Ikuti Isa dan Islam di Facebook Ikuti Isa dan Islam di Tweeter

Ilustrasi Gambar Nabi Muhammad

.

buku-muhammadHampir setiap orang mempunyai koleksi foto atau gambar. Mungkin foto keluarga, sahabat, atau kekasih. Biasanya foto juga menjadi kenangan pada momen-momen istimewa, seperti pernikahan, liburan dll.

Di samping itu foto juga dapat mengingatkan kita pada kebaikan atau jasa seseorang. Seperti gambar para pahlawan misalnya, atau gambar tokoh-tokoh juga selebritis yang kita idolakan.

Orang Islam Menolak Gambar Ilustrasi Nabinya

Bicara tentang gambar, baru-baru ini media elektronik maupun cetak menampilkan sebuah berita yang cukup menarik. Adalah sebuah buku yang beredar di sekolah Islam, berjudul "Kisah Menarik Masa Kecil Para Nabi". Buku yang memuat gambar ilustrasi nabi Muhammad ini ditarik dari peredaran karena dianggap kontroversial.

Pihak yang berwenang meminta untuk segera mengusut dan melakukan penindakan internal atas penyebaran buku tersebut. Bahkan lebih lanjut dikatakan, buku keagamaan tidak boleh menyajikan hal-hal yang melanggar ketentuan agama, misalnya visualisasi Allah SWT atau Nabi Muhammad SAW.

Allah Adalah Roh, Muhammad Manusia Biasa

Kami setuju akan larangan pembuatan visualisasi dari Allah. Sebab Allah adalah Roh adanya. “Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran" (Injil, Rasul Besar Yohanes 4:24)

Tetapi bagaimana dengan Muhammad? Muhammad adalah manusia biasa, sama seperti nabi-nabi lain yang terdapat dalam buku tersebut, yang juga dibuatkan gambar ilustrasinya.

Pertanyaan yang pantas direnungkan:  Apakah nabi Muhammad setara dengan Allah sehingga visualisasi baginya juga tidak diperkenankan?

Gambar, Patung, Ka'bah dan Batu Hitam

Tentang penyembahan berhala, umat Islam mempunyai sikap yang tegas. Melarang membuat patung karena dianggap menduakan Allah.

Kami sangat setuju akan hal ini! Firman Allah dengan tegas melarang umat-Nya untuk membuat patung yang menyerupai apapun untuk disembah. “Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi” (Taurat, Kitab Keluaran 20:4)

Di satu sisi umat Muslim menolak tegas akan patung dan gambar. Namun di sisi lain, Rukun Islam kelima memerintahkan umat Muslim menunaikan ibadah haji, di mana salah satu ritualnya adalah mengitari Ka'bah sebanyak tujuh kali dan mencium Batu Hitam (al-Hajr al-Aswad).

Selain itu, umat Muslim hanya diperbolehkan sembahyang menghadap pada satu arah, yaitu Ka'bah. Hal ini secara tidak langsung menegaskan bahwa Allah hanya bersemayam di Ka'bah dan pada waktu-waktu tertentu.

Dan lagi, bila kita renungkan, tidak terlihat perbedaan antara membuat patung dan gambar, dengan mencium Batu Hitam (al-Hajr al-Aswad). Hasrat jutaan umat Muslim untuk mencium bahkan sekedar menyentuh Batu Hitam (al-Hajr al-Aswad) sulit untuk menepis bahwa mereka tidak menyembah berhala.

Orang Kristen Menyembah Pribadi Isa Al-Masih, Bukan Gambar-Nya

Sebuah foto dapat mengingatkan kita pada seseorang atau momen-momen indah yang pernah kita lewati. Sehingga tidak salah bila orang Kristen memajang gambar Isa Al-Masih di rumah atau tempat-tempat yang mereka inginkan.

Orang Kristen memang tidak tahu secara pasti sosok Isa Al-Masih. Namun melalui gambar yang ada, orang Kristen dapat mengerti bahwa Allah yang Maha Pengasih pernah datang dan tinggal di dunia dalam rupa manusia yang dikenal dengan nama Isa Al-Masih.

Jelas orang Kristen tidak menyembah gambar Isa Al-Masih. Tetapi melalui cerita tentang Isa Al-Masih yang dilengkapi dengan ilustrasi gambar, membuat mereka lebih mudah untuk mengerti. Dan salib yang identik dengan orang Kristen, hanya merupakan sarana untuk mengingat bagaimana Isa Al-Masih telah menjadi “Tebusan” yang besar bagi dosa-dosa manusia.

“Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa. Lebih-lebih, karena kita sekarang telah dibenarkan oleh darah-Nya, kita pasti akan diselamatkan dari murka Allah” (Injil, Surat Roma 5:8-9)

[Staf Isa dan Islam – Artikel tentang Keselamatan dapat menuntun saudara untuk lebih mengerti kasih Allah.]

 

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

Berhubung banyak komentar yang masih belum kami balas, untuk sementara komentar tidak diterima.

Comments  

# Iqbal 2012-05-29 01:47
*
Saudara staf Isa dan Islam yang baik hati,

Saya beri ilustrasi kepada anda, karena tampaknya anda sulit untuk memahami.

Seperti di link-link yang lain, anda seorang laki-laki? Anda pernah jatuh cinta? Normal kan? Kalau anda diberi setangkai bunga oleh istri/pacar anda, dan ketika anda rindu kepada wanita tersebut, pasti anda mencium dan menghirup bunga itu. Ketika anda mencium bunga itu, pasti yang anda pikirkan adalah orang yang memberinya, kan? Anda tidak menyembah setangkai bunga, kan? Atau tidak memohon pada bunga, kan?

Itu bedanya berhala dengan Hajar Aswad. Berhala itu disembah dan meyakini bahwa berhala itu mempunyai kuasa, tapi kalau Hajar Aswad sebagai perantara untuk selalu mengingat Allah. Seperti Al-Quran, Ka'bah, dll.
# Staff Isa dan Islam 2012-05-29 14:42
~
Benarkah Hajar Aswad, Al-Quran, dan Ka'bah hanya sebagai “perantara” untuk mengingat Allah? Sulit untuk dibenarkan, sebab umat Islam percaya, bila mencium Hajar Aswad mereka akan mendapat berkah dan juga dipercaya dapat mengampuni dosa-dosa mereka. Itulah mungkin salah satu alasan mengapa umat Islam yang naik haji rela berdesak-desaka n bahkan sampai terinjak-injak ketika mereka berusaha mencium Hajar Aswad.

Al-Quran, bagi umat Muslim, kitab ini adalah “buku suci”. Maka, tidak boleh memegang Al-Quran dengan tangan kiri, tidak boleh meletakkan buku lain di atas Al-Quran. Bahkan yang lebih ekstrim lagi, beberapa umat Muslim percaya, ketika membawa Al-Quran harus pegang di atas kepala, atau minimal sejajar dengan dada, tidak boleh lebih rendah dengan dada.

Menurut saudara Iqbal, apakah cara-cara tersebut tidak sama saja menganggap bahwa Al-Quran benda berhala dan bukan sekedar kitab yang berisi firman Allah?

Tentang Ka'bah, hingga saat ini umat Muslim sendiri tidak dapat menjelaskan, mengapa sholat harus sujud pada ciptaan manusia tersebut!
~
SO
# Azriady 2012-05-29 02:43
*
Andai sejak dulu lukisan atau patung Nabi Muhammad dibuat mungkin zaman sekarang Muhammad sudah disembah. Lihat saja makam para wali, sebagian umat ziarah bukan datang untuk mengenang dan mendoakan tapi malah meminta berkah.

Beberapa tahun setelah penyaliban dan kebangkitan, kemanakah Nabi Isa? Sangat janggal bila benar Al-Quran mengatakan Nabi Isa benar wafat, kenapa tidak ditemukan makam-Nya? Mungkin para sahabat merahasiakan makam-Nya sesuai pesan Nabi agar umat-Nya tidak terlalu bersedih sampai tiba kedatangan Roh Kebenaran.

Setiap nabi adalah manusia biasa dan setiap manusia pasti akan mengalami kematian.
# Staff Isa dan Islam 2012-05-29 14:38
~
Penyembahan berhala terjadi bukan hanya karena ada foto atau tidak. Datang berziarah ke makam dan berdoa di sana juga merupakan penyembahan berhala. Lalu bagaimana dengan orang-orang yang naik haji, pergi ke makam Muhammad dan berdoa di makam tersebut, apakah itu tidak termasuk berhala?

Tentang penyaliban dan kebangkitan Isa Al-Masih adalah sesuatu yang nyata, disaksikan oleh banyak orang. Dan itu bukan sebuah rekayasa. Bukan juga sebuah kisah yang terdapat “kemungkinan-ke mungkinan” seperti yang saudara pikirkan. Dan Isa Al-Masih tidak pernah memerintahkan agar umat-Nya menyembunyikan makam-Nya.

Bila menurut saudara pengakuan Al-Quran akan kematian Isa Al-Masih adalah janggal, adalah hak saudara untuk meragukan isi kitab suci saudara.

Saudara benar, setiap nabi adalah manusia biasa, termasuk Muhammad. Itulah sebabnya dia hingga saat ini masih dalam kubur. Tapi tidak dengan Isa Al-Masih, Dia adalah Kalimat Allah yang datang ke dunia dalam rupa manusia. Karena Dia adalah Kalimat Allah, maka maut tidak kuasa atas nyawa-Nya, itulah sebabnya, walau Kitab Suci mencatat Dia benar wafat, tetapi Kitab Suci juga mencatat, pada hari ketiga Dia bangkit dari kematian-Nya dan naik ke sorga.

Artikel pada tautan ini akan membantu saudara untuk mengerti lebih lagi tentang Isa Al-Masih: http://tinyurl.com/c4phapd.
~
SO
# al 2012-05-29 14:40
*
Saudara staff IDI,

Seperti pernyataan saudara Iqbal, tampaknya kalian tak bisa memahami. Pernahkah kalian lewat pemakaman lalu melihat seseorang menangis di depan sebuah kuburan dan menciumi batu nisannya?

Memang tampaknya orang tersebut mencium batu tetapi pada hakekatnya ia meluapkan kerinduan yang mendalam terhadap orang yang tersayang yang sudah berbeda alam.
# Staff Isa dan Islam 2012-05-30 13:40
~
Saudara Al yang baik hati dan juga ramah,

Kami sungguh mengerti dengan penjelasan saudara di atas. Setahu kami, bahkan ada beberapa suku tertentu, mereka mengunjungi makam pada saat tertentu untuk mengenang handai-taulan mereka yang sudah meninggal. Bahkan bila kita lihat, tidak jarang makam-makam dibangun dengan bentuk yang bagus dan dari material yang bagus pula. Semua itu dilakukan sebagai wujud kecintaan mereka pada jasad yang terbaring dalam makam tersebut.

Bila saudara Al dan saudara Iqbal menyamakan, orang yang mencium batu nisan tersebut dengan orang yang mencium Hajar Aswad, pertanyaan kami: Apakah Allah bersemayam atau berada di Hajar Aswad sehingga orang-orang harus berlomba menciumnya?

Bila ada orang yang mencium batu nisan, menurut kami itu hal wajar, sebab memang benar ada jasad orang yang dicintainya di bawah batu nisan tersebut. Bila menurut saudara Allah bersemayam di Hajar Aswad, perlu dipertanyakan apakah Allah yang saudara sembah adalah Allah yang Agung, yang tidak terbatas oleh ruang dan waktu.
~
SO
# Azriady 2012-05-30 11:16
*
Umat Islam merasa tidaklah pantas bila gambar atau lukisan para nabi dibuat sebagai hiasan dinding, komik, atau bahkan dibuat sebagai patung pajangan. Kami sangat menghormati nabi kami melebihi umat lainnya. Jika gambar atau lukisan telah rusak akan berakhir di tempat sampah, disobek atau dibakar, itu sangat membuat kami sedih.

Para Nabi adalah orang suci, tidaklah setara dengan para artis yang senang gambarnya dipajang dimana-mana. Kami juga percaya bangsa Jin atau Iblis sangat senang bersemayam dalam patung berwujud hewan atau manusia, apalagi bila benda tersebut berusia ratusan tahun. Iblis biasanya akan mengabulkan permintaan orang yang mengharapkan berkah pada patung atau lukisan agar mereka tersesat.
# Staff Isa dan Islam 2012-05-31 10:30
~
Saudara Azriady,

Disinilah letak perbedaan cara pandangan serta iman orang Kristen dan Islam dalam menyikapi sebuah gambar, lukisan, atau patung.

Bagi orang Kristen, lukisan tetaplah sebuah lukisan. Mungkin gambar atau lukisan tersebut mempunyai nilai history, tetapi tidak mempunyai kekuatan supranatural sehingga harus tetap dijaga dan tidak boleh dibuang ke tong sampah.

Bagi orang Kristen, Isa Al-Masih telah tinggal di hati mereka. Sehingga, bila ada gambar Isa yang rusak dan terpaksa dibuang ke tong sampah, hal itu tidak mengurangi iman mereka pada Isa Al-Masih. Dan juga tidak akan membuang sedikitpun Isa Al-Masih di hati mereka.

Tidak ada manusia yang suci, semua manusia pernah melakukan dosa, tanpa terkecuali para nabi termasuk Muhammad. Tetapi tidak dengan Isa Al-Masih. “Ia (Jibril) berkata: "Sesungguhnya aku ini hanyalah seorang utusan Tuhanmu, untuk memberimu seorang anak laki-laki yang suci" (Qs 19:19)

Bila jin atau iblis senang bersemayam di patung, bukankah juga tidak menutup kemungkinan jin atau ibli bersemayam di Batu Hitam yang disembah jutaaan umat Muslim?
~
SO
# aeldie 2012-06-07 01:23
*
Tujuan tidak boleh ada gambar Nabi Muhammad dalam Islam adalah, karena Muhammad manusia mulia, jangan sampai nanti tercoreng dengan tingkah laku manusia sekarang yang kebetulan mirip dengannya dan mengaku-ngaku keturunannya.

Oleh sebab itulah tidak boleh ada gambar Nabi Muhammad. Jangan sampai dikotori dan dipecah-belah oleh orang-orang yang mengaku keturunannya.
# Staff Isa dan Islam 2012-06-08 16:14
~
Saudara Aeldie,

Kami memang pernah mendengar, umat Muslim mengimani Muhammad sebagai manusia mulia. Apakah saudara Aeldie juga pernah mendengar bahwa Al-Quran mengatakan Isa Al-Masih satu-satunya manusia termulai di dunia dan di akhirat?

Bila disebut manusia yang mulia, tentu ada lebih dari satu orang. Tapi bila telah dikatakan sebagai termulia, maka tidak ada yang lebih mulia selain dia.

Pertanyaan kami, bila Muhammad saja yang masih sebatas mulia tidak boleh dibuat gambarnya, lalu mengapa Isa Al-Masih yang sudah termulia, bukan hanya di dunia, tapi juga di akhirat, umat Muslim masih mau membuat gambar-Nya? Bukankah menjaga citra Isa Al-Masih supaya tidak tercoreng adalah lebih penting, karena Dia termulia, dibanding yang hanya sebatas mulia?

Sayangnya, hingga saat ini kami belum menemukan penjelasan yang masuk akal mengapa Muhammad tidak boleh dibuatkan gambarnya.
~
SO
# basri 2012-06-12 10:48
*
Saudara admin,

1) Agama Kristen, Hindu, Budha, konfucu dll, semua mengkultuskan orang-orang tertentu, sehingga dibuatlah gambar serta patung dari orang-orang tersebut. inilah yang membedakan dengan agama Islam.

2) Adapun mengenai Ka'bah & Hajar Aswad, tentunya sangat salah persepsi kalau anda mengatakan kalau orang Islam menyembah Ka'bah (Hajar Aswad). Adapun Sholat menghadap ke arah Kiblat (Ka'bah) Itu adalah perintah Allah SWT.

3) Menghadap ke arah Kiblat bukan berarti Islam menyembah Ka'bah karena dalam sholat tidak boleh mengingat apapun selain keyakinan hanya kepada Tuhan Semesta Alam.

4) Admin yg terhormat, Anda selalu menggunakan ayat Al-Quran untuk memuliakan Nabi Isa AS. Tapi tentunya bukan buat Yesus Kristus yang mati di kayu salib. Karena Nabi Isa AS tidak disalib menurut Al-Quran. Jadi itu adalah orang yg berbeda

Terimakasih.
# Staff Isa dan Islam 2012-06-13 15:17
~
Saudara Basri,

Terimakasih untuk komentar dan juga penjelasan saudara di atas.

1. Bagaimana dengan Islam, apakah Islam tidak mengkultuskan Muhammad? Menurut kami, justru Islam sangat mengkultuskan Muhammad, sehingga apapun yang dilakukan Muhammad selalu dibenarkan. Bahkan pada awal kewahyuannya, Allah harus menurunkan setiap ayat untuk membenarkan apa yang dilakukan oleh Muhammad.

Saudara dapat membaca sejarah Islam pada url ini: http://tinyurl.com/cmmdk6r

2. Bila memang orang Islam tidak menyembah Hajar Aswad, dapatkah saudara menjelaskan pada kami, apa tujuan orang-orang yang naik haji berdesak-desaka n untuk mencium atau sekedar menyentuh Hajar Aswad?

3. Satu ayat dalam Al-Quran, “Sungguh Kami (sering) melihat mukamu menengadah ke langit, maka sungguh Kami akan memalingkan kamu ke kiblat yang kamu sukai” (Qs 2:144).

Yang ingin kami tanyakan, bila memang Allah melarang Muhammad menengadah ke langit, ke tempat yang Allah ciptakan sendiri, ketika dia sholat, mengapa Allah justru memperbolehkan Muhammad menghadap ke Ka'bah, sebuah benda yang hanya ciptaan manusia? Siapakah sebenarnya yang membuat perintah untuk menghadap Ka'bah, Allah atau manusia?

4. Tentang kebangkitan dan kenaikan Isa Al-Masih ke sorga, silakan saudara membaca penjelasan kami pada url ini: http://tinyurl.com/c2quvd8
~
SO
# bambang nugroho 2012-06-12 13:13
*
Siapa bilang orang Kristen belum pernah melihat Yesus (Isa Al-Masih)? Saya salah satu orangnya yang telah melihat Dia. Dia menjamah saya disaat kami berada di mobil kami yang sederhana. Penuh sinar keputihan, Dia bersifat Kebapakan karena suara-Nya sangat lembut, lembut kulit-Nya, tidak keriput, mata berwarna biru dan jubah putih bersinar dan tangan-Nya memegang bintang, penuh karisma dan kita tidak bisa membantah-Nya.

Sapaan-Nya yang pertama "Salom, salam damai dan sejahtera bagimu.” Ini sungguh-sungguh nyata. Itulah yang menjadi sumber kenapa saya berbalik 360 derajat kepada-Nya. Yang lalu biarlah berlalu, yang penting, saya ingi selamat dunia dan akhirat. GBU. Inilah Firman hidup yang sesungguhnya.
# Staff Isa dan Islam 2012-06-13 15:15
~
Tuhan mempunyai berbagai cara untuk menampakkan diri-Nya pada seseorang. Ada melalui firman, lewat mimpi ataupun penglihatan.

Setiap orang yang memang benar-benar menerima Isa Al-Masih sebagai satu-satunya Tuhan dan Juruselamat, tentulah orang tersebut pernah bertemu dengan Isa secara pribadi. Seorang Kristen yang tidak pernah mengalami perjumpaan pribadi dengan Isa melalui salah satu cara di atas, orang tersebut belumlah layak dikatakan sebagai pengikut Isa sepenuhnya.

“Barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap ada di atasnya"
(Injil, Rasul Besar Yohanes 3:36).
~
SO
# akunawal 2012-06-15 16:31
*
“Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi” (Taurat, Kitab Keluaran 20:4)

Mengutip ayat ini, berarti tidak boleh membuat patung apapun. Tetapi, mengapa Kristen masih membuat patung Yesus? Adakah ayat bible yang menyatakan pengecualian terhadap patung Yesus?

Jika anda mengatakan bahwa bagi orang Kristen, Isa Al-Masih di hati mereka, mengapa ada orang yang berdoa menghadap ke patung Yesus atau mereka menggenggam erat salib-Nya?

Jika anda mengatakan bahwa ada kemungkinan iblis atau setan bersemayam di Hajar Aswad, maka lebih sangat mungkin jika iblis/setan bersemayam dalam patung Yesus yang nyata-nyata bentuknya patung.
# Staff Isa dan Islam 2012-06-18 15:17
~
Saya kutip di sini lanjutan dari ayat yang saudara kutip, 5 “Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu” (Taurat, Kitab Keluaran 20:5)

Allah dengan jelas menekankan, jangan sujud dan menyembah pada buatan manusia.

Bila demikian, apakah salah bila seorang membuat patung atau gambar dan menyimpannya? Menurut kami tidaklah salah! Selama orang itu tidak menyembah dan sujud pada patung atau gambar tersebut.

Seorang Kristen yang benar-benar telah menerima Keselamatan dan Hidup Kekal dari Isa Al-Masih, tidak akan menyembah sebuah patung atau salib. Termasuk pada patung Yesus!

Patung Yesus hanyalah sebuah patung yang dibuat manusia, demikian juga dengan salib. Patung atau salib tersebut tidak dapat menjawab doa seseorang. Hanya Allah yang dapat mengabulkan setiap doa dan permohonan yang dinaikkan dengan tulus.

“Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!" (Injil, Rasul Besar Matius 4:10).
~
SO
# mhyan 2012-06-25 14:08
*
Saya sangat bersyukur terlahir sebagai Kristen, hanya Tuhanku Yesus yang dapat memberi menjamin keselamatanku.
# arianti 2012-07-04 14:36
*
Saya setuju sekali dengan penjelasan mengenai gambar maupun patung, itu semua hanyalah sarana untuk mengingat dan mendekatkan diri. Sama halnya bila kita rindu pada seseorang, kita melihat fotonya. Logikanya begitu, kecuali ada manusia-manusia yang logikanya tidak jalan menuduh orang Kristen menyembah patung.

Kita diciptakan dengan akal dan fikiran dan hati nurani, jadi gunakanlah itu, untuk memilih. Jangan hanya menerima doktrin. Mana yang benar, mana yang salah. Mana yang asli mana yang palsu.
Video Isa Dan Islam

Click gambar di atas untuk video-video terbaru kami

www.videoisadanislam.com

isadanislamstudi.com

* Untuk bisa masuk ke pelajaran kursus ini, non-aktifkan 'pop-up blocker' komputer Saudara dengan meng-klik di sebuah 'bar' di bawah 'status bar' di bagian atas layar komputer