Ikuti Isa dan Islam di Facebook Ikuti Isa dan Islam di Tweeter

Siapakah Yang Dinubuatkan Dalam Kitab Ulangan 18?

Tokoh 03 “Seorang nabi dari tengah-tengahmu, dari saudara-saudaramu, sama seperti aku (Musa) akan dibangkitkan bagimu oleh Tuhan Allahmu, dialah yang harus kamu dengarkan” (Ulangan 18:15). “Seorang nabi akan kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka, seperti engkau ini (Musa); Aku akan menaruh FirmanKu dalam mulutnya, dan ia akan mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkan kepadanya” (Ulangan 18:18).

Nabi ini akan terbit dari tengah-tengahmu.

Siapa yang dimaksudkan dengan “dari tengah-tengahmu”? Pertama, perlu diperhatikan kitab itu ditulis kepada siapa? Dalam Ulangan 1:1 dengan jelas dikatakan, “Inilah perkataan-perkataan yang diucapkan Musa kepada seluruh orang Israel … Silsilah Isa Al-Masih dalam Injil Matius maupun Lukas menunjukkan Isa Al-Masih lahir dari tengah-tengah bangsa Israel.

Nabi ini akan terbit dari antara saudara-saudaramu.

Supaya hal ini tidak menimbulkan kebingungan di kemudian hari, Musa memberikan identifikasi jelas tentang golongan ini. Misalnya, Ulangan18:2 berbicara tentang suku Lewi yang tidak diberikan milik pusaka di tengah-tengah saudara-saudaranya. Maksudnya dari tengah-tengah suku Israel. Juga Ulangan 17:15 menekankan hal yang sama, “Dari tengah-tengah saudara-saudaramu haruslah engkau angkat seorang raja atasmu; seorang asing (misalnya, Arab) tidak boleh kauangkat atasmu.” Arti saudara baik dalam Al-Quran maupun dalam Kitab Ulangan adalah sama. Istilah AKH (baik bahasa Ibrani maupun Arab) menunjuk pada saudara dalam hubungan keluarga dan anggota suku. Istilah yang sama dipakai dalam Sura 7:65, “Dan (kami telah mengutus) kepada kaum Aad saudara mereka Hud.”

Nabi ini harus seperti Musa.

a. Seorang yang dari kaum Israel: Isa Al-Masih saja yang cocok dengan penggenapan ini.

b. Seorang yang membawa wahyu Allah yang sesuai – Musalah yang membawa Taurat atau Hukum Allah yang disebut Perjanjian Lama. Isa Al-Masih membawa Injil atau kabar kesukaan hal anugerah Tuhan yang disebut Perjanjian Baru (lihat Yohanes 1:17). Berita yang dibawa Isa Al-Masih sesuai dan malah merupakan penggenapan dari wahyu Musa. Sebaliknya berita yang disampaikan oleh Muhammad dalam banyak hal bertentangan dengan Taurat (misalnya korban darah, syahadat, naik haji dan lain-lain).

c. Seorang yang menyatakan kuasa Allah dengan mujizat yang nyata. Musa-lah yang banyak membawa mujizat dalam Perjanjian Lama (lihat Keluaran dan Bilangan). Demikian juga kenyataannya Isa Al Masih juga melakukan segala macam mujizat (penyembuhan, membangkitkan orang mati, dan lain-lain) sebagai bukti bahwa Dialah utusan Allah.

d. Seorang yang secara langsung mendengar berita dari Allah. Ini ditegaskan dalam Ulangan 34:10, “Musa yang dikenal Tuhan dengan berhadapan muka.” Lagi dalam Bilangan 12:8, “Berhadapan muka Aku berbicara dengan dia (Musa).“ Al-Quran menegaskan ini, “Dan Allah telah berbicara kepada Musa dengan langsung (Sura4:164).” Sedangkan Muhammad, bukankah ia mendengar pesan Tuhan melalui malaikat Jibrail, berarti tidak langsung dari Allah?

Sebenarnya penggenapan Firman Allah kepada Musa ini sudah ada. Ditulis dalam Kisah Para Rasul 3:18-24, tentang Isa Al-Masih – “Bukankah telah dikatakan Musa; Tuhan Allah akan membangkitkan bagimu seorang nabi dari antara saudara-saudaramu, sama seperti aku: Dengarkanlah dia dalam segala sesuatu …”

 

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

Add comment

PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR

Bagi Pembaca yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:

1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
2. Komentar hanya diperbolehkan menjawab salah satu dari 3 pertanyaan fokus yang dimuat di bagian akhir artikel. Kecuali beberapa artikel yang tidak memuat 3 pertanyaan fokus.
3. Sebelum menuliskan jawaban, copy-lah pertanyaan yang ingin dijawab terlebih dahulu.
4. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
5. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.
6. Satu orang komentator hanya berhak menuliskan komentar pada satu kolom. Tidak lebih!

Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan mengirim email ke: [email protected]

Kiranya petunjuk-petunjuk di atas dapat kita perhatikan.

Wassalam,
Staf, Isa dan Islam

Security code
Refresh

Comments  

# Akang 2011-02-25 23:48
*
Seorang nabi akan kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka, seperti engkau ini (Musa); Aku akan menaruh Firman-Ku dalam mulutnya, dan ia akan mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkan kepadanya” (Taurat, Kitab Ulangan 18:18).

Ingat, "seorang nabi" bukan "Tuhan". Firman Tuhan di mulut nabi Isa. Bukan murid Nabi Isa.

Bagaimana?
# Staff Isa dan Islam 2011-03-12 16:20
~
Saudara Akang, adalah benar bahwa Firman Tuhan ada di mulut Isa Al-Masih. Isa Al-Masih adalah jelas-jelas Kalimat Allah, atau Firman Tuhan itu sendiri. Firman Tuhan kemudian dituliskan dengan perantaraan tangan murid-murid Isa Al-Masih. Semua prosesnya dipimpin oleh Roh Allah sendiri.

"Sesungguhnya Al Masih, Isa putra Maryam itu, adalah utusan Allah dan Kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan Roh dari-Nya" (Qs 4:171).

Isa Al-Masih adalah utusan Allah (Nabi), Isa Al-Masih adalah Kalimat Allah. Isa Al-Masih adalah Roh dari Allah.

Ayat ini dengan jelas mengatakan bahwa Isa Al-Masih adalah utusan Allah atau Nabi. Apakah Saudara tidak setuju dengan ayat ini?
~
CA
# Tmuslim 2011-02-26 16:57
*
Tiga Ketidaksamaan Yesus sama Musa:

1. Yesus tidak seperti Musa, karena, menurut Anda "Yesus adalah Tuhan", tetapi Musa bukanlah Tuhan.

2. Menurut anda "Yesus mati untuk dosa-dosa dunia", tetapi Musa tidak mati untuk hal tersebut.

3. Menurut Anda "Yesus pergi Ke neraka selama tiga hari", tetapi Musa tidak masuk ke sana.

Saya menyimpulkan, "Karena itu Yesus tidak seperti Musa!"

1. Ayah dan ibu, Nabi Isa tidak punya ayah

2. Kelahiran ajaib, Musa dan Muhammad normal

3. Ikatan perkawinan, Nabi Isa tidak menikah

4. Yesus ditolak oleh kaum-Nya, Musa dan Muhammad diterima oleh umatnya

5. Kerajaan "dunia lain" Musa dan Muhammad adalah nabi dan juga raja, Namun Isa bukan raja

6. Tak ada hukum baru, Nabi Isa tidak membawa hukum baru

7. Bagaimana mereka pergi, Isa diangkat ke langit, Musa dan Muhammad dikubur bumi

8. Surga sebagai tempat kediaman, Musa dan Muhammad terbaring dikubur dalam bumi, tetapi menurut Anda, Yesus beristirahat di surga.
# Tmuslim 2011-02-26 17:03
*
Seperti Musa yang dikenal Tuhan dengan berhadapan muka, tidak ada lagi nabi yang bangkit di antara orang Israel, Ulangan 34:10 artinya yang seperti Musa umat Israel

Dari antara saudara mereka bisa saudara kandung, bisa saudara seagama, bisa saudara segolongan, ini menurut saya yang awam, maksud kata 'saudara' di Ulangan 18:18 adalah: Jika Ismail dan Ishak adalah anak dari ayah yang sama (Ibrahim), maka mereka adalah kakak beradik. Karena itu, anak dari salah seorang mereka adalah saudara dari anak yang lain.

Keturunan Ishak adalah bangsa Yahudi dan keturunan Ismail adalah bangsa Arab jadi mereka bersaudara satu sama lain.
# Staff Isa dan Islam 2011-03-12 16:37
~
Saudara Tmuslim, berikut kami melampirkan ayat yang Saudara kutip secara lengkap:

"Seperti Musa yang dikenal TUHAN dengan berhadapan muka, tidak ada lagi nabi yang bangkit di antara orang Israel, dalam hal segala tanda dan mujizat, yang dilakukannya atas perintah TUHAN di tanah Mesir terhadap Firaun dan terhadap semua pegawainya dan seluruh negerinya, dan dalam hal segala perbuatan kekuasaan dan segala kedahsyatan yang besar yang dilakukan Musa di depan seluruh orang Israel" (Taurat, Kitab Ulangan 34:10-12).

Ulangan 18:15-18 dengan jelas mengatakan bahwa Nabi atau Utusan dari Allah tersebut (Mesias / Al-Masih) berasal dari antara keturunan orang Yahudi. Bangsa Israil tidak pernah menganggap suku bangsa lain sebagai saudara mereka.

Al-Quran juga mencatat dengan jelas bahwa yang diberi gelar Al-Masih adalah Isa, yang secara jasmani berasal dari keturunan orang Israel. Ayat ini mencatat tentang Mesias / Al-Masih, yang dinanti-nantika n orang Yahudi sepanjang masa.
~
CA
# gathot 2011-04-14 16:55
*
Jelas yang dinubuatkan adalah seorang nabi, bukan Tuhan! Sementara anda meyakini Yesus adalah Tuhan, maka nubuat itu bukan untuk Yesus.

Anda kurang jeli, Muhammad pernah berhadapan dan menerima wahyu langsung dari Allah ketika peristiwa Mi'raj.
# Staff Isa dan Islam 2011-04-25 13:27
~
Saudara Gathot, kami pengikut Isa Al-Masih mengimani Isa Al-Masih yang adalah Tuhan, berkenan untuk menjelma menjadi manusia.

Jadi, Isa Al-Masih dalam jelmaan-Nya sebagai manusia, Ia adalah sekaligus Allah dan manusia.

Dalam keadaannya sebagai manusia, Isa Al-Masih juga adalah seorang Nabi yang menyampaikan pesan dan kehendak Allah kepada umat manusia.

Mengenai nabi Saudara, kami mengambil peristiwa terbanyak. Peristiwa terbanyak adalah saat dia menerima 'wahyu' dari 'malaikat'.
~
CA
# achcell 2011-06-09 15:48
*
Staf Isa dan Islam berkata "Saudara Akang, adalah benar bahwa Firman Tuhan ada di mulut Isa Al-Masih. Isa Al-Masih adalah jelas-jelas Kalimat Allah, atau Firman Tuhan itu sendiri."

Ingat staf, Firman diletakkan di mulut Musa. Aneh pernyataan anda bahwa Firman Tuhan di mulut Isa, karena kata Anda: Isa adalah Allah dan "Firman itu sendiri".

Yang benar adalah Nabi Muhammad yang membacakan Firman Allah Al-Quran di mulutnya.
# Staff Isa dan Islam 2011-06-16 02:17
~
Saudara Achcell, berikut kami mau memberikan beberapa ayat dalam kitab Saudara yang mengatakan bahwa Isa Al-Masih adalah Kalimat Allah.

Ketika Malaikat berkata: "Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kalimat daripada-Nya, namanya Al Masih Isa putra Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan" (Qs 3:45).

"Sesungguhnya Al Masih, Isa putra Maryam itu, adalah utusan Allah dan kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan roh dari-Nya" (Qs 4:171).

Adalah sangat jelas bahwa Isa Al-Masih adalah Utusan Allah, sekaligus bahwa Ia adalah Kalimat Allah dan Roh dari Allah.

Dan sekaligus bahwa Isa Al-Masih adalah yang terkemuka di dunia dan akhirat, karena Ia adalah yang empunya dunia dan akhirat.
~
CA
# mikael 2011-07-01 21:57
*
Muhammad dalam Injil dan Al-Quran

“Seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka, seperti engkau ini; Aku akan menaruh firman-Ku dalam mulutNya, dan Ia akan mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkan kepadaNya” (Taurat, Kitab Ulangan 18:18)

“Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang”
(Injil Yohanes 16:13)

“Ingatlah ketika Isa ibnu Maryam berkata: "Hai Bani Israel, sesungguhnya Aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab sebelumKu, yaitu Taurat, dan memberi kabar gembira datangnya seorang Rasul yang akan datang sesudahKu, yang namanya Ahmad (Muhammad)" (QS 61:6)
# Staff Isa dan Islam 2011-07-02 12:03
~
Nubuat yang disampaikan dalam Kitab Ulangan 18:18, menunjuk pada Isa Al-Masih. Sebab Isa Al-Masih berasal dari bangsa Israel. Bukan Muhammad, sebab Muhammad bukan berasal dari bangsa Israel.

Sedangkan Roh Kebenaran yang dijanjikan Isa Al-Masih pada Injil Rasul Besar Yohanes 16:13, menunjuk pada Roh Kudus. Bukan Muhammad, sebab Muhammad bukanlah “Roh” seperti yang disampaikan pada ayat di atas.

Benarkah dalam Taurat ada nubuat akan kedatangan Muhammad? Sayang sekali. Tidak pernah ada!

Dan lagi, pengikut Isa Al-Masih tidak membutuhkan nabi/rasul/prib adi lain, selain Isa Al-Masih yang akan membawa mereka pada kebenaran. Karena Isa Al-Masih adalah Kebenaran dan Keselamatan itu sendiri.

“Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan." (Injil, Surat Kisah Para Rasul 4:12).
~
SO
# Rusli 2012-03-10 20:58
*
Quoting Akang:
*
Seorang nabi akan kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka, seperti engkau ini (Musa); Aku akan menaruh FirmanKu dalam mulutnya, dan ia akan mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkan kepadanya” (Ulangan 18:18).

Ingat, "seorang nabi" bukan "tuhan".
Firman Tuhan di mulut nabi ISA. bukan murid Nabi ISA.

Bagaimana?

Silahkan dibaca di Matius 13:54-57. Matius 13:57 “Lalu mereka kecewa dan menolak Dia. Maka Yesus berkata kepada mereka: "Seorang nabi dihormati di mana-mana, kecuali di tempat asalnya sendiri dan di rumahnya"

“Ia menyatakan juga diri-Nya nabi. Lebih tepatnya seperti yang telah di katakan oleh nabi Musa, telah dikuatkan oleh rasul Petrus” Kisah Para Rasul 3:22

Berbahagialah orang yang tidak melihat, namun percaya. Carilah kebenaran yang sejati, dan mintalah petunjuk dari Tuhan yang benar, sebab Tuhan hanya ada satu, tiada yang lain.
# Staff Isa dan Islam 2012-03-14 11:01
~
Saudara Rusli,

Kami setuju dengan pernyataan saudara, memanglah kita harus mencari kebenaran yang sejati itu. Agar bila waktunya Penghakiman Allah tiba, maka kita dapat bergabung dengan orang-orang yang diberi 'materai' keselamatan. Dan tentu 'materai' keselamatan itu hanya bisa didapat dalam Isa Al-Masih.

“Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan" (Injil, Surat Para Rasul 4:12)
~
SO
# andyandy 2012-08-07 15:47
*
"Aku akan menaruh FirmanKu dalam mulutnya" Siapakah yang berfirman saat itu? Apakah Yesus atau ada kuasa lain?

Saya bisa memprediksikan jawaban saudara, pasti akan menjawab: "Yesus yang dalam bentuk lain, karena Ia harus memenuhi nubuat-Nya kemudian hari"

Setelah Yesus lahir ke dunia, kemudian Yesus memenuhi nubuat-Nya. Apakah Yesus harus meludah dan menjilati ludah-Nya lagi demi untuk memenuhi nubuat itu? Jelas tidak bukan? Dan apakah firman itu habis setelah Yesus pergi. Lalu apakah firman yang saudara baca sekarang karangan manusia biasa? Kira-kira menurut saudara bagaimana? Mohon pencerahanya, Terimakasih.
# Staff Isa dan Islam 2012-08-08 15:26
~
Sebagai Kalimat/Firman Allah, Isa Al-Masih adalah sosok keseluruhan firman. Oleh sebab itu kita melihat bahwa setiap firman/ucapan Isa Al-Masih  adalah wahyu.

Firman/Kalimat selalu mengalirkan setiap kalimat Allah dari diri Isa Al-Masih. Dia bukan seperti nabi lainnya yang  menerima wahyu Allah dengan perantara malaikat Jibril.

“Setelah pada zaman dahulu Allah berulang kali dan dalam pelbagai cara berbicara kepada nenek moyang kita dengan perantaraan nabi-nabi,maka pada zaman akhir ini Ia telah berbicara kepada kita dengan perantaraan Anak-Nya”
(Injil, Surat Ibrani 1:1-2)

Al-Quran menyatakan bahwa para murid Al-Masih adalah penolong-penolo ng Allah. Sebagai penolong-penolo ng Allah, mereka pastilah mencatat pengajaran Isa Al-Masih dengan akurat. Dan kumpulan catatan pengajaran Isa Al-Masih yang dibukukan dinamakan Kitab Injil.
~
SL
# andyandy 2012-08-08 08:42
*
Nubuat yang disampaikan dalam Kitab Ulangan 18:18, menunjuk pada Isa Al-Masih. Sebab Isa Al-Masih berasal dari bangsa Israel. Bukan Muhammad, sebab Muhammad bukan berasal dari bangsa Israel

Benarkah dalam Taurat ada nubuat akan kedatangan Muhammad? Sayang sekali. Tidak pernah ada!

“Seperti Musa yang dikenal TUHAN dengan berhadapan muka, tidak ada lagi nabi yang bangkit diantara orang Israel” (Ulangan 34:10) Nubuat itu tidak ada dalam Al-Quran karena Muhammad jawabannya.

Kenapa di Injil yang dibawa Yesus masih ada nubuat itu? Karena Yesus juga mengabarkan bahwa akan bangkit seorang nabi setelah Dia (Yesus) yang datang dan akan mengatakan kepada mereka segala yang Tuhan perintahkan kepadanya
# Staff Isa dan Islam 2012-08-09 11:53
~
Saudara Andy,

Apakah maksud saudara ayat dari Kitab Ulangan 34:10 yang saudara kutip di atas merupakan nubuat bagi Muhammad?

Bila saudara menganggap ayat tersebut adalah nubuat bagi Muhammad, untuk mengetahui kebenarannya, silakan saudara membaca penjelasan kami pada artikel yang terdapat di link ini: http://tinyurl.com/d6bzxac. Bila ada yang kurang jelas, silakan mengemail staf kami di: .

Benarkah Yesus dalam Injil pernah mengabarkan akan bangkit seorang nabi setelah Dia? Setahu kami tidak pernah ada. Bila memang ada, kiranya saudara memberitahu di ayat manakah Yesus pernah mengatakan demikian.

Sebaliknya, Yesus justru mengatakan hati-hati terhadap nabi-nabi palsu. "Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas” (Injil, Rasul Besar Matius 7:15).
~
SO
# andyandy 2012-08-10 22:56
*
Kita hanya bisa mengenali Muhammad melalui Nebayot, Kedar, Tema, lembah Baka dan Paran.

Apa maksud kata "Aku akan menaruh Firman-Ku dalam mulutnya"?

Pastilah saudara tahu tentang sejarah nabi Muhammad pertama kali menerima wahyu, dan itu juga ada dalam Alkitab: Yesaya 29:12 dan apabila kitab itu diberikan kepada seorang yang tidak dapat membaca dengan mengatakan: “Baiklah baca ini,” maka ia akan menjawab: “Aku tidak dapat membaca.“

1 Raja-raja 19:9. Di sana masuklah ia ke dalam sebuah gua dan bermalam di situ. Maka Firman TUHAN datang kepadanya, demikian: “Apakah kerjamu di sini, hai Elia?”

Dan inilah firman Tuhan bagi orang Israel: Yeyasa 29:13 Dan Tuhan telah berfirman: “Oleh karena bangsa ini datang mendekat dengan mulutnya dan memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya menjauh dari pada-Ku, dan ibadahnya kepada-Ku hanyalah perintah manusia yang dihafalkan. Apakah dalam Injil Yesus mengatakan nubuat itu buat Yesus?
# Staff Isa dan Islam 2012-08-24 15:20
~
Saudara Andyandy,

Dalam Al-Quran maupun Alkitab tidak ada ayat yang menjelaskan hubungan antara Muhammad dengan Nebayot, Kedar, Tema, lembah Baka dan Paran.

Maksud ayat "Aku akan menaruh Firman-Ku dalam mulutnya" adalah, Allah langsung memberikan wahyu-Nya kepada Isa Al-Masih tanpa perantaraan Jibril.

Tentang Yesaya 29:12, silakan saudara membaca penjelasan kami pada artikel yang terdapat di link ini: http://tinyurl.com/d6bzxac.

1 Raja-raja 19:9, sudah jelas ayat tersebut ditujukan bagi Elia. Perhatikan kalimat ini: “Apakah kerjamu di sini, hai Elia?” Apakah menurut saudara Elia adalah Muhammad?

Yeyasa 29:13, apa maksud saudara mengutip ayat ini. Apakah menurut saudara ayat ini bicara tentang Muhammad?

Saudara Andyandy, umat Muslim berusaha untuk mencari nubuat atas kenabian Muhammad dalam Alkitab. Namun sayangnya, baik Para Nabi maupun Isa Al-Masih tidak pernah menubuatkan Muhammad sebagai nabi akhir zaman.
~
SO
# Acing 2012-10-04 12:24
*
Jika Firman Allah keluar dari mulut seseorang, maka orang itu pastilah bisa berbuat ajaib dengan mulutnya. Apakah Nabi Muhammad bisa melakukan mujizat? Tidak! Apakah Yesus melakukan mujizat? YA! Bahkan hanya dengan bersabda: Kun fayakun, sembuhlah engkau! Bahkan mayatpun bisa dibangkitkan hanya dengan sabda-Nya!

Dengan logika sederhana ini bisa membuktikan bahwa Nabi yang dimaksud itu pasti bukan Muhammad. Belum lagi bila dilihat dari segi kualitas ajarannya.
# radikal 2012-10-17 09:24
*
Yang sulit diterima adalah, Yesus adalah jelmaan Tuhan. Sedangkan Musa tidak. Ini adalah 100% bentrok.
# Staff Isa dan Islam 2012-10-18 16:42
~
Saudara Radikal,

Menurut kami tidak ada hubungan antara Yesus yang adalah jelmaan Tuhan dengan Musa yang tidak. Sebab memang Yesus dan Musa adalah dua pribadi yang berbeda.

Inilah kesaksian Kitab Suci tentang penjelmaan Tuhan Yesus.

“Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah” Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah. Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran” (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:1-2; 14)

Dikatakan bahwa Yesus adalah Firman Allah, dan Firman itu adalah Allah sendiri (ayat 1 dan 2). Lalu Firman itu menjelma menjadi manusia dan tinggal di antara manusia. Sehingga manusia dapat melihat kemuliaan-Nya.

Ayat serupa dalam Al-Quran yang terkenal adalah: “Ingatlah, ketika Malaikat berkata: "Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kalimat (yang datang) daripada-Nya, namanya Al Masih Isa putra Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah)” (Qs 3:45).

Jadi, Al-Quran dan Injil setuju bahwa Isa Al-Masih adalah Kalimat/Firman Allah yang menjelma menjadi manusia.
~
SO
# kalimatuhu 2012-10-26 19:49
*
Kalau menurut saya nubuatan ini mengacu pada Yosua. Dia dikatakan juga pengganti Musa dan seperti Musa. Kalau Muhammad jauh sekali konteksnya, sebab tidak termasuk bangsa Israel.
# Staff Isa dan Islam 2012-11-13 09:04
~
Saudara Kalimatuhu,

Mungkin sekilas ayat tersebut bisa mengacu pada Yosua, sebab memang Yosua yang melanjutkan tugas Musa untuk membawa bangsa Israel ke Kanaan, yaitu tanah yang dijanjikan Allah bagi bangsa Israel.

Namun ayat di atas bukan nubuat bagi Yosua, melainkan menunjuk pada Yesus Kristus. Sebab Yosua tidak dapat melakukan mujizat dan dia juga tidak pernah secara langsung mendengar berita dari Allah.

Mungkin ada baiknya saudara membaca ulang ayat tersebut secara keseluruhan. Mungkin baik dimulai dari pasal 17, supaya saudara dapat lebih memahami konteks dari ayat tersebut.

Jika saudara dapat melihat beberapa alasan yang kami kemukakan pada artikel di atas, yang menjadi alasan mengapa ayat tersebut dikatakan sebagai nubuat bagi Yesus.
~
SO
# welni 2012-11-14 19:26
*
To staf Isa dan Islam,

Aku mau tanya, bagaimana kalau mau posting tentang kesaksian?

Dia sungguh adalah Tuhan Allah itu sendiri. Tujuan Allah menjelma menjadi manusia dengan bentuk tubuh hamba-Nya menjadi manusia yaitu Yesus Kristus dengan meminjam rahim seorang perawan Maria atau Siti Maryam, supaya Allah bisa berbaur dengan manusia.

Sungguh Allah sangat rendah hati sehingga ia mau menjadikan diri-Nya sama seperti manusia. Luar biasa. Allah itu tidak terbatas, kita tidak bisa mereka-reka dengan akal pikiran kita yang terbatas ini, yang tentu saja hasil ciptaan dari Allah itu sendiri dengan Kuasa Allah yang tidak terbatas.

Tetapi siapakah kita ini sehingga kita seolah-olah ingin menandingi kekuasaan Allah, kecerdasan Allah? Allah itu Maha segala-galanya. kita manusia sama sekali tidak mempunyai apa-apa. Semua ini pemberian-Nya, bukan hasil usaha kita sendiri. Kita hanya diperintahkan untuk mengolah, memelihara dan mengusahakan apa yang sudah Allah sediakan dalam dunia ini.
# Staff Isa dan Islam 2012-11-15 15:45
~
Saudara Welni,

Terimakasih untuk komentar yang saudara berikan. Bila saudara ingin memberi kesaksian, saudara dapat langsung mengirim kesaksian tersebut melalui email ke staf kami di: .

Kesaksian saudara juga dapat diupload pada artikel di situs ini, tentu bila saudara tidak keberatan. Dan semoga melalui kesaksian saudara banyak orang-orang yang diberkati.
~
SO
# welni 2012-11-16 17:45
*
To staf Isa dan Islam,

Iya, saya tidak keberatan jika kesaksian saya diupload. Justru melalui kesaksian saya, saya sungguh bersyukur menerima kasih Allah yang nyata dalam hidup saya melalui Yesus Kristus. Sungguh Firman-Nya digenapi Allah adalah Kasih. Saya percaya situs ini juga digunakan Allah untuk menyatakan Kebenaran-Nya, melalui kalian yang telah diberkati-Nya. Tuhan Yesus memberkati. Amin.
# Staff Isa dan Islam 2012-11-22 15:25
~
Saudari Welni,

Terimakasih karena saudara telah mempercayai situs kami sebagai tempat untuk berbagi kesaksian saudara. Saudara dapat mengirimkan kesaksian saudara ke staf kami lewat email: .

Terimakasih karena saudara telah bersedia berbagi kesaksian saudara di situs kami. Tuhan memberkati saudara.
~
SO
# Viktor Sagala 2013-01-13 20:01
*
Lalu apakah yang menjadi alasan rekan-rekan Muslim yang sering mengidentifikas i "nabi" yang dimaksud di atas adalah Muhammad? Apakah berupa ayat Al-Quran? Hadistkah? atau ajaran ulama terdahulu?
 
# Niken 2013-02-05 05:19
*
Sesuai pemahaman Ulangan 18, bahwa “Seorang nabi dari tengah-tengahmu , dari saudara-saudara mu, sama seperti aku (Musa) akan dibangkitkan bagimu oleh Tuhan Allahmu, dialah yang harus kamu dengarkan”

Aku sangat yakin itu adalah Muhammad, tidak ada lain. Sebab jika Yesus, ternyata Yesus bukan nabi, tetapi diyakini Tuhan.
# Staff Isa dan Islam 2013-02-05 16:48
~
Saudara Niken,

Memang umat Islam tidak jarang mengklaim ayat di atas sebagai nubuat kenabian Muhammad. Tetapi, sekali lagi kami katakan saudara salah. Ayat dalam Ulangan 18 tidak ada hubungannya dengan Muhammad.

Saudara Niken dapat membaca penjelasan pada artikel di atas, dan juga penjelasan kami pada komentar-koment ar di atas. Di situs saudara akan melihat penjelasan dari kami, bahwa sebenarnya ayat Ulangan 18 bukan berbicara tentang Muhammad, melainkan Isa Al-Masih.

Bila saudara membutuhkan penjelasan yang lebih detail, silakan mengemail staf kami ke: .
~
SO
# nawi 2013-02-17 11:03
*
1. Yang dimaksud saudara orang-orang Israel (keturunan Yakub) adalah dari keturunan dari Bani Esau dan Bani Ismail. Taurat, Kitab Ulangan 2:4, "Sebentar lagi kamu akan berjalan melalui daerah saudara-saudara mu, bani Esau,"

Taurat, Kitab Kejadian 36 :2-3, "Esau mengambil perempuan-perem puan Kanaan menjadi isterinya, .. dan Basmat, anak Ismael, adik Nebayot."

2. Dari tengah-tengahmu artinya Nabi itu hidup ditengah-tengah perkampungan orang Israel.

3. Nabi yang dimaksud Taurat, Kitab Ulangan 18:18 adalah Nabi yang akan datang, bukan Nabi Isa (Yesus/Kristus/ Mesias) atau Yahya (Yohanes/Elia/E lias). Dalam terjemahan Klinkert 1863 di Injil, Rasul Besar Yohanes 1:25 : "Kaloe angkau boekan Kristoes, atawa boekan Elias, atawa boekan {Ula 18:18} itoe nabi,"

Jadi nabi yang dimaksud Ulangan 18:18 adalah nabi yang akan datang.
# Staff Isa dan Islam 2013-02-27 16:06
~
Saudara Nawi,

Dalam Taurat, Kitab Ulangan 2:4, memang konteksnya adalah saudara kandung Israel (Yakub) adalah Esau.

Sedangkan dari tengah-tengahmu , maksudnya adalah berasal dari antara kedua belas suku Israel. Seperti yang dijelaskan pada artikel di atas. Silakan saudara Nawi baca kembali.

Jadi, jelas yang dinubuatkan Nabi Musa dalam Taurat, Kitab Ulangan 18:18 adalah Isa Al-Masih.
~
DA
# nawi 2013-02-17 11:17
*
Bila sebelum diutusnya -Nabi yang akan datang- (Taurat, Kitab Ulangan 18:18), sangat mungkin terjadi berbeda penafsiran. Dan sangat adil bila memasukkan bani Israil, bani Esau dan Bani Ismail sebagai jawaban dari siapa keturunan Nabi tersebut.

Setelah ada keterangan dari Injil , Rasul Besar Yohanes 1:25 terjemahan Klinkert yang ada catatan pinggir, mengkrucut jawabannya. Karena Nabi yang akan datang itu bukanlah Yesus ataupun Yohanes si Pembaptis.

Banyak clue-clue lain yang mengabarkan siapa nabi tersebut. Namun sayang, forum ini hanya bisa memuat uraian singkat saja. Dan Nabi Muhammad-lah yang sangat cocok untuk mengisi jawaban siapa nabi yang akan datang tersebut. Nabi Muhammad pun berada di tengah-tengah perkampungan Yahudi di Madinah, dan masih banyak bukti-bukti lain yang dapat dicari dalam Alkitab. Dalam Al-Quran, hadits serta dalam kitab-kitab Sirah Nabi Muhammad.

Terimakasih forum ini yang bersedia menampung artikel ini.
# Staff Isa dan Islam 2013-02-27 16:25
~
Saudara Nawi benar, tentu setiap orang dapat memberi penafsiran akan seseorang yang dinubuatkan sebelum digenapi. Seperti dalam Rasul Besar Yohanes 1:25, dimana beberapa orang Farisi bertanya siapa sebenarnya Yohanes Pembaptis tersebut.

Demikian mereka menafsirkan Yohanes Pembaptis adalah Mesias, Elia dan nabi yang akan datang. Tetapi Yohanes Pembaptis adalah pendahulu yang mempersiapkan jalan bagi Isa Al-Masih. Seperti yang dinubuatkan nabi Yesaya (Kitab, Nabi Yesaya 40:3.)

Jadi setelah nubuatan itu digenapi jelas seseorang tidak dapat menafsirkan lagi.

Dan penggenapan Firman Allah kepada Musa dalam Taurat, kitab Ulangan 18 ini sudah ada. Ditulis dalam Injil, Surat Kisah Para Rasul 3:18-24, tentang Isa Al-Masih – “Bukankah telah dikatakan Musa; Tuhan Allah akan membangkitkan bagimu seorang nabi dari antara saudara-saudara mu, sama seperti aku: Dengarkanlah dia dalam segala sesuatu …”

Dari tengah-tengahmu , maksudnya adalah berasal dari antara kedua belas suku Israel. Nabi Saudara tidak berasal "dari tengah-tengah" bangsa Israel, belum terbukti pula bahwa nabi Saudara berasal dari keturunan Ismael. Jika seandainya nabi Saudara berasal dari keturunan Ismael, hal itu pun tidak memenuhi syarat karena Ismael bukan "dari tengah-tengah" bangsa Israel.

Jadi dari sini saja sangat jelas bahwa yang dimaksud dalam nubuatan itu bukan nabi Saudara.

Umat Muslim berusaha untuk mencari nubuat atas kenabian Muhammad dalam Alkitab. Namun sayangnya, baik Para Nabi maupun Isa Al-Masih tidak pernah menubuatkan Muhammad sebagai nabi akhir zaman.
~
DA
# Hasyim 2013-03-03 02:24
*
Apakah yang sama antara Yesus dengan Musa ?
# Staff Isa dan Islam 2013-03-09 07:21
~
Saudara Hasyim,

Persamaan Isa Al-Masih dan Musa ialah sama-sama memimpin umat. Musa memimpin umat Israel untuk keluar dari perbudakan di Mesir menuju tanah perjanjian. Sedangkan Isa Al-Masih memimpin umat manusia keluar dari perbudakan dosa.

“Demikian pula Kristus hanya satu kali saja mengorbankan diri-Nya untuk menanggung dosa banyak orang. Sesudah itu Ia akan menyatakan diri-Nya sekali lagi tanpa menanggung dosa untuk menganugerahkan keselamatan kepada mereka, yang menantikan Dia” (Injil, surat Ibrani 9:28).

Musa dan para nabi lainnya tidak bisa mengerjakan pekerjaan yang dilakukan Isa Al-Masih sebab nabi-nabi ini pun telah berdosa. Mereka sama seperti kita yang memerlukan rahmat Isa Al-Masih yang menuntun dari kegelapan dosa kepada terang-Nya yang ajaib.
~
NN
# Staff Isa dan Islam 2013-03-28 15:12
~
Saudara Nawi,

Maaf komentar-koment ar saudara kami hapus. Saran kami, silakan memberikan penjelasan yang singkat dan jelas. Sehingga kami mudah untuk menanggapinya, juga orang-orang yang membaca lebih mudah untuk memahaminya.

Kiranya saudara maklum adanya.
~
SO
# superazazul 2013-04-12 13:55
*
"Aku akan menaruh Firman-Ku dalam mulutnya, dan ia akan mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkan kepadanya” (Ulangan 18:18).

Apakah yang dimaksud pada ayat di atas Isa Al-Masih? Apabila Isa Al-Masih, mengapa firman Allah tidak berangsur-angsu r, malah langsung berupa kitab suci Injil? Apakah Allah telah menguji umat si orang Arab alias Muhammad yang telah anda tidak akui nubuatannya ataukah anda lupa saudara-saudara Nabi Ishak dari seorang gundik?

Menurutmu apakah ramalan dalam Alkitab itu hanya sekedar untuk memuliakan bangsa Ibrani alias Israel yagn telah membunuh manusia-manusia pengikut si orang Arab tersebut? Dan semoag Alalh memberikan anda petunjuk dari perselisihan ini.
# Staff Isa dan Islam 2013-04-15 20:28
~
Maaf saudara Superazazul,

Kami tidak mengerti maksud dari komentar saudara di atas. Namun satu hal yang ingin kami tegaskan, Alkitab atau Injil tidak pernah memuat nubuat kedatangan seorang nabi yang bernama Muhammad. Pun ayat yang terdapat dalam Ulangan 18:18 tidak bicara tentang Muhammad.

Bila saudara pernah membaca ayat yang dengan jelas-jelas merupakan nubuat bagi kenabian Muhammad, saudara dapat menuliskannya di forum ini.
~
SO
# Sihar 2013-04-13 01:36
*
“Dari tengah-tengah saudara-saudara mu " dan itu berarti bagian dari Suku Lewi, haruslah engkau angkat seorang raja atasmu; seorang asing..."

Baiklah, tapi mengapa para pengikutnya (Islam - Muhammad) susah untuk menerima Pengakuan Iman Rasuli seperti yang diajarkan oleh Yesus Kristus, padahal itu sudah diajarkan jauh sebelum masa Nabi Muhammmad? Padahal itulah Kunci Juru Selamat (kunci keselamatan) yang sudah diberikan.

Nah, yang salah mengajarkan itu Muhammad atau pengikutnya yang tidak menerima, saya tidak tahu. Karena dari sebagian yang saya baca di atas justru Muhammad sangat mengerti tentang Isa (Yesus).
Video Isa Dan Islam

Click gambar di atas untuk video-video terbaru kami

www.videoisadanislam.com

isadanislamstudi.com

* Untuk bisa masuk ke pelajaran kursus ini, non-aktifkan 'pop-up blocker' komputer Saudara dengan meng-klik di sebuah 'bar' di bawah 'status bar' di bagian atas layar komputer