Ikuti Isa dan Islam di Facebook Ikuti Isa dan Islam di Tweeter
Cetak

Kesaksian dari Balikpapan

BalikpapanSaya dibesarkan oleh Kakek dan Nenek yang berpindah-pindah dari Jawa ke Sumatera dan akhirnya tinggal di Balikpapan, Kalimantan Timur. Saya masuk SD di sana dan diberi pelajaran agama Islam sampai semester akhir kelas VI.

Setiap hari sesudah pulang dan habis makan saya selalu pergi ke Mesjid untuk mempelajari agama Islam. Juga pada sore hari sebab saya ingin sekali keselamatan itu baik dalam hidup ini terlebih setelah meninggal dunia. Karena saya begitu rajin maka seringkali di sekolah saya menjadi contoh membaca doa dan cara sembahyang untuk teman-teman sekelas. Saya juga selalu pergi ke Mesjid belajar agama dan melakukan sembahyang lima waktu jum'atan tetapi dalam diri saya tidak pernah tumbuh belas kasihan terhadap sesama bahkan saya dibenci oleh tetangga karena menjadi biang-keladi anak-anak nakal.

Kerinduan mempelajari Injil

Saya mulai sangat benci terhadap orang-orang Kristen, bahkan di Mesjid saya berjanji (sumpah) demi Nama Allah, Nabi Muhammad, dan isi alam semesta, saya tidak akan meninggalkan ajaran Islam. Saya mulai membenci gambar Isa [Yesus]. Dalam puncak kebencian inilah setiap saya menemukan gambar Isa saya cungkil matanya sehingga gambar Isa itu menjadi buta.

Pada suatu sore saya tidak pergi ke Mesjid, dan saat-saat termenung saya mendengar nyanyian-nyanyian orang Kristen dari tetangga yang satu-satunya orang Kristen di tempat itu. Karena puji-pujian itu, timbul dalam hati saya suatu kerinduan untuk mempelajari Injil. Ternyata dalam Injil itu juga menawarkan keselamatan baik untuk hidup ini maupun untuk hidup yang akan datang. Tanpa malu-malu saya datang pada tetangga untuk meminjam buku-buku Kristen dan juga Alkitab. Saya makin dipengaruhi oleh isi Alkitab sehingga selama dua tahun saya berusaha mengikuti baik agama Islam maupun agama Kristen. Akhirnya, sesudah lama mempertimbangkan kedua-duanya, saya mengambil keputusan untuk menjadi pengikut Isa Al-Masih.

"Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu; jangan ada orang yang memegahkan diri." (Injil, Surat Efesus 2:8-9)

 

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silahkan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

Add comment

PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR

Bagi Pembaca yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:

1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
2. Komentar hanya diperbolehkan menjawab salah satu dari 3 pertanyaan fokus yang dimuat di bagian akhir artikel. Kecuali beberapa artikel yang tidak memuat 3 pertanyaan fokus.
3. Sebelum menuliskan jawaban, copy-lah pertanyaan yang ingin dijawab terlebih dahulu.
4. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
5. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.
6. Satu orang komentator hanya berhak menuliskan komentar pada satu kolom. Tidak lebih!

Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan mengirim email ke: [email protected]

Kiranya petunjuk-petunjuk di atas dapat kita perhatikan.

Wassalam,
Staf, Isa dan Islam

Security code
Refresh

Comments  

# Heri 2010-08-10 00:53
*
Umat Islam yang rendah kadar ilmu agamanya, memang mudah terbujuk untuk pindah agama. Tetapi orang yang kuat ilmu agama Islamnya, mustahil ia menemukan agama yang lebih baik dari Islam.

Fakta menyebutkan sebaliknya banyak sekali ulama Nasrani para pendeta dan penginjil yang masuk Islam serta merta setelah membaca Al-Quran yang jauh lebih masuk akal daripada ajaran Kristen yang untuk menerangkan hakikat Tuhan bukan main. Sebut saja, misalnya Irene Handoyo, Insan Mokoginta dll.

Orang Islam yang masuk Kristen kebanyakan dari kalangan yang rendah pendidikannya, sebaliknya orang Kristen yang masuk Islam kebanyakan dari kalangan pendeta dan penginjil.
# Staff Isa dan Islam 2010-08-10 09:54
~
Kami sudah melihat banyak orang Islam yang berpendidikan menerima Isa Al-Masih sebagai Juruselamat. Baru hari ini ada berita bahwa 40 orang Islam dari Iran yang bertempat tinggal di Jerman menyatakan percaya dengan dibaptis. Semuanya orang yang berpendidikan.

Lebih baik kalau Sdr. Heri jangan percaya setiap kalimat yang didengar dan dibaca tentang keunggulan agama Saudara. Kami tahu ada orang Kristen masuk agama Islam tetapi juga ada orang Islam yang pintar dan berpendidikan masuk Kristen.

Tetapi juga ada orang Kristen dan Islam masuk agama Hindu. Apakah ini berarti agama Hindu hebat? Soalnya pindah agama tidak membuktikan apa-apa.

Yang penting, berhubungan dengan kesaksian dari Balkipapan, ialah bagaimana dapat menerima keselamatan. Saudara sendiri tidak pasti akan masuk sorga sesudah meninggal. Jikalau menerima Isa Al-Masih sebagai Juruselamat, Saudara Heri akan “Pasti Selamat.” (Injil Yohanes 10:28)
~
JG
# Hafidz.. 2010-09-05 06:14
*
Kitab (Al-Quran) ini tidak ada keraguan padanya - petunjuk bagi mereka yang bertakwa, (yaitu) mereka yang beriman kepada yang gaib, yang mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka, dan mereka yang beriman kepada Kitab (Al-Quran) yang telah diturunkan kepadamu dan Kitab-kitab yang telah diturunkan sebelummu, serta mereka yakin akan adanya (kehidupan) akhirat. Mereka itulah yang tetap mendapat petunjuk dari Tuhan mereka dan merekalah orang-orang yang beruntung.

Sesungguhnya orang-orang kafir, sama saja bagi mereka, kamu beri peringatan atau tidak kamu beri peringatan, mereka tidak akan beriman. Allah telah mengunci-mati hati dan pendengaran mereka, dan penglihatan mereka ditutup. Dan bagi mereka siksa yang amat berat. Di antara manusia ada yang mengatakan: "Kami beriman kepada Allah dan Hari kemudian," padahal mereka itu sesungguhnya bukan orang-orang yang beriman. Mereka hendak menipu Allah dan orang-orang yang beriman, pada hal mereka hanya menipu dirinya sendiri sedang mereka tidak sadar.
# Staff Isa dan Islam 2010-09-10 23:28
~
Saudara Hafidz, ayat kutipan mengatakan bahwa Saudara harus, “beriman kepada . . . kitab-kitab yang telah diturunkan sebelummu.” Jelas kitab yang dimaksudkan ialah Injil. Kami perlu bertanya apakah Saudara sudah membaca Injil? Percaya pada Injil? Kelihatan orang Islam wajib percaya akan Injil.

Lagi dari ayat: “merekalah orang-orang yang beruntung.” Kami bingung bagaimana seorang dapat dikatakan “beruntung” kalau belum yakin akan masuk sorga. Tidak seorangpun antara semua orang Muslim yakin akan masuk sorga. Semua selalu menjawab “mudah-mudahan. ” Hanya kalau menerima Isa Al-Masih sebagai Juruselamat pribadi seorang Muslim bisa yakin masuk sorga. Lihatlah Injil, Rasul Besar Yohanes 10:28.

Lagi, kutipan lain memuat “Allah telah mengunci-mati hati pendengaran dan penglihatan mereka ditutup.” Injil memuat ayat yang hampir sama: Jika Injil yang kami beritakan masih tertutup juga, maka ia tertutup untuk mereka, yang akan binasa, yaitu orang-orang yang tidak percaya, yang pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman ini, sehingga mereka tidak melihat cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus, yang adalah gambaran Allah. (Injil, II Korintus 4:3-4)
~
JG
# Herlambang 2010-11-29 23:08
*
Tidak ada gunanya memelihara dan terus memupuk kebencian, tidaklah dapat dikatakan sesuatu lebih baik menurut ukuran universal jika mengajarkan kebencian mendasar terhadap suatu golongan.

Seandainya diperbolehkan di amandemen, saya sarankan agar Al-Quran diamandemen dengan menghapus ayat-ayat kebencian kepada suatu atau lebih golongan.
Memang Allah maha segalanya dan diluar akal budi manusia, tapi mengapa Beliau begitu tega mengunci-mati hati dan pendengaran mereka, dan menutup penglihatan mereka yang notabene juga ciptaanNya.
# Staff Isa dan Islam 2010-12-16 13:14
~
Saudara Herlambang, Allah adalah KASIH itu sendiri (Injil, Surah 1 Yahya 4:8 dan 16). "Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah KASIH" Marilah kita mengasihi semua orang di dunia, dan terutama kepada saudara-saudara kita yang memeluk Islam.
 
Mengenai amandemen Al-Quran, kami tidak sependapat. Kita tidak boleh melakukan amandemen terhadap Al-Quran. Perubahan dari cukup banyak ayat telah dilakukan oleh Muhammad sendiri, sekitar 30 ayat direvisi dan diganti dengan ayat lain. Dan Islam sendiri juga bukan hanya mengakui Al-Quran sebagai kitab suci, melainkan juga hadits-hadits yang menambah dan terkadang merub ah arti dari ayat-ayat di dalam Al-Quran tersebut.
~
CA
# vivi 2010-12-11 10:20
*
Saudara staf, memang benar umat Islam diperintahkan untuk mempercayai kitab-kitab yang diturunkan sebelum Al-Quran, dalam hal ini adalah kitab-kitab yang bersumber dari Allah dan diwahyukan kepada para nabi dan Rasulnya.

Pertanyaannya adalah, apakah Injil yang sekarang yang menjadi pegangan umat Nasrani termasuk dalam kitab-kitab tersebut? Tentu tidak!. Karena umat Islam percaya bahwa Injil adalah firman Allah yang diturunkan kepada Isa Al-Masih dan bukan kepada yang lain, sebagaimana umat Islam percaya bahwa Taurat adalah kitab yang diturunkan kepada Nabi Musa.

Dan setelah saya membaca kitab Injil yang sekarang, saya menemukan bahwa isinya bukanlah hanya firman Allah kepada Isa Al-Masih saja tetapi termasuk juga perkataan dari paus, dan setelah saya baca, hampir sebagian besar memang perkataan paus(Misalnya dalam Roma atau Korintus dimulai dengan kalimat pembukanya "Dari Paulus, hamba Kristus Yesus,..." atau perkataan yang serupa).
# Staff Isa dan Islam 2010-12-13 15:32
~
Sdr. Vivi, bila benar yang saudara katakan bahwa Injil telah dipalsukan, mengapa Al-Quran justru mengatakan bahwa dalam Injil terdapat petunjuk dan cahaya yang menerangi bagi orang-orang bertakwa (QS 5:46)?

Bahkan lebih lagi, Al-Quran memerintahkan Muhammad untuk bertanya kepada orang-orang yang membaca kitab sebelumnya bila dia berada dalam keragu-raguan (QS 10:94) jelas yang dikatakan kitab di sini adalah Injil, Zabur dan Taurat.

Dua pernyataan Al-Quran di atas sangat kontras sekali dengan pandangan orang Muslim saat ini terhadap Injil.

Lalu, manakah yang benar? Apakah perkataan umat Muslim yang mengatakan Injil palsu, atau perkataan Al-Quran yang mengatakan Injil adalah petunjuk dan cahaya?

Tidak ada dalam Injil yang merupakan perkataan Paus. Sepertinya saudara salah membaca.
~
SO
# lanang jagat 2010-12-11 17:03
*
Saya sependapat dengan keterangan saudara Vivi. Islam meyakini kitab-kitab yang diturunkan kepada nabi dan rasul-Nya. Bukan hanya Injil tapi juga Zabur dan Taurat, bahkan lembaran-lembar an wahyu yang diturunkan kepada nabi Ibrahim.
# Staff Isa dan Islam 2011-06-07 15:31
~
Saudara Lanang Jagat, umat Islam sedunia sesungguhnya mengakui Kitab Taurat, Kitab Nabi-Nabi, Zabur, dan Injil sebagai Kitab Suci dari Allah.

Oleh sebab itu, melalui website ini, kami mengajak Saudara untuk boleh lebih mengenal Allah yang sejati di dalam setiap artikel kami yang tentu saja mengutip dari keseluruhan Firman Allah tersebut, dan bukan hanya mengakui satu kitab tertentu saja.

Bukankah kita pasti akan lebih mengenal Allah yang sejati jika kita membaca dan merenungkan semua kitab-kitab-Nya , daripada kita hanya membaca dan merenungkan sebahagian saja?
~
CA
# sammy 2010-12-15 14:23
*
Coba kita melihat konsep keselamatannya saja. Menurut keyakinan Islam, ada yang dinamakan jembatan "sirotul mustaqim" titian rambut dibelah tujuh. Apakah kira-kira ada yang selamat melewati jembatan itu?

Sedangkan menurut keyakinan umat Kristen, sesuai dengan kutipan ayat di ulasan utama di atas, keselamatan itu adalah anugerah dari Tuhan yg Maha Esa, bahkan ditegaskan lagi bahwa keselamatan itu bukanlah hasil usaha manusia.

Manakah yang harus diikuti?
# Staff Isa dan Islam 2010-12-16 13:13
~
Saudaraku, ungkapan "siratul mustaqim" titian rambut dibelah tujuh, adalah menyatakan bahwa sangat sulit dan bahkan mustahil untuk bisa menuju sorga, dengan mengandalkan kekuatan dan perbuatan kita sendiri.

Sorga adalah tempat yang suci, dan hanya orang suci tanpa dosalah yang boleh memasuki sorga. Adam diusir hanya karena melakukan dosa yang sepertinya tampak remeh, yakni memakan buah. Adakah kita melakukan dosa yang lebih kecil daripada hanya memakan buah? Adam diusir karena "satu" dosa. Adakah kita melakukan hanya satu dosa saja seumur hidup kita, sehingga kita merasa layak masuk sorga?

Semua orang telah berbuat dosa (Injil, Surat Roma 3:23) dan upah bagi semua orang adalah "neraka" (Injil, Surat Roma 6:23). Oleh sebab itu, kita membutuhkan Juru Selamat, yang menggantikan kita menanggung dosa tersebut. Penebus dari Allah sendiri, menjelma menjadi manusia. Mengapa menjelma menjadi manusia? Karena manusia-lah yang berdosa dan hendak ditebus.

Allah mengasihi kita. Dan Isa Al-Masih adalah Penebus tersebut, sembelihan yang besar (Qs 37:107). Untuk boleh merenungkan Isa Al-Masih yang adalah jalan keselamatan, kami mempersilahkan  Saudara untuk merenungkan: http://www.isadanislam.com/jalan-keselamatan
~
CA
# vivi 2010-12-17 00:33
*
Saudara staf, maaf iya saya salah baca. Maksud saya adalah Paulus. Ini point pertama. Ini bisa dilihat dari permulaan (ayat) pertama dari surat seperti Korintus, Roma, dan beberapa surat lainnya yang secara tegas menuliskan bahwa yang berbicara itu adalah Paulus.

Point kedua adalah dengan menyimak point pertama. Maka tentu saja maksud dari "dalam Injil terdapat petunjuk dan cahaya yang menerangi bagi orang-orang bertakwa" (Qs 5:46) adalah bahwa di dalam Injil yang diturunkan kepada Nabi 'Isa terdapat petunjuk dan cahaya yang menerangi bagi orang-orang yang bertakwa.'

Sedangkan injil yang sekarang dengan melihat point pertama jelas bukan murni. Injil yang diturunkan kepada nabi 'Isa atau dengan kata lain adalah bukan injil yang asli lagi. Jadi tidak ada pertentangan antara perkataan bahwa Injil sekarang telah dipalsukan dengan Qs 5:46.
# Staff Isa dan Islam 2010-12-24 16:08
~
Sdr. Vivi, Injil adalah Firman Allah yang Allah wahyukan kepada sekitar 40 umat Tuhan sepanjang sejarah, untuk dituliskan kepada umat manusia. Dan salah satu di antara mereka adalah Paulus. Enam puluh enam kitab yang telah dituliskan ini kemudian dikumpulkan menjadi satu, dan jadilah Al-Kitab seperti yang kita ketahui sekarang dan juga pada zaman Muhammad.

Jadi, Allah memakai manusia untuk menuliskan Firman-Nya. Firman Allah tidaklah mungkin bisa dipalsukan. “Tak ada seorangpun yang dapat merobah kalimat-kalimat Allah.”(Surah Al Anaam 6:34).

Injil yang ada sekarang adalah Injil yang sama, yang sering dikutip oleh Muhammad. Buku-buku cetakan Injil yang beredar pada zaman Muhammad adalah sudah terlalu banyak untuk bisa dikumpulkan semua dan dibakar atau dipalsukan.

Dalam banyak ayat Al-Quran juga dikatakan agar kita mengamalkan Injil, dan orang yang mengamalkan Injil akan beroleh pahala yang besar. Injil jelas masih asli dan tidak akan pernah bisa dipalsukan.
~
CA
# atma 2010-12-23 15:06
*
Agama yang terbaik untuk seseorang adalah agama yang dapat membuat orang itu semakin dekat dengan Tuhan, menjalankan perintah-Nya dan semakin mencintai sesamanya manusia (tanpa melihat perbedaan atributnya, apapun).

Peace on earth
# Staff Isa dan Islam 2011-01-03 19:19
~
Kami setuju akan ucapan Saudara Atma. Agama yang sejati juga akan mampu memberikan dan memastikan jalan keselamatan kepada umat-Nya.

Untuk boleh mengenal tentang siapakah diri Isa Al-Masih dan bagaimana jalan satu-satunya untuk mencapai keselamatan, silahkan Saudara menyimak artikel kami dalam: isadanislam.com/jalan-keselamatan
~
CA
# yusoff 2011-02-27 19:40
*
Kalau kita melihat bagaimana awalnya orang yang memberi kesaksian ini begitu marah sampai-sampai mencungkil mata gambar Yesus dengan perasaan marah. Adakah agama Islam menyuruh melakukan hal yang sia-sia seperti itu?
Dan dia kelihatan mudah terpengaruh dengan keadaan sekeliling.

Kemungkinan dia tidak mendapat perhatian dan kasih sayang dari ahli keluarga. Ini banyak berlaku kepada ramai manusia.
# Staff Isa dan Islam 2011-03-12 01:32
~
Saudara Yusoff mungkin perlu jujur, apakah agama Saudara benar-benar tidak mengajarkan kekerasan? Jikalau tidak mengajarkan kekerasan, mengapa ada banyak teroris yang bertindak mengatas-namaka n agama Saudara?

Jika mereka hanya segelintir, dan mereka hanyalah beberapa "oknum" saja, mengapakah mereka selalu dibela oleh sekelompok pengacara yang menamakan diri: "Tim Pembela Muslim". Dan kalau tim pembela hukum mereka mengambil nama Muslim, mengapa tidak pernah terdengar terdengar walau sedikitpun, reaksi penolakan dari masyarakat?

Sepertinya Saudara kita ini juga bukanlah merupakan orang yang plin-plan atau seseorang yang mudah terpengaruh. Buktinya, dia begitu mempertimbangka n masalah ini dengan masak-masak selama 2 tahun lamanya. Apakah Saudara Yusoff berani mengikuti cara dia? Yakni mulai menyelidiki dan menguji agama Saudara? Saudara berani meresikokan hidup Saudara demi kebenaran?
~
CA
# Kasih 2011-04-14 12:52
*
Sungguh sebuah sia-sia, bila kita harus menjelaskan kepada seseorang tentang kebenaran, bila orang tersebut sama sekali tidak berniat mencari kebenaran.

Hati sebagian manusia telah dikeraskan oleh Tuhan sehingga mereka tidak dapat melihat kebenaran tersebut melainkan mencari kesalahan untuk membenarkan diri.

Bila Saudara-saudari terkasih sungguh-sungguh rindu untuk mencari kebenaran, maka saya menganjurkan untuk:

1. Jangan keraskan hati anda.
2. Pastikan tujuan anda adalah mencari Allah yang sejati, dan bukan untuk membela atas nama agama. Allah yang sejati tidak usah dibela. Ia lebih mampu membela diri-Nya sendiri.

Hidup kita ini dari Tuhan dan semua dikembalikan untuk kemuliaan Tuhan.

Kiranya Allah berkenan memberkahi kita semua.
# Staff Isa dan Islam 2011-04-25 11:47
~
Kami mengucapkan terima kasih buat tanggapan Saudara.

Kami bersyukur bahwa masih banyak orang yang terus rindu untuk mencari kebenaran, dan kami berharap agar orang-orang yang mengunjungi website ini juga memiliki kerinduan yang sama, yakni untuk mengenal siapakah Allah yang sejati.

Kami berharap agar kita dapat saling berbagi kasih di sini, dan saling mendoakan sesama manusia.
~
CA
# Julius 2011-09-13 16:46
*
Saya berdoa buat saudara Vivi, kiranya Isa Al-Masih menyatakan diri-Nya kepada saudara dengan cara-Nya yang special.
# Staff Isa dan Islam 2012-02-03 11:22
~
Saudara Julius,

Kami setuju dengan saudara. Memang sudah seharusnyalah sebagai orang percaya mendoakan saudara-saudara kita yang belum menemukan Hidup Kekal. Mereka yang masih mencari 'Jalan yang lurus'.

Semoga suatu hari mata rohani mereka terbuka, sehingga mereka menemukan hidup baru dalam Isa Al-Masih.
~
SO
# lambok 2011-11-24 15:02
*
Kita lihat akhir di zaman, siapa yang benar. Tetapi ingatlah, Tuhan selalu mengasihi semua umat-Nya baik yang berdosa, karena Tuhan mengajarkan kasihilah sesamamu seperti Aku mengasihi dirimu. Tuhan memberkati!
# Staff Isa dan Islam 2011-11-29 14:23
~
Saudara Lambok,

Terimakasih atas komentar saudara. Kami sependapat dengan saudara bahwa Tuhan mengasihi semua umat-Nya. Itulah sebabnya, Kalimat Allah dalam diri Isa Al-Masih datang ke dunia untuk memberi keselamatan bagi setiap orang.

“Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.” (Injil, Rasul Besar Yohanes 3:16)

Maka, bagi setiap orang yang telah menerima Keselamatan dari Isa Al-Masih, mereka tidak perlu lagi untuk menunggu hingga akhir zaman apakah mereka masuk sorga atau neraka. Sebab melalui Isa Al-Masih mereka sudah mendapat jaminan pasti masuk sorga.

Bagaimana dengan saudara, apakah saudara sudah mempunyai jaminan atau masih ragu-ragu?
~
SO
# rye 2012-01-18 13:07
*
Hanya orang yang rendah hatinya dapat "melihat" Allah melalui Yesus Kristus Putera-Nya. Allah yang Tritunggal itu digambarkan sebagai sebuah lampu, dimana bola lampu adalah fisik Yesus Kristus sebagai Anak manusia, terang lampu adalah keberadaan Allah dan panas yang terpancar dari lampu adalah Roh Kudus.
# Staff Isa dan Islam 2012-01-19 15:41
~
Mengetahui kebesaran Allah tidaklah cukup hanya menggunakan akal dan pikiran manusia. Sebab akal dan pikiran manusia yang terbatas tidak mampu menyelami kebesaran Allah.

Hanya dengan iman-lah seseorang dapat mengetahui bagaimana Akbarnya Allah. Sebab itu, bila saudara ingin mengerti akan kebesaran Allah, berimanlah pada Isa Al-Masih dan undanglah Roh Kudus memenuhi hati saudara, maka Roh Kudus yang ada pada diri saudara yang akan menjelaskan bahwa Allah adalah Allah yang Akbar.
~
SO
# von 2012-02-09 02:42
*
Yesus adalah Jalan, Kebenaran dan Hidup. Di luar Dia, pasti binasa. Yesus tidak pernah memaksa siapapun untuk percaya kepada-Nya.

Lembutkanlah hatimu, biarkan Yesus masuk, kau akan merasakan kasih-Nya yang besar, Dia rela mati bagimu dan bagiku. Adakah cinta yang lebih besar dari seorang yang telah mengorbankan nyawanya?

Yesus memberimu kebebasan untuk memilih. Pilihanmu adalah suatu kekekalan, Apakah kau hidup selamanya atau binasa selamanya?

Percaya kepada Yesus bukan soal agama tapi tentang hatimu bersama Yesus.
# Staff Isa dan Islam 2012-02-09 16:39
~
Saudara Von,

Terimakasih untuk komentar yang telah saudara berikan. Semoga menjadi pencerahan bagi siapa saja yang membacanya, terutama bagi mereka yang belum mendapatkan keselamatan dari Isa Al-Masih.
~
SO
# Tari Ngotna 2012-06-26 13:07
*
Kuasa dan kasih Yesus sangat nyata dalam perjalanan hidup saya. Dalam iman, saya hidup penuh sukacita bersama Yesus. Ia selalu menguatkan saya setiap melalui kesulitan-kesul itan yang saya telah lalui.

Lalu saya baca-baca Al-Quran. Qs 19:71 menyatakan bahwa orang-orang yang meletakkan hidupnya dibawah kuasa Al-Quran pasti masuk neraka (kemestian yang sudah ditetapkan). Ayat 72 hanyalah sebuah penghiburan setelah masuk neraka.

Kemudian saya membaca Qs 43:61, ternyata disebutkan di Al-Quran bahwa Isa haruslah diikuti setiap Muslim, karena Ia adalah Sirotol Mustaqim (Jalan Yang Lurus). Dan lebih jelas lagi dengan Injil Rasul Besar Yohanes 16:4 “Tetapi semuanya ini Kukatakan kepadamu, supaya apabila datang saatnya [akhir zaman] kamu ingat, bahwa Aku telah mengatakannya kepadamu"

Dan mengapa para Muslim percaya bahwa Isa (Yesus) adalah Sirotol Mustaqim, Firman Allah yang menjadi Manusia atau Kalimatullah atau Illahi-Nas (An Nas 3)? Hendaklah para Muslim mendalami Sirotol Mustaqim itu, supaya bebas dari "kutuk" Qs 19:71 di atas.
# santos 2012-07-28 02:28
*
Banyak orang yang tahu tentang Yesus/Isa, tetapi mereka tidak mengenal Dia. Isa juga telah mengatakan bahwa tanda akhir zaman adalah, salah satunya banyak nabi-nabi palsu, dan hal ini telah terbukti.

Sekarang pilihan ada di tangan kita, apa yang akan kita percaya.
# Staff Isa dan Islam 2012-07-30 10:32
~
Saudara Santos,

Terimakasih atas komentar saudara. Terbuktilah apa yang pernah dikatakan Yesus, “Itulah sebabnya Aku murka kepada angkatan itu, dan berkata: Selalu mereka sesat hati, dan mereka tidak mengenal jalan-Ku” (Injil, Surat Ibrani 3:10).

Tidak jarang manusia selalu menutup hatinya dari kebenaran Allah. Bahkan tidak sedikit diantara mereka yang mencari kebenaran lain, yang jelas-jelas akan membawa mereka pada kebinasaan. Seperti nabi-nabi palsu yang dikatakan oleh Yesus yang akan muncul pada akhir zaman.

Maka dari itu, "Siapa mempunyai telinga untuk mendengar, hendaklah ia mendengar!" (Injil Rasul Markus 4:9). Mendengar kebenaran yang telah Allah berikan.
~
SO
# rye 2013-02-13 07:34
*
Percuma kita mendebatkan iman karena tidak ada kaitannya Alkitab dengan Al-Quran. Masing-masing mengklaim kebenarannya sendiri. Tetapi Al-Quran tidak ada saksi-saksi dari Muhammad karena kitabnya langsung turun dari langit. Masuk akal yang mana?

Alkitab ditulis manusia dengan ilham Roh Kudus/ Roh Allah dan Yesus Kristus adalah Firman Allah sendiri yang lahir di dunia, dari seorang perawan. Allah dalam iman Kristen adalah Tri Tunggal, kesatuan antara Allah, Yesus Putera dan Roh Kudus. Iman Kristen rumit karena bukan buatan manusia tetapi dari Firman Allah sendiri melalui Alkitab.

Nalar kita tidak sampai, karena Allah selalu merupakan misteri. Kalau kita sanggup memasukan pengertian manusia maka Allah bukan lagi yang Maha Kuasa dan Maha Besar.
# Staff Isa dan Islam 2013-02-18 19:22
~
Saudara Rye,

Allah itu maha sempurna sedangkan manusia berdosa. Itu sebabnya selalu ada lubang ketidaksempurna an pemahaman kita tentang Allah. Manusia ingin menguak misteri Allah dengan berbagai cara, salah satunya dengan membuat agama. Tetapi lubang-lubang itu masih tetap ada. Agama manapun tidak mungkin menutupi lubang ketidaksempurna an tersebut. Buktikanlah, bahwa tidak ada mahluk beragama yang memahami Allah sepenuhnya.

Hanya Isa Al-Masih yang dapat menutupi lubang ketidaksempurna an yang kita sebut misteri tentang Allah. Isa Al-Masih menjelaskan : “Kata Isa Al-Masih kepadanya: "Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa [Allah]; bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa [Allah] itu kepada kami” (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:9).
~
NN
# MR - B 2013-02-20 15:20
*
Level, strata sosila, pendidikan, intelektual, semua itu bukanlah faktor penentu siapa masuk agama apa atau siapa berpindah ke agama mana. Hal yang yang membuat manusia dekat dengan Tuhan adalah iman. Perjalanan iman seseorang adalah perjalanan spiritual yang terus berkelanjutan tanpa batas tanpa henti. Jika seseorang mendapat kepuasan akan perjalanan imannya haruslah disadari bahwa semua itu dalah atas kasih karunia dari Tuhan.
# Staff Isa dan Islam 2013-04-03 19:42
~
Saudara MR-B,

Terimakasih untuk komentar saudara di atas. Kami setuju, status sosial seseorang tidak dapat mempengaruhi iman kepercayaanya. Karena iman seseorang hanya bertumbuh, bila dia mengenal kebenaran firman Allah.

"Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus" (Injil, Surat Roma 10:17).
~
SO
# eka 2013-02-23 03:35
*
Isa AS dilahirkan bukan dari bapa Insani, tetapi dari Roh Allah "Ingatlah kisah seorang perempuan yang memelihara kehormatannya (Maryam) lalu Kami tiupkan kepadanya Roh Kami (Roh Allah) dan Kami jadikan dia dan Anaknya tanda (kuasa Allah) bagi semesta alam” (Qs 21:91).

Isa AS adalah Roh Allah dan Kalimat-Nya "Isa itu sesungguhnya Roh Allah dan Firman-Nya” (Hadis Anas bin Malik hal.72)
# Staff Isa dan Islam 2013-04-03 19:44
~
Saudara Eka,

Terimakasih untuk komentar yang sudah saudara berikan. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang Pribadi Isa Al-Masih, saudara dapat membaca penjelasan-penj elasan kami pada artikel ini: http://www.isadanislam.com/isa-al-masih/.

Bila saudara ingin diskusi langsung dengan staf kami, saudara dapat mengirim lewat ke: .
~
SO
# jesus bless you 2013-04-15 22:15
*
Syalom,

Begini saudara-saudara , meskipun kita mengikut Yesus, tapi bila kita masih sering melakukan dosa sama saja. Justru kita yang telah mengenal kebenaran dan tidak melakukannyalah yang akan lebih tersiksa nantinya. Hadirat dan urapan yang telah kita rasakan adalah alasan kuat bagi kita untuk mengikut Dia.

Banyak orang yang telah disembuhkan karena urapan dan hadirat-Nya, itu adalah alasan kita bahwa agama kita menjamin keselamatan kita nantinya. Tergantung kita sekarang apakah sungguh-sungguh atau tidak. Firman Tuhan berkata berdoalah dan berjaga-jagalah . Terimakasih.
# Mr.Nunusaku 2013-04-26 17:21
*
Cara Allah bekerja untuk merobah mereka yang tadinya tidak mengakui Yesus adalah Tuhan:

"Jangan takut! Aku adalah Yang Awal dan Yang Akhir, dan Yang Hidup. Aku telah mati, namun lihatlah, Aku hidup, sampai selama-lamanya dan Aku memegang segala kunci maut dan kerajaan maut” (Kitab Wahyu 1:17-18).
# fahmi 2013-05-02 10:46
*
Kalau memang benar pengalaman hidup anda ini adalah pengalaman hidup yang dramatis. Keyakinan yang anda yakini akan merubah hidup anda di dunia ini tidak pada kehidupan kemudian.
# Staff Isa dan Islam 2013-05-07 10:46
~
Saudara Fahmi,

Apakah saudara yakin agama saudara memastikan saudara aman dari hukuman kekal dari Tuhan?

Jika hidup dalam dunia ini saja penulis sudah merasakan bukti nyata pertolongan Isa Al-Masih apalagi mengenai kehidupan kemudian. Sebaliknya, ajaran yang tidak memberikan kepastian apapun dalam dunia mana mungkin menjamin kepastian keselamatan di kehidupan kemudian.

Isa Al-Masih adalah yang terkemuka di dunia dan akhirat (Qs 3:45), dan pengikut-Nya dimuliakan hingga akhir masa (Qs 3:55).

Jadi sudah pasti Isa Al-Masih berkuasa menjamin umat tebusan-Nya.

Bagaimana dengan saudara, apakah saudara tidak ingin mengalamai rahmat Allah seperti kesaksian saudara dari Balikpapan?
~
NN
# Deva 2013-05-05 01:53
*
Agamamu agamamu, agamaku ya agamaku. Yang benar atau yang salah semua akan ditentukan pada akhirnya nanti. Kita mungkin tidak bisa membuktikan sekarang.

Saya percaya bahwa jalan untuk masuk ke surga adalah dengan berbenah diri bukan hanya sekedar meminta maaf.

Mungkin bagimu benarlah agamamu. Tapi Agama Islam yang aku pegang ya itu yang aku anggap benar.

Tak ada guna kta saling bertengkar. Iman pilihan masing-masing.
# Staff Isa dan Islam 2013-05-10 19:00
~
Saudara Deva,

Menurut kami, bila kita menunggu hingga akhir zaman tiba untuk menentukan mana yang benar dan mana yang salah, jelas sudah sangat terlambat. Sebab ketika hari itu tiba, kita tidak mempunyai kesempatan lagi untuk bertobat.

Jadi, selama masih ada kesempatan untuk memilih mana yang baik dan dapat memberi jaminan keselamatan, bukankah lebih baik kita menentukan pilihan?

Memang tidak mudah untuk mengetahui mana yang benar dan mana yang salah. Tetapi, kita dapat mengetahui hal tersebut dengan mempelajari kebenaran firman Allah melalui kitab suci-Nya.

Ijinkan kami berbagi satu ayat: “Jawab Yesus: "Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati” (Injil, Rasul Besar Yohanes 11:25)
~
SO
# adriansyah 2013-05-11 09:04
*
Itukan Yesus yang menjawab.

Apa ada firman Yesus di dalam kitab umat Kristen. Yang ada memang Firman Allah.

Jadi untuk apa susah-susah mencari kebenaran. Allah-lah yang patut disembah. Tidak ada mahkluk di jagat raya ini yang dapat melihat Allah walaupun secara tidak langsung seperti Yesus.
# Staff Isa dan Islam 2013-05-20 22:44
~
Saudara Adriansyah,

Memang benar, hanya Allah yang layak untuk disembah. Isa Al-Masih adalah Firman Allah itu sendiri,

“Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah. Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan. Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita...” (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:1-3,14).

Siapakah Firman itu yang oleh-Nya segala sesuatu dijadikan dan kemudian Firman itu menjadi manusia? Qs 3:45 mengatakan bahwa Isa Al-Masih adalah Kalimat Allah atau Firman Allah. Dialah Isa Al-Masih.
~
NN
# Colin worotikan 2013-06-06 10:08
*
Luar biasa, saya juga orang Balikpapan. Ingin sekali bertemu dengan saudara dan sharing secara langsung.
# Staff Isa dan Islam 2013-06-19 21:48
~
Saudara Colin Worotikan,

Jika ada kesempatan tentu kita dapat diskusi dan berbagi satu sama lain secara langsung. Kami berharap kesaksian yang ada dalam artikel ini dapat memberkati saudara.
~
NN
# bernard 2013-07-06 06:28
*
Permisi yah bang, kita mau berbagi opini.

Saya penganut Kristen dan saya percaya pada Nabi Isa bahwa Dia-lah Nabi Allah dan Nabi Muhammad itu nabi terakhir Allah. Dan saya tetap berteguh hati bahwa hanya Allah yang patut untuk kita sembah dan meminta segala sesuatu yang kita butuhkan. Dan tetap meyakini bahwa nabi-nabi sebelumnya juga mengajarkan hal demikian.

Terimakasih sebelumnya.
# Staff Isa dan Islam 2013-07-23 12:05
~
Saudara Bernard,

Kami sangat yakin bahwa saudara bukan penganut Kristen. Tetapi adalah kebebasan hak saudara mengaku sebagai penganut Kristen. Kristen itu bukan suatu simbol keagamaan. Bukan pula mengenai ideologi. Kristen itu berarti pengikut Isa Al-Masih.

Artikel diatas adalah kisah nyata mengenai seorang yang terselamatkan oleh Isa Al-Masih. Sebelumnya dia seorang beragama yang taat. Sebenarnya, agama itu tidak ada yang jahat tetapi juga tidak ada agama yang menjamin selamat dunia akhirat. Bukankah kita membutuhkan jaminan pasti dunia dan akhirat, bukan membutuhkan agama.

Yang dialami oleh saudara dari Balikpapan bukan mengenai pencerahan atas suatu agama barunya. Tetapi Ia bertemu dengan Isa Al-Masih. Inilah contoh menjadi pengikut Isa Al-Masih.
~
NN
# chriztian 2013-07-06 12:35
*
Berpindah agama bukan dinilai dari pendidikan. Sebab di atas sana Sang Juruselamat, Yesus Kristus tidak memandang yang mana punya titel, dan yang mana tidak punya pendidikan atau yang kaya. Semua sama, karena Sang Juruselamat, Yesus Kristus mengampuni semua dosa umat manusia.

Dan orang yang berpindah agama, itu karena mujizat datang pada diri mereka dan mereka percaya. Mereka tidak dipaksa orang supaya pindah agama. GBU.
# ray 2013-09-19 21:19
*
Injil Yohanes 14:6 “Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.”
# awank 2013-10-18 01:57
*
Agamamu-agamamu agamaku-agamaku . Kalau dibahas terus tidak akan ketemu hasil akhirnya. Jika anda memilih Isa yang menyelamatkan anda, ya silahkan. Saya umat Islam juga memilih pilihan saya sendiri.

Jika pilihan saya salah, saya akan dengan senang hati menerima ganjarannya, dan demekian juga dengan anda. Jadi tidak ada yang perlu diperdebatkan.
# Staff Isa dan Islam 2013-10-21 12:10
~
Saudara Awank,

Terimakasih untuk komentar saudara. Tentu kami menghargai pilihan saudara dan kami pun tidak akan memaksakan saudara untuk mengikuti apa yang sudah menjadi pilihan kami.

Sebagai ayat penutup, ijinkan kami berbagi satu ayat. “Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri” (Injil, Surat Efesus 2:8-9)
~
SO
# melody 2013-11-29 15:22
~
Saya sangat setuju dengan kutipan yang anda tulis. Saya juga merasakan hal yang sama, dulu saya juga menganggap agama Islam-lah yang paling sempurna, tapi saya salah.

Ternyata agama yang paling benar dan sempurna yaitu agama Kristen. Dan sekarang setelah saya mengetahui kebenaran itu saya mulai tertarik untuk mempelajari tentang Injil.
# Staff Isa dan Islam 2013-12-03 12:28
~
Saudara Melody,

Kami kagum atas sikap saudara yang berani pengkajian dan melihat mana yang benar dan mana yang salah. Karena tidak sedikit umat beragama menganut agamanya berdasarkan keturunan. Bukan berdasarkan pencariannya sendiri.

Sedikit koreksi dari kami untuk komentar saudara di atas. Sebenarnya semua “agama” itu benar. Tidak ada yang paling benar atau paling sempurna. Kami percaya semua agama mengajarkan hal-hal yang baik bagi umatnya. Seseorang yang menjadi Kristen tidak menjamin dia lebih baik dari orang non-Kristen.

Yang perlu kita sikapi adalah “isi” ajaran agama tersebut yang terdapat dalam kitab sucinya. Apakah ajarannya sesuai dengan wahyu Allah yang disampaikan-Nya lewat nabi-nabi-Nya terdahulu, ataukah banyak yang bertentangan.

Misalnya: Yesus mengajarkan agar kita saling mengasihi satu sama lain. “Kasih” ini adalah sifat Allah yang pertama, yang Dia nyatakan kepada manusia. (Ingat ketika Allah mengorbankan hewan dan mengambil kulitnya agar Adam dan Hawa punya baju. Ini Allah lakukan karena Dia mengasihi Adam dan Hawa).

Nah, bila ada kitab suci lain yang mengajarkan saling membunuh, tentu ajaran itu bukan dari Allah dan tidak patut untuk diikuti, bukan?

Jadi, kunci seseorang agar dapat masuk sorga bukan “agama.” “Agama” tidak dapat menyelamatkan. Kunci seseorang agar dapat masuk sorga adalah: Mengikut Isa Al-Masih/Yesus Kristus. Karena Dia-lah satu-satunya “Jalan” menuju sorga.

Perhatikanlah perkataan Yesus berikut ini: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku” (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6).
~
Saodah
# Sumarno 2013-12-13 15:56
~
Semuanya berpulang kepada masing- masing pribadi, masing-masing hati. Membaca adalah yang paling mudah dilakukan. Yang Kristen hendaklah juga membaca/mengeta hui minimal terjemahan Al-Quran, yang Islam hendaklah juga membaca Alkitab, Injil (Minimal pernah membacanya sendiri).

Bukankah ini akan semakin menguatkan kita. Apabila ada yang pindah keyakinan beragama, apa salahnya? Tidak perlu dicerca, tidak perlu dibela, dst. Menjadi lebih baik itu yang utama. Semoga.
# Staff Isa dan Islam 2013-12-17 19:05
~
Saudara Sumarno,

Tepat sekali yang saudara maksud bahwa masing-masing pribadi berhak untuk mengetahui kebenaran. Masing-masing kita juga berhak mengkaji setiap keyakinan, mempelajari dan membaca kitab-kitab suci. Maka dari itu setiap pemikiran dan tindakan yang melarang hal-hal diatas tidak selaras dengan tujuan Tuhan terhadap manusia.
~
Noni
# mulyana 2013-12-16 21:13
~
Saya heran kenapa yang menghakimi umat Islam di akhir zaman Nabi Isa, kenapa tidak Nabi Muhammad. Jadi kemana Nabi Muhammad?

Terus dikatakan kalau Nabi Isa itu pada waktu penghakiman kelak akan masuk Islam. Jadi mau dikemanakan umat Nabi Isa. Berarti siapa dong yang bohong?
# Staff Isa dan Islam 2013-12-27 11:42
~
Saudara Mulyana,

Baik Al-Quran maupun Injil sepakat bahwa Hakim di akhir zaman adalah Isa Al-Masih. Isa-lah yang berhak menentukan siapa yang akan masuk sorga dan siapa yang akan dilemparkan ke neraka. Setelah penghakiman selesai, maka manusia hanya hidup di dua tempat. Sorga atau neraka.

Sorga dan neraka sifatnya kekal. Orang yang sudah masuk ke dua tempat tersebut, tidak akan dapat keluar lagi. Di zaman ini, manusia tidak membutuhkan agama lagi termasuk Islam. Sehingga, adalah salah besar bila ada yang berpikir bahwa nanti Isa akan masuk Islam.

Lebih jelasnya silakan saudara membaca pada artikel ini: http://tinyurl.com/lxsdvqd.
~
Saodah
# Insyaallah benar 2014-01-22 20:20
~
Percaya atau tidak. Nabi Isa akan turun di akhir zaman. Kemudian Nabi Isa akan meluruskan keyakinannya pada kaum Nasrani (umat Kristen), yaitu Ia bukan Tuhan dan hanya Allah-lah yang patut disembah. Kemudain orang-orang berbondong-bond ong masuk Islam. Kemudian pada akhirnya mereka menghancurkan salib, membunuh babi dan sebagainya. Subhannallah, saya jadi penasaran sekali dengan masa depan nanti dengan cerita turunnya Nabi Isa.
# Staff Isa dan Islam 2014-02-10 22:29
~
Salam Insyaallah Benar,

Benar kata saudara, Isa bukan Tuhan. Itulah keyakinan umat Muslim. Jika Isa Al-Masih bukanlah Tuhan, mengapa dalam Al-Quran dituliskan bahwa Isa Al-Masih terkemuka di dunia dan akhirat? Dalam Qs.19:19 Isa Al-Masih dikatakan suci. Bukankah hanya Allah yang suci.

Semua orang di dunia adalah berdosa Injil, Surat Roma 3:23 “Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah.” Bukankah di dunia ini tidak ada satu manusiapun yang tidak berdosa? Kesucian dan kekudusan milik Allah. Jika Isa Al-Masih suci/kudus tentu Dia adalah Allah, bukan?

Menurut saudara ajaran Isa Al-Masih yang manakaah yang akan dihancurkan ketika Dia datang ke dunia?
~
Salma
# wakivoska 2014-02-08 18:56
~
Saya bingung, mengapa agama Islam dan Kristen sepertinya saling memusuhi satu sama lain. Mengapa tidak pernah berpikir kalau permusuhan kita itu membawa perpecahan. Karena rasa benci di hati setiap orang, baik Kristen maupun Islam. Membaca kesaksian tersebut saya bersyukur karena ada satu lagi orang yang menjadi "saudara" saya. Tapi di lain sisi saya sedih, pasti akan terjadi pertengkaran lagi diantara kita, umat Islam dan Kristen.

Sebenarnya, saya rindu sekali, bila kita dan saudara kita umat Muslim, Hindu, Buddha, Kong Hu cu, namun secara khusus umat Muslim dan Kristen dapat hidup berdampingan dengan tenang, saling menghormati. Tidak saling menyebut kafir. Memangnya kita tahu alasan sebenarnya orang disebut kafir? Bisa saja kelakuan kita lebih jahat dari orang yang kita sebut kafir, bukan?
# Staff Isa dan Islam 2014-02-10 22:31
~
Salam Wakivoska,

Satu ajaran Isa Al-Masih yang begitu indah, terdapat dalam Injil, Rasul Matius 5:44 “Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.”

Umat Nasrani tidak pernah sedikitpun membenci atau memusuhi umat Muslim. Sebab tidak ada alasn bagi pengikut Isa Al-Masih melakukan hal tersebut. Tidak ada satu pun ajaran dalam Alkitab yang memerintahkan untuk membenci umat Nasrani.

Tetapi bagaimana dengan ajaran umat Muslim?
~
Salma
# Staff Isa dan Islam 2014-02-10 21:49
~
Salam Muhammad Rifky Rusdi,

Kami berterimakasih atas kesediaan saudara mengunjungi situs kami juga memberikan komentar. Namun maaf, dengan terpaksa kami harus menghapus komentar-koment ar saudara karena tidak sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan.

Saran kami, sebelum saudara memberi komentar, kiranya saudara dapat membaca aturan yang telah kami taruh di bawah setiap artikel yang ada. Untuk lebih jelasnya, dibawah ini kami tuliskan kembali aturan tersebut.

Pedoman wajib untuk memasukkan komentar:
1. Tidak boleh memakai lebih dari satu kolom komentar.
2. Pertanyaan/masu kan harus berhubungan dengan uraian diatas.
3. Sebaiknya satu atau dua pertanyaan dalam satu kolom komentar.
4. Hanya menggunakan bahasa Indonesia yang umum dan dimengerti semua orang.
5. Tidak memakai singkatan-singk atan, misalnya yg, dlm, sdh, tdk, dlsbgnya.
6. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
7. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.

Untuk pertanyaan/masu kan yang majemuk, silakan mengirim email ke: . Kiranya petunjuk-petunj uk di atas dapat kita perhatikan.

Atau jika saudara hendak memberikan komentar silakan menggunakan hanya satu kolom pada kolom komentar.

Demikian, kiranya saudara dapat maklum.
~
Salma
# Muhammad RIfky Rusdi 2014-02-21 16:14
~
Sudah lama saya menunggu agar komentar saya dihapus. Mohon maaf sebelumnya, saya saja umat Muslim tidak segitunya juga sampai merobek dua mata Yesus. Padahal Dia nabi, berani amat dia merobek matanya nabi Isa. Saya saja umat Muslim juga kasihan.
# Staff Isa dan Islam 2014-02-21 17:15
~
Salam sdr Muhammad Rifky Rusdi,

Perihal komentar saudara yang kami hapus barangkali saudara sudah membaca ketentuan-keten tuan dalam situs kami. Kami juga menyampaikan terimakasih untuk empati yang saudara perlihatkan.

Tetapi hal yang jauh lebih mendasar yang kami pikirkan adalah soal kehidupan di akhirat nanti. Ada banyak orang yang tidak mengetahui tentang kepastian keselamatan dirinya. Oleh sebab itu kami memberikan satu berita suka cita yakni jalan keselamatan di dalam Isa Al-Masih.

Berita suka cita itu juga menjadi satu kabar gembira bagi saudara Rudi. Isa Al-Masih perhan berkata "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku" (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6). Pilihan ada pada saudara Rusdi.
~
Salma
# hamid 2014-02-27 23:19
~
Walau selebar dunia mulut orang Nasrani melecehkan Muslim, menghina ajaran Muhammad, mencela Al-Quran, dunia pun tidak akan diam untuk menjawab kebenaran.
# Staff Isa dan Islam 2014-04-11 14:39
~
Saudara Hamid,

Barangkali saudara perlu meninjau kembali pernyataan saudara. Pengikut Isa Al-Masih tidak pernah melecehkan nabi saudara. Sebab Isa Al-Masih mengajarkan untuk mengasihi sesama dan mengasihi Allah. Sesungguhnya, tidakkah terbalik? Bukankah lebih sering pengikut nabi saudara yang menghina Isa Al-Masih?
~
Solihin
# khajung 2014-02-27 23:31
~
Berdebat hanya buang-buang waktu, apalagi berdebat dengan orang Nasrani. Sebagai orang Islam yang sejati lebih baik duduk manis melihat perkembangan dunia. Di dunia sudah banyak pemeluk Islam bertambah setiap tahunnya. Ada benarnya seperti komentar di atas.
# Staff Isa dan Islam 2014-04-11 14:40
~
Saudara Khajung,

Bila saudara adalah seorang Islam sejati, maka saudara akan memerhatikan dengan seksama dan melakukan penyelidikan tentang kebenaran sejati dalam Injil dan Al-Quran. Bukankah Al-Quran menuliskan, “Dan Kami iringkan jejak mereka dengan Isa putera Maryam, membenarkan Kitab yang sebelumnya, yaitu: Taurat. Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang didalamnya petunjuk dan dan cahaya, dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa” (Qs 5:46).

Sekarang, benarkah saudara adalah Islam sejati? Sudahkah saudara mempelajari Injil dan Taurat yang di dalamnya ada petunjuk dan cahaya?
~
Solihin
# Hamba Allah 2014-02-27 23:48
~
Jika Indonesia dari Muslim yang pindah ke Kristen, saya menjamin keselamatan saya untuk mengatakan orang Indonesia banyak orang-orang tidak pintar. Tidak seperti negara-negara di barat, Eropa, banyak yang berbondong-bond ong memeluk Islam. Sekarang ayat-ayat hadits dari Injil tidak penting lagi anda beritahukan. Sekarang yang terpenting pandanglah dunia. Buka mata anda dengan logika.
# Staff Isa dan Islam 2014-04-11 14:41
~
Saudara Hamba Allah,

Membaca tulisan saudara, kami menangkap kesan bahwa saudara menitikberatkan pada agama atau barangkali pada jumlah statistik pemeluk agama. Tetapi menurut kami, ini bukan soal agama, melainkan kebenaran. Tidak menjadi soal berapa banyak orang Islam di Eropa. Tetapi pertanyaannya adalah benarkah pertambahan Islam di Eropa karena mereka menemukan kebenaran atau karena imigrasi?
~
Solihin
# Kita 2014-03-01 01:46
~
Pandanglah dunia. Negara mana yang berperang sekarang? Tak perlu kita menafikan. Apa yang kita dapat cuma kemusnahan. Berbunuh sesama manusia. Karena tiada "kasih" antara manusia. Bila mana sesorang manusia itu sudah kehilangan sifat kasih, maka tiada keamanan lagi di dunia.
# Adul 2014-03-06 03:28
~
Agama adalah keyakinan. Agama tidak pernah berperang. Yang berperang politik dan negara serta manusia yang tamak.
# Staff Isa dan Islam 2014-04-11 14:43
~
Saudara Adul,

Sudah seharusnya demikian. Tetapi faktanya, agama dijadikan alat propaganda untuk perang, bukan? Miris sekaligus ironis. Sangat berbeda dengan ajaran Isa Al-Masih yang mengajarkan untuk mengasihi sesama dan mengasihi Allah. Tidakkah ini jawaban atas ketidakamanan dan ketidaknyamanan di dunia ini?
~
Solihin
# Jungknox 2014-03-06 03:47
~
Kalau bicara perang, hampir di dunia sudah perang dimana-mana. Kristen, Yahudi, Islam, dan lain-lain. Semua berperang untuk negaranya. Agama bukan dasar dari peperangan dan diperangi. Benar kata komentar di atas. Agama adalah keyakinan.
# Rahmandovic 2014-03-06 04:00
~
Jangan pernah panjang lebar bicara dengan orang Nasrani. Mereka hanya mencari celah dengan kaum Muslim memberi komentar yang beragam macamnya. Di situlah kesempatan orang kafir mencari-cari kesalahan orang Islam. Diam lebih mulia dari pada berteriak.
# Staff Isa dan Islam 2014-04-11 14:44
~
Saudara Rahmandovic,

Sepertinya saudara apriori dengan orang Nasrani. Alangkah lebih bijak bila saudara memiliki sikap yang benar. Bukankah saudara menyatakan diam lebih mulia dari pada berteriak? Oleh karena itu, alangkah lebih baik bila saudara dapat berdiskusi dengan pikiran yang jernih tanpa ada sikap apriori. Kiranya ini dapat menjadi bahan perenungan bagi saudara.
~
Solihin
# seno 2014-03-16 21:03
~
Saudara,

Saya jadi ingin tahu siapa orang tersebut karena saya lahir dan besar hingga saat ini di Balikpapan. Mungkin saya bisa berkenalan. Namun, dari cerita di atas dapat saya petik kesimpulan bahwa cerita tersebut adalah rekayasa belaka.

Karena mana ada anak rajin sekolah, menjadi contoh membaca doa dan cara sembahyang teman-teman sekelas kemudian rajin sholat lima waktu, kok ujung-ujungnya dibenci oleh tetangga karena menjadi biang keladi anak-anak nakal.
# Staff Isa dan Islam 2014-04-11 14:45
~
Saudara Seno,

Kami dapat mengerti rasa bingung saudara. Tetapi itu adalah fakta yang dialami orang tersebut. Tentang perilaku, jangan pula kita melupakan bahwa banyak ulama yang ternyata memiliki perilaku yang kurang baik dibandingkan jamaahnya. Tidakkah ini fenomena yang sedang terjadi saat ini? Harap saudara tidak mengabaikan fakta-fakta yang terjadi belakangan ini. Mungkinkah seorang ustadz atau haji atau yang bergelar kyai melakukan tindakan korupsi, amoral, dan lain sebagainya? Tetapi fakta itu ada, bukan?
~
Solihin
# Stevani Gilbert 2014-03-17 20:39
~
Salam Sejahtera Untuk Kita Semua,

Bagi umat yang belum mengenal Isa Al-Masih. Diberkatilah engkau karena kuasa-Nya akan menunjukkan bahwa Dialah jalan dan kebenaran dan hidup, siapapun tidak dapat menemui Bapa jikalau tidak melalui-Nya. Dan kita harus mengasihi sesama, menjadikan-Nya sebagai teladan hidup kita, dan mengimani-Nya serta percaya bahwa keselamatan hanya ada pada-Nya. Ingatlah saudaraku, Dia akan datang untuk kedua kalinya dan akan menghakimi orang yang hidup dan yang mati.

Tuhan memberkati.
# salt and light 2014-04-10 23:59
~
Tidak ada paksaan untuk percaya terhadap suatu agama. Pilihlah sesuai iman kita. Saya ingin bilang buat semuanya. Siapapun anda, agama apapun yang anda percaya, nanti suatu saat kalau anda merasa berada di titik nol dalam hidup, merasa tertekan, masalah tidak kunjung selesai, anda seolah kehilangan harapan, merasa tertolak, tidak berharga, kehilangan arah, merasa hampa dan sendirian, lalu yang terburuk mau bunuh diri, dengan kerendahan hati, saya ingin katakan, coba panggil nama "Yesus"

Siapapun anda, agama apapun anda, "Dia pasti dengar, dan bicara pada anda". Saya jamin. Tidak rugi jika dicoba, bukan?
# Alia 2014-04-12 12:37
~
Tidak mudah bila seseorang akan pindah agama jika dia paham konsekuensi yang akan dihadapi kelak. Semoga bisa menjadi bahan perenungan kita semua, insan umat beragama yang mencintai toleransi dan perdamaian.
# susanti 2014-04-29 20:44
~
Untuk Admin Staf,

Mohon jangan menggunakan ayat Al-Quran setengah-seteng ah. Kalau memang Qs 19:19, dia anak laki laki yang suci. Maksudnya suci adalah karena Siti Maryam dianugerahkan anak laki-laki, padahal ia tidak mempunyai suami atau masih perawan. Maka cobalah baca lagi Qs 19:3 Dia (Isa) berkata, "Sesungguhnya aku hamba Allah dan dia menjadikanku seorang nabi." Dan Qs 19:36 Isa berkata, "Sesungguhnya Allah itu Tuhanku dan Tuhanmu, maka sembahlah Dia, ini adalah jalan yang lurus."
# Staff Isa dan Islam 2014-04-30 14:20
~
Saudara Susanti,

Apakah saudara sudah membaca kesaksian di atas? Bagaimana tanggapan saudara tentang kesaksian di atas? Tampaknya kesaksian di atas tidak menyinggung kesucian Isa Al-Masih. Bila saudara tertarik mendiskusikan ini, silakan klik link ini http://tinyurl.com/d5j4cdo
~
Solihin
# wijoyo 2014-05-01 16:48
~
Assalamualaikum. Salam damai sejahtera.

Untuk Susanti dan Admin,

Semua anak yang lahir ke dunia, tidak peduli dari rahim siapa semuanya suci, juga bayi Isa putera Maryam. Memang Yesus lahir dari rahim Maria yang suci tapi tidak otomatis disebut Anak Allah, itu karena kekuasaan Allah. Bagaimana dengan Adam dan Hawa? Apakah mereka keluarga Allah juga?

Tidak ada satupun manusia di dunia ini yang pantas disembah, tidak satupun, termasuk Muhammad, Yesus ataupun Musa. Hanya Allah Bapa satu-satunya sifat yang pantas disembah. Tidak penting apa aliran anda, hanya Allah, Allah Bapa dan Yahweh sajalah yang pantas disembah. Dialah Tuhan alam semesta, Tuhan yang mahakuasa.
# Staff Isa dan Islam 2014-06-10 00:05
~
Saudara Wijoyo,

Terimakasih untuk komentar saudara. Kami pikir agar saudara memiliki pemahaman yang benar tentang Anak Allah, maka ada baiknya bila saudara mengunjungi link ini http://tinyurl.com/cv9lkk9.
~
Solihin
# erwien 2014-05-23 07:25
~
Agama bukan jaminan keselamatan. Semua agama baik tapi tidak benar. Yesus jalan keselamatan sebab ada tertulis akulah jalan keselamatan. Agama tidak akan menyelamatkan. Apapun agamamu percayalah melalu Yesus kau dapat selamat dan keselamatan bukan atas usaha kita, bukan atas amal kita, bukan atas kebaikan kita, melainkan karena kasih anugerah-Nya yang mengijinkan kita untuk diselamatkan
# Stella 2014-06-02 02:33
~
Yesus adalah anak tunggal Allah. Tuhan mengaruniakan Yesus lewat Bunda Maria karena suatu bukti bahwa Yesus anak manusia. Tetapi roh Tuhan ada pada Yesus. Tidak mungkin Tuhan mengaruniakan Yesus langsung di bumi tanpa rahim Bunda Maria karena pastilah logikanya bayi jatuh dari langit. Maka dari itu Tuhan bisa membuat Bunda Maria mengandung bayi Yesus karena roh Tuhan tanpa berhubungan dengan Yusuf. Karena Tuhan tidak ada yang mustahil. Mengapa kita harus percaya Yesus? Karena jika kita percaya, kita percaya bukti nyata yang dibuat Tuhan melalui Yesus Kristus.
# Yudi 2014-06-04 06:20
~
Siapakah yang menciptakan manusia dan mematikannya? Ibu Maria melahirkan Yesus dan tidak mungkin ibu Maria diciptakan Yesus karena Yesus belum lahir. Yang dilahirkan sebagai manusia tentu bukan Tuhan. Tuhan menciptakan manusia termasuk ibu Maria sejak zaman Adam sampai akhir zaman. Tidak mungkin Yesus menciptakan Adam karena belum lahir.

Siapa yang mematikan Yesus? Tentu bukan Yesus sendiri yang mematikannya. Dan ibu Maria mati juga bukan dimatikan Yesus, bukan? Kalau dimatikan Yesus berarti Yesus pembunuh ibunya. 'kan tidak demikian. Yesus sama dengan manusia. Tuhan sama dengan bukan manusia. Pelajari alam ini dan renungkan betapa besar dan gagahnya Sang Pencipta alam semesta.
# Staff Isa dan Islam 2014-06-10 00:11
~
Saudara Yudi,

Terimakasih atas pendapat saudara. Kami memiliki artikel yang membahas tentang Ketuhanan Isa Al-Masih. Silakan mengunjungi link ini http://tinyurl.com/8abrx5t
~
Solihin
# pembenar 2014-06-23 14:13
~
Logikanya, neraka dan surga itu diciptakan jauh sebelum ada manusia. Lantas kalau saudara yakin Yesus disalib untuk menebus dosa saudara, dan ada ajaran penghapusan dosa, untuk apa ada neraka?
# Staff Isa dan Islam 2014-06-23 22:48
~
Salam Sdr. Pembenar,

Jelas bahwa Allah tidak mau manusia masuk ke dalam neraka. Oleh sebab itu Dia datang ke dunia untuk mengabil rupa dalam bentuk tubuh manusia dalam Pribadi Isa Al-Masih. Setiap orang yang percaya kepada-Nya akan menikmati sorga kekal. Tetapi semua oranb yang menolaknya akan menikmati neraka kekal pula.

Jadi neraka adalah tempat orang-orang yang menolak Isa Al-Masih yang adalah Tuhan telah datang ke bumi dalam tubuh manusia. "Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan" (Injil, Surat Kisah Para Rasul 4:12).
~
Salma
# doni 2014-08-04 10:06
~
I love Jesus. Yesus juga pernah berkata untuk berhati-hati kepada nabi-nabi palsu yang datang kemudian yang menyamar sebagai domba tetapi dia adalah serigala. Percaya Yesus dengan sungguh-sungguh membawa keselamatan kekal. Nama Yesus adalah nama di atas segala nama yang mana tidak ada satu nama pun di bawah kolong langit ini yang sama kuasanya dengan nama Yesus.
# Staff Isa dan Islam 2014-08-04 10:24
~
Saudara Doni,

Terimakasih untuk komentar saudara. Kami berharap bahwa kecintaan saudara terhadap Isa Al-Masih semakin dalam seiring dengan pengenalan yang dalam dan benar tentang Isa Al-Masih. Pengenalan ini hanya dapat diperoleh dengan mempelajari Alkitab. Sebagaimana kesaksian di atas telah menggambarkanny a. Kami yakin saudara akan bertumbuh dalam pengenalan tentang Isa Al-Masih.
~
Solihin
isadanislamstudi.com

* Untuk bisa masuk ke pelajaran kursus ini, non-aktifkan 'pop-up blocker' komputer Saudara dengan meng-klik di sebuah 'bar' di bawah 'status bar' di bagian atas layar komputer

Isa Islam Dan Kaum Wanita

Click gambar di samping untuk artikel - artikel untuk wanita Muslim


 

www.isaislamdankaumwanita.com