Ikuti Isa dan Islam di Facebook Ikuti Isa dan Islam di Tweeter

Menganalisa Muhammad Dengan Isa Al-Masih

perbandinganTidak dapat dipungkiri bahwa umat Islam sangat mencintai nabinya. Kenyataan penghargaan dan pujian mereka sungguh diakui umat lain di dunia.

Saya, seorang non-Muslim, dibingungkan oleh penghargaan ini. Mengapa? Saya tidak meremehkan kepercayaan orang Islam. Namun, menurut hemat saya, ada baiknya kita menganalisa Muhammad dan Isa Al-Masih. Ijinkanlah kami menjelaskan maksud kami.

Muhammad Manusia Mulia Bagi Muslim

Penganut agama Islam mengatakan, "Muhammad adalah manusia mulia, hatinya sudah disucikan ketika masih anak-anak."  Yang lain berkata, "Muhammad adalah manusia paling mulia."  Lagi, ".....Allah menjaga Muhammad dari hal-hal yang tidak sesuai. Hatinya sudah dibersihkan dan disucikan ketika masih anak-anak." 

Mereka percaya pada hadits Rasulullah SAW ini: "Allah memerintahkan Jibril membawa Muhammad . . . Mula-mula Jibril membelah dada Rasulullah SAW, setelah itu dikeluarkanlah hati beliau dan dicuci dengan air surga" (HR.Bukhari).  

Al-Quran dan Hadits Mengemukakan Nabi Islam Berdosa

Namun ada perkataan Muhammad dalam hadits lain, "Ya Allah! Ampunilah saya! Kasihanilah saya dan hubungkanlah saya dengan Teman Yang Maha Tinggi …"  (Sahih Bukhari Vol. 5 Book 59 No. 715). Menurut hadist ini, Muhammad berdosa berdosa.

Di sisi lain umat Muslim juga setuju bahwa Muhammad, walaupun nabi, adalah manusia biasa yang berdosa.  Hal ini diakui Al-Quran.  "Maka ketahuliah ya (Muhammad) . . . . . mohonlah ampunan (kepada-Nya) bagi dosamu dan bagi dosa-dosa orang Mu'min" (Qs 47:19).   Lagi Qs 48:2 menekankan hal yang sama, "Supaya Allah memberi ampunan kepadamu (Muhammad) terhadap dosamu yang telah lalu dan yang akan datang . . . . "  Dua ayat ini menjelaskan bahwa Muhammad telah berdosa ketika dewasa dan akan terus berdosa.

Sekali lagi, umat Islam memaklumi bahwa Muhammad pasti berdosa, karena ia manusia biasa.

Hanya Allah yang Mahasuci

Orang Islam dan Kristen sependapat dalam banyak dogma.  Diantaranya, percaya pada kesucian Allah. Berikut beberapa ayat suci tentang kesucian-Nya dari Kitab Taurat dan Kitab Para Nabi:  "Siapakah yang seperti Engkau . . . mulia karena kekudusan-Mu . . .  Tidak ada yang kudus seperti TUHAN . . . . . Akulah TUHAN, Yang Mahakudus, Allahmu . . . ." (Kitab Keluaran 15:11, I Samuel 2:2, Yesaya 43:15).

Ajaran Islam dan Kristen Tentang Kesucian Isa Al-Masih

Al-Quran dengan jelas mengatakan setiap manusia berdosa. Umat Islam dan Kristen setuju akan hal ini. Ayat lain dalam Al-Quran menjelaskan ada satu Pribadi yang tidak berdosa.  "Ia (Jibril) berkata: "Sesungguhnya aku ini . . . . memberimu seorang anak laki-laki yang suci" (Qs 19:19).  Menurut ayat ini Isa Al-Masih, yaitu Kalimat Allah, diakui sebagai satu-satunya Pribadi yang suci.

Al-Bukari menekankan hal yang sama, "Setiap anak yang lahir dijamah iblis sehingga menangis kecuali Isa, anak Maryam" (Bukhari-Anbiya, Bab 44, Tafsir sura3, b.2). 

Kita dapat melihat banyak ayat suci dalam Injil yang mengatakan hal sama: "Dia [Isa Al-Masih] tidak mengenal dosa . . . seperti Dia [Isa Al-Masih] yang adalah suci . . . .di dalam Dia [Isa Al-Masih] tidak ada dosa . . . Ia [Isa Al-Masih] suci; pada-Nya tidak terdapat kesalahan atau dosa apa pun . . ."  (II Korintus 5:21, I Yohanes 3:3, I Yohanes 3:5, Ibrani 7:26).

Mungkinkah Isa Al-Masih disebut, ". . . seorang terkemuka di dunia dan di akhirat . . ." (Qs 3:45) karena – selain Allah – Ia satu-satunya Pribadi yang tidak pernah berdosa?

Nabi Islam dan Isa, Siapakah Paling Suci?

Jawaban pertanyaan di atas ini sangat jelas! Bila demikian adanya, bukankah perlu bagi umat Islam untuk lebih memperhatikan siapakah Isa Al-Masih?  Bukankah kita perlu mempelajari lebih dalam mengenai pribadi-Nya?

Isa Al-Masih adalah Kalimat Allah yang kekal adanya, yang berasal dari sorga.  Ia datang ke dunia, hidup dalam kesucian dan rela mengorbankan diri-Nya di kayu salib.  Ia  tersalib untuk membuat jalan bagi kita untuk ditebus dari dosa dan dijadikan anak Allah.  Injil Allah mempersilakan saudara menerima hadiah keselamatan yang disediakan-Nya, Juruselamat Dunia.

 

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

Berhubung banyak komentar yang masih belum kami balas, untuk sementara komentar tidak diterima.

Comments  

# libertus 2012-11-06 06:13
*
Seorang nabi tentu saja boleh diagungkan karena dianggap pembawa jalan pada keselamatan, Namun setiap pribadi mempunyai hak untuk memilih nabinya dan setiap pribadi manusia haruslah pintar memilih jalan yg benar-benar mengantarkan pada hadirat Tuhan.

Saya senang dengan situs ini karna saya melihat penjelasan yang masuk akal dalam mengenalkan Islam maupun Kristen. Pada hemat saya, Muhamad tetap berdosa karena ia lahir menangis. Sedang Al-Quran mengatakan Isa Al-Masih tidak.

Jadi, anda tinggal pilih jalan saja, tanpa harus merubah agama karena agama tidaklah menjamin keselamatan.
# Staff Isa dan Islam 2012-11-08 06:01
~
Saudara Libertus,

Terimakasih atas apresiasi saudara terhadap situs kami. Semoga situs kami dapat memberi masukan yang bermanfaat bagi saudara dan memberi pengetahuan baru bagi saudara khususnya mengenai Islam dan Kekristenan.

Kami setuju dengan pendapat saudara bahwa tidak ada orang yang tidak berdosa selain Isa Al-Masih. Sebuah hadist mencatat, "Setiap anak yang lahir dijamah iblis sehingga menangis kecuali Isa, anak Maryam” (Bukhari-Anbiya , Bab 44, Tafsir sura3, b.2).

Dan, Al-Quran memerintahkan agar Muhammad meminta pengampunan pada Allah atas dosa-dosanya. "Maka ketahuliah ya (Muhammad) . . . . . mohonlah ampunan (kepada-Nya) bagi dosamu dan bagi dosa-dosa orang Mu'min” (Qs 47:19).

Sedangkan tentang Isa Al-Masih, Al-Quran berkata “Ia (Jibril) berkata: "Sesungguhnya aku ini hanyalah seorang utusan Tuhanmu, untuk memberimu seorang anak laki-laki yang suci" (Qs 19:19)
~
SO
# Charlez Ucok 2012-11-06 07:12
*
Salam buat staf IDI,

Saya setuju dengan sdr. Libertus. Tapi kalau saya pribadi, baiklah kita menelusuri apakah seseorang itu benar-benar nabi atau nabi palsu?

Karena Yesus (Isa Al-Masih) menekankan pada kita di Injil Matius 7:15-16 "Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas. Dari buahnyalah kamu mengenal mereka"

Dan Yesus tidak menjanjikan bahwa masih ada nabi setelah Yesus datang ke bumi, melainkan menjanjikan Roh Penghibur (Roh Kudus). Kalau saya milih nabi yang datangnya dari surga dan kembalinya ke surga dan yang menjamin keselamatanku kelak.
# Staff Isa dan Islam 2012-11-08 06:02
~
Saudara Charles,

Terimakasih atas komentar saudara. Menurut kami, tidaklah perlu lagi kita menelusuri mana nabi palsu dan mana yang tidak. Sebab Kitab Suci sudah berkata dengan jelas bahwa tidak akan ada nabi lain yang dapat membawa manusia pada keselamatan selain Yesus Kristus. Dan setelah Dia naik ke sorga, tidak akan ada lagi nabi yang diutus Allah sebagai penerus Yesus atau pengganti-Nya.

Dan kami setuju dengan ayat yang saudara kutip, yaitu tentang nubuat Yesus akan nabi-nabi palsu menjelang akhir zaman.

Yesus tidak pernah menjanjikan seorang nabi, Dia hanya menjanjikan Pribadi yang akan memberi Penghiburan dan Pengajaran bagi orang percaya, yaitu Roh Penghibur atau Roh Kudus.

Sekali lagi kami setuju dengan saudara. Jelas lebih baik memilih Pribadi yang berasal dari sorga untuk diikuti. Sebab sudah pasti Dia tahu bagaimana cara menuju ke sorga. Daripada orang yang tidak berasal dari sorga dan tidak pernah sama sekali ke sorga hingga saat ini.
~
SO
# burung kacer 2012-11-06 14:29
*
Kalau saya sih pasti milih yang jelas yaitu, Yesus Kristus.
# Charlez Ucok 2012-11-06 15:33
*
Quoting burung kacer:
kalau saya sih pasti milih yang jelas yaitu Yesus

Sama dong!
# Haydar Ali 2012-11-06 20:18
*
Kenapa kami mencintai Muhammad? Karena dia tidak pernah berikrar menjadi Tuhan seperti Yesus.

Muhammad adalah seorang nabi yang selalu terjaga/diingat kan dalam setiap perbuatannya oleh Allah, karena dia sadar sebagai manusia biasa.
# Staff Isa dan Islam 2012-11-08 06:03
~
Saudara Haydar Ali,

Jelas Muhammad tidak akan pernah mengatakan bahwa dirinya adalah Tuhan. Hal ini sudah cukup jelas. Sebab Muhammad benar-benar hanyalah manusia, sama seperti saudara dan saya. Tidak lebih dari itu.

Sebagai manusia, tentu dia membutuhkan pertolongan dari Allah agar dia dapat selamat dan masuk dalam Kerajaan-Nya. Hal yang sama juga dilakukan oleh manusia, termasuk saudara. Itulah sebabnya saudara beramal dan beribah, agar Allah berkenan menolong saudara untuk terhindari dari siksa api neraka. Bukankah inilah tujuan saudara beramal dan beribadah?

Namun pertanyaannya: Apakah saudara yakin, amal dan ibadah saudara memberi jaminan kepastian masuk sorga atau hanya sekedar mudah-mudahan?


Bagaimana menurut saudara dengan ayat ini: "Maka ketahuliah ya (Muhammad) . . . . . mohonlah ampunan (kepada-Nya) bagi dosamu dan bagi dosa-dosa orang Mu'min” (Qs 47:19).
~
SO
# johanes 2012-11-07 05:46
*
Saudara Akuaku,

Kalau pun di dunia ini tidak ada agama Kristen, saya pribadi akan tetap lebih percaya kepada Isa Al-Masih daripada Muhammad.

Jelas kita setuju bahwa salah satu sifat Allah itu suci, dan hanya Isa Al-Masih, satu-satunya pribadi di dunia dari Adam sampai akhir zaman yang memiliki sifat Allah itu.
# Charlez Ucok 2012-11-07 09:52
*
To: Saudaraku Haydar Ali & Akuaku:

Yesus tidak prnah mengajarkan membunuh, anda dan saya hanya orang yang belum paham saja firman Tuhan.

Baik di Alkitab maupun Al-Quran tidak pernah dituliskan Yesus (Isa Al-Masih) berbuat dosa. Yesus adalah Anak Allah yang suci yang pernah datang ke dunia ini. Dan hanya Dia yang tidak pernah berbuat dosa. Dia datang dari surga dan kembali ke surga.

Yesus sudah ada sebelum Abraham ada. Percayakah anda? Marilah belajar Injil yg benar. Tuhan memberkati anda.
# Resia 2012-11-07 10:38
*
To: Akuaku:

Janganlah anda mencari pembenaran. Anda justru nampak seperti seseorang yang buta kebenaran dan tersesat dalam pengertian.
# Charlez Ucok 2012-11-12 12:24
*
Salam to staf IDI dan teman-teman, saran dan permintaan saya:

1. Mengapa komentar dari saudara Haydar Ali dan Akuaku ada yang hilang?

2. Tolong diperbanyak kisah-kisah kesaksian yang menjadi pengikut Kristus. Seperti: Mark A Gabriel, Saefuddin Ibrahim.dll

Terimakasih, Tuhan memberkati kita.
# Staff Isa dan Islam 2012-11-14 16:56
~
Saudara Charlez,

Terimakasih untuk komentar, dan saran saudara. Sedikit tanggapan dari kami atas komentar saudara:

1. Kami telah membuat beberapa aturan yang perlu diperhatikan ketika memuat komentar. Dan komentar yang tidak sesuai dengan aturan tersebut, akan secara otomatis kami hapus. Seperti komentar-koment ar yang bersifat menghina, pasti akan dihapus. Baik itu komentar dari orang Islam maupun Kristen.

2. Terimakasih atas saran saudara, kami akan mempertimbangkannya.
~
SO
# bukangembala 2012-11-13 14:04
*
Dalam Islam tidak ada yang namanya dosa warisan. Semua manusia dilahirkan dengan suci. Demikian juga dengan Isa dan Muhammad.

Kalau saya disuruh memilih, maka saya akan memilih Muhammad. Saya tidak percaya kepada Paulus yang merupakan pendiri Kristen. Tetapi orang-orang Kristen sekarang lebih memilih Paulus daripada Isa Al-Masih.
# Staff Isa dan Islam 2012-11-14 16:56
~
“Dosa turunan” bukanlah dosa atau perbuatan salah orangtua secara pribadi yang menurun kepada anak-cucunya. “Dosa turunan” hendaknya dipahami sebagai dosa yang diwariskan sejak awal kejatuhan manusia karena tergoda dan mau menjadi seperti Allah “tetapi Allah mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakannya matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah, tahu tentang yang baik dan yang jahat” (Kitab Taurat, Kejadian 3:5).

Sejak manusia pertama berpaling dari Allah dan meninggalkan Dia maka seluruh ciptaan-Nya, langit, bumi dan segenap isinya, telah dirasuki dosa dan dirusakkan. Inilah yang diwariskan dalam hidup manusia turun-temurun.

Salah satu hadits menuliskan, "Setiap anak yang lahir dijamah iblis sehingga menangis kecuali Isa, anak Maryam” (Bukhari-Anbiya , Bab 44, Tafsir sura3, b.2). Ternyata, hanya Isa Al-Masih yang benar-benar suci sejak dari Dia lahir.
~
SO
# agan 2012-11-14 17:17
*
Justru itulah yang membuktikan kebenaran Islam, bahwasanya hanya Allah saja Yang Maha Benar dan tidak menjadikan atau melantik seorang nabi yang manusia biasa menjadi Tuhan. Berbeda dengan yang lain, yang menjadikan makhluk sejajar dengan Allah.
# Staff Isa dan Islam 2012-11-18 13:41
~
Saudara Agan,

Allah tidak senang apabila ada yang disejajarkan dengan-Nya. Allah itu Maha suci lagi Maha ajaib tidak ada yang dapat disejajarkan dengan-Nya.

Umat Muslim sudah diajarkan untuk mempercayai tuduhan Kristen adalah kafir karena menyekutukan Allah. Lihatlah ketika umat nasrani disebut kafir, mereka tidak tersinggung dan tidak meresponi. Ada apa ini, itu karena mereka tidak merasa seperti yang dituduhkan di ceramah-cermah Islam..

Allah yang disembah umat Kristen sama persis dengan yang saudara nyatakan tadi. Allah Kristen itu esa eksistensinya, tak terhitung presensinya, dan tak terhitung juga penampilannya. Berdasarkan Alkitab, Penampilan Allah yang tak terhitung jumlahnya tadi dikelompokkan ke dalam 3 kelompok yakni penampilan sebagai Sang Allah Bapa, Sang Anak dan Roh Kudus.

Ada namanya gelombang Elektromagnetik . Gelombang elektromagnetik ini memberikan pengertian bahwa : Eksistensi gelombang hanya ada 1 atau tunggal, Presensi gelombang tak terhitung jumlahnya, Presentasi gelombang ada 5 buah. Obyek pengetahuan yang diobservasi hanya satu yaitu TVRI. Observasi dilakukan untuk beberapa konteks yakni : eksistensi, presensi, dan presentasi. Konteks eksistensi tidak sama dengan konteks presensi dan konteks presentasi.

Dengan wawasan gelombang elektromagnetik ini diketahui bahwa sesuatu yang bereksistensi tunggal, presensi dan presentasinya tidak harus tunggal. Allah yang disembah Abraham memang hanya ada satu atau Maha Esa namun perlu dipahami bahwa Maha Esa di sini hanya dalam konteks eksistensi Allah.

Allah Yang Maha Kuasa itu bisa hadir dimanapun sehingga dalam konteks kehadiran atau presensi Allah jumlahnya ialah tak terhitung. Allah Yang Maha Kuasa juga bisa tampil dalam berbagai penampilan untuk mengerjakan berbagai pekerjaan berbeda sehingga dalam konteks penampilan atau presentasi Allah jumlahnya tak terhitung juga.
~
NN
# yesus 2012-11-14 18:30
*
Kepada umat Islam,

Yesus adalah suci dan tidak berdosa, maka Dia layak dipercayai. Yesus sendiri tidak menghalangi umat-Nya atau rasul-rasul mengatakan Dia Tuhan, sebab Dia adalah Tuhan. Jika Yesus menipu, tentu Dia tidak akan naik ke sorga.
Video Isa Dan Islam

Click gambar di atas untuk video-video terbaru kami

www.videoisadanislam.com

isadanislamstudi.com

* Untuk bisa masuk ke pelajaran kursus ini, non-aktifkan 'pop-up blocker' komputer Saudara dengan meng-klik di sebuah 'bar' di bawah 'status bar' di bagian atas layar komputer