Islam, Jangan Dikritik?! - "Tanda Tanya"

Tanda TanyaOrang Islam meyakini agamanya berasal dari Allah melalui nabi mereka. Sementara kitab suci menjelaskan bahwa nabi atau rasul sebelumnya yang diutus Allah, tidak ada yang datang atas nama agama tertentu. Akibatnya umat Muslim mengklaim agama Islam paling benar, yang lain kafir. Sehingga mereka menjadi umat yang fundamentalis dan tidak bersedia menerima kritikan atas agama mereka.

Sikap inilah salah satu yang menjadi alasan tokoh-tokoh umat Muslim, untuk mencekal sebuah film karya anak bangsa berjudul “Tanda Tanya”. Mereka menilai film tersebut telah menghina akidah dan ajaran Islam. Benarkah?

Film Tentang Wajah Indonesia

Memang tidak semua orang Islam memberi respons negatif pada film “Tanda Tanya”. Ada juga memberi respons positif khususnya mereka yang menganut paham liberalisme. Sebenarnya apa yang ditayangkan dalam film tersebut merupakan potret masyarakat Indonesia. Di mana toleransi dan kerukunan beragama di sebagian besar daerah sudah tidak ada.

Dikisahkah seorang wanita meninggalkan agama Islam karena tidak bersedia dipoligami. Juga pengeboman terhadap gereja yang dilakukan oleh aliran Islam tertentu. Dan beberapa kisah lainnya yang menggambarkan kehidupan masyarakat Indonesia yang diduduki oleh mayoritas Muslim.

Islam dan Aturan-Aturannya

Dalam Islam terdapat aturan yang disebut Hukum Syariah. Hukum Syariah lebih mendiskriminasikan wanita. Diantaranya, Wanita Muslim harus rela menerima kodratnya satu tingkat dibawah pria (Qs 2:228). Mereka juga harus rela bila suatu saat suaminya mengganti isterinya dengan isteri lain (Qs 4:20).

Juga terdapat aturan yang dibuat oleh para ulama Muslim tanpa mengindahkan orang lain. Misalnya, pada bulan Ramadhan semua kedai nasi harus tutup di siang hari. Bagi yang melanggar, hukumnya telah tersedia. Bahkan di daerah tertentu orang yang kedapatan berjualan siang hari di bulan Ramadhan akan disiksa.

Sungguh suatu aturan yang tidak toleran, mengingat tidak semua penduduk Indonesia berpuasa di bulan Ramadhan, termasuk mereka yang Muslim. Lantas, mengapa orang yang mencari nafkah harus dihukum?

Kafir Harus Dibunuh

“Untukmulah agamamu dan untukkulah agamaku (Qs 109:6). Makna ayat ini adalah memberi kebebasan bagi setiap orang untuk memeluk suatu agama. Sayangnya, tidak semua umat Muslim melakoninya.

Masih jelas dalam ingatan masyarakat bagaimana seorang teroris melakukan bom bunuh diri di salah satu gereja di Solo. Juga bagaimana umat Muslim dengan gigihnya menolak pendirian gereja di Jl. Yasmin, Bogor.

Fakta lain, Al-Quran sendiri mendukung hal tersebut. Setidaknya terdapat sembilan puluh empat ayat dalam Al-Quran, yang memerintahkan umat Muslim memerangi non-Muslim. Tujuannya, memaksa mereka menjadi Muslim. “Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah …... dan tidak beragama dengan agama yang benar (Islam)..... (Qs. 9:29).

Dan inilah teladan yang diberikan oleh nabi mereka, “Saya telah diperintah untuk berperang melawan orang-orang sampai mereka bersaksi bahwa tidak ada yang patut dipuja selain Allah, dan Muhammad adalah rasul Allah... (Hadits Al-Bukhari 1:24).

Sabda Isa: Jadilah Pembawa Damai

Sabda Isa Al-Masih, Inilah perintah-Ku (Isa Al-Masih) kepadamu: Kasihilah seorang akan yang lain." (Injil, Rasul Besar Yohanes 15:17).

Bagi sebagian orang, mengasihi sesama adalah sukar. Terlebih bila orang tersebut pernah berbuat salah. Tetapi bagi mereka yang telah terlebih dahulu menerima Kasih dan Pengampunan dari Isa Al-Masih, mengampuni dan mengasihi sesama akan menjadi mudah.

Inilah janji indah Isa Al-Masih bagi pengikut-Nya, “Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. (Injil, Rasul Besar Matius 5:9).

[Staff Isa dan Islam – Rindukah saudara menerima Kasih dan Pengampunan Isa Al-Masih? Artikel tentang Keselamatan dalam Isa Al-Masih dapat membantu saudara mendapatkannya.]


Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.


Comments   

 
# joni gundul 2011-12-06 13:41
*
Hukum sariah memang cuma menguntung pihak laki-laki. Saya sungguh tidak habis pikir mengapa wanita Muslimah begitu mudah dibodohi.
Quote
 
 
# Staff Isa dan Islam 2011-12-09 13:11
~
Di dalam kitab suci kita dapat mengetahui bahwa Isa Al-Masih bukanlah pribadi yang berpihak pada laki-laki saja. Isa Al-Masih sangat menghargai perempuan, bahkan Maria dan Marta dijadikan murid-Nya.

Karena Isa Al-Masih tidak berpihak hanya pada kaum laki-laki saja, Dia dianggap sebagai pelanggar budaya patriarkal. Hal ini sering dijadikan alasan orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat untuk menjatuhkan Isa Al-Masih karena Dia dianggap mengajarkan ajaran sesat.

Agar lebih jelas silakan Saudara membaca artikel pada situs: http://www.isadanislam.com/tanya--jawab/kepercayaan-orang-islam/91-apakah-al-quran-menghargai-wanita
~
SL
Quote
 
 
# joni gundul 2011-12-08 05:32
*
Saya heran mengapa kita tidak boleh mengkritik kepercayaan tertentu, seharusnya kritik itu ditanggapi dengan memberikan argumen yang benar untuk menyanggahnya. Bukanya menuduh pengkritik memancing amarah.
Quote
 
 
# Staff Isa dan Islam 2011-12-10 14:54
~
Saudara Joni,

Benar yang saudara katakan. Terkadang lebih mudah bagi seseorang untuk mengkritik orang lain. Tetapi dia tidak bersedia menerima kritikan. Inilah perumpamaan yang diberikan oleh Isa Al-Masih tentang orang-orang seperti ini:

“Mengapakah engkau melihat selumbar di mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu tidak engkau ketahui?” (Injil, Rasul Besar Matius 7:3)

Demikianlah Isa Al-Masih mengajarkan kepada pengikut-Nya, supaya mereka tidak hanya dapat melihat kesalahan orang lain, tanpa menyadari kesalahannya sendiri.
~
SO
Quote
 
 
# cerah 2011-12-09 00:02
*
Memang benar, Kitab suci menjelaskan bahwa Nabi atau Rasul sebelumnya yang diutus Allah, tidak ada yang datang atas nama agama tertentu.
Tapi Nabi dan Rasul, termasuk Isa Al-Masih sebelum Muhammad membawa risalah Tauhid, yaitu tidak ada yang patut disembah selain Allah.

Memang benar orang Islam meyakini agamanya berasal dari Allah melalui Nabi mereka, karena nama Islam adalah pemberian langsung dari Allah bagi Muslim pengikut Muhammad.
Quote
 
 
# Staff Isa dan Islam 2011-12-10 14:53
~
Saudara Cerah,

Kami setuju dengan saudara. Semua nabi mengajarkan Tauhid. Yaitu hanya menyembah Allah, bukan yang lain. Demikianlah juga yang diajarkan Isa Al-Masih, dan hal tersebut juga terdapat dalam Alkitab.

“Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku”. (Taurat, Kitab Ulangan 5:7). Mungkin saudara akan bertanya, lalu bagaimana dengan Isa Al-Masih?

Tidaklah mudah untuk mengerti rencana Allah dengan keterbatasan pikiran manusia. Bila Allah dapat dengan mudah dimengerti oleh pikiran manusia yang terbatas, berarti Allah itu bukanlah Allah yang Akbar.

Lebih jelas tentang Isa Al-Masih, silakan saudara membaca uraian kami pada artikel ini: http://tinyurl.com/3qs9s75.

Tentang agama Islam yang berasal dari Allah, sungguh aneh sekali, mengapa Allah tiba-tiba mengutus seorang nabi dengan membawa misi sebuah agama. Bukankah sebelumnya Allah tidak pernah melakukan hal itu?

Dan anehnya, mengapa agama yang diberi Allah itu banyak isi ajarannya yang bertentangan dengan kitab suci Allah sebelumnya? Apakah Allah telah melakukan kehilafan sehingga Dia perlu melakukan revisi?
~
SO
Quote
 
 
# kumbang 2011-12-09 02:49
*
Semua Nabi dari Adam sampai Muhammad mengajarkan Tauhid yaitu hanya menyembah Allah saja sehingga semua Nabi adalah Muslim, termasuk Isa Al-Masih.

Isa berkata: "Sesungguhnya Allah, Tuhanku dan Tuhanmu, karena itu sembahlah Dia (Allah). Inilah jalan yang lurus".(Qs 3:51).

Pengikut Isa Al-Masih pun Muslim. Baca QS 3:51 dan QS 5:111. Di kedua ayat tersebut, pengikut Isa Al-Masih berkata: "wasyhad biannaa muslimun" (saksikanlah sesungguhnya kami adalah Muslim)
Quote
 
 
# Staff Isa dan Islam 2011-12-10 14:54
~
“Islam” adalah agama yang dibawa oleh Muhammad. Muhammad mendeklarasikan kenabiannya kira-kira enam ratus tahun setelah kenaikan Isa Al-Masih ke sorga. “Muslim” sendiri adalah panggilan yang diberikan kepada umat Islam.

Sejak zaman nabi Adam hingga Isa Al-Masih, tidak satupun kitab suci Allah yang bicara tentang “Islam” atau “Muslim”. Lantas, bagaimana mungkin dapat dikatakan bahwa semua nabi dari zaman Adam hingga Isa Al-Masih disebut Muslim?
~
SO
Quote
 
 
# zahra 2011-12-12 10:46
*
Jika pengertian Muslim sesuai dengan yang tertera dalam Sura Ali Imran 52 (dari sudut pandang linguistis, "muslim" berarti 'orang yang berserah diri'), maka saya setuju bahwa para nabi sebelum nabi Muhammad adalah muslim. Dalam Sura Ali Imran 52, pengikut Isa Al-Masih pun disebut Muslim. Mereka semua Muslim karena mereka adalah orang yang berserah diri kepada Allah.

Akan tetapi, mereka tidak pernah mendeklarasikan agama tertentu, apalagi mengganggap agama tertentu sebagai yang paling benar. Saudara-saudara ku, sadarlah bahwa hubungan pribadi manusia dengan Allah tidak pernah dibatasi oleh agama. Tak ada yang ajaran Isa Al-Masih (dalam Injil) yang melenceng dari kebenaran sehingga dianggap palsu/perlu disempurnakan.

Ada baiknya membaca Injil untuk merenungkan dengan hati nurani tentang jalan yg lurus.
Quote
 
 
# Staff Isa dan Islam 2011-12-13 15:22
~
Saudara Zahra,

Terimakasih atas komentar yang sudah saudara berikan. Semoga dapat menjadi pencerahan bagi setiap orang yang membacanya.
~
SO
Quote
 
 
# wito 2011-12-14 05:11
*
Islam adalah agama dari Nabi Adam sampai Muhammad.

Dan Ibrahim telah mewasiatkan ucapan itu kepada anak-anaknya, demikian pula Yakub. (Ibrahim berkata): "Hai anak-anakku! Sesungguhnya Allah telah memilih agama ini bagimu, maka janganlah kamu mati kecuali dalam memeluk agama Islam". (Qs 2:132)

Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam. (Qs 3:101)
Quote
 
 
# Staff Isa dan Islam 2011-12-15 09:44
~
Sangat sering kami mendengar klaim dari orang Islam yang mengatakan bahwa Islam adalah agama dari Allah. Sungguh aneh!

Bukankah Islam adalah agama yang dibawa oleh Muhamamd setelah lebih kurang 600 tahun Isa Al-Masih naik ke sorga. Lalu, bagaimana mungkin dapat dikatakan bahwa Islam adalah agama dari nabi Adam hingga Muhammad?

Pernyataan Islam sebagai agama yang benar di hadapan Allah hanya terdapat dalam Al-Quran. Sedangkan pada kitab-kitab sebelumnya hal tersebut tidak pernah dikatakan. Bahkan pada ayat lain Al-Quran mengatakan “....Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa”. (Qs 5:46).

Manakah sebenarnya yang menjadi petunjuk, Al-Quran atau Injil dan Taurat? Atau mungkinkah Allah tidak konsisten dalam menyampaikan wahyu-Nya?
~
SO
Quote
 
 
# wito 2011-12-28 04:01
*
Quoting Staff Isa dan Islam:
~
Manakah sebenarnya yang menjadi petunjuk, Al-Quran atau Injil dan Taurat? Atau mungkinkah Allah tidak konsisten dalam menyampaikan wahyu-Nya?
~
SO


Mohon staf mengutip Al-Qurannya dengan lengkap. Jangan hanya QS 5:46 saja. Kutiplah sampai QS 5:48.
Quote
 
 
# Staff Isa dan Islam 2011-12-29 15:41
~
Saudara Wito,

Terimakasih atas saran saudara. Kami memang hanya mengutip Qs 5:46, karena kami hanya memerlukan ayat tersebut untuk keperluan artikel kami di atas. Mungkin untuk kesempatan lain kami akan mengutip ayat yang saudara sarankan.

Harap saudara maklum.
~
SO
Quote
 

Add comment

Tolong memberi komentar yang tidak melanggar norma-norma. Kami berhak menghapus komentar yang kasar, mengejek, bersifat menyerang, dan tidak berhubungan dengan artikel di atas. Oleh sebab itu, kiranya dapat menggunakan bahasa yang jelas!

Pedoman wajib untuk memasukkan komentar:
1. Tidak boleh memakai lebih dari satu kolom komentar.
2. Pertanyaan/masukan harus berhubungan dengan uraian diatas.
3. Sebaiknya satu atau dua pertanyaan dalam satu kolom komentar.
4. Hanya menggunakan bahasa Indonesia yang umum dan dimengerti semua orang.
5. Tidak memakai singkatan-singkatan, misalnya yg, dlm, sdh, tdk, dlsbgnya.
6. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
7. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.

Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan mengirim email ke: masukan@idionline.info.
Kiranya petunjuk-petunjuk di atas dapat kita perhatikan.

Wassalam,
Staf, Isa dan Islam


Security code
Refresh

Ikuti Isa dan Islam di Facebook Ikuti Isa dan Islam di Twitter Ikuti Isa dan Islam di RSS Feed
Mutiara Tersembunyi tentang Isa Al-Masih di Alkitab dan Al-Quran

Tweet Terbaru

isadanislam
isadanislam: Dialog Agama - Isa dan Al-Fatihah - Senangkah Allah Dengan Pujian Paksaan? http://t.co/Wmy8BK0V

Kamis, 23 Februari 2012

isadanislam: Bagaimana Menghindari Disebut "Fasik"? http://t.co/kzLghsKY

Rabu, 22 Februari 2012


 
Joomla Templates and Joomla Extensions by ZooTemplate.Com
Hak Cipta © 2012 Dialog Agama - Isa dan Islam. Dilindungi oleh Undang-undang
Joomla! adalah Perangkat Lunak Bebas yang diterbitkan di bawah Lisensi GNU/GPL