Ikuti Isa dan Islam di Facebook Ikuti Isa dan Islam di Tweeter

Isa Al-Masih Dalam Al-Quran

QuranIsa Al-Masih salah satu nabi yang wajib diimani umat Muslim. Ini diperkuat dengan banyaknya keajaiban dan gelar untuk-Nya yang terdapat dalam Al-Quran. Berikut adalah bukti keajaiban adikodrati Isa Al-Masih dalam Al-Quran yang tidak ada tolok banding atau kesamaannya dengan pribadi manapun yang pernah hadir di dunia ini.

Lahir dari Zat Roh, yaitu dari Kalimat Allah (QS 4:171)

Kalimat Allah dan Roh Allah menegaskan bahwa Isa Al-Masih “bersifat ilahi”. Ini menunjukkan bahwa Dia memiliki gen/DNA yang tidak sama dengan manusia biasa.

Umumnya umat Muslim beranggapan bahwa 'Roh' itu adalah zatnya mahluk ciptaan seperti malaikat, setan, iblis, jin, dan arwah. Ada juga yang beranggapan roh itu semacam nafas yang ditiupkan dari Allah untuk menghidupkan manusia.

Sedangkan Taurat, Kitab Kejadian 1:1-3 menjelaskan, ketika jagad raya masih kosong dan belum ada ciptaan apapun,  Roh Allah telah hadir dengan Firman-Nya. Ini menandakan bahwa Roh Allah berbeda dengan roh ciptaan lainnya.” “Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran." (Injil, Rasul Besar Yohanes 4:24).

Berfirman Sejak Bayi, Bukan Setelah Memulai Kerasulan-Nya (QS 19:29-34)

Kekaguman lain umat Islam atas Isa Al-Masih adalah kemampuan-Nya berfirman sejak bayi, sekalipun umat Kristen tidak mengakuinya karena tidak terdapat dalam Injil. Sayangnya mereka tidak menyadari hal itu merupakan pertanda Isa Al-Masih telah menjadi nabi, berwahyu, dan terutus sejak hadir di bumi.

Isa Al-Masih juga disebut sebagai “Kebenaran” (al-Haqq) (QS 19:34), – menurut Al-Quran al-Haqq adalah nama untuk  Allah –  jika Ia berasal dari “kebenaran”, maka Ia sendiri adalah “Kebenaran” itu. Karena Kebenaran hanya dapat keluar dari “Kebenaran” juga.

Dinyatakan Suci Oleh Malaikat (QS 19:19)

Isa Al-Masih satu-satunya nabi yang dinyatakan suci (zakiy), tanpa cela dosa (faultless) dan tidak berdosa (sinless). Untuk hal ini nabi Muhammad berkata: “Setiap anak Adam yang baru lahir disentuh oleh setan… kecuali Maryam dan anaknya.” (Shahih Bukhari 1493)

Menerima Sabda Allah Secara Langsung, Tidak Melalui Malaikat Jibril Atau Mimpi (QS 3:55; 5:10)

Isa Al-Masih tidak membutuhkan malaikat Jibril untuk pewahyuan-Nya. Dia juga tidak memerlukan perantaraan siapapun untuk dapat berkomunikasi dengan Allah karena Dia mempunyai hubungan yang erat dengan Allah.

Setiap kata yang diucapkan-Nya adalah wahyu dan janji-janji Allah. Dia bukanlah nabi yang pada satu ketika berkata-kata dalam pewahyuan tetapi saat lain diluar pewahyuan seperti nabi lainnya. Dia selalu benar dalam setiap perkataan dan perbuatan-Nya.

'Al-Masih', Gelar Yang Diberikan Oleh Allah (QS 3:45)

"Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu (dengan kelahiran seorang putera yang diciptakan) dengan kalimat (yang datang) daripada-Nya, namanya Al Masih ‘Isa putera Maryam...”

Keistimewaan Isa Al-Masih bukan hanya dikandung dari Roh Kudus dan dilahirkan oleh seorang perawan, tetapi Allah juga memberikan gelar “Al-Masih” untuk-Nya. Al-Masih berarti: “yang diurapi”.

Gelar yang sama juga terdapat dalam Injil, yaitu “Kristus” (bahasa Yunani). Artinya adalah “yang diurapi”. Dengan demikian, baik Isa Al-Masih maupun Yesus Kristus artinya adalah “yang diurapi

Diperkuat Rohul Qudus (QS 2:87, 253)

Al-Quran tidak hanya mengakui Isa Al-Masih dikandung dari Roh Allah saja.  Al-Quran  juga menekankan Dia selalu “diperkuat lagi” oleh Rohul Qudus.  Ini menjadikan hakikat Isa Al-Masih berbeda dengan nabi lainnya.  Menjadikan Dia paling berkuasa di dunia dan di akhirat.

Dapat Menyembuhkan Orang Mati Dan Sakit (QS 3:49; 5:110)

Baik Alkitab maupun Al-Quran mencatat begitu banyak mujizat yang dilakukan Isa Al-Masih.  Diantaranya dapat menghidupkan orang mati dan menyembuhkan orang sakit sopak (kusta) – di zaman itu penyakit ini sangat berbahaya, mengerikan, menular, dan tidak ada obatnya – dengan kuasa yang ada dalam diri-Nya. Mujizat-mujizat ini bukanlah hal sulit bagi Dia.

Kesimpulan

Dengan demikian, Al-Quran percaya Isa Al-Masih adalah Kalimat Allah karena dikandung dari Zat Roh. Dia Suci karena memiliki gen/DNA yang tidak sama dengan manusia. Dia disebut sebagai Kebenaran, karena berasal dari Kebenaran. Kebenaran yang harus diketahui oleh setiap manusia.

Sudahkah saudara mengetahui kebenaran itu? Ada satu jembatan yang dapat saudara lewati untuk menemukan Kebenaran tersebut, namanya adalah Jembatan Keselamatan. Dengan melewati jembatan ini, saudara akan bertemu dengan Kebenaran itu.


Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

Berhubung banyak komentar yang masih belum kami balas, untuk sementara komentar tidak diterima.

Comments  

# bang shiddiq 2010-11-29 08:41
*
Memang Isa Al-Masih dimuliakan dalam Al-Quran sebagaimana yang anda katakan, tapi hal ini bukan berarti kedudukannya sama dengan Allah.

Allah berfirman dalam Al-Quran: "Al-Masih putera Maryam itu hanyalah seorang Rasul yang sesungguhnya telah berlalu sebelumnya beberapa rasul, dan ibunya seorang yang sangat benar, kedua-duanya biasa memakan makanan. Perhatikan bagaimana Kami menjelaskan kepada mereka (ahli Kitab) tanda-tanda kekuasaan (Kami), kemudian perhatikanlah bagaimana mereka berpaling (dari memperhatikan ayat-ayat Kami itu)."(QS. Al-Maidah:75)

Mau membantah?
# agus ahmadi 2010-12-10 15:30
*
Isa Al-Masih adalah ciptaan. Sedangkan Allah adalah Sang Pencipta yang menciptakan dunia dengan segala isinya. Kalaupun Isa Al-Masih mempunyai kelebihan atau mujizat, bukan berarti dia adalah Allah.

Apakah ada di dalam kitab Injil pengakuan atas diri-Nya yang menyebut bahwa Dia adalah Allah Sang Pencipta? Isa sendiri tidak pernah mengklaim diri-Nya sebagai Allah.
# Fauzi 2010-12-25 21:57
*
Memang Al-Quran membenarkan Isa Al-Masih mampu menyembuhkan penyakit dan menghidupkan orang yang telah mati, tapi itu semua dapat dilakukan oleh Isa Al-Masih atas izin dari Allah SWT.

Jadi, tanpa seizin dari Allah, Isa pasti tidak bisa melakukan itu semua. Isa hanyalah manusia biasa yang diberikan oleh Allah mukjizat seperti itu dan kami umat Islam menolak habis-habisan bahwa Isa itu Tuhan hanya karena Isa memiliki banyak mukjizat yang spektakuler.
# Staff Isa dan Islam 2010-12-30 22:26
~
Saudara Fauzi, Isa Al-Masih disebut Allah bukan karena Dia hanya dapat melakukan banyak mujizat. Salah satu pernyataan keilahian-Nya yang diakui oleh Isa Al-Masih ditulis dalam Injil, Rasul Besar Yohanes 8:58, “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada.”

Orang Yahudi tahu bahwa Isa Al-Masih tidak hanya menyatakan keberadaan-Nya sebelum Abraham, tetapi Dia juga menyatakan diri sama dengan Allah. Ini menyebabkan mereka mengambil batu hendak melempari-Nya.

Dalam banyak peristiwa, Isa Al-Masih menyatakan diri-Nya sama dengan Allah dengan cara yang lain, misalnya dalam memberikan pengampunan dosa, suatu pekerjaan yang hanya bisa dilakukan oleh Allah saja, “Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa.” (Injil, Rasul Markus 2:10).
~
SL
# yusri 2010-12-26 10:12
*
Yang saya pahami, Isa Al-Masih diutus hanya kepada kaum Israel. Dia membenarkan Kitab Taurat.

Kenapa seperti ada distorsi tentang Barnabas? Mungkinkah amandemen juga berlaku pada firman Tuhan? Proses penciptaan nabi Adam jauh lebih spektakuler dari Isa Al-Masih.
# Staff Isa dan Islam 2011-01-03 15:23
~
Urutan prioritas pengabaran Injil di zaman Isa dan para rasul, pertama-tama orang Yahudi. Kemudian bangsa lain. Melalui mereka, Injil dikenalkan pada semua orang. “Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi." (Injil, Surat Kisah Para Rasul 1:8)

Injil Barnabas yang dikenal umat Muslim sama sekali bukan tulisan Barnabas yang tercatat dalam Alkitab. Tetapi buku baru yang bahkan usianya belum 500 tahun.

Firman Allah tidak mungkin menyimpang dari kehendak-Nya yang berfirman. “demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya” (Kitab Nabi Yesaya 55:11).

Kalimat Allah yang berinkarnasi ("lahir") ke bumi dalam pribadi Isa Al-Masih adalah jauh berbeda dengan apapun dan siapapun. Kelahiran-Nya itu sungguh bukan kelahiran yang "muatan-Nya" berasal dari fisik dunia. Ia tidak diciptakan dari debu tanah seperti Adam. Melainkan Ia adalah berasal dari Roh Allah (Qs 4:171). Berikut adalah pernyataan Isa Al-Masih tentang asal-Nya yang berbeda dengan semua manusia: "Kamu berasal dari bawah, Aku dari atas; kamu dari dunia ini, Aku bukan dari dunia ini ... Aku keluar dan datang dari Allah." (Injil, Rasul Yohanes 8:23, 42).
~
SL
# rosa 2011-02-26 15:34
*
Terlalu memaksakan mengatakan Isa Al-Masih adalah Kalimatullah, artinya Roh Allah, berarti Allah sendiri.
# Staff Isa dan Islam 2011-03-12 16:05
~
Saudara Rosa kami persilahkan untuk meneliti sendiri ayat ini:

"Sesungguhnya Al Masih, Isa putra Maryam itu, adalah utusan Allah dan Kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan Roh dari-Nya" (Qs 4:171).

Isa Al-Masih adalah Rasullulah, Kalimatullah, dan Rohullah. Apakah ada yang Saudara tidak bisa setujui dari ayat di atas? Setelah ini, barulah Saudara mencoba lagi untuk mau mendengar dari kami, bahwa Allah-nya pengikut Isa Al-Masih bukan tiga.

Bandingkanlah dengan Injil: "Pada mulanya adalah Firman (Kalimat Allah); Firman itu bersama-sama dengan Allah, dan Firman itu adalah Allah." (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:1).
~
CA
# azhari 2011-12-19 21:22
*
Yang dimaksud oleh (Qs.3:55) adalah kebangkitan Isa Al-Masih setelah turun-Nya ke dunia dalam misi membunuh Dajjal, menghancurkan berhala dan mematahkan salib.
# muherman02 2011-12-28 14:19
*
Isa Al-Masih dalam Al-Quran memang belum mati, Dia diangkat ke langit oleh Allah untuk diselamatkan dan akan diturunkan ke bumi pada akhir zaman.

Jika memang Isa sudah mati dan mengaku Tuhan, lalau siapa yang mengatur dunia ini jika sudah mati? Mungkinkah Tuhan bisa mati dan akan bangkit lagi?.
# Slamet 2012-01-17 10:46
*
Pada akhirnya nyata bahwa 'Kekristenan' bukan agama tetapi karya Allah Yang Ajaib bagi manusia. Hal ini terlalu rumit untuk dipahami otak manusia karena 'yang diciptakan' tidak pernah bisa menjelaskan secara tuntas tentang 'Sang Pecipta'. Lantas bagaimana? Solusi yang ditawarkan kepada semua orang adalah: "Terima dan percaya kepada Yesus Kristus sebagai Tuhan & Juruselamat", dijamin anda akan terbuka pikiranya karena Roh Kudus sendiri seketika itu juga akan memberi pengertian Ilahi di hati dan pikiran anda akan kebenaran.
# lince 2012-05-01 14:33
*
Jika di Al-Quran Isa Al-Masih sangat banyak disebutkan, tapi kenapa Muhammad tidak ada disebutkan di Taurat, Zabur dan Injil?

Bila Isa Al-Masih sekarang ada di sorga, lalu Muhammad ada dimana? Jika di sorga kenapa umat Muslim berdoa untuk keselamatannya?
# Staff Isa dan Islam 2012-05-02 16:11
~
Saudari Lince,

Inilah perdebatan yang sering terjadi antara orang Islam dan Kristen. Mengapa Muhammad tidak ada dalam Taurat, Zabur, dan Injil? Para sarjana Islam dengan berbagai upaya mencari ayat-ayat dalam Alkitab dan mengklaim sebagai nubuat bagi Muhammad. Sayangnya mereka tidak pernah menemukannya. Alhasil, mereka mengatakan Injil sudah dipalsukan.

Isa Al-Masih sendiri tidak pernah menjanjikan kedatangan seorang nabi setelah Dia. Demikian juga dengan nabi-nabi sebelum-Nya. Mengapa? Sebab para pengikut Isa Al-Masih tidak membutuhkan nabi lain! Isa Al-Masih telah memberi jaminan keselamatan sorgawi pada mereka, dan itu sudah cukup.

Dan lagi, bagaimana mungkin orang yang sudah menerima jaminan keselamatan sorgawi akan berpaling mengikuti pemimpin yang lain, yang keselamatannya sendiri masih harus didoakan?

Adakah nubuat bagi Muhammad dalam Alkitab? Artikel pada url ini, akan menjelaskannya secara detail bagi saudari Lince. Silakan klik di sini: http://tinyurl.com/d6bzxac.

“Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan" (Injil, Surat Para Rasul 4:12).
~
SO
# rokimuqorrobin 2012-06-20 22:19
*
Mengenai Nabi Isa dari Roh Allah dan Kalimat-Nya. Aqidah ini merupakan dogma Kristen. Kristen mengira bahwa Roh itu Allah sendiri. Padahal Dzat Allah tidak serupa dengan makhluk-Nya. Roh Allah yang dimaksudkan ialah dalam arti ciptaan Allah.

Nabi Adam diciptakan dari Roh Allah (QS,38:72). Dan Nabi Adam sama dengan Nabi Isa juga diciptakan dengan Kalimat-Nya (QS.3:59). Semua alam semesta juga diciptakan dengan kalimat-Nya, kun maka terjadilah dia. Perlu dicatat yg dimaksud roh Allah adalah ciptaan Allah. Dalam Quran, Roh juga merujuk pada malaikat, Jin, dan Manusia, karena Mahkluk hidup itu bernyawa.
# Staff Isa dan Islam 2012-06-22 16:39
~
Saudara Rokimuqorrobin,

Bila Roh Allah bukanlah Allah itu sendiri, lalu menurut saudara roh saudara bukanlah saudara Rokimuqorrobin sendiri? Apakah roh dalam diri saudara berbeda dengan saudara? Dapatkah roh saudara dipisahkan dari saudara?

Nabi Adam tidak diciptakan dari Roh Allah, melainkan dari debu dan tanah “ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah . . . .” (Taurat, Kitab Kejadian 2:7). Alam semesta tidak diciptakan dari Roh atau Kalimat Allah, tetapi melalui sebuah perkataan “Jadilah! Maka jadilah apa yang Allah kehendaki.
~
SO
# Imam 2012-07-03 15:20
*
"Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu (dengan kelahiran seorang putera yang diciptakan) dengan kalimat (yang datang) daripada-Nya, namanya Al Masih ‘Isa putera Maryam...” (QS.3:45)

Maksud ayat di atas adalah: Malaikat Jibril datang kepada Maryam untuk memberikan kabar gembira akan lahir seorang anak laki-laki yang diciptakan dari Kalimat Allah, Firman Allah (perkataan Allah) dan ditiupkan Roh dari Allah, bukan Roh Allah itu sendiri.
# Staff Isa dan Islam 2012-07-11 21:56
~
Saudara Imam,

Penterjemah/saudara telah menambahkan kata dalam kurung seperti 'dengan kelahiran seorang putera yang diciptakan'. Padahal dalam bahasa asli tidak ada kata demikian. Jelas Qs. 4:171 tidak mengatakan Isa Al-Masih diciptakan. Isa Al-Masih berasal dari Firman Allah. Karena itulah Isa disebut "Kalimatullah" (Qs 3:45).

Demikian menurut Injil, Rasul Besar Yohanes 1:1 “Pada mulanya adalah kalimat. Kalimat itu bersama sama dengan Allah dan kalimat itu adalah Allah”.

Kemudian, Kalimat itu menjadi manusia (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:14). Bukan hasil hubungan antara pria dan wanita, melainkan mujizat penjelmaan. (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:13). Kalimat Allah ini dinamakan Isa Al-Masih.

Mengenai pembahasan ini silakan baca penjelasannya di url ini http://tinyurl.com/dx4cc9k
~
DA
# Dedew 2012-07-17 19:21
*
“Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri” (Injil, Surat Efesus 2:8-9).
# Staff Isa dan Islam 2012-07-27 12:24
~
Saudara Dedew,

Terimakasih atas kutipan ayat yang saudara cantumkan. Memang demikianlah adanya, keselamatan adalah nikmat yang diberikan Allah. Keselamatan bukan hasil usaha manusia melalui setiap amal ibadah yang mereka lakukan.

Maka kesimpulannya adalah: Hanya Allah yang dapat menyelamatkan manusia. Agama, amal ibadah, serta pahala tidak dapat memberi jaminan keselamatan bagi manusia.
~
SO
# abdullah 2013-02-05 22:21
*
Nabi Isa itu ciptaan Allah. Hanya Allah yang mengatur dan yang tahu maksud-Nya sehingga para nabi dan rasul memiliki latar-belakang yang berbeda. Karena pada setiap zaman nabi itu berbeda. Sehingga tercipta suatu rangkaian sejarah sejak Nabi Adam sampai Nabi Muhammad.

Kepada pengikut Kristen yang bahagia, Nabi Isa itu hanyalah bagian dari rangkaian sejarah Islam, sehingga ditutup dengan nabi terakhir yaitu Nabi Muhammad yang sepatutnya ajarannya harus diikuti sampai sekarang. Karena setelah dia tidak ada lagi utusan langsung dari Allah.
# Staff Isa dan Islam 2013-02-07 11:37
~
Saudara Abdullah,

Seperti yang sudah kami jelaskan pada komentar-koment ar saudara yang lainnya. Di sini pun kami tidak akan memberi penjelasan lagi untuk komentar saudara di atas. Karena saudara telah berulang-kali menanyakannya, dan kami pun sudah berulang-kali menjelaskannya.

Jadi saran kami, silakan saudara mempelajari tentang agama Islam, Al-Quran, Muhammad, dan Isa Al-Masih. Bacalah buku-buku yang berkaitan dengan hal tersebut. Jangan saudara hanya menerima mentah-mentah apa kata ustad saudara. Tidak ada salahnya saudara mencoba untuk membuka diri dan mencari sendiri kebenaran itu. Dengan demikian, saudara akan mempunyai pengertian yang benar, bukan iman yang buta.
~
SO
# Hanna Karunia 2013-02-12 00:12
*
Apakah Isa itu adalah Yesus? Menurut saya tidak, sebab Yesus lahir di Betlehem, sedangkan Isa lahir dipadang gurun antah-berantah (tidak tau di gurun mana) diwilayah Arab, dibawah pokok kurma.

Kalau Maria menerima kehamilannya dan melahirkan Yesus dengan hati penuh sukacita, lain dengan Maryam yang lari ke padang gurun dan ingin mati (mungkin malu hamil tanpa suami) dan diolok-olok seperti penzinah. Kalau Yesus adalah orang Yahudi, maka Isa dapat dikatakan orang Arab.

Kalau Yesus mati disalibkan untuk menebus dosa manusia, Isa tidak disalibkan dan tidak menanggung apa-apa. Karena itu nurut saya Isa bukan Yesus, Yesus adalah Roh Allah yg menjelma menjadi manusia, sedangkan Isa itu murni manusia yang menjadi nabi besar menurut Islam.

Kalau Yesus lahir dan hidup dijaman raja Herodes, Pontius Pilatus, Kaisar Agustus (nurut sejarah dunia), Isa lahir dijaman Musa, entah masih di Mesir atau dalam perjalanan ke tanah Kanaan, jadi beda sekitar 1600 thn.
# Staff Isa dan Islam 2013-02-14 14:28
~
Kami maklum mengapa saudara tidak percaya bahwa Yesus adalah Isa.

Nama lain untuk Isa ialah Yesus. Gelar Al-Masih berasal dari bahasa Ibrani yang artinya adalah “yang diurapi”. Sedangkan “Kristus” merupakan terjemahan “yang di-urapi” ke dalam bahasa Yunani. Dengan demikian, baik Isa Al-Masih maupun Yesus Kristus artinya adalah “yang diurapi”.

Bahasa Ibrani kadang kala tidak menyebut Y dalam satu kata. Biasanya pembacaan untuk Yerusalem menjadi 'ursalim. Yosua menjadi 'isua. Bahasa Aramaic untuk penyebutan nama Yesus adalah 'Iso dan bahasa Arabnya menjadi 'Isa, sebab bahasa Aramaic dan Arab masih satu rumpun bahasa.

Jadi dengan kata lain, baik Isa Al-Masih dan Yesus Kristus adalah nama yang diberikan untuk satu pribadi, bukan dua pribadi yang berbeda.

Dari penjelasan saudara di atas tentang Isa dan Yesus, sepertinya saudara masih perlu mempelajari siapakah sebenarnya Yesus/Isa. Untuk itu, menurut kami tidak ada salahnya saudara membaca artikel yang menjelaskan tentang siapakah sebenarnya Yesus/Isa pada artikel yang terdapt di link ini: http://tinyurl.com/c4phapd.
~
SO
# sarianto 2013-02-18 09:30
*
Semua nabi disanjung di dalam Al-Quran, dan toh Isa tidak diakui Al-Quran sebagai Tuhan. Dan di Injilpun Dia sendiri mengakui Dia sebagai utusan bukan Tuhan Yohanes (7:16).
# Staff Isa dan Islam 2013-03-05 21:37
~
Saudara Sarianto,

Menurut saudara, apakah arti dari ayat ini: “Ingatlah, ketika Malaikat berkata: "Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kalimat (yang datang) daripada-Nya, namanya Al Masih Isa putra Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah)” (Qs 3:45) Mengapa Isa Al-Masih disebut Kalimat dari Allah dan yang terkemuka di dunia dan di akhirat?

Mengapa Isa Al-Masih satu-satunya disebut suci Qs 19:19? dan mengapa Dia disebut sebagai “Tanda” bagi seluruh manusia (Qs 19:21)?.
~
SO
# Ikhsan 2013-02-28 23:18
*
Kita sama-sama mengetahui bahwa Allah adalah Tuhan Yang Maha Kuasa. kemudian, dalam ajaran Kristen Dia disalib untuk menebus dosa seluruh manusia.

Bukankah ini berarti Tuhan mengorbankan diri-Nya untuk keselamatan manusia ciptaan-Nya. Bukankah seharusnya kita sebagai ciptaan-Nya yang berkorban kepada Tuhan. Misalnya, kita mengorbankan waktu, tenaga, dan harta benda untuk beribadah kepada-Nya. Bukan malah Tuhan yang harus berkorban untuk kita.

Bagaimana tanggapan saudara sekalian? Terimakasih.
# Staff Isa dan Islam 2013-03-06 20:18
~
Saudara Ikhsan,

Tujuan akhir dari setiap kehidupan manusia adalah sorga atau neraka. Jelas setiap orang ingin masuk sorga. Bagaimana seseorang bisa masuk sorga? Dia harus bersih dari dosa!

Apakah amal, ibadah dan kebaikan dapat menghapus dosa seseorang? Jelas tidak! Hanya Allah sendiri yang dapat menghapus dosa seseorang. Inilah pengorbanan Allah yang kami maksud. Dia rela berkorban, agar dapat menghapus dosa manusia, sehingga manusia tersebut dapat masuk sorga.

Siapakah manusia sehingga dia layak berkorban bagi Allah? Waktu, tenaga, dan harta benda yang kita gunakan untuk beribadah kepada-Nya, adalah sebuah kewajiban yang harus kita lakukan. Bukan sebuah pengorbanan.

“Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya [Isa Al-Masih] yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal” (Injil, Rasul Besar Yohanes 3:16)
~
SO
# Hanna Karunia 2013-03-02 19:50
*
OK staf IDI, satu hal, Allah tidak mungkin bohong, khan? Bagaimana mungkin ada satu pribadi yang mempunyai dua kisah (terutama kelahiran-Nya & kematian-Nya) yang sangat berbeda / sangat bertolak belakang.

Allah sendiri memerlukan untuk menurunkan kisah / sejarah manusia melalui Musa dan catatan sejarah dunia sekuler (yang netral) agar manusia dapat mencari kebenarannya. Lalu mengapa kita mencari kebenaran dan percaya pada hal yang tidak bisa / tidak mempunyai nilai dukungan sejarah.

Maaf, saya meragukan sosok Jibril, karena sepengetahuanku sosok ini tidak pernah menampakkan diri dalam pewahyuannya, apalagi menampakkan diri pada beberapa orang sekaligus. Beda khan dengan Gabriel yang menampakkan diri pada para gembala di padang.

Jadi sekarang mau dibilang apa, dua kisah yang bertolak-belaka ng. Mana kisah yang berasal dari Allah? Menurut aku, kita yang dapat membuktikan kesejarahannyal ah yang berasal dari Allah. Selebihnya dapat dikatakan cerita/karangan saja, terserah mana yang mau dipercayainya.
# Staff Isa dan Islam 2013-03-06 20:19
~
Saudara Hanna,

Kami setuju pendapat saudara, Allah tidak mungkin bohong dan Allah tidak mungkin memberi dua wahyu yang berbeda. Tapi, dapat memahami siapa Isa Al-Masih dan siapa Yesus Kristus, saudara tidak bisa menggunakan statement tersebut.

Ketika seorang Muslim mengatakan Isa Al-Masih, maka Pribadi yang ada dalam pikiran mereka adalah Yesus Kristus, demikian sebaliknya. Memang tidak dapat dipungkiri, walau banyak persamaan antara Yesus Kristus dalam Alkitab dengan Isa Al-Masih dalam Al-Quran, terdapat juga beberapa perbedaan pendapat.

'Nama' memang penting, tetapi jauh lebih penting adalah pengenalan. Sehingga ketika seseorang menyebut Isa Al-Masih atau Yesus Kristus, maka yang terlintas di benaknya adalah satu Pribadi yang datang ke dunia sebagai 'Kurban Agung' yang akan memulihkan hubungan manusia dengan Allah.

“Demikian pula Kristus hanya satu kali saja mengorbankan diri-Nya untuk menanggung dosa banyak orang. Sesudah itu Ia akan menyatakan diri-Nya sekali lagi tanpa menanggung dosa untuk menganugerahkan keselamatan kepada mereka, yang menantikan Dia” (Injil, Surat Ibrani 9:28)
~
SO
Video Isa Dan Islam

Click gambar di atas untuk video-video terbaru kami

www.videoisadanislam.com

isadanislamstudi.com

* Untuk bisa masuk ke pelajaran kursus ini, non-aktifkan 'pop-up blocker' komputer Saudara dengan meng-klik di sebuah 'bar' di bawah 'status bar' di bagian atas layar komputer