Ikuti Isa dan Islam di Facebook Ikuti Isa dan Islam di Tweeter

Seorang Teman Menolong Saya Menemukan Sang Mesias

Teluk ArabSaya ingin membagikan kesaksian bagaimana saya bertemu dengan Sang Mesias melalui sahabat baik saya.

Bertemu Teman Baru

Saya adalah seorang pria yang dibesarkan oleh satu keluarga Muslim yang sangat mengasihi saya di Teluk Arab. Saat itu, usia saya masih remaja. Seorang teman memperkenalkan saya dengan seorang pria yang berasal dari Asia Selatan. Merupakan kebiasaan orang-orang setempat mengejek bila ada orang dari Asia Selatan. Sayapun melakukan hal yang sama terhadap teman baru itu. Awalnya dia membenci sikap saya, tapi kemudian kami berteman dan sayapun berhenti mengejeknya. Kami menjadi sahabat baik.

Saat itu dia bekerja di sebuah toko musik kecil. Saya sering ke tokonya bila bolos sekolah. Dia selalu mendengarkan keluhan-keluhan saya dan memberikan nasihat bila saya membutuhkannya. Saat itu dia bukan pengikut Isa Al-Masih. Walau kami memiliki sifat jelek, kami tidak pernah melakukan hal-hal yang tidak baik. Kami saling mengasihi seperti saudara.

Kerinduan Akan Hubungan dengan Allah

Beranjak dewasa, saya mulai belajar Al-Quran di sekolah setiap hari. Hal ini didorong oleh keinginan untuk mencari Allah. Saya bertanya-tanya tentang Dia dan menginginkan satu hubungan dengan-Nya. Begitu banyak muncul pertanyaan tentang Allah di pikiran saya. Seperti, mengapa Allah begitu keras dan jauh dari saya pada masa-masa paling sulit.

Sebagai seorang Muslim, saya percaya (seperti orang Muslim lainnya) memiliki dua malaikat di pundak. Satu mencatat perbuatan baik, yang lainnya mencatat perbuatan jahat.

Orang Muslim, Bahkan Muhammad, Akan Masuk Neraka

Saat berpikir tentang hidup dan mempelajari Al-Quran, saya menyadari bahwa semua orang Muslim, termasuk nabi Muhammad, akan masuk Neraka. Ini akibat dosa tertentu yang mereka lakukan saat hidup di dunia – Wow! Saya mengetahui beberapa dosa besar yang tidak dapat diampuni Allah (menurut Al-Quran). Dan saya pernah melakukannya.

Lagi dipikir, “Mengapa Allah begitu tidak adil? Dia menciptakan saya dari mulanya untuk menghukum saya. Dia tetap menghukum saya atas dosa yang saya lakukan walaupun Dia tahu saya lemah. Dia tahu saya memiliki sifat alami pendosa”.

Dinding pemisah dengan Allah semakin membesar. Sayapun memutuskan, mungkin lebih baik berbuat dosa dan menikmatinya. Toh akhirnya tetap masuk neraka. Saya mulai mencari Allah di tempat yang salah.

Orang Tua Teman Saya Menjadi Pengikut Isa Al-Masih

Satu hari saya berkunjung ke rumah teman saya. Dia dan orang tuanya telah menjadi orang Kristen. Mereka sedang mengadakan pertemuan doa dan memutar film tentang Isa Al-Masih. Sayapun bergabung dengan mereka untuk menonton film tersebut.

Sepanjang pemutaran film itu, saya banyak mengajukan pertanyaan-pertanyaan lelucon, seperti, “Bagaimana mungkin seorang nabi bisa muncul di TV? Siapa yang melukis gambar Isa Al-Masih? Apakah mereka punya kamera polaroid saat itu? Ha, ha, ha…” Namun tidak seorangpun yang kelihatan tersinggung atas pertanyaan saya.

Kembali Ke Negara Asal

Setelah sekian lama, akhirnya saya kembali ke negara saya, Arab, untuk melanjutkan sekolah di sebuah universitas. Saya tetap berhubungan baik dengan teman saya walaupun dia telah menjadi pengikut Isa Al-Masih. Dia juga terlibat dengan berbagai kegiatan di sebuah gereja di Teluk Arab. Melihat hal ini, saya cemburu. Saya ingin mengetahui apa yang ditawarkan oleh orang Kristen kepadanya yang lebih baik daripada hubungan persahabatan kami. Saya berpikir, “Apa itu Kekristenan sebenarnya? Tiga Allah? Yang kemudian salah satu allahnya mati dan tinggal dua allah?”

Bermimpi Tentang Isa Al-Masih

Sayapun kembali ke Teluk Arab setelah menyelesaikan sekolah satu semester. Satu hari, saya bermimpi tentang Isa Al-Masih. Di dalam mimpi itu, Isa Al-Masih mengundang saya untuk datang kepada-Nya. Dia meminta saya membaca Alkitab karena Dia akan menunjukkan jalan, kebenaran, dan hidup.

Keesokan harinya, dengan semangat, saya menceritakan mimpi tersebut kepada ibu saya. Dia berkata mimpi tentang Isa Al-Masih adalah satu “kemenangan” (sebuah mimpi keberuntungan). Sungguh mengagetkan!

Beberapa hari kemudian, saya menemui sahabat dan berharap dia dapat menghabiskan waktu bersama saya. Karena dia akan ke gereja (hari itu hari Minggu) diapun mengundang saya untuk ikut. Saya menyetujuinya karena ada kerinduan yang besar untuk melihat bagaimana pengikut Isa Al-Masih berdoa.

Akhirnya saya mulai berpikir tentang Kekristenan. Sayapun mulai membaca Alkitab. Semakin saya membacanya, semakin besar pula keinginan untuk lebih mengetahuinya. Saya seperti orang yang lapar akan kebenaran. Saya juga banyak mengajukan pertanyaan tentang agama kepada teman saya dan dia selalu menjawabnya.

Bertemu dengan Pengikut Isa Al-Masih dari Amerika

Suatu pagi saya bertemu dengan teman lama saya, seorang Kristen dari Amerika. Ia mengundang saya untuk makan pagi sambil mendiskusikan beberapa pertanyaan dari saya. Saya bertanya, apakah dia ingin menjadi Muslim. Dia menjawab dengan bijaksana. Katanya, “Kamu tahu, jika Islam memberikan apa yang saya miliki dalam Kekristenan, saya akan menjadi Islam.” Dia juga berkata telah membaca Al-Quran. Dia benar-benar menghargai saya dan budaya Arab.

Satu Pengalaman Yang Luar Biasa akan Keselamatan

Seminggu telah berlalu ketika saya memenuhi undangan teman untuk pergi ke gereja. Tapi saya tidak pernah lupa dengan kejadian itu. Waktu itu gembala gereja memberikan perjamuan kudus di depan. Saya maju ke depan dan dia berkata, “Ahmad Sulaiman, isi cangkir kecil ini melambangkan darah Isa Al-Masih yang telah dicurahkan untukmu.” Saya tersentuh sekali karena dia tahu nama saya. Ini adalah gereja yang besar.

Saya memberikan hidup kepada Isa Al-Masih sebagai Juruselamat pada saat itu.

Akhirnya sayapun menerima Isa Al-Masih sebagai Juruselamat saya. Dia telah menunjukkan jalan, kebenaran, dan hidup itu kepada saya seperti yang dijanjikan-Nya dalam mimpi saya.

Saat ini saya telah menikah dengan seorang wanita cantik yang juga percaya akan Isa Al-Masih dan kami telah memiliki tiga orang putra.

Demikianlah beberapa kisah serta kesaksian dari saya, bagaimana saya bertemu dengan Isa Al-Masih dan juga persahabatan kami.

(Sdr. Pembaca, Staff Isa dan Islam menyediakan penjelasan yang lebih mendalam mengenai keselamatan untuk Saudara.)

 

 

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

Add comment

PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR

Bagi Pembaca yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:

1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
2. Komentar hanya diperbolehkan menjawab salah satu dari 3 pertanyaan fokus yang dimuat di bagian akhir artikel. Kecuali beberapa artikel yang tidak memuat 3 pertanyaan fokus.
3. Sebelum menuliskan jawaban, copy-lah pertanyaan yang ingin dijawab terlebih dahulu.
4. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
5. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.
6. Satu orang komentator hanya berhak menuliskan komentar pada satu kolom. Tidak lebih!

Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan mengirim email ke: [email protected]

Kiranya petunjuk-petunjuk di atas dapat kita perhatikan.

Wassalam,
Staf, Isa dan Islam

Security code
Refresh

Comments  

# zahra 2010-12-25 09:25
*
Ayat Al-Quran mana yang menjelaskan Nabi Muhammad akan masuk Neraka? Ketahuilah, keterangan Nabi Isa sudah jelas tertera dalam Al-Quran.

Secara logika anda mengimani agama tersebut, lalu yang menciptakan kamu siapa? Isa Al-Masihkah?
# Staff Isa dan Islam 2011-01-06 12:20
~
Surah Maryam 19:71 "Dan tidak ada seorang pun dari padamu, melainkan mendatangi neraka itu. Hal itu bagi Tuhanmu adalah suatu kemestian yang sudah ditetapkan."

Menurut ahli tafsir Islam, ayat ini menyatakan bahwa setiap manusia akan masuk ke dalam neraka. Kemudian setelah beberapa saat lamanya, Allah baru akan menyelamatkan orang-orang mukmin.

Banyak ayat lain dalam Al-Quran yang juga menyatakan hal yang sama, beberapa di antaranya adalah Surah Al-Baqarah 2:80, Surah Ali 'Imran 3:24, dan lain-lain.

Para ahli Islam sendiri tidak mengetahui berapa lama orang-orang yang dikatakan mukmin akan disiksa dalam api neraka. Bisa beberapa hari ataupun beribu-ribu tahun.

Ini adalah karena setiap manusia adalah pembuat dosa dan terikat oleh dosa. Mereka semua harus menanggung hukuman atas dosa mereka, sebab tidak ada dosa yang tidak beroleh hukuman. Pertanyaannya adalah: Apakah kita benar-benar akan keluar dari neraka tersebut? Kapan?

Hanya Isa Al-Masih yang berani mengatakan bahwa di dalam Dia, kita beroleh jaminan keselamatan. Dia adalah Allah Pencipta yang menjelma menjadi manusia, untuk kemudian menanggung hukuman atas segala dosa yang telah kita perbuat.

Kami mengundang Saudara untuk boleh merenungkan: isadanislam.com/jalan-keselamatan
~
CA
# jeanne 2010-12-26 20:28
*
Saya percaya akan Isa Al-Masih. Saya pernah beberapa kali mimpi tentang-Nya. Saya sering mendapat mujizat dari-Nya.

I love you Isa ... more each day!
# Staff Isa dan Islam 2011-01-06 12:35
~
Apakah Saudara Jeanne sudah menjadi pengikut Isa Al-Masih? Jikalau sudah, maka sorga telah menjadi bagian Saudara.

Kami juga hendak membagikan ayat berikut: Injil, Surah Roma 6:23 - Sebab upah dosa ialah maut, tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.

Ayat ini mengatakan bahwa sama seperti Isa Al-Masih yang telah berada di sorga saat ini, suatu hari kelak kita juga pasti akan sampai di sorga. Kita akan menikmati hidup yang kekal, bersama-sama dengan Dia selamanya.

Kiranya Saudara lebih lagi mengasihi Dia, hari lepas hari, dan tiada melupakan-Nya barang sedetikpun. Walau kesulitan dan penderitaan seolah menghalangi di depan, suatu saat nanti.

Salam,
CA
# yusoff 2011-02-28 23:37
*
Dia mengatakan belajar agama Islam. Tapi sumber mana yang dia pelajari sehingga sanggup mengatakan Muhammad-pun masuk neraka.

Dia mengatakan pernah melakukan dua dosa besar yang tidak Allah ampuni. Setahu saya, dalam Islam hanya ada satu dosa yang tidak diampuni Allah, yaitu dosa mensyirikkan Allah, termasuk mengatakan Allah mempunyai anak dan ibu-bapak.

Dosa-dosa besar yang telah dilakukan seperti berzina, minum arak, berjudi dll dihapuskan dengan bertaubat nasuha, menyesal dan berjanji tidak mengulangi lagi.

Saya meragukan status pemuda ini. Adakah dia menyamar sebagai seorang Islam dan kemudian belajar Islam tidak sepenuhnya. Zaman sekarang yang penting adalah uang, dan orang dapat melakukan apa saja demi uang.
# Staff Isa dan Islam 2011-03-12 14:56
~
Muhammad bersabda: "Hai kaum Quresy! tebuslah dirimu! Saya tiada dapat menolongmu barang sedikitpun dari siksa Tuhan. Hai bani Abdi Manaf! Saya tiada bisa menolongmu sedikitpun. Hai Abbas anak Abdul Mutholib! Saya tiada bisa menolongmu sedikitpun dari siksa Tuhan. "Hai Safiah, bibi Rasulullah! Saya tiada bisa menolongmu sedikitpun dari siksa/Tuhan. Hai Fatimah binti Muhammad! Mintalah kepada saya harta dan saya tiada bisa menolongmu sedikitpun dari siksa Tuhan!" (Hadits Shohih Bukhori 1261)

Juga Nabi tiada tahu apa yang akan terjadi terhadap dirinya dan umatnya.

"Bukan aku yang pertama di antara rasul-rasul, dan aku tidak mengetahui apa yang akan diperbuat terhadapku dan terhadap kamu."
(Qs 46:9).

Bersumber dari Abu Huraira, beliau Rasulullah berkata: "Mendekatlah dan berusahalah benar! Ketahuilah, bahwa setiap orang diantara kalian tidak bakal selamat karena amalnya." Para sahabat bertanya: "Ya Rasulullah, tidak juga engkau?" Rasulullah bersabda: "Tidak juga aku, kecuali bila Allah melimpahiku dengan rahmat dan karunia dari-Nya." (Hadits Shohih Muslim).

Jadi, amal dan segala perbuatan yang kita lakukan, tidak akan mampu melepaskan kita dari dosa. Jadi, pengampunan itu dari mana asalnya? Dan berdasarkan apa?

Untuk mengenal tentang pengampunan dari Allah yang sejati, kami mengundang Saudara untuk boleh merenungkan: isadanislam.com/jalan-keselamatan. Kiranya Saudara mendapatkan rahmat dan karunia dari-Nya.
~
CA
# f sanda 2011-10-20 13:49
*
Akhirnya semua orang akan selamat asalkan dia percaya kepada Yesus Kristus, mohon disebarluaskan biar mereka semua bani Kedar sadar dengan perbuatan mereka!

Islam = Isa Al-Masih, tapi sayang mereka dibutakan dengan pengajaran yang salah.
# Staff Isa dan Islam 2012-02-03 11:18
~
Saudara Sanda,

Terimakasih atas komentar dan saran yang telah saudara sampaikan. Firman Allah mengatakan, "Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya." (Injil, Rasul Besar Matius 24:14).

Firman Tuhan 'iya' dan 'amin'. Maka, pada suatu hari seluruh bangsa di dunia akan menerima Injil Kerajaan Allah, termasuk saudara kita bani Kedar.
~
SO
# Islamforever 2012-03-27 13:55
*
Al-Quran adalah kitab penyempurna semua kitab yang ada. Seluruh nabi dan rasul, mereka semua menyembah Allah. Memang Islam belum ada pada saat Muhammad belum terbukti kerasullannya, tapi tetap saja yang namanya Tuhan itu hanya ada satu dan Tuhan itu Allah.

Kitab yang sempurna merupakan kitab yang tentunya bisa menyesuaikan dengan zaman apapun itu dan kitab itu adalah Al-Quran. Buktinya kenapa para Kristen, Katolik, Protestan, dan yang lainnya membiarkan orang-orang memakan babi, yang dimana babi tersebut memakan kotorannya sendiri, tapi Islam mengharamkannya.

Lagipula Muhammad adalah manusia tersuci di muka bumi ini dan dia jelas akan masuk surga.

Ada yang mau dipertanyakan?
# Staff Isa dan Islam 2012-03-27 17:58
~
Al-Quran kitab penyempurna? Bisakah saudara menjelaskan lebih detail, ajaran manakah yang disempurnakan oleh Al-Quran dari kitab-kitab sebelumnya?

Bukan hanya orang Islam atau Muhammad yang tahu bahwa Tuhan itu satu. Orang Kristen dan Alkitab pun mengatakan bahwa Tuhan itu adalah satu. Dan yang disembah itu hanya Tuhan, tidak yang lain.

Sepertinya tentang makan babi, haram atau tidak, tidak ada hubungannya dengan Al-Quran sebagai kitab penyempurna. Terdapatnya larangan makan babi dalam Al-Quran, tidak cukup untuk membuktikan bahwa Al-Quran benar sebagai kitap penyempurna. Bagaimana tentang jihad, poligami, diskriminasi terhadap wanita, naik haji, mencium batu hitam, apakah hal-hal tersebut bukan sesuatu yang lebih layak dipertanyakan dibanding babi?

Benarkah Muhammad manusia tersuci? Sepertinya saudara belum mengenal betul nabi saudara. Al-Quran berkata, hanya Isa Al-Masih manusia tersuci yang pernah ada di muka bumi ini. "Ia (Jibril) berkata: "Sesungguhnya aku ini hanyalah seorang utusan Tuhanmu, untuk memberimu seorang anak laki-laki yang suci" (Qs 19:19).

Pertanyaan kami untuk saudara, bagaimana dengan keselamatan sorgawi saudara, apakah saudara sudah yakin masuk sorga?
~
SO
# Adi 2012-07-27 11:54
*
Jangan kita mengambil ajaran yang gampang dan enak-enak saja, tapi selidiki dulu apakah ajaran itu benar-benar bersumber dari Allah atau ajaran manusia. Karena bila ajaran tersebut dari manusia, pasti akan ditolak Allah, dan orang tersebut dianggap durhaka pada Allah karena beriman pada manusia.

Kitab-kitab suci sebelum Al-Quran diturunkan Allah sudah banyak bercampur dengan tulisan manusia, jadi tidak murni lagi.
# Staff Isa dan Islam 2012-08-01 16:24
~
Saudara Adi,

Kami sependapat dengan saudara. Kita tentunya tidak ingin menjadi 'katak dalam tempurung', bukan? Kita seyogianya harus berani maju dan mengerti lebih banyak, daripada apa yang hanya dikatakan oleh segelintir orang. Mari kita uji, dan mari kita buka mata lebih lebar. Biarlah kita berani berinteraksi pada kebenaran yang kami sajikan.

Kami mengajak Saudara untuk berani menguji iman dan agama Saudara di dalam website ini, untuk membuktikan 'kebenaran' yang selama ini Saudara agungkan.

Saudara Adi, sangat sering kami mendengar tuduhan dari umat muslim yang mengatakan bahwa Injil tidak murni lagi. Satu pertanyaan kami, kiranya dapat saudara renungkan baik-baik. Jika memang Injil sudah tidak murni, mengapa ayat-ayat ini “Injil petunjuk dan cahaya” (Qs 5:46) dan Injil menjawab keragu-raguan Muhammad (Qs 10:94) masih diturunkan pada Muhammad?
~
DA
# Rizal 2013-08-20 19:23
*
Anda mengatakan bahwa "Hanya Isa Al-Masih yang berani mengatakan bahwa di dalam Dia, kita beroleh jaminan keselamatan. Dia adalah Allah Pencipta yang menjelma menjadi manusia, untuk kemudian menanggung hukuman atas segala dosa yang telah kita perbuat.

Pertanyaan saya, untuk apa Tuhan menjelma menjadi manusia? Untuk apa Tuhan menanggung hukuman atas apa yang kita perbuat?

Tuhan yang menciptakan kita, jadi untuk apa Tuhan menanggung kesalahan atas apa yang telah Ia ciptakan (manusia).
# Staff Isa dan Islam 2013-08-26 13:52
~
Memang sulit untuk dimengerti bagaimana Tuhan bisa menjadi manusia hanya untuk menanggung dosa manusia yang notebene adalah ciptaan-Nya sendiri.

Sdr. Rizal, pertama saudara harus ingat bahwa “upah dosa adalah maut.” Artinya, setiap orang yang melakukan dosa akan mati secara rohani. Kedua, sifat Allah adalah maha adil. Oleh karenanya dosa harus dihukum.

Agama Islam mengajarkan perbuatan baik akan menghapus dosa. Jika timbangan lebih berat kepada kebaikan kita, kita akan masuk sorga. Tapi Adam hanya berdosa satu kali saja, dan karena itu Allah mengusir Adam keluar dari Firdaus. Jika Anda melakukan bahkan hanya satu dosa saja seperti Adam, harapan apa yang Anda miliki untuk bisa masuk ke sorga?

Karena mustahil perbuatan baik kita lebih berat dari dosa, maka kita perlu cara lain untuk masuk sorga. Isa Al-Masih bersedia untuk mati di kayu salib, sehingga kita dapat dibebaskan dari hukuman dosa kita. Itulah sebabnya, hanya melalui percaya kepada Isa Al-Masih maka kita dapat masuk ke sorga.

“Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan" (Injil, Kisah Para Rasul 4:12)
~
SO
# Kuncoro Hadi 2013-10-03 14:45
*
Tuan yang benar adalah tuan yang ada untuk hamba-hambanya. Seorang hamba tidak akan mengenal siapa tuannya, jika ia tidak pernah menjumpainya. Adakah tuan yang masih bekerja dan menyatakan dirinya kepada hamba-hambanya seperti Isa? Bahkan juga kepada mereka yang tidak mengikuti-Nya?

Mengapa Ia tidak memerintahkan untuk memusuhi dan membunuh orang-orang yang dianggap kafir oleh-Nya? Adakah Ia bagian dari suatu konspirasi teologi? Alangkah beruntungnya manusia yang memiliki tuan seperti Isa. "Siapakah seperti TUHAN, Allah kita, yang diam di tempat yang tinggi, yang merendahkan diri untuk melihat ke langit dan ke bumi?" (Mazmur 113: 5-6).
# Staff Isa dan Islam 2013-10-04 16:32
~
Saudara Kuncoro Hadi,

Terimakasih untuk komentar yang sudah saudara berikan. Kami setuju dengan saudara bahwa Isa Al-Masih tidak pernah memerintah pengikut-Nya untuk memusuhi atau membutuh sesamanya. Karena inti dari ajaran Isa Al-Masih adalah saling mengasihi.

Dalam Kitab Suci Allah dituliskan, “Dan hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini" (Injil, Rasul Markus 12:31).

Bila Tuhan Sang Pencipta telah memerintah kita untuk saling mengasihi, mengapa kita harus mengubahnya dengan saling membunuh walau demi nama Allah?
~
SO
# ibrani 2013-12-18 10:50
~
Mengapa umat Muslim dengan mudah dapat berkata “nanti dosa kita dicuci di neraka." Apakah memang hukuman di neraka seringan itu?

Neraka sifatnya kekal. Sekali masuk ke sana, maka selamanya di situ.
# Muhammad Rifky Rusdi 2014-02-09 16:47
~
Asslamualaikum Wr. Wb,

Saudara mau melihat Tuhan? Ketahuilah Tuhan lebih dekat dari urat nadi saudara sendiri. Allah menciptakan manusia untuk menyembah-Nya, akan tetapi ada manusia yang jahat dan baik, Oleh sebab itu Allah menciptakan surga dan neraka, Surga di tempati oleh orang yang rajin berbuat baik (amal ibadahnya lebih besar dari perbuatan buruknya). Sedangkan neraka di tempati oleh orang yang melanggar perintah Allah, Jadi, saudara jangan salah sangka jika Nabi Muhammad akan masuk neraka.

Wassalamualaikum Wr. Wb.
# Staff Isa dan Islam 2014-06-22 16:57
~
Salam Sdr. Muhamamd,

Perkenankan kami bertanya, sejauh manakah umat Muslim terutama saudara mengenal Allah dalam AL-Quran. Yang dijabarkan oleh Al-Quran? Apakah yang telah Allah dalam Al-Quran lakukan bagi umatnyauntuk memberikan jaminan kepastian keselamatan?
~
Salma
isadanislamstudi.com

* Untuk bisa masuk ke pelajaran kursus ini, non-aktifkan 'pop-up blocker' komputer Saudara dengan meng-klik di sebuah 'bar' di bawah 'status bar' di bagian atas layar komputer

Isa Islam Dan Kaum Wanita

Click gambar di samping untuk artikel - artikel untuk wanita Muslim


 

www.isaislamdankaumwanita.com