Ikuti Isa dan Islam di Facebook Ikuti Isa dan Islam di Tweeter
Cetak

Isa Al-Masih - Tuhan atau Siapakah Dia?

Menyembah“Pernahkah Yesus mengatakan ‘Akulah Tuhanmu maka Sembahlah Aku’”? Pertanyaan jujur ini dialamatkan kepada situs IDI.

Mengapa Isa Al-Masih hati-hati menyatakan KeTuhanan-Nya

Terus terang tidak ada ayat demikian didalam Alkitab. Pasti bila Isa Al-Masih membuka pelayanan-Nya dengan ucapan di atas, pelayanan-Nya akan singkat sekali dan Isa Al-Masih akan mati dirajam orang Yahudi atau Isa akan segera dicap dan ditertawakan sebagai “Si tolol dari Nazaret”.

Pernyataan Zakaria, Nabi Yahya dan Rasul Yohanes:

Yang penting kita dengarkan adalah perkataan malaikat Tuhan kepada Zakaria bapa nabi Yahya Pembaptis yang diutus untuk mempersiapkan kedatangan Isa Al-Masih. “Ia (Yahya Pembaptis) akan mendahului Tuhan dalam roh dan kuasa Elia” (Injil Lukas 1:17). Tiga puluh tahun kemudian Nabi Yahya Pembaptis memulai pelayanannya dan memperkenalkan diri dengan mengutip nubuat-nubuat nabi Yesaya, “Ada suara yang berseru-seru di padang gurun: Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya” (Injil, Lukas 3:2). Yahya menggambarkan diri sebagai ‘suara’ saja, tetapi suaranya terang dan jelas – Tuhan datang!

Siapakah Tuhan ini? Tidak lain daripada Isa Al-Masih, Tuhan yang turun dari surga. Rasul Yohanes dalam Injil Yohanes mulai dengan berita yang sama. “Pada mulanya adalah Firman, Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah. Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi” (Injil, Rasul Yohanes1:1,2). Kemudian ditulis, “Firman itu telah menjadi manusia, dan diam diantara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya” (Injil, Rasul Yohanes 1:14).

Dengarlah ucapan Isa Al-Masih sendiri --- Siapa selain Tuhan:

1) Berkuasa mengampuni dosa ?Supaya kamu tahu, bahwa di dunia in Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa“ (Injil Matius 9;6).

2) Berkuasa membangkitkan orang mati? “Sebab sama seperti Bapa membangkitkan orang-orang mati dan menghidupkannya, demikian juga Anak menghidupkan barangsiapa yang dikehendaki-Nya” (Injil, Rasul Yohanes 5:21). Contoh Lazarus, teman Isa Al-Masih dibangkitkan. Lihatlah Injil Yohanes, pasal 11.

3) Berkuasa memberikan hidup yang kekal? Sama seperti Engkau (Bapa) telah memberikan kepada-Nya kuasa atas segala yang hidup, demikian pula Ia akan memberikan hidup yang kekal kepada semua yang telah Engkau berikan kepada-Nya” (Injil Yohanes 17:2).

4) Berkuasa atas hari Sabat? “Karena Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat” (Injil Matius 12:8).

5) Berkuasa datang dalam kemuliaan Bapa-Nya? “Sebab Anak Manusia akan datang dalam kemuliaan Bapa-Nya diiringi malaikat-malaikat-Nya” (Injil, Rasul Matius 16:27).

6) Berkuasa mengutus malaikat-malaikat-Nya? “Anak Manusia akan menyuruh malaikat-malaikat-Nya dan mereka akan mengumpulkan segala sesuatu yang menyesatkan dan semua orang yang melakukan kejahatan dari dalam Kerajaan-Nya” (Injil, Rasul Matius 13:41).

7) Berkuasa membalas setiap orang? “Sebab Anak Manusia akan datang dalam kemuliaan Bapa-Nya diiringi malaikat-malaikat-Nya, pada waktu itu Ia akan membalas setiap orang menurut perbuatannya” (Injil Matius 16:27).

Pernyataan-Pernyataan Isa Al-Masih yang sangat mengherankan:

“Kata Yesus kepada mereka Jikalau Allah adalah Bapamu, kamu akan mengasihi Aku, sebab Aku keluar dari Allah” (Injil, Rasul Yohanes 8:42).

“Abraham bapamu bersukacita bahwa Ia akan melihat hari-Ku dan Ia telah melihatnya dan ia bersukacita. Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada” (Injil, Rasul Yohanes 8:56, 58).

“Tidak ada seorangpun yang telah naik ke sorga, selain dari pada Dia yang telah turun dari sorga, yaitu Anak Manusia” (Injil, Rasul Yohanes 3:13).

“Hanya Dia yang datang dari Allah, Dialah yang telah melihat Bapa” (Injil, Rasul Yohanes 6:46).

“Sebab dimana dua atau tiga orang berkumpul dalam nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka” (Injil, Rasul Matius 18:20).

“Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi” (Injil Matius 28:19).

“Jangan takut! Aku adalah Yang Awal dan Yang Akhir, dan Yang Hidup. Aku telah mati, namun lihatlah, Aku hidup, sampai selama-lamanya dan Aku memegang segala kunci maut dan kerajaan maut” (Injil, Wahyu 1:18).

“Kata Yesus kepadanya Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku” (Injil, Yohanes 14:6).

Siapakah Dia? Sesudah kebangkitan Isa Al-Masih, Rasul Tomas melihat-Nya dan berkata: ”Ya Tuhanku dan Allahku!” (Injil Yohanes 20:28).

Bagaimana mungkin menarik kesimpulan lain? Tinggal satu pertanyaan lagi, memang pertanyaan yang terpenting: Sudahkah Isa Al-Masih Tuhanmu dan Allahmu?

(David Eran)

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

Add comment

PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR

Bagi Pembaca yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:

1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
2. Komentar hanya diperbolehkan menjawab salah satu dari 3 pertanyaan fokus yang dimuat di bagian akhir artikel. Kecuali beberapa artikel yang tidak memuat 3 pertanyaan fokus.
3. Sebelum menuliskan jawaban, copy-lah pertanyaan yang ingin dijawab terlebih dahulu.
4. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
5. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.
6. Satu orang komentator hanya berhak menuliskan komentar pada satu kolom. Tidak lebih!

Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan mengirim email ke: [email protected]

Kiranya petunjuk-petunjuk di atas dapat kita perhatikan.

Wassalam,
Staf, Isa dan Islam

Security code
Refresh

Comments  

# arina 2011-03-25 10:23
*
Qs 3:45 Ketika malaikat berkata, "Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kalimat daripada-Nya. Namanya Al Masih Isa putra Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan."

Ayat 47 Maryam berkata: "Ya Tuhanku, betapa mungkin aku mempunyai anak, padahal aku belum pernah disentuh seorang laki-laki pun." Allah berfirman: "Demikianlah Allah menciptakan apa yang dikehendakiNya. Apabila Allah berkehendak menetapkan sesuatu, maka Allah hanya cukup berkata kepadanya: "Jadilah", lalu jadilah dia.
# Staff Isa dan Islam 2011-06-07 16:58
~
Saudara Arina, ayat ini mengatakan dengan jelas bahwa isa Al-Masih adalah Kalimat Allah yang menjelma menjadi manusia.

Juga dikatakan dengan jelas bahwa Isa Al-Masih adalah yang terkemuka di dunia dan akhirat. Seorang manusia tentu saja boleh dikatakan sebagai yang terkemuka di dunia. Tetapi tidak boleh dikatakan sebagai yang terkemuka di akhirat, atau terkemuka di sorga dan neraka, karena yang boleh dinyatakan sebagai terkemuka di sorga hanya Allah itu sendiri sebagai pemilik sorga.

Menyamakan seorang manusia dengan Allah berarti adalah sirik. Dan kalau dikatakan bahwa Isa Al-Masih adalah terkemuka di akhirat, itu berarti bahwa Isa Al-Masih jelas adalah Allah itu sendiri.

Dalam ayat 45 sama sekali tidak dikatakan bahwa Isa Al-Masih itu adalah ciptaan, karena Kalimat Allah jelas bukan ciptaan.

Setelah Maryam mengeluarkan alasan mengapa ia tidak mungkin mengandung, maka pada ayat 47, Allah menyatakan bahwa tidak ada hal yang mustahil bagi Allah. Allah bisa mengadakan apa saja yang dikehendaki oleh Allah. Ayat 47 ini bukan berbicara tentang Allah menciptakan Isa Al-Masih, tetapi bahwa Allah sanggup menciptakan segala sesuatu, dan itu hanya cukup dengan mengatakan: "Jadilah", maka semuanya pun menjadi ada dan terjadi. Ini bukan kisah penciptaan Isa Al-Masih. Ayat tentang penjelmaan Isa Al-Masih ada pada ayat 45, dan sama sekali tidak ada kata "diciptakan".

CA
# lucky 2011-07-19 01:19
*
Qs 3:45, Ketika malaikat berkata, "Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kalimat daripada-Nya. Namanya Al Masih Isa putra Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan".
Kata 'seorang' dan 'orang-orang' itu apa bukan maksudnya 'manusia'?

Kenapa Allah yang Maha Kuasa harus menjelma menjadi manusia untuk menebus dosa, padahal dosa itu ciptaan Allah dan dengan kuasaNya Allah bisa saja menghapus dosa?

Kenapa Allah bisa disalib sampai mati oleh manusia ciptaan-Nya?

Di Injil terdapat 'dosa turunan' dan doktrin 'penebusan dosa', berarti para orang tua bisa bunuh diri untuk menebus dosa anaknya?

Di Injil ada ayat Roma, apa Tuhan Yesus pernah ke Roma?
Anak Sekolah, anak kost, apa itu artinya sekolah atau kost yang punya anak?
# Staff Isa dan Islam 2011-07-20 16:40
~
Saudara Lucky,

Walaupun istilah “seorang” tidak membuktikan bahwa Isa Al-Masih adalah Tuhan, tapi jelas memberi Dia kedudukan di atas semua mahluk di dunia dan di sorga. Dia lebih dari semua nabi yang pernah hidup di dunia, bahkan semua malaikat di sorga.

“. . . supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi . . . !” (Injil, Surat Filipi 2:10)

Upah dosa adalah maut. Setiap pelaku dosa harus menerima hukumannya. Namun, sanggupkah manusia membayar dosa-dosanya melalui setiap amal ibadah mereka? Jelas tidak! Karena itu sudah ketetapan dalam Al-Quran. "Dan tidak ada seorang pun dari padamu, melainkan mendatangi neraka itu. Hal itu bagi Tuhanmu adalah suatu kemestian yang sudah ditetapkan" (Qs 19:71).

Itulah sebabnya manusia membutuhkan satu “Pribadi” yang dapat membantu membayar lunas hutang-hutang dosa mereka. Pribadi itu harus suci dan tahu jalan menuju ke sorga.

“Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia [Isa Al-Masih], sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan." (Injil, Kisah Para Rasul 4:12)

Lebih lanjut mempelajari tentang keselamatan, silakan klik di sini: http://tinyurl.com/3oj8p6s.
~
SL
# lucky 2011-08-13 01:33
*
- "Upah dosa adalah maut" Kalimat ini tidak pernah ada dalam Al-Quran karena Allah Maha Pengasih, Maha Penyayang dan Maha Pengampun.

- Logikanya, Allahnya Kristen pasti begitu pendendam terhadap dosa Nabi Adam. Dan Allah Kristen juga kejam hingga rela membiarkan Yesus dihina, disiksa hingga mati di kayu salib.

- Logikanya, Allah SWT Maha Mengetahui tentang yang akan terjadi sejak menciptakan alam semesta hingga akhir zaman nanti. Apalagi kalau masalah Nabi Adam memakan buah khuldi, bahkan kehadiran Muhammad telah di-perlihatkan lewat Arsy oleh Allah SWT kepada Nabi Adam saat masih di-surga. Karena saat Adam menikah dengan Hawa, mas kawinnya adalah membaca Shalawat kepada Rasulullah SAW 10x.
# Staff Isa dan Islam 2011-11-19 11:57
~
Saudara Lucky,

Setiap dosa, besar maupun kecil, di hadapan Allah adalah sama, semua mendapat hukuman, tanpa terkecuali. Masalah mengampuni bagi Allah bukanlah hal yang sulit, tetapi Allah juga menginginkan setiap manusia bertanggung-jaw ab atas dosa mereka.

Sejak kejatuhan Adam dalam dosa, manusia telah mewarisi sifat pendosa. Manusia terbelenggu lingkaran dosa. Tidak ada yang dapat melepaskannya, amal ibadah pun tidak! Hanya ada satu Pribadi yang sanggup melakukannya, yaitu Allah sendiri.

Itulah sebabnya, Kalimat Allah harus datang ke dunia dalam diri Isa Al-Masih. Dia harus menjadi manusia, sebab yang akan diselamatkan-Ny a adalah manusia. Agar Dia dapat menyampaikannya secara langsung pada manusia.

“sama seperti Anak Manusia (Isa Al-Masih) datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang." (Injil, Rasul Besar Matius 20:28)

Untuk lebih jelasnya, silakan saudara membaca penjelasan kami pada url ini, http://tinyurl.com/3oj8p6s.
~
SO
# marto 2011-11-08 15:38
*
Kalau dalam Al-Quran ada satu ayat saja yang secara tegas menyatakan Al-Masih itu Tuhan, maka aku akan percaya ketuhanannya.
# Staff Isa dan Islam 2011-11-19 11:56
~
Saudara Marto,

Bukan hanya satu ayat, tetapi lebih dari satu ayat. Inilah salah satunya:

“Ingatlah, ketika Malaikat berkata: "Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kalimat (yang datang) daripada-Nya, namanya Al Masih Isa putra Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah).” (Qs 3:45)

Perhatikanlah kalimat di atas yang saya garis bawahi.

Isa Al-Masih disebut juga sebagai Kalimat Allah atau Firman Allah. Perhatikanlah apa kata Injil tentang hal itu, “Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya.. .” (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:1;14)

Baik Injil maupun Al-Quran sepakat bahwa Isa Al-Masih adalah Kalimat Allah. Artinya, Isa Al-Masih mempunyai kekekalan yang sama dengan Allah, sebab tidak ada masa dimana Allah tidak berfirman atau bisu. Selain Allah, adakah manusia yang kekal?
~
SO
# hidry 2011-11-29 06:51
*
Sebelum nabi Muhammad dilahirkan, Isa Al-Masih telah mengabarkan kepada kaumnya, bani Israel, bahwa akan datang seorang rasul yang akan memimpin umat namanya Muhammad.
# Staff Isa dan Islam 2011-11-29 14:38
~
Saudara Hidry,

Bila tidak keberatan, dapatkah saudara memberikan sumber dari mana saudara mendapat informasi tersebut? Kiranya saudara bersedia mengutip perkataan Isa Al-Masih tersebut supaya kami dan orang yang membaca komentar ini dapat mengetahuinya.
~
SO
# robertino 2012-04-11 15:07
*
"Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus" (Yohanes 17:3)

“Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya seorang hamba tidaklah lebih tinggi dari pada tuannya, ataupun seorang utusan dari pada dia yang mengutusnya” (Yohanes 13:16)
# Staff Isa dan Islam 2012-04-13 08:40
~
Saudara Robertino,

Terimakasih atas kutipan ayat yang sudah saudara berikan. Adakah yang ingin saudara tanyakan dari ayat-ayat yang saudara kutip di atas?
~
SO
# Ahmad 2012-08-01 05:27
*
Saudaraku,

Kalau terhadap kebesaran Allah yang Esa saja akal Saudara tidak mampu mengakuinya, apalagi jika akal sehat dipaksa untuk menjadikan Allah beroknum 3, maka akal sehat akan mengatakan lebih tidak logis lagi.

Kalau 3 oknum itu satu peribadi, lalu mengapa repot-repot harus dipisah-pisahka n menjadi 3 oknum? Bukankah lebih baik satu oknum dengan satu pribadi? Tidak perlu menjadi Allah Bapa, Yesus dan Roh Kudus. Tetapi jika Allah Yang Maha Kuasa itu dengan 3 pribadi yang berbeda, pertanyaannya adalah, siapa di antara 3 oknum itu yang paling berkuasa? Bapa, Anak, atau Roh Kudus?

Bila Anak yang lebih berkuasa daripada Bapa, ini namanya Anak durhaka. Kalau Bapa yang lebih berkuasa, mengapa mesti repot-repot menyembah Anak? Kalau ketiga oknum itu mempunyai kekuasaan yang sama, mengapa repot-repot membuat 3 oknum?
# Staff Isa dan Islam 2012-08-03 13:21
~
Doktrin Trinitas yang diakui sulit untuk dipahami, merupakan dasar utama dari Iman Kristen. Walaupun kaum skeptik meremehkannya sebagai ketidakmungkina n matematika, hal tersebut merupakan doktrin dasar Kitab Suci.

Iman Kristen mengakui Satu Allah Yang Esa, namun hadir dalam Tiga Pribadi: Allah Bapa, Allah Putra dan Allah Roh Kudus, di mana ketiganya adalah sama esensinya, sama kedudukannnya, sama kuasanya, dan sama kemuliaannya.

Kitab Suci, baik dalam Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru, tidak secara eksplisit menuliskan istilah "Allah Tritunggal", tetapi keberadaan Allah Bapa, Allah Putra dan Allah Roh Kudus tersirat dalam banyak ayat, baik secara terpisah maupun bersama-sama.

Doktrin Trinitas dalam Perjanjian Baru terdapat dalam perintah tentang pembaptisan. "Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus" (Injil, Rasul Besar Matius 28:19)
~
SL
# yakobus 2013-02-03 08:54
*
Isa putra Maryam umat Kristen menjadikannya Tuhan dilantik sebagai Tuhan, tahun 325 masehi. Umat Kristen percaya Tuhannya mengorbankan diri mati disalib untuk menebus dosa umat Kristen.

Tuhan yang butuh manusia atau manusia yang butuh Tuhan?
# Staff Isa dan Islam 2013-02-06 22:02
~
Saudara Yakobus,

Manusialah yang membutuhkan Tuhan, tetapi manusia tidak mungkin mengenal Tuhan karena manusia hakikatnya berdosa dan najis dimata Allah. “Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah” (Injil, surat Roma 3:23).

Bahkan amal saleh manusiapun tidak menjamin. Bersumber dari Jabur, beliau berkata: “Aku mendengar nabi saw bersabda “ Tak seorangpun diantara kalian dimasukan oleh amalnya ke dalam sorga dan tidak pula diselamatkan dari neraka begitu pula aku, kecuali dengan rahmat Allah” (Hadis Sohih Muslim KH. Adib Basri Mustafa Hal. 819 No 77).

Namun, karena Allah itu maha pengasih lagi maha kuasa maka Ia datang ke dunia menyelamatkan manusia yang berdosa lagi tidak berdaya melawan siksa neraka. “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya [Isa Al-Masih] tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal” (Injil, Rasul Besar Yohanes 3:16).

Demikianlah alasan kedatangan Isa Al-Masih ke dalam dunia kita ini.
~
NN
# adriansyah 2013-04-16 08:15
*
Berpikirlah secara bijaksana, Allah membutuhkan manusia atau manusia yang membutuhkan Allah?

Mana mungkin Allah yang esa merendahkan diri-Nya sendiri untuk menebus dosa manusia. Dimana keesaa-Nya? Anda jangan asal mengertik, Allah tidak rugi sedikitpun dengan apa yang dilakukan manusia.
# Staff Isa dan Islam 2013-04-25 08:15
~
Saudara Adriansyah,

Menurut saudara bagaimana, apakah Allah yang membutuhkan manusia atau manusia yang membutuhkan Allah?

Saya pun dulu berpikir dan berkata “mana mungkin” Allah merendahkan diri-Nya. Tetapi setelah saya mempelajari kitab suci Allah dan mempelajari sifat-sifat Allah, akhirnya saya dapat mengerti tentang pengorbanan yang Allah lakukan bagi manusia.

Alasan Allah melakukan hal tersebut hanya satu. Yaitu KASIH! “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal” (Injil, Rasul Besar Yohanes 3:16)

Mungkin saudara akan berkata, “tidak masuk akal” atau “mustahil” Secara manusia mungkin mustahil, tapi bagi Allah tidak! Sebab siapakah saudara sehingga saudara dapat membatasi keinginan dan rancangan Allah? Firman Allah semesta alam, “Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu” (Kitab Nabi Besar Yesaya 55:9)
~
SO
# adriansyah 2013-05-08 07:42
*
Kalau memang Isa adalah Allah yang turun ke bumi untuk menyelamatkan umat manusia dari lumpur dosa, kemana Allah sekarang, apa Tuhan umat non Muslim sudah pensiun untuk pekerjaanya di bumi.
# Staff Isa dan Islam 2013-06-13 16:02
~
Saudara Adriansyah,

Pekerjaan penyelamatan manusia oleh Allah dikerjakan satu kali. “Demikian pula Kristus hanya satu kali saja mengorbankan diri-Nya untuk menanggung dosa banyak orang. Sesudah itu Ia akan menyatakan diri-Nya sekali lagi tanpa menanggung dosa untuk menganugerahkan keselamatan kepada mereka, yang menantikan Dia” (Injil, Surat Ibrani 9:28).

Saat ini atau setelah peristiwa penyelamatan maka pintu keselamatan masih terbuka. Barangsiapa yang masuk akan diselamatkan dan dilepaskan dari tabiat jahat.

Kejahatan yang terjadi hingga saat ini dikerjakan oleh orang-orang yang belum masuk dalam anugerah keselamatan tersebut. Mereka menolak keselamatan itu karena ilah-ilah dunia ini sudah membutakan mata mereka. Dan Allah memberikan kehendak bebas kepada manusia untuk memilih yang benar atau yang sesat.

“Barangsiapa yang berbuat jahat, biarlah ia terus berbuat jahat; barangsiapa yang cemar, biarlah ia terus cemar; dan barangsiapa yang benar, biarlah ia terus berbuat kebenaran; barangsiapa yang kudus, biarlah ia terus menguduskan dirinya!" (Injil, Surat Wahyu 22:11).
~
NN
# Leonardus Djoko 2013-06-06 16:06
*
Saya memutuskan memilih Isa Al-Masih menjadi penebus bagi saya pada usia 24 tahun, sekarang sudah tahun ke 34. Keputusan saya ini telah menjadi berkat bagi saya dan keluarga kami.

Inilah ayat yang telah menyentuh nurani saya 34 tahun yang lalu; “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku” (Injil, Yohanes 14:6)
# azriady 2013-08-18 03:19
*
Anda percaya Yesus mati untuk menebus dosa. Menurut Yeheskiel 18.1 siapapun yang berbuat dosa dialah yang pantas mati.

Umat Yahudi yakin kalau Yesus itu pendosa dan harus dihukum salib. Mereka mempermalukan Yesus di depan umum. Tapi kami percaya Yesus tidak mati karena Yesus bukan seorang pendosa, Allah telah menyelamatkan-Nya.

Mereka mengira Yesus telah mati tapi ternyata Yesus masih hidup. Mukjizat terakhir Yesus tidak mati 3 hari 3 malam dalam perut bumi. Seperti Yunus yang tidak mati 3 hari 3 malam dalam perut ikan. Jika Yesus mati nubuat itu tidak akan terwujud.
# Staff Isa dan Islam 2013-08-19 17:00
~
Saudara Azriady,

Satu-satunya alasan orang Yahudi menyalibkan Yesus, karena Yesus mengaku menyamakan diri-Nya dengan Allah. Bukan karena orang Yahudi melihat Yesus sebagai orang berdosa.

Kebangkitan Yesus di hari ketiga adalah bukti bahwa maut tidak dapat mengambil nyawa-Nya dari-Nya. Tetapi Dia-lah yang telah menyerahkan nyawa-Nya. “Lalu Yesus berseru dengan suara nyaring: "Ya Bapa, ke dalam tangan-Mu Kuserahkan nyawa-Ku." Dan sesudah berkata demikian Ia menyerahkan nyawa-Nya” (Injil, Rasul Lukas 23:46)

Kebangkitan Yesus dari kematian-Nya adalah mujizat terbesar-Nya. Sebab, melalui kebangkitan-Nya Dia dapat memberi hidup kepada setiap orang yang mengikuti-Nya. Itulah sebabnya Yesus berkata, “Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati” (Injil, Rasul Besar Yohanes 11:25).

Bukti bahwa Yesus benar-benar wafat sebelum diturunkan dari kayu salib: “Tetapi seorang dari antara prajurit itu menikam lambung-Nya dengan tombak, dan segera mengalir keluar darah dan air” (Injil, Rasul Besar Yohanes 19:34). Mustahil seseorang yang lambungnya sudah mengeluarkan darah dan air dapat bertahan hidup selama tiga hari tanpa perawatan.

Kesimpulannya: Yesus benar-benar sudah meninggal di atas kayu salib sebelum Dia diturunkan.
~
SO
# Azriady 2013-09-06 01:49
*
Menyamakan diri dengan Allah apakah itu bukan perbuatan dosa? Yesus sendiri berkata, mereka umat Yahudi itu sangat bodoh karena tidak bisa mengerti perkataan Yesus. “Aku dan Bapa adalah satu” sebenarnya hanya metafora malah mengira Yesus sesat lalu menyalibnya.

Yesus menyerahkan nyawanya kepada Allah, jadi Yesus bukan Allah melainkan milik Allah. Nyawa itu adalah ciptaan Allah, hanya kepada Allah semua nyawa kembali. Yesus berkata, Bapa lebih besar darinya. Artinya sesuatu yang lebih besar tidak mungkin bisa sederajat. Jadi kesimpulannya, Aku dan Bapa adalah satu artinya semua yang dilakukan Yesus adalah atas izin dari Allah.Sebab itulah Yesus berkata, aku tidak bisa berbuat menurut kehendakku sendiri. Yesus hanya menjalankan perintah dari Allah, itulah tugas dari para utusan Allah.
# Staff Isa dan Islam 2013-09-08 13:47
~
Saudara Azriady,

Bila memang saudara tidak dapat menerima pernyataan Yesus “Aku dan Bapa adalah satu” sebagai bukti bahwa Yesus adalah Tuhan. Kami akan mencoba mengutip ayat lain dari Kitab Suci Injil. Yang menjelaskan bahwa Yesus lebih dari sekedar manusia biasa.

Ini pengakuan Yesus tentang diri-Nya: “Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Pertama dan Yang Terkemudian, Yang Awal dan Yang Akhir" (Injil, Kitab Wahyu 22:13).

Nubuat dari Nabi Yesaya perihal penjelmaan Kalimat Allah ke dunia. Nubuat ini disampaikan Nabi Yesaya ratusan tahun sebelum Yesus datang ke dunia. “Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai” (Kitab Nabi Yesaya 9:5).

Bukti Yesus adalah Tuhan melalui kuasa yang dimiliki-Nya. “Lalu Ia berkata kepada perempuan itu: "Dosamu telah diampuni" (Injil, Rasul Lukas 7:48). Umat beragama sepakat, hanya Allah yang dapat mengampuni dosa manusia. Nyatanya, kuasa yang sama juga dimiliki Yesus.

Nah, Sdr. Azriady, masihkah saudara menolak kenyataan bahwa Yesus adalah Kalimat Allah yang datang ke dunia dalam wujud manusia?
~
SO
# dionisius 2013-10-03 10:46
*
Puji Tuhan Allah,

Saya menerima Kristus Tuhan juru selamat saya waktu tahun 2000. Dimana Kristus menunjukkan kepada saya secara pribadi jalan kepada-Nya.

Saya ingin berbagi dalam kesaksian saya dalam Kristus di sini, kiranya staff IDI dapat memberitahukan cara supaya dapat menulis di sini. Sekedar info, dulu saya sangat sangat anti Kristus. Tapi ternyata Tuhan Yesus mengasihi saya dan memberikan saya petunjuk jalan keselamatan di dalam nama-Nya.

Saya juga berterima kasih kepada staff IDI karena situs ini menambah kekuatan iman saya kepada Yesus Tuhan kita. Dan saya berdoa kepada staff IDI dan saudara-saudara yang telah dan akan mengujungi situs ini kiranya Tuhan memberkati saudara-saudara terkasih.
# Staff Isa dan Islam 2013-10-03 14:30
~
Saudara Dionisius,

Pertama, kami berterimakasih atas apresiasi yang saudara berikan terhadap situs kami. Kiranya saudara dapat belajar banyak melalui konten yang kami sajikan di situs ini, dan biarlah semua semakin menguatkan iman saudara.

Tentang kerinduan saudara untuk membagikan pengalaman iman saudara, tentu kami tidak keberatan. Caranya: Saudara dapat menuliskan kesaksian saudara dalam satu file dan mengirimkannya kepada kami. Bila saudara tidak keberatan, kami akan mengupload kesaksian saudara tersebut di situ ini. Sehingga teman-teman yang lain dapat membacanya dan semoga juga mereka mengalami hal yang sama dengan saudara. Yaitu menemukan keselamatan dan hidup kekal dalam Isa Al-Masih.

Di situs ini juga terdapat cukup banyak kesaksian dari teman-teman Muslim yang sudah menjadi pengikut Isa Al-Masih. Juga kesaksian dari teman-teman Kristen, yang sebelumnya mereka tidak mengerti kebenaran Allah. Saudara dapat membaca kesaksian mereka pada link ini: http://www.isadanislam.com/kesaksian/.

Bila ada yang perlu saudara tanyakan, saudara dapat menghubungi kami lewat email di: .

Semoga informasi ini dapat membantu saudara.
~
SO
# ferry 2013-10-05 13:38
*
Maaf Katanya Isa itu adalah Tuhan yang turun dari sorga. Maka sesatlah yang mempercayai dan meyakini ini sebab Tuhan tidak perlu turun dari surga. Dia ada dimana-mana, ada dilubang buntut. Isa ada di surga, ada di neraka, ada di bulan, ada di matahari. Jadi Dia adalah Esa, Satu tidak ada istilah nyamar atau anak Tuhan. Apapun alasannya pembenarannya maka nerakalah kalian tidak ada yang pertama dan tidak ada yang akhir. Jika ada pernyataan bahwa Isa yang pertama dan yang kemudian atau akhir, ini pernyataan sesat maka nerakalah yang mempercayainnya .
# Staff Isa dan Islam 2013-10-08 20:02
~
Saudara Ferry,

Yang menyatakan ke-Tuhanan Isa Al-Masih adalah Firman Allah sendiri. Apakah berarti saudara mau menyatakan bahwa Firman Allah itu sesat?

Memang benar bahwa Allah itu Esa, namun ini tidak membatasi Allah untuk menyatakan diri-Nya dalam wujud lain, termasuk menjadi manusia Isa Al-Masih. Allah tidak terbatas,Ia dapat melakukan apapun juga sesuai kehendak-Nya, termasuk turun dari surga dan datang ke dunia. Jika saudara mengatakan hal ini tidak mungkin terjadi, maka saudara meragukan kemahakuasaan-Nya.

Saya memiliki beberapa ikan kecil didalam akuarium. Ikan-ikan tersebut selalu ketakutan dan bersembunyi dibalik bebatuan setiap kali hendak diberi makan ataupun saat saya membersihkan akuarium itu. Saya berharap mereka menyambut dengan senyuman setiap kali hendak diberi makan, namun itu tidak pernah terjadi. Mereka selalu ketakutan padahal saya tidak berniat jahat tetapi bermaksud memelihara dan merawat mereka.

Saya berpikir bagaiman caranya memberitahu kepada ikan-ikan tersebut bahwa saya tuan mereka yang baik yang mau melindungi dan merawat mereka, jadi berterimakasih dan bersikap ramahlah terhadap saya. Rupanya hanya ada satu jalan untuk menjelaskan kepada mereka, yaitu saya menjadi ikan dan berbicara dalam bahasa mereka barulah mereka akan mengerti.

Demikian juga manusia terhadap pencipta. Manusia ketakutan jika menghadap Allah, lihat saja banyak manusia takut menghadapi kematiannya. Oleh karena kasih-Nya yang maha besar, supaya manusia dapat mengenal Penciptanya dan menerima keselamatan daripada-Nya maka Allah menjadi manusia yaitu Isa Al-Masih. Isa Al-Masih berkata, "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa (Allah), kalau tidak melalui Aku [Isa Al-Masih]” (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6).
~
NN
# danny 2013-11-27 13:57
~
Jelas Isa/Yesus adalah Tuhan. Kita lihat dalam Al-Quran dan Alkitab. "Demi Allah yang jiwaku ditangan-Nya sesungguhnya telah dekat masanya Isa anak Maryam akan turun ditengah kamu Dia akan menjadi Hakim yang adil" (Hadits Shahih Muslim 127).

Qs 95:8, Bukankah Allah Hakim yang seadil-adilnya?

Allah adalah satu-satunya Juruselamat / Sumber Keselamatan “Aku, Akulah TUHAN dan tidak ada juruselamat selain dari pada-Ku” (Yesaya 43:11) “Dan hatiku bergembira karena Allah, Juruselamatku” (Lukas 1:47)

Yesus adalah satu-satunya Juruselamat / Sumber Keselamatan. “Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu KRISTUS, Tuhan, di kota Daud” (Lukas 2:11)

“Tetapi bertumbuhlah dalam kasih karunia dan dalam pengenalan akan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus ristus. Bagi-Nya kemuliaan, sekarang dan sampai selama-lamanya” (2 Petrus 3:18)
# rachelia 2014-01-15 14:52
~
“Hanya Dia yang datang dari Allah, Dialah yang telah melihat Bapa” (Injil, Rasul Yohanes 6:46). Apakah Yesus sedang berkaca? Yesus melihat siapa, kalau Bapa menjelma menjadi diri-Nya sendiri?

“Kata Yesus kepadanya Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku” (Injil, Yohanes 14:6).

Jika begitu kata Yesus, ngapain ke Bapa lagi kan Yesus udah Bapa yang menjelma katanya? Dalam kedua ayat tersebut, ada 2 oknum yang terpisah yaitu Bapa dan Yesus itu sendiri. Yesus jelas menyebutkan bahwa Dia bukan jelmaan siapa siapa.
# Staff Isa dan Islam 2014-01-20 22:09
~
Saudara rachelia,

Dalam ayat yang saudara kutip, Isa Al-Masih ingin menegaskan kesatuan-Nya dengan Bapa, bahwa Ia dan Bapa adalah satu. Isa Al-Masih ingin menyatakan bahwa saat Ia datang ke dunia dan dalam keadaannya sebagai manusia, Ia adalah satu-satunya jalan keselamatan. Sekalipun sebagai manusia, Ia bukanlah manusia biasa. Karena Isa Al-Masih adalah Allah.

Sebab itu ada tertulis, "Isa Al-Masih mendek ati mereka dan berkata: "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus" (Injil, Rasul Besar Matius 28:18-19 ). Isa Al-Masih dan Bapa adalah satu pribadi yang Esa, yang memiliki kuasa atas sorga dan bumi.
~
Noni
# malaysia 2014-01-15 16:11
~
Siapakah sebenarnya berhak menggunakkan kalimah Allah? Mengapa Allah bukan/tidak disebut yahweh?
# Staff Isa dan Islam 2014-01-20 22:20
~
Saudara malaysia,

Kalimat Allah berarti Allah sendiri dan tentunya hanya Allah yang berhak atas kalimat-Nya ini. Dalam dua Kitab yaitu Al-Quran dan Alkitab disebutkan bahwa Isa Al-Masih adalah kalimat Allah.

“(Ingatlah), ketika Malaikat berkata: "Hai Maryam, seungguhnya Allah menggembirakan kamu (dengan kelahiran seorang putera yang diciptakan) dengan kalimat (yang datang) daripada-Nya, namanya Al-Masih Isa putera Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat...” (Qs 3:45)

“Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya” (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:1,14). Firman Allah itu telah menjadi manusia, Dialah Isa Al-Masih.

Yaweh adalah panggilan untuk Allah bagi orang Israel. Allah dapat dipanggil dengan sebutan apapun juga. Seperti orang Jawa memanggil dengan sebutan Gusti Allah, orang Sunda dengan Gusti Pangeran. Namun esensinya apapun sebutan kita, kita benar-benar mengenal Allah yang kita sembah.
~
Noni
# Jarwo 2014-02-11 22:46
~
Untuk Malaysia,

Umat Muslim sedunia seharusnya belajar bahasa Ibrani, Yunani dan Aramaic jika ingin menafsirkan teks-teks kuno yang berkenaan dengan identitas YHWH dan YOSHUA AL MASHIAKH. Kalau hanya bersandar pada tekstual saja, maka maknanya akan lain, apalagi orang yang merasa tahu yang tidak pernah belajar bahasa Ibrani tapi merasa tahu isi Injil (seperti Alm. Ahmad Deedat).

Pada awalnya Tuhan memperkenalkan pada Musa nama-Nya adalah ‘Yud Heh Waw Heh atau (LAI: AKULAH AKU). Akhirnya orang Yahudi menyebutnya YHWH. Yud Heh Waw Heh’ (YHWH).

Secara simbolik diterjemahkan menjadi "Lihatlah tangan itu, lihatlah paku itu". Yeshua atau Yesus dalam bahasa Ibrani berarti Yahweh (YHWH) artinya keselamatan kita. Siapakah Dia yang tangannya dipaku di atas kayu salib untuk menyelamatkan umat manusia? Dia adalah Yesus atau YESHUAYHWH.
# wang 2014-02-21 12:20
~
Allah itu kasih. Dan kasih adalah yang terbesar dari semuanya. Amin.
# Khokok 2014-02-23 11:48
~
“Pada mulanya adalah firman; Firman itu bersama sama dengan Allah dan firman itu adalah Allah. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah. Segala sesuatu di jadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada satupun yang terjadi" ( Injil, Rasul Yohanes1:1-3).

Coba cermati ayat ini. Apa anda tidak merasa ganjil dengan ayat ini? "Ia pada mulanya bersama sama dengan Allah." Arti dalam bersama-sama (maka Alllah adalah Allah) tapi ada yang bersama Allah (yaitu Isa)
# Staff Isa dan Islam 2014-03-26 15:18
~
Saudara Khokok,

Kami setuju dengan saudara bahwa Isa Al-Masih pada mulanya bersama-sama dengan Allah. Dan Dia adalah Allah itu sendiri. Inilah keunikkan Isa Al-Masih yang tidak dimiliki siapapun, kecuali Allah.

Artikel di atas telah menjelaskan dengan baik dan detail tentang Ketuhanan Isa Al-Masih. Pertanyaannya adalah bila Isa Al-Masih telah bersama-sama dengan Allah pada mulanya, siapakah Dia sesungguhnya, menurut saudara?
~
Salma
# siti jenar 2014-02-24 08:37
~
Ketuhanan Yesus mirip Sai Baba. Tapi kenapa Kristen tidak menganggap Sai Baba Tuhan? Katanya bukti Yesus Tuhan itu karena diberi kuasa menghidupkan orang mati.
# Staff Isa dan Islam 2014-03-26 15:19
~
Saudara Siti Jenar,

Sai Baba adalah manusia berdosa yang membutuhkan pengampunan dosa. Tidak demikian dengan Isa Al-Masih. Ia suci dan “tidak berbuat dosa, dan tipu tidak ada dalam mulut-Nya” (Injil, Surat 1 Petrus 2:22; Qs 19:19). Begitu juga Dia berkuasa mengampuni dosa manusia (Injil, Rasul Besar Matius 9:6). Bukankah sifat dan tindakan itu hanya mutlak milik Allah? Jika demikian, mengapa Isa Al-Masih memilikinya? Siapakah Dia sesungguhnya, menurut saudara?
~
Salma
# lukman 2014-02-25 13:41
~
Qs 3:45, “Ketika malaikat berkata, 'Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kalimat daripada-Nya. Namanya Al Masih Isa putra Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan."

Jika Dia bukan ciptaan, apa arti kata 'didekatkan? Yesus didekatkan sama siapa?
# Staff Isa dan Islam 2014-03-26 15:21
~
Saudara Lukman,

Jelas ayat di atas tidak menjelaskan bahwa Isa Al-Masih adalah ciptaan, bukan? Apakah ada kata 'diciptakan' atau 'ciptaan' pada Isa Al-Masih? Ini berarti Isa Al-Masih memiliki hakikat yang unik. Selain itu, Al-Quran memberikan gelar 'terkemuka di dunia dan di akhirat'. Bukankah gelar itu hanya layak diberikan pada Allah?

Bagaimana menurut saudara?
~
Salma
# joni 2014-03-25 15:48
~
Isa adalah nabinya Allah. Allah adalah Tuhan semua umat, termasuk Tuhan semua nabi. Isa bukan Tuhan tapi Hamba Tuhan (Hamba Allah). Muslim itu indah.
# Staff Isa dan Islam 2014-03-26 15:22
~
Saudara Joni,

Kami menghargai pendapat saudara. Tetapi kita tidak dapat mengabaikan sifat dan tindakan Isa Al-Masih yang membuktikan Dia adalah Tuhan. Ia suci dan “tidak berbuat dosa, dan tipu tidak ada dalam mulut-Nya” (Injil, Surat 1 Petrus 2:22; Qs 19:19). Begitu juga Dia berkuasa mengampuni dosa manusia (Injil, Rasul Besar Matius 9:6).

Bukankah sifat dan tindakan itu hanya mutlak milik Allah? Jika demikian, mengapa Isa Al-Masih memilikinya? Siapakah Dia sesungguhnya, menurut saudara?
~
Salma
# nick nurutami 2014-04-02 11:46
~
Ada dua cara memandang Yesus:

1. Yesus dengan batas-batas inkarnasi-Nya. Seperti halnya kita, tentu Dia memiliki keadaan seperti kita, hanya tak berdosa. Untuk itu Bapa lebih besar dari Dia karena dalam batas inkarnasi-Nya.

2. Yesus dengan otoritas keilahian-Nya. Dia memberikan jaminan hidup kekal. Dalam otoritas-Nya menegaskan bahwa Dia jalan, hidup dan kebenaran. Sombong adalah sifat dosa. Bagaimana mungkin Yesus yang tak berdosa memiliki sifat sombong?

Allah adalah Roh/Zat yang suci/kudus tanpa dosa disebut Roh Kudus. Adakah manusia yang tanpa dosa? Bukankah Allah tanpa dosa. Malaikat sorga tak berdosa tapi tak dapat memberi hidup kekal. Bukankah Allah yang memberi hidup kekal? Siapakah terkemuka dunia dan akhirat serta menyandang gelar Hakim yang adil, mengadili miliaran orang di akhir masa dengan adil selain Allah? Jadi, siapakah Yesus dengan gelar tersebut?
# achmad 2014-04-15 16:51
~
Yesus bukan Tuhan dan tidak sama dengan Tuhan.

1. Yesus lebih kecil daripada Tuhan (Yohanes 10:29).
2. Tuhan lebih besar dari pada Yesus (Yohanes 14:28).
3. Yesus duduk di sebelah kanan Tuhan (Markus 16:19; Roma 8:4).
4. Yesus berdiri di sebelah kanan Tuhan (Kisah Para Rasul 7:56).
5. Allah tahu kapan datangnya kiamat, sedang Yesus tidak tahu (Matius 24:36).
6. Yesus bersyukur kepada Tuhan (Matius ll:25, Lukas 10:21).
7. Yesus berteriak memanggil Tuhan (Matius 27:46, Markus 15:34).
8. Yesus menyerahkan nyawanya kepada Tuhan (Lukas 23:44-46, Yohanes 19:30).
9. Yesus disetir oleh Tuhan (Yohanes 5:30).
# Staff Isa dan Islam 2014-05-13 12:01
~
Saudara Achmad,

Suatu hari istri saya membaca biografi Soekarno. Tetapi ia hanya memilih bagian yang menarik hatinya tanpa memerhatikan keseluruhan buku tersebut. Sehingga dalam obrolan kami tentang hal itu, ia memiliki pandangan yang keliru tentang Soekarno. Demikian juga dengan saudara. Mengutip satu ayat tanpa membaca keseluruhan perikop mengakibatkan saudara memiliki pemahaman dan pengertian yang keliru tentang pribadi Isa Al-Masih. Karena itu, kami menyarankan untuk membaca keseluruhan perikop itu agar saudara mengerti dengan benar.
~
Solihin
# berpikir sehat 2014-04-27 08:42
~
Achmad,

Pertanyan mudah yang sudah sering digugurkan didebat Kristen vs umat antikris.

Injil Markus dalam bahasa asli menyebut jam ke-3, sedangkan Injil Yohanes dalam bahasa asli menyebut jam ke-6. Sebenarnya arti jam ke-6 benar-benar jam 6 pagi sesuai waktu barat Romawi. Lalu jam ke-3 Markus adalah waktu Yahudi yang bila dikonversi ke waktu konvensional menjadi jam 6 pagi.

Qs 28:48, "Mereka dahulu telah berkata: "Musa dan Harun adalah dua ahli sihir yang bantu membantu."

Qs 28:48 (Malaysia), "Mereka berkata lagi: Kedua-duanya (Al-Quran dan Taurat) itu ialah sihir yang saling membantu."

Anda mengkritik terjemahan umat lain, tolong berkaca bagaimana umat anda sendiri salah menerjemahkan. Moga-moga kita terhindar dari kemunafikan.
# Staff Isa dan Islam 2014-05-13 12:09
~
Saudara Berpikir Sehat,

Terimakasih karena saudara telah memberikan tanggapan yang baik kepada pengunjung situs kami. Memang seringkali kita tergoda untuk menanggapi setiap pemahaman yang keliru. Tetapi kami berharap bahwa kita sama-sama bersikap bijak agar diskusi ini tetap pada topik yang tepat. Bagaimana menurut saudara?
~
Solihin
# achmad 2014-04-27 10:18
~
“Jangan takut! Aku adalah Yang Awal dan Yang Akhir, dan Yang Hidup. Aku telah mati, namun lihatlah, Aku hidup, sampai selama-lamanya dan Aku memegang segala kunci maut dan kerajaan maut” (Injil, Wahyu 1:18).

Allah tidak punya sifat takut mati dan tidak takluk kepada maut. Jadi, yang bisa mati itu bukan Tuhan dan yang penakut juga.
# Staff Isa dan Islam 2014-05-13 15:34
~
Saudara Achmad,

Bila kita membaca ayat di atas, tidak ada kesan bahwa Isa Al-Masih takut mati. Sebab Dia Yang Hidup. Dan Ia disebut Yang Awal dan Yang Akhir. Mari kita memikirkan hal ini bersama. Mungkinkah manusia disebut Yang Awal dan Yang Akhir? Bagaimana menurut saudara?
~
Solihin
# berpikir sehat 2014-04-27 10:25
~
Achmad,

Justru ayat ini menjawab pertanyaan anda tentang Yesus 100% manusia dan 100% Tuhan. Yesus 100% manusia karena Ia mengalami kegetiran maut tapi Ia juga bangkit, namun Ia juga 100% Allah karena bergelar Asmaul Husna

Saya tanya: Al Awl(Yang Awal) dan Al Akhr(Yang Akhir) asmaul husna bukan?
# achmad 2014-04-27 10:34
~
“Tidak ada seorangpun yang telah naik ke sorga, selain dari pada Dia yang telah turun dari sorga, yaitu Anak Manusia” (Injil, Rasul Yohanes 3:13). Nah, mengaku sendiri ternyata dia anak Manusia juga sama seperti kita-kita ini.
# Staff Isa dan Islam 2014-05-13 15:40
~
Saudara Achmad,

Ayat di atas adalah salah satu ayat yang kami suka. Sebab ayat itu salah satu yang menjelaskan bahwa Isa Al-Masih adalah Tuhan. Tidak ada manusia yang turun dari sorga, kecuali Allah, bukan? Apakah menurut saudara ada manusia yang turun dari sorga? Bagaimana saudara?
~
Solihin
# berpikir sehat 2014-04-27 10:59
~
("Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada” (Injil, Rasul Yohanes 8:56, 58). Semua manusia sudah disiapkan Allah di Lauf Mahfuz kita-kita ini memang sudah ditakdirkan Allah)

Coba perhatikan kalimat anda sendiri. Anda mengindikasikan Abraham belum ada di Lauf Mahfuz tapi Isa sudah tercantum di sana.
# rose67 2014-05-13 02:28
~
Achmad,

“Jangan takut! (ini adalah perkataan Tuhan Yesus kepada Yohanes) Aku adalah Yang Awal dan Yang Akhir, dan Yang Hidup. Aku telah mati, namun lihatlah, Aku hidup, sampai selama-lamanya dan Aku memegang segala kunci maut dan kerajaan maut” (Injil, Wahyu 1:18). Allah tidak punya sifat takut mati dan tidak takluk kepada maut (benar). Jadi, yang bisa mati itu bukan Tuhan dan yang penakut juga (benar).

Tapi dalam perkara Yesus, yang mati adalah tubuh manusiawinya saja karena dikorbankan untuk menanggung hukuman dosa. Dan Tuhan Yesus tidak penakut justru saya memandangnya sebagai seorang pahlawan yang gagah berani dalam penderitaan yang sedang ditanggung-Nya saat itu demi tujuan untuk menyelamatkan semua manusia.
# saintpiere palopo 2014-05-22 22:52
~
Ingat tidak cerita-cerita zaman dulu, ketika Tuhan minta kita persembahkan darah kurban, lalu ada salah satu nabi yang mau mengorbankan anaknya sebagai penebus dosa pada saat itu? Tapi kemudian Tuhan gantikan anaknya tersebut menjadi binatang. Itu semua karena Tuhan menguji iman sang nabi. Zaman dulu sebelum Yesus, kita persembahkan persembahan korban bakaran sebagai penebus dosa.
# Staff Isa dan Islam 2014-06-16 15:52
~
Saudara Saintpiere,

Terimakasih untuk pendapat saudara. Kami memiliki artikel yang membahas tentang hal itu. Bagaimana bila saudara mengunjunginya? Tentu menyenangkan bila berdiskusi sesuai dengan topik, bukan? Silakan kunjungi link ini http://tinyurl.com/ck6ksct
~
Solihin
# fajar 2014-06-29 13:11
~
Katanya Tuhan esa dalam Alkitab. Mengapa Tuhan punya anak. berarti pudarlah keesaannya. Karena esa tidak mungkin beranak esa ya satu, seperti Esa Hilang Dua Terbilang. Apakah bisa jadi duaesa. atau triesa. Nah, kalau seperti tatanan bahasa, maknanya satu itu jadi pudar. Dalam tatanan bahasa satu adalah satu, dua adalah dua, tiga adalah tiga. Mau semua bahasa di dunia seperti itu. Kalau Tuhan Tritunggal berarti sama dengan tiga, berarti nanti kalau seperti itu Bhineka Tunggal Ika, jadi Bhineka jutatunggal Ika.
# Staff Isa dan Islam 2014-06-29 15:31
~
Salam Sdr. Fajar,

Kami sangat senang dengan pemaparan saudara. Tetapi maaf kami tidak menanggapi komentar saudara, karena tidak sesuai dengan topik pada artikel di atas. Jika saudara hendak membahas tentang Tritunggal, silakan saudara mengungjungi link kami di http://tinyurl.com/d2k6hcw. Terimakasih.
~
Salma
isadanislamstudi.com

* Untuk bisa masuk ke pelajaran kursus ini, non-aktifkan 'pop-up blocker' komputer Saudara dengan meng-klik di sebuah 'bar' di bawah 'status bar' di bagian atas layar komputer

Isa Islam Dan Kaum Wanita

Click gambar di samping untuk artikel - artikel untuk wanita Muslim


 

www.isaislamdankaumwanita.com