Ikuti Isa dan Islam di Facebook Ikuti Isa dan Islam di Tweeter

Jembatan Keselamatan - 3

USAHA MANUSIA SIA-SIA

3

 

 

Berhubung banyak komentar yang masih belum kami balas, untuk sementara komentar tidak diterima.

Comments  

# Erik 2012-03-20 23:28
*
Menurut saya:

Gambaran 1 saat manusia dalam keadaan bingung
Gambaran 2 saat manusia sesat karena tidak mematuhi perintah Allah
Gambaran 3 saat manusia taat akan perintah Allah karena semata-mata ingin mendapatkan ridha-Nya
# Staff Isa dan Islam 2012-03-26 22:06
~
Pada umumnya umat beragama berusaha menghubungkan dirinya dengan Allah melalui jembatan “perbuatan baik, dan amal-ibadah.” Namun Alkitab memberitahukan bahwa kita tidak dapat datang kepada Allah dengan jembatan “semua perbuatan baik.” Dalam pemandangan Allah segala kebaikan dan segala kesalehan kita seperti kain kotor.

Oleh sebab itu Isa Al-Masih berkata: ”Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku” (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6).

Dia adalah satu-satunya jalan atau jembatan yang dapat menghubungkan kita dengan Allah.
~
SL
# purwa 2012-06-27 21:01
*
Dari ayat di atas jelas Yesus adalah manusia biasa, Yoh 14:6, karena ada Bapa di atas Yesus yang dikatakan Tuhan. Dia sendiri jelas-jelas mengatakan kalau mau ketemu Bapa harus melalui Yesus, jadi Yesus bukan Bapa. Benar bukan?
# Staff Isa dan Islam 2012-07-03 11:10
~
Saudara Purwa,

Benar Isa Al-Masih adalah sungguh-sungguh manusia, namun Ia juga sungguh-sungguh Allah. Dan Isa Al-Masih bukan Bapa. Tetapi Isa Al-Masih dan Bapa adalah Allah yang Esa. Seperti yang dikatakan Isa Al-Masih sendiri: “Aku (Isa Al-Masih) dan Bapa (Allah) adalah satu” (Injil, Rasul Besar Yohanes 10:30).

Allah dalam Alkitab adalah Allah Tritunggal. Memang konsep Allah Tritunggal tidak dapat dimengerti sepenuhnya oleh akal manusia, karena Allah Yang Tak Terbatas hanya dapat diterima memalui iman.

Itulah tanda Keagungan Allah Maha. Jika Allah mudah dimengerti oleh otak manusia, maka mungkin manusialah yang lebih besar dari Allah.
~
DA
# palmer 2012-07-01 14:46
*
Ibarat tali yang diulurkan ayah untuk anaknya yang jatuh ke sumur yang dalam agar boleh selamat, demikianlah Allah, karena kasih-Nya, mengutus Isa Al-Masih menjelma menjadi manusia (sehingga Ia boleh mati, menjadi qurban kudus) menggantikan manusia yang seharusnya mati karena dosa, agar mereka yang menerima dan percaya pada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

Demikianlah Isa Al-Masih (Yesus Kristus) Mesias, telah menjadi Jembatan keselamatan bagi manusia.
# Staff Isa dan Islam 2012-07-05 09:34
~
Saudara Palmer,

Kami mengucapkan terimakasih atas komentar saudara di atas, kiranya dapat menjadi pencerahan bagi teman-teman yang membacanya.
~
DA
# Jesus My Lord 2012-07-10 08:32
*
Quoting Payjo:
Yesus bukanlah Isa as dalam Islam. Dilihat dari sejarah kelahirannya udah berbeda. Jangan cari pembenaran atas kesalahan agamamu

Dapat anda ketahui, Al-Quran diturunkan dari Muhammad jauh lamanya sesudah Isa diangkat ke surga.

Begini, seandainya saya tulis ulang cerita Malin Kundang, lalu saya tulis ibunya yang dikutuk jadi batu, mana yang anda percayai, cerita sebelumnya atau cerita yang saya tulis? Anda meragukan orang yang bersama Yesus ketimbang cerita yang diceritakan lagi jauh setelah Yesus diangkat ke surga, malah nama Maria diubah menjadi Mariam.

Kami bukan mencari pembenaran Injil, tapi sudah jelas Injil itu benar, di Al-Quran juga tertulis. Tapi anehnya malah ditentang dengan pernyataan bahwa Injil itu palsu, sebenarnya Al-Quran itulah yang saling bertentangan satu dengan yang lainnya.
# Staff Isa dan Islam 2012-07-12 12:17
~
“Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa” (Qs 5:46)

“Tak ada seorangpun yang dapat merobah kalimat-kalimat (janji-janji) Allah” (Qs 43:34).

Pertanyaannya:
1. Mungkinkan petunjuk serta pengajaran yang diberikan Allah bagi orang-orang bertakwa sudah tidak berlaku lagi?

2. Mana yang benar, kalimat-kalimat Allah dapat dirubah manusia atau tidak?
~
SO
# Jesus My Lord 2012-07-14 20:19
*
Quoting purwa:
Kalau bukan Yesus yang menganugrahkan kemerdekaan R.I lalu siapa donk ?!

Setiap hal yang dilakukan dengan sungguh-sungguh dan disertai doa pasti akan mendapatkan hasilnya. Baik buruknya hasil itu berdasarkan sikap kita kepada orang lain dan Tuhan. Kalau saya sebutkan kemerdekaan RI berdasarkan anugerah dari Yesus atau Tuhan, pasti tidak ada yang mau menerimanya, sebab kemerdekaan RI berasal dari kerja keras seluruh masyarakat Indonesia, baik orang Jawa, Sumatera, Kalimantan dan lainnya.

Kemerdekaan RI berasal dari kerja keras macam-macam suku dan agama. Agar lebih pantasnya kita menyebutkan Kemerdekaan RI adalah buah manis dari kerja keras para pahlawan kita yang berani mati demi kemerdekaan seluruh rakyat Indonesia.

Bila saya menyebutkan kemerdekaan berasal dari Yesus, lalu orang Budha menyebutnya berasal dari Budha, orang Islam menyebutnya berasal dari Allah, maka benar kemerdekaan berasal dari berbagai suku dan agama.
# Jesus My Lord 2012-07-14 20:30
*
Quoting purwa:
Tapi kenapa Paulus tidak bisa di selamatkan oleh Tuhan Kristen dari pemenggalan ?

Nasib seseorang dapat diubah bila ada kemauan dari orang tersebut, namun bila takdir telah bertindak maka tidak ada satu orang pun dapat menghalanginya. Bila takdir seseorang harus mati dengan cara yang telah ditakdir oleh Tuhan, maka dengan cara tersebutlah orang itu mati, baik ada sebab maupun tanpa sebab.

Apa maksudnya Yesus menyelamatkan Paulus dari kematian? Tentu tidak ada, karena takdir Paulus telah tiba.

Yesus saja tidak mau menyelamatkan diri-Nya dari penyaliban karena memang itulah takdir yang harus di lalui-Nya, agar genaplah apa yang telah tertulis tentang Dia. Dibalik kematian pasti ada alasan.
# purwa 2012-07-15 21:25
*
Siapakah gerangan yang menakdirkan Yesus disalib, saudaraku?
# Staff Isa dan Islam 2012-07-16 17:01
~
Kematian Yesus disalib bukanlah sebuah takdir yang harus disesali dan mempersalahkan orang yang menyalibkan-Nya . Sebab kematian Yesus adalah bagian dari rencana Allah untuk menyelamatkan manusia dari kebinasaan.

Bahkan jauh sebelum Yesus lahir, Allah telah mengabarkan kematian Yesus melalui nabi-Nya. “Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan kesengsaraan kita yang dipikulnya, padahal kita mengira dia kena tulah, dipukul dan ditindas Allah. Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh” (Kitab Nabi Besar Yesaya 53:4-5).
~
SO
# purwa 2012-07-19 05:29
*
Tapi saudara kita Yesus My Lord mengatakan itu adalah takdir, coba saudara staff check di bawah. Jadi mana yang benar?
# Staff Isa dan Islam 2012-07-19 11:13
~
Saudara Purwa,

Maaf, kami kurang jelas maksud saudara. Saudara Yesus My Lord menjelaskan kepada saudara bahwa kematian Paulus adalah takdir dia dari Allah yang harus dilaluinya. Sedangkan kami menjawab pertanyaan saudara mengenai siapa yang menakdirkan Yesus disalib.

Kiranya saudara dapat memberi pertanyaan atau komentar yang jelas, sehingga kami pun dapat menjawabnya dengan baik.

Harap maklum!
~
SO
# purwa 2012-07-20 02:25
*
Saudara Staff, di bawah jelas sekali ditulis oleh YML kepada saya begini "Yesus saja tidak mau menyelamatkan diri-Nya dari penyaliban karena memang itulah takdir yang harus dilalui-Nya, agar genaplah apa yang telah tertulis tentang Dia. Dibalik kematian pasti ada alasan. Tolong jangan suka bohong.
# Staff Isa dan Islam 2012-07-20 12:16
~
Sepertinya di sini saudara Purwa ingin menggaris bawahi kata “takdir” yang disebut oleh saudara YML.

Begini saudara Purwa, bila kita melihat arti kata “takdir”. Maka “takdir” dapat diartikan: Ketetapan dari Tuhan, Ketentuan dari Tuhan. Bila kata 'takdir' dibeli imbuhan menjadi 'menakdirkan' maka artinya akan menjadi: Tuhan menentukan sejak semula. Artinya, sebelum kejadian itu terjadi, Tuhan sudah menetapkan. Jelas dalam hal ini, setiap ketentuan yang telah Tuhan tetapkan pasti terjadi. Tidak mungkin Tuhan ingkar janji.

Demikian juga halnya dengan kematian Isa Al-Masih. Tuhan telah menetapkan bahwa Isa Al-Masih akan mati di kayu salib. Terlepas dari saudara percaya atau tidak apa tujuan dari kematian-Nya di kayu salib.

Dari mana kita tahu bahwa kematian Isa di kayu salib adalah ketetapan yang sudah dibuat Allah? Salah satunya dari nubuat yang diberikan oleh Nabi Yesaya jauh sebelum Isa datang ke dunia. Mengenai hal ini kami sudah menjelaskannya pada kolom-kolom komentar di bawah.

Saudara Purwa, itulah kepastian yang ada. Dan bila saudara merasa kami membohongi saudara, kami persilakan saudara membaca dalam Alkitab kebenaran dari hal tersebut.
~
SO
# purwa 2012-07-20 18:53
*
Sekarang baru saya setuju dengan Staff.

Bawasanya Yesus ditakdirkan dan bukan menakdirkan. Yesus juga dinubuatkan dan bukan menubuatkan. Kesimpulanya kita semua jelas, terimakasih.
# Staff Isa dan Islam 2012-07-23 15:53
~
Saudara Purwa,

Terimakasih atas kesimpulan yang saudara berikan. Pertanyaan kami, apakah sekarang saudara percaya bahwa Yesus Kristus adalah satu-satunya Juruselamat yang dapat memberi jaminan Hidup Kekal bagi saudara?
~
SO