Ikuti Isa dan Islam di Facebook Ikuti Isa dan Islam di Tweeter
Cetak

Mengapa Orang Kristen Suka Bernyanyi

on .

BernyanyiIndonesian Idol, sebuah ajang pencarian bakat penyanyi terbesar di Indonesia bagi anak muda, dimulai sejak tahun 2004 hingga saat ini dan ditayangkan secara live oleh sebuah televisi swasta dan dapat disaksikan oleh ribuan bahkan jutaan masyarakat Indonesia.


Keahlian menyanyi

Ajang yang diikuti oleh ribuan anak-anak muda ini terdiri dari berbagai latar belakang pendidikan, ekonomi, budaya dan agama. Dan sejarah mencatat, sejak diadakannya ajang ini untuk pertama kalinya pada tahun 2004, juara pertamanya seorang wanita yang percaya kepada Isa Al-Masih, lagi pada gelombang ke dua kembali juara pertama diraih seorang pria yang percaya kepada Isa Al-Masih. Jika kita perhatikan dari awal hingga tahun 2008 peringkat tiga besar tidak pernah luput dari orang-orang yang percaya kepada Isa Al-Masih, walaupun mereka tidak menduduki peringkat pertama, tetapi minimal mereka ada dalam peringkat grand-final.

Dalam kehidupan sehari-hari, kita juga banyak menemukan orang-orang Kristen yang mempunyai suara bagus, walaupun memang cukup banyak juga orang-orang non-Kristen yang bersuara bagus. Mungkin hal ini dikarenakan orang Kristen sudah terbiasa bernyanyi di gereja, di persekutuan doa maupun pada saat seorang diri berdoa, sehingga dengan sendirinya suara mereka dapat terlatih dan terbentuk dengan baik yang akhirnya melahirkan orang-orang yang mempunyai kepintaran bernyanyi secara otodidak.

Nyanyian bagi Allah dan Keselamatan dari  Allah

Bernyanyi bagi Allah juga dilakukan oleh para Nabi besar di zaman sebelum kedatangan Isa Al-Masih, seperti yang dilakukan oleh Raja Daud saat dia dan seluruh kaum Israel menari-nari di hadapan Allah dengan sekuat tenaga, diiringi nyanyian dan berbagai macam alat musik saat Allah melepaskan mereka dari cengkeraman musuh-musuhnya, dan ucapan syukur itu mereka naikkan dengan nyanyian dan tarian (Kitab II Samuel 6:5). Ternyata nyanyian Raja Daud tidak hanya disampaikannya pada saat dia senang, pada saat dia menyampaikan kesedihannya kepada Allah-pun, dia menyampaikannya dengan nyanyian (Kitab II Samuel 1:17).

Banyak cara yang dapat kita lakukan pada saat kita mengungkapkan isi hati kita pada Allah, ada yang menari sambil bernyanyi, bahkan ada juga yang berdoa dalam hati dan hanya bibirnya yang bergerak-gerak sehingga dikira mabuk (Kitab II Samuel 1:13). Namun satu hal yang perlu kita ingat, bagaimanapun cara kita meluapkan isi hati kita kepada Allah, lakukanlah dengan segenap hati seperti yang diajarkan Isa Al-Masih dalam Injil: “bernyanyi dan bersoraklah bagi Allah dengan segenap hati” (Injil, Surat Efesus 5:19).

Ternyata nyanyian pujian dan penyembahan bukan hanya diterima Allah dari mereka yang ada di dunia ini, orang-orang yang masuk sorga juga akan ikut bernyanyi, ”Dan mereka menyanyikan suatu nyanyian baru” (Kitab Wahyu 5:9), yaitu nyanyian baru Keselamatan yang telah mereka terima dari penebusan Isa Al-Masih.


Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.


Berhubung banyak komentar yang masih belum kami balas, untuk sementara komentar tidak diterima.

Comments  

# Vitalis Wolo 2010-07-07 14:24
*
Waahhh... Luar biasa website ini. Saya beri apresiasi buat para penggagasnya. Dunia akan damai dan tentram, kalau semua berpikiran positif dan menggalakkan dialog di antara kelompok-kelomp ok yang berbeda pandangan maupun ideologi.
# Staff Isa dan Islam 2011-01-03 10:49
*
Segala kemuliaan hanya bagi Tuhan. Melalui website ini, kami berusaha menyajikan kebenaran, dan biarlah semua orang yang merindukan kebenaran bisa menjadikan website ini sebagai saluran berkat bagi dirinya dan juga bagi orang lain.

Di dalam website ini juga diharapkan ada dialog dalam suasana penuh keakraban, dan saling memberi pencerahan yang memberi berkat bagi kedua belah pihak.

Dan biarlah website ini dipakai Allah untuk menyatakan kasih-Nya kepada banyak orang.
~
CA
# Al farisi 2010-08-07 08:13
*
Kalo menurut saya pribadi, cara mengungkapkan syukur kepada Allah adalah dengan beribadah dengan sungguh-sungguh , menjauhi semua larangannya, dan mentaati semua perintahnya.

Karena saya seorang Muslim, cara meluapkan isi hati kepada Allah adalah dengan sholat, puasa, zakat, berhaji, dan juga senantiasa membaca Al-Quran ataupun membaca shalawat Nabi.

Kalo masalah bernyanyi, yang di lakukan umat Kristiani, bagi orang Islam itu tidak ada gunanya di depan Allah.
# Staff Isa dan Islam 2010-08-07 22:51
~
Sdr. Al Farisi, kami berterima kasih atas masukan Saudara.

Kami setuju bahwa ada beberapa cara meluapkan isi hati kepada Allah. Orang Kristen juga bersolat, memberi zakat, berpuasa, dan apalagi meluapkan isi hati kepada Allah dengan melayani orang yang menderita, dll.

Kata "Zabur" berhubungan dengan bahasa Ibrani “zimra” yang berarti “nyanyian”. Demikian pula “Zamir”, “mizmor”, dan “zamar”, yang berarti “menyanyi”, dan atau "pujian".

Dengan demikian, Kitab Zabur yang diimani umat Muslim seperti yang disebutkan dalam Qs 4:163 dan Qs 21:105, adalah buku nyanyian rohani. Ada 150 nyanyian rohani dalam Kitab Zabur.

Berikut ada beberapa ayat dari Kitab Zabur: “Bersyu kurlah kepada TUHAN dengan kecapi, bermazmurlah bagi-Nya dengan gambus (Bahasa Arab – Oud) sepuluh tali”, “Aku hendak menyanyi bagi TUHAN selama aku hidup, aku hendak bermazmur bagi Allahku selagi aku ada”, “Bernyanyilah bagi-Nya, bermazmurlah bagi-Nya.“ (Mazmur 33:2; 104:33; 105:2)

Dengan demikian, jelaslah bahwa Nabi Daud dan umatnya menyembah Allah sejak ribuan tahun sebelum kedatangan agama Islam, juga memakai musik sebagai cara meluapkan isi hati kepada Allah.
~
CA
# Aslama 2010-08-21 14:22
*
Tanya nih, memangnya sekarang kita umat Nabi Daud?
# Staff Isa dan Islam 2010-08-22 05:54
~
“Dari Daud. Nyanyian pengajaran. Berbagahialah orang yang diampuni pelanggarannya, yang dosanya ditutupi!” (Kitab Mazmur 32:1)

Orang yang sungguh menerima Isa Al-Masih sebagai Juruselamat pribadi memang merupakan umat Daud secara batiniah. Mengapa demikian? Karena dosanya sudah diampuni dan ditutupi. Oleh karena itu mereka dapat bernyanyi dengan sukacita.

Dosa kita semua akan diampuni jika kita menerima keselamatan kekal yang ditawarkan kepada kita melalui penyaliban dan kebangkitan Isa Al-Masih.

Untuk keterangan mendalam mengenai jalan keselamatan, silahkan mengunjungi http://www.isadanislam.com/jalan-keselamatan
~
JG
# edo 2010-08-10 09:03
*
Nyanyian bagi saya merupakan suatu ucapan syukur dan luapan sukacita, kegembiraan akan pertolongan Tuhan yang sangat luar biasa.

Thank's,

God Bless You.
# Usman 2010-08-29 16:50
*
Salam sejahtera untuk saudara-saudara staff Isa & Islam.

Jawaban Saudara terhadap pertanyaan Sdr. Aslama: "Memangnya sekarang kita umat Nabi Daud?"

Saudara menjawab, "Orang yang sungguh menerima Isa Al-Masih sebagai Juruselamat pribadi memang merupakan umat Daud secara batiniah."

Pertanyaan saya adalah: "Kalau secara batiniah merupakan umat nabi Daud, lalu bagaimana lahiriahnya?"

Dalam jawaban tersebut, Saudara juga menjelaskan: "Karena dosanya sudah diampuni dan ditutupi. Oleh karena itu mereka dapat bernyanyi dengan sukacita."

Pertanyaan saya adalah: "Bagaimana dengan permohonan akan bantuan Allah, apakah juga harus dinyanyikan dengan sukacita?"

Mohon penjelasannya & terima kasih.
# Staff Isa dan Islam 2010-08-31 08:35
~
Secara lahiriah, anak Tuhan berasal dari setiap bangsa di dunia. Di sorga mereka akan menyanyi bersama kepada Sang Juruselamat.

Dan mereka menyanyikan suatu nyanyian baru katanya: "...Engkau telah disembelih dan dengan darah-Mu Engkau telah membeli mereka bagi Allah dari tiap-tiap suku dan bahasa dan kaum dan bangsa. Dan Engkau telah membuat mereka menjadi suatu kerajaan, dan menjadi imam-imam bagi Allah kita, dan mereka akan memerintah sebagai raja di bumi." (Injil, Wahyu 5:9-10)

Sering dalam kehidupan ini, kita akan bermohon pada Tuhan dengan air mata dan hati yang hancur. Allah juga menerima orang yang datang dengan cara begitu.

Masalah dosa dalam diri kita, dalam diri orang lain, dan dalam dunia, juga akan menyebabkan kita menjadi sedih dan menangis.

Tetapi apabila kita mengingat kebaikan dan keselamatan yang dimenangkan Isa Al-Masih buat kita, pastilah kita akan bersukacita dan bernyanyi!
~
JG
# Usman 2010-09-04 15:57
*
Salam sejahtera untuk Saudara-Saudara staff Isa & Islam.

(1) Pertanyaan saya tertanggal 2010.08.29 "Kalau secara batiniah merupakan umat nabi Daud, lalu bagaimana lahiriahnya?" Maksudnya adalah "setelah secara batiniah, orang yang sungguh menerima Isa Al-Masih sebagai Juruselamat pribadi memang merupakan umat Daud (sesuai dengan penjelasan saudara tertanggal 2010.08.22), maka secara lahiriah mereka umatnya siapa (umatnya nabi yg mana)?"

Saudara juga menulis "Dan mereka menyanyikan suatu nyanyian baru katanya: "...Engkau telah disembelih dan dengan darah-Mu Engkau telah membeli mereka bagi Allah dari tiap-tiap suku dan bahasa dan kaum dan bangsa. Dan Engkau telah membuat mereka menjadi suatu kerajaan, dan menjadi imam-imam bagi Allah kita, dan mereka akan memerintah sebagai raja di bumi." (Injil, Wahyu 5:9-10).

Pertanyaan-pertanyaan:
(2). "...Eng kau telah disembelih..." 'Engkau' yang dimaksud di sini adalah siapa? Mengingat baik nabi Daud maupun nabi Isa tidak disembelih.
(3). "...Eng kau telah membeli..." Apa yang dimaksud dengan "membeli".
(4). "...ima m-imam bagi Allah kita ..." Siapa sesungguhnya 'imam'? Allah?
# Staff Isa dan Islam 2010-09-08 07:06
~
(1) Umat Nabi Daud berarti juga adalah umat Allah. Kata “umat nabi Daud” adalah kiasan saja. Nabi Daud suka bernyanyi pada Tuhan. Demikian juga pengikut Isa Al-Masih. Semua orang Kristen yang mengalami keselamatan pribadi, yaitu yang menerima Isa Al-Masih sebagai Juruselamat adalah “anak Allah” secara rohani. Tubuh mereka semua diserahkan pada Allah juga. Artinya tubuh, roh, jiwa dimiliki Allah secara total.

(2) Isa Al-Masih disalib. Istilah “sembelih” adalah kata sinonim untuk disalib. Keduanya mencurahkan darah.

(3) Kata “membeli” adalah kata kiasan untuk menjelaskan penebusan dari hukuman dosa oleh darah Isa Al-Masih. Artinya kita telah dibeli dari 'hukuman' dan sekarang kita adalah milik Allah yang menuju pada 'keselamatan'.

(4) Setiap orang yang menerima keselamatan yang diberikan oleh Isa Al-Masih diangkat menjadi “imam.” Artinya setiap orang yang percaya dapat langsung menghadap Allah dan berbicara dengan Allah, bukan karena kesuciannya sendiri, tetapi karena sudah dibersihkan dari semua dosa dengan darah Isa Al-Masih yang tersalib. Lihatlah Injil, I Yohanes 1:7, 9.
~
JG
# eden 2010-11-11 10:51
*
Bagaimana mungkin Isa Al-Masih dapat menjadi Juru Selamat bagi kamu, sedangkan kamu tidak pernah bertemu dan tidak kenal dengan Isa Al-Masih?
# Staff Isa dan Islam 2010-11-15 17:04
~
Sdr Eden, apakah harus dengan melihat, baru kita bisa percaya? Apakah Saudara baru akan mempercayai segala sesuatu kalau sudah melihat? Setiap kali Saudara hendak meminum air, Saudara harus melakukan pengecekan dahulu di laboratorium apakah benar tidak beracun? Ini contoh yang sungguh simpel.

“Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan.” (Injil, Surat Roma 10:9)

Dengan jelas ayat di atas mengatakan, bila kita percaya dalam hati dan mengaku dengan mulut kita bahwa Isa Al-Masih adalah Tuhan, maka Isa Al-Masih sudah menjadi Juru Selamat bagi kita. Kita beroleh jaminan keselamatan, masuk dalam sorga beserta Tuhan kita karena dosa kita telah diampuni dan ditanggung oleh Isa Al-Masih di atas kayu salib.

Jika Firman Allah hari ini mengatakan hal demikian kepada Saudara, biarkanlah Saudara juga merendahkan hati di hadapan Allah untuk mau menerima Firman-Nya.

Silahkan Saudara mempelajari tentang keselamatan itu pada url berikut ini: isadanislam.com/jalan-keselamatan
~
SO
# bagya pralambang 2010-12-22 23:25
*
Era global harus diterima di seluruh dunia, contoh kartu ATM yang canggih harus bisa mengambil uang di seluruh dunia. Apalagi agama, harus lebih global dan bisa dipakai di seluruh dunia.

Siapa bisa memimpin siapa dan siapa mengerti tatacara pemimpin dalam ibadahnya. Apakah bisa menggunakan bahasa Indonesia memimpin orang Belanda yang peta Indonesia saja tidak tau?
# Staff Isa dan Islam 2011-01-03 16:50
~
Apakah yang Saudara maksudkan adalah mengenai tata cara berjemaah?

Dalam kegiatan berjemaah, para pengikut Isa Al-Masih memakai bahasa lokal.
Jika kegiatan berjemaah dilakukan di antara orang-orang yang lebih fasih berbahasa Indonesia, maka tata ibadah akan dilakukan dalam bahasa Indonesia.
Jikalau sekumpulan orang-orang yang lebih fasih berbahasa Inggris melakukan ibadah, maka ibadah akan dilakukan dalam bahasa Inggris.

Ini dimaksudkan supaya setiap orang dapat lebih mengerti dan menyembah dengan benar.

Kami percaya bahwa meskipun "telah diwajibkan" oleh segolongan umat beragama, untuk hanya boleh memakai "satu" bahasa tertentu di dalam setiap kegiatan sembahyang, adalah pasti, bahwa di antara jemaah, ada yang tidak bisa mengerti bahasa tersebut.

Apakah orang yang tidak mengerti bahasanya dapat menyembah secara benar?
Mengapa tidak dipakai saja bahasa yang dimengerti semua orang di tempat itu?

Jika ada orang Belanda datang ke Indonesia, maka dia bisa mencari tempat ibadah yang memakai bahasa yang dia kenal. Dalam ibadah umat Kristiani, juga tidak ada tata ibadah yang ribet. Tidak ada pemimpin ibadah juga bisa beribadah.
~
CA
# rahman 2011-03-02 11:59
*
1. Apakah pernah Isa Al-Masih mengajarkan umat-Nya untuk bernyanyi saat memuja-Nya.

2. Apakah karena cara Nabi Daud memuja Tuhan dengan bernyanyi, lalu pengikut Isa Al-Masih harus bernyanyi pula?.
# Staff Isa dan Islam 2011-03-11 16:44
~
Saudara Rahman, bernyanyi memuji Tuhan bukanlah suatu keharusan. Bukan pula suatu kewajiban, seolah-olah kalau tidak dilakukan, maka kita menjadi tidak jadi diselamatkan.

Namun, seperti yang kami uraikan di atas. Kami pengikut Isa Al-Masih bernyanyi dan memuji Tuhan, sebagai rasa ungkapan sukacita dan syukur kita kepada Tuhan.

Seharusnya pertanyaan inilah yang cocok untuk diungkapkan. Apakah Saudara boleh menolong kami untuk mengetahui jawabannya?

- Apakah kita boleh memuji Tuhan dengan lagu-lagu?

- Apakah Tuhan marah kalau kita bernyanyi memuji Dia?

- Pertanyaan terakhir: Apakah pengikut Isa Al-MAsih bersalah, kalau kami memuji Tuhan dengan nyanyian, dan juga sekaligus dengan perbuatan dan sikap kita kepada-Nya?
~
CA
# yosua 2011-03-27 16:30
*
Saya suka memuji dan menyembah Tuhan dengan menyanyikan lagu-lagu rohani.

Hal itu membuat saya damai, dekat dengan Tuhan, dan membuat saya semakin mengenal kebaikan-kebaik anNya dalam kehidupan
saya.

Thanks for information about Isa AL-Masih

God Bless you forever.
# Staff Isa dan Islam 2011-04-08 09:06
~
Saudara Yosua, kami senang mendengar bahwa Saudara Yosua sudah memiliki damai di dalam hati sejak menjadi salah seorang pengikut Isa Al-Masih.

Para pengikut Isa Al-Masih yang sejati memang sudah memperoleh damai sejahtera di dalam hatinya, karena tempatnya di dalam sorga sudah dijamin oleh Allah. Janji-janji Allah ini tertera jelas baik di dalam Al-Kitab maupun Al-Quran.

Berikut ini adalah janji Allah seperti tertera dalam Qs 3:55 "Hai Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat.”

Menurut ayat ini, Isa Al-Masih telah mati, kemudian terangkat ke sorga. Dan setiap pengikut-Nya akan beroleh keselamatan pada hari kiamat nanti.

Untuk lebih mengenal jalan keselamatan di dalam Isa Al-Masih, kami mengundang Saudara untuk mebaca dan merenungkan: isadanislam.com/jalan-keselamatan

CA
# dian rosaria 2011-03-30 00:21
*
Mengapa orang Kristen cara ibadahnya ada sholat zakat puasa?

Kenapa tidak ada berhaji?

Berarti Anda menerima ajaran Muhammad, makin bingung saya dengan Kristen.

Setau saya cara beribadah Kristen dengan bernyanyi, anda mencampur adukkan Islam dan Kristen, tolong penjelasannya!

Jangan menggunakan kiasan, hiperbola dan bertele-tele.

Thank you.
# Staff Isa dan Islam 2011-04-09 17:12
~
Isa Al-Masih tidak mengajar kita untuk menjalankan semua syariat agama dengan tujuan bisa mendapatkan keselamatan, ataupun untuk menunjukkan kemampuan kita bisa menjalankan syariat kepada orang lain.

Isa Al-Masih tidak menyuruh umat Kristen harus melakukan puasa, tetapi tidak pula melarang kalau kita melakukan puasa untuk maksud khusus.

Alkitab menyatakan bahwa Allah adalah Roh dan kebenaran. Uuntuk menyembah Dia tidak harus menggunakan cara, arah, alat, waktu dan tempat tertentu.

Penyembahan dalam Roh adalah penyembahan spiritual, bukan fisikal sedangkan menyembah dalam kebenaran adalah kebenaran Isa Al-Masih dan hidup yang berkenan kepada Allah yang diperoleh melalui penebusan Isa Al-Masih.

Orang Kristen bernyanyi sebagai salah satu bentuk ungkapan rasa syukur kepada Allah atas kebaikan dan kasihNya. "Nyanyikanlah mazmur bagi TUHAN, hai orang-orang yang dikasihi-Nya, dan persembahkanlah syukur kepada nama-Nya yang kudus!" (Zabur 30:5)

Saudara Dian, sesungguhnya kekristenan itu jauh lebih awal daripada Islam, mengapa Saudara bisa mengatakan bahwa Umat Masrani meniru-niru Islam?

SL
# franky 2011-04-13 12:28
*
Terima kasih Isa dan Islam.

Artikel ini mememberi pencerahan yang damai, sukses untuk website ini.
# Staff Isa dan Islam 2011-04-25 10:53
~
Salam Saudara Franky, kami juga mengucapkan terima kasih buat tanggapan Saudara.

CA
# dyant 2011-04-26 16:07
*
Buat temen-teman non Muslim, belajarlah setinggi-tinggi nya, maka kalian akan menemukan kebenaran. Dan telah banyak di antara kalian yang mencapainya. Cobalah untuk merenung, katakan benar jika itu benar, dan yakini bahwa itu adalah salah jika itu salah.
# Staff Isa dan Islam 2011-05-03 07:48
~
Saudara Dyant, kami setuju bahwa umat beragama harus memiliki semangat untuk boleh terus mempelajari akan kebenaran.

Alangkah baiknya kalau kita juga berpikir ulang akan iman kita. Alangkah tidak bijaksananya kalau kita memasrahkan iman kita hanya karena kita dilahirkan dari keluarga dan lingkungan tersebut, namun kita tidak pernah meneliti ulang apa yang kita imani.

Ini akan sangat fatal, karena iman berarti menyangkut apakah nanti kita akan berada di sorga ataukah neraka , setelah kita meninggal nanti.

Isa Al-Masih mengatakan secara blak-blakan bahwa Dia adalah jalan, dan kebenaran, dan hidup. Tidak ada seorang manusiapun yang bisa datang kepada Allah kalau tidak melalui diri-Nya (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6).

Oleh sebab itu, kami mempercayakan iman kami kepada Isa Al-Masih. Kami mengajak Saudara untuk boleh terus belajar bersama dengan kami, karena website ini akan terus berupaya mengupas keutuhan keseluruhan Firman Allah yang pernah Allah wahyukan kepada manusia, tanpa mengurangi ataupun menghapus satu surah pun juga, di dalam Taurat, Zabur, Kitab Nabi-Nabi, dan Injil.

Kami mengajak Saudara untuk merenungkan artikel berikut: isadanislam.com/jalan-keselamatan. Kiranya dalam mempelajarinya, Saudara menemukan hidayah yang sesungguhnya dari Allah.
~
CA
# Ikhsan 2011-06-09 10:22
*
Mengapa orang Kristen suka bernyanyi?

Bukankah itu Perjanjian Lama? Kenapa anda tetap melaksanakannya ? Dan mengapa perintah yang lain pada Perjanjian Lama batal?

Membingungkan, saya minta ayat!
# Staff Isa dan Islam 2011-08-04 13:32
~
Alkitab, baik itu Perjanjian Lama maupun dalam Perjanjian Baru memerintahkan agar orang Kristen menyanyi. “Nyanyikanlah bagi Tuhan nyanyian baru!” (Zabur, Kitab Mazmur 149:1) “Bernyanyi dan bersoraklah bagi Tuhan dengan segenap hati.” (Injil, Surat Efesus 5:19).

Tujuan orang Kristen menyanyi bukan untuk hiburan atau kesenangan pribadi, melainkan penyembahan dan pujian kepada Allah. Menyanyikan lagu-lagu rohani merupakan sarana peneguhan firman Allah, ucapan syukur dan doa. Nyanyian orang Kristen merupakan ungkapan sukacita bahwa mereka telah diselamatkan oleh Isa Al-Masih.
~
SL
# dimas 2011-07-01 21:02
*
Kalau bernyanyi-nyany i, supaya orang Kristen bisa melihat Tuhan Bapa.

Sesudah Tuhan Yesus berbicara demikian kepada mereka, terangkatlah Ia ke sorga, lalu duduk di sebelah kanan Allah(Markus 16:19).

Tetapi Stefanus, yang penuh dengan Roh Kudus, menatap ke langit, lalu melihat kemuliaan Allah dan Yesus berdiri di sebelah kanan Allah(Kisah Para Rasul 7:55).

Aku mau ikut bernyanyi supaya bisa melihat Tuhan.
# Staff Isa dan Islam 2011-08-04 13:31
~
Alkitab menegaskan bahwa tidak ada seorangpun yang pernah melihat Allah kecuali Isa Al-Masih dan orang yang suci hatinya. Orang yang suci hatinya adalah mereka yang telah dibebaskan dari kuasa dosa oleh karunia Allah di dalam Isa Al-Masih. Dan mereka yang hidup dengan hati yang murni menyenangkan dan memuliakan Allah.
 
Melihat Allah artinya menjadi anak Allah dan tinggal di hadapan-Nya, baik sekarang maupun di masa yang akan datang. Mereka adalah orang-orang yang menerima Isa Al-Masih sebagai Juruselamat.
“Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya;” (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:12)
 
Kalaupu orang Kristen menyanyi,  ini adalah ucapan syukur kepada Allah karena mereka telah diangkat sebagai anak-anak Allah.
~
SL 
# Rachmat 2012-04-19 00:44
*
Terimakasih staf Isa dan Islam atas pencerahan dan penjelasannya yang disampaikan dengan penuh kesabaran dan bijaksana. Semoga semakin banyak orang yang mengerti karena tulisan kalian.
# Staff Isa dan Islam 2012-04-20 16:09
~
Terimakasih juga saudara Rachmat atas waktu yang telah saudara luangkan untuk mengunjungi situs kami. Semoga saudara merasa diberkati oleh konten-konten yang ada di situs kami.

Tuhan Yesus memberkati saudara.
~
SO
# MARCIYUS 2012-04-19 17:03
*
“Bernyanyi dan bersoraklah bagi Allah dengan segenap hati” (Injil, Surat Efesus 5:19).
# damargalih 2012-05-02 19:56
*
Saya belum menemukan ayat dalam Injil yang menjelaskan bahwa Yesus bernyanyi dan bersorak-sorak, yang banyak saya temukan Ysus menengadah kelangit memohon pada Bapa-Nya.

Mengapa orang Kristen tidak meniru cara Yesus berdoa?
# Staff Isa dan Islam 2012-05-04 10:23
~
Orang Kristen mempunyai seribu satu cara untuk memuji dan menyembah Allahnya. Orang Kristen tidak dipasung oleh aturan-aturan atau ritual-ritual tertentu dalam menyembah Allahnya. Ritual-ritual tertentu biasanya hanya diinginkan untuk memuja roh-roh sesat. Lihatlah pada dukun atau pemuja jin, mereka selalu melakukan ritual-ritual yang sama setiap kali mereka ingin “menemui” tuannya,

Dalam memuji dan menyembah Dia, yang Allah lihat bukanlah bagaimana gerakan/posisi tubuh kita. Apakah tangan diangkat kelangit, sambil berdiri, duduk, tangan dilipat, mata terbuka/tertutp . Semua itu bagi Tuhan bukanlah yang terutama. Bagaimana sikap hati kita ketika berdoa, itulah yang penting.

Kitab Suci Zabur mengatakan, “Pujilah Dia dengan rebana dan tari-tarian, pujilah Dia dengan permainan kecapi dan seruling!” (Kitab Mazmur 150:4) Memuji Allah ternyata tidak terbatas hanya dengan nyanyian, tetapi juga dengan tari-tarian, kecapi dan seruling.
~
SO
# pai 2012-07-20 13:48
*
Janganlah jauh-jauh, kita berpikir atau bercerita bayi saja senang bila dinyanyikan, apa lagi Tuhan. Dari saudara-saudara ku siapa yang tidak suka bernyanyi? Dikala hati galau coba dengar lagu rohani, maka terasa damai hati kita. Setuju saudara-saudara ku?
# Staff Isa dan Islam 2012-07-23 15:52
~
Banyak cara yang dapat kita lakukan untuk menyenang hati Tuhan. Memuji Tuhan bukan hanya lewat doa-doa hafalan atau ayat-ayat hafalan yang harus diucapkan diikuti dengan gerakan-gerakan tubuh tertentu.

Setiap doa tidak hanya berisi permintaan-perm intaan yang harus dikabulkan Allah. Sebab Allah bukanlah 'mesin' yang harus mengabulkan setiap apa yang kita minta.

Berdoa juga dapat bertujuan untuk menyenangkan Allah. Memuji Dia, memazmurkan nama-Nya. Semua itu dapat dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya dengan bernyanyi.

Firman Allah berkata, “Daud dan seluruh kaum Israel menari-nari di hadapan TUHAN dengan sekuat tenaga, diiringi nyanyian, kecapi, gambus, rebana, kelentung dan ceracap” (Kitab 2 Nabi Samuel 6:5).
~
SO
# no war 2012-07-25 18:01
*
Berbagi kasih Yesus, bagiku adalah ungkapan ucapan syukur yang paling besar dan paling menyenangkan setiap saat.

Tuhan Yesus berkati semua saudara-saudara ku di sini!
# benny 2013-01-11 17:07
*
Adakah tentang hukum syariah dan hakikat mengenai tata cara peribadahan di dalam agama Kristen?
# Staff Isa dan Islam 2013-01-21 13:39
~
Orang Islam memang sangat taat dan berpegang pada aturan atau hukum-hukum peribadatan yang telah diatur. Bahkan mereka percaya, jika mereka beribadah tidak sesuai dengan aturan-aturan tersebut, maka ibadahnya tidak sah di hadapan Allah.

Kami percaya yang paling utama di hadapan Allah bukanlah aturan-aturan yang harus kita ikuti. Lebih daripada itu, Allah melihat jauh ke dasar hati kita. Ibadah yang berkenan di hadapan Allah adalah ibadah yang dinaikkan dengan hati yang sungguh-sungguh.

Apakah yang Allah harapkan dari kita? Kitab Suci berkata, “Tuhan itu dekat kepada orang-orang yang patah hati, dan ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya.” (Kitab Mazmur 34:19). Yang Allah lihat ketika kita beribadah adalah hati kita. Bukan aturan-aturan ketika beribadah.
~
SO
# Santuah 2013-12-20 18:30
~
Syalom,

"Malam Kudus, sunyi senyap
Bintang-Mu gemerlap
Juruslamat manusia telah datang di dunia
Kristus Anak Daud

Sungguh besar dan mulia, Kasih Tuhan, dengan datangnya Sang Juruselamat, Isa Al-Masih ke dunia.
Teruslah berkarya saudaraku, Roh Kudus selalu menyertai saudara dan semua orang yang mencari kebenaran.

Tuhan memberkati.
# julham 2014-01-25 10:26
logisnya, bernyanyi bisa membuat jiwa dan fikiran stres mnjadi sdikit lbih rileks, sjenak mlupakan smua msalah, makanya bnyak masyarakat akhir2 ini brbondong2 ktempat karaoke sbg tjuan untuk refreshing.
jadi jika brnyanyi di gereja lalu mendapatkan kedamaian stelahnya sya rasa itulah logisnya.
isadanislamstudi.com

* Untuk bisa masuk ke pelajaran kursus ini, non-aktifkan 'pop-up blocker' komputer Saudara dengan meng-klik di sebuah 'bar' di bawah 'status bar' di bagian atas layar komputer

Isa Islam Dan Kaum Wanita

Click gambar di samping untuk artikel - artikel untuk wanita Muslim


 

www.isaislamdankaumwanita.com