Ikuti Isa dan Islam di Facebook Ikuti Isa dan Islam di Tweeter

Isa Al-Masih Atau Muhammad, Siapa Yang Tahu Mengenai Akhir Zaman

kiamatSaya masih ingat ketika saya masih duduk di bangku Sekolah Dasar, seorang teman berkata bahwa tahun 2000 adalah hari kiamat. Saat itu, saya sungguh penasaran bagaimana rupa hari kiamat. Dengan penuh penasaran, saya menunggu dari tahun ke tahun. Setelah saya menginjak remaja dan mengerti apa yang dimaksud dengan hari kiamat, saya tidak lagi penasaran dan tidak menantikannya. Walau memang perkataan teman kecil saya itu, hingga sekarang masih saya ingat.

Banyak orang mencoba membuat prediksi kapan tibanya hari kiamat. Beberapa tahun yang lalu diramalkan bahwa kiamat akan terjadi tahun 2012. Manusia sah-sah saja membuat ramalan, tetapi hari kiamat adalah hak mutlak Allah!

Kejujuran Muhammad Akan Akhir Zaman

Bagaimana dengan nabi atau rasul Allah? Adakah mereka tahu kapan kiamat terjadi? Nabi dan Rasul benar mempunyai kelebihan dibanding manusia lain. Dapat dikatakan mereka adalah orang-orang khusus yang dipilih Allah, untuk menyampaikan isi hati-Nya kepada manusia. Tetapi tentang rahasia akhir zaman, Allah tidak pernah menyingkapkannya kepada para nabi dan rasul-Nya. Terbukti, tidak satupun dari nabi-nabi tersebut yang berkata bahwa dia mengetahui rahasia akhir zaman.

Demikian juga Muhammad. Walau umat Muslim mengimani Muhammad sebagai nabi penyempurna, tetapi dia berkata dengan jujur, tidak mengetahui akan akhir zaman. Satu hal yang diketahui Muhammad tentang akhir zaman, bahwa masa ini berhubungan dengan Isa Al-Masih. Dia berkata, "Demi Allah yang jiwaku ditangan-Nya sesungguhnya telah dekat masanya Isa anak Maryam akan turun ditengah kamu Dia akan menjadi Hakim yang adil" (Hadits Shahih Muslim 127).

Satu hal yang diketahui Muhammad tentang akhir zaman, bahwa Isa Al-Masih akan datang sebagai Hakim yang adil. Sebab, demikianlah yang tertulis dalam kitabnya, “ Dan sesungguhnya ’ Isa itu benar-benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat. . . . . ” (Qs 43:61).

Jika Anda ingin tahu mengapa Muhammad bersandar pada Isa Al-Masih tentang akhir zaman, staff kami dapat menjelaskannya. Silakan menghubungi staff kami lewat email.

Isa Al-Masih dan Tanda Akhir Zaman

Injil mencatat bahwa Isa Al-Masih telah berjanji untuk datang kali kedua, “ Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada ” (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:3). Mengenai tanda kedatangan-Nya, Isa berkata, “ Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya" (Injil, Rasul Besar Matius 24:14).

Kapankah pastinya akhir zaman tiba? Isa Al-Masih tidak memberitahu kapan pastinya “hari” tersebut tiba. Tentang hal itu kitab suci Injil hanya berkata, “ Tetapi hari Tuhan akan tiba seperti pencuri. Pada hari itu langit akan lenyap dengan gemuruh yang dahsyat dan unsur-unsur dunia akan hangus dalam nyala api, dan bumi dan segala yang ada di atasnya akan hilang lenyap ” (Injil, Surat 2 Petrus 3:10).

Isa, Mengadili Manusia atau Memusnahkan Babi?

Menurut pemahaman orang Islam, tujuan kedatangan Isa Al-Masih kali ke dua adalah untuk memusnahkan babi, mematahkan salib, menghapuskan agama Kristen, dan mengislamkan seluruh manusia. Jelas pemahaman ini sangat keliru dan tidak berdasar. Karena nabi umat Muslim sendiri berkata, Isa akan datang sebagai Hakim yang adil, untuk menghakimi seluruh manusia.

Secara berulang kali Injil menubuatkan kedatangan Isa Al-Masih yang kedua kali. Hal ini sangat penting, sebab pada saat itulah Kerajaan Allah akan mencapai puncak penggenapannya di atas muka bumi.

Bila saat itu tiba, Isa Al-Masih datang bukan untuk membinasakan babi atau mematahkan salib. Dia akan datang dan berdiri di hadapan seluruh manusia sebagai Hakim untuk mengadili mereka. Pada pengadilan ini, orang-orang akan menerima ketetapan hukuman kekal atas dosa-dosa mereka.

Dan bagi mereka yang mempunyai jaminan keselamatan, akan masuk bersama Isa Al-Masih dalam Kerajaan Allah. Kitab Suci Allah menuliskan, “Sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan Kristus, supaya setiap orang memperoleh apa yang patut diterimanya, sesuai dengan yang dilakukannya dalam hidupnya ini, baik ataupun jahat ” (Injil, Surat 2 Korintus 5:10).

Siapkah Anda Untuk Akhir Zaman?

Baik Muhammad maupun Al-Quran mengatakan, hanya Isa Al-Masih satu-satunya yang mengetahui rahasia akhir zaman. Pengetahuan Isa Al-Masih tentang akhir zaman, melebihi semua nabi.

Siapkah kita menghadapi akhir zaman? Bila kita masih hidup dalam dosa, maka hukuman kekal-lah yang akan menjadi bagian kita. Syukur pada Allah karena Injil menjelaskan bagaimana menjadi siap untuk Hari Besar itu! Jika Anda ingin mengetahui caranya, silakan menghubungi staff kami lewat email.

[Staf Isa dan Islam – Untuk informasi lebih lanjut, silakan mendaftar untuk menerima secara cuma-cuma Buletin Mingguan "Isa dan Al-Fatihah."]

Fokus Pertanyaan Untuk Dijawab Pembaca:      

Staf IDI berharap Pembaca hanya memberi komentar yang menanggapi salah satu pertanyaan berikut:

  1. Mengapa nabi Allah, termasuk Muhammad tidak tahu tentang akhir zaman?
  1. Mengapa hanya Isa Al-Masih yang dapat memberi pengetahuan tentang akhir zaman?
  1. Mengapa Isa Al-Masih yang menjadi Hakim bagi seluruh manusia pada akhir zaman?

Komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan di atas, walaupun dari Kristen maupun Islam, maaf bila terpaksa kami hapus.

Untuk menolong para pembaca, kami memberi tanda ***** pada komentar-komentar yang kami rasa terbaik dan paling menolong mengerti artikel di atas. Bila bersedia, silakan juga mendaftar untuk buletin mingguan, “Isa, Islam dan Al-Fatihah.”

 

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

Add comment

PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR

Bagi Pembaca yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:

1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
2. Komentar hanya diperbolehkan menjawab salah satu dari 3 pertanyaan fokus yang dimuat di bagian akhir artikel. Kecuali beberapa artikel yang tidak memuat 3 pertanyaan fokus.
3. Sebelum menuliskan jawaban, copy-lah pertanyaan yang ingin dijawab terlebih dahulu.
4. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
5. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.
6. Satu orang komentator hanya berhak menuliskan komentar pada satu kolom. Tidak lebih!

Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan mengirim email ke: [email protected]

Kiranya petunjuk-petunjuk di atas dapat kita perhatikan.

Wassalam,
Staf, Isa dan Islam

Security code
Refresh

Comments  

# Hernal 2013-04-15 09:12
*
Seandainya kita mengerti tentang siapa yang menjadi hakim dan pembawa keselamatan, untuk apa kita tetap ego untuk masa yang kekal? Pilihan ada pada kehendak bebas yang diberikan untuk kita sebagai manusia.
# Staff Isa dan Islam 2013-04-17 20:19
~
Terimakasih saudara Hernal untuk komentar yang sudah saudara berikan.

Menurut saudara, siapakah yang akan menjadi hakim di akhir zaman dan pembawa keselamatan? Kiranya saudara tidak keberatan untuk berbagi informasi di forum ini.
~
SO
# Mustamar.Sutan 2013-04-15 10:26
*
Tidak pernah Nabi Muhammad dan Al-Quran mengatakan Isa Al-Masih satu-satunya yang tahu rahasia akhir zaman. Dan juga tidak ada satu ayat pun yang mengatakan bahwa Isa Al-Masih akan turun di akhir zaman. Kalau berita hadits yang staf IDI pakai menjadi perdebatan ulama.

Tapi sebagai pegangan bagi Staf IDI baru dikatakan hadits apa yang dikatakan hadits harus sesuai/ atau ada landasan dalam Al-Quran, kalau tidak itu hadits palsu, dho'if, maudhu' lemah tidak dapat dijadikan hujjah.
# Staff Isa dan Islam 2013-04-18 10:46
~
Saudara Mustamar Sutan,

Sudah jelas Al-Quran dan Hadis Muslim menyatakan keutamaan Isa Al-Masih di hari kiamat. Namun saudara masih menyangkal kitab suci saudara sendiri.

Terlepas dari persepsi yang berbeda mengenai Isa Al-Masih pada saat datang ke dunia untuk kedua kalinya, kita melihat ada satu fakta menarik bahwa yang datang pada hari kiamat bukan nabi saudara, bukan Musa, bukan Ibrahim tetapi Isa Al-Masih.

Siapakah sebenarnya Isa Al-Masih sehingga berperan penting pada hari kiamat tersebut.

Sesungguhnya Isa Al-Masih kelak datang untuk menyelamatkan pengikut-Nya dan menghukum manusia yang menolak pengorbanan-Nya . Lihat Injil, surat Ibrani 9:28 "demikian pula Kristus hanya satu kali saja mengorbankan diri-Nya untuk menanggung dosa banyak orang. Sesudah itu Ia akan menyatakan diri-Nya sekali lagi tanpa menanggung dosa untuk menganugerahkan keselamatan kepada mereka, yang menantikan Dia"
~
NN
# Isa Al-Masih 2013-04-15 14:59
*
Staff IDI,

Jika umat Kristen ingin mendapatkan hidup yang kekal di akhirat, yaitu di surga mereka harus mengakui Isa Al-Masih/Yesus Kristus sebagai nabi dan rasul Allah, bukan sebagai Tuhan:

"Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Isa Al-Masih yang telah Engkau utus" (Injil Yohanes 17:3)

Isa Al-Masih/Yesus Kristus di hari kiamat tidak mengenal pengikut-Nya yang mengatakan diri-Nya sebagai "Tuhan" sebagaimana yang dikatakan-Nya di dalam Bible:

"Pada hari akhir banyak orang yang berkata kepadaku : "Tuhan ! Tuhan ! Bukankah kami bernubuat demi namamu, mengadakan banyak mukjizat demi namamu, dan mengusir setan demi namamu juga. Pada hari itu, aku (Isa Al-Masih) akan mengatakan: "Sesungguhnya aku tidak mengenal kalian. Enyahlah daripadaku !"
(Injil Matius: 22-23).

Di hari akhir, umat Kristen dimintai pengakuan Isa utusan dan Allah Tuhan.
# Staff Isa dan Islam 2013-05-01 21:11
~`
Saudara Isa Al-Masih

Mungkin saudara harus membaca dan merenungkan kembali ayat yang saudara maksud. Dalam Injil Rasul Besar Yohanes 17:3, sama sekal tidak dituliskan bahwa untuk mendapatkan hidup kekal harus mengakui Isa Al-Masih sebagai nabi atau rasul Allah.

Ayat tersebut menjelakan bahwa manusia akan mendapat hidup kekal jika mengenal Allah yang benar. Siapakah Allah yang benar itu? Yaitu Allah yang menyatakan diri-Nya dalam Isa Al-Masih. Karena Allah dan Isa Al-Masih adalah satu.

Yesus berkata "..Barangsiapa telah melihat Aku, Ia telah melihat Bapa..percayala h kepada-Ku bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku..." ( Injil, Rasul Besar Yohanes 14:9-11). Dan dalam Yohanes 10:30 Isa Al-Masih berkata " Aku dan Bapa adalah satu."

Isa Al-Masih juga berkata, "Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati" (Injil Yohanes 11:25). Isa Al-Masih menyatakan bahwa diri-Nya dapat memberikan kehidupan. Bukankah Sang Pemberi kehidupan hanya Allah?

Isa Al-Masih memiliki otoritas yang hanya dimiliki oleh Allah. Karena Ia adalah Allah itu sendiri.
~
NN
# selvi 2013-04-15 19:53
*
"Meskipun begitu, tidak seorang pun tahu kapan harinya atau kapan jamnya. Malaikat-malaik at di surga tidak dan Anak pun tidak, hanya Bapa saja yang tahu" (Injil Markus 12:32).

"Tidak ada yang tahu kapan harinya dan jamnya, malaikat-malaik at di surga tidak, Anak Allah pun tidak, hanya Bapa saja yang tahu" (Injil Matius 24:36).

Ayat-ayat yang tercantum sudah sangat jelas bahwa Yesus, malaikat bahkan manusiapun tidak ada yang mengetahui "kapan waktunya" hari kiamat itu terjadi.

Kalau masalah "memiliki pengetahuan tentang hari kiamat" banyak orang memilikinya.

Yaitu pengetahuan tentang tanda-tanda bakal terjadinya, pengetahuan tentang bahwa kiamat pasti akan terjadi, akan adanya Dajjal yang menyesatkan manusia dsb. Tetapi tentang kapan waktunya, hanya Allah yang tahu, dan hal tersebut dirahasiakan oleh Allah.
# Staff Isa dan Islam 2013-04-18 12:14
~
Saudara Selvi,

Ayat-ayat tersebut benar, hanya Allah (Bapa) yang tahu. Tapi perhatikan juga klaim Isa Al-Masih mengenai diri-Nya. Kata Isa Al-Masih “Aku dan Bapa (Allah) adalah satu” (Injil, Rasul Besar Yohanes 10:30).

Lihatlah betapa menakjubkan klaim Isa Al-Masih. Adakah sesuatu yang tidak ia ketahui, termasuk mengenai hari kedatangan-Nya yang kedua kali.

Yang menjadi pertanyaan bagi umat Muslim, mengapa bukan Nabi Muhammad yang adalah yang termulia dan diidam-idamkan umat Islam yang datang di hari yang krusial itu.
~
NN
# delete 2013-04-15 20:16
*
Matius 7:22 "Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?

Lalu Yesus menjawab dengan rasa geram dan begitu marah.

Matius 7 : 21-23 "Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga. Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!"

"Mengapa kalian bahkan menjadikanku (Yesus) sebagai Tuhan, sebagai sekutu bagi Tuhan semesta alam. Betapa sesatnya kalian? Kalian seolah-olah memujiku tetapi sesungguhnyalah kalian telah menghinaku (Yesus) di hadapan Allah. Hanya Allah Tuhan yang sebenar-benarny a, Tuhanku dan Tuhanmu"
# Staff Isa dan Islam 2013-04-18 12:17
~
Saudara Delete,

Saudara keliru dalam memahami ayat di atas. Kisah dalam Matius 7:21 justru mempertegas kepada saudara bahwa Isa Al-Masih adalah Tuhan. Bacalah secara keseluruhan.

Dalam ayat itu Isa Al-Masih menegor orang-orang yang hanya mengakui-Nya Tuhan melalui bibir saja, tetapi tidak taat kepada perintah-Nya.

Dalam ayat tersebut ada orang-orang yang bernubuat, melakukan mukjijat dengan menggunakan nama Yesus/Isa Al-Masih, tetapi hatinya tidak sungguh-sungguh .

Jadi kisah dalam keseluruhan ayat tersebut mengenai teguran kepada orang yang hanya mengaku dengan mulut bahwa Isa Al-Masih Tuhan namun tidak taat pada perintah-Nya.
~
NN
# handoko 2013-04-15 20:56
*
Saudara Delete,

Anda salah salah menafsirkan Matius 7:22-23. Itu adalah perumpamaan Yesus bahwa bukan yang suka berkata Tuhan Tuhan maka dia bisa masuk surga, tapi bila kelakuannya tidak sesuai dengan Allah Bapa maka percuma saja. Mereka memakai nama Yesus untuk bernubuat, mengusir setan dsb, tapi ajarannya sesat, tidak sesuai dengan Allah Bapa. Tolong baca ayat sebelumnya dengan lengkap, Matius 7:15-23, jangan sepatah-patah.

Mengenai bahwa Yesus adalah Tuhan, sudah dinubuatkan di kitab Perjanjian Lama, Kitab Nabi Yesaya, dsb, dan akhirnya tergenapi di diri Yesus. Beribu tahun yang lalu semua menyembah Allah, tapi tak tau siapa Allah itu, wujudnya apa. Maka mereka mencari sosok Allah dengan menyembah patung berhala. Itu yang Allah Bapa tidak suka. Sampai akhirnya sang Firman-Nya yang diturunkan ke dunia dalam wujud manusia biasa, dan dikenal dengan nama Isa Al-Masih. Dia adalah Allah tapi mau menjadi manusia untuk menebus dosa kita dan Dia mau disalib sebagai korban. Sehingga orang Kristen sudah tidak mengadakan korban sembelihan seperti masa lalu. Kini kita menyembah Allah yang hidup.

Jadi, inti dari Matius 7:15-23 adalah setelah masa Yesus akan banyak sekali penyesatan-peny esatan yang mengatas-namaka n Yesus, tapi sangat menyimpang dari yang diajarkan. Dia selalu menggunakan nama Tuhan Tuhan tapi tidak sesuai dengan ajaran-Nya. Jadi waktu mereka (nabi palsu) mati dan Yesus yang mengadili, mereka berkata bukankah mereka bernubuat dsb mengatas-namaka n Yesus. Tapi Yesus berkata, Aku tidak mengenal kamu karena kamu sudah melakukan penyesatan. Srigala berbulu domba.

Mereka memanggil Tuhan, menunjukan bahwa Yesus memang betul Tuhan. Bukan malah maksudnya dibalik bahwa Yesus tidak mau disebut Tuhan.
# Staff Isa dan Islam 2013-04-17 20:20
~
Saudara Handoko,

Terimakasih atas komentar yang sudah saudara berikan. Semoga penjelasan saudara di atas dapat dimengerti oleh mereka yang membacanya, dan memberi pengertian yang benar kepada mereka.

Maaf bila komentar saudara kami edit dan digabung menjadi satu. Tujuannya agar penjelasan saudara dapat lebih mudah dimengerti oleh kontak lain. Kiranya saudara dapat maklum.
~
SO
# Terang 2013-04-16 01:59
*
Saya senang mendengar komentar umat Muslim bila dapat berkata benar. Namun selama ini yang ada hanya 10 najis batin. Tentu umat Muslim tau apa saja itu.

Adakah yang salah dalam perkataan pengajaran Rasul Paulus? Sekiranya dapat ditunjukan. Bila saudara dapat melihatnya, inilah contoh zaman sekarang ayat itu: Menyebut nama Tuhan dengan sembarangan, banyak orang membunuh dan poligami mengatas-namaka n Tuhan. Ini yang dimaksud ayat Matius itu.

Namun yang terutama adalah umat Muslim menyebut nama Tuhan dalam setiap nubuat dan mujizat, tapi tidak menyebut Isa Al-Masih satu bagian dari Allah itu sendiri. Itu makna ayat Matius 7:21-24.

Sudah tentu Yesus tahu kapan akhir zaman, sebab Dia bagian dari Allah itu sendiri. Tapi mengapa Ia tidak mengatakannya, agar setiap manusia bersiap apa bila Ia datang sebagai Raja. Sama halnya seperti seseorang yang tidak tahu kapan dia akan mati. Oleh sebab itu Ia hanya menunjukan tanda-tandanya.
# Staff Isa dan Islam 2013-04-17 20:20
~
Hari kiamat tidak satu pun manusia yang mengetahuinya. Karena akhir zaman adalah rahasia Allah. Sebagai umat beragama, kita diwajibkan percaya akan adanya hari kiamat.

Firman Allah berkata, “Karena itu berjaga-jagalah , sebab kamu tidak tahu pada hari mana Tuhanmu datang” (Injil, Rasul Besar Matius 24:42)

Para pembaca yang budiman, sudah siapkah saudara bila hari Tuhan itu sudah tiba?
~
SO
# ishoma 2013-04-16 07:13
*
To: Saudara Delete,

Justru orang Kristen sangat menuruti apa yang diajarkan dalam Injil, yaitu menyembah Allah Tri-tunggal dalam roh dan kebenaran. Sudah sering Islam menuduh ajaran Paulus sesat, coba disajikan buktinya, jangan hanya menuduh dengan tidak jelas.
# Isa Al-Masih 2013-04-16 08:30
*
Handoko dan Ishoma,

Isa/Yesus bukanlah Allah. Ini faktanya: "Allah bukan manusia... dan anak manusia" (Bilangan 23:19) "Aku ini Allah dan bukan manusia" (Hosea 11:19) "Allah tidak beranak maupun diperanakan" (Q.S Al Ikhlas:3)

Yesus anak manusia yang dilahirkan Maryam, dan Yesus perlu makan dan minum seperti manusia. Kesimpulan: Yesus bukan Tuhan, Allah, maupun Anak Allah.

Yesus mengatakan Tuhan dia adalah Allah. Bukan Bapa dan Roh Kudus/Gabriel: "Jawab Yesus: "Hukum yang terutama ialah: Dengarlah hai orang-orang Israel ! Tuhan Allah kita, Tuhan itu Esa" (Markus 12:29)

Musa juga berkata demikian: "Dengarlah hai orang Israel: Tuhan ita itu Allah. Tuhan itu Esa" (ulangan 6:4).
# Staff Isa dan Islam 2013-04-18 22:34
~
Saudara Isa Al-Masih,

Ayat yang saudara petik dan tambahkan ada yang salah dan ada ayat yang tidak ada, seperti yang saudara maksud dengan Hosea 11:19.

Memang benar Allah adalah Esa. Dan Allah bukan manusia. Tetapi keesaan Allah tidak membatasi-Nya untuk menyatakan diri-Nya, termasuk menjadi manusia.

Perhatikan Injil, surat 1Timotius 2:5-6 "Karena Allah itu esa dan esa pula Dia yang menjadi pengantara antara Allah dan manusia, yaitu manusia Isa Al-Masih, yang telah menyerahkan diri-Nya sebagai tebusan bagi semua manusia: itu kesaksian pada waktu yang ditentukan." Isa Al-Masih berkata : "Aku dan Bapa (Allah) adalah satu" (Injil, Rasul Besar Yohanes 10:30).

Jadi jelas, sekalipun Allah menjadi manusia dalam Isa Al-Masih, Allah tetaplah Esa. Dan Isa Al-Masih bukan ciptaan seperti manusia sebagai ciptaan.

Seperti saudara ketahui bahwa Yahudi, Nasrani dan Muslim menantikan hal yang sama pada hari kiamat yaitu datangnya Isa Al-Masih. Isa Al-Masih berkata "Sesungguhnya Aku [Isa Al-Masih] datang segera dan Aku membawa upah-Ku untuk membalaskan kepada setiap orang menurut perbuatannya. Aku [Isa Al-Masih] adalah Alfa dan Omega, Yang Pertama dan Yang Terkemudian, Yang Awal dan Yang Akhir " (Injil, Kitab Wahyu 22:12-13).

Mengapa Isa Al-Masih yang akan datang dan dinantikan pada hari kiamat kelak?
~
NN
# hamba Allah 2013-04-17 10:19
*
Apalah yang mau dibimbangkan oleh orang Kristian akan hari kiamat. Kan semuanya sudah dijanjikan syurga. Kan Nabi Isa akan turun selamatkan kalian. Untuk apa dibahaskan perkara ini kalau sekadar untuk memberitahu kami Nabi Isa itu lebih berkuasa, cukuplah.

Nabi Isa itu sama sahaja dengan nabi-nabi yang lain. Mungkin saja Nabi Isa sekarang bersedih kerana ada orang menganggap-Nya Tuhan.
# Staff Isa dan Islam 2013-04-18 22:49
~
Saudara Hamba Allah,

Masih banyak saudara kita yang belum tahu kebenaran ini. Tidak salah jika kita membagikan kebenaran apalagi peristiwa akhir zaman akan kita hadapi bersama dan tidak seorangpun yang dapat menghindar darinya.

Semoga dengan adanya artikel tentang keutamaan Isa Al-Masih di akhir zaman membuat kita semakin mawas diri. Jika Isa Al-Masih kelak menyatakan diri maka orang-orang yang mengikuti dan mentaati ajaran-Nya lah yang akan Ia selamatkan dari siksa kiamat dan siksa neraka.
~
NN
# Cimeng 2013-04-17 19:26
*
"Pada hari akhir banyak orang yang berkata kepadaku : "Tuhan ! Tuhan ! Bukankah kami bernubuat demi namamu, mengadakan banyak mukjizat demi namamu, dan mengusir setan demi namamu juga. Pada hari itu, aku (Isa Al-masih) akan mengatakan: "Sesungguhnya aku tidak mengenal kalian. Enyahlah daripadaku !" (Matius: 22-23).

Saya mau bertanya kepada Anda: Ketika anda membaca ayat tersebut jelas anda melihat Isa Al-Masih bahkan tahu bahwa akan ada yang menyembah-Nya.

Padahal Isa Al-Masih tidak tahu tentang akhir zaman, tapi tahu tentang di akhir zaman akan ada orang yang menyembah-Nya.

Ayat ini sering membuat keliru. Banyak persepsi tentang ayat ini. Sebaiknya anda baca dan ulang dan cocokkan dengan ayat-ayat yang berhubungan dengan Isa Al-Masih.
# Staff Isa dan Islam 2013-04-23 09:32
~
Saudara Cimeng,

Kita mulai dari pokok persoalan yang diangkat Isa Al-Masih sehingga ada ayat 21-23.

Lihat dulu ayat sebelumnya "Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas. Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. Dapatkah orang memetik buah anggur dari semak duri atau buah ara dari rumput duri? Demikianlah setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, sedang pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik. Tidak mungkin pohon yang baik itu menghasilkan buah yang tidak baik, ataupun pohon yang tidak baik itu menghasilkan buah yang baik. Dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api. Jadi dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka" (Injil, Rasul Besar Matius 7:15-20).

Pokok persoalanya mengenai nabi palsu. Nabi palsu ini seolah benar tetapi dari moralitasnya terlihat jelas mereka penuh kepalsuan.

Lalu Isa Al-Masih melanjutkan pengajaran-Nya "Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga. Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga? Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!" (21-23).

Orang-orang ini ditolak bukan karena menyebut Isa Al-Masih Tuhan tetapi karena mereka penuh kepalsuan. Aksi supranatural mereka hebat namun sebenarnya mereka nabi palsu. Sebaliknya, orang yang mengaku Isa Al-Masih Tuhan diterima di sorga jika tidak ada kepalsuan didalamnya.

Dari ayat ini terlihat kuasa Isa Al-Masih yang menentukan manusia masuk atau tidak ke sorga. Lho, kalau Isa Al-Masih bukan Tuhan maka tidak mungkin Isa Al-Masih berkata seperti itu. Kata-kata itu jelas menujukan otoritas keilahian Isa Al-Masih.
~
NN
# Staff Isa dan Islam 2013-04-17 20:19
~
Terimakasih atas komentar-koment ar yang sudah diberikan. Kami ingin mengingatkan kembali, bahwa yang menjadi pokok utama artikel di atas ialah pengetahuan akan kiamat.  Kami masih ingin pendapat para Mukmin mengapa Isa Al-Masih dikemukakan nabi Islam sebagai oknum yang memberikan pengetahuan akan hari kiamat (Qs 43:61).
~
SO
# handoko 2013-04-17 21:19
*
To: Isa Al-Masih,

Yang saudara pakai ayat-ayat adalah di Perjanjian Lama sebelum Yesus turun ke dunia. Dimana waktu itu Allah lewat nabi-Nya berusaha mengembalikan manusia ke jalan Allah.Tetapi karena lewat nabi-Nya sudah tidak dapat memperbaiki dosa manusia yang begitu banyaknya diantaranya menyembah berhala. Tetapi dianggap sebagai Allah.

Maka diturunkanlah Firman sang Putra Allah sendiri untuk menobatkan manusia. Dengan diturunkan Sang Putra-Nya menjadi jelaslah siapa yang kita sembah. Yaitu Yesus.

Bapa di dalam Aku dan Aku di dalam Bapa. Siapa yang mau ke Bapa [Allah] harus lewat Yesus dulu. Karena Yesus dan Bapa adalah satu.

Yesus sebagai manusia, adalah benar manusia dengan segala keterbatasan-Ny a. Masih perlu makan minum karena dia manusia. Dia juga tidak tahu hari kiamat. Tapi begitu Yesus sudah bukan menjadi manusia diangkat ke surga, bersatu dengan Allah Bapa,dia mengetahui kiamat, karena Yesus dan Bapa adalah satu.

Mohon untuk membuka hati supaya mengerti.
# Staff Isa dan Islam 2013-04-23 10:05
~
Saudara Handoko,

Terimakasih atas penjelasanya. Tuhan Yesus memang telah menjadi manusia namun Dia adalah Allah itu sendiri. Tidak ada keterbatasan Tuhan Yesus karena Dia Allah. Di dalam Injil Yohanes 1:1-14 menerangkan bahwa Tuhan Yesus adalah Allah yang menjadi manusia.

Mengapa Dia menjadi manusia? Dia bukan diciptakan sebagaimana manusia. Dia menjadi manusia karena kasih-Nya yang besar. Ia menjadi manusia agar manusia dapat dekat, melihat, menyentuh dan belajar langsung daripada-Nya.

Pernyataan-Nya bahwa hanya Bapa yang tahu hari akhir sebenarnya memiliki suatu makna lain. Pernyataan ini tidak berkaitan dengan keadaan-Nya saat itu atau keadaanya kelak. Tuhan Yesus maha tahu sebab Dia dan Allah adalah satu (Injil, Rasul Besar Yohanes 10:30).
~
NN
# Feri Gunawan 2013-04-27 19:53
*
Staff Isa dan Islam dan Sdr Selvi,

Ayat-ayat tersebut benar, hanya Allah (Bapa) yang tahu. Tapi perhatikan juga klaim Isa Al-Masih mengenai diri-Nya. Kata Isa Al-Masih “Aku dan Bapa (Allah) adalah satu” (Injil, Rasul Besar Yohanes 10:30).

Staf IDI, jika anda meng-klaim ayat tersebut dengan maksud bahwa Isa juga tahu kapan terjadinya akhir jaman, hal itu bertentangan dengan Matius 24:36 (dan Anakpun tidak, hanya Bapa sendiri). Maaf, berarti Yesuspun tidak mengetahui kapan Ia harus datang lagi ke dunia untuk ke-2 kalinya.

Disinilah terjadinya kejanggalan. Dua ayat bertentangan secara sistematis. Untuk mengerti dengan benar dibutuhkan pengertian/peng etahuan Theologia, kita tidak dapat mengurainya dengan begitu saja.

Kiranya hal ini dapat menjadikan pertimbangan. Sdri Hanna pernah ceritera pada saya dalam emailnya agar IDI menaruh e-Bible dan e-Quran dan perbandingannya menurut IDI di halaman utama, saya rasa itu hal yang sangat baik sekali untuk pembelajaran, perbandingan dan mencari kebenaran sejati.
# Staff Isa dan Islam 2013-04-29 14:05
~
Saudara Feri Gunawan,

Memang bila ayat tersebut dibaca sekilas, akan terlihat sepertinya Matius 24:36 dan Yohanes 10:30 bertentangan. Tapi, bila kita mengerti siapa Yesus sebenarnya maka kita akan mengerti mengapa Yesus mengatakan seperti pada Matius 24:36 di atas.

Kiamat adalah rahasia Ilahi. Manusia atau malaikat tidak ada mengetahui kapan hari tersebut tiba.

Yesus adalah Kalimat Allah yang datang ke dunia dalam rupa manusia dan dikenal dengan nama Yesus Kristus atau Isa Al-Masih dalam bahasa Arabnya. Ketika di dunia, Dia adalah 100% manusia dan 100% Allah.

Ketika Dia menyatakan diri-Nya dengan kapasitas-Nya sebagai manusia, ada hal-hal yang Dia tidak tahu. Contohnya: Rahasia hari kiamat. Mengapa? Karena di sini kapasitas-Nya adalah sebagai manusia (Matius 24:36)

Tetapi, ketika Dia telah kembali ke sorga dan bersatu dengan Allah, Dia pun mengetahui kapan kiamat itu tiba. Bukankah Yesus telah berkata, "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi” (Injil, Rasul Besar Matius 28:18)?

Mengenai saran saudara untuk menaruh e-Bible dan e-Quran, kami akan mempertimbangkannya.
~
SO
# handoko 2013-04-28 10:37
*
Untuk staf IDI,

Saya setuju dengan saudara Feri, kita harus bisa membedakan posisi Yesus sebagai apa dulu. Yesus sebagai manusia atau Yesus sebagai Allah.

Kita bahas Yesus sebagai manusia dulu. Matius 24:36 Tetapi tentang hari (kiamat) dan saat itu (kiamat) tidak seorangpun yang tahu, malaikat di sorga tidak, Anakpun tidak, hanya Bapa sendiri. Di sini jelas bahwa Yesuspun tidak tahu karena semua ini rahasia Allah Bapa. Tetapi begitu Yesus sudah disalibkan dan bangkit kembali bersatu dengan Allah Bapa. Yesus mengetahui hari kiamat itu. Karena Yesus dan Bapa adalah satu.

Kalau ditanya Yesus saat ini mengetahui hari kiamat, jelas Yesus mengetahui karena sekarang Dia sudah di surga, bersatu dengan Allah Bapa. Terimakasih, semoga jawaban saya ini benar-benar mendapat tuntunan dari Roh Kudus. Allah Bapa, Putra, Roh Kudus memberkati. Amin.
# Staff Isa dan Islam 2013-04-29 14:06
~
Saudara Handoko,

Terimakasih untuk penjelasan saudara di atas. Maaf bila mungkin penjelasan kami di atas kurang tepat.

Semoga apa yang sudah saudara tambahkan dapat menambah pengetahuan bagi mereka yang membacanya. Khususnya mereka yang belum begitu mengerti Pribadi Yesus Kristus.
~
SO
# david syhawall bodas 2013-04-28 11:56
*
Saya mau bertanya, apakah Yesus tahu hari kiamat?
# Staff Isa dan Islam 2013-04-29 14:06
~
Saudara David,

Jawaban pertanyaan saudara sudah kami jelaskan pada komentar di atas. Silakan saudara membaca kembali artikel di atas dengan teliti.

Bila ada yang kurang jelas, silakan menghubungi staf kami lewat email: .
~
SO
# Isa Al-Masih 2013-04-28 13:26
*
Yesus yang selama ini kalian pertuhankan ternyata juga mati. Nah, jika mati tentunya Dia juga dihakimi oleh Allah!

Jelas, Yesus bukan hakim, dan Yesus bukan Tuhan. Tulang belulang Yesus telah ditemukan di Talpiot, Yerussalem.
# Staff Isa dan Islam 2013-04-29 14:07
~
Saudara Isa Al-Masih,

Baik Al-Quran maupun Alkitab membenarkan tentang kematian Yesus. Tetapi kedua kitab tersebut tidak berhenti hanya pada kematian Yesus saja. Baik Islam maupun Kristen sama-sama mengajarkan bahwa Yesus bangkit dan hidup kembali dari kematian-Nya, dan saat ini berada di sorga.

Bukankah sebagai seorang Muslim, seharusnya saudara juga percaya bahwa Yesus sudah ada di sorga saat ini seperti yang tertulis dalam kitab suci saudara?

Bukan hanya Alkitab yang mengatakan bahwa Yesus akan menghakimi seluruh umat manusia. Kitab Suci dan nabi saudara pun mengatakan demikian.

“Demi Allah yang jiwaku di tangan-Nya, sesungguhnya telah dekat masanya Isa Anak Maryam akan turun ditengah-tengah kamu, Dia akan menjadi Hakim yang adil” (HSM 127, HSB 1090)
~
SO
# ishoma 2013-05-07 17:46
*
Menurut saya, logika yang ditawarkan staf IDI sudah sangat jelas. Jika Yesus bukan Tuhan, kenapa di Al-Quran mengatakan bahwa Yesus itu suci dan memberikan pengetahuan tentang hari kiamat yang notabene hanya Allah sajalah yang suci dan tahu tentang hari kiamat. Dalam hal ini, terdapat kontradiktif yang sangat jelas dalam Al-Quran.
# Haleluya 2013-05-07 22:13
*
Nikmatnya jadi orang Kristen. Andai saudara kita bisa merasakannya. Entah mengapa mereka seperti najis dengan kita.

Untuk umat Kristen kuatkan iman karena Tuhan Yesus akan datang seperti pencuri di malam hari. Tuhan memberkati.
# martin 2013-05-13 12:30
*
Selamat siang. Saya ingin mengucapkan terimakasih untuk staff IDI. Terus maju dalam Tuhan dan Tuhan Yesus memberkati. Semoga melaui forum dan diskusi ini banyak jiwa yang terselamatkan.

Terimakasih.
# Staff Isa dan Islam 2013-05-14 10:15
~
Selamat siang juga saudara Martin. Terimakasih untuk apreasiasi, support dan doa saudara.
~
SO
# Dwiansyah WCh 2013-05-21 09:51
*
Pengetahuan hari kiamat bukan berarti mengetahui kapan waktunya kiamat. Silakan buka kamus Indonesianya.
# Staff Isa dan Islam 2013-05-22 08:06
~
Mungkin menurut kamus dua kata tersebut memiliki arti yang berbeda. Tapi mari kita kembali melihat apa yang dituliskan dalam kitab suci saudara. Perhatikan ayat di bawah ini:

"Dan sesungguhnya Isa itu benar-benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat"
(Qs 43:61) Al-Quran mengatakan Isa memberikan pengetahuan tentang hari kiamat.

Bandingkan dengan ayat di bawah ini:

"Sesungguhnya Allah, hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang hari Kiamat" (Qs 31:34) Al-Quran mengatakan pengetahuan tentang hari kiamat “hanya” di sisi Allah.

Jadi, sebenarnya siapa yang mempunyai pengetahuan tentang hari kiamat itu? Isa Al-Masih (Qs 43:61)? atau Allah (Qs 31:34)? atau Isa Al-Masih juga mempunyai pengetahuan tentang hari kiamat karena Dia Kalimat Allah yang menjelma menjadi manusia?
~
SO
# umar 2013-05-23 15:20
*
Benar, Nabi Isa memang menjawab dengan benar mengenai hari kiamat, yaitu:

Matius 24:36 “Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaik at di sorga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa sendiri”

Nabi Isa bukan tidak memberi tahu, tetapi Dia memang benar-benar tidak tahu kapan akhir zaman akan tiba.
# Staff Isa dan Islam 2013-05-28 17:23
~
Saudara Umar,

Benarkah Isa Al-Masih tidak tahu tentang kapan kiamat itu terjadi? Bila hal itu benar, lalu mengapa Al-Quran menuliskan bahwa Isa Al-Masih benar-benar mengetahui tentang kiamat?

"Dan sesungguhnya Isa itu benar-benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat" (Qs 43:61)
~
SO
# nono 2013-06-10 11:06
*
Dajal pun bisa kalau cuma membangkitkan orang mati. Sama nasibnya seperti Isa, Dajal pun dikira Tuhan. Isa cuma tahu akan ada kiamat, tapi tidak tahu kapan dan apa tanda-tanda kiamat, dan seperti apa itu kiamat.

Sedangkan Nabi Muhammad tahu tanda kiamat,dan Al-Quran pun menjelaskan seperti apa kiamat itu kelak. Kafir kekal di neraka, Muslim kekal di surga.
# Staff Isa dan Islam 2013-06-17 12:23
~
Saudara Nono,

Apa buktinya bahwa Muslim pasti kekal di sorga? Coba perhatikan hadis soheh dibawah ini.

Bersumber dari Abu Huraira, Muhammad berkata “Mendekatlah dan berusahalah benar! Ketahuilah bahwa setiaporang diantara kalian tidak bakal selamat karena amalnya. Para sahabat bertanya “Ya Rasullah, tidak juga engkau? Rasullulah berkata: “Tidak juga aku, kecuali Allah melimpahiku dengan rahmat dan karunia-Nya” (Hadis Sohih Muslim KH. Adib Basri Mustafa Hal. 819 No 76).

Nabi saudara berkata bahwa tidak seorang Muslimpun terhindar dari siksa neraka, bahkan diapun mengakui ketidakpastian nasibnya. Sekalipun saudara beramal sebanyak-banyak nya dan berbuat baik sehebat-hebatny a tetap tidak bisa menghindarkan saudara dari siksa neraka.

Qs 3:45 menyatakan bahwa Isa Al-Masih adalah yang terkemuka di dunia dan akhirat. Artinya, Isa Al-Masih terbesar, termulia, berkuasa, teragung di dunia dan akhirat. Tentu perkara kiamat dan sorga ada dalam otoritas-Nya.
~
NN
# bayu 2013-06-22 20:15
*
Seandainya Tuhan Yesus tahu hari kiamat, mengapa tidak menyebutkan kapan terjadinya? Tapi kalau Nabi Isa tahu kapan hari kiamat setelah turun yang ke dua. Bagi saya itu hal yang wajar karena baru turun dari surga dan bisa dipastikan kalau Allah memberinya pengetahuan, karena kiamat hanya Allah yang tahu. Nabi, malaikat, anak, bapa tidak ada yang tahu seperti yang Injil sebutkan.
# Staff Isa dan Islam 2013-06-24 21:03
~
Saudara Bayu,

Baik Al-Quran maupun Alkitab sudah dengan jelas mengatakan bahwa hari kiamat adalah rahasia Ilahi. Bila Tuhan Yesus memberitahu kapan hari kiamat, berarti manusia akan menjadi tahu kapan kiamat itu terjadi. Dengan kata lain, hari kiamat sudah bukan rahasia Ilahi lagi sebagaimana yang disampaikan oleh Al-Quran dan Alkitab.

Itulah sebabnya, ketika Yesus ditanya kapan kiamat itu terjadi, Dia hanya menjawab: “Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaik at di sorga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa sendiri" (Injil, Rasul Besar Matius 24:36).

Apakah dalam Al-Quran Nabi Isa mengatakan kapan tepatnya hari kiamat itu terjadi? Saya rasa juga tidak. Yang diberitakan dalam Al-Quran hanya tanda-tandanya saja, sebagaimana dalam Alkitab Tuhan Yesus juga menyebutkan tanda-tanda tersebut.
~
SO
# adriansyah 2013-07-01 08:09
*
Anda sebutkan beberapa tanda tanda hari kiamat itu terjadi yang ada dalam Alkitab saudara, dan siapa yang berkuasa atas terjadinya kiamat.
# Staff Isa dan Islam 2013-07-04 14:52
~
Saudara Adriansyah,

Inilah tanda-tanda akhir zaman yang tertulis dalam Alkitab:

"Apa yang kamu lihat di situ--akan datang harinya di mana tidak ada satu batupun akan dibiarkan terletak di atas batu yang lain; semuanya akan diruntuhkan." Dan murid-murid bertanya kepada Yesus, katanya: "Guru, bilamanakah itu akan terjadi? Dan apakah tandanya, kalau itu akan terjadi?" Jawab-Nya: "Waspadalah, supaya kamu jangan disesatkan. Sebab banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku dan berkata: Akulah Dia, dan: Saatnya sudah dekat. Janganlah kamu mengikuti mereka. Dan apabila kamu mendengar tentang peperangan dan pemberontakan, janganlah kamu terkejut. Sebab semuanya itu harus terjadi dahulu, tetapi itu tidak berarti kesudahannya akan datang segera." Ia berkata kepada mereka: "Bangsa akan bangkit melawan bangsa dan kerajaan melawan kerajaan, dan akan terjadi gempa bumi yang dahsyat dan di berbagai tempat akan ada penyakit sampar dan kelaparan, dan akan terjadi juga hal-hal yang mengejutkan dan tanda-tanda yang dahsyat dari langit. Tetapi sebelum semuanya itu kamu akan ditangkap dan dianiaya; kamu akan diserahkan ke rumah-rumah ibadat dan penjara-penjara , dan kamu akan dihadapkan kepada raja-raja dan penguasa-pengua sa oleh karena nama-Ku”
(Injil, Rasul Lukas 21:6-12)
~
SO
# Rojo Poso 2013-07-05 23:28
*
Dear Staf IDI,

Boleh tahu dari tanda-tanda kiamat yang saudara kutipkan diatas adakah yang sudah terjadi?

Thank's
# Staff Isa dan Islam 2013-07-10 05:41
~
Saudara Rojo Poso,

Tanda-tanda itu sedang digenapi dan akan terus terjadi sampai batas waktunya. Runtuhnya bait suci Yerusalem sudah terjadi dalam sejarah. Mengenai penyesatan Hingga saat ini masih bermunculan. Ada yang mengaku diri-Nya mesias atau juruselamat padahala mereka bukan Mesias atau juruselamat. Isa Al-Masihlah satu-satunya Mesias/jurusela mat. Ada pula yang berkumandang bahwa agamanya membawa rahmat padahal rahmat hanya melalui Isa Al-Masih.

Begitu juga dengan perang. Perang dunia pertama dan kedua yang begitu ganas. Dan hingga saat ini perang masih terjadi dan akan memuncak kelak. Apalagi kelaparan, kita masih melihat banyak orang melarat. Harga-harga barang semakin menggila. Akhir-akhir ini banyak rakyat jelata yang menjerit kelaparan.

Penyakit sampar terus berevolusi. Kita sering mendengar melalui media macam-macam penyakit baru yang aneh-aneh bermunculan. Penganiayaan terhadap pengikut Isa Al-Masih, pembakaran gereja, intimidasi dan penghinaan lainnya masih terus terjadi dan akan semakin menjadi-jadi.
~
NN
# misugi 2013-07-10 11:25
*
Bagaimana jalan menuju ke kerajaan surga? Apa anda cuma mengimani bahwa Yesus adalah Tuhan dan jalan kebenaran tanpa berbuat kebaikan? Jangankan anda beribadah kepada Yesus, justru anda saja tidak mengerjakan apa perintah Yesus itu seperti makan babi, minum khamar, tidak disunat, tidak mengkhuduskan hari sabat.
# Staff Isa dan Islam 2013-07-16 22:29
~
Saudara Misugi,

Bagaimana dengan saudara, apakah saudara sudah yakin sepenuhnya telah mentaati perintah-perint ah Al-Quran. Dan mungkinkah dengan ketaatan itu dapat menjamin saudara ke sorga?

Kami selamat dari siksa neraka karena di jamin oleh Isa Al-Masih jadi bukan karena amal ibadah yang kami lakukan maka kami selamat. Adapun kesalehan kami adalah suatu ungkapan syukur atas keselamatan yang sudah diberikan Isa Al-Masih.

Isa Al-Masih memiliki keunikan yang tidak dimiliki manusia manapun termasuk Muhammad. Ia menjamin umat-Nya selamat sedangkan nabi saudara tidak. Dan Isa Al-Masih memberikan pengetahuan akan hari kiamat sedangkan nabi saudara sama sekali tidak tahu.

Adakah manusia yang memiliki pengetahuan akan hari kiamat seperti Isa Al-Masih?
~
NN
# Muslim 2013-08-13 05:12
*
1. Umat Kristiani umumnya berani memastikan sesuatu yang belum tentu atau belum pasti terjadi. Mereka beranggapan asal percaya kepada Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat, dijamin “pasti masuk surga”. Padahal memastikan seseorang masuk surga, itu bukan hak atau wewenang kita manusia, itu hanyalah hak Allah saja.

2. Jika ada umat Islam mengatakan kepada mereka kata “Insya Allah”, sering diprotes. Katanya “jangan insya Allah, yang pasti saja” Mereka tidak memahami bahwa mengucapkan Insya Allah adalah sesuatu yang dianjurkan dalam kitab suci Al-Quran dan juga Alkitab.

3. Tetapi sebagian besar umat Kristiani tidak paham bahwa di dalam Alkitab sebenarnya dianjurkan mengucapkan Insya Allah bila mengatakan sesuatu yang belum tentu terjadi. Bahkan dikatakan, bila tidak mengucapkan Insya Allah sesuatu yang belum pasti terjadi, dia tergolong sombong, dan bahkan berdosa.
# Staff Isa dan Islam 2013-08-13 12:04
~
1. Perhatikan ayat ini: “Tentang Dialah [Isa Al-Masih] semua nabi bersaksi, bahwa barangsiapa percaya kepada-Nya, ia akan mendapat pengampunan dosa oleh karena nama-Nya” (Injil, Kisah Para Rasul 10:43).

Dikatakan, seseorang yang sudah menerima Isa Al-Masih sebagai satu-satunya juruselamat, maka orang tersebut telah diampuni dosanya dan dia layak masuk dalam sorga Allah. “Sebab itu, sama seperti oleh satu pelanggaran semua orang beroleh penghukuman, demikian pula oleh satu perbuatan kebenaran semua orang beroleh pembenaran untuk hidup” (Injil, Surat Roma 5:18).

2. Tidak satupun ayat dalam Alkitab memerintahkan pengikut Yesus untuk mengucapkan Insya Allah. Sebaliknya dikatakan, “Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak” (Injil, Rasul Besar Matius 5:37).

3. Tolong saudara berikan ayat dalam Alkitab yang menjelaskan bahwa orang Kristen harus mengatakan Insya Allah seperti penjelasan saudara di atas.
~
SO
# muslim 2013-08-13 16:23
*
Lebih jelas nya bisa anda baca di > http://tinyurl.com/lhxvpoz
# Usamah bin Zaid 2013-09-04 16:20
*
Seluruh manusia sepakat bahwa yang namanya Tuhan pastilah Maha Hidup, mustahil mati.

Yesus mati untuk menebus dosa manusia (katanya). Oleh karena Yesus mati itulah, maka dunia pun harus sepakat bahwa Yesus manusia sama seperti Adam, bukan Tuhan yang harus disembah.
# Staff Isa dan Islam 2013-09-07 14:52
~
Saudara Usamah,

Yesus berbeda dengan Adam. Adam meninggal karena faktor usia. Jelas setiap makhluk hidup ada batasan usia, bukan? Adam setelah meninggal, dia tetap berada di kuburnya. Tidak pernah hidup kembali.

Berbeda dengan Yesus, Dia meninggal bukan karena maut mengambil nyawa-Nya. Tetapi Dia-lah yang telah memberikan nyawa-Nya. “Sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang" (Injil, Rasul Besar Matius 20:28).

Ketika Yesus mati, Dia tidak selamanya berada di dalam kubur. Karena Dia bangkit dan hidup kembali dari kematian-Nya. “Akan tetapi malaikat itu berkata kepada perempuan-perem puan itu: "Janganlah kamu takut; sebab aku tahu kamu mencari Yesus yang disalibkan itu. Ia tidak ada di sini, sebab Ia telah bangkit, sama seperti yang telah dikatakan-Nya. Mari, lihatlah tempat Ia berbaring” (Injil, Rasul Besar Matius 28:5-6).

Apakah manusia dapat menebus dosa sesamanya? Jelas tidak! Hanya Allah yang dapat menebus dosa manusia. Dan itulah yang dilakukan oleh Kalimat Allah (Isa Al-Masih) melalui kematian dan kebangkitan-Nya . “Supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal” (Injil, Rasul Besar Yohanes 3:15).
~
SO