Ikuti Isa dan Islam di Facebook Ikuti Isa dan Islam di Tweeter

Mengapa Umat Kristen Beribadah Pada Hari Minggu

Ibadah-MingguApakah ada hari "terbaik" yang dapat digunakan untuk beribadah? Pertanyaan ini sering muncul ketika umat Muslim mempertanyakan, " Mengapa orang Kristen ke gereja hari Minggu? Di Injil tidak ada perintah untuk sembahyang pada hari Minggu! "

Sesungguhnya setiap hari baik sebagai hari ibadah. Allah tidak pernah meninggikan satu hari tertentu di antara hari-hari lainnya. Sehingga, hari apa pun kita beribadah, tidak menjamin ibadah kita diterima atau ditolak Allah.

Al-Quran Mengkuduskan Hari Jumat

Namun sepertinya Islam mempunyai pandangan lain terhadap "hari" untuk beribadah. Satu ayat Al-Quran berkata, "Apabila diseru untuk menunaikan shalat pada hari Jumat, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli, yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui" (Qs 62: 9).

Demikian juga Muhammad mempertegas ayat di atas melalui sebuah hadist yang ditulis sahabatnya. "Bahwa Rasulullah saw menyebut hari Jumat.  Beliau bersabda: Di hari itu ada saat-saat, di mana bila seorang Muslim salat dan meminta sesuatu tepat pada saat itu, pasti Allah memberinya" (Shahih Muslim No.1406).

Menurut Muhammad, seorang Muslim yang sholat hari Jumat, apapun yang dimintanya Allah pasti memberi. Bagaimana dengan sholat selain hari Jumat, apakah Allah tidak pasti memberi apa yang diminta?

Taurat Memberi Perintah Beribadah Hari Sabtu

Taurat memang memberi satu perintah untuk beribadah pada hari Sabat. "Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat" (Taurat, Kitab Keluaran 20:8). Perintah ini hanya terdapat dalam Taurat, tidak pernah disebut dalam Injil. Selain itu, Isa Al-Masih tidak memberikan perintah untuk beribadah pada hari Sabat.

Bahkan dalam keseharian-Nya, Isa Al-Masih tidak hanya mengajar hari Sabat/Sabtu. Dia mengajar "tiap-tiap hari" (Injil, Rasul Besar Matius 26:55). Kebiasaan Isa Al-Masih tidak terletak pada hari, tetapi pada tindakan-Nya, yaitu mengajar di Bait Allah. Dia tidak memberi pengajaran untuk meninggikan satu hari dari hari lainnya.

Isa Al-Masih Bangkit dari Kematian Hari Minggu

Lalu mengapa orang Kristen beribadah ke gereja pada hari Minggu dan bukan hari lainnya?

Orang Kristen beribadah pada hari Minggu akibat karya Isa Al-Masih. Ia menjadi kurban agung untuk menyelamatkan manusia dari dosa dengan mati di kayu salib. Pada hari ketiga, hari Minggu, Ia bangkit dari kematian (Injil, Rasul Lukas 24:46).  Umat Kristen sedunia merayakan kebangkitan-Nya setiap Hari Minggu!

Secara tidak langsung, sebenarnya umat Muslim sedunia juga merayakan kebangkitan Isa Al-Masih. Dalam bahasa Arab, Hari Minggu disebut "Hari Ahad," hari pertama dalam satu minggu. Mengapa Hari Minggu dirayakan sebagai "Hari Ahad"  di dunia Islam? Hari Minggu dipuji sebagai hari utama dalam minggu, karena pada hari itu Isa Al-Masih bangkit dari antara orang mati.

Jadi, alasan utama Orang Kristen beribadah hari minggu, karena hari Minggu adalah hari kebangkitan Isa Al-Masih. Mereka berkumpul untuk merayakannya. "Setelah hari Sabat lewat, . . . . . pada hari pertama [ahad] minggu itu, pergilah Maria Magdalena dan Maria yang lain, menengok kubur itu" (Injil, Rasul Besar Matius 28:1).

"Keselamatan" Jiwa Lebih Penting  dari "Hari"

Pada hari apa kita berdoa bukanlah hal terpenting. Yang terpenting adalah Allah hadir ketika orang-orang berkumpul bersama dan menyembah Dia. "Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam Nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka" (Injil, Rasul Besar Matius 18:20).

Sehingga, di manapun dan kapanpun kita beribadah, kehadiran Allah adalah jauh lebih penting dibanding hari apa kita beribadah.

[Staf Isa dan Islam – Kami mengundang saudara Pembaca untuk mengetahui lebih jauh ajaran Isa Al-Masih, khususnya tentang Keselamatan dan Hidup Kekal.]

 

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

Add comment

PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR

Bagi Pembaca yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:

1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
2. Komentar hanya diperbolehkan menjawab salah satu dari 3 pertanyaan fokus yang dimuat di bagian akhir artikel. Kecuali beberapa artikel yang tidak memuat 3 pertanyaan fokus.
3. Sebelum menuliskan jawaban, copy-lah pertanyaan yang ingin dijawab terlebih dahulu.
4. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
5. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.
6. Satu orang komentator hanya berhak menuliskan komentar pada satu kolom. Tidak lebih!

Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan mengirim email ke: [email protected]

Kiranya petunjuk-petunjuk di atas dapat kita perhatikan.

Wassalam,
Staf, Isa dan Islam

Security code
Refresh

Comments  

# libertus 2012-11-19 09:29
*
Hari apapun adalah baik untuk beribadah, yang terpenting adalah niat dan ketulusan. Jangan beribadah pada hari-hari tertentu saja karena ingin mendapatkan imbalan, sebab itu sama dengan bual.

Peliharalah hatimu agar tidak dibelokkan oleh setan.
# rayyan 2012-11-19 21:04
*
Seperti apakah cara beribadah Yesus? Kenapa para pengajut Kristen Ortodok melakukan ibadah yang hampir mirip sholat, cuma beda kiblat?
# Staff Isa dan Islam 2012-11-20 15:42
~
Beribadah adalah hubungan antara umat dan Sang Pencipta. Yang diutamakan di sini bukanlah bagaimana “cara” yang kita lakukan ketika beribadah. Melainkan bagaimana ketulusan “hati” anda ketika melakukan ibadah tersebut.

Yesus berkata, "Dan apabila kamu berdoa, janganlah berdoa seperti orang munafik. Mereka suka mengucapkan doanya dengan berdiri dalam rumah-rumah ibadat dan pada tikungan-tikung an jalan raya, supaya mereka dilihat orang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya” (Injil, Rasul Besar Matius 6:5)

"Dan apabila kamu berpuasa, janganlah muram mukamu seperti orang munafik. Mereka mengubah air mukanya, supaya orang melihat bahwa mereka sedang berpuasa. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya” (Injil, Rasul Besar Matius 6:15)

“Jadi apabila engkau memberi sedekah, janganlah engkau mencanangkan hal itu, seperti yang dilakukan orang munafik di rumah-rumah ibadat dan di lorong-lorong, supaya mereka dipuji orang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya” (Injil, Rasul Besar Matius 6:2)

Ibadah yang bagaimanakah yang diajarkan oleh Yesus? Jawabannya: Ibadah yang tidak munafik!

Dapatkah saudara menjelaskan lebih rinci bagaimana pengajut Kristen Ortodok beribadah?
~
SO 
# oldfartjoseph 2012-11-19 23:00
*
Umat Islam mayoritas di Indonesia, seharusnya mereka menjadikan hari Jumat libuat seperti Israel yang libut hari Sabtu. Inilah bentuk salah satu toleransi terbesar umat Islam Indonesia.
# Staff Isa dan Islam 2012-11-20 15:42
~
Hari Jumat tidak dijadikan hari libur bukan karena umat Islam di Indonesia toleransi. Tetapi karena Indonesia adalah negara yang berlandaskan pada Pancasila dan UUD 45.

Kalau Indonesia negara Islam, mungkin apa yang saudara katakan itu bisa saja dapat dibenarkan. Sebab itu, tidak diliburkannya hari Jumat tidak ada hubungannya dengan toleransi umat Islam.
~
SO
# Bagas Marhdika 2012-11-20 18:51
*
Saya ingin bertanya, banyak kata kakak gereja saya mengatakan bahwa orang Kristen beribadah pada hari Minggu (hari ketujuh) karena pada hari itu Tuhan telah menyelesaikan semua apa ciptaan-Nya. Dan itula awal katanya hari Sabat/hari untuk beribadah, sehingga kita beribadah untuk menyenangkan Tuhan. Benarkah itu?
# Staff Isa dan Islam 2012-11-21 16:09
~
Tujuan orang Kristen beribadah adalah untuk memuliakan Tuhan. Bersyukur atas keselamatan yang telah Dia berikan secara cuma-cuma. Tujuan kita beribadah bukan untuk mendapat pahala agar masuk sorga. Seseorang yang telah menerima Yesus secara pribadi dan hidup sesuai dengan kebenaran firman-Nya, maka orang tersebut telah menerima jaminan hidup kekal di sorga.

Perhatikan ayat ini, “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal” (Injil, Rasul Besar Yohanes 3:16).

Mengenai hari Sabat, apa yang saudara jelaskan di atas adalah salah satu diantaranya mengapa orang Kristen beribadah pada hari minggu. Dan alasan lain adalah: Karena karya penyelamatan yang dilakukan Isa Al-Masih. Ia menjadi kurban agung untuk menyelamatkan manusia dari dosa dengan mati di kayu salib. Pada hari ketiga, hari Minggu, Ia bangkit dari kematian (Injil, Rasul Lukas 24:46).  Itulah sebabnya, para pengikut Isa Al-Masih setiap hari Minggu berkumpul di gereja untuk bersyukur dan merayakan kebangkitan tersebut.

Perlu saudara ingat, Yesus tidak pernah mengajarkan kepada pengikut-Nya untuk mengkuduskan satu hari diantara semua hari. Dia mengajar "tiap-tiap hari" (Injil, Rasul Besar Matius 26:55). Sehingga, tiap-tiap hari adalah hari terbaik untuk kita beribadah pada Allah.
~
SO
# arifin 2012-11-21 16:01
*
Dalam Islam, jin dan manusia diciptakan untuk beribadah. Segala kebaikan yang sesuai dengan perintah agama dan diniatkan ikhlas mengharapkan ridho Allah.

Banyak sekali bentuk-betuk ibadah seperti yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad. Muslim sangat menjunjung tinggi contoh dari Nabi Muhammad. Hingga jika ada ibadah yang dilakukan tidak sesuai dengan yang dia ajarkan, maka ibadahnya maka akan tertolak.
# Staff Isa dan Islam 2012-11-22 14:52
~
Setahu kami, bila kita melakukan sesuatu dan mengharapkan imbalan, hal itu disebut pamrih. Bila menurut saudara seseorang beribadah supaya mendapat pahala dari Allah, bukankah itu sama saja dengan pamrih?

Dan apakah tujuan dari mengumpulkan pahala-pahala tersebut? Apakah untuk “menyogok” Tuhan agar kita diperbolehkan masuk dalam sorga-Nya?

Saudara mengatakan “bila ada ibadah yang tidak sesuai dengan yang dicontohkan Muhammad, maka akan ditolak”. Pertanyaan kami, siapakah yang akan menolaknya? Bila saudara mengharapkan pahala dari Allah atas ibadah yang saudara lakukan, bukankah seharusnya saudara mengikuti standard dari Allah dan bukan standard dari Muhammad?

Ijinkan kami memberi pandangan tentang tujuan beribadah. Menurut kami, tujuan beribadah bukanlah untuk mendapat pahala. Tetapi sebagai ungkapan syukur atas kasih karunia yang telah Tuhan berikan bagi kita. Contoh: Ketika bangun pagi saya memuji dan menyembah Allah dengan penuh ucapan syukur karena Dia telah memberi saya lagi satu hari yang baru. Inilah defenisi dari beribadah menurut kami. Bersyukur atas anugerah Allah, bukan agar mendapat pahala.
~
SO 
# sangkala 2012-11-21 20:33
*
Saduran topik diskusi di atas semakin memperjelas kalau Kristen sudah menyimpang dari ajaranYesus yang dalam Injil tercantum jelas kalau Yesus tidak meniadakan hukum Taurat yang diantaranya adalah mengkuduskan hari Sabat (Sabtu) seperti yang hingga saat ini diikuti oleh kaum Adven.
# Staff Isa dan Islam 2012-11-22 14:53
~
“Yang seorang menganggap hari yang satu lebih penting dari pada hari yang lain, tetapi yang lain menganggap semua hari sama saja. Hendaklah setiap orang benar-benar yakin dalam hatinya sendiri” (Injil, Sura Roma 14:5) Ayat ini menjelaskan, bagi orang-orang Kristen memelihara Sabat adalah soal kebebasan rohani, bukanlah perintah Allah. Memelihara Sabat adalah hal yang Allah perintahkan untuk kita tidak saling menghakimi. Memelihara Sabat adalah soal yang setiap orang Kristen perlu yakini secara penuh dalam benak mereka masing-masing.

Isa Al-Masih sendiri membuat mujizat/melakuk an pekerjaan pada hari sabat (Injil, Matius 12:9-15; Markus 3:1-6; Lukas 6:1-11).

“Dengan bertekun dan dengan sehati mereka berkumpul tiap-tiap hari dalam Bait Allah. Mereka memecahkan roti di rumah masing-masing secara bergilir dan makan bersama-sama dengan gembira dan dengan tulus hati, sambil memuji Allah. Dan mereka disukai semua orang. Dan tiap-tiap hari Tuhan menambah jumlah mereka dengan orang yang diselamatkan” (Injil, Kisah Para Rasul 2:46-47). Allah ingin kita beribadah setiap hari, bukan hanya pada hari-hari tertentu.

Untuk menghormati kebangkitan Kristus pada hari Minggu, orang Kristen mula-mula memperingati hari Minggu, bukan sebagai “hari Sabat Kristen,” namun sebagai hari khusus untuk beribadah dan untuk memuliakan Yesus Kristus. Itulah sebabnya, sehingga zaman modern ini orang-orang Kristen beribadah pada hari Minggu.

Namun, hari apapun engkau beribadah, tidak menjadi jaminan ibadahmu berkenan di hadapan Allah. Karena Allah tidak pernah meninggikan satu hari diantara hari-hari lainnya.
~
SO
# enri patuli 2012-11-24 04:50
*
Sebagaimana Allah tidak pernah berubah, hukum-Nya pun (10 Hukum Taurat) tidak berubah. Sekali Ia menyuruh berbakti hari Sabat (Keluaran 20:8-11). Itu tetap berlaku sebagaimana 9 hukum yang lain tetap berlaku sampai hari ini.

Yesus/Isa berbakti hari Sabat (Lukas 4:16). Tidak ada satu kalimat-Nya pun dalam Injil yang mengganti hari Sabat. Yang dilakukan Yesus/Isa pada hari Sabat menyangkut kemanusiaan. Memetik gandum (karena murid-murid-Nya lapar), menyembuhkan orang sakit. Itu dilakukan Yesus/Isa untuk menemplak orang Yahudi/Farisi dalam perbaktian mereka yang terlalu fanatik.

Mati-Nya pun menghormati Sabat. Ia mati hari Jumat, beristirahat dalam kubur hari Sabat dan bangkit hari Minggu. Bahkan hari Sabat dirayakan sampai di surga. Perhitungan waktu disurga adalah bulan dan dari Sabat ke Sabat (Yesaya 66:23)
# Staff Isa dan Islam 2012-11-26 15:30
~
“Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat: enam hari lamanya engkau akan bekerja dan melakukan segala pekerjaanmu, tetapi hari ketujuh adalah hari Sabat TUHAN, Allahmu; maka jangan melakukan sesuatu pekerjaan, engkau atau anakmu laki-laki, atau anakmu perempuan, atau hambamu laki-laki, atau hambamu perempuan, atau hewanmu atau orang asing yang di tempat kediamanmu. Sebab enam hari lamanya TUHAN menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya, dan Ia berhenti pada hari ketujuh; itulah sebabnya TUHAN memberkati hari Sabat dan menguduskannya” (Taurat, Kitab Keluaran 20:8-11)

Dari ayat di atas, kami tidak melihat ada perintah Allah untuk berbakti/beriba dah pada hari Sabat. Dan lagi, perhatikanlah ayat di atas. Di katakan “ tetapi hari ketujuh adalah hari Sabat TUHAN” Dalam penanggalan hari pertama adalah hari Senin, dan hari ketujuh jatuh pada hari Minggu. Bila menurut hukum Taurat, tidak ada yang salah bukan?

Sebenarnya pernyataan saudara di atas, adalah jawaban dari pertanyaan yang saudara ajukan. Saudara menuliskan bahwa Yesus bangkit dari kematian-Nya pada hari minggu. Nah, itulah yang menjadi alasan utama mengapa orang Kristen berkumpul di gereja hari Minggu dan bukan hari Jumat atau Sabtu. Karena Yesus bangkit hari Minggu, jadi orang-orang Kristen berkumpul untuk merayakan dan mengucap syukur atas kebangkitan tersebut.
~
SO
# Ari 2012-11-25 23:21
*
Saya sendiri Muslim, cuma agak prihatin karena setiap saya mendengar khotbah hari Jumat, si pengkotbah selalu menyerukan beribadahlah agar mendapat pahala. Saya Sangat tidak setuju dengan apa yang dia katakan karena menurut saya ibadah hanya semata-mata untuk mengucapkan syukur tanpa berharap imbalan.

Dan kebanyakan orang tua mengajarkan anaknya beribadah agar masuk surga. Saya sangat prihatin dengan ini.
# Staff Isa dan Islam 2012-11-28 09:54
~
Kekristenan sendiri tidak pernah mengajarkan untuk beribadah agar mendapat pahala. Kekristenan mengajarkan ibadah adalah bentuk ucapan syukur atas kasih karunia Allah yang telah Dia berikan pada kita. Itulah sebabnya orang Kristen tidak pernah bahwa keselamatan terletak pada amal ibadah kita.

Kitab Injil menuliskan, “Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri” (Injil, Surat Efesus 2:8-9).

Selain itu, Muhammad juga mengatakan bahwa amal ibadah tidak dapat memberi jaminan keselamatan bagi seseorang. “Dari Rasulullah saw. bahwa beliau bersabda: Tidak seorang pun di antara kalian yang akan diselamatkan oleh amal perbuatannya. Seorang lelaki bertanya: Engkau pun tidak, wahai Rasulullah? Rasulullah saw. menjawab: Aku juga tidak, hanya saja Allah melimpahkan rahmat-Nya kepadaku akan tetapi tetaplah kalian berusaha berbuat dan berkata yang benar” (Hadits Shohih Bukhori Jilid 8, nomor 470).

Dan lagi, menurut kami, ibadah yang dilakukan dengan pamrih, yaitu agar mendapat pahala, bukanlah ibadah yang tulus.
~
SO
# jon 2012-11-29 12:37
*
Dear Hamba Allah,

Saya sulit memahami tentang Yesus yang sebenarnya Nabi Allah yaitu Isa sebagai anak Tuhan. Apalagi Dia bangkit di hati Minggu.

Ketahuilah, Nabi Isa tidak pernah mengakhiri hidup-Nya di kayu salib. Dia diangkat oleh Allah ke tempat yang hanya Allah yang Maha Tahu. Allah mengubah Yudas (murid Nabi Isa/Yesus yang mengkhianati-Ny a) menjadi serupa dengan Yesus, dan dialah yang di kayu salib itu. Hari

Hari Minggu bukan kebangkitan Yesus, tapi karangan orang-orang yang sampai saat ini terus yakin dan mempercayainya sebagai anak Allah.
# Staff Isa dan Islam 2012-11-30 09:05
~
Dear Jon,

Memang sulit memahami bahwa Yesus itu adalah Anak Allah bila saudara sendiri tidak mengenal Pribadi Yesus dengan membaca riwayat-Nya dalam Injil. Satu hal yang perlu kami ingatkan, bahwa kata “anak” dalam kalimat tersebut adalah “anak” dalam arti kiasan. Bukan arti sebenarnya. Yesus bukanlah anak Allah secara biologis.

Tentang kematian Isa Al-Masih, Al-Quran memberi penjelasan membingungkan. Sehingga umat Muslim pun tidak dapat memberi penjelasan yang jelas, apakah mereka percaya Isa Al-Masih mati atau tidak. Qs 4:157 mengatakan 'tidak' pada kematian Isa Al-Masih. Tetapi Qs 3:55 tidak sepenuhnya menolak atau membenarkan.

Orang Islam percaya yang disalib bukanlah Isa, melainkan Yudas. Salah satu murid-Nya yang mengkhianati Dia. Kemana Isa pergi? Menurut cerita Al-Quran, Isa diangkat Allah naik ke sorga. Dengan kata lain, dalam cerita ini telah terjadi pembohongan publik. Mengganti wajah Yudas menjadi Isa. Siapakah pelakunya? Al-Quran mengatakan, Allah!

Mungkinkah Allah telah melakukan pembohongan publik hanya untuk menyelamatkan Isa dari hukum salib? Apakah Allah tidak mempunyai cara lain untuk menyelamatkan Isa, dengan cara yang jujur?.

Saudara Jon, bila memang Isa tidak bangkit pada hari Minggu, lalu hari apakah Isa bangkit?
~
SO
# al 2012-12-03 15:08
*
Pada hari ketiga, hari Minggu, Ia bangkit dari kematian (Injil, Rasul Lukas 24:46). Cuplikan artikel di atas.

Kalau hari ketiga adalah Minggu, berarti hari pertama hari Jumat dong? Sungguh aneh!
# Staff Isa dan Islam 2012-12-06 11:38
~
Saudara Al,

Seandainya saja saudara membaca artikel di atas dengan baik dan hati yang bersih, maka saudara tidak akan mengatakan artikel tersebut aneh.

Yesus disalib pada hari Jumat, dan hari itu menjadi hari pertama Dia berada dalam kubur. Setelah tiga hari berada dalam kubur, Dia pun bangkit dari kematian-Nya dan hari ketiga itu jatuh pada hari Minggu.

Itulah sebabnya mengapa artikel di atas menuliskan “Pada hari ketiga, hari Minggu, Ia bangkit dari kematian (Injil, Rasul Lukas 24:46)”.

Jadi, yang dimaksud hari ketiga di sini adalah lamanya Yesus berada dalam kubur hingga Dia bangkit kembali.

Semoga dengan membaca penjelasan ini saudara menjadi mengerti.
~
SO
# Islam 2012-12-03 20:11
*
Dalam Alkitab ada yang disebut “Sepuluh Perintah Allah”. Yang ingin saya tanyakan, apakah ke sepuluh firman Allah tersebut masih berlaku atau tidak? Oh jelas masih berlaku sampai sekarang.
# Staff Isa dan Islam 2012-12-06 11:39
~
Saudara Islam,

Untuk pertanyaan saudara, kami setuju dengan jawaban yang saudara berikan. Yaitu “Oh jelas masih berlaku sampai sekarang”.

Jadi, sepertinya kami tidak perlu lagi menjawab pertanyaan saudara karena saudara sendiri telah memberi jawabnya.
~
SO
# wardo sipa 2012-12-05 11:06
*
Menurut anda, apakah tidak lebih baik Hukum Taurat yang ke 4 yang memerintah beribadah pada hari Sabat supaya dibuang saja. Atau kata-katanya diganti saja. Misalnya seperti ini "ingat dan kuduskanlah hari Minggu hari pertama, sebab Yesus bangkit pada hari pertama". sebab perayaan kebangkitan jauh lebih penting dari hari sabat". Bagaiamana menurut anda?
# Staff Isa dan Islam 2012-12-06 11:39
~
Saudara Wardo,

Terimakasih atas saran saudara, tapi saudara harus ingat bahwa:

1. Firman Allah tidak dapat dirubah “Rumput menjadi kering, bunga menjadi layu, tetapi firman Allah kita tetap untuk selama-lamanya" (Kitab Nabi Besar Yesaya 40:8)

2. Yesus tidak pernah mengkuduskan satu hari diantara hari-hari lainnya

3. Setiap hari adalah baik untuk beribadah kepada Allah “

4. Dan yang paling utama adalah: Hari apa pun saudara beribadah, itu tidak menjadi jaminan apakah ibadah saudara diterima Allah atau tidak. Dengan kata lain, semua hari adalah baik untuk beribadah.
~
SO
# wardo sipa 2012-12-15 22:20
*
Staff Isa dan Islam yang terhormat,

Untuk beribadah hari apapun tidak masalah. Tapi menurut hukum Taurat yang ke empat kita harus mengingat dan menguduskan hari Sabat. Arti menguduskan adalah mengasingkan atau menyucikannya dari hari-hari yang lain. Kemudian dari mana anda tau kalau hari pertama itu hari Senin. Menurut Alkitab hari Minggu adalah hari pertama (Injil Matius 28 :1).

Saya tidak setuju pendapat anda yang mengatakan bahwa Yesus tidak pernah beribadah pada satu hari tertentu di antara hari lainnya. itu tidak berdasarkan Alkitab. Kenapa? Karena cukup jelas dalam Injil Lukas 4:16 mengatakan bahwa Yesus beribadah setiap hari Sabat.
# Staff Isa dan Islam 2012-12-17 22:01
~
Saudara Wardo yang terhormat,

Perihal pertanyaan saudara, mengapa orang Kristen tidak menguduskan hari Sabat dengan beribadah hari Sabtu. Silakan saudara membaca artikel di atas dan juga penjelasan-penj elasan kami yang lain.

Pada jawaban-jawaban kami di atas, kami telah menjelaskan panjang lebar mengapa orang Kristen beribadah hari Minggu dan bukan Sabtu. Pada jawaban kami di atas, kami sudah menjelaskan apa yang menjadi dasar orang Kristen ke gereja hari Minggu.

Kiranya saudara dapat membaca lagi artikel di atas dengan teliti, juga penjelasan-penj elasan kami atas pertanyaan serupa yang telah dilontarkan penanya sebelumnya.

Maaf bila terpaksa kami meminta saudara membaca jawaban kami sebelumnya. Bukan karena kami tidak ingin menjawab pertanyaan saudara, tetapi karena kami sudah pernah menjawabnya sebelumnya.
~
SO
# anshor 2012-12-27 06:20
*
Tulisan artikel di atas: Menurut Muhammad, seorang Muslim yang sholat hari Jumat, apapun yang dimintanya Allah pasti memberi. Bagaimana dengan sholat selain hari Jumat, apakah Allah tidak pasti memberi apa yang diminta?

Kalau anda hanya mengetahui permukaannya saja, jangan pernah mencemooh atau menghina agama Islam. Lantas apa jawaban dari pertanyaan di atas, anda secara tidak langsung telah merendahkan agama Islam. Perlu diketahui, ajaran Islam itu lebih baik daripada ajaran agama manapun.
# Staff Isa dan Islam 2012-12-28 10:32
~
Saudara Anshor,

Menurut kami pertanyaan di atas wajar-wajar saja. Tidak ada unsur penghinaan atau mencemooh.

Mengapa saudara tidak bisa menjawab pertanyaan di atas? Dan mengapa saudara justru menuduh kami mencemooh dan menghina agama saudara yang jelas-jelas kami tidak melakukannya.
~
SO
# wardo sipa 2012-12-29 17:45
*
Saudara staf Isa dan Islam,

Saya sudah membaca artikel saudara yang di atas. Saya dapati di dalamnya anda memutar-balikan isi Alkitab. Anda mengutip ayat tentang memelihara dan menguduskan hari ketujuh dalam Keluaran 20:8, di sisi lain anda melawannya dengan mengatakan tidak mengakuinya sebagai perintah Allah.

Tuhan menyuruh anda menginjil dengan berlandaskan Alkitab, bukan dengan memakai pikiran anda sendiri sehingga membuat orang lain tersesat. Jadi bilamana anda belum meyakini kebenaran akan Hukum ke empat itu, sebagai Firman yang wajib dituruti, lebih baik jangan anda buat di artikel. Adalah lebih baik anda menulis artikel yang sudah anda imani.
# Staff Isa dan Islam 2013-01-08 12:31
~
Saudara Wardo Sipa,

Kami yakin umat Kristen pertama sembahyang pada hari Minggu. Saudara yakin mereka bersembahyang pada hari Sabtu. Baiklah! Kami di IDI tidak ingin buang waktu lagi mendiskusikan hal ini. Hari apa yang terbaik untuk beribadah bukan hal yang terpenting. Yang jauh lebih penting ialah membagikan Injil pada orang Muslim sekitar kita.

Demikian kami ingin mendorong saudara untuk memberitakan Injil (Penyaliban dan kebangkitan Yesus untuk keselamatan jiwa) kepada orang-orang yang tinggal sekitar saudara. Tugas ini penting dan berat dan saudara sebagai orang Kristen jelas mempunyai beban dan tanggung-jawab. Semoga Tuhan akan menguatkan dan memberkati saudara dalam usaha penginjilan ini.

“Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman" (Injil, Rasul Besar Matius 28:19-20).
~
SO
# olan 2012-12-29 19:08
*
Saya sudah membaca dari tulisan di atas, mengatakan umat Kristen beribadah hari Minggu karena kebangkitan Isa Al-Masih. Memang hari tersebut pantas dirayakan, akan tetapi tidak ada satupun ayat di Alkitab dan Tuhan sendiri tidak berkata bahwa hari Minggu pantas disucikan. Hari Sabtulah yang harus disucikan.
# Staff Isa dan Islam 2013-01-08 12:31
~
Setiap hari di hadapan Tuhan adalah sama, karena Dia menciptakan semua hari adalah baik adanya. Maka menurut kami setiap hari adalah baik untuk beribadah pada Allah. Bukan hanya hari Minggu atau Sabtu.

“Hari” tertentu tidak menjamin apakah ibadah kita diterima Tuhan atau tidak. Yang menjamin ibadah kita berkenan di hadapan Allah adalah kondisi hati kita. Seseorang yang menyembah Tuhan-Nya pada hari Sabtu atau Jumat, dengan hati yang masih dikotori oleh dosa, jelas Tuhan akan menolak ibadah-Nya.

"Apabila orang-orang benar itu berseru-seru, maka Tuhan mendengar, dan melepaskan mereka dari segala kesesakannya. Tuhan itu dekat kepada orang-orang yang patah hati, dan Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya" (Mazmur 34:18-19).

Hanya doa orang-orang yang benar-benar mencari Allah yang didengarkan Allah.
~
SO
# uci 2013-01-12 01:01
*
Dalam konteks Keluaran 20:8-11, apa dasar perhitungan Anda sehingga hari pertama adalah Senin dan hari ketujuh jatuh pada hari Minggu?
# Staff Isa dan Islam 2013-01-21 13:50
~
Saudara Uci,

Memang perihal umat Kristen beribadah pada hari Minggu tidak ada ayat yang secara pasti dalam Alkitab yang menjelaskannya.

Tapi, bagi kami, hari apa pun kami beribadah itu tidak penting. Karena yang terpenting adalah kerinduan kami untuk memuliakan hati Tuhan lewat setiap penyembahan yang kami sampaikan.

Apakah yang Allah harapkan dari kita? Kitab Suci berkata, “Tuhan itu dekat kepada orang-orang yang patah hati, dan ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya.” (Kitab Mazmur 34:19). Yang Allah lihat ketika kita beribadah adalah hati kita. Bukan aturan-aturan ketika beribadah.
~
SO
# logicboy 2013-02-04 10:51
*
Yesus memberikan teladan untuk beribadah pada hari Sabat bukan hari minggu (Lukas 4:16). Bahkan Al-Quran pun memerintahkan untuk menguduskan hari Sabat (AlBaqarah : 65), Murid murid Yesus pun beribadah pada Hari Sabat bukan hari Minggu (Kisah 16:13; 17:2; 18:4). Yesus berkata: "Hari Sabat diadakan untuk manusia..." (Markus 2:27). Jadi dalam Alkitab, tidak pernah dituliskan perintah untuk beribadah pada hari minggu. Yesaya 66 :22, 23 mengatakan bahwa hari sabat itu tetap untuk selamanya.

Kenapa ada yang memelihara hari minggu? Itu adalah perintah manusia. Yesus berkara: "percuma kalian beribadah kepadaKu sedangkan perintah yang kalian ajarkan adalah perintah manusia (Matius 15:9).

Saudara boleh baca Alkitab dari Kejadian sampai Wahyu, maka engkau tidak akan menjumpai satu katapun yang menyuruh sucikan hari Minggu. Kitab kudus itu menyuruh menguduskan hari Sabtu, yaitu hari yang kita tidak kuduskan.
# Staff Isa dan Islam 2013-02-08 16:24
~
Saudara Logicboy,

Isa Al-Masih datang ditengah budaya Yahudi sebagai manusia Yahudi.Tujuan keyahudiaanya itu adalah untuk menggenapi seluruh hukum Yahudi yang telah tercatat dalam Taurat. Isa Al-Masih berkata: "Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya."(Injil Rasul Besar Matius 5:17).

Hukum Taurat memerintahkan umat Israel beribadah pada hari Sabat. Hukum-hukum dalam kitab Taurat menemukan arti yang sejati dan digenapi di dalam karya Mesias [Isa Al-Masih]. Hukum-hukum ini hanyalah bayang-bayang dari suatu realitas yang adalah Isa Al-Masih.

Dan yang pasti Isa Al-Masih tidak pernah mengharuskan sebuah cara atau ritual tertentu sebab ajaran-Nya bukan bicara tentang sikap fisik tetapi batiniah.
~
NN
# Staff Isa dan Islam 2013-02-14 16:05
~
Saudara Pencari Kebenaran,

Maaf sebelumnya karena komentar-koment ar saudara kami hapus. Kiranya saudara dapat memberi komentar yang tidak melanggar ketentuan berikut ini:

Pedoman wajib untuk memasukkan komentar:
1. Tidak boleh memakai lebih dari satu kolom komentar.
2. Pertanyaan/masu kan harus berhubungan dengan uraian diatas.
3. Sebaiknya satu atau dua pertanyaan dalam satu kolom komentar.
4. Hanya menggunakan bahasa Indonesia yang umum dan dimengerti semua orang.
5. Tidak memakai singkatan-singk atan, misalnya yg, dlm, sdh, tdk, dlsbgnya.
6. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
7. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.

Untuk pertanyaan/masu kan yang majemuk, silakan mengirim email ke: .
Kiranya petunjuk-petunj uk di atas dapat kita perhatikan.

Wassalam,
Staf, Isa dan Islam
# logic_boy 2013-02-17 09:20
*
Isa Al-Masih lahir di budaya Yahudi, tapi jika berbicara tentang hari Sabat, itu berasal dari jaman penciptaan. Jadi bukan budaya, tapi perintah langsung dari Allah.

Dalam Kejadian 2:1-3 Allah sendiri berhenti dari pekerjaan penciptaan. Ini adalah tindakan untuk menunjukkan betapa pentingnya hari sabat itu. Tapi manusia hanya mengikuti keinginan hatinnya sendiri, bukan Firman Allah. Mereka beribadah pada hari miggu yang sama sekali tidak Alkitabiah.

Hari sabat diadakan untuk manusia. Majelis Laodekia yang mengubah hari Sabat ke hari Minggu (Catechism of the Councel of Trent) dan itu sudah dinubuatkan. Banyak orang heran tapi mengikutinya.
# Staff Isa dan Islam 2013-05-26 21:38
~
Saudara Logic boy,

Alkitab mengajarkan setiap hari adalah saat yang baik untuk sujud menyembah pada-Nya. Setiap hari kita dapat beribadah pada Allah.

Mengenai hari sabat ditetapkan Tuhan sebagai hari peristirahatan, bukan dikhususkan sebagai hari beribadah. Ayat yang saudara kutip tidak ada menjelaskan bahwa hari sabat hari beribadah. Tetapi berdasarkan pengertian Firman Allah hari sabat dimaksudkan untuk beristirahat dari segala pekerjaan. Mengembalikan energi yang terbuang selama 6 hari bekerja dan membagi waktu berbaur bersama keluarga. Dan kesempatan itu dipakai juga oleh umat Yahudi untuk berjemaah bersama.

Isa Al-Masih seringkali menjelaskan mengenai makna sabat ini dan menegur mereka yang mengkultuskan hari sabat pada saat itu. Dan Isa Al-Masih menjelaskan bahwa diri-Nya adalah Tuhan atas hari sabat, artinya Isa Al-Masih lebih berkuasa daripada hari sabat, "Kata Isa Al-Masih lagi kepada mereka: "Anak Manusia [Isa Al-Masih] adalah Tuhan atas hari Sabat" (Injil, Rasul Besar Lukas 6:5).

Jadi Isa Al-Masih mengajarkan tidak ada hari khusus yang lebih dari hari lain, namun baik bila mengkhususkan diri untuk berkumpul secara berjamaah memuliakan Tuhan dan menguatkan iman sesama jemaah itulah yang dilakukan umat Isa Al-Masih di hari Minggu, dan hari Minggu adalah hari kebangkitan Isa Al-Masih.

Semua hari adalah baik, termasuk jumat, sabtu, minggu. Yang utama bukan masalah hari tetapi sikap hati yang taat untuk beribadah pada Allah.

Isa Al-Masih tidak pernah memerintahkan kapan hari ibadah tetapi Isa Al-Masih mengajarkan kapan saja dan dimana saja dapat beribadah kepada Allah.
~
NN
# ferry wibowo 2013-05-06 16:43
*
Saya baca 10 komentar ke bawah. Pertanyaannya sama semua dan sudah dijawab semua. Masa pada tidak baca sih.

Yesus mengajarkan bahwa tiap-tiap hari baik untuk beribadah, berarti semua hari termasuk hari Sabtu (Sabat) dan hari Minggu juga.

Kebanyakan hari Minggu itu kebaktian UMUM dan sekolah Minggu. Sedangkan pada hari lain juga pasti selalu ada kegiatan Ibadah lainnya. Misalnya PKMB, PRBI, WBI, Renungan, jam doa, dll.

Dan itu semua kegiatan beribadah.
# Muslimah 2013-05-22 16:58
*
Jika anda menganggap bahwa “hari itu tidak penting”, berarti boleh dong jika ada orang Kristen atau salah satu sekte Kristen merayakan hari Sabat kapan saja mereka mau? Nah kalau begitu dimana lagi esensi perintah Allah atas “hari yang harus dikuduskan” itu? Kalau begitu “hari perhentian” itu menjadi tidak jelas dan kacau, karena sudah terserah kepada manusianya, bukan berdasarkan firman Tuhan lagi bukan? Bagaimana jika suatu saat ada orang Kristen merayakan hari Sabat pada hari Selasa, Rabu, Kamis atau Jumat?
# Staff Isa dan Islam 2013-05-27 11:32
~
Saudara Muslimah,

Kami tidak pernah menganggap bahwa hari itu tidak penting. Namun hari apapun dapat kita gunakan untuk beribadah. Allah tentu menciptakan semua hari sebagai hari yang baik. Saudara keliru memahami tentang hari sabat. Penjelasan mengenai hari sabat dapat saudara lihat di komentar di atas.
~
NN
# Novian 2013-05-27 14:41
*
Menurut saya yang terpenting bukan hari apa, namun esensinya (seperti dijelaskan diatas). Apa artinya kita beribadah pada "hari" yang dianggap paling penting dan pada hari itu "saja" semuanya penting. Sedangkan di hari lain dianggap kurang penting. Semua hari itu baik, yang penting dimana kita menjalani kata "ibadah" yang sesungguhnya setiap hari selama kita hidup.
# Marsel Yitro 2013-06-19 11:36
*
Sedangkan Yesus, menyuruh kita kuduskan hari Sabat bukannya hari minggu. Yesus datang bukan untuk meniadakan Hukum Taurat, tetapi menggenapinya. Kita harus mengetahui apa karakter Kristus, tentang apa yang Dia buat, apa yang Dia katakan, dan apa yang Dia makan.
GBU
# Staff Isa dan Islam 2013-06-21 21:26
~
Saudara Marsel Yitro,

Memang orang Kristen dituntut agar sama seperti Yesus. Namun kata “sama seperti Yesus” di sini adalah sama secara rohani. Sama secara karakter. Dan mempunyai iman seperti iman Yesus. Jadi, persamaan yang dituntut dari orang-orang Kristen adalah persamaan secara rohani.

Dalam kekristenan tidak mengajarkan agar orang Kristen menjiplak setiap hal yang dilakukan oleh Yesus, sebagaimana orang Islam harus menjiplak apa yang dilakukan oleh nabi mereka. Sebagai contoh: Yesus tidak menikah, bukan berarti orang Kristen tidak boleh menikah.

Mengenai hari Sabat. Sabat adalah tradisi bangsa Yahudi. Dimana pada hari Sabat bangsa Yahudi tidak dapat melakukan apapun. Mereka harus benar-benar istirahat dari segala aktifitas mereka. Apakah Yesus mengajarkan hal itu?

Perhatikan ayat ini: “Pada suatu kali, pada hari Sabat, Yesus berjalan di ladang gandum, dan sementara berjalan murid-murid-Nya memetik bulir gandum” (Injil, Rasul Markus 2:23). Bila memang Yesus memerintahkan untuk mengkuduskan hari Sabat, seharusnya Dia tidak membiarkan murid-murid-Nya untuk memetik bulir gandum, karena hal itu telah melanggar kesuci hari Sabat.

Tapi apa yang selanjutnya Yesus katakan, “Lalu kata Yesus kepada mereka: "Hari Sabat diadakan untuk manusia dan bukan manusia untuk hari Sabat, jadi Anak Manusia adalah juga Tuhan atas hari Sabat" (Injil, Rasul Markus 2:27-28).

Tuhan menciptakan 7 hari dalam seminggu, dan ketujuh hari tersebut adalah hari terbaik untuk beribadah. Tidak ada hari baik atau hari terbaik. Semua Tuhan ciptakan sebagai hari terbaik.
~
SO
# santo 2013-07-01 08:43
*
Saya mau bertanya, mengapa Advent beribadah di hari Sabtu (sabat)?
# Staff Isa dan Islam 2013-07-12 10:12
~
Saudara Santo,

Terimakasih atas pertanyaanya, namun mohon maaf sebelumnya jika penjelasan kami mengenai aliran Advent sangat terbatas karena dialog ini khusus mengenai Isa dan Islam.

Pendiri gereja Advent memiliki dasar keyakinannya sendiri yang berbeda dengan Kristen umumnya. Sepertinya gereja Advent percaya dan memelihara hukum hari sabat pada hari Sabtu dari perspektif Perjanjian Lama.
~
NN
# Atheis mencari tuhan 2013-07-03 15:28
*
Saya beri tahu, hari Jumat adalah penghulunya hari. Adam dan Hawa diturunkan ke bumi hari Jumat, lalu hari kiamat akan terjadi pada hari Jumat.
# Staff Isa dan Islam 2013-07-24 20:34
~
Saudara Atheis Mencari Tuhan,

Dalam Kitab Taurat yaitu Kitab yang menuliskan penciptaan Adam dan Hawa, tidak pernah dicatat bahwa Adam dan Hawa diciptakan (bukan diturunkan) pada hari Jumat.

Kemudian datangnya hari kiamat hanya Allah saja yang tahu. Tidak ada satupun manusia yang tahu kapan hari kiamat, termasuk harinya. Kitab Suci pun tidak pernah menuliskan bahwa hari kiamat akan terjadi pada hari Jumat.

Saudaraku sesungguhnya Allah yang menciptakan adanya hari-hari. Karena itu semua hari adalah baik adanya.
~
NN
# tulus 2013-10-04 13:52
*
1. 10 Hukum takkan berubah karena itu adalah dasar dari pemerintahan Allah.

2. Kenapa dominan Kristen beribadah hari Minggu, karena mereka mengikut perintah manusia, bukan perintah Allah (yaitu Katolik).

3. Kalau Muslim juga benar-benar mau selidiki Al-Quran maka hari ibadah adalah hari Sabtu.
# Staff Isa dan Islam 2013-10-26 16:18
~
Saudara Tulus,

Terimakasih untuk komentar saudara di atas. Bila tidak keberatan, kiranya Sdr. Tulus dapat memberitahu di ayat manakah Yesus pernah memerintah agar umat-Nya beribadah hari Sabtu. Sebab kami tidak pernah membaca dalam Alkitab perintah Yesus yang mengatakan beribadah harus hari Sabtu.

Juga kiranya saudara dapat menunjukkan ayat dalam Al-Quran yang mengatakan umat Muslim harus ibadah hari Sabtu.
~
SO
# Marcel Walukow 2013-10-17 18:57
*
Staff,

Saya kecewa dengan pendeta-pendeta yang berkhotbah di gereja saya. Mengapa? Sebab, mereka berkata bahwa Sabat itu Minggu (hari pertama). Padahal Sabat itu Sabtu (hari ketujuh) bukan Minggu.

Menurut staff, hari Sabat (ketujuh) itu, apakah Minggu atau Sabtu? Saya memang beribadah pada hari Minggu, karena memang semua hari itu baik untuk beribadah. Tetapi tetap, menurut saya sabat itu hari Sabtu bukan Minggu.

Tuhan Memberkati.
# Staff Isa dan Islam 2013-10-26 16:18
~
Saudara Marcel,

1. Hari Sabat memang benar adalah hari Sabtu, bukan Minggu. Pada awal penciptaan dikatakan bahwa Allah menciptakan jagat raya dan manusia selama 6 hari, dan hari ketujuh Dia istirahat (lihat Keluaran 20:11). Perihal pendeta di gereja saudara yang mengatakan Sabat adalah hari Minggu, mungkin karena mereka menghitung berdasarkan kalender nasional, dimana terkadang ada yang hari pertama dimulai hari Senin dan bukan Minggu. Sehingga bila kita hitung secara matematis, maka hari ketujuh jatuh pada hari Minggu.

2. Semua hari baik untuk beribadah. Hari Sabat bukan hari untuk beribadah, tapi hari untuk tidak melakukan pekerjaan. Memang orang Yahudi wajib sembahyang hari Sabtu, tetapi orang Kristen ibadah hari Minggu untuk merayakan kebangkitan Yesus Kristus.

Orang Kristen tidak hanya beribadah hari Minggu, tetapi orang Kristen diperintahkan beribadah setiap saat. Lalu mengapa orang Kristen ke gereja hari Minggu? Tujuan mereka adalah untuk berkumpul merayakan kebangkitan Tuhan Yesus dari kematian-Nya. Mereka bersuka cita karena dengan kebangkitan Yesus berarti maut telah dikalahkan dan merupakan hari kemenangan bagi orang Kristen.

Namun, hari apa pun kita beribadah, itu tidak menjadi jaminan bahwa ibadah kita berkenan di hadapan Allah.
~
SO
# abdullah 2013-10-24 08:22
*
Dari beberapa dialog Islam dan Kristen yang pernah saya ikuti, di dalam 10 perintah Allah di Taurat, jelas bahwa hari Sabat itu adalah hari Sabtu. Bahkan di dalam Taurat, menyatakan hukuman mati bagi yang tidak menjalankan hari Sabat yaitu hari Sabtu?

Dan di dalam Injilpun tidak ada perintah Yesus mengatakan hari Sabat hari Minggu kecuali berdasarkan penanggalan gregorian yang baru ditemukan setelah Yesus meninggal. Dan Yesus tidak pernah beribadah di luar hari sabtu.

Jadi pertanyaan saya, siapa sebetulnya yang anda ikuti saat ini, apakah Yesus Kristus ataukah para pendeta yang membuat amandemen dari perintah-perint ah Tuhan? Apakah ada perintah Tuhan yang bisa dirubah-ubah?
# Staff Isa dan Islam 2013-10-26 16:18
~
Saudara Abdullah,

Bicara tentang apakah hari Sabat jatuh pada hari Sabtu atau Minggu, kami mengatakan Sabat sama dengan Sabtu, bukan minggu.

Hari Sabat maksudnya adalah hari dimana tidak boleh melakukan pekerjaan apapun. Di hari ini umat Yahudi berkumpul di Bait Allah untuk membaca Kitab Suci. Tetapi lihatlah apa yang dilakukan Yesus pada hari Sabat, Dia menyembuhkan orang sakit yang seharusnya tidak boleh dilakukan.

Dan inilah kata Yesus tentang hari Sabat, “Lalu kata Yesus kepada mereka: "Hari Sabat diadakan untuk manusia dan bukan manusia untuk hari Sabat” (Injil, Rasul Markus 2:27). Seorang yang beribadah pada hari Sabat/Sabtu, tidak menjamin ibadahnya didengar dan berkenan di hadapan Allah.
~
SO
# Putra 2013-10-24 22:25
*
To: Abdullah,

Kedatangan Yesus adalah untuk menggenapi apa yang ada dalam kitab suci Taurat. Tahukah anda bahwa pada hari Sabat orang dilarang bekerja? Namun pada hari Sabat tersebut Yesus justru datang dan bekerja menyembuhkan orang buta, dan hal inilah yang membuat imam kepala dan Ahli Taurat tidak senang. Dan anda sudah mengerti hukuman bekerja pada hari Sabat seperti komentar anda di atas bukan?

Teladan Yesus inilah yang diikuti oleh pengikut-Nya:
- Bahwasanya bukanlah hal utama untuk beribadah pada hanya hari Sabat, melainkan harus setiap saat. Jadi mau hari Sabat atau Minggu atau Jumat itu tidaklah penting.

- Yesus tidak pernah menyuruh beribadah pada hari Sabat.

- Pengikut Yesus pun beribadat ada yang hari Sabtu dan ada yang hari Minggu. Itu bukanlah masalah penting, apabila anda tidak bisa beribadah hari Sabtu maka beribadahlah hari Minggu dan seterusnya. Adanya jam beribadat pun hanyalah semata supaya lebih teratur dalam beribadah.
# ardusnandus 2013-11-11 20:32
*****
Apakah sembayang jumatan Islam ada kaitannya dengan wafat Isa Al-Masih? Mohon penjelasan.
# Staff Isa dan Islam 2013-11-25 12:15
~
Saudara Ardusnandus,

Menurut kami sembahyang jumatan yang dilakukakan pria Muslim tidak ada hubungannya dengan wafat Isa Al-Masih. Sebab umat Muslim sendiri mempunyai pandangan yang berbeda atas kematian Isa. Ada yang meyakini Isa sebelumnya telah mengalami kematian dan hidup kembali, dan kini berada di sorga.

Sementara yang lain berkeyakinan Isa belum pernah sama sekali mengalami kematian. Dan sekarang berada di sorga. Adapun kematian-Nya akan terjadi setelah akhir zaman tiba.

Namun satu hal yang pasti, kematian Isa Al-Masih bukan karena dosa atau pelanggaran yang dilakukan-Nya. Tetapi untuk memberi tebusan atas dosa-dosa manusia. “Sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang” (Injil, Rasul Besar Matius 20:28).
~
Saodah
# Marcelino Walukow 2013-12-05 18:03
~
Shallom,

Admin, memang semua hari baik buat ibadah, akan tetapi, TUHAN menguduskan satu hari diantara hari lainya, yaitu Sabat (Sabtu). Sesudah menjalankan Hari Sabat, barulah kita beribadah pada keenam hari lainya. Ibadah pada hari Sabat, bisa berupa apapun, memuji Tuhan, pelayanan, ataupun perbuatan baik.
Pada hari Sabat yang dikuduskan Tuhan Allah, umat Tuhan wajib beribadah/berbu at baik. Lalu, boleh beribadah pada hari - hari lainya. Karena, hukum Taurat Tuhan tetap berlaku.

Yang penting disini ialah: ketulusan hati beribadah kepada TUHAN, dan menjalankan perintah-Nya yang dikuduskan.

Salam damai
# saudara sekalian 2014-01-07 21:59
*****
Maaf buat admin, saya keluar dari topik di atas.

Saya mau tanya, pengertian "kudus" itu seperti apa? Apa kata "kudus" itu sama maknanya dengan "kudus" dalam doa Bapa Kami?

Menurut saya, bukan hari Sabtu yang dikuduskan. Tapi kita harus menyisihkan 1 hari dari 7 hari dalam seminggu untuk istirahat dan bersyukur pada-Nya. Pengertian ini untuk pribadi, bukan kelompok. Artinya, dalam 1 hari, saya istirahat, sedangkan yang lain masih bekerja. Karena Taurat berlaku untuk pribadi, bukan kelompok.

Bila ada pemahaman lain, mohon berbagi dan pencerahannya.

Terimakasih.

JBU
# Staff Isa dan Islam 2014-01-11 21:27
*****
Saudara Sekalian,

Kudus berarti suci dan tidak bercela menurut ukuran Tuhan. Kudus dalam doa “Bapa Kami” juga memiliki pengertian yang sama. “Dikuduskanlah nama-Mu” berarti manusia atau si pengucap doa, ketika berdoa kepada-Nya, ia menghormati nama Tuhan karena nama itu kudus sempurna.

Ingat Firman ini “Jangan menyebut nama Tuhan dengan sembarangan” (Kitab Ulangan 5:25).
~
Noni
# cannisco 2014-01-10 22:26
~
Salah satu kesalahan Kristen mainstream adalah tidak mengakui kekudusan hari sabtu atau sabat. Dalam kitab Ibrani pasal 4 jelas mengatakan hari perhentian adalah hari ketujuh, sabtu atau sabat. Kitab ibrani meneguhkan Alkitab dengan mendukung nas dalam Perjanjian Lama bahwa ada hari yang Tuhan khususkan untuk disucikan.
# Staff Isa dan Islam 2014-01-16 12:42
~
Saudara Cannisco,

Semua hari adalah kudus sebab Allah yang menjadikannya. Memang benar hari sabat memiliki arti khusus sebab pada hari itulah Allah berhenti dari pekerjaan penciptaan (Taurat, Kejadian 2:2-3). Adalah baik bila kita menghormati hari sabat memberikannya untuk memuliakan Allah dan dengan pengertian yang benar.

Bangsa Israel sangat menjaga kekhusukan hari sabat, khususnya setelah masa pembuangan, zaman Yesus dan hingga saat ini, namun yang terjadi Allah mencela mereka. Apa yang salah? Salah satunya mereka salah mengerti makna hukum sabat sebenarnya.

Jadi bagi saudara yang mengkhususkan hari sabat silakanlah pergunakan untuk kemuliaan Allah dan puji syukur bagi karya keselamatan dalam Isa Al-Masih yang telah menggenapi tujuan sabat.
~
Noni
# saudara sekalian 2014-01-11 01:00
~
Cannisco,

Terima kasih atas penjelasannya. Kata "kudus" memang sakral artinya dan tidak bisa disandangkan pada hal-hal lain dengan sembarangan. Maaf sebelumnya jika saya terkesan memaksakan pemahaman saya. Hari yang bernama sabtu berasal dari kata sabat. Apakah nama hari itu sakral dan bernilai "kudus" sama seperti doa bapa kami "dikuduskanlah nama-Mu". Nama "sabtu/sabat"=n ama-Nya? Jika demikian bagaimana dengan tahun ke tujuh yang tidak bernama (Im 25:4), apakah nama tahun juga sama seperti nama hari?

Sekali lagi, saya mohon maaf bila tidka berkenan dan terima kasih atas penjelasannya.

Jbu
# Staff Isa dan Islam 2014-01-16 21:09
~
Saudara Sekalian,

Allah yang menciptakan hari, bulan dan tahun. Termasuk juga hari sabat. Allah berkuasa atas hari sabat. Sedangkan kekudusan datangnya hanya dari Allah. Hari sabat dikuduskan untuk Allah bukan hari sabat sejajar kudus seperti Allah.
~
Noni
# saudara sekalian 2014-01-22 15:40
~
Tidak ada niat saya melanggar Ul. 5:25. Saya percaya kita semua pun begitu. Intinya, (menurut saya) Taurat itu menghendaki kita untuk "tidak berdosa" selama 1 hari dari 7 hari. Hukum ini kemudian diwujudkan dalam aturan yang mengharamkan beberapa aktifitas sehingga memberi waktu luang bagi kita untuk mengingat-Nya, bersyukur pada-Nya, memuji-Nya dan melakukan intropeksi diri. Aturan ini menjadi kaku dan kehilangan maknanya karena kita terjebak mementingkan aturannya dari pada maknanya, bahkan tidak memedulikan orang lain (Mat 12:10-12).

Sedangkan "dikuduskanlah nama-MU" adalah pujian pada Allah. Yesus yang mengajarinya, bukan Musa. Artinya tidak terdistorsi. Baiklah, bila masih ada orang yang mau sukarela mengikuti aturan itu, saya mohon jangan nafikan Yesus (Mat 12:8). Terserah anda bagaimana caranya.
# Islam Selalu 2014-01-24 23:17
~
Penjelasan di atas tidak masuk akal. Bayangkan tidak ada di kitab sucinya perintah untuk beribadah, malah dilaksanakan. Sangat absurd dan mengada-ada. Logika lagi atas penjelasan artikel di atas. Kalau misalnya setiap hari sama, kenapa tidak di hari Senin saja ibadahnya, setidaknya umat Kristen tidak punya sindrom 'I hate monday'
# Staff Isa dan Islam 2014-04-11 14:51
~
Saudara Islam Selalu,

Artikel di atas menekankan bahwa semua hari adalah sama. Pengikut Isa Al-Masih beribadah pada hari Minggu sebagai wujud syukur karena kebangkitan Isa Al-Masih dari kematian. Dan sesungguhnya, tanpa disadari seluruh manusia di dunia ini, termasuk Muslim, merayakan kebangkitan Isa Al-Masih tersebut. Karena itu, hari Minggu menjadi libur nasional, bahkan internasional.
~
Solihin
# saudara sekalian 2014-01-25 21:54
~
To: Islam Selalu,

1. Yang masuk akal yang seperti apa? Mohon penjelasannya.

2. Apa suatu keharusan ibadah tertulis dalam kitab suci? Bagaiman logikanya?

3. Ada baiknya membaca artikel secara utuh dan komentar-koment ar sebelumnya. 

4. Belum ada yang mengulas isi Shahih Muslim No.1406. Bisa dijelaskan (logis/non logis)?

5. Umat Kristen punya sindrom 'I hate monday'? Masak sih?
# kasus 2014-02-14 14:39
~
Tauhid adalah menyembah hanya kepada Allah Yang Esa. Yesus dan para nabi mengajarkan Tauhid. Ayat-ayat Tauhid bertebaran di dalam Alkitab, baik di Perjanjian Lama maupun di Perjanjian Baru. Tetapi Paulus mengajarkan penuhanan Yesus, menyembah Trinitas. Yesus mempertahankan Taurat tetapi Paulus mencampakkan Taurat. Kenapa lebih mengikuti Paulus daripada Yesus yang mereka pertuhankan?
# Staff Isa dan Islam 2014-04-11 14:52
~
Saudara Kasus,

Sebuah pertanyaan yang bagus dan menantang. Tentu kami sangat tertarik untuk menjawab ini. Tetapi kami pikir, artikel ini bukan tempat yang tepat untuk membahas panjang lebar pertanyaan saudara. Bagaimana bila saudara mengunjungi link ini http://tinyurl.com/7srwflg dan kita dapat berdiskusi panjang lebar di sana?
~
Solihin
# sebastian 2014-03-10 21:09
~
Admin,

Saya sudah membaca artikel ini serta komentar-koment arnya. Dan saya menemui komentar yang menyatakan bahwa ada yang dikutip dari kitab Taurat. Saya juga mendapati artikel lain anda yang sangat jelas mengutip isi tentang Muhammad tidak memiliki mukjizat.

Dan jangan munafik masalah pahala, semua manusia pasti mengharapkan pahala dan ridho Allah, tidak mungkin manusia mengharapkan dosa, bukan? Nabi pun tidak akan memiliki mukjizat jika Allah tidak meridhoinya.
# Staff Isa dan Islam 2014-04-11 14:53
~
Saudara Sebastian,

Terimakasih karena saudara sudah berkunjung dan membaca beberapa artikel kami. Kiranya artikel tersebut dapat membantu saudara memiliki pemahaman yang benar. Tetapi secara khusus, kami ingin mengetahui tanggapan saudara atas artikel di atas. Mungkinkah Allah hanya menjawab doa umat-Nya hanya pada hari Jumat saja? Bagaimana menurut saudara?
~
Solihin
# axis 2014-03-17 21:07
~
Siapa Tuhanmu? Apa agamamu?
# Staff Isa dan Islam 2014-04-11 14:54
~
Saudara Axis,

Dengan tulisan dan pertanyaan saudara di atas, apa sesungguhnya yang hendak saudara sampaikan berhubungan dengan artikel di atas?
~
Solihin
# didi 2014-04-18 20:01
~
Salam kasih dan damai bagi kita semua, ass wrb, salam sejahterah, om sawastiastu, dan salam bagi pemeluk agama lain dan kaum nasionalis maupun cendikiawan.

Saya mau bersoal jawab mengenai apakah Sang Khalik Pencipta yang menciptakan manusia dengan banyaknya sekte dan pandangan mengenai cara-cara dan aturan-aturan dalam beribadah dan memercayai akan diri-Nya itu adalah Tuhan yang sama? Dan kalau menurut anggapan anda sama, maka apakah ada cara yang terbaik dan yang bentuk sebenarnya yang diingikannya untuk menyembah dan melakukan yang sesuai kemauanya?
# Staff Isa dan Islam 2014-04-30 15:37
~
Saudara Didi,

Allah tidak pernah menciptakan sekte-sekte. Allah menginginkan manusia mengenal-Nya. Dan topik yang saudara singgung menarik untuk dibahas, tetapi artikel di atas tidak membicarakan itu. Bagaimana bila saudara mengunjungi link ini http://tinyurl.com/82hxuh4?
~
Solihin
# arjunapurana 2014-04-28 08:31
~
Lukas 4:16, "Ia datang ke Nazaret tempat Ia dibesarkan, dan menurut kebiasaan-Nya pada hari la masuk ke rumah ibadat, lalu berdiri hendak membaca dari Alkitab."
# tenri 2014-05-12 08:03
~
Sempat saya baca di atas, mengatakan "Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam Nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka"

Pertanyaan saya bagaimana dengan orang yang lumpuh terbaring sakit sendiri di rumah sakit, apakah dia tidak di hiraukan karena jelas di atas mengatakan "Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam Nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka" Terimakasih.
# Staff Isa dan Islam 2014-06-11 22:19
~
Salam Sdr. Tenri,

Kami menyampaikan terimakasih untuk pertanyaan yang baik, yang saudara berikan. Setiap jemaah gereja yang sakit, biasanya ada orang-orang yang akan melayani mereka. Di sana mereka dapat berdoa misalkan di rumah sakit, seperti yang saudara katakan. Jadi tentu tidak ada yang menghiraukan mereka.

Isa Al-Masih berkata "...Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri" (Injil, Rasul Besar Matius 22:39).
~
Salma
# raden 2014-05-17 07:09
~
Umat Kristen itu umat yang mementingkan kebersihan hati, biar berzinah, biar minum narkoba, menganiaya anak, biar tidak salat, tidak puasa atau melakukan dosa apapun yang penting harus bisa menjaga kebersiahan hati.
# Staff Isa dan Islam 2014-06-11 22:21
~
Salam Sdr. Raden,

Kami sungguh tertarik dengan pernyataan saudara. Tetapi tentu kami sangat senang jika pernyataan saudara memiliki landasan yang kuat. Dapatkah saudara membutikannya dari ajaran Isa Al-Masih perihal hal tersebut? Kami menunggunya.
~
Salma
# JAi Chan 2014-05-21 15:47
~
Konsep menyembah Yahwe/Allah: Statement Allah dalam ayat mengenai sesuatu, adalah satu dan kekal tentang hari yang disucikan-Nya. Kalau ada mengenai itu yang berbeda, itu adalah ide dan rumusan serta akal-akalan manusia dari lawan Allah.
# Staff Isa dan Islam 2014-06-11 22:24
~
Salam Sdr. Jai Can,

Bolehkah kami mengetahui apa maksud dari pernyataan saudara, sebab kami kurang memahami apa y ang saudara tuliskan.
~
Salma
# bujangmu 2014-05-28 22:54
~
Begini saja admin, kalau anda benar-benar merasa hebat dalam penguasaan Alkitab, gibagaimana kalau kita lakukan debat terbuka. Jangan hanya saudara jago dikandang sendiri, biar adil saudara tentukan kapan dimana waktunya.
# Staff Isa dan Islam 2014-06-11 22:29
~
Salam Sdr. Bujangmu,

Kami menyampaikan terimakasih untuk undangan yang saudara berikan.

Suatu kehormatan bagi kami jika saudara mengundang kami. Tetapi alangkah lebih baiknya jika saudara dapat memberikan jawab di dalam web ini. Bukankah lebih terbuka dengan menuliskan komentar saudara dalam web ini dengan disertai data dan fakta?

Hanya sangat disayangkan, setiap umat Muslim mengungkapankan sesuatu baik pemaparan, pemahaman tidak disertai data-data dan fakta.
~
Salma
# gindal tjoeroep 2014-06-06 10:55
~
Memaksakan kehendak untuk benar dengan segala macam alasan, walaupun itu adalah perintah yang ada dalam sepuluh perintah Allah. Sama dangan babi haram dilanggar , sunat dilanggar.
# Staff Isa dan Islam 2014-06-11 22:44
~
Salam Sdr. Gindal,

Isa Al-Masih datang ke dunia bukan membuat sesuatu menjadi semakin sulit. Dia datang untuk mencari yang terhilang. Manusia tidak mampu melakukan beratnya aturan-aturan beragama, bukan? Oleh sebab itu, Isa Al-Masih memberikan jalan keluar agar manusia mampu menikmati kasih dari Isa Al-Masih.

Bukankah umat Muslim terlalu sibukdengan segala rutinitas keagamaannya?
~
Salma
# Pecinta Damai 2014-06-29 07:13
~
Maaf admin,

Tolong diganti header web ini yang menuliskan: "Tunjukilah kami jalan yang lurus ... " (Al Fatihah 6). Sabda Isa kepadanya, "Akulah jalan ... " (Injil, Rasul Yahya 14:6).

Itu sama saja seperti kita pura-pura mencari kesalahan orang lain, Padahal kita yang mengganti artinya. Kedua ayat di atas memang ada, tapi itu kan terpotong. Jangan membuat malu kaum Kristen. Kita tidak diajarkan berbuat jahat seperti itu.
# Staff Isa dan Islam 2014-06-29 12:52
~
Salam Sdr. Pencinta Damai,

Kami berterimakasih untuk masukan saudara. Tentu tidak ada maksud kami untuk berbuat jahat, sebab Isa Al-Masih mengajarkan kasih kepada para pengikutnya. "Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi" (Injil, Rasul Besar Yohanes 13:34).
~
Salma
# karlonta 2014-08-15 21:54
~
Islam dan Kristen, sepanjang yang saya ketahui memiliki dasar Ketuhanan dari satu bapa orang percaya, yaitu Abraham. Tuhan Abraham adalah juga Tuhan yang disembah oleh dua agama ini.

Benar. Tuhan memerintahkan untuk menguduskan hari Sabat dalam kitab Kel. 20. Tapi itu bukan pertama kali Sabat dikuduskan. Karena Tuhan sudah memberkati dan menguduskan hari itu, segera setelah penciptaan selesai (Kej. 2:3). Tetapi, jika Tuhan memberkati dan menguduskan hari itu, bukankah Adam dan Hawa yang Dia ciptakan segambar dengan Dia, juga bersama sama dengan Tuhan menguduskan hari itu? Mengingat sistemnya waktu itu masih Teokrasi.
# Staff Isa dan Islam 2014-08-17 17:07
~
Saudara Karlonta,

Terimakasih untuk komentar saudara. Biarlah semua orang dapat merenungkan mengapa umat Kristen beribadah pada hari Minggu.
~
Solihin
# Alexan 2014-08-16 13:59
~
To: Staf Isa dan Islam,

Alkitab tidak pernah mencatat bahwa hari Minggu dijadikan untuk peribadatan. Bahkan Yesus tidak pernah mengajarkan untuk beribadah pada hari Minggu. Injil pun tidak pernah merekomendasika n untuk beribadah pada hari Minggu untuk memperingati atau merayakan kebangkitan Yesus.

Yang ada adalah Keluaran 20:8-11, "Ingat dan kuduskanlah hari Sabat sebab enam hari lamanya engkau bekerja dan melakukan segala pekerjaanmu, tetapi hari ketujuh adalah hari Sabat Tuhan..." Di situ ditulis harus berhenti, tidak bekerja. Karena Tuhan pun menguduskannya. Masak kita tidak mau ikut Tuhan, malah ikut aturan manusia?

Perlu diketahui bahwa Yesus datang bukan merubah hukum hari Sabat. Mudah-mudahan anda bisa memahami, dan tidak lari dari isi Alkitab.
Trimakasih
# Staff Isa dan Islam 2014-08-17 17:15
~
Saudara Alexan,

Terimakasih untuk komentar saudara. Esensi dari artikel di atas adalah meletakkan hari pada tempat yang benar. Artinya setiap hari adalah baik dan tidak mengagungkan hari tertentu. Umat Kristen beribadah di hari Minggu sebagai ungkapan syukur atas keselamatan yang diberikan Isa Al-Masih. Di hari itu, semua pengikut Isa Al-Masih berkumpul untuk mengungkapkan rasa syukur itu.

Perlu dipahami bahwa untuk memahami Alkitab tidak saja memerhatikan teks, tetapi juga konteksnya. Silakan membaca artikel di atas lebih teliti agar saudara memiliki pemahaman yang benar. Terimakasih.
~
Solihin
# Alexan 2014-08-23 14:48
~
To: Staf Isa dan Islam,

Anda harus membaca dengan seksama ayat-ayat Alkitab. Benar bahwa semua hari itu baik, tapi anda lihat perbedaan pada Keluaran 20 tentang Sabat. Di sana dikatakan Sabat itu kudus, dan Tuhan menguduskannya. Sekarang saya tanya apakah ada hari yang lain dari Minggu sampai Jumat itu Tuhan mengatakan hari-hari itu yang kudus?

Mengapa anda merubah apa yang telah ditetapkan Allah sebagai Pencipta kita? Adalah dosa yang sangat besar apabila manusia mencoba merubah ketetapan Allah. Kalau anda ingin menghormati Yesus akan kebangkitannya pada hari Minggu seharusnya anda juga harus menguduskan Sabat, seperti Yesus.

Semoga anda bisa memahami, tidak mengikuti aturan manusia.
# Staff Isa dan Islam 2014-08-24 22:24
~
Saudara Alexan,

Terimakasih untuk komentar saudara. Kami telah menyatakan kepada saudara untuk membaca dan menyelidiki Alkitab berdasarkan teks dan konteksnya. Silakan baca kembali tanggapan kami di atas.
~
Solihin
# sao 2014-08-24 11:19
~
"Mengapa orang Kristen ke gereja hari Minggu? Di Injil tidak ada perintah untuk sembahyang pada hari Minggu!"

Tidak penting menjelaskan kepada yang berkeyakinan berbeda. Terutama kepada orang suka membenarkan agamanya sendiri. Kebenaran adalah milik absolut yang mahakuasa.
# Staff Isa dan Islam 2014-08-24 22:28
~
Saudara Sao,

Terimakasih untuk komentar saudara. Kita bersyukur karena Isa Al-Masih telah menyelamatkan manusia dan bangkit pada hari ketiga. Dan sebagai wujud syukur kita kepada-Nya, tentu baik bila merayakan kebangkitan-Nya itu, bukan?
~
Solihin
# Jyaz 2014-08-28 23:43
~
Saya mau tanya. Hari Sabat itu hari apa? Sabtu atau Minggu?
# Staff Isa dan Islam 2014-09-01 20:04
~
Saudara Jyaz,

Sesungguhnya Sabat adalah hari perhentian atau istirahat. Saat ini kita memiliki dua hari istirahat. Sabtu dan Minggu. Ada orang yang beribadah di hari Sabtu. Tetapi ada juga yang beribadah di hari Minggu. Hal seperti ini tidak perlu menjadikan kita bingung. Sebab semua hari baik bila kita menggunakan hari-hari itu dengan baik, benar, dan bertanggung jawab.

Lebih dari pada itu, pada umumnya orang Kristen beribadah di hari Minggu karena mengucap syukur atas keselamatan yang Isa Al-Masih berikan. Tentu baik bersyukur kepada Allah, bukan? Bagaimana saudara?
~
Solihin
# jhoni 2014-08-29 18:53
~
Menurut saya, semua hari ciptaan Tuhan, baik untuk kita lakukan ibadah. Beribadah hari Minggu itu suatu respon/bersyuku r karena enam hari lamanya Tuhan mengijinkan kita bekerja dan hari ke-7 meminta Tuhan untuk memberkati semua pekerjaan yang kita lakukan. Sesuai pekerjaan Tuhan enam hari Ia menciptakan segala sesuatu dan memberkati pada hari yang ke-7 (Kejadian 1:1-31. 2:1-7).

Saya menantang yang bilangnya hari Minggu itu adalah hari kebangkitan.
# Staff Isa dan Islam 2014-09-01 20:09
~
Saudara Jhoni,

Terimakasih untuk komentar saudara.
~
Solihin
isadanislamstudi.com

* Untuk bisa masuk ke pelajaran kursus ini, non-aktifkan 'pop-up blocker' komputer Saudara dengan meng-klik di sebuah 'bar' di bawah 'status bar' di bagian atas layar komputer

Isa Islam Dan Kaum Wanita

Click gambar di samping untuk artikel - artikel untuk wanita Muslim


 

www.isaislamdankaumwanita.com