Ikuti Isa dan Islam di Facebook Ikuti Isa dan Islam di Tweeter

Benarkah Isa Al-Masih Adalah Manifestasi Dari Allah ?

Tangan AllahMengapa hanya Isa saja yang diberi gelar oleh Al-Quran sebagai “Kalimat dari Allah“ (Sura 3:39), “Isa putera Maryam adalah utusan Allah dan KalimatNya” (Sura 4:171)? Mengapa bukan Muhammad yang menjadi kalimat Allah? Apakah pernah ada saat tatkala Allah bisu, tidak dapat berbicara? Kalau Isa memang Kalimat Allah bukankah Isa sama kekalnya dengan Allah? Apakah seseorang dapat dipisahkan dari perkataannya?

Mengapa Isa yang diberi kuasa mengerjakan bermacam-macam mujizat, menyembuhkan orang buta, menyembuhkan orang sopak, menghidupkan orang mati, memberikan hidangan dari langit (Sura 3:49; Sura 5:114), dan lain-lain? Isa dengan kasih dan kuasaNya menjamah dan menyembuhkan orang kusta (lepra), sedangkan hadits Muhammad menyuruh “Larrimah dari penderita lepra sebagaimana kamu lari dari harimau” (Bukhari).

Mengapa dari segala nabi hanya Isa saja yang disebut “seorang laki-laki yang suci“ (Sura 19:19)? Mengapa bukan Adam (Sura 7:22, 23)? Mengapa bukan Ibrahim yang notabene minta diampuni (Sura 26:82)? Mengapa bukan Musa yang juga minta diampuni (Sura 28:16)? Mengapa bukan Yunus yang berdosa (Sura 37:142)? Mengapa bukan Muhammad yang notabene sering minta diampuni (Sura 47:19; Sura 48:2) dan banyak hadits yang menceritakan minta pengampunan dari Allah?

Al-Quran mengatakan bahwa “Isa itu benar-benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat” (Sura 43:61). Mengapa hanya Isa saja yang diberikan pengetahuan demikian dan bukan nabi-nabi yang lain?

Kesimpulan: Orang Kristen belum pernah menaikkan “derajat” seorang manusia sehingga “men-Tuhankan manusia oleh manusia.” Jelas tidak seorang manusiapun dapat menaikkan derajat dirinya sendiri atau diri orang lain untuk menjadi Tuhan. Tetapi Tuhan dapat, dan bahkan karena kasihNya yang besar Ia sudah menurunkan derajatNya dari Allah menjadi manusia di dalam diri Isa Al-Masih. Itulah sebabnya Ia sekarang berada di surga lagi.


Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

Berhubung banyak komentar yang masih belum kami balas, untuk sementara komentar tidak diterima.

Comments  

# salahasuhan 2011-08-17 09:06
*
Yang ingin saya tanyakan, apakah sdr staf hidup tanpa roh titipan Allah?

Jika iya, apa bedanya roh yang dititipkan pada sdr staf sama yang ada pada diri Yesus, bukankah sama datang dari Allah.

Lalu mengapa Yesus sama dengan Allah?
# salahasuhan 2011-08-19 00:49
*
Tolong jawab pertanyaan saya:

1. Kuasa Yesus = Kuasa Allah?

2. Kuasa Allah = Kuasa Roh Kudus?

3. Kuasa Roh Kudus = Kuasa Allah?

4. Apakah Yesus mempunyai kuasa yang sama dengan Bapa?

5. Apakah Yesus bisa menciptakan bumi, langit dan se-isinya?
# Staff Isa dan Islam 2011-11-16 15:03
~
Allah, Yesus (Kalimat Allah), dan Roh Kudus adalah satu Pribadi yang terdiri dari tiga oknum. Ketiga oknum tersebut mempunyai kuasa yang sama. Ketiganya juga kekal dan Tidak Terbatas. Dan ketiganya tidak dapat dipisahkan satu dengan lain.

Yesus bukan hanya dapat menciptakan langit, bumi dan seisinya. Tetapi Dia juga dapat mengampuni dosa manusia. Siapakah yang layak mengampuni dosa manusia selain Allah?

"Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan" (Injil, Surat 1 Yohanes 1:9)
~
SO
# hamba Allah 2011-08-24 06:51
*
Untuk Staff Isa Dan Islam, anda mengatakan bahwa ada Allah dalam Isa Al-Masih, dan Isa Al-Masih adalah Tuhan sebelumnya.

Kalau Isa Al-Masih adalah menifestasi Tuhan, kenapa dalam Injil ada ayat yang: "Dengarlah, hai orang Israel: Tuhan Allah kita, Tuhan itu Esa.” (Injil, Rasul Markus 12:29)?
# Ilham 2011-12-21 00:04
*
Penafsiran terhadap Isa Al-Masih adalah Kalimat Allah dengan penafsiran diatas sangat keliru, karena yang dimaksud tidaklah demikian. Isa Al-Masih tercipta dengan Kalimat Allah, kun fayakun.

Jika Allah menghendaki sesuatu (penciptaan sesuatu) hanya cukup mengatakan "kun" yang artinya "jadilah", maka jadilah Dia.

"Sesungguhnya perkataan Kami terhadap sesuatu apabila Kami menghendakinya, Kami hanya mengatakan kepadanya: "kun (jadilah)", maka jadilah ia" (Qs 16:40)

"Sesungguhnya misal (penciptaan) Isa di sisi AllAh, adalah seperti (penciptaan) Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah berfirman kepadanya: "jadilah" (seorang manusia), maka jadilah dia" (Qs 3:59)
# Staff Isa dan Islam 2012-01-30 11:39
~
Saudara Ilham,

Ayat di atas tidaklah cukup untuk membuktikan bahwa Isa Al-Masih "diciptakan" Allah. Sebab pada ayat di atas tidak dikatakan bahwa Isa Al-Masih diciptakan Allah sebagaimana Adam. Tetapi hanya dikatakan "misal", "seandainya", "ibarat", "misalkan".

Perhatikanlah juga ayat berikut, "Ingatlah, ketika Malaikat berkata: "Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kalimat (yang datang) daripada-Nya, namanya Al Masih Isa putra Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah)"
(Qs 3:45).

Qs 3:45 tidak mengatakan Isa Al-Masih diciptakan dari Kalimat Allah. Melainkan, Kalimat itu datang dari Allah. Kalimat itu adalah kepunyaan Allah. Dengan kata lain, Isa Al-Masih itu adalah Kalimat Allah.
~
SO
# meriyulianto 2012-02-13 18:27
*
Coba tunjukkan satu ayat di dalam Injil yang menyebutkan bahwa Al-Masih berkata, "Aku adalah Allah atau Aku Anak Allah, maka sembahlah Aku!"
# Benjamin Gates 2012-05-01 10:26
*
Menurut saya anda salah mengerti Yesus tahu kapan datangnya hari kiamat. Maksud dari Al-Quran adalah Ia merupakan tanda hari kiamat karena ia adalah Mesias. Kedatanga-Nya yang kedua adalah salah satu tanda akhir zaman semakin dekat. Bahkan Alkitab andapun menyatakan Yesus tidak tahu kapan hari kiamat.

"Tetapi tentang hari atau saat itu tidak seorang pun yang tahu, malaikat-malaik at di sorga tidak, dan anak pun tidak, hanya Bapa saja" (Injil - Markus 13: 32)
# Staff Isa dan Islam 2012-05-04 20:11
~
Saudara Benjamin,

Hal pertama yang perlu kita mengerti bahwa Yesus adalah 100% manusia dan 100% Allah. Dalam konteks ini Yesus menempatkan diri-Nya sebagai manusia penuh (100%) dan Dia ingin menjelaskan kepada manusia, bahwa manusia tidak ada yang tahu akan hari kiamat. Hanya Allah saja yang tahu akan hari kiamat tersebut.

Dan lagi, Yesus datang ke dunia bukan untuk memberitahu kepada manusia kapan terjadinya hari kiamat itu. Tetapi sebagai pertanda bagi manusia, Dia memberitahu tanda-tanda akan terjadinya hari kiamat tersebut. Itulah sebabnya Dia mengumpamakan hari kiamat seperti seorang pencuri yang datang mencuri tanpa diketahui pemiliknya.

“Sebab itu, hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu duga” (Injil, Rasul Besar Matius 24:44)

Bila memang Yesus tidak tahu kapan hari kiamat, tentu Dia tidak dapat mengemukakan tanda-tanda dari hari kiamat tersebut. Saudara dapat membaca Injil, Rasul Markus 13:24-32 tentang tanda-tanda akhir zaman. Di sana saudara akan melihat bagaimana Yesus menjelaskan tanda-tanda dari hari kiamat tersebut.
~
SO
# Benjamin Gates 2012-05-09 15:36
*
Terus kapan saat Yesus itu 100% Tuhan? Saat disalib atau saat melakukan mukjizat? Kalau saat disalib untuk apa Dia berdoa "Eli Eli Lama sabakhtani"? Kalau saat melakukan mukjizat, untuk apa Dia pada saat itu juga meminta pada Allah agar bisa melakukan mukjizat seperti menghidupkan Lazarus?

Manusia adalah manusia Tuhan adalah Tuhan.
# Staff Isa dan Islam 2012-05-11 16:48
~
Kapan Yesus 100% Tuhan? Yesus adalah kekal, maka tidak ada saat dimana Dia menjadi Tuhan. Karena Tuhan jelas tidak berawal dan berakhir. Dia adalah Alfa dan Omega, persis seperti apa yang disampaikan-Nya.

“Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Pertama dan Yang Terkemudian, Yang Awal dan Yang Akhir" (Injil, Kitab Wahyu 22:13) .
~
SO
# dawni 2012-05-29 08:19
*
Tunjukkan kepada saya dalam Alkitab saudara ketika Yesus berkata, "Akulah Yesus yang menciptakan langit dan bumi serta yang ada diantara keduanya!"

Saya percaya anda tidak bisa menunjukkannya.
# Staff Isa dan Islam 2012-05-29 10:55
~
Saudara Dawni,

Memang dalam Alkitab, Yesus tidak pernah berkata persis seperti yang saudara tanyakan. Namun sebagai orang berpendidikan, tidaklah terlalu sulit untuk mengetahui bahwa Yesus adalah Tuhan yang menciptakan langit dan bumi serta yang ada diantara keduanya. Hal ini dapat saudara ketahui bila saudara membaca Alkitab dengan sungguh-sungguh dan secara sistematis, dari awal hingga akhir.

Perhatikanlah ayat berikut: “Aku [Yesus] adalah Alfa dan Omega, Yang Pertama dan Yang Terkemudian, Yang Awal dan Yang Akhir" (Injil, Kitab Wahyu 22:13) Jelas, Allah saja yang dapat disebut Alfa dan Omega.

“Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada" (Injil, Rasul Besar Yohanes 8:58) Inilah pengakuan Yesus tentang kekekalan-Nya, bahwa Dia sudah ada jauh sebelum Abraham ada.

“Lalu Ia [Yesus] berkata kepada perempuan itu: "Dosamu telah diampuni" (Injil, Rasul Lukas 7:48) Hanya Allah yang dapat mengampuni dosa seseorang.

Mengapa orang-orang Yahudi ingin menyalib Yesus? Injil berkata, karena Yesus mengaku bahwa Dia adalah Mesias.

Semoga dengan beberapa kutipan di atas, sekarang pengetahuan saudara tentang Pribadi Yesus bertambah. Saran kami, jangan bersikeras menutup mata rohani saudara melihat kebenaran yang sejati.
~
SO
# dave 2012-06-29 18:53
*
Kesimpulan: Orang Kristen belum pernah menaikkan “derajat” seorang manusia sehingga “men-Tuhankan manusia oleh manusia.” Jelas tidak seorang manusiapun dapat menaikkan derajat dirinya sendiri atau diri orang lain untuk menjadi Tuhan. Tetapi Tuhan dapat, dan bahkan karena kasih-Nya yang besar Ia sudah menurunkan derajat-Nya dari Allah menjadi manusia di dalam diri Isa Al-Masih. Itulah sebabnya Ia sekarang berada di surga lagi.

Dari kesimpulan itu hemat saya seperti ini. Isa mempunyai Tuhan yaitu Allah, kemudian Roh-Nya Tuhan masuk ke dalam jasad-Nya Nabi Isa, lalu Roh Kudus menggantikan Roh-Nya Nabi Isa. Atau bagaimana yang sebenarnya? Terimakasih.
# Staff Isa dan Islam 2012-07-05 09:29
~
Terimakasih saudara Dave untuk penjelasan saudara di atas.

Isa Al-Masih adalah Allah yang menjadi manusia. Artinya Allah mengambil rupa atau wujud manusia (Isa Al-Masih) tanpa meninggalkan keilahian-Nya. Jadi, Roh yang ada di dalam Isa Al-Masih itu adalah Roh Allah/Allah itu sendiri.

Mari perhatikan Ayat suci berikut ini: "Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Firman itu telah menjadi manusia” (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:1,14).

Dari ayat-ayat di atas, menyatakan bahwa Isa Al-Masih pra keberadaan-Nya sebagai manusia adalah Firman (ayat 14). Firman itu adalah Allah (ayat 1).

Demikian penjelasan kami semoga dapat membantu saudara. Bila kurang jelas saudara dapat menghubungi staf kami langsung lewat email di: [email protected]
~
DA
# subatauh 2012-06-29 22:12
*
Staf IDI,

Apa yang anda tulis di artikel ini tentu tidak sama maksudnya dengan maksud seluruh ayat Qs 4:171.

Ayat itu memperingatkan ahli, kita jangan berbuat berlebihan dengan agamanya, jangan mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar dan seterusnya.

Apa perlu saya jelaskan semuanya ?
# Staff Isa dan Islam 2012-07-05 09:28
~
Saudara Subatuah,

Isa Al-Masih adalah utusan Allah, yang sekaligus adalah Kalimat Allah (Qs 4:171). Kalimat Allah adalah kekal dan satu dengan Allah. Bukankah perkataan saudara Subatuan satu dengan diri saudara?

Sudah jelas Isa Al-Masih adalah lebih dari sekedar "utusan Allah." Ia suci adanya, lahir dari perawan dan mati tersalib untuk dosa dunia. Ia utusan Allah dan jauh lebih dari utusan Allah. Ia Juruselamat Dunia.

Isa Al-Masih memperkenalkan diri-Nya sebagai Juruselamat dunia, bagaimana dengan saudara, sudahkah Saudara mengenal-nya?

Untuk mengenal dan mengalami keselamatan dari Isa Al-Masih silakan kunjungi di url ini: http://tinyurl.com/6ntpehg.

Bagaimana penjelasan saudara?
~
DA
# Hanaf 2012-06-30 12:52
*
Saudara Staf IDI,

Saya mau tanya, apakah Yesus itu dibangkitkan sebagai tubuh roh atau tubuh jasmani?

Mohon dijawab.
# Staff Isa dan Islam 2012-07-05 09:27
~
Saudara Hanaf,

Dengan senang hati kami akan menjelaskan kepada saudara. Isa Al-Masih telah mati di kayu salib, bangkit pada hari ketiga lalu naik ke sorga.

Kebangkitan Isa Al-Masih adalah kebangkitan dari tubuh yang sama yang diletakkan dalam kubur.

Tubuh-Nya bersifat materi, yaitu dapat dipegang (Injil, Rasul besar Yohanes 20:17; Injil, Rasul Besar Matius 28:9). Tubuh kebangkitan-Nya dapat dikenali murid-murid-Nya , dapat dilihat dengan mata, ada bekas lubang paku pada tangan, bekas luka pada lambung-Nya dan tubuh-Nya. Dia juga dapat bernapas (Injil, Rasul Besar Yohanes 20:20-30).

Tetapi tubuh kebangkitan Isa Al-Masih juga tidak dapat dibatasi jarak dan dapat menembus ruang (Injil, Rasul Lukas 24:36; Injil, Rasul Besar Yohanes 20:19), dapat menghilang (Injil, Rasul Lukas 24:31-36), dan tidak pernah takluk batas-batas tubuh duniawi (Injil, Surat Korintus 15:42-44).

Demikian penjelasan kami atas pertanyaan saudara. Bila kurang jelas, silakan menghubungi staf kami lewat email di: [email protected]
~
DA
# Imam 2012-07-04 08:20
*
Saudara staff ini dari kemarin menunjukan ayat Al-Quran ini, pada hal saudara staf ini tidak tau maksud ayat ini.

Pada artikel di atas, di paragraf pertama kami menjelaskan bahwa Isa Al-Masih adalah utusan dan Kalimat Allah.

Bukankah Qs 4:171 menjelaskan demikian? Ini saya kutip ayatnya “Sesungguhnya Al Masih, Isa putra Maryam itu, adalah utusan Allah dan (yang terjadi dengan) kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) roh daripada-Nya”

Maksud dari yang terjadi dengan Kalimat-Nya itu diciptakan dengan Kalimat-Nya, Firman-Nya atau Perkataan-Nya yang disampaikan kepada Mariam melalui malaikat Jibril dan dengan tiupan roh dari-Nya. Bukan Allah itu sendiri. Malaikat Jibril meniupkan roh dari Allah. Begitu sebenarnya.
# Staff Isa dan Islam 2012-07-09 20:05
~
Saudara Imam,

Penterjemahan Al-Quran lebih baik jangan memasukkan kata-kata dalam tanda kurung, misalnya (yang terjadi dengan). Qs. 4:171 tidak mengatakan Isa Al-Masih diciptakan. Mengenai kata “Kalimat” silakan saudara membaca penjelasannya di url ini http://tinyurl.com/dx4cc9k.

Adalah jelas bahwa Kalimat Allah tidak diciptakan. Dia kekal adanya. Firman Allah berbunyi: "Pada mulanya adalah Firman [Kalimat, Kalam]; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah” (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:1).

Injil menjelaskan bahwa Kalimat Allah yang kekal adanya menjelma menjadi manusia melalui proses kelahiran.
~
DA
# hanaf 2012-07-07 10:53
*
Lukas 20:35-36, tubuh yang dibangkitkan, dimalaikatkan.
# Staff Isa dan Islam 2012-07-13 15:55
~
Saudara Hanaf,

Berikut bunyi kutipan ayat yang saudara maksud: “tetapi mereka yang dianggap layak untuk mendapat bagian dalam dunia yang lain itu dan dalam kebangkitan dari antara orang mati, tidak kawin dan tidak dikawinkan. Sebab mereka tidak dapat mati lagi; mereka sama seperti malaikat-malaik at dan mereka adalah anak-anak Allah, karena mereka telah dibangkitkan” (Injil, Rasul Lukas 35-36).

Adakah yang ingin saudara tanyakan atau sampaikan dari ayat tersebut?
~
DA
# cak gimin 2012-08-09 03:36
*
Mengapa hanya Isa saja yang diberi gelar oleh Al-Quran sebagai “Kalimat dari Allah“ (Qs 3:39), “Isa putera Maryam adalah utusan Allah dan Kalimat-Nya” (Qs 4:171)?

Jawab:
Memang benar yang anda tanyakan, karena dari sekian nama nabi yang disebutkan di dalam Al-Quran hanya Isa yang disebut Kalimatullah, tidak yang lain juga tidak Nabi Muhammad. Tapi tidak ada juga nabi yang begitu lantang berbicara dan bicaranya itu diabadikan/ditu angkan dalam salah satu ayat Al-Quran selain Isa Al-Masih.

Seperti pada surat Qs 5:72 yang berbunyi: "Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah ialah Al-Masih anak Maryam.'' Sedangkan Al-Masih berkata: "Hai bani Israel, sembahlah Allah, Tuhanku dan Tuhanmu. Sesungguhnya siapa mempersekutukan Allah, maka sesungguhnya Allah telah mengharamkan syurga baginya dan tempat tinggalnya dalam neraka; dan tidak ada penolong bagi orang-orang aniaya"
# Staff Isa dan Islam 2012-08-20 11:28
~
Saudara Cak Gimin,

Terimakasih atas jawaban saudara di atas. Dari kutipan ayat yang saudara ambil, ada dua hal yang ingin kami tanggapi:

1. Benarkah Isa adalah Allah? Kami katakan: Iya, Dia adalah Allah yang menjelma menjadi manusia.

Saudara telah setuju bahwa Isa Al-Masih adalah Kalimatullah atau Kalimat Allah. Tentunya segala sesuatu yang adalah milik Allah adalah Allah itu sendiri. Contoh: Suara saudara Cak Gimin, tentu disebut Cak Gimin bukan? Misalnya: Ketika saudara mengeluarkan bersuara, tentu orang yang mendengar dan tahu itu adalah suara saudara, akan mengatakan “oh, itu Cak Gimin”. Karena suara itu adalah suara saudara, maka otomatis suara itu juga adalah saudara.

Demikian halnya dengan Isa Al-Masih. Karena Dia adalah DNA-nya Allah. Berasal dari Allah, yang adalah Kalimat Allah, maka Dia adalah Allah itu sendiri.

Memang untuk memahami hal ini tidaklah mudah. Tetapi itulah kebesaran Allah. Bila Dia mudah dipahami oleh logika dan akal manusia, maka Dia bukanlah Allah yang Maha Besar.

2. Kedua, benarkah Isa Al-Masih hanya untuk bangsa Israel? Kami telah menyediakan satu artikel yang menjelaskan hal itu. Silakan saudara membacanya pada link ini: http://tinyurl.com/cqvgxdo.
~
SO
Video Isa Dan Islam

Click gambar di atas untuk video-video terbaru kami

www.videoisadanislam.com

isadanislamstudi.com

* Untuk bisa masuk ke pelajaran kursus ini, non-aktifkan 'pop-up blocker' komputer Saudara dengan meng-klik di sebuah 'bar' di bawah 'status bar' di bagian atas layar komputer