Ikuti Isa dan Islam di Facebook Ikuti Isa dan Islam di Tweeter

Isa Al-Masih - Tuhan atau Siapakah Dia?

Menyembah“Pernahkah Yesus mengatakan ‘Akulah Tuhanmu maka Sembahlah Aku’”? Pertanyaan jujur ini dialamatkan kepada situs IDI.

Mengapa Isa Al-Masih hati-hati menyatakan KeTuhanan-Nya

Terus terang tidak ada ayat demikian didalam Alkitab. Pasti bila Isa Al-Masih membuka pelayanan-Nya dengan ucapan di atas, pelayanan-Nya akan singkat sekali dan Isa Al-Masih akan mati dirajam orang Yahudi atau Isa akan segera dicap dan ditertawakan sebagai “Si tolol dari Nazaret”.

Pernyataan Zakaria, Nabi Yahya dan Rasul Yohanes:

Yang penting kita dengarkan adalah perkataan malaikat Tuhan kepada Zakaria bapa nabi Yahya Pembaptis yang diutus untuk mempersiapkan kedatangan Isa Al-Masih. “Ia (Yahya Pembaptis) akan mendahului Tuhan dalam roh dan kuasa Elia” (Injil Lukas 1:17). Tiga puluh tahun kemudian Nabi Yahya Pembaptis memulai pelayanannya dan memperkenalkan diri dengan mengutip nubuat-nubuat nabi Yesaya, “Ada suara yang berseru-seru di padang gurun: Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya” (Injil, Lukas 3:2). Yahya menggambarkan diri sebagai ‘suara’ saja, tetapi suaranya terang dan jelas – Tuhan datang!

Siapakah Tuhan ini? Tidak lain daripada Isa Al-Masih, Tuhan yang turun dari surga. Rasul Yohanes dalam Injil Yohanes mulai dengan berita yang sama. “Pada mulanya adalah Firman, Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah. Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi” (Injil, Rasul Yohanes1:1,2). Kemudian ditulis, “Firman itu telah menjadi manusia, dan diam diantara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya” (Injil, Rasul Yohanes 1:14).

Dengarlah ucapan Isa Al-Masih sendiri --- Siapa selain Tuhan:

1) Berkuasa mengampuni dosa ?Supaya kamu tahu, bahwa di dunia in Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa“ (Injil Matius 9;6).

2) Berkuasa membangkitkan orang mati? “Sebab sama seperti Bapa membangkitkan orang-orang mati dan menghidupkannya, demikian juga Anak menghidupkan barangsiapa yang dikehendaki-Nya” (Injil, Rasul Yohanes 5:21). Contoh Lazarus, teman Isa Al-Masih dibangkitkan. Lihatlah Injil Yohanes, pasal 11.

3) Berkuasa memberikan hidup yang kekal? Sama seperti Engkau (Bapa) telah memberikan kepada-Nya kuasa atas segala yang hidup, demikian pula Ia akan memberikan hidup yang kekal kepada semua yang telah Engkau berikan kepada-Nya” (Injil Yohanes 17:2).

4) Berkuasa atas hari Sabat? “Karena Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat” (Injil Matius 12:8).

5) Berkuasa datang dalam kemuliaan Bapa-Nya? “Sebab Anak Manusia akan datang dalam kemuliaan Bapa-Nya diiringi malaikat-malaikat-Nya” (Injil, Rasul Matius 16:27).

6) Berkuasa mengutus malaikat-malaikat-Nya? “Anak Manusia akan menyuruh malaikat-malaikat-Nya dan mereka akan mengumpulkan segala sesuatu yang menyesatkan dan semua orang yang melakukan kejahatan dari dalam Kerajaan-Nya” (Injil, Rasul Matius 13:41).

7) Berkuasa membalas setiap orang? “Sebab Anak Manusia akan datang dalam kemuliaan Bapa-Nya diiringi malaikat-malaikat-Nya, pada waktu itu Ia akan membalas setiap orang menurut perbuatannya” (Injil Matius 16:27).

Pernyataan-Pernyataan Isa Al-Masih yang sangat mengherankan:

“Kata Yesus kepada mereka Jikalau Allah adalah Bapamu, kamu akan mengasihi Aku, sebab Aku keluar dari Allah” (Injil, Rasul Yohanes 8:42).

“Abraham bapamu bersukacita bahwa Ia akan melihat hari-Ku dan Ia telah melihatnya dan ia bersukacita. Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada” (Injil, Rasul Yohanes 8:56, 58).

“Tidak ada seorangpun yang telah naik ke sorga, selain dari pada Dia yang telah turun dari sorga, yaitu Anak Manusia” (Injil, Rasul Yohanes 3:13).

“Hanya Dia yang datang dari Allah, Dialah yang telah melihat Bapa” (Injil, Rasul Yohanes 6:46).

“Sebab dimana dua atau tiga orang berkumpul dalam nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka” (Injil, Rasul Matius 18:20).

“Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi” (Injil Matius 28:19).

“Jangan takut! Aku adalah Yang Awal dan Yang Akhir, dan Yang Hidup. Aku telah mati, namun lihatlah, Aku hidup, sampai selama-lamanya dan Aku memegang segala kunci maut dan kerajaan maut” (Injil, Wahyu 1:18).

“Kata Yesus kepadanya Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku” (Injil, Yohanes 14:6).

Siapakah Dia? Sesudah kebangkitan Isa Al-Masih, Rasul Tomas melihat-Nya dan berkata: ”Ya Tuhanku dan Allahku!” (Injil Yohanes 20:28).

Bagaimana mungkin menarik kesimpulan lain? Tinggal satu pertanyaan lagi, memang pertanyaan yang terpenting: Sudahkah Isa Al-Masih Tuhanmu dan Allahmu?

(David Eran)

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

Add comment

PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR

Bagi Pembaca yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:

1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
2. Komentar hanya diperbolehkan menjawab salah satu dari 3 pertanyaan fokus yang dimuat di bagian akhir artikel. Kecuali beberapa artikel yang tidak memuat 3 pertanyaan fokus.
3. Sebelum menuliskan jawaban, copy-lah pertanyaan yang ingin dijawab terlebih dahulu.
4. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
5. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.
6. Satu orang komentator hanya berhak menuliskan komentar pada satu kolom. Tidak lebih!

Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan mengirim email ke: [email protected]

Kiranya petunjuk-petunjuk di atas dapat kita perhatikan.

Wassalam,
Staf, Isa dan Islam

Security code
Refresh

Comments  

# arina 2011-03-25 10:23
*
Qs 3:45 Ketika malaikat berkata, "Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kalimat daripada-Nya. Namanya Al Masih Isa putra Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan."

Ayat 47 Maryam berkata: "Ya Tuhanku, betapa mungkin aku mempunyai anak, padahal aku belum pernah disentuh seorang laki-laki pun." Allah berfirman: "Demikianlah Allah menciptakan apa yang dikehendakiNya. Apabila Allah berkehendak menetapkan sesuatu, maka Allah hanya cukup berkata kepadanya: "Jadilah", lalu jadilah dia.
# lucky 2011-07-19 01:19
*
Qs 3:45, Ketika malaikat berkata, "Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kalimat daripada-Nya. Namanya Al Masih Isa putra Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan".
Kata 'seorang' dan 'orang-orang' itu apa bukan maksudnya 'manusia'?

Kenapa Allah yang Maha Kuasa harus menjelma menjadi manusia untuk menebus dosa, padahal dosa itu ciptaan Allah dan dengan kuasaNya Allah bisa saja menghapus dosa?

Kenapa Allah bisa disalib sampai mati oleh manusia ciptaan-Nya?

Di Injil terdapat 'dosa turunan' dan doktrin 'penebusan dosa', berarti para orang tua bisa bunuh diri untuk menebus dosa anaknya?

Di Injil ada ayat Roma, apa Tuhan Yesus pernah ke Roma?
Anak Sekolah, anak kost, apa itu artinya sekolah atau kost yang punya anak?
# lucky 2011-08-13 01:33
*
- "Upah dosa adalah maut" Kalimat ini tidak pernah ada dalam Al-Quran karena Allah Maha Pengasih, Maha Penyayang dan Maha Pengampun.

- Logikanya, Allahnya Kristen pasti begitu pendendam terhadap dosa Nabi Adam. Dan Allah Kristen juga kejam hingga rela membiarkan Yesus dihina, disiksa hingga mati di kayu salib.

- Logikanya, Allah SWT Maha Mengetahui tentang yang akan terjadi sejak menciptakan alam semesta hingga akhir zaman nanti. Apalagi kalau masalah Nabi Adam memakan buah khuldi, bahkan kehadiran Muhammad telah di-perlihatkan lewat Arsy oleh Allah SWT kepada Nabi Adam saat masih di-surga. Karena saat Adam menikah dengan Hawa, mas kawinnya adalah membaca Shalawat kepada Rasulullah SAW 10x.
# marto 2011-11-08 15:38
*
Kalau dalam Al-Quran ada satu ayat saja yang secara tegas menyatakan Al-Masih itu Tuhan, maka aku akan percaya ketuhanannya.
# Staff Isa dan Islam 2011-11-19 11:56
~
Saudara Marto,

Bukan hanya satu ayat, tetapi lebih dari satu ayat. Inilah salah satunya:

“Ingatlah, ketika Malaikat berkata: "Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kalimat (yang datang) daripada-Nya, namanya Al Masih Isa putra Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah).” (Qs 3:45)

Perhatikanlah kalimat di atas yang saya garis bawahi.

Isa Al-Masih disebut juga sebagai Kalimat Allah atau Firman Allah. Perhatikanlah apa kata Injil tentang hal itu, “Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya.. .” (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:1;14)

Baik Injil maupun Al-Quran sepakat bahwa Isa Al-Masih adalah Kalimat Allah. Artinya, Isa Al-Masih mempunyai kekekalan yang sama dengan Allah, sebab tidak ada masa dimana Allah tidak berfirman atau bisu. Selain Allah, adakah manusia yang kekal?
~
SO
# hidry 2011-11-29 06:51
*
Sebelum nabi Muhammad dilahirkan, Isa Al-Masih telah mengabarkan kepada kaumnya, bani Israel, bahwa akan datang seorang rasul yang akan memimpin umat namanya Muhammad.
# robertino 2012-04-11 15:07
*
"Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus" (Yohanes 17:3)

“Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya seorang hamba tidaklah lebih tinggi dari pada tuannya, ataupun seorang utusan dari pada dia yang mengutusnya” (Yohanes 13:16)
# Staff Isa dan Islam 2012-04-13 08:40
~
Saudara Robertino,

Terimakasih atas kutipan ayat yang sudah saudara berikan. Adakah yang ingin saudara tanyakan dari ayat-ayat yang saudara kutip di atas?
~
SO
# Ahmad 2012-08-01 05:27
*
Saudaraku,

Kalau terhadap kebesaran Allah yang Esa saja akal Saudara tidak mampu mengakuinya, apalagi jika akal sehat dipaksa untuk menjadikan Allah beroknum 3, maka akal sehat akan mengatakan lebih tidak logis lagi.

Kalau 3 oknum itu satu peribadi, lalu mengapa repot-repot harus dipisah-pisahka n menjadi 3 oknum? Bukankah lebih baik satu oknum dengan satu pribadi? Tidak perlu menjadi Allah Bapa, Yesus dan Roh Kudus. Tetapi jika Allah Yang Maha Kuasa itu dengan 3 pribadi yang berbeda, pertanyaannya adalah, siapa di antara 3 oknum itu yang paling berkuasa? Bapa, Anak, atau Roh Kudus?

Bila Anak yang lebih berkuasa daripada Bapa, ini namanya Anak durhaka. Kalau Bapa yang lebih berkuasa, mengapa mesti repot-repot menyembah Anak? Kalau ketiga oknum itu mempunyai kekuasaan yang sama, mengapa repot-repot membuat 3 oknum?
# Staff Isa dan Islam 2012-08-03 13:21
~
Doktrin Trinitas yang diakui sulit untuk dipahami, merupakan dasar utama dari Iman Kristen. Walaupun kaum skeptik meremehkannya sebagai ketidakmungkina n matematika, hal tersebut merupakan doktrin dasar Kitab Suci.

Iman Kristen mengakui Satu Allah Yang Esa, namun hadir dalam Tiga Pribadi: Allah Bapa, Allah Putra dan Allah Roh Kudus, di mana ketiganya adalah sama esensinya, sama kedudukannnya, sama kuasanya, dan sama kemuliaannya.

Kitab Suci, baik dalam Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru, tidak secara eksplisit menuliskan istilah "Allah Tritunggal", tetapi keberadaan Allah Bapa, Allah Putra dan Allah Roh Kudus tersirat dalam banyak ayat, baik secara terpisah maupun bersama-sama.

Doktrin Trinitas dalam Perjanjian Baru terdapat dalam perintah tentang pembaptisan. "Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus" (Injil, Rasul Besar Matius 28:19)
~
SL
# yakobus 2013-02-03 08:54
*
Isa putra Maryam umat Kristen menjadikannya Tuhan dilantik sebagai Tuhan, tahun 325 masehi. Umat Kristen percaya Tuhannya mengorbankan diri mati disalib untuk menebus dosa umat Kristen.

Tuhan yang butuh manusia atau manusia yang butuh Tuhan?
# Staff Isa dan Islam 2013-02-06 22:02
~
Saudara Yakobus,

Manusialah yang membutuhkan Tuhan, tetapi manusia tidak mungkin mengenal Tuhan karena manusia hakikatnya berdosa dan najis dimata Allah. “Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah” (Injil, surat Roma 3:23).

Bahkan amal saleh manusiapun tidak menjamin. Bersumber dari Jabur, beliau berkata: “Aku mendengar nabi saw bersabda “ Tak seorangpun diantara kalian dimasukan oleh amalnya ke dalam sorga dan tidak pula diselamatkan dari neraka begitu pula aku, kecuali dengan rahmat Allah” (Hadis Sohih Muslim KH. Adib Basri Mustafa Hal. 819 No 77).

Namun, karena Allah itu maha pengasih lagi maha kuasa maka Ia datang ke dunia menyelamatkan manusia yang berdosa lagi tidak berdaya melawan siksa neraka. “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya [Isa Al-Masih] tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal” (Injil, Rasul Besar Yohanes 3:16).

Demikianlah alasan kedatangan Isa Al-Masih ke dalam dunia kita ini.
~
NN
# adriansyah 2013-04-16 08:15
*
Berpikirlah secara bijaksana, Allah membutuhkan manusia atau manusia yang membutuhkan Allah?

Mana mungkin Allah yang esa merendahkan diri-Nya sendiri untuk menebus dosa manusia. Dimana keesaa-Nya? Anda jangan asal mengertik, Allah tidak rugi sedikitpun dengan apa yang dilakukan manusia.
# Staff Isa dan Islam 2013-04-25 08:15
~
Saudara Adriansyah,

Menurut saudara bagaimana, apakah Allah yang membutuhkan manusia atau manusia yang membutuhkan Allah?

Saya pun dulu berpikir dan berkata “mana mungkin” Allah merendahkan diri-Nya. Tetapi setelah saya mempelajari kitab suci Allah dan mempelajari sifat-sifat Allah, akhirnya saya dapat mengerti tentang pengorbanan yang Allah lakukan bagi manusia.

Alasan Allah melakukan hal tersebut hanya satu. Yaitu KASIH! “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal” (Injil, Rasul Besar Yohanes 3:16)

Mungkin saudara akan berkata, “tidak masuk akal” atau “mustahil” Secara manusia mungkin mustahil, tapi bagi Allah tidak! Sebab siapakah saudara sehingga saudara dapat membatasi keinginan dan rancangan Allah? Firman Allah semesta alam, “Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu” (Kitab Nabi Besar Yesaya 55:9)
~
SO
# adriansyah 2013-05-08 07:42
*
Kalau memang Isa adalah Allah yang turun ke bumi untuk menyelamatkan umat manusia dari lumpur dosa, kemana Allah sekarang, apa Tuhan umat non Muslim sudah pensiun untuk pekerjaanya di bumi.
# Staff Isa dan Islam 2013-06-13 16:02
~
Saudara Adriansyah,

Pekerjaan penyelamatan manusia oleh Allah dikerjakan satu kali. “Demikian pula Kristus hanya satu kali saja mengorbankan diri-Nya untuk menanggung dosa banyak orang. Sesudah itu Ia akan menyatakan diri-Nya sekali lagi tanpa menanggung dosa untuk menganugerahkan keselamatan kepada mereka, yang menantikan Dia” (Injil, Surat Ibrani 9:28).

Saat ini atau setelah peristiwa penyelamatan maka pintu keselamatan masih terbuka. Barangsiapa yang masuk akan diselamatkan dan dilepaskan dari tabiat jahat.

Kejahatan yang terjadi hingga saat ini dikerjakan oleh orang-orang yang belum masuk dalam anugerah keselamatan tersebut. Mereka menolak keselamatan itu karena ilah-ilah dunia ini sudah membutakan mata mereka. Dan Allah memberikan kehendak bebas kepada manusia untuk memilih yang benar atau yang sesat.

“Barangsiapa yang berbuat jahat, biarlah ia terus berbuat jahat; barangsiapa yang cemar, biarlah ia terus cemar; dan barangsiapa yang benar, biarlah ia terus berbuat kebenaran; barangsiapa yang kudus, biarlah ia terus menguduskan dirinya!" (Injil, Surat Wahyu 22:11).
~
NN
Video Isa Dan Islam

Click gambar di atas untuk video-video terbaru kami

www.videoisadanislam.com

isadanislamstudi.com

* Untuk bisa masuk ke pelajaran kursus ini, non-aktifkan 'pop-up blocker' komputer Saudara dengan meng-klik di sebuah 'bar' di bawah 'status bar' di bagian atas layar komputer