Kesaksian dari Bengkulu

Dengan mengingat hidupku sendiri yang dahulu tanpa arah dan dengan kesadaran beban dosa karena sering berbuat hal yang melanggar kehendak atau kesucian Allah, saya menjadi gelisah. Saya takut ditimpa maut dan seterusnya masuk neraka, tetapi dengan kemurahan Tuhan saya alami ‘rahmat’ dari Tuhan, yaitu ‘kelahiran baru’ (Injil, Yohanes pasal 3).

Saya masih ingat dengan jelas hari bahagia itu bagaimana ketika aku berseru kepada Allah agar dosa saya diampuni. Ia menunjukkan kepada saya sebuah salib besar, dan seketika itu juga terang bersinar dari salib itu (dan hati saya tahu bahwa Isa Al-Masih yang memandang saya dengan rahmat karena Ia telah menanggung beban dosaku) dan saya mau lompat-lompat dengan girang.

Sungguh Saudara, beban dosa seluruhnya lenyap. Sungguh Saudara, seakan-akan saya berjalan di atas awan begitu ringan hidup saya. Langit di atas terang-benderang dan segalanya kelihatan baru karena saya tahu Tuhan mengangkat saya masuk keluargaNya (Injil, Yohanes 1:12). Sungguh mulai hari itu juga lenyap ketakutan terhadap maut atau siksaan neraka. Sungguh mulai saat itu saya sadar bahwa saya mempunyai persekutuan dengan Allah dan jaminan dalam hatiku bahwa saya punya hidup kekal.

Nah, umpamanya Saudara mengalami perubahan begitu indah bukankah Saudara juga akan memberitahukan kabar baik demikian kepada orang lain? Itu saja yang saya lakukan - Ada orang yang anggap hal ini ‘propaganda murah’. Tetapi karena perubahan hidup saya, dan karena keyakinan Isa Al-Masih memang Juruselamat Dunia, maka seperti Rasul Allah, Petrus dulu bila ditanya, ‘Apakah kamu tidak mau pergi juga [meninggalkan Isa Al-Masih]?’ aku juga harus menjawab, "Tuhan, kepada siapakah kami akan pergi? PerkataanMu adalah perkataan hidup yang kekal dan kami telah percaya dan tahu bahwa Engkau adalah Yang Kudus dari Allah" (Injil, Rasul Yohanes 6:67-69).


Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silahkan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

Comments  

 
# eden 2010-11-11 11:35
*
Benarlah kesaksian sekiranya yang ingin disaksikan (Isa Al-Masih) itu masih ada pada waktu ini. Sedangkan yang ingin disaksikan sudah wafat.
 
 
# Staff Isa dan Islam 2010-11-11 17:35
~
Sdr Eden, silahkan perhatikan ayat berikut: “Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku (Isa Al-Masih), pada hari aku dilahirkan, pada hari aku (Isa Al-Masih) meninggal dan pada hari aku (Isa Al-Masih) dibangkitkan hidup kembali” (QS 19:33)

“Mesias harus menderita dan bangkit dari antara orang mati pada hari yang ketiga” (Injil, Rasul Besar Lukas 24:46)

Jelas, Al-Quran dan Injil percaya Isa Al-Masih masih hidup saat ini.

Secara tubuh jasmani, Isa Al-Masih memang telah mati di kayu salib, karena untuk itulah Dia datang ke dunia, menjadi “Kurban Besar” dan memberikan kehidupan baru bagi mereka yang percaya kepada-Nya.

Tetapi Isa Al-Masih yang merupakan Kalimat Allah tidak akan pernah mati dan dikuburkan seperti halnya nabi lain. Dia yang adalah kekal akan hidup selamanya untuk terus memberikan Keselamatan bagi mereka yang percaya kepada-Nya, termasuk saudara.

Bagaimana cara menemukan Keselamatan itu: Silahkan pelajari link ini: http://isadanislam.com/jalan-keselamatan
~
SO
 

Berhubung banyak komentar yang masih belum kami balas, untuk sementara komentar tidak diterima.

Ikuti Isa dan Islam di Facebook Ikuti Isa dan Islam di Twitter Ikuti Isa dan Islam di RSS Feed
Mutiara Tersembunyi tentang Isa Al-Masih di Alkitab dan Al-Quran

Tweet Terbaru

isadanislam
isadanislam: Nikmat - Sekarang Saja Atau Di Akhirat Juga? http://t.co/M3tZ0ze0

Rabu, 01 Februari 2012

isadanislam: Islam & Kristen Setuju - Allah Tidak Beranak http://t.co/U2lKs4Xv

Selasa, 31 Januari 2012

isadanislam: Apakah Isa Al-Masih Mengajarkan Perang? http://t.co/pZIqiPBl

Senin, 30 Januari 2012


 
Joomla Templates and Joomla Extensions by ZooTemplate.Com
Hak Cipta © 2012 Dialog Agama - Isa dan Islam. Dilindungi oleh Undang-undang
Joomla! adalah Perangkat Lunak Bebas yang diterbitkan di bawah Lisensi GNU/GPL