Ikuti Isa dan Islam di Facebook Ikuti Isa dan Islam di Tweeter

Mengapa Isa Al-Masih Menentang Pembakaran Al-Quran

.

Pembakaran Al QuranPendeta Jones dari salah satu gereja independen dan kecil (kira-kira 30-50 jemaat) di Florida menarik perhatian dunia.  Ia memilih tanggal 11 September sebagai hari untuk membakar Al-Quran.  Tanggal ini sesuai dengan hari ulang tahun ke sembilan musibah World Trade Center di New York.


Orang Kristen Tidak Selalu Hidup Menurut “Hukum Mas”

Bagaimana sikap Isa Al-Masih kepada tindakan Pendeta Jones? Isa Al-Masih mengajarkan, “Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka.  Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.” (Injil, Rasul Besar Matius 7:12)

Sayangnya Pendeta Jones tidak mau hidup menurut ajaran Isa Al-Masih ini yang disebut “Hukum Mas.” (The Golden Rule)

Staff Isa dan Islam Menentang Pembakaran Al-Quran

Memang hak untuk menentang isi Al-Quran atau buku dan pandangan orang lain harus selalu dilindungi. Namun hendaklah penentangan tersebut disampaikan dengan cara yang baik dan sopan sehingga tetap menghargai kepercayaan orang lain.

Staff Isa dan Islam sangat menolak semua cara-cara berdebat yang kasar, keras dan tidak beradab. Kami ingin selalu menunjukkan sikap kasih dan hormat kepada orang-orang dari agama lain. Dan kami sangat menentang pembakaran Al-Quran.

Mengapa Orang-orang Non-Muslim Tidak Suka Al-Quran

Mungkin orang Islam heran, mengapa orang non-Muslim tidak suka pada ajaran Al-Quran bahkan cenderung menentang Al-Quran. Kami merasa hal ini dikarenakan adanya ayat-ayat di Al-Quran menakutkan bagi orang non-Muslim. Misalnya ada lebih dari 150 ayat di Al-Quran tentang jihad, salah satunya adalah:  

“Apabila sudah habis bulan-bulan Haram itu, maka bunuhlah orang-orang musyrikin itu di mana saja kamu jumpai mereka, dan tangkaplah mereka. Kepunglah mereka dan intailah di tempat pengintaian.” (Qs. 9:5)

Sebaliknya, tidak ada satupun ayat di Injil mengenai Jihad.

Tindakan Kekerasan Orang Islam Mewarnai Pandangan Non-Muslim Akan Al-Quran

Seringkali, bila ada konflik dengan orang lain atau agama lain, orang Islam selalu mengancam akan membunuh orang Kristen. Misalnya baru-baru ini orang Islam mengancam akan membunuh orang Kristen bila Al-Quran dibakar. Sungguh aneh dan mengerikan karena orang di Florida yang mengancam akan membakar Al-Quran, bukan orang Kristen di Indonesia.

Tindakan dan kekerasan seperti inilah yang membuat orang non-Muslim makin tidak suka pada Al-Quran. Mereka menarik kesimpulan bahwa Al-Quran adalah buku perang, bukan buku damai dan kasih seperti Injil.

Mengadakan Demonstrasi Protes Pembakaran Gereja

Orang Islam perlu menunjukkan dan menekankan ayat-ayat di Al-Quran yang mendorong kita untuk mengasihi musuh kita dan orang yang melukai hati kita.  Ayat-ayat seperti itu akan menolong orang non-Muslim menjadi simpati pada Al-Quran.

Apakah orang Islam berdemonstrasi dan protes jika gereja dibakar? Protes semacam itu akan sungguh membawa perhatian, pujian dan penghargaan dari orang-orang non-Muslim.

Tetapi jika orang Islam selalu menanggapi masalah dengan kekerasan, maka orang non-Muslim akan makin tidak menyukai Al-Quran.

I Sincerely Love All Muslims = ISLAM

Orang Kristen yang berbahasa Inggris mempunyai akronim yang didasarkan pada kata “Islam.”  Mereka mengatakan Islam berarti: I Sincerely Love All Muslims (Aku dengan sungguh-sungguh mengasihi semua orang Islam.)  Ini memang sikap yang sesuai dengan ajaran Isa Al-Masih.  Sikap mengasihi tidak akan berbuat apa saja untuk melukai perasaan orang Islam.

Kami dari “Staff Isa dan Islam” minta maaf untuk setiap orang Kristen yang tidak memperlakukan saudara-saudara yang beragama Islam menurut “Hukum Mas.”  Kiranya baik orang Kristen maupun orang Islam akan berusaha hidup menurut “Hukum Mas” yang diajarkan oleh Isa Al-Masih.

(JG)


Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

Add comment

PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR

Bagi Pembaca yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:

1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
2. Komentar hanya diperbolehkan menjawab salah satu dari 3 pertanyaan fokus yang dimuat di bagian akhir artikel. Kecuali beberapa artikel yang tidak memuat 3 pertanyaan fokus.
3. Sebelum menuliskan jawaban, copy-lah pertanyaan yang ingin dijawab terlebih dahulu.
4. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
5. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.
6. Satu orang komentator hanya berhak menuliskan komentar pada satu kolom. Tidak lebih!

Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan mengirim email ke: [email protected]

Kiranya petunjuk-petunjuk di atas dapat kita perhatikan.

Wassalam,
Staf, Isa dan Islam

Security code
Refresh

Comments  

# eden 2010-11-11 10:43
*
“Apabila sudah habis bulan-bulan Haram itu, maka bunuhlah orang-orang musyrikin itu di mana saja kamu jumpai mereka, dan tangkaplah mereka. Kepunglah mereka dan intailah di tempat pengintaian.” (Qs. 9:5)

Yang hidup ditangkap dan yang telah mati dikuburkan. Kalau sudah mati, untuk apa lagi ditangkap, dikepung dan diintai.

Yang dibunuh itu adalah pemikiran yang sesat, bukan nyawanya.
# Staff Isa dan Islam 2011-04-07 12:47
~
Sdr. Eden, jelas pada ayat di atas, 'yang dibunuh' bukanlah “pemikiran” seperti yang saudara utarakan, melainkan “orang-orang” atau “manusia”.

Jelas, ini adalah sebuah kekerasan dan sangat menakutkan bagi non-Muslim, khususnya Pengikut Isa Al-Masih yang menekankan “kasih” dalam setiap pengajaran-Nya. Injil mengajarkan bahwa Allah adalah Maha Kasih, Maha Pengampun sehingga mustahil Allah akan memberikan perintah untuk membunuh.

Adalah aneh jikalau ada ayat seperti Qs 9:5 dalam Al-Quran. Masakan Allah yang r-Rahmani ar-Rahim menyuruh untuk membunuh ciptaan-Nya?

Isa Al-Masih dalam Injil, Rasul Matius 5:44 bersabda: “Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka . . . .” Perbedaan-perbe daan inilah diantaranya, yang membuat umat non-Muslim meragukan apakah benar Al-Quran adalah firman Allah.
~
SO & JG
# hamba allah 2010-12-22 23:37
*
“Apabila sudah habis bulan-bulan Haram itu, maka bunuhlah orang-orang musyrikin itu di mana saja kamu jumpai mereka, dan tangkaplah mereka. Kepunglah mereka dan intailah di tempat pengintaian.” (Qs. 9:5)

Al-Quran bukan merupakan bagian terpisah, jadi anda harus membaca sebelum dan sesudah ayat ini untuk memahaminya, ayat ini menerangkan orang-orang kafir yang memusuhi dan membuat makar, merekalah musuh Allah.

Seperti ayat dalam Al-Quran "Celakalah orang-orang yang shalat," Al-Maun, Surat 107. Lalu apakah ayat tersebut sampai di situ saja?. Sebaiknya menulis ayat Al-Quran secara lengkap, supaya artinya dapat diterima dengan jelas.
# Staff Isa dan Islam 2011-01-03 19:12
~
Artikel kami menyatakan bahwa kami tidak menyetujui rencana pembakaran Al-Quran.

Kami mengatakan bahwa orang-orang membenci Al-Quran, karena Al-Quran banyak mengandung kalimat-kalimat yang mengancam keselamatan kaum non-Islam seperti ayat yang kami kutip di atas dan juga di dalam pelbagai ayat lainnya.

Berbeda halnya dengan ajaran Isa Al-Masih. Isa Al-Masih mengajarkan untuk mengasihi musuh dan berdoa bagi mereka yang menganiaya para pengikut Isa Al-Masih (Injil, Surah Matius 5:44).

Saudara boleh menyimak juga jawaban kami atas komentar Saudara Awi di atas.
~
CA
# irna rama 2011-03-02 08:40
*
Dalam Islam tidak pernah mengajarkan kekerasan tapi ketegasan. Adapun orang-orang yang memakai kekerasan adalah orang-orang yang tidak paham betul tentang Islam dan Al-Quran itu sendiri.

Dalam Islam memang tidak ada tawar menawar antara yang hak dan bathil, tapi bukan berarti orang Muslim mau membunuh non-Muslim, bahkan pada zaman Muhammad. Dalam Islam juga tidak ada pemaksaan orang lain untuk menjadi Islam.
# Staff Isa dan Islam 2011-03-11 15:35
~
Saudara Irna Rama, benarkah pendapat Saudara, bahwa yang melakukan kekerasan adalah orang–orang yang tidak memahami Islam dan Al-Quran?

Sebenarnya yang terjadi adalah sebaliknya, orang-orang yang tidak terlalu mengenal Al-Quran, justru tidak menggunakan kekerasan, main paksa, ataupun kasar. Mereka adalah orang yang toleran dan menghargai agama lain.

Orang yang sungguh-sungguh mentaati keseluruhan Al-Quran justru bisa menjadi pengikut Islam yang radikal.

Mengapa terjadi demikian ?

Karena mereka juga mengamalkan kekerasan yang dicatat dalam Al-Quran. Mereka melakukan apa yang diajarkan, misalnya ayat dalam Qs 8:12-13 "Penggallah kepala mereka dan pancunglah tiap-tiap ujung jari mereka... barangsiapa yang menentang Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya Allah amat keras siksaanNya.”

Hal ini sangat berbeda dengan ajaran Isa Al-Masih, yang bahkan terhadap musuh yang menentangNya, Dia memerintahkan:”Kasihilah musuhmu, berbuatlah baik dan kepada orang yang membenci kamu;” (Injil, Lukas 6:27).
~
SL
# agus herniwan 2011-03-25 22:14
*
Pada kenyataannya apakah ayat itu diberlakukan sekarang ini?
Hanya orang musyrikin (kafir) yang tidak konsisten dengan perjanjian, maka wajarlah orang musyrikin (kafir) mendapat pelakuan sedemikian rupa.(baca pula QS 9:17-18)
# Staff Isa dan Islam 2011-04-07 12:48
~
Saudara Agus, siapakah yang Saudara maksud sebagai orang-orang kafir?
Bukankah Al-Quran sendiri mengatakan bahwa kaum pengikut Isa Al-Masih, atau Nasrani itu adalah orang-orang yang paling dekat persahabatannya dengan Islam?

Para pengikut Isa Al-Masih yang sejati tidaklah akan pernah membakar sebuah buku Al-Quran.

Saudara kelihatannya sangat menentang kalau ada orang yang berniat membakar Al-Quran, bahkan sebelum orang itu benar-benar telah melakukannya. Apakah Saudara juga akan bertindak sama, jika ada orang yang hendak membakar kitab-kitab Taurat, Zabur, dan Injil, yang benar-benar merupakan Firman Allah tersebut?

Apakah Saudara pernah membaca dan / atau pun merenungkan kitab Taurat, Zabur, dan Injil?

Saudara kami undang untuk boleh terus merenungkan artikel-artikel kami demi mempelajari Firman Allah yang sejati.

CA
# Heri 2011-06-20 13:54
*
Yang dimaksud kaum Nasrani yang dekat persahabatannya dengan Islam adalah pendeta-pendeta yang sehat akalnya, sehingga ketika Al-Quran dibacakan mereka menangis membenarkan kandungan al Quran dan kerasulan Muhammad.
# Staff Isa dan Islam 2011-06-30 10:13
~
Saudara Heri, para pengikut Isa Al-Masih yang sejati tidak akan membenarkan kandungan Al-Quran ataupun kerasulan Muhammad. Yang terjadi adalah sebaliknya, jika Muhammad berada dalam keragu-raguan, dialah yang harus datang dan bertanya pada pengikut Isa Al-Masih yang membaca Kitab-Kitab yang sebelumnya. (Qs 10:94; Qs 16:43-44).

Jadi, seharusnyalah nabi Saudara yang mendatangi umat Nasrani yang sejati dan meminta petunjuk, dan bukan sebaliknya umat Nasrani yang harus mendengarkan nabi Saudara.

Mengapa? Tentu saja karena di dalam Al-Kitab ada petunjuk dan terang (Qs 5:43-46; Qs 5:68). Siapakah yang disebut sebagai terang? Terang itu ialah Isa Al-Masih.

"Datanglah seorang yang diutus Allah, namanya Yohanes (Nabi Yahya); ia datang sebagai saksi untuk memberi kesaksian tentang terang itu (Isa Al-Masih), supaya oleh dia semua orang menjadi percaya. Ia bukan terang itu, tetapi ia harus memberi kesaksian tentang terang itu. Terang yang sesungguhnya (Isa Al-Masih), yang menerangi setiap orang, sedang datang ke dalam dunia. Ia telah ada di dalam dunia dan dunia dijadikan oleh-Nya, tetapi dunia tidak mengenal-Nya (Isa Al-Masih)." (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:6-11).

Al-Quran memperkenalkan dan memuliakan Isa Al-Masih jauh lebih tinggi dari semua manusia yang pernah hidup. Tetapi Al-Quran ternyata tidak cukup jelas. Untuk bisa dengan tuntas mengenal Isa Al-Masih maka kita harus beriman kepada Taurat, Zabur, Kitab Nabi-Nabi, dan Injil sebagai Firman Allah yang telah Allah berikan kepada kita.

Kami mengajak Saudara untuk boleh merenungkan: isadanislam.com/jalan-keselamatan.

CA
# nury 2011-04-12 16:27
*
Semoga Allah menjaga kesucian Al-Quran dari orang-orang yang tidak mengerti makna sesungguhnya, yang hanya mengartikan dari cuma per-penggal ayat.
Maka tunggulah, kebenaran akan datang.
# Staff Isa dan Islam 2011-04-14 04:14
~
Saudara Nury,

Kami justru hadir untuk menyajikan keutuhan pemahaman akan Firman Allah yang telah diwahyukan Allah di dalam Taurat, Zabur, Kitab Nabi-Nabi, dan Injil.

Kiranya di dalam menyelidiki semuanya ini, kita tidak lagi sepotong-potong di dalam mengerti kebenaran.

Untuk mengerti akan kebenaran, adalah berharga bagi kita untuk dapat menggumulinya, dan berjuang sedaya upaya untuk boleh meneliti dan menjangkaunya.

Walau kita yang hanya memiliki rasio yang terbatas, baiklah kita mencoba untuk terus mau belajar, dan tidak menyatakan tutup pintu karena menganggap sudah cukup.

Kami mengundang Saudara untuk terus menggeluti website ini, untuk mampu berpikir dan terus memberikan kontribusi yang kritis pada kami.
~
CA
# franky 2011-04-13 12:54
*
Allah yang benar adalah Allah yang harus mempunyai kasih, yang melebarkan sayap kasih-Nya untuk manusia boleh mencari dan menemukan Dia.
# Staff Isa dan Islam 2011-06-02 17:37
~
Kami setuju dengan pandangan Saudara Franky.

Jalan sudah diberikan, dan sekarang kita diberi pilihan untuk mau menerima uluran tangan Allah atau tidak. Walau sesungguhnya, kita memang harus memohon berkah Allah bagi kita untuk boleh mengerti dan menerima kebenaran. Karena Allah hanya memberikan keselamatan kepada manusia yang pada-Nya Allah berkenan memberikan.

"Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal (Kalimat Allah yang telah menjelma menjadi manusia), supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

Sebab Allah mengutus Anak-Nya (Kalimatullah) ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkanny a oleh Dia. Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum; barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman." (Injil, Rasul Besar Yohanes 3:16-18).

CA
# ompung tantular 2011-04-16 00:22
*
Menyimak kutipan teks/ayat Al-Quran dan Injil diatas, jelas sangat berbeda.

Timbul pertanyaan: apakah Allahnya Islam dan Kristen berbeda?
Kalau dikatakan sama, tidak masuk akal, sebab yang satu mengatakan bunuhlah(kafir) sedangkan yang satu lagi mengatakan mengasihi musuh dan berdoa bagi mereka.

Lalu?
# Staff Isa dan Islam 2011-05-03 07:55
~
Saudara Ompung Tantular,

Kami berpikir bahwa adalah layak bagi umat Muslim untuk boleh mempelajari keutuhan Firman Allah yang telah diberikan-Nya melalui Taurat, Zabur, Kitab Nabi-Nabi, dan Injil.

Kalau kita sudah mempelajari keseluruhan Wahyu Allah kepada manusia, maka kita akan mengerti siapakah Allah itu sesungguhnya. Oleh sebab itu, kami mengajak kita semua untuk boleh terus belajar bersama dengan kami melalui website ini yang salah satu tujuannya adalah untuk membahas kebenaran yang telah Allah berikan melalui Firman-Nya tersebut.

CA
# joko 2011-05-09 01:26
*
Kita seharusnya sadar kenapa ada kalimat seperti ayat 5. Itu ada alasannya. Kalau memang Islam menyuruh kita membunuh, untuk apa saya masuk Islam?

Seharusnya Anda membantu memberi tahu tentang tafsiran yg benar biar umat yg lain tidak terjerumus. Terima kasih.
# Staff Isa dan Islam 2011-05-19 02:29
~
Ayat di atas dengan jelas telah menyuruh untuk membunuh. Oleh sebab itu, kami juga tidak tahu apa alasan anda masih tetap memeluk agama tersebut.

Di dalam memberikan tafsiran, kami selalu merujuk pada keutuhan Firman Allah sebagaimana yang telah diwahyukan oleh Allah sendiri dalam Kitab-Kitab Taurat, Zabur, Kitab Nabi-Nabi, dan juga Injil.

Kami selalu berusaha untuk boleh mengerti keseluruhan maksud dan tujuan Allah sesuai dengan keutuhan Firman-Nya, agar tidak terjadi salah tafsir. Oleh sebab itu, Saudara kami undang untuk boleh terus belajar bersama dengan kami.

CA
# alim 2011-05-09 13:44
*
"Akan tetapi semua seteruku ini, yang tidak suka aku menjadi rajanya, bawalah mereka ke mari dan bunuhlah mereka di depan mataku." (Lukas 19: 27).
# Staff Isa dan Islam 2011-05-19 02:32
~
Saudara Alim, kalimat di atas muncul dalam kisah / cerita perumpamaan yang diceritakan Isa Al-Masih kepada murid-murid-Nya.

Kalimat di atas adalah kalimat yang diucapkan raja dalam cerita tersebut.

Kalimat itu sama sekali bukan ditujukan bagi murid-murid-Nya , apalagi untuk melakukan suatu tindak kekerasan.
~
CA
# Mikha 2011-05-12 19:45
*
Qs 9:5 "Apabila telah habis bulan-bulan haram, maka perangilah orang-orang musyrik di mana saja kalian temui, tangkaplah dan kepunglah mereka, dan awasilah di tempat pengintaian. Jika mereka bertaubat dan melaksanakan shalat serta menunaikan zakat, maka berilah kebebasan kepada mereka. Sungguh, Allah maha pengampun, maha penyayang."

Surat ini turun di Madinah setahun setelah pembebasan kota Mekkah tahun 9 Hijriah, pada tahun terjadi perang tabuk, karena kaum kafir telah melanggar perjanjian.
# Staff Isa dan Islam 2011-05-19 02:42
~
“Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah ialah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, diantaranya empat bulan haram.” (Qs 9:36)

Qs 9:5 "Apabila telah habis bulan-bulan haram, maka perangilah...."

Bulan-bulan haram dalam Islam adalah bulan Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram dan Rajab.

Jadi perjanjian justru bukan dilanggar pihak non Islam, melainkan oleh pihak Islam sendiri karena masa larangan berperang telah lewat.

Bayangkan saja, pihak non Islam berpikir bahwa saat-saat itu adalah masa damai, karena perjanjian telah ditandatangani. Namun tanpa setahu mereka, yakni setelah masa larangan bagi umat Islam untuk berperang telah lewat, maka mereka langsung diserang tanpa persiapan apa-apa.

Bandingkanlah dengan Isa Al-Masih yang mengajarkan: “Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.” (Injil, Rasul Besar Matius 7:12)

CA
# Sudirno 2011-05-24 23:25
*
Umat Islam tidak perlu simpati terhadap orang kafir. Semua perbuatan yang menyakiti umat Islam harus dibalas.

Al Qur'an sudah pasti kebenaran & keasliannya berasal dari Allah. Itulah yang membedakannya dengan kitab-kitab terdahulu yang telah dirubah isinya oleh para ahlul kitab.
# Staff Isa dan Islam 2012-01-26 18:01
~
Saudara Sudirno, inilah sesungguhnya yang membedakan ajaran Al-Quran dengan ajaran Isa Al-Masih.

Jika menurut Saudara Sudirno, Al-Quran mengajarkan pembalasan, maka sebaliknya Isa Al-Masih mengajarkan kasih kepada sesama.

Bahkan kepada musuh pun, Isa Al-Masih mengajarkan bahwa kita harus memberikan ampunan, dan bahkan mendoakan mereka yang menyakiti kita (Injil, Rasul Besar Matius 5:44).

Isa Al-Masih sendiri mengampuni dan berdoa bagi orang-orang yang sedang menyiksa dan bahkan membunuh-Nya (Injil, Rasul Lukas 23:24).

Mengenai keabsahan Al-Quran sebagai Firman Allah, tentunya ini hanya merupakan klaim sepihak dari kitab Saudara itu sendiri. Adalah sangat berbeda, bahwa justru Taurat dan Injil sendiri diakui oleh kitab Saudara sebagai Firman Allah. Allah mengatakan dengan jelas bahwa pada Taurat dan Injil ada petunjuk dan terang (Qs 5:43-46; Qs 5:68), juga berkah yang yang dapat menjawab keraguan dan pertanyaan Muhammad (Qs 10:94; Qs 16:43-44). Dan sudah pasti bahwa Firman Allah tidak mungkin dipalsukan oleh manusia (Qs 6:34).
~
CA
# Iqro 2011-06-08 17:15
*
Bila memang Islam mengajarkan kekerasan dan pembunuhan, maka anda tak akan pernah hidup di dunia ini!

Bila ada orang yang mengaku Muslim tapi mereka melakukan kekerasan dan penindasan terhadap orang non Muslim, berarti mereka itu sama seperti saudara dalam memahami Al-Quran! Yaitu memahami dengan nalar bukan dengan Iman dan Ketakwaan.
# Staff Isa dan Islam 2011-06-30 10:25
~
Saudara Iqro, apakah benar bahwa Islam tidak mengajarkan kekerasan dan pembunuhan?

Ada ratusan ayat-ayat dalam Al-Quran tentang menguasai orang lain. Ada ratusan ayat pula yang memerintahkan untuk berperang. Allah memerintahkan untuk memerangi orang musyrikin di mana saja mereka dijumpai (Qs 9:5,29).

Juga terdapat ayat-ayat yang menyuruh orang Muslim untuk menggentarkan hati musuh (Qs 8:60). Bahkan musuh-musuh harus ditangkap dan dibunuh (Qs. 33:60-62). Musuh-musuh yang tidak mau tunduk dan menerima Islam, lehernya harus dipenggal dan tiap-tiap ujung jari mereka harus dipancung (Qs 8:12-13).

Sementara orang Islam yang tidak ikut berperang tidak akan dihargai Allah sebagaimana mereka yang berjihad (Qs 4:95).

Sebaliknya Isa Al-Masih mengajarkan: “Jangan kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu. Kasihlah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu. Dengan demikianlah kamu menjadi anak-anak (Allah) Bapamu yang di sorga." (Injil, Rasul Besar Matius 5:38-48).

CA
# kristian 2011-09-02 11:17
*
Glory halelluya. Yesus adalah jalan kebenaranku.
# zuffi 2011-09-21 04:31
*
Salam damai,

Saya ada membaca pada komentar diatas bahwa "Allah mempunyai musuh" (komentar dari Hamba Allah).

Yang saya ketahui Allah itu Maha pengasih, bagaimana mungkin Allah memiliki musuh? Bahkan sejahat apapun manusia, yang Allah inginkan adalah pertobatan manusia bukan kematian manusia.

Ketika Isa Al-Masih (Yesus) disalib, Dia mengampuni orang-orang yang menghujat, menyiksa dan menyalibkan-Nya . Coba jika manusia yang disakiti manusia lain, yang sering keluar dari mulutnya pasti "biar Allah yang membalaskan", itu sama saja menyuruh Allah membalas dendam.
# Staff Isa dan Islam 2011-09-22 16:53
~
Saudara Zuffi,

Kami setuju dengan pendapat saudara, bahwa Allah tidak mempunyai musuh, Allah juga tidak mempunyai sifat pendendam. Allah adalah Allah Maha Kasih.

Walau manusia berbalik dari-Nya, tetapi Dia tetaplah Allah yang setia. Dia tetap menunggu supaya manusia bertobat dan kembali mencari wajah-Nya.

Karena kebesaran kasih Allah pula-lah, maka Dia rela datang ke dunia dalam rupa manusia Isa Al-Masih. Agar dapat menunjukkan Jalan Keselamatan yang sebenarnya bagi manusia yang telah jauh jatuh dalam jurang dosa.

"Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya (Isa Al-Masih) yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal." (Injil, Rasul Besar Yohanes 3:16)
~
SO
# Adrian 2012-06-27 23:14
*
Bagi saya kenapa Kristen dan Islam bisa berbeda ajaran, dikarenakan kedua agama tersebut berasal dari satu Bapak namun beda ibu. Yaitu: Abraham, Sarah, dan Hagar, Sarah.

Jika dari pemikiran saya mengapa Islam jadi berlawanan mungkin karena awalannya adalah Abraham punya istri Sarah. Tapi karena Sarah mandul, akhirnya Sarah memperbolehkan suaminya untuk mencari istri lain kemudian menikahi Hagar, namun karena Hagar sombong, Sarah tidak suka dan meminta Abraham untuk menceraikannya sehingga kemungkinan ada unsur tidak sukanya Hagar pada Sarah.
# Staff Isa dan Islam 2012-07-03 09:40
~
Saudara Andrian,

Kami menghargai pemikiran saudara. Dari pemikiran saudara yang menyatakan bahwa ada unsur tidak suka, itulah bukti bahwa manusia memiliki tabiat/kecender ungan untuk berdosa. Untuk itulah kita membutuhkan kelepasan dari tabiat dosa itu.

Kabar baik bagi kita adalah bahwa Isa Al-Masih datang ke dunia untuk melepaskan kita dari belenggu dosa. Dari tabiat atau kecendruangan kita untuk selalu berbuat dosa. Jaminan kekal dan keselamatan ada pada Isa Al-Masih.

Bagaimana cara mendapatkan jaminan kekal dan keselamatan tersebut? Link ini dapat membantu saudara: http://tinyurl.com/86c6zc2.
~
DA
# wismanmaman 2012-08-03 09:42
*
Kepada saudara saudara staf IDI,

Bila diperhatikan cara anda anda menafsirkan atau melihat terhadap apa yang dilakukan oleh umat Islam kepada non-Muslim selalu berkonotasi negatif. Seolah-olah agama Islam itu agama yang sadis, suka melakukan teror, membunuh dan sebagainya.

Pada umumnya anda hanyalah melihat kulitnya saja. Sudahkah anda mempelajari/ memahami /mendalami Al-Quran atau autobiografi Nabi Muhammad? Nabi Muhammad lahir kedunia adalah merupakan rahmatan lilalamin. Sedangkan Al-Quran merupakan kitab yang berisikan petunjuk bagi umat manusia. Terutama bagi manusia yang beriman. Adapun sikap dan pribadi Muhammad merupakan contah dan teladan bagi umat manusia.

Anda anda Satff IDI jangan mudah terpengaruh dengan hasutan/ omongan orang yang anti Islam.
# Staff Isa dan Islam 2012-08-03 15:31
~
Saudara Wisman,

Kami bisa memahami mengapa saudara mengatakan seperti itu. Kami juga mengerti bahwa tidak semua orang Islam yang anti non-Muslim. Tapi kita juga tidak dapat menutup mata atas kenyataan yang ada. Mau tidak mau, kita harus bisa menerima kenyataan, banyak tindakan orang-orang Islam aliran tertentu yang membuat orang-orang non-Muslim terpaksa memberi “cap” bahwa Islam bukan agama yang mengajarkan kasih.

Mereka mengatakan “orang Kristen adalah orang-orang kafir yang harus dibasmi”. Mereka juga melakukan pembunuhan sambil menyebut asma Allah. Bila mereka telah berhasil melakukan aksinya, mereka akan berteriak Allahu akbar dengan lantang, bak seorang prajurit kembali dari perang. Sungguh mengerikan bukan?

Dan lagi tentang Muhammad. Bagi orang Islam, Muhammad memang tokoh yang sangat diidolakan. Sehingga apapun perbuatan maupun ajarannya diterima orang Islam tanpa mempertimbangka nnya. Sangat banyak ajaran Muhammad, yang sulit dipercaya bahwa itu adalah ajaran dari Allah.

Saudara Wisman, dalam membuat artikel maupun tanggapan, kami tidak pernah mencari sumbernya dari orang-orang yang anti dengan Islam. Semua informasi itu kami dapat dari Al-Quran, buku Biografi Muhammad, dan buku-buku Islam lainnya.
~
SO
# ismail 2013-03-04 09:02
*
Seharusnya Muslim mengutuk perbuatan Muslim yang menurutnya kejam dan mencemarkan nama baik Muslim. Jangan membelanya. Jika membela berarti membenarkan perbuatan mereka sesuai dengan ajaran Islam.

Orang Kristen juga mengutuk orang berbuat jahat mengatasnamakan Kristen, karena ajaran Kristen mengajarkan "Kasihilah musuhmu". Salam GBU
# Staff Isa dan Islam 2013-03-06 15:50
~
Saudara Ismail,

Perbuatan jahat yang dilakukan oleh manusia diakibatkan oleh dosa. Dosa membuat manusia cenderung melakukan hal-hal yang tidak berkenan bagi Allah. Tetapi Allah adalah kasih sehingga Allah datang ke dunia dan menjadi manusia dalam Isa Al-Masih untuk menyelamatkan manusia dari hukuman dosa.

Isa Al-Masih adalah teladan kasih yang sempurna. Isa memberikan pengajaran tentang kasih kepada Allah dan kepada sesama manusia, "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri" (Injil, Rasul Besar Matius 22:37-39).
~
NN
# Ahura Mazda 2013-11-22 07:10
~
Orang Muslim tidak bisa atau sangat sulit untuk mereka, mengutuk atau mengkritik orang Muslim lain, melalui media atau forum terbuka, yang menurutnya kejam dan men-cemarkan nama baik Muslim. Sebab ini berarti bahwa mereka sendiri secara tidak langsung mengkritik apa yang tertulis dalam Al Quran. Dan orang Muslim yang melakukan kekejaman dan kekerasan ini malalh berdasarkan apa yang tertulis dalam Al-Quran.

Jadi ini merupakan spiral atau dilema dimana orang tidak bisa keluar.

Salam damai
# Staff Isa dan Islam 2013-11-25 23:52
~
Saudara Ahura Mazda,

Selalu ada jalan keluar apabila manusia yang terjebak dalam spiral dilema tersebut mendengarkan kehendak Tuhan. Apa itu kehendakan Tuhan yang nyata bagi manusia yang terjebak itu. Jika saudara ingin keluar dari spiral tersebut atau ingin mengetahui lebih banyak tentang manusia yang terperangkap silakan klik http://tinyurl.com/lrzgqdb
~
Noni
# Mochammed 2014-01-24 23:37
~
Dear staf IDI,

Artikel yang anda sampaikan sangat bagus. Anda berpura-pura bersimpati kepada kami. Namun, anda menipu kami dengan Qs 9:5. Bagi orang Muslim ketika baca surat tersebut, bacalah satu ayat lagi yang ke-6, maka jelaslah alasannya.

Saya tidak tahu anda benar-benar terlewat membacanya atau anda sengaja tidak membacanya. Hati-hati saudaraku anda membawa citra Kristen.

Wassalam
# Staff Isa dan Islam 2014-02-28 21:58
~
Saudara Mochammed,

Kami menghargai tulisan saudara. Walaupun saudara apriori terhadap kami. Tetapi kami harus menyampaikan fakta yang tertulis dalam Al-Quran.

Tetapi bila kita meneliti ayat 5 secara seksama. Ada kata 'bunuhlah', 'tangkaplah', 'kepunglah', dan 'intailah'. Ini sebuah bentuk perencanaan yang baik alias pembunuhan berencana. Maka ayat 6 seperti menjadi tidak berarti.

Bagaimana mungkin orang-orang musyrikin dilindungi sedangkan perintah awal adalah bunuh, tangkap, kepung, dan intai? Menurut kami, saudara perlu meneliti ayat-ayat itu.
~
Salma
# Kita 2014-02-28 02:42
~
Salam,

Bila saya membaca dari mula sampai akhir apa diforumkan oleh staf Isa dan Islam. Ada kebenarannya apa yang dikatakan oleh staf Isa dan Islam. Sebagai Islam kita harus mempunyai sifat keterbukaan. Lihat kelemahan kita dan perbaiki supaya non Muslim akan lebih merasa senang bila bersama kita (Islam).

Terimakasih.
# Staff Isa dan Islam 2014-02-28 22:06
~
Saudara Kita,

Kami berterimakasih atas keterbukaan saudara. Dan kami sangat menghargai hal itu. Sikap kami adalah menentang orang yang melakukan pembakaran Al-Quran karena itu tidak sesuai dengan ajaran Isa Al-Masih.

Sekalipun ada perbedaan, bukan berarti kita harus saling membenci dan bertindak anarkis. Sebab Isa Al-Masih bersabda, "Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu" (Injil, Rasul Besar Matius 5:44). Tentu ini perintah yang baik, bukan?
~
Salma
isadanislamstudi.com

* Untuk bisa masuk ke pelajaran kursus ini, non-aktifkan 'pop-up blocker' komputer Saudara dengan meng-klik di sebuah 'bar' di bawah 'status bar' di bagian atas layar komputer

Isa Islam Dan Kaum Wanita

Click gambar di samping untuk artikel - artikel untuk wanita Muslim


 

www.isaislamdankaumwanita.com