Ikuti Isa dan Islam di Facebook Ikuti Isa dan Islam di Tweeter
Cetak

Benarkah Isa Al-Masih Adalah Manifestasi Dari Allah ?

Tangan AllahMengapa hanya Isa saja yang diberi gelar oleh Al-Quran sebagai “Kalimat dari Allah“ (Sura 3:39), “Isa putera Maryam adalah utusan Allah dan KalimatNya” (Sura 4:171)? Mengapa bukan Muhammad yang menjadi kalimat Allah? Apakah pernah ada saat tatkala Allah bisu, tidak dapat berbicara? Kalau Isa memang Kalimat Allah bukankah Isa sama kekalnya dengan Allah? Apakah seseorang dapat dipisahkan dari perkataannya?

Mengapa Isa yang diberi kuasa mengerjakan bermacam-macam mujizat, menyembuhkan orang buta, menyembuhkan orang sopak, menghidupkan orang mati, memberikan hidangan dari langit (Sura 3:49; Sura 5:114), dan lain-lain? Isa dengan kasih dan kuasaNya menjamah dan menyembuhkan orang kusta (lepra), sedangkan hadits Muhammad menyuruh “Larrimah dari penderita lepra sebagaimana kamu lari dari harimau” (Bukhari).

Mengapa dari segala nabi hanya Isa saja yang disebut “seorang laki-laki yang suci“ (Sura 19:19)? Mengapa bukan Adam (Sura 7:22, 23)? Mengapa bukan Ibrahim yang notabene minta diampuni (Sura 26:82)? Mengapa bukan Musa yang juga minta diampuni (Sura 28:16)? Mengapa bukan Yunus yang berdosa (Sura 37:142)? Mengapa bukan Muhammad yang notabene sering minta diampuni (Sura 47:19; Sura 48:2) dan banyak hadits yang menceritakan minta pengampunan dari Allah?

Al-Quran mengatakan bahwa “Isa itu benar-benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat” (Sura 43:61). Mengapa hanya Isa saja yang diberikan pengetahuan demikian dan bukan nabi-nabi yang lain?

Kesimpulan: Orang Kristen belum pernah menaikkan “derajat” seorang manusia sehingga “men-Tuhankan manusia oleh manusia.” Jelas tidak seorang manusiapun dapat menaikkan derajat dirinya sendiri atau diri orang lain untuk menjadi Tuhan. Tetapi Tuhan dapat, dan bahkan karena kasihNya yang besar Ia sudah menurunkan derajatNya dari Allah menjadi manusia di dalam diri Isa Al-Masih. Itulah sebabnya Ia sekarang berada di surga lagi.


Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

Berhubung banyak komentar yang masih belum kami balas, untuk sementara komentar tidak diterima.

Comments  

# salahasuhan 2011-08-17 09:06
*
Yang ingin saya tanyakan, apakah sdr staf hidup tanpa roh titipan Allah?

Jika iya, apa bedanya roh yang dititipkan pada sdr staf sama yang ada pada diri Yesus, bukankah sama datang dari Allah.

Lalu mengapa Yesus sama dengan Allah?
# Staff Isa dan Islam 2011-08-18 20:21
~
Saudara Salahasuhan,

Tubuh manusia terdiri dari: jiwa, raga, dan roh. Setelah manusia mati, maka jiwa manusia kembali ke tanah sebab dari sanalah manusia pertama diciptakan Allah. “ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup.” (Taurat, Kitab Kejadian 2:7)

Jelas roh yang Allah tiupkan kepada Adam, berbeda dengan Roh yang dikandung oleh Maryam.

Perhatikanlah kutipan ayat berikut ini. “Kelahiran Yesus Kristus adalah seperti berikut: Pada waktu Maria, ibu-Nya, bertunangan dengan Yusuf, ternyata ia mengandung dari Roh Kudus, sebelum mereka hidup sebagai suami isteri.” (Injil, Rasul Besar Matius 1:18)

"Sesungguhnya Al Masih, ’Isa putera Maryam itu, adalah utusan Allah dan (yang diciptakan dengan) kalimat-Nya." (Qs 4:171)

Siapakah yang dimaksud dengan Roh Kudus pada ayat di atas? "Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran." (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:1;14)
~
SO
# salahasuhan 2011-08-19 00:49
*
Tolong jawab pertanyaan saya:

1. Kuasa Yesus = Kuasa Allah?

2. Kuasa Allah = Kuasa Roh Kudus?

3. Kuasa Roh Kudus = Kuasa Allah?

4. Apakah Yesus mempunyai kuasa yang sama dengan Bapa?

5. Apakah Yesus bisa menciptakan bumi, langit dan se-isinya?
# Staff Isa dan Islam 2011-11-16 15:03
~
Allah, Yesus (Kalimat Allah), dan Roh Kudus adalah satu Pribadi yang terdiri dari tiga oknum. Ketiga oknum tersebut mempunyai kuasa yang sama. Ketiganya juga kekal dan Tidak Terbatas. Dan ketiganya tidak dapat dipisahkan satu dengan lain.

Yesus bukan hanya dapat menciptakan langit, bumi dan seisinya. Tetapi Dia juga dapat mengampuni dosa manusia. Siapakah yang layak mengampuni dosa manusia selain Allah?

"Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan" (Injil, Surat 1 Yohanes 1:9)
~
SO
# hamba Allah 2011-08-24 06:51
*
Untuk Staff Isa Dan Islam, anda mengatakan bahwa ada Allah dalam Isa Al-Masih, dan Isa Al-Masih adalah Tuhan sebelumnya.

Kalau Isa Al-Masih adalah menifestasi Tuhan, kenapa dalam Injil ada ayat yang: "Dengarlah, hai orang Israel: Tuhan Allah kita, Tuhan itu Esa.” (Injil, Rasul Markus 12:29)?
# Staff Isa dan Islam 2011-09-12 15:55
~
Al-Quran menyebut Isa Al-Masih dengan ‘Kalimat Allah”. Allah dan Kalimat Allah adalah satu. Tidak pernah Kalimat Allah itu terlepas dari Allah. Karena Allah adalah kekal maka Kalimat Allah juga kekal adanya. Jadi Isa Al-Masih adalah Allah yang kekal.

"...Yesus Kristus (Isa Al-Masih) tetap sama, baik kemarin maupun hari ini dan sampai selama-lamanya. .." (Injil, Surat Ibrani 13:8)

Orang Kristen mengaku percaya dengan seluruh hatinya dan tanpa bimbang bahwa Allah adalah Maha Esa. Alkitab mengajarkan bahwa Allah yang Esa itu beroknum tiga yaitu Allah Bapa, Kalimat Allah (Isa Al-Masih) dan Roh Allah. Karena Isa Al-Masih adalah oknum kedua dari Allah yang Esa berarti Isa Al-Masih adalah Allah.
~
SL
# Ilham 2011-12-21 00:04
*
Penafsiran terhadap Isa Al-Masih adalah Kalimat Allah dengan penafsiran diatas sangat keliru, karena yang dimaksud tidaklah demikian. Isa Al-Masih tercipta dengan Kalimat Allah, kun fayakun.

Jika Allah menghendaki sesuatu (penciptaan sesuatu) hanya cukup mengatakan "kun" yang artinya "jadilah", maka jadilah Dia.

"Sesungguhnya perkataan Kami terhadap sesuatu apabila Kami menghendakinya, Kami hanya mengatakan kepadanya: "kun (jadilah)", maka jadilah ia" (Qs 16:40)

"Sesungguhnya misal (penciptaan) Isa di sisi AllAh, adalah seperti (penciptaan) Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah berfirman kepadanya: "jadilah" (seorang manusia), maka jadilah dia" (Qs 3:59)
# Staff Isa dan Islam 2012-01-30 11:39
~
Saudara Ilham,

Ayat di atas tidaklah cukup untuk membuktikan bahwa Isa Al-Masih "diciptakan" Allah. Sebab pada ayat di atas tidak dikatakan bahwa Isa Al-Masih diciptakan Allah sebagaimana Adam. Tetapi hanya dikatakan "misal", "seandainya", "ibarat", "misalkan".

Perhatikanlah juga ayat berikut, "Ingatlah, ketika Malaikat berkata: "Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kalimat (yang datang) daripada-Nya, namanya Al Masih Isa putra Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah)"
(Qs 3:45).

Qs 3:45 tidak mengatakan Isa Al-Masih diciptakan dari Kalimat Allah. Melainkan, Kalimat itu datang dari Allah. Kalimat itu adalah kepunyaan Allah. Dengan kata lain, Isa Al-Masih itu adalah Kalimat Allah.
~
SO
# meriyulianto 2012-02-13 18:27
*
Coba tunjukkan satu ayat di dalam Injil yang menyebutkan bahwa Al-Masih berkata, "Aku adalah Allah atau Aku Anak Allah, maka sembahlah Aku!"
# Staff Isa dan Islam 2012-02-14 13:10
~
Inilah ayat yang saudara minta, “Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan.” (Injil, Rasul Besar Yohanes 13:13).

“Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atas-Nya, lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: "Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan." (Injil, Rasul Besar Matius 3:16-17).

Bila Isa Al-Masih bukanlah Tuhan, jelas Dia tidak akan mengatakan seperti pada ayat di atas. Karena Dia adalah Tuhan, bukankah sudah selayaknya Dia disembah?.
~
SO
# Benjamin Gates 2012-05-01 10:26
*
Menurut saya anda salah mengerti Yesus tahu kapan datangnya hari kiamat. Maksud dari Al-Quran adalah Ia merupakan tanda hari kiamat karena ia adalah Mesias. Kedatanga-Nya yang kedua adalah salah satu tanda akhir zaman semakin dekat. Bahkan Alkitab andapun menyatakan Yesus tidak tahu kapan hari kiamat.

"Tetapi tentang hari atau saat itu tidak seorang pun yang tahu, malaikat-malaik at di sorga tidak, dan anak pun tidak, hanya Bapa saja" (Injil - Markus 13: 32)
# Staff Isa dan Islam 2012-05-04 20:11
~
Saudara Benjamin,

Hal pertama yang perlu kita mengerti bahwa Yesus adalah 100% manusia dan 100% Allah. Dalam konteks ini Yesus menempatkan diri-Nya sebagai manusia penuh (100%) dan Dia ingin menjelaskan kepada manusia, bahwa manusia tidak ada yang tahu akan hari kiamat. Hanya Allah saja yang tahu akan hari kiamat tersebut.

Dan lagi, Yesus datang ke dunia bukan untuk memberitahu kepada manusia kapan terjadinya hari kiamat itu. Tetapi sebagai pertanda bagi manusia, Dia memberitahu tanda-tanda akan terjadinya hari kiamat tersebut. Itulah sebabnya Dia mengumpamakan hari kiamat seperti seorang pencuri yang datang mencuri tanpa diketahui pemiliknya.

“Sebab itu, hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu duga” (Injil, Rasul Besar Matius 24:44)

Bila memang Yesus tidak tahu kapan hari kiamat, tentu Dia tidak dapat mengemukakan tanda-tanda dari hari kiamat tersebut. Saudara dapat membaca Injil, Rasul Markus 13:24-32 tentang tanda-tanda akhir zaman. Di sana saudara akan melihat bagaimana Yesus menjelaskan tanda-tanda dari hari kiamat tersebut.
~
SO
# Benjamin Gates 2012-05-09 15:36
*
Terus kapan saat Yesus itu 100% Tuhan? Saat disalib atau saat melakukan mukjizat? Kalau saat disalib untuk apa Dia berdoa "Eli Eli Lama sabakhtani"? Kalau saat melakukan mukjizat, untuk apa Dia pada saat itu juga meminta pada Allah agar bisa melakukan mukjizat seperti menghidupkan Lazarus?

Manusia adalah manusia Tuhan adalah Tuhan.
# Staff Isa dan Islam 2012-05-11 16:48
~
Kapan Yesus 100% Tuhan? Yesus adalah kekal, maka tidak ada saat dimana Dia menjadi Tuhan. Karena Tuhan jelas tidak berawal dan berakhir. Dia adalah Alfa dan Omega, persis seperti apa yang disampaikan-Nya.

“Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Pertama dan Yang Terkemudian, Yang Awal dan Yang Akhir" (Injil, Kitab Wahyu 22:13) .
~
SO
# dawni 2012-05-29 08:19
*
Tunjukkan kepada saya dalam Alkitab saudara ketika Yesus berkata, "Akulah Yesus yang menciptakan langit dan bumi serta yang ada diantara keduanya!"

Saya percaya anda tidak bisa menunjukkannya.
# Staff Isa dan Islam 2012-05-29 10:55
~
Saudara Dawni,

Memang dalam Alkitab, Yesus tidak pernah berkata persis seperti yang saudara tanyakan. Namun sebagai orang berpendidikan, tidaklah terlalu sulit untuk mengetahui bahwa Yesus adalah Tuhan yang menciptakan langit dan bumi serta yang ada diantara keduanya. Hal ini dapat saudara ketahui bila saudara membaca Alkitab dengan sungguh-sungguh dan secara sistematis, dari awal hingga akhir.

Perhatikanlah ayat berikut: “Aku [Yesus] adalah Alfa dan Omega, Yang Pertama dan Yang Terkemudian, Yang Awal dan Yang Akhir" (Injil, Kitab Wahyu 22:13) Jelas, Allah saja yang dapat disebut Alfa dan Omega.

“Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada" (Injil, Rasul Besar Yohanes 8:58) Inilah pengakuan Yesus tentang kekekalan-Nya, bahwa Dia sudah ada jauh sebelum Abraham ada.

“Lalu Ia [Yesus] berkata kepada perempuan itu: "Dosamu telah diampuni" (Injil, Rasul Lukas 7:48) Hanya Allah yang dapat mengampuni dosa seseorang.

Mengapa orang-orang Yahudi ingin menyalib Yesus? Injil berkata, karena Yesus mengaku bahwa Dia adalah Mesias.

Semoga dengan beberapa kutipan di atas, sekarang pengetahuan saudara tentang Pribadi Yesus bertambah. Saran kami, jangan bersikeras menutup mata rohani saudara melihat kebenaran yang sejati.
~
SO
# dave 2012-06-29 18:53
*
Kesimpulan: Orang Kristen belum pernah menaikkan “derajat” seorang manusia sehingga “men-Tuhankan manusia oleh manusia.” Jelas tidak seorang manusiapun dapat menaikkan derajat dirinya sendiri atau diri orang lain untuk menjadi Tuhan. Tetapi Tuhan dapat, dan bahkan karena kasih-Nya yang besar Ia sudah menurunkan derajat-Nya dari Allah menjadi manusia di dalam diri Isa Al-Masih. Itulah sebabnya Ia sekarang berada di surga lagi.

Dari kesimpulan itu hemat saya seperti ini. Isa mempunyai Tuhan yaitu Allah, kemudian Roh-Nya Tuhan masuk ke dalam jasad-Nya Nabi Isa, lalu Roh Kudus menggantikan Roh-Nya Nabi Isa. Atau bagaimana yang sebenarnya? Terimakasih.
# Staff Isa dan Islam 2012-07-05 09:29
~
Terimakasih saudara Dave untuk penjelasan saudara di atas.

Isa Al-Masih adalah Allah yang menjadi manusia. Artinya Allah mengambil rupa atau wujud manusia (Isa Al-Masih) tanpa meninggalkan keilahian-Nya. Jadi, Roh yang ada di dalam Isa Al-Masih itu adalah Roh Allah/Allah itu sendiri.

Mari perhatikan Ayat suci berikut ini: "Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Firman itu telah menjadi manusia” (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:1,14).

Dari ayat-ayat di atas, menyatakan bahwa Isa Al-Masih pra keberadaan-Nya sebagai manusia adalah Firman (ayat 14). Firman itu adalah Allah (ayat 1).

Demikian penjelasan kami semoga dapat membantu saudara. Bila kurang jelas saudara dapat menghubungi staf kami langsung lewat email di: masukan@idionline.
~
DA
# subatauh 2012-06-29 22:12
*
Staf IDI,

Apa yang anda tulis di artikel ini tentu tidak sama maksudnya dengan maksud seluruh ayat Qs 4:171.

Ayat itu memperingatkan ahli, kita jangan berbuat berlebihan dengan agamanya, jangan mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar dan seterusnya.

Apa perlu saya jelaskan semuanya ?
# Staff Isa dan Islam 2012-07-05 09:28
~
Saudara Subatuah,

Isa Al-Masih adalah utusan Allah, yang sekaligus adalah Kalimat Allah (Qs 4:171). Kalimat Allah adalah kekal dan satu dengan Allah. Bukankah perkataan saudara Subatuan satu dengan diri saudara?

Sudah jelas Isa Al-Masih adalah lebih dari sekedar "utusan Allah." Ia suci adanya, lahir dari perawan dan mati tersalib untuk dosa dunia. Ia utusan Allah dan jauh lebih dari utusan Allah. Ia Juruselamat Dunia.

Isa Al-Masih memperkenalkan diri-Nya sebagai Juruselamat dunia, bagaimana dengan saudara, sudahkah Saudara mengenal-nya?

Untuk mengenal dan mengalami keselamatan dari Isa Al-Masih silakan kunjungi di url ini: http://tinyurl.com/6ntpehg.

Bagaimana penjelasan saudara?
~
DA
# Hanaf 2012-06-30 12:52
*
Saudara Staf IDI,

Saya mau tanya, apakah Yesus itu dibangkitkan sebagai tubuh roh atau tubuh jasmani?

Mohon dijawab.
# Staff Isa dan Islam 2012-07-05 09:27
~
Saudara Hanaf,

Dengan senang hati kami akan menjelaskan kepada saudara. Isa Al-Masih telah mati di kayu salib, bangkit pada hari ketiga lalu naik ke sorga.

Kebangkitan Isa Al-Masih adalah kebangkitan dari tubuh yang sama yang diletakkan dalam kubur.

Tubuh-Nya bersifat materi, yaitu dapat dipegang (Injil, Rasul besar Yohanes 20:17; Injil, Rasul Besar Matius 28:9). Tubuh kebangkitan-Nya dapat dikenali murid-murid-Nya , dapat dilihat dengan mata, ada bekas lubang paku pada tangan, bekas luka pada lambung-Nya dan tubuh-Nya. Dia juga dapat bernapas (Injil, Rasul Besar Yohanes 20:20-30).

Tetapi tubuh kebangkitan Isa Al-Masih juga tidak dapat dibatasi jarak dan dapat menembus ruang (Injil, Rasul Lukas 24:36; Injil, Rasul Besar Yohanes 20:19), dapat menghilang (Injil, Rasul Lukas 24:31-36), dan tidak pernah takluk batas-batas tubuh duniawi (Injil, Surat Korintus 15:42-44).

Demikian penjelasan kami atas pertanyaan saudara. Bila kurang jelas, silakan menghubungi staf kami lewat email di: masukan@idionline.
~
DA
# Imam 2012-07-04 08:20
*
Saudara staff ini dari kemarin menunjukan ayat Al-Quran ini, pada hal saudara staf ini tidak tau maksud ayat ini.

Pada artikel di atas, di paragraf pertama kami menjelaskan bahwa Isa Al-Masih adalah utusan dan Kalimat Allah.

Bukankah Qs 4:171 menjelaskan demikian? Ini saya kutip ayatnya “Sesungguhnya Al Masih, Isa putra Maryam itu, adalah utusan Allah dan (yang terjadi dengan) kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) roh daripada-Nya”

Maksud dari yang terjadi dengan Kalimat-Nya itu diciptakan dengan Kalimat-Nya, Firman-Nya atau Perkataan-Nya yang disampaikan kepada Mariam melalui malaikat Jibril dan dengan tiupan roh dari-Nya. Bukan Allah itu sendiri. Malaikat Jibril meniupkan roh dari Allah. Begitu sebenarnya.
# Staff Isa dan Islam 2012-07-09 20:05
~
Saudara Imam,

Penterjemahan Al-Quran lebih baik jangan memasukkan kata-kata dalam tanda kurung, misalnya (yang terjadi dengan). Qs. 4:171 tidak mengatakan Isa Al-Masih diciptakan. Mengenai kata “Kalimat” silakan saudara membaca penjelasannya di url ini http://tinyurl.com/dx4cc9k.

Adalah jelas bahwa Kalimat Allah tidak diciptakan. Dia kekal adanya. Firman Allah berbunyi: "Pada mulanya adalah Firman [Kalimat, Kalam]; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah” (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:1).

Injil menjelaskan bahwa Kalimat Allah yang kekal adanya menjelma menjadi manusia melalui proses kelahiran.
~
DA
# hanaf 2012-07-07 10:53
*
Lukas 20:35-36, tubuh yang dibangkitkan, dimalaikatkan.
# Staff Isa dan Islam 2012-07-13 15:55
~
Saudara Hanaf,

Berikut bunyi kutipan ayat yang saudara maksud: “tetapi mereka yang dianggap layak untuk mendapat bagian dalam dunia yang lain itu dan dalam kebangkitan dari antara orang mati, tidak kawin dan tidak dikawinkan. Sebab mereka tidak dapat mati lagi; mereka sama seperti malaikat-malaik at dan mereka adalah anak-anak Allah, karena mereka telah dibangkitkan” (Injil, Rasul Lukas 35-36).

Adakah yang ingin saudara tanyakan atau sampaikan dari ayat tersebut?
~
DA
# cak gimin 2012-08-09 03:36
*
Mengapa hanya Isa saja yang diberi gelar oleh Al-Quran sebagai “Kalimat dari Allah“ (Qs 3:39), “Isa putera Maryam adalah utusan Allah dan Kalimat-Nya” (Qs 4:171)?

Jawab:
Memang benar yang anda tanyakan, karena dari sekian nama nabi yang disebutkan di dalam Al-Quran hanya Isa yang disebut Kalimatullah, tidak yang lain juga tidak Nabi Muhammad. Tapi tidak ada juga nabi yang begitu lantang berbicara dan bicaranya itu diabadikan/ditu angkan dalam salah satu ayat Al-Quran selain Isa Al-Masih.

Seperti pada surat Qs 5:72 yang berbunyi: "Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah ialah Al-Masih anak Maryam.'' Sedangkan Al-Masih berkata: "Hai bani Israel, sembahlah Allah, Tuhanku dan Tuhanmu. Sesungguhnya siapa mempersekutukan Allah, maka sesungguhnya Allah telah mengharamkan syurga baginya dan tempat tinggalnya dalam neraka; dan tidak ada penolong bagi orang-orang aniaya"
# Staff Isa dan Islam 2012-08-20 11:28
~
Saudara Cak Gimin,

Terimakasih atas jawaban saudara di atas. Dari kutipan ayat yang saudara ambil, ada dua hal yang ingin kami tanggapi:

1. Benarkah Isa adalah Allah? Kami katakan: Iya, Dia adalah Allah yang menjelma menjadi manusia.

Saudara telah setuju bahwa Isa Al-Masih adalah Kalimatullah atau Kalimat Allah. Tentunya segala sesuatu yang adalah milik Allah adalah Allah itu sendiri. Contoh: Suara saudara Cak Gimin, tentu disebut Cak Gimin bukan? Misalnya: Ketika saudara mengeluarkan bersuara, tentu orang yang mendengar dan tahu itu adalah suara saudara, akan mengatakan “oh, itu Cak Gimin”. Karena suara itu adalah suara saudara, maka otomatis suara itu juga adalah saudara.

Demikian halnya dengan Isa Al-Masih. Karena Dia adalah DNA-nya Allah. Berasal dari Allah, yang adalah Kalimat Allah, maka Dia adalah Allah itu sendiri.

Memang untuk memahami hal ini tidaklah mudah. Tetapi itulah kebesaran Allah. Bila Dia mudah dipahami oleh logika dan akal manusia, maka Dia bukanlah Allah yang Maha Besar.

2. Kedua, benarkah Isa Al-Masih hanya untuk bangsa Israel? Kami telah menyediakan satu artikel yang menjelaskan hal itu. Silakan saudara membacanya pada link ini: http://tinyurl.com/cqvgxdo.
~
SO
# imam 2012-08-09 14:38
*
Benarkah Isa Al-Masih itu adalah Allah? Jawabanya, Tidak.

Tidak mungkin Allah memberi peringatan ancaman pada diri-Nya sendiri. Itu sudah membuktikan kalau Isa Al-Masih bukanlah Allah yang menjadi manusia.
# Staff Isa dan Islam 2012-08-17 12:36
~
Saudara Imam,

Isa Al-Masih adalah benar Allah yang menjelma menjadi manusia. Memang sulit diterima akal. Bagaimana mungkin Allah mau menjadi serupa dengan ciptaan-Nya? Tetapi itulah Allah, kita tidak pernah dapat mengetahui dengan sempurna rahasia dan rancangan Allah.

Kematian Isa Al-Masih di kayu salib bukanlah sebuah ancaman. Tetapi itu adalah inisiatif Allah, kehendak Allah. Dia melakukannya karena Dia sangat mengasihi saudara dan saya. Allah tidak ingin saudara dan umat-Nya yang lain binasa dalam neraka akibat dosa-dosa yang kita lakukan.

Tidak ada manusia yang dapat mengusahakan sendiri keselamatannya. Hanya Kalimat Allah, yaitu Isa Al-Masih yang dapat memberikannya.

“Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan" (Injil, Kisah Para Rasul 4:12).

Bagaimana dengan saudara Imam, pernah terpikir oleh saudara tentang keselamatan dan hidup kekal saudara?
~
SO
# Dan 2012-08-13 23:54
*
Qs 16:40 "Sesungguhnya perkataan Kami terhadap sesuatu apabila Kami menghendakinya, Kami hanya mengatakan kepadanya: "kun (jadilah)", maka jadilah ia"

Saya mau bertanya, kata 'Kami' yang berhuruf besar itu maksudnya siapa? Apakah ungkapan Allah yang berarti lebih dari satu? Tolong dijawab.
# Staff Isa dan Islam 2012-08-17 12:37
~
Mungkin teman-teman Muslim dapat membantu menjawab pertanyaan saudara Dan di atas. Silakan bila ada yang ingin memberi tanggapan.
~
SO
# Rick 2012-08-16 09:37
*
Darimana anda bisa menyimpulkan bahwa Allah menjadi manusia (Yesus). Berdasarkan apa Allah menjadi manusia?

Allah memberikan kepada Maria (perawan suci) seorang Anak, dan anak itu seorang manusia (Yesus) yang menjadi utusan kepada bangsa Israel dan tidak kepada bangsa lainnya. Maka Yesus bukanlah Allah.

Allah itu Esa pencipta alam semesta, sedangkan Yesus itu manusia ciptaan Allah, yang selalu tunduk kepada perintah Allah. Makanya Yesus selalu mengatakan bahwa Dia hanya utusan Allah dan berdoa kepada Allah.
# Staff Isa dan Islam 2012-08-17 12:38
~
Saudara Rick,

Kami mengatakan Yesus adalah Kalimat Allah yang menjelma manusia karena ayat ini: “Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. “Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah. Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan” (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:1-3).

Ayat di atas mengatakan bahwa Yesus sebelum menjelma menjadi manusia adalah Firman Allah. Dia bersama dengan Allah. Dan Dia menjadikan (menciptakan) segala sesuatu.

Pada ayat berikut dikatakan “Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran” (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:1-14).

Demikian tanggapan kami atas komentar saudara. Untuk diskusi lebih detail, silakan langsung menghubungi staf kami lewat email di: .
~
SO
# rick 2012-08-18 07:04
*
Staf Isa,

Anda teliti tidak baca ayat Injil Yohanes 1:1-3, mana ada di ayat itu mengatakan Yesus. Di ayat itu menyatakan Firman (perkataan) adalah Allah sendiri. Mungkin anda bisa baca sendiri Alkitab di sabda. Dari versi awal semua mengatakan firman (perkataan) itu Allah bukan Yesus. Bagaimana mungkin anda simpulkan Yesus, padahal tidak ada nama Yesus. Yesus itu ada setelah diciptakan oleh Allah melalui Maria. Anda baca tidak sejarah kelahiran yesus.

Lalu ayat 14, memangnya Anak Tunggal hanya Yesus? Lalu Yakub dan lainya dalam Alkitab. Ayat ini maksudnya Allah menyatakan dengan Firman (perkataan) untuk menciptakan Yesus sebagai manusia utusan Allah dengan memberikan kemulian dan karunia. Dan di ayat ini saja sudah terbantah doktrin trinitas, bahwa Allah Esa sedangkan Yesus diciptakan Allah dengan Firman (perkataan), karena Allah menciptakan hanya menyatakan jadilah maka jadi. Hanya dengan perkataan.
# Staff Isa dan Islam 2012-08-23 08:57
~
Saudara Rick benar, dalam Injil, Rasul Besar Yohanes 1:1-3 tidak ada tertulis nama Isa Al-Masih (Yesus Kristus). Tetapi jika saudara dengan teliti membaca dan merenungkan ayat selanjutnya, saudara akan tahu siapakah yang disaksikan oleh Yohanes Pembaptis, Firman telah menjadi manusia itu? Dia adalah Isa Al-Masih (Yesus Kristus/Anak Tunggal Bapa, ayat 14 dan 17).

Saudaraku, jelas Firman Allah tidak diciptakan. “Firman Allah” sama kekalnya dengan Allah, dan adalah satu dengan Allah. Oleh karena Isa Al-Masih adalah Tuhan, maka otomatis konsep Trinitas perlu dibahas.Yang disebut Anak tunggal Bapa hanya Isa Al-Masih.

Isa Al-Masih disebut Anak Allah karena Dia adalah Firman Allah yang menjadi manusia, yang melakukan karya penebusan, penyelamatan manusia dan menghapus dosa dunia (ayat 29). Dengan demikian setiap orang yang percaya kepada Isa Al-Masih adalah Tuhan dan Juruselamatnya, sudah bebas dari ancaman hukuman api neraka jahanam. Karena Isa sudah mati di kayu salib untuk menebus seluruh umat manusia yang berdosa.

"Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus." (Injil, Surat Roma 8:1)

Bagaimana dengan saudara rindukah saudara memperoleh keselamatan?
~
DA
# rick 2012-08-23 10:22
*
Staff isa,

Sudah saya baca ayat 14-17 dan sudah saya jelaskan di atas, bahwa firman itu adalah perkataan Allah untuk menciptakan Yesus sebagai manusia (Nabi) bukan Tuhan, mana ada Tuhan ciptakan Tuhan.

Lalu anda masuk lagi ke doktrin Trinitas sebagai Anak Allah. Di sini saja pemikiran anda berputar-putar. Di satu sisi anda katakan Yesus = Allah, Di lain sisi anda katakan Anak Allah. Menurut anda Firman itu artinya apa?
# Staff Isa dan Islam 2012-08-24 13:10
~
Saudara Rick,

Maaf komentar saudara kami edit. Mari kita focus pada pembahasan awal, yaitu tentang Injil Yohanes 1:14 “Firman [Yesus] itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran”

Dikatakan bahwa 'Firman' itu telah menjadi manusia. Diam di antara manusia. Manusia dapat melihat kemuliaan-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa.

Mengapa disebut sebagai 'Anak Tunggal Bapa?' Karena Yesus menyatakan kemuliaan Allah dengan sempurna kepada manusia.

Siapakah 'Firman' itu sebenarnya? Penjelasannya ada di ayat 1 “Firman itu adalah Allah”.

Bagaimana Firman itu bisa menjadi manusia? Melalui proses kelahiran dari seorang perawan. Bukan dari hasil hubungan biologis. Sehingga, DNA yang ada dalam diri Yesus bukanlah DNA manusia, melainkan DNA Allah sendiri.

Semoga penjelasan ini cukup jelas bagi saudara.
~
SO
# joko 2012-08-24 09:48
*
Apa ada di dalam Alkitab yang menyatakan bahwa Isa itu mengaku diri-Nya Tuhan?
# Staff Isa dan Islam 2012-08-28 15:15
~
Saudara Joko,

Secara langsung memang Yesus tidak pernah berkata “Aku adalah Tuhan!” Tetapi bila saudara membaca Alkitab, maka saudara akan menemukan cukup banyak ayat yang menjelaskan tentang ketuhanan Yesus.

Diantaranya: “Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan” (Injil, Rasul Besar Yohanes 13:13). Bila Yesus merasa Dia bukan Tuhan, tentu Dia akan menegur Thomas ketika menyebut Dia sebagai Tuhan.

“Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Pertama dan Yang Terkemudian, Yang Awal dan Yang Akhir" (Injil, Kitab Wahyu 22:13). Bila Yesus bukan Tuhan, tentu Dia tidak akan memperkenalkan diri sebagai Alfa dan Omega. Sebab hanya Allah yang layak disebut sebagai Alfa dan Omega. Yang Pertama dan Yang Akhir.

Dua ayat di atas hanyalah sebagian kecil dari bukti-bukti di Alkitab yang menyatakan bahwa Yesus/Isa adalah benar Allah yang menjelma menjadi manusia.
~
SO
# Live 4 Jesus 2012-10-20 19:45
*
To, Sdr Dawni,

Inilah ayat yang anda minta, “Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi" (Taurat, Kitab kejadian 1:26).

Perhatikan baik-baik arti kata "KITA" menjadikan manusia. Kata KITA berarti lebih dari satu bukan? Berarti sebelum TUHAN menjadikan segala sesuatu, Dia sudah menunjukkan adanya (Allah Bapa, Allah putra dan Allah Roh Kudus) yang dikenal dengan Tritunggal Maha Kudus (Esa) bukan tunggal!

Disinilah ayat yang bisa menjelaskan Yesus (Isa Al-Masih) sudah ikut menciptakan segala sesuatunya.

Silakan baca juga ayat-ayat ini: Injil Wahyu 1:8; Injil Wahyu 22:13; Yohanes 10:30.
# Live 4 Jesus 2012-10-24 07:28
*
Apakah menurut saudara, Allah tidak boleh melakukan sesuatu yang kelihatannya tidak masuk akal? Siapakah kita, sehingga kita boleh melarang dan menasehati Allah? Jika Allah menginginkan demikian, apakah hal itu tetap tidak boleh dan dilarang, hanya karena ada manusia yang tidak setuju?! Apakah Allah harus menaati pikiran dan kemauan kita dan bukan kita yang mentaati Allah?

Sebab ada tertulis; “Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN” (Kitab Nabi Yesaya 55: 8).

Satu pertanyaan buat kita "Mengapa Allah tidak boleh menjadi seorang manusia?" Yang tidak boleh adalah sebaliknya! Justru itulah tandanya Allah Maha Agung, Maha Besar & Maha segala galanya. Jika Allah mudah dimengerti oleh otak manusia, maka mungkin manusialah yang lebih besar dari Allah.
# Johanes 2012-10-25 03:53
*
Saya sangat sering memperhatikan saudara-saudara Muslim menggunakan perbandingan untuk menyangkal ke-Ilahi-an Yesus. Seperti:
1. Yesus lahir tanpa ayah dibandingkan dengan Adam.
2. Yesus dapat melakukan mujizat dibandingkan dengan musa dan nabi-nabi lainnya.
3. Nama Yesus diberikan Allah juga dibandingkan dengan Adam. Perbedaannya nama Yesus diberikan Allah melalui malaikat Gabriel sedangkan Adam lagsung diberikan Allah setelah diciptakan.
4. Tentang kebangkitan Yesus, Islam mengajarkan bahwa Yesus tidak disalib tetapi seringkali perbandingannya dengan banyak terjadi kasus mati suri.

Tetapi,

Ada beberapa hal yang sangat tidak dapat dibandingkan dengan siapapun serta membuktikan bahwa Yesus adalah 100% Allah, yaitu:

1. Ketika Yesus dicobai di padang gurun. “Yesus berkata kepadanya: "Ada pula tertulis: Janganlah engkau mencobai Tuhan, Allahmu!" (Injil, Matius 4:7).

2. Yesus mengampuni dosa seorang perempuan berzinah (Injil, Yohanes 8)

3. Yesus mengampuni dosa seorang penjahat yagn ikut disalib bersama Dia (Injil Lukas 23:39-43)

4. Islam dan Kristen setuju bahwa Yesus adalah suci. Jelas manusia tidak ada yang suci, bahkan sang “nabi terakhir” umat Muslim tak luput dari dosa.

5. Hanya Yesus satu-satunya yang menjamin keselamatan dan kehidupan kekal di sorga.

6. Yesus adalah Hakim diakhir zaman nanti. Jika Yesus hanya seorang manusia (nabi) bagaimana mungkin Dia dapat menghakimi?
# Imam 2012-10-25 14:07
*
Saya tegaskan sekali lagi kepada anda-anda semua, ayat Injil Yohanes 1:1 itu adalah ayat buatan manusia. Mengapa? Karena ayat ini sangat tidak dapat diterima dipikiran kita.
# Staff Isa dan Islam 2012-10-25 18:06
~
Isi ayat Injil Yohanes 1:1 tidak masuk akal, justru semakin menguatkan bahwa ayat tersebut adalah benar wahyu Allah. Bukan buatan tangan manusia. Mengapa? Karena hanya Allah yang dapat memberi wahyu yang jauh diluar nalar manusia.

Umat Muslim percaya bahwa Allah itu Maha Kuasa, Maha Besar. Herannya, mengapa umat Muslim selalu berusaha memahami Pribadi Allah dengan akal pikiran mereka? Bukankah akal pikiran itu hanyalah ciptaan Allah, yang jelas-jelas mustahil dapat mengerti dengan benar tentang pribagi Sang Pencipta.

Saudara Imam, bila saudara mengandalkan akal pikiran saudara, maka saudara tidak akan pernah dapat mengerti bagaimana kebesarn Allah. Karena Allah hanya dapat dimengerti oleh iman. “Sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: "Orang benar akan hidup oleh iman" (Injil, Surat Roma 1:17).
~
SO
# Imam 2012-10-25 21:16
*
Mengapa komentar saya dihapus?

Sekali lagi saya kataka kepada saudara staf, tidak ada yang namanya Firman menjadi manusia, anda telah dibohongi.

Firman adalah perkataan (Kalimat), Allah menciptakan segala apa yang ada di bumi dan isinya serta menciptakan malam dan siang dengan Firman-Nya.
# Staff Isa dan Islam 2012-11-13 10:53
~
Saudara Imam,

Silakan saudara melihat ketentuan dalam memasukkan komentar yang telah kami berikan, dan silakan memberi komentar sesuai dengan ketentuan tersebut.

Terimakasih atas klarifikasi saudara. Kami telah mempelajari Alkitab selama puluhan tahun. Selain itu, kami juga telah membaca beberapa buku/sumber lain yang berhubungan ajaran-ajaran Alkitab dan Kristen. Dan kami tiba pada satu kesimpulan, bahwa Alkitab tidak pernah membohongi kami.

Bagaimana dengan saudara, apakah saudara telah mempelajari Alkitab dan Al-Quran? Sejauh mana pengetahuan saudara mengenai dua kitab suci ini, sehingga saudara dengan yakin mengatakan bahwa kami telah dibohongi?

Saudara Imam, memang tidak ada salahnya untuk mendengar dan mempercayai sebuah berita yang disampaikan oleh seseorang, namun alangkah lebih baik lagi bila saudara mempelajari dan mencari-tahu sendiri tentang kebenaran tersebut. Sehingga saudara mempunyai iman yang bertumbuh, bukan iman yang buta, yang mempercayai begitu saja apa yang dikatakan orang lain.

“Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam” (Kitab Mazmur 1:1-2).
~
SO
# azis 2012-10-26 06:01
*
Sekarang begini saja:

1. Siapa yang berhak mengampuni dosa manusia?
Jawabannya: Allah, dan Yesus pun melakukannya.

2. Siapa yang punya kuasa atas alam semesta?
Jawabannya: Allah, dan Yesus pun memiliki kuasa yang sama.

3. Siapa sosok suci di alam semesta ini?
Jawabannya: Allah, dan Yesus juga sosok yang suci (dalam Al-Quran juga dikatakan bahwa Isa adalah suci).

4. Siapa yang menjadi hakim yang maha adil di akhir zaman nanti?
Jawabannya: Allah, dan Yesus akan datang kedua kalinya untuk menghakimi dunia.

Silahkan direnungkan atau anda berani membandingkanny a dengan yang lain?
# imam 2012-12-21 01:55
*
Saudara staf IDI,

Saudara terus mengatakan Kalimat Allah adalah Allah itu sendiri. Kalimat Allah yang menjelma menjadi manusia. Firman Allah yang menjelma menjadi manusia. Firman sama juga dengan Kalimat dan sama juga dengan Perkataan. Berarti Firman Allah adalah Kalimat Allah. Kalimat Allah adalah Perkataan Allah, Perkataan Allah adalah Firman Allah.

Saya mau tanya sama saudara staf IDI, Injil Yohanes 1:1 Firman Allah yang mana yang menjadi Manusia?
# Staff Isa dan Islam 2012-12-28 17:32
~
Saudara Imam,

Kalimat sama dengan Firman dan juga sama dengan Suara. Sekarang, bila saya katakan saudara Imam terdiri dari tiga bagian. Yaitu: Suara Imam, Jiwa Imam, dan Roh Imam. Bila ketiga ini disebut dalam satu kata, maka kita menyebutnya Imam. Betul bukan?

Nah menurut saudara Imam, apakah suara Imam bukan saudara sendiri? Apakah seseorang pernah memanggil anda dengan tiga nama yaitu: suara Imam, atau jiwa Imam, atau roh Imam? Jelas tidak pernah bukan? Itu jugalah yang terjadi antara Allah dan Isa Al-Masih.

Menurut Kitab Suci, Isa Al-Masih adalah Kalimat/Firman Allah yang menjelma menjadi manusia dan tinggal di dunia bersama-sama dengan manusia.

Mengapa Firman Allah itu harus menjadi manusia? Tujuannya: Supaya Dia dapat menyatakan kepada manusia bahwa Allah sangat mengasihi manusia, dan Allah ingin manusia mendapatkan keselamatan dan tidak binasa karena dosa. Dengan menjadi manusia, Isa Al-Masih dapat tinggal bersama-sama dengan manusia dan Dia-pun dapat menyatakan sendiri kehendak Allah tersebut kepada manusia dengan cara dan bahasa yang dimengerti oleh manusia.
~
SO
# imam 2012-12-29 17:20
*
Saudara staf ini mengapa tidak mengerti juga? Kalau yang demikian saudara katakan, berarti Allah itu banyak dong. Di ayat Kejadian: Allah menciptakan langit dan bumi dengan perkataan-Nya, berarti langit dan bumi Allah? Bukankah itu juga perkataan Allah?

Perhatikan ayat Al-Quran ini baik-baik, “Hay Mariam Allah mengembirakan kamu dengan Kalimat (firman) (perkataan) yang datang dari-Nya dan roh dari-Nya disampaikan-Nya kepadamu melalui saya (jibril) kamu akan mempunyai seorang anak laki-laki yang suci.

Coba anda baca dengan teliti ayat itu, itu sama juga dengan penciptaan bumi dan isinya. Tapi bedanya penciptaan Isa, Allah menyampaikan firman-Nya melalui Jibril kepada Maryam. Dan roh dari-Nya bukan roh Allah sendiri. Roh kita juga punya Allah, dari Allah dan akan kembali kepada-Nya.
# Staff Isa dan Islam 2013-01-03 21:11
~
Saudara Imam tidak perlu emosi membaca penjelasan kami. Bila saudara memahami firman Allah atau Pribadi Allah dengan emosi, maka saudara tidak akan pernah mengerti betapa Dia Maha Besar.

Perhatikan ayat ini: “Berfirmanlah Allah: "Jadilah terang." Lalu terang itu jadi” (Taurat, Kitab Kejadian 1:3) Selama penciptaan langit, bumi, dan isinya, Alkitab tidak pernah mencatat bahwa Allah menciptakannya dengan roh-Nya. Tetapi selalu dikatakan “Berfirmanlah Allah”. “Berfirman” di sini adalah kata kerja.

Bandingkan dengan kata “Allah mengembirakan kamu dengan Kalimat (firman) (perkataan) yang datang dari-Nya dan roh dari-Nya disampaikan-Nya kepadamu”. “Kalimat/Firman ” dalam kasus ini adalah kata benda. Sebab, Kalimat/Firman itu sendirilah yang disampaikan/dib erikan kepada Maryam yang membuat dia bisa mengandung.

Cukup jelas bukan perbedaanya?

Saudara Imam, mungkin penjelasan kami kurang sempurna bagi saudara. Tentu kami tidak akan dapat menjelaskan tentang perkara Allah dengan sempurna. Sebab Dia adalah Maha Sempurna. Namun saudara dapat mengerti akan hal ini, bila saudara bersedia membuka hati dan meminta tuntunan Roh Allah untuk mengerti dan memahami kebesaran-Nya. Sia-sialah bila saudara mencoba memahami Allah dengan mengandalkan logika saudara.
~
SO
# chocolatte 2013-01-08 01:09
*
Staff IDI,

Anda selalu mengatakan bahwa inti dari doktrin Anak Allah adalah bahwa Yesus bukanlah anak dalam artian biologis, namun anda mengartikannya bahwa Yesus adalah wakil Allah dibumi dalam bentuk manusia.

Pertanyaannya: Untuk apa Allah mewakilkan diri-Nya sendiri, apabila Allah sendiri yang datang ke bumi dalam bentuk manusia?

Apabila seorang raja menyuruh wakilnya mengunjungi rakyatnya, kemudian perwakilan raja yang datang tersebut adalah raja itu sendiri, apakah pantas raja tersebut disebut wakil raja?
# Staff Isa dan Islam 2013-01-11 14:23
~
Saudara Chocolatte,

Allah adalah suci adanya. Sedangkan manusia kotor karena dosa. Sampai kapanpun, yang suci tidak akan bisa bersatu dengan yang kotor. Bila Allah datang ke dunia dalam wujud Allah sendiri, maka Allah tidak akan pernah dapat menyampaikan maksud dan tujuan kedatangan-Nya kepada manusia. Dan manusia juga tidak akan pernah dapat melihat Dia.

Agar Allah dapat secara langsung berbicara kepada manusia, maka Kemuliaan Allah harus terlebih dahulu ditutupi dengan daging manusia. Itulah sebabnya Allah datang ke dunia dalam wujud manusia yang dikenal dengan nama Isa Al-Masih atau Yesus Kristus.

Saudara salah, Allah tidak mengirimkan seorang 'wakil'. Tetapi Allah sendirilah yang datang ke dunia. Sebab Isa Al-Masih itu adalah Kalimatullah. Yaitu diri dari Allah itu sendiri.

Memang untuk mengerti Ke-Tritunggal-a n Allah tidaklah mudah. Tapi itulah bukti kebesaran Allah. Bila kita dapat memahami Allah sepenuhnya, maka Allah hanya sebesar logika kita saja.
~
SO
# sagara tanaya 2013-01-12 23:51
*
Tiap manusia ditiupkan ruh Allah dan sifat Allah pun bersemayam dalam diri manusia, namun manusia tidak boleh sombong. Allah memiliki 99 sifat dan manusia tidak akan mampu menerima 99 sifat itu.

Yang menonjol pada Isa Al-Masih adalah sifat ar rahman, ar rahim dan al bathin. Bila seseorang mempelajari manunggaling kawula gusti maka apabila ada yang mengatakan Isa itu Tuhan baginya tidak masalah, namun sudah pasti bukan Tuhan maha Pencipta yang patut disembah.
# Staff Isa dan Islam 2013-01-16 13:49
~
Kami bingung bagaimana saudara memahami tentang sifat Allah sehingga saudara memiliki pemahaman bahwa sifat Allah bersemayam dalam diri manusia.

Saudara Sagara, semua sifat-sifat Allah menunjukkan betapa sempurnanya Dia. Jelas hal ini berbeda dengan manusia. Tidak satupun manusia di dunia ini ada yang sempurna. Dengan demikian kami katakan saudara salah besar bila berkata sifat Allah ada dalam diri manusia.

Kami maklum bisa saudara tidak mempercayai Isa adalah Tuhan Maha Pencipta yang patut disembah. Namun ijinkanlah kami memberi penjelasan mengapa Isa adalah benar-benar Tuhan. Perhatikan ayat ini:

"Yesus mendekati mereka dan berkata: "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi" (Injil, Rasul Besar Matius 28:18). Hanya Allah saja yang berkuasa atas sorga dan bumi. Dan Yesus mengatakan bahwa kuasa itu ada pada-Nya.

“Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun
ia sudah mati”
(Injil, Rasul Yohanes 11:25). Hanya Tuhan yang dapat memberi kehidupan bagi seseorang, dan Yesus mengatakan Dia sanggup melakukan hal itu.

Tomas: “Ya Tuhanku dan Allahku!” (Injil, Rasul Yohanes 20:28) Inilah pernyataan dari seorang murid-Nya. Bila Yesus tidak benar adalah Tuhan, tentu Dia akan melarang murid-Nya itu memanggil Dia sebagai Tuhan dan Allah.

Ayat-ayat di atas adalah sebagian kecil bukti dalam Alkitab yang menyatakan bahwa Yesus bukan sekedar nabi. Tapi lebih daripada itu, Dia adalah Allah yang datang ke dunia dalam wujud manusia.
~
SO
# chocolatte 2013-01-23 13:38
*
Staff IDI,

Anda mengatakan bahwa Allah itu suci dan manusia itu kotor, dan juga anda mengatakan bahwa "Allah tidak bisa bersatu dengan yang kotor".

Allah = Suci
Manusia = kotor

Tapi, di kalimat anda selanjutnya, anda mengatakan bahwa Allah harus menutupi kemuliaan-Nya dengan membungkus dengan daging manusia. Dengan kata lain "Allah yang suci telah bersatu dengan manusia yang kotor".

Bukankah konteks komentar anda saling bertentangan satu sama lain, dan lebih lucunya lagi hal tersebut terlihat masih dalam satu komentar.

Dogma Tritunggal bukannya sulit untuk dimengerti seperti pemahaman anda saat ini, tapi tidak akan pernah bisa dimengerti. Anda terlalu memaksakan konsep Trinitas dan salah mengerti tentang konsep ke-Esa-an Allah.
# Staff Isa dan Islam 2013-03-05 21:35
~
Saudara Chocolatte,

Ketika seseorang berbuat dosa, maka dia tidak suci lagi alias sudah kotor. Menurut saudara, bagian manusia yang manakah yang kotor di sini? Apakah tubuhnya, jiwanya, atau rohnya?

Ketika Kalimat Allah datang ke dunia, yang Dia kenakan hanyalah tubuh manusia. Sedangkan jiwa/sifat pendosa yang ada dalam diri manusia tidak masuk dalam tubuh-Nya. Itulah sebabnya, selama Kalimatullah tinggal di dunia, tidak satupun kitab suci yang mencatat bahwa Dia berdosa. Itulah bentuk kesucian-Nya.

Saudara Chocolatte benar, bila saudara mengandalkan akal dan logika saudara untuk mengerti Tritunggal Allah, memang saudara tidak akan pernah dapat mengerti. Maka dari itu, sebaiknya saudara memahami kebesaran Tuhan tidak dengan mengandalkan logika atau akal saudara. Gunakanlah iman saudara untuk mengenal kebesaran-Nya! Jangan batasi Dia dengan akal dan logika saudara.
~
SO
# Hasyim 2013-03-03 02:40
*
Jangan mengambil ayat Al-Quran kalau anda tidak mempelajarinya. Sebenarnya Nabi Adam As adalah Kalimat Allah juga dan Roh Allah juga, tapi dia bukan Tuhan. Sesungguhnya anda tidak akan ridho sebelum kami masuk ke agama anda.
# Staff Isa dan Islam 2013-03-05 21:36
~
Saudara Hasyim,

1. Adakah dalam Al-Quran ayat yang mengatakan bahwa Nabi Adam adalah Kalimat Allah dan Roh Allah? Bila ada, kiranya saudara tidak keberatan untuk berbagi informasi tersebut.

2. Kami tidak pernah mengajak saudara atau siapapun untuk meninggalkan agama Islam dan menjadi Kristen. Di sini, kami hanya berbagi kebenaran firman Tuhan mengenai siapakah sebenarnya Isa Al-Masih.

Kami kutip satu ayat dari kitab suci tentang Dia, “Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku” (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6)
~
SO
# Mustamar 2013-03-19 10:56
*
Kalau logika yang dipakai untuk menafsirkan wahyu Allah dengan menyamakan Allah dengan ciptaan-Nya maka logika yang anda tulis bisa menjadi kebenaran bahwa Isa Al-Masih itu menyatu dengan Allah.

Tapi ingat Allah menciptakan alam menurut Al-Quran juga dengan kalimat (Qun) maka terciptalah alam dengan segala takaran dan aturannya.

Akal manusia tidak akan pernah mampu menjelaskannya, kenapa hanya dengan kalimah saja alam bisa terbentuk darimana bahan dan teknologinya.

Semua ayat yang anda kutip itu menegaskan bahwa Isa Al-Masih.a.s adalah makhluk, nabi (utusan). Dan juga dalam ayat Q.S 4: 171 dengan tegas Allah melarang Isa Al-Masih mengatakan tiga tuhan, serta maha suci (tidak mempunyai) anak.

Mudah-mudahan kalimat menggunakan bahasa akrobatik tidak digunakan untuk meyakini masyarakat awam/ akar rumput. Mulailah dari tauhid yang benar yaitu "mengesakan Tuhan" dan kemudian gunakan akal, pikiran dan hati yang bersih.
# Staff Isa dan Islam 2013-03-25 20:27
~
Saudara Mustamar,

Jika mempertuhankan Isa Al-Masih adalah kesesatan dan jika Al-Quran turun 600 tahun setelah Injil demi mengkoreksi iman yang sesat dari para pengikut Isa Al-Masih, maka kesesatan miliaran manusia selama 6 abad itu tentulah terlalu terlambat dibiarkan Allah. Siapa yang salah?

Allah yang harus dipersalahkan karena membiarkan [mengizinkan] Isa Al-Masih bermujizat sedahsyat seperti Allah yang hanya Allah sendiri yang dapat melakukannya, contohnya membangkitkan orang mati, menurunkan makanan dari sorga, mengetahui hal-hal ghaib, kuasa mengubah hukum Taurat, mencipta kehidupan, dan lain-lain.

Bukankah Al-Quran berkata, siapa yang melakukan hal-hal mujizat diatas dialah yang disebut Tuhan.

“Katakanlah: "Tidak ada seorangpun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang ghaib, kecuali Allah", dan mereka tidak mengetahui bila mereka akan dibangkitkan” (Qs 27:65)

Isa Al-Masih berkata “Aku dan Bapa [Allah] adalah satu” (Injil, Rasul Besar Yohanes 10:30).
~
NN
# Putra 2013-05-06 19:48
*
Yesus bukan nabi. Nabi tidak bangkit dari mati, tapi Yesus bangkit (bagi orang yang tidak mengimani Yesus). Yesus naik ke surga dan bahkan dihadapan orang banyak. Kenapa Yesus begitu istimewa dibandingkan yang lainnya? Sudah mengerti bahwa Yesus istimewa mengapa kita masih tidak percaya tentang Yesus yang telah diberikan keistimewaan-Ny a? Supaya kita percaya bahwa Dialah jalan kebenaran.

Berbahagialah orang yang tidak melihat namun percaya, karena iman kita telah menyelamatkan kita.
# tanah karo simalem 2013-06-03 23:42
*
Saya bersedia masuk Kristen jika anda dapat menjawab pertanyaan saya dengan jujur dan ada firmannya:
1. Siapakah yang lebih utama Allah atau Yesus?
2. Siapakah yang lebih besar Allah atau Yesus?
3. Siapakah yang lebih kuasa Allah atau Yesus?
4. Siapakah yang lebih dahulu Allah atau Yesus?
5. Siapakah yang menciptakan Tuhan Kristen dan Islam ?
6. Siapakah yang membangkitkan orang mati di hari akhir nanti Allah atau Yesus?
7. Siapakah yang pantas diselamatkan, Allah atau Yesus?
8. Siapakah yang kuasa menjaga kitab-Nya sampai akhir zaman?
9. Bagaimana proses penyelamatan oleh Yesus oleh seorang tersangka "pembunuh" yang sudah mati tapi beragama Kristen? Jikalau anda selalu mengatakan pasti masuk surga?

Jikalau ada satu pernyataan yang mengarah kepada Yesus, saya bersedia menyembah-Nya hari ini. Dan jikalau jawaban anda tetap ada pada Allah, maka jangan beri kami kebodohan agar berpaling dari-Nya.
# Staff Isa dan Islam 2013-06-04 13:28
~
Saudara Tanah Karo Simalem,

Pertama: Tujuan kami dan tujuan situs ini bukan mengajak saudara atau siapapun menjadi orang yang beragama Kristen. Apakah menurut saudara ada jaminan kalau seseorang menjadi Kristen? Tidak ada yang dapat dibanggakan menjadi seorang Kristen. Tetapi kami bangga sebagai pengikut Yesus Kristus.

Kristen hanyalah sebuah agama. Agama tidak dapat menyelamatkan seseorang. Keselamatan adalah anugerah Allah dalam Yesus Kristus, bukan usaha manusia. “Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri” (Injil, Surat Efesus 2:9).

Kedua: Karena pertanyaan saudara di atas terlalu banyak, dan tempat di sini terbatas. Staf kami akan menjawab semua pertanyaan tersebut lewat email. Kami harap email yang saudara berikan bukan email palsu.
~
SO
# Putra 2013-06-11 21:19
*
To: Tanah Karo Simalem,

Saya sarankan anda tidak perlu menjadi pengikut suatu agama, melainkan cukup menjadi pengikut Tuhan Yesus dan dalam hal ini pun kami tidak pernah memaksa anda. Mengenai pertanyaan saudara sebenarnya dalam site ini sudah banyak jawabannya dan lengkap, terutama bagian tanya jawab "Pertanyaan Mengenai Kepercayaan Orang Kristen."

Namun untuk menjadi pengikut Tuhan Yesus bukanlah disebabkan karena seluruh pertanyaan anda terjawab. Karena yang diperlukan Tuhan Yesus bukanlah hal-hal duniawi, yang harus anda lihat dahulu baru anda percaya, melainkan iman anda terhadap-Nya. Dan hal utama yang diajarkan Tuhan Yesus ada Kasih.
# aman 2013-07-01 23:36
*
"Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu." Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun" (QS. 5:72)

Seandainya Yesus itu Tuhan masa sih Tuhan sembah Tuhan?
# Staff Isa dan Islam 2013-07-13 19:56
~
Saudara Aman,

Siapakah yang mengajari manusia untuk menyembah kepada Tuhan? Jawabanya tentu Tuhan. Tuhanlah yang mengajarkan manusia menyembah-Nya. Demikianlah Isa Al-Masih mengajari manusia menyembah Tuhan. Hakikat-Nya tetap tidak berubah sebagai Tuhan jika Isa Al-Masih mengajar dan memberikan teladan menyembah Tuhan.

Faktanya hanya Allah yang layak disembah dan Isa Al-Masih tanpa ragu menerima penyembahan terhadap-Nya sebab Isa Al-Masih tahu siapa diri-Nya.

Saat kelahiran Isa Al-Masih datanglah orang Majus dan langsung menyembah Isa, “Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, ibu-Nya, lalu sujud menyembah Dia [Isa Al-Masih]. Merekapun membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan persembahan kepada-Nya, yaitu emas, kemenyan dan mur” (Injil Rasul Besar Matius 2:11).

"Tiba-tiba Isa Al-Masih berjumpa dengan mereka dan berkata: "Salam bagimu." Mereka mendekati-Nya [Isa Al-Masih] dan memeluk kaki-Nya serta menyembah-Nya” (Injil, Rasul Besar Matius 28:9).
~
NN
# answer 2013-07-11 17:29
*
Kepada saudara-saudara mohon jangan menutupi hati. Lihatlah kebenaran yang ada, jangan hanya mencoba mencari pembenaran.

Fakta tentang Isa Al-Masih:
- Dia satu-satunya Pribadi yang suci dan tidak berdosa
- Dia adalah Kalimat Allah/Firman Tuhan
- Dia itu Roh Allah sendiri
- Dia mempunyai mengampuni dosa
- Dia yang telah mati dan bangkit mengalahkan kuasa maut
- Dia yang erkemuka di dunia dan akhirat
- Dia yang sebagai Hakim yang adil pada zaman akhir

Perhatikan yang di atas itu semua adalah otoritas Tuhan semata Dia yang menyediakan jalan ke surga, bagi siapa yang percaya kepada-Nya. Dia yang menyediakan rumah-rumah di sorga bagi yang percaya. Dia yang suci tak bercela telah mati untuk semua manusia yang berdosa. Tuhan Yesus yang mengajarkan seperti Guru yang baik.

Teruslah berkarya memberitakan kebenaran firman Tuhan kepada staf admin semua. Terimakasih, dengan adanya situs ini jadi semua boleh belajar, Tuhan memberkati.
# Hansen 2013-08-13 13:21
*
Buat saudara-saudara ku kaum Muslim, saya hanya mau mengatakan, Kitab yang paling sempurna, tidak akan lekang oleh waktu dan zaman. Semakin dibaca dan didalami, semakin menarik. Tidak pernah membosankan dan membingungkan, itulah Alkitab.

Bacalah saudara-saudara ku, karena di situ kita akan mengerti kebenaran dan keselamatan. Saya jamin kalau saudara-saudara ku sungguh-sungguh menyerahkan hati, maka kuasa Tuhan yang akan menguasai anda. Tuhan memberkati
# Jaga 2013-08-14 23:39
*
Yesus itu Nabi Isa iya? Mengapa dianggap sebagai Tuhan?
# Staff Isa dan Islam 2013-08-15 16:28
~
Saudara Jaga, benar Yesus Kristus dan Isa Al-Masih adalah dua nama untuk Pribadi yang sama.

Mengapa Yesus/Isa dianggap Tuhan? Menurut kami, orang Kristen tidak pernah menganggap Yesus/Isa Tuhan. Karena memang sejak dalam kekekalan, maksudnya sebelum dunia diciptakan, Yesus/Isa itu adalah Tuhan.

Memang, ketika Dia belum datang ke dunia dalam wujud manusia, Dia tidak dipanggil dengan sebutan Yesus/Isa, melainkan sebagai Kalimat/Firman Allah.

Inilah ayat yang menjelaskan tentang hal itu, “Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah. Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan” (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:1-3).

Kemudian dikatakan Firman/Kalimatu llah itu datang ke dunia dalam wujud manusia, dan dikenal dengan nama Isa/Yesus. “Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran” (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:14).
~
SO
# sri lestari 2013-08-15 09:39
*
Dengan segala kekayaan firman Tuhan, kita diberikan hikmat untuk memahami dan melakukannya di dalam kehidupan. Dikuasai Roh Kudus untuk diberikan kemampuan. Haleluya. Amin.
# baguz 2013-08-18 22:02
*
Setahu saya Isa (Yesus) itu bukanlah Tuhan, tetapi hanya utusan Tuhan. Hakikat Pengutus dan utusan itu beda!

Bukankah kedudukan Isa sebagai utusan sama seperti Muhamad, Ishak, Ibrahim, Musa, dan lainnya?Dengan misi mengajarkan agama Tuhan.

Muhamad juga utusan, tetapi Islam tidak menuhankan Muhamad. Berbeda dengan pengikut Isa. Jika karena Isa adalah manusia/roh suci, sebab Isa lahir tanpa bapak (dengan firman Allah). Bagaimana dengan Adam (tanpa bapak dan ibu)?

Jika Isa adalah juruselamat menuju Allah. Dalam Islam Muhammad uga juruselamat menuju Allah, tetapi tidak menuhankannya. Jika Isa anak Tuhan. Sejak kapan Tuhan punya istri? Siapa saja keturunan Tuhan? Dan jika Isa bisa menghidupkan orang mati, apakah sekarang Isa masih hidup? Islam mengakui Isa sebagai seorang terkemuka dunia-akhirat, tetapi tetap Tuhannya Allah.
# Staff Isa dan Islam 2013-08-26 14:01
~
Kami setuju dengan pendapat saudara, hakekat Pengutus dan utusan berbeda. Bila Isa (Yesus) hanya sebagai utusan, mengapa Dia mempunyai hakekat yang sama dengan Sang Pengutus yaitu Allah?

Seperti mengampuni dosa. Jelas hal ini hanyalah hakekat Allah, karena hanya Dia yang berkuasa mengampuni dosa manusia. Tetapi, Isa (Yesus) juga mempunyai hakekat/kuasa yang sama dengan Allah. “Lalu Ia [Yesus] berkata kepada perempuan itu: "Dosamu telah diampuni" (Injil, Rasul Lukas 7:48).

Hakekat lain adalah sifat kesucian. Tentu saudara setuju dengan saya bahwa hanya Allah yang Maha Suci. Manusia, walau nabi sekalipun (termasuk Muhammad) mereka pasti melakukan dosa. Tetapi tidak demikian dengan Isa. Al-Quran maupun Alkitab tidak pernah menuliskan Dia berdosa.

Bahkan Al-Quran menuliskan, “Ia (Jibril) berkata: "Sesungguhnya aku ini hanyalah seorang utusan Tuhanmu, untuk memberimu seorang anak laki-laki yang suci" (Qs 19:19).

Nah, menurut Sdr. Baguz, mengapa sampai bisa Allah dan Isa mempunyai hakekat yang sama?
~
SO
# petualang 2013-08-27 11:51
*
Dalam Injil, Yesus berkata dengan jujur bahwa Dia sama sekali tidak punya ilmu tentang kiamat. Yang menggelitik, anda lebih percaya Al-Quran atau Injil?
# Staff Isa dan Islam 2013-08-29 20:49
~
Kapan terjadinya kiamat, baik Al-Quran maupun Injil tidak pernah memberi informasi yang pasti. Kedua kitab ini hanya memberikan tanda-tanda bila mana hari tersebut akan tiba.

Dalam Kitab Suci Injil sendiri dikatakan, “Tetapi hari Tuhan akan tiba seperti pencuri. Pada hari itu langit akan lenyap dengan gemuruh yang dahsyat dan unsur-unsur dunia akan hangus dalam nyala api, dan bumi dan segala yang ada di atasnya akan hilang lenyap” (Injil, Surat 2 Petrus 3:10).

Ingat, dikatakan kiamat adalah rahasia Ilahi. Jadi, wajar saja bukan bila Yesus tidak memberi informasi kepada manusia kapan hari itu tiba?
~
SO
# SHA 2013-09-03 08:42
*
Mengapa hanya Isa saja yang diberi gelar oleh Al-Quran sebagai “Kalimat dari Allah” Karena Isa...sibolik alam kebenaran yang tidak akan kekal di dunia. Dunia dijadikan untuk kesempurnaan yang berada pada alam rahmat. Muhammad yang perlu dicari di dunia untuk bertemu kebenaran Isa yang kekal. Muhammad adalah kunci bertemu Isa.

Tampa Muhammad, Isa tidak akan wujud, tampa Isa, Muhammad tidak akan kenal dirinya. Dua dalam satu, satu dalam dua. Carilah kesempurnaan kebenaran bukan kesempurnaan sahaja, atau kebenaran sahaja. Cari zahir dan batin satukan keduanya, baru bertemu yang dicari.
# Staff Isa dan Islam 2013-09-04 17:23
~
Saudara Sha,

Maaf kami kurang mengerti komentar saudara di atas. Saran kami, kiranya saudara dapat memberi kalimat yang lebih jelas. Sehingga orang lain yang membaca, menjadi mengerti apa yang ingin saudara sampaikan.

Kami kurang mengerti maksud saudara bahwa Muhammad adalah kunci bertemu Isa. Isa dan Muhammad adalah satu. Bagaimana mungkin saudara dapat berkata dua pribadi yang pernah tinggal di dunia pada zaman yang berbeda adalah satu?

Jelas Isa Al-Masih dan Muhammad jauh berbeda. Tidak ada persamaan yang dapat menyamakan keduanya.
~
SO
# Staff Isa dan Islam 2013-09-30 19:57
~
Saudara Erie,

Maaf terpaksa komentar saudara kami hapus, karena tidak sesuai dengan aturan yang sudah ditentukan.

Saran kami, bila saudara ingin memberi komentar, agar tidak melanggar aturan berikut ini:

(1) Tidak boleh memakai lebih dari satu kotak.
(2) Pertanyaan / masukan harus berhubungan erat dengan uraian.
(3) Sebaiknya satu atau paling dua pertanyaan / konsep dimasukan dalam satu comment.
(4) Masukan harus selalu sopan dan jangan agresif.
(5) Masukan tidak boleh memuat banyak bahasa lain, misalnya Bahasa Arab.
(6) Masukan harus dalam Bahasa Indonesia yang lazim dimengerti semua orang.
(7) Masukan tidak boleh memakai singkatan-singk atan, misalnya yg, dlm, sdh,dlsbgnya.
(8) Huruf besar tidak boleh dipakai untuk menekankan sesuatu.
(9) Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.

Demikian, kiranya saudara maklum adanya.
~
SO
# ferry 2013-10-07 16:21
*
Maaf staf Isa, jangankan Allah dengan Isa sampai mempunyai hakekat yang sama. Hakekat saya, kamu, dan nabi-nabi yang lain semua milik Allah oke. Jadi jangan dijadikan alasan pembenaran Isa itu Tuhan. Semua Roh suci/kudus milik Allah pada hakekatnya.oke. Jadi Isa adalah nabi oke. Maaf untuk kitab, kitab yang benar adalah kitab yang tidak ada perubahan dan bahasa asli dan tulisannya bahkan dijaga oleh Allah dipenjuru dunia. Kalau Al-Qur,an anak kecil dipenjuru dunia ada yang hapal satu titikpun hapal tidak ada perubahan setiap tahun ada aja yang hafal. Karena dijaga oleh Allah tidak perlu dirahasiakan. Kalau divatikan dirahasiakan tentang perubahan- perubahannya.da n ditutup-tutupi, sehingga kita sangsi mana bahasa dan tulisan aslinya tulisan apa. Dan adakah dipenjuru dunia anak kecil yang hapal akan Injil. tentu tidak ada oke. Jadi mari kita berlapang dada percaya akan Al- Qur,an.
# Staff Isa dan Islam 2013-10-28 20:01
~
Saudara Ferry,

Kedudukan Isa Al-Masih tidak sama dengan nabi-nabi lainnya. Dalam Hadis, Isa disebut "Kalimat Allah" dan "Roh Allah" (Anas Bin Malik 72). Adakah nabi-nabi yang disebut juga "Kalimat Allah" dan "Roh Allah". Tidak ada. Jadi jelaslah Isa Al-Masih tidak sama dengan nabi manapun sebab Isa Al-Masih bukan nabi tetapi lebih dari itu.

Isa Al-Masih juga memiliki otoritas yang hanya layak dimiliki oleh Allah seperti pengampunan dosa (Injil, Matius 9:2) dan Isa juga berkuasa memberikan hidup kekal, “dan Aku [Isa Al-Masih] memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku”(Injil, rasul Besar Yohanes 10:28).

Al Sayyid Abdul Karim al Djabali berkata, "Roh kudus itu tidak diciptakan. Dan apa yang tidak diciptakan adalah kekal, dan yang kekal adalah Allah sendiri." (Madjallat Kullyyat al Adab, 1934) Dialah Isa Al-Masih, Roh dan Kalimat Allah. Hakekatnya Allah sendiri.

Jika menurut saudara Alkitab telah diubah, silakan tunjukan bagian mana saja berubah? Firman Allah ada bukan hanya untuk dihapal, tetapi untuk dipelajari dan dipahami. Apa gunanya menghapal seluruh Firman-Nya tetapi tidak memahaminya.
~
NN
# abdullah 2013-10-23 11:17
*
Apa persamaan saya dan Tuhan Yesus:
1.Saya lahir dari rahim manusia, Tuhan Yesus lahir dari rahim manusia
2.Tuhan Yesus lapar dan makan makanan, saya lapar dan makan makanan
3.Tuhan Yesus merasa capek letih dan sakit ketika disakiti oleh ciptaannya, saya pun merasa capek letih dan sakit kalau disakiti sesama manusia
4.Tuhan Yesus meninggal,dan saya pun kelak meninggal.

Sangat manusia sekali rupanya Tuhan ini, walaupun dia manifestasi dari Tuhan seperti yang anda yakini, tetapi saya meyakini beliau adalah nabi dan rasul yang mendapat wahyu. Dan saya adalah orang yang mengimani kenabian beliau,bukan ketuhanannya,da n saya tidak menyembah kepada selain Allah yang Esa yang tidak serupa dengan mahluk-Nya
# Staff Isa dan Islam 2013-10-28 21:22
~
Saudara Abdulah,

Saat datang ke dunia dan menjadi manusia, Isa Al-Masih pun menjalani kehidupan seperti manusia lainnya. Ia makan, minum, merasakan kesedihan, merasakan sakit, keletihan, marah. Dan kelahiran-Nya pun melalui rahim manusia, tetapi Ia bukan berasal dari hubungan biologis seperti manusia lainnya. Isa Al-Masih berasal dari benih ilahi yang suci.

Namun Isa Al-masih berbeda dengan nabi dan manusia lainnya. Isa Al-Masih tidak diciptakan, karena Ia berasal dari Firman Allah. Isa ada karena Firman. Karena itulah Isa disebut "Kalimatullah" (Qs 3:45), seperti tertulis dalam Kitab Suci," Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah" (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:1).

Isa Al-Masih memiliki teladan hidup yang sempurna dan Isa Al-Masih tidak berdosa, lihat Hadist Shahih Bukhari jilid 3 halaman 208 ayat 1493 "semua anak Adam yang lahir sudah disentuh setan, kecuali Isa putera Maryam". Adakah yang suci selain Allah?

"Ia (Jibril) berkata: sesungguhnya aku ini hanyalan utusan Tuhanmu, untuk memberimu seorang anak laki-laki (Isa Al-Masih) yang suci" (Qs 19:19).
Kalau begitu siapa itu Isa Al-Masih sebenarnya sehingga disebutkan sebagai satu-satunya pribadi yang suci. Bukankah Yang Suci hanya Allah saja?

Isa Al-Masih juga memiliki kuasa yang hanya layak dimiliki oleh Allah saja. Apakah ada nabi atau manusia lain yang seperti Isa Al-Masih?
~
NN
# Putra 2013-10-24 20:00
*
To: Ferry,
- Yesus adalah Mesias, Allah bisa menjelma menjadi apa saja yang Dia mau. Dan mengapa Yesus disebut Mesias, karena semua tertuang dalam pewahyuan nabi-nabi sebelumnya dan bahkan Allah sendiri yang berkata (tanpa perantaraan malaikat) "Inilah Anakku yang Kukasihi, dengarkanlah Dia"

- Kalau Alkitab memang dirubah, tolong tunjukan ayat mana yang dirubah. Alkitab disesuaikan bahasanya supaya kita semua bisa mengerti dan mendapat kabar gembira dari Alkitab tersebut.

To: Abdullah,
Betul, itulah hakekat Yesus sebagai manusia memiliki ciri sama seperti kita manusia, tapi yang membedakan adalah:
- Yesus diwahyukan oleh nabi terdahulu, kita tidak
- Yesus lahir dari seorang perawan, kita tidak
- Yesus bangkit dari wafat, kita tidak
- Yesus ditunjukan oleh Allah sendiri tanpa perantaraan malaikat lainnya "Inilah Anakku yang Kukasihi, dengarkanlah Dia", kita tidak.
# ferry 2013-10-30 16:09
~
Maaf sekali lagi maaf. Yang namanya roh adalah milik Allah sama kedudukannya, yang membedakannya ketaatannya di dunia. Mengenai otoritas penghapusan dosa adalah penyesataan/man ipulasi oleh Paulus. Buktinya Galatia 3:13," Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita sebab ada tertulis terkutuklah yang digantung pada kayu salib". Paulus menyesatkan/mem anipulasi: Yesus disalib adalah untuk menebus dosa-dosa manusia dan penebusan dosa itu adalah penyesatan/mema nipulasi dengan kandungan Taurat/Perjanji an Lama Yehezkiel 19:20.
# Staff Isa dan Islam 2013-11-07 20:37
~
Saudara Ferry,

Yang memiliki otoritas penghapusan dosa hanyalah Allah. Isa Al-Masih memiliki otoritas tersebut, seperti ada tertulis dalam Firman-Nya, ” Tentang Dialah [Isa Al-Masih] semua nabi bersaksi, bahwa barangsiapa percaya kepada-Nya, ia akan mendapat pengampunan dosa oleh karena nama-Nya" (Injil, Surat Kisah Para Rasul 10:43).

Penebusan dosa yang dilakukan Isa Al-Masih adalah nyata dan benar-benar terjadi dalam sejarah umat manusia, seperti juga tertulis dalam Firman-Nya, “ Sebab di dalam Dia [Isa Al-Masih] dan oleh darah-Nya kita beroleh penebusan, yaitu pengampunan dosa, menurut kekayaan kasih karunia-Nya” (Injil, Surat Efesus 1:7).

Ajaran Paulus tidak pernah menyimpang dari ajaran Isa Al-Masih. Paulus justru meneguhkannya. Karena itu tidak ada dasar untuk mengatakan bahwa ajaran Paulus sesat. Dan maaf saudaraku, Kitab Nabi Yehezkiel 19 hanya sampai ayat 14, jadi tidak ada ayat 20.
~
Noni
# Eddie 2013-11-06 02:12
~
Sering orang tanya: "Apakah Isa adalah Tuhan ?" Banyak yang mengira bukan karena 2 hal:

1.Tuhan kok wujudnya manusia sama dengan ciptaan-Nya
2. Tuhan kok meninggal.

Ini jawabnya:
1. Isa adalah Tuhan. Tuhan Maha Tidak Terbatas, jadi tidak bisa dibatasi, misal dibatasi menghadap ke arah tertentu jika ingin menyembah-Nya. Tuhan bisa hadir di mana saja.

2. Isa adalah Tuhan. Isa meninggal karena menebus dosa manusia, ini analogi cantik: Seorang sopir menabrakkan truknya baik sengaja atau tidak, maka dia harus menanggung ongkos perbaikan truk tapi gaji dia tidak akan cukup untuk itu, jadi dia meminta maaf ke tuannya. Si Tuan memaafkan tapi ongkos perbaikan tetap harus ada yang menanggung, maka si Tuan berkata: "OK saya maafkan, dan saya yang akan menanggung dan menebus ongkosnya karena kamu tidak akan kuat menebusnya". Karena itulah Isa wafat untuk menanggung dan menebus dosa kita karena kasihNya kepada kita. Dia wafat, bangkit dan akan datang kembali.
# ferry 2013-11-08 10:28
***
Maaf saya tanya, apakah ada yang hafal Injil dari zaman Yesus dulu sampai sekarang dengan bahasa yang sama panjang pendek, yang sama ejaan, yang sama arti, yang sama di seluruh penjuru dunia.

Anda jawabnya menyimpang, mengelak tidak mau menjawab. Ada atau tidak, tidak perlu memanjangkan tali kelambu, ada apa tidak ada. Tolong jawab ini dulu.
# Staff Isa dan Islam 2013-11-18 08:30
~
Saudara Ferry,

Isi Alkitab bukan hanya sekedar dihafal. Menghafalkan firman Tuhan memang sesuatu yang baik. Banyak juga orang Kristen yang hafal dari firman Tuhan yang merupakan ayat-ayat tertentu. Tetapi tujuan orang Kristen hafal ayat tersebut agar dapat menguatkan, memimpin, dan menolong hidup mereka. Bukan supaya dapat pahala lalu masuk sorga seperti yang diyakini oleh umat Muslim. Karena Isa Al-Masih adalah satu-satunya sumber keselamatan.

Kiranya saudara dapat merenungkan ayat ini, “Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung” (Kitab Nabi Yoshua 1:8).

Apa untungnya seseorang hafal seluruh isi kitab sucinya, tetapi hidupnya tidak berkenan di hadapan Allah?
~
Saodah
# suardi bhojez 2013-12-06 06:12
~
Mengapa Yesus disebut sebagai Tuhan padahal masih ada diatas Yesus yaitu Allah. Untuk apa tuhan harus menurunkan derajatnya.
# Staff Isa dan Islam 2013-12-06 10:47
~
Saudara Suardi Bhojez,

Jawabnya untuk menyelamatkan saya dan saudara. Isa Al-Masih adalah Allah yang telah menjadi manusia untuk sesaat supaya dosa manusia dihapuskan melalui darah-Nya dan supaya manusia dapat mengenal Allah yang benar. Dan tanpa melalui Isa Al-Masih tidak ada lagi jalan bagi manusia beroleh rahmat Allah melainkan ke neraka kekal.

Para nabi terdahulu telah menubuatkan peristiwa kedatangan Isa Al-Masih ke dunia demi keselamatan manusia. “Tentang Dialah [Isa Al-Masih] semua nabi bersaksi, bahwa barangsiapa percaya kepada-Nya, ia akan mendapat pengampunan dosa oleh karena nama-Nya” (Kisah Para Rasul 10:43). Mangapa saudara tidak mempercayai-Nya?
~
Noni
# Jewish 2013-12-12 16:31
~
Perlu diketahui, anda bilang di komentar di atas bahwa Allah, Yesus dan Roh Kudus tidak terbatas dan tidak dapat dipisahkan.

Tetapi kenapa ketika Yesus disalib Dia berkata: "Eli, Eli, lama sabakhtani?" Artinya: Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?

Kalau Yesus memang tidak bisa dipisahkan dengan Allah, lantas kenapa Dia mencari Allah? Bukankah dari kalimat itu jelas bahwa mereka berdua tidak menyatu (kalau mereka satu kenapa Yesus mencari Allah).

Ibaratnya jika dalam keluarga tidak mungkin kan saya berkata ayah, ayah dimana engkau? Sedangkan ayah saya sendiri ada di sebelah saya [itu baru semisal dalam keluarga yang jelas berbeda raga, cuman letaknya sangat berdekatan, bagaimana dengan hal ini dalam konteks 1 raga dimana Yesus dan Allah adalah 1]
# Staff Isa dan Islam 2013-12-16 14:22
~
Saudara Jewis,

Andai saja saudara mau membaca artikel dan juga penjelasan-penj elasan kami di forum ini, saudara akan menemukan jawaban dari pertanyaan saudara. Karena pertanyaan tersebut sudah puluhan kali ditanyakan oleh umat Muslim. Tapi baiklah kami akan menjelaskannya lagi untuk saudara.

Ketika Yesus ada di dunia, Dia tidak pernah memanggil Allah, bahkan ketika disiksa pun Dia tidak pernah minta pertolongan kepada Allah. Tetapi ucapan yang Dia sampaikan di salib, adalah ungkapan kesedihan Yesus, yang menjadi satu kebiasaan bagi bangsa Israel ketika mereka mengalami kesengsaraan atau kematian, “Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan aku?" (Kitab Mazmur 22:2).

Ketika Yesus disalib, kesengsaraan yang dialami-Nya, bukan karena Dia menyesal. Yesus mati bukan karena kesalahan-Nya, tetapi menggatikan manusia di Kayu salib. Kitab Suci Allah berkata “Upah dosa adalah maut, tetapi karunia Allah adalah hidup yang kekal” (Injil, Surat Roma 6:23).

Memang sulit menerima bahwa Kalimat Allah mati tersalib, tetapi itulah inti berita dalam Alkitab.
~
Saodah
# YgSetiaDanYgBenar 2013-12-31 21:00
~
Yesus dengan suara nyaring: Eli, Eli, lama sabakhtani?" yang artinya: Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?"'

Mengapa hal ini bisa terjadi? Padahal Yesus adalah Tuhan Allah sendiri. Dikatakan Yesus mempunyai dua kodrat. Pertama, Dia adalah Firman Allah yang kekal bersama Allah dan yang adalah Allah.
Namun, daging atau tubuh kemanusiaan Yesus atau wujud inkarnasi Yesus bukanlah Allah.
Karena jika tubuh kemanusiaan Yesus adalah Allah, masakan Allah mati dan digantung di kayu salib?

perhatikan kata "Yesus bukanlah Allah." Jadi jelas sekali tubuh kemanusian Yesus itu bukanlah Allah. Maka dengan itu bolehkah umat Kristen menuhankan dan menyembah Yesus yang sebagai manusia. Apa pendapat staff Isa Dan Islam?
# Staff Isa dan Islam 2014-01-05 21:03
~
Ketika Yesus ada di dunia, Dia tidak pernah memanggil Allah, bahkan ketika disiksa pun Dia tidak pernah minta pertolongan kepada Allah. Tetapi ucapan yang Dia sampaikan di salib, adalah ungkapan kesedihan Yesus, yang menjadi satu kebiasaan bagi bangsa Israel ketika mereka mengalami kesengsaraan atau kematian. “Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan aku?" (Kitab Mazmur 22:2).

Ketika Yesus disalib, kesengsaraan yang dialami-Nya, bukan karena Dia menyesal. Kitab Suci Allah berkata “Upah dosa adalah maut, tetapi karunia Allah adalah hidup yang kekal” (Injil, Surat Roma 6:23). Yesus mati bukan karena kesalahan-Nya, tetapi menggatikan manusia di Kayu salib.

Jadi, ucapan Yesus tersebut bukan ungkapan ketakutan karena Dia bukan Tuhan.
~
Saodah
# Rachel 2014-01-03 10:33
~
Sodara Dan yang terhormat dan staf IDI,

Mengapa mereka katakan 'Kami' dalam huruf besar, karena mereka juga 3 nitas. Jibril menjelma menjadi malaikat terang dan iblis lah dalang sebagai Tuhan mereka. Dan Muhammad adalah alatnya yang dipakai untuk menyesatkan umatnya dengan tidak mengikuti jalan yg lurus. Qs.16:40.

Tidak ada bedanya mereka percaya Isa Al-Masih, namun tidak mengikutnya. Karena mereka adalah antichristus. Mereka menyebut dirinya Kami karena mereka adalah bersekongkol untuk tidak memperbolehkan kalian mengikut Isa Al-Masih.

Sedangkan umat Muslim terus meminta tunjukkan kami jalan yg lurus qs. Alfaatikhah 5-6. Namun Al-Quran bertanya Al-Quran juga menjawab azzukruf 63. Saudara-saudara teman Muslim semua terlalu jujur Al-Quran Anda. Tuhan Yesus memberkati.
# Staff Isa dan Islam 2014-01-05 21:03
~
Maaf Sdr. Rachel, kami kurang mengerti komentar saudara di atas. Kami tidak pernah mendengar ada yang disebut dengan 3 nitas yang terdiri dari Malaikat Jibril, iblis, dan Muhammad.

Bila tidak keberatan, kiranya Sdr. Rachel dapat menjelaskan lagi komentar di atas dengan bahasa yang sederhana dan singkat. Sehingga tidak ada kesalah-mengert ian bagi teman-teman lain yang membacanya.

Terimakasih!
~
Saodah
# rachelia 2014-01-07 15:31
~
“Isa itu benar-benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat”

Maksud ayat ini adalah Isa menjadi tanda untuk umat manusia akan tibanya hari kiamat (hanya Allah yang mengetahui datangnya hari kiamat). Nabi Isa akan turun ke bumi untuk mematahkan salib, membunuh babi, dan mengabarkan kebenaran bahwa dia hanya seorang rasul, bukan Tuhan. Saat itu terjadi, akan ada perubahan besar dalam keyakinan umat Nasrani, sedangkan pintu taubat sudah tertutup.

Kalau memang Isa tahu tentang hari kiamat, di surat dan ayat berapa di Injil diberitakan? Kapan dan apa saja tanda-tandanya? Kenapa anda mengutip ayat Al-Quran? Itu kitab yang Allah wahyukan kepada Muhammad, nabi yang anda tidak akui. Anda menolak kebenaran Al-Quran tapi anda memakainya untuk mendukung opini-opini memaksa anda.
# Staff Isa dan Islam 2014-01-24 13:18
~
Saudara Rachelia,

Bagian mana dalam sura tersebut tertulis Isa Al-Masih menjadi tanda? Menurut kami, terlalu sepele bila kedatangan Isa Al-Masih hanya untuk mematahkan salib dan membunuh babi, bukan? Ini bisa dikerjakan manusia tanpa harus menunggu hari kiamat.

Karena itu, ketika kami menemukan sura Az Zukhruf :61, itu cukup unik. Tetapi itu bukan menjadi dasar kami menjelaskan tentang kedatangan Isa Al-Masih. Kami mengutipnya sebagai informasi yang menarik. Sebab Injil telah menjelaskan tentang kedatangan Isa Al-Masih ke dunia lebih jelas dan detail (silakan baca Injil, Rasul Besar Matius 24-25).
~
Salma
# Ali Wahyudi 2014-01-23 13:37
~
Nabi Isa lahir dari rahim Maryam atas Firman Allah, seperti yang saya pahami. Firman Allah adalah kun faya kun, jadilah maka jadilah. Kalau Allah sudah mengatakan, "Maryam kamu hamillah", maka tidak perlu ini dan itu, maka jadilah dia hamil.

Jadi, firman tetaplah firman. Nabi Isa ada karena kehendak-Nya melalui firman-Nya. Nabi Isa adalah ciptaan-Nya. Dan dosa terbesar yang tidak bisa diampuni Allah adalah menyetarakan Dia dengan ciptaan-Nya.
# Staff Isa dan Islam 2014-01-24 13:20
~
Saudara Ali Wahyudi,

Tertulis dalam sura dan ayat berapa dalam Al-Quran bahwa Isa Al-Masih adalah ciptaan Allah?
~
Salma
# Jarwo 2014-02-03 22:25
~
Untuk Ali Wahyudi,

Mengapa kamu memusingkan hal-hal yang sebenarnya tidak perlu diperdebatkan. Dalam ajaran Islam firman menjadi buku saja bisa, dan orang Islam memercayai tapi kenapa Firman menjadi manusia saja Muslim tidak bisa percaya? Ini aneh.
# hamba allah 2014-02-06 15:03
~
Saya mau tanya, apakah orang Kristen memercayai Allah sebagai Tuhan, sebagaima orang Islam percaya Tuhan hanya satu yaitu Allah.
# Staff Isa dan Islam 2014-05-13 05:44
~
Saudara Hamba Allah,

Kami senang dengan pertanyaan saudara. Bagaimana bila kita berdiskusi pada link ini http://tinyurl.com/bgq5sx5? Kita dapat leluasa berdiskusi di sana. Kami menunggu saudara.
~
Solihin
# omzell 2014-02-19 14:58
~
Maha suci Allah yang telah menciptakan Yesus. Maha suci Allah yang telah menghinakan dirinya menjadi Yesus. Karena kasih-Nya terhadap manusia, ia menjelma jadi manusia, menghukum dirinya sebagai bentuk penebusan atas dosa manusia. Tapi hingga hari kiamat manusia tetap saja berbuat dosa, malah tambah parah. Penebusan Yesus sia-sia.
# Staff Isa dan Islam 2014-05-13 05:50
~
Saudara Omzell,

Mendiskusikan tentang keselamatan, alangkah lebih baik bila saudara mengunjungi link ini http://tinyurl.com/6wf9w8k. Kita dapat berdiskusi dengan leluasa di sana dengan topik tersebut. Benarkah pengorbanan Isa Al-Masih sia-sia? Kita akan mengetahuinya pada link itu.
~
Solihin
# iblis 2014-04-22 12:11
~
Benar Yesus adalah Kalimat Allah. Apakah anda bukan kalimat Allah? Kalimat siapakah anda? Kalimat Ibliskah? Dengar wahai manusia, sebelum kalian dijadikan, yang pertama dijadikan adalah kalimat Allah tentang kalian. Lalu jadilah kalian. Kun fayakun. Tuhan berkata: Jadilah, maka jadilah kalian.

Tuhan menciptakan kalian dengan kalimat. Tuhan menciptakan Yesus dengan kalimat. Semua adalah kalimat Tuhan. Apakah kalimat Tuhan itu adalah Tuhan? Apakah kalimat saya itu adalah saya? Kalimat Tuhan hanyalah bukti, bahwa Tuhan itu ada. Kalimat saya adalah bukti, bahwa saya ada. Kalimat Tuhan itu bukti adanya Tuhan. Yesus itu bukti adanya Tuhan.
# Staff Isa dan Islam 2014-05-13 05:57
~
Saudara Iblis,

Tidak ada manusia yang disebut Kalimat Allah. Kalimat Allah adalah satu gelar yang hanya diberikan kepada Isa Al-Masih. Ini sangat berbeda dengan penciptaan manusia. Manusia diciptakan dari tanah dan diberikan nafas hidup (Taurat, Kejadian 2:7).

Bila saudara ingin mengetahui hal ini lebih lanjut, silakan klik ini http://tinyurl.com/8xrx8pc
~
Solihin
# Kang Aryo 2014-04-27 08:26
~
Perkataan dan keyakinan umat Nasrani tentang konsep Ketuhanan dan kedudukan Isa Al-Masih yang diyakini bahwa Isa Al-Masih adalah Anak Allah dan/atau Isa Al-Masih sama dengan Allah telah dijawab oleh Allah dalam Qs 19:88-94.

"Dan mereka berkata: "Tuhan Yang Maha Pemurah mengambil (mempunyai) anak. Sesungguhnya kamu telah mendatangkan sesuatu perkara yang sangat mungkar, hampir-hampir langit pecah karena ucapan itu, dan bumi belah, dan gunung-gunung runtuh, karena mereka menda'wakan Allah Yang Maha Pemurah mempunyai anak."
# Staff Isa dan Islam 2014-05-13 06:02
~
Kang Aryo,

Tidak ada seorang pun dari pengikut Isa Al-Masih yang memercayai Allah mempunyai anak biologis. Itu adalah musyrik. Tetapi jangan kuatir, kami memiliki artikel yang membahas hal itu secara khusus. Bagaimana bila saudara mengunjungi link ini http://tinyurl.com/cv9lkk9? Kita dapat berdiskusi dengan leluasa di sana.
~
Solihin
# WA O82110056638 2014-05-03 13:32
~
Saudara Isa dan Islam,

Yesus menyatakan dirinya adalah Tuhan artinya kekuasaan Tuhan yang menyatu dengan dirinya. Dalam hubungan Tuhan sebagai yang Maha Pencipta dengan Yesus sebagai yang diciptakan. Dalam hubungan Tuhan sebagai sang Khalik dengan Yesus sebagai sang makhluk. Dalam hubungan Tuhan sebagai yang abadi dengan Yesus yang tidak abadi. Dalam hubungan Tuhan sebagai yang Maha kuasa dengan Yesus sebagai yang lemah. Kekuasaan Tuhan inilah yang disebut "dzat atau kalimat" Allah.
# Staff Isa dan Islam 2014-05-13 06:13
~
Saudara WA O82110056638,

Isa Al-Masih adalah Allah yang menjadi manusia (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:1, 14). Artinya Isa Al-Masih tidak pernah diciptakan. Karena itu, alangkah lebih baik bila pernyataan saudara memiliki dasar atau referensi yang jelas agar itu dianggap asumsi. Untuk mengetahui Kalimat Allah secara khusus, silakan klik ini http://tinyurl.com/8xrx8pc
~
Solihin
# Pengamat 2014-05-03 13:38
~
Dogma Nasrani. Kalau kapasitas Allah Bapa itu sama dengan anak (Yesus), mengapa bukan Allah Bapa saja yang turun ke bumi untuk menebus dosa umat manusia.
# Staff Isa dan Islam 2014-05-13 07:45
~
Saudara Pengamat,

Isa Al-Masih “dan Bapa adalah satu” (Injil, Rasul Besar Yohanes 10:30). Satu di sini adalah hakikat-Nya yaitu Allah. Dan karena Isa Al-Masih mengambil bentuk tubuh manusia, maka Isa Al-Masih mengorbankan diri-Nya untuk menyelamatkan manusia. Tentang hal ini, ada baiknya bila saudara menyaksikan video yang terdapat pada link ini http://tinyurl.com/mvwznt7
~
Solihin
# nasim 2014-05-11 05:01
~
Kitab anda yang menjawabnya. Anda diberi jalan yang lurus tapi anda merusak jalan itu.
# Staff Isa dan Islam 2014-05-13 07:47
~
Saudara Nasim,

Kami sangat senang bila berdiskusi sesuai dengan topik yang dibahas. Bagaimana kalau kita mendiskusikan artikel di atas? Bagaimana menurut saudara mengenai artikel di atas?
~
Solihin
# kurnia 2014-05-13 01:17
~
Saya hendak mengkritik situs ini karena satu hal. Situs ini membahas Isa Al-Masih yang ada di Al-Quran tapi dari kacamata Alkitab. Sesuatu yang sulit untuk dapat titik temunya. Jika membahas ayat di Al-Quran yang merujuk penjelasan Isa Al-Masih sebaiknya jangan langsung mengemukakan pendapat arti ayat tersebut menurut versi penulis situs ini dan mencari padanannya di Alkitab.

Lebih bijak jika situs ini membuka penjelasan dari pembaca lain mengenai satu ayat yang dibahas dan coba diperbandingkan saja pendapat tersebut. Biarlah pembaca sendiri yang memilih mau percaya pada versi pendapat yang mana. Satu hal lagi dari mana kita tahu akan hakekat Allah jika bukan dari sumber di luar dirinya. Apakah manusia bisa tahu hakekat Alllah dari pikiran-Nya sendiri?
# Staff Isa dan Islam 2014-05-13 10:21
~
Saudara Kurnia,

Terimakasih atas kritikan saudara. Tentu kami menerimanya dengan senang hati. Dan itu satu masukan yang baik. Tetapi boleh kami menyampaikan pendapat kami mengenai hal ini?

Kami pernah membaca satu ayat dalam Al-Quran, "Maka jika kamu (Muhammad) berada dalam keragu-raguan tentang apa yang Kami turunkan kepadamu, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang membaca kitab sebelum kamu. Sesungguhnya telah datang kebenaran kepadamu dari Tuhanmu, sebab itu janganlah sekali-kali kamu temasuk orang-orang yang ragu-ragu" (Qs 10:94).

Menurut kami, ayat di atas menjelaskan bahwa bentuk konfirmasi yang tepat untuk mengerti wahyu Allah berasal dari Taurat dan Injil. Karena itu, kita perlu merujuk pada Alkitab. Nah, kami ingin mengetahui pandangan saudara tentang artikel di atas?
~
Solihin
# Staff Isa dan Islam 2014-05-13 10:27
~
Saudara Muhammad Rajab Habib,

Terimakasih atas tanggapan saudara. Kami menghargai setiap komentar yang masuk, tetapi kami juga berharap bahwa komentar yang masuk sesuai dengan topik yang dibahas. Ini jauh lebih baik. Karena itu, dengan berat hati, kami terpaksa menghapus komentar saudara. Kiranya saudara memaklumi hal ini. Terimakasih.
~
Solihin
# didit 2014-05-13 11:35
~
Apakah staf Isa menyetujui klaim Al-Quran tersebut di atas? Jika staf Isa menjawab "ya", maka mengapa di sebagian topik yang lain staf menganggap bahwa Al-Quran palsu sehingga mesti ditolak. Jika staf menjawab "tidak", maka mengapa staf lantas menggunakan Al-Quran sebagai bukti alasan penopang argumennya?
# Staff Isa dan Islam 2014-06-23 21:15
~
Saudara Didit,

Sesungguhnya Injil telah menjelaskan dengan detail dan gamblang tentang Pribadi Isa Al-Masih sekalipun tanpa keterangan dari Al-Quran pun. Tetapi kami mengutip ayat itu sebagai referensi, tetapi bukan sebagai sumber utama. Sebab keterangan Injil tentang Isa Al-Masih yang adalah Tuhan sudah sangat cukup. Nah, pertanyaannya adalah apakah saudara memercayai keterangan yang diberikan Al-Quran? Bagaimana saudara?
~
Solihin
# Adhin 2014-05-19 14:18
~
Admin yang baik,

Bukankah dalam konferensi Nicea 325 M disepakati pengangkatan Yesus sebagai Tuhan, padahal sebelumnya tidak ada yang mengangkatnya? Saya beberapa kali mengunjungi web anda dan sedikit banyak mengetahui jalan pikiran anda. Anda suka sekali merubah-rubah perkataan pada tempatnya dengan persangkaan. Disuruh bersunat, dirubah menjadi sunat hati dan sebagainya.

Anda menolak menuhakan manusia oleh manusia padahal kenyataannya begitu. Kemudian anda rubah-rubah lagi sampai pas dan cocok dengan logika anda yang mana anda sendiri barangkali juga bingung.
# Staff Isa dan Islam 2014-06-23 21:46
~
Saudara Adhin,

Kami tidak dapat mengabaikan firman yang disampaikan Injil tentang Pribadi Isa Al-Masih. Bahwa Ia menunjukkan sifat dan tindakannya yang adalah Tuhan. Dan ini bukan sebuah rumusan yang dicetuskan di konsili Nicea, tetapi konsili tersebut hanya meneguhkan yang tertulis di Injil. Karena itu, ada baiknya bila saudara membaca Injil terlebih dulu kemudian buat kesimpulan berdasarkan firman yang disampaikan Injil.
~
Solihin
# Putra 2014-05-19 20:03
~
Pemahaman Isa adalah Tuhan hanya bisa dipahami bagi orang yang meyakini dan mengenal Isa. Bagaimana anda bisa memahami Isa adalah Tuhan seperti orang Kristen apabila anda bahkan tidak pernah mau mengenal Isa lebih dalam seperti membaca tentang Isa dari berbagai sumber seperti Alkitab?

Saya pun memahami dalam Al-Quran Isa diposisikan sebagai nabi dan pembaca Al-Quran pastinya akan memposisikan sebagai nabi. Dalam Alkitab pun tidak disebutkan bahwa Isa menyuruh kita menyembah Isa sendiri. Namun, mengapa pengikut Isa menganggap Isa adalah bagian dari Allah sendiri? Karena pengalaman iman dan kedekatan merekalah yang menjadikan demikian. Jadi, bila anda ingin memahami mengapa pengikut Isa menyebut Isa adalah bagian dari Allah, silakan anda memahami yang tertulis dalam Alkitab.
# Kaaf 2014-06-21 20:49
~
Menurut Kristen: 1 = 1+1+1 = 3. Menurut Islam: 1 = 1
# Staff Isa dan Islam 2014-06-23 21:50
~
Saudara Kaaf,

Kami sangat senang bila diskusi tetap memerhatikan topik di atas. Dan karena saudara sudah mengarah ke topik lain, maka kami tidak dapat menanggapi hal itu lebih lanjut. Silakan saudara klik link http://tinyurl.com/d2k6hcw untuk mendiskusikan hal itu lebih lanjut.
~
Solihin
isadanislamstudi.com

* Untuk bisa masuk ke pelajaran kursus ini, non-aktifkan 'pop-up blocker' komputer Saudara dengan meng-klik di sebuah 'bar' di bawah 'status bar' di bagian atas layar komputer

Isa Islam Dan Kaum Wanita

Click gambar di samping untuk artikel - artikel untuk wanita Muslim


 

www.isaislamdankaumwanita.com