Ikuti Isa dan Islam di Facebook Ikuti Isa dan Islam di Tweeter
Cetak

Keselamatan Dalam Islam Dan Kristen

Tanda tanya

Keselamatan merupakan hal yang sangat prioritas bagi setiap manusia. Itulah sebabnya, berbagai cara dilakukan guna mendapatkan 'Keselamatan' tersebut. Ajaran Islam dan Kristen, mempunyai cara pandang berbeda mengenai keselamatan.

'Keselamatan' Menurut Cara Pandang Islam

Dalam Al-Quran, tidak ada satu ayatpun yang memberi jaminan keselamatan. Akibatnya, bila umat Muslim ditanya tentang keselamatan mereka, umumnya akan menjawab dengan kata “mudah-mudahan”. Hal ini diperjelas lagi dengan doa yang selalu mereka panjatkan, “Tunjukilah kami jalan yang lurus” (Qs 1:6)

Setiap Mukmin harus mengusahakan sendiri 'Keselamatan' mereka. Itulah sebabnya, mereka berlomba-lomba melakukan setiap hal yang dapat menghasilkan pahala. Harapan mereka, semakin banyak pahala yang didapat, semakin besar pula kemungkinan mendapat 'tiket keselamatan' ke sorga.

Hal itupun belum menjamin keselamatan mereka. Karena ayat lain dalam Al-Quran berkata, "Dan tidak ada seorang pun dari padamu, melainkan mendatangi neraka itu. Hal itu bagi Tuhanmu adalah suatu kemestian yang sudah ditetapkan" (Qs 19:71).

Pertanyaannya: Mampukah manusia yang lemah akan dosa, dapat mengusahakan 'Keselamatan'nya dengan kekuatan sendiri?

'Keselamatan' Menurut Cara Pandang Kristen

Setiap umat beragama percaya, manusia satu-satunya mahkluk ciptaan yang mulia. Diciptakan dengan sempurna oleh Allah. Tetapi manusia juga merupakan mahkluk yang lemah akan dosa. Itulah sebabnya manusia disebut sebagai budak dosa.

Firman Allah berkata, "Dari hati orang timbul segala pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan, perzinahan, keserakahan, kejahatan, kelicikan, hawa napsu, iri hati, hujat, kesombongan, kebebalan" (Injil, Rasul Markus 7:21-22)

Demikianlah, dosa bukan hanya perbuatan jahat yang dilakukan manusia. Tetapi lebih dari itu, setiap hal yang mereka pikirkan, yang tidak sesuai dengan kebenaran firman Allah, juga merupakan dosa.

Manusia yang telah menjadi budak dosa, jelas tidak mampu melepaskan diri dari ikatan tersebut. Sebesar apapun usaha yang mereka lakukan, mereka akan tetap kembali jatuh dalam kubangan dosa. Untuk itu, manusia memerlukan satu Pribadi yang dapat menolong mereka terlepas dari ikatan dosa yang membelenggu mereka, dan memberikan 'tiket Keselamatan' ke sorga.

Pribadi dari Sorga Datang Memberi Tiket Keselamatan ke Sorga

"Isa bersabda: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku." (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6).

Isa Al-Masih adalah “Jalan Kebenaran” Allah dan “Hidup Kekal”. Maka seseorang yang menerima-Nya, berarti menerima Kebenaran Allah dan Hidup Kekal.

Isa Al-Masih juga satu-satunya Pribadi yang dapat memberikan 'tiket Keselamatan' bagi siapa saja yang menginginkannya. “Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan.” (Injil, Surat Roma 10:9)

Keselamatan Dalam Isa Al-Masih

Demikianlah, setiap pengikut Isa Al-Masih tidak perlu khawatir akan 'Keselamatan' mereka. Juga tidak perlu menunggu hingga penghakiman akhir zaman untuk mengetahui apakah mereka masuk sorga atau tidak. Disinilah terletak keindahan “Keselamatan” yang dibawa Isa Al-Masih.

Kebenaran kepastian akan keselamatan tersebut, dijanjikan Isa Al-Masih pada ayat berikut, “Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku, dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku” (Injil, Rasul Besar Yohanes 10:27-28).

 

[Staff Isa dan Islam – Kiranya Pembaca dapat menyelidiki lebih dalam tentang Keselamatan dalam Isa Al-Masih]

 

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

Add comment

PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR

Bagi Pembaca yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:

1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
2. Komentar hanya diperbolehkan menjawab salah satu dari 3 pertanyaan fokus yang dimuat di bagian akhir artikel. Kecuali beberapa artikel yang tidak memuat 3 pertanyaan fokus.
3. Sebelum menuliskan jawaban, copy-lah pertanyaan yang ingin dijawab terlebih dahulu.
4. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
5. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.
6. Satu orang komentator hanya berhak menuliskan komentar pada satu kolom. Tidak lebih!

Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan mengirim email ke: [email protected]

Kiranya petunjuk-petunjuk di atas dapat kita perhatikan.

Wassalam,
Staf, Isa dan Islam

Security code
Refresh

Comments  

# al 2011-06-13 10:57
*
Keselamatan adalah yang sering ditawarkan oleh oknum orang Kristen, padahal kalau benar-benar keselamatan itu memang ada, kenapa orang Kristen harus susah payah mempromosikannya?

Bukankah gratis? Pasti seluruh manusia penghuni bumi ini akan mengikutinya.
# Staff Isa dan Islam 2011-06-16 00:41
~
Saudara Al, justru karena keselamatan itu ada, barulah kami bisa mempromosikanny a kepada Saudara. Kalau keselamatan itu tidak ada, apa yang kami mau sampaikan kepada Saudara? Kami bahkan tidak memahami apa yang Saudara tulis.

Keselamatan menuju sorga itu memang adalah gratis. Saudara tidak perlu membayarnya. Cukup hanya dengan percaya kepada Isa Al-Masih, maka Saudara sudah dipastikan mendapatkan keselamatan dari Allah tersebut.

Apakah sesederhana dan segampang ini? Jawabannya adalah: Ya, dan sekaligus tidak. Buktinya adalah bahkan untuk percaya saja, hal ini telah menjadi sulit buat Saudara.

Firman Allah mengatakan dengan jelas bahwa barang siapa percaya kepada Isa Al-Masih, maka ia tidak akan binasa dalam neraka, melainkan ia akan mendapatkan hidup yang kekal bersama-sama dengan Allah di sorga.

Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal (Isa Al-Masih), supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. (Injil, Rasul Besar Yohanes 3:16).

Keselamatan bukanlah iming-iming. Ini adalah janji Allah yang pasti, bahwa kita akan mendapat tempat yang tinggi di sorga pada hari kiamat nanti (Qs 3:55).
~
CA
# Abu Syarif 2011-06-16 11:54
*
Anda percaya dengan Qs 3:55? Surat itu membuktikan bahwa Isa Al-Masih hanya utusan-Nya.

Jangan pakai Al-Quran untuk membela umat Kristen yang sekarang. Umat Kristen yang sekarang adalah umat Paulus, bukan umat Isa Al-Masih.
# Staff Isa dan Islam 2011-06-17 09:47
~
Saudara Abu Syarif, apakah dalam Qs 3:55 dikatakan bahwa Isa Al-Masih hanya utusan Allah semata-mata dan bahwa Dia bukan Sang Juru Selamat? Jawabannya adalah "Tidak".

Allah berfirman: "Hai Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat. Kemudian hanya kepada Akulah kembalimu, lalu Aku memutuskan di antaramu tentang hal-hal yang selalu kamu berselisih padanya." (Qs 3:55).

Qs 3:55 mengatakan bahwa Isa Al-Masih mati dan kemudian diangkat ke sorga. Ayat ini justru membuktikan bahwa pandangan umat Islam yang mengatakan bahwa Isa Al-Masih tidak mati di atas kayu salib, adalah "Salah Total".

Ayat ini juga menambahkan dengan cermat bahwa pengikut Isa Al-Masih akan diberikan tempat yang tinggi di sorga.

Rasul Paulus adalah pengikut Isa Al-Masih. Kami adalah pengikut Isa Al-Masih. Kami dan Rasul Paulus adalah sama-sama pengikut Isa Al-Masih. Rasul Paulus dipakai Allah untuk mencatat beberapa surah Kitab Suci. Dan kami mentaati keseluruhan Wahyu dari Allah, bukan tulisan Paulus. Kami beriman kepada Taurat Musa, Zabur Daud, Kitab yang dicatat Nabi-Nabi, dan Injil tentang kehidupan dan pengajaran Isa Al-Masih kepada murid-murid-Nya.

Sudahkah Saudara beriman dan mentaati keseluruhan Kitab-Kitab Suci dari Allah tersebut?
~
CA
# kumbang 2011-06-22 02:56
*
Staff Isa dan Islam,

“Sesungguhnya orang-orang yang kafir yakni ahli Kitab (Yahudi dan Nasrani = Kristen) dan orang-orang yang musyrik (akan masuk) ke neraka Jahanam; mereka kekal di dalamnya. Mereka itu adalah seburuk-buruk makhluk”
(Qs 98:6)

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, mereka itu adalah sebaik-baik makhluk”
(Qs 98:7).

“Balasan mereka di sisi Tuhan mereka ialah sorga 'Adn yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Allah ridha terhadap mereka dan merekapun ridha kepadaNya. Yang demikian itu adalah (balasan) bagi orang yang takut kepada Tuhannya” (Qs 98:8).
# Staff Isa dan Islam 2011-07-01 11:49
~
Benarkah orang Yahudi dan Kristen adalah orang-orang kafir? “…dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat.” (Qs 3:55)

Dengan jelas ayat di atas mengatakan bahwa pengikut Isa Al-Masih (orang Kristen) akan dijadikan Allah di atas orang-orang kafir. Bila benar apa yang dikatakan ayat Qs 98:6 bahwa orang-orang kafir itu adalah orang Kristen. Bagaimana mungkin orang Kristen di atas orang Kristen?

Apakah telah terjadi ketidak-konsist enan dalam ayat-ayat Al-Quran?
~
SO
# andragaris 2011-06-13 20:40
*
Saya setuju dengan pendapat yang mengatakan bahwa agama atau keyakinan membawa keselamatan pada manusia yang mengimaninya. Jika Tuhan itu adalah Sang Maha pencipta manusia, maka jalan keselamatan dari Sang Pencipta manusia ini adalah hanya satu.

Apa itu yakin dan apa itu iman?

Yakin adalah percaya yang sungguh-sungguh dalam diri manusia yang didasari dari melihat, mendengar, menyaksikan hal hal yang bersesuaian dengan akal logika manusia.

Sedangkan Iman adalah tindakan mengeksekusi keyakinan tadi.

Apakah hanya dengan percaya terhadap sesuatu tanpa proses penelaahan itu merupakan sesuatu yang benar? Mari kita kaji lebih dalam demi mencari arti dan nilai kebenaran dari Tuhan Sang Maha Pencipta.
# Staff Isa dan Islam 2011-06-16 00:47
~
Iman adalah berarti bahwa kita percaya kepada Allah dan percaya kepada semua janji-janji Allah.

Iman adalah berarti bahwa kita menggantungkan pengharapan kita kepada Allah. Bahwa kita memasrahkan diri kepada Allah, dan kita berjanji bahwa kita mau hidup seturut dengan Firman Allah.

Dan Allah menjanjikan keselamatan bagi mereka yang beriman kepada-Nya.

Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya (Isa Al-Masih)yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. (Injil, Rasul Besar Yohanes 3:16).
~
CA
# Abu Syarif 2011-06-16 12:04
Quoting Staff Isa dan Islam:
~
Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal (Isa Al-Masih), supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. (Injil, Rasul Besar Yohanes 3:16).
CA

Israel adalah anak Allah: Maka engkau harus berkata kepada Firaun: Beginilah firman Tuhan: Israel ialah anak-Ku, anak-Ku yang sulung (Keluaran 4:22).

Salomo adalah anak Allah: Ia telah berfirman kepadaku: Salomo, anakmu, dialah yang akan mendirikan rumah-Ku dan pelataran-Ku sebab Aku telah memilih dia menjadi anak-Ku dan Aku akan menjadi Bapanya (1 Tawarikh 28:6).

Daud adalah anak Allah: Aku akan menjadi Bapanya, dan ia akan menjadi anak-Ku (2 Samuel 7:14).
# Uhuy 2011-06-16 14:03
*
Kita semua adalah anak-anak Allah. Itulah kenapa Yesus mengajarkan kepada kita doa yang dimulai dengan menyebut Allah sebagai Bapa, di dalam "Doa Bapa Kami".
# Staff Isa dan Islam 2011-06-17 10:04
~
Terima Kasih Saudara Uhuy untuk tanggapan dari Saudara.

CA
# Staff Isa dan Islam 2011-06-17 09:59
~
Benar Saudara Abu Syarif, setiap orang yang percaya kepada Juru Selamat Allah di dalam diri Isa Al-Masih telah menjadi anak-anak Allah. Israil (Yaqub), Daud, dan Sulaiman percaya kepada janji kedatangan Juru Selamat, maka mereka disebut sebagai anak-anak Allah.

Namun mengenai gelar Isa Al-Masih sebagai "Anak Allah" memiliki arti khusus yaitu keilahian Isa Al-Masih "Tidak seorangpun yang pernah melihat Allah; tetapi Anak Tunggal Allah (Isa Al-Masih), yang ada di pangkuan Bapa, Dialah yang menyatakan-Nya. " (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:18)

Jadi untuk Isa Al-Masih, istilah tersebut menjelaskan ketuhanan Isa Al-Masih. Sedangkan untuk manusia, istilah tersebut menjelaskan hubungan antara manusia dengan Tuhan, yaitu manusia yang menerima keselamatan dari Isa Al-Masih
~
CA
# Azriady 2011-06-13 21:15
*
Ijinkan saya menambahkan. Pendapat kami umat Islam bahwa keselamatan hanya akan diperoleh dengan taat dan patuh menjalankan segala perintah dan menjauhi segala larangan.

Percaya kepada Tuhan saja tidak akan menjamin keselamatan. Saya beri contoh: Tuhan mengharamkan makan racun mengikuti perintahnya maka kita akan selamat. Bandingkan dengan orang yang sudah yakin akan diselamatkan oleh Tuhan walau tau makanan itu beracun tetap saja dimakannya.

Masuk sorga atau neraka adalah urusan Allah, cuma Allah yang tau. Sebagai manusia tidak boleh merasa yakin telah selamat masuk sorga, manusia hanya perlu taat dan patuh pada perintah-Nya.
# Staff Isa dan Islam 2011-06-16 01:01
~
Saudara Azriady dan Saudara Andragaris, kami setuju masuk sorga urusan Allah.

Dan Allah mengatakan keselamatan itu pasti. Banyak ayat yang menyatakan hal ini dalam Firman Allah, contoh kutipan Injil, Yohanes 3:16 kepada Saudara Al dan Andragaris di atas.

Juga perkataan Isa Al-Masih sendiri "Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku (Isa Al-Masih). Di rumah Bapa (Allah)-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada. (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:1-3)

Pernyataan Isa Al-Masih tersebut adalah pasti seperti Isa Al-Masih itu sendiri adalah pasti. Dan pasti Dia menyucikan orang yang menerima-Nya sebagai Tuhan dan juruselamat.

Bila saudara percaya amal perbuatan baik menyelamatkan manusia maka cobalah selidiki. Ingatlah bahwa Allah itu maha suci maka ukuran masuk sorga adalah suci. Adakah manusia suci?
~
CA
# Abu Syarif 2011-06-16 12:06
*
Itu penjelasan buat orang yang percaya Injil. Kalau orang tidak percaya Injil, tidak bisa dijelaskan dengan cara itu. Karena anda percaya Injil, maka saya akan bantah omongan anda dengan Injil, meskipun saya tidak percaya Injil.
# Staff Isa dan Islam 2011-06-17 10:17
~
Saudara Abu Syarif,

Saudara di atas mengatakan bahwa umat Kristiani tidak boleh merasa yakin pasti akan masuk sorga.

Dalam Al-Quran, selain Qs 3:55, kami tidak menemukan ayat yang menyatakan kepastian masuk sorga.

Kami menjelaskan dari Injil karena dalam Isa Al-Masih keselamatan itu diberikan bagi pengikut Isa Al-Masih.

Bersyukur jika Saudara mau membaca Injil secara lengkap sebab dalam Injil ada petunjuk dan terang (Qs 5:43-46; Qs 5:68).

Jika Saudara mau mencari kebenaran dalam Injil, maka Saudara akan mendapatkan Firman Allah yang sejati.
~
CA
# Azriady 2011-06-13 21:34
*
Kami Muslim beribadah bukan untuk mencari keselamatan, karena keselamatan itu urusan Allah semata. Lalu untuk apa kami beribadah? Orang yang beribadah karena takut pada Allah adalah ibadah kaum budak.

Orang yang beribadah untuk memperbanyak pahala adalah ibadah para pedagang yang mengharap keuntungan. Orang yang beribadah hanya perlu percaya pada Tuhan saja adalah ibadah kaum pemalas.

Kami Muslim beribadah dengan ikhlas hati hanya ingin dekat pada Allah dan ingin dicintai Allah. Selalu memohon petunjuknya karena manusia tak ada yang bisa luput dari dosa.
# Staff Isa dan Islam 2011-06-16 01:13
~
Saudara Azriady, kami setuju beberapa pernyataan Saudara di atas.

Kami umat Kristiani bukan beribadah untuk mencari keselamatan atau untuk menyucikan diri tetapi sebagai salah satu wujud ucapan syukur atas keselamatan yang diberikan Isa Al-Masih.

Seperti ayat ini "Kita mengasihi karena Allah terlebih dahulu mengasihi kita. (Injil, Rasul Besar I Yohanes 4:19)

Sebab dikatakan "Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal (Isa Al-Masih), supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. (Injil, Rasul Besar Yohanes 3:16).
~
CA
# Abu Syarif 2011-06-14 10:51
*
Apakah Yesus adalah Juruselamat bagi pengikut-Nya yang hidup pada zaman-Nya, atau juga Juruselamat bagi para pengikut setelah-Nya?

Jawab salah satu dari pilihan tersebut. Yang paling manis dari keduanya adalah pahit.

jika anda menjawab bahwa Yesus adalah Juruselamat bagi pengikut-Nya di zaman-Nya saja, maka ini adalah sebuah kezaliman yang menimpa orang-orang yang beriman kepada-Nya setelah-Nya.

Jika anda menjawab bahwa Dia juga Juruselamat pula bagi para pengikut setelah-Nya, maka sungguh Yesus telah membantu kezaliman, kemaksiatan dan permusuhan serta mendorong untuk membunuh, mencuri, korupsi dan maksiat lainnya, karena setiap pelaku kejahatan akan bebas dari dosa hanya dengan sekedar pengakuannya terhadap pelanggaran dosa tersebut. Dan dia langsung akan mendapatkan ampunan, dan hidup dengan kehidupan yang kekal.

Sumber masalah anda adalah di Injil yang telah dirusak oleh Yahudi, sehingga banyak yang aneh dan kontradiksi.
# Staff Isa dan Islam 2011-06-16 01:35
~
Saudara Abu Syarif,

Isa Al-Masih adalah Juru Selamat bagi manusia di segala zaman, baik sebelum maupun setelah Isa Al-Masih.

Gelar "Al-Masih" tersebut ialah "Yang diurapi" untuk menyelamatkan seluruh umat manusia sebelum dan sesudah Isa Al-Masih. Dan Isa satu-satunya Al-Masih.

Isa Al-Masih mengajarkan kasih mengasihi dan berbuat baik kepada semua orang, bahkan kepada musuh sekalipun kita wajib mendoakan dia (Injil, Rasul Besar Matius 5:44).

Salah satu pengajaran-Nya dikenal luas sebagai "Golden Rule" (Hukum Yang Paling Mulia di dunia), yakni:"Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka."(Injil, Rasul Besar Matius 7:12). Artinya adalah bahwa sebelum orang berbuat baik kepadamu, berbuat baiklah terlebih dulu kepada semua orang.

Semua orang yang beriman kepada Isa Al-Masih tentulah mentaati perintah-Nya sebagai ungkapan syukur karena telah diselamatkan oleh-Nya.
~
CA
# Abu Syarif 2011-06-16 11:47
*
Yesus menebus dosa manusia di jaman Adam, jaman Ibrahim, jaman Musa? Sebutkan dalilnya di Injil! Mereka belum kenal dengan Yesus.

"Semua orang yang percaya dan beriman kepada Isa Al-Masih akan diselamatkan", anda sendiri juga plin-plan pasti diselamatkan atau akan diselamatkan?

Kalau semua manusia sejak lahir menanggung dosa, bagaimana dengan manusia yang meninggal masih bayi atau kanak-kanak atau anaknya Muslim atau anaknya Kristen, dosanya diampuni? Sebutkan dalilnya di Injil.

Umat Kristen ada yang beriman, tapi juga melakukan maksiat sampai matinya. Dia akan diampuni atau pasti diampuni?

Semua harus dijawab dengan dalil. Karena agama adalah dalil, bukan akal-akalan.
# Staff Isa dan Islam 2011-06-17 09:17
~
Saudara Abu Syarif, Isa Al-Masih menebus dosa seluruh umat manusia dan janji tentang kedatangan-Nya sudah diberitahukan sejak zaman Adam jatuh dalam dosa makan buah terlarang

Allah berkata: "Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau (iblis) dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya." (Taurat Musa, Kitab Kejadian 3:15).

Ingat, keturunan perempuan (bin perempuan) bukan keturunan laki-laki, Dialah Isa Al-Masih lahir dari perawan Maryam.

Janji Allah ini terus didengungkan oleh nabi-nabi kepada keturunan demi keturunan.

Kita beriman kepada Isa Al-Masih yang sudah datang. Mereka beriman kepada Isa Al-Masih yang akan datang. Yang menyelamatkan umat manusia adalah iman kepada Janji Allah akan kedatangan Juru Selamat, yakni: Isa Al-Masih.

Tidak semua "Kristen" adalah pengikut Isa Al-Masih karena ada Kristen berdasarkan keturunan, mereka juga membutuhkan keselamatan dari Isa Al-Masih.
~
CA
# andragaris 2011-06-16 22:26
*
Maaf, ada dua orang yang digelari Al-Masih dalam Islam. Satu untuk Isa Al-Masih, satu lagi Al masihu Dajjal.
# Staff Isa dan Islam 2011-06-17 09:34
~
Saudara Andragaris, hanya ada satu orang yang digelari Al-Masih dalam Al-Quran. Dia adalah Isa Al-Masih. Dajjal Al-Masih sendiri hanya disebut dalam Hadis, dan ini berarti: Anti Isa Al-Masih, atau Anti Kristus (Anti Al-Masih atau Dajjal Al-Masih). Dajjal Al-Masih adalah orang yang melawan karya perbuatan dan pengajaran Isa Al-Masih.

Al-Masih atau Mesias dalam bahasa asli berarti: Yang diurapi, atau yang diutus Allah untuk melakukan suatu pekerjaan yang khusus. Sejak awal zaman yakni sejak kepada Adam, Allah telah menjanjikan kedatangan seseorang yang akan meremukkan kuasa dosa/iblis (Taurat Musa, Kitab Kejadian 3:15).

Allah berkata: "Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau (iblis) dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya." (Taurat Musa, Kitab Kejadian 3:15).

Seperti yang terus menerus ditulis di dalam Taurat, Zabur, dan Kitab Nabi-Nabi, umat Tuhan menanti-nantika n kedatangan-Nya, Sang Juru Selamat yang disebut Mesias (Al-Masih).

Jadi ungkapan "Al-Masih" sendiri berarti bahwa Dia adalah Yang diurapi dan yang dinanti-nantika n untuk menyelamatan kepada manusia.
~
CA
# Ikhsan 2011-06-14 18:19
*
Ini penggalan dari artikel diatas.

Keselamatan menurut cara pandang Islam: Dalam Al-Quran, tidak ada satu ayatpun yang memberi jaminan keselamatan. Akibatnya, bila umat Muslim ditanya tentang keselamatan mereka, umumnya akan menjawab dengan kata “mudah- mudahan”.

Hal ini diperjelas lagi dengan doa yang selalu mereka panjatkan, “Tunjukilah kami jalan yang lurus” (Qs. 1:6)

Coba disimak, akibatnya bila umat Muslim ditanya tentang keselamatan mereka, umumnya akan menjawab dengan kata “mudah- mudahan”.

Ya, kami selalu mengucapkan itu, mudah-mudahan jika Allah menghendakiNya( Insya Allah).

Yesus juga mengajarkan mengucap Insya Allah. Dalam Kitab Yakobus 4:15, "Sebenarnya kamu harus berkata: Jika Tuhan menghendakiNya, kami akan hidup dan berbuat ini dan itu."

Wassalam.
# Uhuy 2011-06-15 18:07
*
Kitab Yakobus ditulis oleh Yakobus salah satu adik jasmani Yesus. Tidak ada kutipan perkataan langsung dari Yesus.
# Staff Isa dan Islam 2011-06-17 10:19
~
Terima kasih Saudara Uhuy untuk penjelasannya.

CA
# Staff Isa dan Islam 2011-06-16 01:40
~
Saudara Ikhsan, untuk urusan keselamatan dunia dan akhirat, tidak pernah ada kata 'mudah-mudahan" bagi pengikut Isa Al-Masih.

Ada banyak orang beragama Kristen namun belum tentu diselamatkan sebab yang diselamatkan hanyalah orang Kristen yang lahir baru di dalam iman percaya kepada Isa Al-Masih sebagai Tuhan dan juruselamat.

Kami mengundang Saudara untuk boleh merenungkan: isadanislam.com/jalan-keselamatan. Kiranya Saudara menemukan hidayah yang sejati dari Allah yang benar.

Kitab Yakobus adalah kitab yang ditulis oleh saudara kandung jasmani Isa Al-Masih, yang bernama Yakobus, salah satu Rasul Besar Allah yang diberi Wahyu Allah untuk menuliskan kitab Yakobus.
~
CA
# al 2011-06-15 10:06
*
“Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan.” (Injil, Surat Roma 10:9).

Ayat itu adalah surat yang dibuat oleh Paulus lalu dikirimkan kepada orang-orang kota Roma.

Orang Kristen percaya begitu saja bahkan teramat sangat percaya bahwa ayat itu Firman Tuhan. Sungguh kasihan umat Kristen. Mereka berakal tapi tidak menggunakan akalnya, mereka terlena oleh tipu daya Paulus.
# Uhuy 2011-06-15 18:15
*
Paulus adalah Rasul pilihan Allah untuk menyebarkan Injil. Tentu saja Dia tidak asal menulis ajarannya dengan asal-asalan.

Dalam Yohanes 10:9, Yesus berkata : Akulah pintu; barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat dan ia akan masuk dan keluar dan menemukan padang rumput."
# Abu Syarif 2011-06-16 12:11
*
Dalam Islam, setiap perkataan Nabi Muhammad akan dicek kebenarannya dengan cara mencantumkan sanad (siapa saja yang menceritakan, sampai dengan orang yang bertemu nabi secara langsung), matan (bunyi ucapan nabi), rawi (orang yang mengumpulkan ucapan-ucapan nabi).

Dalam Kristen hanya ditulis, Yohanes berkata, Paulus berkata dst .... tidak bisa dibuktikan kebenarannya. Bahkan Yesus tidak menjamin apa yang dikatakan Paulus adalah benar.
# Staff Isa dan Islam 2011-06-17 10:37
~
Saudara Abu Syarif, apakah Saudara bisa memastikan bahwa ucapan Muhammad adalah berasal dari Allah, dan itu bukan hanya klaimnya secara sepihak? Hal ini tidak bisa dibuktikan kebenarannya.

Satu hal saja sudah membuktikan bahwa kitab Saudara tidak mungkin berasal dari Allah, yakni karena ia bertentangan dengan Kitab-Kitab Allah yang sebelumnya.

Kitab Allah yang datang sebelumnya tidak mungkin boleh bertentangan dengan Kitab Allah yang telah datang sebelumnya. Firman Allah tidak ada masa kadaluarsanya dan tidak mungkin bertentangan.

Adalah berbeda dengan apa yang diucapkan dan dilakukan Rasul Paulus. Dia tidak pernah mengajarkan dan berbuat apa yang bertentangan dengan Kitab-Kitab Allah yang sebelumnya.

Banyak umat Islam berpikir bahwa Rasul Paulus menentang Kitab Suci. Sesungguhnya Paulus sangat mengerti dan menghormati Kitab Suci.

Bacalah juga jawaban kami di bawah kepada Saudara Al. Terima kasih.
~
CA
# Staff Isa dan Islam 2011-06-17 10:28
~
Saudara Al, Rasul Paulus adalah pengikut Isa Al-Masih yang sejati. Dia adalah pengikut Isa Al-Masih yang setia sampai akhir, bahkan dalam segala penderitaan dan penganiayaan. Bahkan ia pernah dilempar batu sampai hampir mati.

Pada diri Rasul Paulus dan contoh pada setiap kehidupannya, sama sekali tidak mungkin bisa muncul ide bahwa dia hendak membohongi banyak orang. Dengan mengikut Isa Al-Masih, dia tidak pernah mendapatkan keuntungan, dan sebaliknya terlalu banyak penderitaan yang harus dia tanggung.

Paulus adalah salah satu Rasul Besar Allah yang diberi Wahyu dari Allah sehingga memampukannya berbicara atas nama Allah, seperti dijelaskan dalam ayat ini "Yang terutama harus kamu ketahui, ialah bahwa nubuat-nubuat dalam Kitab Suci tidak boleh ditafsirkan menurut kehendak sendiri, sebab tidak pernah nubuat dihasilkan oleh kehendak manusia, tetapi oleh dorongan Roh Kudus orang-orang berbicara atas nama Allah. (Injil,surat 2 Petrus 1:20-21)
~
CA
# Azriady 2011-06-15 21:28
*
Menurut umat Kristen dosa Adam yang diwariskan ke anak cucunya adalah kecenderungan berbuat dosa.

Kenapa Adam disalahkan atas perbuatan dosa umat sedunia?

Adam lahir suci sebelum berbuat dosa demikian pula anak cucunya. Namun Adam juga diciptakan memiliki nafsu.

Tapi ia juga diberi akal untuk membedakan benar dan salah yang artinya ia juga juga memiliki kecenderungan berbuat dosa.

Lalu dari mana asal dosa itu? Dari hasutan Iblis yang tidak senang manusia menjadi ahli sorga, jadi jangan salahkan Adam atas dosa dunia. Hikmah kisah Adam agar manusia jangan mengikuti hawa nafsu berbuat dosa oleh hasutan Iblis.

Lantas dosa apa kenapa Yesus harus disalib? Umat Kristen seakan-akan sangat senang melihat Yesus disalib dan membenarkan perbuatan jahat Yahudi.
# Staff Isa dan Islam 2011-06-17 11:18
~
Saudara Azriady, Adam mampu membedakan yang benar dan salah. Tetap setia kepada Allah atau melawan Allah. Adam masih bebas untuk mau melakukan kebenaran atau dosa.

Namun manusia sekarang tidak mampu membedakan yang benar dan yang salah. Manusia sekarang terus-menerus berdosa sebab telah terikat dosa.

Inilah perbedaan status manusia sebelum dan setelah jatuh dalam dosa.

Manusia terikat dalam dosa dan tidak mampu berbuat baik sesuai dengan standar Allah. Berbuat baik juga tidak bisa menutupi dosa. Cobalah menumpuk ikan segar sebanyak-banyak nya pada ikan yang sudah busuk.

Oleh sebab itu semua manusia butuh Juru Selamat dari Allah.

Isa Al-Masih tidak berdosa. Ia dihukum karena dosa-dosa kita. "Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan kesengsaraan kita yang dipikulnya, padahal kita mengira dia kena tulah, dipukul dan ditindas Allah. Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh. Kita sekalian sesat seperti domba, masing-masing kita mengambil jalannya sendiri, tetapi TUHAN telah menimpakan kepadanya kejahatan kita sekalian." (Kitab Nabi Yesaya 53:4-6).

Kami mengundang Saudara untuk boleh merenungkan: isadanislam.com/jalan-keselamatan. Kiranya Saudara menemukan hidayah yang sejati dari Allah.
~
CA
# andragaris 2011-06-16 22:34
*
Jika seorang beriman kepada Isa Al-Masih, berarti dia wajib melakukan perintah Isa Al-Masih

Perkataan Yesus: "Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku (Yesus) datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya. (Matius 5:17)


Perkataan Paulus: Kamu tahu, bahwa tidak seorangpun yang dibenarkan oleh karena melakukan hukum Taurat, tetapi hanya oleh karena iman dalam Kristus Yesus. Sebab itu kamipun telah percaya kepada Kristus Yesus, supaya kami dibenarkan oleh karena iman dalam Kristus dan bukan oleh karena melakukan hukum Taurat. Sebab: "tidak ada seorangpun yang dibenarkan" oleh karena melakukan hukum Taurat. (Galatia 2:16).

Beriman kepada Isa Almasih ataukah Paulus? Karena dua ayat ini kontradiktif satu dengan yang lain.
# Staff Isa dan Islam 2011-06-17 11:37
~
Saudara Andragaris, kedua ayat ini sama sekali tidak kontradiktif.

Rasul Paulus tidak mengajarkan agar Hukum Taurat tidak dituruti. Ia menjelaskan bahwa Hukum Taurat bukan yang menyelamatkan manusia.

Hukum Taurat justru menyatakan bahwa manusia berdosa. "Justru oleh hukum Taurat orang mengenal dosa." (Injil, Surat Roma 3:20). Oleh Hukum Taurat justru manusia menjadi tahu dosa.

Apakah ada orang yang bisa melakukan Hukum Taurat dengan sempurna? Tidak ada.

Tentu saja jikalau Saudara bisa melakukannya maka Saudara ke sorga dengan kekuatan sendiri. Namun, apakah Saudara tidak pernah jatuh dalam dosa barang satu kali pun?

Itulah sebabnya kenapa dikatakan bahwa Hukum Taurat justru membuat manusia tidak dapat berdalih lagi, bahwa dia adalah manusia berdosa.

Jadi bagaimana supaya bisa selamat? yaitu hanya dengan beriman kepada Isa Al-Masih yang telah dihukum ganti kita atas dosa-dosa yang telah kita perbuat.

Rasul Paulus mengatakan dengan jelas bahwa:"Tidak seorangpun yang dibenarkan oleh karena melakukan hukum Taurat, tetapi hanya oleh karena iman dalam Kristus Yesus. Sebab itu kamipun telah percaya kepada Kristus Yesus, supaya kami dibenarkan oleh karena iman dalam Kristus dan bukan oleh karena melakukan hukum Taurat. Sebab: "tidak ada seorangpun yang dibenarkan" oleh karena melakukan hukum Taurat.(Injil, Surat Galatia 2:16).
~
CA
# andragaris 2011-06-17 23:47
*
1. Dalam ayat ini, Yesus tidak mengatakan bahwa hukum Taurat akan berakhir, dan keselamatan manusia akan terganti dengan darah apapun atau siapapun karena Yesus tidak pernah mengajarkan bahwa dosa manusia akan tergantikan atau tertebus dengan darah.

2. Bagaimana dengan pendapat anda sendiri yang menyatakan bahwa hukum Allah itu tidaklah berubah?
# Staff Isa dan Islam 2011-06-23 03:16
~
Saudara Andragaris, Isa Al-Masih mengajarkan bahwa darah-Nya adalah penebusan atas dosa manusia: "Sebab inilah darah-Ku, darah perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak orang untuk pengampunan dosa." (Injil, Rasul Besar Matius 26:28)

Tanpa penebusan yang dilakukan oleh Isa Al-Masih manusia dalam penghukuman kekal.

Jelaslah bahwa Hukum Allah tidak dapat diubah. Hukum Taurat tidak diubah oleh siapapun tetapi yang harus dipahami bahwa Hukum Taurat diperuntukan sebagai penuntun kepada hukum penebusan yang sempurna melalui juruselamat, Isa Al-Masih.
~
NN/CA
# andragaris 2011-06-23 19:42
*
Kejadian 17:14- Dan orang yang tidak disunat, yakni laki-laki yang tidak dikerat kulit khatannya, maka orang itu harus dilenyapkan dari antara orang-orang sebangsanya: ia telah mengingkari perjanjian-Ku."

atau

Galatia 5:6; Sebab bagi orang-orang yang ada di dalam Kristus Yesus hal bersunat atau tidak bersunat tidak mempunyai sesuatu arti, hanya iman yang bekerja oleh kasih.

1 Korintus 7:19 Sebab bersunat atau tidak bersunat tidak penting. Yang penting ialah mentaati hukum-hukum Allah.

Bagaimana dengan ayat ini ?

1Korintus 6:12; Segala sesuatu halal bagiku, tetapi bukan semuanya berguna. Segala sesuatu halal bagiku, tetapi aku tidak membiarkan diriku diperhamba oleh suatu apa pun.
# Staff Isa dan Islam 2011-09-13 09:12
*
Saudara Andragaris,

Dalam konteks Taurat, Kitab Kejadian 17:14 tersebut berlaku sunat lahiriah sebagai tanda perjanjian antara manusia dengan Allah, khususnya antara Allah dengan keturunan Abraham.

Perjanjian itu mengenai keselamatan. Setelah keselamatan itu datang, yaitu kedatangan, kematian dan kebangkitan Isa Al-Masih, maka sunat lahiriah tidak berguna sebab perjanjian itu sudah genap.
~
NN
# azizah 2011-06-17 08:07
*
Dalam hal keselamatan, Paulus menyampaikan bahwa dia sudah diselamatkan bukan karena melakukan Hukum Taurat, tetapi karena beriman pada Isa Al-Masih.

Yang tidak mau terima keselamatan ya terserah. Alkitab juga mencatat orang seperti itu adalah: bermata tapi tak melihat, punya telinga tapi tidak mendengar, karena hati yang sudah mengeras seperti batu dan sudah mati rasa.

Manusia yang telah terikat dosa adalah bagaikan orang mati yang tidak akan bisa berespon sama sekali, kecuali diperbaharui dalam Tuhan Yesus.
# Staff Isa dan Islam 2011-06-23 03:20
~
Terimakasih Saudara Azizah untuk tanggapan yang sudah Saudara berikan. Kami sangat menghargainya.
~
CA
# Abu Syarif 2011-06-17 10:12
*
Sesungguhnya keyakinan kaum Muslimin tentang Isa Al-Masih adalah berdasarkan kepada al-Quran dan Sunnah Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.

Kami mengimani bahwa Isa Al-Masih adalah utusan Allah, menyeru mereka kepada Allah agar mentauhidkan dan menyembah-Nya (Al-Shaff 6). Jadi Isa Al-Masih bukan Tuhan atau sesembahan dan bukan putra Allah seperti yang diklaim oleh orang-orang Nasrani (Al-Maaidah 72; At-Taubah 30; Maryam 30).

Kami beriman bahwa Isa Al-Masih belum mati, tidak dibunuh oleh orang Yahudi musuh-musuhnya. Akan tetapi Ia diselamatkan oleh Allah dari kejaran mereka dan mengangkatNya ke langit dalam keadaan hidup (An-Nisaa’ 156-158).
# Staff Isa dan Islam 2011-06-23 03:28
~
Saudara Abu Syarif, menurut kami, Saudara telah salah mengutip beberapa ayat Al-Quran yang sama sekali tidak mengandung perkataan yang mendukung pendapat Saudara.

Misalnya dalam Maryam 30 sama sekali tidak mengandung perkataan bahwa Isa Al-Masih bukan Allah ataupun Putra Allah.

Perlu kami tambahkan bahwa dugaan kitab Saudara bahwa kata 'anak' berarti adalah sungguh menjijikkan Allah telah berhubungan dengan Maryam dan menghasilkan anak bernama Isa Al-Masih.. Ini adalah sama sekali bukan konsep yang benar dari iman Kristiani. Bagi umat Kristiani, Allah tidak pernah beranak atau melahirkan anak.

Berikutnya, An-Nisaa 156-158 adalah salah dengan mengatakan bahwa Isa Al-Masih belum mati, namun langsung terangkat ke sorga. Silakan Saudara menyimak ayat berikut: Ketika Allah berfirman, "Hai Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku..." (Qs 3:55).

Bukankah dengan sangat jelas dikatakan bahwa urutannya adalah Isa Al-Masih mati dan kemudian diangkat ke sorga?
~
CA
# Ikhsan 2011-06-17 10:22
*
Kitab Yakobus adalah kitab yang ditulis oleh saudara kandung jasmani Isa Al-Masih, yang bernama Yakobus.

"Kitab Yakobus tidak memuat ucapan ataupun kutipan langsung perkataan Isa Al-Masih."

Membingungkan: Terus kenapa Kitab Yakobus tetap tertulis di Injil?
# Staff Isa dan Islam 2011-10-20 22:08
~
Kitab Yakobus tetap terdapat dalam Kitab Injil karena Kitab Yakobus adalah Firman Allah.

Firman Allah itu ditulis dengan perantaraan tangan manusia. Allah memakai tangan para nabi dan para rasul untuk menuliskan wahyu-Nya kepada manusia.

“Yang terutama harus kamu ketahui, ialah bahwa nubuat-nubuat dalam Kitab Suci tidak boleh ditafsirkan menurut kehendak sendiri, sebab tidak pernah nubuat dihasilkan oleh kehendak manusia, tetapi oleh dorongan Roh Kudus orang-orang berbicara atas nama Allah.” (Injil, Surat 2 Peterus 1:20-21).

Bahkan Isa Al-Masih menjanjikan akan mengirimkan Roh Kudus untuk memberi wahyu kepada murid-murid-Nya . “Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu” (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:26).

Dan Firman Allah itu sekarang kita kenal sebagai: Kitab-Kitab Taurat, Kitab Nabi-Nabi, Zabur, dan Injil.

Kami mengundang agar Saudara terus meluangkan waktu merenungkan Firman Allah bersama-sama dengan kami melalui website ini.
~
CA
# Ikhsan 2011-06-17 10:45
*
Iman (percaya) melahirkan penyaksian mata hati (musyahadah) terhadap keTuhanan Allah pada setiap pandangan kepada segala perkara.

Allah berfirman: "Wahai orang-orang yang beriman! Tetapkanlah iman kamu kepada Allah dan Rasul-Nya." (Ayat 136 Surah An-Nisaa’)

Sabda Rasulullah: “Allah tidak menerima iman tanpa amal perbuatan dan tidak pula menerima amal perbuatan tanpa iman.” [HR. Ath-Thabrani]

Sangat jelas, dalam Islam percaya saja tidaklah cukup bahkan sia-sia. Iman tanpa amal perbuatan adalah sia-sia.

Sekarang saya tanya, perintah Yesus mana yang anda semua kerjakan?
# Staff Isa dan Islam 2011-06-23 03:56
~
Saudara Ikhsan, kami sangat menyetujui semua apa yang Saudara kemukakan di atas.

Kitab Suci berkata bahwa: "Jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati." (Injil, Surat Yakobus 2:17)

Iman tanpa perbuatan adalah sia-sia. Namun perbuatan baik yang dilakukan tanpa iman yang benar adalah juga sia-sia.

Itulah sebabnya Kitab Suci mengatakan bahwa perbuatan dan amal baik manusia tidak bisa menjamin kita untuk bisa masuk ke dalam sorga.

Untuk bisa masuk ke dalam sorga, kita harus beriman kepada Isa Al-Masih sebagai satu-satunya yang telah menanggungkan hukuman atas dosa yang telah kita perbuat di atas kayu salib.

Selanjutnya setiap pengikut Isa Al-Masih wajib melakukan perintah-Nya yaitu mengasihi musuh, menolong orang di penjara, memberi makanan kepada orang yang lapar, mengasihi tetangga dan sebagainya (Injil, Rasul Besar Matius 25:34-40).
~
CA
# bella 2011-06-17 13:43
*
Efesus 2:8-9 -- "Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri."

Roma 3:20,28 -- "Sebab tidak seorangpun yang dapat dibenarkan di hadapan Allah oleh karena melakukan hukum Taurat, karena justru oleh hukum Taurat orang mengenal dosa.”

Galatia 2:16 -- "Kamu tahu, bahwa tidak seorangpun yang dibenarkan oleh karena melakukan hukum Taurat, tetapi hanya oleh karena iman dalam Kristus Yesus. Sebab itu kamipun telah percaya kepada Kristus Yesus, supaya kami dibenarkan oleh karena iman dalam Kristus dan bukan oleh karena melakukan hukum Taurat."

Yohanes 3:16 -- “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.”
# Staff Isa dan Islam 2011-06-23 03:59
~
Terima kasih Saudara Bella untuk ayat-ayat Firman Tuhan yang telah Saudara sertakan di sini.
~
CA
# abu syarif 2011-06-18 10:33
*
Semua orang Islam dijamin masuk surga, tetapi tidak ada yang menjamin masuk surga secara langsung. Dalil dan penjelasan terlalu panjang untuk saya tulis di sini.
# Staff Isa dan Islam 2011-06-23 04:08
~
Saudara Abu Syarif, kami menduga bahwa pendapat Saudara mungkin ada benarnya. Umat Islam juga berpendapat sama dengan kami bahwa setiap dosa harus dihukum, sekecil apapun dosa itu.

Oleh sebab itu, sebagian umat Islam berpendapat bahwa kaum muslimin akan beroleh sorga setelah mereka menyelesaikan dahulu hukuman mereka di dalam neraka, selama puluhan, atau ratusan dan bahkan ribuan tahun. Ini tergantung seberapa berat dosa yang dilakukan.

Yang menjadi pertanyaan adalah: Apakah benar kita bisa dilepaskan dari neraka nantinya? Berapa lama kita harus dihukum di dalam neraka? Apakah kita sanggup menanggung hukuman selama itu?

Oleh sebab itu, Kitab Suci berkata bahwa di dalam Isa Al-Masih tidak ada lagi hukuman.

"Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus (Isa Al-Masih)" (Injil, Surat Roma 8:1).
~
CA
# kumbang 2011-06-18 11:00
*
Ketika mengutip surat Al-Fatihah soal keselamatan manusia, staff Isa dan Islam tidak sembarang mengutip, karena saya yakin mereka paham Al-Quran. Namun, sayang hanya mengutip ayat 6, tanpa diikuti ayat 7 yang merupakan ayat terakhir.

Cobalah Saudara mengutip juga ayat ke-7, supaya lengkap dalam menjawab keselamatan manusia.
# Staff Isa dan Islam 2011-06-23 04:12
~
Saudara Kumbang, berikut kami kutip ayat ke-6 dan ayat ke-7 buat Saudara:

"Tunjukilah kami jalan yang lurus, jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka, bukan mereka yang dimurkai dan bukan mereka yang sesat." (Qs 1:6-7)

Dan nikmat terbesar yang diberikan Allah kepada manusia adalah keselamatan di sorga selama-lamanya.

“dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku.” (Injil, Rasul Besar Yohanes 10:28)
~
CA
# akal 2011-06-19 00:35
*
Andai kita tahu kita tak berdosa di dunia ini, apa sekiranya yang kita inginkan?

Ya! Lebih baik kita "mati" cepat-cepat meninggalkan dunia yang hina ini, karena di akhiratlah (sorga) hidup yang sebenarnya.

To admin: Bila anda, apa yang anda lakukan?
# Staff Isa dan Islam 2011-06-23 04:16
~
Saudara Akal, adalah benar bahwa jika saya menyadari bahwa saya telah hidup tanpa dosa di dunia ini, maka saya pasti akan cepat-cepat meminta agar Allah segera menjemput saya.

Namun karena saya menyadari bahwa saya adalah manusia yang hidup penuh dengan dosa, maka saya menjadi takut untuk mengalami kematian. Takut setelah mati, maka kepada saya akan diberi tuntutan pertanggungjawa ban dan hukuman atas dosa-dosa yang telah saya perbuat semasa hidup.

Namun setelah saya menjadi pengikut Isa Al-Masih, maka saya menjadi lega. Dan kini, kapanpun kematian akan menjemput, seluruh pengikut Isa Al-Masih yang sejati akan menyambutnya dengan penuh kegembiraan. Sebab di dalam Isa Al-Masih tidak ada lagi penghukuman. Hukuman kita telah ditanggung oleh-Nya. Lunas terbayar.

"Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus (Isa Al-Masih)." (Injil, Surat Roma 8:1)

Kami mengundang Saudara untuk boleh merenungkan: www.isadanislam.com/jalan-keselamatan.com

Kiranya Allah berkenan menganugerahkan hidayah-Nya yang sejati bagi kita semua.
~
CA
# me 2011-06-20 09:50
*
Kepada Sdr.Staff Isa, hal-hal seperti ini tidak perlu dibahas. Apalagi dengan pemahaman yang tentang Al-Quran.

Menurut saya, ya sudahlah beribadah saja sendiri menurut agama dan kepercayaan masing-masing, toh nanti juga akan ketahuan siapa yang benar dan siapa yang sesat. Untukmu agamamu dan untukku agamaku. (Qs Al-Kafirun 6).
# Staff Isa dan Islam 2011-06-23 04:21
~
Saudara Me, kami menyadari bahwa pemahaman kami tentang Al-Quran adalah sangat terbatas. Kami hanya berusaha memperkenalkan ayat-ayat Al-Quran yang memuat tentang Isa Al-Masih di dalamnya. Sebab kami memiliki suatu kerinduan dari dalam hati untuk boleh memperkenalkan siapakah Isa Al-Masih yang sesungguhnya kepada Saudara-Saudari yang mengunjungi website ini.

Tujuan kami bukanlah untuk membuktikan siapa yang benar dan siapa yang salah. Tujuan kami adalah untuk memperkenalkan Isa Al-Masih sebagai jalan keselamatan kepada Saudara.

Kami rindu agar Saudara juga boleh memiliki jalan keselamatan menuju sorga sebagaimana yang telah diperoleh setiap pengikut Isa Al-Masih yang sejati.

Kami mengundang Saudara untuk boleh merenungkan: www.isadanislam.com/jalan-keselamatan.com
Kiranya Allah berkenan menganugerahkan hidayah-Nya yang sejati bagi kita semua.
~
CA
# Abbi 2011-06-21 02:33
*
Kawal terus web ini! Buat akidah Saudara-Saudara kita yang kurang paham tentang akidahnya.
# Staff Isa dan Islam 2011-06-23 04:24
~
Saudara Abbi, kami merasa senang Saudara bisa mengunjungi website kami ini. Kiranya melalui website ini, Allah berkenan membukakan pikiran kita akan siapakah Isa Al-Masih yang sesungguhnya.

Kami mengundang Saudara untuk boleh merenungkan: www.isadanislam.com/jalan-keselamatan.com
~
CA
# kumbang 2011-06-21 07:10
*
Islamlah satu-satunya jalan keselamatan bagi manusia untuk masuk surga.

"Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal sholeh mereka itu adalah sebaik-baik makhluk. Balasan mereka di sisi Tuhan mereka ialah surya 'Adn yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Alloh ridha terhadap mereka dan merekapun ridha kepadaNya. Yang demikian itu adalah (balasan) bagi orang-orang yang takut kepada Tuhannya." (Qs 98:7-8)

Tidak hanya sekedar itu, bahkan ada ayat yang mangatakan bahwa Allah akan mewariskan surga kepada orang yang bertaqwa.

“Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman... Mereka itulah orang-orang yang akan mewarisi surga Firdaus. Mereka kekal di dalamnya." ( Qs 23:1-11)
# Staff Isa dan Islam 2011-06-23 04:35
~
Saudara Kumbang, kami mengucapkan terima kasih atas ayat yang telah Saudara bagikan di atas.

Saudara menyatakan bahwa agar kita bisa selamat maka kita harus mampu mengerjakan segala perintah dan kehendak Allah dengan tekun dan sempurna.

Namun masalahnya sebagai manusia berdosa mampukah kita melakukan segala perintah-Nya dengan sempurna? Alkitab menyatakan bahwa semua manusia adalah najis adanya, perbuatan baik dan kesalehan manusia dalam pemandangan Allah bagaikan “kain kotor” (Kitab Nabi Yesaya 64:6).

Orang yang najis tentunya tidak diperbolehkan oleh Allah masuk ke sorga. Oleh sebab itu kita membutuhkan Juruselamat yaitu Isa Al-Masih, yang dapat membersihkan kenajisan kita. Dan hanya Isa Al-Masih saja, yang dapat memberikan tempat di sorga bagi kita yang beriman kepada-Nya.

“Sebab di dalam Dia dan oleh darah-Nya kita beroleh penebusan, yaitu pengampunan dosa, dan di dalam Kristus Yesus (Isa Al-Masih) Ia telah membangkitkan kita juga dan memberikan tempat bersama-sama dengan Dia di sorga,” (Injil, Surat Efesus 1:7; 2:6).
~
CA
# Abu Syarif 2011-06-23 16:28
*
Orang Islam tidak percaya Injil. Jadi jangan pakai dalil Injil untuk mempengaruhi orang Islam. Kalau mau mempengaruhi orang Islam harus pakai Al-Quran.

Makanya pelajari dulu Al-Quran dan semoga anda mendapatkan hidayah.
# Staff Isa dan Islam 2011-10-20 22:41
~
Saudara Abu Syarif, terima kasih atas sarannya.

Kami tidak berusaha untuk mempengaruhi seseorang untuk pindah agama, karena agama tidak dapat menyelamatkan manusia dari neraka. Kami justru memberitakan Isa Al-Masih “jalan lurus” yang dapat menjamin keselamatan seperti yang tertulis dalam Al-Quran.

Dan sesungguhnya Isa itu benar-benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat. Karena itu janganlah kamu ragu-ragu tentang kiamat itu dan ikutilah Aku. Inilah jalan yang lurus” (Qs. 43:61)

Kami percaya bahwa Alkitab adalah wahyu Allah. Kalaupun harus menggunakan ayat Al-Quran, maka kami menuliskan hanya ayat-ayat yang cocok dengan Alkitab.
~
SL
# al 2011-06-21 11:54
*
Semakin banyak anda belajar tentang agama Islam, itu artinya semakin mendekati kebenaran yang hakiki.

Teruslah belajar, semoga Allah memberikan jalan petunjuk dan hidayah-Nya.
# Staff Isa dan Islam 2011-06-23 04:40
~
Terima Kasih Saudara Al. Sampai saat ini kami masih berusaha untuk boleh terus mempelajari kebenaran Firman Allah.

Kami rindu agar Saudara juga boleh terus bergabung bersama kami untuk bersama-sama mempelajari keseluruhan Firman Allah yang tercantum di dalam Kitab-Kitab Taurat, Nabi-Nabi, Zabur, dan Injil.

Sebab Firman Allah akan mampu menjelaskan maksud Allah pada kita dan dengan demikian kita menjadi semakin dekat dengan Allah di dalam setiap hari kehidupan kita di dalam dunia ini.

Kami juga berharap agar Saudara dapat mengenal kebenaran dan siapakah Isa Al-Masih yang sesungguhnya dengan seutuh-utuhnya suatu hari kelak.

Kami mengajak Saudara untuk boleh merenungkan: www.isadanislam.com/jalan-keselamatan.com
~
CA
# wito 2011-06-24 12:38
*
Staf Isa dan Islam,

Isa Al-Masih perlu perantaraan ibunya sedangkan Adam langsung dari Tuhan.

Tetapi kenapa Adam bukan anak Tuhan?

Mohon tanggapannya.
# Staff Isa dan Islam 2011-07-07 22:33
~
Adam tidak diciptakan dari roh Allah. Melainkan dari debu dan tanah, "ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup." (Taurat, Kitab Kejadian 2:7)

Sedangkan Isa Al-Masih, Dia adalah Kalimat Allah. Perhatikanlah kesaksian Al-Quran dan Injil berikut.

“Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus (Isa Al-Masih). Kata Maria kepada malaikat itu: "Bagaimana hal itu mungkin terjadi, karena aku belum bersuami?" Jawab malaikat itu kepadanya: "Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah.” (Injil, Rasul Lukas 1:31;34-35)

“Ingatlah, ketika Malaikat berkata: "Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kalimat (yang datang) daripada-Nya, namanya Al Masih Isa putra Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah).” (Qs 3:45).
~
SO
# al 2011-06-24 14:30
*
Maka suatu suara dari langit mengatakan: "Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan." (Matius 3:17)
Juga di Lukas 4:41 – “Yesus itu Anak Allah.”

Kalau begitu baca ini :
Matius 5:9-- "Berbahagialah segala orang yang mendamaikan orang, karena mereka itu akan disebut anak-anak Allah."

Berdasarkan ayat tersebut yang dimaksudkan " Anak Allah" itu ialah orang yang dihormati seperti nabi.

Kalau Yesus dianggap anak Allah, maka semua orang yang mendamaikan manusia pun menjadi anak-anak Allah juga. Jadi bukan Yesus saja Anak Allah tetapi ada terlalu banyak.
# Staff Isa dan Islam 2011-07-25 16:44
~
Saudara Al,

Isa Al-Masih disebut “Anak Allah” karena Dia adalah adalah Kalimat Allah yang menjadi manusia (Injil Rasul Yohanes 1:1, 14).

Isa Al-Masih adalah Kalimat Allah yang dengan sempurna menjelaskan kehendak dan sifat Allah kepada manusia. "Sesungguhnya Al Masih, ’Isa putera Maryam itu, adalah utusan Allah dan kalimat-Nya." (Qs 4:171)


“Anak Allah” harus dihormati lebih tinggi daripada nabi, karena Dia adalah Allah yang maha kuasa. “Ia adalah cahaya kemuliaan Allah dan gambar wujud Allah dan menopang segala yang ada dengan firman-Nya yang penuh kekuasaan.” (Injil, Surat Ibrani 1:3)

Sedangkan “anak-anak Allah” adalah orang-orang yang menerima/percay a Isa Al-Masih sebagai Juruselamat.

“Tetapi semua orang yang menerima -Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya; orang-orang yang diperanakkan bukan dari darah atau dari daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan seorang laki-laki, melainkan dari Allah.” ( Injil, Rasul Besar Yohanes 1:12,13 )

Jadi “Anak Allah” itu hanya ada satu yaitu Isa Al-Masih, sedangkan “anak-anak Allah” itu jumlahnya banyak sekali.
~
SO
# farida 2011-07-06 06:14
*
[quote name="Staff Isa dan Islam"]

Benarkah orang Yahudi dan Kristen adalah orang-orang kafir? “…dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat.” (Qs 3:55)

Al-Quran jelas mengatakan bahwa orang Kristen adalah kafir, bahkan tiga kali.

Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah itu ialah Al Masih putera Maryam..."(Qs 5:17)

Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam", padahal Al Masih (sendiri) berkata: "Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu." (Qs 5:72)

Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: "Bahwasanya Allah salah seorang dari yang tiga", padahal sekali-kali tidak ada Tuhan selain dari Tuhan Yang Esa.” (Qs 5:73)
# Staff Isa dan Islam 2011-07-06 10:10
~
Saudara Farida mengutip ayat dari Al-Quran yang mengatakan bahwa pengikut Isa Al-Masih atau orang Kristen adalah orang kafir.

Pada hal dengan jelas bahwa Al-Quran mengatakan bahwa pengikut Isa Al-Masih atau orang-orang Kristen akan dijadikan Allah di atas orang kafir. (Qs 3:55)

Dalam Qs 5:17 dan Qs 5:72 Allah juga salah karena kita tidak mengatakan bahwa Allah adalah Isa Al-Masih. Kita mengatakan bahwa Isa Al-Masih bersama dengan Roh Allah dan Allah Bapa merupakan Allah tri-tunggal. Dengan kata lain Isa Al-Masih tidak dapat terpisah dari Allah Tri-Tunggal seperti Ia adalah Allah tersendiri.

Demikian juga dalam Qs 5:73 jelas salah karena Alkitab dan Injil dengan jelas tidak mengatakan bahwa Allah satu dari tiga. Jelas nabi orang Islam mendapat informasi yang salah untuk mengatakan ini kepercayaan orang Kristen.

Demikian ayat-ayat itu tidak dapat dipakai untuk mengatakan bahwa orang Kristen adalah kafir.
~
SO
# Abu Syarif Musthafa 2011-07-06 11:06
*
Quoting Staff Isa dan Islam:
~
Sementara dengan jelas ayat lain dari Al-Quran mengatakan bahwa pengikut Isa Al-Masih atau orang-orang Kristen akan dijadikan Allah di atas orang kafir. (Qs 3:55)

Artinya, bahwa orang-orang yang teguh memegang ajaran Isa Al-Masih yaitu tauhid akan lebih unggul.

Pengetahuan manusia akan bertambah maju. Kemajuan pengetahuan akhirya tidak akan mengatakan bahwa Allah itu tiga dalam satu dan satu dalam tiga.

Bertambahnya orang-orang yang menyelidiki kebenaran. Dan juga orang-orang yang membebaskan dirinya dari paksaan taqlid pemimpin agama dan pendeta. Maka bertambahlah kemenangan orang-orang yang benar-benar mencari kebenaran dalam dunia ini.
# Staff Isa dan Islam 2011-07-12 10:21
~
Saudara Abu,

Dalam Qs 3:45 dengan gamblang dijelaskan bahwa Yang terkemuka di dunia bahkan di akhirat adalah Isa Al-Masih seorang. Jadi tidak heran jika pengikut Isa Al-Masih adalah orang-orang yang dimuliakan oleh Allah di atas orang kafir (Qs. 3:55).

Ajaran Isa Al-Masih yang asli bukan saja Tauhid tetapi juga keperluan penebusan (Injil, Rasul Markus 10:45). Oleh sebab itu keyakinan orang Islam bahwa mereka dapat diselamatkan oleh kegiatan agama harus segera ditinggalkan.

Dengan bertambahnya kemajuan pengetahuan, maka akan kelihatan semakin jelas kelemahan-kelem ahan dalam konsep Tauhid Islam dibandingkan konsep Allah Tritunggal. Untuk ini Saudara dapat membaca artikel pada: ahan-konsep-tauhid" rel="external nofollow" target="_blank">www.isadanislam.com/tanya--jawab/tauhid-islam-a-kristen/163-kelemahan-kelem ahan-konsep-tauhid

Demikian juga orang-orang Islam harus membebaskan diri dari ajaran Kiai dan buku-buku yang tidak menjelaskan ajaran dan kepercayaan agama Kristen dengan benar.
~
NN
# Ikhsan 2011-07-06 13:46
*
Quoting Staff Isa dan Islam: “Bukankah dapat dikatakan bahwa hal ini adalah sebagian bukti bahwa Al-Quran tidak konsisten. Dan juga tidak layak dikatakan sebagai kitab penyempurna?” SO

Al-Quran tidak konsisten? Inilah akibatnya jikalau Kitab Allah dicampuri oleh perkataan manusia sehingga terciptalah aturan yang tidak konsisten.

Yesus berkata: "Jangan kamu menyangka bahwa aku datang untuk meniadakan hukum taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya" (Matius. 5:17-19).
# Staff Isa dan Islam 2011-07-25 16:37
~
Saudara Ikhsan,

Ketidak-konsistenan Al-Quran dan adanya ayat yang tidak mungkin perkataan Allah, adalah salah satu alasan orang Kristen khususnya tidak menerima Al-Quran sebagai kitab suci.

Misalnya, Sura Al-Fatihah. Benarkah ini ucapan Allah atau manusia? Bukankah manusia yang berseru, “Hanya Engkaulah yang kami sembah”? Bukankah tidak mungkin Allah yang berdoa, “Tunjukilah kami jalan yang lurus”?

Allah dalam Al-Quran juga tidak dapat menjamin keselamatan seseorang. Namun dalam Injil, Isa Al-Masih menyatakan bahwa Dialah satu-satunya jalan kepada Allah di sorga (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6).
~
SO
# wito 2011-07-06 23:19
*
Jelas Qs 5:72. mengatakan bahwa Isa Al-Masih adalah menyembah Allah. Jadi orang yang menyembah oknum yang bukan Allah adalah orang kafir. Demikian orang Kristen adalah orang kafir.
# Staff Isa dan Islam 2011-07-07 15:42
~
Sdr. Wito,

Sebagaimana umat Muslim menyembah Allah, demikian juga halnya dengan orang Kristen. Kami menyembah Allah. Allah yang penuh dengan belas-kasih. Karena kasih Allah itulah, Dia tidak ingin ciptaan-Nya mati binasa dalam dosa.

“Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya [Kalimat Allah] yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.” (Injil, Rasul Besar Yohanes 3:16)

Manusia adalah mahkluk yang lemah akan dosa. Amal dan ibadah tidaklah dapat menyelamatkan manusia. Sebab itu, manusia memerlukan pertolongan agar mereka dapat kembali pada Jalan dan Kebenaran Allah. Jalan itu adalah Isa Al-Masih, Kalimat Allah, yang telah datang ke dunia.
~
SO
# al 2011-07-08 10:42
*
Jaminan masuk sorga ada dalam Islam.

Simak ayat ini baik-baik: “Adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shalih Maka Tuhan mereka memasukkan mereka ke dalam rahmat-Nya (surga). Itulah keberuntungan yang nyata” (Qs 45:30).
# Staff Isa dan Islam 2011-07-14 10:41
~
Mampukah manusia yang lemah akan dosa, dapat mengusahakan 'Keselamatan'ny a dengan kekuatan sendiri? Dan seberapa banyakah amal ibadah yang harus mereka lakukan agar mereka layak masuk sorga?

"Dan tidak ada seorang pun dari padamu, melainkan mendatangi neraka itu. Hal itu bagi Tuhanmu adalah suatu kemestian yang sudah ditetapkan" (Qs 19:71). Ternyata, seberapa banyakpun amal ibadah seseorang, tidak dapat menjamin dia untuk masuk sorga.

"Isa bersabda: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku." (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6).

Isa Al-Masih adalah “Jalan Kebenaran” Allah dan “Hidup Kekal”. Maka seseorang yang menerima-Nya, berarti menerima Kebenaran Allah dan Hidup Kekal.
~
SO
# lucky 2011-07-18 22:25
*
Yth, Admin[quote name="Staff Isa dan Islam"]~
Allah berfirman: "Hai Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat. Kemudian hanya kepada Akulah kembalimu, lalu Aku memutuskan di antaramu tentang hal-hal yang selalu kamu berselisih padanya." (Qs 3:55).

Kelihatannya admin selalu memakai jurus ayat Qs diatas tanpa mengerti apa-apa. Disini jelas kalau Allah yang berfirman kepada utusan-Nya.

Jadi maksudnya Isa Al-Masih belum sampai akhir ajal tapi lebih dulu diangkat. Dan dibersihkan dari orang-orang kafir. Serta menjadikan orang-orang yang mengikuti (Kristen) kamu dan seterusnya, hingga hari kiamat.

Sesungguhnya Allah Maha Tahu akan apa yang akan terjadi kemudian saat Isa Al-Masih diangkat.

Terimakasih.
# Staff Isa dan Islam 2011-07-20 16:53
~
Saudara Lucky,

Isa Al-Masih bukan seperti nabi lainnya yang menerima wahyu dari Allah. Sebagai Kalimat Allah, Dia sendiri mengetahui apa yang dialami selama menjalankan misi-Nya. Dia harus mati, dikuburkan, dibangkitkan kemudian naik ke sorga.

“Sejak waktu itu Yesus mulai menyatakan kepada murid-murid-Nya bahwa Ia harus pergi ke Yerusalem dan menanggung banyak penderitaan dari pihak tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga.” (Injil, Rasul Besar Matius 16:21)

Isa Al-Masih juga berjanji akan memberikan tempat tinggal di sorga bagi pengikut-Nya. Mereka ini adalah orang-orang Kristen yang ditinggikan Allah di atas orang kafir hingga pada hari kiamat.

Sekarang Isa Al-Masih telah berada di sorga. Dia akan kembali untuk menghakimi orang-orang yang namanya tidak tertulis dalam Kitab Kehidupan, yaitu mereka menolak keselamatan dari-Nya.

“Dan setiap orang yang tidak ditemukan namanya tertulis di dalam kitab kehidupan itu, ia dilemparkan ke dalam lautan api itu.” (Injil, Kitab Wahyu 20:15)
~
SL
# kumbang 2011-07-20 04:54
*
Quoting Staff Isa dan Islam:
~
Saudara Wulandari,

Yang benar Tuhan menjadi manusia karena tidak mungkin manusia menjadi Tuhan. Coba juga saudara membaca kitab saudara dalam Qs 3:42-55. Tercatat bahwa Isa Al-Masih adalah Yang terkemuka bukan hanya di dunia tetapi juga di akhirat.
NN

Staf IDI.

Dalam Qs 3:45 itu terdapat kata wajiiha dan waminalmuqorrab iin, dua kata itu penting untuk memahami makna ayat Qs 3:45 tersebut.

Tahukah saudara arti kata tersebut?
# Staff Isa dan Islam 2011-07-22 21:55
~
Saudara Kumbang,

Beginilah lengkapnya Qs 3:45 “(Ingatlah), ketika Malaikat berkata: "Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kalimat (yang datang) daripada-Nya, namanya Al Masih `Isa putera Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah),”
~
NN
# Chi coba jawab 2011-08-06 22:59
*
Menanggapi sedikit untuk staf IDI.

Pemahaman kami umat Islam, bahwa umat Nasrani pada masa Isa Al-Masih berbeda dengan umat Nasrani setelah masanya. Jadi isi ayat dalam Qs 3:55 itu tidak .

Qs 3:55 ditujukan untuk umat Nasrani jamannya Isa Al-Masih, sedang kafir yang pernah disebutkan oleh Sdr.Farida adalah umat Nasrani jaman sekarang.

Umat Nasrani jaman dulu mengakui Isa Al-Masih hanya sebagai utusan Allah, berbeda dengan sekarang yang menganggap Isa Al-Masih adalah Tuhannya.

Jadi intinya kami umat Islam tidak percaya dengan Injil sekarang.
# Staff Isa dan Islam 2011-08-11 14:52
~
Saudara Chi,

Sudah bukan rahasia umum lagi bila orang Islam mengatakan Injil sudah palsu. Namun sayangnya, dari sekian banyaknya umat Muslim mengatakan demikian, tidak ada seorangpun yang dapat membuktikannya.

Saudara Chi, sebuah pernyataan dianggap benar bila ada fakta-fakta yang mendukung pernyataan tersebut. Saudara mengklaim bahwa Qs 3:55 ditujukan bagi umat Nasrani zaman Isa Al-Masih. Dapatkah saudara menjelaskan atas dasar apa saudara mengartikan ayat tersebut demikian?

Sedangkan pada Qs 3:55 tidak ada penjelasan yang mengatakan apakah ayat tersebut ditujukan bagi umat Nasrani zaman Isa Al-Masih atau sesudahnya. Yang ada adalah “pengikut Isa Al-Masih”, yaitu orang Kristen zaman dulu, sekarang dan sampai selamanya!.

Lalu, siapa sebenarnya yang merubah firman Allah? Atau mungkin karena ketidak-konsist enan dalam ayat-ayat Kitab saudara sehingga saudara sendiri menjadi bingung memahaminya?

Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada." (Injil, Rasul Besar Yohanes. 8:58)
~
SO
# boedi 2011-08-07 21:55
*
Buat para Muslim, pelajari dululah kitab-kitab yang dipegang bangsa Yahudi secara turun temurun, dari Taurat Musa, Mazmur Daud sampai Kitab nabi-nabi kecil. Kitab Tanakh tidak ada bedanya dengan Perjanjian Lama dalam Bible.

Yahudi dan Kristen menyembah Allah yang sama. Perbedaannya Kristen mempercayai bahwa Isa adalah Al-Masih/Mesias , sedangkan Yahudi tidak. Bagi kami, Islam hanyalah sebuah lelucon belaka, suatu penyesatan dari seorang dari Arab.
# Staff Isa dan Islam 2011-08-11 14:56
~
Saudara Boedi,

Terima kasih atas masukannya. Memang saat ini orang Yahudi belum semuanya percaya kepada Isa Al-Masih sebagai Mesias (Tuhan dan Juruselamatnya) . Tetapi nanti, seperti yang dinubuatkan dalam Kitab Nabi, Zakharia 13:1,9. Yaitu ketika bangsa Israel berseru memanggil Allah, Allah menjawab mereka.

Dalam Injil, Wahyu 1:7, maka Mesias akan datang untuk kedua kalinya. Dan saat itulah bangsa Israel percaya pada Isa Al-Masih sebagai Mesias yang dinanti-nantika nnya. Dan menyembah Isa Al-Masih yang adalah Tuhan dan Juruselamat.

Kami mengimani Isa Al-Masih adalah Tuhan karena memang demikianlah adanya. Dan Allah telah menyatakannya melalui Firman-Nya dalam kitab-kitab Taurat, Nabi-Nabi, Zabur, dan Injil.

“Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud.” (Injil, Rasul Lukas 2:11)

Penjelasan mengenai ke-Tuhan-an Isa Al-Masih dapat saudara baca pada artikel ini: http://tinyurl.com/3el4zod.

Isa Al-Masih adalah Tuhan yang berkenan menjadi manusia, untuk menjadi penebus manusia dari dosa-dosa.
~
DA/SO
# wito 2011-08-08 00:25
*
Quoting boedi:
Buat para muslim, pelajari dululah kitab-kitab yang dipegang bangsa Yahudi secara turun temurun, dari Taurat Musa, Mazmur Daud sampai kitab nabi-nabi kecil. Kitab Tanakh tidak ada bedanya dengan perjanjian lama dalam Bible. Yahudi dan Kristen menyembah Allah yg sama. Bedanya Kristen mempercayai bahwa Isa adalah Al-Masih/Mesias, sedangkan Yahudi tidak. Itu saja. Bagi kami, Islam hanyalah sebuah lelucon belaka. Suatu penyesatan dari seorang dari Arab.


Allah menurunkan nabi/rasul adalah sebagai wakil Allah di bumi untuk mengajarkan manusia agar menyembah Tuhan yang Esa. Jadi sejak Adam, semua nabi mengajarkan hanya menyembah Allah.

Yahudi tidak mengakui Isa Al-Masih, sedangkan orang Kristen mengakui-Nya sebagai Tuhan. Orang Islam mengakui Isa Al-Masih hanya seorang Nabi dan Nabi penutup adalah Muhammad.
# Staff Isa dan Islam 2011-08-11 14:57
~
Saudara Wito,

Rencana Allah dalam menyelamatkan manusia yang berdosa adalah, Allah sendiri datang ke dunia menjadi manusia yaitu Isa Al-Masih. “Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran."Liha tlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia.” (Injil, Rasul Yohanes 1:1;14;29)

Maka, umat Kristen tidak memerlukan nabi lain, karena Kalimat Allah/Isa Al-Masih adalah Allah, yang sudah datang sendiri ke dunia. Untuk menyelamatkan manusia yang berdosa, dengan di hukum sebagai ganti kita.
~
DA
# boedi 2011-08-13 06:58
*
Injil adalah kabar sukacita tentang pengajaran keselamatan oleh Isa Al-Masih. Muhammad berkhayal pernah ada Injil yang turun langsung dari langit, tapi Dia tidak pernah membaca itu.

Kalau pernah ada, Allah tentu tidak akan menghapus firman-Nya itu begitu saja dan menggantikannya dengan Kitab bangsa Arab yang isinya banyak bertentangan dengan Kitab sebelumnya, karena firman-Nya itu kekal sampai selama-lamanya.
# Staff Isa dan Islam 2011-08-15 17:13
~
Firman Allah sifatnya adalah kekal. Tidak pernah usang dimakan waktu atau zaman. Demikian pula dengan Injil, berita sukacita keselamatan itu tentu tidak akan pernah dapat tergantikan oleh apa pun.

“Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan." (Injil, Kisah Para Rasul 4:!2)
~
SO
# salahasuhan 2011-08-19 02:03
*
Firman Allah sifatnya adalah kekal, tidak pernah usang dimakan waktu atau zaman.

Tentu tidak memerlukan revisi bukan?
# Staff Isa dan Islam 2011-09-14 16:11
~
Terimakasih saudara Salahasuhan atas komentarnya. Kami setuju dengan pendapat saudara, firman Allah adalah “iya” dan “amin”.

“Rumput menjadi kering, bunga menjadi layu, tetapi firman Allah kita tetap untuk selama-lamanya” (Kitab Nabi Besar Yesaya 40:8)
~
SO
# al 2011-09-13 08:49
*
Quoting Staff Isa dan Islam:
~


Keselamatan menuju sorga itu memang adalah gratis. Saudara tidak perlu membayarnya. Cukup hanya dengan percaya kepada Isa Al-Masih, maka Saudara sudah dipastikan mendapatkan keselamatan dari Allah tersebut.
~
CA


Keselamatan yang anda harapkan barulah iming-iming. Darimana anda bisa memastikan akan keselamatan itu?
# Staff Isa dan Islam 2011-09-14 16:11
~
Keselamatan yang diberikan Isa Al-Masih bukanlah sebuah iming-iming atau sebatas “insya allah/mudah-mud ah”. Melainkan sebuah kepastian. Dan itu diberikan Allah, sebab Dia mengasihi manusia dan tidak ingin mereka mati binasa dalam dosa.

“Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal (Isa Al-Masih), supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.” (Injil, Rasul Besar Yohanes 3:16).

“Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia [Isa Al-Masih], sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan." (Injil, Kisah Para Rasul 4:12)

Firman Allah di atas sungguh tegas, bukan sebuah iming-iming!
~
SO
# syarif musthafa 2011-09-13 09:04
*
Jika ada 2 tulisan berbeda, maka hanya ada 2 kemungkinan. Salah satu benar atau keduanya salah. Tidak mungkin keduanya benar. Demikian juga Injil, ada banyak versi yang isinya berbeda. Maka hanya ada satu yang benar dan yang lainnya salah, atau semuanya salah.

Jadi untuk menunjukkan sesuatu adalah palsu, tidak perlu menunjukkan yang asli. Kalaupun harus menunjuk mana yang asli, makan orang Kristen yang harus menetapkan mana Injil asli, bukan Muslim.
# Staff Isa dan Islam 2011-09-14 16:10
~
Saudara Syarif,

Injil hanya ada satu. Yaitu “Berita Keselamatan” yang dibawa oleh Isa Al-Masih. Berita ini berlaku untuk seluruh manusia yang terdiri dari berbagai suku, bangsa, dan bahasa. Isi Injil tidak hanya untuk dibaca. Tetapi juga harus dimengerti sehingga dapat diterapkan dalam hidup sehari-hari.

Karena sesuai dengan pernyataan Al-Quran sendiri bahwa dalam Injil ada petunjuk dan cahaya. “Dan Kami iringkan jejak mereka (nabi-nabi Bani Israel) dengan Isa putra Maryam, membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu: Taurat. Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa.” (Qs 5:46)

Bagaimana supaya tujuan di atas dapat tercapai? Salah satu caranya, menterjemahkan Injil ke seluruh bahasa yang ada di dunia, agar setiap orang dapat membaca, mengerti, dan menjadikannya sebagai petunjuk yang menerangi hidup mereka.

Orang Kristen tidak perlu menetapkan mana Injil palsu atau asli. Sebab yang mengklaim Injil dipalsukan adalah orang Islam, maka sudah seharusnyalah mereka yang membuktikannya.

“Rumput menjadi kering, bunga menjadi layu, tetapi firman Allah kita tetap untuk selama-lamanya” (Kitab Nabi Besar Yesaya 40:8)
~
SO
# lucky 2011-11-01 20:27
Quoting boedi:
*
Buat para Muslim, pelajari dululah kitab-kitab yang dipegang bangsa Yahudi secara turun temurun, dari Taurat Musa, Mazmur Daud sampai Kitab nabi-nabi kecil.
Kitab Tanakh tidak ada bedanya dengan Perjanjian Lama dalam Bible.

Yahudi dan Kristen menyembah Allah yang sama. Perbedaannya Kristen mempercayai bahwa Isa adalah Al-Masih/Mesias, sedangkan Yahudi tidak. Bagi kami, Islam hanyalah sebuah lelucon belaka, suatu penyesatan dari seorang dari Arab.


- Isa as dan Muhammad saw berasal dari turunan yang sama,yaitu Ibrahim as.
- Isa as dari turunan Ishak as dan Muhammad saw dari turunan Ismail as.

Dapatkah saudara menjelaskan suku bangsa Ibrahim as yang membangun Ka'bah ?

Terimakasih.
# Staff Isa dan Islam 2012-01-31 17:05
~
1. Isa Al-Masih dan Muhammad tidak berasal dari keturunan yang sama. Tidak satupun kitab suci yang pernah menulis bahwa Isa Al-Masih dan Muhammad berasal dari keturunan yang sama

2. Secara garis keturunan, Isa Al-Masih memang dapat disebut sebagai turunan dari Ishak. Tetapi Isa Al-Masih bukanlah turunan biologis Ishak, karena Isa Al-Masih tidak lahir dari hubungan biologis pria dan wanita.

3. Kami tidak mempercayai kalau Kabah dibangun oleh salah satu suku bangsa keturunan nabi Ibrahim. Sebab Kitab suci tidak pernah mencatat bahwa Kabah didirikan suku bangsa nabi Ibrahim.
~
SO
# diarhansamu 2012-03-20 09:55
*
"Katakanlah bahwa Allah itu Tuhan yang Maha Esa, Allah tempat meminta segala sesuatu, Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan, dan tidak ada yang setara dengan Dia" (Sura Al-ikhlas).

Dari ayat di atas, bahwa Tuhan bagi umat Islam hanya satu, yaitu "ALLAH". Tidak ada yang setara dengan Dia. Dia tidak bisa disamakan dengan makhluk yang ada di bumi, karena Dia adalah Tuhan (Yang Maha Semuanya). Tidak ada seorangpun yang bisa melihat dengan mata telanjang karena beliau ditutup oleh hijab.
# Staff Isa dan Islam 2012-03-20 14:24
~
Saudara Diarhansamu,

Kami setuju dengan saudara bahwa Allah adalah Esa. Kami pun menyembah Allah yang Esa. Firman Tuhan dalam Alkitab. “....TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa!” (Taurat, Kitab Ulangan 6:4).

Sebagaimana umat Islam dan Kristen menyembah Allah yang Esa, pengikut kedua agama ini juga percaya bahwa Allah tidak beranak dan tidak diperanakkan. Sayangnya, Al-Quran memberi penilaian yang salah bagi pengikut Isa Al-Masih dengan mengatakan orang Kristen percaya kepada Allah yang mempunyai anak biologis.

Orang Kristen tidak pernah memberi pengajaran yang menghujat Allah, dengan mengatakan bahwa Allah dan Maryam melakukan hubungan biologis sehingga lahirlah seorang anak yang dikenal dengan nama Isa.
~
SO
# karunia 2012-05-27 21:28
*
Anda berkata: Isa Al-Masih juga berjanji akan memberikan tempat tinggal di sorga bagi pengikut-Nya. Mereka ini adalah orang-orang Kristen yang ditinggikan Allah diatas orang kafir hingga pada hari kiamat.

Berarti jika umat Kristen tidak dijanjikan atau tidak diiming-imingi tempat tinggal di surga, apa orang Kristen tetap akan menyembah Yesus?

Kita tidak akan pernah tahu kelak akan masuk surga atau neraka. Kebantakan umat Kristen pasti percaya bahwa akan masuk surga padahal belum tentu benar. Bagaimana dengan umat Kristen yang berdosa hingga akhir hayatnya, apakah tetap dijamin masuk surga?
# Staff Isa dan Islam 2012-05-28 13:36
~
Saudara Karunia,

Kita tidak dapat berandai-andai akan keselamatan. Keselamatan adalah sesuatu yang pasti. Demikian juga akan janji Isa Al-Masih. Kami percaya akan janji-Nya, bahwa Dia telah menyediakan tempat bagi setiap orang yang percaya kepada-Nya. Itu bukan sebuah iming-iming, tetapi itu adalah anugerah dari Allah.

Seseorang yang telah benar-benar menerima Keselamatan dari Isa Al-Masih, maka dia akan hidup sesuai dengan kebenaran firman Allah. Orang yang telah menerima keselamatan, maka hidupnya akan diperbaharui, dari budak dosa menjadi manusia yang hidup kudus.

“Karena kita tahu, bahwa manusia lama kita telah turut disalibkan, supaya tubuh dosa kita hilang kuasanya, agar jangan kita menghambakan diri lagi kepada dosa” (Injil, Surat Roma 6:6).
~
SO
# joseph harapan 2012-06-06 14:55
*
Jikalau manusia selamat oleh perbuatannya, bukan oleh kasih karunia Allah, maka dia boleh bermegah. Dan panggilan atau sebutan atau seruan Allah Maha Pengasih dan Penyayang tidak perlu ada.

Jika manusia selamat karena perbuatan si manusia itu sendiri, dan sangat yakin manusia tidak mungkin dapat selamat karena perbuatannya atau melakukan hukum Taurat, karena satu hukum tidak dilakukan maka seluruh hukum Taurat yang sudah dilakukan batal atau hangus.

Oleh karena itulah kasih karunia Allah melalui Anak-Nya yang dikorbankan untuk keselamatan manusia ciptaan-Nya. Sehingga Dia layak dipanggil atau sebutan atau seruan Allah Maha Pengasih dan Penyayang, karena terbukti bukan janji dan juga bukan hanya yang tertulis di kitab-kitab suci yang ada lainnya.

Adakah kasih yang lebih besar dari kasih Anak yang dikorbankan? Contoh: Kasih yang ada di saya lebih besar kepada anak tunggal saya dari pada diri saya sendiri, karena lebih baik saya yang sakit daripada anak saya. Inilah arti dan bukti kasih.
# Staff Isa dan Islam 2012-06-09 14:25
~
Saudara Joseph,

Terimakasih atas komentar yang telah saudara berikan. Semoga apa yang telah saudara jelaskan dapat menjadi pencerahan bagi setiap orang yang membacanya.
~
SO
# yohanes Waluyo 2012-07-14 09:55
*
Sebenarnya di Al-Quran pun dijelaskan tentang Isa Al-Masih, tapi mereka tidak bisa menerima surat yang ada hubungannya dengan Isa Al-Masih.
# Staff Isa dan Islam 2012-07-17 12:00
~
Tidak sedikit ayat dalam Al-Quran yang berbicara tentang Isa Al-Masih. Bahkan bila dibandingkan jumlah ayat yang bicara tentang Muhammad dan Isa, dapat dipastikan bahwa ayat Al-Quran lebih banyak membahas tentang Isa Al-Masih.

Namun siapakah yang lebih banyak dibahas tidaklah terlalu penting. Satu hal yang perlu diketahui, bahwa Isa Al-Masih bukanlah manusia biasa seperti Muhammad.

Isa Al-Masih lebih dari sekedar manusia biasa. Dia adalah Mesis yang dijanjikan Allah jauh sebelum kedatangan-Nya ke dunia.

“Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai” (Kitab Nabi Besar Yesaya 9:5).
~
SO
# Coro loro 2012-08-09 14:33
*
Dan janganlah kamu mati kecuali dalam Islam.
# Staff Isa dan Islam 2012-08-21 13:31
~
Saudara Coro Loro,

Komentar saudara sungguh singkat, padat, dan jelas. Kami kagum akan iman saudara.

Satu pertanyaan dari kami, bila saudara tidak keberatan untuk menjawab. Apakah dalam Islam ada jaminan kepastian hidup kekal, sehingga kita harus mati dalam Islam?
~
SO
# sofyan 2012-08-20 21:37
*
Dalam Injil tidak ada tulisan: Isa bersabda, tapi Yesus bersabda dan juga tidak ada tulisan Isa Al-Masih, tetapi yang ada hanya Yesus.

Tolong dibenahi, jangan menggunakan kata Isa Al-Masih, cukup Yesus saja.
# Staff Isa dan Islam 2012-08-21 13:32
~
Saudara Sofyan,

Terimakasih atas saran saudara.

Begini saudara Sofyan, Yesus Kristus atau Isa Al-Masih adalah dua nama bagi Pribadi yang sama. Sebenarnya, nama yang diberikan oleh Malaikat adalah Yesus. “Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka" (Injil, Rasul Besar Matius 1:21).

Isa diambil dari bahasa Aramaic. Dimana untuk penyebutan nama Yesus adalah 'Iso dan dalam bahasa Arabnya menjadi 'Isa', sebab bahasa Aramaic masih satu rumpun dengan bahasa Arab.

Sedangkan kata “Kristus atau “Al-Masih” adalah gelar yang diberikan bagi Yesus. Artinya “yang diurapi”. Al-Masih berasal dari bahasa Ibrani, sedangkan Kristus bahasa Yunani.

Maka, baik Yesus Kristus maupun Isa Al-Masih adalah satu nama bagi satu pribadi yang sama.

Semoga penjelasan ini dapat menambah wawasan saudara.
~
SO
# Live 4 Jesus 2012-10-04 08:40
*
To staf IDI,

Shalom, teruslah memberikan kabar baik ini sebab kasih dan tuntunan dari Roh Allah Bapa di surga didalam Yesus Kristus selalu menyertai kalian semua.!
# gil al 2012-11-12 23:55
*
“Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah. Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran” (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:1-2; 14).

Apakah hanya dalil itu yang membuat anda percaya bahwa Yesus atau Isa Al-Masih adalah Tuhan?
# Staff Isa dan Islam 2012-11-14 17:23
~
Saudara Gil Al,

Ayat di atas hanya salah satu ayat dalam Injil yang menyatakan ketuhanan Isa Al-Masih/Yesus. Bila saudara membaca Injil secara utuh, termasuk Taurat dan Kitab Nabi-Nabi, maka saudara akan banyak menemukan ayat-ayat yang menjelaskan bahwa Yesus adalah Allah yang menjelma menjadi manusia.

Bahkan dalam kitab Taurat dan Kitab Nabi-Nabi, saudara akan menemukan cukup banyak ayat yang menubuatkan kedatangan Yesus. Inilah diantaranya: “Sebab itu Tuhan sendirilah yang akan memberikan kepadamu suatu pertanda: Sesungguhnya, seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamakan Dia Imanuel” (Kitab Nabi Besar Yesaya 7:14).
~
SO
# Lambert 2012-11-14 00:22
*
Sdr. Gil Al,

Memang pada dasarnya, bukanlah hal yang mudah bagi umat Muslim untuk dapat memahaminya. Kiranya saudara dapat membuka link ini: http://tinyurl.com/d472uyd.

Bukan hanya dalam ayat itu saja kami mengimani firman Allah, tetapi juga terdapat dalam Kitab Taurat, Kejadian 1:26, 3:22. Kata “KAMI” yang Allah gunakan menunjuk pada Pribadi-Nya yang “jamak” (lebih dari satu) atau dalam bahasa aslinya disebut ELOHIM. Kitab Nabi Yesaya 48:16, juga menjelaskan adanya tiga Pribadi yang berbeda.

Tetapi dalam Kitab Taurat, Ulangan 6:4; Injil, Surat 1 Korintus 8:4; Injil, Surat Galatia 3:20; dan Injil, Surat 1 Timotius 2:5, kita dapat membaca bahwa Allah itu adalah Esa. Dalam Injil juga ada beberapa ayat yang menjelaskan tentang Ketritunggalan yang kudus, diantaranya dalam Injil Rasul Matius 3:16-17, Injil Rasul Matius 28:19, Injil, Surat 2 Korintus 13:14.
# wRD 2013-01-05 10:10
*
Satu yang saya tangkap dari Kristen, mereka percaya bahwa Tuhan itu punya anak. Sementara bagi Islam, dosa yang peling besar dan tidak akan terampuni adalah dosa mensekutukan-Ny a dengan sesuatu, apa lagi sampai menganggap bahwa tuhan itu Tuhan anak. Karena Tuhan tidak akan perna sama dengan mahluk ciptaan-Nya, dalam segi apa pun.

Satu hal lagi, setahu saya Isa Al-Masih dinobatkan menjadi Tuhan, bukan oleh Allah, tapi ia dilantik menjadi Tuhan itu oleh salah seorang raja, karena dulu pernah saya baca bukanya, maaf kalau pengatahuan saya itu kurang tepat.
# Staff Isa dan Islam 2013-01-05 20:33
~
Saudara WRD,

Perlu kami klarifikasi, Kristen tidak pernah mengajarkan atau mempercayai bahwa Tuhan mempunyai anak biologis. Memang umat Kristen menyebut Isa Al-Masih sebagai "anak" Allah. Tetapi maksud "anak" di sini hanyalah kata kiasa. Bukan dalam artian "anak" yang sebenarnya atau anak biologis.

Istilah “Anak Allah” mengacu kepada hubungan khusus yang dimiliki Isa Al-Masih dengan Allah Bapa sebagaimana yang dinyatakan dalam Kitab Suci, "Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus. Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. . . .” (Injil, Rasul Lukas 1:31-32).

Siapakah manusia sehingga dia dapat menobatkan manusia lain menjadi Tuhan baginya? Seburuk apapun ajaran Kristen menurut saudara, tentulah kami tidak akan menyembah “tuhan” hasil ciptaan manusia.

Ada baiknya saudara membaca dan mempelajari pribadi Isa Al-Masih, sehingga saudara mempunyai pengetahuan yang benar. Silakan baca pada artikel ini: http://tinyurl.com/7lj3dw7.
~
SO
# tata 2013-02-01 18:33
*
Anda mencampur-aduk agama dengan menyisipkan ayat Al-Quran, namun anda masih kurang paham. Coba pahami surat al-ikhlas, yang menjelaskan siapa Allah dan siapa yang anda sebut anak Tuhan. Kalau hanya gembala, anak desa juga banyak jadi gembala.
# Staff Isa dan Islam 2013-02-04 20:27
~
Saudara Tata,

Terimakasih atas saran saudara, bila tidak keberatan, sesuai dengan pengalaman saudara sebagai orang Muslim, yang tentunya telah membaca dan memahami Al-Quran, dapatkah saudara menjelaskan kepada kami siapakah Allah dan siapa anak Tuhan?
~
SO
# syaifullah 2013-05-18 19:24
*
Terlalu menarik bagi saya yang awam terhadap agama yang ku anut, mungkin saya harus memperdalam agamaku dan tentunya agama Kristen. Kalau ada kitab Injil tolong disumbangkan ke saya supaya saya bisa baca.
# Staff Isa dan Islam 2013-05-20 10:48
~
Saudara Syaifullah,

Kami menghargai niat saudara untuk mempelajari ajaran kekristenan dan membaca Injil.

Jika memang saudara rindu untuk mendapatkan Kitab Suci Injil, silakan mengemail ke staf kami alamat lengkap saudara serta keinginan saudara untuk mempelajari Injil.
~
SO
# grace 2013-06-11 18:49
*
Tidak ada penghapusan dosa tanpa pertumpahan darah. Dosa membuat manusia mengalami maut. Pahala dan kebaikan tidak dapat menghapus dosa. Ketika Adam dan Hawa jatuh dalam dosa, Allah mengorbankan seekor hewan untuk menutupi tubuh mereka. Inilah saat dimana pertama kali darah tercurah, dan dilakukan oleh Allah sendiri.

Ketika bangsa Israel dalam perbudakan Mesir, saat mereka akan dibebaskan, Allah sendirilah yang membebaskan mereka lewat tangan Nabi Musa. Seluruh anak sulung di Mesir saat itu mati, mulai dari anak sulung Raja Firaun sampai anak sulung hewan. Tapi bangsa Ibrani luput dari tulah tersebut, karena Allah memerintahkan agar bangsa Israel menyembelih seekor anak domba dan darahnya di taruh pada palang pintu bagian atas dan samping.

Semua ini adalah gambaran mengenai apa yang Isa Al-Masih akan lakukan di atas kayu salib. Bahwa sebagai Anak Domba Allah Dia datang untuk menanggung dosa manusia. Dalam Injil dituliskan, ada keesokan harinya Yohanes melihat Yesus datang kepadanya dan ia berkata: "Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia” (Injil, Yohanes 1:29).
# Staff Isa dan Islam 2013-06-12 12:08
~
Saudara Grace,

Terimakasih untuk penjelasan yang saudara berikan. Karena penjelasan saudara terlalu panjang, kami coba untuk meringkasnya, dan hanya menuliskan intinya saja. Kiranya saudara dapat memakluminya.
~
SO
# Dewantoro D.N. 2013-06-21 08:07
*
Yth. Admin,

Saya mau tanya terkait jaminan keselamatan yang dikaitkan dengan salah satu Ayat Al-Quran:

Q.S. 25: 18 "Mereka (yang disembah itu) menjawab, "Maha Suci Engkau, tidaklah pantas bagi kami mengambil pelindung selain Engkau,* tetapi Engkau telah memberi mereka dan nenek moyang mereka kenikmatan hidup,..."

*Setelah mereka dikumpulkan bersama-sama dengan apa yang mereka sembah, yaitu malaikat, 'Uzair, Nabi Isa a.s (Yesus) dan berhala-berhala , dan setelah Allah menanyakan kepada yang disembah itu, apakah mereka yang menyesatkan atau tidak, maka mereka menjawab kalau tidaklah pantas bagi mereka untuk menyembah selain Allah, apalagi menyuruh untuk menyembah selain Allah.

Bagaimana menurut Anda jika dikaitkan dengan jaminan keselamatan Yesus dalam ajaran Anda, sedangkan Yesus sendiri tidak pernah menyuruh untuk menyembah selain Allah?

Mohon penjelasannya.
# Staff Isa dan Islam 2013-06-25 11:04
~
Saudara Dewantoro,

Jaminan keselamatan yang Allah sediakan di dalam Alkitab berbeda dengan Al-Quran. Jaminan keselamatan di Alkitab ditawarkan untuk seluruh manusia bukan hanya Kristen atau Yahudi saja. Sedangkan Islam hanya percaya jika umat Islam saja yang diselamatkan

Firman Allah berkata bahwa Isa Al-Masih adalah jalan keselamatan satu-satunya. “Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa [Allah], kalau tidak melalui Aku.” (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6)

Isa Al-Masih berkata bahwa Dia dan Allah adalah satu (Injil, Rasul Besar Yohanes 10:30). Bahwa Allah menjadi manusia untuk menyelamatkan manusia. Dan Isa Al-Masih tidak pernah melarang murid-murid-Nya menyembah kepada Dia. “Ketika melihat Dia [Isa Al-Masih] mereka menyembah-Nya.. .”(Injil, Rasul Besar Matius 28:17).

Bagaimana dengan Qs 3:45 yang menyatakan bahwa Isa Al-Masih adalah yang terkemuka di dunia dan akhirat. Qs 43:61 menyatakan Isa Al-Masih tahu hari kiamat dan Isa Al-Masih adalah jalan yang lurus. Anas bin Malik 72 berkata bahwa Isa Al-Masih adalah Roh Allah dan Kalimat Allah.

Bukankah ciri-ciri yang ada pada Isa Al-Masih tersebut hanya dimiliki Allah.
~
NN
# memey 2013-08-15 12:58
*
Rasanya saya tertarik mengikuti situs ini, walau sebenarnya saya adalah orang yang sekuler. Tetapi entah mengapa saya suka membaca argumen dalam situs ini.

Saran saya adalah baik untuk menjadi orang ateis dahulu dengan melepaskan keyakinan kita akan adanya Tuhan, dan mengikuti ulasan-ulasan situs ini.
# Staff Isa dan Islam 2013-08-15 18:59
~
Saudara Memey,

Terimakasih untuk apresiasi yang saudara berikan terhadap situs kami. Semoga ada satu pencerahan dan hidayah yang saudara temukan melalui situs ini. Sehingga, suatu hari saudara benar-benar menemukan Jalan Keselamatan sejati yang mungkin saudara sedang mencarinya.

Ijinkanlah saya berbagi satu ayat, yang mungkin dapat menjadi satu bahan perenungan bagi saudara. "Isa bersabda: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku" (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6).

Isa adalah sang "Jalan". Melalui Dia orang dapat belajar mengenai "Kebenaran" tentang Allah dan menemukan "Hidup" bersama Allah.
~
SO
# Staff Isa dan Islam 2013-08-24 21:24
~
Saudara Alvina,

Kami berterimakasih atas komentar-koment ar yang sudah saudara berikan. Tapi maaf karena terpaksa komentar-koment ar tersebut kami hapus.

Saran kami, bila saudara ingin memberi komentar, silakan memperhatikan aturan berikut ini:
(1) Tidak boleh memakai lebih dari satu kotak.
(2) Pertanyaan / masukan harus berhubungan erat dengan uraian.
(3) Sebaiknya satu atau paling dua pertanyaan / konsep dimasukan dalam satu comment.
(4) Masukan harus selalu sopan dan jangan agresif.
(5) Masukan tidak boleh memuat banyak bahasa lain, misalnya Bahasa Arab.
(6) Masukan harus dalam Bahasa Indonesia yang lazim dimengerti semua orang.
(7) Masukan tidak boleh memakai singkatan-singk atan, misalnya yg, dlm, sdh,dlsbgnya.
(8) Huruf besar tidak boleh dipakai untuk menekankan sesuatu.
(9) Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.

Kami mempersilakan saudara mengemail  untuk pertanyaan / comment yang majemuk. Kami senang menjawabnya.

Demikian, kiranya saudara maklum.
~
SO
# Marcel Walukow 2013-09-17 19:40
*
Yth, Staff Isa dan Islam,

Tuhan Yesus, Tuhan dan juruselamat kita, telah menawarkan jawaban yang mutlak. Tetapi banyak orang yang mengabaikan pesan. Pesan yang telah digenapi Taurat tentang "Keselamatan"

Tiga ayat Injil yang menurut saya sama, atau ayat penyambung dan penyempurnaan yaitu, Yohanes 3:16, Yohanes 14:6, Kisah Para Rasul 4:12. Bolehkah saya belajar bersama-sama? Saya rindu akan blog ini, dengan membaca komen-komen yang ada, saya lebih mengetahui persamaan pengajaran Al-Quran dan Al-Kitab (Injil).
# Staff Isa dan Islam 2013-10-02 14:15
~
Saudara Marcel,

Terimakasih untuk komentar dan apresiasi yang saudara berikan. Tentu kami terbuka bagi siapa saja yang ingin berdiskusi dengan kami.

Ada dua hal yang dapat kami tawarkan kepada saudara. Saudara dapat diskusi dengan kami langsung di forum ini, atau saudara dapat diskusi lewat email.

Bila saudara diskusi di forum ini, konsekwensinya saudara harus mengikuti aturan yang sudah ditetapkan. Dengan kata lain, saudara tidak dapat bebas mengajukan pertanyaan atau menuliskan penjelasan. Tetapi, bila saudara diskusi lewat email, saudara bebas memberi argumentasi atau pertanyaan, juga saudara akan mendapat jawaban yang lebih detail.

Bila saudara ingin menghubungi kami lewat email. Ini alamat email kami: .

Demikian, semoga informasi ini dapat membantu saudara.
~
SO
# capung 2013-10-09 21:42
*
Subhan Allah, sucikanlah Allah (Tuhan) setiap saat, hari, menit bahkan detik dengan bahasa apapun yang kamu bisa. Allah maha mendengar dan mengetahui apa-apa yang ada di hati kalian. Semoga Allah (Tuhan) menunjukan keinginanmu tentang hikmah dan kebenaran, jika kamu benar2 menginginkannya dan jika kamu berfikir.

Sungguh kefanatikan yang teramat sangat telah menutup akal dan pikiran kalian.
# Staff Isa dan Islam 2013-10-16 21:08
~
Saudara Capung,

Kita seringkali menjadi orang yang fanatik terhadap suatu keyakinan karena menganggap kita yang paling benar. Namun kami hanya menyampaikan kebenaran yang berasal dari Allah, bukan dari keyakinan kami pribadi.

Setiap manusia pernah berbuat dosa yang telah menajiskan dirinya dihadapan Allah. Seandainya saudara hendak menghidangkan segelas air kepada tamu dan tidak disengaja ada sepotong kecil kotoran cicak masuk kedalam gelas tersebut, maka tentulah saudara segera mengantikannya dengan air dan gelas yang baru.

Demikian juga dihadapan Allah. Sekalipun saudara banyak amal, jika ada sedikit saja dosa, itu telah menajiskan dan saudara tidak layak dihadapan Allah. Sebab Allah maha suci.

Jadi, adakah manusia yang tidak najis sedikitpun sehingga layak dibenarkan Allah karena perbuatan-Nya? Maka karena itulah Allah memberikan jalan yang tidak mungkin bagi manusia menjadi mungkin bagi Allah, yaitu menyucikan manusia melalui pengorbanan-Nya

Karena kasih-Nya, Allah telah menyediakan jalan keselamatan bagi kita agar kita bebas dari hukuman kekal di neraka akibat dosa. Allah yang menyatakan diri-Nya dalam Isa Al-Masih.

"demikian pula Al-Masih hanya satu kali saja mengorbankan diri-Nya untuk menanggung dosa banyak orang. Sesudah itu Ia akan menyatakan diri-Nya sekali lagi tanpa menanggung dosa untuk menganugerahkan keselamatan kepada mereka, yang menantikan Dia (Isa Al-Masih) "(Injil, surat Ibrani 9:28).
~
NN
# capung 2013-10-09 22:31
*
Syukur tiada tara atas berkah yang maha kuasa tanpa batas,
Semoga media ini bukan menjadi alasan pembenaran kefanatikan belaka. Mari jadikan media ini sarana terlaksananya kebaikan-kebaik an secara praktik sehingga dapat memberi manfaat untuk umat manusia.

Sebagai renungan :
Coba kalian pikir siapa Tuhan, dimana Tuhan?Bagaimana Tuhan berkehendak? Apa jadinya jika manusia tidak mengenal Tuhan?
Coba kalian pikir apa itu pahala, dosa? Berapa banyak hingga kini kalian punya? Tukarlah semua itu ama rumah mewah heheheheeee, biar nyaman tidur.
Coba kalian pikir apa itu sorga dan neraka? Kalian tahu mau masuk mana?
Tolong saudara-saudara terangkan ayat-ayat dari kitab-kitab sakti kalian yang bermanfaat bagi umat manusia yang bisa kami lakukan seperti mencari rezeki halal dan mudah, memberi makan orang miskin, saling bantu membantu dalam kebaikan sehingga makmur, tentrem loh jinawi umat manusia.

Salam sejahtera serta berkah selalu
# Staff Isa dan Islam 2013-10-18 20:56
~
Saudara Capung,

Tujuan situs kami adalah agar saudara-saudara yang membaca situs ini dapat terbuka hatinya untuk melihat kebenaran Allah.

Tuhan yang kami sembah adalah Tuhan yang dapat kami kenal. Bukan Tuhan yang jauh yang tidak dapat dijangkau oleh manusia. Tuhan yang memberikan jalan keselamatan bagi manusia agar manusia tidak binasa dalam hukuman kekal di neraka akibat dosa. Adakah manusia yang memilih untuk masuk neraka daripada ke surga?

Amal dan perbuatan kita tidak akan pernah cukup untuk menghapuskan dosa kita. Hanya Allah yang dapat menyelamatkan kita. Allah yang menyatakan diri dalam Isa Al-Masih. Ia datang untuk memberikan jalan keselamatan bagi seluruh manusia. Karena itulah Isa berkata, "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku” (Injil, Rasul Besar Yohanes 14: 6).
~
NN
# Muhammad Rifky Rusdi 2014-01-09 07:37
~
Assalamu Alaikum Wr. Wb.

Di dunia ini tidak ada orang yang mengetahui apakah dia masuk sorga atau tidak. Akan tetapi, bagi umat Kristen asal mengikuti Yesus dijamin masuk surga. Maaf tapi anda salah besar. Yesus (Isa Al-Masih) adalah Tuhan bagi umat Kristen. Anehnya Yesus beragama Islam, anda tak percaya? Di dalam kitab anda terdapat ayat kalau Yesus dikhitan waktu berumur 8 hari. Kristen tidak sunat, Islam sunat.

Dua, waktu Yesus mati. Dia hanya dibalut kain kaci, kain bagi orang yang sudah meninggal bagi umat Muslim. Anehya umat Yesus kalau mati pakai jas kayak orang yang ingin pergi ke pengantin. Islam kalau ada orang yang telah meninggal memakai kain yang dipakai Yesus. Coba anda lihat Islam mengikuti ajaran Yesus akan tetapi umat-Nya tidak mengikuti-Nya.

Wassalamu Alaikum Wr. Wb.
# Staff Isa dan Islam 2014-01-24 08:11
~
Saudara Muhammad Rifky Rusdi,

Keselamatan di sorga tidak ditentukan oleh perlakuan fisik atas tubuh manusia seperti sunat maupun menggunakan kain kaci. Tetapi percaya pada janji Allah yang disampaikan Isa Al-Masih (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6). Sebab keselamatan adalah rahmat Allah (Injil, Surat Efesus 2:8, 9).

Hal ini juga yang disampaikan Muhammad. “Dari Jabir r.a katanya dia mendengar Nabi Saw. bersabda: 'Bukan amal seseorang yang memasukkannya ke Surga atau melepaskannya dari neraka, termasuk juga aku, tetapi ialah semata-mata rahmat Allah Swt. belaka'” (HSM 2412-2414).
~
Salma
# saudara sekalian 2014-01-10 04:13
~
@ Atas

Admin sudah menjelaskan kalau sunat itu adalah bagian dari hukum Taurat. Anda tahu apa artinya? (Cari sendiri). Orang Kristen adalah "mempelai" (bocoran: baca kitab Wahyu). Yang sebenarnya aneh adalah keselamatan dalam Yesus kenapa tidak dicatat dalam Al-Quran?
# Ali Wahyudi 2014-01-21 15:47
~
Ini saya punya teori keselamatan, silahkan dipahami.

Jika ada dua orang, katakanlah A dan B. Kedua-duanya punya dosa, ex: nyolong ayam. Di pengadilan A divonis Hakim (Nabi Isa) penjara 2 bulan (sementara di neraka). B selamat dari vonis penjara dengan cara licik yaitu nyogok Hakim (menuhankan Yesus).

Menurut anda cara manakah yang benar-benar Adil? Apakah A dihukum 2 bulan untuk membersihkan dosa? Atau B yang licik itu?

Karena kita tahu tidak perlu logika bahwa Tuhan maha adil. Adilkah jika orang yang seumur hidup banyak dosa maupun besar ataupun kecil, dan hanya dengan dasar percaya Yesus Tuhan maka akan masuk sorga? Tanya hati nurani kalian. Adil mana antara Allah Tuhan kamu Muslim atau Yesus Tuhan kalian Kristen?
# Staff Isa dan Islam 2014-01-24 08:37
~
Saudara Ali Wahyudi,

Teori yang saudara sampaikan sangat tendensius. Tetapi sesungguhnya keselamatan adalah rahmat Allah semata (Injil, Surat Efesus 2:8, 9). Ini tidak ditentukan oleh perbuatan manusia.

Uniknya, Muhammad mempunyai pendapat sama. “Dari Jabir r.a katanya dia mendengar Nabi Saw. bersabda: "Bukan amal seseorang yang memasukkannya ke Surga atau melepaskannya dari neraka, termasuk juga aku, tetapi ialah semata-mata rahmat Allah Swt. belaka'” (HSM 2412-2414).
~
Salma
# Agus Setiadi Kurniaw 2014-02-06 09:46
~
Maaf saya bertanya atas keterbatasan saya. Jadi Yesus itu Tuhan atau utusan Tuhan? Dan bagaimana cara meyakininya dan menguatkan keyakinan tersebut.
# Staff Isa dan Islam 2014-04-21 21:32
~
Salam Sdr. Agus Setiadi,

Terimakasih untuk satu pertanyaan yang saudara berikan, sebabb hal ini sering sekali dipertanyakan. Bagaimana mungkin Isa Al-Masih Tuhan sementara Dia adalah utusan Tuhan.

Seorang utusan atau biasa dikenal dengan nabi, adalah orang yang dipilih Allah untuk memperkenalkan Pribadi Allah dan mewartakan jalan keselamatan. Para nabi berasal dari dunia ini, bukan?

Bagaimana dengan Isa Al-Masih? Apakah Dia berasal dari dunia ini? Kata-Nya, “. . . Aku telah turun dari sorga . . . untuk melakukan kehendak Dia [Allah Bapa] yang telah mengutus Aku.” Lagi Ia berkata, “Akulah roti hidup . . . roti yang dari Allah ialah roti yang turun dari sorga dan yang memberi hidup kepada dunia” (Injil, Rasul Besar Yohanes 6:38, 34, 33).

Isa Al-Masih berasal dari Ruh Allah (Qs 4:171). Dia berasal dari sorga. Bukankah hanya Allah yang berasal dari sorga. Sangat jelas bukan bahwa Dia utusan dari sorga yakni Allah sendiri yang mau meninggalkan segala kemegahan-Nya untuk menjadi manusia guna memberi jainan keselamatan bagi manusia yang mau percaya pada-Nya.
~
Salma
# BENTO 2014-04-21 20:39
~
Qs 43:61 dan Qs 31:34 sudah memberi pencerahan tentang kemana arah keselamatan yang sebenarnya.Yesu s adalah sumber keselamatan itu sendiri,dan Yesus juga adalah jalan yang lurus dan Roh Allah dan Firman-Nya Hadis Anas bin Malik hal 72,Qs 4:171 sementara Muhammad sendiri tidak mampu memberi jaminan keselamatan (Al-'Aĥqāf :9 -"Katakanlah: "Aku bukanlah rasul yang pertama di antara rasul-rasul dan aku tidak mengetahui apa yang akan diperbuat terhadapku dan tidak (pula) terhadapmu..."

Dan Muhammad tidak dapat dijadikan contoh dan teladan yang baik Sunan Abu-Dawud Buku 41, Nomer 4915, juga Nomer 4915 and Nomer 4915. Sahih Muslim Buku 008, Nomer 3327,HR. Ibnu Hibban dan Bukhari, Volume 1, Book 5, Number 268.
# Saepudin 2014-04-27 21:44
~
Saya ingin sekali menanggapi artikel anda di kolom komentar agar semua bisa baca dan menilai, tapi komen saya terlalu panjang. Jadi, tidak bisa dimuat. Oleh karena itu, saya tanggapi lewat email saja.
# Staff Isa dan Islam 2014-05-02 23:46
~
Saudara Saepudin,

Tentu kami sangat senang menerima setiap pendapat. Dan karena itu, kami dengan senang hati menunggu email saudara.
~
Solihin
# Betel tel 2014-05-02 23:09
~
Minta diteruskan web ini, karena melalui web ini dapat saya belajar, lebih-lebih lagi mengenai uraian staf Isa dan Islam yang cukup bernas. Terima kasih juga kepada umat Muslim karena melalui pertanyaan mereka membuat saya lebih memahami isi Alkitab apabila melihat uraian dari staf Isa dan Islam. Melalui web ini terbukalah rahasia kebenaran Firman Allah yang sukar dipahami. Terima kasih
# nasim 2014-05-09 00:06
~
Yang saya tangkap dari uraian saudara dan jawaban saudara pada coment-coment 'Isa adalah jalan menuju keselamatan" kalau kita menjalankan ajaran-ajaran-N ya. Isa tidak perna mengajarkan sembalah aku jadikanlah aku Tuhan, tapi mengapa orang Kristen menuhankan Beliau. Jadi kesalahan besar umat Kristen menuhankan Isa.
# Staff Isa dan Islam 2014-06-12 19:46
~
Salam Sdr. Nasim,

Kami kira umat Nasrani tidak perlu mendapat mengakuan dari Isa Al-Masih perihal status-Nya jika Dia adalah Tuhan, bukan? Megapa? Sebab memang benar Isa Al-Masih adalah Tuhan yang datang ke dunia untuk memberikan jaminan keselamatan kepada semua orang termasuk umat Islam.

Kalau saudara pun mau jujur Qs 3:45 sudah memberitahukan bahwa Isa Al-Masih adalah Kalimat Allah, yang berarti Allah sendiri telah menjelma menjadi manusia.
~
Salma
# nasim 2014-06-20 23:36
~
Orang-orang Kristiani terlalu percaya diri, bahwa dosa-dosanya ditebus oleh Yesus. Sudahkah orang Kristiani mengikuti Yesus dan Allah? Jangan terlena merasa dosanya sudah dihapus, tidak mau menjalankan perintah Yesus dan Allah.
# Staff Isa dan Islam 2014-06-21 08:17
~
Saudara Nasim,

Sesungguhnya bukan rasa percaya diri yang ada, tetapi rasa syukur karena keselamatan yang diberikan Isa Al-Masih merupakan rahmat dari Allah. Tentu memercayai janji Isa Al-Masih adalah sebuah keharusan. Karena itu, setiap pengikut Isa Al-Masih mewujudkan rasa syukurnya dengan melakukan perintah Isa Al-Masih yaitu mengasihi Allah dan mengasihi sesama. Tentu tidak ada yang melarang pengikut Isa Al-Masih berbuat demikian, bukan?
~
Solihin
# wahyu bs 2014-06-22 20:25
~
To: Admin IDI yang baik,

Maafkan aku kalau salah berkata-kata, apakah mungkin ini benar, kalau Taurat itu sebetulnya masuk ke dalam Injil kalian, bukan? Kalau melihat dari konteks diskusi ini sepertinya untuk masalah hukum kalian pakai Perjanjian Baru tapi untuk menjelaskan masalah Tauhid kalian pakai Perjanjian Lama.

Kalau ditanya masalah hukum di Perjanjian Lama tidak dilaksanakan jawabnya karena sudah digenapkan di Perjanjian Baru. Sedangkan Isa tidak menghilangkan ajaran Taurat. Apa kalian tidak pusing seperti itu? Lalu kedudukan paus Tarsus itu sebagai rasul, kenapa di Al-Quran tidak ada? Bukankah di Al-Quran ada hawariyyun murid Isa? Berarti paus kalau bukan hawariyyun berarti bukan murid Yesus. Berarti dia rasul palsu, karena ajarannya itu Perjanjian Baru, yang lama dibatalkan.
# Staff Isa dan Islam 2014-06-24 16:48
~
Saudara Wahyu,

Terimakasih untuk komentar saudara. Tetapi karena komentar saudara tidak berhubungan dengan artikel di atas, maka kami tidak dapat menanggapi lebih lanjut. Silakan klik ini http://tinyurl.com/6uh4jag untuk mendiskusikan hal itu.
~
Solihin
isadanislamstudi.com

* Untuk bisa masuk ke pelajaran kursus ini, non-aktifkan 'pop-up blocker' komputer Saudara dengan meng-klik di sebuah 'bar' di bawah 'status bar' di bagian atas layar komputer

Isa Islam Dan Kaum Wanita

Click gambar di samping untuk artikel - artikel untuk wanita Muslim


 

www.isaislamdankaumwanita.com