Ikuti Isa dan Islam di Facebook Ikuti Isa dan Islam di Tweeter

Benarkah Isa Al-Masih Adalah Manifestasi Dari Allah ?

alkitab ditelitiIsa Al-Masih adalah Allah yang menjelma menjadi manusia! Apakah pernyataan ini hanya mitos yang berkembang dari masa ke masa, ataukah sebuah kenyataan yang dapat dibuktikan melalui fakta-fakta yang ada?

Dengan melihat fakta-fakta berikut ini, Anda akan mengetahui kebenarannya. Juga hal tersebut akan menolong Anda untuk memutuskan, apakah Isa layak untuk Anda ikuti atau tidak!

Fakta-Fakta dari Kitab Suci

Dalam Qs 3:39 Al-Quran memberi gelar “Kalimat dari Allah” bagi Isa Al-Masih. Pada ayat lain tertulis, “Isa putera Maryam adalah Kalimat-Nya” (Qs 4:171).

Fakta yang sama juga terdapat dalam Kitab Suci Injil. “Isa adalah Firman; dan Firman itu adalah Allah. Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita” (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:1; 14).

Al-Quran menyebut Isa Al-Masih “seorang laki-laki yang suci” (Qs 19:19) Karena Isa suci, maka Ia dapat memikul dosa orang lain. Sebab Al-Quran berkata “seorang yang berdosa tidak dapat memikul dosa orang lain” (Qs 17:15). Bagaimana dengan Isa Al-Masih yang tidak berdosa?

Dalam Kitab Suci, Isa Al-Masih diberitakan berulang-kali mengampuni dosa. “Lalu Ia [Isa] berkata kepada perempuan itu: "Dosamu telah diampuni" (Injil, Rasul Lukas 7:48); “Ketika Isa melihat iman mereka, berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu: "Hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni!" (Injil, Rasul Markus 2:5).

Tidakkah fakta-fakta ini cukup untuk menerima Isa sebagai manifestasi dari Allah? Jika Anda menginginkan penjelasan yang lebih rinci, silakan menghubungi kami.

Pernyataan Isa Al-Masih Sendiri

Fakta berikutnya yang dapat membuktikan bahwa Isa adalah Allah yang menjadi manusia, lewat perkataan Isa, “Aku dan Bapa adalah satu" (Injil, Rasul Besar Yohanes 10:30);  “Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Pertama dan Yang Terkemudian, Yang Awal dan Yang Akhir" (Injil, Kitab Wahyu 10:30). Isa juga memberi kepada murid-murid-Nya tentang kematian dan kebangkitan-Nya.

Pernyataan Isa tentang keilahian-Nya membuat orang Yahudi gerah dan bermaksud untuk membunuh-Nya. Orang-orang Yahudi itu berkata, "mereka mau melempari Isa karena Isa menghujat Allah dan menyamakan diri-Nya dengan Allah" (Injil, Rasul Besar Yohanes 10:33).

tangan allahAlasan Allah Bermanifestasi dalam Diri Isa

Umat Kristen tidak pernah menaikkan “derajat” seorang manusia sehingga “men-Tuhankan manusia oleh manusia.” Jelas tidak seorang manusia pun dapat menaikkan derajat dirinya sendiri atau diri orang lain untuk menjadi Tuhan. Tetapi Tuhan dapat, dan bahkan karena kasih-Nya yang besar Ia sudah menurunkan derajat-Nya dari Allah menjadi manusia di dalam diri Isa Al-Masih. Itulah sebabnya Ia sekarang berada di sorga lagi.

Menurut Kitab Suci Injil, Isa Al-Masih menjadi serupa dengan manusia untuk satu maksud dan tujuan tertentu. Yaitu mati sebagai Kurban yang sempurna bagi penebusan dosa-dosa manusia. Yaitu dosa yang telah memisahkan manusia dari Allah. “Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus [Isa] telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa” (Injil, Surat Roma 5:8). Jika Anda ingin menerima kasih karunia Allah tersebut, silakan menghubungi kami, kami bersedia menolong Anda.

[Staf Isa dan Islam – Untuk informasi lebih lanjut, silakan mendaftar untuk menerima secara cuma-cuma Buletin Mingguan "Isa dan Al-Fatihah."]

Fokus Pertanyaan Untuk Dijawab Pembaca:

Staf IDI berharap Pembaca hanya memberi komentar yang menanggapi salah satu pertanyaan berikut:

  1. Setelah mengetahui fakta-fakta di atas, jelaskanlah bagaimana pendapat saudara saat ini tentang Isa Al-Masih!
  2. Menurut saudara, adakah seseorang, bahkan nabi sekalipun, yang mempunyai fakta-fakta seperti yang terdapat dalam diri Isa Al-Masih yang dijabarkan pada artikel di atas? Jelaskanlah alasannya!
  3. Al-Quran mengatakan bahwa orang berdosa tidak dapat memikul dosa sesamanya. Bagaimana dengan orang yang suci?

Komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan di atas, walaupun dari Kristen maupun Islam, maaf bila terpaksa kami hapus.

Untuk menolong para pembaca, kami memberi tanda ***** pada komentar-komentar yang kami rasa terbaik dan paling menolong mengerti artikel di atas. Bila bersedia, silakan juga mendaftar untuk buletin mingguan, “Isa, Islam dan Al-Fatihah.”

 

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

Add comment

PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR

Bagi Pembaca yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:

1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
2. Komentar hanya diperbolehkan menjawab salah satu dari 3 pertanyaan fokus yang dimuat di bagian akhir artikel. Kecuali beberapa artikel yang tidak memuat 3 pertanyaan fokus.
3. Sebelum menuliskan jawaban, copy-lah pertanyaan yang ingin dijawab terlebih dahulu.
4. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
5. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.
6. Satu orang komentator hanya berhak menuliskan komentar pada satu kolom. Tidak lebih!

Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan mengirim email ke: [email protected]

Kiranya petunjuk-petunjuk di atas dapat kita perhatikan.

Wassalam,
Staf, Isa dan Islam

Security code
Refresh

Comments  

# salahasuhan 2011-08-17 09:06
*
Yang ingin saya tanyakan, apakah sdr staf hidup tanpa roh titipan Allah?

Jika iya, apa bedanya roh yang dititipkan pada sdr staf sama yang ada pada diri Yesus, bukankah sama datang dari Allah.

Lalu mengapa Yesus sama dengan Allah?
# salahasuhan 2011-08-19 00:49
*
Tolong jawab pertanyaan saya:

1. Kuasa Yesus = Kuasa Allah?

2. Kuasa Allah = Kuasa Roh Kudus?

3. Kuasa Roh Kudus = Kuasa Allah?

4. Apakah Yesus mempunyai kuasa yang sama dengan Bapa?

5. Apakah Yesus bisa menciptakan bumi, langit dan se-isinya?
# Staff Isa dan Islam 2011-11-16 15:03
~
Allah, Yesus (Kalimat Allah), dan Roh Kudus adalah satu Pribadi yang terdiri dari tiga oknum. Ketiga oknum tersebut mempunyai kuasa yang sama. Ketiganya juga kekal dan Tidak Terbatas. Dan ketiganya tidak dapat dipisahkan satu dengan lain.

Yesus bukan hanya dapat menciptakan langit, bumi dan seisinya. Tetapi Dia juga dapat mengampuni dosa manusia. Siapakah yang layak mengampuni dosa manusia selain Allah?

"Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan" (Injil, Surat 1 Yohanes 1:9)
~
SO
# hamba Allah 2011-08-24 06:51
*
Untuk Staff Isa Dan Islam, anda mengatakan bahwa ada Allah dalam Isa Al-Masih, dan Isa Al-Masih adalah Tuhan sebelumnya.

Kalau Isa Al-Masih adalah menifestasi Tuhan, kenapa dalam Injil ada ayat yang: "Dengarlah, hai orang Israel: Tuhan Allah kita, Tuhan itu Esa.” (Injil, Rasul Markus 12:29)?
# Ilham 2011-12-21 00:04
*
Penafsiran terhadap Isa Al-Masih adalah Kalimat Allah dengan penafsiran diatas sangat keliru, karena yang dimaksud tidaklah demikian. Isa Al-Masih tercipta dengan Kalimat Allah, kun fayakun.

Jika Allah menghendaki sesuatu (penciptaan sesuatu) hanya cukup mengatakan "kun" yang artinya "jadilah", maka jadilah Dia.

"Sesungguhnya perkataan Kami terhadap sesuatu apabila Kami menghendakinya, Kami hanya mengatakan kepadanya: "kun (jadilah)", maka jadilah ia" (Qs 16:40)

"Sesungguhnya misal (penciptaan) Isa di sisi AllAh, adalah seperti (penciptaan) Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah berfirman kepadanya: "jadilah" (seorang manusia), maka jadilah dia" (Qs 3:59)
# Staff Isa dan Islam 2012-01-30 11:39
~
Saudara Ilham,

Ayat di atas tidaklah cukup untuk membuktikan bahwa Isa Al-Masih "diciptakan" Allah. Sebab pada ayat di atas tidak dikatakan bahwa Isa Al-Masih diciptakan Allah sebagaimana Adam. Tetapi hanya dikatakan "misal", "seandainya", "ibarat", "misalkan".

Perhatikanlah juga ayat berikut, "Ingatlah, ketika Malaikat berkata: "Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kalimat (yang datang) daripada-Nya, namanya Al Masih Isa putra Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah)"
(Qs 3:45).

Qs 3:45 tidak mengatakan Isa Al-Masih diciptakan dari Kalimat Allah. Melainkan, Kalimat itu datang dari Allah. Kalimat itu adalah kepunyaan Allah. Dengan kata lain, Isa Al-Masih itu adalah Kalimat Allah.
~
SO
# meriyulianto 2012-02-13 18:27
*
Coba tunjukkan satu ayat di dalam Injil yang menyebutkan bahwa Al-Masih berkata, "Aku adalah Allah atau Aku Anak Allah, maka sembahlah Aku!"
# Benjamin Gates 2012-05-01 10:26
*
Menurut saya anda salah mengerti Yesus tahu kapan datangnya hari kiamat. Maksud dari Al-Quran adalah Ia merupakan tanda hari kiamat karena ia adalah Mesias. Kedatanga-Nya yang kedua adalah salah satu tanda akhir zaman semakin dekat. Bahkan Alkitab andapun menyatakan Yesus tidak tahu kapan hari kiamat.

"Tetapi tentang hari atau saat itu tidak seorang pun yang tahu, malaikat-malaik at di sorga tidak, dan anak pun tidak, hanya Bapa saja" (Injil - Markus 13: 32)
# Staff Isa dan Islam 2012-05-04 20:11
~
Saudara Benjamin,

Hal pertama yang perlu kita mengerti bahwa Yesus adalah 100% manusia dan 100% Allah. Dalam konteks ini Yesus menempatkan diri-Nya sebagai manusia penuh (100%) dan Dia ingin menjelaskan kepada manusia, bahwa manusia tidak ada yang tahu akan hari kiamat. Hanya Allah saja yang tahu akan hari kiamat tersebut.

Dan lagi, Yesus datang ke dunia bukan untuk memberitahu kepada manusia kapan terjadinya hari kiamat itu. Tetapi sebagai pertanda bagi manusia, Dia memberitahu tanda-tanda akan terjadinya hari kiamat tersebut. Itulah sebabnya Dia mengumpamakan hari kiamat seperti seorang pencuri yang datang mencuri tanpa diketahui pemiliknya.

“Sebab itu, hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu duga” (Injil, Rasul Besar Matius 24:44)

Bila memang Yesus tidak tahu kapan hari kiamat, tentu Dia tidak dapat mengemukakan tanda-tanda dari hari kiamat tersebut. Saudara dapat membaca Injil, Rasul Markus 13:24-32 tentang tanda-tanda akhir zaman. Di sana saudara akan melihat bagaimana Yesus menjelaskan tanda-tanda dari hari kiamat tersebut.
~
SO
# Benjamin Gates 2012-05-09 15:36
*
Terus kapan saat Yesus itu 100% Tuhan? Saat disalib atau saat melakukan mukjizat? Kalau saat disalib untuk apa Dia berdoa "Eli Eli Lama sabakhtani"? Kalau saat melakukan mukjizat, untuk apa Dia pada saat itu juga meminta pada Allah agar bisa melakukan mukjizat seperti menghidupkan Lazarus?

Manusia adalah manusia Tuhan adalah Tuhan.
# Staff Isa dan Islam 2012-05-11 16:48
~
Kapan Yesus 100% Tuhan? Yesus adalah kekal, maka tidak ada saat dimana Dia menjadi Tuhan. Karena Tuhan jelas tidak berawal dan berakhir. Dia adalah Alfa dan Omega, persis seperti apa yang disampaikan-Nya.

“Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Pertama dan Yang Terkemudian, Yang Awal dan Yang Akhir" (Injil, Kitab Wahyu 22:13) .
~
SO
# dawni 2012-05-29 08:19
*
Tunjukkan kepada saya dalam Alkitab saudara ketika Yesus berkata, "Akulah Yesus yang menciptakan langit dan bumi serta yang ada diantara keduanya!"

Saya percaya anda tidak bisa menunjukkannya.
# Staff Isa dan Islam 2012-05-29 10:55
~
Saudara Dawni,

Memang dalam Alkitab, Yesus tidak pernah berkata persis seperti yang saudara tanyakan. Namun sebagai orang berpendidikan, tidaklah terlalu sulit untuk mengetahui bahwa Yesus adalah Tuhan yang menciptakan langit dan bumi serta yang ada diantara keduanya. Hal ini dapat saudara ketahui bila saudara membaca Alkitab dengan sungguh-sungguh dan secara sistematis, dari awal hingga akhir.

Perhatikanlah ayat berikut: “Aku [Yesus] adalah Alfa dan Omega, Yang Pertama dan Yang Terkemudian, Yang Awal dan Yang Akhir" (Injil, Kitab Wahyu 22:13) Jelas, Allah saja yang dapat disebut Alfa dan Omega.

“Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada" (Injil, Rasul Besar Yohanes 8:58) Inilah pengakuan Yesus tentang kekekalan-Nya, bahwa Dia sudah ada jauh sebelum Abraham ada.

“Lalu Ia [Yesus] berkata kepada perempuan itu: "Dosamu telah diampuni" (Injil, Rasul Lukas 7:48) Hanya Allah yang dapat mengampuni dosa seseorang.

Mengapa orang-orang Yahudi ingin menyalib Yesus? Injil berkata, karena Yesus mengaku bahwa Dia adalah Mesias.

Semoga dengan beberapa kutipan di atas, sekarang pengetahuan saudara tentang Pribadi Yesus bertambah. Saran kami, jangan bersikeras menutup mata rohani saudara melihat kebenaran yang sejati.
~
SO
# dave 2012-06-29 18:53
*
Kesimpulan: Orang Kristen belum pernah menaikkan “derajat” seorang manusia sehingga “men-Tuhankan manusia oleh manusia.” Jelas tidak seorang manusiapun dapat menaikkan derajat dirinya sendiri atau diri orang lain untuk menjadi Tuhan. Tetapi Tuhan dapat, dan bahkan karena kasih-Nya yang besar Ia sudah menurunkan derajat-Nya dari Allah menjadi manusia di dalam diri Isa Al-Masih. Itulah sebabnya Ia sekarang berada di surga lagi.

Dari kesimpulan itu hemat saya seperti ini. Isa mempunyai Tuhan yaitu Allah, kemudian Roh-Nya Tuhan masuk ke dalam jasad-Nya Nabi Isa, lalu Roh Kudus menggantikan Roh-Nya Nabi Isa. Atau bagaimana yang sebenarnya? Terimakasih.
# Staff Isa dan Islam 2012-07-05 09:29
~
Terimakasih saudara Dave untuk penjelasan saudara di atas.

Isa Al-Masih adalah Allah yang menjadi manusia. Artinya Allah mengambil rupa atau wujud manusia (Isa Al-Masih) tanpa meninggalkan keilahian-Nya. Jadi, Roh yang ada di dalam Isa Al-Masih itu adalah Roh Allah/Allah itu sendiri.

Mari perhatikan Ayat suci berikut ini: "Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Firman itu telah menjadi manusia” (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:1,14).

Dari ayat-ayat di atas, menyatakan bahwa Isa Al-Masih pra keberadaan-Nya sebagai manusia adalah Firman (ayat 14). Firman itu adalah Allah (ayat 1).

Demikian penjelasan kami semoga dapat membantu saudara. Bila kurang jelas saudara dapat menghubungi staf kami langsung lewat email di: [email protected]
~
DA
# subatauh 2012-06-29 22:12
*
Staf IDI,

Apa yang anda tulis di artikel ini tentu tidak sama maksudnya dengan maksud seluruh ayat Qs 4:171.

Ayat itu memperingatkan ahli, kita jangan berbuat berlebihan dengan agamanya, jangan mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar dan seterusnya.

Apa perlu saya jelaskan semuanya ?
# Staff Isa dan Islam 2012-07-05 09:28
~
Saudara Subatuah,

Isa Al-Masih adalah utusan Allah, yang sekaligus adalah Kalimat Allah (Qs 4:171). Kalimat Allah adalah kekal dan satu dengan Allah. Bukankah perkataan saudara Subatuan satu dengan diri saudara?

Sudah jelas Isa Al-Masih adalah lebih dari sekedar "utusan Allah." Ia suci adanya, lahir dari perawan dan mati tersalib untuk dosa dunia. Ia utusan Allah dan jauh lebih dari utusan Allah. Ia Juruselamat Dunia.

Isa Al-Masih memperkenalkan diri-Nya sebagai Juruselamat dunia, bagaimana dengan saudara, sudahkah Saudara mengenal-nya?

Untuk mengenal dan mengalami keselamatan dari Isa Al-Masih silakan kunjungi di url ini: http://tinyurl.com/6ntpehg.

Bagaimana penjelasan saudara?
~
DA
# Hanaf 2012-06-30 12:52
*
Saudara Staf IDI,

Saya mau tanya, apakah Yesus itu dibangkitkan sebagai tubuh roh atau tubuh jasmani?

Mohon dijawab.
# Staff Isa dan Islam 2012-07-05 09:27
~
Saudara Hanaf,

Dengan senang hati kami akan menjelaskan kepada saudara. Isa Al-Masih telah mati di kayu salib, bangkit pada hari ketiga lalu naik ke sorga.

Kebangkitan Isa Al-Masih adalah kebangkitan dari tubuh yang sama yang diletakkan dalam kubur.

Tubuh-Nya bersifat materi, yaitu dapat dipegang (Injil, Rasul besar Yohanes 20:17; Injil, Rasul Besar Matius 28:9). Tubuh kebangkitan-Nya dapat dikenali murid-murid-Nya , dapat dilihat dengan mata, ada bekas lubang paku pada tangan, bekas luka pada lambung-Nya dan tubuh-Nya. Dia juga dapat bernapas (Injil, Rasul Besar Yohanes 20:20-30).

Tetapi tubuh kebangkitan Isa Al-Masih juga tidak dapat dibatasi jarak dan dapat menembus ruang (Injil, Rasul Lukas 24:36; Injil, Rasul Besar Yohanes 20:19), dapat menghilang (Injil, Rasul Lukas 24:31-36), dan tidak pernah takluk batas-batas tubuh duniawi (Injil, Surat Korintus 15:42-44).

Demikian penjelasan kami atas pertanyaan saudara. Bila kurang jelas, silakan menghubungi staf kami lewat email di: [email protected]
~
DA
# Imam 2012-07-04 08:20
*
Saudara staff ini dari kemarin menunjukan ayat Al-Quran ini, pada hal saudara staf ini tidak tau maksud ayat ini.

Pada artikel di atas, di paragraf pertama kami menjelaskan bahwa Isa Al-Masih adalah utusan dan Kalimat Allah.

Bukankah Qs 4:171 menjelaskan demikian? Ini saya kutip ayatnya “Sesungguhnya Al Masih, Isa putra Maryam itu, adalah utusan Allah dan (yang terjadi dengan) kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) roh daripada-Nya”

Maksud dari yang terjadi dengan Kalimat-Nya itu diciptakan dengan Kalimat-Nya, Firman-Nya atau Perkataan-Nya yang disampaikan kepada Mariam melalui malaikat Jibril dan dengan tiupan roh dari-Nya. Bukan Allah itu sendiri. Malaikat Jibril meniupkan roh dari Allah. Begitu sebenarnya.
# Staff Isa dan Islam 2012-07-09 20:05
~
Saudara Imam,

Penterjemahan Al-Quran lebih baik jangan memasukkan kata-kata dalam tanda kurung, misalnya (yang terjadi dengan). Qs. 4:171 tidak mengatakan Isa Al-Masih diciptakan. Mengenai kata “Kalimat” silakan saudara membaca penjelasannya di url ini http://tinyurl.com/dx4cc9k.

Adalah jelas bahwa Kalimat Allah tidak diciptakan. Dia kekal adanya. Firman Allah berbunyi: "Pada mulanya adalah Firman [Kalimat, Kalam]; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah” (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:1).

Injil menjelaskan bahwa Kalimat Allah yang kekal adanya menjelma menjadi manusia melalui proses kelahiran.
~
DA
# hanaf 2012-07-07 10:53
*
Lukas 20:35-36, tubuh yang dibangkitkan, dimalaikatkan.
# Staff Isa dan Islam 2012-07-13 15:55
~
Saudara Hanaf,

Berikut bunyi kutipan ayat yang saudara maksud: “tetapi mereka yang dianggap layak untuk mendapat bagian dalam dunia yang lain itu dan dalam kebangkitan dari antara orang mati, tidak kawin dan tidak dikawinkan. Sebab mereka tidak dapat mati lagi; mereka sama seperti malaikat-malaik at dan mereka adalah anak-anak Allah, karena mereka telah dibangkitkan” (Injil, Rasul Lukas 35-36).

Adakah yang ingin saudara tanyakan atau sampaikan dari ayat tersebut?
~
DA
# cak gimin 2012-08-09 03:36
*
Mengapa hanya Isa saja yang diberi gelar oleh Al-Quran sebagai “Kalimat dari Allah“ (Qs 3:39), “Isa putera Maryam adalah utusan Allah dan Kalimat-Nya” (Qs 4:171)?

Jawab:
Memang benar yang anda tanyakan, karena dari sekian nama nabi yang disebutkan di dalam Al-Quran hanya Isa yang disebut Kalimatullah, tidak yang lain juga tidak Nabi Muhammad. Tapi tidak ada juga nabi yang begitu lantang berbicara dan bicaranya itu diabadikan/ditu angkan dalam salah satu ayat Al-Quran selain Isa Al-Masih.

Seperti pada surat Qs 5:72 yang berbunyi: "Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah ialah Al-Masih anak Maryam.'' Sedangkan Al-Masih berkata: "Hai bani Israel, sembahlah Allah, Tuhanku dan Tuhanmu. Sesungguhnya siapa mempersekutukan Allah, maka sesungguhnya Allah telah mengharamkan syurga baginya dan tempat tinggalnya dalam neraka; dan tidak ada penolong bagi orang-orang aniaya"
# Staff Isa dan Islam 2012-08-20 11:28
~
Saudara Cak Gimin,

Terimakasih atas jawaban saudara di atas. Dari kutipan ayat yang saudara ambil, ada dua hal yang ingin kami tanggapi:

1. Benarkah Isa adalah Allah? Kami katakan: Iya, Dia adalah Allah yang menjelma menjadi manusia.

Saudara telah setuju bahwa Isa Al-Masih adalah Kalimatullah atau Kalimat Allah. Tentunya segala sesuatu yang adalah milik Allah adalah Allah itu sendiri. Contoh: Suara saudara Cak Gimin, tentu disebut Cak Gimin bukan? Misalnya: Ketika saudara mengeluarkan bersuara, tentu orang yang mendengar dan tahu itu adalah suara saudara, akan mengatakan “oh, itu Cak Gimin”. Karena suara itu adalah suara saudara, maka otomatis suara itu juga adalah saudara.

Demikian halnya dengan Isa Al-Masih. Karena Dia adalah DNA-nya Allah. Berasal dari Allah, yang adalah Kalimat Allah, maka Dia adalah Allah itu sendiri.

Memang untuk memahami hal ini tidaklah mudah. Tetapi itulah kebesaran Allah. Bila Dia mudah dipahami oleh logika dan akal manusia, maka Dia bukanlah Allah yang Maha Besar.

2. Kedua, benarkah Isa Al-Masih hanya untuk bangsa Israel? Kami telah menyediakan satu artikel yang menjelaskan hal itu. Silakan saudara membacanya pada link ini: http://tinyurl.com/cqvgxdo.
~
SO
# imam 2012-08-09 14:38
*
Benarkah Isa Al-Masih itu adalah Allah? Jawabanya, Tidak.

Tidak mungkin Allah memberi peringatan ancaman pada diri-Nya sendiri. Itu sudah membuktikan kalau Isa Al-Masih bukanlah Allah yang menjadi manusia.
# Staff Isa dan Islam 2012-08-17 12:36
~
Saudara Imam,

Isa Al-Masih adalah benar Allah yang menjelma menjadi manusia. Memang sulit diterima akal. Bagaimana mungkin Allah mau menjadi serupa dengan ciptaan-Nya? Tetapi itulah Allah, kita tidak pernah dapat mengetahui dengan sempurna rahasia dan rancangan Allah.

Kematian Isa Al-Masih di kayu salib bukanlah sebuah ancaman. Tetapi itu adalah inisiatif Allah, kehendak Allah. Dia melakukannya karena Dia sangat mengasihi saudara dan saya. Allah tidak ingin saudara dan umat-Nya yang lain binasa dalam neraka akibat dosa-dosa yang kita lakukan.

Tidak ada manusia yang dapat mengusahakan sendiri keselamatannya. Hanya Kalimat Allah, yaitu Isa Al-Masih yang dapat memberikannya.

“Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan" (Injil, Kisah Para Rasul 4:12).

Bagaimana dengan saudara Imam, pernah terpikir oleh saudara tentang keselamatan dan hidup kekal saudara?
~
SO
# Dan 2012-08-13 23:54
*
Qs 16:40 "Sesungguhnya perkataan Kami terhadap sesuatu apabila Kami menghendakinya, Kami hanya mengatakan kepadanya: "kun (jadilah)", maka jadilah ia"

Saya mau bertanya, kata 'Kami' yang berhuruf besar itu maksudnya siapa? Apakah ungkapan Allah yang berarti lebih dari satu? Tolong dijawab.
# Staff Isa dan Islam 2012-08-17 12:37
~
Mungkin teman-teman Muslim dapat membantu menjawab pertanyaan saudara Dan di atas. Silakan bila ada yang ingin memberi tanggapan.
~
SO
# Rick 2012-08-16 09:37
*
Darimana anda bisa menyimpulkan bahwa Allah menjadi manusia (Yesus). Berdasarkan apa Allah menjadi manusia?

Allah memberikan kepada Maria (perawan suci) seorang Anak, dan anak itu seorang manusia (Yesus) yang menjadi utusan kepada bangsa Israel dan tidak kepada bangsa lainnya. Maka Yesus bukanlah Allah.

Allah itu Esa pencipta alam semesta, sedangkan Yesus itu manusia ciptaan Allah, yang selalu tunduk kepada perintah Allah. Makanya Yesus selalu mengatakan bahwa Dia hanya utusan Allah dan berdoa kepada Allah.
# Staff Isa dan Islam 2012-08-17 12:38
~
Saudara Rick,

Kami mengatakan Yesus adalah Kalimat Allah yang menjelma manusia karena ayat ini: “Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. “Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah. Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan” (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:1-3).

Ayat di atas mengatakan bahwa Yesus sebelum menjelma menjadi manusia adalah Firman Allah. Dia bersama dengan Allah. Dan Dia menjadikan (menciptakan) segala sesuatu.

Pada ayat berikut dikatakan “Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran” (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:1-14).

Demikian tanggapan kami atas komentar saudara. Untuk diskusi lebih detail, silakan langsung menghubungi staf kami lewat email di: .
~
SO
# rick 2012-08-18 07:04
*
Staf Isa,

Anda teliti tidak baca ayat Injil Yohanes 1:1-3, mana ada di ayat itu mengatakan Yesus. Di ayat itu menyatakan Firman (perkataan) adalah Allah sendiri. Mungkin anda bisa baca sendiri Alkitab di sabda. Dari versi awal semua mengatakan firman (perkataan) itu Allah bukan Yesus. Bagaimana mungkin anda simpulkan Yesus, padahal tidak ada nama Yesus. Yesus itu ada setelah diciptakan oleh Allah melalui Maria. Anda baca tidak sejarah kelahiran yesus.

Lalu ayat 14, memangnya Anak Tunggal hanya Yesus? Lalu Yakub dan lainya dalam Alkitab. Ayat ini maksudnya Allah menyatakan dengan Firman (perkataan) untuk menciptakan Yesus sebagai manusia utusan Allah dengan memberikan kemulian dan karunia. Dan di ayat ini saja sudah terbantah doktrin trinitas, bahwa Allah Esa sedangkan Yesus diciptakan Allah dengan Firman (perkataan), karena Allah menciptakan hanya menyatakan jadilah maka jadi. Hanya dengan perkataan.
# Staff Isa dan Islam 2012-08-23 08:57
~
Saudara Rick benar, dalam Injil, Rasul Besar Yohanes 1:1-3 tidak ada tertulis nama Isa Al-Masih (Yesus Kristus). Tetapi jika saudara dengan teliti membaca dan merenungkan ayat selanjutnya, saudara akan tahu siapakah yang disaksikan oleh Yohanes Pembaptis, Firman telah menjadi manusia itu? Dia adalah Isa Al-Masih (Yesus Kristus/Anak Tunggal Bapa, ayat 14 dan 17).

Saudaraku, jelas Firman Allah tidak diciptakan. “Firman Allah” sama kekalnya dengan Allah, dan adalah satu dengan Allah. Oleh karena Isa Al-Masih adalah Tuhan, maka otomatis konsep Trinitas perlu dibahas.Yang disebut Anak tunggal Bapa hanya Isa Al-Masih.

Isa Al-Masih disebut Anak Allah karena Dia adalah Firman Allah yang menjadi manusia, yang melakukan karya penebusan, penyelamatan manusia dan menghapus dosa dunia (ayat 29). Dengan demikian setiap orang yang percaya kepada Isa Al-Masih adalah Tuhan dan Juruselamatnya, sudah bebas dari ancaman hukuman api neraka jahanam. Karena Isa sudah mati di kayu salib untuk menebus seluruh umat manusia yang berdosa.

"Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus." (Injil, Surat Roma 8:1)

Bagaimana dengan saudara rindukah saudara memperoleh keselamatan?
~
DA
# rick 2012-08-23 10:22
*
Staff isa,

Sudah saya baca ayat 14-17 dan sudah saya jelaskan di atas, bahwa firman itu adalah perkataan Allah untuk menciptakan Yesus sebagai manusia (Nabi) bukan Tuhan, mana ada Tuhan ciptakan Tuhan.

Lalu anda masuk lagi ke doktrin Trinitas sebagai Anak Allah. Di sini saja pemikiran anda berputar-putar. Di satu sisi anda katakan Yesus = Allah, Di lain sisi anda katakan Anak Allah. Menurut anda Firman itu artinya apa?
# Staff Isa dan Islam 2012-08-24 13:10
~
Saudara Rick,

Maaf komentar saudara kami edit. Mari kita focus pada pembahasan awal, yaitu tentang Injil Yohanes 1:14 “Firman [Yesus] itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran”

Dikatakan bahwa 'Firman' itu telah menjadi manusia. Diam di antara manusia. Manusia dapat melihat kemuliaan-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa.

Mengapa disebut sebagai 'Anak Tunggal Bapa?' Karena Yesus menyatakan kemuliaan Allah dengan sempurna kepada manusia.

Siapakah 'Firman' itu sebenarnya? Penjelasannya ada di ayat 1 “Firman itu adalah Allah”.

Bagaimana Firman itu bisa menjadi manusia? Melalui proses kelahiran dari seorang perawan. Bukan dari hasil hubungan biologis. Sehingga, DNA yang ada dalam diri Yesus bukanlah DNA manusia, melainkan DNA Allah sendiri.

Semoga penjelasan ini cukup jelas bagi saudara.
~
SO
# joko 2012-08-24 09:48
*
Apa ada di dalam Alkitab yang menyatakan bahwa Isa itu mengaku diri-Nya Tuhan?
# Staff Isa dan Islam 2012-08-28 15:15
~
Saudara Joko,

Secara langsung memang Yesus tidak pernah berkata “Aku adalah Tuhan!” Tetapi bila saudara membaca Alkitab, maka saudara akan menemukan cukup banyak ayat yang menjelaskan tentang ketuhanan Yesus.

Diantaranya: “Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan” (Injil, Rasul Besar Yohanes 13:13). Bila Yesus merasa Dia bukan Tuhan, tentu Dia akan menegur Thomas ketika menyebut Dia sebagai Tuhan.

“Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Pertama dan Yang Terkemudian, Yang Awal dan Yang Akhir" (Injil, Kitab Wahyu 22:13). Bila Yesus bukan Tuhan, tentu Dia tidak akan memperkenalkan diri sebagai Alfa dan Omega. Sebab hanya Allah yang layak disebut sebagai Alfa dan Omega. Yang Pertama dan Yang Akhir.

Dua ayat di atas hanyalah sebagian kecil dari bukti-bukti di Alkitab yang menyatakan bahwa Yesus/Isa adalah benar Allah yang menjelma menjadi manusia.
~
SO
# Live 4 Jesus 2012-10-20 19:45
*
To, Sdr Dawni,

Inilah ayat yang anda minta, “Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi" (Taurat, Kitab kejadian 1:26).

Perhatikan baik-baik arti kata "KITA" menjadikan manusia. Kata KITA berarti lebih dari satu bukan? Berarti sebelum TUHAN menjadikan segala sesuatu, Dia sudah menunjukkan adanya (Allah Bapa, Allah putra dan Allah Roh Kudus) yang dikenal dengan Tritunggal Maha Kudus (Esa) bukan tunggal!

Disinilah ayat yang bisa menjelaskan Yesus (Isa Al-Masih) sudah ikut menciptakan segala sesuatunya.

Silakan baca juga ayat-ayat ini: Injil Wahyu 1:8; Injil Wahyu 22:13; Yohanes 10:30.
# Live 4 Jesus 2012-10-24 07:28
*
Apakah menurut saudara, Allah tidak boleh melakukan sesuatu yang kelihatannya tidak masuk akal? Siapakah kita, sehingga kita boleh melarang dan menasehati Allah? Jika Allah menginginkan demikian, apakah hal itu tetap tidak boleh dan dilarang, hanya karena ada manusia yang tidak setuju?! Apakah Allah harus menaati pikiran dan kemauan kita dan bukan kita yang mentaati Allah?

Sebab ada tertulis; “Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN” (Kitab Nabi Yesaya 55: 8).

Satu pertanyaan buat kita "Mengapa Allah tidak boleh menjadi seorang manusia?" Yang tidak boleh adalah sebaliknya! Justru itulah tandanya Allah Maha Agung, Maha Besar & Maha segala galanya. Jika Allah mudah dimengerti oleh otak manusia, maka mungkin manusialah yang lebih besar dari Allah.
# Johanes 2012-10-25 03:53
*
Saya sangat sering memperhatikan saudara-saudara Muslim menggunakan perbandingan untuk menyangkal ke-Ilahi-an Yesus. Seperti:
1. Yesus lahir tanpa ayah dibandingkan dengan Adam.
2. Yesus dapat melakukan mujizat dibandingkan dengan musa dan nabi-nabi lainnya.
3. Nama Yesus diberikan Allah juga dibandingkan dengan Adam. Perbedaannya nama Yesus diberikan Allah melalui malaikat Gabriel sedangkan Adam lagsung diberikan Allah setelah diciptakan.
4. Tentang kebangkitan Yesus, Islam mengajarkan bahwa Yesus tidak disalib tetapi seringkali perbandingannya dengan banyak terjadi kasus mati suri.

Tetapi,

Ada beberapa hal yang sangat tidak dapat dibandingkan dengan siapapun serta membuktikan bahwa Yesus adalah 100% Allah, yaitu:

1. Ketika Yesus dicobai di padang gurun. “Yesus berkata kepadanya: "Ada pula tertulis: Janganlah engkau mencobai Tuhan, Allahmu!" (Injil, Matius 4:7).

2. Yesus mengampuni dosa seorang perempuan berzinah (Injil, Yohanes 8)

3. Yesus mengampuni dosa seorang penjahat yagn ikut disalib bersama Dia (Injil Lukas 23:39-43)

4. Islam dan Kristen setuju bahwa Yesus adalah suci. Jelas manusia tidak ada yang suci, bahkan sang “nabi terakhir” umat Muslim tak luput dari dosa.

5. Hanya Yesus satu-satunya yang menjamin keselamatan dan kehidupan kekal di sorga.

6. Yesus adalah Hakim diakhir zaman nanti. Jika Yesus hanya seorang manusia (nabi) bagaimana mungkin Dia dapat menghakimi?
# Imam 2012-10-25 14:07
*
Saya tegaskan sekali lagi kepada anda-anda semua, ayat Injil Yohanes 1:1 itu adalah ayat buatan manusia. Mengapa? Karena ayat ini sangat tidak dapat diterima dipikiran kita.
# Staff Isa dan Islam 2012-10-25 18:06
~
Isi ayat Injil Yohanes 1:1 tidak masuk akal, justru semakin menguatkan bahwa ayat tersebut adalah benar wahyu Allah. Bukan buatan tangan manusia. Mengapa? Karena hanya Allah yang dapat memberi wahyu yang jauh diluar nalar manusia.

Umat Muslim percaya bahwa Allah itu Maha Kuasa, Maha Besar. Herannya, mengapa umat Muslim selalu berusaha memahami Pribadi Allah dengan akal pikiran mereka? Bukankah akal pikiran itu hanyalah ciptaan Allah, yang jelas-jelas mustahil dapat mengerti dengan benar tentang pribagi Sang Pencipta.

Saudara Imam, bila saudara mengandalkan akal pikiran saudara, maka saudara tidak akan pernah dapat mengerti bagaimana kebesarn Allah. Karena Allah hanya dapat dimengerti oleh iman. “Sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: "Orang benar akan hidup oleh iman" (Injil, Surat Roma 1:17).
~
SO
# Imam 2012-10-25 21:16
*
Mengapa komentar saya dihapus?

Sekali lagi saya kataka kepada saudara staf, tidak ada yang namanya Firman menjadi manusia, anda telah dibohongi.

Firman adalah perkataan (Kalimat), Allah menciptakan segala apa yang ada di bumi dan isinya serta menciptakan malam dan siang dengan Firman-Nya.
# Staff Isa dan Islam 2012-11-13 10:53
~
Saudara Imam,

Silakan saudara melihat ketentuan dalam memasukkan komentar yang telah kami berikan, dan silakan memberi komentar sesuai dengan ketentuan tersebut.

Terimakasih atas klarifikasi saudara. Kami telah mempelajari Alkitab selama puluhan tahun. Selain itu, kami juga telah membaca beberapa buku/sumber lain yang berhubungan ajaran-ajaran Alkitab dan Kristen. Dan kami tiba pada satu kesimpulan, bahwa Alkitab tidak pernah membohongi kami.

Bagaimana dengan saudara, apakah saudara telah mempelajari Alkitab dan Al-Quran? Sejauh mana pengetahuan saudara mengenai dua kitab suci ini, sehingga saudara dengan yakin mengatakan bahwa kami telah dibohongi?

Saudara Imam, memang tidak ada salahnya untuk mendengar dan mempercayai sebuah berita yang disampaikan oleh seseorang, namun alangkah lebih baik lagi bila saudara mempelajari dan mencari-tahu sendiri tentang kebenaran tersebut. Sehingga saudara mempunyai iman yang bertumbuh, bukan iman yang buta, yang mempercayai begitu saja apa yang dikatakan orang lain.

“Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam” (Kitab Mazmur 1:1-2).
~
SO
# azis 2012-10-26 06:01
*
Sekarang begini saja:

1. Siapa yang berhak mengampuni dosa manusia?
Jawabannya: Allah, dan Yesus pun melakukannya.

2. Siapa yang punya kuasa atas alam semesta?
Jawabannya: Allah, dan Yesus pun memiliki kuasa yang sama.

3. Siapa sosok suci di alam semesta ini?
Jawabannya: Allah, dan Yesus juga sosok yang suci (dalam Al-Quran juga dikatakan bahwa Isa adalah suci).

4. Siapa yang menjadi hakim yang maha adil di akhir zaman nanti?
Jawabannya: Allah, dan Yesus akan datang kedua kalinya untuk menghakimi dunia.

Silahkan direnungkan atau anda berani membandingkanny a dengan yang lain?
# imam 2012-12-21 01:55
*
Saudara staf IDI,

Saudara terus mengatakan Kalimat Allah adalah Allah itu sendiri. Kalimat Allah yang menjelma menjadi manusia. Firman Allah yang menjelma menjadi manusia. Firman sama juga dengan Kalimat dan sama juga dengan Perkataan. Berarti Firman Allah adalah Kalimat Allah. Kalimat Allah adalah Perkataan Allah, Perkataan Allah adalah Firman Allah.

Saya mau tanya sama saudara staf IDI, Injil Yohanes 1:1 Firman Allah yang mana yang menjadi Manusia?
# Staff Isa dan Islam 2012-12-28 17:32
~
Saudara Imam,

Kalimat sama dengan Firman dan juga sama dengan Suara. Sekarang, bila saya katakan saudara Imam terdiri dari tiga bagian. Yaitu: Suara Imam, Jiwa Imam, dan Roh Imam. Bila ketiga ini disebut dalam satu kata, maka kita menyebutnya Imam. Betul bukan?

Nah menurut saudara Imam, apakah suara Imam bukan saudara sendiri? Apakah seseorang pernah memanggil anda dengan tiga nama yaitu: suara Imam, atau jiwa Imam, atau roh Imam? Jelas tidak pernah bukan? Itu jugalah yang terjadi antara Allah dan Isa Al-Masih.

Menurut Kitab Suci, Isa Al-Masih adalah Kalimat/Firman Allah yang menjelma menjadi manusia dan tinggal di dunia bersama-sama dengan manusia.

Mengapa Firman Allah itu harus menjadi manusia? Tujuannya: Supaya Dia dapat menyatakan kepada manusia bahwa Allah sangat mengasihi manusia, dan Allah ingin manusia mendapatkan keselamatan dan tidak binasa karena dosa. Dengan menjadi manusia, Isa Al-Masih dapat tinggal bersama-sama dengan manusia dan Dia-pun dapat menyatakan sendiri kehendak Allah tersebut kepada manusia dengan cara dan bahasa yang dimengerti oleh manusia.
~
SO
# imam 2012-12-29 17:20
*
Saudara staf ini mengapa tidak mengerti juga? Kalau yang demikian saudara katakan, berarti Allah itu banyak dong. Di ayat Kejadian: Allah menciptakan langit dan bumi dengan perkataan-Nya, berarti langit dan bumi Allah? Bukankah itu juga perkataan Allah?

Perhatikan ayat Al-Quran ini baik-baik, “Hay Mariam Allah mengembirakan kamu dengan Kalimat (firman) (perkataan) yang datang dari-Nya dan roh dari-Nya disampaikan-Nya kepadamu melalui saya (jibril) kamu akan mempunyai seorang anak laki-laki yang suci.

Coba anda baca dengan teliti ayat itu, itu sama juga dengan penciptaan bumi dan isinya. Tapi bedanya penciptaan Isa, Allah menyampaikan firman-Nya melalui Jibril kepada Maryam. Dan roh dari-Nya bukan roh Allah sendiri. Roh kita juga punya Allah, dari Allah dan akan kembali kepada-Nya.
# Staff Isa dan Islam 2013-01-03 21:11
~
Saudara Imam tidak perlu emosi membaca penjelasan kami. Bila saudara memahami firman Allah atau Pribadi Allah dengan emosi, maka saudara tidak akan pernah mengerti betapa Dia Maha Besar.

Perhatikan ayat ini: “Berfirmanlah Allah: "Jadilah terang." Lalu terang itu jadi” (Taurat, Kitab Kejadian 1:3) Selama penciptaan langit, bumi, dan isinya, Alkitab tidak pernah mencatat bahwa Allah menciptakannya dengan roh-Nya. Tetapi selalu dikatakan “Berfirmanlah Allah”. “Berfirman” di sini adalah kata kerja.

Bandingkan dengan kata “Allah mengembirakan kamu dengan Kalimat (firman) (perkataan) yang datang dari-Nya dan roh dari-Nya disampaikan-Nya kepadamu”. “Kalimat/Firman ” dalam kasus ini adalah kata benda. Sebab, Kalimat/Firman itu sendirilah yang disampaikan/dib erikan kepada Maryam yang membuat dia bisa mengandung.

Cukup jelas bukan perbedaanya?

Saudara Imam, mungkin penjelasan kami kurang sempurna bagi saudara. Tentu kami tidak akan dapat menjelaskan tentang perkara Allah dengan sempurna. Sebab Dia adalah Maha Sempurna. Namun saudara dapat mengerti akan hal ini, bila saudara bersedia membuka hati dan meminta tuntunan Roh Allah untuk mengerti dan memahami kebesaran-Nya. Sia-sialah bila saudara mencoba memahami Allah dengan mengandalkan logika saudara.
~
SO
# chocolatte 2013-01-08 01:09
*
Staff IDI,

Anda selalu mengatakan bahwa inti dari doktrin Anak Allah adalah bahwa Yesus bukanlah anak dalam artian biologis, namun anda mengartikannya bahwa Yesus adalah wakil Allah dibumi dalam bentuk manusia.

Pertanyaannya: Untuk apa Allah mewakilkan diri-Nya sendiri, apabila Allah sendiri yang datang ke bumi dalam bentuk manusia?

Apabila seorang raja menyuruh wakilnya mengunjungi rakyatnya, kemudian perwakilan raja yang datang tersebut adalah raja itu sendiri, apakah pantas raja tersebut disebut wakil raja?
# Staff Isa dan Islam 2013-01-11 14:23
~
Saudara Chocolatte,

Allah adalah suci adanya. Sedangkan manusia kotor karena dosa. Sampai kapanpun, yang suci tidak akan bisa bersatu dengan yang kotor. Bila Allah datang ke dunia dalam wujud Allah sendiri, maka Allah tidak akan pernah dapat menyampaikan maksud dan tujuan kedatangan-Nya kepada manusia. Dan manusia juga tidak akan pernah dapat melihat Dia.

Agar Allah dapat secara langsung berbicara kepada manusia, maka Kemuliaan Allah harus terlebih dahulu ditutupi dengan daging manusia. Itulah sebabnya Allah datang ke dunia dalam wujud manusia yang dikenal dengan nama Isa Al-Masih atau Yesus Kristus.

Saudara salah, Allah tidak mengirimkan seorang 'wakil'. Tetapi Allah sendirilah yang datang ke dunia. Sebab Isa Al-Masih itu adalah Kalimatullah. Yaitu diri dari Allah itu sendiri.

Memang untuk mengerti Ke-Tritunggal-a n Allah tidaklah mudah. Tapi itulah bukti kebesaran Allah. Bila kita dapat memahami Allah sepenuhnya, maka Allah hanya sebesar logika kita saja.
~
SO
# sagara tanaya 2013-01-12 23:51
*
Tiap manusia ditiupkan ruh Allah dan sifat Allah pun bersemayam dalam diri manusia, namun manusia tidak boleh sombong. Allah memiliki 99 sifat dan manusia tidak akan mampu menerima 99 sifat itu.

Yang menonjol pada Isa Al-Masih adalah sifat ar rahman, ar rahim dan al bathin. Bila seseorang mempelajari manunggaling kawula gusti maka apabila ada yang mengatakan Isa itu Tuhan baginya tidak masalah, namun sudah pasti bukan Tuhan maha Pencipta yang patut disembah.
# Staff Isa dan Islam 2013-01-16 13:49
~
Kami bingung bagaimana saudara memahami tentang sifat Allah sehingga saudara memiliki pemahaman bahwa sifat Allah bersemayam dalam diri manusia.

Saudara Sagara, semua sifat-sifat Allah menunjukkan betapa sempurnanya Dia. Jelas hal ini berbeda dengan manusia. Tidak satupun manusia di dunia ini ada yang sempurna. Dengan demikian kami katakan saudara salah besar bila berkata sifat Allah ada dalam diri manusia.

Kami maklum bisa saudara tidak mempercayai Isa adalah Tuhan Maha Pencipta yang patut disembah. Namun ijinkanlah kami memberi penjelasan mengapa Isa adalah benar-benar Tuhan. Perhatikan ayat ini:

"Yesus mendekati mereka dan berkata: "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi" (Injil, Rasul Besar Matius 28:18). Hanya Allah saja yang berkuasa atas sorga dan bumi. Dan Yesus mengatakan bahwa kuasa itu ada pada-Nya.

“Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun
ia sudah mati”
(Injil, Rasul Yohanes 11:25). Hanya Tuhan yang dapat memberi kehidupan bagi seseorang, dan Yesus mengatakan Dia sanggup melakukan hal itu.

Tomas: “Ya Tuhanku dan Allahku!” (Injil, Rasul Yohanes 20:28) Inilah pernyataan dari seorang murid-Nya. Bila Yesus tidak benar adalah Tuhan, tentu Dia akan melarang murid-Nya itu memanggil Dia sebagai Tuhan dan Allah.

Ayat-ayat di atas adalah sebagian kecil bukti dalam Alkitab yang menyatakan bahwa Yesus bukan sekedar nabi. Tapi lebih daripada itu, Dia adalah Allah yang datang ke dunia dalam wujud manusia.
~
SO
# chocolatte 2013-01-23 13:38
*
Staff IDI,

Anda mengatakan bahwa Allah itu suci dan manusia itu kotor, dan juga anda mengatakan bahwa "Allah tidak bisa bersatu dengan yang kotor".

Allah = Suci
Manusia = kotor

Tapi, di kalimat anda selanjutnya, anda mengatakan bahwa Allah harus menutupi kemuliaan-Nya dengan membungkus dengan daging manusia. Dengan kata lain "Allah yang suci telah bersatu dengan manusia yang kotor".

Bukankah konteks komentar anda saling bertentangan satu sama lain, dan lebih lucunya lagi hal tersebut terlihat masih dalam satu komentar.

Dogma Tritunggal bukannya sulit untuk dimengerti seperti pemahaman anda saat ini, tapi tidak akan pernah bisa dimengerti. Anda terlalu memaksakan konsep Trinitas dan salah mengerti tentang konsep ke-Esa-an Allah.
# Staff Isa dan Islam 2013-03-05 21:35
~
Saudara Chocolatte,

Ketika seseorang berbuat dosa, maka dia tidak suci lagi alias sudah kotor. Menurut saudara, bagian manusia yang manakah yang kotor di sini? Apakah tubuhnya, jiwanya, atau rohnya?

Ketika Kalimat Allah datang ke dunia, yang Dia kenakan hanyalah tubuh manusia. Sedangkan jiwa/sifat pendosa yang ada dalam diri manusia tidak masuk dalam tubuh-Nya. Itulah sebabnya, selama Kalimatullah tinggal di dunia, tidak satupun kitab suci yang mencatat bahwa Dia berdosa. Itulah bentuk kesucian-Nya.

Saudara Chocolatte benar, bila saudara mengandalkan akal dan logika saudara untuk mengerti Tritunggal Allah, memang saudara tidak akan pernah dapat mengerti. Maka dari itu, sebaiknya saudara memahami kebesaran Tuhan tidak dengan mengandalkan logika atau akal saudara. Gunakanlah iman saudara untuk mengenal kebesaran-Nya! Jangan batasi Dia dengan akal dan logika saudara.
~
SO
# Hasyim 2013-03-03 02:40
*
Jangan mengambil ayat Al-Quran kalau anda tidak mempelajarinya. Sebenarnya Nabi Adam As adalah Kalimat Allah juga dan Roh Allah juga, tapi dia bukan Tuhan. Sesungguhnya anda tidak akan ridho sebelum kami masuk ke agama anda.
# Staff Isa dan Islam 2013-03-05 21:36
~
Saudara Hasyim,

1. Adakah dalam Al-Quran ayat yang mengatakan bahwa Nabi Adam adalah Kalimat Allah dan Roh Allah? Bila ada, kiranya saudara tidak keberatan untuk berbagi informasi tersebut.

2. Kami tidak pernah mengajak saudara atau siapapun untuk meninggalkan agama Islam dan menjadi Kristen. Di sini, kami hanya berbagi kebenaran firman Tuhan mengenai siapakah sebenarnya Isa Al-Masih.

Kami kutip satu ayat dari kitab suci tentang Dia, “Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku” (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6)
~
SO
# Mustamar 2013-03-19 10:56
*
Kalau logika yang dipakai untuk menafsirkan wahyu Allah dengan menyamakan Allah dengan ciptaan-Nya maka logika yang anda tulis bisa menjadi kebenaran bahwa Isa Al-Masih itu menyatu dengan Allah.

Tapi ingat Allah menciptakan alam menurut Al-Quran juga dengan kalimat (Qun) maka terciptalah alam dengan segala takaran dan aturannya.

Akal manusia tidak akan pernah mampu menjelaskannya, kenapa hanya dengan kalimah saja alam bisa terbentuk darimana bahan dan teknologinya.

Semua ayat yang anda kutip itu menegaskan bahwa Isa Al-Masih.a.s adalah makhluk, nabi (utusan). Dan juga dalam ayat Q.S 4: 171 dengan tegas Allah melarang Isa Al-Masih mengatakan tiga tuhan, serta maha suci (tidak mempunyai) anak.

Mudah-mudahan kalimat menggunakan bahasa akrobatik tidak digunakan untuk meyakini masyarakat awam/ akar rumput. Mulailah dari tauhid yang benar yaitu "mengesakan Tuhan" dan kemudian gunakan akal, pikiran dan hati yang bersih.
# Staff Isa dan Islam 2013-03-25 20:27
~
Saudara Mustamar,

Jika mempertuhankan Isa Al-Masih adalah kesesatan dan jika Al-Quran turun 600 tahun setelah Injil demi mengkoreksi iman yang sesat dari para pengikut Isa Al-Masih, maka kesesatan miliaran manusia selama 6 abad itu tentulah terlalu terlambat dibiarkan Allah. Siapa yang salah?

Allah yang harus dipersalahkan karena membiarkan [mengizinkan] Isa Al-Masih bermujizat sedahsyat seperti Allah yang hanya Allah sendiri yang dapat melakukannya, contohnya membangkitkan orang mati, menurunkan makanan dari sorga, mengetahui hal-hal ghaib, kuasa mengubah hukum Taurat, mencipta kehidupan, dan lain-lain.

Bukankah Al-Quran berkata, siapa yang melakukan hal-hal mujizat diatas dialah yang disebut Tuhan.

“Katakanlah: "Tidak ada seorangpun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang ghaib, kecuali Allah", dan mereka tidak mengetahui bila mereka akan dibangkitkan” (Qs 27:65)

Isa Al-Masih berkata “Aku dan Bapa [Allah] adalah satu” (Injil, Rasul Besar Yohanes 10:30).
~
NN
# Putra 2013-05-06 19:48
*
Yesus bukan nabi. Nabi tidak bangkit dari mati, tapi Yesus bangkit (bagi orang yang tidak mengimani Yesus). Yesus naik ke surga dan bahkan dihadapan orang banyak. Kenapa Yesus begitu istimewa dibandingkan yang lainnya? Sudah mengerti bahwa Yesus istimewa mengapa kita masih tidak percaya tentang Yesus yang telah diberikan keistimewaan-Ny a? Supaya kita percaya bahwa Dialah jalan kebenaran.

Berbahagialah orang yang tidak melihat namun percaya, karena iman kita telah menyelamatkan kita.
# tanah karo simalem 2013-06-03 23:42
*
Saya bersedia masuk Kristen jika anda dapat menjawab pertanyaan saya dengan jujur dan ada firmannya:
1. Siapakah yang lebih utama Allah atau Yesus?
2. Siapakah yang lebih besar Allah atau Yesus?
3. Siapakah yang lebih kuasa Allah atau Yesus?
4. Siapakah yang lebih dahulu Allah atau Yesus?
5. Siapakah yang menciptakan Tuhan Kristen dan Islam ?
6. Siapakah yang membangkitkan orang mati di hari akhir nanti Allah atau Yesus?
7. Siapakah yang pantas diselamatkan, Allah atau Yesus?
8. Siapakah yang kuasa menjaga kitab-Nya sampai akhir zaman?
9. Bagaimana proses penyelamatan oleh Yesus oleh seorang tersangka "pembunuh" yang sudah mati tapi beragama Kristen? Jikalau anda selalu mengatakan pasti masuk surga?

Jikalau ada satu pernyataan yang mengarah kepada Yesus, saya bersedia menyembah-Nya hari ini. Dan jikalau jawaban anda tetap ada pada Allah, maka jangan beri kami kebodohan agar berpaling dari-Nya.
# Staff Isa dan Islam 2013-06-04 13:28
~
Saudara Tanah Karo Simalem,

Pertama: Tujuan kami dan tujuan situs ini bukan mengajak saudara atau siapapun menjadi orang yang beragama Kristen. Apakah menurut saudara ada jaminan kalau seseorang menjadi Kristen? Tidak ada yang dapat dibanggakan menjadi seorang Kristen. Tetapi kami bangga sebagai pengikut Yesus Kristus.

Kristen hanyalah sebuah agama. Agama tidak dapat menyelamatkan seseorang. Keselamatan adalah anugerah Allah dalam Yesus Kristus, bukan usaha manusia. “Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri” (Injil, Surat Efesus 2:9).

Kedua: Karena pertanyaan saudara di atas terlalu banyak, dan tempat di sini terbatas. Staf kami akan menjawab semua pertanyaan tersebut lewat email. Kami harap email yang saudara berikan bukan email palsu.
~
SO