Ikuti Isa dan Islam di Facebook Ikuti Isa dan Islam di Tweeter

Umat Islam - Injil Barnabas Palsu, Jangan Dipercaya!

gospel-barnabasSuatu hari teman saya seorang Muslim berkata:“Nabi Muhammad adalah nabi terakhir yang telah dinubuatkan oleh Nabi Isa. Hal itu tertulis dalam Injil Barnabas.” Lalu saya bertanya kepadanya, “Apakah kamu sudah pernah membaca atau melihat Injil Barnabas?” Dia menjawab, “Tidak pernah!" Tapi seluruh umat Muslim tahu bahwa dalam Injil Barnabas, Nabi Isa mengatakan akan ada nabi yang bernama Ahmad, yaitu Muhammad.”

Saya bisa memahaminya. Umat Muslim sering menggunakan Injil Barnabas untuk membela kenabian junjungan mereka.

Pertanyaan yang patut direnungkan: Apakah hanya karena ada ayat yang menyatakan kenabian Muhammad, lalu kitab tersebut layak dipercaya tanpa terlebih dahulu memeriksa kebenarannya? Bagaimana dengan ayat-ayat lain di “Injil” Barnabas yang tidak sejalan dengan Al-Quran. Apakah umat Muslim juga bisa mempercayainya?

Penulis Injil Barnabas

Banyak yang berprasangka Injil Barnabas ditulis oleh salah seorang murid Yesus yang bernama Barnabas. Pandangan ini jelas salah. Injil Barnabas ditulis oleh Mustafa de Arande. Ia seorang Muslim Arab berkebangsaan Spanyol, hidup sekitar tahun 1500.

Mustafa de Arande tidak menguasai geografi Israel. Juga kurang memahami adat-istiadat dan budaya abad pertama. Ketidak-tahuannya tentang geografi Israel, terlihat dari isi kitabnya yang mengatakan bahwa, “Yesus berlayar dari danau Galilea ke Nazaret” (Pasal 20-21).

Bila kita melihat dalam peta, Nazaret adalah kota daratan. Letaknya 25 kilometer dari danau Galilea, 320 meter di atas permukaan laut. Tidak mungkin Yesus dapat berlayar dari danau Galilea ke Nazaret.

Selain itu dia juga menuliskan bahwa Yesus lahir pada zaman pemerintahan Pontius Pilatus. Pontius Pilatus memerintah di tanah Palestina 26-36 Masehi.  Isa Al-Masih lahir antara 3 sampai 6 tahun Masehi. Alkitab menuliskan Pontius Pilatus berkuasa 20 tahun sesudah kelahiran Yesus. Selain tidak menguasai geografi Israel, Mustafa de Arande, pengarang Injil Barnabas, juga kurang memahami sejarah pada abad pertama.

Kesalahan-kesalahan Isi Injil Barnabas

Sebenarnya, andai saja umat Muslim mau membuka diri dan melihat keseluruhan isi dari “Injil” Barnabas, mereka akan menemukan cukup banyak kesalahan dalam kitab tersebut. Bukan hanya menurut perspektif ajaran Alkitab, tetapi juga Al-Quran.

Di bawah ini kami mencoba menjabarkan beberapa kesalahan fatal dari Injil Barnabas. Kiranya ini membuka pikiran para pembaca agar berpikir ulang, apakah kitab tersebut layak diimani.

  1. “Muhammad adalah Mesias, dan Isa selalu menyangkal bahwa Ia bukan Mesias” (Injil Barnabas, Pasal 3, 42, 82).
    Sepertinya penulis Injil Barnabas tidak tahu bahwa arti “Mesias” dan “Kristus” adalah sama, yaitu “yang diurapi.”  Dalam kitabnya Mustafa de Arande menyebut Yesus dengan sebutan Yesus Kristus (Mesias). Tetapi di beberapa ayat, dia mengatakan bahwa Mesias adalah Muhammad, bukan Yesus.
    Sementara Muhammad sendiri tidak pernah mengaku sebagai Mesias. Juga tidak satupun ayat Al-Quran menyebut Muhammad sebagai Mesias. Sebaliknya Nabi Islam dalam Al-Quran berulang kali menyebut “Al-Masih” (Mesias) kepada Isa, Putera Maryam. Umat Muslim perlu bertanya pada diri sendiri, apakah Al-Quran benar atau Mustafa de Arande, pengarang “Injil”   Barnabas yang benar?
  2. Mustafa de Arande juga mengatakan pada masa itu penyimpanan anggur menggunakan tong kayu (barrel). Faktanya: Pada abad ke-1, orang menyimpan anggur di kantong kulit. Tong kayu (barrel) baru dibuat setelah abad ke-4. Hal ini membuktikan bahwa penulis “Injil” Barnabas tidak mengerti arkheologi abad pertama.
  3. Penulis menggunakan mata uang dan penukaran yang salah.
    Menurutnya: 1 keping emas = 60 keping perunggu. Yang benar adalah: 1 keping emas = 3200 keping perunggu. Atau 1 keping perak = 128 keping perunggu.
  4. Di Pasal 119 “Injil” Barnabas dituliskan: Yesus berkata bahwa gula dan emas diperjual-belikan.Padahal di abad pertama, madu adalah bahan pemanis utama. Gula baru dipakai sebagai alat pemanis dan diperdagangkan di abad ke-6.

Fakta Para Ahli Arkeologi

Pada tanggal 23 Februari 2012, banyak berita media masa yang mengatakan ditemukan Injil berumur 1500 tahun di Turki. Dalam Injil tersebut Yesus memprediksi kedatangan Muhammad. Berita ini diawali oleh tulisan di Media Masa Turki, yang menyatakan bahwa Menteri Kebudayaan Turki Ertugrul Gunay menyatakan hal yang sama.

Sehari setelah berita itu keluar, hanya dengan melihat foto-foto yang ada di media masa tersebut, para ahli bahasa dan arkeologi langsung melihat beberapa keanehan. Yaitu:

  1. Kitab itu ditulis dengan bahasa Syria modern, bukan bahasa Aramaic kuno. Ini adalah dua bahasa yang sangat berbeda. Bahasa Syria modern distandarisasi di tahun 1840, bukan 1500 tahun yang lalu.
  2. Beberapa kata langsung terlihat memiliki kesalahan ejaan dan ada beberapa kata yang menggambarkan jaman yang lumayan modern.
  3. Dan yang paling penting, ada tulisan yang berarti "ditulis pada tahun 1500 Tuhan Kita (Masehi)" di bagian bawah buku itu. Dan diperkirakan bahwa “Injil” Barnabas ini ditulis sekitar tahun 1585.

Menteri Turki Salah Menilai Manuskrip Injil Barnabas

Dengan berpatokan pada bukti-bukti di atas, para ahli arkeologi menyatakan injil tersebut palsu. Pada tanggal 28 Februari 2012, satu minggu setelah pernyataannya, Menteri Kebudayaan Turki menarik kembali statementnya mengenai kitab ini. Lalu mengeluarkan kitab tersebut dari Museum Ankara.

Isa Al-Masih, Mesias Yang Dijanjikan

Dari berbagai bukti yang sudah dijabarkan di atas, sangat jelas “Injil” Barnabas adalah “Injil” palsu!

Injil yang sesungguhnya bukan saja berbicara tentang Pribadi Isa Al-Masih.  Lebih dari itu,  ia berbicara tentang apa yang dilakukan Isa Al-Masih bagi manusia.

Isa Al-Masih adalah Kalimat Allah yang menjelma menjadi manusia. Datang untuk memberikan nyawa-Nya sebagai korban tebusan bagi banyak orang. “Karena Anak Manusia juga datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang" (Injil, Rasul Besar Markus 10:45).

Kedatangan, kematian dan kebangkitan-Nya telah dinubuatkan sebelum Dia lahir. Lebih dari tujuh ratus tahun sebelumnya seorang nabi besar bernama Yesaya telah menubuatkan hal itu (Kitab Nabi Besar Yesaya 52-53).  Dan Kitab Suci Injil Allah telah menggenapinya.

Intisari Injil Allah

Maka, Injil asli adalah Injil yang menyatakan bahwa Isa Al-Masih telah mati, dikuburkan dan dibangkitkan pada hari yang ketiga untuk menebus manusia dari perbudakan dosa (Injil, Surat 1 Korintus 15:3-4).

Hal ini hanya tertulis di Kitab Allah. Maka setiap kitab yang tidak menceritakan kabar baik ini, dapat dikatakan bukan Injil Allah.

Fokus pertanyaan untuk dijawab pembaca

Staff IDI mengharapkan komentar dari para pembaca. Kiranya komentar yang diberikan hanya menanggapi pertanyaan-pertanyaan berikut ini:

  1. Apakah ada alasan mengapa orang Mukmin atau Kristen perlu memperhatikan atau percaya kepada Injil Barnabas?
  2. Mengapa orang-orang Islam masih percaya pada Injil Barnabas yang jelas palsu?
  3. Bagaimana cara menolong orang-orang, terutama guru-guru agama, agar tidak mendukung  “Injil” Barnabas yang jelas palsu ini?

Komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan di atas, walaupun dari Kristen maupun Islam, maaf bila terpaksa kami hapus. Untuk komentar atau pertanyaan yang berbeda, silakan kirim lewat email ke staf kami di: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya..

Demikian, kami harap diskusi kita akan menjadi semakin terarah dan tidak keluar dari topik artikel.

 

[Staf Isa dan Islam – Telah dinubuatkan Nabi Besar Yesaya bahwa Al-Masih akan datang untuk memberi jaminan keselamatan bagi manusia. Rindukah saudara menerima 'Jaminan' tersebut? Artikel tentang Jaminan Keselamatan berikut dapat membantu saudara mendapatkannya.]

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

Add comment

PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR

Bagi Pembaca yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:

1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
2. Komentar hanya diperbolehkan menjawab salah satu dari 3 pertanyaan fokus yang dimuat di bagian akhir artikel. Kecuali beberapa artikel yang tidak memuat 3 pertanyaan fokus.
3. Sebelum menuliskan jawaban, copy-lah pertanyaan yang ingin dijawab terlebih dahulu.
4. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
5. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.
6. Satu orang komentator hanya berhak menuliskan komentar pada satu kolom. Tidak lebih!

Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan mengirim email ke: [email protected]

Kiranya petunjuk-petunjuk di atas dapat kita perhatikan.

Wassalam,
Staf, Isa dan Islam

Security code
Refresh

Comments  

# ferry 2013-06-10 10:29
*
Saya setuju Injil Barnabas palsu. Bukti-bukti yang dikemukakan staff sangat otentik.
# kumbang 2013-06-10 10:35
*
Injil Barnabas cocok dengan nubuat Nabi Muhammad dalam Injil dan Al-Quran. “Seperti Musa yang dikenal TUHAN dengan berhadapan muka, tidak ada lagi nabi yang bangkit di antara orang Israel” (ulangan 34:10).

“Sebab itu, Aku berkata kepadamu, bahwa Kerajaan Allah akan diambil dari padamu dan akan diberikan kepada suatu bangsa yang akan menghasilkan buah Kerajaan itu” (Matius 21:43)

“Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu” (Yohanes 16:7)

Dan (ingatlah) ketika 'Isa ibnu Maryam berkata: "Hai Bani Israil, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab sebelumku, yaitu Taurat, dan memberi khabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad) (Qs 61:6)
# Staff Isa dan Islam 2013-06-11 22:05
~
Saudara Kumbang,

Memang benar dalam Injil Barnabas ada ayat yang katanya Yesus berkata bahwa akan ada nabi setelah Dia yang bernama Ahmad. Bila saudara mempercayai ayat tersebut, maka seharusnya saudara juga mempercayai seluruh ayat-ayat yang ada dalam Injil Barnabas. Sebab tidak mungkin saudara hanya mengakui ayat-ayat tertentu saja, bukan?

Nah, bila memang saudara mempercayai Injil Barnabas sebagai Injil yang asli atau Injil yang benar, maka saudara telah menyangkal Al-Quran.

Pertanyaan kami: Apakah saudara mengimani Al-Quran atau Injil Barnabas?

Mengenai ayat-ayat Injil yang saudara kutip di atas, tidak satu pun ayat tersebut bicara tentang Muhammad. Tapi, kita tidak perlu membahas tentang nubuat-nubuat tersebut. Silakan jawab dulu pertanyaan kami tentang Injil Barnabas di atas.
~
SO
# diego 2013-06-10 11:00
*
To: Kumbang, apakah anda mengimani Injil Barnabas?
# moer 2013-06-10 11:53
*
Di topik yang tidak ada hubungan dengan Injil Barnabas, teman-teman Muslim terika-teriak Injil Barnabas. Dikasih kesempatan membahas Injil Barnabas, loncat lagi bahas lainnya. Sungguh pusing saya melihat kelakuan teman-teman Muslim. Begitu sulitnyakah menerima kebenaran?
# JuLita Manik 2013-06-10 13:50
*
Injil Barnabas memang injil palsu. Walaupun dulu saya belum bertobat, saya merasa tidak nyaman dengan injil itu, pokoknya sangat bertentangan dengan Alkitab.
# ishoma 2013-06-10 16:48
*
Sdr. Kumbang,

Injil Barnabas yang sering dipakai untuk mendukung kenabian Muhammad terbukti palsu, jika kitab itu palsu, maka segala isinya palsu.

Sekarang anda pakai ayat dari Alkitab, saya tanya dulu, menurut anda Alkitab itu asli atau palsu?
# garapasir 2013-06-10 17:09
*
Maaf Sdr. Diego,

Sebelumnya sudah saya katakan bahwa untuk kitab Injil Barnabas, kami belum bisa meyimpulkan apakah kitab itu asli atau palsu. Tapi kami yakin seyakin-yakinny a bahwa, Isa dan Muhammad adalah utusan Allah.

Kenapa kami berkeyakinan seperti itu, karena kami yakin atas kitab Al-Quran, dan juga Injil, yang walaupun keasliannya hanya 18% (banyak direvisi dan diubah-ubah).
# Staff Isa dan Islam 2013-06-11 22:10
~
Saudara Garapasir,

Sah-sah saja saudara mengimani bahwa Muhammad adalah utusan Allah. Sayangnya, kitab-kitab sebelumnya tidak pernah bicara tentang kenabian Muhammad. Bahkan bukti kenabian berupa mujizatpun dia tidak punya.

Kitab Injil Barnabas yang sering digunakan umat Muslim sebagai pembenaran kenabian Muhammad, juga ternyata adalah palsu. Selain itu juga ajaran Muhammad banyak yang bertentangan dengan ajaran nabi sebelumnya.

Kami maklum bila saudara tidak dapat menyimpulkan apakah Injil Barnabas palsu atau tidak. Sebab, mengutip ayat Al-Quran pun saudara masih salah. Silakan cek lagi Al-Quran saudara, apakah benar isi Surah Al-Kafirun ayat 5 “Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku.”

Saran kami untuk Sdr. Garapasir, ada baiknya saudara mempelajari kitab saudara dan juga membaca Injil. Agar saudara menemukan kebenaran yang sejati dari Allah.
~
SO
# diego 2013-06-10 19:36
*
Sebenarnya rekan-rekan Muslim tahu dan sadar bahwa Injil Barnabas itu sendiri palsu. Hanya saja mereka tidak mau jujur. Sebab jika mereka menganggap Injil Barnabas itu benar, maka akan bertentangan sendiri dengan Al-Quran, tetapi jika mereka menganggap palsu, maka tidak ada nubuatan tentang Muhammad.
# Matjain 2013-06-11 00:13
*
Sebenarnya orang Islam sudah tidak percaya dengan Injil Barnabas karena isinya bertentangan dengan Al-Quran. Tapi karena ada kabar yang menyenangkan telinganya, maka dipaksa juga untuk percaya saja (yang penting ada ayat yang bisa dipakai untuk menyerang Kristen).
# dedePendi 2013-06-11 08:22
*
Injil Barnabas menunjukan kebenaran tentang Muhammad, jadi ikuti ajaran Muhammad.
# Staff Isa dan Islam 2013-06-11 22:11
~
Saudara Dede Pendi,

Dalam hal apakah Injil Barnabas menunjukan kebenaran tentang Muhammad?

Menurut Injil Barnabas, yang disebut Mesias itu adalah Muhammad. Sedangkan menurut Al-Quran, Isa Al-Masih adalah Mesias.

Nah, menurut saudara Dede, manakah dari dua pernyataan di atas yang benar. Injil Barnabas atau Al-Quran?
~
SO
# mengasihi 2013-06-11 08:48
*
Shalom,

Kalau boleh saran masukan buat saudara kami kasihi kaum Muslimin, kalau kalian tidak mengerti tentang Alkitab, lebih baik bertanya dari pada jadi senjata buat menyerang, tapi tidak jelas menyerangnya. Akibatnya banyak bicara sendikit tahu.

Satu hal lagi, agama itu buah cipta manusia bukan Tuhan. Sekarang siapa yang bisa membuktikan dengan agamannya dia bisa naik dan turun surga. Jadi berpikirlah terbuka. Maaf kalau ada kata-kata yang salah.
# Hudono Mulyana 2013-06-11 09:07
*
Saya juga sempat berpikir dan sempat percaya kalau Injil edit Barnabas ditulis oleh murid Yesus juga. Walaupun dalam pembelaan diri saya, si Barnabas adalah murid penghianat seperti Yudas.

Setelah membaca ini saya jadi tahu kalau Injil tersebut dibuat oleh orang Spanyol beragama Musllim, yang dibuat 1500 tahun setelah Injil yang seberarnya. Jadi benar-benar Injil edit Barnabas benar-benar Injil Palsu.
# Mirdawaty 2013-06-11 10:17
*
Sejujurnya kami tidak peduli Injil Barnabas, dalam keyakinan kami bahwa pedoman hidup adalah Al-Quran dan hadis. Jadi sebenarnya untuk apa kita berdebat. Yang Kristen tetap meyakinkan Injil yang dipake sekarang. Kerjaan si admin hanya mengadu-domba saja sebenarnya.
# Staff Isa dan Islam 2013-06-11 22:11
~
Saudara Mirdawaty,

Mungkin saudara bisa tidak perduli dengan Injil Barnabas. Tetapi tidak dengan umat Muslim lainnya. Umat Muslim sering menggunakan Injil Barnabas untuk membela nabi mereka juga menyerang iman kekristenan. Bahkan di situs ini tidak sedikit komentar-koment ar dari teman-teman Muslim yang mengutip Injil Barnabas. Mungkin saudara juga pernah mengutip Injil Barnabas?

Artikel ini dibuat bukan untuk mengadu-domba. Tetapi untuk menunjukkan bahwa inilah kebenarannya, agar umat Muslim tahu ternyata Injil Barnabas itu palsu. Apakah menunjukkan kebenaran dapat disebut sebagai mengadu-domba?
~
SO
Video Isa Dan Islam

Click gambar di atas untuk video-video terbaru kami

www.videoisadanislam.com

isadanislamstudi.com

* Untuk bisa masuk ke pelajaran kursus ini, non-aktifkan 'pop-up blocker' komputer Saudara dengan meng-klik di sebuah 'bar' di bawah 'status bar' di bagian atas layar komputer