Ikuti Isa dan Islam di Facebook Ikuti Isa dan Islam di Tweeter

Keselamatan Dalam Al-Quran Dan Injil

6Setiap umat beragama berlomba mencari keselamatan. Segala usaha dilakukan agar dapat memperoleh keselamatan. Al-Quran dan Injil memberi beberapa pandangan bagaimana seseorang dapat memperoleh keselamatan.

Pertama – Mencari Jalan Lurus

Jalan yang lurus jelas lebih baik bagi seorang pengendara dibanding jalan yang berliku. Demikian halnya dengan seseorang yang ingin diselamatkan. Dia perlu mencari jalan lurus itu. “Tunjukilah kami jalan yang lurus” (Qs 1:6).

Dimanakah “Jalan Lurus” itu dapat ditemukan? “Aku [Allah] hendak mengajar dan menunjukkan kepadamu jalan yang harus kautempuh . . . . .” (Taurat, Mazmur 32:8)

Kedua – Mengetahui Pribadi Isa Al-Masih

Mengapa harus Isa Al-Masih? Mengapa bukan Muhammad, Musa, atau nabi lain? Bila kita menelusuri Al-Quran, tidak sedikit ayat-ayat yang membahas tentang Isa Al-Masih. Malahan ada gelar yang diberikan kepada-Nya yang tidak dimiliki oleh siapapun.

Al-Quran bersaksi, hanya Isa Al-Masih lahir dari seorang perawan (Qs 19:16-34; Injil, Rasul Matius 1:18). Dia disebut “seorang anak laki-laki yang suci” (Qs 19:19; Injil, Kisah Para Rasul 4:30). Ia diberi gelar “Kalimat Allah” (Qs 3:35, 39; Injil, Rasul Yohanes 1:1). Dialah Yang Mulia dan Yang Lama dinubuatkan yaitu “Al-Masih” (Qs 4:171; Injil, Lukas 24:25-27).

Hanya Isa Al-Masih merupakan “Tiupan Roh dari Allah” (Qs 4:171; Injil, Surat Filipi 1:19). Ia diberi kehormatan: “Seorang terkemuka di dunia dan di akhirat” (Qs 3:45; Injil, Surat Filipi 2:9-11). Ia dijadikan oleh Allah menjadi “suatu tanda bagi manusia dan sebagai rahmat dari Kami“ (Qs 19:21; Injil, Lukas 2:34; Injil, Surat Ibrani 2:17; Injil, Surat Titus 3:5).

Hanya Isa Al-Masih yang unik di dalam kuasa-Nya untuk mengerjakan mujizat. Ia menyembuhkan orang buta, orang sopak, menghidupkan orang mati, memberi hidangan dari langit (Qs 3:39; 5:114; Injil, Rasul Matius 11:2-6).

Hanya Isa Al-Masih yang sekarang sudah pasti berada di surga (Qs 3:55; Injil, Kisah Para Rasul 1:9-11). Dia akan kembali dari surga sebagai hakim pada hari kiamat (Qs 43:69; Injil, Wahyu Rasul Yohanes 1:5-8).

Demikianlah Al-Quran dan Injil menyatakan Pribadi Isa Al-Masih. Maka, bagi seseorang yang ingin menemukan “Jalan Lurus”, sudah seharusnya mengetahui lebih lagi Pribadi Isa Al-Masih.

Ketiga – Memperhatikan Isi Injil

Seseorang yang benar-benar rindu ingin menemukan “Jalan Lurus”, wajib memperhatikan isi Injil. Injil adalah Kabar Baik yang dibawa Isa Al-Masih.

Qs 10:94 berkata, "Maka jika kamu (Muhammad) berada dalam keragu-raguan tentang apa yang Kami turunkan kepadamu, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang membaca kitab sebelum kamu [yaitu pengikut Isa Al-Masih]. . . . ."

". . . Kami beriman kepada Allah dan kepada apa yang diturunkan kepada . . . . ‘Isa [Al-Masih] . . . . ." (Qs 3:84).

"Oleh Injil itu kamu diselamatkan, asal kamu teguh berpegang padanya . . . ialah bahwa Kristus telah mati karena dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci, bahwa Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci" (Injil, I Korintus 15:2-4).

"Sebab juga Kristus telah mati sekali untuk segala dosa kita, Ia yang benar untuk orang-orang yang tidak benar, supaya Ia membawa kita kepada Allah; Ia, yang telah dibunuh dalam keadaan-Nya sebagai manusia, tetapi dibangkitkan menurut Roh" (Injil, 1 Petrus 3:18).

Keempat – Percaya Akan Sifat Allah r-Rahmani r-Rahim (Maha Pemurah Lagi Maha Penyayang)

Al-Fatihah menggambarkan sifat Allah yang dominan, yaitu: Bismillahi r-rahmani r-rahim” (Qs 1:1).

Seseorang yang sungguh ingin menerima Keselamatan harus mengerti bahwa Allah adalah Maha Penyayang. Allah berkeinginan untuk membawa manusia kembali pada Keilahian-Nya. Hal ini hanya dapat tercapai melalui kedatangan Kalimat-Nya ke dunia sebagai tanda bagi manusia.

". . . Tuhanmu berfirman: ’Hal itu adalah mudah bagi-Ku [mengatur kelahiran Isa Al-Masih tanpa Maryam berhubungan dengan seorang laki]; dan agar dapat Kami menjadikannya [kelahiran Isa Al-Masih] suatu tanda bagi manusia dan sebagai rahmat [Isa Al-Masih] dari Kami . . . ’" (Qs 19:21).

Bentuk dari kasih Allah telah dinyatakan dalam diri Isa Al-Masih, karena, “. . . Dia [Isa Al-Masih] telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya . . .” (Injil, Surat Titus 3:5).

Kelima – Mengerti Arti Pengorbanan Anak Ibrahim

Setiap perayaan Idul Adha, umat Muslim memberikan kurban. Sayangnya tidak sedikit diantara mereka yang masih kurang mengerti makna dari kurban tersebut. Seorang yang sungguh ingin menemukan “Jalan Lurus” wajib mengetahui dengan benar makna pengorbanan anak Ibrahim.

“...Ibrahim berkata: "Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!" Ia menjawab: "Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; ...". Tatkala keduanya telah berserahdiri dan Ibrahim membaringkan anaknya atas pelipis-(nya) ... [Allah] panggillah dia: "Hai Ibrahim, sesungguhnya kamu telah membenarkan mimpi itu ... Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan [kambing] yang besar [noble, mulia]" (Qs 102-107).

Adakah hubungan korban sembelihan Ibrahim dengan Isa Al-Masih? Perhatikanlah ayat berikut ini, dalam Injil, Rasul Besar Yohanes 1:29. Nabi Yahya Pembaptis berkata, "Lihatlah Anak Domba Allah [Isa Al-Masih], yang menghapus dosa dunia". Isa Al-Masih datang ke dunia menjadi tebusan bagi setiap orang (Injil, Rasul Matius 20:28). Sebab Dia telah mati karena dosa-dosa manusia (Injil, I Korintus 15:3).

Dia telah mengorbankan diri-Nya untuk menanggung dosa manusia (Injil, Surat Ibrani 9:28). Dia sendiri telah memikul dosa manusia di kayu salib (Injil, Surat I Petrus 2:24). Kematian-Nya hanya satu kali untuk segala dosa manusia (Injil, Surat I Petrus 3:18).

Isa Al-Masih adalah korban Eid yang Allah berikan untuk dihukum ganti manusia. Melalui Dia manusia dapat menerima pengampunan dosa dan keselamatan kekal.

Keenam – Berdoa dan Menyerahkan Setiap Dosa Pada Korban Allah (Isa Al-Masih)

Hal terakhir yang perlu diperhatikan adalah, percaya sepenuhnya pada pengorbanan Isa Al-Masih di kayu salib. Berdoa dengan khidmat kepada-Nya agar setiap dosa-dosa saudara diampuni. Akuilah dosa-dosa Saudara satu per satu kepada Allah. Berjanjilah untuk bertobat dari dosa-dosa tersebut.

Mintalah Isa Al-Masih membersihkan dosa-dosa Saudara dengan darah-Nya yang ditumpahkan di kayu salib. "Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia [Allah] adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita [dengan darah tumpahan Isa Al Masih] dari segala kejahatan" (Injil, Surat I Yohanes 1:9).

Dalam doa mengaku dengan sungguh bahwa Saudara menerima Isa Al-Masih sebagai satu-satunya Juruselamat. “Tunjukilah kami jalan yang lurus” (Qs 1:6). “Kata Yesus [Isa] ... 'Akulah Jalan, Kebenaran dan Hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku” (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6).

Mintalah agar Dia memberi hidup yang kekal kepada Saudara. "... Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya ..." (Injil, Rasul Besar Yohanes 10:28).

Salah satu contoh tentang Doa Keselamatan bisa ditemukan di bawah ini

Doa Keselamatan

Tuhan, saya datang dengan kerendahan hati kehadapan-Mu untuk mengakui segala dosa yang telah saya lakukan selama ini. Ampuni saya ya Tuhan, bersihkan hati dan pikiran saya dari segala dosa-dosa ini. Saya percaya Isa Al-Masih sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadi saya. Karena Isa Al-Masih telah mati dikayu salib ganti saya. Dan saat ini juga saya mengundang Isa Al-Masih untuk masuk dalam hati saya. Supaya hati saya diperbaharui dan dijagai. Saya bersyukur dan berterimakasih karena saya beroleh Anugerah terbesar dalam hidup saya dengan memiliki seorang juruselamat yaitu Isa Al-Masih, yang memberikan nyawan-Nya dan jaminan pasti hidup kekal di sorga. Amin.

[Staff Isa dan Islam - Bila Saudara melakukan enam hal di atas, dan berdoa dengan sungguh kepada Allah dalam Isa Al-Masih, kami yakin saudara akan menemukan apa yang selama ini saudara cari, “Jalan Lurus”, yaitu “Jalan Keselamatan.” Kiranya saudara berkenan menghubungi kami. Kami sungguh ingin membantu saudara dalam pertumbuhan kerohanian saudara.

Saudara kami persilakan artikel lain yang berhubungan tentang Keselamatan dalam Isa Al-Masih. Juga dikarang sebuah doa mengenai keselamatan yang dapat saudara doakan.]

 

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

Add comment

PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR

Bagi Pembaca yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:

1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
2. Komentar hanya diperbolehkan menjawab salah satu dari 3 pertanyaan fokus yang dimuat di bagian akhir artikel. Kecuali beberapa artikel yang tidak memuat 3 pertanyaan fokus.
3. Sebelum menuliskan jawaban, copy-lah pertanyaan yang ingin dijawab terlebih dahulu.
4. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
5. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.
6. Satu orang komentator hanya berhak menuliskan komentar pada satu kolom. Tidak lebih!

Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan mengirim email ke: [email protected]

Kiranya petunjuk-petunjuk di atas dapat kita perhatikan.

Wassalam,
Staf, Isa dan Islam

Security code
Refresh

Comments  

# husen 2010-06-10 07:07
*
Kalau Tuhan yang menguasai alam semesta itu mati, di mana kuasa-Nya? Karena hanya Allah yang memberikan kehidupan dan kematian kepada seluruh makhluk.

Bila Tuhan kemudian hidup kembali, siapa yang memberi / menjadikan-Nya hidup dan bagaimana caranya? Apakah seperti awal penciptaan dahulu, yakni dengan tiupan?
# Staff Isa dan Islam 2010-06-10 11:05
~
Saudara Husen,

Allah adalah Maha Kuasa. Tidak ada yang dapat membatasi-Nya! Termasuk menjelma menjadi manusia dalam diri Isa Al-Masih, dan karena kasih-Nya bagi manusia, rela mati di kayu salib. Siapakah yang dapat melarang-Nya? Orang kuat selalu bisa merendahkan diri pada yang lemah jika dia mau.

Yang disalib adalah Allah dalam tubuh manusia. Allah sendiri tidak disalib. Ingat, Al-Masih adalah Isa putra Maryam. Juga Kalimat Allah yang kekal adanya.

Kebangkitan Isa Al-Masih dari antara orang mati, adalah tanda bahwa maut tidak berkuasa atas nyawa-Nya.

"Aku memberikan nyawa-Ku untuk menerimanya kembali. Tidak seorangpun mengambilnya dari pada-Ku, melainkan Aku memberikannya menurut kehendak-Ku sendiri. Aku berkuasa memberikannya dan berkuasa mengambilnya kembali" (Injil, Rasul Besar Yohanes 10:17-18)
~
JG/CA/SO
# dien 2010-06-16 11:31
*
Tuhan disalib? Mungkinkah Tuhan mati?
# zhe aja 2010-06-23 11:55
*
Aku senang dengan adanya situs ini yang menambah keyakinan dan imanku kepada Kristus, Allah yang hidup. Berbahagialah mereka yang mendengar. Amen.
# Supriy 2010-07-11 14:41
*
Dan kalau disebutkan nama anggota keluarga yang berkurban, maka itu hanya sebagai niat saja, misalnya: "Saya, Baim, adik, kakek, dan lain-lain... menyembelih hewan ini untuk menjalankan perintah Allah." Hanya itu saja.

Mereka melakukannya karena itu ibadah yang diperintahkan. Bukan setelah itu langsung dapat pengampunan dosa. Itu tata cara anda, jangan disamakan begitu saja.
# wepe 2010-07-13 11:31
*
Kalau boleh saya menanggapi saudara Supriy. Jika anda melakukan suatu hal tanpa tujuan, untuk apa hal itu dilakukan? Ibadah Idul Adha seperti yang Saudara sebut, dilakukan hanya sebagai mencontoh bentuk ketaatan Nabi Ibrahim. Untuk apa ditiru?

Dalam diri Saudara, apakah tidak timbul pertanyaan, kenapa Allah memerintahkan hal itu? Tujuannya untuk apa? Apa karena masalah ketaatan saja?

Dan untuk Ketuhanan dari Isa Al-Masih. Sebagai contoh: Seorang jenderal tidak perlu mengaku bahwa dirinya adalah jenderal. Tetapi dengan otoritas dan kuasa serta apa yang diperbuatnya, orang-orang bisa tahu bahwa dia adalah jenderal.

Demikian Isa Al-Masih, tidak perlu Dia menyebut diri-Nya adalah Tuhan. Ia dengan kuasa-Nya menyembuhkan orang sakit, membangkitkan orang mati dan lain-lain. Persis menggenapi tanda akan datangnya seorang Mesias yang dijanjikan seperti yang sudah dinubuatkan jauh sebelum Dia lahir. Saya rasa itu adalah bukti yang kuat dan itu juga terdapat dalam kitab Saudara.
# Supriy 2010-07-14 11:15
*
Betul sekali perkataan Wepe, untuk apa kita melakukan sesuatu? Pasti ada sesuatunya kan?

Dalam ajaran Islam, manusia berbuat baik, beribadah untuk mengharap rahmat-Nya. Manusia bertobat untuk mengharap ampunan-Nya. Ketika diperintahkan Tuhannya, maka sikap kami adalah sami'na wa atho'na, kami dengar dan kami taati.

Sorga bagi kami adalah sesuatu yang harus diperjuangkan. Amal perbuatan baik, peribadatan, sedekah adalah beberapa jalannya. Neraka adalah sesuatu yang harus dihindari dengan menjauhi seluruh larangan-Nya.
# Supriy 2010-07-15 08:52
*
(1) Isa Al-Masih berfirman: Karena Anak Manusia juga datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang (Injil, Markus 10:45). Bukan Anak Tuhan?

(2) Kalau nyawa-Nya diberikan, siapa yang menghidupkan-Ny a kembali? Apakah Allah yang lain? Berarti Ia tidak satu. Atau “I am” membagi nyawa-Nya jadi 3? Berarti jelas bukan 1. Yang satu mati, yang 2 ada. Atau yang 2 ini ikut mati bersama yang 1, karena 1 adalah 3 dan 3 adalah 1?
# gaspery 2010-08-11 13:20
*
Saudara Supriy,

Isa Al-Masih berkata bahwa banyak yang ingin datang kepada Allah, tapi sedikit yang akan sampai. Orang banyak memanggil nama Allah, tapi hatinya jauh. Saat tiba waktunya Isa Al-Masih akan memilih domba di antara kambing, gandum diantara lalang (Lihatlah Injil, Rasul Matius 25:31-46). Isa Al-Masih akan datang sebagai Hakim Yang Adil.
# aries 2010-08-29 06:40
*
Siapakah yg harus kami ikuti?
# Supriy 2010-09-04 23:16
*
(1) Masalahnya adalah apakah Juru Selamat itu harus diartikan sebagai Tuhan? Siapa yang mengharuskannya?

(2) Saya katakan bahwa umat Islam mengakui Isa Ibnu Maryam sebagai 'Juru Selamat'. Ya, Dia adalah Juru Selamat! Tapi dalam konteks kenabian bukan sebagai Tuhan.

(3) Ia mengajak kita pada keselamatan dengan men-Tauhid-kan Allah, dengan memurnikan peribadatan kepada Allah. Karena Allah sajalah yang dinyatakan dengan tegas dan jelas oleh-Nya, bahwa Allah adalah Tuhan bani Israil, Tuhannya Isa dan seluruh manusia.

(4) Maaf, saya semakin bingung dengan cara berpikir anda, tapi sekaligus saya menjadi paham akan apa yang anda jadikan pegangan.

(5) Jika umat Nasrani tidak harus mengikuti ajaran Isa, maka pantaslah bila Isa bin Maryam mengeluh tentang banyaknya orang yang menyerukan-Nya, merasa dekat dengan-Nya, tapi tidak memahami ajaran-Nya. Lalu, ajaran siapakah yang kalian ikuti?
# Staff Isa dan Islam 2010-09-07 00:25
~
(1) Isa Al-Masih sendiri menekankan berulang kali bahwa Ialah Tuhan. (Injil, Yohanes 8:58, Matius 16:15-17; 26:62-64 – Istilah ‘Anak Manusia’ adalah sebutan untuk Tuhan (Kitab Nabi-Nabi, Daniel 7:13). Ia adalah yang terkemuka di dunia dan di sorga (Qs 3:45), Dia adalah pemilik sorga itu sendiri. Isa Al-Masih mencipta, Dia membangkitkan orang mati, Dia satu-satunya yang disebut berasal dari Roh Allah, satu-satunya yang akan datang nanti untuk menghakimi seisi dunia, termasuk Nabi Saudara.

(2) Jelas dari ayat di atas, bahwa walaupun Ia juga adalah seorang nabi, tetapi Ia jauh lebih daripada sekedar seorang nabi. Ia adalah Tuhan.

(3) Ia mengajak kita kepada keselamatan melalui pengorbanan diri-Nya: Karena Anak Manusia juga datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang. (Injil, Markus 10:45)

(4) Kami bersandar pada Alkitab saja sebagai dasar kepercayaan. Jikalau Saudara mempelajari Injil dengan hati terbuka, Saudara akan melihat dasar kepercayaan umat Kristen. Selama ribuan tahun orang Kristen mendasari kenyataan bahwa Isa Al-Masih adalah Kalimat Allah dan Tuhan pada Alkitab. Mungkin jikalau Saudara merasa mengerti dan juga sekaligus bingung atas perkataan kami pada Saudara, maka kami persilahkan Saudara untuk boleh membaca Al-Kitab itu sendiri.

(5) Kami berkata bahwa: Jikalau seorang 'hanya' mengikuti ajaran Isa Al-Masih tanpa menerima Dia sebagai Juruselamat pribadi, orang itu tidak akan masuk sorga. Umat Kristen wajib dan perlu mengikuti ajaran Isa Al-Masih, tetapi langkah pertama ialah menjadi anak Allah melalui kelahiran baru (Injil, Rasul Besar Yohanes 3:1-8), baru setelah itu menjalankan kehendak-Nya .

Kehendak atau ajaran Allah yang sesungguhnya adalah agar kita percaya kepada Isa Al-Masih.

Lalu kata mereka kepada-Nya: "Apakah yang harus kami perbuat, supaya kami mengerjakan pekerjaan yang dikehendaki Allah?" Jawab Isa kepada mereka: "Inilah pekerjaan yang dikehendaki Allah, yaitu hendaklah kamu percaya kepada Dia yang telah diutus Allah (Al-Masih)." (Injil, Rasul Besar Yohanes 6:28-29).
~
JG/CA
# sonnyrbsianturi 2010-11-26 19:00
*
Sebagai tambahan kepada Staff:

1. Al-Masih dalam bahasa Arab berarti Penolong / Juruselamat

2. Gelar Isa adalah Rohulullah - Qs 3:45 (Dzat / Roh Allah Tuhan Semesta Alam Yang Maha Kuasa). Sedangkan Muhammad SAW disebut sebagai rasululloh = rasul Allah. Ini perbedaan kualitatif.

3.Yesus Al-Masih AS Rohulullah, bukan membawa agama, tidak meminta orang-orang Yahudi dan Islam menjadi berpindah agama memeluk Kristen tetapi mempercayai bahwa Dia adalah "Al-Masih (Penolong), Rohululloh (Roh Allah Tuhan Semesta Alam), dan disalib, bangkit menjadi "Hakim yang Adil", Dia yang mengetahui Hari Kiamatmu (Qs 43:61).

4. Jadilah Yahudi Mukmin, Kristen Mukmin dan Islam Mukmin, yang artinya beriman dan beramal soleh.

5. Sehingga kita tidak terjebak oleh tipuan setan / iblis untuk diadu domba. Allah, Tuhan Semesta Alam, mempunyai maksud mulia agar Ahlul Kitab membaca Kitab Suci dengan berdoa mohon ampun dengan kerendahan hati agar diberikan rahmat dan hidayah keselamatan.

Bukan apa kata manusia / iblis, tetapi mencari dengan takut akan Tuhan.
# Yunus 2010-11-29 13:53
*
Semoga Tuhan semakin memberkati situs ini, untuk menyampaikan berita keselamatan bagi orang lain.
# ojan 2010-12-09 13:52
*
Jika Tuhan Maha Kuasa, mengapa harus datang ke dunia, menjadi manusia dan menanggung dosa manusia? Bukankah setiap orang bertanggung-jaw ab atas semua perbuatannya?

Di mana letak kekuasaan Tuhan, jika untuk mengampuni umat-Nya saja, Ia harus menjelma menjadi manusia?

Bukankah Allah yang Maha Kuasa tidak perlu menjelma untuk mengingatkan ciptan-Nya, karena Allah tidak membutuhkan kita, sebaliknya kitalah yang membutuhkan Allah.
# AS Rakhman 2010-12-09 17:01
*
Langkah 2: Dalam doa minta Isa Al-Masih membersihkan dosa-dosa itu dari hati Saudara dengan darah-Nya yang ditumpahkan di kayu salib buat Saudara.

Apakah boleh meminta pengampunan dosa kepada Nabi Isa?
# agus ahmadi 2010-12-10 17:27
*
Jika Isa dianggap sebagai Allah yang menjelma ke dalam tubuh manusia, mengapa ada istilah anak Allah?.

Jika ada "anak Allah" yang notabene adalah Isa itu sendiri, lalu Allah yang di Injil apakah: Isa = anak allah atau Isa = Allah?
# thomas bambang setyo 2010-12-15 14:13
*
Terima kasih saudara-saudara ku. Hendaknya kita saling mengasihi satu sama lain, supaya kita juga senantiasa menyenangkan hati Tuhan.
# zahra 2010-12-25 11:58
*
Dalam Al-Quran, Nabi Isa diangkat.

Maksud juru penyelamat adalah bahwa besok di hari akhir, Nabi Isa akan turun untuk melawan dajjal. Bahwa Nabi Isa belum meninggal sudah sangat jelas dalam Al-Quran.

Allah itu Esa, berdiri sendiri, tidak seperti manusia yang dilahirkan. Apalagi wujud seperti manusia, itu tidak mungkin.

Alasan Islam harus menghadap kiblat adalah karena Islam punya adab saat beribadah, dan juga untuk menjaga kesucian, bukan berarti Allah tidak ada di mana-mana.
# Staff Isa dan Islam 2011-02-09 02:41
~
Terima Kasih atas tanggapan yang Saudara kemukakan.

1. Adalah tidak benar bahwa Kitab Saudara mengatakan bahwa Isa Al-Masih belum meninggal. Saudara boleh membaca Qs 3:55, Qs 4:158, Qs 5:117, dan banyak ayat lainnya. Tafsiran ahli Islam mengatakan bahwa Isa telah mati (Al Tafsir al-Kabir 12:99).

2. Allah pernah menyatakan diri kepada Musa dalam rupa manusia (Qs 4:164). Allah menjelma menjadi manusia adalah hal yang mungkin dan tercatat di kitab Saudara.

3. Khusus mengenai masalah kiblat, Allah berfirman, "Dan kepunyaan Allah-lah timur dan barat, maka ke manapun kamu menghadap di situlah wajah Allah. Sesungguhnya Allah Mahaluas lagi Maha Mengetahui." (Qs 2:115)
~
CA
# rosa 2011-01-04 11:25
*
Yesus sendiri mengatakan bahwa Tuhan itu Esa, bukan tiga tapi satu. Ini kutipan dari Markus. Yesus hanya seorang GURU bagi orang yahudi.

12:18 Lalu seorang ahli Taurat, yang mendengar Yesus dan orang-orang Saduki bersoal jawab dan tahu, bahwa Yesus memberi jawab yang tepat kepada orang-orang itu, datang kepada-Nya dan bertanya: "Hukum manakah yang paling utama?"

12:29 Jawab Yesus: "Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa.

12:30 Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu.

12:31 Dan hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini."

12:32 Lalu kata ahli Taurat itu kepada Yesus: "Tepat sekali, Guru, benar kata-Mu itu, bahwa Dia esa, dan bahwa tidak ada yang lain kecuali Dia."
# Staff Isa dan Islam 2011-02-09 01:05
~
Benar sekali Saudara Rosa, Allah itu Esa. Kami pengikut Isa Al-Masih tidak pernah menyangkali ke-esa-an Allah.

Kami percaya bahwa Allah itu Esa (echad), dan bukan Allah yang tunggal (yachid).

Kami mengundang Saudara untuk boleh mempelajari bahasa Semitik, yang menjadi akar bahasa-bahasa di Timur Tengah.

- Echad (altogether, united) berarti 'satu' yang adalah kesatuan yang tak terpisahkan.
- Yachid berarti tunggal, atau satu secara mutlak.

Kita mempercayai Allah yang Esa, bukan Allah yang tunggal.
~
CA
# rosa 2011-01-04 14:39
*
Untuk mendapat kerajaan Allah, ternyata kita harus merelakan semua harta kita. Berat juga untuk mencapai keselamatan itu. Tidak seperti yang diungkapkan, yaitu cukup dengan hanya percaya.

Ini bunyi ayatnya, Lukas 18:20-22, "Engkau tentu mengetahui segala perintah Allah: Jangan berzinah, jangan membunuh, jangan mencuri, jangan mengucapkan saksi dusta, hormatilah ayahmu dan ibumu." Kata orang itu: "Semuanya itu telah kuturuti sejak masa mudaku. "Mendengar itu Yesus berkata kepadanya: "Masih tinggal satu hal lagi yang harus kaulakukan: juallah segala yang kaumiliki dan bagi-bagikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku."
# wepe 2011-01-04 17:59
*
Maaf jika perkataan saya ini kurang sopan. Bagi Bapak, Ibu, Sdr/i yang mengutip dari Alkitab, janganlah mengambil hanya sepenggal-sepen ggal saja. Apalagi bagi yang tidak pernah mendalaminya dan tidak pernah tahu konteks pembicaraan, sehingga hanya mengartikan sendiri.

Jika anda ingin berargumentasi, mari kita mencari setidaknya titik tengah, seperti sejarah, sehingga dapat dibuktikan.

Contoh, kenapa ibu Isa Al-Masih di Al-Quran ditulis sebagai saudara dari Musa? Padahal jarak tahunnya jauh sekali. Atau bagaimana 600 tahun setelah kelahiran dan kematian Isa, tiba-tiba ada yang meng-klaim bahwa Isa tidak mati. Padahal sejarawan Yahudi dan Romawi mencatat jelas akan hal itu.

Itu suatu hal yang membingungkan. Itulah yang patut kita pertanyakan, yakni mana kitab yang benar, dan secara otomatis menunjukkan "jalan" mana yang harus kita pilih.
# brother88 2011-01-04 22:37
*
Dalam Islam, tidak ada konsep jalan keselamatan selain beriman kepada Allah SWT dan bertaqwa kepada-Nya. Ini dirangkum dalam rukun Islam dan rukun Iman.
# eva 2011-01-08 17:27
*
Berterima kasihlah pada tentara-tentara Romawi yang menyalib Yesus. Bagaimana jadinya bila tentara Romawi tidak jadi menyalib Yesus? Berarti dosa kita tidak jadi ditebus.

Akan sebesar apa dosa kita sekarang, karena dosa yang ditanggung mulai dari Adam. Jadi kesimpulannya kita harus lebih berterima kasih dan mengagungkan tentara Romawi daripada Yesus.
# hendry pahotan 2011-01-09 11:23
*
Memang susah kalau mau memikirkan apa yang menjadi rencana dan keinginan Tuhan. Dan kalau dipikir secara manusia, semua pasti mustahil.

Sepertinya Saudara sudah sangat mengenal Isa atau Yesus. Aku seorang Kristen tapi masih belum mengerti apa itu Trinitas.

Bolehkah saya minta tolong? Tolong doakan saya, supaya bisa lebih mengenal Yesus dan mengerti apa yang menjadi kehendak Tuhan bagi saya.

Bolehkah saya tahu, anda seorang Muslim atau Kristen? Hanya ingin tahu saja.
# bobon 2011-01-10 11:55
*
Ketua RT diangkat oleh eselon yang lebih tinggi yaitu Camat. jika Camat diangkat RT, maka pengangkatan tidak sah.

Jika Tuhan mengangkat manusia menjadi nabi / rasul, maka pelantikannya sah, tetapi jika manusia mengangkat manusia menjadi Tuhan, apakah itu sah?
# Yan 2011-02-25 17:07
*
Saya menyukai cara Staf memberi jawaban secara netral dan terpaut pada hal yang semestinya saja.

Saya setuju bahwa Al-Quran itu tidak salah, tapi baiklah anda para pengikutnya menyimak dengan baik setiap hal yang tertulis di dalam Al-Quran itu sendiri.

Dan mulailah berpikir:
1. Jikalau Isa Al-Masih memang bukan orang penting, mengapa nama-Nya banyak tertulis di Al-Quran? Apakah hanya sebagai nabi yang terdaftar saja?

2. Cobalah hitung ada berapa banyak nama-Nya disebut dalam Al-Quran

3. Apakah Muhammad lebih banyak disebut dalam Al-Quran seperti nama Isa Al-Masih? Maafkan, tapi saya memang tidak bermaksud merendahkan salah satunya.

4. Apakah anda percaya bahwa Al-Ouran adalah tulisan dan hikmat Allah? Jika anda meragukan apa yang Al-Quran tulis tentang Isa Al-Masih, bukankah itu artinya dengan meragukan Al-Quran?

Maaf jika pendapat-pendap at saya ada yang salah.
# rosa 2011-02-26 15:27
*
To. Sdr Yan,

Seberapa banyak Isa Al-Masih dan Muhammad disebut dalam Al-Quran tidaklah penting. Mereka sama-sama utusan Allah.

Umat Islam tidak pernah meragukan tentang Isa Al-Masih sesuai dengan yang tertulis dalam Al-Quran, karena Al-Quran itu firman ALlah. Dalam ajaran Islam, tidak ada Tuhan selain Allah.
# Taufik 2011-03-02 04:11
*
"Tunjukilah kami jalan yang lurus ... " (Al Fatihah 6)

Sabda Isa kepadanya, "Akulah jalan ... " (Injil, Rasul Yahya 14:6)

Ajaranku masih kurang, umatku. Setelah aku akan datang Nabi Lain (Yesus - Yoh 17:3)
# Blukar 2011-03-27 02:08
*
Islam menerima Isa sebagai Al-Masih (Juru Selamat) itu sudah cukup. Jika tidak mau mengakui-Nya sebagai Tuhan atau Allah itu terserah mereka.

Hanya saja tolong kata "Juru Selamat" tersebut dipelajari secara mendalam, karena yang saya lihat disini Umat Islam memandang dari sisi dunia.

Mengambil contoh dari sistem yang ada di dunia, sampai undang-undang dan itu tentu berbeda jauh dengan sistem Tuhan, sedangkan manusia membuat undang-undang belajar dari Tuhan.

Lucu saya rasa menyamakan pikiran Tuhan dengan pikiran pembuat undang-undang di dunia.
# tikva 2011-04-11 01:56
*
Salam buat semuanya.

Saya mau bertanya:
1. Apakah perbedaan yang paling nyata antara Muhammad dan Isa?

2. Sebenarnya apa tujuan kita hidup di dunia ini? Neraka ataukah Surga?

3. Kalau kita bilang agama kita paling benar dan Nabi kita paling benar, apakah bukti yang paling kongkrit dari kehidupan kita sehari-hari?

4. Jika kita mengganggap agama kita paling benar, apakah sepatutnya kita harus jadi hakim di dunia ini dengan seenaknya kita berbuat(perilak u hidup kita sehari-hari dengan menindas orang lain)?

5. Sebenarnya siapakah yang dapat memberikan dan menjamin keselamatan itu?

6. Jika kita adalah orang benar, maka bukti nyata dari itu adalah perilaku kita harus bagaimana?
# Abdul Rendy 2011-04-15 17:16
*
Menurut saya agama tidak dapat menyelamatkan dan membawa anda menuju surga.

Tapi hanya "Percaya" kepada Yesus Kristus / Isa sebagai Tuhan dan Juru Selamat, atau yang biasa umat Muslim kenal dengan Sirotol Mustaqim/Jalan Lurus yang memberikan anugerah masuk dalam Kerajaan Surga.

Jadi, tentukan pilihanmu...

Anda tidak harus menjadi Agama Kristen untuk masuk Surga.

Tapi hanya yakin bahwa Yesus Kristus adalah Sang Juru Selamat dan Sirotol Mustaqim yang akan membawa anda menuju Jalan Keselamatan dan Hidup kekal di surga.
# Demon Hunter 2011-04-25 23:02
*
Adalah perlu dipikirkan apakah kita mau menerima Isa Al-Masih sebagai Tuhan dan Juruselamat? Bukankah sudah dijelaskan dengan sangat jelas bahwa Isa Al-Masih adalah manusia 100% dan Allah 100%, yang berkenan datang ke dunia untuk menebus dosa anda dan saya.

Isa Al-Masih berkehendak untuk mau menebus dosa yang kita lakukan, kenapa kita tidak mau menerima? Dia telah berkenan untuk memberikan keselamatan secara gratis, namun tidak gratisan, karena dibayar dengan pengorbanan dan darah-Nya yang mahal. Jika tidak ada yang mau menebus dosa-dosa kita, maka anda dan sayalah yang harusnya mati dan 100% masuk ke dalam neraka.
# Lisda 2011-04-28 15:40
*
Gereja menyatakan bahwa Al-Kitab adalah satu-satunya sumber utama untuk mengenal Tuhan dan Yesus. Tetapi Al-Kitab sendiri menerangkan bahwa Yesus bukanlah oknum yang mempunyai sifat kemahaan.

Orang pertama yang seharusnya mengenal bahwa Yesus adalah TUHAN, pastilah orang yang paling dekat dan mengenal siapa Yesus sebenarnya. Orang tersebut pastilah Maryam, ibu biologis-Nya.

Apakah ada pernyataan Maryam yang menyatakan bahwa Isa itu adalah Tuhan?

Tetapi hal tersebut tidak dia lakukan, karena Maryam adalah orang pilihan, ia tahu kepada siapa dia harus menyembah.
# mas syarif 2011-05-12 15:34
*
"Apakah Yesus adalah juru selamat bagi pengikut-Nya yang hidup pada zaman-Nya, atau juga juru selamat bagi para pengikut setelahnya?"

Mereka harus menjawab salah satu dari dua pilihan tersebut. Dan yang paling manis dari keduanya adalah pahit. Sebab, jika mereka menjawab bahwa Yesus adalah Juru Selamat bagi pengikutnya di zamannya saja, maka ini adalah sebuah kezaliman yang menimpa orang-orang yang beriman kepadanya setelah-Nya.

Jika mereka menjawab bahwa dia juga Juru Selamat pula bagi para pengikut setelah-Nya, maka sungguh Yesus telah membantu kezaliman, kemaksiatan, dan permusuhan, serta mendorong untuk membunuh, mencuri, korupsi dan maksiat lainnya. Karena setiap pelaku kejahatan akan bebas dari dosa hanya dengan sekedar pengakuannya terhadap pelanggaran dosa tersebut. Dia langsung akan mendapatkan ampunan, dan hidup dengan kehidupan yang kekal. Maka keadilan apakah yang ada dalam aqidah yang rusak ini?
# re 2011-05-24 09:43
*
Kenapa Isa saja yang dimasuki Roh Allah? Kenapa yang lain tidak, berarti Isa tidak punya Roh sendiri?
# bejo 2011-06-18 11:51
*
Kalau Yesus itu Juru Selamat bagi manusia, mana rujukannya?
# Kumbang 2011-06-18 21:58
*
Staff Isa dan Islam tidak sembarang mengutip Al-Quran, karena itu pastilah paham Al-Quran. Namun sayang, ketika mengutip jalan keselamatan dalam surat Al-Fatihah tidak utuh karena tidak mencantumkan ayat ke-7.

Cobalah Saudara kutip secara utuh dari ayat 1-7 dan barulah kita berdiskusi lagi tentang jalan keselamatan di dalam Islam.
# garamdanterang 2011-08-05 17:47
*
Saya dari Malaysia. Saya sangat bersyukur untuk website ini. Di Malaysia semakin banyak rekan- rekan Muslim yang telah menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat.

Kami tidak pernah menginjili rekan Muslim disini karena larangan keras pihak pemerintah. Tetapi kami selalu berdoa agar umat Ismail akan beroleh kehidupan yang kekal di dalam Isa Al-Masih.

Hasilnya banyak yang mengalami pengalaman pribadi dengan Isa Al-Masih. Puji Tuhan karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, alangkah indahnya bila kita di dalam Isa Al-Masih boleh memanggil Yang Maha Kuasa, Tuhan semesta alam dengan panggilan Abba ya Bapa.

Ini adalah anugerah, bukannya usaha kita, tetapi karena kasih karunia-Nya.
# ghaaziy 2011-08-05 22:19
*
Isa Al-Masih telah membantah bahwa diriNya Tuhan dan Dia hanya mengakui hanya Allah satu-satunya Tuhan yang berhak disembah, "Dan (ingatlah)ketik a Allah berfirman: "Hai Isa putra Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia: "Jadikanlah aku dan ibuku dua orang tuhan selain Allah?" Isa menjawab: "Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku(mengataka nnya). Jika aku pernah mengatakannya maka tentulah Engkau telah mengetahuinya.

Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang gaib-gaib".
# ojo_ngono 2011-08-16 12:22
*
Isa Al-Masih tidak pernah membantah kalau Dia adalah Tuhan. Bahkan Dia sendiri membenarkan bahwa Dia adalah Tuhan.

“Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan memang katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan.” (Injil Rasul Besar Yohanes 13 : 13)

Alkitab sendiri memerintahkan kita untuk menyembah Isa Al-Masih (sebagaimana semua malaikat juga harus menyembahnya). Di bawah ini saya tuliskan ayat-ayat yang dimaksudkan oleh Alkitab:

“Dan ketika Ia (Allah) membawa pula Anak-Nya yang sulung kedunia, Ia berkata: "Semua malaikat Allah harus menyembah Dia." (Injil Surat Ibrani 1:6).

"... supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi,; dan segala lidah mengaku: "Yesus Kristus adalah Tuhan," bagi kemuliaan Allah, Bapa!" (Injil Surat Filipi 2:10, 11).
# endi 2011-08-22 23:39
*
Keselamatan Dalam Al-Quran Dan Injil.

Salam sejahtera staf Isa dan Islam.

Semua manusia yang mengikuti ajaran-Nya masing-masing pasti akan selalu saling lempar surat dan firman Tuhannya, alangkah baiknya kita menggali inti dari isi Injil dan Al-Quran untuk di apresiasikan kedalam kehidupan kita sehari-hari.

Untuk mendapatkan keselamatan, saya rasa semua Kitab memberikan petunjuk keselamatan, entah itu satu ayat ataupun lebih.

Wassalam.
# Staff Isa dan Islam 2011-08-25 20:44
~
Dalam mencari kebenaran memang kita harus mencarinya dari berbagai sumber yang berasal dari Firman-Nya dan kita pun perlu objektif serta memiliki hati yang terbuka, bukan berpandangan sempit dan beranggapan ajaran turun temurun yang telah kita terima adalah ajaran yang benar. Kebenaran harus terus dicarai dan dengan memohon petunjuk dari Allah kita pasti dapat menemukan kebenaran yang sesungguhnya.

Jika diteliti kitab-kitab yang telah Allah sampaikan pada manusia baik Taurat, Zabur,Injil dan Al -Quran memiliki satu benang merah yang menuju pada satu berita utama yaitu keselamatan yang Allah berikan bagi manusia yang terancam kebinasaan akibat dosa. Puncak keselamatan itu adalah Isa Al-masih, yaitu Allah yang menjelma menjadi manusia. Isa Al-Masih adalah kalimatulah (Firman) Allah dan yang terkemuka di dunia dan akhirat (QS 3:45).

“Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah” (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:1)
~
NN
# Insan 2011-08-23 00:32
*
Al-Quran surat At Taubah : 30

Orang-orang Yahudi berkata: "Uzair itu putera Allah" dan orang-orang Nasrani berkata: "Al Masih itu putera Allah". Demikianlah itu ucapan mereka dengan mulut mereka, mereka meniru perkataan orang-orang kafir yang terdahulu. Dilaknati Allah mereka, bagaimana mereka sampai berpaling?"

Ayat di atas jelas menegaskan bahwa Allah akan melaknat siapa saja yang mengatakan Isa Al-Masih adalah Anak Allah.
# Staff Isa dan Islam 2011-08-25 13:56
~
Saudara Insan,

Celakalah orang yang mengatakan Isa Al-Masih anak Allah secara biologis, karena Allah tidak beranak dan tidak diperanakan. Ulangan 6:4 “Dengarlah hai orang Israel, Tuhan itu Allah kita, Tuhan itu esa”

Pengikut Isa Al-Masih tidak menganggap Allah beranak Isa Al-Masih. Tetapi istilah Anak Allah tersebut adalah gelar dan petunjuk bagi umat manusia bahwa Allah menjadi manusia, merendahkan diri sama dengan manusia hanya saja Isa Al-Masih tidak berdosa karena Dia Allah, lihat juga dalam Qs 19:19 dan Hadis Shahih Bukhari jilid 3 halamn 208 ayat 1493.

Isa Al-Masih berkata dalam Injil, Rasul Besar Yohanes 10:30 “Aku (Isa Al-Masih) dan Bapa (Allah) adalah satu”
~
NN
# garamdanterang 2011-08-24 10:07
*
Logika?

1. Injil telah beredar di seluruh dunia dalam jutaan copies kira-kira 600 tahun sebelum Islam, tetapi selepas itu dikatakan Injil telah diubahkan.

2. Ketika pertama kali menerima wahyu digua hira, Muhammad terus percaya bahwa Ia berasal dari Allah tanpa menguji roh tersebut. Ini karena di dalam Injil setiap roh harus diuji/diperiksa dan karena iblis pun boleh mengaku malaikat terang.

3. Muhammad dikatakan sebagai penutup nabi dan rasul, tetapi yang datang pada hari kiamat untuk membunuh dajjal dan menjadi hakim yang adil adalah Isa-Almasih.
Video Isa Dan Islam

Click gambar di atas untuk video-video terbaru kami

www.videoisadanislam.com

isadanislamstudi.com

* Untuk bisa masuk ke pelajaran kursus ini, non-aktifkan 'pop-up blocker' komputer Saudara dengan meng-klik di sebuah 'bar' di bawah 'status bar' di bagian atas layar komputer