Ikuti Isa dan Islam di Facebook Ikuti Isa dan Islam di Tweeter

Siapakah 'Penolong' Yang Disebut Dalam Injil Yohanes 14?

Siapakah - YohanesIsa Al-Masih, sebelum penyalibanNya, di dalam Injil Yohanes 14 dan 16 bernubuat tentang kedatangan Roh Kudus atau Roh Suci. Apakah ini salah dimengerti oleh orang Kristen? Atau, apakah yang dimaksudkan oleh nubuat ini cocok untuk Muhammad?

Penolong yang dijanjikan adalah ROH KEBENARAN (Yohanes 14:16). Karena ia adalah Roh adanya, maka “dunia tidak dapat menerima Dia dan tidak dapat melihat Dia” (Yohanes 14:17). Karena Ia adalah Roh adanya, Isa berkata kepada murid-muridnya (Petrus, Tomas, Yohanes, dan lain-lain) bahwa “Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu” (Yohanes 14:17).

Bagaimana mungkin Muhammad dapat menggenapi janji ini? Apakah Muhammad tinggal “en” di dalam murid-murid Isa Al Masih? Apakah dunia tidak menerima atau tidak melihat Muhammad?

Penolong yang dijanjikan akan diberikan kepada murid Isa Al-Masih sebagai penggantiNya, karena Isa Al-Masih akan meninggalkan mereka. “Aku (Isa Al-Masih) akan meminta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu” (Yohanes 14:16).

Bagaimana mungkin Muhammad menggenapi janji ini, padahal ia baru lahir 540 tahun sesudah Isa Al-Masih memberikan janji ini? Bukankah murid-murid Isa Al-Masih sudah lama meninggal dunia ketika Muhammad lahir, sehingga Muhammad tidak dapat menyertai mereka?

Penolong yang dijanjikan akan diutus oleh Isa Al-Masih sendiri. “Penghibur yang akan KU-UTUS dari Bapa, yaitu Roh Kebenaran” (Yohanes 15:26).

Di mana ada petunjuk atau bukti bahwa Isa Al-Masih mengutus Muhammad?

Penolong yang dijanjikan “akan menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman; akan dosa karena mereka tetap tidak percaya kepadaKu (Isa).”

Kapankah Muhammad menginsafkan dunia akan dosa karena dunia tetap tidak percaya kepada Isa Al-Masih?

Penolong yang dijanjikan “akan memuliakan Aku (Isa), sebab Ia akan memberitahukan kepadamu apa yang diterimanya dari padaKu (Isa)” (Yohanes 16:14).

Kapankah Muhammad memuliakan Isa Al-Masih? Sungguhkah Muhammad memberitakan apa yang ia terima dari Isa Al-Masih?

Penolong yang dijanjikan “akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Ku (Isa) katakan kepadamu” (Yohanes 14:26). “Ia akan bersaksi tentang Aku“ (Yohanes 15:26).

Kapan dan di mana Muhammad mengingatkan murid-murid Isa Al-Masih akan segala sesuatu yang Isa katakan kepada mereka dan bersaksi tentang Isa?

Janji Isa Al-Masih tentang “Penolong” ini sama dengan pesan yang ditekankanNya kepada murid-muridnya dalam Kisah Para Rasul sebelum Isa naik ke surga. “Ketika Ia (Isa) makan bersama-sama dengan mereka, Ia melarang mereka meninggalkan Yerusalem dan menyuruh mereka tinggal di situ menantikan janji Bapa, yang demikian kataNya –“telah kamu dengar dari padaKu, sebab Yohanes membaptis dengan air, tetapi tidak lama lagi kamu akan dibaptis dengan Roh Kudus” (Kisah Para Rasul 1:4,5). Jadi, menurut Alkitab, Penolong atau Penghibur ini adalah Roh Kudus. Dan penggenapan nubuat ini terjadi 50 hari sesudah kebangkitan Isa Al-Masih dari kematian, atau 10 hari sesudah kenaikanNya ke surga, yaitu pada hari Pentakosta dengan mujizat yang heran dan kuasa Roh Allah yang nyata (baca Kisah Para Rasul 1:8 dan pasal 2 seluruhnya).

 

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

Berhubung banyak komentar yang masih belum kami balas, untuk sementara komentar tidak diterima.

Comments  

# Akang 2011-02-25 23:56
*
"Aku (Isa Al-Masih) akan meminta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu” (Yohanes 14:16).

Kalau Isa Al-Masih = Tuhan (Bapa) mengapa Dia mengatakan "akan meminta kepada Bapa"?

Berarti Isa Al-Masih bukan Bapa?

Mohon dijelaskan.
# Taufik 2011-02-27 19:45
*
Kapankah Muhammad memuliakan Isa Al-Masih? Sungguhkah Muhammad memberitakan apa yang Ia terima dari Isa Al-Masih?

Coba anda pikir, di kitab mana lagi setelah Injil ada menyebut Isa Al-Masih binti Maryam kalau bukan Al-Quran? Al-Quran sangat memuliakan Isa Al-Masih.

Silahkan bandingkan dengan agama lain, apakah sebenarnya kesalahan terbesar Islam itu dari segi kehidupan nyata?
# Aku Moslem 2011-04-27 00:04
*
"Aku (Isa Al-Masih) akan meminta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu”
(Yohanes 14:16). Sungguh embingungkan kalau Isa Al-Masih yang di bumi, juga berarti Allah yang di surga.

Hal ini sangat berbeda jauh dengan kasus Musa, yang selalu anda sama-samakan ketika membahas kasus ini. Pada kasus Musa memang benar surga tidak kosong dengan berbicaranya Allah dengan Musa. Itulah KeMahabesaran Allah, Dzat-Nya mencakup langit dan bumi dan juga Allah yang berbicara kepada Musa tidak meminta kepada Allah yang di sorga agar menurunkan Sepuluh Perintah Tuhan.

Jadi jelas bahwa Isa Al-Masih itu hanyalah seorang utusan Allah seperti juga kata-kata 'Eli-Eli lama sabkhtani' (Tuhanku..Tuhan ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku)

Bagaimana mungkin Tuhan meninggalkan dirinya sendiri walau dalam kepercayaan kami orang Islam yang disalib itu adalah Yudas si pengkhianat.
# Staff Isa dan Islam 2011-05-04 16:30
~
Saudara, hal ini sesungguhnya sama sekali tidaklah membingungkan, kalau kita tidak membelit pikiran kita sendiri. Ketika Allah datang ke dalam dunia ini, sorga tidak mungkin menjadi kosong bukan?

Musa berbicara dengan Allah secara langsung (Qs 4:164). Jadi bukan hanya suara Allah yang didengar olehnya, melainkan Musa berbicara berhadap-hadapa n dengan Allah. Pada saat itu Allah tentunya mengambil wujud seorang manusia bukan, dan yang pasti Allah meminjam wujud suatu ciptaan-Nya.

Apakah saat itu sorga menjadi kosong? Ataukah saat itu Allah menjadi dua? Allah tidaklah bisa dihitung secara metematis. Janganlah kita memaksa Allah untuk masuk ke dalam kurungan hitungan matematika.

Ketika Isa Al-Masih berseru: "Eli, Eli, lama sabakhtani." Kalimat ini justru membuktikan bahwa Isa Al-Masih memiliki suatu relasi yang tak terpisahkan dengan Allah di sorga. Saat itu dosa seluruh umat manusia sedang ditanggungkan pada diri Isa Al-Masih. Esensi Allah di sorga yang Maha Suci, tentu saja membalikkan wajah-Nya seketika dan tidak memandang ke arah dosa tersebut yang sedang dipikul oleh Isa Al-Masih.

Saat itulah Isa Al-Masih menyerukan kalimat tersebut, sebagai pernyataan bahwa hubungan diri-Nya dengan Allah di sorga adalah sangat dekat dan sangat pedih untuk terpisahkan, walau hanya sesaat waktunya.

Saudara, umat Islam tidak pernah berpendapat kalau yang disalib adalah Yudas si pengkhianat. Kalimat Saudara ini tidak didukung oleh satu ayatpun.
~
CA
# mikael 2011-07-01 22:18
*
Muhammad dalam Injil dan Al-Quran.

“Seorang Nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka, seperti engkau ini; Aku akan menaruh firman-Ku dalam mulutNya, dan Ia akan mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkan kepadaNya”
(Ulangan 18:18)

“Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang”
(Yohanes 16:13)

“Ingatlah ketika 'Isa ibnu Maryam berkata: "Hai Bani Israel, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab sebelumku, yaitu Taurat, dan memberi kabar gembira datangnya seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad)."
(QS 61:6)
# Sirait Nico 2011-08-09 08:57
*
Saudara author, saudara-saudara kita umat Muslim selalu mati-matian menyisipkan nabi mereka pernah dinubuatkan di Alkitab, khususnya Injil. Tetapi Tuhan memang Maha Dahsyat, hal-hal itu akan selalu mentah sendiri.

Al-Quran terkesan menyimpang dari Alkitab, diawali dari tentang siapa yang dikorbankan Abraham kepada Allah. Dapat dikatakan bahwa Muhammad sosok yang 'baik', tapi maaf terkesan sebagai penggenapan dari kitab Wahyu, sebagai antikristus.
# garamdanterang 2011-09-02 11:07
*
Pertanyaan:

Pernahkah Muhammad menguji roh yang memberikannya wahyu ketika dia di gua hira?

*Peringatan: Al-Kitab/Injil, mengingatkan bahwa setiap roh harus diuji karena iblis pun dapat mengaku sebagai melaikat terang.

Apakah agama Muhammad sebelum dia mengakui menjadi nabi dan siapakah saksi atas kenabiannya?
# petualang 2012-06-07 15:37
*
To staf IDI,

“Ia akan bersaksi tentang Aku” (Injil Yohanes 15:26).

Dalam situs ini anda sudah mengupas banyak ayat-ayat Al-Quran yang terkait dengan Yesus. Tidak cukupkah itu sebagai bukti buat anda?

Terimakasih.
# Staff Isa dan Islam 2012-06-09 14:18
~
Saudara Petualang,

Pada komentar saudara di atas, saudara mengutip satu ayat dari Injil, Rasul Besar Yohanes. Dapatkah saudara menjelaskan maksud dan tujuan saudara mengutip ayat tersebut?

Dan lagi, saudara menanyakan tentang bukti. Bukti apakah yang saudara maksud?

Kiranya saudara tidak keberatan untuk menjelaskannya, agar kami dan juga teman-teman lain yang berkunjung mengerti maksud dari komentar saudara.
~
SO
# satrio p 2012-06-16 11:01
*
Apabila boleh kami berpendapat:
1. Rasul Isa dan Muhammad berasal dari Allah, namun berbeda misi dan tugas.

2. Apabila Isa adalah Tuhan di Injil ataupun Allah, Muhammad adalah utusannya. Jadi sama saja, mempercayai salah satu maupun dua-duanya. Kalau kita saling "berebut" bahkan membandingkan ataupun merendahkan antara satu dengan yang lainnya, berati kita tidak memuliakan Allah, Tuhan maupun rasul utusan-Nya yang bersifat ghaib.

3. Isa dalam Al-Quran adalah Yesus dalam Injil, Roh Kebenaran dalam Injil adalah Muhammad dalam Al-Quran.

4. Injil ibarat Yohanes Pembaptis dan Al-Quran ibarat Yesus Kristus dan Isa Al-Masih ibarat Yahya Sang Pengikut dan Muhammad ibarat Isa Sang Penyelamat.

5. Jadi siapa musuh-musuh-Nya ? Orang-orang Kafir; orang yang tidak mendatangi Injil dan tidak mempercayai Al-Quran. Orang-orang Munafik; orang yang hanya mendatangi atau mempercayai salah satu antara Injil atau Al-Quran.
# Staff Isa dan Islam 2012-06-19 10:00
~
1. Untuk point ini, kami mencoba untuk setuju. Walaupun sebenarnya kami tidak setuju sepenuhnya.

2. Menurut kami, tidak ada salahnya untuk membandingkan antara Isa dan Muhammad. Sebab, bila kedua tokoh ini sama-sama berasal dari Allah, tentu mereka pun akan membawa ajaran yang sama. Minimal tidak bertentangan. Tentang ajaran keduanya, saudara dapat membaca pada url ini: http://tinyurl.com/cj969my.

3. Muhammad jelas bukan Roh Kebenaran. Muhammad adalah manusia biasa, memiliki tubuh yang dapat disentuh dan dilihat. Sama seperti kita. Sedangkan “Roh” tidak memiliki fisik dan tidak dapat dilihat dengan kasat mata. Maka, mustahil bila Muhammad disamakan dengan Roh Kebenaran. Lalu siapakah yang disebut dengan Roh Kebenaran dalam Injil? Silakan saudara membaca penjelasan kami pada url ini: http://tinyurl.com/d6tfsdu.

4. Injil adalah 'Kabar Baik'. Yaitu berita kasih Allah kepada manusia yang telah berdosa dan terpisah dari Allah. Sedangkan Yohanes Pembaptis adalah salah seorang Rasul Allah yang memberitakan kedatangan Isa Al-Masih sang Mesias. Yohanes Pembaptis juga dikenal dengan nama Yahya.

Al-Quran adalah kitab suci agama Islam. Sedangkan Yesus Kristus adalah Kalimat Allah yang menjelma menjadi manusia. Datang ke dunia untuk membawa berita Keselamatan bagi setiap orang yang percaya kepada-Nya. Isa Al-Masih adalah nama lain dari Yesus Kristus.

Muhammad jelas bukan sang penyelamat seperti Isa. Sebab hanya Isa Al-Masih Sang Penyelamat. “Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia [Isa Al-Masih], sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan" (Injil, Kitab Para Rasul 4:12)

5. Allah tidak mempunyai musuh. Allah mengasihi semua manusia ciptaan-Nya. Dihadapan Allah tidak ada kafir atau munafik. Allah memberi kesempatan yang sama bagi semua orang untuk bertobat. Dan kembali pada orang tersebut, apakah dia mau menerima Keselamatan yang ditawarkan Allah atau tidak.
~
SO
# petualang 2012-06-20 10:52
*
Staff IDI,

Salah satu ciri Roh kebenaran yang dinubuatkan Yesus adalah ia akan bersaksi tentang Yesus (Yohanes 15:26)

Ciri kedua dari Roh Kebenaran itu adalah dia hanya akan datang kalau Yesus pergi. Dan itu semua tidak terdapat dalam Roh Kudus. Hanya terdapat dalam diri Muhammad.

Lantas apakah nubuat itu untuk Muhammad? bisa ya bisa tidak tergantung iman seseorang, tetapi yang jelas ciri-ciri yang dinubuatkan Yesus bukan Roh Kudus.
# Staff Isa dan Islam 2012-06-20 12:18
~
Saudara Petualang,

Tentang apakah Roh Kebenaran adalah Muhammad atau tidak, saudara telah menjawabnya sendiri. Biasa iya, bisa tidak! Dan kami mengatakan Roh Kebenaran bukan Muhammad!

Tentang ciri-ciri yang saudara sampaikan, Muhammad bersaksi tentang Yesus. Sekarang saya tanya dengan saudara, apakah Muhammad bersaksi tentang Yesus? Apakah Muhammad memberi pengajaran yang sama dengan pengajaran yang disampaikan Yesus?

Menurut saya tidak. Ajaran yang disampaikan Muhammad banyak bertentangan dengan ajaran Yesus. Contohnya, ajaran kasih Yesus diganti menjadi jihad oleh Muhammad. Monogami yang diajarkan Yesus diganti menjadi poligami oleh Muhammad.

Dan Muhammad tidak bersaksi tentang Yesus, tetapi dia mengklaim bahwa ajaran yang dibawa Yesus tidak sempurna sehingga dia datang untuk menyempurnakan.

Pertanyaanya, benarkah Muhammad menyempurnakan ajaran Yesus atau justru sebaliknya?
~
SO
# Hamba Allah 2012-07-11 10:39
*
Penolong itu berasal dari kata Parakletos bahasa Yunani, artinya adalah orang terpuji. Dalam bahasa Arab terpuji itu adalah Muhammad. Jadi Injil sejak yang aslinya berbahasa Nabi Isa (Aramia) diterjemahkan ke berbagai bahasa, telah banyak mengalami perubahan termasuk perubahan tafsir atau terjemahan.
# Staff Isa dan Islam 2012-07-12 12:41
~
Saudara Hamba Allah,

Parakletos artinya adalah Penolong. Bukan orang terpuji. Bila saudara membaca Alkitab, saudara akan menemukan beberapa arti lain Parakletos, yaitu:

1. Penolong Yang Lain – Roh yang diminta Yesus kepada Bapa dan yang diutus Bapa dalam nama Yesus dan yang diutus Yesus kepada murid-murid-Nya (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:16)

2. Penghibur – yang mengajar ( Injil, Rasul Besar Yohanes 14:26), yang turut bersaksi ( Injil, Rasul Besar Yohanes 15:26), Yang berkarya ketika Injil sedang diberitakan ( Injil, Rasul Besar Yohanes 16:7-11)

3. Yang menyertai – Roh Kebenaran yang bertindak sebagai Bapa (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:17-18), Roh yang mengurapi Yesus dengan kuasa Allah (Injil, Kisah Para Rasul 10:38), Roh yang menjamin penyelesaian Amanat Agung Kristus (Injil, Rasul Besar Matius 28:19-20)

4. Pendoa Syafaat – Roh membantu kita dalam kelemahana kita dan berdoa untuk kita kepada Allah (Injil, Surat Roma 8:26).

Dari beberapa arti yang kami temukan untuk kata Parakletos, tidak satu pun yang berbicara tentang “orang terpuji”. Sehingga, sangatlah mustahil bila yang disebut “Parakletor” adalah Muhammad.
~
SO
# petualang 2012-07-13 17:59
*
Quoting Staff Isa dan Islam:
~
Saudara Petualang,

Tentang ciri-ciri yang saudara sampaikan, Muhammad bersaksi tentang Yesus. Sekarang saya tanya dengan saudara, apakah Muhammad bersaksi tentang Yesus? Apakah Muhammad memberi pengajaran yang sama dengan pengajaran yang disampaikan Yesus?
~
SO

1. Benar, Yesus bersaksi tentang Yesus. Baik dalam Al-Quran maupun Al-hadist banyak kesaksian.

2. Benar sekali. Yang diajarkan Muhammad sama dengan yang diajarkan Yesus dan nabi-nabi sebelumnya. Muhammad melanjutkan perjuangan Yesus sebagaimana nubuat Yesus kepada murid-murid-Nya (Yohanes 16:8-13).

Persoalannya, anda mau meninggalkan ego dan percaya terahadap nabi terakhir atau tidak?
# Staff Isa dan Islam 2012-07-17 12:10
~
Saudara Petualang,

Maaf, kami kurang mengerti dengan point pertama yang saudara tulis di atas “Yesus bersakti tentang Yesus”. Apakah maksudnya?

Muhammad mengajarkan apa yang diajarkan Yesus? Apakah saudara yakin? Yesus tidak mengajarkan poligami, tidak mengajarkan perceraian, Yesus mengatakan pria dan wanita setara. Yesus tidak mendiskriminasi kan wanita. Yesus juga tidak menyucikan sebuah tempat, sehingga mewajibkan mengunjungi tempat tersebut. Yesus tidak mengajarkan bahwa Allah bernaung dalam satu tempat pada waktu-waktu tertentu, sehingga bila berdoa harus menghadap ke tempat itu.

Yesus juga tidak mengajarkan untuk membunuh orang yang tidak mau mengikuti ajaran-Nya. Dan Yesus juga tidak mengajarkan bahwa keselamatan adalah usaha manusia, melainkan anugerah dari Allah.

Semua ajaran di atas adalah ajaran Muhammad, bukan ajaran Yesus. Lalu, ajaran manakah yang saudara maksud yang merupakan ajaran Yesus yang diajarkan Muhammad?
~
SO
# emen 2012-07-25 00:09
*
Keberadaan nabi terakhir yang pamungkas ini sangat penting artinya untuk kesempurnaan ajaran Tuhan kepada manusia di muka bumi.

Nubuat Nabi Daud tentang pahlawan berpedang dan pemimpin pasukan panah :

“Kemurahan tercurah pada bibirmu, sebab itu Allah telah memberkati engkau untuk selama-lamanya, ikatlah pedangmu pada pinggang hai pahlawan, dalam keagunganmu dan semarakmu. Majulah demi kebenaran, prikemanusiaan dan keadilan. Biarlah tangan kananmu mengajarkan engkau perbuatan-perbu atan yang dahsyat. Anak-anak panahmu tajam menembus jantung musuh raja, bangsa-bangsa jatuh di bawah kakimu” (Mazmur 45:3-5 )

Apakah Yesus selama hidupnya pernah mengayunkan pedang untuk berperang? Apakah Yesus pernah memanah dalam peperangan?
# Staff Isa dan Islam 2012-07-27 09:29
~
Saudara Emen,

Kami maklum mengapa saudara mengutip ayat tersebut sebagai nubuat bagi Muhammad. Sayangnya pandangan saudara salah. Saudara mengartikan ayat tanpa melihat terlebih dahulu konteks dari ayat tersebut.

Sebelum saudara membaca ayat 3-5, bacalah terlebih daulu ayat 1-2 berikut: “Untuk pemimpin biduan. Menurut lagu: Bunga bakung. Dari bani Korah. Nyanyian pengajaran; nyanyian kasih. Hatiku meluap dengan kata-kata indah, aku hendak menyampaikan sajakku kepada raja; lidahku ialah pena seorang jurutulis yang mahir” (Mazmur 45:1-2).

Memang Yesus selama hidup-Nya tidak pernah mengayunkan pedang untuk berperang. Mengapa? Karena ajaran yang dibawa-Nya adalah ajaran kasih, bukan ajaran jihad!
~
SO
# Live 4 Jesus 2012-10-16 16:54
*
Firman-Nya, “Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya” (Injil Yohanes 14:16).

Kata “selama-lamanya berarti kekal. Mana ada manusia seperti Muhammad bisa kekal. Bukankah hanya Allah saja yang kekal? 

Selanjutnya dikatakan, “Yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu” (Injil Yohanes 14:17).

Sudah sangat jelas tertulis bahwa penolong lain yang dijanjikan Isa Al-Masih adalah Roh Allah itu sendiri. Bukan manusia! Karena jika yang dijanjikan manusia sudah jelas tidak mungkin. Sebab bagiamana mungkin manusia yang bentuknya daging bisa diam/tinggal di dalam daging?! Bukankah hanya Roh saja yang bisa tinggal di dalam manusia?

Hai saudara jangan keraskan hatimu selagi masih ada waktu, apa salahnya kita menyelidiki Kebenaran dan Keselamatan yang diberikan dengan cuma-cuma!
# kalimatuhu 2012-10-26 19:39
*
Yohanes 14 berbicara mengenai Roh yang dijanjikan Tuhan Yesus

Harusnya pertanyaannya begini: Apakah Muhammad itu roh?
# chocolate 2013-01-07 20:08
*
Staf IDI,

Injil tertua yang diketahui ditulis menggunakan bahasa Yunani (sudah ada yang lebih tua lagi dan menggunakan bahasa Aramik), sedangkan Yesus sendiri selama hidup-Nya menggunakan bahasa Aramik.

Parakletos adalah kata Yunani yang berarti penolong, jika diterjemahkan dalam bahasa Aramik berarti Hamida. Dalam kata Hamida hanya terdapat 3 huruf "Ha" "M" "Da". Dan nama "Muhammad" sendiri tersusun atas 3 huruf tersebut ("M, Ha, Da").

Dan sejarah mencatat sejak manusia pertama sejak Adam hingga Muhammad, belum ada seorangpun yang menggunakan nama Ahmad sebelumnya. Dengan kata lain orang pertama yang bernama Ahmad adalah Muhammad sendiri.

Jadi jelaslah bahwa kata penolong/parakl etos/hamida dalam Yohanes 14:16 bukan saja memberitahukan tentang kedatangan seorang penolong saja, melainkan Yesus sendiri telah memberitahukan inisial dari Penolong tersebut.
# Staff Isa dan Islam 2013-01-08 12:22
~
Saudara Chocolate,

Sah-sah saja saudara berpendapat bahwa yang dinubuatkan dalam ayat di atas adalah Muhammad. Tapi kenyataan mengatakan tidak!

Firman Allah dengan jelas mengatakan bahwa Penolong yang dijanjikan adalah Roh Kebenaran. Bukan manusia! Kitab Suci Allah juga dengan jelas memberikan ciri-ciri dari Penolong tersebut. Yaitu:

1. Dunia tidak dapat menerima Dia dan tidak dapat melihat Dia karena Dia adalah Roh adanya
2. Dia juga akan tinggal dan diam di dalam diri orang-orang percaya
3. Dia juga akan menyertai orang-orang percaya selama-lamanya

Ketiga ciri-ciri di atas, satu pun tidak mencerminkan pada Muhammad. Karena Muhammad bukan roh, melainkan manusia. Muhammad tidak dapat tinggal dan diam dalam diri seseorang, dan Muhammad juga tidak dapat menyertai seseorang selama-lamanya karena kini dia sudah mati.

Jadi saudara Chocolate, jangan keraskan hati saudara. Buka mata rohani saudara dan terimalah kebenaran yang sesungguhnya supaya saudara mempunyai jaminan keselamatan kekal.

“Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku” (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6). Hanya Isa Al-Masih yang dapat memberi jaminan keselamatan bagi saudara, bukan nabi lain.
~
SO
# chocolatte 2013-01-12 23:04
*
Staff IDI,

Alangkah bijaksana jika kita tidak terpaku hanya pada satu ayat. Ulangan 18:18-19 "seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka, seperti engkau ini; Aku akan menaruh firman-Ku dalam mulutnya, dan ia akan mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkan kepadanya. - Orang yang tidak mendengarkan segala firman-Ku yang akan diucapkan nabi itu demi nama-Ku, dari padanya akan Kutuntut pertanggungjawa ban"

Jika yang anda maksud adalah Yesus, kenapa bunyi kalimatnya "dari antara saudara mereka" bukankah lebih cocok jika menggunakan kalimat "dari antara mereka (Israil)".

Kalimat "dari antara saudara mereka (Israil)" yang dimaksud adalah saudara dari bani Israil, bukan bani Israil sendiri.

Dan Nabi Muhammad sendiri sebelum membacakan firman Allah selalu menggunakan kata "Dengan nama Allah" sesuai isi dari Ulangan 18:19.
# Staff Isa dan Islam 2013-01-16 13:32
~
Saudara Chocolatte,

Pertama: Kebiasaan Muhammad menggunakan kata “dengan nama Allah” tidak lantas membuktikan bahwa ayat di atas menubuatkan Muhammad.

Kedua: Perhatikan ilustrasi ini: Ani dan Ana lahir dari orang tua yang sama. Maka, Ani dan Ana bersaudara. Jika ibu Ana berkata kepada Ana “berikan kue ini kepada saudaramu.” Jelas yang dimaksud “saudaramu” pada kalimat di atas adalah Ani.

Demikian juga dengan kalimat "dari antara saudara mereka" pada kalimat di atas. Jelas yang dimaksud adalah orang yang berasal dari bangsa Israel!

Saudara Chocolatte, kami bisa memahami usaha saudara untuk memelintir ayat di atas agar dapat dikatakan sebagai nubuat untuk Muhammad. Sayangnya, usaha saudara tidak berhasil. Sebagaimana yang sudah kami sampaikan sebelumnya, tidak ada nubuat atas kenabian Muhammad dalam Alkitab.

“Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan" (Injil, Kisah Para Rasul 4:12).
~
SO
# imam 2013-01-24 12:59
*
Staff Isa dan Islam 2011-05-04 16:30

Musa berbicara dengan Allah secara langsung (Qs 4:164).
Untuk memahami keadaan yang dihadapi Musa, kita tidak dapat melihat dalam Keluaran 34, melainkan dalam bab sebelumnya di mana Allah menjelaskan apa yang akan terjadi.
Musa ingin melihat "kernuliaan" Allah. Allah mengabulkannya, tetapi Dia berkata, "Engkau tidak tahan memandang wajah-Ku, sebab tidak ada orang yang memandang Aku dapat hidup" (Keluaran33:20) .

Untuk memecahkan masalah tersebut Musa harus bersembunyi di celah-celah batu karang. Dari tempat itu ia dapat mendengar suara Allah dan mengalami kehadiran Allah, tetapi ia tidak melihat apapun sampai Allah telah lewat. Setelah itu baru Musa dapat keluar dan melihat "lingkaran cahaya" yang mengelilingi Allah.

Jadi bacaan ini dengan jelas menunjukkan bahwa Musa tidak pernah melihat Allah secara langsung.
# Staff Isa dan Islam 2013-02-18 05:23
~

Kitab Suci Injil menyatakan bahwa tidak seorangpun pernah melihat Allah, kecuali Tuhan Yesus Kristus (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:18). Dan dalam Kitab Suci Taurat, Allah menyatakan, "Engkau tidak tahan memandang wajah-Ku, sebab tidak ada orang yang memandang Aku dapat hidup" (Taurat, Kitab Keluaran 33:20).

Ayat-ayat ini sepertinya bertentangan dengan bagian Kitab Suci lainnya di mana bermacam-macam orang “melihat” Allah. Misalnya, Taurat, Kitab Keluaran 33:11 menggambarkan Musa berbicara kepada Allah “muka dengan muka.” Bagaimana mungkin Musa berbicara dengan Allah “muka dengan muka” pada hal tidak seorangpun dapat melihat wajah Allah dan tetap hidup?

Dalam contoh ini, kalimat “muka dengan muka” adalah kalimat figuratif yang mengindikasikan bahwa mereka berada dalam persekutuan yang amat dekat. Allah dan Nabi Musa berbicara satu kepada yang lain “sepertinya” mereka itu dua orang manusia yang bercakap-cakap secara akrab.

Jadi yang dimaksud dengan wajah Allah adalah ungkapan khusus untuk kehadiran atau hadirat Allah.. Kehadiran Allah bukanlah hal yang menakutkan, melainkan kehadiran yang dapat dikenal secara pribadi.
~
SL
# Chocolatte 2013-02-13 21:29
*
Staff IDI,

Parakletos/Hami da, memiliki 3 huruf, Ha Ma Da, disini tertulis jelas bahwa Ha Ma da sendiri merupakan anagram dari nama AHMAD--a(H)(M)a(D).
Kata Parakletos/Hami da = Penolong
Kata Ahmad = Yang Terpuji
Bukankah saling berkaitan?

Jika kita masukan arti Ahmad dalam Yohanes 14:16 menjadi: "Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Yang Terpuji yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya"

Dan hanya Nabi Muhammad yang sebelum membacakan firman Allah SWT selalu mengatakan "Dengan Nama Allah" sesuai bunyi Ulangan 18:19

Bukankah 2 ayat tersebut sudah cukup untuk membuktikan nubuat tersebut?
# Staff Isa dan Islam 2013-02-18 05:29
~
Injil Rasul Besar Yohanes 14:16 selalu dicomot oleh umat Muslim untuk mengesahkan bahwa Injil-pun menubuatkan tentang kedatangan Muhammad. Mereka menunjuk kata Yunani: Parakletos sebagai person/nabi. Padahal sebenarnya secara tegas dalam bagian itu telah diterangkan siapa yang dijanjikan. Bahkan sekaligus membuktikan bahwa paragraf pasal-pasal itu tidak menunjuk sama sekali akan hadirnya sosok manusia

Istilah “Parakletos” sendiri artinya jelas dan pasti, yaitu: Penghibur, Penolong atau Perantara. Pengertian tersebut, tampak dalam penggunaan akar kata itu dalam bentuk-bentuk lain, umpamanya: paraklesis, parakleseos artinya penghiburan atau anjuran..

Sedangkan istilah Yunani yang artinya “terpuji” tepatnya adalah “Eulogetos”, bukan Parakletos. Contoh salah satu ayat Kitab Suci Injil memakai kedua istilah tersebut, umpamanya Injil, Surat 2 Korintus 1:3 yang berbunyi: “Terpujilah Allah (Yunani: Eulogetos ho theos), Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, Bapa yang penuh belas kasihan dan Allah sumber segala penghiburan (Yunani: Theos pases parakleseos)."
~
SL
# andrew 2013-02-16 02:06
*
Coba fokus dulu mas. Di situ sudah dijelaskan akan menemani selama-lamanya dan juga ada kata-kata berada di masing-masing orang. Nah dari sini saja sudah terjawab kan?

Kalau untuk Ahmad dan Ahmida, saya rasa itu terlalu dipaksakan. Jelas dari arti saja sudah berbeda.
# Chocolatte 2013-02-18 22:53
*
Staff IDI,

Apa maksud anda adalah bahwa yang dinubuatkan adalah sesuatu yang berbentuk "Roh" yaitu "Roh Kebeneran"? Jika ya, maka Alkitab telah melakukan sebuah kesalahan dengan menyebutkan sesuatu yang berbentuk "Roh" dengan kata "Seorang" pada Yohanes 14:16. Bukankah ada kalimat yang lebih pantas untuk menyebut "Roh", seperti "Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu -sosok- Penolong yang lain".

Andrew, kalimat "supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya" terdengar janggal. Jika kalimat tersebut ditujukan kepada Roh Kebenaran, kenapa? Karena menurut dogma Tritunggal anda, Roh Kebenaran tersebut merupakan Roh Kudus, dan Roh Kudus adalah Allah sendiri. Bukankah Allah sendiri telah menyertai umat-Nya sejak Adam diciptakan?

Hamida dan Ahmad memang memiliki arti yang berbeda, namun memiliki konektifitas dalam hal analogi.
# Staff Isa dan Islam 2013-02-22 17:23
~
Saudara Chocolatte,

Kata “seorang” dalam Yohanes 14:16 menunjukan bahwa Roh kebenaran itu adalah pribadi yang adalah Isa Al-Masih. Sekalipun Isa Al-Masih telah naik ke sorga, namun Roh-Nya tetap menyertai para pengikut-Nya. Inilah yang disebut dengan Roh Kudus.

Benarkah yang dimaksud adalah Muhammad?
Mengenai ayat dalam Injil Yohanes 14, 16: 7-15, Muslim menyatakan "penghibur" yang dalam bahasa aslinya paracleton adalah Muhammad. Istilah Paracleton tersebut tidak mungkin diartikan sebagai Muhammad karena alasan berikut:

1. Kata Paracleton sama sekali tidak bersangkutan dengan Muhammad. Paracleton berarti Pembantu, Penghibur, Penyokong, dan Pembimbing. Tidak satupun gelar ini cocok dengan Muhammad. Yaitu "rasul dengan pedang" dan Al-Quran sendiri menampik semua gelar pembimbing kecuali untuk Allah sendiri.

2. Gelar Paracleton dalam Alkitab langsung ditujukan kepada Roh Kudus. Paracleton yang dibicarakan Isa Al-Masih bukanlah manusia tetapi Roh Kebenaran yang tidak kelihatan, yang tinggal bersama murid-murid Isa Al-Masih dan yang mendiami hati mereka.

"Yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu" (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:17)
~
NN
# Chocolatte 2013-02-22 20:46
*
Staff IDI,

1. Benarkah parakletos tidak memiliki konektifitas dengan Muhammad?

Saya akan memberikan bukti, bahwa ada nama Muhammad di dalam injil.

Sejarah mencatat bahwa bahasa yang dipakai di masa Yesus adalah bahasa Aramaik. Parakletos adalah bahasa Yunani untuk kata Hamida. Dalam bahasa Aramaik memiliki arti Penolong.

Kata Hamida terdiri dari 3 huruf (He, Mem, Dalet). Dan dengan sangat jelas sekali, kata Hamida yang berarti Penolong dalam Injil memiliki unsur nama Ahmad. Karena huruf-huruf yang menyusun kata Hamida juga telah membentuk kata Ahmad.

Itu berarti nama Muhammad (Ahmad) tertulis jelas di dalam Yohanes 14:16.

"Dan ketika Isa putera Maryam berkata: "Hai Bani Israil, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab sebelumku, yaitu Taurat dan memberi kabar gembira dengan seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad..."
(Qs 61:6)
# Staff Isa dan Islam 2013-03-01 10:43
~
Saudara Choclatte,

Sebenarnya anggapan bahwa Parakleto s dalam Injil Yohanes 14:26 menunjuk pada Muhamad, sudah gugur.

Isa Al-Masih bersabda, “Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolon g yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu” (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:16-17)

Frasa Yunani αλλον παρακλητον (allon parakleton) dalam Yohanes 14:16, tidak boleh dilepaskan konteksnya dengan ayat 17 dimana kata Yunani Paraklet os dihubungkan dengan farsa Yunani το πνευμα της αληθειας (to pneuma tes aletheias - Roh Kebenaran). Dengan demikian, Penghibur atau Penolong dalam ayat tersebut bukan menunjuk pada manusia melainkan Roh Kebenaran. Apakah Muhamad adalah Roh Kebenaran? Bukan! dia bukan Parakleto s yang dimaksudkan.

Apa yang menjadi bukti bahwa Parakleto s yang akan datang wujudnya Roh? Selain bukti di atas, pada ayat 17 dikatakan, “sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia”. Apakah Muhamad tidak dapat dilihat oleh dunia? Tidak! Muhamad manusia dan dia dapat dilihat dan berinteraksi dengan banyak orang dan terekam dalam sejarah Islam. Nabi saudara bukan Parakleto s yang dimaksudkan.

Bukti lain bahwa Parakleto s bukan manusia melainkan Roh Kebenaran adalah frasa, “sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu”. Apakah Muhamad tinggal dalam batin seseorang? Tidak! Muhamad adalah manusia yang telah mengalami kewafatan dan bukan Roh Kebenaran yang tinggal dan menyertai orang beriman. Muhamad bukan Parakleto s yang dimaksudkan.
~
NN
# Chocolatte 2013-02-22 20:51
*
Mohon kiranya staf IDI memberi pengecualian untuk komentar saya yang ini karena menggunakan lebih dari 1 kolom komentar, hal ini dikarenakan keterbatasan karakter pada kolom komentar.

2. Benarkah Roh Kudus adalah penolong tersebut? Menurut doktrin Trinitas:
- Allah: Tuhan dalam bentuk zat yang berada di langit (Awal)
- Yesus: Tuhan yang berada di bumi dalam bentuk manusia.
- Roh Kudus: Tuhan yang muncul setelah Yesus wafat dan bangkit menjadi "Roh Kudus".

Namun faktanya Alkitab telah membuktikan bahwa Roh Kudus telah berada di dunia jauh sebelum Yesus lahir.

"Daud sendiri oleh pimpinan Roh Kudus berkata: Tuhan telah berfirman kepada Tuanku: duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai musuh-musuh-Mu Kutaruh di bawah kaki-Mu" (Injil, Rasul Besar Markus 12:36).

"Adalah di Yerusalem seorang bernama Simeon. Ia seorang yang benar dan saleh yang menantikan penghiburan bagi Israel. Roh Kudus ada di atasnya" (Injil, Rasul Besar Lukas 2:25)
# Staff Isa dan Islam 2013-03-01 10:48
~
Saudara Chocolatte,

Siapakah Roh kudus? Roh kudus adalah Allah. Allah itu Roh (Injil Rasul Besar Yohanes 4:24). Roh kudus adalah satu dari ketiga yang Esa. Itu sebabnya ketika saudara membaca Alkitab, saudara menemukan adanya Roh kudus.

Sebelum Isa Al-Masih menggenapi tentang kedatangan-Nya yang pertama, Roh kudus mengilhami dan memberikan kuasa rohani kepada orang tertentu yang dipakai Allah untuk mempersiapkan kedatangan Isa Al-Masih, contohnya Musa, Ibrahim, Daud dan lain-lain.

Sesudah Isa Al-Masih menggenapi semua nubuat tentang kedatangan-Nya yang pertama maka ada sedikit perbedaan bahwa Roh kudus mengilhami dan memberikan kuasa rohani kepada setiap umat yang percaya akan rahmat keselamatan yang disediakan Isa Al-Masih.

Tua, muda, lelaki maupun wanita, hamba atau tuan, Yahudi atau non Yahudi dipimpin Roh kudus apabila ia patuh pada perintah Isa Al-Masih.
~
NN
# Chocolatte 2013-03-02 19:22
*
Staff IDI,

Yohanes 15:26 "Jikalau Penghibur yang akan Ku-utus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang Aku"

Jika benar Penghibur itu adalah Roh Kudus sesuai Yohanes 14:17, apakah Roh Kudus pernah bersaksi tentang Yesus sesuai Yohanes 15:26?

Yohanes 16:13 "Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang"

Pada Yohanes 16:13 terdapat Kalimat "...sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya.. .", Jika penghibur itu adalah Roh Kudus, lalu siapa yang berbicara kepada Roh Kudus? Sebab Roh Kudus menyampaikan apa yang didengarnya.
# Staff Isa dan Islam 2013-03-08 22:27
~
Saudara Chocolate,

Sudah pasti Roh kudus bersaksi tentang Isa Al-Masih. Dalam kitab Kisah Para Rasul, Roh kudus dicurahkan kepada para rasul dan murid-muridanya sehingga oleh Roh kudus mereka bersaksi tentang Isa Al-Masih, Tuhan.

"Tiba-tiba turunlah dari langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh rumah, di mana mereka duduk; dan tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing. Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya. baik orang Yahudi maupun penganut agama Yahudi, orang Kreta dan orang Arab, kita mendengar mereka berkata-kata dalam bahasa kita sendiri tentang perbuatan-perbu atan besar yang dilakukan Allah" (Injil, Kisah Para Rasul 2:2-4, 11).

Orang-orang ini memberitakan perbuatan besar dari Allah dengan berani karena Roh kudus ada dalam diri mereka. Mereka memberitakan keselamatan dari Tuhan Yesus.
~
NN