Ikuti Isa dan Islam di Facebook Ikuti Isa dan Islam di Tweeter

Ulasan Berita Agama

BeritaDalam kehidupan sehari-hari kita banyak melihat berita-berita yang terjadi di Indonesia, maupun di negara-negara lain melalui televisi, koran dan juga media-media lainnya. Apakah semua berita tersebut tidak bertentangan dengan ajaran agama?. Melalui “Ulasan Berita Agama” para pembaca akan dapat melihat bagaimana sudut pandang agama mengenai berita-berita tersebut.

 

"Charlie Hebdo," Sikap Orang Islam Dan Kristen

on .

Serangan Charlie HebdoAkibat revolusi digital, semua dunia mendengar mengenai tindakan teroris di Perancis. Charlie Hebdo adalah majalah mingguan non-conformist yang memuat kartun olak-olakan, warta berita, polemik dan lelucon. Ciri khusus Charlie Hebdo (“hebdo” adalah singkatan hebdomadaire, yaitu mingguan, “Charlie” adalah nama karakter dalam kartun Peanuts) yaitu satir, sarkasme dan sindiran tajam. Satir selalu diarahkan pada politik sayap kanan, agama Yahudi, Katolik, Kristen, Islam dll.

Beberapa teroris, sebagai balasan satir terhadap agama Islam, membunuh 12 staff majalah ini. Pimpinan agama Islam dan non-Islam di dunia menyesalkan tindakan biadab tersebut.

Satir Diarahkan pada Agama Apapun Pasti Menyinggung Perasaan

Tahun 1987 artis fotografi Amerika memasukan salib dengan figur Isa ke dalam cangkir penuh kencing. Foto itu diberi judul “Piss Christ” (Kencing pada Isa Al-Masih). Foto tersebut dipertunjukkan dalam lembaga umum juga dicetak pada majalah-majalah. 

Orang Kristen dan Katolik sangat marah. Bahkan mengancam membunuh si artis. Tapi hal itu tidak terjadi.

Demikianlah bentuk satir dan sindiran tajam diarahkan pada sebuah agama. Ini bukan hal baru. Sejak semula, Kekristenan dan pemimpin agama Islam adalah target sarkasme.

Sindiran Tajam Terhadap Isa Al-Masih dan Muhammad

Ketika Isa Al-Masih di kayu salib, para saksi mengolok-Nya “Orang lain Ia selamatkan, tetapi diri-Nya sendiri tidak dapat Ia selamatkan!” (Injil, Rasul Besar Matius 27:42).

Pada masa agama Islam lahir, syair dan sajak  adalah seni sangat populer di antara rakyat Arab. Sejarah mendaftarkan nama beberapa orang yang mengarahkan syair satir dan sarkasme terhadap nabi umat Islam. Inilah daftar sebagian dari mereka:

Abu ‘Afak – Menentang Muhammad dengan syair.
Fartana  dan Quraybah – Mengucapkan sajak-sajak yang menyinggung.
Ka’b ibn Zuhayr ibn Abi Sulama – Menulis sajak penuh satir mengenai Muhammad.
Al-Harith bin al-Talatil dan Hubayrah – Mengolak-olak Muhammad dengan sajak-sajak.
Abdullah ibn Zib’ari – Menulis sajak-sajak yang menyinggung.

Nabi Islam menyuruh agar semua orang ini dibunuh sebagai balasan untuk sindiran tajam dan satir mereka. Mungkinkah pembunuh 12 staff Charlie Hebdo mendapat inspirasinya karena mempelajari sejarah ini? (Daftar komplit di WikiIslam)

Sikap Mana yang Pantas, Jika Agama dan Pimpinan Agama Kita Diejek

Isa Al-Masih mengajar umat-Nya: “Kasihilah musuhmu, berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu; mintalah berkat bagi orang yang mengutuk kamu; berdoalah bagi orang yang mencaci kamu” (Injil, Rasul Lukas 6:27-28).

Inilah teladan bagi manusia dalam memperlakukan musuh, terlebih kepada orang yang mengejek. Isa memerintahkan umat-Nya untuk mengasihi musuh. Bukan membalas kejahatan dengan kejahatan. Caci maki dengan caci maki. Melainkan harus mengampuninya (Injil, Rasul Besar Matius 5:39, 44; Surat I Petrus 3:9, Lukas 23:34).

Isa Al-Masih tidak hanya mengajarkan kita bagaimana menghadapi satir dan sarkasme. Ia juga memberikan diri-Nya disalibkan supaya menyelamatkan kita dari sikap yang ingin membalas dendam pada pelempar-pelempar sindiran tajam!

Focus Pertanyaan Untuk Dijawab Pembaca

Staf IDI berharap Pembaca hanya memberi komentar yang menanggapi salah satu pertanyaan berikut:

  1. Bagaimana pandangan saudara terhadap tindakan orang-orang yang membunuh 12 staf dari majalah Charlie Hebdo di atas?
  2. Bila seseorang mengejek pemimpin agama saudara, baik dengan perkataan ataupun ilustrasi, bagaimana sikap saudara? Jelaskanlah!
  3. Manakah yang pantas diteladani, ajaran Isa yaitu mengasihi musuh, atau ajaran jihad Al-Quran? Jelaskan alasan saudara!

Komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan di atas, walaupun dari Kristen maupun Islam, maaf bila terpaksa kami hapus.

Untuk menolong para pembaca, kami memberi tanda ***** pada komentar-komentar yang kami rasa terbaik dan paling menolong mengerti artikel di atas. Bila bersedia, silakan juga mendaftar untuk buletin mingguan, “Isa, Islam dan Al-Fatihah.”

 

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

Jenderal Moeldoko, "ISIS Adalah Ide Terburuk Dalam Sejarah Dunia"

on .

MoeldokoPimpinan militer Indonesia, Jenderal TNI, Moeldoko, baru-baru ini menekankan, “ISIS adalah ide terburuk di sejarah dunia (the worst idea in history).”  Dia menjelaskan ISIS sebagai “kanker” dan bukan Islam. Lagi, “ISIS tidak merupakan Islam yang saya ketahui.” (ISIS does not represent the Islam that I know.) (The Diplomat, 1 Nop, 2014).

Indonesia – Negara yang Pantas Diteladani

Sudah jelas tindakan-tindakan biadab yang dilakukan ISIS di Iraq dan Syria, ditolak oleh mayoritas orang Islam di Indonesia.

Mayoritas orang Islam di Indonesia cinta damai dan membenci kekerasan. Sikap mayoritas orang Islam ini menjadikan Indonesia negara yang perlu diteladani oleh dunia!  

Sumber Tindakan-tindakan Kekerasan ISIS

Kita membaca lewat media, bahwa ISIS memenggal kepala musuhnya. Perlu kita bertanya, “Darimanakah ISIS mendapat ide buruk tersebut?”

Salah satu ayat Al-Quran berkata, "Penggallah kepala mereka dan pancunglah tiap-tiap ujung jari mereka . . . barangsiapa yang menentang Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya Allah amat keras siksaanNya” (Qs 8:12-13). Apakah ISIS mendapat ide untuk memenggalkan kepala dari ayat tersebut?

“Apabila sudah habis bulan-bulan Haram maka bunuhlah orang-orang musyrikin itu di mana saja kamu jumpai mereka . . . ” (Qs 9:5). Bukankah ayat Al-Quran ini memerintahkan untuk membunuh para musyrikin?

ISIS pemenggalanAdakah Pengikut ISIS Salah Menafsirkan Ayat?

Jihad, sebagai perjuangan untuk membentuk karakter sendiri, jelas baik. Tetapi sebagian orang Islam mendasari jihad perang pada ayat-ayat Al-Quran seperti di atas. Yang lain berkata, ISIS salah dalam mendafsirkan ayat-ayat tersebut.

Namun pakar-pakar Islam berpendapat, masih ada 164 ayat jihad perang lagi di Al-Quran. Bukan hanya ayat-ayat di atas saja. Apakah semuanya salah ditafsirkan?  (Untuk mendapatkan daftar 164 ayat jihad, hubungilah staff IDI.)

Bagaimana Ajaran Isa Al-Masih Mengenai Jihad Pedang?

“Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri” (Injil, Rasul Besar Matius 22:39).

"Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka” (Injil, Rasul Besar Matius 7:12).

“Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu” (Injil, Rasul Besar Matius 5:43-44).  

Tiga ayat suci Isa ini perlu dibandingkan dengan 164 ayat jihad perang Al-Quran.

Inginkah Anda Melibatkan Diri Dalam Jihad Kasih?

Anda dapat menjadi pemberita amanat kasih Isa. Langkah pertama ialah menikmati kasih itu sendiri. Itu terjadi jika Anda menerima kasih Isa Al-Masih bagi Anda sendiri.

Bagaimana caranya? Selidikilah wahyu Allah yang diberikan melalui Rasul Besar Yohanes: “Demikianlah kita ketahui kasih Kristus, yaitu bahwa Ia telah menyerahkan nyawa-Nya [di atas kayu salib] untuk kita . . .” (Injil, Surat I Yohanes 3:16).Kiranya Anda menerima kasih Isa Al-Masih melalui kematian-Nya bagi Anda hari ini!

Focus Pertanyaan Untuk Dijawab Pembaca

Staf IDI berharap Pembaca hanya memberi komentar yang menanggapi salah satu pertanyaan berikut:

  1. Menurut Anda, mengapa ISIS dianggap sebagai “the worst idea in history?
  2. Bagaimana 164 ayat Al-Quran dapat diartikan bila tidak mendorong ummah untuk berjihad?
  3. Mengapa ajaran Isa Al-Masih tentang hukum kasih begitu berbeda dengan ajaran Al-Quran mengenai jihad?

Komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan di atas, walaupun dari Kristen maupun Islam, maaf bila terpaksa kami hapus.

Untuk menolong para pembaca, kami memberi tanda ***** pada komentar-komentar yang kami merasa terbaik dan paling menolong mengerti artikel di atas. Bila bersedia, silakan juga mendaftar untuk buletin mingguan, “Isa, Islam dan Al-Fatihah.”

 

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

Sikap Islam dan Kristen Terhadap Terrorisme

on .

KenyaWestgate12 Oktober 2002 - Di Kuta, Bali, kelompok teroris Muslim Indonesia meledakkan bom. 202 orang terbunuh, dan 240 orang luka.

4 April, 2013 - Di “Boston Marathon” di Amerika beberapa bom teroris meledak. Tiga orang terbunuh dan 264 orang luka. Pelakunya orang Islam dan Chechnya, Rusia.

21 September 2013 - Westgate Shopping Mall di Nairobi, Kenya diserang teroris Islam Al-Shabaab dari Somalia. Setidaknya 67 orang terbunuh.  

Pelaku-Pelaku Teroris yang Beragama

Umumnya orang Islam dan Kristen menyesalkan serangan teroris. Karena teroris di atas beragama Islam, umat Muslim pun makin jengkel. Kebanyakan orang Islam berpendapat agamanya tidak mendukung terorisme. Seperti baru-baru ini pimpinan NU maupun Muhammadiyah menyatakan bahwa mereka tidak mendukung kekerasan yang dipergunakan ISIS di Timur Tengah (Muslim Leaders Condemn Support for ISIL, Jakarta Post, August 2, 2014).

Perlu diketahui, secara historis orang Kristen, Hindu, Budha, Ateis juga terlibat dalam tindakan teror. Jadi sangat salah jika agama Islam dianggap sebagai satu-satunya agama yang menghasilkan teroris.

Umat Beragama Tidak Menaati Ajaran Agamanya

Kita tahu tidak semua umat beragama menaati ajaran agamanya. Misalnya, baik agama Islam maupun Kristen melarang mabuk. Namun faktanya, ada saja pengikut dua agama ini yang senang mabuk-mabukan.

Contoh lain adalah perintah Isa Al-Masih yang tertulis dalam Buku Allah. Isa memerintahkan pengikut-Nya, “Kasihilah musuhmu . . .”, “Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian kepada mereka . . .”, “Kasihlah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri” (Injil, Rasul Besar Matius 5:55, 7:12, 22:39).

Sayang orang Kristen tidak selalu menaati ajaran Isa dalam hal ini. Namun satu hal yang pasti, pengikut Isa Al-Masih yang benar mustahil terlibat dalam tindakan terorisme.

we-scimitar1Ajaran Agama Islam Tentang Terorisme

Seperti ditulis di atas, sebagian besar orang Islam sangat menolak sepak-terjang teroris. Tetapi, adakah ajaran dalam Kitab Islam yang dapat digunakan teroris untuk membenarkan tindakannya? Tentu! Ada lebih dari 100 ayat Al-Quran yang mendukung jihadis. Berikut dua ayat diantaranya untuk dipertimbangkan.

Qs 4:74 – “Karena itu hendaklah orang-orang yang menukar kehidupan dunia dengan kehidupan akhirat berperang di jalan Allah. Barang siapa yang berperang di jalan Allah, lalu gugur atau memperoleh kemenangan maka kelak akan Kami berikan kepadanya pahala yang besar.”

Qs 9:5 – “Apabila sudah habis bulan-bulan Haram itu, maka bunuhlah orang-orang musyrikin itu di mana saja kamu jumpai mereka, dan tangkaplah mereka. . . .”

Muhammad berkata: Berperang melawan orang-orang sampai mereka mengaku bahwa tidak ada allah kecuali Allah, dan Muhammad adalah rasul Allah” (Hadits, Muslim 1:33).

Kesimpulan

Orang Kristen seharusnya malu dan menyesal karena tidak selalu menaati intisari etika Injil. Mereka perlu bertanya pada diri sendiri, “Mengapa saya tidak mengasihi sesama, termasuk musuh, sebagaimana Isa Al-Masih mengajarkannya?”

Demikian juga dengan orang Islam. Mereka perlu merenungkan pertanyaan berikut, “Mengapa ada begitu banyak ayat dalam buku suci kami yang dipergunakan ekstremis untuk membenarkan terorisme?”

Penganut Islam dan Kristen perlu mempertimbangkan kembali karakter Isa Al-Masih. Yang walaupun disalibkan, tetap mengasihi musuh-Nya, bahkan mengampuni mereka. Lagi Ia menyediakan pengampunan kekal juga buat kita semua.

Focus Pertanyaan Untuk Dijawab Pembaca

Staf IDI berharap Pembaca hanya memberi komentar yang menanggapi salah satu pertanyaan berikut:

  1. Mengapa Al-Quran memuat begitu banyak ayat tentang jihad?        
  2. Mengapa Isa Al-Masih begitu berfokus pada pengampunan dan keperluan mengasihi musuh?
  3. Apa yang dapat diperbuat oleh orang beragama supaya lebih menaati perintah Isa Al-Masih untuk mengasihi musuh?      

 

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

Daftar 200 Tindakan Kejam Atas Nama Agama

on .

Peace-SignSeluruh umat Muslim percaya bahwa Islam adalah agama damai. Walaupun dalam Al-Quran terdapat ayat-ayat perang yang merupakan mandat Muhammad bagi umat Muslim untuk memerangi non-Muslim.  Memang sebagian orang Islam tidak memandang ayat-ayat itu sebagai ayat perang.

Al-Quran maupun hadist menekankan bahwa menolak Islam sama artinya menyerang Islam, menyerang Allah, dan menyerang Muhammad. Menyerang Islam berarti menjadi musuh Islam. Sehingga umat Muslim percaya, bahwa perang melawan non-Muslim dalam situasi apapun adalah perang untuk membela diri. Itulah sebabnya orang Islam percaya bahwa Islam adalah agama damai.

Para 'pembela' Islam berpegang pada ayat Al-Quran yang merupakan mandat Muhammad. Mereka menggunakan ayat-ayat tersebut sebagai landasan untuk memerangi non-Muslim.  Semua non-Muslim dicap kafir.

Selama bulan Juli 2012, setidaknya terdapat 200 "perang Islam" yang dilakukan oleh para 'pembela' agama Islam. [Untuk mengetahui kegiatan kekerasan tersebut, silakan klik pada link ini: http://tinyurl.com/8zrfqp2]. Demikian kekerasan demi kekerasan dilancarkan 'pembela' Islam demi menegakkan agama Islam.  Yang cukup aneh, daftar ini juga memuat banyak tindakan keras Islam lawan Islam.

Perlu untuk kita renungkan: Bila Isa Al-Masih telah memberi pengajaran untuk saling mengasihi, mungkinkah Allah akan menggantinya dengan ajaran untuk saling membunuh?

 

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

Dapatkah Al-Quran Dikorupsi?

on .

Al-Quran"Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka" (Injil, Surat 1 Timotius 6:10).

Ayat di atas sangat sesuai untuk menggambarkan kondisi pemerintah Indonesia saat ini. Setiap hari media televisi maupun cetak tidak luput dari pemberitaan para koruptor.

"Uang" memang dapat membuat orang hilang kendali dan lupa diri. Banyak kejahatan timbul yang berasal dari uang. Seperti: Mencuri, membunuh, bahkan menipu sesama.

Al-Quran Dikorupsi

Berita yang hangat baru-baru ini adalah korupsi yang terjadi di jajaran Departemen Agama. Seperti yang dikutip dari sebuah media, Menteri Agama Suryadharma Ali mengatakan, "Kementerian Agama sedang melakukan investigasi internal untuk menelusuri dugaan korupsi pengadaan Al-Quran di kementeriannnya".

Berita ini sungguh mengejutkan. Sebab bagaimana mungkin sebuah departemen keagamaan melakukan korupsi dalam pengadaan kitab suci?

Benarkah Al-Quran Buku Suci?

Benarkah Al-Quran buku suci? Pertanyaan ini muncul sebagai dampak dari apa yang dilakukan oleh orang-orang di Departemen Agama. Sebagai umat Muslim, apakah mereka melihat bahwa Al-Quran bukanlah sebuah kitab suci dan layak untuk dikorupsi?

Bicara tentang Al-Quran, umumnya umat Islam menganggap "buku" ini adalah "buku suci". Bahkan tanpa disadari, sewaktu-waktu kelihatan mereka telah memberhalakan buku ini. Seperti: Al-Quran tidak boleh dipegang dengan tangan kiri. Al-Quran tidak boleh diletakkan dibawah buku lain. Seorang wanita yang sedang menstruasi tidak boleh menyentuh Al-Quran. Dan masih banyak aturan lainnya dalam memegang dan menyimpan Al-Quran.

Ayat-ayat Al-Quran juga kerap dipakai sebagai jimat. Misalnya, kutipan ayat ditulis dalam kertas lalu di disimpan di dompet. Selain jimat, ada juga yang menggunakan sebagai pelindung dari roh-roh jahat. Ada yang dengan sengaja menempel salah satu Surah Al-Quran di dinding rumah, agar jin atau setan tidak berani masuk ke dalam rumah.

Buku Tidak Ada Kuasa. Firman Allah Berkuasa

Al-Quran hanyalah sebuah buku. Sebagaimana layaknya buku-buku lain, Al-Quran juga tidak mempunyai kuasa. Kuasa hanya datang dari Allah, sebab Dialah Sumber dari segala kekuasaan. Setan atau roh jahat tidak dapat diusir hanya dengan menunjukkan sebuah buku. Roh-roh jahat hanya dapat diusir oleh kuasa Allah melalui firman-Nya.

"Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita" (Injil, Surat Ibrani 4:12).

"Al-Quran" hanyalah sebuah buku yang diyakini oleh umat Islam berisi perkataan-perkataan Allah. Sehingga wajar saja bila orang-orang yang melakukan korupsi pada pengadaan Al-Quran, tidak merasa takut karena telah mengkorupsi sebuah "buku suci."

Mungkin bagi mereka, mengkorupsi pengadaan Al-Quran, sama halnya seperti mengkorupsi dana untuk kegiatan lain.

Isa Mengajarkan Jangan Mencuri!

Mengambil sesuatu yang bukan milik sendiri tanpa seijin yang punya adalah tindak pencurian. Suatu hari ketika Isa Al-Masih sedang memberitakan Kebenaran Allah, ada seorang datang pada-Nya dan bertanya apa yang harus dilakukan agar memperoleh hidup kekal.

Yesus menjawab orang itu, "Jangan membunuh, jangan berzinah, jangan mencuri, jangan mengucapkan saksi dusta" (Injil, Rasul Besar Matius 19:18).

Firman Allah mengatakan, seseorang yang mencuri tidak layak untuk memperoleh hidup kekal.

Setiap manusia sudah terlahir dengan tabiat berdosa yang cenderung korupsi. Untuk dapat melepaskan diri dari tabiat tersebut, kita memerlukan anugerah dari Allah. "Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah, dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus" (Injil, Surat Roma 3:23-24).

[Staf Isa dan Islam – Apakah saudara telah menerima "pelepasan" dari tabiat korupsi?  Pelepasan disediakan Allah melalui Isa Al-Masih? Artikel tentang Pelepasan ini dapat membantu saudara.]

 

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.
isadanislamstudi.com

* Untuk bisa masuk ke pelajaran kursus ini, non-aktifkan 'pop-up blocker' komputer Saudara dengan meng-klik di sebuah 'bar' di bawah 'status bar' di bagian atas layar komputer

Isa Islam Dan Kaum Wanita

Click gambar di samping untuk artikel - artikel untuk wanita Muslim


 

www.isaislamdankaumwanita.com