Ikuti Isa dan Islam di Facebook Ikuti Isa dan Islam di Tweeter
Cetak

Isa Al-Masih Dalam Al-Quran

QuranIsa Al-Masih salah satu nabi yang wajib diimani umat Muslim. Ini diperkuat dengan banyaknya keajaiban dan gelar untuk-Nya yang terdapat dalam Al-Quran. Berikut adalah bukti keajaiban adikodrati Isa Al-Masih dalam Al-Quran yang tidak ada tolok banding atau kesamaannya dengan pribadi manapun yang pernah hadir di dunia ini.

Lahir dari Zat Roh, yaitu dari Kalimat Allah (QS 4:171)

Kalimat Allah dan Roh Allah menegaskan bahwa Isa Al-Masih “bersifat ilahi”. Ini menunjukkan bahwa Dia memiliki gen/DNA yang tidak sama dengan manusia biasa.

Umumnya umat Muslim beranggapan bahwa 'Roh' itu adalah zatnya mahluk ciptaan seperti malaikat, setan, iblis, jin, dan arwah. Ada juga yang beranggapan roh itu semacam nafas yang ditiupkan dari Allah untuk menghidupkan manusia.

Sedangkan Taurat, Kitab Kejadian 1:1-3 menjelaskan, ketika jagad raya masih kosong dan belum ada ciptaan apapun,  Roh Allah telah hadir dengan Firman-Nya. Ini menandakan bahwa Roh Allah berbeda dengan roh ciptaan lainnya.” “Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran." (Injil, Rasul Besar Yohanes 4:24).

Berfirman Sejak Bayi, Bukan Setelah Memulai Kerasulan-Nya (QS 19:29-34)

Kekaguman lain umat Islam atas Isa Al-Masih adalah kemampuan-Nya berfirman sejak bayi, sekalipun umat Kristen tidak mengakuinya karena tidak terdapat dalam Injil. Sayangnya mereka tidak menyadari hal itu merupakan pertanda Isa Al-Masih telah menjadi nabi, berwahyu, dan terutus sejak hadir di bumi.

Isa Al-Masih juga disebut sebagai “Kebenaran” (al-Haqq) (QS 19:34), – menurut Al-Quran al-Haqq adalah nama untuk  Allah –  jika Ia berasal dari “kebenaran”, maka Ia sendiri adalah “Kebenaran” itu. Karena Kebenaran hanya dapat keluar dari “Kebenaran” juga.

Dinyatakan Suci Oleh Malaikat (QS 19:19)

Isa Al-Masih satu-satunya nabi yang dinyatakan suci (zakiy), tanpa cela dosa (faultless) dan tidak berdosa (sinless). Untuk hal ini nabi Muhammad berkata: “Setiap anak Adam yang baru lahir disentuh oleh setan… kecuali Maryam dan anaknya.” (Shahih Bukhari 1493)

Menerima Sabda Allah Secara Langsung, Tidak Melalui Malaikat Jibril Atau Mimpi (QS 3:55; 5:10)

Isa Al-Masih tidak membutuhkan malaikat Jibril untuk pewahyuan-Nya. Dia juga tidak memerlukan perantaraan siapapun untuk dapat berkomunikasi dengan Allah karena Dia mempunyai hubungan yang erat dengan Allah.

Setiap kata yang diucapkan-Nya adalah wahyu dan janji-janji Allah. Dia bukanlah nabi yang pada satu ketika berkata-kata dalam pewahyuan tetapi saat lain diluar pewahyuan seperti nabi lainnya. Dia selalu benar dalam setiap perkataan dan perbuatan-Nya.

'Al-Masih', Gelar Yang Diberikan Oleh Allah (QS 3:45)

"Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu (dengan kelahiran seorang putera yang diciptakan) dengan kalimat (yang datang) daripada-Nya, namanya Al Masih ‘Isa putera Maryam...”

Keistimewaan Isa Al-Masih bukan hanya dikandung dari Roh Kudus dan dilahirkan oleh seorang perawan, tetapi Allah juga memberikan gelar “Al-Masih” untuk-Nya. Al-Masih berarti: “yang diurapi”.

Gelar yang sama juga terdapat dalam Injil, yaitu “Kristus” (bahasa Yunani). Artinya adalah “yang diurapi”. Dengan demikian, baik Isa Al-Masih maupun Yesus Kristus artinya adalah “yang diurapi

Diperkuat Rohul Qudus (QS 2:87, 253)

Al-Quran tidak hanya mengakui Isa Al-Masih dikandung dari Roh Allah saja.  Al-Quran  juga menekankan Dia selalu “diperkuat lagi” oleh Rohul Qudus.  Ini menjadikan hakikat Isa Al-Masih berbeda dengan nabi lainnya.  Menjadikan Dia paling berkuasa di dunia dan di akhirat.

Dapat Menyembuhkan Orang Mati Dan Sakit (QS 3:49; 5:110)

Baik Alkitab maupun Al-Quran mencatat begitu banyak mujizat yang dilakukan Isa Al-Masih.  Diantaranya dapat menghidupkan orang mati dan menyembuhkan orang sakit sopak (kusta) – di zaman itu penyakit ini sangat berbahaya, mengerikan, menular, dan tidak ada obatnya – dengan kuasa yang ada dalam diri-Nya. Mujizat-mujizat ini bukanlah hal sulit bagi Dia.

Kesimpulan

Dengan demikian, Al-Quran percaya Isa Al-Masih adalah Kalimat Allah karena dikandung dari Zat Roh. Dia Suci karena memiliki gen/DNA yang tidak sama dengan manusia. Dia disebut sebagai Kebenaran, karena berasal dari Kebenaran. Kebenaran yang harus diketahui oleh setiap manusia.

Sudahkah saudara mengetahui kebenaran itu? Ada satu jembatan yang dapat saudara lewati untuk menemukan Kebenaran tersebut, namanya adalah Jembatan Keselamatan. Dengan melewati jembatan ini, saudara akan bertemu dengan Kebenaran itu.


Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

Add comment

PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR

Bagi Pembaca yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:

1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
2. Komentar hanya diperbolehkan menjawab salah satu dari 3 pertanyaan fokus yang dimuat di bagian akhir artikel. Kecuali beberapa artikel yang tidak memuat 3 pertanyaan fokus.
3. Sebelum menuliskan jawaban, copy-lah pertanyaan yang ingin dijawab terlebih dahulu.
4. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
5. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.
6. Satu orang komentator hanya berhak menuliskan komentar pada satu kolom. Tidak lebih!

Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan mengirim email ke: ma[email protected]

Kiranya petunjuk-petunjuk di atas dapat kita perhatikan.

Wassalam,
Staf, Isa dan Islam

Security code
Refresh

Comments  

# bang shiddiq 2010-11-29 08:41
*
Memang Isa Al-Masih dimuliakan dalam Al-Quran sebagaimana yang anda katakan, tapi hal ini bukan berarti kedudukannya sama dengan Allah.

Allah berfirman dalam Al-Quran: "Al-Masih putera Maryam itu hanyalah seorang Rasul yang sesungguhnya telah berlalu sebelumnya beberapa rasul, dan ibunya seorang yang sangat benar, kedua-duanya biasa memakan makanan. Perhatikan bagaimana Kami menjelaskan kepada mereka (ahli Kitab) tanda-tanda kekuasaan (Kami), kemudian perhatikanlah bagaimana mereka berpaling (dari memperhatikan ayat-ayat Kami itu)."(QS. Al-Maidah:75)

Mau membantah?
# Staff Isa dan Islam 2010-12-01 19:45
~
Kami bersyukur bahwa Sdr. Shiddiq telah dapat melihat kemuliaan Isa Al-Masih yang jauh di atas manusia dan nabi-nabi sekalipun. Kemuliaan itu adalah kemuliaan Allah yang tidak dapat diberikan kepada manusia.

Isa adalah Roh Allah, Kalimat Allah, Kebenaran (al-Haqq). Dia menguasai kematian dan memberi hidup. Dia juga suci adanya, sama seperti Allah yang adalah suci.(Hadis Bukhari 1493). Selain itu, Dia adalah yang terkemuka di bumi dan di sorga (Qs 3:45). Siapakah yang boleh terkemuka di sorga sehingga menjadi saingan Allah?

Jelas Isa bukan manusia semata. Isa adalah Allah itu sendiri yang menjelma menjadi. Bukan manusia yang kemudian dijadikan sebagai Tuhan.

Kami mempersilahkan Saudara untuk mengenal lebih lanjut siapakah Isa Al-Masih pada url berikut: http://tinyurl.com/348m6fh
~
CA
# agus ahmadi 2010-12-10 15:30
*
Isa Al-Masih adalah ciptaan. Sedangkan Allah adalah Sang Pencipta yang menciptakan dunia dengan segala isinya. Kalaupun Isa Al-Masih mempunyai kelebihan atau mujizat, bukan berarti dia adalah Allah.

Apakah ada di dalam kitab Injil pengakuan atas diri-Nya yang menyebut bahwa Dia adalah Allah Sang Pencipta? Isa sendiri tidak pernah mengklaim diri-Nya sebagai Allah.
# Staff Isa dan Islam 2010-12-13 13:45
~
Saudara Agus, seorang presiden sejati tidak perlu memberi tahu rakyatnya bahwa dia adalah presiden. Melalui sikap dan tindakannya, rakyat akan dapat mengetahuinya. Juga melalui pengakuan dan perlakuan rakyat kepadanya, kita dapat melihat bahwa dia adalah presiden.

Demikian pula dengan Isa Al-Masih, Dia tidak perlu mengatakan secara langsung bahwa Dia adalah Allah. Namun sungguh, Isa pernah menyatakan bahwa diri-Nya adalah Allah. Pengakuan ini dapat Saudara baca dalam Injil, Yohanes 5:23, 10:30, 14:7-10, 15:23; Injil, Matius 26:63-64, dan lain sebagainya.

Siapakah yang mengatakan kepada Saudara bahwa Isa Al-Masih tidak pernah mengajarkan bahwa Dia adalah Allah? Sungguh, orang yang mengajarkan demikian kepada Saudara telah berbohong dan oleh karenanya telah melakukan fitnah.

Selain Injil, dalam Kitab Nabi-nabi, seperti Kitab Nabi Yesaya 9:5, Kitab Nabi Yeremia 23:5-6, juga menyebut-Nya sebagai Allah. Dalam Kitab Kisah Rasul saja dituliskan bahwa Isa adalah Tuhan sebanyak 111x.

Isa Al-Masih mengampuni dosa manusia (Injil, Matius 9:6), Isa menerima sembah sujud orang (Injil, Matius 14:33, 28:9,17; Injil, Yohanes 9:38, 2 0:28), dan bahkan setan pun mengakui bahwa Dia adalah Anak Allah (Injil, Matius 8:29).

Ini jelas menunjukkan bahwa Isa Al-Masih adalah Allah yang sejati.
~
CA
# Fauzi 2010-12-25 21:57
*
Memang Al-Quran membenarkan Isa Al-Masih mampu menyembuhkan penyakit dan menghidupkan orang yang telah mati, tapi itu semua dapat dilakukan oleh Isa Al-Masih atas izin dari Allah SWT.

Jadi, tanpa seizin dari Allah, Isa pasti tidak bisa melakukan itu semua. Isa hanyalah manusia biasa yang diberikan oleh Allah mukjizat seperti itu dan kami umat Islam menolak habis-habisan bahwa Isa itu Tuhan hanya karena Isa memiliki banyak mukjizat yang spektakuler.
# Staff Isa dan Islam 2010-12-30 22:26
~
Saudara Fauzi, Isa Al-Masih disebut Allah bukan karena Dia hanya dapat melakukan banyak mujizat. Salah satu pernyataan keilahian-Nya yang diakui oleh Isa Al-Masih ditulis dalam Injil, Rasul Besar Yohanes 8:58, “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada.”

Orang Yahudi tahu bahwa Isa Al-Masih tidak hanya menyatakan keberadaan-Nya sebelum Abraham, tetapi Dia juga menyatakan diri sama dengan Allah. Ini menyebabkan mereka mengambil batu hendak melempari-Nya.

Dalam banyak peristiwa, Isa Al-Masih menyatakan diri-Nya sama dengan Allah dengan cara yang lain, misalnya dalam memberikan pengampunan dosa, suatu pekerjaan yang hanya bisa dilakukan oleh Allah saja, “Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa.” (Injil, Rasul Markus 2:10).
~
SL
# yusri 2010-12-26 10:12
*
Yang saya pahami, Isa Al-Masih diutus hanya kepada kaum Israel. Dia membenarkan Kitab Taurat.

Kenapa seperti ada distorsi tentang Barnabas? Mungkinkah amandemen juga berlaku pada firman Tuhan? Proses penciptaan nabi Adam jauh lebih spektakuler dari Isa Al-Masih.
# Staff Isa dan Islam 2011-01-03 15:23
~
Urutan prioritas pengabaran Injil di zaman Isa dan para rasul, pertama-tama orang Yahudi. Kemudian bangsa lain. Melalui mereka, Injil dikenalkan pada semua orang. “Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi." (Injil, Surat Kisah Para Rasul 1:8)

Injil Barnabas yang dikenal umat Muslim sama sekali bukan tulisan Barnabas yang tercatat dalam Alkitab. Tetapi buku baru yang bahkan usianya belum 500 tahun.

Firman Allah tidak mungkin menyimpang dari kehendak-Nya yang berfirman. “demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya” (Kitab Nabi Yesaya 55:11).

Kalimat Allah yang berinkarnasi ("lahir") ke bumi dalam pribadi Isa Al-Masih adalah jauh berbeda dengan apapun dan siapapun. Kelahiran-Nya itu sungguh bukan kelahiran yang "muatan-Nya" berasal dari fisik dunia. Ia tidak diciptakan dari debu tanah seperti Adam. Melainkan Ia adalah berasal dari Roh Allah (Qs 4:171). Berikut adalah pernyataan Isa Al-Masih tentang asal-Nya yang berbeda dengan semua manusia: "Kamu berasal dari bawah, Aku dari atas; kamu dari dunia ini, Aku bukan dari dunia ini ... Aku keluar dan datang dari Allah." (Injil, Rasul Yohanes 8:23, 42).
~
SL
# rosa 2011-02-26 15:34
*
Terlalu memaksakan mengatakan Isa Al-Masih adalah Kalimatullah, artinya Roh Allah, berarti Allah sendiri.
# Staff Isa dan Islam 2011-03-12 16:05
~
Saudara Rosa kami persilahkan untuk meneliti sendiri ayat ini:

"Sesungguhnya Al Masih, Isa putra Maryam itu, adalah utusan Allah dan Kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan Roh dari-Nya" (Qs 4:171).

Isa Al-Masih adalah Rasullulah, Kalimatullah, dan Rohullah. Apakah ada yang Saudara tidak bisa setujui dari ayat di atas? Setelah ini, barulah Saudara mencoba lagi untuk mau mendengar dari kami, bahwa Allah-nya pengikut Isa Al-Masih bukan tiga.

Bandingkanlah dengan Injil: "Pada mulanya adalah Firman (Kalimat Allah); Firman itu bersama-sama dengan Allah, dan Firman itu adalah Allah." (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:1).
~
CA
# azhari 2011-12-19 21:22
*
Yang dimaksud oleh (Qs.3:55) adalah kebangkitan Isa Al-Masih setelah turun-Nya ke dunia dalam misi membunuh Dajjal, menghancurkan berhala dan mematahkan salib.
# Staff Isa dan Islam 2011-12-20 17:18
~
Saudara Azhari,

Berikut kami kutip secara penuh isi dari Qs 3:55, “(Ingatlah), ketika Allah berfirman: "Hai Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat. Kemudian hanya kepada Akulah kembalimu, lalu Aku memutuskan di antaramu tentang hal-hal yang selalu kamu berselisih padanya".

Pada ayat sebelum dan sesudahnya tidak ada ayat yang menjelaskan bahwa kebangkitan tersebut adalah setelah Isa Al-Masih turun ke dunia dalam misi membunuh dajjal.

Kebangkitan tersebut adalah kebangkitan Isa Al-Masih dari kematian-Nya, sebelum akhirnya Dia naik ke sorga. Isa Al-Masih memang akan datang untuk kedua-kalinya ke dunia. Tetapi tujuan kedatangan-Nya bukan untuk mematahkan salib, melainkan menjadi Hakim yang akan menghakimi setiap orang.

Artikel ini dapat membantu saudara untuk lebih memahami, bagaimana pandangan Al-Quran tentang kebangkitan dan kematian Isa Al-Masih, http://tinyurl.com/3jmrz7r.
~
SO
# muherman02 2011-12-28 14:19
*
Isa Al-Masih dalam Al-Quran memang belum mati, Dia diangkat ke langit oleh Allah untuk diselamatkan dan akan diturunkan ke bumi pada akhir zaman.

Jika memang Isa sudah mati dan mengaku Tuhan, lalau siapa yang mengatur dunia ini jika sudah mati? Mungkinkah Tuhan bisa mati dan akan bangkit lagi?.
# Staff Isa dan Islam 2012-01-03 11:55
~
Isa Al-Masih tidak pernah diselamatkan oleh Allah dengan mengangkat-Nya ke sorga. Dia naik ke sorga, karena memang dari sorgalah Dia berasal. Pada saat Dia telah menyelesaikan tugas pertama-Nya di dunia, Dia kembali ke tempat dari mana Dia berasal.

Allah sifatnya kekal. Dia tidak mempunyai permulaan atau akhir. Demikian halnya dengan Isa Al-Masih. Sifat keilahian-Nya adalah kekal, yang mati hanya tubuh manusia-Nya saja.

Namun satu hal yang perlu saudara ketahui, bahwa bagi Allah tidak ada yang mustahil. Dia dapat melakukan apapun yang Dia mau, termasuk di luar rasional manusia.
~
SO
# Slamet 2012-01-17 10:46
*
Pada akhirnya nyata bahwa 'Kekristenan' bukan agama tetapi karya Allah Yang Ajaib bagi manusia. Hal ini terlalu rumit untuk dipahami otak manusia karena 'yang diciptakan' tidak pernah bisa menjelaskan secara tuntas tentang 'Sang Pecipta'. Lantas bagaimana? Solusi yang ditawarkan kepada semua orang adalah: "Terima dan percaya kepada Yesus Kristus sebagai Tuhan & Juruselamat", dijamin anda akan terbuka pikiranya karena Roh Kudus sendiri seketika itu juga akan memberi pengertian Ilahi di hati dan pikiran anda akan kebenaran.
# Staff Isa dan Islam 2012-01-17 17:34
~
Saudara Slamet,

Terimakasih atas penjelasan yang sudah saudara berikan. Semoga hal ini menjadi pencerahan bagi setiap orang yang membacanya, bahwa Allah adalah Akbar dan tidak ada manusia yang mampu memahami kebesaran-Nya.
~
SO
# lince 2012-05-01 14:33
*
Jika di Al-Quran Isa Al-Masih sangat banyak disebutkan, tapi kenapa Muhammad tidak ada disebutkan di Taurat, Zabur dan Injil?

Bila Isa Al-Masih sekarang ada di sorga, lalu Muhammad ada dimana? Jika di sorga kenapa umat Muslim berdoa untuk keselamatannya?
# Staff Isa dan Islam 2012-05-02 16:11
~
Saudari Lince,

Inilah perdebatan yang sering terjadi antara orang Islam dan Kristen. Mengapa Muhammad tidak ada dalam Taurat, Zabur, dan Injil? Para sarjana Islam dengan berbagai upaya mencari ayat-ayat dalam Alkitab dan mengklaim sebagai nubuat bagi Muhammad. Sayangnya mereka tidak pernah menemukannya. Alhasil, mereka mengatakan Injil sudah dipalsukan.

Isa Al-Masih sendiri tidak pernah menjanjikan kedatangan seorang nabi setelah Dia. Demikian juga dengan nabi-nabi sebelum-Nya. Mengapa? Sebab para pengikut Isa Al-Masih tidak membutuhkan nabi lain! Isa Al-Masih telah memberi jaminan keselamatan sorgawi pada mereka, dan itu sudah cukup.

Dan lagi, bagaimana mungkin orang yang sudah menerima jaminan keselamatan sorgawi akan berpaling mengikuti pemimpin yang lain, yang keselamatannya sendiri masih harus didoakan?

Adakah nubuat bagi Muhammad dalam Alkitab? Artikel pada url ini, akan menjelaskannya secara detail bagi saudari Lince. Silakan klik di sini: http://tinyurl.com/d6bzxac.

“Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan" (Injil, Surat Para Rasul 4:12).
~
SO
# rokimuqorrobin 2012-06-20 22:19
*
Mengenai Nabi Isa dari Roh Allah dan Kalimat-Nya. Aqidah ini merupakan dogma Kristen. Kristen mengira bahwa Roh itu Allah sendiri. Padahal Dzat Allah tidak serupa dengan makhluk-Nya. Roh Allah yang dimaksudkan ialah dalam arti ciptaan Allah.

Nabi Adam diciptakan dari Roh Allah (QS,38:72). Dan Nabi Adam sama dengan Nabi Isa juga diciptakan dengan Kalimat-Nya (QS.3:59). Semua alam semesta juga diciptakan dengan kalimat-Nya, kun maka terjadilah dia. Perlu dicatat yg dimaksud roh Allah adalah ciptaan Allah. Dalam Quran, Roh juga merujuk pada malaikat, Jin, dan Manusia, karena Mahkluk hidup itu bernyawa.
# Staff Isa dan Islam 2012-06-22 16:39
~
Saudara Rokimuqorrobin,

Bila Roh Allah bukanlah Allah itu sendiri, lalu menurut saudara roh saudara bukanlah saudara Rokimuqorrobin sendiri? Apakah roh dalam diri saudara berbeda dengan saudara? Dapatkah roh saudara dipisahkan dari saudara?

Nabi Adam tidak diciptakan dari Roh Allah, melainkan dari debu dan tanah “ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah . . . .” (Taurat, Kitab Kejadian 2:7). Alam semesta tidak diciptakan dari Roh atau Kalimat Allah, tetapi melalui sebuah perkataan “Jadilah! Maka jadilah apa yang Allah kehendaki.
~
SO
# Imam 2012-07-03 15:20
*
"Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu (dengan kelahiran seorang putera yang diciptakan) dengan kalimat (yang datang) daripada-Nya, namanya Al Masih ‘Isa putera Maryam...” (QS.3:45)

Maksud ayat di atas adalah: Malaikat Jibril datang kepada Maryam untuk memberikan kabar gembira akan lahir seorang anak laki-laki yang diciptakan dari Kalimat Allah, Firman Allah (perkataan Allah) dan ditiupkan Roh dari Allah, bukan Roh Allah itu sendiri.
# Staff Isa dan Islam 2012-07-11 21:56
~
Saudara Imam,

Penterjemah/saudara telah menambahkan kata dalam kurung seperti 'dengan kelahiran seorang putera yang diciptakan'. Padahal dalam bahasa asli tidak ada kata demikian. Jelas Qs. 4:171 tidak mengatakan Isa Al-Masih diciptakan. Isa Al-Masih berasal dari Firman Allah. Karena itulah Isa disebut "Kalimatullah" (Qs 3:45).

Demikian menurut Injil, Rasul Besar Yohanes 1:1 “Pada mulanya adalah kalimat. Kalimat itu bersama sama dengan Allah dan kalimat itu adalah Allah”.

Kemudian, Kalimat itu menjadi manusia (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:14). Bukan hasil hubungan antara pria dan wanita, melainkan mujizat penjelmaan. (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:13). Kalimat Allah ini dinamakan Isa Al-Masih.

Mengenai pembahasan ini silakan baca penjelasannya di url ini http://tinyurl.com/dx4cc9k
~
DA
# Dedew 2012-07-17 19:21
*
“Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri” (Injil, Surat Efesus 2:8-9).
# Staff Isa dan Islam 2012-07-27 12:24
~
Saudara Dedew,

Terimakasih atas kutipan ayat yang saudara cantumkan. Memang demikianlah adanya, keselamatan adalah nikmat yang diberikan Allah. Keselamatan bukan hasil usaha manusia melalui setiap amal ibadah yang mereka lakukan.

Maka kesimpulannya adalah: Hanya Allah yang dapat menyelamatkan manusia. Agama, amal ibadah, serta pahala tidak dapat memberi jaminan keselamatan bagi manusia.
~
SO
# abdullah 2013-02-05 22:21
*
Nabi Isa itu ciptaan Allah. Hanya Allah yang mengatur dan yang tahu maksud-Nya sehingga para nabi dan rasul memiliki latar-belakang yang berbeda. Karena pada setiap zaman nabi itu berbeda. Sehingga tercipta suatu rangkaian sejarah sejak Nabi Adam sampai Nabi Muhammad.

Kepada pengikut Kristen yang bahagia, Nabi Isa itu hanyalah bagian dari rangkaian sejarah Islam, sehingga ditutup dengan nabi terakhir yaitu Nabi Muhammad yang sepatutnya ajarannya harus diikuti sampai sekarang. Karena setelah dia tidak ada lagi utusan langsung dari Allah.
# Staff Isa dan Islam 2013-02-07 11:37
~
Saudara Abdullah,

Seperti yang sudah kami jelaskan pada komentar-koment ar saudara yang lainnya. Di sini pun kami tidak akan memberi penjelasan lagi untuk komentar saudara di atas. Karena saudara telah berulang-kali menanyakannya, dan kami pun sudah berulang-kali menjelaskannya.

Jadi saran kami, silakan saudara mempelajari tentang agama Islam, Al-Quran, Muhammad, dan Isa Al-Masih. Bacalah buku-buku yang berkaitan dengan hal tersebut. Jangan saudara hanya menerima mentah-mentah apa kata ustad saudara. Tidak ada salahnya saudara mencoba untuk membuka diri dan mencari sendiri kebenaran itu. Dengan demikian, saudara akan mempunyai pengertian yang benar, bukan iman yang buta.
~
SO
# Hanna Karunia 2013-02-12 00:12
*
Apakah Isa itu adalah Yesus? Menurut saya tidak, sebab Yesus lahir di Betlehem, sedangkan Isa lahir dipadang gurun antah-berantah (tidak tau di gurun mana) diwilayah Arab, dibawah pokok kurma.

Kalau Maria menerima kehamilannya dan melahirkan Yesus dengan hati penuh sukacita, lain dengan Maryam yang lari ke padang gurun dan ingin mati (mungkin malu hamil tanpa suami) dan diolok-olok seperti penzinah. Kalau Yesus adalah orang Yahudi, maka Isa dapat dikatakan orang Arab.

Kalau Yesus mati disalibkan untuk menebus dosa manusia, Isa tidak disalibkan dan tidak menanggung apa-apa. Karena itu nurut saya Isa bukan Yesus, Yesus adalah Roh Allah yg menjelma menjadi manusia, sedangkan Isa itu murni manusia yang menjadi nabi besar menurut Islam.

Kalau Yesus lahir dan hidup dijaman raja Herodes, Pontius Pilatus, Kaisar Agustus (nurut sejarah dunia), Isa lahir dijaman Musa, entah masih di Mesir atau dalam perjalanan ke tanah Kanaan, jadi beda sekitar 1600 thn.
# Staff Isa dan Islam 2013-02-14 14:28
~
Kami maklum mengapa saudara tidak percaya bahwa Yesus adalah Isa.

Nama lain untuk Isa ialah Yesus. Gelar Al-Masih berasal dari bahasa Ibrani yang artinya adalah “yang diurapi”. Sedangkan “Kristus” merupakan terjemahan “yang di-urapi” ke dalam bahasa Yunani. Dengan demikian, baik Isa Al-Masih maupun Yesus Kristus artinya adalah “yang diurapi”.

Bahasa Ibrani kadang kala tidak menyebut Y dalam satu kata. Biasanya pembacaan untuk Yerusalem menjadi 'ursalim. Yosua menjadi 'isua. Bahasa Aramaic untuk penyebutan nama Yesus adalah 'Iso dan bahasa Arabnya menjadi 'Isa, sebab bahasa Aramaic dan Arab masih satu rumpun bahasa.

Jadi dengan kata lain, baik Isa Al-Masih dan Yesus Kristus adalah nama yang diberikan untuk satu pribadi, bukan dua pribadi yang berbeda.

Dari penjelasan saudara di atas tentang Isa dan Yesus, sepertinya saudara masih perlu mempelajari siapakah sebenarnya Yesus/Isa. Untuk itu, menurut kami tidak ada salahnya saudara membaca artikel yang menjelaskan tentang siapakah sebenarnya Yesus/Isa pada artikel yang terdapt di link ini: http://tinyurl.com/c4phapd.
~
SO
# sarianto 2013-02-18 09:30
*
Semua nabi disanjung di dalam Al-Quran, dan toh Isa tidak diakui Al-Quran sebagai Tuhan. Dan di Injilpun Dia sendiri mengakui Dia sebagai utusan bukan Tuhan Yohanes (7:16).
# Staff Isa dan Islam 2013-03-05 21:37
~
Saudara Sarianto,

Menurut saudara, apakah arti dari ayat ini: “Ingatlah, ketika Malaikat berkata: "Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kalimat (yang datang) daripada-Nya, namanya Al Masih Isa putra Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah)” (Qs 3:45) Mengapa Isa Al-Masih disebut Kalimat dari Allah dan yang terkemuka di dunia dan di akhirat?

Mengapa Isa Al-Masih satu-satunya disebut suci Qs 19:19? dan mengapa Dia disebut sebagai “Tanda” bagi seluruh manusia (Qs 19:21)?.
~
SO
# Ikhsan 2013-02-28 23:18
*
Kita sama-sama mengetahui bahwa Allah adalah Tuhan Yang Maha Kuasa. kemudian, dalam ajaran Kristen Dia disalib untuk menebus dosa seluruh manusia.

Bukankah ini berarti Tuhan mengorbankan diri-Nya untuk keselamatan manusia ciptaan-Nya. Bukankah seharusnya kita sebagai ciptaan-Nya yang berkorban kepada Tuhan. Misalnya, kita mengorbankan waktu, tenaga, dan harta benda untuk beribadah kepada-Nya. Bukan malah Tuhan yang harus berkorban untuk kita.

Bagaimana tanggapan saudara sekalian? Terimakasih.
# Staff Isa dan Islam 2013-03-06 20:18
~
Saudara Ikhsan,

Tujuan akhir dari setiap kehidupan manusia adalah sorga atau neraka. Jelas setiap orang ingin masuk sorga. Bagaimana seseorang bisa masuk sorga? Dia harus bersih dari dosa!

Apakah amal, ibadah dan kebaikan dapat menghapus dosa seseorang? Jelas tidak! Hanya Allah sendiri yang dapat menghapus dosa seseorang. Inilah pengorbanan Allah yang kami maksud. Dia rela berkorban, agar dapat menghapus dosa manusia, sehingga manusia tersebut dapat masuk sorga.

Siapakah manusia sehingga dia layak berkorban bagi Allah? Waktu, tenaga, dan harta benda yang kita gunakan untuk beribadah kepada-Nya, adalah sebuah kewajiban yang harus kita lakukan. Bukan sebuah pengorbanan.

“Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya [Isa Al-Masih] yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal” (Injil, Rasul Besar Yohanes 3:16)
~
SO
# Hanna Karunia 2013-03-02 19:50
*
OK staf IDI, satu hal, Allah tidak mungkin bohong, khan? Bagaimana mungkin ada satu pribadi yang mempunyai dua kisah (terutama kelahiran-Nya & kematian-Nya) yang sangat berbeda / sangat bertolak belakang.

Allah sendiri memerlukan untuk menurunkan kisah / sejarah manusia melalui Musa dan catatan sejarah dunia sekuler (yang netral) agar manusia dapat mencari kebenarannya. Lalu mengapa kita mencari kebenaran dan percaya pada hal yang tidak bisa / tidak mempunyai nilai dukungan sejarah.

Maaf, saya meragukan sosok Jibril, karena sepengetahuanku sosok ini tidak pernah menampakkan diri dalam pewahyuannya, apalagi menampakkan diri pada beberapa orang sekaligus. Beda khan dengan Gabriel yang menampakkan diri pada para gembala di padang.

Jadi sekarang mau dibilang apa, dua kisah yang bertolak-belaka ng. Mana kisah yang berasal dari Allah? Menurut aku, kita yang dapat membuktikan kesejarahannyal ah yang berasal dari Allah. Selebihnya dapat dikatakan cerita/karangan saja, terserah mana yang mau dipercayainya.
# Staff Isa dan Islam 2013-03-06 20:19
~
Saudara Hanna,

Kami setuju pendapat saudara, Allah tidak mungkin bohong dan Allah tidak mungkin memberi dua wahyu yang berbeda. Tapi, dapat memahami siapa Isa Al-Masih dan siapa Yesus Kristus, saudara tidak bisa menggunakan statement tersebut.

Ketika seorang Muslim mengatakan Isa Al-Masih, maka Pribadi yang ada dalam pikiran mereka adalah Yesus Kristus, demikian sebaliknya. Memang tidak dapat dipungkiri, walau banyak persamaan antara Yesus Kristus dalam Alkitab dengan Isa Al-Masih dalam Al-Quran, terdapat juga beberapa perbedaan pendapat.

'Nama' memang penting, tetapi jauh lebih penting adalah pengenalan. Sehingga ketika seseorang menyebut Isa Al-Masih atau Yesus Kristus, maka yang terlintas di benaknya adalah satu Pribadi yang datang ke dunia sebagai 'Kurban Agung' yang akan memulihkan hubungan manusia dengan Allah.

“Demikian pula Kristus hanya satu kali saja mengorbankan diri-Nya untuk menanggung dosa banyak orang. Sesudah itu Ia akan menyatakan diri-Nya sekali lagi tanpa menanggung dosa untuk menganugerahkan keselamatan kepada mereka, yang menantikan Dia” (Injil, Surat Ibrani 9:28)
~
SO
# ikilulutdab 2013-03-30 02:14
*
Betapa beruntungnya saya malam ini, saya mendapatkan sesuatu yang bisa menguatkan keyakinan saya tentang Juruselamat. Saya seorang Katolik, dan sabda Tuhan berkata: Berbahagialah orang yang tidak melihat tetapi percaya. Semoga Paskah Tahun 2013 membawa kita pada kebahagiaan kekal.
# Staff Isa dan Islam 2013-04-05 10:07
~
Saudara Ikilulutdab,

Terimakasih untuk kesaksian yang sudah saudara berikan. Kiranya Tuhan selalu memberkati saudara.
~
SO
# Rose 2013-05-07 22:41
*
Di dalam Alkitab sudah jelas bahwa Isa adalah Tuhan kita yang turun ke bumi untuk menyelamatkan kita semua. Dan Dia berkata “Akulah jalan kebenaran dan hidup?

Mengapa Dia berbicara seperti itu? Karena Dialah Tuhan. Dan di dalam Al-Quran juga menjelaskan demikian, sudah tertulis jelas bahwa sebenarnya Isa-lah Tuhan kita.
# Iam 2013-05-10 21:37
*
Yesus sujud dan menyembah Allah, Yesus puasa. Aku ingin mengikuti jejak Yesus. Kalau kau ingin menyuruhku menyembah Yesus, itu tidak akan pernah terjadi. Itu hanya mau mu, bukan yang disuruh Yesus.
# Staff Isa dan Islam 2013-05-16 14:04
~
Saudara Iam,

Tidak ada yang salah dengan Yesus sujud dan Yesus berpuasa. Kami orang-orang Kristen yang menjadi pengikut Yesus-pun terkadang ketika berdoa juga sujud. Dan pada saat-saat tertentu kami juga berpuasa.

Tapi satu hal yang perlu saudara ingat, ketika kami sujud saat berdoa, hal itu kami lakukan bukan semata-mata mengikuti ritual seperti yang dilakukan umat Muslim ketika beribadah. Karena Yesus mengajarkan, ketika berdoa, yang penting bukan bagaimana posisi tubuhmu. Apakah kamu sujud, duduk, berdiri, jongkok dll.

Demikian juga dengan berpuasa. Kami tidak perlu memberitakan kepada semua orang bahwa kami sedang berpuasa. Yesus berpesan, “Apabila engkau berpuasa, minyakilah kepalamu dan cucilah mukamu, supaya jangan dilihat oleh orang bahwa engkau sedang berpuasa, melainkan hanya oleh Bapamu yang ada di tempat tersembunyi" (Injil, Rasul Besar Matius 6:17-18).

Kami tidak pernah memaksa saudara untuk menyembah Yesus. Kami hanya sekedar mengingatkan saudara bahwa “Keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia [Yesus], sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan" (Injil, Kisah Para Rasul 4:12).

Nah, bagaimana saudara Iam. Apakah saudara tidak rindu mempunyai jaminan keselamatan sorgawi?
~
SO
# Staff Isa dan Islam 2013-06-10 16:05
~
Saudara Pejuang Islam,

Maaf komentar-koment ar saudara kami hapus. Silakan memberi komentar dengan memperhatikan aturan di bawah ini:

Pedoman wajib untuk memasukkan komentar:
1. Tidak boleh memakai lebih dari satu kolom komentar.
2. Pertanyaan/masu kan harus berhubungan dengan uraian diatas.
3. Sebaiknya satu atau dua pertanyaan dalam satu kolom komentar.
4. Hanya menggunakan bahasa Indonesia yang umum dan dimengerti semua orang.
5. Tidak memakai singkatan-singk atan, misalnya yg, dlm, sdh, tdk, dlsbgnya.
6. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
7. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.

Untuk pertanyaan/masu kan yang majemuk, silakan mengirim email ke: .
Kiranya petunjuk-petunj uk di atas dapat kita perhatikan.
~
SO
# Staff Isa dan Islam 2013-07-02 12:42
~
Maaf saudara Mirda, terpaksa komentar saudara kami hapus.

Bila memang saudara ingin memberi penjelasan panjang lebar, silakan menyampaikannya lewat email ke: . Lewat email, saudara tidak dibatasi oleh karakter dan jumlah kata yang harus saudara tulis.

Untuk forum ini, kami memang membatasi karakter. Tujuannya, agar setiap orang yang memberi komentar menuliskannya dengan singkat dan jelas. Sehingga orang lain yang membacanya pun dapat memahami apa yang dituliskan.

Yang memberi komentar di sini bukan hanya satu atau dua orang. Tetapi cukup banyak. Bila setiap orang diberi kebebasan untuk memberi komentar berkolom-kolom seperti yang saudara tuliskan di atas, yang ada para komentator bukan memberi komentar, tetapi menulis artikel. Hal itu bukan tujuan dari forum ini. Mungkin di forum lain setiap orang bebas memberi pendapat sepanjang apapun, tetapi tidak di forum kami.

Jadi, kami harap saudara maklum. Bila saudara ingin bergabung dalam forum ini, silakan mengikuti aturan yang sudah ada, sebagaimana teman-teman lain pun mengikutinya. Berilah komentar yang singkat dan jelas. Tidak perlu bertele-tele. Terimakasih.
~
SO
# praditya 2013-07-03 21:47
*
Mungkin untuk mempercayai Yesus adalah Allah itu sendiri sangat sulit. Namun bisa dilihat dari tindakan-Nya. Yesus mengucapkan kata-kata yang penuh kasih pada pengikut-Nya. Sama seperti Allah Yang Maha Kasih. Yesus mengampuni, menyembuhkan orang sakit, membangkitkan orang mati, dll adalah wujud dari sifat Allah yang Allah juga dapat melakukan demikian.

Sedangkan Yesus lapar, bertanya mengapa Allah meninggalkan-Ny a saat disalib, Yesus juga merasakan sakit itu adalah wujud sebagai sifat manusia. Dan Yesus mengajarkan bagaimana kita harus bertindak saat lapar, sakit dan tak ada yang peduli, yaitu dengan kita menyerahkan diri pada Allah.

Semoga dapat bermanfaat.
# Remies 2013-07-05 20:42
*
1. Dia Suci karena memiliki Gen/Dna yang tidak sama dengan manusia. Adakah fakta dari opini yang anda sampaikan?

2. Dia disebut Kebenaran (Kutipan dari Qs 19:34) “Itulah ‘Isa putra Maryam, (yang mengatakan) perkataan yang benar, yang mereka ragukan kebenarannya.” Perkataannya yang benar (Tidak berbohong) dalam menyampaikan wahyu dari Allah. Karena Ia adalah Rasul. Tak ada satu rasulpun yang bohong menyampaikan wahyu Allah.

3. Jembatan Keselamatan (Iman Islam tidak memerlukan jembatan (penghubung) keselamatan.
Tapi amal shalehlah yang menyelamatkan manusia

Qs. 40:40 Barangsiapa mengerjakan perbuatan jahat, maka dia akan dibalas sebanding dengan kejahatan itu. Dan barangsiapa mengerjakan kebajikan, baik laki-laki maupun perempuan sedangkan dia dalam keadaan beriman, maka mereka akan masuk surga, mereka diberi rezeki di dalamnya tidak terhingga.
# Staff Isa dan Islam 2013-07-12 16:56
~
1. "Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kalimat (yang datang) daripada-Nya, namanya Al Masih Isa putra Maryam. . . .” (Qs 3:45) Dari ayat ini sudah jelas bahwa Yesus tidak dikandung dari hasil hubungan biologis Maryam dengan seorang pria. Sehingga secara otomatis Gen/DNA yang ada dalam diri Yesus pun tidak berasal dari manusia.

2. Bukan berarti setiap orang yang mengatakan sesuatu yang benar disebut sebagai Kebenaran. “Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku” (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6). Yesus mengatakan diri-Nya sebagai Kebenaran, karena melalui Dia orang dapat belajar mengenai "Kebenaran" tentang Allah.

3. Benarkah amal saleh dapat menyelamatkan? Menurut nabi umat Muslim tidak! “Nabi Saw. bersabda: "Bukan amal seseorang yang memasukannya ke Surga atau melepaskannya dari neraka, termasuk juga aku, tetapi ialah semata-mata rahmat Allah Swt. belaka" (HSM 2412-2414).

Keselamatan bukan usaha manusia, tetapi kasih karunia Allah. “Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri” (Injil, Surat Efesus 2:8-9).
~
SO
# Seno 2013-07-07 16:41
*
Ya, carilah persamaan daripada perbedaannya. Hakikat status itu sudah ada yg menentukan. Manusia bukanlah pemberi status sesungguhnya.

Orang Kristen itu hanya ditebus (kalau hakikatnya benar demikian). Orang Islam (yang benar-benar Islam) adalah pembela dan pendukung Isa Al-Masih pada perang akhir jaman untuk melawan Al-Masih Dajjal. Kalau memang dicari siapa yang lebih mulia dan benar, yang ditebus atau yang membelanya dalam peperangan yang tentu taruhannya adalah nyawa.
# Staff Isa dan Islam 2013-07-12 16:57
~
Saudara Seno,

Kami baru mendengar bahwa pada akhir zaman orang Islam akan membela Isa Al-Masih. Benarkah demikian? Di kitab manakah pernah dituliskan bahwa pada akhir zaman orang Islam akan membela Isa Al-Masih?

Saudara Seno, Isa Al-Masih adalah Kalimatullah yang mahakuasa. Dia tidak membutuhkan pembelaan dari siapapun, apa lagi orang Islam yang tidak mengakui-Nya. Dan tujuan Isa datang untuk kali kedua adalah untuk menegakkan Pengadilan Allah. Yaitu mengadili setiap manusia untuk perbuatan mereka selama di dunia.

Bila hari itu telah tiba, Isa Al-Masih akan menentukan, siapa yang akan masuk dalam Kerajaan Sorga Allah dan siapa yang akan dibuang ke neraka untuk selamanya.
~
SO
# alhy 2013-07-09 12:08
*
Memang benar Isa Al-Masih sungguh dimuliakan dalam Al-Quran. Tapi tidak berarti Dia adalah Tuhan. Dan kami pun sebagai umat Islam sangat memuliakan Dia dengan selalu mengucapkan alaihissalam kepada-Nya.
# Staff Isa dan Islam 2013-07-12 16:57
~
Saudara Alhy,

Bila memang Isa Al-Masih tidak lebih dari sekedar manusia, mengapa Al-Quran mengatakan Isa Al-Masih satu-satunya yang suci dan tidak pernah berdosa?

Setahu kami bahkan Muhammad sendiri beberapa kali dituliskan dalam Al-Quran dia memerlukan rahmat Allah agar bisa diselamatkan karena berdosa. Tetapi tidak demikian halnya dengan Isa Al-Masih.

Pertanyaan kami: Adakah manusia yang tidak berdosa sejak lahir bahkan hingga mati? Adakah manusia yang berkuasa untuk mengampuni dosa seseorang seperti yang dilakukan oleh Isa Al-Masih?
~
SO
# Mbah Kromo 2013-08-14 18:39
*
“Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya [Isa Al-Masih] yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal” (Injil, Rasul Besar Yohanes 3:16)

Bacalah dengan baik-baik kalimat dari kitab anda. Sudah jelas kalian mengakui Isa Al-Masih adalah Anak Allah. Bagaimana bisa anda mengatakan Allah itu esa, dimana ketunggalannya?

Sebab inilah Allah kembali menurunkan manusia pilihannya yaitu Muhammad. Untuk meluruskan bahwa Allah tidak beranak dan tidak di peranakkan. Islam agama penyempurna dari yang terdahulu. Sungguh sebuah cerita yang penuh dengan kepalsuan bila mengatakan kalimat seperti di atas tadi.
# Staff Isa dan Islam 2013-08-23 09:50
~
Mbak Kromo,

Hal pertama yang perlu mbah ketahui, kata “Anak” pada ayat tersebut, bukan anak dalam arti sebenarnya. Tetapi hanya dalam arti kiasan. Kekristenan tidak pernah mengatakan Allah mempunyai anak biologis yang bernama Isa Al-Masih.

Jadi, menurut kami sia-sia saja Muhammad datang untuk meluruskan keimanan orang Kristen. Karena orang Kristen tidak pernah mempunyai iman yang demikian.

“Dia [Allah] ti ada beranak dan tidak pula diperanakkan. Dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia"
(Qs 112:3). Darimanakah Muhammad mendapat ide bahwa Tuhan sesembahan orang Kristen mempunyai anak? Sungguh membingungkan!
~
SO
# penny patricia 2013-09-19 09:16
*
Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: “Sesungguhnya Allah itu adalah Al-Masih putera Maryam”. Katakanlah: “Maka siapakah yg dapat menghalang-hala ngi kehendak Allah, jika Dia hendak membinasakan Al-Masih putera Maryam itu beserta ibunya dan seluruh orang-orang berada di bumi semuanya?” Kepunyaan Allah kerajaan langit dan bumi dan apa yang diantara keduanya; Dia menciptakan apa yang dikendaki-Nya (QS. 5:17)

Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: “Sesungguhnya Allah ialah Al-Masih putera Maryam”, padahal Al-Masih (sendiri) berkata: “Hai Bani Israil, sembahlah Allah Rabbku dan Rabbmu”. Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun. (QS. 5:72)

Al-Masih putera Maryam itu hanya seorang Rasul yg sesungguhnya telah berlalu (QS. 5:75).
# Staff Isa dan Islam 2013-10-01 20:21
~
Saudara Penny Patricia,

Ayat-ayat yang saudara kutip bertentangan dengan banyak ayat lain dalan Al-Quran dan hadis. Al-Quran juga berkata bahwa pengikut Isa Al-Masih di atas orang kafir selamanya.

“(Ingatlah), ketika Allah berfirman: "Hai Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat. Kemudian hanya kepada Akulah kembalimu, lalu Aku memutuskan diantaramu tentang hal-hal yang selalu kamu berselisih padanya" (Qs 3:55).

Kontras bukan dengan ayat-ayat yang saudara pakai. Bahkan artikel di atas mencatat ayat-ayat Al-Quran mengenai Isa Al-Masih yang menunjukan bahwa Dialah junjungan yang ilahi.
~
NN
# #parjo 2013-10-03 11:57
*
Bisa jelaskan, kenapa Nabi Isa as dibaptis oleh Yohanes?

Perlu diketahui, Al-Quran adalah kitab yang diturunkan Allah SWT kepada Nabi Muhammad a.s untuk membenarkan kitap-kitab sebelumnya.

Bisa jelaskan, apakah isi kitap Injil sama setiap tahunnya? apa selalu ada perubahan? Sahabat Nabi Isa a.s menuangkan semua yang dia lihat tentang Dia (Nabi Isa a.s) kedalam suatu buku, Itulah Injil. Sedangkan Al-Quran adalah Firman Allah yang diturunkan kepada Dia (Nabi Muhammad a.s) dan Muhammad a.s bertugas untuk menyampaikannya kepada umat manusia.

Bisa jelaskan, isi kandungan Lukas 26? Jikalau seorang datang kepada-Ku dan ia tidak membenci bapanya, ibunya, isterinya, anak-anaknya, saudara-saudara nya laki-laki atau perempuan, bahkan nyawanya sendiri, ia tidak dapat menjadi murid-Ku.

Tolong renungkan.
# Staff Isa dan Islam 2013-10-07 22:20
~
Saudara Parjo,

Artikel diatas membahas tentang Isa Al-Masih dalam Al-Quran jadi kami akan menanggapi komentar saudara yang berkaitan dengan topik tersebut.

Saudara berkata bahwa Al-Quran ada untuk membenarkan kitab-kitab sebelumnya, yaitu Kitab Taurat, Zabur dan Injil. Dengan kata lain Al-Quran menyaksikan Injil adalah Firman Allah dan umat Islam harusnya memandang sama kitab tersebut seperti terhadap Al-Quran.

Tentang Isa Al-Masih, dalam Injil dan Al-Quran dicatat dua sisi kemanusiaan dan keilahian Isa Al-Masih. Kita tidak bisa menerima satu sisi dan menolak sisi yang lain. Pertanyaanya, mengapa Islam menolak keilahian Isa Al-Masih, padahal sudah jelas Al-Quran menyatakan keilahian Isa Al-Masih. Begitu juga dalam Injil. Sedangkan seorang Muslim tidak dipandang sebagai Islam jika tidak percaya kepada kitab-kitab Allah.
~
NN
# alvina 2013-10-04 20:19
*
Al-Quran adalah petunjuk terakhir bagi umat manusia karena banyak orang yang kafir dengan men-Tuhankan Nabi Isa AS. Mengapa Isa AS sangat disanjung dalam Al-Quran dan oleh seluruh Muslim? Karena Al-Quran benar- benar perkataan Allah.
Yang anehnya para kafir justru menghina nabi kami Muhammad SAW. Kalau Al-Quran adalah karangan Nabi Muhammad, tidak mungkin beliau menyanjung Nabi Isa AS dalam karangannya. Tapi Al-Quran benar-benar petunjuk yang terakhir dari Allah SWT.
# Staff Isa dan Islam 2013-10-10 21:40
~
Saudara Alvina,

Dalam Al-Quran banyak sekali menuliskan tentang Isa Al-Masih, bahkan menunjukan bahwa Isa Al-Masih bukanlah manusia biasa seperti nabi lainnya. Namun umat Muslim tetap menyangkali keilahian Isa Al-Masih dan menolak Isa sebagai Tuhan.

Tidak pernah ada yang men-Tuhankan Isa Al-Masih karena keilahian Isa tampak begitu nyata dan dapat dilihat semua orang. Isa Al-Masih memiliki otoritas yang hanya layak dimiliki oleh Allah. Teladan hidup yang sempurna, kesucian pribadi-Nya yang tanpa dosa sedikitpun, lebih dari cukup menyatakan siapa sesungguhnya Isa Al-Masih. Bahkan Isa Al-Masih memiliki kuasa untuk memberikan hidup kekal bagi kita.

“ dan Aku [Isa Al-Masih] memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku” (Injil, Rasul Besar Yohanes 10:28).

Adakah pribadi lain yang memiliki kesempurnaan dan kuasa seperti Isa Al-Masih? Tidak pernah ada, bahkan nabi atau rasul sekalipun.
~
NN
# riyuzaki Ibrahim 2013-10-08 03:51
*
Kristen adlaha agama ardi (bumi). Keberadaanya tidak lain dari kultus individu. Isa Al-Masih diciptakan dan ditugaskan sama seperti nabi-nabi lain untuk menyempurnakan ahklak yang mulia. Logikanya, kalau Isa Al-Masih tidak mempunyai mujizat dari Allah SWT, mana ada yang mau percaya sama Isa Al-Masih.

Sedangkan Islam adalah agama Allah sejak manusia pertama diciptakan. Al-Quran sebagai petunjuk yang suci.
# Staff Isa dan Islam 2013-10-10 11:13
~
Saudara Riyuzaki Ibrahim,

Terimakasih untuk komentar saudara di atas. Sebenarnya ada beberapa hal yang ingin kami luruskan sehubungan dengan komentar saudara tersebut. Namun sebelumnya kami ingin mengajukan satu pertanyaan. Dan kiranya Sdr. Riyuzaki Ibrahim berkenan untuk menjawabnya.

Sdr. Riyuzaki Ibrahim menuliskan “Logikanya, kalau Isa Al-Masih tidak mempunyai mujizat dari Allah SWT, mana ada yang mau percaya sama Isa Al-Masih”

Nah, pertanyaan kami. Dapatkah saudara Sdr. Riyuzaki Ibrahim menyebut mujizat Nabi Muhammad, yang membuat dia layak untuk diakui sebagai nabi?
~
SO
# Adimulya 2013-10-16 07:59
*
Saudara Admin yang terhormat,

Agar jelas silahkan baca secara keseluruhan yaitu:
Q.S. = 2 : 83 s/d 88, 131 s/d 141 dan 253
3 : 42 s/d 91, 156 s/d 159, 163 s/d 175
5 : 44 s/d 86, 110 s/d 120
6 : 84 s/d 94
19 : 16 s/d 40
23 : 49 s/d 100
33 : 7 dan 8
42 : 13 s/d 18
43 : 57 s/d 66
57 : 27 s/d 29
61 : 6 s/d 9 dan 14

Semoga kita selamat dunia dan akhirat. Amin
# Staff Isa dan Islam 2013-10-18 17:25
~
Saudara Adimulya,

Terimakasih untuk daftar ayat Al-Quran yang saudara berikan. Jika tidak keberatan, dapatkah saudara menjelaskan apa yang ingin saudara sampaikan tentang ayat tersebut. Tentu akan lebih baik bila teman-teman pengunjung yang lain juga mengetahuinya, bukan?
~
SO
# ibnu 2013-10-16 12:31
*
Sepertinya admin dalam blog ini beragama Kristian, sehingga lebih memihak kepada agama Kristen.

Saya agak keberatan dengan beberapa pernyataan kamu dalam dialog komentar ini. Yesus bukanlah Nabi Isa. Mengapa manusia malah kalian sembah. Tuhankan seharusnya tidak lahir dan mati, jika dia Tuhan dia sudah harus ada dari dulu.

Sedangkan Yesus lahir dari seseorang, berarti sangat tidak mungkin jika Dia Tuhan. Dalam ilmu filsafat juga Tuhan itu tidak dapat digambarkan, sedangkan Tuhan yang kamu sembah berbentuk. Jelas sekali Dia bukanlah Tuhan.
# Staff Isa dan Islam 2013-10-18 17:26
~
Saudara Ibnu,

Sebenarnya kami tidak memihak kepada siapun. Bila kami memihak kepada mereka yang beragama Kristen, tentu kami akan memberi keleluasaan kepada mereka dalam memberi komentar. Tapi nyatanya, tidak jarang komentar mereka yang melanggar aturan kami hapus.

Adalah hak saudara untuk tidak mempercayai bahwa Yesus adalah Nabi Isa. Tapi faktanya, Yesus adalah Isa Al-Masih. Saudara tidak dapat memungkiri fakta ini.

Sdr. Ibnu salah bila menganggap kami menyembah manusia. Yesus/Isa Al-Masih bukanlah manusia yang diangkat oleh orang Kristen sebagai tuhannya. Yesus/Isa Al-Masih adalah Kalimat Allah yang sejak dalam kekekalan Dia adalah Allah. Dan ketika Dia hadir di dunia mengambil wujud dan rupa manusia, Dia dikenal dengan nama Isa Al-Masih atau Yesus.

Bukti dari ke-Ilahian-an Yesus dicatat sungguh banyak dalam Kitab Suci Injil. Diantaranya, kuasa Yesus dalam mengampuni dosa seseorang. Jelas hanya Tuhan yang dapat mengampuni dosa seseorang bukan? Dan Yesus mempunyai kuasa itu.
~
SO
# Fmanik 2013-10-22 15:16
*
Jelas Isa lebih tinggi dan mulia dari Muhammad dan nabi-nabi lannya dalam segala hal, tetapi justru lebih mengagungkan Muhammad.

Secara manusia saja jelas saya memilih Isa. Isa berkuasa atas akhirat dan nyawa Muhammad dan yang lannya juga berada dalam kuasa Isa. Muhamad juga berdoa "tunjukkanlah kami jalan yang lurus" Isa berkata "akulah jalan..." Qs 43:61 “Dan sesungguhnya dia (Isa) adalah suatu tanda bagi khiamat maka janganlah kamu ragu-ragu tentang khiamat itu, dan Ikutilah Aku, inilah jalan yang benar.”

Nabi Muhammad tidak ada apa-apanya di hadapan Allah dibanding Nabi Isa. Pengetahuannya tentang Allah juga dangkal. Sementara Isa datang (langsung) dari Ruh Allah melalui gadis perawan Maryam. Isa yang suci dari Allah, tanpa natur dosa. Jelas!
# abdullah 2013-10-22 23:09
*
Pendapat saya sederhana, bagaimanapun anda membolak balikkan, berusaha mengangkat derajat Isa dari kenabian menjadi ketuhanan degan dalil Al-Quran yang anda plintir kesana kemari, jelas satu fakta, bahwa kami umat Muslim tidak menyembah Isa yang lahir dari rahim seorang manusia, kami memuliakan kenabian dan kerasulannya, dan kami tidak menduakan dan memperanakkan Tuhan kami yang esa degan suatu alasan apapun.
# Staff Isa dan Islam 2013-10-25 22:54
~
Saudara Abddulah,

Jika saudara tidak percaya dengan perkataan kami itu tidak apa-apa, namun jangan juga saudara tidak percaya dengan ayat-ayat Al-Quran dan Alkitab Firman Allah. Apa yang kami tuliskan adalah kebenaran yang sesungguhnya.

Saudara tidak perlu menyembah Isa Al-Masih yang lahir sebagi rasul dan nabi tetapi saudara membutuhkan Isa Al-Masih juruselamat untuk menjamin keselamatan saudara ke sorga. Sebab ketika saudara mati dengan membawa dosa maka neraka selamanya bagi saudara. Faktanya, selama ini tidak ada yang menjamin keselamatan saudara bukan? Itulah Isa Al-Masih juruselamat manusia, Ia berkenan menyelamatkan saudara dari siksa neraka.
~
NN
# leo 2013-10-23 15:00
*
Ajaran Yesus/Isa di dalam Kitab Matius menurut saya sempurna. Tapi kalau menurut saudara saya kaum Muslim ada pengajaran Yesus/Isa yang kurang sempurna, dimanakah letak ketidak sempurnaannya?

Saya juga senang dengan pengajaran Nabi Muhammad tentang silahturahim. Mohon petunjuk, apa lagi pengajaran Nabi Muhammad tentang hubungan antar sesama. Misal: Tentang menghakimi sesama, tentang orang yang jahat kepada kita, tentang orang yang tidak seiman, tentang perkawinan, tentang perceraian, tentang perzinahan, tentang kesombongan, tentang iri hati, tentang keserakahan, tentang kekhawatiran menghadapi masa depan.

Apa ada sumber/buku yang menulis tentang ajaran lengkap Nabi Muhammad (selain dari ajaran tata cara beribadah)? Soalnya yang saya temukan baru satu saja, yaitu silahturahim. Dan saya lagi mau membandingkan, adakah pengajaran yang lebih sempurna dari pada pengajaran Yesus/Isa. Terimakasih.
# abdullah 2013-10-24 14:32
*
Saya ingin menjawab pertanyaan saudara Leo,

Adapun ajaran Kristen saya tidak terlalu mengetahuinya, tetapi mengenai ajaran Islam sungguhlah indah. Islam mengatur segala sesuatu perbuatan manusia, mulai dari bangun tidur hingga tidur lagi. Tata cara makan, perdagangan, perkawinan, bagi harta waris jika seseorang meninggal, tata cara penguburan jenazah. Bahkan Islam mengatur masalah-masalah pemerintahan, memulai segala sesuatu dengan musyawarah bersama.

Islam mengajarkan cinta kasih terhadap sesama, menghormati yang lebih tua, menyayangi yang lebih muda, mengajarkan menghormati pemeluk lain dan mengajak tanpa paksaan. Jikalau anda mempelajari Islam dengan adil dan sejarah Nabi Muhammad dari sumber yang tepat, niscaya anda akan mendapatkan keluruhan dalam semua prilaku dan ajarannya.
# Staff Isa dan Islam 2013-10-28 14:41
~
Saudara Abdullah,

Yang ditanyakan oleh Sdr. Leo adalah pengajaran Muhammad tentang hubungan antar sesama. Bukan ajaran Muhammad tentang bagaimana tata cara makan, tidur, menguburkan jenazah dll.

Jadi, kiranya Sdr. Abdullah dapat mengutip ayat dari Al-Quran yang mengajarkan bagaimana hubungan antara sesama. Seperti dalam Injil dikatakan “Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini" (Injil, Rasul Markus 12:31).
~
SO
# Azri Azlan 2013-10-30 14:58
~
Rukun Islam 1: Lafaz 2 kalimah Syahadah.

Aku mengaku bahawa, "Tiada Tuhan melainkan Allah dan Aku mengaku bahawa, Muhammad itu pesuruh Allah."

Isa adalah Rasul yang juga dari kalangan manusia, sama seperti kita semua. Cuma lainnya dia adalah kerana dia tidak mempunyai bapa. Itu adalah kehendak Allah SWT dan kita sebagai Muslim, wajib percaya. Tidak Perlulah kita menokok tambah bahwa dia adalah Anak Allah dan sebagainya.

Kepada Staf, Isa dan Islam, tidak perlulah saudara menggunakan Injil untuk membincangkan hal ini, karena telah nyata bahawa Injil itu telah diubah sesuai dari zaman dahulu lagi. Cukuplah sekadar menggunakan Al-Quran dan As-Sunnah.
# Staff Isa dan Islam 2013-11-04 22:08
~
Saudara Azri Azlan,

Saudara dan Muhammad juga seluruh manusia adalah mahluk biasa yang berdosa. Lalu apakah kita manusia sama dengan Isa Al-Masih. Mari kita buktikan. Adam dan seluruh anak cucunya berdosa sedangkan Isa Al-Masih tidak berdosa, lihat Hadist Shahih Bukhari jilid 3 halaman 208 ayat 1493 "semua anak Adam yang lahir sudah disentuh setan, kecuali Isa putera Maryam"

Dalam Qs 47:19 "Maka ketahuliah ya (Muhammad), bahwa sesungguhnya tidak ada Tuhan, melainkan Allah dan mohonlah ampunan (kepada-Nya) bagi dosamu dan bagi dosa-dosa orang Mu'min." Jika kita perhatikan ayat ini berarti semua manusia, entah dia nabi atau rasul ternyata sudah ada dibawah kuasa dosa,

Tetapi mengenai Isa Al-Masih ada tertulis di Qs 19:19 "Ia (Jibril) berkata: sesungguhnya aku ini hanyalan utusan Tuhanmu, untuk memberimu seorang anak laki-laki (Isa Al-Masih) yang suci"

Bukankah hanya Allah yang suci dan hanya Allah yang tidak mungkin tersentuh oleh Syaitan, demikianlah Isa Al-Masih. Jadi siapakah Isa Al-Masih jika Ia bukan Tuhan.
~
Noni
# obaja tobing 2013-10-31 13:48
~
Staff Isa dan Islam yang kami hormati,

Mengapa pada saat mengutip Taurat, tulisan ini mengutip dari Alkitab Perjanjian Lama? Yang saya ingin tanyakan: Apakah memang kitab Taurat memang tidak ada dalam versi Islam? Apakah ke 4 kitab yang diakui dalam Islam hanya ada Al Quran saja.

Terima kasih
# Staff Isa dan Islam 2013-11-05 19:42
~
Saudara Tobing,

Mohon maaf kami kurang paham dengan maksud pertanyaan saudara.

Al-Quran adalah kitab suci umat Islam yang berisi ayat-ayat yang diterima Muhammad secara bertahap selama ia menjalankan tugas kenabiannya pada abad ke-7. Ia menerimanya dari seorang makluk “Namus” yang dinamakan oleh pengikut Islam sebagai malaikat Jibril.

Al-Quran tidak mengandung Taurat atau Injil maupun kitab para nabi. Dari segi waktu saja Alkitab jauh lebih tua dari pada Al-Quran. Alkitab sudah ada sekitar 1500 tahun sebelum Al-Quran ditulis. Isinyapun sangat jauh berbeda. Riwayat para nabi dan riwayat Isa Al-Masih di Al-Quran sangat bertentangan dengan cerita dalam Alkitab dan juga sejarah umum bangsa-bangsa.

Pelajarilah semua kitab untuk suatu perbandingan dan galilah isi Alkitab maka saudara akan mendapat banyak jawaban atas pertanyaan-pert anyaan saudara.
~
Noni
# amin 2013-11-21 21:56
~
Nabi Isa itu lahir di zaman apa ya? Ibunya Maryamkan, Maryam yang mana ya?
# Staff Isa dan Islam 2013-11-25 12:12
~
Maaf saudara Amin, kami kurang jelas dengan pertanyaan saudara di atas. Maksudnya zaman yang bagaimana ya? Juga, apakah saudara pernah mendengar dalam Al-Quran bahwa ada Maryam lebih dari satu?

Bila tidak keberatan, kiranya saudara berkenan menjelaskan kembali pertanyaan saudara di atas, agar kami dapat memberi jawaban sesuai yang saudara inginkan.

Terimakasih.
~
Saodah
# YgSetiaDanYgBenar 2013-11-23 01:29
*****
Salam damai Staff Isa dan Islam.

Saya ingin bertanya: Umat Muslim mengklaim bahwa Isa adalah beragama Islam. Pertanyaan saya, ketika penyaliban, siapakah orang-orang Muslim yang melihat penyaliban itu? Dan siapa orang Muslim yang menulis dan mengatakan Isa tidak disalib?

Setahu saya, Islam hanya wujud ratusan tahun setelah Isa naik ke surga.
# Staff Isa dan Islam 2013-11-25 12:13
~
Saudara YgSetiaDanYgBenar,

Bila ditanya, apakah Isa beragama Islam atau Kristen? Jawaban kami: Isa tidak menganut salah satu dari kedua agama tersebut. Isa tidak beragama Islam, juga Isa tidak beragama Kristen. Tujuan Isa datang ke dunia bukan untuk menyebarkan agama, melainkan menggenapi janji keselamatan yang telah Allah janjikan jauh sebelum Isa datang ke dunia.

Ribuan tahun sebelum Isa datang ke dunia, seorang nabi besar menyampaikan wahyu Allah tentang Isa, “Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan kesengsaraan kita yang dipikulnya, padahal kita mengira dia kena tulah, dipukul dan ditindas Allah. Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya” (Kitab Nabi Yesaya 53:4-5).

Agama Islam sendiri baru ada kira-kira 600 thn setelah Isa naik ke sorga. Jadi, dapat dipastikan tidak ada orang Muslim yang melihat penyaliban Isa. Memang, umat Muslim beranggapan bahwa seluruh nabi-nabi Allah termasuk Isa Al-Masih beragama Islam. Bahkan Allah sendiripun menurut mereka beragama Islam. Sehingga mereka percaya, agar dapat masuk sorga harus beragama Islam.

Menurut kami kepercayaan ini sangat keliru. Karena agama tidak dapat menjanjikan apapun atas keselamatan seseorang!
~
Saodah
# hampir 2013-11-29 10:30
~
Semua manusia dilahirkan suci dan semua nabi itu terpelihara dari dosa. Yesus itu suci atau maha suci,.Mariam juga suci. Apakah sama dengan kesucian Allah?Kamu kena bezakan antara suci manusia antara manusia dan maha suci Allah yang tidak pernah didapati atau ada link dengan seorang manusia. Yesus itukan lahir dari seorang wanita, kamu perlu paham tahap kesucian itu.
# Staff Isa dan Islam 2013-12-03 21:38
~
Saudara hampir,

Sekalipun nabi, ia tetaplah manusia biasa yang tidak luput dari kesalahan. Apakah saudara berpikir bawa selama hidupnya nabi tidak pernsa melakukan kesalahan sedikitpun? Tentu saja tidak. Karena semua manusia, bahkan nabi pasti pernah berbuat kesalahan.

Sedangkan standar suci dihadapan Allah adalah mutlak sempurna. Adakah manusia yang sempurna? Tentu tidak ada. Jika Isa Al-Masih dikatakan suci berarti Ia tak bercela sedikitpun. Jika Isa Al-Masih memiliki cela, maka Ia tidak akan dikatakan suci. Sedangkan yang layak dikatakan suci hanya Allah bukan?

“Semua anak Adam yang lahir sudah disentuh setan, kecuali Isa putera Maryam” (Hadits Shahih Bukhari jilid III hal 208 ayat 1493). Artinya hanya Isa Al-Masih satu-satunya yang suci dan sama sekali tidak dijamah setan.

~
Noni
# M. Ihsan Assegaf 2013-12-03 20:08
*****
Saya ingin bertanya. Benarkah Yudas Iscariot yang disalib?

Padahal dalam Al-Quran, tidak dijelaskan siapakah tokoh orang yang diserupai Nabi Isa. Dan dari manakah berasal Yudas Iscariot di salib. Padahal Al-Quran tidak menjelaskan secara detail. Siapakah tokoh yang disalib?
# Staff Isa dan Islam 2013-12-05 20:33
*****
Saudara Ihsan,

Tentang penyaliban Isa Al-Masih, Al-Quran tidak pernah memberi penjelasan yang jelas. Bahkan beberapa ayat Al-Quran terkesan membingungkan, apakah sebenarnya Isa Al-Masih benar-benar dibunuh, ataukah Dia diangkat Allah tanpa sedikitpun mengalami penganiayaan.

Bila benar Isa diangkat Allah dan yang disalib adalah orang lain yang diserupakan, sulit untuk diterima sebagai kebenaran. Sebab, bagaimana mungkin Tuhan Sang Pencipta melakukan pembohongan? Bila memang Allah ingin Isa selamat dari salib, apakah tidak ada cara yang lebih jujur sehingga tidak perlu berbohong dan mengorbankan orang yang tidak bersalah?

Dalam Kitab Suci Injil dijelaskan bahwa Yudas Iscariot adalah salah satu murid Isa, dari dua belas murid pertama-Nya. Yudas adalah orang yang mengkhianati Isa. Mungkin Al-Quran menganggap, karena Yudas mengkhianati Isa, lalu Allah menghukum dia dengan cara disalib menggantikan Isa. Jelas pandangan ini sangat keliru. Sebab Yudas tidak mati dibunuh, melainkan bunuh diri karena malu atas perbuatannya. “Maka iapun [Yudas] melemparkan uang perak itu ke dalam Bait Suci, lalu pergi dari situ dan menggantung diri” (Injil, Rasul Besar Matius 27:5).

Lalu siapakah sebenarnya yang disalib itu? Kitab Suci Allah menuliskan bahwa yang disalibkan adalah Isa Al-Masih. Isa disalib sebagai korban tebusan bagi manusia berdosa. “Sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang" (Injil, Rasul Besar Matius 20:28).
~
Saodah
# Staff Isa dan Islam 2013-12-27 10:16
~
Saudara Hanafi Siregar,

Kami berterimakasih atas kesediaan saudara mengunjungi situs kami juga memberikan komentar. Namun maaf, dengan terpaksa kami harus menghapus komentar-koment ar saudara karena tidak sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan.

Saran kami, sebelum saudara memberi komentar, kiranya saudara dapat membaca aturan yang telah kami taruh di bawah setiap artikel yang ada. Untuk lebih jelasnya, dibawah ini kami tuliskan kembali aturan tersebut.

Pedoman wajib untuk memasukkan komentar:
1. Tidak boleh memakai lebih dari satu kolom komentar.
2. Pertanyaan/masu kan harus berhubungan dengan uraian diatas.
3. Sebaiknya satu atau dua pertanyaan dalam satu kolom komentar.
4. Hanya menggunakan bahasa Indonesia yang umum dan dimengerti semua orang.
5. Tidak memakai singkatan-singk atan, misalnya yg, dlm, sdh, tdk, dlsbgnya.
6. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
7. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.

Untuk pertanyaan/masu kan yang majemuk, silakan mengirim email ke: .
Kiranya petunjuk-petunj uk di atas dapat kita perhatikan.

Demikian, kiranya saudara dapat maklum.
~
SO
# jack 2014-01-02 18:30
~
Kalau memang Yesus adalah Allah mengapa dia berdoa pada malam kematiannya? Kepada siapa? Terus kenapa Dia mengajarkan doa Bapa kami, Bapa kami yang di surga. Siapa Bapa yang di surga sementara Dia ada di bumi? Itu bukan sekedar contoh doa kan? Tetapi permintaan Yesus kan ke bapak-Nya. Di Alkitab berkali-kali Yesus mengatakan Bapa lebih besar dari Aku. Eli eli lama sabktani.
Kolose 1:15 : Yesus diciptakan sedangkan Allah alfa dan omega.
# Staff Isa dan Islam 2014-01-08 21:25
~
Saudara jack,

Sepanjang riwayat 3,5 tahun di dunia Isa Al-Masih selalu berdoa dan mengucap syukur. Jadi Isa Al-Masih berdoa bukan hanya pada saat malam kematian-Nya. Apakah jika Ia berdoa berarti bukan Tuhan?

Allah adalah maha hadir, Ia dapat berada di dua tempat dalam waktu bersamaan. Allah dapat berada di dunia sekaligus tetap berada di surga.

Tujuan Isa Al-Masih ke dunia untuk menggenapi nubuat para nabi tentang-Nya yang telah dicatat dalam Kitab-kitab terdaulu. Dengan cara itulah manusia beroleh jalan selamat dari siksa neraka kelak. Isa Al-Masih berkata: "Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya" ( Injil, Rasul Besar Matius 5:17).

"Tetapi dengan jalan demikian Allah telah menggenapi apa yang telah difirmankan-Nya dahulu dengan perantaraan nabi-nabi-Nya, yaitu bahwa Mesias [Isa Al-Masih] yang diutus-Nya harus menderita" (Injil, Kisah Para Rasul 3:18).

Allah telah menyampaikan kepada para nabi bahwa diri-Nya akan datang menjadi manusia, inilah nubuat. Dalam keadaan sebagai manusia, Ia menggenapi nubuatan tentang-Nya bahwa Isa Al-Masih harus berdoa, menderita dan sakit sebagai teladan di dunia, ini yang harus diikuti umat-Nya. Dan yang utama sebagai jalan agar manusia dapat mengenal penciptanya lebih dekat. Ia mengajar tidak hanya berteori tetapi dengan tindakan-Nya yang sempurna tanpa cela
~
Noni
# jack 2014-01-10 14:00
~
Saya tidak paham. Kalau maksud anda Allah ada di sorga dan di saat yang sama ada di bumi, dengan demikian maksud anda ada dua Pribadi yang terpisah? Bagaimana anda bisa mengambil kesimpulan demikian? Sedangkan dalam kitab suci anda Taurat, Ulangan 6:4 Tuhan itu Esa. Esa ya satu.

Bagaimana dengan ayat-ayat ini? 1 Korintus 15: 27, 28 “...Anak akan menaklukkan diri-Nya di bawah Dia...” Mengapa hanya Allah yang tahu hari kiamat di Injil, Rasul Markus 13:32. Sedangkan Yesus tidak tahu? Mengapa Yesus mengatakan Bapa lebih besar dari Aku di Injil, Rasul Besar Yohanes 14:28. Mengapa, Injil, Surat 1 Korintus 11:3 mengatakan kepala dari Kristus ialah Allah?
# Staff Isa dan Islam 2014-01-15 12:30
~
Saudara Jack,

Bila kita memahami Allah seperti memahami manusia, maka akan muncul pikiran seperti yang saudara sampaikan. Tetapi bukankah Allah mahakuasa dan mahahadir? Tidak dapakah Dia hadir di waktu bersamaan?

Isa Al-Masih bersabda, “Aku dan Bapa adalah satu” (Injil, Rasul Besar Yohanes 10:30). Satu di sini adalah hakikat-Nya yaitu Allah. Allah yang esa adalah satu kesatuan yang utuh. Bukan berarti ada dua atau tiga Allah.

Karena itu, untuk mengetahui kebenaran dari ayat-ayat yang Sdr. Jack kutip, maka perlu dibaca secara menyeluruh. Sebab ayat-ayat itu menjelaskan sifat dan hakikat Isa Al-Masih yang adalah Allah.

~
Salma
# Daud 2014-01-10 20:42
~
Saya mau tanya, kalau Isa itu ciptaan Allah, mengapa di Al-Quran ditulis kalau Isa itu Firman-Nya (perkataan-Nya) Qs 4:171.

Pertanyaannya adalah: Bagaimana atau dengan apa Allah menciptakan firman-Nya (perkataan-Nya) itu sendiri? Sedangkan Allah menciptakan sesuatu dengan firman-Nya (perkataan-Nya) .
# Staff Isa dan Islam 2014-01-12 10:50
~
“Ingatlah, ketika Malaikat berkata: "Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kalimat (yang datang) daripada-Nya, namanya Al Masih Isa putra Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah)” (Qs 3:45)

Qs 3:45 tidak mengatakan bahwa Isa Al-Masih diciptakan. Tetapi Dia adalah Kalimat Allah yang datang/masuk ke rahim Maryam. Sehingga dengan demikian, Maryam pun hamil!

Inilah perbedaan Isa dengan Adam. Walau memang Adam tidak punya ayah dan ibu, tetapi Adam diciptakan Allah dari debu dan tanah.
~
Saodah
# Agung 2014-01-11 13:16
~
Bagaimana Al-Quran bisa mengatakan bahwa umat Nasrani menyebutkan Allah itu ada tiga sementara di Alkitab hal tersebut tidak ada?
# Staff Isa dan Islam 2014-01-12 10:51
~
"Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: ‘Bahwasanya Allah salah satu dari yang tiga,’ padahal sekali-kali tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Tuhan Yang Esa” (Qs 5:73).

Ayat ini memberi kesan bahwa orang Kristen percaya akan adanya tiga Allah. Yang membingungkan adalah, apakah si pemberi wahyu di atas tidak tahu bahwa orang Kristen tidak pernah menyembah tiga Allah?

Kekristenan dan Alkitab tidak pernah mengajarkan Allah itu lebih dari satu. Umat Kristen percaya dan hanya menyembah kepada Allah yang esa.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang kesalahan-paham an Al-Quran di atas mengenai sesembahan umat Kristen, silakan membaca penjelasan kami di artikel berikut ini: http://tinyurl.com/kh9hg27.
~
Saodah
# Daud 2014-01-11 15:23
~
Dikatakan agama Islam adalah agama yang dirahmati oleh Allah.

Pertanyaannya: Kalau benar agama Islam yang dirahmati oleh Allah, seharusnya orang-orang yang beragama Islam tidak usah mencari-cari rahmat Allah. Dan tidak usah meminta kepada Allah "tunjukilah kami jalan yang lurus' (Indinash shiraathal mustaqim)” Karena orang-orang yang beragama yang dirahmati Allah tahu jalan yang lurus.
# Staff Isa dan Islam 2014-01-12 10:51
~
Sayangnya Allah tidak pernah memperhitungkan agama seseorang. Yang Allah lihat adalah iman. Karena “imanlah yang menyelamatkan seseorang, bukan agamanya.”

“Jadi mereka yang hidup dari iman, merekalah yang diberkati bersama-sama dengan Abraham yang beriman itu” (Injil, Surat Galatia 3:9).
~
Saodah
# jack 2014-01-16 10:41
~
Kitab suci tidak pernah menggambarkan Allah abstrak. Saya seorang manusia jadi cara berpikir saya sebagai manusia. Saya.tidak berpikir seperti mahluk lebih rendah
(binatang) atau lebih tinggi seperti malaikat. Kitab suci berbicara dengan bahasa sederhana sehingga saya manusia bisa memahaminya.

Yohanes 10: 30 yang anda sampaikan bisa dibandingkan dengan kata-kata di Yohanes 17: 20,21 bagaimana Yesus bisa menjadi satu dengan murid-murid-Nya ? Dalam arti apa? Kalau semua murid satu dengan Yesus ada berapa banyak Allah?

Oh ya tidak satupun ayat yang saya sampaikan anda ulas kecuali ulangan 6:4.saya sendiri sudah baca ayat-ayat itu secara keseluruhan berulang ulang. Bagaimana anda?
# Staff Isa dan Islam 2014-01-21 12:55
~
Saudara Jack,

Pengertian “menjadi satu” yang Isa Al-Masih maksud memiliki dua makna yang berbeda. Kesatuan-Nya dengan Allah tidak sama dengan kesatuan-Nya dengan murid-murid. Isa Al-Masih adalah Allah yang menjadi manusia. Saudara dapat memahaminya dari ayat-ayat ini “Kata Yesus kepadanya: "Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa [Allah]; bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa [Allah] itu kepada kami.” (Injil, Yohanes 14:9). Jadi jelas, istilah “menjadi satu” antara Allah, Isa Al-Masih dan murid-murid memiliki arti yang berbeda dengan keesaan Allah yaitu Isa Al-Masih.

Mohon maaf kami tidak membahas semua ayat yang saudara maksud, disini kami fokus pada pertanyaan terkait dan membatasi supaya tidak panjang lebar.
~
Noni
# manusia bukan tuhan 2014-01-18 10:02
~
Isa (Yesus) yang di sucikan tapi tidak bisa mensucikan karena Dia sendiri disucikan bukan penyuci.
# Staff Isa dan Islam 2014-01-21 13:01
~
Saudara Manusia bukan Tuhan,

Apa dasarnya sehingga saudara mengira Isa Al-Masih harus disucikan. Tidakkah saudara pernah membaca dalam kitab suci saudara bahwa Isa Al-Masih satu-satunya yang suci sedangkan para nabi, termasuk Muhammad sudah disentuh oleh setan.

Di dalam Hadis Anas Bin Malik 72 dikatakan “Isa Al-Masih adalah Roh Allah dan Kalimat Allah.” Roh Allah dan Kalimat Allah itu tidak diciptakan. Dan apa yang tidak diciptakan adalah kekal. Dan yang kekal hanya Allah. Bagaimana menurut saudara?
~
Noni
# Jarwo 2014-02-03 16:31
~
Untuk Staf IDI,

Tetapi kita repot juga karena beberapa kalangan dari umat Muslim yang mengatakan Yesus itu bukanlah Isa Al-Masih. Dan kalau begitu siapa Isa Al-Masih? Dan umat Muslim bilang Isa adalah salah satu nabi Allah dan Isa pada hari kiamat nanti akan menghancurkan kaum Yahudi dan Nasrani. Dan secara implisit sudah jelas kalau Isa di sini beragama Muslim.

Dan tak lebih mengejutkan bahwa nantinya setelah Isa menghancurkan kaum Yahudi dan Nasrani, dia akan menikah. Jadi, kesimpulannya jelas bahwa Isa adalah seorang manusia biasa yang mempunyai nafsu dan bisa menikah. Dan sepertinya di sini kita punya dua pribadi yang serupa tapi tak sama antara figur Isa dan Yesus. Bagaimana menurut pendapat admin? Mohon pencerahan.
# Staff Isa dan Islam 2014-02-18 11:47
~
Saudara Jarwo,

Pertanyaan saudara sangat menarik. Dan kami telah menjawab pertanyaan saudara melalui email. Harap kiranya email saudara benar adanya.
~
Salma
# teguh 2014-02-06 00:19
~
Isa adalah Roh Allah yang menjelma menjadi manusia yang sempurna.
 
“… arsalnaa ilaihaa ruuhanaa fa tamatstsala lahaa basyaran sawiyya.”
 
"…Kami mengutus Roh Kami kepadanya, maka ia menjelma di hadapannya menjadi Manusia yang sempurna…" (Qs 19:17)
# Jarwo 2014-02-17 23:32
~
Anda menanyakan berapa jumlah ayat yang tidak mendukung Yesus itu Tuhan? Berapa jumlah ayat yang mendukung Yesus itu Tuhan? Sudah saya jawab dan sudah dijawab oleh admin 4 tahun yang lalu.

Dan beberapa waktu yang lalu sudah saya jawab lagi untuk menjawab pertanyaan dari Wahyudi. Dan sudah saya jawab juga di blog-blog Islam yang lain. Kini ditanyakan lagi dengan soal yang sama. Jadi pertanyaan saya, selama ini anda kemana saja, pak?
# Staff Isa dan Islam 2014-02-18 11:55
~
Saudara Wong Ageng,

Kami berterimakasih atas kesediaan saudara mengunjungi situs kami juga memberikan komentar. Namun maaf, dengan terpaksa kami harus menghapus komentar-koment ar saudara karena tidak sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan.

Pedoman wajib untuk memasukkan komentar:
1. Tidak boleh memakai lebih dari satu kolom komentar.
2. Pertanyaan/masu kan harus berhubungan dengan uraian diatas.
3. Sebaiknya satu atau dua pertanyaan dalam satu kolom komentar.
4. Hanya menggunakan bahasa Indonesia yang umum dan dimengerti semua orang.
5. Tidak memakai singkatan-singk atan, misalnya yg, dlm, sdh, tdk, dlsbgnya.
6. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
7. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.

Untuk pertanyaan/masu kan yang majemuk, silakan mengirim email ke: .
Kiranya petunjuk-petunj uk di atas dapat kita perhatikan.

Demikian, kiranya saudara dapat maklum.
~
Salma
# soni 2014-02-20 13:22
~
Siapakah Isa dan Ibunda Maryam? Kami sangat yakin bahwa Muslim dan Nasrani sama-sama sepakat bahwa Yesus dan ibunda Maryam, keduanya manusia. Makhluk yang diciptakan oleh Tuhan. Allah berfirman, ”Sesungguhnya Isa itu seperti Adam. Allah ciptakan dia dari tanah, kemudian Allah berfirman ’Kun’ muncullah, maka muncullah dia” (Qs Ali Imran: 59)
# Staff Isa dan Islam 2014-04-24 15:02
~
Saudara Soni,

Tentu kita tidak dapat mengabaikan bahwa Isa Al-Masih telah menjadi manusia dan hidup sebagai manusia. Tetapi sesungguhnya hakikat Isa Al-Masih adalah Allah yang menjadi manusia (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:1, 14; Qs 3:45). Selain itu, Dia adalah suci (Qs 19:19). Tentu tidak ada manusia yang suci, bukan?

Dan mencermati Qs 3:59, pertanyaan kami kepada saudara adalah apakah Isa Al-Masih diciptakan Allah dan apakah Isa Al-Masih diciptakan dari tanah? Kiranya saudara dapat mempelajari ayat itu dengan teliti saat dinyatakan, “Sesungguhnya Isa itu seperti Adam”. Apa sesungguhnya maksud ayat itu?
~
# Yunaedy Sitorus 2014-03-01 00:20
~
Kebenaran Isa putra Maryam yang terkandung dalam Al-Quran adalah benar tidak ada keraguan di dalamnya. Dari semua komentar yang anda jawab ada beberapa pertanyaan:
1. Literatur jawaban anda adalah isi Injil anda yang sekarang siapa yang mengarang? Tahun berapa dikarang?
2. Apa mungkin Tuhan bercerita bahwa Yohanes menemui saya dan sebagainya? Nabi Musa saja sebagai utusan Allah tidak sanggup bertemu Allah, konon lagi Yohanes.
# Staff Isa dan Islam 2014-04-24 15:17
~
Saudara Yunaedy Sitorus,

Isa Al-Masih adalah Allah yang menjadi manusia (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:1, 14; Qs 3:45). Tentu ini adalah sifat adikodrati Isa Al-Masih, bukan? Nah, dengan pernyataan saudara di atas, apakah ini berarti saudara setuju dengan artikel di atas? Bila saudara setuju dengan artikel di atas berarti saudara mengakui bahwa Isa Al-Masih adalah pribadi Ilahi atau Allah itu sendiri. Bagaimana saudara?

Mengenai pertanyaan saudara, silakan saudara mengunjungi link ini http://tinyurl.com/8f7wac5
~
Solihin
# Berto 2014-03-01 12:10
~
Haleluya! Isa Al-Masih adalah pembawa terang Dialah jalan keselamatan sampai selamanya. Dia adalah kalimat Allah.
# priyo 2014-04-14 14:10
~
“Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran" (Injil, Rasul Besar Yohanes 4:24). Manusia punya roh sendiri tidak? Kalau ada berarti Tuhan juga tiap manusia? Dia suci karena memiliki gen/DNA yang tidak sama dengan manusia. Pertanyaannya Isa itu manusia atau Tuhan? Kaya cerita Hercules saja.
# Staff Isa dan Islam 2014-04-24 15:29
~
Saudara Priyo,

Tulisan saudara di atas mengundang tanya. Apakah saudara menganggap diri saudara juga adalah Tuhan? Ataukah saudara sedang ingin menjadi Tuhan? Pertanyaan ini untuk menjawab pertanyaan saudara.

Sangat berbeda dengan Isa Al-Masih. Isa Al-Masih adalah Allah yang menjadi manusia (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:1, 14; Qs 3:45). Untuk apa Dia menjadi manusia? Yaitu untuk menyelamatkan manusia dari dosa. Sebab tidak mungkin manusia dapat menyelamatkan dirinya sendiri tanpa pertolongan Allah. Silakan saudara mengunjungi link ini http://tinyurl.com/8abrx5t
~
Solihin
# Hamba Allah 2014-04-24 10:52
~
Assalamualaikum,

Pertama, "Wahai Ahli Kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu, dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar. Sesungguhnya, Al-Masih, Isa putera Maryam itu, adalah utusan Allah dan (yang diciptakan dengan) kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) ruh dari-Nya. Maka berimanlah kamu kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dan janganlah kamu mengatakan: '(Ilah itu) tiga', berhentilah (dari ucapan itu). (Itu) lebih baik bagimu. Sesungguhnya, Allah Ilah Yang Maha Esa, Maha Suci Allah dari mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya. Cukuplah Allah sebagai Pemelihara" (Qs 4:171).

Saudara mengutip hal yang salah dan mencoba mengaburkannya.
# Staff Isa dan Islam 2014-04-24 15:59
~
Saudara Hamba Allah,

Tentu saudara setuju bila ayat kitab suci tidak boleh ditambahkan para penafsir, bukan? Kalau boleh tahu, apakah kalimat dalam tanda kurung ada dalam bahasa aslinya? Bagaimana bila ayat itu kita tuliskan tanpa menggunakan tanda kurung? Tentu artinya akan berbeda, bukan?

“Wahai Ahli Kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu, dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar. Sesungguhnya Al Masih, Isa putera Maryam itu, adalah utusan Allah dan kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan roh dari-Nya. Maka berimanlah kamu kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dan janganlah kamu mengatakan: "tiga", berhentilah. Lebih baik bagimu. Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa, Maha Suci Allah dari mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya. Cukuplah Allah menjadi Pemelihara” (Qs 4:171).

Sangat berbeda pengertiannya, bukan? Isa Al-Masih disebut utusan, Kalimat Allah dan Roh Allah. Tidakkah ini sesuatu yang adikodrati? Jika Isa Al-Masih memiliki gelar sedemikian tinggi, maka siapakah Isa Al-Masih sesungguhnya, menurut saudara?
~
Solihin
# Hamba Allah 2014-04-25 10:51
~
Assalamualaikum,

Rahmat Allah tercurah bagi orang-orang yang ingin mencari kebenaran. Tentu saja tanda kurung tersebut tidak ada dalam ayat Al-Quran yang asli. Silakan anda cek Al-Quran di seluruh negara dunia anda tidak akan menemukan satu kata pun yang berbeda, semua persis sama. Bahkan jika seluruh Al-Quran hilang, tentu saja masih bisa dibuat lagi karena banyak penghafal Al-Quran di seluruh dunia.

Namun tanda kurung tersebut digunakan untuk memudahkan kita memahami, karena jika kita langsung menerjemahkan kata satu per satu pastinya akan sulit karena perbedaan tata bahasa Arab dan Indonesia. Tanda kurung tersebut untuk menjelaskan maksud yang ingin disampaikan.
# Staff Isa dan Islam 2014-05-21 21:21
~
Saudara Hamba Allah,

Terimakasih karena saudara mengakui bahwa tidak ada kalimat dalam tanda kurung pada bahasa aslinya. Ini menjadi persoalan sebab umat bisa disesatkan dengan pengertian yang ditambahkan para penafsir. Apakah ini berarti Al-Quran dengan mudah ditambahkan para penafsir. Jelas, kami mengerti pemahaman umat Islam keliru tentang Isa Al-Masih karena Al-Quran disisipi kalimat penafsir.

Bagaimana menurut saudara penambahan kalimat dalam tanda kurung oleh penafsir?
~
Solihin
# Putra 2014-05-19 22:16
~
Saudaraku Muslim,

Dalam situs ini sama sekali tidak menyuruh anda atau memprovokasi anda untuk berpindah agama. Dalam situs ini menceritakan tentang Isa dengan lengkap serta semua bukti pendukungnya.

Sedangkan dalam Al-Quran sendiri telah dibahas Isa dengan seluruh kebesarannya. Namun, mengapa anda tidak mengikuti Isa melainkan yang lain? Bukan masalah apabila anda menganggap Isa sebagai Tuhan ataupun nabi ataupun rekan kerja anda sekalipun karena bagi Isa adalah "Barangsiapa melakukan pekerjaan BapaKu, Aku akan tinggal didalam dia" dan ini bagi siapa saja tanpa memandang agama lainnya.
# zeva 2014-05-21 04:42
~
Isa Al-Masih adalah Allah. Jika Allah berkuasa untuk menciptakan manusia, Allah juga mampu menjadikan diri-Nya manusia dan datang ke dunia yang merupakan hasil karya-Nya sendiri.
# priyo 2014-05-23 07:54
~
"Barangsiapa melakukan pekerjaan Bapa-Ku, Aku akan tinggal didalam dia" Bapanya Tuhan, mengapa kakeknya tidak dibahas?
# Staff Isa dan Islam 2014-06-03 23:37
~
Saudara Priyo,

Terimakasih karena saudara telah meluangkan waktu untuk memberikan komentar pada situs kami. Kami membaca bahwa komentar saudara tidak berhubungan dengan artikel di atas. Karena itu, kami tidak dapat menanggapi lebih lanjut. Tetapi jangan kuatir! Kami memiliki artikel yang barangkali sesuai dengan yang saudara inginkan. Silakan klik ini http://tinyurl.com/8abrx5t
~
Solihin
# Erni 2014-05-24 09:43
~
Subhanallah! Setelah membaca semua diskusi dalam forum ini membuat saya semakin yakin dengan keyakinan yang saya anut. Allahuakbar, semoga Tuhan saya Allah selalu menuntun saya kepada jalan yang benar. Amin.
# Staff Isa dan Islam 2014-06-03 23:42
~
Saudara Erni,

Kami yakin Tuhan akan mendengar doa saudara agar dituntun ke jalan yang benar. Dan sesungguhnya saudara sudah mengetahuinya bila saudara membaca dengan teliti artikel di atas. Isa Al-Masih bersabda, "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup..." (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6). Uniknya, Al-Quran menyatakan Isa Al-Masih benar (Qs 19:34). Pertanyaannya adalah maukah saudara datang kepada Kebenaran sejati itu? Mengapa?
~
Solihin
# reza 2014-06-02 21:28
~
Satu ayat yang menguatkan iman saya pada Isa, bahwa Isa adalah Tuhan. Di dalam Yohanes 1:18, "Tidak seorangpun yang pernah melihat Allah; tetapi Anak Tunggal Allah, yang ada di pangkuan Bapa, Dialah yang menyatakan-Nya. " Isa yang menyatakannya dalam roh/zat menjelma menjadi manusia di dalam kandungan Maryam, dan Dia mati dan bangkit lagi naik ke sorga.
# dian 2014-06-06 00:17
~
Intinya dari semua hal tentang Isa Al-Masih adalah apakah anda baik umat Muslim maupun Kristen dan lain percaya bahwa Isa Al-Masih adalah jalan menuju kebenaran dan keselamatan yang kekal. Jika anda percaya anda cukup berkata anda percaya. Karena Isa Al-Masih sendiri tidak pernah berkata hanya orang Kristen atau Muslim atau yang lainnya yang boleh masuk sorga, melainkan orang yang percaya pada-Nya.
# candra 2014-06-17 18:05
~
Ini ada sedikit kutipan Surat Al Maidah (72-73) tolong dipahami.

"Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: 'Sesungguhnya Allah ialah Al masih putera Maryam', Padahal Al masih (sendiri) berkata: "Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu". Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, Maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun. Sesungguhnya kafirlah orang orang yang mengatakan: "Bahwasanya Allah salah seorang dari yang tiga" (Qs 5:72-73).
# Staff Isa dan Islam 2014-06-18 10:42
~
Saudara Candra,

Kami yakin saudara sudah membaca artikel di atas dengan teliti. Tidakkah artikel di atas telah menjelaskan dengan baik bahwa Isa Al-Masih lebih dari sekedar nabi. Perhatikan sifat dan tindakan yang sama dengan Allah. Tentu tidak mungkin manusia memiliki sifat dan tindakan sepertii itu, kecuali Allah, bukan? Bagaimana menurut saudara?
~
Solihin
# febry leonardo.s 2014-06-18 00:50
~
Saudaraku sekalian,

Hanya satu yang aku harapkan kita harus sadar dari mana awal mula kita. Untuk apa kita pertanyakan tentang kebenaran kitab kita dan nabi kita, baik itu Al-Quran atau pun Alkitab itu adalah kebenaran? Tidak perlu kita saling mempertanyakan kitab kita, isi dari Alkitab dan Al-Quran. Yang perlu kita petik dan bukan untuk dipermasalahkan inilah hal yang dibenci Allah dari kita semua. Berbuatlah dengan sesama, berbagi dan saling mengasihi. Itulah sorgamu, bukan pembahasanmu yang menjadi sorgamu. Semoga bermanfaat.
# Staff Isa dan Islam 2014-07-17 00:27
~
Salam Sdr. Febry,

Kami menyampaikan terimakasih untuk pemaparan saudara.

Tentu tidak ada maksud apapun ketika kami menulsikan artikel di atas. Hanya kami hendak memberikan satu pertanyaan kepada saudara, bukankah apa yang tertulis dalam artikel di atas adalah sebuah fakta yang benar dan nyata?

Untuk mencari sebuah kebenaran sejati, salahkah umat manusia menyelidiki sebuah kitab?
~
Salma
# hany aro 2014-08-20 09:15
~
Posisi Yesus dalam Islam:

Islam adalah satu-satunya agama non-Kristen, yang membuatnya sebuah artikel iman untuk percaya kepada Yesus. Tidak ada Muslim adalah seorang Muslim jika ia tidak percaya pada Yesus. Kami percaya bahwa Dia adalah salah satu rasul terkuat Allah. Kami percaya bahwa Dia lahir secara ajaib, tanpa intervensi laki-laki, yang banyak orang Kristen modern tidak percaya.

Kami percayaD ia adalah Kristus Mesias diterjemahkan saw. Kami percaya bahwa Dia memberi hidup kepada orang mati dengan izin Allah. Kami percaya bahwa Dia menyembuhkan mereka yang lahir buta, dan orang kusta dengan izin Allah.
# Staff Isa dan Islam 2014-08-22 19:20
~
Saudara Hany,

Terimakasih untuk penjelasan saudara yang sangat baik. Tetapi kami mengajak saudara untuk merenungkan sifat-sifat Isa Al-Masih yang suci (Qs 19:19). Tentu tidak ada pribadi manapun yang disebut suci, kecuali Allah, bukan? Nah, bila Allah adalah suci, maka siapakah sesungguhnya Isa Al-Masih?
~
Solihin
# Riendha 2014-08-21 10:38
~
Berdebat tentang suatu agama itu tidak akan ada ujungnya. Jadi mendingan kalian belajar sendiri-sendiri tentang agama, jangan cuma dengar dari orang atau katanya dan katanya. Dalami agama masing-masing jalani printah-Nya. Nanti lama-lama juga tau kok. Siapa itu Muhammad, siapa itu Isa, siapa itu Yesus, Allah dan Roh Kudus.
# Staff Isa dan Islam 2014-08-22 11:41
~
Salam Sdr. Riendha,

Kami sepakat dengan saudara bahwa belajar agama haruslah dari keinginan pribadi seseorang. Dan lagi, soal keputusan percaya kepada Pribadi yang mampu memberikan jaminan keselamatan haruslah dipikirkan dan dijadikan sesuatu yang sangat penting.

Pribadi Isa Al-Masih adalah Pribadi yang suci dan kudus, Dia benar dan tanpa dosa. Bahkan Al-Quran sendiri mengakui bahwa Dia adalah Kalimat Allah. Kami kira inilah fakta yang harus diketahui oleh umat Muslim tentang Isa Al-Masih.

Dan lai, Dia dapat memberikan pengampunan kepada manusia dan memberikan jaminan keselamatan bagi umat yang percaya kepada-Nya. "Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan" (Injil, Surat Roma 10:9).
~
Salma
# Riendha 2014-08-22 13:25
~
Ya, memang benar. Tapi sulit untuk orang awam mengetahui dan memercayai hal itu, bukan? Yang pasti semua agama mengajarkan kita berbuat baik. Agama bisa disebut juga hanya atribut yang kita pakai. Semua kembali ke pribadi yang percaya. GBU.
# Staff Isa dan Islam 2014-08-22 18:25
~
Saudara Riendha,

Terimakasih untuk komentar saudara. Jelas, semua orang perlu mengenal Isa Al-Masih. Sebab hanya Isa Al-Masih yang dapat menyelamatkan manusia dari dosa, bukan agama. Kami kira saudara setuju dengan hal ini, bukan?
~
Solihin
# Staff Isa dan Islam 2014-09-01 20:12
~
Semua Pengunjung Situs, 

Terimakasih untuk kesediaan saudara mengunjungi dan memberikan komentar pada situs kami. Tentu kami menghargai hal itu. Kami tidak ingin membuang waktu saudara dalam sebuah diskusi yang tidak sesuai dengan topik di atas. Tentu sangat baik bila kita mendalami setiap artikel sesuai topiknya, bukan? Karena itu, kami terpaksa menghapus setiap komentar yang tidak sesuai dan melebihi satu kolom. Kiranya saudara memaklumi hal ini. 

Bila saudara memiliki pertanyaan atau tanggapan di luar topik ini, silakan kirimkan email ke:
~
Solihin
isadanislamstudi.com

* Untuk bisa masuk ke pelajaran kursus ini, non-aktifkan 'pop-up blocker' komputer Saudara dengan meng-klik di sebuah 'bar' di bawah 'status bar' di bagian atas layar komputer

Isa Islam Dan Kaum Wanita

Click gambar di samping untuk artikel - artikel untuk wanita Muslim


 

www.isaislamdankaumwanita.com