Ikuti Isa dan Islam di Facebook Ikuti Isa dan Islam di Tweeter
Cetak

Doa Islam Dan Kristen - Mana Diperhatikan Allah?

tidak mendengarDoa adalah setiap permohonan, harapan, permintaan dan, pujian yang kita naikkan kepada Tuhan. Baik hal-hal yang berhubungan dengan diri kita sendiri, keluarga, ataupun orang-orang yang kita kasihi. Setiap orang tentu menginginkan doa-doa yang dinaikkannya, mendapat jawaban dari Allah.

Saya bersyukur memiliki orang tua yang mengajari saya sedari kecil berdoa. Sehingga bagi keluarga kami, berdoa bukanlah hal asing atau sesuatu yang sulit untuk dilakukan. Tapi, apakah Allah mendengar doa saya?

Allah Mendengar Setiap Doa

Kami percaya Allah mendengar setiap doa yang dipanjatkan umat-Nya, “ Karena Ia [Allah] mengetahui rahasia hati! ” (Kitab Mazmur 44:22). Demikian juga Al-Quran berkata, “ Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya” (Qs 50:16).

Keberadaan Allah yang demikian dekat, seharusnya menjadi jaminan bahwa Dia pasti mendengar setiap doa umat-Nya. Sehingga, ketika kita bertanya “ Apakah Allah mendengar doa saya? ” Kita dapat menjawab” Iya, tentu! Karena Dia adalah Allah Maha Mendengar.

Dosa Memisahkan Allah Dengan Manusia

Ketika Allah tidak kunjung menjawab doa kita, tidak jarang kita bertanya, “ Apakah Allah mendengar doaku atau doa-doa itu hanya sampai pada langit-langit kamarku? ” Kita lupa, bahwa dosa telah memisahkan kita dari Allah. “Tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu” (Kitab Nabi Besar Yesaya 59:2)

Namun Allah berfirman, "Apabila orang-orang benar itu berseru-seru, maka Tuhan mendengar, dan melepaskan mereka dari segala kesesakannya. Tuhan itu dekat kepada orang-orang yang patah hati, dan Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya (Kitab Mazmur 34:18-19).

Hanya orang yang datang kepada-Nya dengan patah hati dan jiwa remuk, yang akan diperhatikan doanya.

Doa Orang Jahat Didengar, Doa Orang Baik Ditolak

Dalam Kitab Suci Injil, Isa Al-Masih memberi satu perumpamaan bagaimana seorang yang agamawi (orang Farisi red) dan seorang pemungut cukai (Pegawai Pajak red) berdoa. Orang Farisi itu dalam doanya menyebutkan setiap kebaikannya dan ketaatannya beribadah. Dia ingin agar Allah melihatnya sebagai orang yang benar dan taat beribadah.

Bagaimana dengan pegawai pajak itu? Injil menuliskan, “ Tetapi pemungut cukai itu berdiri jauh-jauh, bahkan ia tidak berani menengadah ke langit, melainkan ia memukul diri dan berkata: Ya Allah, kasihanilah aku orang berdosa ini ” (Injil, Rasul Lukas 18:13)

Dilanjutkan pada ayat berikutnya, “ Aku [Isa Al-Masih] berkata kepadamu: Orang ini [pemungut cukai] pulang ke rumahnya sebagai orang yang dibenarkan Allah dan orang lain itu tidak. Sebab barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan" (Injil, Rasul Lukas 18:14).

Ketika kita berdoa, Allah ingin kita datang kepadanya dengan jiwa yang remuk. Mengakui di hadapan Allah setiap dosa-dosa yang kita lakukan. Sehingga dengan demikian, Allah akan membenarkan kita di hadapan-Nya, dan Dia-pun memperhatikan setiap doa kita.

Allah Melihat Hati, Bukan Ritual!

Salah satu doa yang sering dan wajib dinaikkan umat Muslim adalah "Tunjukilah kami jalan yang lurus (Ihdina s-sirat al-mustaqim)" (Qs 1:6). Juga ayat sebelumnya mengatakan, "Hanya kepada Engkau kami mohon dan hanya kepada Engkau kami minta pertolongan" (Qs 1:5). Tidak salah memang bila setiap umat beragama meminta “ tanda ” jalan lurus kepada Allah. Karena jelas setiap orang ingin mempunyai “ jaminan ” keselamatan sorgawi. Dan pertolongan untuk mendapatkan jaminan itu hanya ada pada Allah.

Haruskah “ pertanyaan ” tersebut selalu ditanyakan kepada Allah? Apakah Allah tidak pernah menunjukkan “ Jalan Lurus ” itu dan memberi pertolongan atas “ jaminan ” keselamatan sorgawi yang diminta? Bukankah ayat Al-Quran berkata, “ Aku mengabulkan permohonan orang yang berdo'a apabila ia memohon kepada-Ku. . . . ” (Qs 2:186)?

Bila Allah berjanji untuk selalu mengabulkan doa umat-Nya, mengapa doa umat Muslim yang terdapat dalam Qs 1:5-6 tidak dijawab? Inikah yang dimaksud bahwa Allah lebih melihat jauh ke dalam hati seseorang daripada ritual-ritual ketika berdoa?

Mintalah Isa Al-Masih Membersihkan Hati Anda!

Membersihkan tubuh jasmani ketika hendak menghadap Allah memang boleh, tetapi kebersihan hati jauh lebih penting, “ Karena dari hati timbul segala pikiran jahat, pembunuhan, perzinahan, percabulan, pencurian, sumpah palsu dan hujat ” (Injil, Rasul Besar Matius 15:19).

Darah Anak Domba Allah, yaitu Isa Al-Masih, yang tumpah di kayu salib berkuasa untuk membersihkan hati setiap orang dari “sampah” yang menghalangi doanya. Dalam Buku Allah kita membaca, “ Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian karena iman, dalam darah-Nya ” (Injil Allah, Surat Roma 3:15).

[Staf Isa dan Islam – Rindukah saudara mempunyai hati yang bersih dari “sampah” dosa yang menghalangi doa-doa saudara? Terimalah pembersihan hati yang telah disediakan Isa Al-Masih.]

 

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

Add comment

PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR

Bagi Pembaca yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:

1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
2. Komentar hanya diperbolehkan menjawab salah satu dari 3 pertanyaan fokus yang dimuat di bagian akhir artikel. Kecuali beberapa artikel yang tidak memuat 3 pertanyaan fokus.
3. Sebelum menuliskan jawaban, copy-lah pertanyaan yang ingin dijawab terlebih dahulu.
4. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
5. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.
6. Satu orang komentator hanya berhak menuliskan komentar pada satu kolom. Tidak lebih!

Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan mengirim email ke: [email protected]

Kiranya petunjuk-petunjuk di atas dapat kita perhatikan.

Wassalam,
Staf, Isa dan Islam

Security code
Refresh

Comments  

# Aku Budak Kristian 2013-02-11 21:01
*
Memang benar, jika kita meminta sesuatu kepada Allah melalui Anak-Nya Yesus. Memang doa-doa saya telah dikabulkan. Ketika saya dalam kesusahan dan memohon pertolongan kepada Bapa, Dia menolong saya. Bila tidak ada yang ingin Anda minta untuk diri anda sendiri, berdoalah kepada Allah Bapa untuk menyelesaikan seluruh dunia ini.

Tidak rugi jika kita mendoakan kesejahteraan orang lain. Walau dia seorang Musli, Kristen, Budha, Hindu, atau ajaran lain. Karena anda tidak akan berdosa bila melakukan hal itu, tetapi akan mendapat pahala. Ingat, doa yang yang mendoakan kesejahteraan orang lain, lebih baik daripada tidak mendoakan sama sekali. Amin.
# Yusuf endra 2013-02-12 03:47
*
Mujizat bacaan doa ayat suci Al-Quran adalah mengabulkan segala keinginan juga ruqyah untuk pengobatan dan mengusir setan kafir.
# Staff Isa dan Islam 2013-02-13 22:46
~
Sebagaimana yang telah dijelaskan pada tulisan di atas, bahwa doa adalah setiap permohonan, harapan, permintaan, dan pujian yang kita naikkan ke Tuhan.

Memang doa juga dapat mengusir roh-roh jahat. Tetapi kita hanya dapat melakukannya bila ada kuasa dari Allah atas setiap doa yang kita naikkan. Menurut kitab suci, doa yang didengar Allah bukanlah doa yang dinaikkan oleh hati yang masih hitam oleh dosa. Melainkan, doa yang dinaikkan dengan hati yang sudah dibersihkan oleh Darah Anak Domba Allah, yaitu Isa Al-Masih.

“Tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu” (Kitab Nabi Besar Yesaya 59:2).

"Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian karena iman, dalam darah-Nya" (Injil Allah, Surat Roma 3:15).
~
SO
# Gilblatar 2013-02-12 13:34
*
"Tunjukilah kami jalan yang lurus, yaitu (jalan) orang-orang yang Engkau beri nikmat atas mereka. Bukan (jalan) orang-orang yang Kau murkai dan bukan (jalan) orang-orang yang sesat"

Dalam ayat itu disebutkan jalan yang lurus itu bukan jalan orang-orang yang dimurkai Allah (Yahudi). Yahudi dimurkai Allah karena sering membuat keonaran dan kerusakan di muka bumi. Arti selanjutnya, jalan yang lurus itu bukan jalan orang yang tersesat (Nasrani). Nashrani dianggap tersesat, karena mempertuhankan Yesus sosok manusia, mengganggap Allah punya anak, membuat patung, lukisan yang kemudian dianggap suci.

Jadi hendaklah membaca ayat itu harus dihubungkan dengan ayat sebelum dan atau sesudahnya biar tercipta sinkronisasi. Semoga mencerahkan.
# Staff Isa dan Islam 2013-02-13 22:47
~
Maaf saudara Gilblatar, tulisan saudara dalam bahasa Arab kami hapus. Sebelumnya terimakasih atas penjelasan yang saudara berikan.

Maaf, kami kurang mengerti bagaimana saudara menafsirkan ayat di atas, sehingga tiba pada satu kesimpulan bahwa orang-orang yang dimurkai Allah adalah orang Yahudi dan Nasrani. Dan lagi, artikel di atas tidak membahas tentang Yahudi dan Nasrani, melainkan mengapa umat Muslim selalu meminta kepada Allah untuk ditunjukkan jalan yang lurus.

Bila memang jalan yang lurus itu adalah agama Islam, mengapa ketika umat Muslim ditanya tentang keselamatan sorgawinya, mereka selalu menjawab “mudah-mudahan/ semoga masuk sorga.” Kami tidak perlu umat Muslim menjawab “Iya, saya pasti masuk sorga.”

Mungkin saudara Gilblatar bisa menjelaskan hal ini. Karena menurut kami, setiap orang membutuhkan kepastian akan keselamatan sorgawinya.

Kami mau berbagi satu ayat dari Kitab Suci Injil, “Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku”
(Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6).
~
SO
# jamil 2013-02-12 16:13
*
Artikel di atas kok lucu, apa lagi bagian "Bila Allah berjanji untuk selalu mengabulkan doa umat-Nya, mengapa doa umat Muslim yang terdapat dalam Qs 1:5-6 tidak dijawab?"

Siapa bilang tidak dijawab? Atas dasar apa Admin mengatakan demikian?
# Staff Isa dan Islam 2013-02-13 22:48
~
Maaf saudara Jamil, kami menulis kalimat seperti di atas bukan tanpa sebab. Tetapi karena memang orang Muslim sendiri tidak yakin akan keselamatan sorgawinya. Terbukti ketika mereka ditanya, apakah yakin masuk sorga, mereka selalu menjawab “mudah-mudahan. ” Bukankah kata “mudah-mudahan” sama dengan belum pasti?

Bila memang tulisan di atas tidak benar, dapatkah saudara Jamil menjelaskan mengapa setiap sholat umat Muslim harus menanyakan jalan lurus kepada Allah? Apakah karena memang Allah tidak menjawab, atau karena tidak yakin?
~
SO
# aboebakarabu 2013-02-12 18:17
*
Kalau memang benar Allah lebih mendengar doa orang Kristen. Apa bukti yang kongkrit yang bisa kita lihat di dunia ini? Mohon penjelasan agar yang lain lebih mengerti.
# Staff Isa dan Islam 2013-02-13 22:49
~
Saudara Aboebakarabu,

Seperti yang sudah kami jelaskan pada komentar di atas, bahwa agama tidak menentukan apakah doa didengar Allah atau tidak. Kondisi hati seseoranglah yang menentukan apakah Allah mengindahkan doanya atau tidak.

Memang setiap hal yang kita doakan tidak selalu langsung dijawab Allah. Dia Allah yang Maha Tahu lebih tahu kapan Dia harus menjawab doa kita. Karena Dia adalah Allah yang “membuat segala sesuatu indah pada waktunya” (Kitab Pengkotbah 3:11).

Tetapi firman Allah berkata, “Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya” (Injil, Surat Yakobus 5:16) yang terpenting bukanlah kapan Allah menjawab doa kita, tetapi apakah Allah mendengar doa kita. Dan syarat doa yang didengar Allah, adalah doa yang disampaikan dari hati yang sudah bersih dari noda dosa.

“Tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu” (Kitab Nabi Besar Yesaya 59:2).
~
SO
# Kafirisasi 2013-02-12 19:51
*
Gantilah topik bahasan ini karena tidak relevan dan menimbulkan kekacauan. Jawaban doa adalah otoritas Allah, jalan pikiran Allah tidak terselami oleh manusia yang serba terbatas, waktu Tuhan berbeda dengan manusia. Tuhan tahu apa yang terbaik untuk umat Nya pada waktu yang tepat. Doa orang benar yang akan didengarkan oleh Allah.
# Staff Isa dan Islam 2013-02-13 22:50
~
Kami setuju dengan saudara Kafirisasi, bahwa jawaban doa adalah otoritas Allah. Tetapi menurut kami kita juga perlu mencari tahu mengapa doa-doa kita tidak kunjung dijawab Allah. Dan menurut Kitab Suci, penyebab doa tidak dijawab Allah adalah dosa di hati yang masih tersimpan.

Seperti dikatakan, “Tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu” (Kitab Nabi Besar Yesaya 59:2).

Segala dosa kejahatan inilah yang perlu kita buang agar Allah – setidaknya – mendengar doa-doa kita. Bagaimanakah cara membersihkan hati dari noda dosa? “Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian karena iman, dalam darah-Nya” (Injil Allah, Surat Roma 3:15). Isa Al-Masih adalah satu-satunya Pribadi yang dapat membersihkan hati saudara dari noda dosa yang menghalangi doa-doa saudara.
~
SO
# logika 2013-02-12 20:30
*
Logikanya saja deh, Islam menghadap langsung kedepan Allah melalui ibadah wajib Salat 5 x sehari, belum lagi salat-salat Sunnah yang bisa tak terhitung dalam sehari, ditambah sekali seminggu setiap hari Jumat salat berjamaah, yang tentu semuanya disertai doa.

Bandingkan dengan: Kristen, yang ibadah wajibnya cuma sekali seminggu, tidak ada kewajiban ibadah harian. Soal doa dijawab atau tidak, itu diluar jangkauan perkiraan manusia, hanya Tuhan yang maha tahu.
# Staff Isa dan Islam 2013-02-13 22:51
~
Saudara Logika,

Menurut kami di sini yang ditekankan bukanlah berapa kali kita beribadah. Sebab, apa gunanya kita beribadah lima atau sepuluh kali dalam sehari bila doa kita tidak di dengar Allah?

Terkadang umat beragama terkurung dalam aturan-aturan dan tradisi-tradisi keagamaannya. Sehingga terlupakan hal-hal rohani yang seharusnya lebih penting untuk diperhatikan daripada hal-hal jasmani.

Demikian juga dalam hal berdoa. Memang tidak ada salahnya berdoa dengan aturan-aturan yang sudah ditetapkan, tetapi semua itu bukan hal yang utama. Bagaimana kondisi hati kita ketika berdoa, itulah yang diperhatikan Allah.

Dikatakan, “Karena dari hati timbul segala pikiran jahat, pembunuhan, perzinahan, percabulan, pencurian, sumpah palsu dan hujat” (Injil, Rasul Besar Matius 15:19).

Apakah doa saudara belum dijawab Allah? Mintalah pengampunan dari Allah atas dosa-dosa yang masih tersimpan di hati, agar semua itu tidak menghalangi doa-doa yang saudara naikkan.
~
SO
# cita 2013-02-13 13:41
*
Tanpa ikut membahas topik dalam artikel, perkenankan untuk saudaraku Aboebakarabu, mohon maaf jika boleh saya sedikit berbagi tanpa memihak salah satu agama tertentu.

Saya menonton acara tv tiap hari Sabtu pukul setengah dua siang. Di akhir acara, pembawa acara mengajak doa bersama dan saya mengikutinya. Semua doa terkabul, mujizat terjadi. Doa saya dikabulkan Tuhan, yaitu saya mendapat pekerjaan persis seperti yang saya mohon kepada Tuhan Yesus.

Ternyata doa dikabulkan apabila kita menjadi org "benar" yaitu: hati kita tulus, penuh kasih terhadap semua. Jadi pertama-pertama kita harus membersihkan hati dari segala macam kebencian, amarah, kesombongan, serakah, iri dengki, hujat, kekhawatiran, kepahitan, dll.

“TUHAN itu jauh dari pada orang fasik, tetapi doa orang benar didengar-Nya” (Kitab Amsal Salomo 15:29)

Saya yakin Tuhan tak terbatas agama, Dia mendengar tiap doa, dan doa orang benar sangat besar kuasanya. Demikian saudaraku, ada baiknya ikut nonton jam setengah dua di globaltv tiap hari sabtu dan alami mujizatmu.
# aboebakarabu 2013-02-13 19:34
*
Saudaraku Sita,

Terimakasih penjelasannya. Namun saya mengharapkan jawaban secara globalnya, seperti apa bukti nyata yang bisa kita lihat bahwa memang doa orang Kristen itu lebih "didengar" oleh Allah. Bukankah umat lain juga bisa berkata seperti yang saudara katakan tentang mujizat?
Terimakasih saudaraku!
# Staff Isa dan Islam 2013-02-14 14:26
~
Saudara Aboebakarabu,

Bila saudara ingin tahu bagaimana kesaksian dari orang-orang yang doanya dijawab oleh Isa Al-Masih, silakan saudara membaca kesaksian mereka pada link ini: http://tinyurl.com/bpo5dtv.
~
SO
# cita 2013-02-13 21:39
*
To: Aboebakarabu

Terimakasih saudaraku, saya pribadi tidak setuju doa orang Kristen lebih "didengar" Allah, sebab banyak orang mengaku Kristen tapi hidupnya tidak taat pada ajaran Isa, tidak menjauhi dosa, tidak hidup kudus, tidak puasa. Kenajisan hati itulah yang membuat doa kita terhalang.

Menurut saya, Allah mendengar doa siapapun yang mau hidup kudus sesuai ajaran Isa Al-Masih dan tekun dalam doa puasa. Mengenai mujizat sebagai jawaban doa, saya senang bisa berbagi bahwa masih ada hamba-hamba Tuhan yang hidup kudus dan tekun dalam doa puasa sehingga mereka beroleh berbagai macam karunia, misalnya karunia penyembuhan, nubuatan, bahasa roh, dll.

Ada banyak sekali hamba Tuhan yang jika mendoakan maka akan terjadi mujizat, bahkan orang mati pun dibangkitkan oleh kuasa doa dalam nama Yesus Kristus/Yahushu a HaMaschiah.

Saya sungguh rindu saudara meluangkan waktu menonton acara mujizat di global TV hari Sabtu pukul stengah-dua. Hanya setengah jam, namun benar-benar ada jawaban doa melalui urapan Roh Kudus, yaitu Roh Al-Masih.
# pendoa 2013-02-13 22:16
*
To Saudara Aboebakarabu,

Doa adalah dimensi spiritual, komunikasi antara kita dan Allah. Tidak dibatasi ruang dan waktu juga agama. Doa siapa pun akan dijawab asalkan menjadikan Allah sebagai pemegang otoritas. Jawaban doa belum tentu sesuai dengan permintaan kita sebab Allah maha mengetahui apa yang baik pada waktu yang tepat.

Jagalah hati agar Roh Allah mau tinggal di dalam hati kita. Peka akan suara-Nya yang lembut. Doa puasa dapat membuat kita peka akan suara-Nya. Di saat kita berdoa meminta kesabaran, orang-orang yang menyebalkan yang kita temui. Di saat kita meminta kekuatan, intimidasi yang diberi. Jawaban doa tak terselami pikiran manusia yang terbatas.

Penting untuk tetap mengucap syukur bahwa Allah selalu baik. Ikatan-ikatan iblis pun harus dilepaskan dari hati kita, supaya berkat yang kita minta dalam doa tidak dicuri olehnya. Jaga ucapan kita, sebab ucapan juga doa yang dapat disalahgunakan si iblis.
# Krista 2013-02-13 22:49
*
Sejak tahun 2011 saya mengikuti situs ini. Terimakasih untuk Pencerahannya selama ini. Tuhan Yesus Memberkati.
# Abdullah 2013-02-14 15:26
*
Staf Isa dan Islam,

Atas dasar apakah anda menambahkan petikan ayat Injil dengan kata "Isa Al-Masih"? Karena tidak ada satu ayat dari Injil pun yang di dalamnya terdapat kata/nama "Isa Al-Masih" yang ada hanyalah "Yesus Kristus". Nama Yesus sendiri berasal dari bahasa Yunani dari nama Ibrani "Joshua" atau "Jehoshuah" yang berarti Yahweh menyelamatkan.

Jelas, doa orang Kristen ditolak oleh Allah, dan doa orang Islam-lah yang diterima oleh Allah. Karena orang Kristen bukan bertuhan dan berdoa kepada Allah, melainkan kepada Yahweh Tuhan orang Yahudi.

Wajarlah jika Al-Quran menghujat Kristen adalah golongan "kafir" dan tak diterima doa, iman, maupun amal ibadahnya. Karena telah mempertuhankan selain Allah. Jadi, kesimpulannya adalah orang Kristen berdoa dan berharap kepada Yahweh, bukan Allah Tuhan Yang Maha Esa.
# Staff Isa dan Islam 2013-02-24 15:28
~
Saudara Abdullah,

Memang dalam Injil tidak ada kata “Isa Al-Masih.” Tetapi, saudara perlu tahu bahwa nama lain dari Isa Al-Masih dalah Yesus Kristus. Sehingga, bukankah tidak salah bila kami menyebut namanya sebagai Isa Al-Masih?

Tuhan tidak pernah berfirman bahwa yang menjadi tolok ukur Dia menerima doa umat-Nya didasarkan pada agama yang dipeluk. Yang menjadi standard Allah dalam menerima dan menjawab doa umat-Nya adalah hati. Ketika seseorang datang menghadap Allah dengan hati yang bersih, maka Allah akan berkenan kepada doanya. Tetapi, orang yang datang dengan hati yang dipenuhi oleh dosa, Allah akan memalingkan wajah-Nya.

Sebab firman Allah mengatakan, “Tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu” (Kitab Nabi Besar Yesaya 59:2).

Apakah anda seorang Kristen atau Islam, tidak satu jaminan bahwa doa anda akan dijawab Allah. Datanglah kepada-Nya dengan hati yang bersih, maka Dia akan mendengar dan menjawab doamu.
~
SO
# aboebakarabu 2013-02-14 16:00
*
Dari komen admin di atas tertulis: Menurut Kitab Suci, penyebab doa tidak dijawab Allah adalah dosa di hati yang masih tersimpan. Segala dosa kejahatan inilah yang perlu kita buang agar Allah – setidaknya – mendengar doa-doa kita.

Bagaimanakah cara membersihkan hati dari noda dosa? “Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian karena iman, dalam darah-Nya” (Injil Allah, Surat Roma 3:15)

Dengan kata lain doa umat lain tidak mungkin "didengar" Allah. Karena mereka tidak meyakini Isa Al-Masih sebagai Tuhan dan jalan satu-satunya.

Yang jadi pertanyaan, Kenapa doa mereka dikabulkan dan juga mendapat mujizat? Siapakah yang memberi itu? Apakah Allah yang sama? Terimakasih saudaraku!

Mohon pencerahannya.
# Staff Isa dan Islam 2013-02-24 22:52
~
Saudara Aboebakarabu,

Mengenai mujizat yang saudara katakan, Allah tidak hanya memberikan mujizat-Nya bagi orang percaya saja. Tapi terkadang Allah juga menyatakan mujizat-Nya bagi mereka yang tidak percaya. Mengapa? Karena Allah ingin memberi kesempatan kepada orang tersebut, juga menyatakan diri-Nya, bahwa Dia adalah Allah satu-satunya yang harus disembah.

Terkadang Allah juga memberi mujizat-Nya, karena ada orang-orang percaya yang berdoa bagi seseorang yang belum mengenal-Nya. Perhatikan ayat ini: “Ketika itu ayah Publius terbaring karena sakit demam dan disentri. Paulus masuk ke kamarnya; ia berdoa serta menumpangkan tangan ke atasnya dan menyembuhkan dia” (Injil, Kisah Para Rasul 28:8).

Orang yang didoakan Paulus pada ayat di atas belum percaya kepada Isa Al-Masih, tetapi ketika Paulus mendoakannya, Tuhan melakukan mujizat dan dia sembah.

Nah, menurut saudara, apakah mujizat yang dilakukan Tuhan tersebut karena hasil doa dari orang sakit itu, atau hasil doa dari Paulus?
~
SO
# Jamil 2013-02-14 16:21
*
[quote name="Staff Isa dan islam

Bila memang tulisan di atas tidak benar, dapatkah saudara Jamil menjelaskan mengapa setiap sholat umat Muslim harus menanyakan jalan lurus kepada Allah? Apakah karena memang Allah tidak menjawab, atau karena tidak yakin?
~
SO

Benar, umat Muslim selalu menjawab demikian. Hal ini bukan tanpa sebab. Karena dalam ajaran Islam, bila seseorang sudah mengatakan "saya pasti masuk sorga, karena saya taat dan selalu beruat baik”. Sungguh orang tersebut sudah jatuh dalam dosa karena dia termasuk hamba yang sombong. Sombong adalah salah satu sifat yang dibenci oleh Allah dan dia telah mendahului kehendak Allah.

Kalau umat Kristiani ditanya, apa kamu yakin masuk surga? Apa jawabannya?
# Staff Isa dan Islam 2013-02-26 10:50
~
Saudara Jamil,

Terimakasih atas penjelasan saudara di atas. Menurut kami, kepastian keselamatan sorgawi bukanlah suatu kesombongan. Tentu setiap orang membutuhkan jaminan tersebut, sehingga ketika dia meninggal, dia mempunyai pengharapan yang pasti, kemana dia akan pergi.

Maaf bila bolah kami memberi tanggapan, menurut kami, umat Muslim tidak dapat mengatakan “pasti masuk sorga” karena dalam Al-Quran sendiri tidak ada jaminan, yang membuat orang Islam dapat dengan yakin mengatakan hal tersebut.

Seperti, bila orang Kristen ditanya “apakah anda yakin masuk sorga?” Maka kami dapat menjawab dengan yakin: Iya, saya pasti masuk sorga. Karena saya telah mempunyai jaminan dari Isa Al-Masih”.

Ini bukan suatu kesombongan, tetapi karena memang demikianlah kata kitab suci, “dan Aku [Isa Al-Masih] memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku” (Injil, Rasul Besar Yohanes 10:28).

“Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia [Isa Al-Masih], sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan."
(Injil, Kisah Para Rasul 4:12).
~
SO
# pengikut Almasih 2013-02-14 22:58
*
To: Abdullah,

Benar sekali, YHWH adalah nama Allah yang disembah para nabi terdahulu, dari nabi Ibrahim sampai nabi Musa, dan nabi-nabi lain sampai Isa. Hal ini tercantum dalam kitab Taurat pada zaman nabi Musa.

Kitab Taurat, Keluaran 3:15 "Kabarkanlah juga kepada mereka bahwa Aku, TUHAN (bahasa Ibrani: YHWH), Allah nenek moyang mereka, Allah Abraham, Ishak dan Yakub, mengutus engkau kepada mereka. Akulah TUHAN (bahasa Ibrani: YHWH), itulah nama-Ku untuk selama-lamanya. Itulah sebutan-Ku untuk semua bangsa turun-temurun"

Dalam ayat di atas, jelaslah bahwa Allah telah menyebutkan nama-Nya kepada nabi Musa "Akulah TUHAN (YHWH), itulah namaKu..." Kitab Taurat itu digenapi dengan turunnya Yahushua/Yesus/ Isa sebagai penjelmaan YHWH dalam wujud manusia.

Benar bahwa nama Yahushua artinya YHWH menyelamatkan. Ia menyelamatkan manusia dari cengkeraman kerajaan maut melalui pengorbanan darah-Nya di kayu salib. Saya bangga, bahwa nama Allah sesembahan saya bermakna kasih yang sangat dalam bagi umat.
# Jamil 2013-02-14 23:53
Quoting Staff Isa dan Islam:
~

Bila memang tulisan di atas tidak benar, dapatkah saudara Jamil menjelaskan mengapa setiap sholat umat Muslim harus menanyakan jalan lurus kepada Allah? Apakah karena memang Allah tidak menjawab, atau karena tidak yakin?
~
SO


Umat Muslim tidak bertanya, tapi memohon/berdoa? Salahkah bila berdoa.

Memangnya ada kata tanya dari ayat yang saudara sebutkan?

Umat muslim selalu berdoa demikian, karena manusia adalah makhluk lemah dan penuh dosa. Tentu dengan berdoa demikian, umat muslin ingin selalu berada dijalan yang lurus dan diridhoi Allah. Selalu berbuat baik dan menjahui larangan Allah.

Bagaimana admin IDI, ada yang kurang jelas?
# Staff Isa dan Islam 2013-03-01 10:58
~
Saudara Jamil,

Doa meminta “jalan yang lurus” sudah kehilangan maknanya karena kebiasaan ini sudah menjadi kebiasaan yang dihafalkan. Jika benar makna “jalan yang lurus” adalah selalu berbuat baik dan menjauhi larangan Allah maka cobalah perhatikan, apakah umat Muslim benar-benar menjalani hidup dengan berbuat baik dan menjauhi larangan Allah.

Ternyata tidak. Apakah doa itu tidak terjawab atau ada makna lain dari doa tersebut?

Apa arti “jalan yang lurus”, berdasarkan Firman Allah, "jalan yang lurus" adalah jalan menuju Allah. Isa Al-Masih berkata bahwa diri-Nya -lah jalan menuju Allah. Tidak ada jalan lain selain diri-Nya. Jika melihat Dia berarti melihat Allah (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6-9).

Oleh pengorbanan-Nya maka kita dibimbing berjalan dalam jalan yang lurus. Oleh pengorbanan-Nya maka manusia dapat mengenal Allah yang benar. Dialah Isa Al-Masih. Jika saudara tertarik topik ini klik http://tinyurl.com/837ye8t
~
NN
# Matius 6 2013-02-15 05:21
*
1. Bapa kami yang di surga = kepada siapa doa ditujukan
2. Dikuduskanlah nama-Mu = saya memuji Allah yang kudus dan suci
3. Datanglah Kerajaa-Mu = saya mengundang Dia masuk ke dalam hati dan hidup saya
4. Jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di surga = Dia yang berotoritas atas jawaban doa
5. Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya = permintaan berkat
6. Dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami = mohon ampunan-Nya tetapi saya pun harus beres dari dendam, sakit hati terhadap sesama bila meminta pengampunan-Nya
7. Dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami daripada yang jahat = Dia berkuasa menjaga orang yang percaya
8. Karena Engkaulah yang empunya kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin
# noname 2013-02-15 08:59
*
To: Abdullah,

Maaf, benarkah kesimpulan saudara? Dalam kitab Tauratnya Nabi Musa, Allah telah memperkenalkan nama-Nya yang kudus, yaitu YHWH. Nama ini tidak disebutkan dalam Alkitab bahasa Indonesia. Nama-Nya begitu kudus, ditulis sebagai TUHAN, dengan huruf besar semua. Mari kita melihat ayat-ayat, dengan membuka nama suci dibalik terjemahan kata TUHAN.

Keluaran 6:7 “... kamu akan tahu bahwa Aku ini YHWH, Allahmu”

Juga dalam kitab nabi Yesaya, Yesaya 42:8 “Akulah YHWH, itulah nama-Ku; keagungan-Ku tidak Kuberikan kepada siapa pun; kemasyhuran-Ku tidak Kuserahkan kepada patung”

Saudara, itulah kesaksian para nabi dalam kitab-kitab terdahulu sebelum Injil. Jika banyak yang mengklaim Injil sudah dipalsukan, apakah saudara juga mengklaim Taurat dan kitab-kitab terdahulu juga dipalsukan?

Jika YHWH bukan nama Allah, dapatkah saudara membantu menyebutkan siapakah nama Allah yang Saudara sembah? Apakah Saudara juga menyembah Allahnya Abraham, Musa, Yusuf, Yahya, dan semua nabi-nabi terdahulu?
# kafirisai 2013-02-15 10:06
*
To Saudara Logika,

Percaya Yesus mengimani janji-Nya bukan karena kesombongan atas takdir;

Yohanes 14 sbb: “Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapak kalau tidak melalui Aku, dstnya ..... , Kata Filipus kepadaNya: Tuhan tunjukanlah Bapa kepada kami ...dstnya, Jawab Yesus: Tidak percayakah engkau, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku? Apa yang Aku katakan kepadamu, tidak Aku katakan dari diriKu sendiri, tetapi Bapa yang diam di dalam Aku ..... dstny, Percayalah kepadaKu, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku”

Inilah janji yang diimani, anugerah keselamatan diberikan secara cuma-cuma asalkan ada pertobatan yang sesungguhnya dan lahir baru; bukan dilahirkan secara daging tetapi roh karena Allah adalah roh. Buah-buah roh dan daging juga terpancar dari hidup pertobatan yang sungguh-sungguh .
# kafirisasi 2013-02-15 15:22
*
Sdr Abdullah,

Matius 12:22-37 + Markus 3: 20-35 + Lukas 11: 14-23:

Yesus menyembuhkan orang buta dan bisu yang kerasukan setan, banyak orang takjub tetapi orang Farizi berkata: "Dengan Beelzebul, penghulu setan, Ia mengusir setan." Tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka lalu berkata kepada mereka: "Setiap Kerajaan yang terpecah-pecah pasti binasa dan setiap kota atau rumah tangga yang terpecah-pecah tidak dapat bertahan. Demikianlah juga kalau Iblis mengusir Iblis, ia pun terbagi-bagi melawan dirinya sendiri; bagaimanakah kerajaannya dapat bertahan? Jadi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Beelzebul, dengan kuasa siapakah pengikut-pengik utmu mengusirnya? ....Tetapi jika Aku mengusir setan dengan Kuasa Roh Allah, maka sesungguhnya Kerajaan Allah sudah datang kepadamu..."

Bagaimana mungkin kuasa kegelepan mengusir sesamanya, yang ada adalah kompromi. Di dalam nama Yesus ada Kuasa mengusir Iblis yang mengikat di dalam hati manusia.
# Harry 2013-02-16 14:29
*
“Kemudian dari pada itu aku melihat: sesungguhnya, suatu kumpulan besar orang banyak yang tidak dapat terhitung banyaknya, dari segala bangsa dan suku dan kaum dan bahasa, berdiri di hadapan takhta dan di hadapan Anak Domba, memakai jubah putih dan memegang daun-daun palem di tangan mereka” (Wahyu 7:9)

TUHAN tidak melihat suku, ras, atau bahasa. Bahkan Yesus sendiri memerintahkan murid-murid-Nya agar memberitakan Injil. Bacalah di Matius 28:16-20 tentang "Perintah untuk Memberitakan Injil".

Sedikit ayat saya kutip: Matius 28:19-20 “Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman"

Dari hal inilah kita tahu bahwa Yesus tidak hanya menyelamatkan orang Israel, tetapi juga semua bangsa.
# Staff Isa dan Islam 2013-02-24 22:55
~
Saudara Harry,

Terimakasih atas penjelasan saudara di atas. Tentang kebenaran apakah Yesus diutus hanya untuk bangsa Israel, kami telah membuat satu artikel yang membahas hal tersebut pada link ini: http://tinyurl.com/cqvgxdo.

Mungkin saudara Harry ingin membaca artikel tersebut sebagai bahan menambah wawasan.
~
SO
# Kafirisasi 2013-02-16 14:33
*
Sdr Abdullah,

Yesus nyata hidup di dalam hati saya, Dia lebih dari perdebatan-perd ebatan nama Isa vs Yesus dan kebenaran kata-kata di Alkitab yang dihujat. Hakikat kebenaran-Nya saya rasakan, karena pengalaman rohani yang saya alami. Dia hidup dan nyata. Bagaimana saya bisa mengingkari semua ini? Suara-Nya nyata di dalam hati saya, ada damai sejahtera sejati dan sukacita yang saya rasakan, melebihi apa pun yang ditawarkan dunia.

Saya bisa bersyukur atas apa yang saya miliki, saya dimampukan untuk mengasihi, saya dimampukan untuk menyaksikan kebaikan Tuhan, saya dimampukan tidak terintimidasi oleh kuasa gelap yang berusaha mencuri damai sejahtera. Saya dibuat takjub atas kuasaNya dalam hidup saya. Mujizat demi mujizat saya alami setelah saya menjalin hubungan intim dengan Nya. Saya orang awam yang membuka hati pada saat Dia mengetuk hati saya, dan aliran kasihNya nyata. Bagaimana saya bisa melepaskan semua ini untuk sesuatu yang belum saya yakini kebenarannya?
# Steve 2013-02-17 21:33
*
Sdr. Abdullah,

Terimakasih di atas keikhlasan hati sdr. Tetapi ingatlah jangan kita mengikuti Tuhan hanya karena sesuatu yang indah dan sesuatu yg teratur saja. Sebab setan pun boleh mewakili Tuhan dengan tipu muslihat sebagaimana Adam dan Hawa yg tertipu oleh setan.

Satu ujian yg paling senang untuk menguji sama ada roh itu adalah benar atau tidak ialah coba sdr fikir jika sdr memasuki kerajaan setan adakah sdr rasa sdr bisa keluar dari kerajaan setan atau tidak. Tetapi dnegan kerajaan Tuhan sdr bisa saja masuk dan pergi karena Tuhan mahu seseorang yg percaya kepada-Nya melalui hati yg murni, bukan dengan paksaan.

Ada tertulis, barang siapa keluar dariapda agama ini, orang itu harus dihukum bunuh. Ingatlah, kerajaan Tuhan tidak memaksa seseorang walaupun orang itu keluar daripada kerajaan-Nya.
# Steve 2013-02-18 19:01
*
Saya bertanya-tanya mengapa kata-kata Yesus kebanyakan kata-kata kiasan. Jika diambil bulat-bulat kata-kata tersebut tentu artinya lain. Agak lama juga bagi saya untuk mengerti kata-kata tersebut. Tetapi lama-kelamaan barulah saya paham apa maksud kata-kata Yesus itu.

Contohnya, Yesus mengutuk pokok anggur karena tidak berbuah di saat Yesus sedang lapar. Yesus juga berkata obat yang terbaik adalah kita paham dan mengerti.
# Staff Isa dan Islam 2013-02-26 11:50
~
Saudara Steven,

Kami maklum mengapa awalnya saudara bingung dengan perkataan-perka taan Yesus yang berupa kata kiasa. Itulah sebabnya, dalam memahami setiap ayat, kita perlu kembali melihat konteks dari ayat tersebut. Bukan hanya mengartikan satu ayat.

Dan lagi, inilah salah satu alasan mengapa Injil diterjemahkan ke berbagai bahasa. Agar kita dapat dengan mudah membaca, mempelajari, dan paham isi dari kitab tersebut.
~
SO
# yes 2013-02-18 22:46
*
Mujizat Yesus adalah bukti Allah mendengar Yesus. Maka jika kita berdoa atas nama Yesus Kristus pasti Allah mendengarnya karena Yesus dan Injil Allah yang asli dan benar.
# pengikut Al-masih 2013-02-19 02:55
*
Quoting Hulondhalangi:
kita disuruh ikhtiar inti ajarannya adalah keseimbangan bukan instan kayak kristen
Siapa bilang ada cara instan masuk surga dalam Kristen? Anda salah sangka. Dalam ajaran Kristen pun harus bayar harga untuk mendapatkan kselamatan. Tidak berarti orang yang telah menerima pengorbanan darah-Nya yg mahal itu akan bebas berbuat dosa. Justru inti ajaran Al-Masih adalah menjalani hidup baru dengan menyalibkan kedagingan, yaitu meninggalkan dosa dan segala hal duniawi. Seperti kebencian, dendam, sakit hati, kepahitan, kekecewaan, percabulan, hujat, sihir, iri, dengki, amarah, dll.

Inti ajaran-Nya adalah kasih, damai, kemurahan, kelemahlembutan , kbaikan, kesucian, dan penguasaan diri. Mohon bertobatlah, saudaraku. Kita sdang berada di akhir zaman. Nantinya antikris akan menjadi penguasa tunggal dengan 1 agama dan 1 pemerintahan sedunia. Apakah Saudara menunggu nubuat ini tergenapi baru mau bertobat (ketika sudah masuk masa antikris, ketika sudah diharuskan memakai RFID chip implant)?
# Staff Isa dan Islam 2013-02-24 23:01
~
Saudara Abdullah dan Pengikut Isa Al-Masih,

Maaf komentar saudara-saudara mengenai Alkitab kami hapus. Karena di artikel ini kita tidak sedang membahas Alkitab atau Al-Quran.

Bila saudara-saudara ingin membahas tentang Alkitab, silakan bergabung di link ini: http://www.isadanislam.com/alkitab/. Sedangkan untuk Al-Quran, silakan bergabung di link ini: http://www.isadanislam.com/al-quran/.

Demikian, kiranya dapat maklum. Dan mari kita diskusi sesuai dengan topik artikel yang sedang dibahas. Terimakasih.
~
SO
# Haydar ali 2013-02-28 23:36
*
To: Staff Isa dan Islam,

1. (Menurut kami tidak ada salahnya kita mempelajari doa yang bagaimana yang didengar Allah) Pertanyaan saya, kenapa masih butuh doa kalau sudah dijamin?

2. (Bila saudara keberatan membahas topik tentang doa, kami tidak memaksa saudara harus memberi komentar) Kok ngajak saya putus asa nunggu jawaban anda? Saya tidak pernah keberatan jadi jawab dulu.

3. (Orang Kristen berdoa bukan karena ragu akan jaminan keselamatan. Bagi orang Kristen, doa adalah suatu hubungan pribadi dengan Allah) Namanya doa itu artinya pengharapan, berarti ada sesuatu yg kurang. Nah kalau sudah dijamin berarti tetep tidak perlu berharap lagi toh?
# Staff Isa dan Islam 2013-03-06 20:20
~
Saudara Haydar,

1. “Jaminan” apakah yang saudara maksud di sini?

2. Silakan saudara menjelaskan secara spesifik “jaminan” apa yang saudara maksud pada point pertama!

3. Apakah setiap saudara berdoa, isi doa-doa saudara hanyalah meminta setiap hal yang kurang bagi saudara? Kami dalam berdoa tidak hanya meminta sesuatu kepada Tuhan. Isi doa kami bisa bermacam-macam. Bisa ucapan syukur atau berdoa untuk orang lain. Orang Kristen tidak pernah diajarkan berdoa secara egois, hanya untuk memenuhi kepentingannya sendiri!
~
SO
# Abdullah 2013-03-01 12:01
*
Staf Isa dan Islam,

Ini faktanya jika orang Kristen non-Isael tidak akan masuk surga dan Injil berkata itu:

"Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepadaku: "Tuhan ! Tuhan ! Bukankah kami bernubuat demi namamu dan mengusir setan demi namamu dan mengadakan banyak mukjizat demi namamu juga. Pada waktu itulah aku (Yesus) akan berterus terang kepada mereka dan berkata: "Aku (Yesus) tidak pernah mengenal kamu ! Enyahlah dari padaku" (Matius:22-23).

Tidak ada surga dan jalan keselamatan di akhirat bagi orang-orang Kristen non-Israel: (Kisah para rasul 13:23), (Matius 10:5-6), (Matius 19:28), (Yohanes 17:9), (Kejadian 49:28), (Wahyu 7:4), (wahyu 7:5-8), dan (Wahyu 21:12-13)

Jadi, jalan keselamatan yang ditawarkan agama Kristen khusus dan hanya untuk orang-orang Israel. Tidak untuk orang-orang non-Israel. Jalan keselamatan bagi seluruh umat manusia hanyalah Agama Islam.
# Staff Isa dan Islam 2013-03-06 20:21
~
Saudara Abdullah,

Apakah dalam Alkitab saudara pernah membaca pembagian dari Kristen, yaitu: Kristen Israel dan Kristen non-Israel? Di ayat manakah pernyataan tersebut tertulis?

Keselamatan yang dibawa Isa Al-Masih dan yang tertulis dalam Injil tidak ditujukan pada satu golongan tertentu. Apakah dia Kristen Israel dan Kristen non-Israel, tetapi untuk setiap orang yang mau menerimanya, termasuk saudara Abdullah.

Bila keselamatan yang dibawa Isa Al-Masih dan yang tertulis dalam Injil hanya untuk golongan tertentu, pastinya Isa Al-Masih tidak akan memberi Amanat Agung yang tertulis dalam Inil kepada pengikut-Nya:

“Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman" (Injil, Rasul Besar Yohanes 28:19-20).

Saran kami, ada baiknya saudara Abdullah mempelajari Kitab Suci Injil untuk menemukan kebenaran yang sebenarnya. Bukan untuk mencari ayat-ayat yang dapat digunakan untuk menyerang orang Kristen.
~
SO
# Boni 2013-03-02 11:36
*
Quoting Abdullah:
Staff YHWH,,
ini faktanya jika orang kristen non-Isael tidak akan masuk surga dan Injil berkata itu: tak ada surga dan jalan keselamatan di akhirat bagi orang-orang Kristen non-Israel:
(Kisah para rasul 13:23), (Matius 10:5-6), (Matius 19:28), (Yohanes 17:9), (Kejadian 49:28), (Wahyu 7:4), (wahyu 7:5-8), dan (Wahyu 21:12-13)

Jadi, jalan keselamatan yang ditawarkan agama kristen khusus dan hanya untuk orang-orang Israel. Tidak untuk orang-orang non-Israel. Jalan keselamatan bagi seluruh umat manusia hanyalah Agama Islam.

Tampaknya saudara Abdullah lupa dengan ayat ini:
“Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman" (Injil, Rasul Besar Yohanes 28:19-20).
# Haydar Ali 2013-03-18 22:26
*
Ajaran anda sendiri bercerita perihal penyaliban Yesus adalah sebagai bentuk pengorbanan dan pengampunan dosa seluruh umat Kristen (pengorbanan itu yang saya maksud sebagai jaminan).

Berdoa atas kekurangan kita bukan sesuatu yang egois, karena kita menyadari, kita manusia lemah di mata Tuhan. Yang egois itu orang-orang yang tidak mau berdoa. Itulah salah satu kelemahan anda. Hanya mencoba mengutak-atik Al-Quran dan sunnah kami. Jadi, pelajari dulu macam-macam doa dalam agama kami, sebelum mengatakan saya/umat Islam sebagai orang yang egois dalam berdoa.
# Staff Isa dan Islam 2013-03-20 11:54
~
Saudara Haydar,

Mari kita luruskan kembali maksud dari artikel di atas. Artikel tersebut menyoroti tentang apa yang perlu diperhatikan seseorang ketika berdoa.

Dalam Kitab Suci Allah dikatakan, “Tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu” (Kitab Nabi Besar Yesaya 59:2).

Jadi, yang menjadi penentu apakah doa seseorang didengar Allah atau tidak, adalah dosa yang ada dalam diri orang tersebut. Bukan ritual atau bahasa yang kita gunakan ketika berdoa.

Memang tidak salah kita memperhatikan kebersihan tubuh jasmani ketika hendak menghadap Allah. Tetapi kebersihan hati jauh lebih penting, “Karena dari hati timbul segala pikiran jahat, pembunuhan, perzinahan, percabulan, pencurian, sumpah palsu dan hujat” (Injil, Rasul Besar Matius 15:19).

Kami tidak mengatakan bahwa doa orang Kristen lebih didengar Allah. Kami lebih setuju bila dikatakan bahwa doa yang didengar Allah, adalah doa yang keluar dari hati yang bersih! Sungguh indah bukan bila kita berdoa dengan hati yang bersih?

Penebusan yang dilakukan oleh Isa di salib tidak ada hubungan dengan artikel di atas. Dan bukan berarti orang Kristen yang telah menerima penebusan dari Isa tidak perlu lagi berdoa. Sebaliknya, doa adalah nafas hidup pengikut Isa Al-Masih.
~
SO
# hamba Allah 2013-04-11 21:59
*
Dalam Islam kita memang selalu berucap "insyaAllah". itu menunjukkan kalau kita umat Islam bukan umat yang sombong. Kita merendahkan diri kita karena sesungguhnya surga itu milik Allah. karena tanpa ijin Allah kita tidak dapat masuk surga. Tapi ingat Allah itu maha adil. Allah akan menyediakan tempat yang baik bagi umat yg beriman dan beramal sholeh. Cuma kembali lagi kita sebagai hamba jangan takabur.

Contoh saja kalau atasan kita akan memberikan kita jabatan. Terus kita ditanya orang apakah kita akan mendapatkan jabatan itu, sebagai orang yang tidak sombong kita mesti bilang Insyaallah (mudah-mudahan, doain saja ). Karena bisa saja karena kesombongan kita malah membuat atasan kita berubah pikiran.

Dilain pihak kalau umat kristen yakin dan percaya bahwa dosa-dosanya sudah ditebus oleh Yesus akan masuk surga. Apa benar begitu? Bukankan terlalu sombong berkeyakinan seperti itu? bagaimana dengan seorang penjahat besar yg beragama kristen yg percaya dosa-dosanya di tebus Yesus apa juga akan masuk surga?
# Staff Isa dan Islam 2013-04-18 10:29
~
Saudara Hamba Allah,

Alkitab mengajarkan bahwa Allah membenci orang yang tinggi hati. Dan manusia juga menyadari bahwa sombong atau takabur itu tidak baik.

Tetapi soal keyakinan kepada Allah, keyakinan akan kehidupan selamat di akhirat adalah soal kepastian. Jika Ya katakan Ya jika Tidak katakan Tidak. Isa Al-Masih memberikan kepastian. Itu sebabnya kami yakin dengan pasti.
~
NN
# Hanna Karunia. 2013-04-13 12:07
*
To: Hamba Allah,

Memang benar kita berdoa itu ada cara/aturannya. Namun yang pokok kita berdoa dalam iman, roh dan kebenaran (Injil Yohanes 4:24). Kita tidak berdoa dengan nyanyian, karena nyanyian hanya sebagai puji-pujian. Karena Allah itu Roh, maka kita berdoa dalam roh, tidak berkiblat/menye mbah sesuatu. Islam menyembah batu Hajar Aswad.

Masalah Yesus/ Isa anda sudah tahu. Ia adalah Putra Allah dalam artian Roh (maaf anda pasti tidak akan bisa memahami Trinitas). Orang Kristen pun tidak akan sombong dengan keselamatan yang sudah pasti dalam Yesus. Karena keselamatan itu anugerah, bukan dari perbuatan kita, seperti dalam Islam. Dan kita tidak bisa berbuat dosa seenaknya, karena perbuatan dosa akan tetap diperhitungkan oleh Allah.

Lain lagi dengan Islam, setelah berpuasa maka dosanya hilang, kembali pada fitrahnya seperti bayi tanpa dosa. Dalam Kristen tidak ada hal seperti itu. Dosa tidak dapat dihapus dengan berpuasa atau sunat, amal, zakat, dsb. Dosa hanya dapat diampuni dengan bertobat dan beriman pada Yesus dan mentaati perintah-Nya (kasihilah sesamamu manusia seperti engkau mengasihi dirimu sendiri). Thanks. GBU.
# Staff Isa dan Islam 2013-04-29 22:03
~
Saudara Hanna Karunia,

Terimakasih, berharap banyak pembaca yang diberkati dengan tulisan saudara.
~
NN
# Feri Gunawan 2013-04-27 12:30
*
Bagiku doa tidak melihat keyakinan orang. Doa semua orang didengar dan diperhatikan Allah, karena Allah itu Maha Adil (Matius 5:45 b).

Maaf, pandanganku sebagai orang Kristen. Yang menjadi tolok ukur suatu doa adalah kwalitas doa itu sendiri (Yakobus 5:16 b) dan kita harus tahu pada siapa kita berdoa, serta bagaimana seharusnya kita berdoa (Yohanes 4:24). Jadi bukan doa orang Kristen lebih diperhatikan oleh Allah daripada doa orang Muslim, atau sebaliknya.

Karena doa adalah satu-satunya sarana yang kita punyai untuk dapat berkomunikasi dengan Allah. Sebab itu kita harus menjunjung tinggi doa, karena kita tahu dalam doa, kita menghidupkan dan berbicara pada siapa. Jadi sebaliknya janganlah main-main dengan doa. Sama halnya jangan main-main dengan sumpah dalam nama Tuhan.
# Staff Isa dan Islam 2013-04-29 22:06
~
Saudara Feri,

Terimakasih atas pernyataan yang sudah saudara bagikan. Kiranya dapat memberkati banyak orang.
~
NN
# nowar 2013-05-01 15:58
*
Quoting Krista:
*
Sejak tahun 2011 saya mengikuti situs ini. Terima kasih untuk Pencerahannya selama ini. Tuhan Yesus Memberkati.

Saudara Krista, semoga kita juga terbeban untuk ikut peduli mengenalkan Yesus terhadap saudara-saudara kita yang belum mengenal-Nya. Karena itulah tugas utama pengikut Kristus.
# Staff Isa dan Islam 2013-05-02 07:51
~
Sebelum Yesus terangkat naik ke sorga, Dia memberi satu Amanat Agung untuk dilakukan oleh murid-murid-Nya , yaitu seluruh umat percaya.

“Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman" (Injil, Rasul Besar Matius 28:19-20).
~
SO
# Feri Gunawan 2013-05-02 13:26
*
Benar sekali staff IDI, seperti yang anda himbaukan pada kita-kita untuk mengenalkan Isa pada siapapun yang belum mengenal-Nya, maupun yang mempunyai pandangan yang salah tentang Isa. Karena itu staff IDI, saya himbau lagi agar mau menaruh e-Bible dan e-Quran serta perbandingannya di halaman utama seperti saran sdri Hanna Karunia, agar peminat dan pencari kebenaran dapat membaca sendiri pada Kitab Suci yang ada. Dan lagi kita tidak perlu terlalu menuliskan isi ayat yang panjang (kolomnya terbatas). Cukup ditulis dari kitab mana, ayat berapa, nanti biar pembacanya yang cari sendiri di kitab suci yang di-download.

Bagaimana dengan saran saya dari idenya sdri Hanna? Semoga ide sdri Hanna mendapat dukungan sepenuhnya dari para peminat situs Isa dan Islam dalam mencari kebenaran sejati.
# Staff Isa dan Islam 2013-05-03 14:32
~
Saudara Feri, terimakasih untuk sarannya.

Sebenarnya untuk e-Bible kami sudah mencantumkan di halaman utama situs IDI ini (Lihat di bagian paling bawa halaman utama). Tetapi untuk e-Quran memang belum ada. Tetapi sekali lagi, kami akan mempertimbangka nnya. Mungkin ke depannya kami juga bisa menyediakannya.

Kami mengerti kolom komentar sangat terbatas. Tapi, kita juga harus ingat belum tentu semua orang mau bersusah-susah untuk membuka e-Bible atau e-Quran untuk mencari isi ayat yang dicantumkan. Sehingga biasanya kami selalu mencantumkan isi dari ayat tersebut, dengan tujuan agar semua orang dapat langsung membacanya. Kalau sudah tersedia di depan mata, mau tidak mau orang yang melihatnya akan membaca, bukan?
~
SO
# mama 2013-05-03 08:00
*
Sebenarnya Nabi Isa sekalipun bahkan Nabi Muhammad tidak akan dapat menjamin seseorang "pasti" masuk surga. Karena dalam agama kami yang menentukan anda masuk surga adalah amal ibadahnya. Makanya ada hisab dimana amal ibadah kita ditimbang antara kebaikan dan keburukan.

Kalau semua orang Kristen masuk surga semua karena sudah ikut asuransi jaminan surga kan konyol. Saya masuk Kristen terus korupsi, zina, mabuk, ngapain mikir amal baik toh sudah ada asuransinya.

Coba nalar, sebenarnya ucapan Nabi Isa, Aku adalah jalan kebenaran itu adalah Dia rasul yang diutus Allah untuk mentauhidkan seperti halnya Muhammad dan nabi-nabi sebelumnya. Apa pernah nabi-nabi sebelumnya disembah. Itulah penyimpangan para pendeta saat itu.
# Staff Isa dan Islam 2013-05-06 21:41
~
Saudara Mama,

Bahkan amal dan ibadah umat Islam sesungguhnya bukan jalan penentuan masuk sorga. Apakah saudara belum pernah membaca hadis ini:

Bersumber dari Abu Huraira, Muhammad berkata “Mendekatlah dan berusahalah benar! Ketahuilah bahwa setiap orang diantara kalian tidak bakal selamat karena amalnya. Para sahabat bertanya “Ya Rasullah, tidak juga engkau? Rasullulah berkata: “Tidak juga aku, kecuali Allah melimpahiku dengan rahmat dan karunia-Nya” (Hadis Sohih Muslim KH. Adib Basri Mustafa Hal. 819 No 76).

Muhammad menyatakan umatnya tidak selamat sekalipun dengan amal perbuatan baik. Bahkan pernyataan beliau ini “Tidak juga aku, kecuali Allah melimpahiku dengan rahmat dan karunia-Nya”. Terlihat seolah-olah beliau hanya memikirkan tentang nasibnya sendiri.

Isa Al-Masih berkata Dialah satu-satunya jalan menuju Allah atau keselamatan sorgawi yang dari Allah. Nah, bagaimana dengan orang yang teramat saleh tapi tidak menerima Isa Al-Masih sebagai jalan keselamatan, apakah amal salehnya dapat menyelamatkannya?
~
NN
# mohon doa 2013-05-04 20:17
*
Ada suatu ajaran dalam Alkitab yang saya juga belum bisa melakukannya, dan saya mohon doa dari orang yang percaya pada Yesus Tuhanku/ Tuhan kita, bahwa sehebat apapun kita ini yang karena karunia yang dianugerahkan pada kita dari tempat yang Maha Tinggi, kalau kita tidak memiliki kasih, maka semuanya percuma. Mohon doakan saya yang tidak memiliki kasih ini agar memiliki setitik kasih untuk sesama, karena saya sangat emosional. Terimakasih, Tuhan Yesus memberkati.
# Staff Isa dan Islam 2013-05-06 18:19
~
Apa yang saudara katakan adalah benar, bila tidak mempunyai kasih, maka semuanya percuma. Kitab Suci Allah menuliskan, “Sekalipun aku dapat berkata-kata dengan semua bahasa manusia dan bahasa malaikat, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama dengan gong yang berkumandang dan canang yang gemerincing” (Injil, Surat 1 Korintus 13:1).

Kami akan meneruskan permohonan doa saudara kepada Tim Doa kami. Agar mereka dapat berdoa bagi pergumulan saudara. Renungkanlah firman Allah ini, “Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya” (Injil, Surat Yakobus 5:16).
~
SO
# zky 2013-05-10 22:54
*
"Dan mereka (Yahudi dan Nasrani) berkata: "Sekali-kali tidak akan masuk surga kecuali orang-orang (yang beragama) Yahudi atau Nasrani". Demikian itu (hanya) angan-angan mereka yang kosong belaka. Katakanlah: "Tunjukkanlah bukti kebenaranmu jika kamu adalah orang yang benar" (Qs 2:111).

Sudah dijelaskan dalam Al-Quran melalui firman Allah bahkan sebelum admin membuat pernyataan ini. Semoga menjadi pencerahan.
# Staff Isa dan Islam 2013-05-21 22:01
~
Saudara Zky,

Allah memberikan jaminan kepastian keselamatan bagi seluruh umat manusia. Dan hal ini Allah nyatakan dalam Firman-Nya yaitu Alkitab. Seperti ada tertulis, "Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia [Isa Al-Masih], sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan" (Injil, Kisah Para Rasul 4:12).

Isa Al-Masih adalah satu-satunya yang dapat memberikan keselamatan bagi manusia. Adakah pribadi yang dapat menjamin keselamatan selain Isa Al-Masih? Bahkan nabi saudara pun tidak dapat menjamin keselamatan dirinya sendiri dan juga pengikutnya.

Isa Al-Masih dengan gamblang menetapkan ketetapan abadi bahwa hanya dirinya jalan kepada Allah, lihat “Kata Isa Al-Masih kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa (Allah), kalau tidak melalui Aku [Isa Al-Masih].” (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6).
~
NN
# Putra 2013-05-24 08:09
*
Jalan keselamatan hanya terdapat pada Yesus Kristus atau Isa Al-Masih, atau apapun sebutan kita bagi-Nya. Itulah sebabnya para pengikut Yesus Kristus percaya dan yakin. Karena Yesus Kristus sendiri seperti sabda-Nya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku” (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6) dan tidak ada di muka bumi ini yang bisa dan berani bersabda demikian.

Namun bukan berarti cukup menjadi pengikut-Nya saja sudah terjamin masuk surga, melainkan dengan memiliki iman kepada-Nya. Beriman kepada Yesus berarti percaya, serta menjalankan apa yang sudah Dia sabdakan. Dan sabda-Nya yang terutama adalah "Kasih".

Isa datang bukan untuk agama tertentu, melainkan untuk semua orang di dunia, hal yang utama yang Dia ajarkan adalah Kasih.
# Putra 2013-06-16 10:21
*
To: Yudha,

Saya setuju sekali dengan pendapat "bagiku agamaku dan bagimu agamamu" oleh karena itu akan lebih baik dalam memberikan khotbah atau syiar agama tidak perlu harus memakai speaker sehingga didengar orang sekitarnya yang notabene belum tentu beragama sama bukan?
Allah tidak tuli sehingga tidak perlu kita mengeraskan suara.

Saya suka adzan karena bagi saya adzan adalah penunjuk waktu, namun menjadi masalah ketika adzan ditempat pada tempat yang membutuhkan ketenangan, contohnya rumah sakit.

Bagi saudara-saudara Muslim, salah satu kegunaan adzan adalah mengingatkan dan ajakan untuk menunaikan shalat. Memang sangat besar pahalanya bagi si pengajak. Namun demikian masih banyak cara lain yang lebih baik dalam mengingatkan dan mengajak saudara-saudara kita untuk berdoa bukan?

Saya tetap menghargai adzan dan memakai adzan sebagai penunjuk waktu, tapi untuk khotbah atau syiar, saya tidak memerlukannya karena sudah memiliki syiar atau khotbah sendiri.
# Ruth 2013-06-17 12:14
*
Untuk saudara-saudara ku terkasih baik yang Kristen maupun non Kristen, menurut pendapat saya, yang dapat menuntun kita sampai ke sorga adalah “pribadi yang memiliki surga itu sendiri lalu turun dan memberitahu jalan menuju ke surga”. Siapapun ia, jika belum pernah ke surga, tidak akan mengetahui jalan menuju ke sorga. Satu-satunya pribadi yang mengetahui jalan ke surga adalah Allah sendiri, dan Ia turun ke bumi untuk memberitahu jalan ke surga.

Injil Yohanes 14:6-11 “Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. Sekiranya kamu mengenal Aku, pasti kamu juga mengenal Bapa-Ku. Sekarang ini kamu mengenal Dia dan kamu telah melihat Dia." Kata Filipus kepada-Nya: "Tuhan, tunjukkanlah Bapa itu kepada kami, itu sudah cukup bagi kami." Kata Yesus kepadanya: "Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami. Tidak percayakah engkau, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku? Apa yang Aku katakan kepadamu, tidak Aku katakan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang diam di dalam Aku, Dialah yang melakukan pekerjaan-Nya. Percayalah kepada-Ku, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku; atau setidak-tidakny a, percayalah karena pekerjaan-peker jaan itu sendiri”
# Anita JK 2013-06-29 15:25
*
Qs 2:186 "Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila: ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran."

Allah mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila:
- Memohon doa kepada Allah
- Memenuhi segala perintah Allah. Tahu tidak perintah-Nya ?
- Beriman kepada Allah. Tahu tidak arti beriman kepada-Nya?
# Staff Isa dan Islam 2013-07-02 20:49
~
Saudara Anita,

Terimakasih untuk penjelasan saudara di atas. Dan bila tidak keberatan, kiranya saudara dapat menjelaskan apa yang dimaksud dengan:

1. Memenuhi segala perintah-Nya.
2. Beriman kepada-Nya.
~
SO
# gede 2013-08-13 21:46
*
Sudah jangan diperdebatkan, karena semua agama diturunkan oleh Tuhan tidak ada yang paling benar. Semua sama di mata Tuhan.

Untuk umat Muslim jangan menghina agama lain dengan mengatakan kafir. Itu sama saja anda menghina agama sendiri yang mengajarkan kejelekan.

Saya mau tanya Ka'bah yang terbuat dari mamer kemudian disembah itu dibuat oleh siapa? Kalau bukan oleh manusia, berarti anda menyembah batu mamer juga? Makanya jangan menganggap agama lain menyembah patung dan manusia. Kalau anda tidak tahu agama lain jangan komentar.

Kristen menyembah Yesus, bukan manusia, tapi Roh Kudus (roh suci yang diartikan sebagai Tuhan].

Hindu menyembah patung yang karena Tuhan tidak punya wujud, jadi biar gampang Tuhan itu diwujudkan dalam bentuk patung. Dan Tuhan itu ada dalam patung itu, bukan patungnya Tuhan.

Jadi itu semua simbol. Ingat Tuhan itu ada di mana-mana. Baik dalam batu maupun di dalam patung, bahkan ditempat kotor sekalipun ada.
# Staff Isa dan Islam 2013-08-16 19:57
~
Saudara Gede,

Terimakasih untuk spirit saling menghargai. Semua agama itu baik dan diadakan untuk suatu tujuan hidup yang lebih baik. Bayangkan saja jika manusia hidup tanpa memiliki agama beserta segala norma-normanya. Bisa hancur dunia ini.

Agama dibuat manusia untuk menata hidup manusia selama di bumi. Tetapi keselamatan datang bukan dari manusia sebab manusia tidak berhak dan tidak berdaya menyelamatkan dirinya di akhirat. Maka Tuhan menjadi manusia. “Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia [Isa Al-Masih], sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan" (Injil, Kisah Para Rasul 4:12).

Apakah saudara sendiri sudah menemukan jalan keselamatan?Ber doalah agar Isa Al-Masih menyelamatkan saudara.
~
NN
# gede 2013-08-29 21:52
*
Kalau melihat kotbah anda ini berarti anda belum memahami apa yang disampaikan oleh Yesus. Inilah akibat terlalu banyak menafsirkan kitab. Anda harus tahu semua kitab suci itu dibuat oleh manusia yang isinya dikumpulkan dari orang-orang yang kesekian.

Dulu belum ada buku jadi nabi/orang suci menyampaikan wahyu kepada umat/pengikutny a secara lisan. Jadi di sini semua kitab suci yang dibuat jaman sekarang belum sempurna. Jadi poinnya anda harus percaya adanya Tuhan, jangan terlalu banyak tafsiran.

Saya lihat anda hanya berpikir mencari Tuhan dan jalan keselamatan serta menarik umat untuk masuk agama anda. Itu artinya anda harus belajar agama yang benar lagi sebelum berceramah lagi. Agama bukan dibuat oleh manusia tapi agama diturunkan oleh Tuhan agar manusia punya pedoman hidup dan percaya kepada Sang Pencipta. Tuahn tidak bisa dimiliki/bukan milik manusia tapi semua ciptaan-Nya milik Tuahn.

Jadi anda tidak perlu cari jalan keselamatan dan Tuhan karena Tuhan ada dimana-mana, tak terbatas oleh ruang dan waktu.
# Staff Isa dan Islam 2013-09-03 14:22
~
Saudara Gede,

Terimakasih untuk saran dan masukan saudara di atas. Jelas kami mempercayai adanya Tuhan. Kami juga percaya setiap manusia memerlukan Tuhan. Sebab hanya Tuhan yang dapat melindungi manusia dari kebinasaan iblis.

Sepertinya saudara salah paham dengan tujuan situs kami. Kami tidak pernah menarik siapapun untuk masuk agama yang kami yakini. Karena kami percaya agama tidak akan pernah dapat menyelamatkan seseorang. Agama tertentu tidak akan menjamin seseorang selamat dari pengadilan Allah di akhir zaman.

Tuhan tidak pernah menurunkan agama tertentu. Manusia membuat agama sebagai panutan yang harus diikuti untuk mencari Tuhan dan mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.

Bila benar saudara meyakini Tuhan ada dimana-mana, lalu mengapa ketika saudara sholat harus menghadap arah tertentu dan pada jam-jam tertentu?

Kiranya saudara dapat merenungkan ayat ini, “Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri” (Injil, Surat Efesus 2:8-9).
~
SO
# Staff Isa dan Islam 2013-09-05 08:13
~
Saudara Gede,

Terimakasih untuk komentar yang sudah saudara berikan. Tapi maaf, kami terpaksa menghapusnya. Bila saudara ingin memberi komentar, silakan mengikuti aturan berikut ini:

Pedoman wajib untuk memasukkan komentar:
1. Tidak boleh memakai lebih dari satu kolom komentar.
2. Pertanyaan/masu kan harus berhubungan dengan uraian diatas. 
3. Sebaiknya satu atau dua pertanyaan dalam satu kolom komentar.
4. Hanya menggunakan bahasa Indonesia yang umum dan dimengerti semua orang.
5. Tidak memakai singkatan-singk atan, misalnya yg, dlm, sdh, tdk, dlsbgnya.
6. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
7. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.

Untuk pertanyaan/masu kan yang majemuk, silakan mengirim email ke: 
Kiranya petunjuk-petunj uk di atas dapat kita perhatikan.

Demikian, kiranya saudara dapat maklum.
~
SO
# Erick 2013-09-17 04:56
*
Tidak semua orang Kristen masuk surga, Yesus dengan tegas mengatakan “Barangsiapa percaya pada-Ku”, bukan barangsiapa yang Kristen. Ini yang kurang dipahami Muslim, bahwa keselamatan tergantung agama. Yesus tidak demikian, Dia sebagai Tuhan tidak pernah mendemonstrasik an diri-Nya sebagai pembawa agama Kristen seperti Muhammad. Begitu juga Ibrahim, Musa, Yakub, Yusuf, Daud dll.
# Islam agamaku 2013-10-03 07:28
*
Saya mengutip pernyataan dari admin:

Allah melihat hati, bukan ritual! itu admin mencoba menjelaskan secara tafsirnya seadanya, saya pun mencoba menjawab fitnah saudara melalui tafsir se adanya.

1. Admin mengambil potongan ayat Al-Fatihah di atas. Yaitu "Tunjukilah kami jalan yang lurus". Mengapa setiap shalat muslim membaca ayat tersebut? Hal ini bukan serta merta berarti Allah tidak mengabulkan. Mudahnya gini aja, jika seorang manusia ingin berubah dari kebiasaan buruknya, maka pastinya orang itu akan terus berusaha berulang-ulang kali berdoa agar dijauhkan dari faktor-faktor yang bisa mengakibatkan orang tersebut masuk kembali ke perbuatan dosa.

Saya yakin bahwa admin tahu musuh manusia adalah Setan/Iblis dan sebangsanya. Dalam Islam iman seseorang itu bisa saja bertambah ataupun berkurang.

2. Saya pribadi sangat menolak Isa adalah Tuhan atau tiga dalam satu.
# Staff Isa dan Islam 2013-10-08 12:21
~
Saudara Islam Agamaku,

Sungguh sikap yang terpuji bagi manusia yang berdoa memohon kepada Tuhannya supaya karakter buruk diubah menjadi berkarakter mulia. Umat Islam telah mendoakan hal itu setiap kali menjalankan solat dengan seluruh rakaat yang diwajibkan. Tetapi apakah doa itu terjawab. Umat Islam paham betul bahwa Allah penjawab doa, apalagi doa yang baik.

Namun kenyataannya doa itu sepertinya hanya sebatas kalimat. Kehidupan umat Islam tidak mengalami perubahan karakter tersebut. Bahkan banyak umat Islam yang tidak hanya berdoa tetapi juga berhaji, beramal sedekah namun karakter buruk tetap bahkan semakin menjadi.
~
NN
# Adhin Busro 2013-10-07 22:51
*
Apa yang dikatakan admin Isa dan Islam banyak juga yang benar dan sesuai dengan fitrah kemanusiaan yang haus akan kebenaran. Islam dan Nasrani/Kristen berasal dari induk yang sama yakni agama Ibrahim a.s, yakni agama yang mengajak penganutnya untuk menyembah Tuhan Esa Pencipta langit dan bumi. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.

Admin isadanislam seorang pengikut Kristus taat, hanyalah mencoba berdakwah sesuai dengan bahasa mereka sendiri dengan banyak mengutip dan membandingkan ayat dan dalil, dengan maksud membenarkan ajaran agamanya. Harapannya banyak dari pembaca yang terketuk hatinya untuk memeluk agama Kristus, sehingga berkat akan turun kepadanya. Pada akhirnya misi admin bisa berjalan lancar yakni untuk menyebarkan injil dimuka bumi ini.

Biar tidak menimbulkan pergesekan, marilah semua pembaca blog ini dengan niat tulus dan ikhlas menuju sebuah kalimah persamaan, bahwa tiada Tuhan yang wajib disembah kecuali Allah saja. Bukan yang lain.
# Staff Isa dan Islam 2013-10-10 15:57
~
Saudara Adhin Busro,

Terimakasih atas penilaiaan saudara terhadap kami. Kami meyakini bahwa hanya Allah yang disembah, namun bukan Allah yang jauh yang tidak dapat dikenal oleh manusia. Melainkan Allah yang datang ke dunia menyatakan diri-Nya, agar manusia dapat mengenal penciptanya. Dialah Isa Al-Masih.

Dan kami hanya ingin menyampaikan anugerah keselamatan yang Allah berikan bagi seluruh umat manusia, agar saudara-saudara semua juga dapat memperoleh jaminan keselamatan.

“Dan Aku [Isa Al-Masih] memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku” (Injil, Rasul Besar Yohanes 10:28).

~
NN
# AbdulGhafur 2013-11-05 01:46
~
Maksud doa kami itu agar Allah selalu menuntun kita agar tidak tersesat dengan kenikmatan duniawi karena manusia adalah sumber dari segala kesalahan dan hilaf. Makanya setiap kami umat Muslim berdoa selalu memohon agar diampuni setelah berbuat dosa yang disengaja atau tidak disengaja, yang disadari atau tdak disadari.

Anda sepertinya salah mempresepsikan maksud dari doa tersebut.. Jangan asal yah admin kalau mau menafsirkan ayat dalam kitab suci.
# Staff Isa dan Islam 2013-11-07 21:10
~
Saudara Abdul Ghafur,

Sangat baik jika kita berdoa memohon Allah menuntun hidup kita dan memohon ampun saat kita berbuat dosa dan umat Muslim pun berdoa memohon jalan keselamatan dunia dan akhirat. Namun doa bagi kami bukan hanya sekedar itu, namun doa adalah membangun hubungan yang akrab dengan Allah. Kami tidak memohon agar Allah menunjukan jalan keselamatan, karena Allah sendiri telah menyatakan jalan keselamatan itu, yaitu dalam Isa Al-Masih.

Isa Al-Masih berkata, "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku”(Injil, Rasu Besar Yohanes 14:6).

Isa Al-Masih memberikan jaminan keselamatan dan hidup kekal, Isa Al-Masih berkata, “dan Aku [Isa Al-Masih] memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku” (Injil, Rasul Besar Yohanes 10:28).
~
Noni
# widodo 2014-01-16 14:07
~
Semua doa diperhatikan Allah, baik Islam maupun Kristen. Karena Allah tidak memiliki agama.
# Staff Isa dan Islam 2014-01-22 21:49
~
Saudara widodo,

Memang benar bahwa semua doa pasti diperhatikan Allah, apapaun agamanya. Namun hal yang paling diperhatikan Allah adalah hati manusia. Allah lebih berkenan kepada orang yang berdoa dengan hati yang sungguh-sungguh membutuhkan dan rindu pada Allah, daripada doa yang hanya sekedar ritual keagaman saja

Karena ada banyak orang yang berdoa karena ritual keagamaan yang memang wajib dijalankan. Doa yang seperti ini bukan berasal dari hati
~
Noni
# agus 2014-03-13 22:01
~
Maaf Salma, saya sedikit mengklarifikasi pernyataan anda. Hemat saya Tuhan pasti mengabulkan doa semua umat manusia terlepas apapun agamanya. Karena di Injil dikatakan (kalau tidak salah) Tuhan memberikan hujan kepada rumah orang baik dan rumah orang fasik juga. Dan lagi pula, Yesus disalib untuk menebus dosa semua manusia, bukan? Tidak terlepas dari agama/suku apa orang tersebut, bahkan pernah ada kejadian suku Semak Afrika memohon hujan kepada Tuhan mereka, akhirnya hujan pun turun.

Dan kalau anda jeli, Iblis pun pernah dikabulkan permohonannya oleh Tuhan, ketika Iblis berniat menguji Ayub. Tuhan mengabulkannya dan pada waktu Iblis bernama Legion minta dipindah ke babi, Yesus pun mengabulkannya dan aneh jika ada Nasrani yang tidak dikabulkan doanya. Bagaimana pendapat anda?
# Staff Isa dan Islam 2014-05-27 23:24
~
Salam Sdr. Agus,

Kami menyampaikan terimakasih untuk pemaparan saudara yang sangat baik.

Sekalipun Allah mendengar setiap doa kita, tetapi tidak semua yang kita minta akan dikabulkan, bukan? Sebab Allah sangat tahu mana yang tepat untuk seseorang. Ada banyak doa-doa yang tidak dikabulkan karena mereka tidak tahu apa yang mereka doakan. Bagaimana pengalaman saudara?

Tetapi satu hal yang sangat indah ialah Allah memberikan kuasa kepada manusia jika kita berdosa dengan benar dan kepada Allah dalam Isa Al-Masih (Injil, Surat Yakobus 5:13-20). Dan lagi, Allah tahu segala kebutuhan kita tanpa kita pikirkan. Oleh sebab itu, berdoalah apa yang kita butuhkan dengan benar dan percaya kepada Isa Al-Masih. Saudara perlu membuktikannya, saya sudah mengalaminya.
~
Salma
# monaf 2014-05-27 18:52
~
Hanya Kristen di Indonesia yang menyebut Yesus adalah Isa Al-Masi. Saran kami, ada baiknya saudara staf Isa dan Islam mempelajari kitab suci Al-Quran untuk menemukan kebenaran yang sebenarnya. Bukan untuk mencari ayat-ayat yang dapat digunakan untuk menyerang orang Islam.
# Staff Isa dan Islam 2014-05-27 23:35
~
Salam Sdr. Monaf,

Tentu kami tidak hendak menyerang umat Muslim. Adapun pemaparan yang kami berikan dalam artikel di atas tenntu hendak membantu saudara mengenal Pribadi Allah yang benar. Sebab Allah yang benar tidak akan mempersulit umat-Nya untuk datang kepada-Nya, bukan?

"Dan apabila kamu berdoa, janganlah berdoa seperti orang munafik. Mereka suka mengucapkan doanya dengan berdiri dalam rumah-rumah ibadat dan pada tikungan-tikung an jalan raya, supaya mereka dilihat orang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya" (Injil, Rasul Besar Matius 6:5).
~
Salma
# Pengamat 2014-06-24 09:52
~
Coba anda lihat bagaimana sikap umat Muslim ketika mengucapkan Al Fatihah dalam sholat. Melipat tangannya ketubuh sebagai bentuk penyerahan diri kepada Tuhan. Bagaimana anda yang selalu menaikkan doa bapa kami di gereja? Apakah kerajaan Tuhan dan kehendak-Nya tidak pernah datang sehingga terus meminta.
# Staff Isa dan Islam 2014-06-25 05:06
~
Salam Sdr. Pengamat,

"...Datanglah kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu..." Doa Bapa Kami, adalah sebuah doa yang diajarkanoleh Isa Al-Masih kepada umat-Nya agar umat-Nya tahu bagaimana doa yang benar. Bukan harus menghadap Dia dengan ditentukan waktunya, setiap saat pun kita dapat menghadap Tuhan. Bagaimana jika kita hendak menghadap Tuhan dan belum tepat atau lewat waktunya, apakah Allah akan menolah permohonan kita?

Kerajaan Tuhan sudah datang ketika Isa Al-Masih ada di bumi. Bukanlah kerajaan seperti yang ditafsirkan sebuah banguanan dan segala kemegahan, tetapi kerajaan kemegahan dan kemuliaan-Nya ketika ada di bumi yakni karya keselamatan Isa Al-Masih. Kehendak-Nya adalah setiap orang yang percaya kepada-Nya akan diselamatkan.
~
Salma
# wanita 2014-08-09 03:15
~
Masalah doa dikabulkan Allah. Itu urusan makhluk dan Tuhannya. Manusia tidak bisa menebak-nebak apa doanya terkabul atau tidak. Itu akan memberikan pemikiran sombong nantinya. Sebaik-baiknya berdoa itu tidak diketahui orang lain, mengucap syukur di dalam hatinya. Bukan bercerita secara viral ke orang lain kalau doanya dikabulkan Tuhannya.
# Staff Isa dan Islam 2014-08-14 06:06
~
Saudara Wanita,

Terimakasih untuk komentar saudara. Maaf, bila sebagian komentar saudara kami hapus karena tidak sesuai dan tidak berhubungan dengan artikel di atas. Kiranya saudara maklum akan hal ini.

Kami setuju dengan saudara bahwa urusan doa adalah urusan pribadi Tuhan dan makhluknya. Tetapi bukankah setiap hari umat Islam memanjatkan doa untuk ditunjukkan jalan yang lurus? Pertanyaannya adalah sudahkah doa ini dijawab Allah bagi orang yang memanjatkannya? Ribuan tahun doa ini dipanjatkan, apakah doa ini sudah dijawab?

Banyak teman, keluarga, dan lainnya memanjatkan doa itu tapi hingga akhir hidup mereka, mereka masih memanjatkan doa itu. Kapan doa itu akan dijawab? Sesungguhnya, sebelum doa itu ada, Isa Al-Masih telah bersabda, "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa kalau tidak melalui Aku" (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6). Bagaimana dengan saudara?
~
Solihin
isadanislamstudi.com

* Untuk bisa masuk ke pelajaran kursus ini, non-aktifkan 'pop-up blocker' komputer Saudara dengan meng-klik di sebuah 'bar' di bawah 'status bar' di bagian atas layar komputer

Isa Islam Dan Kaum Wanita

Click gambar di samping untuk artikel - artikel untuk wanita Muslim


 

www.isaislamdankaumwanita.com