Ikuti Isa dan Islam di Facebook Ikuti Isa dan Islam di Tweeter

Mengapa Isa Al-Masih disebut Tuhan?

Isa memegang bumiIsa Al-Masih adalah Allah yang datang ke dunia dengan mengambil rupa manusia, datang untuk menebus setiap jiwa-jiwa dari ikatan dosa dan memberikan jaminan hidup kekal. Dia datang melalui rahim Maryam yang dikandung dari Roh Kudus (Injil, Rasul Matius 1:23). Kedatangan-Nya dengan merendahkan diri dalam rupa manusia tidak akan pernah mengubah keilahian-Nya. Dan itu bukanlah suatu hal yang mustahil karena bagi Tuhan tidak ada yang mustahil (Injil, Lukas 1:37).

Injil, Rasul Yohanes 1:1 dan QS. Ali' Imran 3:45, mengatakan bahwa: “Dia (Isa Al-Masih) pada mulanya adalah Firman/Kalimat Allah”. Yang menurut Injil, Rasul Yohanes 1:14, “Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita”.

Pada akhir zaman, Dia akan datang sebagai hakim yang adil, yang akan menghakimi segala bangsa (Injil, Rasul Yohanes 5:22) dan (QS. Az Zukhruf 43:61).

Isa Al-Masih adalah Alfa dan Omega

Jika Allah adalah Alfa dan Omega (yang pertama dan terakhir) dan Isa Al-Masih adalah Firman atau Kalimat Allah yang sudah ada di dalam Allah jauh sebelum dunia ini dijadikan, maka Isa Al-Masih adalah Alfa dan Omega karena tidak ada waktu atau saat dimana Allah tidak pernah berkalimat atau berfirman, dengan kata lain Allah tidak pernah bisu.

Secara gamblang memang tidak ada ayat di dalam Al-Quran yang mengatakan bahwa Isa Al-Masih adalah Tuhan, namun bukan berarti bahwa Dia tidak memproklamirkan bahwa Dia adalah Allah, hal ini dapat kita ketahui melalui ucapannya di Injil, Yohanes 10:30, “Aku dan Bapa adalah satu”. Disamping itu, kita juga dapat menemukan keistimewaan dan gelar kehormatan yang diberikan Al-Quran kepada Isa Al-Masih yang merujuk bahwa Dia adalah Allah yang layak disembah.

Gelar Isa Al-Masih dalam Al-Quran

Inilah beberapa diantaranya gelar kehormatan dan mujizat yang dilakukan oleh Isa Al-Masih dimana hal tersebut tidak pernah ditemui didalam diri tokoh manapun yang pernah datang ke muka bumi ini: Dia disebut sebagai 'tanda bagi manusia' dan 'rahmat' (QS Maryam 19:21), yang 'didekatkan kepada Allah' (QS. Ali-Imran 3:45), sebagai 'Utusan Allah', 'Nabi', Kalimat Allah', 'Roh dari Allah' (QS An-Nisaa 4:171), lahir dari Roh Kudus, dapat berbicara diwaktu masih dalam buaian, membentuk burung dari tanah meniupnya lalu burung itupun hidup (QS Al-Maa-idah 5:110).

Pada umumnya semua gelar kehormatan dan mujizat yang ditujukan Al-Quran kepada Isa Al-Masih dapat diterima oleh orang Kristen selain mujizat yang menyatakan bahwa Isa Al-Masih dapat berbicara diwaktu masih dalam buaian dan membentuk burung dari tanah, meniupnya lalu burung itupun hidup. Kedua mujizat ini tidak diakui oleh orang Kristen karena tidak ada dalam Injil.

Dan juga perhatikanlah apa yang Dia katakan dalam Injil, Rasul Yohanes 14:7-9 “.....Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa (Allah)....”. Dan juga apa yang tertulis dalam Sura Roma 10:9 “sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Isa Al-Masih adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan”

Isa Al-Masih bersabda: “Aku (Isa Al-Masih) adalah Alfa dan Omega, Yang Pertama dan Yang Terkemudian, Yang Awal dan Yang Akhir” (Surat Wahyu 22:13).

Selain Tuhan, siapakah di muka bumi ini yang layak dikatakan sebagai Alfa dan Omega, Yang Pertama dan Yang terkemudian?

(Saodah)

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

Add comment

PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR

Bagi Pembaca yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:

1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
2. Komentar hanya diperbolehkan menjawab salah satu dari 3 pertanyaan fokus yang dimuat di bagian akhir artikel. Kecuali beberapa artikel yang tidak memuat 3 pertanyaan fokus.
3. Sebelum menuliskan jawaban, copy-lah pertanyaan yang ingin dijawab terlebih dahulu.
4. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
5. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.
6. Satu orang komentator hanya berhak menuliskan komentar pada satu kolom. Tidak lebih!

Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan mengirim email ke: [email protected]

Kiranya petunjuk-petunjuk di atas dapat kita perhatikan.

Wassalam,
Staf, Isa dan Islam

Security code
Refresh

Comments  

# ingintahu 2011-03-24 22:42
*
Kira-kira jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: “Eli, Eli, lama sabakhtani?” Artinya: Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?" (Injil Matius 27:46)

Apakah Tuhan membutuhkan pertolongan? Bukankah Tuhan itu maha kuasa?
# Staff Isa dan Islam 2011-04-07 12:00
~
Isa Al-Masih mati bukan  karena ada seseorang yang mampu mencabut nyawaNya, melainkan Isa mati karena menyerahkan nyawa-Nya (Injil Rasul Yohanes 10:17-18). Dia mengetahui bahwa tujuan penjelmaan-Nya ke dunia adalah untuk mati disalibkan. Isa Al-Masih juga tahu bahwa Ia mesti menjadi korban dosa bagi umat manusia.

Kematian-Nya memenuhi tuntutan adil dari Allah Bapa yang kudus, yang mengharuskan dosa dihukum sehingga terbukalah pintu keselamatan dan pengampunan dari dosa bagi semua orang yang mau percaya!

Oleh sebab itu Isa Al-Masih tidak pernah berdoa minta tolong untuk diselamatkan dari kayu salib.
~
SL
# ipunk 2011-04-14 00:38
*
Salam sejahtera,

Ini bertentangan dengan logika menurut aristoteles.

Identitas: saya adalah saya dan bukan kamu.
Contoh: saya Udin hanya ada satu di dunia walaupun ada yang mirip dengan saya pasti bukan Udin.

Nonkontradiksi: saya adalah saya bukan sekaligus kamu.
Contoh: saya adalah manusia bukan sekaligus Tuhan.

Peryataan Isa Al-Masih / Yesus "Saya adalah Tuhan", peryataan itu dibenarkan dalam Islam tapi dalam porsi secara duniawi bukan secara dunia dan akhirat. Ini yang saya tau dari materi filsafat di universitas yang saya dalami.

Terimakasih telah mendengarkan aspirasi demokrasi saya.
# Aku Moslem 2011-04-27 01:14
*
Jawaban Isa dan Islam kepada Saudara Ipunk sungguh tidak nyambung. Yang dimaksud Saudara Ipunk adalah zat atau wujud, bukan apa yang dilakukannya (pekerjaan).

Allah adalah Allah, Allah bukan Isa Al-Masih. Kalau Allah itu Pencipta, Pengutus dan Pengampun tentu saja, karena itu adalah yang dilakukan Allah.
# RiVz 2011-04-28 12:07
*
"Isa mati karena menyerahkan nyawa-Nya." Maksudnya menyerahkan kepada siapa?

"Dia mengetahui bahwa tujuan penjelmaan-Nya ke dunia adalah untuk mati disalibkan. Isa Al-Masih juga tahu bahwa Ia mesti menjadi korban dosa bagi umat manusia."

Dia berkorban kepada siapa? Dia mengorbankan diri untuk menebus dosa umat manusia. Dia menebus kepada siapa?

"Kematian-Nya memenuhi tuntutan adil dari Allah Bapa yang kudus." Pernyataan itu melibatkan dua orang, -Nya (Isa Al-Masih) dan Allah Bapa yang kudus. Siapa yang anda anggap sebagai Tuhan? Apakah anda menyekutukan Tuhan?

"Oleh sebab itu Isa Al-Masih tidak pernah berdoa minta tolong untuk diselamatkan dari kayu salib." Apakah anda ada di TKP saat Isa Al-Masih disalib, sehingga anda mengetahui dengan jelas bahwa Dia tidak pernah minta pertolongan?
# yatno 2011-05-12 06:51
*
“Maka Yesus dibawa oleh Roh ke padang gurun untuk dicobai Iblis.” (Matius 4:1).

Jika Yesus itu Tuhan, mestinya Tuhanlah yang mencobai Iblis, bukan sebaliknya. Sangat tidak rasional jikat Tuhan harus dicobai oleh Iblis. Sebagai seorang Nabi atau Rasul, tentu sangat wajar jika Yesus dicobai Iblis karena dia hanya seorang yang diutus oleh Tuhan.

Setiap yang dicobai oleh iblis, pasti bukan Tuhan.
# Gufran Al Rivai Ibra 2011-08-19 15:03
*
Ketahuilah Tuhan itu pencipta. Jika untuk menyelamatkan manusia, Tuhan tidak perlu turun ke bumi, tapi cukup mengutus rasul-Nya, bahkan Ia mampu mengutus manusia yang lebih hebat dari Yesus walau bukan Tuhan.

Mengapa Tuhan harus repot-repot ingin merasakan hidup seperti manusia, sebab Dia telah sempurna dan sudah tahu kehidupan manusia kejamnya seperti apa. Karena dia yang menciptakan semua.
# Staff Isa dan Islam 2011-09-05 11:46
~
Tuhan adalah Pencipta yang memiliki otoritas untuk melakukan apapun sesuai kehendak-Nya. Jika saudara mengatakan Tuhan tidak perlu turun kedunia, berarti saudara ingin melangkahi otoritas Tuhan . Dia dapat melakukan cara apapun untuk menyelamatkan manusia bahkan di luar jangkauan pikiran kita dan Dia memilih untuk datang langsung ke dunia

Dia bukanlah Tuhan yang jauh, yang menyembunyikan diri-Nya. Lalu Tuhan yang bagaimana yang benar itu? yaitu Tuhan yang menyatakan diri-Nya. Bukan Tuhan yang bersembunyi, yang hanya dapat diketahui dengan jelas oleh sekelompok orang yang mengatakan dipilih-Nya. Tetapi Tuhan yang membuktikan secara rill akan pribadi dan sifat-Nya.

Tuhan datang untuk memperkenalkan diri-Nya. Jika Tuhan tidak memperkenalkan diri-Nya maka malanglah nasib manusia, karena manusia rentan salah dan tidak adil bila Allah menghukum manusia karena salah sembah. Dia tahu manusia cenderung salah dan terbatas pada indra. Manusia pasti salah memilih allah jika  tidak Allah sendiri memperkenalkan diri-Nya. Itu sebabnya Allah datang ke dunia dalam rupa Isa Al-Masih supaya manusia mengenal Allah yang benar sebab Allah sang pencipta telah memperkenalkan diri. 

Isa Al-Masih berkata "..Barangsi apa telah melihat Aku, Ia telah melihat Bapa..percayala h kepada-Ku bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku..." (Injil Rasul Besar Yohane 14:9-11). "Aku dan Bapa adalah satu" (Injil Rasul Besar Yohanes 10:30).
~
NN
# hamba Allah 2011-08-24 08:06
*
Untuk Saudara Ipung, Staff Isa Dan Islam,

Sungguh salah, jika Anda mengatakan bahwa di dalam Al-Quran Isa Alaihisallam adalah Tuhan. Coba baca lagi dan buka lagi dalam Al-Quran di surat Al Maidah ayat 75, dan surat Maryam ayat 30.

Pelajari Al-Quran dengan benar dan jangan setengah-seteng an, jika Anda belum tahu tentang Al-Quran maka jaganlah berspekulasi kalau Isa Al-Masih adalah Tuhan.
# hamba Allah 2011-08-24 08:16
*
Dalam Injil, Yohanes 14:28 terdapat kata-kata: "Aku pergi kepada BapaKu, sebab Bapa lebih besar dari pada Aku”. Ayat ini menunjukkan bahwa Yesus itu Tuhan yang tidak sempurna karena masih ada tingkat yang diatas-Nya. Tuhan maha sempurna, yang tak sempurna adalah ciptaan-Nya.

Dan juga di Injil Markus 12:29, "maka jawab Yesus kepadanya: "Hukum yang terutama ialah: dengarlah olehmu hai Israil, Tuhan itu Allah kita, Tuhan itu Esa". Jelas yang disebutkan oleh Yesus bahwa Dia bukanlah Tuhan, karena Tuhan itu Esa.
# Adri 2011-12-22 15:05
*
"jika Yesus sendiri telah mengatakan: Tuhan lebih besar dari pada aku. (Matius 14:28), lalu bagaimana kita bisa percaya bahwa Allah dan Yesus itu sama? Kepercayaan seperti itu sangat bertentangan dengan sabda Yesus sendiri di dalam kitab suci.

Jika Yesus itu sebagai anak Tuhan, berarti Allah harus ada terlebih dahulu dari pada Yesus. Justru sebelum ada Yesus, harus ada jarak waktu. Dalam jarak waktu itu Yesus belum ada. Dengan demikian sudah pasti, bahwa Yesus itu dicipta oleh Allah dari esensi yang sebelumnya tidak ada. Oleh karena itu Yesus tidak sama dengan Allah.
# dedex 2012-01-03 20:19
*
Staff Isa dan Islam,

Saya sangat setuju dengan saudara Adri, bahkan yang saya ketahui bahwa pertama kalinya Nabi Isa diangkat menjadi Tuhan adalah pada tahun 325 Masehi oleh Raja Romawi Konstantin. Jadi sebelum 325 Masehi nabi Isa Al-Masih belumlah menjadi Tuhan.

Bagaimana mungkin manusia bisa melantik manusia lain menjadi Tuhan? Bisakah saudara jelaskan sejarah tersebut?.
# Adry 2012-01-12 15:21
*
Kalau hidupnya Yesus memang untuk disalib, mengapa Yesus tidak bersedia dan menolak disalib? Buktinya Dia berseru dengan suara nyaring minta tolong pada Tuhan agar Ia terlepas dari penyaliban.

Dengan kata lain Yesus tidak bersedia selaku penebus dosa, sebab itu mengapa saudara menyembah Yesus selaku Tuhan yang tidak bisa menyelamatkan diri sendiri? Pantaskah Tuhan demikian?

Seharusnya Yesus berterimakasih terhadap orang-orang yang menyalibkan-Nya karena Yesus memang datang untuk disalibkan. Tanpa orang-orang itu, Yesus tidak bisa menebus dosa-dosa manusia. Berarti orang-orang yang menyalibkan Yesus itu tidak berdosa dan masuk sorga.
# Jerry 2012-01-17 11:54
*
Selain Tuhan, siapakah di muka bumi ini yang layak dikatakan sebagai Alfa dan Omega, Yang Pertama dan Yang terkemudian?

Saya akan jawab: Baca Ibrani Pasal 7 ayat 2 dan 3 “Malkisedik Yang tiada Berbapa dan tiada beribu dan tiada berselisih dan tiada berawal dan berkesudahan hidupnya, melainkan Ia diserupakan Anak Allah. Maka kekallah Ia Selama-selamany a”.

Berdasarkan ayat ini Bukan Yesus saja yang menjadi Permulaan tetapi juga Malkisedik. Tapi kenapa Malkisedik tidak sekalian juga dianggap Tuhan, padahal dia lebih hebat dari Yesus. Tiada bersilsilah, tanpa ayah dan ibu sedangkan Yesus bersilsilah yakni keturunan Mariam.
# Alan 2012-02-07 18:05
*
Jesus is God. Amen!
# Atap rumah 2012-03-12 13:56
*
Mengapa Yesus harus susah-susah menebus dosa umat manusia di tiang salib?. Mengapa tidak diganti seperti hukum sunat saja, yang jelas-jelas ajaran nabi Isa bagi umat-Nya untuk melaksanakan sunat tapi diubah menjadi sunat dalam hati. Mengapa ritual penebusan dosanya tidak dilakukan dalam hati saja?
# Staff Isa dan Islam 2012-03-15 15:43
~
Penjelmaan Kalimat Allah, yaitu Yesus Kristus ke dunia adalah inisiatif Allah. Hal ini sudah direncanakan Allah sejak Adam dan Hawa jatuh dalam dosa. Mengapa? Karena sejak saat itu manusia telah kehilangan kemuliaan Allah dan terpisah dari Allah. Sebab Allah yang Maha Suci tidaklah dapat bersatu dengan manusia berdosa.

Masalah keselamatan tidak sesederhana masalah sunat. 'Sunat' tidaklah dapat memberi jaminan bagi seseorang yang ingin masuk sorga. Setiap orang yang rindu masuk sorga hanya dapat menemukan 'jalan' dalam Isa Al-Masih, sebab Dia adalah satu-satunya jalan menuju pada Allah.

"Isa bersabda: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku" (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6).

Isa Al-Masih adalah Jalan menuju pada Allah. Melalui Dia orang dapat belajar mengenai "Kebenaran" Allah dan menemukan "Hidup" bersama Allah.
~
SO
# Benjamin Gates 2012-05-02 13:20
*
Matius 7:21-23 “Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga. Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga? Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!"

Bagaimana anda menjelaskan ini?
# Staff Isa dan Islam 2012-05-04 20:17
~
Saudara Benjamin,

Apakah ada yang salah dari ayat tersebut? Bukankah perkataan Yesus di atas sudah sangat jelas?

Hal keselamatan sorgawi tidak cukup hanya menjadi pengikut Yesus. Tidak cukup hanya menyebut bahwa Dia Juruselamat. Tidak cukup hanya memanggil Dia sebagai Tuhan.

Seseorang yang benar-benar telah menerima Keselamatan dari Yesus, harus hidup sesuai dengan kebenaran firman Allah dan menghasilkan buah atas imannya.

Namun sayangnya, terkadang orang beragama kelihatan hidup sangat agamawi, mereka melakukan setiap hal yang membuat mereka terlihat seperti orang yang sholeh. Mereka melakukannya bukan untuk memuliakan Tuhan, melainkan supaya orang lain melihat bahwa dia orang yang sholeh.

Inilah orang-orang munafik yang diusir Yesus pada ayat di atas. Tentu Yesus akan memalingkan muka dari orang-orang seperti ini.
~
SO
# machmoud 2012-07-09 02:26
*
Kalau Tuhan Maha Kuasa dan Dia ingin mengambil wujud sebagai manusia, mengapa Dia harus terlahir dulu sebagai bayi? Mengapa Dia tidak langsung menjadi orang dewasa yang sakti mandraguna?Buka nkah proses dari bayi menuju dewasa itu waktu yang cukup lama, dan selama itu Tuhan meninggalkan makhluk-Nya. Lanta kepada siapa Tuhan menyerahkan tugas-Nya untuk mengurusi makhluk-Nya ketika Dia terlahir menjadi manusia?
# Staff Isa dan Islam 2012-07-11 10:49
~
Saudara Machmoud,

Itulah rencana Allah untuk menyelamatkan manusia yang berdosa dari hukuman neraka, yaitu dengan datang ke dunia menjadi manusia melalui proses kelahiran.

Dia menyembunyikan ke Allahan-Nya dibalik tubuh lemah manusia untuk menguji manusia, mana yang mau menerima-Nya dalam kondisi seperti itu. Hanya manusia yang merendahkan diri dihadapan Tuhan Penciptalah yang dapat menerima Dia. Jika Dia datang ke dunia dalam keAgungan-Nya yang tanpa batas itu, maka jelas manusia segera percaya. Tapi cara itu tidak memurnikan hati manusia yang telah najis oleh dosa sejak Adam Hawa.

Kami hendak menanyakan kepada saudara. Ketika Allah berbicara dengan Nabi Musa secara langsung dan berhadapan, apakah sorga menjadi kosong, karena Allah sedang turun ke bumi?
~
DA
# jalan lurus 2012-08-01 20:45
*
“Dia menyembunyikan ke Allahan-Nya dibalik tubuh lemah manusia untuk menguji manusia, mana yang mau menerima-Nya dalam kondisi seperti itu. Hanya ......”

Pernyataan saudara seakan- akan Tuhan itu butuh disembah. Manusia mau menyembah atau tidak, tidak akan mengurangi kebesaran-Nya.

Allah itu Maha Besar. Maka Ia lebih besar dari segala ciptaan-Nya baik itu surga neraka, maupun alam semesta ini beserta isinya. Pada saat Nabi Musa berbicara dengan Allah kita tidak tahu apa yang sesungguhnya terjadi, hanya sedikit yang Allah beritakan tentang itu.

Apakah anda merasa lebih tahu daripada Allah?

Allah tidak tinggal di surga tapi di arsy yang kita tidak tahu di mana letaknya. Hanya Nabi Muhammad yang sanggup ke sana pada saat Isra Mi’raj, bahkan malaikat tertinggi Jibril pun tak sanggup.
# Staff Isa dan Islam 2012-08-03 13:20
~
Allah disembah bukan karena Dia menuntut “sembahlah Aku.” Allah disembah karena kedahsyatan kuasa, kemuliaan dan kasih-Nya yang dapat menggetarkan hati manusia.
Bahkan Allah di dalam pribadi Isa Al-Masih menghendaki orang yang menyembah-Nya adalah orang yang mengasihi-Nya dengan sepenuh hati. Berserah kepada-Nya, hatinya bergetar penuh rasa hormat.

Alkitab mengatakan bahwa tidak seorangpun pernah melihat kesucian dan kemuliaan Allah, dapat hidup kecuali Isa Al-Masih. Allah menyatakan, "Engkau tidak tahan memandang wajah-Ku, sebab tidak ada orang yang memandang Aku dapat hidup" (Taurat, Kitab Keluaran 33:20)
~
SL
# Muliatama 2012-11-06 22:27
*
Yang dimaksud di Injil, Yohanes 10:30, “Aku dan Bapa adalah satu”, itu adalah satu aliran, bukan berarti bersatu menjadi Tuhan. Bersatu belum tentu menjadi Tuhan.
# Staff Isa dan Islam 2012-11-14 11:03
~
Saudara Muliatama,

Memang benar Allah dan Isa Al-Masih satu aliran dan tidak mungkin mereka bertentangan. Bahkan dalam Qs 3:45 Isa Al-Masih disebut yang terkemuka di dunia dan akhirat, padahal hanya Allah yang terkemuka di dunia dan akhirat. Apakah Allah dan Isa Al-Masih bersaing, tentu tidak sebab sebenarnya mereka satu.

Karena itulah Isa Al-Masih berkata seperti ini “Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa [Allah], kalau tidak melalui Aku. Sekiranya kamu mengenal Aku, pasti kamu juga mengenal Bapa-Ku. Sekarang ini kamu mengenal Dia dan kamu telah melihat Dia." Kata Filipus kepada-Nya: "Tuhan, tunjukkanlah Bapa [Allah] itu kepada kami, itu sudah cukup bagi kami." Kata Yesus kepadanya: "Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa [Allah]; bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa [Allah] itu kepada kami” (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6-9).

Hal ini Allah perbuat tidak lain hanya karena rahmat-Nya yang melimpah bagi manusia.
~
NN
# Joni Aja 2013-01-06 23:05
*
To: Ipunk,

Mengapa Tuhan perlu turun ke dunia dan mengapa tidak mengutus rasul/nabi? Jawabannya: Justru di situ mengapa Dia mengutus Putera-Nya, yang merupakan bagian dari diri-Nya.

Sejak dari jaman Abraham sudah banyak nabi yang dikirim, tetapi semua mental. Manusia tetap selalu berperang, merasa benar, menikmati keduniawian yang menghasilkan selisih paham dan iri hati. Dikatakan dalam sebuah perumpamaan, bahwa ada tuan tanah mengirim hambanya untuk menagih hutang, tetapi semua hambanya kembali dengan dipukul/dibunuh . Lalu Tuan tanah itu mengutus anaknya dengan harapan pengutang tersebut takut. Tetapi anaknya malah dibunuh, maka marahlah Tuan tanah itu dan menghancurkan pengutang-pengu tang yang kurang ajar tersebut.
# phandarenz 2013-02-19 21:46
*
Sebenarnya tidak perlu mengklaim agama masing-masing dari kitab yang terbaik. Maaf sebelumnya wahai saudaraku staf Isa dan Islam. Karena agamamu adalah agamamu dan agamaku adalalah agamaku.

Mungkin dengan begini kita semua bisa saling menghargai agama dari saudara dan saudara juga bisa lebih menghormati agama saya. Karena kita tidak tahu mana yang benar terjadi (hanya Allah yang tahu). Di sini kita semua hanya berdebat tentang hal yang Ghaib, tapi sebagai orang yang beriman kita wajib percaya pada yang ghaib.

Dan yang terpenting kita melaksanakan apa yang agama kita perintahkan dan saling menjaga tali silaturahmi dengan saudara kita sesama muslim maupun non muslim.

Anda percaya bahwa Yesus adalah Tuhan, tapi saya percaya bahwa Nabi Isa adalah nabi dan rasul Allah. Maaf jika ada kata-kata saya yang salah.
# Staff Isa dan Islam 2013-02-21 18:47
~
Saudara Phandarez,

Kami sangat menghargahi agama saudara, oleh sebab itu kami tidak memperdebatkan soal agama. Dan tujuan website kami justru memperkenalkan siapakah Isa Al-Masih yang sesungguhnya berdasarkan Alkitab dan Al-Quran. Sehingga umat Muslim mempunyai pengertian yang benar tentang Isa Al-Masih.

Isa Al-Masih yang ditinggikan baik oleh umat Kristen maupun Muslim, bukan hanya utusan Allah melainkan Tuhan dan Juruselamat semua manusia.

Lalu kata malaikat (Gabriel) itu kepada mereka: "Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa: Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud." (Injil, Rasul Lukas 2:10-11)

Dengan demikian umat beragama tidak lagi mengatakan “insya Allah” tentang keselamatan pribadinya. Melainkan “pasti selamat” dan masuk ke sorga pada waktu meninggalkan dunia.

“dan di dalam Kristus Yesus Ia telah membangkitkan kita juga dan memberikan tempat bersama-sama dengan Dia di sorga." (Injil, Rasul Lukas 2:6)
~
SL
Video Isa Dan Islam

Click gambar di atas untuk video-video terbaru kami

www.videoisadanislam.com

isadanislamstudi.com

* Untuk bisa masuk ke pelajaran kursus ini, non-aktifkan 'pop-up blocker' komputer Saudara dengan meng-klik di sebuah 'bar' di bawah 'status bar' di bagian atas layar komputer