Ikuti Isa dan Islam di Facebook Ikuti Isa dan Islam di Tweeter

Konsep Tuhan Menurut Islam dan Kristen

Islam
Kristen

Menurut konsep Islam Tuhan adalah Zat yang Maha Tinggi Yang Nyata dan Esa. Ia adalah Pencipta yang Maha Kuasa dan Maha Tahu. Dia abadi yang menentukan takdir dan hakim semesta Alam.

***

Tuhan dikonseptualisasikan sebagai Yang Tunggal dan Maha Kuasa. Menurut Al-Quran ada 99 nama untuk Allah. Nama-nama ini mengingatkan kita akan sifat-sifat Allah. Nama yang paling terkenal dan sering dipakai ialah “Maha Pengasih” (ar-rahman) dan “Maha Penyayang” (ar-rahim)

***

Orang Islam percaya bahwa penciptaan alam semesta dan penguasaannya oleh Allah adalah bukti utama kemurahhatian Allah. Karena Tuhan muncul dimana pun ia tidak harus menjelma dalam bentuk apapun. Dalam Al-Quran tertulis, “Dia tidak dapat dicapai oleh penglihatan mata, sedang Dia dapat melihat segala yang kelihatan; dan Dialah Yang Maha Halus lagi Maha Mengetahui” (QS al-An’am 6:103)

Konsep Kristen sama dengan inti paragraph ini. Namun Alkitab mengajar bahwa walaupun Allah menentukan takdir manusia ia masih memberi kebebasan terbatas kepada manusia untuk bertindak menurut kehendaknya sendiri.

***

Menurut Alkitab ada jauh lebih banyak dari 99 nama untuk Allah. Malahan ada ratusan nama yang diberikan untuk menolong kita mengerti siapakah Allah. Alkitab mengemukakan Allah sebagai Maha Pengasih dan Maha Penyayang dan oleh karena itu orang yang sungguh masuk kerajaan-Nya diberi hak memanggil-Nya “Bapa.”

***

Salah satu cara Allah menyatakan kemurahhatian-Nya ialah dalam penciptaan-Nya. Namun Allah melihat manusia juga terbelenggu oleh dosa dan menyatakan kemurahhatian-Nya dalam menyediakan jalan keselamatan dari perbudakan dosa. Dengan penjelmaan Kalimat-Nya, Isa Al-Masih, untuk menjadi Juruselamat orang yang percaya kepada-Nya dapat dilepaskan dari belenggu dosa.

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.



Add comment

PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR

Bagi Pembaca yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:

1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
2. Komentar hanya diperbolehkan menjawab salah satu dari 3 pertanyaan fokus yang dimuat di bagian akhir artikel. Kecuali beberapa artikel yang tidak memuat 3 pertanyaan fokus.
3. Sebelum menuliskan jawaban, copy-lah pertanyaan yang ingin dijawab terlebih dahulu.
4. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
5. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.
6. Satu orang komentator hanya berhak menuliskan komentar pada satu kolom. Tidak lebih!

Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan mengirim email ke: [email protected]

Kiranya petunjuk-petunjuk di atas dapat kita perhatikan.

Wassalam,
Staf, Isa dan Islam

Security code
Refresh

Comments  

# Yusianto 2011-02-26 06:34
*
Sebuah perbandingan yang tidak komprehensif, dan terlalu menonjolkan ajaran Kristen.

Dalam Islam Pemuliaan terhadap Isa Al-Masih merupakan hal wajib sebagaimana terhadap Daud, Musa, atau Ibrahim. Berbeda dengan Kristen yang menunjukkan kekurangan Anak Allah yang lain guna menonjolkan Isa A-Masih.

Kristen adalah ajaran yang terbaik pada masanya, tetapi secara alamiah tergerus keasliannya, kehadiran Rasul Paulus yang sangat dominan melebihi murid yang langsung mendapat pengajaran merupakan salah satu dari sekian sebab abrasi kebenaran Kristen. Banyak nubuah diingkari.

Bila menilik sisi benar, semua agama menyampaikan hal tersebut. Tapi tidak ada yang lebih berani dan menginspirasi melebihi Islam. Contoh sederhana adalah tentang menutup aurat.
# ben 2011-02-27 19:06
*
Dalam Islam, kepercayaan bahwa Allah itu Esa dan tidak ada sesuatu ciptaan-Nya yang serupa dengan-Nya. Berbeda dengan kepercayaan Kristiani yang mengimani bahwa Allah adalah "segambar " dengan manusia, bahkan menjelma menjadi salah satu manusia.

Asmaul Husna adalah Nama-nama Allah yang indah. Nama-nama Allah seluruhnya sesuai dengan sifat-Nya yang tidak terbatas. Faham ini berbeda dengan konsep tiga Nama dan tiga Pribadi dalam konsep KeTuhanan Kristiani = Allah, Putra dan Roh Kudus.
# nanangdc 2011-03-02 15:09
*
Allah itu Esa, tidak butuh makan minum, tidak mengantuk dan tidak butuh tidur,

Allah itu awal dan akhir, Allah itu Maha Kuasa terhadap mahluk mustahil kalau Allah Tuhan sang pencipta langit dan bumi itu lemah.

Tuhan itu tidak sama dengan ciptaan-Nya, mustahil bila Tuhan itu sama. Tuhan tidak dilahirkan dan tidak melahirkan,

Bagaimana mungkin Tuhan sang pencipta dapat terlahir dari rahim manusia ciptaan-Nya?.

Mohon pencerahan.
# Amin 2011-03-25 11:29
*
Saudara Yusianto,
Menurut saya, Allah di Al-quran beda dengan Allah di Alkitab.

Allah di Alkitab sering berbicara dengan berbagai bentuk diantaranya dengan Nabi Abraham (dalam bentuk manusia), Nabi Musa (dalam bentuk pedang yang menyala) dan banyak lagi. Allahnya memang tidak sama.
# nanangdc 2011-03-27 11:38
*
Andaikata nanti setelah kiamat terjadi, dan Nabi Isa atau yang kalian sebut Yesus, mengelak atau berkata aku bukanlah penebus dari dosa-dosamu, bagaimana?

Apa jadinya anda?
Apakah kalian akan saling menyalahkan satu sama lain, seperti yang dikabarkan oleh Al-Quran?

Soalnya nanti Nabi Isa dan Siti Maryam akan ditanya Benarkah kamu mengaku sebagai Tuhan? Kalau Beliau menjawab tidak Ya Allah, Engkaulah Tuhan Yang Maha Tahu.
# ben 2011-03-29 00:36
*
Tuhan bukanlah konsep, tapi suatu realita yang nyata dan benar-benar ada dan dapat dirasakan.

Bodohlah manusia bila tidak mengenal Tuhan penciptaNya secara pribadi dan jelas, karena manusia punya roh yang jujur dan mengenal penciptaNya dengan baik.

Jadi ujilah, apakah roh anda jujur?
Tapi daging/pikiran anda menutupi atau menipu anda supaya tidak mengenal Tuhan Penciptamu.

Silahkan koreksi diri anda masing-masing
# Baul Ibrahim 2011-03-29 10:55
*
Membingungkan, katanya Esa tapi tiga. Kalau Esa ya satu bukan tiga!
# Irfan 2011-03-30 14:34
*
Saya sangat setuju dengan saudara Nanang .

Cobalah penulis di website ini berpikir, jangan seperti binatang ternak .
# noor mila 2011-03-30 20:43
*
Saya setuju dengan saudara Budi Ibrahim, bagaimana mungkin Esa tapi ada Tiga?

Seperti kita yang dilahirkan oleh satu ibu, bagaimana bisa menjadi dua atau tiga?

Bagaimana jadinya nanti?
# Yusuf 2011-04-10 11:27
*
Mana bisa Isa Al-Masih itu Allah yang menjelma sebagai Manusia, sedang ia lahir dari rahim seorang wanita yang jelas-jelas wanita itu mengakui Allah Tuhannya.

Kalau Isa Al-Masih itu Allah, mengapa malaikat berkata pada Maryam Sesungguhnya aku ini hanyalah seorang utusan Tuhanmu? Ia (Jibril) berkata: "Sesungguhnya aku ini hanyalah seorang utusan Tuhanmu, untuk memberimu seorang anak laki-laki yang suci" (Qs 19:19).

Anda mengambil pedoman dari ayat itu bahwa Isa Al-Masih adalah satu-satunya Orang yang tidak berdosa. Jadi kalau anda meyakini ayat itu, mengapa anda berkata Isa Al-Masih itu adalah Allah?
# tikva 2011-04-15 16:34
*
Saudara Nanangdc,

1. Apakah sepatutnya Tuhan harus dibela? Tuhan adalah maha kuasa, Tuhan macam apa sich yang harus dibela?

2. Kenapa agama harus dibela? Kalau ada orang yang Saudara anggap telah mencela agama anda, itu berarti urusan yang bersangkutan dengan Tuhan, karena Tuhan adalah maha kuasa dan maha segalanya.

Terimakasih.
# atar 2011-04-25 20:08
*
Saya sangat setuju dengan saudara Tikva. Sampai saat ini kami juga masih salut luar biasa. Jawabannya ok dan santun.

Pernyataan Saudara yang akan berjihad, mengecilkan kebesaran Allah. Bagaimana mungkin Allah yang maha kuasa membutuhkan pembelaan dari manusia yang lemah ini? Sungguh suatu pernyataan yang melecehkan kebesaran Allah. Apakah Allah itu lemah sehingga perlu bantuan?

Harap direnungkan.
# Staff Isa dan Islam 2011-04-26 09:41
~
Saudara Atar, kami mengucapkan terima kasih buat komentar positif Saudara.

Melalui website ini kami rindu untuk boleh saling belajar. Kami rindu untuk boleh saling berbagi dan memperkenalkan kebenaran, serta siapakah sesungguhnya Isa Al-Masih.

Jikalau ada dia antara kita yang tidak menyetujui apa yang disampaikan website ini, tentunya kami memberikan ruang buat berinteraksi dengan sopan.
~
CA
# nanangdc 2011-04-26 10:52
*
Bagaimana dengan Yesus yang dianggap kalian sebagai Tuhan maupun Anak Tuhan? Dia lemah, tidak mampu membela diriNya dari orang-orang dan tentara Romawi yang bengis, seperti yang anda saksikan dan anda lihat sewaktu peringatan Paskah. Bagaimana Dia sakitnya disiksa?

Bukankah Tuhan itu Maha Perkasa dan Maha Kuat, yang apabila Dia berfirman, gunung-gunung pun bergetar mendengar Firman-Nya. Tuhan macam apa yang kalian agung-agungkan? Bagaimana Dia mampu menanggung dosa dosa kita?
# Aku Moslem 2011-04-26 22:48
*
Kalau memang Isa Al-Masih harus disalib sebagai penebus dosa, bagaimana dengan para penyalib-Nya?

Apakah mereka berdosa atau bahkan jadi pahlawan karena telah menjadikan rencana Allah terjadi?

Bagaimana jika mereka tahu kalau mereka akan berdosa lalu tidak mau melakukan penyaliban itu?

Siapa yang akan menjalankan rencana Allah?
# Staff Isa dan Islam 2011-05-03 17:46
~
Saudara, rencana Allah tentu saja akan terjadi, dengan cara seperti apapun juga, sesuai dengan kehendak Allah. Dia-lah yang berdaulat atas semua ciptaan-Nya. Tidak ada keraguan Saudara mengenai hal ini bukan?

Ketika mereka yang menyalibkan Isa Al-Masih sedang melakukan dosa, apakah mereka dalam keadaan dipaksa oleh Allah untuk melakukan dosa tersebut? Tentu tidak bukan? Mereka menjalankan dosa tersebut atas kehendak mereka sendiri. Oleh sebab itu, mereka tentulah harus dihukum atas dosa-dosa mereka.

Namun perlu diketahui bahwa tidak semua orang yang menyalibkan Isa Al-Masih masuk neraka. Pasukan yang menyalibkan Isa Al-Masih dicatat bertobat tidak lama setelah Isa Al-Masih disalib. Rasul Besar Matius mencatat sebagai berikut: Kepala pasukan dan prajurit-prajur itnya yang menjaga Yesus menjadi sangat takut ketika mereka melihat gempa bumi dan apa yang telah terjadi, lalu berkata: "Sungguh, Ia ini adalah Anak Allah." (27:54).

Demikian pula salah satu penjahat besar yang disalib di samping Isa Al-Masih. Ia bertobat beberapa saat sebelum ia meninggal, dan Isa Al-Masih menjawab bahwa pada hari itu juga, penjahat besar itu akan berada di sorga (Injil, Lukas 23:43).

Dengan demikian, Firman Allah menjamin bahwa setiap orang yang percaya kepada Isa Al-Masih akan mendapat jaminan menuju sorga. Kami mengajak Saudara untuk boleh merenungkan: isadanislam.com/jalan-keselamatan.
~
CA
# Aku Moslem 2011-04-26 23:02
*
Tidak benar Allah mentakdirkan semuanya tanpa ada pilihan untuk manusia (Point 1 konsep KeTuhanan di atas).

Jelas Saudara sudah coba memojokkan Islam tentang takdir.

Jadi kita bebas memilih mau jadi Islam atau kafir, jahat atau baik, pemalas atau rajin, dan lain-lain.
# Staff Isa dan Islam 2011-05-05 03:25
~
Allah mempunyai kehendak dan rencana terhadap manusia, tetapi manusia di dalam menggenapi kehendak Allah, tidak pernah dipaksa untuk melakukan apa yang tidak dikehendaki olehnya.

Jadi, rencana Allah atas manusia sama sekali tidak bertentangan dengan kebebasan berkehendak dari manusia itu sendiri.

Allah menghendaki supaya umat manusia dapat diselamatkan tidak binasa dalam neraka (Injil, Surat 2 Petrus 3:9).

Sudahkah Saudara berusaha untuk mewujudkan kehendak Allah tersebut? Jika Saudara merasa belum memiliki kepastian akan keselamatan tersebut, kami mengajak Saudara untuk boleh merenungkan: isadanislam.com/jalan-keselamatan.

Kiranya Saudara dapat menemukan betapa indahnya rencana Allah di dalam hidup kita sebagai umat-Nya.
~
SL/CA
# nanangdc 2011-04-27 08:29
*
Bukankah Roh memang berasal dari Tuhan dan akan kembali kepada Tuhan?

Makhluk hidup yang bernama manusia itu terdiri dari dua komponen yakni jasad dan roh. Jasad akan kembali ke tanah dan roh akan kembali kepada Sang Pencipta.

Jadi apabila kalian mengatakan Yesus itu adalah Roh dari Tuhan, manusia yang lainpun sama rohnya dari Tuhan, lalu apa istimewanya Yesus?

Bukankah roh kita pun sama-sama dari Tuhan? Mengapa kita harus mengatakan dia adalah Tuhan? Tuhan macam apa pula yang menciptakan dosa dan menebus dosanya sendiri? Dan dengan mengorbankan jasad yang memang rapuh dalam materinya. Sungguh tidak masuk dalam akal pikiran.

Bukankah segala mukjizat Isa Al-Masih itu pun sama dimiliki oleh nabi-nabi yang lain, dan itu semua atas izin dari Tuhan? Lalu mengapa kita harus menyebut Yesus adalah Tuhan?
# Sentra 2011-05-04 10:59
*
Kalau rela disalib, mengapakah Dia berteriak: "Eli..eli lamasabaktani"?
# Sentra 2011-05-04 11:17
*
"Pada mulanya adalah Firman (Kalimat Allah); Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah." (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:1).

Itu perkataaan dari siapa? Allah, Yesus, Yohanes?

Bandingkan dengan perkataan langsung Yesus: "Inilah hukum yang utama, sembahlah Allah saja satu-satunya Tuhan yang Esa." Satu kalimat lagi: "Aku tidak dapat berbuat apa-apa melainkan hanya menuruti kehendak Bapaku yang mengutus Aku."
# udindagiang 2011-05-04 15:03
*
Bagaimana mungkin Tuhan sang pencipta dapat terlahir dari rahim manusia ciptaan-Nya?.

Apakah tukang bangunan sama dengan hasil karyanya?
# parnosirtu 2011-05-06 11:07
*
Saudaraku, perbedaan prinsip ini tak mungkin akan menjadi satu titik. Jadi mengapa harus diperbincangkan ?
# Rahmat Hidayat 2011-05-14 00:01
*
Jika Isa Al-Masih adalah Tuhan, maka Dia membutuhkan untuk makan, minum, buang air, tidur, dan melakukan hal-hal lainnya.

Begitu banggakah anda mengatakan bahwa Tuhan juga kentut dan buang air besar seperti anda? Mengapa anda menghina Tuhan sebegitu rendahnya?
# achcell 2011-06-09 10:45
*
Rekan-rekan, Konsep Trinitas yang mengajarkan Bapa, Roh Kudus dan Yesus adalah satu-kesatuan tak terpisahkan, itu adalah bohong sama-sekali.

Tidak berdasarkan Alkitab tapi hanya argumen lemah para staff web ini.
# Adam 2011-06-16 06:59
*
Seandainya Yesus Tuhan Kita tidak disalibkan, masihkah anda mencintai-Nya?
# itoy 2011-06-16 16:21
*
Wahai Isa putera Mariam, adakah kamu mengatakan kepada manusia, 'Ambillah aku dan ibuku sebagai tuhan-tuhan selain daripada Allah'?" (5:116)

Nabi Isa Al-Masih akan menjawab:

"Kepada Engkau sanjungan! Tiadalah bagiku untukku mengatakan apa yang aku tiada hak dengannya. Jika aku mengatakannya, Engkau mengetahuinya, dengan mengetahui apa yang di dalam jiwaku, dan aku tidak mengetahui apa yang di dalam jiwa Engkau; sesungguhnya Engkaulah yang mengetahui yang ghaib." (5:116)

Jawabannya bersambung lagi:

"Aku hanya mengatakan kepada mereka apa yang Engkau memerintahkan aku dengannya: 'Sembahlah Allah, Pemelihara aku dan Pemelihara kamu.' Dan aku seorang saksi ke atas mereka selama aku di kalangan mereka; tetapi setelah Engkau mematikan aku, Engkau Sendiri adalah penjaga ke atas mereka; Engkau saksi atas segala sesuatu." (5:117)
# guwe ari 2011-06-22 17:55
*
Hai staff, anda mengerti atau pura-pura tidak mengerti?

Kok diputar balikkan begitu. Kata wakil dengan anak apakah sama? Dan apabila Isa itu wakil Allah, berarti itu adalah dua pribadi yang berbeda.
# guwe ari 2011-06-23 17:39
*
Anda mengatakan:
"Isa Al-Masih sendiri memang memiliki dua natur pada diri-Nya. Ia adalah wakil atau utusan Allah dan sekaligus Ia adalah Kalimat juga Roh Allah itu sendiri yang menjelma menjadi manusia. Pernyataan yang sama seperti iman Kristiani ini diungkapkan juga secara jelas dalam Qs 3:45 dan Qs 4:171."

Itu menunjukkan bahwa Kristen penuh keraguan dan ketidak pastian.

Kalau dalam agama Islam Isa Al-Masih tetap manusia biasa yang diutus Allah dan Isa Al-Masih bukan Allah.

Kenapa umat Kristen berani mengatakan bahwa Allah itu adalah "Roh"? Terus masuk kedalam jasad/menjelma menjadi sosok manusia lagi, sedangkan manusia terdiri dari jasad dan roh.
# lucky 2011-07-20 11:53
*
Yth. Staf Isa dan Islam.

1. Yang jelas Isa Al-Masih tidak sama dengan Tuhan Yesus karena dalam Injil saja tidak pernah menyebut nama Isa, tapi Yesus(Nama Yunani, seperti Zeus)

2. Isa Al-Masih tidak pernah ke Roma, tapi Yesus pasti pernah ke Roma atau mungkin asalnya dari Roma karena ada Injil Roma.

3. Nama Muhammad tidak diakui oleh Kristen karena tidak ada dalam Injil yang zaman sekarang, tapi hanya ada dalam Injil Barnabas yang dianggap sesat oleh Kristen.

Kesimpulannya: Isa Al-Masih bukan Yesus, karena di Kristen juga tidak pernah menyebut Tuhan Isa.
# membuka pikiran 2011-07-25 16:59
*
Seruan tersebut adalah seruan yang meminta agar Allah tetap bersama-sama dengan Isa Al-Masih, walaupun saat itu Isa Al-Masih sedang memikul semua dosa-dosa umat manusia pada diri-Nya sendiri. Ini adalah seruan dari sisi kemanusiaan Isa Al-Masih.

Keterpisahan antara Isa Al-Masih dengan Allah di sorga adalah sesuatu yang tidak pernah terjadi satu kali pun sejak kekekalan. Inilah penderitaan terbesar yang harus Isa Al-Masih jalani sebagai korban atas dosa manusia.

Saya tidak paham dengan seruan sisi kemanusiaan, Isa Al-Masih adalah manusia dan isa Al-Masih adalah Tuhan, sangat sulit untuk dipahami, seperti halnya orang yang kesurupan oleh jin dan setan.
# julfikar 2011-07-27 06:30
*
Perbandingan yang tidak logis dan tidak memeiliki dasar(dalil), anda hanya mencari pembenaran yang mirip antara Islam dan Kristen, tanpa dalil dari Injil yang anda yakini.

Mengapa harus berbeda konsep keyakinan 2 agama kalau memang keduanya "benar" menurut anda? Untuk apa Allah menciptakan agama yang berbeda-beda jika pada akhirnya membuat manusia memilih-milih mana yang enak meurutnya?

Pertanyaan logis, kalau anda mengakui kebenaran Al-Quran berarti apakah anda mengakui Muhammad sebagai utusan Allah? kKlau iya lantas apa pendapat anda mengenai ayat Al-Quran tentang Islam sebagai satu-satunya agama yang diridhai oleh Allah?
# domba sesat 2011-08-07 12:28
*
Yesus dinobatkan sebagai Tuhan terjadi 300an tahun setelah peristiwa penyaliban.
Roma tempat Yesus dinobatkan sebagai Tuhan.

Sejarah tidak mungkin bohong.
Video Isa Dan Islam

Click gambar di atas untuk video-video terbaru kami

www.videoisadanislam.com

isadanislamstudi.com

* Untuk bisa masuk ke pelajaran kursus ini, non-aktifkan 'pop-up blocker' komputer Saudara dengan meng-klik di sebuah 'bar' di bawah 'status bar' di bagian atas layar komputer