Ikuti Isa dan Islam di Facebook Ikuti Isa dan Islam di Tweeter

Mengapa Orang Kristen Memilih Alkitab, Bukan Al-Quran?

alkitab alquranBila kita membaca Al-Quran dan Alkitab, terdapat perbedaan besar antara dua kitab tersebut.  Alkitab penuh nubuatan, sedangkan Al-Quran tidak. Nubuatan merupakan hal-hal yang ingin disampaikan Allah pada manusia melalui nabi-nabi-Nya.

Menguji Al-Quran dan Alkitab Melalui Nubuatan

Satu-satunya cara untuk meyakini isi kitab suci berasal dari Allah, bila nubuat-nubuat dalam kitab tersebut digenapi. Dalam Al-Quran tidak ada nubuat, kecuali yang berhubungan dengan hari penghakiman. Sehingga, kita tidak dapat menguji benarkah Al-Quran dari Allah.

Alkitab Telah Diuji Sebagai Firman Tuhan

Alkitab memuat banyak nubuat. Firman Tuhan disampaikan melalui puluhan nabi tentang masa depan, dan dicatat dengan saksama. Semua nubuat tersebut bisa diuji, telah diuji dan terbukti sudah digenapi. Itulah sebabnya orang Kristen percaya Alkitab adalah satu-satunya Firman dari Allah. 

Al-Quran Tidak Bisa Diuji Kebenarannya

Bila nubuat dalam Al-Quran telah digenapi, maka akan ada alasan untuk mempercayainya. Namun kenyataannya, tidak ada nubuat yang digenapi. Satu hal yang perlu kita ingat, Al-Quran adalah buku Muhammad. Manusia tidak dapat menguji buku ini.

Menurut pakar Islam kita hanya perlu percaya Muhammad menerima ayat-ayat Al-Quran dari malaikat Jibril.  Menurutnya, kata-kata dari satu orang lebih akurat daripada puluhan nabi.  

Alkitab Penuh Nubuat Tentang Isa Al-Masih

Alkitab penuh dengan nubuat kedatangan Isa Al-Masih.  Roh Allah, meramalkan di mana Isa Al-Masih akan dilahirkan. Juga meramalkan perbuatan Isa Al-Masih di dunia sebelum Ia lahir.  Roh Allah juga memungkinkan para nabi bernubuat bagaimana Isa Al-Masih mati dan dibangkitkan.  Dia bahkan memberitahu bagaimana Ia akan datang lagi untuk mengadili yang hidup dan yang mati.

Buku-buku Agama Perlu Diuji

Teks-teks agama membuat klaim lebih dari sejarah, yaitu klaim tentang Allah dan siapa Dia. Juga klaim tentang manusia dan hubungannya dengan Allah. Oleh karena itu, sangat penting untuk dapat menguji klaim-klaim ini. Nubuat membantu memberikan informasi penting untuk dokumen religius. Alkitab mencatat banyak nubuat tentang kehidupan, kematian, dan kebangkitan Isa Al-Masih dalam Injil. 

Naskah Laut Mati Ada Sebelum Era Kristiani

Penting diketahui, naskah Laut Mati (ditemukan tahun 1947) berisi Kitab Perjanjian Lama, kecuali buku Ester. Naskah ini tertanggal dari abad ke 3 sebelum Masehi sampai abad pertama Masehi. Ini satu bukti kuat untuk kebenaran agama Kristen.  Naskah Laut Mati ini tertanggal sebelum jaman hidup Isa Al-Masih. Gulungan seluruh kitab Nabi Besar Yesaya dari “Naskah Laut Mati” ditaruh pada layar umum di Museum Yerusalem agar semua orang dapat melihat.

Isa Al-Masih Menggenapi Nubuatan

Berikut daftar singkat nubuat dari Perjanjian Lama yang telah digenapi Isa Al-Masih. Perhatikanlah, bagaimana nubuat-nubuat tersebut digenapi Isa Al-Masih dalam Injil!

Tema

Prediksi Perjanjian Lama

Penggenapan Perjanjian Baru

Keturunan dari suku Yehuda

Kitab Kejadian 49:10

Injil Matius 1:2-3

Lahir dari seorang perawan

Kitab Nabi Yesaya 7:14

Injil Matius 1:18

Lahir di Betlehem Efrata

Kitab Nabi Mikha 5:2

Injil Matius 2:1

Kemuliaan-Nya

Kitab Nabi Yesaya 52:13

Surat Filipi 2:9

Dia pasti akan dihina

Kitab Nabi Yesaya 53:3

Injil Lukas 23:35

Tubuh-Nya akan ditembus

Kitab Nabi Yesaya 53:5

Injil Yohanes 19:35

Dia akan menderita

Kitab Nabi Yesaya 53:7-9

Surat 1 Petrus 2:21-23

Dia akan wafat dengan orang jahat

Kitab Nabi Yesaya 53:9

Injil Matius 27:44

Mengakui memenuhi nubuat

Kitab Nabi Yesaya 53:12

Injil Lukas 22:37

Dia memikul dosa-dosa kita

Kitab Nabi Yesaya 53:12

Surat Ibrani 9:28

Dia berdoa utk yg menyalibkan-Nya

Kitab Nabi Yesaya 53:12

Injil Lukas 23:24

Diperkirakan kata-Nya waktu disalib

Kitab Mazmur 22:1

Injil Matius 27:46

Dia akan diejek

Kitab Mazmur 22:7-8

Injil Lukas 23:35

Pakaiannya dibagi dengan cara diundi

Kitab Mazmur 22:18

Injil Matius 27:35

Diperkirakan kata-Nya waktu disalib

Kitab Mazmur 31:5

Injil Lukas 23:46

Tulang-Nya tidak akan patah

Kitab Mazmur 34:20

Injil Yohanes 19:33

Akan meminum cuka

Kitab Mazmur 69-21

Injil Matius 27:34

Waktu Ia lahir

Kitab Nabi Daniel 9:25

Injil Lukas 2:3-7

Tubuh-Nya akan ditembus

Kitab Nabi Zakaria 12:10

Yohanes 19:34

Dia memasuki kemenangan-Nya

Kitab Nabi Zakaria 9:9

Yohanes 12:13-14

Dia dikhianati oleh seorang murid

Kitab Mazmur 41:9

Markus 14:10

Dikhianati untuk 30 keping perak

Zakaria 11:13

Matius 26:15

Dia dipukul dan diludahi

Yesaya 50:6

Markus 14:65

Kebangkitan-Nya

Mazmur 16:10

Matius 28:9

Dia diangkat ke surga

Mazmur 68:18

Lukas 24:50-51

Masih banyak lagi nubuat dalam Perjanjian Lama yang digenapi Isa Al-Masih. Daftar di atas hanya sebagian nubuat tentang Dia. Tuhan memelihara nubuat-nubuat ini dalam Kitab Suci untuk menghibur hati kita.  Sekarang kita dapat yakin akan kebenaran nubuat-nubuat ini sambil bergantung pada Isa Al-Masih sebagai Juruselamat kita.

[Staf Isa dan Islam – Kiranya saudara rindu belajar tentang Isa Al-Masih dan anugerah keselamatan yang dibawa-Nya.  Artikel tentang Jalan Keselamatan dapat membantu saudara. Allah mengasihi saudara dan ingin membantu saudara. Ingatlah ayat suci berikut dari Isa Al-Masih, "Akulah jalan, kebenaran, dan hidup. Tidak ada yang datang kepada Bapa kalau tidak melalui aku" (Injil, Nabi Besar Yohanes 14:6).]

 

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

 

Add comment

PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR

Bagi Pembaca yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:

1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
2. Komentar hanya diperbolehkan menjawab salah satu dari 3 pertanyaan fokus yang dimuat di bagian akhir artikel. Kecuali beberapa artikel yang tidak memuat 3 pertanyaan fokus.
3. Sebelum menuliskan jawaban, copy-lah pertanyaan yang ingin dijawab terlebih dahulu.
4. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
5. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.
6. Satu orang komentator hanya berhak menuliskan komentar pada satu kolom. Tidak lebih!

Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan mengirim email ke: [email protected]

Kiranya petunjuk-petunjuk di atas dapat kita perhatikan.

Wassalam,
Staf, Isa dan Islam

Security code
Refresh

Comments  

# Daniel 2012-06-13 15:33
*
Salam di dalam Kasih Tuhan Yesus,

Ulasan ini benar-benar membuka mata hati saya lebih lebar lagi, bahwa Tuhan menurunkan Firman-Nya bukan dengan omong kosong saja, tetapi berisi tuntunan bagi setiap kita untuk mendapatkan keselamatan.

Kita semua tahu, yang berhak mengadili manusia nantinya adalah Tuhan sendiri bukan? Dan Kita semua tahu bahwa nantinya Yesus/Isa akan datang dan mengadili manusia! Jadi sebenarnya kita sudah sama-sama tahu bukan siapa Yesus/Isa itu? Iyah benar, Dia adalah Tuhan!!

Jadi, percaya dan terimalah Tuhan Yesus dalam hidup anda sebagai juru selamat yang akan membawa kita ke surga bersama-sama dengan Dia! karena kita akan diselamatkan dari hari penghakiman.

Untuk Staff Isa dan Islam, teruslah berkarya di dalam Tuhan dengan penuh kasih sayang dan doa untuk menjawab setiap pertanyaan-pert anyaan bahkan kritikan-kritik an, supaya kita tidak "tersandung"!

Tuhan Yesus memberkati kita semua :)
# Staff Isa dan Islam 2012-06-14 15:01
~
Saudara Daniel,

Terimakasih atas apresiasi saudara atas situs kami. Juga terimakasih atas saran saudara. Tentu kami selalu berusaha memberi yang terbaik dalam menjawab setiap pertanyaan dan kritikan yang masuk. Kerinduan kami adalah, membuat setiap orang yang mengunjungi situs kami merasa nyaman dan merasa diberkati.

Kiranya saudara dapat mendukung kami dalam doa :)

Tuhan memberkati.
~
SO
# peter 2012-06-14 13:37
*
Jika umat Islam mau mengetahui mana lebih baik Alkitab atau Al-Quran, maka umat Islam juga perlu kenal Yesus dan Muhamad.

Mana lebih dipercayai? Yesus yang tidak pernah melakukan dosa sepanjang hidupnya atau Muhamad yang semasa hidupnya berdosa?
# Staff Isa dan Islam 2012-06-18 21:38
~
Menyelidiki dan mempelajari kitab suci bukanlah sebuah pelanggaran atau dosa. Setiap umat beragama berhak untuk mempelajari dan menyelidiki kitab sucinya, apakah “wahyu” atau ajaran yang disampaikan oleh “nabi” tersebut adalah benar kebenaran dari Allah.

Firman Allah dalam kitab suci berkata, “Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat , sehingga sekiranya mungkin, mereka menyesatkan orang-orang pilihan juga” (Injil, Rasul Besar Matius 24:24).
~
SO
# Jesus My Lord 2012-07-14 00:28
*
Quoting purwa:
Maaf, Saya tetap berpedoman bahwa banyak sekali ajaran Kristen yang berpedoman pada kepalsuan, Firman-firman palsu, Tuhan, tanggal Natal yang dikarang-karang, Mesias tanpa bukti, dan yang lainnya. Terimakasih.


Bila Mesias, Injil, dan Firman-Firman Allah adalah palsu menurut apa yang anda katakan,
1. Mengapa di dalam Al-Quran dikatakan Mariam akan melahirkan anak yang suci, dapatkah seorang manusia dikatakan suci kecuali Tuhan?
2. Mengapa di dalam Al-Quran banyak tertulis tentang mujizat yang Isa/Yesus lakukan?

3. Kepalsuan yang dikatakan Muhammad menjadikan umatnya mengikuti dia tanpa mengetahui dan mencari apa, yang menjadi alasan Muhammad mengatakan Injil adalah palsu.

4. Apakah Muhammad memberikan bukti siapa, kapan, dan bagaimana Injil dipalsukan? Orang yang menyatakan sesuatu tanpa bukti adalah fitnah dan pasti ada maksud tertentu orang itu melakukan fitnah.

Mohon anda menjelaskan pengertian saya diatas.
# Jesus My Lord 2012-07-14 20:46
*
Quoting purwa:
Pilih uang palsu (Kristen) atau uang asli (Islam). Kepalsuan ajaran Kristen tercemin dalam banyak hal.


Tolong anda buktikan kepalsuan tentang Injil, siapa, kapan dan bagaimana dapat dipalsukan? Bila anda tidak dapat memberikan bukti, sama saja anda telah memfitnah Injil.

Nabi Isa atau Yesus mewartakan Sabda-Nya tidak pernah mengatakan, yang itu palsu dan yang ini asli. Sebelum Yesus lahir, cara kedatangan, mewahyukan, sampai wafat-Nya telah tertulis di Taurat tanpa mengatakan bahwa Taurat telah di palsukan.

Bila ada seseorang menyatakan bahwa yang ini asli yang itu palsu, apa motivasi orang tersebut untuk mengatakannya? Untuk mengangkat derajatnya di mata manusia walaupun harus berfitnah.
Apa anda setuju, perkataan tanpa bukti yang akurat adalah fitnah? Itu yang telah Muhammad ajarkan kepada pemikutnya.
# petualang 2012-07-18 10:09
*
Quoting Jesus My Lord:
*


Bila Mesias, Injil, dan Firman-Firman Allah adalah palsu menurut apa yang anda katakan,
1. Mengapa di dalam Al-Quran dikatakan Mariam akan melahirkan anak yang suci, dapatkah seorang manusia dikatakan suci kecuali Tuhan?.


Anda salah memahami makna "melahirkan anak yang suci". Konteksnya adalah maryam seorang perawan, Ahli ibadah dan tidak pernah bersentuhan dengan laki-laki. Secara manusiawi, tidaklah mungkin seorang gadis bisa punya anak kecuali ia telah bersuami atau telah melakuka perzinahan (QS.19:19-20). Baca juga ayat selanjutnya 27-34. Simpulannya, maksud kata "anak yang suci" dari ayat diatas adalah bukan hasil perzinahan. Semoga memberi pencerahan pada anda.
# Staff Isa dan Islam 2012-07-27 09:21
~
Saudara Petualang,
Mengapa dari segala nabi hanya Isa saja yang disebut “seorang laki-laki yang suci“ (Qs 19:19)? Mengapa bukan Adam (Qs 7:22, 23)? jelas berdosa dan minta pengampunan.
Namun, Isa Al-Masih berkuasa mengampuni dosa. “Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia (Isa Al-Masih) berkuasa mengampuni dosa.” (Injil, Rasul Besar Matius 9:6)

Seperti pernyataan dari kitab saudara, Isa Al-Masih dijadikan oleh Allah "suatu tanda bagi manusia dan sebagai rahmat dari Kami" (Qs 19:21). Rahmat ini sudah datang dan akan datang pula pada hari kiamat untuk memberikan hidup yang kekal kepada mereka yang percaya (Injil, Surat Rasul Besar Yudas 1:21).

Isa Al-Masih tentu saja disebut suci karena berasal dari Allah, Dia adalah Kalimat Allah dan Roh Allah (Qs 3:39; Qs 4:171)
~
DA
# Danny 2012-07-26 16:05
*
Salam sejahtera, saya umat Muslim. Saya hanya ingin memberikan pendapat, bahwa kitab suci pasti datang dari yang Maha Suci. Dan kitab tersebut haruslah murni tanpa ada campur tangan manusia untuk merubah atau menambahkannya.

Sedangkan dewasa ini, Injil selalu direnovasi sesuai kehendak, apa masih bisa disebut dengan kitab suci? Semoga bisa membuka cara berfikir saudara. Terimakasih.
# Staff Isa dan Islam 2012-07-27 19:05
~
Saudara Danny,

Terimakasih sudah berkunjung dan memberikan komentar pada situs kami. Saudara telah menambah istilah baru dalam menyebutkan Injil saat ini yaitu Injil direnovasi.

Perlu saudara ketahui renovasi/revisi dilakukan pada kitab terjemahan, bukan naskah aslinya. Revisi bukan untuk memberikan makna yang lain pada Kitab Suci. Revisi diadakan justru dengan niat murni agar makna Firman Allah dalam bahasa apapun menjadi lebih jelas dan lebih tepat lagi dengan bahasa asli.

Isa Al-Masih adalah Juru Selamat dan Tuhan. Kalimat ini jelas diajarkan semua versi Al-Kitab yang pernah ada di muka bumi ini.

Kami persilakan saudara membaca artikel kami di url ini: http://tinyurl.com/btsagc7 dan silakan memberikan komentar di sana, terimakasih.
~
DA
# anto 2012-08-15 17:58
*
Menurut saya tidak benar kalau Muhammad adalah pemilik Al-Quran. Tidak ada satu ayatpun yang menyatakan bahwa Al-Quran adalah buatan Muhammad. Muhammad hanyalah penyampai wahyu dari Allah.

Saya pernah baca Injil, biasanya berdasarkan penulisnya, dan kita tahu penulis Injil itu ada beberapa dan kita tahu juga tiap Injil itu berbeda.
# Staff Isa dan Islam 2012-08-23 11:08
~
Saudara Anto,

Untuk mengetahui bagaimana asal-usul Al-Quran ditulis, silakan saudara membaca artikel pada link ini: http://tinyurl.com/6tst4v3.

Injil hanya ada satu. Injil berarti 'kabar baik.' Injil yang dibawa Isa Al-Masih adalah berita kasih Allah Bapa kepada manusia yang telah berdosa dan terpisah dari Allah. Berita Injil diuraikan oleh empat Penulis yang dekat dengan Isa Al-Masih semasa hidup-Nya. Keempat penulis ini adalah murid-murid Isa Al-Masih.

Inti dari Injil sendiri adalah penderitaan dan kematian Isa Al-Masih untuk menanggung hukuman dosa manusia. Hukuman yang semestinya ditanggung manusia, telah dibayar oleh-Nya di kayu salib. "Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah” (Injil, Surat 2 Korintus 5:21).

Untuk lebih jelasnya, silakan saudara membaca artikel pada link ini: http://tinyurl.com/cklzmwt.
~
SO
# Fatih 2012-10-12 22:40
*
Telah banyak orang yang mencoba mempelajari Al-Quran tapi bukan untuk mencari kebenaran, tapi untuk mencari kelemahannya dan kemudian menghujatnya juga termasuk situs ini! Tapi kenyataanya semakin mereka mencari kelemahan dan menghujat Al-Quran semakin mereka menemukan kebenaran di dalam Al Quran itu sendiri.

Beberapa pertanyaan saya buat Saudara pengelola situs ini. Sejak kapan Yesus diangkat menjadi Tuhan? oleh siapa? Dan sebutkan ayat yang menerangkan pengangkatannya dalam Injil?
# Staff Isa dan Islam 2012-10-14 13:31
~
Satu hal yang perlu saudara Fatih pahami, tujuan situs ini bukan untuk menghujat Al-Quran. Bila ada artikel kami yang isinya menghujat Al-Quran, silakan saudara memberitahu kami artikel manakah itu. Kami siap untuk mengoreksi bahkan menghapusnya.

Mengenai kebenaran yang saudara katakan, inilah kebenaran yang ditulis Al-Quran: “Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa” (Qs 5:46).

Menurut Al-Quran, kebenaran, petunjuk, dan cahaya bagi orang-orang bertakwa terdapat dalam Kitab Suci Injil dan Taurat.

Untuk beberapa pertanyaan saudara tentang Isa Al-Masih, maaf kami tidak menjawabnya di forum ini, karena tidak sesuai dengan topik artikel di atas. Tapi saudara tidak perlu khawatir karena kami telah memberi penjelasan yang cukup jelas tentang pertanyaan saudara tersebut. Silakan klik pada link ini: http://tinyurl.com/c4phapd. Bila penjelasan kami masih kurang, silakan langsung mengirimkan pertanyaan saudara ke staf kami melalui email ke: .
~
SO
# ari 2012-10-13 18:22
*
Bagaimana dengan Yohanes 5:30?
# Staff Isa dan Islam 2012-10-14 13:31
~
Maaf saudara Ari, kami kurang mengerti maksud pertanyaan saudara di atas. Kami tidak melihat sesuatu hal yang perlu dipertanyakan dari Injil Yohanes 5:30.

Kiranya saudara dapat memberi pertanyaan yang singkat dan jelas, supaya kami dapat menanggapinya.
~
SO
# Cerewet 2012-10-18 20:34
*
Sdr. Al,

Justru untuk menguji Al-Quran perlu bertanya pada orang yang membaca kitab.

"Maka jika kamu (Muhammad) berada dalam keragu-raguan tentang apa yang Kami turunkan kepadamu, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang membaca kitab sebelum kamu" (Qs 10:94)

Kalau Muhammad ragu dengan Al-Qurannya, disuruh bertanya kepada pembaca kitab sebelumnya.
Artinya: Kitab sebelumnya sebagai 'batu ujian' kebenaran Al-Quran. Kalau Al-Quran bertentangan dengan isi Kitab, berarti tidak lolos uji dan sesat.
# ima 2012-10-23 15:58
*
Allah SWT telah berjanji bahwa Dia yang menurunkan Al-Quran dan Dia juga yang menjaganya. Qs 15:9.

Keistimewaan Al-Quran dapat dihapalkan. Tidak kontradiktif antar ayat. Tidak bertentangan dengan sains. Sekarang ini sudah banyak orang Muslim yang hafal Al-Quran, jadi sangat terjaga keasliannya.
# Staff Isa dan Islam 2012-10-30 20:38
~
Saudara Ima,

Umat Muslim percaya bahwa Taurat, Injil dan Kitab Para Nabi adalah wahyu Allah, sebagaimana Al-Quran yang diyakini sebagai wahyu Allah juga.

Pertanyaanya: Mengapa Allah hanya berjanji untuk menjaga wahyu-Nya yang ada di Al-Quran, sementara wahyu-wahyu sebelumnya dibiarkan begitu saja hingga manusia bisa mengacak-acakny a? Apakah Allah sebegitu tidak bertanggung-jaw abnya atas perkataan-Nya sendiri?

Loginya, bila Allah sanggup menjaga Al-Quran, bukankah Allah juga sanggung menjaga wahyu-wahyu sebelumnya? Kecuali, Allah yang berfirman dalam A-Quran, bukanlah Allah yang sama, yang berfirman dalam Taurat dan Allah yang pernah berbica kepada Musa dan Abraham.

Ada atau tidaknya orang yang hafal dengan isi kitab suci, tidak dapat menjadi tolok-ukur atau jaminan bahwa wahyu tersebut adalah asli dan benar-benar dari Allah.
~
SO
# Fatih 2012-10-26 00:14
*
Memang anda tidak menghujat Al-Quran secara tersurat tapi tersirat, tapi itu hak anda! Mengenai ayat Qs 5:46 yang anda kutip, anda hanya terfokus di ayat tersebut. Pada hal ayat itu tidak berdiri sendiri, ayat tersebut merupakan penjelasan dari ayat yang lain. Sayang kolom tanggapan ini sangat dibatasi dan terbatas sehingga terlalu sulit untuk menjabarkannya dengan jelas dan terinci. Sehingga tanggapan tanggapan pembaca yang singkat dan mengambang akan dengan mudah anda putarbalikan dan anda serang balik dengan pertanyaan atau tanggapan yang menjebak!

Ternyata anda tidak mampu menjawab pertanyaan-pert anyaan saya! Padahal pertanyaan-pert anyaan itu sangat berkaitan dengan judul artikel ini! Cobalah anda tanyakan kepada pendeta-pendeta anda jawaban dari pertanyaanperta nyaan saya di kolom sebelumnya!
# Staff Isa dan Islam 2012-12-20 13:12
~
Saudara Fatih,

Tujuan dari diskusi ini adalah menyajikan kebenaran dengan sebenar-benarny a dan didasari dengan pembuktian. Bukan pembenaran tanpa bukti. Juga tujuan dari diskusi ini bukan untuk saling menghujat atau menyatakan orang lain salah tanpa memberi alasan mengapa dia dikatakan salah.

Saudara Fatih, memang terkadang kami terpaksa menghapus komentar dari seseorang. Yaitu komentar-koment ar yang melanggar ketentuan yang telah kami berikan. Bila komentar/pertan yaan yang diajukan tidak melanggar ketentuan yang ada, kami akan selalu menjawab pertanyaan tersebut, dan tidak menghapusnya.

Bila memang saudara merasa kolom di sini terbatas, saudara dapat berdiskusi dengan staf kami melalui email. Tentu diskusi melalui email jauh bisa lebih leluasa dibanding di kolom ini. Jika saudara bersedia, silakan menyampaikan penjelasan saudara lewat email ke staf kami di: , kami pastikan staf kami akan menjawab secara detail setiap pertanyaan saudara.
~
SO
# abib 2012-10-27 14:30
*
Admin, saya ingin tanya apa yang salah dengan Al-Quran? Kenapa anda katakan kalau Al-Quran tidak termasuk kitab yang benar atau tidak teruji kebenaranya dari Tuhan? Apa karena nubuat?

Apa hubungan nubuat dengan dengan keaslian sesuatu kitab? Berarti nubuat itu ada faktor utama untuk menentukan kitab itu asli atau bukan?.
# Staff Isa dan Islam 2012-10-31 22:53
~
Ratusan buku telah ditulis mengenai bukti-bukti bahwa Alkitab itu wahyu ilahi, dan bukti-bukti ini sangat banyak dan bervariasi.

Al-Quran sendiri juga membenarkan adanya Alkitab adalah wahyu Allah. “Dan ini (Al-Qur’an) adalah kitab yang telah Kami turunkan yang diberkahi, membenarkan kitab-kitab yang (diturunkan) sebelumnya....” (Qs. 6:92).

Salah satu bukti bahwa Alkitab itu wahyu Allah adalah terjadinya penggenapan nubuat. Ratusan nubuat di dalam Alkitab telah digenapi, secara spesifik dan mendetail.
Contohnya, Nabi Daniel meramalkan pada tahun 538 SM (Kitab Nabi Daniel 9:24-27) bahwa Isa Al-Masih akan datang sebagai Juru Selamat. Nubuat ini, dengan jelas dan pasti, digenapi beberapa ratus tahun kemudian (Injil, Rasul Lukas 2:11)
~
SL
# john 2012-11-05 08:41
*
Staff IDI,

Jelas Alkitab yang harus kalian pilih sesuai dengan ajaran pendiri Kristen Paulus Tarsus yang sesat. Para Penginjil dan Pendeta sering menggunakan surat-surat Paulus untuk melegalkan bahwa Allah Trinitas sesuai ajaran Paulus Tarsus yang sesat.

Yang menjadi pertanyaan saya: Apakah Paulus murid Yesus, padahal kita tahu murid Yesus hanya ada 12 orang. Jadi intinya sudah sesuai memang Alkitab membuat orang Kristen mengikuti ajaran pendirinya Paulus Tarsus, karena paling banyak surat Paulus dan ajarannya yang diikuti Kristen.
.
# Staff Isa dan Islam 2012-11-13 08:58
~
Saudara John,

Sebelum kami menjawab pertanyaan saudara di atas, kiranya saudara terlebih dahulu menjawab pertanyaan kami berikut, sehubungan dengan komentar saudara di atas. Yaitu:

1. Atas dasar apakah saudara mengatakan bahwa pendiri Kristen adalah Paulus? Dan apakah saudara mempunyai bukti-bukti yang menyatakan bahwa Paulus Tarsus adalah sesat?

2. Apakah saudara pernah bertemu dengan Penginjil atau Pendeta yang menggunakan surat-surat Paulus untuk melegalkan bahwa Allah Trinitas? Dan surat-surat yang manakah itu? Apakah saudara pernah membacanya?

3. Sejauh mana saudara mengenal sepak terjang Paulus dalam Kekristenan, sumber manakah yang sudah pernah saudara baca mengenai dia? Dan sejauh manakah saudara mengenal tentang iman Kekristenan?

Kiranya saudara menjawab pertanyaan kami di atas. Dan bila saudara telah menjawab pertanyaan tersebut, kami akan menjelaskan dengan detail pertanyaan saudara di atas.
~
SO
# amir 2012-11-19 02:44
*
Saudara-saudari yang saya hormati, Perkenankanlah hamba memberi sedikit pendapat terkait artikel dan komentar pada situs ini.

Setiap manusia diberikan hak untuk memilih agama dan kepercayaannya oleh Allah Yang Maha Esa. Secara nyata, Allah tidak pernah mempermasalahka n hal ini. Jika Allah tidak mempermasalahka n hal ini, mengapa manusia mempermasalahka n hal tersebut?

Allah tidak keberatan oleh adanya Alkitab, Al-Quran, Tripitaka dan yang lainnya. Allah tidak pula secara nyata dan langsung memaksa manusia untuk memeluk suatu agama tertentu. Jika kebebasan beragama telah diberikan oleh Allah sendiri, marilah kita hormati kebebasan tersebut.

Akhir kata, jika memang Allah menghendaki, maka kitab ataupun agama yang tidak berkenan di hadapan-Nya akan musnah tanpa campur tangan manusia. Jika Allah tidak menghendaki hal itu, maka janganlah kita manusia menyatakan suatu kitab atau agama adalah sesat.atau tidak datang daripada-Nya.

Terimakasih.
# Staff Isa dan Islam 2012-11-22 20:45
~
Saudara Amir,

Kami setuju dengan pendapat saudara. Manusia diberi akal budi oleh Tuhan untuk berperilaku bijak dan saleh. Karena itulah manusia berpijak pada suatu agama yang memberikan standar hidup agar dapat saling bertenggang rasa di dunia ini.

Memang setiap agama mengajarkan kebaikan. Itu sebabnya Allah hendak menggenapi setiap agama dengan kebajikan yang dari pada-Nya. Tanpa ridho dan rahmat Allah maka kebaikan manusia itu sia-sia. Bersumber dari Jabir, beliau berkata: “Aku mendengar nabi saw bersabda “ Tak seorangpung diantara kalian dimasukan oleh amalnya ke dalam sorga dan tidak pula diselamatkan dari neraka begitu pula aku, kecuali dengan rahmat Allah” (Hadis Sohih Muslim KH. Adib Basri Mustafa Hal. 819 No 77).

Urusan dunia, agama dapat menjawab. Tetapi urusan akhirat, hanya dimengerti oleh rahmat Allah. Siapakah rahmat Allah itu? Dalam Qs 19:20-21 Isa Al-Masih disebut Rahmat Allah. Isa Al-Masih rahmat yang Allah sediakan bagi keselamatan manusia bagi seluruh agama, suku, dan bangsa.
~
NN
# kuliner 2012-12-17 23:18
*
Orang-orang akan selalu menjatuhkan dan mencari kesalahan di Firman-Nya, namun mereka sendiri tidak mengerti apa yang mereka katakan. Karena apa yang mereka ketahui hanyalah informasi setengah matang.
# xavierius 2012-12-30 20:53
*
Manusia memang penuh misteri, punya raga dan jiwa yang belum mesti satu arah, sehingga siapapun manusia bisa salah atau lupa. Jadi untuk membuktikan kebenaran perkataan manusia janganlah ketika masih hidup, tapi ketika sudah mati.

Siapapun yang sudah mati dan jasadnya tidak busuk dan harum berarti beliau sangat dekat dengan Tuhannya, merekalah yang seharusnya petuahnya ketika hidup kita ikuti.
# Staff Isa dan Islam 2013-01-04 15:12
~
Saudara Xavierius,

Kematian adalah akhir dari setiap makhluk hidup. Ketika seseorang meninggal, maka selesailah sudah waktu baginya. Bila saudara menunggu pembuktian dari sebuah kebenaran sampai saudara mati, maka saudara sudah benar-benar terlambat. Sudah tidak ada waktu lagi bagi saudara untuk beralih dari kesalahan pada kebenaran.

Ketika seseorang mati, maka dia akan dikuburkan. Jasadnya akan dimasukkan ke dalam liang lahat dan mengalami proses alamiah pembusukan.

Kami belum pernah mendengar ada jasad seseorang yang tidak busuk dan harum setelah mati. Kecuali, mungkin jasad tersebut diberi bahan-bahan kimiawi yang membuatnya awet dan diberi rempah-rempah yang selalu membuatnya wangi. Tetapi, jasad yang dikuburkan sudah dapat dipastikan akan mengalami proses pembusukan secara alami.

Atau mungkin saudara Xavierius pernah menggali jasad seseorang yang sudah dikubur beberapa lama dan ternyata jasad tersebut tidak busuk dan wangi?
~
SO
# Ineese 2013-01-27 01:18
*
Terhadap kutipan berikut, “Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa” (Qs 5:46).

1. Saya pahami bahwa Kitab Injil dan Kitab Taurat adalah kitab yang berasal dari firman Allah. Al-Quran setelah difirmankan lalu ditulis dan penyusunannya dilakukan pada masa sahabat Nabi Muhammad SAW dan Allah menjanjikan kemurniannya. Saya tidak tahu mengapa Allah tidak menjanjikan kemurnian kitab sebelumnya, yang jelas Allah tidak berjanji tentang hal ini.

2. Saya beriman dengan semua firman/kitab Allah.

3. Sepengetahuan saya, Alkitab yang ada sekarang adalah hasil penulisan murid-murid Yesus, 30-150 tahun setelah Yesus 'diangkat'.

4. Pertanyaan saya, apakah sama Alkitab yang diberikan Allah (Qs 5:46) dengan Alkitab yang dipakai sekarang? Sudi kiranya dijelaskan.
# Staff Isa dan Islam 2013-01-29 10:47
~
Saudara Ineese,

1. Inilah janji Allah tentang keaslian kitab-kitab sebelum Al-Quran: “Rumput menjadi kering, bunga menjadi layu, tetapi firman Allah kita tetap untuk selama-lamanya" (Kitab Nabi Besar Yesaya 40:8). “Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu” (Injil, Rasul Besar Matius 24:35).

Allah adalah Tuhan yang setia dengan janji dan perkataan-Nya. Bila Dia telah berkata bahwa firman-Nya tidak akan pernah berubah, maka Dia adalah Allah yang Maha Kuasa menjadi keaslian firman-Nya.

2. Bila saudara benar beriman kepada semua kitab Allah, berarti saudara juga mengimani kitab Injil dan kitab-kitab sebelumnya. Maka sudahkah saudara percaya dengan firman Allah ini: “Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri” (Injil, Surat Efesus 2:8). Ingat, keselamatan saudara tidak ditentukan dengan seberapa banyak amal ibadah yang saudara lakukan!

3. Saudara benar, Alkitab ditulis setelah Yesus diangkat ke sorga. Bagaimana dengan Al-Quran, bukankah Al-Quran ditulis setelah Muhammad meninggal? Jadi, tidak ada bedanya dengan penulisan Alkitab bukan!

4. Silakan saudara membaca kembali jawaban kami di point pertama. Dan, kiranya saudara mengimani Alkitab, karena di dalamnya terdapat petunjuk dan kebenaran dari Allah!
~
SO
# Ineese 2013-01-30 03:50
*
Saudara Admin,

1. Maaf, saya belum menemukan dalam Al-Quran bahwa Allah menjamin kemurnian Alkitab. Yesaya 40:8 dan Injil Matius 24:35, menurut anda menjamin kemurnian kitab-kitab sebelum Al-Quran, bagaimana dengan Taurat, apakah termasuk firman Yesus?

2. Ya, saya beriman kepada semua kitab Allah. Tetapi saya meragukan Alkitab yang digunakan sekarang karena ditulis puluhan-ratusan tahun setelah Yesus tiada. Hal ini juga terjadi pada hadist dalam Islam, banyak yang lemah bahkan palsu karena diriwayatkan sekian lama setelah wafatnya Muhammad.

3. Anda bisa gali lagi, Al-Quran tidak ditulis seperti halnya Alkitab. Setelah menerima wahyu melalui Jibril, Nabi Muhammad menghafal dan meminta agar hafalannya dituliskan/diku mpulkan/dihafal kan oleh para hafiz, prosesnya 22-23 tahun. Yang dilakukan setelah Muhammad wafat hanya penyusunan sistematika/mushaf.

4. Anda belum tanggapi quote saya tentang ayat-ayat setan. Tidakkah kita sedang mencari kebenaran dibanding menghapus quote saya? Mohon bantu saya.
# Staff Isa dan Islam 2013-01-30 13:32
~
Saudara Ineese,

1. Bila memang Al-Quran tidak mengakui kemurnian Alkitab, lalu apa maksud dari ayat ini: “Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa” (Qs 5:46) Apakah menurut saudara ini hanya sebuah kesalahan dari Allah yang perlu Dia revisi dengan menurunkan Al-Quran?

Saudara Ineese, Taurat, Injil, Zabur, Kitab Nabi-Nabi, seluruh kitab ini disebut dengan satu nama. Yaitu Alkitab. Jadi, bila Injil adalah firman Yesus, maka Taurat, Zabur, dan Kitab Nabi-Nabi adalah firman Allah. Sebab Yesus adalah Tuhan yang menjelma menjadi manusia.

2. Sepertinya saudara Ineese adalah orang yang tidak mempunyai pendirian. Saudara berkata “Ya, saya beriman kepada semua kitab Allah” Tapi saudara juga berkata “Tetapi meragukan Alkitab.” Bila saudara percaya kepada semua kitab Allah, maka saudara wajib mempercayai seluruh isinya. Bukan setengah-seteng ah sesuka hati saudara!

3. Saudara dapat membaca sejarah penulisan Al-Quran pada artikel ini: http://tinyurl.com/6tst4v3. Selain membaca artikelnya, ada baiknya saudara juga membaca buku tersebut seluruhnya, agar saudara tahu bagaimana sebenarnya asal-usul Al-Quran. Sekali lagi, jangan tutup hati saudara dari kebenaran yang ada.

4. Tentang ayat-ayat setan. Apakah saudara ingin ingkar bahwa memang di Al-Quran terdapat ayat-ayat setan?

5. Saran kami, bacalah Al-Quran dalam bahasa yang saudara mengerti, agar saudara dapat memahaminya!
~
SO
# Faram 2013-01-30 20:26
*
Saya Faram (samaran) seorang Muslim, saya sudah membaca artikel anda. Jujur saya agak sedikit tersinggung dengan artikel tersebut. Semua orang memiliki kepercayaannya masing-masing dan mereka mempunyai alasan tersendiri kenapa mereka menganggap Al-Quran yang benar atau Alkitab yang benar. Tapi saya di sini hanya mengungkapkan alasan saya kenapa saya mempercayai Al-Quran.

Isi dari Al-Quran sangat jelas dan menakjubkan walaupun Al-Quran diturunkan kepada mereka yang hidup di padang pasir ternyata isi kandungan Al-Quran tersebut tepat termasuk perincian yang berhubungan lautan dan ombak. Sedangkan Nabi Muhammad sendiri seorang yang senantiasa hidup dipadang pasir, dan teori bigbang terdapat pada Al-Quran (QS Al-Anbiya:30), sejak pertama kali dibukukan pada zaman khalifah Uthman ibn Affan (1300 thn yg lalu) hingga detik ini tidak satupun kalimat yang berubah bahkan bertentangan. Itu telah membuktikan bahwa Al-Quran bersifat kekal dan isi kandungannya murni firman Allah.
# Staff Isa dan Islam 2013-02-04 15:06
~
Saudara Faram,

Terimakasih karena saudara sudah bersedia membaca artikel kami. Bila tidak keberatan, dapatkah saudara menjelaskan artikel mana yang membuat saudara menjadi tersinggung? Kami tentu menghargai keputusan saudara untuk memilih Al-Quran sebagai kitab yang benar.

Dan kalaupun kami menolak Al-Quran sebagai firman Allah, hal ini karenakan isi Al-Quran banyak yang bertentangan dengan isi kitab-kitab sebelumnya. Pada hal Al-Quran sendiri menuliskan, “Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa” (Qs 5:46).

Dan ayat lain mengatakan, “Maka jika kamu (Muhammad) berada dalam keragu-raguan tentang apa yang Kami turunkan kepadamu, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang membaca kitab sebelum kamu” (Qs 10:94).

Bagaimana menurut saudara mengenai ayat di atas, bukankah sebagai orang bertakwa harusnya saudara juga percaya kepada Alkitab?
~
SO
# drowy 2013-02-01 02:37
*
Kepada staf Isa dan Islam,

Mengapa komentar saya anda hapus? Apakah karena anda tidak bisa menjawab pertanyaan yang saya berikan?

Bahwasanya Isa Al-Masih itu adalah seorang manusia biasa yang diangkat Allah sebagai nabi. Jadi tidak mungkin apabila seorang nabi menjadi Tuhan.

Coba anda jelaskan di dalam surat mana di Alkitab yang menyatakan bahwa Yesus adalah Tuhan?
# Staff Isa dan Islam 2013-02-02 15:20
~
Saudara Drowy,

Bila saudara ingin kami selalu menjawab pertanyaan saudara, silakan memberi pertanyaan sesuai dengan ketentuan yang telah kami cantumkan di bagian paling bawah artikel di atas!

Saudara ingin bukti dari Alkitab tentang Ketuhanan Yesus? Perhatikanlah ayat ini:

Ini adalah nubuat dari Nabi Yesaya tentang Yesus sebelum Dia datang ke dunia. "Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai." (Kitab Nabi Yesaya 9:5)

“Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud” (Injil, Rasul Lukas 2:11)

“Yesus berkata: "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi” (Injil, Rasul Besar Matius 28:18)

Menurut saudara, adakah manusia berhak atas sorga dan bumi selain Allah?

Ayat di atas hanya sebagian kecil dari ayat-ayat Alkitab yang menyatakan dengan jelas bahwa Yesus bukan sekedar nabi, tetapi Kalimat Allah yang menjelma menjadi manusia.
~
SO
# Staff Isa dan Islam 2013-02-02 15:21
~
Maaf saudara RAM,

Terpaksa komentar saudara kami hapus. Bila saudara ingin kami menanggapi komentar saudara, silakan memasukkan komentar yang tidak melanggar aturan yang telah kami tetapkan.

Pedoman wajib untuk memasukkan komentar:
1. Tidak boleh memakai lebih dari satu kolom komentar.
2. Pertanyaan/masu kan harus berhubungan dengan uraian diatas.
3. Sebaiknya satu atau dua pertanyaan dalam satu kolom komentar.
4. Hanya menggunakan bahasa Indonesia yang umum dan dimengerti semua orang.
5. Tidak memakai singkatan-singk atan, misalnya yg, dlm, sdh, tdk, dlsbgnya.
6. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
7. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.

Untuk pertanyaan/masu kan yang majemuk, silakan mengirim email ke: .
Kiranya petunjuk-petunj uk di atas dapat kita perhatikan.
~
SO
# Ineese 2013-02-03 00:27
*
Saudara Admin,

1. Allah SWT memang tidak menjanjikan kemurnian Alkitab. Rujukan QS 5:46 (lengkapnya 41-49). Perhatikan, kebenaran Taurat dibenarkan Injil lalu dibenarkan Al Quran. Selanjutnya, Allah mencela Yahudi yang suka merubah perkataan-Nya. Bagi Allah mudah untuk menyatukan semua kaum, namun Dia berkehendak untuk menguji manusia.

2. Saya percaya firman yang diturunkan Allah, bukan pada Alkitab yang ditulis, maaf, seperti novel. Saya baca sedikit, berbeda antara Matius, Markus, dan Lukas. Saya pikir wajar bila berbeda karena mereka menulis sesuatu yang tidak dialami sendiri. Pada sisi lain, Al Quran sebagai penyempurna dijamin kemurniannya.

3. Saya sudah baca artikel sejarah penulisan Al-Quran pada http://tinyurl.com/6tst4v3 serta bukunya. Geli, dari ilustrasinya saja dapat ditebak, hanya ingin melecehkan dengan pemahaman dangkal. Seperti itulah pekerjaan memutarbalikkan firman Allah demi kepentingan & hawa nafsu. Anda tidak merasa?
# Staff Isa dan Islam 2013-02-06 21:27
~
Saudara Inesse,

Orang Yahudi tahu bahwa Tuhan tidak memperbolehkan mereka untuk mengubah kalimat-kalimat -Nya. Taurat menyatakan, “Janganlah kamu menambahi apa yang kuperintahkan kepadamu dan janganlah kamu menguranginya, dengan demikian kamu berpegang pada perintah TUHAN, Allahmu, yang kusampaikan kepadamu” (Taurat, Kitab Ulangan 4:2). Tak seorang pun akan bertindak bodoh untuk mengubah Taurat. Tuhan berjanji untuk memusnahkan orang tersebut seperti Dia memusnahkan mereka yang menyembah berhala (Taurat, Kitab Ulangan 4:3).

Alkitab merupakan kesatuan kebenaran yang utuh, konfrehensif, koheren dan kohesif sehingga tidak mungkin ada pertentangan didalamnya. Memang terkadang Alkitab mengungkapkan data yang berbeda, namun hal ini bukan menujukan kesalahan atau kekeliruan tetapi ini adalah kekayaan cara Allah menyatakan diri dalam Firman tertulis.

Kitab-kitab dalam Taurat dan Injil ditulis oleh penulis yang memiliki latarbelakang dan zaman yang berbeda pula. Ada Raja, nabi, rasul, pengembala domba, nelayan, pemungut cukai, ahli kitab dll. Karena itu penulisnya pun memiliki gaya bahasa yang berbeda.

Tetapi pesan utamanya hanya satu  yaitu Allah menyelamatkan manusia dengan cara Allah menjadi manusia Isa Al-Masih. Apa yang membuat kesatuan ide tersebut? Dialah Roh Allah yang mengilhamkannya.
~
NN
# rey 2013-02-07 18:01
*
Semua akan terbukti nanti pada saat akhir jaman.
Di Alkitab dikatakan pada saat akhir jaman semua orang percaya akan diangkat terbang di atas awan-awan bersama dengan Dia (Yesus).
# Staff Isa dan Islam 2013-02-21 15:44
~
Saudara Rey,

Firman Allah adalah iya dan amin, Allah tidak akan pernah lalai akan janji-Nya. "Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat" (Injil, Surat 2 petrus 3:9)

Itulah yang dikehendaki Allah, yaitu supaya setiap orang tidak binasa melaikan beroleh hidup kekal. Semoga hati saudara juga akan terbuka menyambut Isa Al-Masih, sumber kasih sayang, pengampunan dosa, dan hidup kekal di surga.
~
DA
# Faram 2013-02-08 21:13
*
Assalammualaikum,

Anda berfikir demikian karena anda taat dengan Alkitab anda sekarang ini, tapi Islam punya presepsi yang berbeda. Islam mempercayai isi dari Injil tapi, Injil yang dimaksud ialah Injil yang diturunkan langsung kepada nabi Isa as, bukan Injil yang dibuat oleh manusia seperti saat ini. Islam mempercayai bahwa Injil adalah kitab suci dan hanya 1 tidak memiliki berbagai macam versi seperti sekarang. Dari pernyataan saya di atas telah menjelaskan maksud dari ayat tersebut.

Dan kenapa kami tidak mempercayai Alkitab? jawaban saya karena Alkitab bukanlah kitab suci yang diturunkan kepada nabi Isa as. Pertanyaan saya kenapa ajaran gereja beranggapan bahwa bumi ini datar dan matahari bukanlah pusat tata surya apakah nubuat Alkitab salah? dan ajaran gereja bertentangan dengan Alkitab bahwa bayi membawa dosa warisan dan bayi yang belum di baptis tidak masuk surga sedangkan Alkitab berkata berbeda Yehezkiel 18:20 dan Matius 19:14?
# Staff Isa dan Islam 2013-02-28 15:14
~
Saudara Faram,

Seperti yang dijabarkan dalam artikel di atas, salah satu alasan orang Kristen memilih Alkitab adalah Alkitab penuh nubuat dan nubuat-nubuat tersebut digenapi. Pada dasarnya bila isi Al-Quran sesuai dengan isi Alkitab yang dipercayai oleh orang Kristen, pasti hal ini diterimanya. Tetapi bila ada bagian yang bertentangan, pasti mereka menolaknya.

Saudara Faram, Injil dari masa sebelum zaman Muhammad sampai saat ini masih tetap sama dan bisa diteliti langsung. Di mana Saudara selaku umat Muslim diinstruksikan untuk mengimani dan mengamalkan Injil (Alkitab), Firman Allah. Jadi bagaimana saudara dapat beriman dan mengamalkan Injil jika saudara menolak firman Allah tersebut?

Alkitab juga hanya ada satu versi saja. Yang banyak adalah terjemahan dan tafsirannya dalam berbagai bahasa. Alkitab juga masih ada dalam bahasa aslinya, yakni bahasa Ibrani dan Yunani. Alkitab kuno dalam bahasa-bahasa asli dengan penanggalan yang sangat kuno masih tersimpan rapi di museum-museum di Eropa.

Untuk mempelajari kemurnian Alkitab lebih mendalam silakan kunjungi halaman ini: http://tinyurl.com/7gyxbbz

Saudara Faram, apakah dalam Injil ada firman Tuhan yang mengatakan bahwa bumi datar dan tidak bulat, matahari bukan pusat tata surya? Kiranya saudara bersedia berbagi informasi dengan kami tentang ayat tersebut.
~
DA
# Hasyim 2013-02-09 00:16
*
Menurut Lukas 24:44 – 46, nubuat tentang Isa ada dalam kitab Taurat, kitab nabi-nabi dan Mazmur telah tertulis demikian:“Mesia s harus menderita dan bangkit dari antara orang mati pada hari ketiga”

Apakah anda bisa menjelaskan ini? Adakah di Perjanjian Lama tentang nubuat tersebut.
# Staff Isa dan Islam 2013-02-21 19:03
~
Dalam Perjanjian Lama, Allah telah mengutus para nabi kepada umat manusia untuk menyampaikan janji-Nya tentang hukuman dosa dan nubuat kedatangan Juruselamat.

Tujuh ratus tahun sebelum Isa Al-Masih dilahirkan, nabi Yesaya telah menubuatkankan tentang penderita dan kematian Juruselamat manusia.

“Siapakah yang percaya kepada berita yang kami dengar, dan kepada siapakah tangan kekuasaan TUHAN dinyatakan?... Ia dihina dan dihindari orang, seorang yang penuh kesengsaraan dan yang biasa menderita kesakitan; padahal kita mengira dia kena tulah, dipukul dan ditindas Allah. Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh." (Kitab Nabi Yesaya 53: 1-5)

Dan kebangkitan Isa Al-Masih dari antara orang mati telah dinubuatkan 1000 tahun sebelum Isa Al-Masih datang ke dunia.
"sebab Engkau tidak menyerahkan aku ke dunia orang mati, dan tidak membiarkan Orang Kudus-Mu melihat kebinasaan." (Zabur, Kitab Mazmur 16:10)
~
SL
# Hasyim 2013-02-09 00:27
*
Banyak juga orang Kristen yang lebih memilih Al-Quran daripada Alkitab, karena ayatnya yang memang berasal firman Tuhan, bisa dihafal oleh jutaan umat Islam. Jadi mustahil terjadi perubahan ayat karena banyak yang hafal (jutaan umat Islam sedunia)

Alkitab bagaimana, bisa hafal tidak ?
Mungkin jawaban anda : untuk apa harus dihafal, lebih baik mengamalkan saja.

Hal ini membuktikan bahwa Al-Quran memang berasal dari firman Tuhan, dibuktikan kepada orang yang tidak percaya kepada Al-Quran, khususnya anda yang lebih memilih Alkitab.
# Staff Isa dan Islam 2013-02-28 15:21
~
Saudara Hasyim,

Menurut kami menghafal saja bukan jaminan/menentu kan bahwa itu firman Allah. Ketika putri kami masih berusia 3 tahun sudah dapat menghafal sila-sila Pancasila, dan kami yakin warga Indonesia juga hafal. Namun apakah karena mudah dihafalkan oleh banyak orang, maka tulisan-tulisan itu lantas menjadi ‘wahyu Allah’?

Memang menghafal juga perlu, dan kami yakin banyak orang yang hafal Alkitab. Namun Kitab Suci yang benar akan mengubah para pembacanya karena Firman itu telah diamalkan oleh para pembacanya.

Sebagai contoh, Injil adalah Firman Allah, maka pada orang-orang yang mengikuti dan mengamalkan kitab tersebut, akan ada rasa santun dan kasih sayang (Qs 57:27).

Berbeda dengan Alkitab mustahil diubah, karena ada ribuan naskah kuno salinan dari naskah asli Alkitab. Jadi, sudah lebih dari cukup untuk bukti-bukti nyata yang kuat sekali. Bagaimana dengan hafalan, disimpan di otak, ketika penghafal meninggal dimanakah hafalan tersebut?
~
DA
# Edi Setiawan 2013-02-15 15:19
*
Alkitab adalah kumpulan kitab-kitab yang dikarang/dituli s/diedit oleh entah siapa.
Beberapa kitab-kitab didalamnya disematkan nama pengarangnya, padahal secara isi sangat tidak mungkin ditulis oleh pengarang tersebut. Dan sebagian yang lain memang pengarangnya tidak diketahui.

Jadi, dimana letak kebenaranya?
# Staff Isa dan Islam 2013-02-20 15:21
~
Saudara Edi Setiawan,

Pertama-tama, kami ingin menyampaikan bahwa kami tidak merasa terpojokkan oleh pernyataan saudara di atas. Karena apa yang saudara katakan tidak satu pun yang benar.
Dan lagi, siapakah manusia sehingga dia dapat membela perkataan Allah? Tentu Allah sangat sanggup untuk membela kebenaran perkataan-Nya bukan?

Saudara Edi Setiawan, bila saudara membaca Alkitab, maka saudara akan mengetahui siapakah penulis dari kitab-kitab yang ada di dalamnya. Atau, bila memang saudara ingin mengetahui bagaimana sejarah Alkitab ditulis dan siapakah yang menulisnya, saudara dapat mengemail staf kami di: . Staf kami akan menjelaskan secara detail ke pada saudara.
~
SO
# Edi Setiawan 2013-02-15 15:25
*
Kalau masalah nubuatan, masih perlu diperdebatkan, karena nubuat dalam Perjanjian Lama tentang Isa Al-Masih hanyalah dipas-paskan.

Perjanjian Lama adalah kitab yang tidak jelas ditulis/dikaran g oleh siapa.
# Staff Isa dan Islam 2013-02-21 19:07
~
Saudara Edi Setiawan,

Nubuat-nubuat yang dicatat secara detil dalam halaman-halaman Alkitab pantas dipercayai karena Alkitab adalah benar-benar Firman Allah. Berbeda dengan nubuat-nubuat yang ditemukan dalam kitab-kitab religi lainnya, nubuat-nubuat Alkitab sangat mendetail dan tidak pernah tidak digenapi.

Dalam Perjanjian Lama saja, ada kurang lebih tiga ratus nubuat mengenai Isa Al-Masih. Bukan saja dinubuatkan di mana Dia akan dilahirkan dan dari keluarga apa, namun juga bagaimana Dia akan mati dan bangkit pula pada hari yang ketiga. Sama sekali tidak ada cara logis untuk menjelaskan penggenapan nubuat-nubuat Alkitab kecuali bahwa Alkitab berasal dari Allah.

Dan yang paling penting adalah nubuat itu bukan karya manusia dan tidak ditafsirkan menurut pikiran sendiri.

"Yang terutama harus kamu ketahui, ialah bahwa nubuat-nubuat dalam Kitab Suci tidak boleh ditafsirkan menurut kehendak sendiri, sebab tidak pernah nubuat dihasilkan oleh kehendak manusia, tetapi oleh dorongan Roh Kudus orang-orang berbicara atas nama Allah." (Injil, Surat 2 Petrus 1:20-21)
~
SL
# ara 2013-02-15 17:56
*
Jika besok anda meninggal, anda lebih memilih meninggal dalam keadaan Kristen atau Islam? Kalau anda memilih Islam kenapa, dan kalau anda memilih Kristen kenapa? mohon dijawab ya. Terimakasih.
# Staff Isa dan Islam 2013-02-21 15:45
~
Saudara Ara,

Agama apapun tidak dapat mengampuni dosa. Agama apapun tidak bisa menjamin masuk surga. Agama tidak lain dari usaha manusia untuk mengatur hidup para pengikutnya. Agama Kristen-pun tidak menyelamatkan siapapun.

Namun, yang penting apakah seorang diselamatkan dari dosa? Apakah ia memiliki Sang Juruselamat? Inilah hal terpenting.

Kiranya kita semua dapat mengenal Sang Juruselamat (Isa Al-Masih) dan mengalami pertolongan penyelamatan Isa Al-Masih. Bagaimana caranya silakan baca dan renumhkan di url ini: http://tinyurl.com/6ntpehg
~
DA
# moer 2013-02-16 22:34
*
Quoting Edi Setiawan:
Kalau masalah NUBUATAN, masih perlu diperdebatkan, karena nubuat dalam perjanjian lama tentang ISA hanyalah otak atik saja dan dipas-paskan, benar begitu kan ??
Lagian Perjanjian Lama adalah kitab yg tidak jelas ditulis/dikarang oleh siapa, betul begitu kan ??

Sayang tidak cukup ruang disini untuk menuliskan bukti2nya ...
Silakan tuliskan buktinya, sehingga staff bisa menanggapi dengan baik.
# Andra Simanjuntak 2013-02-23 12:07
*
Saudara Fatih, silakan baca Injil Yohanes 1:1 (Firman yang telah menjadi manusia) "Pada mulanya adalah Firman. Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah”

Di sini jelas disebutkan bahwa pada mulanya Firman atau Yesus sudah ada sejak mulanya terjadi penciptaan. So, Yesus Kristus itu adalah Tuhan. Juruselamat bagi umat manusia yang mau menerima keselamatan dari-Nya.
# alhy 2013-02-28 12:38
*
Saya adalah orang Muslim, di sini saya hanya ingin menyampaikan bahwa tidak sah kami sebagai seorang Muslim kalau tidak mengimani ke-4 kitab yang telah diturunkan oleh Allah (Taurat, Zabur, Injil, dan Al-Quran) dan mengimani seluruh rasul-Nya termasuk Isa Al-Masih.

Dalam menerima kebenaran untuk berbakti kepada Tuhan Allah Yang Maha Esa memang melalui proses mempelajari serta meneliti dengan sepenuh akal budi dan kejujuran. Hanya dengan demikianlah akan sampai pada derajat pengakuan atas kebenaran-Nya. Dan untuk saudaraku yang Nasrani, bisa dipaparkan tidak isi Alkitab yang menyatakan Yesus itu Tuhan? Mari kita membahasnya dengan akal fikiran yg jernih dan saling jujur.
# Staff Isa dan Islam 2013-02-28 21:29
~
Saudara Alhy,

Memang Yesus tidak pernah mengatakan secara langsung “Aku adalah Tuhan.” Mengapa? Karena Dia mengetahui tidak akan ada orang yang percaya, jika Dia menyatakan secara langsung bahwa Dia adalah Tuhan. Dia memilih mengungkapkanny a secara tidak langsung. Yesus mengklaim hal-hal tentang diri-Nya yang hanya Allah patut mengklaimnya. Dia melakukan hal-hal yang hanya Allah dapat lakukan. Contohnya, Yesus mengatakan, “Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati” (Injil Rasul Besar Yohanes 11:25).

Disamping itu, Yesus juga mengampuni dosa seseorang, dimana kita tahu bahwa mengampuni dosa hanya otoritas Allah saja.
~
SO
# roni eka 2013-03-01 14:32
*
Kalau nubuat menentukan kedudukan dan keaslian Alkitab, bagaimana kalau umat Kristen mengganti Injil dengan bukunya Nostradamus ? Lebih akurat dan paten, lebih lengkap bisa buka di youtube..Debat Kristologi dr. Zakir Naik Ali dengan dr. Chambel secara lengkap. Pasti anda mendapat pencerahan. atau Ahmad Deedat di youtube. Sekian..
# Staff Isa dan Islam 2013-03-06 15:17
~
Saudara Roni,

Injil/ Alkitab adalah Kitab Suci yang berasal dari Firman Allah. Apakah Firman Allah dapat digantikan oleh buku lain? Firman Allah adalah suci dan tidak dapat digantikan oleh buku sehebat apapun juga. Apakah saudara juga mau mengganti Kitab Suci saudara dengan buku lain?

Buku yang saudara maksud, dibuat oleh manusia yang pasti memiliki kekurangan. Sedangkan Alkitab berasal dari Allah yang tidak mungkin salah.

Allah memiliki kuasa untuk menjaga keaslian Firman-Nya agar tetap murni. Karena itu hingga saat ini Alkitab tidak pernah berubah. Sekalipun ada banyak orang yang berusaha menyangkal bahwa Alkitab adalah Firman Allah, tetapi kebenaran Allah tetap akan dinyatakan melalui Firman-Nya.
~
NN
# faram 2013-03-02 07:59
*
Saya sudah bilang bahwa Islam mempunyai persepsi yang berbeda dengan Kristen. Injil yang dipakai bukan Injil yang diturunkan nabi Isa, anda sendiri sudah tahu bahwa bahasa yang di gunakan adalah Ibrani, tapi bahasa Yunani. Kenapa ada 2 bahasa disatu kitab yang sama? Isa lahir ditanah Arab, besar ditanah Arab, hiduppun ditanah Arab, jadi apa hubungannya dengan Yunani, bukti bahwa ada campur tangan manusia bukan?

Ajaran gereja mengatakan demikian, Galileo Galilei dihukum akibat menentang gereja. Apa yang membuat gereja yakin bahwa Galileo salah? Sudah pasti karena bertentangan dengan Alkitab, bukan? Saya katakan pada anda bahwa apa yang terjadi di masa lalu, sekarang, masa depan, telah tertulis dalam Al-Quran 1300 tahun yang lalu tanpa ada campur tangan manusia. Pada post pertama saya adalah contoh kecil nubuat Al-Quran yang ternyata benar.
# Staff Isa dan Islam 2013-03-07 11:31
~
Saudara Faram,

Saudara keliru mengenai Isa Al-Masih yang lahir dan besar di tanah Arab. Karena Isa Al-Masih lahir di Betlehem. "Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea...” (Injil, Rasul Besar Matius 2:1).

Mengenai  Galileo, ia adalah orang benar yang dipakai Tuhan untuk kemajuan ilmu pengetahuan. Beliau seorang yang percaya kepada Isa Al-Masih namun bertentangan dengan situasi agama katolik saat itu. Agama katolik saat itu berperan penting dalam politik pemerintahan. Maka ada keputusan-keput usan yang dibuat tidak berdasarkan ajaran Alkitab. Keputusan-keput usan tersebut berkaitan dengan kepentingan duniawi mereka.
 
Pada masa itu Alkitab dilarang dibaca oleh umat karena khawatir umat mengetahui kebenaran dan berbalik menolak mereka. Contoh ajaran furgatori yang diadopsi oleh nabi saudara bahwa manusia harus masuk dulu ke dalam neraka untuk disucikian baru kemudian diselamatkan. Dan sistem katolik pada saat itu memberikan alat untuk mengurangi siksa dosa dengan membeli surat penghapusan dosa yang dibuat oleh mereka.
 
Isa Al-Masih tidak mengajarkan seperti yang diperbuat sistem gereja Katolik pada saat itu. Isa Al-Masih mengajarkan bahwa hanya anugerah Allah semata melalui pengorbanan Isa Al-Masih dosa manusia diampuni.
~
NN
# moer 2013-03-02 15:28
*
To: Faram,

Saya mengutip tulisan anda, “Salah satu kesalahan kitab anda adalah seperti yang anda katakan, Injil yang diturunkan langsung kepada Isa”

Tidak ada Injil yang diturunkan langsung kepada Isa, kalau anda merasa statement anda benar, silakankan tunjukan datanya, diluar Al-Quran dan hadits, karena jika anda menunjukkan apa yang tertulis disana, sama saja kita debat kusir.

Mengenai bahasa Yunani yang digunakan pada naskah Injil, disarankan anda belajar sejarah dulu supaya tahu apa hubungannya. Ketika Alexander Agung mengalahkan dunia pada abad ketiga sebelum kelahiran Yesus, bahasa Yunani menjadi bahasa internasional. Inilah hubungannya mengapa banyak ditemukan naskah terjemahan dengan bahasa Yunani.

Semoga bisa bermanfaat dan memberi pencerahan.
# faram 2013-03-02 18:15
*
To: Moer,

Itu sebabnya kenapa saya mengatakan bahwa Islam mempunyai presepsi yang berbeda dengan Kristen. Al-Quran adalah kitab suci kami dan kami berkewajiban mempercayainya. Anda mengatakan bahwa Al-Quran salah, karena anda percaya Alkitab, kan sama seperti saya yang mempercayai Al-Quran, yang saya lihat disini hanya mencari pembenaran bukan kebenaran.

Saya pernah membaca Injil walaupun tidak sampai habis. Mengenai nubuat QS 54:1 mengatakan bulan pernah terbelah dan bukti nyata telah ditemukan goresan yang panjang dipermukaan bulan, apakah nubuat itu salah? Qs 25:53 mengatakan air laut dan air tawar mengalir (berdampingan) antara keduanya seperti ada batas bukti nyata Mr.Jacques menyelam kelautan dan melihat ada sungai air tawar yang mengalir terlihat sangat jelas.
# Staff Isa dan Islam 2013-03-05 21:43
~
Saudara Faram,

Sejauh manakah saudara mempercayai isi Al-Quran? Apakah hanya sekedar percaya dan tidak melakukan apa yang diperintahkan didalamnya?

Bila saudara benar-benar percaya pada isi Al-Quran, maka seharusnya juga saudara melakukan apa yang tertulis dalam Al-Quran tersebut. Diantaranya Al-Quran mengatakan: “Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa” (Qs 5:46).

Bila saudara seorang yang bertakwa, saudara wajib mempercayai Taurat dan Injil. Karena menurut Al-Quran, Taurat dan Injil adalah petunjuk bagi orang bertakwa.

Inilah alasan, mengapa orang Kristen lebih memilih Alkitab daripada Al-Quran. Bagaimana dengan saudara?
~
SO
# moer 2013-03-04 00:36
*
To: Faram,

Saya anggap anda tidak bisa memberikan bukti bahwa pernah ada Injil Isa seperti apa yang anda pahami dari kitab suci anda, anda hanya berkata bahwa anda wajib meyakini, namun anda tidak bisa memberikan data yang dapat mendukung kebenaran kitab suci anda mengenai Injil yang diturunkan langsung kepada Isa.

Kalaupun gereja mengatakan bumi adalah pusat tata surya, mungkin itu hanya penafsiran mereka saja, bisa anda tunjukan di mana ayat yang menyebutkan bumi adalah pusat tata surya?

Nubuatan yang anda sebutkan tidak menghapus kenyataan bahwa kitab anda juga memuat banyak kesalahan yang bisa dibuktikan dengan data sejarah. Bahkan konsep tauhid yang anda anutpun (maaf) memiliki kesalahan yang sangat mendasar.
# faram 2013-03-04 06:23
*
To: Moer,

Umat Islam meyakini bahwa Allah pernah menurunkan kitab suci kepada Nabi Isa as (Yesus) yang bernama Injil. Tetapi Injil yang dipercayai oleh umat Kristen itu: Injil Matius, Markus, Lukas dan Yohanes bukanlah firman Allah yang disampaikan pada Nabi Isa, melainkan catatan kehidupan Yesus yang ditulis oleh orang-orang yang belum pernah bertemu Yesus. Dan kitab itu pun sangat dipertanyakan kebenarannya, karena menurut hasil penelitian 72 pakar Alkitab kaliber internasional yang tergabung dalam “The Jesus Seminar” menyatakan: “Eighty-two percent of the words ascribed to Yesus in the Gospels were not actually spoken by him.”1 (82 persen kalimat yang katanya diucapkan Yesus di dalam kitab-kitab Injil sebenarnya tidak pernah diucapkan oleh Yesus.)

Jika anda masih menyangkal, berarti memang ini diskusi yang tidak berujung akhir. Kebenaran tidak bisa didapatkan kalau tidak mau mendapatkan kebenaran itu, itu kritik saya untuk web ini.
# Staff Isa dan Islam 2013-03-05 21:43
~
Saudara Faram,

Pada komentar saudara sebelumnya, saudara mengatakan sudah pernah membaca Alkitab walaupun tidak sampai selesai. Benarkah? Lalu, bagaimana mungkin saudara mengatakan bahwa Tuhan pernah menurunkan Injil kepada Nabi Isa/Yesus?

Saran kami, bila memang benar saudara ingin berdiskusi untuk mendapatkan kebenaran, ada baiknya saudara memastikan dulu, apakah statemen saudara bisa dipertanggung-j awabkan atau tidak. Jangan asal copas atau asal tulis apa yang saudara dengar. Setiap kebenaran, harus diukur berdasarkan kebenaran firman Allah, bukan hanya sekedar mengutip perkataan orang lain.
~
SO
# moer 2013-03-04 09:32
*
To: Faram,

1. Anda masih belum membawa bukti bahwa ada Injil Isa seperti yang dikatakan kitab yang anda yakini kebenarannya, saya minta bukti yang mengatakan, ini lho Injil yang diturunkan langsung kepada nabi Isa. Dengan mengutip yang dikatakan “The Jesus Seminar”, tetap tidak membuktikan bahwa apa yang dikatakan Al-Quran tentang Injil Isa itu benar.

2. Anda masih belum menunjukan dimana ayat dalam bible yang menyebutkan bumi adalah pusat tata surya. Jangan hanya melempar pertanyaan dan tidak pernah menjawab ketika anda diberi pertanyaan untuk membuktikan statement yang anda buat. Biasakan diskusi yang sehat.

Saya tidak menyangkal apa yang The Jesus Seminar katakan, karena saya bukan ahlinya, sama seperti anda, saya yakin sudah banyak orang-orang yang lebih kompeten dibidang tersebut yang menyangkalnya.
# faram 2013-03-10 18:25
*
To: Moer,

1. Kitab pertama yang asli telah dimusnahkan oleh Paulus dari pihak Gereja Pauline pada 325 M. Semua naskah Injil yang bertentangan dengan Injil resmi kerajaan Romawi saat itu dibakar. Siapa saja yang memiliki salinan naskah asli dihukum mati. Kitab Injil tertua saat ini ada dalam bahasa Yunani Kuno, bukan Yahudi kuno (Ibrani). Saya yakin anda tidak percaya tapi sejarah mengatakan seperti itu.

2. Saya tidak tahu nubuat Alkitab karena saya bukan Kristen, saya memberi pertanyaan pada umat Kristen tentang bumi datar dan pusat tata surya melalui raelita yang pernah terjadi, andai kata bukan berasal dari Alkitab lantas apa yang membuat gereja yakin bahwa Galileo salah. Berilah penjelasannya, bukannya berbalik bertanya.
# Staff Isa dan Islam 2013-03-19 15:44
~
Orang Islam selalu menyerang keaslian Injil dengan mencari “Kitab pertama yang asli.” Sayangnya, orang Islam tidak pernah mengajukan pertanyaan yang sama untuk menyelidiki keaslian kitab suci mereka. Seakan-akan mereka menutup hati dan pikiran mereka dari sejarah yang menyatakan bahwa Al-Quran pun tidak ada kitab asli yang pertama. Apakah orang Islam telah mengetahui kebenaran, bahwa tidak ada kitab asli pertama Al-Quran, sehingga mereka tidak pernah menyelidikinya?

Saudara Faram, sebelum saudara menyelidiki sejarah Alkitab, ada baiknya saudara menyelidiki asal-usul bagaimana kitab saudara dibuat. Mungkin artikel pada link ini dapat membantu saudara: http://tinyurl.com/6tst4v3.
~
SO
# K 2013-03-10 19:54
*
Saya telah membaca banyak Artikel disini.

Bagi staff Isa dan Islam, web ini dibentuk untuk mengetahui siapa Isa Al-Masih itu, bukan?

Tapi yang saya lihat disini hampir semuanya berdasarkan Alkitab dan cendrung memojokan Al-Quran. Al-Quran dan Alkitab jelas beda. Kita tidak bisa mencari kebenaran hanya dalam satu pihak saja. Jika anda bertanya tentang dalil Al-Quran sebaiknya anda tanyakan pada orang yang sudah menjadi ahlinya, jangan hanya sekedar bertanya di web ini saja.

Seorang Muslim belum berarti mukmin yang belum tentu mengerti Al-Quran sepenuhnya. Sudahkah anda berfikir demikian. Cobalah berfikir seperti apa yang dipikirkan Islam Begitu juga bagi yang Muslim berpikirlah seperti apa yang difikirkan Kristen. Dengan begitu maka akan ditemukan titik temu diantara keduanya.

Islam agama yang benar karena saya meyakininya. Kristen agama yang benar karena anda meyakininya. Agama yang benar adalah agama yang kita yakini.
# Staff Isa dan Islam 2013-03-22 11:32
~
Saudara K,

Kami tentu tidak bermaksud untuk memojokan salah satu pihak. Yang kami sampaikan adalah fakta yang berdasarkan kebenaran. Yang sumbernya berasal dari firman Allah.

Saudara benar, bahwa kita tidak bisa mencari kebenaran hanya dari satu pihak saja. Karena itu kami menyampaikan semua fakta yang ada berdasarkan Alkitab dan juga Al-Quran.

Orang Islam dan Kristen mungkin memiliki pikiran dan keyakinan masing-masing. Tetapi kebenaran Allah tetap hanrus disampaikan berdasarkan pikiran dan kehendak Allah, bukan pikiran manusia.

Agama dibuat oleh manusia, tetapi kebenaran yang mutlak hanya berasal dari Allah, bukan?
~
NN
# moer 2013-03-11 03:44
*
To: Faram,

Ini pertama kalinya saya membaca bahwa Injil tertua dibakar oleh Paulus dari gereja Pailine.
Saya tidak menganggap apa yang anda tulis ini sebagai kebenaran sejarah, karena tulisan yang anda copas dari sebuah blog ini jelas-jelas ditulis oleh orang yang sama sekali tidak mengetahui sejarah Injil.

Bukti: Penulis menulis dalam blognya:

a) "Di dalam kitab Injil terdapat 2 bagian, yaitu Kitab Perjanjian Lama dan Kitab Perjanjian Baru"

b) Namun begitu, umat Kristen melarang penganutan terhadap Kitab Perjanjian Lama.

c) Persoalan mengapa di dalamnya berisi Taurat juga tidak dapat dijawab dengan pasti dan tepat. Ini mungkin juga merupakan bukti bahwa orang Yahudi selalu ingin memalsukan fakta Injil asli, karena bagi mereka, Yahudi, mereka senang bila dapat menyesatkan kaum Kristian dari ajaran asli Nabi Isa, dan mereka berhasil.
# pendeta membenarkan 2013-03-22 13:16
*
Kebanyakan para Pastor dan Pendeta membenarkan isi Al-Quran, tapi mereka tidak mau jujur karena takut kehilangan domba-dombanya.
# Staff Isa dan Islam 2013-03-27 14:17
~
Berpindah agama dari Kristen menjadi Islam, ataupun sebaliknya, menurut kami adalah hal yang biasa terjadi pada siapapun. Baik itu seorang pendeta atau ustad.

Andai yang saudara katakan itu benar, bahwa Pastor dan Pendeta membenarkan Al-Quran, menurut kami orang-orang yang demikian adalah orang yang tidak mempunyai iman. Kalau dia benar mengimani Al-Quran sebagai wahyu Allah dan memilih Islam menjadi agamanya, mengapa dia harus takut mengakui keimananya hanya karena takut kehilangan domba-dombanya?

Seseorang yang benar-benar mengimani sesuatu, menurut kami tidak ada yang perlu ditakutkan untuk mengakuinya. Mengapa harus membohongi keimanan demi hal-hal dunawi atau materi?

Kitab suci Allah menuliskan, “Sebab Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus” (Injil, Surat Roma 14:17)
~
SO
# adriansyah 2013-03-28 07:51
*
Al-Quran dengan bahasanya yang tetap sepanjang masa, dan sama di mana-mana telah sanggup menciptakan iklim keislaman yang mutlak. Akan dimengerti di Amerika, di Inggris, Jepang, Al-Quran juga dipahami oleh orang-orang India dan Pakistan.

Jika al-Quran dibaca di Belanda atau Amerika, orang yang mendengar pasti mengerti bahwa yang dibaca ayat Al-Quran. Beda dengan Injil yang melalui sedemikian banyak terjemahan, sehingga keaslian kata-kata mungkin telah menyimpang.

Injil disalib dalam bahasa Ibrani ke bahasa Gerika, lalu ke bahasa Latin. Dari bahasa Latin oleh Marthen Luther pada tahun 1521 disalin ke bahasa Jerman. Dari bahasa Jerman disalin ke bahasa Inggris, Belanda, Indonesia, Jawab, Timor, dll.
# Staff Isa dan Islam 2013-04-04 20:34
~
Saudara Adriansyah,

Mungkin bagi orang Islam adalah suatu yang tabu bila kitab suci diterjemahkan dalam berbagai bahasa. Mengapa? Karena orang Islam begitu mengkultuskan bahasa Arab dan mengagungkan Al-Quran. Sampai-sampai Al-Quran hanya bisa dibaca dalam bahasa Arab, sementara orang-orang yang membaca tidak mengerti apa yang mereka baca. Apakah ini masuk akal?

Sebelum Isa Al-Masih naik ke sorga, Dia memberi satu Amanat Agung untuk dilakukan oleh pengikut-Nya: “Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman" (Injil, Rasul Besar Matius 28:19-20)

Yesus memerintahkan agar pengikut-Nya memberitakan Injil ke semua bangsa. Juga mengajarkan kepada mereka apa yang sudah dilakukan Yesus sebagaimana yang tertulis dalam Kitab Suci Injil. Bagaimana hal ini dapat digenapi? Salah satunya dengan menterjemahkan Injil ke bahasa seluruh bangsa, agar setiap orang dapat membaca Injil dengan bahasa yang mereka mengerti.

Saudara Adriansyah, saudara salah bila berpikir menterjemahkan Injil segampang saudara menterjemahkan sebuah naskah. Orang-orang yang menterjemahkan Injil adalah mereka yang sudah ahli dan telah teruji. Disamping itu, ada Roh Kudus yang membimbing dan memberikan hikmat agar mereka dapat menterjemahkan kata demi kata tepat.

Jadi, masihkah saudara mempermasalahka n banyaknya terjemahan Injil di seluruh dunia? Bukankah jauh lebih baik membaca kitab suci terjemahan daripada dalam bahasa asli, tetapi tidak mengerti sama sekali?
~
SO
# adriansyah 2013-04-05 08:02
*
Apakah pendeta anda/Paulus hapal Alkitabnya tanpa melihat/membawa Alkitab tersebut?

Setahu saya mereka selalu meliha Alkitab pada saat pidato. Karena Alkitab yang mereka imani, tidak merasuk kedalam hatinya.

Beda dengan para ulama umat Islam, apa bila ada yang bertanya tentang kebenaran Islam, mereka langsung menjawab menurut Al-Quran dan hadist tanpa harus melihat. Karna Al-Quran telah menyatu di hati mereka karena ijin Allah.
# Staff Isa dan Islam 2013-04-09 16:50
~
Mengapa pendeta atau pengkhotbah Kristen selalu membawa Alkitab? Jawabannya: Karena orang Kristen tidak “mendewakan” Alkitab seperti halnya orang Islam memandang Al-Quran. Apakah dalam Islam boleh membawa Al-Quran kemana-mana? Bukankah ada aturan-aturan tertentu yang harus diperhatikan ketika memegang Al-Quran?

Menghafalkan firman Tuhan memang sesuatu yang baik. Banyak juga orang Kristen yang hafal dari firman Tuhan yang merupakan ayat-ayat tertentu. Tujuannya: untuk menguatkan, memimpin, dan menolong ketika menghadapi suatu pergumulan. Bukan supaya dapat pahala.

Firman Allah berkata, “Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung” (Kitab Nabi Yoshua 1:8).
~
SO
# Pembela Islam 2013-04-11 19:29
*
Dari mana kalian mengetahui Al-Quran itu buku Muhammad? Al-Quran itu firman Allah kepada nabi Muhammad melalui perantara malaikat Jibril. Banyak ilmuan terkenal dunia yang bergelar Profesor yang beragama Kristen sudah membuktikan kebenaran Al-Quran melalui Sains Ilmu Pengetahuan dan mereka masuk Islam.

Kalian yang tidak mengetahui tentang Al-Quran sehingga mengatakan Al-Quran tidak benar. Lihat mantan Pendeta yang sudah terkenal di Indonesia dan dunia yang sudah menempuh gelar Dokter Teologi Kristen, Dr Yahya Waloni menyatakan kebenaran Al-Quran.

Alkitab adalah kitab Injil yang sudah dirubah isinya oleh Paulus. Dia katakan bahwa Yesus itu adalah Tuhan. Apa Tuhan harus turun ke bumi untuk menembus dosa-dosa manusia dan dia rela disalib? Apakah Tuhan Yesus itu sudah hilang kekuatannya? Padahal kalau dikaji dari sejarah Yesus itu diangkat menjadi Tuhan oleh Kaisar Romawi tahun 325M untuk kepentingan politik.
# Staff Isa dan Islam 2013-04-25 08:13
~
Saudara Pembela Islam,

Bila memang Al-Quran adalah wahyu dari Allah, yaitu Tuhan yang sama yang berbicara kepada para nabi-Nya terdahulu, mengapa Dia tidak menyampaikan langsung wahyu-Nya kepada Muhammad? Mengapa harus memakai perantaraan. Dan lagi, mengapa Dia tidak memperkenalkan diri-Nya kepada Muhammad? Juga roh yang menurut umat Muslim adalah Jibril, tidak memperkenalkan dirinya kepada Muhammad.

Tahukah saudara, 32 tahun lamanya Muhammad menerima wahyunya dari roh tersebut, tetapi setelah sekian puluh tahun baru Muhammad mengklaim bahwa roh yang menyampaikan wahyu itu bernama Jibril? Dan lagi, menurut kami Tuhan tidak pernah berdusta. Dia selalu jujur. Tetapi Al-Quran mengatakan “...Dan Allah sebaik-baiknya pembalas tipu daya” (Qs 3:54).

Hal-hal lain yang membuat orang Kristen meragukan Al-Quran sebagai wahyu Allah, karena ajaran yang terdapat dalam Al-Quran bertentangan dengan wahyu yang disampaikan Allah kepada nabi-nabi sebelumnya.

Tentang kebenaran Yesus sebagai Tuhan, silakan saudara membaca penjelasan kami pada artikel ini: http://tinyurl.com/8abrx5t.
~
SO
# oscar 2013-04-13 14:58
*
Salam,

Saya seorang Muslim, setelah saya baca komentar-koment ar teman-teman semua dan jawaban dari admin, tentu ini tidak akan kunjung selesai. Mengapa? Kami Muslim berpegang pada Al-Quran dan anda berpegang pada Injil.

Begini saja, di dalam Al-Quran salah satu ayatnya mengatakan “untukmu agamamu dan untuk ku agamaku”. Sebagaiknya anda mengkaji keyakinan anda sendiri, dan kami begitu juga.
# Staff Isa dan Islam 2013-04-25 08:14
~
Saudara Oscar,

Terimakasih untuk saran yang sudah saudara berikan, dan terimakasih juga karena saudara sudah bersedia mengunjungi situs kami.

Bila tidak keberatan, ijinkan kami berbagi satu ayat yang menjadi berkat buat kami. “Maka Yesus berkata pula kepada orang banyak, kata-Nya: "Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup" (Injil, Rasul Besar Yohanes 8:12).
~
SO
# Hamba Allah 2013-05-06 15:41
*
Saya ingin menanyakan kepada kaum Nasrani:

1. Mana pengakuan Yesus di dalam Alkitab bahwa Dia beragama Kristen?

2. Mana ajaran Yesus ketika berumur 13 sampai 29 tahun?

3. Pernahkah Yesus Mengatakan: “Akulah Allah Tuhanmu, maka sembahlah Aku saja”?

4. Pernahkah Yesus Mengatakan: “Akulah yang mewahyukan Alkitab, Aku pula yang menjaganya”

5. Mana perintah Yesus atau Tuhan untuk beribadah pada hari Minggu?
# Staff Isa dan Islam 2013-05-20 14:49
~
Saudara Hamba Allah, karena keterbatasan tempat, kami akan menjawab secara singkat pertanyaan saudara di atas. Dan staf kami akan memberi penjelasan yang lebih detail lewat email.

1. Tidak ada pengakuan Yesus bahwa Dia beragama Kristen. Kami sendiri tidak tahu darimana saudara mendapatkan pengajaran bahwa Yesus beragama Kristen. Yesus dan juga nabi-nabi terdahulu tidak pernah datang membawa misi satu agama tertentu. Karena Allah tidak pernah menciptakan agama.

2. Segala tulisan yang ada dalam Injil semua diilhamkan oleh Roh Allah, dan yang ditulis dalam Injil adalah inti/pokok-poko k penting. Sehingga ditulis atau tidak cerita tentang Yesus 13 s/d 29 tahun, tidak mengubah inti pokok berita Injil, yaitu tentang keselamatan. Dan Injil ingin mengutamakan pelayanan Yesus, bukan kisah hidup-Nya. Jika semua yang ada di alam ini ditulis dalam kitab suci, maka semua tidak akan cukup ditulis, bukan?

3. Untuk pertanyaan saudara point 3, silakan membaca penjelasan kami pada artikel ini: http://tinyurl.com/cgrffm4.

4. Inilah ayat yang saudara tanyakan: “Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu” (Injil, Rasul Besar Matius 24:35).

5. Untuk pertanyaan saudara point 5, silakan membaca penjelasan kami pada artikel ini: http://tinyurl.com/c24eac7.
~
SO
# iwan 2013-05-11 23:37
*
Saya mengerti maksud tulisan bapak. Tapi saya menyarankan bapak pelajari sungguh-sungguh dulu Islam dan Kristiani. Saya pernah hampir tidak mengakui adanya Tuhan. Lalu saya pelajari banyak agama termasuk Islam dan Kristiani. Ternyata kemudian saya menemukan ketenangan dan keyakinan yang kukuh di Islam. Saya hampir tercekat ketika membaca surat al ikhlas. Di surat inilah saya menemukan keagungan Tuhan yang sesungguhnya yang tidak saya temukan di agama lain. Isi suratnya. Katakanlah hai manusia Tuhan itu satu. Tuhan tempatmu berlindung. Tidak beranak dan tidak diperanakan. Dan tidak ada satupun yang setara dengannya.

Semoga tulisan saya ini bisa diresapi dan dipahami.
# Staff Isa dan Islam 2013-05-21 22:03
~
Saudara Iwan,

Dalam memilih keyakinan adalah keputusan pribadi masing-masing orang. Adalah hak saudara memilih keyakinan yang saudara imani. Tetapi ada baiknya jika kita sungguh-sungguh mencari, menggali dan mempelajari kebenaran yang benar-benar berasal dari Allah, dengan hati dan pikiran yang terbuka.

Apakah dalam keyakinan yang saudara imani sekarang, saudara sudah menemukan jalan keselamatan?

Isa Al-Masih dengan gamblang menetapkan ketetapan abadi bahwa hanya dirinya jalan kepada Allah, lihat “Kata Isa Al-Masih kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa (Allah), kalau tidak melalui Aku (Isa Al-Masih).” (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6). Dengan kata lain, diluar Isa Al-Masih tidak ada pengantara manusia kepada Allah.

Siapa sebenarnya Isa Al-Masih, dan jika Isa Al-Masih Tuhan apakah itu berarti Allah tidak Esa?

Alkitab menjelaskan bahwa Allah itu Esa, “Karena Allah itu esa dan esa pula Dia yang menjadi pengantara antara Allah dan manusia, yaitu manusia Kristus Yesus (Isa Al-Masih),” (Injil, Surat 1Timotius 2:5). Dengan kata lain bahwa Allah dan Isa Al-Masih satu adanya, seperti perkataan Isa Al-Masih “Aku (Isa Al-Masih) dan Bapa (Allah) adalah satu”(Injil, Rasul Besar Yohanes 10:30).

Maka tidak heran jika tercatat bahwa Isa Al-Masih Yang terkemuka di dunia bahkan di akhirat. (Qs 3:45)

Allah menjadi manusia Isa Al-Masih karena manusia berdosa. Dan hanya Allah yang menjadi manusia yang dapat menyelamatkan manusia dari hukuman dosa. Dengan penjelmaan tersebut manusia dapat mengenal Allah.
~
NN
# urip 2013-05-23 20:59
*
Menanggapi balasan komentar Haidar Ali, soal kedudukan Al-Quran dan Allah yang kata awak media ini, adalah sama saja menyekutukan. Bisa diambil kesimpulan, awak media Isa dan Islam membandingkan Injil dan Al-Quran tanpa pernah meneliti detil Al-Quran.

Bagi Muslim, Allah dan A-Quran adalah bagian dari iman. Selain sholat, puasa, haji yang harus diimani umat Muslim. Soal bagaimana kedudukan dan mensejajarkanny a, itu cuma definisi manusianya saja.

Karena kelemahan sebagian manusia dari ketidaktahuan, kesempurnaan Al-Quran, yang disampaikan hanya satu orang saja Nabi Muhammad. Tanpa lewat debat, rapat dewan, konsili, atau meeting, tapi diakui semua umat yang pernah membacanya.

Pesan Muhammad tentang Al-Quran terhadap umatnya cuma 1 kata 'Iqro'. Dan kata-katanya itu telah diikuti ribuan umat manusia.
# Staff Isa dan Islam 2013-05-24 21:01
~
Saudara Urip,

Terimakasih untuk penjelasan saudara di atas, untuk jawaban kami terhadap komentar dari Haidar Ali.

Pertanyaan kami: Apakah saudara Urip percaya bahwa Allah kekal? Jelas percaya bukan? Bagaimana dengan Al-Quran, apakah Al-Quran juga kekal?

Kiranya saudara dapat memberi jawaban yang singkat dan jelas. Tidak perlu bertele-tele dengan memberi komentar sampai beberapa kolom.
~
SO
# fita 2013-05-27 22:27
*
Semua makhluk akan mati, jadi tidak perlu mempertentangka n atau membandingkan agama manapun. Toh jika kita mati kita akan tahu jawabannya mana agama yang benar. Apa saya salah?
# Staff Isa dan Islam 2013-06-03 21:03
~
Saudara Fita,

Memang benar bahwa semua makhluk, termasuk manusia pasti mengalami kematian. Tetapi tidak ada manusia yang tahu apa yang akan terjadi setelah kematian. Apakah masuk surga atau neraka. Jika kita baru mencari kebenaran setelah kita mati apalah gunanya, karena semuanya sudah terlambat. Bukankah semua manusia menghendaki masuk surga?

Karena itu Allah memberikan penuntun melalui Firman Allah, agar manusia dapat memilih jalan yang benar menuju surga. Di dalam Alkitab jelas tertulis bahwa Isa Al-Masih adalah jalan keselamatan

Isa Al-Masih berkata: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku [Isa Al-Masih]” (Injil, Surat Yohanes 14:6).

Jadi jalan mana yang saudara pilih?
~
NN
# Dinuallah 2013-05-29 10:01
*
To staff Isadanislam,

Jika anda ingin membuktikan kebenaran kitab suci apakah itu benar-benar bersumber dari Allah SWT atau bukan, mari kita perhatikan mengenai Firaun.

Menurut Dr.Morris Bukey : Sesungguhnya kitab Taurat menyebutkan, jasad tersebut ditelan laut akan tetapi tidak memberikan rincian mengenai apa yang terjadi terhadapnya setelah itu, Injil pun juga sama.
Sedangkan Al-Quran menyebutkan jasad Firaun yang dilaknat itu akan diselamatkan dari air.

Memang Al-Quran sangat tipis dibandingkan tebalnya Alkitab tapi bisa mencangkup bermakna yang sangat luas.

Di dalam Al-Quran ada makna muhkamat dan ada makna mutasyabihat. Makna mutasyabihat inilah yang misionaris salah diartikan, seolah-olah itu adalah benar padahal maksudnya bukanlah seperti itu, sebab mereka belum meneliti terlebih dahulu. Mereka mengambil kesimpulan yang salah, akibatnya mereka jauh dari kebenaran.
# Staff Isa dan Islam 2013-06-04 09:30
~
Saudara Dinuallah,

Islam memiliki otoritas tertinggi yaitu Al-Quran. Sebaiknya saudara lebih percaya kepada Al-Quran daripada Dr. Morris Bukey sebab Al-Quran mengakui bahwa Alkitab adalah Firman Allah.

Allah memerintakan Muhammad mencari pertolongan dari mereka yang membaca Alkitab untuk menghilangkan segala macam keraguan (Yunus 10:94) lagipula kitab saudara menyaksikan keaslian Alkitab (Al Ankabuut 29:46).

"Katakanlah hai orang-orang mukmin: kami beriman kepada Allah dan apa yang diturunkan kepada kami, dan kepada Ibrahim, Ismail, Ishak, Yakub dan anak cucunya. Dan apa yang diberikan kepada Musa dan Isa serta apa yang diberikan kepada nabi-nabi dari Tuhannya. Kami tidak membeda-bedakan seorangpun diantara mereka dan kami hanya tunduk patuh kepada-Nya" (Qs 2:136). Ayat sejenis menunjukan penerimaan Muhammad atas kitab-kitab sebelumnya dapat saudara lihat juga dalam Qs 4:163.

Manakah yang saudara pilih, percaya atau tidak bahwa Alkitab Firman Allah?
~
NN
# priyayicilik 2013-05-31 15:09
*
Hasil skripsi mahasiswa tentu yang menguji sang dosen. Tetapi jika itu undang-undang siapakah yang akan menguji? Jika ada petunjuk lampu merah apakah kita akan selalu menguji untuk tetap jalan?

Apakah patut kita menguji Firman Allah? Yang namanya Taurat, Injil dan Al-Quran adalah petunjuk yang harus diyakini kebenarannya.

Namun jika petunjuk yang sudah berbelok arah itu diluruskan kembali, apa kita akan tetap mengujinya?
# Staff Isa dan Islam 2013-06-04 10:00
~
Saudara Priyayicilik,

Penyesatan itu ada buktinya, ada banyak perbedaan di dalam kitab-kitab tersebut. Masalahnya Allah tidak tampak dalam wujud kita dan suara-Nya tidak terdengar ditelinga kita. Untuk itulah maka Allah memberikan pengertian, hati nurani, dan sesama manusia yang dapat membantu kita menemukan mana yang benar dan mana yang palsu. Dan Allah di dalam Alkitab tidak pernah melarang umat-Nya menguji Firman-Nya melainkan Dia terbuka untuk dikenal oleh umat manusia

Pergunakanlah waktu yang singkat ini untuk menemukan kebenaran-Nya.

“Saudara-saudar aku yang kekasih, janganlah percaya akan setiap roh, tetapi ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari Allah; sebab banyak nabi-nabi palsu yang telah muncul dan pergi ke seluruh dunia” (Injil, Surat1 Yohanes 4:1).
~
NN
# Ezha 2013-06-09 20:39
*
Sesungguhnya tujuan semua agama itu sama, menjadi pedoman dan jalan yang lurus bagi manusia.
Tapi satu yang membedakan Islam dengan agama lain hanyalah sholat.

“Apabila mereka bertaubat, mendirikan sholat, dan menunaikan zakat, maka mereka adalah saudara-saudara kalian seagama.” (QS. At Taubah: 11).

Adapun dari As Sunnah adalah sabda Nabi ‘alaihishalaatu wasallam yang artinya:

“Jarak antara laki-laki dengan kekafiran dan kesyirikan adalah meninggalkan sholat.” (HR. Tirmidzi, dan beliau berkata: hadist hasan shahih).

“Perjanjian antara kami dengan mereka adalah sholat. Barangsiapa yang meninggalkannya maka sungguh dia telah kafir.” (Imam Nawawi berkata: HR. Tirmidzi).

Adapun dari perkataan sahabat: Berkata Amirul mukminin Umar Bin Khattab radliyallahu anhu yang artinya: “Tidak akan beruntung (binasa) bagi seseorang yang meninggalkan sholat.“
# Staff Isa dan Islam 2013-06-12 21:04
~
Saudara Ezha,

Sholat adalah tata cara umat Islam untuk beribadah kepada Allah. Dan umat agama lain pun memiliki tata cara untuk beribadah kepada Allah.

Tetapi dengan sholat tidak dapat membawa manusia untuk masuk surga. Sholat tidak dapat membersihkan dosa manusia dan menyelamatkan manusia dari hukuman akibat dosa.

Hanya Allah saja yang memiliki otoritas untuk membersihkan dosa dan memberikan jalan keselamatan bagi manusia. Dan Allah telah memberikan pedoman agar manusia mengikuti jalan yang lurus yaitu jalan keselamatan. Siapakah jalan yang lurus itu?

“Dan sesungguhnya Isa itu benar-benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat. Karena itu janganlah kamu ragu-ragu tentang kiamat itu dan ikutilah Aku. Inilah jalan yang lurus” (Qs 43:61).

Isa Al-Masih adalah jalan yang lurus yaitu jalan keselamatan. Sudahkah saudara mengikuti jalan yang lurus itu?
~
NN
# Dinuallah 2013-06-10 09:27
*
Manusia itu adalah umat yang satu, (setelah timbul perselisihan) maka Allah mengutus para nabi, sebagai pemberi berita gembira dan pemberi peringatan, dan Allah menurunkan bersama mereka kitab yang benar, untuk memberi keputusan di antara manusia tentang perkara yang mereka perselisihkan.” (Al-Baqarah: 213).

Allah meyakinkan beliau, bahwa kitab-kitab sebelumnya (Al-Quran) telah diturunkan Allah SWT dan Allah memberitahukan pula bahwa ada beberapa isinya dirubah.
sikap Allah SWT begitu sangat adil dan membongkar kebusukan hati mereka. baca QS:2:121, QS:6:157, QS:38:29 dan Al-Quran sebagai hakim terhadap kitab-kitab terdahulu QS:5:48. QS:10:94.

Yang ragu-ragu itu adalah ahli kitab, apakah yang ditanyakan beliau, mereka bisa menjawabnya?
Jika mereka yakin datangnya dari Allah swt, tentulah mereka bisa menjawabnya.
# Staff Isa dan Islam 2013-06-19 17:41
~
Saudara Dinuallah,

Coba pikirkan lagi pernyataan keyakinan saudara bahwa Allah mengetahui dan memberitahukan bahwa ada beberapa kitab Firman-Nya yang terdahulu sudah diubah manusia. Benarkah pernyataan tersebut?

Baik Isa Al-Masih maupun Al-Quran dengan jelas menyatakan bahwa Firman Tuhan tidak pernah dapat diubah. Isa Al-Masih mengatakan, “Karena Aku berkata kepadamu: sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi” (Injil, Rasul Besar Matius 5:18). Dalam peristiwa lainnya, Isa Al-Masih mengatakan, “Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu.” (Injil, Rasul Besar Matius (24:35).

Al-Quran mengatakan, “Telah sempurnalah kalimat Tuhanmu (Al-Quraan) sebagai kalimat yang benar dan adil. Tidak ada yang dapat merobah-robah kalimat-kalimat -Nya dan Dia lah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (Sura Al-An’am 6:115).

Jika Al-Quran menyatakan tidak ada yang dapat mengubah Firman Tuhan, kenapa Anda menuduh Tuhan tidak cukup kuat untuk melindungi Firman-Nya dari orang-orang jahat? Apakah Anda pikir Tuhan tertidur ketika orang-orang jahat mengubahnya? Astagfirullah!

Mungkin, yang paling baik adalah Anda membaca Alkitab dan coba putuskan sendiri apakah Alkitab sudah diubah atau tidak.
~
NN
# Ezha 2013-06-12 22:51
*
Sholat dapat menghapus dosa, dengan cara sholat taubat dan disertai amal-amal yang lain.

Sebanyak apapun melakukan kebaikan, jika tidak melaksanakan sholat, jangan harap dapat masuk surga. Tetapi Allah SWT tidak akan jemu untuk mengampuni dosa hambaNya, kecuali jika syirik/musyrik.

Dan apakah anda juga mengerti isi dan arti jalan yang lurus dari ayat tersebut?
# Staff Isa dan Islam 2013-06-19 18:04
~
Saudara Ezha,

Al-Quran menjamin bahwa tidak ada jaminan penghapusan dosa bagi umat Muslim.
Adapun jalan keselamatan dalam Islam ialah timbangan kebaikan dan keburukan, tetapi bahwa berat timbangan setiap orang pun sudah ditentukan Allah sebelumnya dan disebut takdir. Sangat membingungkan.

Sampai mendekat ajalnya, tidak seorang Muslimpun dapat yakin bahwa berat timbangannya sudah memenuhi quota ke sorga, atau kemana arah takdirnya.

Coba perhatikan hadis soheh dibawah ini;
Bersumber dari Abu Huraira, Muhammad berkata “Mendekatlah dan berusahalah benar! Ketahuilah bahwa setiap orang diantara kalian tidak bakal selamat karena amalnya. Para sahabat bertanya “Ya Rasullah, tidak juga engkau? Rasullulah berkata: “Tidak juga aku, kecuali Allah melimpahiku dengan rahmat dan karunia-Nya” (Hadis Sohih Muslim KH. Adib Basri Mustafa Hal. 819 No 76).

Nabi saudara berkata bahwa tidak seorang muslimpun terhindar dari siksa neraka, bahkan beliaupun mengakui ketidakpastian nasib beliau. Sekalipun saudara beramal sebanyak-banyak nya dan berbuat baik sehebat-hebatny a tetap tidak bisa menghindarkan saudara dari siksa neraka.

Kami memahami jalan yang lurus karena Isa Al-Masih dinyatakan sebagai jalan yang lurus dalam Qs 43:61 dan karena Ia sendiri yang menyatakan demikian;
“Kata Isa Al-Masih kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa [Allah], kalau tidak melalui Aku.” (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6).

Tidak ada seorangpun yang berani berucap seperti ucapan Isa Al-Masih diatas.
~
NN
# Ezha 2013-06-13 21:04
*
Dalam Injil versi King James bersumber dari naskah Yunani belakangan "Sebab ada tiga yang memberi kesaksian di dalam surga: Bapa, Firman, dan roh kudus dan ketiganya adalah satu". "Dan ada tiga yang memberi kesaksian di bumi: roh, air, dan darah dan ketiganya adalah satu" (1 Yohanes: 5:7-8)

Dan dari Injil versi standar yang bersumber dari naskah yang lebih tua, ayat yang persis sama "Sebab ada tiga yang bersaksi: Roh, air dan darah dan ketiganya sepakat"

Semua tentang Bapa, Firman, dan Roh Kudus ada di edisi yang lebih baru dan tidak ada dalam naskah paling tua. Mengapa demikian berbeda?
# Staff Isa dan Islam 2013-06-19 19:39
~
Saudara Ezha,

Karena King James tidak berasal dari naskah Yunani kuno Koine, melainkan dari dari naskah Yunani Byzantium abad ke 16 (Textus Receptus). Textus Receptus memiliki banyak kekurangan karena banyak bagian Alkitab yang pada saat itu masih belum ditemukan aslinya. Beberapa bagian yang tidak ditemukan harus diterjemahkan ulang dari versi Latin Vulgate (termasuk bagian 1 Yohanes 5:7-8 ini).

Ratusan tahun setelah King James dibuat, banyak sekali penemuan arkeologi yang menampilkan naskah-naskah asli. Baik untuk Perjanjian Lama, maupun Perjanjian Baru, seperti Naskah Laut Mati atau Naskah Yunani Koine. Bahkan sampai sekarang pun, masih sering terjadi penemuan naskah-naskah kuno. Karena hal ini, terjemahan Alkitab yang baru seperti NIV, ESV dan ERSV menggunakan naskah-naskah itu sebagai sumber.

Soal perbedaan, apakah berita dari kedua versi tersebut berbeda? Jelas sekali dikatakan di ayat sebelumnya (ke 6) bahwa (pada waktu Yesus ditusuk), darah dan air keluar dari sisinya (dari Yohanes 19:34) dan Roh Kudus yang selalu berbicara benar bersaksi tentang hal ini.

Sepertinya Latin Vulgate menambahkan bagian Bapa, Firman, dan Roh Kudus agar orang-orang tidak salah mengerti mengenai Trinitas yang asli. Sehingga orang tidak menganggap Darah, Air, dan Roh Kudus adalah bagian dari Trinitas. Sama seperti Muhammad yang keliru ketika dia menganggap Maria adalah bagian dari Trinitas.
~
SO
# Rojo Poso 2013-06-24 19:43
*
Dear Staf IDI

Kalau anda ingin menguji kebenaran Al-Quran silahkan anda uji melalui ilmu pengetahuan yang terkandung dalam Al-Quran.

Mohon tidak dihapus.

Thank's
# Staff Isa dan Islam 2013-06-25 16:25
~
Silakan saudara menanggapi penjelasan kami yang ada di artikel ini: http://www.isadanislam.com/al-quran/benarkah-al-quran-sebagai-kitab-penyempurna.

Pertanyaan yang saudara ajukan benar-benar sama, dan kami sudah menanggapinya.
~
SO
# jimmi 2013-07-04 04:03
*
Sebelumnya maaf untuk umat Muslim bila ada kesalahan dalam kata saya juga admin yang beragama Islam.

Menurut saya, Al-Quran dan Alkitab tidak perlu dibicarakan kelemahannya. Itu akan menimbulkan kegengsian antar umat agama. Al-Quran dan Alkitab sama-sama mengajarkan kebaikan bukannya kejahatan.

Lagi pula, saya melihat perilaku orang yang menganut agama Islam di Indonesia (bukan agamanya) lebih "jahat" dari pada dinegara lain. Coba lihat dinegara lain (Timur Tengah termasuk), kaum Muslim tidak pernah membakar gereja maupun sebaliknya .Tapi disini gereja dibakar bahkan dilarang dibangun untuk peribadatan. Saya yakin dunia tidak akan damai bila kita tidak mengubah sikap kita.

Jadilah Muslim sejati yang tidak sombong kepada agama lain ,tidak musrik ,mempunyai jiwa seperti Isa dan Muhammad yaitu perdamaian. Tambahan satu hal, masa kita (Kristen dan Muslim) kalah sama anggota Tzu Chi (Budhha) yang menerapkan perdamaian dan belas kasihan meskipun tidak menyembah Allah?
# Staff Isa dan Islam 2013-07-23 21:32
~
Saudara Jimmi,

Terimakasih atas keterbukaan saudara dan sikap objektif yang saudara miliki. Memang benar bahwa tidak ada gunanya jika kita hanya berdebat dan menganggap keyakinan kita yang paling benar.

Tujuan kami disini adalah bukan untuk memojokan atau mencari kelemahan salah satu keyakinan. Namun kami ingin agar kita semua dapat melihat kebenaran yang telah Allah nyatakan, bukan berdasarkan keyakinan turun temurun yang kita miliki.

Sungguh indah jika kita dapat hidup dalam damai dan memiliki kasih satu sama lain. Seperti yang diajarkan Isa Al-Masih, “Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri” (Injil, Rasul Besar Matius 22:39). Isa AL-Masih adalah teladan kasih yang sempurna.
~
NN
# alfa 2013-08-14 01:32
*
Sebetulnya kitab injil itu terjaga namun sebagian umat Yesus
saja yang menafsirkan firmanya degan apa yg menurut mereka senangi nyata jika Taurat melarang sesuatu tapi di perjanjian baru malah dierbolehkan namanya tidak menggenapi tapi merobah atau menghapus hukum yang ada di taurat.
# Staff Isa dan Islam 2013-08-15 11:48
~
Saudara Alfa,

Tampaknya saudara belum pernah membaca Alkitab/Injil. Jika Islam memahami dan menjalani perintah Al-Quran berdasarkan buah tafsiran ulama maka di pengikut Isa Al-Masih tidak berlaku seperti itu.

Penggenapan Perjanjian Lama terjadi disepanjang sejarah Alkitab dan dicatat dalam Perjanjian Baru.

Siapakah manusia sehingga mampu mengubah apalagi menghapus ayat-ayat Tuhan. Allah sudah berjanji barangsiapa merubah atau menambahi Firman-Nya maka kutuk upahnya. Sebab ada tertulis:

“Aku bersaksi kepada setiap orang yang mendengar perkataan-perka taan nubuat dari kitab ini: "Jika seorang menambahkan sesuatu kepada perkataan-perka taan ini, maka Allah akan menambahkan kepadanya malapetaka-mala petaka yang tertulis di dalam kitab ini. Dan jikalau seorang mengurangkan sesuatu dari perkataan-perka taan dari kitab nubuat ini, maka Allah akan mengambil bagiannya dari pohon kehidupan dan dari kota kudus, seperti yang tertulis di dalam kitab ini" (Injil, Surat Wahyu 22:18-19).
~
NN
# vera 2013-08-15 04:26
*
Setelah saya membaca semua komentar, semakin kuat iman saya kepada Tuhan Yesus.
# ahmad 2013-08-15 11:00
*
Saya seorang Muslim, saya hanya ingin bertanya pada sdr. Staff Isa dan Islam. Jika anda adalah seorang Kristiani dan memahami benar isi Injil (Alkitab), menurut saudara apakah kunci sorga itu? Terimakasih.
# Staff Isa dan Islam 2013-08-17 18:39
~
Saudara Ahmad,

Menurut kami kunci sorga adalah Isa Al-Masih! Sebab hanya Dia yang dapat memberi jaminan bagi setiap orang untuk dapat masuk sorga.

Isa berkata, "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku." (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6). Isa adalah sang "Jalan". Melalui Dia orang dapat belajar mengenai "Kebenaran" tentang Allah dan menemukan "Hidup" bersama Allah.

Bagaimana dengan Sdr. Ahmad, sudahkah saudara mempunyai kunci untuk dapat masuk sorga?
~
SO
# anti perdebatan 2013-08-16 12:36
*
Sebelum komen dan meneruskan perdebatan ini, mungkin ada baiknya kita kenali diri sendiri. Siapakah kita ini? Sudah pantaskah kita sebagai pembela Tuhan kita? Apakah Tuhan kita membutuhkan pembelaan kita? Apakah Tuhan kita membutuhkan dukungan suara dari kita?

Apabila anda menjawab iya, saya rasa Tuhan anda sejajar dengan anda bahkan lebih rendah. Karena membutuhkan pembelaan anda. Intinya berbuat baik dan jadikan hidup anda sekalian lebih bermakna untuk mencerminkan anda, agama anda dan Tuhan anda masing masing. Terimakasih.
# Staff Isa dan Islam 2013-08-19 09:22
~
Saudara Anti Perdebatan,

Sebenarnya forum ini bukan bertujuan untuk berdebat atau membela Tuhan. Jelas Tuhan tidak dapat dibela dan Dia tidak membutuhkan pembelaan kita.

Tapi tidak salah bukan, bila kita melakukan diskusi untuk mempelajari lebih lagi apa yang sudah kita yakini? Sehingga, iman yang kita miliki adalah iman yang timbul dari pengenalan akan kebenaran, bukan iman yang buta.
~
SO
# Gideon 2013-08-16 16:17
*
Team admin,

Quote;
Dia akan wafat dengan orang jahat
Kitab Nabi Yesaya 53:11

Saya mau koreksi ayat, yang benar ayat 9, bukan ayat 11. Terimakasih.
# Staff Isa dan Islam 2013-08-19 09:23
~
Saudara Gideon,

Terimakasih untuk koreksi yang telah saudara berikan. Kami sudah mengoreksinya.
~
SO
Video Isa Dan Islam

Click gambar di atas untuk video-video terbaru kami

www.videoisadanislam.com

isadanislamstudi.com

* Untuk bisa masuk ke pelajaran kursus ini, non-aktifkan 'pop-up blocker' komputer Saudara dengan meng-klik di sebuah 'bar' di bawah 'status bar' di bagian atas layar komputer