Ikuti Isa dan Islam di Facebook Ikuti Isa dan Islam di Tweeter

Kekerasan atau Kasih Dalam Agama

.

Berbagai Macam Agama

Ahmadiyah telah ada cukup lama di Indonesia.  Mereka dikenal dengan nama JIA (Jemaat Ahmadiyah Indonesia). Walaupun Ahmadiyah mengklaim Al-Quran adalah Kitab Suci mereka, namun umat Muslim tidak mengakui mereka sebagai aliran Islam.  Bahkan mereka menganggap hal itu merupakan penghinaan.

Sejak awal berdirinya Ahmadiyah di Indonesia mereka mendapat banyak penolakan dari umat Muslim. Penolakan demi penolakan dilakukan supaya mereka membubarkan diri. Baru-baru ini terjadi lagi di Kuningan, umat Muslim mengecam keberadaan komunitas Ahmadiyah.  Mereka melakukan aksi coret-coret terhadap Masjid Mahmud atau Masjid Jemaat Ahmadiyah.


“Untukmu Agamamu, Untukku Agamaku. ”

Inilah pernyataan iman umat Muslim sebagai bentuk keteguhan iman mereka.  Jelas kalimat di atas juga bertujuan untuk memberi kebebasan kepada siapapun untuk memeluk agamanya.  Melakukan kegiatan agamanya tanpa rasa takut dan khawatir atas ancaman dari agama lain.  Inilah yang seharusnya berlaku bagi umat beragama di Indonesia.  Dimana kebebasan inipun didukung oleh undang-undang di Indonesia.

Pengakuan Kebebasan Tidak Selalu Dihargai

Namun kenyataannya pengakuan dan undang-undang diatas tidak dapat menjamin kebebasan beribadah khususnya bagi umat minoritas.  Hal ini terbukti dengan banyaknya gereja ditutup secara paksa dengan alasan yang tidak jelas.  Lagi pemboman gereja seperti pada malam natal tahun 2000 telah menjadi duka mendalam bagi umat Kristen. Dan juga penolakan demi penolakan yang diterima oleh Jemaat Ahmadiyah Indonesia adalah bukti nyata bahwa kebebasan beragama yang dijunjung tinggi oleh “Untukmu agamamu, untukku agamaku” belum terjamin.

Ormas Melawan Patung

Ternyata “ketidak-bebasan” tidak hanya milik umat minoritas. Seorang seniman-pun harus merelakan karyanya dibongkar atas inisiasi sebuah ormas Muslim. Patung yang menjadi ikon sebuah perumahan elit, dibangun menggunakan biaya cukup besar harus terpaksa dibongkar. Sungguh ironis!!

Al-Fatihah Menekankan Sikap Rahmat dan Kasih Sayang

Umat Islam setiap hari, berulang kali mengucapkan Al-Fatihah dan dengan demikian mengulang kenyataan bahwa Allah SWT adalah ar-Rahman dan ar-Rahim.  M. Quraish Shihab dalam bukunya, “Tafsir Al-Misbah” menulis: “Ketika seseorang membaca ar-Rahman dan atau ar-Rahim, diharapkan jiwanya akan dipenuhi oleh rahmat dan kasih sayang, dan saat itu rahmat dan kasih sayang akan memancar keluar dalam bentuk perbuatan-perbuatan.”

Jika orang yang membaca Al-Fatihah masih mempraktekkan kekerasan dan kekejaman kepada orang lain, kelihatan sholatnya kurang bermanfaat.

Isa Al-Masih Dapat Memenuhi Hati Kita Dengan Kasih

Jelas kekerasan seperti di atas dilarang dalam Injil.  Isa Al-Masih dalam Injil, Rasul Matius 5:44 bersabda: Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka . . . .” Berdasarkan nasihat ini orang Islam perlu mendoakan Jemaat Ahmadiyah Indonesia dan juga orang Kristen.

Sebetulnya hanya mereka yang telah menerima KASIH dari Isa Al-Masih yang mampu membagikan KASIH semacam ini kepada sesama.  Jika semua orang memiliki kasih yang ditekankan oleh Isa Al-Masih, maka akan tercipta kehidupan sosial yang harmonis.


(Saodah)


Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

Berhubung banyak komentar yang masih belum kami balas, untuk sementara komentar tidak diterima.

Comments  

# Staff Isa dan Islam 2010-08-20 07:38
~
TOPIK URAIAN UNTUK COMMENT:

Kekerasan atau Kasih Dalam Agama

Kami senang menerima comment yang langsung menyetujui dan/atau menantang intisari uraian di atas. Informasi yang memperkaya pengertian tentang topik di atas juga diterima dengan senang hati.

Comment-comment lain yang tidak berhubungan langsung dengan topik di atas tidak bisa diterima. Di tempat ini kami ingin menjalankan satu diskusi mengenai topik di atas saja.

Kami sangat menghargai sekali bila alamat email yang diberikan adalah benar dan masih aktif.

Wassalam,
Staff, Isa dan Islam
~
SO
# Kurniawan 2010-08-20 15:34
*
Islam bukan agama kekerasaan, perang diperbolehkan jika:

"Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas." (QS 2:190)

"Dan jika mereka condong kepada perdamaian, maka condonglah kepadanya dan bertawakallah kepada Allah. Sesungguhnya Dialah yang Maha mendengar lagi Maha mengetahui." (QS 8:61)
# Kurniawan 2010-08-20 15:40
*
Islam adalah agama yang mengasihi:

"Allah tidak melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil.

Sesungguhnya Allah hanya melarang kamu menjadikan sebagai kawanmu orang-orang yang memerangimu karena agama dan mengusir kamu dari negerimu, dan membantu (orang lain) untuk mengusirmu. Dan Barangsiapa menjadikan mereka sebagai kawan, Maka mereka Itulah orang-orang yang zalim."
(Qs 60:8-9)
# sepatu hitam 2010-11-16 12:06
*
Jika mengambil sesuatu, janganlah setengah-seteng ah untuk dijadikan bahan diskusi. Ambillah semuanya.

Secara ilmiah, bila kita mengambil teori hanya sepenggal saja, hal itu tidak dapat diterima. Maka dari itu, jika ingin berdikusi, ambilah semua bahan, lalu kemudian dibukakan di forum.
# prihatin 2010-12-23 16:44
*
Menurut saya terjadinya kekerasan dalam agama atau kekerasan yang mengatas-namaka n agama disebabkan karena agama telah dijadikan Tuhan oleh pengikut agama tersebut.

Sedangkan Tuhan sendiri tidak beragama dan tidak menurunkan agama, yang melahirkan agama adalah manusia maka ego manusia akan 100% berbicara manakala terjadi penghinaan terhadap agama.

Mohon saudara-saudara ku semua memahami dengan benar bahwa konsep beragama tidak sama dengan konsep berTuhan. Beda sekali antara menjalankan perintah agama dengan menjalankan perintah Tuhan.
# Staff Isa dan Islam 2011-01-05 15:47
~
Kami sependapat bahwa seringkali agama justru dijadikan alat, tameng, serta alasan bagi oknum tertentu untuk melakukan kekerasan.

Namun kami mempercayai bahwa kekerasan justru lebih sering terjadi karena di dalam agama tersebut ada perintah untuk melakukan kekerasan. Berbeda dengan ajaran Isa Al-Masih mengenai Kasih, bahwa kita harus mengasihi sesama kita, termasuk bahkan kita harus mengasihi musuh kita dan mendoakan orang-orang yang menganiaya kita. (Injil, Surah Matius 5:44)

Kami tidak mengerti kalimat Saudara bahwa Tuhan tidak menurunkan agama. Apakah Saudara bisa menjelaskan kalimat itu kepada kami?
~
CA
# Ade 2010-12-23 23:04
*
Ahmadiyah boleh ada tetapi bukan dengan nama Islam. Al-Quran yang digunakan Ahmadiyah bukan Al-Quran yang dipakai umat Islam. Mereka mempercayai nabi lain setelah nabi Muhammad. Sementara Islam sedunia berdasarkan Al-Quran yang sama dan nabi terahir adalah Nabi Muhammad.
# Ari 2010-12-26 13:53
*
Bukankah Kristen tidak mengakui Saksi Yehowah, karena mereka tidak mengakui Yesus sebagai Tuhan tetapi sebagai Nabi. Padahal mereka Kristen juga.
# udindagiang 2011-05-04 16:11
*
Kebebasan beragama boleh dan diperbolehkan selagi tidak mengusik. Kami pikir Islam dan Kristen bisa hidup berdampingan. Tapi anda jangan menyulut hal krusial sekelas sekte, yaitu Ahmadiyah. Mereka itu dalam agama Islam adalah penebar teror. Ahmadiyah bukan agama tapi pencaplokan dan perubah aqidah Islam.

Hati-hatilah di dalam berkomentar. Jawablah dengan sepenuh hati. Kiranya semua umat beragama di Indonesia mempraktekkan dua ayat ini.
# Staff Isa dan Islam 2011-05-05 01:31
~
Saudara sepertinya mengisyaratkan bahwa Saudara menyetujui tindakan main hakim sendiri dan kekerasan terhadap mereka yang berasal dari golongan Ahmadiyah.

Apakah tidak ada cara lain yang lebih baik selain kekerasan?

Isa Al-Masih mengatakan pada kita agar kita boleh mengasihi musuh kita, dan bahkan berdoa baginya (Injil, Rasul Besar Matius 5:44).

Mengapakah kita justru tidak pernah berdoa agar suatu saat Allah boleh kembali mempertobatkan mereka?
~
CA
# alim 2011-05-09 20:35
*
Coba admin menjelaskan tentang Perang Salib yang diperintahkan oleh Paus yang adalah pemimpin rohani dan merepresentasik an agama Kristen.
# Staff Isa dan Islam 2011-05-11 02:07
~
Saudara Alim, Para pengikut Isa Al-Masih yang sejati tidak pernah memandang bahwa Paus adalah representasi umat Kristiani.

Setahu kami, perang salib dilancarkan karena umat Islam telah menyerang dan menduduki kota Yerusalem.

Ketika terjadi perang salib, kedua belah pihak adalah bersalah karena sama-sama telah mengobarkan perang yang tidak berguna dan banyak memakan korban jiwa.

Apakah Saudara menyetujui tindakan umat Islam yang terlebih dahulu menyerang dan menduduki kota Yerusalem?
~
CA
# joko 2011-05-09 22:36
*
Bagaimana jika umat Kristen menghadapi hal yang sama? Misalkan ada sebagian umat yang menyatakan diri mereka Kristen, tapi Tuhan-nya bukan Isa Al-Masih, apakah Kristen tidak akan bertindak sama?
# Staff Isa dan Islam 2011-05-11 02:15
~
Saudara Joko, umat Kristiani mengalami jauh lebih banyak kondisi seperti ini, daripada yang Saudara bisa bayangkan. Sesungguhnya ada banyak aliran sesat dalam kekristenan, khususnya mereka yang tidak sungguh-sungguh di dalam mempelajari Kitab Suci.

Namun cara penanganan yang tepat terhadap aliran-aliran sesat itu tentu bukan dilawan dengan cara kekerasan hingga menumpahkan darah, bukan?

Para pengikut Isa Al-Masih yang sejati mempraktekkan ajaran kasih yang diperintahkan oleh Isa Al-Masih.

Isa Al-Masih berkata, "Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapapun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu. Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu" (Injil, Rasul Besar Matius 5:39,44).

Jika semua orang bisa mempraktekkan ajaran Isa Al-Masih ini, maka kita akan hidup di dalam dunia yang sungguh amat tenang dan nyaman, karena penuh dengan perdamaian. Hal ini pula yang akan diterima para pengikut Isa Al-Masih kelak di dalam sorga.
~
CA
Video Isa Dan Islam

Click gambar di atas untuk video-video terbaru kami

www.videoisadanislam.com

isadanislamstudi.com

* Untuk bisa masuk ke pelajaran kursus ini, non-aktifkan 'pop-up blocker' komputer Saudara dengan meng-klik di sebuah 'bar' di bawah 'status bar' di bagian atas layar komputer