Ikuti Isa dan Islam di Facebook Ikuti Isa dan Islam di Tweeter

Injil, Palsu Atau Tidak?

Alkitab dikoreksiInjil adalah firman Allah. Injil merupakan surat cinta dari Allah kepada manusia. Benarkah demikian? Benarkah kita merasa bahwa Injil adalah surat cinta Allah dan kita menerima kliem tersebut dengan serius. Atau mungkin kita hanya tertarik pada salah satu aspek saja? Yaitu hal yang menurut kita baik dan sesuai dengan logika manusia yang terbatas?

Benarkah Injil Adalah Firman Allah?

Pernyataan di atas sering dilontarkan oleh umat Muslim sebagai bukti keragu-raguan mereka atas keabsahan Injil.  Namun Al-Quran dengan jelas mengatakan “Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat.” (QS 5:46). Bila benar Injil bukan firman Allah, mungkinkah Al-Quran memberikan pernyataan demikian?

Jelas Injil adalah Firman Allah. Karena Isa Al-Masih memberitahukan demikian. Isa Al-Masih yang merupakan Kalimat Allah dan menjelma menjadi manusia. Ia, dengan otoritas-Nya, telah meneguhkan Kitab-Kitab terdahulu dalam ajaran-Nya. Dan Dia juga menjanjikan Injil, yaitu Kabar Baik yang penuh kuasa, melalui murid-murid-Nya. Demikianlah, Isa Al-Masih, yaitu Kalimat Allah, telah menyatakan bahwa Injil adalah benar Firman Allah.

Injil Tidak Asli Karena Terdapat Dalam Berbagai Bahasa

Salah satu alasan yang dilontarkan oleh umat Muslim atas ketidak-absahan dari Injil adalah, terdapatnya Injil dalam berbagai bahasa. Perlu diketahui bahwa orang Kristen sangat ingin mengerti wahyu Allah. Karena tidak semua orang Kristen dapat membaca Injil dalam bahasa aslinya (Ibrani dan Yunani), maka Injil diterjemahkan ke dalam masing-masing bahasa pembacanya. Penterjemahan Injil ini dilakukan dengan hati-hati, teliti, dan semua didasarkan pada naskah orisinil yang berbahasa Ibrani dan Yunani.

Seperti halnya sebuah dokumen internasional, misalnya dari PBB, kita tidak akan mencurigai keabsahannya karena dokumen tersebut diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Namun, bila kita ragu, kita dapat melihat isi dokumen tersebut dalam bahasa aslinya, misalnya bahasa Inggris.

Ahli yang menerjemahkan dokumen tersebut adalah orang-orang yang berpengalaman di bidangnya.  Mereka menerjemahkan dengan sangat hati-hati.  Demikian kita tidak perlu meragukannya.  Tentu hasil terjemahan tersebut dapat diterima dan dipercayai.

Al-Quran juga diterjemahkan.  Kebanyakan orang yang membaca Al-Quran tidak mengerti bahasa Arab.  Namun mereka sadar bahwa penterjemah Al-Quran kedalam bahasa Indonesia ahli dalam bidang menterjemahkannya.

Demikian halnya dengan Injil.  Injil selalu diterjemahkan oleh orang-orang yang berpengalaman. Diterjemahkan dengan sangat hati-hati, teliti, dan semua didasarkan pada naskah orisinil yang berbahasa Ibrani dan Yunani.

KitabBukti Keotentikan Injil

Saat ini terdapat lebih dari 5,300 naskah kuno Injil dalam bahasa Yunani. Naskah yang paling tua adalah naskah yang paling penting, disebut uncials dan papyri.

Salah satu naskah kuno yang lengkap memuat seluruh Kitab Injil ialah Codex Sinaiticus, yang berasal dari tahun 350 M (hampir tiga ratus tahun sebelum Muhammad lahir). Codex adalah buku kuno yang ditulis tangan sebelum adanya penemuan mesin cetak.

Berikut adalah beberapa naskah tertua, uncials yang diakui keasliannya, dan dipakai menjadi dasar terjemahan Injil pada masa kini.

Nama Naskah

Perkiraan Tahun Naskah Ditulis

Tempat Naskah Berada sekarang

Codex Vaticanus 325 - 350 M London, Inggris
Codex Sinaiticus 350 M London, Inggris
Codex Alexandrinus 400 M London, Inggris
Codex Ephraimi 400 M Paris, Prancis
Codex Bezae 450 M Cambridge, Inggris

Naskah-naskah ini memberikan bukti bahwa Injil yang ada sekarang sama dengan Injil yang ada pada masa Muhammad, dan bahkan beberapa abad sebelumnya.  Dengan kata lain umat Kristen sekarang ini memiliki Injil yang sama seperti yang diedarkan di tanah Arab pada masa perkembangan Islam, yaitu Injil yang dikenal oleh nabi umat Islam.

Firman Allah, Tidak Ada Yang Dapat Merubah

Al-Quran, Sura Al An'aam ayat 34 berkata, “Tak ada seorangpun yang dapat merobah kalimat-kalimat (janji-janji) Allah”.  Bagaimana seseorang yang berpandangan bahwa kalimat-kalimat Allah dapat diubah oleh manusia?  Dialah orang yang kurang percaya akan ke-Maha Besar-an Allah.

Ayat serupa juga terdapat dalam Injil, Surat Galatia 1:8 “Tetapi sekalipun kami atau seorang dari sorga yang memberitakan kepada kamu suatu injil yang berbeda dengan Injil yang telah kami beritakan kepadamu, terkutuklah dia

Demikianlah, Injil yang merupakan firman Allah, sifatnya adalah kekal. Tidak ada yang dapat merubahnya. Dan Injil yang ada sekarang adalah Injil yang diberitakan oleh pengikut Isa Al-Masih 600 tahun sebelum agama Islam lahir di tanah Arab.

Apakah arti kata “Injil”?  Kabar baik!  Kabar baik, yaitu keselamatan dari dosa.  Bacalah dengan seksama uraian tentang keselamatan pada situs ini.

 

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

Add comment

PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR

Bagi Pembaca yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:

1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
2. Komentar hanya diperbolehkan menjawab salah satu dari 3 pertanyaan fokus yang dimuat di bagian akhir artikel. Kecuali beberapa artikel yang tidak memuat 3 pertanyaan fokus.
3. Sebelum menuliskan jawaban, copy-lah pertanyaan yang ingin dijawab terlebih dahulu.
4. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
5. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.
6. Satu orang komentator hanya berhak menuliskan komentar pada satu kolom. Tidak lebih!

Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan mengirim email ke: [email protected]

Kiranya petunjuk-petunjuk di atas dapat kita perhatikan.

Wassalam,
Staf, Isa dan Islam

Security code
Refresh

Comments  

# newbia 2011-01-03 13:02
*
Kenapa ada Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru?
# Staff Isa dan Islam 2011-02-09 16:44
~
Perjanjian Lama terdiri dari Taurat Musa, Kitab Para Nabi Allah SWT, dan Zabur Daud. Semua kitab-kitab ini meramalkan kedatangan Isa Al-Masih.

Perjanjian Baru adalah Injil. Perjanjian Baru memuat penggenapan akan ramalan Perjanjian Lama, yang telah digenapi dengan datangnya Isa Al-Masih ke dalam dunia, sebagai Juru Selamat.

CA
# newbie 2011-01-04 08:37
*
Kalau ada 5300 naskah, tetapi 5 naskah di atas saja yang diambil acuan (beberapa), bagaimana dengan sisanya? Apakah tidak absolut?
# Staff Isa dan Islam 2011-02-09 16:29
~
Justru 5.300 naskah itu mendukung keaslian naskah yang kemudian dipakai menjadi dasar terjemahan Injil pada masa kini. Oleh sebab itu keasliannya tidak diragukan lagi.

Ini adalah sama seperti dalam satu tingkatan kelas di suatu sekolah, ada total 5.300 murid. Murid-murid ini diajar oleh satu guru yang sama, dan semuanya membuat catatan pelajaran.

Seratus tahun kemudian, ketika apa yang diajarkan guru tersebut hendak dijadikan buku pedoman, maka 5.300 catatan siswa ini dikumpulkan. Dan dipilihlah beberapa catatan yang paling lengkap dan ditulis oleh para juara kelas. Dari catatan-catatan ini, kemudian dibuatlah buku pedoman yang berisi pengajaran sang guru tersebut.

Buku pedoman ini tidak mungkin salah, karena walaupun dikutip dari beberapa catatan, ia didukung oleh ribuan catatan murid lain yang serupa.

CA
# brother88 2011-01-04 22:23
*
Revisi Alkitab bukanlah rahasia umum lagi, semua orang sudah tahu.
# Staff Isa dan Islam 2011-02-09 16:39
~
Revisi dilakukan pada terjemahan Al-Kitab dan bukan pada naskah-naskah tua yang ditemukan.

Katakanlah, misalkan revisi dilakukan pada Al-Kitab terjemahan bahasa Indonesia. Maka revisi itu dilakukan bukan dengan tujuan untuk merubah arti. Melainkan untuk membuatnya lebih mendekati makna salinan aslinya.

Al-Kitab pada masa kini adalah sama persis dengan Al-Kitab pada zaman nabi Saudara, di mana Saudara selaku umat Muslim diinstruksikan untuk mengimani dan mengamalkannya.

CA
# irkhamov 2011-01-08 10:12
*
"Naskah-naskah ini memberikan bukti bahwa Injil yang ada sekarang sama dengan Injil yang ada pada masa Muhammad, dan bahkan beberapa abad sebelumnya"

Adakah yang bisa menjamin bahwa Injil, di jaman nabi Muhammad masih seperti saat diturunkan kepada Isa anak Maryam? Bahkan Rasulullah pernah menegur sahabat Umar bin Khattab karena suatu ketika masih menyimpan lembaran Perjanjian Lama yang diperolehnya sebelum masuk Islam. Jelas sekali bahwa Rasulullah tidak berkenan dengan tindakan Umar itu.

Umat Islam hanya wajib percaya akan 4 kitab Allah yang diturunkan pada 4 nabi, tapi cuma wajib mempelajari kitabnya sendiri saja, Al-Quran. Jadi beriman kepada 4 kitabullah ini tidak ada kaitannya dengan klaim keaslian Injil yang dipegang kaum Kristiani hari ini.
# Staff Isa dan Islam 2011-01-20 18:49
~
Melalui Muhammad, Allah SWT, dalam Al-Quran menginstruksika n orang-orang Muslim untuk mempelajari Injil. Allah tidak akan memberi instruksi semacam itu jikalau Injil telah dikorup. Karena itu, salinan-salinan Injil pada zaman Nabi Muhammad adalah akurat dan dapat dipercaya.

Dengan membandingkan salinan-salinan Injil yang paling kuno, dengan salinan dari zaman Muhammad, dan salinan dari zaman sesudah Muhammad dapat dilihat dengan jelas bahwa semua salinan Injil adalah konsisten mengenai Isa Al-Masih dan ajaran-Nya. Karena itu kita dapat yakin bahwa pribadi dan ajaran  Isa Al-Masih secara lengkap ditulis dengan akurat dalam Injil, dan Allah menjaga keakuratan Injil.
~
SL
# rosa 2011-01-08 16:44
*
Injil merupakan catatan orang-orang yang menyaksikan Yesus mulai dari Dia sebelum lahir sampai disalib dan bangkit lagi. Kemudian orang tersebut menceritakannya dari berbagai perspektif dan sudut pandang, makanya ada berbagai versi yang berbeda.
# Staff Isa dan Islam 2011-01-20 18:49
~
Taurat Musa mengatakan bahwa keputusan pengadilan tidak boleh dilandaskan pada kesaksiaan dari satu saksi mata belaka, namun harus ada dua atau tiga saksi (Taurat, Kitab Ulangan 19:15).

Demikian halnya dengan saksi mata para penulis Injil. Walaupun mereka memiliki kisah berbeda mengenai pribadi dan pelayanan Isa Al-Masih ketika Dia ada di dunia ini, namun kita dapat  menilai ketepatan informasi yang ditulis oleh mereka mengenai Isa Al-Masih.

Kalau saja semua Injil mengandung informasi yang persis sama dengan detil yang disajikan dan ditulis dari perspektif yang sama, hal ini menunjukkan persekongkolan, di mana para penulis berkumpul untuk "menyamakan cerita mereka" untuk membuat tulisan mereka lebih dapat dipercaya.

Silahkan membaca artikel pada url ini untuk mengetahui apakah benar para penulis Injil memberikan versi yang berbeda-beda: http://isadanislam.com/tanya--jawab/kepercayaan-orang-kristen/149-benarkah-ada-empat-injil
~
SL/SO
# rosa 2011-01-08 16:49
*
Naskah-naskah kuno bahasa Yunani dan naskah Injil tertua bahasa Yunani, padahal Yesus orang Israel memakai bahasa Ibrani.

Atau waktu Yesus bersabda menggunakan bahasa Yunani?
# Staff Isa dan Islam 2011-01-20 18:48
~
Bahasa asli yang digunakan dalam Alkitab ada 3, yakni: bahasa Ibrani, bahasa Aram, dan bahasa Yunani.

Alkitab ditulis dalam ketiga bahasa tersebut. Bagian-bagian yang paling kuno dari Perjanjian Lama ditulis dalam bahasa Ibrani, yang merupakan bahasa sehari-hari bangsa Israel pada zaman itu.

Lalu, berabad-abad kemudian, dipakai bahasa Aram. Perbedaan antara bahasa Ibrani dan bahasa Aram dapat digambarkan sebagai perbedaan antara bahasa Melayu Kuno dan Indonesia sekarang. Jadi secara sederhana dapat dikatakan bahwa bahasa Ibrani adalah "Aram kuno," dan bahasa Aram adalah "Ibrani modern." Tetapi dalam periode yang lebih kemudian lagi, menjelang dan pada zaman Isa Al-Masih, orang menulis tidak hanya dalam bahasa Aram, tetapi juga dalam bahasa Yunani.

Maka dalam Perjanjian Lama bagian terbesar ditulis dalam bahasa Ibrani, sedangkan sebagian kecil dalam bahasa Aram dan juga bahasa Yunani.

Sementara Perjanjian Baru (PB) seluruhnya ditulis dalam bahasa Yunani, karena bahasa Yunani merupakan bahasa internasional pada saat itu, sama seperti sekarang bahasa Inggris sebagai bahasa internasional.
~
SL/SO
# eva 2011-01-08 16:53
*
Tahun naskah yang tertua 325M, berarti sekitar 300 tahun setelah Yesus mati, Bagaimana bisa dibilang itu asli?

Berarti yang mengarang Injil mengarang kisah Yesus, dan mengarang kisah-kisah lain, serta tidak menyaksikan sendiri waktu Yesus hidup.
Pantas saja jadi banyak versi.
# Staff Isa dan Islam 2011-01-20 18:46
~
Ada lima penulis otentik Al-Kitab yang menulis kisah kehidupan, pengajaran, kematian, dan kebangkitan Isa Al-Masih, yaitu:

1.  Markus, yang menulis sebelum Injil Lukas dan Injil Matius, ditulis antara tahun 50 - 60M. Markus adalah sekretaris Petrus, murid Isa Al-Masih, saksi mata kehidupan, pengajaran, kematian dan kebangkitan-Nya.

2. Matius, murid Isa Al-Masih, saksi mata, menulis Injil Matius sekitar tahun 60M.

3. Yohanes, saksi mata, termasuk murid terdekat Isa Al-Masih menulis antara tahun 30 - 66M.

4. Lukas, rekan kerja Paulus, memakai sumber yang akurat  dan keterangan saksi mata,  menulis kehidupan yang lengkap Isa Al-Masih dan sejarah gereja mula-mula hingga tahun 60 - 62M.

5. Paulus, yang hidup saat saksi mata tentang kehidupan Isa ketika hidup, menulis lebih dari 10 surat yang ditulis tahun 50 - 60M, yang berisi  pengajaran penting mengenai kehidupan, pengajaran, kematian, dan kebangkitan-Nya.
~
SL
# maria 2011-01-09 11:03
*
Umat Kristen berkeyakinan bahwa semua Injil yang sah itu ditulis oleh para "murid" dengan wahyu dari Roh Kudus.

Namun berdasarkan bukti ilmiah terbukti bahwa keempat Injil yang dikatakan sah dewasa ini, tidak satupun yang ditulis oleh kedua belas murid pilihan Yesus!
# Staff Isa dan Islam 2011-01-20 18:41
~
Apakah benar demikian, dapatkah Saudara menunjukkan buktinya ?

Memang tidak semua Injil ditulis oleh murid pilihan Yesus, tetapi ada dua Injil, yaitu Injil Matius dan Injil Yohanes, yang ditulis oleh murid yang dipilih Yesus semasa Dia masih ada di dunia. Walaupun penulis Injil Markus belum menjadi murid Yesus pada saat Yesus masih di dunia, tetapi Markus mendapat keterangan-kete rangan tersebut dari Petrus, salah satu murid kesayangan Yesus sewaktu Dia ada di dunia.
~
SO
# Maman 2011-01-10 01:36
*
Saya sangat setuju, menurut saya pribadi Injil itu banyak merupakan hadist, baik hadist sahih, lemah maupun palsu.

Jadi, jika apa yang dikatakan Sdr. Maria di atas adalah benar, yakni jika Injil tidak ditulis satupun oleh murid pilihan Yesus, jelas itu sudah merupakan hadist palsu karena di dalam Injil pun terdapat kata-kata: "nabi palsu".
# Staff Isa dan Islam 2011-01-19 18:12
~
Injil hanya ada satu, yaitu Isa Al-Masih sendiri sebagai Kabar Baik yang mewartakan jalan keselamatan. Empat kitab yang disebut Injil Matius, Injil Markus, Injil Lukas dan Injil Yohanes merupakan “Riwayat Isa Al-Masih” sebagaimana yang dilihat oleh empat pengarang yang diurapi oleh Roh Kudus.  Karangan mereka memuat berita mengenai inti “Injil,” yaitu kabar baik tentang keselamatan melalui Isa Al-Masih.

Kami senang Saudara mengatakan, “menurut saya pribadi.” Setiap pribadi boleh mempunyai pandangan. Namun semua cendekiawan yang ahli dalam naskah dan bahasa kuno tidak menganggap Injil sebagai hadist. Hanya orang Islam yang mempunyai hadist.

Injil dalam keseluruhannya ditulis oleh murid Isa Al-Masih di bawah pimpinan Roh Allah.

Injil menjelaskan bahwa akan ada nabi palsu yang timbul untuk menyerang pengikut Isa Al-Masih. Namun, dalam ayat-ayat yang selanjutnya, Isa Al-Masih mengatakan, “Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan de seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya.” (Injil, Rasul Besar Matius 24:11, 14)
~
SO/JG
# Jonatan 2011-02-25 14:20
*
To Maman:
Memang betul Alkitab menuliskan kata "nabi palsu". Yang dimaksud dengan nabi palsu adalah mereka yang mengaku nabi dan muncul sesudah Isa Al-Masih (Yesus). Anda bisa menebak sendiri nabi (atau yang mengaku sebagai nabi) siapa yang muncul sesudah Isa Al-Masih.

Isa Al-Masih pernah berfirman, bahwa akan ada pengajaran yang sesat, yang memutar-balikka n pengajaran dari Allah.
# Staff Isa dan Islam 2011-06-03 10:56
~
Saudara Jonatan, adalah benar kata Saudara bahwa memang ada banyak orang yang mengaku sebagai nabi, namun sesungguhnya mereka adalah nabi dan rasul palsu.

Petunjuk dan terang dalam Injil mengungkapkan bahwa Isa Al-Masih adalah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang bisa sampai kepada Allah di sorga kalau tidak melalui Isa Al-Masih (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6).

Jika ada yang mengajarkan bahwa keselamatan ada di luar Isa Al-Masih, maka dipastikan itu adalah pengajaran palsu dari nabi / rasul yang palsu.

CA
# Akang 2011-02-25 22:32
*
Salam,

Saya heran, mengapa hal-hal seperti ini diperdebatkan. Kalau sudah lahir ke dunia, kita semua membawa "Roh Allah", dalam diri kita terdapat sifat-sifat Ilahi.

Jika anda ingin mengenal Allah, maka kenalilah dirimu sendiri terlebih dahulu.
# Staff Isa dan Islam 2011-06-03 11:21
~
Saudara Akang, kami setuju bahwa semua roh pada diri kita adalah berasal dari Allah. Namun ini tidak berarti bahwa kita adalah Roh Allah, bukan?

Bandingkanlah dengan Isa Al-Masih yang sangat berbeda dengan kita:

"Sesungguhnya Al Masih, Isa putra Maryam itu, adalah utusan Allah dan Kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan Roh dari-Nya." (Qs 4:171).

Isa Al-Masih adalah Roh dari Allah. Ini adalah kalimat yang menggambarkan bahwa diri-Nya Isa Al-Masih adalah Allah itu sendiri yang telah menjelma menjadi mahusia.

CA
# newbia 2011-02-26 07:26
*
Manusia yang menerima wahyu Allah adalah Rasul Allah. Kami umat Islam mengimani bahwa Taurat diturunkan kepada Musa, Zabur kepada Daud, Injil kepada Isa Al-Masih dan Al-Quran kepada Muhammad.

Bukankah hal itu membuktikan dua hal, Isa Al-Masih adalah rasul Allah dan bukan Tuhan. Dan kitab yang paling terakhir turun akan menggenapi dan menyempurnakan kitab-kitab sebelumnya.
# Staff Isa dan Islam 2011-02-28 17:54
~
Saudara Newbia mengimani Taurat, Zabur, dan Injil. Bagi kami ini adalah sesuatu yang sangat baik, karena dengan demikian maka Saudara telah mengimani keseluruhan Wahyu Allah.

Namun apakah Saudara juga telah membaca, mempelajari, dan merenungkan isi Taurat, Zabur, dan Injil yang Saudara imani tersebut?

Banyak orang mengaku beriman kepada kitab-kitab tersebut, tetapi sikap mereka justru bertolak belakang dengan perkataan mereka. Mereka justru telah menghujat Allah dengan mengatakan bahwa kitab-kitab itu telah dirubah dan dipalsukan. Padahal kita mengerti dengan jelas, bahwa tak ada seorang pun yang dapat merubah kalimat-kalimat Allah (Qs 6:34).
~
CA
# Gurobah amin 2011-03-01 16:41
*
Yesuspun berkeliling di seluruh Galilea; Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Allah serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan di antara bangsa itu.(Injil Matius.4:23)

Masih adakah injil yang diberitakan atau yang diajarkan Yesus itu?
# Staff Isa dan Islam 2011-03-04 16:15
~
Injil berasal dari bahasa Yunani: ευαγγέλιον (baca: euangelion), yang berarti 'kabar baik'. Injil adalah kabar baik tentang kedatangan Juru Selamat, yakni Isa Al-Masih ke dalam dunia, sebagai penggenapan akan janji Allah yang tercantum di dalam sepanjang Kitab Taurat, Kitab Nabi-Nabi, dan Zabur.

Injil mencatat peristiwa kelahiran Isa Al-Masih, kehidupan-Nya, pengajaran-Nya, mujizat-mujizat yang dilakukan oleh-Nya sebagai tanda bahwa Dia adalah Mesias (Masih = Juru Selamat) yang dijanjikan Allah, kematian-Nya, kebangkitan-Nya , hingga kenaikan-Nya ke sorga, dan nubuatan akan Isa Al-Masih yang akan datang lagi nanti pada hari kiamat, untuk menghakimi semua umat manusia.
~
CA
# Maseko 2011-03-01 16:54
*
Orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang telah kami beri Alkitab (Taurat dan Injil) mengenal Muhammad seperti mereka mengenal anak-anaknya sendiri. Dan sesungguhnya sebahagian diantara mereka menyembunyikan kebenaran, padahal mereka mengetahui. QS 2.146
# Staff Isa dan Islam 2011-03-04 16:30
~
Saudara Maseko, apakah ayat ini mengatakan bahwa semua orang Yahudi dan Kristiani menyembunyikan kebenaran? Tidak bukan? Ayat ini mengatakan bahwa ada sebahagian orang yang menyembunyikan kebenaran.

Sebaliknya apakah semua orang Islam melakukan kebenaran, dan tidak ada satu pun lagi umat Muslim yang berbuat dosa? Sesungguhnya, amat banyak umat beragama yang masih berdosa.

Agama dan perbuatan baik tidaklah bisa menyelamatkan kita. Kita butuh Tuhan sendiri yang menolong kita. Jikalau Saudara merindukan untuk mengetahui dan mengenal jalan keselamatan yang hendak kami bagikan, silahkan untuk halaman berikut: .
~
CA
# atar 2011-06-12 19:07
*
Sangat tidak mungkin Injil dipalsukan. Sesuatu yang dipalsukan biasanya adalah bertujuan negatif. Tetapi hal tersebut berbeda pada kenyataan. Injil adalah kabar baik.

Coba kita bandingkan dengan Al-Quran yang di dalamnya mengatur mengenai harta rampasan perang. Apakah mungkin firman Allah mengatur tentang harta rampasan perang?
# Staff Isa dan Islam 2011-06-15 18:15
~
Saudara Atar, adalah benar bahwa Injil tidaklah mungkin bisa dipalsukan. Firman Allah tidak mungkin bisa dipalsukan oleh manusia walau dengan alasan apapun.

Semua Saudara-Saudari kita dari umat Islam biasanya hanya bisa melemparkan tuduhan kosong. Namun mereka tidak bisa memberikan data tentang terjadinya pemalsuan.

Kami sudah sering menanyakan tentang kira-kira kapan dan kira-kira bagaimana caranya Injil bisa dipalsukan, kepada Saudara-Saudari yang telah melemparkan tuduhan ini. Tetapi mereka sama-sekali tidak mampu menjawab.

Walau mereka tidak mampu menjawab pertanyaan ini, mereka masih tetap berkeras kepala dan tetap menyatakan bahwa Al-Kitab telah dipalsukan.

Sungguh bukan sikap yang patut diteladani karena jelas-jelas tidak mampu mempertahankan tuduhan mereka, namun tuduhan tetap dilanjutkan. Inilah yang dinamakan sikap yang tidak mau tunduk kepada kebenaran dari Tuhan.

Kepada orang yang tidak mau tunduk pada kebenaran, Allah tentu saja tidak akan membukakan hidayah-Nya yang sejati.

CA
# mikha 2011-06-12 23:33
*
To Atar: Justru Tuhan harus mengatur tentang hukum rampasan perang, agar umat manusia tidak sesat, serakah atau melampaui batas. Saya sarankan anda untuk lebih banyak membaca Injil, karena di dalam Injil banyak memuat ayat-ayat yang sangat sadis bertolak belakang dengan ajaran kasihnya.
# Staff Isa dan Islam 2011-06-15 18:20
~
Saudara Mikha, bolehkah Saudara menunjukkan kepada kami kira-kira kapan dan bagaimana caranya Injil sebagai Firman Allah bisa dipalsukan oleh manusia?

Apakah hingga pada zaman Muhammad, Al-Kitab sudah dipalsukan?

Pada saat itu, Al-Kitab sudah beredar hingga ke seluruh dunia. Bagaimana cara mengumpulkan semua dan melenyapkannya serta mengganti dengan edisi yang sudah dipalsukan?

Biarlah Saudara Mikha menjawab pertanyaan ini dahulu, sebelum kita membahas hal-hal yang lain.

CA
# atar 2011-06-13 18:35
*
Menanggapi Saudaraku Mikha. Kami sudah membaca keseluruhan Al-Kitab, tapi kami tidak menemukan ayat-ayat sadis, bolehkah Saudara menujukan kepada kami ayat-ayat yang dimaksud?
# Staff Isa dan Islam 2011-06-15 18:27
~
Saudara Atar, kami sudah mengirimkan pertanyaan kepada Saudara-Saudari di sini, perihal kira-kira kapan dan bagaimana Al-Kitab sebagai Firman Allah bisa dipalsukan oleh manusia.

Kami sendiri meyakini bahwa Firman Allah tidak mungkin bisa dipalsukan oleh manusia. Namun seorang manusia bisa saja memakai nama Allah dan menyebut perkataannya sendiri sebagai Firman Allah.

Firman Allah jika dikatakan sebagai yang datang terkemudian, maka dipastikan tidak mungkin bertentangan dengan Firman Allah yang sebelumnya.

Dan jikalau bertentangan, maka "firman" yang datang terkemudian pastilah bukan Firman Allah. Itu pastilah firman manusia belaka.

Biarlah Saudar-Saudari kita menjawab pertanyaan yang satu ini dahulu barulah kita beranjak ke hal-hal yang lain.

CA
# HambaAllah 2011-06-14 06:59
*
I Samuel 15:2–3

Beginilah firman Tuhan semesta alam: "Aku akan membala s apa yang dilakukan orang Amalek kepada orang Israel, karena orang Amalek menghalangi mereka, ketika orang Israel pergi dari Mesir. Jadi pergilah sekarang, kalahkanlah orang Amalek, tumpaslah segala yang ada padanya, dan janganlah ada belas kasihan kepadanya. Bunuhlah semuanya, laki-laki maupun perempuan, kanak-kanak maupun anak-anak yang menyusu, lembu maupun domba, unta maupun keledai.”


Ulangan 20:12–16

Tetapi apabila kota itu tidak mau berdamai dengan engkau, melainkan mengadakan pertempuran melawan engkau, maka haruslah engkau mengepungnya; dan setelah Tuhan, Allahmu, menyerahkannya ke dalam tanganmu, maka haruslah engkau membunuh seluruh penduduknya yang laki-laki dengan mata pedang. Hanya perempuan, anak-anak, hewan dan segala yang ada di kota itu, yakni seluruh jarahan itu, boleh kau rampas bagimu sendiri, dan jarahan yang dari musuhmu ini, yang diberikan kepadamu oleh Tuhan, Allahmu, boleh kau pergunakan. Demikianlah harus kau lakukan terhadap segala kota yang sangat jauh letaknya dari tempatmu, yang tidak termasuk kota-kota bangsa-bangsa di sini. Tetapi dari kota-kota bangsa-bangsa itu yang diberikan Tuhan, Allahmu, kepadamu menjadi milik pusakamu, janganlah kau biarkan hidup apa pun yang bernafas.”

Bandingkan dengan ayat AlQur'an:

Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.
(Qs 2:190)

Apabila kamu bertemu dengan orang-orang kafir maka pancunglah batang leher mereka. Sehingga apabila kamu telah mengalahkan mereka maka tawanlah mereka dan sesudah itu kamu boleh membebaskan mereka atau menerima tebusan sampai perang berakhir. Demikianlah apabila Allah menghendaki niscaya Allah akan membinasakan mereka tetapi Allah hendak menguji sebahagian kamu dengan sebahagian yang lain. Dan orang-orang yang syahid pada jalan Allah, Allah tidak akan menyia-nyiakan amal mereka. (Qs 47:4)
# Staff Isa dan Islam 2011-06-15 19:30
~
Saudara HambaAllah,

Pada zaman dahulu, yang disebut sebagai umat Allah adalah kaum bani Israil. Walaupun bani Israil adalah umat yang bandel dan keras kepala, namun Allah tetap mengasihi mereka. Hal ini terbukti bahwa sebagian besar nabi adalah dari dan bagi bangsa Israil.

Umat Israil sebagai umat yang berdosa adalah sesungguhnya melambangkan manusia yang sering tidak mau taat kepada Allah.

Kita mengetahui bahwa umat Israil terjajah selama empat ratus tahunan lebih di bawah penindasan Fir'aun. Namun akhirnya Allah dengan mujizat-mujizat -Nya pun membebaskan mereka. Di bawah kepemimpinan Musa, umat Israil pun menempuh perjalanan mereka kembali ke tanah air mereka. Namun di sepanjang jalan, mereka terus mengalami halangan dan hambatan karena banyak bangsa yang tidak menginginkan agar mereka boleh pulang.

Maka Allah pun selalu menyatakan pertolongan-Nya , ketika mereka terpaksa harus berperang karena untuk sampai ke tanah air, mereka harus melewati tanah bangsa-bangsa lain.

Apalagi terhadap bangsa-bangsa yang tak mau mengenal Tuhan dan yang sering hendak membinasakan bangsa Israil (silahkan perhatikan bahwa kami menebalkan beberapa bagian dari ayat yang Saudara kutip), Tuhan bertindak tepat dengan selalu bertindak membela umat-Nya dan menyatakan juga perang atas mereka.

Adalah sangat berbeda perbandingan yang Saudara kemukakan. Allah selalu menyerukan umat Israil untuk mengumumkan perdamaian terlebih dahulu. Kalau sudah diserang atau pihak lawan tidak mau diajak damai, maka mereka baru mempertahankan diri atau balas menyerang. Namun terbalik dengan umat Islam. Sejarah mencatat bahwa umat Islam selalu memulai peperangan terlebih dahulu. Saya mendengar hal ini dari umat Muslim sendiri. Apakah hal ini benar?

Sama seperti kalau kita dalam kesusahan dan kesedihan, kita percaya bahwa Allah akan menuntun kita keluar dari kesusahan tersebut.

Isa Al-Masih berkata: "Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu." (Injil, Rasul Matius 11:28).

Sebagai yang terkemuka di sorga (Qs 3:45), Isa Al-Masih menjanjikan sorga yang nyaman bagi kita semua yang merasakan kepenatan selama kita berkelana di dunia ini. Maukah Saudara kembali pada Allah? Kami mengajak Saudra merenungkan: isadanislam.com/jalan-keselamatan.

CA
# HambaAllah 2011-06-14 10:57
*
Kejadian 6:5–7

Ketika dilihat Tuhan, bahwa kejahatan manusia besar di bumi dan bahwa segala kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata, maka menyesallah Tuhan, bahwa Ia telah menjadikan manusia di bumi, dan hal itu memilukan hati-Nya.

Tuhan kok bisa menyesal? Sampai-sampai bisa memilukan hati-Nya.

Kejadian 18:20–21

Sesudah itu berfirmanlah Tuhan: “Sesungguhnya banyak keluh kesah orang tentang Sodom dan Gomora dan sesungguhnya sangat berat dosanya. Baiklah Aku turun untuk melihat, apakah benar-benar mereka telah berkelakuan seperti keluah kesah orang yang telah sampai kepada-Ku atau tidak."


Tuhan kok tidak tahu? Kalau harus dicek kembali satu per satu kebenarannya oleh Tuhan dengan turun ke dunia ini, kapan urusan Tuhan akan selesai? Kalau begitu di mana letak kemahakuasaan Tuhan itu sendiri?

Kejadian 18:17
Berpikirlah Tuhan: “Apakah Aku akan menyembunyikan kepada Abraham apa yang hendak Kulakukan ini?”

Masak untuk mengatakan kepada seorang saja, lantas Tuhan berpikir dulu. Tuhan tidak mungkin punya sifat lemah yang digambarkan oleh penulis Alkitab pada ayat-ayat tersebut.
# Staff Isa dan Islam 2011-06-15 19:46
~
Ketiga ayat yang Saudara sertakan di atas adalah kisah persis sebelum banjir Nuh, kisah bani Sodom pada zaman Luth, dan kisah Allah ketika hendak mengutarakan janji-Nya pada Ibrahim bahwa Ibrahim akan menjadi bangsa yang besar dan yang akan menurunkan berkat serta iman yang sejati pada keturunannya dan juga bangsa-bangsa lain.

Kami percaya bahwa Saudara sebagai umat Islam juga beriman kepada ketiga kisah di atas.

Pada ketiga ayat tersebut, gaya bahasa yang dipakai adalah gaya bahasa personifikasi. Yakni dengan seolah-olah bahwa Allah juga memiliki sifat dan kegiatan seperti manusia.

Gaya bahasa ini dipakai agar manusia bisa memahami Allah yang sesungguhnya jauh daripada bisa diselami dan dimengerti oleh umat manusia.

CA
# HambaAllah 2011-06-14 11:15
*
Menurut Alkitab, bumi dan langit ditopang oleh tiang.

Ayub 9:5–6

“Dialah yang memindahkan gunung-gunung dengan tidak diketahui orang, yang membongkar-bang kirkannya dalam murka-Nya; yang menggeserkan bumi dari tempatnya, sehingga tiangnya bergoyang-goyan g.”

Ayub 26:11

“Tiang-tiang langit bergoyang-goyan g, tercenang-cenga ng oleh hardik-Nya.”

Mazmur 75:3–4

“Apabila Aku menetapkan waktunya, Aku sendiri akan menghakimi dengan kebenaran. Bumi hancur dan semua penduduknya; tetapi Akulah yang mengokohkan tiang-tiangnya.

Perbandingannya dengan ayat Alqur'an:

Dia menciptakan langit tanpa tiang yang kamu melihatnya dan Dia meletakkan gunung-gunung (di permukaan) bumi supaya bumi itu tidak menggoyangkan kamu; dan memperkembang biakkan padanya segala macam jenis binatang. Dan Kami turunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan padanya segala macam tumbuh-tumbuhan yang baik. (Qs 31:10).
# Staff Isa dan Islam 2011-06-16 00:11
~
Saudara HambaAllah, kata 'tiang' tentunya tidak berarti harus satu tonggak yang menjulang tinggi ke langit.

Ini semua hanyalah semata gaya bahasa tertentu dari pencatatan atau pengkalimatan sebuah kitab. Semua kitab juga memiliki gaya bahasa seperti ini. Al-Quran adalah contoh kitab yang sangat banyak menggunakan gaya bahasa seperti ini.

Dalam sastra, ada terdapat banyak gaya bahasa dalam penulisannya. Gaya bahasa - gaya bahasa seperti ini dinamakan majas.

Saudara kami persilahkan untuk boleh mempelajari tentang tata bahasa dan kesusasteraan. Adalah terlalu berlebihan untuk menganggap bahwa pemakaian gaya bahasa juga tak diperbolehkan dalam Kitab Suci.

CA
# HambaAllah 2011-06-14 11:17
*
Katakanlah: "Hai Ahli Kitab, apakah kamu memandang kami salah, hanya lantaran kami beriman kepada Allah, kepada apa yang diturunkan kepada kami dan kepada apa yang diturunkan sebelumnya, sedang kebanyakan di antara kamu benar-benar orang-orang yang fasik?" (Qs 5:59)
# Staff Isa dan Islam 2011-06-16 00:14
~
Saudara HambaAllah, ayat ini dengan jelas mengatakan bahwa Saudara harus percaya kepada kitab-kitab Firman Allah yang telah diturunkan sebelumnya. Dan ini berarti bahwa Saudara harus percaya kepada Kitab-Kitab Taurat, Nabi-Nabi, Zabur, dan Injil.

Adalah jelas bahwa Saudara akan tidak bisa mengerti Firman Allah yang sebenarnya kalau Saudara mengabaikan Kitab-Kitab dari Allah tersebut.

Ayat di atas juga menyatakan bahwa Kitab-Kitab yang sebelumnya adalah masih asli dan belum dipalsukan. Kalau sudah dipalsukan, mengapa harus beriman pada Kitab-Kitab yang sebelumnya?

CA
# HambaAllah 2011-06-17 15:40
*
Admin YTH:

Kemudian jika mereka mendebat kamu (tentang kebenaran Islam), maka katakanlah: "Aku menyerahkan diriku kepada Allah dan (demikian pula) orang-orang yang mengikutiku". Dan katakanlah kepada orang-orang yang telah diberi Al Kitab dan kepada orang-orang yang ummi: "Apakah kamu (mau) masuk Islam?" Jika mereka masuk Islam, sesungguhnya mereka telah mendapat petunjuk, dan jika mereka berpaling, maka kewajiban kamu hanyalah menyampaikan (ayat-ayat Allah). Dan Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya .
(QS 3:20 )
# Staff Isa dan Islam 2011-06-20 00:19
~
Saudara HambaAllah, mengapakah Saudara tidak menjawab pertanyaan kami yang di atas?

Kalau Kitab-Kitab Allah yang sebelumnya telah dipalsukan, mengapa dikatakan di dalam ayat Qs 5:59 bahwa Kitab-Kitab yang sebelumnya itu harus diimani?

Terima Kasih,
CA
# atar 2011-06-14 13:10
*
Kutipan dari Saudara adalah isi dari Kitab-Kitab Allah sebelum kedatangan Isa Al-Masih ke dalam dunia.

Dan setelah kami perhatikan, ternyata gaya bahasa seperti ini juga muncul di Al-Qquran, yakni banyak perumpamaan atau kiasan-kiasan, yang tidak boleh diartikan secara harfiah.

Injil adalah Kitab Suci yang ditulis dengan insirasi Roh Kudus setelah kedatangan Isa Al-Masih. Pokok ajarannya adalah cinta kasih. Jika setiap manusia hidup dengan mengikuti ajaran Isa Almasih, maka tidak akan ada peperangan. Tetapi pada kenyataannya, manusia sering mengabaikan ajaran-Nya dan jatuh dalam dosa.
# Staff Isa dan Islam 2011-06-17 14:32
~
Terima Kasih Saudata Atar untuk usaha Saudara di dalam menjawab komentar dari Saudara-Saudari . Kami sangat menghargainya.

CA
# atar 2011-06-17 20:14
Quoting Staff Isa dan Islam:
~
Terima Kasih Saudata Atar untuk usaha Saudara di dalam menjawab komentar dari Saudara-Saudari. Kami sangat menghargainya.

CA

Saudaraku Admin, kami juga menyampaikan terima kasih karena Saudara telah memberikan kami pengetahuan tentang Al-kitab dan Al-Quran. Dan yang lebih salut lagi, Saudara dapat menjawab dengan baik dan benar, dan dengan kalimat yang tertata baik, serta dengan bahasa yang santun.

Kami pernah mengikuti forum diskusi yang lain, tetapi isinya adalah hanya makian dan sumpah serapah. Mudah-mudahan dialog di tempat ini bisa terus berlanjut. Terima kasih.
# Staff Isa dan Islam 2011-06-20 00:25
~
Terima Kasih, Saudara Atar. Kami berharap agar banyak orang boleh merasakan manfaat dari website ini.

Biarlah kita berdoa agar semua orang yang mengunjungi website ini dapat menerima manfaat dan dapat saling berbagi kebenaran, bahwa Isa Al-Masih adalah tokoh yang paling dijunjung di dalam Al-Kitab dan Al-Quran..

CA
# cahaya 2011-06-15 04:49
*
Roh Kudus yang menulis kitab ini plin plan dan pelupa. Firman kepada Matius lain dengan Markus. Yohanes malah lebih berbeda lagi. Makanya Al-Kitab ayatnya banyak bertentang satu sama lain
# Staff Isa dan Islam 2011-06-16 00:33
~
Saudara Cahaya, adalah tidak benar bahwa Roh Allah plin-plan atau ceroboh. Ini sangat merendahkan Allah.

Boleh kami tegaskan bahwa tidak ada ayat yang saling bertentangan. Silahkan Saudara lihat dan membaca Al-Kitab pada bahasa asli dan kabari kami jika ada kesalahan tulis pada Al-Kitab asli.

CA
# HambaAllah 2011-06-15 10:38
*
Dan Kami telah turunkan kepadamu Al Qur'an dengan membawa kebenaran, membena rkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab (yang diturunkan sebelumnya) dan batu ujian terhadap kitab-kitab yang lain itu ; maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang Allah turunkan dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu. Untuk tiap-tiap umat di antara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Sekiranya Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat, tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu, maka berlomba-lombal ah berbuat kebajikan. Hanya kepada Allah-lah kembali kamu semuanya, lalu diberitahukan-N ya kepadamu apa yang telah kamu perselisihkan itu." (QS 5:48)

Jadi Al-Qur'an merupakan kitab penguji dari kitab-kitab sebelum, palsu atau tidak.
# Staff Isa dan Islam 2011-06-17 14:52
~
Saudara HambaAllah, Al-Quran membenarkan Kitab-Kitab sebelumnya. Apakah hal ini berarti bahwa Kitab-Kitab sebelumnya adalah salah, sehingga perlu dibenarkan? Apakah ini juga berarti bahwa Firman Allah telah kadaluarsa?

"Membenarkan" sesungguhnya berarti memberi kesaksian bahwa Kitab sebelumnya adalah benar dan berasal dari Allh.

"Membenarkan" berarti mengatakan bahwa Kitab-Kitab sebelumnya adalah benar-benar berasal dari Allah.

Justru kalau Muhammad bingung di dalam mengerti Al-Quran, Allah menyuruhnya agar boleh bertanya kepada umat yang telah diberikan Kitab-Kitab sebelumnya. Ini berarti bahwa Kitab-Kitab itu masih asli dan tidak pernah dipalsukan. Masakan disuruh bertanya kepada orang yang membaca kitab palsu?

CA
# HambaAllah 2011-06-15 13:54
*
Pertentangan di dalam Injil:

- Tuhan atau Setan yang menghasut Daud (Injil - 2 Samuel 24: 1 atau Injil - 1 Tawarikh 21: 1).

- 700 atau 7000 "penunggang kuda" atau "pejalan kaki" (Injil - 2 Samuel 10:18 atau 1 Tawarikh 19: 18).

- Sulaiman memiliki 2000 kamar mandi atau 3000 kamar mandi (Injil - 1 Raja-raja 7: 26 atau 2 Tawarikh 4:5).

- Sulaiman memiliki 4000 atau 40.000 kandang kuda (Injil - 2 Tawarikh 9:25 atau 1 Raja-raja 4:26).

- Apakah Saul meminta petunjuk dari Tuhan atau tidak meminta petunjuk (Injil - 1 Samuel 28:6 atau 1 Tawarikh 10: 13-14).

- Tidak ada seorang pun yang telah naik ke sorga atau Elia dan Henokh pernah naik ke sorga (Injil - Yohanes 3:13).
# Staff Isa dan Islam 2011-06-19 23:59
~
Saudara HambaAllah, kutipan yang Saudara sertakan di ats justru membuktikan kalau Al-Kitab itu tidak pernah dipalsukan.

Kitab Raja-Raja adalah sambungan dari Kitab Samuel. Sementara Kitab Tawarikh sebagian besar berisi kejadian-kejadi an yang telah diceritakan dalam kitab Samuel dan kitab Raja-raja, dalam sudut pandang yang berbeda, dan dengan narasumber yang berbeda.

Jika pemalsu Al-Kitab adalah benar-benar ada, ketika ia melihat bahwa ada perbedaan di antara kedua kitab tersebut, maka ia pasti akan mengubahnya menjadi sama bukan? Dengan demikian, maka tidak ada orang lagi yang menyerang dan menuduh bahwa Al-Kitab itu sudah dipalsukan.

Justru dengan tidak melakukan perubahan atasnya, maka ini membuktikan bahwa kedua kitab tersebut tetap dibiarkan utuh tanpa dirubah-rubah sedikitpun walaupun kelihatannya berbeda.

Jika dibandingkan dengan kitab Saudara, maka pengikut Isa Al-Masih adalah lebih jujur karena membiarkan semuanya apa-adanya. Apakah Saudara mengetahui bahwa kitab Saudara sebenarnya terdapat banyak versi? Pada zaman Usman, semua mushaf Al-Quran yang berbeda dengan versi Usmani dikumpulkan dan akhirnya dibakar, sehingga hanya tinggal versi Usman saja yang beredar.

Usman memerintahkan untuk membakar semua mushaf yang ditulis oleh para sahabat yang berjumlah 7-8 mushaf, sehingga hanya tertinggal satu mushaf, yakni mushaf Usmani. Versi dia pun akhirnya disalin perbanyak dan dikirim ke semua daerah. Ini adalah salah satu kisah pemusnahan kitab-kitab kuno yang paling diingat sepanjang sejarah.

Al-KItab malah tidak pernah dibakar untuk memusnahkan kitab-kitab yang kelihatannya berbeda.

Semua kutipan akan kami jawab semuanya, setelah Saudara menjawab pertanyaan yang satu ini ini. Pertanyaan yang selalu kami ajukan kepada Saudara dan umat Muslim lainnya tetapi tidak pernah berani dijawab. Kira-kira kapan Al-Kitab itu dipalsukan? Sebelum zaman Muhammad ataukah setelah zaman Muhammad? Kira-kira bagaimana caranya?

Perlu diketahui bahwa hanya mungkin ada kesalahan pada Al-Kitab salinan dan bukan pada Al-Kitab aslinya. Baik Al-Kitab maupun Al-Quran asli sudah tidak ada lagi di muka bumi. Namun Al-Kitab dengan penanggalan yang sangat tua, dan bahkan sebelum zaman Muhammad masih banyak yang tersimpan rapi di museum-museum. Dan jangan lupa, Al-Kitab ini diinstruksikan Allah pada Muhammad agar bisa diamalkan. Pada zaman Muhammad tidak ada Al-Kitab lain, selain Al-Kitab yang sama persis dengan Al-Kitab zaman ini.

CA
# HambaAllah 2011-06-20 09:50
*
Staff Isa dan Islam :
(Saudara HambaAllah, kutipan yang Saudara sertakan di ats justru membuktikan kalau Al-Kitab itu tidak pernah dipalsukan.)

Anda hanya bermain dengan kata-kata, pakailah logika dan akal sehat anda, kalau ada yang berbeda pastilah salah satunya ada yang salah dan tidak mungkin dua-duanya benar, dalam artian pasti ada salah satunya yang palsu.
# Staff Isa dan Islam 2011-06-29 01:48
*
Saudara HambaAllah, bayangkanlah hal berikut:

Andaikan bahwa Saudara adalah seorang Kristiani yang memiliki kuasa dan kemampuan untuk memalsukan dan merubah kata-kata dalam Al-Kitab sesuai dengan keinginan Saudara.

Suatu hari Saudara mendapati bahwa ada perbedaan yang seolah adalah pertentangan di antara dua kitab dari Kitab Suci yang Saudara pegang. Apakah yang akan Saudara lakukan?

Di pihak lain, ada segolongan orang yang selalu mengejek bahwa Kitab Suci yang Saudara imani ada banyak pertentangan dan kesalahan. Jika Saudara sanggup mengubah semua hal itu, andaikan bahwa Saudara memiliki kuasa untuk itu, apakah yang akan Saudara lakukan?

Apakah Saudara tertarik untuk menyamakan isi atau tulisan dari kedua kitab tersebut, sehingga tidak ada lagi ejekan atau komentar yang tidak sedap di telinga, dari orang lain?

Saya akan menjawab: Orang brengsek akan melakukannya, tetapi orang jujur sekali-kali tidak akan melakukan hal tersebut. Walaupun kelihatannya berbeda atau bertentangan, marilah kita biarkan apa-adanya dan serahkan hal tersebut pada Allah.

Khalifah Utsman pernah melihat bahwa ada banyak pertentangan dan perbedaan antara mushaf-mushaf Al-Quran. Saat itu dia adalah pemimpinnya, maka dia memutuskan untuk menyamakan semua mushaf dengan cara membakar mushaf yang berbeda dengan miliknya, termasuk mushaf Abu Bakar yang disimpan oleh Hafsah istri Muhammad, dan mushaf Ibnu Mas'ud yang pernah dipuji sebagai penghafal Al-Quran yang terbaik oleh Muhammad.

CA
# HambaAllah 2011-06-15 13:57
*
Kualitas yang tidak pantas bagi Tuhan dati Kitab Injil:

- Tuhan bersuit (Injil-Yesaya 5:26, 7:18, Zakharia 10:8).
- Tuhan mengaum (Injil - Yesaya 42:13, Yeremia 25:30).
- Tuhan mencukur (Injil - Yesaya 7:20).
- Tuhan menyesal (Injil - Yeremia 15:6, Kejadian 6:6).
- Tuhan mengendarai kerub. (Injil - 2 Samuel 22:11).
- Tuhan membunuh 50.070 (Injil - 1 Samuel 6:19).
# Staff Isa dan Islam 2011-06-20 00:12
~
Saudara HambaAllah, bolehkah Saudara menerangkan kepada kami, mengapakah hal-hal seperti yang tersebut di atas, dilarang dilakukan oleh Allah?

Apakah Allah tidak diperbolehkan untuk melakukan hal-hal di atas? Siapakah yang berhak melarang-Nya? Mengapakah Saudara hendak membatasi Allah? Apakah Allah harus sesuai dan harus cocok semuanya dengan pikiran Saudara?

Bukankah justru Saudara yang harus mencocokkan pikiran Saudara dengan Firman Allah?

Apakah Al-Kitab adalah Firman Allah? Jika Taurat dan Injil adalah Firman Allah, kenapa Saudara tidak mau beriman kepadanya? Jika sudah dipalsukan, kira-kira kapan dan bagaimana kira-kira cara memalsukannya?

CA
# HambaAllah 2011-06-16 11:26
*
Kitab Injil Kejadian 1:1
"Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi."

Hanya Allah yang telah disinggung dalam Perjanjian Lama, tanpa menyinggung Kristus atau Rohul Kudus sedikitpun.
# setip 2011-06-16 17:55
*
Yohanes 1:1-3: "Pada mulanya adalah Firman. Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah. Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan."

Jadi alam semesta ini diciptakan oleh Firman Allah. Dan Firman Allah adalah Allah sendiri. Isa Al-Masih adalah Firman Allah yang menjelma menjadi manusia. Jadi Isa Almasih-lah yg menciptakan alam semesta sebelum Dia turun ke dunia menjadi manusia.
# HambaAllah 2011-06-17 07:13
*
Yohanes 5:30 "Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri; Aku menghakimi sesuai dengan apa yang Aku dengar, dan penghakiman-Ku adil, sebab Aku tidak menuruti kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku."

Jadi Yesus tidak dapat berbuat apa-apa, apalagi untuk menciptakan langit dan bumi.
# Staff Isa dan Islam 2011-06-20 01:26
~
Isa Al-Masih sebagai utusan Allah di dalam dunia ini, Ia tentunya tidak boleh melakukan sesuatu apapun yang bukan merupakan tugas-Nya sebagai seorang utusan. Dia harus menyelesaikan apa yang menjadi tugas-Nya di bumi, yakni untuk mati menanggung hukuman atas dosa-dosa yang telah diperbuat oleh umat manusia.

Namun sebagai Allah, Isa Al-Masih sanggup melakukan semua hal.

"Pada mulanya adalah Firman (Kalimat Allah / Isa Al-Masih); Firman (Isa Al-Masih) itu bersama-sama dengan Allah dan Firman (Isa Al-Masih) itu adalah Allah. Ia (Isa Al-Masih) pada mulanya bersama-sama dengan Allah. Segala sesuatu dijadikan oleh Dia (Isa Al-Masih) dan tanpa Dia (Isa Al-Masih) tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan. " (Injil, RAsul Besar Yohanes 1:1-3).

"Al-Masih Isa, yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetar aan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia. Dan dalam keadaan sebagai manusia (utusan dari Allah), Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib." (Injil, Surat Filipi 2:6-8).

CA
# HambaAllah 2011-06-20 09:33
*
Staff Isa Al-masih hanya menambah-nambah sendiri saja firman Allah, mana dalilnya dalam kitab Injil?
# Staff Isa dan Islam 2011-07-01 12:49
~
Saudara HambaAllah, Isa Al-Masih sebagai utusan Allah di dunia ini hanya melakukan apa yang menjadi tugas-Nya.

"Segala pekerjaan yang diserahkan (Allah) Bapa kepada-Ku, supaya Aku melaksanakannya . Pekerjaan itu juga yang Kukerjakan sekarang, dan itulah yang memberi kesaksian tentang Aku, bahwa (Allah) Bapa yang mengutus Aku." (Injil, Rasul Besar Yohanes 5:36).

Demikian pula di malam di mana Isa Al-Masih hendak disalibkan, Isa Al-Masih berdoa kepada Allah (Bapa) dan berkata bahwa jikalau penderitaan ini yang menjadi kehendak (Allah) Bapa untuk Dia lakukan, maka semuanya akan dilaksanakan oleh Isa Al-Masih. "Jadilah kehendak-Mu (Allah)." (Injil, Rasul Besar Matius 26:42).

Demikian jelas bahwa mati di atas kayu salib adalah merupakan tugas yang diberikan Allah untuk dijalankan oleh Isa Al-Masih, untuk menanggung hukuman atas dosa-dosa manusia.

CA
# Galaxy 2011-06-23 13:59
*
Yesus adalah Firman Allah yang hidup dan tinggal di antara manusia, Sabda yang menjadi daging. Tugas Yesus di dunia adalah mewartakan kabar gembira bahwa Allah Bapa mengasihi manusia dan ingin menyelamatkan manusia dari dosa dan hukumannya, tetapi sayangnya banyak manusia yang tidak mau diselamatkan, bahkan menghina dan menghukumNya.

Tetapi Yesus tidak membenci orang-orang yang menolak tawaran keselamatan dari Allah Bapa. Banyak mukjijat yang dilakukan Yesus untuk menunjukkan bahwa Allah Bapa benar-benar hadir di tengah manusia.
# Staff Isa dan Islam 2011-07-01 12:55
~
Terima Kasih Saudara Galaxy untuk komentar yang telah Saudara berikan. Kami sangat menghargainya.

Tugas Isa Al-Masih di dalam dunia ini adalah untuk mewartakan bahwa Allah mengasihi umat manusia, dan bahwa Allah telah menggenapi janji-Nya sejak zaman Adam, bahwa Allah akan memberikan seorang yang akan mematahkan kuasa iblis dan membebaskan manusia dari dosa.

Setelah Adam jatuh dalam dosa, Allah berjanji sebagai berikut:

"Aku (Allah) akan mengadakan permusuhan antara engkau (iblis) dan perempuan ini (Siti Hawa), antara keturunanmu (iblis) dan keturunannya (keturunan perempuan); keturunannya (keturunan perempuan) akan meremukkan kepalamu (iblis), dan engkau (iblis) akan meremukkan tumitnya (Isa Al-Masih di atas kayu salib)." (Taurat Musa, Kitab Kejadian 3:15).

Demikianlah Isa Al-Masih sebagai keturunan perempuan (bin Maryam) telah datang dan mati untuk menanggung hukuman atas dosa-dosa manusia, dan dengan ini meremukkan kepala iblis.

CA
# Staff Isa dan Islam 2011-06-20 00:56
~
Benar, Saudara Setip, Isa Al-Masih adalah Pencipta alam semesta beserta segala isinya ini.

Bahkan di dalan Al-Quran, satu-satunya pribadi yang mampu mencipta hanya Isa Al-Masih.

Hanya Isa Al-Masih yang membangkitkan dan memberikan hidup kepada orang yang sudah mati. Hanya Isa Al-Masih yang mampu mencipta dengan contoh menciptakan seekor burung. Semua ini dicatat rapi dalam Qs 3:49.

Mengapa dicatat hanya Isa yang mempu mencipta dan memberikan hidup?
Sebab Isa Al-Masih pernah berkata: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada (Allah) Bapa (di sorga), kalau tidak melalui Aku." (Injil, Rasul Besar Yohanes 3:16).

CA
# HambaAllah 2011-06-23 15:43
*
Setiap ayat Al-Qur'an yang memberitakan mukzizat nabi Isa selalui dengan izin Allah.

Dan Rasul kepada Bani Israel: "Sesungguhnya aku telah datang kepadamu dengan membawa sesuatu tanda dari Tuhanmu, yaitu aku membuat untuk kamu dari tanah berbentuk burung; kemudian aku meniupnya, maka ia menjadi seekor burung dengan seizin Allah." (Qs 3:49).

"Dan aku menyembuhkan orang yang buta sejak dari lahirnya dan orang yang berpenyakit sopak; dan aku menghidupkan orang mati dengan seizin Allah; dan aku kabarkan kepadamu apa yang kamu makan dan apa yang kamu simpan di rumahmu. Sesungguhnya pada yang demikian itu adalah suatu tanda bagimu, jika kamu sungguh-sungguh beriman."
# Staff Isa dan Islam 2011-07-01 13:29
~
Saudara HambaAllah, kami tidak menyangkali bahwa tentu apa saja yang dilakukan oleh Isa Al-Masih adalah harus merupakan kehendak Allah, dan se-izin Allah.

Isa Al-Masih adalah utusan Allah, dan Dia melakukan semuanya ini sebagai suatu tanda bahwa Ia datang dari Allah. Namun perlu diketahui bahwa hanya Isa Al-Masih yang bisa membangkitkan orang mati, menciptakan, menyembuhkan orang yang buta sejak lahir, dan Maha Mengetahui termasuk apa yang ada di dalam rumah kita.

Mengapa mujizat dan semua hal-hal semulia ini tidak diberikan Allah kepada nabi lain termasuk kepada nabi Saudara?

Tentu saja karena Isa Al-Masih merupakan perwujudan janji Allah kepada manusia sejak zaman Adam. Isa Al-Masih melakukan semua ini sebagai tanda kepada manusia, bahwa Dia-Lah Mesias (Al-Masih/Juru Selamat) yang telah dijanjikan Allah tersebut.

Katakanlah kepada orang-orang yang tawar hati: "Kuatkanlah hati, janganlah takut! Lihatlah, Allahmu akan datang dengan pembalasan dan dengan ganjaran Allah. Ia sendiri datang menyelamatkan kamu!" Pada waktu itu mata orang-orang buta akan dicelikkan, dan telinga orang-orang tuli akan dibuka. Pada waktu itu orang lumpuh akan melompat seperti rusa, dan mulut orang bisu akan bersorak-sorai; sebab mata air memancar di padang gurun, dan sungai di padang belantara.
(Kitab Nabi Yesaya 35:4-6).

Demikianlah menjadi jelas bahwa Juru Selamat yang dijanjikan Allah akan datang dan menyembuhkan orang-orang yang sakit buta, tuli, lumpuh, dan bisu.

CA
# Staff Isa dan Islam 2011-06-20 00:46
~
Saudara HambaAllah, adalah tidak benar bahwa hanya Allah (Bapa) saja yang pernah disinggung dalam Al-Kitab Perjanjian Lama.

Semua pribadi Allah Tritunggal pernah diceritakan dalam Al-Kitab Perjanjian Lama. Isa Al-Masih adalah topik yang paling penting di dalam Al-Kitab, baik Al-Kitab Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru.

Isa Al-Masih adalah penggenapan dari janji Allah yang diutarakan-Nya melalui nabi-nabi yang adala di dalam sepanjang sejarah Perjanjian Lama.

Isa Al-Masih bahkan mendominasi kitab-kitab nabi seperti Kitab Nabi Yesaya dan Yeremia. Mikha 5:1, Yesaya 9:5-6, dan Yeremia 23:5-6; 33:15-16 misalnya. Ketiga bagian ini khusus menjelaskan tentang Isa Al-Masih.

"Tetapi engkau, hai Betlehem Efrata, hai yang terkecil di antara kaum-kaum Yehuda, dari padamu akan bangkit bagi-Ku seorang yang akan memerintah Israel, yang permulaannya sudah sejak purbakala, sejak dahulu kala." (Kitab Nabi Mikha 5:1).

"Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa Kekekalan, Raja Damai." (Kitab Nabi Yesaya 9:5).

"Sesungguhnya, waktunya akan datang, demikianlah firman TUHAN, bahwa Aku akan menumbuhkan Tunas adil bagi Daud. Ia akan memerintah sebagai raja yang bijaksana dan akan melakukan keadilan dan kebenaran di negeri. Dalam zamannya Yehuda akan dibebaskan, dan Israel akan hidup dengan tenteram; dan inilah namanya yang diberikan orang kepadanya: TUHAN--keadilan kita." (Kitab Nabi Yeremia 23:5-6).

Ketiga bagian di atas berbicara dengan pasti tentang Isa Al-Masih.

CA
# tiara sekar 2011-06-19 20:18
*
Al-Kitab yang paling akurat saat ini, yang telah direvisi, yakni kitab RSV (Revised Standard Version) dihasilkan oleh 30 sarjana penginjil Amerika yang didukung 50 aliran Kristiani. Mereka saling bekerjasama untuk menghasilkan kitab RSV ini.

Dan yang mengejutkan bahwa mereka justeru menemukan kecacatan-kecac atan mendasar dalam kitab versi King James yang banyak digunakan oleh pendeta Protestan di Amerika. Dan kecacatan-kecac atan tersebut sangat besar dan serius dan perlu direvisi sehingga banyak ayat-ayat yang harus dibuang.
# Staff Isa dan Islam 2011-06-20 01:02
~
Saudara Tiara Sekar, revisi dilakukan bukan untuk memberikan makna yang lain pada Kitab Suci. Revisi diadakan justru dengan niat murni agar makna Firman Allah dalam bahasa Inggris tersebut (yang dipakai di negara Amerika di mana RSV ini disusun) menjadi lebih jelas dan lebih tepat lagi dengan bahasa asli.

Isa Al-Masih adalah Juru Selamat dan Tuhan. Kalimat ini jelas diajarkan semua versi Al-Kitab yang pernah ada di muka bumi ini.

CA
# HambaAllah 2011-06-20 07:20
*
Taurat Musa, Kitab Keluaran 21:1-2 "Inilah peraturan-perat uran yang harus kaubawa ke depan mereka. Apabila engkau membeli seorang budak Ibrani, maka haruslah ia bekerja padamu enam tahun lamanya, tetapi pada tahun yang ketujuh ia diizinkan keluar sebagai orang merdeka, dengan tidak membayar tebusan apa-apa."

Pertanyaan :
1. Jika membeli budak/seharga 50.000, berapa tahun dia harus bekerja ?
2. Jika membeli budak/pembantu seharga 1 juta, berapa tahun dia harus bekerja?

Apakah masih relavan ayat ini dipakai pada zaman sekarang?
# Galaxy 2011-06-23 12:57
*
Dalam ayat tersebut tidak disebutkan lamanya seorang budak bekerja atas harga yg sdh dibeli, atas dasar apa anda menentukan harga seorang budak?
# Staff Isa dan Islam 2011-07-01 13:59
~
Saudara HambaAllah, perlu diketahui bahwa sungguh banyak orang-orang yang diperbudak pada zaman Muhammad. Dan bukan hanya itu saja, budak-budak perempuan juga dikatakan boleh digauli oleh umat Islam, dan itu tidak berdosa (Qs 70:29-30, Qs 4:24, Qs 23:6, Qs 33:52). Mereka sesungguhnya ini adalah tawanan perang yang baru saja kehilangan suami dan sanak keluarga yang lainnya, namun mereka adalah halal dan tak tercela untuk digauli umat.

Apakah perbuatan nabi Saudara ini masih relevan pada zaman sekarang?

Sesungguhnya kalau kita melihat dengan cermat, Injil sesungguhnya sangat menentang perbudakan. Budak dikenal sebagai orang yang tidak mempunyai hak apapun, namun hal ini diubah oleh Al-Kitab.

Perbudakan yang diperbolehkan oleh Al-Kitab adalah budak yang memiliki hak. Dan ini sesungguhnya bukan perbudakan, melainkan hubungan kerja atasan dan karyawan yang harus dihargai. Juga perlu diperhatikan bahwa mereka dibeli justru agar mereka memperolah kebebasan setelah bekerja 6 tahun, berapapun harga penebusan yang dikeluarkan oleh orang yang membeli untuk membebaskan mereka.

Bandingkanlah dengan Islam yang justru mungkin memperbolehkan untuk dilakukan apa saja terhadap budak, termasuk persetubuhan.

"Kamu tahu, bahwa setiap orang, baik hamba, maupun orang merdeka, kalau ia telah berbuat sesuatu yang baik, ia akan menerima balasannya dari Tuhan. Dan kamu tuan-tuan, perbuatlah demikian juga terhadap mereka dan jauhkanlah ancaman. Ingatlah, bahwa Tuhan mereka dan Tuhan kamu ada di sorga dan Ia tidak memandang muka." (Injil, Surat Efesus 6:8-9).

"Hai tuan-tuan, berlaku lah adil dan jujur terhadap hambamu; ingatlah, kamu juga mempunyai tuan di sorga." (Injil, Surat Kolose 4:1).

CA
# HambaAllah 2011-06-23 06:52
*
Taurat Musa, Ktab Keluaran 22:19 "Siapapun yang tidur dengan seekor binatang, pastilah ia dihukum mati."

Tidur dalam artian sebenarnya atau berzinah?
# Galaxy 2011-06-23 13:12
*
Tidur dalam ayat tersebut adalah kiasan, yang dimaksud adalah bersekutu dengan roh lain selain Tuhan.

Keluaran 22:18-20 "Seorang ahli sihir perempuan janganlah engkau biarkan hidup. Siapapun yang tidur dengan seekor binatang, pastilah ia dihukum mati. Siapa yang mempersembahkan korban kepada allah kecuali kepada TUHAN sendiri, haruslah ia ditumpas."

Ahli sihir atau roh-roh lain diumpamakan seperti binatang. Jadi bila seseorang bersekutu dengan ahli sihir atau roh-roh lain, maka akan dihukum Tuhan.
# Staff Isa dan Islam 2011-07-01 14:15
~
Terima Kasih Saudara Galaxy atas tanggapan yang telah diberikan. Kami sangat menghargainya.

CA
# Staff Isa dan Islam 2011-07-01 14:13
~
Saudara HambaAllah, ayat ini mengatakan bahwa manusia tidak boleh melakukan hubungan kelamin dengan binatang.

Ayat ini juga menyoroti dan mengecam praktek sihir yang kadangkala mengharuskan kliennya agar menyetubuhi binatang tertentu agar boleh mendapatkan kekayaan ataupun kesembuhan. Dan ini sangat ditentang oleh Allah.

Tidak ada yang namanya sihir hitam yang mencelakakan orang, ataupun sihir putih yang katanya menolong orang. Semuanya berasal dari iblis yang berpura-pura.

Hanya Allah-lah penyelamat satu-satunya, dan kepada kita telah diberikan jalan keselamatan.

Kami mengajak Saudara untuk boleh merenungkan: isadanislam.com/jalan-keselamatan. Kiranya Allah berkenan memberikan hidayah-Nya kepada Saudara.

CA
# HambaAllah 2011-06-23 11:07
*
Tuhan meracuni orang asing (Ulangan 14:21). "Janganlah kamu memakan bangkai apapun, tetapi boleh kauberikan kepada pendatang yang di dalam tempatmu untuk dimakan, atau boleh kaujual kepada orang asing; sebab engkaulah umat yang kudus bagi TUHAN, Allahmu. Janganlah kaumasak anak kambing dalam air susu induknya."

Tuhan mau meracuni bangsa asing? Bisa diterapkan ayat ini atau tidak?
# Staff Isa dan Islam 2011-07-01 14:23
~
Saudara HambaAllah, bangkai di sini bukanlah mayat binatang yang telah mati berhari-hari, atau yang sudah membusuk, juga bukan karena sakit tertentu.

Arti kata bangkai di sini adalah binatang yang mati dengan sendirinya atau secara alami.

Dalam bahasa Inggris diterjemahkan sebagai berikut: "You shall not eat anything that has died naturally (by itself)."

Umat Tuhan diperintahkan agar hanya boleh memakan binatang yang mati dengan disembelih.

CA
# sakitu 2011-06-23 17:13
*
Harusnya tidak menjadi persoalan mau asli atau palsu! Yang jelas setelah Al-Quran diturunkan, Injil sudah tidak berlaku.
# Staff Isa dan Islam 2011-07-01 14:30
~
Saudara Sakitu, perlu diketahui bahwa ternyata Saudara sudah mengoreksi kalimat dalam kitab Saudara sendiri.

Dari manakah Saudara mendapati ide bahwa Injil sudah tidak berlaku? Apakah Firman Allah itu ada masa kadaluaranya seperti makanan yang bisa membusuk?

Bahkan kitab Saudara pun tidak pernah mengatakan hal tersebut. Kitab Saudara bahkan mengutip Injil berpuluh-puluh kali.

Allah bahkan memerintahkan kepada nabi Saudara agar boleh bertanya kepada orang yang memiliki Taurat dan Injil, jikalau ia berada dakam keragu-raguan (Qs 10:94; Qs 16:43-44).

Dalam berbagai kesempatan, Allah mengatakan bahwa Injil harus diamalkan karena di dalamnya ada petunjuk dan terang (Qs 5:43-46; Qs 5:68).

CA
# HambaAllah 2011-07-05 17:09
*
Quoting Staff Isa dan Islam:
~
Saudara HambaAllah, bolehkah Saudara menerangkan kepada kami, mengapakah hal-hal seperti yang tersebut di atas, dilarang dilakukan oleh Allah?

Apakah Allah tidak diperbolehkan untuk melakukan hal-hal di atas? Siapakah yang berhak melarang-Nya? Mengapakah Saudara hendak membatasi Allah? Apakah Allah harus sesuai dan harus cocok semuanya dengan pikiran Saudara?

Bukankah justru Saudara yang harus mencocokkan pikiran Saudara dengan Firman Allah?

Apakah Al-Kitab adalah Firman Allah? Jika Taurat dan Injil adalah Firman Allah, kenapa Saudara tidak mau beriman kepadanya? Jika sudah dipalsukan, kira-kira kapan dan bagaimana kira-kira cara memalsukannya?

CA

Sangat merendahkan Kemaha Kuasaan Tuhan.
Dipalsukan sejak terjadi begitu banyak kontradiksi antara ayat-ayatnya.
# Staff Isa dan Islam 2011-07-12 11:15
~
Saudara Hamba Allah,

Apa dasar Saudara mengatakan bahwa Alkitab telah dipalsukan sejak semula? Padahal Nabi Saudara sendiri mengatakan tidak ada kesalahan yang terdapat dalam Taurat dan Injil. ”Dia menurunkan Al Kitab (Al Qur'an) kepadamu dengan sebenarnya; membenarkan kitab yang telah diturunkan sebelumnya dan menurunkan Taurat dan Injil. “ (Qs. 3:3)

Kalaupun Saudara menganggap terjadi kontradiksi antara ayat–ayat dalam Alkitab. Hal ini tidak dapat dijadikan bukti bahwa Alkitab sudah direkayasa. Kontradiksi yang Saudara permasalahkan karena kesalahan Saudara dalam memahami konteks ayat-ayat dari Firman Alllah.

Tidak ada seorangpun dapat mengubah ajaran dalam Alkitab yang ada sekarang. Allah sendiri yang menjaga kemurnian firmanNya. Allah akan menghukum orang yang berani menambah ataupun mengurangi ayat-ayat Alkitab.
~
SL
# HambaAllah 2011-07-07 10:58
*
Kitab Injil(Yesaya 46 :9)
"Ingatlah hal-hal yang dahulu dari sejak purbakala, bahwasanya Akulah Allah dan tidak ada yang lain, Akulah Allah dan tidak ada yang seperti Aku".
# Staff Isa dan Islam 2011-07-12 10:24
~
Saudara Anang,

Allah adalah Esa dan tidak ada Tuhan selain Allah. Perhatikan Injil, surat 1 Timotius 2:5-6 "Karena Allah itu esa dan esa pula Dia yang menjadi pengantara antara Allah dan manusia, yaitu manusia Isa Al-Masih, yang telah menyerahkan diri-Nya sebagai tebusan bagi semua manusia: itu kesaksian pada waktu yang ditentukan." Isa Al-Masih berkata dalam Injil, Rasul Besar Yohanes 10:30 "Aku dan Bapa (Allah) adalah satu"

Dahulu saya memiliki beberapa ikan kecil didalam akuarium kecil. Ikan-ikan tersebut selalu ketakutan dan bersembunyi dibalik bebatuan setiap kali hendak diberi makan ataupun saat saya membersihkan akuarium itu. Saya berharap mereka menyambut dengan senyuman setiap kali hendak diberi makan, namun itu tidak pernah terjadi. Mereka selalu ketakutan padahal saya tidak berniat jahat tetapi bermaksud memelihara dan merawat mereka. Hari demi hari bersama saya ikan-ikan tersebut tetap ketakutan setiap kali saya menghampiri.

Saya berpikir bagaiman caranya memberitahu kepada ikan-ikan tersebut bahwa saya tuan mereka yang baik yang mau melindungi dan merawat mereka, jadi berterimakasih dan bersikap ramahlah terhadap saya. Rupanya hanya ada satu jalan untuk menjelaskan kepada mereka, yaitu saya menjadi ikan dan berbicara dalam bahasa mereka barulah mereka akan mengerti.

Demikian juga manusia terhadap pencipta. Manusia ketakutan jika menghadap Allah, lihat saja banyak manusia takut menghadapi kematiannya. Oleh karena kasih-Nya yang Maha besar maka jalan satu-satunya supaya manusia dapat mengenal Penciptanya dan menerima dengan pasti keselamatan daripada-Nya maka Allah menjadi manusia yaitu Isa Al-Masih. Nama Isa Al-Masih mengartikan cara dan maksud kedatangan-Nya ke dunia yaitu juruselamat yang menyelamatkan ciptaan-Nya.
~
NN
# HambaAllah 2011-07-07 11:27
*
Al-Ikhlas 1 - 4
1. Katakanlah: "Dia-lah Allah, Yang Maha Esa,

2. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.

3. Dia tiada beranak dan tiada pula diperanakkan,

4. dan tidak ada seorang pun yang setara dengan Dia".
# Staff Isa dan Islam 2011-07-07 15:53
~
Sdr. Hamba Allah,

Kami mengamini pernyataan saudara bahwa Allah adalah Esa. Tidak beranak.

Tidak ada seorang Kristenpun yang mengajarkan ajaran yang begitu merendakah dan menghujat Allah yang mengatakan bahwa Allah mendekati Maryam kemudian melakukan hubungan biologis dan akhirnya lahirlah Isa.

Sedangkan kata “Anak Allah” atau “Anak Tuhan” yang ditujukan pada Isa Al-Masih, merupakan arti kiasan atau figuratif.

Isa Al-Masih disebut Anak Allah karena Ia dengan sempurna menyatakan Allah kepada manusia. Dia adalah Kalimat Allah dan dengan sempurna menjelaskan kehendak dan sifat Allah kepada manusia. Sebagai Anak dan Kalimat Allah, Isa Al-Masih menyatakan kasih dan kesucian dan keselamatan dari Allah kepada manusia.
“Sesungguhnya Al Masih, ’Isa putera Maryam itu, adalah utusan Allah dan (yang diciptakan dengan) kalimat-Nya.” (Qs 4:171)
“Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.” (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:1)
~
SO
# cahaya 2011-07-08 17:23
*
Dr. A. Powel Daviesdalam bukunya "The meaning of the Dead Sea Scrolls The New American Library" tahun 1961, page:106, berkata: Tiga Injil pertama, yaitu Injil Synoptik, membawakan cerita yang sama. Terdapat pertentangan-pe rtentangan di dalamnya sehingga tidaklah mungkin sedemikian jauh untuk mendamaikan ayat-ayat ini.

Namun Injil Yohanes menceritakan cerita-cerita yang amat berbeda dari ketiga Injil pertama itu. Bila Injil Yohanes yang betul, maka ketiga Injil yang lain itu salah; bila ketiga Injil itu betul, maka Injil Yohanes pasti salah.
# Staff Isa dan Islam 2011-07-14 10:38
~
Injil HANYA ada satu. Yaitu kabar baik tentang Keselamatan melalui Isa Al-Masih. Empat kitab yang disebut Injil Matius, Injil Markus, Injil Lukas dan Injil Yohanes merupakan “Riwayat Isa Al-Masih” sebagaimana yang dilihat oleh empat penulis yang diurapi oleh Roh Kudus.

Tulisan mereka memuat berita mengenai inti “Injil,” yaitu kabar baik tentang keselamatan melalui Isa Al-Masih. Penjelasan tentang inti “Injil” dalam ke empat kitab ini adalah sama, tetapi semuanya mengutamakan segi spesifik dari pelayanan Isa Al-Masih. Demikian empat kitab “Injil” ini saling melengkapi.

"Isa bersabda: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku." (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6). Isa adalah sang "Jalan". Melalui Dia orang dapat belajar mengenai "Kebenaran" Allah, “Jalan” Allah dan menemukan "Hidup" bersama Allah.
~
SO
# mulya 2011-08-01 23:44
*
Injil yang ada sekarang adalah Injil yang tidak murni lagi sebagai firman Tuhan, karena Tuhan hanya menurunkan satu Injil saja. Tuhan tidak pernah menurunkan Injil menjadi 2(Perjanjian Lama dan Baru)dan tidak pernah menurunkan atas nama Injil Lukas, Matius dan lain-lain. Yang mana antara yang satu dengan yang lain terdapat perbedaan, apapun itu perbedaannya.
# Staff Isa dan Islam 2011-08-04 09:13
~
Saudara Mulya,

Injil hanya ada satu. Yaitu kabar baik tentang Keselamatan melalui Isa Al-Masih. Empat kitab yang disebut Injil Matius, Injil Markus, Injil Lukas dan Injil Yohanes merupakan “Riwayat Isa Al-Masih” sebagaimana yang dilihat oleh empat penulis yang diurapi oleh Roh Kudus.

Tulisan mereka memuat berita mengenai inti “Injil,” yaitu kabar baik tentang keselamatan melalui Isa Al-Masih. Penjelasan tentang inti “Injil” dalam ke empat kitab ini adalah sama, walau semuanya mengutamakan segi spesifik dari pelayanan Isa Al-Masih. Demikian empat kitab “Injil” ini saling melengkapi.

Lebih lanjut tentang Injil, silakan saudara membaca penjelasan kami pada url ini, http://tinyurl.com/3qhly98.
~
SO
# mulya 2011-08-04 12:16
*
Benarkah yang saudara sampaikan? Saya berharap anda menemukan kebenarannya dan tidak hanya menyanggah berdasarkan kebencian yang ditanamkan para pengajar Teologi terhadap Islam, lakukanlah kajian yang mendalam dan pertanyakan kembali ke diri anda sendiri.

Salam Damai.
# Staff Isa dan Islam 2011-08-05 11:47
~
Saudara Mulya,

Kami percaya dan mengimani bahwa Alkitab atau Injil adalah firman Allah. Dan kami percaya pada setiap janji-janji Allah yang terdapat pada kitab suci tersebut. Di mana salah satu janji-Nya adalah tentang Keselamatan yang dibawa Isa Al-Masih. Dan dengan iman, kami mempercayainya.

Kata Yesus kepadanya: "Karena engkau telah melihat Aku, maka engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya." (Injil, Rasul Besar Yohanes 20:29)

Kami tidak pernah membenci umat Muslim. Bila kami membenci mereka, tentu kami tidak akan hidup bergaul akrab dengan mereka. Sehingga, setiap hal yang kami sampaikan dalam situs ini bukanlah sanggahan kebencian semata, tetapi semua berdasar pada kebenaran firman Allah.
~
SO
# cahaya 2011-08-07 13:40
*
Katanya Tuhan pengasih?

(Imamat 21:16-21), Tuhan berfirman kepada Musa: "Katakanlah kepada Harun, begini: Setiap orang dari antara keturunanmu turun-temurun yang bercacat badannya, janganlah datang mendekat untuk mempersembahkan santapan Allahnya, karena setiap orang yang bercacat badannya tidak boleh datang mendekat: orang buta, orang timpang, orang yang bercacat mukanya, orang yang terlalu panjang anggotanya, orang yang patah kakinya atau tangannya, orang yang berbongkol atau yang kerdil badannya atau yang bular matanya, orang yang berkedal atau berkurap atau yang rusak buah pelirnya.

Setiap orang dari keturunan imam Harun, yang bercacat badannya, janganlah datang untuk mempersembahkan segala korban api-apian Tuhan; karena badannya bercacat janganlah ia datang dekat untuk mempersembahkan santapan Allahnya.
# Staff Isa dan Islam 2011-08-10 09:56
~
Dalam Hukum Taurat ada ketentuan bahwa seorang Imam tidak boleh memiliki cacat tubuh. Larangan-larang an ini dilandaskan simbolisme sifat rohani manusia tercermin dalam kondisi jasmaniahnya. Hanya orang yang sempurna secara jasmaniah dapat dianggap memiliki kekudusan yang layak untuk melaksanakan tugas sebagai imam.

Umat Kristen tidak berada dibawah Hukum Taurat, sehingga tentu saja jabatan keimaman dalam ibadah Kristiani tidak mengikut ketentuan-keten tuan dalam Hukum Taurat.

Ibadah Kristiani adalah ibadah yang tidak lagi mementingkan hal-hal ragawi. Kita beribadah dalam roh dan kebenaran (Injil, Rasul Besar Yohanes 4:23-24). Maka, cacat tubuh seseorang tidak akan mempengaruhi kualitas iman seseorang dihadapan Allah.
~
SL
# HambaAllah 2011-08-16 08:03
*
Yesus tidak membatalkan hukum taurat:

Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi. (Matius 5:18)

Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perintah hukum Taurat sekalipun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Sorga; tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkan segala perintah-perint ah hukum Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Sorga. (Matius 5:19)

Maka Aku berkata kepadamu: Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga. (Matius 5:20)
# Staff Isa dan Islam 2011-08-18 20:28
~
Saudara HambaAllah,

Apakah artinya bila seseorang mengikuti setiap hukum Taurat, namun hidupnya tidak sesuai dengan kebenaran firman Allah? Sebuah hukum dibuat bukan untuk supaya seseorang yang menaatinya mendapatkan keselamatan, tetapi aturan hanya sebuah sistem yang dibuat agar seseorang dapat lebih dekat pada Sang Khalik.

Itulah sebabnya, pada ayat 20 Isa berkata, “Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga.” (Injil, Rasul Besar Matius 5:20)

Ahli Farisi dan ahli-ahli Taurat adalah orang-orang yang mahir tentang Alkitab. Tetapi, mereka tidak menjadi pelaku firman Allah. Isa mengatakan, tidak ada gunanya seseorang mengerti dan mengikuti setiap aturan-aturan yang dibuat seperti halnya orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat, bila hidup mereka tidak mencerminkan kebenaran firman Allah.
~
SO
# radig 2011-09-20 08:48
*
Quoting atar:
*
Menanggapi Saudaraku Mikha. Kami sudah membaca keseluruhan Al-Kitab, tapi kami tidak menemukan ayat-ayat sadis, bolehkah Saudara menujukan kepada kami ayat-ayat yang dimaksud?


To. Atar, ini sebagian kecil ayat sadis yang harus Anda praktekkan, tapi mustahil:

Perhatikan apa kata Yesus dalam ayat ini:(Injil Matius 5:29-30)

"Maka jika matamu yang kanan menyesatkan engkau, cungkillah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa, dari pada tubuhmu dengan utuh dicampakkan ke dalam neraka. Dan jika tanganmu yang kanan menyesatkan engkau, penggallah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa dari pada tubuhmu dengan utuh masuk neraka."
# Staff Isa dan Islam 2011-09-20 11:24
~
Melalui ayat di atas, Isa Al-Masih ingin menjelaskan kepada pengikut-Nya, bahwa untuk masuk sorga bukanlah hal yang mudah. Apa gunanya seseorang hidup dengan anggota tubuh yang lengkap, bila akhirnya dia harus masuk neraka? Bukankah lebih baik dia cacat, tetapi akhirnya dia memperoleh hidup kekal di sorga?

Seseorang yang benar-benar mengerti betapa pentingnya sebuah “Keselamatan”, tentu dia rela untuk membayar “harga” yang harus dia bayar untuk mendapatkan keselamatan itu.

Sebaiknya saudara membaca kesaksian dari beberapa orang yang rela meninggalkan semua 'kenyamanan' duniawi yang mereka miliki, demi mendapatkan keselamatan dalam Isa Al-Masih. Kunjungilah url ini, http://tinyurl.com/63a4fxl.
~
SO
# radig 2011-09-20 09:52
*
Ahli Farisi dan ahli-ahli Taurat adalah orang-orang yang mahir tentang Alkitab. Tetapi, mereka tidak menjadi pelaku firman Allah. Isa mengatakan, tidak ada gunanya seseorang mengerti dan mengikuti setiap aturan-aturan yang dibuat seperti halnya orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat, bila hidup mereka tidak mencerminkan kebenaran firman Allah.
~
SO


@SO (Saodah), buktikan bahwa orang-orang Kristen hidupnya telah mencerminkan kebenaran firman Allah, sehingga tidak seperti Ahli Taurat dan orang-orang Farisi yang mengerti hukum tapi tidak melaksanakan.

Sepertinya sama saja, banyak hukum-hukum / perintah Alkitab yang tidak ada artinya karena tidak dilaksanakan.
# Staff Isa dan Islam 2011-09-21 15:51
~
Saudara Radig,

Saudara meminta bukti orang Kristen yang hidup mencerminkan kebenaran firman Allah? Tidak sulit untuk menemukannya. Saudara dapat melihat orang-orang Kristen yang hidupnya benar dan tidak melakukan perbuatan yang jahat.

Misalnya, firman Allah mengatakan “Jangan mencuri”. Ajaran ini bukan hanya terdapat dalam Alkitab, tetapi Al-Quran juga. Orang beragama tentu tahu bahwa “mencuri” melanggar firman Allah. Namun apa kenyataannya? Lihatlah berapa banyak orang-orang beragama yang melakukan korupsi. Mereka tidak ubahnya seperti Ahli Taurat pada zaman Isa Al-Masih, mengerti firman Allah tetapi tidak melaksanakannya.

Saudara benar, hukum-hukum/per intah Alkitab akan tidak ada artinya bagi mereka yang tidak melakukannya. Tetapi akan sangat berarti dan menjadi tuntunan hidup bagi mereka yang mengerti dan melakukan firman Allah.

Jelas hanya mereka yang benar-benar telah menerima keselamatan dari Isa Al-Masih, yang mengerti betapa pentingnya untuk hidup sesuai dengan kebenaran firman Allah.
~
SO
# cyntya 2011-12-07 09:27
*
Mengapa di dalam Alkitab, ajaran Yesus dan Paulus saling bertentangan?

Terimakasih.
# Staff Isa dan Islam 2012-01-27 16:19
~
Ajaran Yesus dan Paulus tidak ada yang bertentangan. Sebab Paulus tidak pernah membuat pengajaran baru dalam Alkitab.

Paulus adalah salah satu rasul besar Isa Al-Masih. Dia bertobat setelah mengalami pengalaman rohani berjumpa dengan Isa Al-Masih. Setelah itu, Paulus menjadi rasul Isa Al-Masih. Memberitakan Kabar Keselamatan dalam Injil ke bangsa-bangsa non-Yahudi.

Inilah salah satu kesaksian Paulus yang terdapat dalam kitab suci, “Perkataan ini benar dan patut diterima sepenuhnya: "Kristus Yesus (Isa Al-Masih) datang ke dunia untuk menyelamatkan orang berdosa," dan di antara mereka akulah (Paulus) yang paling berdosa” (Injil, Surat I Timotius 1:15).

Lebih jelas, silakan saudara membaca pada artikel ini: http://tinyurl.com/75rjfet.
~
SO
# dedex 2012-01-04 22:37
*
Kitab Suci seharusnya berisi tentang kejadian masa lalu, masa sekarang dan masa yang akan datang secara terperinci.

Berikan saya contoh ayat di dalam Injil yang bisa menerangkan kejadian masa lalu, masa yang akan datang dan masa sekarang, jika Injil yang anda bawa sekarang adalah Firman Allah.
# Staff Isa dan Islam 2012-01-06 15:11
~
Untuk kejadian masa lalu, saudara dapat membaca dalam Taurat, Kitab Kejadian pasal 1, bagaimana Allah menciptakan langit, bumi dan isinya termasuk manusia.

Kejadian masa sekarang, “Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat , sehingga sekiranya mungkin, mereka menyesatkan orang-orang pilihan juga.” (Injil, Rasul Besar Matius 24:24).

“Dan apabila kamu mendengar tentang peperangan dan pemberontakan, janganlah kamu terkejut. Sebab semuanya itu harus terjadi dahulu, tetapi itu tidak berarti kesudahannya akan datang segera." (Injil, Rasul Besar Matius 21:9).

“Sebab bangsa akan bangkit melawan bangsa, dan kerajaan melawan kerajaan. Akan ada kelaparan dan gempa bumi di berbagai tempat.” (Injil, Rasul Besar Matius 24:7).

Kejadian masa yang akan datang, saudara dapat membacanya dalam Injil, Kitab Wahyu bagaimana Allah menyatakan pada Rasul Yohanes tentang akhir zaman dan kesudahnnya.

Qs 5:46 berkata, “......Dan Kami telah memberikan kepadanya (Isa Al-Masih) Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa.”

Bila saudara memerlukan petunjuk, cahaya, dan pengajaran, silakan mencarinya dalam Taurat dan Injil.
~
SO
# Radig Alfian 2012-01-09 15:25
*
Yang diberitakan oleh Isa Al-Masih sudah tentu Injil asli Firman Allah, akan tetapi Alkitab orang Kristen jelas mustahil keasliannya.

Buktikan jika ini asli Firman Allah:

1. Roh Allah melayang di atas air.

2. Urutan penciptaan alam semesta sangat ngawur.

3. Allah menipu Adam jika makan buah pengetahuan akan mati seketika ternyata bohong.

4. Silsilah Yesus ngawur, ternyata isinya silsilah Yusuf dan beda lagi antara Matius dan Lukas.

5. Bohong besar jika Yesus datang tidak merubah hukum Taurat walau setitik sampai langit dan bumi lenyap, belum apa-apa Paulus sudah membatalkan Hukum Taurat.

6. Yesus dikatakan Alfa dan Omega jelas kitab Wahyu tidak nalar, karena Yesus lahir dan mati.
# Staff Isa dan Islam 2012-01-10 15:18
~
Saudara Radig,

Tahukah saudara apa arti dari kata “Injil”? Injil adalah Kabar Baik. Yaitu keselamatan dari Isa Al-Masih. Injil yang dibawa Isa Al-Masih adalah berita kasih Allah kepada manusia yang telah berdosa dan terpisah dari Allah.

Dan, apakah yang dimaksud dengan “Alkitab”?. Kami sarankan saudara membaca penjelasan kami pada url ini: http://tinyurl.com/6vtcw9d.

1. Roh Allah melayang di atas air. Adakah yang salah akan hal ini? Apakah menurut saudara Allah yang Roh adanya mustahil untuk melayang di atas air? Siapakah saudara yang berani membatasi ruang gerak Allah?

2. Bila urutan penciptaan alam ngawur, lantas menurut saudara bagaimanakah seharusnya urutan dari penciptaan tersebut?

3. Atas dasar apakah saudara mengatakan Allah telah menipu Adam?

4. Sebaiknya saudara membaca dengan cermat isi Injil Matius dan Injil Lukas, khususnya tentang silsilah Yesus. Maka saudara akan dapat melihat perbedaannya.

5. Kiranya saudara dapat memberi salah satu contoh kebohongan tersebut.

6. Bukan hanya Injil yang mengatakan Yesus lahir dan mati. Al-Quran pun percaya bahwa Yesus lahir, mati, bangkit, dan naik ke sorga. Manakah yang tidak nalar?
~
SO
# Radig Alfian 2012-01-11 16:25
*
Bukan hanya Injil yang mengatakan Yesus lahir dan mati, Al-Quran pun percaya bahwa Yesus lahir, mati, bangkit dan naik ke sorga.

Manakah yang tidak nalar? Yang tidak nalar adalah tulisan di Kitab Wahyu, yang jauh ditulis setelah peristiwa penyaliban ternyata masih ada perkataan Yesus: "Akulah Alfa dan Omega".

Sesuatu yang lahir, hidup dan mati adalah mustahil Ia adalah yang awal dan yang akhir, karena hanya Allah yang awal dan yang akhir.
# Staff Isa dan Islam 2012-01-17 10:11
~
Saudara Radig,

Kitab Wahyu merupakan salah satu Kitab yang sebagian besar berisi tentang nubuatan, yaitu peristiwa-peris tiwa yang akan terjadi diwaktu mendatang. Juga mengenai penglihatan-pen glihatan Ilahi yang dizinkan Allah disaksikan oleh Rasul Besar Yohanes.

Kitab ini bertujuan untuk mengingatkan manusia akan Allah yang telah menyatakan diri yaitu Isa Al-Masih dan akan kekuasaan Isa Al-Masih atas semesta.

Kitab ini adalah Kitab terakhir dan juga Kitab yang mengungkapkan rahasia sorgawi.
Perkataan Isa Al-Masih “Aku adalah Alfa dan Omega” adalah pernyataan yang dikatakan Isa Al-Masih dari sorga dan disaksikan lalu kemudian dicatat oleh Rasul-Nya tersebut.

Jadi tidak perlu bingung, sebab Isa Al-Masih saat ini berada di sorga sebagaimana dicatat dalam Injil dan juga diakui oleh Kitab Suci saudara.

Pernyataan Isa Al-Masih “Aku adalah Alfa dan Omega” mirip dengan Qs 3:45 yang menyatakan Isa Al-Masih Yang terkemuka di dunia dan akhirat. Jadi jelaslah bahwa Isa Al-Masih adalah Allah yang kekal itu.
~
NN
# Radig Alfian 2012-01-17 15:19
*
Quoting Staff Isa dan Islam:
~
Pernyataan Isa Al-Masih “Aku adalah Alfa dan Omega” mirip dengan Qs 3:45 yang menyatakan Isa Al-Masih Yang terkemuka di dunia dan akhirat. Jadi jelaslah bahwa Isa Al-Masih adalah Allah yang kekal itu.
~
NN

Kitab Wahyu hanyalah mimpi Yohannes, dan sangat diragukan bahwa Yohannes penulis kitab ini adalah Yohanes murid yang juga membabtis Yesus, bahkan sangat jelas bahwa saat peristiwa penyaliban semua murid Yesus lari ketahukan.

Bahkan apa yang tertulis itu sangat bertentangan dengan pernyataan Yesus yang mirip sahadatnya Muhammad ini: Injil Yohanes 17:3 "Inilah hidup kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus yang Engkau utus".
# Staff Isa dan Islam 2012-01-20 09:58
~
Kitab Wahyu kepada Yohanes adalah kitab terakhir dalam Perjanjian Baru. Kitab ini berisikan penglihatan, nubuat, serta hal-hal yang berkaitan dengan pengajaran Isa Al-Masih kepada bangsa Yahudi. Selain itu, Kitab Wahyu merupakan salah satu kitab yang sulit dipahami dalam Alkitab sehingga menimbulkan banyak penafsiran atasnya.

Kitab Wahyu ditulis oleh Rasul Yohanes, pada tahun 90-96 M.

Rasul Yohanes adalah salah satu dari dua belas murid Isa Al-Masih. Sedangkan Yohanes pembaptis adalah perintis jalan bagi Isa Al-Masih, ia yang membaptis Isa Al-Masih di Sungai Yordan.

Istilah “hidup kekal” dalam Injil Rasul Besar Injil Yohanes 17:3, artinya bukanlah sekedar hidup yang tanpa akhir. Hidup kekal merupakan kualitas hidup yang diterima seseorang ketika ia menerima Isa Al-Masih sebagai Tuhan dan Juruselamat.
~
SL
# Jesus My Lord 2012-05-28 03:43
*
Quoting cyntya:
*
Mengapa di dalam Alkitab, ajaran Yesus dan Paulus saling bertentangan?

Terimakasih.


Kalau Paulus menyimpang dari Injil dan ajaran Yesus, tentu saja mungkin dalam Injil nama Paulus yang menjadi Isa Al-Masih nya bukan Yesus.

Perlu anda ketahui, Nabi Muhammad saja tidak pernah membuktikan bila Injil dari Yesus Kristus itu telah dipalsukan, bila berdasarkan Al-Quran sendiri, semua tentang Injil saling bertentangan, dimana ada tertulis “Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat” (Qs 5:46).

Ada pula yang berkata “...Tak ada seorangpun yang dapat merobah kalimat-kalimat (janji-janji) Allah. Dan sesungguhnya telah datang kepadamu sebahagian dari berita rasul-rasul itu” (Qs. 6:34).

Namun di satu sisi disebutkan jika Injil telah di palsukan. Apakah semua itu bertentangan?

Tuhan memberkati.
# Staff Isa dan Islam 2012-05-28 11:25
~
Terimakasih atas komentar saudara, semoga apa yang saudara sampaikan di atas boleh menjadi satu pencerahan khususnya bagi teman-teman Muslim yang selama ini menganggap bahwa isi Injil bertentangan.

Juga untuk menepis anggapan bahwa orang Kristen pengikut Paulus, bukan pengikut Isa Al-Masih.
~
SO
# Jesus My Lord 2012-05-29 17:01
*
Quoting Radig Alfian:
*
Bukan hanya Injil yang mengatakan Yesus lahir dan mati, Al-Quran pun percaya bahwa Yesus lahir, mati, bangkit dan naik ke sorga.

Manakah yang tidak nalar? Yang tidak nalar adalah tulisan di Kitab Wahyu, yang jauh ditulis setelah peristiwa penyaliban ternyata masih ada perkataan Yesus: "Akulah Alfa dan Omega".

Sesuatu yang lahir, hidup dan mati adalah mustahil Ia adalah yang awal dan yang akhir, karena hanya Allah yang awal dan yang akhir.


Nalarnya, Yesus turun ke dunia sebagai manusia, jadi wajar apabila Yesus wafat dan naik ke surga seperti yang telah tertulis di Alkitab sebelum Yesus datang, sebab Yesus ingin menggenapkan apa yang tertulis tentang Dia. Padahal di dalam Al-Quran saja tertulis bila Nabi Isa (Yesus) tidak wafat namun diangkat kesurga, itu saja anda sudah tidak percaya tentang Nabi Isa (Yesus) adalah Alfa dan Omega tetapi malah mengakui Nabi Muhammad yang jelas-jelas wafat dan bukan Alfa dan Omega.
# masrukhi 2012-06-09 18:34
*
Yang benar Al-Quran mengatakan Isa Al-Masih adalah seorang nabi bukan Tuhan. Isa Al-Masih tidak mati melainkan ketika terjadi pembantaian / penyaliban Isa Al-Masih langsung diangkat Allah ke langit dan ditangguhkan kematian-Nya hingga waktu yang ditentukan Allah.
# Staff Isa dan Islam 2012-06-11 20:51
~
Saudara Masrukhi,

Terimakasih atas komentar yang telah saudara berikan. Secara tersurat memang tidak ada ayat dalam Al-Quran yang mengatakan secara terus-terang bahwa Isa Al-Masih adalah Tuhan. Tetapi, bila kita perhatikan baik-baik, terdapat beberapa ayat dalam Al-Quran yang membenarkan bahwa Isa Al-Masih bukanlah sekedar nabi, melainkan Allah yang menjelma menjadi manusia.

Ayat yang kami maksud, seperti: “Ia (Jibril) berkata: "Sesungguhnya aku ini hanyalah seorang utusan Tuhanmu, untuk memberimu seorang anak laki-laki yang suci" (Qs 19:19) Adakah manusia yang suci selain Allah? Jelas tidak ada!

“Ingatlah, ketika Malaikat berkata: "Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kalimat (yang datang) daripada-Nya, namanya Al Masih Isa putra Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah)” (Qs 3:45)

Kalimat Allah adalah Allah itu sendiri. Kalimat Allah sama kekalnya dengan Allah, sebab tidak ada masa dimana Allah bisu atau tidak berkalimat.

Adakah manusia yang layak disebut terkemuka di dunia dan di akhirat? Tentu yang layak disebut terkemuka hanya Allah.

Tentang penyaliban Isa Al-Masih, saudara dapat membaca penjelasan kami pada url ini: http://tinyurl.com/c2quvd8.
~
SO
# Jesus My Lord 2012-07-10 09:11
*
Quoting masrukhi:
*
Yang benar Al-Quran mengatakan Isa Al-Masih adalah seorang nabi bukan Tuhan. Isa Al-Masih tidak mati melainkan ketika terjadi pembantaian / penyaliban Isa Al-Masih langsung diangkat Allah ke langit dan ditangguhkan kematian-Nya hingga waktu yang ditentukan Allah.

Jadi yang disalib itu siapa? Yudas? Berarti dalam Al-Quran, Tuhan itu telah menipu manusia. Melakukan pembohongan publik.

Mana yang lebih baik dilakukan Tuhan?
1. Membiarkan Yesus disalib lalu dibangkitkan-Ny a lagi dari alam maut. Atau..
2. Mengangkat Yesus ke surga dan mengganti Yesus dengan orang lain untuk disalibkan.

Apa sulitnya bagi Tuhan untuk membangkitkan seseorang dari alam maut, dari pada melakukan pembohongan publik keseluruh umat-Nya. Bila Tuhan berdusta, artinya Tuhan tidaklah Esa. Tuhan dalam Kristen adalah Esa yang tidak pernah melakukan manipulasi ataupun pembohongan publik.
# purwa 2012-07-24 15:08
*
Saudara YMH,

Jelas sekali Tuhan Kristen berdusta, Yesus mengatakan dia turunan Daud, Mesias, Raja Yahudi, dan lain-lain. Tapi nyatanya bohong!
# Staff Isa dan Islam 2012-07-27 12:22
~
Saudara Purwa,

Atas dasar apa saudara mengatakan Yesus bohong?

Tentu setiap pernyataan harus selalu diikuti dengan pembuktian, sehingga orang yang mendengarnya dapat menjadi percaya. Tapi bila pernyataan tidak dapat diikuti dengan pembuktian, maka orang yang memberi pernyataan tersebutlah yang telah berbohong.

Demikian juga halnya dengan pernyataan saudara di atas, kiranya saudara dapat memberi bukti-bukti bahwa memang benar Yesus bohong. Bila saudara tidak dapat mengajukan bukti, berarti bukan Yesus yang berbohong, melainkan orang yang mengatakan Yesus bohong.
~
SO
# wismanmaman 2012-07-27 09:19
*
Adakah para pendeta, pastor, guru agama Kristen mengajarkan ayat-ayat Injil yang berbahasa Yunani maupun Ibrani kepada umatnya? Sebagaimana dalam agama Islam, sangat dianjurkan mempelajari, menghafalkan serta mengamalkan.
# Staff Isa dan Islam 2012-07-27 12:23
~
Saudara Wismaman,

Menurut saudara, mana lebih baik mempelajari sesuatu dengan bahasa yang kita mengerti atau mempelajarinya dengan bahasa yang tidak kita mengerti?

Bila Injil dapat dipelajari dengan bahasa yang kita mengerti, dengan bahasa Indonesia misalnya, lantas mengapa Injil tersebut harus dipaksakan dipelajari dengan bahasa Yunani maupun Ibrani yang kita sendiri tidak mengerti bahasanya?

Tentu hal ini berbeda dengan agama Islam. Islam mengajarkan untuk menguduskan sebuah bahasa. Sehingga setiap hal yang berhubungan dengan Al-Quran, harus dilakukan dalam bahasa Arab. Bahkan bila tidak dalam bahasa Arab maka dianggap tidak sah. Seakan-akan Islam ingin menegaskan bahwa Allah hanya mengerti dan menerima bahasa Arab saja.

Mempelajari, menghafalkan serta mengamalkan tentu adalah hal yang baik. Namun, bagaimana mungkin kita dapat mempelajari dan mengamalkannya bila kita saja tidak mengerti bahasanya? Dan apalah artinya kita dapat menghafal sesuatu sementara kita tidak tahu arti yang kita hafal?
~
SO
# wismanmaman 2012-07-28 09:18
*
Saudara-saudara dari staf IDI,

Justru itulah kelebihan Al-Quran bila dibandingkan dengan kitab-kitab lain. Satu hal yang penting anda ketahui bahwa Arab Al-Quran tidak sama dengan bahasa Arab yang sekarang dipergunakan sehari-hari. Mudah atau tidaknya mempelajari bahasanya hal itu hanyalah alasan anda saja. Buktinya bukan makin sedikit orang-orang ingin mempelajarinya, malahan makin bertambah.
# Staff Isa dan Islam 2012-07-28 16:10
~
Saudara Wisman,

Bila menurut saudara Al-Quran yang ditulis dalam bahasa Arab adalah kelebihannya dari kitab-kitab lain, maka kami ingin mengajukan pertanyaan dan kiranya saudara bersedia untuk menjawab.

Bila Muhammad bukan orang Arab, atau katakanlah dia adalah orang Indonesia keturunan suku Jawa misalnya, menurut saudara, masihkan Al-Quran ditulis dalam bahasa Arab dan dilebihkan dari kitab-kitab yang lain?

Pertanyaan kami yang kedua, menurut saudara, manakah yang lebih penting dari sebuah kitab. Bahasanya atau isi ajarannya?
~
SO
# hamba ALLAH 2012-07-28 14:47
*
Sesungguhnya Al-Masih, Isa putra Maryam itu, adalah utusan Allah dan Kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan Roh dari-Nya." (Qs 4:171).

Anda berani mengambil ayat-ayat Al-Quran sebagai dalil, dan anda sepatutnya yakin akan ayat ini juga.

Demi sesungguhnya, kafirlah orang-orang yang berkata: "Bahwasanya Allah ialah Al-Masih Ibni Maryam) katakanlah (wahai Muhammad): "(Dakwaan itu tidak benar) karena siapakah yang dapat menahan (seksa) dari Allah sedikit jua pun kalau Ia mahu membinasakan Al-Masih Ibni Maryam beserta ibunya dan orang-orang yang ada di muka bumi semuanya?" Dan (ingatlah) bagi Allah jualah kuasa pemerintahan langit dan bumi dan segala yang ada di antara keduanya. Ia menciptakan apa jua yang dikehendakiNya. Dan (ingatlah) Allah Maha Kuasa atas tiap-tiap sesuatu" (Qs 5:17)
# Staff Isa dan Islam 2012-08-04 10:19
~
Saudara Hamba Allah,

Tujuan kami mengutip ayat Al-Quran, bukan berarti kami mempercayai kitab tersebut sebagai wahyu Allah yang harus kami imani. Kami mengutip ayat Al-Quran untuk mempertegas bahwa apa yang kami katakan bukan berdasarkan pikiran kami sendiri, tetapi berdasarkan apa kata Al-Quran.

Dan mengenai ayat yang saudara kutip di atas, benarkah itu adalah perkataan Allah? Sulit dipercaya, sebab ayat lain pada Al-Quran mengatakan, bahwa Allah akan mengangkat Isa Al-Masih ke sisi-Nya (Qs 3:45).

Lalu, sekarang mana yang harus kita percaya, perkataan Allah pada Qs 3:45 atau perkataan Allah dalam Qs 5:17 yang akan memusnahkan Isa?
~
SO
# wismanmaman 2012-08-01 14:52
*
Anda anda dari Staff IDI,

Untuk menjawab pertanyaan anda yang mempergunakan istilah pengandaian, bagi saya hal itu tidak masuk katagori perdebatan. Yang penting bagi saya kesemuanya ini sudah kehendak Allah. Kita tidak usah mencari alasan ini dan itu atau berkilah.

Seperti yang pernah saya jelaskan bahwa bagi Allah cukup dengan menyebut "Kun" Jadilah. "Fayakun" maka jadilah apa apa yang dikehendaki-Nya . Kita tidak bisa menolak kehendak Allah.

Kedua: Jawaban dari saya adalah kedua-duanya. Baik bahasa maupun ajarannya. Karena dengan mempelajari kedua-duanya akan mendapat pahala disisi-Nya.
# Staff Isa dan Islam 2012-08-04 10:21
~
Saudara Wisman,

Baiklah, bila memang saudara tidak ingin menanggapi pertanyaan kami di atas, tidak jadi masalah. Kami menghargai sikap saudara.

Saya sependapat dengan saudara, bila Allah sudah berkehendak, siapa yang dapat menolak kehendak-Nya? Demikian juga dengan penjelmaan Kalimat Allah ke dunia, bila Allah sudah berkehendak, apakah mustahil bila Dia mau menjadi manusia? Bukankah bagi Allah tidak ada yang mustahil?
~
SO
# wismanmaman 2012-08-04 11:51
*
Saudara Staff IDI,

Apabila saya amati jalan pemikiran anda tidak lain adalah bahwa anda seolah-olah ingin lebih mengetahui siapa sebenarnya Allah itu. Setiap anda memberi jawaban dari setiap penanya, kesemuanya itu adalah berdasarkan anggapan/ logika/dan pengandaian.

Anda mengatakan bahwa Isa/Yesus itu adalah Allah yang berubah wujud menjadi manusia. Padahal Allah itu adalah sesuatu yang Maha Besar, tidak berwujud, tidak ada yang menyamai/dipersamakan.

Allah itu sudah ada sebelum langit dan bumi beserta isinya diciptakan-Nya. Tidak berawal maupun berakhir. Apapun yang dikehendaki-Nya , Dia-Nya cukup menyebut "Kun" Jadilah . "Fayakun" Maka jadilah. Allah tidak dibatasi ruang dan waktu. Jadi janganlah memakai istilah pengandaian terhadap Allah.
# Staff Isa dan Islam 2012-08-07 15:22
~
Saudara Wisman,

1. Kami tidak pernah Isa/Yesus berubah wujud menjadi manusia. Yang mengatakan itu adalah kitab suci. Dan kami mengcopy pernyataan tersebut, dan menyampaikannya kepada saudara.

“Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah. Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan” (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:1-3)

“Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran” (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:14)

2. Kami berkata, bahwa Allah dapat menjadi apa saja yang Dia mau. Termasuk menjadi manusia. Sebab menurut kitab suci, “Bagi Allah tidak ada yang mustahil" (Injil, Rasul Lukas 1:37).
Saudara Wisman mengatakan “tidak mungkin Allah dapat berubah wujud menjadi seperti manusia ciptaan-Nya”

Pertanyaan kami, siapakah di sini yang seolah-olah ingin lebih mengetahui siapa sebenarnya Allah itu? Siapakah yang telah seolah-olah ingin membatasi Allah? Saudara Wisman atau kami?
~
SO
# Ahmad 2012-08-08 11:42
*
Quoting Staff Isa dan Islam:
~

~
SO

Yang lebih baik tentu dengan bahasa yang dimengerti. Tetapi kalau kita tidak tahu bahasa aslinya, kita juga akan bertanya-tanya, samakah bahasa terjemahan dengan aslinya?

Misalnya, apakah sama antara Injil yang disusun pada waktu Yesus hidup dengan Injil yang disusun 325-350 tahun kemudian? Di sinilah pentingnya keaslian bahasa asli sebuah kitab suci.

Begitu juga dalam peribadatan, dengan adanya bahasa asli yang digunakan, umat Islam sedunia misalnya, mereka dapat melaksanakan ibadah sholat bersama pada waktu hajji di Masjidil haram.
# Staff Isa dan Islam 2012-08-09 16:21
~
Saudara Ahmad, untuk itulah kami menggunakan bahasa yang dimengerti dalam mempelajari Injil.

Juga perlu saudara ketahui bahwa Alkitab yang dipakai oleh umat Kristen adalah hasil terjemahan orang-orang yang sangat piawai dalam bidangnya dan juga mereka dipimpin oleh Roh Kudus dalam menterjemahkan.

Mereka berpegang teguh pada prinsip yang harus digunakan dalam menafsirkan maupun menterjemahkan Firman Tuhan, seperti yang tertulis dalam Injil, Surat 2 Petrus 1:20. “Yang terutama harus kamu ketahui, ialah bahwa nubuat-nubuat dalam Kitab Suci tidak boleh ditafsirkan menurut kehendak sendiri,”

Demikian seluruh Alkitab dalam bahasa aslinya sekarang terdapat di internet. Kalau seorang ingin mempelajari satu ayat berdasarkan bahasa aslinya ia dapat dengan gampang dan segera mencari bahasa asli untuk ayat itu.

Apakah menurut saudara umat beragama lain tidak dapat beribadah bersama karena tidak menggunakan bahasa asli kitab sucinya?

Saudaraku, bagaimana bila kita tidak menghabiskan waktu untuk memikirkan “bahasa” saja. Karena ada hal yang lebih penting, yaitu tentang “Keselamatan”.

Untuk itu silakan baca dan renungkan Jalan Keselamatan di url ini: http://tinyurl.com/6ntpehg
~
DA
# Diva Ardie 2012-10-06 19:17
*
Menyalahkan kitab suci agama lain tentu tidak perlu karena semua penganut agama tidak akan mau mengakui agama-agama yang lain. Biarlah masing-masing dengan keyakinan sendiri-sendiri , sebagai warga dunia kita menghargai saja keyakinan orang lain supaya kitapun dihargai orang.

Anda yang menghina agama orang lain, maka andapun bersiap-siap untuk menerima cemoohan orang lain. Apa lagi kalau ada umat yang melakukan perbuatan-perbu atan yang melanggar akidah agama. Seperti umat Islam yang paling suka kawin-cerai, kawin dengan beberapa orang menurut seleranya sendiri.
# Staff Isa dan Islam 2012-10-10 12:51
~
Mempelajari sebuah kitab suci menurut kami tidak ada salahnya, selama tujuan dari mempelajari tersebut adalah positif, dan bukan untuk menghina. Mempelajari kitab suci sendiri pun menurut kami tidaklah salah, agar kita lebih yakin lagi tentang kebenaran yang kita anut. Intinya, agar kita tidak mempunyai iman yang buta, yang hanya manut dengan perkataan pemimpin agama kita saja.

Andai saja seluruh umat beragama di Indonesia mempunyai pandangan seperti saudara, yang dapat menghargai orang yang berbeda agama, maka akan tercipta kerukunan umat beragama di Indonesia. Sayangnya, di bangsa ini, khususnya di daerah-daerah tertentu, masih berlaku hukum: umat mayoritas lebih berkuasa dari umat minoritas.
~
SO
# Alex 2013-02-14 20:54
*
Apakah sepenuhnya nubuat di Alkitab ditujukan pada Yesus? Padahal tidak ada namanya disitu, bisa saja orang lain !
# Staff Isa dan Islam 2013-02-25 14:22
~
Saudara Alex,

Alkitab telah menuliskan dengan jelas mengenai kedatangan Isa Al-Masih, mulai dari kelahiran-Nya, penderitaan-Nya hingga kematian dan kebangkitan-Nya . Jika kami tuliskan semua ayat yang menyatakan nubuat tentang Isa, tentu kolom ini tidak akan mencukupinya. Karena ada banyak nubuat tentang Isa Al-Masih

Para nabi telah menubuatkan tentang kelahiran Isa Al-Masih :
“Sebab itu Tuhan sendirilah yang akan memberikan kepadamu suatu pertanda: Sesungguhnya, seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamakan Dia Imanuel" (Taurat, Kitab Nabi Yesaya 7:14).

“Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai. Besar kekuasaannya, dan damai sejahtera tidak akan berkesudahan di atas takhta Daud dan di dalam kerajaannya, karena ia mendasarkan dan mengokohkannya dengan keadilan dan kebenaran dari sekarang sampai selama-lamanya" (Taurat, Kitab Nabi Yesaya 9:6-7).

Tidak dapat disangkali lagi bahwa nubuat yang ada dalam Alkitab adalah mengenai Isa Al-Masih bukan orang lain.
~
NN
# moer 2013-02-17 13:54
*
To: Alex,

Maaf, anda seperti orang yang putus asa, bung. Membabi buta dan tidak jelas.
Kalau ada orang yang meramalkan ratu adil untuk Indonesia, apa mereka sebutkan namanya? Clue, mungkin ada, tapi apa mereka menyebutkan nama?

Tambahan untuk anda Yesaya 7:14 “Sebab itu Tuhan sendirilah yang akan memberikan kepadamu suatu pertanda: Sesungguhnya, seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamakan Dia Imanuel”

Matius 1:23 "Sesungguh nya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel" -- yang berarti: Allah menyertai kita”

Semoga bermanfaat bagi anda.
# Hasyim 2013-02-17 20:38
*
Akhirnya ketemu juga. Komentar anda mengingatkan saya pada Yesaya 7:14:"Sebab itu Tuhan sendirilah yang akan memberikan kepadamu suatu pertanda: Sesungguhnya, seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamakan Dia Imanuel."

Terjadi perubahan kata "perempuan",Pad ahal sebenarnya adalah "perawan", (Sekte Kesaksian Yehovah dalam majalah Awake tanggal 8 September 1957).
# Staff Isa dan Islam 2013-02-25 17:28
~
Saudara Hasyim,

Jika memang ada perbedaan kata seperti yang saudara maksud di atas, hal ini menunjukan kekayaan bahasa Alkitab. Tetapi isinya tidak pernah bertentangan. Karena Alkitab tidak pernah berubah.

Isa Al-Masih berkata: "Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi" (Injil, Rasul Besar Matius 5:18).

Alkitab ditulis dalam kurun waktu lebih dari 1500 tahun. Ditulis selama lebih dari 40 generasi.Oleh lebih dari 40 penulis dari segala lapisan masyarakat. Termasuk Raja, petani, ahli filsafat, nelayan, pujangga, negarawan, cendikiawan dll. Ditulis di berbagai tempat yang berbeda. Pada waktu yang berbeda dan pada suasan hati yang berbeda. Ditulis di tiga benua yang berbeda (Eropa, Asia, Afrika). Temanya meliputi berbagai masalah yang kontroversial. Tetapi kesimpulannya bersinambungan. Dan semua kitab menubuatkan tentang Isa Al-Masih.

~
NN
# moer 2013-02-19 22:01
*
To: Hasyim,

Maaf, yang berubah apanya? Codexnya atau terjemahannya?
# ibrahim 2013-05-04 18:29
*
Bagaimana dengan manuskrip Injil yang dibakar pada konsili Nicea?

Ribuan Injil dimusnahkan dan yang empunya di hukum mati.

325 M adalah sejarah awal mula bible yang sekarang. Jadi bible itu ditulis oleh Paulus dan didiskusikan dengan kaisar Anthekios penyembah dewa.
# Staff Isa dan Islam 2013-05-12 21:04
~
Saudara Ibrahim,

Umat Muslim masih saja salah paham tentang konsili Nicea. Sayangnya, kebanyakan umat Muslim yang awam sejarah bukan hanya menerima informasi yang salah tetapi juga tidak menyelidiki kebenarannya.

Konsili Nicea yang diadakan di abad ke-3 dihadiri oleh pemuka-pemuka agama Kristen saat itu merumuskan satu hal yang sangat fundamental sehubungan dengan maraknya aliran sesat yang menyusup dan memperdaya umat yang lemah. Jadi tujuan konsili ini adalah memisahkan ajaran Firman yang benar dan yang bukan.

Injil tidak pernah dimusnahkan di konsili tersebut.
Ada banyak musuh Injil yang mau memusnahkannya tetapi tidak mampu. Hingga saat ini Injil tetap ada seperti sedia kala. Para Raja, Imam-imam, orang-orang kuat pernah berikhtiar untuk memusnahkan Injil. Bahkan agama tertentu memfitnah bahwa Injil bukan Firman Allah dan sudah dipalsukan. Namun usaha mereka sia-sia.

Hingga saat ini Injil ada dan memberikati kehidupan banyak pembaca. Jika mau, saudara dapat membuktikan sendiri.
~
NN
# Muhammad Daud 2013-05-06 19:14
*
Inilah sedikit dari 12% isi Bible yang masih murni, sedangkan yang 88% adalah hasil karya Paulus Tarsus (menurut hasil study profesor Theology AS) yang berkonspirasi dengan Kaisar Constantine setelah 325 tahun ketiadaan Nabi Isa, demi membuat agama baru, yaitu Kristen. Dengan mengangkat Nabi Isa sebagai Tuhan. Padahal Nabi Isa bukan orang Roma Italia, tetapi agama Kristen munculnya di Roma – Italia. Bukan di Palestina negara kelahiran Nabi Isa.
# Staff Isa dan Islam 2013-05-20 10:49
~
Saudara Muhammad Daud,

Bila tidak keberatan, dapatkah saudara menunjukkan isi dari 12% yang menurut saudara masih murni isi Bible?

Paulus atau siapapun itu tidak pernah membuat agama baru yang bernama Kristen. “Kristen” adalah sebutan bagi pengikut Kristus Yesus. Dan nama ini pertama kali disampaikan oleh orang Antiokhia. Antiokhia adalah sebuah kota tua yang terletak di sisi timur sungai Orontes, terletak di tempat kota modern di Antakya, Turki.

“Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen” (Injil, Kisah Para Rasul 11:26).

Dan satu lagi, Paulus atau siapapun itu tidak pernah mengangkat Isa Al-Masih sebagai Tuhan. Menurut saudara, apakah layak seorang manusia mengangkat manusia lain sebagai tuhan atas dirinya? Menurut kami, terkutuklah ajaran yang demikian!

“Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Pertama dan Yang Terkemudian, Yang Awal dan Yang Akhir" (Injil, Kitab Wahyu 22:13). Yesus mengklaim diri-Nya sebagai Alfa dan Omega. Yang pertama dan Yang Akhir. Artinya, Dia mengatakan diri-Nya adalah kekal. Menurut saudara, bila Yesus adalah manusia biasa, apakah Dia akan mengatakan diri-Nya kekal?
~
SO
# carolin 2013-05-19 01:14
*
Terimakasih atas ulasannya. Namun alangkah baiknya bila kita saling dukung dan tidak menyalahkan satu dengan yang lainnya. Melainkan marilah kita berlomba melaksanakan ajaran yang terbaik dari-Nya, yaitu mencintai sesama manusia untuk menghadapi kedatangan-Nya sebagai hakim yang adil bagi kita.
# Staff Isa dan Islam 2013-05-20 10:49
~
Saudara Carolin,

Terimakasih atas apresiasi dan juga saran dari saudara. Kami sangat menghargai masukan yang saudara berikan. Sebab memang sudah seharusnyalah kita saling mengasihi sesama manusia, bukan saling menghina atau membunuh, walaupun orang tersebut berbeda keyakinan dengan kita.

Isa Al-Masih bersabda, “Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri” (Injil, Rasul Besar Matius 22:39).
~
SO
# Muhammad Daud 2013-05-20 15:10
*
Bagaimana saya menunjukkan 12% Bible murni, kalau mengisi komentar saja dibatasi cuma beberapa kata saja?
# Staff Isa dan Islam 2013-05-21 11:30
~
Saudara Muhammad Daud,

Bila memang kendalanya terletak pada tempat yang terbatas, sehingga saudara tidak dapat menuliskannya, silakan saudara menunjukkan 12% Bible murni tersebut dengan cara mengirim email langsung ke staf kami. Saudara dapat mengirimnya ke: .

Dengan senang hati kami menunggu email saudara. Terimakasih!
~
SO
# Staff Isa dan Islam 2013-05-22 09:52
~
Saudara Muhammad Daud,

Terimakasih untuk penjelasan saudara yang begitu panjang. Jika saudara tidak keberatan, kami harap saudara dapat mengirimkan penjelasan tersebut langsung ke staf kami lewat email: .

Untuk memberi komentar, kami telah menetapkan beberapa aturan yang harus diperhatikan para komentator. Dan di antaranya kami menuliskan:

(1) Tidak boleh memakai lebih dari satu kotak.
(2) Pertanyaan / masukan harus berhubungan erat dengan uraian.
(lebih jelasnya, silakan lihat di bagian paling bawah artikel di atas)

Artikel di atas sedang membahas mengenai "Apakah benar Injil palsu atau tidak." Topik artikel ini muncul dari seringnya orang Islam menuduh Injil palsu. Sedangkan Al-Quran sendiri mengatakan dalam Injil dan Taurat ada petunjuk dan cahaya Allah.

Bagaimana mungkin petunjuk dan cahaya Allah dapat dipalsukan oleh manusia?

Bagaimana pandangan saudara Muhammad Daud mengenai hal ini?
~
SO
# Jojo 2013-05-27 21:16
*
Bagaimana anda menanggapi kabar bahwa Injil Kuno Barnabas ditemukan, dan yang lebih mengejutkan lagi ternyata ajarannya berbeda dengan Paulus?

Injil Barnabas itu meyakini Yesus (Isa) sebagai utusan, bukan Tuhan. Menurut Huffingtonpost, Injil Barnabas pun meyakini adanya utusan (nabi) penerus risalah Isa, yang berasal keturunan Nabi Ismail, yakni Nabi Muhammad SAW.

Bagaimana menurut anda? Apakah menanggapinya dengan menutup mata?
# Staff Isa dan Islam 2013-06-06 16:01
~
Saudara Jojo,

Setiap orang sah-sah saja membuat suatu pernyataan atau berita. Apa lagi dengan kecanggihan ilmu tehnologi saat ini, memberitakan suatu berita hingga ke seluruh penjuru dunia bukanlah hal yang sulit.

Tapi, kita juga harus berhati-hati dalam menerima setiap informasi. Kita perlu melakukan cross-check untuk memastikan apakah berita tersebut benar atau tidak. Demikian juga dengan Injil Barnabas yang saudara sebut di atas. Sudahkah saudara memeriksa apakah berita itu benar?

Tentang Injil Barnabas, kami mempunyai satu artikel yang menjelaskan kitab tersebut. Saudara dapat membacanya di link ini: http://tinyurl.com/bovljam.
~
SO
# priyayicilik 2013-05-31 14:41
*
Jikalau naskah itu benar adanya, bolehkah kita belajar bahasa ibrani dan Yunani sesuai bahasa aslinya?

jika kalian ingin serius untuk mengajarkan injil, seharusnya disetiap ilmu pengetahuan akan dilestarikan pembelajaran satu bahasa internasional yaitu ibrani dan Yunani, bukannya bahasa inggris. Agar setiap umat sesudahnya dapat memahami dan meyakini secara logis dan kesatuan paham dengan cara menampilkan bahasa asli dengan bahasa terjemahan.

Saya yakin jika kita mempelajari bahasa tersebut, akan dipastikan muncul dan terlihat tipu daya manusia ada disana.
# Staff Isa dan Islam 2013-06-07 11:25
~
Saudara Priyayi cilik,

Alkitab memiliki bahasa asli yaitu Ibrani, Aram dan Yunani. Tentu saja siapa pun dapat melihat dan mempelajari dari bahasa aslinya. Jika saudara berkenan kami dapat menunjukan pada saudara Alkitab dalam bahasa aslinya.

Integritas manuskrip-manus krip awal telah di konfirmasi oleh sejarah dan arkeologi modern dan ilmu pengetahuan. Sejumlah besar catatan kuno yang konsisten ditemukan dalam gulungan-gulung an Kitab Laut Mati. Catatan-catatan kuno itu identik dengan Alkitab bahasa Ibrani saat ini.

Apakah kita hanya dapat memperoleh manfaat dari Alkitab jika kita berbahasa Ibrani, Yunani dan Aram? Tentunya, tidak. Tujuan penerjemahan adalah untuk membuat pesan Allah dapat dipahami semua orang.

Jadi Alkitab dalam bahasa Jawa, Sunda, Aceh isinya tetap sama, tidak ada yang beda hanya berbeda bahasa. Saudara dapat mengatakan satu hal dalam dua atau lima bahasa, namun apakah yang dimaksud berbeda? Tentunya, tidak.
~
NN
# Dinuallah 2013-06-04 10:00
*
Untuk mengukur sebuah kebenaran dibuktikan secara ilmiah.
Al-Quran dapat dibuktikan pada masa Nabi Muhammad saw, dimana mereka mendengarkan alunan suara Al-Quran dikala itu. Mereka jago-jago sastra dan sastra adalah kebanggaan mereka. Pada saat Al-Quran diturunkan, mereka terpesona bacaan Al-Quran, karena Al-Quran memiliki sastra yang tertinggi dan sampai-sampai mereka belum terbayangkan kehebatannya. Bahkan orang kafir yang terherbat sastranya tetap tidak bisa menandinginya.
Dan zaman sekarang adalah zaman sains, dimana Al-Quran sudah berbicara tentang itu pada 14 abad yang lalu.

Proses pembukuan Al-Quran dengan Alkitab sangatlah berbeda. Pada saat Al-Quran diturunkan, Rasulullah saw perintahkan langsung menulis kepada sahabat-sahabat nya dan menghafalnya. Beliau melarang menulis selain Al-Quran. Setelah beliau wafat, Al-Quran tetap terjaga melalui hapalannya, dan ditulis pada masa Abu Bakar ra, ditunjuk kepada zait bin tsabit, disaksikan oleh para sahabat penghapal Al-Quran.(sambu ng)
# Staff Isa dan Islam 2013-06-07 11:39
~
Saudara Diniallah,


Umat Muslim saat ini percaya bahwa Al-Quran yang ada saat ini adalah sama dengan yang diterima Muhammad, berarti sama seperti dari disorga.

Banyak Muslim tidak percaya bahwa pernah disuatu masa tertentu Al-Quran beredar dengan berbagai versi. Dan faktanya bahwa memahami apa maksud kata-kata dalam Al-Quran tidaklah sepenting dibandingkan menghafalkannya . Sungguh ganjil.

Telah terbukti bahwa pada saat kematian Muhammad tidak didapati kumpulan wahyu yang telah disusun rapi seperti Al-Quran sekarang ini. Dan tampaklah telah terjadi suatu proses editorial. Beberapa waktu setelah kematian Muhammad barulah wahyu-wahyu itu dikumpulkan oleh para pemimpin Muslim dari catatan yang ditulis di atas daun-daun, batu-batu, tulang belikat onta dll. Serta dari ingatan orang-orang. Hasil dari pengumpulan berbagai koleksi tampak saling berbeda.

Khalifah Usman memutuskan untuk memperbaiki situasi dan mengumpulkan para ulama untuk menciptakan teks standar resmi antara tahun 650-656 dan disaat yang sama mengeluarkan perintah agar semua versi lainya dimusnahkan.

Petikan naskah Al-Quran paling tua yang masih bertahan, tertanggal tidak lebih awal dari abad ke-2 Hijjriah. Naskah-naskah itu ditulis dengan tulisan Kufic yang hanya menggunakan huruf konsonan. Hasilnya adalah interpretasi yang rancu dan terbuka seperti bila seluruh huruf vokal dan tanda baca dihilangkan dari teks berbahasa Indonesia. Belakangan hari barulah penempatan huruf vokal dan tanda baca lainya ditambahkan.

Berbagai versi yang berbeda terus bermunculan sampai paling tidak abad 10 M. Bahkan hingga pertengahan abad ke-20 masih ada dua versi yang dipakai. Suatu fakta yang menggemparkan umat Muslim. Saat sebagian besar dunia Muslim memiliki satu versi, di Afrika Utara masih dipakai versi lainnya. Meskipun demikian versi lainya itu cepat dikalahkan oleh versi utama yang disahkan Usman.

Jadi manakah versi Al-Quran yang benar?
~
NN
# Dinuallah 2013-06-07 17:54
*
Tulisan-tulisan Al-Quran pada masa Nabi Muhammad memang tidak terkumpul dalam satu mushaf. Sebab Nabi Muhammad masih selalu menanti turunnya wahyu dari waktu ke waktu. Bila ayat turun dia memerintahkan mereka menulisnya dan menunjukkan tempat ayat tersebut dalam surah, sehingga penulisan pada lembar itu membantu penghafalan di dalam hati.

Mereka menuliskannya pada pelepah kurma, lempengan batu, daun lontar, kulit atau daun kayu, pelana, potongan tulang belulang binatang. Zaid bin Sabit, "Kami menyusun Qur'an dihadapan Rasulullah pada kulit binatang.". Rasululullah saw selalu murajaah di hadapan Jibril dan para sahabat senantiasa menyodorkan Qur'an kepada Rasulullah baik dalam bentuk hafalan maupun tulisan.

Versi yang dimaksud anda adalah qiraat, apakah anda tidak punya orang untuk meneliti ini, apakah sama isi kandungan versi lama dengan versi baru? Saya ambil contoh: alaihimuu dengan versi utsman “alaihim”, apakah sama artinya atau tidak? Sekali lagi, versi qiraat bukan isi kandungannya.
# Staff Isa dan Islam 2013-07-09 21:24
~
Saudara Dinuallah,

Penjelasan saudara di atas sedikit bingungkan. Saudara mengatakan “bila wahyu turun, dia memerintahkan mereka menuliskannya.” Bukankah setiap kali Muhammad menerima wahyunya, dia harus selalu dalam kondisi seorang diri saja?

Juga tulisan saudara “para sahabat selalu menyodorkan Al-Quran kepada Muhammad baik dalam bentul hafalan maupun tulisan.” Bukankah umat Islam mengakui Muhammad buta huruf?

Kesimpulan kami, penyusunan Al-Quran dilakukan jauh setelah Muhammad meninggal. Penyusunan Al-Quran merupakan inisitiaf dari pengikut Muhammad dan tidak ada campur tangan Muhammad. Dimana ide penyusunan tersebut timbul karena para penghafal Al-Quran banyak yang meninggal dalam peperangan.
~
SO
# tanah karo simalem 2013-06-08 03:48
*
Sekali lagi, Injl yang dulu digunakan ada yang tidak dipakai saat ini bahkan dilenyapkan!
Sekali lagi, Injil yang dipakai saat ini ada yang tidak digunakan saat dulu sehingga ditambahkan bahkan kata-kata Paulus pun ikut di dalam firman.

Sahkah kata-kata manusia dimasukkan ke dalam kitab? Adilkah Tuhan yang tidak mengatakan apa-apa kepadanya lalu dituliskan kembali di dalam sebuah kitab?
# Staff Isa dan Islam 2013-07-11 17:18
~
Alkitab dalam Perjanjian Baru memuat wahyu Allah melalui Isa Al-Masih dan para rasul-Nya termasuk Rasul Paulus. Perjanjian Baru memuat semua kata Isa Al-Masih. Kata Isa Al-Masih pribadi terdapat dalam empat Riwayat Hidup-Nya pertama. Empat riwayat hidup ini terkenal sebagai “Injil” karena semuanya memuat “kabar baik” tentang keselamatan oleh iman akibat penyaliban Isa Al-Masih.

Demikian juga seluruh Perjanjian Baru boleh disebut Injil karena seluruhnya berfokus menjelaskan kabar baik bahwa manusia diselamatkan oleh Iman dalam Isa Al-Masih yang disalibkan.

Allah mengurapi para nabi dalam Perjanjian Lama. Nabi-nabi itu diberi wahyu Allah. Musa, Ibrahim, Daud, Ayub, Yesaya, Soloman dll semua bernubuat dan berkhotbah berdasarkan wahyu Allah.

“Yang terutama harus kamu ketahui, ialah bahwa nubuat-nubuat dalam Kitab Suci tidak boleh ditafsirkan menurut kehendak sendiri, sebab tidak pernah nubuat dihasilkan oleh kehendak manusia, tetapi oleh dorongan Roh Kudus orang-orang berbicara atas nama Allah” (Surat, 2 Petrus 1:20-21).

Apakah saudara Fidy percaya bahwa Allah berfirman melalui Musa, Ibrahim, Daud dll? Sama seperti Allah berfirman kepada mereka, demikian juga Allah berfirman melalui para Rasul Isa Al-Masih termasuk Paulus.
~
SO
# Ranti 2013-06-08 20:00
*
Quoting brother88:
*
Revisi Alkitab bukanlah rahasia umum lagi, semua orang sudah tahu.

Komentar seperti ini sebaiknya tidak usah ditanggapi oleh Staff / Pengelola website ini. Kalau menunjukkan bukti bagian mana dari Alkitab yang dia maksud direvisi baru deh ditanggapi.

Kalo dalam dunia internet ini namanya troll. Hanya sekedar iseng, tidak ada keseriusan bertanya atau berargumen. Murni iseng atau memancing emosi dan mengganggu konsentrasi pengelola situs ini.

Kiranya Tuhan senantiasa memberkati pengelola situs ini.
# Staff Isa dan Islam 2013-07-11 17:19
~
Saudara Ranti,

Terimakasih untuk nasehat yang sudah saudara berikan. Juga terimakasih untuk doa serta apresiasi saudara.
~
SO
# jamil 2013-06-10 11:30
*
Dalam Al-Quran, yang ditentang habis hanyalah isi dari Injil dan bukan Taurat atau Zabur. Itu semua karena isi dalam Injil yang sekarang sudah banyak yang dirubah oleh pendeta-pendeta nya sejak beratus-ratus tahun silam.
# Staff Isa dan Islam 2013-07-11 17:20
~
Saudara Jamil,

Sudah menjadi hal biasa ketika orang Islam menuduh Injil atau Alkitab dengan tuduhan miring seperti yang saudara sampaikan. Ada bermacam versi yang diberikan tentang ketidak-aslian Alkitab. Ada yang berkata Alkitab dirubah oleh orang-orang Yahudi. Ada yang berkata Alkitab dirubah oleh Paulus. Ada juga yang berkata Alkitab dirubah oleh Pendeta Kristen.

Jadi sebenarnya siapa yang merubah Alkitab, orang Islam sendiri bingung akan hal itu.

Ditambah lagi perkataan Al-Quran yang mendukung kebenaran Alkitab, membuat orang Islam semakin kesulitan untuk membuktikan klaim mereka yang mengatakan Alkitab sudah tidak asli.

“Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa” (Qs 5:46).

Mungkinkah petunjuk dan pengajaran dari Allah dapat dirubah oleh manusia?
~
SO
# Shinobie 2013-08-29 21:42
*
1. Injil, palsu atau tidak?
Jawaban saya: sudah dipalsukan.

2. Benarkah Injil adalah Firman Allah?
Jawaban saya: Betul itu di Injil asli.

3. Injil tidak asli karena terdapat dalam berbagai bahasa.
Jawaban saya: Bukan berbagai bahasanya yang membuat Injil palsu, tapi penambahan dan revisinya.

4. Bukti keotentikan Injil
Jawaban saya: Tidak ada keontentikan buat Injil, Tuhan saja disalib apalagi kitab sucinya.

5. Firman Allah, tidak ada yang dapat merubah
Jawaban saya: Betul Al-Quran buktinya, tidak ada revisi apalagi penambahan.
# Staff Isa dan Islam 2013-08-31 22:03
~
Saudara Shinobie, terimakasih untuk jawaban yang saudara berikan. Kiranya saudara tidak keberatan untuk menjelaskan pertanyaan kami berikut, yang berhubungan dengan komentar saudara di atas:

1. Kiranya saudara dapat menjelaskan kapan persisnya Injil dipalsukan. Apakah sebelum atau sesudah Al-Quran ada? Dan apakah tujuan si pengubah mengubah isi Injil tersebut?

2. Apakah saudara sudah pernah menyelidiki Injil sehingga saudara dapat membaginya menjadi Injil asli dan Injil palsu? Atau saudara hanya mendengar “apa kata orang”?

3. Kiranya saudara dapat menyebutkan contoh ayat Injil yang ditambah dan direvisi.

4. Apakah saudara sudah pernah menyelidiki keotentikan Injil?

5. Setahu kami umat Muslim juga mengimani Injil dan Taurat sebagai wahyu Allah. Bila Allah dapat menjaga kemurnian Al-Quran, mengapa Allah tidak dapat menjaga kemurnian Injil dan Taurat?
~
SO
# shinobie 2013-09-04 03:21
*
Tujuan mengubah Injil sama halnya dengan tujuan orang yang akan menyalib/membun uh Nabi Isa.(coba anda cari di kitab anda) kitab suci harus komplit menceritakan suatu kisah.

Sudah saya baca di situs anda, kata anda injil barnabas palsu jadi keotentikan injil itu yang mana, matius, lukas, yudas, petrus, paulus atau yang mana pasti anda bingung dan ragu pada kitab anda sendiri ,saya sudah yakin injil sudah tidak asli/dipalsukan saya tidak bisa membuktikan bahwa ada injil asli seperti zamannya Nabi Isa As apakah anda bisa membuktikan injil anda itu asli?
# Staff Isa dan Islam 2013-09-05 17:08
~
Saudara Shinobie,

Kami setuju dengan pernyataan saudara di atas. Memang kitab suci sudah seharusnya menceritakan secara komplit/lengkap suatu kisah.

Pertanyaan kami: Apakah Al-Quran menceritakan secara komplit kisah nabi-nabi Allah? Juga apakah Al-Quran menceritakan secara komplit silsilah Muhammad, nabi yang diyakini umat Muslim membawa Al-Quran?

Umat Muslim yakin Muhammad adalah keturunan Ismael. Bila tidak keberatan, kiranya saudara dapat menuliskan ayat dari Al-Quran menjelaskan silsilah tersebut.
~
SO
# shinobie 2013-09-04 03:23
*
Betul tidak ada sedikitpun keraguan saya terhadap Zabur, Taurat dan Injil yang sudah tertata rapi lewat penyempurnaan dari Nabi Besar Muhammad lewat salah satu mujizatnya yaitu Al-Quran.

“Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat” (QS 5:46).

Bukti bahwa ada Taurat dan Injil dalam Al-Quran. Dan Al-Quran sudah dijamin oleh Allah, seperti dalam firman-Nya, “Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Alquran, dan Sesungguhnya Kami pula yang benar-benar memeliharanya” (Qs Al-Hijr: 9) Sudah 14 abad lebih tidak berubah, adakah kitab lain yang memperoleh jaminan langsung dari Allah seperti Al-Quran? Kalau ada sebutkan firman dan ayatnya juga kitabnya.
# Staff Isa dan Islam 2013-09-05 17:08
~
Saudara Shinobie,

Bila memang saudara meyakini bahwa Al-Quran telah mengatakan dalam Injil dan Taurat ada petuntuk dan cahaya seperti yang tertulis dalam Qs 5:46. Lalu mengapa Al-Quran juga mengatakan bahwa Injil dan Taurat sudah palsu sehingga perlu penyempurnaan?

Bila saudara mengimani Injil dan Taurat wahyu dari Allah, mengapa Allah tidak sanggup menjaga keaslian Injil dan Taurat, sebagaimana Allah menjaga Al-Quran? Apakah Allah yang tidak konsisten layak untuk dijadikan sebagai Khalik?
~
SO
# Topi Slash 2013-09-04 03:24
*
Berarti hanya nabi-nabi yang tercatat dalam Islam saja yang benar-benar mendapat pertolongan Allah. Mengingat pangkat Nabi Muhamamd adalah kesayangan Allah.
# Staff Isa dan Islam 2013-09-05 17:09
~
Saudara Topi Slash,

Sayangnya nabi kesayangan Allah tersebut masih membutuhkan doa dari pengikutnya agar dia memperoleh keselamatan di akherat. Juga, sayangnya nabi kesayangan itu tidak mempunyai mujizat sebagai tanda kenabiannya.

Juga, sayangnya nabi kesayangan Allah itu tidak mendapat dukungan dari nabi-nabi sebelumnya sebagai nabi yang dinubuatkan Allah.

Inilah permohonan nabi kesayangan Allah itu, agar Allah mau mengampuni dosa-dosanya. “Ya Allah! Ampunilah saya! Kasihanilah saya dan hubungkanlah saya dengan Teman Yang Maha Tinggi …” (Sahih Bukhari Vol. 5 Book 59 No. 715).

"Maka ketahuliah ya (Muhammad) . . . . . mohonlah ampunan (kepada-Nya) bagi dosamu dan bagi dosa-dosa orang Mu'min” (Qs 47:19).
~
SO
# shinobie 2013-09-06 18:07
*
Ayat mana dalam Al-Quran yang mengatakan Taurat dan Injil palsu? Justru Al-Quran membenarkan Kitab yang dibawa Nabi Daud, Nabi Musa dan Nabi Isa dan semua kitab itu tersusun rapi di dalam Al-Quran (saya bicara tentang Zabur, Taurat dan Injil asli dan itu ada di Al-Quran). Yang menyempurnakany a Allah melalui utusan-Nya Nabi Muhammad. Karena sudah sempurna dan tidak akan ada lagi nabi setelah Nabi Muhammad maka Allah menjaminnya. Firman-Nya, “Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Alquran, dan Sesungguhnya Kami pula yang benar-benar memeliharanya” (Qs Al-Hijr: 9)

Pertanyaannya ini belum dijawab staff: Adakah kitab lain yang memperoleh jaminan langsung dari Allah seperti Al-Quran? Kalau ada sebutkan firman dan ayatnya juga kitabnya.

Kalau Tuhannya staff mungkin tidak konsisten tapi Tuhan saya Allah adalah yang maha kuasa atas segala sesuatunya pencipta langit dan bumi beserta isinya.
# Staff Isa dan Islam 2013-09-09 12:04
~
Saudara Shinobie,

Pertanyaan kami untuk saudara:

1. Apakah perbedaan antara Zabur, Taurat dan Injil asli yang dan di Al-Quran dengan Zabur, Taurat dan Injil yang disebut tidak asli oleh orang Islam?

2. Apakah saudara sudah pernah membaca dan mempelajari kitab yang asli dan palsu tersebut, sehingga saudara dapat menyimpulkan bahwa memang ada yang asli dan ada yang palsu?

3. Kapan tepatnya dan siapakah yang telah memalsukan kitab-kitab tersebut?

Sebelum kami menjawab pertanyaan saudara di atas, silakan terlebih dahulu menjawab tiga pertanyaan kami di atas, juga silakan memberikan bukti yang dapat membenarkan jawaban saudara.
~
SO
# Topi Slash 2013-09-06 18:13
*
Kenapa staff menambahi/menge dit tulisan saya? Mumpung saya masih ada biar saya tulis lagi, jangan direvisi lagi ya!

Berarti hanya nabi-nabi yang tercatat dalam Islam saja yang benar-benar mendapat pertolongan Allah. Mengingat pangkat nabi adalah kesayangan Allah.
# Staff Isa dan Islam 2013-09-09 12:05
~
Saudara Topi Slash,

Bila saudara tidak ingin tulisan saudara kami edit, saran kami ketika saudara menulis komentar, silakan menulisnya dengan rapi juga menggunakan kata-kata yang jelas dan sesuai dengan EYD. Kami pun sangat senang bila setiap komentar yang masuk sudah ditulis dengan baik dan rapi sehingga kami tidak perlu membuang-buang waktu untuk mengeditnya.

Kami sudah menjawab pertanyaan saudara di atas. Silakan membaca jawaban kami pada pertanyaan saudara sebelumnya.
~
SO
# Eddie 2013-11-14 03:15
~
Apakah Alkitab mengajarkan perzinahan? Kok ada ayat yang menceritkan perzinahan.

Ini jawabnya:
Al-Quran menyebutkan Taurat, Zabur, Injil (semuanya ada Alkitab) harus ditaati, tidak mungkin ditulis begitu jika mengajarkan perzinahan. Jadi sudah diconfirm. Hal orang berdosa diceritakan di Alkitab untuk mengetahui dosa manusia termasuk perzinahan. Wanita sangat dihormati dalam ajaran Alkitab, bukan dimadu 4 kali dengan para wanita lain.
# rabi cairo 2013-12-31 17:18
~
Anda jangan suka memakai dalil dari Al-Quran, seperti contohnya anda memakai dalil bahwa Injil dan Taurat adalah petunjuk, maksud ayat itu adalah berlaku pada masanya, jadi tidak bisa dikaitkan dengan zaman sekarang, saya menghimbau, jangan sekali-kali anda mengambil dalil dari Al-Quran untuk menguatkan anda karena pemahaman anda tentang Al-Quran sangat rendah sekali, bahkan anda sangat mati matian mengatakan bahwa Injil adalah asli, siapa ahli dalam Bible yang mengatakan asli, kalau anda ingin tahu betapa rusaknya agama Kristen.

Silakan lihat video ahli kristolog muslim Ahmad Deedat dan Zakir naik, mudah mudahan anda sadar.
# Staff Isa dan Islam 2014-01-09 12:26
~
Saudara Rabi Cairo,

Sepertinya Al-Quran tidak mengatakan bahwa Taurat dan Injil hanya berlaku untuk satu masa saja. Justru pandangan yang menentang Al-Quran lah yang mengatakan kitab-kitab Allah itu sudah kadaluarsa. Mana yang di percaya, kitab suci saudara atau isu menyesatkan?

Kami sudah sering menonton perdebatan tersebut dan justru terlihat dalam perdebatan itu kelemahan-kelem ahan Ahmad Deedat dalam pemahaman Kristologinya. Dan perlu saudara ketahui peristiwa dibalik perdebatan tersebut bahwa dia dan krunya menyetir arah perdebatan supaya tidak menyentuh titik lemah Islam. Sebab sebelumnya Ahmad Deedat menolak beberapa topik debat yang akan membuktikan kerancuan Al-Quran dan Islam.
~
Noni
# amrizal 2014-01-01 09:38
~
Saya muslim.saran saya untuk tim Isadanislam agar tidak memakai dalil Al-Quran, tapi pakailah dalil dari Injil sendiri. Menanggapi penjelasan staff tentang Qs 4: 171 itu salah!" roh dari -Nya" tidak berarti Allah yang menyatu dengan Yesus. Apa arti kata "dari " buat anda? Bagamana proses " roh dari-Nya" bisa berubah menjadi Yesus itu adalah Allah itu sendiri? Mohon penjelasan!
# Staff Isa dan Islam 2014-01-09 12:10
~
Saudara Amrizal,

Terimakasih atas pertanyaan saudara. Saudara baca dalam hadis Anas Bin Malik 72 yang berkata “Isa Al-Masih adalah Rohullah dan Kalimat Allah”. Roh Allah dan Kalimat Allah itu tidak diciptakan. Apa yang tidak diciptakan adalah kekal dan yang kekal hanyalah Allah. Jika saudara tertarik dengan topik ini buka juga di http://tinyurl.com/bwxsuab
~
Noni
# Bambang Sri Budiarto 2014-01-09 22:51
*
Bagaimana dengan Injil Barnabas yang baru-baru ini ditemukan di Turki, apakah ini asli? Bagaimana dengan Paulus yang membatalkan sunat, padahal dia sunat dan Yesus juga sunat? Apakah ini tidak mengubah naskah asli Injil?
# Staff Isa dan Islam 2014-02-12 20:07
*
Saudara Bambang Sri Budiarto,

Injil Barnabas ditulis sekitar abad 16. Injil Barnabas ditulis oleh Mustafa de Arande. Ia seorang Muslim Arab berkebangsaan Spanyol. Jelas ini tidak asli. Untuk lebih mengetahui hal ini, silakan mengunjungi link berikut http://tinyurl.com/psjkhyz

Injil menekankan karya keselamatan Isa Al-Masih, dan bukan sunat. Paulus tidak membatalkan sunat. Paulus menolak pandangan bahwa manusia diselamatkan karena sunat. Dengan demikian, orang-orang yang mempunyai pandangan ini menganggap keselamatan bukan hanya karena Isa Al-Masih, tetapi karena sunat juga.

Karena itu, tidak ada yang diubah dalam Injil. Dan kalau boleh tahu, tertulis dimanakah dalam Injil yang menekankan sunat?
~
Salma
# rabi cairo 2014-01-23 14:56
~
Anda sok tahu sekali bahwa Al-Quran mengatakan kitab-kitab sebelumnya tidak kadaluarsa. Sebutkan dalilnya? Anda berdalil dengan ayat,“Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat” (Qs. 5:46).

Ini ayat menceritakan tentang kisah nabi Isa yang otomatis pada masa tersebut Injil adalah petunjuk dan cahaya.

Kalau anda mengatakan bahwa Ahmad Deedat bodoh dalam ilmu Kristologi, mana debat yang menunjukkan dirinya bodoh? Justru pendeta-pendeta yang berhadapan dengan Ahmad Deedat jadi bodoh.

Jadi, anda jangan sok tahu dengan Islam bahkan membela Injil adalah kitab asli. Tidak ada satupun profesor dari kalian yang mengatakan bahwa Injil asli. Contoh, William Noah, Robert W. Funk.
# Staff Isa dan Islam 2014-02-12 20:11
~
Saudara Rabi Cairo,

Mungkinkah firman Allah hanya berlaku untuk satu masa saja? Jika demikian, firman Allah tidak kekal. Injil menegaskan, “tetapi firman Tuhan tetap untuk selama-lamanya. .." (Injil, Surat 1 Petrus 1:25).

Sangat berbeda dengan anggapan saudara, bukan? Lagi pula, Al-Quran menuliskan, “...Tak ada seorangpun yang dapat merobah kalimat-kalimat (janji-janji) Allah...” (Qs. 6:34).

Bila saudara menyatakan Injil tidak asli, maka buktikan kepada kami. Siapakah yang mengubah Injil, kapan diubah, dimanakah Injil yang asli, dan pernahkah saudara membaca Injil yang asli?
~
Salma
# Pencari Kebenaran 2014-01-24 17:24
~
Bisa jelaskan ini? Injil dalam bahasa Inggris. Yohanes 5:7, “For there are three that testify.” Dan coba buka Injil anda dalam bahasa Indonesia. Bukannya itu sudah diubah atau ditambahkan kalimat? "Bapa, Firman dan Roh Kudus; dan ketiganya adalah satu"

Lalu banyak kontradiksi Perjanjian Lama kalau tidak diubah manusia, pasti sama angka atau nama tokohnya. Begitu juga pada Perjanjian Baru banyak yang kontradiksi. Masak Tuhan khilaf hingga salah.

Saya beri contoh. Siapakah anak Hezron? Silakan baca pada Lukas 3:33 dan Matius 1:3. Coba mana yang benar antara kata Lukas atau kata Matius?

Kalau mau contoh banyak, saya bisa kirim lewat email baik dalam kitab Raja-Raja atau pun dalam Perjanjian Baru.
# Staff Isa dan Islam 2014-02-12 20:41
~
Saudara Pencari Kebenaran,

Alkitab mendasarkan terjemahannya pada dua naskah yang paling terkenal yaitu Textus Receptus (TR) dan Wescott & Hort (WH). Dan sebenarnya banyak sekali salinan-salinan naskah bahasa asli dalam bermacam-macam codex.

NIV (New International Version) menggunakan terjemahannya dari WH. Sedangkan KJV (King James Version) menggunakan terjemahannya dari TR. Saudara mengutip versi NIV, tetapi tidak mengutip versi KJV dalam bahasa Inggrisnya.

Alkitab Indonesia Terjemahan Baru (LAI TB) memilih menerjemahkan keduanya yaitu TR dan WH sekaligus. Alkitab Terjemahan Baru membubuhkan tanda kurung atas terjemahan ayat dari naskah tulis tangan TR tetapi tidak terdapat dalam naskah tulis tangan (manuskrip) WH, untuk membedakannya.

Perihal anak Hezron. Silakan saudara membaca dengan teliti keduanya, yaitu Matius dan Lukas.
~
Salma
# ipoel 2014-01-24 21:21
~
Saudara IDI,

Bagaimana anda bisa yakin mengatakan bahwa Injil yang ada di masa sekarang sama dengan Injil yang ada di masa nabi Muhammad? Bukankah ada Injil Barnabas, jadi bagaimana anda bisa yakin? Kitab Injil yang dimaksud Allah dengan petunjuk dan cahaya adalah kitab Injil yang diajarkan langsung oleh nabi Isa kepada pengikut-Nya. Bukan hasil tulis tangan para penulis Injil.

“Maka kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang menulis Alkitab dengan tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya; "Ini dari Allah", (dengan maksud) untuk memperoleh keuntungan yang sedikit dengan perbuatan itu. Maka kecelakaan yang besarlah bagi mereka, akibat apa yang ditulis oleh tangan mereka sendiri, dan kecelakaan yang besarlah bagi mereka, akibat apa yang mereka kerjakan” (Qs 2:79).
# Staff Isa dan Islam 2014-02-12 19:51
~
Saudara Ipoel,

Tentu kami yakin sebab Injil menuliskan, “Tetapi firman Tuhan tetap untuk selama-lamanya. ..” (Injil, Surat 1 Petrus 1:25). Mungkinkah ada yang berani mengubah firman Allah dan untuk tujuan apa?

Bila saudara menganggap Injil Barnabas adalah asli, maka sangat keliru. Injil Barnabas baru muncul abad 16. Dan penulisnya adalah Mustafa de Arande, seorang Muslim Arab berkebangsaan Spanyol. Silakan mengunjungi link berikut untuk mengetahui lebih lanjut http://tinyurl.com/psjkhyz

Injil berarti kabar baik karena Allah telah menganugerahkan keselamatan kepada manusia melalui Pribadi Isa Al-Masih. Nah, pernahkah saudara melihat Injil yang langsung diajarkan kepada para pengikut-Nya?
~
Salma
# rabi cairo 2014-01-26 07:15
~
Maksud Isa diciptakan dari kalimatullah yaitu Isa diciptakan dari perkataan Allah yaitu "kun". Kalau staf mengatakan kalimatullah itu tidak diciptakan, itu salah besar. Karena kalimatullah itu diciptakan.

Kalau staf mengatakan Isa adalah Tuhan dengan alasan ia berasal dari kalimatullah, itu alasan yang sangat aneh sekali. Karena kita pun dari kalimatullah, bumi, langit, bintang berasal dari kalimatullah yaitu kalimat "kun".
# Staff Isa dan Islam 2014-02-12 19:56
~
Saudara Rabi Cairo,

Bolehkah kami tahu tertulis dimana bahwa Isa Al-Masih diciptakan? Adam diciptakan dari tanah, bagaimana dengan Isa Al-Masih? Dengan bahan apa Isa Al-Masih diciptakan?

Alangkah lebih baik bila saudara menunjukkan buktinya. Sebab Isa Al-Masih adalah “Firman itu telah menjadi manusia” (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:14).
~
Salma
# fendi 2014-02-07 22:10
~
Injil diubah bukan karena berbagai bahasa, tapi isinya diubah. Bandingkan Injil cetakan 1991 dengan cetakan sekarang.

Injil Isa asli diturunkan dalam bahasa Ibrani, semasa Yesus hidup beliau melarang murid-Nya ke bangsa lain, hanya untuk Israel saja. Jadi, mana mungkin ceramah kepada orang Israel pakai bahasa Yunani?
# Staff Isa dan Islam 2014-02-12 19:57
~
Saudara Fendi,

Bolehkah kami tahu apa saja isi Injil yang telah diubah? Kami dengan senang hati untuk memeriksanya.

Injil ditulis dalam bahasa Yunani. Pada masa itu, bahasa Yunani menjadi bahasa Internasional. Sama seperti bahasa Inggris saat ini. Salah satu buktinya adalah “Banyak orang Yahudi yang membaca tulisan itu, sebab tempat di mana Yesus disalibkan letaknya dekat kota dan kata-kata itu tertulis dalam bahasa Ibrani, bahasa Latin dan bahasa Yunani” (Injil, Rasul Besar Yohanes 19:20).
~
Salma
# Kafir Kristen 2014-02-10 17:17
~
Saya mau tanya, kenapa di dalam Injil ada ayat-ayat mesum? Dan berikan alasannya jika Injil yang anda imani itu benar-benar kitab suci dari Tuhan.
# Staff Isa dan Islam 2014-02-12 19:59
~
Saudara Kafir Kristen,

Bolehkah kami tahu, ayat mana saja yang saudara anggap mesum? Tentu akan menarik untuk mendiskusikan hal itu.

Injil ditulis secara transparan, menampilkan semua yang ada untuk menjelaskan bahwa manusia adalah manusia berdosa. Dan tidak mungkin manusia diselamatkan tanpa pertolongan Allah karena “kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata” (Taurat, Kejadian 6:5).
~
Salma
# Pakai Logika 2014-02-15 09:01
~
Kalau Injil itu asli seharusnya tidak ada yang namanya Injil Markus, Lukas, Yohanes, Matius. Katanya Firman Tuhan, tapi karangan manusia. Belum lagi surat Paulus yang ditambah-tambah in. Masih bisakah kita menyebut Injil itu asli?
# Staff Isa dan Islam 2014-04-29 10:03
~
Saudara Pakai Logika,

Firman Allah bukan barang yang langsung turun dari langit dan manusia tinggal menerimanya. Allah memberikan firman-Nya kepada manusia, tentu menggunakan kemampuan penulisnya. Tetapi hal itu tetap dalam kendali Allah. Karena itu, Injil juga memuat sejarah. Dalam hal ini sejarah Isa Al-Masih. Penulis Injil adalah orang yang menyaksikan dan menyelidiki semua peristiwa yang terjadi pada masa Isa Al-Masih.

Artikel di atas telah menjelaskan bahwa naskah-naskah Injil masih tersimpan dengan rapi di museum Inggris dan Prancis. Bila saudara meragukannya, maka setidaknya saudara perlu menunjukkan bukti Injil asli versi saudara, bukan?
~
Solihin
# m. saudi 2014-02-20 13:47
~
Injil asli atau palsu? Sebetulnya jangan mengatakan Injil palsu atau tidak, tapi lebih mengarah kepada masih murnikah Injil? Itu yang perlu diangkat. Injil Perjanjian Lama dan Baru, Injil yang berkiblat pada salah satu gereja. Dan kenapa kisah Isa dengan Maria Magdalena tidak diangkat, kenapa harus ada penebus dosa, ada jalan menuju keselamatan, kenapa Akulah jalan, sedangkan Isa sendiri beragama Islam. Kalau tidak ada yang merubah, tidak mungkin seorang nabi/rasul takabur.
# Staff Isa dan Islam 2014-04-29 14:05
~
Saudara M. Saudi,

Kami kira artikel di atas telah menjelaskan dengan baik otentisitas Injil. Dan kami tertarik untuk menanggapi tentang Injil Perjanjian Lama dan Baru. Banyak teman Muslim yang belum mengerti hal ini. Sesungguhnya tidak ada Injil Perjanjian Lama dan Baru. Perjanjian Lama dan Baru adalah bagian dari Alkitab. Perjanjian Lama meliputi Taurat, Zabur, dan kitab para nabi. Inti berita dari Perjanjian Lama adalah kedatangan Isa Al-Masih ke dunia untuk menyelamatkan manusia dari dosa.

Sedangkan Perjanjian Baru meliputi Injil dan surat-surat para rasul. Inti berita Perjanjian Baru adalah kedatangan Isa Al-Masih kedua kali ke dunia. Saudara dapat melihat korelasi berita dari Perjanjian Lama dan Baru saling berkaitan. Bila Injil dipalsukan, maka sangat mungkin beritanya tidak sama, bukan?
~
Solihin
# Hamba Allah 2014-03-03 12:08
~
Salam Keamanan,

Pertanyaan, kalau Yesus itu agamanya Kristian yang diamalkan oleh penganut Kristian sekarang, dimana bukti sama ada di Perjanjian Lama atau Perjanjian Baru yang mengatakan Yesus itu Kristian?
# Staff Isa dan Islam 2014-04-29 14:13
~
Saudara Hamba Allah,

Injil tidak pernah menyebutkan Isa Al-Masih beragama Kristen. Sebab Isa Al-Masih datang ke dunia untuk menyelamatkan manusia, bukan untuk membawa agama. Tentu saudara tidak akan menemukan hal itu dalam Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru. Perjanjian Lama adalah janji kedatangan Isa Al-Masih yang pertama. Dan Perjanjian Baru adalah janji kedatangan Isa Al-Masih kedua kali.
~
Solihin
# pansss 2014-03-11 03:54
~
Buat Staf IDI,

Kalau memang Injil yang sekarang masih Injil murni, kenapa Injil bisa melahirkan beberapa agama Kristen yang berbeda-beda? Contoh, Katolik, Advent, Protestan, Ortodoks. Dan semua agama Kristen tersebut selalu sering bertentangan. Dari masalah ibadah, larangan makan dan minum, bahkan ada yang malahan lebih mengutamakan bunda Maria dari pada Yesus.

Maaf saja, mertua saya seorang penatua dan mereka dengan agama Kristen yang lain selalu berdebat tentang masalah ini.
# Staff Isa dan Islam 2014-04-29 14:24
~
Saudara Pansss,

Banyaknya aliran dalam Kekristenan bukan berarti Injil tidak murni. Hal ini sama dengan banyaknya aliran dalam Islam. Apakah saudara berpikir bahwa Al-Quran tidak murni? Tentu kita perlu bijak membedakan keduanya. Kitab suci tidak ada hubungannya dengan aliran. Yang membedakannya adalah interpretasi terhadap kitab suci itu sendiri. Tetapi sesungguhnya, semua aliran itu sepakat dan mengakui bahwa Injil murni dan tidak mungkin berubah. Sebab “'firman Tuhan tetap untuk selama-lamanya. ' Inilah firman yang disampaikan Injil kepada kamu” (Injil, Surat 1 Petrus 1:25).
~
Solihin
# rober2 2014-03-15 18:04
~
Ajaran Yesus dalam Alkitab tidak murni lagi. Halalnya babi adalah contoh sederhana bagaimana tokoh Kristen mencampur pendapatnya dengan firman Yesus. "Maka jawab-Nya: 'Apakah kamu juga tidak dapat memahaminya? Tidak tahukah kamu bahwa segala sesuatu dari luar yang masuk ke dalam seseorang tidak dapat menajiskannya, karena bukan masuk ke dalam hati tetapi ke dalam perutnya, lalu dibuang di jamban?' Dengan demikian Ia menyatakan semua makanan halal" (Markus 7:18-20).

"Dengan demikian ia menyatakan semua makanan halal". Ia merupakan kata yang menunjukkan orang ketiga, membuktikan bahwa ini bukan perkataan Isa/Yesus).
# Staff Isa dan Islam 2014-04-29 14:42
~
Saudara Rober2,

Injil berarti kabar baik. Injil ditulis empat penulis yaitu Matius, Markus, Lukas, dan Yohanes. Jelas, Allah memakai pengalaman dan pengetahuan mereka untuk menuliskan riwayat Isa Al-Masih seperti sifat, tindakan, dan hakikat-Nya. Karena itu, kita akan mengenal pandangan penulis melalui tulisannya, tetapi tetap dalam kendali Allah. Sehingga bukan pikiran dan gagasan mereka yang dituliskan tetapi fakta yang mereka lihat, dengar, dan saksikan.

“Apa yang telah ada sejak semula, yang telah kami dengar, yang telah kami lihat dengan mata kami, yang telah kami saksikan dan yang telah kami raba dengan tangan kami tentang Firman hidup--itulah yang kami tuliskan kepada kamu” (Injil, Surat 1 Yohanes 1:1). Karena itu, penulis menyimpulkan sesuai dengan yang didengarnya seperti tertulis dalam Injil, Rasul Besar Markus 7:18-20.
~
Solihin
# Bryan 2014-04-16 17:09
~
Imamat 11:7-8, "Demikian juga babi walaupun berkuku belah, yaitu kukunya bersela panjang, haram ia bagimu." Terjemahan bahasa Indonesia pada tahun 1996, dengan mengubah kata babi menjadi babi hutan kecuali dalam Alkitab versi Indonesian Literal Translation edisi 2006, 2008 tetap tertulis babi.

Padahal bila kita lihat bahasa asli Alkitab Ibrani tertulis hazir yang artinya babi dan bukan tertulis hazir ver atau ver hazirim yang artinya babi-babi liar/babi hutan. Bisa anda jelaskan?
# Staff Isa dan Islam 2014-04-29 15:06
~
Saudara Bryan,

Boleh kami tahu, saudara memperoleh sumber dari mana? Sebab kami yakin saudara tidak tahu dan tidak mengerti bahasa Ibrani. Sebenarnya dengan mengutip teks bahasa Ibrani, saudara telah membaca dan mengetahui konteks dan makna dari teks aslinya. Karena itu, kami menyarankan agar saudara melanjutkan pembacaan dari sumber itu. Karena terkesan saudara hendak menguji kami. Maaf, bila kami menolak untuk membahas hal itu.
~
Solihin
# dewa 2014-04-18 19:14
~
Maaf pak, saya cuma mau bertanya, jadi sebenarnya juru selamat umat manusia itu siapa, apakah Isa Al-Masih atau Nabi Muhammad, atau Nabi Muhammad menyempurnakan semua ajaran nabi pendahulunya.
# Staff Isa dan Islam 2014-04-29 15:18
~
Saudara Dewa,

Tentu seorang juruselamat adalah pribadi yang suci dan tidak berdosa. Karena yang diselamatkan adalah manusia berdosa. Sangat tidak mungkin manusia berdosa menjadi juruselamat bagi manusia berdosa lainnya, bukan? Siapakah pribadi yang suci dan tidak berdosa? Hanya Isa Al-Masih. Ini diakui Injil dan Al-Quran (Injil, Surat 1 Petrus 2:22; Qs 19:19). Lebih lanjut tentang hal ini, saudara boleh mengunjungi link ini http://tinyurl.com/6wf9w8k
~
Solihin
# Hery 2014-04-19 10:33
~
Markus pasal 6 dan 8 saja sudah berbeda-beda mengenai jumlah sisa roti yang ditaruh di dalam bakul dan jumlah orang-orang yang naik dalam perahu serta nama tempat yang dituju saja sudah berbeda-beda padahal sama-sama ada pada Injil Markus yang menulis.

Bagaimana ini bisa dikatakan masih murni dan tidak dirubah-rubah? Dan bagaimana Injil sekarang ini dikatakan Firman Tuhan? Apa Tuhan secepat itu lupa padahal jarak waktu makan roti dan sesudahnya tidak lebih dari setengah hari?
# Staff Isa dan Islam 2014-04-29 15:24
~
Saudara Hery,

Munculnya pertanyaan seperti itu disebabkan karena saudara tidak membaca dengan benar dan teliti. Injil, Rasul Markus 6 dan 8 adalah dua peristiwa berbeda. Silakan saudara membacanya dengan baik dan teliti. Tidak ada yang diubah sebab itu merupakan dua peristiwa yang berbeda. Alangkah lebih baik bila saudara membaca dengan teliti lebih dulu. Terimakasih.
~
Solihin
# achmad 2014-04-27 20:07
~
Mengapa firman Tuhan meleset ramalannya? Apakah ini buatan manusia? Mengapa ramalan kedatangan Yesus Matius 10:23, 16:28, Markus 9:1 dan Lukas 9:27, Yesus menubuatkan bahwa dia dan kerajaan Allah akan datang sebelum para muridnya selesai mengunjungi kota-kota Israel? Ramalan ini meleset jauh, sebab sampai saat ini Yesus belum juga turun datang kembali ke dunia. Padahal para murid Yesus sudah mati semua 2000 tahun yang Ialu.
# Staff Isa dan Islam 2014-04-29 15:49
~
Saudara Achmad,

Kesimpulan demikian muncul karena saudara tidak membaca keseluruhan ayat yang saudara kutip. Kami menyarankan agar saudara membacanya dengan teliti. Tetapi untuk mengobati rasa ingin tahu saudara, kami ingin mengutip ayat sebelumnya dari Injil, Rasul Besar Matius 10:23.

“Tetapi waspadalah terhadap semua orang; karena ada yang akan menyerahkan kamu kepada majelis agama dan mereka akan menyesah kamu di rumah ibadatnya. Dan karena Aku, kamu akan digiring ke muka penguasa-pengua sa dan raja-raja sebagai suatu kesaksian bagi mereka dan bagi orang-orang yang tidak mengenal Allah” (Injil, Rasul Besar Matius 10:17-18). Menurut saudara, apakah nubuat ini sudah digenapi?
~
Solihin
# berpikir sehat 2014-04-28 08:09
~
To: Henry,

Maaf, baru belajar bahasa Indonesia mungkin? Anda tanpa sadar sudah membenarkan Kristen, silahkan baca Markus 8:19 (yang anda kutip) tapi jangan lupa baca ayat 20. Di dua ayat tersebut sudah dijelaskan dengan jelas tentang Yesus melakukan mujizatnya dua kali di dua tempat dan waktu berbeda.

To: Amit2,

Sudah dijawab untuk yang Injil Matius ayat 23 sealur dengan ayat 15 yang sudah membahas hari kiamat, sehingga ayat 23 menubuatkan negara Israel modern yang akan jadi Kristen. Untuk Markus 9 dan Lukas 9 bukan membahas tentang 'generasi' , masa tidak mengerti bahasa Indonesia?Gener asi adalah jamak/banyak. Markus dan Lukas membahas Rasul Yohanes yang akan mendapat penglihatan hari kiamat saat Yesus datang sebagai Raja (Kitab Wahyu).
# berpikir sehat 2014-04-28 08:14
~
Yang pasti Injil Terjemahan di zaman Muhamad (abad 7) diakui asli oleh Allah. "Lalu, Khadidjah membawanya kepada Waraqa bin Naufal, seorang Nasarah dan yang seorang pembaca Injil dalam Bahasa Arab" (Shahih Bukhari Volume 4, Kitab 55, Nomor 605).

"Lalu Khadijah bersama beliau pergi sehingga ia membawa beliau para Waraqah bin Naufal bin Asad bin Abdul Uzza bin Paman Khadijah. Ia seorang yang memeluk agama Nasrani pada zama Jahiliah, ia dapat menulis tulisan Ibrani., dan ia menulis Injil akan apa-apa yang Dikehendaki Allah akan apa yang ditulisnya" (Shahih Bukhari Volume 1, Kitab 1, Nomor 3).

Manuskrip Injil tertua ada dari abad ke 4 (tahun 350), 200 tahun sebelum Muhammad. Tapi Papyri Injil tertua tahun150, 400 tahun sebelum Muhammad.
# Hendi 2014-05-04 14:32
~
Saya cuma mau bertanya kenapa di dalam Injil Yesus disebut sebagai Tuhan. Sedangkan di Al-Quran dengan jelas Dia disebut sebagai rasul Allah. Injil memang benar kitab Allah dan Al-Quran adalah penyempurnanya.
# Staff Isa dan Islam 2014-05-21 21:50
~
Saudara Hendi,

Injil telah ada enam abad sebelum Al-Quran. Dengan rentang waktu yang sedemikian jauh, mengapa Injil yang dipertanyakan? Menurut kami, adalah baik bila kita mempertanyakan mengapa Al-Quran tidak memberikan keterangan yang sama dengan Injil? Padahal Injil telah ada lebih dulu dibandingkan Al-Quran. Ini logika yang benar. Bukan sebaliknya. Bagaimana menurut saudara?
~
Solihin
# didit 2014-05-14 08:28
~
Jikalau memang Al-Quran adalah kitab palsu dan dipalsukan dan Injil Kristen adalah kitab suci yang sempurna, lantas kenapa masih saja staf menggunakan Al-Quran sebagai hujjah dalam mendukung argumennya? Bukankah staf harus menolak mentah-mentah kebenaran Al-Quran?
# Staff Isa dan Islam 2014-05-21 21:54
~
Saudara Didit,

Allah telah selesai berfirman pada awal abad pertama sehingga tidak diperlukan lagi kitab untuk firman-Nya. Sebab seluruh rencana Allah untuk menyelamatkan manusia dari dosa telah terpenuhi dalam Isa Al-Masih. Tentu ini yang menjadi persoalan mendasar manusia, bukan?

Bila saudara ingin mengetahui tentang Al-Quran, silakan klik ini http://tinyurl.com/68qrm5t.
~
Solihin
# xucinxgaronx 2014-05-14 22:38
~
Injil adalah nama yang dijiplak penerbit kitab suci Kristen Indonesia untuk buku biografi Yesus karangan anonim yang tak mengenal Yesus, yang bahkan pengarang itu pun tak pernah menyangka bahwa kitab karangannya bisa menjadi kitab suci agama Kristen. Kitab suci Kristen adalah karangan cerita tentang seorang dengan nama (palsu) Yesus. Tak pernah ada orang Israel sudi menggunakan nama dari bangsa yang disebutnya sebagai anjing (Yunani).

Sebagaimana karangan pada umumnya, maka tentu saja ada pengubahan-peng ubahan. Contohnya, pada codex sinaiticus dan vaticanus, tak ada Markus 16:9-20, juga Yohanes 8:1-11. Zaman internet seperti saat ini, sangat mudah untuk membuktikannya.
# Staff Isa dan Islam 2014-05-21 22:00
~
Saudara Xucinxgaronx,

Kami yakin saudara mempunyai sumber yang jelas tentang Injil adalah nama yang dijiplak penerbit Kristen Indonesia. Boleh kami tahu, sumber saudara dari mana? Tentu sebagai orang yang senang belajar, kami akan mempelajari hal itu bila benar adanya. Bagaimana saudara?
~
Solihin
# berpikir sehat 2014-05-19 14:21
~
Semua Muslim,

Injil tidak ada artinya dalam bahasa Arab. Satu-satunya referensi hanya ada di Al-Quran yang bilang Injil adalah penamaan yang ditetapkan Allah terhadap kitab Kristen. Lucunya Injil itu sudah jelas-jelas sempalan dari kata Yunani. Ketahuan Muhammad nyontek, terlebih lagi membuktikan Islam mengakui Allah menghendaki kitab Kristen ditulis dalam bahasa Yunani.
# berpikir sehat 2014-05-21 13:41
~
Habib,

Anda ini komentar tidak jelas dan campur aduk. Baca saja sudah mumet. Saya tahu anda kelabakan karena terbukti Muhammad masih mengakui Alkitab itu asli. "Waraqah bin naufal bin Asad bin Abdul Uzza bin Qushshay, anak paman Khadijah, atau saudara ayahnya, ia adalah semasa jahiliyah beragama nashrani dan suka menulis kitab suci arabi, ia menulis Injil Arabi dengan kehendak Allah" (Hadits Shahih Bukhari (64670). Shahih di atas menceritakan Injil terjemahan yang dianggap asli.
------------------------
Beliau menarik bantal yang didudukinya dan meletakkan Taurat tersebut di atasnya seranya bersabda: "Aku beriman kepadamu dan kepada Dzat yang menurunkanmu" (Sunan Abu Dawud, no.4449). Hadits ini Hasan oleh Syeh Albani. Taurat pun masih asli di zaman nabimu.
# berpikir sehat 2014-05-22 07:17
~
Selain hadits shahih yang saya paparkan tentang Injil terjemahan Arab yang diakui asli atas ijin Allah. Para Ulama sendiri beda pendapat tentang bahasa yang digunakan Yesus. Silakan google "islamqa Apakah Injil Yang Ditulis Dengan Bahasa Aromi Masih Ada Sekarang?" Anda akan ketemu website resmi Ahlusunna Waljammah

“Dia berbicara dan berbincang dengan orang Yunani” (A’mal Ar-Rusul, 9/29). Secara zahir pembicaraannya dengan menggunakan bahasa mereka. Maka dengan adanya perbedaan bukti-bukti ini, terjadi perbedaan yang cukup kuat di antara para ilmuan dan pakar tentang bahasa yang digunakan oleh Isa Al-Masih.
--------
Terjadi beda pendapat sesama ulama ada yang percaya hanya bahasa Aram tapi ada juga yang yakin bahasa Yunani.
# Xucinxgaronx 2014-05-22 09:04
~
Berpikir Sehat,

Kitab Injil itu sudah bermacam-macam pada masa para rasul. 2 Korintus 11:4, "Sebab kamu sabar saja, jika ada seorang datang memberitakan Yesus yang lain dari pada yang telah kami beritakan, atau memberikan kepada kamu roh yang lain dari pada yang telah kamu terima atau Injil yang lain dari pada yang telah kamu terima."

Injil yang dibawa Waraqah yang menyebabkan dia percaya kenabian Muhammad pastilah beda dengan yang anda pegang. Al Baqarah 2:146, "Orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang telah Kami beri Al Kitab (Taurat dan Injil) mengenal Muhammad seperti mereka mengenal anak-anaknya sendiri. Dan sesungguhnya sebahagian diantara mereka menyembunyikan kebenaran, padahal mereka mengetahui."
# berpikir sehat 2014-05-22 11:59
~
Garong,

Nabi Ahmadiyah Ghulam ahmad menafsirkan Al-Quran apa dari versi yang berbeda? Kaum Syiah apa menafsirkan dari Al-Quran dengan versi yang berbeda? Maaf, siasat anda sangat mudah terpatahkan di sini.
# XucinXgaronX 2014-06-04 15:46
~
Bisa dijelaskan ayat apa yang ditafsirkan Ghulam Ahmad dan Syiah? Yang namanya tafsiran itu buah pikir manusia beda sekali dengan 2 Korintus 11:4 sudah sangat jelas kontennya, tak mungkin bisa ditafsirkan lagi bahwa ada bermacam macam versi Injil dan versi Yesus atau anda mau "mencoba" membuat tafsirannya?
# Staff Isa dan Islam 2014-06-13 11:44
~
Saudara Xucinxgaronx,

Injil adalah berita sukacita tentang keselamatan dalam Isa Al-Masih. Di luar berita keselamatan itu, maka itu disebut dengan Injil lain. Itu sebabnya, muncul Injil lain yang tidak memberitakan keselamatan dalam Isa Al-Masih. Seperti Injil Barnabas. Injil yang tidak memberitakan keselamatan dalam Isa Al-Masih bisa disebut Injil palsu. Kiranya ini menambah pengertian saudara.
~
Solihin
# manusia 2014-06-04 22:26
~
Al-Quran itu ada kitab umat manusia yang diturunkan terakhir dan dibawa nabi Muhammad dan isi berasal dari kitab sebelumnya. Namun, dilengkapi dan sebagai tanda bahwa agama terakhir yang turun itu Islam. Saya juga heran dengan Injil. Mengapa banyak sekali bahasa? Beda lokasi beda arti? Mengapa tak seperti Al-Quran yang hanya bahasa Arab dan banyak orang di berbagai belah bumi ini bisa membacanya ?
# Staff Isa dan Islam 2014-06-13 11:50
~
Saudara Manusia,

Manusia terdiri dari banyak bangsa dan suku bangsa serta bahasa. Injil masuk ke banyak negara dan suku bangsa dan bahasa sehingga perlu diterjemahkan agar suku bangsa mengerti isi Injil sesungguhnya. Tetapi terjemahan itu tidak mengubah arti dan inti pesan Injil. Yaitu bahwa manusia diselamatkan karena Isa Al-Masih.

Nah, bila saudara tertarik mendiskusikan tentang Al-Quran, silakan klik ini http://tinyurl.com/68qrm5t
~
Solihin
# Dail Hamba Allah 2014-06-24 02:55
~
To: Admin

Seringkali kami katakan bahwa Taurat, Zabur dan Injil itu benar firman Allah dan Al-Quran adalah penyempurna dari kitab sebelumnya. Seringkali pula kami mengatakan agar kiranya jangan menggunakan referensi Al-Quran yang sepotong-potong apalagi kalian tidak mempercayai hal itu. Aneh bin ajaib kalian menggunakan Al-Quran untuk membuktikan bahwa kitab anda masih asli.

Kami tidak akan mengungkap semua yang mendasari sehingga dikatakan Injil itu bukan palsu tapi sebagian sudah tidak suci lagi. Satu contoh kecil saja yang mendukung penyataan terkutuk pada Surat Galatia 1:8 ada pada perubahan atas pengharaman makan babi diganti dengan babi hutan saja yang haram.
# Staff Isa dan Islam 2014-06-25 05:13
~
Saudara Dail,

Kami mengutip Al-Quran karena di sana terdapat nama Isa Al-Masih. Tentu tidak salah mengutip hal itu, bukan? Dan kami tidak mengubah apa-apa dari redaksi ayat. Dan bila saudara menyatakan Injil tidak suci lagi, maka siapakah yang berhak menyatakan Injil suci dan tidak suci? Saudara atau Allah? Bagaimana saudara?
~
Solihin
# dails hamba Allah 2014-06-30 02:25
~
Admin,

Anda mengatakan bahwa menggunakan referensi Al-Quran sebab ada di dalamnya menyebutkan tentang Isa Al-Masih. Perlu saudara ketahui bahwa Isa dalam Al-Quran tidak mati di salib, sedangkan yang mati disalib itu adalah penghianat Yudas yang diserupakan dengan Isa. Jadi antara Isa di Al-Quran dan Yesus di Injil itu adalah oknum yang berbeda.

Jadi, dasar Al-Quran yang saudara jadikan alat untuk mengelabui Islam itu sangat tidak tetap, kecuali anda setuju seluruh isi dalam Al-Quran.

Kembali ke topik. Injil yang diimani oleh Muhammad dan Islam di dunia adalah Injil yang di dalamnya memuat konsep ketuhanan esa. Bukan Tuhan menjelma sebagai mahluk, Injil yang di dalamnya tidak merubah hukum dari Zabur dan Taurat.
# Staff Isa dan Islam 2014-08-23 18:36
~
Salam Sdr. Dails,

Kami menyampaikan terimakasih atas pemaparan saudara.

Tentu begitu sulit bagi umat Muslim mengakui tentangkematian Isa Al-Masih di salib. kurang lebih 600 tahun yang lampau, Isa Al-Masih telah disalib dan hal tersebut sudah dapat dibuktikan. Kemudian, ada kabar yang mengatakan hal itu tidak benar.

Ada seseorang yang disalib menggantikan Isa. Bukankah ini terlihat satu kebohongan besar? Dan yang sangat disayangkan ada banyak orang yang percaya atas hal tersebut, tanpa menyelidiki kebenarannya. Menurut saudara, mana yang lebih kasihan?
~
Salma
# ayu dwi 2014-08-20 20:40
~
Bagaimana cara beriman pada kitab Injil pada masa sekarang, tolong jelaskan?
# Staff Isa dan Islam 2014-08-23 18:43
~
Salam Sdr. Ayu Dwi,

Kami menyampaikan terimakasih untuk pertanyaan saudara. Injil dari jaman dahulu sampai saat ini tidak ada perubahan. Injil adalah kabar sukacita yang harus didengar oleh semua umat, bahwa Allah telah merelakan diri mengambil rupa dalam bentuk tubuh manusia dalam Isa Al-Masih. Yang berarti juga adalah Kalimat Allah.

Pengambilan rupa Allah dalam bentuk manusia untuk melakukan satu tugas atau karya yang hanya dapat dilakukan oleh Allah. Dia datang untuk menjadi tebusan bagi dosa manusia. Semua orang yang percaya kepada-Nya tidak akan binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

Jika saudara beriman kepada Injil yang sesungguhnya yakni Isa Al-Masih, saudara pasti mendapat keselamatan. "Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan" (Injil, Surat Roma 10:9).
~
Salma
# yusuf 2014-08-21 11:17
~
Injil menurut sunah Isa sudah tidak ada, yang ada tinggal Alkitab menurut sunah Paulus. Bagaimana mungkin Islam mau mengimani Alkitab tersebut, karena di dalam Al-Quran sendiri Kitab Taurat, Zabur, dan Injil yaitu sama seperti halnya dengan Al-Quran.
# Staff Isa dan Islam 2014-08-23 18:47
~
Salam Sdr. Yusuf,

Barangkali saudara dapat menjelaskan dan memaparkan apa yang saudara maksud dengan Alkitab menurut sunah Paulus? Terimakasih.
~
Salma
# yusuf 2014-08-26 22:40
~
Untuk Salma,

Bagaimana saya bisa memaparkan sejarah yang demikian panjang dalam kolom komentar yang terbatas ini? Pelajarilah sejarah dari sejak sepeninggalan Nabi Isa. Apakah anda tahu juga sejarah/kesaksi an mengenai pendeta Bahira?
# Staff Isa dan Islam 2014-09-01 17:52
~
Saudara Yusuf,

Kami tidak memerlukan pemaparan yang panjang. Kami membutuhkan pemaparan yang jelas, singkat, dan berisi. Karena itu, kami menunggu pembuktian dari saudara.
~
Solihin
# yusuf 2014-09-03 09:39
~
Untuk Solihin,

Melihat dari pemaparan komentar anda, sepertinya anda tidak tahu sejarahnya? Bagaimana bisa mengatakan Perjanjian Baru itu benar kalau bukan hanya sebatas keyakinan anda?
# Staff Isa dan Islam 2014-09-08 20:47
~
Saudara Yusuf,

Tentu kami sangat senang menerima informasi dari saudara. Karena itu, kami menunggu pembuktian dari saudara. Bagaimana?
~
Solihin
# brian 2014-09-25 09:01
~
Saudara staf IDI,

Al-Quran tidak pernah ada revisi dari manapun dan oleh siapapun. Seperti diutarakan sdr Rudi baru sebagian isi Alkitab yang tidak berkorelasi sama, padahal satu buku Alkitab. Anda sampaikan Yesus Tuhan tapi Alkitab anda mengatakan tidak hanya utusan Tuhan. Sunat wajib dalam Alkitab tapi Paulus tidak penting. Kenapa Paulus mengatakan tidak penting berarti dia menentang perintah Tuhannya. Agama Kristen manakah yang asli menjadi pedoman hidup umat Kristen.
# Staff Isa dan Islam 2014-09-30 05:45
~
Salam Sdr. Brian,

Kami sepakat dengan saudara bahwa AL-Quran tidak pernah ada revisi dalam hal tulisan Arab. Tetapi bagaimana dengan terjemahannya? Adakah Al-Quran masih asli dalam terjemahannya?

Seperti yang telah dipaparkan di atas bahwa Alkitab dari zaman Muhammad sampai saat ini masih sama. Lamtas mengapa dengan berani umat Muslim mengatakan bahwa Alkitab saat ini berbeda dengan Alkitab zaman Muhammad? Apakah saudara yakin bahwa Muhammad pernah melihat Alkitab ketika itu, dan saudara juga telah membaca Alkitabyang sekarang?

“Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat” (QS 5:46).
~
Salma
# ukang 2014-09-25 16:43
~
Ya memang ajaran torah menyuruh sunat, mengharamkan babi. Tapi menurut pertimbangan Paulus atas dasar pengamatannya secara filsafat terhadap hal-hal yang ditail-menditai l yang telah ditulis dalam torah banyak kelemahan. Sehingga atas pemikiran sendiri Paulus merasa perlu me-mansukh-kan beberapa hukum torah. Karena Tuhan torah banyak kelemahan, dan yang terpenting adalah sunat hati.
# Staff Isa dan Islam 2014-09-30 05:51
~
Salam Sdr. Ukang,

Terimakasih untuk pemaparan saudara. Kiranya saudara dapat memberikan komentar sesuai dengan topik pada artikel di atas. Maaf, kami tidak akan menanggapi komentar yang tidak sesuai. Jika saudara hendak membahas tentang sunat, kami mempersilakan saudara untuk mengemail kami di atau kunjungi link kami di http://preview.tinyurl.com/png7xro.

Dengan senang hati kami akan menjawab pertanyaan saudara. Tuhan memberkahi saudara dan keluraga.
~
Salma
# brian 2014-09-25 23:07
~
Sdr Ukang,

Dalam kitab suci anda isinya adalah firman Tuhan benar atau salah? Atau sebuah agenda amandemen atau surat keputusan buatan manusia sehingga bisa memasukan keputusan seorang manusia membantah isi dalam sebuah Alkitab? Sudah jelas dalam Alkitab mewajibkan dan malah dari rasul agama anda juga mengatakan tidak dapat diselamatkan.

Masa perkataan Tuhan dan rosulnya dibantah karena seorang petinggi agama anda. Sebenarnya agama anda meyakini Alkitab Tuhan dan rasul atau seorang manusia? Dan kenapa sunat wajib menurut ilmu kedokteran, itu baik untuk kesehatan itu salah satu dasar alasan secara realitanya.
# Staff Isa dan Islam 2014-09-30 05:54
~
Salam Sdr. Brian,

Terimakasih untuk pemapran saudara.

Kami memeprsilakan saudara untuk membahas atau memberikan pertanyaan tentang sunat melalui email kami di atau silakan memasukan komentar saudara pada link http://preview.tinyurl.com/png7xro.

Atas perhatiannya, kami ucapkan terimakasih.
~
Salma
# hendrad 2014-09-29 22:53
~
Dialognya sehat, menyenangkan dan menarik diikuti. Pertanyaan saya, apakah ajaran kasih Isa Al-Masih tidak bertentangan dengan Taurat? Mengingat banyak peristiwa yang bertajuk kekerasan pada Taurat. Misalnya saja peperangan Israel merampas tanah Kanaan. Kalau berdasarkan kasih, kenapa tidak hidup berdampingan saja di Palestina?
# Staff Isa dan Islam 2014-10-01 17:24
~
Saudara Hendrad,

Terimakasih untuk komentar dan perhatian saudara. Ajaran Taurat tidak bertentangan dengan ajaran Isa Al-Masih. Justru Isa Al-Masih datang untuk menggenapi seluruh yang tertulis di dalamnya. Misalnya, Allah berfirman, "Kasihilah TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu" (Taurat, Ulangan 6:5).

Hal ini sesuai dengan sabda Isa Al-Masih, "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu" (Injil, Rasul Markus 12:30). Tidak bertentangan, bukan? Bagaimana menurut saudara?
~
Solihin
# Staff Isa dan Islam 2014-09-30 05:28
~
Salam Sdr. Rudi,

Terimakasih untuk kunjungan saudara di situs kami. Kami dengan terpaksa mengehapus komentar saudara karena tidak mengikuti aturan-aturan dalam memberikan komentar. Salah satunya ialah menggunakan kolom komentar melebihi satu kolom.

Saudara Rudi, perihal pemaparan saudara, kami harap saudara dapat membaca Alkitab dengan teliti. Sebab ayat satu tidak dapat berdiri sendiri tanpa ayat-ayat yang lain. Alkitab sangat berbeda dengan Al-Quran yang kalimat satu tidak berhubungan dengan kalimat atau ayat yang lain.

Kami harap ketika saudara memberikan komentar harus sesuai dengan topik pada artikel di atas. Atas perhatiannya, kami ucapkan terimakasih.
~
Salma
# dodi 2014-09-30 15:17
~
Kitab yang asli adalah Injil Isa, tetapi yang ada sekarang Inijl Lukas, Matius, Markus dan Yohanes.
# Staff Isa dan Islam 2014-10-01 17:34
~
Saudara Dodi,

Terimakasih untuk komentar saudara. Maaf, bila sebagian komentar saudara terpaksa kami hapus karena tidak sesuai dengan artikel di atas. Kiranya saudara memaklumi hal ini.

Kembali ke topik. Mencermati tulisan saudara, terlintas pertanyaan dalam pikiran kami. Apakah saudara sudah pernah melihat dan membaca keseluruhan Injil Isa atau saudara hanya membuat tuduhan yang belum tahu kebenarannya? Bagaimana saudara?
~
Solihin
# Mario 2014-10-26 11:25
~
Saya mau tanya, perbedaan Injil dari pandangan umat Kristen dan Islam itu apa? Jika sama, mengapa umat Islam melakukan perceraian dan poligami, yang jelas dilarang dalam Injil?
Wassalam.
# Staff Isa dan Islam 2014-10-28 17:58
~
Saudara Mario,

Terimakasih untuk pertanyaan saudara. Kami sangat senang menerimanya. Kalau boleh berpendapat, saudara bertanya tentang pandangan. Bila berbicara tentang pandangan, maka jelas berbeda. Umat Islam menganggap Injil tidak asli. Tetapi umat Islam tidak dapat membuktikan hal itu.

Siapakah yang memalsukan Injil? Kapan dipalsukan? Mengapa dipalsukan? Dimanakah Injil yang asli sekarang? Pernahkah umat Islam membaca Injil yang asli dan membandingkan dengan Injil yang sekarang? Pertanyaan-pert anyaan ini walaupun sudah diberikan berulang kali, tetapi hingga saat ini belum ada yang menjawab. Kami harap ini dapat menjawab pertanyaan saudara.
~
Solihin
# xucinxgaronx 2014-11-10 20:02
~
Injil Palsu atau tidak? Yang palsu adalah kitab evanggelion karangan orang orang berbahasa Yunani sesudah meninggalnya Yesus. Yesus sendiri dijamin tak tahu menahu tentang evanggelion Markus, Matius, Lukas dan Yohanes yang dijadikan kitab suci Kristen. Aneh dan lucunya Kristen Indonesia menjiplak istilah Injil dari Al-Quran untuk dipakaikan pada kitab evanggelion terjemahan bahasa Indonesia yang dibuatnya.
# Staff Isa dan Islam 2014-11-15 08:31
~
Saudara Xucinxgaronx,

Kami ingin bertanya kepada saudara. Apakah saudara sudah membaca artikel di atas dengan teliti? Bila itu sebuah karangan, maka sangat mustahil isinya saling berhubungan satu dengan lainnya. Semua memiliki kesamaan cerita tentang karya Isa Al-Masih untuk menyelamatkan manusia dari dosa (Injil, Rasul Besar Matius 20:28). Mungkinkah empat penulis berbeda dengan waktu berbeda pula dapat memiliki kesamaan kisah bila itu tidak berasal dari Allah?
~
Solihin
# Wahyu BS 2014-11-12 19:46
~
Dear Admin IDI,

Terimakasih atas linknya. Setelah diriku mampir ke situs lain yang isinya tentang perdebatan juga, hanya saja saya salut dengan situs yang dikelola admin IDI, bahasanya santun sekali. Berbeda dengan situs yang lain, hanya saja ada beberapa netter Kristen yang berpendapat bahwa tidak ada atau tidak mungkin ada kitab yang diturunkan oleh Tuhan dari langit.

Dengan kata lain, mereka sendiri tidak memercayai Injil diturunkan dari Allah. Bagaimana bisa umat Kristen sendiri sudah tidak sama pendapat tentang Injil? Berbeda dengan kaum Muslim. Percaya pada kitab-kitab Allah adalah salah satu rukun iman kami. Dengan kata lain, kami Muslim sependapat bahwa Allah telah mengutus nabi kami Muhammad untuk menyampaikan Al-Quran kepada kami umatnya. Bagaimana dengan kalian?
# Staff Isa dan Islam 2014-11-15 09:15
~
Saudara Wahyu BS,

Kami berterimakasih untuk tanggapan saudara yang baik sekali. Kami menghargai hal itu. Menurut kami, di sini terdapat perbedaan cara pandang saja. Tentu kitab tidak langsung turun dari langit begitu saja, bukan? Barangkali orang Kristen berpikir seperti itu karena mustahil kitab langsung turun dari langit. Sebab bagaimana pun kitab itu ditulis tangan manusia.

Sebagaimana Al-Quran juga dikumpulkan dan ditulis tangan manusia, bukan? Begitu juga Injil ditulis tangan manusia juga.
~
Solihin
# xucinxgaronx 2014-11-17 15:43
~
Allah menurunkan kitab-Nya. Kel 31:18, "Dan TUHAN memberikan kepada Musa, setelah Ia selesai berbicara dengan dia di gunung Sinai, kedua loh hukum Allah, loh batu, yang ditulisi oleh jari Allah."

Musa menerima kitab Taurat setelah puasa 40 hari 40 malam, Yesus pun tentu diperintah Tuhan untuk puasa 40 hari 40 malam untuk menerima kitab Injil, dan faktanya kitab Taurat asli loh batu dan juga kitab Injil telah musnah. Sebagai gantinya yang dianggap Injil adalah kitab karangan Markus, dll yang disesuaikan dengan surat Paulus yang ditulis sebelumnya, mengikuti fatwanya

Gal 1:8, "Tetapi sekalipun kami atau seorang malaikat dari sorga yang memberitakan kepada kamu suatu injil yang berbeda dengan Injil yang telah kami beritakan kepadamu, terkutuklah dia."
# Staff Isa dan Islam 2014-11-18 08:37
~
Saudara Xucinxgaronx,

Kami ingin bertanya kepada saudara. Tertulis dimanakah dalam Injil bahwa Isa Al-Masih berpuasa 40 hari 40 malam untuk menerima kitab Injil? Apakah buktinya bahwa Injil telah musnah? Siapa yang memusnahkan? Dimanakah dimusnahkan? Kapan dimusnahkan? Bagaimana saudara?
~
Solihin
# xucinxgaronx 2014-11-19 20:03
~
Injil Markus, Matius, Lukas dan Yohanes bukanlah firman Allah, tetapi kisah biografi Yesus yang disesuaikan dengan ajaran Paulus. Kitab-kitab tersebut dibuat pada masa sesudah ditulisnya surat-surat Paulus.
# Staff Isa dan Islam 2014-12-02 22:32
~
Saudara Xucinxgaronx,

Kami menghargai pendapat saudara. Namun, tulisan saudara perlu dibuktikan agar tidak terjadi fitnah dan bukan sekedar asumsi. Kami ingin bertanya kepada saudara. Mengapa Injil Markus, Matius, Lukas, dan Yohanes memiliki kesamaan berita bila bukan firman Allah? Bukankah penulisannya di tempat dan waktu berbeda? Apa dasar saudara menyatakan bahwa penulisan Injil didasarkan pada surat-surat Paulus? Adakah bukti mengenai hal ini? Kami menunggu jawaban saudara.
~
Solihin
# Wew 2014-11-28 13:30
~
Syalom Staff,

Saya mau menanyakan kitab 2 Tawarikh 22:2 yang isinya: "Ahazia berumur empat puluh dua tahun pada waktu ia menjadi raja dan setahun lamanya ia memerintah di Yerusalem. Nama ibunya ialah Atalya, cucu Omri. Iapun hidup menurut kelakuan keluarga Ahab, karena ibunya menasihatinya untuk melakukan yang jahat.")

Sedangkan di kitab Ulangan apa di mana gitu lupa aku staff, disebutkan di situ bahwa Ahazia berumur dua puluh dua tahun. Saya sudah tanya pendeta tapi tidak bisa jawab. Mohon jawabannya? Karena bagi saya ini hanya sejarah yang dituliskan. Jadi, wajar saja kalau salah karena bukan firman Tuhan atau kata-kata yang terlontar dari Dia. Terimakasih.
# Staff Isa dan Islam 2014-12-13 07:42
~
Saudara Wew,

Alkitab adalah kitab yang sangat lengkap. Ia menampilkan kisah dan sejarah dan itu firman Allah. Bukankah Allah penguasa atas sejarah manusia?

Mengenai pertanyaan saudara. Kami telah mengirimkan jawaban kami ke email saudara karena keterbatasan karakter di kolom ini. Kami berharap saudara memberikan email yang sesungguhnya sehingga saudara dapat membaca jawaban kami.
~
Solihin
# Wahyu BS 2014-12-07 20:27
~
Dear Admin IDI yang baik,

Memang kita sebagai penganut agama samawi wajib beriman kepada Allah. Dengan begitu konsep Tuhan mengutus nabinya untuk menerima wahyu dan mengajarkannya kepada umatnya menjadi jelas dan bisa dipahami. Dalam Islam karena Al-Quran menerangkan bahwa ada sebagian kaum yang menukar ayat-ayat Allah dengan harga yang rendah makanya kami berkeyakinan kitab-kitab sebelum Al-Quran sudah terdistorsi.

Tentunya kita sudah sangat jauh dengan peristiwa ketika Taurat Injil diturunkan kepada rasul-rasulnya. Secara bukti tentunya dengan iman yang kuat kita akan berpendapat kitab kita masing-masing yang benar. Akhirnya tak akan ketemu.
# Staff Isa dan Islam 2014-12-13 07:47
~
Saudara Wahyu BS,

Kami sangat senang dengan pemikiran kritis bukan saja klaim atau asumsi. Setiap orang dapat memberikan tuduhan berdasarkan asumsi, tetapi hal itu memerlukan bukti. Kami ingin bertanya kepada saudara. Bila Taurat dan Injil terdistorsi, maka siapakah yang melakukannya? Siapakah saksi yang melihat? Kapan itu dilakukan? Dimanakah dilakukan? Mengapa itu dilakukan dan apa tujuannya?

Kami berharap saudara dapat membuktikan hal itu sehingga pernyataan saudara bukan sekedar asumsi belaka. Terimakasih.
~
Solihin
# Lions of jews 2015-01-04 16:27
~
Salut sama admin sopan sekali. Sekali lagi saya mengikuti dialog di forum ini, umat Muslim tidak mampu menjawab pertanyaan admin dan hanya menyebarkan fitnah terus. Sadar kalian pemfitnah, sudah terbongkar kedok kalian. Kelak dunia akan ketahui siapa Muhammad itu.
# Staff Isa dan Islam 2015-03-16 21:24
~
Saudara Lion,

Kami berterimakasih untuk komentar saudara. Kami menghargai hal itu. Injil adalah berita keselamatan dalam Isa Al-Masih. Bila ada yang memalsukannya, maka hal ini menandakan Allah tidak maha kuasa dan perlu bukti konkret mengenai hal ini. Kiranya artikel-artikel di situs ini bermanfaat bagi saudara. Terimakasih.
~
Solihin
# frans 2015-01-15 19:37
~
Alkitab ditulis pertama kali setelah 150 tahun Yesus wafat dalam bahasa Yunani kuno. Sedangkan Yesus dalam hidupnya pakai bahasa Aramaik bahasa Yahudi kuno. Jika kitab ditulis setelah 150 bagaimana menjaga kemurniannya, versinya banyak.
# Staff Isa dan Islam 2015-03-16 21:26
~
Saudara Frans,

Kami senang saudara mengungkapkan hal ini. Karena kami memiliki pertanyaan mengenai hal itu dan kami berharap saudara dapat menjawabnya. Tertulis dimanakah bahwa Injil ditulis setelah 150 tahun Isa Al-Masih wafat? Tahun berapa Injil, Rasul Besar Matius, Yohanes, Rasul Lukas, dan Rasul Markus ditulis? Kami memohon saudara dapat menjawab ini. Terimakasih.
~
Solihin
# Awalan 2015-01-22 20:26
~
Alkitab Katolik 72 kitab, Alkitab Protestan 66 kitab, dari jumlahnya saja sudah berbeda. Ini bukti nyata yang tidak terbantahkan kalau Alkitab itu sudah tidak asli, berarti ini juga bukti nyata Alkitab itu ada yang ditambahi atau dikurangi, artinya palsu.
# Staff Isa dan Islam 2015-03-16 21:27
~
Saudara Awalan,

Ini menjadi diskusi yang menarik. Kami ingin bertanya kepada saudara. Apakah saudara sudah membaca Alkitab Katolik dan Protestan secara menyeluruh? Adakah perbedaan isi mengenai Isa Al-Masih? Dimanakah letak perbedaan isi mengenai Isa Al-Masih? Tertulis dalam Injil apa perbedaan tentang Isa Al-Masih tersebut? Bagaimana saudara?
~
Solihin
# dani 2015-02-08 21:59
~
Di luar pembahasan Injil yang palsu atau tidak, Injil memang firman Allah yang diturunkan kepada nabi Isa di masanya. Al-Quran adalah penyempurna dari kitab-kitab sebelumnya.
# Staff Isa dan Islam 2015-03-16 21:27
~
Saudara Dani,

Injil adalah kabar baik tentang keselamatan dalam Isa Al-Masih. Bila Injil diturunkan kepada Isa Al-Masih, maka berita keselamatan bukan dalam Isa Al-Masih. Pernyataan saudara jelas keliru. Injil tidak pernah diturunkan kepada Isa Al-Masih. Sebab Injil adalah Isa Al-Masih itu sendiri. Bila saudara menganggap Al-Quran sebagai kitab penyempurna, ada baiknya saudara mengunjungi link ini http://tinyurl.com/7dozslb . Terimakasih.
~
Solihin
# xucinxgaronx 2015-03-08 19:19
~
To: Isa dan Islam,

Mengapa Injil Markus, Matius, Lukas, dan Yohanes memiliki kesamaan berita bila bukan firman Allah?

Jawab: Karena terjadi jilpak menjiplak. 76% kitab Markus dijiplak 45% Matius dan 41% Lukas
25% Matius dijiplak 23% Lukas.
# Staff Isa dan Islam 2015-03-16 21:29
~
Saudara Xucinxgaronx,

Matius adalah murid Isa Al-Masih. Dengan kata lain, ia menjadi saksi mata semua peristiwa yang terjadi pada Isa Al-Masih. Markus menuliskan Injilnya berdasarkan keterangan dari Petrus, murid Isa Al-Masih. Lukas melakukan penelitian dari para saksi yang masih hidup (Injil, Rasul Lukas 1:3-4). Hal ini menjelaskan tidak ada proses jiplak menjiplak karena semua saksi mata memberikan kesaksian yang sama.

Pertanyaannya adalah mengapa Injil Rasul Markus, Lukas, Rasul Besar Matius, dan Rasul Besar Yohanes memiliki kesamaan berita bila bukan firman Allah? Apa dasar saudara menyatakan bahwa penulisan Injil didasarkan pada surat-surat Paulus? Adakah bukti mengenai hal ini? Bagaimana saudara?
~
Solihin
# Cahaya 2015-03-09 14:32
~
Salam,

Apakah agama Isa yang sebenar-benarny a?
# Staff Isa dan Islam 2015-03-16 21:29
~
Saudara Cahaya,

Kami berterimakasih untuk pertanyaan saudara. Kami memiliki artikel yang membahas khusus tentang hal itu. Silakan klik ini http://tinyurl.com/nfalkyg . Terimakasih.
~
Solihin
# plato 2015-04-15 00:42
~
Dilihat dari sejarahnya Al-Qran itu ditulis oleh para sahabat nabi, sehingga pasti tidak akan sempurna. Marilah kita objektif melihat kenyataan. Akibat ayat-ayat yang keliru ditulis mengakibatkan amrozi dan kawan-kawan menjadi pembunuh berdarah dingin. dan lihatlah antar sesama muslimpun saling mengkafirkan dan saling bunuh akibat dari ayat yang salah ditulis. Mereka hanyalah korban dari kesalahan tulisan/ayat dalam alquran. Marilah kita berpikir jernih dan jangan hanya emosional dalam beragama. Lihatlah buah-buah dari kitabnya.
# Staff Isa dan Islam 2015-04-27 22:58
~
Saudara Plato,


Sepertinya saudara tidak yakin dengan kesucian Al-Quran. Jadi ada baiknya jika saudara kami undang pada artikel kami yang terkait dengan Al-Quran di http://tinyurl.com/mcjqqyg

Bisa dipertimbangkan ide saudara untuk melihat bukti kesucian kitab dari buah yang dihasilkannya. Memang dari buahnyalah kita memberikan penilaian. Sebagaimana kata kitab suci “Dan buah apakah yang kamu petik dari padanya? ..” (Injil, Surat Roma 6:21). “Sebab setiap pohon dikenal pada buahnya. Karena dari semak duri orang tidak memetik buah ara dan dari duri-duri tidak memetik buah anggur.” (Injil, Rasul Besar Lukas 6:44).

~
NN
# Boby 2015-04-15 09:44
~
Tanggal berapa tepatnya Injil (Perjanjian Baru) di turunkan?

Tanggal berapa tepatnya Taurat (Perjanjian Lama) di turunkan dan ditiadakan?

Mohon pembahasanya.
# Staff Isa dan Islam 2015-04-27 23:22
~
Saudara Boby,

Injil bukan turun dari langit. Taurat juga bukan turun dari langit. Kecuali 10 perintah Allah saja yang diberikan kepada Musa langsung dari sorga. Sedangkan Injil dan Taurat adalah Firman Allah yang diilhamkan Roh Allah kepada nabi-nabi dan rasul-rasul Allah untuk dituliskan. Injil Ditulis beberapa tahun setelah kenaikan Isa Al-Masih ke sorga. Dan Taurat ditulis di zaman Musa dan Yosua.

Ayat berikut ini membuktikan model pengilhaman Alkitab. “Yang terutama harus kamu ketahui, ialah bahwa nubuat-nubuat dalam Kitab Suci tidak boleh ditafsirkan menurut kehendak sendiri, sebab tidak pernah nubuat dihasilkan oleh kehendak manusia, tetapi oleh dorongan Roh Kudus orang-orang berbicara atas nama Allah. “ (Injil, rasul Besar 2Petrus 1:21).


~
NN
# #paolus tukang batu 2015-04-16 17:13
~
Sampai kapanpun Islam dan Kristen berdebat pasti yang menang Islam. Karena Islam satu-satunya agama yang benar dan diridhoi Allah swt.
Apa lagi kebenaran Al-Quran, sudah kebenarannya terbukti secara ilmiah.seperti penciptaan langit dan bumi, bintang-bintang , sungai di bawah laut dan api di bawah laut.
Beda dengan injil karangan 3 setan berbentuk manusia yg mengaku sebagai rasul.
# Staff Isa dan Islam 2015-04-28 19:09
~
Saudara paolos,

Tujuan kami bukanlah untuk berdebat, karena tidak ada gunanya kita berdebat. Bila Islam adalah satu-satunya agama yang benar, apakah agama ini dapat memberikan jaminan keselamatan kepada para pengikutnya? Dalam Injil sangat jelas tertulis Allah telah memberikan jaminan keselamatan bagi umat-Nya, melalui Isa Al-Masih. Sejak dahulu Injil selalu diserang tanpa alasan yang jelas, tetapi Firman Allah akan tetap terjaga

Karena itu Isa berkata, “dan Aku [Isa Al-Masih] memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku” (Injil, Rasul Besar Yohanes 10:28).
~
NN
# Bryan pencari ilmu 2015-04-30 12:33
~
Berdasarkan informasi yang saya dapat. Ada beberapa naskah asli Injil kuno yang baru-baru saja ditemukan. Jika naskah asli itu benar-benar asli, mengapa baru saja ditemukan? Lalu, selama sebelum ditemukan, siapakah yang mengisi bagian yang hilang dari Injil?

Saya pernah melihat, bahwa Injil yang satu dengan yang lainnya berbeda. Berbeda di sini bukan dari arti, tapi dari jumlah ayatnya. Pernah juga ada dua teman saya memiliki Injil. Begitu diperiksa, Injil mereka ternyata berbeda. Mengapa bisa berbeda? Lalu apakah Injil milik Katolik dan Kristen sama?
# Staff Isa dan Islam 2015-06-19 17:34
~
Saudara Bryan Pencari Ilmu,

Saudara, kalau tidak keberatan menjawab, naskah Asli Injil kuno apa saja? Lalu bagian Injil mana yang hilang yang dimaksud? Sebab Alkitab terjemahan LAI didasarkan oleh bahasa asli Alkitab sudah diakui oleh dunia Kristen sesuai dengan naskah aslinya.

Apabila ada perbedaan dari terjemahan tersebut, sifatnya saling melengkapi. Tetapi tidak menyalahi makna dan maksud dari penulisan tersebut.
~
Endang
# Abdullah Markus 2015-05-02 13:02
~
Staf Isa dan Islam,

Saya pengikut Isa Al-Masih, dan sudah cukup aktif dalam penginjilan terutama bagi kaum Kedar. Dalam pnginjilan saya dihadapkan dengan beberapa pertanyaan. Salah satunya yaitu di Kitab Yoh 1:1: “Pada mulanya adalah Firman;Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu Adalah Allah”.

Bila kita masukan subyek, begini jadinya. Pada mulanya adalah Ani; Ani bersama-sama dengan Budi dan Ani adalah Budi.

Terdapat sedikit kesulitan bila mengartikan ayat tersebut. Tapi, Alhamdullilah, dengan bantuan Rohul Kudus saya mampu menjawabnya.

Saya mohon penjelasan anda terkait masalah ini.
# Staff Isa dan Islam 2015-06-19 17:35
~
Saudara Abdullah Markus,

Kami sangat menghargai pelayanan Saudara. Tetap semangat sebagai pengikut Isa Al-Masih untuk memberitakan kabar baik kepada orang yang belum percaya.

Saran kami jangan terjebak dengan soal nama, karena Firman itu adalah Allah
~
Endang
# wakwaw 2015-05-08 22:45
~
Injil Yohanes itu anonim dan Yohanes sendiri buta huruf, bagaimana dia bisa menulis Injil Yohanes dan kitab Wahyu?

Gaya penulisan antara Injil Yohanes dan Wahyu berbeda, apakah yang menulisnya adalah Yohanes anak Zebedeus juga?

Adakah kemungkinan kalau yang menulis Injil Yohanes dan kitab Wahyu itu orang selain Yohanes anak Zebedeus?
# Staff Isa dan Islam 2015-06-19 17:38
~
Saudara, Wakwaw,

Tidak ada informasi yang mengatakan bahwa Rasul Yohanes adalah buta huruf. Bila Saudara katakan ia buta huruf, bolehkah saudara tunjukkan informasi yang benar pada forum ini?

Kitab Yohanes dan Wahyu ditulis oleh Rasul Yohanes. Gaya penulisannya berbeda sesuai dengan maksud dan tujuannya. Kitab Yohanes menulis ajaran dan karya Yesus Kristus: Mujizat, kematian-Nya, kebangkitan-Nya.

Sedangkan kitab Wahyu lebih banyak berbicara soal akhir zaman dan masa yang akan datang. Sehingga penuh dengan symbol angka, binatang dan lain sebagainya. Dan masih banyak hal lain lagi yang diperbuat oleh Yesus. Tetapi jikalau semuanya itu harus dituliskan satu per satu, maka agaknya dunia ini tidak dapat memuat semua kitab yang harus ditulis itu.

Tidak ada orang lain selain Rasul Yohanes. Sebab ia adalah saksi mata langsung dan diilhami oleh Roh Allah saat menulis (Injil, Surat 2 Timotius 3:16). “Apa yang telah ada sejak semula, yang telah kami dengar, yang telah kami lihat dengan mata kami, yang telah kami saksikan dan yang telah kami raba dengan tangan kami tentang Firman hidup--itulah yang kami tuliskan kepada kamu” (Injil, Surat 1 Yohanes 1:1).

Bagaimana menurut saudaraSaudara?
~
Endang
# Didi 2015-05-25 09:47
~
Yang menulis ini sepertinya non-Muslim. Mari berpikir logis. Manusia diciptakan memiliki akal untuk berpikir.

1. Dikatakan kitab suci karena kesuciannya tidak terbantahkan satu kata pun.

2. Kitab suci itu seharusnya dari Pencipta alam semesta, dan seharusnya tidak ada kesalahan satu kata pun.

3. Kitab suci itu tidak membebankan umatnya (ada yang sanggup hafal)

4. Satu umat mengakui satu bahasa, mengakui satu kitab suci. Walaupun nantinya bahasa tersebut diterjemahkan, tetap yang diakui adalah satu bahasa.
# Staff Isa dan Islam 2015-06-19 20:47
~
Saudara Didi,

Kami setuju dengan pernyataan saudara di atas. Kitab suci itu datangnya dari Allah. Dengan kata lain, apa yang terdapat dalam kitab suci adalah perkataan Allah, yang disampaikan kepada rasul-Nya melalui pertolongan dari Roh Kudus, lalu kemudian ditulis.

Menurut kami, kitab suci tujuannya untuk dibaca, dimengerti, dan diimani. Jadi, yang terpenting dari sebuah kitab suci adalah, umatnya memahami isinya.

Nah, menurut saudara mana yang lebih baik: Kitab suci tersebut diterjemahkan dalam berbagai bahasa yang dimengerti oleh umat-Nya, sehingga mereka dapat membaca dan mengamalkan isinya. Atau, mempertahankan bahasa asli dari kitab suci tersebut, tanpa memperhatikan apakah umatnya mengerti atau tidak bahasanya?
~
Saodah
# dydy 2015-05-25 09:56
~
Saya tidak setuju anda mencampur-adukk an Al-Fatihah dan Injil. Kalau anda ingin menunjukkan kebenaran, tunjukkan melalui kitab saudara. Jangan bawa kitab agama kami.

"Tunjukilah kami jalan yang lurus." Itu adalah doa kami untuk sang pencipta alam. Allah SWT semata, tidak ada satu orangpun di dunia yang berhak menjawabnya bahkan nabi sekalipun kecuali atas izin Allah SWT.

Anda tunjukkan jawaban anda di Injil, seakan menyuruh Muslim untuk mengakui Yesus itu Tuhan.
# Staff Isa dan Islam 2015-06-19 17:40
~
Saudara Dydy,

Terimakasih sudah mengunjungi situs ini. Kalau tidak keberatan bolehkah kami bertanya: Sudah berapa lama saudara berdoa tunjukkanlah jalan yang lurus? Apakah sudah mendapatkan jawaban Allah?

Jika belum, Saudara dapat menemukan jalan tersebut melalui Isa Al-Masih.

Al-Quran menuliskan, “Dan sesungguhnya Isa Al-Masih itu benar-benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat. Karena itu janganlah kamu ragu-ragu tentang kiamat itu dan ikutilah Aku. Inilah jalan yang lurus” (Qs 43:61).

Isa memerintahkan "ikutlah Aku." Bukankah sudah seharusnya sdr juga mengikut Dia?
~
Endang
# ady 2015-05-25 10:10
~
Jangan menyuarakan Islam dari segelintir orang saja, coba kalian lihat Amerika dan Israel. Apakah itu buah Injil? Mereka merasa tidak berdosa (karena mereka merasa dosanya sudah diampuni) membantai atas nama teroris. Namun, siapakah teroris yang sebenarnya??

Semoga Allah SWT membukakan pintu hati kalian dari kesesatan yang nyata, berpikirlah jernih.
# Staff Isa dan Islam 2015-06-19 17:41
~
Saudara Ady,

Kami mohon maaf tidak menjawabnya karena diluar topik. Ada baiknya, Saudara mengklik: http://tinyurl.com/d8jhjfv, untuk mendapatkan jawaban.
~
Endang
# dinar 2015-06-08 14:11
~
Saya cuma mau tanya saja tentang satu hal. Setelah saya membaca Kitab Kejadian, saya termangu pada Kejadian 4:17. Di situ tertulis bahwa Kain bersetubuh dengan isterinya.

Padahal pada waktu itu manusia di bumi hanya tinggal tiga orang. Lalu darimana dia bisa mendapatkan isteri, kalau manusia di dunia tinggal Adam, Hawa, dan Kain sendiri.

Inilah bukti bahwa Injil itu buatan tangan manusia.
# Staff Isa dan Islam 2015-06-19 17:45
~
Saudara Dinar,

Alkitab tidak mencatat semuanya dan yang terpenting saja. Dan orang-orang Israel pada jaman itu lebih mementingkan anak laki dibandingkan wanita. Itulah sebabnya yang dicatat umumnya pria. Sedangkan wanita, hanyalah nama-nama yang penting dalam arah rencana agung keselamatan Allah bagi dunia.

Betul sekali bahwa Alkitab ditulis oleh manusia, tetapi diilhami oleh Roh Allah. Firman Allah berkata, “Yang terutama harus kamu ketahui, ialah bahwa nubuat-nubuat dalam Kitab Suci tidak boleh ditafsirkan menurut kehendak sendiri, sebab tidak pernah nubuat dihasilkan oleh kehendak manusia, tetapi oleh dorongan Roh Kudus orang-orang berbicara atas nama Allah” (Injil, Surat 2 Petrus 2:20-21).
~
Endang
# Ngkoes 2015-06-17 19:12
~
Alkitab berisi fakta-fakta: Apa adanya tentang Firman Allah, perbuatan Allah dan janji-janji-Nya . Alkitab tidak mungkin mencatat semua hal yang tidak penting. Jadi, istri Kain adalah adik Kain sendiri.
# Staff Isa dan Islam 2015-06-19 17:46
~
Saudara Ngkoes,

Terimakasih Saudara sudah membantu menjawab Dinar. Semoga pembaca yang lain juga mendapat pencerahan.
~
Endang
# ainun 2015-06-24 00:28
~
Semua kitab suci adalah firman Allah. Taurat, Zabur, Injil, Al-Quran. Muslim wajib percaya, dan tidak wajib, mengamalkan selain Al-Quran. Al-Quran penyempurna dari kitab sebelumnya. Al-Quran paling sempurna mengatur seluruh aspek kehidupan, tidak ada keraguan di dalamnya, Al Baqarah.
# Staff Isa dan Islam 2015-07-23 22:36
~
Saudara Ainun,

Kami bisa mengerti dan memahami keyakinan dan kebanggaan saudara pada Al-Quran. Sebab barangkali saudara belum membaca seluruh ayat Al-Quran dan belum membaca Injil secara menyeluruh juga. Kami tidak merasa heran untuk itu. Namun, bila saudara menyatakan bahwa Al-Quran adalah kitab penyempurna, maka pertanyaan besarnya adalah ajaran apakah yang disempurnakan Al-Quran dari Taurat dan Injil? Untuk pembahasan ini lebih lanjut, silakan klik ini http://tinyurl.com/7dozslb . Terimakasih.
~
Solihin
# Riky Kusna 2015-06-30 21:41
~
Dear staff Isa dan Islam,

Bisakah anda tunjukkan/kutip kan kepada saya satu ayat dari Alkitab yang menyatakan bahwa Isa Al-Masih atau Yesus menyatakan diri-Nya sendiri adalah Tuhan?

Contoh: Yesus berkata: Akulah Tuhanmu, sembahlah aku.
# Staff Isa dan Islam 2015-07-17 19:50
~
Saudara Riky Kusna,

Inilah ayat yang saudara minta, “Kata Yesus, “Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan” (Injil, Rasul Besar Yohanes 13:13).

Bukan hanya itu, Isa juga berkuasa mengampuni dosa seseorang. “Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu: "Hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni!" (Injil, Rasul Markus 2:5)

Nah, sekarang apakah Sdr. Riky Kusna sudah percaya bahwa Isa Al-Masih atau Yesus bukan sekedar nabi biasa seperti yang selama ini saudara duga? Maukah saudara percaya kepada Dia?
~
Saodah
# Donny 2015-07-02 01:31
~
Terimakasih sebelumnya untuk admin. Adanya situs ini sangat membantu dan akan menambah ketaqwaan dan keyakinan setiap orang Islam yang membacanya terhadap agamanya.

Tetapi pesan saya harap jangan dihapus komentar- komentar saya. Kebenaran hanya milik Allah SWT. Kenikmatan kebenaran yang ada pada diri mahluk-Nya, merupakan pemberian dari Allah SWT. Dan apabila kebohongan dari mahluk-Nya itu merupakan kebohongan oleh dan untuk mahluk itu sendiri.

Pembelaan Anda sangat berharga untuk kami sekalian, untuk menambah keimanan kami sekalian. Karena dasarnya Injil memang diturunkan kepada Isa Alaihissalam dan umatnya yang percaya termasuk kami. Kami semakin percaya bahwa firman Allah di Al-Quran sungguh benar dan tegas. Saya bangga mengimani Taurat, Zabur, Injil dan khususnya Al-Quran.
# Staff Isa dan Islam 2015-07-17 17:22
~
Saudara Donny,

Terimakasih untuk apresiasi yang saudara berikan. Kami bersyukur bila situs kami memberi dampak positif bagi saudara sehingga saudara menjadi orang yang bertaqwa. Kiranya, setiap ibadah yang saudara lakukan berkenan di hadapan Allah.

Tentang permintaan saudara agar komentar saudara tidak dihapus, tentu kami sangat menghargai permintaan saudara. Tapi, ada syarat yang perlu saudara patuhi bila komentar saudara tidak ingin dihapus. Aturan ini terdapat di bawah dari setiap artikel.

Adapun aturan tersebut adalah:
1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
2. Komentar hanya diperbolehkan menjawab salah satu dari 3 pertanyaan fokus yang dimuat di bagian akhir artikel. Kecuali beberapa artikel yang tidak memuat 3 pertanyaan fokus.
3. Sebelum menuliskan jawaban, copy-lah pertanyaan yang ingin dijawab terlebih dahulu.
4. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
5. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.
6. Satu orang komentator hanya berhak menuliskan komentar pada satu kolom. Tidak lebih.

Jadi, supaya komentar saudara tidak dihapus, harap memberi komentar yang tidak melanggar aturan di atas. Terimakasih!
~
Saodah
# Abdullah Markus 2015-07-02 01:43
~
Sesungguhnya Isa Al-Masih/ Yesus ialah Kalimatullah/Fi rman Allah. Mengambil rupa sebagai manusia (Qs 3:45). “Pada Mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah” (Injil Yohanes 1:1).

Isa Al-Masih yang adalah Kalimatullah adalah "Allah" sendiri. Telah ada bahkan sebelum dunia dijadikan. Bahkan dunia diciptakan melalui Firman Allah (Taurat Kejadian 1).

Memang benar semua kitab suci adalah firman Allah. Bertujuan sama, yaitu untuk menyelamatkan manusia. Taurat berbicara tentang bgaimana Allah menyelamatkan manusia dengan hukum-hukumnya. Domba atau binatang sembelihan sebagai kurban untuk menghapus dosa manusia.

Injil berbicara mengenai bagaimana Allah sendiri menjadi manusia (Isa Al-Masih). Menjadi kurban penebusan dosa seluruh umat manusia. Terdapat 94 ayat dalam Al-Quran tentang Isa Al-Masih. Merupakan nabi yang paling banyak diceritakan dari nabi-nabi lain, termasuk Muhammad.
# Staff Isa dan Islam 2015-07-17 19:51
~
Saudara Abdullah Markus,

Terimakasih untuk komentar yang saudara sampaikan. Maaf bila terpaksa kami mengedit komentar saudara, dan menjadikannya satu kolom. Juga terpaksa ada beberapa komentar yang kami hapus. Saran kami, sebelum memberi komentar, kiranya saudara membaca aturan yang terdapat di bawah setiap artikel.

Demikian, kiranya saudara maklum adanya. Dan semoga penjelasan saudara di atas, dapat menjadi satu pencerahan bagi pembaca yang lain.
~
Saodah
# akhmad wirga 2015-07-03 15:32
~
Ayub 26:11, "Tiang-tiang langit bergoyang-goyan g, tercengang-ceng ang oleh hardik-Nya."

Kalau sekiranya langit itu benar-benar bertiang tetapi tidak kelihatan oleh manusia, tentu sudah tak terhitung banyaknya kecelakaan pesawat terbang, helikopter dan pesawat ruang angkasa lainnya karena menabrak tiang-tiang langit tersebut.

Di zaman sekarang ini, ilmu pengetahuan manusia sudah begitu canggih, bahkan manusia sudah menjelajahi ruang angkasa sampai ke bulan, tapi belum ada seorang astronout dari negara manapun yang pernah melihat bahwa langit punya tiang. Ribuan pilot pesawat yang sudah terbang mengudara, tapi sejak dulu sampai sekarang belum ada seorangpun di antara mereka yang pernah memberikan kesaksian bahwa mereka pernah melihat tiang-tiang langit.
# Staff Isa dan Islam 2015-07-21 00:32
~
Saudara Akhmad,

Kitab Ayub adalah kitab puisi. Keindahan bahasanya sering memuat makna-makna alegoris, metafora, personifikasi, dan sebagainya. Inilah keunikan dari kitab puisi. Sehingga dalam memahami kitab Ayub tidak dapat diartikan secara literal. Perlu dipahami gaya bahasa yang digunakan, apakah ini bersifat figuratif atau literal.

Kami berharap saudara semakin memahami hal ini dan tidak menjadi bingung. Oleh sebab itu, kami menyarankan saudara untuk membaca keseluruhan Alkitab atau alangkah lebih baik bila saudara memiliki Alkitab dan mempelajari Injil. Terimakasih.
~
Solihin
# anton 2015-07-27 12:28
~
Injil yang sekarang bukan firman Tuhan. Semua umat Kristen harus mengkaji ulang dan betul-betul harus mempelajari dengan akal yang sehat, bukan keyakinan yang membabi buta. Iman tanpa dasar. Jika ingin debat, silakan kirim email kepada saya dan kita akan tentukan waktu dan tempat secara terbuka untuk umumu.
# Staff Isa dan Islam 2015-07-27 14:32
~
Saudara Anton,

Kami berterimakasih untuk komentar saudara. Kami memohon maaf terpaksa menghapus beberapa komentar saudara karena telah melebihi satu kolom. Kami berharap saudara dapat memasukan komentar hanya satu kolom. Terimakasih.

Kami senang dengan komentar saudara di atas, apalagi saudara menyatakan bahwa umat Kristen perlu mengkaji dan mempelajari dengan akal sehat. Oleh sebab itu, kami bertanya kepada saudara agar hal ini semakin jelas. Kami berharap saudara sudi menjawab pertanyaan kami karena belum ada yang sanggup menjawabnya dan kami pikir hal itu bagian dari proses mengkaji Injil.

Kalau menurut saudara, siapakah yang mengubah Injil sehingga bukan firman Tuhan? Kapan diubah, sebelum atau sesudah nabi saudara meninggal? Mengapa diubah? Dimanakah diubah? Untuk apa mengubah Injil? Mohon jawabannya saudara.
~
Solihin
# anton 2015-07-28 12:17
~
Simak ayat-ayatnya sebagai berikut :
1. KING JAMES VERSION (KJV) Ulangan :33Perhatikan kalimat "Ten thoussands of saints" pada ayat ke-2 yang jika di artikan adalah "sepuluh ribu manusia suci."

2. LAI TB, LAI TB_Ulangan : 33. Perhatikan kalimat, "puluhan ribu orang kudus" di ayat yang ke-2 pula.
# Staff Isa dan Islam 2015-07-28 20:40
~
Saudara Anton,

Kami berterimakasih untuk tanggapan saudara yang baik. Maaf, kami terpaksa menghapus sebagian komentar saudara karena tidak sesuai dengan pertanyaan kami. Siapakah yang mengubah Injil sehingga bukan firman Tuhan? Kapan diubah, sebelum atau sesudah nabi saudara meninggal? Mengapa diubah? Dimanakah diubah? Untuk apa mengubah Injil? Mohon jawabannya saudara.
~
Solihin
# anton 2015-07-31 10:12
~
Injil memang tidak dirubah tapi ada yang dikurangi dan ada yang ditambah. Oleh siapa? Oleh orang-orang Kristen sendiri yang tidak bertanggung jawab.
# Staff Isa dan Islam 2015-08-01 11:49
~
Saudara Anton,

Kami berterimakasih untuk tanggapan saudara. Maaf, kami terpaksa menghapus sebagian komentar saudara karena tidak sesuai dengan topik di atas. Semoga saudara mengerti ini.

Kami merasa heran dengan ketidakkonsiste nan saudara. Di komentar sebelumnya, Injil yang sekarang bukan firman Tuhan. Kemudian saudara menyatakan Injil memang tidak diubah. Adakah saudara mulai bimbang? Apakah jawaban saudara tersebut karena tidak sanggup menjawab pertanyaan kami?

Bila orang Kristen yang mengurangi dan menambahi, maka sebutkan nama-nama mereka? Tertulis di literatur mana pengubahan tersebut? Kapan dikurangi dan ditambahi? Mengapa dikurangi dan ditambahi? Untuk apa dikurangi dan ditambahi? Bagian mana saja yang dikurangi dan ditambahi? Apakah saudara punya Injil yang tidak dikurangi dan ditambahi? Bagaimana saudara?
~
Solihin
# Panggabean 2015-08-10 10:53
~
Tim yang.baik bijaksana,

Saya tidak akan mau lagi berdialog dengan kalian. Dasar saya Al Quran yang sejak diwahyukan pada Nabi SAW hingga sekarang begitu adanya. Sementara kalian akan berdialog dengan apa? Alkitab? Itu buatan manusia terdahulu yang telah banyak diedit dan direvisi/diubah . Injil yang diwahyukan oleh Yesus? Sampai dunia ini hancur itu tak akan kalian jumpai. Logika kan alasan saya tak mau berdialog dengan kalian ?

Makanya saya lebih bijaksana mengajak kalian masuk kepada agama Islam. Jangan tersinggung dulu, kalian juga bisa mengajak saya mengikuti agama kalian. Memang kebenaran sesungguhnya bisa kita buktikan bentar lagi bila jasad kita sudah ditanam alias monding
# Staff Isa dan Islam 2015-08-11 21:13
~
Saudara Panggabean,

Jika saudara tidak mau lagi berdialog, itu adalah hak saudara. Dalam dialog ini kita bersumber dari Alkitab dan Al-Quran. Isu bahwa Alkitab telah diubah hanya datang dari umat Muslim. Dari mana asalnya? Dari Muhammad yang langsung menyatakan Injil telah diubah setelah umat Yahudi menolaknya sebagai nabi karena tidak pernah nama Muhammad tertulis dalam Kitab taurat dan Kitab para nabi.

Kami umat Nasrani akan tetap meyakini Injil/Alkitab adalah Firman Allah. Firman Allah adalah kekal. Sesuatu yang kekal tidak akan dapat diubah oleh siapapun juga.
~
Noni
# abiplastick 2015-08-12 14:11
~
Maaf saudaraku, anda seorang Muslim atau non Muslim?
# Staff Isa dan Islam 2015-08-14 11:39
~
Saudara Abiplastick,

Kami menghargai rasa ingin tahu saudara. Kami berpikir adalah lebih penting mengetahui siapa Isa Al-Masih dibandingkan siapa diri kami. Sebab bukan kami yang hendak kami beritakan, tetapi karya, sifat, dan tindakan Isa Al-Masih kepada semua orang. Banyak orang yang tidak mengenal Isa Al-Masih dengan benar. Oleh sebab itu, kiranya saudara mau dan berkenan mempelajari Isa Al-Masih. Terimakasih.
~
Solihin
# anton 2015-08-13 15:20
~
Pantaskah sebuah kitab Tuhan menulis ayat berikut?

Yehezkiel 16: 22-38, "...Waktu engkau telanjang bugil sambil menendang nendang dengan kakimu...dan menjual kecantikanmu menjadi kekejian dengan meregangkan kedua pahamu bagi setiap orang yang lewat, sehingga persundalanmu bertambah-tamba h...Engkau bersundal dengan orang Mesir, tetanggamu, si aurat besar itu...Engkau bersundal juga dengan orang Asyur, oleh karena engkau belum merasa puas ya, engkau bersundal dengan mereka, tetapi masih belum puas...Betapa besar hawa nafsumu itu, demikianlah firman Tuhan ALLAH...Aku akan menyingkap auratmu di hadapan mereka, sehingga mereka melihatseluruh kemaluanmu."
# Staff Isa dan Islam 2015-08-14 11:46
~
Saudara Anton,

Patut disyukuri bahwa Alkitab adalah kitab yang jujur, transparan, sistematis, dan kronologis. Sehingga seseorang dapat memeriksa teks tersebut dari ayat sebelum dan sesudahnya untuk mengetahui konteksnya dengan benar. Kami berharap saudara merenungkan hal ini. Ayat yang saudara kutip menjelaskan kepada kita bahwa Taurat, kitab para nabi, dan Injil tidak mungkin dipalsukan. Bila itu bukan firman Tuhan, maka ayat-ayat di atas pasti akan dihapus agar tampak seperti firman Tuhan. Bagaimana menurut saudara?
~
Solihin
# anton 2015-08-14 09:59
~
Saudara Solihin,

Rupanya malu dengan penjelasan saya tentang "dirubah" dengan "ditambah dan dikurangi". Akhirnya penjelasan saya dihapus dengan dalih tidak sesuai dengan topik. Padahal sudah jelas penjelasan saya tentang komentar yang ditujukan kepada saya. Kalau tidak susuai dengan topik maka harusnya komentar saudara Solihin terhadap saya juga harus dihapus. Tetapi ternyata yang dihapus cuma komentar saya.

Masih tidak mau rendah hati, saudaraku? Lantas kapan saudara bisa menerima kebenaran? Anda manusia berakal, seharusnya juga bisa melihat mana yang benar dan yang salah di dalam Alkitab anda sendiri. Anda tidak usah mengelak. Para sarjana dan ahli teologi Kristen sendiri saja mengakui. Renungkanlah saudara.
# Staff Isa dan Islam 2015-08-17 08:03
~
Saudara Anton,

Kami sangat senang bila kebenaran diungkapkan. Sebab itu adalah tujuan kami sehingga semua orang mengenal Isa Al-Masih dengan benar. Kami telah memberikan klarifikasi berkenaan dengan komentar saudara yang dihapus. Silakan saudara membaca tanggapan kami di atas.

Bukankah saudara belum menjaswab pertanyaan kami? Bila orang Kristen yang mengurangi dan menambahi, maka sebutkan nama-nama mereka? Tertulis di literatur mana pengubahan tersebut? Kapan dikurangi dan ditambahi? Mengapa dikurangi dan ditambahi? Untuk apa dikurangi dan ditambahi? Bagian mana saja yang dikurangi dan ditambahi? Apakah saudara punya Injil yang tidak dikurangi dan ditambahi? Bagaimana saudara?
~
Solihin
# Ngkoes 2015-08-18 11:13
~
Anton,

Mindset anda yang menjunjung kesucian lahiriah berbeda dengan Alkitab yang menjunjung kesucian batiniah (hati). Mungkin di Al-Quran anda tetap suci, meskipun anda dengan pakaian haji memandang wanita berjilbab dengan khayalan seks. Moralitas Alkitab lebih tinggi, karena untuk kasus di atas, anda termasuk berzinah. Termasuk khayalan anda saat membaca Yehezkiel 16: 22-38.
# Staff Isa dan Islam 2015-08-18 23:05
~
Saudara Ngkoes,

Lebih penting dari itu adalah saudara Anton belum dapat menjawab dan membuktikan tuduhannya sendiri. Sehingga ini menjadi PR besar saudara Anton. Kami berharap saudara Anton akan menjawab pertanyaan kami sehingga tidak memiliki pikiran yang tidak benar. Terimakasih untuk tanggapan saudara.
~
Solihin
# anton 2015-08-20 10:16
~
Bagaimana sebuah kebenaran dapat saya ungkapkan jika setiap jawaban dan komentar serta penjelasan saya selalu dihapus?
Satu kolom tidak akan bisa menjelaskan suatu kebenaran agar anda menjadi paham. Sebenarnya sederhana kok alasannya. Setiap penjelasan dan komentar saya tentang kebenaran selalu dihapus agar saudara-saudara Kristen yang tidak paham apa yang diyakininya tidak dapat membacanya. Karena orang-orang seperti anda selalu bicara di atas kebohongan, selalu menutupi kebenaran. Itulah modus dari misionaris Kristen, sudah dibutakan oleh dunia.
# Staff Isa dan Islam 2015-08-24 10:54
~
Saudara Anton,

Jika saudara ingin membahas hal yang cukup panjang silakan saudara mengirim email ke . Dalam menjawab komentar kami memiliki aturan, hal ini sudah sering kami beritahukan. Tidak ada gunanya kami berbicara tentang kebohongan, karena kebohongan akan selalu terungkap. Yang kami sampaikan adalah kebenaran berdasarkan Firman Allah. Sekalipun banyak orang yang menolaknya, kebenaran harus tetap dinyatakan.
~
Noni
# anton 2015-08-25 10:12
~
Ya benar saudari Noni kebohongan pasti akan terungkap. Anda akan menyesal kemudian hari. Bukankah itu yang admin lakukan? Membuka dialog tapi tidak konsisten. Yang benar pasti akan menang. Anda tunggu islam akan menguasai dunia. Dan anda pasti sudah mengetahuinya. Berbondong-bond ong umat manusia hijrah ke Islam tanpa ada pemaksaan, tanpa iming-iming. Islam akan berkembang meskipun tanpa campur tangan manusia karena Allah sudah berjanji Islam jaya di awal, jaya di pertengahan, dan jaya pada akhirnya. Muslim tidak pernah memaksa orang untuk masuk Islam tapi manusia yang sadarlah yang akan menuju Islam (keselamatan)

Noni saya masih menunggu jawaban dari pertanyaan saya yang satupun belum anda jawab. Bagaimana saudari?
# Staff Isa dan Islam 2015-08-25 20:33
~
Saudara Anton,

Saya menghargai agama saudara dan memang terbukti Islam menjadi salah satu agama yang besar di dunia. Berdasarkan fakta menunjukan percepatan jumlah itu dikarenakan pertumbuhan secara biologis bukan karena perpindahan agama. Karena kita tahu dalam Islam diantara 10, ada 8 laki-laki yang mempunyai istri lebih dari satu. Dan seorang wanita Islam bisa menikah beberapa kali karena perceraian. Jadi tidak heran ada begitu banyak anak-anak terlahir Islam.

Namun kami tidak bermaksud memperlebar jurang antara Islam dan Kristen. Di situs ini kami mengedepankan Isa Al-Masih bukan agama Kristen. Sebab agama tidak dapat membereskan dosa. Tetapi Isa Al-Masih adalah korban sejati untuk melunasi dosa manusia. Jika manusia sudah dilunasi hutang dosanya maka itulah kehendak Sang pencipta. Agar dosa kami dan saudara dibersihkan lunas melalui kematian dan kebangkitan Isa Al-Masih.
# Staff Isa dan Islam 2015-08-31 21:37
~
Saudara Anton dan Alvino,

Kami berterimakasih untuk tanggapan saudara. Kami perlu mengingatkan saudara untuk tetap fokus dengan topik di atas. Kami memerhatikan saudara-saudara memberikan tanggapan yang tidak sesuai topik, seperti poligami dan Tritunggal. Oleh sebab itu, kami terpaksa menghapus komentar saudara.

Bila saudara memiliki keinginan kuat untuk mendiskusikan hal itu, maka kami menyarankan saudara mengunjungi link ini http://tinyurl.com/k6gv59n dan http://tinyurl.com/d2k6hcw . Terimakasih untuk perhatian saudara.
~
Solihin
# anton 2015-09-02 10:00
~
Untuk menjawab pertanyaan tentang bukti perubahan dalam Alkitab sebenarnya sederhana. Kita tahu Nasrani terbagi menjadi beberapa sekte. Contoh besarnya adalah Katolik dan Protestan, keduanya adalah Nasrani yang sama-sama mengimani dan berpedoman pada Alkitab. Namun yang menjadi pertanyaan adalah mengapa Alkitab Katolik dan Protestan berbeda? Katolik meyakini Alkitab terdiri dari 73 kitab sedangkan protestan 66 kitab. Mana yang benar? Protestan atau Katolik? Mana yang dikurangi atau ditambah? Protestan atau Katolik? Berbeda jauh dengan Al-Quran seluruh Islam di dunia berpegang pada 1 kitab yang tidak pernah ada perubahan sedikitpun sejak 1400 tahun yang lalu. Mana yang lebih otentik?
Al-Quran atau Alkitab? Benar saudaraku Al-Quran-lah yang paling suci.
# Staff Isa dan Islam 2015-09-02 16:36
~
Saya perhatikan daftar komentar ternyata tidak ada pertanyaan-pert anyaan saudara yang belum dijawab. Menurut saya, saudaralah yang tidak membaca dan memahami setiap jawaban kami.

Katolik dan Protestan memiliki kemiripan dalam banyak hal. Salah satu perbedaan adalah mengenai kitab-kitab. Ke-66 kitab mereka sama persis, yaitu 66 kitab Firman Allah yang dimiiliki bersama. Adapun kitab selebihnya yang dimiliki oleh Katolik juga adalah kitab rohani yang disucikan dalam tradisi gereja Katolik. Bicara tentang tradisi, apakah pantas apabila saudara menanyakan mana tradisi yang benar diantara tradisi orang Jawa dengan tradisi orang Sumatera?
~
Noni
# anton 2015-09-03 15:47
~
Itulah anda, selalu beralasan saya tidak pernah membuat pertanyaan. Padahal anda tidak menjawab tapi menghapusnya. Kenapa anda selalu bohong saudara-saudaraku.

Tentang jawaban anda mengenai perbedaan kitab Katolik dan Protestan. Apakah seperti itu? Sebuah kitab dicampuradukkan dengan tradisi. Bagaimana mungkin sebuah kitab yang dianggap sebagai firman Tuhan tetapi malah ditambahkan dengan sebuah tradisi? Apakah memang seperti itu tradisi umat Kristen dengan mudahnya mencampur aduk sebuah kitab suci dengan lainnya?

Admin tidak dapat dan tidak sanggup menjawab pertanyaan saya dan selalu mengelak dengan dalih saya tidak pernah membuat pertanyaan. Tidak apa-apa. Toh sebelum anda menghapusnya saya yakin sudah dibaca oleh yang lain biar orang menilai sendiri.
# Staff Isa dan Islam 2015-09-06 22:53
~
Saudara Anton,

Itu adalah harapan kami agar semua pengunjung situs ini dapat memerhatikan dan memeriksa dialog yang terjadi. Namun, sesungguhnya Kitab Katolik dan Protestan tidak ada perbedaan sama sekali tentang Isa Al-Masih. Pertanyaannya, apakah saudara sudah pernah membaca Alkitab Katolik dan Protestan serta membandingkan keduanya? Bila belum, bacalah sehingga saudara mengetahui bahwa tidak ada perbedaan tentang Isa Al-Masih. Kami berharap saudara berani melakukan ini.

Bagaimana dengan pertanyaan kami? Bila orang Kristen yang mengurangi dan menambahi, maka sebutkan nama-nama mereka? Tertulis di literatur mana pengubahan tersebut? Kapan dikurangi dan ditambahi? Mengapa dikurangi dan ditambahi? Untuk apa dikurangi dan ditambahi? Bagian mana saja yang dikurangi dan ditambahi? Apakah saudara punya Injil yang tidak dikurangi dan ditambahi? Bagaimana saudara?
~
Solihin
# Akmal Fadlil 2015-09-08 23:12
~
Assalamualaikum wr.wb,

Saya kagum dan bangga dengan semua komentar-koment ar tentang iman dan kepercayaan kalian. Dan jujur saya terpukau dengan masing-masing orang yang senantiasa mengagungkan kepercayaannya masing-masing. Subhanallah.

Mungkin akan banyak pertanyaan dan tanggapannya. Tetapi saya ingin bertanya tentang Tuhan yang turun ke bumi yang menyerupai manusia untuk menebus dosa-dosa manusia dari dosa-dosa nabi Adam sampai akhir dunia akan dihapuskan dikarenakan Tuhan telah menebus para pendosa di muka bumi ini.
# Staff Isa dan Islam 2015-09-09 08:36
~
Saudara Akmal,

Kami berterimakasih untuk tanggapan saudara yang baik sekali. Kami senang membacanya. Namun, kami perlu meminta maaf terpaksa menghapus sebagian dan komentar saudara yang lain karena tidak sesuai topik dan melebihi satu kolom.

Bila saudara tertarik untuk mengetahui Isa Al-Masih, silakan klik ini http://tinyurl.com/8abrx5t . Terimakasih.
~
Solihin
# muhammad wira 2015-09-08 23:26
~
Dan Injil yang ada sekarang adalah Injil yang diberitakan oleh pengikut Isa Al-Masih 600 tahun sebelum agama Islam lahir di tanah Arab. Seperti yang saya tahu, Islam itu sudah ada sejak nabi Adam dan Hawa berada di surga dan nama Muhammad telah disebutkan. Dan saya percaya bahwa kitab Taurat dan Injil adalah bagian dari Islam.
# Staff Isa dan Islam 2015-09-09 08:39
~
Saudara Muhammad Wira,

Kami berterimakasih untuk komentar saudara di artikel ini. Dari pernyataan saudara di atas, apakah saudara memercayai tuduhan yang dituduhkan bahwa Injil saat ini palsu? Mengapa? Mohon saudara memberikan tanggapan.
~
Solihin
# Felix Radit 2015-09-11 00:55
~
Di Amerika tahun 1993, di kota Sanoma CaIifornia, disponsori oleh Westar Instituie, Injil diseminarkan oleh sekitar 76 orang ahli dari berbagai kalangan, seperti para ahli ilmu theologi dari Katolik dan Protestan, ahli kitab suci, ahli bahasa Ibrani dll yang semuanya tidak ada orang Islam. Injil yang diseminarkan ada lima yaitu Injil Matius, Markus, Lukas, Yohanes dan Thomas.

Kelima Injil itu diseminarkan dalam rangka mengklasifikasi kan sabda Yesus. Hasil akhir dari penelitian itu menyatakan: "Delapan puluh dua persen kata-kata yang dianggap berasal dari Yesus di dalam Injil, tidaklah benar-benar diucapkan olehnya." Lebih ironis lagi, dari semua Injil-Injil yang diseminarkan tersebut, Injil Yohanes termasuk yang hampir 100% dianggap bukan ucapan Yesus. Bacalah hasil penelitiannya.
# Staff Isa dan Islam 2015-09-14 22:37
~
Saudara Felix Radit,

Penelitian yang dilakukan beribu-ribu tahun sesudah penulisan Injil tidak dapat menggugurkan validitas Injil. Bila ada yang meragukan Injil, maka bagian mana yang bukan kata-kata Isa Al-Masih? Dapatkah saudara membuktikan delapan puluh dua persen tersebut? Bagian mana saja? Kami menunggu jawaban saudara.
~
Solihin
# anton 2015-09-11 13:58
~
Benar sekali sdr. Felix Radit. Itu adalah hal yang sangat tidak rahasia lagi. Bukan orang-orang Islam yang mengkritisi Injil, tapi orang-orang Kristen sendiri yang mengoreksinya. Dan itu seharusnya menjadi pertanyaan kenapa sampai sedemikian para penganutnya dalam mengoreksi kitab mereka sendiri?

Memang jika manusia mau mencari sebuah kebenaran, maka kebenaran itu sendiri yang akan membebaskan mereka. Orang yang mau mencari kebenaran pasti akan tahu segala kontradiksi dan hal-hal yang tidak masuk akal yang ada dalam Alkitab. Tidak usahlah kita gengsi untuk mengatakan sebuah kebenaran demi mempertahankan sebuah keyakinan yang tidak mendasar.
# Staff Isa dan Islam 2015-09-14 22:42
~
Saudara Anton,

Kami senang banyak orang yang tertarik untuk meneliti Injil. Ini menjelaskan bahwa Injil adalah asli. Sesuatu yang palsu tidak akan banyak diteliti. Lagi pula, sekalipun banyak yang mengkritik Injil, tetapi pengikut Isa Al-Masih tetap memercayai Injil dan tidak melakukan tindakan destruktif hingga ancaman hukuman mati. Dengan demikian, Injil sangat siap untuk diteliti bahkan untuk dipelajari. Hingga saat ini belum ada yang dapat menjawab pertanyaan siapa yang memalsukan Injil, dimana, kapan, mengapa Injil diubah.
~
Solihin
# anton 2015-09-15 12:43
~
Satu contoh sederhana saudara,

Jika anda mempunyai satu keranjang mangga dengan berat 100 Kg. Namun tidak anda sadari anda meninggalkan mangga tersebut dan setelah anda menimbang kembali mangga tersebut menjadi 95 Kg. Nah apakah anda anggap tidak ada perubahan berat pada mangga anda karena anda beralasan tidak tahu siapa yang mengambil mangga anda itu?

Anda diberi akal maka gunakan akal anda saudara. Bukti perubahan: Matius 8:21 :Seorang lain, yaitu salah seorang murid-Nya, berkata kepada-Nya: "Tuhan (Yesus), izinkanlah aku pergi dahulu menguburkan ayahku." Sekarang kita bandingkan dengan Alkitab luar negeri. Apakah ada kata Tuhan (God) dalam ayat Matius 8:21? Matius 8:21 - Another disciple said to him, "Sir (Jesus), first let me go to bury my father."
# Staff Isa dan Islam 2015-09-16 22:13
~
Saudara Anton,

Kadang kala terjemahan beberapa bahasa bisa disalah pahami apabila pembaca tidak paham Injil. Permasalahan yang saudara angkat adalah persoalan terjemahan. Naskah asli Injil menyatakan Isa Al-Masih adalah Tuhan. Jika saudara membaca seluruh isi Injil maka saudara akan menemukan Isa Al-Masih sebagai Tuhan. Itu sebabnya para pengikut Isa Al-Masih mempercayai Dia adalah Tuhan. Apakah saudara menemukan pengikut Isa Al-Masih meragukan ketuhanan Isa Al-Masih karena masalah pada ayat yang saudara gunakan tersebut? Tentu tidak.
~
Noni
# anton 2015-09-15 15:50
~
Contoh konkrit: Silahkan dibuka Alkitab online sekarang juga, bandingkan dua versi terjemahan matius 23:24 berikut ini:

Versi Terjemahan Baru: "Hai kamu pemimpin-pemimp in buta, nyamuk kamu tapiskan dari dalam minumanmu, tetapi unta yang di dalamnya kamu telan."

Versi Bahasa Indonesia Sehari-hari: "Kalian pemimpin-pemimp in yang buta! lalat dalam minumanmu kalian saring, padahal unta kalian telan."

Lihatlah kerancuan terjemahan di sini, Tidak usah yang berbeda tahun, yang semasa saja bisa berbeda, yang satu bilang lalat, yang satu bilang nyamuk. Sebegitu naifkah Roh Kudus, sehingga tidak bisa membedakan lagi antara lalat dengan nyamuk?
# Staff Isa dan Islam 2015-09-16 22:14
~
Saudara Anton,

Lagi-lagi saudara tidak merujuk kepada naskah asli abad pertama. Adapun persoalan nyamuk atau lalat adalah masalah penterjemahan. Naskah kuno Alkitab merujuk pada suatu serangga sejenis nyamuk atau juga sejenis lalat. Keduanya sama benar, sebab tidak mudah memahami konteks zaman asli Alkitab yang sudah melewati 2000 tahun lamanya. Jadi ada dua kemungkinan yang dipakai penterjemah tentang jenis serangganya. Yang pasti terjemahan itu sudah tepat sebab mengartikannya sebagai suatu serangga.

~
Noni
# Felix Radit 2015-09-16 23:49
~
Untuk Solihin,

Mengenai bagaimana Injil itu dikatakan bukanlah sabda Yesus, maka sekali lagi saya persilakan kalian untuk membaca hasil penelitiannya lebih lanjut karena kolom disini sangat terbatas dan saya pun dilarang menyebutkan situs atau link yang berhubungan dengan itu bukan? Mengenai apa, siapa, kapan, dimana, mengapa dan bagaimananya lebih jelas dipaparkan di sana. Saya hanya menyarankan agar kalian bisa lebih kritis lagi menemukan siapakah sabda dalam Injil itu sebenarnya. Kiranya Tuhan dapat memberikan bimbingannya pada kalian didalam menemukan sabda Yesus yang sebenarnya. karena sabda Yesus yang sebenarnyalah yang akan membawa kalian pada keselamatan yang sebenar-benarny a. Terima kasih.
# Staff Isa dan Islam 2015-09-18 22:00
~
Saudara Felix Radit,

Bagaimana dengan saudara, apakah sudah menemukan sabda Isa Al-Masih tersebut dalam pengalaman pribadi saudara? Kami senang sekali apabila saudara mau membagikannya kepada kami. Dan kita dapat mendiskusikannya.
~
Noni
# anton 2015-09-17 15:18
~
Saudari Noni sudah tidak lagi bisa membedakan antara lalat dan nyamuk. Memang begitu ya kalau umat sudah terdoktrin ajaran gereja? Tidak lagi bisa berfikir secara rasional?

Saya sudah ingatkan anda berkali-kali. Saya sudah memenuhi permintaan anda baik itu menjawab soal anda, menuliskan bukti dan alasan maupun anda minta dalil baik itu dalam Alkitab maupun dalil Al-Quran semuanya sudah saya berikan dan saya jelaskan secara gamblang. Lama-lama saya jadi seperti berdialog sama orang-orang idiot yang tidak bisa nyambung jalan pikirannya. Ya sudahlah terserah silahkan berdialog sama orang yang mau yang penting saya akan memberikan penjelasan kepada orang-orang yang mau mengerti saja dan saya tidak akan menanggapi komentar anda.
# Staff Isa dan Islam 2015-09-18 22:01
~
Saudara Anton,

Terimakasih atas usaha yang kurang tepat dari saudara. Tetapi kami harus meluruskan kepada pengertian yang benar. Kami tidak didoktrin gereja tetapi pencarian nyamuk atau lalat memang seperti itulah kenyataannya. Jika saudara mau mempelajari tantangan penterjemah naskah kuno dalam menterjemahkan ke dalam konteks bahasa masa kini maka saudara akan mengerti persoalannya. Seperti yang sudah kami jelaskan. Jadi jangan berpikir Alkitab itu salah sebab Alkitab adalah Firman Allah yang berkuasa menyelamatkan saudara.
~
Noni
# anton 2015-09-21 00:27
~
Baik saudari Noni jika anda keras tentang pendapat anda. Sekarang tolong jelaskan perubahan arti kata pada ayat Matius 8:21. "Seorang lain, yaitu salah seorang murid-Nya, berkata kepada-Nya: 'Tuhan, izinkanlah aku pergi dahulu menguburkan ayahku'."

Bandingkan dengan yang berikut: GOD'S WORD ® Translation, "Anothe r disciple said to him, 'Sir (Jesus), first let me go to bury my father'." Bukankah kata "sir" berarti tuan? Mengapa bisa menjadi "Tuhan"?
# Staff Isa dan Islam 2015-09-21 11:20
~
Saudara Anton,

Kami kira artikel di atas menjawab tuduhan tentang Injil dianggap palsu. Namun, hingga sekarang saudara belum sanggup menjawab pertanyaan kami. Siapa yang memalsukan Injil, dimana, kapan, mengapa Injil diubah? Kami menunggu jawaban saudara perihal pertanyaan kami ini.

Mengenai terjemahan, saudara dapat mengunjungi link ini http://tinyurl.com/q3knv83 untuk mendiskusikan tentang terjemahan. Sebab bukan saja Injil yang diterjemahkan, tetapi Al-Quran pun diterjemahkan. Kami sangat senang mendiskusikan ini. Dan kami menunggu saudara di sana. Terimakasih.
~
Solihin
# agusto 2015-09-21 06:05
~
Yang jelas Paus Benedictus 16 sudah masuk Islam sekarang. Tinggi mana pengetahuan Admin tentang kitab dibanding Paus?
# Staff Isa dan Islam 2015-09-21 11:59
~
Saudara Agusto,

Tentu Paus memiliki pengetahuan luas. Namun, Paus Benedictus masuk Islam patut dipertanyakan. Benarkah itu? Namun, kami tidak ingin memperpanjang hal itu sebab itu tidak berkaitan dengan topik di atas. Apakah saudara sanggup menjawab pertanyaan kami? Siapa yang memalsukan Injil, dimana, kapan, mengapa Injil diubah? Bagaimana saudara?
~
Solihin
# Felix Radit 2015-09-22 22:46
~
Untuk Admin,

Ajaran Yesus yang sudah sangat terang, jelas dan tegas tanpa harus multi tafsir lagi adalah sembahlah hanya Tuhan yang esa saja dan Yesus sama sekali tidak menyuruh menyembah Yesusnya itu sendiri karena Yesus hanyalah manusia utusan Tuhan dan bukan Tuhan itu sendiri. Itulah ajaran Yesus yang paling utama dan sebenar-benarnya.

Tentang kenapa Injil dirubah, kapan dan oleh siapa? Kolom ini sangat terbatas namun jawaban yang ringkasnya adalah tentu saja pihak yang berkepentingan untuk menjadikan Yesus sebagai Tuhan akan berupaya dengan segala sumber daya yang mereka miliki merubah Injil agar sesuai dengan kepentingan mereka itu. Kepentingan apa? Tentu saja uang, kekuasaan serta pengaruh/politi k yang didapat dari milyaran manusia yang akhirnya mempercayai upaya mereka itu.
# Staff Isa dan Islam 2015-09-26 05:38
~
Saudara Felix,

Kami masih menemukan asumsi saudara, bukan pembuktian saudara. Karena itu, kami kira saudara tidak menjawab sama sekali pertanyaan yang ada. Kami kira alasan kolom adalah alasan yang dibuat-buat. Bukankah pertanyaan kami sederhana? Mengapa Injil diubah? Kapan dan oleh siapa Injil diubah? Pernahkah saudara membaca Injil yang belum diubah dan membandingkanny a dengan Injil saat ini? Dimanakah Injil yang belum diubah tersebut sekarang? Bagaimana saudara?
~
Solihin
# Putra Maryam 2015-09-25 09:41
~
Kitab suci itu harus murni artinya tidak sedikitpun terdapat kesalahan atau kekeliruan. Saudara admin, mohon dijabarkan kenapa banyak sekali perbedaan-perbe daan di antara kitab-kitab saudara. Antara isi yang satu dengan yang lainnya saling berbeda maksud. Kalau misalnya Injil terdapat selisih antara satu ayat dengan ayat lain, apakah saudara admin masih berkeyakinan kalau injil itu kitab suci? Monggo dijawab biar kita tuntaskan masalah ini.
# Staff Isa dan Islam 2015-09-26 05:41
~
Saudara Putra Maryam,

Menarik sekali pertanyaan saudara. Kami akan menjawab dengan pertanyaan. Apa saja perbedaan dalam Injil? Dapatkah saudara menyebutkan perbedaan tersebut? Apakah saudara sudah mempelajari seluruh teks dan konteks dari Injil? Kami menunggu jawaban saudara.
~
Solihin
# Felix Radit 2015-09-29 00:56
~
To: Solihin,

Ajaran Yesus untuk menyembah hanya Allah yang esa saja dan Yesus tidak mengajarkan untuk menyembah Yesusnya itu sendiri adalah suatu keterangan yang terang dan jelas tanpa multi tafsir lagi dari Injil kalian sendiri.

Sedangkan kenapa Injil kalian disebutkan bukan berasal dari sabda Yesus itu adalah hasil peneltian dari kalangan internal kalian sendiri. Karena hasil penelitian itu bersifat ilmiah dan sangat objektif, maka tentulah argumen ilmiah dan objektif pula yang dapat menjawabnya. Namun, sampai saat ini tidak ada satupun yang mampu menjawab secara ilmiah dan objektif atas hasil penelitian tersebut. Jadi, fakta dan data ilmiah tersebutlah yang dapat dijadikan referensi dan acuan yang paling mendekati kebenarannya.
# Staff Isa dan Islam 2015-09-29 21:03
~
Saudara Felix,

Kami menghargai pendapat saudara. Namun, kami belum menemukan jawaban saudara perihal pertanyaan kami. Bukankah pertanyaan kami sederhana? Silakan saudara menjawab pertanyaan kami. Mengapa Injil diubah? Kapan dan oleh siapa Injil diubah? Pernahkah saudara membaca Injil yang belum diubah dan membandingkanny a dengan Injil saat ini? Dimanakah Injil yang belum diubah tersebut sekarang? Bagaimana saudara?
~
Solihin
# rezki 2015-09-29 06:50
~
Kami umat Muslim percaya bahwa ada empat kitab besar yang diturunkan Allah kepada nabi-nabi terdahulu, yaitu Zabur, Taurat, Injil, dan terakhir Al-Quran. Namun, semua kitab itu kecuali Al-Quran pada saat ini sudah tidak lagi asli. Kenapa? Itu karena Allah tidak menjaga keasliannya. Itu hanya diperuntukan oleh umat-umat dan kaum-kaum pada periode tertentu. Sedangkan Al-Quran datang sebagai kitab penyempurna. Dan untuk diperuntukan oleh seluruh umat manusia hingga akhir zaman. Makanya Allah menjaga keasliannya.
# Staff Isa dan Islam 2015-09-29 21:31
~
Saudara Rezki,

Pendapat yang baik adalah pendapat yang dapat dipertanggungja wabkan dengan menunjukkan bukti-bukti yang ada. Karena itu, kami bertanya kepada saudara. Mengapa Injil diubah? Kapan dan oleh siapa Injil diubah? Pernahkah saudara membaca Injil yang belum diubah dan membandingkanny a dengan Injil saat ini? Dimanakah Injil yang belum diubah tersebut sekarang? Bagaimana saudara?
~
Solihin
# anton 2015-10-01 23:20
~
Kontradiksi ayat Alkitab. 1 Raja-raja 4:26, Sulaiman mempunyai 40.000 kandang untuk kuda penarik kereta-keretany a, dan 12.000 orang pasukan berkuda. 2 Tawarikh 9:25, Sulaiman mempunyai empat ribu kandang untuk kuda-kuda dan kereta-keretany a serta dua belas ribu orang pasukan berkuda yang ditempatkannya di kota-kota kereta dan juga di Yerusalem bersama raja.
# Staff Isa dan Islam 2015-10-05 06:38
~
Saudara Anton,

Alkitab tidak ada kontradiksi. Saudara perlu membaca keseluruhan perikop tersebut sehingga mengerti konteksnya dengan benar. Bagaimana dengan pertanyaan kami? Siapa yang memalsukan Injil, dimana, kapan, mengapa Injil diubah? Kami menunggu jawaban saudara perihal pertanyaan kami ini.
~
Solihin
# Felix Radit 2015-10-07 00:10
~
To Solihin,

Injil bukanlah sabda Yesus. Injil pun tidak ditulis oleh murid-murid Yesus yang sehidup dan sejaman dengan Yesus. Tidak ada bukti tertulis bahwa Injil ditulis oleh murid Yesus. Mana buktinya :
1. Injil Matius ditulis oleh Matius murid Yesus? Buktikan!
2. Injil Markus ditulis oleh Markus murid Yesus? Buktikan!
3. Injil Lukas ditulis oleh Lukas murid Yesus? Buktikan!
4. Injil Yohanes ditulis oleh Yohanes murid Yesus? Buktikan!
# Staff Isa dan Islam 2015-10-09 11:32
~
Saudara Felix,

Jika saudara membaca keempat Injil tersebut, secara keseluruhan isinya sama dan sangat idendik. Walaupun ada beberapa bagian yang berbeda, karena setiap penulis tentu memiliki gaya penulisan yang berbeda. Berarti kita dapat lihat bahwa kisah-kisah yang dituliskan oleh keempat penulis ini lengkap

Siapakah yang dapat menuliskan kisah mengenai Isa Al-Masih dengan lengkap, selain mereka yang hidup sezaman dan bersama-sama dengan Isa?Adakah di dunia ini 4 orang penulis berbeda, yang dapat membuat tulisan yang sangat identik satu sama lain, selain Matius, Markus, Lukas Yohanes?

Kesaksian tertua datang dari seorang bernama Papias abad 125 M yang menyatakan bahwa keempat Injil benar-benar ditulis oleh Matius, Markus, Lukas dan Yohanes. Jika mereka bukan penulis asli Injil, tidak mungkin mereka dapat menuliskan kisah-kisah tentang Isa dengan sangat identik dan sama antara keempatnya.

Lalu jika bukan ditulis oleh Matius, Markus, Lukas dan Yohanes, silakan saudara tunjukan siapakah penulis Injil yang saudara maksud? Dan jika Injil, bukan sabda Isa, lalu sabda siapakah Injil itu?Silakan saudara jelaskan.
~
Noni
# teddy 2015-10-13 07:02
~
Kalau bukan kontradiksi terus apa namanya?
Lihat Kontradiksi Dalam Kitab Perjanjian Lama:

1. Siapakah anak Daud yang kedua?
a. Kileab (II Samuel 3: 2-3)
b. Daniel (I Tawarikh 3:1)

2. Di Yerusalem, Daud mengambil beberapa gundik atau tidak?
a. Ya! Daud mengambil beberapa gundik dan istrei (11 Samuel 5: 13-16)
b. Tidak! Daud hanya mengambil beberapa isteri saja (I Tawarikh 14: 3-7)

3. Berapa anak-anak Daud dari gundik di Yerusalem?
a. 11 orang (Samuel 5: 13-16)
b. 13 orang (I Tawarikh 14 3-7)

4. Di Kota mana Daud mengambil tembaga?
a. Betah dan Berotai (II Samuel 8:8)
b. Tibhat dan dari Kun (I Tawarikh 18:8)
# Staff Isa dan Islam 2015-10-18 22:24
~
Saudara Teddy,

Kontradiksi tidak mungkin terjadi pada perkataan Allah. Tidak ada kontradiksi, tetapi yang ada adalah kesulitan. Dan kesulitan tentu ada pemecahan jalan keluarnya. Mari kita selidiki.

1. Orang Israel biasa memiliki dua nama. Namanya yang pertama adalah Daniel. Sebab Tuhan menjadi hakim bagi Daud. Lalu kemudian hari Daniel dipanggil dengan nama Kileab. Orang Yahudi punya kisah khusus tentang perubahan nama anak Daud tersebut. Arti nama Kileab berarti “seperti ayahnya”. Bahwa Daniel seperti ayahnya maka dipanggil Kileab. Kebiasaan orang Israel memiliki dua nama bukanlah barang baru. Ada banyak contoh lainnya, seperti Edom yang dipanggil Esau dan lain-lain.

2. Yang mengutip pertentangan ini sebenarnya tidak mengerti makna gundik dan istri untuk orang Israel. Beberapa gundik dan istri sama saja beberapa istri. Adakalanya gundik dibedakan maknanya dari istri adakalanya tidak. Karena bahasa Ibrani termasuk miskin, satu kata bisa bermakna ganda atau lebih. Dalam tradisi Yahudi, gundik adalah istri tidak resmi. Jadi kedua ayat itu benar.

Demikianlah dengan dua pertanyaan lainnya, hanyalah suatu kesulitan bukan kontradiksi.

Mohon maaf tidak semua pertanyaan yang kami jawab berhubung batasan ruang.
~
Noni
# anton 2015-10-13 07:10
~
Nah, betul sdr Teddy. Begitulah admin, mereka cuma menghibur diri saja dengan mengatakan tidak ada kontradiksi dalam Alkitab padahal jelas-jelas itu sudah bukan rahasia lagi.

Dan yang mengatakan dan mengoreksi juga bukan dari orang-orang non Kristen. Para sarjana Kristen dan tokoh-tokoh Kristen sendiri yang mengatakannya.

Namun begitu coba anda lihat nanti pasti mereka berkata "kalau Alkitab dikoreksi siapa yang mengoreksinya? Tunjukkan kontradiksinya, dsb. Padahal sudah jelas kita tunjukkan bukti-bukti nyata, tapi lalu mereka hapus sungguh kasihan saya melihatnya, kenapa sebegitu keras hati mereka sehingga tidak dapat menerima kebenaran yang nyata.
# Staff Isa dan Islam 2015-10-18 18:54
~
Saudara Anton,

Seringkali umat Muslim keliru dan salah paham dalam menilai ajaran Kristen dan juga Kitab Suci kami. Karena itulah kami berusaha menjelaskan fakta yang sesungguhnya kepada umat muslim, agar mereka tidak keliru lagi dalam menilai ajaran Kristen. Seperti ada istilah “tak kenal maka tak sayang”. Namun kami pun tidak memaksa saudara-saudara menerima apa yang kami sampaikan. Hanya Allah saja yang sanggup membuka hati saudara-saudara.
~
Noni
# Aetherion 2015-10-13 13:23
Salam,

Dari keempat Injil kanonik, adakah yang mengklaim dirinya sendiri sebagai kitab yang diturunkan oleh Tuhan kepada Yesus? Sepengetahuan saya, Injil yang dimaksudkan dalam Al-Quran adalah sebuah kitab/wahyu yang diturunkan Allah kepada Yesus sebagai salah satu Ulul Azmi. Terimakasih
# Staff Isa dan Islam 2015-10-18 19:14
~
Saudara Aetherion,

Sebelumnya saudara harus memahami dahulu apa itu Injil. Injil bukanlah kitab yang diturunkan Allah kepada Yesus/Isa Al-Masih. Injil adalah kisah hidup isa Al-Masih. Mulai dari kelahiran-Nya mukjizat Isa, penyaliban, kematian, kebangkitan hingga kenaikan-Nya ke surga.
~
Noni
# PP 2015-10-15 13:28
~
Tolong ya bagi staf admin untuk tidak menukil Al-Quran sebagian dan menyembunyikan sebagian yang lain. Be fair. Apalagi kalau anda membawa-bawa Kitab Suci agama orang lain sebagai dasar argumen anda.
# Staff Isa dan Islam 2015-10-18 21:48
~
Saudara PP,

Mohon maaf saudaraku, kami tidak pernah menyembunyikan atau mencari kesalahan Al-Quran. Apakah salah jika kami juga mempelajari Al-Quran? Apakah kami tidak boleh menggali Al-Quran? Apa yang kami sampaiakan semuanya berasal dari sumbernya, bukan dari pikiran kami sendiri. Dalam diskusi ini kami memakai Al-Quran sebagai sumber dan juga Alkitab.
~
Noni
# anton 2015-10-16 07:43
~
PENELITIAN 74 PAKAR ALKITAB,

Dr. Robert W. Funk, Professor Ilmu Perjanjian Baru dari Universitas Harvard bersama 74 pakar Alkitab lainnya karena membuktikan bahwa hanya 18 persen ucapan Yesus dalam Alkitab yang diangap asli, artinya sebanyak 82% ayat Alkitab itu palsu. Namun Dr. Robert W. Funk dan 74 pakar alkitab itu di pecat. Alkitab Reader Digest terbit lebih tipis dan ringkas dari Alkitab standar umum. Dalam Alkitab ini, kitab perjanjian Baru diringkas 50 persen, sedangkan dan perjanjian Lama diringkas 25 persen.
# Staff Isa dan Islam 2015-10-18 22:39
~
Saudara Anton

Kami sangat yakin cerita tentang Dr Robert W.Funk hanyalah kisah rekayasa. Sebenarnya pada abad kekuasaan Romawi di zaman kaisar Nerodan sesudahnya, sudah banyak contoh usaha-usaha sekelompok orang yang mau menghapuskan Alkitab dari muka bumi ini namun sia-sia. Nah, sekarang setelah saudara membaca kisah orang-orang hebat yang seakan-akan menemukan bukti ketidak-sucian Alkitab, bukti yang menguatkan ketidak-berharg aan Alkitab, bukti bahwa Alkitab tidak lebih cerdas dari para ahli tersebut.

Lalu pertanyaannya untuk saudara, mengapa Alkitab masih bertahan sampai sekarang dan masih dibaca oleh milayaran manusia baik umat Nasrani, Islam, Yahudi, dan para sarjana serta ilmuwan?
~
Noni
# anton 2015-10-16 07:44
~
Bahkan dalam Alkitab terbitan Jerman ?Die Gute Nachricht Altes und Neues Testament?, Jumlah ayatnya berkurang belasan ribu ayat dibanding Alkitab standar Protestan (Revised Standard Version, King James Version, New International Version, Tyndale Bible, Zonderfan Bible) maupun standar Katolik (Revised Standard Version Catholic Edition, New American Bible, dan New Jerusalem Bible). Dalam Alkitab yang diterbitkan oleh Deutsche Biblestifung Stuttgart, Germany tahun 1978 ini, terdapat lebih kurang 18.666 ayat dari ratusan pasal yang hilang. Jumlah ini cukup mencengangkan, karena berarti tiga kali lipat jumlah ayat kitab suci Al-Quran.
# Staff Isa dan Islam 2015-10-18 22:45
~
Saudara Anton,

Kalau hanya karena perbedaan halaman saudara tidak perlu meragukan Alkitab. Bisa jadi karena faktor bahasa, dan lampiran-lampir an di dalamnya seperti peta, kamus, dan keterangan-kete rangan lainnya.

Pertanyaannya untuk saudara, apakah saudara sudah membuktikan sendiri perbedaan isi setiap penerbit Alkitab tersebut? Seharusnya saudara dapat memberikan bukti, jadi bukan sekedar usulan.
~
Noni
# anton 2015-10-19 23:22
~
To: Noni,

Anda katakan karena faktor bahasa. Sekarang tolong jawab dan jelaskan perbedaan ayat berikut:
1 Raja-raja 7:26, "Tebal 'laut' itu setapak tangan dan tepinya serupa tepi piala, seperti bunga bakung yang berkembang. 'Laut' itu dapat memuat dua ribu bat air."
2 Tawarikh 4:5, "Tebal 'laut' itu setapak tangan dan tepinya serupa tepi piala, seperti bunga bakung yang berkembang. 'Laut' itu dapat memuat tiga ribu bat air."

Bagaimana sdri. Noni? Saya sangat ingin penjelasan anda yang masuk akal. Saya tunggu jawaban anda.
# Staff Isa dan Islam 2015-10-25 21:41
~
Saudara Anton,

Kami sangat senang untuk menjawab pertanyaan saudara tersebut. Namun, ada baiknya bila saudara menjawab lebih dulu pertanyaan kami. Bagaimana? Siapa yang memalsukan Injil, dimana, kapan, mengapa Injil diubah? Sebab hingga saat ini saudara belum sanggup menjawabnya. Kami menunggu jawaban saudara.
~
Solihin
# Felix Radit 2015-10-20 22:09
~
Mohon bukti ini jangan dihapus lagi agar publik mendapat kebenaran sejatinya!

1. Prof. E.P. Sanders,The Historical Figure of Jesus,: "...Bukti-bukti yang ada menunjukkan bahwa Injil-injil tetap tidak memiliki nama sampai pada tahun 150-an. Saya telah memeriksa bukti-buktinya di mana-mana. Injil-injil sebagaimana yang kita miliki telah dikutip sebelum tahun 150-an, tetapi tanpa nama. Nama-nama penulis tiba-tiba muncul sekitar tahun 180".

2. Prof. Alvar Ellegard, Jesus, One Hundred Years before Christ: ".. bahwa dengan mencatut nama murid-murid Yesus sebagai penulis Injil-injil adalah suatu langkah yang diambil menjelang tahun 150-an oleh pemimpin Gereja seperti Papias dan Justin, .. agar orang berpendapat bahwa kitab suci tersebut adalah tulisan mereka yang sezaman dengan Yesus".
# Staff Isa dan Islam 2015-10-25 21:45
~
Saudara Felix,

Kami tidak akan menghapusnya. Tetapi kami ingin tahu, apakah saudara mempunyai buku tersebut dan sudah membacanya atau hanya copy paste? Benarkah keseluruhan pendapat Sanders dan Ellegard demikian? Bagaimana dengan pertanyaan kami yang lain yang belum sanggup saudara jawab?

Mengapa Injil diubah? Kapan dan oleh siapa Injil diubah? Pernahkah saudara membaca Injil yang belum diubah dan membandingkanny a dengan Injil saat ini? Dimanakah Injil yang belum diubah tersebut sekarang? Bagaimana saudara?
~
Solihin
# Hendy Gunawan 2015-10-22 02:36
~
To: Anton,

Kitab Injil ditulis oleh orang-orang yang berbeda latar belakang budaya, pendidikan, dan berbeda waktu ketika dia menuliskan kitabnya. Contoh: Seorang wartawan ketika menulis suatu kejadian mahasiswa sedang protes di siang hari, dia mengatakan jumlah orang yang protes sekitar 100 orang, tapi ketika dia datang di sore hari dia bilang 1000 orang. Apa kesimpulannya wartawan itu gila? Tidak, bukan? Karena dia melihat dalam waktu yang berbeda.
# Staff Isa dan Islam 2015-10-25 21:47
~
Saudara Hendy,

Kami berterimakasih untuk tanggapan saudara. Sebenarnya banyak pertanyaan kami yang belum sanggup dijawab saudara Anton. Oleh sebab itu, kami membiarkan saudara Anton mencari dulu jawaban tersebut. Tetapi kami kira penjelasan saudara akan memberikan pencerahan kepadanya.
~
Solihin
# anton 2015-10-23 10:07
~
To: Hendy Gunawan,

Semua yang saya kutip bukan dari mana-mana tetapi dari kitab anda sendiri. Sekarang saya mau tanya manakah silsilah Yesus yang benar? Coba anda buka kitab Lukas dan Matius. Di sana jelas silsilah Yesus tidak sama.
# Staff Isa dan Islam 2015-10-25 21:49
~
Saudara Anton,

Kami sangat senang untuk menjawab pertanyaan ini. Tenang saudara. Tetapi kami berharap saudara dapat menjawab pertanyaan kami. Siapa yang memalsukan Injil, dimana, kapan, mengapa Injil diubah? Kami menunggu jawaban saudara.
~
Solihin
# Felix Radit 2015-10-26 22:01
~
Solihin,

Adakah aturannya pengunjung situs ini harus memiliki bukunya atau bahkan copy paste sekalipun saat mereka menyampaikan referensi atas argumen yang disodorkan? Jikapun ada, apakah tidak akan ditertawakan publik jika aturan ini diberlakukan karena admin akan selalu bertanya "punya bukunya atau copy paste?" Bukankah seharusnya yang menjadi fokus adalah esensi dari argumen yang disampaikan? Apakah ini hanya bentuk pengalihan saja dari ketidakmampuan anda menjawab argumen yang disodorkan lawan debat anda karena memang anda terbukti tidak punya kompetensi sama sekali kecuali mengulang-ulang pertanyaan yang bahkan sudah dijawab dengan sangat baik? Buku itu jelas sekali menyodorkan bukti yang akurat atas ketidakaslian Injil? Berdasarkan buku itu maka Injil yang asli itu tidak ada
# Staff Isa dan Islam 2015-10-27 11:53
~
Saudara Felix,

Dalam membuat pernyataan atau argumen harus berdasarkan sumber yang jelas dan terpercaya. Apalagi kita sedang membicarakan Kitab Suci, berarti saudara sedang menggugat Kitab Allah. Ada banyak sekali buku-buku yang berusaha menyerang Alkitab sebagai Firman Allah, tetapi hingga saat ini tidak ada satupun profesor yang bisa membuktikan. Jika saudara menyatakan Injil tidak asli, maka saudara harus menunjukan yang aslinya. Jika para profesor menyatakan Injil palsu, maka silakan tunjukan mana yang aslinya. Jika ada yang palsu tentu harus ada yang asli, bukan?
~
Noni
# Hendy Gunawan 2015-10-27 02:14
~
To Anton,

Silsilah Matius dan Lukas keduanya adalah benar, coba anda pelajari lebih dalam lagi mengenai silsilah Matius dan Lukas. Baik Matius 1 maupun Lukas 3 sama-sama mencatat silsilah Yesus. Tetapi tampaknya keduanya berbeda. Silsilah dalam Lukas dimulai dari Adam lalu ke Daud. Sementara Matius memulai dari Abraham hingga Daud. Ketika keduanya sama-sama sampai ke Daud, terjadilah perpisahan nama anak Daud yang disebutkan: Natan (dari garis silsilah Maria) dan Salomo (dari garis Yusuf).

Mengapa Lukas menulis silsilahnya dari garis silsilah Maria? Karena Yusuf bukan bapa biologis dari Yesus (Isa Al-Masih). Jadi mau ditarik dari garis silsilah Yusuf (Matius) atau Maria (Lukas), tetap nubuatan bahwa Mesias berasal dari keturunan Daud tergenapi.
# anton 2015-10-27 06:25
~
Tampaknya Hendy gunawan dan admin cs sudah tidak lagi bisa berpikir secara sehat. Mereka hanya membantah dengan argumen mereka sendiri tanpa bisa mengarah pada konteksnya. Sudah bukan rahasia umum lagi bahwa Alkitab penuh dengan kontradiksi, penuh dengan tulisan dan karangan manusia tidak bertanggung jawab. Dan itu bukan orang-orang Islam yang melakukan penelitian.

Semua pertanyaan saya yang tidak bisa dijawab selalu dihapus karena mereka sebenarnya malu namun selalu saja membantah. Bagaimana dengan pertanyaan saya? Bagaimana dengan kitab 1 Raja-raja 4:26 & 1 Tawarikh 9:25, yang satu mengatakan kandang kuda Sulaiman 4 ribu satunya lagi 40 ribu?
Apakah ini bukan kontradiksi di dalam Alkitab itu sendiri?
# Staff Isa dan Islam 2015-10-27 12:15
~
Saudara Anton,

Hanya umat muslimm saja yang menyatakan bahwa Alkitab penuh kontradiksi. Tetapi kami memakluminya karena umat muslim tidak pernah mempelajari Alkitab dengan benar. Dan terbukti saudara pun tidak mempelajari Alkitab dengan benar sehingga saudara bingung dan tidak memahami ayat dalam Alkitab. Mari kita lihat ayat yang saudara kutip :

“Lagipula Salomo mempunyai kuda empat puluh ribu kandang untuk kereta-keretany a dan dua belas ribu orang berkuda” (1 Raja-raja 4:26). Ayat ini menyatakan bahwa Salomo mempunyai kuda 40 ribu kandang untuk kereta-keretany a.

“Salomo mempunyai juga empat ribu kandang untuk kuda-kudanya dan kereta-keretany a dan dua belas ribu orang berkuda, yang ditempatkan dalam kota-kota kereta dan dekat raja di Yerusalem” (2 Tawarikh 9:25). Dalam ayat ini dijelaskan Salomo juga mempunyai 4 ribu kandang untuk kuda-kudanya dan keretanya yang ditempatkan di dalam kota dan dekat raja di Yerusalem.

Kedua ayat di atas menjelaskan bahwa Salomo mempunya 40 ribu kuda, namun tidak dijelaskan dimana ditempatkannya. Dan disebutkan bahwa selain mempunyai 40 ribu kuda, Salomo juga mempunyai 4 ribu kuda yang ditempatkan di dalam kota dekat raja di Yerusalem. Perhatikan kata “juga”.

Dimanakah kontradiksinya saudaraku?
~
Noni
# winda 2015-10-27 06:29
~
Orang Kristen itu lucu ya gak bisa membedakan mana itu kontradiksi, mana itu perbedaan. Yang saya lihat admin tidak konsisten dengan pertanyaan dan jawabannya. Kayak orang bingung.
# Staff Isa dan Islam 2015-10-27 16:58
~
Saudara Winda,

Terimakasih atas kritikan saudara. Kiranya saudara dapat memberikan penjelasan mengapa saudara menyatakan kami tidak konsisten antara pertanyaan dan jawaban? Dimanakah letak tidak konsistennya?
~
Noni
# winda 2015-10-27 06:34
~
Di internet atau media gak pernah ada tuh yang mengulas tentang kontradiksi ayat Al-Quran. Tapi kalau mau cari kontradiksi Alkitab ada ratusan ribu. Ngeri kalau melihatnya. Tapi ada hikmahnya juga, makin banyak orang tahu kebobrokan Alkitab dan banyak orang baik itu orang biasa sampai pendeta, pastur, biarawati, ilmuwan, semuanya meninggalkan agamanya dan beralih ke agama yang benar yaitu Islam.
# Staff Isa dan Islam 2015-10-27 17:38
~
Saudara Winda,

Tahukah saudara mengapa tidak pernah ada yang berani membahas kontradiksi dalam Al-Quran? Karena dalam Islam siapapun yang menghina Muhammad dan Al-Quran hukumnya mati. Namun saat banyak orang berusaha menyerang Alkitab, tidak pernah ada kaum Nasrani yang melawan atau membalas. Karena siapapun bisa saja menyerang Alkitab, namun Alkitab adalah Firman Allah. Dan Firman Allah akan tetap bertahan sekalipun banyak yang menyerang dan menyangkalinya.

Sekalipun ada banyak orang Nasrani yang masuk Islam, itu adalah keputusan pribadi seseorang. Siapapun bebas memilih keyakinannya, bukan?
~
Noni
# winda 2015-10-27 07:25
~
Kita tahu peristiwa 9/11 semestinya memberikan citra sangat buruk terhadap Islam. Akan tetapi, benarkah demikian menurut pendapat rakyat Amerika sendiri?

Pasca 9/11 adalah era pertumbuhan Islam paling cepat yang tidak pernah ada presedennya dalam sejarah Amerika. Tercatat 8 juta orang Muslim kini ada di Amerika, dan sekitar 20.000 orang warga negaranya masuk Islam setiap tahun setelah peristiwa itu. Ini adalah fakta kebenaran Islam yang selalu disudutkan..Isl am selalu difitnah, namun apa yang terjadi?

Allah tidak tinggal diam. Allah menunjukkan caranya sendiri, tidak ada manusia yang sanggup menghentikan-Ny a bahkan tidak pula dengan Yesus. Mampukah Yesus menghentikan semua itu? Tidak, yesus tidak bisa berbuat apa-apa, Yesus manusia biasa
# Staff Isa dan Islam 2015-10-27 17:46
~
Saudara Winda,

Amerika adalah negara pluralisme, bukan negara Kristen. Bukan hal yang mengherankan jika ada banyak orang Amerika yang masuk Islam. Sekali lagi, masalah keyakinan adalah keputusan pribadi tiap orang. Kebenaran tidak dapat diukur dengan jumlah saudaraku. Jumlah yang banyak bukanlah ukuran bahwa hal itu adalah kebenaran. Karena justru di zaman sekarang ini semakin banyak orang yang menolak kebenaran. Jadi sebenarnya para pengikut kebenaran jumlahnya tidak banyak bahkan minoritas.

Isa telah memperingatkan bahwa ada banyak orang yang membenci Isa dan juga membenci pengikut Isa, "Jikalau dunia membenci kamu, ingatlah bahwa ia telah lebih dahulu membenci Aku [Isa Al-Masih] dari pada kamu” (Injil, Rasul Besar yohanes 15:18). Dan memang benar hal itu terjadi hingga sekarang.
~
Noni
# winda 2015-10-27 23:09
~
Noni,

Siapa bilang tidak ada yang berani menghina Islam/Al-Quran/ Nabi Muhammad? Anda keliru besar. Justru selama ini Islamlah yang jadi bulan-bulanan umat Yahudi & Nasrani dengan berbagai fitnah. Namun begitu Allah tidak tidur, Allah tidak diam begitu saja. Allah melindungi Islam dengan cara-Nya sendiri. Jutaan manusia dibuat sadar dengan sendirinya tanpa campur tangan hamba-Nya.

Mereka yang menghujat Islam dengan ketidaktahuanny a justru dituntun dalam kebenaran & kedamaian sejati. Mereka benar-benar mencari tahu tentang ajaran Islam yang sesungguhnya, dan itulah mereka yang mempelajari Al-Quran dengan akal sehat mencari kebenaran maka Allah menuntun mereka kepada jalan keselamatan.
Jalan yang telah ditunjukkan oleh Nabi Isa AS, Nabi Muhammad SAW, dan jalan yang ditunjukkan oleh semua nabi.
# Staff Isa dan Islam 2015-10-29 20:15
~
Saudara Winda,

Kami tidak tahu mengapa umat Islam sangat membenci orang Yahudi dan Nasrani dan menganggap Islam menjadi bulan-bulanann kaum Nasrani dan Yahudi. Apakah yang telah dilakukan kaum Nasrani dan Yahudi terhadap Islam sehingga sangat dibenci Islam? Kami bersyukur jika memang ada orang-orang yang telah menemukan kebenaran. Namun apakah itu adalah kebenaran yang sesungguhnya atau kebenaran berdasarkan apa yang selama ini kita anggap benar?
~
Noni
# Felix Radit 2015-10-28 08:46
~
Noni yang mewakili Solihin,

Buku dan penulis yang mengemukakan bahwa Injil memang tidak ditulis oleh murid Yesus yang bernama Matius, Markus, Lukas dan Yohanes yang sehidup dan sejaman dengan Yesus itu adalah para ahli yang sangat jelas sumber informasinya dan terpercaya.

Admin bisa mengecek buku tersebut serta mengecek biografi dari para penulisnya, semuanya itu jelas dan terpercaya. Silakan cek. Sampai saat ini tidak ada satupun admin yang sanggup menjawab secara ilmiah dan sangat objektif atas hasil dari penelitian mereka, selain menjawab dengan pertanyaan demi pertanyaan lain yang tidak relevan serta lebih jauh hanya mendiskreditkan mereka tanpa dapat menyodorkan bukti dan fakta ilmiahnya secara jelas dan benar.
# Staff Isa dan Islam 2015-10-29 20:23
~
Saudara Felix,

Kami sudah banyak membaca buku yang saudara maksud. Sejak dulu banyak orang-orang ahli yang menyerang Injil sebagai Firman Allah. Bahkan pada zaman Isa Al-Masih para ahli Taurat yang adalah orang-orang pintar, mereka menolak Isa Al-Masih.namun semua itu hanyalah argumen manusia. Siapapun dapat memberikan argumennya. Tetapi otoritas tertinggi hanya ada pada Firman Allah yang adalah perkataan Allah.
~
Noni
# Hendy Gunawan 2015-10-29 02:30
~
To: Muslim,
Kalu anda semua dan katanya para ahli yang menyatakan bahwa Injil dan Taurat yang sekarang adalah palsu dan anda semua tidak bisa menunjukan aslinya, itu adalah sebuah fitnah, opini atau karangan. Pada situs lainnya saya telah membuat ilustrasi sederhana. Kalau anda membeli sepatu Nike dan ada orang atau para ahli sepatu yang menyatakan bahwa itu sepatu palsu dibandingkanya dengan sepatu Adidas, tidak nyambung dan tidak logis, bukan? Bisa saja sekarang saya mau buat kitab dul dan kitab lainya dan sebelumnya adalah palsu, nyambung tidak?

To: Winda,
Kalau Islam dan Al-Quran adalah jalan keselamatan, tolong sebutkan satu ayat di Al-Quran yang memberikan jaminan pada anda ketika anda mati anda pasti masuk ke dalam surga?
# Staff Isa dan Islam 2015-11-02 08:33
~
Saudara Hendy,

Kami sangat setuju dengan saudara bahwa tatkala Muslim tidak sanggup memberikan bukti tentang Injil yang sekarang palsu, maka itu adalah fitnah dan asumsi belaka. Kami mempersilakan saudara mengunjungi link ini http://tinyurl.com/cm8psjb tentang Islam. Terimakasih.
~
Solihin
# Felix Radit 2015-10-30 00:53
~
Noni,

Jika semua orang yang lagi berargumen diberikan jawaban seperti apa yang anda tulis, yaitu: "Siapapun dapat memberikan argumennya. Tetapi otoritas tertinggi hanya ada pada Firman Allah yang adalah perkataan Allah!" maka orang yang berkata itu berarti sudah tidak lagi punya jawaban alias mentok.

Kalau sudah tidak bisa memberikan lagi jawaban berarti argumennya tidak bisa dipertahankan. Kalau argumen tidak bisa dipertahankan berarti argumen lawan debatnya yang mampu bertahan. Yang mampu mempertahankan argumennya nantinya yang akan diikuti oleh publik! Itulah fakta dan realitas yang ada di dunia nyata ini Noni. Semoga tercerahkan.
# Staff Isa dan Islam 2015-11-02 08:37
~
Saudara Felix,

Kami menghargai pendapat saudara. Namun, kami belum menemukan jawaban saudara perihal pertanyaan kami. Apakah saudara mempunyai buku tersebut dan sudah membacanya atau hanya copy paste? Benarkah keseluruhan pendapat Sanders dan Ellegard demikian? Bagaimana dengan pertanyaan kami yang lain yang belum sanggup saudara jawab?

Mengapa Injil diubah? Kapan dan oleh siapa Injil diubah? Pernahkah saudara membaca Injil yang belum diubah dan membandingkanny a dengan Injil saat ini? Dimanakah Injil yang belum diubah tersebut sekarang? Bagaimana saudara?
~
Solihin
# Felix Radit 2015-11-02 11:50
~
Solihin,

Pertanyaan-pertanyaan anda sudah dijawab. Silakan saja direview semua dialog anda dan saya dari awal pada topik ini (semoga tidak diedit menjadi tidak benar atau bahkan malah dihapus). Justru anda yang belum menjawab satupun argumen-argumen saya (terlepas anda puas atau tidaknya. kalau pun tidak puas, anda bisa berikan argumen sesuai yang anda bisa. tetapi anda terbukti tidak mampu dan tidak mempunyai kompetensi untuk itu). Yang ada adalah anda mengulang-ulang pertanyaan anda yang telah dijawab tersebut. Oh ya Solihin, apakah anda sudah berobat ke ahlinya atas kebiasaan anda mengulang-ulang pertanyaan yang sudah dijawab itu?
# Staff Isa dan Islam 2015-11-06 16:21
~
Saudara Felix,

Setiap orang memiliki caranya masing-masing untuk menanggapi apa yang ada dalam diskusi ini. Saudara Solihin menanggapi dengan memberikan pertanyaan. Jika ia bertanya berulang-ulang berarti pertanyaannya belum terjawab walaupun saudara sudah merasa menjawabnya. Kiranya saudara dapat menghargainya.
~
Noni
# Albert 2015-11-05 23:38
~
To All,

Bible tidak akan pernah bisa dipalsukan dan pengikut Kristus sejati tidak membutuhkan pengajaran dari pendeta, nabi, dll, karena Firman Allah itu hidup.

Dibolak balik seperti apapun, iman pengikut Kristus tidak bisa dirubah, karena Tuhan Yesus memberikan 1 hukum kasih kepada Allah, sehingga otomatis direfleksikan kasih kepada sesama manusia. Tapi kami sepenuhnya sadar, hal ini bukan mudah seperti sembahyang tepat waktu, puasa dll, karena kami hanya hidup oleh karena karunia-Nya.

Ajakan saya kepada umat Muslim, anda tidak harus tergesa-gesa menjadikan Yesus Tuhan, tapi percayalah bahwa Yesus Isa telah memberi keselamatan padamu, dan hidup sesuai hukum kasih Isa. GBU
# Staff Isa dan Islam 2015-11-06 16:27
~
Saudara Albert,

Terimakasih atas penjelasan saudara. Firman Allah sangat berkuasa dan hanya Firman-Nya yang sanggup untuk menyadarkan manusia.
~
Noni
# winda 2015-11-06 00:32
to hendy gunawan
apakah jika saya beri ayat quran tentang jaminan masuk surga anda akan percaya?
saya ragukan itu... karena kalian sering diberi jawaban dan buktipun masih tetap mengelak. tapi gpp asal anda tahu:
Al Baqarah 82 : Dan orang-orang yang beriman serta beramal saleh, mereka itu penghuni surga; mereka kekal di dalamnya
An Nisaa 57 : Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amalan-amalan yang shaleh, kelak akan Kami masukkan mereka ke dalam surga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai
Yunus 9 : Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh, mereka diberi petunjuk oleh Tuhan mereka karena keimanannya, di bawah mereka mengalir sungai-sungai di dalam syurga yang penuh keni`matan
dan masih banyak lagi. tidak akan muat ditulis
# Staff Isa dan Islam 2015-11-13 16:07
~
Saudara Winda,

Ayat yang saudara kutip menjelaskan bahwa orang yang dapat masuk surgaadalah orang yang beriman dan beramal saleh. Lalu seberapa besar iman yang harus kita miliki dan seberapa banyak amal saleh yang harus kita lakukan selama kita hidup agar layak masuk surga? Tidak ada satupun yang tahu.

Karena itu umat Muslim tidak pernah tahu apakah perbuatan yang dilakukannya selama hidup sudah cukup agar dapat masuk surga. Ini menunjukan tidak ada kepastian. Dimanakah jaminannya saudaraku. Umat Muslim tetap saja tidak dapat menunjukan apa yang menjamin ia dapat masuk surga.
~
Noni
# Hendy Gunawan 2015-11-09 23:43
~
To Winda,

Baca dong baik-baik ayat Al-Quran yang anda bagikan, jelas sekali orang yang beriman dan (serta) beramal soleh, yang berhak masuk ke dalam surga.
Yang mau saya tanyakan, pertama : takaran dan kesalehan yang bagaimana yang bisa masuk ke dalam surga ? Adakah manusia yang selama hidupnya tidak pernah berbuat dosa dan hidupnya sempurna salehnya?

Jadi kalau kesalehan yang menjadi ukuran Al-Quran masuk ke dalam surga, jelas sekali bahwa Al-Quran tidak memberi kepastian kepada anda (manusia) untuk masuk ke dalam surga.
# Staff Isa dan Islam 2015-11-13 16:07
~
Saudara Hendy,

Kiranya umat muslim dapat memrenungksn kembali bahwa amal saleh yang kita perbuat tidak akan bisa membawa kita kepada surga. Karena seberapa banyak amal saleh yang harus kita lakukan agar dapat masuk surga?Sedangkan setiap hari kita pasti berbuat dosa. Orang paling saleh seklaipun akan tetap berbuat dosa.

Karena itu kita membutuhkan rahmat Allah. Hanya karena rahmat Allah saja kita dapat masuk surga-Nya yang suci.
~
Noni
# Muhammad nabi palsu 2015-11-13 14:53
~
Itu lah ajaran Islam, selalu percaya kepalsuan, selalu makai kata "kita buktikan setelah kita mati". Itu kalau sudah mati juga percuma kalau baru nyadar kebenarannya. Gue 3 tahun di pesantren Al Buckorie Kalimantan Tengah, tapi bukannya makin ngerti soal agama, justru makin bingung pas gue tanya siapa itu Isa Al-Masih dan kenapa Tuhan mengantikan dengan yang seperti dia untuk disalib, Jawabnya ada yang karena Tuhan sayang Isa Al-Masih, ada juga yang nerangkan karena tugas Isa Al-Mmasih belum selesai. Tapi justru kiyai haji Abdul guru ngaji saya malah bilang kalau Nabi Isa Al-Masih benar-benar disalib dan tidak ada yang menggantikannya . Dari situ lah gue dan guru ngaji makin mendalami Alkitab dan sekarang saya sudah mendapatkan nama Paulus (nama baptis) dan guru saya mendapatkan nama (Timotius).
# Staff Isa dan Islam 2015-11-13 16:19
~
Saudara Muhammad,

Saat kita menggali dan mempelajari Firman Allah dengan sungguh-sungguh , maka Allah akan menuntun kita menemukan kebenaran-Nya. Puji syukur saudara sudah menemukan kebenaran itu. Terimakasih atas kesaksian saudara.
~
Noni
# Pelurus 2015-11-16 12:32
~
Anda (Admin) tidak begitu memahami Al-Quran. Sesungguhnya ayat-ayat dalam Al-Quran itu saling berhubungan.
# Staff Isa dan Islam 2015-11-20 14:03
~
Sdr. Pelurus,

Karena Anda lebih paham Al-Quran, silakan Anda jelaskan lebih rinci keterhubungan masing-masing ayat Al-Quran dalam kaitannya dengan pembuktian tuduhan Muslim bahwa Injil telah dipalsukan. Kami tunggu penjelasan Anda.
~
Yuli
# anton 2015-11-17 06:06
~
Untuk Muhammad,

Tidak perlu mati dulu untuk membuktikan kebenaran Islam, saudara. Sudah banyak kejadian alam baru-baru ini yang telah ditulis dalam Al-Quran 1400 tahun yang lalu. Sudah banyak fakta yang telah membuktikan di dunia ini dan semua itu sudah ada dalam Al-Quran 1400 tahun yang lalu. Dan kita juga tahu bahkan bukan rahasia lagi bahwa di dalam Alkitab banyak terbukti kesalahan ilmiah serta ramalan-ramalan yang tidak pernah terjadi. Bahkan 1400 tahun yang lalu Al-Quran telah memberikan tantangan yang tidak bisa dilakukan oleh Yahudi & Nasrani hingga detik ini.

Sdr. Muhammad, Anda harus lebih banyak lagi belajar. Buang jauh-jauh rasa kebencian dalam hati terhadap apapun & siapapun, maka di sana nanti akan Anda temukan kebenaran sejati.
Salam.
# Staff Isa dan Islam 2015-11-20 14:04
~
Sdr. Anton,

Saat Anda membanggakan Al-Quran yang baru ditulis 1400 tahun yang lalu (abad 7 Masehi), tahukah Anda bila Alkitab berumur jauh lebih tua daripada kitab Saudara? Alkitab ditulis antara tahun 1450 SM hingga 95 M. Semua salinan naskah aslinya masih tersimpan di museum Israel dan Eropa hingga kini. Sebaliknya, cendekiawan Muslim tidak menemukan satupun naskah asli Al-Quran.

Sebagai netizen yang bijak, sudahkah Anda periksa kabar tentang pembuktian fenomena alam berdasarkan ayat Al-Quran bukanlah hoax? Telah banyak pakar ilmiah yang mengklarifikasi kepalsuannya. Dan saat ada berita yang akurat, yakinkah Anda bila fenomena itu hanya ditulis di Al-Quran? Bukankah beberapa isi Al-Quran juga meniru Alkitab yang berumur 21,5 abad lebih tua darinya? Hampir seluruh nubuat Alkitab tergenapi dan terkonfirmasi oleh catatan dan bukti sejarah. Sebagian lagi pasti tergenapi di akhir zaman. Maka, sebagaimana saran Anda kepada Sdr. Muhammad, Anda perlu belajar lebih banyak lagi untuk tahu kebenaran sejati.
~
Yuli
# heri cahyono 2015-11-17 06:13
~
Dari apa yang saya ikuti dalam dialog ini, jelas pihak Admin hanya mencari pembenaran dan menfitnah Islam. Maka banyak orang melihat justru pihak Admin seakan - akan membuka aibnya sendiri.

Saya sendiri bukan Muslim namun saya bisa menilai bahwa Muslim tidak seperti apa yang dikatakan oleh pihak Admin dan kaum Nasrani.
# Staff Isa dan Islam 2015-11-20 14:04
~
Sdr. Hari Cahyono,

Karena nampaknya Anda lebih paham Muslim daripada kami (Admin), silakan Anda kemukakan bukti-bukti akurat tuduhan Anda bahwa kami sedang memfitnah Islam.

Sebagaimana yang kami lakukan dengan memberikan pemahaman berdasarkan sumber yang sahih yaitu Al-Quran dan Hadits yang kemudian kami bandingkan dengan Alkitab serta catatan sejarah umum, kami pun juga mengharapkan Anda mengemukakan bukti-bukti dengan cara yang sama. Dengan demikian setiap argumentasi didasarkan pada bukti faktual, bukan retorika, apalagi opini subjektif semata.
~
Yuli
# anton 2015-11-17 06:22
~
Untuk Hendy,

Saya mengomentari tanggapan Anda kepada Sdri Wendy. Pertama anda bertanya tentang jaminan keselamatan dalam Islam dan Sdri. Wendy sudah menjawabnya. Itu sudah benar adanya. Setiap manusia bahkan para nabipun tidak akan luput dari dosa. Namun Allah tetap memberikan kesempatan manusia untuk bertobat & tidak mengulangi dosanya. Itulah yang dikatakan amal sholeh yakni selalu berusaha berbuat baik di hadapan Tuhan dan kepada sesama manusia. Itulah yang membawa kita ke sorga.

Tidak ada dosa warisan di dalam ajaran Allah. Bahkan Alkitab sendiri mengatakannya. Manusia tidak menanggung dosa manusia lainnya melainkan pribadi manusia itu sendiri apalagi Tuhan yang menanggung. Tuhan memberikan hak kebebasan manusia untuk memilih jalannya sendiri.
# Staff Isa dan Islam 2015-11-20 14:05
~
Sdr. Anton,

Menurut Anda, pertobatan (tidak mengulang dosa) adalah jaminan keselamatan dalam Islam. Sebaliknya, firman Allah di dalam Alkitab justru berbicara lebih dalam. “Dosa warisan” bukanlah dosa ayah atau ibu kita, kita tanggung. TIDAK! Sejak Adam – Hawa jatuh ke dalam dosa, benih dosa telah berkuasa atas mereka. Sehingga seluruh generasi manusia yang dilahirkannya membawa benih dosa yang sama. Benih dosa inilah yang melahirkan status dan perbuatan dosa sehingga semua orang harus menanggung neraka akibat dosa masing-masing.

Logikanya, dapatkah seseorang yang terinfeksi benih dosa bisa menjaga pertobatannya hingga akhir hayat? Tidak mungkin, bukan? Jika begitu, jaminan keselamatan dalam Islam khayal semata, bukan?

Itulah sebabnya kita memerlukan pertolongan Allah. Melalui Isa Al-Masih Sang Jalan yang lurus, Allah menyediakan pembersihan bibit dosa melalui pengorbanan kematian dan kebangkitan-Nya . Hanya di dalam Isa Al-Masih kita menjadi bersih dan selamat.
~
Yuli
# Hendy Gunawan 2015-11-18 12:38
~
Untuk Anton,

Betul Sdr. Anton. Semua orang telah berbuat dosa termasuk nabi Anda Muhamad, kecuali Isa Al-Masih yang tidak pernah berbuat dosa. Dia lahir dari seorang perawan dan tidak ada benih dosa sedikitpun karena Dia ada bukan dari pertemuan sperma dan ovum manusia.

Bagaimana seorang berdosa bisa membersihkan dosanya? Bagaimana sesuatu yang kotor bisa mebersihkan kekotorannya? Coba anda lap meja kotor dengan kain kotor, tidak akan pernah bersih. Jadi bagaimana manusia yang kotor bisa membersihkan dirnya sendiri? Hanya sesuatu yang bersih yang bisa mebersihkan kekotoran.

Makanya, Isa Al-Masih (Yesus Kristus) datang untuk mebersihkan yang kotor. Dia Allah yang Mahasuci, yang mau menjelma menjadi manusia untuk menderita sengsara dan wafat menggantikan hukuman kekal dosa kita.

Sebagai Muslim yang baik, ke manakah Anda akan pergi dalam kekekalan? Kematian adalah pintu gerbang kekekalan dimana tidak seorang pun bisa kembali bila ia salah melangkah. Apakah Anda mau menyerahkan kehidupan kekal pada sesuatu yang tidak pasti?

Jaminan sama dengan garansi dan janji yang pasti terjadi. Sesuatu yang masih “meragukan” atau “mudah-mudahan” bukanlah jaminan karena masih bergantung pada situasi ke depan yang belum pasti. Misalnya: lebih berat mana hasil timbangan dosa atau amal saleh.
# Staff Isa dan Islam 2015-11-20 14:05
~
Sdr. Hendy Gunawan,

Demi kenyamanan bersama dalam menyimaknya, kami rangkum empat komentar Anda dalam satu kolom.Terimakas ih untuk penjelasan Anda mengenai kepastian jaminan keselamatan yang Isa Al-Masih berikan. Anda benar bahwa tidak satupun manusia berdosa dapat menyelamatkan dirinya sendiri. Hanya Allah yang Maha Suci di dalam diri Isa Al-Masih, satu-satunya Pribadi yang dapat menolong kita membersihkan diri dari benih dosa yang kuat mencengkeram hidup setiap manusia.

Melalui pembebasan yang Isa Al-Masih kerjakan lewat kematian dan kebangkitan-Nya , setiap orang yang beriman kepada-Nya diampuni, diselamatkan dari kebinasaan kekal (neraka), dan dimampukan untuk hidup dalam kebenaran yang bersumber dari Allah sendiri.
~
Yuli
# xucinxgaronx 2015-11-20 20:58
~
“Demikianlah, Injil yang merupakan firman Allah, sifatnya adalah kekal. Tidak ada yang dapat merubahnya.”

JAWAB :
Kalau begitu kenapa codex sinaiticus tidak mencantumkan Markus 16:9-20. Ini link buktinya silakan periksa. Kitab Markus berakhir pada 16:8 dan langsung Lukas 1:1. Jadi, terbukti sudah kepalsuan Injil.
# Staff Isa dan Islam 2015-11-23 19:30
~
Saudara Xucinxgaronx,

Disebut palsu bila ayat-ayat yang tercantum pada Injil tidak sama dengan teks aslinya. Kami bertanya kepada saudara. Apakah saudara memiliki salinan Injil, Rasul Markus 16:9-20 yang saudara anggap asli? Bagaimana isinya bila dibandingkan dengan yang saat ini? Mohon pencerahan saudara.
~
Solihin
# PetrusF 2015-11-20 22:06
~
Pendakwa Kitab Suci dipalsukan adalah Kristen atau Islam? Topiknya hal dakwaan Kitab Suci dipalsukan, bukan? Lalu mengapa ada yang menyatakan Kristen fitnah Islam? Apa bukan terbalik? Mulai dari hal mendasar saja. Kitab Suci (Taurat dan Injil) adalah pernyataan-pern yataan Allah Israel melalui bangsa Israel, bangsa bentukan Allah Israel yang dimulai dari Abraham bapak moyangnya bangsa Israel.

Nah, tepatkah bila seorang (Arab) yang bukan bangsa Israel tiba-tiba mendakwa Kitab Suci bangsa Israel dipalsukan. Ibaratnya orang Pakistan tiba-tiba mendakwa kitab agama Shinto palsu, orang Turki tiba-tiba mendakwa kitab agama Hindu palsu. Orang Malay tiba-tiba mendakwa batik Indo palsu, aslinya yang batik Malay. Jangan jauh-jauh, orang yang identitasnya asing saja tidak boleh ikut pemilu Indonesia, artinya jangan bersuara perihal UU Indonesia.
# Staff Isa dan Islam 2015-11-23 19:44
~
Saudara Petrus,

Kami sangat setuju dengan penjelasan saudara. Sesungguhnya tidak ada dasar bagi teman-teman Muslim menyatakan Injil telah dipalsukan. Walaupun demikian, hingga saat ini Muslim tidak dapat menjawab pertanyaan-pert anyaan, siapa, kapan, dimana, dan mengapa Injil dipalsukan. Jelas, ini membingungkan Muslim sendiri.
~
Solihin
# PetrusF 2015-11-23 22:09
~
Penterjemahan bahasa agar banyak orang bisa paham maknanya, Kok selalu dikonotasikan niat buruk untuk pemalsuan? Bahasa sumber terjemahan kan ada bagi yang minat lihat. Pandangan sempit begini takutnya bisa mencoreng wajah sendiri, karena : 1. Quran sendiri tidak pernah menyatakan kepalsuan Kitab Suci adalah hal terjemahan, berarti opini tersebut bahkan melampaui Quran, 2. Quran sendiri hasil dari translasi ke dialek Quraish oleh instruksi Utsman, plus tertulis dalam huruf Arab gundul yang masa kini sudah disesuaikan agar bisa terbaca, jadi tak benar-benar seperti asalnya, 3. Semua buku sekolah IPA Indo palsu karena tidak dalam bahasa aslinya sang penemu masing-masing, 4. Semua berita luar negeri yang disiarkan di Indo palsu karena tidak dinyatakan dalam bahasa asli tempat kejadiannya (teks terjemahannya pun = palsu).
# Staff Isa dan Islam 2015-11-27 20:12
~
Saudara Petrus,

Kiranya saudara-saudara Muslim dapat memahami dan tidak lagi berpandangan negatif tehadap penerjemahan Alkitab.
~
Noni
# anton 2015-11-24 23:31
~
Untuk tahu sebuah kitab itu palsu atau bukan sebenarnya mudah sekali. Dalam sebuah kitab dikatakan wahyu Tuhan maka haruslah tidak ada kontradiksi antara ayat satu dengan yang lain. tidak ada ayat yang tidak sesuai dengan kenyataan alam.

Bulan depan adalah hari raya umat Kristen (Natal). Saya mau tanya apa sih makna natal sesungguhnya? Natal adalah hari kelahiran, lantas kelahiran siapa? Yesus? apakah ada umat Kristen yang berani mengatakan tanggal 25 Desember adalah kelahiran Yesus? Tentunya tidak. lantas apa yang dirayakan?

Banyak kebohongan yang dilakukan saat Natal kepada anak-anak. Padahal katanya agama kasih. tapi kok suka berbohong kepada anak-anak?
# Staff Isa dan Islam 2015-11-27 20:26
~
Saudara Anton,

Perlu dipahami dahulu apa yang saudara maksudkan dengan kontradiksi antara ayat satu dengan lainnya? Karena yang kita bahas adalah Firman Allah. Namun manusia bisa saja salah dalam memahami Firman Allah, sebab manusia terbatas. Mungkin saudara mencoba memahami Firman Allah dengan logika pikiran saudara, sehingga justru yang saudara lihat ada kontradiksi.

Mengapa harus mempermasalahka n tanggal kelahiran Isa. Berapapun tanggalnya, sekalipun bukan tanggal 25 Desember, faktanya Isa memang benar-benar lahir. Tahukah saudara bahwa bagi kami Isa selalu lahir dalam hati kami dan setiap hari kami selalu merayakan kelahiran Isa dengan selalu bersyukur karena Isa telah menjadi juru penyelamat.

Kebohongan apakah yang umat Kristen lakukan?
~
Noni
# PetrusF 2015-11-25 04:37
~
Jika palsu: 1. Mengapa bisa ada dua ayat ini? 2. Apa boleh diabaikan dengan membuat suatu alasan padahal dinyatakan tidak boleh ragu-ragu? 3. Apakah diturunkan wajib ditaati namun sekaligus untuk tidak ditaati? Al-Maidah 46, “Dan Kami iringkan jejak mereka (nabi-nabi Bani Israil) dengan Isa putera Maryam, membenarkan Kitab yang sebelumnya, yaitu Taurat. Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk & cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaiyu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk org-orang yang bertakwa. Yunus 94, “Maka jika kamu (Muhammad) berada dalam keragu-raguan tentang apa yang Kami turunkan kepadamu, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang membaca kitab sebelum kamu. Sesungguhnya telah datang kebenaran kepadamu dari Tuhanmu, sebab itu janganlah sekali-kali kamu temasuk orang-orang yang ragu-ragu.
# anis 2015-11-25 09:38
~
Tuhan selalu benar dan tak pernah mengajarkan hal buruk. Tapi kenapa di Injil banyak kesalahan fakta ilmiah dan juga banyak ayat pornografi?
# Staff Isa dan Islam 2015-11-27 20:39
~
Saudara Petrus,

Tentu saja Tuhan selalu benar. Hanya Tuhan yang tidak pernah salah. Namun manusia bisa salah, bukan? Manusia bisa salah memahami Firman Allah karena manusia terbatas. Karena itu pelajarilah Injil dengan benar agar saudara tidak salah dalam memahaminya.

Silakan saudara tunjukan mana saja kesalahan fakta ilmiah dan ayat pornografi dalam Injil.
~
Noni
# xucinxgaronx 2015-11-25 23:10
~
To IDI,

Markus 16:9-20 tak terdapat pada naskah kanon Alkitab resmi gereja yang tertua yaitu codex sinaiticus dan codex vaticanus
Markus 16:9-20 muncul pertama kali pada manuscript / bukan codex abad ke 7, kemudian dimasukkan ke dalam Kitab Perjanjian baru Protestan. Sementara Kristen Katolik menambahkan catatan kaki bahwa Markus 16:9-20 bukan bagian Injil Kanonik

Fakta tak adanya dari 12 murid Yesus yang mau mengajar bangsa non Yahudi memperkuat bukti kepalsuan Markus 16:9-20
Kisah Para Rasul 11:19, “Sementara itu banyak saudara-saudara telah tersebar karena penganiayaan yang timbul sesudah Stefanus dihukum mati. Mereka tersebar sampai ke Fenisia, Siprus dan Antiokhia; namun mereka memberitakan Injil kepada orang Yahudi saja”..
# Staff Isa dan Islam 2015-11-29 16:08
~
Saudara Xicinxgaronx,

Alkitab telah menjalani proses uji yang sangat panjang hingga adanya Alkitab saat ini. Walalu pun Injil markus 16 dimasukan belakangan, bukan berarti markus 16 ini bukan Firman Allah. Ini hanyalah bagian dari proses pembentukan Alkitab.

Saudara keliru, karena para murid Isa banyak memberitakan ajaran isa kepada bangsa-bangsa lain. Ayat yang saudara kutip hanya sepotong sehingga saudara keliru dalam memahami maknanya. Buktinya Petrus memberitakan ajaran Isa kepada orang dari suku bangsa yang beragam, bukan hanya orang Yahudi,

“Kita orang Partia, Media, Elam, penduduk Mesopotamia, Yudea dan Kapadokia, Pontus dan Asia, Frigia dan Pamfilia, Mesir dan daerah-daerah Libia yang berdekatan dengan Kirene, pendatang-penda tang dari Roma, baik orang Yahudi maupun penganut agama Yahudi, orang Kreta dan orang Arab, kita mendengar mereka berkata-kata dalam bahasa kita sendiri tentang perbuatan-perbu atan besar yang dilakukan Allah." Maka bangkitlah Petrus berdiri dengan kesebelas rasul itu, dan dengan suara nyaring ia berkata kepada mereka: "Hai kamu orang Yahudi dan kamu semua yang tinggal di Yerusalem…” (Injil, Kisah Para Rasul 2:9-11,14).

Ayat di atas jelas membuktikan bahwa Petrus memberitakan ajaran Isa kepada bangsa-bangsa lain selain bangsa Yahudi.
~
Noni
# xucinxgaronx 2015-11-25 23:19
~
To Petrus F,

Pendakwa Kitab Suci dipalsukan adalah Kristen atau Islam?

Jawab :
Silakan baca ini yang tertulis di Kitab Suci anda
Yeremia 8:8, “ Bagaimanakah kamu berani berkata: Kami bijaksana, dan kami mempunyai Taurat TUHAN? Sesungguhnya, pena palsu penyurat sudah membuatnya menjadi bohong”.
Anda tak percaya kesaksian Nabi Yeremia ?
# Staff Isa dan Islam 2015-11-29 16:25
~
Saudara Xucinxgaronx,

Kami tentu saja mempercayai perkataan Nabi Yeremia, karena perkataannya berasal dari Allah. namun kami tidak mempercayai penafsiran saudara yang memaknai perkataan Nabi Yeremia bahwa Alkitab telah dipalsukan.

Silakan baca Alkitab dengan benar, agar saudara tidak keliru dalam memahaminya.
~
Noni
# PetrusF 2015-11-26 01:19
~
Yeremia 8:7-8 ".. tetapi umat-Ku tidak mengetahui hukum TUHAN. Bagaimanakah kamu berani berkata: Kami bijaksana, dan kami mempunyai Taurat TUHAN? Sesungguhnya, pena palsu penyurat sudah membuatnya menjadi bohong."

Ada Hukum Tuhan, namun kenapa umat Tuhan tidak tahu? Bukan Taurat dipalsu, melainkan ulah pengajaran (“pena”) para ahli Taurat (“penyurat”) yang salah. Maka Allah melalui Nabi Yeremia menegur keras ahli-ahli Taurat yang menganggap dirinya bijaksana, tampak menerapkan Firman tapi pikirannya jahat, kepala batu, mengajar hukum Taurat menurut pemikiran mereka sehingga membuat Taurat sia-sia.

Yeremia 9:13, “Berfirmanlah TUHAN: "Oleh karena mereka meninggalkan Taurat-Ku yang telah Kuserahkan kepada mereka, dan oleh karena mereka tidak mendengarkan suara-Ku dan tidak mengikutinya." Taurat tidak dipalsu tapi ditinggalkan
# Staff Isa dan Islam 2015-11-29 16:25
~
Saudara Petrus,

Terimakasih atas penjelasan saudara. Kiranya dapat memberikan penerangan bagi saudara Xucinxgaronx dan saudara-saudara lainnya.
~
Noni
# PetrusF 2015-11-26 01:53
~
"Pena" dalam Kitab Taurat merupakan kata kiasan dari "lidah". Mazmur 45:2, "Hatiku meluap dengan kata-kata indah, aku hendak menyampaikan sajakku kepada raja; lidahku ialah pena seorang jurutulis yang mahir." "Penyurat" adalah gaya bahasa yang menyatakan "ahli-ahli taurat", yaitu golongan profesional para penafsir Taurat. Dari kata Ibrani "safar" yang bias berarti "menghitung", "menafsirkan", "menceritakan". Dengan demikian pada Yeremia 8:8 tersebut "pena - penyurat" adalah ucapan-ucapan (lidah) pengajaran ahli-ahli Taurat.
# WHS 2015-11-30 17:18
~
Web ini banyak mengangkat ayat-ayat Al-Quran, tap i tetap tidak mempercayai isi dari Al-Quran itu sendiri, bahwa Al-Quran adalah kitab terakhir dan penyempurna dari kitab-kitab Allah SWT sebelumnya. Ta urat kepada Nabi Daus A.S, Injil kepada Nabi Isa A.S, Al-Quran kepada Nabi Muhammad SAW.

Pelajari Al-Quran sepenuhnya jangan 1 ayat 1 ayat, insya Allah ada jalan...

Jazakallah khairan kathira
# Staff Isa dan Islam 2015-12-09 13:09
~
Saudara WHS,

Kami memakai ayat-ayat Al-Quran sebagai perbandingan. Apakah saudara sendiri mempercayai Kitab Taurat dan Injil sebagai Firman Allah? Karena Kitab taurat dan Injil telah ada ribuan tahun sebelum adanya Al-Quran.
~
Noni
# PetrusF 2015-12-01 14:02
~
Ahli Tafsir, mis ahli Taurat, adalah bagian dimana “unsur manusia” (termasuk yang di dalam Kitab) ikut masuk ke dalam pernyataan-pern yataan keTuhanan. Banyak umat agama akhirnya bahkan lebih mematuhi perkataan ahli tafsir daripada firman Tuhan sendiri, terutama para penafsir yang kerap menempatkan dirinya terhormat sebagai juru kontrol umat. Padahal Tuhan tidak pernah memandatkan keselamatan kekal manusia kepada pendapat ahli tafsir ataupun kitab tafsir. Tuhan Yang Benar, tidaklah menyampaikan pesan utama-Nya kepada manusia dalam bahasa yang berbelit-belit, sukar dicerna.

Maka berhati-hatilah ; diantaranya terhdp “tafsir2 tuduhan pemalsuan”. Jangan-jangan yang dituduh malahan “kebenaran kekal” yang hendak disembunyikan dari orang-orang. Setiap manusia sepatutnya menelaah dahulu dengan netral “makna” isi Kitab yang dituduh itu secara pribadi, bagi dirinya.
# Staff Isa dan Islam 2015-12-09 13:16
~
Saudara Petrus,

Seringkali orang menuduh sesuatu yang ia sendiri bahkan tidak pernah mempelajarinya atau mungkin mempelajari tetapi tidak mempelajari dengan benar. Kiranya umat muslim mau untuk mempalajari Injil dengan benar sebelum menuduh bahwa Injil tidak asli atau palsu.
~
Noni
# xucinxgaronx 2015-12-01 15:10
Petrus

contoh Unsur manusia yg ikut ke dalam pernyataan ke tuhanan ada di

Yohanes 1:1-18 adalah ajaran yang bersumber dari filasafat pagan Yunani Hymne PLAT0 yang dijadikan ayat ayat emas kristen,

Pencaplokan hymne Platonis oleh penyalin Injil Yohanes dijelaskan Santo Augustinus dalam bukunya The Confession of Saint Augustine di bawah sub judul : Kitab Suci dan Filsafat Penyembah Berhala.

Catatan kaki Alkitab The New Testament of the New American Bible, 1970 hal 203, Yohanes 1:1-18 bukan merupakan bagian dari Injil Yohanes, tetapi merupakan karya lepas yang baru dimasukkan sebagai pembuka Injil Yohanes oleh penyalin:

Yoh 1:1-18 bukan ucapan Yesus justru menjadi landasan keimanan kristen
# Staff Isa dan Islam 2015-12-09 13:24
~
Saudara Xucinxgaronx,

Alkitab hingga bisa menjadi Alkitab seperti saat ini telah melalui proses uji yang sangat panjang. Dan dalam proses tersebut terbukti bahwa Alkitab lolos uji, sekalipun tetap ada banyak yang menyerang Alkitab. Namun Firman Allah akan tetap bertahan, sekalipun ada banyak penentang dan banyak yang menyerang bahwa Alkitab bukan Firman Allah
~
Noni
# Wanker 2015-12-01 15:21
~
Bart Erhman, pakar sejarah dan sarjana Nasrani kuno sendiri mengatakan Injil itu palsu dan korup, tidak bisa dijadikan rujukan sejarah. Semua debatnya ada di YouTube dan semua lawan debatnya tewas tidak bisa menjawab dengan menyakinkan. Nasrani dan semua agama hanyalah ciptaan manusia untuk mengawal manusia yang lain.
# Staff Isa dan Islam 2015-12-18 09:05
~
Sdr. Wanker,

Jika Anda memahami apa yang Bart Erhman argumentasikan tentang kepalsuan Injil, silakan Anda tuliskan di sini. Dengan senang hati kami akan membahasnya.

Ohya, sudahkah Anda mengenal latar belakang kehidupan dan keilmuan Bart Erhman? Anda perlu mengamatinya lebih jauh agar tidak mudah terpesona dengan sesuatu yang nampak hebat namun tidak berbobot. Dan lagi, siapa saja lawan debatnya dalam YouTube yang Anda lihat? Apakah para pakar yang kredibel dan diakui reputasi keilmuannya di dunia?
~
Yuli
# hafed amar 2015-12-01 19:40
~
Masalah nabi palsu. Staff IDI, saya diajarkan oleh kiayi saya, ustad, bahwa banyak nabi palsu setalah nabi Muhammad wafat. Apakah ada kaitanya dengan Injil?
# Staff Isa dan Islam 2015-12-18 09:28
~
Sdr. Hafed Amar,

Injil ditulis abad 1 Masehi, sedangkan Al-Quran baru terbit abad 7 Masehi. Mari perhatikan ayat Al-Quran berikut:
“Maka jika kamu (Muhammad) berada dalam keragu-raguan tentang apa yang Kami turunkan kepadamu, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang membaca kitab sebelum kamu. Sesungguhnya telah datang kebenaran kepadamu dari Tuhanmu, sebab itu janganlah sekali-kali kamu termasuk orang-orang yang ragu-ragu" (Qs 10:94).

Dari ayat di atas jelas bahwa Muhammad diminta untuk menanyakan kepada orang-orang yang membaca kitab sebelum dia, yaitu kitab Injil. Berdasarkan fakta, setelah tujuh abad sejak penulisan naskah Injil pertama kali, Injil yang sama telah menyebar bukan hanya di tanah Israel tempat peristiwa Injil terjadi, namun hingga ke daerah-daerah lain termasuk Arab tempat Muhammad berada. Maka jelas bahwa Injil saat itu tidak pernah dipalsukan.

Lalu, bagaimana dengan Injil sekarang? Ternyata hingga kini isi Injil masih sama dengan salinan naskah asli yang sudah berumur ribuan tahun (baca kembali artikel di atas). Maka, tidak ada satupun bukti kepalsuan Injil.
~
Yuli
# PetrusF 2015-12-01 22:37
~
Bart Erhman, sesungguhnya bukan ahli sejarah, tetapi ahli bahasa Yunani. Pendekatan yang digunakannya menganggap teks itu benar sejauh mana secara umum hal itu dapat dipahami secara logis dan historis. Sebaliknya, segala sesuatu yang nampaknya tidak logis atau terjadi secara mukjizat (atas inspirasi ilahi) dianggap tidak otentik. Ia juga lebih mendasarkan opininya pada literatur belakangan, daripada sumber-sumber yang paling mendekati ke sejarah awal kejadiannya. Jadi, justru cacat historis.

Contoh singkat, ia menolak anggapan perawan Maryam bisa mengandung dan Isa membuat mujizat karena tidak logis menurut pemikirannya. Apalagi jika orang seperti ini disuruh menilai peristiwa Isra Mi'raj. Topik yang dibahas kan dasar dakwaan dari sumbernya (Al-Quran), jika memang ada, mengapa selalu melanturnya kemana-mana?
# Staff Isa dan Islam 2015-12-18 09:41
~
Sdr. Petrus F.,

Terimakasih untuk konfirmasi Anda mengenai siapa sesungguhnya Bart Erhman sebagaimana yang disebutkan oleh Sdr. Wanker di atas.

Kiranya hal ini dapat kita perhatikan bersama agar tidak mudah terkecoh dengan perkataan orang lain tanpa menyelidiki lebih dahulu latar belakang kehidupan, keilmuwan, serta alur pemikirannya.
~
Yuli
# PetrusF 2015-12-02 02:47
~
Injil Yohanes 1:1-18. Mohon renungilah dahulu seluruh Injil Yohanes. Berbagai hal yang mendasari ayat tsb, diantaranya:

Injil Yohanes 3 :12-13 "Kamu tidak percaya, waktu Aku berkata-kata dengan kamu tentang hal-hal duniawi, bagaimana kamu akan percaya, kalau Aku berkata-kata dengan kamu tentang hal-hal sorgawi? Tidak ada seorangpun yang telah naik ke sorga, selain dari pada Dia yang telah turun dari sorga, yaitu Anak Manusia".

Injil Yohanes 8:28 "Maka kata Yesus: "Apabila kamu telah meninggikan Anak Manusia, barulah kamu tahu, bahwa Akulah Dia".

Injil Yohanes 12:28 "Bapa, muliakanlah nama-Mu!" Maka terdengarlah suara dari sorga: "Aku telah memuliakan-Nya, dan Aku akan memuliakan-Nya lagi!".

Injil Yohanes 17: 5 "Oleh sebab itu, ya Bapa, permuliakanlah Aku pada-Mu sendiri dengan kemuliaan yang Kumiliki di hadirat-Mu sebelum dunia ada".
# Staff Isa dan Islam 2015-12-18 11:12
~
Ya, Sdr. Petrus,

Sabda-sabda Yesus dalam Injil Yohanes yang Anda kutipkan menjadi bukti penguat pernyataan firman Allah dalam Injil Yohanes 1:1-18 tentang ketuhanan Yesus Kristus (Isa Al-Masih).
~
Yuli
# xucinxgaronx 2015-12-02 08:37
~
Petrus,

Bagaimana logikanya jika Anda nyatakan Injil Yohanes 3:12-13 , Injil Yohanes 8:28 dan Injil Yohanes 12:28 mendasari Injil Yoh 1:1-18?

Yoh 1:1-18 adalah bukan ucapan Yesus, tapi bersumber dari filsafat penyembah berhala dalam Hymne Plato yang dipopulerkan oleh Philo dari Alexandria.

Sedangkan Injil Yohanes 3:12-13 , Injil Yohanes 8:28, dan Injil Yohanes 12:28 adalah ucapan Yesus. Mungkinkah Yesus mendasari ajaran-Nya dari kepercayaan Pagan penyembah berhala?

Yoh 1:1-18 adalah bukti bahwa “unsur manusia (termasuk yang di dalam Kitab) ikut masuk ke dalam pernyataan-pern yataan ketuhanan" (saya kutip dari pernyataan Anda). Dan saya kutip lagi pernyataan Anda: "Banyak umat agama akhirnya bahkan lebih mematuhi perkataan ahli tafsir daripada firman Tuhan sendiri".
# Staff Isa dan Islam 2015-12-18 11:06
~
Sdr. Xucinxgaronx,

Jika kitab Injil yang ditulis abad 1 Masehi Anda lepaskan keterkaitannya dengan seluruh kitab Perjanjian Lama (PL) dalam Alkitab, maka argumentasi Anda bahwa Injil Yohanes 1:1-18 bersumber dari filsafat penyembah berhala dalam Hymne Plato cukup masuk akal. Masalahnya, fakta tidak membuktikan demikian.

Alkitab tidak hanya berisi Injil yang dikategorikan kitab Perjanjian Baru (PB), melainkan didahului oleh 39 kitab PL (Kitab Tanakh Yahudi) yang ditulis antara tahun 1450 SM - 400 SM. Semua kitab PL menubuatkan rencana agung Allah untuk datang ke dunia menjelma menjadi manusia dalam diri Isa Al-Masih (Yesus Kristus). Dan dalam kitab Injil, penggenapan nubuat itu terjadi. Maka, Injil tidak pernah bisa dilepaskan dari PL.

Injil Yohanes 1:1-18 merupakan intisari dari penggenapan nubuat dan janji Allah kepada Adam - Hawa bahwa dari keturunan Hawa, Iblis dikalahkan (Taurat, Kitab Kejadian 3:15). Ini menunjuk pada Yesus, Allah Sang Putra yang menjelma ke dalam dunia lewat keturunan Hawa yaitu Maria. Demikian juga dengan janji Allah kepada Abraham (Kejadian 22:18) serta semua nabi yang lain termasuk nabi Yesaya dan nabi Mikha yang menggambarkan lebih rinci bagaimana Allah datang ke dunia menjadi manusia lewat rahim seorang wanita muda di Betlehem (Yesaya 17:14, 9:5-6; Mikha 5:1-2). Nama Imanuel (Kitab Nabi Yesaya 17:14) yang ditujukan bagi Yesus artinya "Allah beserta kita". Ini menjelaskan bagaimana Allah Sang Firman yang hidup bersedia menjelma menjadi manusia untuk berdiam bersama kita (Injil Yohanes 1:14).

Kini, silakan selidiki tahun berapa agama-agama pagan muncul? Umurnya jauh lebih muda daripada isi Taurat itu sendiri. Padahal, justru Injil menggenapi seluruh nubuatan Taurat. Maka, jelas bahwa ajaran-ajaran pagan mendapat inspirasi dari Taurat dan Injil, bukan sebaliknya.
~
Yuli
# PetrusF 2015-12-02 13:39
~
Sdr. Xucinxgaronx,

Adakah pertentangan "makna" antara Injil Yohanes 1:1-18 dengan ayat-ayat pada Yohanes tsb dan berbagai ayat lain juga dalam Injil Yohanes yang dengan sendirinya menunjukkan hakikat Yesus?

Oleh karenanya, sekali lagi mohon bacalah dan renungi seluruh Injil Yohanes dengan hati tenang dan damai. Serta jangan lupa, Muhammad adalah manusia, dan ada pernyataan-pern yataan manusia di dalam Al-Quran, bukan? Ada pula banyak selipan perkataan-perka taan dalam tanda kurung yang merupakan tambahkan sendiri oleh manusia. Maka, ada baiknya perlakukanlah kriteria-kriter ia Anda tsb secara merata, baik terhadap A maupun terhadap B. Hasil kajiannya penting untuk kehidupan kekal nantinya, yang keputusannya terletak di tangan Anda sendiri. Damai saudaraku.
# Staff Isa dan Islam 2015-12-18 11:25
~
Sdr. Petrus F.,

Apa yang Anda sampaikan benar bahwa ketika Al-Quran melalui tahap uji yang sama dengan apa yang diterapkan pada Alkitab, Al-Quran justru terbukti tidak lolos uji. Ketika fakta Alkitab dapat menangkis setiap serangan, Al-Quran justru sebaliknya. Hingga kini semua pakar Islam tidak mampu menemukan naskah asli Al-Quran. Maka, keotentikannya pun tidak dapat diuji.

Di sisi lain, isi antar ayat pun bertentangan makna. Belum lagi bila dibandingkan dengan kitab-kitab sebelumnya (Alkitab, yaitu Taurat, Zabur, Injil) yang juga diklaim Al-Quran sebagai kitab Allah. Menjadi sangat aneh ketika dalam Alkitab Allah konsisten meneladankan sifat Maha Suci, Maha Adil, Maha Benar, dan juga Maha Pengasih, tiba-tiba dalam Al-Quran meski predikat tsb tetap disandang, namun semua perintah-Nya justru berseberangan dengan semua sifat mulia Allah tsb. Inikah yang disebut kitab Allah?
~
Yuli
# xucinxgaronx 2015-12-02 15:35
~
Justru pesan pada Injil Yoh 1:1-18 bertentangan dengan ketiga Injil lainnya, juga Perjanjian Lama yang semuanya tidak satupun menyebut logos adalah Allah itu sendiri , apalagi logos tsb menjadi manusia.

Seluruh Al Qur'n adalah firman Allah. Muhammad tegas melarang ucapannya ditulis dalam Al-Quran, melainkan dalam Hadits.

Tanda kurung dalam Terjemahan Al-Quran adalah sebagai penjelasan makna bagi orang yang bahasa ibunya bukan bahasa Arab karena keterbatasan bahasa Indonesia menerjemahkan bahasa Arab. Ini disebabkan kompleksnya susunan bahasa Arab.
# Staff Isa dan Islam 2015-12-18 11:47
~
Sdr. Xucinxgaronx,

Silakan menyimak jawaban kami pada kolom di atas (# Staff Isa dan Islam 2015-12-18 11:06) mengenai keterkaitan erat antara isi Taurat dengan Injil Yohanes 1:1-18. Selidiki dan pertimbangkan baik-baik agar Anda semakin mengerti kebenaran bedasarkan fakta, bukan retorika.

Tentu saja kata "logos" tidak pernah tertulis dalam naskah kitab Perjanjian Lama (PL) sebab logos adalah bahasa Yunani sedangkan kitab PL ditulis dalam bahasa Ibrani. Namun, esensi dari logos, yaitu Firman Allah bertebaran dalam seluruh PL.

Menurut Anda, apakah firman Allah dapat dipisahkan dari Allah? Jika ya, dengan apa Allah berbicara/berfi rman? Apakah Allah bisu? Menjadi sangat tidak logis bila Anda menganggap Firman Allah bukan bagian dari Allah. Mari buka kitab Kejadian pasal 1 tentang penciptaan alam semesta. Di sana Allah menciptakan setiap benda semesta dengan "Firman-Nya". Apakah menjadi mustahil bagi Allah yang Maha Kuasa bila Firman-Nya yang berkuasa mencipta segala sesuatu itu, kemudian menjelma menjadi manusia? Tentu tidak, bukan? Imanuel (Yesaya 7:14 dan Injil Matius 1:23), nama yang ditujukan untuk Yesus adalah buktinya karena artinya "Allah menyertai kita". Sang Firman sungguh-sungguh menjadi manusia dan berada di tengah-tengah umat-Nya.
~
Yuli
# anton 2015-12-02 18:46
~
Benar sekali, Sdr. Xucinxgaronx!

Itulah, makanya setiap ada kesalahan penulisan Al-Quran harus segera diperbaiki. Jika ada yang sudah terlanjur dicetak, maka harus dibakar atau dimusnahkan supaya tidak terjadi kesalahan dalam pemahaman Al-Quran.

Tugas Muslim hanya menyampaikan kebenaran Al-Quran. Masalah mau atau tidak mau adalah bukan lagi kewajiban Muslim. Sudah beribu-ribu fakta dan bukti kebenaran Islam dan Al-Quran terungkap. Menurut saya, sebagai manusia yang diberikan akal, itu sudah cukup. Tidak ada lagi yang perlu diragukan.
# Staff Isa dan Islam 2015-12-18 11:57
~
Sdr. Anton,

Benar yang Anda katakan bahwa dengan akal yang sehat, seharusnya manusia bisa menilai manakah kitab yang benar firman Allah dan mana yang bukan. Artikel di atas membantu kita untuk menguji kebenaran firman Allah itu sendiri.

Nah masalahnya, apakah Al-Quran juga lolos uji sebagaimana Alkitab yang semua fakta sejarah dan arkeologisnya membuktikan keotentikannya? Ironinya, hingga saat ini semua pakar tidak mampu menemukan naskah asli dari Al-Quran itu sendiri. jadi, bagaimana mungkin bisa diuji keotentikannya bila naskah asli tidak tersedia? Belum lagi isi antar ayat yang saling bertentangan (silakan kunjungi artikel berikut: http://tinyurl.com/86r3bgq). Apalagi perbedaan mencoloknya dengan isi Taurat, Zabur, dan Injil. Semua fakta justru melemahkan Al-Quran. Nah, bagaimana Anda menyikapi semua ini? Apakah tetap bertahan tanpa fakta?
~
Yuli
# xucinxgaronx 2015-12-02 21:23
~
Staff IDI menulis:
"Ayat di atas jelas membuktikan bahwa Petrus memberitakan ajaran Isa kepada bangsa-bangsa lain selain bangsa Yahudi".

Jawab:
Anda memutarbalikkan kitab suci Anda. Keduabelas murid Yesus tidak ada satupun yang berani mengajar bangsa non-Yahudi.

Petrus sebagai pemimpin murid Yesus tidak menginjili bangsa non-Yahudi (bangsa tidak bersunat). Ini membuktikan bahwa perintah Amanat Agung Markus 16:9-20 dan Mat 28:19 adalah palsu. Yang menginjili bangsa non-Yahudi adalah Paulus yang mengaku mendapat perintah Yesus.

"karena Ia yang telah memberikan kekuatan kepada Petrus untuk menjadi rasul bagi orang-orang bersunat, Ia juga yang telah memberikan kekuatan kepadaku untuk orang-orang yang tidak bersunat" (Surat Galatia 2:8).
# Staff Isa dan Islam 2015-12-22 10:44
~
Sdr. Xucinxgaronx,

Nampaknya Anda terlihat lihai berdebat hanya meniru isi pembicaraan tokoh lain, bukan belajar langsung dari Alkitab. Sungguh disayangkan. Maka, kami sarankan Anda untuk tuntas membaca Alkitab dulu daripada mengungkapkan argumentasi yang lemah.

Selain Kisah para Rasul 2:9-11,14 yang menuliskan Petrus dan 11 rasul lainnya memberitakan Injil kepada orang di luar Yerusalem, kami undang Anda membaca Kitab Kisah Para Rasul 10 yang mengisahkan rasul Petrus diperintahkan Allah untuk memberitakan Injil kepada Kornelius dan sanak saudaranya. Kornelius adalah seorang perwira pasukan Italia (non-Yahudi). Mari simak kotbah Petrus di ayat 42-43:
"Dan Ia [Yesus] telah menugaskan kami memberitakan kepada seluruh bangsa dan bersaksi, bahwa Dialah yang ditentukan Allah menjadi Hakim atas orang-orang hidup dan orang-orang mati. Tentang Dialah semua nabi bersaksi, bahwa barangsiapa percaya kepada-Nya, ia akan mendapat pengampunan dosa oleh karena nama-Nya" (Injil, Kitab Kisah Para Rasul 10:42-43).

Maka, ayat di atas semakin meneguhkan kebenaran Amanat Agung Yesus dalam Injil Matius 28:19 dan Injil Markus 16:9-20.
~
Yuli
# Hendy Gunawan 2015-12-03 02:48
~
Untuk semua Muslim,

Alkitab atau Injil adalah kitab yang menceritakan bukti bahwa Allah itu Mahakasih dan bukti bahwa Allah itu bukan Allah yang NATO (No Action Talk Only). Bukan Allah yang hanya kerjanya menuntut harus begini dan begitu. Bukti bahwa Allah yang bertanggung jawab terhadap ciptaan-Nya.

Sedangkan Al-Quran menceritakan mengenai Allah yang hanya menuntut pada manusia, tidak ada bukti nyata ke-Mahakasihan- Nya, Allah yang hanya bicara saja (NATO). Tidak pernah merasakan bagaimana hidup sebagai manusia.
Coba Renungkan.
# Staff Isa dan Islam 2015-12-22 11:51
~
Ya, Sdr. Hendy Gunawan,

Alkitab tidak hanya berbicara tentang dosa manusia dan bagaimana konsekuensi dosa itu sendiri (maut/neraka). Lebih dari itu, Alkitab sebagai firman Allah mengabarkan berita sukacita bahwa Allah memberikan jalan keluar bagi keselamatan manusia melalui pengorbanan-Nya sendiri dalam diri Isa Al-Masih. Maka, bagi setiap orang yang menerima pengorbanan-Nya diselamatkan.
~
Yuli
# anton 2015-12-03 05:18
~
Untuk Hendy,

Sebenarnya tidak usah bicara ke sana ke mari, cukup renungkan satu soal ini. Apa yang umat Kristen rayakan pada hari Natal? Merayakan hari lahirnya Yesus? Apa benar Yesus lahir 25 Desember? Apakah Anda bisa menjawab pertanyaan saya ini?

Jangan hanya bisa bicara tapi coba buktikan (NATO). tolong tunjukkan buktinya.
# Staff Isa dan Islam 2015-12-23 10:44
~
Sdr. Anton,

Mana yang lebih penting menurut Anda, info tanggal berapa Presiden Sukarno lahir, atau jasa apa yang telah beliau berikan bagi kemerdekaan RI? Jika misalnya Presiden Sukarno tidak tepat lahir di tanggal 6 Juni 1901, apakah Anda menyangkal fakta ia pernah ada di dunia dan memberikan sumbangsih besar bagi Indonesia?

Demikian juga Yesus Kristus. Ia hidup di awal abad Masehi. Catatan sejarah dari tokoh sejarah non-Kristen abad 1 M seperti Josephus dan Tachitus membuktikan bahwa Yesus tokoh nyata yang mempunyai banyak pengikut namun dijatuhi hukuman mati di bawah pemerintahan Pontius Pilatus. Apakah Anda menolak fakta ini? Injil sebagai catatan otentik yang ditulis oleh para murid Yesus sendiri di abad 1 M menulis lebih detail tujuan kedatangan-Nya: menjadi Juruselamat manusia dengan menggantikan hukuman kekal yang seharusnya kita tanggung sebagai orang berdosa. Kebangkitan-Nya dari kematian membuktikan jaminan keselamatan bagi setiap orang yang beriman kepada-Nya.

Nah, mana yang lebih penting, tanggal tepat kelahiran Yesus, atau karya keselamatan-Nya bagi manusia? Mari, berpikir lebih bijak karena ini semua menyangkut masa depan akhirat Anda sendiri.
~
Yuli
# Hendy Gunawan 2015-12-04 03:04
~
Untuk Anton,

Apa pentingnya saya mebuktikan Yesus lahir tanggal 25 Desember. Apakah tanggal 1 Januari, 1 Juli, atau 30 November tidak penting. Yang penting Yesus Kristus telah Lahir, mati dan bangkit untuk menebus manusia dari hukuman dosa. Nanti ia akan datang kembali untuk mengangkat orang yang percaya pada-Nya untuk hidup kekal dan memerintah bersama-Nya.

Pertanyaan yang penting adalah kemanakah Anda akan pergi ketika Anda mati? Karena kematian adalah hal yang pasti. Maka Anda harus mencari jamnan yang pasti juga, bukan mudah-mudahan.
# Staff Isa dan Islam 2015-12-23 10:53
~
Benar apa yang Anda sampaikan Sdr. Hendy. Di kolom atas, kami pun juga menyampaikan hal yang sama kepada Sdr. Anton dan rekan-rekan lainnya.
~
Yuli
# anton 2015-12-04 07:57
~
Hendy,

Anda selalu mengelak untuk menjawab pertanyaan. Padahal Natal adalah moment paling sakral bagi umat Kristen. Namun sayangnya umat Kristen sendiri sebenarnya tidak tahu apa yang sebenarnya dirayakan. Itulah doktrin gereja yang mengajarkan umatnya untuk mempercayai sesuatu yang sangat tidak mendasar namun harus diyakini begitu saja tanpa harus berpikir.

Bahkan ajaran Kristen sendiri apakah ada dalam Alkitab? Apakah Alkitab menjelaskan bahwa Kristen adalah sebuah agama?

Bahkan Anda katakan Yesus mati dan bangkit. Jika anda meyakini Yesus pernah mati, maka secara otomatis Yesus telah berbohong pada nubuatnya sendiri.
# Staff Isa dan Islam 2015-12-23 11:13
~
Sdr. Anton,

Natal memang peristiwa penting, tapi tidak punya nilai bila tidak ada peristiwa Jumat Agung dan Paskah (kematian dan kebangkitan Yesus). Itulah sebabnya Sdr. Hendy menyatakan kematian dan kebangkitan Yesus sebagai tujuan utama Natal, tujuan mengapa Yesus lahir ke dunia untuk menjadi Juruselamat manusia berdosa. Ini semua ada dalam Alkitab. Maka, bacalah Alkitab sebelum Anda berasumsi negatif.

Lebih dari sekedar agama, Kristen adalah ajaran yang diterima oleh para pengikut Yesus Kristus berdasarkan apa yang tertulis dalam Alkitab. Sekedar beragama Kristen tanpa mengetahui isi ajarannya tidak membuat orang selamat. Tetapi iman kepada Yesus Kristus sebagai Juruselamat yang menjadi pusat pengajaran Kristen berdasarkan Alkitab, firman Allah, itulah yang menjadi pangkal keselamatan manusia.

Berdasarkan nubuat para nabi sebelum Yesus serta nubuat Yesus sendiri, kematian dan kebangkitan-Nya atas maut telah menggenapi nubuat keselamatan dari Allah. Maka sekali lagi, bacalah Alkitab agar Anda lebih mengerti kebenaran, jangan hanya percaya pada perkataan tokoh agama yang Anda anut. Karena masa depan akhirat Anda bertumpu pada seberapa jauh Anda rindu mencari dan menemukan kebenaran Allah.
~
Yuli
# PetrusF 2015-12-08 13:41
~
Qs 5:46 dan Qs 10:94 jelas menyebut Kitab Injil dan Kitab Taurat. Pentingnya Kitab tsb juga dinyatakan Al 'Ankabut:27 "Dan Kami anugrahkan kepada Ibrahim, Ishak dan Ya'qub, dan Kami jadikan kenabian dan Al Kitab pada keturunannya".

Di zaman Muhammad, Kitab Injil & Taurat telah tersebar luas, termasuk ke negeri Arab dan dibaca orang-orang Arab. Mendakwa dipalsukan sama saja menyatakan:

1) Allah Al-Quran begitu pelupa menurunkan ayat agar berpedoman pada Kitab Injil dan Taurat (Qs10:94) padahal sudah dipalsu. Justru perintah tsb mengartikan Kitab-kitab tsb di jaman Muhammad tetap terpelihara keasliannya, sehingga ayat tsb diturunkan.

2) Allah Maha Kuasa itu lemah tak mampu menjaga Kitab Suci perihal diri-Nya.

3) Al-Quran salah karena mereferensikan Kitab (Qs5:46) yang dipalsu,

4) Pendakwa lebih mengerti/cerdik daripada Allah.
# Staff Isa dan Islam 2015-12-23 11:21
~
Tepat sekali apa yang Anda sampaikan, Sdr. Petrus F.
Kiranya ini dapat menjadi bahan pertimbangan bagi kita semua dalam menelaah keotentikan Taurat dan Injil (Alkitab) sebagai firman Allah.
~
Yuli
# xucinxgaronx 2015-12-08 16:11
~
Petrus,

Qs 5:46 menerangkan bahwa kepada Isa diberikan kitab Injil , jadi bukan Kitab Matius, Markus, Lukas dan kitab Yohanes yang dianggap Kristen Indonesia sebagai Injil. Allah tidak memberikan empat kitab tsb kpd Isa. Nabi Isa dipastikan tidak tahu empat kitab suci Kristen tsb yang ditulis sesudah kematian-Nya.

Qs 10:94 adalah perintah kepada Muhammad jika ragu untuk menanyakan kepada ahli kitab. Benarkah Israel dahulu ditempatkan Allah di tempat yang bagus sebagaimana tertulis pada ayat sebelumnya Qs 10:93?

Ayat-ayat yang Anda kutip tidak mengacu pada keaslian empat kitab suci Kristen.
# Staff Isa dan Islam 2015-12-23 11:46
~
Sdr. Xucinxgaronx,

Jika Allah Anda berkuasa menjaga firman-Nya, dapatkah saat ini Anda tunjukkan "Injil asli" yang Anda maksudkan diberikan Allah kepada Isa (bukan empat kitab Injil dalam Alkitab)? Bukankah Anda tidak mampu menunjukkannya? Atau, jika Anda berdalih bahwa Injil asli telah dipalsukan dan isinya kini terangkum dalam Al-Quran, betapa Anda menghina kemahakuasaan Allah dalam menjaga Injil-Nya? Mungkinkah para pemalsu dapat mempermainkan kuasa Allah sehingga Allah terpaksa membuat kitab yang baru yaitu Al-Quran? Alangkah lemahnya Allah? Tidakkah ini logika yang sangat ganjil?

Ingat pula Sdr. Xucinxgaronx, Al-Quran baru ditulis tujuh abad setelah empat Injil dalam Alkitab tersebar luas dan dibaca juga oleh orang-orang Arab. Maka Anda tidak bisa mengabaikan klaim Qs 10:94 (tentang keaslian empat kitab Injil dalam Alkitab sebagai rujukan bagi Muhammad) hanya untuk mempertahankan tuduhan Anda yang tidak berdasar.
~
Yuli
# PetrusF 2015-12-08 18:35
~
Kitab Injil & Taurat yang beda? Renungkanlah dengan tenang. Anggapan Saudara berarti:
1) Allah lemah dan gagal menjaga Firman-Nya.
2) Saudara lebih cerdik daripada Allah yang menurunkan ayat tsb
3) Mengabaikan fakta Kitab Taurat dan Injil telah tersebar luas di dunia termasuk ke negeri Arab
4) Mengabaikan pernyataan Qs 10:94 yang menyuruh bertanya kepada orang-orang yang membaca Kitab tsb di Arab di jaman Muhammad. Artinya Kitab tsb sudah umum beredar dan dibaca oleh orang-orang Arab. Kitab tsb yang telah tersebar luas dalam berbagai bahasa dunia berasal dari induk resmi yang sama, karena di abad ke-7, induk resmi Kitab Suci sudah jelas. Maka ayat Qs 5:46 meneguhkan kebenaran induk resmi Kitab tsb.

Demikianlah Kitab Injil dan Taurat merupakan pewartaan sepanjang masa, yang lalu-kini-selam anya. Firman kekal Allah.
# Staff Isa dan Islam 2015-12-23 11:54
~
Argumentasi Anda sangat logis, Sdr.Petrus F.
Kiranya hal ini tidak diabaikan oleh Sdr. Xucinxgaronx dan rekan-rekan lainnya.
~
Yuli
# xucinxgaronx 2015-12-14 18:59
~
#1 dan #2:
Taurat dan Injil sudah tidak ada, membuktikan Israel tidak membuahkan kerajaan Allah. Jadi Yesus menyatakan: "Sebab itu, Aku berkata kepadamu, bahwa Kerajaan Allah akan diambil dari padamu dan akan diberikan kepada suatu bangsa yang akan menghasilkan buah Kerajaan itu" (Injil, Rasul Besar Matius 21:43).

#3:
Kitab-kitab yang tersebar adalah Perjanjian Lama & Baru, bukan Taurat & Injil yang levelnya hadits.

#4:
Qs 10:94 hubungannya adalah dengan ayat sebelumnya (Qs 10:93).
Qs 5:46 tuntaskan membaca s/d Qs 5:48, baru buat kesimpulan yang benar.

Perjanjian Lama dan Baru adalah kitab-kitab yang lain itu.
# Staff Isa dan Islam 2015-12-23 12:29
~
Sdr. Xucinxgaronx,

#1 dan #2:
Argumentasi Anda lemah, sama sekali tidak berkaitan dengan Injil Matius 21:43 yang Anda kutip. penjelasan lebih detail silakan baca komentar Sdr. Petrus pada kolom di bawah ini. Dan lagi, silakan pertimbangkan komentar kami sebelumnya untuk menguji asumsi Anda terhadap kepalsuan Taurat dan Injil (# Staff Isa dan Islam 2015-12-23 11:46).

#3) Nyata bila Anda belum pernah mempelajari sejarah Kitab-Kitab Perjanjian Lama (PL) dan Perjanjian Baru (PB). PL sama persis dengan Tanakh Yahudi dimana lima kitab pertama (Kejadian s/d Ulangan) adalah kitab Taurat. Salinan naskah asli yang berumur dua ribuan tahun lebih masih tersimpan rapi di museum Israel. Maka, jika Anda menuduh Taurat sudah dipalsukan di zaman Muhammad (abad 7 Masehi), Anda tidak berbicara berdasarkan fakta.
Tidak satupun fakta dan bukti sejarah menunjukkan bila Yesus/Isa datang membawa kitab Injil dari Allah SWT karena tidak satupun naskah seperti yang Anda maksudkan pernah ditemukan. Bukankah jika Injil yang Anda maksudkan sungguh firman Allah, tentu Allah menjaganya jangan sampai punah? Dan yang paling penting, Yesus adalah Firman Allah yang hidup (Baca Injil Yohanes 1:1-3,14). Maka, semua sabda-Nya adalah Injil itu sendiri. Nah, semua sabda-Nya ini ditulis para murid Yesus dalam empat kitab yang disebut Injil dalam Alkitab.

#4:
Itulah sebabnya keotentikan Al-Quran sebagai firman Allah patut dipertanyakan. Karena di satu sisi isinya membenarkan Taurat dan Injil sebagai firman Allah (Al-Quran tidak sanggup membantahnya). Namun di sisi lain, klaim yang menyatakan dirinya (Al-Quran) sebagai penyempurna Taurat dan Injil justru mengancam posisinya sendiri karena mengabaikan kemahakuasaan Allah dalam menjaga Taurat dan Injil dari tangan manusia jahil yang lemah dan terbatas.
~
Yuli
# PetrusF 2015-12-14 19:41
~
Jaman Muhammad, iman terhadap Isa Al-Masih dan Firman-Nya (Injil) telah diwartakan selama 600 tahun sejak rasul-rasul Isa. Peristiwa dan firman Isa Al-Masih adalah kasih Allah Israel (Injil) yang dituliskan rasul-rasul Isa, yakni para saksi mata langsung maupun dari uraian para saksi mata, di masa banyak saksi mata lainnya masih hidup. Kemudian dikumpulkan bersama Kitab Taurat menjadi Kitab Suci resmi (Kitab Injil dan Taurat). Bahkan empat penulisan kesaksian Injil dipaparkan sehingga tidak hanya berdasar pada satu tulisan saja.

Kitab Suci resmi inilah sejak sebelum abad ke-7 telah menjadi dasar pewartaan ke seluruh dunia. Termasuk yang dikenal di Arab, di masa Muhammad dan dibaca orang-orang Arab, Dinyatakan dalam Al-Quran karena itulah adanya. Al Quran tidak membantah fakta sejarah tsb, dan membenarkan kebenaran Kitab tsb.

Untuk Injil Matius 21:43, perhatikan lanjutannya (ayat 45) “Ketika imam-imam kepala dan orang-orang Farisi mendengar perumpamaan-per umpamaan Yesus, mereka mengerti, bahwa merekalah yang dimaksudkan-Nya .
Jika mereka ini menolak Mesias (Al-Masih) dan kerajaan-Nya, maka akan diberikan kepada orang lain maupun bangsa lain (non-Israel), yaitu kepada mereka yang mau menerima Injil Kerajaan Allah dan kebenaran-Nya (Injil Matius 6:33). Oleh sebab itulah Kabar Baik yaitu Injil Kerajaan Allah dan kuasa-Nya kemudian berkembang pada banyak bangsa lain di luar Israel karena mereka inilah yang justru menyambut Mesias dan menghasilkan buah Kerajaan itu (rahmat Allah Israel yang menyelamatkan setiap manusia berdosa apapun kebangsaannya). Termasuk bagi saudara, saya, dan kita semua. Maka terimalah anugerah keselamatan itu bagimu. Damai, saudara.
# Staff Isa dan Islam 2015-12-23 12:43
~
Terimakasih, Sdr. Petrus untuk penjelasan Anda.
Kiranya Sdr. Xucinxgaronx dan rekan-rekan lainnya mendapat penjelasan yang berharga berdasarkan fakta kebenaran sejarah yang tidak dapat disangkal siapapun.
~
Yuli
# xucinxgaronx 2015-12-15 07:10
~
Petrus,

Markus dan Lukas jelas bukan murid Yesus .Dari kontennya yang menunjuk Matius sebagai orang ketiga menunjukkan pengarang kitab Matius bukanlah Lewi murid Yesus si pemungut cukai (Injil Matius 9:9).

Penulis kitab Yohanes yang mendapatkan materi dari kesaksian murid yang tidak jelas siapa orangnya, jelas bukan Yohanes anak Zebedeus murid Yesus yang buta huruf dan tidak terpelajar (Injil Yohanes 21:24).

Injil yang berkembang kepada banyak bangsa bukan pekerjaan Yesus dan 12 murid-Nya yang hanya mengajar kepada bangsa bersunat yaitu Yahudi (Kisah Para Rasul 11:19 dan Galatia 2:7). Kristen tidak ada kaitannya dengan Yesus & murid-Nya .
# Staff Isa dan Islam 2015-12-23 13:43
~
Sdr. Xucinxgaronx,

Anda kurang komprehensif (menyeluruh) dalam mempelajari suatu topik. Mempelajari naskah Injil yang ditulis abad 1 Masehi tentu harus dilengkapi dengan sumber pelengkap tentang budaya dan catatan sejarah kala itu. Setelah 21 abad berselang, tentu banyak perbedaan asumsi budaya dengan kita sekarang, bukan?

Di awal abad Masehi, bukan kelaziman bagi penulis untuk menonjolkan dirinya pada karya yang ditulisnya. Itulah mengapa Matius ataupun Yohanes tidak secara lugas mengisahkan keterlibatan langsungnya dalam peristiwa yang mereka tulis. Dan lagi, mereka sadar betul bahwa berita Injil bukan tentang siap mereka yang hanyalah murid, melainkan tentang Yesus Kristus sebagai pusat berita Injil keselamatan Allah.

Untuk Markus dan Lukas, silakan baca keterangan Sdr. Petrus di kolom bagian bawah ini.

Dari sumber mana Anda menyimpulkan Yohanes buta huruf? Anda perlu belajar kultur budaya Israel! Berdasarkan Kitab Taurat, perintah nabi Musa untuk mengajarkan Taurat selalu dipelihara dengan sangat serius oleh seluruh generasi Israel hingga saat ini: "Apa yang kuperintahkan kepadamu pada hari ini haruslah engkau perhatikan, haruslah engkau mengajarkannya berulang-ulang kepada anak-anakmu dan membicarakannya apabila engkau duduk di rumahmu, apabila engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkau berbaring dan apabila engkau bangun. Haruslah juga engkau mengikatkannya sebagai tanda pada tanganmu dan haruslah itu menjadi lambang di dahimu,dan haruslah engkau menuliskannya pada tiang pintu rumahmu dan pada pintu gerbangmu" (Taurat, Kitab Ulangan 6:6-9). Jadi, sejak zaman Musa, generasi Israel tidak mungkin buta huruf dengan tradisi pembelajaran Taurat yang mereka pegang kuat sejak usia dini. Maka, meskipun tidak terpelajar (tidak berpendidikan tinggi), bukan berarti murid-murid Yesus termasuk Yohanes buta huruf, apalagi tidak mengenal nubuat tentang Mesias (Al-Masih) yang sudah tertulis dalam Taurat.

Bagaimana bisa perkembangan Injil terlepas dari Yesus dan 12 murid-Nya sedangkan Yesus adalah tokoh sentral dari berita Injil itu sendiri? Benarkah 12 rasul tidak pernah memberitakan Injil kepada bangsa non-Yahudi? Silakan cek kotbah Petrus kepada keluarga Kornelius (perwira Italia) dalam Kitab Kisah Para Rasul 10.
~
Yuli
# PetrusF 2015-12-15 12:45
~
Tentang penulis Injil, perhatikanlah uraian sebelumnya: “Injil.. dituliskan.. para saksi mata langsung maupun dari uraian para saksi mata, di masa banyak saksi mata lainnya masih hidup”.

Rasul-rasul Isa adalah para saksi mata langsung. Penulis lainnya adalah dari uraian para saksi mata. Matius adalah rasul Yesus saksi mata. Markus juru tulis Petrus, rasul Yesus yang adalah saksi mata. Lukas dokter yang meneliti dengan seksama dan menelusuri uraian para saksi mata, Yohanes rasul Yesus saksi mata.

Kitab Injil memaparkan empat penulisan kesaksian oleh orang yang berbeda mengenai suatu hal yang sama sehingga tidak bergantung pada satu sumber saja. Yaitu perihal Isa Almasih: peristiwa-Nya, kasih-Nya, perbuatan-Nya, dan perkataan-Nya yang adalah uluran tangan kasih Allah Israel kepada kita semua manusia (bersunat/Yahud i ataupun tidak bersunat/non-Ya hudi).
# Staff Isa dan Islam 2015-12-23 13:51
~
Terimakasih untuk penjelasan Anda Sdr. Petrus. Biarlah wawasan kita semua terhadap keotentikan Injil sebagai firman Allah yang menyelamatkan manusia semakin terbuka.
~
Yuli
# PetrusF 2015-12-15 13:49
~
Saudara yang dikasihi Tuhan,

Orang Kristen ataupun agama Kristen tidaklah penting karena orang dan agama tidaklah menyelamatkan. “Agama” adalah istilah bahasa manusia untuk menyatakan bagaimana manusia mempercayai dan beribadah kepada yang dianggapnya “Yang Kuasa” atas kehidupannya maupun setelah kematiannya. Jadi kata “ agama” merupakan pernyataan dari manusia, bukan pernyataan dari Tuhan. Oleh sebab itulah ada beragam agama.

Kitab Suci (Injil dan Taurat) tidak pernah menurunkan agama, melainkan menyatakan kehadiran nyata Allah Israel dan Mesias menyelamatkan manusia berdosa. Isa Al-Masih sangat mengasihi dan menantikan saudara. Siapakah Dia? Lebih baik luangkanlah waktu membaca Kitab Suci (Alkitab), menelaah makna kehadiran Isa bagi saudara, daripada hanya sibuk berpraduga hingga di akhir hayat.
# Staff Isa dan Islam 2015-12-23 13:56
~
Sdr. Petrus,

Amin! Ya, itulah makna dari berita firman Allah di dalam Alkitab. Allah telah menyediakan solusi bagi masa depan akhirat kita. Namun bersediakah kita menerima pertolongan-Nya melalui Isa Al-Masih, Allah yang menjadi Juruselamat kita?
~
Yuli
# xucinxgaronx 2015-12-15 15:09
~
Markus tidak kenal Yesus, Lukas juga tidak kenal Yesus. Dari narasinya, Matius jelas bukan Lewi. Yohanespun juga bukan Yohanes anak Zebedius. Jadi penulis kitab Injil Kristen bukan saksi mata.

Keempat kitab tsb yang ditulis sesudah selesainya Paulus menulis seluruh suratnya. Apalagi dicampur dengan surat-surat Paulus adalah Injil karangan orang-orang Kristen sesuai dengan versinya Paulus.
# Staff Isa dan Islam 2015-12-23 14:21
~
Sdr. Xucinxgaronx,

Silakan simak ulang jawaban kami mengenai empat orang penulis Injil (# Staff Isa dan Islam 2015-12-23 13:43) agar Anda bisa belajar berargumentasi berdasarkan fakta, bukan asumsi buta.

Benarkah empat kitab Injil ditulis setelah surat-surat Paulus selesai ditulis? Apakah Anda tidak menelusuri catatan sejarah dengan teliti? Berdasarkan fakta arkeologis terbaru, Injil Markus yang bersumber pada kesaksian rasul Petrus ditulis tahun 30-an Masehi, hanya selisih beberapa tahun dari kematian dan kebangkitan Yesus. Sedangkan surat Paulus baru dimulai sekitar tahun 50-an Masehi. Jadi nyata jelas bahwa asumsi Anda salah besar. Yang menarik dari semua ini, jika Anda bersedia membaca seluruh kitab Perjanjian Baru (PB) yang ditulis oleh beragam orang, semua isi Injil dan surat-surat para rasul termasuk Paulus, tidak ada yang bertentangan, justru saling mengkonfirmasi kebenarannya. Maka membuktikan bahwa seluruh isinya benar berdasarkan fakta yang sama.

Ingat pula bahwa seluruh kitab PB selesai ditulis di abad 1 Masehi. Sedangkan peristiwa Yesus yang spektakuler tsb disaksikan oleh masyarakat umum yang juga masih hidup di masa seluruh kitab PB ditulis. Maka, jika isi kitab PB tidak didasarkan fakta, tentu masyarakat umum akan menolaknya, bukan? Kenyataannya, setelah 2000-an tahun lebih, isi berita PB masih sama, bahkan salinan naskah aslinya masih tersimpan hingga kini di museum Eropa. Tidakkah membuktikan bahwa Allah sungguh perkasa memelihara firman-Nya? Sebaliknya, bagaimana dengan Al-Quran yang tidak dapat ditemukan naskah aslinya?
~
Yuli
# xucinxgaronx 2015-12-15 15:20
~
"Agama tidak menyelamatkan" bukanlah ajaran Yesus.

Ajaran Yesus adalah:

"Ingatlah, jangan kamu melakukan kewajiban agamamu di hadapan orang supaya dilihat mereka, karena jika demikian, kamu tidak beroleh upah dari Bapamu yang di sorga" (Injil Matius 6:1).

"Maka Aku berkata kepadamu: Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga" (Injil Matius 5:20)

Yesus dan murid-Nya hidup menurut syariat agama yang dibawa Musa. Kalau Kristen memang hidup tanpa syariat dan tanpa hukum agama, wajar jika pada hari terakhir, yang diusir Yesus adalah orang dengan ciri-ciri kristen dalam Matius 7:21-23.
# Staff Isa dan Islam 2015-12-23 14:49
~
Sdr. Xucinxgaronx,

Tahukah Anda siapa yang Yesus maksud dengan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi dalam ayat Injil yang Anda kutip? Merekalah orang yang munafik, yang menjalankan kehidupan keagamaannya hanya sampai kulit, namun hatinya jauh dari Allah karena sesungguhnya mereka tidak mengenal Allah. Padahal, justru dari hatilah ibadah yang sejati berkenan kepada Allah.

Bagaimana seseorang bisa mengaku menjalankan perintah Allah sedangkan Allah tidak mereka kenal bahkan mereka tolak keberadaan-Nya? Isa Al-Masih adalah Allah Sang Firman yang hidup (Injil Yohanes 1;1,14). Dan Musa pun taat kepada Isa Sang Firman. Jadi, bagaimana mungkin seseorang mengaku menjalankan hukum Taurat Musa tanpa mengakui Isa Sang Firman yang bersabda dalam Taurat? Taurat menuliskan: "Lalu percayalah Abram [Ibrahim] kepada TUHAN, maka TUHAN memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran" (Taurat, Kitab Kejadian 15:6). Abraham dibenarkan (diselamatkan) bukan karena perbuatan keagamaannya, melainkan karena percaya (imannya) kepada Isa Sang Firman.

Jadi pernyataan Sdr. Petrus, "Agama tidak menyelamatkan" jelas bersumber dari firman Isa (Yesus) sendiri: "Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum; barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Allah" (Injil, Rasul Besar Yohanes 3:18).
~
Yuli
# PetrusF 2015-12-15 16:57
~
Inilah pernyataan salah satu saksi mata tsb. Surat 1 Yohanes 1:1-4, "Apa yang telah ada sejak semula, yang telah kami dengar, yang telah kami lihat dengan mata kami, yang telah kami saksikan dan yang telah kami raba dengan tangan kami tentang Firman hidup itulah yang kami tuliskan kepada kamu. Hidup itu telah dinyatakan, dan kami telah melihatnya dan sekarang kami bersaksi dan memberitakan kepada kamu tentang hidup kekal, yang ada bersama-sama dengan Bapa dan yang telah dinyatakan kepada kami. Apa yang telah kami lihat dan yang telah kami dengar itu, kami beritakan kepada kamu juga, supaya kamupun beroleh persekutuan dengan kami. Dan persekutuan kami adalah persekutuan dengan Bapa dan dengan Anak-Nya, Yesus Kristus. Dan semuanya ini kami tuliskan kepada kamu, supaya sukacita kami menjadi sempurna"
# Staff Isa dan Islam 2015-12-23 14:56
~
Sdr. Petrus,

Terimakasih untuk ayat Alkitab yang Anda bagikan, khususnya bagi Sdr. Xucinxgaronx yang meragukan Yohanes sebagai saksi mata sekaligus penulis kitab Injil.

Untuk Sdr. Xucinxgaronx, tidakkah Anda lihat kesesuaian isi pemberitaan antara surat yang ditulis rasul Yohanes di atas dengan Injil Yohanes dalam Alkitab? Maka, bacalah Alkitab dengan seksama. Dengan ketulusan hati mintalah hikmat Allah untuk mengungkapkan kebenaran, jika Anda sungguh-sungguh mengejar kebenaran sejati.
~
Yuli
# xucinxgaronx 2015-12-15 17:52
~
Kis 4:13 "Ketika sidang itu melihat keberanian Petrus dan Yohanes dan mengetahui, bahwa keduanya orang biasa yang tidak terpelajar, heranlah mereka; dan mereka mengenal keduanya sebagai pengikut Yesus" (Kitab Kisah Para Rasul
4:13).

Douay-Rheims Bible: ".. they were illiterate and ignorant men..."

Darby Bible Translation: "... they were unlettered and uninstructed men..."

Illiterate = unlettered = buta huruf. Jadi Petrus dan Yohanes buta huruf. Terjemahan Alkitab Indonesia menyembunyikann ya.
# Staff Isa dan Islam 2015-12-23 15:30
~
Sdr. Xucinxgaronx,

Tentu para penerjemah Alkitab bukan orang yang bodoh. Mereka dilengkapi dengan berbagai keilmuwan yang menunjang kredibilitasnya untuk menghasilkan karya terjemahan yang berbobot, sesuai dengan maksud asli dari naskah yang diterjemahkannya.

Ayat dalam Kisah Para Rasul 4:13 jangan dipotong dari konteks keseluruhannya. Bacalah mulai ayat 1-22. Di sana dikisahkan Petrus dan Yohanes dihadapkan pada Mahkamah Agama Yahudi karena telah memberitakan tentang keselamatan di dalam Yesus. Mahkamah agama tsb diselenggarakan oleh ahli-ahli Taurat yang dikepalai Imam Besar agama Yahudi. Jadi, ayat 13 yang Anda kutip khususnya mengenai istilah "tidak terpelajar", "illiterate and ignorant", "unlettered and uninstructed" pada diri Petrus dan Yohanes, bukan dimaksudkan sebagai buta huruf, melainkan mereka (Petrus dan Yohanes) hanyalah orang awam, bukan para sarjana yang ahli hukum Taurat sama seperti para pemimpin Mahkamah Agama.
~
Yuli
# PetrusF 2015-12-15 18:26
~
Perhatikanlah. Agama adalah nama kepercayaan manusia. Lihatlah apa hasilnya jika manusia malah menjadi sibuk mendewakan semata yang disebut “agama” dengan kacamata “penuh aturan semata” itu.

Pada jaman Yesus, justru petinggi-peting gi keagamaan dan ahli-ahli agama atas nama agama itulah yang malahan menjadi batu sandungan bagi orang-orang untuk menjadi dekat dengan pribadi Tuhan. Manusia perlu memiliki relasi intim secara pribadi dengan Tuhan. Itulah inti yang dinyatakan oleh Yesus dan dikehendaki oleh Allah Israel. Tuhan itulah yang menjadi pokok keselamatan, yaitu Allah Israel dan Mesias, dan bukan agama. Yesus tidak menurunkan suatu “agama”, namun mewartakan diri-Nya yaitu Ia adalah keselamatan yang dianugrahkan Allah Israel, rahmat bagi manusia berdosa. Dan Ia meneguhkan dengan berbagai mujizat Ilahi.
# Staff Isa dan Islam 2015-12-23 15:35
~
Ya, Anda benar Sdr. Petrus.
Biarlah informasi ini dapat mendorong Sdr. Xucinxgaronx dan rekan-rekan lainnya lebih giat mempelajari Alkitab, firman Allah.
~
Yuli
# xucinxgaronx 2015-12-15 20:00
~
Agama adalah peraturan / hukum dari Tuhan. Intim dengan Tuhan adalah menjalankan agama.

"tetapi Aku menunjukkan kasih setia kepada beribu-ribu orang, yaitu mereka yang mengasihi Aku dan yang berpegang pada perintah-perint ah-Ku" (Taurat, Kitab Ulangan 5:10)

"Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perintah hukum Taurat sekalipun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Sorga; tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkan segala perintah-perint ah hukum Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Sorga" (Injil Matius 5:19).

Anda mengingkari ajaran Yesus. Wajar jika Yesus mengusir Anda pada hari penghakiman dan menstempel Anda dengan "pembuat kejahatan".
# Staff Isa dan Islam 2015-12-23 15:45
~
Sdr. Xucinxgaronx,

Sudahkah Anda memahami dua ayat Alkitab yang Anda kutipkan di atas?

Dalam Taurat, Kitab Ulangan 5:10, sudahkah Anda mengasihi Allah sedangkan Anda tidak mengenal-Nya, bahkan menolak pribadi Yesus / Isa yang adalah Sang Firman Allah (Injil Yohanes 1;1,14) itu sendiri? Jika Anda tidak dapat mengasihi Isa Sang Firman, maka Anda sama saja dengan orang yang meniadakan salah satu perintah hukum Taurat (Injil Matius 5:19) yang disarikan Isa dalam hukum kasih berikut: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu" (Injil, Rasul Besar Matius 22:37).
~
Yuli
# PetrusF 2015-12-15 22:36
~
Refleksi:

1) Hukum Islam (pernyataan Anda): "Agama adalah peraturan/hukum dari Tuhan, intim dengan Tuhan adalah menjalankan agama". Yesus dalam Injil Matius 22:37-39 "Jawab Yesus kepadanya: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri"

2) Keselamatan dalam Islam: agama. Sedangkan keselamatan dalam Yesus dalam Injil Yohanes 14:6 "Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku."

3) Yang hadir nyata dalam Al-Quran: Agama. Sedangkan dalam Alkitab: Allah Israel dan Yesus.

Kesimpulan :
1. Agama vs. Relasi
2. Agama vs. Mesias Juru Selamat
3. Agama vs. Allah Israel dan Mesias
# Staff Isa dan Islam 2015-12-23 15:56
~
Sdr. Petrus,

Terimakasih untuk pandangan yang Anda berikan.
Nyata bahwa ajaran yang dipahami Muslim selalu kontradiktif dengan apa yang Allah sendiri firmankan dan kehendaki bagi kita, umat manusia yang berdosa namun dikasihi-Nya, bahkan diselamatkan-Ny a jika bersedia berserah dalam anugerah keselamatan-Nya.
~
Yuli
# xucinxgaronx 2015-12-16 09:22
~
1) Injil Matius 22:40 "Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi". Kristen membuang seluruh seluruh peraturan yang tergantung pada kedua hukum tsb.

2) Keselamatan bagi Israel adalah menjalankan syariat dari Musa hingga Yesus (yang misinya adalah khusus bagi Israel saja). Pasca Yesus (kerajaaan Allah diambil dari Israel) , keselamatan bagi seluruh umat manusia adalah melalui syariat Islam.

3) Mujizat adalah sebagai tanda bahwa yang membawanya adalah utusan Allah. Mujizat terbesar nabi sebelum Muhammad hanya dapat disaksikan oleh umat sejamannya saja. Semuanya tinggal cerita. Mujizat kecil Muhammad dapat disaksikan umat sejamannya , mujizat terbesar Muhammad (Al-Quran) dapat disaksikan umat seluruh jaman.
# Staff Isa dan Islam 2015-12-23 16:15
~
Sdr. Xucinxgaronx,

1) Mengapa Anda mengabaikan ayat 37-39 dari Injil Matius? Padahal pada kedua Hukum Kasih inilah tersarikan semua hukum Taurat dan kitab para nabi. Jadi, siapa yang sebenarnya membuang Taurat?

2) Dari manakah Musa menerima hukum Taurat? Bukankah dari Allah Sang Firman? Bukankah Isa / Yesus adalah Allah Sang Firman itu sendiri (Injil Yohanes 1:1,14)? Maka, siapa yang tidak beriman kepada Yesus Sang Firman, ia tidak mengasihi bahkan menolak Allah dan segala kehendak-Nya. Adakah Islam menerima Isa Sang Firman? jadi, bagaimana mungkin syariat islam memberikan keselamatan?

3) Argumentasi Anda makin jauh dari fakta. Bukankah tidak satupun ayat Al-Quran menyebutkan Muhammad bermujizat? Bahkan Qs 46:9 adalah jawaban ketidakmampuan Muhammad atas tantangan bukti kenabiannya perihal mujizat. Jika Al-Quran Anda anggap sebagai mujizat Muhammad, dengan kata lain Anda meyakini bila Al-Quran adalah karangan dan ciptaan Muhammad sendiri, bukan? Sedangkan pada nabi besar Musa yang menerima Taurat dari Allah saja tidak pernah sekalipun disebutkan bila kitab Taurat adalah mujizat Musa. Mari, berargumentasil ah lebih logis.
~
Yuli
# PetrusF 2015-12-16 13:20
~
Mengingat Al-Quran membenarkan kebenaran Kitab Injil dan Taurat (Qs 5:46) dan bila ada keraguan mengenai pengajaran untuk bertanya kepada orang-orang yang membaca Kitab-kitab sebelumnya (Qs 10:94), maka perbedaan-perbe daan pandangan yang ada sangatlah perlu diiringi dengan membaca dan menelaah isi serta makna Kitab Injil dan Taurat secara utuh menurut konteksnya, secara pribadi, dengan fikiran dan hati terbuka sehingga bermanfat. Agar diperoleh gambaran perbandingan lebih jelas mengenai berbagai hal sebagai perenungan. Baik perihal hukum aturan, keselamatan, mujizat, masa berlaku ajaran, dll.

Selagi masih hidup, urusan kekekalan jiwa sangatlah penting untuk menelaah sendiri segala aspek dengan teliti. Tidak hanya mengandalkan anggapan semata, yang ternyata menjadi kelalaian besar setelah berpulang.
# Staff Isa dan Islam 2015-12-23 16:20
~
Sdr. Petrus,

Jawaban Anda sangat baik bagi orang yang berhati tulus dan terbuka dengan kebenaran Allah. Namun sepanjang pengertian dan mata hati seseorang hanya bertumpu pada aturan keagamaan lahiriah, maka selamanya pula kebenaran itu tidak dapat dijumpainya.

Kiranya kemurahan Allah dapat membukakan hati setiap pembaca untuk bertemu secara pribadi dengan Isa Al-Masih, Allah Sang Firman sumber keselamatan.
~
Yuli
# xucinxgaronx 2015-12-16 17:55
~
Konklusi yang tuntas adalah Al-Quran membenarkan Injil dan Taurat (Q 5:46) dan batu ujian terhadap kitab-kitab yang lain (Qs 5:48).

QS 10:94 adalah kelanjutan dari ayat sebelumnya yang menerangkan sejarah Israel ditempatkan Allah di tempat yang bagus (di Yerusalem sesudah diselamatkan dari perbudakan Mesir). Mereka berselisih sampai akhirnya terusir hingga tersebar ke Madinah. Boleh cek seluruh berita tsb kepada Yahudi Madinah kalau ragu.

Kristen ternyata membuat semua kesimpulan hanya dari penggalan ayat baik dari Al-Quran maupun dari kitab sucinya sendiri, bukan dari Full Text.

"Benarlah firman Allah :Sesungguhnya diantara mereka ada segolongan yang memutar-mutar lidahnya membaca Al Kitab" (Qs 3:78).
# Staff Isa dan Islam 2015-12-23 16:34
~
Sdr. Xucinxgaronx,

Mari berlogika dengan sehat, jangan membalik-balikk an sistematika yang benar. Bukankah "batu ujian" adalah "pedoman/acuan" untuk menilai segala sesuatu? Sebagai pedoman, maka yang disebut "batu ujian" harus terbit lebih dahulu, bukan? Anehnya, mengapa justru Al-Quran muncul paling akhir dibandingkan Taurat, Zabur, dan Injil?

Bandingkan fakta berikut:
- Taurat ditulis tahun 1450 SM
- Zabur ditulis tahun 1400 SM hingga 500 SM
- Injil ditulis tahun 30-an M hingga 95 M
- Al-Quran terbit abad 7 M.

Nah, saat Al-Quran mengklaim Taurat dan Injil firman Allah (Qs 5;46), bukankah seharusnya yang menjadi "batu ujian" bagi kitab-kitab lainnya (termasuk Al-Quran) adalah Taurat dan Injil?
~
Yuli
# PetrusF 2015-12-16 19:32
~
Qs 5:48 meneguhkan kebenaran Kitab Injil dan Taurat. Ayat ini menyatakan: "dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab (yang diturunkan sebelumnya)". Selanjutnya "batu ujian terhadap kitab-kitab yang lain itu". Karena Kitab Injil dan Taurat adalah Kitab yang benar, maka Al-Quran diuji keselarasannya terhadap Kitab yang benar itu (senada Qs 10:94). Dan perhatikan "batu ujian" tsb aslinya adalah "wamuhayminan ʿalayhi", yang berarti "penjaga yang menjaga kebenaran itu" (and a guardian over it ; and watcher over it). “Kebenaran itu” (“it”) telah dijelaskan sebelumnya yaitu "Kitab Injil dan Taurat". Kata Arab tsb pada terjemahan Al-Quran Mala : "dan untuk memelihara serta mengawasinya". Jadi Kitab terdahulu yang benar itu haruslah dijaga baik-baik. Demikian tertulis.
# Staff Isa dan Islam 2015-12-23 16:39
~
Terimakasih untuk penjelasan Anda, Sdr. Petrus.
~
Yuli
# PetrusF 2015-12-16 20:26
~
Qs 10:94 "Maka jika kamu (Muhammad) berada dalam keragu-raguan tentang apa yang Kami turunkan kepadamu, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang membaca kitab sebelum kamu..” .
Setiap kita dapat bertanya kepada diri sendiri dengan jujur, apakah kalimat tersebut menyatakan batasan tertentu mengenai apa yang diturunkan kepada Muhammad? Jika seseorang berpendapat pribadi “apa yang diturunkan” hanya berlaku terhadap ayat x, maka orang lain akan berpendapat itu untuk ayat z, dst. Semuanya benar, karena Qs 10:94 adalah untuk setiap ayat apapun yang diturunkan. Karena tujuannya adalah untuk kebaikan guna memperjelas hal-hal yang membuat ragu. Termasuk pada jaman kini, untuk membaca, menelaah makna seutuhnya isi Kitab Injil dan Taurat yang dibenarkan Al-Quran itu sebagai bahan perenungan setiap pribadi.
# Staff Isa dan Islam 2015-12-23 16:42
~
Sdr. Petrus,

Mudah-mudahan rekan-rekan Muslim semakin terpacu untuk mempelajari lebih sungguh Taurat dan Injil sebagai induk kebenaran dari firman Allah yang membawa keselamatan bagi kita, manusia berdosa.
~
Yuli
# xucinxgaronx 2015-12-16 21:22
~
Injil adalah kitab yang diberikan kepada Isa (Qs 5:46). Taurat adalah kitab yang diberikan kepada Musa. Jadi bukan kitab biografinya.

Al-Quran membenarkan Injil dan Taurat, bukan membenarkan Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru.
Al-Quran adalah batu ujian karena "kitab-kitab yang lain" itu terbukti terisi dengan "pena palsu penyurat / tulisan dusta" (Kitab Nabi Yeremia 8:5-8)

Yeremia 23:36 "oleh karena kamu telah memutarbalikkan perkataan-perka taan Allah yang hidup, TUHAN semesta alam, Allah kita".

Sesuai dengan:
“Apakah kamu masih mengharapkan mereka akan percaya kepadamu, padahal segolongan dari mereka mendengar firman Allah, lalu mereka mengubahnya setelah mereka memahaminya, dan mereka mengetahui?”(Qs 2:75).
# Staff Isa dan Islam 2015-12-23 16:52
~
Sdr. Xucinxgaronx,

Berprasangka dengan cara mencomot ayat-ayat yang mendukung prasangka kita tanpa pernah berhasil menyodorkan bukti yang faktual dan logis amatlah mudah, siapapun bisa melakukannya.

Maka, silakan simak ulang seluruh dialog kita di atas, dan kami tunggu bukti faktual yang menguatkan tuduhan Anda bahwa Taurat dan Injil telah dipalsukan.

Bagaimanapun, kebenaran sejati dari Allah selalu tahan uji dan tidak pernah bertentangan dengan kejernihan nurani, fakta, dan logika yang sehat.
~
Yuli
# PetrusF 2016-01-04 12:44
~
Al-Quran membenarkan Kitab Injil dan Taurat. Injil tidaklah menyodorkan agama, beragam aturan berbelit, atau permintaan berjihad. Injil sesungguhnya berbicara perihal anda, betapa berharganya manusia di mata Tuhan. Tuhan masuk ke dalam dunia sejarah manusia. Ia hadir untuk menemukan anda yang terhilang oleh setiap dosa anda.

Yesus berkata: "Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang" (Injil, Rasul Lukas 19:10). Ia lah yang telah berjihad bagi anda dengan penuh sengsara, agar anda diselamatkan untuk memperoleh hidup kekal. Dan karena Ia adalah kekal, kekal pula perkataan dan tindakan-Nya itu dalam perjalanan waktu sejarah manusia. Ia datang bukan untuk menjejalkan ribuan ayat agama, namun untuk memberi anugerah keselamatan uluran tangan kasih Tuhan. Itulah isi warta Kitab Injil.
# Staff Isa dan Islam 2016-01-11 07:16
~
Sdr. Petrus,

Terimakasih untuk pemaparan saudara yang begitu baik sekali. Kami sangat terberkati dengan pemaparan saudara. Kiranya melalui kasih yang dilakukan Isa Al-Masih dengan memberi diri menjadi tebusan bagi manusia, dapat diwartakan oleh semua orang sebagai pesan Injil. Tuhan memberkati.
~
Solihin
# xucinxgaronx 2016-01-05 21:16
~
IDI,

Anda minta bukti faktual? Googling saja nama nama ini: Jamie Coots, Mark Randall Wolford. Keduanya pendeta Kristen yang mati sia-sia karena mempercayai kebenaran sejati Alkitab (Injil, Rasul Markus 16:9-20) dgn mengabaikan kejernihan hati , fakta dan logika sehat bahwa 12 Ayat emas ikon Kristen tersebut tidak pernah ada pada Alkitab resmi tertua yaitu Codex Sinaiticus dan Codex Vaticanus.

Bukti faktual Injil, Rasul Markus 16 berakhir pada ayat 8 langsung Injil, Rasul Lukas 1:1.
# Staff Isa dan Islam 2016-01-11 07:46
~
Sdr. Xucinggaronx,

Terimakasih untuk kutipannya. Tetapi kami minta maaf karea menghapus link yang saudara cantumkan. Kami kira saudara sudah memahami aturan pada situs kami untuk tidak memberikanlink di luar link IDI. Terimakasih untuk pengertiannya.

Perihal apa yang saudara paparkan tentang Injil, Rasul Markus 16:8 dan ayat 9-20. Memang ada banyak pertentangan yang terjadi dengan ayat tersebut. Tetapi kutipan yang saudara cantumkan dari isi Codex Sinaiticus dan Codex Vaticanus tentang Injil, Rasul Markus yang hanya mencatat sampai pasal 16:8 tidaklah lengkap.

Benar adanya bahwa ada 3 manuskrip yang menentang ayat 9-20. Tetapi jika kita lihat dari abadnya, maka itu hanya sampai abad 4 Masehi. Sementara dalam manuskrip abad ke-2 Masehi keaslian dari Injil, Markus 16:9-20 masih terjaga. Misalkan saja dikutip oleh banyak tokoh-tokoh awal kekristenan, seperti Papias, Justin Martyr, Tertullian, Irenaeus, Hippolytus, Eusebius, Marinus, Ambrose, Chrysostom dan Jerome. Banyak di antara mereka hidup di abad kedua Masehi.

Kami menyadari bahwa ada banyak para tokoh yang menentang ketuhanan Isa Al-Masih, sehingga mereka dengan sengaja memutarbalikan Injil itu sendiri. Tetapi ada banyak bahkan ribuan saksi yang mencatat manuskrip asli dari Injil, Rasul Markus 16:9-20. Barangkali saudara dapat melihat sejarah Injil. Terimakasih.
~
Solihin
# xucinxgaronx 2016-01-05 22:08
~
Perus,

Injil membenarkan Hukum Taurat , misi Yesus menggenapi Hukum Taurat dan kitab para nabi, Jadi bagaimana mungkin Injil tidak mengajarkan beragam aturan berbelit Hukum Taurat? Baca saja khotbah Yesus menggenapi Hukum Taurat di Injil, Rasul Besar Matius bab 5 hingga Injil, Rasul Besar Matius bab 7.

Injil, Rasul Besar Matius 24:13 tidak pernah dilaksanakan 12 murid Yesus yang mengabarkan Injil hanya kepada bangsa Yahudi saja. Injil, Surat Wahyu 3:20 adalah "firman" untuk jemaat Laodikea (yang terletak di Asia) , padahal Roh Kudus mencegah murid murid Yesus menginjili Asia.

Injil, Surat Kisah Para Rasul 16:6 "Mereka melintasi tanah Frigia dan tanah Galatia, karena Roh Kudus mencegah mereka untuk memberitakan Injil di Asia". yang anda tulis adalah fakta adanya pena palsu pemutarbalikan firman Tuhan.
# Staff Isa dan Islam 2016-01-11 07:53
~
Sdr. Xucinxgaronx,

Terimakasih atas pemaparan saudara. Lantas dari hal tersebut, apakah yang hendak saudara paparkan? Yakinkah saudara jika murid Yesus tidak melakasanakan perintah Isa Al-Masih? Barangkali saudara dapat membaca Injil, Surat Kisah Para Rasul tentang rasul Isa Al-Masih memberitakan Injil.
~
Solihin
# PetrusF 2016-01-06 04:27
~
Saudara selalu berputar-putar, sudah kesekian kalinya diberitakan. Telaahlah makna warta Kitab Injil dan Taurat yang dibenarkan Al-Quran itu, mengenai hal yang dilakukan Allah Israel untuk menyelamatkan manusia dari hukuman dosa. Mesias yang dinubuatkan jauh sebelumnya telah datang ke dunia untuk menyelamatkan anda dan saya sebagai anugerah Allah Israel. Ia menyatakan Hukum Kasih sebagai rangkuman Hukum Taurat.

Mesias menyatakan Injil akan diwartakan ke seluruh dunia menjadi kesaksian bagi seluruh bangsa. Pewartaan Injil senantiasa dibimbing Roh Kudus (Roh Allah), masa itu teknis pengaturan wilayah penugasan para rasul, dan kinipun kita telah melihatnya menjadi kenyataan. Agar semua orang menyadari bahwa itu bukanlah hasil upaya manusia untuk membanggakan dirinya, melainkan anugerah semata.
# Staff Isa dan Islam 2016-01-11 07:56
~
Sdr. Petrus,

Terimakasih untuk penjelasan dan pemaparan yang baik. Kiranya para pembaca dapat memahami dan mengerti. Jika ada hal-hal yang kurang dipahami oleh para pengunjung situs ini dan hendak mendiskusikan lebih jauh lagi silakan mengirimkan email ke . Kami akan memberikan tanggapan kepada email yang masuk. Terimakasih.
~
Solihin
# xucinxgaronx 2016-01-06 18:14
~
Petrus

Al-Quran membenarkan Taurat dan Injil yang keduanya adalah Firman Allah kepada Musa dan Isa, bukan membenarkan kitab Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. Al-Quran adalah sebagai batu ujian terhadap kitab tersebut

Al-Quran tidak mengajarkan semua manusia berdosa gara-gara Adam yang ditipu ular. Dosa Adam telah diampuni Allah. Qs 2:37 kemudian Adam menerima beberapa Kalimat dari Tuhannya, maka Allah menerima taubatnya. Sesungguhnya Allah Maha penerima taubat lagi Maha Penyayang. Manusia berdosa sejak lahir juga bukan ajaran Yesus.

Injil, Rasul Besar Matius 19:14 "Tetapi Yesus berkata: "Biarkanlah anak-anak itu, janganlah menghalang-hala ngi mereka datang kepada-Ku; sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Surga".
# Staff Isa dan Islam 2016-01-11 08:37
~
Sdr. Xucinxgaronx,

Kami sepakat dengan saudara bahwa Allah telah mengampuni Adam. Tetapi kita harus ingat bahwa Adam harus menerima konsekuensi dari ketidaktaannya. Demikian juga kita manusia, konsekuensi dosa adalah neraka jahanam. Apakah saudara sudah siap menghadapi neraka jahanam? Dan sudahkah saudara mendapat jalan kelauarnya?

Ohya, apakah saudara memahami apa itu Injil? Injil adalah berita keselamatan dari Isa Al-Masih yang telah merelakan diri-Nya mati di salib untuk menggantikan hukuman manusia terhadap belenggu dosa.
~
Solihin
# PetrusF 2016-01-11 14:04
~
Kitab Suci terdapat bagian Perjanjian Lama (PL) dan Perjanjian Baru (PB), yang tidak lain berisi Taurat dan Injil. Allah Israel menyatakan diriNya melalui bangsa bentukanNya Israel, dalam kurun ribuan tahun. Berupa berbagai peristiwa Ilahi yang dialami bangsa Israel serta FirmanNya melalui para nabi Israel.

Bani Israel menuliskan kitab semua kejadian itu. Istilah PL dan PB menunjukkan periodisasi, yakni masa sebelum kedatangan Mesias yang dijanjikan (PL) dan kemudian datangnya Mesias (PB).

Mesias atau Juru Selamat adalah Isa Almasih. Taurat merupakan bagian dari PL dan Injil merupakan bagian dari PB. Taurat (PL) meletakkan dasar pewartaan Injil (PB). Keduanya kesinabungan peristiwa yang saling terkait, warisan Allah Israel. Diberitakan ke seluruh dunia, menjadi kesaksian bagi semua bangsa.
# Staff Isa dan Islam 2016-01-26 22:24
~
Saudara PetrusF,

Terimakasih untuk penjelasannya. Benar, melalui periode Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru karya Allah yang dinyatakan secara umum melalui penciptaan dan pemeliharaan-Ny a. Dan yang secara khusus khusus dinyatakan melalui sejarah Israel hingga kematian dan kebangkitan Isa Al-Masih. Kita dapat menemukan gambaran lengkap dari keping puzzle nya Allah.
~
Noni
# Tiang Langit Yahwe 2016-01-12 12:39
~
Sdr. Petrus,

Untuk anda yang kelihatannya cukup memahami Injil dan Taurat secara lebih baik daripada mereka lain yang juga mengejar kekurangan dan kesalahan dalam Inil dan Taurat, saya tidak akan mengucapkan terimakasih atau mendoakan anda. Apalagi mengutuk anda. Iman tanpa perbuatan saja adalah kosong. Apalagi tanpa iman dan tanpa perbuatan.

Saya cuma mengatakan bahwa yang anda lakukan adalah sia-sia.
# Staff Isa dan Islam 2016-01-26 22:30
~
Saudara Tiang Langit Yahwe,

Berjaga-jagalah sebab kitab Galatia sudah mengingatkan adanya Injil yang lain. Injil yang lain itu mengajarkan bahwa pengorbanan Isa Al-Masih belum sempurna dan harus ditambahkan dengan perbuatan baik manusia/ sunat atau hukum Taurat. Baru ada keselamatan. Ini bukan Injil sejati. Betapa sombongnya manusia yang merasa perbuatannya bisa menyempurnakan pengorbanan Isa Al-Masih.

“Aku heran, bahwa kamu begitu lekas berbalik dari pada Dia, yang oleh kasih karunia Kristus telah memanggil kamu, dan mengikuti suatu injil lain, yang sebenarnya bukan Injil. Hanya ada orang yang mengacaukan kamu dan yang bermaksud untuk memutarbalikkan Injil Kristus” (Injil, Surat Galatia 1:6-7).

Injil sejati membenarkan manusia yang beriman. Orang yang beriman pasti perbuatannya menghasilkan buah iman bukan buah kejahatan. “Karena kami yakin, bahwa manusia dibenarkan karena iman, dan bukan karena ia melakukan hukum Taurat” (Injil, Surat Roma 3:28).
~
Noni
# PetrusF 2016-01-13 00:29
~
Ini adalah perihal warta Injil dan Taurat akan Isa Al-Masih yang mengasihi semua manusia sepanjang masa, anugerah Allah Israel. Bukan mengenai saya ataupun orang Kristen. Warta sukacita Injil diberitakan ke seluruh dunia dimulai sejak abad pertama, sebagaimana dinyatakan oleh Isa Al-Masih. Apa yang disampaikan disini tiada lain untuk meluruskan berita, yakni jika ingin mengenal Isa Al-Masih bacalah dan renungkanlah Kitab Injil Israel.

Riwayat Isa, peristiwa Isa, ajaran Isa, kodrat Isa yang telah datang ke dunia untuk seluruh manusia yang terbuka hatinya menerimaNya sebagai Juru Selamat untuk keselamatan kekal. Karena saya dan kita semua adalah manusia berdosa yang sebenarnya tidak layak diterima di sorga yang penuh kesucian itu. Namun terserah setiap individu untuk lalu menentukan sikapnya.
# Staff Isa dan Islam 2016-01-26 22:33
~
Saudara PetrusF,

Terimakasih, seperti yang saudara jelaskan demikianlah Injil. Inilah Injil yang asli yaitu Allah memberikan keselamatan kekal melalui kematian dan kebangkitan Isa Al-Masih.
~
Noni
# anak domba 2016-01-14 19:01
~
Alkitab bagaikan "resep" ayam goreng Yahudi yang sudah terkenal kelezatannya dimana-mana. dan ketika orang Arab yang miskin juga ingin membuat ayam gereng tersebut, lalu mereka mencuri "resep" dari dengar-dengar omongan koki yang memasak ayam itu.

Dari hasil "dengar-dengar" itu mereka membuat ayam goreng tandingan, walaupun rasanya tidak enak mereka tetap mengatakan bahwa ayam goreng kamilah yang "asli" (Klaim dagang), dan percayalah orang-orang yang "belum" mencicipi ayam goreng Yahudi, dan mereka yakin bahwa ayam goreng Arab inilah yang asli.

Dan itu diyakini sampai sekarang, orang yang benar-benar tahu dan pernah merasakan kelezatan ayam goreng Yahudi pasti akan muntah ketika mencicipi ayam goreng Arab. Karena sangat jauh perbedaan rasanya.
# Staff Isa dan Islam 2016-01-26 22:40
~
Saudara Anak Domba,

Terimakasih untuk ilustrasi ayam gorengnya namun Alkitab itu untuk semua bangsa. Sekalipun Yahudi adalah umat pilihan Allah tetapi Alkitab untuk orang Yahudi juga untuk non Yahudi. Karena Allah mengasihi setiap suku, bangsa dan bahasa.

Memang Injil itu begitu nyata. Keasliannya bukannya tidak dapat dirasa, tetapi sangat nyata. Sayang sekali bagi orang-orang yang menolak sebelum mencicipinya. Injil itu asli dari Allah apabila ia memberikan jalan atas kebuntuan yang manusia temukan selama ini.
~
Noni
# hamba 2016-01-27 17:57
~
Saya mau bertanya, benar tidak kalau di Kristen sebenarnya tidak boleh minum alkohol dan tidak boleh makan babi karena ada ayat-ayatnya dalam Injil. Lalu ada juga ayat di Injil atau Alkitab yang bilang kalau wanita harus berkerudung atau berhijab. Tolong di jawab ya.
# Staff Isa dan Islam 2016-01-29 23:21
~
Saudara Hamba,

Terimkasih pertanyaanya, silakan membuka artikel lainya yang berkaitan dengan pertanyaan saudara. Bisa coba temukan jawabanya di http://tinyurl.com/or3x2oh

Sedangkan mengenai artikel di atas, apa tanggapan saudara?
~
Noni
# hamba 2016-02-01 13:22
~
Efesus 5:18, "Dan janganlah kamu mabuk oleh anggur, karena anggur menimbulkan hawa nafsu, tetapi hendaklah kamu penuh dengan Roh."
# Staff Isa dan Islam 2016-02-07 23:37
~
Saudara Hamba,

Apa yang ingin saudara sampaikan dengan ayat Injil yang saudara kutip? Akan menjadi jelas bila saudara menyampaikan pemikiran saudara berkaitan dengan artikel di atas. Terimakasih.
~
Solihin
# saf 2016-02-05 09:14
~
Injil memang benar, karena juga kitab Allah.
# Staff Isa dan Islam 2016-02-07 23:40
~
Saudara Saf,

Kami merasa senang bahwa saudara mengakui Injil adalah firman Allah. Namun sayang, saudara menolak apa yang tertulis dan konsep yang ditampilkan dalam Injil. Sesungguhnya bila saudara menerima keberadaan Injil, maka apa yang tertulis di dalamnya patut saudara perhatikan dan percaya. Bagaimana saudara?
~
Solihin
Video Isa Dan Islam

Click gambar di atas untuk video-video terbaru kami

www.videoisadanislam.com

isadanislamstudi.com

* Untuk bisa masuk ke pelajaran kursus ini, non-aktifkan 'pop-up blocker' komputer Saudara dengan meng-klik di sebuah 'bar' di bawah 'status bar' di bagian atas layar komputer