Ikuti Isa dan Islam di Facebook Ikuti Isa dan Islam di Tweeter

Ulasan Berita Agama

BeritaDalam kehidupan sehari-hari kita banyak melihat berita-berita yang terjadi di Indonesia, maupun di negara-negara lain melalui televisi, koran dan juga media-media lainnya. Apakah semua berita tersebut tidak bertentangan dengan ajaran agama?. Melalui “Ulasan Berita Agama” para pembaca akan dapat melihat bagaimana sudut pandang agama mengenai berita-berita tersebut.

 

LGBT – Ajaran Agama atau Kelainan Prilaku Seseorang

on .

lgbtLGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender) bukan hal baru di Indonesia. Masyarakat Indonesia belum dapat menerima keberadaan LGBT. Sehingga, kita hanya dapat menemukan mereka di tempat-tempat tertentu saja. Berbeda dengan salah satu negara Asia yang saya kunjungi akhir tahun lalu. Di sana para LGBT dapat mengeskpresikan cinta mereka dengan leluasa. Bahkan di tempat umum.

Bagaimana pandangan Kitab Suci mengenai LGBT? Apa dampak perilaku seks sesama jenis? Mengapa seseorang menjadi LGBT? Umat beragama perlu menyelidikinya. Sehingga kita dapat mengambil sikap yang benar dalam menyikapi LGBT.

LGBT Genetik atau Penyakit?

Beberapa teori mencoba menjelaskan mengapa seseorang memutuskan menjadi LGBT. Dua faktor berikut menjadi faktor terbesar. Pertama faktor biologis. Hal ini dipengaruhi oleh susunan kromosom, ketidak-seimbangan hormon, struktur otak, dan kelainan susunan syaraf.

Kedua faktor lingkungan. Lingkungan sangat berperan terbentuknya LGBT. Terutama pola asuh orang tua terhadap anak. Pola asuh yang kurang tepat dapat berimplikasi pada terbentuknya identitas homoseksual pada anak. Orang tua sejak dini tidak memperkenalkan dan mendidik anak secara tepat dan benar, akan identitas seksual anak. Serta perbedaan yang jelas antara pria dan wanita. Ketika anak gagal mengidentifikasi dan mengasimilasi apa, siapa, dan bagaimana menjadi dan menjalani peranan, sesuai dengan identitas seksual berdasarkan nilai-nilai universal pria dan wanita. Maka saat itulah kemungkinan besar LGBT terbentuk.

Berbagai Penyakit Yang Timbul Akibat LGBT

Sebagai perilaku seks yang tidak sehat, beberapa penyakit yang dapat menyerang kelompok LGBT diantaranya kanker anal. Terjadi pada gay akibat HPV (Human Papilloma Virus).

Penelitian di New England Journal of Medicine, menemukan bahwa rokok bukan satu-satunya penyebab kanker mulut. Yang lebih berisiko tinggi terkena kanker mulut adalah orang yang melakukan oral seks dengan enam atau lebih partner seks yang berbeda. Hal ini sering dilakukan oleh para gay, yakni bertukar pasangan seks.

HIV/AID merupakan penyakit yang terjadi akibat hubungan seks yang tidak sehat. Sehingga tidak heran jika penyakit ini juga dapat menyerang LGBT.

alkitab alquranBagaimana Pandangan Agama Tentang LGBT

Agama Islam dan Kristen sepakat, LGBT adalah kebiasaan terlarang. Secara jelas firman Allah berkata, seks sesama jenis adalah dosa dan kekejian di mata Allah. “Janganlah engkau tidur dengan laki-laki secara orang bersetubuh dengan perempuan, karena itu suatu kekejian”(Taurat, Kitab Imamat 18:22).

Juga dikatakan, “. . . Janganlah sesat! Orang cabul, penyembah berhala, orang berzinah, banci, orang pemburit . . . tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah” (Injil, Surat 1 Korintus 6:9-10). Kata “pemburit” berasal dari teks asli Alkitab bahasa Yunani “arsenokoites.” Artinya, sesama pria yang melakukan hubungan seks seperti sodomi atau homoseks.

Dalam agama Islam golongan LGBT disebut sebagai orang-orang yang melampaui batas. “Mengapa kamu mendatangi jenis lelaki di antara manusia, dan kamu tinggalkan isteri-isteri yang dijadikan oleh Tuhanmu untukmu, bahkan kamu adalah orang-orang yang melampaui batas" (Qs 26:165-166).

Sikap Umat Beragama Terhadap LGBT

Walau Allah memandang sikap seks golongan LGBT sebagai kekejian, namun Allah tetap mengasihi mereka. Demikian juga kiranya kita sebagai umat beragama. Tidak menghina, merendahkan, atau membenci. Tetapi mengasihi mereka sebagai sesama umat manusia.

Kasih Allah dan kematian Isa Al-Masih disalib juga berlaku bagi golongan LGBT. Kitab Allah berkata, tatkala Isa melihat orang banyak, berulang-kali “. . . tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan . . .” (Injil, Rasul Besar Matius 9:36, 14:14; Injil, Rasul Markus 6:334).

Demikian semua umat beragama, terlebih pengikut Isa Al-Masih, selayaknya memperlakukan LGBT dengan belas-kasihan. Mengasihi mereka bukan berarti menyetujui tindakan dan pandangan mereka yang jijik dan kotor.

Isa Al-Masih Dapat Memberi Jalan Keluar!

“ . . . laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka” (Taurat, Kitab Kejadian 1:27). Demikianlah Allah menciptakan manusia sepadang. Pria dan wanita. Inilah pernikahan yang Allah inginkan.

Namun dosa telah membuat manusia menyimpang dari rancangan Allah. Pernikahan pun tidak lagi antara pria dan wanita. Akibatnya, manusia semakin jauh jatuh ke dalam dosa.

Jika Anda atau ada seorang yang Anda kenal, saat ini telah jatuh dalam dosa LGBT. Datanglah kepada Isa Al-Masih. Dia satu-satunya yang dapat melepaskan Anda dari dosa dan kekejian tersebut. Responilah undangan Isa Al-Masih berikut ini, “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu” (Injil, Rasul Besar Matius 11:28).

Focus Pertanyaan Untuk Dijawab Pembaca

Staf IDI berharap Pembaca hanya memberi komentar yang menanggapi salah satu pertanyaan berikut:

  1. Setelah membaca penjelasan pada artikel di atas, menurut saudara bagaimana seharusnya kita menyikapi seorang LGBT?
  2. Menurut saudara, apakah dosa LGBT lebih besar dibanding dosa yang lain? Jelaskan alasan saudara!
  3. Menurut saudara, apakah seorang LGBT mempunyai hak yang sama dengan orang lain dalam hal keselamatan sorgawi? Jelaskan jawaban saudara!

Komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan di atas, walaupun dari Kristen maupun Islam, maaf bila terpaksa kami hapus.

Untuk menolong para pembaca, kami memberi tanda ***** pada komentar-komentar yang kami rasa terbaik dan paling menolong mengerti artikel di atas. Bila bersedia, silakan juga mendaftar untuk buletin mingguan, “Isa, Islam dan Al-Fatihah.”

 

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini. atau SMS ke: 0812-8100-0718

Orang Islam Melindungi Kristen Dari Teroris

on .

Saya terkejut membaca berita November 2014, terorisAl Shabab Somalia membunuh 28 orang Kristen. Semuanya penumpang bis di Kenya. Mereka memisahkan 28 orang Kristen (19 pria, 9 wanita) diantara 60 penumpang bis. Caranya, para penumpang harus mengucapkan syahadat.  Al-Shabaab membunuh mereka semata-mata karena beragama Kristen.

Pembunuhan Kristen Berdasarkan Ayat Al-Quran?

Tindakan teroris membingungkan saya. Mengapa? Saya yakin tetangga Muslim saya tidak mungkin membunuh orang Kristen karena kepercayaannya. Teroris Islam Somalia bertindak demikian sesuai dengan Qs 9:5, “Bunuhlah orang-orang musyrikin itu . . . .” 

Mereka mengelompokkan orang Kristen sebagai orang kafir.

Tindakan Orang Islam Lain yang Penuh Kasih Sayang

Desember 2015 ada kejadian yang hampir sama. Tetapi kali ini, saat teroris Al-Shabaab menghentikan bis, penumpang Muslim melindungi penumpang Kristen. Penumpang Muslim memberi wanita Kristen kain penutup kepala agar kelihatan seperti Muslim. Beberapa orang Kristen juga berdiri di antara kelompok Muslim. Akhirnya seorang Muslim membohongi teroris dengan berkata kendaraan penuh polisi mengikuti bis. Akibatnya teroris menyuruh penumpang naik bis dan berangkat.

Dalam situas ini, orang Islam melindungi Kristen. Mereka berani melawan teroris. Mereka tidak tinggal diam. Mereka tidak mengijinkan pembunuhan orang Kristen yang tidak bersalah. Mereka memberi teladan yang semua umat beragama perlu mengikuti!

berjabat tanganAyat Mas yang Mendorong Kita Menolong Sesama

Penumpang bis yang beragama Islam tahu bahwa semua orang, Kristen dan Muslim, adalah ciptaan Allah. Semua sama berharganya di mata Allah. Mereka juga menaati hukum kedua Isa Al-Masih, “Cintailah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri” (Injil, Rasul Markus 12:31).

Saya rajin membaca berita dunia. Saya selalu sedih melihat orang Muslim membunuh orang Kristen, maupun sebaliknya. Pembunuhan seperti ini membebani hati kita, bukan? Setahu saya, jalan keluar ialah supaya semua penganut Islam dan Kristen menaati Hukum Kedua Isa Al-Masih.

Tindakan Muslim Kenya yang Baik - Metafora Keselamatan Injil

Para Muslim yang melindungi orang Kristen mengambil risiko besar. Jika teroris Al-Shabaab tahu mereka menolong penumpang Kristen, mereka juga pasti akan dibunuh. Namun mereka mengambil risiko itu karena mengasihi sesama. Demikian mereka menyelamatkan penumpang Kristen dari kematian.

Demikian juga Isa Al-Masih. Ia bukan hanya mengambil resiko kematian, tetapi Ia sungguh tersalib, sungguh-sungguh mati. Setiap kita pasti masuk neraka karena dosa. Tapi Isa rela tersalib dengan tujuan melindungi kita dari kebinasaan tersebut.

Penumpang-penumpang bis menerima keselamatan melalui intervensi penumpang Muslim. Demikian juga kita semua perlu menerima keselamatan abadi melalui intervensi Isa Al-Masih. Dengan demikian kita akan menghindari penderitaan kekal di neraka.

Focus Pertanyaan Untuk Dijawab Pembaca

Staf IDI berharap Pembaca hanya memberi komentar yang menanggapi salah satu pertanyaan berikut:

  1. Mengapa tidak lebih banyak orang di dunia bertindak sebagai orang Muslim di Kenya yang melindungi orang Kristen.
  2. Bagaimana pandangan Anda terhadap ayat-ayat di Al-Quran yang mengajar bertindak keras kepada orang dari agama lain? Jelaskanlah.
  3. Bagaimana sikap Anda kepada orang yang rela menderita bagi Anda? Bagaimana sikap Anda terhadap Isa Al-Masih yang tersalib buat Anda?

Komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan di atas, walaupun dari Kristen maupun Islam, maaf bila terpaksa kami hapus.

Untuk menolong para pembaca, kami memberi tanda ***** pada komentar-komentar yang kami rasa terbaik dan paling menolong mengerti artikel di atas. Bila bersedia, silakan juga mendaftar untuk buletin mingguan, “Isa, Islam dan Al-Fatihah.”

 

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

Orang Muslim Paris - "Islam Agama Kasih"

on .

Paris tragedyDalam tindakan terorisme “Charlie Hebdo” (7 Januari 2015) para teroris membunuh seorang polisi Muslim Perancis bernama Ahmed Merabet. 14 November 2015, sesudah pembunuhan 129 orang di Paris, saudaranya, bernama Malek Merabet, berkata, “Agama Islam adalah agama kasih.”

Saya yakin Malek Merabet baik hati. Dia pasti membenci semua tindakan teroris. Sayangnya, teroris membunuh saudara kandungnya. Adakah yang meragukan bahwa mayoritas Islam di dunia, terlebih di Indonesia, membenci terorisme? Mereka adalah warga yang baik dan berbelas-kasih kepada sesama.

Namun demikian, pantaskah menyebut “Islam agama kasih”? Umat beragama perlu memikirkan pertanyaan ini.

AGAMA ISLAM – AGAMA KASIH?

Saya sudah lama mencari ayat-ayat di Al-Quran yang berfokus pada kasih Allah kepada sesama. Juga, adakah ayat-ayat yang memerintahkan Muslim mengasihi orang lain, termasuk musuhnya

Al-Fatihah dimulai dengan ayat yang menjelaskan bahwa Allah Ar-Rahman dan Ar-Rahim (Maha Pemurah lagi Maha Penyayang). Juga Allah mempunyai nama Al-Wadud (Maha Mengasihani) dan Ar-Rauf (Maha Belas Kasihan).  Dari nama-nama ini kita tahu bahwa Allah bersifat kasih.

Tapi adakah ayat Al-Quran yang menekankan bahwa Allah Maha Kasih? Adakah ayat Al-Quran yang memerintahkan dengan jelas agar Muslim mengasihi non-Muslim? Agama kasih pasti akan mendasarkan sifatnya kepada sesama pada ayat-ayat seperti ini.

AGAMA KRISTEN – AGAMA KASIH?

Bagaimana dengan Injil Allah? Apakah ada ayat-ayat suci yang menekankan kasih? Apakah orang boleh menyebut agama Kristen agama kasih?

Menurut Injil, “Allah itu kasih” (Injil, Surat 1 Yohanes 4:16). Dari semua hukum Allah, hukum kedua dari segi kepentingan ialah, “Kasihlah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri” (Injil, Rasul Markus 12:31). Mengapa begitu penting? Karena, “Kasih tidak berbuat jahat terhadap sesama manusia. Sebab itu kasih merupakan kegenapan hukum Taurat” (Injil, Surat Roma 13:10).

Isa Al-Masih mengajarkan kita bagaimana mengasihi orang lain. Kasihilah orang yang menyeterui kamu dan berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu. Mintalah berkat dari Allah untuk orang yang mengutuk kamu dan berdoalah bagi orang yang menganiaya kamu (Injil, Rasul Lukas 6:27-28).

Jadi siapa yang sungguh mengasihi Allah? “Jikalau seorang berkata, ‘Aku mengasihi Allah’ padahal ia membenci saudaranya, orang itu bohong. Karena jikalau ia tidak mengasihi saudaranya yang dapat dilihat, maka tidak bisa ia mengasihi Allah yang belum pernah dilihatnya” (Injil, Surat I Yohanes 4:20).

Ada puluhan ayat senada dalam Injil. Berdasarkan ayat-ayat ini apakah orang boleh mengatakan bahwa agama Kristen agama kasih?

Yellow CrossISA AL-MASIH MENELADANI KASIH BAGI ISLAM DAN KRISTEN

Bagaimana sikap Isa Al-Masih terhadap orang-orang yang mengolok-Nya, mengejek-Nya, menyalibkan-Nya? Di sinilah kita melihat teladan kasih Allah, yang harus dipraktekkan oleh setiap umat beragama. Saat itu Isa berkata, “. . . Ya Bapa, ampunilah mereka karena mereka tidak tahu apa yang mereka lakukan” (Injil, Rasul Lukas 23:34). Di kayu salibpun Isa mengasihi musuh-Nya.

Juga, kita semua dapat yakin akan kasih Allah bagi kita. Mengapa? Karena Isa Al-Masih mati tersalib untuk kita (Injil, Surat I Yohanes 4:10). Pertanyaan terpenting ialah: apakah kita mau menerima kasih-Nya?

Focus Pertanyaan Untuk Dijawab Pembaca

Staf IDI berharap Pembaca hanya memberi komentar yang menanggapi salah satu pertanyaan berikut:

  1. Tahukah Anda ayat-ayat di Al-Quran yang membuktikan bahwa Islam agama kasih? Kiranya Anda dapat menunjukkan ayat-ayat itu kepada para pembaca artikel ini.
  2. Menurut hemat Anda, agama mana sungguh merupakan agama kasih, agama Islam atau agama Kristen? Berikanlah alasan-alasan Anda.
  3. Bagaimana kita dapat yakin bahwa Allah mengasihi manusia, mengasihi kita masing-masing?

Komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan di atas, walaupun dari Kristen maupun Islam, maaf bila terpaksa kami hapus.

Untuk menolong para pembaca, kami memberi tanda ***** pada komentar-komentar yang kami rasa terbaik dan paling menolong mengerti artikel di atas. Bila bersedia, silakan juga mendaftar untuk buletin mingguan, “Isa, Islam dan Al-Fatihah.”

 

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

Al-Quran, Injil, Tanda Akhir Jaman, Dan Nasib Manusia

on .

sangkakala langit

Beberapa waktu lalu, hangat diperbincangkan tentang suara yang menggema di langit Eropa. Sebagian orang berkata, suara tersebut seperti bunyi sangkakala. Tanda akhir zaman, yang ditiup malaikat Allah. Sangat penting mengetahui kebenaran tentang tanda akhir zaman, menurut firman Allah. Supaya bila masa itu tiba, Anda sudah siap!

Tanda Akhir Zaman Menurut Al-Quran

Semua agama samawi di dunia percaya akan adanya akhir zaman. Juga semua percaya, bahwa sebelum peristiwa tersebut terjadi, akan diawali oleh beberapa tanda. Biasanya disebut “tanda akhir zaman.”

Agama Islam dalam kitab suci mereka, mencatat salah satu diantaranya. Yaitu, “Dan ditiuplah sangkakala, maka matilah siapa yang di langit dan di bumi kecuali siapa yang dikehendaki Allah. Kemudian ditiup sangkakala itu sekali lagi maka tiba-tiba mereka berdiri menunggu (putusannya masing-masing)” (Qs 39:68).

Tanda Akhir Zaman Dalam Kitab Allah

Kitab Suci Injil juga memberi tanda/peringatan tentang akhir zaman. Yaitu, “. . . Pada hari itu, langit akan lenyap disertai dengan bunyi yang dahsyat dan semua unsurnya akan hancur terbakar. Bumi dan segala karya yang ada di atasnya pun akan dihanguskan” (Injil, Surat 2 Petrus 3:10 KSI).

Demikianlah buku orang Islam dan Kitab Suci Injil membenarkan. Bahwa sebelum akhir zaman tiba, akan terdengar suara yang bergema di seantero jagat raya. Tapi, suara tersebut bukanlah suara yang terdengar baru-baru ini di langit Eropa.

Islam dan Kristen Menunggu Isa Al-Masih Sebagai “Tanda” Akhir Zaman

Tanda-tanda di atas baru sebagian saja. Ada satu tanda besar, dimana baik Al-Quran maupun Kitab Suci Injil mengakuinya. Tanda yang dimaksud adalah kedatangan Isa Al-Masih ke dunia untuk kedua-kalinya.

Kitab Suci Injil menuliskan, “Lalu akan terlihat tanda Anak Manusia di langit. Semua suku bangsa di bumi ini akan meratap, dan mereka akan melihat Anak Manusia datang di awan-awan dengan kuasa serta kemuliaan-Nya yang besar” (Injil, Rasul Besar Matius 24:30 KSI). Demikian juga nabi umat Muslim berkata, “Demi Allah yang jiwaku di tangan-Nya, sesungguhnya telah dekat masanya 'Isa anak Maryam akan turun di tengah-tengah kamu...” (HSM 127; HSB 1090).

palu pengadilanDulu Isa Datang Sebagai Juruselamat, Akhir Zaman Sebagai Hakim

Karena kita semua akan dihadapkan pada pengadilan Al Masih, dan masing-masing orang akan menerima balasan, sesuai dengan apa yang telah dilakukannya, baik ataupun jahat” (Injil, Surat 2 Korintus 5:10 KSI). Inilah tujuan Isa datang kedua-kalinya. Menjadi Hakim! Sebagai Hakim, Dia yang akan menentukan siapa yang layak masuk sorga-Nya.

Namun Dia juga akan sekaligus berdiri sebagai Pembela. Sebagai Pembela, Dia berkuasa membela Anda agar terhindar dari siksa kekal neraka. Sebab itu, datanglah pada-Nya. Karena Dia "yang akan menjadi Pembela bagi Anda!" (Injil, Surat Roma 8:34). Supaya ketika Sang Hakim itu datang, Anda sudah siap!

Focus Pertanyaan Untuk Dijawab Pembaca

Staf IDI berharap Pembaca hanya memberi komentar yang menanggapi salah satu pertanyaan berikut:

  1. Menurut saudara, mengapa tidak ada makhluk di alam semesta, termasuk nabi dan malaikat, yang dapat memprediksi kapan kiamat terjadi?
  2. Menurut saudara, mengapa Isa Al-Masih yang datang sebagai Hakim di akhir zaman, dan bukan Muhammad yang diyakini sebagai nabi terakhir?
  3. Bila seandainya hari ini malaikat Allah meniup sangkakala sebagai akhir zaman dimulai, sudah siapkah saudara? Berikanlah alasan saudara!

Komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan di atas, walaupun dari Kristen maupun Islam, maaf bila terpaksa kami hapus.

Untuk menolong para pembaca, kami memberi tanda*****pada komentar-komentar yang kami merasa terbaik dan paling menolong mengerti artikel di atas. Bila bersedia, silakan juga mendaftar untuk buletin mingguan, “Isa, Islam dan Al-Fatihah.” 

 

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

"Charlie Hebdo," Sikap Orang Islam Dan Kristen

on .

Serangan Charlie HebdoAkibat revolusi digital, semua dunia mendengar mengenai tindakan teroris di Perancis. Charlie Hebdo adalah majalah mingguan non-conformist yang memuat kartun olak-olakan, warta berita, polemik dan lelucon. Ciri khusus Charlie Hebdo (“hebdo” adalah singkatan hebdomadaire, yaitu mingguan, “Charlie” adalah nama karakter dalam kartun Peanuts) yaitu satir, sarkasme dan sindiran tajam. Satir selalu diarahkan pada politik sayap kanan, agama Yahudi, Katolik, Kristen, Islam dll.

Beberapa teroris, sebagai balasan satir terhadap agama Islam, membunuh 12 staff majalah ini. Pimpinan agama Islam dan non-Islam di dunia menyesalkan tindakan biadab tersebut.

Satir Diarahkan pada Agama Apapun Pasti Menyinggung Perasaan

Tahun 1987 artis fotografi Amerika memasukan salib dengan figur Isa ke dalam cangkir penuh kencing. Foto itu diberi judul “Piss Christ” (Kencing pada Isa Al-Masih). Foto tersebut dipertunjukkan dalam lembaga umum juga dicetak pada majalah-majalah. 

Orang Kristen dan Katolik sangat marah. Bahkan mengancam membunuh si artis. Tapi hal itu tidak terjadi.

Demikianlah bentuk satir dan sindiran tajam diarahkan pada sebuah agama. Ini bukan hal baru. Sejak semula, Kekristenan dan pemimpin agama Islam adalah target sarkasme.

Sindiran Tajam Terhadap Isa Al-Masih dan Muhammad

Ketika Isa Al-Masih di kayu salib, para saksi mengolok-Nya “Orang lain Ia selamatkan, tetapi diri-Nya sendiri tidak dapat Ia selamatkan!” (Injil, Rasul Besar Matius 27:42).

Pada masa agama Islam lahir, syair dan sajak  adalah seni sangat populer di antara rakyat Arab. Sejarah mendaftarkan nama beberapa orang yang mengarahkan syair satir dan sarkasme terhadap nabi umat Islam. Inilah daftar sebagian dari mereka:

Abu ‘Afak – Menentang Muhammad dengan syair.
Fartana  dan Quraybah – Mengucapkan sajak-sajak yang menyinggung.
Ka’b ibn Zuhayr ibn Abi Sulama – Menulis sajak penuh satir mengenai Muhammad.
Al-Harith bin al-Talatil dan Hubayrah – Mengolak-olak Muhammad dengan sajak-sajak.
Abdullah ibn Zib’ari – Menulis sajak-sajak yang menyinggung.

Nabi Islam menyuruh agar semua orang ini dibunuh sebagai balasan untuk sindiran tajam dan satir mereka. Mungkinkah pembunuh 12 staff Charlie Hebdo mendapat inspirasinya karena mempelajari sejarah ini? (Daftar komplit di WikiIslam)

Sikap Mana yang Pantas, Jika Agama dan Pimpinan Agama Kita Diejek

Isa Al-Masih mengajar umat-Nya: “Kasihilah musuhmu, berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu; mintalah berkat bagi orang yang mengutuk kamu; berdoalah bagi orang yang mencaci kamu” (Injil, Rasul Lukas 6:27-28).

Inilah teladan bagi manusia dalam memperlakukan musuh, terlebih kepada orang yang mengejek. Isa memerintahkan umat-Nya untuk mengasihi musuh. Bukan membalas kejahatan dengan kejahatan. Caci maki dengan caci maki. Melainkan harus mengampuninya (Injil, Rasul Besar Matius 5:39, 44; Surat I Petrus 3:9, Lukas 23:34).

Isa Al-Masih tidak hanya mengajarkan kita bagaimana menghadapi satir dan sarkasme. Ia juga memberikan diri-Nya disalibkan supaya menyelamatkan kita dari sikap yang ingin membalas dendam pada pelempar-pelempar sindiran tajam!

Focus Pertanyaan Untuk Dijawab Pembaca

Staf IDI berharap Pembaca hanya memberi komentar yang menanggapi salah satu pertanyaan berikut:

  1. Bagaimana pandangan saudara terhadap tindakan orang-orang yang membunuh 12 staf dari majalah Charlie Hebdo di atas?
  2. Bila seseorang mengejek pemimpin agama saudara, baik dengan perkataan ataupun ilustrasi, bagaimana sikap saudara? Jelaskanlah!
  3. Manakah yang pantas diteladani, ajaran Isa yaitu mengasihi musuh, atau ajaran jihad Al-Quran? Jelaskan alasan saudara!

Komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan di atas, walaupun dari Kristen maupun Islam, maaf bila terpaksa kami hapus.

Untuk menolong para pembaca, kami memberi tanda ***** pada komentar-komentar yang kami rasa terbaik dan paling menolong mengerti artikel di atas. Bila bersedia, silakan juga mendaftar untuk buletin mingguan, “Isa, Islam dan Al-Fatihah.”

 

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.
Video Isa Dan Islam

Click gambar di atas untuk video-video terbaru kami

www.videoisadanislam.com

isadanislamstudi.com

* Untuk bisa masuk ke pelajaran kursus ini, non-aktifkan 'pop-up blocker' komputer Saudara dengan meng-klik di sebuah 'bar' di bawah 'status bar' di bagian atas layar komputer