Ikuti Isa dan Islam di Facebook Ikuti Isa dan Islam di Tweeter

Perbuatan Baik Seorang Muslim (Sebuah Kesaksian)

hadiah makananSatu minggu menjelang Hari Raya Idul Fitri 1434 Hijriyah yang lalu saya mendapat sebuah kejutan. Yaitu, perbuatan baik seorang Muslim kepada saya. Orang itu tetangga saya.

Tiba-tiba beliau mengirimkan bingkisan besar nasi kuning istimewa "Niki Eco". Di dalamnya terselip kartu bertuliskan, "Mohon maaf lahir & batin, 1434 H, dari keluarga S."Tindakannya, mencerminkan ajaran Al-Quran atau Injil?

Tetangga-Tetangga Umat Islam Yang Baik

Duabelas tahun lalu kami sekeluarga pindah ke sebuah rumah dekat tempat tinggal mereka.  Pasangan lanjut usia itu sudah lebih lama tinggal di sana. Bapak S. sendiri pensiunan guru.  Setiap bulan Ramadan beliau rajin beribadah ke mesjid. Saya sangat terkesan oleh kehidupan beliau yang begitu taat beragama.

Tempat tinggal kami hanya berjarak tiga rumah. Namun sebelumnya kami tidak pernah berkenalan dekat. Kalau kebetulan beliau lewat saya memang berusaha menyapa, "Selamat pagi,  Pak!" Tetapi hanya sejauh itu saja.

Siang itu, tatkala menatap kiriman Bapak S. yang saya letakkan di meja makan, saya merasa malu sekali. Selama ini saya kira beliau tidak peduli kepada saya, tetangga dekatnya. Rupanya saya keliru. Ternyata beliau adalah orang yang lebih dahulu berbuat baik kepada saya! 

Tetangga-tetangga saya sebagian besar umat Islam dengan berbagai profesi. Selama bertahun-tahun saya tinggal di sana, mereka semuanya baik, sopan, dan ramah kepada saya. Saya yakin betul bahwa ada banyak orang Muslim yang baik seperti itu.

Bapak S. Mengikuti Ajaran Injil

Jika Bapak S. mengikuti ajaran Al-Quran, beliau tidak akan berbuat baik pada saya. Ajaran Al-Quran sangat keras kepada orang kafir.

Injil mengajarkan untuk mengasihi sesama manusia. Dan berbuat baik kepada semua orang.  Isa Al-Masih bahkan menyuruh mengasihi "musuh." Namun belum pernah sekali pun saya mengirimkan sepotong kue kepada keluarga S. ketika Hari Raya Natal tiba.

Saya sangat malu sekaligus berpikir. Betapa indahnya jika orang mau berlomba-lomba berbuat baik kepada sesamanya. Tanpa memandang perbedaan kepercayaan, suku, agama, atau ras.  Yang demikian akan mendekatkan mereka. Akan timbul saling percaya, saling menghargai dan menghormati. Silakan menghubungi kami bila Anda setuju!

world peacePerbuatan Baik Tidak Mampu Menyelamatkan Kita

Memang, Injil mengajarkan bahwa perbuatan baik tidak menyelamatkan kita dari neraka. Allah tidak mengampuni dan memberi hidup kekal karena kita berusaha berbuat baik.

“Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri” (Rasul Besar Paulus Efesus 2:8-9).

Sampai kapan pun perbuatan baik kita tidak akan pernah sempurna. Sebenarnya pikiran, perkataan, tindakan, bahkan motivasi-motivasi kita berlumuran dosa. 

Tetapi orang yang diselamatkan karena anugerah Allah oleh iman kepada Isa Al-Masih, seyogyanya mendahului berbuat baik. Tujuan Allah menyelamatkan kita, agar kita melakukan perbuatan baik!  Silakan mengemail kami bila Anda ingin belajar lebih lanjut tentang anugerah Allah ini.

[Staf Isa dan Islam – Untuk masukan atau pertanyaan mengenai artikel ini, silakan mengirim email kepada Staff Isa dan Islam.]

Focus Pertanyaan Untuk Dijawab Pembaca

Staf IDI berharap Pembaca hanya memberi komentar yang menanggapi salah satu pertanyaan berikut:

  1. Apakah Saudara pernah punya pengalaman seperti di atas? Jelaskan.
  2. Menurut Saudara, mana lebih baik untuk negaranya – mengasihi dan menghormati orang kafir (seperti ajaran Isa) atau membunuh orang kafir (seperti ajaran Islam)? Mengapa?
  3. Apakah Saudara sedang berusaha keras untuk berbuat baik agar bisa diselamatkan? Apakah Saudara yakin semua perbuatan baik akan cukup untuk menghapus dosa saudara?

Komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan di atas, walaupun dari Kristen maupun Islam, maaf bila terpaksa kami hapus.

Untuk menolong para pembaca, kami memberi tanda ***** pada komentar-komentar yang kami rasa terbaik dan paling menolong mengerti artikel di atas. Bila bersedia, silakan juga mendaftar untuk buletin mingguan, “Isa, Islam dan Al-Fatihah.”

 

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

Add comment

PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR

Bagi Pembaca yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:

1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
2. Hanya diperbolehkan menjawab salah satu pertanyaan fokus yang terdapat di bagian akhir artikel. Komentar yang tidak berhubungan dengan salah satu pertanyaan fokus, pasti akan dihapus. Harap maklum!
3. Sebelum menuliskan jawaban, copy-lah pertanyaan yang ingin dijawab terlebih dahulu.
4. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
5. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.
6. Satu orang komentator hanya berhak menuliskan komentar pada satu kolom. Tidak lebih!

Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan mengirim email ke: [email protected]

Kiranya petunjuk-petunjuk di atas dapat kita perhatikan.

Wassalam,
Staf, Isa dan Islam

Security code
Refresh

Comments  

# KESIMPULAN 2017-07-24 19:55
~
Karena memang hanya percaya kepada Isa Al-Masih kita akan menerima keselamatan.

Sesuai Firman yang telah kita terima, “Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri” (Rasul Besar Paulus Efesus 2:8-9).
# Staff Isa dan Islam 2017-07-31 20:01
~
Sdr. Kesimpulan,

Tepat apa yang saudara sampaikan, dengan percaya kepada Isa Al-Masih setiap orang akan memperoleh keselamatan, bukan usaha dan perbuatan manusia melainkan hanya rahmat yang dari Allah. Kami berharap sdr dapat bertumbuh dalam pengenalan akan Allah melalui Isa Al-Masih. Dan teruslah melakukan kehendak-Nya, mengasihi sesama seperti mengasihi diri sendiri.

“Dialah yang menyelamatkan kita dan memanggil kita dengan panggilan kudus, bukan berdasarkan perbuatan kita, melainkan berdasarkan maksud dan kasih karunia-Nya sendiri, yang telah dikaruniakan kepada kita dalam Kristus Yesus sebelum permulaan zaman.” (Injil, Surat 2 Timotius 1:9).
~
Purnama
# Doyan 6 Tahun 2017-07-24 21:40
~
Muslim di Indonesia kebanyakan adalah Muslim Pancasilais bukan Muslim kafah asli ajaran Muhammad (ISIS, Taliban, Alqaeda, Boko Haram, Abu Sayaf, FPI, HTI, FUI, dll).

Jadi jangan heran jika ada Muslim di Indonesia yang berbaik hati dengan para kafir laknatullah (Nasrani dan Yahudi). Ketika kita menemukan Muslim yang mengutuk, melaknat, membenci, bahkan sampai membunuh orang kafir (halal darahnya) ya itulah Muslim sejati.

Kenapa deradikalisasi BNPT selalu gagal atau keberhasilnya kecil sekali, karena mereka tetap berharap dalam Islam ada kedamaian. Tapi semuanya itu ilusi. Islam adalah bencana dan aib manusia.
# Staff Isa dan Islam 2017-07-31 20:04
~
Sdr. Doyan 6 Tahun,

Kami setuju dengan apa yang sdr sampaikan, bahwa ajaran Muslim di Indonesia adalah ajaran Pancasilais bukan ajaran Muslim Arab. Jika di Indonesia mengikuti ajaran Muslim Arab maka yang terjadi adalah sikap teloransinya sama sekali tidak ada, dikarenakan akan mengikuti ajaran Al-Quran yang menghalalkan kekerasan kepada kaum minoritas. Maaf, kami ungkapkan hal ini karena Al-Quran mencatatnya.

Itu sebabnya banyak Muslim di Indonesia melakukan apa yang diajarkan Isa Al-Masih yaitu hidup mengasihi dan saling menghormati satu dengan yang lain tanpa ada pembatas. Ajaran Isa Al-Masih sangat tepat diterapkan di negara Indonesia demi terwujud negara yang damai.
~
Purnama
# marwan 2017-07-27 20:04
***
Pertanyaan di atas disebutkan bahwa ajaran Isa Al-Masih mengasihi dan menghormati orang kafir. Lalu pertanyaan saya adalah bagaimana jika orang kafir tersebut memerangi para pengikut Isa Al-Masih? Apakah perlakuan kasih sayang masih berlaku? Dan apakah mungkin seorang Yesus menyuruh menghormati orang-orang kafir?
# Staff Isa dan Islam 2017-07-31 20:06
***
Sdr. Marwan,

Terimakasih untuk pertanyaannya. Isa Al-Masih mengajarkan untuk mengasihi sesama manusia bahkan musuh pun harus dikasihi tanpa ada bantahan. Dan Isa Al-Masih bukan saja menghormati orang kafir, tetapi Dia juga mati dan menebus dosa semua manusia. Tentunya pengikut Isa Al-Masih juga harus mengikuti apa yang diajarkan-Nya.

“Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.” (Injil, Rasul Matius 5:44).

"Demikianlah kita ketahui kasih Kristus, yaitu bahwa Ia telah menyerahkan nyawa-Nya untuk kita; jadi kitapun wajib menyerahkan nyawa kita untuk saudara-saudara kita.” (Injil, Rasul Besar 1 Yohanes 3:16).

Bagaimana tanggapan sdr dengan artikel di atas? Jika tidak keberatan dapatkah sdr menjawab salah satu pertanyaan kami? Terimakasih Sdr. Marwan
~
Purnama
# Alo 2017-07-29 09:51
~
Sulit untuk mengakses web IDI, karena sudah diblok, bisa diakses jika mengubah VPN.
# Staff Isa dan Islam 2017-07-31 20:08
~
Sdr. Alo,

Terimakasih untuk pemberitahuanny a. Web ini lagi ada gangguan dan perbaikan, kami berharap dapat menyelesaikanny a secepatnya.

Bagaimana tanggapan saudara tentang artikel di atas? Jika tidak keberatan silahkan sdr menjawab salah satu pertanyaan yang kami ajukan di atas? Terimakasih.
~
Purnama
# Doyan 6 Tahun 2017-07-29 10:08
~
@All

Kenapa forum ini jadi sepi ya?
Ada yang tahu?
# Alo 2017-07-31 12:00
~
Situs ini sudah diblock. Ubah VPN bila ingin mengakses situs ini,
# Staff Isa dan Islam 2017-07-31 20:16
~
Saudara Doyan dan Alo,

Terimakasih untuk pertanyaannya. Dengan senang hati kami akan menjawabnya, tetapi mengingat pertanyaan sudah diluar topik, maka silahkan mengirimkan pertanyaannya di . Terimakasih untuk pengertiannya.
~
Purnama
# syukur 2017-08-13 14:03
~
Anda menyatakan Islam menganjur kekasaran pada penganut agama lain, sedangkan sejarah telah membuktikan kejahatan pihak yang mengaku menyembah Isa a.s penghancuran Hiroshima dan nagasaki adakah disebabkan perbuatan kaum Muslim? Penghancuran negara Iraq oleh Amerika, bukankah di Amerika majoriti umatnya beragama Kristian?

Dan satu lagi tolong kemukakan satu ayat dari bible ucapan Jesus yang menyatakan 'akulah Tuhan atau sembahlah aku' jika Anda gagal menemukannya. bermakna ada kepincangan dalam ajaran Anda. Lalu bagaimana Anda mau mengaku Anda berada di landasan yang benar.
# Staff Isa dan Islam 2017-08-16 12:56
~
Saudara Syukur,

Kami tidak menyatakan Islam menganjurkan kekerasan pada penganut lain. Melainkan hal ini diungkapkan secara langsung oleh kitab suci saudara (Qs 9:29). Silahkan dicermati.

Sejarah mencatat bahwa peperangan terjadi bukan karena agama melainkan politik dan ekonomi lah yang memicu peperangan. Negara yang disebut mayoritas beragama Kristen belum tentu disebut sebagai pengikut Isa Al-Masih. Mengapa? Karena pengikut Isa percaya keselamatan hanya melalui Isa dan mengikuti teladan-Nya, kasih pada Allah dan sesama adalah hal yang utama. Kiranya dapat mencerahkan pandangan sdr.

Maaf, kami tidak menanggapi semua pertanyaan sdr. Untuk itu silahkan kirimkan pertanyaan sdr di . Supaya kami dapat menjawabnya secara jelas. Terimakasih.
~
Purnama