Kesaksian dari Turki
GURU AGAMA YANG TAKUT MAUT

Saya, Yasar O., dulu seorang pengajar Al-Quran tetapi saya sangat takut dan kuatir tentang maut. Setiap kali saya memikirkan kematian saya begitu dibayangi perasaan tanpa harapan sampai saya hampir pingsan. Karena saya seorang guru agama saya tak dapat menceritakan ketakutan saya kepada orang lain. Ketakutan ini seperti satu hantu yang selalu mengejar saya.
Satu hari saya menerima sebuah surat kabar dari jauh. Dalam surat kabar ini, yang ternyata mengutip dari Alkitab, saya membaca ucapan Isa Al-Masih yang sungguh berkesan, yaitu, ".... setiap orang ... yang percaya kepadaKu, tidak akan mati selama-lamanya." (Injil Allah, Yohanes 11:26). Pada hari itu juga saya bertelut dan berseru kepada Allah di dalam nama Isa Al-Masih agar Ia mengambil ketakutan kematian daripada saya.
Allah mendengar doa saya. Saya melihat Isa Al-Masih di dalam satu mimpi yang begitu terang. Sejak itu Ia mengerjakan banyak mujizat dalam hidup seluruh rumah tangga saya. Ia memenuhi hatiku dengan damai dan berkat. Ia mengangkat ketakutan dan kekuatiran yang begitu lama menghantui saya.
Sungguh indah sekali! Allah berikan seluruh keluarga saya kehidupan yang baru meskipun kami masih hidup di dunia ini. Terpujilah Dia! Sekarang saya rindu dan berdoa agar Isa Al-Masih juga akan menjamah teman dan tetangga saya di negara Turki.
Jawab Yesus [Isa Al-Masih]: Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati, dan setiap orang yang hidup dan yang percaya kepada-Ku, tidak akan mati selama-lamanya...." (Injil, Rasul Allah, Yohanes, 11:25-26)
Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.
Tweet Terbaru



Dialog Agama - Isa dan Islam