Ikuti Isa dan Islam di Facebook Ikuti Isa dan Islam di Tweeter

Kesaksian dari Balikpapan

BalikpapanSaya dibesarkan oleh Kakek dan Nenek yang berpindah-pindah dari Jawa ke Sumatera dan akhirnya tinggal di Balikpapan, Kalimantan Timur. Saya masuk SD di sana dan diberi pelajaran agama Islam sampai semester akhir kelas VI.

Setiap hari sesudah pulang dan habis makan saya selalu pergi ke Mesjid untuk mempelajari agama Islam. Juga pada sore hari sebab saya ingin sekali keselamatan itu baik dalam hidup ini terlebih setelah meninggal dunia. Karena saya begitu rajin maka seringkali di sekolah saya menjadi contoh membaca doa dan cara sembahyang untuk teman-teman sekelas. Saya juga selalu pergi ke Mesjid belajar agama dan melakukan sembahyang lima waktu jum'atan tetapi dalam diri saya tidak pernah tumbuh belas kasihan terhadap sesama bahkan saya dibenci oleh tetangga karena menjadi biang-keladi anak-anak nakal.

Kerinduan mempelajari Injil

Saya mulai sangat benci terhadap orang-orang Kristen, bahkan di Mesjid saya berjanji (sumpah) demi Nama Allah, Nabi Muhammad, dan isi alam semesta, saya tidak akan meninggalkan ajaran Islam. Saya mulai membenci gambar Isa [Yesus]. Dalam puncak kebencian inilah setiap saya menemukan gambar Isa saya cungkil matanya sehingga gambar Isa itu menjadi buta.

Pada suatu sore saya tidak pergi ke Mesjid, dan saat-saat termenung saya mendengar nyanyian-nyanyian orang Kristen dari tetangga yang satu-satunya orang Kristen di tempat itu. Karena puji-pujian itu, timbul dalam hati saya suatu kerinduan untuk mempelajari Injil. Ternyata dalam Injil itu juga menawarkan keselamatan baik untuk hidup ini maupun untuk hidup yang akan datang. Tanpa malu-malu saya datang pada tetangga untuk meminjam buku-buku Kristen dan juga Alkitab. Saya makin dipengaruhi oleh isi Alkitab sehingga selama dua tahun saya berusaha mengikuti baik agama Islam maupun agama Kristen. Akhirnya, sesudah lama mempertimbangkan kedua-duanya, saya mengambil keputusan untuk menjadi pengikut Isa Al-Masih.

"Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu; jangan ada orang yang memegahkan diri." (Injil, Surat Efesus 2:8-9)

 

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

Add comment

PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR

Bagi Pembaca yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:

1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
2. Komentar hanya diperbolehkan menjawab salah satu dari 3 pertanyaan fokus yang dimuat di bagian akhir artikel. Kecuali beberapa artikel yang tidak memuat 3 pertanyaan fokus.
3. Sebelum menuliskan jawaban, copy-lah pertanyaan yang ingin dijawab terlebih dahulu.
4. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
5. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.
6. Satu orang komentator hanya berhak menuliskan komentar pada satu kolom. Tidak lebih!

Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan mengirim email ke: [email protected]

Kiranya petunjuk-petunjuk di atas dapat kita perhatikan.

Wassalam,
Staf, Isa dan Islam

Security code
Refresh

Comments  

# Heri 2010-08-10 00:53
*
Umat Islam yang rendah kadar ilmu agamanya, memang mudah terbujuk untuk pindah agama. Tetapi orang yang kuat ilmu agama Islamnya, mustahil ia menemukan agama yang lebih baik dari Islam.

Fakta menyebutkan sebaliknya banyak sekali ulama Nasrani para pendeta dan penginjil yang masuk Islam serta merta setelah membaca Al-Quran yang jauh lebih masuk akal daripada ajaran Kristen yang untuk menerangkan hakikat Tuhan bukan main. Sebut saja, misalnya Irene Handoyo, Insan Mokoginta dll.

Orang Islam yang masuk Kristen kebanyakan dari kalangan yang rendah pendidikannya, sebaliknya orang Kristen yang masuk Islam kebanyakan dari kalangan pendeta dan penginjil.
# Staff Isa dan Islam 2010-08-10 09:54
~
Kami sudah melihat banyak orang Islam yang berpendidikan menerima Isa Al-Masih sebagai Juruselamat. Baru hari ini ada berita bahwa 40 orang Islam dari Iran yang bertempat tinggal di Jerman menyatakan percaya dengan dibaptis. Semuanya orang yang berpendidikan.

Lebih baik kalau Sdr. Heri jangan percaya setiap kalimat yang didengar dan dibaca tentang keunggulan agama Saudara. Kami tahu ada orang Kristen masuk agama Islam tetapi juga ada orang Islam yang pintar dan berpendidikan masuk Kristen.

Tetapi juga ada orang Kristen dan Islam masuk agama Hindu. Apakah ini berarti agama Hindu hebat? Soalnya pindah agama tidak membuktikan apa-apa.

Yang penting, berhubungan dengan kesaksian dari Balkipapan, ialah bagaimana dapat menerima keselamatan. Saudara sendiri tidak pasti akan masuk sorga sesudah meninggal. Jikalau menerima Isa Al-Masih sebagai Juruselamat, Saudara Heri akan “Pasti Selamat.” (Injil Yohanes 10:28)
~
JG
# Hafidz.. 2010-09-05 06:14
*
Kitab (Al-Quran) ini tidak ada keraguan padanya - petunjuk bagi mereka yang bertakwa, (yaitu) mereka yang beriman kepada yang gaib, yang mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka, dan mereka yang beriman kepada Kitab (Al-Quran) yang telah diturunkan kepadamu dan Kitab-kitab yang telah diturunkan sebelummu, serta mereka yakin akan adanya (kehidupan) akhirat. Mereka itulah yang tetap mendapat petunjuk dari Tuhan mereka dan merekalah orang-orang yang beruntung.

Sesungguhnya orang-orang kafir, sama saja bagi mereka, kamu beri peringatan atau tidak kamu beri peringatan, mereka tidak akan beriman. Allah telah mengunci-mati hati dan pendengaran mereka, dan penglihatan mereka ditutup. Dan bagi mereka siksa yang amat berat. Di antara manusia ada yang mengatakan: "Kami beriman kepada Allah dan Hari kemudian," padahal mereka itu sesungguhnya bukan orang-orang yang beriman. Mereka hendak menipu Allah dan orang-orang yang beriman, pada hal mereka hanya menipu dirinya sendiri sedang mereka tidak sadar.
# Staff Isa dan Islam 2010-09-10 23:28
~
Saudara Hafidz, ayat kutipan mengatakan bahwa Saudara harus, “beriman kepada . . . kitab-kitab yang telah diturunkan sebelummu.” Jelas kitab yang dimaksudkan ialah Injil. Kami perlu bertanya apakah Saudara sudah membaca Injil? Percaya pada Injil? Kelihatan orang Islam wajib percaya akan Injil.

Lagi dari ayat: “merekalah orang-orang yang beruntung.” Kami bingung bagaimana seorang dapat dikatakan “beruntung” kalau belum yakin akan masuk sorga. Tidak seorangpun antara semua orang Muslim yakin akan masuk sorga. Semua selalu menjawab “mudah-mudahan. ” Hanya kalau menerima Isa Al-Masih sebagai Juruselamat pribadi seorang Muslim bisa yakin masuk sorga. Lihatlah Injil, Rasul Besar Yohanes 10:28.

Lagi, kutipan lain memuat “Allah telah mengunci-mati hati pendengaran dan penglihatan mereka ditutup.” Injil memuat ayat yang hampir sama: Jika Injil yang kami beritakan masih tertutup juga, maka ia tertutup untuk mereka, yang akan binasa, yaitu orang-orang yang tidak percaya, yang pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman ini, sehingga mereka tidak melihat cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus, yang adalah gambaran Allah. (Injil, II Korintus 4:3-4)
~
JG
# Herlambang 2010-11-29 23:08
*
Tidak ada gunanya memelihara dan terus memupuk kebencian, tidaklah dapat dikatakan sesuatu lebih baik menurut ukuran universal jika mengajarkan kebencian mendasar terhadap suatu golongan.

Seandainya diperbolehkan di amandemen, saya sarankan agar Al-Quran diamandemen dengan menghapus ayat-ayat kebencian kepada suatu atau lebih golongan.
Memang Allah maha segalanya dan diluar akal budi manusia, tapi mengapa Beliau begitu tega mengunci-mati hati dan pendengaran mereka, dan menutup penglihatan mereka yang notabene juga ciptaanNya.
# vivi 2010-12-11 10:20
*
Saudara staf, memang benar umat Islam diperintahkan untuk mempercayai kitab-kitab yang diturunkan sebelum Al-Quran, dalam hal ini adalah kitab-kitab yang bersumber dari Allah dan diwahyukan kepada para nabi dan Rasulnya.

Pertanyaannya adalah, apakah Injil yang sekarang yang menjadi pegangan umat Nasrani termasuk dalam kitab-kitab tersebut? Tentu tidak!. Karena umat Islam percaya bahwa Injil adalah firman Allah yang diturunkan kepada Isa Al-Masih dan bukan kepada yang lain, sebagaimana umat Islam percaya bahwa Taurat adalah kitab yang diturunkan kepada Nabi Musa.

Dan setelah saya membaca kitab Injil yang sekarang, saya menemukan bahwa isinya bukanlah hanya firman Allah kepada Isa Al-Masih saja tetapi termasuk juga perkataan dari paus, dan setelah saya baca, hampir sebagian besar memang perkataan paus(Misalnya dalam Roma atau Korintus dimulai dengan kalimat pembukanya "Dari Paulus, hamba Kristus Yesus,..." atau perkataan yang serupa).
# lanang jagat 2010-12-11 17:03
*
Saya sependapat dengan keterangan saudara Vivi. Islam meyakini kitab-kitab yang diturunkan kepada nabi dan rasul-Nya. Bukan hanya Injil tapi juga Zabur dan Taurat, bahkan lembaran-lembar an wahyu yang diturunkan kepada nabi Ibrahim.
# Staff Isa dan Islam 2011-06-07 15:31
~
Saudara Lanang Jagat, umat Islam sedunia sesungguhnya mengakui Kitab Taurat, Kitab Nabi-Nabi, Zabur, dan Injil sebagai Kitab Suci dari Allah.

Oleh sebab itu, melalui website ini, kami mengajak Saudara untuk boleh lebih mengenal Allah yang sejati di dalam setiap artikel kami yang tentu saja mengutip dari keseluruhan Firman Allah tersebut, dan bukan hanya mengakui satu kitab tertentu saja.

Bukankah kita pasti akan lebih mengenal Allah yang sejati jika kita membaca dan merenungkan semua kitab-kitab-Nya , daripada kita hanya membaca dan merenungkan sebahagian saja?
~
CA
# sammy 2010-12-15 14:23
*
Coba kita melihat konsep keselamatannya saja. Menurut keyakinan Islam, ada yang dinamakan jembatan "sirotul mustaqim" titian rambut dibelah tujuh. Apakah kira-kira ada yang selamat melewati jembatan itu?

Sedangkan menurut keyakinan umat Kristen, sesuai dengan kutipan ayat di ulasan utama di atas, keselamatan itu adalah anugerah dari Tuhan yg Maha Esa, bahkan ditegaskan lagi bahwa keselamatan itu bukanlah hasil usaha manusia.

Manakah yang harus diikuti?
# vivi 2010-12-17 00:33
*
Saudara staf, maaf iya saya salah baca. Maksud saya adalah Paulus. Ini point pertama. Ini bisa dilihat dari permulaan (ayat) pertama dari surat seperti Korintus, Roma, dan beberapa surat lainnya yang secara tegas menuliskan bahwa yang berbicara itu adalah Paulus.

Point kedua adalah dengan menyimak point pertama. Maka tentu saja maksud dari "dalam Injil terdapat petunjuk dan cahaya yang menerangi bagi orang-orang bertakwa" (Qs 5:46) adalah bahwa di dalam Injil yang diturunkan kepada Nabi 'Isa terdapat petunjuk dan cahaya yang menerangi bagi orang-orang yang bertakwa.'

Sedangkan injil yang sekarang dengan melihat point pertama jelas bukan murni. Injil yang diturunkan kepada nabi 'Isa atau dengan kata lain adalah bukan injil yang asli lagi. Jadi tidak ada pertentangan antara perkataan bahwa Injil sekarang telah dipalsukan dengan Qs 5:46.
# Staff Isa dan Islam 2010-12-24 16:08
~
Sdr. Vivi, Injil adalah Firman Allah yang Allah wahyukan kepada sekitar 40 umat Tuhan sepanjang sejarah, untuk dituliskan kepada umat manusia. Dan salah satu di antara mereka adalah Paulus. Enam puluh enam kitab yang telah dituliskan ini kemudian dikumpulkan menjadi satu, dan jadilah Al-Kitab seperti yang kita ketahui sekarang dan juga pada zaman Muhammad.

Jadi, Allah memakai manusia untuk menuliskan Firman-Nya. Firman Allah tidaklah mungkin bisa dipalsukan. “Tak ada seorangpun yang dapat merobah kalimat-kalimat Allah.”(Surah Al Anaam 6:34).

Injil yang ada sekarang adalah Injil yang sama, yang sering dikutip oleh Muhammad. Buku-buku cetakan Injil yang beredar pada zaman Muhammad adalah sudah terlalu banyak untuk bisa dikumpulkan semua dan dibakar atau dipalsukan.

Dalam banyak ayat Al-Quran juga dikatakan agar kita mengamalkan Injil, dan orang yang mengamalkan Injil akan beroleh pahala yang besar. Injil jelas masih asli dan tidak akan pernah bisa dipalsukan.
~
CA
# atma 2010-12-23 15:06
*
Agama yang terbaik untuk seseorang adalah agama yang dapat membuat orang itu semakin dekat dengan Tuhan, menjalankan perintah-Nya dan semakin mencintai sesamanya manusia (tanpa melihat perbedaan atributnya, apapun).

Peace on earth
# Staff Isa dan Islam 2011-01-03 19:19
~
Kami setuju akan ucapan Saudara Atma. Agama yang sejati juga akan mampu memberikan dan memastikan jalan keselamatan kepada umat-Nya.

Untuk boleh mengenal tentang siapakah diri Isa Al-Masih dan bagaimana jalan satu-satunya untuk mencapai keselamatan, silahkan Saudara menyimak artikel kami dalam: isadanislam.com/jalan-keselamatan
~
CA
# yusoff 2011-02-27 19:40
*
Kalau kita melihat bagaimana awalnya orang yang memberi kesaksian ini begitu marah sampai-sampai mencungkil mata gambar Yesus dengan perasaan marah. Adakah agama Islam menyuruh melakukan hal yang sia-sia seperti itu?
Dan dia kelihatan mudah terpengaruh dengan keadaan sekeliling.

Kemungkinan dia tidak mendapat perhatian dan kasih sayang dari ahli keluarga. Ini banyak berlaku kepada ramai manusia.
# Kasih 2011-04-14 12:52
*
Sungguh sebuah sia-sia, bila kita harus menjelaskan kepada seseorang tentang kebenaran, bila orang tersebut sama sekali tidak berniat mencari kebenaran.

Hati sebagian manusia telah dikeraskan oleh Tuhan sehingga mereka tidak dapat melihat kebenaran tersebut melainkan mencari kesalahan untuk membenarkan diri.

Bila Saudara-saudari terkasih sungguh-sungguh rindu untuk mencari kebenaran, maka saya menganjurkan untuk:

1. Jangan keraskan hati anda.
2. Pastikan tujuan anda adalah mencari Allah yang sejati, dan bukan untuk membela atas nama agama. Allah yang sejati tidak usah dibela. Ia lebih mampu membela diri-Nya sendiri.

Hidup kita ini dari Tuhan dan semua dikembalikan untuk kemuliaan Tuhan.

Kiranya Allah berkenan memberkahi kita semua.
# Staff Isa dan Islam 2011-04-25 11:47
~
Kami mengucapkan terima kasih buat tanggapan Saudara.

Kami bersyukur bahwa masih banyak orang yang terus rindu untuk mencari kebenaran, dan kami berharap agar orang-orang yang mengunjungi website ini juga memiliki kerinduan yang sama, yakni untuk mengenal siapakah Allah yang sejati.

Kami berharap agar kita dapat saling berbagi kasih di sini, dan saling mendoakan sesama manusia.
~
CA
Video Isa Dan Islam

Click gambar di atas untuk video-video terbaru kami

www.videoisadanislam.com

isadanislamstudi.com

* Untuk bisa masuk ke pelajaran kursus ini, non-aktifkan 'pop-up blocker' komputer Saudara dengan meng-klik di sebuah 'bar' di bawah 'status bar' di bagian atas layar komputer