganlah kamu berdebat denganAhli Kitab, melainkan dengan cara yang paling baik, kecuali dengan orang-orang zalim di antara mereka, dan katakanlah: "Kami telah beriman kepada (kitab-kitab) yang diturunkan kepada kami dan yang diturunkan kepadamu; Tuhan kami dan Tuhanmu adalah satu; dan kami hanya kepada-Nya berserah diri." (Qs 29:46).

Ayat tersebut menjelaskan tentang Muslim diajar untuk beriman kepada Alkitab juga.
~
NN
# Arzua 2013-01-24 17:22
*
Saya mengakui bahwa Injil itu firman yang datang dari Tuhan. Terutama untuk Perjanjian Lama karena di dalamnya masih menyebutkan keesaan Tuhan. Tetapi untuk Perjanjian Baru, saya tidak menemukan keesaan Tuhan, malah pengalaman spiritual dari penulis.

Semoga diberkati. Amin
# Staff Isa dan Islam 2013-02-18 05:45
~
Perjanjian Lama menyatakan bahwa kata ‘ekhâd atau “esa” di dalam pengakuan iman Israel sekali-kali bukan dimaksud untuk menekankan kepada satunya angka secara matematis.
Sebab hal yang demikian memang tidak pernah dihadapi oleh Israel.
Bagi Israel, Tuhan atau YHVH adalah satu-satunya yang ilahi. Di luar Tuhan tidak ada yang dapat disebut Tuhan.

Bagaimana dalam Perjanjian Baru, apakah Isa Al-Masih adalah Tuhan? Ya, Isa Al-Masih adalah Tuhan.
Dalam Kitab Suci, Isa Al-Masih adalah Tuhan sendiri yang menjelma sebagai manusia. Ketika Isa Al-Masih menyatakan bahwa Tuhan adalah esa, hal itu adalah tidak lain bahwa Dia menyatakan bahwa diri-Nya adalah esa.

“Aku dan Bapa adalah satu.” (Injil, Rasul Besar Yohanes 10:30)

~
SL
# Alex 2013-02-14 01:17
*
Kalau bangsa Israel lebih tinggi dibanding bangsa lain berarti timbul sistem kasta.
Dan juga Tuhan dalam Kristen membedakan bangsa-bangsa, selain bangsa Israel dimata Tuhan, bangsa lain dianggap lebih rendah.
# Staff Isa dan Islam 2013-02-18 05:58
~
Saudara Alex,

Maaf, pernyataan saudara apakah tidak terbalik?
Justru Allah SWT lah yang membeda-bedakan bangsa.

Ada banyak ayat-ayat di dalam Al-Quran yang menunjukkan kebencian Allah SWT terhadap orang Yahudi, salah satu dia antaranya terdapat dalam Surah Al-Baqarah:65, “Dan Sesungguhnya telah kamu ketahui orang-orang yang melanggar diantaramu pada hari sabtu, lalu Kami berfirman kepada mereka: "Jadilah kamu kera yang hina".

Kalau ayat ini kita renungkan, nampak perilaku Allah SWT mengkafir-kafir kan orang yang menolak dia, dan "me-monyet-mony et-kan" umat Yahudi, ciptaan Tuhan. Hal ini memberi kesan bahwa Allah SWT bukan pencipta bangsa Yahudi. Jadi Allah SWT bukanlah Tuhan sorgawi, karena Tuhan sorgawi mengasihi semua umat manusia di seluruh dunia (Injil, Rasul Besar Yohanes 3:16).

Kasih Tuhan sorgawi ini bukan kasih yang bersyarat – kasih ini berdasarkan fakta bahwa Dia adalah kasih (Injil, Surat 1 Yohanes 4:8). Kasih-Nya pada semua umat manusia mengakibatkan Dia menunjukkan kemurahan-Nya dengan tidak segera menghukum mereka karena dosa. Kalau Tuhan sorgawi tidak mengasihi semua orang, kita semua akan ada dalam neraka saat ini juga.

Kasih Tuhan sorgawi kepada dunia ini dimanifestasika n dengan memberi kesempatan kepada orang untuk bertobat. Namun demikian, kasih Tuhan sorgawi akan dunia ini tidak membuat Dia mengabaikan dosa. Tuhan sorgawi juga adalah Tuhan yang adil. Dosa tidak akan dibiarkan untuk selama-lamanya.

~
SL
# alchas 2013-03-22 09:57
*
Bagaimana dengan seminar Five Gospel yang menyatakan ayat-ayat Injil bukanlah perkataan dari Yesus sendiri?

Terimakasih pencerahannya.
# Staff Isa dan Islam 2013-03-26 21:43
~
Saudara Alchas,

The Five Gospel diselidiki oleh orang-orang yang rata-rata adalah Atheis. Diantaranya Robert W Funk dan The Jesus Seminar. Dimana The Jesus Seminar hanya segelintir orang yang bisa dikatakan sebagai ahli dalam Alkitab, arkheologi, dan sejarah. Sisanya adalah orang awam.

Seminar The Five Gospel bertujuan untuk memalsukan agama Kristen dan berusaha untuk memasukkan Gospel of Thomas sebagai bagian dari Injil. Karena salah satu teks tua ditemukan pada tahun 1945 di Nag Hamadi. Sementara bapa-bapa gereja mula-mula sudah sangat jelas mengatakan bahwa Gospel of Thomas bukan ditulis oleh Thomas yang asli.

Selain itu, Injil Thomas berbeda dengan empat Injil yang lain. Karena Injil Thomas ini sebenarnya adalah salah satu ajaran sesat yang disebut Gnostic, yang menganggap bahwa keselamatan bukanlah kasih karunia dari Allah melalui pengorbanan Isa Al-Masih disalib, melainkan pengetahuan khusus.

Jadi, bisa dikatakan bahwa The Five Gospel tidak dapat dipercaya. Demikian penjelasan singkat dari kami, semoga menjadi pencerahan bagi saudara.
~
SO
# salam damai 2013-06-30 19:29
*
Yesus alias Nabi Isa merupakan nabi yang diturunkan Allah kepada Bani Israil. Tugasnya adalah untuk menyelamatkan Bani Israil dari kesesatan yang telah lama dilakukan kaum tersebut. Allah masih menyayangi kaum Musa ini dan menurunkan satu nabi lagi khusus untuk mereka. Nabi Isa mengaku jika dirinya diutus Allah hanya untuk kaumnya saja, Bani Israil, dan bukan untuk umat manusia seluruh dunia.

Di dalam Injil sendiri ada peristiwa di mana Yesus menolak seorang wanita Kanaan (Palestina) yang meminta anaknya disembuhkan dari kemasukan setan,Yesus menolak dan mengatakan, “Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.” (Matius 15 :24).

Dan di ayatnya lagi, kedua belas murid itu diutus oleh Yesus dan Ia berpesan kepada mereka: “Janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain atau masuk ke dalam kota orang Samaria, melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.” (Matius 10:5-6)
# Staff Isa dan Islam 2013-07-03 17:16
~
Saudara Salam Damai,

Terimakasih untuk penjelasan saudara. Jika boleh bertanya, kesesatan apakah yang dilakukan oleh bangsa Isral sehingga Kalimat Allah harus turun ke dunia hanya untuk menyelamatkan mereka?

Sekilas memang sepertinya Yesus hanya diutus kepada bangsa Israel. Tetapi hal itu tidak benar. Karena keselamatan yang dibawa oleh Yesus bukan hanya untuk bangsa Israel, tetapi untuk seluruh umat manusia yang percaya kepada-Nya.

Dalam Kitab Suci Injil dituliskan, “Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan" (Injil, Kisah Para Rasul 4:12).

Lalu mengapa ada ayat Injil yang mengatakan bahwa Yesus diutus hanya kepada bangsa Israel? Saudara dapat membaca penjelasan kami pada artikel ini: http://tinyurl.com/cqvgxdo.
~
SO
# salam damai 2013-07-04 04:06
*
Lalu kitab mana yang harus saya teladani apakah Injil Protestan atau Injil Katolik?
Bukankan jika memang Tuhan itu satu berarti agama yg dianut anda juga satu?
Lalu kenapa bisa berubah di dalam Injil Protestan dan Injil Katolik, di dalam Inijil Protestan lebih sedikit dibandingakan Injil Katolik yang lebih banyak?
Siapakah yang menambahkan? Namanya siapa? Kapan? Dimana pertama kali ditambahkan?

Umat Kristen berdalih bahwa boleh dilakukannya penambahan asal tidak merubah arti, lalu bagaimana dengan ini? Apakah anda tidak takut dengan ancaman dalam bible sendiri ?


"... jika seseorang menambahkan (atau mengurangi) sesuatu kepada perkataan perkataan ini, maka Allah akan menambahkan kepadanya malapetaka-mala petaka yang tertulis di dalam kitab ini."
(Injil - Wahyu 22: 18-19).
# Staff Isa dan Islam 2013-07-26 09:29
~
Saudara Salam Damai,

Dunia mengakui bahwa dua agama ini, Kristen Protestan dan Katolik, adalah dua agama yang berbeda. Berbeda dalam segala aspek termasuk juga kitab suci. Itu sebabnya saudara menemukan dua Alkitab yang berbeda. Dan bila saudara sungguh-sungguh ingin memilih salah satu diantara kedua kitab tersebut, silakan saudara membaca dan mempelajari keduanya terlebih dahulu.

Mohon maaf kami tidak akan membahas Katolik di sini. Masih ada situs lain yang mengasuh topik agama Katolik.
~
NN
# peni patricia 2013-09-19 05:14
*
Saya lebih percaya Al-Quran karena:

1. Injil tidak menyebutkan kata trinitas yang anda yakini
2.Tidak ada yang membenarkan bahwa Injil adalah asli firman Allah, di Al-Quran pada Qs.albaqarah 2 ditegaskan kitab Al-Quran ini tidak ada keraguan padanya petunjuk bagi mereka yang takwa. Qs almaidah:116 = Allah berfirman wahai isa putra maryam! Engkaukah yg mengatakan kepada orang2 jadikanlah aku dan ibuku sebagai dua tuhan selain Allah? Isa menjawab Maha Suci Engkau tidak patut bagiku mengatakan apa yang bukan hak ku=Itu suatu bukti sangat nyata bahwa Isa hanya hamba Allah

QS at taubah:31 =mereka menjadikan orang-orang alim yahudi dan rahibnya nasrani sebagai tuhan selain Allah dan juga Al-Masih putra Maryam padahal mereka hanya disuruh menyembah Tuhan Yang Maha Esa tidak ada tuhan selain Dia.

Qs at taubah :33= Dia lah yang telah mengutus rasulNya dengan petunjuk Al-Quran dan agama yang benar untuk diunggulkan atas segala agama,walaupun orang-orang musrik tidak menyukai
# Staff Isa dan Islam 2013-09-27 11:22
~
Saudara Peni Patricia,

Tahukah saudara bahwa seorang beragama Islam tidak sah Islamnya apabila ia tidak percaya kepada kitab-kitab Allah. Justru aneh jika saudara menyangkali Injil, sebab Al-Quran sudah menyatakan Injil adalah cahaya dan petunjuk bagi orang-orang bertakwa.

“... Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa” (Qs 5:46).
~
NN
# Hamba Allah 2013-11-12 17:45
~
Staff Isa dan Islam,

Peni Patricia menyatakan yang benar apa yang taercatat dalam Al-Quran.

Memang benar kata-kata anda bahwa tidak sah seorang Islam itu jika tidak beriman kepada kitab-kitab Allah, termasuk Injil. Tetapi bukan Injil yang diimani oleh penganut Kristian.

Harus diingat bahwa kitab Al-Quran 100% asli. Buktinya, mana ada kitab Al-Quran selain dari bahasa Arab? Mana ada kitab umat Islam yang dinamakan selain dari Al-Quran?

Manakala kitab umat Kristian pula bukan yang diturunkan kepada Nabi Isa, yang sepatutnya berbahasa Suryani (yang asli). Bahkan yang dipakai sehingga kini terdapat pelbagai nama dan pelbagai bahasa. Mana keasliannya kalau begitu. Adakah kemungkinan telah diubah dengan sengaja atau tidak sengaja?

Sekian untuk renungan anda.
# Staff Isa dan Islam 2013-11-20 21:13
~
Saudara Hamba Allah,

Saudara menyatakan umat Muslim pun beriman kepada Injil, namun bukan Injil yang diimani orang Kristen. Lalu Injil yang mana yang diimani? Karena Injil yang kami imani dari dahulu hingga sekarang hanya satu, yang isinya tidak pernah berubah karena Firman Allah tidak mungkin dapat diubah.

Alkitab, baik Taurat, Zabur dan Injil memiliki bahasa aslinya yaitu bahasa Ibrani Aram dan Yunani. Apakah kita hanya dapat memperoleh manfaat dari Alkitab jika kita berbahasa Ibrani, Yunani dan Aram? Tentu saja tidak. Tujuan penerjemahan adalah untuk membuat pesan Allah dapat dipahami semua orang.

Jadi Alkitab dalam bahasa Jawa, Sunda, Betawi isinya tetap sama, tidak ada yang beda. Hanya berbeda bahasa. Saudara dapat mengatakan satu hal dalam dua atau lima bahasa, namun apakah yang dimaksud menjadi berubah? Tentu tidak.
~
Noni
# Eddie 2013-11-14 02:55
~
1. Al-Quran adalah dalam bahasa asli sedangkan Alkitab sudah terjemahan berbagai bahasa, berarti Alkitab adalah salah jika menjelaskan Yesus adalah Tuhan ?

Ini jawabnya:
1. Baik dalam Al-Quran maupun dalam Alkitab disebut bahwa tidak ada yang Suci selain Isa. Tidak ada manusia yang Suci, hanya Tuhan saja yang suci. Jadi Isa adalah Tuhan.
# Staff Isa dan Islam 2013-11-20 22:22
~
Saudara Eddie,

Terimakasih atas jawaban saudara. Isa Al-Masih disebutkan sebagai satu-satunya pribadi yang suci. Bahkan dalam hadist disebutkan bahwa semua manusia sudah disentuh setan kecuali Isa Al-Masih (Hadits Shahih Bukhari jilid III hal 208 ayat 1493). Dalam Injil dikatakan bawa Isa Al-Masih tidak berdosa (Injil, Surat Ibrani 4:15). Adakah manusia yang suci tanpa dosa? Tidak ada. Karena hanya Allah saja yang suci

Baik dalam Alkitab bahkan Al-Quran pun sesungguhnya menyatakan keilahian Isa Al-Masih jika kita mau melihatnya dengan hati yang terbuka.
~
Noni
# Sandi 2014-01-16 05:27
~
Seharusnya pertanyaan itu ditujukan pada Muslim. "Haruskah Muslim percaya pada Al-Qurannya?" Karena jika orang Muslim benar-benar mempelajari Al-Qurannya dengan logika dan akal sehat, pasti akan banyak menemukan ayat-ayat yang kontradiksi dengan kepercayaan mereka selama ini.
# Staff Isa dan Islam 2014-01-18 16:35
~
Sdr Sandi,

Memang benar apa yang saudara sebutkan di atas. Kita dapat bertanya “Apakah Muslim percaya Al-Quran”?

Selain pertanyaan di atas, ada pertanyaan yang lebih penting dan semestinya direnungkan oleh umat Muslim. Yaitu “Sudahkan Muslim Mengimani Seluruh isi Al-Quran”?

Karena, bila umat Muslim benar-benar 100% mengimani dan melaksanakan apa yang tertulis dalam Al-Quran, maka seharusnya umat Muslim percaya kepada kitab umat Kristen. Karena salah satu ayat Al-Quran menyebutkan, “Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa” (Qs 5:46).

Seorang Muslim yang merasa dirinya bertakwa, sudah seharusnya mencari petunjuk serta pengajaran Allah dalam Kitab Suci umat Kristen.
~
Saodah
# m ikho 2014-01-26 10:39
~
Bagaimana tanggapan anda tentang mantan pendeta masuk ke Muslim gara-gara ada perubahan di dalam Injil?
# Staff Isa dan Islam 2014-01-30 21:46
~
Saudara M Ikho,

Setiap orang mempunyai hak untuk memilih dan memeluk keyakinannya, termasuk pendeta. Tetapi bila dikatakan perpindahan itu disebabkan adanya perubahan dalam Injil, maka perubahan apa saja yang ada di dalam Injil? Ini perlu dibuktikan, bukan?
~
Salma
# A Kahfi 2014-02-03 06:09
~
"Hai orang-orang yang beriman, hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada taqwa. Dan bertaqwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan" (Qs. 5:8).

"Katakanlah, 'Hai Ahli kitab, apakah kamu memandang kami salah, hanya lantaran kami beriman kepada Allah,kepada apa yang diturunkan kepada kami dan kepada apa yang diturunkan sebelumnya, sedang kebanyakan diantara kamu benar-benar orang yang fasik?'” (Qs. 5:59).

"Katakanlah: `Hai Ahli Kitab, kamu tidak dipandang beragama sedikitpun hingga kamu menegakkan ajaran-ajaran Taurat, Injil dan Al quran yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu`...Sesu ngguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, Shabiin dan orang-orang Nasrani, siapa saja (di antara mereka) yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal saleh, maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati" (Qs. 5:68, 69).
# Staff Isa dan Islam 2014-02-03 10:16
~
Saudara A Kahfi,

Dengan mengutip ayat-ayat di atas, bolehkah kami tahu maksud yang hendak saudara sampaikan?
~
Salma
# Jarwo 2014-02-03 22:48
~
Untuk M Ikho,

Sekarang saya ganti tanya, kenapa banyak ulama besar Muslim masuk Kristen padahal konon katanya Al-Quran sangat terjaga?

Padahal Al-Quran yang ada sekarang sangat kontroversi sekali. Al-Quran yang asli sebenarnya memakai bahasa Arab gundul, bukan bahasa Arab yang punya tanda baca seperti yang punya anda sekarang. Dan Al-Quran yang asli sudah dibakar habis oleh Utsman. Tidak hanya itu saja, para penghafal Al-Quran pun banyak yang terbunuh di pertempuran Yamama.

Jadi, kumpulan Al-Quran yang sekarang berasal dari orang-orang yang tidak tahu apa-apa tentang ajaran Muhammad.
# aku 2014-02-07 22:18
~
To: Staf IDI,

Maksud yang disampaikan Saudara A Kahfi adalah biar anda sadar.
# Staff Isa dan Islam 2014-02-26 17:15
~
Saudara Aku,

Ayat-ayat yang dikutip Saudara A Kahfi menyatakan beriman kepada Allah. Kepada Allah siapa? Apakah Allah Al-Quran? Bila Allah Al-Quran, apakah Allah Al-Quran sanggup menyelamatkan manusia? Adakah tindakan nyata Allah Al-Quran menyelamatkan manusia dan adakah jaminan kepastian dari Allah Al-Quran keselamatan di akhirat?

Sangat berbeda dengan Alkitab. Alkitab mencatat karya Allah untuk menyelamatkan manusia dari dosa dengan datang ke dalam dunia dalam Pribadi Isa Al-Masih (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:1, 14).
~
Salma
# dochan 2014-03-04 16:18
~
Siapa bilang Al-Quran tidak boleh diselidiki. Silakan diselidiki maka anda akan menemukan kebenaran, bahwa Islam adalah agama yang terakhir dan yang benar.
# Staff Isa dan Islam 2014-03-27 12:03
~
Salam Sdr. Dochan,

Kami senang membaca pernyataan saudara bahwa Al-Quran bersedia untuk diselikidi. Hanya sangat disayangkan ada banyak umat Muslim yang tidak berani menyelidikinya, mengapa? Sebab ada banyak fakta-fakta yang sulit untuk dijelaskan dalam AL-Quran.

Seperti yang saudara paparkan bahwa Islam agama yang benar. Dapatkah saudara memberitahukan kepada kami kebenaran dalam Al-Quran seperti yang saudara katakan?
~
Salma
# iblis 2014-04-22 13:32
~
Saya percaya Alkitab. Yang membedakan saya dengan Kristen adalah pemahamannya. Kristen memahami ayat demi ayat dalam Alkitab dengan satu keyakinan, bahwa Yesus Tuhan.
Saya memahami ayat demi ayat sesuai dengan konteks ayat tersebut.

Contoh, dalam Injil dikatakan Yesus adalah firman. Kristen memahaminya dengan mengatakan bukti Ketuhanan Yesus. Saya memahaminya bahwa Yesus itu adalah firman Tuhan sebagai bukti adanya Tuhan. Lihatlah, betapa jauhnya perbedaan pemahaman saya yang meyakini Alkitab, dengan Kristen yang mengaku meyakini Alkitab. Alkitabnya benar, Kristennya yang memahami tidak benar.
# Staff Isa dan Islam 2014-06-04 16:23
~
Saudara Iblis,

Dalam memahami ayat Alkitab, kita perlu memerhatikan teks dan konteks ayat itu agar memiliki pemahaman yang benar. Ketika saudara menyatakan bahwa Isa Al-Masih itu adalah firman Tuhan sebagai bukti adanya Tuhan, kami sangat meragukan saudara memahami ayat itu sesuai dengan konteksnya. Karena itu, saran kami, bacalah keseluruhan perikop yang sedang saudara teliti agar mengerti konteksnya dengan benar.

Di sini yang perlu diperhatikan, bila Al-Quran telah menyatakan bahwa di dalam Injil dan Taurat adalah petunjuk dan cahaya (Qs 5:46), maka maukah kita menerima Injil sebagai kebenaran yang mutlak? Bagaimana saudara?
~
Solihin
# berpikir sehat 2014-04-22 15:31
~
Iblis,

Pemahaman anda sangat sesuai dengan nickname anda "Iblis". Moga saudaraku umat Muslim jangan mau disesatkan Iblis.
# pakar kristen 2014-05-03 13:22
~
Islam percaya kepada Injil yang dibawa Isa. Islam tidak percaya kepada Injil yang dipegang Kristen. Beda jauh. Jauh beda. Injil yang dibawa Isa menyuruh manusia menyembah Tuhan. Injil yang dibawa Kristen menyuruh manusia menyembah sesama. Injil yang dibawa Isa, berbahasa kaum Isa sehari-hari. Di sana ada nama Muhammad.
# Staff Isa dan Islam 2014-06-04 16:41
~
Saudara Pakar Kristen,

Tulisan yang baik adalah tulisan yang memiliki sumber referensi yang jelas. Kami pikir tanpa adanya referensi yang jelas, maka bisa dipastikan itu adalah asumsi. Nah, kami ingin bertanya kepada saudara. Apakah saudara sudah membaca keseluruhan Injil sehingga dapat membuat kesimpulan demikian?
~
Solihin
# berpikir sehat 2014-05-09 07:59
~
Pakar,

Ahmad Deedat sendiri berpendapat Yesus tidak pernah tulis Injil. Beberapa ulama pun berpendapat sama. Untuk masalah bahasa, Tafsir Ibn Katsir mengatakan Injil disebarkan Yesus juga dengan bahasa Yunani. Ditambah dalam shahih Bukhari jelas ditulis Allah mengijinkan penerjemahan Injil ke bahasa lain seperti Arab. Karena itu saya bingung dengan "gelar Pakar" yang anda klaim kalau hal semudah yang saya jelaskan di atas anda ternyata tidak tahu.

Salam
# Zyx 2014-05-10 01:46
~
Pemahaman anda salah akan Qs 6:34. Di sana menyangkut tentang firman bukan pembukuan. Pembukuan bisa saja salah, namun firman Allah akan selalu benar. Bukankah begitu?
# Staff Isa dan Islam 2014-06-04 18:32
~
Saudara Zyx,

Kami berpikir apakah saudara sudah membaca artikel di atas dengan teliti. Artikel di atas menjelaskan bahwa firman Tuhan tidak dapat berubah. Artinya Allah menjaga firman-Nya sehingga tidak mungkin ada orang yang mau dan berani untuk mengubah firman-Nya. Karena itu, yang perlu saudara renungkan adalah mengapa Al-Quran menyatakan ada petunjuk dan cahaya bagi orang-orang yang bertakwa dalam Injil dan Taurat? Bagaimana saudara?
~
Solihin
# indra dwi j 2014-05-10 20:02
~
Orang Islam boleh percaya tapi sudah tidak boleh mengamalkannya karena inti dari apa yang diajarkan Al-Quran ada penghianatan yang dilakukan oleh umat nabi Isa. Jadi, Israel/Yahudi boleh masuk Islam dan sesungguhnya Allah maha pengampun dan maha pengasih.
# Staff Isa dan Islam 2014-06-04 18:37
~
Saudara Indra,

Kami ingin bertanya pada saudara. Sudahkah saudara membaca ayat berikut ini? "...Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang didalamnya petunjuk dan cahaya, dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa" (Qs 5:46).

Injil dan Taurat menjadi petunjuk dan pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa. Apakah ini berarti tidak boleh diamalkan? Bagaimana menurut saudara?
~
Solihin
# berpikir sehat 2014-05-11 06:08
~
Hadits Shahih Bukhaari, "Waraqah bin naufal bin Asad bin Abdul Uzza bin Qushshay, anak paman Khadijah, atau saudara ayahnya, ia adalah semasa jahiliyah beragama nashrani dan suka menulis kitab suci arabi, ia menulis Injil Arabi dengan kehendak Allah."

Hadits shahih akui Injil di zaman Muhammad tahun 600 masih asli karena ditulis oleh kehendak Allah sedangkan Injil tertua di dunia berumur 400 tahun lebih tua dari Muhammad. Ditambah pula Allah perintahkan bila bingung Muhammad harus konsultasi ke pembaca Injil.

"Maka jika kamu [Muhammad] berada dalam keragua-raguan tentang apa yang Kami turunkan kepadamu, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang membaca kitab sebelum kamu" (Qs 10:94). Masak orang bingung disuruh bertanya pada orang sesat?
# didit 2014-05-13 14:00
~
Namun orang Muslim masih mengatakan firman Tuhan tidak dapat dipercaya. Mengapa demikian? Orang Muslim yang mana yang mengatakan hal tersebut? Ini adalah suatu tuduhan fitnah. Bukankah staff telah mempelajari Al-Quran dan menjadikan Al-Quran sebagai bukti nyata bahwa kami umat Islam percaya Injil dan Taurat yang langsung yang diwahyukan terhadap Isa dan Musa. Lantas mengapa staf mengada-adakan fitnah tersebut?
# Staff Isa dan Islam 2014-06-04 20:48
~
Saudara Didit,

Kami sering mendengar teman Muslim menyatakan bahwa Injil telah diubah. Dengan kata lain, firman Tuhan tidak dapat dipercaya, bukan? Apakah kami memfitnah? Bukankah dengan menyatakan bahwa Injil telah diubah, itu adalah fitnah? Bila itu tidak fitnah, dapatkah saudara membuktikan bahwa Injil telah diubah? Pernahkah saudara membaca Injil yang asli dan membandingkanny a dengan Injil saat ini? Bagaimana saudara?
~
Solihin
# berpikir sehat 2014-05-13 14:13
~
Didit,

Justru bukankah telah terbukti ayat Al-Quran dan hadits saling bertentangan dan artinya hasil rekayasa manusia? Aneh, sudah tahu saling bertentangan tapi masih dipercaya sebagai ajaran Tuhan juga?
# didit 2014-05-14 08:36
~
To: Berpikir Sehat,

"Aneh, sudah tahu saling bertentangan tapi masih dipercaya sebagai ajaran Tuhan juga?"

Aneh, sudah tahu saling bertentangan tapi masih digunakan sebagai hujjah pendukung argumen staf dan Berpikir Sehat?
# berpikir sehat 2014-05-15 10:20
~
Garong,

Memangnya ada kata Alkitab dalam ayat Alkitab? Alkitab hanya judul cover depan terjemahan bahasa Indonesia dan sama sekali tidak tercantum sebagai kata dalam ayat. Bisa saja pakai kata Biblos atau Bibel, tidak ada masalah.

Didit,

Kami mempergunakan pendapat karangan Muhammad yang kelihatan masih asli untuk memperlihatkan kontradiksi ajaran Islam. Dari mana anda bisa diyakinkan akan adanya kontradiksi bila tidak diperlihatkan kepada anda? Harapan saya simpel, moga-moga sadar. Amin.
# Xucinxgaronx 2014-05-15 12:59
~
Faktanya penerbit kitab suci Kristen menggunakan nama "Alkitab" (hasil jiplakan dari Al-Quran), tak mau menggunakan nama aslinya Biblos atau Bibel.
# berpikir sehat 2014-05-15 13:36
~
Cuma kata-kata di cover depan dan bukan dalam ayat-ayat dan pasal dalam kitab. Hanya masalah kecil karena ini negara Indonesia. Penggunaan kata tersebut telah turun temurun digunakan orang Indonesia untuk menjuluki Bibel orang Kristen (dulu pakai bahasa Belanda Bijbel)
# xucinxgaronx 2014-05-16 18:07
~
Bukan orang Indonesia tetapi orang Kristen Indonesia yang malu menggunakan nama asli kitab sucinya (Biblos) dan lebih suka menjiplak istilah dari Al-Quran dan membuang nama asli kitab sucinya.
# Adhin 2014-05-19 14:05
~
Admin yang baik,

Muslim percaya dengan iman apa yang ada dalam Injil dan Taurat. Sepuluh perintah Tuhan sudah Muslim laksanakan tanpa penyelewengan, perubahan, persangkaan, dan sebagainya. Kami melaksanakan perintah Yesus (Isa/Esau), tapi bukan perintah dari Paulus, Petrus, Yohanes, dan sebagainya. Kami menyembah Allah saja, tidak membuat patung, tidak minum alkohol, tidak makan babi, bersunat, dan sebagainya.

Kami mensucikan nama Yesus (Isa/Esau) dengan penghormatan yang paling baik sebagai seorang nabi dan rasul. Kami tidak membeda-bedakan mereka (nabi dan rasul). Kami menyembah Allah sebagai Tuhan kami, dan kami juga bersaksi bahwa Isa adalah utusan Allah, serta kami beriman kepada Injil yang diturunkan. Anda?
# Staff Isa dan Islam 2014-06-04 21:08
~
Saudara Adhin,

Terimakasih saudara telah percaya dan mengakui Injil dan Taurat. Injil adalah berita sukacita tentang keselamatan yang diberikan Isa Al-Masih. Dan pengikut Isa Al-Masih melaksanakannya . Sebab secara sadar bahwa pengikut Isa Al-Masih berdosa dan tidak sanggup menyelamatkan diri sendiri dengan perbuatan baik. Itu adalah inti dari seluruh Alkitab. Pertanyaannya adalah maukah saudara menerima inti berita Injil itu dan diperdamaikan dengan Allah melalui Pribadi Isa Al-Masih?
~
Solihin
# berpikir sehat 2014-05-19 14:13
~
Garong,

Saran saya untuk anda. Terbukti hadits tentang Muhammad mengakui keaslian Taurat di zamannya, masuk kategori Hasan. Saya tahu anda senang memfitnah orang dan mungkin itu halal di agama anda, namun lebih baik anda berpengetahuan dulu sebelum berucap.
# xucinxgaronx 2014-05-21 20:33
~
"Maka jika kamu [Muhammad] berada dalam keragu-raguan tentang apa yang Kami turunkan kepadamu, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang membaca kitab sebelum kamu" (Qs 10:94). Orang bingung disuruh bertanya pada orang sesat?

Faktanya Muhammad tak bertanya kepada orang yang membaca kitab tentang bani Israel pernah ditempatkan di tempat yang bagus.
# berpikir sehat 2014-05-22 07:12
~
Garong,

Baca yang bener! Faham? Kemudian beliau minta diambilkan Taurat, naskah Taurat itu lalu diberikan kepada beliau. Beliau menarik bantal yang didudukinya dan meletakkan Taurat tersebut di atasnya seraya bersabda: "Aku beriman kepadamu dan kepada Dzat yang menurunkanmu" (Sunan Abu Dawud, no.4449).

Baca baik-baik kata "Aku beriman kepadamu (Taurat)". Jadi, anda menghujat junjunganmu sendiri dengan mengatakan Muhammad beriman kepada kepalsuan?
-------
Terakhir. Masalah orang bingung disuruh bertanya ke orang sesat, belum terjawab.
# Xucinxgaronx 2014-05-22 08:20
~
Berpikir Sehat,

Kalau anda berpikir sehat dan tak melewatkan kata 'jika' pada ayat tersebut dan tahu makna kata 'jika'. "Maka jika kamu (Muhammad) berada dalam keragu-raguan tentang apa yang Kami turunkan kepadamu, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang membaca kitab sebelum kamu. Sesungguhnya telah datang kebenaran kepadamu dari Tuhanmu, sebab itu janganlah sekali-kali kamu temasuk orang-orang yang ragu-ragu" (Qs 10:94).

Sepertinya anda tak tahu makna kata 'jika' yang maknanya kondisional boleh ditanyakan boleh juga tidak, bahwa Yahudi pernah ditempatkan di tempat yang bagus (Yudea lebih bagus/subur dibanding Arab).
# wahyu bs 2014-05-25 22:04
~
To: Berpikir Sehat,

Sudahlah dirimu tak perlu ngotot begitu. Jelas, kalau Muhammad sudah bersabda Tauratnya pasti asli, dan tugas Muhammad adalah membawa kebenaran tentang ajaran yang dikandung Taurat dan Injil, melalui Al-Quran wahyu Allah versi yang terakhir dan terbaik dan terinci. Penulisannya dijaga agar tidak bercampur dengan perkataan Muhammad sendiri, diturunkan dalam kurun 23 tahun, dituliskan dan dihafalkan oleh para sahabat dan orang mukmin pada zamannya, diperiksa kembali hafalannya oleh Jibril setahun sekali.

Maka itulah yang menjadikannya Al-Quran tetap terpelihara sampai sekarang, terserah anda mau berhipotesa, atau berteori apapun hal itu adalah benar-benar terjadi, dan sebaliknya Injil kalian itu berani benar Paulus mengaku rasul Yesus dan menuliskannya dalam Injil?
# berpikir sehat 2014-05-26 08:26
~
Wahyu,

Anda akhirnya sadar Taurat zaman Muhammad itu asli. Mari saya ajak berpikir sehat. Tahukah anda Taurat tertua yang masih ada namanya Dead Sea Scroll dan berumur 900 tahun sebelum Muhammad lahir?

Bahkan bila anda baca referensi hadits yang saya berikan di atas, Taurat yang dibaca Muhammad itu aslinya ternyata dalam kepemilikan kaum Yahudi. Lalu palsu dari mana Taurat yang 900 tahun ada sebelum Muhammad lahir sedangkan Taurat zaman Muhammad diakui asli?
# abuumar 2014-06-01 22:47
~
"Hai Ahl Al-Kitab, marilah kepada satu kata sepakat antara kita yang tidak ada perselisihan di antara kami dan kamu, yakni bahwa kita tidak menyembah kecuali Allah, dan kita tidak mempersekutukan Dia dengan sesuatu pun, dan tidak pula sebagian kita menjadikan sebagian yang lain sebagai tuhan selain dari Allah. Jika mereka berpaling, maka katakanlah (kepada mereka 'Saksikanlah (akuilah) bahwa kami adalah orang-orang Muslim (yang menyerahkan diri kepada Allah)" (Qs 3:64).

"Katakanlah: "Hai Ahl Al-Kitab, apakah kamu memandang kami salah hanya lantaran kami beriman kepada Allah, kepada apa yang diturunkan kepada kami, dan kepada apa yang diturunkan sebelumnya, sedang banyak di antara kamu benar-benar orang-orang yang fasik?" (Qs 5:59).
# Staff Isa dan Islam 2014-06-04 23:08
~
Saudara Abu Umar,

Kami yakin saudara memiliki maksud dengan mengutip ayat tersebut. Karena itu, kami ingin tahu maksud saudara agar kami tidak menduga-duga. Bolehkah kami tahu, maksud saudara mengutip ayat tersebut?
~
Solihin
# Dails Hamba Allah 2014-06-04 12:29
~
Kalau ditanyakan kepada Islam, jawabnya adalah bukan harus tapi wajib. Namun untuk mengikuti ajarannya yang telah banyak terevisi oleh tangan Paulus dan tangan ahli-ahli kitab lainnya adalah tidak wajib sebab Injil yang ada sekarang menganut konsep Trinitas sedangkan Al-Quran dengan konsep ketuhanan yang tunggal.

Dimana pada Injil terdahulu versi terjemahannya Yesus adalah Lord atau tuan bukan god atau Tuhan seperti sekarang. Jelas suatu hal yang tidak bisa dipertemukan. Jadi, kesimpulannya Islam percaya dan wajib mengimani Injil sebagai kitab suci namun itu Injil sebelum campur tangan si pendusta. Kandungan asli dari Injil dapat ditemukan dalam Al-Quran sebagai penyempurna.
# Staff Isa dan Islam 2014-06-04 23:14
~
Saudara Dails,

Al-Quran memberitahu bahwa "tak ada seorangpun yang dapat merobah kalimat-kalimat (janji-janji) Allah" (Qs 6:34). Bila saudara menyatakan Injil telah direvisi, maka berarti Injil telah diubah. Pertanyaannya adalah siapakah yang berani mengubah? Benarkah Paulus dan ahli-ahli kitab seperti tuduhan saudara? Pernahkah saudara membaca Injil yang asli dan membandingkanny a dengan Injil saat ini? Bagian mana saja yang diubah? Bagaimana saudara?
~
Solihin
# Abdullah Islam 2014-06-21 00:54
~
Salam,

Saya mau jawab pertanyaan tentang,"Harusk ah Muslim Percaya Alkitab Kristen?"

Selama content/context dari Alkitab Nasrani yang tidak bertentangan dengan holy Quran, Muslim akan menerimanya. Context Alkitab Nasrani yang bertentangan dengan holy Quran, Muslim menolaknya.

Alkitab Kristen Katolik berisi 73 buku, sementara Alkitab Kristen Protestant berisi 66 buku. Ada 7 buku Alkitab Katolik yang ditolak oleh Protestant. Garis besarnya: sebelum menanyakan Muslim untuk menerima kebenaran Alkitab, silahkan saudara luruskan dulu Alkitab Kristen manakah yang saudara maksud? Alkitab Protestan atau Alkitab Katolik? Bagaimana saudaraku?
# Staff Isa dan Islam 2014-06-21 06:51
~
Salam Sdr. Abdullah Islam,

Di dalam artikel sudah dipaparkan bagaimana kitab Perjanjian Baru dibukukan. Tentu ada banyak tulisan-tulisan yang bermunculan, menjadi pertanyaan adalah apakah itu adalah Firman Allah? Firman Allah adalah sebuah kitab yang tidak bertentangan satu dengan yang lain. Dan lagi ada banyak tulisan yang muncul dalam rentan waktu yang begitulama, sementara pada abad pertama Alkitab sudah dibukukan.

Silakan saudara mempelajari dengan teliti pemaparan artikel di atas. Terimakasih.
~
Salma
# Abdullah Islam 2014-06-21 10:16
~
Saya sapa anda dengan asalamualaikum, seperti Yesus (pbuh) di Injil, Rasul Besar Lukas 24:36, "May peace be on you"

Saudara Salma,

Ini adalah pernyataan saudara,"Karena memang tidak ada bukti bahwa Alkitab benar telah dirubah."

Ini Jawaban saya untuk bukti tersebut, Alkitab Kristen Katolik berisi 73 buku, sementara Alkitab Kristen Protestant berisi 66 buku. Ada 7 buku Alkitab Katolik yang ditolak oleh Protestant adalah bukti kalau Alkitab anda dirubah. Protestan menuduh Alkitab katolik Douay Rheims bukan perkataan Tuhan karena 7 buku sisipan (Apocrypha).

Katolik menuduh Alkitab Protestant KJV,dll bukan perkataan Tuhan karena Membuang ayat tersebut. Bagaimana saudaraku?
# Staff Isa dan Islam 2014-06-21 11:23
~
Salam Sdr. Abdullah Islam,

Saudara, pada dasarnya baik Katolik maupun Protestan mengakui bahwa Isa Al-Masih adalah Tuhan dan Juruselamat. Yang menjadi pertanyaan adalah apakah saudara sudah pernah membaca dan mengetahui serta mempelajari seluruh bagian kitab baik kutipan yang saudara paparkan?

Sebab dari peemaparan saudara, seolah-olah saudara sudah pernah membaca dan mengetahui sehingga saudara mendapatkan perbedaan di sana. Oleh sebab itu barangkali saudara dapat memberitahukan kami, mana-mana yang saling bertentangan dan tidak sesuai. Terimakasih.
~
Salma
# Abdullah Islam 2014-06-21 13:25
~
Walaikum salam Saudara Salma,

Alkitab yang mana? Alkitab katolik yang 73 buku atau Alkitab Protestan yang 66 buku? Terimakasih.
# Staff Isa dan Islam 2014-06-22 22:59
~
Saudara Abdullah,

Pertanyaan kami sederhana kepada saudara. Apakah saudara sudah pernah membaca dan mengetahui serta mempelajari seluruh bagian kitab baik kutipan yang saudara paparkan? Tentu alangkah bijak bila saudara tidak terburu-buru membuat kesimpulan sebelum saudara membacanya. Bagaimana saudara?
~
Solihin
# Abdullah Islam 2014-06-23 07:17
~
Saudara Solihin,

Sebelum saya menjawab pertanyaan saudara, mengapa saudara tidak mau menjawab pertanyaan kami atas pertanyaan saudara? Anda menanyakan ke kami: "Haruskah Muslim Percaya Alkitab Kristen?"

Saya sebagai non Kristian bingung, Alkitab Kristen yang mana: Duay Rheims yang berisi 73 buku atau Alkitab Protestan yang berisi 66 buku. Alkitab yang mana saudaraku? Dan kenapa jawaban saya diedit? Apa saudara malu dengan kenyataan Kristianitas punya buku pedoman berbeda?
# Staff Isa dan Islam 2014-06-23 13:04
~
Salam Sdr. Abdullah,

Pertama, jika saudara tidak bersedia diedit komentarnya, kami mempersilakan saudara menggunakan tanda baca dan kalimat yang berstandar EYD. Mengetahui spasi, titik dan koma serta paragrafnya. Dan lagi kalimat yang mudah dimengerti dan enak untuk dibaca.

Apakah saudara pernah membaca Alkitab? Jika saudara pernah membaca Alkitab maka saudara akan mengetahui siapakah Pribadi Isa Al-Masih. Sebab, itulah pesan penting dari seluruh inti Alkitab.

"Sebab yang sangat penting telah kusampaikan kepadamu, yaitu apa yang telah kuterima sendiri, ialah bahwa Kristus telah mati karena dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci, bahwa Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci" (Injil, Surat 1 Korintus 15:3-4).
~
Salma
# Abdullah Islam 2014-06-25 11:44
~
Saudara Salma,

Itu kan hal terpenting menurut Paul, siapa dia? Nabi pun bukan. Paul is no body, Paulus adalah bukti pernyataan Yesus di Injil, Rasul Besar Matius 7:15. Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu, yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas.

Kalau Paulus mengklaim dia adalah murid Yesus, Paulus akan mengungkapkan ajaran terpentingnya akan sama dengan gurunya (Jesus PBUH) di Injil, Rasul Markus 12:29, Musa di Deuteronomy 6:4 = 1st statement Proklamasi Muslim.

"And Jesus answered him, The first of all the commandments is, Hear, O Israel; The Lord our God is one Lord"

"Laillaha ilAllah" (there is only one Lord). Tanpa ada tedeng aling-aling, "one Lord", bukan Trinity of Paul.
# Staff Isa dan Islam 2014-06-29 15:15
~
Salam Sdr. Abdullah,

Kami menyampaikan terimakasih untuk pemaparan saudara. Kami hanya membahas dan menanggapi komentar yang sesuai dengan topik pada artikel di atas. Jika saudara hendak menanggapi dan berkomentar tentang Trinitas, silakan kunjungi link kami di http://tinyurl.com/d2k6hcw.
~
Salma
# fajar 2014-06-28 21:02
~
Saya percaya kepada 4 kitab Allah yaitu Zabur, Taurat, Injil, dan Al-Quran. Tapi bukan Taurat dan Injil yang beredar selama ini. karena itu ada dalam rukun iman kami. Plato saya rasa ucapannya kurang bisa dipercaya, kerena kata-katanya tidak pernah terbukti, seperti kota Atlantis? Apa ada buktinya sampai sekarang? Namun Al-Quran selalu berkata benar, seperti kejadian ditenggelamkann ya Firaun. dibuktikan dengan fosilnya, mau saya buktikan bahwa Alkitab anda sekarang sudah diubah dan membingungkan?
# Staff Isa dan Islam 2014-06-29 15:26
~
Salam Sdr. Fajar,

Kami menyampaikan terimakasih untuk pemaparan saudara.

Tentu dengan senang hati jika saudara dapat membuktikan ketidakmurnian Alkitab. Siapakah yang telah mengubahnya. Injil sudah dibukukan pada awal abad pertama. Dan lagi, sangat jelas Injil dahulu sampai saat ini adalah Injil yang sama. Hal itu sudah terbukti bahwa tidak ada yang telah mengubah Injil.
~
Salma
isadanislamstudi.com

* Untuk bisa masuk ke pelajaran kursus ini, non-aktifkan 'pop-up blocker' komputer Saudara dengan meng-klik di sebuah 'bar' di bawah 'status bar' di bagian atas layar komputer

Isa Islam Dan Kaum Wanita

Click gambar di samping untuk artikel - artikel untuk wanita Muslim


 

www.isaislamdankaumwanita.com