Ikuti Isa dan Islam di Facebook Ikuti Isa dan Islam di Tweeter
Cetak

Menganalisa Muhammad Dengan Isa Al-Masih

perbandinganTidak dapat dipungkiri bahwa umat Islam sangat mencintai nabinya. Kenyataan penghargaan dan pujian mereka sungguh diakui umat lain di dunia.

Saya, seorang non-Muslim, dibingungkan oleh penghargaan ini. Mengapa? Saya tidak meremehkan kepercayaan orang Islam. Namun, menurut hemat saya, ada baiknya kita menganalisa Muhammad dan Isa Al-Masih. Ijinkanlah kami menjelaskan maksud kami.

Muhammad Manusia Mulia Bagi Muslim

Penganut agama Islam mengatakan, "Muhammad adalah manusia mulia, hatinya sudah disucikan ketika masih anak-anak."  Yang lain berkata, "Muhammad adalah manusia paling mulia."  Lagi, ".....Allah menjaga Muhammad dari hal-hal yang tidak sesuai. Hatinya sudah dibersihkan dan disucikan ketika masih anak-anak." 

Mereka percaya pada hadits Rasulullah SAW ini: "Allah memerintahkan Jibril membawa Muhammad . . . Mula-mula Jibril membelah dada Rasulullah SAW, setelah itu dikeluarkanlah hati beliau dan dicuci dengan air surga" (HR.Bukhari).  

Al-Quran dan Hadits Mengemukakan Nabi Islam Berdosa

Namun ada perkataan Muhammad dalam hadits lain, "Ya Allah! Ampunilah saya! Kasihanilah saya dan hubungkanlah saya dengan Teman Yang Maha Tinggi …"  (Sahih Bukhari Vol. 5 Book 59 No. 715). Menurut hadist ini, Muhammad berdosa berdosa.

Di sisi lain umat Muslim juga setuju bahwa Muhammad, walaupun nabi, adalah manusia biasa yang berdosa.  Hal ini diakui Al-Quran.  "Maka ketahuliah ya (Muhammad) . . . . . mohonlah ampunan (kepada-Nya) bagi dosamu dan bagi dosa-dosa orang Mu'min" (Qs 47:19).   Lagi Qs 48:2 menekankan hal yang sama, "Supaya Allah memberi ampunan kepadamu (Muhammad) terhadap dosamu yang telah lalu dan yang akan datang . . . . "  Dua ayat ini menjelaskan bahwa Muhammad telah berdosa ketika dewasa dan akan terus berdosa.

Sekali lagi, umat Islam memaklumi bahwa Muhammad pasti berdosa, karena ia manusia biasa.

Hanya Allah yang Mahasuci

Orang Islam dan Kristen sependapat dalam banyak dogma.  Diantaranya, percaya pada kesucian Allah. Berikut beberapa ayat suci tentang kesucian-Nya dari Kitab Taurat dan Kitab Para Nabi:  "Siapakah yang seperti Engkau . . . mulia karena kekudusan-Mu . . .  Tidak ada yang kudus seperti TUHAN . . . . . Akulah TUHAN, Yang Mahakudus, Allahmu . . . ." (Kitab Keluaran 15:11, I Samuel 2:2, Yesaya 43:15).

Ajaran Islam dan Kristen Tentang Kesucian Isa Al-Masih

Al-Quran dengan jelas mengatakan setiap manusia berdosa. Umat Islam dan Kristen setuju akan hal ini. Ayat lain dalam Al-Quran menjelaskan ada satu Pribadi yang tidak berdosa.  "Ia (Jibril) berkata: "Sesungguhnya aku ini . . . . memberimu seorang anak laki-laki yang suci" (Qs 19:19).  Menurut ayat ini Isa Al-Masih, yaitu Kalimat Allah, diakui sebagai satu-satunya Pribadi yang suci.

Al-Bukari menekankan hal yang sama, "Setiap anak yang lahir dijamah iblis sehingga menangis kecuali Isa, anak Maryam" (Bukhari-Anbiya, Bab 44, Tafsir sura3, b.2). 

Kita dapat melihat banyak ayat suci dalam Injil yang mengatakan hal sama: "Dia [Isa Al-Masih] tidak mengenal dosa . . . seperti Dia [Isa Al-Masih] yang adalah suci . . . .di dalam Dia [Isa Al-Masih] tidak ada dosa . . . Ia [Isa Al-Masih] suci; pada-Nya tidak terdapat kesalahan atau dosa apa pun . . ."  (II Korintus 5:21, I Yohanes 3:3, I Yohanes 3:5, Ibrani 7:26).

Mungkinkah Isa Al-Masih disebut, ". . . seorang terkemuka di dunia dan di akhirat . . ." (Qs 3:45) karena – selain Allah – Ia satu-satunya Pribadi yang tidak pernah berdosa?

Nabi Islam dan Isa, Siapakah Paling Suci?

Jawaban pertanyaan di atas ini sangat jelas! Bila demikian adanya, bukankah perlu bagi umat Islam untuk lebih memperhatikan siapakah Isa Al-Masih?  Bukankah kita perlu mempelajari lebih dalam mengenai pribadi-Nya?

Isa Al-Masih adalah Kalimat Allah yang kekal adanya, yang berasal dari sorga.  Ia datang ke dunia, hidup dalam kesucian dan rela mengorbankan diri-Nya di kayu salib.  Ia  tersalib untuk membuat jalan bagi kita untuk ditebus dari dosa dan dijadikan anak Allah.  Injil Allah mempersilakan saudara menerima hadiah keselamatan yang disediakan-Nya, Juruselamat Dunia.

 

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

Add comment

Tolong memberi komentar yang tidak melanggar norma-norma. Kami berhak menghapus komentar yang kasar, mengejek, bersifat menyerang, dan tidak berhubungan dengan artikel di atas. Oleh sebab itu, kiranya dapat menggunakan bahasa yang jelas!

Pedoman wajib untuk memasukkan komentar:
1. Tidak boleh memakai lebih dari satu kolom komentar.
2. Pertanyaan/masukan harus berhubungan dengan uraian diatas.
3. Sebaiknya satu atau dua pertanyaan dalam satu kolom komentar.
4. Hanya menggunakan bahasa Indonesia yang umum dan dimengerti semua orang.
5. Tidak memakai singkatan-singkatan, misalnya yg, dlm, sdh, tdk, dlsbgnya.
6. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
7. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.

Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan mengirim email ke: [email protected]
Kiranya petunjuk-petunjuk di atas dapat kita perhatikan.

Wassalam,
Staf, Isa dan Islam

Security code
Refresh

Comments  

# libertus 2012-11-06 06:13
*
Seorang nabi tentu saja boleh diagungkan karena dianggap pembawa jalan pada keselamatan, Namun setiap pribadi mempunyai hak untuk memilih nabinya dan setiap pribadi manusia haruslah pintar memilih jalan yg benar-benar mengantarkan pada hadirat Tuhan.

Saya senang dengan situs ini karna saya melihat penjelasan yang masuk akal dalam mengenalkan Islam maupun Kristen. Pada hemat saya, Muhamad tetap berdosa karena ia lahir menangis. Sedang Al-Quran mengatakan Isa Al-Masih tidak.

Jadi, anda tinggal pilih jalan saja, tanpa harus merubah agama karena agama tidaklah menjamin keselamatan.
# Staff Isa dan Islam 2012-11-08 06:01
~
Saudara Libertus,

Terimakasih atas apresiasi saudara terhadap situs kami. Semoga situs kami dapat memberi masukan yang bermanfaat bagi saudara dan memberi pengetahuan baru bagi saudara khususnya mengenai Islam dan Kekristenan.

Kami setuju dengan pendapat saudara bahwa tidak ada orang yang tidak berdosa selain Isa Al-Masih. Sebuah hadist mencatat, "Setiap anak yang lahir dijamah iblis sehingga menangis kecuali Isa, anak Maryam” (Bukhari-Anbiya , Bab 44, Tafsir sura3, b.2).

Dan, Al-Quran memerintahkan agar Muhammad meminta pengampunan pada Allah atas dosa-dosanya. "Maka ketahuliah ya (Muhammad) . . . . . mohonlah ampunan (kepada-Nya) bagi dosamu dan bagi dosa-dosa orang Mu'min” (Qs 47:19).

Sedangkan tentang Isa Al-Masih, Al-Quran berkata “Ia (Jibril) berkata: "Sesungguhnya aku ini hanyalah seorang utusan Tuhanmu, untuk memberimu seorang anak laki-laki yang suci" (Qs 19:19)
~
SO
# Charlez Ucok 2012-11-06 07:12
*
Salam buat staf IDI,

Saya setuju dengan sdr. Libertus. Tapi kalau saya pribadi, baiklah kita menelusuri apakah seseorang itu benar-benar nabi atau nabi palsu?

Karena Yesus (Isa Al-Masih) menekankan pada kita di Injil Matius 7:15-16 "Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas. Dari buahnyalah kamu mengenal mereka"

Dan Yesus tidak menjanjikan bahwa masih ada nabi setelah Yesus datang ke bumi, melainkan menjanjikan Roh Penghibur (Roh Kudus). Kalau saya milih nabi yang datangnya dari surga dan kembalinya ke surga dan yang menjamin keselamatanku kelak.
# Staff Isa dan Islam 2012-11-08 06:02
~
Saudara Charles,

Terimakasih atas komentar saudara. Menurut kami, tidaklah perlu lagi kita menelusuri mana nabi palsu dan mana yang tidak. Sebab Kitab Suci sudah berkata dengan jelas bahwa tidak akan ada nabi lain yang dapat membawa manusia pada keselamatan selain Yesus Kristus. Dan setelah Dia naik ke sorga, tidak akan ada lagi nabi yang diutus Allah sebagai penerus Yesus atau pengganti-Nya.

Dan kami setuju dengan ayat yang saudara kutip, yaitu tentang nubuat Yesus akan nabi-nabi palsu menjelang akhir zaman.

Yesus tidak pernah menjanjikan seorang nabi, Dia hanya menjanjikan Pribadi yang akan memberi Penghiburan dan Pengajaran bagi orang percaya, yaitu Roh Penghibur atau Roh Kudus.

Sekali lagi kami setuju dengan saudara. Jelas lebih baik memilih Pribadi yang berasal dari sorga untuk diikuti. Sebab sudah pasti Dia tahu bagaimana cara menuju ke sorga. Daripada orang yang tidak berasal dari sorga dan tidak pernah sama sekali ke sorga hingga saat ini.
~
SO
# burung kacer 2012-11-06 14:29
*
Kalau saya sih pasti milih yang jelas yaitu, Yesus Kristus.
# Charlez Ucok 2012-11-06 15:33
*
Quoting burung kacer:
kalau saya sih pasti milih yang jelas yaitu Yesus

Sama dong!
# Haydar Ali 2012-11-06 20:18
*
Kenapa kami mencintai Muhammad? Karena dia tidak pernah berikrar menjadi Tuhan seperti Yesus.

Muhammad adalah seorang nabi yang selalu terjaga/diingat kan dalam setiap perbuatannya oleh Allah, karena dia sadar sebagai manusia biasa.
# Staff Isa dan Islam 2012-11-08 06:03
~
Saudara Haydar Ali,

Jelas Muhammad tidak akan pernah mengatakan bahwa dirinya adalah Tuhan. Hal ini sudah cukup jelas. Sebab Muhammad benar-benar hanyalah manusia, sama seperti saudara dan saya. Tidak lebih dari itu.

Sebagai manusia, tentu dia membutuhkan pertolongan dari Allah agar dia dapat selamat dan masuk dalam Kerajaan-Nya. Hal yang sama juga dilakukan oleh manusia, termasuk saudara. Itulah sebabnya saudara beramal dan beribah, agar Allah berkenan menolong saudara untuk terhindari dari siksa api neraka. Bukankah inilah tujuan saudara beramal dan beribadah?

Namun pertanyaannya: Apakah saudara yakin, amal dan ibadah saudara memberi jaminan kepastian masuk sorga atau hanya sekedar mudah-mudahan?


Bagaimana menurut saudara dengan ayat ini: "Maka ketahuliah ya (Muhammad) . . . . . mohonlah ampunan (kepada-Nya) bagi dosamu dan bagi dosa-dosa orang Mu'min” (Qs 47:19).
~
SO
# johanes 2012-11-07 05:46
*
Saudara Akuaku,

Kalau pun di dunia ini tidak ada agama Kristen, saya pribadi akan tetap lebih percaya kepada Isa Al-Masih daripada Muhammad.

Jelas kita setuju bahwa salah satu sifat Allah itu suci, dan hanya Isa Al-Masih, satu-satunya pribadi di dunia dari Adam sampai akhir zaman yang memiliki sifat Allah itu.
# Charlez Ucok 2012-11-07 09:52
*
To: Saudaraku Haydar Ali & Akuaku:

Yesus tidak prnah mengajarkan membunuh, anda dan saya hanya orang yang belum paham saja firman Tuhan.

Baik di Alkitab maupun Al-Quran tidak pernah dituliskan Yesus (Isa Al-Masih) berbuat dosa. Yesus adalah Anak Allah yang suci yang pernah datang ke dunia ini. Dan hanya Dia yang tidak pernah berbuat dosa. Dia datang dari surga dan kembali ke surga.

Yesus sudah ada sebelum Abraham ada. Percayakah anda? Marilah belajar Injil yg benar. Tuhan memberkati anda.
# Resia 2012-11-07 10:38
*
To: Akuaku:

Janganlah anda mencari pembenaran. Anda justru nampak seperti seseorang yang buta kebenaran dan tersesat dalam pengertian.
# Charlez Ucok 2012-11-12 12:24
*
Salam to staf IDI dan teman-teman, saran dan permintaan saya:

1. Mengapa komentar dari saudara Haydar Ali dan Akuaku ada yang hilang?

2. Tolong diperbanyak kisah-kisah kesaksian yang menjadi pengikut Kristus. Seperti: Mark A Gabriel, Saefuddin Ibrahim.dll

Terimakasih, Tuhan memberkati kita.
# Staff Isa dan Islam 2012-11-14 16:56
~
Saudara Charlez,

Terimakasih untuk komentar, dan saran saudara. Sedikit tanggapan dari kami atas komentar saudara:

1. Kami telah membuat beberapa aturan yang perlu diperhatikan ketika memuat komentar. Dan komentar yang tidak sesuai dengan aturan tersebut, akan secara otomatis kami hapus. Seperti komentar-koment ar yang bersifat menghina, pasti akan dihapus. Baik itu komentar dari orang Islam maupun Kristen.

2. Terimakasih atas saran saudara, kami akan mempertimbangkannya.
~
SO
# bukangembala 2012-11-13 14:04
*
Dalam Islam tidak ada yang namanya dosa warisan. Semua manusia dilahirkan dengan suci. Demikian juga dengan Isa dan Muhammad.

Kalau saya disuruh memilih, maka saya akan memilih Muhammad. Saya tidak percaya kepada Paulus yang merupakan pendiri Kristen. Tetapi orang-orang Kristen sekarang lebih memilih Paulus daripada Isa Al-Masih.
# Staff Isa dan Islam 2012-11-14 16:56
~
“Dosa turunan” bukanlah dosa atau perbuatan salah orangtua secara pribadi yang menurun kepada anak-cucunya. “Dosa turunan” hendaknya dipahami sebagai dosa yang diwariskan sejak awal kejatuhan manusia karena tergoda dan mau menjadi seperti Allah “tetapi Allah mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakannya matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah, tahu tentang yang baik dan yang jahat” (Kitab Taurat, Kejadian 3:5).

Sejak manusia pertama berpaling dari Allah dan meninggalkan Dia maka seluruh ciptaan-Nya, langit, bumi dan segenap isinya, telah dirasuki dosa dan dirusakkan. Inilah yang diwariskan dalam hidup manusia turun-temurun.

Salah satu hadits menuliskan, "Setiap anak yang lahir dijamah iblis sehingga menangis kecuali Isa, anak Maryam” (Bukhari-Anbiya , Bab 44, Tafsir sura3, b.2). Ternyata, hanya Isa Al-Masih yang benar-benar suci sejak dari Dia lahir.
~
SO
# agan 2012-11-14 17:17
*
Justru itulah yang membuktikan kebenaran Islam, bahwasanya hanya Allah saja Yang Maha Benar dan tidak menjadikan atau melantik seorang nabi yang manusia biasa menjadi Tuhan. Berbeda dengan yang lain, yang menjadikan makhluk sejajar dengan Allah.
# Staff Isa dan Islam 2012-11-18 13:41
~
Saudara Agan,

Allah tidak senang apabila ada yang disejajarkan dengan-Nya. Allah itu Maha suci lagi Maha ajaib tidak ada yang dapat disejajarkan dengan-Nya.

Umat Muslim sudah diajarkan untuk mempercayai tuduhan Kristen adalah kafir karena menyekutukan Allah. Lihatlah ketika umat nasrani disebut kafir, mereka tidak tersinggung dan tidak meresponi. Ada apa ini, itu karena mereka tidak merasa seperti yang dituduhkan di ceramah-cermah Islam..

Allah yang disembah umat Kristen sama persis dengan yang saudara nyatakan tadi. Allah Kristen itu esa eksistensinya, tak terhitung presensinya, dan tak terhitung juga penampilannya. Berdasarkan Alkitab, Penampilan Allah yang tak terhitung jumlahnya tadi dikelompokkan ke dalam 3 kelompok yakni penampilan sebagai Sang Allah Bapa, Sang Anak dan Roh Kudus.

Ada namanya gelombang Elektromagnetik . Gelombang elektromagnetik ini memberikan pengertian bahwa : Eksistensi gelombang hanya ada 1 atau tunggal, Presensi gelombang tak terhitung jumlahnya, Presentasi gelombang ada 5 buah. Obyek pengetahuan yang diobservasi hanya satu yaitu TVRI. Observasi dilakukan untuk beberapa konteks yakni : eksistensi, presensi, dan presentasi. Konteks eksistensi tidak sama dengan konteks presensi dan konteks presentasi.

Dengan wawasan gelombang elektromagnetik ini diketahui bahwa sesuatu yang bereksistensi tunggal, presensi dan presentasinya tidak harus tunggal. Allah yang disembah Abraham memang hanya ada satu atau Maha Esa namun perlu dipahami bahwa Maha Esa di sini hanya dalam konteks eksistensi Allah.

Allah Yang Maha Kuasa itu bisa hadir dimanapun sehingga dalam konteks kehadiran atau presensi Allah jumlahnya ialah tak terhitung. Allah Yang Maha Kuasa juga bisa tampil dalam berbagai penampilan untuk mengerjakan berbagai pekerjaan berbeda sehingga dalam konteks penampilan atau presentasi Allah jumlahnya tak terhitung juga.
~
NN
# yesus 2012-11-14 18:30
*
Kepada umat Islam,

Yesus adalah suci dan tidak berdosa, maka Dia layak dipercayai. Yesus sendiri tidak menghalangi umat-Nya atau rasul-rasul mengatakan Dia Tuhan, sebab Dia adalah Tuhan. Jika Yesus menipu, tentu Dia tidak akan naik ke sorga.
# jejen 2012-11-15 19:54
*
Bolehkah saya bertanya:

1. Benarkah Isa adalah Tuhan?
2. Di ayat manakah Dia mengaku bahwasanya Dia adalah Tuhan?
3. Sejak kapankah Dia adalah Tuhan?

Mohon jawabannya sebagai bahan renungan saya.
# Staff Isa dan Islam 2012-11-19 14:15
~
1. Benar, Isa Al-Masih adalah Tuhan yang menjelma menjadi manusia. Silakan saudara membaca penjelasan kami pada artikel ini: http://tinyurl.com/8abrx5t.

2. Bila saudara membaca Kitab Suci Injil, maka saudara akan menemukan begitu banyak ayat-ayat yang menjelaskan bahwa Isa Al-Masih adalah Tuhan. Salah satunya ayat ini, “Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan” (Injil, Rasul Besar Yohanes 13:13)

3. Isa Al-Masih adalah kekal. Dia adalah Tuhan sejak dari semula. Dia tidak berawal. Dengan kata lain, tidak ada masa dimana Dia diangkat menjadi Tuhan. Bukankah Tuhan sifatnya adalah kekal? Perhatikanlah ayat ini, “Aku [Isa Al-Masih] adalah Alfa dan Omega, Yang Pertama dan Yang Terkemudian, Yang Awal dan Yang Akhir" (Injil, Kitab Wahyu 22;13)

Semoga jawaban kami di atas dapat menolong saudara untuk merenungkan bagaimana besarnya kasih Allah bagi diri saudara di dalam Isa Al-Masih.
~
SO
# Harun 2012-11-16 19:31
*
Surat Maryam ayat 90-91 disebutkan: "Hampir-hampir langit pecah karena ucapan itu, dan bumi terbelah, dan gunung-gunung runtuh, karena mereka mendakwa Allah Yang Maha Pemurah mempunyai anak"

Langit hampir pecah karena kemurkaan Allah SWT terhadap mereka yang mengatakan bahwa Allah mempunyai anak. Ucapan atau tuduhan itu begitu dahsyat kemungkarannya. Betapa tidak, Allah yang berbeda dengan makhluk manapun itu, diserupakan dengan manusia (yang mempunyai anak) yang justru diciptakan-Nya untuk beribadah kepada-Nya.

Penyerupaan ini jelas membuat Allah murka!
# Staff Isa dan Islam 2012-11-19 17:02
~
Salah satu kekeliruan Al-Quran adalah menuduh orang Kristen mengatakan Allah mempunyai anak biologis. Kekristenan tidak pernah mengajarkan bahwa Allah melakukan hubungan dengan Maryam, dan lahirlah Isa Al-Masih. Jelas kekristenan mengutuk ajaran yang mengajarkan demikian.

Orang Kristen memang menyebut Isa Al-Masih sebagai Anak Allah. Tetapi kata “anak” Allah dalam hal ini bukan berarti “anak” biologis. Melainkan “anak” dalam arti kiasan/figuratif.

Dia dikatakan sebagai Anak Allah karena Ia dengan sempurna menyatakan Allah kepada manusia. Dia adalah Kalimat Allah dan dengan sempurna menjelaskan kehendak dan sifat Allah kepada manusia. Sebagai Anak dan Kalimat Allah, Isa Al-Masih menyatakan kasih dan kesucian dan keselamatan dari Allah kepada manusia.

Perhatikanlah dua ayat berikut ini:
“Sesungguhnya Al Masih, ’Isa putera Maryam itu, adalah utusan Allah dan (yang diciptakan dengan) kalimat-Nya” (Qs 4:171)

“Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah” (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:1).
~
SO
# Fidyan 2012-11-16 20:41
*
Tidak ada segala sesuatu yang serupa dengan Allah SWT

QS 42:11 "...Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah yang Maha Mendengar dan Melihat."

Yesaya 40:18 "Jadi dengan siapa hendak kamu samakan Allah, dan apa yang dapat kamu anggap serupa dengan Dia?"
# Staff Isa dan Islam 2012-11-19 17:03
~
Kami setuju dengan pernyataan saudara Fidyan di atas. Jelas Allah tidak dapat diserupakan dengan apapun atau dengan siapapun. Sebab segala sesuatu yang ada di muka bumi ini adalah ciptaan Allah.

Tetapi saudara juga harus ingat sifat Allah yang lainnya, yaitu: Dia Maha segala-galanya. Dia Allah yang tidak terbatas oleh apapun. Dia dapat menjadi apapun sesuai dengan yang Dia inginkan, bukan sesuai dengan logika manusia. “Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil" (Injil, Rasul Lukas 1:37).

Bila demikian adanya, menurut saudara Fidyan, apakah mustahil bila Allah ingin menjelma menjadi manusia?
~
SO
# kumbang 2012-11-16 21:03
*
Dear staf dan semua umat Kristiani,

1. Agama Kristen dikembangkan oleh Paulus, bukan ajaran Isa Al-Masih yang asli.

2. Isa hanya seorang nabi, bukan Tuhan (silahkan misalnya baca QS 3:49, 5:46: 43:59).

3. Isa menyembah Allah SWT. Isa berkata: Sesungguhnya Allah, Tuhanku dan Tuhanmu, karena itu sembahlah Dia. Inilah jalan yang lurus" (shirootummusta qiim) (QS 3:51). Baca juga QS 19:36, 43:64.

4. Isa juga sholat: Dan Dia (Alloh) menjadikan aku (Isa) seorang yang diberkati di mana saja aku berada, dan Dia (Alloh) memerintahkan kepadaku shalat dan zakat selama aku hidup (QS 19:31)

5. Isa memberi tahu kedatangan Muhammad. Dan (ingatlah) ketika 'Isa ibnu Maryam berkata: "Hai Bani Israil, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab sebelumku, yaitu Taurat, dan memberi khabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad)." (QS 61:6)
# Staff Isa dan Islam 2012-11-19 21:06
~
1. Atas dasar apakah saudara mengatakan Kristen dikembangkan Paulus? Adakah saudara mempunyai bukti Paulus yang mendirikan agama Kristen? Kiranya saudara tidak kebaran untuk menyebutkan ajaran Isa yang asli itu!

2. Bagaimana dengan ayat ini, “Ia (Jibril) berkata: "Sesungguhnya aku ini hanyalah seorang utusan Tuhanmu, untuk memberimu seorang anak laki-laki yang suci" (Qs 19:19). Menurut saudara, adakah manusia yang suci selain Allah itu sendiri?

3. “Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku” (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6) Hanya melalui Isa-lah seseorang bisa memperoleh keselamatan dan dapat masuk sorga. Tidak pada sebuah agama atau nabi lain!

4. Hanya Al-Quran yang mencatat Isa melakukan sholat. Sedangkan kitab-kitab suci sebelumnya tidak pernah berkata demikian. Manakah yang layak dipercaya, kesaksian yang ditulis oleh orang yang ada bersama-sama Isa, atau kesaksian yang muncul ratusan tahun kemudian?

5. Ayat ini bukanlah nubuat, melainkan klaim yang dibuat oleh Al-Quran untuk membenarkan kenabian Muhammad. Bila memang benar Isa Al-Masih memberitahu kedatangan Muhammad sebagai nabi, sebaiknya saudara mengutip dari kitab-kitab suci yang bukan dibawa oleh Muhammad.
~
SO
# yangbenar 2012-11-16 22:01
*
Nabi Muhammad memuliakan Nabi Isa sebagai nabi suci tidak disentuh setan, itu lebih karena kehendak Allah bukan karena Yesus (Isa) adalah Tuhan.

Bahkan di dalam Islam dikenal sebuah perumpamaan bahwa jika Setan terlihat dengan bayangan Umar Ibn Khattab maka Setan akan lari terbirit-birit, hal ini disebabkan oleh kepatuhan akan perintah Allah dan Rasul-Nya pada diri sahabat Umar ra.

Dalam Injil Nabi Isa as tidak hanya disentuh setan, tapi justru dibawa kemana-mana, dicobai dan dipermainkan oleh setan.

Sehingga dari data-data di atas jelaslah bahwa Islam-lah yang memuliakan Yesus (Isa as) lebih dari pengikut Paulus, hal ini dibuktikan bahwa Al-Quran menempatkan Yesus (Isa as) (Isa) dan Maria (Maryam) sesuai dengan fitrah kemanusiaanya.
# Staff Isa dan Islam 2012-11-19 21:07
~
Hal yang perlu saudara pikirkan adalah, mengapa hanya Isa yang disebut suci dan tidak disentuh oleh setan. Mengapa Muhammad tidak? Mungkinkah karena Isa Al-Masih adalah benar Allah sehingga setan tidak kuasa untuk menyentuh-Nya?

Injil memang mencatat bahwa setan berusaha untuk menggoda Yesus, namun iblis tidak mampu untuk mencobai-Nya. Bahkan pada akhirnya sang iblis yang lari menjauhi Yesus. “Maka berkatalah Yesus kepadanya: "Enyahlah, Iblis!” (Injil, Rasul Besar Matius 4:10).

Bukan hanya itu, Yesus juga dapat memberikan kuasa kepada murid-murid-Nya , agar mereka dapat mengusir setan. “Yesus memanggil kedua belas murid-Nya dan memberi kuasa kepada mereka untuk mengusir roh-roh jahat dan untuk melenyapkan segala penyakit dan segala kelemahan” (Injil, Rasul Besar Matius 10:1).

Setiap roh-roh jahat/setan, hanya dapat diusir di dalam nama Yesus Kristus/Isa Al-Masih. Bukan dengan Umar Ibn Khattab!

Memang sudah seharusnyalah orang Islam juga memuliakan Yesus. Bagaimana dengan saudara, apakah saudara telah memuliakan Yesus dan hidup sesuai dengan kebenaran yang diajarkan-Nya?
~
SO
# lizna 2012-11-16 22:41
*
Staf IDI yg terhormat,

Kami Memulikan Nabi Muhammad sebagai utusan Allah dan kami pun meyakini Isa itu utusan Allah juga dan bukan Tuhan.

Sedikit bukti dari Alkitab. Yesus mengucap sukur kepada Tuhan yang mengutus-Nya "Lalu Yesus menengadah ke atas (langit) dan berdoa "Bapa, Aku mengucap sukur kepada-Mu karena engkau telah mendengarkan Aku,.... Engkaulah yang mengutus Aku. " (Yohanes 11:41-42).

Yesus Berdoa kepada Tuhan. "Mendengarkan Aku". Siapa lagi yang dimaksud "mendengarkan" di sini jika bukan Tuhan?

"Engkaulah yang mengutus Aku". Setiap yang diutus Tuhan pasti bukan Tuhan. Jadi Isa (Yesus) itu nabi alias utusan Tuhan (Allah) Juga.
# Staff Isa dan Islam 2012-11-20 13:41
~
Saya kutip secara lengkap ayat yang saudara maksud: “Maka mereka mengangkat batu itu. Lalu Yesus menengadah ke atas dan berkata: "Bapa, Aku mengucap syukur kepada-Mu, karena Engkau telah mendengarkan Aku. Aku tahu, bahwa Engkau selalu mendengarkan Aku, tetapi oleh karena orang banyak yang berdiri di sini mengelilingi Aku, Aku mengatakannya, supaya mereka percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku" (Injil, Rasul Besar Yohanes 11:41-42).

Bila kita membaca mulai dari ayat pertama, konteks pada ayat ini membicarakan mujizat yang dilakukan Yesus, yaitu membangkitkan kembali Lazarus dari kematiannya. Dimana sebelum melakukan mujizat tersebut, Dia menegur orang-orang yang hadir di situs karena mereka ragu ketika Yesus memerintahkan mereka untuk memuka batu penutup kuburan tempat Lazarus dikubur. Sehingga, untuk meyakinkan mereka, maka Yesus berkata seperti pada ayat di atas.

Menurut saudara Lizna ayat itu merupakan bukti bahwa Yesus sebenarnya hanya utusan Tuhan, bukan Tuhan itu sendiri. Menurut kami, bila saudara Lizna hanya membaca ayat tersebut, maka terlalu dini saudara mengambil kesimpulan yang demikian. Untuk mengerti apa posisi Yesus saat itu, saudara harus terlebih dahulu mengerti akan Pribadi Allah yang terdiri dari tiga oknum berbeda dalam satu kesatuan.

Memang bukan hal mudah untuk dapat mengerti, bagaimana mungkin Allah yang esa terdiri dari tiga oknum. Tetapi, bila saudara dapat mengerti bagaimana Allah Maha Kasih, maka saudara akan dapat memahami mengapa Kalimatullah harus menjelma menjadi manusia.

Untuk itu, silakan saudara membaca penjelasan kami pada artikel ini: http://tinyurl.com/dy8j2nk.
~
SO
# sujono 2012-11-17 02:31
*
Staf IDI,

Mohon staf belajar Islam dengan baik. Qs 19:19, 3:45 dan hadits bukhori bab 44 yang saudara kutip tidak ada hubunganya apakah Isa berdosa atau tidak. Mengartikan QS 19:19 harus dilihat konteks ayat sebelumnya dan sesudahnya.

Maryam berkata: "Bagaimana akan ada bagiku seorang anak laki-laki, sedang tidak pernah seorang manusiapun menyentuhku dan aku bukan (pula) seorang pezina!" (QS 19:20).

Artinya Isa itu bukan hasil dari perbuatan zina meskipun Maryam tidak bersuami, sehingga Isa adalah anak laki-laki yang suci karena diciptakan Alloh langsung dengan hanya berkata "kun fayakun" lihat QS 3:59.
# Staff Isa dan Islam 2012-11-20 13:42
~
Saudara Sujono,

Bila memang demikian adanya, apakah saudara dapat mengutip satu ayat dari Al-Quran, Taurat, dan Injil yang mengatakan bahwa Yesus/Isa pernah melakukan dosa?

Bila kitab suci saja tidak pernah mengatakan Dia berdosa, lalu bagaimana mungkin saudara dapat mengatakan bahwa Yesus tidak suci?
~
SO
# Ragu terhadap kriste 2012-11-18 07:44
*
Dear staf,

Saya mau tanya, coba anda jelaskan
1. Siapa Allah, siapa Yesus dan siapa Isa
2. Siapa yang menjadi Tuhan di antara mereka
3. Foto siapa yang anda anggap sebagai Isa di salib.
4. Apakah Isa orang bule dan bukan orang Arab.
5. Tuhan di dinding atau dilangit

Terimakasih
# Staff Isa dan Islam 2012-11-20 13:43
~
Saudara Ragu, inilah jawaban kami atas pertanyaan saudara:

1. Allah ataupun Yesus adalah satu Pribadi, yaitu Sang Pencipta alam semesta. Inilah pengakuan Yesus akan hal itu: “Aku dan Bapa adalah satu" (Injil, Rasul Besar Yohanes 10:30). Sedangkan Isa adalah nama lain untuk Yesus yang terdapat dalam Al-Quran.

2. Siapakah yang saudara maksud dengan “mereka” pada pertanyaan ini, apakah Yesus dan Isa? Bila itu yang saudara maksud, silakan saudara membaca penjelasan kami di point 1

3. Memang terdapat cukup banyak gambar/foto tentang Yesus disalib. Itu hanyalah sekedar foto, tidak lebih dari itu. Sama halnya dengan saudara memajang foto di rumah atau dompet saudara.

4. Isa bukan orang Bule dan juga bukan orang Arab. Isa adalah keturunan dari bangsa Yahudi.

5. Tuhan tidak ada di langit atau di dinding. Dia ada dalam diri orang-orang yang mau menerima-Nya secara pribadi. Apakah Tuhan saudara ada di langit?
~
SO
# Muslim Hamba Allah 2012-11-18 15:13
*
Salam persaudaraan sesama umat manusia. Tolong jawab pertanyaan berikut?

1. Untuk apa manusia dilahirkan?

2. Apakah dosa itu?

3. Bila Yesus adalah Tuhan, rasionalkah Tuhan dihukum/disalib oleh manusia yang merupakan ciptaan-Nya? Kontradiksi dengan keyakinan kita bahwa Allah Maha Esa dan maha Pencipta

4. Masih adakah umat manusia yang ingin berdosa jika dirinya telah tau bahwa ada sang juru selamat yang akan menebus dosanya?

5. Jika seluruh umat manusi telah dihapuskan dosanya, maka apa tujuan manusia hidup di dunia menurut agama anda umat Kristiani?
# Staff Isa dan Islam 2012-11-20 13:44
~
1. Tujuan manusia diciptakan Allah “Kasihilah TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu” (Taurat, Kitab Ulangan 6:5). Allah ingin agar kita mengasihi Dia dnegan segenap hati, segenap jiwa, dan segenap kekuatan kita. Dengan cara bagaimana? Memegang dan melakukan pekerjaan Allah “Barangsiapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku” (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:21).

2. Dosa adalah segala perbuatan dan pikiran yang tidak berkenan di hadapan Allah. Dan, “upah dosa adalah maut” (Injil, Surat Roma 6:23)

3. Secara logika manusia memang tidak rasional. Tetapi bagi Allah bukan hal sulit. Justru inilah bukti betapa Allah sangat mengasihi manusia. Dia tahu, hanya Dia sanggup memberi keselamatan bagi manusia melalui pengorbanan-Nya.

4. Tidak ada manusia yang lepas dari dosa. Sejak lahir, tabiat untuk berdosa sudah ada dalam diri manusia. Bahkan seseorang yang telah menerima Yesus sebagai Juruselamat pun tidak bisa luput dari dosa. Tetapi, bila mereka menyadari bahwa apa yang mereka lakukan itu adalah salah, maka mereka akan berusaha untuk hidup sesuai dengan kebenaran firman Allah. Bukan menurut hawa nafsu mereka sendiri.

5. Di point 1 kami telah menjelaskan tujuan manusia diciptakan Allah dan hidup di dunia. Sedangkan pada point 4 kami telah menjelaskan tentang dosa. Bila saudara membaca baik-baik jawaban tersebut, maka saudara akan menemukan jawaban dari pertanyaan saudara di point 5.
~
SO
# Andres 2012-11-18 22:25
*
Yesus adalah Tuhan, dan sangat mudah sebenarnya menyatakan bahwa diri-Nya adalah Tuhan. Namun Ia ingin menjadi teladan tentang kerendahan hati. Dia adalah Tuhan rela menjadi manusia dan hidup seperti layaknya seorang manusia, diolok, disakiti, bahkan dibunuhpun tidak melawan.

Mungkin sulit bagi anda memahami bagaimana mungkin Allah menjadi manusia, Yesus kok berdoa kepada Allah, Yesus kok diutus Allah. Memang sebenarnya kita akan sulit memahami siapa Allah karena otak kita terbatas. Allah yang begitu maha segalanya, bagaimana mungkin sanggup dirasionalkan dengan otak kita.

Yesus berdoa hanya sebagai teladan, contoh kita umat-Nya harus rajin berdoa, Yesus yang Tuhan saja berdoa apalagi kita, terus dapat teladan dari siapa coba. Yesus diutus Allah, kira-kira dengan bahasa apa ya untuk membuat manusia mengerti, masakkah Yesus berkata Aku diutus oleh Aku, akan lebih mudah jika Yesus mengatakan Aku diutus Allah, untuk itu percayalah pada-Ku, itu aaja tetep tidak percaya seperti saudara.
# Andres 2012-11-18 23:14
*
Menjawab pertanyaan "Muslim Hamba Allah":
1. Karena tidak mungkin Allah memuliakan diri-Nya sendiri, jadi Dia ciptakan manusia untuk memuliakan-Nya.

2. Dosa adalah pelanggaran terhadap perintah Allah

3. Bukti Tuhan cinta manusia, mau berkorban bagi ciptaan-Nya, mau merasakan penderitaan seperti ciptaan-Nya.

4. Yesus menebus dosa bagi manusia yang percaya pada-Nya dan melakukan kehendak-Nya, (tidak boleh berbuat jahat lagi)

5. Makannya anda harus baca Alkitab dan menyelidiki kebenaran-Nya, supaya tidak sesat, dan hobi bakar dan memukul orang yang tidak sepaham seagama dengan anda. Karena tidak ada ajaran Yesus berisi kekerasan, semua penuh kasih dan kebaikan. Bagaimana membuktikan bahwa Yesus memang kebenaran, lihatlah dari ajaran-Nya, misalnya Yesus menginginkan umat-Nya untuk setia dengan pasangannya. Muhammad tidak, boleh poligami asal adil (kalau tidak adil, bolehkah), selalu keburukan ditutupi dengan kebaikan.
# Love 2012-11-24 00:37
*
Pada dasarnya umat Islam dari sejak kecil sudah ditanamkan atau diajarkan untuk tidak percaya kepada Tuhan Yesus atau mempelajarinya lebih jauh mengenai kuasa yang dimiliki-Nya.

Tetapi kebenaran tentang Yesus tidak dapat disembunyikan, banyak ayat di dalam Al-Quran menceritakan tentang kuasa Yesus jika umat Islam masih ingin menambah pengetahuan tentang Yesus ada Alkitab yang menunggu anda-anda sekalian.

Jangan takut dan ragu karena di dalam Yesus ada kehidupan. Jangan lagi berdalih dan jangan lagi mencari pembenaran. Datanglah pada Yesus karena Yesus adalah sumber Kebenaran.

Tuhan Yesus memberkati.
# sujono 2012-12-01 20:22
*
Sayangnya staf, hanya mengutip Qs 19:19. Apa yang dimaksud anak yang suci (qulaaman Zakiyyaa) di Qs 19:19 tersebut? Baca ayat selanjutnya: “Maryam berkata: "Bagaimana akan ada bagiku seorang anak laki-laki, sedang tidak pernah seorang manusiapun menyentuhku dan aku bukan (pula) seorang pezina!" (Qs 19:20)

Qulaaman zakiyya (anak yang suci) di sini artinya bahwa Isa bukanlah lahir dari hasil perbuatan zina Maryam.

Isa memerintahkan umatnya untuk menyembah Allah. Isa berkata: Sesungguhnya Allah adalah Tuhanku dan Tuhanmu, maka sembahIah Dia (Allah) oleh kamu sekalian. Ini adalah jalan yang lurus.(QS 19:36)
# Staff Isa dan Islam 2012-12-20 14:32
~
Saudara Sujono, terimakasih atas penjelasan saudara. Mari kita simak ayat di bawah ini:

19. Ia (Jibril) berkata: "Sesungguhnya aku ini hanyalah seorang utusan Tuhanmu, untuk memberimu seorang anak laki-laki yang suci".

20. Maryam berkata: "Bagaimana akan ada bagiku seorang anak laki-laki, sedang tidak pernah seorang manusiapun menyentuhku dan aku bukan (pula) seorang pezina!"

Menurut kami, ayat 20 merupakan ungkapan keraguan dari Maryam. Sebab bagaimana mungkin dia dapat mengandung, sementara dia masih perawan dan tidak pernah melakukan zinah. Jelas, hal ini sangat manusiawi sekali.

Jadi, menurut kami, ayat 20 tidak dapat menyangkal bahwa Isa benar-benar suci adanya.
~
SO
# kumbang 2012-12-01 20:56
*
Saya pernah mengirim artikel tentang nubuat Nabi Muhammad dari Injil ke semua staf. Tetapi staf tidak bisa membantah jawaban saya.

Ini saya kutip lagi: “Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu” (Yohanes 16:7)

Siapa penghibur itu? Penghibur itu tidak akan datang kepadamu. Berarti penghibur itu belum datang. Jelas tidak cocok dengan Roh Kudus seperti klaim umat Kristen ckarena Roh Kudus ada sebelum dan sesudah Yesus. Lihat Yesaya 63:11, Matius 1:18,20, Markus 1:8, Lukas 1:15,35,41, Yohanes 1:33.

Jadi yang dimaksud penghibur ini adalah Nabi Muhammad seperti QS 61:6
# Staff Isa dan Islam 2012-12-10 15:49
~
Saudara Kumbang,

Bagi kami bukanlah hal baru bila ada orang Islam mengatakan bahwa yang dimaksud “Penghibur” pada ayat Injil Yohanes 16:7 adalah Muhammad. Jadi, sepertinya sangat mustahil staf kami tidak bisa menjawab pertanyaan saudara di atas. Atau mungkin saudara yang tidak mau mengerti dan menerima jawaban dari staf kami?

Karena pertanyaan saudara tidak berhubungan dengan topik di atas, kami persilakan saudara membaca jawaban kami pada artikel yang sesuai dengan pertanyaan saudara. Jawaban atas pertanyaan saudara sudah ada pada artikel di link ini: http://tinyurl.com/d6bzxac.
~
SO
# van_hielsing 2012-12-01 22:53
*
Karena – selain Allah – Ia satu-satunya Pribadi yang tidak pernah berdosa?

Benarkah itu? Lalu mengapa Isa dibaptis? Sebab menurut orang Kristen, baptis adalah suatu ritual pensucian diri dari dosa dan kutukan.
# Staff Isa dan Islam 2012-12-20 14:23
~
Saudara Van Hielsing,

Kami tekankan sekali lagi, baik Al-Quran maupun Alkitab tidak pernah menuliskan bahwa Isa Al-Masih pernah berdosa. Saya rasa hal itu sudah cukup membuktikan bahwa Dia benar-benar tidak pernah berdosa.

Bahkan Al-Quran sendiri memberi kesaksian dalam ayatnya bahwa Isa suci. Perhatikan ayat ini: “Ia (Jibril) berkata: "Sesungguhnya aku ini hanyalah seorang utusan Tuhanmu, untuk memberimu seorang anak laki-laki yang suci" (Qs 19:19). Ayat serupa tidak pernah ditujukan kepada nabi lain termasuk Muhammad.

Tentang baptisan, saudara salah bila menganggap baptis adalah ritual pensucian diri dari dosa dan kutukan. Baptisan merupakan pernyataan dari iman seseorang akan keselamatan yang telah dianugerahkan oleh Yesus Kristus. Sehingga, baptisan merupakan suatu pernyataan iman yang tidak dapat dipisahkan dari langkah pertobatan.

Itulah sebabnya Yesus Kristus sebelum terangkat naik ke sorga memberi satu Amanat Agung kepada pengikut-Nya, “Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus” (Injil, Rasul Besar Matius 28:19). Dan inilah salah satu bukti, bahwa dalam Injil terdapat ayat yang menyatakan tentang Tri-tunggal Allah.
~
SO
# bingung 2012-12-04 03:55
*
Jika saya kembali pada Yesus Kristus maka sebaiknya agama manakah tempat saya bila melabuhkan kerinduan saya kepada Tuhan? Apakah pada ajaran Khatolik ataukah Kristen? Selain itu pada Kristen maupun Khatolik terbagi juga menjadi beberapa aliran. Sebaiknya yg mana? Saya sungguh bingung. Terimakasih sebelumnya.
# Staff Isa dan Islam 2012-12-10 15:52
~
Saudara Bingung,

Saudara tidak perlu bingung dalam menentukan pilihan. Karena yang memberi jaminan bagi saudara bukanlah gereja, melainkan Tuhan Yesus Kristus. Sedangkan gereja secara unvirsal dapat diartikan sebagai himpunan dari semua orang percaya di dalam wilayah tertentu. Memang antara gereja satu dengan yang lain mempunyai aturan yang berbeda-beda. Namun diantara aturan-aturan tersebut tidak ada yang lebih baik atau buruk. Semua adalah sama. Sama-sama mengatur agar iman kerohanian jemaatnya dapat bertumbuh.

Jika memang saudara memutuskan ingin kembali pada Yesus Kristus, maka hal pertama yang perlu saudara lakukan adalah mengenal Yesus Kristus secara pribadi. Hal itu dapat saudara lakukan dengan membaca setiap firman dan perkataannya dalam Alkitab. Lebih jelasnya silakan saudara membaca penjelasan kami pada link ini: http://tinyurl.com/cy279xv.

“Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku” (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6).
~
SO
# Sarianto 2012-12-04 12:12
*
1. Surah yang anda berikan itu diruang lingkup sejarah Isa dan Maryam.

2. Ada kekerasan yang luar biasa yang dilakukan Yesus terhadap makhluk yang lemah dan suatu saat bisa bertobat. Di Alkitab Surat I Samuel 15:3 "Jadi pergilah sekarang, kalahkanlah orang Amalek, tumpaslah segala yang ada padanya, dan janganlah ada belas kasihan kepadanya. Bunuhlah semuanya, laki-laki maupun perempuan, kanak-kanak maupun anak-anak yang menyusu, lembu maupun domba, unta maupun keledai"

Suci mana Muhammad dengan Yesus. Pasukan Muhammad tidak berani berperang bila ada di depan tentara musuh ada wanita dan anak-anak

3. Dibilang dalam Al-Quran bahwa Muhammad dan Isa adalah manusia biasa yang kerab akan berbuat dosa.
# Staff Isa dan Islam 2012-12-20 14:16
~
1. Maaf, kami kurang mengerti maksud saudara. Surah manakah yang saudara maksud? Menurut saudara, apakah sebuah ayat bertentangan atau relevan dengan sejarah?

2. Yesus tidak pernah melakukan kekerasan kepada siapapun. Agar saudara mengerti maksud ayat di atas, sebaiknya saudara membaca ayat sebelumnya. Perhatikan ayat ini: “Beginilah firman TUHAN semesta alam: Aku akan membalas apa yang dilakukan orang Amalek kepada orang Israel, karena orang Amalek menghalang-hala ngi mereka, ketika orang Israel pergi dari Mesir” (Kitab Nabi 1 Samuel 15:2). Inilah yang menjadi alasan, mengapa Allah berfirman kepada Saul, dan memerintahkan dia untuk membunuh bangsa Amalek.

Bagaimana dengan perang yang dilakukan Muhammad? Sepertinya saudara harus lebih banyak belajar tentang sejarah Muhammad. Silakan saudara membacanya pada link ini: http://tinyurl.com/8f8hbew.

3. Bila memang Al-Quran pernah mengatakan Isa pernah melakukan dosa, silakan saudara menuliskan ayat tersebut!
~
SO
# laskarkristus 2012-12-16 00:48
*
Pertanyaan dari jejen 2012-11-15 19:54

1. Benarkah Isa adalah Tuhan?
2. Di ayat manakah Dia mengaku bahwasanya Dia adalah Tuhan?
3. Sejak kapankah Dia adalah Tuhan?

Mohon jawabannya sebagai bahan renungan saya.

Saya membantu jawaban dari staf IDI mengenai pertanyaan sdr. Jejen di atas:

Yesus Kristus atau Isa Al-Masih adalah Tuhan? Tentu iya!

Sdr. Jejen dapat membaca di Al-Quran tentang mujizat yang dilakukan nabi Isa Al- Masih. Diantaranya “menghidupkan orang mati" Siapakah manusia di dunia yang sanggup menghidupkan orang mati dalam hitungan detik kalau tidak Tuhan sendiri?
# agan 2012-12-20 10:39
*
Tidak masuk akal, mengapa ada Tuhan yang menjelma jadi manusia lalu disiksa dan disalib. Kalau Tuhan itu Maha Pengampun dan penuh Kasih, kenapa tidak Dia ampuni saja dosa manusia tanpa prosedur sadis seperti itu?
# Staff Isa dan Islam 2012-12-28 10:29
~
Memang terkadang tidak masuk akal manusia apa yang dilakukan Tuhan. Firman Allah berkata, “Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN. Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu” (Kitab Nabi Besar Yesaya 55:8-9).

Siapakah manusia, sehingga dia sanggup membatasi rancangan Allah pada logika mereka?

Saudara Agan, bagi Allah bukanlah perkara sulit untuk begitu saja mengampuni dosa manusia. Tetapi Allah adalah Tuhan yang setia pada janji-Nya. Dia berkata, “Sebab upah dosa ialah maut” (Injil, Surat Roma 6:23). Maut adalah hukuman kematian. Bila saja setiap orang yang berdosa dihukum mati, maka tidak ada satupun manusia yang masuk sorga.

Demikian sebaliknya, bila Allah begitu saja mengampuni dosa manusia, maka Allah telah melanggar firman-Nya sendiri.

Saudara Agan, kematian Isa Al-Masih di kayu salib memang begitu sadis. Dia harus menanggung kesakitan yang tiada tara atas pelanggaran yang tidak Dia lakukan. Tahukah saudara Agan mengapa Isa Al-Masih rela melakukan itu? Jawabannya hanya satu, supaya saudara Agan memperoleh jaminan keselamatan!

Masihkah saudara menutup mata rohani saudara pada Pribadi yang telah rela menanggung hukuman yang seharusnya ditimpakan bagi saudara?
~
SO
# Kasih Yesus Indah 2012-12-27 19:06
*
Buat saudara Agan, Yesus datang di dunia membawa teladan bagi manusia. Dia datang sebagai Manusia agar manusia sanggup mengikuti teladan-Nya. Bayangkan saja kalau Tuhan Yesus datang bukan menjelma manusia? Pasti manusia akan selalu beranggapan manusia tidak mungkin mengikuti teladan-Nya karena Dia datang bukan dalam wujud manusia.

Bayangkan kalau Tuhan datang dalam wujud Allah Bapa. Malaikat serafim saja yang tinggal di surga tidak bisa melihat Allah Bapa, dia hanya bisa menutupi badan dan wajahnya dengan sayap kalau tidak dia binasa. Apalagi manusia yang suda telanjang oleh karena dosa. Pasti semua orang akan binasa karena sudah telanjang akibat dosa ketika melihat Allah Bapa.

Tapi Allah datang dalam wujud Manusia (Yesus) agar manusia bisa melihat Allah. Disitulah kita bisa melihat bahwa Allah itu Penuh Kasih. Dia datang sebagai Manusia untuk membawa teladan bagi Manusia.
# fahmi 2012-12-27 21:23
*
Nabi Muhammad adalah manusia yang paling sempurna, paling sabar, paling tabah dan masih banyak lagi.

Segala dosa Muhammad diampuni oleh Allah, sehingga nabi Muhammad adalah manusia paling suci dan sempurna. Tidak ada manusia yang sempurna kecuali Nabi Muhammad.
# Staff Isa dan Islam 2012-12-28 10:30
~
Saudara Fahmi,

Pernyataan saudara di atas saja sudah bertolak-belaka ng. Saudara mengatakan Muhammad manusia paling sempurna. Tetapi saudara juga mengatakan Muhammad berdosa. Jadi sebenarnya mana yang benar, Muhammad sempurna atau Muhammad berdosa? Bila Muhammad berdosa, berarti dia tidak sempurna bukan?

Benarkah Muhammad adalah manusia paling sempurna? Al-Quran mengatakan tidak! Perhatikan ayat ini: "Maka ketahuliah ya (Muhammad) . . . . . mohonlah ampunan (kepada-Nya) bagi dosamu dan bagi dosa-dosa orang Mu'min” (Qs 47:19).

Juga ayat ini, “Supaya Allah memberi ampunan kepadamu (Muhammad) terhadap dosamu yang telah lalu dan yang akan datang . . . . ” (Qs 48:2)

Dua ayat di atas menjelaskan bahwa Muhammad berdosa. Dengan kata lain, ayat di atas membatalkan pendapat orang Muslim yang mengatakan bahwa Muhammad adalah manusia sempurna!

Kami tidak pernah menemukan ayat dalam Al-Quran yang mengatakan Muhammad suci. Kata suci hanya diberi Al-Quran bagi Isa Al-Masih saja. “Ia (Jibril) berkata: "Sesungguhnya aku ini hanyalah seorang utusan Tuhanmu, untuk memberimu seorang anak laki-laki yang suci" (Qs 19:19).

Kami bisa memahai bagaimana orang Islam memandang Muhammad, tetapi hendaklah penilaian itu tidak menutupi kebenaran yang ada.
~
SO
# anak SMA 2012-12-29 06:58
*
Isa (Yesus) adalah Tuhan?

Setahu saya hanya Allah Tuhan satu-satunya dan tidak ada yang lain kecuali diri-Nya. Tuhan itu tidak beranak dan tidak dianakkan, jika Isa adalah Tuhan mengapa Dia berasal dari rahim seorang manusia?

Mengapa orang Kristen menganggap Isa adalah Tuhan? Tuhan yang patut disembah adalah Allah semata dan Muhammad adalah rasul Allah. Dan tidak ada derajatnya yang lebih tinggi kecuali Allah.

Jika begini adanya, apakah anda masih menganggap Isa adalah Tuhan? 
# Staff Isa dan Islam 2013-01-04 15:05
~
Benar! Isa (Yesus) adalah Tuhan yang menjelma menjadi manusia. Apakah itu mustahil? Ya, bila dipikir dengan logika manusia, jelas mustahil. Tapi, adakah yang mustahil bagi Tuhan? Jelas tidak ada! Sebab Dia adalah Tuhan yang Maha Kuasa.

Saudara benar, Tuhan tidak mungkin mempunyai anak dan Dia juga tidak diperanakkan. Bila Tuhan diperanakkan, berarti Dia tidak kekal. Sebab ada permulaan dimana Dia menjadi anak. Tuhan yang disembah orang Kristen adalah Tuhan yang Maha Kuasa. Tuhan yang Esa, Tuhan yang tidak mempunyai anak biologis dan Tuhan yang kekal.

Kami tertarik dengan tulisan saudara: “tidak ada derajatnya yang lebih tinggi kecuali Allah”. Bandingkanlah dengan ayat ini: “Ingatlah, ketika Malaikat berkata: "Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kalimat (yang datang) daripada-Nya, namanya Al Masih Isa putra Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah)” (Qs 3:45)

Perhatikan kalimat yang saya garis-bawahi. Dikatakan Isa adalah seorang terkemuka di dunia dan di akhirat. Menurut saudara hanya Allah yang terkemuka, dan menurut Qs 3:45 Isa terkemuka, bukan hanya di dunia, tetapi juga di akhirat.

Nah, menurut saudara, siapakah sebenarnya Isa Al-Masih itu?
~
SO
# Aris-Muslim 2012-12-30 16:04
*
Jadi karena Isa 'disucikan' maka Dia dianggap Tuhan? Terlalu terburu-buru saya pikir. Karena malaikatpun bagi seorang Muslim adalah makhluk-makhluk yang suci, tetapi dia tidak dianggap Tuhan.

Baiklah, lantas bagaimana sebenarnya hubungan antara Allah, Isa dan Roh Kudus itu? Sepengetahuan saya, tidak ada di dalam Injil, Isa menyatakan bahwa Dia adalah Allah (God)? Kalau Lord saya tahu itu ada.
# Staff Isa dan Islam 2013-01-04 15:06
~
Kesucian Isa Al-Masih hanyalah salah satu tanda ketuhanan-Nya. Apakah menurut saudara Aris adalah manusia yang suci? Bukanlah suci hanyalah sifat Allah semata?

Untuk pertanyaan saudara mengenai hubungan Allah, Isa dan, Roh Kudus, silakan saudara membaca penjelasan kami pada artikel yang membahas topik tersebut. Klik pada link ini: http://tinyurl.com/75kj53j.

Saudara Aris, dapatkah saudara menjelaskan apa perbedaan “God” dengan “Lord”?
~
SO
# Abdullah 2013-01-08 16:00
*
To: Staff Isa dan Islam,

Anda keliru dalam menafsirkan ini: ". . . Dan agar dapat kami menjadikannya (Isa Al-Masih) suatu tanda bagi manusia dan sebagai rahmat dari kami. . . " (Qs 19:21).

Petikan dari ayat tersebut sebenarnya adalah memiliki arti bahwa Allah menjadikan Isa Al-Masih sebagai tanda akan kebesaran dan kekuasaan-Nya sebagai Tuhan Yang Maha Esa. Bukan untuk menunjukan bahwa Isa Al-Masihc diutus untuk seluruh umat manusia.

Bandingkan dengan ayat ini: "Dan tidaklah Kami mengutus engkau (Muhammad), melainkan untuk menjadi rahmat bagi semesta alam (Qs 21:107).

Ayat tersebut membuktikan bahwa ajaran Muhammad untuk seluruh umat manusia.
# Staff Isa dan Islam 2013-01-21 13:43
~
Saudara Abdullah,

Perlu saudara renungkan: mengapa justru Isa Al-Masih yang dijadikan Allah sebagai "tanda"-Nya? Mengapa bukan Muhammad yang nota bene dipercaya umat Muslim sebagai rasul penyempurna dari Allah?

Dan lagi, kami kurang tahu saudara mengutip ayat Qs 21:107 darimana, sebab ayat di atas berbeda dengan ayat yang kami baca dari terjemahan Al-Quran, yaitu: "Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam" (Qs 21:107) Silakan bandingkan ayat tersebut dengan ayat di atas yang saudara kutip, jelas berbeda!
~
SO
# mualaf 2013-01-10 19:42
*
Semua nabi suci. " Kami beriman (Islam) kepada Allah dan kepada apa yang diturunkan kepada kami dan yang diturunkan kepada Ibrahim, Isma’il dan Ishaq dan Ya'qub dan anak-anaknya, dan apa yang diberikan kepada Musa dan Isa dan para nabi dari Tuhan mereka. Kami tidak membeda-bedakan seorang pun di antara mereka..." (Qs 84-85)
# Staff Isa dan Islam 2013-01-15 14:20
~
Saudara Mualaf,

Maaf, kami kurang setuju dengan pernyataan saudara yang mengatakan semua nabi suci. Al-Quran mencatat: Adam dan Hawa berdosa (QS 7:23 ); Nuh berdosa (QS 11:47 ); Ibrahim berdosa (QS 26:82; 14:41 ); Musa berdosa (QS 28:15-16); Harun berdosa (QS 20:93); Daud berdosa (QS 38:24 ); Sulaiman berdosa (QS 38:32,35 ); Yunus berdosa (QS 21:87 ); Muhammad berdosa (QS 48:2; 47:19). Inilah dosa-dosa yang dilakukan nabi-nabi Allah termasuk Muhammad.

Saudara Mualaf, bila seorang nabi Allah saja masih berdosa, apa lagi kita yang hanya manusia biasa. Untuk itulah Allah memberi anugerah Keselamatan bagi manusia. Karena hanya dengan anugerah dari Allah itulah manusia bisa memperoleh hidup kekal dalam sorga.

“Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri” (Injil, Surat Efesus 2:8-9).
~
SO
# PINGIN MASUK ISLAM 2013-01-24 03:49
*
Masalah Yesus tidak berdosa, untuk staf tolong saya karena saya mulai ragu dengan Yesus karena Yesus benar-benar suci, dan karena koment dari saudara Sujono dengan mengatakan bahwa sebenarnya Yesus mengajak untuk hanya menyembah Allah.

Dengan mengatakan "Allahlah Tuhanku dan Tuhan kalian maka sembahlah Dia, inilah jalan yang lurus" (Qs 3:51) Dan sepertinya inilah arti dari surat Alfatihah "tunjukilah kami jalan yang lurus".

Walaupun Yesus lebih baik dari Muhammad, tetapi Dia mengatakan bahwa Dia bukan Tuhan. Maka kenapa kita tidak ikut Yesus?
# Staff Isa dan Islam 2013-01-24 14:01
~
Saudara Pingin Masuk Islam,

Ketika Yesus di dunia, Dia adalah manusia. Sama seperti saya dan saudara. Tetapi, ketika Yesus belum datang ke dunia. Dia adalah Allah. Mungkin saudara akan berkata, hal itu mustahil. Benar, hal itu sangat mustahil terjadi bila dipikirkan secara logika manusia. Tetapi, menurut saudara adakah yang mustahil bagi Allah bila Dia sudah berkehendak?

Ketika Yesus di dunia dan serupa dengan manusia, wajar saja bila Dia berkata “sembahlah Tuhan.” Menurut kami itu wajar, bukankah memang seharusnya demikian? Jelas Yesus tidak akan meminta agar orang-orang menyembah Dia. Karena saat itu orang-orang melihat Dia sebagai manusia. Sama seperti mereka. Bagaimana mungkin manusia dapat menyembah manusia? Tentu saudara dapat membayangkan apa yang dilakukan orang-orang itu bila Yesus berkata demikian.

Yesus ingin orang-orang mengenal keilahian Dia melalui perkataan dan perbuatan-Nya. Salah satu contohnya di tulis dalam Injil Yohanes 4:1-42. Dimana suatu hari Yesus bertemu dengan seorang wanita Samaria (bangsa yang menolak Yesus sebagai Mesias). Tapi, setelah mendengar perkataan dari Yesus, akhirnya wanita tersebut membawa bangsanya untuk percaya kepada Yesus.

Dikatakan, “Dan banyak orang Samaria dari kota itu telah menjadi percaya kepada-Nya karena perkataan perempuan itu” (Injil, Rasul Besar Yohanes 4:39).

Ayat berikutnya dikatakan, “Dan mereka [orang-orang Samaria] berkata kepada perempuan itu: "Kami percaya, tetapi bukan lagi karena apa yang kaukatakan, sebab kami sendiri telah mendengar Dia [Yesus] dan kami tahu, bahwa Dialah benar-benar Juruselamat dunia" (Injil, Rasul Besar Yohanes 4:42).
~
SO
# imelda 2013-01-30 01:38
*
1. Yesus dilantik menjadi Tuhan tahun 325 M. Silakan lihat di google

2. Al-Quran dengan tegas dan jelas menyatakan Nabi Muhammad adalah nabi yang diutus Allah SWT.

3. Salah satu mujizat Nabi Muhammad membuat bulan yang satu menjadi dua bagian kemudian menyatukannya kembali menjadi satu.
# Staff Isa dan Islam 2013-01-30 13:24
~
Saudara Imelda,

1. Saran kami, bila saudara ingin mencari kebenaran, carilah di kitab suci. Bersandarlah pada kebenaran firman Allah, bukan pada hasil pemikiran manusia. Perlu saudara ketahui, kami tidak pernah melantik manusia untuk menjadi Tuhan kami.

Sebelum Yesus datang ke dunia, Dia adalah Tuhan. Namun ketika Kalimatullah menembus ruang dan waktu, Dia membungkus wujud keilahian-Nya dengan wujud manusia. Dan dikenal dengan nama Yesus Kristus atau Isa Al-Masih. Injil dari semula dengan jelas mengatakan Yesus sebagai Tuhan dan Mesias.“Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud” (Injil, Rasul Lukas 2:11)

2. Hanya Al-Quran yang mengatakan Muhammad adalah nabi utusan Allah. Kitab-kitab sebelum Al-Quran, tidak ada yang berkata demikian. Jadi, menurut kami, Muhammad hanya nabi bagi mereka yang percaya pada Al-Quran.

3. Benarkah Muhammad telah membelah bulan menjadi dua? Zaman Muhammad jauh lebih maju dari zaman nabi Musa. Bila sejarah saja mencatat bagaimana Musa melakukan mujizatnya, mengapa tidak ada yang mencatat mujizat yang dilakukan oleh Muhammad? Bukankah membelah sebuah bintang adalah sebuah kejadian yang sungguh luar biasa dan seharusnya banyak yang mengetahuinya? Sayangnya, hanya orang-orang Islam yang percaya bahwa Muhammad telah melakukan mujizat tersebut.

“Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat , sehingga sekiranya mungkin, mereka menyesatkan orang-orang pilihan juga” (Injil, Rasul Besar Matius 24:24)
~
SO
# yakobus 2013-02-04 15:54
*
Mujizat Nabi Isa hanya untuk kaum-Nya. Dia menghidupkan orang mati, apakah anda merasakannya pada jaman anda hidup sekarang? Pada usia bayi Dia dapat berbicara, apa untung-Nya buat anda?

Nabi Muhammad mukjizatnya dapat dirasakan oleh umat seluruh umat manusia.
contoh..
1. Larangan untuk berjudi.
2. Larangan untuk minum khamar ( Alkohol yang dapat memabukkan )
3. Cara tidur, cara makan, cara solat, dan semua tata cara Nabi Muhamad dalam rutinitas kesehariannya, setelah diteliti oleh pakar-pakar ilmu kedokteran hasilnya semua yang dilakukannya positif / baik untuk kesehatan.
4. Terbukti air ASI yang diberikan kepada bayi sangat bermanfaat.
5. dan masih banyak lagi silahkan anda cari sendiri lewat google..!!
# Staff Isa dan Islam 2013-02-04 21:43
~
Mujizat Isa Al-Masih bukan hanya untuk pengikut-Nya. Saudara dapat membaca bagaimana orang-orang yang bukan pengikut Isa mengalami mujizat dari Isa Al-Masih. Silakan saudara membaca kesaksian mereka pada link ini: http://tinyurl.com/bpo5dtv.

Saudara Yakobus, apa yang saudara sebutkan di atas, bukanlah mujizat Muhammad! Kiranya saudara menunjukkan salah satu mujizat dari Nabi Muhammad.

"Dan orang-orang kafir Mekah berkata: "Mengapa tidak diturunkan kepadanya mu’jizat-mu’jiz at dari Tuhannya?" Katakanlah: "Sesungguhnya mu’jizat-mu’jiz at itu terserah kepada Allah. Dan sesungguhnya aku hanya seorang pemberi peringatan yang nyata” (Qs 29:50)
~
SO
# tom jery 2013-02-05 23:16
*
Ada banyak mukjizat dari Nabi Muhammad, tapi buat apa biar kami jelaskan dan anda selalu membatahnya.

Sebagai contoh mukjizatnya adalah Al-Quran itu sendiri. Mukjizat dari Al-Quran:

1. Dimana di dalamnya terdapat Hukum Allah berupa petunjuk, peringatan, dan juga kabar gembira bagi seluruh umat manusia yang beriman kepada Allah

2. Membebaskan fitnah kepada Allah yang dilakukan oleh para ahli kitab (perbuatan ahli kitab adalah merubah, mengurangi, dan menambah Kitab-kitab yang telah diturunkan tanpa adanya ilmu dan wahyu dari Allah

3. Melepaskan / membebaskan seluruh nabi-nabi dari fitnah yang dibuat-buat manusia dan para ahli kitab, termasuk juga membebaskan Maryam dan Nabi Isa dari fitnah.

4. Al-Quran itu sendiri merupakan kitab suci yang dijamin kesempurnaannya dan keasliannya oleh Allah. Dan masih ada banyak lagi mukjizat yang ada dalam Al-Quran bagi manusia yang mau berfikir dan beriman.
# Staff Isa dan Islam 2013-02-06 22:41
~
Mujizat adalah perkara yang di luar kebiasaan, yang dilakukan oleh Allah melalui para nabi dan rasul-Nya, untuk membuktikan kebenaran kenabian dan keabsahan risalahnya.

Melihat dari definis mujizat di atas, masihkah saudara dapat mengatakan bahwa Al-Quran adalah mujizat Nabi Muhammad? Al-Quran bukanlah mujizat Muhammad, melainkan kitab yang dibawah Muhammad sebagai kitab suci agama Islam.

Kami tidak habis pikir, apa yang menjadi alasan saudara untuk mengklaim aturan-aturan yang saudara jabarkan di atas sebagai mujizat Muhammad.

Perhatikan: Presiden mengeluarkan sebuah UU yang memuat aturan-aturan yang harus dipatuhi oleh rakyatnya. Di dalam UU tersebut terdapat beberapa pasal yang mengatur setiap hukum di negara itu. Nah, apakah UU ini bisa dikatakan sebagai mujizat Presiden?

Kami mengerti saudara begitu mencintai nabi saudara, tetapi jangan sampai logika saudara ditutupi oleh rasa cinta tersebut. Bukalah mata rohani saudara, dan mintalah pimpinan dari Allah untuk mengetahui kebenaran yang sebenarnya.
~
SO
# Dr .A.wijaya SpB 2013-02-06 04:25
*
To staff IDI,

Jaman sekarang jaman technologi moderen anda masih percaya kesaksian !! Sungguh naif dan primitif orang yang percaya dengan kesaksian. Jaman ini manusia itu percaya bila ada bukti yang nyata, lewat penelitian ilmiah di segala bidang ilmu dan hasil penelitian dijadikan pembuktian kebenarannya!!

Untuk anda ketahui mukjizat itu datangnya dari Allah untuk semua manusia. Jadi Al-Quran dan Nabi Muhammad merupakan mukjizat untuk umat manusia yang beriman dan bertakwa.

1. Al-Quran di dalamnya terdapat hikmah dan pelajaran bagi manusia yang berakal, beriman, dan bertakwa.

2. Nabi Muhammad, tata cara kehidupan (Al-sunnah) dapat dijadikan contoh untuk hidup umat manusia bila ingin hidup sehat dan benar. Dan dalam penelitian ilmu kedokteran telah nyata hasilnya positif untuk kesehatan dan keselamatan umat manusia.
# Staff Isa dan Islam 2013-02-06 22:42
~
Dari nama saudara, kami melihat saudara seorang yang berpendidikan tinggi. Tapi sayangnya, sepertinya saudara tidak begitu paham apa yang dimaksud dengan sebuah mujizat.

Di atas, pada komentar dari saudara #tom jery 2013-02-05 23:16# kami telah menjelaskan apa yang dimaksud dengan mujizat. Komentar saudara hampir sama dengan saudara Tom Jery.

Maaf, bila kami terpaksa mengatakan, silakan saudara menyelidiki lagi apa yang dimaksud dengan mujizat, dan apakah benar Al-Quran dan Muhammad adalah mujizat dari Allah. Bila saudara telah menemukan jawabannya, dan bila saudara berkenan, saudara boleh membagikannya di forum ini.
~
SO
# yoes 2013-02-09 16:53
*
Menurut aku sih staff IDI yang harus memahami apa mujizat itu (sayang aku tak bisa menerangkannya karena keterbatan forum ini) karena itu aku sangat merasa kasihan pada staff IDI.
# Staff Isa dan Islam 2013-02-14 16:06
~
Saudara Yoes,

Jika menurut saudara tempat di forum ini terbatas dan tidak cukup untuk menjelaskan pendapat saudara mengenai mujizat, saudara dapat menyampaikannya lewat email kepada kami di: .

Bila saudara mengirimnya lewat email, saudara dapat leluasa menjelaskannya sedetail mungkin bukan?

Dengan senang hati kami menunggu email dari saudara.
~
SO
# ismail 2013-03-04 19:34
*
Saya mau memberi komentar dalam diskusi ini. Pertama, Yesus mengajak orang menyembah Allah” Jika Yesus adalah Allah bagaimana mungkin menyembah Allah? Apakah Yesus juga Allah? Mungkinkah ada dua Allah? Allah manakah yang lebih besar? Yesus adalah Allah pribadi kedua.

Yesus anak Allah, Bapa memperanakan Anak di dalam kekekalan, bukan dalam kefanaan. Sebelum ada waktu, maka Allah berada dalam kekekalan yang tidak berada dalam waktu dan tidak dibatasi oleh waktu. Hubungan Bapa dan Anak dalam kekekalan maka Bapa dan Anak tidak ada perbedaan waktu dan tidak ada yang mendahului satu dari yang lain. Kita tidak dapat memakai kefanaan memandang kekekalan.
# Staff Isa dan Islam 2013-03-05 15:41
~
Ketika Yesus ada di dunia, orang mengenal Dia sebagai manusia. Walaupun sebenarnya dalam diri manusia-Nya terdapat keilahian Allah, sehingga Dia dapat melakukan hal-hal yang hanya Allah saja dapat lakukan. Seperti: Mengampuni dosa, menghidupkan orang mati, dll.

Dalam wujud-Nya sebagai manusia, apakah salah bila Dia memerintahkan manusia menyembah Allah? Jelas tidak! Sebaliknya, bila Yesus berkata “sembahlah aku!” siapa yang akan percaya? Orang-orang akan berkata “bagaimana mungkin kami menyembah manusia?” Sebab saat itu, mereka melihat Yesus adalah manusia, sama seperti mereka.

Allah hanya satu, bukan dua! Allah Bapa dan Yesus adalah satu. Tidak ada yang lebih besar atau lebih kecil. Karena, bagaimana mungkin memisahkan Allah dari Kalimat-Nya? Itulah sebabnya Yesus berkata, “Aku dan Bapa adalah satu" (Injil, Rasul Besar Yohanes 10:30)
~
SO
# janganmarah 2013-03-26 19:30
*
Isa Al-Masih memang suci, tetapi Tuhan itu maha mengetahui, apakah Isa Al-Masih maha mengetahui?

Tuhan itu maha besar, apakah Isa Al-Masih maha besar?

Isa Al-Masih diangkat ke surga, siapa yang mengangkat?

San siapa yang menciptakan surga?

Tuhan itu satu yaitu hanya Allah swt, dan ingat jangan samakan Al-Quran dengan kitab lain yang sudah di campur oleh tangan manusia, karena Al-Quran itu asli firman Allah swt.
# Staff Isa dan Islam 2013-03-29 20:56
~
Saudara Janganmarah,

Isa Al-Masih bukan hanya maha mengetahui dan maha besar, tetapi Ia berkuasa, termasuk dalam hal mengampuni dosa. Siapakah yang memiliki otoritas dalam hal pengampunan dosa selain Allah?

Hanya Allah yang berkuasa mengampuni dosa manusia, bukan?

Di dalam Qs 3:45 Isa Al-Masih adalah yang terkemuka di dunia dan akhirat, bukankah hanya Allah yang seperti itu?
~
NN
# Staff Isa dan Islam 2013-04-05 22:18
~
Tolong memberikan komentar yang tidak melanggar norma-norma. Kami berhak menghapus komentar yang kasar, mengejek dan bersifat menyerang termasuk komentar yang tidak ada hubungannya dengan artikel di atas. Silakan menggunakan bahasa yang jelas dan tidak menggunakan singkatan!

PEDOMAN MEMASUKKAN KOMENTAR:

(1) Tidak boleh memakai lebih dari satu kotak.
(2) Pertanyaan / masukan harus berhubungan erat dengan uraian.
(3) Sebaiknya satu atau paling dua pertanyaan / konsep dimasukan dalam satu comment.
(4) Masukan harus selalu sopan dan jangan agresif.
(5) Masukan tidak boleh memuat banyak bahasa lain, misalnya Bahasa Arab.
(6) Masukan harus dalam Bahasa Indonesia yang lazim dimengerti semua orang.
(7) Masukan tidak boleh memakai singkatan-singk atan, misalnya yg, dlm, sdh,dlsbgnya.
(8) Huruf besar tidak boleh dipakai untuk menekankan sesuatu.
(9) Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.

Kami mempersilakan Saudara mengemail untuk pertanyaan / comment yang majemuk. Kami senang menjawabnya.
~
SO
# Hanna Karunia. 2013-04-12 00:54
*
Saudara Janganmarah,

Anda mengatakan bahwa Al-Quran itu asli firman Allah. Apakah saudara sudah benar-benar mempelajari sejarah/riwayat turunnya Al-Quran? Al-Quran anda itu bukan turun langsung dari surga dan bukan tulisan Allah. Al-Quran anda itu ditulis tangan oleh beberapa orang. Jadi tidak luput dari berbagai kesalahan. Terutama kisah-kisahnya banyak yang aneh-aneh.

Cobalah saudara pelajari dengan seksama dan cocokkan dengan sejarah, saudara akan menemukan banyak kejanggalan. Sejarah adalah patokan/panduan dalam mempelajari kebenaran Kitab Suci. Bukankah Allah sendiri juga memerlukan untuk menurunkan sejarah manusia lewat hamba-Nya Musa supaya manusia dapat mempelajari dan mencari kebenarannya, tidak tersesat.

Mengapa tidak saudara bandingkan riwayat Isa, riwayat Zulkarnain (dimana lautan lumpur dan dinding besi raksasa itu berada saat ini?), riwayat Musa di Al-Quran saudara itu ada kejanggalannya tentang Haman (beda jaman 1000 th dengan Firaun). Marilah cari kebenaran agar kita kelak dapat masuk surga. Terimakasih.
# serikandisyurga 2013-05-14 02:27
*
Kepada staf Isa dan Islam,

Menurut agama Kristen, Yesus Kristus adalah jelmaan dari Tuhan Bapa yang turun ke bumi untuk menebus segala dosa anak manusia.

Persoalan yang ingin saya nyatakan di sini adalah ketika Yesus Kristus dihadapkan kepada para imam untuk disalib, Dia sempat mengatakan "elia elia dimanakah Engkau?".

Elia di sini adalah Allah, yaitu Tuhan Bapa menurut Kristen. Siapakah sebenarnya yang Yesus panggil jikalau sekiranya Dia adalah jelamaan Tuhan Bapa? Adakah wajar jika tubuh manusia-Nya yang dikatakan jelmaan Tuhan Bapa menyeru pada diri-Nya sendiri? Bukankah sifat Tuhan itu sepatutnya Maha berkuasa atas diri-Nya sendiri. Ataukah ketika Dia disalib sifat ketuhanan-Nya itu telah terpisah daripada-Nya?

Maaf kalau ada yang tak faham sebab saya orang Malaysia, jadi saya gunakan bahasa asli Malaysia.
# Staff Isa dan Islam 2013-05-14 19:08
~
Saudara Serikandisyurga,

Saat Isa Al-Masih/Yesus di dunia, Dia tidak pernah memanggil Allah, bahkan ketika disiksa pun Dia tidak pernah minta pertolongan kepada Allah. Tetapi ucapan yang Dia sampaikan di salib, adalah ungkapan kesedihan Yesus. Ungkapan ini adalah hal yang biasa, karena ungkapan tersebut adalah kebiasaan orang Israel, ketika mengalami kesengsaraan atau kematian. Dan ketika Isa Al-Masih disalib, kesengsaraan yang dialami-Nya, bukan karena Dia menyesal.

Kemudian sebelum Isa Al-Masih datang kedunia menjadi manusia, para nabi terdahulu telah menubuatkan tentang kedatangan-Nya. Salah satunya terdapat dalam kitab yang ditulis oleh Dawud. "Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan aku? Aku berseru, tetapi Engkau tetap jauh dan tidak menolong aku" (Zabur 22:2)

Kalimat tersebut ialah kata-kata Isa Al-Masih yang diucapkan-Nya sebagai penggenapan akan ramalan tentang kedatangan-Nya, yang telah dinubuatkan oleh nabi Daud seribu tahun sebelum Isa Al-Masih menjadi manusia.

Dalam Injil Isa Al-Masih berkata,  "Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya" Injil Rasul Besar Matius 5:17). Kata "menggenapi" berarti membuat semuanya lengkap.
~
NN
# Putra 2013-05-26 21:51
*
To: Serikandisyurga,

1. Mengapa Yesus sedih? Yesus merupakan Allah yang menjelma dalam wujud manusia, selayaknya manusia, Dia merasakan penderitaan ketika disalib

2. Mengapa Yesus tetap berdoa kepada Allah, meskipun Yesus adalah Allah itu sendiri? Yesus ingin memberikan contoh kepada manusia mengenai berdoa.

3. "Eli, Eli, lama sabakhtani" merupakan ungkapan puncak kesedihan hati Yesus. Hal itu di sebabkan Kodrat Keilahian Yesus harus pergi meninggalkan tubuh kemanusiaan Yesus, dan ini penggenapan apa yang ada dalam kitab Mazmur 22:2.

4. Kalaupun Yesus mau, Dia bisa saja melawan ketika ditangkap untuk disalibkan. Bahkan Petrus menghunus pedang, namun kata Yesus: "Sarungkan pedangmu itu; bukankah Aku harus minum cawan yang diberikan Bapa kepada-Ku?"

5. Yesus melakukan itu semua bukan karena Dia lemah, melainkan supaya genap apa yang tertulis dalam kitab. Bacalah Injil, saya yakin saudaraku menemukan kepastian akan jalan keselamatan.
# Putra 2013-05-26 22:11
*
- Muhammad meninggal dimakamkan, Yesus meninggal, namun kemudian bangkit dan naik ke surga. Sehingga bila kita mencari makam Yesus, kita tidak akan menemukan mayat Yesus

- Muhammad adalah manusia biasa, lahir dari ibu dan bapak, tumbuh besar berdagang dan ber istri, wafat dan dimakamkan. Sangat bertolak belakang dengan Yesus.

- Memahami hubungan Yesus dan Allah tidak bisa dipikirkan dengan akal logika, karena Allah maha besar. Namun hanya bisa dilihat dari kacamata Iman.

Contoh: Menurut kitab suci, manusia pertama adalah Adam dan Hawa. Menurut akal logika, manusia berasal dari monyet. Menurut kitab bumi diciptakan dengan kun fayakun. Menurut akal logika, bumi diciptakan dari berbagai macam teori.
- Yesus datang ke dunia sudah dinubuatkan jauh pada jaman nabi-nabi. Berbagai mukjizat dan bahkan kemuliaan Allah sendiri ada pada Yesus, dan ini tidak ada pada nabi lainnya (Injil Matius 3:1-17).

Bacalah Injil, maka saudara pasti menemukan jalan keselamatan.
# Staff Isa dan Islam 2013-08-31 15:03
~
Saudara Hamba Allah,

Kiranya saudara dapat memperhatikan aturan di bawah ini ketika memberi komentar:

(1) Tidak boleh memakai lebih dari satu kotak.
(2) Pertanyaan / masukan harus berhubungan erat dengan uraian.
(3) Sebaiknya satu atau paling dua pertanyaan / konsep dimasukan dalam satu comment.
(4) Masukan harus selalu sopan dan jangan agresif.
(5) Masukan tidak boleh memuat banyak bahasa lain, misalnya Bahasa Arab.
(6) Masukan harus dalam Bahasa Indonesia yang lazim dimengerti semua orang.
(7) Masukan tidak boleh memakai singkatan-singk atan, misalnya yg, dlm, sdh,dlsbgnya.
(8) Huruf besar tidak boleh dipakai untuk menekankan sesuatu.
(9) Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.

Kami mempersilakan Saudara mengemail  untuk pertanyaan / comment yang majemuk. Kami senang menjawabnya.
~
SO
# rexa 2013-10-06 19:48
~
Sebenarnya dalam Al-Quran dan hadits sudah amat banyak disuratkan dan dituliskan bahwa Isa/Yesus adalah Jalan Keselamatan.

Namun faktanya, saat ini banyak hadits yang tidak suci dan asli masuk ke Indonesia. Di percetakan Al-Quran pun sudah banyak sekali ayat-ayat ataupun surah/hadist aygn sudah diubah sesuai konsumsi khalayak umat Islam di Indonesia. Sudah tidak sama lagi dengan hadist yang dari Madinah.

Sehingga banyak sekali ketimbangan yang ditemui. Banyak orang yang mengaku Islam, rajin sholat dan zikir, hanya bisa baca Al-Quran. Tapi mereka tidak tahu arti dan maksud hadist tersebut. Sebab sejak kecil mereka sudah dididik menjadi orang yang radikal dan menolak yang namanya kebenaran sejati.

Wassalam.
# Staff Isa dan Islam 2013-12-11 20:49
~
Saudara Rexa,

Informasi baru bagi kami, bahwa di percetakan ayat-ayat Al-Quran dan hadist sudah banyak dirubah. Kami doakan semoga orang-orang yang merubah tersebut segera bertobat dan menyadari dosa-dosanya.

Kami setuju dengan pendapat saudara bahwa Isa Al-Masih adalah Jalan Keselamatan. Salah satu pengakuan Isa dalam Kitab Suci Injil dituliskan, "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku” (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6)

Artinya, hanya melalui Isa-lah seseorang dapat sampai ke sorga. Tempat yang Allah sediakan bagi mereka yang berada dalam kebenaran Allah.

Nah, bagaimana dengan Sdr. Rexa, sudahkah saudara menerima Isa Al-Masih secara pribadi sebagai satu-satunya Juruselamat saudara?
~
Saodah
# sayyid 2013-12-03 18:13
~
Yahuda adalah saudara Nabi Yusuf yang selalu iri dan ingin menjadi pewaris kenabian Nabi Yakub. Llihatlah sejarah Admin. Utusan Allah diturunkan/dila hirkan ke dunia pasti ada sebabnya dan mereka memiliki tugas masing-masing. Kenapa harus Tuhan yang harus turun langsung untuk meluruskan? Jangan mencari tahu rahasia dan ketetapan Allah dengan logika. sedangkan sejarah mencatat Yesus (Tuhan Kristiani) belum mampu menyelesaikan masalah di masa itu. Sesungguhnya manusia yang telah diberi akal tetapi tidak mau mengkaji dan mengakui kebenaran yang dilihatnya dan hanya tetap ingin menaftsirkan Alkitab dengan emosi dan prasangka. Niscaya merugi. Khusus bagi yang mengerti.
# Staff Isa dan Islam 2013-12-10 21:22
~
Saudara sayyid,

Jika Allah memilih untuk datang langsung ke dunia, apakah kita manusia dapat mencegah kehendak Allah hanya karena tidak sesuai dengan logika pikiran kita? Perlu saudara ingat bawa manusia adalah makhluk terbatas, tetapi Allah tidak terbatas sehingga tidak dapat dibatasi oleh logika manusia.

Selama masa hidupnya, Isa Al-Masih telah menyelesaikan tugasnya dengan sempurna. Ia memiliki teladan hidup yang sempurna tanpa cela, Ia memberikan diri-Nya untuk melayani dan menolong orang lain. Dan puncaknya adalah pengorbanan-Nya yang memberikan keselamatan bagi seluruh manusia. Lalu apa maksud saudara bahwa Isa Al-Masih belum mampu menyelesaikan masalah pada masa itu?

Karena justru Isa Al-Masih telah memberikan jalan keluar bagi manusia yang frustasi mencari cara agar tidak dihukum akibat dosa. Manusia belomba-lomba dengan amal dan perbuatannya agar dapat mencapai keselamatan disurga. Namun Isa Al-Masih telah memberikan jaminan keselamatan itu dan hidup kekal bagi kita.

“dan Aku [Isa Al-Masih] memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku”(Injil, Rasul Besar Yohanes 10:28).

Apakah Muhammad dapat memberikan jaminan hidup kekal bagi umat manusia?
~
Noni
# Mario 2013-12-13 11:30
~
Setahu saya Isa tidak dapat disamakan dengan Yesus. Mengapa? Karena tidak mungkin orang yang sama memiliki sejarah yang berbeda, dan arti nama berbeda.
Maaf, mungkin sudah pernah dibahas dan saya tidak mengamati dengan baik, tapi coba ditelaah lagi, Apa arti nama Isa dan apa arti nama Yesus? Dan jika dalam Bahasa Indonesia menyebutkan Yesus, dan dalam Bahasa Inggris menyebutkan Jesus, bagaimana dengan sebutan dalam Bahasa Arab oleh umat Kristen di Arab Saudi sana?

Terimakasih
# Staff Isa dan Islam 2013-12-15 19:06
~
Saudara Mario,

Memang ada perbedaan antara Yesus dalam Alkitab dengan Isa Al-Masih dalam Al-Quran. Bukan sekedar perbedaan nama tetapi lebih utama lagi, tentang keilahian dan seluruh eksistensi-Nya. Tetapi karena Al-Quran memiliki cerita sendiri tentang Yesus yang mereka sebut Isa Al-Masih maka tidak salah kita gunakan nama Isa Al-Masih sebagai jembatan komunikasi untuk menjelaskan Yesus dalam Alkitab.

Jika saudara tertarik dengan topik ini klik http://tinyurl.com/bwxsuab atau http://tinyurl.com/7lj3dw7
~
Noni
# Jarwo 2014-02-06 22:12
~
Untuk Mario,

Untuk pertanyaan saudara seharusnya pertanyaan saudara diperuntukkan pada para ulama saudara terlebih dulu. Kenapa nama Jeshua Al Mashiakh berubah menjadi Isa Al-Masih dan itu sama halnya Jehovah bisa berubah menjadi Allah SWT? Apakah Jehovah dipecat jadi Tuhan oleh orang Arab karena Dia tidak becus jadi Tuhan? Dan akhirnya Jehovah diganti jabatannya oleh Allah SWT?

Karena menurut buku sejarah Tuhan, sejak dulu Tuhan seringkali dipecat oleh manusia. Lihat saja, Tuhannya orang Arab yakni 360 berhala berikut Al Latta, Al Uzza, dan Al Manat dipecat oleh Muhammad berubah jadi Allah SWT. Dan suatu hari nanti setelah Dajjal membentuk tatanan dunia baru dan agama baru, Allah SWT juga akan menerima nasib yang sama.
# no name 2014-02-11 14:40
~
Hanya orang yang diberi hikmat dari Tuhan yang dapat mengerti firman-Nya dan tidak bebal hatinya. Karena bukan kita yang memilih Dia, tetapi Dia yang memilih kita.
# akidah 2014-02-26 19:44
~
Sedkit kutipan: Nabi Muhamad paling dekat dengan Isa (H.S.Bukhari 1501). "Saya lebih dekat dengan Isa anak Maryam di dunia dan akhirat". Dan pada saat beliau hendak menghembuskan nafas yang terakhir, dia ucapkan: "Wahai Tuhan! Ampunilah saya! Kasihanilah Saya dengan Teman yang Maha Tinggi (Isa Almasih)" (HSB 1573).

Kristen asli, menurut Paulus, maupun Islam asli, menurut Muhammad, itu sebenarnya sama-sama benar, sama-sama pengikut Satu Jalan.
# Jarwo 2014-02-27 22:49
~
Untuk Akidah,

Menurut pakar sarjana Islam dari Mesir dan Turki, awalnya sudah mempunyai pemikiran seperti anda. Al-Quran yang dipegang umat Muslim sedunia sekarang sudah terkontaminasi oleh tangan-tangan jahil yang turut andil dalam penyusunan Al-Quran, karena kitab Al-Quran yang asli sudah dibakar oleh kalifah Utsman. Tidak hanya itu saja, para penghafal Al-Quran pun banyak yang terbunuh di pertempuran Yamama.

Jadi, masuk akal jika penyusunan ayat-ayat Al-Quran waktu itu lebih banyak didominasi oleh pengikut-pengik ut Muhammad yang tidak tahu ajaran Muhammad yang asli, sehingga penulisan kembali ayat-ayat Al-Quran yang berpedoman dari sumber-sumber pengikut Muhammad yang notabene tidak tahu apa-apa menjadi rancu. Akhirnya, politik agamalah yang berbicara di sini, bukan lagi dakwah. Sayangnya, sarjana Islam sekaliber Martin Luther banyak yang terbunuh oleh kaum fundamentalis.
# widodo 2014-04-03 15:41
~
Pertanyaan sederhana: Kalau yang disalib, yang memiliki mukjizat, yang terlahir suci dan yang berkata "Akulah kebenaran..." adalah Musa, apakah anda pun akan mempertuhankan Musa?

Iman adalah relatif ketika anda yang menentukan kepada siapa anda akan beriman. Iman sejati adalah berserah diri kepada Allah (Aslama). Itulah yang dijalani Yesus dan Muhammad. Itulah jalan yang lurus.
# Staff Isa dan Islam 2014-04-06 20:04
~
Saudara Widodo,

Sesungguhnya kami cukup bingung dengan tulisan saudara. Sepertinya saudara hendak membuat perbedaan, tetapi tulisan saudara, sebenarnya, menyiratkan kelanjutan pemahaman saudara. Mungkin lebih tepat, iman adalah sebuah pilihan. Kepada siapa saudara beriman, kepada Dialah saudara berserah diri sepenuhnya. Maaf, ini adalah pemahaman kami mengartikan tulisan saudara. Bisa saja kami keliru.

Tetapi menurut kami, wahyu Allah bukan bersifat relatif, tetapi absolut. Sesuatu yang tidak tertulis, mengapa kita harus berandai-andai? Musa adalah manusia berdosa. Musa juga tidak pernah menyebutkan dirinya adalah kebenaran. Yang menjadi persoalan adalah mengapa yang sudah jelas dan absolut yaitu Isa Al-Masih suci, memiliki mujizat, Dia mati disalib untuk menebus manusia dari dosa, dan Dia bersabda, “Akulah kebenaran...”, justru saudara tolak?
~
Solihin
isadanislamstudi.com

* Untuk bisa masuk ke pelajaran kursus ini, non-aktifkan 'pop-up blocker' komputer Saudara dengan meng-klik di sebuah 'bar' di bawah 'status bar' di bagian atas layar komputer

Isa Islam Dan Kaum Wanita

Click gambar di samping untuk artikel - artikel untuk wanita Muslim


 

www.isaislamdankaumwanita.com