Ikuti Isa dan Islam di Facebook Ikuti Isa dan Islam di Tweeter
Cetak

Adakah Naik Haji Menjamin Keselamatan Sorgawi?

Naik Haji“......Maka barangsiapa yang beribadah haji ke Baitullah atau ber-'umrah, maka tidak ada dosa baginya mengerjakan sa'i antara keduanya....” (Qs. 2:158)

Ibadah haji merupakan salah satu rukun Islam. Hal ini wajib dilakukan bagi mereka yang mampu. Seseorang yang sudah menunaikan ibadah haji disebut sebagai “Haji/Hajjah”.

Bagi seorang Muslim, sebutan “Haji/Hajjah” mempunyai arti tersendiri.  Itulah sebabnya tidak sedikit umat Muslim setiap tahunnya berlomba-lomba menunaikan ibadah haji. Mereka sangat menghargai ritual ibadah naik haji.

Ritual Saat Menunaikan Ibadah Haji

Dalam menunaikan ibadah haji, seseorang diwajibkan mengelilingi Ka'bah sebanyak tujuh kali. Selain itu juga mencium batu hitam yang disebut Al-Hajr al-Aswad.  Mereka juga diharuskan berlari bolak-balik antara bukit As-Safa dan Al-Marwa.

Sebagai ritual, mereka juga harus melemparkan tujuh batu pada tiga tiang (jamarat).  Tiap tiang diyakini merupakan Setan.

Ritual Haji Dan Agama Pra-Islam

Ritual mengelilingi Ka'bah sebanyak tujuh kali bukanlah ritual pertama yang dilakukan oleh umat Muslim. Ritual ini sudah dilakukan oleh penyembah berhala di Arab, jauh sebelum Muhammad mendirikan agama Islam.

Saat itu, mengelilingi Ka'bah sebanyak tujuh kali bertujuan untuk menyembah Hubal dan Shams (dewa bulan dan matahari). Sedangkan mencium batu hitam merupakan acuan kepada Hubal. Mereka meyakini, para Dewa dan Dewi mempunyai batu khusus yang akan menggantikan perwujudan diri mereka. Sementara melempar batu, juga merupakan ritual yang berhubungan dengan dewa-dewa palsu.

Sedangkan bukit-bukit kecil yang disebut bukit As-Safa dan Al-Marwa, dipercaya merupakan tempat dewa Isaf dan Naila. Sering orang bertanya, mengapa pengikut haji harus berlari bolak-balik di antara bukit itu.  Bukankah ini juga dilakukan para penyembah Isaf dan Naila di zaman Jahiliah?

Menurut pakar Islam, Yusuf Ali, “Keseluruhan ziarah penyembah berhala dirohanikan dalam Islam” (Yusuf Ali, catatan kaki no 223, hal. 80, terjemahan Al-Quran dalam Bahasa Inggris).

Apakah Naik Haji Dapat Menyelamatkan?

Bila dilihat dari sisi lain, naik haji merupakan ritual ziarah ke makam Muhammad. Pertanyaannya, dapatkah orang yang sudah mati dapat memberikan keselamatan?

Jelas ritual menunaikan ibadah haji tidak dapat memberi jaminan keselamatan bagi seseorang. Walaupun tidak sedikit haji/hajjah merasa dirinya sudah layak untuk mendapatkan keselamatan.

Keselamatan Menurut Injil Terpisah dari Ritual

Seseorang yang merindukan keselamatan hanya perlu memintanya kepada Allah, bukan melalui ritual-ritual. Keselamatan yang diterima umat percaya berdasar pada iman akan Isa Al-Masih.

Keselamatan itu merupakan anugerah (pemberian cuma-cuma) dari Allah, bukan upah.  Anugerah adalah “. . . kemurahan Allah . . . dan kasih-Nya kepada manusia … bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya . . . .” (Injil, Surat Titus 3:4-5).

Keselamatan Bukti Kasih Allah

Isa Al-Masih mengajarkan berita yang sempurna. Ia mati tersalib untuk menggantikan dan membayar hukuman dosa manusia. Allah melakukan ini karena Dia mengasihi manusia. Dia ingin manusia menikmati kekekalan bersama dengan Dia di sorga!

“Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya [Kalimat-Nya] yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal” (Injil, Rasul Besar Yohanes 3:16).

 

[Staff Isa dan Islam – Kami mengundang Saudara juga membaca karangan berhubungan dengan Sholat, Kiblat dan Konsep ‘Rumah Allah’]

 

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

Add comment

PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR

Bagi Pembaca yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:

1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
2. Komentar hanya diperbolehkan menjawab salah satu dari 3 pertanyaan fokus yang dimuat di bagian akhir artikel. Kecuali beberapa artikel yang tidak memuat 3 pertanyaan fokus.
3. Sebelum menuliskan jawaban, copy-lah pertanyaan yang ingin dijawab terlebih dahulu.
4. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
5. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.
6. Satu orang komentator hanya berhak menuliskan komentar pada satu kolom. Tidak lebih!

Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan mengirim email ke: [email protected]

Kiranya petunjuk-petunjuk di atas dapat kita perhatikan.

Wassalam,
Staf, Isa dan Islam

Security code
Refresh

Comments  

# abdullah 2011-10-20 20:19
*
Yang jelas Muhammad bukan pembawa ajaran baru dan bukan pendiri agama Islam, jika anda beranggapan bahwa Muhammad pendiri agama Islam anda nol besar, jadi kita harus memahami dulu apa itu agama!
# Staff Isa dan Islam 2011-10-31 11:49
~
Saudara Abdullah,

Jika memang bukan Muhammad pendiri agama Islam, lalu siapakah pendiri agama Islam sebenarnya? Sebab setahu kami, tidak ada satu nabi/rasul Allah yang datang ke dunia ini dengan misi agama tertentu, selain Muhammad tentunya.

Semua nabi/rasul Allah yang datang, mulai dari awal hingga Isa Al-Masih, misi yang mereka bawa adalah, agar manusia berpaling dari hidupnya yang penuh dengan dosa, dan mencari wajah Allah.

Untuk itu pulalah Isa Al-Masih datang ke dunia, memberi Jalan dan Petunjuk bagi manusia agar mereka mendapatkan kasih karunia keselamatan dari Allah. Sebab keselamatan adalah anugerah dari Allah di dalam Isa Al-Masih, bukan pada satu agama tertentu.
~
SO
# Azriadi 2011-10-26 05:05
*
Bangunan Kabah telah ada bahkan sebelum bangsa Arab ada, Ibrahim dikenal sebagai pendiri Kabah tapi bukan yang pertama mendirikan Kabah.

Tujuan didirikan Kabah adalah sebagai Baitullah, Bait Allah atau Rumah Tuhan merupakan tempat untuk mengadakan ritual mengingat Allah. Ibrahim atau Abraham oleh bangsa lain dikenal sebagai Brahma. Karena adanya pengaruh kebudayaan pagan akhirnya Kabah dipenuhi patung berhala.
# Staff Isa dan Islam 2011-10-31 12:22
~
Umat Muslim percaya bahwa Ka'bah adalah sebuah bangunan suci. Merupakan bangunan yang dijadikan patokan arah untuk hal hal yang bersifat ibadah. Selain itu, merupakan bangunan yang wajib dikunjungi atau diziarahi pada saat musim haji dan umrah.

Menurut ajaran Alkitab ketika seseorang menerima Isa Al-Masih sebagai Juruselamat maka Roh Kudus di dalam dirinya. Roh tersebut berfungsi sebagai penolong, pemimpin, dan penghibur yang setia. Roh Kudus merupakan penghubung antara umat Kristen dengan Allah.

Orang Kristen percaya bahwa Roh Kuduslah yang memampukan mereka menjalani hidup Kristen. Roh Kudus tinggal di dalam diri setiap orang Kristen sejati. Setiap tubuh orang Kristen adalah Bait Suci tempat tinggal Roh Kudus.

“Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu?” (Injil, Surat 1 Korintus 3:16)
~
SL
# San-San 2011-12-13 16:28
*
Untung saya tidak diwajibkan naik haji. Karena Tuhan Yesus baik, keselamatan tinggal minta dalam doa dan penyerahan diri sepenuhnya untuk mengikuti firman-Nya dan hidup kudus, gratis pula.

Percuma kalau status Haji namun hidup tidak dalam kekudusan, contohnya koruptor. Orang Kristenpun yang korupsi artinya juga tidak hidup dalam kekudusan dan tidak menuruti kehendak-Nya.
# Staff Isa dan Islam 2012-01-31 15:32
~
Firman Allah, "Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.” (Injil, Surat Efesus 2:8-9).

Demikianlah firman Tuhan mengatakan, setiap usaha yang dilakukan manusia untuk mendapatkan anugerah keselamatan, adalah sia-sia.
~
SO
# hamba Allah 2012-04-10 15:21
*
Nabi Muhammad bukanlah pendiri agama Islam, tapi pembawa agama Islam. Islam itu sendiri datang dari Allah, yang jelas-jelas merupakan Rahmat dan berkah bagi umat Muslim yang menganut Islam dan menjadi pengikut Nabi Muhammad.

Karena Islam adalah agama yang paling baik dan penuh dengan keselamatan. Apabila seorang Muslim sudah memeluk dan menjalankan ibadah sesuai dengan ajaran agama Islam, maka orang tersebut termasuk golongan orang mukmin, yang pasti mendapat "keberkahan dan keselamatan " baik di dunia maupun akherat nanti.
# Staff Isa dan Islam 2012-04-12 12:09
~
Bila benar Islam adalah agama dari Allah, apa yang terpikirkan oleh Allah saat itu sehingga Dia memutuskan membentu sesuatu yang namanya “agama Islam”. Mengapa ide untuk membentuk sebuah agama tidak terpikirkan oleh Allah sejak zaman nabi-nabi sebelum Muhammad? Apakah Allah begitu tidak konsisten?

Setiap umat tentu mengatakan agamanya paling baik. Namun satu hal yang pasti, manusia tidak hanya membutuhkan agama. Untuk hal akhirat, manusia membutuhkan jaminan kepastian keselamatan. Bukan mudah-mudahan (insyallah masuk sorga).

Benarkah orang yang memeluk Islam pasti mendapat "keberkahan dan keselamatan "baik di dunia maupun akherat nanti? Sayangnya Al-Quran berkata lain, “Dan tidak ada seorangpun daripadamu, melainkan mendatangi neraka itu. Hal itu bagi Tuhanmu adalah suatu kemestian yang sudah ditetapkan” (Qs 19:71).

Inilah Jaminan Kepastian Keselamatan yang ditawarkan Isa Al-Masih: http://tinyurl.com/6ntpehg.
~
SO
# Manusia Biasa 2012-10-24 10:46
*
Secara langsung/tidak langsung, sengaja/tidak sengaja, sadar/tidak sadar, mengerti/tidak mengerti, seluruh umat Muslim di dunia, difokuskan (kiblat) untuk sujud menyembah minimal 5x sehari ke arah batu hitam dan Ka'bah.
# Jesua 2012-11-28 00:02
*
Kadang saya juga tidak mengerti, saya ada baca buku tentang Muhammad dalam terjemahan Arab. Diceritakan ketika Muhammad masih kecil, dia ditidurkan oleh Jibril dan katanya Jibril sambil mengambil hatinya dan mengeluarkan gumpalan darah Muhammad dan berkata, “ini adalah bagian dari setan”

Yang jadi pertanyaan, berarti Muhammad itu adalah manusia yang dipenuhi dengan setan sehingga harus disucikan? Sesdangkan Isa Al-Masih dari kandungan sudah suci dan kelahiran-Nya sudah dinubuatkan.

Yang beragama Islam mohon pencerahan apakah benar ada kisah seperti itu
# Dewa 2013-05-11 11:57
*
Kalau tidak ada negara Arab lantas naik haji ke mana?
# Staff Isa dan Islam 2013-07-12 16:58
~
Menurut kami, Arab ditentukan sebagai negara tujuan haji bukan semata-mata karena negaranya. Tetapi karena nabi umat Muslim kebetulan berasal dari negara Arab. Bila seandainya Muhammad orang Indonesia, bisa jadi naik haji tempatnya di Indonesia, bukan di Arab.

Namun satu hal yang perlu kita ketahui, ketika kita ingin menemui Allah, kita tidak perlu pergi jauh-jauh hingga ke negara lain. Sebab Allah tidak terbatas oleh ruang dan waktu. Jadi, dimanapun dan kapanpun kita dapat menemui-Nya dalam setiap ibadah dan doa yang kita naikkan.
~
SO
# sandy 2013-07-10 12:30
*
Muhammad mengikuti jejak-jejak nabi sebelumnya yang disebutkan dalam Kitab. Muhammad mengikuti jejak Ibrahim, begitu pula Musa dan nabi-nabi yang lain.

Oleh karenanya kaum Muslim memiliki satu titik Ibadah yang menjadi pusat yaitu Ka'bah (yang dibangun Ibrahim).

Anda mengikuti siapa? Kalau Isa hanya menganjurkan yang penting beriman kepada-Ku, berarti Isa tidak mengikuti jejak nabi sebelumnya.
# Staff Isa dan Islam 2013-07-12 16:59
~
Saudara Sandy,

Maaf, kami tidak pernah mengatakan bahwa Muhammad mengikut jejak nabi-nabi sebelumnya. Kami pun tidak pernah membaca dalam Kitab Suci Alkitab yang menjelaskan tentang Muhammad yang akan mengikuti jejak Ibrahim, Musa ataupun nabi-nabi yang lain.

Kitab Suci Alkitab tidak pernah menjelaskan bahwa Ibrahim membangun sebuah Ka'bah yang saat ini menjadi arah kiblat umat Muslim. Bila saudara pernah menemukan penjelasan yang demikian di Alkitab, silakan berbagi informasi tersebut di sini.

Isa Al-Masih tidak pernah mengajarkan harus menghadap arah tertentu ketika beribadah. Karena Allah berada dimanapun. Sehingga, ketika kita ingin beribadah kepada-Nya, kita dapat menghadap kemana saja.

Firman Allah dalam kitab suci mengatakan, “Tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu” (Kitab Nabi Besar Yesaya 59:2).

Jadi, yang membuat ibadah kita berkenan di hadapan Allah atau tidak, bukan ditentukan ke arah mana kita berkiblat. Tetapi dosa yang ada dalam diri kitalah yang membuat Allah menyembunyikan diri-Nya.
~
SO
# issa 2013-09-17 23:58
*
Dalam Alkitab mereka sendiri, jelas tertulis bahwa shalat itu harus menghadap kiblat, ini ayatnya:

Mazmur 5:8 “Tetapi aku, berkat kasih setia-Mu yang besar, aku akan masuk ke dalam rumah-Mu, sujud menyembah ke arah bait-Mu yang kudus dengan takut akan Engkau.”

Mazmur 138:2 “Aku hendak sujud ke arah bait-Mu yang kudus dan memuji nama-Mu, oleh karena kasih-Mu dan oleh karena setia-Mu; sebab Kaubuat nama-Mu dan janji-Mu melebihi segala sesuatu.”

Yehezkiel 44:4. “Lalu dibawanya aku melalui pintu gerbang utara ke depan Bait Suci; aku melihat, sungguh, rumah TUHAN penuh kemuliaan TUHAN, maka aku sujud menyembah.”
# Staff Isa dan Islam 2013-09-30 10:48
~
Saudara Issa,

Ketika umat Muslim sholat, mereka harus menghadapat ke kiblat, yaitu Mekkah. Hal ini jelas-jelas diajarkan dalam agama Islam. Bagi mereka yang sholat tidak menghadap ke Mekkah, maka sholatnya tidak sah. Dengan kata lain, wajib hukumnya bagi seorang Muslim menghadap ke Mekkah ketika mereka sholat.

Ketika seorang Muslim sholat, sholat yang dilakukannya harus mengikuti ritual yang sudah ditentukan. Termasuk bagaimana posisi tubuhnya. Kapan dia harus berdiri, kapan harus sujud, duduk, dst. Semua ini sudah ditetapkan dan tidak boleh dilanggar.

Sementara dalam kekristenan, baik dalam Taurat, Injil, maupun perkataan Isa/Yesus, tidak satupun dituliskan bahwa orang Kristen atau pengikut Isa/Yesus sholat harus menghadap ke Mekkah dan harus sujud.

Dan, “Bait Suci” yang disebut pada ayat yang saudara kutip di atas bukanlah Mekkah!
~
SO
# Love nabisa 2013-09-18 00:25
*
Alkitab pun sebenarnya menyuruh mereka bersujud, tapi kebanyakan doktrin gerejanya jadi Alkitab kadang dilupakan. Lihat ayat ini

-Matius 26:39 “Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: "Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki."

-Markus 14:35 “Ia maju sedikit, merebahkan diri ke tanah dan berdoa supaya, sekiranya mungkin, saat itu lalu dari pada-Nya.”

-Keluaran 34:8 “Segeralah Musa berlutut ke tanah, lalu sujud menyembah”

Itulah makanya kami Islam sujud waktu solat karena seluruh nabi mengajarkan demikian dan Isa pun mengajarkan sujud ke arah baitmu.
# Staff Isa dan Islam 2013-09-30 10:49
~
Saudara Love nabisa,

Yang membedakan orang Kristen dan Islam ketika beribadah adalah “ritual”nya. Ketika umat Muslim sholat, mereka terikat dengan ritual yang sudah ditetapkan. Seperti: Bacaan yang harus dibaca, gerakan tubuh, dan posisi tubuh/arah.

Bagi orang Kristen, hal-hal yang jasmani seperti di atas bukanlah hal yang utama. Ketika beribadah, orang Kristen lebih mengutamakan “hubungan” yang akan mereka bangun bersama Allah. Apa artinya kita mengikuti semua ritual tersebut, bila Allah tidak berkenan terhadap ibadah kita? Bukankah semua akan menjadi sia-sia?

Orang Kristen tidak pernah dilarang untuk sujud ketika berdoa. Tetapi juga tidak pernah diajarkan/diper intahkan. Isa Al-Masih tidak pernah memerintahkan pengikut-Nya supaya sujud ketika beribadah juga harus menghadap ke kiblat tertentu.

Walau demikian, ada juga orang Kristen yang sujud ketika mereka berdoa. Bahkan saya sendiri tidak jarang bersujud ketika berdoa. Tapi ingat, semua itu bukan supaya ibadah saya diterima Allah. Allah tidak melihat bagaimana posisi tubuhmu ketika beribadah, tapi Allah melihat jauh ke dalam hatimu!
~
SO
# ndi 2013-09-21 01:35
*
Di Gereja kami bernyanyi untuk memuliakan Tuhan dan ada diajarkan di Alkitab. Untuk masalah arah sujud, nabi-nabi tersebut mengatakan ketika melihat Bait Allah mereka sujud. Namun bukan mengajarkan harus sujud ke arah satu tempat.

Di Gereja kami pun ada sujudnya. Kalau untuk urusan duniawi seperti tingkah laku, cara berpakaian, cara tidur, astronomi dan lain sebagainya kami umat Kristen memang kurang diajarkan dalam Alkitab. Karena kalau diajarkan juga, percuma dong dikasih akal dan pikiran. Kami lebih ditekankan dari hati karena dari hatilah timbul segala macam dosa.
# winda 2013-10-06 06:10
*
Nabi Muhammad itu diperintakan Allah untuk menyempurnakan akhlak manusia. Dan agama Islam adalah agama yang paling sempurna dan mulia di mata Allah. Maka dari itu agama Islam yang terakhir dan Nabi Muhammad juga nabi terakhir.

Jadi kalau ingin tahu lebih jelas, semuanya ada di Al-Quran.
# Staff Isa dan Islam 2013-10-10 16:03
~
Saudara Winda, terimakasih untuk penjelasan saudara di atas. Menurut saudara, Muhammad diutus Allah untuk menyempurnakan akhlak manusia. Tentang ini kami ingin mengajukan pertanyaan.

1. Dapatkah Sdr. Winda akhlak yang bagaimanakah yang disempurnakah oleh Muhammad?

2. Bagaimana juga tanggapan Sdr. Winda tentang ayat ini: “Wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya, maka nasehatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka, dan PUKULAH mereka. Kemudian jika mereka mentaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya” (Qs 4:34)?
~
SO
# ali 2013-10-10 10:35
*
Kami Muslim juga ada roh admin, tapi dia bukan tuhan tapi roh itu sebagai penghubung antara manusia dengan tuhannnya. Itu hanya pendapatmu kalau Nabi Yesus mati tersalib demi menebus dosa manusia. Apa anda yakin bisa bersama Yesus di surga perintahnya saja tidak ada yang kamu ikuti.
# katolik sejati 2013-10-10 10:57
*
Aku mau tanya ke semua Muslim. Jika memang naik haji adalah sebuah rukun Islam dan sifatnya wajib. Dan dari ritual itu umat Islam mendapat jaminan hidup yang kekal. Bagaimana nasib umat yang miskin? Yang membuat mereka tidak mampu pergi naik haji. Apakah Allah swt tidak mengizinkan mereka masuk surga?

Terus, jika salah satu ritual tidak dilakukan ketika naik haji, apakah bisa dikatakan dia sudah jadi haji? Makna predikat haji sendiri apa? Dari Muslim mungkin bisa menjelaskan ke saya. Terimakasih. Jesus bless us.
# Staff Isa dan Islam 2013-10-10 16:04
~
Saudara Ali,

Maaf, kami kurang mengerti dengan komentar saudara di atas. Roh apakah yang saudara maksud dan perintah Yesus yang manakah yang tidak kami ikuti?

Kiranya Sdr. Ali dapat memberi penjelasan yang singat dan jelas. Sehingga teman-teman lain yang membaca mengerti apa yang ingin saudara sampaikan.
~
SO
# katolik sejati 2013-10-14 22:26
*
To: Winda,

Winda, bisakah kamu menjawab dan menjelaskan pertanyaanku di komentarku sebelumnya? Yang kutanyakan ke Muslim, tapi satu pun Muslim tidak mampu menjawab. Saya tunggu jawaban kamu.

Terimakasih dan Isa Al-Masih memberkatimu dan keluarga.
# ito 2013-10-18 08:38
*
Tidak terhitung lagi banyaknya orang yang mencium batu hitam. Apa lagi kuman yang menempel pada batu hitam tersebut pasti lebih tidak terhitung lagi, karena keringat dan liur dari para pencinta batu hitam.
# Mr Bonggal 2013-10-18 14:43
*
Iman dan perbuatanlah yang menyelamatkan. Salam damai Kristus
# Adimulyo Raharjo 2013-10-22 16:44
*
Saudara Katolik Sejati,

Saudara bertanya tentang haji ke semua Muslim. Jawaban untuk naik haji adalah sebuah rukun Islam dan sifatnya wajib. Ini kami artikan wajib bagi yang mampu, baik dari biaya, jasmani maupun rohani.

Mereka yang tidak mampu pergi naik haji, Allah maha mengetahui, pengasih dan penyayang. Jadi, yang tidak mampu pergi naik haji tidak apa-apa. Dan bagi umat Muslimin ada pengganti naik haji tersebut.

Contoh, sholat Jumat selama 40 kali berturut-turut bagi Allah sama dengan orang yang naik haji. Allah melihat sejauh mana keimanan kita dan batin manusia bukan lahirnya.

Makna predikat haji sendiri apa? Yaitu haji mabrur menjadikan orang yang menunaikannya bersih dari segala jenis dosa. Sebagaimana hari dimana ia dilahirkan ibunya.

Menjadikan lembaran kehidupannya kembali bersih, putih, suci sehingga menghadirkan semangat baru untuk selalu taat sampai akhir hayatnya. Kekuatan baru bagi dirinya untuk melangkah meraih kesuksesan dunia dan akhirat.
# Staff Isa dan Islam 2014-02-12 21:34
*
Saudara Adimulyo Raharjo,

Kata 'wajib' memiliki arti harus dilakukan, tidak boleh tidak dilaksanakan. Karena itu, naik haji bukan wajib hanya untuk yang mampu, tetapi juga wajib bagi yang tidak mampu.

Kata 'wajib' tidak tebang pilih. Alangkah mengherankan bila naik haji diwajibkan tetapi masih ada toleransi bagi yang tidak mampu. Menurut kami, itu bukan wajib lagi.

Nah, kalau boleh tahu, tertulis dimanakah dalam Al-Quran bahwa naik haji tidak wajib bagi yang tidak mampu? Dan tertulis dimanakah dalam Al-Quran pengganti naik haji adalah sholat Jumat selama 40 hari?
~
Salma
# DEWA 2014-02-12 10:58
~
Untuk Admin,

Assalamua'alikum Wr Wb,

Anda menghujat Allah tidak konsisten? Nabi Isa akan sangat murka jika anda mengatakan hal tersebut karena beliau sendiri menyembah Allah.

Anda mulai mempertanyakan tentang Allah. Allah maha sempurna patutlah Dia melakukan apa yang Dia suka. Kita hamba-Nya, makhluk-Nya, tak ada kuasa kita untuk menghujat-Nya. Diberikan hidup pun, kita sudah sangat bersyukur.

Kekalahan anda dalam beragumen membuat anda menghalalkan setiap perkataan kotor yang tidak pantas diucapkan oleh makhluk ciptaan-Nya. Nasrani sejati adalah yang mengakui kebenaran Islam. Sebagaimna Islam meyakini kebenaran Nasrani sejati.
# Staff Isa dan Islam 2014-02-12 22:02
~
Saudara Dewa,

Kami tidak menghujat Tuhan. Bagian mana dalam kalimat kami yang menjelaskan bahwa kami menghujat Tuhan?
~
Salma
# DEWA 2014-02-12 11:11
~
Jesua,

Itu benar. Nabi Muhammad memang disucikan malaikat Jibril dengan kuasa Allah. Saat itu pun membuat setiap tingkah laku rasulullah menjadi sebuah kesucian.

Ini perbedaan dengan nabi Isa. Karena pada dasarnya setiap manusia lahir dalam keadaan suci. Namun, kehidupan akan membuatnya kotor. Nabi Isa pun suci karena beliau juga nabi. Dan untuk menjadikan nabi Isa suci, saya tidak tahu. Tapi saya tahu bahwa nabi Isa suci karena beliau ada di sorga saat ini.

Wassalamua'laikum Wr Wb.
# Staff Isa dan Islam 2014-02-12 22:22
~
Saudara Dewa,

Semua manusia berdosa, termasuk Muhammad. "Maka ketahuliah ya (Muhammad) . . . . . mohonlah ampunan (kepada-Nya) bagi dosamu dan bagi dosa-dosa orang Mu'min" (Qs 47:19).

Ini menjelaskan bahwa Muhammad pun manusia berdosa. Bahkan Hadits Bukari, Vol 8, book 75. no. 319 menuliskan, "Aku mendengar Rasul Allah berkata, “Demi Allah! Aku meminta pengampunan dari Allah dan menghadap pada-Nya dengan pertobatan lebih dari 70 kali sehari."

Silakan kunjungi link berikut untuk mengetahui lebih lanjut http://tinyurl.com/mbvyucy
~
Salma
# Udhien Sumardha 2014-02-26 19:33
~
Haji adalah kewajiban ritual bagi Muslim. Menunaikan haji punya implikasi dan konsekuensi tindakan dari setiap yang menunaikannya. Bisa terjadi seorang Muslim berhaji, tapi dia menjalankan konsekuensinya (misalnya: berbuat tidak terpuji, aniaya, dan sebagainya), maka sudah pasti dia berdosa.

Tindakan ritual dan amal saleh bisa dilihat sebagai dua aktifitas yang berbeda. Namun, tindakan ritual dalam Islam punya implikasi dan konsekuensi dalam tindakan sosial seseorang. Orang yang mengucap Kalimat Syahadat (sebagai aktifitas ritual pertama dalam Islam) akan sia-sia belaka jika yang mengucapkan justru tidak mengikuti perintah Allah dan meneladani rasulullah Muhammad.
# Staff Isa dan Islam 2014-04-14 00:06
~
Saudara Udhien Sumardha,

Menjalankan ritual haji merupakan kewajiban umat Islam. Tentu ini membawa satu harapan tentang keselamatan di akhirat, bukan? Bagaimana saudara menjelaskan bahwa ritual haji menjadi faktor yang harus dilakukan agar manusia diselamatkan? Mungkinkah keselamatan manusia terletak pada ritual-ritual tersebut atau pada kemurahan Allah? Tentu ini perlu kita renungkan agar kita memiliki pemahaman yang benar tentang sebuah ritual.
~
Solihin
# Adrian Winarso 2014-03-14 12:16
~
Salam Sejahtera Staf Isa dan Islam,

Saya mohon bantuannya untuk mengerjakan tugas mata kuliah agama-agama. Metode yang diharapkan adalah wawancara. Namun, karena saya terbatas dalam hal keluar dikarenakan saya seminari, maka saya mohon bantuan staf Isa dan Islam untuk mengerjakan tugas saya ini. Ada dua pertanyaan, yaitu:

1. Bagaimana cara kalian (Islam) menghayati iman kalian?
2. Bagaimana cara kalian (Islam) mengungkapkan iman kalian?

Saya mohon dengan kerendahan hati kepada staf Isa dan Islam untuk menjawab email saya ini.

Terimakasih.
# Staff Isa dan Islam 2014-04-14 00:07
~
Saudara Adrian Winarso,

Kami berharap saudara mencantumkan alamat email yang benar karena tanggapan kami sudah kami kirim lewat email saudara. Kiranya itu dapat membantu saudara.
~
Solihin
# papihnya yoeli 2014-03-29 02:33
~
Apabila hajinya mabrur/sukses, orang itu bagaikan bayi yang baru lahir, tanpa dosa. Itu semua tidak mudah. Darimana uang yang didapat untuk menunaikan haji. Dari jalan yang haram korupsi atau sebaliknya. Bagaimana niatnya? Ikhlas? Segala sesuatu tergantung niatnya.
# Staff Isa dan Islam 2014-04-14 00:22
~
Saudara Papihnya Yoeli,

Ritual haji menjadi satu cara agar manusia berdosa menjadi tanpa dosa. Ini keyakinan umat Islam. Tetapi di samping ibadah haji merupakan kewajiban, masih diperlukan hal lain lagi agar menjadi manusia tanpa dosa. Tidakkah ini membingungkan, saudara?

Menjalankan saja sudah seharusnya diganjar dengan pahala. Tetapi ini bisa terhalang dengan niat atau uang yang diperoleh dengan cara apa. Selain itu, yang menjadi pertanyaan adalah tolok ukur apa yang digunakan untuk menyebut haji tersebut sukses? Bagaimana kita mengetahui bahwa seorang haji menjadi manusia tanpa dosa? Dan mungkinkah ritual dapat membersihkan dosa manusia? Ini adalah pertanyaan-pert anyaan yang seharusnya direnungkan.

Sesungguhnya, ritual tidak dapat membersihkan manusia dari dosa. Hanya Allah yang dapat membersihkan manusia dari dosa. Dan kita bersyukur bahwa Allah berkenan mengambil bentuk tubuh manusia dalam Pribadi Isa Al-Masih (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:1, 14). Sebab “darah Yesus, Anak-Nya itu, menyucikan kita dari pada segala dosa” (Injil, Surat 1 Yohanes 1:7).
~
Solihin
# usil 2014-03-31 22:32
~
Ibadah itu 'kan bentuk rasa syukur manusia kepada Tuhan, seperti juga kalau anda pergi dan berdoa di gereja. Anda sendiri juga belum diselamatkan, karena masih memohon dan berdoa di gereja.
# Staff Isa dan Islam 2014-04-14 00:32
~
Saudara Usil,

Ibadah dengan predikat 'wajib' dan ibadah dengan predikat 'sebagai rasa syukur' adalah dua hal yang berbeda. Predikat 'wajib' mengharuskan pengikutnya suka atau tidak suka harus melakukannya. Bisa jadi ada unsur keterpaksaan di dalamnya. Tetapi ibadah sebagai ungkapan rasa syukur merupakan ibadah yang didasarkan pada ketulusan hati karena rahmat yang diberikan.

Karena itu, pengikut Isa Al-Masih beribadah di gereja bukan sebagai kewajiban, tetapi sebagai wujud syukur karena keselamatan yang diberikan Isa Al-Masih. Bagaimana dengan ritual haji? Tentu semua uamt Islam, baik miskin maupun kaya, wajib melaksanakan ibadah ini, bukan? Ini pasti menjadi beban berat bagi yang tidak mampu. Apakah ini dapat dikatakan sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan?
~
Solihin
# sugar 2014-04-10 01:05
~
Ritual naik haji adalah salah satu bukti ritual penyembahan berhala. Saya kasihan mendengar orang yang tidak mampu mencoba sekuat tenaga mereka untuk membawa orang tua mereka naik haji dengan harapan menjadi suci seperti terlahir kembali. Seandainya saja mereka percaya Yesus.
# Sonto loyo52 2014-04-16 16:52
~
Saya sangat setuju bahwa ritual ibadah haji sudah ada sebelum Islam, dan Islam mengadopsi ritual tersebut sebagai ritual ibadah haji. Mengapa Allah SWT seolah-olah melaksanakan diskriminasi terhadap umat Nya, hanya yang mampu saja untuk melaksanakan ibadah haji? Bukankah Allah menciptakan manusia dengan tidak membedakan antara laki-laki dan perempuan, kaya atau miskin. Semua mempunyai kewajiban yang sama terhadap Allah SWT?
# Hamba allah 2014-05-05 19:55
~
Jadi konsep keselamatan dalam Kristen itu mudah sekali.
Hanya cukup percaya pada Yesus lalu dia akan selamat bukan semata-mata karena ibadah. Ini sungguh memprihatinkan, pantas saja orang-orng Barat yang mayoritasnya Nasrani di legalkan dalam memproduksi flim porno. Karena mereka tidak perduli lagi dengan dosa, sebab mereka yakin kalau mereka akan dselamatkan.
# Staff Isa dan Islam 2014-05-09 22:47
~
Salam Sdr. Hamba Allah,

Kami menyampaikan terimakasih untuk pemaparan saudara.

Jika Allah sudah memudahkan umat manusia untuk mengetahui caranya atau jalan menuju keselamatan, mengapa banyak umat manusia lebih senang menjalani jalan yang rumit, sekalipun tidak memeiliki kepastian dalam keselamatan?

sangat jelas bukan bahwa mereka adalah orang yang menentang rahmat Allah. Bersusah-susah hendak menyenangkan Allah melalui amal ibadah, dan berbuat baik Apakah saudara juga menentang kasih dan rahmat Allah melalui Diri-Nya menjadi manusia demi saudara terselamatkan?
~
Salma
# agus y 2014-05-09 19:45
~
Setau kami nabi Muhammad itu bukan mengajari umatnya dalam kejelekan. Kalau saudara beranggapan nabi Muhammad mengajarkan hal buruk, tentunya saudara salah. Diutusnya nabi Muhammad ke dunia untuk mengajarkan hal'-hal baik kepada umatnya. Pertanyaan dari saya, siapa Tuhan umat Kristen?
# Staff Isa dan Islam 2014-05-09 23:02
~
Salam Saudara Agus Y,

Hal-hal baik apakah yang diajarkan oleh Muhammad? Bagaimana tentang ajaran untuk membunuh orang kafir, siapakah yang mengajarkannya? Muhammad atau Allah nya umat Muslim? Dan lagi kepada siapakah umat Muslim menyembah? Pribadi seperti apa yang disembah oleh umat Muslim?
~
Salma
# christ 2014-05-14 23:32
~
Mengapa naik haji itu penting? Memangnya isi di dalam kabah itu apa sih? Kenapa ada air zam-zam yang dianggap suci? Menurut saya Tuhan hanyalah sejauh doa, tidak ada jarak dan waktu, Tuhan selalu menuntun kita disetiap langkah kita. Maaf, saya masih anak sekolah, ketika saya mempunyai seorang teman Islam dia tidak bisa menghargai agama yang saya anut yaitu Kristen bukan kah kita harus saling menghargai?

Segitukah fanatiknya? Dan saya pun punya saudara menganut agama Islam tapi dia pun fanatik sekali kepada keluarga saya main kerumah dan bersalaman kepada papa, mama, adek atau pun saya atau orang Kristen lainnya tidak mau berjabat tangan dan tidak mau membantu saudaranya sendiri. Kadang saya bingung kenapa harus seperti itu? Sefanatik kah itu? Karena itu hubungan relasi keluarga hancur.
# Staff Isa dan Islam 2014-06-25 05:51
~
Salam Sdr. Christ,

Kami menyampaikan terimakasih untuk pemaparan saudara.

Isa Al-Masih pernah berkata dalam Injil, Rasul Besar Matius 5:44 "Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu". Inilah ajaranyang tidak pernah diajarkan oleh agama apapun dan siapapun. Terimakasih.
~
Salma
# Staff Isa dan Islam 2014-06-29 17:14
~
Salam Sdr. injil asli,

Kami mengaharpkan saudara dapat memberikan komentar sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan. Saran kami, sebelum saudara memberi komentar, kiranya saudara dapat membaca aturan yang telah kami taruh di bawah setiap artikel yang ada. Untuk lebih jelasnya, dibawah ini kami tuliskan kembali aturan tersebut.

Pedoman wajib untuk memasukkan komentar:
1. Tidak boleh memakai lebih dari satu kolom komentar.
2. Pertanyaan/masu kan harus berhubungan dengan uraian diatas.
3. Sebaiknya satu atau dua pertanyaan dalam satu kolom komentar.
4. Hanya menggunakan bahasa Indonesia yang umum dan dimengerti semua orang.
5. Tidak memakai singkatan-singk atan, misalnya yg, dlm, sdh, tdk, dlsbgnya.
6. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
7. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.

Untuk pertanyaan/masu kan yang majemuk, silakan mengirim email ke: .
Kiranya petunjuk-petunj uk di atas dapat kita perhatikan.

Demikian, kiranya saudara dapat maklum.
~
Salma
# Kyire ellison 2014-09-03 11:00
Ritual dalam ajaran muslim sungguh membingungkan saya.
ada tertulis dlm kitab quran jika berwudu, dosa2 akan bersih / keluar (bahkan dr celah2 kuku). jika sehari lima kali berwudhu maka orang tersebut tidak lagi berdosa , lalu mengapa wajib naik haji ?mengapa banyak lagi ritual di mekkah untuk bersihkan dosa?
lalu apakah tentang berwudhu itu tidak benar?
mohon pencerahan
YESUS memberkati Indonesia
isadanislamstudi.com

* Untuk bisa masuk ke pelajaran kursus ini, non-aktifkan 'pop-up blocker' komputer Saudara dengan meng-klik di sebuah 'bar' di bawah 'status bar' di bagian atas layar komputer

Isa Islam Dan Kaum Wanita

Click gambar di samping untuk artikel - artikel untuk wanita Muslim


 

www.isaislamdankaumwanita.com