Ikuti Isa dan Islam di Facebook Ikuti Isa dan Islam di Tweeter

Beragama Tidak Jaminan Masuk Sorga!

WonosariSejak kecil saya sudah memeluk agama Kristen, karena saya lahir dari keluarga Kristen. Lingkungan tempat tinggal saya juga mayoritas Kristen. Tetapi pengenalan akan Isa Al-Masih sangat kurang.

Kristen KTP

Yang saya tahu hanya tata cara bergereja. Misalnya, setiap hari Minggu beribadah, berdoa, membaca Alkitab, dan menyanyikan lagu-lagu rohani. Mengenai apa hakekat kekristenan, saya tidak tahu. Jadi saya hanyalah Kristen KTP. Identitas tanpa isi.

Doktrin yang ditanamkan dalam pikiran saya adalah, jika tidak ke gereja tidak mendapat berkat. Itupun saya tidak mengerti berkat apa yang dimaksudkan. Dalam kurun waktu 20 tahun ikut gereja, saya benar-benar buta tentang hal rohani. Saya tidak mengenal Isa Al-Masih sebagai Juruselamat.

Selama itu yang saya lakukan cuma mengikuti ritual ibadah Kristen. Soal percaya pada Isa Al-Masih sekedar ucapan di bibir saja. Anggapan saya semua agama sama saja. Hanya cara beribadahnya yang berbeda-beda.

Kekristenan Bukan Masalah Beragama

Tahun 2007 saya pindah ke kota Jember. Saya tinggal di rumah kakak saya. Di sana juga setiap hari Minggu saya mengikuti ibadah bersama keluarga kakak. Dalam persekutuan itu tidak banyak yang hadir, namun saya merasakan ada sesuatu yang istimewa. Orang-orang Kristen di sini sangat mengenal Isa Al-Masih. Kesaksian hidup mereka memberi kesan yang dalam di hati saya. Mereka juga mengajarkan bagaimana menjadi pengikut Isa Al-Masih yang sebenarnya.

Di situlah saya baru menyadari bahwa kekristenan bukan sekedar masalah beragama. Bukan sekedar tahu bahwa Isa Al-Masih adalah Firman Allah yang telah menjadi manusia. Bahwa Isa Al-Masih telah mengorbankan diri-Nya. Bahwa Ia mati disalib untuk menyelamatkan manusia dari dosa. Bahwa Ia telah bangkit dari antara orang mati pada hari ketiga mengalahkan maut. Bahwa sekarang Ia ada di sorga duduk di sebelah kanan Allah Bapa.

Saya baru mengerti bahwa kekristenan adalah Isa Al-Masih. Dan orang yang akan ke sorga adalah mereka yang menerima Isa Al-Masih sebagai Juruselamat-nya. Dan memiliki hubungan pribadi dengan Isa Al-Masih yang roh adanya. Maka saya berpikir harus mengambil sebuah keputusan.

Isa Al-Masih Menyelamatkan Saya

Pada suatu hari Minggu setelah mengikuti ibadah, saya mendapatkan penjelasan lagi tentang Isa sebagai Juruselamat. Malam harinya kira-kira pukul 22.00 semua orang di rumah sudah tidur. Tetapi saya tidak bisa tidur. Di atas tempat tidur yang hanya ditutupi oleh spanduk-spanduk sebagai kamar saya, saya berdoa kepada Isa. Saya mengambil keputusan bulat yang mengubah seluruh hidup saya.

Waktu itulah saya mengakui dosa-dosa saya. Meminta ampun pada Isa dan mengundang Dia masuk dalam hati saya. Saya juga menyerahkan hidup saya ke dalam tangan-Nya. Tanpa disadari airmata saya mengalir tetapi hati saya lega sekali.

Ngeri rasanya memikirkan bagaimana hidup saya jika tidak mempunyai seorang Juruselamat. Sejak saat itu Isa Al-Masih bukan hanya Juruselamat dunia. Isa Al-Masih adalah Juruselamat saya!

BaptisBaptisan Sebagai Simbol Hidup Baru

Untuk menyatakan bahwa saya benar percaya dan bersedia menaati Isa Al-Masih, pada tahun 2008 saya dibaptiskan. Baptisan air itu dilakukan di sebuah kolam umum. Beserta dengan saya ada beberapa orang percaya baru lainnya yang juga dibaptiskan.

Sekarang hati saya dipenuhi damai, sukacita, dan puji-pujian kepada Isa Al-Masih, karena saya telah menemukan Dia. Isa-lah satu-satunya jalan, kebenaran, dan hidup yang kekal (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6)!

[Staff Isa dan Islam – Setiap orang yang belum secara pribadi menerima Isa Al-Masih sebagai Juruselamat, perlu berbuat demikian jika ingin masuk sorga. Orang Kristen KTP-pun tidak akan masuk sorga jika tidak menerima Isa Al-Masih sebagai Juruselamatnya secara pribadi. Juga demikian dengan orang Muslim yang saleh. Kami sediakan informasi tambahan untuk mereka yang ingin memperdalam pengertian tentang keselamatan.]

(Suhartono, Wonosari)


Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

Add comment

PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR

Bagi Pembaca yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:

1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
2. Komentar hanya diperbolehkan menjawab salah satu dari 3 pertanyaan fokus yang dimuat di bagian akhir artikel. Kecuali beberapa artikel yang tidak memuat 3 pertanyaan fokus.
3. Sebelum menuliskan jawaban, copy-lah pertanyaan yang ingin dijawab terlebih dahulu.
4. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
5. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.
6. Satu orang komentator hanya berhak menuliskan komentar pada satu kolom. Tidak lebih!

Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan mengirim email ke: [email protected]

Kiranya petunjuk-petunjuk di atas dapat kita perhatikan.

Wassalam,
Staf, Isa dan Islam

Security code
Refresh

Comments  

# ASD 2011-09-08 13:25
*
Jika manusia berbuat dosa, maka manusia itu sendirilah yang harus bertobat, tidak mengulangi dosanya, minta ampun kepada Tuhannya dan memperbaiki kesalahannya serta memperbanyak amal untuk menebus dosanya, agar amal baiknya lebih berat saat ditimbang di akhirat nanti. Bukan Isa Al-Masih yang harus berkorban, rela disalib untuk menebus dosa umat-Nya.

Jika logika tersebut yang dipakai, betapa enaknya orang yang sudah berbuat dosa (berzina, mabuk, membunuh) dan terhapus begitu saja dengan kehadiran Isa yang siap melebur dosa tanpa menanggung akibatnya.
# Staff Isa dan Islam 2011-09-12 11:56
~
Saudara ASD,

Kami setuju dengan pendapat saudara, manusia harus bertobat dari dosa-dosanya, dan hidup kudus di hadapan Allah.

Dalam ajaran Islam memang mempunyai satu kepercayaan, bahwa pada hari kiamat, setiap manusia akan ditimbang. Untuk menentukan, mana yang lebih berat, dosa ataukah pahala. Dan berdasarkan itu, mereka akan ditentukan untuk masuk sorga bila pahalanya lebih berat, atau masuk neraka bila dosanya lebih berat.

Pertanyaanya: Seberapa banyakkah pahala yang harus saudara kumpulkan agar saudara dapat masuk sorga? Dan apakah amal yang saudara kumpulkan dapat menjamin saudara masuk sorga? Silakan saudara baca url berikut untuk menemukan jawabannya, http://tinyurl.com/3kqacme.

Sedangkan orang Kristen yang benar-benar telah menerima keselamatan dalam Isa Al-Masih, mereka melakukan setiap ibadah mereka bukan semata-mata supaya mendapat pahala atau masuk sorga atau dosanya diampuni.

Semua itu mereka lakukan sebagai ucapan syukur mereka pada Allah, atas anugerah keselamatan yang telah mereka terima. Dan firman Allah mengatakan, keselamatan itu adalah anugerah dari-Nya, bukan usaha manusia.

“Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.” (Injil, Surat Efesus 2:8-9)
~
SO
# Utor 2011-09-08 15:37
*
Tak ada satu agama pun yang bisa menjamin pengikutnya masuk surga (kalaupun surga itu ada).
# Staff Isa dan Islam 2011-09-12 11:55
~
Saudara Utor,

Kami setuju dengan pendapat saudara. Tidak ada satu agamapun yang dapat memberi jaminan keselamatan. Sebab “agama” hanyalah sebuah aturan yang dibuat oleh manusia untuk dapat mendekatkan diri pada Sang Khalik.

Kitab Suci berkata, “Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia [Isa Al-Masih], sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan." (Injil, Kisah Para Rasul 4:12)

Lebih lanjut, terdapat dalam artikel ini, http://tinyurl.com/3vnykw5.
~
SO
# Abdullah Rajab 2011-09-12 21:21
*
"Bahwa Isa Al-Masih telah mengorbankan diri-Nya dan Ia mati disalib untuk menyelamatkan manusia dari dosa".

Admin Yth, saya yakin kalimat di atas adalah kalimat yang diyakini umat Kristen, karenanya tidak tepat menggunakan kata Isa Al-Masih.

Hemat saya Isa Al-Masih tidak dikenal dalam Kristen (dan Injil sekarang), melainkan Yesus. Jadi tolong kalau membahas Tuhan Kristen pakailah nama Yesus, karena Isa Al-Masih adalah Nabi yang dimuliakan dalam Islam.
# Staff Isa dan Islam 2011-09-16 11:41
~
Saudara Abdullah Rajab,

Nama lain untuk Isa ialah Yesus. Gelar Al-Masih berasal dari bahasa Ibrani yang artinya adalah “yang diurapi”. Sedangkan “Kristus” merupakan terjemahan “yang di-urapi” ke dalam bahasa Yunani.

Dengan demikian, baik Isa Al-Masih maupun Yesus Kristus artinya adalah “yang diurapi”.

Benarkah keselamatan yang dibawah oleh Isa Al-Masih/Yesus Kristus hanya bagi orang Kristen?

Perhatikanlah ayat berikut, “Jibril berkata: "Demikianlah, Tuhanmu berfirman: ’Hal itu adalah mudah bagi-Ku; dan agar dapat Kami menjadikannya (Isa Al-Masih) suatu tanda bagi manusia dan sebagai rahmat dari Kami; dan hal itu adalah suatu perkara yang sudah diputuskan" (Qs 19:21)

Ayat di atas tidak mengatakan “suatu tanda bagi orang Kristen saja” melainkan bagi seluruh manusia. “Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia [Isa Al-Masih], sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan" (Injil, Kisah Para Rasul 4:12).
~
SO
# padrizaghanus 2011-09-20 23:51
*
Oleh karena Yesus datang bukan membawa agama seperti yang dinyatakan oleh staff IDI maka tidak bolehlah disebut agama Kristian.

Kalau mau mewujudkan agama Kristian di Indonesia atau negara-negara lain mesti mengakui Yesus datang membawa agama.
Memang diakui Kristian bukan agama karena tiada lagi hukum Taurat.
# Staff Isa dan Islam 2011-09-21 18:50
~
Isa Al-Masih bukan pembuat atau pembawa agama tertentu. Isa Al-Masih bukan membawa agama Kristen, tetapi memberik an jawaban atas kefrustasiaan manusia dalam mencari jalan keselamatan dan pengampunan dosa dari siksa neraka.

Agama adalah buatan manusia, sebagai cara manusia untuk mengenal Sang Pencipta. Sebelum Isa Al-Masih datang telah berdiri banyak agama. tetapi semua itu tidak dapat menyelamatkan manusia (bahkan hingga saat ini agama tidak menyelamatkan)  dari hukuman neraka, karena hanya Allah yang sanggup menyelamatkan.

Dialah Isa Al-Masih datang ke dunia untuk menyelamatkna manusia yang percaya kepada-Nya.

Mengapa harus Isa Al-Masih? karena Dia terkemuka di Dunia dan Akhirat, "Hai Maryam sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kalimat yang datang dari pada-Nya, namanya Al-Masih, Isa putera Maryam, seorang terkemuka di dunia dan akhirat..." (Qs 3:45).

Dalam ayat ini dinyatakan bahwa Isa adalah kalimatullah, Dia ada karena Firman Allah SWT dan Dia adalah seorang yang terkemuka di dunia dan akhirat. Tidak ada seorangpun yang terkemuka di dunia dan akhirat selain Allah karena Isa adalah Allah SWT.
~
NN
# Mira cute 2012-07-02 12:54
*
Saya umat Kristus dan saya merasa diberkati dengan setiap artikel di website ini. Sehingga saya tau siapa Tuhan yang saya sembah dan saya bersyukur menjadi pengikut Kristus.

Di sini saya ingin berbagi sebuah link yang menguak tentang ajaran Islam yang sebenarnya, barangkali ini bisa jadi referensi juga buat staf IDI dan saudara-saudara Muslim yang lain. Tanpa bermaksud menyudutkan, tapi cobalah baca dengan hati pikiran yang jernih dan logika.

GBU
# Staff Isa dan Islam 2012-07-03 21:56
~
Saudara Mira Cute,

Sebelumnya terimakasih atas apresiasi saudara pada forum ini dan kesediaan saudara untuk bergabung. Terimakasih juga atas link yang saudara berikan. Kami sudah melihatnya dan menurut kami blogspot tersebut terlalu keras dalam memberi penilaian terhadap saudara-saudara kita Muslim. Untuk itu, kami minta maaf karena terpaksa harus menghapus link yang saudara berikan.

Memang apa yang disebut pada link tersebut adalah benar adanya. Sayang, mereka menyajikan dengan kata-kata yang vulkar sehingga dapat melukai hati orang yang membacanya. Mari kita memberitakan Injil Keselamatan Allah dengan kasih, karena itulah yang diajarkan oleh Tuhan kita Yesus Kristus.

“Dan hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini" (Injil, Rasul Markus 12:31).
~
SO
# salomon 2013-04-17 10:28
*
Sekarang saya tanya kepada anda semua Kristen, apakah bedanya anda sebagai pengikut Isa di dunia dengan pengikut yang lainnya? Nyatakan dalam hal dunia, iman, dan bukti orang Kristen yang sudah pernah masuk surga? Karena riwayat orang Kristen masuk surga tidak ada, melainkan dari mimpi dan mengikuti bisikan yang katanya dari Roh Kudus, dan hanya akan menjadi mimpi belaka. Jikalau rujukannya Yesus sebagai penyelamat karena kunci sorga hanya satu yaitu Allah, selain itu tidak ada.
# Staff Isa dan Islam 2013-04-18 14:12
~
Saudara Salomon,

Perbedaan kami sebagai pengikut Isa Al-Masih adalah, kami telah mempunyai jaminan keselamatan sorgawi. Oleh sebab itu, kami tidak perlu lagi khawatir akan keselamatan sorgawi kami. "Akulah [Yesus Kristus] terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup" (Injil, Rasul Besar Yohanes 8:12)

Inilah jaminan yang diberikan oleh Isa Al-Masih, bahwa setiap pengikut-Nya akan terhindari dari kegelapan atau siksa neraka.

“Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku” (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6). Bukankah sungguh indah bila kita telah mempunyai jaminan keselamatan sorgawi?
~
SO
# peace01 2013-08-15 19:04
*
Enak benar ya kalau begitu, saya masuk nasrani, terus saya maksiat kanan kiri. Saya tetap dijamin masuk surga.

Asal anda tahu, di Islam pun kami percaya bahwa keselamatan akhirat bukan berasal dari amal perbuatan kami, tetapi dari Rahmat Allah. Kisah seorang pelacur yang berdosa seumur hidupnya, di akhir hidupnya diberi rahmat oleh Allah dan dijamin keselamatannya, hanya karena memberikan air minumnya kepada seekor anjing yang kehausan, sementara dia sendiri sangat haus.
# Staff Isa dan Islam 2013-08-17 20:32
~
Saudara Peace01,

Saudara sangat keliru bila berpandangan demikian. Dalam iman kekristenan diajarkan bahwa keselamatan diperoleh karena kasih karunia Tuhan melalui iman kepada Yesus Kristus. Tapi, kehidupan kekristenan tidak berhenti sampai di situ saja.

Sebagai wujud dari pengakuan bahwa Yesus adalah Juruselamat, seseorang harus menyerahkan hidup sepenuhnya dalam kehendak-Nya. Dengan kata lain, hidup sesuai kebenaran firman Allah. Inilah yang disebut buah dari pertobatan.

“Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna” (Injil, Surat Roma 12:2).

Bagaimana dengan orang Kristen yang hidupnya tidak sesuai dengan firman Tuhan atau masih berdosa? Firman Allah mengatakan “Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita” (Injil, Surat Roma 6:23).

Seseorang yang ingin mendapatkan hidup kekal, pertama yang harus dilakukan adalah menerima dan mengimani Yesus Kristus sebagai satu-satunya Juruselamat dalam dirinya. Setelah itu, hidup dalam pertobatan atau hidup sesuai kebenaran firman Allah.
~
SO
# danny 2013-10-07 12:23
~
Hanya pengikut Isa Al-Masih/Yesus yang masuk sorga. Qs 4:159 "Tidak ada seorangpun dari Ahli Kitab, kecuali akan beriman kepadanya ('Isa) sebelum kematiannya. Dan di hari kiamat nanti 'Isa itu akan menjadi saksi terhadap mereka".
# alex 2014-02-08 00:31
~
Hanya kerendahan hati datang ke hadapan Allah dengan menerima korban-Nya yaitu Yesus Kristus yang mati, karena rancangan Allah agar manusia diselamatkan dari dosa-dosanya. Kesombongan tidak layak masuk kerajaan Allah, karena iblispun dulunya malaikat sorga yang sombong, angkuh di buang ke bumi. Jadi siapa yang tidak menerima karunia Allah tidak layak masuk kerajaan sorga. Terima Isa Al-Masih sebagai Juruselamat dengan kerendahaan hati maka menghormati pemberian Allah.
# Davids 2014-05-01 10:43
~
Kekristenan suatu perubahan hidup yaitu hidup seturut dengan Kehendak Allah di dalam Kristus. Karena keselamatan yang telah Allah karuniakan secara cuma-cuma kepada setiap orang yang percaya pada Yesus Kristus.
# achmad muslimin 2014-05-28 21:23
~
Bagi kami umat Islam, Tuhan itu satu yaitu Allah. Isa Al-Masih atau Yesus Kristus (bahasa Kristiani) itu hanyalah seorang nabi Allah yang dipercaya oleh Allah untuk menyampaikan firman-Nya kepada manusia. Jadi, mungkin tujuan kita beragama adalah dalam rangka mencari ridho Tuhan kita masing-masing, dengan cara yang berbeda. Apakah semua agama itu sama? Menurut saya berbeda, karen tata cara beribadahnya berbeda. Jadi terserah kepada apa yang kita yakini karena nanti di akhirat, kita akan menanggung sendiri akibat dari pilihan kita.

Wassalam,
# Staff Isa dan Islam 2014-06-14 15:57
~
Salam Sdr. Achmad,

Benar memang bahwa agama ada banyak di dunia ini. tetapi apakah berarti Allah juga ada banyak? Allah hanya satu, Dialah Allah yang benar yang memberikan kepastian keselamatan pada semua orang yang percaya kepada-Nya.

Saudara harus hidup dalam kebenaran Allah yang memberikan kepastian keselamatan itu. "Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan" (Injil, Surat Roma 10:9).
~
Salma
# gic 2014-08-08 20:05
~
Agama Islam dan Kristen, Hindu, Budha hampir sama tapi tak sama. Hanya Tuhan tidak pernah menciptakan agama. Tuhan memciptakan manusia. Setelah manusia berdosa baru, manusia membuat agama dengan cara beramal baik. Karena telah berdosa yang bisa dilakukan sebatas baik, tidak sampai benar. Sedangkan standar Tuhan mutlak baik dan benar.
# Staff Isa dan Islam 2014-08-14 06:09
~
Saudara Gic,

Terimakasih untuk komentar saudara. Kiranya ini menjadi perenungan bagi pengunjung lainnya.
~
Solihin
isadanislamstudi.com

* Untuk bisa masuk ke pelajaran kursus ini, non-aktifkan 'pop-up blocker' komputer Saudara dengan meng-klik di sebuah 'bar' di bawah 'status bar' di bagian atas layar komputer

Isa Islam Dan Kaum Wanita

Click gambar di samping untuk artikel - artikel untuk wanita Muslim


 

www.isaislamdankaumwanita.com