Ikuti Isa dan Islam di Facebook Ikuti Isa dan Islam di Tweeter

Apakah Ada Injil Versi Islam?

Kitab 12

Injil versi Kristen atau versi Islam? Pertanyaan kami: Yang manakah Injil versi Islam itu? Kami belum pernah menemukan versi demikian. Yang kami tahu, yang sering disebut dalam Al-Quran adalah versi tertulis yang dikenal sebagai Perjanjian Baru. Injil ini sudah beredar sebelum Muhammad lahir. Paman Muhammad, juga isterinya Maryam, dan Muhammad sendiri hanya mengenal Injil yang sedang beredar, bahkan telah 500 tahun lamanya beredar ketika Islam lahir.

Bila ada Injil lain, kami belum pernah melihatnya. Yang pasti bukan apa yang dinamakan Injil Barnabas yang baru dikenal pada sekitar tahun 1300, yang isinya banyak bertentangan dengan Al-Quran dan malah mengajarkan bahwa Muhammad adalah Mesias (Al-Masih), padahal Al-Quran mengajarkan bahwa Isa adalah Al-Masih.


Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

Berhubung banyak komentar yang masih belum kami balas, untuk sementara komentar tidak diterima.

Comments  

# Heriyanto 2011-03-25 19:28
*
Islam bukan agama yang baru.
# jagona 2011-12-15 09:47
*
Yang pasti tidak ada Injil versi Islam. Memang benar Al-Quran sebagai penyempurna Taurat dan Injil, tetapi bukan Injil yang beredar sekarang. Karena Injil yang sekarang beredar, sangat sedikit sekali wahyu Allah yang disampaikan Isa Almasih selaku ajaran hidup bagi Bani Israel.

Kebanyakan dari ayat Kitab itu merupakan interpretasi atau keterangan penulis tentang hal yang berlaku di zaman Isa Al-Masih. Berdasarkan keadaan ini dan ditambah dengan masa Isa Al-Masih bertugas sebagai Rasul sangat pendek kemudian dipindahkan dari Bumi ini dalam keadaan segar bugar, menunjukan bahwa Injil yang sempurna belum lagi ada di Bumi ini sampai sekarang. Patut diduga bahwa Kitab Injil yang sempurna sebagai Kitab Suci berisikan wahyu Allah disampaikan oleh Isa Al-Masih di planet lain di bawah orbit Bumi.
# Muhammad Tahir 2011-12-23 01:01
*
Saya kira staf Isa betul, Al-Quran sebagai firman Allah SWT mengakui bahwa Injil firman Tuhan. Orang Islam harus meyakini kitab Taurat, Zabur, dan Injil yang ada tertulis dalam Al-Quran. Adanya syariat lain yang tidak ada dalam Taurat, Zabur, dan Injil, inilah yang membedakan syariat yang dibawa Nabi Muhammad, dengan nabi lainnya.

Saya pikir memang harus berbeda sehingga berhak disebut orang Islam. Kalau sama dengan ajaran yang ada dalam Injil, maka harus disebut Nasrani atau Kristen. Jadi memang perlu berbeda.

Dalam soal sempurna menyempurnakan, kita tak perlu persoalkan, karena bila kita meyakini suatu kitab, maka kita yakin kitab itu sudah kita anggap sempurna. Hanya kepada Allah SWT saya minta ampun, kalau pikiran saya ini salah.
# Kang Erry 2012-02-21 12:16
*
Yang dimaksud Injil oleh Islam adalah Injil yang diberitakan di dalam Al-Quran.

Sura Maryam ayat 29-30. "Maka Maryam menunjuk kepada anaknya. Mereka berkata: "Bagaimana kami akan berbicara dengan anak kecil yang masih di dalam ayunan?" Berkata Isa: "Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku Al Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang nabi."
# Kang Erry 2012-02-21 18:05
*
Taurat yang sekarang tidak ada sifat-sifat Muhammad, berarti bukan Kitab itu yang dimaksud.

Demikian juga Injil, saya tidak meyakini bahwa Injil yang dikatakan Yesus dalam Matius di atas adalah yang sekarang ada.
# Staff Isa dan Islam 2012-02-23 16:45
~
Kami tidak mengatakan bahwa sifat-sifat Muhammad tidak ada di Taurat. Tentu kami tidak melihat Muhammad se-ekstrip itu. Walau memang tidak sedikit ajaran Muhammad yang bertentangan dengan Taurat dan Injil, tetapi kami mengakui bahwa ada juga beberapa ajarannya yang tidak bertentangan dengan kitab-kitab sebelumnya.

Tentang Injil, bila memang saudara tidak mengakui Injil yang saat ini beredar dan dibaca oleh milyaran manusia di dunia, itu hak saudara. Namun satu hal yang perlu saudara ketahui, Al-Quran bersaksi bahwa dalam Taurat dan Injil ada petunjuk dan cahaya dari Allah.

“....Dan Kami telah memberikan kepadanya (Isa Al-Masih) Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa.” (Qs 5:46).

Apakah saudara tidak termasuk bagian dari orang-orang bertakwa sehingga saudara tidak mengakui Injil dan Taurat?
~
SO
# roy 2012-04-17 22:06
*
Beriman kepada Al-Quran mutlak bagi semua umat Islam. Jadi biarpun ada golongan lain ingin menyamai, itu karena mereka tidak senang dengan Islam. Sudah dijelaskan dalam satu ayat di Al-Quran bagi umat Islam hanya menjalankan ibadah yang sudah diajarkan oleh Allah SWT melalui Al-Quran baik itu yang harus dikerjakan dan apa aja yang sudah dilarang, karena hanya Allah lah yang berhak memberikan penilaian pahala ataupun dosa. Bukan makhluk yang diciptakan-Nya.
# Staff Isa dan Islam 2012-04-20 14:01
~
Kami setuju dengan saudara Roy, hanya Allah yang berhak memberi penilaian pahala atau dosa bagi seseorang.

Memang sudah seharusnyalah kita melakukan ibadah sesuai dengan petunjuk yang ada dalam Kitab Suci yang kita imani, tetapi tidak ada salahnya bukan bila kita juga dapat membuka hati untuk mempelajari dan menyelidiki kebenaran yang sudah kita imani. Apakah kebenaran tersebut memang benar datang dari Allah atau bukan?

Tentang hal ini, Isa Al-Masih telah mengingatkan pada pengikut-Nya, “Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat , sehingga sekiranya mungkin, mereka menyesatkan orang-orang pilihan juga” (Injil, Rasul Besar Matius 24:24).
~
SO
# subatauh 2012-05-29 22:33
*
Staf Isa dan Islam,

Tidak ada Injil versi Islam, yang ada Injil yang diakui oleh Islam sebagai wahyu Allah dan dipastikan isinya sejalan dengan Al-Quran karena berisi Wahyu Allah.

Sedangkan yang anda sebut Kitab Injil yang anda pegang sekarang tentu tidak diakui oleh umat Muslim karena isinya sudah dirubah-rubah sebagai contoh:

1. Yang diharamkan Babi hutan (Ulangan 14:8).
2. Yang diharamkan Babi (Yesaya 66:17).
3. Nabi Nuh mabuk-mabukan sampai teler dan bugil (Kejadian 9:18-27).
4. Nabi Luth menghamili kedua putri kandungnya sendiri dalam dua malam secara bergiliran (kejadian 19:30-38).
5. Nabi Daud melakukan skandal seks dengan Batsyeba (II Samuel 11:2-27).
# Staff Isa dan Islam 2012-05-30 15:45
~
Saudara Subatauh,

Kami setuju dengan saudara, tidak ada Injil versi Islam. Injil hanya ada satu, yaitu Berita Keselamatan dalam Isa Al-Masih!

Memang tidak sedikit ajaran Injil dan Al-Quran yang berbeda, bahkan cendrung bertentangan. Benarkah yang dirubah adalah Injil, atau Al-Quran diragukan sebagai wahyu dari Allah?

Menurut Al-Quran: “Dalam Injil dan Taurat ada petunjuk dan cahaya (yang menerangi), serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa” (Qs 5:46) dan di ayat lain ditegaskan, “Tak ada seorangpun yang dapat merobah kalimat-kalimat (janji-janji) Allah” (Qs 43:34).

Menurut ayat di atas, Injil dan Taurat adalah firman Allah, dan firman Allah tidak ada seorangpun yang dapat merubahnya. Lalu, mengapa saudara Subatauh mengatakan Injil sudah dirubah?

Tentang ayat yang saudara kutip, menurut saudara apakah babi hutan dan babi adalah dua hewan yang berbeda?

Dosa-dosa yang dilakukan oleh nabi-nabi tersebut adalah bentuk kejujuran dari Alkitab. Yang dicatat bukan hanya hal-hal baik dari nabi-Nya, tetapi juga dosa-dosa mereka. Tujuannya: sebagai peringatan, agar umat-Nya tidak jatuh dalam dosa yang sama, dan bila pun mereka jatuh, agar mereka ingat untuk bertobat dari dosa tersebut.
~
SO
# Ziach 2013-01-06 22:07
*
"Yesuspun berkeliling diseluruh Galilea; Ia mengajar dalam rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Allah.." (Injil Matius 4:23)

Saya baru mengerti apa yang selama ini umat Muslim pahami tentang Nabi dan Rasul yang "diberi" kitab. Umat Muslim mengimani bahwa wahyu yang diturunkan Allah pada Nabi-nabi-Nya adalah berupa kitab. Jadi mereka beranggapan kalau:

Taurat - Musa yang memegangnya. Zabur - Daud yang memegangnya. Al-Quran - Muhammad yang memegangnya. Kalau Injil? Pasti jawabannya: "Itu bukan Injil Isa! Tapi Injil Matius, Markus, Lukas, dan Yohanes!, jadi itu pasti bukan Injil yang "dipegang" Isa!"

Nabi-nabi itu bukanlah pembuat buku saudara Muslimku!

Kitab adalah buah pikiran yang akhirnya dituangkan dalam bentuk tulisan, dan dikumpulkan, lalu dijilid menjadi sebuah kitab. Dalam hal kitab suci pun sama. Ada perintah, larangan, dan kesaksian. Dan tidak mutlak harus semuanya perkataan langsung dari Allah sendiri.

Kitab Zabur misalnya. Isi kitab ini adalah kumpulan pujian Nabi Daud kepada Allah. Maka perkataan-perka taan Daud ditulis di atas sebuah media sebagai alas, dan dijilid. Maka jadilah kitab Zabur. Tapi apakah Nabi itu sendiri yang menulisnya? Tidak bukan? Dan lagi, apakah itu berarti Nabi Musa, Daud, Isa, maupun Muhammad membawa-bawa kitab-kitab tersebut selagi mereka mengajar?

Contoh, "..Ia mengajar dalam rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Allah.." (Injil, Matius 4:23) Apakah berarti Isa Al-Masih membawa sebuah kitab yang bernama Injil pada waktu itu Tentu tidak!

Injil itu sendiri artinya "Kabar Baik". Yaitu penggenapan janji Allah akan datangnya Sang Juru Selamat yang tertulis di kitab-kitab sebelumnya. Dan kitab Injil ditulis oleh murid-murid Isa Al-Masih sebagai kabar bahwa Mesias itu telah datang.
# Ziach 2013-01-06 22:17
*
Jadi Isa Al-Masih memang tidak pernah membawa kitab "Injil Complete Version." Kenapa saya mengetahuinya? Karena saya membaca kitab-kitab tersebut! Cukup sesederhana itu.

Dan kalau saja Nabi Muhammad pernah "membaca" sampai habis seluruh kitab Taurat, Zabur, dan Injil. Pasti dia tidak akan ragu lagi dan memberi tahu umat-umatnya untuk tidak mempunyai imajinasi bahwa nabi-nabi terdahulu itu menenteng-nente ng sebuah kitab bertuliskan "dicetak di surga" atau "made in heaven"

Karena Nabi Muhammad pun tidak mungkin membawa Al-Quran utuh seperti yang saudara-saudara miliki sekarang. Karena faktanya, Al-Quran sendiri dijilid dan menjadi kitab utuh setelah Nabi Muhammad wafat.
# Desi Widi 2013-04-27 21:06
*
Saya adalah seorang mualaf, dan sungguh saya lebih percaya Al-Quran daripada Injil yang beredar sekarang.
# Staff Isa dan Islam 2013-04-29 19:08
~
Saudara Desi Widi,

Kami menghargai iman saudara atas kebenaran Al-Quran dan meragukan Injil. Jika tidak keberatan, mungkin saudara berkenan menjelaskan mengapa saudara lebih memilih mempercayai Al-Quran daripada Injil.

Juga, bagaimana pandangan saudara mengenai ayat ini: “Dan Kami iringkan jejak mereka (nabi-nabi Bani Israel) dengan Isa putra Maryam, membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu: Taurat. Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa” (Qs 5:46).

Al-Quran mengatakan dalam Injil ada petunjuk dan cahaya. Setiap manusia membutuhkan petunjuk dan cahaya dari Allah, bukan?
~
SO
Video Isa Dan Islam

Click gambar di atas untuk video-video terbaru kami

www.videoisadanislam.com

isadanislamstudi.com

* Untuk bisa masuk ke pelajaran kursus ini, non-aktifkan 'pop-up blocker' komputer Saudara dengan meng-klik di sebuah 'bar' di bawah 'status bar' di bagian atas layar komputer