Ikuti Isa dan Islam di Facebook Ikuti Isa dan Islam di Tweeter
Cetak

Bagaimana Pandangan Al-Quran Mengenai Kematian dan Kebangkitan Isa Al-Masih?

Tokoh 10 Islam dan Kristen adalah dua agama terbesar di dunia. Injil dan Al-Quran–Kitab Suci kedua agama besar tersebut– sama-sama memberikan “Gelar Kehormatan” kepada Isa Al-Masih. Kedua kitab ini sama-sama mengatakan bahwa Isa Al-Masih adalah satu-satunya manusia suci yang pernah datang ke muka bumi ini. Dia juga disebut Kalimat/Firman Allah yang dikandung dari Roh Kudus dan dilahirkan oleh seorang perawan yang saleh bernama Maryam.

Kematian Isa Al-Masih

Terdapat beberapa hal kesamaan Al-Quran dan Injil dalam menilai Isa Al-Masih. Tetapi tidak sedikit pula perbedaan yang diajukan oleh kedua Kitab Suci tersebut. Diantaranya adalah mengenai kematian Isa Al-Masih. Dalam Injil, Rasul Besar Matius 27:45-66 kita dapat mengetahui tentang kematian Isa Al-Masih. Lebih jelas lagi pada ayat 50 dikatakan “Yesus berseru pula dengan suara nyaring lalu menyerahkan nyawa-Nya.” Jelas ayat ini mengatakan bahwa Isa Al-Masih benar-benar meninggal di atas kayu salib.

Bagaimana dengan Al-Quran? Tidak ada ayat yang pasti dalam Al-Quran yang mengatakan apakah Isa Al-Masih benar mati di kayu salib atau tidak. Namun demikian, umumnya umat Islam percaya bahwa yang salib bukanlah Isa Al-Masih, melainkan orang lain yang dibuat Allah mirip dengan Isa Al-Masih.

Pemahaman ini didukung oleh ayat dalam Al-Quran Sura 4:157 “Padahal bukanlah mereka membunuhnya dan bukan pula menyalibnya, melainkan orang yang serupa dengan dia”. Benarkah demikian?

Beberapa ayat dalam Al-Quran juga bicara tentang kematian Isa Al-Masih, yaitu: “Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali". (Qs 19:33). (Ingatlah), ketika Allah berfirman: "Hai Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta . . . . menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat. . . . . ". (Qs 3:55).

Dua ayat di atas dengan jelas mengatakan bahwa Isa Al-Masih benar-benar mati. Atau mungkinkah dalam Al-Quran terdapat beberapa ayat yang saling bertentangan?

Dengan demikian dapat disimpulkan, baik Injil maupun Al-Quran sama-sama mengakui bahwa Isa Al-Masih benar-benar meninggal.

Kebangkitan Isa Al-Masih

Sebagaimana yang telah dijelaskan di atas bahwa Isa Al-Masih saat ini berada di sorga. Walaupun Injil dan Al-Quran mencatat bahwa Dia mati, tetapi maut tidak dapat mengambil nyawa-Nya daripada-Nya. Injil, Rasul Besar Matius 28:5-6 mengatakan, ”Akan tetapi malaikat itu berkata kepada perempuan-perempuan itu: "Janganlah kamu takut; sebab aku tahu kamu mencari Isa Al-Masih yang disalibkan itu. Ia tidak ada di sini, sebab Ia telah bangkit, sama seperti yang telah dikatakan-Nya”.

Al-Quran juga menjelaskan bahwa Isa Al-Masih telah bangkit dari kematian-Nya. Hal ini dapat kita baca dalam Qs 19:33, “Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku (Isa Al-Masih) dibangkitkan hidup kembali".

Dengan demikian dapat disimpulkan, baik Injil maupun Al-Quran sama-sama mengakui bahwa Isa Al-Masih benar-benar telah bangkit dan naik ke sorga. Dia telah kembali ke sorga karena dari sorgalah Dia berasal.

Isa Al-Masih Adalah Kebangkitan dan Hidup

Injil, Rasul Besar Yohanes 11:25 berkata, “Akulah (Isa Al-Masih) kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati”. Hanya seseorang yang telah menerima Isa Al-Masih yang akan mendapatkan kehidupan kekal. Sudahkah saudara menerima “Kebangkitan” dan “Hidup” itu?

 

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

Berhubung banyak komentar yang masih belum kami balas, untuk sementara komentar tidak diterima.

Comments  

# muliadi 2010-12-08 11:19
*
Dia hidup dihidupkan dan Dia mati dimatikan. Berarti Dia bukan yang menghidupkan dan bukan yang mematikan.

Berarti Isa Al-Masih hanyalah makluk yang diangkat dan dimuliakan oleh Yang Maha Menghidupkan dan Maha Mematikan makluk, dan dapat dihidupkan kembali bagaikan listrik dihidupkan dan dimatikan arusnya.
# Staff Isa dan Islam 2010-12-10 16:07
~
Sdr. Muliadi, hal pertama yang perlu Saudara pahami, bahwa Isa Al-Masih adalah Allah yang kemudian menjelma menjadi manusia. Allah adalah sumber hidup, Allah memiliki kuasa untuk mencipta dan menghidupkan.

“Sesungguhnya manusia itu, walaupun bersatu padu, tidaklah sanggup menciptakan walau hanya seekor lalat pun”
(Qs 22:73). Dalam diri Isa Al-Masih, kita melihat bahwa Dia juga adalah sumber hidup. Dia berkuasa untuk mencipta dan menghidupkan orang yang sudah mati (QS 3:49).

Bagi pengikut Isa Al-Masih, dijanjikan Allah akan memperoleh tempat yang tinggi di akhirat (Qs 3:55), dimana Isa Al-Masih seorang terkemuka di sorga (Qs 3:45), akan datang lagi sebagai Hakim Yang Adil untuk menentukan setiap orang, baik yang masih hidup maupun yang sudah mati, untuk dapat menerima 'hidup' yang kekal di dalam sorga ataupun 'mati' di dalam neraka.

Sudahkah Sdr. Muliadi menerima keselamatan itu? Silahkan saudara menyelidikinya di http://tinyurl.com/6ntpehg.
~
CA/SO
# Hamba Allah 2010-12-11 10:47
*
Jangan hanya sekedar membaca, tapi mari kita kaji dan melihat secara utuh, karena Islam menuntut kecerdasan untuk bisa memahaminya.

Adalah benar Isa Al-Masih belum mati (QS 4:157, 19:33, 3:55). Dan seperti yang anda tulis di atas: "pada hari aku meninggal." Tapi kalimat "akhir ajalmu" bukan berarti sudah meninggal, tapi nanti pasti akan meninggal.
# Staff Isa dan Islam 2010-12-14 10:00
~
Saudara mengatakan bahwa Isa belum meninggal, namun nanti pasti akan meninggal. Bolehkah Saudara menerangkan kepada kami kapan nanti Isa Al-Masih akan meninggal?

Setahu kami, ketika kali kedua Isa Al-Masih datang ke dunia, bukan sebagai manusia yang bisa mati. Tetapi sebagai Hakim Yang Adil (Ahkamil Hakimin) untuk menghakimi semua orang. Baik yang masih hidup maupun yang sudah mati, termasuk semua nabi dan rasul tanpa kecuali (Hadis Shahih Bukhari 1090).

Ia datang untuk menentukan siapa yang akan diserahkan ke dalam neraka, dan siapa yang boleh menikmati sorga.

Kiranya Saudara dapat memahami kebenaran ini.
~
CA
# abd. razak 2010-12-16 17:18
*
Dalam memahami Isa Al-Masih, Islam berbeda dengan Kristen. Umat Islam meyakini Isa hanya sebatas Nabi dan akan datang di akhir zaman untuk meluruskan akidah umat dan menghancurkan salib. Islam wajib mempercayai hal ini.

Berbeda dengan umat Kristen yang menganggap Isa Al-Masih sebagai "Anak Tuhan". Padahal Isa Al-Masih sendiri tidak pernah mengatakan kalau diri-Nya "Tuhan". Juga Dia tidak tahu kapan kiamat akan datang.
# Staff Isa dan Islam 2010-12-29 16:50
~
Isa Al-Masih memang tidak pernah secara langsung berkata “Akulah Tuhan”. Tetapi Ia mengajarkan dalam berbagai kesempatan bahwa Dia adalah Tuhan.

Tentang hal ini, bukan hanya manusia yang bersaksi, tetapi malaikat Tuhan. "Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud" (Injil, Rasul Lukas 2:11).

Isa Al-Masih dalam kapasitas -Nya ketika sebagai manusia, bertugas menyampaikan apa yang menjadi keinginan Allah bagi manusia.

Tetapi dalam kapasitas-Nya sebagai Tuhan, justru Isa Al-Masih yang menentukan kapan hari kiamat itu terjadi.
~
SL & CA
# rosa 2011-01-04 08:22
*
Bukankah kalau Yesus mati, Dia akan bertemu dengan Bapa-Nya di surga?
# Staff Isa dan Islam 2011-01-12 22:51
~
Isa Al-Masih mati sebagai ”kurban” atas dosa-dosa manusia.

Tetapi Isa Al-Masih tidak mati untuk selamanya, setelah tiga hari Dia bangkit kemudian bersatu kembali dengan Bapa-Nya di dalam sorga. ”sebab Engkau tidak menyerahkan aku ke dunia orang mati, dan tidak membiarkan Orang Kudus-Mu melihat kebinasaan.” (Zabur 16:10)
~
SL
# newbia 2011-02-26 07:05
*
Untuk staf Isa dan Islam, saya senang anda mengakui satu hal, yaitu bahwa Isa Al-Masih adalah rasul Allah, kalimat Allah dan Roh Allah, bukan Allah itu sendiri. Dengan demikian, Isa Al-Masih adalah ciptaan Allah,

Seperti halnya Muhammad dan nabi lainnya, Isa Al-Masih adalah manusia pilihan yang mulia dan diberikan kelabihan-keleb ihan di sisi Allah.

Mengapa bukan Isa Al-Masih yang dijadikan manusia pertama?
# Staff Isa dan Islam 2011-03-10 02:37
~
Saudara Newbia, apakah Kalimatullah dan Rohullah adalah ciptaan? Bolehkah Saudara menerangkan pendapat Saudara kepada kami?

Mencipta berarti membuat sesuatu yang tidak ada menjadi ada. Apakah Kalimat Allah pernah tidak ada? Apakah Roh Allah pernah tidak ada?

Saudara Newbia, sesungguhnya tidak pernah ada orang yang diberikan keagungan dan kemuliaan seperti yang pernah diberikan Al-Quran kepada Isa Al-Masih.

Apakah ada yang pernah digelari Al-Masih atau Mesias (JuruSelamat)? Apakah ada yang pernah disebut sebagai yang terkemuka di bumi dan di sorga? Apakah ada orang lain yang lebih berhak menjadi hakim yang adil buat seiisi dunia pada hari kiamat nanti selain Isa Al-Masih?
~
CA
# Hamba Allah SWT 2011-04-28 02:53
*
Allah itu satu, tidak beranak dan tidak diperanakkan.

Ketika Allah menanyai Isa Al-Masih, apakah Isa Al-Masih pernah mengatakan agar orang-orang menyembah diri-Nya dan Ibu-Nya (Maryam), Isa menjawab: Tidak!
# Staff Isa dan Islam 2011-05-04 17:47
~
Saudara mengutip Qs 5:116. Ayat ini lagi-lagi merupakan satu kesalahan data yang diperbuat oleh kitab Saudara, sebab umat Kristiani tidak pernah menganggap Maryam sebagai Tuhan.

Bagaimana mungkin kitab Saudara bisa menuduh kalau Isa dan Maryam telah dijadikan menjadi dua orang Tuhan?

Umat Kristiani juga tidak pernah beranggapan bahwa Allah melakukan suatu hubungan dengan Maryam, dan kemudian melahirkan Isa Al-Masih sebagai 'Anak Allah' yang diperanakkan. Tuduhan bahwa 'Allah beranak dan diperanakkan' adalah benar-benar suatu kekejian yang menghina kesucian Allah. Sama sekali tidak pernah ada konsep 'anak' yang seperti ini.

Konsep 'anak' yang benar adalah bahwa Isa Al-Masih adalah 'tanda yang besar' dari Allah bagi semesta alam (Qs 21:91). Isa Al-Masih adalah wakil dari Allah yang merefleksikan Allah sepenuhnya di dalam segala firman dan tindakan-Nya. Inilah makna 'Anak Allah' yang sebenarnya dalam konsep Kristiani.
~
CA
# hamba Allah 2011-06-10 00:08
*
Saudaraku umat Kristiani,

saya tidak mempermasalahka n kata Esa atau Tunggal. Yang jelas Tuhan hanya Allah semata, tidak ada namanya Tuhan Yesus.

Tidak ada dalam Kitab kami Isa Al-Masih adalah Allah itu sendiri, yang kami kenal hanya Nabi Isa dan Nabi Muhammad. Mereka sama-sama Nabi, Utusan Allah.
# setip 2011-06-21 17:23
*
Kepada Saudara Hamba Allah,

Sesungguhnya cukup banyak ayat di Al-Quran yang menerangkan siapa sesungguhnya Isa Al-Masih. Memang tidak diterangkan secara gamblang. Tapi jika kita mau rendah hati dan membuka mata rohani kita, kiranya kita dapat menangkap makna yang tersirat dalam ayat-ayat Al-Quran tentang siapakah sesungguhnya Isa Al-Masih.

Dalam surah Az-Zukhruf 43:61 dikatakan Isa benar-benar memberi pengetahuan tentang hari kiamat. Bukankah hanya Allah yang mengetahui hari kiamat itu? Kita bandingkan dengan Qs. Luqman 31:34 "Sesungguhnya Allah, hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan hari kiamat itu...".

Tapi mengapa Isa juga mengetahuinya? Ternyata jawabannya ada di Qs 3:45 "Hai Maryam sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kalimat dari pada-Nya, namanya Al-Masih Isa Putra Maryam.

Seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang terdekat dengan Allah". Ayat itu dengan tegas mengatakan bahwa Isa sebelum ada di dalam kandungan Maryam adalah Firman Allah.
# Staff Isa dan Islam 2011-07-29 09:45
~
Saudara Setip,

Terimakasih atas penjelasan yang sudah saudara berikan.
~
SO
# setip 2011-06-21 17:48
*
Qs 3:45 Sesuai dengan Injil Yohanes 1:1 "Pada mulanya adalah Firman. Firman itu bersama-sama dengan Allah. Dan Firman itu adalah Allah."

Jadi jika kita memahami Qs 3:45 dan Yohanes 1:1, Isa Almasih adalah Firman Allah yang menjadi manusia diurapi/dinobat kan dengan kedudukan terkemuka di dunia dan diakhirat.

Tidak ada pribadi yang punya kedudukan terkemuka di dunia dan di akhirat kecuali Allah. Jadi Isa Almasih adalah Allah.

Perhatikan ayat di surah An-Nisaa 4:171 "Sesungguhnya Al-Masih Isa Putra Maryam itu, adalah utusan Allah dan Kalimat-Nya yang disampaikan kepada Maryam, dan Roh dari-Nya." Dari ayat ini bisa disimpulkan Isa Almasih adalah Firman Allah, Isa Al-Masih adalah Roh Allah.

Dan dari ayat tersebut secara tersirat Al-Quran menerangkan konsep Allah Trinitas/Tritun ggal Maha Kudus. Masih ada ayat-ayat lain di Alquran yang menjelaskan siapa sesungguhnya Isa Al-Masih itu. Kiranya hal ini bisa menjadi renungan kita dalam upaya mencari kebenaran sejati.
# Staff Isa dan Islam 2011-07-29 09:44
~
Saudara Setip,

Terimakasih atas penjelasan yang sudah saudara berikan.
~
SO
# Staff Isa dan Islam 2011-07-29 10:12
~
Saudara Hamba Allah,

Benar yang saudara katakan, bahwa Allah adalah Esa. Esa dalam Tritunggal. Bagaimana dengan Isa Al-Masih? Perhatikanlah apa pendapat Al-Quran tentang Isa Al-Masih.

Hanya Isa disebut sebagai “Kalimat dari Allah“ (Sura 3:39), “Isa putera Maryam adalah utusan Allah dan KalimatNya” (Sura 4:171) Sanggup mengerjakan bermacama-macam mujizat (Sura 3:49; Sura 5:114), “seorang laki-laki yang suci“ (Sura 19:19) Juga, “Isa itu benar-benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat” (Sura 43:61).

Maka, orang Kristen tidak pernah menaikkan “derajat” seorang manusia sehingga “men-Tuhankan manusia oleh manusia.” Jelas tidak seorang manusia pun dapat menaikkan derajat dirinya sendiri atau diri orang lain untuk menjadi Tuhan. Tetapi Tuhan dapat, dan bahkan karena kasih-Nya yang besar Ia sudah menurunkan derajat-Nya dari Allah menjadi manusia di dalam diri Isa Al-Masih. Itulah sebabnya Ia sekarang berada di surga lagi.
~
SO
# ade kresna suwandi 2011-12-19 17:07
*
Berkali-kali Yesus mengatakan bahwa Dia hanyalah utusan (Yohanes 17:3, Matius 10:40, Matius 15:24, Markus 9:37, Lukas 10:16) bukan Tuhan.

Tapi tidak ada satupun ayat yang menyatakan bahwa Yesus itu Tuhan yang patut disembah. Mengapa ayat-ayat diatas dipungkiri oleh umat Kristus?
# Staff Isa dan Islam 2012-01-19 15:12
~
Saudara Ade Kresna,

Hal pertama yang perlu saudara ketahui bahwa Isa Al-Masih adalah Kalimat Allah yang menjelma menjadi manusia. Hal ini dijelaskan dalam Qs 3:45 dan Injil, Rasul Besar Yohanes 1:1 dan 14.

Karena Isa Al-Masih adalah Kalimat Allah, maka dapat dikatakan bahwa Dia adalah 100% manusia, memiliki tubuh dan jasmani serta kebiasan seperti umumnya manusia. Tapi Dia juga adalah 100% Allah. Sebab Dia adalah Kalimat Allah/Firman Allah/Kalimatul loh/Rohululloh yang menjelma menjadi manusia.

Mengapa Kalimat Allah itu harus menjelma menjadi manusia? Tujunnya: untuk menyampaikan kehendak dan sifat Allah pada manusia. Dalam hal inilah Isa Al-Masih disebut sebagai utusan.

Tapi Keilahian Allah yang terdapat dalam diri Isa Al-Masih, dalam melakukan hal-hal yang hanya dapat dilakukan oleh Allah sendiri. Seperti mengampuni dosa seseorang (Injil, Rasul Lukas 7:48). Dalam hal inilah Isa Al-Masih disebut 100% Allah.

Pernahkah Isa Al-Masih mengatakan Dia adalah Tuhan?

“Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah (Isa Al-Masih) Guru dan Tuhan.” (Injil, Rasul Besar Yohanes 13:13).
~
SO
# Bunyamin 2011-12-21 10:01
*
Memang betul Isa Al-Masih sudah mati, tetapi matinya bukan karena di tiang salib. Isa Al-Masih hanyalah utusan Allah seperti tercantum dalam Injil.

Yesus masih hidup setelah dipaku ditiang salib selama 3 jam saja, padahal umumnya orang yang disalib makan waktu sampai 3 hari baru dia mati. Waktu itu Yesus diturunkan oleh pengikut-Nya karena sudah sore menjelang malam dan orang Yahudi Romawi mengharamkan adanya orang mati (bangkai) pada hari Sabat yang dihormati dan disucikan.

Yesus dibawa dari Bukit Golgota dan dirawat oleh Maria sampai sembuh, kemudian Yesus mengembara dan mencari domba yang lain kearah timur (10 suku Israel lainnya dan Yesus mati di Kasmir).
# Staff Isa dan Islam 2012-01-19 15:10
~
Saudara Bunyamin,

Silakan saudara membaca penjelasan kami pada kotak komentar dari saudara Wawan di atas. Di sana kami menjelaskan bahwa Isa Al-Masih benar mati disalib dan apa tujuan Dia mati disalib.

Tentang kematian Isa Al-Masih tiga jam kemudian setelah salib, saudara dapat membaca dengan seksama penjelasan Injil mengenai hal itu. Bacalah pada Injil, Rasul Matius 27:32-61. Di sana dijelaskan bagaimana penyaliban Isa Al-Masih sampai Dia dikuburkan.
~
SO
# shidik 2012-01-04 14:21
*
Isa Al-Masih menurut Islam adalah seorang Rasul yang diutus oleh Allah kepada kaum bani Israil dan itu yang kita yakini.

Menurut Kristen Yesus itu memang disalib, itu memang benar dan Dia itu Anak Tuhan, bukan Nabi yang kita yakini.
# Staff Isa dan Islam 2012-01-19 15:07
~
Saudara Shidik,

Jawaban kami atas komentar dari saudara Wawan di atas telah menjelaskan bahwa Isa dan Yesus adalah pribadi yang sama. Silakan saudara membaca jawaban kami di atas.

Umat Islam memang percaya bahwa Isa hanyalah nabi yang diutus bagi bani Israil. Sayangnya Al-Quran memberi pernyataan berbeda, “Jibril berkata: "Demikianlah, Tuhanmu berfirman: ’Hal itu adalah mudah bagi-Ku; dan agar dapat Kami menjadikannya (Isa Al-Masih) suatu tanda bagi manusia dan sebagai rahmat dari Kami; dan hal itu adalah suatu perkara yang sudah diputuskan." (Qs 19:21)

Ayat di atas tidak mengatakan “suatu tanda bagi bangsa Israel saja” melainkan bagi seluruh manusia.

Lebih jelasnya, bacalah artikel ini: http://tinyurl.com/42ewdkd.

Apa yang saudara katakan itu benar. Yesus Kristus memang telah mati disalib. Tujuannya, agar semua manusia termasuk saudara bila percaya kepada-Nya, akan memperoleh hidup kekal di sorga. “Akulah (Isa Al-Masih) kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati” (Injil, Rasul Besar Yohanes 11:25).

Lebih lanjut tentang ke-Tuhan-an Isa Al-Masih, silakan saudara membaca pada artikel ini: http://tinyurl.com/3eu9av9.
~
SO
# gaul 2012-04-10 17:50
*
“Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali" (Qs 19:33).

Nabi Isa meninggal bukan saat di salib, dan hanya Allah yang tahu. Karena semua manusia akan mati sebelum dibangkitkan.
# Staff Isa dan Islam 2012-04-12 12:06
~
Tentang kematian dan kebangkitan Isa Al-Masih, Al-Quran memberi penjelasan membingungkan. Sehingga umat Muslim pun tidak dapat memberi penjelasan yang jelas, apakah mereka percaya Isa Al-Masih mati atau tidak.

Qs 4:157 mengatakan 'tidak' pada kematian Isa Al-Masih. Tetapi Qs 3:55 tidak sepenuhnya menolak atau membenarkan.

Pendapat lain dari orang Islam, mengatakan bahwa yang disalib bukanlah Isa, melainkan Yudas. Salah satu murid-Nya yang mengkhianati Dia. Kemana Isa pergi? Menurut cerita Al-Quran, Isa diangkat Allah naik ke sorga.

Dengan kata lain, dalam cerita ini telah terjadi pembohongan publik. Mengganti wajah Yudas menjadi Isa. Siapakah pelakunya? Al-Quran mengatakan, Allah!

Mungkinkah Allah telah melakukan pembohongan publik hanya untuk menyelamatkan Isa dari hukum salib? Apakah Allah tidak mempunyai cara lain untuk menyelamatkan Isa, dengan cara yang jujur?
~
SO
# Togi simanjuntak 2013-02-04 12:54
*
Syallom,

Saudaraku, Yesus mati bukan hanya untuk orang agama Kristen, namun untuk semua manusia agar kita manusia memperoleh kselamatan. Selain dari itu kenapa pada saat Yesus di dunia Dia tidak mengakui sebagai Tuhan? Jawaban sederhana adalah saat Dia mau menggenapi Hukum Taurat saja orang-orang menolak Dia dan mengatakan bahwa Dia sudah menghujat Allah.

Selanjutnya adalah kenapa kita memanggil Bapa kepada Dia? Karena Yesus mengajarkan kepada kami cara berdoa yg benar, yaitu Doa Bapa Kami. Bukan doa Tuhan kami atau doa Allah kami. Tujuannya agar kita lebih dekat kepada Dia.

Pertanyaan saya adalah, apakah nabi Muhammad mengajarkan doa kepada Tuhan atau selalu dalam doa anda selalu menyakinkan Tuhan bahwa dia adalah utusan-Nya? Kami tidak berdoa untuk Yesus tapi kami berdoa agar Allah melalui Yesus mengampuni kami dan membawa kami dalam kerajaan surga. Itulah iman Kristen. Melalui perbuatan kasih dan iman agar semua orang yang tidak percaya menjadi percaya. Amin
# ohym 2013-02-22 15:02
*
Jadi menurut anda siapa sebenarnya Isa Al-Masih? Anak Allah; nabi Allah; Tuhan; gembala Allah; logos Allah; atau apa?

Kitab anda tidak konsisten.
# Staff Isa dan Islam 2013-03-01 10:53
~
Saudara Ohym,

Isa Al-Masih memiliki banyak gelar. Ia Tuhan, Anak Allah, gembala jemaat, domba Allah, Anak Manusia, dll. Istilah Anak Allah yang menunjuk Isa Al-Masih adalah sebuah gelar sinonim dengan gelar khas lainya yaitu Mesias.

Bangsa Yahudi menantikan datang-Nya Mesias yang juga disebut Anak Allah. Istilah Mesias dan Anak Allah tersebut datang dari Allah sebagai identitas penyelamat, dan istilah itu diberitahukan jauh sebelum Isa Al-Masih datang. Maka saat Isa Al-Masih datang Ia dipanggil Anak Allah, sebagai penggenapan dari janji Allah datangnya juruselamat.

"Lalu kata malaikat itu kepada mereka: "Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa: Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Al-Masih, Tuhan, di kota Daud" (Injil, Rasul Besar Lukas 2:10-11).

Istilah Al-Masih dalam bahasa aslinya sama dengan Mesias, juruselamat. Istilah ini hanya dimiliki oleh penyelamat yang disebut "Anak Allah" dialah Isa Al-Masih.
~
NN
# Gun 2013-03-29 18:21
*
Mesti mengerti bahasa Arab dulu. Ayat itu berbunyi (QS 19:33); “Wassalaamu ‘alayya yauma wulidtu, wa yauma amuutu,wa yauma ub’atsu hayya,”

1) Wassalaamu a’alayya yauma wulidtu, artinya; “Sejahteralah atasku pada waktu aku (sudah) dilahirkan,” memakai Fi’il Madli (Past Tense= lampau), artinya : sudah dilahirkan.

2) Wa yauma amuutu, artinya; “dan pada hari aku akan mati (kelak)”, memakai Fi’il Mudlari (Present), artinya Nabi Isa (Yesus) memohon kepada Allah agar kelak dimatikan dalam keadaan sejahtera,

3) Wa yauma ub’atsu hayya, artinya; “dan pada waktu aku akan dibangkitkan lagi”, juga memakai Fi’il Mudlari.

Jadi artinya Isa (Yesus) sampai sekarang ini masih hidup atau belum mati.
# Staff Isa dan Islam 2013-04-04 08:15
~
Saudara Gun,

Di antara lebih dari 6000 ayat di Al-Quran, tidak ada satu ayat pun yang mengatakan bahwa Isa Al-Masih tidak mati di kayu salib atau bahwa Dia tidak pernah disalilb.

Hanya ada satu ayat yang menulis tentang peristiwa penyaliban. “Dan karena ucapan mereka [orang-orang Yahudi]: ‘Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah’, padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih
paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa. Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana”
(Qs 4: 157-157).

Ayat ini tidak mengatakan bahwa Isa Al-Masih tidak pernah mati di kayu salib. Ayat ini hanya mengatakan bahwa orang-orang Yahudi tidak menyalibkan-Nya.

Tegas kitab saudara mengatakan bahwa Isa Al-Masih mati, namun entah mengapa penafsir berkata lain.

Tidak ada sarjana Muslim yang menyangkal bahwa Yahya pembaptis lahir, mati dan akan dibangkitkan. "Kesejahteraan atas dirinya pada hari ia dilahirkan, dan pada hari ia meninggal dan pada hari ia dibangkitkan hidup kembali" (Qs 19:15).

Namun penyusunan kata-kata yang praktis sama juga diberikan kepada Isa Al-Masih, didalam Qs 19:33-34. Jika umat Muslim percaya bahwa Yahya Pembaptis memang mati, lalu mengapa untuk Isa Al-Masih tidak?
~
NN
# Pelajar Dunia 2013-04-10 18:38
*
Apakah Isa/ Yesus pernah memohon umat-Nya agar mendoakan diri-Nya supaya masuk surga? Dia yakin masuk surga, karena Dia sangat dekat dengan Allah atau bahkan Kalimattulah.
# Staff Isa dan Islam 2013-04-11 16:50
~
Saudara Pelajar Dunia,

Isa Al-Masih atau Yesus Kristus tidak pernah meminta atau memerintahkan umat-Nya untuk mendoakan keselamatan-Nya.

Firman Allah berkata, “Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan" (Injil, Kisah Para Rasul 4:12).

Isa Al-Masih adalah sumber keselamatan, bagaimana mungkin Sang Sumber Keselamatan perlu didoakan keselamatan-Nya?
~
SO
# Ajo 2013-04-12 08:16
*
Pernahkah tukang kayu dalam sedetik menjadi meja ?

Eksistensi tukang adalah orang, eksistensi meja adalah kayu, pencipta jangan dijadikan ciptaan. Ciptaan jangan dijadikan pencipta. Tidak logis dari sisi logika.

Ketika Yesus ditanya oleh muridnya: "Perintah mana yang paling penting" Injil Markus 12:29 "Perintah yang utama adalah, hai orang israel, tuhan kita adalah Allah yang esa."
# Staff Isa dan Islam 2013-04-15 22:26
~
Saudara Ajo,

Memang benar bahwa Allah itu Esa. Tetapi keesaan Allah tidak membatasi-Nya untuk menyatakan diri-Nya dalam bentuk yang lain. Bukankah Allah tidak terbatas?

Allah berwujud sebagai kesatuan dari tiga pribadi yang berbeda: Sang Bapa, Sang Anak, dan Roh Kudus.

Sang Bapa, Sang Anak, dan Roh Kudus masing-masing memiliki sifat-sifat yang hanya Allah saja bisa
miliki.

Setiap dari pribadi tersebut disebut Allah. "Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya.. ." (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:1,14). Firman yang menjadi manusia adalah Isa Al-Masih.

Kitab Suci juga menyatakan dengan jelas bahwa mereka semua adalah Sang Pencipta. "Ia [Isa Al-Masih]adalah gambar Allah yang tidak kelihatan, yang sulung, lebih utama dari segala yang diciptakan, karena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu, yang ada di sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah, maupun penguasa; segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia" (Injil, surat Kolose 1:15-16).

Isa Al-Masih juga berkuasa mengampuni dosa (Markus 2:5-12) di mana hanya Allah yang bisa melakukan hal ini. Dia mengklaim diri-Nya sebagai hakim akhir yang akan menentukan nasib akhir dari setiap manusia (Matius 7:22-23).

Dan Isa Al-Masih menunjukkan bahwa Sang Anak, Roh-Nya dan Bapa adalah satu (Injil, Rasul Besar Yohanes 10:30).
~
NN
# sniperjitu 2013-07-01 12:07
*
Staff Isa dan Islam,

Qs 3:55 sama sekali tidak menyebutkan kematian Isa. Tetapi Allah telah mengambil Isa dan mengangkat Isa kepada-Nya. Bukan berarti Isa mati.

Kemudian (Qs:19:33) “Dan kesejahteraan semoga
dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali"

Apakah saudara melihat ada kata-kata Isa mati disalib? Saya kira tidak ada satu ayat pun dalam Al-Quran yang menjelaskan Isa mati dibunuh atau disalib.
# Staff Isa dan Islam 2013-07-09 21:22
~
Saudara Sniper Jitu,

Tegas kitab saudara mengatakan bahwa Isa Al-Masih mati, namun entah mengapa penafsir berkata lain. Tidak ada sarjana Muslim yang menyangkal bahwa Yahya pembaptis lahir, mati dan akan dibangkitkan.

"Kesejahteraan atas dirinya pada hari ia dilahirkan, dan pada hari ia meninggal dan pada hari ia dibangkitkan hidup kembali." (Qs 19:15)

Namun penyusunan kata-kata yang praktis sama juga diberikan kepada Isa Al-Masih, didalam Qs 19:33-34 "Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali". Itulah Isa putera Maryam, yang mengatakan perkataan yang benar, yang mereka berbantah-banta han tentang kebenarannya."

Jika umat Muslim percaya bahwa Yohanes Pembaptis memang mati, lalu mengapa untuk Isa Al-Masih tidak?

Injil menjelaskan bahwa Isa Al-Masih mati dan bangkit "Sebab yang sangat penting telah kusampaikan kepadamu, yaitu apa yang telah kuterima sendiri, ialah bahwa Isa Al-Masih telah mati karena dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci, bahwa Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci;" (Injil, surat 1 Korintus 15:3-4).
~
NN
# Muliadi Masse 2013-07-08 10:26
*
Shalom,

Kelahiran, kematian di kayu salib dan kebangkitan adalah inti sari Iman Kristen, tanpa salah satunya maka ke-Kristen-an itu sendiri tidak ada.

Mengenai pandangan Al-Quran, saya kira tidak ada ayat yang menentang hal ini. Yang ada hanya pandangan para penganutnya.
# Mbah Kromo 2013-08-13 23:13
*
Islam adalah agama penyempurna dari agama terdahulu. Allah adalah sebuah zat yang tidak dapat diibaratkan oleh apapun. Sebagai orang Muslim saya tidak mengingkari tentang kenabian Isa, karena kitab Injil sudah dirusak isi maupun maknanya, maka Allah mengutus Nabi Muhammad untuk memperbaiki itu. Ketahuilah sebelum Allah menciptakan alam dan isinya Allah sudah menciptakan roh Muhammad sebelum yang lainnya. Tidak satu pun ayat-ayat Al-Quran menutupi kenabian Isa. Tapi kalimat tentang akan adanya nabi akhir yaitu Muhammad tidak ada, karena sengaja dihilangkan sejak penjilidan Injil. Apapun tanggapan anda tidak mengurangi sedikit pun kebenaran Al-Quran.
# Staff Isa dan Islam 2013-08-16 19:47
~
Saudara Mbah Kromo,

Memang betul ada hal-hal gamblang mengenai Isa Al-Masih yang dicatat dalam Al-Quran namun tidak semua. Mengenai kematian dan kebangkitan-Nya pun ada dalam Al-Quran, tetapi anehnya isu verbal yang beredar dikalangan Islam ialah bahwa Isa Al-Masih tidak mati tidak pula bangkit dari kematiannya itu. Sepertinya terjadi friksi antara Al-Quran dengan umat Islam itu sendiri.

Sejarah Romawi dan sejarah Yahudi mengakui telah terjadi penyaliban dan kebangkitan Isa Al-Masih. Satu-satunya kejadian terajaib yang pernah terjadi di bumi ini, yaitu kelahiran, kematian dan kebangkitan Isa Al-Masih. Supaya saudara, saya dan semua umat manusia beroleh ampunan dosa melalui kematian dan kebangkitan-Nya itu.

“Dia [Isa Al-Masih] yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah” (Injil, Surat II Korintus 5:21).
~
NN
# jarwo 2013-09-10 22:20
*
To: Mbak Kromo,

Anda bilang sengaja dihilangkan? Maksud anda seperti kun faya kun hilang sendiri begitu ? Dan kalau boleh tahu siapa yang menghilangkan? Anda harus siapa yang menghilangkan dan mana buktinya? Kalau anda tidak tegas, maka anda bisa dikategorikan tergolong sebagai orang-orang pemfitnah. Dan pemfitnah lebih buruk dari orang musyrik.

Kalau benar seperti yang anda tuduhkan, berarti Al-Quran sedunia dibuang saja karena beberapa ayat Al-Quran menjadi mubazir. Karena sudah jelas dalam Al-Quran anda dikatakan jika Muhammad mengalami keragu-raguan, dia harus bertanya kepada ahli kitab (Nasrani dan Yahudi). Tapi anda bilang dihilangkan, berarti ayat tersebut mubazir dong?
# jouhar 2013-10-07 22:06
*
Salam damai,

Saya mau tanya jika yang disalib itu jasad orang lain kenapa disembah untuk berdoa padahal itu adalah jasad orang yang berdosa. Kalau menurutku kelak nabi Isa memang akan dihidupkan lagi untuk membunuh Dajjal dan meluruskan kesesatan menjelang kiamat.
# Staff Isa dan Islam 2013-10-10 15:57
~
Saudara Jouhar,

Isa Al-Masih benar-benar mengalami kematian. Ia disalibkan, mati dan dikuburkan.sepe rti yang telah dicatat dalam Kitab Suci saudara Qs 3:55 “(Ingatlah), ketika Allah berfirman: "Hai `Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat. Kemudian hanya kepada Akulah kembalimu, lalu Aku memutuskan di antaramu tentang hal-hal yang selalu kamu berselisih padanya".

Namun bukan hanya itu saja. Isa Al-Masih bangkit kembali pada hari yang ketiga setelah kematian-Nya dan Isa kembali ke sorga, tahta-Nya yang suci.

“Sebab yang sangat penting telah kusampaikan kepadamu, yaitu apa yang telah kuterima sendiri, ialah bahwa Kristus telah mati karena dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci, bahwa Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci” (Injil, Surat 1Korintus 15:4).

Pada hari kiamat Isa Al-Masih akan datang kembali untuk memberikan penghakiman, "Sesungguhnya Aku datang segera dan Aku membawa upah-Ku untuk membalaskan kepada setiap orang menurut perbuatannya. Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Pertama dan Yang Terkemudian, Yang Awal dan Yang Akhir" (Injil, Surat Wahyu 22:12).
~
NN
# alchas 2013-10-15 17:48
*
Dear staf IDI,

Saya adalah seorang Kristen, saya mau bertanya apakah Yesus betul-betul disalib pada hari Jumat dan bangkit pada hari Minggu?

Saya mendapat literatur bahwa Yesus disalib pada hari Rabu bangkit pada hari Sabtu petang. Apa itu benar? Bagaimana dengan tanda Yunus yang Yesus sendiri katakan bahwa Dia akan berada di rahim bumi 3 hari tiga malam? Jumat - Minggu 2 hari 1 malam saja.

Tolong pencerahannya. Terimakasih.
# Staff Isa dan Islam 2013-10-19 16:25
~
Saudara Alchas,

Tentang kebangkitan Yesus, Injil tidak pernah mengatakan Dia bangkit dari kubur-Nya dalam 3 hari 3 malam. Tetapi Injil menuliskan Dia bangkit pada hari ketiga. “Dan Yesus berkata: "Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga" (Injil, Rasul Lukas 9:22).

Yesus meninggal hari Jumat siang. Berarti sudah satu hari.

Dalam hitungan waktu Yahudi, hari baru dihitung pada sore hari. Jadi, hari Jumat sore sudah termasuk hari yang baru (permulaan hari Sabtu). Jadi, di sini sudah dua hari Yesus wafat hingga hari Sabtu sore. Sabtu sore hingga Minggu pagi secara otomatis sudah tiga hari.

Perhatikan, dikatakan Yesus bangkit setelah hari ketiga Dia wafat, bukan setelah tiga hari dikubur.

“Dan sesudah ia menurunkan mayat itu, ia mengapaninya dengan kain lenan, lalu membaringkannya di dalam kubur yang digali di dalam bukit batu, di mana belum pernah dibaringkan mayat. Hari itu adalah hari persiapan dan sabat hampir mulai. Dan perempuan-perem puan yang datang bersama-sama dengan Yesus dari Galilea, ikut serta dan mereka melihat kubur itu dan bagaimana mayat-Nya dibaringkan. Dan setelah pulang, mereka menyediakan rempah-rempah dan minyak mur. Dan pada hari Sabat mereka beristirahat menurut hukum Taurat” (Injil, Rasul Lukas 23:53-56).

Semoga penjelasan yang singkat ini dapat memberi pengertian baru bagi saudara.
~
SO
# Adimulya 2013-10-18 02:05
*
Saudara Setip,

Saudara mengutarakan Qs 3:45 sesuai dengan Injil Yohanes 1:1 "Pada mulanya adalah Firman. Firman itu bersama-sama dengan Allah. Dan Firman itu adalah Allah."

Baiklah saya setuju dengan (yang diciptakan) dengan kalimat (yang datang) daripada-Nya" sesuai kalimat "Firman" Injil Yohanes 1:1. Akan tetapi yang sesuai kalimat "Firman itu bersama-sama dengan Allah. Dan Firman itu adalah Allah." di Qs 3:45 pada kalimat yang mana?

Saudara mengutarakan "Perhatikan ayat di Qs 4:171 "Sesungguhnya Al-Masih Isa Putra Maryam itu, adalah utusan Allah dan Kalimat-Nya yang disampaikan kepada Maryam, dan Roh dari-Nya." Dari ayat ini bisa disimpulkan Isa Al-Masih adalah Firman Allah, Isa Al-Masih adalah Roh Allah."

Padahal ayat tersebut justru termaktub peringatan bukan konsep Allah, lalu kalimat "Roh dari-Nya" Saudara simpulkan "Isa Al-Masih adalah Roh Allah." Saudara hidup karena adanya roh, apakah Saudara dapat disebut juga Roh Allah?
# Staff Isa dan Islam 2013-10-21 11:11
~
Saudara Adimulya,

Kalau boleh meluruskan pendapat Sdr. Setip, yang dimaksud dengan sesuai di sini bukan 100% tulisan/kata demi kata. Tetapi makna atau pengertian dari kedua ayat tersebut.

Dalam Qs 3:45 dikatakan Isa adalah Kalimat Allah. Kalimat Allah berarti Kalimat tersebut kepunyaan Allah. Karena Kalimat itu adalah kepunyaan Allah, maka secara otomatis sebelum Kalimat itu menjelma menjadi manusia, awalnya Dia bersama-sama denga Allah.

Nah, pengertian atau makna tersebut sama dengan Injil Yohanes 1:1 seperti yang dikutip Sdr. Setip di atas.

Mengenai Roh Allah, kami ingin bertanya kepada saudara. Mengapa kita sering mendengar ungkapan manusia berasal dari debu dan tanah? Jawabannya: Karena manusia pertama diciptakan Allah dari debu dan tanah.

Bagaimana dengan Isa Al-Masih? Dalam Qs 4:171 dikatakan Isa Al-Masih adalah “Kalimat-Nya yang disampaikan kepada Maryam, dan Roh dari-Nya.” Dengan kata lain, menurut Al-Quran Isa Al-Masih bukan diciptakan dari debu tanah seperti manusia umumnya. Tetapi dari Kalimat dan Roh Allah.

Semoga penjelasan ini dapat membantu saudara memahami apa yang dijelaskan oleh Sdr. Setip.
~
SO
# Yohanna Agustine 2013-10-18 12:27
*
Terkadang ada beberapa pernyataan yang tidak bisa dijelaskan dan diterima dengan pengetahuan dan logika, namun dengan iman dan kasih karunia.

"Melalui perbuatan kasih dan iman agar semua orang yang tidak percaya menjadi percaya" saya sependapat dengan pernyataan dari Sdr. Togi.

"Percaya dulu baru melihat, bukan melihat dulu baru percaya"
# abdullah 2013-10-22 22:15
*
Saya mempunyai beberapa logika sederhana tentang kekerabatan Tuhan Isa. Kenapa saya menitikberatkan pada masalah kekerabatan, sebab Tuhan Kristus lahir dari rahim manusia. Tanpa adanya bunda Maria (bunda Tuhan), maka tidaklah mungkin ada Tuhan Kristus. Tanpa adanya Nabi Ibrahim, maka tidak mungkin ada bunda Maria. Tanpa adanya Nabi Adam, maka tidak mungkin ada Nabi Ibrahim, bunda Maria, dan Tuhan Kristus yang merupakan perpohonan dari Nabi Adam. Berarti saya bisa menyebutkan Nabi Adam adalah kakek dari semua manusia dan Tuhan. Tanpa Nabi Adam, maka tidak ada manusia dan Tuhan. Padahal Nabi Adam adalah ciptaan Tuhan. Jika kita bolak balik, maka ini seumpama telur dan ayam. Dan satu fakta tak terbantahkan, tanpa Nabi Adam/Ibrahim/bu nda Maria, maka tidak ada Tuhan, karena Tuhan terlahir dari rahim manusia. Bagaimana anda menjelaskannya?
# Staff Isa dan Islam 2013-10-29 21:03
~
Saudara Abdullah,

Isa Al-Masih memang lahir dari rahim Maria, tetapi Isa lahir bukan berdasarkan adanya gen keturunan karena Ia berasal dari benih ilahi. Tanpa Maria pun jika Allah berkehendak, Isa Al-Masih tetap dapat lahir ke dunia ini.

Isa Al-Masih tidak diciptakan seperti manusia lainnya, karena Ia berasal dari Firman Allah. Isa ada karena Firman. Karena itulah Isa disebut "Kalimatullah" (Qs 3:45), seperti tertulis dalan Injil, " Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah” (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:1).

Isa Al-Masih telah ada sebelum dunia dijadikan karena segala sesuatu dijadikan oleh Isa, "Segala sesuatu dijadikan oleh Dia [Isa Al-Masih] dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan" (Injil Rasul Besar Yohanes 1:3).

“ karena di dalam Dialah [Isa Al-Masih] telah diciptakan segala sesuatu, yang ada di sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah, maupun penguasa; segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia. Ia ada terlebih dahulu dari segala sesuatu dan segala sesuatu ada di dalam Dia” (Injil, Surat Kolose 1:16-17).

Jadi Isa Al-Masih telah ada sebelum segala sesuatu diciptakan, bukan hanya yang di bumi bahkan yang di sorga. Ia telah ada sebelum Adam, Ibrahim dan manusia lainnya ada. Karena Isa Al-Masih adalah Allah Sang Pencipta.
~
NN
# Dion 2014-03-04 02:13
~
Saya dari TK sampai kuliah sekolah di Yayasan Kristen, dan sedikit banyak tau ajaran dan cerita tentang Yesus. Apa benar Yesus menangis darah karena sangat takut ketika tau akan dijemput dan ditangkap untuk disalibkan?
# Staff Isa dan Islam 2014-03-29 11:11
~
Salam Sdr. Dion,

Peristiwa penjelang penyaliban adalah sesuatu yang begitu mengerikan sebagai seorang manusia. Isa Al-Masih adalah Allah dan manusia sejati. Sebagai Pribadi Ilahi, Dia mengalami kegentaran karena bagaimana mungkin Dia yang suci dapat mengalami kematian. Kematian hanya dialami oleh manusia berdosa.

Tetapi Isa Al-Masih merelakan diri-Nya menjadi berdosa karena kita. ”Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah” (injil, Surat 2 Korinuts 5:21).
~
Salma
# soni andrianus 2014-03-06 00:57
~
Kebenaran itu hanya milik Allah. Dia yang maha mengetahui atas segalanya.
# Staff Isa dan Islam 2014-03-29 11:12
~
Salam Sdr. Soni Andrianus,

Kami sepakat dengan saudara bahwa kebenaran hanya milik Allah. Dia-lah yang berkuasa bahkan mengetahui segala yang ada di bumi. Jika Allah yang maha kuasa, tentu Dia juga berkuasa atas hidup saudara dan saya, bukan?

Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6 yang menyatakan bahwa Isa Al-Masih berkata, "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup". Dan lagi dalam Qs 19:34 pun menyatakan bahwa Isa Al-Masih Pribadi yang benar.
~
Salma
# Fitriani 2014-03-26 12:01
~
Berarti apalagi yang harus diragukan, bila kedua agama terbesar serta masing-masing kitabnya telah mengakui adanya kematian dan kebangkitan Isa Al-Masih. Jadi kalau bukan Isa Al-Masih yang di salib melainkan orang lain? Mengapa Isa Al-Masih dikatakan mati dan bangkit? Apakah Dia mati karena sakit penyakit atau ketuaan?

Bukan manusia suci namanya. Jika Isa Al-Masih belum mati, mengapa sudah tertulis di kitab suci? Jadi saya simpulkan Isa Almasih benar-benar mati di kayu salib dan telah dibangkitkan dan terangkat ke sorga. Ia akan datang kembali bila harinya tiba (kiamat), untuk menjemput orang-orang yang percaya kepada-Nya.
# priyo 2014-04-14 14:06
~
Dari agama saya mengatakan bahwa nabi Isa akan turun ke bumi untuk menyelamatkan umat manusia dijalan yang benar, seperti yang diajarkan nabi Muhammad yaitu agama Islam pada hari menjelang kiamat. Saya meyakini nabi Isa adalah nabi bukan Tuhan. Tapi terserah saudara meyakini atau tidak semoga Allah melindungi umat-Nya dan dijauhkan dari api neraka. Amin.
# Staff Isa dan Islam 2014-04-15 13:48
~
Salam Sdr. Priyo,

Kami sangat menghargai apa yang saudara paparkan. Ada banyak orang yang tidak percaya bahwa Isa Al-Masih adalah Allah yang menjelma menjadi manusia untuk menebus manusia dari belenggu dosa.

Satu ayat yang tertulis dalam Injil, Rasul Besar Yohanes 3:36 mengatakan " Barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap ada di atasnya."

Inilah hukuman bagi mereka yang menolak Isa Al-Masih.
~
Salma
# priyo 2014-05-19 16:16
~
Satu ayat yang tertulis dalam Injil, Rasul Besar Yohanes 3:36 mengatakan "Barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap ada di atasnya."

Mengapa harus kepada anak, kalau anak itu punya bapak kakek, nenek, ibu dan lain-lain? Coba jelaskan.
# Staff Isa dan Islam 2014-06-16 23:25
~
Salam Sdr. Priyo,

Ini adalah sebuah realita yang diberikan oleh Allah kepada manusia. Keberdosaan manusia membuat Allah berinisiatif dan proaktif untuk memberikan jalan keluar kepada manusia, agar mereka terbebas dari jerat dan belenggu dosa. Allah sudah menyediakan cara dan jalannya. Hanya manusia menolaknya.

Kasih Allah terbukti melalui Diri-Nya rela menjadi manusia mengambil wujud seperti manusia. Tetapi sekali lagi, manusia menolaknya. Sebagai Pribadi yang maha kudus dan kuasa, Dia mau hidup dan tinggal bersama dengan manusia, melalui proses kelahiran, sekalipun Dia datang dari sorga, sebab Allah hanya meminjam rahim seorang perawan suci, yakni Maryam.

Itulah sebabnya Dia dikatakan sebagai Anak. Karena Dia mau datang melalui kelahiran. Menurut saudara, mampukah Allah menjelma menjadi manusia dan meminjam rahim seorang wanita?
~
Salma
# Frans 2014-05-23 06:56
~
Cuma mau tahu, apa tanggapan Muslim yang selalu mengatakan kalau Tuhan Yesus tidak mati. Tetapi di Al-Quran sendiri menuliskan bahwa Tuhan Yesus yang masih balita dengan jelas menyatakan bahwa Dia memang mengalami siklus kelahiran, kematian, dan kebangkitan. Sangat barbeda jauh dengan apa yang diucapkan Muhammad, bahwa Tuhan Yesus tidak mati.

Berarti di dalam Al-Quran sendiri terdapat pertentangan tentang kematian Tuhan Yesus. Lalu apa tanggapan Muslim setelah mengetahui perbedaan pendapat di Al-Quran sendiri. Oleh sebab itu, sebaiknya kita juga memahami kitab dari bahasa kita masing-masing. Supaya kita mengerti apa yang kita baca bukan hanya sekedar hafal satu kitab, tapi tidak tahu arti dan inti dari apa yang kita baca.
# Staff Isa dan Islam 2014-07-17 00:30
~
Salam Sdr. Frans,

Kami menyampaikan terimakasih untuk pemapran saudara.

Kami harap pertanyaan saudara dapat menjadi sebuah perenungan dan manfaat bagi para pembaca.
~
Salma
isadanislamstudi.com

* Untuk bisa masuk ke pelajaran kursus ini, non-aktifkan 'pop-up blocker' komputer Saudara dengan meng-klik di sebuah 'bar' di bawah 'status bar' di bagian atas layar komputer

Isa Islam Dan Kaum Wanita

Click gambar di samping untuk artikel - artikel untuk wanita Muslim


 

www.isaislamdankaumwanita.com