Ikuti Isa dan Islam di Facebook Ikuti Isa dan Islam di Tweeter

Ulasan Berita Agama

BeritaDalam kehidupan sehari-hari kita banyak melihat berita-berita yang terjadi di Indonesia, maupun di negara-negara lain melalui televisi, koran dan juga media-media lainnya. Apakah semua berita tersebut tidak bertentangan dengan ajaran agama?. Melalui “Ulasan Berita Agama” para pembaca akan dapat melihat bagaimana sudut pandang agama mengenai berita-berita tersebut.

 

Mengapa Orang Islam Harus Menjauhkan Diri Dari Zakir Naik

on .

zakir naikBaru-baru ini Zakir Naik berkunjung ke Indonesia. Dia sangat terkenal karena sudah berdebat dengan orang Kristen pintar yang terkenal.

Banyak orang Muslim belajar argumentasi dan logika  Zakir Naik karena, menurut orang Muslim, dia sudah mengalahkan orang Kristen yang pintar. Zakir sudah sering membaca Al-Quran, Taurat, Zabur, dan Injil serta mempunyai daya ingat yang luar biasa.

Tetapi, cukup banyak pemimpin Islam yang terkemuka menganjurkan orang Islam menjauhkan diri dari Zakir Naik. Mengapa begitu?

Pandangan Zakir Naik Lebih Ekstrim dari Orang Islam Umumnya

Zakir Naik sudah tidak mau menyalahkan Osama bin Laden dan terorisme yang lain. Cukup banyak teroris mendukung Zakir Naik. Akibatnya, pemerintah Malaysia dan India sudah menandai Zakir Naik sebagai ancaman keamanan negaranya.

Zakir Naik berasal dari India, tetapi pemimpin Islam di sana menentangnya. Universitas Darul Uloom Deoband, yang sangat terkenal, sudah mengeluarkan beberapa fatwa yang menentang Zakir. Fatwa itu menganjurkan orang Muslim untuk tidak mengikutinya.

Mereka menekankan, “. . . ia tidak dapat dipercayai dan sebaiknya orang Muslim menjauhkan diri darinya.”

Zakir Naik Sering Mengucapkan Fakta-Fakta Palsu

Zakir Naik berdebat dengan orang lain dan bisa mengucapkan fakta-fakta dengan mudah. Kedengarannya sangat hebat. Masalahnya, tidak semua fakta tersebut benar.

Dalam satu pidato tentang evolusi, Zakir Naik membuat 25 kesalahan dalam 5 menit! Misalnya:

  1. Zakir berkata Charles Darwin menulis surat ke temannya bernama Thomas Thromtan. Namun, Darwin tidak pernah menulis surat ke Thomas Thromtan.
  2. Zakir berkata kebanyakan ilmuwan mendukung teori Darwin karena teori ini berlawanan dengan Kitab Allah. Namun, kebanyakan ilmuwan tidak mendukung teori Darwin karena mereka memandang tinggi Kitab Allah.
  3. Zakir berkata spesies “Homo Sapiens” meninggal 500,000 tahun lalu. Namun, kita semua adalah spesies “Homo Sapien”! Itu spesies manusia sekarang.

Di atas kami hanya mendaftarkan tiga dari 25 kesalahannya dalam lima menit. Hebat, bukan?

Zakir Naik juga mengklaim Islam satu-satunya agama selain Kristen yang menerima Isa Al-Masih sebagai Nabi. Tetapi, agama Baha’i juga menerima Isa sebagai nabi.

Juga, Zakir Naik sering memakai fakta-fakta palsu lainnya untuk mengalahkan lawannya. Lebih baik jika kita semua tidak mengikuti ajaran Zakir Naik. Ajaran agama Islam dan Kristen setuju akan hal itu.

“. . . Dan sesungguhnya dusta itu akan mengantarkan pada kejahatan. Dan sesungguhnya kejahatan itu akan menggiring ke neraka” (Shahih Muslim 4719).

“Enam perkara ini yang dibenci TUHAN, bahkan, tujuh perkara yang menjadi kekejian bagi hati-Nya: . . . lidah dusta . . . seorang saksi dusta yang menyembur-nyemburkan kebohongan” (Nabi Sulaiman, Amsal 6:16,19).

Siapa Yang Kita Bisa Percaya?

Hanya ada satu orang di seluruh dunia yang tidak pernah mendorong kekerasan, merendahkan orang lain, atau berbohong. Yaitu Isa Al-Masih. Isa tidak pernah berdosa dan selalu berkata kebenaran. Jika ingin menemukan kebenaran, percayalah kepada Isa!

[Staf Isa dan Islam – Untuk informasi lebih lanjut, silakan mendaftar untuk menerima secara cuma-cuma Buletin Mingguan "Isa dan Al-Fatihah."]

Focus Pertanyaan Untuk Dijawab Pembaca

Staf IDI berharap Pembaca hanya memberi komentar yang menanggapi salah satu pertanyaan berikut:

  1. Bagaimana anggapan Saudara tentang pandangan Zakir Naik? Apakah pandangan Zakir Naik ekstrim?
  2. Bagaimana anggapan Saudara tentang fakta-fakta palsu dari Zakir Naik? Mengapa ia mengemukakan begitu banyak fakta yang salah? Apakah beliau dapat dipercayai?
  3. Menurut Saudara, kalau kita ingin cari kebenaran, siapa yang paling baik diikuti? Bagaimana dengan ikuti Isa – satu-satunya jalan dan kebenaran?

Komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan di atas, walaupun dari Kristen maupun Islam, maaf bila terpaksa kami hapus.

Untuk menolong para pembaca, kami memberi tanda ***** pada komentar-komentar yang kami rasa terbaik dan paling menolong mengerti artikel di atas. Bila bersedia, silakan juga mendaftar untuk buletin mingguan, “Isa, Islam dan Al-Fatihah.”

 

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini. atau SMS ke: 0812-8100-0718

Muslimah NU Cerdas Menjelaskan Kodrat Isa Al-Masih

on .

muslimah teacher clipartHakekat dan kisah Isa Al-Masih dalam Islam berbeda dari Kristen. Penjelasan Muslimah NU ini menolong para Mukmin memahami Isa Al-Masih dengan benar.

Paparan Muslimah Cerdas Soal Kodrat Ganda Isa Al-Masih

Muslimah NU, Aisha Nurramdhani prihatin dengan salah paham kaum Muslim soal Isa. Contohnya, mereka “. . . membenturkan sifat ketuhanan Yesus dengan kodratnya sebagai manusia. Rata-rata karena mereka tidak paham sifat "sepenuhnya insani" (kamil bi al-nasut) dan "sepenuhnya ilahi" (kamil bi al-lahut) yang dimiliki Yesus di atas. “Yesus adalah 100 persen Allah (dalam kapasitasnya sebagai Firman Tuhan) namun juga 100 persen manusia (dalam fisik insaninya).” 

Ia juga heran dengan kawan-kawan Muslimnya yang sulit menerima Isa 100 persen Ilahi dan 100 persen insani. Padahal mereka gampang memahami ajaran Islam bahwa Al-Quran adalah 100 persen firman Allah dan 100 persen buku.

Muslimath NU: Kemanusiaan Isa Tidak Mempengaruhi Keilahian-Nya

“Yesus [Isa Al-Masih] pun dalam rupanya sebagai manusia tentu dapat mengalami kerusakan secara fisik - merasakan sakit, lapar, mati (namun bangkit lagi). Tapi kerusakan secara fisik tentu tidak berpengaruh apa-apa terhadap status-Nya sebagai Firman Allah. Apalagi sampai hal-hal fisik ini dipandang sebagai bukti bahwa Yesus [Isa Al-Masih] bukan Firman Allah,” tambahnya.

Penjelasan itu tepat, sebab kematian Isa tidak menyentuh kodrat Ilahi-Nya.  Injil Allah menegaskan bahwa kematian Isa Al-Masih  itu “ . . .  dalam keadaan-Nya sebagai manusia, tetapi yang telah dibangkitkan menurut Roh” (Injil, Surat 1 Petrus 3:18).

ujianMuslimah NU: Ujilah Ke-Ilahian Isa Al-Masih

Muslimah NU ini menyarankan para Muslim untuk menguji ke-Ilahian Isa Al-Masih. Agar tidak terjadi klaim dan tuduhan kosong.

“Lebih tepat kalau mau mempertanyakan Yesus adalah Tuhan atau bukan, ujilah apakah Ia pernah berbuat dosa atau tidak (karena kodrat manusia adalah berdosa). Dengan unsur Ilahi pada beliau, adakah mukjizat besar yang Ia perbuat dimana mukjizat ini hanya bisa dilakukan Allah sendiri? Membuat sesuatu menjadi mahkluk hidup, misalnya” sarannya.

Saran itu sangat bijak sekali. Jika Anda ingin tahu tentang ke-Ilahian Isa Al-Masih, silakan mengemail kami.

Inikah Bukti Ke-Ilahian Isa Al-Masih?

Hakekat Isa Al-Masih ialah Kalimatullah yang nuzul ke dunia untuk menjadi manusia dan mati tersalib. Penyaliban-Nya itu untuk menanggung hukuman dosa manusia, yaitu siksaan neraka kekal.

Isa Al-Masih adalah Sumber Kehidupan (Al Hayyu). Maka Isa menjamin pengampunan dosa dan hidup kekal di sorga bagi orang yang percaya kepada-Nya. Firman-Nya, Akulah kebangkitan dan hidup . . . setiap orang . . . yang percaya kepada-Ku, tidak akan mati selama-lamanya. Percayakah engkau akan hal ini?" (Injil, Rasul Besar Yohanes 11:25-26).

Jika Isa adalah Tuhan, Ia berkuasa menjamin hidup kekal di sorga. Maka wajiblah kita percaya dan menyembah-Nya agar beroleh hidup kekal. Maukah Anda memiliki hidup yang kekal?

[Staf Isa dan Islam – Untuk  informasi lebih lanjut, silakan mendaftar untuk menerima secara cuma-cuma Buletin Mingguan "Isa dan Al-Fatihah."]

Focus Pertanyaan Untuk Dijawab Pembaca:

Staf IDI berharap Pembaca hanya memberi komentar yang menanggapi salah satu pertanyaan berikut:

  1.  Adakah penjelasan Muslimah NU, Aisha Nurramdhani di atas, yang menolong Anda lebih mengerti Isa Al-Masih? Jelaskan!
  2. Dari penjelasan Muslimah NU, Aisha Nurramdhani di atas, kisah Isa Al-Masih dalam Islam dan Kristen berbeda. Kisah manakah yang seharusnya kita percayai? Mengapa?
  3. Menurut ulasan Muslimah NU di atas, apa buktinya Isa Al-Masih 100% Allah?

Komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan di atas, walaupun dari Kristen maupun Islam, maaf bila terpaksa kami hapus.

Untuk menolong para pembaca, kami memberi tanda ***** pada komentar-komentar yang kami merasa terbaik dan paling menolong mengerti artikel di atas. Bila bersedia, silakan juga mendaftar untuk buletin mingguan, “Isa, Islam dan Al-Fatihah.”

 

 

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini. atau SMS ke: 0812-8100-0718

Alasan Muslimah Arab Saudi Menuntut Kesetaraan Gender

on .

adil pria wanitaKedudukan wanita dalam Islam masih menjadi perdebatan. Buktinya, ribuan Muslimah Arab Saudi menuntut kesetaraan dengan kaum pria. Apakah alasannya?

Tuntutan Muslimah Arab Saudi

Sekitar 2500 Muslimah berdemo ke kerajaan Arab Saudi. Mereka menuntut agar petugas mengakhiri sistem penjagaan terbatas terhadap perempuan. Mereka berhasil mengumpulkan sedikitnya 14ribu tanda tangan.

Lalu mereka menyampaikan petisi itu ke Pengadilan Kerajaan pada Senin 26 September 2016. Mereka menulis di media I Am My Own Guardian/ Saya adalah penjaga diri saya sendiri. Ada beberapa alasan mereka menuntut kesetaraan gender itu.

Pertama, sebelum ke luar negeri, menikah ataupun meninggalkan penjara, perempuan wajib meminta izin dari ayah, saudara pria atau keluarga pria lainnya.

Kedua, sejumlah pengusaha memerlukan persetujuan wali bagi karyawan perempuan. Begitu juga  bagi mahasiswi di perguruan tinggi.

Ketiga, selama ini perempuan Saudi harus mendapatkan izin terlebih dahulu sebelum memperoleh layanan kesehatan.

Apa Yang Muslimah Arab itu rasakan? Meski dipercaya bagi kebaikan wanita, namun hukum itu menyiksa mereka. Wanita dianggap tidak dapat menjaga diri sendiri. Sepertinya Wanita tidak dapat memutuskan  yang terbaik bagi dirinya, tanpa ijin dari kaum lelaki.

Kedudukan Wanita Dalam Islam

Mungkinkah Al-Quran dan fatwa ulama menyebabkan pembatasan hak wanita di Arab Saudi?

Al-Quran menuliskan Tetaplah di rumah-rumah kalian dan janganlah kalian bertabarruj . . .” (Qs 33: 33). Menurut Az Zajjaj, tabarruj artinya menampakkan . . . segala hal yang bisa memancing syahwat dan nafsu lelaki.

Adi Abdillah As Salafy berpendapat “Wanita keluar rumah tanpa mahram . . . merupakan dosa baginya. Lebih baik dan lebih suci bagi wanita untuk tetap tinggal di rumahnya . . .”

wanita dalam mobilFatwa Ulama Soal Wanita Bepergian 

Bolehkah wanita untuk safar [bepergian] naik kapal terbang yang aman tapi tanpa mahram? Asy Syaikh Ibnu ‘Utsaimin menjawab “Tidak boleh safar bagi wanita kecuali bersama mahram.”

Bolehkah wanita bepergian [naik mobil] dalam kota bersama sopirnya? Jawab Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdullah bin Baz, “Tidak boleh . . . hanya dengan seorang sopir tanpa disertai orang lain. . .  Itu termasuk dalam hukum ber-khalwat (berduaan).”

Benarkah ulama Arab Saudi menafsirkan Al-Quran soal hak wanita? Bagaimana dengan ajaran Wahyu Allah!

Kesetaraan Gender dalam Kitab Allah dan Isa Al-Masih

Taurat Allah menegaskan  bahwa “. . . "Tidak baik, kalau manusia [pria, suami] itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong [istri, wanita] baginya yang sepadan dengan dia" (Kitab Taurat, Kejadian 2:18).

Allah menciptakan pria dan wanita dengan hak yang sama. Isa, Sang Juruselamat juga mengaruniakan sorga yang sama kepada setiap pria dan wanita yang percaya kepada-Nya.

[Staf Isa dan Islam – Untuk informasi lebih lanjut, silakan mendaftar untuk menerima secara cuma-cuma Buletin Mingguan "Isa dan Al-Fatihah."]

Focus Pertanyaan Untuk Dijawab Pembaca:

Staf IDI berharap Pembaca hanya memberi komentar yang menanggapi salah satu pertanyaan berikut:

  1. Maukah Saudara diperlakukan seperti Muslimah-Muslimah Arab Saudi itu? Mengapa?
  2. Mengapa kesetaraan hak pria dan wanita adalah ajaran yang terbaik?
  3. Bagaimana pandangan saudara, mengenai fatwa ulama para ulama dan ajaran Al-Quran yang cenderung membatasi hak-hak wanita?

Komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan di atas, walaupun dari Kristen maupun Islam, maaf bila terpaksa kami hapus.

Untuk menolong para pembaca, kami memberi tanda ***** pada komentar-komentar yang kami rasa terbaik dan paling menolong mengerti artikel di atas. Bila bersedia, silakan juga mendaftar untuk buletin mingguan, “Isa, Islam dan Al-Fatihah.”

 

 

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini. atau SMS ke: 0812-8100-0718

Bom di Gereja Samarinda, Benarkah Motif Rohani Pelakunya?

on .

bom samarindaLagi-lagi teroris mengebom gereja. Korbannya ialah orang-orang non-Muslim. Benarkah motif jihad dan masuk sorga penyebab para teroris membom gereja?

Korban Bom di Gereja Samarinda

Terulang lagi teroris membunuh kaum non-Muslim. Teroris meledakkan bom molotov di depan Gereja Oikumene, Kelurahan Sengkotek, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur. Peristiwa itu terjadi pada Minggu (13/11/2016) sekitar pukul 10.10 WITA.

Beberapa korban bom itu menderita luka bakar. Satu balita berusia 2,5 tahun akhirnya meninggal dunia setelah mendapat perawatan beberapa hari. Korban lainnya ialah AS (4 tahun), TH (3 tahun), dan AS (2 tahun).

Motif Teroris di Samarinda

Pelaku bom molotov di Gereja Oikumene di Samarinda adalah Juhanda alias Jo bin Muhammad Aceng. Dia pernah dipenjara karena kasus bom buku. Ia pernah hendak membunuh Nur Haya, istrinya, agar masuk sorga.

“Nur Haya . . . bercerita bahwa Jo mencari dirinya karena ingin membunuh agar bisa masuk surga. Alasan itu membuat Nur Haya takut bertemu suaminya, Jo,” kata Sadariah kerabat Nur Haya.

Motif seperti itu dibenarkan oleh Kapolri Tito Karnavian, setelah menginterograsi 500 teroris. "Doktrinnya, membunuh orang kafir di mata mereka itu adalah pahala. Kalau mereka terbunuh, mereka masuk surga dan bertemu bidadari . . ." jelas Kapolri.

doll headMembunuh Anak-Anak Menurut Islam Dan Kristen

Al-Quran menuliskan bahwa “. . . anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia . . . (Qs 18:46). Bolehkah merusak perhiasan kehidupan? Bolehkah membunuh orang beragama lain?

Isa Al-Masih menegaskan bahwa orang menyesatkan anak-anak harus dihukum berat, (Injil, Rasul Besar Matius 18:6). Apalagi membunuh mereka.

Injil Allah menegaskan bahwa pembunuh tidak akan masuk sorga. “Setiap orang yang membenci saudaranya, adalah seorang pembunuh manusia . . .  tidak ada seorang pembunuh yang tetap memiliki hidup yang kekal di dalam dirinya” (Injil,1 Yohanes 3:15).

Kaitan Teroris, Jihad dan Masuk Sorga

Menurut Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa, mungkin para teroris tidak sejahtera hidup di dunia. ". . ., sehingga memilih . . . kesejahteraan di akhirat . . . melalui jihad, karena dengan mati syahid nanti akan masuk surga. Padahal cara itu salah karena hanya akan merugikan orang lain dan merusak fasilitas umum.”

Ia menambahkan, “ . . . melakukan kekerasan, menghilangkan nyawa orang lain, dan merusak fasilitas umum, serta mereduksi fungsi kemanusiaan, menunjukkan sikap perilaku manusia yang tidak bermartabat.”

Cara Pasti Masuk Sorga

Cara pasti dan terjamin masuk sorga ialah percaya kepada Isa Al-Masih, Sang Juruselamat. Sebab melalui penyaliban-Nya, Isa telah menanggung hukuman dosa. Yaitu kematian kekal di neraka.

Maka Isa berfirman “Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya” (Injil, Rasul Besar Yohanes 10:28).

Pilihan ada di tangan Anda. Apakah Anda ingin masuk sorga dengan cara membunuh sesama. Atau menerima jaminan sorga yang sudah diberikan Isa Al-Masih?

[Staf Isa dan Islam – Untuk informasi lebih lanjut, silakan mendaftar untuk menerima secara cuma-cuma Buletin Mingguan "Isa dan Al-Fatihah."]

Focus Pertanyaan Untuk Dijawab Pembaca:

Staf IDI berharap Pembaca hanya memberi komentar yang menanggapi salah satu pertanyaan berikut:

  1. Mengapa membunuh orang lain, bukanlah cara masuk sorga?
  2. Mengapa cara Isa menjamin sorga umat-Nya termulia dan terjamin, dibandingkan cara teroris (atau cara lain) untuk mendapatkan sorga?
  3. Menurut saudara mengapa Isa berkuasa menjamin hidup kekal umat-Nya?

Komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan di atas, walaupun dari Kristen maupun Islam, maaf bila terpaksa kami hapus.

Untuk menolong para pembaca, kami memberi tanda ***** pada komentar-komentar yang kami rasa terbaik dan paling menolong mengerti artikel di atas. Bila bersedia, silakan juga mendaftar untuk buletin mingguan, “Isa, Islam dan Al-Fatihah.”

 

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini. atau SMS ke: 0812-8100-0718

Para Mukmin: Gubernur DKI Dan Keperluan Membela Allah

on .

kepalan tanganBenarkah Allah patut dibela umat-Nya? Dengan cara apakah kita dapat membela Allah? Dengan mengetahui Allah yang benar, Anda akan mengerti apakah Dia benar-benar harus dibela atau tidak!

Pidato Kontroversial Gubernur DKI

Pada salah satu pidatonya, Gubernur DKI Jakarta menyinggung ayat Al-Quran. Sayangnya, seseorang telah mensabotase perkataan gubernur tersebut, sehingga mengubah makna perkataannya ke arah negatif. Sontak beragama reaksi pun bermunculan di dunia maya. Mulai dari orang awam yang tidak mengerti politik sama sekali, hingga ulama agama serta politikus.

Berikut ini adalah salah satu reaksi dari pengguna sosial media yang terdapat di akunnya, “Allah akan kami lindungi karena kalau kami tidak melindunginya siapa lagi? Siapa lagi?”

Mengapa Allah Al-Quran Perlu Dibela, Dilindungi?

Perintah untuk membela Allah dalam Al-Quran memang sangat jelas. “Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong . . . Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu” (Qs 47:7).

Dalam Tafsir Thobary dijelaskan bahwa yang dimaksud “menolong Allah” pada ayat tersebut adalah menolong Nabi Muhammad dalam menyampaikan risalahnya, dan membantu dalam menghadapi musuh-musuhnya.

Menurut tafsiran ini menolong Allah sama dengan menolong Muhammad. Melawan musuh Muhammad sama dengan melawan musuh Allah.

Mungkinkah Tuhan Sang Pencipta yang mahakasih itu minta pertolongan umat-Nya untuk membunuh dan memerangi sesama? Apakah dengan cara ini mereka membela Allah?

Kitab Allah Memperkenalkan Siapa Sang Pencipta

Lewat Alkitab, kita dapat mengenal sifat utama Allah. Yaitu bersifat pribadi, memiliki hubungan, dan dapat dikenal. Tuhan yang digambarkan sebagai Kasih di dalam Alkitab sangat alami, begitu hadir. Ia menunjukkan kasih itu lewat pengorbanan di kayu salib, guna menolong umat-Nya agar terhindar dari azab neraka.

Inilah pertolongan Allah yang luar biasa bagi umat-Nya. Ia rela berkorban demi keselamatan umat-Nya. “Supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal” (Injil, Rasul Besar Yohanes 3:15).

tongkat dan gadaBenarkah Allah Minta Dibela?

Tidak! Allah, Tuhan Sang Pencipta langit dan bumi bukan tuhan yang lemah. Dia bukan tuhan yang membutuhkan pembelaan dari umat-Nya, termasuk Anda!

Tuhan Pencipta alam semesta adalah Tuhan yang maha kuat. Dia yang akan membela kita. Dalam Kitab Mazmur Daud dituliskan, “Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku” (Mazmur Daud 23:4). Sebab memang demikianlah seharusnya. Allah menolong umat-Nya dan bukan sebaliknya.

Pilihan Ada di Tangan Anda!

Siapakah yang akan Anda pilih? Allah yang lemah, yang memerintahkan umatnya saling bunuh guna membela dia? Atau Allah yang berdaulat atas langit dan bumi? Allah yang rela meninggalkan tahta-Nya untuk menolong Anda keluar dari kebinasaan?

[Staf Isa dan Islam - Untuk informasi lebih lanjut, silakan mendaftar untuk menerima secara cuma-cuma Buletin Mingguan "Isa dan Al-Fatihah."]

Focus Pertanyaan Untuk Dijawab Pembaca:

Staf IDI berharap Pembaca hanya memberi komentar yang menanggapi salah satu pertanyaan berikut:

  1. Setujukah Anda bahwa Allah mempunyai musuh yang harus diperangi oleh umat-Nya? Jelaskan alasan saudara!
  2. Mengapa Al-Quran menyebutkan non-Muslim adalah musuh Allah yang harus diperangi?
  3. Mengapa Allah dalam Al-Quran dan Allah Alkitab mempunyai sifat yang bertolak-belakang?

Komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan di atas, walaupun dari Kristen maupun Islam, maaf bila terpaksa kami hapus.

Untuk menolong para pembaca, kami memberi tanda ***** pada komentar-komentar yang kami rasa terbaik dan paling menolong mengerti artikel di atas. Bila bersedia, silakan juga mendaftar untuk buletin mingguan, “Isa, Islam dan Al-Fatihah.”

 

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini. atau SMS ke: 0812-8100-0718