Ikuti Isa dan Islam di Facebook Ikuti Isa dan Islam di Tweeter
Cetak

Injil, Palsu Atau Tidak?

Alkitab dikoreksiInjil adalah firman Allah. Injil merupakan surat cinta dari Allah kepada manusia. Benarkah demikian? Benarkah kita merasa bahwa Injil adalah surat cinta Allah dan kita menerima kliem tersebut dengan serius. Atau mungkin kita hanya tertarik pada salah satu aspek saja? Yaitu hal yang menurut kita baik dan sesuai dengan logika manusia yang terbatas?

Benarkah Injil Adalah Firman Allah?

Pernyataan di atas sering dilontarkan oleh umat Muslim sebagai bukti keragu-raguan mereka atas keabsahan Injil.  Namun Al-Quran dengan jelas mengatakan “Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat.” (QS 5:46). Bila benar Injil bukan firman Allah, mungkinkah Al-Quran memberikan pernyataan demikian?

Jelas Injil adalah Firman Allah. Karena Isa Al-Masih memberitahukan demikian. Isa Al-Masih yang merupakan Kalimat Allah dan menjelma menjadi manusia. Ia, dengan otoritas-Nya, telah meneguhkan Kitab-Kitab terdahulu dalam ajaran-Nya. Dan Dia juga menjanjikan Injil, yaitu Kabar Baik yang penuh kuasa, melalui murid-murid-Nya. Demikianlah, Isa Al-Masih, yaitu Kalimat Allah, telah menyatakan bahwa Injil adalah benar Firman Allah.

Injil Tidak Asli Karena Terdapat Dalam Berbagai Bahasa

Salah satu alasan yang dilontarkan oleh umat Muslim atas ketidak-absahan dari Injil adalah, terdapatnya Injil dalam berbagai bahasa. Perlu diketahui bahwa orang Kristen sangat ingin mengerti wahyu Allah. Karena tidak semua orang Kristen dapat membaca Injil dalam bahasa aslinya (Ibrani dan Yunani), maka Injil diterjemahkan ke dalam masing-masing bahasa pembacanya. Penterjemahan Injil ini dilakukan dengan hati-hati, teliti, dan semua didasarkan pada naskah orisinil yang berbahasa Ibrani dan Yunani.

Seperti halnya sebuah dokumen internasional, misalnya dari PBB, kita tidak akan mencurigai keabsahannya karena dokumen tersebut diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Namun, bila kita ragu, kita dapat melihat isi dokumen tersebut dalam bahasa aslinya, misalnya bahasa Inggris.

Ahli yang menerjemahkan dokumen tersebut adalah orang-orang yang berpengalaman di bidangnya.  Mereka menerjemahkan dengan sangat hati-hati.  Demikian kita tidak perlu meragukannya.  Tentu hasil terjemahan tersebut dapat diterima dan dipercayai.

Al-Quran juga diterjemahkan.  Kebanyakan orang yang membaca Al-Quran tidak mengerti bahasa Arab.  Namun mereka sadar bahwa penterjemah Al-Quran kedalam bahasa Indonesia ahli dalam bidang menterjemahkannya.

Demikian halnya dengan Injil.  Injil selalu diterjemahkan oleh orang-orang yang berpengalaman. Diterjemahkan dengan sangat hati-hati, teliti, dan semua didasarkan pada naskah orisinil yang berbahasa Ibrani dan Yunani.

KitabBukti Keotentikan Injil

Saat ini terdapat lebih dari 5,300 naskah kuno Injil dalam bahasa Yunani. Naskah yang paling tua adalah naskah yang paling penting, disebut uncials dan papyri.

Salah satu naskah kuno yang lengkap memuat seluruh Kitab Injil ialah Codex Sinaiticus, yang berasal dari tahun 350 M (hampir tiga ratus tahun sebelum Muhammad lahir). Codex adalah buku kuno yang ditulis tangan sebelum adanya penemuan mesin cetak.

Berikut adalah beberapa naskah tertua, uncials yang diakui keasliannya, dan dipakai menjadi dasar terjemahan Injil pada masa kini.

Nama Naskah

Perkiraan Tahun Naskah Ditulis

Tempat Naskah Berada sekarang

Codex Vaticanus 325 - 350 M London, Inggris
Codex Sinaiticus 350 M London, Inggris
Codex Alexandrinus 400 M London, Inggris
Codex Ephraimi 400 M Paris, Prancis
Codex Bezae 450 M Cambridge, Inggris

Naskah-naskah ini memberikan bukti bahwa Injil yang ada sekarang sama dengan Injil yang ada pada masa Muhammad, dan bahkan beberapa abad sebelumnya.  Dengan kata lain umat Kristen sekarang ini memiliki Injil yang sama seperti yang diedarkan di tanah Arab pada masa perkembangan Islam, yaitu Injil yang dikenal oleh nabi umat Islam.

Firman Allah, Tidak Ada Yang Dapat Merubah

Al-Quran, Sura Al An'aam ayat 34 berkata, “Tak ada seorangpun yang dapat merobah kalimat-kalimat (janji-janji) Allah”.  Bagaimana seseorang yang berpandangan bahwa kalimat-kalimat Allah dapat diubah oleh manusia?  Dialah orang yang kurang percaya akan ke-Maha Besar-an Allah.

Ayat serupa juga terdapat dalam Injil, Surat Galatia 1:8 “Tetapi sekalipun kami atau seorang dari sorga yang memberitakan kepada kamu suatu injil yang berbeda dengan Injil yang telah kami beritakan kepadamu, terkutuklah dia

Demikianlah, Injil yang merupakan firman Allah, sifatnya adalah kekal. Tidak ada yang dapat merubahnya. Dan Injil yang ada sekarang adalah Injil yang diberitakan oleh pengikut Isa Al-Masih 600 tahun sebelum agama Islam lahir di tanah Arab.

Apakah arti kata “Injil”?  Kabar baik!  Kabar baik, yaitu keselamatan dari dosa.  Bacalah dengan seksama uraian tentang keselamatan pada situs ini.

 

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

Add comment

PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR

Bagi Pembaca yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:

1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
2. Komentar hanya diperbolehkan menjawab salah satu dari 3 pertanyaan fokus yang dimuat di bagian akhir artikel. Kecuali beberapa artikel yang tidak memuat 3 pertanyaan fokus.
3. Sebelum menuliskan jawaban, copy-lah pertanyaan yang ingin dijawab terlebih dahulu.
4. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
5. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.
6. Satu orang komentator hanya berhak menuliskan komentar pada satu kolom. Tidak lebih!

Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan mengirim email ke: [email protected]

Kiranya petunjuk-petunjuk di atas dapat kita perhatikan.

Wassalam,
Staf, Isa dan Islam

Security code
Refresh

Comments  

# newbia 2011-01-03 13:02
*
Kenapa ada Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru?
# Staff Isa dan Islam 2011-02-09 16:44
~
Perjanjian Lama terdiri dari Taurat Musa, Kitab Para Nabi Allah SWT, dan Zabur Daud. Semua kitab-kitab ini meramalkan kedatangan Isa Al-Masih.

Perjanjian Baru adalah Injil. Perjanjian Baru memuat penggenapan akan ramalan Perjanjian Lama, yang telah digenapi dengan datangnya Isa Al-Masih ke dalam dunia, sebagai Juru Selamat.

CA
# newbie 2011-01-04 08:37
*
Kalau ada 5300 naskah, tetapi 5 naskah di atas saja yang diambil acuan (beberapa), bagaimana dengan sisanya? Apakah tidak absolut?
# Staff Isa dan Islam 2011-02-09 16:29
~
Justru 5.300 naskah itu mendukung keaslian naskah yang kemudian dipakai menjadi dasar terjemahan Injil pada masa kini. Oleh sebab itu keasliannya tidak diragukan lagi.

Ini adalah sama seperti dalam satu tingkatan kelas di suatu sekolah, ada total 5.300 murid. Murid-murid ini diajar oleh satu guru yang sama, dan semuanya membuat catatan pelajaran.

Seratus tahun kemudian, ketika apa yang diajarkan guru tersebut hendak dijadikan buku pedoman, maka 5.300 catatan siswa ini dikumpulkan. Dan dipilihlah beberapa catatan yang paling lengkap dan ditulis oleh para juara kelas. Dari catatan-catatan ini, kemudian dibuatlah buku pedoman yang berisi pengajaran sang guru tersebut.

Buku pedoman ini tidak mungkin salah, karena walaupun dikutip dari beberapa catatan, ia didukung oleh ribuan catatan murid lain yang serupa.

CA
# brother88 2011-01-04 22:23
*
Revisi Alkitab bukanlah rahasia umum lagi, semua orang sudah tahu.
# Staff Isa dan Islam 2011-02-09 16:39
~
Revisi dilakukan pada terjemahan Al-Kitab dan bukan pada naskah-naskah tua yang ditemukan.

Katakanlah, misalkan revisi dilakukan pada Al-Kitab terjemahan bahasa Indonesia. Maka revisi itu dilakukan bukan dengan tujuan untuk merubah arti. Melainkan untuk membuatnya lebih mendekati makna salinan aslinya.

Al-Kitab pada masa kini adalah sama persis dengan Al-Kitab pada zaman nabi Saudara, di mana Saudara selaku umat Muslim diinstruksikan untuk mengimani dan mengamalkannya.

CA
# irkhamov 2011-01-08 10:12
*
"Naskah-naskah ini memberikan bukti bahwa Injil yang ada sekarang sama dengan Injil yang ada pada masa Muhammad, dan bahkan beberapa abad sebelumnya"

Adakah yang bisa menjamin bahwa Injil, di jaman nabi Muhammad masih seperti saat diturunkan kepada Isa anak Maryam? Bahkan Rasulullah pernah menegur sahabat Umar bin Khattab karena suatu ketika masih menyimpan lembaran Perjanjian Lama yang diperolehnya sebelum masuk Islam. Jelas sekali bahwa Rasulullah tidak berkenan dengan tindakan Umar itu.

Umat Islam hanya wajib percaya akan 4 kitab Allah yang diturunkan pada 4 nabi, tapi cuma wajib mempelajari kitabnya sendiri saja, Al-Quran. Jadi beriman kepada 4 kitabullah ini tidak ada kaitannya dengan klaim keaslian Injil yang dipegang kaum Kristiani hari ini.
# Staff Isa dan Islam 2011-01-20 18:49
~
Melalui Muhammad, Allah SWT, dalam Al-Quran menginstruksika n orang-orang Muslim untuk mempelajari Injil. Allah tidak akan memberi instruksi semacam itu jikalau Injil telah dikorup. Karena itu, salinan-salinan Injil pada zaman Nabi Muhammad adalah akurat dan dapat dipercaya.

Dengan membandingkan salinan-salinan Injil yang paling kuno, dengan salinan dari zaman Muhammad, dan salinan dari zaman sesudah Muhammad dapat dilihat dengan jelas bahwa semua salinan Injil adalah konsisten mengenai Isa Al-Masih dan ajaran-Nya. Karena itu kita dapat yakin bahwa pribadi dan ajaran  Isa Al-Masih secara lengkap ditulis dengan akurat dalam Injil, dan Allah menjaga keakuratan Injil.
~
SL
# rosa 2011-01-08 16:44
*
Injil merupakan catatan orang-orang yang menyaksikan Yesus mulai dari Dia sebelum lahir sampai disalib dan bangkit lagi. Kemudian orang tersebut menceritakannya dari berbagai perspektif dan sudut pandang, makanya ada berbagai versi yang berbeda.
# Staff Isa dan Islam 2011-01-20 18:49
~
Taurat Musa mengatakan bahwa keputusan pengadilan tidak boleh dilandaskan pada kesaksiaan dari satu saksi mata belaka, namun harus ada dua atau tiga saksi (Taurat, Kitab Ulangan 19:15).

Demikian halnya dengan saksi mata para penulis Injil. Walaupun mereka memiliki kisah berbeda mengenai pribadi dan pelayanan Isa Al-Masih ketika Dia ada di dunia ini, namun kita dapat  menilai ketepatan informasi yang ditulis oleh mereka mengenai Isa Al-Masih.

Kalau saja semua Injil mengandung informasi yang persis sama dengan detil yang disajikan dan ditulis dari perspektif yang sama, hal ini menunjukkan persekongkolan, di mana para penulis berkumpul untuk "menyamakan cerita mereka" untuk membuat tulisan mereka lebih dapat dipercaya.

Silahkan membaca artikel pada url ini untuk mengetahui apakah benar para penulis Injil memberikan versi yang berbeda-beda: http://isadanislam.com/tanya--jawab/kepercayaan-orang-kristen/149-benarkah-ada-empat-injil
~
SL/SO
# rosa 2011-01-08 16:49
*
Naskah-naskah kuno bahasa Yunani dan naskah Injil tertua bahasa Yunani, padahal Yesus orang Israel memakai bahasa Ibrani.

Atau waktu Yesus bersabda menggunakan bahasa Yunani?
# Staff Isa dan Islam 2011-01-20 18:48
~
Bahasa asli yang digunakan dalam Alkitab ada 3, yakni: bahasa Ibrani, bahasa Aram, dan bahasa Yunani.

Alkitab ditulis dalam ketiga bahasa tersebut. Bagian-bagian yang paling kuno dari Perjanjian Lama ditulis dalam bahasa Ibrani, yang merupakan bahasa sehari-hari bangsa Israel pada zaman itu.

Lalu, berabad-abad kemudian, dipakai bahasa Aram. Perbedaan antara bahasa Ibrani dan bahasa Aram dapat digambarkan sebagai perbedaan antara bahasa Melayu Kuno dan Indonesia sekarang. Jadi secara sederhana dapat dikatakan bahwa bahasa Ibrani adalah "Aram kuno," dan bahasa Aram adalah "Ibrani modern." Tetapi dalam periode yang lebih kemudian lagi, menjelang dan pada zaman Isa Al-Masih, orang menulis tidak hanya dalam bahasa Aram, tetapi juga dalam bahasa Yunani.

Maka dalam Perjanjian Lama bagian terbesar ditulis dalam bahasa Ibrani, sedangkan sebagian kecil dalam bahasa Aram dan juga bahasa Yunani.

Sementara Perjanjian Baru (PB) seluruhnya ditulis dalam bahasa Yunani, karena bahasa Yunani merupakan bahasa internasional pada saat itu, sama seperti sekarang bahasa Inggris sebagai bahasa internasional.
~
SL/SO
# eva 2011-01-08 16:53
*
Tahun naskah yang tertua 325M, berarti sekitar 300 tahun setelah Yesus mati, Bagaimana bisa dibilang itu asli?

Berarti yang mengarang Injil mengarang kisah Yesus, dan mengarang kisah-kisah lain, serta tidak menyaksikan sendiri waktu Yesus hidup.
Pantas saja jadi banyak versi.
# Staff Isa dan Islam 2011-01-20 18:46
~
Ada lima penulis otentik Al-Kitab yang menulis kisah kehidupan, pengajaran, kematian, dan kebangkitan Isa Al-Masih, yaitu:

1.  Markus, yang menulis sebelum Injil Lukas dan Injil Matius, ditulis antara tahun 50 - 60M. Markus adalah sekretaris Petrus, murid Isa Al-Masih, saksi mata kehidupan, pengajaran, kematian dan kebangkitan-Nya.

2. Matius, murid Isa Al-Masih, saksi mata, menulis Injil Matius sekitar tahun 60M.

3. Yohanes, saksi mata, termasuk murid terdekat Isa Al-Masih menulis antara tahun 30 - 66M.

4. Lukas, rekan kerja Paulus, memakai sumber yang akurat  dan keterangan saksi mata,  menulis kehidupan yang lengkap Isa Al-Masih dan sejarah gereja mula-mula hingga tahun 60 - 62M.

5. Paulus, yang hidup saat saksi mata tentang kehidupan Isa ketika hidup, menulis lebih dari 10 surat yang ditulis tahun 50 - 60M, yang berisi  pengajaran penting mengenai kehidupan, pengajaran, kematian, dan kebangkitan-Nya.
~
SL
# maria 2011-01-09 11:03
*
Umat Kristen berkeyakinan bahwa semua Injil yang sah itu ditulis oleh para "murid" dengan wahyu dari Roh Kudus.

Namun berdasarkan bukti ilmiah terbukti bahwa keempat Injil yang dikatakan sah dewasa ini, tidak satupun yang ditulis oleh kedua belas murid pilihan Yesus!
# Staff Isa dan Islam 2011-01-20 18:41
~
Apakah benar demikian, dapatkah Saudara menunjukkan buktinya ?

Memang tidak semua Injil ditulis oleh murid pilihan Yesus, tetapi ada dua Injil, yaitu Injil Matius dan Injil Yohanes, yang ditulis oleh murid yang dipilih Yesus semasa Dia masih ada di dunia. Walaupun penulis Injil Markus belum menjadi murid Yesus pada saat Yesus masih di dunia, tetapi Markus mendapat keterangan-kete rangan tersebut dari Petrus, salah satu murid kesayangan Yesus sewaktu Dia ada di dunia.
~
SO
# Maman 2011-01-10 01:36
*
Saya sangat setuju, menurut saya pribadi Injil itu banyak merupakan hadist, baik hadist sahih, lemah maupun palsu.

Jadi, jika apa yang dikatakan Sdr. Maria di atas adalah benar, yakni jika Injil tidak ditulis satupun oleh murid pilihan Yesus, jelas itu sudah merupakan hadist palsu karena di dalam Injil pun terdapat kata-kata: "nabi palsu".
# Staff Isa dan Islam 2011-01-19 18:12
~
Injil hanya ada satu, yaitu Isa Al-Masih sendiri sebagai Kabar Baik yang mewartakan jalan keselamatan. Empat kitab yang disebut Injil Matius, Injil Markus, Injil Lukas dan Injil Yohanes merupakan “Riwayat Isa Al-Masih” sebagaimana yang dilihat oleh empat pengarang yang diurapi oleh Roh Kudus.  Karangan mereka memuat berita mengenai inti “Injil,” yaitu kabar baik tentang keselamatan melalui Isa Al-Masih.

Kami senang Saudara mengatakan, “menurut saya pribadi.” Setiap pribadi boleh mempunyai pandangan. Namun semua cendekiawan yang ahli dalam naskah dan bahasa kuno tidak menganggap Injil sebagai hadist. Hanya orang Islam yang mempunyai hadist.

Injil dalam keseluruhannya ditulis oleh murid Isa Al-Masih di bawah pimpinan Roh Allah.

Injil menjelaskan bahwa akan ada nabi palsu yang timbul untuk menyerang pengikut Isa Al-Masih. Namun, dalam ayat-ayat yang selanjutnya, Isa Al-Masih mengatakan, “Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan de seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya.” (Injil, Rasul Besar Matius 24:11, 14)
~
SO/JG
# Jonatan 2011-02-25 14:20
*
To Maman:
Memang betul Alkitab menuliskan kata "nabi palsu". Yang dimaksud dengan nabi palsu adalah mereka yang mengaku nabi dan muncul sesudah Isa Al-Masih (Yesus). Anda bisa menebak sendiri nabi (atau yang mengaku sebagai nabi) siapa yang muncul sesudah Isa Al-Masih.

Isa Al-Masih pernah berfirman, bahwa akan ada pengajaran yang sesat, yang memutar-balikka n pengajaran dari Allah.
# Staff Isa dan Islam 2011-06-03 10:56
~
Saudara Jonatan, adalah benar kata Saudara bahwa memang ada banyak orang yang mengaku sebagai nabi, namun sesungguhnya mereka adalah nabi dan rasul palsu.

Petunjuk dan terang dalam Injil mengungkapkan bahwa Isa Al-Masih adalah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang bisa sampai kepada Allah di sorga kalau tidak melalui Isa Al-Masih (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6).

Jika ada yang mengajarkan bahwa keselamatan ada di luar Isa Al-Masih, maka dipastikan itu adalah pengajaran palsu dari nabi / rasul yang palsu.

CA
# Akang 2011-02-25 22:32
*
Salam,

Saya heran, mengapa hal-hal seperti ini diperdebatkan. Kalau sudah lahir ke dunia, kita semua membawa "Roh Allah", dalam diri kita terdapat sifat-sifat Ilahi.

Jika anda ingin mengenal Allah, maka kenalilah dirimu sendiri terlebih dahulu.
# Staff Isa dan Islam 2011-06-03 11:21
~
Saudara Akang, kami setuju bahwa semua roh pada diri kita adalah berasal dari Allah. Namun ini tidak berarti bahwa kita adalah Roh Allah, bukan?

Bandingkanlah dengan Isa Al-Masih yang sangat berbeda dengan kita:

"Sesungguhnya Al Masih, Isa putra Maryam itu, adalah utusan Allah dan Kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan Roh dari-Nya." (Qs 4:171).

Isa Al-Masih adalah Roh dari Allah. Ini adalah kalimat yang menggambarkan bahwa diri-Nya Isa Al-Masih adalah Allah itu sendiri yang telah menjelma menjadi mahusia.

CA
# newbia 2011-02-26 07:26
*
Manusia yang menerima wahyu Allah adalah Rasul Allah. Kami umat Islam mengimani bahwa Taurat diturunkan kepada Musa, Zabur kepada Daud, Injil kepada Isa Al-Masih dan Al-Quran kepada Muhammad.

Bukankah hal itu membuktikan dua hal, Isa Al-Masih adalah rasul Allah dan bukan Tuhan. Dan kitab yang paling terakhir turun akan menggenapi dan menyempurnakan kitab-kitab sebelumnya.
# Staff Isa dan Islam 2011-02-28 17:54
~
Saudara Newbia mengimani Taurat, Zabur, dan Injil. Bagi kami ini adalah sesuatu yang sangat baik, karena dengan demikian maka Saudara telah mengimani keseluruhan Wahyu Allah.

Namun apakah Saudara juga telah membaca, mempelajari, dan merenungkan isi Taurat, Zabur, dan Injil yang Saudara imani tersebut?

Banyak orang mengaku beriman kepada kitab-kitab tersebut, tetapi sikap mereka justru bertolak belakang dengan perkataan mereka. Mereka justru telah menghujat Allah dengan mengatakan bahwa kitab-kitab itu telah dirubah dan dipalsukan. Padahal kita mengerti dengan jelas, bahwa tak ada seorang pun yang dapat merubah kalimat-kalimat Allah (Qs 6:34).
~
CA
# Gurobah amin 2011-03-01 16:41
*
Yesuspun berkeliling di seluruh Galilea; Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Allah serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan di antara bangsa itu.(Injil Matius.4:23)

Masih adakah injil yang diberitakan atau yang diajarkan Yesus itu?
# Staff Isa dan Islam 2011-03-04 16:15
~
Injil berasal dari bahasa Yunani: ευαγγέλιον (baca: euangelion), yang berarti 'kabar baik'. Injil adalah kabar baik tentang kedatangan Juru Selamat, yakni Isa Al-Masih ke dalam dunia, sebagai penggenapan akan janji Allah yang tercantum di dalam sepanjang Kitab Taurat, Kitab Nabi-Nabi, dan Zabur.

Injil mencatat peristiwa kelahiran Isa Al-Masih, kehidupan-Nya, pengajaran-Nya, mujizat-mujizat yang dilakukan oleh-Nya sebagai tanda bahwa Dia adalah Mesias (Masih = Juru Selamat) yang dijanjikan Allah, kematian-Nya, kebangkitan-Nya , hingga kenaikan-Nya ke sorga, dan nubuatan akan Isa Al-Masih yang akan datang lagi nanti pada hari kiamat, untuk menghakimi semua umat manusia.
~
CA
# Maseko 2011-03-01 16:54
*
Orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang telah kami beri Alkitab (Taurat dan Injil) mengenal Muhammad seperti mereka mengenal anak-anaknya sendiri. Dan sesungguhnya sebahagian diantara mereka menyembunyikan kebenaran, padahal mereka mengetahui. QS 2.146
# Staff Isa dan Islam 2011-03-04 16:30
~
Saudara Maseko, apakah ayat ini mengatakan bahwa semua orang Yahudi dan Kristiani menyembunyikan kebenaran? Tidak bukan? Ayat ini mengatakan bahwa ada sebahagian orang yang menyembunyikan kebenaran.

Sebaliknya apakah semua orang Islam melakukan kebenaran, dan tidak ada satu pun lagi umat Muslim yang berbuat dosa? Sesungguhnya, amat banyak umat beragama yang masih berdosa.

Agama dan perbuatan baik tidaklah bisa menyelamatkan kita. Kita butuh Tuhan sendiri yang menolong kita. Jikalau Saudara merindukan untuk mengetahui dan mengenal jalan keselamatan yang hendak kami bagikan, silahkan untuk halaman berikut: .
~
CA
# atar 2011-06-12 19:07
*
Sangat tidak mungkin Injil dipalsukan. Sesuatu yang dipalsukan biasanya adalah bertujuan negatif. Tetapi hal tersebut berbeda pada kenyataan. Injil adalah kabar baik.

Coba kita bandingkan dengan Al-Quran yang di dalamnya mengatur mengenai harta rampasan perang. Apakah mungkin firman Allah mengatur tentang harta rampasan perang?
# Staff Isa dan Islam 2011-06-15 18:15
~
Saudara Atar, adalah benar bahwa Injil tidaklah mungkin bisa dipalsukan. Firman Allah tidak mungkin bisa dipalsukan oleh manusia walau dengan alasan apapun.

Semua Saudara-Saudari kita dari umat Islam biasanya hanya bisa melemparkan tuduhan kosong. Namun mereka tidak bisa memberikan data tentang terjadinya pemalsuan.

Kami sudah sering menanyakan tentang kira-kira kapan dan kira-kira bagaimana caranya Injil bisa dipalsukan, kepada Saudara-Saudari yang telah melemparkan tuduhan ini. Tetapi mereka sama-sekali tidak mampu menjawab.

Walau mereka tidak mampu menjawab pertanyaan ini, mereka masih tetap berkeras kepala dan tetap menyatakan bahwa Al-Kitab telah dipalsukan.

Sungguh bukan sikap yang patut diteladani karena jelas-jelas tidak mampu mempertahankan tuduhan mereka, namun tuduhan tetap dilanjutkan. Inilah yang dinamakan sikap yang tidak mau tunduk kepada kebenaran dari Tuhan.

Kepada orang yang tidak mau tunduk pada kebenaran, Allah tentu saja tidak akan membukakan hidayah-Nya yang sejati.

CA
# mikha 2011-06-12 23:33
*
To Atar: Justru Tuhan harus mengatur tentang hukum rampasan perang, agar umat manusia tidak sesat, serakah atau melampaui batas. Saya sarankan anda untuk lebih banyak membaca Injil, karena di dalam Injil banyak memuat ayat-ayat yang sangat sadis bertolak belakang dengan ajaran kasihnya.
# Staff Isa dan Islam 2011-06-15 18:20
~
Saudara Mikha, bolehkah Saudara menunjukkan kepada kami kira-kira kapan dan bagaimana caranya Injil sebagai Firman Allah bisa dipalsukan oleh manusia?

Apakah hingga pada zaman Muhammad, Al-Kitab sudah dipalsukan?

Pada saat itu, Al-Kitab sudah beredar hingga ke seluruh dunia. Bagaimana cara mengumpulkan semua dan melenyapkannya serta mengganti dengan edisi yang sudah dipalsukan?

Biarlah Saudara Mikha menjawab pertanyaan ini dahulu, sebelum kita membahas hal-hal yang lain.

CA
# atar 2011-06-13 18:35
*
Menanggapi Saudaraku Mikha. Kami sudah membaca keseluruhan Al-Kitab, tapi kami tidak menemukan ayat-ayat sadis, bolehkah Saudara menujukan kepada kami ayat-ayat yang dimaksud?
# Staff Isa dan Islam 2011-06-15 18:27
~
Saudara Atar, kami sudah mengirimkan pertanyaan kepada Saudara-Saudari di sini, perihal kira-kira kapan dan bagaimana Al-Kitab sebagai Firman Allah bisa dipalsukan oleh manusia.

Kami sendiri meyakini bahwa Firman Allah tidak mungkin bisa dipalsukan oleh manusia. Namun seorang manusia bisa saja memakai nama Allah dan menyebut perkataannya sendiri sebagai Firman Allah.

Firman Allah jika dikatakan sebagai yang datang terkemudian, maka dipastikan tidak mungkin bertentangan dengan Firman Allah yang sebelumnya.

Dan jikalau bertentangan, maka "firman" yang datang terkemudian pastilah bukan Firman Allah. Itu pastilah firman manusia belaka.

Biarlah Saudar-Saudari kita menjawab pertanyaan yang satu ini dahulu barulah kita beranjak ke hal-hal yang lain.

CA
# HambaAllah 2011-06-14 06:59
*
I Samuel 15:2–3

Beginilah firman Tuhan semesta alam: "Aku akan membala s apa yang dilakukan orang Amalek kepada orang Israel, karena orang Amalek menghalangi mereka, ketika orang Israel pergi dari Mesir. Jadi pergilah sekarang, kalahkanlah orang Amalek, tumpaslah segala yang ada padanya, dan janganlah ada belas kasihan kepadanya. Bunuhlah semuanya, laki-laki maupun perempuan, kanak-kanak maupun anak-anak yang menyusu, lembu maupun domba, unta maupun keledai.”


Ulangan 20:12–16

Tetapi apabila kota itu tidak mau berdamai dengan engkau, melainkan mengadakan pertempuran melawan engkau, maka haruslah engkau mengepungnya; dan setelah Tuhan, Allahmu, menyerahkannya ke dalam tanganmu, maka haruslah engkau membunuh seluruh penduduknya yang laki-laki dengan mata pedang. Hanya perempuan, anak-anak, hewan dan segala yang ada di kota itu, yakni seluruh jarahan itu, boleh kau rampas bagimu sendiri, dan jarahan yang dari musuhmu ini, yang diberikan kepadamu oleh Tuhan, Allahmu, boleh kau pergunakan. Demikianlah harus kau lakukan terhadap segala kota yang sangat jauh letaknya dari tempatmu, yang tidak termasuk kota-kota bangsa-bangsa di sini. Tetapi dari kota-kota bangsa-bangsa itu yang diberikan Tuhan, Allahmu, kepadamu menjadi milik pusakamu, janganlah kau biarkan hidup apa pun yang bernafas.”

Bandingkan dengan ayat AlQur'an:

Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.
(Qs 2:190)

Apabila kamu bertemu dengan orang-orang kafir maka pancunglah batang leher mereka. Sehingga apabila kamu telah mengalahkan mereka maka tawanlah mereka dan sesudah itu kamu boleh membebaskan mereka atau menerima tebusan sampai perang berakhir. Demikianlah apabila Allah menghendaki niscaya Allah akan membinasakan mereka tetapi Allah hendak menguji sebahagian kamu dengan sebahagian yang lain. Dan orang-orang yang syahid pada jalan Allah, Allah tidak akan menyia-nyiakan amal mereka. (Qs 47:4)
# Staff Isa dan Islam 2011-06-15 19:30
~
Saudara HambaAllah,

Pada zaman dahulu, yang disebut sebagai umat Allah adalah kaum bani Israil. Walaupun bani Israil adalah umat yang bandel dan keras kepala, namun Allah tetap mengasihi mereka. Hal ini terbukti bahwa sebagian besar nabi adalah dari dan bagi bangsa Israil.

Umat Israil sebagai umat yang berdosa adalah sesungguhnya melambangkan manusia yang sering tidak mau taat kepada Allah.

Kita mengetahui bahwa umat Israil terjajah selama empat ratus tahunan lebih di bawah penindasan Fir'aun. Namun akhirnya Allah dengan mujizat-mujizat -Nya pun membebaskan mereka. Di bawah kepemimpinan Musa, umat Israil pun menempuh perjalanan mereka kembali ke tanah air mereka. Namun di sepanjang jalan, mereka terus mengalami halangan dan hambatan karena banyak bangsa yang tidak menginginkan agar mereka boleh pulang.

Maka Allah pun selalu menyatakan pertolongan-Nya , ketika mereka terpaksa harus berperang karena untuk sampai ke tanah air, mereka harus melewati tanah bangsa-bangsa lain.

Apalagi terhadap bangsa-bangsa yang tak mau mengenal Tuhan dan yang sering hendak membinasakan bangsa Israil (silahkan perhatikan bahwa kami menebalkan beberapa bagian dari ayat yang Saudara kutip), Tuhan bertindak tepat dengan selalu bertindak membela umat-Nya dan menyatakan juga perang atas mereka.

Adalah sangat berbeda perbandingan yang Saudara kemukakan. Allah selalu menyerukan umat Israil untuk mengumumkan perdamaian terlebih dahulu. Kalau sudah diserang atau pihak lawan tidak mau diajak damai, maka mereka baru mempertahankan diri atau balas menyerang. Namun terbalik dengan umat Islam. Sejarah mencatat bahwa umat Islam selalu memulai peperangan terlebih dahulu. Saya mendengar hal ini dari umat Muslim sendiri. Apakah hal ini benar?

Sama seperti kalau kita dalam kesusahan dan kesedihan, kita percaya bahwa Allah akan menuntun kita keluar dari kesusahan tersebut.

Isa Al-Masih berkata: "Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu." (Injil, Rasul Matius 11:28).

Sebagai yang terkemuka di sorga (Qs 3:45), Isa Al-Masih menjanjikan sorga yang nyaman bagi kita semua yang merasakan kepenatan selama kita berkelana di dunia ini. Maukah Saudara kembali pada Allah? Kami mengajak Saudra merenungkan: isadanislam.com/jalan-keselamatan.

CA
# HambaAllah 2011-06-14 10:57
*
Kejadian 6:5–7

Ketika dilihat Tuhan, bahwa kejahatan manusia besar di bumi dan bahwa segala kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata, maka menyesallah Tuhan, bahwa Ia telah menjadikan manusia di bumi, dan hal itu memilukan hati-Nya.

Tuhan kok bisa menyesal? Sampai-sampai bisa memilukan hati-Nya.

Kejadian 18:20–21

Sesudah itu berfirmanlah Tuhan: “Sesungguhnya banyak keluh kesah orang tentang Sodom dan Gomora dan sesungguhnya sangat berat dosanya. Baiklah Aku turun untuk melihat, apakah benar-benar mereka telah berkelakuan seperti keluah kesah orang yang telah sampai kepada-Ku atau tidak."


Tuhan kok tidak tahu? Kalau harus dicek kembali satu per satu kebenarannya oleh Tuhan dengan turun ke dunia ini, kapan urusan Tuhan akan selesai? Kalau begitu di mana letak kemahakuasaan Tuhan itu sendiri?

Kejadian 18:17
Berpikirlah Tuhan: “Apakah Aku akan menyembunyikan kepada Abraham apa yang hendak Kulakukan ini?”

Masak untuk mengatakan kepada seorang saja, lantas Tuhan berpikir dulu. Tuhan tidak mungkin punya sifat lemah yang digambarkan oleh penulis Alkitab pada ayat-ayat tersebut.
# Staff Isa dan Islam 2011-06-15 19:46
~
Ketiga ayat yang Saudara sertakan di atas adalah kisah persis sebelum banjir Nuh, kisah bani Sodom pada zaman Luth, dan kisah Allah ketika hendak mengutarakan janji-Nya pada Ibrahim bahwa Ibrahim akan menjadi bangsa yang besar dan yang akan menurunkan berkat serta iman yang sejati pada keturunannya dan juga bangsa-bangsa lain.

Kami percaya bahwa Saudara sebagai umat Islam juga beriman kepada ketiga kisah di atas.

Pada ketiga ayat tersebut, gaya bahasa yang dipakai adalah gaya bahasa personifikasi. Yakni dengan seolah-olah bahwa Allah juga memiliki sifat dan kegiatan seperti manusia.

Gaya bahasa ini dipakai agar manusia bisa memahami Allah yang sesungguhnya jauh daripada bisa diselami dan dimengerti oleh umat manusia.

CA
# HambaAllah 2011-06-14 11:15
*
Menurut Alkitab, bumi dan langit ditopang oleh tiang.

Ayub 9:5–6

“Dialah yang memindahkan gunung-gunung dengan tidak diketahui orang, yang membongkar-bang kirkannya dalam murka-Nya; yang menggeserkan bumi dari tempatnya, sehingga tiangnya bergoyang-goyan g.”

Ayub 26:11

“Tiang-tiang langit bergoyang-goyan g, tercenang-cenga ng oleh hardik-Nya.”

Mazmur 75:3–4

“Apabila Aku menetapkan waktunya, Aku sendiri akan menghakimi dengan kebenaran. Bumi hancur dan semua penduduknya; tetapi Akulah yang mengokohkan tiang-tiangnya.

Perbandingannya dengan ayat Alqur'an:

Dia menciptakan langit tanpa tiang yang kamu melihatnya dan Dia meletakkan gunung-gunung (di permukaan) bumi supaya bumi itu tidak menggoyangkan kamu; dan memperkembang biakkan padanya segala macam jenis binatang. Dan Kami turunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan padanya segala macam tumbuh-tumbuhan yang baik. (Qs 31:10).
# Staff Isa dan Islam 2011-06-16 00:11
~
Saudara HambaAllah, kata 'tiang' tentunya tidak berarti harus satu tonggak yang menjulang tinggi ke langit.

Ini semua hanyalah semata gaya bahasa tertentu dari pencatatan atau pengkalimatan sebuah kitab. Semua kitab juga memiliki gaya bahasa seperti ini. Al-Quran adalah contoh kitab yang sangat banyak menggunakan gaya bahasa seperti ini.

Dalam sastra, ada terdapat banyak gaya bahasa dalam penulisannya. Gaya bahasa - gaya bahasa seperti ini dinamakan majas.

Saudara kami persilahkan untuk boleh mempelajari tentang tata bahasa dan kesusasteraan. Adalah terlalu berlebihan untuk menganggap bahwa pemakaian gaya bahasa juga tak diperbolehkan dalam Kitab Suci.

CA
# HambaAllah 2011-06-14 11:17
*
Katakanlah: "Hai Ahli Kitab, apakah kamu memandang kami salah, hanya lantaran kami beriman kepada Allah, kepada apa yang diturunkan kepada kami dan kepada apa yang diturunkan sebelumnya, sedang kebanyakan di antara kamu benar-benar orang-orang yang fasik?" (Qs 5:59)
# Staff Isa dan Islam 2011-06-16 00:14
~
Saudara HambaAllah, ayat ini dengan jelas mengatakan bahwa Saudara harus percaya kepada kitab-kitab Firman Allah yang telah diturunkan sebelumnya. Dan ini berarti bahwa Saudara harus percaya kepada Kitab-Kitab Taurat, Nabi-Nabi, Zabur, dan Injil.

Adalah jelas bahwa Saudara akan tidak bisa mengerti Firman Allah yang sebenarnya kalau Saudara mengabaikan Kitab-Kitab dari Allah tersebut.

Ayat di atas juga menyatakan bahwa Kitab-Kitab yang sebelumnya adalah masih asli dan belum dipalsukan. Kalau sudah dipalsukan, mengapa harus beriman pada Kitab-Kitab yang sebelumnya?

CA
# HambaAllah 2011-06-17 15:40
*
Admin YTH:

Kemudian jika mereka mendebat kamu (tentang kebenaran Islam), maka katakanlah: "Aku menyerahkan diriku kepada Allah dan (demikian pula) orang-orang yang mengikutiku". Dan katakanlah kepada orang-orang yang telah diberi Al Kitab dan kepada orang-orang yang ummi: "Apakah kamu (mau) masuk Islam?" Jika mereka masuk Islam, sesungguhnya mereka telah mendapat petunjuk, dan jika mereka berpaling, maka kewajiban kamu hanyalah menyampaikan (ayat-ayat Allah). Dan Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya .
(QS 3:20 )
# Staff Isa dan Islam 2011-06-20 00:19
~
Saudara HambaAllah, mengapakah Saudara tidak menjawab pertanyaan kami yang di atas?

Kalau Kitab-Kitab Allah yang sebelumnya telah dipalsukan, mengapa dikatakan di dalam ayat Qs 5:59 bahwa Kitab-Kitab yang sebelumnya itu harus diimani?

Terima Kasih,
CA
# atar 2011-06-14 13:10
*
Kutipan dari Saudara adalah isi dari Kitab-Kitab Allah sebelum kedatangan Isa Al-Masih ke dalam dunia.

Dan setelah kami perhatikan, ternyata gaya bahasa seperti ini juga muncul di Al-Qquran, yakni banyak perumpamaan atau kiasan-kiasan, yang tidak boleh diartikan secara harfiah.

Injil adalah Kitab Suci yang ditulis dengan insirasi Roh Kudus setelah kedatangan Isa Al-Masih. Pokok ajarannya adalah cinta kasih. Jika setiap manusia hidup dengan mengikuti ajaran Isa Almasih, maka tidak akan ada peperangan. Tetapi pada kenyataannya, manusia sering mengabaikan ajaran-Nya dan jatuh dalam dosa.
# Staff Isa dan Islam 2011-06-17 14:32
~
Terima Kasih Saudata Atar untuk usaha Saudara di dalam menjawab komentar dari Saudara-Saudari . Kami sangat menghargainya.

CA
# atar 2011-06-17 20:14
Quoting Staff Isa dan Islam:
~
Terima Kasih Saudata Atar untuk usaha Saudara di dalam menjawab komentar dari Saudara-Saudari. Kami sangat menghargainya.

CA

Saudaraku Admin, kami juga menyampaikan terima kasih karena Saudara telah memberikan kami pengetahuan tentang Al-kitab dan Al-Quran. Dan yang lebih salut lagi, Saudara dapat menjawab dengan baik dan benar, dan dengan kalimat yang tertata baik, serta dengan bahasa yang santun.

Kami pernah mengikuti forum diskusi yang lain, tetapi isinya adalah hanya makian dan sumpah serapah. Mudah-mudahan dialog di tempat ini bisa terus berlanjut. Terima kasih.
# Staff Isa dan Islam 2011-06-20 00:25
~
Terima Kasih, Saudara Atar. Kami berharap agar banyak orang boleh merasakan manfaat dari website ini.

Biarlah kita berdoa agar semua orang yang mengunjungi website ini dapat menerima manfaat dan dapat saling berbagi kebenaran, bahwa Isa Al-Masih adalah tokoh yang paling dijunjung di dalam Al-Kitab dan Al-Quran..

CA
# cahaya 2011-06-15 04:49
*
Roh Kudus yang menulis kitab ini plin plan dan pelupa. Firman kepada Matius lain dengan Markus. Yohanes malah lebih berbeda lagi. Makanya Al-Kitab ayatnya banyak bertentang satu sama lain
# Staff Isa dan Islam 2011-06-16 00:33
~
Saudara Cahaya, adalah tidak benar bahwa Roh Allah plin-plan atau ceroboh. Ini sangat merendahkan Allah.

Boleh kami tegaskan bahwa tidak ada ayat yang saling bertentangan. Silahkan Saudara lihat dan membaca Al-Kitab pada bahasa asli dan kabari kami jika ada kesalahan tulis pada Al-Kitab asli.

CA
# HambaAllah 2011-06-15 10:38
*
Dan Kami telah turunkan kepadamu Al Qur'an dengan membawa kebenaran, membena rkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab (yang diturunkan sebelumnya) dan batu ujian terhadap kitab-kitab yang lain itu ; maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang Allah turunkan dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu. Untuk tiap-tiap umat di antara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Sekiranya Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat, tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu, maka berlomba-lombal ah berbuat kebajikan. Hanya kepada Allah-lah kembali kamu semuanya, lalu diberitahukan-N ya kepadamu apa yang telah kamu perselisihkan itu." (QS 5:48)

Jadi Al-Qur'an merupakan kitab penguji dari kitab-kitab sebelum, palsu atau tidak.
# Staff Isa dan Islam 2011-06-17 14:52
~
Saudara HambaAllah, Al-Quran membenarkan Kitab-Kitab sebelumnya. Apakah hal ini berarti bahwa Kitab-Kitab sebelumnya adalah salah, sehingga perlu dibenarkan? Apakah ini juga berarti bahwa Firman Allah telah kadaluarsa?

"Membenarkan" sesungguhnya berarti memberi kesaksian bahwa Kitab sebelumnya adalah benar dan berasal dari Allh.

"Membenarkan" berarti mengatakan bahwa Kitab-Kitab sebelumnya adalah benar-benar berasal dari Allah.

Justru kalau Muhammad bingung di dalam mengerti Al-Quran, Allah menyuruhnya agar boleh bertanya kepada umat yang telah diberikan Kitab-Kitab sebelumnya. Ini berarti bahwa Kitab-Kitab itu masih asli dan tidak pernah dipalsukan. Masakan disuruh bertanya kepada orang yang membaca kitab palsu?

CA
# HambaAllah 2011-06-15 13:54
*
Pertentangan di dalam Injil:

- Tuhan atau Setan yang menghasut Daud (Injil - 2 Samuel 24: 1 atau Injil - 1 Tawarikh 21: 1).

- 700 atau 7000 "penunggang kuda" atau "pejalan kaki" (Injil - 2 Samuel 10:18 atau 1 Tawarikh 19: 18).

- Sulaiman memiliki 2000 kamar mandi atau 3000 kamar mandi (Injil - 1 Raja-raja 7: 26 atau 2 Tawarikh 4:5).

- Sulaiman memiliki 4000 atau 40.000 kandang kuda (Injil - 2 Tawarikh 9:25 atau 1 Raja-raja 4:26).

- Apakah Saul meminta petunjuk dari Tuhan atau tidak meminta petunjuk (Injil - 1 Samuel 28:6 atau 1 Tawarikh 10: 13-14).

- Tidak ada seorang pun yang telah naik ke sorga atau Elia dan Henokh pernah naik ke sorga (Injil - Yohanes 3:13).
# Staff Isa dan Islam 2011-06-19 23:59
~
Saudara HambaAllah, kutipan yang Saudara sertakan di ats justru membuktikan kalau Al-Kitab itu tidak pernah dipalsukan.

Kitab Raja-Raja adalah sambungan dari Kitab Samuel. Sementara Kitab Tawarikh sebagian besar berisi kejadian-kejadi an yang telah diceritakan dalam kitab Samuel dan kitab Raja-raja, dalam sudut pandang yang berbeda, dan dengan narasumber yang berbeda.

Jika pemalsu Al-Kitab adalah benar-benar ada, ketika ia melihat bahwa ada perbedaan di antara kedua kitab tersebut, maka ia pasti akan mengubahnya menjadi sama bukan? Dengan demikian, maka tidak ada orang lagi yang menyerang dan menuduh bahwa Al-Kitab itu sudah dipalsukan.

Justru dengan tidak melakukan perubahan atasnya, maka ini membuktikan bahwa kedua kitab tersebut tetap dibiarkan utuh tanpa dirubah-rubah sedikitpun walaupun kelihatannya berbeda.

Jika dibandingkan dengan kitab Saudara, maka pengikut Isa Al-Masih adalah lebih jujur karena membiarkan semuanya apa-adanya. Apakah Saudara mengetahui bahwa kitab Saudara sebenarnya terdapat banyak versi? Pada zaman Usman, semua mushaf Al-Quran yang berbeda dengan versi Usmani dikumpulkan dan akhirnya dibakar, sehingga hanya tinggal versi Usman saja yang beredar.

Usman memerintahkan untuk membakar semua mushaf yang ditulis oleh para sahabat yang berjumlah 7-8 mushaf, sehingga hanya tertinggal satu mushaf, yakni mushaf Usmani. Versi dia pun akhirnya disalin perbanyak dan dikirim ke semua daerah. Ini adalah salah satu kisah pemusnahan kitab-kitab kuno yang paling diingat sepanjang sejarah.

Al-KItab malah tidak pernah dibakar untuk memusnahkan kitab-kitab yang kelihatannya berbeda.

Semua kutipan akan kami jawab semuanya, setelah Saudara menjawab pertanyaan yang satu ini ini. Pertanyaan yang selalu kami ajukan kepada Saudara dan umat Muslim lainnya tetapi tidak pernah berani dijawab. Kira-kira kapan Al-Kitab itu dipalsukan? Sebelum zaman Muhammad ataukah setelah zaman Muhammad? Kira-kira bagaimana caranya?

Perlu diketahui bahwa hanya mungkin ada kesalahan pada Al-Kitab salinan dan bukan pada Al-Kitab aslinya. Baik Al-Kitab maupun Al-Quran asli sudah tidak ada lagi di muka bumi. Namun Al-Kitab dengan penanggalan yang sangat tua, dan bahkan sebelum zaman Muhammad masih banyak yang tersimpan rapi di museum-museum. Dan jangan lupa, Al-Kitab ini diinstruksikan Allah pada Muhammad agar bisa diamalkan. Pada zaman Muhammad tidak ada Al-Kitab lain, selain Al-Kitab yang sama persis dengan Al-Kitab zaman ini.

CA
# HambaAllah 2011-06-20 09:50
*
Staff Isa dan Islam :
(Saudara HambaAllah, kutipan yang Saudara sertakan di ats justru membuktikan kalau Al-Kitab itu tidak pernah dipalsukan.)

Anda hanya bermain dengan kata-kata, pakailah logika dan akal sehat anda, kalau ada yang berbeda pastilah salah satunya ada yang salah dan tidak mungkin dua-duanya benar, dalam artian pasti ada salah satunya yang palsu.
# Staff Isa dan Islam 2011-06-29 01:48
*
Saudara HambaAllah, bayangkanlah hal berikut:

Andaikan bahwa Saudara adalah seorang Kristiani yang memiliki kuasa dan kemampuan untuk memalsukan dan merubah kata-kata dalam Al-Kitab sesuai dengan keinginan Saudara.

Suatu hari Saudara mendapati bahwa ada perbedaan yang seolah adalah pertentangan di antara dua kitab dari Kitab Suci yang Saudara pegang. Apakah yang akan Saudara lakukan?

Di pihak lain, ada segolongan orang yang selalu mengejek bahwa Kitab Suci yang Saudara imani ada banyak pertentangan dan kesalahan. Jika Saudara sanggup mengubah semua hal itu, andaikan bahwa Saudara memiliki kuasa untuk itu, apakah yang akan Saudara lakukan?

Apakah Saudara tertarik untuk menyamakan isi atau tulisan dari kedua kitab tersebut, sehingga tidak ada lagi ejekan atau komentar yang tidak sedap di telinga, dari orang lain?

Saya akan menjawab: Orang brengsek akan melakukannya, tetapi orang jujur sekali-kali tidak akan melakukan hal tersebut. Walaupun kelihatannya berbeda atau bertentangan, marilah kita biarkan apa-adanya dan serahkan hal tersebut pada Allah.

Khalifah Utsman pernah melihat bahwa ada banyak pertentangan dan perbedaan antara mushaf-mushaf Al-Quran. Saat itu dia adalah pemimpinnya, maka dia memutuskan untuk menyamakan semua mushaf dengan cara membakar mushaf yang berbeda dengan miliknya, termasuk mushaf Abu Bakar yang disimpan oleh Hafsah istri Muhammad, dan mushaf Ibnu Mas'ud yang pernah dipuji sebagai penghafal Al-Quran yang terbaik oleh Muhammad.

CA
# HambaAllah 2011-06-15 13:57
*
Kualitas yang tidak pantas bagi Tuhan dati Kitab Injil:

- Tuhan bersuit (Injil-Yesaya 5:26, 7:18, Zakharia 10:8).
- Tuhan mengaum (Injil - Yesaya 42:13, Yeremia 25:30).
- Tuhan mencukur (Injil - Yesaya 7:20).
- Tuhan menyesal (Injil - Yeremia 15:6, Kejadian 6:6).
- Tuhan mengendarai kerub. (Injil - 2 Samuel 22:11).
- Tuhan membunuh 50.070 (Injil - 1 Samuel 6:19).
# Staff Isa dan Islam 2011-06-20 00:12
~
Saudara HambaAllah, bolehkah Saudara menerangkan kepada kami, mengapakah hal-hal seperti yang tersebut di atas, dilarang dilakukan oleh Allah?

Apakah Allah tidak diperbolehkan untuk melakukan hal-hal di atas? Siapakah yang berhak melarang-Nya? Mengapakah Saudara hendak membatasi Allah? Apakah Allah harus sesuai dan harus cocok semuanya dengan pikiran Saudara?

Bukankah justru Saudara yang harus mencocokkan pikiran Saudara dengan Firman Allah?

Apakah Al-Kitab adalah Firman Allah? Jika Taurat dan Injil adalah Firman Allah, kenapa Saudara tidak mau beriman kepadanya? Jika sudah dipalsukan, kira-kira kapan dan bagaimana kira-kira cara memalsukannya?

CA
# HambaAllah 2011-06-16 11:26
*
Kitab Injil Kejadian 1:1
"Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi."

Hanya Allah yang telah disinggung dalam Perjanjian Lama, tanpa menyinggung Kristus atau Rohul Kudus sedikitpun.
# setip 2011-06-16 17:55
*
Yohanes 1:1-3: "Pada mulanya adalah Firman. Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah. Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan."

Jadi alam semesta ini diciptakan oleh Firman Allah. Dan Firman Allah adalah Allah sendiri. Isa Al-Masih adalah Firman Allah yang menjelma menjadi manusia. Jadi Isa Almasih-lah yg menciptakan alam semesta sebelum Dia turun ke dunia menjadi manusia.
# HambaAllah 2011-06-17 07:13
*
Yohanes 5:30 "Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri; Aku menghakimi sesuai dengan apa yang Aku dengar, dan penghakiman-Ku adil, sebab Aku tidak menuruti kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku."

Jadi Yesus tidak dapat berbuat apa-apa, apalagi untuk menciptakan langit dan bumi.
# Staff Isa dan Islam 2011-06-20 01:26
~
Isa Al-Masih sebagai utusan Allah di dalam dunia ini, Ia tentunya tidak boleh melakukan sesuatu apapun yang bukan merupakan tugas-Nya sebagai seorang utusan. Dia harus menyelesaikan apa yang menjadi tugas-Nya di bumi, yakni untuk mati menanggung hukuman atas dosa-dosa yang telah diperbuat oleh umat manusia.

Namun sebagai Allah, Isa Al-Masih sanggup melakukan semua hal.

"Pada mulanya adalah Firman (Kalimat Allah / Isa Al-Masih); Firman (Isa Al-Masih) itu bersama-sama dengan Allah dan Firman (Isa Al-Masih) itu adalah Allah. Ia (Isa Al-Masih) pada mulanya bersama-sama dengan Allah. Segala sesuatu dijadikan oleh Dia (Isa Al-Masih) dan tanpa Dia (Isa Al-Masih) tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan. " (Injil, RAsul Besar Yohanes 1:1-3).

"Al-Masih Isa, yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetar aan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia. Dan dalam keadaan sebagai manusia (utusan dari Allah), Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib." (Injil, Surat Filipi 2:6-8).

CA
# HambaAllah 2011-06-20 09:33
*
Staff Isa Al-masih hanya menambah-nambah sendiri saja firman Allah, mana dalilnya dalam kitab Injil?
# Staff Isa dan Islam 2011-07-01 12:49
~
Saudara HambaAllah, Isa Al-Masih sebagai utusan Allah di dunia ini hanya melakukan apa yang menjadi tugas-Nya.

"Segala pekerjaan yang diserahkan (Allah) Bapa kepada-Ku, supaya Aku melaksanakannya . Pekerjaan itu juga yang Kukerjakan sekarang, dan itulah yang memberi kesaksian tentang Aku, bahwa (Allah) Bapa yang mengutus Aku." (Injil, Rasul Besar Yohanes 5:36).

Demikian pula di malam di mana Isa Al-Masih hendak disalibkan, Isa Al-Masih berdoa kepada Allah (Bapa) dan berkata bahwa jikalau penderitaan ini yang menjadi kehendak (Allah) Bapa untuk Dia lakukan, maka semuanya akan dilaksanakan oleh Isa Al-Masih. "Jadilah kehendak-Mu (Allah)." (Injil, Rasul Besar Matius 26:42).

Demikian jelas bahwa mati di atas kayu salib adalah merupakan tugas yang diberikan Allah untuk dijalankan oleh Isa Al-Masih, untuk menanggung hukuman atas dosa-dosa manusia.

CA
# Galaxy 2011-06-23 13:59
*
Yesus adalah Firman Allah yang hidup dan tinggal di antara manusia, Sabda yang menjadi daging. Tugas Yesus di dunia adalah mewartakan kabar gembira bahwa Allah Bapa mengasihi manusia dan ingin menyelamatkan manusia dari dosa dan hukumannya, tetapi sayangnya banyak manusia yang tidak mau diselamatkan, bahkan menghina dan menghukumNya.

Tetapi Yesus tidak membenci orang-orang yang menolak tawaran keselamatan dari Allah Bapa. Banyak mukjijat yang dilakukan Yesus untuk menunjukkan bahwa Allah Bapa benar-benar hadir di tengah manusia.
# Staff Isa dan Islam 2011-07-01 12:55
~
Terima Kasih Saudara Galaxy untuk komentar yang telah Saudara berikan. Kami sangat menghargainya.

Tugas Isa Al-Masih di dalam dunia ini adalah untuk mewartakan bahwa Allah mengasihi umat manusia, dan bahwa Allah telah menggenapi janji-Nya sejak zaman Adam, bahwa Allah akan memberikan seorang yang akan mematahkan kuasa iblis dan membebaskan manusia dari dosa.

Setelah Adam jatuh dalam dosa, Allah berjanji sebagai berikut:

"Aku (Allah) akan mengadakan permusuhan antara engkau (iblis) dan perempuan ini (Siti Hawa), antara keturunanmu (iblis) dan keturunannya (keturunan perempuan); keturunannya (keturunan perempuan) akan meremukkan kepalamu (iblis), dan engkau (iblis) akan meremukkan tumitnya (Isa Al-Masih di atas kayu salib)." (Taurat Musa, Kitab Kejadian 3:15).

Demikianlah Isa Al-Masih sebagai keturunan perempuan (bin Maryam) telah datang dan mati untuk menanggung hukuman atas dosa-dosa manusia, dan dengan ini meremukkan kepala iblis.

CA
# Staff Isa dan Islam 2011-06-20 00:56
~
Benar, Saudara Setip, Isa Al-Masih adalah Pencipta alam semesta beserta segala isinya ini.

Bahkan di dalan Al-Quran, satu-satunya pribadi yang mampu mencipta hanya Isa Al-Masih.

Hanya Isa Al-Masih yang membangkitkan dan memberikan hidup kepada orang yang sudah mati. Hanya Isa Al-Masih yang mampu mencipta dengan contoh menciptakan seekor burung. Semua ini dicatat rapi dalam Qs 3:49.

Mengapa dicatat hanya Isa yang mempu mencipta dan memberikan hidup?
Sebab Isa Al-Masih pernah berkata: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada (Allah) Bapa (di sorga), kalau tidak melalui Aku." (Injil, Rasul Besar Yohanes 3:16).

CA
# HambaAllah 2011-06-23 15:43
*
Setiap ayat Al-Qur'an yang memberitakan mukzizat nabi Isa selalui dengan izin Allah.

Dan Rasul kepada Bani Israel: "Sesungguhnya aku telah datang kepadamu dengan membawa sesuatu tanda dari Tuhanmu, yaitu aku membuat untuk kamu dari tanah berbentuk burung; kemudian aku meniupnya, maka ia menjadi seekor burung dengan seizin Allah." (Qs 3:49).

"Dan aku menyembuhkan orang yang buta sejak dari lahirnya dan orang yang berpenyakit sopak; dan aku menghidupkan orang mati dengan seizin Allah; dan aku kabarkan kepadamu apa yang kamu makan dan apa yang kamu simpan di rumahmu. Sesungguhnya pada yang demikian itu adalah suatu tanda bagimu, jika kamu sungguh-sungguh beriman."
# Staff Isa dan Islam 2011-07-01 13:29
~
Saudara HambaAllah, kami tidak menyangkali bahwa tentu apa saja yang dilakukan oleh Isa Al-Masih adalah harus merupakan kehendak Allah, dan se-izin Allah.

Isa Al-Masih adalah utusan Allah, dan Dia melakukan semuanya ini sebagai suatu tanda bahwa Ia datang dari Allah. Namun perlu diketahui bahwa hanya Isa Al-Masih yang bisa membangkitkan orang mati, menciptakan, menyembuhkan orang yang buta sejak lahir, dan Maha Mengetahui termasuk apa yang ada di dalam rumah kita.

Mengapa mujizat dan semua hal-hal semulia ini tidak diberikan Allah kepada nabi lain termasuk kepada nabi Saudara?

Tentu saja karena Isa Al-Masih merupakan perwujudan janji Allah kepada manusia sejak zaman Adam. Isa Al-Masih melakukan semua ini sebagai tanda kepada manusia, bahwa Dia-Lah Mesias (Al-Masih/Juru Selamat) yang telah dijanjikan Allah tersebut.

Katakanlah kepada orang-orang yang tawar hati: "Kuatkanlah hati, janganlah takut! Lihatlah, Allahmu akan datang dengan pembalasan dan dengan ganjaran Allah. Ia sendiri datang menyelamatkan kamu!" Pada waktu itu mata orang-orang buta akan dicelikkan, dan telinga orang-orang tuli akan dibuka. Pada waktu itu orang lumpuh akan melompat seperti rusa, dan mulut orang bisu akan bersorak-sorai; sebab mata air memancar di padang gurun, dan sungai di padang belantara.
(Kitab Nabi Yesaya 35:4-6).

Demikianlah menjadi jelas bahwa Juru Selamat yang dijanjikan Allah akan datang dan menyembuhkan orang-orang yang sakit buta, tuli, lumpuh, dan bisu.

CA
# Staff Isa dan Islam 2011-06-20 00:46
~
Saudara HambaAllah, adalah tidak benar bahwa hanya Allah (Bapa) saja yang pernah disinggung dalam Al-Kitab Perjanjian Lama.

Semua pribadi Allah Tritunggal pernah diceritakan dalam Al-Kitab Perjanjian Lama. Isa Al-Masih adalah topik yang paling penting di dalam Al-Kitab, baik Al-Kitab Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru.

Isa Al-Masih adalah penggenapan dari janji Allah yang diutarakan-Nya melalui nabi-nabi yang adala di dalam sepanjang sejarah Perjanjian Lama.

Isa Al-Masih bahkan mendominasi kitab-kitab nabi seperti Kitab Nabi Yesaya dan Yeremia. Mikha 5:1, Yesaya 9:5-6, dan Yeremia 23:5-6; 33:15-16 misalnya. Ketiga bagian ini khusus menjelaskan tentang Isa Al-Masih.

"Tetapi engkau, hai Betlehem Efrata, hai yang terkecil di antara kaum-kaum Yehuda, dari padamu akan bangkit bagi-Ku seorang yang akan memerintah Israel, yang permulaannya sudah sejak purbakala, sejak dahulu kala." (Kitab Nabi Mikha 5:1).

"Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa Kekekalan, Raja Damai." (Kitab Nabi Yesaya 9:5).

"Sesungguhnya, waktunya akan datang, demikianlah firman TUHAN, bahwa Aku akan menumbuhkan Tunas adil bagi Daud. Ia akan memerintah sebagai raja yang bijaksana dan akan melakukan keadilan dan kebenaran di negeri. Dalam zamannya Yehuda akan dibebaskan, dan Israel akan hidup dengan tenteram; dan inilah namanya yang diberikan orang kepadanya: TUHAN--keadilan kita." (Kitab Nabi Yeremia 23:5-6).

Ketiga bagian di atas berbicara dengan pasti tentang Isa Al-Masih.

CA
# tiara sekar 2011-06-19 20:18
*
Al-Kitab yang paling akurat saat ini, yang telah direvisi, yakni kitab RSV (Revised Standard Version) dihasilkan oleh 30 sarjana penginjil Amerika yang didukung 50 aliran Kristiani. Mereka saling bekerjasama untuk menghasilkan kitab RSV ini.

Dan yang mengejutkan bahwa mereka justeru menemukan kecacatan-kecac atan mendasar dalam kitab versi King James yang banyak digunakan oleh pendeta Protestan di Amerika. Dan kecacatan-kecac atan tersebut sangat besar dan serius dan perlu direvisi sehingga banyak ayat-ayat yang harus dibuang.
# Staff Isa dan Islam 2011-06-20 01:02
~
Saudara Tiara Sekar, revisi dilakukan bukan untuk memberikan makna yang lain pada Kitab Suci. Revisi diadakan justru dengan niat murni agar makna Firman Allah dalam bahasa Inggris tersebut (yang dipakai di negara Amerika di mana RSV ini disusun) menjadi lebih jelas dan lebih tepat lagi dengan bahasa asli.

Isa Al-Masih adalah Juru Selamat dan Tuhan. Kalimat ini jelas diajarkan semua versi Al-Kitab yang pernah ada di muka bumi ini.

CA
# HambaAllah 2011-06-20 07:20
*
Taurat Musa, Kitab Keluaran 21:1-2 "Inilah peraturan-perat uran yang harus kaubawa ke depan mereka. Apabila engkau membeli seorang budak Ibrani, maka haruslah ia bekerja padamu enam tahun lamanya, tetapi pada tahun yang ketujuh ia diizinkan keluar sebagai orang merdeka, dengan tidak membayar tebusan apa-apa."

Pertanyaan :
1. Jika membeli budak/seharga 50.000, berapa tahun dia harus bekerja ?
2. Jika membeli budak/pembantu seharga 1 juta, berapa tahun dia harus bekerja?

Apakah masih relavan ayat ini dipakai pada zaman sekarang?
# Galaxy 2011-06-23 12:57
*
Dalam ayat tersebut tidak disebutkan lamanya seorang budak bekerja atas harga yg sdh dibeli, atas dasar apa anda menentukan harga seorang budak?
# Staff Isa dan Islam 2011-07-01 13:59
~
Saudara HambaAllah, perlu diketahui bahwa sungguh banyak orang-orang yang diperbudak pada zaman Muhammad. Dan bukan hanya itu saja, budak-budak perempuan juga dikatakan boleh digauli oleh umat Islam, dan itu tidak berdosa (Qs 70:29-30, Qs 4:24, Qs 23:6, Qs 33:52). Mereka sesungguhnya ini adalah tawanan perang yang baru saja kehilangan suami dan sanak keluarga yang lainnya, namun mereka adalah halal dan tak tercela untuk digauli umat.

Apakah perbuatan nabi Saudara ini masih relevan pada zaman sekarang?

Sesungguhnya kalau kita melihat dengan cermat, Injil sesungguhnya sangat menentang perbudakan. Budak dikenal sebagai orang yang tidak mempunyai hak apapun, namun hal ini diubah oleh Al-Kitab.

Perbudakan yang diperbolehkan oleh Al-Kitab adalah budak yang memiliki hak. Dan ini sesungguhnya bukan perbudakan, melainkan hubungan kerja atasan dan karyawan yang harus dihargai. Juga perlu diperhatikan bahwa mereka dibeli justru agar mereka memperolah kebebasan setelah bekerja 6 tahun, berapapun harga penebusan yang dikeluarkan oleh orang yang membeli untuk membebaskan mereka.

Bandingkanlah dengan Islam yang justru mungkin memperbolehkan untuk dilakukan apa saja terhadap budak, termasuk persetubuhan.

"Kamu tahu, bahwa setiap orang, baik hamba, maupun orang merdeka, kalau ia telah berbuat sesuatu yang baik, ia akan menerima balasannya dari Tuhan. Dan kamu tuan-tuan, perbuatlah demikian juga terhadap mereka dan jauhkanlah ancaman. Ingatlah, bahwa Tuhan mereka dan Tuhan kamu ada di sorga dan Ia tidak memandang muka." (Injil, Surat Efesus 6:8-9).

"Hai tuan-tuan, berlaku lah adil dan jujur terhadap hambamu; ingatlah, kamu juga mempunyai tuan di sorga." (Injil, Surat Kolose 4:1).

CA
# HambaAllah 2011-06-23 06:52
*
Taurat Musa, Ktab Keluaran 22:19 "Siapapun yang tidur dengan seekor binatang, pastilah ia dihukum mati."

Tidur dalam artian sebenarnya atau berzinah?
# Galaxy 2011-06-23 13:12
*
Tidur dalam ayat tersebut adalah kiasan, yang dimaksud adalah bersekutu dengan roh lain selain Tuhan.

Keluaran 22:18-20 "Seorang ahli sihir perempuan janganlah engkau biarkan hidup. Siapapun yang tidur dengan seekor binatang, pastilah ia dihukum mati. Siapa yang mempersembahkan korban kepada allah kecuali kepada TUHAN sendiri, haruslah ia ditumpas."

Ahli sihir atau roh-roh lain diumpamakan seperti binatang. Jadi bila seseorang bersekutu dengan ahli sihir atau roh-roh lain, maka akan dihukum Tuhan.
# Staff Isa dan Islam 2011-07-01 14:15
~
Terima Kasih Saudara Galaxy atas tanggapan yang telah diberikan. Kami sangat menghargainya.

CA
# Staff Isa dan Islam 2011-07-01 14:13
~
Saudara HambaAllah, ayat ini mengatakan bahwa manusia tidak boleh melakukan hubungan kelamin dengan binatang.

Ayat ini juga menyoroti dan mengecam praktek sihir yang kadangkala mengharuskan kliennya agar menyetubuhi binatang tertentu agar boleh mendapatkan kekayaan ataupun kesembuhan. Dan ini sangat ditentang oleh Allah.

Tidak ada yang namanya sihir hitam yang mencelakakan orang, ataupun sihir putih yang katanya menolong orang. Semuanya berasal dari iblis yang berpura-pura.

Hanya Allah-lah penyelamat satu-satunya, dan kepada kita telah diberikan jalan keselamatan.

Kami mengajak Saudara untuk boleh merenungkan: isadanislam.com/jalan-keselamatan. Kiranya Allah berkenan memberikan hidayah-Nya kepada Saudara.

CA
# HambaAllah 2011-06-23 11:07
*
Tuhan meracuni orang asing (Ulangan 14:21). "Janganlah kamu memakan bangkai apapun, tetapi boleh kauberikan kepada pendatang yang di dalam tempatmu untuk dimakan, atau boleh kaujual kepada orang asing; sebab engkaulah umat yang kudus bagi TUHAN, Allahmu. Janganlah kaumasak anak kambing dalam air susu induknya."

Tuhan mau meracuni bangsa asing? Bisa diterapkan ayat ini atau tidak?
# Staff Isa dan Islam 2011-07-01 14:23
~
Saudara HambaAllah, bangkai di sini bukanlah mayat binatang yang telah mati berhari-hari, atau yang sudah membusuk, juga bukan karena sakit tertentu.

Arti kata bangkai di sini adalah binatang yang mati dengan sendirinya atau secara alami.

Dalam bahasa Inggris diterjemahkan sebagai berikut: "You shall not eat anything that has died naturally (by itself)."

Umat Tuhan diperintahkan agar hanya boleh memakan binatang yang mati dengan disembelih.

CA
# sakitu 2011-06-23 17:13
*
Harusnya tidak menjadi persoalan mau asli atau palsu! Yang jelas setelah Al-Quran diturunkan, Injil sudah tidak berlaku.
# Staff Isa dan Islam 2011-07-01 14:30
~
Saudara Sakitu, perlu diketahui bahwa ternyata Saudara sudah mengoreksi kalimat dalam kitab Saudara sendiri.

Dari manakah Saudara mendapati ide bahwa Injil sudah tidak berlaku? Apakah Firman Allah itu ada masa kadaluaranya seperti makanan yang bisa membusuk?

Bahkan kitab Saudara pun tidak pernah mengatakan hal tersebut. Kitab Saudara bahkan mengutip Injil berpuluh-puluh kali.

Allah bahkan memerintahkan kepada nabi Saudara agar boleh bertanya kepada orang yang memiliki Taurat dan Injil, jikalau ia berada dakam keragu-raguan (Qs 10:94; Qs 16:43-44).

Dalam berbagai kesempatan, Allah mengatakan bahwa Injil harus diamalkan karena di dalamnya ada petunjuk dan terang (Qs 5:43-46; Qs 5:68).

CA
# HambaAllah 2011-07-05 17:09
*
Quoting Staff Isa dan Islam:
~
Saudara HambaAllah, bolehkah Saudara menerangkan kepada kami, mengapakah hal-hal seperti yang tersebut di atas, dilarang dilakukan oleh Allah?

Apakah Allah tidak diperbolehkan untuk melakukan hal-hal di atas? Siapakah yang berhak melarang-Nya? Mengapakah Saudara hendak membatasi Allah? Apakah Allah harus sesuai dan harus cocok semuanya dengan pikiran Saudara?

Bukankah justru Saudara yang harus mencocokkan pikiran Saudara dengan Firman Allah?

Apakah Al-Kitab adalah Firman Allah? Jika Taurat dan Injil adalah Firman Allah, kenapa Saudara tidak mau beriman kepadanya? Jika sudah dipalsukan, kira-kira kapan dan bagaimana kira-kira cara memalsukannya?

CA

Sangat merendahkan Kemaha Kuasaan Tuhan.
Dipalsukan sejak terjadi begitu banyak kontradiksi antara ayat-ayatnya.
# Staff Isa dan Islam 2011-07-12 11:15
~
Saudara Hamba Allah,

Apa dasar Saudara mengatakan bahwa Alkitab telah dipalsukan sejak semula? Padahal Nabi Saudara sendiri mengatakan tidak ada kesalahan yang terdapat dalam Taurat dan Injil. ”Dia menurunkan Al Kitab (Al Qur'an) kepadamu dengan sebenarnya; membenarkan kitab yang telah diturunkan sebelumnya dan menurunkan Taurat dan Injil. “ (Qs. 3:3)

Kalaupun Saudara menganggap terjadi kontradiksi antara ayat–ayat dalam Alkitab. Hal ini tidak dapat dijadikan bukti bahwa Alkitab sudah direkayasa. Kontradiksi yang Saudara permasalahkan karena kesalahan Saudara dalam memahami konteks ayat-ayat dari Firman Alllah.

Tidak ada seorangpun dapat mengubah ajaran dalam Alkitab yang ada sekarang. Allah sendiri yang menjaga kemurnian firmanNya. Allah akan menghukum orang yang berani menambah ataupun mengurangi ayat-ayat Alkitab.
~
SL
# HambaAllah 2011-07-07 10:58
*
Kitab Injil(Yesaya 46 :9)
"Ingatlah hal-hal yang dahulu dari sejak purbakala, bahwasanya Akulah Allah dan tidak ada yang lain, Akulah Allah dan tidak ada yang seperti Aku".
# Staff Isa dan Islam 2011-07-12 10:24
~
Saudara Anang,

Allah adalah Esa dan tidak ada Tuhan selain Allah. Perhatikan Injil, surat 1 Timotius 2:5-6 "Karena Allah itu esa dan esa pula Dia yang menjadi pengantara antara Allah dan manusia, yaitu manusia Isa Al-Masih, yang telah menyerahkan diri-Nya sebagai tebusan bagi semua manusia: itu kesaksian pada waktu yang ditentukan." Isa Al-Masih berkata dalam Injil, Rasul Besar Yohanes 10:30 "Aku dan Bapa (Allah) adalah satu"

Dahulu saya memiliki beberapa ikan kecil didalam akuarium kecil. Ikan-ikan tersebut selalu ketakutan dan bersembunyi dibalik bebatuan setiap kali hendak diberi makan ataupun saat saya membersihkan akuarium itu. Saya berharap mereka menyambut dengan senyuman setiap kali hendak diberi makan, namun itu tidak pernah terjadi. Mereka selalu ketakutan padahal saya tidak berniat jahat tetapi bermaksud memelihara dan merawat mereka. Hari demi hari bersama saya ikan-ikan tersebut tetap ketakutan setiap kali saya menghampiri.

Saya berpikir bagaiman caranya memberitahu kepada ikan-ikan tersebut bahwa saya tuan mereka yang baik yang mau melindungi dan merawat mereka, jadi berterimakasih dan bersikap ramahlah terhadap saya. Rupanya hanya ada satu jalan untuk menjelaskan kepada mereka, yaitu saya menjadi ikan dan berbicara dalam bahasa mereka barulah mereka akan mengerti.

Demikian juga manusia terhadap pencipta. Manusia ketakutan jika menghadap Allah, lihat saja banyak manusia takut menghadapi kematiannya. Oleh karena kasih-Nya yang Maha besar maka jalan satu-satunya supaya manusia dapat mengenal Penciptanya dan menerima dengan pasti keselamatan daripada-Nya maka Allah menjadi manusia yaitu Isa Al-Masih. Nama Isa Al-Masih mengartikan cara dan maksud kedatangan-Nya ke dunia yaitu juruselamat yang menyelamatkan ciptaan-Nya.
~
NN
# HambaAllah 2011-07-07 11:27
*
Al-Ikhlas 1 - 4
1. Katakanlah: "Dia-lah Allah, Yang Maha Esa,

2. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.

3. Dia tiada beranak dan tiada pula diperanakkan,

4. dan tidak ada seorang pun yang setara dengan Dia".
# Staff Isa dan Islam 2011-07-07 15:53
~
Sdr. Hamba Allah,

Kami mengamini pernyataan saudara bahwa Allah adalah Esa. Tidak beranak.

Tidak ada seorang Kristenpun yang mengajarkan ajaran yang begitu merendakah dan menghujat Allah yang mengatakan bahwa Allah mendekati Maryam kemudian melakukan hubungan biologis dan akhirnya lahirlah Isa.

Sedangkan kata “Anak Allah” atau “Anak Tuhan” yang ditujukan pada Isa Al-Masih, merupakan arti kiasan atau figuratif.

Isa Al-Masih disebut Anak Allah karena Ia dengan sempurna menyatakan Allah kepada manusia. Dia adalah Kalimat Allah dan dengan sempurna menjelaskan kehendak dan sifat Allah kepada manusia. Sebagai Anak dan Kalimat Allah, Isa Al-Masih menyatakan kasih dan kesucian dan keselamatan dari Allah kepada manusia.
“Sesungguhnya Al Masih, ’Isa putera Maryam itu, adalah utusan Allah dan (yang diciptakan dengan) kalimat-Nya.” (Qs 4:171)
“Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.” (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:1)
~
SO
# cahaya 2011-07-08 17:23
*
Dr. A. Powel Daviesdalam bukunya "The meaning of the Dead Sea Scrolls The New American Library" tahun 1961, page:106, berkata: Tiga Injil pertama, yaitu Injil Synoptik, membawakan cerita yang sama. Terdapat pertentangan-pe rtentangan di dalamnya sehingga tidaklah mungkin sedemikian jauh untuk mendamaikan ayat-ayat ini.

Namun Injil Yohanes menceritakan cerita-cerita yang amat berbeda dari ketiga Injil pertama itu. Bila Injil Yohanes yang betul, maka ketiga Injil yang lain itu salah; bila ketiga Injil itu betul, maka Injil Yohanes pasti salah.
# Staff Isa dan Islam 2011-07-14 10:38
~
Injil HANYA ada satu. Yaitu kabar baik tentang Keselamatan melalui Isa Al-Masih. Empat kitab yang disebut Injil Matius, Injil Markus, Injil Lukas dan Injil Yohanes merupakan “Riwayat Isa Al-Masih” sebagaimana yang dilihat oleh empat penulis yang diurapi oleh Roh Kudus.

Tulisan mereka memuat berita mengenai inti “Injil,” yaitu kabar baik tentang keselamatan melalui Isa Al-Masih. Penjelasan tentang inti “Injil” dalam ke empat kitab ini adalah sama, tetapi semuanya mengutamakan segi spesifik dari pelayanan Isa Al-Masih. Demikian empat kitab “Injil” ini saling melengkapi.

"Isa bersabda: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku." (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6). Isa adalah sang "Jalan". Melalui Dia orang dapat belajar mengenai "Kebenaran" Allah, “Jalan” Allah dan menemukan "Hidup" bersama Allah.
~
SO
# mulya 2011-08-01 23:44
*
Injil yang ada sekarang adalah Injil yang tidak murni lagi sebagai firman Tuhan, karena Tuhan hanya menurunkan satu Injil saja. Tuhan tidak pernah menurunkan Injil menjadi 2(Perjanjian Lama dan Baru)dan tidak pernah menurunkan atas nama Injil Lukas, Matius dan lain-lain. Yang mana antara yang satu dengan yang lain terdapat perbedaan, apapun itu perbedaannya.
# Staff Isa dan Islam 2011-08-04 09:13
~
Saudara Mulya,

Injil hanya ada satu. Yaitu kabar baik tentang Keselamatan melalui Isa Al-Masih. Empat kitab yang disebut Injil Matius, Injil Markus, Injil Lukas dan Injil Yohanes merupakan “Riwayat Isa Al-Masih” sebagaimana yang dilihat oleh empat penulis yang diurapi oleh Roh Kudus.

Tulisan mereka memuat berita mengenai inti “Injil,” yaitu kabar baik tentang keselamatan melalui Isa Al-Masih. Penjelasan tentang inti “Injil” dalam ke empat kitab ini adalah sama, walau semuanya mengutamakan segi spesifik dari pelayanan Isa Al-Masih. Demikian empat kitab “Injil” ini saling melengkapi.

Lebih lanjut tentang Injil, silakan saudara membaca penjelasan kami pada url ini, http://tinyurl.com/3qhly98.
~
SO
# mulya 2011-08-04 12:16
*
Benarkah yang saudara sampaikan? Saya berharap anda menemukan kebenarannya dan tidak hanya menyanggah berdasarkan kebencian yang ditanamkan para pengajar Teologi terhadap Islam, lakukanlah kajian yang mendalam dan pertanyakan kembali ke diri anda sendiri.

Salam Damai.
# Staff Isa dan Islam 2011-08-05 11:47
~
Saudara Mulya,

Kami percaya dan mengimani bahwa Alkitab atau Injil adalah firman Allah. Dan kami percaya pada setiap janji-janji Allah yang terdapat pada kitab suci tersebut. Di mana salah satu janji-Nya adalah tentang Keselamatan yang dibawa Isa Al-Masih. Dan dengan iman, kami mempercayainya.

Kata Yesus kepadanya: "Karena engkau telah melihat Aku, maka engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya." (Injil, Rasul Besar Yohanes 20:29)

Kami tidak pernah membenci umat Muslim. Bila kami membenci mereka, tentu kami tidak akan hidup bergaul akrab dengan mereka. Sehingga, setiap hal yang kami sampaikan dalam situs ini bukanlah sanggahan kebencian semata, tetapi semua berdasar pada kebenaran firman Allah.
~
SO
# cahaya 2011-08-07 13:40
*
Katanya Tuhan pengasih?

(Imamat 21:16-21), Tuhan berfirman kepada Musa: "Katakanlah kepada Harun, begini: Setiap orang dari antara keturunanmu turun-temurun yang bercacat badannya, janganlah datang mendekat untuk mempersembahkan santapan Allahnya, karena setiap orang yang bercacat badannya tidak boleh datang mendekat: orang buta, orang timpang, orang yang bercacat mukanya, orang yang terlalu panjang anggotanya, orang yang patah kakinya atau tangannya, orang yang berbongkol atau yang kerdil badannya atau yang bular matanya, orang yang berkedal atau berkurap atau yang rusak buah pelirnya.

Setiap orang dari keturunan imam Harun, yang bercacat badannya, janganlah datang untuk mempersembahkan segala korban api-apian Tuhan; karena badannya bercacat janganlah ia datang dekat untuk mempersembahkan santapan Allahnya.
# Staff Isa dan Islam 2011-08-10 09:56
~
Dalam Hukum Taurat ada ketentuan bahwa seorang Imam tidak boleh memiliki cacat tubuh. Larangan-larang an ini dilandaskan simbolisme sifat rohani manusia tercermin dalam kondisi jasmaniahnya. Hanya orang yang sempurna secara jasmaniah dapat dianggap memiliki kekudusan yang layak untuk melaksanakan tugas sebagai imam.

Umat Kristen tidak berada dibawah Hukum Taurat, sehingga tentu saja jabatan keimaman dalam ibadah Kristiani tidak mengikut ketentuan-keten tuan dalam Hukum Taurat.

Ibadah Kristiani adalah ibadah yang tidak lagi mementingkan hal-hal ragawi. Kita beribadah dalam roh dan kebenaran (Injil, Rasul Besar Yohanes 4:23-24). Maka, cacat tubuh seseorang tidak akan mempengaruhi kualitas iman seseorang dihadapan Allah.
~
SL
# HambaAllah 2011-08-16 08:03
*
Yesus tidak membatalkan hukum taurat:

Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi. (Matius 5:18)

Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perintah hukum Taurat sekalipun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Sorga; tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkan segala perintah-perint ah hukum Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Sorga. (Matius 5:19)

Maka Aku berkata kepadamu: Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga. (Matius 5:20)
# Staff Isa dan Islam 2011-08-18 20:28
~
Saudara HambaAllah,

Apakah artinya bila seseorang mengikuti setiap hukum Taurat, namun hidupnya tidak sesuai dengan kebenaran firman Allah? Sebuah hukum dibuat bukan untuk supaya seseorang yang menaatinya mendapatkan keselamatan, tetapi aturan hanya sebuah sistem yang dibuat agar seseorang dapat lebih dekat pada Sang Khalik.

Itulah sebabnya, pada ayat 20 Isa berkata, “Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga.” (Injil, Rasul Besar Matius 5:20)

Ahli Farisi dan ahli-ahli Taurat adalah orang-orang yang mahir tentang Alkitab. Tetapi, mereka tidak menjadi pelaku firman Allah. Isa mengatakan, tidak ada gunanya seseorang mengerti dan mengikuti setiap aturan-aturan yang dibuat seperti halnya orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat, bila hidup mereka tidak mencerminkan kebenaran firman Allah.
~
SO
# radig 2011-09-20 08:48
*
Quoting atar:
*
Menanggapi Saudaraku Mikha. Kami sudah membaca keseluruhan Al-Kitab, tapi kami tidak menemukan ayat-ayat sadis, bolehkah Saudara menujukan kepada kami ayat-ayat yang dimaksud?


To. Atar, ini sebagian kecil ayat sadis yang harus Anda praktekkan, tapi mustahil:

Perhatikan apa kata Yesus dalam ayat ini:(Injil Matius 5:29-30)

"Maka jika matamu yang kanan menyesatkan engkau, cungkillah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa, dari pada tubuhmu dengan utuh dicampakkan ke dalam neraka. Dan jika tanganmu yang kanan menyesatkan engkau, penggallah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa dari pada tubuhmu dengan utuh masuk neraka."
# Staff Isa dan Islam 2011-09-20 11:24
~
Melalui ayat di atas, Isa Al-Masih ingin menjelaskan kepada pengikut-Nya, bahwa untuk masuk sorga bukanlah hal yang mudah. Apa gunanya seseorang hidup dengan anggota tubuh yang lengkap, bila akhirnya dia harus masuk neraka? Bukankah lebih baik dia cacat, tetapi akhirnya dia memperoleh hidup kekal di sorga?

Seseorang yang benar-benar mengerti betapa pentingnya sebuah “Keselamatan”, tentu dia rela untuk membayar “harga” yang harus dia bayar untuk mendapatkan keselamatan itu.

Sebaiknya saudara membaca kesaksian dari beberapa orang yang rela meninggalkan semua 'kenyamanan' duniawi yang mereka miliki, demi mendapatkan keselamatan dalam Isa Al-Masih. Kunjungilah url ini, http://tinyurl.com/63a4fxl.
~
SO
# radig 2011-09-20 09:52
*
Ahli Farisi dan ahli-ahli Taurat adalah orang-orang yang mahir tentang Alkitab. Tetapi, mereka tidak menjadi pelaku firman Allah. Isa mengatakan, tidak ada gunanya seseorang mengerti dan mengikuti setiap aturan-aturan yang dibuat seperti halnya orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat, bila hidup mereka tidak mencerminkan kebenaran firman Allah.
~
SO


@SO (Saodah), buktikan bahwa orang-orang Kristen hidupnya telah mencerminkan kebenaran firman Allah, sehingga tidak seperti Ahli Taurat dan orang-orang Farisi yang mengerti hukum tapi tidak melaksanakan.

Sepertinya sama saja, banyak hukum-hukum / perintah Alkitab yang tidak ada artinya karena tidak dilaksanakan.
# Staff Isa dan Islam 2011-09-21 15:51
~
Saudara Radig,

Saudara meminta bukti orang Kristen yang hidup mencerminkan kebenaran firman Allah? Tidak sulit untuk menemukannya. Saudara dapat melihat orang-orang Kristen yang hidupnya benar dan tidak melakukan perbuatan yang jahat.

Misalnya, firman Allah mengatakan “Jangan mencuri”. Ajaran ini bukan hanya terdapat dalam Alkitab, tetapi Al-Quran juga. Orang beragama tentu tahu bahwa “mencuri” melanggar firman Allah. Namun apa kenyataannya? Lihatlah berapa banyak orang-orang beragama yang melakukan korupsi. Mereka tidak ubahnya seperti Ahli Taurat pada zaman Isa Al-Masih, mengerti firman Allah tetapi tidak melaksanakannya.

Saudara benar, hukum-hukum/per intah Alkitab akan tidak ada artinya bagi mereka yang tidak melakukannya. Tetapi akan sangat berarti dan menjadi tuntunan hidup bagi mereka yang mengerti dan melakukan firman Allah.

Jelas hanya mereka yang benar-benar telah menerima keselamatan dari Isa Al-Masih, yang mengerti betapa pentingnya untuk hidup sesuai dengan kebenaran firman Allah.
~
SO
# cyntya 2011-12-07 09:27
*
Mengapa di dalam Alkitab, ajaran Yesus dan Paulus saling bertentangan?

Terimakasih.
# Staff Isa dan Islam 2012-01-27 16:19
~
Ajaran Yesus dan Paulus tidak ada yang bertentangan. Sebab Paulus tidak pernah membuat pengajaran baru dalam Alkitab.

Paulus adalah salah satu rasul besar Isa Al-Masih. Dia bertobat setelah mengalami pengalaman rohani berjumpa dengan Isa Al-Masih. Setelah itu, Paulus menjadi rasul Isa Al-Masih. Memberitakan Kabar Keselamatan dalam Injil ke bangsa-bangsa non-Yahudi.

Inilah salah satu kesaksian Paulus yang terdapat dalam kitab suci, “Perkataan ini benar dan patut diterima sepenuhnya: "Kristus Yesus (Isa Al-Masih) datang ke dunia untuk menyelamatkan orang berdosa," dan di antara mereka akulah (Paulus) yang paling berdosa” (Injil, Surat I Timotius 1:15).

Lebih jelas, silakan saudara membaca pada artikel ini: http://tinyurl.com/75rjfet.
~
SO
# dedex 2012-01-04 22:37
*
Kitab Suci seharusnya berisi tentang kejadian masa lalu, masa sekarang dan masa yang akan datang secara terperinci.

Berikan saya contoh ayat di dalam Injil yang bisa menerangkan kejadian masa lalu, masa yang akan datang dan masa sekarang, jika Injil yang anda bawa sekarang adalah Firman Allah.
# Staff Isa dan Islam 2012-01-06 15:11
~
Untuk kejadian masa lalu, saudara dapat membaca dalam Taurat, Kitab Kejadian pasal 1, bagaimana Allah menciptakan langit, bumi dan isinya termasuk manusia.

Kejadian masa sekarang, “Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat , sehingga sekiranya mungkin, mereka menyesatkan orang-orang pilihan juga.” (Injil, Rasul Besar Matius 24:24).

“Dan apabila kamu mendengar tentang peperangan dan pemberontakan, janganlah kamu terkejut. Sebab semuanya itu harus terjadi dahulu, tetapi itu tidak berarti kesudahannya akan datang segera." (Injil, Rasul Besar Matius 21:9).

“Sebab bangsa akan bangkit melawan bangsa, dan kerajaan melawan kerajaan. Akan ada kelaparan dan gempa bumi di berbagai tempat.” (Injil, Rasul Besar Matius 24:7).

Kejadian masa yang akan datang, saudara dapat membacanya dalam Injil, Kitab Wahyu bagaimana Allah menyatakan pada Rasul Yohanes tentang akhir zaman dan kesudahnnya.

Qs 5:46 berkata, “......Dan Kami telah memberikan kepadanya (Isa Al-Masih) Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa.”

Bila saudara memerlukan petunjuk, cahaya, dan pengajaran, silakan mencarinya dalam Taurat dan Injil.
~
SO
# Radig Alfian 2012-01-09 15:25
*
Yang diberitakan oleh Isa Al-Masih sudah tentu Injil asli Firman Allah, akan tetapi Alkitab orang Kristen jelas mustahil keasliannya.

Buktikan jika ini asli Firman Allah:

1. Roh Allah melayang di atas air.

2. Urutan penciptaan alam semesta sangat ngawur.

3. Allah menipu Adam jika makan buah pengetahuan akan mati seketika ternyata bohong.

4. Silsilah Yesus ngawur, ternyata isinya silsilah Yusuf dan beda lagi antara Matius dan Lukas.

5. Bohong besar jika Yesus datang tidak merubah hukum Taurat walau setitik sampai langit dan bumi lenyap, belum apa-apa Paulus sudah membatalkan Hukum Taurat.

6. Yesus dikatakan Alfa dan Omega jelas kitab Wahyu tidak nalar, karena Yesus lahir dan mati.
# Staff Isa dan Islam 2012-01-10 15:18
~
Saudara Radig,

Tahukah saudara apa arti dari kata “Injil”? Injil adalah Kabar Baik. Yaitu keselamatan dari Isa Al-Masih. Injil yang dibawa Isa Al-Masih adalah berita kasih Allah kepada manusia yang telah berdosa dan terpisah dari Allah.

Dan, apakah yang dimaksud dengan “Alkitab”?. Kami sarankan saudara membaca penjelasan kami pada url ini: http://tinyurl.com/6vtcw9d.

1. Roh Allah melayang di atas air. Adakah yang salah akan hal ini? Apakah menurut saudara Allah yang Roh adanya mustahil untuk melayang di atas air? Siapakah saudara yang berani membatasi ruang gerak Allah?

2. Bila urutan penciptaan alam ngawur, lantas menurut saudara bagaimanakah seharusnya urutan dari penciptaan tersebut?

3. Atas dasar apakah saudara mengatakan Allah telah menipu Adam?

4. Sebaiknya saudara membaca dengan cermat isi Injil Matius dan Injil Lukas, khususnya tentang silsilah Yesus. Maka saudara akan dapat melihat perbedaannya.

5. Kiranya saudara dapat memberi salah satu contoh kebohongan tersebut.

6. Bukan hanya Injil yang mengatakan Yesus lahir dan mati. Al-Quran pun percaya bahwa Yesus lahir, mati, bangkit, dan naik ke sorga. Manakah yang tidak nalar?
~
SO
# Radig Alfian 2012-01-11 16:25
*
Bukan hanya Injil yang mengatakan Yesus lahir dan mati, Al-Quran pun percaya bahwa Yesus lahir, mati, bangkit dan naik ke sorga.

Manakah yang tidak nalar? Yang tidak nalar adalah tulisan di Kitab Wahyu, yang jauh ditulis setelah peristiwa penyaliban ternyata masih ada perkataan Yesus: "Akulah Alfa dan Omega".

Sesuatu yang lahir, hidup dan mati adalah mustahil Ia adalah yang awal dan yang akhir, karena hanya Allah yang awal dan yang akhir.
# Staff Isa dan Islam 2012-01-17 10:11
~
Saudara Radig,

Kitab Wahyu merupakan salah satu Kitab yang sebagian besar berisi tentang nubuatan, yaitu peristiwa-peris tiwa yang akan terjadi diwaktu mendatang. Juga mengenai penglihatan-pen glihatan Ilahi yang dizinkan Allah disaksikan oleh Rasul Besar Yohanes.

Kitab ini bertujuan untuk mengingatkan manusia akan Allah yang telah menyatakan diri yaitu Isa Al-Masih dan akan kekuasaan Isa Al-Masih atas semesta.

Kitab ini adalah Kitab terakhir dan juga Kitab yang mengungkapkan rahasia sorgawi.
Perkataan Isa Al-Masih “Aku adalah Alfa dan Omega” adalah pernyataan yang dikatakan Isa Al-Masih dari sorga dan disaksikan lalu kemudian dicatat oleh Rasul-Nya tersebut.

Jadi tidak perlu bingung, sebab Isa Al-Masih saat ini berada di sorga sebagaimana dicatat dalam Injil dan juga diakui oleh Kitab Suci saudara.

Pernyataan Isa Al-Masih “Aku adalah Alfa dan Omega” mirip dengan Qs 3:45 yang menyatakan Isa Al-Masih Yang terkemuka di dunia dan akhirat. Jadi jelaslah bahwa Isa Al-Masih adalah Allah yang kekal itu.
~
NN
# Radig Alfian 2012-01-17 15:19
*
Quoting Staff Isa dan Islam:
~
Pernyataan Isa Al-Masih “Aku adalah Alfa dan Omega” mirip dengan Qs 3:45 yang menyatakan Isa Al-Masih Yang terkemuka di dunia dan akhirat. Jadi jelaslah bahwa Isa Al-Masih adalah Allah yang kekal itu.
~
NN

Kitab Wahyu hanyalah mimpi Yohannes, dan sangat diragukan bahwa Yohannes penulis kitab ini adalah Yohanes murid yang juga membabtis Yesus, bahkan sangat jelas bahwa saat peristiwa penyaliban semua murid Yesus lari ketahukan.

Bahkan apa yang tertulis itu sangat bertentangan dengan pernyataan Yesus yang mirip sahadatnya Muhammad ini: Injil Yohanes 17:3 "Inilah hidup kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus yang Engkau utus".
# Staff Isa dan Islam 2012-01-20 09:58
~
Kitab Wahyu kepada Yohanes adalah kitab terakhir dalam Perjanjian Baru. Kitab ini berisikan penglihatan, nubuat, serta hal-hal yang berkaitan dengan pengajaran Isa Al-Masih kepada bangsa Yahudi. Selain itu, Kitab Wahyu merupakan salah satu kitab yang sulit dipahami dalam Alkitab sehingga menimbulkan banyak penafsiran atasnya.

Kitab Wahyu ditulis oleh Rasul Yohanes, pada tahun 90-96 M.

Rasul Yohanes adalah salah satu dari dua belas murid Isa Al-Masih. Sedangkan Yohanes pembaptis adalah perintis jalan bagi Isa Al-Masih, ia yang membaptis Isa Al-Masih di Sungai Yordan.

Istilah “hidup kekal” dalam Injil Rasul Besar Injil Yohanes 17:3, artinya bukanlah sekedar hidup yang tanpa akhir. Hidup kekal merupakan kualitas hidup yang diterima seseorang ketika ia menerima Isa Al-Masih sebagai Tuhan dan Juruselamat.
~
SL
# Jesus My Lord 2012-05-28 03:43
*
Quoting cyntya:
*
Mengapa di dalam Alkitab, ajaran Yesus dan Paulus saling bertentangan?

Terimakasih.


Kalau Paulus menyimpang dari Injil dan ajaran Yesus, tentu saja mungkin dalam Injil nama Paulus yang menjadi Isa Al-Masih nya bukan Yesus.

Perlu anda ketahui, Nabi Muhammad saja tidak pernah membuktikan bila Injil dari Yesus Kristus itu telah dipalsukan, bila berdasarkan Al-Quran sendiri, semua tentang Injil saling bertentangan, dimana ada tertulis “Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat” (Qs 5:46).

Ada pula yang berkata “...Tak ada seorangpun yang dapat merobah kalimat-kalimat (janji-janji) Allah. Dan sesungguhnya telah datang kepadamu sebahagian dari berita rasul-rasul itu” (Qs. 6:34).

Namun di satu sisi disebutkan jika Injil telah di palsukan. Apakah semua itu bertentangan?

Tuhan memberkati.
# Staff Isa dan Islam 2012-05-28 11:25
~
Terimakasih atas komentar saudara, semoga apa yang saudara sampaikan di atas boleh menjadi satu pencerahan khususnya bagi teman-teman Muslim yang selama ini menganggap bahwa isi Injil bertentangan.

Juga untuk menepis anggapan bahwa orang Kristen pengikut Paulus, bukan pengikut Isa Al-Masih.
~
SO
# Jesus My Lord 2012-05-29 17:01
*
Quoting Radig Alfian:
*
Bukan hanya Injil yang mengatakan Yesus lahir dan mati, Al-Quran pun percaya bahwa Yesus lahir, mati, bangkit dan naik ke sorga.

Manakah yang tidak nalar? Yang tidak nalar adalah tulisan di Kitab Wahyu, yang jauh ditulis setelah peristiwa penyaliban ternyata masih ada perkataan Yesus: "Akulah Alfa dan Omega".

Sesuatu yang lahir, hidup dan mati adalah mustahil Ia adalah yang awal dan yang akhir, karena hanya Allah yang awal dan yang akhir.


Nalarnya, Yesus turun ke dunia sebagai manusia, jadi wajar apabila Yesus wafat dan naik ke surga seperti yang telah tertulis di Alkitab sebelum Yesus datang, sebab Yesus ingin menggenapkan apa yang tertulis tentang Dia. Padahal di dalam Al-Quran saja tertulis bila Nabi Isa (Yesus) tidak wafat namun diangkat kesurga, itu saja anda sudah tidak percaya tentang Nabi Isa (Yesus) adalah Alfa dan Omega tetapi malah mengakui Nabi Muhammad yang jelas-jelas wafat dan bukan Alfa dan Omega.
# masrukhi 2012-06-09 18:34
*
Yang benar Al-Quran mengatakan Isa Al-Masih adalah seorang nabi bukan Tuhan. Isa Al-Masih tidak mati melainkan ketika terjadi pembantaian / penyaliban Isa Al-Masih langsung diangkat Allah ke langit dan ditangguhkan kematian-Nya hingga waktu yang ditentukan Allah.
# Staff Isa dan Islam 2012-06-11 20:51
~
Saudara Masrukhi,

Terimakasih atas komentar yang telah saudara berikan. Secara tersurat memang tidak ada ayat dalam Al-Quran yang mengatakan secara terus-terang bahwa Isa Al-Masih adalah Tuhan. Tetapi, bila kita perhatikan baik-baik, terdapat beberapa ayat dalam Al-Quran yang membenarkan bahwa Isa Al-Masih bukanlah sekedar nabi, melainkan Allah yang menjelma menjadi manusia.

Ayat yang kami maksud, seperti: “Ia (Jibril) berkata: "Sesungguhnya aku ini hanyalah seorang utusan Tuhanmu, untuk memberimu seorang anak laki-laki yang suci" (Qs 19:19) Adakah manusia yang suci selain Allah? Jelas tidak ada!

“Ingatlah, ketika Malaikat berkata: "Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kalimat (yang datang) daripada-Nya, namanya Al Masih Isa putra Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah)” (Qs 3:45)

Kalimat Allah adalah Allah itu sendiri. Kalimat Allah sama kekalnya dengan Allah, sebab tidak ada masa dimana Allah bisu atau tidak berkalimat.

Adakah manusia yang layak disebut terkemuka di dunia dan di akhirat? Tentu yang layak disebut terkemuka hanya Allah.

Tentang penyaliban Isa Al-Masih, saudara dapat membaca penjelasan kami pada url ini: http://tinyurl.com/c2quvd8.
~
SO
# Jesus My Lord 2012-07-10 09:11
*
Quoting masrukhi:
*
Yang benar Al-Quran mengatakan Isa Al-Masih adalah seorang nabi bukan Tuhan. Isa Al-Masih tidak mati melainkan ketika terjadi pembantaian / penyaliban Isa Al-Masih langsung diangkat Allah ke langit dan ditangguhkan kematian-Nya hingga waktu yang ditentukan Allah.

Jadi yang disalib itu siapa? Yudas? Berarti dalam Al-Quran, Tuhan itu telah menipu manusia. Melakukan pembohongan publik.

Mana yang lebih baik dilakukan Tuhan?
1. Membiarkan Yesus disalib lalu dibangkitkan-Ny a lagi dari alam maut. Atau..
2. Mengangkat Yesus ke surga dan mengganti Yesus dengan orang lain untuk disalibkan.

Apa sulitnya bagi Tuhan untuk membangkitkan seseorang dari alam maut, dari pada melakukan pembohongan publik keseluruh umat-Nya. Bila Tuhan berdusta, artinya Tuhan tidaklah Esa. Tuhan dalam Kristen adalah Esa yang tidak pernah melakukan manipulasi ataupun pembohongan publik.
# purwa 2012-07-24 15:08
*
Saudara YMH,

Jelas sekali Tuhan Kristen berdusta, Yesus mengatakan dia turunan Daud, Mesias, Raja Yahudi, dan lain-lain. Tapi nyatanya bohong!
# Staff Isa dan Islam 2012-07-27 12:22
~
Saudara Purwa,

Atas dasar apa saudara mengatakan Yesus bohong?

Tentu setiap pernyataan harus selalu diikuti dengan pembuktian, sehingga orang yang mendengarnya dapat menjadi percaya. Tapi bila pernyataan tidak dapat diikuti dengan pembuktian, maka orang yang memberi pernyataan tersebutlah yang telah berbohong.

Demikian juga halnya dengan pernyataan saudara di atas, kiranya saudara dapat memberi bukti-bukti bahwa memang benar Yesus bohong. Bila saudara tidak dapat mengajukan bukti, berarti bukan Yesus yang berbohong, melainkan orang yang mengatakan Yesus bohong.
~
SO
# wismanmaman 2012-07-27 09:19
*
Adakah para pendeta, pastor, guru agama Kristen mengajarkan ayat-ayat Injil yang berbahasa Yunani maupun Ibrani kepada umatnya? Sebagaimana dalam agama Islam, sangat dianjurkan mempelajari, menghafalkan serta mengamalkan.
# Staff Isa dan Islam 2012-07-27 12:23
~
Saudara Wismaman,

Menurut saudara, mana lebih baik mempelajari sesuatu dengan bahasa yang kita mengerti atau mempelajarinya dengan bahasa yang tidak kita mengerti?

Bila Injil dapat dipelajari dengan bahasa yang kita mengerti, dengan bahasa Indonesia misalnya, lantas mengapa Injil tersebut harus dipaksakan dipelajari dengan bahasa Yunani maupun Ibrani yang kita sendiri tidak mengerti bahasanya?

Tentu hal ini berbeda dengan agama Islam. Islam mengajarkan untuk menguduskan sebuah bahasa. Sehingga setiap hal yang berhubungan dengan Al-Quran, harus dilakukan dalam bahasa Arab. Bahkan bila tidak dalam bahasa Arab maka dianggap tidak sah. Seakan-akan Islam ingin menegaskan bahwa Allah hanya mengerti dan menerima bahasa Arab saja.

Mempelajari, menghafalkan serta mengamalkan tentu adalah hal yang baik. Namun, bagaimana mungkin kita dapat mempelajari dan mengamalkannya bila kita saja tidak mengerti bahasanya? Dan apalah artinya kita dapat menghafal sesuatu sementara kita tidak tahu arti yang kita hafal?
~
SO
# wismanmaman 2012-07-28 09:18
*
Saudara-saudara dari staf IDI,

Justru itulah kelebihan Al-Quran bila dibandingkan dengan kitab-kitab lain. Satu hal yang penting anda ketahui bahwa Arab Al-Quran tidak sama dengan bahasa Arab yang sekarang dipergunakan sehari-hari. Mudah atau tidaknya mempelajari bahasanya hal itu hanyalah alasan anda saja. Buktinya bukan makin sedikit orang-orang ingin mempelajarinya, malahan makin bertambah.
# Staff Isa dan Islam 2012-07-28 16:10
~
Saudara Wisman,

Bila menurut saudara Al-Quran yang ditulis dalam bahasa Arab adalah kelebihannya dari kitab-kitab lain, maka kami ingin mengajukan pertanyaan dan kiranya saudara bersedia untuk menjawab.

Bila Muhammad bukan orang Arab, atau katakanlah dia adalah orang Indonesia keturunan suku Jawa misalnya, menurut saudara, masihkan Al-Quran ditulis dalam bahasa Arab dan dilebihkan dari kitab-kitab yang lain?

Pertanyaan kami yang kedua, menurut saudara, manakah yang lebih penting dari sebuah kitab. Bahasanya atau isi ajarannya?
~
SO
# hamba ALLAH 2012-07-28 14:47
*
Sesungguhnya Al-Masih, Isa putra Maryam itu, adalah utusan Allah dan Kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan Roh dari-Nya." (Qs 4:171).

Anda berani mengambil ayat-ayat Al-Quran sebagai dalil, dan anda sepatutnya yakin akan ayat ini juga.

Demi sesungguhnya, kafirlah orang-orang yang berkata: "Bahwasanya Allah ialah Al-Masih Ibni Maryam) katakanlah (wahai Muhammad): "(Dakwaan itu tidak benar) karena siapakah yang dapat menahan (seksa) dari Allah sedikit jua pun kalau Ia mahu membinasakan Al-Masih Ibni Maryam beserta ibunya dan orang-orang yang ada di muka bumi semuanya?" Dan (ingatlah) bagi Allah jualah kuasa pemerintahan langit dan bumi dan segala yang ada di antara keduanya. Ia menciptakan apa jua yang dikehendakiNya. Dan (ingatlah) Allah Maha Kuasa atas tiap-tiap sesuatu" (Qs 5:17)
# Staff Isa dan Islam 2012-08-04 10:19
~
Saudara Hamba Allah,

Tujuan kami mengutip ayat Al-Quran, bukan berarti kami mempercayai kitab tersebut sebagai wahyu Allah yang harus kami imani. Kami mengutip ayat Al-Quran untuk mempertegas bahwa apa yang kami katakan bukan berdasarkan pikiran kami sendiri, tetapi berdasarkan apa kata Al-Quran.

Dan mengenai ayat yang saudara kutip di atas, benarkah itu adalah perkataan Allah? Sulit dipercaya, sebab ayat lain pada Al-Quran mengatakan, bahwa Allah akan mengangkat Isa Al-Masih ke sisi-Nya (Qs 3:45).

Lalu, sekarang mana yang harus kita percaya, perkataan Allah pada Qs 3:45 atau perkataan Allah dalam Qs 5:17 yang akan memusnahkan Isa?
~
SO
# wismanmaman 2012-08-01 14:52
*
Anda anda dari Staff IDI,

Untuk menjawab pertanyaan anda yang mempergunakan istilah pengandaian, bagi saya hal itu tidak masuk katagori perdebatan. Yang penting bagi saya kesemuanya ini sudah kehendak Allah. Kita tidak usah mencari alasan ini dan itu atau berkilah.

Seperti yang pernah saya jelaskan bahwa bagi Allah cukup dengan menyebut "Kun" Jadilah. "Fayakun" maka jadilah apa apa yang dikehendaki-Nya . Kita tidak bisa menolak kehendak Allah.

Kedua: Jawaban dari saya adalah kedua-duanya. Baik bahasa maupun ajarannya. Karena dengan mempelajari kedua-duanya akan mendapat pahala disisi-Nya.
# Staff Isa dan Islam 2012-08-04 10:21
~
Saudara Wisman,

Baiklah, bila memang saudara tidak ingin menanggapi pertanyaan kami di atas, tidak jadi masalah. Kami menghargai sikap saudara.

Saya sependapat dengan saudara, bila Allah sudah berkehendak, siapa yang dapat menolak kehendak-Nya? Demikian juga dengan penjelmaan Kalimat Allah ke dunia, bila Allah sudah berkehendak, apakah mustahil bila Dia mau menjadi manusia? Bukankah bagi Allah tidak ada yang mustahil?
~
SO
# wismanmaman 2012-08-04 11:51
*
Saudara Staff IDI,

Apabila saya amati jalan pemikiran anda tidak lain adalah bahwa anda seolah-olah ingin lebih mengetahui siapa sebenarnya Allah itu. Setiap anda memberi jawaban dari setiap penanya, kesemuanya itu adalah berdasarkan anggapan/ logika/dan pengandaian.

Anda mengatakan bahwa Isa/Yesus itu adalah Allah yang berubah wujud menjadi manusia. Padahal Allah itu adalah sesuatu yang Maha Besar, tidak berwujud, tidak ada yang menyamai/dipersamakan.

Allah itu sudah ada sebelum langit dan bumi beserta isinya diciptakan-Nya. Tidak berawal maupun berakhir. Apapun yang dikehendaki-Nya , Dia-Nya cukup menyebut "Kun" Jadilah . "Fayakun" Maka jadilah. Allah tidak dibatasi ruang dan waktu. Jadi janganlah memakai istilah pengandaian terhadap Allah.
# Staff Isa dan Islam 2012-08-07 15:22
~
Saudara Wisman,

1. Kami tidak pernah Isa/Yesus berubah wujud menjadi manusia. Yang mengatakan itu adalah kitab suci. Dan kami mengcopy pernyataan tersebut, dan menyampaikannya kepada saudara.

“Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah. Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan” (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:1-3)

“Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran” (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:14)

2. Kami berkata, bahwa Allah dapat menjadi apa saja yang Dia mau. Termasuk menjadi manusia. Sebab menurut kitab suci, “Bagi Allah tidak ada yang mustahil" (Injil, Rasul Lukas 1:37).
Saudara Wisman mengatakan “tidak mungkin Allah dapat berubah wujud menjadi seperti manusia ciptaan-Nya”

Pertanyaan kami, siapakah di sini yang seolah-olah ingin lebih mengetahui siapa sebenarnya Allah itu? Siapakah yang telah seolah-olah ingin membatasi Allah? Saudara Wisman atau kami?
~
SO
# Ahmad 2012-08-08 11:42
*
Quoting Staff Isa dan Islam:
~

~
SO

Yang lebih baik tentu dengan bahasa yang dimengerti. Tetapi kalau kita tidak tahu bahasa aslinya, kita juga akan bertanya-tanya, samakah bahasa terjemahan dengan aslinya?

Misalnya, apakah sama antara Injil yang disusun pada waktu Yesus hidup dengan Injil yang disusun 325-350 tahun kemudian? Di sinilah pentingnya keaslian bahasa asli sebuah kitab suci.

Begitu juga dalam peribadatan, dengan adanya bahasa asli yang digunakan, umat Islam sedunia misalnya, mereka dapat melaksanakan ibadah sholat bersama pada waktu hajji di Masjidil haram.
# Staff Isa dan Islam 2012-08-09 16:21
~
Saudara Ahmad, untuk itulah kami menggunakan bahasa yang dimengerti dalam mempelajari Injil.

Juga perlu saudara ketahui bahwa Alkitab yang dipakai oleh umat Kristen adalah hasil terjemahan orang-orang yang sangat piawai dalam bidangnya dan juga mereka dipimpin oleh Roh Kudus dalam menterjemahkan.

Mereka berpegang teguh pada prinsip yang harus digunakan dalam menafsirkan maupun menterjemahkan Firman Tuhan, seperti yang tertulis dalam Injil, Surat 2 Petrus 1:20. “Yang terutama harus kamu ketahui, ialah bahwa nubuat-nubuat dalam Kitab Suci tidak boleh ditafsirkan menurut kehendak sendiri,”

Demikian seluruh Alkitab dalam bahasa aslinya sekarang terdapat di internet. Kalau seorang ingin mempelajari satu ayat berdasarkan bahasa aslinya ia dapat dengan gampang dan segera mencari bahasa asli untuk ayat itu.

Apakah menurut saudara umat beragama lain tidak dapat beribadah bersama karena tidak menggunakan bahasa asli kitab sucinya?

Saudaraku, bagaimana bila kita tidak menghabiskan waktu untuk memikirkan “bahasa” saja. Karena ada hal yang lebih penting, yaitu tentang “Keselamatan”.

Untuk itu silakan baca dan renungkan Jalan Keselamatan di url ini: http://tinyurl.com/6ntpehg
~
DA
# Diva Ardie 2012-10-06 19:17
*
Menyalahkan kitab suci agama lain tentu tidak perlu karena semua penganut agama tidak akan mau mengakui agama-agama yang lain. Biarlah masing-masing dengan keyakinan sendiri-sendiri , sebagai warga dunia kita menghargai saja keyakinan orang lain supaya kitapun dihargai orang.

Anda yang menghina agama orang lain, maka andapun bersiap-siap untuk menerima cemoohan orang lain. Apa lagi kalau ada umat yang melakukan perbuatan-perbu atan yang melanggar akidah agama. Seperti umat Islam yang paling suka kawin-cerai, kawin dengan beberapa orang menurut seleranya sendiri.
# Staff Isa dan Islam 2012-10-10 12:51
~
Mempelajari sebuah kitab suci menurut kami tidak ada salahnya, selama tujuan dari mempelajari tersebut adalah positif, dan bukan untuk menghina. Mempelajari kitab suci sendiri pun menurut kami tidaklah salah, agar kita lebih yakin lagi tentang kebenaran yang kita anut. Intinya, agar kita tidak mempunyai iman yang buta, yang hanya manut dengan perkataan pemimpin agama kita saja.

Andai saja seluruh umat beragama di Indonesia mempunyai pandangan seperti saudara, yang dapat menghargai orang yang berbeda agama, maka akan tercipta kerukunan umat beragama di Indonesia. Sayangnya, di bangsa ini, khususnya di daerah-daerah tertentu, masih berlaku hukum: umat mayoritas lebih berkuasa dari umat minoritas.
~
SO
# Alex 2013-02-14 20:54
*
Apakah sepenuhnya nubuat di Alkitab ditujukan pada Yesus? Padahal tidak ada namanya disitu, bisa saja orang lain !
# Staff Isa dan Islam 2013-02-25 14:22
~
Saudara Alex,

Alkitab telah menuliskan dengan jelas mengenai kedatangan Isa Al-Masih, mulai dari kelahiran-Nya, penderitaan-Nya hingga kematian dan kebangkitan-Nya . Jika kami tuliskan semua ayat yang menyatakan nubuat tentang Isa, tentu kolom ini tidak akan mencukupinya. Karena ada banyak nubuat tentang Isa Al-Masih

Para nabi telah menubuatkan tentang kelahiran Isa Al-Masih :
“Sebab itu Tuhan sendirilah yang akan memberikan kepadamu suatu pertanda: Sesungguhnya, seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamakan Dia Imanuel" (Taurat, Kitab Nabi Yesaya 7:14).

“Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai. Besar kekuasaannya, dan damai sejahtera tidak akan berkesudahan di atas takhta Daud dan di dalam kerajaannya, karena ia mendasarkan dan mengokohkannya dengan keadilan dan kebenaran dari sekarang sampai selama-lamanya" (Taurat, Kitab Nabi Yesaya 9:6-7).

Tidak dapat disangkali lagi bahwa nubuat yang ada dalam Alkitab adalah mengenai Isa Al-Masih bukan orang lain.
~
NN
# moer 2013-02-17 13:54
*
To: Alex,

Maaf, anda seperti orang yang putus asa, bung. Membabi buta dan tidak jelas.
Kalau ada orang yang meramalkan ratu adil untuk Indonesia, apa mereka sebutkan namanya? Clue, mungkin ada, tapi apa mereka menyebutkan nama?

Tambahan untuk anda Yesaya 7:14 “Sebab itu Tuhan sendirilah yang akan memberikan kepadamu suatu pertanda: Sesungguhnya, seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamakan Dia Imanuel”

Matius 1:23 "Sesungguh nya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel" -- yang berarti: Allah menyertai kita”

Semoga bermanfaat bagi anda.
# Hasyim 2013-02-17 20:38
*
Akhirnya ketemu juga. Komentar anda mengingatkan saya pada Yesaya 7:14:"Sebab itu Tuhan sendirilah yang akan memberikan kepadamu suatu pertanda: Sesungguhnya, seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamakan Dia Imanuel."

Terjadi perubahan kata "perempuan",Pad ahal sebenarnya adalah "perawan", (Sekte Kesaksian Yehovah dalam majalah Awake tanggal 8 September 1957).
# Staff Isa dan Islam 2013-02-25 17:28
~
Saudara Hasyim,

Jika memang ada perbedaan kata seperti yang saudara maksud di atas, hal ini menunjukan kekayaan bahasa Alkitab. Tetapi isinya tidak pernah bertentangan. Karena Alkitab tidak pernah berubah.

Isa Al-Masih berkata: "Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi" (Injil, Rasul Besar Matius 5:18).

Alkitab ditulis dalam kurun waktu lebih dari 1500 tahun. Ditulis selama lebih dari 40 generasi.Oleh lebih dari 40 penulis dari segala lapisan masyarakat. Termasuk Raja, petani, ahli filsafat, nelayan, pujangga, negarawan, cendikiawan dll. Ditulis di berbagai tempat yang berbeda. Pada waktu yang berbeda dan pada suasan hati yang berbeda. Ditulis di tiga benua yang berbeda (Eropa, Asia, Afrika). Temanya meliputi berbagai masalah yang kontroversial. Tetapi kesimpulannya bersinambungan. Dan semua kitab menubuatkan tentang Isa Al-Masih.

~
NN
# moer 2013-02-19 22:01
*
To: Hasyim,

Maaf, yang berubah apanya? Codexnya atau terjemahannya?
# ibrahim 2013-05-04 18:29
*
Bagaimana dengan manuskrip Injil yang dibakar pada konsili Nicea?

Ribuan Injil dimusnahkan dan yang empunya di hukum mati.

325 M adalah sejarah awal mula bible yang sekarang. Jadi bible itu ditulis oleh Paulus dan didiskusikan dengan kaisar Anthekios penyembah dewa.
# Staff Isa dan Islam 2013-05-12 21:04
~
Saudara Ibrahim,

Umat Muslim masih saja salah paham tentang konsili Nicea. Sayangnya, kebanyakan umat Muslim yang awam sejarah bukan hanya menerima informasi yang salah tetapi juga tidak menyelidiki kebenarannya.

Konsili Nicea yang diadakan di abad ke-3 dihadiri oleh pemuka-pemuka agama Kristen saat itu merumuskan satu hal yang sangat fundamental sehubungan dengan maraknya aliran sesat yang menyusup dan memperdaya umat yang lemah. Jadi tujuan konsili ini adalah memisahkan ajaran Firman yang benar dan yang bukan.

Injil tidak pernah dimusnahkan di konsili tersebut.
Ada banyak musuh Injil yang mau memusnahkannya tetapi tidak mampu. Hingga saat ini Injil tetap ada seperti sedia kala. Para Raja, Imam-imam, orang-orang kuat pernah berikhtiar untuk memusnahkan Injil. Bahkan agama tertentu memfitnah bahwa Injil bukan Firman Allah dan sudah dipalsukan. Namun usaha mereka sia-sia.

Hingga saat ini Injil ada dan memberikati kehidupan banyak pembaca. Jika mau, saudara dapat membuktikan sendiri.
~
NN
# Muhammad Daud 2013-05-06 19:14
*
Inilah sedikit dari 12% isi Bible yang masih murni, sedangkan yang 88% adalah hasil karya Paulus Tarsus (menurut hasil study profesor Theology AS) yang berkonspirasi dengan Kaisar Constantine setelah 325 tahun ketiadaan Nabi Isa, demi membuat agama baru, yaitu Kristen. Dengan mengangkat Nabi Isa sebagai Tuhan. Padahal Nabi Isa bukan orang Roma Italia, tetapi agama Kristen munculnya di Roma – Italia. Bukan di Palestina negara kelahiran Nabi Isa.
# Staff Isa dan Islam 2013-05-20 10:49
~
Saudara Muhammad Daud,

Bila tidak keberatan, dapatkah saudara menunjukkan isi dari 12% yang menurut saudara masih murni isi Bible?

Paulus atau siapapun itu tidak pernah membuat agama baru yang bernama Kristen. “Kristen” adalah sebutan bagi pengikut Kristus Yesus. Dan nama ini pertama kali disampaikan oleh orang Antiokhia. Antiokhia adalah sebuah kota tua yang terletak di sisi timur sungai Orontes, terletak di tempat kota modern di Antakya, Turki.

“Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen” (Injil, Kisah Para Rasul 11:26).

Dan satu lagi, Paulus atau siapapun itu tidak pernah mengangkat Isa Al-Masih sebagai Tuhan. Menurut saudara, apakah layak seorang manusia mengangkat manusia lain sebagai tuhan atas dirinya? Menurut kami, terkutuklah ajaran yang demikian!

“Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Pertama dan Yang Terkemudian, Yang Awal dan Yang Akhir" (Injil, Kitab Wahyu 22:13). Yesus mengklaim diri-Nya sebagai Alfa dan Omega. Yang pertama dan Yang Akhir. Artinya, Dia mengatakan diri-Nya adalah kekal. Menurut saudara, bila Yesus adalah manusia biasa, apakah Dia akan mengatakan diri-Nya kekal?
~
SO
# carolin 2013-05-19 01:14
*
Terimakasih atas ulasannya. Namun alangkah baiknya bila kita saling dukung dan tidak menyalahkan satu dengan yang lainnya. Melainkan marilah kita berlomba melaksanakan ajaran yang terbaik dari-Nya, yaitu mencintai sesama manusia untuk menghadapi kedatangan-Nya sebagai hakim yang adil bagi kita.
# Staff Isa dan Islam 2013-05-20 10:49
~
Saudara Carolin,

Terimakasih atas apresiasi dan juga saran dari saudara. Kami sangat menghargai masukan yang saudara berikan. Sebab memang sudah seharusnyalah kita saling mengasihi sesama manusia, bukan saling menghina atau membunuh, walaupun orang tersebut berbeda keyakinan dengan kita.

Isa Al-Masih bersabda, “Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri” (Injil, Rasul Besar Matius 22:39).
~
SO
# Muhammad Daud 2013-05-20 15:10
*
Bagaimana saya menunjukkan 12% Bible murni, kalau mengisi komentar saja dibatasi cuma beberapa kata saja?
# Staff Isa dan Islam 2013-05-21 11:30
~
Saudara Muhammad Daud,

Bila memang kendalanya terletak pada tempat yang terbatas, sehingga saudara tidak dapat menuliskannya, silakan saudara menunjukkan 12% Bible murni tersebut dengan cara mengirim email langsung ke staf kami. Saudara dapat mengirimnya ke: .

Dengan senang hati kami menunggu email saudara. Terimakasih!
~
SO
# Staff Isa dan Islam 2013-05-22 09:52
~
Saudara Muhammad Daud,

Terimakasih untuk penjelasan saudara yang begitu panjang. Jika saudara tidak keberatan, kami harap saudara dapat mengirimkan penjelasan tersebut langsung ke staf kami lewat email: .

Untuk memberi komentar, kami telah menetapkan beberapa aturan yang harus diperhatikan para komentator. Dan di antaranya kami menuliskan:

(1) Tidak boleh memakai lebih dari satu kotak.
(2) Pertanyaan / masukan harus berhubungan erat dengan uraian.
(lebih jelasnya, silakan lihat di bagian paling bawah artikel di atas)

Artikel di atas sedang membahas mengenai "Apakah benar Injil palsu atau tidak." Topik artikel ini muncul dari seringnya orang Islam menuduh Injil palsu. Sedangkan Al-Quran sendiri mengatakan dalam Injil dan Taurat ada petunjuk dan cahaya Allah.

Bagaimana mungkin petunjuk dan cahaya Allah dapat dipalsukan oleh manusia?

Bagaimana pandangan saudara Muhammad Daud mengenai hal ini?
~
SO
# Jojo 2013-05-27 21:16
*
Bagaimana anda menanggapi kabar bahwa Injil Kuno Barnabas ditemukan, dan yang lebih mengejutkan lagi ternyata ajarannya berbeda dengan Paulus?

Injil Barnabas itu meyakini Yesus (Isa) sebagai utusan, bukan Tuhan. Menurut Huffingtonpost, Injil Barnabas pun meyakini adanya utusan (nabi) penerus risalah Isa, yang berasal keturunan Nabi Ismail, yakni Nabi Muhammad SAW.

Bagaimana menurut anda? Apakah menanggapinya dengan menutup mata?
# Staff Isa dan Islam 2013-06-06 16:01
~
Saudara Jojo,

Setiap orang sah-sah saja membuat suatu pernyataan atau berita. Apa lagi dengan kecanggihan ilmu tehnologi saat ini, memberitakan suatu berita hingga ke seluruh penjuru dunia bukanlah hal yang sulit.

Tapi, kita juga harus berhati-hati dalam menerima setiap informasi. Kita perlu melakukan cross-check untuk memastikan apakah berita tersebut benar atau tidak. Demikian juga dengan Injil Barnabas yang saudara sebut di atas. Sudahkah saudara memeriksa apakah berita itu benar?

Tentang Injil Barnabas, kami mempunyai satu artikel yang menjelaskan kitab tersebut. Saudara dapat membacanya di link ini: http://tinyurl.com/bovljam.
~
SO
# priyayicilik 2013-05-31 14:41
*
Jikalau naskah itu benar adanya, bolehkah kita belajar bahasa ibrani dan Yunani sesuai bahasa aslinya?

jika kalian ingin serius untuk mengajarkan injil, seharusnya disetiap ilmu pengetahuan akan dilestarikan pembelajaran satu bahasa internasional yaitu ibrani dan Yunani, bukannya bahasa inggris. Agar setiap umat sesudahnya dapat memahami dan meyakini secara logis dan kesatuan paham dengan cara menampilkan bahasa asli dengan bahasa terjemahan.

Saya yakin jika kita mempelajari bahasa tersebut, akan dipastikan muncul dan terlihat tipu daya manusia ada disana.
# Staff Isa dan Islam 2013-06-07 11:25
~
Saudara Priyayi cilik,

Alkitab memiliki bahasa asli yaitu Ibrani, Aram dan Yunani. Tentu saja siapa pun dapat melihat dan mempelajari dari bahasa aslinya. Jika saudara berkenan kami dapat menunjukan pada saudara Alkitab dalam bahasa aslinya.

Integritas manuskrip-manus krip awal telah di konfirmasi oleh sejarah dan arkeologi modern dan ilmu pengetahuan. Sejumlah besar catatan kuno yang konsisten ditemukan dalam gulungan-gulung an Kitab Laut Mati. Catatan-catatan kuno itu identik dengan Alkitab bahasa Ibrani saat ini.

Apakah kita hanya dapat memperoleh manfaat dari Alkitab jika kita berbahasa Ibrani, Yunani dan Aram? Tentunya, tidak. Tujuan penerjemahan adalah untuk membuat pesan Allah dapat dipahami semua orang.

Jadi Alkitab dalam bahasa Jawa, Sunda, Aceh isinya tetap sama, tidak ada yang beda hanya berbeda bahasa. Saudara dapat mengatakan satu hal dalam dua atau lima bahasa, namun apakah yang dimaksud berbeda? Tentunya, tidak.
~
NN
# Dinuallah 2013-06-04 10:00
*
Untuk mengukur sebuah kebenaran dibuktikan secara ilmiah.
Al-Quran dapat dibuktikan pada masa Nabi Muhammad saw, dimana mereka mendengarkan alunan suara Al-Quran dikala itu. Mereka jago-jago sastra dan sastra adalah kebanggaan mereka. Pada saat Al-Quran diturunkan, mereka terpesona bacaan Al-Quran, karena Al-Quran memiliki sastra yang tertinggi dan sampai-sampai mereka belum terbayangkan kehebatannya. Bahkan orang kafir yang terherbat sastranya tetap tidak bisa menandinginya.
Dan zaman sekarang adalah zaman sains, dimana Al-Quran sudah berbicara tentang itu pada 14 abad yang lalu.

Proses pembukuan Al-Quran dengan Alkitab sangatlah berbeda. Pada saat Al-Quran diturunkan, Rasulullah saw perintahkan langsung menulis kepada sahabat-sahabat nya dan menghafalnya. Beliau melarang menulis selain Al-Quran. Setelah beliau wafat, Al-Quran tetap terjaga melalui hapalannya, dan ditulis pada masa Abu Bakar ra, ditunjuk kepada zait bin tsabit, disaksikan oleh para sahabat penghapal Al-Quran.(sambu ng)
# Staff Isa dan Islam 2013-06-07 11:39
~
Saudara Diniallah,


Umat Muslim saat ini percaya bahwa Al-Quran yang ada saat ini adalah sama dengan yang diterima Muhammad, berarti sama seperti dari disorga.

Banyak Muslim tidak percaya bahwa pernah disuatu masa tertentu Al-Quran beredar dengan berbagai versi. Dan faktanya bahwa memahami apa maksud kata-kata dalam Al-Quran tidaklah sepenting dibandingkan menghafalkannya . Sungguh ganjil.

Telah terbukti bahwa pada saat kematian Muhammad tidak didapati kumpulan wahyu yang telah disusun rapi seperti Al-Quran sekarang ini. Dan tampaklah telah terjadi suatu proses editorial. Beberapa waktu setelah kematian Muhammad barulah wahyu-wahyu itu dikumpulkan oleh para pemimpin Muslim dari catatan yang ditulis di atas daun-daun, batu-batu, tulang belikat onta dll. Serta dari ingatan orang-orang. Hasil dari pengumpulan berbagai koleksi tampak saling berbeda.

Khalifah Usman memutuskan untuk memperbaiki situasi dan mengumpulkan para ulama untuk menciptakan teks standar resmi antara tahun 650-656 dan disaat yang sama mengeluarkan perintah agar semua versi lainya dimusnahkan.

Petikan naskah Al-Quran paling tua yang masih bertahan, tertanggal tidak lebih awal dari abad ke-2 Hijjriah. Naskah-naskah itu ditulis dengan tulisan Kufic yang hanya menggunakan huruf konsonan. Hasilnya adalah interpretasi yang rancu dan terbuka seperti bila seluruh huruf vokal dan tanda baca dihilangkan dari teks berbahasa Indonesia. Belakangan hari barulah penempatan huruf vokal dan tanda baca lainya ditambahkan.

Berbagai versi yang berbeda terus bermunculan sampai paling tidak abad 10 M. Bahkan hingga pertengahan abad ke-20 masih ada dua versi yang dipakai. Suatu fakta yang menggemparkan umat Muslim. Saat sebagian besar dunia Muslim memiliki satu versi, di Afrika Utara masih dipakai versi lainnya. Meskipun demikian versi lainya itu cepat dikalahkan oleh versi utama yang disahkan Usman.

Jadi manakah versi Al-Quran yang benar?
~
NN
# Dinuallah 2013-06-07 17:54
*
Tulisan-tulisan Al-Quran pada masa Nabi Muhammad memang tidak terkumpul dalam satu mushaf. Sebab Nabi Muhammad masih selalu menanti turunnya wahyu dari waktu ke waktu. Bila ayat turun dia memerintahkan mereka menulisnya dan menunjukkan tempat ayat tersebut dalam surah, sehingga penulisan pada lembar itu membantu penghafalan di dalam hati.

Mereka menuliskannya pada pelepah kurma, lempengan batu, daun lontar, kulit atau daun kayu, pelana, potongan tulang belulang binatang. Zaid bin Sabit, "Kami menyusun Qur'an dihadapan Rasulullah pada kulit binatang.". Rasululullah saw selalu murajaah di hadapan Jibril dan para sahabat senantiasa menyodorkan Qur'an kepada Rasulullah baik dalam bentuk hafalan maupun tulisan.

Versi yang dimaksud anda adalah qiraat, apakah anda tidak punya orang untuk meneliti ini, apakah sama isi kandungan versi lama dengan versi baru? Saya ambil contoh: alaihimuu dengan versi utsman “alaihim”, apakah sama artinya atau tidak? Sekali lagi, versi qiraat bukan isi kandungannya.
# Staff Isa dan Islam 2013-07-09 21:24
~
Saudara Dinuallah,

Penjelasan saudara di atas sedikit bingungkan. Saudara mengatakan “bila wahyu turun, dia memerintahkan mereka menuliskannya.” Bukankah setiap kali Muhammad menerima wahyunya, dia harus selalu dalam kondisi seorang diri saja?

Juga tulisan saudara “para sahabat selalu menyodorkan Al-Quran kepada Muhammad baik dalam bentul hafalan maupun tulisan.” Bukankah umat Islam mengakui Muhammad buta huruf?

Kesimpulan kami, penyusunan Al-Quran dilakukan jauh setelah Muhammad meninggal. Penyusunan Al-Quran merupakan inisitiaf dari pengikut Muhammad dan tidak ada campur tangan Muhammad. Dimana ide penyusunan tersebut timbul karena para penghafal Al-Quran banyak yang meninggal dalam peperangan.
~
SO
# tanah karo simalem 2013-06-08 03:48
*
Sekali lagi, Injl yang dulu digunakan ada yang tidak dipakai saat ini bahkan dilenyapkan!
Sekali lagi, Injil yang dipakai saat ini ada yang tidak digunakan saat dulu sehingga ditambahkan bahkan kata-kata Paulus pun ikut di dalam firman.

Sahkah kata-kata manusia dimasukkan ke dalam kitab? Adilkah Tuhan yang tidak mengatakan apa-apa kepadanya lalu dituliskan kembali di dalam sebuah kitab?
# Staff Isa dan Islam 2013-07-11 17:18
~
Alkitab dalam Perjanjian Baru memuat wahyu Allah melalui Isa Al-Masih dan para rasul-Nya termasuk Rasul Paulus. Perjanjian Baru memuat semua kata Isa Al-Masih. Kata Isa Al-Masih pribadi terdapat dalam empat Riwayat Hidup-Nya pertama. Empat riwayat hidup ini terkenal sebagai “Injil” karena semuanya memuat “kabar baik” tentang keselamatan oleh iman akibat penyaliban Isa Al-Masih.

Demikian juga seluruh Perjanjian Baru boleh disebut Injil karena seluruhnya berfokus menjelaskan kabar baik bahwa manusia diselamatkan oleh Iman dalam Isa Al-Masih yang disalibkan.

Allah mengurapi para nabi dalam Perjanjian Lama. Nabi-nabi itu diberi wahyu Allah. Musa, Ibrahim, Daud, Ayub, Yesaya, Soloman dll semua bernubuat dan berkhotbah berdasarkan wahyu Allah.

“Yang terutama harus kamu ketahui, ialah bahwa nubuat-nubuat dalam Kitab Suci tidak boleh ditafsirkan menurut kehendak sendiri, sebab tidak pernah nubuat dihasilkan oleh kehendak manusia, tetapi oleh dorongan Roh Kudus orang-orang berbicara atas nama Allah” (Surat, 2 Petrus 1:20-21).

Apakah saudara Fidy percaya bahwa Allah berfirman melalui Musa, Ibrahim, Daud dll? Sama seperti Allah berfirman kepada mereka, demikian juga Allah berfirman melalui para Rasul Isa Al-Masih termasuk Paulus.
~
SO
# Ranti 2013-06-08 20:00
*
Quoting brother88:
*
Revisi Alkitab bukanlah rahasia umum lagi, semua orang sudah tahu.

Komentar seperti ini sebaiknya tidak usah ditanggapi oleh Staff / Pengelola website ini. Kalau menunjukkan bukti bagian mana dari Alkitab yang dia maksud direvisi baru deh ditanggapi.

Kalo dalam dunia internet ini namanya troll. Hanya sekedar iseng, tidak ada keseriusan bertanya atau berargumen. Murni iseng atau memancing emosi dan mengganggu konsentrasi pengelola situs ini.

Kiranya Tuhan senantiasa memberkati pengelola situs ini.
# Staff Isa dan Islam 2013-07-11 17:19
~
Saudara Ranti,

Terimakasih untuk nasehat yang sudah saudara berikan. Juga terimakasih untuk doa serta apresiasi saudara.
~
SO
# jamil 2013-06-10 11:30
*
Dalam Al-Quran, yang ditentang habis hanyalah isi dari Injil dan bukan Taurat atau Zabur. Itu semua karena isi dalam Injil yang sekarang sudah banyak yang dirubah oleh pendeta-pendeta nya sejak beratus-ratus tahun silam.
# Staff Isa dan Islam 2013-07-11 17:20
~
Saudara Jamil,

Sudah menjadi hal biasa ketika orang Islam menuduh Injil atau Alkitab dengan tuduhan miring seperti yang saudara sampaikan. Ada bermacam versi yang diberikan tentang ketidak-aslian Alkitab. Ada yang berkata Alkitab dirubah oleh orang-orang Yahudi. Ada yang berkata Alkitab dirubah oleh Paulus. Ada juga yang berkata Alkitab dirubah oleh Pendeta Kristen.

Jadi sebenarnya siapa yang merubah Alkitab, orang Islam sendiri bingung akan hal itu.

Ditambah lagi perkataan Al-Quran yang mendukung kebenaran Alkitab, membuat orang Islam semakin kesulitan untuk membuktikan klaim mereka yang mengatakan Alkitab sudah tidak asli.

“Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa” (Qs 5:46).

Mungkinkah petunjuk dan pengajaran dari Allah dapat dirubah oleh manusia?
~
SO
# Shinobie 2013-08-29 21:42
*
1. Injil, palsu atau tidak?
Jawaban saya: sudah dipalsukan.

2. Benarkah Injil adalah Firman Allah?
Jawaban saya: Betul itu di Injil asli.

3. Injil tidak asli karena terdapat dalam berbagai bahasa.
Jawaban saya: Bukan berbagai bahasanya yang membuat Injil palsu, tapi penambahan dan revisinya.

4. Bukti keotentikan Injil
Jawaban saya: Tidak ada keontentikan buat Injil, Tuhan saja disalib apalagi kitab sucinya.

5. Firman Allah, tidak ada yang dapat merubah
Jawaban saya: Betul Al-Quran buktinya, tidak ada revisi apalagi penambahan.
# Staff Isa dan Islam 2013-08-31 22:03
~
Saudara Shinobie, terimakasih untuk jawaban yang saudara berikan. Kiranya saudara tidak keberatan untuk menjelaskan pertanyaan kami berikut, yang berhubungan dengan komentar saudara di atas:

1. Kiranya saudara dapat menjelaskan kapan persisnya Injil dipalsukan. Apakah sebelum atau sesudah Al-Quran ada? Dan apakah tujuan si pengubah mengubah isi Injil tersebut?

2. Apakah saudara sudah pernah menyelidiki Injil sehingga saudara dapat membaginya menjadi Injil asli dan Injil palsu? Atau saudara hanya mendengar “apa kata orang”?

3. Kiranya saudara dapat menyebutkan contoh ayat Injil yang ditambah dan direvisi.

4. Apakah saudara sudah pernah menyelidiki keotentikan Injil?

5. Setahu kami umat Muslim juga mengimani Injil dan Taurat sebagai wahyu Allah. Bila Allah dapat menjaga kemurnian Al-Quran, mengapa Allah tidak dapat menjaga kemurnian Injil dan Taurat?
~
SO
# shinobie 2013-09-04 03:21
*
Tujuan mengubah Injil sama halnya dengan tujuan orang yang akan menyalib/membun uh Nabi Isa.(coba anda cari di kitab anda) kitab suci harus komplit menceritakan suatu kisah.

Sudah saya baca di situs anda, kata anda injil barnabas palsu jadi keotentikan injil itu yang mana, matius, lukas, yudas, petrus, paulus atau yang mana pasti anda bingung dan ragu pada kitab anda sendiri ,saya sudah yakin injil sudah tidak asli/dipalsukan saya tidak bisa membuktikan bahwa ada injil asli seperti zamannya Nabi Isa As apakah anda bisa membuktikan injil anda itu asli?
# Staff Isa dan Islam 2013-09-05 17:08
~
Saudara Shinobie,

Kami setuju dengan pernyataan saudara di atas. Memang kitab suci sudah seharusnya menceritakan secara komplit/lengkap suatu kisah.

Pertanyaan kami: Apakah Al-Quran menceritakan secara komplit kisah nabi-nabi Allah? Juga apakah Al-Quran menceritakan secara komplit silsilah Muhammad, nabi yang diyakini umat Muslim membawa Al-Quran?

Umat Muslim yakin Muhammad adalah keturunan Ismael. Bila tidak keberatan, kiranya saudara dapat menuliskan ayat dari Al-Quran menjelaskan silsilah tersebut.
~
SO
# shinobie 2013-09-04 03:23
*
Betul tidak ada sedikitpun keraguan saya terhadap Zabur, Taurat dan Injil yang sudah tertata rapi lewat penyempurnaan dari Nabi Besar Muhammad lewat salah satu mujizatnya yaitu Al-Quran.

“Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat” (QS 5:46).

Bukti bahwa ada Taurat dan Injil dalam Al-Quran. Dan Al-Quran sudah dijamin oleh Allah, seperti dalam firman-Nya, “Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Alquran, dan Sesungguhnya Kami pula yang benar-benar memeliharanya” (Qs Al-Hijr: 9) Sudah 14 abad lebih tidak berubah, adakah kitab lain yang memperoleh jaminan langsung dari Allah seperti Al-Quran? Kalau ada sebutkan firman dan ayatnya juga kitabnya.
# Staff Isa dan Islam 2013-09-05 17:08
~
Saudara Shinobie,

Bila memang saudara meyakini bahwa Al-Quran telah mengatakan dalam Injil dan Taurat ada petuntuk dan cahaya seperti yang tertulis dalam Qs 5:46. Lalu mengapa Al-Quran juga mengatakan bahwa Injil dan Taurat sudah palsu sehingga perlu penyempurnaan?

Bila saudara mengimani Injil dan Taurat wahyu dari Allah, mengapa Allah tidak sanggup menjaga keaslian Injil dan Taurat, sebagaimana Allah menjaga Al-Quran? Apakah Allah yang tidak konsisten layak untuk dijadikan sebagai Khalik?
~
SO
# Topi Slash 2013-09-04 03:24
*
Berarti hanya nabi-nabi yang tercatat dalam Islam saja yang benar-benar mendapat pertolongan Allah. Mengingat pangkat Nabi Muhamamd adalah kesayangan Allah.
# Staff Isa dan Islam 2013-09-05 17:09
~
Saudara Topi Slash,

Sayangnya nabi kesayangan Allah tersebut masih membutuhkan doa dari pengikutnya agar dia memperoleh keselamatan di akherat. Juga, sayangnya nabi kesayangan itu tidak mempunyai mujizat sebagai tanda kenabiannya.

Juga, sayangnya nabi kesayangan Allah itu tidak mendapat dukungan dari nabi-nabi sebelumnya sebagai nabi yang dinubuatkan Allah.

Inilah permohonan nabi kesayangan Allah itu, agar Allah mau mengampuni dosa-dosanya. “Ya Allah! Ampunilah saya! Kasihanilah saya dan hubungkanlah saya dengan Teman Yang Maha Tinggi …” (Sahih Bukhari Vol. 5 Book 59 No. 715).

"Maka ketahuliah ya (Muhammad) . . . . . mohonlah ampunan (kepada-Nya) bagi dosamu dan bagi dosa-dosa orang Mu'min” (Qs 47:19).
~
SO
# shinobie 2013-09-06 18:07
*
Ayat mana dalam Al-Quran yang mengatakan Taurat dan Injil palsu? Justru Al-Quran membenarkan Kitab yang dibawa Nabi Daud, Nabi Musa dan Nabi Isa dan semua kitab itu tersusun rapi di dalam Al-Quran (saya bicara tentang Zabur, Taurat dan Injil asli dan itu ada di Al-Quran). Yang menyempurnakany a Allah melalui utusan-Nya Nabi Muhammad. Karena sudah sempurna dan tidak akan ada lagi nabi setelah Nabi Muhammad maka Allah menjaminnya. Firman-Nya, “Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Alquran, dan Sesungguhnya Kami pula yang benar-benar memeliharanya” (Qs Al-Hijr: 9)

Pertanyaannya ini belum dijawab staff: Adakah kitab lain yang memperoleh jaminan langsung dari Allah seperti Al-Quran? Kalau ada sebutkan firman dan ayatnya juga kitabnya.

Kalau Tuhannya staff mungkin tidak konsisten tapi Tuhan saya Allah adalah yang maha kuasa atas segala sesuatunya pencipta langit dan bumi beserta isinya.
# Staff Isa dan Islam 2013-09-09 12:04
~
Saudara Shinobie,

Pertanyaan kami untuk saudara:

1. Apakah perbedaan antara Zabur, Taurat dan Injil asli yang dan di Al-Quran dengan Zabur, Taurat dan Injil yang disebut tidak asli oleh orang Islam?

2. Apakah saudara sudah pernah membaca dan mempelajari kitab yang asli dan palsu tersebut, sehingga saudara dapat menyimpulkan bahwa memang ada yang asli dan ada yang palsu?

3. Kapan tepatnya dan siapakah yang telah memalsukan kitab-kitab tersebut?

Sebelum kami menjawab pertanyaan saudara di atas, silakan terlebih dahulu menjawab tiga pertanyaan kami di atas, juga silakan memberikan bukti yang dapat membenarkan jawaban saudara.
~
SO
# Topi Slash 2013-09-06 18:13
*
Kenapa staff menambahi/menge dit tulisan saya? Mumpung saya masih ada biar saya tulis lagi, jangan direvisi lagi ya!

Berarti hanya nabi-nabi yang tercatat dalam Islam saja yang benar-benar mendapat pertolongan Allah. Mengingat pangkat nabi adalah kesayangan Allah.
# Staff Isa dan Islam 2013-09-09 12:05
~
Saudara Topi Slash,

Bila saudara tidak ingin tulisan saudara kami edit, saran kami ketika saudara menulis komentar, silakan menulisnya dengan rapi juga menggunakan kata-kata yang jelas dan sesuai dengan EYD. Kami pun sangat senang bila setiap komentar yang masuk sudah ditulis dengan baik dan rapi sehingga kami tidak perlu membuang-buang waktu untuk mengeditnya.

Kami sudah menjawab pertanyaan saudara di atas. Silakan membaca jawaban kami pada pertanyaan saudara sebelumnya.
~
SO
# Eddie 2013-11-14 03:15
~
Apakah Alkitab mengajarkan perzinahan? Kok ada ayat yang menceritkan perzinahan.

Ini jawabnya:
Al-Quran menyebutkan Taurat, Zabur, Injil (semuanya ada Alkitab) harus ditaati, tidak mungkin ditulis begitu jika mengajarkan perzinahan. Jadi sudah diconfirm. Hal orang berdosa diceritakan di Alkitab untuk mengetahui dosa manusia termasuk perzinahan. Wanita sangat dihormati dalam ajaran Alkitab, bukan dimadu 4 kali dengan para wanita lain.
# rabi cairo 2013-12-31 17:18
~
Anda jangan suka memakai dalil dari Al-Quran, seperti contohnya anda memakai dalil bahwa Injil dan Taurat adalah petunjuk, maksud ayat itu adalah berlaku pada masanya, jadi tidak bisa dikaitkan dengan zaman sekarang, saya menghimbau, jangan sekali-kali anda mengambil dalil dari Al-Quran untuk menguatkan anda karena pemahaman anda tentang Al-Quran sangat rendah sekali, bahkan anda sangat mati matian mengatakan bahwa Injil adalah asli, siapa ahli dalam Bible yang mengatakan asli, kalau anda ingin tahu betapa rusaknya agama Kristen.

Silakan lihat video ahli kristolog muslim Ahmad Deedat dan Zakir naik, mudah mudahan anda sadar.
# Staff Isa dan Islam 2014-01-09 12:26
~
Saudara Rabi Cairo,

Sepertinya Al-Quran tidak mengatakan bahwa Taurat dan Injil hanya berlaku untuk satu masa saja. Justru pandangan yang menentang Al-Quran lah yang mengatakan kitab-kitab Allah itu sudah kadaluarsa. Mana yang di percaya, kitab suci saudara atau isu menyesatkan?

Kami sudah sering menonton perdebatan tersebut dan justru terlihat dalam perdebatan itu kelemahan-kelem ahan Ahmad Deedat dalam pemahaman Kristologinya. Dan perlu saudara ketahui peristiwa dibalik perdebatan tersebut bahwa dia dan krunya menyetir arah perdebatan supaya tidak menyentuh titik lemah Islam. Sebab sebelumnya Ahmad Deedat menolak beberapa topik debat yang akan membuktikan kerancuan Al-Quran dan Islam.
~
Noni
# amrizal 2014-01-01 09:38
~
Saya muslim.saran saya untuk tim Isadanislam agar tidak memakai dalil Al-Quran, tapi pakailah dalil dari Injil sendiri. Menanggapi penjelasan staff tentang Qs 4: 171 itu salah!" roh dari -Nya" tidak berarti Allah yang menyatu dengan Yesus. Apa arti kata "dari " buat anda? Bagamana proses " roh dari-Nya" bisa berubah menjadi Yesus itu adalah Allah itu sendiri? Mohon penjelasan!
# Staff Isa dan Islam 2014-01-09 12:10
~
Saudara Amrizal,

Terimakasih atas pertanyaan saudara. Saudara baca dalam hadis Anas Bin Malik 72 yang berkata “Isa Al-Masih adalah Rohullah dan Kalimat Allah”. Roh Allah dan Kalimat Allah itu tidak diciptakan. Apa yang tidak diciptakan adalah kekal dan yang kekal hanyalah Allah. Jika saudara tertarik dengan topik ini buka juga di http://tinyurl.com/bwxsuab
~
Noni
# Bambang Sri Budiarto 2014-01-09 22:51
*
Bagaimana dengan Injil Barnabas yang baru-baru ini ditemukan di Turki, apakah ini asli? Bagaimana dengan Paulus yang membatalkan sunat, padahal dia sunat dan Yesus juga sunat? Apakah ini tidak mengubah naskah asli Injil?
# Staff Isa dan Islam 2014-02-12 20:07
*
Saudara Bambang Sri Budiarto,

Injil Barnabas ditulis sekitar abad 16. Injil Barnabas ditulis oleh Mustafa de Arande. Ia seorang Muslim Arab berkebangsaan Spanyol. Jelas ini tidak asli. Untuk lebih mengetahui hal ini, silakan mengunjungi link berikut http://tinyurl.com/psjkhyz

Injil menekankan karya keselamatan Isa Al-Masih, dan bukan sunat. Paulus tidak membatalkan sunat. Paulus menolak pandangan bahwa manusia diselamatkan karena sunat. Dengan demikian, orang-orang yang mempunyai pandangan ini menganggap keselamatan bukan hanya karena Isa Al-Masih, tetapi karena sunat juga.

Karena itu, tidak ada yang diubah dalam Injil. Dan kalau boleh tahu, tertulis dimanakah dalam Injil yang menekankan sunat?
~
Salma
# rabi cairo 2014-01-23 14:56
~
Anda sok tahu sekali bahwa Al-Quran mengatakan kitab-kitab sebelumnya tidak kadaluarsa. Sebutkan dalilnya? Anda berdalil dengan ayat,“Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat” (Qs. 5:46).

Ini ayat menceritakan tentang kisah nabi Isa yang otomatis pada masa tersebut Injil adalah petunjuk dan cahaya.

Kalau anda mengatakan bahwa Ahmad Deedat bodoh dalam ilmu Kristologi, mana debat yang menunjukkan dirinya bodoh? Justru pendeta-pendeta yang berhadapan dengan Ahmad Deedat jadi bodoh.

Jadi, anda jangan sok tahu dengan Islam bahkan membela Injil adalah kitab asli. Tidak ada satupun profesor dari kalian yang mengatakan bahwa Injil asli. Contoh, William Noah, Robert W. Funk.
# Staff Isa dan Islam 2014-02-12 20:11
~
Saudara Rabi Cairo,

Mungkinkah firman Allah hanya berlaku untuk satu masa saja? Jika demikian, firman Allah tidak kekal. Injil menegaskan, “tetapi firman Tuhan tetap untuk selama-lamanya. .." (Injil, Surat 1 Petrus 1:25).

Sangat berbeda dengan anggapan saudara, bukan? Lagi pula, Al-Quran menuliskan, “...Tak ada seorangpun yang dapat merobah kalimat-kalimat (janji-janji) Allah...” (Qs. 6:34).

Bila saudara menyatakan Injil tidak asli, maka buktikan kepada kami. Siapakah yang mengubah Injil, kapan diubah, dimanakah Injil yang asli, dan pernahkah saudara membaca Injil yang asli?
~
Salma
# Pencari Kebenaran 2014-01-24 17:24
~
Bisa jelaskan ini? Injil dalam bahasa Inggris. Yohanes 5:7, “For there are three that testify.” Dan coba buka Injil anda dalam bahasa Indonesia. Bukannya itu sudah diubah atau ditambahkan kalimat? "Bapa, Firman dan Roh Kudus; dan ketiganya adalah satu"

Lalu banyak kontradiksi Perjanjian Lama kalau tidak diubah manusia, pasti sama angka atau nama tokohnya. Begitu juga pada Perjanjian Baru banyak yang kontradiksi. Masak Tuhan khilaf hingga salah.

Saya beri contoh. Siapakah anak Hezron? Silakan baca pada Lukas 3:33 dan Matius 1:3. Coba mana yang benar antara kata Lukas atau kata Matius?

Kalau mau contoh banyak, saya bisa kirim lewat email baik dalam kitab Raja-Raja atau pun dalam Perjanjian Baru.
# Staff Isa dan Islam 2014-02-12 20:41
~
Saudara Pencari Kebenaran,

Alkitab mendasarkan terjemahannya pada dua naskah yang paling terkenal yaitu Textus Receptus (TR) dan Wescott & Hort (WH). Dan sebenarnya banyak sekali salinan-salinan naskah bahasa asli dalam bermacam-macam codex.

NIV (New International Version) menggunakan terjemahannya dari WH. Sedangkan KJV (King James Version) menggunakan terjemahannya dari TR. Saudara mengutip versi NIV, tetapi tidak mengutip versi KJV dalam bahasa Inggrisnya.

Alkitab Indonesia Terjemahan Baru (LAI TB) memilih menerjemahkan keduanya yaitu TR dan WH sekaligus. Alkitab Terjemahan Baru membubuhkan tanda kurung atas terjemahan ayat dari naskah tulis tangan TR tetapi tidak terdapat dalam naskah tulis tangan (manuskrip) WH, untuk membedakannya.

Perihal anak Hezron. Silakan saudara membaca dengan teliti keduanya, yaitu Matius dan Lukas.
~
Salma
# ipoel 2014-01-24 21:21
~
Saudara IDI,

Bagaimana anda bisa yakin mengatakan bahwa Injil yang ada di masa sekarang sama dengan Injil yang ada di masa nabi Muhammad? Bukankah ada Injil Barnabas, jadi bagaimana anda bisa yakin? Kitab Injil yang dimaksud Allah dengan petunjuk dan cahaya adalah kitab Injil yang diajarkan langsung oleh nabi Isa kepada pengikut-Nya. Bukan hasil tulis tangan para penulis Injil.

“Maka kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang menulis Alkitab dengan tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya; "Ini dari Allah", (dengan maksud) untuk memperoleh keuntungan yang sedikit dengan perbuatan itu. Maka kecelakaan yang besarlah bagi mereka, akibat apa yang ditulis oleh tangan mereka sendiri, dan kecelakaan yang besarlah bagi mereka, akibat apa yang mereka kerjakan” (Qs 2:79).
# Staff Isa dan Islam 2014-02-12 19:51
~
Saudara Ipoel,

Tentu kami yakin sebab Injil menuliskan, “Tetapi firman Tuhan tetap untuk selama-lamanya. ..” (Injil, Surat 1 Petrus 1:25). Mungkinkah ada yang berani mengubah firman Allah dan untuk tujuan apa?

Bila saudara menganggap Injil Barnabas adalah asli, maka sangat keliru. Injil Barnabas baru muncul abad 16. Dan penulisnya adalah Mustafa de Arande, seorang Muslim Arab berkebangsaan Spanyol. Silakan mengunjungi link berikut untuk mengetahui lebih lanjut http://tinyurl.com/psjkhyz

Injil berarti kabar baik karena Allah telah menganugerahkan keselamatan kepada manusia melalui Pribadi Isa Al-Masih. Nah, pernahkah saudara melihat Injil yang langsung diajarkan kepada para pengikut-Nya?
~
Salma
# rabi cairo 2014-01-26 07:15
~
Maksud Isa diciptakan dari kalimatullah yaitu Isa diciptakan dari perkataan Allah yaitu "kun". Kalau staf mengatakan kalimatullah itu tidak diciptakan, itu salah besar. Karena kalimatullah itu diciptakan.

Kalau staf mengatakan Isa adalah Tuhan dengan alasan ia berasal dari kalimatullah, itu alasan yang sangat aneh sekali. Karena kita pun dari kalimatullah, bumi, langit, bintang berasal dari kalimatullah yaitu kalimat "kun".
# Staff Isa dan Islam 2014-02-12 19:56
~
Saudara Rabi Cairo,

Bolehkah kami tahu tertulis dimana bahwa Isa Al-Masih diciptakan? Adam diciptakan dari tanah, bagaimana dengan Isa Al-Masih? Dengan bahan apa Isa Al-Masih diciptakan?

Alangkah lebih baik bila saudara menunjukkan buktinya. Sebab Isa Al-Masih adalah “Firman itu telah menjadi manusia” (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:14).
~
Salma
# fendi 2014-02-07 22:10
~
Injil diubah bukan karena berbagai bahasa, tapi isinya diubah. Bandingkan Injil cetakan 1991 dengan cetakan sekarang.

Injil Isa asli diturunkan dalam bahasa Ibrani, semasa Yesus hidup beliau melarang murid-Nya ke bangsa lain, hanya untuk Israel saja. Jadi, mana mungkin ceramah kepada orang Israel pakai bahasa Yunani?
# Staff Isa dan Islam 2014-02-12 19:57
~
Saudara Fendi,

Bolehkah kami tahu apa saja isi Injil yang telah diubah? Kami dengan senang hati untuk memeriksanya.

Injil ditulis dalam bahasa Yunani. Pada masa itu, bahasa Yunani menjadi bahasa Internasional. Sama seperti bahasa Inggris saat ini. Salah satu buktinya adalah “Banyak orang Yahudi yang membaca tulisan itu, sebab tempat di mana Yesus disalibkan letaknya dekat kota dan kata-kata itu tertulis dalam bahasa Ibrani, bahasa Latin dan bahasa Yunani” (Injil, Rasul Besar Yohanes 19:20).
~
Salma
# Kafir Kristen 2014-02-10 17:17
~
Saya mau tanya, kenapa di dalam Injil ada ayat-ayat mesum? Dan berikan alasannya jika Injil yang anda imani itu benar-benar kitab suci dari Tuhan.
# Staff Isa dan Islam 2014-02-12 19:59
~
Saudara Kafir Kristen,

Bolehkah kami tahu, ayat mana saja yang saudara anggap mesum? Tentu akan menarik untuk mendiskusikan hal itu.

Injil ditulis secara transparan, menampilkan semua yang ada untuk menjelaskan bahwa manusia adalah manusia berdosa. Dan tidak mungkin manusia diselamatkan tanpa pertolongan Allah karena “kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata” (Taurat, Kejadian 6:5).
~
Salma
# Pakai Logika 2014-02-15 09:01
~
Kalau Injil itu asli seharusnya tidak ada yang namanya Injil Markus, Lukas, Yohanes, Matius. Katanya Firman Tuhan, tapi karangan manusia. Belum lagi surat Paulus yang ditambah-tambah in. Masih bisakah kita menyebut Injil itu asli?
# Staff Isa dan Islam 2014-04-29 10:03
~
Saudara Pakai Logika,

Firman Allah bukan barang yang langsung turun dari langit dan manusia tinggal menerimanya. Allah memberikan firman-Nya kepada manusia, tentu menggunakan kemampuan penulisnya. Tetapi hal itu tetap dalam kendali Allah. Karena itu, Injil juga memuat sejarah. Dalam hal ini sejarah Isa Al-Masih. Penulis Injil adalah orang yang menyaksikan dan menyelidiki semua peristiwa yang terjadi pada masa Isa Al-Masih.

Artikel di atas telah menjelaskan bahwa naskah-naskah Injil masih tersimpan dengan rapi di museum Inggris dan Prancis. Bila saudara meragukannya, maka setidaknya saudara perlu menunjukkan bukti Injil asli versi saudara, bukan?
~
Solihin
# m. saudi 2014-02-20 13:47
~
Injil asli atau palsu? Sebetulnya jangan mengatakan Injil palsu atau tidak, tapi lebih mengarah kepada masih murnikah Injil? Itu yang perlu diangkat. Injil Perjanjian Lama dan Baru, Injil yang berkiblat pada salah satu gereja. Dan kenapa kisah Isa dengan Maria Magdalena tidak diangkat, kenapa harus ada penebus dosa, ada jalan menuju keselamatan, kenapa Akulah jalan, sedangkan Isa sendiri beragama Islam. Kalau tidak ada yang merubah, tidak mungkin seorang nabi/rasul takabur.
# Staff Isa dan Islam 2014-04-29 14:05
~
Saudara M. Saudi,

Kami kira artikel di atas telah menjelaskan dengan baik otentisitas Injil. Dan kami tertarik untuk menanggapi tentang Injil Perjanjian Lama dan Baru. Banyak teman Muslim yang belum mengerti hal ini. Sesungguhnya tidak ada Injil Perjanjian Lama dan Baru. Perjanjian Lama dan Baru adalah bagian dari Alkitab. Perjanjian Lama meliputi Taurat, Zabur, dan kitab para nabi. Inti berita dari Perjanjian Lama adalah kedatangan Isa Al-Masih ke dunia untuk menyelamatkan manusia dari dosa.

Sedangkan Perjanjian Baru meliputi Injil dan surat-surat para rasul. Inti berita Perjanjian Baru adalah kedatangan Isa Al-Masih kedua kali ke dunia. Saudara dapat melihat korelasi berita dari Perjanjian Lama dan Baru saling berkaitan. Bila Injil dipalsukan, maka sangat mungkin beritanya tidak sama, bukan?
~
Solihin
# Hamba Allah 2014-03-03 12:08
~
Salam Keamanan,

Pertanyaan, kalau Yesus itu agamanya Kristian yang diamalkan oleh penganut Kristian sekarang, dimana bukti sama ada di Perjanjian Lama atau Perjanjian Baru yang mengatakan Yesus itu Kristian?
# Staff Isa dan Islam 2014-04-29 14:13
~
Saudara Hamba Allah,

Injil tidak pernah menyebutkan Isa Al-Masih beragama Kristen. Sebab Isa Al-Masih datang ke dunia untuk menyelamatkan manusia, bukan untuk membawa agama. Tentu saudara tidak akan menemukan hal itu dalam Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru. Perjanjian Lama adalah janji kedatangan Isa Al-Masih yang pertama. Dan Perjanjian Baru adalah janji kedatangan Isa Al-Masih kedua kali.
~
Solihin
# pansss 2014-03-11 03:54
~
Buat Staf IDI,

Kalau memang Injil yang sekarang masih Injil murni, kenapa Injil bisa melahirkan beberapa agama Kristen yang berbeda-beda? Contoh, Katolik, Advent, Protestan, Ortodoks. Dan semua agama Kristen tersebut selalu sering bertentangan. Dari masalah ibadah, larangan makan dan minum, bahkan ada yang malahan lebih mengutamakan bunda Maria dari pada Yesus.

Maaf saja, mertua saya seorang penatua dan mereka dengan agama Kristen yang lain selalu berdebat tentang masalah ini.
# Staff Isa dan Islam 2014-04-29 14:24
~
Saudara Pansss,

Banyaknya aliran dalam Kekristenan bukan berarti Injil tidak murni. Hal ini sama dengan banyaknya aliran dalam Islam. Apakah saudara berpikir bahwa Al-Quran tidak murni? Tentu kita perlu bijak membedakan keduanya. Kitab suci tidak ada hubungannya dengan aliran. Yang membedakannya adalah interpretasi terhadap kitab suci itu sendiri. Tetapi sesungguhnya, semua aliran itu sepakat dan mengakui bahwa Injil murni dan tidak mungkin berubah. Sebab “'firman Tuhan tetap untuk selama-lamanya. ' Inilah firman yang disampaikan Injil kepada kamu” (Injil, Surat 1 Petrus 1:25).
~
Solihin
# rober2 2014-03-15 18:04
~
Ajaran Yesus dalam Alkitab tidak murni lagi. Halalnya babi adalah contoh sederhana bagaimana tokoh Kristen mencampur pendapatnya dengan firman Yesus. "Maka jawab-Nya: 'Apakah kamu juga tidak dapat memahaminya? Tidak tahukah kamu bahwa segala sesuatu dari luar yang masuk ke dalam seseorang tidak dapat menajiskannya, karena bukan masuk ke dalam hati tetapi ke dalam perutnya, lalu dibuang di jamban?' Dengan demikian Ia menyatakan semua makanan halal" (Markus 7:18-20).

"Dengan demikian ia menyatakan semua makanan halal". Ia merupakan kata yang menunjukkan orang ketiga, membuktikan bahwa ini bukan perkataan Isa/Yesus).
# Staff Isa dan Islam 2014-04-29 14:42
~
Saudara Rober2,

Injil berarti kabar baik. Injil ditulis empat penulis yaitu Matius, Markus, Lukas, dan Yohanes. Jelas, Allah memakai pengalaman dan pengetahuan mereka untuk menuliskan riwayat Isa Al-Masih seperti sifat, tindakan, dan hakikat-Nya. Karena itu, kita akan mengenal pandangan penulis melalui tulisannya, tetapi tetap dalam kendali Allah. Sehingga bukan pikiran dan gagasan mereka yang dituliskan tetapi fakta yang mereka lihat, dengar, dan saksikan.

“Apa yang telah ada sejak semula, yang telah kami dengar, yang telah kami lihat dengan mata kami, yang telah kami saksikan dan yang telah kami raba dengan tangan kami tentang Firman hidup--itulah yang kami tuliskan kepada kamu” (Injil, Surat 1 Yohanes 1:1). Karena itu, penulis menyimpulkan sesuai dengan yang didengarnya seperti tertulis dalam Injil, Rasul Besar Markus 7:18-20.
~
Solihin
# Bryan 2014-04-16 17:09
~
Imamat 11:7-8, "Demikian juga babi walaupun berkuku belah, yaitu kukunya bersela panjang, haram ia bagimu." Terjemahan bahasa Indonesia pada tahun 1996, dengan mengubah kata babi menjadi babi hutan kecuali dalam Alkitab versi Indonesian Literal Translation edisi 2006, 2008 tetap tertulis babi.

Padahal bila kita lihat bahasa asli Alkitab Ibrani tertulis hazir yang artinya babi dan bukan tertulis hazir ver atau ver hazirim yang artinya babi-babi liar/babi hutan. Bisa anda jelaskan?
# Staff Isa dan Islam 2014-04-29 15:06
~
Saudara Bryan,

Boleh kami tahu, saudara memperoleh sumber dari mana? Sebab kami yakin saudara tidak tahu dan tidak mengerti bahasa Ibrani. Sebenarnya dengan mengutip teks bahasa Ibrani, saudara telah membaca dan mengetahui konteks dan makna dari teks aslinya. Karena itu, kami menyarankan agar saudara melanjutkan pembacaan dari sumber itu. Karena terkesan saudara hendak menguji kami. Maaf, bila kami menolak untuk membahas hal itu.
~
Solihin
# dewa 2014-04-18 19:14
~
Maaf pak, saya cuma mau bertanya, jadi sebenarnya juru selamat umat manusia itu siapa, apakah Isa Al-Masih atau Nabi Muhammad, atau Nabi Muhammad menyempurnakan semua ajaran nabi pendahulunya.
# Staff Isa dan Islam 2014-04-29 15:18
~
Saudara Dewa,

Tentu seorang juruselamat adalah pribadi yang suci dan tidak berdosa. Karena yang diselamatkan adalah manusia berdosa. Sangat tidak mungkin manusia berdosa menjadi juruselamat bagi manusia berdosa lainnya, bukan? Siapakah pribadi yang suci dan tidak berdosa? Hanya Isa Al-Masih. Ini diakui Injil dan Al-Quran (Injil, Surat 1 Petrus 2:22; Qs 19:19). Lebih lanjut tentang hal ini, saudara boleh mengunjungi link ini http://tinyurl.com/6wf9w8k
~
Solihin
# Hery 2014-04-19 10:33
~
Markus pasal 6 dan 8 saja sudah berbeda-beda mengenai jumlah sisa roti yang ditaruh di dalam bakul dan jumlah orang-orang yang naik dalam perahu serta nama tempat yang dituju saja sudah berbeda-beda padahal sama-sama ada pada Injil Markus yang menulis.

Bagaimana ini bisa dikatakan masih murni dan tidak dirubah-rubah? Dan bagaimana Injil sekarang ini dikatakan Firman Tuhan? Apa Tuhan secepat itu lupa padahal jarak waktu makan roti dan sesudahnya tidak lebih dari setengah hari?
# Staff Isa dan Islam 2014-04-29 15:24
~
Saudara Hery,

Munculnya pertanyaan seperti itu disebabkan karena saudara tidak membaca dengan benar dan teliti. Injil, Rasul Markus 6 dan 8 adalah dua peristiwa berbeda. Silakan saudara membacanya dengan baik dan teliti. Tidak ada yang diubah sebab itu merupakan dua peristiwa yang berbeda. Alangkah lebih baik bila saudara membaca dengan teliti lebih dulu. Terimakasih.
~
Solihin
# achmad 2014-04-27 20:07
~
Mengapa firman Tuhan meleset ramalannya? Apakah ini buatan manusia? Mengapa ramalan kedatangan Yesus Matius 10:23, 16:28, Markus 9:1 dan Lukas 9:27, Yesus menubuatkan bahwa dia dan kerajaan Allah akan datang sebelum para muridnya selesai mengunjungi kota-kota Israel? Ramalan ini meleset jauh, sebab sampai saat ini Yesus belum juga turun datang kembali ke dunia. Padahal para murid Yesus sudah mati semua 2000 tahun yang Ialu.
# Staff Isa dan Islam 2014-04-29 15:49
~
Saudara Achmad,

Kesimpulan demikian muncul karena saudara tidak membaca keseluruhan ayat yang saudara kutip. Kami menyarankan agar saudara membacanya dengan teliti. Tetapi untuk mengobati rasa ingin tahu saudara, kami ingin mengutip ayat sebelumnya dari Injil, Rasul Besar Matius 10:23.

“Tetapi waspadalah terhadap semua orang; karena ada yang akan menyerahkan kamu kepada majelis agama dan mereka akan menyesah kamu di rumah ibadatnya. Dan karena Aku, kamu akan digiring ke muka penguasa-pengua sa dan raja-raja sebagai suatu kesaksian bagi mereka dan bagi orang-orang yang tidak mengenal Allah” (Injil, Rasul Besar Matius 10:17-18). Menurut saudara, apakah nubuat ini sudah digenapi?
~
Solihin
# berpikir sehat 2014-04-28 08:09
~
To: Henry,

Maaf, baru belajar bahasa Indonesia mungkin? Anda tanpa sadar sudah membenarkan Kristen, silahkan baca Markus 8:19 (yang anda kutip) tapi jangan lupa baca ayat 20. Di dua ayat tersebut sudah dijelaskan dengan jelas tentang Yesus melakukan mujizatnya dua kali di dua tempat dan waktu berbeda.

To: Amit2,

Sudah dijawab untuk yang Injil Matius ayat 23 sealur dengan ayat 15 yang sudah membahas hari kiamat, sehingga ayat 23 menubuatkan negara Israel modern yang akan jadi Kristen. Untuk Markus 9 dan Lukas 9 bukan membahas tentang 'generasi' , masa tidak mengerti bahasa Indonesia?Gener asi adalah jamak/banyak. Markus dan Lukas membahas Rasul Yohanes yang akan mendapat penglihatan hari kiamat saat Yesus datang sebagai Raja (Kitab Wahyu).
# berpikir sehat 2014-04-28 08:14
~
Yang pasti Injil Terjemahan di zaman Muhamad (abad 7) diakui asli oleh Allah. "Lalu, Khadidjah membawanya kepada Waraqa bin Naufal, seorang Nasarah dan yang seorang pembaca Injil dalam Bahasa Arab" (Shahih Bukhari Volume 4, Kitab 55, Nomor 605).

"Lalu Khadijah bersama beliau pergi sehingga ia membawa beliau para Waraqah bin Naufal bin Asad bin Abdul Uzza bin Paman Khadijah. Ia seorang yang memeluk agama Nasrani pada zama Jahiliah, ia dapat menulis tulisan Ibrani., dan ia menulis Injil akan apa-apa yang Dikehendaki Allah akan apa yang ditulisnya" (Shahih Bukhari Volume 1, Kitab 1, Nomor 3).

Manuskrip Injil tertua ada dari abad ke 4 (tahun 350), 200 tahun sebelum Muhammad. Tapi Papyri Injil tertua tahun150, 400 tahun sebelum Muhammad.
# Hendi 2014-05-04 14:32
~
Saya cuma mau bertanya kenapa di dalam Injil Yesus disebut sebagai Tuhan. Sedangkan di Al-Quran dengan jelas Dia disebut sebagai rasul Allah. Injil memang benar kitab Allah dan Al-Quran adalah penyempurnanya.
# Staff Isa dan Islam 2014-05-21 21:50
~
Saudara Hendi,

Injil telah ada enam abad sebelum Al-Quran. Dengan rentang waktu yang sedemikian jauh, mengapa Injil yang dipertanyakan? Menurut kami, adalah baik bila kita mempertanyakan mengapa Al-Quran tidak memberikan keterangan yang sama dengan Injil? Padahal Injil telah ada lebih dulu dibandingkan Al-Quran. Ini logika yang benar. Bukan sebaliknya. Bagaimana menurut saudara?
~
Solihin
# didit 2014-05-14 08:28
~
Jikalau memang Al-Quran adalah kitab palsu dan dipalsukan dan Injil Kristen adalah kitab suci yang sempurna, lantas kenapa masih saja staf menggunakan Al-Quran sebagai hujjah dalam mendukung argumennya? Bukankah staf harus menolak mentah-mentah kebenaran Al-Quran?
# Staff Isa dan Islam 2014-05-21 21:54
~
Saudara Didit,

Allah telah selesai berfirman pada awal abad pertama sehingga tidak diperlukan lagi kitab untuk firman-Nya. Sebab seluruh rencana Allah untuk menyelamatkan manusia dari dosa telah terpenuhi dalam Isa Al-Masih. Tentu ini yang menjadi persoalan mendasar manusia, bukan?

Bila saudara ingin mengetahui tentang Al-Quran, silakan klik ini http://tinyurl.com/68qrm5t.
~
Solihin
# xucinxgaronx 2014-05-14 22:38
~
Injil adalah nama yang dijiplak penerbit kitab suci Kristen Indonesia untuk buku biografi Yesus karangan anonim yang tak mengenal Yesus, yang bahkan pengarang itu pun tak pernah menyangka bahwa kitab karangannya bisa menjadi kitab suci agama Kristen. Kitab suci Kristen adalah karangan cerita tentang seorang dengan nama (palsu) Yesus. Tak pernah ada orang Israel sudi menggunakan nama dari bangsa yang disebutnya sebagai anjing (Yunani).

Sebagaimana karangan pada umumnya, maka tentu saja ada pengubahan-peng ubahan. Contohnya, pada codex sinaiticus dan vaticanus, tak ada Markus 16:9-20, juga Yohanes 8:1-11. Zaman internet seperti saat ini, sangat mudah untuk membuktikannya.
# Staff Isa dan Islam 2014-05-21 22:00
~
Saudara Xucinxgaronx,

Kami yakin saudara mempunyai sumber yang jelas tentang Injil adalah nama yang dijiplak penerbit Kristen Indonesia. Boleh kami tahu, sumber saudara dari mana? Tentu sebagai orang yang senang belajar, kami akan mempelajari hal itu bila benar adanya. Bagaimana saudara?
~
Solihin
# berpikir sehat 2014-05-19 14:21
~
Semua Muslim,

Injil tidak ada artinya dalam bahasa Arab. Satu-satunya referensi hanya ada di Al-Quran yang bilang Injil adalah penamaan yang ditetapkan Allah terhadap kitab Kristen. Lucunya Injil itu sudah jelas-jelas sempalan dari kata Yunani. Ketahuan Muhammad nyontek, terlebih lagi membuktikan Islam mengakui Allah menghendaki kitab Kristen ditulis dalam bahasa Yunani.
# berpikir sehat 2014-05-21 13:41
~
Habib,

Anda ini komentar tidak jelas dan campur aduk. Baca saja sudah mumet. Saya tahu anda kelabakan karena terbukti Muhammad masih mengakui Alkitab itu asli. "Waraqah bin naufal bin Asad bin Abdul Uzza bin Qushshay, anak paman Khadijah, atau saudara ayahnya, ia adalah semasa jahiliyah beragama nashrani dan suka menulis kitab suci arabi, ia menulis Injil Arabi dengan kehendak Allah" (Hadits Shahih Bukhari (64670). Shahih di atas menceritakan Injil terjemahan yang dianggap asli.
------------------------
Beliau menarik bantal yang didudukinya dan meletakkan Taurat tersebut di atasnya seranya bersabda: "Aku beriman kepadamu dan kepada Dzat yang menurunkanmu" (Sunan Abu Dawud, no.4449). Hadits ini Hasan oleh Syeh Albani. Taurat pun masih asli di zaman nabimu.
# berpikir sehat 2014-05-22 07:17
~
Selain hadits shahih yang saya paparkan tentang Injil terjemahan Arab yang diakui asli atas ijin Allah. Para Ulama sendiri beda pendapat tentang bahasa yang digunakan Yesus. Silakan google "islamqa Apakah Injil Yang Ditulis Dengan Bahasa Aromi Masih Ada Sekarang?" Anda akan ketemu website resmi Ahlusunna Waljammah

“Dia berbicara dan berbincang dengan orang Yunani” (A’mal Ar-Rusul, 9/29). Secara zahir pembicaraannya dengan menggunakan bahasa mereka. Maka dengan adanya perbedaan bukti-bukti ini, terjadi perbedaan yang cukup kuat di antara para ilmuan dan pakar tentang bahasa yang digunakan oleh Isa Al-Masih.
--------
Terjadi beda pendapat sesama ulama ada yang percaya hanya bahasa Aram tapi ada juga yang yakin bahasa Yunani.
# Xucinxgaronx 2014-05-22 09:04
~
Berpikir Sehat,

Kitab Injil itu sudah bermacam-macam pada masa para rasul. 2 Korintus 11:4, "Sebab kamu sabar saja, jika ada seorang datang memberitakan Yesus yang lain dari pada yang telah kami beritakan, atau memberikan kepada kamu roh yang lain dari pada yang telah kamu terima atau Injil yang lain dari pada yang telah kamu terima."

Injil yang dibawa Waraqah yang menyebabkan dia percaya kenabian Muhammad pastilah beda dengan yang anda pegang. Al Baqarah 2:146, "Orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang telah Kami beri Al Kitab (Taurat dan Injil) mengenal Muhammad seperti mereka mengenal anak-anaknya sendiri. Dan sesungguhnya sebahagian diantara mereka menyembunyikan kebenaran, padahal mereka mengetahui."
# berpikir sehat 2014-05-22 11:59
~
Garong,

Nabi Ahmadiyah Ghulam ahmad menafsirkan Al-Quran apa dari versi yang berbeda? Kaum Syiah apa menafsirkan dari Al-Quran dengan versi yang berbeda? Maaf, siasat anda sangat mudah terpatahkan di sini.
# XucinXgaronX 2014-06-04 15:46
~
Bisa dijelaskan ayat apa yang ditafsirkan Ghulam Ahmad dan Syiah? Yang namanya tafsiran itu buah pikir manusia beda sekali dengan 2 Korintus 11:4 sudah sangat jelas kontennya, tak mungkin bisa ditafsirkan lagi bahwa ada bermacam macam versi Injil dan versi Yesus atau anda mau "mencoba" membuat tafsirannya?
# Staff Isa dan Islam 2014-06-13 11:44
~
Saudara Xucinxgaronx,

Injil adalah berita sukacita tentang keselamatan dalam Isa Al-Masih. Di luar berita keselamatan itu, maka itu disebut dengan Injil lain. Itu sebabnya, muncul Injil lain yang tidak memberitakan keselamatan dalam Isa Al-Masih. Seperti Injil Barnabas. Injil yang tidak memberitakan keselamatan dalam Isa Al-Masih bisa disebut Injil palsu. Kiranya ini menambah pengertian saudara.
~
Solihin
# manusia 2014-06-04 22:26
~
Al-Quran itu ada kitab umat manusia yang diturunkan terakhir dan dibawa nabi Muhammad dan isi berasal dari kitab sebelumnya. Namun, dilengkapi dan sebagai tanda bahwa agama terakhir yang turun itu Islam. Saya juga heran dengan Injil. Mengapa banyak sekali bahasa? Beda lokasi beda arti? Mengapa tak seperti Al-Quran yang hanya bahasa Arab dan banyak orang di berbagai belah bumi ini bisa membacanya ?
# Staff Isa dan Islam 2014-06-13 11:50
~
Saudara Manusia,

Manusia terdiri dari banyak bangsa dan suku bangsa serta bahasa. Injil masuk ke banyak negara dan suku bangsa dan bahasa sehingga perlu diterjemahkan agar suku bangsa mengerti isi Injil sesungguhnya. Tetapi terjemahan itu tidak mengubah arti dan inti pesan Injil. Yaitu bahwa manusia diselamatkan karena Isa Al-Masih.

Nah, bila saudara tertarik mendiskusikan tentang Al-Quran, silakan klik ini http://tinyurl.com/68qrm5t
~
Solihin
# Dail Hamba Allah 2014-06-24 02:55
~
To: Admin

Seringkali kami katakan bahwa Taurat, Zabur dan Injil itu benar firman Allah dan Al-Quran adalah penyempurna dari kitab sebelumnya. Seringkali pula kami mengatakan agar kiranya jangan menggunakan referensi Al-Quran yang sepotong-potong apalagi kalian tidak mempercayai hal itu. Aneh bin ajaib kalian menggunakan Al-Quran untuk membuktikan bahwa kitab anda masih asli.

Kami tidak akan mengungkap semua yang mendasari sehingga dikatakan Injil itu bukan palsu tapi sebagian sudah tidak suci lagi. Satu contoh kecil saja yang mendukung penyataan terkutuk pada Surat Galatia 1:8 ada pada perubahan atas pengharaman makan babi diganti dengan babi hutan saja yang haram.
# Staff Isa dan Islam 2014-06-25 05:13
~
Saudara Dail,

Kami mengutip Al-Quran karena di sana terdapat nama Isa Al-Masih. Tentu tidak salah mengutip hal itu, bukan? Dan kami tidak mengubah apa-apa dari redaksi ayat. Dan bila saudara menyatakan Injil tidak suci lagi, maka siapakah yang berhak menyatakan Injil suci dan tidak suci? Saudara atau Allah? Bagaimana saudara?
~
Solihin
# dails hamba Allah 2014-06-30 02:25
~
Admin,

Anda mengatakan bahwa menggunakan referensi Al-Quran sebab ada di dalamnya menyebutkan tentang Isa Al-Masih. Perlu saudara ketahui bahwa Isa dalam Al-Quran tidak mati di salib, sedangkan yang mati disalib itu adalah penghianat Yudas yang diserupakan dengan Isa. Jadi antara Isa di Al-Quran dan Yesus di Injil itu adalah oknum yang berbeda.

Jadi, dasar Al-Quran yang saudara jadikan alat untuk mengelabui Islam itu sangat tidak tetap, kecuali anda setuju seluruh isi dalam Al-Quran.

Kembali ke topik. Injil yang diimani oleh Muhammad dan Islam di dunia adalah Injil yang di dalamnya memuat konsep ketuhanan esa. Bukan Tuhan menjelma sebagai mahluk, Injil yang di dalamnya tidak merubah hukum dari Zabur dan Taurat.
# Staff Isa dan Islam 2014-08-23 18:36
~
Salam Sdr. Dails,

Kami menyampaikan terimakasih atas pemaparan saudara.

Tentu begitu sulit bagi umat Muslim mengakui tentangkematian Isa Al-Masih di salib. kurang lebih 600 tahun yang lampau, Isa Al-Masih telah disalib dan hal tersebut sudah dapat dibuktikan. Kemudian, ada kabar yang mengatakan hal itu tidak benar.

Ada seseorang yang disalib menggantikan Isa. Bukankah ini terlihat satu kebohongan besar? Dan yang sangat disayangkan ada banyak orang yang percaya atas hal tersebut, tanpa menyelidiki kebenarannya. Menurut saudara, mana yang lebih kasihan?
~
Salma
# ayu dwi 2014-08-20 20:40
~
Bagaimana cara beriman pada kitab Injil pada masa sekarang, tolong jelaskan?
# Staff Isa dan Islam 2014-08-23 18:43
~
Salam Sdr. Ayu Dwi,

Kami menyampaikan terimakasih untuk pertanyaan saudara. Injil dari jaman dahulu sampai saat ini tidak ada perubahan. Injil adalah kabar sukacita yang harus didengar oleh semua umat, bahwa Allah telah merelakan diri mengambil rupa dalam bentuk tubuh manusia dalam Isa Al-Masih. Yang berarti juga adalah Kalimat Allah.

Pengambilan rupa Allah dalam bentuk manusia untuk melakukan satu tugas atau karya yang hanya dapat dilakukan oleh Allah. Dia datang untuk menjadi tebusan bagi dosa manusia. Semua orang yang percaya kepada-Nya tidak akan binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

Jika saudara beriman kepada Injil yang sesungguhnya yakni Isa Al-Masih, saudara pasti mendapat keselamatan. "Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan" (Injil, Surat Roma 10:9).
~
Salma
# yusuf 2014-08-21 11:17
~
Injil menurut sunah Isa sudah tidak ada, yang ada tinggal Alkitab menurut sunah Paulus. Bagaimana mungkin Islam mau mengimani Alkitab tersebut, karena di dalam Al-Quran sendiri Kitab Taurat, Zabur, dan Injil yaitu sama seperti halnya dengan Al-Quran.
# Staff Isa dan Islam 2014-08-23 18:47
~
Salam Sdr. Yusuf,

Barangkali saudara dapat menjelaskan dan memaparkan apa yang saudara maksud dengan Alkitab menurut sunah Paulus? Terimakasih.
~
Salma
# yusuf 2014-08-26 22:40
~
Untuk Salma,

Bagaimana saya bisa memaparkan sejarah yang demikian panjang dalam kolom komentar yang terbatas ini? Pelajarilah sejarah dari sejak sepeninggalan Nabi Isa. Apakah anda tahu juga sejarah/kesaksi an mengenai pendeta Bahira?
# Staff Isa dan Islam 2014-09-01 17:52
~
Saudara Yusuf,

Kami tidak memerlukan pemaparan yang panjang. Kami membutuhkan pemaparan yang jelas, singkat, dan berisi. Karena itu, kami menunggu pembuktian dari saudara.
~
Solihin
isadanislamstudi.com

* Untuk bisa masuk ke pelajaran kursus ini, non-aktifkan 'pop-up blocker' komputer Saudara dengan meng-klik di sebuah 'bar' di bawah 'status bar' di bagian atas layar komputer

Isa Islam Dan Kaum Wanita

Click gambar di samping untuk artikel - artikel untuk wanita Muslim


 

www.isaislamdankaumwanita.com