Ikuti Isa dan Islam di Facebook Ikuti Isa dan Islam di Tweeter

Orang Kristen Dan Islam, Serta Naskah Asli Alkitab dan Al-Quran

Banyak umat beragama bingung dengan kenyataan bahwa naskah asli Alkitab dan Al-Quran tidak ada. Melalui cerpen di bawah ini, staf Isa Dan Islam berusaha memberi perspektif pada masalah tersebut.

PerkapalanDi tahun 1900, seorang pemuda Minang dari keluarga petani menikahi wanita Bugis. Sebagai pengantin baru, mereka ingin memiliki keluarga yang bahagia. M. Mustafa, sang suami berpendapat, dengan pindah ke Singapura impian mereka dapat terwujud. Alimah, isterinya, setuju dan merekapun pindah ke Singapura.

Mendirikan Maskapai Perkapalan

Di Singapura awalnya Mustafa focus mendirikan maskapai perkapalan yang menghubungkan Singapura dengan Palembang, Medan, Jakarta, Semarang, Surabaya, Balikpapan, Banjarmasin, Lombok, Ambon, dan Makassar. Perusahaannya berkembang pesat. Dua puluh tahun kemudian kapal-kapalnya mulai berlayar ke Kucing, Kuala Lumpur, Saigon, Manila, Hong Kong dan Tokyo. Secara perlahan, dia mulai mendirikan maskapai perkapalan terbesar di Asia Tenggara dan menjadi sangat kaya.

Perkembangan Keluarga Mustafa

Allah mengaruniai Mustafa tujuh anak. Dua diantaranya meninggal di usia muda. Kelima anaknya: Abbas, Ghulam, Hassan, Aidah, dan Selina telah lulus perguruan tinggi dengan nilai baik.

Harapan Mustafa Tentang Warisan Bagi Keturunannya

Mustafa sering berunding dengan Abdul Hamid, adiknya yang tinggal di Padang mengenai pembagian kekayaan bagi keturunannya. Tahun 1920 Mustafa mengirim surat kepada adiknya mengatakan bahwa dia akan membagikan simpanan emasnya kepada cucu-cucunya di tahun 2000, yaitu 80 tahun kemudian.

Tahun 1935, Mustafa meninggal. Sebelum meninggal dia membuat Surat Wasiat. Isinya: “Harta saya dalam bentuk emas tidak akan dibagikan kepada keturunan saya hingga tahun 2000. Saat itu setiap cucu saya yang masih hidup akan mendapat lima kilo emas dan sisanya diserahkan ke Palang Merah International.” Surat Wasiat itu ditanda-tangani Mustafa dan disimpan di Bank Asia Singapura.

Sekilas Tentang Anak-anak Mustafa dan Perang Dunia II

Kelima anak Mustafa telah menikah dan diberkati anak-anak, hingga cucu Mustafa berjumlah 19 orang. Lalu kelima anaknya membuat salinan Surat Wasiat Mustafa dan memberikan kepada anak-anak mereka. Supaya mereka tahu bahwa tahun 2000, jika mereka masih hidup, masing-masing dari mereka akan menerima warisan lima kilo emas.

Saat Perang Dunia II terjadi, Bank Asia Singapura rusak total. Surat Wasiat Mustafa yang disimpan di bank tersebut ikut musnah. Akibat perang, cucu-cucu Mustafa pindah ke negara: Belanda, Kanada, Hong Kong, Afrika Selatan, Brasilia, Indonesia, dan Malaysia. Semuanya masih membawa salinan Surat Wasiat Mustafa walaupun tidak terlalu memikirkannya.

Surat WasiatUsaha M. Taslim Untuk Mendapatkan Warisannya

1 Januari 2000, Taslim, salah satu cucu Mustafa yang tinggal di Indonesia mulai mempertimbangkan warisan dari kakeknya. Diapun mengambil salinan Surat Wasiat miliknya dan berangkat ke Singapura. Di sana dia menemui petugas Bank Asia dan menyerahkan salinan Surat Wasiat kakeknya.

Petugas Bank Asia tertawa dan berkata, “Surat Wasiat asli dengan tanda tangan Bapak M. Mustafa tidak ada. Tidak mungkin Bank Asia menyerahkan puluhan kilogram emas kepada cucu-cucunya hanya berdasarkan salinan Surat Wasiat”

Mengumpulkan Informasi untuk Pengadilan Singapura

Taslim tidak putus asa. Dia berusaha menghubungi semua sepupunya, cucu Mustafa. Empat belas orang diantaranya masih hidup. Taslim meminta agar mereka mengirim salinan Surat Wasiat kakeknya yang ditanda-tangani orang-tua mereka ke Indonesia. Maka Taslim mengumpulkan 14 salinan Surat Wasiat asli.

Taslim juga menghubungi cucu Abdul Hamid, adik dari kakeknya. Cucu Abdul Hamid masih memiliki surat tua sekali dari Mustafa kepada kakeknya. Dalam surat itu Mustafa menulis bahwa ia akan memberi masing-masing cucunya lima kilo emas di tahun 2000. Tulisan dalam surat tua itu adalah tulisan Mustafa.

Argumentasi Pembela Taslim di Meja Hijau

Bermodalkan informasi yang lengkap, Taslim menemui jaksa di Singapura. Kasus inipun masuk ke Pengadilan Nasional Singapura. Bank Asia berusaha membuktikan bahwa salinan Surat Wasiat itu tidak dapat diandalkan walaupun Pembela Taslim menunjukkan semua salinan Surat Wasiat itu isinya sama.

Lalu Pembela Bank Asia menunjukkan ada salinan Surat Wasiat yang menggunakan ejaan berbeda. Seperti, satu salinan Surat Wasiat memberi ejaan “soedah” dan salinan lain memberi ejaan “sudah” dlsbgnya.

Akhirnya Pembela Taslim menunjukkan surat dari Mustafa kepada adiknya, Abdul Hamid, yang menjelaskan bahwa hartanya berbentuk emas akan dibagikan kepada cucunya di tahun 2000.

Keputusan Hakim Atas Kasus Cucu-cucu Mustafa vs. Bank Asia Singapura

Jelas semua salinan Surat Wasiat ini berasal dari Surat Wasiat asli. Walaupun salinan ditulis oleh orang yang berbeda, tetapi jelas didasari dari naskah asli. Mengenai ejaan tidak perlu dikhawatirkan karena ejaan kata sering berubah. Dan lagi, surat dari Mustafa ke adiknya mendukung isi salinan Surat Wasiat tersebut.

Lalu, hakim meminta Bank Asia Singapura memberi lima kilo emas kepada setiap cucu Mustafa yang masih hidup.

Mengapa Salinan Surat Wasiat Dapat Diandalkan?

Jika hanya satu salinan Surat Wasiat mungkin tidak dapat diandalkan. Tetapi jika ada banyak salinan yang ditulis oleh orang berbeda, akan menguatkan argumentasi. Dan lagi, bila semua salinan sama, kecuali dalam hal ejaan, bukti akan semakin kuat. Sehingga tulisan lain, yaitu surat dari Mustafa ke adiknya mendukung apa yang terdapat dalam salinan Surat Wasiat. Inilah yang menguatkan argumen tersebut.

Naskah KunoTanpa Naskah Asli, Wahyu Allah Masih Dapat Diandalkan

Banyak berpendapat, karena naskah asli Injil tidak ada, maka Injil tidak dapat diandalkan. Benar naskah asli Injil tidak ada (demikian juga naskah asli Al-Quran).

Namun ada 4,680 salinan naskah kuno Injil dalam bahasa Yunani (bahasa asli Injil). Juga ada 1,838 petikan nats Alkitab yang dipakai dalam sembahyang. Disamping itu ada 6,000 naskah kuno Injil terjemahan ke bahasa-bahasa kuno seperti: Latin, Syria, Koptik Mesir, Gothic, Armenia, Georgia, Arab, Nubia, Parsi, dan Slav. Semua naskah ini disalin sebelum masa Muhammad.

Maka, ada ribuan salinan Injil kuno yang berdasarkan naskah asli. Yang mengherankan, ribuan salinan ini 99.9 persen cocok satu sama yang lain. Sehingga tidak perlu khawatir bila tidak mempunyai naskah aslinya. Hakim Singapura memutuskan Bank Asia kalah dalam persidangan karena terdapat empat belas salinan Surat Wasiat. Dan, ada lebih dari 10,000 salinan kuno Injil Isa Al-Masih.

Injil memuat ajaran yang diberikan oleh Isa Al-Masih dan rasul-rasul-Nya. Kita semua wajib menjunjung tinggi, mempelajari, dan menerima ajaran yang terdapat dalam Injil. Jelas semuanya sesuai dengan naskah asli. Semuanya datang dari Allah!

[Staff Isa dan Islam: Kursus Dialog Isa dan Islam dapat menolong Pembaca untuk lebih memahami ajaran yang terdapat dalam Injil]


Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.


Berhubung banyak komentar yang masih belum kami balas, untuk sementara komentar tidak diterima.

Comments  

# mas syarif 2011-05-23 14:00
*
Beda surat warisan ini dengan Injil :

1. Surat warisan ditulis sendiri oleh Pak Mustofa ketika masih hidup. Injil ditulis bukan oleh Yesus ketika dia masih hidup.

2. Surat warisan ini disalin, sedangkan Injil diterjemahkan tanpa mencantumkan naskah asli. Antara bahasa ada grammar dan vocab yang berbeda, sehingga tidak bisa diterjemahkan persis dengan maksud bahasa asli.

3. Dianalogikan tingkat akurasi adalah 99.9 % artinya 0,01% salah. Ketika kitab Suci mengandung kesalahan, maka namanya bukan Kitab Suci.

4. Naskah mendekati lengkap Bible yang tertua adalah Codex Sinaicitus bertanggal pertengahan abad 4. Jarak yang cukup jauh antara Yesus dengan Injil ini.

Jangan samakan pula Injil dengan Al-Quran. Al-Quran ditulis dan dihafalkan ketika Nabi Muhammad masih hidup. Sampai sekarang, Al-Quran diseluruh dunia sama 100%.
# lucas Balo 2011-05-23 14:01
*
Dalam kisah di atas memang benar tidak ada surat aslinya tapi masing-masing orang memegang copy yang sama dalam bahasa yang sama.

Sedangkan Alkitab kita dalam puluhan bahasa, yang menandakan bahwa penulis wasiatnya tidak satu orang tapi banyak orang dari banyak bangsa.
# muh tahir abdullah 2011-05-25 23:27
*
Apa artinya 99,9 % cocok?

Kalau begitu ada 0,1 % tidak cocok, apakah ini dapat diartikan berbeda atau sama?

Kalau saya mengartikan ada keterangan dalam Injil saling berbeda.
# Abu Syarif 2011-06-09 14:06
*
Injilnya Katolik berbeda dengan Kristen, padahal Yesus, Roh Kudus dan Tuhannya sama.

Allah sendiri mengatakan bahwa Firman-Nya tidak mungkin dapat dipalsukan. Kalimat-kalimat Allah tidak mungkin dapat dirubah oleh siapapun (Qs 6:34).

Ini penjagaan Allah kepada Al-Quran, bukan pada Injil. Bagaimana anda menggunakan dalil Al-Quran untuk membela Injil, padahal anda tidak mengakui Al-Quran?

Saya bisa jelaskan tentang ayat di bawah kalau space yang diberikan cukup: "Juga dikatakan bahwa di dalam Injil ada petunjuk dan terang (Qs 5:43-46; Qs 5:68)."
# abu syarif 2011-06-11 19:47
*
"Kalimat-kalimat Allah" di ayat itu adalah "Janji-janji Allah" bukan "Kitab-kitab Allah", jadi jangan pakai ayat ini sebagai dalil untuk penjagaan Allah terhadap injil.

Secara history, Katolik lebih dulu ada sebelum Kristen. Perpecahan terjadi pada tahun 1501, di pelopori oleh Martin Luther King. Artinya bukan katolik yang menambahkan surat, tetapi kristen yang mengurangi surat.

Jadi jangan memutarbalikkan fakta sejarah. Kalian(Kristen- Katolik)kitab sama, Tuhan sama. Mana diantara kalian yang benar ?

Ajaran kalian sama, ajaran kasih sayang, tetapi jutaan orang mati karena perang antar kalian sendiri. Kalian hanya bisa menyesatkan Muslim yang miskin dan bodoh.

Jadi pakai saja metode lama kalian. Kalau pakai metode ini, akan semakin terlihat kebodohan kalian. Muslim yang melek internet, bukan muslim yang miskin dan bodoh. Sedangkan kristen yang masuk Islam, biasanya adalah orang berilmu diantara kalian.
# muhammad hilman 2011-06-14 14:04
*
Kalau Kristen mengakui kebenaran Injil dan Al-Quran, dan mengakui kebenaran Isa Al-Masih dan Muhammad. Mengapa tidak masuk Islam saja?.
# abu syarif 2011-06-16 05:47
*
Debat tentang Kalimat Allah, janji Allah dan Kitab Allah tidak akan ketemu karena dangkalnya pemahaman anda tentang Islam dan bahasa Arab.

Saya tunjukkan di Bible di mana perubahan yang cukup besar disisipkan oleh manusia:

1Yohanes 5:8 "Dan ada tiga yang memberi kesaksian di bumi: Roh dan air dan darah dan ketiganya adalah satu."

Di versi international ada keterangan "1 John 5:8 Late manuscripts of the Vulgate testify in heaven: the Father, the Word and the Holy Spirit, and these three are one. And there are three that testify on earth (not found in any Greek manuscript before the fourteenth century)."
# abu syarif 2011-06-18 11:52
*
2 Tawarikh 36:9 “8 tahun” diedit menjadi “18 tahun”. Antara KJV berbeda dengan ESV.

(BIS) Yoyakhin berumur 18 tahun ketika ia menjadi raja Yehuda, dan ia memerintah di Yerusalem 3 bulan 10 hari lamanya. Ia juga berdosa kepada TUHAN.
# Iqro 2011-06-22 22:13
*
Apakah anda orang Islam atau Kristen? Apa yang saudara kemukakan tentang Islam dalam website ini semuanya adalah dusta!
# Alfian 2011-08-24 10:09
*
Pak, di dunia ini banyak setan yang menggoda manusia, orang yang menyampaikan pesan saja kepada orang lain bisa terjadi bias, apalagi sesuatu yang diterjemahkan.

Terus bagaimana dengan integritas para penterjemah tersebut? bagaimana anda bisa menjamin mereka? apa ukurannya?