Ikuti Isa dan Islam di Facebook Ikuti Isa dan Islam di Tweeter

Umat Beragama: Penyaliban Isa Al-Masih Menunjukkan Kekuatan Atau Kelemahan-Nya?

Yellow CrossSetiap tahun orang Kristen se-dunia merayakan Hari Paskah. Hari yang mengingatkan saat Isa Al-Masih wafat tersalib dan Allah membangkitkan-Nya tiga hari kemudian.

Banyak orang Muslim tidak bisa menerima kebenaran ini. Karena jika benar, berarti Iblis mengalahkan Isa Al-Masih. Mereka percaya nabi-nabi Allah selalu berhasil dalam hidupnya. Pakar Islam, Dr. Hammudah Abdalati, bertanya, “Apakah konsisten dengan rahmat dan kebijaksanaan Allah, jika kita percaya Isa Al-Masih pernah dihina dan dibunuh seperti tertulis dalam Injil?”

Sebenarnya, kematian dan kebangkitan menunjukkan kekuatan Isa Al-Masih. Bagaimana mungkin?

Kekuatan Terbukti dalam Kematian?

Kematian Isa Al-Masih menunjukkan kekuatan sebelum dan setelah kematian-Nya. Sebelum kematian-Nya Isa Al-Masih menunjukkan kekuatan dalam diri-Nya.

Sebelum wafat, Isa Al-Masih sudah tahu tentang kematian-Nya. Tapi, Isa Al-Masih juga sudah tahu ini kehendak Allah. Jadi Dia menyerahkan diri kepada Bapa-Nya.

“. . . Isa Al-Masih mulai menyatakan kepada murid-murid-Nya bahwa Ia harus . . . menanggung banyak penderitaan dari pihak tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga” (Injil, Rasul Besar Matius 16:21).

Kedua, walaupun Isa Al-Masih tidak pernah berdosa, orang-orang mengolok-olok dan memukul-Nya. “Lalu mereka meludahi muka-Nya dan meninju-Nya; orang-orang lain memukul Dia, dan berkata: “Cobalah katakan kepada kami, hai Mesias, siapakah yang memukul Engkau?” (Injil, Rasul Besar Matius 26:67-68). Namun Isa Al-Masih tidak membela diri. “Tetapi Yesus tetap diam” (Injil, Matius 26:63).

Isa Al-Masih harus memiliki kekuatan luar biasa dalam diri-Nya, untuk tetap diam dan tidak membela diri meskipun tidak berdosa. Bahkan Ia juga berdoa dan mengampuni orang-orang tersebut. “. . . Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat” (Injil, Lukas 23:34). (Jika Anda ingin pengampunan, silakan menghubungi staff IDI).

Tokoh 10Kekuatan dalam Kebangkitan!

Setelah wafat di kayu salib, Isa Al-Masih dikuburkan, lalu dibangkitkan Allah tiga hari kemudian. “. . . bahwa Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci” (Injil, Surat 1 Korintus 15:4).

Kebangkitan Isa Al-Masih pasti menunjukkan kekuatan Allah. Siapakah yang mampu membangkitkan orang mati selain Allah? Tapi ini juga menunjukkan kekuatan Isa Al-Masih.

Isa Al-Masih selalu mematuhi kehendak Allah dan tidak pernah berdosa. Isa Al-Masih mengatasi semua godaan Iblis. Jadi, Isa Al-Masih layak dan kuat untuk mengalahkan Iblis.

Firman Allah menuliskan, kematian dan kebangkitan Isa Al-Masih membawa pengampunan dan kebebasan dari dosa bagi semua orang yang percaya kepada-Nya. Kita bisa yakin bahwa Allah akan mengampuni semua dosa, dan kita punya kekuatan untuk tidak terus-menerus berdosa dan menolak godaan Iblis.

Hari Paskah ini, mari kita merayakan kekuatan ajaib Isa Al-Masih yang sudah mengalahkan Iblis dan membawa pengampunan bagi semua orang yang percaya kepada-Nya.

[Staf Isa dan Islam – Untuk informasi lebih lanjut, silakan mendaftar untuk menerima secara cuma-cuma Buletin Mingguan "Isa dan Al-Fatihah."]

Fokus Pertanyaan Untuk Dijawab Pembaca:

Staf IDI berharap Pembaca hanya memberi komentar yang menanggapi salah satu pertanyaan berikut:

  1. Setelah membaca artikel ini, apakah Saudara percaya kematian dan kebangkitan Isa Al-Masih menunjukkan kekuatan atau kelemahan? Mengapa?
  2. Apakah Saudara bisa yakin semua dosa Saudara sudah diampuni? Menurut Saudara, lebih baik sudah tahu semua dosa sudah diampuni atau selalu merasa kuatir tentang pengampunan dosa sampai meninggal dunia?
  3. Adakah salah satu dosa dalam kehidupan Saudara yang tidak bisa diatasi? Bagaimana kalau Saudara percaya kepada Pribadi yang sudah mengalahkan Iblis, yaitu Isa Al-Masih?

Komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan di atas, walaupun dari Kristen maupun Islam, maaf bila terpaksa kami hapus.

Untuk menolong para pembaca, kami memberi tanda ***** pada komentar-komentar yang kami rasa terbaik dan paling menolong mengerti artikel di atas. Bila bersedia, silakan juga mendaftar untuk buletin mingguan, “Isa, Islam dan Al-Fatihah.”

 

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

Berhubung banyak komentar yang masih belum kami balas, untuk sementara komentar tidak diterima.

Comments  

# Aisyah 2017-04-11 02:19
*****
Jawaban judul: Tidak menunjukkan apapun karena penyaliban Isa hanya naskah yang tidak berlaku.

1. Tidak percaya akan kematiannya yang. Kata Nasara itu sudah terjadi. Yang kami percaya, suatu ketika turun, lalu dimatikan, baru dibangkitkan. Karena, Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya.

2. Tidak yakin. Karena, ada peran Iblis di kehidupan ini. Semua pernah berdosa. Dosa yang berlalu, diikhlaskan, hidup tak perlu khawatir. Lauh mahfuz sudah disusun sebelum ada kehidupan di bawah Tuhan.

3. Semua dosa bisa diatasi, hanya saja dosa adalah konsekuensi peraturan semesta yang tak terbantahkan pula. Apalagi, kita semua hanya pewaris sejarah. Percaya tapi berbeda.
# Staff Isa dan Islam 2017-04-11 20:44
*****
Saudara Aisyah,

1. Menarik sekali pendapat saudara. Apakah saudara sudah membaca Qs 19:33? "Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali." Bagaimana mungkin Isa Al-Masih yang sudah di sorga kemudian datang ke dunia hanya untuk mati dan dibangkitkan? Pertanyaannya adalah mengapa Al-Quran menyatakan Isa Al-Masih mati dan dibangkitkan?

2. Tepat sekali bahwa saudara tidak yakin dosa saudara diampuni. Namun, bila dosa dibiarkan begitu saja tanpa menegakkan keadilan, maka alloh Islam bukan mahaadil. Di samping itu, Muslim bebas berbuat dosa karena dosa dibiarkan begitu saja tanpa menghukum orang yang berdosa tersebut. Pertanyaannya adalah mengapa dosa dibiarkan begitu saja?

3. Poin lebih menarik bahwa semua dosa dapat diatasi. Dengan demikian, saudara sanggup bebas dari dosa. Pertanyaannya adalah apakah saudara yakin masuk sorga? Mengapa?
~
Solihin
# Fans DR.ZAKIR NAIK 2017-04-11 05:48
~
To: Staff,

Anda kenapa tidak hadir acara dialog Dr zakir Naik minggu kemarin di Stadion Bekasi? Anda takut acara tersebut dihadiri ribuan orang dan orang Kristen pun banyak yang hadir. Ada banyak orang Kristen yang bersahadat di hadapan ribuan pengunjung.
# Staff Isa dan Islam 2017-04-11 20:54
~
Saudara Fans,

Kami perlu mengkritisi pendapat saudara. Acara Zakir Naik bukan acara dialog. Bila acara tersebut disebut dialog, maka ada dua pembicara pada satu podium. Faktanya, narasumber utama hanya Zakir Naik. Tidak ada yang lain, sehingga pengunjung tidak memiliki kesempatan untuk menyanggah pendapat Zakir Naik. Itu bukan dialog.

Di samping itu, bila Zakir Naik terpojok, maka ia menggunakan pertanyaan tertutup yang memaksa pengunjung untuk menjawab ya atau tidak. Itu pun bukan dialog, melainkan pemaksaan. Karena itu, kami mengajak saudara fokus dengan topik di atas. Bila saudara memiliki akses kepada Zakir Naik, silakan minta Zakir Naik berdialog dengan kami. Kami sangat senang berdiskusi dengannya di forum ini atau di forum berbahasa Inggris, www.isaandislam.com .
~
Solihin
# NL 2017-04-11 06:21
~
To: Nasrani,

Siapa pelengkap skenario "lahirnya Yesus ke dunia dengan tubuh Allah, agar sebagai tubuh ia dapat mati disalib untuk menebus dosa manusia". Kalau Tuhanmu itu tidak mungkin memerintahkan manusia membunuh Yesus agar ia bisa mati disalib untuk menebus dosa manusia. Untuk melengkapi skenario tersebut, kalau tidak mau dikatakan bahwa gereja yang melengkapi skenario tersebut, yang kalian imani, menjadi bukti bahwa bahwa kalian Nasrani sesungguhnya adalah pengikut ajaran gereja.
# Staff Isa dan Islam 2017-04-11 20:58
~
Saudara NL,

Adalah hak saudara berpendapat demikian. Namun, pendapat yang bertanggung jawab adalah pendapat yang dapat membuktikan dasar dari pendapat itu sendiri. Isa Al-Masih datang ke dunia untuk "memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang" (Injil, Rasul Besar Matius 20:28). Dengan demikian, itu bukan skenario, melainkan kehendak Allah untuk menyelamatkan manusia dari dosa. Pertanyaannya adalah apakah saudara percaya kematian dan kebangkitan Isa Al-Masih menunjukkan kekuatan atau kelemahan? Mengapa?
~
Solihin
# Ahli Fikir 2017-04-11 06:32
~
Kronologi kematian dan kebangkitan Yesus menurut gereja dan Paulus.
- Yesus mati di kayu salib
- 100% manusia mati + 100% Tuhan melarikan diri (eli eli lama sabakhtani)
- Sang Firman masuk dalam kerajaan maut tiga hari untuk merampas kunci maut dari Iblis
- Anak Tuhan telah dibangkitkan oleh Tuhan Bapa setelah dia mengalahkan Iblis (tiga hari)
- 'Tuhan Pendamai' telah mendamaikan dosa manusia dengan 'Tuhan yang berseteru' (karena manusia berdosa)
- Yesus sangat ketakutan kepada malaikat (Lukas 22:44).
- Anak Maria telah diberikan kuasa segala kuasa di sorga dan di bumi oleh malaikat (Lukas 22:43) dan (Matius 28:18).
# Staff Isa dan Islam 2017-04-11 21:02
~
Saudara Ahli Fikir,

Kematian Isa Al-Masih bukan saja disampaikan Injil. Namun, Al-Quran pun menyatakan kematian Isa Al-Masih. "Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali" (Qs 19:33). Bila saudara menolak kematian Isa Al-Masih, maka saudara menolak Al-Quran? Mengapa saudara menolak keterangan Al-Quran yang menyatakan Isa Al-Masih mati? Bagaimana saudara?
~
Solihin
# Realita 2017-04-11 06:39
~
Acara Zakir Naik monolog. Zakir Naik bebas waktu, sementara lawannya tidak diberi waktu memaparkan firman Allah dalam Taurat, kitab para nabi dan Injil, tapi hanya diberi waktu bertanya, ala monolog. Suruh Zakir Naik masuk dalam dialog di situs ini, juga ada yang bahasa Inggrisnya, isaandislam.com . Sampai sekarang dia tidak berkutik, meski waktu tidak terbatas berargumen dengan dalil dan ayat yang dapat dipertanggungjawabkan.

Di sini juga banyak orang-orang berpandangan seperti Zakir Naik, sudah diberi pemahaman yang benar tentang firman Allah dalam Taurat, kitab para nabi dan Injil. Baca dan baca semua topik ada dialog dalam situs ini, kalau sudah terpojok, kamu jangan bilang menista, menghujat. Bagaimana saudara?
# Staff Isa dan Islam 2017-04-11 21:05
~
Saudara Realita,

Kami sangat setuju dengan saudara bahwa acara Zakir Naik bukan dialog, melainkan monolog. Tidak ada kesempatan bagi pengunjung untuk menyanggah pendapat Zakir Naik. Lagi pula, Zakir Naik hanya mampu berdebat dengan kaum awam, bukan apologis sesungguhnya. Kami telah menyatakan bersedia berdiskusi dengan Zakir Naik di forum ini. Namun, menyimak artikel di atas, maka sangat baik bila kita fokus dengan topik di atas saja. Terimakasih untuk tanggapan saudara.
~
Solihin
# Ahli Fikir 2017-04-11 06:46
~
"Padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka" (Qs 4:157-158).
- Mereka tidak membunuhnya dengan tombak lambung
- Juga tidak mati disalib
- Yang disalib adalah orang yang diserupakan
- Di dalam hati setiap tukang Salib dan saksi mata kejadian sebenarnya dalam keadaan ragu-ragu. Umat Kristen sangat menghargai para saksi mata. Malangnya mereka sudah mati dan tidak mampu memberi kesaksian lagi.
# Staff Isa dan Islam 2017-04-11 21:11
~
Saudara Ahli Fikir,

Kami senang saudara mengutip Qs 4:157, "'Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah', padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak menyalibnya, tetapi orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa."

Ayat di atas menjelaskan bahwa nabi Islam pun bingung dengan pernyataannya sendiri. Bagaimana mungkin nabi Islam mengeluarkan pernyataan demikian padahal peristiwa tersebut sudah terjadi enam abad sebelumnya? Mengapa nabi Islam bingung dengan perkataannya sendiri? Bagaimana saudara menjelaskan ini?
~
Solihin
# NL 2017-04-11 07:19
~
Sudahlah Nasrani. Coba kalian lihat gambar penyaliban Yesus. Bagaimana mungkin Yesus yang badannya sebesar ukuran orang dewasa (lk 70/ 80 kg) dapat disalib tegak tergantung di kayu salib, hanya dengan dipaku pada kedua belah tangannya. Kalau tidak mau dikatakan bahwa peristiwa penyaliban Yesus adalah hoax, yang kalian imani sebagai dogma ajaran gereja,bukti kalian Nasrani adalah pengikut ajaran gereja.
# Staff Isa dan Islam 2017-04-11 21:17
~
Saudara NL,

Bila saudara meragukan penyaliban Isa Al-Masih, maka saudara sedang meragukan kitab saudara. Mengapa? Sebab Al-Quran menyatakan tentang kematian Isa Al-Masih, "Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali" (Qs 19:33). Pertanyaannya adalah mengapa saudara meragukan kitab saudara? Mohon pencerahan saudara.
~
Solihin
# @Jhon Lukas 2017-04-11 08:22
*****
1. Kematian dan kebangkitan adalah kekuatan Allah karena dia telah membuktikan bahwa Yesus Kristus adalah Allah. Apakah seorang nabi mampu berbuat seperti itu? Tentu tidak. Seperti perkataan-Nya: "Dan yang hidup, Aku telah mati, namun lihatlah Aku hidup, sampai selama-lamanya dan Aku memegang segala kunci maut dan kerajaan maut" (Injil, Surat Wahyu 1:18).

2. Yesus Kristus berkata: "Dosamu telah diampuni" (Injil Rasul Besar Lukas 7:48). Karena saya percaya kepada Yesus Kristus, kelak Yesus Kristus akan berkata seperti diatas kepada saya. Sesuai dengan kalam-Nya: "Barangsiapa percaya kepada Anak, ia memperoleh hidup yang kekal" (Injil, Rasul Besar Yohanes 3:36). Amin.

3. Tidak ada dosa yang tidak dapat diampuni oleh Yesus Kristus, asalkan kita melakukan:
1. Muliakanlah Allah [Yesus Kristus] dengan tubuhmu
2. Kasihilah sesamu manusia seperti engkau mengashi dirimu sendiri. Tentu dosaku telah diampuni dan akan menerima sorga [hidup kekal] seperti perkataan-Nya: "Barangsiapa percaya kepada Anak [Yesus Kristus], ia memperoleh hidup yang kekal" (Injil, Rasul Besar Yohanes 3:36).
# Staff Isa dan Islam 2017-04-12 19:02
*****
Saudara Jhon,

Tidak ada dasar untuk menolak peristiwa kematian Isa Al-Masih. Kematian Isa Al-Masih menunjukkan kekuatan-Nya. Sebab Dia berkuasa mengalahkan maut sehingga Dia pun bangkit dari kematian. Tidak ada manusia yang dapat mengalahkan kematian, kecuali Allah. Dengan demikian, kematian menunjukkan kekuatan Isa Al-Masih.
~
Solihin
# KESIMPULAN 2017-04-11 09:50
~
Saya sangat percaya kepada Isa Al-Masih. Kematian dan kebangkitan-Nya . Karena dengan pengorbanan-Nya . Kita diselamatkan dari belenggu dosa. Saya yakin semua dosa saya diampuni olehnya. Karena Isa Al-Masih terkemuka di dunia dan akherat. Saya percaya Isa Al-Masih adalah Allah yang turun ke dunia mengambil rupa manusia.
# Staff Isa dan Islam 2017-04-12 19:12
*
Saudara Kesimpulan,

Setiap orang pasti mengalami kematian. Isa Al-Masih pun pernah mengalami kematian. Namun, yang membedakan adalah Isa Al-Masih pada hari ketiga setelah kematian-Nya sebagaimana yang telah dinubuatkan-Nya (Injil, Rasul Besar Matius 16:21). Dengan demikian, kematian Isa Al-Masih menunjukkan kekuatan-Nya. Kami berharap rekan-rekan pengunjung merenungkan ini.
~
Solihin
# lawas 2017-04-11 10:21
~
Sungguh bodoh orang yang menyatakan Yesus mati untuk menebus dosa. Pikir panjanglah bung.
# Staff Isa dan Islam 2017-04-12 19:18
~
Saudara Lawas,

Adalah hak saudara berpendapat demikian. Namun, faktanya Isa Al-Masih mati untuk menyelamatkan manusia dari dosa sebagaimana firman-Nya yang menyatakan Dia datang "untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang" (Injil, Rasul Besar Matius 20:28). Bila saudara menganggap kematian menebus manusia dari dosa adalah kebodohan, maka saudara menganggap Isa Al-Masih bodoh. Benarkah demikian saudara? Bukankah seharusnya saudara memercayai firman Isa Al-Masih? Bagaimana saudara?
~
Solihin
# steve 2017-04-11 11:50
*****
1. Percaya. Ini adalah bukti kuasa firman Allah yang hidup "Karena Aku (Isa) menyerahkan nyawa-Ku untuk mengambilnya kembali. Tak seorang pun mengambilnya dari Aku, melainkan Aku menyerahkannya atas kehendak-Ku sendiri" (Injil, Rasul Besar Yohanes 10:17-18).

2. Ya, saya percaya dan yakin. “Sebab inilah darah-Ku (isa), darah perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak orang untuk pengampunan dosa” (Injil, Rasul Besar Matius 26:28).

3. "Sabda Isa kepadanya, 'Akulah kebangkitan dan hidup. Barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup sekalipun sudah mati'” (Injil, Rasul Besar Yohanes 11:25).
# Staff Isa dan Islam 2017-04-12 19:21
*****
Saudara Steve,

Kita perlu tunduk pada firman Allah yang menjelaskan tentang kematian dan kebangkitan Isa Al-Masih. Isa Al-Masih "memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang" menunjukkan kekuatan-Nya. Tidak ada seorang pun yang sanggup menyelamatkan dan berani memberikan nyawanya, kecuali Isa Al-Masih. Tidak hanya itu saja, Dia pun bangkit dari kematian sebagaimana firman-Nya. Inilah kekuatan Isa Al-Masih.
~
Solihin
# lawas 2017-04-11 11:56
~
Mas Steve,

Yohanes 10:17-18. Ayat ini isinya tidak benar.
# Staff Isa dan Islam 2017-04-12 19:23
~
Saudara Lawas,

Sangat baik bila saudara membuktikan pernyataan saudara, bukan sekedar berujar tanpa sanggup membuktikan. Itu disebut asumsi. Lagi pula, bila ayat itu tidak benar, maka saudara perlu menunjukkan ayat yang benar sehingga kita dapat memeriksanya bersama berdasarkan kitab suci dan fakta sejarah. Bila saudara tidak sanggup membuktikannya, maka saudara sedang membuat tuduhan yang tidak berdasar. Bagaimana saudara Lawas?
~
Solihin
# steve 2017-04-11 12:04
~
Lawas,

Saran saya bacalah Injil secara menyeluruh biar saudara sadar tentang kebenaran firman Allah.
# Staff Isa dan Islam 2017-04-12 19:25
~
Saudara Steve,

Kami berjumpa dengan rekan-rekan Muslim, bahkan kami pernah berdiskusi secara langsung dengan seorang ustadz mengenai Injil. Kebanyakan dari mereka takut untuk membaca Injil, apalagi membaca Injil secara menyeluruh. Namun, kami setuju dengan saudara bahwa membaca Injil secara menyeluruh akan membantu memahami firman Allah. Terimakasih untuk tanggapan saudara.
~
Solihin
# Agur bin Yake 2017-04-11 13:53
~
Isa Al-Masih tergantung di tiang salib sebagai bukti kekuatan Allah dalam darah yang tertumpah tanpa noda dosa. Bagi pengikut Abul Qasim hal ini suatu kebodohan, tapi saya jamin ejekan mereka tidak akan ada apa-apanya.
# Staff Isa dan Islam 2017-04-12 19:26
~
Saudara Agur,

Tepat sekali kematian Isa Al-Masih di kayu salib menunjukkan kekuatan-Nya. Sebab Dia berani memberikan nyawa-Nya untuk menyelamatkan manusia dari dosa. Di samping itu, Dia pun telah mengalahkan kematian sehingga Dia bangkit pada hari ketiga. Kebangkitan-Nya menunjukkan kekuatan Isa Al-Masih. Kami berharap pengunjung situs ini merenungkannya.
~
Solihin
# just4x2s 2017-04-11 14:10
*
1. Kematian dan kebangkitan Yesus ini menunjukan kekuatan Allah dan kebenaran yang hakiki. Karena dengan demikian nubuat-nubuat di Alkitab terbukti benar. Nubuatan Yesus juga benar sehingga perkataan-perka taan atau janji-janji Yesus tentu juga benar. Ini bukan hanya janji saja tapi janji yang sudah terbukti. Dan karena hanya Allah saja yang bisa menentukan kematian dan kebangkitan apalagi untuk dirinya sendiri. Maka Yesus adalah Allah.
# Staff Isa dan Islam 2017-04-12 19:37
*
Saudara Just,

Hanya Pribadi berkuasa yang mampu menggenapi semua yang tertulis tentang-Nya. Isa Al-Masih menubuatkan kematian dan kebangkitan-Nya . Hal itu menunjukkan kekuatan Isa Al-Masih. Kami berharap pengunjung situs merenungkannya.
~
Solihin
# Hendy Gunawan 2017-04-11 14:53
~
To: All Muslim,

Apakah anda bisa bayangkan apabila suatu Pribadi yang punya kuasa tak terbatas, diludahi, diejek, dipukuli, dicambuk dan disalib, tetapi Dia tetap diam dan bahkan mengampuni orang-orang yang melakukanya? Suatu hal yang dasyat, bukan? Pasti Pribadi tersebut mempunyai sesuatu yang dahsyat, yang membuat Pribadi tersebut melakukan-Nya. Apa yang membuat Pribadi tersebut diam dan tak melakukan apapun? Itulah kasih.
# Staff Isa dan Islam 2017-04-12 19:46
~
Saudara Hendy,

Menarik menyimak tulisan saudara di atas. Memang patut dipertanyakan, mengapa Isa Al-Masih tidak membuka suara untuk membela diri? Bukankah Dia suci dan tidak berdosa? Ini menunjukkan kekuatan Isa Al-Masih. Sebab Dia berani memberikan nyawa-Nya untuk menyelamatkan manusia dari dosa. Kami berharap pengunjung situs merenungkannya.
~
Solihin