Ikuti Isa dan Islam di Facebook Ikuti Isa dan Islam di Tweeter

Buku Tanpa Kata

putih

Halaman 4: Putih

Warna putih menggambarkan hati yang suci. Dengan memiliki hati yang suci bersih, tidak ada lagi yang akan menghalangi kita masuk ke sorga.

Bagaimana Saudara bisa mempunyai hati yang suci? Akuilah kepada Allah bahwa Saudara seorang berdosa. Percayalah bahwa Isa Al-Masih telah mati di kayu salib untuk menyelamatkan Saudara. Sadarilah bahwa sekarang saat terbaik bagi Saudara untuk menerima keselamatan yang Allah sediakan melalui Isa Al-Masih (Injil, I Yohanes 1:9, Yohanes 1:12). Jika Saudara bersedia melakukan hal ini sekarang, berdoalah dengan sungguh-sungguh sebagai berikut:

Doa Keselamatan

Ya Allah, saya mengakui saya orang berdosa yang pantas menerima hukuman karena dosa-dosa saya. Sekarang saya percaya Engkau telah mengutus Isa Al-masih untuk mati di kayu salib bagi keselamatan saya. Saya minta darah Isa membersihkan hati saya dan mengampuni saya dari segala dosa. Saya menerima Isa Al-Masih sebagai Tuhan dan Juruselamat saya. Terima kasih telah menyelamatkan saya. Dalam nama Isa Al-Masih, amin!

[Staf Isa dan Islam – Bila saudara telah mendoakan “Doa Keselamatan” di atas dengan hati yang tulus, kiranya saudara berkenan menghubungi kami. Kami sungguh ingin membantu saudara dalam pertumbuhan kerohanian saudara.]

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

Berhubung banyak komentar yang masih belum kami balas, untuk sementara komentar tidak diterima.

Comments  

# Erik 2012-03-20 23:51
*
Yang saya ketahui, setiap manusia bertanggung jawab atas apa yang telah mereka perbuat dan tidak bisa dipindahtangank an.

Termasuk para Nabi dan Rasul walaupun mereka adalah manusia istimewa. Mereka telah berupaya menyerukan ajaran Allah, berdoa kepada Allah dan mengorbankan diri demi menyelamatkan umat nya. Namun jika hati para umatnya tidak mau berubah, maka Allah tidak akan mau mengubah nasib umat tersebut.

“Sesungguhnya Allah tidak mengubah apa yang ada pada sebuah kaum hingga mereka mengubah apapun yang ada pada diri mereka”
(QS Ar Ra’du 11)

Dengan kata lain, jika hati mereka tidak mau berubah dan bertaubat dengan sebenar-benar taubat, maka mereka tidak akan selamat.
# Staff Isa dan Islam 2012-03-26 22:12
~
Dalam Alkitab, kasih Allah adalah kasih yang tidak memaksa siapapun. Kasih tidak dapat dipaksakan. Injil Rasul Besar Yohanes 3:16, misalnya, menyatakan bahwa Allah mengasihi seluruh dunia, sedemikan kasih-Nya, sehingga Ia mengirim Isa Al-Masih untuk mati bagi dunia.

Namun, faktanya adalah sebagian besar dunia, yang toh dikasihi Allah itu, akan binasa selama-lamanya, karena hati mereka tetap menolak kasih Allah itu dan tidak mau percaya.

Jadi walaupun Allah mengasihi kita sedemikian rupa sebagai orang berdosa, tetapi jika kita tidak bertobat dan mempercayakan diri sepenuhnya kepada Tuhan Sang Juruselamat yaitu Isa Al-Masih, maka kita akan binasa.
~
SL
# roy 2012-04-17 21:36
*
Injil Yohanes itu darimana ya, katanya bukan Yohanes yang buat tapi orang lain. Dia katanya bukan murid nabi Isa. Tolong jelaskan dengan sebenar-benarny a.
# Staff Isa dan Islam 2012-04-24 11:33
~
Injil Yohanes ditulis oleh Yohanes sendiri. Dia adalah saksi mata terakhir dan murid terdekat Isa Al-Masih.

Untuk lebih jelasnya tentang penulisan Injil, silakan saudara membaca penjelasan kami yang terdapat pada artikel ini: http://tinyurl.com/dxhgqku.
~
SO
# ZELDA 2012-08-10 20:09
*
Shallom Admin Isa dan Islam, saya sangat tertarik dengan Alkitab bahasa Arab, kalau boleh saya tahu apa web ini memilikinya? Karena isinya dan gaya bahasanya lebih kenuansa Timur.
# Staff Isa dan Islam 2012-08-17 13:45
~
Shalom saudara Zelda,

Dalam bentuk soft-copy kami tidak memilik Alkitab dalam bahasa Arab. Kami hanya memiliki dalam bentuk phisik.

Tetapi bila memang saudara menginginkannya , saudara dapat membeli di LAI (Lembaga Alkitab Indonesia). Kami dulu membeli Alkitab dalam bahasa Arab di LAI.

Coba saudara ke LAI terdekat di kota saudara. Atau saudara dapat mengunjungi situs LAI. Setahu saya mereka melayani pemesanan secara online.

Semoga informasi ini dapat membantu.
~
SO
# Mustamar Sutan 2013-03-27 08:27
*
Bagaimana saya yakin bahwa ada buku kuning, hitam dan merah selagi ada Injil sinoptik dan gnostik. Sebab dalam injil gnostik Barnabas ternyata buku merah tidak terjadi.

"Dan Ia membawa Petrus dan kedua anak Zebedeus serta-Nya. Maka mulailah Ia merasa sedih dan gentar, lalu kata-Nya kepada mereka : "Hatiku sangat sedih, seperti mau mati rasanya. Tinggalah disini dan berjaga-jagalah dengan Aku." (Matius 26:37-38).

Kalau memang ada buku merah kenapa ia takut disalib, kenapa disuruh muridnya berjaga. Jadi Darah Yesus bukan untuk menebus dosa manusia.

Menurut Alquran Surat 103:1-3 : Demi masa sesungguhnya manusia dalam merugi. Kecuali orang beriman (tidak syirik), orang berbuat amal sholeh dan memberi nasehat dengan benar dan sabar. Tapi alangkah baik bagi yang menanggapi tanggapan saya ini dengan memberikan alamat emailnya, agar diskusi two way, bukan one way seperti sekarang.
# Staff Isa dan Islam 2013-03-27 13:21
~
Saudara Mustamar,

Ada dua kebenaran yang perlu saudara pahami. Pertama, pengorbanan Isa Al-Masih guna pembersihan aib najis dosa manusia. Kedua, memang beliau sedih dan gentar pada saat menjelang penyaliban-Nya.

Sistem korban penghapus dosa sudah dilakukan oleh para nabi sebelumnya. Nuh, Ibrahim, Musa menyembelih korban binatang. Darah binatang sebagai pertanda penyucian. Namun darah binatang tidak sempurna. Darah Isa Al-Masih lah yang layak menghapus dosa manusia.

“Tetapi dia [Isa Al-Masih] tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh” (Kitab Nabi Yesaya 53:5).

Tidak ada ketakutan bagi Isa Al-Masih ketika menghadapi penyiksaan manusia. Isa Al-Masih yang suci harus menjadi najis oleh dosa manusia. Bahkan sorga seolah-olah tidak layak bagi-Nya karena Dia menjadi najis. Seluruh dosa umat manusia sepanjang masa dicampakkan kepada Isa Al-Masih. Inilah yang membuat Isa Al-Masih sedih dan gentar. Jika tidak seperti itu maka tidak ada keselamatan bagi manusia.

“Demikian pula Kristus hanya satu kali saja mengorbankan diri-Nya untuk menanggung dosa banyak orang. Sesudah itu Ia akan menyatakan diri-Nya sekali lagi tanpa menanggung dosa untuk menganugerahkan keselamatan kepada mereka, yang menantikan Dia” (Injil, surat Ibrani 9:28).
~
NN
# Eva 2013-04-01 08:53
*
Dear Admin,

Apakah bisa membuat referensi pembanding Isa dengan kitab yang lain? Apakah Isa hanya berhubungan dengan Al-Quran saja?

Terimakasih.
# Staff Isa dan Islam 2013-04-02 08:55
~
Saudara Eva,

Sepanjang yang kami tahu, hanya Al-Quran yang memuat kisah tentang Isa Al-Masih jauh lebih banyak dibanding kisah-kisah yang lain. Dan karena tujuan dari situs ini adalah menjelaskan tentang Pribadi Isa Al-Masih menurut Al-Quran dan Alkitab, jadi kami hanya berfokus pada dua kitab itu saja.

Demikian penjelasan dari kami. Kiranya saudara dapat maklum.
~
SO
# moh zain sutrisno 2014-02-04 23:14
~
Dalam perayaan Paskah, darah Isa Al-Masih disimbolkan dengan anggur dan tubuh Isa Al-Masih disimbolkan dengan roti. Kalau dalam buku tanpa kata, tubuh Isa Al-Masih disimbolkan dengan buku warna apa?
# Staff Isa dan Islam 2014-02-21 17:58
~
Saudara Moh Zain Sutrisno,

Buku tanpa kata memiliki sombol-simbol sesuai dengan pesan Injil. Isa Al-Masih datang ke dunia menjadi manusia bahkan merelakan diri-Nya untuk menjadi tebusan bagi banyak orang seperti yang tertulis dalam Injil, Rasul Matius 20:28, “sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang."

Darah yang tercurah di tubuh Isa Al-Masih tergambar dengan warna merah. Hal itu membuktikan betapa Dia mengasihi manusia berdosa, agar manusia mendapat kepastian keselamatan. Demikian juga dengan saudara, Dia memberikan kepastian dan keputusan itu ada pada saudara. Rindukah saudara mendapat keselamatan dari-Nya?
~
Salma
# ZackO 2014-02-11 13:58
~
Mengapa Yesus harus mati di kayu salib, hanya untuk menghapus dosa kaum-Nya? Meskipun kaum-Nya masih berlanjut dan berakhir di hari kiamat? Padahal sosok Yesus adalah sosok utusan Allah dan juruselamat?
# Staff Isa dan Islam 2014-06-19 04:34
~
Salam Sdr. Zacko,

Isa Al-Masih mati di kayu salib bukan untuk menghapus dosa, tetapi Dia untuk membebaskan manusia dari belenggu dosa. Dosa jelas tidak bisa dihapus, tetapi manusianya yang berdosalah yang harus diselamatkan. Dia begitu mengasihi saya dan saudara, sehingga Dia mau datang ke dunia ini mengambil rupa dalam bentuk tubuh menusia (Pribadi Yesus), agar manusia yang terbelenggu dosa dapat dibebaskan.

Injil, Rasul Besar Matius 20:28 mengatakan "Sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang."

Itulah sebabnya Dia adalah Tuhan dan Juruselamat manusia. Semua orang yang percaya kepada-Nya sebagai Tuhan akan diselamatkan.. Itu sebuah kepastian aan bukan sebuah kata-kata kosong.
~
Salma
# Bersedia Belajar 2014-02-21 15:20
~
Firman-Nya menegaskan: "Dan keselamatan tidak ada di dalam siapa pun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan" (Injil, Surat Kisah Pasa Rasul 4:12).

Sangat sederhan, jika mau selamat dan mendapatkan jaminan keselamatan: terimalah Dia (Isa Almasih). Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6, 10:28). Hal-hal yang masih membingungkan dan sepertinya kontradiksi tentang beberapa hal pengajaran dan keimanan, dengan mudah akan mendapatkan banyak resource sebagai solusinya salah satunya resource dalam web ini.

Terima kasih untuk web seperti ini karena memberikan paparan, pencerahan dan pengetahuan bagi yang mau belajar serta yang mau menyimak dengan maksud mencari kebenaran yang sejati.
# cokie 2014-03-07 10:16
~
Zacko,

Tuhan Yesus mati di kayu salib untuk menebus manusia dari belenggu dosa, bukan kaum-Nya. Pembebasan belenggu dosa yang telah Yesus lakukan di kayu salib cukup satu kali dan berlaku sampai kedatangan-Nya yang kedua kali. Itu sebabnya dikatakan bahwa Yesus adalah Juruselamat, sebab tanpa pembebasan dosa tidak mungkin berkenan kepada Allah Bapa di sorga.
# Muhammad Erik 2014-04-25 20:41
~
Kristen mengandalkan pengampunan melalui pengorbanan Yesus. Tidak ada kekeristenan tanpa pengorbanan dan darah Yesus. Namun, bisa diberi penjelasan mengapa kisah penyaliban Yesus terkesan menghinakan sang Yesus. Mengapa Yesus di salib hanya mengenakan celana dalam saja. Ini terlihat seperti pembunuhan karakter terhadap Tuhan. Sehingga banyak foto-foto Yesus terkesan melecehkan yang dibuat oleh kalangan anda sendiri.
# Staff Isa dan Islam 2014-06-19 04:44
~
Salam Sdr. Muhammad Erik,

Apa yang terjadi oleh Isa Al-Masih perihal penyaliban-Nya itu adalah fakta. Dipermalukannya Isa Al-Masih menandakan bahwa manusia begitu bobrok dan jahat. Kebobrokan manusia itulah yang sebenarnya harus diselesaikan. Manusia tidak menerima dengan akal bahwa Allah berkuasa menjelma menjadi manusia.

Firman-Nya pernah berkata "Ia telah ada di dalam dunia dan dunia dijadikan oleh-Nya, tetapi dunia tidak mengenal-Nya. Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya" (Injil, Rasul Besar Yohanes 10-11).
~
Salma