Ikuti Isa dan Islam di Facebook Ikuti Isa dan Islam di Tweeter

Orang Islam: Pro Al-Masihi Atau Anti-Masihi?

Isa vs DajjalUmumnya teman Islam mengatakan mereka menghargai Isa Al-Masih. Kami yakin inilah pengakuan yang tulus. Namun kita perlu mempelajari masalah Al-Masih lebih mendalam agar kita terhindar perangkap anti Masihi.

Salah satu doa umat Muslim adalah wa a ’udhu bika min fitnati l-masihi d-dajjal” (artinya: supaya dilindungi Allah dari tipuan si dajjal” (Hadist Shahih Bukhari Jilid 1 No.795; Hadist Muslim IV No.1218).

Siapakah “Masihi d-dajjal”?

Umat Muslim selalu menyebut dajjal. Mereka lupa yang seharusnya disebut sesuai dengan Hadist di atas adalah Masihi d-dajjal. Dajjal berarti penipu dan Masihi berarti Masihi.  Jadi, bila digabung berarti “masihi penipu.”

Dalam Al-Quran, hanya satu pribadi yang bergelar Masihi yaitu Isa.  Bila demikian, Masihi d-dajjal berarti mereka yang “anti Isa Al-Masihi.”

Menurut Kitab Injil, Masihi d-dajjal atau “anti Isa Al-Masih” (atau dikenal sebagai anti Kristus) adalah “pekerjaan Iblis, dan akan disertai rupa-rupa perbuatan ajaib, tanda-tanda dan muzijat mujizat palsu” (Injil, Surat 2 Tesalonika 2:9).

Adapun ciri-ciri ajaran Masihi d-dajjal adalah tidak mengakui Isa sebagai Al-Masih yang datang dari Allah sendiri (Injil, Surat I Yohanes 2:22; 4:3) dan yang menjadi manusia (Injil, Surat II Yohanes 1:7).  Ajaran  Masihi d-dajjal juga tidak menerima kebenaran bahwa Isa Al-Masih yang dapat menyelamatkan manusia (Injil, Surat 2 Tesalonika 2:10).

Siapakah Isa Al-Masih?

Menurut kitab Injil, Isa Al-Masih dapat mengusir setan.  Ia tidak perlu memakai mantra dan tidak pula memakai nama Allah. Bahkan mereka yang menjadi pengikut Isa Al-Masih diberikan Rohullulah yang lebih besar kuasanya dari segala setan di dunia (Injil, Surat 1 Yohanes 4:4). Dan hanya dengan memakai nama Isa Al-Masih, segala setan dapat diusir.

Juga, kitab Injil menjelaskan hanya Isa Al-Masih yang dapat mengalahkan masehi Dajjal (Injil, Kitab Wahyu 17:14).  Adapun cara Isa Al-Masih mengalahkan dan memusnahkan masehi Dajjal hanya dengan firman-Nya (Injil, Surat II Tesalonika 2:8). Hal ini dikarenakan Isa adalah Kalimatullah. Maka apa saja yang keluar dari mulut-Nya pasti terjadi.

Anda Pengikut Isa Al-Masih atau pengikut Masehi Dajjal (anti Masehi)

Dari pemaparan di atas, dapat dipahami bahwa umat Islam sangat menolak masehi Dajjal.  Juga mereka terus berdoa supaya terlepas dari tipuan masehi Dajjal.

Pertanyaannya: Bagaimana dapat terlepas dari tipuan masehi dajjal?

Injil menawarkan cara agar dapat terlepas dari tipuan masehi Dajjal. Yaitu dengan percaya bahwa Isa Al-Masih adalah Kalimatullah yang datang dari Allah, dan yang dapat menyelamatkan manusia. Sehingga, mereka yang percaya kepada-Nya dapat disebut sebagai pengikut Isa Al-Masih dan bukan pengikut anti Masehi.

[Staf Isa dan Islam – Saudara dipersilakan membaca artikel yang terdapat pada tautan ini agar saudara dapat terhindar dari tipuan masehi Dajjal.]

 

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

Berhubung banyak komentar yang masih belum kami balas, untuk sementara komentar tidak diterima.

Comments  

# Benjamin Gates 2012-06-06 18:52
*
Abu Hurairah (ra) meriwayatkan bahwa Rasulullah bersabda, "Tidak ada seorang nabi pun antara saya dan Isa. Sesungguhnya, dia akan turun ke bumi. Maka jika kalian melihatnya, kenalilah dia. Dia adalah seorang laki-laki dengan ukuran sedang, berkulit putih kemerah-merahan . Dia memakai dua baju kuning terang. Kepalanya seakan-akan ada air yang mengalir walaupun sebenarnya ia tidak basah.

Dia akan berperang melawan manusia untuk membela Islam. Dia akan menghancurkan salib, membunuh babi, menghapuskan jizyah. Allah akan menghapuskan semua agama di zamannya kecuali Islam. Isa akan menghancurkan Dajjal dan dia akan hidup di bumi selama empat puluh tahun dan kemudian dia meninggal. Kaum muslimin akan menyembahyangka n jenazahnya".
# Staff Isa dan Islam 2012-06-08 16:16
~
Teman-teman Muslim yang bergabung dalam forum ini sering berkata, Kristen agama yang tidak masuk akal. Ajarannya banyak yang tidak sesuai dengan logika. Menurut mereka, Islam agama yang masuk akal dan logika.

Bagaimana dengan komentar saudara Benjamin di atas, apakah itu yang disebut ajaran Islam yang masuk akal dan logika?

Era Isa Al-Masih dengan era Muhammad ada rentang waktu kira-kira 600 tahun. Apakah masuk akal, Isa yang sudah naik ke sorga 600 tahun sebelumnya dapat dikenali oleh Muhammad, lengkap dengan ciri-cirinya?

Apakah masuk akal, seorang Isa yang adalah Kalimat Allah, yang termulia di dunia dan di akhirat, akan datang ke dunia untuk membunuh babi? Apakah tidak ada pekerjaan lain yang lebih besar yang dapat dilakukan-Nya selain membunuh babi?

Isa Al-Masih adalah Kallamullah, sifat-Nya kekal dan Dia tidak dapat mati. Maka, sungguh tidak masuk akal pernyataan saudara Benjamin di atas bahwa Isa akan mati dan disembahyangkan oleh kaum Muslimin jenazahnya.
~
SO
# Hamba Allah 2012-06-12 13:14
*
Kitan Nabi 1 Samuel 16:7, “bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah, manusia melihat apa yang di depan mata tetapi Allah melihat hati”

Seperti yang sudah dijelaskan sama admin, "Allah adalah Roh, siapa yang mau menyembah Dia, harus di dalam Roh dan Kebenaran". Tata cara beribadah memang baik tapi bukan itu yang dilihat Allah, karena Dia melihat hati. Jika mau menyembah dengan mata terbuka, berdiri, berlutut, memakai baju atau tidak, dll, saya rasa bukan suatu patokan agar Allah mendengar doa dan ibadah kita.

Misalnya budi menyembah Allah dengan berlutut dengan tata cara yang indah, tapi hatinya penuh dengan dendam, kesombongan dan kepicikan. Apakah ibadahnya diterima dihadapan Allah? Lalu Soleh seorang pemulung, tidak mempunyai uang untuk membeli pakaian yang indah, Soleh hanya punya pakaian yang compang camping dan kumel, tapi dia menyembah Allah dengan kerendahan hati dan tulus hati, apakah ibadahnya diterima?

Silahkan saudara nilai sendiri. Allah memberkati
# peter 2012-06-14 11:49
*
Yesus telah mati dan hidup kembali dan higga kini Dia masih lagi hidup. Sebab itu, tidak ada seorangpun yang dapat menggantikan dan mengaku sebagai nabi selama Yesus masih hidup.

Umat Islam selalu menggangap Muhamad nabi terakhir, sementara Yesus belum pun mati.
# Staff Isa dan Islam 2012-06-19 19:38
~
Yesus Kristus atau Isa Al-Masih adalah Kalimat Allah yang menjelma menjadi manusia. Datang ke dunia untuk membawa Keselamatan bagi setiap orang. Kematian-Nya di kayu salib adalah sebagai “Kurban” Agung yang akan mendamaikan manusia berdosa dengan Allah yang Maha Suci. Dan kebangkitan-Nya dari antara orang mati adalah sebagai bukti bahwa maut tidak kuasa atas nyawa-Nya.

“Jawab Yesus: "Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati, dan setiap orang yang hidup dan yang percaya kepada-Ku, tidak akan mati selama-lamanya”
(Injil Rasul Besar Yohanes 11:25-26).
~
SO
# Hamba Allah 2012-06-14 22:19
*
To Khalid,

Saya mengerti maksud anda, kalau kita mau beribadah dan menyembah Allah harus dalam kondisi jasmani yang terbaik. Tapi anda juga harus mengerti, maksud saya bahwa Allah lebih melihat kepada hati manusia / roh dari pada fisik atau jasmani manusia. Kalau memang Allah lebih melihat fisik dan jasmani, bagaimana dengan mereka yang tidak mampu, cacat fisik, dll, apakah mereka tidak bisa menyembah dan beribadah kepada Allah?

Menjawab pertanyaan anda, "jika beribadah dan saya tidak mandi lalu bagaimana reaksi orang disekitar saya?", saya beribadah kepada Allah bukan untuk dilihat dan dinilai oleh manusia, "Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran" (Injil, Rasul Besar Yohanes 4:24).

Allah memberkatimu.
# Staff Isa dan Islam 2012-06-19 19:38
~
Firman Allah dalam kitab suci berkata, “Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati" (Kitab Nabi Samuel 16:7).

Manusia umumnya lebih cendrung memperhatikan apa yang dilihat oleh mata, tetapi Allah melihat isi hati seseorang. Demikianlah, kesucian hati adalah lebih penting daripada kesucian fisik ketika datang untuk memuji dan menyembah-Nya.
~
SO
# ronald 2012-07-05 21:15
*
1. Semua Nabi dan Rasul Allah adalah manusia yang tak luput dari dosa. Semua Nabi dan Rasul Allah adalah manusia yang pastinya mengalami yang namanya kematian, termasuk Nabi Isa as.

2. Semua Nabi dan Rasul mendapat cobaan luar biasa berat dari Allah, termasuk Isa yang diselamatkan oleh Allah dari kematian dikayu salib. Sesudah peristiwa penyaliban itulah Allah memerintahkan Nabi Isa untuk menjauhi musuh-musuh yang menginginkan kematian-Nya.

3. Gelar Al Masih artinya adalah: Dia yang melakukan pengembaraan di negeri-negeri dan bagian-bagian dunia (Murthada Az Zabidi, Tajul ‘Uruus Jilid II). Dia yg banyak melakukan perjalanan di muka bumi dalam rangka penghambaan kepada Allah dan tidak berdomisili di satu tempat saja (Muhammad bin Ahmad al Qurthubi).
# Staff Isa dan Islam 2012-07-06 15:59
~
Saudara Ronald,

1. Kami setuju dengan pernyataan saudara bahwa nabi dan rasul adalah manusia yang tidak luput dari dosa. Tetapi saudara lupa akan satu hal, Al-Quran mencatat bahwa Isa Al-Masih satu-satunya nabi Allah yang suci dan tidak berdosa (Qs 19:19). Selama Dia ada di dunia, Dia tidak pernah melakukan dosa seperti halnya nabi dan rasul lainnya. Kata “suci” hanya ditujukan Al-Quran kepada Isa Al-Masih, tidak kepada nabi dan rasul lain, termasuk Muhammad.

Isa Al-Masih jelas-jelas adalah satu-satunya Pribadi suci yang pernah ada di dunia. Menurut saudara Ronald, apakah Isa Al-Masih hanya sekedar manusia biasa, sama halnya seperti nabi-nabi lainnya?

2. Allah tidak pernah melakukan pembohongan dengan cara menyelamatkan Isa Al-Masih dari penyaliban dengan menggantikan-Ny a dengan orang lain.

Kami percaya Isa Al-Masih sampai pada ajal-Nya, seperti yang disampaikan oleh Injil dan Al-Quran. “Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku (Isa Al-Masih), pada hari aku dilahirkan, pada hari aku (Isa Al-Masih) meninggal dan pada hari aku (Isa Al-Masih) dibangkitkan hidup kembali” (Qs 19:33)

3. Gelar Al Masih artinya adalah “yang diurapi”. Bukan seperti penjelasan saudara di atas.
~
SO
# simon nasu 2012-07-07 08:43
*
Pada Qs 19:33 jelas sekali dikatakan bahwa Isa Al-Masih meninggal, dan bangkit hidup kembali. Tapi mengapa umat Islam bersikeras bahwa Isa Al-Masih tidak meninggal? Manakah yang mereka percaya, hadist atau ayat Al-Quran?
# Staff Isa dan Islam 2012-07-10 15:14
~
Saudara Simon,

Dalam Al-Quran ada beberapa ayat yang membingungkan. Diantaranya adalah kepastian Al-Quran dalam memberi kesaksian, apakah Isa Al-Masih benar meninggal atau tidak!

Qs 19:33 memang sudah jelas-jelas mengatakan bahwa Isa Al-Masih wafat, dan bangkit hidup kembali. Tetapi pernyataan ini bertolak-belaka ng dengan isi Al-Quran pada Qs 4:157

“dan karena ucapan mereka: "Sesungguhnya Kami telah membunuh Al Masih, ’Isa putera Maryam, Rasul Allah", padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan ’Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) ’Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah ’Isa”

Dua ayat ini membuat orang Islam menjadi bingung, mana yang benar, apakah Isa Al-Masih wafat atau tidak?
~
SO
# selvi 2012-07-12 23:12
*
Quoting simon nasu:
*
Pada Qs 19:33 jelas sekali dikatakan bahwa Isa Al-Masih meninggal, dan bangkit hidup kembali. Tapi mengapa umat Islam bersikeras bahwa Isa Al-Masih tidak meninggal? Manakah yang mereka percaya, hadist atau ayat Al-Quran?

Ayat di atas yang selalu jadi senjata Kristen dalam menyerang Islam adalah salah dalam menerjemahkan.

‘waya umaamuutu" seharusnya diterjemahkan ‘pada hari aku (akan) meninggal’, bukan diterjemahkan ‘padahari aku (telah) meninggal (died)’, karena kata itu (amuutu) menunjukkan masa yang akan datang (future tense), dan ‘pada hari aku dibangkitkan kembali’.

Sebenarnya ayat tersebut tidak ada hubungannya dengan proses penyaliban, karena ayat tersebut merupakan perkataan Nabi Isa saat masih bayi, yang merupakan mukjizat, sebagai bukti kenabiannya.

Terimakasih.
# Staff Isa dan Islam 2012-07-19 13:25
~
Saudara Selvi,

Kami tidak akan menanggapi terjemahan yang salah menurut saudara di atas. Karena bukan kapasitas kami untuk menjelaskan apakah itu salah atau tidak.

Namun satu hal yang kami mengerti, bahwa Isa Al-Masih benar-benar wafat, bangkit dari kematian-Nya lalu naik ke sorga.

Tentu iman kepercayaan yang kami miliki bukanlah iman kepercayaan yang buta. Kami mempercayai tentang kematian Yesus sebab memang demikianlah firman Allah katakan. Bahkan jauh sebelum Dia lahir ke dunia, tentang kematian-Nya telah dinubuatkan.

Hal yang mungkin dapat saudara renungkan, bila Taurat, Zabur, Kitab Para Nabi serta Injil memberi kesaksian yang sama, bahwa Isa Al-Masih benar-benar wafat, lalu mengapa Al-Quran memberi pernyataan yang berbeda?
~
SO
# Jesus My Lord 2012-07-17 16:46
*
Quoting selvi:
‘waya umaamuutu" seharusnya diterjemahkan ‘pada hari aku (akan) meninggal’, bukan diterjemahkan ‘padahari aku (telah) meninggal (died)’, karena kata itu (amuutu) menunjukkan masa yang akan dating (future tense), dan ‘pada hari aku dibangkitkan kembali’.


Semua manusia percaya bahwa apa yang hidup pasti akan merasakan kematian, ada siang dan ada malam, mengapa umat Islam tidak pernah percaya bahwa Isa atau Yesus telah wafat dan bangkit kembali dari alam maut untuk menggenapi firman tentang Dia?. Mengapa Yesus tidak wafat menurut Al-Quran? Semua itu pasti harus ada alasan?

Karena di Al-Quran selalu tertulis bahwa Yesus atau Isa hanyalah manusia biasa dan Hamba Allah. Bagaimana mungkin seorang manusia biasa bisa hidup tanpa merasakan kematian? Jadi siapakah Isa atau Yesus itu? Tolong, siapa saja yang bisa menjawab kebingungan saya ini.
# ferguson 2012-07-30 10:21
*
Bagaimana orang Muslim Mengimani ajarannya. Mengimani isi Al-Quran yang isinya saja ada yang bertentangan dan tidak sepaham, apakah tidak kebingungan umatnya?

Al-Quran pun cenderung berkata tentang Isa Al-Masih, hanya sebagian kecil membahas Muhammad.

Qs 19:33 memang sudah jelas-jelas mengatakan bahwa Isa Al-Masih wafat, dan bangkit hidup kembali. Tetapi pernyataan ini bertolak-belaka ng dengan isi Al-Quran pada Qs 4:157.
# Staff Isa dan Islam 2012-07-31 19:36
~
Saudara Ferguson,

Hal-hal seperti inilah yang membuat orang Kristen sulit untuk menerima bahwa Al-Quran adalah firman dari Allah yang telah diterima Muhammad. Bagaimana mungkin Allah tidak konsisten dengan perkataan-Nya sendiri?

Selain Al-Quran lebih banyak berbicara tentang Isa Al-Masih, ayat-ayat Al-Quran yang “sepertinya” bukan perkataan Allah juga menambah daftar alasan orang Kristen untuk menolak kitab tersebut sebagai wahyu Allah.
~
SO
# jalan lurus 2012-08-05 07:15
*
Staf IDI yang terhormat,

Dajjal diberi gelar Al-Masih juga karena Allah memberikan kemampuan seperti mukjizat Nabi Isa yaitu menghidupkan orang mati, menyembuhkan orang sakit, dll. Hal ini tak lain adalah untuk menguji umat-Nya.

Agama Islam agama yang sangat mengagungkan ilmu yang notabene menggunakan logika. Nabi Muhammad berjumpa dengan Nabi Isa dan Musa dll pada saat Isra' Mi'raj dan melakukan sholat. Semuanya atas izin Allah.

Ibadah umat Muslim bukan hanya gerakan fisik saja, sujud, ruku' dll. Tapi hati yang dimantapkan dengan niat. Tanpa ini sia-sia semuah ibadah. Sesuai dengan ajaran Nabi Isa dimana Allah selalu melihat ke hati (niat).
# Staff Isa dan Islam 2012-08-07 16:33
~
Saudara Jalan Lurus,

Nama yang indah, bolehkah kami menyisipkan satu pertanyaaan? Sudahkah saudara menemukan “Jalan Lurus” yang dapat membawa saudara ke sorga? Isa sendiri bersabda: “Akulah jalan …” (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6).

Dalam Al-Quran, hanya satu pribadi yang bergelar Masihi yaitu Isa. Bila demikian, Masihi d-dajjal berarti mereka yang “anti Isa Al-Masihi.” Atau dalam Injil dikenal sebagai anti Kristus. Bagaimana ciri-cirinya dapat saudara baca pada artikel di atas.

Ilmu dan logika yang bagaimana menurut komentar saudara tersebut, dapatkah saudara menjelaskan kepada kami?

Benar sekali Allah melihat hati, bukan penampilan luarnya. Namun, permasalahannya kita adalah manusia berdosa, bagaimana memiliki hati yang bersih?

Nah, yang indah Injil menawarkan cara agar dapat terlepas dari tipuan masehi Dajjal dan memiliki hati yang bersih. Silakan baca di url ini: http://tinyurl.com/6ntpehg
~
DA