Ikuti Isa dan Islam di Facebook Ikuti Isa dan Islam di Tweeter

Apa Pendapat Orang Islam Tentang Agama Islam dan Kristen?

suratDi bawah ini adalah email dari pengikut Islam di Indonesia yang melihat perbedaan antara ajaran Islam dan ajaran Kristen. Sebenarnya kami kurang senang dengan sikap keras dalam email ini, namun karena merasa isinya menjelaskan beberapa perbedaan antara Injil Isa Al-Masih dan agama Islam akhirnya kami tetap memuat email ini. Semoga pembaca menyadari bahwa kami tidak bertujuan menyakiti hati siapapun dengan memuat email ini pada situs ini. Dibawah ini juga David Eran memberikan jawaban kepada si penulis. Sebaiknya pembaca dapat terlebih dahulu membaca email dari penulis sbb:

Pernyataan Utama:

Yesus Kristus menurut Alkitab tidak sama dengan Isa menurut Al-Quran. Mengapa? Al-Quran diturunkan kepada Muhammad 625 tahun setelah Yesus Kristus. Al-Quran tersusun tidak sistematis, maksud sistematis adalah tulisan pada bab dan pasal-pasalnya tidak sistematis, atau saling terkait, susunan dari Nabi Pertama yang terdapat dalam Al-Quran sampai terakhir tidak sistematis, seolah-olah tulisan itu hanya kutipan belaka dari tulisan-tulisan yang ditemukan seseorang.

Sedangkan Alkitab mulai dari awal penciptaan sampai akhir tulisan hari kiamat tersambung sedemikian rupa dan mudah diikuti. Al-Quran menulis nama-nama para nabi yang sama persis dengan Alkitab, misalnya dari Adam, Musa, Nuh, Ibrahim, Ishak, Yahya, dll. Mengapa Muhammad bisa menerima Al-Quran langsung dari Allah dengan tulisan ditemukannya nabi-nabi yang sama persis dengan Alkitab? Siapakah yang mengatakan Islam sudah ada sejak Adam? Sementara Yesus Kristus Lahir tahun 1 Masehi dan Muhammad lahir 625 tahun Masehi. Apakah Muhammad yang mengatakan bahwa Islam telah ada sebelum Adam?

Isa menurut Al-Quran tidak sama dengan Yesus Kristus menurut Alkitab. Hal ini harus dipisahkan secara jelas. Secara total  berbeda.

Di dalam Islam tidak ada kasih, karena kasih menurut Islam berbeda dengan kasih menurut Kristen. Umat Islam mendoakan Muhammad agar dapat diterima Allah di tempat yang layak di sisiNya. Dalam hal ini Muhammad sangat beruntung sekali, sementara mungkin mereka yang mendoakannya justru lupa untuk mendoakan diri mereka sendiri agar dapat ditempatkan di tempat yang layak.

Hal-hal di ataslah yang membuat saya (penulis) berani mengatakan bahwa Isa Al-Masih menurut Islam tidak sama dengan Yesus Kristus sebagai Tuhan dalam Alkitab. Jadi saya merasa tidak perlu lagi dibahas dalam hal ini. Bahkan Allah Islam tidak sama dengan Allah Kristen, dalam arti Allah yang disembah Islam dan dipanggil melalui pembesar suara dengan Allahuaqbar tidak sama dengan Allah umat Kristen yang dipanggil Allah Bapa di surga. Karena itu: Isa Al-Masih menurut Islam tidak sama dengan Yesus Kristus menurut Kristen. Tidak, sama sekali lagi tidak sama. Bahkan jauh berbeda dengan perbedaan tanpa batas. Atau tidak ada kaitannya atau hubungannya sama sekali.

Jawaban dari David Eran:

Istilah "tidak sama" anda pakai tujuh kali. Pada umumnya kami setuju dengan Pernyataan Utama anda. Sudah jelas selain mempelajari agama Islam dan Al-Quran, rupanya anda juga sudah meneliti Alkitab dan ajaran agama Kristen. Kami salut atas kerajinan anda. Mudah-mudahan anda tidak tersinggung karena kami sebagai orang Kristen juga mempelajari Al-Quran dan suka membahas tentang Isa Al-Masih (yang memang dalam Injil dikenal sebagai "Yesus Kristus") yang disebut di dalam Al-Quran kurang lebih 90 kali.

Kami setuju bahwa Al-Quran jauh berbeda dari Alkitab dalam hal 'tidak tersusun secara sistematis'. Setiap orang yang membaca dua kitab ini akan segera melihat perbedaan tersebut. Kami setuju juga dengan keraguan anda terhadap pernyataan bahwa Al-Quran diterima langsung dari Allah pada hal isinya ada banyak bertentangan dengan wahyu Tuhan yang lebih dahulu, yaitu dengan Taurat, Zabur dan Injil.

Perbedaan ajaran Islam dan Kristen

Kami tidak membantah pernyataan anda bahwa "Kasih menurut Islam berbeda dari kasih menurut Kristen." Memang berita Injil pada intinya adalah berita Kasih Allah yang dinyatakan melalui kedatangan dan kematian Isa Al-Masih. Dan Injil tidak mengenal 'jihad' sama sekali, malah sebaliknya perintah dan teladan Isa Al-Masih adalah saling mengasihi bahkan sampai musuhpun dikasihi!

Kami setuju juga akan keanehan nabi Islam minta didoakan. Sedangkan Isa Al-Masih tidak perlu didoakan. Isa Al-Masih sudah di surga (Al-Quran pun mengakui ini, lihat Sura 3:55).

Ya, tepat sekali tanggapan anda bahwa "Allah yang disembah Islam tidak sama dengan Allah Kristen yang dipanggil Allah Bapa di surga." Kami kagum akan pengertian anda yang begitu dalam.

Kami setuju bahwa pada dasarnya Isa Al-Masih dalam Alkitab tidak sama dengan Isa Al-Masih menurut Al-Quran. Tetapi kami melihat dalam Al-Quran ada juga ucapan yang benar tentang Isa Al-Masih. Seperti Sura 3 ayat 45 perihal Isa Al-Masih putera Maryam seorang terkemuka di dunia dan di akhirat, atau Sura 5 ayat 110 perihal Isa Al-Masih menyembuhkan orang buta dan bahkan membangkitkan orang mati dari kubur, atau Sura 19 ayat 19 bahwa Maryam akan melahirkan "seorang anak laki-laki yang suci," atau ayat 33 yang menyebutkan bukan saja kelahiran Isa Al-Masih tetapi juga tentang kematianNya dan kebangkitanNya Ia hidup kembali.

Kebenaran dalam Isa Al-Masih

Bukankah meski ditulis di buku mana saja, kebenaran tetaplah kebenaran? Karena itu maaf kalau kami meragukan kalimat anda yang terakhir bahwa, "tidak ada kaitannya atau hubungannya sama sekali antara Al-Quran dan Alkitab." Memang meskipun berbeda jauh, tetapi masih ada faedahnya mempelajari titik persamaan dan mencari kebenaran yang kekal.

Yang terpenting di sini, kebenaran utama tentang Isa Al-Masih ialah bahwa kedatanganNya, pengajaranNya, kematianNya (di kayu salib), kebangkitanNya, dan pengangkatanNya ke surga menjawab persoalan dosa manusia. Seperti Allah menebus "anak itu (yaitu anak Ibrahim) dengan seekor sembelihan yang besar" (yaitu seekor sembelihan yang disembelih ganti anaknya - Sura 37:102-107), demikian juga dalam cerita Injil yang jauh lebih indah, Allah mengatur ada Seorang penebus (dari dosa) yang turun dari surga dan menjadi pengganti hukuman dosa anda dan saya. Demikian Firman Allah, "Lihatlah Anak domba Allah (Isa Al-Masih), yang menghapus dosa dunia (Injil, Rasul Yohanes 1:29)" dan "Dia (Isa Al-Masih) yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah (Injil, 2 Korintus 5:21)."

Bila anda ingin membahas tema ini lebih lanjut, dengan senang hati kami akan menerima tanggapan anda. Berita di atas adalah berita terpenting di dunia ini. Kami berharap anda juga dapat mengalami indahnya keselamatan ini. Mungkin anda mempunyai pertanyaan. Silakan disampaikan kepada kami. Terima kasih!

Hormat kami,

David Eran

 

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

Add comment

PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR

Bagi Pembaca yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:

1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
2. Komentar hanya diperbolehkan menjawab salah satu dari 3 pertanyaan fokus yang dimuat di bagian akhir artikel. Kecuali beberapa artikel yang tidak memuat 3 pertanyaan fokus.
3. Sebelum menuliskan jawaban, copy-lah pertanyaan yang ingin dijawab terlebih dahulu.
4. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
5. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.
6. Satu orang komentator hanya berhak menuliskan komentar pada satu kolom. Tidak lebih!

Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan mengirim email ke: [email protected]

Kiranya petunjuk-petunjuk di atas dapat kita perhatikan.

Wassalam,
Staf, Isa dan Islam

Security code
Refresh

Comments  

# Mikha 2011-05-09 01:25
*
Memang Islam beda dengan Kristen. Isa menurut Al-Quran beda dengan Yesus dalam Injil.

Isi Al-Quran dalam hal sejarah harusnya sama dengan kitab-kitab sebelumnya, karena alquran sebagai penyempurna kitab-kitab sebelumnya, tapi kitab Injil sudah tidak murni, ada rekayasa, ada sisipan, tidak sesuai aslinya, dan tidak masuk akal.
# mikha 2011-06-12 22:33
*
1. Al-Quran sebagai alat untuk membuktikan kitab-kitab sebelumnya benar atau tidak karena dalam hal sejarah tidak boleh ada perbedaan.

2. Disamping itu kaidah "Lex Posteriori Derogat Lex Priori." Hukum yang datang belakangan mengalahkan hukum yang datang terdahulu. Berarti Al-Qran mengalahkan kitab-kitab sebelumnya, termasuk Injil.

3 .Dalam Injil banyak ayat yang bertentangan dengan Ilmu Pengetahuan, banyak ramalan yang tidak terbukti, banyak ayat yang tidak masuk akal, ini bukti Injil bukan firman Allah.
# Staff Isa dan Islam 2011-06-23 02:51
~
Saudara Mikha, ungkapan Lex Posteriori Derogat Lex Priori ini hanya berlaku buat kalimat atau perkataan manusia. Bagi Allah, kalimat ungkapan ini pasti tidak berlaku.

Sebab apakah Firman Allah bisa kadaluarsa? Apakah Firman Allah perlu diperbaiki?

Kalau kalimat manusia, memang harus diperbaiki. Karena zaman demi zaman seiring berlalunya waktu, pasti ada makna kalimat manusia yang salah. Tetapi apakah Firman Allah bisa salah sehingga perlu dikoreksi oleh Firman yang datang selanjutnya?

Al-Quran sendiri tidak pernah mengatakan bahwa ia mengoreksi Firman Allah yang sebelumnya.

Kata 'membenarkan' berarti bahwa Al-Quran menyatakan bahwa Firman Allah sebelumnya adalah benar. "Saya membenarkan kata-katamu." Kalimat ini berarti bahwa saya menyatakan bahwa kata-kata Saudara adalah benar.

Sementara itu, bagi kami kitab Saudara lah yang justru bukan Firman Allah. Sebab jika dikatakan firman yang datang lebih kemudian, pastilah tidak mungkin bertentangan dengan Firman Allah sebelumnya yang sudah terbukti berasal dari Allah, yakni Taurat, Zabur, Kitab Nabi-Nabi, dan Injil. Adalah mustahil Firman Allah saling bertentangan.

Dalam Injil tidak ada pertentangan. Yang ada hanyalah orang yang tidak mengerti ketika membaca Kitab Suci, dan kemudian mengatakan bahwa ini dan itu bertentangan.
~
CA
# chairiah 2011-06-16 18:04
*
"Kami telah menurunkan Kitab Al-Qur'an kepadamu yang mengandung kebenaran. Membenarkan Kitab yang ada terlebih dahulu, yaitu Taurat dan Injil dan sebagai pengawas dan pemelihara terhadap Kitab yang lain itu. Karena itu adililah perkara mereka menurut apa yang diturunkan Allah dan janganlah kamu turuti hawa nafsu mereka yang akan membelokkan dari kebenaran yang telah datang kepadamu. Untuk tiap-tiap umat di antaramu, Kami telah berikan pola syaria't dan jalan hidup yang benar" (Qs 5:48)

Sudah dijelaskan bahwa "Kami telah menurunkan Kitab Al-Qur'an kepadamu yang mengandung kebenaran."

Dan satu hal lagi, Allah mengatakan bahwa manusia adalah makhluk Allah yang paling mulia dibandingkan makhluk-Nya yang lain, tapi kenapa Yesus mengatakan bahwa manusia adalah domba? Apakah bisa disamakan manusia dengan hewan?
# Staff Isa dan Islam 2011-06-23 03:05
~
Saudara Chairiah, bagi kami adalah benar bahwa Al-Quran itu mengandung kebenaran, tetapi Al-Quran itu bukanlah kebenaran itu sendiri. Pada kitab Saudara ada hal-hal yang benar namun juga ada hal-hal yang salah.

Kemudian ketika dikatakan bahwa manusia adalah seperti domba. Itu bukan berarti manusia adalah domba. Domba adalah seekor binatang yang harus dipandu ketika mau makan dan mau minum. Seekor domba tidak bisa mengenal jalan pulang menuju kandangnya sendiri.

Itulah sebabnya Isa Al-Masih mengatakan bahwa manusia adalah sama seperti domba karena manusia tidak tahu bagaimana jalan pulang menuju sorga, dan harus dipandu oleh Isa Al-Masih sebagai satu-satunya pribadi yang datang dari sorga ke dunia.

Kitab Suci berkata bahwa Isa Al-Masih adalah Gembala yang baik, dan kita adalah sebagai domba-domba-Nya yang dituntun setiap hari untuk makin setia dengan Allah, dan kelak kita akan dituntun-Nya masuk ke dalam sorga.

Isa Al-Masih berkata: "Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya. .. Tetapi kamu tidak percaya, karena kamu tidak termasuk domba-domba-Ku. Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku, dan Aku memberikan hidup yang kekal (di sorga) kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku" (Injil, Rasul Besar Yohanes 10:11, 26-28).
~
CA
# chairiah 2011-07-01 13:44
*
Menurut saya apa yang dikatakan Saudara Aneh itu benar, bisakah anda membuat ayat yang sama seperti Al-Quran jika memang Al-Quran itu bukan Firman Allah?

Saya sering membaca artikel tentang mualaf dan kebanyakan yang masuk Islam itu adalah pendeta dan penginjil. Mereka bilang kalau Kitab antara gereja yang satu dengan gereja yang lain berbeda-berbeda . Makanya mereka ragu dengan agama mereka.

Jelas bahwa Injil telah dipalsukan. Coba anda lihat isi Al-Quran yang ada di daerah anda dengan daerah lain. Pasti isinya tetap sama dan tidak ada yang berbeda-berbeda .

Apakah di Injil ada kisah bagaimana tentang hari kiamat? Bagaimana kejadiannya?

Siapa saja yang pantas masuk sorga? Bagaimana suasana di sorga?
Nabi apa yang dapat memberikan syafaatNya kepada umatNya? Adakah itu di Kitab Injil?
Bagaimana keadaan di sorga? Kalau ada, tuliskanlah!
# Ism. 2011-07-06 07:50
*
Staf Isa dan Islam,

Mengapa tidak ada jawaban dari saudara sejauh ini? Apakah benar bahwa Kitab yang saudara imani selama ini masih belum lengkap? Sebab itu Allah telah menurunkan Kitab orang-orang Islam yaitu Al-Quran sebagai pelengkap Kitab-kitab sebelumnya, yaitu Kitab Taurat dan Injil.

Mengapa saudara tidak percaya Al-Quran yang di sampaikan oleh Allah ke Nabi Muhamad dengan perantaraan Malaikat Jibril? Bukan hanya Nabi Muhamad Nabi Islam kami, Isa Al-Masih juga Nabi Islam kami.

Harap saudara memahaminya.
# Ism. 2011-07-06 15:19
*
Saudara staff Isa dan Islam,

Memang benar pendapat saudara bahwa Allah Maha Sempurna, akan tetapi Kitab Injil yang diwarisi oleh Isa Al-Masih belum sempurna.

Itulah sebabnya Allah memberitakan ayat yang saudara sertakan yaitu Qs 5:46 dari Al-Quran akan kitab-kitab yang saudara imani mengandung cahaya penerangan.

Cahaya penerangan yang di maksudkan oleh Allah sebenarnya merujuk akan kedatangan nabi baru yang merupakan kabar gembira buat sekalian manusia, termasuk orang-orang Kristen.

Janganlah saudara hendak menafikan nama nabi baru ini ada terdapat di dalam Kitab Injil saudara.
# Staff Isa dan Islam 2011-07-25 16:04
~
Saudara Ism,

Perhatikanlah ayat berikut: “Dan Kami iringkan jejak mereka (nabi-nabi Bani Israel) dengan Isa putra Maryam, membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu: Taurat. Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa.” (Qs 5:46)

“Maka jika kamu (Muhammad) berada dalam keragu-raguan tentang apa yang Kami turunkan kepadamu, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang membaca kitab sebelum kamu”
(Qs 10:94)

Ayat di atas mengatakan bahwa dalam Taurat dan Injil (kitab suci umat Kristen) ada petunjuk dan cahaya. Juga Al-Quran meminta pada Muhammad agar bertanya pada orang-orang yang membaca kitab sebelumnya (Kitab suci umat Kristen) bila dia ada dalam keragu-raguan.

Bila benar Al-Quran dan Muhammad sebagai kitab dan nabi penyempurna, mengapa dia harus bertanya pada orang-orang yang membaca kitab yang sebelumnya. Dan. mungkinkah petunjuk dan cahaya dari Allah itu sudah tidak ada lagi sehingga perlu mencarinya pada kitab lain?

Isa Al-Masih telah datang ke dunia untuk membawa “Jalan Lurus”. Bagaimana mungkin pengikut-Nya akan mengikuti nabi lain yang tidak dapat membawa mereka pada “Jalan Lurus”?
~
SO
# lucky 2011-08-02 05:06
*
Semua nabi Allah adalah satu yaitu dinul Islam, karena agama yang diridhai Allah hanya satu yaitu Islam (Qs 3:19).

Nabi Ibrahim adalah Muslim (Qs 3:67), Nabi Yakub seorang Muslim (Qs 2:132-133), Nabi Luth juga Muslim (Qs 51:36), Nabi Yusuf pun Muslim (Qs 10:101), Nabi Sulaiman juga seorang Muslim (Qs 27:31).

Konsekuensinya, siapapun orang yang mencari agama lain selain Islam, maka pasti tidak akan diterima oleh Allah (Qs 3:85). Karena Allah telah menjamin bahwa ajaran Islam telah sempurna (Qs 5:3).

Ajaran Islam adil, menyatakan sorga bagi yang beriman dan azab neraka bagi yang kufu.
# JTP 2011-08-19 15:51
*
Aneh tapi nyata! Semua nabi sebelum ada agama Islam adalah beragama Islam? Bagaimana mungkin? Muhammad sendiri dengan keislamannya ragu sama Tuhannya apakah dia diselamatkan atau tidak.

Makanya seluruh dunia diperintahkan mendoakan dia, ini baru disebut nabi lucu.

Sejarahnya seperti ini: Muhammad adalah seorang pedagang bermodalkan harta seorang janda kaya, jadi supaya dia dipercaya orang, dia membuat dirinya seolah-olah menerima wahyu, padahal dia menyalin-ulang kitab Taurat dan Injil dengan disisipkan pendapat untuk menguntungkan dirinya sehingga semua orang datang padanya.

Injil tidak pernah memerintahkan membunuh, tapi Islam memerintahkanny a. Injil mengajarkan beristri satu (jangan nafsu), tapi Islam/nabi Muhammad mempunyai beristri banyak dengan kedok membantu fakir miskin dan janda terlantar.

Jika memang demikian, mengapa dia harus kawin dengan janda kaya?.
# lucky 2011-10-16 12:34
*
To: Saudara JTP,

"Serulah kepada jalan Rabb-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik. Dan berdebatlah dengan mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Rabb-mu lebih mengetahui siapa yang sesat dari jalan-Nya dan Dia lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk." (Qs 16:25)

Tidak boleh berdebat jika pada akhirnya saling menghina satu sama lain. Agama bukanlah alasan bagi kita untuk saling menjatuhkan, sebab setiap manusai pasti memandang baik apa yang dia imani

Umat Islam tidak berhak memaksa manusia untuk masuk Islam.
# Staff Isa dan Islam 2011-10-21 16:08
~
Saudara Lucky, saya sependapat dengan saudara. Karena tidak ada gunanya jika kita berdebat dan saling menghina satu sama lain.

Persoalan agama adalah pilihan. Dan Allah tidak mungkin memberikan banyak pilihan sehingga manusia saling menyakiti. Maka Allah rela menjadi manusia supaya manusia dibebaskan dari belenggu dosa, hukuman neraka dan supaya manusia tidak tertipu oleh tawaran lain. Dengan cara inilah manusia dapat bersatu damai dan menerima rakhmat-Nya.

Allah menjadi manusia. Ia digelari Isa Al-Masih yang berarti “Yang diurapi”. Satu-satunya yang diurapi untuk menyelamatkan umat manusia. Terimalah Isa Al-Masih bukan karena satu diantara pilihan lainnya. Tetapi karena hanya Isa Al-Masih yang mendamaikan manusia dengan Allah yaitu diri-Nya dan mendamaikan manusia dengan sesamannya.
~
NN
# Frans 2011-10-16 17:52
*
Saudaraku kaum Muslim, jika sekiranya mata rohani anda terbuka dan tidak menolak kata hati nurani anda, anda pasti percaya Isa Al-Masih adalah jalan kebenaran dan yang lurus (Al-Quran juga berkata demikian).

Tidak ada yang lain sekalipun dia mengaku rasul dan datang setelah Isa, karena Isa adalah Firman/Kalimat Allah itu sendiri.
# Staff Isa dan Islam 2011-10-21 16:07
~
Saudara Frans,

Saya sependapat dengan saudara. Juga perhatikan perkataan dalam Hadis Anas Bin Malik 72 dikatakan bahwa Isa Al-Masih adalah Roh Allah dan Kalimat Allah. Dengan demikian jelaslah bahwa Roh dan Kalimat Allah itu hakekatnya adalah Allah itu sendiri.
~
NN
# Frans 2011-10-16 19:02
*
Mengapa banyak agama dan aliran kepercayaan di dunia ini? Ini terjadi karena ulah si iblis dengan tipu dayanya. Iblis mengaku kepada banyak kaum, bahasa dan bangsa di dunia ini bahwa dia adalah Allah dan memang demikianlah rencananya dari semula. Mirisnya banyak yang percaya sehingga banyak bermunculan agama-agama yang menimbulkan pertentangan dan perselisihan.

Saya percaya Allah Yang Maha Esa tidak menginginkan ini, Allah tidak ingin manusia berbeda dan berselisih dalam mengenal diri-Nya, karena Dia adalah Allah yang tertib dan sempurna.
# lucky 2011-10-17 00:08
*
Islam beriman kepada Isa Al-Masih sebagai Nabi dan Rasul Allah seperti halnya Nabi dan Rasul-Nya yang lain.
# Staff Isa dan Islam 2011-10-21 16:13
~

Saudara Lucky, tidak cukup hanya beriman kepada Isa Al-Masih sebagai nabi tetapi saudara harus meminta ampunan pada Isa Al-Masih atas dosa-dosa saudara. Supaya Dia menyucikan hati nurani saudara dan menuntun saudara kepada kebenaran Allah yang sesungguhnya.

Perhatikan ayat dalam Injil, surat Roma 6:23 “Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Isa Al-Masih, Tuhan kita.”
~
NN
# siska 2011-10-31 16:19
*
Allah dan manusia beda. Allah tetap Allah yang Esa. Isa Al-Masih adalah manusia.

Mohon pengampunan kepada Allah bukan Isa Al-Masih yang adalah manusia.
# Yoga 2011-10-31 22:08
*
Saudara Siska, dalam Hadis Anas Bin Malik 72 jelas dikatakan bahwa Isa Al-Masih adalah Roh Allah.

Jadi jelas-jelas bahwa Isa Al-Masih adalah Tuhan. Dan hanya pada-Nya kita mohon ampun atas semua dosa yang kita lakukan, agar kita layak jadi pewaris tahta Kerajaan sorgawi.
# DG 2011-11-03 14:32
*
Apa itu roh? Kalau setiap roh ada pada setiap manusia, berarti semua manusia adalah Tuhan.

Lalu, apa yang membedakan antara roh manusia dan nabi?
# Sarah 2011-12-06 14:37
*
Memang tidak mudah membuka hati untuk yang lain sekali pun kebenaran jika sudah memegang kuat keyakinan sendiri.
# bayu 2011-12-14 12:12
*
Mohon ijin untuk diberikan penjelasan. Siapakah sebenarnya Yesus itu?

Bagaimana dengan pernyataan iman sebagai berikut: “…. Aku percaya akan satu Allah, Bapa yang Maha Kuasa. Pencipta langit dan bumi dan segala sesuatu yang kelihatan dan tak kelihatan. Dan akan Tuhan Yesus Kristus, Putra Allah yang Tunggal,……Pada hari ketiga Ia bangkit, menurut Kitab Suci. Ia naik ke sorga, duduk di sisi kanan Bapa……”

Jika Yesus itu Tuhan, maka kalimat yang menyatakan bahwa waktu Dia naik ke sorga dan duduk di kanan Bapa, maka siapakah Bapa yang dimaksud pada waktu kejadian itu?

Selanjutnya apakah akhirnya Bapa melebur dengan Yesus saat Dia telah sampai dalam Sorga?
# bayu 2011-12-15 13:45
*
Memang agak membingungkan tapi saya coba untuk mencerna. Jadi saat Yesus (Allah Anak/ Allah dalam wujud Fisik/manusia) naik ke sorga duduk di kanan Bapa, maka yang dimaksud Bapa adalah Allah Bapa (yang sifatnya Roh). Jadi pada saat itu Ada Roh dan Wujud Roh yang duduk berdampingan.

Jika Roh dan wujud Roh satu adanya, maka saat di Sorga, saat wujud Roh (Yesus) tidak lagi berhadapan langsung dengan manusia maka Roh dan wujud Roh (Yesus) akan melebur menjadi satu, sehingga menjadi Roh Tunggal / Allah Esa.

Apakah begitu? Mohon koreksinya.
# Jandreas Manalu 2011-12-16 07:17
*
Apakah benar Alkitab yang di Al-Quran sama dengan Al-Quran di Kristen?

Saya adalah orang Kristen.
# ahmad 2011-12-19 22:28
*
Quoting Jandreas Manalu:
*
Apakah benar Alkitab yang di Al-Quran sama dengan Al-Quran di Kristen?

Saya adalah orang Kristen.

Tentu saja beda isi Alkitab dengan isi Al-Quran, tapi bagi saya Al-Quran yang benar karena Al-Quran Kitab penutup bagi semua Kitab.
# Phya 2012-02-16 10:03
*
Menurut saya Al-Quran ialah Kitab penyempurna, tidak ada seorangpun yang bisa mengubah isi dari Al-Quran dan Muhammad ialah nabi terakhir. Allah ialah Tuhan Yang Maha Esa.

Agama Islam percaya dengan keberadaan Isa Al-Masih karena Dia termasuk manusia pilihan sama halnya dengan Muhammad.
# Victoria Tunggono 2012-04-27 23:36
*
Perlu diperhatikan bahwa Al-Masih adalah bahasa Arab bagi M'sheekha (bahasa Aram, yaitu bahasa yang digunakan Yesus sendiri) dan Christ (bahasa Yunani) atau Kristus, dalam bahasa Indonesia.

Dan Yesus, Yeshua (Yahudi), Eashoa' (Aram), Isa (Arab), dan Iesous (Yunani) adalah berbagai terjemahan nama Jesus dalam berbagai bahasa.

Jadi Isa Al-Masih adalah Yesus Kristus.
# Staff Isa dan Islam 2012-04-28 13:17
~
Saudara Victoria,

Terimakasih atas ilmu yang sudah saudara bagikan dalam komentar saudara di atas. Semoga ilmu yang saudara bagikan bermanfaat bagi saudara-saudara lain yang mengunjungi forum ini.
~
SO
# dawni 2012-05-02 20:23
*
1. Apakah agama Kristen itu ada?

2. Apakah Tuhan Yesus pernah menyuruh anda mengikuti agama Kristen?

3. Di surat dan ayat berapa dalam Alkitab menyebutkannya?
# Staff Isa dan Islam 2012-05-04 10:15
~
Saudara Dawni,

1. Agama Kristen benar ada. Bahkan di Indonesia Kristen adalah agama terbesar kedua setelah Islam. Tentu saudara tahu akan akan itu bukan?

2. Tuhan Yesus memang tidak pernah memberi perintah tersebut. Sebab, Dia datang ke dunia bukan membawa misi sebuah “agama”. Baik agama Kristen maupun agama lainnya. Dia datang ke dunia membawa Kabar Baik. Yaitu Keselamatan dan Hidup Kekal bagi siapa saja yang mau menerimanya termasuk saudara Dawni.

Itulah sebabnya Kitab Suci Injil menulis, “supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal” (Injil, Rasul Besar Yohanes 3:15)

Dengan kata lain, yang dibawa Isa Al-Masih adalah jaminan masuk sorga, bukan agama.

3. “Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen” (Injil, Surat Para Rasul 11:26).

“Kristen” artinya pengikut Isa Al-Masih. Kala itu, sebutan ini diberi untuk membedakan pengikut Isa dengan yang bukan pengikut Isa. Namun, sejak saat itu setiap pengikut Isa Al-Masih akhirnya disebut sebagai Kristen hingga saat ini.
~
SO
# rizzal 2012-05-08 07:39
*
Pertanyaan ini tidak akan habis dijawab sampai akhir zaman, anda harus sadari itu. Mencari kesempurnaan dalam berkeyakinan tidak akan bisa dicapai dengan cara menilai keyakinan pihak lain yang beda keyakinan dengan anda. Jadi cukup dalami dan patuhi keyakinan anda sendiri tanpa menganggu keyakinan orang lain.
# Staff Isa dan Islam 2012-05-11 17:00
~
Tapi menurut kami tidak ada salahnya untuk kita berdiskusi dan bertukar informasi tentang kepercayaan tersebut. Dengan catatan, dalam diskusi kita lebih mengedepankan sopan santun dan saling menghargai pendapat satu sama lain.

Itulah tujuan kami membuat situs dan forum ini, jadi maaf bila kami mengatakan bahwa saudara salah telah menilai kami bermaksud dengan sengaja mengganggu keyakinan orang lain lewat forum ini.
~
SO
# iqbal 2012-05-15 16:30
*
Dalam dialog ini banyak menyinggung tentang nabi Muhammad didoakan biar selamat.

Tapi dalam Islam bukan begitu pemahamannya, umat Islam bukan mendoakan nabi Muhammad untuk selamat, akan tetapi disuruh dalam Islam untuk bershalawat kepada Nabi Muhammad. Jadi bershalawat itu bukan doa.
# Staff Isa dan Islam 2012-05-21 12:20
~
Saudara Iqbal,

Terimakasih atas penjelasan saudara di atas.

Ada satu pertanyaan dari kami, jika memang bershalawat bukan untuk mendoakan keselamatan Muhammad, lalu apa tujuan umat Islam disuruh bershalawat bagi Muhammad?

Tentu segala sesuatu yang diperintahkan untuk dilakukan ada maksud dan tujuannya. Demikian juga tentang hal bershalawat bagi Muhammad, tentu ada maksud dan tujuannya. Dapatkah saudara menjelaskannya?
~
SO
# Jesus My Lord 2012-05-28 00:36
*
Dengan adanya website ini maka semua tuduhan Al-Quran terhadap Yesus Kristus dan Injil adalah salah besar.

Kita lihat Nabi Musa pada zamannya diturunkan sebuah nubuat yang berupa 10 (sepuluh) Perintah Allah, apakah dalam Islam ada ditekankan kepada umatnya untuk menuruti itu?

Benarkah semua nabi adalah orang Islam? Hingga akhir hayatnya saja nabi anda tidak ada menekankan umatnya atas nubuat ini. Sebab Yesus Kristus pernah dan selalu menekankan akan nubuat itu. Percayalah, di dalam nama-Nya engkau akan diselamatkan. Tuhan memberkati.
# ericka 2012-07-01 19:50
*
Yesus berkata sebelum Dia memberikan nyawanya-Nya bahwa sudah selesai. Artinya Dialah Alfa dan Omega (yang Awal dan yang Akhir). Karena Dia masih hidup hingga saat ini maka tidak mungkin ada nabi lagi sesudah Dia, apalagi bukan keturunan Yahudi tapi dari keturunan Kedar Nebayot Arab.

Orang yang mengakui nabi setelah Yesus Kristus adalah nabi palsu. Jadi tidak perlu diperdebatkan lagi.
# Staff Isa dan Islam 2012-07-05 09:32
~
Saudara Ericka,

Memang tidak mudah bagi orang Kristen menjelaskan siapakah Muhammad sebenarnya. Bukankah orang Kristen tidak dapat memberi penilaian kepada Muhammad tanpa alasan. Bila saudara ingin mengetahui fakta-fakta tentang Muhammad dan ajarannya, saudara dapat membaca pada url ini
http://tinyurl.com/cj969my.

Rencana Allah dalam menyelamatkan manusia yang berdosa adalah, Allah sendiri datang ke dunia menjadi manusia yang dikenal dengan nama Isa Al-Masih. Dengan dihukum sebagai ganti kita. Ini sudah digenapi. Maka, umat Kristen tidak memerlukan nabi lain.
~
DA
Video Isa Dan Islam

Click gambar di atas untuk video-video terbaru kami

www.videoisadanislam.com

isadanislamstudi.com

* Untuk bisa masuk ke pelajaran kursus ini, non-aktifkan 'pop-up blocker' komputer Saudara dengan meng-klik di sebuah 'bar' di bawah 'status bar' di bagian atas layar komputer