Ikuti Isa dan Islam di Facebook Ikuti Isa dan Islam di Tweeter

Mencintai yang Hidup (Isa) atau yang Mati (Muhammad)?

Baru-baru ini saya mendengar ceramah dari pakar agama tentang keperluan mencintai pendiri agamanya. Memang biasanya penganut agama menghargai pendiri agamanya. Tetapi menurut pembicara, pendiri agama yang perlu dicintai tersebut telah meninggal ratusan tahun yang lalu.

Orang Mati

Pertanyaan saya, "Apakah Pendiri Agama yang sudah mati dapat menerima cinta dari kita yang hidup?" Bagaimana pandangan Saudara pembaca?

Dalam Injil, pengikut Isa Al-Masih, Kalimah Allah, disuruh mencintai Dia. Ada ayat Allah yang mengatakan bahwa walaupun kita belum pernah melihat Dia, namun kita mengasihiNya (Injil, I Petrus 1:8). Hal ini mudah dimengerti karena Nabi Besar Isa Al-Masih sedang hidup dan berada di surga. Ayat Allah jelas: "... terangkatlah Ia [Isa ke surga] disaksikan oleh mereka [rasul-rasul], dan awan menutupNya dari pandangan mereka" (Kisah Para Rasul 1:9-10). Hal ini juga ditekankan dalam Sura (4) An Nisaa', Ayat 158: "... tetapi Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya."

Isa Al-Masih hidup, malah berjanji untuk selalu menyertai kaum-Nya dalam segala percobaannya sampai ke ujung bumi. Dalam pribadi Roh Allah Ia berjalan bersama-sama kita, Ia berbicara sama kita dan malah menjadikan kita "bait"Nya karena berdiam di dalam kita. Demikian, Ia dapat menerima cinta dan kasih kita karena Ia hidup. Jangan berusaha mencintai yang sudah mati. Cintailah Dia yang hidup!

Bagaimana saya dapat menyatakan cinta saya kepada Kalimah Allah? Pertama, dengan menerima Ia sebagai Juruselamat saya (Injil, Rasul Yahya 1:12). Jelas jikalau saya menolak Kalimah yang datang dari Allah, saya menyatakan bahwa saya tidak mencintai Dia. Bagaimana cara menerima Kalimah Allah yang hidup. Jikalau Saudara sungguh ingin menerima Dia, kiranya doa singkat di bawah ini, dengan sungguh-sungguh dan penuh khusyuk didoakan:

"Kepada Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, saya mengucapkan syukur karena Kalimah Allah, yaitu Isa Al-Masih, menjelma menjadi manusia dan akhirnya disalibkan dan bangkit dari antara orang mati untuk saya. Saya mengaku dosa-dosa saya dan mohon agar Isa Al-Masih menjadi Juruselamat pribadi saya sekarang ini. Amin."

 

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

Berhubung banyak komentar yang masih belum kami balas, untuk sementara komentar tidak diterima.

Comments  

# ben 2011-02-27 19:13
*
Setiap Muslim yang beriman memuliakan seluruh Nabi dan Rasul (yang wajib di imani ada 25 Nabi/Rasul) yaitu sejak nabi Adam, Nuh, Ibrahim, Musa, Daud, Isa, dan Muhammad) karena semuanya adalah Nabi utusan Allah.

Kecintaan Muslim kepada nabi terakhir tidak sampai menjadikannya sebagai sesembahan dan menganggapnya jelmaan Tuhan atau Tuhan itu sendiri, sebagaimana keyakinan dalam ajaran Kristen yang sampai menjadikan Isa Al-Masih sebagai Tuhan, atau Putra Tuhan, atau Jelmaan Tuhan.
# rahman 2011-03-02 11:43
*
Saya ucapkan terima kasih buat forum ini.

Namun alangkah baiknya staff Isa Dan Islam lebih mendalami lagi pandangan Islam yang utuh tentang ketauhidan dan tentang Muhammad agar lebih berisi.

Terimakasih!
# arina 2011-03-25 09:11
*
Saya merasa diforum ini terlalu menonjolkan tentang agama Kristen itu sendiri.

Saya sangat senang dengan adanya forum ini, karena kita lebih bisa menghargai tentang adanya agama atau kepercayaan yang berbeda-beda.

Didalam Islam kita memang sangat mencintai Rasul Allah yang telah tiada, rasa hormat dan sayang semua umat Rasul dapat disampaikan dengan membaca Shalawat nabi akan selalu sampai pada Rasul Allah yaitu Muhammad.
# nunu 2011-03-26 18:09
*
Mengapa membandingkan Yesus yang dianggap Tuhan oleh umat Kristiani dengan segala kemahakuasaan-N ya yang tak berdaya di salib dengan Muhammad yang hanya manusia biasa?
# faith4Gaza 2011-03-28 19:03
*
Isa Al-Masih adalah salah satu nabi yang wajib setiap Muslim imani dan hormati.

Sebagai Muslim, tentu kami lebih menghormati Muhammad sebagai nabi dan rasul terakhir yang membawa agama Islam ke bumi ini atas perintah Allah.

Muslim pun sangat mencintai Isa Al-Masih, karena Beliaulah yang akan kembali turun ke bumi atas perintah Allah dan akan menghancurkan semua salib di akhir zaman kelak, dan meluruskan umat Yahudi dan kristen untuk memeluk Islam.

Kami Muslim pun paham dan mengerti, kelebihan Isa Al-Masih dibandingkan nabi dan rasul yang lain.

Allah pun berfirman dalam beberapa surat di Al-Quran. Tapi tetap saja, Muhammad yang paling mulia, karena beliau Hatamannabiyun, penutup jaman para nabi, sekaligus nabi terakhir untuk umat terakhir di bumi.

Aku bersaksi, tiada Tuhan selain Allah dan aku bersaksi Muhammad Rasul Allah. Dan aku bersaksi Isa Al-Masih nabi Allah, abdi Allah. Dan aku bersaksi Musa adalah nabi Allah, abdi Allah.
# chivas 2011-03-29 13:04
*
Saya mengimani Yesus bisa membangkitkan orang mati, saya juga percaya akan muzizat Yesus menyembuhkan orang buta dan penyakit kusta.

Tetapi saya sangat tidak percaya bahwa Yesus adalah Tuhan, karena dalam alkitab sendiri Yesus hanya disebut sebagai Anak Manusia.

Sebagai bangsa Indonesia, saya tidak punya alasan untuk bisa mencintai Yesus, seperti yang disebutkan dalam Injil Matius 10:5-6 menerangkan:

5. Maka kedua belas orang inilah disuruhkan oleh Yesus dengan pesannya
demikian: "Janganlah kamu pergi ke negeri orang kafir (selain bangsa
Yahudi/Israel) dan jangan kamu masuk ke negeri orang Samaria.
6. melainkan pergilah kamu kepada segala domba kaum Israel yang sesat itu".

Ayat itu menerangkan bahwa bangsa Indonesia tidak akan mendapat kasih Yesus.
# AllahuAkbar 2011-07-09 10:41
*
Kenapa Tuhan anda menjelma menjadi manusia setelah ribuan tahun, tidak dari Nabi-Nabi sebelum Isa Al-Masih? Kan supaya tidak repot lagi mengurusi yang non-Kristen, bahkan mungkin tidak perlu lagi membuat neraka karena mungkin saat ini semua orang sudah memeluk agama kalian.

Enak beragama Kristen karena sudah pasti "masuk surga" tanpa mampir dulu di neraka.
Nabi Muhammad juga menyampaikan Firman Allah, tapi kan tidak dianggap kalau Beliau adalah Tuhan.

Ingat: Yang mati di dunia ini hanya jazad, tapi roh tidak pernah mati. Itu yang terjadi bagi yang namanya manusia termasuk Nabi Muhammad.
Kenyataannya, yang disembah oleh Kristen kan Salib dengan tubuh Yesus yang tergolek tanpa nyawa?
Apa ada doktrin 'dosa-turunan'y ang harus ditebus oleh Tuhan sendiri dalam kitab Injil?
# zainal 2011-07-19 14:16
*
Kalau Isa Al-Masih Anak Tuhan maka Nabi Adam anak Tuhan juga?
# lucky 2011-07-20 00:27
*
Terima kasih, hanya sayangnya pertanyaan tidak seluruhnya terjawab.

1. Manusia masing-masing menanggung dosanya sendiri-sendiri selama hidup didunia, masak harus menanggung dosa Nabi Adam? Teori macam apa pula itu?

2. Amal kebajikan dan ibadah bisa menghapuskan dosa.
Kalau melihat surat Roma diatas itu sama artinya kalau Tuhan itu tidak punya sifat Maha Pengampun.

Wassalam.
# Staff Isa dan Islam 2011-07-22 21:57
~
Saudara Lucky,

Tahukah seberapa banyak amal yang saudara kumpul untuk mengimbangi berat najis dosa saudara. Lihatlah nabi Adam, bukankah hanya karena makan buah kuldi maka beliau terlempar dari Firdaus. Kelihatannya dosa beliau sederhana sekali, tetapi apakah sesederhana itu? setelah terlempar dari Firdaus rupanya Adam masih hidup di dunia sekian ratus tahun lagi.

Jika amal saleh menyelamatkan maka seharusnya Adam sudah layak kembali ke firdaus karena amal salehnya sudah begitu banyak ia buat semasa hidup dibandingkan dosanya makan buah kuldi tersebut.

Tapi rupanya amal saleh itu tidak membuat Adam segera dipindahkan ke sorga. Allah tetap tidak bisa menerima Adam, karena dosa maka amal saleh manusia tetap najis bagi Allah. Perhatikan Injil, surat Roma 6:23 Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Isa Al-Masih, Tuhan kita."
~
NN
# endi 2011-08-22 22:58
*
Mencintai yang Hidup (Isa) atau yang Mati (Muhammad)?

Apakah Pendiri Agama yang sudah mati dapat menerima cinta dari kita yang hidup?" Bagaimana pandangan Saudara pembaca?


Salam sejahtera staff Isa Dan Islam, menurut pandangan saya pribadi, secara logika bisa tidak bisa juga ya. Mengapa? karena intinya hidup dan mati itu adalah suatu keyakinan seseorang.

Apakah setelah mati ada kehidupan? dan bagaimana kehidupan setelah mati?.
# Staff Isa dan Islam 2011-08-26 20:13
~
Saudara Endi,

Kehidupan sesudah kematian itu ada sebagaimana dijelaskan oleh Firman Allah yaitu Alkitab. Isa Al-Masih satu-satunya yang dapat menjelaskan dengan nyata mengenai kehidupan setelah mati karena Dia datang dari Sorga dan kembali ke sorga, Anas Bin Malik 72 menjelaskan Isa Al-Masih adalah Roh Allah dan Kalimat Allah. Tidak mungkin Roh Allah dan Kalimat Allah baru ada saat Isa Al-Masih di dunia dengan kata lain bagian sorga hanya dapat dipahami oleh Isa Al-Masih, beginilah Isa Al-Masih menjelaskan:

Bahwa kehidupan sorga itu sudah pasti kehidupan yang terbaik sedangkan diluar sorga yaitu neraka tempat terburuk, Isa Al-Masih berkata tantang neraka Injil, Rasul Besar Lukas 13:28 “Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi, apabila kamu akan melihat Abraham dan Ishak dan Yakub dan semua nabi di dalam Kerajaan Allah, tetapi kamu sendiri dicampakkan ke luar.”

Bagaimana cara menuju sorga? Isa Al-Masih menjelaskan dalam Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6 “Kata Isa Al-Masih kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa (Allah), kalau tidak melalui Aku.”
~
NN
# kiai ndak waraz 2011-09-07 06:48
*
1. Apakah Isa Al-Masih dan Muhammad itu pendiri agama?

2. Apakah Isa Al-Masih sekarang masih hidup?
# Julius 2011-09-13 14:23
*
Saya berdoa buat saudara Ben dan rekan-rekan, agar Isa Al-Masih yang hidup menyatakan diri-Nya kepada saudara-saudara.

Terima kasih.
# kupu7hr 2012-01-16 10:59
*
Salam,

Mungkinkah seorang yang mengikuti ajaran Al-Quran, tapi tidak mengakui Muhammad sebagai nabi, akan masuk surga?.
# kupu7hr 2012-01-24 14:02
*
Staff Isa dan Islam,

Coba simak pertanyaan saya dulu dan coba compare dengan pengakuan iman Kristen di Yohanes 14:6 dan Yohanes 3:36, serta syahadat Islam yang selalu diucapkan bahwa Muhammad adalah Nabi.

Jadi apakah dengan tidak mengaku Muhammad adalah Nabi, maka orang yang bersangkutan akan masuk surga? Dengan kata lain ada kesejajaran antara claim Muhammad dengan Isa Al-Masih dan secara tidak langsung Muhammad pun adalah Allah yang wajib diakui oleh seluruh pengikut-Nya.
# Mencari Benar 2012-02-16 09:08
*
Memang, harus saya akui kita sebagai manusia mempunyai pikiran yang sangat terbatas oleh ruang dan waktu. Konsep Tuhan tidaklah bisa kita pahami jika kita berpikir dengan pikiran terbatas ini, Ke-Tuhanan tidak terbatas ruang dan waktu, hal ini bersifat metafisik.

Kita hanya bisa meminta kepada-Nya untuk mengerti akan hal-hal ini.
# Staff Isa dan Islam 2012-02-24 11:04
~
Allah itu Maha. Mahakuasa, Maha sempurna dll. Allah dapat melakukan apapun juga, karena Dia tidak terbatas. Dia Allah, bukan manusia, sehingga kita tidak dapat memahami Allah dari kacamata manusia.

Dalam dunia ini ada banyak yang disebut tuhan dan allah. Jika Tuhan tidak memperkenalkan diri-Nya maka malanglah nasib manusia, karena manusia rentan salah. Jika Tuhan tidak memperkenalkan diri-Nya maka tidak adil bila Allah menghukum manusia karena salah sembah. Tetapi Allah penguasa alam semesta adalah Esa dan sempurna maha bijak. Dia tahu manusia cendrung salah dan terbatas pada indra. Manusia pasti salah memilih allah jika  tidak Allah sendiri memperkenalkan diri-Nya. Itu sebabnya Allah datang ke dunia dalam rupa Isa Al-Masih supaya manusia mengenal Allah yang benar.

Dalam Isa Al-Masih kita dapat mengenal Allah. Allah menjadi manusia agar kita mengerti bahwa hanya Allah saja yang dapat membersihkan manusia dari dosa najisnya. Karena itu Allah rela mengorbankan diri-Nya dan kemuliaan-Nya untuk menyelamatkan manusia.

”... yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia. Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.” (Injil, Surat Filipi 2:5-8).
~
NN
# yanto 2012-02-21 13:24
*
Mengapa harus membandingkan Isa Al-Masih dengan Muhammad?
# Staff Isa dan Islam 2012-02-28 17:07
~
Sebenarnya tidak ada maksud kami untuk membandingkan. Namun kami hanya ingin menyampaikan fakta yang ada mengenai Isa Al-Masih dan Muhammad.

Muhammad adalah nabi, namun ia tetap manusia biasa yang tak luput dari kesalahan dan dosa. Namun Isa Al-Masih bukan manusia biasa karena Isa tidak diciptakan. Ia berasal dari Firman Allah. Karena itulah Isa disebut "Kalimatullah" (Qs 3:45), seperti tertulis dalan Injil,
" Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. " (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:1).

Disebutkan dalam kitab saudara, "Maka ketahuliah ya (Muhammad), bahwa sesungguhnya tidak ada Tuhan, melainkan Allah dan mohonlah ampunan (kepada-Nya) bagi dosamu dan bagi dosa-dosa orang Mu'min." (Qs 47:19). Jika kita perhatikan ayat ini berarti semua manusia, entah dia nabi atau rasul ternyata sudah ada dibawah kuasa dosa, kecuali Isa Al-Masih. Malaikat berkata, "Ia (Jibril) berkata: sesungguhnya aku ini hanyalan utusan Tuhanmu, untuk memberimu seorang anak laki-laki (Isa Al-Masih) yang suci" (Qs 19:19).

Semua manusia berdosa sedangkan Isa Al-Masih tidak berdosa, lihat Hadist Shahih Bukhari jilid 3 halaman 208 ayat 1493 "semua anak Adam yang lahir sudah disentuh setan, kecuali Isa putera Maryam" adakah yang suci selain Allah.

Kalau begitu siapa itu Isa Al-Masih sebenarnya sehingga disebutkan sebagai satu-satunya pribadi yang suci. Bukankah Yang Suci hanya Allah saja?
~
NN
# azman 2012-03-02 01:23
*
Dimanakah kesahihan tentang ayat yang mengatakan (bermaksud) kalimat-Nya merupakan seorang anak? Ayat tersebut hanya menjelaskan malaikat telah memberitahukan kepada Maryam bahwa dia akan dikaruniakan seorang Anak yang terjadi menurut kehendak Allah dan Dia adalah seorang yang soleh dan mengabdikan diri kepada Allah.

Tentulah ini tidak bermaksud bahwa "Isa itu Tuhan Allah", sebab jelas di dalam ayat di atas bahwa "Isa adalah ciptaan Allah"!
# Staff Isa dan Islam 2012-03-07 11:05
~
Dalam kitab saudara ditulis :"Hai Maryam sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kalimat yang datang dari pada-Nya, namanya Al-Masih, Isa putera Maryam, seorang terkemuka di dunia dan akhirat..." (Qs 3:45).

Isa Al-Masih dikatakan kalimat (Firman) Allah. Mengenai Kalimat-Nya tidak pernah terpisah dari sang pengucap kalimat tersebut, karena merupakan satu kesatuan dengan si pengucap. Demikian juga dengan Kalimat Allah (Isa Almasih) adalah satu kesatuan dengan Allah. Kalimat dan Pribadi-Nya tidak mungkin dipisahkan.

Isa Al-Masih tidak diciptakan, karena Ia berasal dari Firman Allah. Isa ada karena Firman. Karena itulah Isa disebut "Kalimatullah" (Qs 3:45), seperti tertulis :" Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. "(Injil, Rasul Besar Yohanes 1:10. Isa Al-Masih adalah firman Allah yang menjadi manusia,
"Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya," (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:14).
~
NN
# keeamad 2012-03-21 01:10
*
Saya mengikuti yang benar. Tapi tidak ada ya?

Saya yakin bahwa hakikat yang hidup itu adalah “cahaya” atau “terang”, ini bisa dicontohkan dari, “Nyalakan lampu agar kamar terang".

Dan konsekuensinya, mati adalah gelap. Dari sesuatu yang terang (dan jelas), orang akan mudah melihat atau mengetahui mana yang benar dan mana yang salah. Sementara dalam kegelapan, orang sulit untuk melihat atau mengetahui sesuatu.

Maka dari cara pikir itu, saya pilih yang Hidup, karena yang Hidup itu adalah Terang.
Hanya iblis yang bersembunyi dalam “kegelapan gua” selalu menghindari terang. Malah semakin mereka diberi terang, semakin jauhlah mereka bersembunyi di dalam kegelapan gua.
# Staff Isa dan Islam 2012-03-26 21:59
~
Alkitab menyatakan bahwa hidup yang benar dan sejati hanya terdapat di dalam Isa Al-Masih. Hidup-Nya adalah terang bagi semua orang, karena hanya melalui Dia kebenaran, sifat, dan kuasa Allah dapat kita alami.
Terang Isa Al-Masih itu bersinar di dalam dunia yang jahat dan berdosa yang dikuasai oleh Iblis. Walaupun sebagian besar di antara kita belum menerima terang atau hidup-Nya, namun kegelapan itu tidak dapat mengalahkan-Nya.

“Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia. Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya” (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:4,5).
~
SL
# Muhammad Fadhil 2012-04-23 19:28
*
Salam sejahtera bagi umat Kristiani.

Saya mencintai keduanya karena baik Nabi Isa maupun Nabi Muhammad adalah utusan Allah.

Perkara hidup atau mati, Allah berfirman: "Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam sorga, maka sungguh ia telah beruntung..." (Qs. Ali 'Imran 185).

Ketahuilah, Allah berfirman dalam Sura (4) An Nisaa', Ayat 158: "... tetapi Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya." bukan berarti saat ini Isa Al-Masih berada di sorga, tapi Dia akan turun ke bumi untuk menjadi hakim yang adil bagi manusia dengan berdasarkan Al-Quran dan akan mematahkan salib serta membunuh babi; ia akan menghapuskan jizyah (pajak yang diambil dari non-Muslim yang berada di dalam perlindungan pemerintahan Muslim), namun demikian Nabi 'Isa tetap akan wafat dan hanya Allah saja yang Maha Hidup lagi kekal abadi.
# Staff Isa dan Islam 2012-04-24 15:02
~
Saudara Muhammad Fadhil,

Bagaimana pendapat saudara tentang ayat ini, “Dan tidak ada seorangpun daripadamu, melainkan mendatangi neraka itu. Hal itu bagi Tuhanmu adalah suatu kemestian yang sudah ditetapkan” (Qs 19:71)

Bila saat ini Isa tidak berada di sorga, lalu di manakah Isa berada? Kemanakah Allah mengangkat Isa?.

Saudara betul, pada akhir zaman Isa akan datang ke dunia untuk kali ke dua. Pada saat itu, Dia akan mengadili setiap manusia. Dan menetapkan siapakah yang layak masuk sorga dan siapa yang harus dibuang ke neraka jahanam. Dengan demikian, tujuan Isa datang ke dunia bukan untuk mematahkan salib dan memusnahkan babi seperti yang saudara sampaikan.

Lebih lanjut tentang kematian dan kebangkitan Isa Al-Masih, silakan saudara membaca artikel ini: http://tinyurl.com/c2quvd8.
~
SO