Ikuti Isa dan Islam di Facebook Ikuti Isa dan Islam di Tweeter

Allah Tri-tunggal dan Keselamatan Manusia

TritunggalSifat Allah yang Maha Besar dan Keagungan Allah membuat manusia tidak dapat memahami Dia secara penuh. Demikian juga halnya dengan Ke-Esa-an Allah dalam Tri-Tunggal yang Kudus. Manusia yang serba terbatas tidak akan mampu memahami tentang keberadaan Allah yang Maha Besar dan tidak terselami keberadaanNya, pengetahuan yang terbatas dari manusia tidak akan mampu menjangkau Sang Pencipta.

Allah Tiga Pribadi Yang Esa

Alkitab mengajarkan bahwa Allah adalah Esa. Tetapi Alkitab juga mengajarkan bahwa Allah terdiri dari tiga pribadi, yaitu Allah Bapa, Kalimat Allah dan Allah Roh. Namun ini bukan berarti bahwa Allah ada tiga. (Sebagai contoh, manusia terdiri dari tiga bagian yaitu tubuh, jiwa, dan roh. Tetapi tidak disebut tiga orang, melainkan hanya satu saja). Demikian juga halnya dengan Allah, bukan berarti ada tiga Allah melainkan “Allah yang Esa yang terdiri dari tiga Pribadi yang berada bersama dalam kekekalan”. Atau dengan kata lain “Allah yang Mahaesa yang beroknum tiga”.

Fakta bahwa Allah adalah Tri-Tunggal yang Esa

Dalam Kitab Taurat, Kejadian 1:26, 3:22, kata “KAMI” yang Allah gunakan menunjuk pada PribadiNya yang “jamak” (lebih dari satu) atau dalam bahasa aslinya disebut ELOHIM. Kitab Nabi Yesaya 48:16, juga menjelaskan adanya tiga Pribadi yang berbeda.

Tetapi dalam Kitab Taurat, Ulangan 6:4;  Injil, Surat 1 Korintus 8:4;  Injil, Surat Galatia 3:20; dan Injil, Surat 1 Timotius 2:5, kita dapat membaca bahwa Allah itu adalah Esa. Dalam Injil juga ada beberapa ayat yang menjelaskan tentang Ketritunggalan yang kudus, diantaranya dalam Injil Rasul Matius 3:16-17, Injil Rasul Matius 28:19, Injil, Surat 2 Korintus 13:14.

Pengertian Pribadi dalam Tri-Tunggal

Arti dari Ketritunggalan yang kudus adalah Allah yang Esa adanya, tetapi dapat kita bedakan dengan:

Allah sebagai Bapa yang memelihara, memberi kasih seorang Bapa Sejati. Bapa Sorgawi tidak pernah sama dengan para bapa (bapak-bapak atau para ayah) dunia ini dalam hal kasih dan karakter yang tidak dapat terbandingi dengan kasih dan karakter Bapa Sorgawi.

Kalimat Allah sebagai teladan dengan Ia merendahkan diri-Nya dalam rupa manusia Isa Al-Masih, taat pada semua hukum yang telah Ia tetapkan sehingga mati di kayu salib, dikuburkan, lalu bangkit dari antara orang mati dan naik ke surga

Allah Roh Kudus, sebagai Pembimbing, Pendamping, Penolong dan Penghibur yang berada dalam hati setiap manusia yang mengaku bahwa Isa Al-Masih adalah Tuhan dan hidup didalam-Nya.

Walaupun ketiga Pribadi tersebut mempunyai peranan yang berbeda, tetapi Kepribadian Allah Bapa tidaklah lebih tinggi daripada Kalimat Allah dan Roh Kudus.

Keselamatan dalam Tri-Tunggal

Bagaimana dengan keselamatan, apakah ketiga oknum tersebut berperan dalam keselamatan?. Injil, Rasul Yohanes 3:16 mengatakan Allah adalah yang merencanakan keselamatan manusia. Injil, Surat 2 Korintus 5:19 membuktikan bahwa Kalimat Allah adalah yang melaksanakan penyelamatan tersebut dan Allah Roh sebagai penyempurna keselamatan tertulis dalam Injil, Rasul Yohanes 3:6. Maka dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Allah sebagai Perencana Keselamatan, Kalimat Allah sebagai PELAKSANA KESELAMATAN dan Allah Roh sebagai PENYEMPURNA KESELAMATAN kita.

Hal inilah yang menjadi dasar bagi orang Kristen yang selalu menutup kebaktian mereka dengan kata-kata: “Dan kiranya berkat anugerah dari Allah Bapa, persekutuan Roh Kudus, dan kasih karunia dari Yesus Kristus menyertai kamu sekalian.”

Saodah

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

Add comment

PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR

Bagi Pembaca yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:

1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
2. Komentar hanya diperbolehkan menjawab salah satu dari 3 pertanyaan fokus yang dimuat di bagian akhir artikel. Kecuali beberapa artikel yang tidak memuat 3 pertanyaan fokus.
3. Sebelum menuliskan jawaban, copy-lah pertanyaan yang ingin dijawab terlebih dahulu.
4. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
5. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.
6. Satu orang komentator hanya berhak menuliskan komentar pada satu kolom. Tidak lebih!

Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan mengirim email ke: [email protected]

Kiranya petunjuk-petunjuk di atas dapat kita perhatikan.

Wassalam,
Staf, Isa dan Islam

Security code
Refresh

Comments  

# ERI 2010-05-10 18:04
*
Allah Tri-Tunggal tidak bisa disamakan dengan pengertian tubuh, jiwa, dan roh. Kalimat Allah berwujud dalam manusia (Isa Al Masih) sulit diterima dengan nalar. Bagaimana mungkin Kalimat Allah yang berwujud menjadi manusia, bisa mengalami ketakutan akan ditangkap dan dibunuh oleh tentara Romawi. Jika itu perwujudan, mengapa bisa ditangkap secara ragawi.

Jika Isa memang Tuhan yang menciptakan manusia, masa Isa tidak bisa menolong dirinya sendiri ketika disalib? Dan di saat Isa disalib oleh tentara Romawi, Isa berkata, "Tuhanku, mengapa Engkau tinggalkan aku." Dari perkataan tersebut, berarti Isa mempunyai Tuhan yang ia sembah. Lantas jika Isa adalah Tuhan, berarti Tuhan menyembah Tuhan.

Ajaran Tuhan Yang Maha Esa, yang termuat dalam kitab suci yang benar, pastilah dapat dipelajari secara logika dan nalar.
# Staff Isa dan Islam 2010-05-12 09:32
~
Kalimat Allah menjelma menjadi manusia. Hal inilah yang dikatakan Al-Quran dan Al-Kitab sekaligus. Qs 3:45 mengatakan bahwa Isa Al-Masih adalah Kalimat Allah. Dan dalam Injil dikatakan bahwa: “Pada mulanya adalah Firman / Kalimat Allah.” “Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita.”

Benar, hal itu sulit diterima dengan nalar, tetapi bagi Tuhan, tidak ada yang mustahil. Dosa telah memisahkan manusia dari Allah, di mana awalnya hubungan tersebut adalah baik. Setiap usaha yang dilakukan manusia tidak dapat membawa mereka kembali kepada Allah. Tetapi dengan kematian Isa di kayu salib, Dia telah menjadi “jalan / jembatan” yang menghubungkan manusia dengan Allah, karena “Isa Al-Masih adalah Jalan, Kebenaran, dan Hidup” (Injil, Rasul Yohanes 14:6).

Tujuan Isa Al-Masih datang kedunia adalah untuk menebus manusia dari ikatan dosa dan memberikan jaminan hidup yang kekal. Dia taat sampai akhir, sehingga tidak ada Injil yang mengatakan bahwa Isa ketakutan ketika ditangkap atau disalibkan. Dia bisa ditangkap karena Ia menyerahkan diri-Nya sendiri, untuk ditangkap dan dibunuh. Kalau Isa Al-Masih mau membebaskan diri, maka itu akan sangat gampang bagi-Nya.

Dalam kesakitan-Nya, Isa Al-Masih berseru kepada Allah di sorga.

Kami hendak menanyakan kepada Saudara. Ketika Allah berbicara dengan Nabi Musa secara langsung dan berhadapan, apakah sorga menjadi kosong, karena Allah sedang turun ke bumi?
~
JG
# hamba Allah 2010-05-20 14:20
*
Adalah benar bahwa: “Isa Al-Masih atau Nabi Isa adalah Jalan, Kebenaran dan Hidup.” Tujuan Isa Al-Masih datang ke dunia adalah untuk menebus setiap jiwa-jiwa dari ikatan dosa dan memberikan jaminan hidup kekal. Dia taat akan ketentuan Allah sampai akhir hidup-Nya. Dia membawa firman Tuhan agar manusia sadar akan kesalahannya dan kembali pada jalan yang benar dengan cara kembali menyembah ALLAh, dan menaati setiap ketentuan-Nya yang berasal langsung dari Allah, semenjak Nabi Adam diciptakan. Tugas manusia hanya untuk menyembah Allah. Tetapi manusia terlena dan lebih memilih mendengarkan bisikan syeitan, sehingga manusia diturunkan di bumi.

Jadi marilah kita menyembah apa yang jelas patut disembah. Yaitu Tuhan YME dan bukan utusan-Nya.
# Staff IDI 2010-05-22 20:21
~
Kita wajib menerima seluruh Firman Tuhan, dan bukan hanya bagian-bagian yang kita sukai. Mujizat-mujizat sulit dimengerti dan diterima dengan nalar, namun semua umat beragama mengakui bahwa Isa Al-Masih dilahirkan oleh seorang perawan. Ia mampu menyembuhkan orang buta dan yang berpenyakit kusta serta membangkitkan orang mati.

Isa Al-Masih adalah Kalimat Allah. Dia adalah Sang Suci yang berasal dari Roh Allah. Dia adalah yang terkemuka di bumi dan di sorga. Dia adalah Kebenaran. Dia adalah Sang Hayat. Dia nanti akan datang kembali sebagai Hakim Yang Adil, untuk menentukan siapa yang layak menghuni sorga dan siapa yang akan dilemparkan ke dalam neraka. Dia..dan Dia... Semua kemuliaan diberikan kepada Isa Al-Masih di dalam Kitab Saudara, yang menyatakan dengan jelas, bahwa Dia bukan hanya seorang manusia, tetapi juga adalah Allah.
~
JG
# randi 2010-06-01 00:03
*
Menurut saya, bila Nabi Isa dianggap sebagai Tuhan karena Dia dilahirkan tanpa seorang ayah, maka bukankah Nabi Adam lebih patut untuk disembah, karena tidak memiliki ayah dan ibu?

Mengenai nabi Isa yang dapat menghidupkan orang mati, itu adalah mujizat yang diberikan oleh Allah, dalam rangka mengemban amanat Tuhan.

Jadi menurut saya, Nabi Isa hanyalah penyampai Firman Tuhan dan bukan Tuhan itu sendiri. Mohon tanggapannya. Trims.
# Staff Isa dan Islam 2011-06-03 17:18
~
Saudara Randi, Isa Al-Masih tidak pernah diper-Tuhan-kan hanya karena Ia dilahirkan tanpa seorang ayah. Kami menyembah Isa Al-Masih karena Dia memang adalah Allah, sesuai dengan keseluruhan Firman Allah yang tercantum dalam Taurat, Kitab Nabi-Nabi, Zabur, dan Injil.

Adalah sudah jelas Adam harus diciptakan. Tidak mungkin ia dapat dilahirkan, karena pada saat itu belum ada manusia lain. Hanya satu kali dalam sejarah dunia, seseorang dilahirkan oleh perawan, dan itulah Isa Al-Masih. Adam diciptakan dari debu tanah, sementara Isa Al-Masih adalah berasal dari Roh Allah. Bagimana mungkin keduanya dapat disejajarkan?

Lagi kita perlu ingat bahwa Adam berdosa, sedangkan Isa Al-Masih tidak pernah berdosa. Perlu ditanyakan, mengapa Nabi Muhammad tidak dilahirkan oleh perawan?

Juga perlu diingat, bahwa Isa Al-Masih disebut “Kalimat Allah.” Kita semua tahu bahwa “Kalimat Allah” adalah kekal adanya, dan tidak mempunyai permulaan sama halnya dengan Allah. Ini hanyalah beberapa bukti yang menunjukkan ketuhanan Isa Al-Masih.
~
JG
# Gurobah amin 2011-03-01 16:10
*
Tuhan Allah tidak pernah berniat hendak menebus dosa kesalahan Adam sesaat setelah Adam berdosa di Kitab Kejadian, kalau ada tolong ditunjukkan kepada saya.
# aingtea 2011-05-06 23:19
*
Bolehkah minta tolong cantumkan isi ayat Al-Quran Qs 3:45?
# Staff Isa dan Islam 2011-05-19 13:35
~
Qs 3:45

Ketika Malaikat berkata: "Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kalimat daripada-Nya, namanya Al Masih Isa putra Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan."
~
CA
# CosmicBoy 2011-05-13 16:38
*
Semua manusia telah berbuat dosa, jadi bagaimana manusia dapat berkenan kepada Allah hingga diterima di hadirat-Nya (sorga)?

Dengan ibadat? Tidak mungkin. Dengan amal? Tidak mungkin. Amal dan ibadat tidak dapat menggantikan / menutupi dosa kita.

Makanya dibutuhkan pengganti, sebagai qisas untuk menggantikan/me nutupi dosa kita. Ini dilakukan secara rela oleh Isa/Yesus.

Apa yang tidak dapat dikerjakan kita telah dikerjakan oleh Kalam-Nya yakni Isa/Yesus. Amal dan ibadah yang kita lakukan bukan untuk menjadi berkenan kepada Allah, melainkan sebagai tanda kasih kita kepada-Nya, Allah Khalik Pencipta langit dan bumi.
# aingtea 2011-05-24 00:51
*
Ketika Malaikat berkata: "Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kalimat daripada-Nya, namanya Al Masih Isa putra Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan" (Qs 3:45)

Jelas bahwa Isa putra Maryam adalah seorang (manusia) dan termasuk orang yang dekat dengan Allah.
# aingtea 2011-05-24 00:54
*
Hai Cosmicboy,

Kalau anda berpikiran seperti itu buat apa anda beramal baik. Toh itu tidak ada artinya kan? Karena kita sudah ditebus. Kalau begitu silakan anda mabuk sepuasnya, main judi, dan berbuat dosa sepuas anda di dunia ini.

Anda mengatakan bahwa perbuatan baik hanya sebagai tanda kasih kepada Allah. Kalau tanda kasih berarti hukumnya tidak wajib kan? Jadi boleh saja dilakukan ataupun tidak usah dilakukan, yang penting beriman sama Yesus Kristus.

Kalau begitu tidak ada neraka donk? Apakah umat Kristiani percaya dengan neraka?
# Aldi 2011-06-22 16:40
*
4:171. Wahai Ahli Kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu, dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar. Sesungguhnya Al Masih, Isa putra Maryam itu, adalah utusan Allah dan(yang diciptakan dengan)kalimat- Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam dan(dengan tiupan)roh dari-Nya. Maka berimanlah kamu kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dan janganlah kamu mengatakan: “(Tuhan itu)tiga”, berhentilah(dar i ucapan itu). (Itu)lebih baik bagimu.

Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa, Maha Suci Allah dari mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya. Cukuplah Allah sebagai Pemelihara.

Fakta yang tersisa adalah, tidak ada satupun Bibel yang berbicara tentang Trinitas.

Konsep Trinitas dikembangkan lebih dari rentang waktu tiga setengah abad semenjak zaman Yesus.

Ayat tersebut turun sebagai "teguran" untuk ahli Kitab yang memberikan pengajaran 'menyimpang' dari apa yang ditulis dalam Bibel.
# Staff Isa dan Islam 2011-07-29 10:01
~
Saudara Aldi,

Dengan jelas pada ayat yang saudara kutip di atas (Qs 4:171), bahwa Isa Al-Masih adalah Kalimat Allah, yang datang ke dunia dan dilahirkan oleh seorang perawan bernama Maryam. Hal yang sama juga terdapat dalam Injil, “Pada mulanya adalah Firman (Kalimat Allah); Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.Firman itu telah menjadi manusia,” (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:1,14)

Apakah Allah pernah terpisahkan dengan Kalimat-Nya? Jelas tidak pernah. Sebab tidak ada masa dimana Allah tidak pernah ber-Firman/bisu . Dengan demikian, baik Allah maupun Firman-Nya (Isa Al-Masih) adalah kekal adanya, dan keduanya tidak dapat terpisahkan.

Sedangkan Trinitas, dengan jelas Alkitab mengatakan bahwa Allah Tritunggal. Namun manusia tak akan bisa mengerti misteri Allah Tritunggal karena keterbatasannya . Sedangkan Allah adalah Maha Besar dan Tak Terbatas.

Lebih lanjut, silakan saudara membaca penjelasan kami pada artikel ini, http://tinyurl.com/3el4zod.
~
SO
# Messi 2011-12-27 14:39
*
Jika Yesus mati untuk dosa-dosa umat Kristen, dan umat-Nya hanya perlu percaya itu untuk diselamatkan dan masuk surga.

Bagaimana hal itu dapat masuk akal? Bukankah itu artinya sama saja, umat Kristen dapat melakukan dosa sepuasnya karena akan tetap diselamatkan.
Video Isa Dan Islam

Click gambar di atas untuk video-video terbaru kami

www.videoisadanislam.com

isadanislamstudi.com

* Untuk bisa masuk ke pelajaran kursus ini, non-aktifkan 'pop-up blocker' komputer Saudara dengan meng-klik di sebuah 'bar' di bawah 'status bar' di bagian atas layar komputer