Ikuti Isa dan Islam di Facebook Ikuti Isa dan Islam di Tweeter

Jembatan Keselamatan - 3

USAHA MANUSIA SIA-SIA

3

 

 

Add comment

PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR

Bagi Pembaca yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:

1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
2. Komentar hanya diperbolehkan menjawab salah satu dari 3 pertanyaan fokus yang dimuat di bagian akhir artikel. Kecuali beberapa artikel yang tidak memuat 3 pertanyaan fokus.
3. Sebelum menuliskan jawaban, copy-lah pertanyaan yang ingin dijawab terlebih dahulu.
4. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
5. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.
6. Satu orang komentator hanya berhak menuliskan komentar pada satu kolom. Tidak lebih!

Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan mengirim email ke: [email protected]

Kiranya petunjuk-petunjuk di atas dapat kita perhatikan.

Wassalam,
Staf, Isa dan Islam

Security code
Refresh

Comments  

# Erik 2012-03-20 23:28
*
Menurut saya:

Gambaran 1 saat manusia dalam keadaan bingung
Gambaran 2 saat manusia sesat karena tidak mematuhi perintah Allah
Gambaran 3 saat manusia taat akan perintah Allah karena semata-mata ingin mendapatkan ridha-Nya
# Staff Isa dan Islam 2012-03-26 22:06
~
Pada umumnya umat beragama berusaha menghubungkan dirinya dengan Allah melalui jembatan “perbuatan baik, dan amal-ibadah.” Namun Alkitab memberitahukan bahwa kita tidak dapat datang kepada Allah dengan jembatan “semua perbuatan baik.” Dalam pemandangan Allah segala kebaikan dan segala kesalehan kita seperti kain kotor.

Oleh sebab itu Isa Al-Masih berkata: ”Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku” (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6).

Dia adalah satu-satunya jalan atau jembatan yang dapat menghubungkan kita dengan Allah.
~
SL
# purwa 2012-06-27 21:01
*
Dari ayat di atas jelas Yesus adalah manusia biasa, Yoh 14:6, karena ada Bapa di atas Yesus yang dikatakan Tuhan. Dia sendiri jelas-jelas mengatakan kalau mau ketemu Bapa harus melalui Yesus, jadi Yesus bukan Bapa. Benar bukan?
# Staff Isa dan Islam 2012-07-03 11:10
~
Saudara Purwa,

Benar Isa Al-Masih adalah sungguh-sungguh manusia, namun Ia juga sungguh-sungguh Allah. Dan Isa Al-Masih bukan Bapa. Tetapi Isa Al-Masih dan Bapa adalah Allah yang Esa. Seperti yang dikatakan Isa Al-Masih sendiri: “Aku (Isa Al-Masih) dan Bapa (Allah) adalah satu” (Injil, Rasul Besar Yohanes 10:30).

Allah dalam Alkitab adalah Allah Tritunggal. Memang konsep Allah Tritunggal tidak dapat dimengerti sepenuhnya oleh akal manusia, karena Allah Yang Tak Terbatas hanya dapat diterima memalui iman.

Itulah tanda Keagungan Allah Maha. Jika Allah mudah dimengerti oleh otak manusia, maka mungkin manusialah yang lebih besar dari Allah.
~
DA
# palmer 2012-07-01 14:46
*
Ibarat tali yang diulurkan ayah untuk anaknya yang jatuh ke sumur yang dalam agar boleh selamat, demikianlah Allah, karena kasih-Nya, mengutus Isa Al-Masih menjelma menjadi manusia (sehingga Ia boleh mati, menjadi qurban kudus) menggantikan manusia yang seharusnya mati karena dosa, agar mereka yang menerima dan percaya pada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

Demikianlah Isa Al-Masih (Yesus Kristus) Mesias, telah menjadi Jembatan keselamatan bagi manusia.
# Staff Isa dan Islam 2012-07-05 09:34
~
Saudara Palmer,

Kami mengucapkan terimakasih atas komentar saudara di atas, kiranya dapat menjadi pencerahan bagi teman-teman yang membacanya.
~
DA
# Jesus My Lord 2012-07-10 08:32
*
Quoting Payjo:
Yesus bukanlah Isa as dalam Islam. Dilihat dari sejarah kelahirannya udah berbeda. Jangan cari pembenaran atas kesalahan agamamu

Dapat anda ketahui, Al-Quran diturunkan dari Muhammad jauh lamanya sesudah Isa diangkat ke surga.

Begini, seandainya saya tulis ulang cerita Malin Kundang, lalu saya tulis ibunya yang dikutuk jadi batu, mana yang anda percayai, cerita sebelumnya atau cerita yang saya tulis? Anda meragukan orang yang bersama Yesus ketimbang cerita yang diceritakan lagi jauh setelah Yesus diangkat ke surga, malah nama Maria diubah menjadi Mariam.

Kami bukan mencari pembenaran Injil, tapi sudah jelas Injil itu benar, di Al-Quran juga tertulis. Tapi anehnya malah ditentang dengan pernyataan bahwa Injil itu palsu, sebenarnya Al-Quran itulah yang saling bertentangan satu dengan yang lainnya.
# Staff Isa dan Islam 2012-07-12 12:17
~
“Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa” (Qs 5:46)

“Tak ada seorangpun yang dapat merobah kalimat-kalimat (janji-janji) Allah” (Qs 43:34).

Pertanyaannya:
1. Mungkinkan petunjuk serta pengajaran yang diberikan Allah bagi orang-orang bertakwa sudah tidak berlaku lagi?

2. Mana yang benar, kalimat-kalimat Allah dapat dirubah manusia atau tidak?
~
SO
# Jesus My Lord 2012-07-14 20:19
*
Quoting purwa:
Kalau bukan Yesus yang menganugrahkan kemerdekaan R.I lalu siapa donk ?!

Setiap hal yang dilakukan dengan sungguh-sungguh dan disertai doa pasti akan mendapatkan hasilnya. Baik buruknya hasil itu berdasarkan sikap kita kepada orang lain dan Tuhan. Kalau saya sebutkan kemerdekaan RI berdasarkan anugerah dari Yesus atau Tuhan, pasti tidak ada yang mau menerimanya, sebab kemerdekaan RI berasal dari kerja keras seluruh masyarakat Indonesia, baik orang Jawa, Sumatera, Kalimantan dan lainnya.

Kemerdekaan RI berasal dari kerja keras macam-macam suku dan agama. Agar lebih pantasnya kita menyebutkan Kemerdekaan RI adalah buah manis dari kerja keras para pahlawan kita yang berani mati demi kemerdekaan seluruh rakyat Indonesia.

Bila saya menyebutkan kemerdekaan berasal dari Yesus, lalu orang Budha menyebutnya berasal dari Budha, orang Islam menyebutnya berasal dari Allah, maka benar kemerdekaan berasal dari berbagai suku dan agama.
# Jesus My Lord 2012-07-14 20:30
*
Quoting purwa:
Tapi kenapa Paulus tidak bisa di selamatkan oleh Tuhan Kristen dari pemenggalan ?

Nasib seseorang dapat diubah bila ada kemauan dari orang tersebut, namun bila takdir telah bertindak maka tidak ada satu orang pun dapat menghalanginya. Bila takdir seseorang harus mati dengan cara yang telah ditakdir oleh Tuhan, maka dengan cara tersebutlah orang itu mati, baik ada sebab maupun tanpa sebab.

Apa maksudnya Yesus menyelamatkan Paulus dari kematian? Tentu tidak ada, karena takdir Paulus telah tiba.

Yesus saja tidak mau menyelamatkan diri-Nya dari penyaliban karena memang itulah takdir yang harus di lalui-Nya, agar genaplah apa yang telah tertulis tentang Dia. Dibalik kematian pasti ada alasan.
# purwa 2012-07-15 21:25
*
Siapakah gerangan yang menakdirkan Yesus disalib, saudaraku?
# Staff Isa dan Islam 2012-07-16 17:01
~
Kematian Yesus disalib bukanlah sebuah takdir yang harus disesali dan mempersalahkan orang yang menyalibkan-Nya . Sebab kematian Yesus adalah bagian dari rencana Allah untuk menyelamatkan manusia dari kebinasaan.

Bahkan jauh sebelum Yesus lahir, Allah telah mengabarkan kematian Yesus melalui nabi-Nya. “Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan kesengsaraan kita yang dipikulnya, padahal kita mengira dia kena tulah, dipukul dan ditindas Allah. Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh” (Kitab Nabi Besar Yesaya 53:4-5).
~
SO
# purwa 2012-07-19 05:29
*
Tapi saudara kita Yesus My Lord mengatakan itu adalah takdir, coba saudara staff check di bawah. Jadi mana yang benar?
# Staff Isa dan Islam 2012-07-19 11:13
~
Saudara Purwa,

Maaf, kami kurang jelas maksud saudara. Saudara Yesus My Lord menjelaskan kepada saudara bahwa kematian Paulus adalah takdir dia dari Allah yang harus dilaluinya. Sedangkan kami menjawab pertanyaan saudara mengenai siapa yang menakdirkan Yesus disalib.

Kiranya saudara dapat memberi pertanyaan atau komentar yang jelas, sehingga kami pun dapat menjawabnya dengan baik.

Harap maklum!
~
SO
# purwa 2012-07-20 02:25
*
Saudara Staff, di bawah jelas sekali ditulis oleh YML kepada saya begini "Yesus saja tidak mau menyelamatkan diri-Nya dari penyaliban karena memang itulah takdir yang harus dilalui-Nya, agar genaplah apa yang telah tertulis tentang Dia. Dibalik kematian pasti ada alasan. Tolong jangan suka bohong.
# Staff Isa dan Islam 2012-07-20 12:16
~
Sepertinya di sini saudara Purwa ingin menggaris bawahi kata “takdir” yang disebut oleh saudara YML.

Begini saudara Purwa, bila kita melihat arti kata “takdir”. Maka “takdir” dapat diartikan: Ketetapan dari Tuhan, Ketentuan dari Tuhan. Bila kata 'takdir' dibeli imbuhan menjadi 'menakdirkan' maka artinya akan menjadi: Tuhan menentukan sejak semula. Artinya, sebelum kejadian itu terjadi, Tuhan sudah menetapkan. Jelas dalam hal ini, setiap ketentuan yang telah Tuhan tetapkan pasti terjadi. Tidak mungkin Tuhan ingkar janji.

Demikian juga halnya dengan kematian Isa Al-Masih. Tuhan telah menetapkan bahwa Isa Al-Masih akan mati di kayu salib. Terlepas dari saudara percaya atau tidak apa tujuan dari kematian-Nya di kayu salib.

Dari mana kita tahu bahwa kematian Isa di kayu salib adalah ketetapan yang sudah dibuat Allah? Salah satunya dari nubuat yang diberikan oleh Nabi Yesaya jauh sebelum Isa datang ke dunia. Mengenai hal ini kami sudah menjelaskannya pada kolom-kolom komentar di bawah.

Saudara Purwa, itulah kepastian yang ada. Dan bila saudara merasa kami membohongi saudara, kami persilakan saudara membaca dalam Alkitab kebenaran dari hal tersebut.
~
SO
# purwa 2012-07-20 18:53
*
Sekarang baru saya setuju dengan Staff.

Bawasanya Yesus ditakdirkan dan bukan menakdirkan. Yesus juga dinubuatkan dan bukan menubuatkan. Kesimpulanya kita semua jelas, terimakasih.
# Staff Isa dan Islam 2012-07-23 15:53
~
Saudara Purwa,

Terimakasih atas kesimpulan yang saudara berikan. Pertanyaan kami, apakah sekarang saudara percaya bahwa Yesus Kristus adalah satu-satunya Juruselamat yang dapat memberi jaminan Hidup Kekal bagi saudara?
~
SO
# purwa 2012-07-23 18:07
*
Saya tetap tidak bisa menerima Yesus sebagai Juruselamat. Fakta jelas mengatakan tidak ada kriteria dalam diri Yesus sebagai juruselamat.
# Staff Isa dan Islam 2012-07-24 14:58
~
Saudara Purwa,

Kami menghargai keputusan saudara. Jika memang saudara tidak dapat menerima Yesus sebagai Juruselamat, itu adalah hak saudara. Tentu kami tidak dapat memaksa saudara untuk menerima-Nya sebagai Juruselamat saudara.

Tugas kami hanyalah membagikan kebenaran yang sudah kami terima dari Yesus Kristus. Sang Mesias. Dan kami sudah melakukannya, selebihnya, itu adalah perkara Allah.

Kami doakan, kiranya hidayah Allah turun atas saudara sehingga saudara pun dapat beroleh kebenaran seperti yang sudah kami rasakan.
~
SO
# mahadewa 2012-07-28 15:18
*
Apakah Yesus juga menyelamatkan pendeta-pendeta bejat dan cabul?
# Staff Isa dan Islam 2012-08-02 09:46
~
Saudara Mahadewa,

Inti dari pengajaran Yesus adalah “Kasih”. Kasih kepada seluruh manusia, termasuk mereka yang bejat dan cabul sekalipun. Seseorang yang memutuskan untuk bertobat dan mengikuti Yesus, maka orang tersebut telah pindah dari gelap kepada terang Isa Al-Masih.

“Yesus berkata: "Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup" (Injil, Rasul Besar Yohanes 8:12).

Bahkan ketika Yesus sedang diperhadapkan pada maut, Dia masih dapat mengampuni dosa seorang penjahat yang disalib bersama-sama dengan-Nya. “Lalu ia berkata: "Yesus, ingatlah akan aku, apabila Engkau datang sebagai Raja." Kata Yesus kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus" (Injil, Rasul Lukas 23:42-43).

Bagaimana dengan saudara Mahadewa, apakah saudara tidak rindu untuk mendapatkan Terang Keselamatan itu?
~
SO
# eklesia 2012-07-31 11:54
*
Quoting mahadewa:
Apakah Yesus juga menyelamatkan pendeta-pendeta bejat dan cabul?

Selama ada pertobatan keselamatan pasti ada. Termasuk juga untuk ustad-ustad yang cabul dengan anak didiknya.
# JG 2012-08-15 13:43
*
1 ~ Pada mulanya manusia belum kehilangan kemulian Allah sehingga bisa muka bertemu muka.

2 ~ Setelah jatuh dalam dosa, manusia sudah kehilangan kemuliaan Allah, sehingga tidak mampu muka bertemu muka.

3 ~ Manusia tidak mempunyai kemampuan menghapus dosa dan mengembalikan kemuliaan Allah dengan usahanya sendiri.

4 ~ Hanya percaya dan menerima Tuhan Yesus sebagai juru selamat pribadi, maka kita akan memperoleh jalan pengampunan dosa, dibenarkan dan memperoleh kembali kemuliaan Allah.
# Adanugi 2012-08-16 15:10
*
Saudara ini terlalu memaksakan diri, suka mengkait-kaitka n sesuatu dengan Injil dan Isa. Tapi saya tertarik dengan bahasan pertama: “Hubungan antara Allah dan manusia baik pada mulanya”.

Darimana saudara bisa tahu? Sebaik apakah mulanya hubungan antara manusia dan Allah?
# Staff Isa dan Islam 2012-08-27 16:37
~
Saudara Adanugi,

Kami tidak pernah mengada-ada atau mengkait-kaitka n sesuatu dengan Injil dan Isa. Tetapi apa yang kami sampaikan sesuai dengan yang tertulis dalam Injil.

Menjawab pertanyaan saudara, darimana kami tahu bahwa hubungan antara manusia dengan Allah adalah baik, hal ini dapat kita lihat bagaimana Allah menempatkan manusia di taman Firdaus. Allah dapat berbicara langsung dengan manusia. Manusia tidak perlu bersusah-susah untuk mengusahakan apa yang akan mereka makan dan pakai. Semua keperluan mereka sudah disediakan Allah di dalam taman itu.

“Selanjutnya TUHAN Allah membuat taman di Eden, di sebelah timur; disitulah ditempatkan-Nya manusia yang dibentuk-Nya itu. Lalu TUHAN Allah menumbuhkan berbagai-bagai pohon dari bumi, yang menarik dan yang baik untuk dimakan buahnya” (Taurat, Kitab Kejadian 2:8-9).

Tetapi, ketika manusia itu jatuh dalam dosa, hubungan itupun terputus. Manusia diusir dari taman itu, dan mereka harus mengusahakan sendiri setiap kebutuhan mereka. “Lalu TUHAN Allah mengusir dia dari taman Eden supaya ia mengusahakan tanah dari mana ia diambil” (Taurat, Kitab Kejadian 3:23).
~
SO
# Anthony 2012-10-04 08:30
*
Seorang Muslim menerangkan arti Almasih Isa Alehihi Salam:

Almasih artinya Orang yang Diurapi Tuhan/Roh Kudus.
Isa artinya Satu-satunya
Aleihi Salam artinya Penjamin Keselamatan

Sedangkan SAW (Souloulohu Aleihi Wassalam) artinya orang yang mohon bantuan doa untuk keluarga, teman dan dirinya.
# Anthony 2012-10-04 15:47
*
Umat Muslim percaya yang menghakimi manusia di akhir zaman adalah Isa Al-Masih, juga meyakini bahwa yang menentukan manusia masuk ke surga/neraka adalah Allah SWT.

Berarti Hakim saat itulah yang menetukan/memvo nis manusia masuk ke surga/neraka. Dari hal ini jelas Muslim mempercayai 'Trinitas". Allah, Putra, Roh Kudus yang dipercaya saat peristiwa Maryam mengandung.
# Staff Isa dan Islam 2012-10-05 15:17
~
Saudara Anthony,

Terimakasih untuk komentar yang sudah saudara sampaikan.

Lebih lanjut mengenai Trinitas, saudara dapat bergabung pada artikel ini: http://tinyurl.com/75kj53j.
~
SO
# YTS 2012-12-13 15:06
*
"Tidak ada orang yang dapat datang kepada Bapa kecuali melalui Aku (Isa)" Kalau kita harus menggunakan satu kata untuk mendeskripsikan Isa, apakah itu? Jawabannya adalah Kasih. Jadi kalimat tersebut bisa diartikan "Tidak ada orang yang dapat datang kepada Bapa kecuali melalui Kasih"

Banyak umat pilihan Allah, yaitu bangsa Israel, yang sampai saat ini masih menantikan datangnya Mesias. Mereka tidak percaya bahwa Isa adalah Mesias. Apakah bangsa Israel akan masuk neraka walaupun mereka menerapkan Kasih dalam hidupnya?
# Staff Isa dan Islam 2012-12-21 13:30
~
Firman Allah berkata, “Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan" (Injil, Kisah Para Rasul 4:12).

Jaminan keselamatan hanya ada pada Isa Al-Masih. Ini adalah harga mati! Seseorang yang ingin selamat dan masuk sorga, harus terlebih dahulu menerima Isa Al-Masih sebagai satu-satunya Juruselamat dalam hidupnya.

Itulah sebabnya Isa Al-Masih berkata, "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku” (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6).
~
SO
# gg 2012-12-22 22:28
*
Betapa pedih hati saya ketika membaca Yesaya 64:6 yang menyatakan bahwasanya manusia adalah najis adanya, dan perbuatan baik dan kesalehan manusia dalam pemandangan Allah bagaikan kain kotor. Sedangkan setau saya, manusialah makhluk ciptaan-Nya yang paling mulia, hanya manusia yang diberkahi akal untuk berfikir.

Untuk apa Allah menciptakan manusia bila tiada guna dan hanya sebagai pendosa? Lantas apalah gunanya saya berbuat baik di dunia jika pada akhirnya yang saya butuhkan hanyalah percaya bahwa Isa Al-Masih adalah Allah? Apakah benar semudah itu, kita dapat masuk surga-Nya walaupun kita berbuat buruk di dunia? Toh pada akhirnya, kita pasti selamat kan? Jadi, apa sebenarnya tujuan hidup ini Berbuat baik percuma, berbuat buruk pun pasti masuk surga.
# Staff Isa dan Islam 2012-12-28 10:53
~
Saudara Gg,

Kata “najis” di sini adalah akibat dari dosa yang dilakukan manusia. Karena dosa tersebut, mereka menjadi najis di hadapan Allah. Sebab Allah Maha Suci. Karena manusia sudah dinajiskan oleh dosa, maka sebanyak apapun kebaikan yang dilakukan oleh manusia, tidak dapat membuat mereka kembali suci. Mengapa? Karena disaat manusia berbuat baik, disaat itu pula mereka kembali melakukan dosa. Bukankah tidak ada manusia yang luput dari dosa?

Saudara benar, manusia dilebihkan dari ciptaan Allah lainnya. Tetapi saudara juga harus ingat, akal dan pikiran manusia itu pula-lah yang membuat mereka jatuh dalam dosa.

Hal keselamatan bukan berhenti pada “hanya percaya kepada Isa”. Percaya pada Isa adalah langkah pertama yang harus saudara lakukan. Hal berikutnya yang harus saudara lakukan, adalah berbalik dari kehidupan saudara yang lama yang penuh dosa, dan hidup sesuai kebenaran firman Allah. Karena ketika saudara menerima Isa Al-Masih sebagai satu-satunya Juruselamat, maka pada saat itu pula saudara telah menjadi ciptaan baru.

Kitab Suci berkata, “Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang” (Injil, Surat 2 Kolose 5:17).
~
SO
# believer 2012-12-24 12:36
*
Keselamatan adalah pekerjaan Roh Kudus. Orang yang percaya kepada Yesus akan diurapi Roh Kudus dan hidup menurut kehendak Bapa. Orang yang tidak hidup menurut kehendak Bapa pastilah tidak diurapi Roh Kudus dan orang yang tidak diurapi Roh Kudus pasti binasa.
# Ingin masuk surga 2013-03-25 06:59
*
Apa yang harus saya lakukan untuk menuju jalan keselamatan?
# Staff Isa dan Islam 2013-03-29 21:04
~
Saudara Ingin masuk surga,

Isa Al-Masih datang ke dunia untuk memberikan keselamatan kekal bagi manusia.

Percayalah dan berdoalah mohon keselamatan kepada Isa Al-Masih/Tuhan Yesus Kristus, maka saudara diselamatkan.

Lakukanlah seperti yang difirmankan dalam ayat di bawah ini :

“Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan. Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan” (Injil, surat Roma 10:9-10).

Untuk info lebih lanjut hubungi tinyurl.com/agr 4w99, Tuhan memberkahi saudara.
~
NN
# Lau 2013-04-10 20:54
*
Saya mendoakan saudara Purwa dan saudara-saudara ku yang belum menerima Isa Al-Masih. Kiranya Roh Kudus bekerja di hati saudara-saudara sekalian. Biarlah kasih Yesus menyelamatkan saudara. Amien!

Buat staf Isa dan Islam, Tuhan memberkati anda.
# nono 2013-06-19 03:04
*
Tuhan itu bukan Roh Kudus, tapi Tuhan itu Maha kudus. Roh Kudus itu malaikat Jibril, malaikat itu Roh Kudus karena Allah ciptakan malaikat selalu taat sehingga tidak punya dosa, makanya malaikat disebut roh kudus.

Tugas Jibril adalah meniupkan roh kepada tiap janin di kandungan sehingga bisa lahir jadi manusia, juga tugas Jibril sebagai penyampai pesan wahyu kepada para nabi. Semua nabi adalah jalan lurus menuju Allah.
# Staff Isa dan Islam 2013-06-24 10:39
~
Saudara Nono,

Malaikat bukan Roh Kudus. Roh Kudus adalah Allah itu sendiri sebab Allah adalah Roh (Injil, Rasul Besar Yohanes 4:24).

Islam mengira bahwa malaikat Jibril adalah Ruh ul-Amin atau Roh kudus, Sang pembawa wahyu Allah kepada Muhammad. Di Alkitab ada malaikat yang bertugas sebagai pembawa pesan Allah yaitu malaikat Gabriel. Dan malaikat ini bukan Roh kudus.
~
NN
# dion 2013-06-19 20:55
*
Shalom.

Bagi yang tidak percaya kepada Yesus itu hak Anda karena hidup ini bebas memeluk kepercayaan apapun.

Meski begitu kembali menjadi pertanyaan bagi kita, jalan manakah yang benar-benar menuju kepada Tuhan dan yang memberi jaminan keselamatan untuk kita?

Janganlah kiranya memiliki pikiran bahwa siapa yang tidak memuja Allah pastinya penghujat.

Pikirkanlah sejenak, mungkinkah kita memuja Allah dan mengikuti nabi palsu hanya berdasarkan ajarannya yang mudah yang mengajarkan Allah tidak bisa jadi manusia dan lain sebagainya?

Cobalah mencari kebenaran dengan menelusuri sejarah, pastinya Anda menemukan jawabannya.
Cobalah telusuri Injil sebelum menyatakan palsu, karena Injil akan selalu memberi petunjuk melalui sejarah dengan benar. Silahkan memeriksa di wikipedia atau melalui sejarah Kaisar Agustus dan sebagainya.

Allah telah menjadi manusia Yesus dan memberi contoh kepada kita bagaimana harus hidup sebagai manusia. Didalam buku apapun akan ditemukan bahwa Yesus tidak bercela, tidak ada dosa dalam dirinya. Dia adalah Tuhan, contoh dan teladan, jalan keselamatan untuk manusia.
# YgSetiaDanYgBenar 2013-12-11 16:55
~
Saudara Staff Isa dan Islam,

Perlukah kita berdoa atas nama Isa Al-Masih, sedangkan nama ini tidak pernah ada dalam Alkitab? Nama yang ada hanya Yesus Kristus. Perkataan Isa Al-Masih hanya ditemukan dalam Al-Quran.
# Staff Isa dan Islam 2013-12-12 21:06
~
Saudara YgSetiaDanYgBenar,

Saat kita berdoa berarti kita sedang berkomunikasi dengan Allah. Allah yang kita sembah adalah Allah yang melihat kedalaman hati kita. Allah tidak memperhatikan ritual atau hal-hal yang bersifat lahiriah. Karena itu apapun nama yang kita sebut saat menghadap Allah, yang terpenting adalah hati kita.

Saudara dapat memakai nama Isa Al-Masih ataupun Yesus Kristus, keduanya adalah pribadi yang sama. Karena yang terpenting hati saudara percaya bahwa Isa Al-Masih/ Yesus Kristus adalah Allah yang telah memberikan keselamatan bagi manusia.

Baik Alkitab maupun Al-Quran menyatakan keilahian Isa Al-Masih.
~
Noni
# Katolik Sejati 2014-01-23 10:42
~
Memang benar keselamatan hanya ada dalam diri Isa Al-Masih (Yesus Kristus). Dia lah sang jalan, kebenaran dan hidup. Tidak ada satu nabi sebelum Isa Al-Masih (Yesus Kristus) yang mengklaim dirinya seperti di ayat Yohanes 14:6. Marilah saudara dan saudariku yang Muslim. Ikuti dan imanilah Yesus Kristus (Isa Al-Masih), agar kita sama-sama bisa bersatu dalam Kerajaan Allah yang kekal yaitu sorga.
# m. saudi 2014-02-19 14:34
~
Apa jembatan keselamatan itu? Jika mau selamat, Innadina IndhAllahi bilislam. Baru ke jembatan sirotholmustaqi im. Baru lihat pengumuman lulus test atau tidak.
# Staff Isa dan Islam 2014-06-16 23:45
~
Salam Sdr. M. Saudi,

Terlintas dalam benak saya bahwa apakah Allah dalam Al-Quran menyediakan keselamatan yang pasti kepada umat-Nya? Allah tidak berbuat apa-apa terhadap umat-Nya. Lalu apakah itu berarti Allah maha pengasih dan penyayang? Sebab manusia (umat Muslim) sendiri mengusahakan keselamatan bagi dirinya. Mampukah ia melakukannya?

Jika demikian dapat dipastikan bahwa benar apa yang tertulis dalam Qs 19:71 bahwa umat Muslim sudah ditentukan mendatangi neraka. Sebab pasti tidak akan ada yang lulus tes untuk menyebrangi jembatan itu. Jika saudara dapat lulus tes, maka lewatilah jembatan Isa Al-Masih.
~
Salma
# Bersedia Belajar 2014-02-21 15:18
~
Firman-Nya menegaskan: "Dan keselamatan tidak ada di dalam siapa pun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan" (Injil, Surat Kisah Para Rasul 4:12).

Sangat sederhana jika mau selamat dan mendapatkan jaminan keselamatan: terimalah Dia (Isa Almasih) Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6, 10:28). Hal-hal yang masih membingungkan dan sepertinya kontradiksi tentang beberapa hal pengajaran dan keimanan, dengan mudah akan mendapatkan banyak resource sebagai solusinya salah satunya resource dalam web ini. Terimakasih untuk web seperti ini karena memberikan paparan, pencerahan dan pengetahuan bagi yang mau belajar serta yang mau menyimak dengan maksud mencari kebenaran yang sejati.
# juegosfrivgames.com 2014-03-04 15:46
Goodd post! We are linking tto this particularly great content on our website.
Keep up the great writing.
# ylergzirfs 2014-04-01 23:56
iiqnpjtbebojtmb n, http://www.uvuplewofv.com/ vmsqnzhzpk
# JEN GULTOM 2014-04-04 19:23
SHALOM,

umat muslim mengharapkan pada saat kedatangan ISA ALMASIH yang keduakalinya nati.,mereka berharap merekalah yang pertama dibangkitkan bersama ISA ALMASIH,..padah al mereka(umat muslim) gak mau percayai kematiannya di salib.

padahal QS MARYAM 33 itu jelas mengarah sebagai pentunjuk sah pada kelahiran,kemat ian,serta kebangkitan ISA ALMASIH("YESUS").

apakah layak mereka berharap demikian???
# JEN GULTOM 2014-04-04 19:39
SHALOM,

LOGIKA : kalau mau minta ditemani agar gak kesasar ke
amerika apakah kita lebih percaya ke
george bush atau mahatma gandhi ?

jelas.
orang akan lebih percaya geoge bush,sebab dia or
orang amerika ,jadi pasti tahu jalan supaya gk nyas
ar

nah begitupula dengan ISA ALMASIH ("YESUS") dan MUHAMMAD
# JEN GULTOM 2014-04-04 19:41
lanjutan dr posting sbelumnya


kira kira kalau anda mau kesorga supaya gak kesasar, anda lebih percaya YESUS atau MUHAMMAD ?

jelas YESUS donk,karena dia berasal dari sorga(kalimatul lah),dia tahu jelas jalan kesorga, dan sekarang dia pun sedang di sorga untuk mempersiapkan tempat bagi para yang percaya padaNYA,.,nah

nah,, sedangkan MUHAMMAD bukan berasal dari sorga ,jadi apa anda yakin mau memilih dia sebagai LEADER menuju sorga.sementara jasadnya terkubur indah dan rapi dalam perut bumi..ada kuburannya kan?

hayoo???
# Dr Ady Lesmana MPd 2014-04-19 00:35
Namun DIuar YESUS ada Keselamatan dasarnya: Konsili Vatikan II, Lumen Gentium 16, Sebab mereka yang tanpa bersalah tidak mengenal Injil Kristus serta Gereja-Nya, tetapi dengan hati tulus mencari Allah, dan berkat pengaruh rahmat berusaha melaksanakan kehendak-Nya yang mereka kenal melalui suara hati dengan perbuatan nyata, dapat memperoleh keselamatan kekal. Penyelenggaraan ilahi juga tidak menolak memberi bantuan yang diperlukan untuk keselamatan kepada mereka, yang tanpa bersalah belum sampai kepada pengetahuan yang jelas tentang Allah, namun berkat rahmat ilahi berusaha menempuh hidup yang benar. Sebab apapun yang baik dan benar, yang terdapat pada mereka, Gereja dipandang sebagai persiapan Injil, dan sebagai kurnia Dia, yang menerangi setiap orang, supaya akhirnya memperoleh kehidupan.
# tetuti 2014-04-19 15:48
1. begini... pemahaman saya nabi Muhammad dipercaya sebagai penunjuk jalan ke surga, sedangkan Yesus adalah jalan keselamatan ke surga dan kebenaran itu sendiri.
pemahaman dekil saya; ilustrasi penunjuk jalan adalah semacam tulisan / lisan \ papan di pinggir jalan dengan tulisan yang menunjukan ke suatu tujuan. sehingga manakala ngengat dan usia memakan / menghancurkan papan penunjukan (dan lain2 itu ) si penunjuk jalan mustahil sampai tujuan karena penunjuk jalan tidak berada pada jalan itu sendiri dan hancur roboh musnah, so... kalau Yesus adalah jalan kebenaran itu sendiri tentu tidak terbantahkan pasti sampai tujuan ( surga ). gemana jelaskan.....
# Dr Ady Lesmana MPd 2014-04-25 08:17
Bagi pengikut Kristus yang sudah mengenal Yesus dengan benar, tentunya IYA Yesus adalah Keselamatan, Namun bagi mereka yang bukan pengikut Kristus, Konsili Vatikan II, Lumen Gentium 16, “Sebab mereka yang tanpa bersalah tidak mengenal Injil Kristus serta Gereja-Nya, tetapi dengan hati tulus mencari Allah, dan berkat pengaruh rahmat berusaha melaksanakan kehendak-Nya yang mereka kenal melalui suara hati dengan perbuatan nyata, dapat memperoleh keselamatan kekal. (dapat menjadi dasar itu) karena mengenal Allah adalah anugerah, namun bagi yang tak mengenal Allah secara khusus melalui Yesus, asalkan dalam upayanya, perilakunya dan usahanya mencari Tuhan-- Allah mempunyai jawabannya sendiri. Bukan orang yang berseru padaku Tuhan-Tuhan yang akan masuk kerajaan surga melainkan...... ...........
# keles 2014-05-19 15:51
Menurut anda. . Apakah defenisi TUHAN. .dan apakh tugas dari seorang NABI
isadanislamstudi.com

* Untuk bisa masuk ke pelajaran kursus ini, non-aktifkan 'pop-up blocker' komputer Saudara dengan meng-klik di sebuah 'bar' di bawah 'status bar' di bagian atas layar komputer

Isa Islam Dan Kaum Wanita

Click gambar di samping untuk artikel - artikel untuk wanita Muslim


 

www.isaislamdankaumwanita.com