Mobile Version | Standard Version | iPhone Version
Ikuti Isa dan Islam di Facebook Ikuti Isa dan Islam di Tweeter Ikuti Isa dan Islam RSS Feed

"Tunjukilah kami jalan yang lurus ... " (Al Fatihah 6)

Sabda Isa kepadanya, "Akulah jalan ... " (Injil, Rasul Yahya 14:6)

Cetak

Perayaan Kelahiran Nabi

on .

MuhammadMuhammad memiliki tempat yang sangat sentral dalam kepercayaan Islam. Pengakuan akan kerasulan Muhammad merupakan bagian utama menjadi Muslim. Menurut sejarawan Islam, Muhammad lahir di bulan Rabi’ul Awal, tahun 571 Masehi di Makkah. Dia juga mempunyai beberapa orang isteri.

Pernikahan Muhammad

Pernikahan pertama Muhammad terjadi saat dia berusia dua puluh lima tahun. Dia menikahi seorang janda bernama Khadijah, berusia empat puluh tahun. Setelah pernikahannya dengan Khadijah, Muhammad meyakini mendapat banyak “wahyu” dari Allah yang berhubungan dengan pernikahan. Seperti Qs 4:3, wahyu Allah yang mengizinkan seorang pria mempunyai empat orang isteri.

Setelah itu, Muhammad juga mendapat wahyu tepat saat dia menginginkan Zaynad – isteri dari anak angkatnya sendiri – menjadi isterinya, “......Maka tatkala Zaid telah menceraikan isterinya, Kami kawinkan kamu (Muhammad) dengan dia supaya tidak ada keberatan bagi orang mu’min untuk (mengawini) isteri-isteri anak-anak angkat mereka, apabila anak-anak angkat itu telah menyelesaikan keperluannya daripada isterinya.....” (Qs 33:37).

Maka secara menyeluruh, Muhammad mengambil dua puluh tiga wanita menjadi pendampingnya, dan dua belas orang diantara mereka tercatat sebagai isterinya. Umat Muslim percaya bahwa tujuan Muhammad menikahi isteri-isterinya adalah karena alasan sosial, politik, dan menyelamatkan nasib para janda.

Peperangan Muhammad

Yang terkenal dari ajaran Muhammad, bukan hanya diijinkannya poligami, tetapi juga peperangan yang dilakukannya. Bila kita meneliti Al-Quran, terdapat cukup banyak ayat-ayat yang berhubungan dengan peperangan, diantaranya adalah Sura Al-Baqarah ayat 216 yang mewajibkan umat Muslim berperang.

Selain itu, juga terdapat sejumlah ayat yang mengharuskan umat Muslim berperang sebagai bukti kesetiaan mereka terhadap agama. Diantaranya Qs 9:29, “Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan hari kemudian dan mereka tidak mengharamkan apa yang telah diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya dan tidak beragama Islam, (yaitu orang-orang) yang diberikan Al Kitab kepada mereka....”

Sebagian kecil dari golongan umat Muslim memakai ayat ini sebagai ayat yang mengharuskan mereka untuk berjihad atas nama Allah.

Merayakan Kelahiran Seorang Nabi

Demikianlah umat Muslim memandang Muhammad sebagai nabi yang harus dimuliakan, dicintai dan menjadi panutan. Merayakan kelahirannya merupakan salah satu wujud dari kecintaan mereka kepada Muhammad.

Bulan ini, kembali umat Muslim merayakan kelahiran nabi mereka. Seperti halnya perayaan kelahiran Isa Al-Masih yang tidak tercatat dalam Injil maupun Al-Quran, demikian halnya kelahiran Muhammad. Walaupun Al-Quran tidak pernah memerintahkan umat Muslim merayakan kelahiran Muhammad, namun faktanya sudah menjadi tradisi umat Muslim untuk selalu merayakan kelahirannya. Bahkan kalender Indonesia, kelahiran Muhammad termasuk salah satu hari libur nasional.

Makna Merayakan Kelahiran Nabi

Bila umat Muslim ditanya, apa yang menjadi tujuan mereka merayakan kelahiran Muhammad. Maka mereka akan menjawab, “merayakan kelahiran Muhammad dapat dijadikan sebagai bentuk mengingat kembali diutusnya Muhammad sebagai Rasul. Karena dengan mengingat saja dapat menambah semangat-semangat khusus dalam beragama dan menambah pahala. Selain itu, peringatan tersebut merupakan bentuk rasa cinta kepada Muhammad”.

Alasan serupa juga dilontarkan oleh umat Kristen dikala mereka bersuka-ria merayakan kelahiran Isa Al-Masih. Perayaan yang mereka lakukan merupakan bentuk ucapan syukur mereka atas penjelmaan Isa Al-Masih ke dunia. Datang menjadi Juruselamat manusia, mendatangkan sukacita, dan damai sejahtera bagi manusia.

Bila umat Islam dapat merayakan kelahiran Muhammad yang tidak diperintahkan oleh Al-Quran, maka layak juga merayakan kelahiran seorang Pribadi yang Terkemuka di dunia dan di akhirat, Seorang yang suci, yang kedatangan-Nya telah dinubuatkan oleh nabi besar Yesaya jauh sebelum Dia lahir. Dialah Kalimat Allah, Isa Al-Masih. Yang telah datang ke dunia membawa terang cahaya dan keselamatan bagi mereka yang mau menerima-Nya. “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya [Kalimat Allah] yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.” (Injil, Rasul Besar Yohanes 3:16)

[Staff Isa dan Islam]:

  • Senang bisa berdiskusi dengan saudara sehubungan dengan perayaan kelahiran dua pribadi yang sangat berpengaruh dalam dua agama terbesar di muka bumi ini

  • Bagi saudara yang rindu untuk mengetahui lebih lagi mengenai Keselamatan dalam Isa Al-Masih, silahkan menyimak lebih lanjut artikel tentang Keselamatan

 

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

Berhubung banyak komentar yang masih belum kami balas, untuk sementara komentar tidak diterima.