Ikuti Isa dan Islam di Facebook Ikuti Isa dan Islam di Tweeter

Kedamaian Setelah Menerima Isa Al-Masih

Tangan

Saya dibesarkan oleh keluarga yang begitu taat dalam menjalankan ibadah.  Orang tua saya selalu menekankan untuk menunaikan sholat lima waktu dan membaca Al-Quran. Namun rasa damai yang sesungguhnya hanya saya rasakan sesaat saja. Sehingga saya terus mencarinya. Membandingkan Al-Quran dan Alkitab serta berdakwah kepada orang Kristen adalah hal yang sering saya lakukan.  Semakin banyak saya memojokkan orang Kristen, semakin saya sombong.  Hingga satu hari saya merasa jenuh dan semakin tidak ada damai di hati.

Kematian Yang Menakutkan

Kejenuhan saya timbul disebabkan oleh beberapa ayat dalam Al-Quran yang menjelaskan tentang kiamat dan kematian.  Berawal saat saya mengikuti pemakaman seorang teman dekat.  Ada rasa takut yang menghinggapi saya saat jasadnya dimasukkan ke liang lahat.  Dalam hati saya bertanya “kemanakah dia pergi?”  “Bagaimana bila nanti saya meninggal?”  Pertanyaan ini terus menghinggapi saya.   Tiap selesai sholat saya selalu memohon kepada Allah untuk menjauhkan saya dari api neraka.  Soalnya, saya sadar mempunyai banyak dosa. Saya berusaha menciptakan rasa tenang dan damai dalam hati, walaupun hasilnya hanya sementara dan tetap ada rasa takut akan neraka.

Pembawa Syafaat Yang Membingungkan

Kebingungan saya rasakan ketika saya membandingkan pembawa syafaat (Nabi Muhammad SWT dan Isa Al-Masih). Mengapa Isa Al-Masih yang memiliki syafaat dalam Al-Quran, bukan Muhammad.  Mengetahui akan hal ini mengakibatkan kebimbangan dan rasa takut menghantui saya.  Hingga akhirnya saya bertemu dengan seorang Kristen yang dulunya adalah Muslim.  Dia menjelaskan tentang ayat-ayat yang membingungkan saya selama ini. Namun saya tetap saja tidak bisa menerima penjelasannya. Setelah beberapa bulan dari kejadian itu, saya benar-benar mengalami kehampaan. Timbul dalam pikiran saya bahwa Al-Quran dan Alkitab telah membodohi saya.  Kurang lebih satu bulan saya tidak mau beragama dan beribadah. Lambat laun saya semakin hampa dan kacau dalam hidup.  Saya tidak mengerti ke arah mana tujuan Al-Quran dan saya juga tidak mengerti apa yang Alkitab arahkan. Tapi saya yakin bahwa Tuhan itu ada.

Bertemu Dengan Isa Al-Masih

Setelah sekian lama mencari, akhirnya saya dapat memahami tentang Tri-Tunggal, dosa warisan, penyaliban dan keselamatan. Walaupun saya telah memahami hal tersebut, namun pikiran saya menolaknya. Hati mengakui namun pikiran tidak.  Malam harinya saya bermimpi bertemu dengan utusan Isa Al-Masih. Dia berkata sambil menyalami saya, “Selamat, Tuhan Yesus telah memilihmu dan menyertaimu selamanya.” Saat terbangun saya berkata, “Mengapa bukan Yesus sendiri yang datang kepada saya”?   Dua hari kemudian secara berturut-turut saya bermimpi lagi melihat Tuhan Yesus. Yang pertama samar-samar.  Yang kedua saya melihat kedua tanganNya mengarah kepada saya seperti orang tua yang ingin menggendong / memanggil anaknya.

Menerima Sang Juruselamat Dan Mendapat Damai

Sejak saat itu saya putuskan untuk mengikutiNya sepenuhnya.  Saya menerima Isa Al-Masih sebagai Tuhan dan Juruselamat saya pribadi.  Saya merasa sangat damai sekali dan tidak ada rasa takut lagi dengan kehidupan nanti.

(Pengikut Isa Al-Masih)


Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

Berhubung banyak komentar yang masih belum kami balas, untuk sementara komentar tidak diterima.

Comments  

# gadaffi 2010-08-12 01:58
*
Hanya Isa Al-Masih yang membawa syafaat. Tidak nabi lain karena ia dijadikan dari cahaya zub Allah hurobbi yang diutuskan melalui Jibril a.s. Ialah yang dikata didalam Surah an-Nas ia yaitu Tuhan manusia.

Al-Quran mempunyai mukjizat oleh itu pengamalnya mesti hatinya luhur dan penuh keinsafan. Barulah ia membawa kedamaian hati enggak boleh riak dan takbur, baiknya tingkat nafsunya bukan amarrah, mati yang sakit kalau hidup penuh dengan dosa, tetapi mati dalam keimanan yang teguh matinya seperti tidur seketika karena tiada siksaan alam barzakh dan rohani akan dibawa naik keatas.

Pernah saya mengalami mimpi yang sama, tetapi Ia tidak berkata-kata. Ia hanya menampilkan dirinya, dengan penampilannya sahaja sudah cukup untuk kita memahami apa yang hendak disampaikan. Begitulah kekuasaan Allah yang agung. Wallah Hualam
# kurniawan 2010-08-12 13:27
*
Baca Surah QS 37, Ash-Shaffat maka akan tahu kemana kita akan pergi setelah kematian menjemput.
# ulung koeshendratmok 2010-08-12 22:24
*
Nabi Ibrahim membawa agama Tauhid. Ia menyerukan kepada mereka bahwa bentuk pendekatan diri dan kayakinan seperti ini adalah hak Allah yang murni. Ini tidak boleh diperuntukkan sedikitpun kepada selain-Nya, meskipun itu malaikat atau nabi utusan-Nya

Jangan berlebihan dan melampaui batas dalam memuji seperti orang Nasrani memuji Nabi Isa bin Maryam). Mereka menganggap bahwa Nabi Isa adalah Tuhan? Ini namanya syirik.
# wilmart effendi 2010-08-23 15:14
*
Koes Hendratmok yang terkasih, Bagaimana menurut saudara dengan ayat ini:

"Maka Aku bersumpah dengan Rabb Yang Mengatur tempat terbit dan terbenamnya matahari, bulan dan bintang; sesungguhnya Kami benar-benar Maha Kuasa." (Qs 70:40)

Siapa yang dimaksud dengan 'Aku' pada ayat diatas?
# HanyaDebuSemesta 2010-12-25 05:49
*
Siapa yang dimaksud dengan 'Aku' pada ayat diatas?

Maaf sebelumnya, saya bukan Sdr. Koes Hendratmok, hanya ingin menanggapi pertanyaan Sdr. Wilmart Effendi.

Dalam Al-Quran kata merujuk ke:
1. Aku = Allah SWT sendiri atau firman Allah SWT sendiri yang dititipkan kepada M. Jibril untuk disampaikan kepada N. Muhammad SAW.

2. aku = M. Jibril atau N. Muhammad SAW

3. Kami = Allah SWT dan Jibril dan atau bersama para Malaikat yang lain yang ditugasi oleh Allah SWT. Bukan merupakan keterangan bahwa Tuhan banyak/lebih dari 1.

Makna pada ayat tersebut "Allah bersumpah dengan menggunakan kalimatNya sendiri Tuhan yang mengatur tempat terbit dan tenggelamnya... ." Bukan bermakna "Allah SWT bersumpah demi Tuhan yang mengatur...." Hanya Allah SWT yang tahu pasti...
# Staff Isa dan Islam 2011-01-06 11:16
*
Kami mencoba mengutip ulang ayat yang dimaksud:
Surah Al-Ma'aarij 40: Maka Aku bersumpah dengan Tuhan Yang Mengatur tempat terbit dan terbenamnya matahari, bulan dan bintang; sesungguhnya Kami benar-benar Maha Kuasa.

Ayat-ayat seperti ini cukup sering muncul di dalam Al-Kitab, yang berarti Allah Tri-Tunggal yang esa sedang berkomunikasi di antara Mereka. Dan sesungguhnya hanyalah Allah yang Maha Kuasa.

Kami tidak sependapat dengan Saudara yang mengatakan bahwa malaikat-malaik at itu terhitung di dalam kata ganti "KAMI", dan oleh sebab itu Saudara juga mengatakan bahwa malaikat itu juga adalah Maha Kuasa, sama seperti Allah.

Ini justru yang disebut sebagai dosa syirik dalam agama Islam, yakni menyamakan Allah cengan ciptaan-Nya.

Dalam website ini kami pernah membahas tentang ketidaksetujuan kami akan konsep Tauhid dalam Islam. Saudara boleh menyimaknya dalam: tinyurl.com/28hos88
~
CA
# brother88 2011-01-05 02:06
*
Lucu sekali bisa tahu wajah Isa Al-Masih/Yesus padahal bertemu satu kalipun di dunia nyata tidak pernah.
# Staff Isa dan Islam 2011-02-09 19:26
~
Saudara, terimakasih atas tanggapannya.

Kami percaya bahwa Saudara yang memberi kesaksian di atas, mungkin mengenal Isa Al-Masih karena kelembutan cahaya kasih-Nya yang meliputi dirinya ketika Saudara kita ini bermimpi bertemu dengan Isa Al-Masih.

Kami percaya bahwa bahwa Saudara kita pastilah telah sangat merindukan Isa Al-Masih seperti yang telah ia baca dalam Al-Kitab.

Dan ciri-ciri yang ia kenali tentulah bukan ciri-ciri fisik, melainkan lebih kepada ciri-ciri rohaniah, yakni: perasaan diliputi oleh kelembutan, kasih, damai sejahtera, sentosa, akrab, rindu, sukacita, dan lainnya.

Saya meyakini bahwa semua perasaan ini akan didapat ketika kita 'bertemu' Isa Al-Masih secara pribadi di dalam hidup kita.
~
CA
# yusoff 2011-02-27 18:11
*
Heran saya, bagaimana dia tidak merasa mendapat kedamaian setelah melihat temannya meninggal lalu dikuburkan.

Setahu saya, saya dapat kedamaian dan ketenangan hati jika dapat menaati semua perintah Allah dan meninggalkan semua yang Allah tidak sukai. Misalnya kalau saya dapat sholat tepat pada masanya, saya rasa tenang dan tenteram.

Yang mana yang sangat sukar untuk diamalkan? Dalam Islam ada wajib, sunah, harus, makruh, dan haram.

Puasa wajib dalam bulan Ramadan, tapi jika tidak mampu untuk berpuasa juga tidak wajib dilaksanakan. Begitu juga ibadah haji, kalau tidak cukup uang, tidak perlu dipaksakan.
# sudarmadi 2011-07-05 08:44
*
Keselamatan bagi yang mau mengikuti petunjuk! Saya yakin orang-orang Kristen senantiasa diliputi kebingungan juga sudah merasa putus asa sehingga memaksa akan kebenaran yang hakiki, yaitu Islam.

Orang-orang Kristen hanya sembarangan dalam mencari jalan kebenaran dan kalau saja orang-orang Kristen objektif dalam memikirkan dan merasakan pastilah orang-orang Kristen akan menuju keselamatan (Islam).
# nadya 2011-11-21 14:17
*
Amin, Yesus Rajaku, Penyelamatku. Tuhan Yesus is the best.
# bambang 2012-07-12 09:51
*
Terpujilah Yesus. Engkau telah memilih umat yang tepat untuk mengikuti-Mu. Selamat datang di dalam keluarga Hati Kudus Yesus. Karena anda adalah salah satu yang terurapi. Jika anda telah mantap mengikuti-Nya, maka jangan lagi menyebutkan satu kata apapun tentang ajaran seberang, agar tidak tercatat lagi tinta hitam saudara di buku lembaran hidup yang pernah tercatat sebagai dosa.

Saya juga mengalami hal yang sama. Mari kita wartakan keselamatan ini kepada mereka yang belum berkenan kepada-Nya. GBU
# Staff Isa dan Islam 2012-07-13 15:07
~
Saudara Bambang,

Terimakasih atas komentar yang telah saudara berikan.

Keselamatan yang dibawa oleh Yesus Kritus adalah keselamatan bagi setiap orang. Dan bagi siapa saja yang mau menerima-Nya sebagai Tuhan dan Juruselamat, maka orang tersebut akan mendapatkan Hidup Kekal. “supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal” (Injil, Rasul Besar Yohanes 3:15).

Dan sebagai orang percaya, adalah tugas kita untuk membagikan Keselamatan tersebut bagi mereka yang belum mengenalnya. Sebab itulah yang diperintahkan Tuhan Yesus dalam Amanat Agung-Nya.

“Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya" (Injil, Rasul Besar Matius 24:14).
~
SO
Video Isa Dan Islam

Click gambar di atas untuk video-video terbaru kami

www.videoisadanislam.com

isadanislamstudi.com

* Untuk bisa masuk ke pelajaran kursus ini, non-aktifkan 'pop-up blocker' komputer Saudara dengan meng-klik di sebuah 'bar' di bawah 'status bar' di bagian atas layar komputer