Ikuti Isa dan Islam di Facebook Ikuti Isa dan Islam di Tweeter

Siapakah Yang Dinubuatkan Dalam Kitab Ulangan 18?

Tokoh 03 “Seorang nabi dari tengah-tengahmu, dari saudara-saudaramu, sama seperti aku (Musa) akan dibangkitkan bagimu oleh Tuhan Allahmu, dialah yang harus kamu dengarkan” (Ulangan 18:15). “Seorang nabi akan kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka, seperti engkau ini (Musa); Aku akan menaruh FirmanKu dalam mulutnya, dan ia akan mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkan kepadanya” (Ulangan 18:18).

Nabi ini akan terbit dari tengah-tengahmu.

Siapa yang dimaksudkan dengan “dari tengah-tengahmu”? Pertama, perlu diperhatikan kitab itu ditulis kepada siapa? Dalam Ulangan 1:1 dengan jelas dikatakan, “Inilah perkataan-perkataan yang diucapkan Musa kepada seluruh orang Israel … Silsilah Isa Al-Masih dalam Injil Matius maupun Lukas menunjukkan Isa Al-Masih lahir dari tengah-tengah bangsa Israel.

Nabi ini akan terbit dari antara saudara-saudaramu.

Supaya hal ini tidak menimbulkan kebingungan di kemudian hari, Musa memberikan identifikasi jelas tentang golongan ini. Misalnya, Ulangan18:2 berbicara tentang suku Lewi yang tidak diberikan milik pusaka di tengah-tengah saudara-saudaranya. Maksudnya dari tengah-tengah suku Israel. Juga Ulangan 17:15 menekankan hal yang sama, “Dari tengah-tengah saudara-saudaramu haruslah engkau angkat seorang raja atasmu; seorang asing (misalnya, Arab) tidak boleh kauangkat atasmu.” Arti saudara baik dalam Al-Quran maupun dalam Kitab Ulangan adalah sama. Istilah AKH (baik bahasa Ibrani maupun Arab) menunjuk pada saudara dalam hubungan keluarga dan anggota suku. Istilah yang sama dipakai dalam Sura 7:65, “Dan (kami telah mengutus) kepada kaum Aad saudara mereka Hud.”

Nabi ini harus seperti Musa.

a. Seorang yang dari kaum Israel: Isa Al-Masih saja yang cocok dengan penggenapan ini.

b. Seorang yang membawa wahyu Allah yang sesuai – Musalah yang membawa Taurat atau Hukum Allah yang disebut Perjanjian Lama. Isa Al-Masih membawa Injil atau kabar kesukaan hal anugerah Tuhan yang disebut Perjanjian Baru (lihat Yohanes 1:17). Berita yang dibawa Isa Al-Masih sesuai dan malah merupakan penggenapan dari wahyu Musa. Sebaliknya berita yang disampaikan oleh Muhammad dalam banyak hal bertentangan dengan Taurat (misalnya korban darah, syahadat, naik haji dan lain-lain).

c. Seorang yang menyatakan kuasa Allah dengan mujizat yang nyata. Musa-lah yang banyak membawa mujizat dalam Perjanjian Lama (lihat Keluaran dan Bilangan). Demikian juga kenyataannya Isa Al Masih juga melakukan segala macam mujizat (penyembuhan, membangkitkan orang mati, dan lain-lain) sebagai bukti bahwa Dialah utusan Allah.

d. Seorang yang secara langsung mendengar berita dari Allah. Ini ditegaskan dalam Ulangan 34:10, “Musa yang dikenal Tuhan dengan berhadapan muka.” Lagi dalam Bilangan 12:8, “Berhadapan muka Aku berbicara dengan dia (Musa).“ Al-Quran menegaskan ini, “Dan Allah telah berbicara kepada Musa dengan langsung (Sura4:164).” Sedangkan Muhammad, bukankah ia mendengar pesan Tuhan melalui malaikat Jibrail, berarti tidak langsung dari Allah?

Sebenarnya penggenapan Firman Allah kepada Musa ini sudah ada. Ditulis dalam Kisah Para Rasul 3:18-24, tentang Isa Al-Masih – “Bukankah telah dikatakan Musa; Tuhan Allah akan membangkitkan bagimu seorang nabi dari antara saudara-saudaramu, sama seperti aku: Dengarkanlah dia dalam segala sesuatu …”

 

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

Berhubung banyak komentar yang masih belum kami balas, untuk sementara komentar tidak diterima.

Comments  

# Akang 2011-02-25 23:48
*
Seorang nabi akan kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka, seperti engkau ini (Musa); Aku akan menaruh Firman-Ku dalam mulutnya, dan ia akan mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkan kepadanya” (Taurat, Kitab Ulangan 18:18).

Ingat, "seorang nabi" bukan "Tuhan". Firman Tuhan di mulut nabi Isa. Bukan murid Nabi Isa.

Bagaimana?
# Staff Isa dan Islam 2011-03-12 16:20
~
Saudara Akang, adalah benar bahwa Firman Tuhan ada di mulut Isa Al-Masih. Isa Al-Masih adalah jelas-jelas Kalimat Allah, atau Firman Tuhan itu sendiri. Firman Tuhan kemudian dituliskan dengan perantaraan tangan murid-murid Isa Al-Masih. Semua prosesnya dipimpin oleh Roh Allah sendiri.

"Sesungguhnya Al Masih, Isa putra Maryam itu, adalah utusan Allah dan Kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan Roh dari-Nya" (Qs 4:171).

Isa Al-Masih adalah utusan Allah (Nabi), Isa Al-Masih adalah Kalimat Allah. Isa Al-Masih adalah Roh dari Allah.

Ayat ini dengan jelas mengatakan bahwa Isa Al-Masih adalah utusan Allah atau Nabi. Apakah Saudara tidak setuju dengan ayat ini?
~
CA
# Tmuslim 2011-02-26 16:57
*
Tiga Ketidaksamaan Yesus sama Musa:

1. Yesus tidak seperti Musa, karena, menurut Anda "Yesus adalah Tuhan", tetapi Musa bukanlah Tuhan.

2. Menurut anda "Yesus mati untuk dosa-dosa dunia", tetapi Musa tidak mati untuk hal tersebut.

3. Menurut Anda "Yesus pergi Ke neraka selama tiga hari", tetapi Musa tidak masuk ke sana.

Saya menyimpulkan, "Karena itu Yesus tidak seperti Musa!"

1. Ayah dan ibu, Nabi Isa tidak punya ayah

2. Kelahiran ajaib, Musa dan Muhammad normal

3. Ikatan perkawinan, Nabi Isa tidak menikah

4. Yesus ditolak oleh kaum-Nya, Musa dan Muhammad diterima oleh umatnya

5. Kerajaan "dunia lain" Musa dan Muhammad adalah nabi dan juga raja, Namun Isa bukan raja

6. Tak ada hukum baru, Nabi Isa tidak membawa hukum baru

7. Bagaimana mereka pergi, Isa diangkat ke langit, Musa dan Muhammad dikubur bumi

8. Surga sebagai tempat kediaman, Musa dan Muhammad terbaring dikubur dalam bumi, tetapi menurut Anda, Yesus beristirahat di surga.
# Staff Isa dan Islam 2011-03-12 16:28
~
Saudara Tmuslim, berikut adalah tanggapan kami:

1. Kami mengakui bahwa Isa Al-Masih adalah Tuhan yang menjelma menjadi manusia.

2. Ketika dikatakan "sama seperti Musa", itu berarti 'ada yang sama' dan 'ada yang tidak sama'. Kalau sama semuanya, itu berarti Musa sendiri dong. Saudara memiliki putra yang mirip (sama seperti) Saudara. Apakah itu berarti semua ciri-cirinya adalah sama persis, bak pinang dibelah dua?

3. Saudara Tmuslim punya ayah, kelahiran Saudara normal. Saudara menikah. Saudara diterima di mana saja Saudara melangkahkan kaki. Saudara kemudian meninggal, dikuburkan, tidak bangkit dan tidak menuju sorga. Karena semua ciri adalah mirip Musa, maka apakah Saudara Tmuslim lalu menjadi nabi?

Saudaraku, ini semua ciri-ciri normal manusia. Lihatlah pada ciri-ciri yang bukan ciri-ciri normal, seperti yang kami paparkan dalam artikel di atas.
~
CA
# Tmuslim 2011-02-26 17:03
*
Seperti Musa yang dikenal Tuhan dengan berhadapan muka, tidak ada lagi nabi yang bangkit di antara orang Israel, Ulangan 34:10 artinya yang seperti Musa umat Israel

Dari antara saudara mereka bisa saudara kandung, bisa saudara seagama, bisa saudara segolongan, ini menurut saya yang awam, maksud kata 'saudara' di Ulangan 18:18 adalah: Jika Ismail dan Ishak adalah anak dari ayah yang sama (Ibrahim), maka mereka adalah kakak beradik. Karena itu, anak dari salah seorang mereka adalah saudara dari anak yang lain.

Keturunan Ishak adalah bangsa Yahudi dan keturunan Ismail adalah bangsa Arab jadi mereka bersaudara satu sama lain.
# Staff Isa dan Islam 2011-03-12 16:37
~
Saudara Tmuslim, berikut kami melampirkan ayat yang Saudara kutip secara lengkap:

"Seperti Musa yang dikenal TUHAN dengan berhadapan muka, tidak ada lagi nabi yang bangkit di antara orang Israel, dalam hal segala tanda dan mujizat, yang dilakukannya atas perintah TUHAN di tanah Mesir terhadap Firaun dan terhadap semua pegawainya dan seluruh negerinya, dan dalam hal segala perbuatan kekuasaan dan segala kedahsyatan yang besar yang dilakukan Musa di depan seluruh orang Israel" (Taurat, Kitab Ulangan 34:10-12).

Ulangan 18:15-18 dengan jelas mengatakan bahwa Nabi atau Utusan dari Allah tersebut (Mesias / Al-Masih) berasal dari antara keturunan orang Yahudi. Bangsa Israil tidak pernah menganggap suku bangsa lain sebagai saudara mereka.

Al-Quran juga mencatat dengan jelas bahwa yang diberi gelar Al-Masih adalah Isa, yang secara jasmani berasal dari keturunan orang Israel. Ayat ini mencatat tentang Mesias / Al-Masih, yang dinanti-nantika n orang Yahudi sepanjang masa.
~
CA
# gathot 2011-04-14 16:55
*
Jelas yang dinubuatkan adalah seorang nabi, bukan Tuhan! Sementara anda meyakini Yesus adalah Tuhan, maka nubuat itu bukan untuk Yesus.

Anda kurang jeli, Muhammad pernah berhadapan dan menerima wahyu langsung dari Allah ketika peristiwa Mi'raj.
# Staff Isa dan Islam 2011-04-25 13:27
~
Saudara Gathot, kami pengikut Isa Al-Masih mengimani Isa Al-Masih yang adalah Tuhan, berkenan untuk menjelma menjadi manusia.

Jadi, Isa Al-Masih dalam jelmaan-Nya sebagai manusia, Ia adalah sekaligus Allah dan manusia.

Dalam keadaannya sebagai manusia, Isa Al-Masih juga adalah seorang Nabi yang menyampaikan pesan dan kehendak Allah kepada umat manusia.

Mengenai nabi Saudara, kami mengambil peristiwa terbanyak. Peristiwa terbanyak adalah saat dia menerima 'wahyu' dari 'malaikat'.
~
CA
# achcell 2011-06-09 15:48
*
Staf Isa dan Islam berkata "Saudara Akang, adalah benar bahwa Firman Tuhan ada di mulut Isa Al-Masih. Isa Al-Masih adalah jelas-jelas Kalimat Allah, atau Firman Tuhan itu sendiri."

Ingat staf, Firman diletakkan di mulut Musa. Aneh pernyataan anda bahwa Firman Tuhan di mulut Isa, karena kata Anda: Isa adalah Allah dan "Firman itu sendiri".

Yang benar adalah Nabi Muhammad yang membacakan Firman Allah Al-Quran di mulutnya.
# Staff Isa dan Islam 2011-06-16 02:17
~
Saudara Achcell, berikut kami mau memberikan beberapa ayat dalam kitab Saudara yang mengatakan bahwa Isa Al-Masih adalah Kalimat Allah.

Ketika Malaikat berkata: "Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kalimat daripada-Nya, namanya Al Masih Isa putra Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan" (Qs 3:45).

"Sesungguhnya Al Masih, Isa putra Maryam itu, adalah utusan Allah dan kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan roh dari-Nya" (Qs 4:171).

Adalah sangat jelas bahwa Isa Al-Masih adalah Utusan Allah, sekaligus bahwa Ia adalah Kalimat Allah dan Roh dari Allah.

Dan sekaligus bahwa Isa Al-Masih adalah yang terkemuka di dunia dan akhirat, karena Ia adalah yang empunya dunia dan akhirat.
~
CA
# mikael 2011-07-01 21:57
*
Muhammad dalam Injil dan Al-Quran

“Seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka, seperti engkau ini; Aku akan menaruh firman-Ku dalam mulutNya, dan Ia akan mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkan kepadaNya” (Taurat, Kitab Ulangan 18:18)

“Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang”
(Injil Yohanes 16:13)

“Ingatlah ketika Isa ibnu Maryam berkata: "Hai Bani Israel, sesungguhnya Aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab sebelumKu, yaitu Taurat, dan memberi kabar gembira datangnya seorang Rasul yang akan datang sesudahKu, yang namanya Ahmad (Muhammad)" (QS 61:6)
# Staff Isa dan Islam 2011-07-02 12:03
~
Nubuat yang disampaikan dalam Kitab Ulangan 18:18, menunjuk pada Isa Al-Masih. Sebab Isa Al-Masih berasal dari bangsa Israel. Bukan Muhammad, sebab Muhammad bukan berasal dari bangsa Israel.

Sedangkan Roh Kebenaran yang dijanjikan Isa Al-Masih pada Injil Rasul Besar Yohanes 16:13, menunjuk pada Roh Kudus. Bukan Muhammad, sebab Muhammad bukanlah “Roh” seperti yang disampaikan pada ayat di atas.

Benarkah dalam Taurat ada nubuat akan kedatangan Muhammad? Sayang sekali. Tidak pernah ada!

Dan lagi, pengikut Isa Al-Masih tidak membutuhkan nabi/rasul/prib adi lain, selain Isa Al-Masih yang akan membawa mereka pada kebenaran. Karena Isa Al-Masih adalah Kebenaran dan Keselamatan itu sendiri.

“Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan." (Injil, Surat Kisah Para Rasul 4:12).
~
SO
# Rusli 2012-03-10 20:58
*
Quoting Akang:
*
Seorang nabi akan kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka, seperti engkau ini (Musa); Aku akan menaruh FirmanKu dalam mulutnya, dan ia akan mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkan kepadanya” (Ulangan 18:18).

Ingat, "seorang nabi" bukan "tuhan".
Firman Tuhan di mulut nabi ISA. bukan murid Nabi ISA.

Bagaimana?

Silahkan dibaca di Matius 13:54-57. Matius 13:57 “Lalu mereka kecewa dan menolak Dia. Maka Yesus berkata kepada mereka: "Seorang nabi dihormati di mana-mana, kecuali di tempat asalnya sendiri dan di rumahnya"

“Ia menyatakan juga diri-Nya nabi. Lebih tepatnya seperti yang telah di katakan oleh nabi Musa, telah dikuatkan oleh rasul Petrus” Kisah Para Rasul 3:22

Berbahagialah orang yang tidak melihat, namun percaya. Carilah kebenaran yang sejati, dan mintalah petunjuk dari Tuhan yang benar, sebab Tuhan hanya ada satu, tiada yang lain.
# Staff Isa dan Islam 2012-03-14 11:01
~
Saudara Rusli,

Kami setuju dengan pernyataan saudara, memanglah kita harus mencari kebenaran yang sejati itu. Agar bila waktunya Penghakiman Allah tiba, maka kita dapat bergabung dengan orang-orang yang diberi 'materai' keselamatan. Dan tentu 'materai' keselamatan itu hanya bisa didapat dalam Isa Al-Masih.

“Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan" (Injil, Surat Para Rasul 4:12)
~
SO
# andyandy 2012-08-07 15:47
*
"Aku akan menaruh FirmanKu dalam mulutnya" Siapakah yang berfirman saat itu? Apakah Yesus atau ada kuasa lain?

Saya bisa memprediksikan jawaban saudara, pasti akan menjawab: "Yesus yang dalam bentuk lain, karena Ia harus memenuhi nubuat-Nya kemudian hari"

Setelah Yesus lahir ke dunia, kemudian Yesus memenuhi nubuat-Nya. Apakah Yesus harus meludah dan menjilati ludah-Nya lagi demi untuk memenuhi nubuat itu? Jelas tidak bukan? Dan apakah firman itu habis setelah Yesus pergi. Lalu apakah firman yang saudara baca sekarang karangan manusia biasa? Kira-kira menurut saudara bagaimana? Mohon pencerahanya, Terimakasih.
# Staff Isa dan Islam 2012-08-08 15:26
~
Sebagai Kalimat/Firman Allah, Isa Al-Masih adalah sosok keseluruhan firman. Oleh sebab itu kita melihat bahwa setiap firman/ucapan Isa Al-Masih  adalah wahyu.

Firman/Kalimat selalu mengalirkan setiap kalimat Allah dari diri Isa Al-Masih. Dia bukan seperti nabi lainnya yang  menerima wahyu Allah dengan perantara malaikat Jibril.

“Setelah pada zaman dahulu Allah berulang kali dan dalam pelbagai cara berbicara kepada nenek moyang kita dengan perantaraan nabi-nabi,maka pada zaman akhir ini Ia telah berbicara kepada kita dengan perantaraan Anak-Nya”
(Injil, Surat Ibrani 1:1-2)

Al-Quran menyatakan bahwa para murid Al-Masih adalah penolong-penolo ng Allah. Sebagai penolong-penolo ng Allah, mereka pastilah mencatat pengajaran Isa Al-Masih dengan akurat. Dan kumpulan catatan pengajaran Isa Al-Masih yang dibukukan dinamakan Kitab Injil.
~
SL
# andyandy 2012-08-08 08:42
*
Nubuat yang disampaikan dalam Kitab Ulangan 18:18, menunjuk pada Isa Al-Masih. Sebab Isa Al-Masih berasal dari bangsa Israel. Bukan Muhammad, sebab Muhammad bukan berasal dari bangsa Israel

Benarkah dalam Taurat ada nubuat akan kedatangan Muhammad? Sayang sekali. Tidak pernah ada!

“Seperti Musa yang dikenal TUHAN dengan berhadapan muka, tidak ada lagi nabi yang bangkit diantara orang Israel” (Ulangan 34:10) Nubuat itu tidak ada dalam Al-Quran karena Muhammad jawabannya.

Kenapa di Injil yang dibawa Yesus masih ada nubuat itu? Karena Yesus juga mengabarkan bahwa akan bangkit seorang nabi setelah Dia (Yesus) yang datang dan akan mengatakan kepada mereka segala yang Tuhan perintahkan kepadanya
# Staff Isa dan Islam 2012-08-09 11:53
~
Saudara Andy,

Apakah maksud saudara ayat dari Kitab Ulangan 34:10 yang saudara kutip di atas merupakan nubuat bagi Muhammad?

Bila saudara menganggap ayat tersebut adalah nubuat bagi Muhammad, untuk mengetahui kebenarannya, silakan saudara membaca penjelasan kami pada artikel yang terdapat di link ini: http://tinyurl.com/d6bzxac. Bila ada yang kurang jelas, silakan mengemail staf kami di: .

Benarkah Yesus dalam Injil pernah mengabarkan akan bangkit seorang nabi setelah Dia? Setahu kami tidak pernah ada. Bila memang ada, kiranya saudara memberitahu di ayat manakah Yesus pernah mengatakan demikian.

Sebaliknya, Yesus justru mengatakan hati-hati terhadap nabi-nabi palsu. "Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas” (Injil, Rasul Besar Matius 7:15).
~
SO
# andyandy 2012-08-10 22:56
*
Kita hanya bisa mengenali Muhammad melalui Nebayot, Kedar, Tema, lembah Baka dan Paran.

Apa maksud kata "Aku akan menaruh Firman-Ku dalam mulutnya"?

Pastilah saudara tahu tentang sejarah nabi Muhammad pertama kali menerima wahyu, dan itu juga ada dalam Alkitab: Yesaya 29:12 dan apabila kitab itu diberikan kepada seorang yang tidak dapat membaca dengan mengatakan: “Baiklah baca ini,” maka ia akan menjawab: “Aku tidak dapat membaca.“

1 Raja-raja 19:9. Di sana masuklah ia ke dalam sebuah gua dan bermalam di situ. Maka Firman TUHAN datang kepadanya, demikian: “Apakah kerjamu di sini, hai Elia?”

Dan inilah firman Tuhan bagi orang Israel: Yeyasa 29:13 Dan Tuhan telah berfirman: “Oleh karena bangsa ini datang mendekat dengan mulutnya dan memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya menjauh dari pada-Ku, dan ibadahnya kepada-Ku hanyalah perintah manusia yang dihafalkan. Apakah dalam Injil Yesus mengatakan nubuat itu buat Yesus?
# Staff Isa dan Islam 2012-08-24 15:20
~
Saudara Andyandy,

Dalam Al-Quran maupun Alkitab tidak ada ayat yang menjelaskan hubungan antara Muhammad dengan Nebayot, Kedar, Tema, lembah Baka dan Paran.

Maksud ayat "Aku akan menaruh Firman-Ku dalam mulutnya" adalah, Allah langsung memberikan wahyu-Nya kepada Isa Al-Masih tanpa perantaraan Jibril.

Tentang Yesaya 29:12, silakan saudara membaca penjelasan kami pada artikel yang terdapat di link ini: http://tinyurl.com/d6bzxac.

1 Raja-raja 19:9, sudah jelas ayat tersebut ditujukan bagi Elia. Perhatikan kalimat ini: “Apakah kerjamu di sini, hai Elia?” Apakah menurut saudara Elia adalah Muhammad?

Yeyasa 29:13, apa maksud saudara mengutip ayat ini. Apakah menurut saudara ayat ini bicara tentang Muhammad?

Saudara Andyandy, umat Muslim berusaha untuk mencari nubuat atas kenabian Muhammad dalam Alkitab. Namun sayangnya, baik Para Nabi maupun Isa Al-Masih tidak pernah menubuatkan Muhammad sebagai nabi akhir zaman.
~
SO
# Acing 2012-10-04 12:24
*
Jika Firman Allah keluar dari mulut seseorang, maka orang itu pastilah bisa berbuat ajaib dengan mulutnya. Apakah Nabi Muhammad bisa melakukan mujizat? Tidak! Apakah Yesus melakukan mujizat? YA! Bahkan hanya dengan bersabda: Kun fayakun, sembuhlah engkau! Bahkan mayatpun bisa dibangkitkan hanya dengan sabda-Nya!

Dengan logika sederhana ini bisa membuktikan bahwa Nabi yang dimaksud itu pasti bukan Muhammad. Belum lagi bila dilihat dari segi kualitas ajarannya.
# radikal 2012-10-17 09:24
*
Yang sulit diterima adalah, Yesus adalah jelmaan Tuhan. Sedangkan Musa tidak. Ini adalah 100% bentrok.
# Staff Isa dan Islam 2012-10-18 16:42
~
Saudara Radikal,

Menurut kami tidak ada hubungan antara Yesus yang adalah jelmaan Tuhan dengan Musa yang tidak. Sebab memang Yesus dan Musa adalah dua pribadi yang berbeda.

Inilah kesaksian Kitab Suci tentang penjelmaan Tuhan Yesus.

“Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah” Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah. Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran” (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:1-2; 14)

Dikatakan bahwa Yesus adalah Firman Allah, dan Firman itu adalah Allah sendiri (ayat 1 dan 2). Lalu Firman itu menjelma menjadi manusia dan tinggal di antara manusia. Sehingga manusia dapat melihat kemuliaan-Nya.

Ayat serupa dalam Al-Quran yang terkenal adalah: “Ingatlah, ketika Malaikat berkata: "Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kalimat (yang datang) daripada-Nya, namanya Al Masih Isa putra Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah)” (Qs 3:45).

Jadi, Al-Quran dan Injil setuju bahwa Isa Al-Masih adalah Kalimat/Firman Allah yang menjelma menjadi manusia.
~
SO
# kalimatuhu 2012-10-26 19:49
*
Kalau menurut saya nubuatan ini mengacu pada Yosua. Dia dikatakan juga pengganti Musa dan seperti Musa. Kalau Muhammad jauh sekali konteksnya, sebab tidak termasuk bangsa Israel.
# Staff Isa dan Islam 2012-11-13 09:04
~
Saudara Kalimatuhu,

Mungkin sekilas ayat tersebut bisa mengacu pada Yosua, sebab memang Yosua yang melanjutkan tugas Musa untuk membawa bangsa Israel ke Kanaan, yaitu tanah yang dijanjikan Allah bagi bangsa Israel.

Namun ayat di atas bukan nubuat bagi Yosua, melainkan menunjuk pada Yesus Kristus. Sebab Yosua tidak dapat melakukan mujizat dan dia juga tidak pernah secara langsung mendengar berita dari Allah.

Mungkin ada baiknya saudara membaca ulang ayat tersebut secara keseluruhan. Mungkin baik dimulai dari pasal 17, supaya saudara dapat lebih memahami konteks dari ayat tersebut.

Jika saudara dapat melihat beberapa alasan yang kami kemukakan pada artikel di atas, yang menjadi alasan mengapa ayat tersebut dikatakan sebagai nubuat bagi Yesus.
~
SO
# welni 2012-11-14 19:26
*
To staf Isa dan Islam,

Aku mau tanya, bagaimana kalau mau posting tentang kesaksian?

Dia sungguh adalah Tuhan Allah itu sendiri. Tujuan Allah menjelma menjadi manusia dengan bentuk tubuh hamba-Nya menjadi manusia yaitu Yesus Kristus dengan meminjam rahim seorang perawan Maria atau Siti Maryam, supaya Allah bisa berbaur dengan manusia.

Sungguh Allah sangat rendah hati sehingga ia mau menjadikan diri-Nya sama seperti manusia. Luar biasa. Allah itu tidak terbatas, kita tidak bisa mereka-reka dengan akal pikiran kita yang terbatas ini, yang tentu saja hasil ciptaan dari Allah itu sendiri dengan Kuasa Allah yang tidak terbatas.

Tetapi siapakah kita ini sehingga kita seolah-olah ingin menandingi kekuasaan Allah, kecerdasan Allah? Allah itu Maha segala-galanya. kita manusia sama sekali tidak mempunyai apa-apa. Semua ini pemberian-Nya, bukan hasil usaha kita sendiri. Kita hanya diperintahkan untuk mengolah, memelihara dan mengusahakan apa yang sudah Allah sediakan dalam dunia ini.
# Staff Isa dan Islam 2012-11-15 15:45
~
Saudara Welni,

Terimakasih untuk komentar yang saudara berikan. Bila saudara ingin memberi kesaksian, saudara dapat langsung mengirim kesaksian tersebut melalui email ke staf kami di: .

Kesaksian saudara juga dapat diupload pada artikel di situs ini, tentu bila saudara tidak keberatan. Dan semoga melalui kesaksian saudara banyak orang-orang yang diberkati.
~
SO
# welni 2012-11-16 17:45
*
To staf Isa dan Islam,

Iya, saya tidak keberatan jika kesaksian saya diupload. Justru melalui kesaksian saya, saya sungguh bersyukur menerima kasih Allah yang nyata dalam hidup saya melalui Yesus Kristus. Sungguh Firman-Nya digenapi Allah adalah Kasih. Saya percaya situs ini juga digunakan Allah untuk menyatakan Kebenaran-Nya, melalui kalian yang telah diberkati-Nya. Tuhan Yesus memberkati. Amin.
# Staff Isa dan Islam 2012-11-22 15:25
~
Saudari Welni,

Terimakasih karena saudara telah mempercayai situs kami sebagai tempat untuk berbagi kesaksian saudara. Saudara dapat mengirimkan kesaksian saudara ke staf kami lewat email: .

Terimakasih karena saudara telah bersedia berbagi kesaksian saudara di situs kami. Tuhan memberkati saudara.
~
SO
# Viktor Sagala 2013-01-13 20:01
*
Lalu apakah yang menjadi alasan rekan-rekan Muslim yang sering mengidentifikas i "nabi" yang dimaksud di atas adalah Muhammad? Apakah berupa ayat Al-Quran? Hadistkah? atau ajaran ulama terdahulu?
 
# Niken 2013-02-05 05:19
*
Sesuai pemahaman Ulangan 18, bahwa “Seorang nabi dari tengah-tengahmu , dari saudara-saudara mu, sama seperti aku (Musa) akan dibangkitkan bagimu oleh Tuhan Allahmu, dialah yang harus kamu dengarkan”

Aku sangat yakin itu adalah Muhammad, tidak ada lain. Sebab jika Yesus, ternyata Yesus bukan nabi, tetapi diyakini Tuhan.
# Staff Isa dan Islam 2013-02-05 16:48
~
Saudara Niken,

Memang umat Islam tidak jarang mengklaim ayat di atas sebagai nubuat kenabian Muhammad. Tetapi, sekali lagi kami katakan saudara salah. Ayat dalam Ulangan 18 tidak ada hubungannya dengan Muhammad.

Saudara Niken dapat membaca penjelasan pada artikel di atas, dan juga penjelasan kami pada komentar-koment ar di atas. Di situs saudara akan melihat penjelasan dari kami, bahwa sebenarnya ayat Ulangan 18 bukan berbicara tentang Muhammad, melainkan Isa Al-Masih.

Bila saudara membutuhkan penjelasan yang lebih detail, silakan mengemail staf kami ke: .
~
SO
# nawi 2013-02-17 11:03
*
1. Yang dimaksud saudara orang-orang Israel (keturunan Yakub) adalah dari keturunan dari Bani Esau dan Bani Ismail. Taurat, Kitab Ulangan 2:4, "Sebentar lagi kamu akan berjalan melalui daerah saudara-saudara mu, bani Esau,"

Taurat, Kitab Kejadian 36 :2-3, "Esau mengambil perempuan-perem puan Kanaan menjadi isterinya, .. dan Basmat, anak Ismael, adik Nebayot."

2. Dari tengah-tengahmu artinya Nabi itu hidup ditengah-tengah perkampungan orang Israel.

3. Nabi yang dimaksud Taurat, Kitab Ulangan 18:18 adalah Nabi yang akan datang, bukan Nabi Isa (Yesus/Kristus/ Mesias) atau Yahya (Yohanes/Elia/E lias). Dalam terjemahan Klinkert 1863 di Injil, Rasul Besar Yohanes 1:25 : "Kaloe angkau boekan Kristoes, atawa boekan Elias, atawa boekan {Ula 18:18} itoe nabi,"

Jadi nabi yang dimaksud Ulangan 18:18 adalah nabi yang akan datang.
# Staff Isa dan Islam 2013-02-27 16:06
~
Saudara Nawi,

Dalam Taurat, Kitab Ulangan 2:4, memang konteksnya adalah saudara kandung Israel (Yakub) adalah Esau.

Sedangkan dari tengah-tengahmu , maksudnya adalah berasal dari antara kedua belas suku Israel. Seperti yang dijelaskan pada artikel di atas. Silakan saudara Nawi baca kembali.

Jadi, jelas yang dinubuatkan Nabi Musa dalam Taurat, Kitab Ulangan 18:18 adalah Isa Al-Masih.
~
DA
# nawi 2013-02-17 11:17
*
Bila sebelum diutusnya -Nabi yang akan datang- (Taurat, Kitab Ulangan 18:18), sangat mungkin terjadi berbeda penafsiran. Dan sangat adil bila memasukkan bani Israil, bani Esau dan Bani Ismail sebagai jawaban dari siapa keturunan Nabi tersebut.

Setelah ada keterangan dari Injil , Rasul Besar Yohanes 1:25 terjemahan Klinkert yang ada catatan pinggir, mengkrucut jawabannya. Karena Nabi yang akan datang itu bukanlah Yesus ataupun Yohanes si Pembaptis.

Banyak clue-clue lain yang mengabarkan siapa nabi tersebut. Namun sayang, forum ini hanya bisa memuat uraian singkat saja. Dan Nabi Muhammad-lah yang sangat cocok untuk mengisi jawaban siapa nabi yang akan datang tersebut. Nabi Muhammad pun berada di tengah-tengah perkampungan Yahudi di Madinah, dan masih banyak bukti-bukti lain yang dapat dicari dalam Alkitab. Dalam Al-Quran, hadits serta dalam kitab-kitab Sirah Nabi Muhammad.

Terimakasih forum ini yang bersedia menampung artikel ini.
# Staff Isa dan Islam 2013-02-27 16:25
~
Saudara Nawi benar, tentu setiap orang dapat memberi penafsiran akan seseorang yang dinubuatkan sebelum digenapi. Seperti dalam Rasul Besar Yohanes 1:25, dimana beberapa orang Farisi bertanya siapa sebenarnya Yohanes Pembaptis tersebut.

Demikian mereka menafsirkan Yohanes Pembaptis adalah Mesias, Elia dan nabi yang akan datang. Tetapi Yohanes Pembaptis adalah pendahulu yang mempersiapkan jalan bagi Isa Al-Masih. Seperti yang dinubuatkan nabi Yesaya (Kitab, Nabi Yesaya 40:3.)

Jadi setelah nubuatan itu digenapi jelas seseorang tidak dapat menafsirkan lagi.

Dan penggenapan Firman Allah kepada Musa dalam Taurat, kitab Ulangan 18 ini sudah ada. Ditulis dalam Injil, Surat Kisah Para Rasul 3:18-24, tentang Isa Al-Masih – “Bukankah telah dikatakan Musa; Tuhan Allah akan membangkitkan bagimu seorang nabi dari antara saudara-saudara mu, sama seperti aku: Dengarkanlah dia dalam segala sesuatu …”

Dari tengah-tengahmu , maksudnya adalah berasal dari antara kedua belas suku Israel. Nabi Saudara tidak berasal "dari tengah-tengah" bangsa Israel, belum terbukti pula bahwa nabi Saudara berasal dari keturunan Ismael. Jika seandainya nabi Saudara berasal dari keturunan Ismael, hal itu pun tidak memenuhi syarat karena Ismael bukan "dari tengah-tengah" bangsa Israel.

Jadi dari sini saja sangat jelas bahwa yang dimaksud dalam nubuatan itu bukan nabi Saudara.

Umat Muslim berusaha untuk mencari nubuat atas kenabian Muhammad dalam Alkitab. Namun sayangnya, baik Para Nabi maupun Isa Al-Masih tidak pernah menubuatkan Muhammad sebagai nabi akhir zaman.
~
DA
# Hasyim 2013-03-03 02:24
*
Apakah yang sama antara Yesus dengan Musa ?
# Staff Isa dan Islam 2013-03-09 07:21
~
Saudara Hasyim,

Persamaan Isa Al-Masih dan Musa ialah sama-sama memimpin umat. Musa memimpin umat Israel untuk keluar dari perbudakan di Mesir menuju tanah perjanjian. Sedangkan Isa Al-Masih memimpin umat manusia keluar dari perbudakan dosa.

“Demikian pula Kristus hanya satu kali saja mengorbankan diri-Nya untuk menanggung dosa banyak orang. Sesudah itu Ia akan menyatakan diri-Nya sekali lagi tanpa menanggung dosa untuk menganugerahkan keselamatan kepada mereka, yang menantikan Dia” (Injil, surat Ibrani 9:28).

Musa dan para nabi lainnya tidak bisa mengerjakan pekerjaan yang dilakukan Isa Al-Masih sebab nabi-nabi ini pun telah berdosa. Mereka sama seperti kita yang memerlukan rahmat Isa Al-Masih yang menuntun dari kegelapan dosa kepada terang-Nya yang ajaib.
~
NN
# Staff Isa dan Islam 2013-03-28 15:12
~
Saudara Nawi,

Maaf komentar-koment ar saudara kami hapus. Saran kami, silakan memberikan penjelasan yang singkat dan jelas. Sehingga kami mudah untuk menanggapinya, juga orang-orang yang membaca lebih mudah untuk memahaminya.

Kiranya saudara maklum adanya.
~
SO
# superazazul 2013-04-12 13:55
*
"Aku akan menaruh Firman-Ku dalam mulutnya, dan ia akan mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkan kepadanya” (Ulangan 18:18).

Apakah yang dimaksud pada ayat di atas Isa Al-Masih? Apabila Isa Al-Masih, mengapa firman Allah tidak berangsur-angsu r, malah langsung berupa kitab suci Injil? Apakah Allah telah menguji umat si orang Arab alias Muhammad yang telah anda tidak akui nubuatannya ataukah anda lupa saudara-saudara Nabi Ishak dari seorang gundik?

Menurutmu apakah ramalan dalam Alkitab itu hanya sekedar untuk memuliakan bangsa Ibrani alias Israel yagn telah membunuh manusia-manusia pengikut si orang Arab tersebut? Dan semoag Alalh memberikan anda petunjuk dari perselisihan ini.
# Staff Isa dan Islam 2013-04-15 20:28
~
Maaf saudara Superazazul,

Kami tidak mengerti maksud dari komentar saudara di atas. Namun satu hal yang ingin kami tegaskan, Alkitab atau Injil tidak pernah memuat nubuat kedatangan seorang nabi yang bernama Muhammad. Pun ayat yang terdapat dalam Ulangan 18:18 tidak bicara tentang Muhammad.

Bila saudara pernah membaca ayat yang dengan jelas-jelas merupakan nubuat bagi kenabian Muhammad, saudara dapat menuliskannya di forum ini.
~
SO
# Sihar 2013-04-13 01:36
*
“Dari tengah-tengah saudara-saudara mu " dan itu berarti bagian dari Suku Lewi, haruslah engkau angkat seorang raja atasmu; seorang asing..."

Baiklah, tapi mengapa para pengikutnya (Islam - Muhammad) susah untuk menerima Pengakuan Iman Rasuli seperti yang diajarkan oleh Yesus Kristus, padahal itu sudah diajarkan jauh sebelum masa Nabi Muhammmad? Padahal itulah Kunci Juru Selamat (kunci keselamatan) yang sudah diberikan.

Nah, yang salah mengajarkan itu Muhammad atau pengikutnya yang tidak menerima, saya tidak tahu. Karena dari sebagian yang saya baca di atas justru Muhammad sangat mengerti tentang Isa (Yesus).
# setiawan 2013-06-04 23:09
*
Persamaan Musa dan Yesus adalah: sewaktu lahir, Musa dikejar-kejar Firaun mau dibunuh, Yesus dikejar-kejar Herodes juga mau dibunuh. Sewaktu remaja Musa hidup bukan di tanah kelahiran, Yesus pun demikian. Musa mengeluarkan bangsa Israel dari Mesir, Yesus mengeluarkan manusia dari belenggu dosa.

Itulah beberapa kesamaan yang sederhana.
# Staff Isa dan Islam 2013-06-06 10:04
~
Saudara Setiawan,

Terimakasih untuk penjelasan kesamaan antara Musa dan Yesus yang telah saudara berikan di atas. Kami percaya informasi ini dapat menambah pengetahuan teman-teman lain yang membacanya.
~
SO
# JuLita Manik 2013-06-16 22:54
*
Saya sungguh senang membaca semua artikel-artikel ini. Sebagai seorang yang sudah percaya, saya turut berdoa, bagi Staff Isa dan Islam dan bagi semua pengunjung agar bisa mengerti kebenaran.
# Rojo Poso 2013-06-22 09:24
*
Dear Staf IDI

Nabi Isa memang sama dengan Nabi Musa, sama-sama utusan Allah dan Dia juga hamba Allah seperti Musa.
# Staff Isa dan Islam 2013-06-23 18:38
~
Saudara betul, Isa Al-Masih memang disebut juga sebagai nabi. Karena ketika Dia di dunia, Dia juga melakukan tugas-tugas sebagai nabi.

Tetapi Isa Al-Masih bukan hanya nabi atau utusan saja. Melainkan Dia adalah Firman Allah yang nuzul ke dunia. Sehingga dalam diri manusia-Nya, terdapat keilahian Allah. Itulah sebabnya Isa Al-Masih mempunyai otoritas melakukan hal-hal yang hanya Allah saja dapat lakukan. Seperti: Mengampuni dosa, menyembuhkan berbagai sakit-penyakit, bahkan alam semesta pun tunduk kepada-Nya.

Dan yang terpenting dari semua itu adalah: Dia dapat menjamin kebebasan seseorang dari hukum neraka di akhirat.
~
SO
# Awam 2013-06-30 23:22
*
1. Kenapa Yesus kristus mengorbankan dirinya Jika Ia Tuhan? Bukankah hanya dengan memberi ampunan maka hilang dosa manusia. (Jika Ia memang Tuhan).

Logikanya begini:
Jika Anda disakiti orang lain, dizalimi, dihina, di lukai, bahkan dipukul, untuk memaafkan orang tersebut, apakah perlu Anda melukai diri anda sendiri?

2. Lalu, kepada siapa pengorbanan dan darah yang tumpah dari tiang salib itu dipersembahkan? Kepada Tuhan? Bukankah Yesus Tuhan menurut Nasrani. Tolong penjelasan anda.
# Staff Isa dan Islam 2013-07-15 21:25
~
Saudara Awam,

Isa Al-Masih mengorbankan diri-Nya karena Ia mengasihi manusia. Sebab hanya dengan pengorbanan-Nya manusia terlepas dari belenggu dosa. Pernahkah saudara berpikir, mengapa dosa berkuasa atas hidup saudara hingga saat ini padahal saudara sudah melakukan banyak amal ibadah.

Manusia yang percaya pada keselamatan dalam Isa Al-Masih pasti terlepas dari belenggu dosa sebab ia disucikan oleh darah Isa Al-Masih. Ada tertulis:

“Dan hampir segala sesuatu disucikan menurut hukum Taurat dengan darah, dan tanpa penumpahan darah tidak ada pengampunan” (Injil, Surat Ibrani 9:22).

Untuk pengorbanan itulah Isa Al-Masih telah dinubuatkan sebelumnya.
~
NN
# dodo 2013-07-02 10:28
*
Setahu saya, orang Israel tidak pernah menyatakan keturunan Ismael adalah saudara-saudara nya, dan tidak pernah pula menyatakan orang-orang Arab adalah keturunan Ismael.
Sedangkan orang-orang Arab sendiri jauh sebelum Islam, tidak pernah menyatakan sebagai keturunan Ismael. Tidak ada satu pun bukti arkeologi Arab kuno yang menyatakan mereka adalah keturunan Ismael, pada masa Islam-lah pernyataan itu ada.
 
Menyambung yang kemarin.

Orang-orang Israel atau Yahudi tidak pernah menganggap keturunan Ismael adalah saudaranya. Sekalipun Ismael dan keturunan diberi berkat oleh Tuhan Allah akan menjadi bangsa yang besar, tapi mereka tidak pernah punya peran spiritual. Dalam arti Tuhan hanya membuat perjanjian antara Abraham, kemudian dengan Ishak anak Abraham, kemudian dengan Yakub dst..dst..sebag aimana tertulis dalam Kitab Suci. Tuhan tidak pernah membuat perjanjian dengan Ismael dan keturunannya.

Jadi nubuat tersebut tidak bisa dikenakan kepada Muhammad. Saya kurang yakin bahwa Muhammad adalah keturunan Ismael.
# Pasola 2013-07-03 11:29
*
Mengapa orang Islam memaksakan kehendak bahwa ada nubuat tentang Muhammad dalam Alkitab? Jika kita perhatikan dalam Kitab Ulangan 18, jelas bukan menubuatkan Muhammad tetapi Isa.

Muhammad berbeda dengan Musa, contohnya: Selain yang telah disebutkan oleh Staf IDI di atas, perlu diingat kalau di dunia ini dari dahulu hingga sekarang hanya ada dua orang saja (Isa dan Musa) yang waktu kelahirannya sama. Yaitu terjadi peristiwa mengerikan yakni pembunuhan bayi-bayi, sedangkan Muhammad waktu lahirnya tidak terjadi apa-apa.

Selain itu jika dikatakan "nabi tersebut berasal dari saudara bani Israel" yaitu Ismael, maka pertanyaannya; apakah Muhammad berasal dari keturunan Ismael atau bangsa Arab berasal dari keturunan Ismael? Jelas tidak, karena saat Ismael hidup, bangsa Arab sudah ada. Dan perlu dicatat Ismael tidak pernah menginjakkan kakinya di tanah Arab, Ismael berdiam di Mesir dan mendapat istri orang Mesir.
# Asyraffi Ramdhani 2013-07-03 22:40
*
Kenapa di Alkitab tidak ada nubuat Muhammad ? Karena Alkitab sendiri sudah diubah-ubah.
# Staff Isa dan Islam 2013-07-24 20:26
 ~
Saudara Asyraffi Ramdhani,

Dalam Alkitab memang tidak pernah ada nubuatan tentang Muhammad karena seorang nabi Allah hanya berasal dari suku Yahudi, sedangkan Muhammad bukan.

Apakah saudara bisa membuktikan bila Alkitab yang adalah Firman Allah telah diubah? Apakah Firman Allah bisa dengan mudahnya diubah oleh tangan manusia? Lalu dimana kekuasaan Allah untuk menjaga Firman-Nya agar tetap murni?

~
NN
# damai dan penengah 2013-07-10 03:14
*
Bahwa nabi itu akan dijadikan Tuhan "dari tengah-tengah kamu". Yaitu dari tengah-tengah Bani Israil atau bangsa Yahudi. Hal itu sesuai kepada Nabi Muhammad s.a.w., karena negeri Medinah tempat Nabi Muhammad s.a.w. adalah terletak di tengah-tengah kampung-kampung orang Yahudi, yaitu suku Bani Nadlir, suku Bani Quraizhah dan suku Bani Qainuqa.

Dalam ayat 18 tersebut "Aku akan memberi segala firmanku dalam mulutnya". Keterangan ini sesuai kepada Nabi Muhammad s.a.w. Firman itu diberikan kepadanya hanya merupakan bacaan yang dihafalkan pada mulutnya, karena ia tidak tahu membaca. Kemudian barulah orang disuruhnya menuliskannya.

Dalam ayat 19 tersebut "segala firmanku, yang akan dikatakan olehnya dengan Namaku". Keterangan ini sesuai kepada Nabi Muhammad s.a.w. Kitab suci Al-Quran sebagai firman Tuhan telah dikatakannya dan dimulainya surah-surahnya sebanyak 113 surah dengan nama Tuhan.
# Staff Isa dan Islam 2013-07-24 20:32
~
Saudara Damai dan Penengah,

Saudara berkata bahwa nabi yang dimaksud dalam ayat tersebut adalah Muhammad karena istilah "dari tengah-tengahmu ". Sebelum menyimpulkan coba selidiki dahulu kebiasaan Israel dalam menggunakan istilah tersebut. Istilah "saudara" dalam kebiasaan Israel saat itu digunakan untuk keluarga seseorang dari antara suku-suku Israel yang terdiri dari 12 suku tersebut. Dan jelas Muhammad bukan keturunan suku Israel dari 12 suku tersebut.

Jadi jelas bahwa ayat yang saudara maksudkan sama sekali bukan untuk Muhammad, karena tidak ada nubuatan tentang Muhammad di Alkitab.
~
NN
# Ifan Tarigan 2013-08-17 00:17
*
Aku berterimakasih kepada Yesus kristus, Tuhan Allah dan Roh Kudus yang selalu memberi pendampingan kepadaku hingga saat ini. Telah banyak hal-hal buruk yang sudah kuabaikan berkat pendampingan Yesus Kristus,Tuhan dan Juru Selamat ku.

Puji Tuhan, sekarang aku telah memiliki dua orang anak yang terlahir dari rahim seorang wanita yang memurtadkan dirinya dan memilih Yesus sebagai panutan iman dan juru selamatnya.

Kami adalah keturuan keluarga murtad, sebab ibu ku juga adalah seorang yang murtad dan dengan segala kesadarannya memilih Yesus Kristus sebagai Jalan kebenaran dan hidup.

Terimakasih Yesus ku, simbol segala kebaikan, jalan kebenaran dan hidup kami umat mu.

Salam damai.
# Staff Isa dan Islam 2013-08-17 19:43
~
Saudara Ifan Tarigan,

Terimakasih untuk kesaksian hidup yang sudah saudara berikan. Semoga menjadi satu penguatan bagi teman-teman lain yang membacanya.

Ijinkan kami berbagi satu ayat, yang mungkin dapat semakin menguatkan saudara dan keluarga, atas keputusan besar yang sudah dilakukan untuk mengikut Yesus Kristus.

“Ia telah melepaskan kita dari kuasa kegelapan dan memindahkan kita ke dalam Kerajaan Anak-Nya yang kekasih; di dalam Dia kita memiliki penebusan kita, yaitu pengampunan dosa”
(Kolose 1:13-14).
~
SO
# Jarwo 2013-08-20 23:07
*
Untuk umat Muslim,

Tuhan sendiri menjelaskan dalam Injil bahwa nubuatan tersebut dihubungkan dengan Yesus, Bukan dengan Muhammad.

Untuk lebih jelasnya coba bandingkan (Ulangan 18:15 dan Matius 17:5, dan Markus 9:2, dan Lukas 9:35, dan Yohanes 5:46) juga bandingkan (Kejadian. 12:3, Kejadian 24:4, Kejadian 18:18, Kejadian 22:28 dan Kejadian 28:14)

Dia adalah keturunan Yudah, bukan dari keturunan Quraizh. Lihat ( Matius 1:1-16, Lukas 3:23-38) dan (Surat Ibrani 7:14) dan (Kisah Para Rasul 3:25-26).

Nubuatan tersebut dikutip untuk nubuatan tentang Yesus. Dilain pihak, Muhammad tidak pernah disebut, baik secara tersirat atau tersurat. Sebaliknya tulisan tentang Yesus ada dalam Al-Quran. Dan apa yang dikatakan Al-Quran tentang Yesus menempatkan-Nya jauh di atas pendiri Islam itu sendiri.
# Zuly 2013-08-29 00:45
*
Itu nubatan Nabi Isa, sudah jelas seorang nabi. Pertanyaanya mengapa umat Kristiani menganggap Isa Tuhan?
# Staff Isa dan Islam 2013-08-31 11:21
~
Saudara Zuly,

Ketika Isa ada di dunia, Dia juga disebut nabi. Karena ada beberapa hal yang dilakukan Isa ketika Dia di dunia, dengan otoritas-Nya sebagai nabi.

Namun Isa tidak seperti nabi-nabi lain. Dia jelas-jelas melihat diri-Nya lebih dari sekedar nasul Allah. Inilah yang dikatakan Isa tentang diri-Nya:

“Oleh sebab itu, ya Bapa, permuliakanlah Aku pada-Mu sendiri dengan kemuliaan yang Kumiliki di hadirat-Mu sebelum dunia ada” (Injil, Rasul Besar Yohanes 17:5) Artinya, Isa telah mempunyai kemuliaan sebelum dunia ada.

Ayat lain dikatakan, “Yesus mendekati mereka dan berkata: ‘Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi” (Injil, Rasul Besar Matius 28:18) Siapakah yang berkuasa atas sorga dan bumi bila bukan Allah?

Para pengikut Isa dan bahkan orang Yahudi mengerti bahwa Isa menyatakan diri-Nya sebagai Tuhan dan bukan sekedar nasul Allah.

“Sebab itu orang-orang Yahudi lebih berusaha lagi untuk membunuh-Nya, bukan saja karena Ia meniadakan hari Sabat, tetapi juga karena Ia mengatakan bahwa Allah adalah Bapa-Nya sendiri dan dengan demikian menyamakan diri-Nya dengan Allah” (Injil, Rasul Besar Yohanes 5:18)

“Kemudian Ia berkata kepada Tomas: "Taruhlah jarimu di sini dan lihatlah tangan-Ku, ulurkanlah tanganmu dan cucukkan ke dalam lambung-Ku dan jangan engkau tidak percaya lagi, melainkan percayalah." Tomas menjawab Dia: "Ya Tuhanku dan Allahku!” (Injil, Rasul Besar Yohanes 20:27-28).

Kesimpulannya, orang Kristen tidak pernah menjadikan Isa sebagai Tuhan, sebab Isa Al-Masih adalah Tuhan sejak dalam kekekalan-Nya.

Sabda Isa, “Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Pertama dan Yang Terkemudian, Yang Awal dan Yang Akhir" (Injil, Kitab Wahyu 22:13)
~
SO
# hanim 2013-09-12 15:51
*
Situs ini sebetulnya cukup membuka wawasan, tapi setelah saya baca, rata-rata artikel di sini agak "memihak".

Saran saya, ada baiknya kalau admin juga ada yang dari golongan Muslim. Judulnya "Isa dan Islam" berarti seharusnya ada juga admin dari golongan Muslim kan?

Terimakasih.
# Staff Isa dan Islam 2013-09-14 22:46
~
Saudara Hanim,

Terimakasih atas saran saudara. Walau nama situs ini Isa dan Islam, bukan berarti admin dari situs ini harus ada golongan dari Muslim. Karena tujuan dari situs ini untuk memaparkan tentang Pribadi dan ajaran Isa Al-Masih menurut Al-Quran dan Alkitab.

Dan bila ada yang kurang berkenan, setiap orang yang membaca dapat memberi komentar. Baik mereka yang Muslim maupun non-Muslim.

Jadi, walaupun admin situs ini tidak ada yang Muslim, bukan berarti dalam situs ini tidak ada pandangan dari orang Muslim, bukan?
~
SO
# Rian java 2013-10-15 04:19
*
Dalam Ulangan tersebut umat Kristiani merujuk pada Nabi Isa / Yesus. Maka terbukti tetaplah seorang nabi utusan Allah SWT..
Umat Kristiani akan membenarkan,sek aligus menyangkal karena Nabi Isa/ Yesus dianggap memiliki keunikan/mukjiz at yang berbeda dengan nabi-nabi lainnya dan dijadikan Tuhan. Namun bagi seorang Muslim masih belum bisa diterima akal secara logis, kenapa?
>Semua nabi Alllah memiliki keunikan & mukjizat berbeda (tidak sama)
>Jangankan nabi Allah, tidak ada satupun manusia di dunia ini memiliki kesamaan persis dengan manusia lainnya
Namun saya memahami bahwa umat Kristiani akan kembali pada doktrin Trinitas untuk membuktikan bahwa Nabi Isa/Yesus adalah anak Tuhan.
Bagiku agamaku & bagimu agamamu -- hanya Tuhan yang maha tahu,
Wass
# Staff Isa dan Islam 2013-10-21 19:39
~
Saudara Rian Java,

Memang bahwa semua nabi mungkin memiliki keunikan. Namun semua nabi tersebut juga memiliki persamaan yaitu mereka berdosa. Sedangkan Isa Al-Masih sama sekali tidak memiliki dosa. Ia suci, seperti yang dikatakan Kitab saudara, "Ia (Jibril) berkata: sesungguhnya aku ini hanyalah utusan Tuhanmu, untuk memberimu seorang anak laki-laki (Isa Al-Masih) yang suci" (Qs 19:19).

Dalam Hadist Shahih Bukhari jilid 3 halaman 208 ayat 1493, "semua anak Adam yang lahir sudah disentuh setan, kecuali Isa putera Maryam" Adakah yang suci selain Allah?

Kalau begitu siapa itu Isa Al-Masih sebenarnya sehingga disebutkan sebagai satu-satunya pribadi yang suci. Bukankah Yang Suci hanya Allah saja?

Isa Al-Masih juga memiliki otoritas yang hanya layak dimiliki oleh Allah, seperti pengampunan dosa (Injil, Rasul Besar Matius 9:2-9) Siapakah yang berkuasa mengampuni dosa selain Allah?

Kuasa yang dimiliki-Nya, teladan hidup yang sempurna, lebih dari cukup untuk membuktikan keilahian-Nya.
~
NN
# Kiel~ 2013-10-23 04:23
*
Saya pernah bertanya kepada seorang teman Musli. 'Apakah Muhamad punya Mujizat?'' Dia menjawab ya, katanya berupa air yang keluar dari jari-jarinya. Apakah itu termasuk mujizat atau sama sekali tidak ada.
# Staff Isa dan Islam 2013-10-25 22:19
~
Saudara Kiel,

Memang umat Muslim berusaha meyakinkan non-Muslim akan kenabian Muhammad. Mereka juga menyebut beberapa mujizat, yang menurut kami aneh, sebagai mujizat Muhammad. Ada yang berkata, Muhammad membela bulan, ada juga yang berkata Al-Quran mujizat Muhammad.

Sayangnya, tidak satu pun ayat dalam Al-Quran yang mengatakan apakah jenis mujizat yang dilakukan oleh Muhammad. Demikian juga dengan mujizat yang saudara tanyakan di atas. Sulit untuk dapat diterima mujizat tersebut benar, karena tidak ada bukti yang dapat membenarkannya.

Tentu hal ini berbeda dengan mujizat yang dilakukan oleh Musa atau Isa Al-Masih. Kitab suci Alkitab dengan sangat jelas menyatakan mujizat yang mereka lakukan. Bahkan Al-Quran pun mencatat beberapa mujizat-mujizat yang dilakukan oleh Isa Al-Masih.
~
SO
# Staff Isa dan Islam 2013-10-25 22:18
~
Saudara Adimulyo Raharjo,

Sekali lagi maaf bila terpaksa komentar saudara kami hapus.

Sepertinya saudara sudah tahu aturan yang harus diperhatikan ketika memberi komentar. Dan kami heran mengapa saudara masih saja melanggar aturan tersebut. Mungkin beginilah sifat manusia, sudah tahu salah tetap saja dilanggar.

Itu pulalah yang dilakukan oleh Adam dan Hawa. Mereka sudah tahu bahwa Allah melarang memakan satu buah di taman mereka ditempatkan, tetapi tetap saja mereka memakannya. Dan akibatnya, mereka mati secara rohani.

Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi besok, lusa, bulan depan, tahun depan. Maka dari itu, selagi ada kesempatan mari kita sejenak memikirkan kehidupan di akhirat. Dengan sikap hidup kita saat ini, apakah kita sudah siap untuk menghadap Sang Khalik? Apakah ketika pengadilan Allah tiba, kita pasti selamat dari hukuman-Nya?

Ijinkah saya berbagi satu ayat, "Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!" (Injil, Rasul Besar Matius 3:2)
~
SO
# Choirussaib Nf 2013-11-07 15:23
~
Terimakasih atas jawabanya. Biarlah itu pendapat Anda sendiri. Dan ini adalah pendapat saya. Silahkan lihat dalam kitab Ulangan 34:10.
# Staff Isa dan Islam 2013-12-02 18:37
~
Saudara Choirussaib,

Terimakasih juga untuk pendapat yang saudara berikan. Tentu siapapun bebas berpendapat, selama pendapat tersebut dapat dipertanggung-j awabkan kebenarannya.

Kutipan ayat yang saudara kutip, yaitu dari Ulangan 34:10, dituliskan "Seperti Musa yang dikenal TUHAN dengan berhadapan muka, tidak ada lagi nabi yang bangkit di antara orang Israel"

Mungkin saudara sepikir dengan teman-teman Muslim lainnya. Dimana menurut mereka kata “ tidak ada lagi nabi yang bangkit di antara orang Israel” merujuk kepada Muhammad. Bahwa nabi terakhir akan datang dari luar bangsa Israel, yaitu Arab.

Benarkah demikian? Untuk mengetahui hal ini, kita tidak dapat hanya menyimpulkan dari satu ayat saja. Kita perlu melihat ayat sebelum dan sesudahnya.

Mari kita lihat ayat 11-12 “dalam hal segala tanda dan mujizat, yang dilakukannya atas perintah TUHAN di tanah Mesir terhadap Firaun dan terhadap semua pegawainya dan seluruh negerinya, dan dalam hal segala perbuatan kekuasaan dan segala kedahsyatan yang besar yang dilakukan Musa di depan seluruh orang Israel.”

Maksud perkataan Allah ini adalah: Bahwa di Israel tidak akan ada lagi nabi seperti Musa yang berbicara berhadapan muka dengan Tuhan. Tidak ada lagi nabi yang akan melakukan mujizat di Mesir, di hadapan Firaun.

Faktanya: Setelah zaman Nabi Musa, Alkitab tidak pernah mencatat ada nabi yang berbicara dengan Tuhan secara “berhadapan muka.”

Itulah maksud ayat di atas. Semoga saudara dapat memahaminya.
~
Saodah
# Putra 2013-11-28 19:34
~
To: Choirussaib Nf,

Ulangan 34:10 "Seperti Musa yang dikenal TUHAN dengan berhadapan muka, tidak ada lagi nabi yang bangkit di antara orang Israel"

- Pengertian "muka ke muka" adalah suatu idiom Yahudi yang menunjukkan kedekatan hubungan antar dua pribadi yang berbeda. Ayat ini tidak berarti bahwa tidak ada nabi lagi dari bangsa Israel. Yang tidak ada hanyalah nabi yang mengenal Allah "muka ke muka."

Lagipula, bukankah Muslim mengakui bahwa Isa Al-Masih adalah nabi? Kalau Muslim mau konsisten dengan penafsiran salah bahwa ayat Ul 34:10 mengatakan bahwa dari Israel tidak ada nabi lagi, bukankah itu bertentangan dengan ajaran Islam bahwa Isa Al-Masih adalah seorang nabi yang lahir dari bangsa Israel?

- Sedangkan Isa adalah Mesias, karena dalam perjalanan hidup-Nya Isa tidak pernah melakukan komunikasi "muka ke muka" dengan Allah.

- Dan ayat inipun saling berhubungan dengan ayat dari kitab yang lain seperti yang sudah dijelaskan sdr Admin.
# Putra 2013-11-28 19:47
~
“Seorang nabi dari tengah-tengahmu , dari saudara-saudara mu, sama seperti aku (Musa) akan dibangkitkan bagimu oleh Tuhan Allahmu, dialah yang harus kamu dengarkan” (Ulangan 18:15)

Tafsiran pengikut Isa:
Karena Musa berasal dari suku Lewi dan pada saat itu Musa berbicara di hadapan umat Israel, maka yang dimaksud nabi seperti Musa adalah 11 suku Israel yang lain selain Lewi, dan Yesus berasal dari suku Yehuda. Yehuda sendiri adalah saudara Lewi.

Tafsiran Islam:
Karena Ismael adalah anak Abraham dan Israel (sebelumnya bernama Yakub) adalah keturunan Ishak, maka yang dimaksud nabi seperti Musa adalah keturunan Ismael yang berbangsa Arab dan Muhammad adalah keturunan Ismael.

Saya sendiripun tidak paham kenapa tafsiran Islam sangat jauh sekali kembali kepada Ismael dan Ishak? Bukankah di ayat tersebut tertulis "di tengah-tengah"?

Semoga dapat lebih membantu mencerahkan.
# sirohito 2013-12-17 13:28
~
Bukankah nubuat atau Mesiah yaitu:

1. Merupakan seorang nabi
2. Bersaudara dengan bangsa Israel secara biologis
3. Sama seperti Musa

Sementara Isa merupakan bangsa Israel itu sendiri bukan saudara bangsa Israel.
# Staff Isa dan Islam 2013-12-19 21:15
~
Saudara Sirohito,

Diatas kami sudah jelaskan dengan gamblang siapa yang dinubuatkan oleh Musa dalam Kitab Ulangan 18. Dan mengenai keberadaan Isa Al-Masih ditengah-tengah suku Israel sudah kami jelaskan pula. Silakan saudara baca lagi dengan seksama.

Mengenai Isa Al-Masih, Ia dinubuatkan dalam seluruh isi Alkitab. Dinyatakan sebagai yang terkemuka di dunia dan akhirat (Qs 3:45). Dan kehadiran-Nya pada hari akhir menghakimi seluruh umat manusia. Itu sebabnya Musa berkata “dengarkanlah Dia”.
~
Noni
# Adik 2013-12-31 01:28
~
Bolehkah sekiranya staf Isa dan Islam menjawab pertanyaan Putra yang ke2? Saya ingn mengetahui jawabannya.
# Staff Isa dan Islam 2013-12-31 10:04
~
Maaf Sdr. Adik,

Maksudnya pertanyaan yang mana ya? Kami kurang jelas yang saudara maksud. Apakah saudara dapat menuliskan pertanyaan yang saudara maksud?

Terimakasih!
~
Saodah
# Setya Riantama 2014-01-02 17:49
~
Saudara staf Isa dan Islam,

Apakah pernah Isa Al-Masih sendiri mengatakan bahwa Dia adalah Tuhan di dalam kitab anda, dan Ia memerintahkan anda untuk menyembahnya?

Sebetulnya kami hanya ingin tahu. Kami tak berniat untuk merubah apa yang sudah menjadi prinsip saudara, tapi sekedar ingin mengingatkan tentang keraguan kami mengenai siapa yang dimaksud dalam ayat 18 di atas.
# Staff Isa dan Islam 2014-01-06 11:23
~
Saudara Setya,

Kami dapat memaklumi pertanyaan saudara di atas. Karena tidak jarang umat Muslim mengajukan pertanyaan tersebut.

Bila memang Sdr. Setya benar-benar ingin mengetahui jawaban atas pertanyaan saudara di atas, silakan membaca jawaban kami pada artikel ini: http://tinyurl.com/cgrffm4.

Saran kami, baca artikel tersebut baik-baik. Juga jawaban-jawaban kami atas pertanyaan teman-teman Muslim lainnya di kolom komentar yang tersedia.

Semoga akhirnya saudara menemukan pencerahan!
~
Saodah
# Adik 2014-01-03 19:18
~
Kepada staf IDI,

Maksud saya, komen dari #putra, selepas komen saudara Sirohito. Saya tidak dapat untuk copy semua ayat dari komen saudara Putra kerana page ini hanya membenarkan saya unuk menulis sebanyak 800 huruf saja.

Harap difahami masalah saya. Terimakasih.
# Staff Isa dan Islam 2014-01-06 11:23
~
Saudara Adik,

Kami tidak melihat ada hal yang perlu kami jawab dari komentar Sdr. Putra. Jadi saran kami, silakan Sdr. Adik menulis secara singkat bagian mana dari komentar tersebut yang saudara inginkan untuk kami jawab.

Maaf bila jawaban ini tidak seperti yang saudara harapkan.
~
Saodah
# Al-Kafirun 2014-01-07 00:07
~
Selain itu ada pula kesamaan lain antara Isa dan Musa:

Ketika Musa lahir, terjadi penghambatan dan pembantaian anak-anak laki-laki yang baru lahir oleh Firaun karena takut tahtanya terancam.

Ketika Isa lahir, terjadi penghambatan dan pembantaian anak-anak laki-laki oleh Raja Herodes karena takut tahtanya terancam.
# Staff Isa dan Islam 2014-01-10 16:30
~
Sdr. Al-Kafirun,

Terimakasih untuk kesamaan yang saudara tulis di atas. Menurut kami fakta tersebut adalah satu satu bukti, bahwa sebenarnya Pribadi yang dinubuatkan dalam Kitab Ulangan 18:18 adalah Isa Al-Masih, bukan Muhammad.

Setujukah Sdr. Al-Kafirun dengan pendapat kami tersebut?
~
Saodah
# setya 2014-01-08 18:19
~
Anda sama sekali belum menjawab pertanyaan saya, bukankah dalam 10 perintah Allah di agama anda, pada perintah ketiga tertulis "Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku"

Jadi bagaimana anda bisa berpendapat bahwa Isa itu Allah? Bukankah Allah = Tuhan?
# Staff Isa dan Islam 2014-01-10 16:30
~
Saudara Setya,

Memang benar dalam Alkitab diperintahkan hanya menyembah Allah saja. Bukan allah lain. Dan kami pun mengimani hal itu.

Apakah menurut Sdr. Setya orang Kristen menyembah allah lain selain Tuhan yang maha esa?

Mengenai ke-Tuhan-an Isa Al-Masih, silakan saudara membaca artikel yang membahas hal tersebut pada link ini: http://tinyurl.com/8abrx5t.
~
Saodah
# Nar 2014-01-10 09:45
~
1. Berasal dari saudara saudara bangsa Israel, pertanyaannya itu saudaranya bangsa Israel , bukan atas bangsa Israel sendiri kan ?

2. Membawa wahyu Allah? Saya semakin bingung dengan paham Trinitas, Yesus Anak Allah namun Yesus itu adalah Allah yang menyamar jadi manusia, dan apa yang kamu sebut bertentangan? Sedangkan para rasul bersyahadat sejak lama.

3. Sebenarnya saya harus mengatakannya, mukjizat Muhammad jauh lebih banyak dari nabi Isa, Muhammad dapat menghidupkan orang mati, berbicara dengan alam, membelah bulan, menyembuhkan ingatan, dan bahkan awan selalu meneduhinya ketika ia berjalan.

4. Sebenarnya saya tidak harus menjelaskan hal ini, kurasa anda tahu bahwa hanya Muhammadlah yang pernah dipanggil menghadap langsung ke Alla di kediamannya.
# Staff Isa dan Islam 2014-01-13 20:51
~
Saudara Nar,

Izinkan kami merespon bagian ke-3. Dari pemahaman saudara pada bagian tiga kita dapat melihat adanya kekeliruan atau pemalsuan yang beredar dalam buku-buku Islam.

Al-Quran sendiri sebetulnya telah menolak kemungkinan Muhammad SAW melakukan mujizat. QS 28 : 48 “Maka tatkala datang kepada mereka kebenaran dari sisi Kami, mereka berkata: “Mengapakah tidak diberikan kepadanya (Muhammad) seperti yang telah diberikan kepada Musa dahulu?” dan QS 6 : 37 “Dan mereka (orang-orang musyrik Mekah) berkata: “Mengapa tidak diturunkan kepadanya (Muhammad) suatu mu’jizat dari Tuhannya?” Katakanlah: “Sesungguhnya Allah kuasa menurunkan suatu mu’jizat, tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui.”

Apakah tujuan mengkisahkan riwayat mujizat palsu itu untuk mengkatrol kenabian Sang nabi. Jadi sekarang silakan pilih percaya Al-Quran atau buku-buku Islam.
~
Noni
# setya 2014-01-11 15:57
~
Kalau tidak salah tadi anda menjawab "Tuhan Yang Maha Esa", terimakasih telah percaya bahwa Tuhan itu satu. Dengan menyebut Isa itu Tuhan, maka anda sudah berkeyakinan bahwa Tuhan anda itu dua. Anda akan mengamini ucapan saya jika saya mengatakan "Tuhan itu Maha Mengetahui", benar? Maka pertannyaan saya, pernahkah anda mendengar jika ada seseorang bertanya kepada Isa tentang kapan datangnya hari kiamat namun ia hanya menjawab "hanya Tuhan Yang Maha Mengetahuinya" ? Bagaimana pendapat anda ?
# Staff Isa dan Islam 2014-01-14 11:59
~
Saudara Setya,

Kami sering menerima pertanyaan serupa tentang apakah Isa Al-Masih mengetahui hari kiamat. Karena itulah kami sudah membahasnya pada artikel khusus. Silakan saudara buka di http://tinyurl.com/d8hdrs5 dan saudara dapat memberikan tanggapan ataupun bertanya pada kolom tersedia.
~
Noni
# Jarwo 2014-02-07 19:18
~
Untuk All Muslim,

Saya hanya menambah jawaban dari admin sesuai dengan tema di atas. Sebelum ayat 18 dalam kitab ulangan, hendaknya kita baca dulu supaya tidak lepas konteks (Ulangan 17:15).

Kita baca Musa pada satu ketika berkata kepada kaum Israel, "Dari tengah-tengah saudara-saudara mu haruslah engkau mengangkat seorang raja atasmu; salah seorang asing yang bukan saudaramu tidaklah boleh kau angkat atasmu."

Di situ juga dikatakan umat Israel tidak boleh mengangkat raja asing tetapi harus berasal dari kalangan Yahudi sendiri. Dan jelas Muhammad bukan saudara umat Yahudi karena sejarah membuktikan Muhammad bukan keturunan Ismael tapi keturunan dari Keturah yang berasal dari suku Edom.
# Akula 2014-02-23 19:50
~
Kalau benar nubuat itu untuk Yesus, alhamdulillah. Karena secara tidak langsung admin web ini mengakui kalau Yesus cuma seorang nabi.

Perhatikan ayatnya:

“Seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka, seperti engkau ini (Musa); Aku akan menaruh FirmanKu dalam mulutnya, dan ia akan mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkan kepadanya”


Jelas-jelas di sini ayat itu berkata seorang nabi.
# Staff Isa dan Islam 2014-02-25 13:18
~
Saudara Akula,

Isa Al-Masih adalah Pribadi yang unik dan sangat istimewa. Oleh karena itu, Ia memiliki banyak gelar yaitu Mesias, Anak Manusia, Guru, nabi, Tuhan, dan lain-lain. Tidak ada Pribadi yang dapat menyamai Isa Al-Masih.

Karena itu, nubuat Musa ini ditujukan kepada Isa Al-Masih. Sebab seorang nabi adalah pribadi yang menyampaikan firman Allah kepada bangsa Israel. Dan Isa Al-Masih bukan saja menyampaikan firman Allah, tetapi Dia sendiri adalah firman itu.
~
Salma
# Hamba Allah 2014-02-24 21:51
~
Ulangan 18:18, kata "saudara mereka" bangsa Arab dan Israel adalah bersaudara dari bapak Ibrahim.

Jadi, jika dikatakan yang dimaksud 'saudara mereka' adalah Israel maka jelas nabi itu adalah Isa. Tetapi kalau kita membaca ayat ulangan 34:10, jelas ia mengatakan tidak ada nabi akan dibangkitkan di antara orang Israel. Kalau ayat ini benar, maka Yesus bukan nabi yang dimaksudkan melainkan Muhammad.

Terimakasih.
# Staff Isa dan Islam 2014-02-25 13:25
~
Saudara Hamba Allah,

Kami memaklumi tulisan saudara di atas. Sebab saudara tidak membaca secara lengkap kitab Taurat, Ulangan 34:10. Berikut kutipannya.

"Seperti Musa yang dikenal TUHAN dengan berhadapan muka, tidak ada lagi nabi yang bangkit di antara orang Israel, dalam hal segala tanda dan mujizat, yang dilakukannya atas perintah TUHAN..."

Pertanyaannya adalah apakah Muhammad berbicara dengan Tuhan berhadapan muka? Apakah Muhammad mempunyai mujizat yang dicatat Al-Quran?
~
Salma
# boy 2014-02-25 02:16
~
'...yang akan di ucapkan nabi itu demi nama-Ku'. Semua Firman Tuhan yang diturunkan kepada nabi Muhammad diucapkan dengan kalimat Bismillahirochm anir rochim yang berarti: dengan nama Allah yang Maha Pengasih dan Penyayang. Nabi Muhammad menerima perintah langsung dari Allah sholat lima waktu saat peristiwa Isra Mi'raj. Jadi ketemu langsung.
# Staff Isa dan Islam 2014-02-25 13:33
~
Saudara Boy,

Kami memaklumi tulisan Boy. Tetapi kalau boleh tahu, siapakah saksi yang melihat Muhammad bertemu langsung dengan Muhammad? Apakah orang-orang Quraish menyaksikan sendirii Allah berbicara dengan Muhammad?

Sangat berbeda dengan Isa Al-Masih. Bapa berbicara langsung dengan Isa Al-Masih saat Bapa berkata, "Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan" (Injil, Rasul Besar Matius 3:17).

Peristiwa ini disaksikan Nabi Yahya dan orang-orang Israel. Jika demikian, siapakah saksi Muhammad bertemu langsung dengan Tuhan?
~
Salma
# Hamba Allah 2014-02-25 14:37
~
Allah yang menyaksikan dan menjelaskan dalam firman-Nya. Qs 17:1 menjelaskan tentang perjalanan Nabi Muhammad dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha. Dan Qs 53:13-18 menjelaskan bahwa Nabi Muhammad telah melihat Jibril itu (dalam rupanya yang asli) pada di Sidratul Muntaha. Di dekat (Sidratul Muntaha) ada sorga tempat tinggal. Selain dari pada itu juga, ada hadits yang mendukung kebenaran Isra' dan Mi'raj.

Terimakasih.
# Staff Isa dan Islam 2014-02-27 07:24
~
Saudara Hamba Allah,

Kami menghargai keyakinan saudara. Dan setiap orang dapat membuat klaim serupa atas peristiwa-peris tiwa supranatural. Tetapi dalam hal ini, diperlukan saksi dari manusia.

Pertanyaannya, adakah orang-orang yang melihat perjalanan Muhammad dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha? Siapakah nama-nama orang itu dan tertulis dalam sura dan ayat berapa dalam Al-Quran?

Sangat berbeda dengan Musa yang disaksikan bangsa Israel dan Isa Al-Masih yang disaksikan Nabi Yahya dan orang-orang Yahudi.

Bagaimana dengan Muhammad?
~
Salma
# Michael M. Adi 2014-02-25 23:49
~
Shalom Admin,

Tentu boleh membagikan kesaksian-kesak sian saudara/i yang telah menerima Tuhan Yesus sama seperti saya, bukan? Saya juga ingin memberikan kesaksian mengenai perjalanan saya menerima Tuhan Yesus Kristus. Terima kasih
# Staff Isa dan Islam 2014-02-27 07:32
~
Saudara Michael M. Adi,

Kami senang saudara mau berbagi kesaksian tentang perjalanan hidup saudara menerima Isa Al-Masih. Silakan saudara masuk dalam kolom kesaksian atau mengirimkan kesaksian melalui email: .

Dengan senang hati kami menerimanya.
~
Salma
# Akula 2014-02-26 21:23
~
Staff Isa dan Islam menulis,

"Isa Al-Masih adalah Pribadi yang unik dan sangat istimewa. Oleh karena itu, Ia memiliki banyak gelar yaitu Mesias, Anak Manusia, Guru, nabi, Tuhan, dan lain-lain. Tidak ada Pribadi yang dapat menyamai Isa Al-Masih."

Dengan kata lain, admin ingin mengatakan kalau Yesus adalah penjelmaan Tuhan? Yang harus diperjelas di sini adalah apakah ketika Tuhan turun ke bumi menjadi Yesus, Tuhan murni menjadi seorang manusia atau manusia setengah Tuhan?
# Staff Isa dan Islam 2014-02-27 07:44
~
Saudara Akula,

Terimakasih untuk pertanyaan saudara. Silakan saudara mengunjungi link ini http://tinyurl.com/d2k6hcw dan http://tinyurl.com/8abrx5t untuk pembahasan lebih lanjut.
~
Salma
# Hamba Allah 2014-02-27 08:58
~
Tidak ada manusia yang menyaksikan hal tersebut, tapi itu nyata tertulis dalam Al-Quran yang merupakan firman-Nya. Jadi Allah dan Jibril sendiri yang jadi saksinya. Dalam dunia ini ada satu perkara, yang pikiran manusia tidak mampu memikirkannya karena keterbatasan kemampuan berfikir. Itu adalah perkara ghoib. Kita sebagai hamba harusnya yakin dan percaya untuk meningkatkan keimanan kita.

Terimakasih.
# Staff Isa dan Islam 2014-05-02 19:40
~
Salam Sdr. Hamba Allah,

Kami sepakat dengan apa yang saudara paparkan, bahwa kemampuan pemikiran manusia tentu tidak dapat menjangkau apa yang Allah pikirkan. Ketika Allah merelakan meninggalkan segala kemegahan-Nya dan mengambil rupa dalam bentuk tubuh manusia, itu pun sulit untuk diterima manusia, bukan?

Malaikat sendiri yang memberitahukan hal tersebut kepada para gembala tentang Juruselamat yang akan datang. Sangat jelas, itu sudah disaksikan oleh beberapa orang melalui pemberitahuan seorang malaikat. Bukankah ini hal yang begitu hebat?

Mungkinkah Allah berfirman tanpa ada satu saksipun orang lain?
~
Salma
# Akula 2014-02-27 17:39
~
Dari link yang admin berikan (http://tinyurl.com/8abrx5t) saya mau koreksi sedikit. Anda tidak bisa mengambil referensi Al-Quran sepotong-sepoto ng untuk justifikasi kalau Yesus adalah Tuhan. Karena Al-Quran kitab yang paling jelas dalam hal membedakan seorang nabi dan Tuhan. Tidak seperti Alkitab yang mengambang.

Dan dari link tersebut admin menyimpulkan kalau Yesus adalah Tuhan, walaupun admin sendiri masih ragu mengatakannya. Jadi kita sepakat Yesus adalah "Roh" Tuhan yang turun ke bumi?
# Staff Isa dan Islam 2014-05-02 23:45
~
Salam Sdr. Akula,

Kami menyampaikan terimakasih untuk pemaparan saudara. Bukankah dalam Qs 3:45 sendiri yang mengatakan bahwa Isa Al-Masih adalah Kalimat Allah. Kalimat Allah adalah Allah yang menjadi manusia sempurna, sebab Isa Al-Masih adalah Roh Allah itu sendiri, bukan?

Atau dapatkah saudara memberikan contoh apa yang saudara maksudkan bahwa Alkitab mengambang alam memberikan keterangan soal nabi dan Tuhan. Dan apakah ragu yang saudara maksudkan?
~
Salma
# imam setiono 2014-04-03 03:10
~
Kalau memang Yesus itu Firman Allah, mengapa isi Alkitab hanya segitu saja. Harusnya semua ucapan Yesus dibukukan.
# Staff Isa dan Islam 2014-05-02 23:54
~
Salam Sdr. Imam Setiono,

Kami senang dengan pertanyaan saudara. Tetapi bisakah saudara dapat memberikan komentar saudara di artikel yang sesuai dengan topik di http://tinyurl.com/6ve4ngk.
~
Salma
# Alhamdulillah 2014-04-07 18:18
~
Bismillah,

Sebelumnya anda mengatakan. "Sedangkan Roh Kebenaran yang dijanjikan Isa Al-Masih pada Injil Rasul Besar Yohanes 16:13, menunjuk pada Roh Kudus, bukan Muhammad. Sebab Muhammad bukanlah “Roh” seperti yang disampaikan pada ayat di atas."

Berdasarkan dalam Al-Quran surah Al Sajdah ayat 9 (32:9), "Kemudian Dia menyempurnakan dan meniupkan ke dalamnya roh (ciptaan)-Nya dan Dia menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati; (tetapi) kamu sedikit sekali bersyukur." Manusia diciptakan disempurnakan dengan roh-Nya.
# Staff Isa dan Islam 2014-05-16 15:34
~
Saudara Alhamdulillah,

Jelas nabi saudara tidak memenuhi yang tertulis dalam Injil, Rasul Besar Yohanes 16:13 karena nabi saudara bukan Roh. Dan kutipan ayat Al-Quran tidak membuktikan bahwa nabi saudara telah dinubuatkan dalam Injil, Rasul Besar Yohanes tersebut. Barangkali saudara harus lebih berusaha keras untuk membuktikan hal itu. Bagaimana saudara?
~
Solihin
# priyo 2014-04-15 12:44
~
Tuhan Allah akan membangkitkan bagimu seorang nabi dari antara saudara-saudara mu, sama seperti aku. Coba anda artikan maksudnya. Seorang nabi bukan Tuhan. Sudah jelaskan artinya? Berarti Tuhanmu bukan Yesus tapi Allah.
# Staff Isa dan Islam 2014-05-16 15:50
~
Saudara Priyo,

Isa Al-Masih memiliki banyak gelar. Dia disebut Hamba, Anak Manusia, nabi, dan sebagainya. Dan bila kita merujuk pada teks yang terdapat pada Ulangan 18, maka kita menemukan bahwa itu merujuk pada Isa Al-Masih. Silakan saudara membaca artikel di atas dengan teliti agar mengerti dengan benar.
~
Solihin
# zakir naik 2014-04-20 21:16
~
Qs An-Nissa 171, "Wahai Ahli Kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu, dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar. Sesungguhnya Al Masih, Isa putera Maryam itu, adalah utusan Allah dan (yang diciptakan dengan) kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) roh dari-Nya. Maka berimanlah kamu kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dan janganlah kamu mengatakan: "(Tuhan itu) tiga", berhentilah (dari ucapan itu). (Itu) lebih baik bagimu. Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa, Maha Suci Allah dari mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya. Cukuplah Allah menjadi Pemelihara."
# Staff Isa dan Islam 2014-05-16 15:53
~
Saudara Zakir Naik,

Kami yakin saudara memiliki tujuan dengan mengutip ayat di atas. Tetapi alangkah lebih baik bila saudara mengunjungi link ini http://tinyurl.com/4fkuzqj untuk berdiskusi dengan topik yang tepat. Tentu saudara setuju, bukan?
~
Solihin
# Hamba_Allah 2014-04-24 17:05
~
Inilah yang lucu dari umat Kristiani. Mereka mengakui bahwa Isa Al-Masih yang sering mereka sebut Yesus adalah Tuhan mereka. Tapi mereka juga mengakui bahwa Yesus adalah seorang nabi yang dinubuatkan kitab Ulangan 18. Perlu digarisbawahi kata 'seorang', Allah bukanlah seorang, dan seorang bukanlah Allah. Jika saudara menganggap nubuat itu untuk Nabi Isa, maka setidaknya saudara harus meyakini lebih dulu bahwa Isa adalah nabi bukan Tuhan.

Terimakasih.
# Staff Isa dan Islam 2014-05-16 15:55
~
Saudara Hamba_Allah,

Komentar atau tulisan saudara hampir sama dengan saudara Priyo. Silakan membaca tanggapan kami di atas. Kiranya hal itu akan membantu saudara.
~
Solihin
# berpikir sehat 2014-04-27 09:00
~
Hamba-ku,

Bukankah anda yang teriak-teriak Tuhan tak bisa disalib? Kalau ikuti kemauan anda bukankah Isa menggenapi Ul. 18? Lalu sekarang anda teriak-teriak Ul. 18, bukanlah Isa karena Isa itu Tuhan! Masak bertingkah seperti kanak-kanak? Sudah beribu kali disebut Kristen percaya Yesus inkarnasi Tuhan dan manusia, kalau sisi manusia-Nya tidak ada, lalu kok bisa disalib?
# ina 2014-05-10 21:07
~
Untuk Staf Isa,

Apa dasar kamu menolak kedatangan nabi Muhammad? Apa karena tidak ada nama nabi Muhammad di situ/Ahmad?Pada hal di Injil kamu juga ada nubuat tentang nabi dengan ciri dari tanah Arab yang tidak bisa membaca. Di Ulangan juga cuma ada ciri-ciri saja, bukan?
# Staff Isa dan Islam 2014-05-16 16:04
~
Saudara Ina,

Kami berusaha untuk berpikir obyektif. Bila kenyataan dari nubuat yang terdapat dalam Taurat, Kitab Ulangan 18 bukan untuk nabi saudara, mengapa kami harus memaksakan untuk nabi saudara? Bila kami memaksakan hal itu, tentu kami menjadi tidak obyektif, bukan? Sesungguhnya artikel di atas telah menjelaskan dengan baik, siapakah yang dimaksud dalam ayat itu. Alangkah lebih baik bila saudara membaca dengan teliti dan mempelajari ulang. Kami akan sangat berterimakasih bila saudara menemukan sesuatu yang baru dan membagikannya kepada kami. Bagaimana menurut saudara?
~
Solihin
# kurnia1 2014-05-15 00:25
~
Saudara-saudara,

Saya sudah pernah mengkritik situs ini tapi saya menghargainya karena jawaban dari admin/pengelola situs ini sangat sopan dan memakai logika yang runut. Maka seharusnya saudara-saudara yang memberi komentar di sini juga punya logika yang baik dan bukan menuliskan komentar-koment ar penuh emosi dan tidak nyambung.

Contohnya komentar sdr. Ina. Komentar di atas, tidak sistematis, tidak nyambung logikanya dan tidak jelas arah bicaranya mau kemana. Menurut saya situs ini bagus untuk belajar menuliskan pendapat dengan pemikiran logis tanpa perkataan emosi. Mari beradu argementasi secara sehat.
# upin 2014-05-16 05:23
~
Setuju sekali sama saudara Kurnia1.
# Umat Muhammad 2014-05-17 22:30
~
Pernyataan saudara Solihin dalam menjawab pertanyaan dari saudara Priyo dan Hamba Allah. "Isa Al-Masih memiliki banyak gelar. Dia disebut Hamba, Anak Manusia, nabi, dan sebagainya".

Lantas mengapa anda menjadikan Yesus Tuhan, padahal dari banyak gelar yang diberikan kepada Isa tidak ada satu pun kalimat dalam Alkitab yang memberi gelar Isa Al-Masih sebagai Tuhan?
# Staff Isa dan Islam 2014-06-11 20:55
~
Salam Sdr. Umat Muhammad,

Kami menyampaikan terimakasih untuk pemaparan saudara.

Isa Al-Masih benar memiliki gelar, Nabi, Hamba Allah, Anak Manusia bahkan dalam Qs 3:45 pun Dia dikatakan Kalimat Allah yang berarti Allah sendiri telah mengambil rupa menjadi manusia sempurna, bukan? Bukankah Al-Quran telah menyatakan ketuhanan Isa Al-Masih?
~
Salma
# berpikir sehat 2014-05-19 11:33
~
Semua Muslim,

Harap perhatikan Judul Pembahasan: "Siapakah yang dinubuatkan dalam kitab Ulangan 18"?

Nubuat Taurat Ulangan 18 sudah jelas tertuju pada Yesus. Adapun alasan-alasannya:
:
1. Taurat itu Kitab Yahudi dan tentu isinya berkenaan dengan nabi Yahudi. Islam sendiri mengakui Yesus spesial datang untuk orang Yahudi, lalu Kristen mengakui Yesus datang untuk me-Yahudikan non Yahudi, agar jadi Yahudi rohani.

2. Mujizat-mujizat Isa dan Musa memiliki paling banyak kesamaan dibanding nabi manapun. Bukankah Isa juga dianggap nabi oleh umat Islam? Lalu mengapa umat Islam sangat diskriminatif dan tidak adil sehingga menolak nubuat Isa a.s dalam Ulangan 18? Bukankah berarti umat Islam menentang Firman Allah?
# priyo 2014-05-23 08:06
~
Dia disebut Hamba, Anak Manusia, Nabi, dan sebagainya. Lalu kakeknya siapa, katanya Tuhan? Kalimat penjelasan admin selalu dibolak-balik seperti kebingungan sendiri.
# Staff Isa dan Islam 2014-06-11 21:34
~
Salam Sdr. Priyo,

Barangkali saudara sendiri bingung perihal tidak ada nubuat bagi nabi saudara dalam Alkitab, sehingga sulit untuk diterima.

Sebab nabi Allah tentu memiliki nubuatan bahkan mandat dari Allah kepada umat-Nya. Nabi Allah selalu mengindahkan firman-Nya kepada nabi-nabi sebelumnya, bukan malah mengurangi bahkan membuat firman Allah menjadi kabur inti pesannya, bukan?
~
Salma
# Lesmana 2014-06-06 21:02
~
Sekarang anda percaya tidak kalau Muhammad saw itu nabi?
# Staff Isa dan Islam 2014-06-11 21:39
~
Salam Sdr. Lesmana,

Menurut pemahaman barangkali peneliatian yang saudara pelajari dari sejarah, data dan fakta mengenai Muhammad. Adakah Allah secara langsung memberikan pesan kepadanya? Mujizat apakah yang sudah dilakukan oleh Muhammad?

Mengapa jika Allah melarang melakukan kekerasan, melarang perceraian, membenci poligami tetapi ajaran Muhammad melakukan hal tersebut. Menurut saudara apakah nabi Allah akan menentang perkataan/ firman Allah?
~
Salma
# Abdullah Islam 2014-06-22 09:59
~
Asalamualaikum,

Alkitab bahasa Indonesia kadang-kadang ada grey area yang artinya agak terbelokkan. Cari artinya di bahasa Inggris/Hebrew untuk jelasnya. Musa, "The Lord thy God will raise up unto thee a Prophet from the midst of thee, of thy brethren, like unto me". "of thy brethren". Kita semua tahu kalau Nabi Ishak adalah dari Yahudi sementara Nabi Ismail adalah dari Arab.

1. Garis besarnya Arab adalah brethren of Jews dari ancestors line.
2. Musa berkata: Seperti Aku (like unto me).
# Staff Isa dan Islam 2014-06-24 16:25
~
Saudara Abdullah,

Petrus, salah seorang murid Isa Al-Masih berkata, "Bukankah telah dikatakan Musa: Tuhan Allah akan membangkitkan bagimu seorang nabi dari antara saudara-saudara mu, sama seperti aku: Dengarkanlah dia dalam segala sesuatu yang akan dikatakannya kepadamu" (Injil, Kisah Para Rasul 3:22). Artinya nubuat itu telah digenapi dalam Isa Al-Masih dan hal ini dijelaskan Petrus.

Bila nubuat itu telah digenapi dalam Isa Al-Masih, mungkinkah nabi saudara penggenapannya juga? Bagaimana saudara?
~
Solihin
# Staff Isa dan Islam 2014-06-29 14:54
~
Saudara Abdullah Islam, 

Terimakasih saudara telah memberikan komentar pada artikel ini. Kami perlu mengingatkan saudara pedoman dalam memasukkan komentar. 

Pedoman wajib untuk memasukkan komentar:
1. Tidak boleh memakai lebih dari satu kolom komentar.
2. Pertanyaan/masu  kan harus berhubungan dengan uraian diatas. 
3. Sebaiknya satu atau dua pertanyaan dalam satu kolom komentar.
4. Hanya menggunakan bahasa Indonesia yang umum dan dimengerti semua orang.
5. Tidak memakai singkatan-singk  atan, misalnya yg, dlm, sdh, tdk, dlsbgnya.
6. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
7. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.

Dan karena komentar saudara menggunakan bahasa Inggris, maaf kami terpaksa menghapusnya. Mari kita menggunakan bahasa yang dapat dimengerti semua orang. Terimakasih.
~
Solihin
# syahril 2014-08-26 15:48
~
Ass Saudara Staf,

Coba kita teliti lagi kata per katanya 18:15.
1. Seorang nabi dari tengah-tengahmu (yang berarti di tengah-tengah umat manusia karena ajarannya harus bersifat universal karena dia akan menjadi penentu nasib dunia).

2. Di antara saudara-saudara mu (berarti seluruh umat manusia dari keturunan Nuh karena mereka yang masih ada semenjak terjadinya banjr besar. Dan Ibrahim adalah keturunan bani Nuh dan Ismail dan Ishak adalah keturun bani Ibrahim).

3. Sama seperti aku (memang tidak sama tapi memiliki kesamaan yang banyak dari Musa. Apakah kesamaan itu lebih melekat kepada Muhammad atau Isa. Berikut kesamaan Muhammad dan Musa: Sama-sama membuat aturan baru dalam sejarah umat Allah. Sedangkan Isa hanya melanjutkan perjuangan Musa. Sama-sama mengahcurkan kebatilan raja di tempatnya. Musa dengan Firaun dan Muhammad dengan Abu Sofyan yang akhirnya bertobat. Kalau Isa?
# Staff Isa dan Islam 2014-09-01 11:35
~
Saudara Syahril,

Kami menghargai usaha saudara dalam menafsirkan ayat tersebut. Sekalipun kami tahu penafsiran itu sangat dipaksakan. Silakan saudara membaca artikel di atas dengan teliti sehingga saudara memiliki pemahaman yang benar. Hal yang patut direnungkan adalah Musa memiliki mujizat dan berbicara secara langsung menerima berita dari Allah. Bagaimana dengan nabi saudara? Apakah demikian juga?
~
Solihin
# oraetlabora 2014-08-27 15:24
~
Allah berfirman, "Seorang nabi akan Ku bangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka." Siapakah yang Allah maksudkan apabila Dia berfirman "mereka"? Kita mendapat jawabannya apabila kita meninjau kepada dua ayat di permulaan pasal ini. "Imam-imam orang Lewi, seluruh suku Lewi, janganlah mendapat bagian milik pusaka bersama-sama orang Israel….Janganl ah ia mempunyai milik pusaka di tengah-tengah saudara-saudara nya" (Ulangan 18:1-2).

Oleh itu, tafsiran Ulangan 18:18 yang betul adalah: "Seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka (yaitu suku kaum Lewi) dari antara saudara mereka (yaitu suku-suku Israel yang lain)." Memang, Perjanjian Lama penuh dengan sebutan "saudara mereka" yang bermaksud suku-suku Israel yang lain.
# Staff Isa dan Islam 2014-09-01 11:38
~
Saudara Oraetlabora,

Terimakasih untuk penjelasan saudara. Sangat baik dan pasti bermanfaat bagi pengunjung situs ini.
~
Solihin
# kasih 2014-10-26 10:46
~
Artikel ini sangat menegaskan dan meyakinkan bahwa Isa Al-Masih adalah utusan Tuhan (bukan Tuhan). Seperti misalnya utusan raja (berarti bukan raja) atau utusan presiden (berarti bukan presiden). Ini seperti keyakinan Muslim bahwa Isa Al-Masih adalah seorang nabi, seorang rasul, yang menyampaikan kabar kepada umatnya, seperti Musa, Ibrahim, Nuh, dan Muhammad.
# Staff Isa dan Islam 2014-10-28 06:35
~
Saudara Kasih,

Artikel di atas menjelaskan ramalan tentang Isa Al-Masih. Jelas, kedatangan-Nya ke dunia menjadi manusia. Tetapi yang patut diperhatikan adalah tujuan kedatangan-Nya tidak sama dengan nabi-nabi lainnya. Tujuan-Nya ke dunia yaitu untuk menyelamatkan manusia dari dosa (Injil, Rasul Besar Matius 20:28).

Itulah sebabnya, Isa Al-Masih bersabda, "Tetapi berbahagialah matamu karena melihat dan telingamu karena mendengar. Sebab Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya banyak nabi dan orang benar ingin melihat apa yang kamu lihat, tetapi tidak melihatnya, dan ingin mendengar apa yang kamu dengar, tetapi tidak mendengarnya" (Injil, Rasul Besar Matius 13:16-17).

Ini menegaskan Isa Al-Masih lebih dari sekedar nabi. Sekalipun Ia memiliki banyak gelar, salah satunya adalah nabi.
~
Solihin
# Rizwan khan 2014-10-27 23:09
~
Maaf, menurut saya artikel ini tidak ada manfaatnya. Karena kami orang-orang Muslim tidak percaya dengan penjelasan saudara staf Isa dan Islam. Saudara mengambil rujukan dari Injil, sedangkan Injil sekarang sudah diubah-ubah isinya. Al-Quran kitab suci kami sebagai buktinya (walaupun saudara tidak percaya, wajar itu kitab suci kami) terlalu rumit untuk dipahami oleh orang-orang yang sesat.
Wassalam.
# Staff Isa dan Islam 2014-10-28 06:39
~
Saudara Rizwan,

Kami menghargai pendapat saudara. Walaupun kami menduga bahwa pendapat saudara muncul dari ketidaktahuan saudara. Karena kami yakin saudara belum pernah membaca Injil secara menyeluruh atau pun membaca Al-Quran secara menyeluruh.

Tetapi jelas, kitab Taurat telah menubuatkan kedatangan Isa Al-Masih ke dunia. Untuk hal itu kita patut bersyukur. Terlepas dari saudara percaya atau tidak. Karena Ia datang ke dunia untuk menyelamatkan semua manusia, termasuk saudara.
~
Solihin
# sang pencerah 2014-11-12 16:51
~
Untuk Saudara Staff,

Kalau anda sangat meyakini kitab Ulangan 18:18 dinubuatkan untuk Isa maka selesailah sudah semua persoalan bahwa Isa adalah nabi bukan Tuhan. Bagaimana saudara staff?
# Staff Isa dan Islam 2014-11-19 06:31
~
Saudara Sang Pencerah,

Alkitab telah menubuatkan Isa Al-Masih sejak zaman Nabi Adam (Taurat, Kejadian 3:15). Taurat, Ulangan 18:18 penegasan datangnya Isa Al-Masih seperti Musa. Namun, tidak berhenti di situ saja sebab Nabi Yesaya menubuatkan seorang anak disebut Allah yang perkasa, Bapa yang kekal, Raja Damai (Kitab Nabi, Yesaya 9:5). Itu merujuk kepada Isa Al-Masih.

Dengan demikian, Isa Al-Masih adalah kegenapan semua nubuat. Ini berarti Allah datang ke dunia menjadi manusia. Ia memiliki banyak gelar. Selain Tuhan, Isa Al-Masih disebut nabi. Isa Al-Masih menerima semua gelar yang diberikan kepada-Nya.
~
Solihin
# sang pencerah 2014-11-19 16:36
~
Staff Isa dan Islam,

Dengan demikian, Isa Al-Masih adalah kegenapan semua nubuat. Ini berarti Allah datang ke dunia menjadi manusia. Ia memiliki banyak gelar. Selain Tuhan, Isa Al-Masih disebut nabi. Isa Al-Masih menerima semua gelar yang diberikan kepada-Nya.

Saudara Staff,

Mana ada Tuhan menjadi manusia. Lucu sekali yang saudara katakan, dan siapa yang memberinya gelar? Adakah Tuhan memberi gelar kepada Tuhan? Kalau begini pemikiran saudara ada Tuhan tandingan. Dan pada kitab Ulangan bukan untuk Nabi Isa karena namanya tidak disebut.
# Staff Isa dan Islam 2014-11-25 15:39
~
Saudara Sang Pencerah,

Isa Al-Masih telah menggenapi semua nubuat yang tercantum dalam kitab Taurat. Isa Al-Masih pernah bersabda mengenai hal ini. "Ia berkata kepada mereka: 'Inilah perkataan-Ku, yang telah Kukatakan kepadamu ketika Aku masih bersama-sama dengan kamu, yakni bahwa harus digenapi semua yang ada tertulis tentang Aku dalam kitab Taurat Musa dan kitab nabi-nabi dan kitab Mazmur'" (Injil, Rasul Lukas 24:44).

Ini menjelaskan bahwa nubuat dalam Taurat, Kitab Ulangan 18 tidak memenuhi untuk nabi saudara. Silakan saudara mengunjungi link ini http://tinyurl.com/8abrx5t untuk mengetahui Ketuhanan Isa Al-Masih.
~
Solihin
# xucinxgaronx 2014-11-20 20:17
~
Kesimpulan: Menurut Kristen Yesus adalah Allah sendiri yang turun ke bumi membawa misi penyelamatan manusia, tetapi nampaknya misinya gagal total, sesudah capek-capek disalib ternyata dia masih terus mengutus nabi lagi ke Israel.
# Staff Isa dan Islam 2014-11-25 15:47
~
Saudara Xucinxgaronx,

Kami ingin bertanya kepada saudara. Apa hubungan komentar saudara dengan artikel di atas? Allah tidak pernah mengutus nabi lagi setelah Isa Al-Masih. Sebab semua rencana Allah untuk menyelamatkan manusia dari dosa sudah terpenuhi dalam Isa Al-Masih (Injil, Rasul Besar Yohanes 3:16). Lebih lanjut tentang hal ini, kami mempersilakan saudara mengunjungi link ini http://tinyurl.com/6wf9w8k
~
Solihin
# Sam Wibisono 2014-11-24 16:47
~
Dapatkah anda membuat suatu tanggapan kepada video kajian Kristenisasi yang terselubung di car free day? Mereka memanggil ustad.
# Staff Isa dan Islam 2014-11-25 15:52
~
Saudara Sam,

Kami tidak dapat menanggapi hal itu. Sebab komentar saudara tidak berhubungan dengan topik di atas. Maaf untuk hal ini.
~
Solihin
# sang pencerah 2014-11-25 16:18
~
Jika anda memaknai kitab Ulangan 18:18 sudah jelas merujuk kepada Nabi Muhammad. Nabi Isa juga tidak disebut namanya dalam kitab tersebut. Seperti engkau (Musa) Nabi Isa tidak seperti nabi musa, tetapi Nabi Muhammad sama dengan Nabi Musa. Pelajarilah kedua riwayat nabi tersebut di atas mana yang lebih cocok dengan Nabi Musa.
# Staff Isa dan Islam 2014-12-02 05:25
~
Saudara Sang Pencerah,

Saudara mengklaim bahwa Taurat, kitab Ulangan 18:18 untuk nabi saudara adalah sah-sah saja. Namun, itu perlu dibuktikan, bukan sekedar klaim. Artikel di atas telah menjelaskan dengan baik bahwa nubuat itu merujuk pada Isa Al-Masih, bukan untuk nabi saudara.

Ulangan 34:10, “Musa yang dikenal Tuhan dengan berhadapan muka.” Lagi dalam Bilangan 12:8, “Berhadapan muka Aku berbicara dengan dia (Musa).“ Al-Quran menegaskan ini, “Dan Allah telah berbicara kepada Musa dengan langsung" (Sura4:164). Sedangkan Muhammad, bukankah ia mendengar pesan Tuhan melalui malaikat Jibrail, berarti tidak langsung dari Allah?

Sesungguhnya penggenapan Firman Allah kepada Musa ini sudah ada. Ditulis dalam Kisah Para Rasul 3:18-24, "Bukankah telah dikatakan Musa; Tuhan Allah akan membangkitkan bagimu seorang nabi dari antara saudara-saudara mu, sama seperti aku: Dengarkanlah dia dalam segala sesuatu…"
~
Solihin
# Wew 2014-11-27 00:54
~
Intinya Tuhan bisa apa saja karena Dia maha segalanya. Kalau kalian menyangkal dengan logika manusia anda dan akal manusia kalian tidak akan sampai. Sepertinya pembahasan dari umat Muslim hanya pandai-pandaian logika saja. Kalian menyangkal Isa/Yesus adalah Tuhan berarti sama saja kalian meragukan kemahabisaan Tuhan sang pencipta. Menyedihkan.
# Staff Isa dan Islam 2014-12-02 05:34
~
Saudara Wew,

Kami berterimakasih kepada saudara untuk tanggapan yang telah diberikan. Kami memiliki artikel yang berhubungan dengan Ketuhanan Isa Al-Masih. Silakan saudara mengunjungi link ini http://tinyurl.com/8abrx5t
~
Solihin
# sang pencerah 2014-11-28 17:49
~
Untuk Saudara Wew,

Tuhan memang maha segalanya, tapi kita umat manusia tidak boleh menyerupakan Tuhan dengan sesuatu seperti manusia, patung, lukisan dll. Karena Tuhan tidak dapat dilihat. Malaikat saja kita tidak dapat melihatnya apalagi Tuhan. Jadi, kalau ada orang yang membuat patung atau lukisan dan menuhankannya apa bedanya orang itu dengan penyembah berhala. Lebih sangat menyedihkan.
# Staff Isa dan Islam 2014-12-02 05:37
~
Saudara Sang Pencerah,

Kami berterimakasih untuk tanggapan yang diberikan. Diskusi ini menyenangkan bila kita melakukannya di link ini tinyurl.com/8ab rx5t Karena topik di atas tidak membahas tentang Ketuhanan Isa Al-Masih. Kiranya saudara dapat melanjutkan diskusi mengenai hal ini di link tersebut.
~
Solihin
# old 2014-11-30 19:03
~
To: Sang Pencerah,

Siapa yang menyerupakan Tuhan? Kami umat Kristen menyembah-Nya karena Dia memang adalah Tuhan sejak dulu kala. Gbu.
# Staff Isa dan Islam 2014-12-02 05:40
~
Saudara Old,

Kami setuju dengan saudara bahwa Isa Al-Masih adalah Tuhan sejak dulu kala. Karena Dia adalah Allah yang menjadi manusia (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:1, 14). Fakta itu tidak dapat diabaikan begitu saja. Namun, sangat menyenangkan bila diskusi ini dilanjutkan di link ini tinyurl.com/8ab rx5t Saudara dapat leluasa berdiskusi di sana dengan topik tersebut.
~
Solihin
# sang pencerah 2014-12-08 18:34
~
Untuk Staff IDI Solihin,

Link yang anda tujukan untuk mengupas Ketuhanan Isa Al-Masih tidak dapat memberi jawaban, hanya menguraikan kitab-kitab buatan Paulus. Jika buatan manusia siapapun bisa jadi Tuhan.
# Staff Isa dan Islam 2014-12-14 20:01
~
Saudara Sang Pencerah,

Kami yakin saudara tidak membaca ayat-ayat yang kami rujuk. Sebab ayat-ayat itu bukan berasal dari surat Paulus. Kami mempersilakan saudara berdiskusi di sana perihal Ketuhanan Isa Al-Masih. Sebab artikel ini tidak membahas Ketuhanan Isa Al-Masih. Terimakasih.
~
Solihin
# Rachmat chandra 2014-12-17 08:51
~
Memang darah Kristus telah memberikan keselamatan dengan cuma-cuma dan tanpa itu semua orang tidak ada yang layak masuk ke sorga, artinya Dia datang untuk semua manusia, bukan hanya untuk orang Kristen. Namun, tidak semua orang bisa masuk ke sorga, melainkan mereka yang melakukan segala perintah-Nya yang layak masuk. Jadi, marilah kita berlomba dalam melakukan perbuatan baik, soal sorga biarlah Tuhan yang menilai apakah kita layak masuk atau tidak.
# Staff Isa dan Islam 2014-12-20 08:14
~
Saudara Rachmat Chandra,

Isa Al-Masih adalah satu-satunya jalan keselamatan bagi manusia. Isa Al-Masih bersabda, "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku" (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6). Ini menjelaskan bahwa perbuatan baik tidak akan membawa seseorang masuk sorga.

Kami setuju dengan saudara bahwa Isa Al-Masih memberikan keselamatan dengan cuma-cuma. Karena itu, perbuatan baik tidak menjamin seseorang masuk sorga. Kami berterimakasih kepada saudara karena telah memberikan komentar di artikel ini. Namun, kami berpikir bahwa diskusi tentang keselamatan dapat saudara lakukan di link ini http://tinyurl.com/6wf9w8k
~
Solihin
# Jekson 2014-12-21 01:23
~
To: All,

Yang berhak untuk mencabut nyawa manusia hanya Allah sendiri. Jika dalam ajaran umat Islam jihad dengan membunuh yang mengatasnamakan Tuhan, itu berarti yang mengajarkan itu hanyalah manusia biasa (bukan nabi). Karena tidak satu pun nabi diperintahkan Tuhan untuk membunuh karena di dalam hukum Taurat sudah tertulis dilarang membunuh.

Jadi, nubuat itu diperuntukkan buat Isa Al-Masih (Yesus Kristus). Jika ada tutur kata yang salah, mohon dikoreksi. Terimakasih. Tuhan Yesus memberkati. Amin.
# Staff Isa dan Islam 2014-12-23 12:59
~
Saudara Jekson,

Kami berterimakasih kepada saudara karena telah memberikan tanggapan di artikel ini. Walaupun kami tahu komentar saudara tidak sesuai dengan topik di atas. Kami memiliki artikel yang berhubungan dengan jihad. Kami mempersilakan saudara mengunjungi link ini http://tinyurl.com/d8jhjfv
~
Solihin
# denis 2014-12-21 14:43
~
Anda mengatakan bahwa Ulangan 18:15 dan 18:18 itu untuk Isa/Yesus. Berarti anda setuju bahwa Yesus Itu seorang nabi, karena ayat itu menjelaskan bahwa seorang nabi akan Kubangkitkan di antara sebangsamu. Untuk siapakah nubuat itu? Kata anda untuk Yesus. Berarti Yesus itu seorang nabi?
# Staff Isa dan Islam 2014-12-23 13:07
~
Saudara Denis,

Isa Al-Masih memiliki banyak gelar. Dia disebut Nabi, Guru, Roh Allah, Kalimat Allah, Tuhan, dan sebagainya. Isa Al-Masih juga tidak menolak saat murid-murid-Nya menyembah-Nya. Nubuat dalam Taurat, Kitab Ulangan 18 ditujukan kepada Isa Al-Masih, bukan kepada nabi saudara.

Sebab nabi saudara tidak pernah berbicara dengan Tuhan secara langsung. Allah pun tidak pernah mengutus nabi saudara. Tertulis dimanakah dalam Al-Quran bahwa Allah mengutus nabi saudara secara langsung? Bagaimana saudara?
~
Solihin
# sang pencerah 2014-12-23 16:37
~
Staff,

Kitab Ulangan 18 sudah jelas bukan untuk nabi Isa karena nabi tersebut harus seperti nabi Musa seperti "engkau Musa". Nabi Isa tidak seperti nabi Musa banyak ketidaksamaan antara kedua nabi tersebut. Musa adalah nabi dan Isa menurut anda adalah Tuhan. Jadi, Musa tidak seperti Isa dan harus tahu dan terima kenyataan ayat ini bahwa tidak ada lagi nabi yang akan dibangkitkan di antara orang Israel/Yahudi seperti Musa. Sudah jelas nabi-nabi yang lahir di Israel tidak untuk nubuat tersebut. Apa anda mau menyangkal ayat ini atau mau merubahnya?
# Staff Isa dan Islam 2014-12-26 23:01
~
Saudara Sang Pencerah,

Kami menghargai pendapat saudara. Namun, saudara perlu membuktikan bahwa nubuat Musa untuk nabi saudara. Kami akan mengutip ayat dari Taurat.

"Seperti Musa yang dikenal TUHAN dengan berhadapan muka, tidak ada lagi nabi yang bangkit di antara orang Israel, dalam hal segala tanda dan mujizat, yang dilakukannya atas perintah TUHAN di tanah Mesir terhadap Firaun dan terhadap semua pegawainya dan seluruh negerinya, dan dalam hal segala perbuatan kekuasaan dan segala kedahsyatan yang besar yang dilakukan Musa di depan seluruh orang Israel" (Taurat, Kitab Ulangan 34:10-12).

Kami bertanya kepada saudara. Apakah nabi saudara berbicara berhadapan muka dengan Tuhan? Apakah nabi saudara mempunyai dan membuat mujizat? Apakah nabi saudara melakukan perbuatan yang dahsyat? Tertulis dimanakah semua itu dalam Al-Quran? Kami menunggu pembuktian dari saudara.
~
Solihin
# Denis 2014-12-24 19:44
~
Lucu sekali, pak. Kalau anda mengatakan gelar Yesus itu banyak termasuk nabi dan Tuhan, apakah sama dengan penjambret dan pembunuh? Tentu beda! Kenapa dikatakan penjambret? Karena dia merebut sesuatu yang bukan haknya secara paksa.
Kenapa dikatakan pembunuh? Karena dia mematikan seseorang. Setiap gelar punya arti. Jadi, coba jelaskan pak, atas dasar apa Yesus diberi gelar nabi dan Tuhan.

Anda mengakui Yesus seorang nabi, itu benar karena dia benar-benar nabi di dalam Islam tetapi bukan Tuhan yang anda imani di Kristen yaitu konsep Trinitas. Itulah saya katakan, kenapa ada banyak gelar, karena pengarang Alkitab berbeda-beda dan sudut pandangnya berbeda-beda pula. Nubuat itu membuktikan Yesus itu hanya seorang nabi dan diakui juga oleh Yesus bahwa Dia nabi.
# Staff Isa dan Islam 2014-12-26 23:06
~
Saudara Denis,

Kami menghargai pendapat dan penjelasan saudara. Kami sangat senang dan sangat terdorong untuk segera menanggapi komentar saudara. Namun, kami belum menemukan jawaban saudara atas pertanyaan kami. Tertulis dimanakah dalam Al-Quran bahwa Allah mengutus nabi saudara secara langsung? Bagaimana saudara?
~
Solihin
# simpanse 2014-12-26 19:51
~
Inti yang kulihat adalah kafir Solihin, Salma, dkk ngotot dengan argumennya. Dikatakannya Yesus banyak gelar.
# Staff Isa dan Islam 2014-12-26 23:12
~
Saudara Simpanse,

Kami berterimakasih kepada saudara karena telah memberikan tanggapan. Namun, kami perlu meminta maaf karena sebagian komentar saudara terpaksa kami hapus karena tidak sesuai dan menggunakan kata-kata kasar. Kami mengajak saudara untuk menggunakan kata-kata santun agar lebih nyaman membacanya. Kami yakin saudara setuju dengan kami.

Kembali ke topik. Alkitab menjelaskan bahwa Isa Al-Masih memiliki banyak gelar. Kami tidak dapat mengabaikan hal itu. Musa telah menubuatkan kedatangan Isa Al-Masih (Taurat, Ulangan 18:15). Bukan hanya Musa, Allah pun telah menubuatkan kedatangan Isa Al-Masih kepada Nabi Adam (Taurat, Kejadian 3:15). Ini menjelaskan bahwa Pribadi Isa Al-Masih sangat istimewa sehingga tidak mengherankan Dia memiliki banyak gelar.

Sangat berbeda dengan nabi saudara. Nabi saudara tidak pernah dinubuatkan. Allah tidak pernah berfirman secara langsung kepada nabi saudara atau mengutus nabi saudara. Kami bertanya kepada saudara. Tertulis dimanakah dalam Al-Quran bahwa Allah secara langsung mengutus nabi saudara menjadi nabi? Bagaimana saudara?
~
Solihin
# Denis 2014-12-27 20:57
~
1) Saya tidak pernah mengatakan Muhammad diutus langsung oleh Allah, tetapi melalui perantara Jibril. Ayatnya bahwa Muhammad itu benar seorang nabi bahkan penutup para nabi ialah Qs Al Ahzab 40 dan masih banyak lagi.

Dan giliran saya bertanya balik kepada bapak. Kalau nubuat Ulangan 18:18 itu untuk Yesus yang gelarnya nabi, kenapa Yesus diberi gelar nabi dan Tuhan? Yang telah saya paparkan kemarin bahwa setiap gelar memiliki suatu arti, seperti pembunuh dan penjambret. Tolong jelaskan dengan rinci dan yang mudah dipahami.
# Staff Isa dan Islam 2015-02-25 12:55
~
Saudara Denis,

Kami berterimakasih untuk kejujuran saudara bahwa nabi saudara tidak diutus Allah, melainkan Jibril. Jibril ini pun masih dipertanyakan. Benarkah Jibril adalah utusan dari Allah? Semua nabi memperoleh mandat dan mendengar firman dari Allah secara langsung, kecuali nabi saudara. Pertanyaannya adalah mengapa Allah tidak berfirman secara langsung kepada nabi saudara? Tertulis dimanakah bahwa Jibril mengutus nabi saudara? Ayat yang saudara kutip dari Al-Quran tidak menjelaskan bahwa nabi saudara diutus Allah.

Mengenai pertanyaan saudara. Isa Al-Masih adalah Allah yang menjadi manusia (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:1, 14). Dengan demikian, Isa Al-Masih memiliki gelar Allah. Pada masa itu, Isa Al-Masih juga disebut nabi karena banyak orang Yahudi menyaksikan ajaran, mujizat, dan kuasa-Nya, tetapi belum mengerti hakikat Isa Al-Masih sesungguhnya. Namun, kemahakuasaan Isa Al-Masih dapat disaksikan melalui seluruh tindakan, sabda, dan sifat-Nya. Silakan saudara membaca keseluruhan Injil untuk mengetahui hal ini atau link ini http://tinyurl.com/8abrx5t untuk mendiskusikan tentang Ketuhanan Isa Al-Masih lebih lanjut.
~
Solihin
# sang pencerah 2014-12-30 17:23
~
Staff Isa dan Islam,

Taurat, Kitab Ulangan 34:10-12. Apakah anda tidak belajar dan berpikir? Sudah jelas ayat tersebut mengalami perubahan. Jika ayat tersebut asli menurut anda tapi mengapa nabi Isa memiliki mukjizat? Padahal ayat tersebut mengatakan tidak ada lagi perbuatan mukjizat. Dan tentang pertanyaan saudara saya sudah menjawabya berulang-ulang dan anda sudah buktikan bahwa Al-Quran benar adanya yang telah mengatakan anda tercipta dari segumpal darah.
# Staff Isa dan Islam 2015-02-25 13:21
~
Saudara Sang Pencerah,

Kami belum menemukan jawaban saudara atas pertanyaan kami. Kami bertanya kepada saudara. Apakah nabi saudara berbicara berhadapan muka dengan Tuhan? Apakah nabi saudara mempunyai dan membuat mujizat? Apakah nabi saudara melakukan perbuatan yang dahsyat? Tertulis dimanakah semua itu dalam Al-Quran? Kami menunggu pembuktian dari saudara.
~
Solihin
# JANGAN GITU AH 2015-01-03 16:00
~
Saya salut dengan Muslim dalam mencocok-cocokk an antara Musa dan Muhammad. Sejauh yang saya lihat, Muslim hanya melihat secara physical tanpa mampu melihat keseluruhan kedalam keseluruhan karakter Musa.

Alkitab mengatakan Musa adalah seorang yang "sangat lemah lembut dan sangat penyabar". Ia tidak marah ketika ada orang yang memberontak padanya. Bahkan ketika Tuhan memberitahu Musa, Ia akan menghukum ketegartengkuka n kaum Yahudi dengan membinasakan mereka. Musa memohon-mohon agar Tuhan tidak menghukum bangsa itu dengan murka-Nya. Musa siap mengorbankan diri buat mengganti kesalahan bangsa Israel. Silakan anda perlajari karakter Musa. Adakah kesamaannya dengan Muhammad?
# Staff Isa dan Islam 2015-02-25 13:22
~
Saudara Jangan Gitu Ah,

Kami berterimakasih untuk tanggapan saudara. Semoga ini memberikan pencerahan kepada pengunjung situs ini.
~
Solihin
# Sang pencerah 2015-01-08 17:09
~
Jangan Gitu Ah,

Sangat banyak persamaan antara nabi Musa dan nabi Muhammad. Musa adalah nabi begitupun Muhammad tetapi Isa menurut staff adalah Tuhan. Musa lemah lembut begitupula Muhammad. Sejarah mencatat sewaktu penaklukan kota Mekah oleh nabi Muhammad tidak terjadi pertumpahan darah dan orang-orang Mekah bebas memilih keyakinannya masing-masing. Inilah sosok pemimpin yang tiada duanya di muka bumi.
# Staff Isa dan Islam 2015-02-25 13:22
~
Saudara Sang Pencerah,

Hingga saat ini saudara belum menjawab pertanyaan kami. Apakah nabi saudara berbicara berhadapan muka dengan Tuhan? Apakah nabi saudara mempunyai dan membuat mujizat? Apakah nabi saudara melakukan perbuatan yang dahsyat? Tertulis dimanakah semua itu dalam Al-Quran? Kami menunggu pembuktian dari saudara.

Bila saudara telah menjawab pertanyaan kami, maka saudara akan menemukan apakah nabi saudara sama dengan Musa. Kami masih menunggu jawaban saudara.
~
Solihin
# pencari fakta 2015-02-17 16:26
~
To: Umat Islam yang cuma bisa klaim

Apa yang dikatakan Musa dalam kitab Ulangan 18:18 telah dikatakan ulang oleh Rasul Petrus yang merupakan murid Isa (Yesus Kristus) dalam kesaksiannya di Yerusalem Kkisah Para Rasul 3:22). Bukankah telah dikatakan Musa: Tuhan Allah akan membangkitkan bagimu seorang nabi dari antara saudara-saudara mu, sama seperti aku: Dengarkanlah dia dalam segala sesuatu yang akan dikatakannya kepadamu.

Lihat! Apakah Petrus bersaksi tentang Muhammad? Bila kalian membaca secara keseluruhan (Kisah Para Rasul 3:18-24) maka kalian akan tahu Petrus bersaksi tentang siapa. Makanya baca Alkitab secara benar. Jangan hanya membaca satu dua ayat lalu menafsirkan sesuka hati kalian.
# Staff Isa dan Islam 2015-02-25 13:30
~
Saudara Pencari Fakta,

Kami berterimakasih untuk tanggapan saudara.
~
Solihin
# sang pencerah 2015-02-27 16:46
~
Solihin,

Sepertinya dari dulu saya sudah jawab pertanyaan anda cuma anda saja yang mengulanginya. Siapa yang berbohong anda atau kitab anda yang mengatakan tak seorangpun yang dapat melihat Tuhan, tapi anda mengatakan Musa berhadapan Tuhan. Siapa yang bohong? Maaf, saya tidak menggunakan kata staff Isa untuk anda karena anda sangat bertentangan dengan ajaran nabi Isa.
# Staff Isa dan Islam 2015-03-19 13:47
~
Saudara Sang Pencerah,

Kami sangat senang bila saudara dapat mengutip dan menjelaskan dimanakah jawaban saudara terhadap pertanyaan kami. Hingga saat ini kami belum menemukan jawaban saudara. Kami sangat senang mengulang kembali pertanyaan kami kepada saudara. Kami berharap saudara dapat membuktikan kenabian nabi saudara.

Apakah nabi saudara berbicara berhadapan muka dengan Tuhan? Apakah nabi saudara mempunyai dan membuat mujizat? Apakah nabi saudara melakukan perbuatan yang dahsyat? Tertulis dimanakah semua itu dalam Al-Quran? Kami menunggu pembuktian dari saudara.
~
Solihin
# teddy 2015-03-02 00:04
~
Saya tidak percaya bahwa Tuhan itu terlahir seperti manusia. Saya tidak percaya bahwa Isa adalah Tuhan karena Dia adalah nabi sama seperti yang terdahulu dan setelahnya.
# Staff Isa dan Islam 2015-03-19 13:53
~
Saudara Teddy,

Kami sangat berterimakasih untuk komentar saudara. Kami tidak dapat menanggapi pernyataan saudara di atas karena tidak sesuai dengan topik di atas. Silakan saudara klik ini http://tinyurl.com/8abrx5t untuk mengetahui Ketuhanan Isa Al-Masih.
~
Solihin
# Geboyz 2015-03-07 11:01
~
Islam tidak melukai dan lebih menyukai negosiasi. Namun saat ini yang terlihat hanya Islam adalah agama yang kejam (semoga Allah mengampuni) kondisi ini dimanfaatkan untuk konspirasi pemecah.

Res :
Aneh, Anda bilang Islam tidak melukai dan lebih menyukai negosiasi? Bukankah fondasi awal Islam (Islam dibentuk) dengan cara kekerasan dan perang? Memenggal kepala dan jari-jari, merampok hasil jarahan perang, memperbolehkan budak diperkosa dan tidak dianggap zinah meskipun suaminya baru mati berperang? Islam dari awalnya memang sudah begitu. Bukan hanya sekarang seperti kata anda tadi dan saya setuju (semoga Allah mengampuni).
# Staff Isa dan Islam 2015-03-19 14:01
~
Saudara Geboys,

Kami berterimakasih untuk komentar saudara. Maaf, kami tidak dapat menanggapi lebih lanjut perihal pendapat saudara karena tidak sesuai dengan artikel di atas. Silakan klik ini http://tinyurl.com/d8jhjfv untuk mendiskusikan hal itu lebih lanjut.
~
Solihin
# Staff Isa dan Islam 2015-03-19 14:03
~
Saudara Sang Pencerah, Penentang Kebatilan, dan Teddy,

Terimakasih untuk kesediaan saudara mengunjungi dan memberikan komentar pada situs kami. Tentu kami menghargai hal itu. Tetapi kami tidak ingin membuang waktu saudara dalam sebuah diskusi yang tidak sesuai dengan topik di atas. Tentu sangat baik bila kita mendalami setiap artikel sesuai topiknya, bukan? Karena itu, kami terpaksa menghapus setiap komentar yang tidak sesuai dan melebihi satu kolom. Kiranya saudara memaklumi hal ini.

Bila saudara memiliki pertanyaan atau tanggapan di luar topik ini, silakan kirimkan email ke:
~
Solihin
# sang pencerah 2015-03-23 16:15
~
Staff,

Anda seenaknya menghapus komentar-koment ar yang ada karena menurut anda tidak sesuai dengan topik itu hak anda, tapi bagaimana dengan komentar-koment ar yang lain yang juga tidak sesuai dengan topik anda tidak menghapusnya terlebih kalau yang berkomentar adalah non Muslim? Berarti anda tidak adil. Untuk apa saudara membuka blog ini kalau anda begini caranya? Bukankah anda mau mencari kebenaran? Saya juga mau cari kebenaran.

Tapi sampai sekarang anda tidak bisa menjawab pertanyaan saya, terdapat dimanakah Injil yang mengatakan nabi Isa dirinya Tuhan? Saya tunggu jawaban anda.
# Staff Isa dan Islam 2015-03-24 15:11
~
Saudara Sang Pencerah,

Kami mengerti rasa kesal saudara. Namun, kami tidak melakukan pembedaan. Setiap komentar yang keluar dari topik baik Islam maupun Kristen akan kami hapus. Silakan saudara membaca seluruh artikel yang ada karena kami memperlakukan semua pengunjung sama.

Kami juga telah menanggapi pertanyaan saudara dengan memberikan link yang tepat untuk berdiskusi. Apakah saudara sudah mengunjungi link tersebut? Kami pasti akan menjawab pertanyaan saudara tersebut. Kami menunggu saudara di link ini http://tinyurl.com/8abrx5t . Terimakasih.
~
Solihin
# sang pencerah 2015-03-24 16:28
~
Staff,

Anda salah kalau mengatakan saya kesal, tapi renungkanlah diri anda sudah adilkah anda? Anda selalu mengarahkan saya ke link tertentu untuk berdiskusi di sana. Saya yakin di link itu juga tidak bisa menjawab karena apa bedanya link itu dan ini. Anda tidak fair jika mengarahkan saya ke sana karena saya tidak ada hubungan dengan link lain. Saya ulangi lagi terdapat dimana Injil yang menyebut nabi Isa dirinya Tuhan? Saya tunggu jawaban anda.
# Staff Isa dan Islam 2015-03-27 06:37
~
Saudara Sang Pencerah,

Kami memiliki artikel yang sesuai dengan pertanyaan saudara. Karena itu, kami berharap diskusi harus sesuai topik yang ada. Kami telah memberikan link untuk berdiskusi. Silakan saudara mengunjungi link tersebut. Kami menunggu saudara di sana dan kami sangat tidak sabar untuk menjawab pertanyaan saudara di sana.
~
Solihin
# Markus 2015-03-28 11:26
~
Saudara Staf,

Jika saya bisa menunjukan kepada saudara tentang nubuat Muhammad dalam kitab Saudara, apakah Saudara akan mengakui bahwa Muhammad adalah salah satu utusan Allah yang terakhir? Bagaimana saudara staf?
# Staff Isa dan Islam 2015-04-05 21:09
~
Saudara Markus,

Kami sangat senang bila saudara benar-benar menunjukkan nubuat tentang nabi saudara dari Taurat, Zabur, kitab para nabi, dan Injil serta penggenapannya dalam Al-Quran. Sebab tanpa penggenapannya dalam Al-Quran, itu adalah klaim semata atau usaha untuk mencocok-cocokk an saja. Oleh sebab itu, kami sangat senang menunggu jawaban saudara berdasarkan penggenapannya dalam Al-Quran. Bagaimana saudara?
~
Solihin
# kirrooney 2015-04-01 11:01
~
Staff Isa dan Islam, 

Maksud ayat "A ku akan menaruh Firman-Ku dalam mulutnya" adalah Allah langsung memberikan wahyu-Nya kepada Isa Al-Masih tanpa perantaraan Jibril.

Saya akui anda memang calon pengarang yang hebat. Bisa-bisanya anda berkata Allah memberikan wahyu tanpa perantara Malaikat Jibril. Semua orang tahu Malaikat Jibril bertugas menyampaikan wahyu. Jadi mana mungkin wahyu disampaikan tanpa perantara.? Jika menurut anda wahyu disampaikan tanpa melalui perantara Malaikat Jibril (pengantar wahyu Allah), lalu buat apa Allah repot-repot menciptakanya? Bukankah akan jadi hal yang sia-sia?
# Staff Isa dan Islam 2015-04-05 21:18
~
Saudara Kirrooney,

Pernyataan dalam ayat itu saja telah membuat nabi saudara tidak memenuhi syarat atas nubuat tersebut. Sebab -- sebagaimana saudara sampaikan -- bahwa Jibril pengantar wahyu Allah. Dengan kata lain, nabi saudara bergantung pada Jibril dalam menerima wahyu. Sedangkan Pribadi yang dimaksud memiliki firman dalam mulutnya. Pertanyaannya adalah apakah nabi saudara dapat berfirman tanpa Jibril? Mengapa nabi saudara tidak memiliki firman yang berasal dari mulutnya? Bagaimana saudara?
~
Solihin
# sang pencerah 2015-04-02 16:12
~
Staf,

Saudara Solihin tidak bisa menjawab, padahal saudara dengan sangat bangga mengatakan Yesus adalah Tuhan.
# Staff Isa dan Islam 2015-04-05 21:24
~
Saudara Sang Pencerah,

Kami sangat senang menjawab pertanyaan saudara. Oleh sebab itu, kami telah menyarankan kepada saudara untuk mengunjungi link yang kami berikan agar diskusi kita sesuai topik. Kami sangat senang untuk membongkar dan mendalami Ketuhanan Isa Al-Masih di link tersebut. Bagaimana saudara? Kami menunggu saudara di link tersebut.
~
Solihin
# amir 2015-04-03 08:36
~
Mengapa kita hanya meributkan masalah klaim nubuat? Saya tidak tahu apa yang ditulis di Injil tapi jelas Al-Quran menyatakan dengan detail awal kejadian manusia mulai dari setetes mani.
# Staff Isa dan Islam 2015-04-05 21:28
~
Saudara Amir,

Kami berterimakasih untuk komentar saudara. Maaf, kami terpaksa menghapus sebagian komentar saudara karena tidak sesuai dengan topik yang ada. Bagaimana pendapat saudara tentang tidak adanya nubuat nabi saudara dalam Taurat? Bagaimana saudara?
~
Solihin
# Anonim 2015-04-04 13:49
~
"Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil haram ke Al Masjidil aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat" [QS Al-Isra’ : 1]. Sungguh peristiwa Isra' Miraj oleh nabi Muhammad menunjukkan bahwa nabi mendapat wahyu Allah secara langsung.
# Staff Isa dan Islam 2015-04-05 21:30
~
Saudara Anonim,

Bila saudara kritis, maka ayat itu pun mengandung masalah. Namun, kami tidak dapat menanggapi hal itu lebih jauh karena tidak sesuai topik. Sebab topik di atas membahas tentang adakah nubuat tentang nabi saudara dalam Taurat. Ini perlu direnungkan dan dijawab. Bagaimana menurut saudara?
~
Solihin
# sang pencerah 2015-04-11 14:29
~
Ini pertanyaan saya dari beberapa bulan yang lalu: Jika anda meyakini Nabi Isa adalah Tuhan, terdapat dimana Injil yang menyebut Nabi Isa diri-Nya Tuhan? Kalau anda tidak bisa menjawab percuma saja anda membuka link ini. Atau admin anyg ada di link tersebut masuk ke link ini. Saya tidak berhubungan dengan link lain, maaf ya.
# Staff Isa dan Islam 2015-04-24 19:39
~
Saudara sang pencerah,

Jika saudara membaca Kitab Injil, yaitu Injil Matius, Markus, Lukas dan Yohanes, maka saudara akan melihat kisah hidup Isa Al-Masih. Dari sini saudara akan melihat perbuatan-perbu atan yang Isa lakukan, teladan hidup yang sempurna tanpa cela dan dosa, kuasa yang dimiliki Isa telah menyatakan bahwa Isa Al-Masih adalah Tuhan, tanpa Isa harus mengatakan “Akulah Tuhan”

“Kata Isa kepadanya: "Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami. Tidak percayakah engkau, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku? Apa yang Aku katakan kepadamu, tidak Aku katakan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang diam di dalam Aku, Dialah yang melakukan pekerjaan-Nya” (Injil, Yohanes 14:9-10).
~
NN
# mboh 2015-04-27 22:20
~
Jawaban tentang kesamaan antara Yesus Kristus dan Musa telah ditulis dengan apik oleh seorang ex Muslim bernama Hamran Ambrie, mohon staff IDI juga membaca karena sangat tajam ulasan beliau almarhum. Wassalam.
# Staff Isa dan Islam 2015-05-07 14:24
~
Saudara Mboh,

Terimakasih atas saran saudara. Memang benar, beliau (Hamran Amrie), memiliki pandangan yang tajam dan baik mengenai Isa Al-Masih dan Musa. Tuhan memberkati saudara.

~
NN
# sang pencerah 2015-04-28 16:38
~
Staff Isadanislam,

Jika anda hanya berpatokan pada kehidupan nabi Isa nabi lainpun serupa dengannya tidak berbuat dosa dan Tuhan selalu bersamanya. Memang nabi Isa tidak pernah menyebut dirinya Anak Tuhan apalagi disebut Tuhan. Dan nabi Isa tidak pernah menulis kitab Injil atau menyuruh muridnya untuk menulis Injil. Berarti dalam hal ini anda mengakui kalau tak ada satupun di dalam Injil yang menyebut nabi Isa dirinya Tuhan, bukan begitu saudara?
# Staff Isa dan Islam 2015-05-07 16:25
~
Saudara Sang Pencerah,

Kami akan selalu berpatokan kepada Isa Al-Masih sebab Dialah sumber hidup. Isa Al-Masih berkata “dan Aku (Isa Al-Masih) memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku.” (Injil, Rasul Besar Yohanes 10:28).

Selain Allah tidak ada yang dapat memberikan hidup kekal kepada manusia, dan Isa Al-Masih memberikan hidup kekal itu. Lalu bagaimana dengan nabi-nabi sekelas Musa dan Muhammad apakah mereka memberikan hidup kekal? Tidak, mereka sadar siapa diri mereka tidak lebih dari Isa Al-Masih pemberi hidup kekal dan karena memang mereka tidak dapat memberikan hidup kekal itu. Malahan mereka harus percaya kepada pemberi hidup kekal supaya mereka dapat hidup kekal di sorga.

~
Noni
# heymisskey 2015-05-09 01:03
~
Dear staf Isa,

Adakah link mengenai pembahasan isi Alkitab yang telah dirubah menurut agama Muslim?

Terima kasih,
Key
# Staff Isa dan Islam 2015-05-20 17:05
~
Saudara hey,

Kami memiliki artikel "Apakah ada perubahan dalam Injil", kiranya topik ini dapat membantu saudaradan sesuai dengan yang saudara cari. Silakan saudara lihat di link http://tinyurl.com/d5hzcj2
~
Noni
# andis 2015-05-18 21:50
~
Menurut rekan Kristen apa keuntungan Muhammad mengaku nabi dan rasul ?
Beliau membelanjakan seluruh hartanya untuk jalan Allah.
Beliau menikah beberapa kali dengan janda tua (cuma sekali dengan gadis) untuk membuat beliau berhak menafkahi dan melindungi si janda tsb
Beliau melarang umatnya menggambar dirinya (untuk menghindari penyembahan terhadap dirinya di masa depan)
Beliau semasa hidup lebih banyak berpuasa, sahur dan berbuka hanya dengan 2 biji kurma
Beliau menghormati semua nabi dan rasul sebelum beliau (termasuk ISA AS).
Beliau tidak ingin disebut seperti Tuhan, sejajar dengan Tuhan. Beliau selalu menekankan bahwa dirinya hanya manusia yang diutus untuk memberi tauladan dalam menjalani hidup.
# Staff Isa dan Islam 2015-05-20 17:15
~
Saudara andis,

Kami tentu tidak dapat mejawab apa keuntungan Muhammad mengaku nabi dan rasuk, karena kami tidak tahu dan tidak berani sok tahu. Mungkin memang umat Muslim memiliki pandangan yang sama seperti saudara tentang Muhammad dan kami menghargai apapun pandangan umat Muslim. Namun kami tidak dapat membenarkan jika umat Muslim menganggap ada nubuatan tentang Muhammad dalam Taurat, Zabur dan Injil. Sebab tidak ada satupun tercatat nubuatan mengenai Muhammad. Ayat-ayat yang dianggap adalah nubuatan tentang Muhammad tidak ada kaitannya sama sekali, sehingga terkesan umat Muslim sangat memaksakan ayat-ayat dan berusaha mengkaitkannya dengan Muhammad.
~
Noni
# andis 2015-05-18 22:09
~
Staf isa dan islam, harap kamu mengkoreksi ayat Al-Quran surat 4:171 yang kamu tulis di atas sama sekali salah. Sebaiknya kamu mengecek dulu sebelum memposting. Banyak kok Al-Quran dan terjemaha yang dijual bebas. Malas membaca? Banyak versi digital yang berbayar maupun gratis siap download di google play, youtube dll.
# Staff Isa dan Islam 2015-05-25 20:19
~
Saudara Andis,

Qs 4:171 yang kami pakai sudah sesuai dengan aslinya hanya saja kami sengaja tidak menampilkan keseluruhan dengan alasan memberikan penekanan pada bagian atau topik yang sedang dibahas.

~
Noni
# Usep 2015-05-25 10:14
~
Injil Yohanes 16:14 "Ia akan memuliakan aku".
Kitab Yesaya 29:12 : dan apabila kitab itu diberikan kepada seorang yang tidak dapat membaca dengan mengatakan: "Baiklah baca ini," maka ia akan menjawab: "Aku tidak dapat membaca."
Kitab Yesaya 41:1-4 : Nabi yang dapat berperang

Terima kasih cuma itu yang bisa saya beri tahu, bahwa Nabi Muhammad ada di Alkitab.
# Staff Isa dan Islam 2015-05-25 20:54
~
Saudara Usep,

Yohanes 16:14 membuktikan bukan Muhammad yang dimaksud sebab Muhammad tidak memuliakan Isa Al-Masih. Sebab Isa Al-Masih yang berkata dalam ayat tersebut. Apakah saudara mau Muhammad memuliakan Isa Al-Masih.

Yesaya 29:12 adalah ayat sindiran kepada umat Israel. Umat Israel bebal dan tegar tengkuk. Sekalipun mereka diberikan kitab mereka menolak untuk taat dan berdalih dengan alasan tidak dapat membaca.

Yesaya 41:1-4 bukan tentang nabi tetapi tentang Tuhan . Silakan saudara baca ayat tersebut dengan seksama.

~
Noni
# khalifah 2015-05-25 12:20
~
Umat Islam marilah kita menghormati segala bentuk perbedaan pendapat, umat kristiani janganlah kalian membabi buta dengan mencela apa-apa yang ada di tubuh agama Islam. Kita semua sama milik Tuhan Yang Maha Kuasa. Kita juga akan kembali kepadanya. Urusan diterima enggak diterima amal ibadah kita, biarlah itu menjadi kehendak Tuhan
lebih baik kita sama-sama mencari keridhoan-Nya.
# Staff Isa dan Islam 2015-05-25 21:57
~
Saudara Khalifah,

Terimakasih atas nasihat saudara untuk kita semua. Kami mengerti kecemasan yang saudara alami jika kelak amal ibadah saudara tidak diterima sebagai ganjaran untuk penghapusan lunas atas seluruh dosa yang telah diperbuat. Disinilah kita berbeda. Kami sangat yakin bahwa seluruh dosa kami telah dihapuskan lunas. Tetapi bukan karena amal kebaikan kami. Tetapi karena Allah telah menyediakan satu-satunya jalan untuk penghapusan lunas dosa manusia, termasuk juga dosa saudara apabila saudara percaya akan jalan yang Allah sediakan.

Jika saudara ingin tahu lebih lanjut mengenai jalan itu silakan kunjungi di url kami http://tinyurl.com/9wr2fp5
~
Noni
# bunga 2015-05-26 13:05
~
Staff Isa dan Islam,

"Nubuat yang disampaikan dalam Kitab Ulangan 18:18, menunjuk pada Isa Al-Masih. Sebab Isa Al-Masih berasal dari bangsa Israel. Bukan Muhammad, sebab Muhammad bukan berasal dari bangsa Israel."

Coba anda lihat ayat sebelumnya Ulangan 18:7, baru ke anda merujuk ke ayat 18:18-19, juga Yesaya 29:12, Yohanes 14:16, Yohanes 15:26, Yohanes 16:7, Yohanes 16:12-14, kemudian Kidung Agung 5:16, bahasa Ibrani hikkow mamtaqqim, wekullow mahamaddim, zeh dowdi wezeh yerusalim, di situ tertulis nama Mahamaddim adalah Muhammad atau Nabi Isa? Yesus menubuatkan kedatangan nabi Muhammad. Jika anda mengikuti petunjuk Yesus Kristus kenapa anda tidak mengimani Muhammad sebagai rasul terakhir? Apa hanya mengimani Bible setengah?
# Staff Isa dan Islam 2015-07-23 16:34
~
Saudara Bunga,

Kami berharap saudara tidak terjebak dengan adanya kata mahamaddim lalu mengkaitkannya dengan nabi saudara. Perhatikan seluruh teks sehingga saudara memiliki pemahaman yang komprehensif. Bila saudara membaca ayat-ayat yang saudara kutip, maka tidak satupun itu cocok untuk nabi saudara. Di samping itu, Isa Al-Masih berfirman, "Tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu" (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:26).

Pertanyaannya, apakah nabi saudara mengajarkan dan mengingatkan apa yang diajarkan dan diperkatakan Isa Al-Masih? Bagaimana saudara?
~
Solihin
# ahmad 2015-06-01 15:08
~
Setelah saya membaca sebagian dari percakapan yang ada, saya mengambil beberapa kesimpulan:
1. Admin adalah seorang Kristiani yang senantiasa mencari kejelekan umat Islam.
2. Setiap ada fakta yang menyudutkan, admin selalu bertele-tele dan tidak menyentuh pada fakta tersebut.
3. Jangan sampai teman-teman yang Muslim digoyahkan aqidahnya lantaran ketidakmampuan ilmu yang dimiliki.
# Staff Isa dan Islam 2015-07-23 19:54
~
Saudara Ahmad,

Kami berterimakasih untuk komentar saudara. Kami dapat memahami pendapat saudara demikian. Hal ini bisa saja disebabkan karena saudara hanya membaca sebagian. Tetapi apakah saudara sudah membaca artikel di atas? Bagian mana dari artikel atau komentar kami yang menjelek-jelekk an Islam? Artikel di atas merupakan respon dari klaim umat Islam terhadap nubuatan untuk nabi saudara. Sebab tidak pernah nabi saudara dinubuatkan. Oleh sebab itu, kami berbicara fakta dan banyak teman-teman Muslim yang tidak sanggup menjawab pertanyaan kami dan berputar-putar sehingga kami perlu mengulangnya kembali.

Oleh sebab itu, silakan saudara membuktikan secara komprehensif, tidak sebagian-sebagi an, dan disertai dengan dalil yang jelas bahwa nabi saudara telah dinubuatkan dalam Taurat, Ulangan 18 dan penggenapannya di dalam Al-Quran. Kami menunggu pembuktian saudara.
~
Solihin
# Ngkoes 2015-06-26 11:54
~
Coba baca lagi di kitab Ulangan. Allah memberi petunjuk untuk melihat apakah nabi palsu atau bukan? Apakah Muhammad pernah bernubuat/meram alkan sesuatu kejadian di masa yang akan datang, dan terjadi?
# Staff Isa dan Islam 2015-07-23 19:55
~
Saudara Ngkoes,

Memang benar seorang nabi yang tidak terbukti perkataannya, maka diragukan kenabiannya. Taurat, Ulangan 18:22 menyatakan, “Apabila seorang nabi berkata demi nama TUHAN dan perkataannya itu tidak terjadi dan tidak sampai, maka itulah perkataan yang tidak difirmankan TUHAN; dengan terlalu berani nabi itu telah mengatakannya, maka janganlah gentar kepadanya." Terimakasih untuk tanggapan saudara.
~
Solihin
# Oiy 2015-06-29 08:54
~
Staf IDI,

1) Semua Nabi adalah dari kalangan Israel, kecuali Muhammad, berarti kata "Saudara" Israel/Ishak harus bukan Israel yang berarti adalah Arab/Ismail.

2) Nabi setelah Musa di tengah-tengah Israel bukan Yesus saja misalnya Yohanes. Apa lagi Yesus itu menurut anda bukan nabi tetapi Tuhan, dan Ulangan 18:18 tidak meramalkan Tuhan yang akan datang dan juga tidak meramalkan seorang nabi sekaligus Tuhan.

3) Yesus tidak seperti Musa: Yesus tidak punya ayah biologis sedangkan Musa punya ayah dan ibu (normal), Musa mati dikubur dalam bumi, Yesus bersemayam di sorga, Musa bukan Tuhan sementara Yesus menurut anda adalah Tuhan/Anak Tuhan. Ini jelas tidak mengacu kepada Yesus karena tidak sesuai dengan ramalan pada Ulangan 18:18.
# Staff Isa dan Islam 2015-07-23 19:57
~
Saudara Oiy,

Kami bisa memaklumi pendapat saudara demikian. Sebab saudara tidak mempelajari dan meneliti keseluruhan teks yang ada, tetapi hanya mengikuti persangkaan saudara saja. Bila saudara membaca secara menyeluruh dan teliti, maka saudara akan menemukan bahwa nabi saudara tidak pernah dinubuatkan dalam Taurat. Bila saudara mau jujur, maka banyak hal nabi saudara tidak memenuhi sebagai seorang nabi, yaitu tidak dapat mengadakan mujizat dan tidak pernah berbicara dengan Tuhan.

Musa selama hidupnya berbicara dengan Tuhan dan mengadakan mujizat. “Seperti Musa yang dikenal TUHAN dengan berhadapan muka, tidak ada lagi nabi yang bangkit di antara orang Israel, dalam hal segala tanda dan mujizat, yang dilakukannya atas perintah TUHAN di tanah Mesir terhadap Firaun dan terhadap semua pegawainya dan seluruh negerinya, dan dalam hal segala perbuatan kekuasaan dan segala kedahsyatan yang besar yang dilakukan Musa di depan seluruh orang Israel” (Taurat, Ulangan 34:10-12).

Pertanyaannya, apakah nabi saudara pernah melakukan mujizat? Mujizat apa dan tertulis dimanakah itu dalam Al-Quran? Apakah nabi saudara pernah berbicara berhadapan muka dengan Tuhan? Tertulis dimanakah itu dalam Al-Quran? Kami berharap saudara dapat memikirkan dan merenungkan hal ini.
~
Solihin
# Staff Isa dan Islam 2015-07-20 10:54
~
Saudara Anton,

Terimakasih untuk mengunjungi situs kami dan memberi komentar. Maaf bila kami terpaksa menghapus komentar saudara.

Saran kami, sebelum saudara memberi komentar, kiranya saudara terlebih dahulu membaca "Pedoman Memberi Komentar" yang terdapat di bawah setiap artikel.

Berikut kami sampaikan kembali aturan tersebut:
1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
2. Komentar hanya diperbolehkan menjawab salah satu dari 3 pertanyaan fokus yang dimuat di bagian akhir artikel. Kecuali beberapa artikel yang tidak memuat 3 pertanyaan fokus.
3. Sebelum menuliskan jawaban, copy-lah pertanyaan yang ingin dijawab terlebih dahulu.
4. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
5. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.
6. Satu orang komentator hanya berhak menuliskan komentar pada satu kolom. Tidak lebih!

Demikian, kiranya saudara maklum adanya. Terimakasih!
~
Saodah
# anton 2015-07-27 11:17
~
"He is muhammadim" bukan "He is together lovely" "His mouth is most sweet, yea he is muhammadim. this is my beloved and this is my friend, o doughters of jerusalem" Begitu rendahkah manusia dengan seenaknya merubah firman Tuhan hanya untuk mendapatkan kepentingan pribadi tanpa memikirkan kebenaran sejati?
# Staff Isa dan Islam 2015-07-27 23:56
~
Saudara Anton,

Nabi saudara tidak pernah dinubuatkan dalam Kidung Agung.5:16. Itu adalah usaha saudara untuk mencocok-cocokk an agar nabi saudara terlihat benar-benar nabi. Bila nabi saudara telah dinubuatkan oleh Musa, maka nabi saudara harus berbicara berhadapan muka dengan Tuhan, memiliki tanda dan mujizat dengan segala perbuatan kekuasaan dan segala kedahsyatan yang besar.

"Seperti Musa yang dikenal TUHAN dengan berhadapan muka, tidak ada lagi nabi yang bangkit di antara orang Israel, dalam hal segala tanda dan mujizat, yang dilakukannya atas perintah TUHAN di tanah Mesir terhadap Firaun dan terhadap semua pegawainya dan seluruh negerinya, dan dalam hal segala perbuatan kekuasaan dan segala kedahsyatan yang besar yang dilakukan Musa di depan seluruh orang Israel" (Taurat, Ulangan 34:10-12).

Pertanyaannya, apakah nabi saudara seperti itu? Pernahkah nabi saudara berbicara berhadapan muka dengan Tuhan? Apakah nabi saudara bisa membuat mujizat? Tertulis dimanakah itu dalam Al-Quran? Bagaimana saudara?
~
Solihin
# anton 2015-07-28 09:10
~
Saudara Solihin,

Saya tidak akan berdebat lagi di forum ini karena anda selalu menghapus setiap jawaban dan komentar saya dengan seenaknya. Saya menantang anda untuk debat umum yang disaksikan masyarakat umum baik itu Muslim, Kristen dan non Muslim lainnya. Bagaimana?
# Staff Isa dan Islam 2015-07-28 10:40
~
Saudara Anton,

Kami tidak sedang mengajak saudara berdebat, tetapi bila pun saudara menganggap itu debat, maka kami tidak menganggapnya demikian. Kami bertujuan memperkenalkan Isa Al-Masih. Tentu kami memiliki aturan dalam hal itu dan bila saudara merasa keberatan, kami menghargai hal itu.

Oleh sebab itu, kami kira forum ini sangat terbuka untuk berdiskusi. Kami berpendapat debat terbuka tidak efektif dan cenderung memicu anarkis, apalagi dari agama saudara bila disinggung atau mempertanyakan dan meragukan kenabian nabi saudara. Sama seperti yang dituliskan artikel di atas. Saudara saja belum sanggup menjawab pertanyaan kami di komentar sebelumnya. Bila saudara ingin mencari kebenaran, maka renungkan pertanyaan kami tersebut dan pelajari kembali Al-Quran serta bandingkan dengan Injil.
~
Solihin
# anton 2015-07-28 11:32
~
Lagi-lagi saudara Solihin, anda selalu berkilah saya belum menjawab pertanyaan saudara padahal jawabannya sudah anda hapus. Bersikap adillah. Anda bahkan belum menjawab pertanyaan saya. Anda katakan bukan berdebat. Kita diskusi secara damai dan gentleman pada forum terbuka dan disaksikan ratusan orang. Tapi maaf saya sudah tahu jawabannya. Anda takut dan berkilah dengan segala argumen. Anda mengenalkan Isa kepada kami. Terima kasih. Tapi kami lebih mencintai Isa ketimbang umat Kristen sendiri.
# Staff Isa dan Islam 2015-07-28 20:48
~
Saudara Anton,

Kami sudah menanggapi pertanyaan saudara. Sikap kami sangat jelas tentang debat terbuka. Saudara saja belum sanggup menjawab pertanyaan kami.

"Seperti Musa yang dikenal TUHAN dengan berhadapan muka, tidak ada lagi nabi yang bangkit di antara orang Israel, dalam hal segala tanda dan mujizat, yang dilakukannya atas perintah TUHAN di tanah Mesir terhadap Firaun dan terhadap semua pegawainya dan seluruh negerinya, dan dalam hal segala perbuatan kekuasaan dan segala kedahsyatan yang besar yang dilakukan Musa di depan seluruh orang Israel" (Taurat, Ulangan 34:10-12).

Pertanyaannya, apakah nabi saudara seperti itu? Pernahkah nabi saudara berbicara berhadapan muka dengan Tuhan? Apakah nabi saudara bisa membuat mujizat? Tertulis dimanakah itu dalam Al-Quran? Bagaimana saudara?
~
Solihin
# Ngkoes 2015-07-29 16:35
~
Sdr. Admin,

Saya bingung dengan topik di atas. Menurut Ulangan 18, ciri-ciri nabi adalah dia bernubuat dan nubuatannya terjadi. Bukankah Al-Quran adalah "Jibril" yang berbicara? Apakah Muhamad pernah bernubuat?
# Staff Isa dan Islam 2015-07-31 07:30
~
Saudara Ngkoes,

Membicarakan Muhammad berarti membicarakan kenabiannya. Muhammad tidak pernah dinubuatkan ataupun bernubuat. Semua itu hanya klaim semata dari Muhammad dan pengikutnya. Taurat tidak pernah menubuatkan Muhammad. Umat Islam terlalu terburu-buru membuat kesimpulan bahwa Taurat, Ulangan 18 diperuntukkan kepada Muhammad, padahal bukan sama sekali. Sebab Muhammad tidak pernah berbicara berhadapan muka dengan Tuhan dan tidak dapat membuat mujizat (Taurat, Ulangan 34:10-12).

Bila Muhammad adalah penggenapan atas Taurat, Ulangan 18, maka tertulis dimanakah itu dalam Al-Quran yang menjelaskan demikian? Kami berharap saudara tidak bingung lagi dengan topik di atas. Terimakasih.
~
Solihin
# anton 2015-08-04 12:09
~
Kidung Agung 5:16, hikvō mamətaqqîm vəkullvō mahămadîm zeh dwōdî vəzeh rē‘î bənwōt yərûšālāim. "Teramat manis tutur katanya, dia adalah mahămadîm (muhammad yang agung). Inilah kekasihku dan sahabatku, O puteri-puteri Yerusalem."


Lafadz Ibrani pada kitab Kidung Agung (Song of Solomon) sangat jelas mencantumkan nama Muhammad dengan menambahkan kata “im” yang artinya “yang agung”. Seseorang tidak berhak menerjemahkan nama orang seenaknya. Anda harus tahu tata bahasa dari bahasa aslinya. Jika nama orang "Mr. Black", apakah anda menyebutnya dalam bahasa Indonesia dengan "tuan hitam"? Sekalipun arti kata "black" adalah "hitam". Ini adalah fakta sejarah. Anda tidak mempunyai hak untuk merubahnya. Semoga tulisan ini tidak dihapus, jika anda memang rendah hati.
# Staff Isa dan Islam 2015-08-10 07:13
~
Saudara Anton,

Sesunggunya kami meragukan saudara dapat berbahasa Ibrani. Kami kira adanya kata 'mahamadim' bukan berarti hal itu ditujukan kepada nabi saudara. Kami menyarankan saudara untuk tidak terjebak pada satu istilah yang sesungguhnya tidak ada kaitannya dengan nabi saudara. Bila saudara menganggap bahwa nabi saudara telah dinubuatkan seperti Musa, maka nabi saudara perlu memenuhi syarat berikut.

"Seperti Musa yang dikenal TUHAN dengan berhadapan muka, tidak ada lagi nabi yang bangkit di antara orang Israel, dalam hal segala tanda dan mujizat, yang dilakukannya atas perintah TUHAN di tanah Mesir terhadap Firaun dan terhadap semua pegawainya dan seluruh negerinya, dan dalam hal segala perbuatan kekuasaan dan segala kedahsyatan yang besar yang dilakukan Musa di depan seluruh orang Israel"
(Taurat, Ulangan 34:10-12).

Pertanyaannya, apakah nabi saudara pernah berbicara dengan Tuhan berhadapan muka? Apakah nabi saudara mampu membuat mujizat yang dahsyat? Tertulis dimanakah itu dalam Al-Quran? Lebih dari itu, tertulis dimanakah dalam Al-Quran penggenapan tentang nubuat tersebut? Mohon saudara dapat memberikan bukti, bukan asumsi.
~
Solihin
# Ngkoes 2015-08-07 09:32
~
Kidung Agung 5:16, "Kata-katanya manis semata-mata, segala sesuatu padanya menarik. Demikianlah kekasihku, demikianlah temanku, hai puteri-puteri Yerusalem."

Song Of Salomon 5:16, "His mouth is most sweet: yea, he is altogether lovely. This is my beloved, and this is my friend, O daughters of Jerusalem." Bisa tolong dijelaskan dari ayat-ayat tersebut?
# Staff Isa dan Islam 2015-08-10 07:21
~
Saudara Ngkoes,

Kami berpendapat bahwa saudara Anton terlalu memaksakan penafsiran tersebut. Lagi pula, bila kita meneliti teks itu secara menyeluruh, maka teks itu tidak berbicara tentang Muhammad. Bagaimana bila kita menjumpai istilah yang sama dengan nama orang lain? Apakah itu berarti orang tersebut dinubuatkan?

Usaha mencocok-cocokk an agar kenabian Muhammad diakui selalu dilakukan, tetapi pada akhirnya hal itu akan diuji. Apakah Muhammad pernah berbicara dengan Tuhan secara langsung? Apakah Muhammad memiliki mujizat yang dahsyat? Bahkan Al-Quran tidak memberikan dukungan apapun terhadap kenabian Muhammad. Jika demikian, mengapa umat Islam menggunakan Alkitab untuk menunjang kenabian Muhammad? Ini perlu dijawab umat Islam. Terimakasih.
~
Solihin
# anton 2015-08-07 16:27
~
He is "Muhammadim" bukan he is "together lovely". Anda bisa lihat terjemahan ben Yehuda asal kalimat dari bahasa asli Ibrani ke bahasa Inggris. Memang itulah yang dilakukan oleh orang-orang yang menolak kebenaran nabi Muhammad. Dialah orang-orang yang melampaui batas. Menerjemahkan nama orang dengan seenaknya.

Suatu contoh: Dapatkah anda memanggil nama orang Inggris "honey" lalu anda orang Indonesia memanggilnya dengan madu? Meskipun arti kata "honey" adalah madu? Tentu tidak. Miss honey tetaplah miss honey. Mr. Black tetaplah Mr. Black, bukan yang lain. Anda harus memahami tata bahasa asli bahasa Ibrani. Itulah Al-Quran yang selalu menampilkan bahasa aslinya karena jika ada penyelewengan arti maka akan segera diketahui.
# Staff Isa dan Islam 2015-08-10 07:40
~
Saudara Anton,

Bukankah saudara yang mengutip satu kata lepas dari konteksnya? Lagi pula, bukankah saudara yang mengubah sebuah kata? Bagaimana mungkin kata 'mahamadim' bisa menjadi muhammadim? Apakah saudara mempelajari bahasa Ibrani secara khusus? Saudara menuduh, padahal saudara yang melakukannya. Mohon saudara membaca tanggapan kami di atas. Tidak pernah Alkitab menubuatkan nabi saudara bahwa ia adalah nabi. Lagi pula, Al-Quran tidak pernah mendukung dan tidak pernah mencatat tentang penggenapan nubuat tersebut. Kami berharap hal ini jelas bagi saudara.
~
Solihin
# Liverpool 2015-08-13 15:20
~
Saya hanya menyoroti kengototan klaim Islam terhadap nubuatan Muhammad dalam Alkitab. Bukankah Islam sudah mengklaim bahwa Alkitab itu sudah palsu dan diubah-ubah? Mengapa kok mengklaim nubuatan Muhammad dalam kitab yang sudah palsu? Bukankah klaim Muhammad dalam Alkitab juga bisa palsu?
# Staff Isa dan Islam 2015-08-15 12:13
~
Saudara Liverpool,

Kami memaklumi apa yang menjadi pertanyaan saudara. Umat Islam seakan memaksakan bahwa ada nubuaytan tentang Muhammad dalam Alkitab. Namun hingga saat ini umat Muslim tidak dapat memberikan bukti yang masuk akal, karena semuanya hanya berdasarkan tafsiran mereka semata. Kiranya umat Muslim dapat merenungkan apa yang sudah saudara jelaskan.
~
Noni
# Satu 2015-08-13 22:51
~
Injil gak palsu, cuma bahasanya sudah diubah-ubah dari bahasa aslinya mengikuti pengartian penerjemah. Jadi banyak kata-kata yang berubah arti makna.mengikuti kemauan penerjemahnya. Kami pecaya Injil adalah Kitab Suci kami juga yang termasuk dalam rukun iman.
# Staff Isa dan Islam 2015-08-18 21:04
~
Saudara Satu,

Sesungguhnya kami sangat tidak memahami, mengapa umat Islam bersikeras bahwa Injil telah diubah hanya karena diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa di dunia. Kami umat Nasrani yang mempalajari injil, tidak pernah menemukan adanya perubahan dalam Injil. Apakah saudara sudah membacanya sendiri Kitab Injil hingga selesai ? Silakan saudara baca dan pelajari dulu, baru saudara berikan pendapat saudara.

Jika saudara mempercayai Kitab Injil, lalu mengapa saudara tidak menjalankan apa yang diperintahkan dalam Injil?
~
Noni
# Satu 2015-08-14 00:01
~
Ulangan ayat 20, “ Tetapi seorang nabi, yang terlalu berani untuk mengucapkan demi nama-Ku perkataan yang tidak Kuperintahkan untuk dikatakan olehnya, atau yang berkata demi nama allah lain, nabi itu harus mati”. Itu kelanjutan dari ulangan 18.ayat 20 s/d 22. Saya sangat mengimani firman Tuhan itu. Dan mengimani Isa sebagai utusan Allah. Dan Injil adalah Kitab Suci saya juga, tapi sebatas sebelum Dia disalib saya masih mengimaninya.

Adapun nabi-nabi setelah dia disalib yang menuliskan Injil dengan mengatasnamakan Allah.tanpa perintah-Nya, pasti akan mati karena pada ayat 20 tersebut dituliskan begitu ketentuan Tuhan terhadap nabi yang tidak berkata tentang kebenaran yang haqq. Kebenaran yang nyata maka hukumnya harus mati. Maha benar Allah dalam segala firman-Nya.
# Staff Isa dan Islam 2015-08-18 21:04
~
Saudara Satu,

Ayat yang saudara kutip membicarakan tentang seorang nabi yang tidak menyampaikan perkataan Allah yang seharusnya ia sampaikan. Siapakah nabi tersebut? Tentunya nabi yang bukannya menyampaikan perkataan Allah, tetapi menyampaikan perkataan yang berasal dari pikirannya sendiri.

Para rasul menuliskan Injil bukan berasal dari pikiran mereka. Mereka menuliskan Injil berdasarkan tuntunan Roh Allah dan mereka juga adalah saksi hidup yang menyaksikan sendiri kehidupan Isa.

Saudara mengimani Kitab Suci Injil, namun megapa mengimaninya sebatas sebelum Isa disalibkan? Apakah Firman Allah dapat diimani setengah-seteng ah? Mengapa umat Islam menolak bahwa isa Al-Masih telah disalibkan, padahal fakta sejarah dan Firman Allah telah mencatat bahwa Isa memang disalibkan. Bahkan penyaliban Isa telah dinubuatkan oleh para nabi ratusan tahun sebelumnya dan hal ini juga dicatat dalam kitab Suci.
~
Noni
# Staff Isa dan Islam 2015-08-14 14:52
~
Saudara Anton,

Kami menghimbau saudara untuk tidak berdebat dalam situs ini, karena tujuan situs ini bukanlah berdebat. Alangkah baiknya jika saudara memberikan komentar yang tidak mengajak orang lain berdebat
~
Noni
# Beni 2015-08-18 04:09
~
Buat apa umat Muslim ngotot mencari nubuat. Karena bukan penyamaan terhadap ciri penamaan yang terpenting, tetapi dari karakter atau typikal orang yang dinubuatkan harus juga cocok. Ulangan 18:18 sangat jelas disebutkan Musa (Israel), dinubuatkan dari orang Israel dan untuk bangsa Israel. Nabi bangsa Israel pasti otoritas Israel yang tahu.

Sementara Muhammad bangsa Arab (salah alamat). Karakternya: menghalalkan darah orang kafir, merampas orang, istrinya bebas menjadi budak seks Muhammad dkk, berpoligami, mengawini anak 9 tahun (pedofilia). Ajarannya sumbernya jumpa makhluk menakutkan di gua, orang dulu bisa dikadali ngaku-ngaku malaikat. Orang sekarang apa sama?
# Staff Isa dan Islam 2015-08-18 20:37
~
Saudara Beni,

Alangkah baiknya jika kita kembali kepada Firman Allah sebagai sumber kebenaran. Kita dapat menilai sendiri sosok seperti apa yang patut diteladani. Dan fakta yang ada menyatakan bahwa tidak pernah ada nubuat tentang Muhammad dan nama Muhammad tidak pernah tercatat dalam Alkitab.
~
Noni.
# anton 2015-08-20 10:07
~
Saudara Noni,

Rupanya anda tidak paham dengan situs yang anda buka ini. Anda tidak paham apa arti dialog itu sebenarnya. Di dalam dialog ada informasi, ada tanya jawab, bahkan sebuah perdebatan itu sendiri adalah sebuah dialog saudariku. Anda harus belajar lebih banyak lagi tentang arti sebuah kata, kalimat, bahkan anda harus mengerti bahasanya, apa yang tersirat dalam sebuah ayat kitab anda harus paham.Di mana sebuah ayat bisa dipahami bahkan oleh anak kecil sekalipun atau sebuah ayat yang perlu pemahaman yang lebih dalam.

Juga kepada Solihin, anda harus belajar juga tentang bahasa Ibrani. Coba anda terjemahkan pada terjemahan hebrew - english ben yehuda.
# Staff Isa dan Islam 2015-08-24 10:32
~
Saudara Anton,

Terimakasih atas masukan yang saudara berikan. Mungkin saudara memiliki persepsi sendiri tentang dialog antar agama. Setiap forum diskusi memiliki tujuan dan tujuan kami bukanlah untuk berdebat. Jika saudara mau berdebat silakan cari forum lain. Di sini kita mau belajar dan menggali kebenaran Allah, bukan mencari pembenaran atau menyalahkan pihak lain. Yang diperlukan adalah hati yang terbuka untuk mau melihat kebenaran
~
Noni
# anton 2015-08-27 14:58
saudara noni
anda bicara tentang hati yg terbuka utk mau melihat kebenaran. sedang anda sendiri berkali2 meminta kpd saya bukti2 kebenaran dan saya sdh memberikan, menjawab semua pertanyaan anda, menjelaskan semua tentang kebenaran yg bahkan semua orang di dunia tahu tetapi anda sendiri tetap tidak mau menerima kebenaran itu..
tidak saudari.. anda membuka forum ini saya tahu tujuan anda.. dan saya tidak akan tinggal diam.. saya akan selalu menuliskan sampai kapanpun tentang kebenaran.. saya tidak mau akan ada byk orang terjebak dalam forum ini...
walaupun anda hapus saya tidak akan lelah untuk kembali menuliskan tentang kebenaran..
dan ingat!! satupun pertanyaan saya anda tidak dapat menjawabnya..
isadanislamstudi.com

* Untuk bisa masuk ke pelajaran kursus ini, non-aktifkan 'pop-up blocker' komputer Saudara dengan meng-klik di sebuah 'bar' di bawah 'status bar' di bagian atas layar komputer

Isa Islam Dan Kaum Wanita

Click gambar di samping untuk artikel - artikel untuk wanita Muslim


 

www.isaislamdankaumwanita.com